0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan7 halaman

196 388 1 SM

Diunggah oleh

dewantoro3011
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan7 halaman

196 388 1 SM

Diunggah oleh

dewantoro3011
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Jurnal Cendikia Muda

Volume 1, Nomor 2, Juni 2021


ISSN : 2807-3649

PENERAPAN PEMBERIAN POSISI SEMI FOWLER TERHADAP


KUALITAS TIDUR PASIEN CONGESTIVE GAGAL JANTUNG

IMPLEMENTATION OF SEMI FOWLER POSITION ON SLEEP


QUALITY OF CONGESTIVE HEART FAILURE PATIENTS

Winda Asmara1, Senja Atika Sari2, Nury Luthfiyatil Fitri3


1
Mahasiswa Akademi Keperawatan Dharma Wacana Metro
2,3
Dosen Akademi Keperawatan Dharma Wacana Metro
Email: windaasmara61@gmail.com

ABSTRAK

CHF (Congestive Heart Failure) atau gagal jantung adalah ketidakmampuan jantung untuk
memompa darah dalam jumlah cukup untuk memenuhi kebutuhan oksigen dan nutrisi jaringan.
Penderita gagal jantung identik dengan pernafasan cepat, dangkal, dan kesulitan mendapatkan
udara yang cukup. Penderita akan sering terbangun tengah malam karena mengalami nafas pendek
yang hebat dikarenakan perpindahan cairan dari jaringan ke dalam kompartemen intravascular
akibat posisi terlentang ketika berbaring, sehingga muncul keluhan kesulitan untuk tidur. Hal ini
yang menyebabkan pasien mengalami gangguan kualitas tidur. Penatalaksanaan yang akan
diterapkan penulis pada karya tulis ilmiah ini yaitu pemberian posisi semi fowler. Rancangan
karya tulis ilmiah ini menggunakan desain studi kasus (case study). Subyek yang digunakan yaitu
pasien gagal jantung dengan gangguan kualitas tidur. Analisa data dilakukan menggunakan
analisis deskriptif. Hasil penerapan menunjukkan bahwa setelah dilakukan penerapan pemberian
posisi semi fowler selama 5 hari, terjadi peningkatan kualitas tidur pada pasien gagal jantung. Bagi
keluarga pasien gagal jantung dengan gangguan kualitas tidur hendaknya dapat melakukan
pemberian posisi semi fowler secara mandiri untuk meningkatkan kualitas tidur. Kesimpulan:
Penerapan pemberian posisi semi fowler pada pasien gagal jantung mampu meningkatkan
kualitas tidur.
Kata Kunci:Gagal Jantung, Kualitas Tidur, Posisi Semi Fowler.

ABSTRACT

CHF (Congestive Heart Failure) or heart failure is the inability of the heart to pump enough blood
to meet the tissue's oxygen and nutrient needs. Patients with heart failure are synonymous with
rapid, shallow breathing, and difficulty getting enough air. Patients will often wake up in the
middle of the night due to experiencing severe shortness of breath due to the displacement of fluid
from the tissue into the intravascular compartment due to the supine position when lying down,
resulting in complaints of difficulty sleeping. This causes the patient to experience sleep quality
disturbances. The management that the author will apply in this scientific paper is the provision of
a semi-fowler position. The design of this scientific paper uses a case study design. The subjects
used were heart failure patients with sleep quality disturbances. Data analysis was performed using
descriptive analysis. The results showed that after the application of the semi-fowler position for 5
days, there was an increase in the quality of sleep in patients with heart failure. Families of heart
failure patients with sleep quality disturbances should be able to provide semi-fowler positions
independently to improve sleep quality.

Keywords : Heart Failure, Sleep Quality, Semi Fowler Position.

Asmara, Penerapan Pemberian Posisi… 159


Cendikia Muda, Volume 1, Nomor 2, Juni 2021

PENDAHULUAN dangkal, dan kesulitan mendapatkan


Gagal jantung adalah suatu sindrom udara yang cukup. Penderita akan sering
komplek yang terjadi akibat gangguan terbangun tengah malam karena
jantung yang merusak kemampuan mengalami nafas pendek yang hebat
ventrikel untuk mengisi dan memompa dikarenakan perpindahan cairan dari
1
darah secara efektif . Menurut jaringan ke dalam kompartemen
American Heart Association (AHA) intravascular akibat posisi terlentang
penyakit jantung koroner menjadi No. 1 ketika berbaring, sehingga muncul
penyebab kematian di Amerika Serikat. keluhan kesulitan untuk tidur5.
Penyakit jantung koroner menyumbang
sekitar 13% dari kematian di Amerika Gangguan tidur adalah suatu kondisi
Serikat pada tahun 2016 yaitu dengan yang jika tidak diobati, umumnya
363.452 kematian2. menyebabkan tidur terganggu yang
menghasilkan salah satu masalah
Berdasarkan hasil Riset Kesehatan insomnia yaitu gerakan abnormal atau
Dasar (Riskesdas) tahun 2018 prevalensi sensasi saat tidur atau terbangun di
penyakit jantung di Indonesia yaitu malam hari, atau kantuk yang berlebihan
1.5%. Sedangkan prevalensi penyakit di siang hari. Pemenuhan kebutuhan
jantung di Provinsi Lampung yaitu 1.2% istirahat dan tidur sangat penting bagi
3
. Berdasarkan data medical record di orang yang sedang sakit. Apabila
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) pemenuhan istirahat dan tidur tersebut
Jend. Ahmad Yani Metro pada tahun tercukupi, maka jumlah energi yang
2019, kasus gagal jantung menempati diharapkan untuk memulihkan status
urutan ke-8 dari 10 penyakit besar yang kesehatan dan mempertahankan
ada di Ruang Penyakit Dalam C dengan metabolisme tubuh terpenuhi. Tidur juga
69 penderita4. bertujuan untuk restorasi sel. Restorasi
sel-sel tubuh merupakan salah satu teori
Gagal jantung memiliki tanda dan gejala yang dikemukakan oleh para ilmuan
yang penting, yaitu sesak nafas, batuk, untuk menjelaskan sebab atau tujuan
mudah lelah, disfungsi ventrikel, dan manusia harus tidur. Teori ini
kegelisahan yang diakibatkan oleh menerangkan bahwa tidur diperlukan
gangguan oksigenisasi. Penderita gagal untuk mengisi ulang pikiran dan
jantung identik dengan pernafasan cepat,

Asmara, Penerapan Pemberian Posisi… 160


Cendikia Muda, Volume 1, Nomor 2, Juni 2021

perbaikan tubuh yang dihabiskan selama pasien. Pengembangan rongga dada dan
seseorang dalam keadaan aktif 6. paruparu akan menyebabkan asupan
oksigen membaik, sehingga proses
5
Menurut Dr.Susan dari Case Western respirasi akan kembali normal .
Reserve yang merupakan salah seorang
peneliti senior mengatakan bahwa Tujuan penerapan pemberian posisi semi
dokter ahli jantung perlu memberikan fowler adalah untuk mengatasi masalah
perhatian khusus terhadap pasien yang keperawatan gangguan pola tidur pada
mengalami gangguan tidur. Perhatian pasien gagal jantung.
khusus yang dimaksud adalah dalam hal
METODE
pengaturan posisi. Hal ini sangat penting
Desain karya tulis ilmiah ini
untuk dilakukan pada penderita gagal
menggunakan desain stadi kasus (case
jantung kongestif. Pengaturan posisi
study). Subyek yang digunakan dalam
adalah salah satu upaya yang dilakukan
studi kasus yaitu dengan pasien gagal
untuk menghindari dan meminimal
jantung yang terdiri dari 1 pasien yang
terjadinya masalah kesehatan baru pada
mengalami masalah keperawatan
penderita gagal jantung yang sedang
gangguan pola tidur. Instrumen yang
menjalani pengobatan. Selain itu,
digunakan dalam pengumpulan data
Pengaturan posisi bertujuan untuk
menggunakan lembar observasi dan
memperbaiki kualitas tidur7.
standar operasional prosedur (SOP)
dalam melakukan pemberian posisi semi
Pengaturan posisi tidur yang baik pada
fowler. Pengkajian pengukuran kualitas
pasien gagal jantung yaitu posisi semi
tidur mengacu pada Pengukuran kualitas
fowler. Posisi semi fowler merupakan
tidur PSQI (Pittsburgh Sleep Quality
posisi dengan setengah duduk, di mana
Index).
bagian kepala tempat tidur lebih tinggi8.
Posisi tidur semi fowler dengan sudut
HASIL
45˚ menghasilkan kualitas tidur yang
Gambaran karakteristik subyek
lebih baik bagi pasien dengan gangguan
penerapan yang didapatkan pada saat
jantung karena posisi semi fowler akan
pengkajian sesuai dengan tahapan
mempengaruhi keadaan curah jantung
rencana penerapan adalah sebagai
dan pengembangan rongga paru-paru
berikut:
pasien, sehingga sesak nafas berkurang
dan akan mengoptimalkan kualitas tidur

Asmara, Penerapan Pemberian Posisi… 161


Cendikia Muda, Volume 1, Nomor 2, Juni 2021

tidu buru buru buruk) buruk) baik)


Tabel 1 Gambaran Subyek Penerapan r k) k)
bur
Data Keterangan uk)
Nama Ny. L
Usia 57 tahun
Pendidikan SMA
Pekerjaan Ibu Rumah Tangga PEMBAHASAN
Agama Islam
Gagal jantung adalah suatu sindrom
Riwayat Klien mengatakan
kesehatan mempunyai riwayat penyakit komplek yang terjadi akibat gangguan
sebelumnya hipertensi sejak 10 tahun
yang lalu, klien mengatakan jantung yang merusak kemampuan
sudah mengalami menopose
ventrikel untuk mengisi dan memompa
sejak 4 tahun yang lalu dan
klien mengatakan di diagnosa darah secara efektif 1.
menderita gagal jantung sejak
kurang lebih 6 bulan yang
lalu. Gagal jantung memiliki tanda dan gejala
Keluhan Klien mengatakan sejak 2
saat ini hari yang lalu di rawat di yang penting, yaitu sesak nafas, batuk,
rumah sakit dengan keluhan
sesak dan sulit tidur. Klien mudah lelah, disfungsi ventrikel, dan
mengatakan sulit tidur karena kegelisahan yang diakibatkan oleh
merasa sesak saat berbaring
ditempat tidur. Klien gangguan oksigenisasi. Penderita gagal
mengatakan stres karena
sudah 2 hari ini tidak dapat jantung identik dengan pernafasan cepat,
atau sulit untuk tidur dangkal, dan kesulitan mendapatkan
TTV TD : 150/90 mmHg, RR: 28
x/menit, Nadi: 92 x/menit, udara yang cukup. Penderita akan sering
dan Suhu 36.7 o C.
terbangun tengah malam karena
mengalami nafas pendek yang hebat
Adapun hasil pengkajian kualitas tidur
dikarenakan perpindahan cairan dari
pada subyek (Ny. L) dapat dilihat pada
jaringan ke dalam kompartemen
tabel di bawah ini:
intravascular akibat posisi terlentang
ketika berbaring, sehingga muncul
Tabel 2 Kualitas Tidur Sebelum dan
5
Setelah Penerapan Pemberian Posisi keluhan kesulitan untuk tidur .
Semi Fowler

Kualitas Tidur Subyek (Ny. L) Gangguan tidur adalah suatu kondisi


Hari ke-1 Hari Hari Hari Hari yang jika tidak diobati, umumnya
ke-2 ke-3 ke-4 ke-5
Pre Post Pre Post Pre Post menyebabkan tidur terganggu yang
menghasilkan salah satu masalah
11 10 9 8 6 4
(Ku (Kua (Kua (Kuali (Kuali (Kuali insomnia yaitu gerakan abnormal atau
alit litas litas tas tas tas
as tidur tidur tidur tidur tidur sensasi saat tidur atau terbangun di

Asmara, Penerapan Pemberian Posisi… 162


Cendikia Muda, Volume 1, Nomor 2, Juni 2021

malam hari, atau kantuk yang berlebihan Pengaturan posisi bertujuan untuk
di siang hari. Pemenuhan kebutuhan memperbaiki kualitas tidur7.
istirahat dan tidur sangat penting bagi
orang yang sedang sakit. Apabila Hasil penerapan pemberian posisi semi
pemenuhan istirahat dan tidur tersebut fowler pasien gagal jantung
tercukupi, maka jumlah energi yang menunjukkan bahwa setelah dilakukan
diharapkan untuk memulihkan status intervensi selama 5 hari menunjukkan
kesehatan dan mempertahankan bahwa kualitas tidur pada subyek (Ny.
metabolisme tubuh terpenuhi. Tidur juga L) mengalami peningkatan dari kualitas
bertujuan untuk restorasi sel. Restorasi tidur buruk skor PSQI 11 menjadi
sel-sel tubuh merupakan salah satu teori kualitas tidur baik skor PSQI 4.
yang dikemukakan oleh para ilmuan
untuk menjelaskan sebab atau tujuan Posisi semi fowler merupakan posisi
manusia harus tidur. Teori ini dengan setengah duduk, di mana bagian
menerangkan bahwa tidur diperlukan kepala tempat tidur lebih tinggi8. Posisi
untuk mengisi ulang pikiran dan tidur semi fowler dengan sudut 45˚
perbaikan tubuh yang dihabiskan selama menghasilkan kualitas tidur yang lebih
seseorang dalam keadaan aktif 6. baik bagi pasien dengan gangguan
jantung karena posisi semi fowler akan
Menurut Dr.Susan dari Case Western mempengaruhi keadaan curah jantung
Reserve yang merupakan salah seorang dan pengembangan rongga paru-paru
peneliti senior mengatakan bahwa pasien, sehingga sesak nafas berkurang
dokter ahli jantung perlu memberikan dan akan mengoptimalkan kualitas tidur
perhatian khusus terhadap pasien yang pasien. Pengembangan rongga dada dan
mengalami gangguan tidur. Perhatian paruparu akan menyebabkan asupan
khusus yang dimaksud adalah dalam hal oksigen membaik, sehingga proses
pengaturan posisi. Hal ini sangat penting respirasi akan kembali normal5.
untuk dilakukan pada penderita gagal
jantung kongestif. Pengaturan posisi Hasil penerapan ini sesuai dengan
adalah salah satu upaya yang dilakukan penelitian yang dilakukan oleh Ananda,
untuk menghindari dan meminimal Badar & Norma (2019) tentang
terjadinya masalah kesehatan baru pada pengaruh posisi semi fowler 45°
penderita gagal jantung yang sedang terhadap kualitas tidur pada pasien
menjalani pengobatan. Selain itu, congestive heart failure, menunjukkan

Asmara, Penerapan Pemberian Posisi… 163


Cendikia Muda, Volume 1, Nomor 2, Juni 2021

bahwa terdapat perubahan kualitas tidur dan akan mengoptimalkan kualitas tidur
pada pasien gagal jantung congestive pasien.
setelah diberikan posisi semi fowler 45°
pada kelompok intervensi dengan nilai p KESIMPULAN
9
= 0,001 . Penerapan pemberian posisi semi fowler
pada pasien gagal jantung mampu
Penelitian lain dilakukan oleh Indrawati meningkatkan kualitas tidur.
& Nuryanti (2018) tentang hubungan
posisi tidur dengan kualitas tidur pasien DAFTAR PUSTAKA
congestive heart failure, menunjukkan 1. LeMone, P., Burke, KM &
bahwa ada hubungan antara posisi tidur Bauldoff, G. (2015). Buku Ajar
Keperawatan Medikal Bedah
dengan kualitas tidur pasien CHF
Volume 3. Alih Bahasa: Subekti, B
dengan nilai p value sebesar 0.00610. N. Jakarta: EGC.
2. AHA. (2019). Heart Disease and
Stroke Statistics-2019 At-a-Glance.
Penelitian yang sama dilakukan oleh
American Heart Association
Shahab, Fauzan & Budiharto (2016) Research.
pengaruh posisi tidur semi fowler 45˚ 3. Kemenkes RI. (2018). Hasil Utama
Riskesdas 2018. Kementrian
terhadap kualitas tidur pasien gagal
Kesehatan RI. Badan Penelitian dan
jantung di ruang ICCU RSUD dr. Pengembangan Kesehatan.
Soedarso Pontianak, menunjukkan 4. Medikal Record RSUD Jend.
bahwa terdapat perubahan kualitas tidur Ahmad Yani Metro. (2019). 10
Besar Penyakit di Ruang Penyakit
pasien gagal jantung setelah diberikan Dalam C RSUD Jend. Ahmad Yani
posisi semi fowler 45˚dengan nilai p Metro.
value sebesar 0.0005. 5. Shahab, S., Fauzan, S & Budiharto,
I. (2016). Pengaruh Posisi Tidur
Semi Fowler 45 Terhadap Kualitas
Berdasarkan hasil penerapan diatas Tidur Pasien Gagal Jantung Di
menurut analisa penulis pemberian Ruang ICCU RSUD dr. Soedarso
Pontianak. Jurnal ProNers, 3(1).
posisi semi fowler dapat membantu
6. Potter, P A & Perry, A G. (2010).
meningkatkan kualitas tidur pada pasien Fundamentals of Nursing
dengan gagal jantung, dikarenakan Fundamental Keperawatan Buku 3.
alih Bahasa: Nggie, A F & Albar,
manfaat posisi semi fowler akan
M. Jakarta: Salemba Medika.
mempengaruhi keadaan curah jantung
dan pengembangan rongga paru-paru
pasien, sehingga sesak nafas berkurang

Asmara, Penerapan Pemberian Posisi… 164


Cendikia Muda, Volume 1, Nomor 2, Juni 2021

7. Indrawati, L., & Nuryanti, L.


(2018). Hubungan Posisi Tidur
Dengan Kualitas Tidur Pasien
Congestive Heart
Failure. Jurnal Kesehatan Budi
Luhur: Jurnal Ilmu-Ilmu
Kesehatan Masyarakat,
Keperawatan, dan
Kebidanan, 11(2), 401-410.
8. Hidayat, A.A.A & Uliyah, M.
(2016). Buku Ajar Keperawatan
Dasar. Jakarta: Salemba
Medika.
9. Ananda, A. D., Badar & Norma,
N. (2019). Pengaruh Posisi
Semi Fowler 45° Terhadap
Kualitas Tidur Pada Pasien
Congestive Heart Failure Di
Ruangan Intensive Coronary
Care Unit (ICCU) Rumah Sakit
Abdul Wahab Sjahranie.

Asmara, Penerapan Pemberian Posisi… 165

Anda mungkin juga menyukai