Anda di halaman 1dari 3

Nama : Shofi Yanto

NIM : 2062104
Kelas : Akuntansi Reg B 2020
Auditing II
Pengujian Subtantif terhadap ekuitas pemegang saham

Definisi
Pengujian substantif terhadap ekuitas pemegang saham adalah berbeda dengan pengujian
substantif terhadap aktiva lancar dan utang lancar. Dalam pengujian substantif terhadap aktiva lancar dan
utang lancar, auditor menghadapi transaksi perubahan unsur neraca yang frekuensi terjadinya tinggi dengan
jumlah rupiah setiap transaksi relative kecil. Sedangkan dalam pengujian substantif terhaap ekuitas ekuitas
pemegang saham, auditor menghadapi transaksi perubahan unsur neraca yang rendah frekuensi terjadinya,
tetapi melibatkan jumlah rupiah yang besar dalam setiap transaksinya.
Prinsip akuntansi berterima umum dalam penyajian ekuitas pemegang saham di neraca adalah:
• Modal saham.
• Treasury Stock.
• Saldo laba
Tujuan pengujian subtantif terhadap ekuitas pemegang saham
➢ Memperoleh keyakinan tentang keandalan catatan akuntansi yang bersangkutan dengan ekuitas
pemegang saham
➢ Membuktikan bahwa saldo modal saham mencerminkan kepentingan pemegang saham yang ada pada
tanggal neraca dan mencerminkan keterjadian transaksi yang berkaitan dengan ekuitas pemegang saham
selama tahun yang diaudit.
➢ Membuktikan kelengkapan transaksi yang dicatat selamatahun yang diaudit dan kelengkapa saldo ekuitas
pemegang saham yangdisajikan dineraca
➢ Membuktikan bahwa saldo ekuitas pemegang saham yang dicantumkan di neraca merupakan klaim
pemilik terhadap aktiva entitas
➢ Membuktikan kewajaran penilaian ekuitas pemegang saham yang dicantumkan dineraca
➢ Membuktikan kewajaran penyajian dan pengungkapan ekuitas pemegang saham dineraca

Program Audit Dalam Pengujian Substantif Terhadap Ekuitas Pemegang Saham


Prosedur Audit Awal
Auditor melakukan prosedur audit awal awal yang terdiri dari 6 prosedur audit berikut:
❖ Usut saldo ekuitas pemegang saham yang tercantum dineraca ke saldo akun ekuitas pemegang saham yang
bersangkutan dalam buku besar.
❖ Hitung kembali saldo akun ekuitas pemegang saham di dalam buku besar.
❖ Lakukan review terhadap mutasi luar biasa dalam jummlah dan sumber posting dalam akun ekuitas pemegang
saham
❖ Usut saldo awal akun ekuitas pemegang saham ke kertas kerja tahun yang lalu.
❖ Usut posting pengkreditan dan pengdebitan akun ekuitas pemegang saham ke dalam jurnal yang
bersangkutan.
❖ Lakukan rekonsiliasi akun control modal saham dalam buku besar ke buku pembantu pemegang saham dan
buku sertifikat saham
Prosedur Analitik
Ratio berikut ini sering digunakan auditor dalam pengujian analitik terhadap ekuitas pemegang saham:
Ratio
Formula
Nilai buku saham biasa
Ekuitas pemegang saham ÷ rerata jumlah saham biasa yang beredar
Return on common stockholders’ equity
Laba bersih ÷ rerata jumlah saham biasa yang beredar
Dividen payout
Deviden kas ÷ Laba bersih
Laba per saham
Laba bersih ÷ Rerata timbangan jumlah saham beredar

Pengujian Terhadap Transaksi Rinci


Pengujian terhadap transaksi rinci ekuitas pemegang saham dilaksanakan oleh auditor melalui dua prosedur
audit berikut:
o Periksa bukti pendukung pencatatan kedalam akun modal saham, paid-in capital, tyreasury stocl,
saldo laba, dan cadangan.
o Periksa catatan transaksi pengumuman dividend an pembayarannya.
Pengujian Terhadap Akun Rinci
Pengujian terhadap saldo rinci akun ekuitas pemegang saham dilaksanakan oleh auditor melalui berbagai
prosedur audit berikut:
➢ Pelajari anggaran awal dan anggaran rumah tangga perusahaan klien
➢ Pelajari notulen rapat pemegang saham dan dewan komisaris.
➢ Pelajari kontrak underwriting dan persyaratan emisi saham.
➢ Pelajari notulen rapat dewan komisaris dan pemegang saham mengenai pembagian dividen.
➢ Pelajari kontrak antara klien dengan independent registrar dan transfer agent.
➢ Pelajari surat perjanjian penarikan kredit dan bond indentures mengenai pasal yang membatasi
pembagian dividen
➢ Lakukan analisis terhadap akun modal saham
➢ Lakukan analisi terhadap akun saldo laba
➢ Dapatkan konfirmasi dari independent registrar dan transfers agent
➢ Periksa pertanggung jawaban nomor urut sertifikat saham
➢ Periksa semua sertifikat saham yang dibatalkan pemakaiannya
➢ Selidiki adjustment yang berasal dari tahun sebelumnya yang dicatat di dalam akun saldo laba
➢ Lakukan analisi terhadap akun treasury stock.
Verifikasi Penyajian Modal Sendiri di dalam Neraca
❖ Verifikasi penyajian modal sendiri di dalam neraca dengan cara sebagai berikut:
❖ Periksa pencatatan transaksi emisi saham untuk menentukan pemisahan jumlah modal saham dengan
paid-in capital.
❖ Periksa penyajian treasury stock.
❖ Periksaan penyisihan saldo laba dalam tahun yang diaudit.
❖ Periksa penjelasan yang bersangkutan dengan unsure ekuitas pemegang saham

Anda mungkin juga menyukai