0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
743 tayangan7 halaman

Pengertian Cat

Cat adalah campuran bahan padat yang tidak tembus cahaya dalam medium cair yang digunakan untuk melindungi dan memperindah permukaan berbagai material. Terdapat berbagai jenis cat seperti cat tembok, cat mobil, cat kayu, dan cat genteng yang memiliki komposisi dan cara aplikasi yang berbeda-beda.
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
743 tayangan7 halaman

Pengertian Cat

Cat adalah campuran bahan padat yang tidak tembus cahaya dalam medium cair yang digunakan untuk melindungi dan memperindah permukaan berbagai material. Terdapat berbagai jenis cat seperti cat tembok, cat mobil, cat kayu, dan cat genteng yang memiliki komposisi dan cara aplikasi yang berbeda-beda.
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Pengertian Cat

Cat adalah campuran bahan padat yang tidak tembus cahaya dalam medium cair yang
transparan yang apabila cat tersebut dioleskan/ dicatkan pada suatu medium, maka akan
membentuk lapisan filem yang keras dan kuar setelah kering.

Komposisi Cat
A. Cat Minyak ( Solvent Base )
1. Resin
2. Pigment
3. Additif
4. Thinner

B. Cat Emulsi ( Water Base )


1. Latex
2. Pigment
3. Additif
4. Air

Jenis-jenis cat
Jenis cat terdiri dari cat mobil, cat tembok, cat genteng, cat kayu, dan lain
sebagainya.
3.2.1 Cat Otomotif
berbeda dengan cat auto re-finish yang diaplikasikan ke body kendaraan, cat ini
diperuntukan untuk mengecat seluruh bagian onderdil kendaraan sepertti knalpot, mesin,
hingga bingkai spion. Pelarut yang digunakan berdaya kering tinggi sehingga mengahasilkan
daya lekat cat yang kuat. pengeringan cat dilakukan dengan sistem oven.
3.2.2 Cat Tembok
Adalah jenis cat yang digunakan untuk mengecat tembok/dinding dan plafond.
Terdapat banyak pilihan warna sesuai selera. Bahan pelarutnya menggunakan air (water
based). Berikut adalah contoh dari cat tembok :
1. Cat tembok inpro
Inpro cocok digunakan untuk segala jenis permukaan tembok dan langit-langit ruang.
Inpro tidak mengandung mercury, jadi aman untuk lingkungan dan kesehatan anda.

DATA TEKNIS

Kering sentuh: 1 jam


Kering total: 24 jam
Interval pemakaian:2jam
Standar ketebalan:25 micron
Ketebalan yang dianjurkan:50 micron(2 lapis)
Daya sebar:5s/d 7 m2/kg
Pelarut :air bersih
Pengenceran:15s/d 25% maximum
Lama penyimpanan: 6 bulan (kemasan tertutup rapat)
Massa jenis: 1,55
Kekentalan/viscositas:45 s/d 50 dpa
KEMASAN

2. Cat tembok hematex


Adalah cat tembok dengan formula khusus,untuk penggunaan ekterior atautembok
baru. Sebaiknya gunakan rollatau mengunakan kuasenceran dengan air maksimal30%.
DATA TEKNIS

Kering sentuh: 1 jam


Kering total: 24 jam
Interval pemakaian:2jam
Standar ketebalan:25 micron
Ketebalan yang dianjurkan:50 micron(2 lapis)
Daya sebar:5s/d 7 m2/kg
Pelarut :air bersih
Pengenceran:15s/d 25% maximum
Lama penyimpanan: 6 bulan (kemasan tertutup rapat)
Massa jenis: 1,55
Kekentalan/viscositas:45 s/d 50 dpa
Aplikasi:roll/kuas

3. Cat tembok Fascolith


Adalah cat tembok dengan basis acrylic,yang mempunyai keunggulan tahan terhadap
panas,tidak mudah mengelupas dansesuai untuksemua iklim. Dapat digunakan pada segala
jenispermukaan tembok dan langit-langit serta menghasilkanpermukaan yang halus.
DATA TEKNIS

Kering sentuh: 1 jam


Kering total: 24 jam
Interval pemakaian:2jam
Standar ketebalan:25 micron
Ketebalan yang dianjurkan:50 micron(2 lapis)
Daya sebar:5s/d 7 m2/kg
Pelarut :air bersih
Pengenceran:15s/d 25% maximum
Lama penyimpanan: 6 bulan (kemasan tertutup rapat)
Massa jenis: 1,55
Kekentalan/viscositas:45 s/d 50 dpa
Aplikasi:roll/kuas

4. Cat tembok Decofresh


Adalah cat tembok dengan basis styrene acrylic, yang mempunyai keunggulan tahan
terhadap panas, tidak mudah mengelupas dan sesuai untuk semua iklim. Dengan teknologi
terbaru Anti Spatter membuat daerah seputar pengecatan bebas dari noda percik sewaktu di
aplikasikan, sehingga kebersihan tetap terjaga.

DATA TEKNIS

Kering sentuh: 1 jam


Kering total: 24 jam
Interval pemakaian:2jam
Standar ketebalan:25 micron
Ketebalan yang dianjurkan:50 micron(2 lapis)
Daya sebar:5s/d 7 m2/kg
Pelarut :air bersih
Pengenceran:15s/d 25% maximum
Lama penyimpanan: 6 bulan (kemasan tertutup rapat)
Massa jenis: 1,55
Kekentalan/viscositas:45 s/d 50 dpa
Aplikasi:roll/kuas

5. Cat tembok proni

Adalah cat tembok yang diproduksi dengan teknologi modern, menghasilkan


permukaan yang halus merata dan memunyai daya tutup serta daya sebar yang bagus.
DATA TEKNIS

Kering sentuh: 1 jam


Kering total: 24 jam
Interval pemakaian:2jam
Standar ketebalan:25 micron
Ketebalan yang dianjurkan:50 micron(2 lapis)
Daya sebar:5s/d 7 m2/kg
Pelarut :air bersih
Pengenceran:15s/d 25% maximum
Lama penyimpanan: 6 bulan (kemasan tertutup rapat)
Massa jenis: 1,55
Kekentalan/viscositas:45 s/d 50 dpa
Aplikasi:roll/kuas

3.2.3 Cat Auto Re-finish atau Cat Mobil


cat auto re-finish atau cat mobil, adalah cat yang digunakan untuk mengecat mobil
setelah cat dasar ataupun cat pertama mengering. Untuk pengeringan cat pertama berbeda
dengan cat tembok pada umumnya. Pengeringan dilakukan dengan pengeringan bersuhu
tinggi (sistem oven) guna memperoleh kualitas yang sempurna.
3.2.4 Cat Besi
Bahan yang terbuat dari material besi biasanya dicat dengan tujuan untuk
memperindah tampilan dan melindungi besi dari karat.Berikut beberapa jenis cat besi yang
biasa digunakan untuk finishing material besi:
- Cat epoxy: Cat ini memiliki kekuatan untuk melindungi yang baik sehingga biasa
digunakan untuk peralatan rumah tangga.
- Cat duco: Cat duco harus diaplikasikan memakai alat penyemprot bertekanan tinggi
sehingga hasilnya sangat halus.
- Cat sintetik: Cat jenis ini yang paling banyak kita jumpai dipasaran karena harganya
murah, cara pengaplikasiannya dengan kuas dan memiliki variasi warna yang banyak.
- Cat efek: Efek populer adalah besi tempa, hamertone dan antik.
3.2.5 Cat Genteng
Beberapa jenis cat genteng yaitu:
- Cat Genteng Antilum (ATL-GL) adalah cat berkualitas dengan tampilan warna
menarik dan dengan tampilan gilap (gloss) dan semi gilap (dof). Cat ini kuat, awet dan tahan
lama. Cat genteng antilum dapat membuat tampilan genteng rumah yang biasa menjadi luar
biasa. Dengan Cat gentng antilum, Tampilan genteng menjadi cerah, menarik dan selalu
terlihat seperti baru.
Pada cat jenis gloss, tampilan genteng menjadi sangat gilap, warna menjadi lebih
tajam, dan terlihat berkilauan jika dilihat dari jauh. Sedangkan pada cat jenis dof warna lebih
cerah, semi gilap, dan terlihat menarik.
- Cat Genteng Dof merupakan cat genteng konvensional yang berpenampilan tidak
gilap atau dof.
3.2.6 Cat Kayu
Jenis cat yang diperuntukkan khusus untuk material dari bahan kayu seperti pintu,
jendela, kusen dan list plang. Bahan pengencernya menggunakan tiner (solvent based).
Tampilannya ada yang mengkilat (gloss) dan tidak mengkilat (dof). Berikut beberapa jenis
cat transparan yang bisa digunakan untuk mengecat kayu yaitu:
Politur: Cat transparan jenis politur paling banyak digunakan dan dikenal oleh
masyarakat karena telah digunakan sejak dahulu. Politur mudah untuk diaplikasikan dan
dapat digunakan baik untuk eksterior atau interior ruangan karena meiliki perlindungan
terhadap UV.
Melamik: Saat ini penggunaan melamik cukup populer terutama untuk furnitur
minimalis. Melamik memiliki penampilan yang lebih halus jika dibandingkan dengan politur
dan lebih tahan terhadap noda karena pori-porinya lebih tertutup tapi tidak memilikiproteksi
UV sehingga hanya dapat digunakan di dalam ruangan saja. Permukaannya yang rata dan
mengkilap memberikan kesan mewah
Polyurethane: Cat ini cocok digunakan untuk gaya modern klasik karena agak
mengkilap, permukaannya yang rata dan menampilkan permukaan alami kayu. Cat ini tahan
terhadap benturan, tidak mudah retak dan tahan terhadap noda.
Nitro Cellulose: Keunggulan cat jenis ini adalah tampilannya yang tipis sehingga
tampak natural, tidak mengkilap, tidak berbau pedas, cepat kering, tahan terhadap benturan
dan noda.
Akrilik: Cat akrilik biasanya digunakan untuk menampilkan warna muda ( putih,
pastel ) karena kejerniahannya, tahan benturan dan noda karena mampu menutup pori-pori
kayu

3.2.7 Cat Clumunium


adalah cat yang memberikan efek kilau keperak-perakan menyerupai alumunium. cat
ini menggunakan bahan sintetis resin yang mudah mongering.

3.3 Aplikasi Finishing Cat dan Politur

Pengaplikasian Finishing Cat dengan Politur tidak jauh beda, berikut pengaplikasian
cat dan politur.

3.3.1 Aplikasi Finishing Cat

Bahan yang diperlukan adalah :


1. Pelapisan sealer pada permukaan kayu dengan kuas. Pelapisan sealer ini sering disebut
meni.
2. Pengisi pori kayu, atau sering disebut plamuur.
3. Cat dasar alkid, biasanya cat dasar ini berwarna putih.
4. Cat alkid warna, hasil cat akhir ditentukan dari baik dan buruknya hasil cat alkid dasar.
5. Pengencer cat, bias thinner, afdunner dan minyak cat.

Perlengkapan cat :
1. Kuas.
2. Sekrap, untuk mengoleskan plamuur
3. Amplas.
4. Satu set perlengkapan spray

3.3.2 Aplikasi Finishing Politur


Adapun bahan dasar politur adalah :
1. Selak atau shellac dibuat dari lak.
2. Spirtus, merupakan pelarut dari shellac. Umumnya berwarna biru akan tetapi ada pula
yang bening.
3. Pewarna politur, pewarna ada dua. Yang pertama pewarna larut dalam air dan yang
kedua pewarna yang bias larut dalam pelarut non air, thinner, afdunner dan minyak.
Perlengkapan politur, yaitu :
1. Kuas, kita gunakan kuas yang berbulu halus dan lembut supaya tidak
meninggalkan garis bekas kuas.
2. Kaus perca, penggunaan kain harus dari bahan katun atau benang kapas. Hal ini penting
karena politur dapat terserap dengan awet dan baik, sehingga kaus tidak sering kita celupkan
kedalam politur.
3. Amplas, amplas berperan sangat penting dalam pekerjaan politur. Karena hasil politur
yang baik sangat ditentukan dari kehalusan permukaan benda kerja.
3.3.3 Catatan
Pencampuran bahan finishing disesuaikan dengan kebutuhan volume benda kerja
yang mau di finishing. Jangan sampai pencampuran bahan dasar finishing terlalu banyak
sehingga nanti tidak terpakai. Jika sisa bahan finishing bisa disimpan pada kaleng yang kedap
udara, karena bahan finishing cepat menguap dan mengeras di udara yang bebas apalagi yang
bersuhu tinggi.

Tujuan Pengecatan :
1. Melindungi permukaan bahan yang dicat dari pengaruh bahan kimia, karat, kelembaban,
panas, dan lain lain.
2. Memodifikasi kenampakan permukaan bahan seperti warna, kilap dan keindahan.
3. Pengaturan daya hantar panas dan listrik.
4. Pencegahan terhadap melekatnya micro organism.
5. Penyerapan suara.
6. Pantulan warna.

Cat Berdasarkan Fungsinya :


1. Cat Primer Adalah cat pertama yang dicat-kan pada permukaan bahan/ medium. Adapun
fungsinya adalah: Pertama, memberikan daya lekat yang baik terhadap permukaan bahan;
Kedua, memberikan daya lekat yang baik terhadap cat berikutnya; Ketiga, memberikan daya
tahan yang baik terhadap karat.
2. Cat Dasar/ Under Coat/ Intermediate Coat Cat dasar/ under coat disebut juga cat surface
adalah cat kedua yang dicatkan diatas cat primer. Adapun fungsi dari cat tersebut adalah
untuk menghaluskan permukaan cat primer, dan melindungi cat primer terhadap pengaruh
sinar ultraviolet ( untuk cat primer yang berupa cat epoxy, pada pengecatan system metalik )
3. Cat Akhir/ Finish Adalah cat terakhir yang dicatkan pada suatu medium. Fungsi dari cat
akhir adalah nuntuk memperindah/ menciptakan keindahan.
4. Top Coat/ Clear Coat Adalah cat terakhir yang dicatkan pada pengecatan system metalik.
Fungsi dari Top Coat ini adalah untuk memberikan daya kilap/ gloss pada base coat metalik.

Cat Menurut Komponennya :


1. Cat 1 ( satu ) komponen Adalah cat yang terdiri dari cat itu sendiri, adapun thinner atau
pelarut tidak diperhitungkan. Contoh cat satu komponen : Cat Laquer ( Nitro Selulosa,
Acrylic, Chlorinated Rubber, dan lain lain ), Cat Alkid.
2. Cat 2 ( dua ) komponen Adalah cat yang terdirin dari cat itu sendiri ( base ) dan hardener
( katalis ), adapun thinner/ pelarutnya tidak diperhitungkan. Contoh cat dua komponen : Cat
Epoxy, Cat Polyurethane, Cat Amino Alkyd Acid Curing, Cat Butiral, Cat Inorganic Zinc
Rich Primer, dan lain lain.
Pabrikasi cat di bengkulu
Jl. Bakti Husada, Lkr. Tim., Gading Cemp., Kota Bengkulu, Bengkulu 38211, Indonesia

PT. Pabrik Cat dan Tinta (Pacific Paint), Address

Anda mungkin juga menyukai