0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
693 tayangan25 halaman

Kru Dan Pemain

Bab ini membahas tentang kru produksi film dan pemain. Terdapat berbagai jenis kru dengan tugas yang berbeda-beda seperti produser, sutradara, asisten sutradara, kru kamera dan suara. Proses casting diperlukan untuk memilih pemain sesuai skenario.

Diunggah oleh

RohiAbdulloh
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
693 tayangan25 halaman

Kru Dan Pemain

Bab ini membahas tentang kru produksi film dan pemain. Terdapat berbagai jenis kru dengan tugas yang berbeda-beda seperti produser, sutradara, asisten sutradara, kru kamera dan suara. Proses casting diperlukan untuk memilih pemain sesuai skenario.

Diunggah oleh

RohiAbdulloh
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB III

KRU DAN PEMAIN

PETA KONSEP

Kru dan Pemain

A. Macam-Macam Kru dan B. Casting Pemain


Tugasnya

TUJUAN PEMBELAJARAN

Dengan mempelajari meteri ini, diharapkan siswa dapat menjelaskan macam-

macam kru produksi beserta tugasnya dan casting pemain.

KATA KUNCI

Kru, Casting, Pemain

1
PENDAHULUAN

Gambar 3.1 Clepper

Sumber: http://blog.davestpay.com/

Dalam proses pembuatan drama, perlu adanya tim untuk melancarkan

jalannya produksi. Dalam tim produksi terdapat berbagai macam divisi yang

dibentuk sesuai dengan kebutuhan. Masing-masing tim produksi mempunyai

tugasnya masing-masing. Selain tim produksi dalam pembuatan drama perlu

adanya pemain yang sesuai dengan kebutuhan bedasarkan scenario yang

dibuat.

Untuk mendapatkan pemain perlu adanya casting pemain agar yang

dibutuhkan sesuai kebutuhan skenario. Proses ini perlu pemilihan yang

matang agar drama atau film yang dibuat sesuai dengan keinginan.

2
MATERI

A. Macam-Macam Kru dan Tugasnya

Kru film adalah sekelompok orang yang dipekerjakan perusahaan

produksi untuk membuat sebuah film atau gambar

bergerak. Kru berbeda dengan pemeran, yaitu aktor-aktor yang

tampil di depan kamera atau mengisi suara suatu film.  Kru juga

terpisah dari produser, yaitu orang-orang yang memegang sebagian

perusahaan film atau hak properti intelektual film. Sebuah kru film

terbagi menjadi beberapa sektor, masing-masing berkecimpung

dalam aspek produksi tertentu. Posisi kru film telah berevolusi

selama bertahun-tahun, didorong oleh perubahan teknologi, tetapi

saat ini sudah banyak pekerjaan tradisional yang muncul sejak awal

abad ke-20 dan umum di seluruh wilayah hukum dan budaya

pembuatan film.

Pembuatan film terjadi dalam tiga fase yang berurutan,

didefinisikan dengan jelas — pra-produksi, fotografi pokok dan

pasca-produksi dan banyak posisi kru film yang berhubungan

dengan hanya satu atau dua dari fase tersebut. Perbedaan juga

dibuat berdasarkan personel atas (seperti Direktur, Penulis naskah

dan Produser) dan bawah (seperti kru "teknis").

3
Kru film memiliki tugas dan fungsi yang paling banyak serta tingkat

keberhasilan pembuatan film berada ditangan para kru film. Kru

pembuatan film terbagi kedalam beberapa bagian, seperti :

 Bagian utama yang meliputi Produser Eksekutif, Produser , Manajer

Produksi, Manajer Unit, Koordinator Produksi, Post-Production Supervisor,

Director atau Sutradara, First Asisstan Director, Second Assistant Director,

Asisten Produksi, Script Supervisor dan Stunt Coordinator.

 Bagian seni, artistik dan design yang meliputi Desainer Produksi, Art

Director, Asisten Art Director, Desainer Set, Ilustrator, Set Decorator, Buyer,

Lead Man, Set Dresser, Props Master, Armourer, Construction

Coordinator, Head Carpenter, Key Scenic Artist, Greensman, Make Up

Artist, Hairdresser, Costume Designer, Costume Supervisor, Key Costumer,

Costume Standby, Art Finisher, Wardrobe Buyer, dan Cutter/Fitter

 Bagian Kamera dan Sound yang meliputi Director of Photography

(DOP), Camera Operator, First Assistant Camera (Focus Puller), Second

Assistant Camera (Clapper Loader), Loader, Digital Imaging Technician

(DIT), Motion Control Technician, Produstion Sound Mixer, Boom Operator,

dan Utility Sound Technician(UST)

 Bagian Grip, Lighting, dan Editor yang meliputi Key Grip, Best Boy

Grip, Dolly Grip, Gaffer, Best Boy Electrical, Lighting Technician (LT), Film

Editor, Colorist, Negative Cutter, Visual Effect

Supervisor, Compositor, Graphics Designer, Sound Designer, Dialog

Editor, Sound Editor, Re-recording Mixer, Composer, dan Foley Artist.

4
Dari keempat bagian diatas yang meliputi 66 bagian kru film, tentunya

memiliki fungsi dan tugasnya masing-masing didalam pembuatan film. Yuk,

kita bahas tugas kru film satu persatu.

1. Bagian Utama

a. Produser Eksekutif

Produser eksekutif biasanya terdiri dari beberapa orang, dengan tugas utama

untuk membiayai pembuatan film yang dilakukan oleh pembuat film atau

production house (PH).

b. Produser

Produser adalah orang yang langsung berhubungan dan memberikan laporan

kepada produser eksekutif terkait progres pembuatan film. Tugas Produser

Film adalah untuk melakukan segala kordinasi, control, evaluasi hingga

melakukan berbagai pembayaran yang terkait dengan pembuatan film dari

awal hingga selesainya pembuatan film. Selain itu, tugas produser adalah

untuk mencari dan merekrut orang-orang untuk dijadikan kru pembuat film.

c. Manajer Produksi

Orang yang memiliki jabatan sebagai manajer produksi berada dibawah

garis tugas produser dan bertugas untuk melakukan pengawasan terhadap

seluruh kegiatan pembuatan film mulai dari seluruh personil kru, teknologi

yang digunakan, keuangan yang dikeluarkan, jadwal pengambilan gambar

atau jadwal shooting, melakukan pembayaran sewa peralatan, gaji karyawan

5
dan pekerjaan lain yang tidak berhubungan dengan konsep kreatif dalam

pembuatan cerita pada film itu.

d. Manajer Unit

Namanya saja sudah manajer unit tentu tugasnya hampir sama dengan

manajer produksi, hanya saja tugas dari manajer unit berada dalam ukuran

kecil. Biasanya, orang dengan jabatan ini akan mengelola salah satu unit di

pembuatan film, misalnya unit transportasi

e. Koordinator Produksi

Koordinator Produksi memiliki tugas untuk melakukan koordinasi terkait

dengan segala informasi produksi yang diberikan oleh manajer produksi.

Orang dengan jabatan ini juga memiliki tugas untuk bertanggung jawab

terhadap seluruh keperluan produksi, mulai dari logistik, perekrutan kru

hingga menentukan artis dan mencari peralatan.

f. Post-Production Supervisor

Post-Production Supervisor memiliki tugas untuk melakukan pengawasan

setelah produksi film dilakukan.

g. Sutradara atau Director

Tugas Sutradara Dalam Teater atau pembuatan film adalah bertanggung

jawab atas segala kegiatan produksi film, mulai dari ide kreatif film, alur

cerita dan konten cerita, memberitahukan aktor atau aktris tentang adegan

yang dilakukan, memilih lokasi pembuatan film, menentukan sountrack lagu

6
pada film, menentukan durasi film dan menentukan waktu pengambilan

film. Sutradara juga langsung berhubungan dengan para produser.

h. First Asisstan Director atau Asisten Sutradara 1

Tugas Asisten Sutradara adalah membantu, memastikan dan mengawasi

seluruh tugas dan tanggung jawab yang dimiliki oleh sutradara agar apa

yang diperintahkan oleh sutradara dapat berjalan dengan baik.

i. Second Assistant Director atau Asisten Sutradara 2

Asisten Sutradara 2 adalah orang dibawah Asisten Sutradara 1 yang

mengepalai unit – unit produksi dibawah sutradara dan Asisten Sutradara 1

yang bertugas untuk mengerjakan setiap perintah dan tugas yang diberikan

oleh Asisten Sutradara 1 dan sutradara.

j. Asisten Produksi

Asisten Produksi bertugas untuk menyiapkan seluruh perlengkapan yang

akan digunakan dalam pembuatan film dan membantu Asisten Sutradara 1

dan pekerjaan yang berhubungan dengan produksi film lainnya.

k. Script Supervisor

Orang dengan jabatan ini bertugas untuk melakukan pengawasan terhadap

naskah film yang telah dibuat. Mencatat bagian naskah yang sudah diambil

adegannya dan membuat catatan ketika ada naskah yang salah serta

mencatat setiap take shoot yang dilakukan. Selain itu, Script Supervisor juga

bertugas untuk memastikan kelanjutan daru setiap adegan film.

7
l. Stunt Coordinator

Stunt Coordinator memiliki tugas untuk merekrut para pemain pengganti,

jika aktor atau aktris tidak mampu melakukan agedan yang diinginkan.

Biasanya, orang-orang yang dicari akan digunakan dalam adegan-adegan

berbahaya dan memiliki kesulitan tinggi.

2. Bagian seni, artistik dan design

a. Desainer Produksi

Desainer Produksi bertugas untuk menciptakan tampilan fisik pada sebuah

film yang dibuat, mulai dari make up, properti yang digunakan, kostum,

setting gambar, dan sebagainya.

b. Art Director

Art Director memiliki tugas untuk menjamin apa yang diinginkan desainer

produksi dapat terlaksana. Selain itu, Art Director juga bertugas untuk

mengawasi kerja desainer property, seniman grafis hingga ilustrator. Art

Director bekerja sama dengan bagian konstruksi untuk mengawasi setiap

property yang digunakan sesuai dengan yang di inginkan.

c. Asisten Art Director

Dalam jabatan ini biasanya diisi oleh beberapa orang yang bertugas untuk

mengepalai pembuat gambar atau design dalam melakukan pengukuran

lokasi yang akan digunakan, membuat design lokasi hingga menggambar

design set dalam pembuatan film.

8
d. Desainer Set

Desainer Set atau juru gambar bertugas untuk membuat gambar atau design

yang dibutuhkan dalam pembuatan film

e. Ilustrator

Ilustrator bertugas untuk menggambarkan atau membuat ilustrasi gambar

yang keluar dari ide atau pikiran desainer produksi

f. Set Decorator

Set Decorator memiliki tugas untuk membuat dekorasi dalam pembuatan

film, mulai dari meja, bangku, lampu, lukisan ataupun furniture lainnya

yang menjadi bagian dekorasi pada lokasi pembuatan film.

g. Buyer

Buyer bertugas untuk mencari segala jenis perlengkapan pembuatan

dekorasi.

h. Lead man

Lead Man bertugas untuk mengepalai seluruh kru set pembuatan film

i. Set Dresser

Set dresser adalah orang yang bertugas untuk mengatur segala kelengkapan

dekorasi, mulai dari karpet, taplak meja, gagang pintu hingga seluruh bagian

kecil dari dekorasi yang akan terlihat dalam film.

9
j. Props Master

Props master bertugas untuk mengepalai orang-orang yang akan membuat

properti besar, seperti pembuatan panggung, mesin, elektronis, dan

sebagainya.

k. Armourer

Armourer adalah orang yang bertugas untuk membuat perlengkapan senjata,

misalnya pistol, senapan otomatis dan sebagainya

l. Koordinator Konstruksi

Koordinator Konstruksi memiliki tugas untuk mengawasi setiap

pembangunan set atau lokasi yang akan tampil pada pembuatan film. Tugas

lainnya adalah melakukan pembelian atau penyewaan material,

mengevaluasi pekerjaan tukang hingga menentukan waktu pembuatan

properti.

m. Head Carpenter

Head Carpenter atau kepala tukang kayu adalah orang yang bertugas untuk

menjadi kepala tukang kayu.

n. Key Scenic Artist

Orang dengan jabatan Key Scenic Artist bertugas untuk mengawasi dan

bertanggung jawab atas setiap penampilan luar dari set lokasi yang

10
digunakan dalam pembuatan film, seperti warna cat, warna kayu, batu-

batuan, kaca atau logam dan sabagainya.

o. Greensman

Greensman adalah orang atau kru sebagai ahli tanaman hijau didalam

pembuatan film yang bertugas untuk mengatur setiap dekorasi yang

membutuhkan tanaman hijau. Pada jabatan ini biasanya dibagi lagi kedalam

beberapa bagian seperti Greensmaster, Greens Supervisor, pekerja dan

lainnya.

p. Make Up Artist

Make Up Artist bertugas untuk membuat setiap artis pemeran dalam film

terlihat menawan sesuai dengan peran yang dimilikinya. Jika artis berperan

sebagai orang tua, maka make up artist harus membuatnya terlihat seperti

orang tua atau jika artis memerankan seseorang dengan wajah buruk, maka

make up artis harus mampu membuatnya.

q. Hairdresser

Hairdresser atau penata rambut, bertugas untuk menata rambut artis mulai

dari gaya, bentuk, warna hingga panjang atau pendeknya rambut sesuai

dengan kebutuhan pembuatan film.

r. Costume Designer

11
Costume Designer atau perancang busana adalah orang yang bertugas untuk

menyiapkan segala jenis kebutuhan mengenai kostum atau pakaian yang

akan digunakan artis, mulai dari rancangan hingga pembuatan kostum.

s. Costume Supervisor

Costume Supervisor adalah orang yang bekerja dengan Costume Designer.

Tugasnya adalah untuk membantu setiap pekerjaan Costume Designer,

mengelola costume yang sudah jadi, mengawasi permintaan costume,

merekrut orang-orang yang bekerja pada bagian costume hingga

menghitung anggaran dan kebutuhan lain yang diperlukan.

t. Key Costumer

Key Costumer bertugas untuk menangani dan memenuhi kebutuhan set

costume artis pada pembuatan film.

u. Costume Standby

Costume Standby merupakan kru yang selalu standby atau siap sedia

didalam ruang ganti costume dengan tugas untuk menjaga costume dan

menjadi asisten artis dalam bagian costume.

v. Art Finisher

Orang atau kru pada bagian Art Finisher bertugas untuk membuat break

down menggunakan kain pada masa sebelum pembuatan film.

w. Cutter/Fitter

12
Cutter/Fitter bertugas untuk membeli segala kebutuhan garmen atau kain.

Selain itu, bagian kru ini juga bertugas untuk mengukur ukuran baju yang

akan digunakan oleh artis.

3. Bagian Kamera dan Sound

a. Director of Photography (DOP)

Director of Photography (DOP) adalah orang yang mengepalai bagian kru

kamera dan pencahayaan. Tugasnya adalah membuat kebutuhan akan

pencahayaan dan pembingkaian adegan. DOP berkoordinasi dengan

sutradara untuk memilih peralatan yang tepat untuk mendapatkan hasil

sesuai yang diinginkan.

b. Cinematographer

Cinematographer sebenarnya hampir sama dengan DOP, hanya

saja Cinematographer adalah orang yang juga ikut mengoperasikan kamera.

c. Camera Operator

Camera Operator adalah orang yang bertugas untuk menjadi operator dan

mengoperasikan kamera untuk merekam setiap adegan sesuai dengan

kebutuhan pembuatan film.

d. First Assistant Camera (Focus Puller)

13
First Assistant Camera (Focus Puller) atau asisten camera 1 bertugas untuk

memastikan bahwa kamera merekam setiap adegan dengan fokus obyek

yang sesuai dengan permintaan sutradara dan kebutuhan film.

e. Second Assistant Camera (Clapper Loader)

Second Assistant Camera (Clapper Loader) atau asisten camera 2 bertugas

untuk menjadi orang yang mengoperasikan clapperboard pada awal

pengambilan adegan dan mencatatnya untuk dijadikan stok shot. Tugas

lainnya adalah untuk melakukan pengecekan ulang pada setiap stok shot

sebelum mengirim atau menerima film yang akan diproses. Selain

itu, Second Assistant Camera (Clapper Loader) juga bertugas untuk

mengawasi dan mengatur penggunaan peralatan kamera dan transportasinya.

f. Loader

Kru film dengan posisi loader bertugas untuk mengisi dan mengecek

kesiapan memory, kaset atau film pada setiap kamera sebelum digunakan.

Kru film Loader langsung berhubungan dengan asisten camera 1.

g. Digital Imaging Technician (DIT)

Digital Imaging Technician (DIT) bertugas untuk melakukan editing atau

manipulasi gambar menggunakan teknik digital demi terciptanya kombinasi

gambar yang sesuai dengan kebutuhan film. DIT langsung berhubungan

dengan Director of Photography (DOP).

h. Motion Control Technician

14
Motion Control Technician memiliki tugas untuk mengontrol setiap

pergerakan alat bantu kamera, seperti stand kamera, roll kamera dan

sebagainya agar efek yang dihasilkan sesuai kebutuhan.

i. Production Sound Mixer

Produstion Sound Mixer adalah orang yang menjadi pimpinan didalam

divisi suara. Tugasnya adalah bertanggung jawab atas kegiatan perekaman

suara dalam pembuatan film, menentukan peralatan perekaman suara yang

akan dipakai, hingga melakukan mixing atau pencampuran suara untuk

menghasilkan efek yang dibutuhkan.

j. Boom Operator

Boom Operator adalah kru film dengan jabatan sebagai asisten

dari Production Sound Mixer dan bertugas untuk mengawasi setiap

pergerakan peralatan perekam suara didalam pembuatan film. Selain itu, kru

yang menjadi Boom Operator bertugas untuk mengatur dan menempatkan

setiap alat perekaman pada set atau lokasi pengambilan adegan secara

tersembunyi dan tidak terlihat oleh kamera.

k. Utility Sound Technician(UST)

Kru film dengan bagian Utility Sound Technician(UST) bertugas untuk

mengawasi dan mengurusi setiap hal yang berhubungan dengan kabel-kabel

perekam suara yang bekerja sama dengan Boom Operator.

4. Bagian Grip, Lighting, dan Editor

15
a. Key Grip

Key Grip bertugas untuk menjadi kepala kru dalam divisi set operasi yang

bekerjasama dengan DOP. Tujuannya adalah untuk membuat atau mengatur

setiap posisi lighting sesuai kebutuhan.

b. Best Boy Grip

Best Boy Grip adalah asisten dari Key Grip. Tugasnya adalah untuk

mengawasi dan mengatur transportasi yang akan membawa atau

memindahkan bagian – bagian grip dalam pembuatan film.

c. Dolly Grip

Dolly Grip adalah kru film yang bertugas untuk menjalankan dan

menggerakkan dolly kamera.

d. Gaffer

Gaffer adalah kru film yang bertugas untuk menjadi kepala divisi

perlistrikan yang akan mengatur setiap keperluan listrik bagi kebutuhan

pembuatan film.

e. Best Boy Electrical

Best Boy Electrical adalah kru film yang bertugas untuk membantu Gaffer

atau dengan nama lain adalah asisten gaffer.

16
f. Lighting Technician (LT)

Lighting Technician (LT) bertugas untuk melakukan penyetingan setiap

perlengkapan pencahayaan atau lighting

g. Film Editor 

Film Editor bertugas untuk mengedit atau menggabung setiap bagian film

menjadi satu bagian yang utuh berdasarkan keinginan sutradara dan

kebutuhan film.

h. Colorist

Colorist adalah kru film yang terdapat pada pembuatan film yang

menggunakan seluloid. Tugasnya adalah untuk melakukan proses

pewarnaan pada setiap adegan dalam film secara berkesinambungan

menggunakan teknik digitali video editing.

i. Negative Cutter

Negative Cutter adalah kru film yang bertugas untuk memotong negative

film sesuai keinginan editor film.

j. Visual Effect Supervisor

Visual Effect Supervisor berada dalam divisi visual efek dengan tugas untuk

memberikan perubahan warna, pemberian efek khusus dan sebagainya pada

setiap adegen film sesuai kebutuhan.

k. Compositor

17
Compositor adalah kru film yang bertugas untuk menggabungkan beberapa

efek dari jenis yang berbeda, misalnya video, film, animasi, 3D image, dan

sebagainya.

l. Graphics Designer

Graphics Designer adalah kru film yang ahli dibidang design grafis.

Tugasnya adalah untuk menghasilkan design grafis yang cocok dan sesuai

dengan kebutuhan dari visual efek yang dikombinasikan oleh compositor.

m. Sound Designer

Sound Designer bertugas sebagai penanggung jawab atas setiap kebutuhan

suara setelah proses pembuatan film. Kru film ini dapat bekerja dengan

orang-orang dibagian divisi suara atau langsung bekerja bersama sutradara

atau editor.

n. Dialog Editor

Dialog Editor bertugas sebagai penanggung jawab terhadap dialog yang

akan digunakan, mulai dari merencanakan, menyusun hingga mengedit

dialog.

o. Sound Editor

Sound Editor bertugas sebagai penanggung jawab atas penyusunan atau

pengeditan suara dalam pembuatan film.

q. Re-recording Mixer

18
Re-recording Mixer bertugas untuk menyeimbangkan suara dengan dialog,

suara musik ataupun suara efek dalam bentuk audio track.

r. Composer

Composer adalah kru yang bertugas untuk mencatat setiap score musik yang

digunakan

s. Foley Artist

Foley Artist bertugas untuk merekan dan membuat sound efek.

19
B. Casting Pemain

Pengertian casting dalam drama adalah suatu proses yang dilakukan

untuk memilih pemain berdasarkan peran dan karakter yang

dibutuhkan dalam suatu cerita.  Casting adalah pekerjaan yang

dilakukan oleh casting departement dan sutradara untuk

mendapatkan pemain drama atau cerita yang tepat.

Ada berbagai macam casting, diantaranya:

a. Casting berdasarkan kemampuan (casting by ability),

merupakan casting dengan melihat siapa yang terbaik dan

memiliki kecerdasan dalam akting guna diberi peran utama

serta peran yang memiliki kesulitan tinggi.

b. Casting to type merupakan casting berdasarkan tipe (kecocokan

fisik) pemain

c. Anti type casting merupakan casting yang berdasarkan

pertentangan watak atau fisik pemain

d. Casting to emotional temperament merupakan pemilihan

pemain berdasarkan kesamaan emosi dan temperamen yang

dimiiki pemain

e. Therapeutic Casting merupakan casting dengan menentukan  

seorang pemain yang bertentangan dengan watak aslinya

20
dengan maksud agar dapat menyembuhkan atau mengurangi

ketidak seimbangan jiwanya.

CAKRAWALA

PROFIL REZA RAHADIAN

Gambar 3.2 Reza Rahadian

Sumber: http://vengian.blogspot.com/

Reza Rahadian Matulessy (lahir di Bogor, 5 Maret 1987; umur 32 tahun) atau

yang lebih dikenal sebagai Reza Rahadian adalah seorang aktor berkebangsaan

Indonesia yang mengawali karier sebagai model dan menjadi terkenal setelah

perannya dalam Perempuan Berkalung Sorban. Ia belajar akting saat di sekolah

menengah atas dan membuat debut filmnya di tahun 2004. Sejak menerima Piala

Citra pertamanya pada tahun 2009, ia telah berakting di lebih dari selusin film,

mulai dari komedi dan roman hingga drama dan biopik.

21
Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Reza_Rahadian

JELAJAH INTERNET

Untuk menambah wawasan lebih jauh mengenai kru dan pemain para siswa

sekalian dapat mempelajari secara mandiri di internet. Melalui internet kalian bisa

mengakses lebih jauh materi tentang kru dan pemain. Salah satu halaman web

yang dapat kalian kunjungi untuk menambah wawasan dan pemahaman kalian

adalah sebagai berikut :

https://pakarkomunikasi.com/tugas-kru-dalam-film

RANGKUMAN

1. Kru film adalah sekelompok orang yang dipekerjakan perusahaan produksi

untuk membuat sebuah film atau gambar bergerak.

2. Kru pembuatan film terbagi kedalam beberapa bagian, yaitu:

a. Bagian Utama
b. Bagian Seni, Artistik dan Desain

22
c. Bagian Kamera dan Sound
d. Bagian Grip, Lighting dan Editor
3. Casting dalam drama adalah suatu proses yang dilakukan untuk

memilih pemain berdasarkan peran dan karakter yang dibutuhkan dalam suatu

cerita.

4. Macam-macam casting pemain:

a. Casting by ability
b. Casting to type
c. Anti type casting
d. Casting by emotional
e. Theraputic Casting

TUGAS MANDIRI

Buatlah ilustrasi pertanyaan ketika kalian ditunjuk untuk melakukan pemilihan

kru serta pemain!

PENILAIAN MANDIRI

Kerjakan soal berikut dengan singkat dan jelas!

1. Jelaskan apa yang kamu ketahui tentang kru dalam drama!

2. Sebutkan macam-macam bagian dalam kru!

3. Jelaskan apa perbedaan Executive Producer dengan Producer!

4. Jelaskan apa yang kamu ketahui tentang casting!

5. Sebutkan macam-macam casting pemain!

23
Penjelasan:

1. Kru film adalah sekelompok orang yang dipekerjakan perusahaan produksi

untuk membuat sebuah film atau gambar bergerak

2. Bagian dalam kru:

a. Bagian Utama
b. Bagian Seni, Artistik dan Desain
c. Bagian Kamera dan Sound
d. Bagian Grip, Lighting dan Editor
3. Produser eksekutif biasanya terdiri dari beberapa orang, dengan tugas

utama untuk membiayai pembuatan film yang dilakukan oleh pembuat

film atau production house (PH).

Produser adalah orang yang langsung berhubungan dan memberikan


laporan kepada produser eksekutif terkait progres pembuatan film
4. Casting dalam drama adalah suatu proses yang dilakukan untuk

memilih pemain berdasarkan peran dan karakter yang dibutuhkan dalam

suatu cerita.

5. Macam-macam casting pemain:

a. Casting by ability
b. Casting to type
c. Anti type casting
d. Casting by emotional
e. Theraputic Casting

24
REFLEKSI

Setelah mempelajari bab ke tiga ini, kalian tentu menjadi lebih paham tentang

kru dan pemain yang menjadi bagian dalam proses penentuan kru serta

pemilihan pemain pembuatan drama atau film. Dari semua materi yang sudah

dijelaskan pada bab tiga ini, mana yang menurut kalian paling sulit dipahami?

Coba kalian diskusikan dengan teman maupun guru kalian, karena dengan

memahami bab ini kalian akan sangat terbantu dalam memahami materi-

materi berikutnya.

25

Anda mungkin juga menyukai