Anda di halaman 1dari 7

MAKALAH PRAKARYA

PRINSIP KERAJINAN LIMBAH BAHAN KERAS

GURU PEMBIBING :
ISE AUDINA,S.PD
DISUSUN OLEH :
 FADILAH ZAHRA HABILA
 KEYZA DAVINA PATRICIA
 CHELSY DWI PUTRI
 T. ANISAH FATHINA
 DOVAN AGUSTIAN
 ANUGRAH IKLAS NURUL QOLBY

SMP 01 BENGKULU SELATAN


2021/2022
Prinsip Kerajinan Bahan Limbah Keras

Berikut akan coba kami uraikan tentang beberapa prinsip kerajinan dari bahan limbah keras yang sempga
bermanfaat untuk kita semua.

Namun sebelum lanjut, sekedar kami mengingatkan agar senantiasalah membaca hingga tuntas agar tidak salah
faham dan gagal dalam memahami setiap uraian dibawah ini dan untuk jelasnya simak uraian berikut ini.

1. Pengertian Limbah Keras.

Limbah keras adalah Limbah yang berwujud dan bertekstur keras, padat, tidak mudah berubah bentuk, tidak
mudah diolah dan diuraikan oleh tanah.

Limbah keras juga terbagi menjadi dua jenis yaitu limbah keras organik dan anorganik.

Limbah keras organik adalah limbah yang berasal dari alam seperti tumbuhan dan hewan yang bersifat keras,
padat, dan membutuhkan waktu yang lama untuk terurai didalam tanah.

Limbah keras anorganik adalah jenis limbah yang berwujud keras, padat, sangat sulit dan bahkan tidak dapat
terurai atau membusuk. Beberapa contoh limbah keras anorganik adalah,

 Plastik.
 Kaca.
 Keramik, dan
 Baja.

Sampah anorganik berasal dari sumber daya alam dan kimia yang tidak terbarui.Akumilasi limbah yang
merupakan sisa hasil buangan memiliki potensi sebagai polutan atau penyebab polusi.

Oleh sebab itu,dengan proses daur ulang, sampah atau limbah mendapatkan perhatian khusus dan penanganan
yang maksimal.
Perlu diketahui bahwa limbah keras relatif sangat sulit untuk terurai dan jikapun ada yang bisa terurai,
memerlukan waktu yang sangat lama.
Limbah tersebut berasal dari sumber daya pertambangan seperti minyak bumi, batubara, besi, timah, dan
nikel.

Mayoritas limbah banyak berasal dari aktifitas industri, pertambangan, dan domestik seperti sampah rumah
tangga seperti

cangkang kerang, tempurung kelapa, sisik ikan, kaleng bekas, botol, plastik, karet sintetis, potongan logam,
berbagai jenis batuan, beling, tulang belulang, stereofoam dan lainnya.

Prinsip Kerajinan Bahan Limbah Keras

Pada proses pengolahan limbah, baik itu limbah organik dan anorganik memiliki proses yang berbeda. Untuk
limbah organik biasanya didaur ulang menjadi pupuk tanaman hingga menjadi bahan bakar biogas.

Sementara untuk limbah keras yang ada dilingkungan masyarakat terlebih dahulu dilakukan dengan pengolahan,

 Sanitasi (SanitaryLandfill).

Yaitu suatu metode pengolahan sampah terkontrol dengan sistem sanitasi yang baik.

 Pembakaran (incineration).

Yaitu proses pembakaran sampah didalam alat insinerator yang hasil pembakarannya berupa gas dan
residu pembakaran.
 Penghancuran (Pulverisation).

Yaitu Proses penghancuran sampah yang dilakukan didalam mobil sampah yang telah dilengkapi dengan
mesin atgau alat pengaduk sampah.

Sampah - sampah tersebut langsung dihancurkan menjadi potongan-potongan kecil yang dapat
dimanfaatkan untuk menimbun tanah yang letaknya rendah.

Limbah keras yang dapat didaur terdiri dari beberapa jenis diantaranya adalah cangkang kerang,
tempurung kelapa, tulang belulang, plastik, logam, kaca, dan kaleng.

Limbah - limbah dapat dipilah - pilah sesuai dengan kebutuhan. Jika dalam proses pemilihannya dianggap tidak
layak pakai, maka limba dapat diselesaikan dengan cara dibakar,

sebaliknya jika limbah masih dalam keadaan utuh, maka dapat dimanfaatkan kembali menjadi karya kerajinan
yang bernilai seni dan bernilai ekonomis.

Jika limbah sudah beralih manfaat menjadi bahang kerajinan, secara ekonomis nilainya akan meningkat.
Tentunya sebagai generasi muda, kepedulian dan kepekaan terhadap lingkungan hidup sangat perlu ditanamkan
mulai saat dini.

Tantangannya membutuhkan usaha dan kreatifitas kita untuk memperbaiki kondisi lingkungan agar menjadi lebih
baik.

Pengetahuan tentang desain berkelanjutan perlu dipelajari lebih jauh lagi sehingga solusi limbah sebahan baku
kerajinan dapat dikembangkan dan berkembang berdasarkan analisa yang tepat.

Diberbagai kegiatan pameran kerajinan, kita bisa melihat berbagai macam kerajinan yang terbuat dari bahan
limbah keras yang

merupakan hasil karya anak bangsa yang sungguh luar biasa, menjunjung tinggi kearifan lokal dan Budaya
Nusantara sehingga dapat menggugah hati para pembeli.

Produk produk yang dihasilkan juga beragam dan jika produk tersebut berkualitas, maka harga tidak akan
menjadi persoalan dan
ini membuktikan bahwa anak bangsa Indonesia adalah anak yang kreatif serta senang mencari peluang kerja dan
cinta akan produk dalam negeri.

Sejak dahulu kala, masyarakat Indonesia sudah menggunakan produk kerajinan sebagai alat untuk memenuhi
kebutuhannya sehari-hari,
mulai dari kebutuhan pribadi, rumah tangga, hingga pada sekedar kebutuhan hiasan untuk rumah atau kantor
meraka.

Berdasarkan pada pengamatan tersebut, maka kerajinan yang terbuat dari bahan dasar limbah dapat dibuat dalam
berbagai macam bentuk serta fungsinya masing-masing.

2. Prinsip Kerajinan Bahan Limbah Keras.

Pengolahan limbah keras maupun organik, memiliki prinsip yang sama yaitu dengan cara 3R yakni Reduce (,
Reuse, dan Recicle.
Reduce berarti mengurangi penggunaan terhadap bahan-bahan yang bisa merusak lingkungan. Reduce juga
berarti

mengurangi belanja barang-barang yang anda tidak “terlalu” dibutuhkan seperti baju baru, aksesoris tambahan
atau apa pun yang intinya adalah pengurangan kebutuhan.

Termasuk pula mengurangi atau membatasi penggunaan kertas tissue dengan sapu tangan, kurangi penggunaan
kertas di kantor dengan print preview sebelum mencetak agar tidak salah, serta membaca koran secara online.

Reuse adalah pemakaian kembali seperti contohnya memberikan baju-baju bekas anda ke yatim piatu. Tapi yang
paling dekat adalah memberikan baju yang kekecilan pada adik atau saudara anda,

selain itu baju-baju bayi yang hanya beberapa bulan dipakai masih bagus dan bisa diberikan pada saudara yang
membutuhkan.

Recycle adalah proses mendaur ulang barang limbah atgau sampah. Paling mudah adalah mendaur ulang sampah
organik di rumah anda.
Menggunakan bekas botol plastik air minum atau apapun sebagai pot tanaman, sampai mendaur ulang kertas
bekas untuk menjadi kertas kembali. Daur ulang secara besar-besaran belum menjadi kebiasaan di Indonesia.

Tempat sampah yang membedakan antara organik dan non-organik saja tidak jalan. Malah akhirnya
lebih banyak gerilyawan lingkungan yang melakukan daur ulang secara kreatif dan menularkannya pada
banyak orang dibandingkan pemerintah.

Upaya melakukan pendaur ulangan limbah keras menjadi bahan kerajinan tangan berarti sudah menjadi cara
untuk mengatasi masalah lingkungan yang menggangu kehidupan dan keindahan serta kesehatan manusia dan
alam.

3R dalam proses pembuatan produk kerajinan harus selalu dijalankan sebab tindakan dapat meminimalisir
sampah yang dihasilkan dalam proses produksi kerajinan.

Penggunaan bahan limbah keras untuk dirancang menjadi sebuah produk kerajinan memang tidaklah mudah.

Kita harus memiliki motifasi besar dan kreatifitas dalam mengatasi masalah limbah dilingkungan, sehingga tidak
sulit untuk membuat dan melahirkan suatu rancangan yang besar.

Kita perlu mengetahui dan memahami prinsip dasar yang membangun kesadaran bahwa mendisain bahan limbah
keras merupakan suatu proses menata ulang kebermanfaatan dari sebuah produk bekas yang telah hilang nilai
gunanya.

Setiap rancangan harus memiliki nilai yang berkelanjutan dan tidak hanya sekedar bersifat ekonomis saja, teapi
juga harus mengintegrasikan isu-isu lingkungan,sosial, dan budaya kedalam produk.

Hal tersebut dinyatakan agar desain yang dibuat lebih bertanggung jawab dalam menjawab tantangan didalam
masyarakat global terutama untuk para disainer yang harus lebih memahami pentingnya pemahaman tentang ini.

Proses yang kreatif akan ditemukan ketika seseorang telah memperoleh daya serap, imajinasi melalui
pengetahuan terhadap meteri bahan, alat, dan proses yang akan ditekuninya.

Pengetahuan akan bahan limbah keras, penggunaan alat dan kemampuan keteknikan dalam bertukang akan
melahirkan sebauh proses kreatif itu sendiri.
Oleh sebab itu, Kreatifitas haruslah sebisa mungkin diupayakan tercipta dengan banyak langkah sebab setelah
kreatifitas muncul maka hal tersebut akan melahirkan produk yang berkualitas dan memiliki nilai ekonomi serta
ramah lingkungan.

Sampai disini kita semua mungkin sudah bisa mengerti dan memahami tentang penjelasan prinsip kerajinan
bahan limbah lunak diatas dan sekedar saran jika artikel ini dirasa bermanfaat maka sudilah kiranya untuk share
artikel ini sebagai rekomendasi untuk teman - teman anda agar blog ini terus berkembang dan silahkan ajukan
pertanyaan dikolom komentar dan kami siap memberikan jawabannya.

Demikianlah ulasan singkat diatas semoga bermanfaat untuk anda dan anda juga dapat membaca artikel yang
berkaitan lainnya yang masih membahas tentang tema yang sama seperti prinsip kerajinan bahan lunak dan juga
jenis dan karakteristik bahan lunak. Terimakasih

Anda mungkin juga menyukai