Pertemuan 1 BAF
Pertemuan 1 BAF
Perka Badan POM ttg CPOTB ini diterapkan di Industri Obat Tradisonal (IOT) dan Industri
Ekstrak Bahan Alam (IEBA)
Bentuk sediaan OT : kapsul, tablet, kaplet, cairan obat dalam, serbuk, pil, tapel, pilis,
rajangan, krim, balsem, salep, cairan obat luar, param
Resertifikasi CPOTB dilakukan per 5 tahun sekali sejak sertifikat diterbitkan
Terdapat 2 Buku CPOTB yaitu Buku Pedoman CPOTB & Petunjuk Operasional Penerapan
Pedoman CPOTB (POPP CPOTB)
Buku Pedoman CPOTB terakhir terbit 2011 dan Buku POPP CPOTB terakhir terbit 2015
11 Bab CPOTB
1. Manajemen Mutu
2. Personalia
3. Bangunan, fasilitas & peralatan
4. Sanitasi & Hygiene
5. Dokumentasi
6. Produksi
7. Pengawasan mutu
8. Pembuatan dan analisis berdasarkan kontrak
9. Cara penyimpanan & pengiriman yang baik
10. Penanganan keluhan terhadap produk, penarikan kembali produk, & produk kembalian
11. Inspeksi Diri
Kata hendaklah dalam Buku Pedoman CPOTB berarti menyatakan rekomendasi yg
diharapkan untuk dilaksanakan jika tidak dpt diganti atau dimodifikasi namun menghasilkan
tingkat pemastian mutu yang setara
Peran, tugas, tanggung jawab & wewenang apoteker terkait penerapan persyaratan CPOTB
sesuai dengan departemen/ unit kerja yang ditempatinya
Di industri obat (Farmasi) dan obat tradisional apoteker dapat bekerja di departemen R & D,
QC, QA, Produksi, PPIC, Gudang, Registrasi, Pelatihan (trainer), Pembelian
BAB 5 Dokumentasi
Prinsip
- Terdapat 2 kelompok dokumen : pembuatan OT dan registrasi /dosier/izin edar
- Jenis dokumen pembuatan OT antara lain : spesifikasi, Dokumen Produksi Induk/Formula
Pembuatan, prosedur, metode dan instruksi, laporan dan catatan
Persyaratan dokumen
- Disetujui, ditandatangani dan diberi tanggal oleh personil yang sesuai dan diberi wewenang.
- Dikaji ulang secara berkala
- tidak ditulis-tangan; namun, bila dokumen memerlukan pencatatan data, maka pencatatan
ini ditulis-tangan dengan jelas, terbaca, dan tidak dapat dihapus.
- Bila suatu dokumen direvisi, maka dijalankan suatu sistem untuk menghindarkan
penggunaan dokumen yang sudah tidak berlaku secara tidak sengaja.
- Semua perubahan yang dilakukan terhadap pencatatan pada dokumen ditandatangani dan
diberi tanggal
- Data dapat dicatat dengan menggunakan sistem pengolahan data elektronis, hanya personil
yang diberi wewenang boleh mengentri atau memodifikasi data dalam komputer dan
hendaklah perubahan dan penghapusannya dicatat; akses hendaklah dibatasi dengan
menggunakan kata sandi (password), Catatan bets yang disimpan secara elektronis hendaklah
dilindungi dengan transfer pendukung (back-up transfer) menggunakan pita magnet,
mikrofilm, kertas
- Terdapat bagian dokumen kontrol yang menyimpan dokumen asli, mendistribusikan salinan
dokumen, menarik dokumen yang direvisi
- Terdapat format dokumen yang digunakan untuk semua departemen
Dokumen Induk Industri Obat Tradisional / DIIOT (Site Master File/SMF)
- Informasi spesifik tentang kebijakan manajemen mutu pada IOT. Pembuatan dokumen SMF
mengikuti petunjuk pedoman penyiapan DIIOT yg dibuat Badan POM
Spesifikasi
- Spesifikasi menguraikan secara rinci persyaratan yang harus dipenuhi produk atau bahan
yang digunakan atau diperoleh selama pembuatan. Dokumen ini merupakan dasar untuk
mengevaluasi mutu.
- Spesifikasi bahan awal, produk antara, produk ruahan dan produk jadi lebih ditujukan untuk
penentuan kualitas (keamanan dan khasiat)
Dokumen produksi
- Dokumen Produksi Induk yang berisi formula produksi dari suatu produk dalam bentuk
sediaan tertentu, tidak tergantung dari ukuran bets
- Prosedur Produksi Induk, terdiri dari Prosedur Pengolahan Induk dan Prosedur Pengemasan
Induk, yang masing-masing berisi prosedur pengolahan dan prosedur pengemasan yang rinci
untuk suatu produk dengan bentuk sediaan, dan ukuran bets spesifik.
- Catatan Produksi Bets, terdiri dari Catatan Pengolahan Bets dan Catatan Pengemasan Bets,
yang merupakan reproduksi dari masing-masing Prosedur Pengolahan Induk dan Prosedur
Pengemasan Induk, dan berisi semua data dan informasi yang berkaitan dengan pelaksanaan
produksi dari suatu bets produk. Kadang-kadang pada Catatan Produksi Bets, prosedur yang
tertera dalam Prosedur Produksi Induk tidak lagi dicantumkan secara rinci.
Prosedur dan catatan
- Prosedur dan catatan penerimaan, pembersihan, berpakaian, pengendalian lingkungan,
sanitasi, pengambilan sampel, pengujian, distribusi produk, pengoperasian peralatan,
kualifikasi, kalibrasi, buku log, penarikan, kembalian, keluhan, pemusnahan
BAB 6 Produksi
Prinsip
a. Mengikuti prosedur yang sdh ditetapkan
b. Memenuhi persyaratan mutu
c. Memiliki sertifikat CPOTB
d. Memiliki izin edar (registrasi) produk
Pengelolaan bahan awal & bahan mentah
- Terdapat penomoran bets/kode rujukan/kontrol/no identitas
- Dilakukan karantina (pengujian sampel bahan sesuai dengan spesifikasi)
- Di simpan pada suhu yg sdh ditetapkan jika hasil pengujian sesuai spesifikasi
- Diberi label (nama & kode bhn, tgl kedatangan, no identitas, status bhn, tanggal uji ulang)
oleh personil yg diberi tugas
- Dilakukan pengujian sesuai spesifikasi sebelum tanggal uji ulang
- Penyimpanan bhn menyesuaikan sifat fisik bhn
- Terdapat prosedur penerimaan, penyimpanan & penyerahan bhn
- Terdapat kartu stok
- Bhn yg ditolak diberi penandaan yg menyolok, ditempatkan terpisah,terkunci,
dimusnahkan sesuai prosedur atau dikembalikan ke pemasok
Pencegahan kontaminasi silang dan kontaminasi mikroba
- Menggunakan pakaian pelindung yg memadai
- Bahan alamiah dan produk tdk bersentuhan langsung dgn tanah, terlindung dr hujan
- Terdapat prosedur pembersihan untuk bahan alami, ruangan, alat kerja dan mesin
- Terdapat label status kebersihan, jk akan digunakan dilepas & dtempel pd catatan bets
produk
- Pengolahan produk yg berbeda dilakukan pd ruang yg berbeda kecuali tdk terjadi resiko
kontaminasi silang
- Akses ke bangunan & fasilitas produksi dibatasi hanya utk personil yg berwenang
Sistem penomoran bets/lot
- Tersedia sistem penomoran bets/lot yg saling terkait utk produk antara, ruahan dan
produk jadi untuk penulusuran produk yang sudah dipasarkan
- Sistem penomoran bets tdk terulang sampai wkt 10 thn
- Dicatat dlm log book, mencakup identitas produk
Penimbangan & penyerahan
Penimbangan
- Terdapat prosedur tertulis (masuk dalam catatan pengolahan bets)
- Terdapat riwayat penimbangan (logbook)
- Kapasitas, ketelitian dan ketepatan sesuai bahan yg ditimbang
- Penimbangan dilakukan oleh 2 org atau ada bukti print hsl timbangan
- Timbangan dipastikan sudah terkalibrasi
Penyerahan
- Ada prosedur penyerahan
- Hanya bahan yang tlh diluluskan QC yg bs diserahkan
- Bahan yg diserahkan diberi penandaan dan satu bets bahan dalam satu wadah
Pengolahan
- Dilakukan pemantauan dan pengendalian kondisi ruangan pengolahan
- Ruangan, alat kerja & mesin dipastikan bersih sebelum digunakan & terdapat bukti label
status bersih alat
- Terdapat prosedur pengolahan induk yg kemudian utk pengolahan dibuat menjadi catatan
pengolahan yang mencantumkan rekonsiliasi hasil pengolahan dan justifikasi jika ada
penyimpangan
- Terdapat pencatatan hasil pengawasan dalam proses (In process control)
- Hasil produk antara dan atau produk ruahan diberi penandaan label
- Terdapat prosedur batas simpan produk antara atau produk ruahan
- Utk pengolahan dengan sistem komputerisasi terdapat sistem pengganti jika terjadi
kegagalan
- Dilakukan validasi proses pengolahan
Bahan dan produk kering
- Proses pengolahan sebaiknya tertutup
- Terdapat penghisap debu dalam proses pembuatan sediaan tablet, kapsul, serbuk
- Untuk produk dari bahan yang tertentu tekanan koridor lebih tinggi dibanding ruangan
pengolahan
Pencampuran & granulasi
- Masuk dalam catatan pengolahan
- Terdapat penghisap debu jika diperlukan
- Parameter kritis (suhu, kecepatan dan waktu) dalam proses pencampuran dan
pengeringan dicatat dalam catatan pengolahan
Pencetakan tablet
- Untuk produk yg berbeda dapat dilakukan pencetakan pada tempat yg sama jika
dipastikan tdk terjadi kontaminasi
- Tablet yg rusak dicatat dalam catatan pengolahan
- Tiap kali akan digunakan punch & die diperiksa keausannya
Penyalutan
- Udara yg dialirkan (kompressor) untuk proses penyalutan disaring menggunakan filter
- Pembuatan larutan penyalut dilakukan secara higienis & dmasukkan dalam catatan
pengolahan
Pengisian kapsul keras
- Cangkang kapsul disimpan pada suhu yg sesuai untuk mencegah kekeringan & kerapuhan
Penandaan pada tablet salut & kapsul
- Tinta harus memenuhi persyaratan bahan makanan (foodgrade)
- Proses penyalutan dilakukan perbets untuk menghindari kecampurbauran dengan produk
atau bets yg lain
Cairan, krim & salep
- Proses pengolahan dan pengisian sebaiknya secara tertutup
- Udara yang dialirkan ke ruangan pengolahan menggunakan penyaring atau filter
- Tidak terdapat kardus atau kayu di dalam ruang pengolahan
- Pipa yang terdapat dalam ruang pengolahan mudah dibersihkan
- Mesin pengolahan menggunakan stainlesstel tipe 316 L
- Air yang digunakan memenuhi persyaratan air minum
- Sistem pengolahan air minum dan pipa disanitasi secara berkala
- Homogenistas produk proses pencampuran & pengisian dijaga
Bahan pengemas
- Terdapat prosedur penerimaan, penyimpanan & penyerahan bahan kemas seperti bahan
baku
- Bahan cetak disimpan dalam ruang atau wadah khusus
- Setiap penerimaan bahan kemas diberi no identitas
Kegiatan pengemasan
- Terdapat dokumen pengemasan induk
- Terdapat catatan pengemasan yg berisi penggunaan bahan pengemas, rekonsiliasi bahan
pengemas, produk ruahan
- Terdapat pengawasan selama proses pengemasan
- Terdapat pemeriksaan jalur pengemasan
Prakodifikasi bahan pengemas
- Dapat dilakukan secara terpisah dari pengemasan atau online/ langsung
Kesiapan jalur
- Terdapat prosedur pemeriksaan kesiapan jalur pengemasan
Praktek pengemasan
- Terdapat pengawasan dalam proses
- Terdapat penandaan bets jalur pengemasan
- Produk dengan kemasan mirip proses pengemasan dipisah
- Produk ruahan yg akan dikemas terdapat label yg jelas (nama produk, no bets, jmlh)
- Bahan yg diperlukan utk pengemasan (pelumas, cairan pembersih) diberi penandaan
Penyelesaian pengemasan
- Dilakukan rekonsiliasi kemasan pada catatan pengemasan bets
Pengembalian
- Bahan pengemas dapat dilakukan pengembalian ke gudang sesuai prosedur pengembalian
kemasan yang ditetapkan
Pengawasan selama proses
- Terdapat prosedur pengambilan sampel, pengujian , spesifikasi produk & catatan pengujian
- Catatan pengujian dijadikan satu dengan catatan bets
- Terdapat sampel pertinggal dalam jumlah cukup
Bahan dan produk yang ditolak, dipulihkan & dikembalikan Bahan yang ditolak
- Ada penandaan dan disimpan ditempat yg terpisah (terkunci)
- Dapat dikembalikan ke pemasok, dipulihkan atau dimusnahkan atas persetujuan bagian
pemastian mutu
- Pengolahan ulang dr bhn yg ditolak hrs memenuhi spesifikasi, tercatat & melalui evaluasi
resiko mutu
Produk dipulihkan
- Dapat dilakukan sebagian atau seluruh bets digabungkan ke pengolahan yang baru
- Melalui evaluasi resiko mutu, memenuhi spesifikasi & tercatat
Produk dikembalikan
- Dapat dikemas ulang jk produk masih memenuhi persyaratan spesifikasi
Karantina & penyerahan produk jadi
Karantina
- Dilakukan utk menunggu hasil pengujian mutu produk dan pengkajian proses pengolahan &
pengemasan
Penyerahan produk jadi
- Terdapat prosedur penyerahan, & penyimpanan
- Produk jadi dapat didistribusikan gudang jadi setelah produk diluluskan bagian pemastian
mutu
dengan pertimbangan :
- Produk memenuhi persyaratan spesifikasi
- Rekonsiliasi hasil pengemasan sesuai toleransi yang dibuat
- Jmlh produk jadi sesuai dengan yang dkirim
Catatan pengendalian pengiriman produk
- Terdapat prosedur pengiriman
- Pengiriman menggunakan sistem FEFO / FIFO
- Terdapat pencatatan tanggal pengiriman, nama dan alamat pelanggan, uraian tentang
produk, misalnya nama, bentuk dan nomor bets dan jumlah, dan kondisi pengangkutan dan
penyimpanan.
Penyimpanan bahan awal, bahan pengemas, produk antara, produk ruahan, dan
produk jadi
- Disimpan rapi, teratur & tidak langsung di lantai
- Terdapat catatan pemantauan suhu, penyimpanan sesuai penandaan pd kemasan
- Terdapat pemetaan suhu & peletakkan alat pemantau suhu sesuai hasil pemetaan suhu
- Penyimpanan d luar gedung diperbolehkan dgn catatan tidak merusak mutu
- Terdapat kartu stok
BAB 10 Penanganan keluhan terhadap produk, penarikan Kembali produk, & produk
kembalian
prinsip
Terdapat prosedur dan catatan terkait keluhan, penarikan dan kembalian produk
Keluhan
- prosedur tertulis yang merinci penyelidikan, evaluasi, tindak lanjut yang sesuai, termasuk
pertimbangan untuk penarikan kembali produk dalam menanggapi keluhan terhadap obat
yang diduga cacat.
Penarikan kembali produk
- Penarikan dapat diprakasai atas perintah Badan POM
- Sistem dokumentasi penarikan kembali produk di industri obat tradisional menjamin
bahwa embargo dan penarikan kembali dilaksanakan secara efektif
Produk kembalian
- Tersedia prosedur untuk pengamanan, penyelidikan dan pemeriksaan produk kembalian
serta pengambilan keputusan apakah produk tersebut dapat diproses ulang atau
dimusnahkan setelah dilakukan evaluasi secara kritis.