Anda di halaman 1dari 2

Orang Tua Wajib Tahu!

Cara Membawa Anak Naik Motor

PADANG (SumbarFokus)

Tidak semua orang diberikan rezeki lebih untuk membeli kendaraan roda empat alias mobil. Sehingga,
terpaksa harus mengajak si kecil bepergian jauh naik motor.

Jika melansir secara keseluruhan mengajak anak bepergian naik motor sebenarnya legal asalkan orang
tua perlu mematuhi aturannya. Karenanya, ada beberapa cara aman membawa bayi naik motor yang
perlu jadi perhatian. Berikut adalah ulasannya:

1. Pilih pakaian yang tepat

Cara aman membawa bayi naik motor yang pertama adalah dengan memilih baju yang tepat untuk ia
kenakan. Sama seperti fungsi helm, pakaian yang tepat dapat membantu melindungi anak dari
kemungkinan jatuh atau tabrakan.

Pikirkan pula tentang cuaca hari itu saat memilih pakaian untuk anak. Anak bisa menggunakan jaket
yang lebih tebal seperti jaket kulit untuk membantu memberikan perlindungan terjadi hal yang tidak
diinginkan.

Usahakan pula agar anak menggunakan celana yang tebal. Jaket dan celana ini juga berguna untuk
menghalau angin kencang saat berkendara sehingga membantu mencegah si kecil jatuh sakit setelah
naik motor. Jangan lupa pakaikan topi, dan kaos kaki agar anak tidak mudah masuk angin.

2. Perhatikan usia anak

Secara keseluruhan, tidak ada aturan khusus yang menyebutkan batasan usia anak untuk berkendara
naik motor bersama orang tua. Namun, para dokter di Indonesia sepakat bahwa sebaiknya tidak
membawa bayi berusia di bawah 3 bulan untuk melakukan perjalanan jauh naik motor. Hal ini
menyangkut daya tahan tubuh bayi belum sempurna karena masih berusia di bawah 6 bulan.

3. Wajib menggunakan helm anak

Melansir Baby List helm adalah perlengkapan wajib yang harus dimiliki digunakan saat hendak bepergian
naik motor. Helm juga harus digunakan secara fit sesuai usia dan ukuran kepala bayi.

Namun, jarang sekali ditemukan helm yang fit di kepala bayi di bawah usia 1 tahun. Sehingga hal yang
perlu dilakukan orang tua hanyalah wajib ekstra hati-hati dalam untuk menjaga si kecil.

Cara aman membawa bayi naik motor meski si kecil belum bisa menggunakan helm adalah dengan
memeluk atau menggendongnya dengan benar selama perjalanan. Sebaiknya tidak perlu membawa
terlalu banyak barang supaya seluruh penumpang, termasuk si kecil bisa duduk dengan nyaman.

Berencana membawa bayi naik motor dengan memosisikannya di depan kemudi? Big no no, ya Bu!

Hal ini jelas sangat berbahaya, sebab bayi di bawah 1 tahun masih belum bisa menyeimbangkan
tubuhnya. Selain itu membawa bayi duduk di depan kemudi termasuk ilegal, terutama ketika hendak
bepergian jauh.
Sebaliknya posisikan duduk yang benar pada si kecil. Usahakan posisikan ia di tengah-tengah Ayah dan
Ibunya. Agar lebih aman, Ibu juga bisa menggendong si kecil dengan kain menghadap punggung sang
Ayah agar tidak mudah terjatuh.

5. Wajib ikuti aturan lalu lintas

Ketika memutuskan untuk pergi mengendarai sepeda motor dengan si kecil, orang tua harus
memastikan bahwa ia sudah mengikuti aturan lalu lintas dengan benar. Berpegang teguh pada aturan
yang ditetapkan sangat penting ketika kita memiliki penumpang khusus yaitu anak-anak.

Perhatikan kecepatan yang sudah ditetapkan pada aturan lalu lintas saat membawa anak. Jangan lupa
untuk tetap berhati-hati apabila cuaca sedang kurang bersahabat seperti gerimis atau hujan.

6. Pertimbangkan waktu berangkat dan durasi perjalanan

Cara aman membawa bayi naik motor selanjutnya adalah dengan mempertimbangkan waktu berangkat
dan durasi perjalanan. Yup! Usahakan untuk tidak membawa anak naik motor jika durasi perjalanan
dianggap cukup jauh.

Pertimbangkan pula tentang kemungkinan beberapa kali akan istirahat, kapan waktu berangkat yang
tepat agar si kecil tidak tantrum di jalan. Usahakan untuk mengambil jalan pintas yang membuat waktu
perjalanan jadi lebih singkat untuk mengurangi kemungkinan si kecil menghadapi kemacetan. Sehingga
ia terpaksa terpapar asap kendaraan yang lebih intens saat macet.

7. Wajib perhatikan kondisi fisik si kecil

Salah satu cara aman membawa bayi naik motor yang wajib diperhatikan adalah melihat kondisi
fisiknya. Bayi harus benar-benar sehat saat orang tua berencana mengajak si kecil berkendara naik
motor.

Apabila si kecil terlihat lemas, suhu tubuhnya di atas normal, batuk, pilek, dan rewel terus-menerus, ada
baiknya segera tunda keberangkatan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat di perjalanan.

8. Harus lebih sering sisihkan waktu untuk istirahat

Ketika membawa anak naik motor dengan perjalanan jauh, hal yang tidak kalah wajib diperhatikan
adalah harus lebih sering menyisihkan waktu untuk beristirahat setidaknya 2—3 jam sekali. Risikonya,
perjalanan kali ini mungkin akan memakan waktu yang lebih lama untuk sampai ke tujuan.

Tapi inilah risiko yang harus dihadapi oleh orang tua. Jangan lupa selalu sediakan camilan untuk si kecil
dan bawa obat-obatan darurat yang diperlukan. Carilah tempat yang nyaman dan sejuk saat beristirahat
di rest area, supaya si kecil bisa berbaring bebas dan mood-nya kembali senang.

(006/BBS)

Anda mungkin juga menyukai