0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
338 tayangan34 halaman

Laporan Magang

[Ringkasan] Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bertugas memberantas korupsi secara profesional dan independen. KPK mendorong upaya pemberantasan korupsi oleh lembaga lain menjadi lebih efektif melalui enam asas kerja, serta bertanggung jawab kepada publik.

Diunggah oleh

Seno Pati
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
338 tayangan34 halaman

Laporan Magang

[Ringkasan] Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bertugas memberantas korupsi secara profesional dan independen. KPK mendorong upaya pemberantasan korupsi oleh lembaga lain menjadi lebih efektif melalui enam asas kerja, serta bertanggung jawab kepada publik.

Diunggah oleh

Seno Pati
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAPORAN MAGANG KERJA INSTITUSIONAL

MAHASISWA FAKULTAS HUKUM


UNIVERSITAS BENGKULU
(24 SAMPAI DENGAN 30 SEPTEMBER 2023)

DI SUSUN OLEH:

(M. SENOPATI MUKARRAMAH)


(B1A019417)

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


RISET DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS BENGKULU
FAKULTAS HUKUM
2023
HALAMAN PENGESAHAN
LAPORAN KEGIATAN MAGANG KERJA INSTITUSIONAL
FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS BENGKULU TAHUN 2023/2024

DI SUSUN OLEH:
(M. SENOPATI MUKARRAMAH)
(B1A019417)

DISETUJUI OLEH:
Mengetahui: Disetujui oleh,
Koordinator Unit Kerjasama Dosen Pembibing Lapangan

STEVRI ISKANDAR, S.H., M.H STEVRI ISKANDAR, S.H, M.H.


NIP. 198009222008122001 NIP. 198009222008122001

Mengetahui,
Ketua Laboratorium Hukum
Fakultas Hukum Universitas Bengkulu

Rahma Fitri, S.H., M.H


NIP. 198406112010122003
KATA PENGANTAR
Segala Puji bagi Allah SWT, Tuhan semesta Alam, Berkat limpahan
nikmat dan karunianya penulis dapat menyelesaikan magang serta laporanya
dengan lancar Penyusunan laporan ini dilakukan untuk memenuhi persyaratan
kelulusan mata kuliah magang. Selama proses magang yang dilakukan dalam
waktu satu minggu di Lembaga Negara serta penulisan laporan ini tentu tak lepas
dari bantuan, arahan, masukan, serta bimbingan dari berbagai pihak. Untuk itu,
saya ucapkan terimakasih kepada :

1. Dr. Amancik S.H., M.H selaku Dekan Fakultas Hukum Universitas


Bengkulu
2. Stevri Iskandar, S.H., M.H.
3. Rahma Fitri, S.H., M.H.
4. Dr. Nur Sulistiyo B.A, S.H.,M.Hum.
5. Edi Hermansyah, S.H.,M.H.
6. Sonia Ivana Barus, S.H.,M.H.
7. Wulandari, S.H.,M.H.
8. Arini Azka Muthia, S.H.,M.H.
9. Panitia Pelaksana Kegiatan Magang Kerja Institusional Fakultas
Hukum Universitas Bengkulu Tahun 2023
10. Para teman sejawat peserta Magang Kerja Institusional Tahun 2023
dari Fakultas Hukum Universitas Bengkulu
Penulis menyadari bahwa Laporan Akhir Kegiatan Magang Tahun 2023
ini masih jauh dari kata Sempurna , untuk itu berbagai kritik maupun saran yang
dapat memotivasi akan selalu diterima dengan senang hati agar nantinya dapat
menjadi lebih baik lagi di kemudian hari .

Bengkulu, 09 Oktober 2023

M. SENOPATI MUKARRAMAH
DAFTAR ISI

III
LAPORAN MAGANG KERJA INSTITUSIONAL MAHASISWA

FAKULTAS HUKUM............................................................................................I

HALAMAN PENGESAHAN...............................................................................II

KATA PENGANTAR.........................................................................................III

DAFTAR ISI........................................................................................................IV

BAB I PENDAHULUAN.......................................................................................1

A. Latar Belakang............................................................................................1

B. Tujuan Magang Institusional.....................................................................2

BAB II LAPORAN LENGKAP TIAP INSTITUSI YANG DIKUNJUNGI....4

BAB III URAIAN/MATERI TENTANG SALAH SATU INSTANSI YANG

MENARIK BAGI MAHASISWA......................................................................22

BAB IV PENUTUP..............................................................................................23

A. Kesimpulan................................................................................................23

B. Saran..........................................................................................................23

BIODATA.............................................................................................................24

LAMPIRAN..........................................................................................................25

IV
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Universitas Bengkulu (UNIB) adalah salah satu perguruan tinggi negeri di

Indonesia. Saat ini UNIB telah tumbuh dan berkembang menjadi salah satu

tempat pembelajaran yang terpilih. Salah Satu Fakultas yang dimiliki oleh UNIB

adalah Fakultas Hukum, disini mahasiswanya diwajibkan untuk melakukan

magang atau pemagangan, sehingga magang dijadikan sebagai salah satu

matakuliah kemahiran berjumlah 2 SKS yang harus ditempuh mahasiswa sebagai

salah satu Syarat kelulusan.

Magang merupakan kegiatan mahasiswa yang dilakukan di masyarakat

dan di perusahaan atau instansi untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh.

Kegiatan ini juga membantu mahasiswa untuk memahami relevansi keilmuannya

di masyarakat dan dijalur pembangunan diri dengan mendalami bidang ilmu

tertentu. Mahasiswa sebagai calon sarjana Hukum dituntut untuk memiliki

kterampilan dan pengalaman yang memadai sebelum memasuki dunia kerja.

Semakin Berkembangnya suatu Negara maka harus juga diiringi dengan

berkembangnya system pendidikan yang di berlakukan di suatu Negara tersebut,

akrena pendidikan merupakan salah satu faktor untuk meningkatkan kemajuan

bangsa. maka dari itu pendidikan memiliki peran yang penting dala membentuk

keterampilan dan kecakapan seseorang, perlu dilakukannya evaluasi maupun

edukasi secara langsung, terutama kepada para Mahasiswa/ Mahasiswi yang akan

menjadi generasi penerus yang nantinya akan memasuki dunia kerja dan akan

1
melanjutkan system pemerintahan di Negara ini. ilmu yang diperoleh diperguruan

Tinggi hanya terbatas teori dan praktek dalam skala kecil. Agar mahasiswa/

mahasiswi siap menghadapi dunia kerja secara langsung pada Instansi atau

lembaga yang relevan dengan program pendidikan yang diambil, maka Fakultas

Hukum UNIB mengadakan program Praktek kerja Lapangan berupa Program

Magang.

B. Tujuan Magang Institusional


1. Tujuan Magang Institusional

Adapun Tujuan dari dilaksanakannya Magang Perkantoran:

a. Untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan, dan kemampuan

mahasiswa dalam melaksanakan pekerjaan sesuai dengan keahlian di

bidang masing – masing yang dimiliknya.

b. Untuk menambah pengalaman yang tidak didapat pada masa

perkuliahan.

c. Untuk membentu mahasiswa mengimplementasikan apa yang telah

dipelajari pada masa perkuliahan didunia kerja yang sesungguhnya.

2. Manfaat Magang Institusional

1) Mahasiswa dapat memperoleh ilmu serta pengalaman dalam dunia

kerja yang belum perhag ditemui selama kegiatan perkuliahan di

Universitas Bengkulu.

2) Mahasiswa dapat membantu dan merasakan secara langsung terkair

pekerjaan dan juga tugas-tugas yang terdapat di dalam ruang KPK,

2
Kemenkumham, DPD RI, Kemenparekraf, MA, MK, Kemenpora,

dan Kemensetneg.

3) Mendewasakan sikap dan pola piker mahasiswa terhadap setiap

permasalahan yang ditemukan yang ditemukan dilapangan.

4) Menambah Pengalaman dan Wawasan yang luas.

5) Dapat Menciptakan lulusan yang siap dalam menghadapi dunia

kerja

6) Terjalinnya hubungan dan kerja sama yang baik antara Universitas

Bengkulu dengan Kantor KPK, Kemenkumham, DPD RI,

Kemenparekraf, MA, MK, Kemenpora, dan Kemensetneg.

3
BAB II
LAPORAN LENGKAP TIAP INSTITUSI YANG DIKUNJUNGI

1. KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK)

Tangal, Waktu : 25 September 2023, Jam 09.00-10.00 WIB

PEMATERI : Anis Wijayanti (Fungsional pada Direktorat

Jejaring Pendidikan Komisi Pemberantasan Korupsi)

Judul Materi : Mencetak Generasi Berinteraksi

Ringkasan Materi

KPK dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 30 Tahun

2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang selanjutnya

diubah dengan Undang-Undang No. 19 Tahun 2019 tentang Perubahan kedua

atas Undang-Undang No. 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan

Tindak Pidana Korupsi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diberi amanat

melakukan pemberantasan korupsi secara profesional, intensif, dan

berkesinambungan. KPK merupakan lembaga negara dalam rumpun

kekuasaan eksekutif yang dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya

bersifat independen dan bebas dari pengaruh kekuasaan manapun.

4
KPK dibentuk bukan untuk mengambil alih tugas pemberantasan korupsi

dari lembaga-lembaga yang ada sebelumnya. Penjelasan undang-undang

menyebutkan peran KPK sebagai trigger mechanism, yang berarti mendorong

atau sebagai stimulus agar upaya pemberantasan korupsi oleh lembaga-

lembaga yang telah ada sebelumnya menjadi lebih efektif dan efisien.

Dalam pelaksanaan tugasnya, KPK berpedoman kepada enam asas, yaitu:

kepastian hukum, keterbukaan, akuntabilitas, kepentingan umum,

proporsionalitas dan penghormatan terhadap hak asasi manusia. KPK

bertanggung jawab kepada publik dan menyampaikan laporannya secara

terbuka dan berkala kepada Presiden, DPR, dan BPK.

Visi KPK adalah

Bersama masyarakat menurunkan tingkat korupsi untuk mewujudkan

Indonesia maju.

Misi KPK adalah

1. Meningkatkan upaya pencegahan melalui perbaikan sistem pengelolaan

administrasi lembaga Negara dan pemerintah yang antikorupsi

2. Meningkatkan upaya pencegahan melalui pendidikan antikorupsi yang

komprehensif

3. Pemberantasan tindak pidana korupsi yang efektif, akuntabel, profesional,

dan sesuai dengan hukum

4. Meningkatkan akuntabilitas, profesionalitas dan integritas Komisi

Pemberantasan Korupsi dalam pelaksanaan tugas dan wewenang.

5
Bu Anis Wijayanti juga memaparkan mengenai Indeks Perilaku

Antikorupsi (IPAK), IPAK masyarakat perkotaan 2022 lebih tinggi dibanding

masyarakat perdesaan dan semakin tinggi pendidikan, masyarakat cenderung

semakin antikorupsi. Penyalahgunaan kekuasaan yang dipercaya untuk

keuntungan pribadi dibagi menjadi tiga bagian yaitu penyalahgunaan oleh

pejabat publik dalam interaksi mereka dengan warga biasa dikehidupan

sehari-hari, penyalahgunaan kekuatan tingkat tinggi yang menguntungkan

egelintir orang dengan mengorbankan banyak orang, dan memanipulasi

kebijakan.

Tindak pidana korupsi terdiri dari :

1. Kerugian keuangan negara

2. Penggelapan dalam jabatan

3. Perbuatan curang

4. Benturan kepentingan dalam pengadaan

5. Suap-menyuap

6. Pemerasan

7. Gratifikasi

8. Tindak pidana lain yang berhubungan dengan korupsi

Terdapat beberapa penyebab korupsi yaitu adanya sikap serakah baik

dipengaruhi dari tekanan dari internal, adanya jabatan yang menyebabkan

terbukanya kesempatan. Dari pemaparan materi tersebut terdapat strategi

dalam pemberantasan korupsi yaitu melalui pendidikan, pencegahan, dan

penindakan.

6
2. KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK

INDONESIA (KEMENKUMHAM RI)

Tangal, Waktu : 25 September 2023, Jam 13.00-14.20 WIB

Pemateri : Dr. Rachmayanthy, Belp, S.H., M.H.

Judul Materi :Peran Kemenkumham membangun karakter

mahasiswa agar menjadi hakim profesional di era

digital 5.0

Ringkasan Materi

VISI :

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang Andal, Profesional,

Inovatif, dan Berintegritas dalam pelayanan kepada Presiden dan Wakil

Presiden untuk mewujudkan Visi dan Misi Presiden dan Wakil Presiden

Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian berlandaskan

Gotong Royong.

MISI:

1. Membentuk peraturan Perundang-Undangan yang berkualitas dan

melindungi kepentingan nasional;

2. Menyelenggarakan pelayanan publik di bidang hukum yang berkualitas;

3. Mendukung penegakan Hukum di Bidang Kekayaan Intelektual,

Keimigrasian, Administrasi Hukum Umum, dan Pemasyarakatan yang

bebas dari korupsi, bermartabat dan terpercaya;

4. Melaksanakan penghormatan, perlindungan dan pemenuhan Hak Asasi

Manusia yang berkelanjutan;

7
5. Melaksanakan peningkatan Kesadaran Hukum Masyarakat;

6. Ikut serta menjaga stabilitas keamanan melalui peran Keimigrasian dan

Pemasyarakatan; serta

7. Melaksanakan tata laksana pemerintahan yang baik melalui Reformasi

Birokrasi dan Kelembagaan.

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia

(disingkat Kemenkumham RI) adalah kementerian dalam Pemerintah

Indonesia yang membidangi urusan hukum dan hak asasi manusia.

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia berada di bawah dan

bertanggung jawab kepada Presiden. Kemenkumham beberapa kali

mengalami pergantian nama yakni: "Departemen Kehakiman" (1945–1999),

"Departemen Hukum dan Perundang-undangan" (1999–2001), "Departemen

Kehakiman dan Hak Asasi Manusia" (2001-2004), "Departemen Hukum dan

Hak Asasi Manusia" (2004–2009), dan "Kementerian Hukum dan Hak Asasi

Manusia" (2009–sekarang).

Dunia pendidikan akan menjadi pusat perhatian dan harapan masyarakat

dalam menciptakan generasi SDM yang mampu menjawab tantangan.

Memasuki era society 5.O konsep yang digagas jepang pada tanggal 21

januari 2019. Menurut Nastiti dan Abdu society 5.O yaitu bertujuan untuk

menjadikan manusia sebagai sumber inovasi dan society 5.O merupakan

sebuah ilmu pengetahuan yang berbasis modern dengan memanfaatkan

teknologi. Dalam society 5.O manusia akan menjadi pusatnya dengan tetap

berbasis teknologi.

8
Pembelajaran berbasis society 5.O memiliki 3 kemampuan bagi peserta

didik yaitu :

1. Kemampuan memecahkan masalah komplek dan menjadi problem

solver bagi dirinya dan orang banyak

2. Kemampuan untuk berpikir secara kritis.

3. Meningkatkan keterampilan diri dalam pengembangan kemampuan

berkreatifitas.

Model pembelajaran untuk mengembangkan kemampuan nalar berpikir

kritis yaitu dengan Inquiry learning, Discovery learning, dan Project based

learning.

3. MAHKAMAH AGUNG (MA)

Tangal, Waktu : 26 September 2023, Jam 09.00-10.20 WIB

Pemateri : Syarifudin

Judul Materi : Peran Mahkama Agung membangun karakter

mahasiswa agar menjadi hakim profesional di era

digital 5.0

Ringkasan Materi

MA adalah lembaga tinggi negara dalam sistem ketatanegaraan Indonesia

yang merupakan pemegang kekuasaan kehakiman bersama-sama dengan

Mahkamah Konstitusi dan bebas dari pengaruh cabang-cabang kekuasaan

lainnya. Mahkamah Agung menyatakan kekuasaannya pada badan peradilan

9
dalam lingkungan peradilan umum, lingkungan peradilan agama, lingkungan

peradilan tata usaha negara dan lingkungan peradilan militer.

VISI

Terwujudnya Badan Peradilan Indonesia yang Agung.

MISI

1. Menjaga kemandirian Badan Peradilan.

2. Memberikan pelayanan hukum yang berkeadilan.

3. Meningkatkan kualitas kepemimpinan Badan Peradilan.

4. Meningkatkan kredibilitas dan transparansi Badan Peradilan.

Kedudukan Mahkamah Agung yaitu sebagai lembaga tinggi negara yang

berkedudukan di ibu kota negara republik indonesia yang menjadi pengadilan

tertinggi dari semua lingkungan peradilan. Mahkamah agung memiliki tugas

dalam permohonan kasasi, peninjauan kembali, dan hak uji materil.

Wewenang Mahkamah Agung memeriksa dan memutuskan permohonan

kasasi, memberikan pertimbangan terhadap permohonan grasi, memberikan

pengawasan terhadap penyelenggara peradilan, serta mengelola organisasi,

administrasi, dan finansial.

Terdapat beberapa pengadilan dibawah Mahkamah Agung, yaitu :

1. Pengadilan Negeri / Umum

2. Pengadilan Agama

10
3. Pengadilan Militer

4. Pengadilan Tata Usaha Negara

4. DPD RI

Tangal, Waktu : 26 September 2023, Jam 13.00-14.35 WIB

Pemateri : H. Ahmad Kanedi, S.H.,M.H.

Judul Materi :Peran DPD dalam membangun karakter anak

daerah agar memiliki daya saing dalam dunia kerja

digital 5.0

Ringkasan Materi

DPD atau Dewan Perwakilan Daerah merupakan salah satu lembaga

legislatif tingkat nasional yang ada di Indonesia. DPD dibentuk untuk

mewakili kepentingan daerah.

DPD juga dibentuk sesuai dengan ketentuan yang ada dalam Undang-

Undang Dasar Negara Republik Indonesia pada tahun 1945. DPD memiliki

misi untuk menyalurkan aspirasi dan kepentingan daerah di tingkat yang lebih

tinggi.

Anggota DPD dipilih oleh daerah mereka dalam pemilihan umum. DPD

setiap provinsi berjumlah empat orang. DPD memiliki hubungan kerja sama

dengan DPR

11
Sejalan dengan tuntutan demokrasi guna memenuhi rasa keadilan

masyarakat di daerah, memperluas serta meningkatkan semangat dan

kapasitas partisipasi daerah dalam kehidupan nasional; serta untuk

memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia, maka dalam rangka

pembaharuan konstitusi, MPR RI membentuk sebuah lembaga perwakilan

baru, yakni Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI).

Pembentukan DPD RI ini dilakukan melalui perubahan ketiga Undang-

Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945) pada

bulan November 2001.

VISI

Menjadikan DPD-RI sebagai lembaga perwakilan yang secara akuntabel

dan optimal mampu memperjuangkan aspirasi daerah untuk mewujudkan

tujuan nasional demi kepentingan bangsa dan Negara Kesatuan Republik

Indonesia (NKRI).

MISI

1. Memperkuat kewenangan DPD-RI melalui amandemen UUD 1945.

2. Mengoptimalkan pelaksanaan fungsi legislasi, pengawasan dan

penganggaran sesuai kewenangan yang ditetapkan oleh UUD 1945.

3. Memperkuat kapasitas pelaksanaan fungsi representasi yang mencakup

penampungan dan penindaklanjutan aspirasi daerah dan pengaduan

masyarakat serta peningkatan pemahaman masyarakat tentang

kelembagaan DPD-RI dalam rangka akuntabilitas publik.

12
4. Meningkatkan hubungan dan kerjasama dengan lembaga-lembaga

negara/pemerintah dan non pemerintah di dalam negeri dan lembaga

perwakilan negara-negara sahabat termasuk masyarakat parlemen

internasional.

5. Meningkatkan kinerja dan kapasitas kelembagaan, baik yang menyangkut

tampilan perorangan para anggota DPD-RI maupun pelaksanaan fungsi

kesekretariatan jenderal termasuk tunjangan fungsional atau keahlian.

5. KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAHRAGA (KEMENPORA)

Tangal, Waktu : 27 September 2023, Jam 08.00-10.00 WIB

Pemateri : Dr. Dwi Agus Susilo, Ambar Basuki,S.Sos. , Abdul

Muslim, S.pd., M.Si

Judul Materi : Peran Mahasiswa dalam meningkatkan indeks

pemuda nasional.

Ringkasan Materi

Tonggak sejarah kelembagaan yang mengurusi pembangunan kepemudaan

dan keolahragaan sebenarnya sudah ada sejak masa awal kemerdekaan

Indonesia. Pada susunan Kabinet pertama yang dibentuk pada tanggal 19

Agustus 1945. Kabinet yang bersifat presidensial memiliki Kementerian

Pengajaran yang dipimpin oleh Menteri Ki Hajar Dewantoro. Kegiatan

olahraga dan pendidikan jasmani berada di bawah Menteri Pengajaran. Usia

kabinet pertama yang kurang dari tiga bulan kemudian diganti dengan

Kabinet II yang berbentuk parlementer di bawah kepemimpinan Perdana

Menteri Sutan Sjahrir yang dilantik pada tanggal 14 November 1945.

13
Pada tahun 1999 - 2004 yakni pada masa Kabinet Persatuan Nasional dan

Kabinet Gotong Royong, Kementerian Pemuda dan Olahraga dilebur pada

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan sehingga urusan pemuda dan

olahraga hanya dikelola oleh struktur eselon I yaitu Direktorat Jenderal

Pendidikan Luar Sekolah, Pemuda, dan Olahraga. Ketika Presiden Susilo

Bambang Yudhoyono berkuasa, Kementerian Pemuda dan Olahraga kembali

dibentuk pada tahun 2004.

VISI

Kementerian Pemuda dan Olahraga yang andal, profesional, inovatif, dan

berintegritas dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan di bidang pemuda

dan olahraga untuk terwujudnya Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan

berkepribadian berlandaskan gotong-royong.

6. MAHKAMAH KONSTITUSI (MK)

Tangal, Waktu : 27 September 2023, Jam 13.00-14.20 WIB

Pemateri : Bisariyadi, S.H.,LL.M..

Judul Materi : Mekanisme pengambilan keputusan oleh majelis

hakim mahkamah konstitusi dalam perkara sengketa

pemilu serentak.

Ringkasan Materi

Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia adalah lembaga tinggi negara

dalam sistem ketatanegaraan Indonesia yang merupakan pemegang kekuasaan

kehakiman bersama-sama dengan Mahkamah Agung.

14
Sejarah berdirinya lembaga Mahkamah Konstitusi (MK) diawali dengan

diadopsinya ide MK (Constitutional Court) dalam amandemen konstitusi

yang dilakukan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) pada tahun

2001 sebagaimana dirumuskan dalam ketentuan Pasal 24 ayat (2), Pasal 24C,

dan Pasal 7B Undang-Undang Dasar 1945 hasil Perubahan Ketiga yang

disahkan pada 9 Nopember 2001. Ide pembentukan MK merupakan salah satu

perkembangan pemikiran hukum dan kenegaraan modern yang muncul di

abad ke-20. Setelah disahkannya Perubahan Ketiga UUD 1945 maka dalam

rangka menunggu pembentukan MK, MPR menetapkan Mahkamah Agung

(MA) menjalankan fungsi MK untuk sementara sebagaimana diatur dalam

Pasal III Aturan Peralihan UUD 1945 hasil Perubahan Keempat.

DPR dan Pemerintah kemudian membuat Rancangan Undang-Undang

mengenai Mahkamah Konstitusi. Setelah melalui pembahasan mendalam,

DPR dan Pemerintah menyetujui secara bersama UU Nomor 24 Tahun 2003

tentang Mahkamah Konstitusi pada 13 Agustus 2003 dan disahkan oleh

Presiden pada hari itu. Dua hari kemudian, pada tanggal 15 Agustus 2003,

Presiden melalui Keputusan Presiden Nomor 147/M Tahun 2003 hakim

konstitusi untuk pertama kalinya yang dilanjutkan dengan pengucapan

sumpah jabatan para hakim konstitusi di Istana Negara pada tanggal 16

Agustus 2003.Lembaran perjalanan MK selanjutnya adalah pelimpahan

perkara dari MA ke MK, pada tanggal 15 Oktober 2003 yang menandai mulai

beroperasinya kegiatan MK sebagai salah satu cabang kekuasaan kehakiman

menurut ketentuan UUD 1945.

15
VISI

Menegakkan konstitusi melalui peradilan yang modern dan terpercaya

MISI

1. Memperkuat integritas peradilan konstitusi

2. Meningkatkan kesadaran berkonstitusi warga negara dan

penyelenggaraa negara.

3. Meningkatkan kualitas putusan

7. KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF

(KEMENPAREKRAF)

Tangal, Waktu : 29 September 2023, Jam 08.00-10.00 WIB

Pemateri : Faisal, S.ST.Par., MM.Par, CHE.

Judul Materi :Upaya parekraf mendorong mahasiswa agar

bersinar kembangkan sektor parekraf.

Ringkasan Materi

Strategi Pencapaian Target Pariwisata terdiri dari target wisman dan wisnus,

target wisman berjumal 6-8,5 juta kunjungan devisa USD 7,08-9,99 Milyar

sedangkan target wisnus berjumlah 1,2-1,4 Milyar perjalanan. Adapun

langkah untuk memaksimalkan kunjungan wisman dan pergerakan wisnus

yaitu :

16
1. Pameran, seperti pameran gebyar wisata nusantara, bali end

beondtravelfire.

2. Famtrip, seerti pengenalan destinasi dengan KOL dan penyediaan jasa

pariwisata.

3. Media promosi, seperti media online, digital, cetak.

4. APPI, seperti kampanye BBW yang melibatkan pemerintah daerah

provinsi dan kabupaten.

5. Join promotion, seperti penguatan jejaring, pemasaran pariwisata

dalam bentuk promosi diskon, dan pemasangan iklan.

6. Sales mission, seperti misi jualan dibursa pariwisata skala nasional

Program pendukung bangga berwisata di indonesia (BBWI) 2023 yaitu

pembuatan landing page bangga berwisata di indonesia dengan kolaborasi

antara Kemenparekraf dan Kementrian BUMN dalam membuat landing

page bangga berwisata di indonesia, untuk memberikan informasi dan

inspirasi liburan. Strategi promosi dengan 100 paket wisata berkolaborasi

dengan dinas pariwisata di 34 provinsi di seluruh indonesia. Kemudian

Bali kreatif desa wisata dengan mempertemukan dan mengembandingkan

desa wisata dengan TA/TO/OTA dan asosiasi, dan yang terakhir yaitu

strategi promosi.

Yang bisa di lakukan generasi muda saat ini antara lain melakukan

promosi dengan menjadi duta pariwisata daerah, selanjutnya membantu

atasi pandemi dengan displin menerapkan protokol kesehatan, selanjutnya

17
mendukung pariwisata berkelanjutan dengan membantu pemerintah untuk

menjaga kelestarian alam dan meningkatkan keterampilan.

8. KEMENTERIAN SEKRETARIAT NEGARA (KEMENSETNEG)

Tangal, Waktu : 29 September 2023, Jam 13.30-16.00 WIB

Pemateri : Eddy cahyono sugiarto, S.Sos., M.Si dan

Hayu sihwati lestari, S.H.,M.H.

Judul Materi :

1. Peran generasi muda dalam mendukung terus melalui untuk indonesia

maju.

2. Urgensi dan mekanisme penyusunan RPP dan Perpres melalui

mekanisme izin prakarsa.

Ringkasan materi

Kementerian Sekretariat Negara adalah kementerian yang dipimpin oleh

Menteri Sekretaris Negara, dan berkedudukan di bawah serta bertanggung

jawab kepada Presiden. Sejak awal dibentuknya hingga sekarang, tugas

Kementerian Sekretariat Negara pada umumnya adalah memberikan

dukungan teknis, administrasi, dan analisis kepada Presiden dan Wakil

Presiden dalam menyelenggarakan kekuasaan Negara.

18
Kementerian Sekretariat Negara dibentuk sejak awal Negara Republik

Indonesia berdiri dengan nama Sekretariat Negara. Proklamasi Kemerdekaan

bangsa Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 merupakan tonggak awal

berdirinya negara Republik Indonesia yang merdeka dan berdaulat. Sehari

setelah Proklamasi Kemerdekaan, pada tanggal 18 Agustus 1945, Ir.

Soekarno diangkat sebagai Presiden dan Drs. Mohammad Hatta diangkat

sebagai Wakil Presiden. Pada tanggal 2 September 1945, Presiden Soekarno

membentuk Kabinet Pemerintah Republik Indonesia yang pertama. Dalam

pembentukan Kabinet pertama ini, diangkat seorang Sekretaris Negara dan

Juru Bicara Presiden.

Perencanaan pembentukan peraturan perundang-undangan merupakan

tahap awal dari keseluruhan proses pembentukan peraturan perundang-

undangan. Proses pembentukan tersebut meliputi perencanaan, penyusunan,

pembahasan, pengesahan, dan pengundangan serta pemantauan/peninjauan.

Peraturan perundang-undangan (PUU) dimaksud meliputi undang-undang

(UU), peraturan pemerintah (PP), peraturan presiden (perpres), peraturan

daerah provinsi dan peraturan daerah kabupaten/kota (perda), serta peraturan

perundang-undangan lainnya.

Untuk perencanaan penyusunan UU dibuat dalam bentuk program yang

disebut program legislasi nasional (prolegnas). Sementara untuk perencanaan

penyusunan PP dibuat program penyusunan PP (progsun PP) dan untuk

penyusunan perpres dibuat program penyusunan perpres (progsun perpres).

19
Selanjutnya, untuk penyusunan perda dibuat program legislasi daerah

(prolegda).

Definisi dalam Undang-Undang (UU) Nomor 12 Tahun 2011, Prolegnas

adalah instrumen perencanaan program pembentukan UU yang disusun

secara terencana, terpadu, dan sistematis. Dengan adanya prolegnas,

diharapkan produk hukum UU yang akan dibuat menjadi terarah,

terkoordinasi, dan bebas dari kepentingan.

Perlu diketahui, bahwa sebenarnya di luar perencanaan dalam arti

sebagaimana diatur dalam UU sebagaimana dijelaskan di atas, terdapat

kegiatan-kegiatan dalam rangka perencanaan yakni menyiapkan materi yang

akan diatur yang dituangkan dalam naskah akademik, menentukan siapa yang

akan menyusun rancangan (perancang), memutuskan siapa narasumbernya,

memastikan bagaimana dan seberapa besar pendanaannya, dan menetapkan

target waktu penyelesaian. Namun, dalam artikel ini hanya dibahas

perencanaan sebagaimana dimaksud dalam UU Nomor 12 Tahun 2011.

VISI

Kementerian Sekretariat Negara yang berintegritas, andal, inovatif, dan

kolaboratif dalam memberikan pelayanan kepada Presiden dan Wakil

Presiden dalam mewujudkan Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri, dan

Berkepribadian berlandaskan Gotong Royong.

MISI

20
1. Memberikan dukungan teknis dan administrasi serta analisis yang cepat,

akurat, responsif, dan inovatif kepada Presiden dan Wakil Presiden dalam

pengambilan kebijakan penyelenggaraan pemerintahan negara;

2. Memberikan dukungan teknis dan administrasi pelayanan

kerumahtanggaan, keprotokolan, pers dan media serta koordinasi

pengamanan yang optimal kepada Presiden dan Wakil Presiden; dan

3. Melaksanakan tata kelola kelembagaan pemerintahan yang baik dan bersih

serta peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur di Kementerian

Sekretariat Negara.

21
BAB III
URAIAN/MATERI TENTANG SALAH SATU INSTANSI YANG
MENARIK BAGI MAHASISWA

KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK)

Tangal, Waktu : 17 OKTOBER 2022, JAM 12.00 WIB)

Pemateri : Anis Wijayanti (Fungsional pada Direktorat

Jejaring Pendidikan Komisi Pemberantasan

Korupsi)

Judul Materi : Mencetak Generasi Berinteraksi

Bahwa yang telah disampaikan pemateri, KPK merupakan lembaga

independen yang tidak dapat dipengaruhi oleh lembaga lain. Namun, yang

menjadi ketertarikan saya terhadap materi KPK ialah bagaimana straegi KPK

dalam memberantasi korupsi di indonesia dimulai dari tingkat yang paling

rendah

22
BAB IV
PENUTUP

A. Kesimpulan

Dari pembahasan yang dilakukan pada saat magang kerja institusional ke

beberapa lembaga negara, dapat diambil suatu kesimpulan bahwa setiap

lembaga mempunyai fungsi,dan tugasnya masing – masing dalam

melaksanakan wewenang yang diamanahkan oleh peraturan peundang-

undangan yang berlaku. Dari hasil pemaparan diatas kesimpulannya bahwa

masing-masing lembaga/institusi telah mempunya tugas,fungsi dan

wewenang nya masing – masing dan dilakukan dengan rasa penuh tanggung

jawab, sehingga dalam penyelenggaraan pemerintah akan terlaksana seperti

apa yang telah dicita-cita kan oleh bangsa Indonesia dan leluhur kita , sesuai

dengan pembukaan Undang – undang Dasar Negara Republik Indonesia

Tahun 1945. Hal itu harus harus terus dilanjutkan guna membangun masa

depan Indonesia yang berlandaskan hukum dengan kesejahteraan yang dapat

dirasakan oleh setiap lapisan masyarakat.

23
B. Saran

Untuk saran saya dari magang ini,

 Untuk kedepannya pihak Fakultas agar dapat lebih mempersiapkan dalam

memilih instansi pemerintahan yang akan dikunjungi karena terdapat

instansi yang kurang terkait dengan bidang hukum.

BIODATA
Nama : M. Senopati Mukarramah

NPM : B1A019417

Tempat dan Tanggal Lahir : Bengkulu, 22 Januari 2002

Alamat Rumah : Jalan Dharma Wanita No.47 RT.30 RW.02

Kecamatan Muara Bangkahulu, Kelurahan

Pematang Gubernur, Kota Bengkulu

Status : Mahasiswa

Agama : Islam

Jenis Kelamin : Laki-laki

Pendidikan Terakhir :SMA N 1 Lebong

Fakultas : Hukum

Perguruan Tinggi : Universitas Bengkulu

Telp./Hp. : 085279763916

24
25
LAMPIRAN
A. KPK RI

B. Kemenkumham

26
C. MA RI

D. DPD RI

27
E. Kemenpora

F. MK RI

28
G. Kemenparekraf

H. Kemensetneg

29
FOTO SURAT KETERANGAN TELAH DISETUJUINYA JUDUL PENELITIAN SKRIPSI

30

Anda mungkin juga menyukai