LAPORAN KULIAH KERJA PRAKTIK
PEMENUHAN HAK NARAPIDANA MELALUI PELAKSANAAN PROGRAM
PENDIDIKAN KESETARAAN PADA PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT
DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS I CIPINANG
OLEH :
AMELIYA SORAYA
2143500680
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN STUDI GLOBAL
PROGRAM STUDI KRIMINOLOGI UNIVERSITAS BUDI LUHUR
JAKARTA 2024
LEMBAR PENGESAHAN
Laporan Kuliah Kerja Praktik (KKP) di Lembaga Pemasyarakatan Klas I Cipinang disusun
oleh:
NAMA NIM
AMELIYA SORAYA 2143500680
Berdasarkan bimbingan yang dilakukan penulis,laporan Kuliah Kerja Praktik (KKP) di
Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang, yang dilaksanakan pada tanggal 1 Agustus
sampai dengan 1 September 2023, telah disetujui dan siap dipertanggungjawabkan.
Jakarta, 04 Januari 2024
Mengetahui,
Dosen Pembimbing KKP,
Nadia Utami Larasati S.Sos,M.Si
LEMBAR PENGESAHAN
Laporan Kuliah Kerja Praktik (KKP) di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang disusun
oleh:
NAMA NIM
AMELIYA SORAYA 2143500680
Berdasarkan bimbingan yang dilakukan penulis,laporan Kuliah Kerja Praktik (KKP) di
Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang, yang dilaksanakan pada tanggal 1 Agustus
sampai dengan 1 September 2023, telah disahkan oleh :
Jakarta, 04 Januari 2024
Mengetahui,
Dosen Pembimbing KKP, Ketua Program Studi Kriminologi,
Nadia Utami Larasati S.Sos,M.Si Lucky Nurhadianto S.Sos,M.Si
LEMBAR PENERIMAAN KULIAH KERJA PRAKTIK
LEMBAR SELESAI KULIAH KERJA PRAKTIK
LEMBAR KEGIATAN KULIAH KERJA PRAKTIK
LEMBAR PENILAIAN KULIAH KERJA PRAKTIK
LEMBAR BERITA ACARA KONSULTASI DOSEN PEMBIMBING KKP
Nama Instansi Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang
Alamat Instansi Jl. Bekasi Tim. Raya No.8 8, RT.8/RW.14, Cipinang
Muara, Kecamatan Jatinegara, Kota Jakarta Timur,
Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13420
Dosen Pembimbing Nadia Utami S.sos,Msi
Nama Nim
Ameliya Soraya 2143500680
No Tanggal Materi yang dikonsultasikan Paraf
1 23 Oktober 2023 Konsultasi judul dan topik
pembahasan laporan KKP
2 22 Desember 2023 Pengumpulan draft laporan Bab I
3 02 Januari 2024 Pengumpulan draft keseluruhan
dan revisi
4 04 Januari 2024 Acc laporan KKP
Mahasiswa diatas telah melakukan bimbingan dengan jumlah materi yang telah mencukupi
untuk diseminarkan.
Jakarta, 04 Januari 2024
Disetujui oleh
Dosen Pembimbing KKP,
Nadia Utami Larasati, S.Sos, M.Si
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT karena berkat rahmat dan karunia-Nya penulis dapat
menyelesaikan kegiatan Kuliah Kerja Praktik serta penulisan laporan kuliah kerja praktik
yang berjudul ‚‘‘Pemenuhan Hak Narapidana Melalui Pelaksanaan Program
Pendidikan Kesetaraan Di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Pada Lembaga
Pemasyarakatan Kelas 1 Cipinang‘‘. Adapun penulisan laporan ini untuk memenuhi
tugas mata kuliah KKP (Kuliah Kerja Praktik) serta persyaratan kelulusan pada jenjang
strata 1 dalam Program Studi Kriminologi Fakultas Ilmu Sosial dan Studi Global,Universitas
Budi Luhur.Melalui kesempatan ini, penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada pihak
berwenang dan pihak yang terlibat karena telah memberikan kesempatan serta dukungan
kepada penulis untuk melaksanakan kegiatan kuliah kerja praktik serta memberikan
bimbingan untuk menyelesaikan laporan KKP seperti yang di harapkan. Ucapan terimakasih
terutama di tujukan kepada:
1. Bapak Fahlesa Munabari, M.A, Ph.D, selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu
Politik Universitas Budi Luhur Jakarta.
2. Bapak Lucky Nurhadiyanto, M.Si, selaku Ketua Program Studi Kriminologi yang
telah memberikan persetujuan untuk melaksanakan KKP pada instansi terkait
3. Bapak Muhammad Zacky, M.H. selaku PLH Program Studi Kriminologi yang telah
memberikan persetujuan untuk melaksanakan KKP pada instansi terkait.
4. Ibu Nadia Utami Larasati, S.Sos, M.Si selaku dosen pembimbing yang membantu
penulis dalam memberikan arahan serta bimbingan dalam proses penyusunan
Laporan KKP.
5. Bapak Tonny Nainggolan. Bc.IP.,S.H.,M.H selaku Kepala Lembaga Pemasyarakatan
Klas 1 Cipinang yang telah memberikan izin kepada penulis untuk melaksanakan
kegiatan KKP di LAPAS Klas 1 Cipinang.
6. Bapak Jepri Ginting. A.Md.IP.,S.H.,M.H selaku Kepala Bidang Pembinaan Lembaga
Pemasyarakatan Klas 1 Cipinang yang telah memberikan izin serta menerima
penulis untuk dapat melaksanakan KKP di Lapas Klas 1 Cipinang.
7. Bapak Angki Setyo A. A.Md.IP.,S.H.,M.H selaku Kepala Seksi Pembinaan yang telah
memberikan izin dan kesempatan kepada penulis untuk dapat melaksanakan
kegiatan KKP di Bimbingan Kemasyarakatan.
8. Ibu Feby dan Bapak Yandi selaku Staff Bimbingan Kemasyarakatan yang telah
menjadi koordinator langsung penulis serta pembimbing yang selalu memberi
masukan serta arahan selama pelaksanaan KKP di Bimkemas.
9. Bapak Subedjo,Pak Fauzan,Ibu Pupus ,Pak Arif ,Pak Syaukani,Pak Anto,Pak
Bayu,Pak Sugeng,Pak Tono serta seluruh jajaran Staf Bimkemas yang tidak dapat
di sebutkan satu per satu karena telah menerima dan membimbing penulis serta
memberikan ilmu mengenai pemasyarakatan selama pelaksanaan KKP.
10. Tamping Bimkemas serta Warga Binaan Pemasyarakatan yang senantiasa
membantu penulis selama pelaksanaan KKP dan membantu memenuhi keperluan
data penelitian.
11. Serta keluarga dan kerabat yang senantiasa memberikan dukungan penulis dalam
penulisan dan penyusunan laporan KKP.
Penulis menyadari penuh dalam pelaksanaan KKP maupun penyusunan laporan terdapat
banyak kekurangan serta kesalahan.Untuk itu,penulis mengharapkan kritik serta saran
agar penulisan selanjutnya dapat lebih baik lagi
Jakarta 20 Desember 2023
Penulis
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL ......................................................................................................
LEMBAR PENGESAHAN .............................................................................................
LEMBAR PENERIMAAN KULIAH KERJA PRAKTIK ...................................................
LEMBAR SELESAI KULIAH KERJA PRAKTIK ............................................................
LEMBAR KEGIATAN KULIAH KERJA PRAKTIK ........................................................
LEMBAR PENILAIAN KULIAH KERJA PRAKTIK .......................................................
LEMBAR BERITA ACARA KONSULTASI DOSEN PEMBIMBING KKP .......................
KATA PENGANTAR ....................................................................................................
DAFTAR ISI ...............................................................................................................
BAB I PENDAHULUAN ..............................................................................................
1.1 Latar Belakang .......................................................................................................
1.2 Tujuan Kkp ............................................................................................................
1.3 Manfaat Kkp ...........................................................................................................
1.3.1 Manfaat Teoritis ............................................................................................
1.3.2 Manfaat Praktis .............................................................................................
1.4 Metode Pengumpulan Data .....................................................................................
1.4.1 Wawancara ...................................................................................................
1.4.2 Observasi ......................................................................................................
1.4.3. Studi Literatur ..............................................................................................
1.4.4 Dokumentasi .................................................................................................
1.5 Rumusan Kegiatan..................................................................................................
1.6 Sistematika Penulisan .............................................................................................
BAB II GAMBARAN UMUM LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS I CIPINANG ....
2.1 Sejarah Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang..................................................
2.2 Visi Misi Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang .................................................
2.2.1 Visi ...............................................................................................................
2.2.2 Misi ...............................................................................................................
2.3 Tugas Pokok Dan Fungsi Lembaga Pemasyarakatan .................................................
2.3.1 Tugas Pokok .................................................................................................
2.3.2 Fungsi ...........................................................................................................
2.4 Kedudukan Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang ............................................
2.5 TUGAS DAN FUNGSI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS I CIPINANG .....................
BAB III PEMBAHASAN .............................................................................................
3.1 Agenda Kegiatan Harian Kuliah Kerja Praktik Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I
Cipinang ......................................................................................................................
3.2 Tugas Harian Kuliah Kerja Praktik Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang .......
3.3 Implementasi Pembinaan Kepribadian Narapidana Melalui Pusat Kegiatan Belajar
Masyarakat ..................................................................................................................
3.3.1 Profil PKBM Warga Mandiri Lapas Kelas 1 Cipinang ..........................................
3.3.2 Pengelolaan Pendidikan Program PKBM Warga Mandiri ....................................
3.3.3 Pelaksanaan PKBM Warga Mandiri ..................................................................
BAB IV PENUTUP ......................................................................................................
4.1 Kesimpulan ............................................................................................................
4.2 Saran .....................................................................................................................
4.3 Hambatan ..............................................................................................................
DAFTAR PUSTAKA .....................................................................................................
LAMPIRAN ................................................................................................................
DAFTAR GAMBAR
GAMBAR 2.5 STRUKTUR ORGANISASI LAPAS KELAS I CIPINANG .......................
GAMBAR 3.3.1 LOGO PKBM WARGA MANDIRI ......................................................
GAMBAR 3.2 KEGIATAN PRAMUKA WBP ................................................................
GAMBAR 3.2 SCREENING FILM BERSAMA CDS ......................................................
GAMBAR 3.2 PENGAWASAN GIAT KERJA WBP.......................................................
GAMBAR 3.2 PELAYANAN P2U DAN PELAYANAN KUNJUNGAN .............................
GAMBAR 3.2 PENGLEPASAN NARAPIDANA BEBAS BERSYARAT DI KEJAKSAAN
JAKARTA TIMUR .......................................................................................................
GAMBAR 3.2 PELAKSANAAN SENAM WBP ..............................................................
GAMBAR 3.2 WAWANCARA PESERTA DIDIK PKBM WARGA MANDIRI ................
GAMBAR 3.2 FOTO BERSAMA STAFF BIMBINGAN KEMASYARAKATAN ................
GAMBAR 3.3 PELAKSANAAN PKBM WARGA MANDIRI ..........................................
GAMBAR 3.3 PERPUSTAKAAN PKBM WARGA MANDIRI ........................................
GAMBAR 3.3 PELAKSANAAN ASESMEN NASIONAL BERBASIS KOMPUTER ..........
DAFTAR TABEL
TABEL 3.3.1 DAFTAR PESERTA DIDIK PKBM WARGA MANDIRI ...........................
TABEL 3.3.3 JADWAL PELAJARAN PKBM WARGA MANDIRI .................................
TABEL 3.3.3 DAFTAR NAMA TENAGA PENGAJAR PKBM WARGA MANDIRI ..........
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pendidikan merupakan hak bagi setiap warga negara tanpa
terkecualisebagaimanayang tertuang dalam Undang Undang no 20 tahun 2003 tentang
sistem pendidikan nasional yang berbunyi “Setiap warga negara mempunyai hak yang
sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutu” . Pendidikan sebagai upaya
Pembangunan Nasional bertujuan untuk mengembangkan potensi dengan mencerdaskan
kehidupan bangsa serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia dalam
mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan makmur serta dapat memberikan
kesempatan warganya untuk mengembangkan diri, baik jasmani maupun rohani (Eka
Rista,2018) .
Penyelenggaraan pendidikan juga dilaksanakan melalui tiga jalur pendidikan yaitu
jalur pendidikan formal yaitu jenjang pendidikan yang ditempuh melalui jalur sekolah
secara berjenjang dan berkesinambungan SD,SMP,SMA lalu kemudian penyelenggaraan
pendidikan melalui jalur non formal yaitu penyelenggaraan pendidikan yang berfungsi
sebagai pengganti maupun penambah pendidikan formal yang dilaksanakan di luar sekolah
serta penyelenggaraan pendidikan informal yang diterima melalui pengalaman sehari hari
dan dilakukan oleh keluarga dan lingkungan sebagai pembentukan karakter serta
kepribadian.
Hak untuk mendapatkan pendidikan tak terkecuali merupakan hak bagi
Narapidana atau Warga Binaan Pemasyarakatan yang diartikan Narapidana atau seseorang
yang berhadapan dengan hukum mendapatkan perlakukan yang sama sebagai Warga
Negara meskipun dicabut hak kebebasan nya. Hal tersebut tertuang dalam Undang-
Undang Pemasyarakatan pasal 14 ayat (1) c dimana Narapidana berhak mendapatkan
pendidikan dan pengajaran. Penyelenggaraan pendidikan non formal bagi Warga Binaan
Pemasyarakatan memberikan kesempatan bagi Narapidana yang putus sekolah sehingga
dapat mengikuti penyetaraan melalui program pendidikan non formal yang
diselenggarakan LAPAS sehingga mendapatkan legalitas hasil belajar berupa ijazah dan
nantinya dapat digunakan dalam kehidupan bermasyarakat setelah selesai menjalani masa
pidana. Sebagaimana yang tertuang dalam UU No 20 tahun 2003 pasal 26 ayat (1) yang
berbunyi “Pendidikan nonformal diselenggarakan bagi warga masyarakat yang
memerlukan layanan pendidikan yang berfungsi sebagai pengganti, penambah, dan/atau
pelengkap pendidikan formal dalam rangka mendukung pendidikan sepanjang hayat” .
Melalui pendidikan non formal Pemerintah memberikan kemudahan bagi
masyarakat yang belum dapat melaksanakan pendidikan formal ataupun menikmati
pendidikan melalui jalur sekolah karna suatu keterbatasan baik itu ekonomi maupun fisik.
Kehadiran program pendidikan sejalan dengan penerapan hak Narapidana hadir ditengah
kegiatan pembinaan Narapidana yang diimplementasikan melalui PKBM atau (Pusat
Kegiatan Belajar Masyarakat) dimana kegiatan ini diharapkan bukan hanya sebagai
pengganti pendidikan formal tapi juga mampu membina Narapidana untuk memiliki
keterampilan, mengembangkan nilai-nilai dan mengembangkan potensi yang ada. Namun,
dalam hal penyelenggaraan pendidikan tentunya pendidikan formal selalu mendapatkan
perhatian khusus sebagai Lembaga Pendidikan yang diasumsikan dapat mengeluarkan
Peserta Didik yang lebih berkompenten maupun unggul secara akademik
Sementara itu, penyelenggaraan pendidikan non formal belum menjadi sorotan
masyarakat luas sehingga penyelenggaraan dan mutu pendidikan serta keluaran nya belum
menjadi perhatian penuh semua pihak meskipun pendidikan non-formal setara dengan
hasil program pendidikan formal yang melalui proses penilaian penyetaraan oleh Lembaga
yang telah ditunjuk oleh Pemerintah serta telah mengacu pada Standar Nasional
Pendidikan.
Melalui penelitian ini penulis akan mencoba mengkaji bagaimana pelaksanaan
program pendidikan (PKBM) yang di selenggarakan oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas
I Cipinang yang berperan besar dalam proses pembinaan Narapidana. Penelitian juga akan
mencoba menjelaskan bagaimana perencanaan, perorganisasian, pengawasan, serta
evaluasi dalam pengelolaan pendidikan pada program PKBM LAPAS Kelas I Cipinang yang
nanti nya akan menghasilkan Warga Binaan Pemasyarakatan pribadi unggul dan
berkompeten meskipun melalui pendidikan non-formal atau pendidikan luar sekolah.
1.2 Tujuan KKP
Kuliah Kerja Praktik (KKP) merupakan salah satu mata kuliah yang wajib diambil
oleh mahasiswa/i Program Studi Kriminologi Universitas Budi Luhur sebagai salah satu
persyaratan dalam perkuliahan Strata 1. Mata kuliah Kuliah Kerja Praktik (KKP) bertujuan
agar mahasiswa dapat mengaplikasikan teori maupun ilmu selama perkuliahan di Program
Studi Kriminologi di dalam dunia kerja.
Dalam pelaksanaan KKP ini penulis berfokus untuk mengkaji bagaimana
pelaksanaan pemberian hak Narapidana melalui Program Kegiatan Belajar Masyarakat
sebagai pendidikan non formal, serta bagaimana hambatan maupun output yang dihasilkan
oleh program PKBM. Adapun tujuan lain penulis dalam melaksanakan KKP yaitu
1. Mengetahui tugas dan fungsi Bimbingan Pemasyarakatan atau Bimkemas dalam
menjalankan proses pembinaan kemandirian dan kepribadian bagi Narapidana
2. Mengetahui pelaksanaan program PKBM yang diselenggarakan LAPAS Klas 1
Cipinang
3. Serta menambah pengetahuan mengenai ilmu pemasyarakatan.
1.3 Manfaat KKP
1.3.1. Manfaat Teoritis
Penulis dapat mengaplikasikan teori-teori yang didapatkan selama menjalani
perkuliahan Program Studi Kriminologi dalam pelaksanaan KKP di instansi terkait.
1.3.2. Manfaat Praktis
Penulis dapat mengetahui peran dan tugas Bimbingan Kemasyarakatan serta
manajemen program PKBM serta dapat berkontribusi pada kegiatan-kegiatan yang
dilaksanakan oleh Bimbingan Kemasyarakatan selama melaksanakan KKP.
1.4 Metode Pengumpulan Data
Metode pengumpulan data merupakan teknik yang digunakan penulis untuk data guna
penyusunan laporan menjadi kesatuan yang sistematis. Adapun metode yang digunakan
adalah:
1.4.1. Wawancara
Wawancara merupakan teknik yang digunakan untuk memperoleh data dengan
berkomunikasi langsung dua arah kepada subjek ataupun informan penelitian.Tentunya
pertanyaan tersebut relevan dengan apa yang penulis butuhkan untuk penyusunan
laporan.Dalam wawancara ini penulis melakukan wawancara dengan Staff Bimbingan
Kemasyarakatan sebagai Kepala Sekolah dalam program PKBM yang bernama Pak Yandi.
Selanjutnya wawancara dilakukan dengan salah satu warga binaan yang mengikuti
program PKBM yaitu Pak Erwin. Dalam wawancara ini penulis menggunakan selembar
kertas untuk menulis jawaban informan.
1.4.2. Observasi
Selanjutnya teknik yang dilakukan penulis adalah observasi sebagai metode
pengumpulan data non verbal. Observasi dalam penelitian ini adalah mengamati langsung
sekolah sebagai tempat pelaksanaan program PKBM bertempat di LAPAS kelas 1 Cipinang.
Observasi dilakukan untuk menggambarkan peristiwa sebenarnya yang akan menjawab
permasalahan dari penelitian sesuai topik laporan KKP.
1.4.3. Studi literatur
Studi literatur sebagai pengumpulan data melalui bacaan , dokumen serta
file,referensi yang relevan dengan topik penulisan laporan KKP sebagai landasan teoritis.
1.4.4. Dokumentasi
teknik dokumentasi untuk mengumpulkan data yang berkaitan dengan
pengelolaan program PKBM. Dokumen seperti profil PKBM, arsip adminitrasi lembaga, foto-
foto kegiatan yang digunakan sebagai data pendukung atau penguji keabsahan dari hasil
wawancara.
1.5 Rumusan Kegiatan
Rumusan kegiatan merupakan proses pelaksanaan program PKBM yang
dilaksanakan oleh Bimbingan Kemasyarakatan LAPAS Klas 1 Cipinang sebagai wujud dari
implementasi dari program kepribadian di LAPAS Kelas I Cipinang.
1.6 Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan laporan KKP dibagi ke dalam beberapa bab agar
memudahkan pembaca dalam memahami pembahasan dan isi didalam nya yang dibahas
sebagai berikut:
BAB I Pendahuluan
Pada bab ini membahas mengenai latar belakang masalah, tujuan KKP, manfaat
KKP, metode pengumpulan data, rumusan kegiatan, serta sistematika penulisan. Bab ini
merupakan awalan yang mendasari penelitian.
BAB II Gambaran umum lembaga
Pada bab ini akan dijelaskan secara rinci mengenai gambaran umum berupa
sejarah, visi dan misi, dan struktur organisasi instansi tempat pelaksanaan KKP yaitu
Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang.
BAB III Pembahasan
Pada bab ini akan menguraikan penjelasan peran Bimbingan Kemasyarakatan
mengenai manajemen serta proses pelaksanaan PKBM sesuai dengan judul yang diambil
penulis yaitu : ‚‘‘ Pemenuhan Hak Narapidana Melalui Pelaksanaan Program
Pendidikan Kesetaraan Di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Pada Lembaga
Pemasyarakatan Kelas I Cipinang“
BAB IV
Pada bab ini berisikan kesimpulan, saran, dan hambatan yang telah dilakukan oleh
penulis dalam pelaksanaan KKP di LAPAS Kelas I Cipinang.
BAB II
GAMBARAN UMUM
LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS I CIPINANG
2.1 Sejarah Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang
Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Cipinang merupakan unit pelaksana teknis
dibidang pemasyarakatan yang didirikan berdasarkan Keputusan Menteri Kehakiman RI
No: M.01.PR.07.03 Tahun 1985 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga
Pemasyarakatan.Serta didirikan berdasarkan peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia RI No.M01.PR.07.10 tentang Organisasi dan Tata Laksana Departemen Hukum
dan Hak Asasi Manusia yang ditetapkan bahwa Lembaga Pemasyarakatan mempunyai
fungsi: mengkoordinasikan pembinaan, kegiatan kerja, administrasi keamanan dan tata
tertib serta pengelolaan tata usaha meliputi urusan kepegawaian, keuangan dan rumah
tangga sesuai peraturan yang berlaku dalam rangka pencapaian tujuan Lembaga
Pemasyarakatan Narapidana/Anak Didik/penghuni Lembaga Pemasyarakatan.
LAPAS Kelas 1 Cipinang beralamat di Jalan Raya Bekasi Timur, Nomor 170, Jakarta
Timur.Pada awalnya Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang dibangun pada masa
pemerintahan Belanda pada tahun 1912 sebagai penjara pribumi sampai pada akhirnya
beralih ke sistem pemasyarakatan. Setelah mengalami kenaikan jumlah penghuni yang
cukup banyak Lapas melakukan renovasi dan melakukan beberapa kali perubahan sampai
pada akhirnya melakukan renovasi total pada tahun 2006.LAPAS Kelas I Cipinang memiliki
kapasitas penghuni 1500 orang namun telah mengalami over kapasitas dua kali lipat
sebanyak 3000 penghuni pertahun 2023.
LAPAS Kelas 1 Cipinang sendiri terdiri dari 3 gedung utama yaitu gedung 1 ,
gedung 2 dan gedung 3. Gedung 1 terdiri dari ruangan Kepala LAPAS , ruangan Sub Tata
Usaha,ruangan koperasi,ruangan kantin,ruangan Kepala Sub Bagian Umum serta kantor
Staff. Sementara gedung 2 diisi oleh ruangan kunjungan , aula tempat pelaksanaan
kegiatan, ruangan Administrasi Kamtib dan ruangan komputer untuk menginput data dan
sistem informasi LAPAS. Gedung 3 terdiri dari klinik, ruang Registrasi , ruang Kesatuan
Pengamanan Lapas ,ruang Seksi Keamanan, ruang Sidang TPP, ruang Kepala Bidang
Pembinaan, ruangan Bimbingan Kemasyarakatan serta ruangan blok hunian Warga Binaan.
LAPAS Kelas I Cipinang juga dilengkapi fasilitas seperti dapur umum, masjid, wihara,
gereja, sekolah, lapangan utama serta gedung tempat melaksanakan giat kerja Warga
Binaan.
2.2 Visi Misi Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang
2.2.1. Visi
“Masyarakat memperoleh kepastian hukum".
2.2.2. Misi
1. Mewujudkan peraturan Perundang-Undangan yang berkualitas.
2. Mewujudkan pelayanan hukum yang berkualitas.
3. Mewujudkan penegakan hukum yang berkualitas.
4. Mewujudkan penghormatan, pemenuhan, dan perlindungan HAM.
5. Mewujudkan layanan manajemen administrasi Kementerian Hukum dan HAM,
serta
6. Mewujudkan aparatur Kementerian Hukum dan HAM yang profesional dan
berintegritas.
2.3 Tugas Pokok dan Fungsi Lembaga Pemasyarakatan
1. Tugas Pokok
Lembaga Pemasyarakatan mempunyai tugas melaksanakan pemasyarakatan
narapidana / anak didik
2. Fungsi
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud diatas, Lembaga
Pemasyarakatan menyelenggarakan fungsi:
a) Melakukan pembinaan narapidana / anak didik;
b) Memberikan bimbingan, mempersiapkan sarana dan mengelola hasil kerja;
c) Melakukan bimbingan sosial / kerohanian narapidana / anak didik;
d) Melakukan pemeliharaan keamanan dan tata tertib Lembaga
Pemasyarakatan; dan
e) Melakukan urusan tata usaha dan rumah tangga.
2.4 Kedudukan Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang
Lembaga Pemasyarakatan atau disebut LAPAS adalah Unit Pelaksana Teknis
dibidang Pemasyarakatan yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada
Kepala Kantor Wilayah Departemen Kehakiman, yang sekarang ini bernama Kementerian
Hukum dan HAM RI, sesuai dengan Keputusan Menteri Kehakiman Republik Indonesia
Nomor : .01.PR.07.03 Tahun 1985 tentang Organisasi Dan Tata Kerja Lembaga
Pemasyarakatan. Lembaga Pemasyarakatan yang selanjutnya disebut LAPAS adalah
tempat untuk melaksanakan pembinaan Narapidana dan Anak Didik Pemasyarakatan.
Berdasarkan keputusan Mentri Kehakiman RI No. M.03-PR.07.10 tahun 1999
tentang organisasi dan tata kerja Departemen Kehakiman pasal 486, disebutkan bahwa
tugas Direktorat Jendral Kemasyarakatan adalah menyelenggarakan sebagian tugas
Departemen Kehakiman di Bidang Kemasyarakatan, perawatan tahanan dan pengelolaan
benda sitaan Negara.
Lembaga Pemasyarakatan merupakan badan pelaksanaan pemasyarakatan yang
berdiri sendiri. Dalam struktur organisasi Departemen Kehakiman secara vertikal berada di
bawah perintah Direktorat Jendral Pemasyarakatan tetapi, secara adminstratif berada di
bawah Kanwil Departemen Kehakiman.Terdapat pengklasifikasian pada Lembaga
Pemasyarakatan berdasarkan kapasitas, tempat kedudukan dan kegiatan kerja yang
dirincikan sebagai berikut:
1. Lembaga Pemasyarakatan Kelas I terletak di Ibukota Provinsi dengan
kapasitas lebih dari 500 orang
2. Lembaga Pemasyarakatan Kelas II terletak di Kotamadya/Kabupaten dengan
kapasitas 250-500 orang
3. Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B terletak di daerah setingkat Kabupaten,
kapasitas kurang dari 250 orang
2.5 Tugas dan Fungsi Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang
Berdasarkan Peraturan Menteri Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
Nomor M.Hh-05.0t.01.01 Tahun 2011 Tentang Perubahan Atas Keputusan Menteri
Kehakiman Nomor M.01-Pr.07.03 Tahun 1985 Tentang Organisasi Dan Tata Kerja Lembaga
Pemasyarakatan, struktur organisasi Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Cipinang dirincikan
sebagai berikut:
Gambar 2.5 struktur organisasi LAPAS Kelas I Cipinang
1) Bagian Tata Usaha;
Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan tata usaha dan rumah
tangga LAPAS serta berfungsi melakukan urusan kepegawaian, melakukan urusan
keuangan, melakukan urusan surat-menyurat, mengurus perlengkapan dan rumah
tangga
Bagian Tata Usaha Terdiri dari :
a) Sub Bagian Kepegawaian
Sub Bagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan
kepegawaian.
b) Sub Bagian Keuangan
Sub Bagaian Keuangan mempunyai tugas melakukan urusan keuangan
c) Sub Bagian Umum
Sub Bagian Umum mempunyai tugas melakukan surat-menyurat,
perlengkapan dan rumah tangga
2) Bidang Pembinaan
Bidang Pembinaan Narapidana mempunyai tugas melaksanakan pembinaan
pemasyarakatan narapidana. Serta memiliki fungsi melakukan registrasi,membuat
statistik ,dokumentasi sidik jari narapidana, memberikan bimbingan pemasyarakatan,
mengurus kesehatan dan memberikan perawatan bagi narapidana.
Bidang Pembinaan Terdiri dari:
a) Seksi Registrasi
Sub Seksi Registrasi mempunyai tugas melakukan pencatatan dan
membuat statistik serta dokumentasi sidik jari narapidana / anak didik;
b) Seksi Bimibingan Kemasyarakatan
Seksi Bimbingan Kemasyarakatan mempunyai tugas memberikan
bimbingan dan penyuluhan Rohani, memberikan latihan olahraga,
peningkatan pengetahuan asimilasi, cuti dan penglepasan Narapidana
c) Seksi Perawatan Narapidana
Seksi Perawatan Narapidana mempunyai tugas mengurus kesehatan dan
memberikan perawatan bagi narapidana.
3) Bidang Kegiatan Kerja
Bidang Kegiatan Kerja mempunyai tugas memberikan bimbingan kerja,
mempersiapkan sarana kerja dan mengelola hasil kerja. Serta memiliki fungsi
memberikan bimbingan latihan kerja bagi narapidana, mempersiapkan fasilitas sarana
kerja, mengelola hasil kerja.
Bidang Kegiatan Kerja Terdiri dari :
a) Seksi Sarana Kerja
Seksi Sarana Kerja mempunyai tugas empersiapkpan fasilitas sarana kerja
b) Seksi Pengelolaan Hasil Kerja
Seksi Pengelolaan Hasil Kerja mempunyai tugas mengelola hasil kerja.
c) Seksi Bimbingan kerja
Seksi Bimbingan Kerja mempunyai tugas memberikan petunjuk dan
bimbingan latihan kerja bagi narapidana
4) Bidang Administrasi Keamanan dan Tata Tertib
Seksi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib mempunyai tugas mengatur jadwal
tugas, penggunaan perlengkapan dan pembagian tugas pengamanan, menerima
laporan harian dan berita acara dari satuan pengamanan yang bertugas serta
menyusun laporan berkala di bidang keamanan dan menegakkan tata tertib.
Serta memiliki fungsi mengatur jadwal tugas, penggunaan perlengkapan ,
pembagian tugas pengamanan, menerima laporan harian dan berita acara dari satuan
pengamanan yang bertugas serta menyusun laporan berkala di bidang keamanan dan
menegakkan tata tertib.
Bidang Administrasi Keamanan dan Tata Tertib Terdiri dari :
a) Seksi Keamanan
Sub Seksi Keamanan mempunyai tugas mengatur jadwal tugas,
penggunaan perlengkapan dan pembagian tugas pengamanan
b) Seksi Pelaporan dan Tata tertib
Sub Seksi Pelaporan dan Tata Tertib mempunyai tugas menerima laporan
harian dan berita acara dari satuan pengamanan yang bertugas serta
menyusun laporan berkala di bidang keamanan dan menegakkan tata
tertib.
5) Kesatuan Pengamanan LAPAS
Kesatuan Pengamanan LAPAS mempunyai tugas menjaga keamanan dan
ketertiban LAPAS yang neniliki fungsi melakukan penjagaan dan pengawasan terhadap
narapidana / anak didik, melakukan pemeliharaan dan tata tertib, melakukan
pengawalan penerimaan, penempatan dan pengeluaran narapidana / anak didik,
melakukan pemeriksaan terhadap pelanggaran keamanan, membuat laporan harian
dan berita acara pelaksanaan pengamanan.
BAB III
PEMBAHASAN
3.1 Agenda Kegiatan Harian Kuliah Kerja Praktik di Lembaga Pemasyarakatan
Kelas I Cipinang
Tanggal DESKRIPSI PEKERJAAN Keluaran
Hari pertama melakukan magang Mengetahui keseluruhan isi
1 Agustus
diawali pengenalan lingkungan LAPAS serta aktifitas yang dilakukan
2023
bersama Pak Syaukani. Warga Binaan
2 Agustus Mengunjungi dan mengkontrol bina Mengetahui kegiatan bina kerja
2023 kerja LAPAS bersama Pak Syaukani yang dilakukan Warga Binaan
dan mekanisme pengawasan
oleh petugas.
3 Agustus Observasi lingkungan sekolah PKBM Mengetahui pelaksanan
2023 (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) kegiatan program PKBM dan
sarana serta prasarana yang
ada di sekolah
4 Agustus Mengikuti kegiatan senam pagi rutin Mengetahui kegiatan lain yang
2023 jumat bersama petugas dan Warga dilakukan untuk mengatasi
Binaan Lapas. kejenuhan WBP selama di
LAPAS
7 Agustus Pemberian keterampilan Public Berperan dalam pemberian
2023 Speaking dalam pelaksanaan PKBM materi bagi siswa PKBM Warga
Mandiri
8 Agustus Membantu kepulangan narapidana Mengetahui mekanisme
2023 bebas bersyarat ke Kejaksaan Negeri pengawalan serta alur dalam
Jakarta Timur dan Balai kepulangan Narapidana Bebas
Pemasyarakatan Timur Utara bersama Bersyarat
Pak Anto.
9 Agustus Membantu pelayanan portir Mengetahui mekanisme
2023 (pemeriksaan ktp pengunjung) pemeriksaan kartu pengenal
bersama Pak Yandi. Pengunjung di P2U
10 Agustus Mengikuti kegiatan screening video Berperan dalam penilaian
2023 yang di selenggarakan oleh lembaga perlombaan video yang
CDS (Center For Detention Studies) diselenggarakan oleh CDS dan
bersama Warga Binaan Lapas. telah bekerja sama dengan
Ditjenpas
11 Agustus Mengikuti kegiatan seminar bersama Mengetahui program kegiatan
2023 warga binaan lapas dengan narasumber rutin yang diselenggarakan
motivator Andrie Wongso LAPAS diluar pembinaan
Narapidana
14 Agustus Membantu pelayanan body scan untuk Mengetahui mekanisme serta
2023 pemeriksaan tubuh dan barang bawaan alur pemeriksaan pengunjung
yang di bawa pengunjung Lapas Lapas
15 Agustus Mengikuti rangkaian acara perlombaan Mengetahui program kegiatan
2023 bola corong dan balap karung Warga rutin yang diselenggarakan
Binaan Lapas. LAPAS diluar pembinaan
Narapidana
16 Agustus Mengikuti rangkaian acara perlombaan Mengetahui program kegiatan
2023 tarik tambang Warga Binaan Lapas. rutin yang diselenggarakan
LAPAS diluar pembinaan
Narapidana
18 Agustus Membantu pembagian hadiah lomba Berperan dalam
2023 kemerdekaan bersama Warga Binaan penyelenggaraan kegiatan
Lapas. dalam Lapas
21 Agustus Observasi perpustakaan sebagai Mengetahui bahan bacaan serta
2023 prasarana kegiatan PKBM LAPAS penunjang dalam proses belajar
PKBM Warga Mandiri
22 Agustus Mengikuti pembinaan kegiatan pramuka Mengetahui pelaksanaan
2023 Warga Binaan Lapas . pembinaan kepribadian melalui
pembinaan pramuka
23 Agustus Membantu kepulangan pembebasan Mengetahui mekanisme
2023 bersyarat 6 WBP ke Kejaksaan dan Balai pengawalan serta alur dalam
Pemasyarakatan Jakarta Timur-Utara. kepulangan Narapidana Bebas
Bersyarat
23 Agustus Mengawasi simulasi ujian warga binaan Mengetahui mekanisme
2023 lapas Asesmen Nasional Berbasis pelaksanaan Asesmen Nasional
Komputer yang diselenggarakan Berbasis Komputer serta fungsi
Kementerian Pendidikan. nya dalam peningkatan mutu
pendidikan
24 Agustus Membantu pelayanan loket pendaftaran Mengetahui mekanisme
2023 kunjungan Lapas bersama Bu Febi pendaftaran pengunjung yang
akan mengunjungi Warga
Binaan
25 Agustus Controling bina kerja Warga Binaan Berperan dalam pengawasan
2023 Lapas Bersama Pak Yandi kegiatan bina kerja Lapas
28 Agustus Membantu pelayanan pendaftaran Mengetahui mekanisme
2023 kunjungan Lapas bersama Bu Febi pendaftaran pengunjung yang
akan mengunjungi Warga
Binaan
29 Agustus Wawancara dengan WBP yang menjadi Mengetahui kegiatan dan hasil
2023 siswa PKBM terkait kegiatan sekolah dari pembelajaran PKBM yang
yang dilakukan. dilakukan Warga Binaan
30 Agustus Mengawasi ujian AMDK Warga Binaan Mengetahui mekanisme
2023 Lapas (Asesmen Nasional Berbasis pelaksanaan Asesmen Nasional
Komputer yang diselenggarakan Berbasis Komputer serta fungsi
Kementerian Pendidikan) nya dalam peningkatan mutu
pendidikan
31 Agustus Wawancara dengan Staff Fungsional Mengetahui peran dan fungsi
2023 Bimkemas mengenai pembinaan dalam petugas dalam pelaksanaan
Lapas pembinaan Narapidana
1 Mengikuti kegiatan senam rutin jumat Mengetahui program kegiatan
September bersama Warga Binaan Lapas. rutin yang diselenggarakan
2023 LAPAS diluar pembinaan
Narapidana
3.2 Tugas Harian Kuliah Kerja Praktik di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I
Cipinang
Selama menjalani masa Kuliah Kerja Praktik, penulis berfokus pada Bidang Pembinaan
Narapidana yang mana Sub Bagian Pembinaan terdiri dari Seksi Registrasi, Bimbingan
kemasayarakatan, Serta seksi perawatan Narapidana. Penulis berusaha untuk mengkaji
Bidang Pembinaan Narapidana lebih dalam dengan berfokus pada Seksi Bimbingan
Kemasyarakatan yang mempunyai tugas dan fungsi untuk memberikan pembinaan baik
pembinaan kepribadian maupun pembinaan kemandirian. Selain itu, Bimbingan
Kemasyarakatan juga memiliki fungsi sebagai wadah konsultasi hingga penyuluhan
mengenai pembebasan bersyarat, asimilasi, cuti menjelang bebas serta penglepasan
Narapidana.
Penulis mendapatkan banyak pengetahuan mengenai Seksi Bimkemas atau Bimbingan
Kemasyarakatan ,penulis juga berkesempatan berinteraksi langsung dengan Warga Binaan
terkait dengan pembinaan yang mereka terima. Selama proses pembelajaran di Seksi
Bimkemas penulis banyak melakukan kegiatan turun lapangan bersama staff dan Petugas
Pemasyarakatan antusias Petugas Pemasyarakatan terhadap mahasiswa magang juga
sangat tinggi karena selalu melibatkan mahasiswa pada kegiatan kegiatan
pemasyarakatan.
Selain itu penulis juga banyak melakukan diskusi terkait kejahatan yang dilakukan
Narapidana dan mengaitkan nya dengan teori kriminologi serta membantu menjelaskan
faktor penyebab sesorang melakukan tindak kejahatan. Dengan melihat banyak nya
fenomena dalam lingkup Pemasyarakatan terutama dalam Bidang Pembinaan pada
kesempatan KKP kali ini, penulis berusaha untuk mengkaji implementasi pembinaan
kepribadian Narapidana melalui PKBM Warga Mandiri yang diselenggarakan oleh LAPAS
Kelas I Cipinang. Berikut adalah rincian dari tugas harian dalam pelaksanaan KKP di LAPAS
Kelas I Cipinang.
1. Pengenalan lingkungan Lapas
Hari pertama melakukan kegiatan KKP penulis melakukan pengenalan lingkungan
Lapas dengan berkeliling untuk melihat kondisi sekitar Lapas serta kegiatan yang di
lakukan oleh Warga Binaan.Pengenalan dimulai dari ruangan staff Bimkemas atau
Bimbingan Kemasyarakatan sebagai tempat konsultasi Warga Binaan dengan
Petugas Pemasyarakatan lalu mengelilingi ruangan registrasi tempat untuk
pencatatan hingga dokumentasi sidik jari Narapidana serta ruangan Keamanan
Lapas. Penulis juga diberikan kesempatan untuk mengunjungi gedung Giat Kerja para
Warga Binaan yang di dalam nya terdapat hasil kerja baik berupa olahan makanan
hingga barang barang yang dibuat langsung oleh Warga Binaan seperti produksi
tempe, dapur, bengkel, kerajinan membatik, barbershop, cafetaria, laundry,
peternakan ayam dan ikan, koleksi ikan hias, kerajinan kayu hingga sablon. Selain
itu penulis juga berkesmpatan melihat aktivitas Warga binaan yang juga melakukan
pembinaan kepribadian seperti kreativitas musik, kerohanian seperti kegiatan wihara,
gereja hingga kegiatan pengajian rutin santri masjid.
2. Observasi Lingkungan Sekolah PKBM Warga Mandiri
Dalam agenda kegiatan ini, penulis berkesempatan untuk melihat langsung kegiatan
yang diselenggarakan oleh Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Warga Mandiri Lapas
Kelas I Cipinang dimana program pendidikan ini merupakan penyetaraan paket B dan
C yang dikhususkan bagi Warga Binaan yang belum memiliki ijazah hingga putus
sekolah.
3. Pemberian materi keterampilan public speaking PKBM LAPAS
Kegiatan ini merupakan bagian dari ekstrakulikuler yang diselenggarakan oleh Pusat
Kegiatan Belajar Warga Mandiri Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang yang
bertujuan untuk meningkatkan skill komunikasi para Warga Binaan ,dalam
kesempatan ini penulis turut serta membantu memberi materi terkait bagaimana
memiliki kepercayaan diri untuk berbicara di depan umum kepada Warga Binaan.
4. Mengawasi simulasi hingga pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer
(ANDK) yang dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan
Pada kegiatan ini penulis diberikan kesempatan untuk mengawasi simulasi hingga
pelaksanaan ujian yang diselenggarakan PKBM Warga Mandiri. Ujian ini sebagai
bentuk pengukuhan siswa penyetaraan paket B hingga C yang baru saja naik kelas
dan juga sebagai upaya penilaian terhadap mutu setiap program kesetaraan pada
jenjang dasar dan menengah.
5. Membantu kepulangan Narapidana bebas bersyarat
Dalam kegiatan ini penulis berkesempatan untuk mengetahui mekanisme
pengawalan petugas Bimbingan Kemasyarakatan dalam proses pembebasan
bersyarat. Penulis turut serta mengantar Warga Binaan yang bebas untuk kemudian
di serahkan ke Bapas.
6. Melakukan pelayanan kunjungan hingga penjagaan P2U
Dalam kegiatan ini penulis berkesempatan untuk membantu petugas dalam
melakukan pendaftaran kunjungan serta membantu melayani penitipan barang untuk
Warga Binaan dalam hal ini penulis mengetahui mekanisme pendaftaran kunjungan
dengan menginput siapa yang berkunjung hingga siapa Warga Binaan yang ingin
dikunjungi yang keseluruhan informasi mengenai hak tersebut dapat dilihat melalui
database Pemasyarakatan (SDP). Selain itu penulis berkesempatan melakukan
pelayanan pemeriksaan KTP dan body scan pengunjung serta mensortir barang apa
saja yang dilarang untuk masuk kedalam.
7. Mengikuti kegiatan senam rutin
Dalam kesempatan ini penulis turut serta dalam kegiatan rutin yang diselenggarakan
oleh pihak LAPAS yaitu kegiatan senam rutin, kegiatan ini berguna untuk mengurangi
efek kejenuhan selama beraktifitas dan menjaga kebugaran dalam LAPAS bagi Warga
Binaan.
8. Kegiatan Screening Video yang diselenggarakan CDS (Center Of Detention Studies)
CDS yaitu organisasi non-profit yang bermitra dengan The Asia Foundation bekerja
sama dengan Ditjenpas mengadakan lomba kreatifitas Video bertema kesehatan
mental yang diperankan oleh Warga Binaan.Dalam kegiatan ini menulis membantu
menjadi juri dalam penilaian video yang dilombakan.Selain itu, penulis juga
berkesempatan untuk menonton film bersama Warga Binaan.
3.3 Implementasi Pembinaan Kepribadian Narapidana Melalui Pusat Kegiatan
Belajar Masyarakat
Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat merupakan program pendidikan non formal yang
dilaksanakan diluar sekolah dan difasilitasi oleh pemerintah serta dikhususkan bagi
masyarakat yang tidak dapat menempuh pendikan formal melalui jalur sekolah. Dalam hal
ini, Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Cipinang berperan dalam pemenuhan hak
pendidikan bagi Narapidana.
Program pendidikan non formal melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat merupakan
bagian dari pembinaan kepribadian bagi Narapidana yang diharapkan dapat
memberdayakan serta meningkatkan wawasan dan memperoleh legalitas hasil belajar
berupa ijazah yang nanti nya dapat digunakan setelah menjalani masa pidana.
3.3.1. Profil PKBM Warga Mandiri LAPAS Kelas 1 Cipinang
Gambar 3.3.1 Logo PKBM Warga Mandiri
Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat yang diselenggarakan di Lembaga
Pemasyarakatan Kelas 1 Cipinang berada di bawah naungan Suku Dinas Pendidikan Jakarta
Timur dengan izin operasional: 9502/1.15/31.75.00.000/-1.851.332/2015 yang di didirikan
pada tahun 2008. Program pendidikan yang di laksanakan PKBM Warga Mandiri
menyelenggarakan kesetaraan paket B dan C yaitu setara dengan pendidikan Sekolah
Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas.
Sasaran program PKBM sesuai dengan hasil pendataan terakhir yang dilakukan
oleh LAPAS Klas I Cipinang, masih banyak ditemukan Warga Binaan Pemasyarakatantahun
2008.Berdasarkan data yang ditemukan penulis pertahun ajaran 2023-2024 total siswa
PKBM Warga Mandiri LAPAS Kelas 1 Cipinang berjumlah 32 orang, dengan siswa
penyetaraan paket B berjumlah 8 orang siswa sementara penyetaraan paket C berjumlah
24 siswa . Berikut adalah daftar Peserta Didik PKBM Warga Mandiri Lembaga
Pemasyarakatan Kelas 1 Cipinang.
Tabel 3.3.1 Daftar Peserta Didik PKBM Warga Mandiri
Daftar Peserta Didik
PKBM WARGA MANDIRI
No Nama JK NISN Agam Rombel Saat KET.
a Ini
1 Adi Setiawan L 3982272163 Islam kelas 11 Paket C
2 Aditya Egatifyan L 3974632963 Islam kelas 12 Paket C
3 Anugrah Hidayat L 0034831628 Islam kelas 12 Paket C
4 Danang Vikriansyah L 3057951873 Islam kelas 9 Paket B
5 Deri Saputra L 3978807100 Islam kelas 12 Paket C
6 Dicxy Chandra L 3982025013 Islam kelas 11 Paket C
Susanto
7 DIKY RISKIYANDY L 3833850729 Islam kelas 12 Paket C
8 Ermil saleh L 3997923989 Islam kelas 11 Paket C
9 Eza Luthfiansyah L 3961611546 Islam kelas 9 Paket B
10 Fanny Aprillianti P 3005466261 Islam kelas 12 Paket C
11 Fariz Benzaid L 3941934257 Islam kelas 12 Paket C
12 Ferry Aprianto L 3966532796 Islam kelas 12 Paket C
13 Firhan Nur Akmal L 0020248230 Islam kelas 11 Paket C
14 HASAN BASRI L 3965985619 Islam kelas 12 Paket C
15 Hidayatullah L 3931101594 Islam kelas 11 Paket C
16 Ichwan Nul Hakim L 3908671025 Islam kelas 11 Paket C
17 Iksan Saripudin L 3894013473 Islam kelas 11 Paket C
18 Imam Setia L 3909167368 Islam kelas 9 Paket B
19 Johan Igo Wis L 3989495484 Islam kelas 12 Paket C
Satriyo
20 Julian Riyadi L 0026355313 Islam kelas 9 Paket B
21 Lukmanul Hakim L 3770879605 Islam kelas 9 Paket B
22 Mario Aji Pratama L 0014535832 Islam kelas 12 Paket C
23 Muhammad L 3994499271 Islam kelas 12 Paket C
Syachlani
24 Ricky Sanjaya L 3931026981 Islam kelas 12 Paket C
25 Rifaldi L 3994325025 Islam kelas 9 Paket B
26 Romy Meksa L 3894574240 Islam kelas 12 Paket C
27 Salsabila Febriany P 0058569706 Islam kelas 12 Paket C
Madani
28 Sendi L 3814424911 Islam kelas 11 Paket C
29 SULAIMAN L 3845420159 Islam kelas 12 Paket C
30 Teguh L 9949438313 Islam kelas 9 Paket B
31 Zaenal Abidin L 0001768046 Islam kelas 9 Paket B
32 Zainal Arifin L 3889418368 Islam kelas 11 Paket C
Sumber : Dapodik PKBM Warga Mandiri 2023-11-20 09:41:18
3.3.2. Pengelolaan Pendidikan Program PKBM Warga Mandiri
Dalam pengelolaan atau manajemen program pendidikan merupakan kegiatan
dilakukan dalam upaya menerapkan fungsi-fungsi perencanaan, pelaksanaan,
pengorganisasian dan evaluasi dengan menggunakan sumberdaya yang ada untuk
mencapai tujuan tertentu yang ditetapkan. Hal itu tentunya sesuai dengan Peraturan
Pemerintah RI Nomor 17 Tahun 2010 mengenai Pengelolaan dan Penyelenggaraan
Pendirikan Pasal 1 yang termuat : pengelolaan pendidikan adalah pengaturan
kewenangan dalam penyelenggaraan sistem pendidikan nasional oleh Pemerintah,
pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, penyelenggara pendidikan yang
didirikan masyarakat, dan satuan pendidikan agar proses pendidikan dapat berlangsung
sesuai dengan tujuan pendidikan nasional. Sehubungan dengan hal tersebut
pengelolaan program PKBM Warga Mandiri teelah terorganisir menjadi kesatuan yang
terpadu dengan perencanaan, perorganisasian , pengawasan, evaluasi pendidikan.
1) Perencanaan Program PKBM Warga Mandiri
Perencanaan merupakan kegiatan untuk memperisapkan rangkaian keputusan
untuk mengambil tindakan yang akan datang berkaitan denga apa,siapa dan
bagaimana pelaksanaan nya (Suharsimi Arikonto, dan Lia Yuliana, 2009). Dalam hal ini
PKBM Warga Mandiri telah menerapkan perencanaan program tersebut melalui
program jangka pendek yaitu mendata warga binaan pemasyarakatan yang akan
dibelajarkan, sosialisasi di dalam lingkungan Lembaga Pemasyarakatan Klas I Cipinang,
menyiapkan tempat untuk proses pembelajaran Program Kesetaraan, mempersiapkan
fasilitas untuk pelaksanaan Ujian Akhir Semester Genap dan Semester Ganjil untuk
tahun ajaran berjalan serta menyusun Jadwal Waktu pelaksannaan proses belajar
mengajar.
Sementara program jangka menengah yaitu: mengadakan Pembelajaran
Program Kesetaraan, mempersiapkan warga binaan yang berpotensi agar mereka turut
serta mengabdikan diri sebagai tutor, mempersiapkan fasilitas untuk pelaksanaan
,Ujian Akhir Semester Genap dan Semester Ganjil untuk tahun ajaran berjalan,
mempersiapkan fasilitas pelaksanaan Ujian Nasional. Dan yang terakhir Program
jangka panjang yaitu peningkatan mutu bagi Tenaga Pendidik agar mereka memiliki
Standar Kompetensi sesuai dengan disiplin ilmunya serta membimbing/membentuk
Kelompok Belajar Usaha (KBU) bagi mereka yang ingin memiliki usaha secara mandiri.
Sejalan dengan hal tersebut maka dapat disimpulkan PKBM Warga Mandiri LAPAS Kelas
1 Cipinang telah berjalan sesuai dengan perwujudan dari penerapan fungsi manajemen
perencanaan.
2) Pengorganisasian Pendidikan dalam PKBM Warga Mandiri
Pengorganisasian dalam program pendidikan memuat tentang kepengurusan serta
tugas dan fungsi mengenai lembaga yang di naungi.Sejalan dengan hal itu, PKBM
Warga Mandiri LAPAS Klas 1 Cipinang berada dibawah komando Kemenkumham serta
Kantor Wilayah Kemenkumham yang pendirian nya ditetapkan sesuai SK Kepala LAPAS
Kelas 1 Cipinang dengan struktur kepengurusan yang terdiri dari Ketua , Sekretaris,
Bendahara dan Koordinator harian serta Anggota. Serta mayoritas pengelola nya
merupakan staff dari Bidang Pembinaan yaitu Sub Seksi Bimbingan Kemasyarakatan.
3) Pengawasan Program Pendirikan PKBM Warga Mandiri
Dalam hal pengawasan dari pelaksanaan PKBM LAPAS Klas 1 Cipinang,PKBM
Warga Mandiri melakukan monitoring serta controlling atas kegiatan yang dilakukan
PKBM yaitu membuat agenda kegiatan, absensi kehadiran peserta didik PKBM Warga
Mandiri serta kunjungan Suku Dinas Pendidikan, Ketua PKBM, Kepala LAPAS Kelas I
Cipinang secara berkala. Selain itu monitoring dan controlling meliputi laporan
kegiatan pembelajaran, laporan terkait dana anggaran yang digunakan untuk PKBM
Warga Binaan sera laporan jumlah Peserta Didik PKBM setiap bulan melalui Kalapas.
4) Evaluasi Program PKBM Warga Mandiri
Tahapan evaluasi yang di laksanakan dalam program pendidikan non formal oleh
PKBM Warga Mandiri LAPAS Kelas I Cipinang meliputi evaluasi hasil pembelajaran yang
dilakukan oleh Tutor atau Tenaga Pendidik ke Peserta Didik. Evaluasi secara berkala
meliputi evaluasi hasil pembelajaran harian dengan model diskusi group, evaluasi
mingguan dengan tes tertulis (ulangan harian) serta evaluasi bulanan seperti ujian
semester atau tengah semester. Tahapan evaluasi juga diberikan pihak Ketua atau
Kepala Sekolah terhadap hasil kinerja yang dilakukan oleh tutor serta hasil evaluasi
pembelajaran peserta didik.
3.3.3. Pelaksanaan PKBM Warga Mandiri
Proses pembelajaran Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat PKBM LAPAS Kelas 1
Cipinang dilaksanakan setiap hari Senin sampai dengan Jumat pukul 08:30 sampai
dengan pukul 11:40 dengan materi pembelajaran sesuai dengan kurikulum Merdeka
atau kurikukum 2013. Pelaksanaan PKBM Warga Mandiri LAPAS Klas 1 Cipinang
berlangsung di area Gedung 3 yaitu gazebo lapangan utama dan memiliki ruangan
belajar terpisah dari ruangan yang lain.
Ruangan belajar atau tempat pelaksanaan PKBM ini di lengkapi oleh sarana dan
prasarana pendukung seperti papan tulis, komputer, meja, kursi, sarana buku kurikulum
/modul serta kipas angin. PKBM Warga Mandiri LAPAS Klas 1 Cipinang hanya
mengadakan penyetaraan Paket B & C atau setara dengan jenjang Sekolah Menengah
Pertama atau Sekolah Menegah Atas dan jadwal pelajaran nya dapat dirincikan sebagai
berikut:
Tabel 3.3.3 Jadwal Pelajaran PKBM Warga Mandiri
JADWAL PELAJARAN PKBM WARGA MANDIRI
LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLAS 1 CIPINANG
PAKET WAKTU JAM SENIN SELASA RABU KAMIS JUMAT
KE
B 08:30- 1 SEJARAH PENJASKES PAI B.INDO TIK
10:00
10:10- 2 MATEMATIKA PKN IPA B.INGGRIS IPS
11:40
C 08:30- 1 SEJARAH PENJASKES PAI MATEMATIKA EKONOMI
10:00
10:10- 2 B.INDO PKN SOSIOLOGI B.INGGRIS GEOGRAFI
11:40
1) Peserta Didik
Antusiasme Warga Binaan yang mengikuti program pendidikan PKBM
terlihat sangat menonjol hal itu terlihat dari total peserta didik tahun ajaran 2023-2024
mencapai 32 peserta didik dengan 2 diantaranya Perempuan yang hanya mengikuti
ujian penyetaraan saja tetapi tidak mengikuti rangkaian proses pembelajaran dalam
LAPAS. Peserta didik PKBM Warga Mandiri memiliki rentang usia 20-35 tahun dengan
jumlah peserta didik Paket C yang mendominasi.
2) Tenaga Pendidik
Selain Petugas Pemasyarakatan yang berperan menjadi Tutor atau
Tenaga Pendidik, PKBM Warga Mandiri LAPAS Kelas 1 Cipinang berusaha untuk
memberdayakan Warga Binaan nya yang memiliki kemampuan berkomunikasi serta
kemampuan penguasaan materi untuk menjadi tutor dalam kegiatan pembelajaran di
PKBM. Klasifikasi dalam pemilihan tutor yang berasal dari Warga Binaan pun juga
sangat diperhatikan terutama jenjang pendidikan yang telah ditempuh serta
kemampuan berkomunikasi yang baik untuk menyampaikan materi melalui modul atau
buku acuan yang telah sesuai dengan standar pendidikan.
Tabel 3.3.3 Daftar Nama Tenaga Pengajar PKBM Warga Mandiri
Daftar Nama Tutor / Pengajar PKBM WARGA MANDIRI
PENDIDIKAN MATERI YANG
NO NAMA TEMPAT TGL LAHIR
TERAKHIR DIAJARKAN
1 HARY YANDY (Strata.1) JAKARTA PENJASORKES
2 USRETNOUR S1 (Strata.1) JAKARTA 22/03/1973 GEOGRAFI/BHS.INGGRIS
3 JONI WIJAYA S1 (Strata.1) JAKARTA 23/10/1966 EKONOMI
4 TRITONO M.M KLATEN 11/07-1957 SOSIOLOGI
5 DJUNAIDI S1 (Strata.1) SERANG 16/02/1966 PPKN
HERU WIBIYO
6 SLTA JAKARTA 11/12/1977 BHS INDONESIA
PURNOMO
KERAHIMAN
7 SPd (S1) NIAS 01/09/1977 MATEMATIKA
MANAHAJA
8 ABDUL GHOFUR SLTA JAKARTA PAI
3) Metode Pembelajaran
Metode pembelajaran yang digunakan dalam proses belajar PKBM Warga
Mandiri menggunakan metode ceramah yaitu penyampaian materi oleh Tutor serta
diskusi grup. Tutor atau tenaga pendidik akan menyampaikan materi menggunakan
modul atau buku acuan dan nantinya peserta didik akan berdiskusi mengenai materi
yang disampaikan.Dalam proses pembelajaran juga, Tutor akan mengevaluasi materi
yang telah disampaikan pada pertemuan yang akan datang.
Evaluasi hasil belajar pada peserta didik juga di implementasikan melalui
ANBK yaitu Asesmen Nasional Berbasis Komputer sebagai upaya penilaian terhadap
mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan
menengah. Asesmen Nasional terdiri dari tiga instrumen utama, yaitu: Asesmen
Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter (SK), dan Survei Lingkungan
Belajar. Pada bulan Agustus 2023 sekolah-sekolah sudah mulai melaksanakan ANBK
2023 berupa Survei Lingkungan Belajar terutama PKBM Warga Mandiri
4) Sarana dan Prasarana
Sarana dan prasarana untuk menunjang proses pembelajaran yang terdapat dalam
ruang belajar PKBM Warga Mandiri meliputi kursi peserta didik, meja Tutor, komputer,
papan tulis, buku modul, alat tulis serta kipas angin. Selain itu terdapat sarana dan
prasarana lain untuk menunjang proses pembelajaran yaitu perpustakan bernama
‚‘‘Klinik Pancasila‘‘ yang letak nya tepat berada di depan ruang belajar PKBM.
Perpustakaan ini sebagai sarana Warga Binaan untuk meningkatkan minat membaca
serta meminjam buku. Buku-buku yang terdapat dalam perpustakaan merupakan hasil
sumbangan dari Perpustakaan Nasional Indonesia dan sumbangan pihak luar.
5) Faktor Pendukung dan Penghambat Program PKBM Warga Mandiri
Selain berfokus dalam proses pembelajaran dan pemberian materi pada peserta
didik,PKBM Warga Mandiri juga mengadakan ekstrakulikuler guna meningkatkan
keterampilan serta minat bakat Warga Binaan diluar kegiatan pembinaan kemandirian
seperti keterampilan public speaking, stand up comedy serta karya tulis seperti puisi.
Salah satu bentuk keberhasilan pembelajaran yang dilakukan oleh PKBM Warga
Mandiri di Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Klas 1 Cipinang antara lain : pertahun
ajaran 2022/2023 sebanyak 3 Warga Binaan telah menyelesaikan penyetaraan Paket
C dan mendapatkan ijazah kesetaraan setelah selesai menjalani masa pidana.
Hambatan serta ketidakefektifan tentu saja terdapat dalam proses
pembelajaran.Terkadang kendala waktu membuat Warga Binaan tidak dapat
mengikuti proses pembelajaran secara maksimal.Berdasarkan wawancara penulis
dengan salah satu Warga Binaan yang mengikuti PKBM Paket C menuturkan “ kalau
ada pensterilan blok terkadang gaboleh keluar kak dari pagi, kadang udah males ke
sekolah jadi diam di blok aja karna waktunya tinggal sedikit ”
Selain itu hambatan lain dalam proses pembelajaran adalah kurang nya kerja
sama antara PKBM Warga Mandiri dengan Yayasan atau Lembaga Pendidikan pihak
eksternal,PKBM Warga Mandiri Lapas Klas 1 Cipinang Hanya memberdayakan tutor
yang berasal dari Warga Binaan serta petugas Pemasyarakatan.Namun dengan
hambatan tersebut tidak serta mengurangi semangat belajar para Warga Binaan yang
mengikuti penyetaraan paket B dan C.
BAB IV
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
Seperti yang termuat dalam Undang Undang no 20 tahun 2003 tentang sistem
pendidikan nasional yang berbunyi “Setiap warga negara mempunyai hak yang sama
untuk memperoleh pendidikan yang bermutu” . Tentunya tanpa terkecuali seseorang
yang berhadapan hukum atau Narapidana berhak untuk mendapatkan pendidikan yang
juga termuat dalam Undang-Undang Pemasyarakatan pasal 14 ayat (1) c dimana
Narapidana berhak mendapatkan pendidikan dan pengajaran. Lembaga
Pemasyarakatan di bawah komando Kementrian dan Hak Asasi Manusia yang
bertanggung jawab langsung kepada Ditjen Pemasyarakatan yang memiliki tugas
pokok untuk membina Anak Didik Pemasyarakatan serta Warga Binaan
Pemasyarakatan dan menyiapkan Warga Binaan Pemasyarakatan agar dapat
berintegrasi secara sehat dengan masyarakat. Dalam hal pembinaan, Sub Seksi Bidang
Pembinaan yaitu Bimbingan Kemasyarakatan berperan penting dalam perolehan hak
pendidikan melalui program pendidikan non formal dalam Pusat Kegiatan Belajar
Masyarakat.
Sejauh ini, persepsi masyarakat mengenai pendidikan melalui jenjang sekolah atau
pendidikan formal selalu mendapatkan perhatian khusus karena dianggap lebih dapat
menghasilkan keluaran Siswa yang jauh lebih unggul dan berkompeten. Namun
disamping itu, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat telah berkomitmen untuk
memberikan mutu yang terbaik disamping keterbatasan nya. Dapat dilihat dari
manajemen yang telah dilakukan oleh LAPAS Kelas I Cipinang dinilai mempunyai
standar pengelolaan pendidikan meliputi perencanaan dengan menyusun program
jangka pendek, menegah, dan program jangka panjang lalu pengorganisasian dengan
terciptanya pemberdayaan SDM sesuai tugas pokok dan fungsi jabatan dan
pengawasan melalui controlling dan monitoring serta evaluasi program pendidikan.
Pelaksanaan PKBM Warga Mandiri juga dilaksanakan dengan penuh antusias warga
binaan serta dilengkapi dengan sarana dan prasarana pendukung sepeti perpustakaan.
Sejalan dengan hal tersebut, program pendidikan non formal yaitu PKBM telah
memenuhi standar mutu pendidikan yang setara dengan jenjang sekolah atau
pendidikan formal.
4.2 Saran
Saran untuk Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang adalah, dalam
pelaksanaan Program PKBM tentunya sangat diperlukan kuantitas SDM yang cukup
dan berkompeten dalam bidang pendidikan. Diharapkan LAPAS Kelas 1 Cipinang serta
PKBM Warga Mandiri mampu memperluas kerja sama dengan Mitra luar serta Yayasan
Pendidikan untuk menghadirkan Tutor sebagai Tenaga Pendidik.
4.3 Hambatan
Hambatan yang diterima penulis pada saat pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja
Praktik di LAPAS Kelas 1 Cipinang salah satunya adalah keterbatasan ruang gerak.
Dikarenakan LAPAS merupakan insitusi yang tertutup dengan penjagaan yang sangat
ketat. Sehingga Penulis diwajibkan melapor kepada Petugas Penjagaan LAPAS setiap
kali memasuki area LAPAS dan wajib didampingi oleh pembimbing lapangan selama
pengambilan data dan wawancara bersama Warga Binaan.
DAFTAR PUSTAKA
Hanizar, D., S., Masluyah, & Wahyudi. (2011). Pengelolaan Program Pusat Kegiatan Belajar
Masyarakat. 1–18.
Harimurti, E. R. (2017). Pengelolaan Pendidikan Bagi Anak Didik Pemasyarakatan Studi
Kasus: Lembaga Pemasyarakatan Kelas Ii A Salemba Jakarta Pusat. Jurnal Ilmu
Pendidikan (JIP) STKIP Kusuma Negara, Nomor 2(8).
MENKUMHAM. (2010). Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2010 tentang
Pengelolaan Dan Penyelenggaraan Pendidikan. Peraturan Perundang-Undangan, LN.
2010 No. 23, TLN No. 5105, LL SETNEG : 167 HLM
MENKUMHAM. (2015). Perubahan Atas Keputusan Menteri Kehakiman Nomor M.01-
Pr.07.03 Tahun 1985 Tentang Organisasi Dan Tata Kerja Lembaga Pemasyarakatan
Dengan. Berita Negara Republik Indonesia, Nomor 65(879), 2004–2006.
Republik Indonesia. (1995). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1995
Tentang Pemasyarakatan. Tentang Permasyarakatan, 66(September), 37–39.
Visi, Misi dan Tata Nilai Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI . (n.d.). Lembaga
Pemasyarakatan Kelas 1 Cipinang. Retrieved December 31, 2023, from
https://lapascipinang.kemenkumham.go.id/profil/tentang-satuan-kerja/visi-misi-
dan-tata-nilai
LAMPIRAN
Gambar 3.3 Pelaksanaan PKBM Warga Mandiri
Gambar 3.3 Perpustakaan PKBM Warga Mandiri
Gambar 3.3 Pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer
Gambar 3.2 Kegiatan Pramuka WBP
Gambar 3.2 Screening Film bersama CDS
Gambar 3.2 pengawasan giat kerja wbp
Gambar 3.2 pelayanan P2U dan pelayanan kunjungan
Gambar 3.2 Penglepasan
Narapidana bebas bersyarat di
Kejaksaan Jakarta Timur
Gambar 3.2 pelaksanaan senam WBP
Gambar 3.2 Wawancara peserta
didik PKBM Warga Mandiri
Gambar 3.2 foto bersama Staff Bimbingan Kemasyarakatan