Anda di halaman 1dari 12

Penugasan-

Persetujuan-
Topik
Topik::PP
N
Instruksi-
Pemeriksaan
PT. KHARISMA adalah perusahaan yang baru terdaftar pada
pertengahan bln JULI 2014 . Pada bln September 2014 PT. KHARISMA
baru beroprasi dengan menjual 1 unit tanah / bangunan ke PT. KEKO
sebesar 900 jt dengan sengaja menggunakan PPN tetapi
PT.KHARISMA sendiri belum dikukuh kan sebagai PKP karena takut
kena sanksi PT. KHARISMA pun tidak melaporkan PPN nya dan
dengan sengaja tidak melaporkan SPT nya pada awal tahun 2015
karena berusaha untuk menyembunyikan transaksi tersebut
1. PT. KHARISMA sengaja memungut PPN tetapi
belum PKP

2. PT. KHARISMA sengaja tidak melaporkan PPN


yang ia Pungut dari PT. KEKO

3. PT. KHARISMA tidak membayar atau


menyampaikan BPHTB

4. PT. KHARISMA tidak menyampaikan SPT nya pada


awal tahun 2015

5. PT. KHARISMA menyembunyikan transaksi


penjualan Bangunan nya
POKOK MASALAH

1. Apakah PT. KHARISMA sudah layak untuk memungut


PPN ??

2. Apakah PT. KHARISMA sudah memenuhi tugas nya


sebagai wajib pajak dalam membayar pajak dan
melaporkan pajak nya ??

3. Sanksi apakah yang di terima PT. KHARISMA karena


dengan sengaja memungut PPN tetapi belum
tercatat sebagai PKP ??

4. Apakah sanksi yang diterima PT. KHARISMA jika tidak


melapor PPN dan SPT ??
DASAR HUKUM
DASAR HUKUM PENGUKUHAN PKP

 PER-20/PJ/2013 menerangkan Tentang cara


pendaftaran pelaporaran usaha dan pengukuhan PKP
serta pencabutan PKP , juga perubahan data dan
pemindah bukuan WP

PENYALAHGUNAAN FAKTUR PAJAK YAITU BUKAN


PEMUNGUT PPN :

 Pasal 39 A UU KUP : Menjelaskan menerbitkan


Faktur pajak tetapi belum di kukuhkan sebagai PKP di
kenakan tindak pidana yaitu 2 tahun

 Pasal 39A ; Menjelaskan Yaitu Faktur pajak


merupakan sarana penting dalam pelaksanaan
ketentuan pajak pertambahan nilai atau PPN
DASAR HUKUM PENYAMPAIAN PPN .

Pasal 13 UU PPN 1984. dan Per DJP No. Per 159/PJ/2006 tanggal
31 Oktober 2006 tentang saat pembuatan, bentuk, ukuran,
pengadaan, tata cara penyampaian, dan tata cara pembetulan
faktur pajak standar

DASAR HUKUM PENYAMPAIAN SPT

Pasal 1 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2007 Surat


Pemberitahuan Tahunan adalah surat yang oleh Wajib Pajak
digunakan untuk melaporkan penghitungan dan pembayaran
pajak, objek pajak dan atau bukan objek pajak dan atau harta
dan kewajiban, menurut ketentuan peraturan perundang-
undangan perpajakan.
PEMBAHASAN

1.PT. KHARISMA belum layak memungut PPN kepada PT. KEKO karena belum
dikukuhkan sebagai PKP , Karena syarat untuk memungut PPN adalah wajib pajak
harus yang sudah dikukuhkan sebagai PKP

2. PT. KHARISMA di anggap bersalah karena tidak memenuhi tugasnya sebagai Wajib
Pajak dan dengan sengaja menyalahi aturan yaitu memungut PPN juga tidak
melaporkan nya serta dengan sengaja menyembunyikan transaksi penjualannya
dengan PT. KEKO dengan tidak melaporkan SPT nya pada awal Tahun 2015

3. sanksi yang di terima : Pasal 39A UU KUP Setiap orang yang dengan sengaja
menerbitkan dan/atau menggunakan faktur pajak, bukti pemungutan pajak, bukti
pemotongan pajak, dan/atau bukti setoran pajak yang tidak berdasarkan transaksi
yang sebenarnya;atau menerbitkan faktur pajak tetapi belum dikukuhkan sebagai
Pengusaha Kena Pajak dipidana dengan pidana penjara paling sedikit 2 (dua) tahun
dan paling lama 6 (enam) tahun serta denda paling sedikit 2 (dua) kali jumlah pajak
dalam faktur pajak, bukti pemungutan pajak, bukti pemotongan pajak, dan/atau
bukti setoran pajak dan paling banyak 6 (enam) kali jumlah pajak dalamfaktur pajak,
bukti pemungutan pajak, bukti pemotongan pajak, dan/atau bukti setoran pajak.
4.LANJUTAN DARI PEMBAHASAN

Sanksi tidak melaporkan


SPT DAN PPN

Pasal 7 (1) uu KUP

WP Terlambat / tidak meyampaikan

SPT SPT
MASA TAHUNAN

DENDA : DENDA :
500.000 untuk SPT masa PPN 1.000.000 SPT Tahunan Badan
100.000 untuk SPT masalainnya 100.000SPT Tahunan OP
KESIMPULAN

1. PT. Kharisma belum layak untuk


memungut PPN karena dia belum
dikukuhkan sebagai PKP
2. PT.Kharisma belum memenuhi tugasnya
sebagai wajib pajak karena dengan
sengaja memungut PPN dan tidak
melaporkan SPT
3. Sanki yang di terimaPT.KHARISMA yaitu
pidana penjara paling sedikit 2 (dua) tahun
dan paling lama 6 (enam) tahun serta
denda paling sedikit 2 (dua) kali jumlah
pajak dalam faktur pajak, bukti
pemungutan pajak
4. Sanksi untuk tidak melapor ppn dan spt
adalah sebesar : 100.000 untuk denda
tidak membayar ppn dan 500.000 untuk
tidak melaporkan ppn nya
SARAN / SOLUSI
SELESAI ..........

TERIMAKASIH

PRESENTASI DARI KELOMPOK 1