Anda di halaman 1dari 22

REFERAT

VARICELLA

Pembimbing
dr. Diana Kartika Sari, Sp.KK

Disusun Oleh :
Harmas Novryan Fareza
201610401011069

SMF KULIT DAN KELAMIN


RSUD GAMBIRAN KOTA KEDIRI
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
2017
Bab 1
Pendahuluan
Varicella Zoster Virus VZV adalah penyebab infeksi varicella dan
herpes zoster (HZ) pada manusia. Sebagai infeksi primer, varicella biasanya
terjadi di masa kanak-kanak, meski bisa diaktifkan kembali dan terwujud
sebagai infeksi herpes zoster (hz), yang biasanya terjadi setelahnya umur 50
tahun.
Gejala klinis dari varicella ditemukan demam, nyeri perut, ruam
merah, pruritus, sakit kepala, malaise, anoreksia, batuk, coryza dan sakit
tenggorokan. Ruam merah dan demam merupakan gejala klinis yang sering
ditemukan pada pasien varicella.

Zell, R., Taudien, S., Pfaff, F., Wutzler, P., Platzer, M. & Sauerbrei, A. (2012). Sequencing of 21 varicella-zoster virus genomes reveals two novel
genotypes and evidence of recombination. J Virol 86, 16081622
Kirsten A Bechtel, MD Associate Professor of Pediatrics, Section of Pediatric Emergency Medicine, Yale University School of Medicine; Co-
Director, Injury Free Coalition for Kids, Yale-New Haven Children's Hospital, Updated: Aug 04, 2017
Remaja, dewasa, dan ibu hamil berisiko tinggi dan sering diobati
dengan antivirus. Kelompok lain yang memerlukan perawatan spesifik adalah
anak-anak yang immunocompromised.
Pengobatan lainnya termasuk tindakan suportif, pemberian
imunoglobulin varicella zoster (VZIG), dan penanganan infeksi bakteri
sekunder

Kirsten A Bechtel, MD Associate Professor of Pediatrics, Section of Pediatric Emergency Medicine, Yale University School of Medicine; Co-
Director, Injury Free Coalition for Kids, Yale-New Haven Children's Hospital, Updated: Aug 04, 2017
Bab 2
Tinjauan Pustaka
Definisi
Varicella merupakan penyakit kulit dengan kelainan
berbentuk vesikula yang tersebar, dan terutama
menyerang anak-anak, dan sangat mudah menular yang
disebabkan oleh Varicella Zoster Virus (VSV).

Atlas Penyakit Kulit dan Kelamin/ Bagian SMF Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin - Cet 2 - Airlangga University Press, 2012
Epidemiologi
usia Jenis Kelamin Musim

Negara barat: musim dingin


dan awal musim semi lebih
Tersering menyerang Bisa menyerang laki-laki banyak
terutama anak-anak, maupun perempuan Indonesia: penyakit virus
tetapi dapat juga Perempuan > laki-laki menyerang pada musim
menyerang orang
peralihan
dewasa
Sondakhh, 2014: Musim panas
> musim hujan

Ozaki T, Nagai H, Kimura T, Ichikawa T, Suzuki S, Kito H, et al. The age distribution of neutralizing antibodies against varicella-zoster virus in healthy
individuals. Biken J. 2014 Mar. 23(1):9-14
Sondakh Crista, et all,2014.PROFIL VARISELA DI POLIKLINIK KULIT DAN KELAMIN RSUP PROF. DR. R.D KANDOU MANADO PERIODE
JANUARI DESEMBER 2014 . Jurnal e-Clinic (eCl), Volume 3, Nomor 1, Januari-April .2015
Etiologi
Infeksi Varicella zoster virus (VZV) varicella (cacar air) dan zoster
(shingles) yang mengalami reaktivasi setelah infeksi primer

Penularan
1. droplet yang menyebar ketika
seseorang dengan varisela batuk
atau bersin
2. kontak langsung dengan sekret
saluran pernapasan atau dengan
lesi pada kulit yang belum
berkrusta
3. penyebaran melalui udara, dan
transmisi melalui plasenta

Djuanda Adhi, dkk. Varisela. Dalam: Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin; edisi Keenam. Jakarta: Balai Penerbit FKUI; 2011. H.115-116.
Patofisiologi

Ann M Arvin* Departments of Pediatrics and Microbiology/Immunology, Stanford University School of Medicine, Stanford,
California 94305-5119, diakses November 30 2017
Manifestasi Klinis
KLINIS GAMBAR

1. Stadium Prodormal 1-3 hari


Malaise, nyeri kepala, sumer-sumer sebelum
timbul erupsi
Pada orang dewasa gejala prodromal lebih
berat
2. Stadium Erupsi
Makula/papula cepat berubah menjadi vesikel.
Kemudian vesikel menjadi keruh/pustule,
Selama beberapa hari akan timbul vesikel baru
sehingga umur lesi tidak sama. Bentukan khas
seperti tear drop atau dew drop on rose
petal. Distribusi bersifat sentrifugal
3. Setelah 5 hari lesi mengalami krustasi dan
lepas dalam waktu 1-3 minggu. Dimulai
bentukkan delle

Straus, Stephen E. Oxman, Michael N. Schmader, Kenneth E. Varicella. In: Fitzpatricks Dermatology in General Medicine; 8 edition, vol 1
and 2. 2012. P.2383-2401.
Varicella. A. Spektrum penuh lesi-yaitu papula eritematosa, vesikel ("dewdrops on rose petals"), krusta, dan erosi di tempat
eksoriasi - terlihat pada anak dengan kasus varicella yang khas. B. Lesi yang lebih luas, termasuk multipel pustula besar, terlihat
pada wanita berusia 21 tahun yang demam dan "toxic" dan menderita varicella pneumonitis
Pemeriksaan Penunjang

Pemeriksaan sediaan Tzanck smear menemukan sel


datia berinti banyak
PCR atau DFA
Tes serologik
Histo PA
Gambar : Herpes zoster, histopatologi. A. vesikel intraepidermal, akantolisis, degenerasi retikuler; dasar
dermis menunjukkan edema dan vaskulitis. B. Sel raksasa multinuklear dengan karakteristik perubahan
nuklear
Diagnosis
Varicella biasanya mudah didiagnosa berdasarkan gambaran
klinis yaitu penampilan dan perubahan pada karakteristik dari
ruam yang timbul, terutama apabila ada riwayat terpapar
varicella 2-3 minggu sebelumnya.
Varicella khas ditandai dengan erupsi papulovesikuler setelah
fase prodromal ringan atau bahkan tanpa fase prodromal,
dengan disertai panas dan gejala konstitusi ringan. Gambaran
lesi bergelombang, polimorfi dengan penyebaran sentrifugal.
Sering ditemukan lesi pada membrane mukosa. Penularannya
berlangsung cepat
Diagnosis laboratorik sama seperti pada herpes zoster yaitu
dengan pemeriksaan sediaan hapus secara Tzanck (deteksi sel
raksasa dengan banyak nucleus/inti), pemeriksaan mikroskop
electron cairan vesikel (deteksi virus secara langsung) dan
material biopsi (kultur), dan tes serologik (meningkatnya titer).
Lichenstein R. Pediatrics, Chicken Pox or Varicella, October 21, 2014. www. emedecine.com

Anonymous. Varicella zoster virus (VZV). (homepage on the internet). 2013 (cited 2013 Jun 14):(about 8p). Available from: http://www.bio-
rad.com/prd/de/DE/CDG/PDP/LRLEAK15/Varicella-Zoster-Virus-(VZV)
DIAGNOSA BANDING

Variola VARICELLA
Etiologi Virus Variola Virus Varicella zooster
Epidemiologi Sering pada anak-anak Terutama pada anak tetapi dapat
menyerang dewasa.
Gambaran klinis 1. Stadium Prodormal Ada gejala prodormal.
2. Stadium Makulopapular Papul eritematosa yang dalam,
3. Stadium vesikel- dalam beberapa jam kemudian
pustulosa/supurasi menjadi vesikel (tear drops).
4. Stadium resolusi Vesikel akan berubah menjadi
Gambaran Monomorfik keruh menyerupai pustul
kemudian menjadi krusta.
Gambaran Polimorfik
Predileksi Dimulai dari bagian akral tubuh Sentrifugal: Seluruh tubuh
(telapak tangan dan kaki)
kemudian ke badan
Herpes Zooster Varicella (cacar air, chicken pox)

Etiologi:VZV Etiologi :VZV


Gejala Klinis: Neuralgia beberapa hari Gejala Klinis : Pada stadium prodomal didahului
sebelum atau bersamaan dengan timbulnya demam yang tidak terlalu tinggi, malaise, dan nyeri
kelainan kulit. Dapat didahului oleh gejala kepala
prodromal seperti demam, nyeri kepala, dan Predileksi : Paling banyak di badan, kemudian
malaise. muka, kepala dan ekstremitas.
Predileksi: Trigeminus, thorax, cervical, Status dermatologi: timbulnya papula eritematosa
lumbosakral yang cepat berubah menjadi vesikel, yang umur
Status dermatologi: Unilateral, vesikel dari lesi tersebut tidak sama.Vesikel ini
bergerombol diatas makula eritematosa, bentukannya yang khas adalah tear drops. Vesikel
diantara kulit sakit ada kulit sehat akan berubah menjadi pustul dan kemudian
menjadi krusta. Pada anamnesa ada kontak dengan
penderita varisela atau herpes zoster. Khas pada
infeksi virus pada vesikula ada bentukan umbilikasi
(delle) yaitu vesikula yang ditengah nya cekung
kedalam. Distribusinya bersifat sentripetal.
>> pada dewasa
>> pada anak-anak
DIAGNOSA BANDING
IMPETIGO VARICELLA
Etiologi Staphylococus atau sterptococcus Virus Varicella zooster
Epidemiologi Terutama terdapat pada anak- Terutama pada anak tetapi dapat
anak menyerang dewasa.
Gambaran klinis Tidak ada gejala prodromal Ada gejala prodormal.
lesi impetigo yang pertama adalah Papul eritematosa yang dalam,
vesikel yang cepat menjadi pustula dalam beberapa jam kemudian
dan krusta
menjadi vesikel (tear drops).
Vesikel akan berubah menjadi
keruh menyerupai pustul
kemudian menjadi krusta.
Predileksi Dimana saja, tidak menyerang Seluruh tubuh
mukosa mulut
Penatalaksanaan
UMUM
1. Prinsipnya simptomatik
Khusus
Pemberian Antivirus
Acyclovir Oral
Dewasa Remaja: 5x800 mg/hari selama 7-10 hari
Anak: 20 mg/KgBB/kali sampai 800 mg 4 kali/hari selama 5
hari
Pencegahan
Pasif :VZIG
Aktif : Varicella Virus Vaccin (Oka strain)

American Academy of Pediatrics. Pickering LK, ed. Red Book: 2012 Report of the Committee on Infectious Diseases. 29th ed. Elk Grove Village, IL: American
Academy of Pediatrics; 2012.
Marin M, Guris D, Chaves SS, Schmid S, Seward JF. Prevention of varicella: recommendations of the Advisory Committee on Immunization Practices
(ACIP). MMWR Recomm Rep. 2007 Jun 22. 56:1-40.
Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Updated recommendations for use of VariZIG United States, 2013. Available at :
http://www.cdc.gov/mmwr/preview/mmwrhtml/mm6228a4.htm?s_cid=mm6228a4_w Accessed: Nov 30, 2017.
Komplikasi
Komplikasi pada anak-anak jarang terjadi
Tersering Pada orang dewasa
ensefalitis, pneumonia, glomerulonephritis, karditis,
hepatitis, keratitis, konjungtivitis,

Straus, Stephen E. Oxman, Michael N. Schmader, Kenneth E. Varicella. In: Fitzpatricks Dermatology in General Medicine; 8 edition, vol 1 and 2.
2012. P.2383-2401.
Prognosis
Dengan perawatan teliti dan memperhatikan higiene akan
memberikan prognosis yang baik dan jaringan parut yang
timbul akan menjadi sedikit.
Angka kematian pada anak normal di Amerika 5,4 7,5 dari
10.000 kasus varicella.
Pada neonatus dan anak yang menderita leukimia,
immunodefisiensi, sering menimbulkan komplikasi dan angka
kematian yang meningkat.
Angka kematian pada penderita yang mendapatkan pengobatan
immunosupresif tanpa mendapatkan vaksinasi dan pengobatan
antivirus antar 7 27% dan sebagian besar penyebab kematian
adalah akibat komplikasi pneumonitis dan ensefalitis.
Dewi M. Cacar Air (Varicella). Diambil dari Medicastore.com
http://www.medicastore.com/med/detail_pyk.php?id=&iddtl=38&idktg=&idobat=&UID=20071115181404219.83.83.58. Diakses
pada tanggal 30 Nov 2017
Daftar Pustaka
1. Zell, R., Taudien, S., Pfaff, F., Wutzler, P., Platzer, M. & Sauerbrei, A. (2012). Sequencing of 21 varicella-zoster virus
genomes reveals two novel genotypes and evidence of recombination. J Virol 86, 16081622.
2. Puri N.Vaccines for Varicella and Herpes Zoster - A Review. Austin J Dermatolog. 2016; 3(4): 1060.
3. Kennedy PG, Cohrs RJ.Varicella-zoster virus human ganglionic latency: a current summary. Journal of
neurovirology. 2010; 16: 411-418.
4. Anthony J Papadopoulos, MD is a member of the following medical societies: American Academy of
Dermatology,American College of Mohs Surgery, Medical Society of New Jersey, Sigma Xi, 2017 Updated: Apr
14, 2017
5. Kirsten A Bechtel, MD Associate Professor of Pediatrics, Section of Pediatric Emergency Medicine,Yale University
School of Medicine; Co-Director, Injury Free Coalition for Kids,Yale-New Haven Children's Hospital, Updated:
Aug 04, 2017
6. Atlas Penyakit Kulit dan Kelamin/ Bagian SMF Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin - Cet 2 - Airlangga University
Press, 2012
7. Ozaki T, Nagai H, Kimura T, Ichikawa T, Suzuki S, Kito H, et al. The age distribution of neutralizing antibodies against
varicella-zoster virus in healthy individuals. Biken J. 2014 Mar. 23(1):9-14
8. Shah SS, Wood SM, Luan X, Ratner AJ. Decline in varicella-related ambulatory visits and hospitalizations in the
United States since routine immunization against varicella. Pediatr Infect Dis J. 2010 Mar. 29(3):199-204
9. Lichenstein R. Pediatrics, Chicken Pox or Varicella, October 21, 2014. www. emedecine.com
10 Straus, Stephen E. Oxman, Michael N. Schmader, Kenneth E.Varicella. In: Fitzpatricks Dermatology in General
Medicine; 8 edition, vol 1 and 2. 2012. P.2383-2401.

11. Djuanda Adhi, dkk. Varisela. Dalam: Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin; edisi Keenam. Jakarta: Balai Penerbit FKUI; 2011. H.115-116.
12. Straus, Stephen E. Oxman, Michael N. Schmader, Kenneth E. Varicella. In: Fitzpatricks Dermatology in General Medicine; 8 edition, vol 1
and 2. 2012. P.1885-1895.
13. Sterling, Jane C., 2016, Viral Infection, In: Christopher E. M. Griffiths, Jonathan Barker, Tanya Bleiker, Robert Chalmers, Daniel Creamer,
Rooks Textbook of Dermatology, Ninth Edition, London: Wiley Blackwel, pp. 25.27-25.31.
14. Sondakh Crista, et all,2014.PROFIL VARISELA DI POLIKLINIK KULIT DAN KELAMIN RSUP PROF. DR. R.D KANDOU MANADO
PERIODE JANUARI DESEMBER 2014 . Jurnal e-Clinic (eCl), Volume 3, Nomor 1, Januari-April .2015
15. Ann M Arvin* Departments of Pediatrics and Microbiology/Immunology, Stanford University School of Medicine, Stanford, California
94305-5119, diakses November 30 2017
16. Centers for Disease Control and Prevention (CDC). 2011.Varicella Epidemiology and Prevention of Vaccine-Preventable Diseases.In :The
Pink Book: Course Textbook - 12th Edition (April 2011) [Citied 2012 January 1]. Available from:
http://www.cdc.gov/vaccines/pubs/pinkbook/varicella.html
17. Anonymous. Varicella zoster virus (VZV). (homepage on the internet). 2013 (cited 2013 Jun 14):(about 8p). Available from:
http://www.bio-rad.com/prd/de/DE/CDG/PDP/LRLEAK15/Varicella-Zoster-Virus-(VZV).
18. American Academy of Pediatrics. Pickering LK, ed. Red Book: 2012 Report of the Committee on Infectious Diseases. 29th ed. Elk Grove
Village, IL: American Academy of Pediatrics; 2012.
19. Marin M, Guris D, Chaves SS, Schmid S, Seward JF. Prevention of varicella: recommendations of the Advisory Committee on
Immunization Practices (ACIP). MMWR Recomm Rep. 2007 Jun 22. 56:1-40.
20. Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Updated recommendations for use of VariZIG United States, 2013. Available at :
http://www.cdc.gov/mmwr/preview/mmwrhtml/mm6228a4.htm?s_cid=mm6228a4_w Accessed: Nov 30, 2017.
21. Anonymous. Varicella zoster virus (VZV). (homepage on the internet). 2013 (cited 2013 Jun 14):(about 8p). Available from:
http://www.bio-rad.com/prd/de/DE/CDG/PDP/LRLEAK15/Varicella-Zoster-Virus-(VZV).
22. Dewi M. Cacar Air (Varicella). Diambil dari Medicastore.com
http://www.medicastore.com/med/detail_pyk.php?id=&iddtl=38&idktg=&idobat=&UID=20071115181404219.83.83.58. Diakses pada
tanggal 30 Nov 2017

Terima Kasih