0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
346 tayangan56 halaman

Pemenuhan Hak Narapidana di Lapas Cipinang

Diunggah oleh

2143500680
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
346 tayangan56 halaman

Pemenuhan Hak Narapidana di Lapas Cipinang

Diunggah oleh

2143500680
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAPORAN KULIAH KERJA PRAKTIK

PEMENUHAN HAK NARAPIDANA MELALUI PELAKSANAAN PROGRAM

PENDIDIKAN KESETARAAN PADA PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT

DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS I CIPINANG

OLEH :

AMELIYA SORAYA

2143500680

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN STUDI GLOBAL

PROGRAM STUDI KRIMINOLOGI UNIVERSITAS BUDI LUHUR

JAKARTA 2024
LEMBAR PENGESAHAN

Laporan Kuliah Kerja Praktik (KKP) di Lembaga Pemasyarakatan Klas I Cipinang disusun

oleh:

NAMA NIM

AMELIYA SORAYA 2143500680

Berdasarkan bimbingan yang dilakukan penulis,laporan Kuliah Kerja Praktik (KKP) di

Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang, yang dilaksanakan pada tanggal 1 Agustus

sampai dengan 1 September 2023, telah disetujui dan siap dipertanggungjawabkan.

Jakarta, 04 Januari 2024

Mengetahui,

Dosen Pembimbing KKP,

Nadia Utami Larasati S.Sos,M.Si


LEMBAR PENGESAHAN

Laporan Kuliah Kerja Praktik (KKP) di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang disusun

oleh:

NAMA NIM

AMELIYA SORAYA 2143500680

Berdasarkan bimbingan yang dilakukan penulis,laporan Kuliah Kerja Praktik (KKP) di

Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang, yang dilaksanakan pada tanggal 1 Agustus

sampai dengan 1 September 2023, telah disahkan oleh :

Jakarta, 04 Januari 2024

Mengetahui,

Dosen Pembimbing KKP, Ketua Program Studi Kriminologi,

Nadia Utami Larasati S.Sos,M.Si Lucky Nurhadianto S.Sos,M.Si


LEMBAR PENERIMAAN KULIAH KERJA PRAKTIK
LEMBAR SELESAI KULIAH KERJA PRAKTIK
LEMBAR KEGIATAN KULIAH KERJA PRAKTIK
LEMBAR PENILAIAN KULIAH KERJA PRAKTIK
LEMBAR BERITA ACARA KONSULTASI DOSEN PEMBIMBING KKP

Nama Instansi Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang

Alamat Instansi Jl. Bekasi Tim. Raya No.8 8, RT.8/RW.14, Cipinang

Muara, Kecamatan Jatinegara, Kota Jakarta Timur,

Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13420

Dosen Pembimbing Nadia Utami S.sos,Msi

Nama Nim

Ameliya Soraya 2143500680

No Tanggal Materi yang dikonsultasikan Paraf

1 23 Oktober 2023 Konsultasi judul dan topik

pembahasan laporan KKP

2 22 Desember 2023 Pengumpulan draft laporan Bab I

3 02 Januari 2024 Pengumpulan draft keseluruhan

dan revisi

4 04 Januari 2024 Acc laporan KKP

Mahasiswa diatas telah melakukan bimbingan dengan jumlah materi yang telah mencukupi

untuk diseminarkan.

Jakarta, 04 Januari 2024

Disetujui oleh

Dosen Pembimbing KKP,

Nadia Utami Larasati, S.Sos, M.Si


KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT karena berkat rahmat dan karunia-Nya penulis dapat

menyelesaikan kegiatan Kuliah Kerja Praktik serta penulisan laporan kuliah kerja praktik

yang berjudul ‚‘‘Pemenuhan Hak Narapidana Melalui Pelaksanaan Program

Pendidikan Kesetaraan Di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Pada Lembaga

Pemasyarakatan Kelas 1 Cipinang‘‘. Adapun penulisan laporan ini untuk memenuhi

tugas mata kuliah KKP (Kuliah Kerja Praktik) serta persyaratan kelulusan pada jenjang

strata 1 dalam Program Studi Kriminologi Fakultas Ilmu Sosial dan Studi Global,Universitas

Budi Luhur.Melalui kesempatan ini, penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada pihak

berwenang dan pihak yang terlibat karena telah memberikan kesempatan serta dukungan

kepada penulis untuk melaksanakan kegiatan kuliah kerja praktik serta memberikan

bimbingan untuk menyelesaikan laporan KKP seperti yang di harapkan. Ucapan terimakasih

terutama di tujukan kepada:

1. Bapak Fahlesa Munabari, M.A, Ph.D, selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu

Politik Universitas Budi Luhur Jakarta.

2. Bapak Lucky Nurhadiyanto, M.Si, selaku Ketua Program Studi Kriminologi yang

telah memberikan persetujuan untuk melaksanakan KKP pada instansi terkait

3. Bapak Muhammad Zacky, M.H. selaku PLH Program Studi Kriminologi yang telah

memberikan persetujuan untuk melaksanakan KKP pada instansi terkait.

4. Ibu Nadia Utami Larasati, S.Sos, M.Si selaku dosen pembimbing yang membantu

penulis dalam memberikan arahan serta bimbingan dalam proses penyusunan

Laporan KKP.

5. Bapak Tonny Nainggolan. Bc.IP.,S.H.,M.H selaku Kepala Lembaga Pemasyarakatan

Klas 1 Cipinang yang telah memberikan izin kepada penulis untuk melaksanakan

kegiatan KKP di LAPAS Klas 1 Cipinang.


6. Bapak Jepri Ginting. A.Md.IP.,S.H.,M.H selaku Kepala Bidang Pembinaan Lembaga

Pemasyarakatan Klas 1 Cipinang yang telah memberikan izin serta menerima

penulis untuk dapat melaksanakan KKP di Lapas Klas 1 Cipinang.

7. Bapak Angki Setyo A. A.Md.IP.,S.H.,M.H selaku Kepala Seksi Pembinaan yang telah

memberikan izin dan kesempatan kepada penulis untuk dapat melaksanakan

kegiatan KKP di Bimbingan Kemasyarakatan.

8. Ibu Feby dan Bapak Yandi selaku Staff Bimbingan Kemasyarakatan yang telah

menjadi koordinator langsung penulis serta pembimbing yang selalu memberi

masukan serta arahan selama pelaksanaan KKP di Bimkemas.

9. Bapak Subedjo,Pak Fauzan,Ibu Pupus ,Pak Arif ,Pak Syaukani,Pak Anto,Pak

Bayu,Pak Sugeng,Pak Tono serta seluruh jajaran Staf Bimkemas yang tidak dapat

di sebutkan satu per satu karena telah menerima dan membimbing penulis serta

memberikan ilmu mengenai pemasyarakatan selama pelaksanaan KKP.

10. Tamping Bimkemas serta Warga Binaan Pemasyarakatan yang senantiasa

membantu penulis selama pelaksanaan KKP dan membantu memenuhi keperluan

data penelitian.

11. Serta keluarga dan kerabat yang senantiasa memberikan dukungan penulis dalam

penulisan dan penyusunan laporan KKP.

Penulis menyadari penuh dalam pelaksanaan KKP maupun penyusunan laporan terdapat

banyak kekurangan serta kesalahan.Untuk itu,penulis mengharapkan kritik serta saran

agar penulisan selanjutnya dapat lebih baik lagi

Jakarta 20 Desember 2023

Penulis
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ......................................................................................................

LEMBAR PENGESAHAN .............................................................................................

LEMBAR PENERIMAAN KULIAH KERJA PRAKTIK ...................................................

LEMBAR SELESAI KULIAH KERJA PRAKTIK ............................................................

LEMBAR KEGIATAN KULIAH KERJA PRAKTIK ........................................................

LEMBAR PENILAIAN KULIAH KERJA PRAKTIK .......................................................

LEMBAR BERITA ACARA KONSULTASI DOSEN PEMBIMBING KKP .......................

KATA PENGANTAR ....................................................................................................

DAFTAR ISI ...............................................................................................................

BAB I PENDAHULUAN ..............................................................................................

1.1 Latar Belakang .......................................................................................................

1.2 Tujuan Kkp ............................................................................................................

1.3 Manfaat Kkp ...........................................................................................................

1.3.1 Manfaat Teoritis ............................................................................................

1.3.2 Manfaat Praktis .............................................................................................

1.4 Metode Pengumpulan Data .....................................................................................

1.4.1 Wawancara ...................................................................................................

1.4.2 Observasi ......................................................................................................

1.4.3. Studi Literatur ..............................................................................................

1.4.4 Dokumentasi .................................................................................................

1.5 Rumusan Kegiatan..................................................................................................

1.6 Sistematika Penulisan .............................................................................................

BAB II GAMBARAN UMUM LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS I CIPINANG ....

2.1 Sejarah Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang..................................................

2.2 Visi Misi Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang .................................................

2.2.1 Visi ...............................................................................................................

2.2.2 Misi ...............................................................................................................

2.3 Tugas Pokok Dan Fungsi Lembaga Pemasyarakatan .................................................

2.3.1 Tugas Pokok .................................................................................................

2.3.2 Fungsi ...........................................................................................................

2.4 Kedudukan Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang ............................................


2.5 TUGAS DAN FUNGSI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS I CIPINANG .....................

BAB III PEMBAHASAN .............................................................................................

3.1 Agenda Kegiatan Harian Kuliah Kerja Praktik Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I
Cipinang ......................................................................................................................

3.2 Tugas Harian Kuliah Kerja Praktik Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang .......

3.3 Implementasi Pembinaan Kepribadian Narapidana Melalui Pusat Kegiatan Belajar


Masyarakat ..................................................................................................................

3.3.1 Profil PKBM Warga Mandiri Lapas Kelas 1 Cipinang ..........................................

3.3.2 Pengelolaan Pendidikan Program PKBM Warga Mandiri ....................................

3.3.3 Pelaksanaan PKBM Warga Mandiri ..................................................................

BAB IV PENUTUP ......................................................................................................

4.1 Kesimpulan ............................................................................................................

4.2 Saran .....................................................................................................................

4.3 Hambatan ..............................................................................................................

DAFTAR PUSTAKA .....................................................................................................

LAMPIRAN ................................................................................................................
DAFTAR GAMBAR

GAMBAR 2.5 STRUKTUR ORGANISASI LAPAS KELAS I CIPINANG .......................

GAMBAR 3.3.1 LOGO PKBM WARGA MANDIRI ......................................................

GAMBAR 3.2 KEGIATAN PRAMUKA WBP ................................................................

GAMBAR 3.2 SCREENING FILM BERSAMA CDS ......................................................

GAMBAR 3.2 PENGAWASAN GIAT KERJA WBP.......................................................

GAMBAR 3.2 PELAYANAN P2U DAN PELAYANAN KUNJUNGAN .............................

GAMBAR 3.2 PENGLEPASAN NARAPIDANA BEBAS BERSYARAT DI KEJAKSAAN


JAKARTA TIMUR .......................................................................................................

GAMBAR 3.2 PELAKSANAAN SENAM WBP ..............................................................

GAMBAR 3.2 WAWANCARA PESERTA DIDIK PKBM WARGA MANDIRI ................

GAMBAR 3.2 FOTO BERSAMA STAFF BIMBINGAN KEMASYARAKATAN ................

GAMBAR 3.3 PELAKSANAAN PKBM WARGA MANDIRI ..........................................

GAMBAR 3.3 PERPUSTAKAAN PKBM WARGA MANDIRI ........................................

GAMBAR 3.3 PELAKSANAAN ASESMEN NASIONAL BERBASIS KOMPUTER ..........


DAFTAR TABEL

TABEL 3.3.1 DAFTAR PESERTA DIDIK PKBM WARGA MANDIRI ...........................

TABEL 3.3.3 JADWAL PELAJARAN PKBM WARGA MANDIRI .................................

TABEL 3.3.3 DAFTAR NAMA TENAGA PENGAJAR PKBM WARGA MANDIRI ..........
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Pendidikan merupakan hak bagi setiap warga negara tanpa

terkecualisebagaimanayang tertuang dalam Undang Undang no 20 tahun 2003 tentang

sistem pendidikan nasional yang berbunyi “Setiap warga negara mempunyai hak yang

sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutu” . Pendidikan sebagai upaya

Pembangunan Nasional bertujuan untuk mengembangkan potensi dengan mencerdaskan

kehidupan bangsa serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia dalam

mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan makmur serta dapat memberikan

kesempatan warganya untuk mengembangkan diri, baik jasmani maupun rohani (Eka

Rista,2018) .

Penyelenggaraan pendidikan juga dilaksanakan melalui tiga jalur pendidikan yaitu

jalur pendidikan formal yaitu jenjang pendidikan yang ditempuh melalui jalur sekolah

secara berjenjang dan berkesinambungan SD,SMP,SMA lalu kemudian penyelenggaraan

pendidikan melalui jalur non formal yaitu penyelenggaraan pendidikan yang berfungsi

sebagai pengganti maupun penambah pendidikan formal yang dilaksanakan di luar sekolah

serta penyelenggaraan pendidikan informal yang diterima melalui pengalaman sehari hari

dan dilakukan oleh keluarga dan lingkungan sebagai pembentukan karakter serta

kepribadian.

Hak untuk mendapatkan pendidikan tak terkecuali merupakan hak bagi

Narapidana atau Warga Binaan Pemasyarakatan yang diartikan Narapidana atau seseorang

yang berhadapan dengan hukum mendapatkan perlakukan yang sama sebagai Warga

Negara meskipun dicabut hak kebebasan nya. Hal tersebut tertuang dalam Undang-

Undang Pemasyarakatan pasal 14 ayat (1) c dimana Narapidana berhak mendapatkan


pendidikan dan pengajaran. Penyelenggaraan pendidikan non formal bagi Warga Binaan

Pemasyarakatan memberikan kesempatan bagi Narapidana yang putus sekolah sehingga

dapat mengikuti penyetaraan melalui program pendidikan non formal yang

diselenggarakan LAPAS sehingga mendapatkan legalitas hasil belajar berupa ijazah dan

nantinya dapat digunakan dalam kehidupan bermasyarakat setelah selesai menjalani masa

pidana. Sebagaimana yang tertuang dalam UU No 20 tahun 2003 pasal 26 ayat (1) yang

berbunyi “Pendidikan nonformal diselenggarakan bagi warga masyarakat yang

memerlukan layanan pendidikan yang berfungsi sebagai pengganti, penambah, dan/atau

pelengkap pendidikan formal dalam rangka mendukung pendidikan sepanjang hayat” .

Melalui pendidikan non formal Pemerintah memberikan kemudahan bagi

masyarakat yang belum dapat melaksanakan pendidikan formal ataupun menikmati

pendidikan melalui jalur sekolah karna suatu keterbatasan baik itu ekonomi maupun fisik.

Kehadiran program pendidikan sejalan dengan penerapan hak Narapidana hadir ditengah

kegiatan pembinaan Narapidana yang diimplementasikan melalui PKBM atau (Pusat

Kegiatan Belajar Masyarakat) dimana kegiatan ini diharapkan bukan hanya sebagai

pengganti pendidikan formal tapi juga mampu membina Narapidana untuk memiliki

keterampilan, mengembangkan nilai-nilai dan mengembangkan potensi yang ada. Namun,

dalam hal penyelenggaraan pendidikan tentunya pendidikan formal selalu mendapatkan

perhatian khusus sebagai Lembaga Pendidikan yang diasumsikan dapat mengeluarkan

Peserta Didik yang lebih berkompenten maupun unggul secara akademik

Sementara itu, penyelenggaraan pendidikan non formal belum menjadi sorotan

masyarakat luas sehingga penyelenggaraan dan mutu pendidikan serta keluaran nya belum

menjadi perhatian penuh semua pihak meskipun pendidikan non-formal setara dengan

hasil program pendidikan formal yang melalui proses penilaian penyetaraan oleh Lembaga

yang telah ditunjuk oleh Pemerintah serta telah mengacu pada Standar Nasional

Pendidikan.
Melalui penelitian ini penulis akan mencoba mengkaji bagaimana pelaksanaan

program pendidikan (PKBM) yang di selenggarakan oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas

I Cipinang yang berperan besar dalam proses pembinaan Narapidana. Penelitian juga akan

mencoba menjelaskan bagaimana perencanaan, perorganisasian, pengawasan, serta

evaluasi dalam pengelolaan pendidikan pada program PKBM LAPAS Kelas I Cipinang yang

nanti nya akan menghasilkan Warga Binaan Pemasyarakatan pribadi unggul dan

berkompeten meskipun melalui pendidikan non-formal atau pendidikan luar sekolah.

1.2 Tujuan KKP

Kuliah Kerja Praktik (KKP) merupakan salah satu mata kuliah yang wajib diambil

oleh mahasiswa/i Program Studi Kriminologi Universitas Budi Luhur sebagai salah satu

persyaratan dalam perkuliahan Strata 1. Mata kuliah Kuliah Kerja Praktik (KKP) bertujuan

agar mahasiswa dapat mengaplikasikan teori maupun ilmu selama perkuliahan di Program

Studi Kriminologi di dalam dunia kerja.

Dalam pelaksanaan KKP ini penulis berfokus untuk mengkaji bagaimana

pelaksanaan pemberian hak Narapidana melalui Program Kegiatan Belajar Masyarakat

sebagai pendidikan non formal, serta bagaimana hambatan maupun output yang dihasilkan

oleh program PKBM. Adapun tujuan lain penulis dalam melaksanakan KKP yaitu

1. Mengetahui tugas dan fungsi Bimbingan Pemasyarakatan atau Bimkemas dalam

menjalankan proses pembinaan kemandirian dan kepribadian bagi Narapidana

2. Mengetahui pelaksanaan program PKBM yang diselenggarakan LAPAS Klas 1

Cipinang

3. Serta menambah pengetahuan mengenai ilmu pemasyarakatan.


1.3 Manfaat KKP

1.3.1. Manfaat Teoritis

Penulis dapat mengaplikasikan teori-teori yang didapatkan selama menjalani

perkuliahan Program Studi Kriminologi dalam pelaksanaan KKP di instansi terkait.

1.3.2. Manfaat Praktis

Penulis dapat mengetahui peran dan tugas Bimbingan Kemasyarakatan serta

manajemen program PKBM serta dapat berkontribusi pada kegiatan-kegiatan yang

dilaksanakan oleh Bimbingan Kemasyarakatan selama melaksanakan KKP.

1.4 Metode Pengumpulan Data

Metode pengumpulan data merupakan teknik yang digunakan penulis untuk data guna

penyusunan laporan menjadi kesatuan yang sistematis. Adapun metode yang digunakan

adalah:

1.4.1. Wawancara

Wawancara merupakan teknik yang digunakan untuk memperoleh data dengan

berkomunikasi langsung dua arah kepada subjek ataupun informan penelitian.Tentunya

pertanyaan tersebut relevan dengan apa yang penulis butuhkan untuk penyusunan

laporan.Dalam wawancara ini penulis melakukan wawancara dengan Staff Bimbingan

Kemasyarakatan sebagai Kepala Sekolah dalam program PKBM yang bernama Pak Yandi.

Selanjutnya wawancara dilakukan dengan salah satu warga binaan yang mengikuti

program PKBM yaitu Pak Erwin. Dalam wawancara ini penulis menggunakan selembar

kertas untuk menulis jawaban informan.


1.4.2. Observasi

Selanjutnya teknik yang dilakukan penulis adalah observasi sebagai metode

pengumpulan data non verbal. Observasi dalam penelitian ini adalah mengamati langsung

sekolah sebagai tempat pelaksanaan program PKBM bertempat di LAPAS kelas 1 Cipinang.

Observasi dilakukan untuk menggambarkan peristiwa sebenarnya yang akan menjawab

permasalahan dari penelitian sesuai topik laporan KKP.

1.4.3. Studi literatur

Studi literatur sebagai pengumpulan data melalui bacaan , dokumen serta

file,referensi yang relevan dengan topik penulisan laporan KKP sebagai landasan teoritis.

1.4.4. Dokumentasi

teknik dokumentasi untuk mengumpulkan data yang berkaitan dengan

pengelolaan program PKBM. Dokumen seperti profil PKBM, arsip adminitrasi lembaga, foto-

foto kegiatan yang digunakan sebagai data pendukung atau penguji keabsahan dari hasil

wawancara.

1.5 Rumusan Kegiatan

Rumusan kegiatan merupakan proses pelaksanaan program PKBM yang

dilaksanakan oleh Bimbingan Kemasyarakatan LAPAS Klas 1 Cipinang sebagai wujud dari

implementasi dari program kepribadian di LAPAS Kelas I Cipinang.


1.6 Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan laporan KKP dibagi ke dalam beberapa bab agar

memudahkan pembaca dalam memahami pembahasan dan isi didalam nya yang dibahas

sebagai berikut:

BAB I Pendahuluan

Pada bab ini membahas mengenai latar belakang masalah, tujuan KKP, manfaat

KKP, metode pengumpulan data, rumusan kegiatan, serta sistematika penulisan. Bab ini

merupakan awalan yang mendasari penelitian.

BAB II Gambaran umum lembaga

Pada bab ini akan dijelaskan secara rinci mengenai gambaran umum berupa

sejarah, visi dan misi, dan struktur organisasi instansi tempat pelaksanaan KKP yaitu

Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang.

BAB III Pembahasan

Pada bab ini akan menguraikan penjelasan peran Bimbingan Kemasyarakatan

mengenai manajemen serta proses pelaksanaan PKBM sesuai dengan judul yang diambil

penulis yaitu : ‚‘‘ Pemenuhan Hak Narapidana Melalui Pelaksanaan Program

Pendidikan Kesetaraan Di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Pada Lembaga

Pemasyarakatan Kelas I Cipinang“

BAB IV

Pada bab ini berisikan kesimpulan, saran, dan hambatan yang telah dilakukan oleh

penulis dalam pelaksanaan KKP di LAPAS Kelas I Cipinang.


BAB II

GAMBARAN UMUM

LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS I CIPINANG

2.1 Sejarah Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang

Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Cipinang merupakan unit pelaksana teknis

dibidang pemasyarakatan yang didirikan berdasarkan Keputusan Menteri Kehakiman RI

No: M.01.PR.07.03 Tahun 1985 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga

Pemasyarakatan.Serta didirikan berdasarkan peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi

Manusia RI No.M01.PR.07.10 tentang Organisasi dan Tata Laksana Departemen Hukum

dan Hak Asasi Manusia yang ditetapkan bahwa Lembaga Pemasyarakatan mempunyai

fungsi: mengkoordinasikan pembinaan, kegiatan kerja, administrasi keamanan dan tata

tertib serta pengelolaan tata usaha meliputi urusan kepegawaian, keuangan dan rumah

tangga sesuai peraturan yang berlaku dalam rangka pencapaian tujuan Lembaga

Pemasyarakatan Narapidana/Anak Didik/penghuni Lembaga Pemasyarakatan.

LAPAS Kelas 1 Cipinang beralamat di Jalan Raya Bekasi Timur, Nomor 170, Jakarta

Timur.Pada awalnya Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang dibangun pada masa

pemerintahan Belanda pada tahun 1912 sebagai penjara pribumi sampai pada akhirnya

beralih ke sistem pemasyarakatan. Setelah mengalami kenaikan jumlah penghuni yang

cukup banyak Lapas melakukan renovasi dan melakukan beberapa kali perubahan sampai

pada akhirnya melakukan renovasi total pada tahun 2006.LAPAS Kelas I Cipinang memiliki

kapasitas penghuni 1500 orang namun telah mengalami over kapasitas dua kali lipat

sebanyak 3000 penghuni pertahun 2023.

LAPAS Kelas 1 Cipinang sendiri terdiri dari 3 gedung utama yaitu gedung 1 ,

gedung 2 dan gedung 3. Gedung 1 terdiri dari ruangan Kepala LAPAS , ruangan Sub Tata
Usaha,ruangan koperasi,ruangan kantin,ruangan Kepala Sub Bagian Umum serta kantor

Staff. Sementara gedung 2 diisi oleh ruangan kunjungan , aula tempat pelaksanaan

kegiatan, ruangan Administrasi Kamtib dan ruangan komputer untuk menginput data dan

sistem informasi LAPAS. Gedung 3 terdiri dari klinik, ruang Registrasi , ruang Kesatuan

Pengamanan Lapas ,ruang Seksi Keamanan, ruang Sidang TPP, ruang Kepala Bidang

Pembinaan, ruangan Bimbingan Kemasyarakatan serta ruangan blok hunian Warga Binaan.

LAPAS Kelas I Cipinang juga dilengkapi fasilitas seperti dapur umum, masjid, wihara,

gereja, sekolah, lapangan utama serta gedung tempat melaksanakan giat kerja Warga

Binaan.

2.2 Visi Misi Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang

2.2.1. Visi

“Masyarakat memperoleh kepastian hukum".

2.2.2. Misi

1. Mewujudkan peraturan Perundang-Undangan yang berkualitas.

2. Mewujudkan pelayanan hukum yang berkualitas.

3. Mewujudkan penegakan hukum yang berkualitas.

4. Mewujudkan penghormatan, pemenuhan, dan perlindungan HAM.

5. Mewujudkan layanan manajemen administrasi Kementerian Hukum dan HAM,

serta

6. Mewujudkan aparatur Kementerian Hukum dan HAM yang profesional dan

berintegritas.
2.3 Tugas Pokok dan Fungsi Lembaga Pemasyarakatan

1. Tugas Pokok

Lembaga Pemasyarakatan mempunyai tugas melaksanakan pemasyarakatan

narapidana / anak didik

2. Fungsi

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud diatas, Lembaga

Pemasyarakatan menyelenggarakan fungsi:

a) Melakukan pembinaan narapidana / anak didik;

b) Memberikan bimbingan, mempersiapkan sarana dan mengelola hasil kerja;

c) Melakukan bimbingan sosial / kerohanian narapidana / anak didik;

d) Melakukan pemeliharaan keamanan dan tata tertib Lembaga

Pemasyarakatan; dan

e) Melakukan urusan tata usaha dan rumah tangga.

2.4 Kedudukan Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang

Lembaga Pemasyarakatan atau disebut LAPAS adalah Unit Pelaksana Teknis

dibidang Pemasyarakatan yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada

Kepala Kantor Wilayah Departemen Kehakiman, yang sekarang ini bernama Kementerian

Hukum dan HAM RI, sesuai dengan Keputusan Menteri Kehakiman Republik Indonesia

Nomor : .01.PR.07.03 Tahun 1985 tentang Organisasi Dan Tata Kerja Lembaga

Pemasyarakatan. Lembaga Pemasyarakatan yang selanjutnya disebut LAPAS adalah

tempat untuk melaksanakan pembinaan Narapidana dan Anak Didik Pemasyarakatan.


Berdasarkan keputusan Mentri Kehakiman RI No. M.03-PR.07.10 tahun 1999

tentang organisasi dan tata kerja Departemen Kehakiman pasal 486, disebutkan bahwa

tugas Direktorat Jendral Kemasyarakatan adalah menyelenggarakan sebagian tugas

Departemen Kehakiman di Bidang Kemasyarakatan, perawatan tahanan dan pengelolaan

benda sitaan Negara.

Lembaga Pemasyarakatan merupakan badan pelaksanaan pemasyarakatan yang

berdiri sendiri. Dalam struktur organisasi Departemen Kehakiman secara vertikal berada di

bawah perintah Direktorat Jendral Pemasyarakatan tetapi, secara adminstratif berada di

bawah Kanwil Departemen Kehakiman.Terdapat pengklasifikasian pada Lembaga

Pemasyarakatan berdasarkan kapasitas, tempat kedudukan dan kegiatan kerja yang

dirincikan sebagai berikut:

1. Lembaga Pemasyarakatan Kelas I terletak di Ibukota Provinsi dengan

kapasitas lebih dari 500 orang

2. Lembaga Pemasyarakatan Kelas II terletak di Kotamadya/Kabupaten dengan

kapasitas 250-500 orang

3. Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B terletak di daerah setingkat Kabupaten,

kapasitas kurang dari 250 orang

2.5 Tugas dan Fungsi Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang

Berdasarkan Peraturan Menteri Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia

Nomor M.Hh-05.0t.01.01 Tahun 2011 Tentang Perubahan Atas Keputusan Menteri

Kehakiman Nomor M.01-Pr.07.03 Tahun 1985 Tentang Organisasi Dan Tata Kerja Lembaga

Pemasyarakatan, struktur organisasi Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Cipinang dirincikan

sebagai berikut:
Gambar 2.5 struktur organisasi LAPAS Kelas I Cipinang

1) Bagian Tata Usaha;

Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan tata usaha dan rumah

tangga LAPAS serta berfungsi melakukan urusan kepegawaian, melakukan urusan

keuangan, melakukan urusan surat-menyurat, mengurus perlengkapan dan rumah

tangga

Bagian Tata Usaha Terdiri dari :

a) Sub Bagian Kepegawaian

Sub Bagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan

kepegawaian.

b) Sub Bagian Keuangan


Sub Bagaian Keuangan mempunyai tugas melakukan urusan keuangan

c) Sub Bagian Umum

Sub Bagian Umum mempunyai tugas melakukan surat-menyurat,

perlengkapan dan rumah tangga

2) Bidang Pembinaan

Bidang Pembinaan Narapidana mempunyai tugas melaksanakan pembinaan

pemasyarakatan narapidana. Serta memiliki fungsi melakukan registrasi,membuat

statistik ,dokumentasi sidik jari narapidana, memberikan bimbingan pemasyarakatan,

mengurus kesehatan dan memberikan perawatan bagi narapidana.

Bidang Pembinaan Terdiri dari:

a) Seksi Registrasi

Sub Seksi Registrasi mempunyai tugas melakukan pencatatan dan

membuat statistik serta dokumentasi sidik jari narapidana / anak didik;

b) Seksi Bimibingan Kemasyarakatan

Seksi Bimbingan Kemasyarakatan mempunyai tugas memberikan

bimbingan dan penyuluhan Rohani, memberikan latihan olahraga,

peningkatan pengetahuan asimilasi, cuti dan penglepasan Narapidana

c) Seksi Perawatan Narapidana

Seksi Perawatan Narapidana mempunyai tugas mengurus kesehatan dan

memberikan perawatan bagi narapidana.

3) Bidang Kegiatan Kerja

Bidang Kegiatan Kerja mempunyai tugas memberikan bimbingan kerja,

mempersiapkan sarana kerja dan mengelola hasil kerja. Serta memiliki fungsi

memberikan bimbingan latihan kerja bagi narapidana, mempersiapkan fasilitas sarana

kerja, mengelola hasil kerja.


Bidang Kegiatan Kerja Terdiri dari :

a) Seksi Sarana Kerja

Seksi Sarana Kerja mempunyai tugas empersiapkpan fasilitas sarana kerja

b) Seksi Pengelolaan Hasil Kerja

Seksi Pengelolaan Hasil Kerja mempunyai tugas mengelola hasil kerja.

c) Seksi Bimbingan kerja

Seksi Bimbingan Kerja mempunyai tugas memberikan petunjuk dan

bimbingan latihan kerja bagi narapidana

4) Bidang Administrasi Keamanan dan Tata Tertib

Seksi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib mempunyai tugas mengatur jadwal

tugas, penggunaan perlengkapan dan pembagian tugas pengamanan, menerima

laporan harian dan berita acara dari satuan pengamanan yang bertugas serta

menyusun laporan berkala di bidang keamanan dan menegakkan tata tertib.

Serta memiliki fungsi mengatur jadwal tugas, penggunaan perlengkapan ,

pembagian tugas pengamanan, menerima laporan harian dan berita acara dari satuan

pengamanan yang bertugas serta menyusun laporan berkala di bidang keamanan dan

menegakkan tata tertib.

Bidang Administrasi Keamanan dan Tata Tertib Terdiri dari :

a) Seksi Keamanan

Sub Seksi Keamanan mempunyai tugas mengatur jadwal tugas,

penggunaan perlengkapan dan pembagian tugas pengamanan

b) Seksi Pelaporan dan Tata tertib

Sub Seksi Pelaporan dan Tata Tertib mempunyai tugas menerima laporan

harian dan berita acara dari satuan pengamanan yang bertugas serta

menyusun laporan berkala di bidang keamanan dan menegakkan tata


tertib.

5) Kesatuan Pengamanan LAPAS

Kesatuan Pengamanan LAPAS mempunyai tugas menjaga keamanan dan

ketertiban LAPAS yang neniliki fungsi melakukan penjagaan dan pengawasan terhadap

narapidana / anak didik, melakukan pemeliharaan dan tata tertib, melakukan

pengawalan penerimaan, penempatan dan pengeluaran narapidana / anak didik,

melakukan pemeriksaan terhadap pelanggaran keamanan, membuat laporan harian

dan berita acara pelaksanaan pengamanan.


BAB III

PEMBAHASAN

3.1 Agenda Kegiatan Harian Kuliah Kerja Praktik di Lembaga Pemasyarakatan

Kelas I Cipinang

Tanggal DESKRIPSI PEKERJAAN Keluaran

Hari pertama melakukan magang Mengetahui keseluruhan isi


1 Agustus
diawali pengenalan lingkungan LAPAS serta aktifitas yang dilakukan
2023
bersama Pak Syaukani. Warga Binaan

2 Agustus Mengunjungi dan mengkontrol bina Mengetahui kegiatan bina kerja

2023 kerja LAPAS bersama Pak Syaukani yang dilakukan Warga Binaan

dan mekanisme pengawasan

oleh petugas.

3 Agustus Observasi lingkungan sekolah PKBM Mengetahui pelaksanan

2023 (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) kegiatan program PKBM dan

sarana serta prasarana yang

ada di sekolah

4 Agustus Mengikuti kegiatan senam pagi rutin Mengetahui kegiatan lain yang

2023 jumat bersama petugas dan Warga dilakukan untuk mengatasi

Binaan Lapas. kejenuhan WBP selama di

LAPAS

7 Agustus Pemberian keterampilan Public Berperan dalam pemberian

2023 Speaking dalam pelaksanaan PKBM materi bagi siswa PKBM Warga

Mandiri
8 Agustus Membantu kepulangan narapidana Mengetahui mekanisme

2023 bebas bersyarat ke Kejaksaan Negeri pengawalan serta alur dalam

Jakarta Timur dan Balai kepulangan Narapidana Bebas

Pemasyarakatan Timur Utara bersama Bersyarat

Pak Anto.

9 Agustus Membantu pelayanan portir Mengetahui mekanisme

2023 (pemeriksaan ktp pengunjung) pemeriksaan kartu pengenal

bersama Pak Yandi. Pengunjung di P2U

10 Agustus Mengikuti kegiatan screening video Berperan dalam penilaian

2023 yang di selenggarakan oleh lembaga perlombaan video yang

CDS (Center For Detention Studies) diselenggarakan oleh CDS dan

bersama Warga Binaan Lapas. telah bekerja sama dengan

Ditjenpas

11 Agustus Mengikuti kegiatan seminar bersama Mengetahui program kegiatan

2023 warga binaan lapas dengan narasumber rutin yang diselenggarakan

motivator Andrie Wongso LAPAS diluar pembinaan

Narapidana

14 Agustus Membantu pelayanan body scan untuk Mengetahui mekanisme serta

2023 pemeriksaan tubuh dan barang bawaan alur pemeriksaan pengunjung

yang di bawa pengunjung Lapas Lapas

15 Agustus Mengikuti rangkaian acara perlombaan Mengetahui program kegiatan

2023 bola corong dan balap karung Warga rutin yang diselenggarakan

Binaan Lapas. LAPAS diluar pembinaan

Narapidana

16 Agustus Mengikuti rangkaian acara perlombaan Mengetahui program kegiatan

2023 tarik tambang Warga Binaan Lapas. rutin yang diselenggarakan

LAPAS diluar pembinaan


Narapidana

18 Agustus Membantu pembagian hadiah lomba Berperan dalam

2023 kemerdekaan bersama Warga Binaan penyelenggaraan kegiatan

Lapas. dalam Lapas

21 Agustus Observasi perpustakaan sebagai Mengetahui bahan bacaan serta

2023 prasarana kegiatan PKBM LAPAS penunjang dalam proses belajar

PKBM Warga Mandiri

22 Agustus Mengikuti pembinaan kegiatan pramuka Mengetahui pelaksanaan

2023 Warga Binaan Lapas . pembinaan kepribadian melalui

pembinaan pramuka

23 Agustus Membantu kepulangan pembebasan Mengetahui mekanisme

2023 bersyarat 6 WBP ke Kejaksaan dan Balai pengawalan serta alur dalam

Pemasyarakatan Jakarta Timur-Utara. kepulangan Narapidana Bebas

Bersyarat

23 Agustus Mengawasi simulasi ujian warga binaan Mengetahui mekanisme

2023 lapas Asesmen Nasional Berbasis pelaksanaan Asesmen Nasional

Komputer yang diselenggarakan Berbasis Komputer serta fungsi

Kementerian Pendidikan. nya dalam peningkatan mutu

pendidikan

24 Agustus Membantu pelayanan loket pendaftaran Mengetahui mekanisme

2023 kunjungan Lapas bersama Bu Febi pendaftaran pengunjung yang

akan mengunjungi Warga

Binaan

25 Agustus Controling bina kerja Warga Binaan Berperan dalam pengawasan

2023 Lapas Bersama Pak Yandi kegiatan bina kerja Lapas

28 Agustus Membantu pelayanan pendaftaran Mengetahui mekanisme

2023 kunjungan Lapas bersama Bu Febi pendaftaran pengunjung yang


akan mengunjungi Warga

Binaan

29 Agustus Wawancara dengan WBP yang menjadi Mengetahui kegiatan dan hasil

2023 siswa PKBM terkait kegiatan sekolah dari pembelajaran PKBM yang

yang dilakukan. dilakukan Warga Binaan

30 Agustus Mengawasi ujian AMDK Warga Binaan Mengetahui mekanisme

2023 Lapas (Asesmen Nasional Berbasis pelaksanaan Asesmen Nasional

Komputer yang diselenggarakan Berbasis Komputer serta fungsi

Kementerian Pendidikan) nya dalam peningkatan mutu

pendidikan

31 Agustus Wawancara dengan Staff Fungsional Mengetahui peran dan fungsi

2023 Bimkemas mengenai pembinaan dalam petugas dalam pelaksanaan

Lapas pembinaan Narapidana

1 Mengikuti kegiatan senam rutin jumat Mengetahui program kegiatan

September bersama Warga Binaan Lapas. rutin yang diselenggarakan

2023 LAPAS diluar pembinaan

Narapidana

3.2 Tugas Harian Kuliah Kerja Praktik di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I

Cipinang

Selama menjalani masa Kuliah Kerja Praktik, penulis berfokus pada Bidang Pembinaan

Narapidana yang mana Sub Bagian Pembinaan terdiri dari Seksi Registrasi, Bimbingan

kemasayarakatan, Serta seksi perawatan Narapidana. Penulis berusaha untuk mengkaji

Bidang Pembinaan Narapidana lebih dalam dengan berfokus pada Seksi Bimbingan

Kemasyarakatan yang mempunyai tugas dan fungsi untuk memberikan pembinaan baik

pembinaan kepribadian maupun pembinaan kemandirian. Selain itu, Bimbingan


Kemasyarakatan juga memiliki fungsi sebagai wadah konsultasi hingga penyuluhan

mengenai pembebasan bersyarat, asimilasi, cuti menjelang bebas serta penglepasan

Narapidana.

Penulis mendapatkan banyak pengetahuan mengenai Seksi Bimkemas atau Bimbingan

Kemasyarakatan ,penulis juga berkesempatan berinteraksi langsung dengan Warga Binaan

terkait dengan pembinaan yang mereka terima. Selama proses pembelajaran di Seksi

Bimkemas penulis banyak melakukan kegiatan turun lapangan bersama staff dan Petugas

Pemasyarakatan antusias Petugas Pemasyarakatan terhadap mahasiswa magang juga

sangat tinggi karena selalu melibatkan mahasiswa pada kegiatan kegiatan

pemasyarakatan.

Selain itu penulis juga banyak melakukan diskusi terkait kejahatan yang dilakukan

Narapidana dan mengaitkan nya dengan teori kriminologi serta membantu menjelaskan

faktor penyebab sesorang melakukan tindak kejahatan. Dengan melihat banyak nya

fenomena dalam lingkup Pemasyarakatan terutama dalam Bidang Pembinaan pada

kesempatan KKP kali ini, penulis berusaha untuk mengkaji implementasi pembinaan

kepribadian Narapidana melalui PKBM Warga Mandiri yang diselenggarakan oleh LAPAS

Kelas I Cipinang. Berikut adalah rincian dari tugas harian dalam pelaksanaan KKP di LAPAS

Kelas I Cipinang.

1. Pengenalan lingkungan Lapas

Hari pertama melakukan kegiatan KKP penulis melakukan pengenalan lingkungan

Lapas dengan berkeliling untuk melihat kondisi sekitar Lapas serta kegiatan yang di

lakukan oleh Warga Binaan.Pengenalan dimulai dari ruangan staff Bimkemas atau

Bimbingan Kemasyarakatan sebagai tempat konsultasi Warga Binaan dengan

Petugas Pemasyarakatan lalu mengelilingi ruangan registrasi tempat untuk

pencatatan hingga dokumentasi sidik jari Narapidana serta ruangan Keamanan

Lapas. Penulis juga diberikan kesempatan untuk mengunjungi gedung Giat Kerja para

Warga Binaan yang di dalam nya terdapat hasil kerja baik berupa olahan makanan
hingga barang barang yang dibuat langsung oleh Warga Binaan seperti produksi

tempe, dapur, bengkel, kerajinan membatik, barbershop, cafetaria, laundry,

peternakan ayam dan ikan, koleksi ikan hias, kerajinan kayu hingga sablon. Selain

itu penulis juga berkesmpatan melihat aktivitas Warga binaan yang juga melakukan

pembinaan kepribadian seperti kreativitas musik, kerohanian seperti kegiatan wihara,

gereja hingga kegiatan pengajian rutin santri masjid.

2. Observasi Lingkungan Sekolah PKBM Warga Mandiri

Dalam agenda kegiatan ini, penulis berkesempatan untuk melihat langsung kegiatan

yang diselenggarakan oleh Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Warga Mandiri Lapas

Kelas I Cipinang dimana program pendidikan ini merupakan penyetaraan paket B dan

C yang dikhususkan bagi Warga Binaan yang belum memiliki ijazah hingga putus

sekolah.

3. Pemberian materi keterampilan public speaking PKBM LAPAS

Kegiatan ini merupakan bagian dari ekstrakulikuler yang diselenggarakan oleh Pusat

Kegiatan Belajar Warga Mandiri Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang yang

bertujuan untuk meningkatkan skill komunikasi para Warga Binaan ,dalam

kesempatan ini penulis turut serta membantu memberi materi terkait bagaimana

memiliki kepercayaan diri untuk berbicara di depan umum kepada Warga Binaan.

4. Mengawasi simulasi hingga pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer

(ANDK) yang dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan

Pada kegiatan ini penulis diberikan kesempatan untuk mengawasi simulasi hingga

pelaksanaan ujian yang diselenggarakan PKBM Warga Mandiri. Ujian ini sebagai

bentuk pengukuhan siswa penyetaraan paket B hingga C yang baru saja naik kelas

dan juga sebagai upaya penilaian terhadap mutu setiap program kesetaraan pada

jenjang dasar dan menengah.


5. Membantu kepulangan Narapidana bebas bersyarat

Dalam kegiatan ini penulis berkesempatan untuk mengetahui mekanisme

pengawalan petugas Bimbingan Kemasyarakatan dalam proses pembebasan

bersyarat. Penulis turut serta mengantar Warga Binaan yang bebas untuk kemudian

di serahkan ke Bapas.

6. Melakukan pelayanan kunjungan hingga penjagaan P2U

Dalam kegiatan ini penulis berkesempatan untuk membantu petugas dalam

melakukan pendaftaran kunjungan serta membantu melayani penitipan barang untuk

Warga Binaan dalam hal ini penulis mengetahui mekanisme pendaftaran kunjungan

dengan menginput siapa yang berkunjung hingga siapa Warga Binaan yang ingin

dikunjungi yang keseluruhan informasi mengenai hak tersebut dapat dilihat melalui

database Pemasyarakatan (SDP). Selain itu penulis berkesempatan melakukan

pelayanan pemeriksaan KTP dan body scan pengunjung serta mensortir barang apa

saja yang dilarang untuk masuk kedalam.

7. Mengikuti kegiatan senam rutin

Dalam kesempatan ini penulis turut serta dalam kegiatan rutin yang diselenggarakan

oleh pihak LAPAS yaitu kegiatan senam rutin, kegiatan ini berguna untuk mengurangi

efek kejenuhan selama beraktifitas dan menjaga kebugaran dalam LAPAS bagi Warga

Binaan.

8. Kegiatan Screening Video yang diselenggarakan CDS (Center Of Detention Studies)

CDS yaitu organisasi non-profit yang bermitra dengan The Asia Foundation bekerja

sama dengan Ditjenpas mengadakan lomba kreatifitas Video bertema kesehatan

mental yang diperankan oleh Warga Binaan.Dalam kegiatan ini menulis membantu
menjadi juri dalam penilaian video yang dilombakan.Selain itu, penulis juga

berkesempatan untuk menonton film bersama Warga Binaan.

3.3 Implementasi Pembinaan Kepribadian Narapidana Melalui Pusat Kegiatan

Belajar Masyarakat

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat merupakan program pendidikan non formal yang

dilaksanakan diluar sekolah dan difasilitasi oleh pemerintah serta dikhususkan bagi

masyarakat yang tidak dapat menempuh pendikan formal melalui jalur sekolah. Dalam hal

ini, Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Cipinang berperan dalam pemenuhan hak

pendidikan bagi Narapidana.

Program pendidikan non formal melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat merupakan

bagian dari pembinaan kepribadian bagi Narapidana yang diharapkan dapat

memberdayakan serta meningkatkan wawasan dan memperoleh legalitas hasil belajar

berupa ijazah yang nanti nya dapat digunakan setelah menjalani masa pidana.

3.3.1. Profil PKBM Warga Mandiri LAPAS Kelas 1 Cipinang

Gambar 3.3.1 Logo PKBM Warga Mandiri

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat yang diselenggarakan di Lembaga

Pemasyarakatan Kelas 1 Cipinang berada di bawah naungan Suku Dinas Pendidikan Jakarta
Timur dengan izin operasional: 9502/1.15/31.75.00.000/-1.851.332/2015 yang di didirikan

pada tahun 2008. Program pendidikan yang di laksanakan PKBM Warga Mandiri

menyelenggarakan kesetaraan paket B dan C yaitu setara dengan pendidikan Sekolah

Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas.

Sasaran program PKBM sesuai dengan hasil pendataan terakhir yang dilakukan

oleh LAPAS Klas I Cipinang, masih banyak ditemukan Warga Binaan Pemasyarakatantahun

2008.Berdasarkan data yang ditemukan penulis pertahun ajaran 2023-2024 total siswa

PKBM Warga Mandiri LAPAS Kelas 1 Cipinang berjumlah 32 orang, dengan siswa

penyetaraan paket B berjumlah 8 orang siswa sementara penyetaraan paket C berjumlah

24 siswa . Berikut adalah daftar Peserta Didik PKBM Warga Mandiri Lembaga

Pemasyarakatan Kelas 1 Cipinang.

Tabel 3.3.1 Daftar Peserta Didik PKBM Warga Mandiri

Daftar Peserta Didik

PKBM WARGA MANDIRI

No Nama JK NISN Agam Rombel Saat KET.

a Ini

1 Adi Setiawan L 3982272163 Islam kelas 11 Paket C

2 Aditya Egatifyan L 3974632963 Islam kelas 12 Paket C

3 Anugrah Hidayat L 0034831628 Islam kelas 12 Paket C

4 Danang Vikriansyah L 3057951873 Islam kelas 9 Paket B

5 Deri Saputra L 3978807100 Islam kelas 12 Paket C

6 Dicxy Chandra L 3982025013 Islam kelas 11 Paket C

Susanto

7 DIKY RISKIYANDY L 3833850729 Islam kelas 12 Paket C


8 Ermil saleh L 3997923989 Islam kelas 11 Paket C

9 Eza Luthfiansyah L 3961611546 Islam kelas 9 Paket B

10 Fanny Aprillianti P 3005466261 Islam kelas 12 Paket C

11 Fariz Benzaid L 3941934257 Islam kelas 12 Paket C

12 Ferry Aprianto L 3966532796 Islam kelas 12 Paket C

13 Firhan Nur Akmal L 0020248230 Islam kelas 11 Paket C

14 HASAN BASRI L 3965985619 Islam kelas 12 Paket C

15 Hidayatullah L 3931101594 Islam kelas 11 Paket C

16 Ichwan Nul Hakim L 3908671025 Islam kelas 11 Paket C

17 Iksan Saripudin L 3894013473 Islam kelas 11 Paket C

18 Imam Setia L 3909167368 Islam kelas 9 Paket B

19 Johan Igo Wis L 3989495484 Islam kelas 12 Paket C

Satriyo

20 Julian Riyadi L 0026355313 Islam kelas 9 Paket B

21 Lukmanul Hakim L 3770879605 Islam kelas 9 Paket B

22 Mario Aji Pratama L 0014535832 Islam kelas 12 Paket C

23 Muhammad L 3994499271 Islam kelas 12 Paket C

Syachlani

24 Ricky Sanjaya L 3931026981 Islam kelas 12 Paket C

25 Rifaldi L 3994325025 Islam kelas 9 Paket B

26 Romy Meksa L 3894574240 Islam kelas 12 Paket C

27 Salsabila Febriany P 0058569706 Islam kelas 12 Paket C

Madani

28 Sendi L 3814424911 Islam kelas 11 Paket C

29 SULAIMAN L 3845420159 Islam kelas 12 Paket C

30 Teguh L 9949438313 Islam kelas 9 Paket B


31 Zaenal Abidin L 0001768046 Islam kelas 9 Paket B

32 Zainal Arifin L 3889418368 Islam kelas 11 Paket C

Sumber : Dapodik PKBM Warga Mandiri 2023-11-20 09:41:18

3.3.2. Pengelolaan Pendidikan Program PKBM Warga Mandiri

Dalam pengelolaan atau manajemen program pendidikan merupakan kegiatan

dilakukan dalam upaya menerapkan fungsi-fungsi perencanaan, pelaksanaan,

pengorganisasian dan evaluasi dengan menggunakan sumberdaya yang ada untuk

mencapai tujuan tertentu yang ditetapkan. Hal itu tentunya sesuai dengan Peraturan

Pemerintah RI Nomor 17 Tahun 2010 mengenai Pengelolaan dan Penyelenggaraan

Pendirikan Pasal 1 yang termuat : pengelolaan pendidikan adalah pengaturan

kewenangan dalam penyelenggaraan sistem pendidikan nasional oleh Pemerintah,

pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, penyelenggara pendidikan yang

didirikan masyarakat, dan satuan pendidikan agar proses pendidikan dapat berlangsung

sesuai dengan tujuan pendidikan nasional. Sehubungan dengan hal tersebut

pengelolaan program PKBM Warga Mandiri teelah terorganisir menjadi kesatuan yang

terpadu dengan perencanaan, perorganisasian , pengawasan, evaluasi pendidikan.

1) Perencanaan Program PKBM Warga Mandiri

Perencanaan merupakan kegiatan untuk memperisapkan rangkaian keputusan

untuk mengambil tindakan yang akan datang berkaitan denga apa,siapa dan

bagaimana pelaksanaan nya (Suharsimi Arikonto, dan Lia Yuliana, 2009). Dalam hal ini

PKBM Warga Mandiri telah menerapkan perencanaan program tersebut melalui

program jangka pendek yaitu mendata warga binaan pemasyarakatan yang akan

dibelajarkan, sosialisasi di dalam lingkungan Lembaga Pemasyarakatan Klas I Cipinang,

menyiapkan tempat untuk proses pembelajaran Program Kesetaraan, mempersiapkan

fasilitas untuk pelaksanaan Ujian Akhir Semester Genap dan Semester Ganjil untuk
tahun ajaran berjalan serta menyusun Jadwal Waktu pelaksannaan proses belajar

mengajar.

Sementara program jangka menengah yaitu: mengadakan Pembelajaran

Program Kesetaraan, mempersiapkan warga binaan yang berpotensi agar mereka turut

serta mengabdikan diri sebagai tutor, mempersiapkan fasilitas untuk pelaksanaan

,Ujian Akhir Semester Genap dan Semester Ganjil untuk tahun ajaran berjalan,

mempersiapkan fasilitas pelaksanaan Ujian Nasional. Dan yang terakhir Program

jangka panjang yaitu peningkatan mutu bagi Tenaga Pendidik agar mereka memiliki

Standar Kompetensi sesuai dengan disiplin ilmunya serta membimbing/membentuk

Kelompok Belajar Usaha (KBU) bagi mereka yang ingin memiliki usaha secara mandiri.

Sejalan dengan hal tersebut maka dapat disimpulkan PKBM Warga Mandiri LAPAS Kelas

1 Cipinang telah berjalan sesuai dengan perwujudan dari penerapan fungsi manajemen

perencanaan.

2) Pengorganisasian Pendidikan dalam PKBM Warga Mandiri

Pengorganisasian dalam program pendidikan memuat tentang kepengurusan serta

tugas dan fungsi mengenai lembaga yang di naungi.Sejalan dengan hal itu, PKBM

Warga Mandiri LAPAS Klas 1 Cipinang berada dibawah komando Kemenkumham serta

Kantor Wilayah Kemenkumham yang pendirian nya ditetapkan sesuai SK Kepala LAPAS

Kelas 1 Cipinang dengan struktur kepengurusan yang terdiri dari Ketua , Sekretaris,

Bendahara dan Koordinator harian serta Anggota. Serta mayoritas pengelola nya

merupakan staff dari Bidang Pembinaan yaitu Sub Seksi Bimbingan Kemasyarakatan.

3) Pengawasan Program Pendirikan PKBM Warga Mandiri

Dalam hal pengawasan dari pelaksanaan PKBM LAPAS Klas 1 Cipinang,PKBM

Warga Mandiri melakukan monitoring serta controlling atas kegiatan yang dilakukan
PKBM yaitu membuat agenda kegiatan, absensi kehadiran peserta didik PKBM Warga

Mandiri serta kunjungan Suku Dinas Pendidikan, Ketua PKBM, Kepala LAPAS Kelas I

Cipinang secara berkala. Selain itu monitoring dan controlling meliputi laporan

kegiatan pembelajaran, laporan terkait dana anggaran yang digunakan untuk PKBM

Warga Binaan sera laporan jumlah Peserta Didik PKBM setiap bulan melalui Kalapas.

4) Evaluasi Program PKBM Warga Mandiri

Tahapan evaluasi yang di laksanakan dalam program pendidikan non formal oleh

PKBM Warga Mandiri LAPAS Kelas I Cipinang meliputi evaluasi hasil pembelajaran yang

dilakukan oleh Tutor atau Tenaga Pendidik ke Peserta Didik. Evaluasi secara berkala

meliputi evaluasi hasil pembelajaran harian dengan model diskusi group, evaluasi

mingguan dengan tes tertulis (ulangan harian) serta evaluasi bulanan seperti ujian

semester atau tengah semester. Tahapan evaluasi juga diberikan pihak Ketua atau

Kepala Sekolah terhadap hasil kinerja yang dilakukan oleh tutor serta hasil evaluasi

pembelajaran peserta didik.

3.3.3. Pelaksanaan PKBM Warga Mandiri

Proses pembelajaran Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat PKBM LAPAS Kelas 1

Cipinang dilaksanakan setiap hari Senin sampai dengan Jumat pukul 08:30 sampai

dengan pukul 11:40 dengan materi pembelajaran sesuai dengan kurikulum Merdeka

atau kurikukum 2013. Pelaksanaan PKBM Warga Mandiri LAPAS Klas 1 Cipinang

berlangsung di area Gedung 3 yaitu gazebo lapangan utama dan memiliki ruangan

belajar terpisah dari ruangan yang lain.

Ruangan belajar atau tempat pelaksanaan PKBM ini di lengkapi oleh sarana dan

prasarana pendukung seperti papan tulis, komputer, meja, kursi, sarana buku kurikulum

/modul serta kipas angin. PKBM Warga Mandiri LAPAS Klas 1 Cipinang hanya
mengadakan penyetaraan Paket B & C atau setara dengan jenjang Sekolah Menengah

Pertama atau Sekolah Menegah Atas dan jadwal pelajaran nya dapat dirincikan sebagai

berikut:

Tabel 3.3.3 Jadwal Pelajaran PKBM Warga Mandiri

JADWAL PELAJARAN PKBM WARGA MANDIRI

LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLAS 1 CIPINANG

PAKET WAKTU JAM SENIN SELASA RABU KAMIS JUMAT

KE

B 08:30- 1 SEJARAH PENJASKES PAI B.INDO TIK

10:00

10:10- 2 MATEMATIKA PKN IPA B.INGGRIS IPS

11:40

C 08:30- 1 SEJARAH PENJASKES PAI MATEMATIKA EKONOMI

10:00

10:10- 2 B.INDO PKN SOSIOLOGI B.INGGRIS GEOGRAFI

11:40

1) Peserta Didik

Antusiasme Warga Binaan yang mengikuti program pendidikan PKBM

terlihat sangat menonjol hal itu terlihat dari total peserta didik tahun ajaran 2023-2024

mencapai 32 peserta didik dengan 2 diantaranya Perempuan yang hanya mengikuti

ujian penyetaraan saja tetapi tidak mengikuti rangkaian proses pembelajaran dalam

LAPAS. Peserta didik PKBM Warga Mandiri memiliki rentang usia 20-35 tahun dengan

jumlah peserta didik Paket C yang mendominasi.

2) Tenaga Pendidik

Selain Petugas Pemasyarakatan yang berperan menjadi Tutor atau

Tenaga Pendidik, PKBM Warga Mandiri LAPAS Kelas 1 Cipinang berusaha untuk
memberdayakan Warga Binaan nya yang memiliki kemampuan berkomunikasi serta

kemampuan penguasaan materi untuk menjadi tutor dalam kegiatan pembelajaran di

PKBM. Klasifikasi dalam pemilihan tutor yang berasal dari Warga Binaan pun juga

sangat diperhatikan terutama jenjang pendidikan yang telah ditempuh serta

kemampuan berkomunikasi yang baik untuk menyampaikan materi melalui modul atau

buku acuan yang telah sesuai dengan standar pendidikan.

Tabel 3.3.3 Daftar Nama Tenaga Pengajar PKBM Warga Mandiri

Daftar Nama Tutor / Pengajar PKBM WARGA MANDIRI

PENDIDIKAN MATERI YANG


NO NAMA TEMPAT TGL LAHIR
TERAKHIR DIAJARKAN

1 HARY YANDY (Strata.1) JAKARTA PENJASORKES

2 USRETNOUR S1 (Strata.1) JAKARTA 22/03/1973 GEOGRAFI/BHS.INGGRIS

3 JONI WIJAYA S1 (Strata.1) JAKARTA 23/10/1966 EKONOMI

4 TRITONO M.M KLATEN 11/07-1957 SOSIOLOGI

5 DJUNAIDI S1 (Strata.1) SERANG 16/02/1966 PPKN

HERU WIBIYO
6 SLTA JAKARTA 11/12/1977 BHS INDONESIA
PURNOMO

KERAHIMAN
7 SPd (S1) NIAS 01/09/1977 MATEMATIKA
MANAHAJA

8 ABDUL GHOFUR SLTA JAKARTA PAI

3) Metode Pembelajaran

Metode pembelajaran yang digunakan dalam proses belajar PKBM Warga

Mandiri menggunakan metode ceramah yaitu penyampaian materi oleh Tutor serta

diskusi grup. Tutor atau tenaga pendidik akan menyampaikan materi menggunakan

modul atau buku acuan dan nantinya peserta didik akan berdiskusi mengenai materi
yang disampaikan.Dalam proses pembelajaran juga, Tutor akan mengevaluasi materi

yang telah disampaikan pada pertemuan yang akan datang.

Evaluasi hasil belajar pada peserta didik juga di implementasikan melalui

ANBK yaitu Asesmen Nasional Berbasis Komputer sebagai upaya penilaian terhadap

mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan

menengah. Asesmen Nasional terdiri dari tiga instrumen utama, yaitu: Asesmen

Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter (SK), dan Survei Lingkungan

Belajar. Pada bulan Agustus 2023 sekolah-sekolah sudah mulai melaksanakan ANBK

2023 berupa Survei Lingkungan Belajar terutama PKBM Warga Mandiri

4) Sarana dan Prasarana

Sarana dan prasarana untuk menunjang proses pembelajaran yang terdapat dalam

ruang belajar PKBM Warga Mandiri meliputi kursi peserta didik, meja Tutor, komputer,

papan tulis, buku modul, alat tulis serta kipas angin. Selain itu terdapat sarana dan

prasarana lain untuk menunjang proses pembelajaran yaitu perpustakan bernama

‚‘‘Klinik Pancasila‘‘ yang letak nya tepat berada di depan ruang belajar PKBM.

Perpustakaan ini sebagai sarana Warga Binaan untuk meningkatkan minat membaca

serta meminjam buku. Buku-buku yang terdapat dalam perpustakaan merupakan hasil

sumbangan dari Perpustakaan Nasional Indonesia dan sumbangan pihak luar.

5) Faktor Pendukung dan Penghambat Program PKBM Warga Mandiri

Selain berfokus dalam proses pembelajaran dan pemberian materi pada peserta

didik,PKBM Warga Mandiri juga mengadakan ekstrakulikuler guna meningkatkan

keterampilan serta minat bakat Warga Binaan diluar kegiatan pembinaan kemandirian

seperti keterampilan public speaking, stand up comedy serta karya tulis seperti puisi.

Salah satu bentuk keberhasilan pembelajaran yang dilakukan oleh PKBM Warga

Mandiri di Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Klas 1 Cipinang antara lain : pertahun


ajaran 2022/2023 sebanyak 3 Warga Binaan telah menyelesaikan penyetaraan Paket

C dan mendapatkan ijazah kesetaraan setelah selesai menjalani masa pidana.

Hambatan serta ketidakefektifan tentu saja terdapat dalam proses

pembelajaran.Terkadang kendala waktu membuat Warga Binaan tidak dapat

mengikuti proses pembelajaran secara maksimal.Berdasarkan wawancara penulis

dengan salah satu Warga Binaan yang mengikuti PKBM Paket C menuturkan “ kalau

ada pensterilan blok terkadang gaboleh keluar kak dari pagi, kadang udah males ke

sekolah jadi diam di blok aja karna waktunya tinggal sedikit ”

Selain itu hambatan lain dalam proses pembelajaran adalah kurang nya kerja

sama antara PKBM Warga Mandiri dengan Yayasan atau Lembaga Pendidikan pihak

eksternal,PKBM Warga Mandiri Lapas Klas 1 Cipinang Hanya memberdayakan tutor

yang berasal dari Warga Binaan serta petugas Pemasyarakatan.Namun dengan

hambatan tersebut tidak serta mengurangi semangat belajar para Warga Binaan yang

mengikuti penyetaraan paket B dan C.


BAB IV

PENUTUP

4.1 Kesimpulan

Seperti yang termuat dalam Undang Undang no 20 tahun 2003 tentang sistem

pendidikan nasional yang berbunyi “Setiap warga negara mempunyai hak yang sama

untuk memperoleh pendidikan yang bermutu” . Tentunya tanpa terkecuali seseorang

yang berhadapan hukum atau Narapidana berhak untuk mendapatkan pendidikan yang

juga termuat dalam Undang-Undang Pemasyarakatan pasal 14 ayat (1) c dimana

Narapidana berhak mendapatkan pendidikan dan pengajaran. Lembaga

Pemasyarakatan di bawah komando Kementrian dan Hak Asasi Manusia yang

bertanggung jawab langsung kepada Ditjen Pemasyarakatan yang memiliki tugas

pokok untuk membina Anak Didik Pemasyarakatan serta Warga Binaan

Pemasyarakatan dan menyiapkan Warga Binaan Pemasyarakatan agar dapat

berintegrasi secara sehat dengan masyarakat. Dalam hal pembinaan, Sub Seksi Bidang

Pembinaan yaitu Bimbingan Kemasyarakatan berperan penting dalam perolehan hak

pendidikan melalui program pendidikan non formal dalam Pusat Kegiatan Belajar

Masyarakat.

Sejauh ini, persepsi masyarakat mengenai pendidikan melalui jenjang sekolah atau

pendidikan formal selalu mendapatkan perhatian khusus karena dianggap lebih dapat

menghasilkan keluaran Siswa yang jauh lebih unggul dan berkompeten. Namun

disamping itu, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat telah berkomitmen untuk

memberikan mutu yang terbaik disamping keterbatasan nya. Dapat dilihat dari

manajemen yang telah dilakukan oleh LAPAS Kelas I Cipinang dinilai mempunyai

standar pengelolaan pendidikan meliputi perencanaan dengan menyusun program

jangka pendek, menegah, dan program jangka panjang lalu pengorganisasian dengan
terciptanya pemberdayaan SDM sesuai tugas pokok dan fungsi jabatan dan

pengawasan melalui controlling dan monitoring serta evaluasi program pendidikan.

Pelaksanaan PKBM Warga Mandiri juga dilaksanakan dengan penuh antusias warga

binaan serta dilengkapi dengan sarana dan prasarana pendukung sepeti perpustakaan.

Sejalan dengan hal tersebut, program pendidikan non formal yaitu PKBM telah

memenuhi standar mutu pendidikan yang setara dengan jenjang sekolah atau

pendidikan formal.

4.2 Saran

Saran untuk Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang adalah, dalam

pelaksanaan Program PKBM tentunya sangat diperlukan kuantitas SDM yang cukup

dan berkompeten dalam bidang pendidikan. Diharapkan LAPAS Kelas 1 Cipinang serta

PKBM Warga Mandiri mampu memperluas kerja sama dengan Mitra luar serta Yayasan

Pendidikan untuk menghadirkan Tutor sebagai Tenaga Pendidik.

4.3 Hambatan

Hambatan yang diterima penulis pada saat pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja

Praktik di LAPAS Kelas 1 Cipinang salah satunya adalah keterbatasan ruang gerak.

Dikarenakan LAPAS merupakan insitusi yang tertutup dengan penjagaan yang sangat

ketat. Sehingga Penulis diwajibkan melapor kepada Petugas Penjagaan LAPAS setiap

kali memasuki area LAPAS dan wajib didampingi oleh pembimbing lapangan selama

pengambilan data dan wawancara bersama Warga Binaan.


DAFTAR PUSTAKA

Hanizar, D., S., Masluyah, & Wahyudi. (2011). Pengelolaan Program Pusat Kegiatan Belajar

Masyarakat. 1–18.

Harimurti, E. R. (2017). Pengelolaan Pendidikan Bagi Anak Didik Pemasyarakatan Studi

Kasus: Lembaga Pemasyarakatan Kelas Ii A Salemba Jakarta Pusat. Jurnal Ilmu

Pendidikan (JIP) STKIP Kusuma Negara, Nomor 2(8).

MENKUMHAM. (2010). Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2010 tentang

Pengelolaan Dan Penyelenggaraan Pendidikan. Peraturan Perundang-Undangan, LN.

2010 No. 23, TLN No. 5105, LL SETNEG : 167 HLM

MENKUMHAM. (2015). Perubahan Atas Keputusan Menteri Kehakiman Nomor M.01-

Pr.07.03 Tahun 1985 Tentang Organisasi Dan Tata Kerja Lembaga Pemasyarakatan

Dengan. Berita Negara Republik Indonesia, Nomor 65(879), 2004–2006.

Republik Indonesia. (1995). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1995

Tentang Pemasyarakatan. Tentang Permasyarakatan, 66(September), 37–39.

Visi, Misi dan Tata Nilai Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI . (n.d.). Lembaga

Pemasyarakatan Kelas 1 Cipinang. Retrieved December 31, 2023, from

https://lapascipinang.kemenkumham.go.id/profil/tentang-satuan-kerja/visi-misi-

dan-tata-nilai
LAMPIRAN

Gambar 3.3 Pelaksanaan PKBM Warga Mandiri

Gambar 3.3 Perpustakaan PKBM Warga Mandiri

Gambar 3.3 Pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer


Gambar 3.2 Kegiatan Pramuka WBP

Gambar 3.2 Screening Film bersama CDS

Gambar 3.2 pengawasan giat kerja wbp

Gambar 3.2 pelayanan P2U dan pelayanan kunjungan


Gambar 3.2 Penglepasan

Narapidana bebas bersyarat di

Kejaksaan Jakarta Timur

Gambar 3.2 pelaksanaan senam WBP

Gambar 3.2 Wawancara peserta

didik PKBM Warga Mandiri


Gambar 3.2 foto bersama Staff Bimbingan Kemasyarakatan

Anda mungkin juga menyukai