Anda di halaman 1dari 16

LATAR BELAKANG

Upaya Kesehatan Anak di  Pemeriksaan tumbuh kembang di PAUD


 Pendidikan terhadap pengasuh bayi balita
bidang Kesehatan Keluarga  Poli imunisasi disamakan menjadi poli KIA

PROGRAM JAKARTA EMAS  Tujuan program SDIDTK:


Semua balita 0-5 tahun dan anak pra sekolah 5-6 tahun
tumbuh dan berkembang secara optimal

Hasil pelayanan SDIDTK pada 500 anak dari


lima Wilayah DKI Jakarta (2010) dalam rangka
Hari Anak Nasional oleh Kemenkes:  Deteksi dini melalui kegiatan SDIDTK sangat
diperlukan untuk : Menemukan secara dini
57 anak (11,9%)  Kelainan tumbuh kembang penyimpangan pertumbuhan, penyimpangan
- Delayed development (pertumbuhan yang perkembangan dan penyimpangan mental emosional
terlambat): 22 anak pada anak
- Global delayed development: 14 anak  Kegiatan SDIDTK tidak hanya dilakukan pada anak
- Gizi kurang: 10 anak
yang dicurigai mempunyai masalah saja tetapi harus
- Mikrosefali: 7 anak
- Tidak mengalami kenaikan BB dalam dilakukan pada semua balita dan anak pra sekolah
beberapa bulan terakhir: 7 anak secara rutin setahun 2 kali.
TUMBUH KEMBANG ANAK

Bayi
Bertambahnya ukuran dan jumlah 0-11
bulan
sel serta jaringan interselular, dapat
PERTUMBUHAN
diukur dengan satuan panjang dan
berat

Balita
12 bulan-
59 bulan

Bertambahnya struktur dan fungsi


tubuh yang lebih kompleks dalam
PERKEMBANGAN kemampuan gerak kasar, gerak
halus, bicara dan bahasa serta
sosialisasi dan kemandirian Prasekolah
60 bulan-
72 bulan
Gangguan Tumbuh-Kembang Anak

Gangguan bicara
Cerebral palsy Sindrom down
dan bahasa

Gangguan
Perawakan pemusatan
Gangguan autism Retardasi mental
pendek perhatian dan
hiperaktivitas
PROGRAM SDIDTK

Stimulasi
Kegiatan merangsang
Program SDIDTK kemampuan dasar anak umur 0-6
tahun agar anak tumbuh dan
berkembang secara optimal.
• Program pembinaan
tumbuh kembang anak
secara komprehensif dan
berkualitas
• Melalui kegiatan stimulasi,
deteksi dan intervensi dini
penyimpangan tumbuh
kembang pada masa lima
tahun pertama kehidupan
• Diselenggarakan dalam
bentuk kemitraan antara Intervensi Deteksi dini
keluarga, masyarakat Tindakan tertentu pada anak yang Kegiatan/pemeriksaan untuk
dengan tenaga professional perkembangan kemampuannya menemukan secara dini adanya
menyimpang karena tidak sesuai penyimpangan tumbuh kembang
dengan umurnya pada balita dan anak pra sekolah
STIMULASI

PRINSIP

• Stimulasi dilakukan dengan dilandasi rasa cinta


dan kasih sayang
• Selalu tunjukkan sikap dan perilaku yang baik
karena anak akan meniru tingkah laku orang-
orang yang terdekat dengannya.
• Berikan stimulasi sesuai dengan kelompok umur
anak.
• Lakukan stimulasi dengan cara mengajak anak
bermain, bernyanyi, bervariasi, menyenangkan,
tanpa paksaan dan tidak ada hukuman.
• Lakukan stimulasi secara bertahap dan
berkelanjutan sesuai umur anak, terhadap ke 4
aspek kemampuan dasar anak.
• Gunakan alat bantu/permainan yang sederhanan,
aman dan ada di sekitar anak.
• Berikan kesempatan yang sama pada anak laki-
laki dan perempuan.
• Anak selalu diberi pujian, bila perlu diberi hadiah
atas keberhasilannya.
TERIMAKASIH 