Anda di halaman 1dari 21

SLE (Sistemik Lupus Eritematosus)

Avisha Ayudhia Takari


1361050001
Highlights
• Definisi SLE
• Imunopatogenesis SLE
• Patogenesis SLE
• Gambaran Klinik SLE
• Pedoman Diagnosis SLE
• Diagnosa Banding SLE
• Tatalaksana SLE
Definisi SLE
• Adalah penyakit autoimun kompleks ditandai
oleh adanya autoantibodi terhadap inti sel
dan melibatkan banyak sistem organ dalam
tubuh.
Imunopatogenesis SLE
• Etiopatologi SLE diduga melibatkan interaksi
yang kompleks dan multifaktorial antara
variasi genetik dan faktor lingkungan
• Faktor predisposisi penyebab SLE :
– Faktor genetik
– Faktor hormonal
– Adrenomedullin
Faktor Genetik
• Elemen genetik yang paling banyak diteliti
kontribusinya terhadap SLE adalah gen dari
Kompleks Histokompatibilitas Mayor (MHC).
• Penelitian populasi menunjukkan bahwa
kepekaan terhadap SLE melibatkan
polimorfisme dari gen HLA (Human Leucocyte
Antigen) kelas II
Faktor Hormonal
• SLE merupakan penyakit yang lebih banyak
menyerang perempuan
• Estrogen yang berlebihan dengan aktivitas
hormon androgen yang tidak adekuat
bertanggungjawab pada perubahan respon imun
• Estrogen didugamemperburuk SLE dengan
memperpajang hidup sel autoimun,
meningkatkan produksi sitokin Th2, dan
menstimulasi produksi autoantibodi oleh sel B.
Patogenesis SLE
Gangguan
Pada individu dengan
toleransi Sel T Terbentuk Sel T
predisposisi genetik
terhadap SLE terhadap self- autoreaktif
antigen

Autoantibodi menyerang
nukleus, sitoplasma, Memproduksi
permukaan sel, IgG, dan Menginduksi sel B
autoantibodi
molekul koagulasi

Ikatan Mengaktifkan
Memicu aktivasi
autoantibodi dan respon inflamasi
sistem komplemen
antigen pada organ
Patogenesis SLE
Gejala Klinis SLE
Gejala Klinis SLE(lanjutan)
Pedoman Diagnosis SLE
• Bila dijumpai 4 atau lebih kriteria diatas,
diagnosis SLE memiliki sensitifitas 85% dan
spesifisitas 95%
• Bila hanya 3 kriteria dan salah satunya adalah
ANA (+), maka sangat mungkin menegakan
diagnosis SLE
• Bila ANA(+) tanpa ada manifestasi klinis 
perlu observasi jangka panjang
Pemeriksaan Penunjang Minimal Lain yang
Diperlukan untuk Diagnosis dan Monitoring
• Hb, leukosit, hitung jenis sel, LED
• Urin rutin mikroskopik, protein kwantitatif 24
jam, dan bila diperlukan kreatinin urin
• Kimia darah(ureum, kreatinin, fungsi hati,
profil lipid)
• Serologi ANA, anti-dsDNA, komplemen (C3,C4)
• Foto polos thorax
Derajat Berat Ringannya SLE

SLE Ringan SLE Sedang

• Secara klinis tenang • Nefritis ringan


• Tidak terdapat sampai sedang
tanda atau gejala • Trombositopenia
yang mengancam • Serositis mayor
nyawa
• Fungsi organ
normal/stabil
Derajat Berat Ringannya SLE(lanjutan)

SLE Berat/ Mengancam Nyawa

• Jantung : endokarditis Libman-Sack, vaskulitis arteri koronaria,


miokarditis, tamponade jantung, hipertensi maligna
• Paru-paru : hipertensi pulmonal, perdarahan paru, pneumonitis,
emboli paru, infark paru, fibrosis interstisial, dan shrinking lung
• Gastrointestinal : pankreatitis, vaskulitis mesenterika
• Ginjal : nefritis proliferatif dan/atau membranosus
• Kulit : Vaskulitis berat, ruam difus disertai ulkus atau blister
• Neurologi : Kejang, acute confusional state, koma, neuritis optik,
psikosis, sindrom demielinasi
• Hematologi : anemia hemolitik, neutropenia, trombositopenia, purpura
trombotik trombositopenia, trombosis vena atau arteri
Tatalaksana SLE
• Prinsip terapi : meningkatkan kualitas hidup
pasien melalui pengenalan dini dan
pengobatan yang paripurna
• Pengobatan SLE terdiri dari :
– Edukasi/konseling
– Program rehabilitasi
– Terapi medikamentosa
– Pemantauan
Edukasi/Konseling
Program Rehabilitasi
• Istirahat
• Terapi fisik
• Terapi dengan modalitas
• Ortotik
Terapi Medikamentosa
Pemantauan
• Beberapa hal yang perlu diperhatikan :
– Anamnesis : demam, penurunan berat badan,
kelelahan, rambut rontok, nyeri dada pleuritik,
nyeri dan bengkak sendi.
– Pemeriksaan fisik : pembengkakan sendi, ruam,
lesi diskoid, alopesia, ulkus membran mukosa, lesi
vaskulitis, fundus, dan edema.
– Pemeriksaan Penunjang : hematologi, analisis
urin, serologi, kimia darah, dan radiologi 
tergantung kondisi klinis
TERIMAKASIH