Lab.
Pengujian Material Beton
Jurusan Teknik Sipil LAPORAN TEKNOLOGI BAHAN I
Politeknik Negeri Padang
PENGUJIAN DAYA SERAP
( ABSORBSI ) BATA MERAH
( BT – 03 )
A. JADWAL PELAKSANAAN
Hari / Tanggal : Jumat / 13 Desember 2019
Waktu : 11.00 – Selesai
Tempat : Labor Pengujian Beton Jurusan Teknik Sipil
Politeknik Negeri Padang
B. TUJUAN PELAKSANAAN
1. Tujuan Umum
Dapat menentukan nilai daya serap bata merah yang baik sebagai bahan
bangunan.
2. Tujuan Khusus
Dapat memahami prosedur pelaksanaan pengujian daya serap bata merah.
Dapat terampil menggunakan peralatan pengujian daya serap bata merah
dengan baik dan benar.
Dapat melakukan pencatatan dan analisa data pengujian daya serap bata
merah.
Dapat menyimpulkan besarnya nilai daya serap bata merah yang diuji
berdasarkan standar yang diacu.
C. REFERENSI
1. SII 0021 – 1978
2. SII 2094 - 1991
D. DASAR TEORI
Daya serap batu bata merah adalah kemampuan dari bata merah untuk menyerap air
melalui pori – pori. Semakin besar pori – pori semakin besar pula air yang dapat diserap
batu bata merah tersebut. Besar kecilnya penyerapan oleh batu bata merah akan
KELOMPOK 2 ALFA KELAS 1.C
BT : 03 - 1
D3 TEKNIK SIPIL
T. A. 2023/2024
Lab. Pengujian Material Beton
Jurusan Teknik Sipil LAPORAN TEKNOLOGI BAHAN I
Politeknik Negeri Padang
menghasilkan atau memberikan gambaran tentang kepadatan dari batu bata merah itu
sendiri. Daya serap terhadap air merupakan faktor penting, karena merupakan salah satu
sifat bata yang berpengaruh terhadap kekuatan suatu pekerjaan bata merah. Daya hisap
batu bata merah yang berbeda – beda dapat menimbulkan tegangan diferensial yang dapat
menimbulkan retak retak pada pasangan batu bata merah.
Pengelompokan batu bata merah menurut daya serapnya :
1. Daya serap ≤ 30 % yaitu bata merah dengan daya serap yang diizinkan, dan dapat
digunakan untuk konstruksi tertentu dengan sedikit penyiraman.
2. Daya serap ≥ 30 % yaitu bata merah dengan daya serap tinggi, bata perlu
perendaman terlebih dahulu supaya tidak banyak menyerap air.
E. PERALATAN DAN BAHAN
1. Peralatan
a. Wadah tempat perendaman bata
b. Oven pemanas yang dapat diatur suhu
c. Kain lap
d. Timbangan digital kapasitas 2 Kg dengan ketelitian 0.01 Kg
e. Alat tulis, form isian pengamatan dan alat hitung
2. Bahan
a. Batu bata merah yang diambil secara acak sebanyak 5 potong
b. Air bersih
Sketsa penempatan bata
dalam cawan
Catatan: Batu bata merah yang digunakan untuk praktek pengujian bahan di proses
di
Kota Solok.
KELOMPOK 2 ALFA KELAS 1.C
BT : 03 - 2
D3 TEKNIK SIPIL
T. A. 2023/2024
Lab. Pengujian Material Beton
Jurusan Teknik Sipil LAPORAN TEKNOLOGI BAHAN I
Politeknik Negeri Padang
F. KESELAMATAN KERJA
Adapun keselamatan kerja dari pengujian daya serap bata merah ini mencakup beberapa
hal, Yaitu:
1. Manusia
a. Pergunakanlah jas lab pratikum
b. Gunakanlah sarung tangan dalam melakukan pengujian.
c. Pahami dengan baik mengenai prosedur pelaksanaan pratikum.
2. Peralatan
a. Lakukan pemeriksaan pada peralatan baik sebelum maupun sesudah pratikum
dilakukan.
b. Pastikan semua peralatan mesin telah dimatikan apabila pengujian telah selesai
digunakan.
c. Bersihkan peralatan setelah selesai digunakan
3. Bahan
a. Pastikan bata yang akan diuji telah memenuhi persyaratan yang ditentukan.
b. Apabila benda uji belum akan digunakan, letakkanlah pada tempat yang tidak
mengganggu pratikum lainnya serta mudah dijangkau disaat akan dilakukan
pengujian.
G. PROSEDUR PELAKSANAAN
1. Menyiapkan semua peralatan dan bahan yang dipergunakan.
2. Mengambil 4 bata merah, bersihkan bagian – bagian yang lepas, kemudian
keringkan dalam oven selama 24 jam dengan suhu ( 110 ± 5 ) oC, hingga berat
tetap.
3. Mendinginkan dalam suhu ruang, kemudian menimbang beratnya dengan
ketelitian 10 gr
( catat sebagai A gr )
KELOMPOK 2 ALFA KELAS 1.C
BT : 03 - 3
D3 TEKNIK SIPIL
T. A. 2023/2024
Lab. Pengujian Material Beton
Jurusan Teknik Sipil LAPORAN TEKNOLOGI BAHAN I
Politeknik Negeri Padang
4. Kemudian merendam batu bata merah tersebut dalam air selama 24 jam, setelah itu
angkat dan bersihkan dengan lap untuk menghilangkan air dipermukaan bidang –
bidangnya.
5. Menimbang batu bata merah dalam waktu tidak boleh lebih dari 3 menit setelah
dikeluarkan dari air ( catat sebagai B gr ).
6. Melakukan pengolahan data.
H. HASIL PEMERIKSAAN DAN PENGOLAHAN DATA
Dari pengujian yang telah dilakukan didapatkan data sebagai berikut :
Sampel 1
a. Panjang = 21.6 cm
b. Lebar = 10.8 cm
c. Berat kering oven ( A ) = 1.665 kg
d. Berat basah ( B ) = 2.210 kg
Daya Serap =
Daya Serap = 32.732 %
Sampel 2
a. Panjang = 21,7 cm
b. Lebar = 10.9 cm
c. Berat kering oven ( A ) = 1.845 kg
d. Berat basah ( B ) = 2.360 kg
Daya Serap =
Daya Serap = 27.913 %
KELOMPOK 2 ALFA KELAS 1.C
BT : 03 - 4
D3 TEKNIK SIPIL
T. A. 2023/2024
Lab. Pengujian Material Beton
Jurusan Teknik Sipil LAPORAN TEKNOLOGI BAHAN I
Politeknik Negeri Padang
Sampel 3
a. Panjang = 21.6 cm
b. Lebar = 10.9cm
c. Berat kering oven ( A ) = 1.930 kg
d. Berat basah ( B ) = 2.410kg
Daya Serap =
Daya Serap = 24.870 %
Sampel 4
a. Panjang = 21.6 cm
b. Lebar = 10.9 cm
c. Berat kering oven ( A ) = 1.835 kg
d. Berat basah ( B ) = 2.325 kg
Daya Serap =
Daya Serap = 26.702 %
Sampel 5
a. Panjang = 21.6cm
b. Lebar = 10.8 cm
c. Berat kering oven ( A ) = 1.846 kg
d. Berat basah ( B ) = 2.355 kg
KELOMPOK 2 ALFA KELAS 1.C
BT : 03 - 5
D3 TEKNIK SIPIL
T. A. 2023/2024
Lab. Pengujian Material Beton
Jurusan Teknik Sipil LAPORAN TEKNOLOGI BAHAN I
Politeknik Negeri Padang
Daya Serap =
Daya Serap = 27.573 %
Daya Serap rata – rata = 27.958 %
I. KESIMPULAN
Dari hasil pengolahan data yang telah dilakukan didapatkan nilai rata – rata daya
serap batu bata merah yang dihasilkan dari Kecamatan Gantiang, Kota Bukittinggi
sebesar 27.958 % Dengan demikian menurut SNI Daya serap batu bata merah tersebut
terbagi dalam dua kelas.Jadi dapat disimpulkan bahwa batu bata yang diuji termasuk batu
bata merah dengan daya serap rendah karena kecil dari atau sama dengan 30 %.
J. LAMPIRAN
a. Data kelompok
b. Skema prosedur pelaksanaan
c. Diagram alir prosedur pelaksaan
d. Gambar peralatan
KELOMPOK 2 ALFA KELAS 1.C
BT : 03 - 6
D3 TEKNIK SIPIL
T. A. 2023/2024