0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
215 tayangan8 halaman

04 PD Eksak

Persamaan diferensial eksak adalah persamaan diferensial yang memenuhi syarat ∂M/∂y = ∂N/∂x. Penyelesaian persamaan diferensial eksak dilakukan dengan menghitung integral dari M terhadap x dan N terhadap y untuk mendapatkan fungsi F(x,y) yang merupakan penyelesaian umum persamaan. Contoh penyelesaian persamaan diferensial eksak dijelaskan dengan menghitung F(x,y) se

Diunggah oleh

Maria Felicia
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
215 tayangan8 halaman

04 PD Eksak

Persamaan diferensial eksak adalah persamaan diferensial yang memenuhi syarat ∂M/∂y = ∂N/∂x. Penyelesaian persamaan diferensial eksak dilakukan dengan menghitung integral dari M terhadap x dan N terhadap y untuk mendapatkan fungsi F(x,y) yang merupakan penyelesaian umum persamaan. Contoh penyelesaian persamaan diferensial eksak dijelaskan dengan menghitung F(x,y) se

Diunggah oleh

Maria Felicia
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

5.

PERSAMAAN DIFERENSIAL EKSAK

5.1. Apa yang dimaksud dengan Persamaan Diferensial Eksak ?


Persamaan dfferensial M(x,y) dx + N(x,y) dy = 0 disebut persamaan eksak, bila
memenuhi :
∂ M( x , y ) ∂ N( x , y )
= (5.1.1.)
∂y ∂x

Contoh 1.
Diketahui suatu persamaan dfferensial (2 xy + cos x ) dx + ( x2 + ln y) dy = 0
Selidiki apakah persamaan tersebut eksak atau tidak ?

Penyelesaian :
∂ M(x,y)
M(x,y) = 2 xy + cos x → = 2x
∂y
∂ N(x, y)
N(x,y) = x2 + ln y → = 2x
∂x
Kesimpulan : persamaan tersebut eksak

Contoh 2.
Diketahui suatu persamaan dfferensial ( x − y ) dx + ( x + y) dy = 0
Selidiki apakah persamaan tersebut eksak atau tidak ?

Penyelesaian :
∂ M(x, y)
M(x,y) = x − y → = −1
∂y
∂ N(x, y)
N(x,y) = x + y → =1
∂x
Kesimpulan : persamaan tersebut tidak eksak

MATEMATIKA 3 – 2013/2014 halaman 30


5.2. Bagaimana menyelesaikan persamaan diferensial eksak ?
Untuk menyelesaikan persamaan diferensial eksak, terlebih dulu diasumsikan bahwa
penyelesaian persamaan diferensial akan berbentuk :
F(x,y) = C (5.2.1.)
Dengan C = konstanta sembarang

Diferensial total dari persamaan diatas adalah :


∂ F(x,y) ∂ F(x, y)
∂ F(x, y) = dx + dy = dC (5.2.2)
∂x ∂y
∂ F(x, y) ∂ F(x, y)
dx + dy = 0 (5.2.3.)
∂x ∂y
bila persamaan terakhir diatas dibandingkan dengan persamaan
M(x,y) dx + N(x,y) dy = 0
dapat disimpulkan :
∂ F(x, y)
• = M( x , y ) (5.2.4.)
∂x
∂ F(x, y)
• = N( x , y ) (5.2.5.)
∂y

selanjutnya bila akan dicari penyelesaian umum persamaan diferensial dapat


dilakukan langkah-langkah sebagai berikut :

∂ F(x, y) x
dari = M( x , y ) dapat diperoleh F(x, y) = ∫ M( x , y ) dx + g( y ) (5.2.6.)
∂x
x
catatan : 1. bentuk ∫ menyatakan bahwa dalam integral tersebut

variabel y dianggap sebagai konstanta

2. g(y) adalah konstanta yang harus dicari

untuk mencari g(y) persamaan diatas diturunkan terhadap y sehingga diperoleh :

∂ F(x,y) ∂ ⎡ ⎤ dg( y )
x
= ⎢ ∫ M( x , y ) dx ⎥ + (5.2.7.)
∂y ∂ y ⎢⎣ ⎥⎦ dy

MATEMATIKA 3 – 2013/2014 halaman 31


∂ F(x, y) ∂ ⎡ ⎤
x
= ⎢ ∫ M( x , y ) dx ⎥ + g′( y ) (5.2.8.)
∂y ∂ y ⎣⎢ ⎦⎥
∂ F(x, y)
oleh karena = N( x , y ) maka :
∂y

∂ ⎡ ⎤
x

⎢ ∫ M( x , y ) dx ⎥ + g′( y ) = N( x , y )
∂ y ⎢⎣ ⎥⎦

∂ ⎡ ⎤
x
g′( y ) = N( x , y ) − ⎢ ∫ M( x , y ) dx ⎥ (5.2.9.)
∂ y ⎣⎢ ⎦⎥

dari persamaan diatas g’(y) dapat dihitung, dan karena g’(y) merupakan fungsi
dengan perubah y saja maka bagian kanan persamaan diatas setelah
disederhanakan harus merupakan fungsi y atau konstanta. Ini berati harga g(y)
dapat dihitung juga.
Dengan diperolehnya harga g(y), berati fungsi F(x,y) dapat dicari dan penyelesaian
umum persamaan diferensial adalah : F(x,y) = C

Contoh 1.
Hitung penyelesaian persamaan diferensial dibawah ini :
(3x2 + 6xy2) dx + (6x2y + 4y2) dy = 0

Penyelesaian :
∂M( x ,y )
M(x,y) = 3x2 + 6xy2 Y = 12 xy
∂y

∂N( x ,y )
N(x,y) = 6x2y + 4y2 Y = 12 xy
∂x

∂ M( x , y ) ∂ N( x , y )
karena = maka persamaan diatas adalah Persamaan Diferensial
∂y ∂x
Eksak

MATEMATIKA 3 – 2013/2014 halaman 32


∂F( x ,y )
= M( x ,y )
∂x
∂F( x ,y ) x
= (3x 2 + 6xy 2 ) Æ F( x ,y ) = ∫ (3x 2 + 6 xy 2 )dx + g ( y )
∂x

F( x ,y ) = x 3 + 3x 2 y 2 + g ( y )

Menghitung g(y)
∂F( x ,y )
= 6 x 2 y + g' ( y ) …… pers. 1
∂y
∂F( x ,y )
= N ( x ,y ) dan N(x,y) = (6x2y + 4y2)
∂y
∂F( x ,y )
= 6x 2 y + 4y 2 ……….. pers. 2
∂y
pers. 1 = pers. 2
6x2y + g’(y) = 6x2y + 4y2
g’(y) = 4y2
4 3
g ( y ) = ∫ 4 y 2 dy = y + C1
3
Penyelesaian umum persamaan diferensial :
4 3
x 3 + 3x 2 y 2 + y =C
3

3x 3 + 9 x 2 y 2 + 4 y 3 = C

MATEMATIKA 3 – 2013/2014 halaman 33


Contoh 2.
Hitung penyelesaian persamaan diferensial dibawah ini :

(2xy + ln x) dx + (x2 + 2y)dy = 0


Penyelesaian :
∂M( x,y )
M(x,y) = 2xy + ln x Æ = 2x
∂y
∂N( x, y )
N(x,y) = x2 + 2y Æ = 2x
∂x
∂ M( x , y ) ∂ N( x , y )
karena = maka persamaan diatas adalah Persamaan Diferensial
∂y ∂x
Eksak
∂F( x,y )
= N( x, y )
∂y
∂F( x,y ) y
= x 2 + 2y Æ F( x,y ) = ∫ (x 2 + 2y )dy + f( x )
∂y

F( x, y ) = x 2 y + y 2 + f( x )

Menghitung f(x)
∂F( x,y )
= 2xy + f '( x ) …… pers. 1
∂x
∂F( x,y )
= M( x,y ) dan M(x,y) = 2xy + ln x
∂x
∂F( x,y )
= 2xy + ln x …… pers. 2
∂x
pers. 1 = pers. 2
2xy + f’(x) = 2xy + ln x
f’(x) = ln x
f( x ) = ∫ ln x dx = x ln x − x + C1

Penyelesaian umum persamaan diferensial :

x 2 y + y 2 + x ln x - x = C

MATEMATIKA 3 – 2013/2014 halaman 34


Contoh 3.
Hitung penyelesaian persamaan diferensial dibawah ini :
3y (x2 - 1) dx + (x3 + 8y – 3x) dy = 0
yang memenuhi syarat untuk x = 0 terdapat y = 1

Penyelesaian :

∂M( x, y )
M(x,y) = 3y (x2 - 1) Y = 3 ( x 2 − 1)
∂y

∂N( x,y )
N(x,y) = x3 + 8y – 3x Y = 3 x 2 − 3 = 3( x 2 − 1)
∂x

∂ M( x , y ) ∂ N( x , y )
karena = maka persamaan diatas adalah Persamaan Diferensial
∂y ∂x
Eksak
∂F( x ,y )
= M( x ,y )
∂x
∂F( x,y ) x
= 3y (x 2 - 1) Æ F( x,y ) = ∫ (3 x 2 y − 3 y )dx + g( y )
∂x

F( x, y ) = x 3 y − 3 xy + g( y )

Menghitung g(y)
∂F( x, y )
= x 3 − 3 x + g'( y ) …… pers. 1
∂y
∂F( x ,y )
= N( x ,y ) dan N(x,y) = x3 + 8y – 3x
∂y
∂F( x,y )
= x 3 + 8y - 3x …… pers. 2
∂y
pers. 1 = pers. 2
x3− 3x + g’(y) = x3 + 8y – 3x
g’(y) = 8y
g( y ) = ∫ 8y dy = 4 y 2 + C1

Penyelesaian umum persamaan diferensial :

x 3 − 3 xy + 4 y 2 = C

MATEMATIKA 3 – 2013/2014 halaman 35


untuk x = 0 terdapat y = 1, jika digantikan ke dalam penyelesaian umum diperoleh
C=4

Penyelesaian bersyarat persamaan diferensial :

x 3 − 3 xy + 4 y 2 = 4

Contoh 4.
Hitung penyelesaian persamaan diferensial dibawah ini :
y ex (x +1) dx + (x ex – y)dy = 0
yang memenuhi syarat untuk x = 0 terdapat y = 1

Penyelesaian :

∂M( x,y )
M(x,y) = y ex (x +1) Y = e x ( x + 1)
∂y

∂N( x, y )
N(x,y) = x ex – y Y = e x + xex = e x ( x + 1)
∂x

∂ M( x , y ) ∂ N( x , y )
karena = maka persamaan diatas adalah Persamaan Diferensial
∂y ∂x
Eksak

∂F( x,y )
= N( x, y )
∂y
∂F( x, y ) y
= xex − y Æ F( x, y ) = ∫ (xe x − y )dy + f( x )
∂y

F( x,y ) = xyex − 12 y 2 + f( x )

Menghitung f(x)
∂F( x, y )
= (e x + xex )y + f '( x ) …… pers. 1
∂x

MATEMATIKA 3 – 2013/2014 halaman 36


∂F( x,y )
= M( x,y ) dan M(x,y) = y ex (x +1)
∂x
∂F( x,y )
= yex (x + 1) …… pers. 2
∂x
pers. 1 = pers. 2
(ex+xex) y + f’(x) = y ex (x + 1)
yex+xyex f’(x) = xyex + yex
f’(x) = 0
f( x ) = ∫ 0 = C1

Penyelesaian umum persamaan diferensial :


xyex − 12 y 2 = C

2xyex − y 2 = C

untuk x = 0 terdapat y = 1, jika digantikan ke dalam penyelesaian umum diperoleh


C = −1

Penyelesaian bersyarat persamaan diferensial :

2xyex − y 2 + 1 = 0

MATEMATIKA 3 – 2013/2014 halaman 37

Anda mungkin juga menyukai