0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
197 tayangan59 halaman

Katalog Awan

Dokumen ini menjelaskan dasar-dasar klasifikasi awan berdasarkan bentuk, ketinggian, dan kemampuan menghasilkan hujan. Terdapat berbagai jenis awan seperti cirrus, stratus, cumulus, dan nimbus, serta taksonomi yang lebih spesifik untuk masing-masing jenis. Selain itu, dokumen ini juga mencakup deskripsi rinci tentang karakteristik dan fitur tambahan dari berbagai spesies awan.

Diunggah oleh

Eilen Nabila
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
197 tayangan59 halaman

Katalog Awan

Dokumen ini menjelaskan dasar-dasar klasifikasi awan berdasarkan bentuk, ketinggian, dan kemampuan menghasilkan hujan. Terdapat berbagai jenis awan seperti cirrus, stratus, cumulus, dan nimbus, serta taksonomi yang lebih spesifik untuk masing-masing jenis. Selain itu, dokumen ini juga mencakup deskripsi rinci tentang karakteristik dan fitur tambahan dari berbagai spesies awan.

Diunggah oleh

Eilen Nabila
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Katalog Awan

Penyusun:
Aaron Evander Kurniawan

Untuk kalangan pribadi


Dasar-Dasar Klasifikasi Awan
Dasar-dasar klasifikasi awan dimulai dari bentuk, ketinggian, dan apakah awan
tersebut menghasilkan hujan atau tidak.
- Cirrus: Awan seperti serat
- Stratus: Awan lembaran
- Cumulus: Awan berbentuk gumpalan
- Nimbus: Awan penghasil hujan
- Alto: Awan menengah
Dasar taksonomi awan:
- Genera
- Species
- Variety
- Supplementary features
- Accessory cloud

Genera: Klasifikasi awan berdasarkan ketinggiannya.


Species: Klasifikasi awan berdasarkan bentuk dan strukturnya.
Variety: Klasifikasi awan berdasarkan elemen-elemen yang terlihat dan derajat
transparansinya.
Supplementary feature: Klasifikasi awan berdasarkan fitur-fitur tambahan yang
menyatu dengan awan induk.
Accessory cloud: Klasifikasi awan berdasarkan fitur-fitur yang tidak menyatu
dengan awan induk.
Awan spesial: Awan yang terbentuk akibat aktivitas manusia maupun aktivitas
alam yang tidak biasa. Seperti munculnya awan dari kebakaran hutan, air terjun,
maupun hutan.
Awan atmosfer atas: Awan yang terbentuk di luar troposfer.
Awan orografis: Awan yang terbentuk karena terdapat pengangkatan orografis.
Genera
Genera adalah dasar klasifikasi awan yang paling dasar berdasarkan ketinggian dan
property yang dimilikinya.

Awan rendah: 0-2000 mdpl, terdiri dari stratus, stratocumulus, nimbostratus


Awan menengah: 2000-6000 mdpl, terdiri dari awan altostratus dan altocumulus
Awan tinggi: >6000 mdpl, terdiri dari awan cirrus, cirrostratus, cirrocumulus
Awan vertikal: Awan yang membentang dari lapisan terbawah hingga lapisan
teratas. Cumulus dan cumulonimbus.
Cirrus (Ci)

Awan yang berbentuk seperti serat rambut, tersusun dari kristal-kristal es. Berasal
dari Bahasa latin cirro yang artinya curl/keriting.

Warna Awan: Putih hingga abu-abu cerah

Potensi terjadi presipitasi: Tidak ada

Frekuensi terjadinya awan: Sering/umum

Tutupan awan: Cerah


Awan ini cukup mudah untuk dibedakan dengan jenis-jenis awan yang lain karena
wujudnya yang khas.
Cirrocumulus (Cc)

Awan yang tipis dan biasanya menyelimuti langit dalam cakupan yang luas,
berbentuk seperti gerombolan ikan kecil. Ukurannya sekelingking manusia apabila
diamati dari permukaan bumi. Cirrocumulus berasal dari Bahasa latin cumulo yang
artinya tumpukan.

Warna awan: Putih hingga abu-abu cerah

Potensi untuk presipitasi: Hanya virga

Frekuensi terjadinya awan: Tidak umum

Tutupan awan: Cerah hingga setengah cerah


Pembeda:
Cc: Seukuran kelingking, lebih tinggi dan lebih kecil
Ac: Seukuran jempol, lebih pendek dan lebih besar
Cirrostratus (Cs)

Awan yang sangat tipis menyerupai kerudung tipis/veil like dan tidak memiliki
bentuk yang pasti. Awan ini dapat membentuk fenomena halo. Bulan dan matahari
dapat menembus awan ini. Berasal dari Bahasa latin strato yang artinya lapisan

Warna awan: Putih hingga abu-abu cerah

Potensi untuk presipitasi: Tidak ada

Frekuensi terjadinya awan: Tidak ada

Tutupan awan: Cerah hingga sebagian cerah


Pembeda:
As: Lebih gelap, bulan/matahari tampak berair
Cs: Lebih cerah, bulan/matahari tampak dengan jelas, disertai dengan halo
Altocumulus (Ac)

Awan yang berbentuk seperti gerombolan ikan, lebih besar daripada Cc. Memiliki
ukuran sejempol manusia.

Warna awan: Putih ke abu-abu

Potensi untuk presipitasi: Hanya virga

Frekuensi terbentuknya awan: Sangat sering

Tutupan awan: Cerah hingga berawan


Pembeda:
Ac: Lebih tinggi, memiliki ukuran sejempol manusia, lebih bergerombol
Sc: Lebih rendah, memiliki ukuran sekepal tangan manusia, lebih gelap. Lebih
bergerombol
Cu: Terpisah-pisah, terpecah-pecah satu dengan yang lain
Altostratus (As)

Awan yang berbentuk seperti kerudung/veil like tebal dan berwarna lebih gelap
daripada Cs. Cahaya matahari/bulan dapat menembus masuk akan tetapi tampak
berair dan tidak dapat membentuk bayangan. As tidak dapat memproduksi halo.

Warna awan: Abu-abu hingga abu-abu gelap

Potensi untuk presipitasi: Tidak umum

Frekuensi terbentuk awan: Umum

Tutupan awan: Berawan hingga sangat berawan


Pembeda:
As: Lebih tinggi, visibilitas lebih tinggi, tidak menutup bangunan.
St: Lebih pendek, visibilitas lebih rendah, dapat menutup bangunan yang tinggi
Stratus (St)

Stratus adalah kabut yang melayang-layang di atas tanah, memiliki bentuk yang
tidak pasti.

Warna awan: Abu-abu hingga abu-abu gelap

Potensi untuk presipitasi: Tidak umum

Frekuensi terbentuknya awan: Umum

Tutupan awan: Berawan hingga sangat berawan


Pembeda:
St: Tidak menghasilkan hujan
Ns: Menghasilkan hujan
Stratocumulus (Sc)

Awan yang berbentuk seperti tumpukan-tumpukan besar dan bergerombol.


Memiliki ukuran sekepalan tangan manusia.

Warna awan: Abu-abu cerah hingga abu-abu gelap

Potensi untuk presipitasi: Tidak umum

Frekuensi terbentuknya awan: Sangat umum

Tutupan awan: Sangat berawan hingga cerah


Nimbostratus (Ns)

Awan yang menghasilkan hujan dengan visibilitas yang sangat rendah, hujan yang
dihasilkan memiliki intensitas yang ringat tapi terus menerus.

Warna awan: Abu-abu cerah hingga abu-abu sangat gelap

Potensi untuk presipitasi: Selalu

Frekuensi terbentuknya awan: Umum

Tutupan awan: Berawan hingga sangat berawan


Pembeda:
Ns: Menghasilkan hujan dengan intensitas ringan dalam waktu yang panjang
Cb: Menghasilkan hujan dengan intensitas tinggi dalam waktu singkat
Cumulus (Cu)

Awan yang berbentuk seperti tumpukan, saling terpisah satu dengan yang lain.

Warna awan: Putih hingga abu-abu

Potensi untum presipitasi: Tidak umum

Frekuensi terbentuknya awan: Sangat umum

Tutupan awan: Cerah


Cumulonimbus (Cb)

Awan yang menghasilkan hujan lebat disertai peitr, terkadang hujan es dan tornado.
Memiliki bentuk seperti pilar yang membentang dari berbagai ketinggian.

Warna awan: Abu-abu cerah hingga abu-abu sangat gelap

Potensi terjadinya presipitasi: Sangat umum

Potensi terbentuknya awan: Tidak umum

Tutupan awan: Setengah cerah hingga berawan


Calvus (cal)

Taksonomi: Spesies
Spesialitas: Khusus Cb
Arti: Botak
Awan Cb yang berbentuk seperti kembang kol, memiliki bentuk yang sangat mirip
dengan Cu con tapi dapat dibedakan melalui beberapa pembeda. Cb cal memiliki
dasar awan yang lebih gelap, disertai petir dan presipitasi.
Capillatus (cap)

Taksonomi: Spesies
Spesialitas: Cb
Arti: Rambut
Awan Cb yang sudah memasuki tahap disipasi sehingga meninggalkan jejak berupa
awan-awan cirriformis seperti Ci spi. Bentuk berambut pada puncak awan Cb dapat
juga disebabkan oleh angin kencang dari udara atas.
Castellanus (cas)

Taksonomi: Spesies
Spesialitas: Ci, Cc, Ac, Sc
Arti: Kastil
Awan-awan yang saling terhubung di bagian dasar awan, memiliki bentuk seperti
menara kastil yang menjulang tinggi akibat atmosfer yang tidak stabil.

Ci cas & Cc cas

Ac cas & Sc cas


Fibratus (fib)

Taksonomi: Spesies
Spesialitas: Ci, Cs
Arti: Serat, berserat
Awan-awan yang memiliki bentuk seperti serat-serat atau rambut tipis yang saling
terpisah-pisah. Menandakan cuaca cerah.

Ci fib & Cs fib


Floccus (flo)

Taksonomi: Spesies
Spesialitas: Ci, Cc, Ac, Sc.
Arti: Tumpukan wol
Awan yang memiliki kenampakan kasar seperti wol yang terpecah-pecah, memiliki
kenampakan seperti ekor yang memanjang dan memiliki bentuk cumuliform di
bagian atas awan, tidak seperti fra yang tidak memilikinya.

Ci & Cc

Ac & Sc
Fractus (fra)

Taksonomi: Spesies
Spesialitas: Cu, St
Arti: Pecah, rusak
Awan yang memiliki bentuk yang tak berarturan, seperti kapas yang dirobek paksa
dan biasanya terpisah dari awan-awan lain. Apabila langit gelap dan banyak awan,
berarti St fra, apabila langit cerah maka awannya adalah Cu fra.

Cu & St
Lenticularis (len)

Taksonomi: Spesies
Spesialitas: Cc, Ac, Sc
Arti: Lensa
Awan yang berbentuk seperti UFO atau lensa yang terbentuk di wilayah leeward
side dari suatu gunung.

Cc & Ac

Sc
Nebulosus (neb)

Taksonomi: Spesies
Spesialitas: Cs, St
Arti: Samar-samar
Awan yang tidak memiliki bentuk sama sekali, hanya penuh dengan uap air.
Apabila awan yang terbentuk adalah St neb, maka visibilitas akan rendah dan
berkabut. Apabila awan Cs neb yang terbentuk, maka akan terdapat halo.

Cs & St
Spissatus (spi)

Taksonomi: Spesies
Spesialitas: Ci
Arti: Tebal
Awan Ci yang memiliki bentuk yang tebal, tidak seperti Ci pada umumnya dan
dapat memblokir cahaya matahari yang masuk. Terbentuk dari penggabungan awan
Ci di atmosfer atas dan juga saat suatu badai petir mengalami disipasi sehingga
mengisakan bagian incus yang menjadi Ci spi.
Stratiformis (str)

Taksonomi: Spesies
Spesialitas: Cc, Ac, Sc
Arti: Lapisan
Awan-awan yang menutupi sebagian besar langit seperti suatu lapisan. Awan Cc
dan Ac str biasa disebut langit ikan makarel.

Cc & Ac

Sc
Uncinus (unc)

Taksonomi: Spesies
Spesialitas: Ci
Arti: Kait
Awan yang berbentuk seperti kait pancing atau ekor kuda. Nama lainnya adalah
comma cloud.
Volutus (vol)

Taksonomi: Spesies
Spesialitas: Ac, Sc
Arti: Berputar
Awan yang memiliki bentuk seperti tabung yang diletakkan secara horizontal tetapi
bukan awan tuba, memiliki nama lain roll cloud. Terbentuk akibat gust front dari
suatu thunderstorm dan awan ini tidak menempel pada dasar awan. Terdapat awan
bernama morning glory yang merupakan fenomena langka yang terbentuk di
Australia, semua morning glory adalah Sc vol, tetapi belum tentu Sc vol adalah
morning glory.

Ac & Sc
Humilis (hum)

Taksonomi: Spesies
Spesialitas: Cu
Arti: Rendah hati
Awan Cu yang memiliki bentuk yang kecil-kecil, memiliki lebar dasar awan yang
lebih panjang daripada ketinggiannya.
Mediocris (med)

Taksonomi: Spesies
Spesialitas: Cu
Arti: Pertengahan, medioker
Awan Cu yang memiliki lebar dasar awan dan tinggi awan sama.
Congestus (con)

Taksonomi: Spesies
Spesialitas: Cu
Arti: Membangun
Awan Cu yang sedang mengalami updraft yang kuat sehingga ketinggiannya terus
bertambah. Awan ini biasa disebut juga towering cumulus Tcu. Memiliki lebar
dasar awan yang lebih pendek daripada tinggi awan. Memiliki dasar awan dan
presipitasi yang lebih ringan ketimbang Cu cal.
Duplicatus (du)

Taksonomi: Varietas
Spesialitas: Ci, Cs, Ac, As, Sc
Arti: Ganda
Awan yang memiliki bentuk yang serupa dengan ketinggian yang sedikit berbeda.

Ci & Cs

Ac & As

Sc
Intortus (in)

Taksonomi: Varietas
Spesialitas: Ci
Arti: Mengkerut, kusut
Awan Ci yang memiliki kenampakan yang kusut dan tidak memiliki bentuk yang
jelas. Tidak seperti flo maupun unc. Kebanyakan in berasosiasi dengan Ci fib.
Lacunosus (la)

Taksonomi: Varietas
Spesialitas: Cc, Ac, Sc
Arti: Penuh dengan kekosongan/celah
Awan yang memiliki banyak celah mirip dengan bentuk sarang lebah, tidak seperti
cavum yang memiliki celah yang besar. Lacunosus hanya memiliki celah-celah
yang kecil.

Cc & Ac

Sc
Translucidus (tr)

Taksonomi: Varietas
Spesialitas: Ac, As, St, Sc
Arti: Transparan, tembus pandang
Awan yang memiliki sifat translusen, posisi matahari atau bulan dapat terlihat
walaupun redup.

Ac & As

St & Sc
Perlucidus (pe)

Taksonomi: Varietas
Spesialitas: Ac, Sc
Arti: Bening
Awan yang menutupi sebagian besar langit dengan menyisakan celah-celah kecil di
antara awan sehingga cahaya matahari atau bulan masih dapat masuk walaupun
posisinya tidak diketahui. Akan tetapi, apabila posisi matahari atau bulan diketahui
dengan awan yang memiliki celah celah kecil maka pe dan tr dapat digabungkan.

Ac & Sc
Opacus (op)

Taksonomi: Varietas
Spesialitas: Ac, As, St, Sc
Arti: Digelapkan, gelap
Awan yang menutupi matahari hingga cahaya maupun keberadaan matahari tidak
dapat diketahui, penamaan op tidak dapat digabungkan dengan tr dan pe.

Ac & As

St & Sc
Radiatus (ra)

Taksonomi: Varietas
Spesialitas: Ci, Ac, As, Cu, Sc
Arti: Bergaris
Awan yang membentang dari ujung cakrawala ke ujung cakrawala lainnya, arah
bentangan awan searah dengan arah angin tidak seperti awan undulatus yang tegak
lurus terhadap angin. Memiliki nama lain yaitu cloud streets.

Ci & Ac

As & Cu & Sc
Undulatus (un)

Taksonomi: Varietas
Spesialitas: Cc, Cs, Ac, As, St, Sc
Arti: Bergelombang
Awan yang memiliki bentuk bergelombang dan terbentuk tegak lurus terhadap arah
angin. Pada awan cumuliform, bentuk un seperti tumpukan awan yang membentuk
barisan dan terpisah pisah, sedangkan pada awan stratiform bentuk un seperti
gelombang di dasar awan dan saling terhubung satu dengan yang lain.

Cc & Cs & Ac

As & St & Sc
Vertebratus (ve)

Taksonomi: Varietas
Spesialitas: Ci
Arti: Bersendi, bertulang
Awan Ci yang berbentuk seperti tulang ikan atau tulang rusuk.
Arcus (arc)

Taksonomi: Fitur tambahan


Spesialitas: Cb, Cu con
Arti: Lempeng
Awan yang berbentuk lempeng dan memiliki nama lain yaitu shelf cloud. Awan ini
terbentuk di perbatasan gust front saat terjadi thunderstorm. Saat udara hangat dan
lembab naik di atas udara dingin, maka akan membentuk awan arcus yang menjadi
cikal bakal cell thunderstorm yang baru.

Cb & Cu con
Asperitas (asp)

Taksonomi: Fitur tambahan


Spesialitas: Ac, Sc
Arti: Kekerasan, kekasaran
Awan yang memiliki bentuk bergelombang di bagian dasar, memiliki bentuk
gelombang yang tidak teratur.

Ac & Sc
Cauda (cau)

Taksonomi: Fitur tambahan


Spesialitas: Cb
Arti: Ekor
Awan yang berbentuk seperti tabung horizontal yang biasanya berasosiasi
(menempel) dengan murus, memiliki nama lain tail cloud. Perbedaannya dengan
flumen yaitu cauda menempel pada murus sedangkan flumen tidak.
Cavum (cav)

Taksonomi: Fitur tambahan


Spesialitas: Cc, Ac, Sc
Arti: Celah, rongga
Awan yang memiliki rongga besar dengan fallstreak (virga dari partikel es) di
bagian tengahnya. Hal ini dapat terjadi saat pesawat lewat dan mengakibatkan
glasiasi sehingga membentuk celah di antara awan.

Cc & Ac

Sc
Fluctus (flu)

Taksonomi: Fitur tambahan


Spesialitas: Ci, Ac, Sc, St, Cu
Arti: Ombak
Awan yang terbentuk akibat gelombang Kelvin-Helmholtz atau shear angin
vertikal.

Ci & Ac & Cu

St & Sc
Incus (inc)

Taksonomi: Fitur tambahan


Spesialitas: Cb
Arti: Landasan
Awan Cb yang telah mencapai temperature inversion yang menyebabkan kestabilan
atmosfer di stratosfer sehingga awan Cb tidak dapat bertumbuh secara vertikal
tetapi secara lateral sehingga terlihat kenampakan berbentuk landasan.
Mammatus (mam)

Taksonomi: Fitur tambahan


Spesialitas: Ci, Cc, Ac, As, Sc, Cb
Arti: Kelenjar susu
Awan yang terbentuk karena terdapat penurunan massa udara yang lebih dingin
daripada sekitarnya. Saat massa udara tenggelam, compressional heating
menghambat pembentukan awan karena menghalangi saturasi. Apabila massa
udara yang tenggelam kaya akan uap air dan es, maka awan mammatus dapat
terbentuk.

Ci & Cc & Ac

As & Cb & Sc
Murus (mur)

Taksonomi: Fitur tambahan


Spesialitas: Cb
Arti: Tembok, dinding
Awan yang berbentuk seperti tembok melingkar yang mengitari daerah updraft
yang kuat. Hal ini dapat terjadi saat udara lembab diangkat oleh mesosiklon
sehingga udara tersebut terkondensasi dan membentuk kenampakan seperti dinding
lingkaran di daerah updraft. Memiliki nama lain yaitu wall cloud.
Praecipitatio (pra)

Taksonomi: Fitur tambahan


Spesialitas: As, Ns, Cb, Cu, St, Sc
Arti: Presipitasi
Awan yang menurunkan segala jenis presipitasi disebut praecipitatio, baik itu
hujan, salju, salju basah, hujan beku, hujan es, dll.

As & Ns & Cb

Cu & St & Sc
Tuba (tub)

Taksonomi: Fitur tambahan


Spesialitas: Cb, Cu
Arti: Tabung
Awan yang terbentuk di sekitar updraft yang mengalami rotasi sehingga
membentuk awan yang berbentuk tabung dan memanjang dari dasar awan hingga
ke tanah. Awan tuba pada supercell thunderstorm adalah tornado, pada non
supercell thunderstorm adalah landspout atau waterspout. Awan tuba yang tidak
sampai ke tanah disebut funnel cloud.

Cb & Cu
Virga (vir)

Taksonomi: Fitur tambahan


Spesialitas: Cc, Ac, As, Ns, Cb, Cu, Sc
Arti: Tongkat
Awan yang membentuk pita-pita yang disebabkan karena menguapnya presipitasi
yang jatuh sebelum mencapai tanah, nama lainnya adalah jellyfish cloud.

Cc & Ac & As & Ns

Cb & Cu & Sc
Flumen (flm)

Taksonomi: Aksesoris
Spesialitas: Cb
Arti: Sungai
Awan yang merupakan pita-pita awan yang mengalir masuk langsung ke updraft
dari suatu thunderstorm, tidak seperti cauda yang menempel pada murus. Flumen
lebih besar dan lebih tinggi dan terikat langsung dengan updraft. Memiliki nama
lain beaver tails cloud.
Pannus (pan)

Taksonomi: Aksesoris
Spesialitas: As, Ns, Cb, Cu
Arti: Kain kasar
Awan yang terletak di bawah awan induk, terpisah dari awan induk dan memiliki
kenampakan seperti awan fractus.

As & Ns

Cb & Cu
Pileus (pil)

Taksonomi: Aksesoris
Spesialitas: Cb, Cu
Arti: Topi
Awan yang berbentuk seperti topi dengan kenampakan yang halus, terbentuk di
sekitar awan yang sedang mengalami pertumbuhan. Pileus menandakan
pertumbuhan awan yang cepat di mana udara di sekitar awan mengalami
kondensasi yang membentuk pileus. Nama lainnya scud cloud.

Cb & Cu
Velum (vel)

Taksonomi: Aksesoris
Spesialitas: Cb, Cu
Arti: Kerudung
Awan yang mengelilingi badan dari awan induk, terbentuk saat awan bertemu
dengan lapisan yang stabil lalu udara lembab akan tersebar secara lateral dan
membentuk awan-awan velum.

Cb & Cu
Homogenitus (hogen)

Taksonomi: Awan spesial


Spesialitas: Ci, Cu, St
Arti: Terbentuk dari manusia
Awan yang terbentuk akibat manusia. Ci hogen terbentuk akibat mesin pesawat jet
yang menginisiasi terjadinya pembentukan awan. Ci hogen dan St hogen terbentuk
akibat pembakaran pabrik atau pembangkit listrik.

Ci & Cu & St
Homomutatus (homut)

Taksonomi: Awan spesial


Spesialitas: Ci, Cc, Cs
Arti: Ubahan dari hogen
Awan homogenitus yang mengalami ubahan sehingga bentuknya terlihat lebih
alami, biasanya disebabkan oleh angin atmosfer atas.

Ci & Cc & Cs
Cataractagenitus (cagen)

Taksonomi: Awan spesial


Spesialitas: St, Cu
Arti: Terbentuk dari air terjun
Awan yang terbentuk dari cipratan air terjun yang mengalami kondensasi.

Cu & St
Flammagenitus (flgen)

Taksonomi: Awan spesial


Spesialitas: Cu, Cb
Arti: Terbentuk dari api
Awan yang terbentuk akibat udara tidak stabil karena terdapat suatu kebakaran,
udara yang tidak stabil menyebabkan parsel udara terangkat dan terjadi
pembentukan awan, memiliki nama lain pyrocumulus.

Cb & Cu
Silvagenitus (sigen)

Taksonomi: Awan spesial


Spesialitas: St
Arti: Terbentuk dari hutan
Awan yang terbentuk akibat evapotranspirasi dari hutan.
Nacreous Cloud

Taksonomi: Awan atmosfer atas


Awan yang terbentuk di stratosfer (polar stratospheric cloud) dan memiliki nama
lain mother of pearl. Terkadang dapat mengandung asam nitrit.

Noctilucent Cloud

Taksonomi: Awan atmosfer atas


Awan yang terbentuk saat meteor terbakar di mesosfer dan menguapkan es
sehingga terbentuk awan di mesosfer (polar mesospheric cloud).
Awan Orografis

Mountain wave: Gelombang yang terbentuk di atas gunung.


Lee wave: Gelombang yang terbentuk di sisi leeward side dari gunung.
Banner cloud: Awan yang terbentuk tepat di puncak gunung dan mengelilinginya.
Lee wave cloud: Awan yang terbentuk akibat lee wave
Mountain wave cloud: Awan yang terbentuk akibat mountain wave.
Rotor cloud: Awan yang berputar-putar di bawah lee wave dan mengakibatkan
turbulensi sehingga berbahaya bagi penerbangan.
SL : Standing lenticularis

Anda mungkin juga menyukai