2.
jenis-jenis Bencana
Bila kita lihat kembali UU No. 2𝟢𝟢7 bencana dapat digolongkan menjadi tiga macam,
yaitu bencana alam, bencana non alam dan bencana social. Dibawah ini akan di uraikan macam
macam bencana yaitu sebagai berikut:
a. Bencana Alam
Bencana alam adalah bencana yang diakibatan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa
yang disebabkan oleh alam antara lain berupa gempa bumi, tsunami, gunung meletus,
banjir, kekeringan, angin topan, dan tanah longsor. Dibawah ini jenis – jenis bencana
alam
1) Gempa bumi
Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi dipermukaan bumi yang
disebabkan oleh tumbukan antarlempeng bui, patahan aktif, aktivitas gunung api atau
runtuhan batuan.
2) Erupsi Gunung berapi
Letusan gunung api atau gunung meletus adalah bagian dari aktivitas vulkanik yang
dikenal dengan istilah erupsi. Bahaya letusan gunung api dapat berupa awan panas,
lontaran material, (pijar), hujan abu lebat, tsunami dan banjir lahar.
3) Tsunami
Tsunami berasal dari bahasa jepang yang berarti gelombang ombak lautan. Tsunami
adalah serangkaian gelombang ombak raksasa yang timbul karena adanya pergeseran di
dasar laut akibat gempa bumi.
4) Tanah longsor
Tanah longsor adalah salah satu gerakan massa tanah atau batuan, atau gabungan
keduanya, menuruni atau keluar lereng akibat terganggunya kestabilan tanah atau batuan
penyusun lereng.
5) Erosi
Kata erosi berasal dari bahasa latin erosionem yang berarti menggerogoti. Secara umum
erosi adalah proses alami pengikisan tanah lapisan atas oleh air,angin atau es. Erosi
memang membentuk banyak penampakan alam menarik seperti puncak gunung. Definisi
erosi menurut beberapa ahli: Nasional Geographic society yang dilansir dari situs
Nasional Geographic society, erosi adalah proses geologis dimana material tanah aus dan
diangkut oleh kekuatan alam seperti angina tau air.
6) Banjir
Banjir adalah peristiwa atau keadaan dimana terendamnya suatu daerah atau dataran
karena volume air yang meningkat. Banjir bandang adalah banjir yang datang secara tiba-
tiba dengan debit air yang besar yang disebabkan terbendungnya aliran sungai pada alur
sungai.
7) Kekeringan
Kekeringan adalah ketersediaan air yang jauh dibawah kebutuhan air untuk kebutuhan
hidup, pertanian, kegiatan ekonomi dan lingkuangan. Kekeringan dibidang pertanian
adalah kekeringan yang terjadi dilahan pertanian yang ada tanaman (padi, jagung,
kedelain dll) yang sedang dibudidayakan.
8) Angin puting beliung
Angin putting beliung adalah angin yang kencang yang datang secra tiba-tiba,
mempunyai pusat, bergerak melingkar menyerupai spiral.kecepatan angin putting beliung
antara 4𝟢-5𝟢 km per jam hingga menyentuh permukaan bumi dan akan hilang dalam
waktu singkat (3-5 menit)
9) Abrasi
Abrasi adalah proses pengikisan pantai oleh tenaga gelombang laut dan arus laut yang
bersifat merusak. Abrasi disebut juga erosi pantai. Kerusakan garis pantai akibat abrasi
ini dipicu oleh terganggunya keseimbangan alam daerah pantai tersebut. Walaupun abrasi
disebabkan oleh gejala alam namun manusia sering disebut sebagai penyebab utama
abrasi.
b. Bencana non-Alam
Bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau rangkaian peristiwa non-Alam yang antara
lain berupa gejala teknologi, gagal modernisasi, epidemic dan wabah penyakit.
Bencana non-alam termasu terorisme biologi dan biokimia, tumpahan bahan
kimia, radiasi nuklir, kebakaran, ledakan, kecelakaan transportasi, dan tindakan perang.
1) Kebakaran
Kebakaran adalah situasi dimana bangunan pada suatu tempat seperti rumah atau
pemukiman, pabrik, pasar, gedung dan lain-lain dilanda api yang menimbulkan korban
atau kerugian
2) Kebakaran hutan dan lahan
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) adalah keadaan dimana hutan dan lahan dilanda api
sehingga mengakibatkan kerusakan hutan dan lahan yang menimbulkan kerugian
ekonomis atau nilai lingkungan. Kebakaran hutan dan lahan seringkali menyebabkan
bencana asap yang dapat mengganggu aktivitas dan kesehatan masyarakat sekitar.
3) Kecelakaan transportasi
Kecelakaan transportasi adalah kecelakaan moda transportasi yang terjadi di darat, laut
dan udara.