Jenis, Tipe dan Fungsi Cat
4 Jenis Cat Banguanan Berdasarkan Lapisan
‘1. Cat Primer
Cat primer berbahan minyak atau air ini merupakan cat pertama yang diaplikasikan di
permukaan bahan bangunan seperti kayu, plester, atau besi.
Cat ini digunakan untuk memberikan daya lekat yang baik antara bahan bangunan dengan cat
setelahnya.
2. Cat Undercoat
Cat undercoat atau cat dasar biasanya berbahan minyak ini biasanya digunakan setelah cat
primer.
Jenis cat bangunan ini berfungsi untuk menghaluskan permukaan cat primer dan melindungi
cat primer terhadap pengaruh sinar ultraviolet.
3. Cat Akhir
Cat akhir atau cat finishing yang diaplikasikan terakhir pada bahan bangunan ini berfungsi
untuk memperindah dan memunculkan warna yang lebih menarik.
Jenis cat ini biasanya digunakan untuk interior (dinding dan langit-langit).
Cat bagian akhir ini merupakan emulsi berbahan dasar air dengan campuran vinil dan akrilik
resin yang membuatnya lebih awet dari jenis konvensional.
Ada tiga tipe cat emulsi yang memberikan efek berbeda setelah diaplikasikan yaitu:
Emulsi vinyl matt (tidak mengkilap)
Vinyl satin (kilap yang lembut)
Vinyl silk (kilap tingkat tinggi).
Cat emulsi juga digunakan untuk eksterior rumah namun dengan kandungan tambahan agar
memilik daya weather resistent.
Selain emulsi, cat glossy berbahan dasar minyak juga digunakan sebagai pewarna eksterior
bahan kayu dam besi.
Ada beberapa jenis cat glossy yang juga memberikan efek berbeda jika diaplikasikan pada
bahan bangunan di antaranya:
liquid gloss
eggshell
silthane.
4. Cat Top Coat
Top coat atau clear coat adalah cat paling terakhir namun dicatkan pada pengecatan sistem
metalik.
Fungsi dari top coat ini adalah untuk memberikan daya kilap/gloss pada base coat metalik.
11 Jenis Cat Bangun Berdasarkan Bahan Peruntukannya
Saat membeli cat di toko bangunan, kamu mungkin akan dihadapkan dengan berbagai jenis
pilihan cat.
Ada yang tahan air, tahan jamur, cocok untuk besi, hanya bisa digunakan untuk kayu, dan
lainnya.
Setelah membahas jenis cat bangunan berdasarkan lapisannya di atas tadi, yuk pahami
berbagai cat sesuai peruntukannya di bawah ini.
1. Cat Alkyd Syntetic
Jenis cat bangunan alkyd syntetic bisa kamu gunakan untuk eksterior maupun interior rumah.
Sifat dari cat ini ialah mengilap alias glossy.
Kelebihannya sendiri ialah:
Tahan lama
Kuat untuk segala macam cuaca
Bebas jamur
Bisa dipulaskan pada kayu maupun besi.
2. Cat Zinc Chromate Primer
Bila kamu ingin mengecat pagar besi, maka jatuhkan pilihan pada jenis zinc chromate
primer.
Cat primer untuk bahan logam ini dapat menjaga pagar dari korosi.
Pagar besi pun jadi lebih awet berkat cat ini.
3. Jenis Cat Duco
pernah dengar istilah cat duco bukan?
Ini bukan untuk mobil ya, melainkan salah satu jenis cat bangunan.
Namun memang, cat duco umum digunakan untuk melapisi permukaan mobil.
Duco sering juga disebut sebagai cat dempul untuk menghaluskan permukaan logam atau
kayu.
4. Jenis Cat Emulsi Styrene Acrylic
Material asbes, batako, beton, plesteran, hingga tripleks dapat diwarnai denga cat emulsi
styrene acrlylic.
Cat ini disebutkan dapat melindungi material tersebut dari air.
5. Cat Epoxy
Jenis cat bangunan epoxy memiliki kandungan resin yang sangat kuat.
Maka itu cat ini bisa digunakan untuk melindungi berbagai macam material bangunan.
Cat epoxy umumnya bersifat lengket.
Sementara itu, ada tiga jenis epoxy yang umum digunakan yaitu:
Lem epoxy
Epoxy injection
Dempul epoxy
6. Cat Melamic
Eksterior rumah yang menggunakan bahan kayu dapat dipulas
menggunakan cat melamic.
Cat ini mengandung alkyd dan resin amino sehingga dapat menghaluskan, meratakan, dan
membuat kayu tahan lama.
Sementara itu, hasil dari cat melamic cenderung glossy.
7. Cat Polyurethane
Cat polyurethane kerap disebut sebagai cat PU.
Jenis cat bangunan satu ini merupakan tipe yang umum digunakan untuk finishing glossy.
Kualitasnya premoum dan mampu menahan terjangan panas dan bahan kimia.
Hasilnya, material yang dipulaskan cat ini akan tahan gores, kuat, dan keras.
8. Cat Remover
Ingin mengganti cat pada tembok atau bagian rumah lainnya?
Sebelum dipulaskan cat baru, kelupaslah lapisan lama dengan cat remover.
Cat remover merupakan emulsi dari berbagai bahan kimia yang bisa membuat cat lama
mengelupas.
9. Jenis Cat Bangunan Wall Sealer
Seperti yang sudah disebutkan di atas, ada beberapa jenis cat yang
kerap digunakan sebagai dasar dinding.
Salah satu cat tersebut ialah jenis wall sealer.
Fungsinya ialah membuat pori-pori dinding terisi sehingg hasilnya jadi lebih halus.
Proses pengecatan akhir pun jadi mudah dilakukan.
10. Cat Stoving
Jenis cat finishing selanjutnya ialah cat stoving.
Jarang digunakan untuk keperluan pribadi, cat stoving lebih umum dipakai untuk industri
seperti elektronik, tabung gas, maupun bahan logam lainnya.
Mengapa demikian? Sebab hasil terbaik setelah benda dicat akan muncul apabila dioven
terlebih dulu.
11. Jenis Cat Thermoplastic
Sama halnya dengan cat stoving, cat thermoplastic juga tak digunakan untuk bangunan.
Cat ini digunakan untuk mewarnai marka jalan karena memiliki sifat panas dan tak mudah
terkelupas.
5 Jenis Cat Bangunan Berdasarkan Hasil Akhir yang
Diberikan
Selanjutnya 99.co akan membahas 5 jenis cat bangunan yang dapat memberikan hasil unik
pada permukaan material.
Berikut beberapa contoh jenis cat yang memberikan hasil akhir unik:
1. Cat Egg Shell
Dilansir dari situs rumahlia.com, cat dengan hasil egg shell memberikan tekstur unik pada
dinding rumah.
Biarpun hasilnya tidak mulus, namun saat dipegang, permukaan dinding dengan cat egg shell
tetap halus saat dipegang.
2. Cat glossy
Ingin area rumah tampil mengilap maksimal?
Kamu bisa menggunakan cat jenis glossy.
Cat ini memiliki hasil akhir yang mewah dan elegan.
3. Cat semi glossy
Bila cat glossy dapat memantulkan cahaya maksimal, semi glossy memberikan alternatif
pantulan yang lebih normal.
Cat ini baik digunakan sebagai penutup plesteran yang dikerjakan tak baik.
Hasilnya dinding pun jadi lebih menarik mata dan cantik.
Karena tahan air, cat ini cocok dipulaskan pada area kamar mandi, laundry room, atau
gudang.
Selain itu cat semi glossy juga cocok untuk mewarnai bagian jendela dan pintu.
4. Cat Flat atau Matte
Berkebalikan dari cat glossy, cat flat atau matte memberikan tampilan yang rendah kilap.
Jenis cat bangunan tipe matte memberikan hasil yang akhir yang dalam, lekat, dan rapi.
5. Cat satin
Di antara cat glossy dan matte terdapat jenis cat bangunan dengan tipe satin.
Hasil akhir yang disuguhkan cenderung mewah dan premoum.
Permukaan dinding terasa lembut dan juga halus.
Sementara itu, cat ini tidak memantulkan cahaya sehingga tak akan membuat ruangan jadi
panas.