0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
186 tayangan14 halaman

Automatic Escalator Control System

Sistem kontrol otomatis eskalator dirancang untuk mengurangi pemborosan listrik dengan mematikan eskalator ketika tidak digunakan. Sistem ini menggunakan sensor untuk mendeteksi pengguna dan mengatur kecepatan bergerak eskalator berdasarkan sinyal umpan balik dari sensor dan kecepatan referensi. Sistem kontrol tertutup digunakan untuk membandingkan kondisi aktual dengan setpoint dan menyesuaikan kecepatan motor.

Diunggah oleh

Arizal Maulana
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
186 tayangan14 halaman

Automatic Escalator Control System

Sistem kontrol otomatis eskalator dirancang untuk mengurangi pemborosan listrik dengan mematikan eskalator ketika tidak digunakan. Sistem ini menggunakan sensor untuk mendeteksi pengguna dan mengatur kecepatan bergerak eskalator berdasarkan sinyal umpan balik dari sensor dan kecepatan referensi. Sistem kontrol tertutup digunakan untuk membandingkan kondisi aktual dengan setpoint dan menyesuaikan kecepatan motor.

Diunggah oleh

Arizal Maulana
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

AUTOMATIC ESCALATOR

CONTROL SYSTEM
Created by :
Computer Engineering Department

TK-208 Basic Control System Erwin Setiawan 1127001


William Ariowibowo 1127005
Yuki Meitius 1127009
Wilson Sunaryo 1127010
THE ESCALATOR
• Mendia transportasi vertical berupa konveyor untuk mengangkut orang,
yang terdiri dari tangga terpisah yang dapat bergerak ke atas dan ke
bawah mengikuti jalur yang berupa rail atau rantai yang digerakkan oleh
motor

• Dirancang untuk mengangkut orang dari bawah ke atas atau sebaliknya

• Untuk jarak yang pendek eskalator digunakan di seluruh dunia untuk


mengangkut pejalan kaki yang mana menggunakan elevator tidak praktis
ADVANTAGE

• Mempunyai kapasitas memindahkan sejumlah orang dalam jumlah besar

• Tidak ada interval waktu tunggu terutama di jam-jam sibuk


DISADVANTAGE

• Eskalator yang masih manual akan aktif terus – menerus walaupun tidak ada
yang menggunakannya sehingga akan memboroskan sumber daya listrik.
THE AUTOMATIC ESCALATOR

• Eskalator otomatis pada dasarnya


sama persis dengan escalator manual,
hanya saja pada escalator otomatis
dilengkapi oleh sensor yang dapat
mendeteksi obstacle yang akan
mengubah kecepatan escalator.
OBJECTIVE

 Mengurangi dan mengefisiensi penggunaan daya listrik yang terbuang


secara cuma – cuma saat escalator bergerak secara aktif walau tidak
ada yang menggunakannya.
THE BLOCK DIAGRAM
• Kecepatan referensi dan kondisi awal
sensor dibaca oleh transducer dan
kemudian diubah menjadi sinyal listrik

• Reference signal tersebut kemudian


masuk ke dalam sistem pengendalian
motor. Pada awal sistem aktif, hanya
ada sinyal reference yang masuk ke
sistem

• Sinyal reference tersebut kemudian


melewati komponen comparator dan
berubah menjadi sinyal aktuasi yang
berfungsi untuk mengendalikan
kecepatan putar motor penggerak
eskalator
THE BLOCK DIAGRAM (CONT.)
• Terjadi proses pengendalian
kecepatan, yaitu kecepatan eskalator
meningkat / menurun untuk proses
aktualisasi kecepatan yang diinginkan

• Hasil proses aktualisasi tersebut


kemudian dibaca kembali oleh sensor
kecepatan putar motor dan sensor
halangan dan diubah kembali menjadi
sinyal feedback untuk kemudian
dikembalikan ke bagian comparator

• Sinyal feedback kemudian


dibandingkan dengan sinyal input
reference sehingga sistem seolah – olah
mengetahui apakah kondisi aktual
sudah sesuai dengan kondisi setpoint
yang diinginkan
THE CONTROL SYSTEM
COMPONENT
• Setpoint

 Kecepatan awal yang hendak dicapai


 Keadaan awal sensor saat tidak ada penghalang (initialisasi)

• Controlled Variable

 Kecepatan eskalator
THE CONTROL SYSTEM
COMPONENT (CONT.)
• Feedback Component

 Hasil pembacaaan kecepatan putar motor aktual


 Hasil pembacaan sensor apakah ada halangan atau tidak ada halangan

• Disturbance

 Beban orang yang lewat di eskalator akan mempengaruhi kecepatan putar motor
sehingga untuk mencapai setpoint diperlukan sinyal error yang lebih besar

 Kesalahan sensor halangan dalam membaca obstacle.


THE CONTROL SYSTEM
COMPONENT (CONT.)

• Deadtime

 Saat sensor mendeteksi halangan, kecepatan tidak langsung berubah pada


saat itu juga, ada delay beberapa detik sebelum mencapai kecepatan yang
diinginkan.
ALL ABOUT SIGNALING
• Reference Signal

 Max. Speed : 1 KM/h - Tidak ada orang yang lewat


 Min. Speed : 5 KM/h - Ada orang yang lewat

• Difference / Error Signal

 Perbedaan nilai antaran sinyal actual dengan sinyal reference


ALL ABOUT SIGNALING (CONT.)
• Feedback Signal

 Hasil pembacaan nilai kecepatan motor aktual


 Hasil pembacaan sensor : Ada halangan / tidak

• Actuating Signal

 Sinyal hasil perbandingan antara reference signal dengan feedback signal


yang masuk ke pengendali motor
THE CLOSE – LOOP CONCEPT
• Sinyal feedback yang berasal dari hasil
pembacaan kondisi aktual kecepatan
putar motor menggunakan sensor
putaran dan hasil pembacaaan dari
sensor halangan.

• Sinyal feedback yang dihasilkan


komponen feedback tersebut berupa
sinyal feedback yang dikembalikan ke
comparator untuk kemudian
dibandingkan dengan input sinyal
reference yang memicu munculnya
sinyal error dan kemudian dikonversi
menjadi sinyal aktuasi untuk
mengendalikan kecepatan putar motor
agar tercapai keadaan yang sesuai
dengan setpoint

Anda mungkin juga menyukai