MICROSOFT EXCEL
Makalah
Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas pada mata kuliah Al-Hasub Al-Arabi
jurusan Bahasa dan Sastra Arab Fakultas Adab Dan Humaniora
UIN Alauddin Makassar
Oleh:
Kelompok IV:
Chaerunnisa 40100122006
Muhammad Zulfadli 40100122016
Almusdar 40100122017
Muhajir 40100122027
Nadia 40100122028
FAKULTAS ADAB DAN HUMANIORA
UIN ALAUDDIN MAKASSAR
2022
KATA PENGANTAR
Syukur Alhamdulillah senantiasa kami panjatkan ke hadirat Allah swt yang
telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan
makalah ini denga guna memenuhi salah satu tugas mata kuliah Al-hasub Al-
Arabi dengan judul Microsoft Excel
Kami menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini tidak terlepas dari
bantuannya banyak pihak yang tulus memberikan doa, saran dan kritik sehingga
makalah ini dapat terselesaikan
Kami menyadari sepenuhnya bahwa makalah ini masih jauh dari kata
sempurna dikarenakan terbatasnya pengalaman dan pengetahuan yang kami
miliki. Oleh karena itu, kami mengharapkan segala bentuk saran serta masukan
bahkan kritik yang membangun dari berbagai pihak. Akhirnya kami berharap
semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi perkemnbangan dunia
pendidikan,
23 November 2022
penulis
iii
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ............................................................................................................................
DAFTAR ISI ..........................................................................................................................................
BAB I PENDAHULUAN 1
A. LATAR BELAKANG MASALAH 1
B. RUMUSAN MASALAH 1
C. TUJUAN MASALAH 1
BAB II PEMBAHASAN..............................................................................................................
A. BEKERJA DENGAN PENGELOLA ANGKA 2
B. MENGOLAH DATA SEL 25
BAB III PENUTUP ......................................................................................................................
A. KESIMPULAN 29
B. SARAN 29
DAFTAR PUSTAKA .............................................................................................................................
iii
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Dengan pesatnya kemajuan teknologi pada saat ini menyebabkan kebutuhan
manusia semakin bertambah. Saat ini terdapat keterkaitan antara kemajuan
teknologi dengan bertambahnya kebutuhan manusia, yaitu kebutuhan manusia
menjadi lebih mudah untuk dipenuhi. Jadi secara langsung maupun tidak langsung
manfaat dari kemajuan atau berkembangnya teknologi saat ini adalah dapat
membantu manusia dalam menyelesaikan atau memenuhi kebutuhan hidupnya.
Seperti program aplikasi Microsoft Office, program ini dapat membatu mereka
para pekerja kantoran, mahasiswa, pelajar, guru dan sebagainya.
Microsoft Excel merupakan program spreadsheet canggih yang paling
populer dan paling banyak digunakan saat ini. Excel akan sangat membantu kita
dalam hal menghitung, memproyeksikan, menganalisis dan mampu
mempresentasikan data dalam bentuk tabel dengan berbagai jenis tabel yang
disediakannya. Walaupun dengan demikian, excel 2000 ini akan selalu
dikembangkan oleh pihak Microsoft seingga kita benar-benar diberi kenyamanan
dan kemudahan oleh software Microsoft ini.
A. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas, terdapat beberapa rumusan masalah, yaitu:
1. Bagaimana bekerja dengan pengelola angka?
2. Bagaimana cara mengatur data sel?
B. Tujuan Masalah
Tujuan dari penulisan makalah ini ialah, mengetahui dan memahami
bagaimana penggunaan pengelola angka serta cara mengatur data sel dalam
lingkup penggunaan excel.
1
BAB II
PEMBAHASAN
A. Bekerja Dengan Pengolah Angka
Excel adalah sebuah program spreadsheet yang terpopuler. Penggunaan
yang paling menonjol adalah untuk perhitungan numerik, namun ternyata bisa
juga untuk aplikasi non numerik. Jadi Excel adalah program yang serbaguna.
Berikut ini adalah beberapa kegunaan Excel:
a. Mengolah angka, misalnya membuat perhitungan anggaran, menganalisisl hasil
survey, dan melakukan hampir semua jenis analisis keuangan.
b. Membuat grafik dengan berbagai variasi pengaturan tampilannya.
c. Pengorganisasian daftar sesuai tata letak baris dan kolom sehingga pengelolaan
data lebih efisien.
d. Mampu mengakses data lainnya karena memiliki fasilitas impor data dari
berbagai sumber.
e. Membuat panel kontrol grafis yang memungkinkan meringkas sejumlah besar
informasi bisnis dalam format yang ringkas.
f. Membuat grafik dan diagram dengan berbagai bentuk bangun dan SmartArt
yang lebih profesional.
g. Otomatisasi kerja atau tugas yang kompleks dengan hanya menekan klik
mouse karena fasilitas makro yang dimilikinya.
Sebelum menggunakan Excel dengan berbagai kemampuan yang
dimilikinya itu. Alangkah lebih baik jika mengenal terlebih dahulu anatomi atau
bagian-bagian dan elemen dari tampilan program Excel, dengan jalan ini kita akan
terbiasa dengan berbagai istilah yang digunakan nanti dan tidak ada kendala saat
menggunakan excel untuk berbagai keperluan kita.
B. Mengenal Anatomi Excel
Pastikan program Excel telah ter-install, seperti Microsoft Word, aktifkan
Microsoft Excel dengan cara: klik tombol Start, lalu carilah program group
Microsoft Office. Dan klik pada Microsoft Excel 2010. Beberapa saat
kemudian pada layar monitor akan ditampilkan layout atau tampilan
standar buku kerja (workbook) Excel yang baru. Seperti gambar berikut
inilah tampilan standar buku kerja (workbook) Excel berikut nama-nama
bagian-bagian dan elemennya.
2
3
Bagian-bagian dan elemen dari Excel yang perlu diketahui:
Nama Penjelasan
Active Cell Indicator Menunjukkan lokasi sel aktif dan berhubungan
dengan keyboard. Sel aktif pada gambar diatas adalah
kolom C, baris 3 atau ditulis C3.
Cell Bagian terkecil dari lembar kerja Perpotongan antara
kolom dan baris, atau satu kotak pada lembar kerja
disebut sel (misalnya sel C3). Sedangkan range
adalah kumpulan sel yang membentuk persegi,
misalnya sel A1 sampai C3 ditandai (ditulis A1..C3),
itulah yang disebut range.
Column Letters Kolom lembar kerja Excel yang ditandai atau diberi
label huruf A, B, C – Z, AA, AB – AZ, AAA,AAB –
XFD berjumlah 16.384 kolom dalam suatu lembar
kerja (worksheet). Klik label kolom (column header)
untuk mengaktifkan satu lajur kolom. Drag garis
pembatas kolom (border column) untuk mengubah
lebar kolom.
4
File Tab Backstage View, klik ini jika ingin bekerja dengan
berbagai perintah dokumen seperti menyimpan,
mencetak, dsb. Atau mengatur setting tampilan Excel.
Formula Bar Isi sel akan ditampilkan pada baris ini jika Indikator
Sel (Active cell indicator) berada pada sel tersebut.
Gridlines Garis-garis yang ada pada lembar kerja, yang
membatasi kolom dan baris.
Insert Function Menampilkan sekumpulan berbagai fungsi Excel
Insert Worksheet Button Menyisipkan lembar kerja (Worksheet) baru. Secara
default ada 3 sheet dalam sebuah buku kerja
(Workbook).
Name Box Menunjukkan posisi Indikator Sel (Active Cell
Indicator) atau nama sel, range atau object aktif.
Page View Button Untuk memilih mode tampilan lembar kerja Excel:
Normal, Page Layout, Page Break Preview.
Pointer Mouse Simbol Plus besar warna putih yang berhubungan
dengan gerakan mouse. Klik kanan untuk
menampilkan pilihan pop-up menu / perintah
(Contextual menu). Klik kiri untuk memilih. Klik
ganda (double klik) untuk menjalankan pilihan
(eksekusi).
Quick Access Toolbar Untuk mengatur penampilan ikon-ikon perintah Excel
sehingga akses perintah tersebut lebih cepat sebab
selalu tampil diatas Tabs.
Ribbon Groups Berbagai perintah utama Excel dikelompokkan pada
bagian ini. Row Numbers Baris lembar kerja
Excel yang ditandai atau diberi label angka 1, 2 –
1.048.576. Klik label baris untuk mengaktifkan satu
lajur baris. Drag garis pembatas baris untuk
mengubah lebar baris.
Sheet Tab Scroll Button Klik tombol ini untuk menggeser lembar kerja (sheet)
yang tidak kelihatan karena banyaknya sheet yang
ada.
Tabs Klik nama-nama kelompok perintah (=menu) untuk
menampilkan ribbon Excel.
5
Title Bar Baris judul yang berisi nama file dan program aktif
C. Mempersiapkan Buku Kerja
Sebelum bekerja dengan Excel, buku kerja yang digunakan harus
dipersiapkan dulu. Excel menyediakan berbagai bentuk buku kerja: buku
kerja kosong yang masih baru
(blank workbook), buku kerja yang pernah dirancang sendiri (My templates)
atau berbagai bentuk buku kerja yang telah tersedia siap pakai (templates)
atau siap di download dari office.com. Cara memilih bentuk buku kerja
Excel:
pilih Tab File, lalu klik New. Berbagai bentuk buku kerja (workbook) akan
ditampilkan seperti ini …
Pilih salah satu bentuk workbook,
lalu klik Create. Jika dipilih dari
office.com Templates: pilih salah
satu, lalu klik Download.
Misalnya, pilih blank workbook,
lalu klik Create. Maka dilayar
akan ditampilkan buku kerja
(workbook) baru yang masih
kosong. Pada workbook tersebut
terdapat 3 lembar kerja (sheet).
Tiap-tiap sheet berisi baris dan
kolom Yang sama. Untuk
menambah jumlah sheet. Klik
Insert Worksheet Button
1) Mengatur Layout Halaman
Untuk mengatur tatanan (layout) halaman atau
lembar kerja Excel saat dicetak maupun
ditampilkan dilayar, perintah-perintahnya ada
pada Group Page Setup, antara lain:
1. Margins, untuk mengatur batas-batas halaman pencetakan.
2. Orientation, untuk mengatur orientasi halaman: tegak (portrait)
atau mendatar (landscape).
3. Size, untuk memilih jenis kertas atau ukuran
lembar kerja.
6
4. Print area, untuk menentukan area yang ditandai saja yang dicetak (Set print
area) atau menghapus area yang pencetakan yang telah ditandai (Clear print
area).
5. Breaks, untuk menyisipkan tanda pergantian halaman atau pemenggalan
halaman (Insert page break), menghapus tanda pergantian halaman yang dipilih
(Remove page break) atau semua tanda pergantian halaman (Reset All Page
break).
6. Background, untuk memberi latar-belakang (background) lembar kerja dengan
gambar. Namun, gambar background ini tidak bisa dicetak.
7. Print Titles, untuk menentukan alamat baris dan kolom yang diulang saat
setiap halaman dicetak.
Atau klik pada quick launcher Page Setup, yang akan menampilkan dialog
box Page Setup yang berisi berbagai perintah yang nanti akan dibahas tersendiri
pada bagian pencetakkan.
2) Mengelola Sheet
Sheet bisa diberi nama, di-copy atau diberi warna yang berbeda-beda.
Caranya: klik kanan salah satu sheet, misalnya klik kanan Sheet1. Maka pada
Sheet1 akan ditampilkan pilihan perintah seperti berikut …
Klik Insert, untuk menyisipkan Sheet baru (bisa berupa
Worksheet, Chart atau Macro) disebelah kiri Sheet1.
Klik Delete, untuk menghapus Sheet1. Klik Rename, untuk
mengganti nama Sheet1.
Klik Move or Copy, untuk memindah atau menyalin
Sheet1.
Klik View Code, menampilkan editor Microsoft Visual
Basic Application. Klik Protect Sheet, untuk memproteksi Sheet1.
Klik Tab Color, untuk memberi warna Sheet1.
Klik Hide, untuk menyembunyikan Sheet1. Tampilkan kembali dengan memilih
Unhide.
Klik Select All Sheets, untuk mengaktifkan semua Sheet yang ada.
3) Mengatur Penampilan bagian-bagian Sheet
Bagian-bagian utama Sheet antara lain: Gridlines dan Headings. Gridlines
adalah garis-garis horisontal dan vertikal yang membentuk lembar kerja menjadi
kolom dan baris. Headings adalah label huruf yang menandai kolom (Column
Letters) dan label angka yang menandai baris (Row Numbers). Gridlines dan
Headlines, mempermudah membaca dan menempatkan data yang akan diolah.
Pada Tab Page Layout, Group Sheet Options terdapat checkbox
7
()untuk menampilkan atau menyembunyikan serta mencetak Gridlines dan
Headlines.
Untuk pengaturan penampilan bagian-
bagian sheet lebih lanjut, bisa juga dari Office
Button, lalu pilih Excel Options. Dialog box
Excel Options akan ditampilkan, klik pilihan
Advanced. Pada bagian Display options for this
worksheet, aktifkan pilihan yang diinginkan:
termasuk gridlines color, untuk memilih warna
gridlines.
4) Mengubah Ukuran Kolom atau Baris
Mengubah lebar kolom, caranya:
1. klik pada label kolom yang berupa huruf (Column Letter).
2. Lalu drag garis batas kolom (border column) ke kiri atau ke kanan.
Jika beberapa kolom berurutan sekaligus ukuran lebarnya disamakan, misalnya
kolom A hingga E. Caranya:
1. Klik label kolom A sampai E.
2. Jika kolom A sampai E telah diblok, lakukan drag pada salah satu garis
batas kolom.
Untuk mengubah ukuran baris, caranya sama dengan diatas tapi lakukan pada
garis batas baris (border row).
Cara lainnya adalah:
1. klik kanan pada label kolom atau baris
2. Jika ditampilkan pilihan perintah atau menu, pilih
Column Width atau Row Height.
3. Dialog box Column Width atau Row Height akan
ditampilkan, isilah berapa lebar kolom atau tinggi baris
yang diinginkan.
4. Akhiri dengan klik OK.
5) Mengelola Sel dengan Ribbon Group Cells
Excel 2007 juga menyediakan berbagai perintah
untuk mengelola sel yang dikelompokkan dalam Ribbon
Group Cells. Berbagai perintah yang terdapat pada
Ribbon Group Cells adalah:
1. Insert, berisi berbagai perintah yang digunakan untuk menyisipkan,
8
antara lain: Insert Cells … (untuk menyisipkan sel), Insert Sheet
Rows (untuk menyisipkan satu baris sel kosong
diatas indikator sel), Insert Sheet Columns (untuk
menyisipkan satu kolom kosong disebelah kiri
indikator sel) dan Insert Sheet (untuk
menyisipkan lembar kerja kosong di sebelah
kirilembar kerja aktif). Ketika dipilih perintah
Insert Cells…, maka akan ditampilkan dialog box
Insert seperti ini…
Shift cells right, menyisipkan sel pada posisi indikator sel
dan sel aktif bergeser ke kanan.
Shift cells down, menyisipkan sel pada posisi indikator sel
dan sel aktif bergeser ke bawah. Entire row, menyisipkan
satu baris sel kosong diatas indikator sel. Entire Column,
menyisipkan satu kolom kosong disebelah kiri indikator sel.
2. Delete, berisi berbagai perintah yang digunakan untuk menghapus,
antara lain: Delete Cells… (untuk menghapus sel),
Delete Sheet Rows (untuk menghapus satu baris),
Delete Sheet Columns (menghapus satu kolom),
Delete Sheet (menghapus lembar kerja). Ketika
dipilih Delete Cells…, maka akan ditampilkan
dialog box Delete seperti ini …
Shift cells left, menghapus sel dimana indikator sel
berada dan sel bergeser ke kiri.
Shift cells up, menghapus sel dimana indikator sel
berada dan sel bergeser ke atas.
Entire row, menghapus satu baris sel.
Entire column, menghapus satu kolom sel.
3. Format, berisi berbagai perintah yang berhubungan dengan
tampilan sel dan lembar kerja (Sheet), antara lain:
Bagian Cell Size, antara lain berisi perintah: Row
Height…, mengubah tinggi baris; Autofit Row Height,
otomatis menyesuaikan tinggi isi sel; Column Width…,
mengubah lebar kolom; Autofit Column Width,
otomatis menyesuaikan lebar isi sel, Default Width…,
kembali ke lebar standar kolom.
9
Bagian Visibility, antara lain berisi perintah: Hide
Rows, menyembunyikan baris; Hide Column,
menyembunyikan kolom; Hide Sheet,
menyembunyikan lembar kerja; Unhide Rows,
menampilkan baris yang tersembunyi; Unhide
Columns, menampilkan kolom yang tersembunyi;
Unhide Sheet, menyembunyikan lembar kerja yang
tersembunyi.
Bagian Organize Sheets, antara lain berisi
perintah: Rename Sheet, untuk mengganti nama
lembar kerja; Move or Copy Sheet, memindah
atau menyalin lembar kerja; Tab Color, memberi
warna tab lembar kerja. Ketika dipilih Move or
Copy Sheet …, maka akan ditampilkan dialog box
Move or Copy seperti ini. Tentukan lembar kerja
tujuan pemindahan (Move) atau penyalinan (Copy)
pada bagian Move selected sheets To book:
Tentukan posisi lembar kerja yang dipindahkan
atau disalin akan di- letakkan sebelum lembar
kerja yang mana pada bagian Before sheet:
Aktifkan Create a copy, untuk menyalin lembar
kerja.
6) Mengatur Tayangan Workbook
Tayangan buku kerja (Workbook) dapat diatur dengan
sekumpulan perintah-perintah yang terdapat pada Tab View. Berikut ini
adalah perintah-perintahnya:
Pada Group Workbook Views, terdapat perintah-perintah: Normal,
tayangan normal standar Excel seperti nampak pada gambar
workbook diatas. Potongan gambarnya sebagai berikut:
10
Page Layout, tayangan halaman workbook nampak seperti tayangan
halaman saat dicetak, berikut ini adalah potongan
Mistar
gambar
Margin workbook
kanan
Header
dengan mode tayangan page layout vertikal
Mistar horisontal
Margin
kiri
Page Break Preview, menayangkan
workbook berupa penggalan-
penggalan halaman dan sesuai dengan
tayangan pra-cetak. Gambar disamping
adalah penggalan tayangan workbook
dengan mode Page Break Preview:
Custom Views, menayangkan bagian-bagian tertentu dari lembar kerja yang
diberi nama dan disimpan. Misalnya, isikan lebih dahulu sembarang data di sel
A1 dan sel D10. Tandai sel A1..D10. Lalu klik kanan bagian yang ditandai itu,
pilih Define Name. Maka akan ditampilkan dialog box New Name seperti ini
Pada bagian Name, berilah nama, misalnya
cobaview. Bagian-bagian yang lain biarkan
sesuai isi aslinya. Akhiri dengan klik OK.
Setelah itu klik lagi Custom Views, maka
akan ditayangkan dialog box Custom
Views…
Klik Add, pada dialog box Add View yang
ditampilkan, ketikkan cobaview pada bagian
Name. Akhiri dengan klik OK.
Sekarang coba klik Custom Views, adakah
nama cobaview? Jika ada, pilih cobaview lalu
klik Show. Perhatikan hasilnya!
11
Full Screen, menayangkan workbook memenuhi layar hanya dengan
columns letter dan rows number saja (label kolom dan baris). Untuk
mengakhiri mode tayangan Full Screen, tekan tombol Esc keyboard.
Pada Group Show, berisi perintah-perintah untuk menampilkan
mistar (Ruler), Gridlines, Formula Bar dan Headings (label
kolom dan baris).
Pada Group Zoom, berisi perintah-perintah untuk
memperbesar tayangan lembar kerja: Zoom (berisi berbagai
pilihan memperbesar tayangan sesuai persentasi), 100%, Zoom
to Selection (memperbesar bagian lembar kerja yang aktif).
Pada Group Window, berisi perintah-perintah untuk mengatur
tayangan jendela lembar kerja. Pilihan perintah New Window,
membuka jendela baru yang berisi lembar kerja yang saat ini
aktif.
Arrange All, mengatur penayangan semua buku kerja
(workbook) yang dibuka saat itu. Jika perintah ini
dipilih, maka akan ditampilkan dialog box Arrange
Windows seperti ini … Ada 4 pilihan bentuk tayangan
layar, yaitu Tiled, Horizontal, Vertical dan Cascade.
Berikut ini adalah gambar bentuk tayangan tersebut.
Tiled Horizontal
12
Vertikal Cascade
Freeze panez, mengatur pembekuan bagian-bagian dari lembar kerja
sehingga bagian yang dibekukan tersebut selalu terlihat di layar. Ada
beberapa pilihan perintah, yaitu: Freeze Panes, kolom sebelah kiri dan
baris sebelah atas indikator sel aktif dibekukan sehingga kolom dan baris
ini tetap terlihat meski lembar kerja digulung kebawah.
Freeze Top Row, baris teratas dari lembar kerja yang dibekukan. Freeze
First Column, kolom pertama yang dibekukan. Untuk menghilangkan
pengaruh Freeze atau mengembalikan ke kondisi semula, pilih Unfreeze
Panes.
Pilihan Split, jika di klik maka lembar kerja aktif akan terbagi pada posisi
indikator sel aktif. Misalnya, seluruh kolom B di tandai. Maka tampilan
lembar kerja akan dibagi dua secara vertikal. Untuk menghilangkan
pengaruh Split, klik lagi pilihan ini. Pilihan Hide-Unhide, digunakan untuk
menyembunyikan atau menampilkan tayangan lembar kerja.
View Side by Side, jika ada 2 lembar kerja terbuka, maka
keduanya akan ditayangkan berdampingan sehingga
memudahkan dilakukan pembandingan diantara kedua
lembar kerja tersebut.
Synchronous Scrolling, jika diaktifkan maka penggeseran
scrollbar berpengaruh pada kedua lembar kerja yang
ditayangkan.
Reset Window Position, dua lembar kerja ditayangkan
bersama pada ukuran layar yang ukurannya sama.
Pilihan Save Workspace, digunakan untuk menyimpan tayangan
jendela/layar saat ini sehingga dapat ditampilkan lagi jika
dibutuhkan.
Pilihan Switch Windows, mengganti tayangan lembar kerja yang
aktif saat ini.
13
7) Macam Data pada Excel
Sebagai pengolah angka, Excel membedakan data kedalam 3 dasar
jenis data, yaitu: Nilai Numerik (Numerical Value), Teks dan Rumus
(Formula). Selain juga data yang berupa grafik, diagram, gambar dan
obyek lainnya.
Nilai numerik adalah data yang berupa angka dari 0,1,2 hingga 9 dan
kombinasinya. Juga data-data yang menggunakan angka untuk
menampilkannya seperti tanggal dan waktu. Teks (Text) adalah data yang
berupa huruf atau abjad dari A, B, C hingga Z atau a, b, c hingga z dan
kombinasinya. Teks biasanya digunakan sebagai label yang menjelaskan
tampilan numerik, memberi keterangan atau komentar dan membuat
tampilan numerik menjadi lebih berarti. Pengetikkan teks yang diawali
angka, tetap dianggap sebagai data teks. Misalnya, di sel A1 diketik ‘15
orang’. Di sel B1 diketik ‘100’. Jika di sel C1 diberi rumus yang diketik
seperti ini: ‘=A1+B1’. Maka, ketika di-ENTER hasil yang ditampilkan di sel
C1 adalah #VALUE. Hal ini menunjukkan bahwa ’15 orang’ adalah data
teks dan bukan data numerik. Agar data tersebut dapat digunakan untuk
perhitungan matematik, ketikkan ‘15’ dan ‘orang’ di sel yang berbeda.
Atau gunakan perintah format sel. Bagaimana agar data tersebut dikenali
Excel sebagai numerik dengan perintah format sel? Pada materi
selanjutnya, hal ini akan dijelaskan.
8) Mengatur Bentuk Tampilan Data
Sebaiknya ketika kita mengetikkan data numerik, ketik
angkanya saja. Misalnya, ‘Rp. 50.000,00’, pada lembar kerja ketik
angkanya saja: ‘50000’. Agar tampilannya seperti yang diinginkan,
tandai data tersebut lalu pilih Tab Home. Pada Ribbon Group
Number, pilihlah format angka yang diinginkan dibagian Number
Format
Pada pilihan Number Format, kita bisa pilih berbagai format
angka beserta contoh
pilannya. Pilihan Comma Style, format angkanya sama dengan
Accounting Number Format, yaitu menampilkan angka dengan
pemisah ribuan bedanya tanpa simbol mata uang. Increase Decimal,
untuk menambah digit desimal sehingga menambah tinggi tingkat
akurasi data. Sedangkan Decrease Decimal, untuk mengurangi digit
desimal. Untuk format lainnya yang tidak terdapat pada pilihan
Number Format, pilihlah More Number Formats atau klik quick
launcher Number. Maka akan ditampilkan dialog box Format Cells,
pilihlah Custom yang ada pada Tab Number seperti ini.
14
Pada materi sebelumnya digunakan data: ’15 orang’ untuk
perhitungan matematik. Agar data tersebut dikenali sebagai data
numerik, caranya: pada dialog box disamping pilih format ‘General’
atau ‘0’. Lalu di bagian Type ketik ‘General “orang”’ atau 0 “orang”.
Data yang ditampilkan pada lembar kerja Excel, bisa juga diatur perataan dan
orientasinya. Caranya: pada dialog box Format Cells, pilih Tab Alignment.
Pada bagian Text alignment, bisa dipilih berbagai pengaturan untuk perataan
teks atau data numerik. Pilihlah pada bagian Horizontal untuk perataan teks
secara horisontal rata kiri (left), tengah (center), kanan (right), diulang untuk
mengisi ukuran sel horisontal (fill), rata kiri-kanan (justify), rata tengah diantara
beberapa sel yang ditandai (center across selection), diratakan ke seluruh bagian
sel (distributed). Bagian Vertical, terdapat berbagai pilihan untuk mengatur
tampilan teks secara vertikal rata keatas (top), tengah (center), kebawah (bottom),
justify dan distributed.
Pada bagian Text Control: aktifkan Wrap text, untuk melakukan
pelipatan teks (artinya: jika ukuran data melebihi lebar sel, maka data
berikutnya otomatis turun ganti baris tapi pada sel yang sama);
aktifkan Shrink to fit, maka ukuran teks akan menyusut sesuai ukuran
sel; dan aktifkan Merge cells, untuk menggabungkan beberapa sel jadi
satu.
15
Sedangkan pada bagian Orientation, teks bisa ditampilkan
sesuai orientasi yang diinginkan: vertikal menurun, diagonal, dan
sebagainya.
Pengaturan alignment teks bisa juga dipilih pada Group Alignment di
Tab Home berikut ini.
9) Membuat Tabel
Tabel atau bingkai (border) pada lembar kerja Excel bisa
dibuat sebelum ataupun sesudah data diketikkan ke dalam
lembar kerja. Caranya: tandai sel yang hendak diberi
bingkai. Dari Tab Home, klik Borders yang ada pada Group Font.
Atau jika dipilih More Borders.. maka Dialog box Format Cells pada
Tab Border akan ditampilkan gambar disamping. Pada prinsipnya sama
fungsi bagian-bagian perintahnya, hanya saja jika membuat bingkai
dengan pilihan perintah yang ada pada dialog box ini, sel-sel data harus
ditandai lebih dahulu. Bedanya hanya satu, yaitu kita bisa membuat
garis diagonal pada bingkai.
10) Cara-cara Menghapus
Ada berbagai cara penghapusan yang disediakan oleh Excel, yaitu:
Cara I:Tandai sel-sel yang berisi data yang akan dihapus, lalu tekan
tombol Delete pada Keyboard. Cara ini hanya menghapus
isi sel saja, sedangkan garis, bingkai dan format sel tetap
berlaku.
Cara II: klik kanan pada sel-sel yang ditandai, lalu pilih Clear
Contents pada pilihan perintah yang ditampilkan (pop-up
menu). Cara ini juga menghapus isi sel saja, garis, bingkai
dan format sel tetap berlaku.
16
Cara III: untuk menghapus bingkainya saja, tandai sel-sel yang
berbingkai. Pilih Tab Home, klik drop-down (panah
bawah) yang ada pada ikon Border pada Group Font. Cari
pilihan perintah No Border.
Cara IV: pilih Tab Home, klik drop-down (panah bawah) yang ada
pada ikon Border pada Group Font. Cari pilihan perintah
Erase Border. Hapus garis-garis bingkai dengan meng-klik
garis atau drag garis yang akan dihapus. Cara ini juga
hanya menghapus garis-garis border saja.
Cara V: tandai sel-sel yang berisi data yang akan dihapus, klik
kanan pada data tersebut lalu pilih Delete. Jika perintah ini
dipilih, maka akan ditampilkan dialog box Delete gambar
disamping ini.
Pilih Shift cell left, untuk menghapus dan
menggeser sel kekiri.
Pilih Shift cell up, untuk menghapus dan
menggeser sel ke atas.
Pilih Entire row, untuk menghapus seluruh
baris dan seluruh sel bergeser ke atas.
Pilih Entire column, untuk menghapus seluruh kolom dan
seluruh kolom bergeser kekiri.
Cara VI: tandai sel-sel yang berisi data yang akan dihapus,
pilih Tab Home. Pada Ribbon Group Cells, pilih
Delete.
Cara VII: tandai sel-sel yang berisi data yang akan dihapus, pilih Tab
Home. Pada Ribbon Group Editing, pilih Clear. Ada beberapa
pilihan Clear sebagai berikut:
Clear All, menghapus semua yang ada pada sel-sel yang ditandai
termasuk bingkai, garis, dan format sel.
Clear Formats, menghapus semua format sel-nya saja.
Clear Contents, menghapus semua isi sel-nya saja.
Clear Comments, menghapus semua komentar (Comment) saja.
11) Rumus dan Fungsi
17
Rumus (Formula) dan fungsi (Function) amatlah vital dan akan sering
digunakan dalam pengolahan angka. Sebab itu pada bagian ini akan
dijelaskan hal-hal yang perlu diketahui dalam pemakaian rumus dan
fungsi.
Rumus
Formula atau rumus digunakan untuk melakukan perhitungan tertentu atau
memroses data sesuai ketentuan. Cara pemberian rumus harus diawali ‘=’.
Excel memroses rumus sesuai hirarkhi (urutan derajat/kepentingan). Hirarkhi
operator matematika adalah sebagai berikut:
C. Hirark D. Operator/ekspresi
hi
E. 1 F. ( ) dalam tanda kurung
G. 2 H. ^ pangkat
I. 3 J. * kali
K. M. + penjumlahan
L. 4 N. – pengurangan
O. / pembagian
Rumus yang sifatnya tetap dan baku bisa diprogram sedemikian sehingga
mempersingkat penulisannya. Rumus yang terprogram disebut Fungsi
(Function).
Macam-macam Fungsi
Excel menyediakan berbagai bentuk fungsi yang dikelompokkan dalam
beberapa kategori, antara lain: fungsi Financial, Date & Time, Math & Trig,
Statistical, Lookup & Reference, Database, Text, Logical, Information,
Engineering dan sebagainya. Fungsi bisa diketikkan langsung di sel yang
diinginkan, menggunakan dialog box Function Argument atau pilihan
perintah yang ada pada Tab Home – Function. Langkah-langkahnya adalah:
a. Menggunakan fungsi dengan dialog box Function Argument:
1. Gunakan data seperti gambar diatas. Letakkan indikator
sel aktif di sel C7.
2. Klik Insert Function yang
terletak di sudut kiri Formula
Bar.
3. Maka akan ditampilkan dialog box Insert Function seperti
ini …
Pilih kategori Math & Trig disini
Pilih fungsi SUM
18
Akhiri dengan klik OK!
4. Setelah itu akan ditampilkan dialog box Function Argument seperti
ini…
Tentukan disini alamat sel yang akan diproses
b. Menggunakan fungsi dengan Tab Home – Insert Function:
1. Pilih Tab Home, pada Ribbon Group Editing klik insert function.
2. Pilih fungsi yang diinginkan pada pilihan fungsi-fungsi yang ada.
3. Tentukan alamat sel yang akan diproses.
Macam-macam Fungsi
Kita bisa juga menggunakan berbagai macam fungsi Excel yang ada pada Tab
Formulas, Ribbon Group Function Library berikut ini …
Namun, hanya beberapa fungsi-fungsi yang penting dan sering
digunakan saja yang akandijelaskan pada materi berikut ini. Jika
diketahui data seperti lembar kerja disamping ini.
Maka, jika diproses menggunakan macam-macam fungsi Excel berikut ini, hasilnya:
P. Kategori Q. Nama Fungsi
R. BB. =ABS(bilangan)
S. CC. Menghasilkan nilai absolut dari sebuah
T. bilangan. Contoh: =ABS(-
U. 4) hasilnya: 4
V. DD. =ABS(4) hasilnya: 4
W. EE.=CEILING(bilangan, basis pembulatan)
X. FF. Membulatkan bilangan ke atas sesuai basis
Y. pembulatan. Contoh:
Z. =CEILING(23575,1000) hasilnya:
24000
19
GG. =CEILING(23575,10
AA. Math & 0) hasilnya: 23600
Trig : HH. =FLOOR(bilangan, basis pembulatan)
II. Membulatkan bilangan ke bawah sesuai basis
pembulatan. Contoh:
=FLOOR(23575,1000) hasilnya:
23000
JJ. =FLOOR(23575,100) hasilnya: 23500
KK. =INT(bilangan) NN.
LL.Membulatkan ke nilai terendah OO.
integer. Contoh: =INT(2.89) PP. hasilnya: 2
MM. =INT(-2.89) QQ. hasilnya: -3
RR. =MOD(bilan TT.
gan, pembagi) Mencari UU.
sisa pembagian. VV. hasilnya: 1
Contoh: =MOD(9,2) WW. hasilnya: 2
SS. =MOD(12,5)
XX. =PRODUCT(bilangan1,[ bilangan2],
[ bilangan3],…) Mengalikan isi sel.
YY. Contoh: =PRODUCT(1,5,9)
hasilnya: 45
ZZ.=PRODUCT(A1:A2) hasilnya: 18
AAA. =ROUND(bilangan, CCC.
digit pembulatan) Membulatkan DDD.
sesuai digit tertentu. Contoh: EEE. hasilnya: 18000
=ROUND(17565,-3) FFF. hasilnya:
BBB. =ROUND(17565.48,1) 17565.5
GGG. =ROUNDDOWN(bilangan, digit
pembulatan) Membulatkan ke bawah
sesuai digit tertentu.
HHH. Contoh:
=ROUNDDOWN(17565,-3) hasilnya: 17000
III. =ROUNDDOWN(17565.48,1) hasilnya: 17565.4
20
JJJ. KKK. =ROUNDUP(bilangan, digit MMM.
pembulatan) Membulatkan ke atas NNN.
sesuai digit tertentu. Contoh: OOO. hasilnya:
=ROUNDUP(17565,-3) 18000
LLL. =ROUNDUP(17565.48,1) PPP. hasilnya:
17565.5
QQQ. =SUBTOTAL(kode fungsi Mat, range nilai)
RRR. Mencari hasil sesuai kode fungsi matematika
range sel tertentu. Contoh:
=SUBTOTAL(9,A1:A6) hasilnya: 35
(9=SUM)
SSS. =SUBTOTAL(4,A1:A
6) hasilnya: 9 (4=MAX)
TTT. =SUM(bilangan1,[ bilangan2],
[ bilangan3],…) Menjumlahkan isi sel.
UUU. Contoh: =SUM(1,5,9)
hasilnya: 15
VVV. =SUM(A1:A2)
hasilnya: 9
WWW. =SUMIF(range, criteria) ZZZ.
XXX. Menjumlahkan isi sel yang AAAA.
sesuai kriteria. Contoh: BBBB. hasilnya: 5
=SUMIF(A1:A6,5) CCCC. hasilnya: 7
YYY. =SUMIF(A1:A6,”<5”)
DDDD. =SUMIFS(range yg dijumlah, range kriteria1, kriteria1,
…) Menjumlahkan isi sel yang sesuai dengan beberapa
kriteria.
EEEE. Contoh:
=SUMIFS(A1:A6,A1:A6,">4",A1:A6,"<8")
hasilnya: 11
FFFF. =SUMPRODUCT(array1, array2)
GGGG. Mengalikan bilangan yang berhubungan / sesuai dari
array1 dengan array2, kemudian menjumlahkan hasilnya.
HHHH. Contoh:
=SUMPRODUCT(A1:A3,A4:A6) hasilnya: 105
IIII. =SUMPRODUCT(A1:A2,A3:A4)
hasilnya: 39
JJJJ. XXXX. =AVERAGE(bilangan1,[ bilangan2],
KKKK. [ bilangan3], …) Menghitung rata-rata isi
LLLL. sel.
MMMM. YYYY. Contoh: =AVERAGE(4,6,2)
NNNN. hasilnya: 4
OOOO. ZZZZ. =AVERAGE(A1:A4) hasilnya: 4.5
PPPP. AAAAA.=AVERAGEIF(range,kriteria)
21
QQQQ. BBBBB. Menghitung rata-rata isi sel yang
RRRR. memenuhi kriteria. Contoh:
SSSS. =AVERAGEIF(A1:A6,”>5”) hasilnya:
TTTT. 7.67
UUUU. CCCCC. =AVERAGEIFS(range yang dirata-rata,range
VVVV. kriteria,kriteria) Menghitung rata-rata isi sel yang memenuhi
WWWW.Statistic beberapa kriteria. Contoh:
al: =AVERAGEIFS(A1:A6,A1:A6,">4",A1:A6,"<8")
hasilnya: 5.5
DDDDD.=COUNT(nilai1,[nilai2],[nilai3],
…) Menghitung banyaknya sel yang
berisi angka.
EEEEE. Contoh:
=COUNT(1,3,4,”C”,5) hasilnya: 4
FFFFF. =COUNT(A1:A6)
hasilnya: 6
GGGGG.=COUNTA(nilai1,[nilai2],[nilai3],…)
HHHHH. Menghitung banyaknya sel yang berisi
data / tidak kosong. Contoh:
=COUNTA(1,3,4,”C”,5) hasilnya: 5
IIIII. =COUNTA(A1:A7)
hasilnya: 6
JJJJJ. =COUNTBLANK(range) MMMMM.
KKKKK. Menghitung banyaknya sel NNNNN.
yang kosong. Contoh: OOOOO. hasilnya: 0
=COUNTBLANK(A1:A6) PPPPP. hasilnya: 1
LLLLL. =COUNTBLANK(
A1:A7)
QQQQQ.=COUNTIF(range, criteria)
RRRRR. Menghitung banyaknya sel yang berisi angka
yang sesuai kriteria. Contoh:
=COUNTIF(A1:A6,5) hasilnya: 1
SSSSS. =COUNTIF(A1:A6,”
<5”) hasilnya: 2
22
TTTTT. UUUUU.=COUNTIFS(range kriteria1, kriteria1, range
kriteria2, kriteria2) Menghitung banyaknya sel yang berisi
angka yang sesuai dengan beberapa kriteria.
VVVVV. Contoh: =COUNTIFS(A1:A6,”>4”,A1:A6,”<8”)
hasilnya: 2
WWWWW. =FREQUENCY(data array, bins array)
XXXXX. Menghitung banyaknya angka yang kurang dari
sama dengan (<=). Contoh:
=FREQUENCY(A1:A6,5) hasilnya: 3
YYYYY. =FREQUENCY(A1:A
6,A2) hasilnya: 4
ZZZZZ. =MAX(bilangan1,[ bilangan2 ],
[ bilangan3],…) Mencari bilangan yang
tertinggi / terbesar.
AAAAAA. Contoh:
=MAX(1,5,2) hasilnya: 5
BBBBBB. =MAX(A1:A6)
hasilnya: 9
CCCCCC. =MEDIAN(bilangan1,
[ bilangan2],[ bilangan3],…) Mencari nilai
tengah.
DDDDDD. Contoh: =MEDIAN(2,4,6,8)
hasilnya: 5
EEEEEE. =MEDIAN(A1:A6) hasilnya: 5.5
FFFFFF. =MIN(bilangan1,[ bilangan2],
[ bilangan3],…) Mencari nilai terendah
/ terkecil.
GGGGGG. Contoh:
=MIN(4,1,5) hasilnya: 1
HHHHHH. =MIN(A1:A6)
hasilnya: 3
IIIIII. =RANK(bilangan,seluruh data,[jenis urutan])
JJJJJJ. Mencari ranking atau urutan bilangan (jenis
urutan 0-desc, 1-asc). Contoh:
=RANK(A1,$A$1:$A$6,1) hasilnya: 1
KKKKKK. Jika di-copy hingga
baris 6 hasilnya: 1,4,3,2,5,6
LLLLLL. Misalnya di sel A1 berisi tanggal 2/24/2011
(=hari Kamis)
MMMMMM.ZZZZZZ. =DATE(tahun,bulan,tanggal)
NNNNNN. AAAAAAA. Untuk menampilkan tanggal sesuai format Excel.
OOOOOO. BBBBBBB. Contoh: =DATE(2010,12,02)
PPPPPP. hasilnya: 12/2/2010
QQQQQQ. CCCCCCC. Jika diformat …
hasilnya: 2-Dec-10
23
RRRRRR. DDDDDDD. =EOMONTH(tanggal mulai, bulan ke-)
SSSSSS. EEEEEEE. Menghasilkan hari terakhir dari suatu
TTTTTT. bulan yang dimulai dari tanggal mulai.
UUUUUU. FFFFFFF. Contoh: =EOMONTH(A1,1)
VVVVVV. hasilnya: 3/31/2011
WWWWWW. GGGGGGG. =EOMONTH(A1,-2)
XXXXXX. hasilnya: 12/31/2010
YYYYYY. HHHHHHH.
D =WEEKDAY(alamat tanggal, [bilangan hari])
ate & Time: IIIIIII. Menghasilkan suatu hari dalam bilangan. Hari
Minggu = 1, Senin = 2, Selasa = 3, dan seterusnya.
JJJJJJJ. Contoh:
=WEEKDAY(A1) hasilnya: 5
KKKKKKK. =WEEKDAY(A1,2)
hasilnya: 4
LLLLLLL. =TODAY()
MMMMMMM. Menampilkan tanggal hari ini.
NNNNNNN. Contoh: =TODAY()
hasilnya: 24/2/2011
OOOOOOO. =NOW()
PPPPPPP. Menampilkan tanggal dan waktu hari ini.
QQQQQQQ. Contoh: =NOW() hasilnya:
24/2/2011 13:15
RRRRRRR. =TIME(ja
m, menit, detik) Untuk
menampilkan waktu.
SSSSSSS. Contoh:
=TIME(10,30,0) hasilnya: 10:30
AM
TTTTTTT. =TIME(14,30,0)
hasilnya: 2:30 PM
24
UUUUUUU. VVVVVVV. =YEAR(alamat tanggal)
WWWWWWW.Menghasilkan tahun dari suatu tanggal.
XXXXXXX. Contoh: =YEAR(A1)
hasilnya: 2011
YYYYYYY. =MONTH(alamat
tanggal) Menghasilkan bulan dari
suatu tanggal.
ZZZZZZZ. Contoh: =MONTH(A1)
hasilnya: 2
AAAAAAAA. Misalnya di sel B1 berisi data:
AR200715
BBBBBBBB.FFFFFFFF. =CONCATENA
CCCCCCCC. TE(teks1, teks2, …)
DDDDDDDD. Menggabungkan teks.
EEEEEEEE. T GGGGGGGG. Contoh:
ext: =CONCATENATE(“SUKA”,” CITA”) hasilnya:
SUKA CITA
HHHHHHHH. =”SUKA”&” CITA”
hasilnya: SUKA CITA
IIIIIIII. =LEFT(text,[sejumlah n])
JJJJJJJJ. Menampilkan teks disebelah kiri sejumlah n.
KKKKKKKK. Contoh:
=LEFT(B1,2) hasilnya: AR
LLLLLLLL. =LEN(text)
MMMMMMMM. Menghitung panjang teks atau banyaknya
karakter teks.
NNNNNNNN. Contoh: LEN(B1)
hasilnya: 8
OOOOOOOO. =LOWER(teks)
PPPPPPPP. Mengubah teks menjadi huruf kecil semua.
QQQQQQQQ. Contoh:
=LOWER(“SURAbaya”) hasilnya: surabaya
RRRRRRRR. =MID(text, posisi ke-n,sejumlah n)
SSSSSSSS. Menampilkan teks dari posisi ke-n dari kiri,
sejumlah n.
TTTTTTTT. Contoh: =MID(B1,3,4)
hasilnya: 2007
UUUUUUUU. =RIGHT(text,[sejumlah n])
VVVVVVVV. Menampilkan teks disebelah kanan sejumlah n.
WWWWWWWW. Contoh:
=RIGHT(B1,2) hasilnya: 15
XXXXXXXX. =UPPER(teks)
YYYYYYYY. Mengubah teks menjadi huruf besar semua.
ZZZZZZZZ. Contoh:
=UPPER(“surabaya”) hasilnya: SURABAYA
AAAAAAAAA. =VALUE(teks)
BBBBBBBBB. Mengubah angka berjenis label menjadi berjenis
25
value.
CCCCCCCCC. Contoh:
=VALUE(“$100”) hasilnya: 100
B. Mengolah Data Sel
Yang dimaksud mengolah data sel disini adalah bagaimana memasukkan data ke dalam sel
lembar kerja (worksheet), bagaimana cara menyalin data sel, bagaimana membuat data berurutan dalam
sel, apa saja jenis alamat sel lembar kerja Excel, serta bagaimana mengolah data yang ada pada sel
dengan menggunakan fungsi dan operator logika.
Memasukkan Data dengan Fill Handle
Menggunakan Fasilitas Autofill
Menyalin Data
Alamat Sel
Fungsi dan Operator Logika
1. Memasukkan Data dengan Fill Handle
Cara memasukkan data kedalam lembar kerja Excel yaitu dengan mengarahkan indikator sel aktif ke sel
yang akan diisi data, sebab setiap sel bisa diisi dengan data. Dalam pengolahan data angka, pastikan data
angka diketik di sel atau kolom sendirisendiri. Data dalam sel bisa juga disalin ke sel yang lain, caranya
sama dengan menyalin data pada Word. Atau, kalau dalam Excel bisa juga menyalin dan memasukkan
data menggunakan fill handle
Fill Handle: pointer mouse yang diletakkan
di sudut kanan bawah indikator sel aktif,
bentuknya berubah dari plus tebal warna
putih menjadi plus tipis
B. Fill handle juga bisa digunakan untuk
membuat data yang berurut, misalnya:
a. Gantilah teks ‘Januari’ diatas, dengan
teks ‘January’ (tergantung setting bahasa
pada komputer yang digunakan).
b. Dengan fill handle, drag hingga sel B13.
c. Hasilnya adalah nama bulan urut dari
January hingga December.
C. Coba lakukan hal yang sama untuk membuat nama-nama hari! Sekarang cobalah untuk
membuat bilangan kelipatan
D. 5. Lakukan dengan data seperti gambar disamping ini: ketik angka 5 di sel B2 dan 10 di sel B3,
blok kedua angka itu lalu drag fill handle hingga sel B10.
2. Menggunakan Fasilitas Autofill
Memasukkan data seperti diatas juga bisa menggunakan fasilitas Autofill. Caranya:
a. Ketik ‘Sunday’ di sel A1.
b. Aktifkan sel A1, dan dengan fill handle, drag hingga sel
26
c. Lepaskan klik mouse, dan perhatikan di kanan bawah
data, ditampilkan beberapa pilihan perintah seperti nampak
pada gambar di samping ini …
Copy Cells, untuk menyalin isi sel.
Fill Series, untuk menyalin data berurut sesuai series-
nya, yaitu nama hari.
Formatting Only, isi sel tidak disalin, hanya format sel-
nya saja.
Fill Without Formatting, menyalin isi sel tanpa format.
Fill Days, Weekdays, Month, dan sebagainya adalah untuk menyalin isi sel sebagai nama hari, bulan, dan
sebagainya.
Autofill bisa juga dilakukan dengan
perintah yang ada pada Tab Home
Ribbon Group Editing seperti ini
Tandai dulu sel yang akan diisi data
berurut, lalu pilih Series
3. Menyalin Data
Untuk menyalin data, caranya: Pastikan Tab Home aktif, pada Ribbon Group Clipboard klik Copy.
Maka akan ditampilkan pilihan seperti ini …
Pilih Copy atau tekan tombol CTRL+C, untuk menyalin data termasuk formatnya ke
dalam Clipboard.
Pilih Copy as Picture, untuk menyalin data sebagai gambar ke dalam Clipboard.
Untuk menampilkan isi Clipboard, caranya adalah dengan memilih perintah Paste yang ada di
Group Clipboard. Maka akan ditampilkan pilihan-pilihan sebagai berikut:
Formulas (F) Formulas and Number Formatting (O)
Paste (P)
Keep source Formatting (K)
Transpose (T)
No Borders (B)
E.
Keep Source Column Width (W)
Paste (P), menyalin isi clipboard sesuai data
aslinya.
Formulas (F), menyalin hanya rumusnya saja.
Formulas and Number Formatting (O), menyalin rumus dan format angkanya.
Keep Source Formatting (K), menyalin dengan tetap menjaga format sumber data (data asli).
27
No Borders (B), menyalin tanpa bingkai.
Keep Source Column Width (W), menyalin dengan tetap menjaga lebar kolom sumber data.
Transpose (T), menyalin dengan hasil terbalik, kolom jadi baris – baris jadi kolom.
Values and Number Formatting (A)
Values (V) F.
Values and Source Formatting (E)
Values (V), menyalin isi sel / datanya saja.
Values and Number
Formatting (A), menyalin
isi sel / data berikut
formatnya.
Values and Source
Formatting (E), menyalin
isi sel dan menjaga format
sumber datanya.
Paste Link (N)
Picture (U)
Formatting (R)
Link Picture (I)
Formatting (R), menyalin hanya formatnya saja.
Paste Link (N), menyalin link (hubungan dengan data lain).
Picture (U), menyalin sebagai gambar.
Link Picture (I), menyalin link gambar.
4. Alamat Sel
Lembar kerja Excel yang berlajur yang terdiri dari kolom dan baris, memudahkan pemasukkan dan
pengolahan data, sebab data yang dimasukkan ke dalam sel memiliki alamat. Hal ini sangat membantu
pengguna, sebab jika dilakukan perubahan data, Excel segera melakukan perhitungan ulang
(recalculation). Alamat sel ada 3 macam, yaitu:
d. Alamat sel relatif, adalah alamat sel yang selalu berubah kolom dan barisnya jika
dilakukan perubahan posisi. Contoh: =A2*B1
e. Alamat sel semi absolut, adalah alamat sel yang akan berubah baris atau
kolomnya saja jika dilakukan perubahan posisi. Contoh: =$A2*B$1
f. Alamat sel absolut, adalah alamat sel yang tidak berubah kolom dan barisnya
walau dilakukan perubahan posisi. Contoh: =$A$2*$B$1
5. Fungsi dan Operator Logika
Sekarang kita akan membahas pengolahan data dengan menggunakan fungsi dan operator logika.
Fungsi logika digunakan untuk mengolah data sesuai kondisi, sebab itu fungsi logika biasanya
juga disebut conditional formula. Fungsi logika yang sering digunakan adalah:
A. =IF(kondisi yang diuji,[Nilai jika kondisi benar],[Nilai jika kondisi salah])
Kondisi dan Nilai bisa berupa angka, rumus, atau teks. Misal: di sel A1 diketik data ’50’. Kondisi yang diuji
: Apakah sel A1 berisi data lebih dari 50?
28
Nilai jika kondisi salah : BAIK Nilai jika kondisi benar : KURANG
Penulisan rumus di sel B1 : =IF(A1>50,”BAIK”,”KURANG”) Hasil yang nampak di sel B1 :
KURANG
G. Coba ganti-ganti angka yang ada di sel A1!
H. Namun, jika kondisi yang diuji memiliki 3 Nilai. Misal: di sel C1 diketik data ’50’. Nilai yang
disediakan: jika C1<50, nilainya “KURANG”. Jika C1 berisi data 50 – 80, nilainya “CUKUP”.
Selain itu, nilainya “BAIK”. Maka penulisan rumusnya di D1:
I. =IF(C1<50,”KURANG”,IF(C1>80,”BAIK”,”CUKUP”))
J. Atau
K. =IF(C1>80,"BAIK",IF(C1<50,"KURANG","CUKUP"))
L. Terkadang kondisi yang diuji memiliki lebih dari 1 kriteria. Misal: jika nilai teori > 70 DAN nilai
praktik > 70, maka nilainya “LULUS”. Jika tidak, maka nilainya “GAGAL”.
M. Dalam kasus seperti ini, maka fungsi logika harus digunakan bersama operator logika. Ada 2
operator logika, yaitu:
D. =AND(kondisi1, [kondisi2],
[kondisi3], …) dan
E. =OR(kondisi1, [kondisi2],
[kondisi3],
N. Seandainya, nilai teori diketik …)dan nilai praktik di sel F1. Maka kasus diatas
di sel E1
diselesaikan dengan rumus:
O. =IF(AND(E1>70,F1>70),”LULUS”,”GAG
BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Koneksi pada dokumen mencakup pengaplikasian hyperlink,membuat daftar isi, membuat daftar gambar
dan table, membuat endnote dan footnote, bekerja dengan mail marger, sedang untuk melakukan review
pada dokumen bisa dilakukan dengan membuat komentar pada dokumen, lalu mencatat perubahan
dokumen,membandingkan konten dari dua dokumen juga berfungsi untuk menggabungkan konten dari
dua versi naskah tulis.
B. SARAN
Tentunya terhadap penulis sudah menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih banyak
kesalahan dan jauh dari kata sempurna.
Adapun nantinya penulis akan segera melakukan perbaikan susunan makalah itu dengan menggunakan
pedoman dari beberapa sumber dan kritik yang bisa membangun dari pembac
DAFTAR PUSTAKA
Ebiz, education enterprise, Microsoft excel 2010
31