Anda di halaman 1dari 2

1.

Harga pokok produk menggunakan variable costing:


JENIS BIAYA BIAYA/UNIT TOTAL
Biaya Produksi
Biaya Bahan Baku Rp 2.260 x 12.000 Rp 27.120.000
Biaya Tenaga Kerja Rp 2.500 x 12.000 Rp 30.000.000
Langsung
Biaya Overhead Pabrik Rp 3.180 x 12.000 Rp 38.160.000
Variabel
Harga Pokok Produk Rp 95.280.000

Laba Bersih
PT ADI CITRA PRATAMA
LAPORAN LABA RUGI
Penjualan (60.000.000 + (20%x 60.000.000)) x 12.000 = Rp 864.000.000.000 Rp 864.000.000.000
Harga Pokok Penjualan (Rp 95.280.000)
Rp 863.904.720.000
Biaya Adm&umum Rp 2.750 x 12.000 (Rp 33.000.000)
Variabel
Biaya Pemasaran Rp 3.120 x 12.000 (Rp 37.440.000)
variabel
Laba Kontribusi Rp 863.834.280.000
Biaya Tetap:
BOP Tetap Rp 2.740 (Rp 38.160.000)
Biaya Adm&umum tetap Rp 3.280 x 12.000 (Rp 39.360.000)
Biaya pemasaran tetap Rp 2.820 x 12.000 (Rp 33.840.000)
Total Biaya Tetap (Rp 107.040.000)
Laba Bersih Rp 863.727.240.000

2. Tentukan Harga Pokok Produk


Persediaan Awal : 31.200.000
B.Produksi Variabel : 600.000.000
631.200.000
Persediaan Akhir 72.000.000
559.200.000

Laba bersih:
Pendapatan : 2.330.000.000
HPP : 559.200.000
Biaya non Produksi Variabel : 391.440.000

Laba Kontribusi : 1.379.360.000


Biaya Tetap : 1.008.000.000
Laba bersih : 371.360.000

Anda mungkin juga menyukai