0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
21 tayangan3 halaman

Sop Aspeeksia Pada BBL

Diunggah oleh

puskesmas kumai
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
21 tayangan3 halaman

Sop Aspeeksia Pada BBL

Diunggah oleh

puskesmas kumai
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

ASPEKSIA PADA BAYI

BARU LAHIR
No. Dokumen : 440/ 007-R1/SOP-
S RUANG BERSALIN
O /P. KI/2023

P No. Revisi : R1
Tanggal Terbit : 7 Januari 2023
Halaman : 1/3
MISRANI ,S.Kep
UPTD
NIP 1977 0617 1998 1 004
PUSKESMAS KUMAI
1. Pengertian Asfeksia pada bayi baru lahir adalah kegagalan nafas secara spontan dan teratur
segera setelah lahir
2. Tujuan Sebagai acuan dalam penerapan langkah-langkah untuk melakukan tindakan
resusitasi pada aspeksia
3. Kebijakan Keputusan kepala UPTD Puskesmas Kumai Nomor: 440/3.1.1/SK/P.KI/2023
Tentang Prosedur Pelayanan Klinis Memuat Pendaftaran Sampai Pemulangan
Dan Rujukan Pasien

4. Referensi Buku acuan PONED JNPK _ KR. 2008


5. Langkah-langkah 1. Begitu bayi lahir tidak menangis , maka di lakukan langka awal yang terdiri
dari
 Hangatkan bayi di bawah lampu pemancar panas atau lampu
 Hisap lendir dari mulut ke hidung
 Keringkan bayi sambil merangsang taktil dengan menggosok
punggung atau menyentil ujung jari kaki dan mengganti kain yang
basah dengan yang kering
 Reposisi kepala bayi
 Nilai bayi : usaha nafas , warna kulit dan denyut jantung
2. Bila bayi tiddak bernafas lakukan ventilasi tekanan positip ( VTP ) dengan
memakai balon dan sungkup selama 30 detik dengan kecepatan 40 – 6 kai per
menit
3. Nilai bayi : usaha nafas , warna kulit dan denyut jantung
4. Bila belum bernafas dan denyut jantung,60 / menit lanjutkan VTP dengan
komresi Secara terkoordinasi dada selama 30 detik
5. Nilai bayi : usaha nafas , warna kulit dan denyut jantung
 Bila denyut jantung < 60 / mt, beri Eprineprin dan lanjutkan VTP dan
kompresi dada
 Bila denyut jantung > 60 x / menit kompresi dada di hentikan . VTP di
lanjutkan
6. Bagan alir

7. Hal-hal yang perlu


diperhatikan
8.Unit Terkait Ruang bersalin
9.Dokumen Terkait Rekam medis
10. Rekam Historis Perubahan

No. Yang dirubah Isi Perubahan Tanggal Diberlakukan

Anda mungkin juga menyukai