Laporan Praktik Kerja
Lapangan
"Perbaikan sistem rem
tromol pada kendaraan
toyota kijang doyok tahun
1981 "
Oleh : Fendi pandu w.
Data Diri
Nama : Fendi pandu w.
Kelas : XII TO 3
NIS : 6476
Konsentrasi : Teknik Ototronik
Keahlian
Latar Belakang
Latar belakang pengambilan judul laporan PKL yaitu :
1. penyusun ingin belajar dan lebih mendalami materi tentang
perbaikan sistem Rem Tromol.
2. penyusun ingin membaca paham bahwa Sistem Rem Tromol adalah
komponen yang berguna untuk mengurangi kecepatan pada
kendaraan.
Tinjauan Umum
Perusahaan Profil Bengkel
Nama Perusahaan : Bengkel Gurune
Nama Pimpinan : Wowo Salatun
Bidang Usaha : Otomotif (Bengkel Mobil)
Alamat. : JL. Raya Pos Lebeng ,kec.
Sumpiuh, kab. Banyumas
Telepon : 081226501879
Visi dan Misi Perusahaan
Struktur Organisasi Bengkel
Visi : Pimpinan Bengkel : Wowo Salatun
Menjadi pusat reparasi mobil jasa servis yang
Mekanik : Bambang
mengutamakan pada kepuasan pelanggan
didukung dengan peralatan canggih dan tenaga
ahli yang kompeten serta pelayanan yang optimal
dan terpercaya.
Bidang Kegiatan Perusahaan
Misi :
a. Memberikan solusi terbaik pada penyediaan suku 1. Tune UP
cadang terbaik dan reparasi yang terpercaya.
b. Memberikan pelayanan terbaik dan standart mutu
2. Service
pada Pelanggan dengan menjalankan proses kerja 3. Over Houl
terbaik sehingga tercapai kepuasan pelanggan.
c. Selalu mendahulukan kepentingan pelanggan dan
karyawan sebelum keuntungan untuk perusah
Pelaksanaan PKL
Tinjauan Materi
1. Pengertian Rem
Rem dirancang untuk mengurangi(memperlambat) dan menghentikan kendaraan atau
memungkinkan parkir pada tempat yang menurun. Rem sangat penting pada kendaraan karena
berfungsi sebagai alat keselamatan dan menjamin keselamatan pengendara. Rem tromol adalah
salah satu konstruksi rem yang cara pengeremannya dengan menggunakan tromol rem (brake
drum), sepatu rem (brake shoe), dan silinder roda (wheel cylinder).
2. Cara Kerja Rem Tromol
Bila pedal rem diinjak, akan menekan minyak rem di master silinder. Tekanan di dalam master
silinder menekan piston kearah luar dan selanjutnya piston menekan sepatu rem sehingga
akan terjadi pengereman. Dan ketika pedal rem dilepaskan maka brake shoe akan kembali ke
posisi semula.
3. Bagian - Bagian Rem Tromol
a. Backing Plate
b. Silinder Roda (Wheel Cylinder)
c. Sepatu Rem dan Kanvas Rem
a. d. Pegas Pengembali b.
e. Pegas Pemegang Sepatu Rem (Brake Shoe Holder)
f. Silinder Penyetel Sepatu Rem
g. Tromol Rem
d. c.
e. f. g.
Persiapan Kerja
Siapkan pakaian kerja.
Persiapkan alat dan bahan pada meja kerja.
Amati setiap komponen-komponen rem tromol, sebelum melakukan
pembongkaran.
Jika sudah tahu terjadi kerusakan, hendaknya segera diperbaiki.
Materi diharapkan sudah dikuasai semua agar pekerjaannya lebih cepat
dan hasilnya baik.
Keselamatan Kerja
Berdo’a sebelum melaksanakan praktek.
Pakailah selalu wearpak/pakaian kerja.
Pakailah sepatu yang kuat untuk mengindari kaki kita dari jatuhnya
benda-benda berat.
Hindari untuk tidak menaruh alat-alat di dalam saku wearpack.
Rumusan Masalah
1. Bagaimana perawatan rem tromol ?
2. Bagaimana langkah – langkah pemeriksaan rem
tromol ?
3. Apa saja alat yang di butuhkan saat perawatan rem
tromol ?
Alat dan Bahan
A. Alat B. Bahan
Pembongkaran Rem Tromol
Perawatan
Mengganti sepatu rem jika sudah terjadi keausan atau sudah tipis.
Setel rem dengan tepat untuk menjaga gesekan yang seimbang.
Memeriksa kualitas minyak rem.
Selalu membersihkan komponen - komponen rem tromol dari debu
Rutin mengecek atau servis.
Selalu mengganti komponen-komponen yang sudah tidak sesuai
dengan standar.
Lakukan pengereman dengan hati-hati agar komponen pada rem
tromol tidak cepat rusak.
Pemeriksaan
1. Pengukuran diameter tromol rem 2. Memeriksa kanvas & sepatu rem
Diameter max : 230,6 mm Ketebalan min : 1,0 mm
Diameter standar : 228,6 mm
Ketebalan standar : 6,0 mm
Hasil Pemeriksaan : 229,3 mm
Hasil pemeriksaa : 4,0 mm
Kesimpulan : Tromol dalam keadaan baik.
Hanya perlu dibersihkan saja.
Kesimpulan : Tidak mengganti, kanvas
rem masih layak pakai.
Pemeriksaan
3. Memeriksa Silinder Roda 4. Mengecek minyak rem & master silinder
Hasil : Terdapat kebocoran pada silinder roda Hasil standar : minyak rem tidak kotor dan
akibat karet mengembang/ longgar. masih berada diantara batas max dan min
Kesimpulan : Silinder roda tidak perlu diganti pada reservoir tank. Dan master silinder tidak
cukup dibersihkan dan hanya mengganti karet ada kebocoran.
agar komponen bekerja dengan maksimal. Kesimpulan : minyak rem dan master silinder
masih baik.
alat yang di butuhkan saat perawatan rem tromol
1. Kunci roda: Anda memerlukan kunci roda untuk membuka mur pengencang roda.
2. Dongkrak mobil: Dongkrak mobil digunakan untuk mengangkat mobil sehingga roda dapat dilepas.
3. Stang sok rem: Stang sok rem digunakan untuk membuka sok rem dan memeriksa kondisi kampas rem.
4. Obeng: Obeng digunakan untuk membuka tutup sok rem dan untuk memeriksa sistem rem lainnya.
5. Lap kain: Anda memerlukan lap kain untuk membersihkan komponen-komponen rem dan menghilangkan debu serta
kotoran.
6. Cairan pembersih: Cairan pembersih digunakan untuk membersihkan komponen-komponen rem seperti silinder rem,
kampas rem, dan drum rem.
7. Lem rem: Lem rem digunakan untuk menempelkan kampas rem pada backing plate.
8. Kampas rem: Kampas rem baru digunakan jika kampas rem yang lama sudah aus dan perlu diganti.
9. Oli rem: Oli rem digunakan untuk melumasi dan membersihkan sistem rem, dan harus diganti secara teratur.
Pemasangan
Pengujian
1. Pembuangan Gelembung Udara (Membleeding)
a. Mengendorkan baut nipel atau bleeder plug dengan kunci nipel.
b .Memasukkan selang transparan pada nipel dan salurkan pada botol bekas.
c. Menginjak pedal rem berulang-ulang hingga keras, saat pedal rem diinjak isi
minyak rem pada master silinder, jangan sampai minyak rem di master silinder
habis.
d. Mengamati gelembung pada selang
e. Memastikan gelembung udara hilang agar pengereman maksimal. Jika
gelembung udara tidak ada, isi kembali master silinder dengan minyak rem
sampai batas max.
f. Mengencangkan baut nipel dan lepas selang.
Pengujian
2. Penyetelan
Memeriksa dan mengukur tinggi pedal rem (standar 154,7 – 164,7 mm).
Penyetelan menggunakan obeng (-), putar ke atas gigi penyetelan, biasanya
terdengar bunyi “klik” saat diputar, hitung hingga 5 sampai 10 sesuai dengan
ketentuan (umumnya 6-7 ).
3. Pengujian di Lapangan
Dalam pengujian di lapangan cukup hidupkan mesin lalu masukan gigi dan
jalankan mobil, dan uji kemakeman rem. Jika pengereman maksimal berarti
pengujian berhasil. Catatan untuk pengujian dilapangan sebaiknya dilakukan
oleh profesional atau yang sudah ahli.
Kesimpulan
Setelah dilakukan pemeriksaan rem tromol, dapat disimpulkan bahwa
permasalahannya, yaitu terdapat gelembung udara di dalam saluran
rem. Serta terdapat kebocoran dari silinder roda akibat boot
cylinder/karet mengembang dan kendur.
Cara perbaikannya hanya perlu dilakukan pembuangan gelembung
udara agar apabila pedal rem di injak tidak ngempos/amblas. Dan
mengganti boot wheel cylinder agar pengereman dapat terjadi dengan
baik.
Terima Kasih