BAB III
KRU DAN PEMAIN
PETA KONSEP
Kru dan Pemain
A. Macam-Macam Kru dan B. Casting Pemain
Tugasnya
TUJUAN PEMBELAJARAN
Dengan mempelajari meteri ini, diharapkan siswa dapat menjelaskan macam-
macam kru produksi beserta tugasnya dan casting pemain.
KATA KUNCI
Kru, Casting, Pemain
1
PENDAHULUAN
Gambar 3.1 Clepper
Sumber: http://blog.davestpay.com/
Dalam proses pembuatan drama, perlu adanya tim untuk melancarkan
jalannya produksi. Dalam tim produksi terdapat berbagai macam divisi yang
dibentuk sesuai dengan kebutuhan. Masing-masing tim produksi mempunyai
tugasnya masing-masing. Selain tim produksi dalam pembuatan drama perlu
adanya pemain yang sesuai dengan kebutuhan bedasarkan scenario yang
dibuat.
Untuk mendapatkan pemain perlu adanya casting pemain agar yang
dibutuhkan sesuai kebutuhan skenario. Proses ini perlu pemilihan yang
matang agar drama atau film yang dibuat sesuai dengan keinginan.
2
MATERI
A. Macam-Macam Kru dan Tugasnya
Kru film adalah sekelompok orang yang dipekerjakan perusahaan
produksi untuk membuat sebuah film atau gambar
bergerak. Kru berbeda dengan pemeran, yaitu aktor-aktor yang
tampil di depan kamera atau mengisi suara suatu film. Kru juga
terpisah dari produser, yaitu orang-orang yang memegang sebagian
perusahaan film atau hak properti intelektual film. Sebuah kru film
terbagi menjadi beberapa sektor, masing-masing berkecimpung
dalam aspek produksi tertentu. Posisi kru film telah berevolusi
selama bertahun-tahun, didorong oleh perubahan teknologi, tetapi
saat ini sudah banyak pekerjaan tradisional yang muncul sejak awal
abad ke-20 dan umum di seluruh wilayah hukum dan budaya
pembuatan film.
Pembuatan film terjadi dalam tiga fase yang berurutan,
didefinisikan dengan jelas — pra-produksi, fotografi pokok dan
pasca-produksi dan banyak posisi kru film yang berhubungan
dengan hanya satu atau dua dari fase tersebut. Perbedaan juga
dibuat berdasarkan personel atas (seperti Direktur, Penulis naskah
dan Produser) dan bawah (seperti kru "teknis").
3
Kru film memiliki tugas dan fungsi yang paling banyak serta tingkat
keberhasilan pembuatan film berada ditangan para kru film. Kru
pembuatan film terbagi kedalam beberapa bagian, seperti :
Bagian utama yang meliputi Produser Eksekutif, Produser , Manajer
Produksi, Manajer Unit, Koordinator Produksi, Post-Production Supervisor,
Director atau Sutradara, First Asisstan Director, Second Assistant Director,
Asisten Produksi, Script Supervisor dan Stunt Coordinator.
Bagian seni, artistik dan design yang meliputi Desainer Produksi, Art
Director, Asisten Art Director, Desainer Set, Ilustrator, Set Decorator, Buyer,
Lead Man, Set Dresser, Props Master, Armourer, Construction
Coordinator, Head Carpenter, Key Scenic Artist, Greensman, Make Up
Artist, Hairdresser, Costume Designer, Costume Supervisor, Key Costumer,
Costume Standby, Art Finisher, Wardrobe Buyer, dan Cutter/Fitter
Bagian Kamera dan Sound yang meliputi Director of Photography
(DOP), Camera Operator, First Assistant Camera (Focus Puller), Second
Assistant Camera (Clapper Loader), Loader, Digital Imaging Technician
(DIT), Motion Control Technician, Produstion Sound Mixer, Boom Operator,
dan Utility Sound Technician(UST)
Bagian Grip, Lighting, dan Editor yang meliputi Key Grip, Best Boy
Grip, Dolly Grip, Gaffer, Best Boy Electrical, Lighting Technician (LT), Film
Editor, Colorist, Negative Cutter, Visual Effect
Supervisor, Compositor, Graphics Designer, Sound Designer, Dialog
Editor, Sound Editor, Re-recording Mixer, Composer, dan Foley Artist.
4
Dari keempat bagian diatas yang meliputi 66 bagian kru film, tentunya
memiliki fungsi dan tugasnya masing-masing didalam pembuatan film. Yuk,
kita bahas tugas kru film satu persatu.
1. Bagian Utama
a. Produser Eksekutif
Produser eksekutif biasanya terdiri dari beberapa orang, dengan tugas utama
untuk membiayai pembuatan film yang dilakukan oleh pembuat film atau
production house (PH).
b. Produser
Produser adalah orang yang langsung berhubungan dan memberikan laporan
kepada produser eksekutif terkait progres pembuatan film. Tugas Produser
Film adalah untuk melakukan segala kordinasi, control, evaluasi hingga
melakukan berbagai pembayaran yang terkait dengan pembuatan film dari
awal hingga selesainya pembuatan film. Selain itu, tugas produser adalah
untuk mencari dan merekrut orang-orang untuk dijadikan kru pembuat film.
c. Manajer Produksi
Orang yang memiliki jabatan sebagai manajer produksi berada dibawah
garis tugas produser dan bertugas untuk melakukan pengawasan terhadap
seluruh kegiatan pembuatan film mulai dari seluruh personil kru, teknologi
yang digunakan, keuangan yang dikeluarkan, jadwal pengambilan gambar
atau jadwal shooting, melakukan pembayaran sewa peralatan, gaji karyawan
5
dan pekerjaan lain yang tidak berhubungan dengan konsep kreatif dalam
pembuatan cerita pada film itu.
d. Manajer Unit
Namanya saja sudah manajer unit tentu tugasnya hampir sama dengan
manajer produksi, hanya saja tugas dari manajer unit berada dalam ukuran
kecil. Biasanya, orang dengan jabatan ini akan mengelola salah satu unit di
pembuatan film, misalnya unit transportasi
e. Koordinator Produksi
Koordinator Produksi memiliki tugas untuk melakukan koordinasi terkait
dengan segala informasi produksi yang diberikan oleh manajer produksi.
Orang dengan jabatan ini juga memiliki tugas untuk bertanggung jawab
terhadap seluruh keperluan produksi, mulai dari logistik, perekrutan kru
hingga menentukan artis dan mencari peralatan.
f. Post-Production Supervisor
Post-Production Supervisor memiliki tugas untuk melakukan pengawasan
setelah produksi film dilakukan.
g. Sutradara atau Director
Tugas Sutradara Dalam Teater atau pembuatan film adalah bertanggung
jawab atas segala kegiatan produksi film, mulai dari ide kreatif film, alur
cerita dan konten cerita, memberitahukan aktor atau aktris tentang adegan
yang dilakukan, memilih lokasi pembuatan film, menentukan sountrack lagu
6
pada film, menentukan durasi film dan menentukan waktu pengambilan
film. Sutradara juga langsung berhubungan dengan para produser.
h. First Asisstan Director atau Asisten Sutradara 1
Tugas Asisten Sutradara adalah membantu, memastikan dan mengawasi
seluruh tugas dan tanggung jawab yang dimiliki oleh sutradara agar apa
yang diperintahkan oleh sutradara dapat berjalan dengan baik.
i. Second Assistant Director atau Asisten Sutradara 2
Asisten Sutradara 2 adalah orang dibawah Asisten Sutradara 1 yang
mengepalai unit – unit produksi dibawah sutradara dan Asisten Sutradara 1
yang bertugas untuk mengerjakan setiap perintah dan tugas yang diberikan
oleh Asisten Sutradara 1 dan sutradara.
j. Asisten Produksi
Asisten Produksi bertugas untuk menyiapkan seluruh perlengkapan yang
akan digunakan dalam pembuatan film dan membantu Asisten Sutradara 1
dan pekerjaan yang berhubungan dengan produksi film lainnya.
k. Script Supervisor
Orang dengan jabatan ini bertugas untuk melakukan pengawasan terhadap
naskah film yang telah dibuat. Mencatat bagian naskah yang sudah diambil
adegannya dan membuat catatan ketika ada naskah yang salah serta
mencatat setiap take shoot yang dilakukan. Selain itu, Script Supervisor juga
bertugas untuk memastikan kelanjutan daru setiap adegan film.
7
l. Stunt Coordinator
Stunt Coordinator memiliki tugas untuk merekrut para pemain pengganti,
jika aktor atau aktris tidak mampu melakukan agedan yang diinginkan.
Biasanya, orang-orang yang dicari akan digunakan dalam adegan-adegan
berbahaya dan memiliki kesulitan tinggi.
2. Bagian seni, artistik dan design
a. Desainer Produksi
Desainer Produksi bertugas untuk menciptakan tampilan fisik pada sebuah
film yang dibuat, mulai dari make up, properti yang digunakan, kostum,
setting gambar, dan sebagainya.
b. Art Director
Art Director memiliki tugas untuk menjamin apa yang diinginkan desainer
produksi dapat terlaksana. Selain itu, Art Director juga bertugas untuk
mengawasi kerja desainer property, seniman grafis hingga ilustrator. Art
Director bekerja sama dengan bagian konstruksi untuk mengawasi setiap
property yang digunakan sesuai dengan yang di inginkan.
c. Asisten Art Director
Dalam jabatan ini biasanya diisi oleh beberapa orang yang bertugas untuk
mengepalai pembuat gambar atau design dalam melakukan pengukuran
lokasi yang akan digunakan, membuat design lokasi hingga menggambar
design set dalam pembuatan film.
8
d. Desainer Set
Desainer Set atau juru gambar bertugas untuk membuat gambar atau design
yang dibutuhkan dalam pembuatan film
e. Ilustrator
Ilustrator bertugas untuk menggambarkan atau membuat ilustrasi gambar
yang keluar dari ide atau pikiran desainer produksi
f. Set Decorator
Set Decorator memiliki tugas untuk membuat dekorasi dalam pembuatan
film, mulai dari meja, bangku, lampu, lukisan ataupun furniture lainnya
yang menjadi bagian dekorasi pada lokasi pembuatan film.
g. Buyer
Buyer bertugas untuk mencari segala jenis perlengkapan pembuatan
dekorasi.
h. Lead man
Lead Man bertugas untuk mengepalai seluruh kru set pembuatan film
i. Set Dresser
Set dresser adalah orang yang bertugas untuk mengatur segala kelengkapan
dekorasi, mulai dari karpet, taplak meja, gagang pintu hingga seluruh bagian
kecil dari dekorasi yang akan terlihat dalam film.
9
j. Props Master
Props master bertugas untuk mengepalai orang-orang yang akan membuat
properti besar, seperti pembuatan panggung, mesin, elektronis, dan
sebagainya.
k. Armourer
Armourer adalah orang yang bertugas untuk membuat perlengkapan senjata,
misalnya pistol, senapan otomatis dan sebagainya
l. Koordinator Konstruksi
Koordinator Konstruksi memiliki tugas untuk mengawasi setiap
pembangunan set atau lokasi yang akan tampil pada pembuatan film. Tugas
lainnya adalah melakukan pembelian atau penyewaan material,
mengevaluasi pekerjaan tukang hingga menentukan waktu pembuatan
properti.
m. Head Carpenter
Head Carpenter atau kepala tukang kayu adalah orang yang bertugas untuk
menjadi kepala tukang kayu.
n. Key Scenic Artist
Orang dengan jabatan Key Scenic Artist bertugas untuk mengawasi dan
bertanggung jawab atas setiap penampilan luar dari set lokasi yang
10
digunakan dalam pembuatan film, seperti warna cat, warna kayu, batu-
batuan, kaca atau logam dan sabagainya.
o. Greensman
Greensman adalah orang atau kru sebagai ahli tanaman hijau didalam
pembuatan film yang bertugas untuk mengatur setiap dekorasi yang
membutuhkan tanaman hijau. Pada jabatan ini biasanya dibagi lagi kedalam
beberapa bagian seperti Greensmaster, Greens Supervisor, pekerja dan
lainnya.
p. Make Up Artist
Make Up Artist bertugas untuk membuat setiap artis pemeran dalam film
terlihat menawan sesuai dengan peran yang dimilikinya. Jika artis berperan
sebagai orang tua, maka make up artist harus membuatnya terlihat seperti
orang tua atau jika artis memerankan seseorang dengan wajah buruk, maka
make up artis harus mampu membuatnya.
q. Hairdresser
Hairdresser atau penata rambut, bertugas untuk menata rambut artis mulai
dari gaya, bentuk, warna hingga panjang atau pendeknya rambut sesuai
dengan kebutuhan pembuatan film.
r. Costume Designer
11
Costume Designer atau perancang busana adalah orang yang bertugas untuk
menyiapkan segala jenis kebutuhan mengenai kostum atau pakaian yang
akan digunakan artis, mulai dari rancangan hingga pembuatan kostum.
s. Costume Supervisor
Costume Supervisor adalah orang yang bekerja dengan Costume Designer.
Tugasnya adalah untuk membantu setiap pekerjaan Costume Designer,
mengelola costume yang sudah jadi, mengawasi permintaan costume,
merekrut orang-orang yang bekerja pada bagian costume hingga
menghitung anggaran dan kebutuhan lain yang diperlukan.
t. Key Costumer
Key Costumer bertugas untuk menangani dan memenuhi kebutuhan set
costume artis pada pembuatan film.
u. Costume Standby
Costume Standby merupakan kru yang selalu standby atau siap sedia
didalam ruang ganti costume dengan tugas untuk menjaga costume dan
menjadi asisten artis dalam bagian costume.
v. Art Finisher
Orang atau kru pada bagian Art Finisher bertugas untuk membuat break
down menggunakan kain pada masa sebelum pembuatan film.
w. Cutter/Fitter
12
Cutter/Fitter bertugas untuk membeli segala kebutuhan garmen atau kain.
Selain itu, bagian kru ini juga bertugas untuk mengukur ukuran baju yang
akan digunakan oleh artis.
3. Bagian Kamera dan Sound
a. Director of Photography (DOP)
Director of Photography (DOP) adalah orang yang mengepalai bagian kru
kamera dan pencahayaan. Tugasnya adalah membuat kebutuhan akan
pencahayaan dan pembingkaian adegan. DOP berkoordinasi dengan
sutradara untuk memilih peralatan yang tepat untuk mendapatkan hasil
sesuai yang diinginkan.
b. Cinematographer
Cinematographer sebenarnya hampir sama dengan DOP, hanya
saja Cinematographer adalah orang yang juga ikut mengoperasikan kamera.
c. Camera Operator
Camera Operator adalah orang yang bertugas untuk menjadi operator dan
mengoperasikan kamera untuk merekam setiap adegan sesuai dengan
kebutuhan pembuatan film.
d. First Assistant Camera (Focus Puller)
13
First Assistant Camera (Focus Puller) atau asisten camera 1 bertugas untuk
memastikan bahwa kamera merekam setiap adegan dengan fokus obyek
yang sesuai dengan permintaan sutradara dan kebutuhan film.
e. Second Assistant Camera (Clapper Loader)
Second Assistant Camera (Clapper Loader) atau asisten camera 2 bertugas
untuk menjadi orang yang mengoperasikan clapperboard pada awal
pengambilan adegan dan mencatatnya untuk dijadikan stok shot. Tugas
lainnya adalah untuk melakukan pengecekan ulang pada setiap stok shot
sebelum mengirim atau menerima film yang akan diproses. Selain
itu, Second Assistant Camera (Clapper Loader) juga bertugas untuk
mengawasi dan mengatur penggunaan peralatan kamera dan transportasinya.
f. Loader
Kru film dengan posisi loader bertugas untuk mengisi dan mengecek
kesiapan memory, kaset atau film pada setiap kamera sebelum digunakan.
Kru film Loader langsung berhubungan dengan asisten camera 1.
g. Digital Imaging Technician (DIT)
Digital Imaging Technician (DIT) bertugas untuk melakukan editing atau
manipulasi gambar menggunakan teknik digital demi terciptanya kombinasi
gambar yang sesuai dengan kebutuhan film. DIT langsung berhubungan
dengan Director of Photography (DOP).
h. Motion Control Technician
14
Motion Control Technician memiliki tugas untuk mengontrol setiap
pergerakan alat bantu kamera, seperti stand kamera, roll kamera dan
sebagainya agar efek yang dihasilkan sesuai kebutuhan.
i. Production Sound Mixer
Produstion Sound Mixer adalah orang yang menjadi pimpinan didalam
divisi suara. Tugasnya adalah bertanggung jawab atas kegiatan perekaman
suara dalam pembuatan film, menentukan peralatan perekaman suara yang
akan dipakai, hingga melakukan mixing atau pencampuran suara untuk
menghasilkan efek yang dibutuhkan.
j. Boom Operator
Boom Operator adalah kru film dengan jabatan sebagai asisten
dari Production Sound Mixer dan bertugas untuk mengawasi setiap
pergerakan peralatan perekam suara didalam pembuatan film. Selain itu, kru
yang menjadi Boom Operator bertugas untuk mengatur dan menempatkan
setiap alat perekaman pada set atau lokasi pengambilan adegan secara
tersembunyi dan tidak terlihat oleh kamera.
k. Utility Sound Technician(UST)
Kru film dengan bagian Utility Sound Technician(UST) bertugas untuk
mengawasi dan mengurusi setiap hal yang berhubungan dengan kabel-kabel
perekam suara yang bekerja sama dengan Boom Operator.
4. Bagian Grip, Lighting, dan Editor
15
a. Key Grip
Key Grip bertugas untuk menjadi kepala kru dalam divisi set operasi yang
bekerjasama dengan DOP. Tujuannya adalah untuk membuat atau mengatur
setiap posisi lighting sesuai kebutuhan.
b. Best Boy Grip
Best Boy Grip adalah asisten dari Key Grip. Tugasnya adalah untuk
mengawasi dan mengatur transportasi yang akan membawa atau
memindahkan bagian – bagian grip dalam pembuatan film.
c. Dolly Grip
Dolly Grip adalah kru film yang bertugas untuk menjalankan dan
menggerakkan dolly kamera.
d. Gaffer
Gaffer adalah kru film yang bertugas untuk menjadi kepala divisi
perlistrikan yang akan mengatur setiap keperluan listrik bagi kebutuhan
pembuatan film.
e. Best Boy Electrical
Best Boy Electrical adalah kru film yang bertugas untuk membantu Gaffer
atau dengan nama lain adalah asisten gaffer.
16
f. Lighting Technician (LT)
Lighting Technician (LT) bertugas untuk melakukan penyetingan setiap
perlengkapan pencahayaan atau lighting
g. Film Editor
Film Editor bertugas untuk mengedit atau menggabung setiap bagian film
menjadi satu bagian yang utuh berdasarkan keinginan sutradara dan
kebutuhan film.
h. Colorist
Colorist adalah kru film yang terdapat pada pembuatan film yang
menggunakan seluloid. Tugasnya adalah untuk melakukan proses
pewarnaan pada setiap adegan dalam film secara berkesinambungan
menggunakan teknik digitali video editing.
i. Negative Cutter
Negative Cutter adalah kru film yang bertugas untuk memotong negative
film sesuai keinginan editor film.
j. Visual Effect Supervisor
Visual Effect Supervisor berada dalam divisi visual efek dengan tugas untuk
memberikan perubahan warna, pemberian efek khusus dan sebagainya pada
setiap adegen film sesuai kebutuhan.
k. Compositor
17
Compositor adalah kru film yang bertugas untuk menggabungkan beberapa
efek dari jenis yang berbeda, misalnya video, film, animasi, 3D image, dan
sebagainya.
l. Graphics Designer
Graphics Designer adalah kru film yang ahli dibidang design grafis.
Tugasnya adalah untuk menghasilkan design grafis yang cocok dan sesuai
dengan kebutuhan dari visual efek yang dikombinasikan oleh compositor.
m. Sound Designer
Sound Designer bertugas sebagai penanggung jawab atas setiap kebutuhan
suara setelah proses pembuatan film. Kru film ini dapat bekerja dengan
orang-orang dibagian divisi suara atau langsung bekerja bersama sutradara
atau editor.
n. Dialog Editor
Dialog Editor bertugas sebagai penanggung jawab terhadap dialog yang
akan digunakan, mulai dari merencanakan, menyusun hingga mengedit
dialog.
o. Sound Editor
Sound Editor bertugas sebagai penanggung jawab atas penyusunan atau
pengeditan suara dalam pembuatan film.
q. Re-recording Mixer
18
Re-recording Mixer bertugas untuk menyeimbangkan suara dengan dialog,
suara musik ataupun suara efek dalam bentuk audio track.
r. Composer
Composer adalah kru yang bertugas untuk mencatat setiap score musik yang
digunakan
s. Foley Artist
Foley Artist bertugas untuk merekan dan membuat sound efek.
19
B. Casting Pemain
Pengertian casting dalam drama adalah suatu proses yang dilakukan
untuk memilih pemain berdasarkan peran dan karakter yang
dibutuhkan dalam suatu cerita. Casting adalah pekerjaan yang
dilakukan oleh casting departement dan sutradara untuk
mendapatkan pemain drama atau cerita yang tepat.
Ada berbagai macam casting, diantaranya:
a. Casting berdasarkan kemampuan (casting by ability),
merupakan casting dengan melihat siapa yang terbaik dan
memiliki kecerdasan dalam akting guna diberi peran utama
serta peran yang memiliki kesulitan tinggi.
b. Casting to type merupakan casting berdasarkan tipe (kecocokan
fisik) pemain
c. Anti type casting merupakan casting yang berdasarkan
pertentangan watak atau fisik pemain
d. Casting to emotional temperament merupakan pemilihan
pemain berdasarkan kesamaan emosi dan temperamen yang
dimiiki pemain
e. Therapeutic Casting merupakan casting dengan menentukan
seorang pemain yang bertentangan dengan watak aslinya
20
dengan maksud agar dapat menyembuhkan atau mengurangi
ketidak seimbangan jiwanya.
CAKRAWALA
PROFIL REZA RAHADIAN
Gambar 3.2 Reza Rahadian
Sumber: http://vengian.blogspot.com/
Reza Rahadian Matulessy (lahir di Bogor, 5 Maret 1987; umur 32 tahun) atau
yang lebih dikenal sebagai Reza Rahadian adalah seorang aktor berkebangsaan
Indonesia yang mengawali karier sebagai model dan menjadi terkenal setelah
perannya dalam Perempuan Berkalung Sorban. Ia belajar akting saat di sekolah
menengah atas dan membuat debut filmnya di tahun 2004. Sejak menerima Piala
Citra pertamanya pada tahun 2009, ia telah berakting di lebih dari selusin film,
mulai dari komedi dan roman hingga drama dan biopik.
21
Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Reza_Rahadian
JELAJAH INTERNET
Untuk menambah wawasan lebih jauh mengenai kru dan pemain para siswa
sekalian dapat mempelajari secara mandiri di internet. Melalui internet kalian bisa
mengakses lebih jauh materi tentang kru dan pemain. Salah satu halaman web
yang dapat kalian kunjungi untuk menambah wawasan dan pemahaman kalian
adalah sebagai berikut :
https://pakarkomunikasi.com/tugas-kru-dalam-film
RANGKUMAN
1. Kru film adalah sekelompok orang yang dipekerjakan perusahaan produksi
untuk membuat sebuah film atau gambar bergerak.
2. Kru pembuatan film terbagi kedalam beberapa bagian, yaitu:
a. Bagian Utama
b. Bagian Seni, Artistik dan Desain
22
c. Bagian Kamera dan Sound
d. Bagian Grip, Lighting dan Editor
3. Casting dalam drama adalah suatu proses yang dilakukan untuk
memilih pemain berdasarkan peran dan karakter yang dibutuhkan dalam suatu
cerita.
4. Macam-macam casting pemain:
a. Casting by ability
b. Casting to type
c. Anti type casting
d. Casting by emotional
e. Theraputic Casting
TUGAS MANDIRI
Buatlah ilustrasi pertanyaan ketika kalian ditunjuk untuk melakukan pemilihan
kru serta pemain!
PENILAIAN MANDIRI
Kerjakan soal berikut dengan singkat dan jelas!
1. Jelaskan apa yang kamu ketahui tentang kru dalam drama!
2. Sebutkan macam-macam bagian dalam kru!
3. Jelaskan apa perbedaan Executive Producer dengan Producer!
4. Jelaskan apa yang kamu ketahui tentang casting!
5. Sebutkan macam-macam casting pemain!
23
Penjelasan:
1. Kru film adalah sekelompok orang yang dipekerjakan perusahaan produksi
untuk membuat sebuah film atau gambar bergerak
2. Bagian dalam kru:
a. Bagian Utama
b. Bagian Seni, Artistik dan Desain
c. Bagian Kamera dan Sound
d. Bagian Grip, Lighting dan Editor
3. Produser eksekutif biasanya terdiri dari beberapa orang, dengan tugas
utama untuk membiayai pembuatan film yang dilakukan oleh pembuat
film atau production house (PH).
Produser adalah orang yang langsung berhubungan dan memberikan
laporan kepada produser eksekutif terkait progres pembuatan film
4. Casting dalam drama adalah suatu proses yang dilakukan untuk
memilih pemain berdasarkan peran dan karakter yang dibutuhkan dalam
suatu cerita.
5. Macam-macam casting pemain:
a. Casting by ability
b. Casting to type
c. Anti type casting
d. Casting by emotional
e. Theraputic Casting
24
REFLEKSI
Setelah mempelajari bab ke tiga ini, kalian tentu menjadi lebih paham tentang
kru dan pemain yang menjadi bagian dalam proses penentuan kru serta
pemilihan pemain pembuatan drama atau film. Dari semua materi yang sudah
dijelaskan pada bab tiga ini, mana yang menurut kalian paling sulit dipahami?
Coba kalian diskusikan dengan teman maupun guru kalian, karena dengan
memahami bab ini kalian akan sangat terbantu dalam memahami materi-
materi berikutnya.
25