Anda di halaman 1dari 10

KULIT

Farhan Husein
1510211069
Anatomi Kulit
Secara garis besar kulit terbagi atas
3 lapisan:
Lapisan epidermis
Lapisan dermis
Lapisan hipodermis atau subkutis
1. Lapisan Epidermis:
Stratum korneum:
Lapisan kulit terluar yg terdiri dari beberapa
keratinosit
Stratum lusidum:
Terdiri atas sel-sel gepeng yang eosinofilik
Hanya dijumpai pada kulit-kulit tebal seperti
kulit telapak tangan dan kaki
Stratum granulosum:
Terdii atas 2-3 lapis sel-sel gepeng dengan
sitoplasma tersusun atas granul-granul
lamela & keratohialin
Stratum spinosum:
Terdiri atas beberapa lapis sel poligonal yang
besarnya berbeda-beda karena terjadi proses
mitosis
Diantara sel-sel ini terdapat jembatan antar
sel
Terdapat sel-sel langerhans yang berperan
sebagai APC (Antigen Presenting Cell)
Stratum basal:
Terdiri atas selapis sel berbentuk kubus
(kolumnar) yang tersusun berbaris seperti
pagar
Terdapat sel-sel pembentuk melanin,
sitoplasma basofilik, inti gelap, dan
2. Lapisan Dermis
Pars papilare:
Bagian yang menonjol kearah epidermis
Berisi jaringan Ikat, pembuluh darah, ujung
serabut saraf dan folikel rambut
Pars retikulare:
Bagian yang menonjol ke arah subkutis
Berisi serabut penunjang seperti kolagen,
elastin, dan retikulin
Terdapat adneksa kulit seperti kelenjar-
kelenjar keringat dan badan-badan saraf
3. Lapisan Hipodermis
Terdiri atas jaringan ikat longgar berisi
sel-sel lemak univakuola didalamnya
Lapisan lemak ini disebut panikulus
adiposa berfungsi sebagai cadangan
makanan
Dilapisan ini terdapat ujung-ujung saraf
tepi, pembuluh darah dan pembuluh limfe
Ketebalan lapisan lemak tidak sama
antara kulit, misal pada perut mencapai
3cm sedangkan pada kelopak mata
sangat tipis
Fisiologi Kulit
1. Fungsi proteksi:
Kulit menjaga bagian dalam tubuh terhadap
gangguan fisik dan kimiawi
Fungsi proteksi kulit didapat dari:
Karena adanya bantalan lemak dan serabut-
serabut penunjang
Melanosit sebagai pelindung dari sinar UV
Stratum korneum yang impermeabel
terhadap berbagai zat kimia
2. Fungsi absorbsi:
Kulit yang sehat tidak mudah menyerap air,
larutan dan zat padat. Tetapi menyerap
cairan yang mudah menguap & larut lemak
Permeabilitas kulit terhadap O2, CO2 & uap
air memungkinkan kulit berperan dalam
proses respirasi
3. Fungsi ekskresi:
Kelenjar-kelenjar kulit dapat mengeluarkan
zat-zat yang tidak berguna lagi seperti NaCl,
urea, dan amonia
4. Fungsi persepsi:
4. Fungsi persepsi:
Panas: Ruffini pada dermis & subkutis
Dingin: Krause pada dermis
Rabaan: Badan taktil meissner pada papila
dermis & badan meissner renvier pada
epidermis
Tekanan: Pacini pada epidermis