MODUL BAB 2
TEKS CERITA SEJARAH
Teks Cerita Sejarah
Teks yang menjelaskan dan menceritakan tentang fakta dan kejadian masa lalu yang menjadi
latar belakang terjadinya sesuatu yang bernilai sejarah.
Teks Sejarah
Teks sejarah adalah tulisan yang berisi cerita, kejadian atau peristiwa yang benar-benar pernah
terjadi atau berlangsung di masa lalu. Bedanya sangat jelas bahwa teks sejarah bukanlah cerita
imajinasi, namun dapat disampaikan melalui gaya penulisan prosa non fiksi atau tetap dikisahkan
melalui gaya penulisan sastra.
Novel Sejarah
Novel sejarah berarti tulisan imajinasi atau prosa fiksi yang bertokoh dan/atau berlatar peristiwa
sejarah yang ditulis menggunakan gaya novel_yang berarti dibahas secara panjang lebar dan
mendetail. Meskipun tidak benar-benar merekam kejadian peristiwa atau tokoh nyata, namun
dasar sejarahnya ada.
Perbedaan Teks Sejarah dan Novel Sejarah
Simpulannya, teks sejarah adalah fakta, sementara teks cerita dan novel sejarah adalah imajinasi
atas fakta.
No. Teks Sejarah Novel Sejarah
Dituntut untuk menyajikan hal-hal faktual Bebas untuk menggambarkan sesuatu yang
1.
yang benar-benar ada dan pernah terjadi. tidak pernah ada.
Novelis bebas sepenuhnya dalam
Sejarawan wajib untuk menyampaikan
menciptakan sesuai dengan imajinasinya
sesuatu sebagaimana adanya, sesuai
2. mengenai apa, kapan, siapa, dan dimananya,
dengan realita, tidak boleh direka atau
namun tetap memiliki keterkaitan dengan
ditambah-tambahkan.
situasi atau tokoh sejarah.
Imajinasi dan kemampuan mencipta
Hubungan antarfakta satu dengan yang
pengaranglah yang mewujudkan cerita
3. lainnya perlu direkonstruksi, setidaknya
sebagai suatu koherensi yang memiliki
melibatkan topografis atau kronologinya.
hubungan dengan situasi sejarah.
Tidak terikat pada fakta sejarah sepenuhnya,
Sejarawan harus bisa membuktikan
terutama bagi mengenai apa, siapa, kapan
4. bahwa yang dibawakan pada masa kini
dan di mana, tidak butuh bukti atau saksi
dapat dilacak eksistensinya di masa lalu.
seperti teks sejarah.
Sejarawan terikat pada fakta mengenai
Pelaku atau tokoh, hubungan, situasi, dan
apa, siapa, kapan, dan di mana, pelaku-
kondisi masyarakat dapat berasal dari
pelaku, hubungan antarpelaku, kondisi,
5. imajinasi yang hanya memiliki relevansi
situasi hidup, dan keadaan masyarakat
dengan sejarah.
secara universal harus sesuai dengan
(Kemdikbud, 2017, hlm. 51)
kenyataan yang terjadi.
Ciri – Ciri Teks Sejarah
1. Disajikan secara kronologis atau urutan peristiwa atau urutan kejadian.
2. Bentuk teks cerita ulang (recount)
3. Struktur teksnya: orientasi, urutan peristiwa, reorientasi.
4. Sering menggunakan konjungsi temporal.
5. Isi berupa fakta.
1
Struktur Teks Cerita Sejarah
Teks cerita sejarah, seperti cerita lainnya (novel, cerpen, dll.) termasuk dalam kategori cerita
ulang. Sehingga, baik teks cerita sejarah ataupun novel sejarah memiliki struktur teks yang sama,
yakni: orientasi, pengungkapan peristiwa, konflik, komplikasi, evaluasi, dan koda.
Berikut adalah struktur teks cerita sejarah menurut Tim Kemdikbud (2017, hlm. 43).
1. Pengenalan situasi cerita (orientasi, exposition)
Pada bagian ini, penulis mulai memperkenalkan latar belakang baik waktu, tempat, maupun
lokasi dan awal mula kejadian atau peristiwa. Tokoh dan hubungan antartokoh juga mulai
diperkenalkan dengan cara yang sesuai dengan kebutuhannya.
2. Pengungkapan peristiwa
Bagian ini mengungkapkan peristiwa atau kejadian awal yang berpotensi menimbulkan
berbagai masalah, pertentangan, atau kesukaran yang menghadang tokoh, terutama tokoh
utama (protagonis).
3. Konflik (rising action)
Pada bagian ini terjadi peningkatan masalah, pertikaian atau peristiwa lainnya yang
menyebabkan kesukaran tokoh ikut meningkat pula.
4. Puncak Konflik (komplikasi)
Merupakan bagian yang paling mendebarkan, menghebohkan dan memuncak dari masalah,
pertikaian atau peristiwa lainnya yang dihadapi oleh para tokohnya.
5. Penyelesaian (resolusi)
Jika tidak diikuti oleh koda, biasanya bagian ini adalah akhir dari cerita (ending) yang berisi
pengungkapan bagaimana tokoh utama dan tokoh lainnya menyelesaikan berbagai
permasalahan yang menimpanya. Terkadang dapat melalui penjelasan maupun penilaian
terhadap nasih dan sikap yang dialami oleh tokoh-tokoh yang terlibat dalam peristiwa.
6. Koda
Merupakan komentar yang membahas kembali isi semua peristiwa dan perilaku tokoh yang
terlibat. Terkadang bagian ini memberikan interpretasi amanat, tetapi tidak disarankan. Lebih
baik biarkan pembaca menyimpulkannya sendiri. Bagian ini adalah opsional, terkadang koda
digunakan untuk membuat semacam teaser untuk buku lanjutannya, dsb.
Struktur Teks Cerita Sejarah yang Lain
Terdapat 3 struktur berikut ini untuk membuat teks sejarah yang baik:
1. Orientasi, merupakan bagian pengenalan atau pembuka dari teks cerita sejarah.
2. Urutan Peristiwa, merupakan rekaman peristiwa sejarah yang terjadi, umumnya
disampaikan dalam urutan kronologis.
3. Reorientasi, berisi komentar pribadi penulis tentang peristiwa atau kejadian sejarah yang
diceritakan. Reorientasi boleh ada, boleh tidak. Terserah kehendak penulis teks cerita sejarah.
Kaidah Kebahasaan Teks Cerita Sejarah
Dalam teks cerita sejarah terdapat ciri kebahasaan yang membedakan teks ini dengan teks
berita, teks iklan, dan teks lainnya.
Berikut ini ciri kaidah kebahasaan yang terdapat di dalam teks cerita sejarah:
1. Pronomina (kata ganti): kata yang dipakai untuk menggantikan benda dan menamai
seseorang atau sesuatu secara tidak langsung.
2. Frasa Adverbial: kata yang menunjukan kejadian atau peristiwa, waktu, dan tempat.
3. Verba Material: kata yang berfungsi menunjukkan aktivitas yang dilakukan oleh partisipan.
Menunjukan perbuatan fisik atau peristiwa, contohnya menulis, mengepel, menyapu,
menggores, mendayung, menggenggam.
2
4. Konjungsi Temporal (kata sambung waktu): berfungsi menata urutan peristiwa yang
diceritakan. Umumnya banyak menggunakan kata penghubung temporal. konjungsi temporal
dibagi kedalam beberapa jenis diantaranya adalah:
a. Konjungsi temporal yang menghubungkan dua hal sederajat.
misalnya : apabila, bilamana, demi, hingga ketika, sejak, selama, semenjak sementara,
tatkala, waktu, setelah, sesudah dan sebagainya.
b. Konjungsi temporal yang menghubungkan dua buah kalimat yang sederajat.
Yang termasuk ke dalam konjungsi temporal ini diantaranya adalah setelahnya dan
sesudahnya.
5. Menggunakan banyak kalimat bermakna lampau, seperti: “prajurit diperintahkan untuk
membersihkan gudang senjata telah menyelesaikan tugasnya”, “Gajah Mada telah berhasil
menaklukkan musuhnya”.
6. Banyak menggunakan kata atau konjungsi yang menyatakan urutan waktu (kronologis)
seperti: mula mula, setelah itu, lalu, kemudian, sejak saat itu.
7. Banyak menggunakan kalimat tidak langsung dalam menceritakan tuturan tokoh,
misalnya: menceritakan bahwa, mengungkapkan, menurut, mengatakan bahwa, menuturkan.
8. Banyak menggunakan kata kerja yang menyatakan sesuatu yang ada di dalam pikiran
tokoh (kata kerja mental) seperti: mengharapkan, mendambakan, merasakan, menganggap,
menginginkan.
9. Menggunakan banyak dialog atau percakapan langsung antartokoh.
10. Menggunakan kata sifat atau descriptive language untuk menggambarkan tokoh, tempat,
atau suasana.
Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik dalan Teks Cerita Sejarah
Berikut ini terdapat beberapa unsur intrinsik dan ekstrinsik dalam teks cerita sejarah, terdiri atas:
1. Unsur Intrinsik
Yaitu unsur-unsur yang secara langsung membangun sebuah teks cerita sejarah. Unsur
intrinsik terdiri dari :
a. Tema , adalah ide pokok sebuah cerita. Dalam teks cerita sejarah tema yang biasa ditulis
adalah tokoh – tokoh agama, pejuang, asal mula suatu tempat, dan lain sebagainya.
b. Alur (Plot), merupakan unsur intrinsik teks cerita sejarah yang penting. Plot adalah
serangkaian peristiwa dalam cerita yang mempunyai hubungan sebab akibat. Alur dapat
dibedakan menjadi 3, yaitu :
1) Alur maju, serangkaian peristiwa yang urutannya sesuai dengan waktu kejadian atau
cerita bergerak ke depan.
2) Alur mundur adalah rangkaian peristiwa yang urutannya tidak sesuai dengan urutan
kejadian atau cerita bergerak mundur (flashback).
3) Alur campuran adalah serangkaian peristiwa yang urutannya merupakan campuran
antara alur maju dan alur mundur.
c. Penokohan adalah pelukisan gambaran jelas tentang sesorang dalam sebuah cerita.
Dalam teks cerita sejarah tokoh yang biasa digunakan adalah pahlawan nasional atau tokoh
penting disuatu daerah.
d. Sudut pandang, merupakan salah satu unsur yang digolongkan sebagai sarana cerita.
Sudut pandang adalah cara atau pandangan yang digunakan pengarang sebagai sarana
untuk menyajikan tokoh, tindakan, latar dan berbagai peristiwa yang terjadi. Pada teks
cerita sejarah, sudut pandang yang digunakan adalah orang ketiga, yaitu pengarang.
e. Latar, merupakan suatu gambaran dari suatu cerita dalam teks cerita sejarah, dapat
berupa tempat, waktu dan suasana ketika kejadian terjadi.
3
2. Unsur Ekstrinsik
Unsur Ekstrinsik menurut Nurgiyantoro (2009: 23) adalah unsur yang berada di luar karya fiksi
yang mempengaruhi lahirnya karya namun tidak menjadi bagian di dalam karya fiksi itu sendiri.
Dalam pengkajian mengenai Teks Cerita Sejarah, maka unsur ekstrinsik dapat dijabarkan
sebagai berikut:
a. Rekaman kebesaran, ketinggian, dan kegemilangan pemerintah. Teks cerita sejarah lahir
di istana dan dikarang oleh penulis golongan istana yang mempunyai daya kreatif tinggi
untuk merekam kebesaran, ketinggian, dan gemilangan pemerintah.
b. Dari segi corak penceritaan, teks cerita sejarah mengandung dua corak penceritaan yaitu
fakta sejarah dan mitos.
c. Unsur bias, ciri sikap bias oleh pengarang atau penyalin terhadap suatu perisitwa uga
merupakan satu ciri teks cerita sejarah.
d. Unsur keagamaan, Dalam teks cerita sejarah, unsur agama sangat kuat. Misalnya di
Innesia banyak sejarah yang merujuk tentang perkembangan agama di Indonesia.
e. Unsur politis, Dalam teks cerita sejarah biasanya terdapat konflik tentang perebutan
kekuasaan atau daerah kekuasaan yang berhubungan dengan politik.
f. Unsur ekonomi, Teks cerita sejarah biasanya menceritakan kehidupan ekonomi pada
zaman itu, misalnya berdagang, mencari ikan dan bertani.
g. Unsur sosial, dalam teks cerita sejarah, biasanya terdapat jenjang social, misalkan antara
raja dan rakyat atau antara penguasa dan rakyat.
Jenis – Jenis Teks Sejarah
A. Sejarah Fiksi:
1. Novel, adalah karya fiksi prosa yang ditulis secara naratif, umumnya dalam bentuk cerita.
Penulisnya disebut novelis
2. Cerpen, adalah cerita pendek berbentuk prosa naratif fiktif. Cenderung padat dan
langsung pada tujuan nya dibandingkan dengan karya fiksi lainnya yang umumnya
lumayan panjang.
3. Legenda, adalah cerita prosa rakyat yang dianggap oleh sebagian orang merupakan
sesuatu yang benar-benar terjadi.
4. Roman, adalah jenis karya sastra berbentuk prosa yang melukiskan perbuatan pelakunya
menurut watak dan jiwa masing-masing. Roman bisa juga disebut kisah percintaan.
B. Sejarah Nonfiksi:
1. Biografi adalah keterangan kehidupan seseorang yang ditulis oleh orang lain.
2. Autobiografi adalah kisah atau keterangan hidup yang ditulis oleh orang itu sendiri.
3. Cerita Perjalanan adalah teks yang menceritakan tentang perjalanan.
4. Catatan Sejarah adalah teks yang menceritakan fakta atau kejadian masa lalu yang
menjadi latar belakang sesuatu mempunyai nilai sejarah.
Cara Mengabstraksi Teks Sejarah
1. Membaca teks secara lengkap
2. Menentukan ide pokok
3. Menentukan kalimat utama
4. Menentukan kata kunci
5. Membuat kalimat bedasarkan kata kunci
6. Menyusun teks menjadi sebuah abstraksi.
Cara Menganalisis Teks Sejarah
1. Menentukan ide pokok paragraf
2. Mengindentifikasi Struktur dan kaidahnya.
4
Langkah Menyusun Teks Cerita Sejarah
Menurut Kosasih (2017) berikut adalah beberapa langkah untuk menyusun atau menulis teks
sejarah:
1. Tentukan tema. Sejarah apa yang akan digunakan sebaga latar dan penyokong utama dari
teks cerita sejarah?
2. Buat kerangka sejarah terlebih dahulu dan dapat disusun dengan secara:
a. kronologis,
b. sebab akibat,
c. tindakan tokoh,
d. urutan tempat,
e. rentetan peristiwa
3. Cari literatur, sumber sejarah, buku, dan media yang relevan lainnya untuk mengumpulkan
fakta-fakta sejarah.
4. Kembangkan menjadi teks sejarah dahulu jika diperlukan, kemudian tuangkan sejarah
tersebut dalam cerita sejarah yang diinginkan sesuai dengan imajinasi.
5. Cermati kembali teks cerita sejarah yang disusun, baik itu struktur , isi ataupun kaidah
kebahasaanya.
Contoh analisis struktur Teks Cerita Sejarah
SEJARAH INSTAGRAM
Struktur Orientasi
Instagram adalah sebuah aplikasi berbagi foto yang memungkinkan pengguna mengambil
foto, menerapkan filter digital, dan membagikannya ke berbagai layanan jejaring sosial, termasuk
milik Instagram sendiri.
Kata “insta” berasal dari kata “instan”, seperti kamera polaroid yang pada masanya lebih
dikenal dengan sebutan “foto instan”. Sedangkan untuk kata “gram” berasal dari kata “telegram”
yang cara kerjanya untuk mengirimkan informasi kepada orang lain dengan cepat
Struktur Urutan Peristiwa
Perusahaan Burbn, Inc. berdiri pada tahun 2010, perusahaan teknologi start up yang hanya
berfokus kepada pengembangan aplikasi untuk telepon genggam. Pada awalnya Burbn, Inc.
sendiri memiliki fokus yang terlalu banyak di dalam HTML5 peranti bergerak, namun kedua CEO,
Kevin Systrom dan Mike Krieger memutuskan untuk lebih fokus pada satu hal saja. Setelah satu
minggu mereka mencoba untuk membuat sebuah ide yang bagus, pada akhirnya mereka
membuat sebuah versi pertama dari Burbn, namun di dalamnya masih ada beberapa hal yang
belum sempurna.
Versi Burbn yang sudah final, aplikasi yang sudah dapat digunakan iPhone yang isinya terlalu
banyak dengan fitur-fitur. Sulit bagi Kevin Systrom dan Mike Krieger untuk mengurangi fitur-fitur
yang ada, dan memulai lagi dari awal, namun akhirnya mereka hanya memfokuskan pada bagian
foto, komentar, dan juga kemampuan untuk menyukai sebuah foto. Itulah yang akhirnya menjadi
Instagram. Pada tanggal 9 April 2012, diumumkan bahwa Instagram akan diambil alih oleh
Facebook senilai hampir $1 miliar dalam bentuk tunai dan saham.
Struktur Reorientasi
Sekarang banyak anak muda bahkan orang tua yang mempunyai akun instagram dikarenakan
semakin populer nya aplikasi ini. Dengan instagram kita bisa melihat aktivitas teman-teman kita
melalui foto dan video yang mereka bagikan, sungguh menarik.
Kesimpulannya bahwa teks cerita sejarah menjelaskan dan menceritakan fakta dan kejadian masa
lampau, yang kemudian menjadi sumber nilai sejarah. Dan dalam pembuatan nya harus
memperhatikan struktur, ciri-ciri, dan kaidah kebahasaan.
5
TUGAS
BACALAH TEKS BERIKUT UNTUK MENYELESAIKAN TUGAS ANDA!
SEJARAH INTERNET
Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika
Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project
Agency Network). Mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software
komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga
melalui saluran telepon. Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa
besar informasi bisa dipindahkan. Dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi
cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission
Control Protocol/Internet Protocol).
Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen
Pertahanan Amerika Serikat membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan
menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan
nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang bisa
mudah dihancurkan. Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford
Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, dimana mereka
membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada
bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan
semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan
untuk mengaturnya.
Oleh sebab itu ARPANET dipecah menjadi 2, yaitu “MILNET” untuk keperluan militer dan
“ARPANET” baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas.
Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian
disederhanakan menjadi Internet. Sekarang internet sudah menjadi hal yang sangat penting bagi
manusia, contohnya untuk siswa sekolah. Mereka bisa mendapatkan informasi yang tidak ada di
perpustakaan sekolah, semua itu bisa asalkan mereka mempunyai koneksi internet.
SETELAH MEMBACA TEKS SEJARAH INTERNET KERJAKAN TUGAS
BERIKUT!
A. JAWABLAH PERTANYAAN BERIKUT DENGAN JAWABAN URAIAN BESERTA
PENJELASAN YANG CUKUP!
1. Identifikasi dan jelaskan unsur intrinsik dan ekstrinsik yang terdapat pada teks Sejarah
Internet!
2. Identifikasi dan jelaskan struktur teks Sejarah Internet (boleh menggunakan struktur 6
atau struktur 3)!
3. Carilah kaidah kebahasaan yang ada pada teks Sejarah Internet!
B. BUATLAH TEKS CERITA SEJARAH VERSI KALIAN DENGAN LANGKAH BERIKUT!
Tentukan ide-ide pokok tiap paragraf teks Sejarah Internet kemudian kembangkan ide-ide
pokok tersebut dengan bahasamu sendiri, sehingga menjadi sebuah teks sejarah yang baru !
KETENTUAN
1. Jawaban ditulis tangan pada kertas
2. Menggunakan bahasa yang baik dan benar dengan tulisan yang rapi.
3. Percaya dirilah dengan mengerjakan sungguh-sungguh setelah mempelajari materinya.
Jangan menjadi plagiator!
4. Tugas dikumpulkan pada saat datang ke sekolah untuk evaluasi PKL, 26 September
2022.