RENCANA PEMASARAN
(MARKETING PLAN)
Kelompok 4
Reta Febrika Tamba (11170500425)
Cahya Kurnia Wulandari ( 21177500451)
Ruang Lingkup Rencana Pemasaran
(Marketing Plan)
Marketing Plan ini adalah merupakan bagian dari business plan.
Perencanaan yang harus disiapkan adalah analisa situasi perusahaan
dan lingkungannya analisa dan penilaian peluang, kekeuatan,
kelemahan, kendala yang dihadapi di pasar.
Inti kegiatan marketing plan :
1. Analisa situasi lingkungan dan peluang pasar
2. Mengembangkan sasaran pemasaran
3. Menetapkan strategi pemasaran
4. Menciptakan taktik atau tindakan pelaksanaan
Tujuan Rencana Pemasaran
Tujuannya marketing plan antara lain adalah:
1. Mengetahui & memperbanyak informasi perubahan pada pasar
dan kompetitor
2. Menciptakan relasi dan jaringan kerja lebih luas dengan
organisasi lain
3. Sebagai bentuk penyesuaian bisnis
4. Meningkatkan keuntungan dengan usaha yang efisien dan
efektif.
Manfaat Perencanaan Pemasaran
1. Koordinasi aktivitas pemasaran dapat dicapai dengan lebih baik
2. Dapat mengidentifikasi sejauh mana dari perkembangan perusahaan
3. Menjadi acuan bagaimana perusahaan tersebut harus berubah
4. Dapat menjadi alat dalam menghindari konflik mengenai bagaimana
perusahaan akan bergerak
5. Sebagai sumber informasi bagaimana kebijakan perusahaan akan dibuat
atau diperbarui
Karakteristik dari suatu marketing plan yang baik harus memenuhi
beberapa kriteria yaitu :
1. Harus didasarkan pada fakta dan asumsi yang benar tentang
siapa target market, dimana lokasi mereka, berapa besar
kemungkinan daya serapnya.
2. Bagaimana teknik promosi yang efektif
3. Bagaimana perubahan harga di pasar
4. Bagaimana saluran distribusi
5. Bagaimana kedaan saingan
6. Bagaimana S W O T dari perusahaan
7. Siapkan sumber-sumber yang diperlukan seperti : sumber daya
manusia, keuangan, fasilitas perawatan dan sebagainya.
Konsep A I D A + S
A = Attention , B = Interest, D = Desire, A = Action, S = Satisfaction
Konsep ini berlaku untuk setiap kegiatan yang
dilaksanakan oleh bisnis yang dapat menarik hati
konsumen/langganan. Misalnya kegiatan membuat suatu
produk yang memuaskan konsumen, kegiatan melayani
konsumen pada sebuah pertokoan atau kegiatan-kegiatan
lainnya.
Wirausaha Harus Melaksanakan Konsep
Pemasaran
5 Konsep Pemasaran :
1. Konsep Produksi (Production Concept)
2. Konsep Produk (Product Concept)
3. Konsep Penjualan (Selling Concept)
4. Konsep Pasar (Marketing Concept)
5. Konsep Pemasaran Berwawasan Sosial (Societal
Concept) Responsibility
Mengutamakan Pelanggan
Untuk memelihara langganan maka tentu saja langganan harus mmperoleh
kepuasan melalui nilai lebih yang diterimanya dibandingkan dengan uang
yang dia keluarkan untuk memperoleh suatu barang.
Kepuasan atau satisfactions yang dimaksud adalah satisfactions is a
person’s feelings of pleasure or disappointment resulting form comparing
a product’s perceived performance (or outcome) in relation to his or her
expectations.(Philip Kotler,1997:40).
Artinya kepuasaaan adalah rasa senang, lega atau kecewa pelanggan yang
membandingkan kesannya terhadap produk atau jasa yang dia beli
dihubungkan dengan manfaat yang dia harapkan.
Tiga Komponen Marketing Concept
Sasaran utama Marketing Concept ialah Kepuasaan konsumen.
Untuk mencapai sasaran tersebut ada tiga komponen yang
penting yaitu customer needs and wants, organizationally
integrated marketing strategy and goals.(Bygrave,1994:68).
Tiga Pertanyaan Pokok dalam Pemasaran
Tiga pertanyaan dasar dalam pemasaran yaitu :
• Apa yang dipasarkan yaitu barang dan jasa
• SIapa yang memasarkan yaitu lembaga-lembaga atau individu-
individu perantara dalam distirbusi barang dan jasa
• Bagaimana memasarkan yaitu melalui kegiatan fungsi-fungsi
pemasaran
Dalam marketing kita kenal tiga pendekatan sebagai lanjutan dari
jawaban tiga pernyataan diatas yaitu :
• Commodity Approach
• Institutional Approach
• Funcional Approach
Komoditi Apa yang anda Pasarkan
Para wirausaha memasarkan berbagai jenis barang dan jasa. Jenis
barang dan jasa yang terdapat dipasar sangat banyak ragamnya
antara lain :
1. Barang Konsumsi
2. Barang Hasil Bumi
3. Barang Industri
4. Jasa
Siapa Yang Memasarkan
Berbagai lembaga atau organisasi dan individu yang terlibat
didalam memasarkan barang dan jasa. Pemasaran barang dari
produsen sampai konsumen ada beberapa cara :
1. Penyaluran langsung dari produsen ke konsumen seperti
kerajinan rumah tangga langsung menjual produknya kepada
konsumen
2. Penyaluran semi langsung disini digunakan satu perantara
misalnya menggunakan saluran perdagangan eceran
3. Penyaluran tidak langsung yaitu melalui lebih dari satu
perantara misalnya melalui agen, pedagang besar, pedagang
eceran dan baru ke konsumen
Bagaimana Memasarkan
Memasarkan suatu komoditi adalah melalui fungsi-fungsi yang
terdapat didalam marketing. Fungsi-fungsi marketing secara garis
besar meliputi :
1. Fungsi yang melakukan pertukaran seperti fungsi penjualan dan
fungsi pembelian
2. Fungsi yang melakukan kegiatan fisik barang seperti
menggudangkan barang dan mengangkut barang
3. Fungsi yang memberikan fasilitas atau kemudahan-kemudahan
sepertii memberi permodalan, menanggung resiko dan
sebagainya
Strategi Pemasaran
Strategi pemasaran adalah memilih dan menganalisa pasar sasaran
yang merupakan suatu kelompok orang yang ingin dicapai oleh
suatu perusahaan dan menciptakan suatu aturan bauran pemasaran
yang cocok dan yang dapat memuaskan pasar sasaran tersebut.
Dalam menyusun strategi pemasaran ada dua variabel utama yang
perlu dipertimbangkan, yaitu :
1. Variabel yang dapat di kontrol oleh wirausaha :
Market Segmentation, Market Budget, Timing, Marketing Mix
2. Variabel yang tidak dapat dikontrol oleh wirausaha :
Keadaan persaingan, Perkembangan teknologi, Perubahan
demografii,Kebijaksanaan politik dan ekonomi pemerintah, Sumber
daya alam
Marketing Mix = Bauran Pemasaran
Para pengusaha yang kreatif, akan selalu menciptakan kombinasi
yang terbaik dari 7P yang menjadi komponen marketing mix.
Elemen 7P ini terdiri atas 4P tradisional dan 3P lagi sebagai
tambahan untuk pemasaran jasa.
PI = Product
P2 = Price
P3 = Place = Saluran distribusi
P4 = Promotion
P5 = People
P6 = Physical Evidence
P7 = Process
Pengembangan Produk
Produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan kepasar untuk
memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen.(Philip
Kotler,1997:430). Produk itu bukan hanya berbentuk sesuatu yang
berwujud saja, seperti makanan, pakaian dan sebagainya namun juga
sesuatu yang tidak berwujud seperti pelayanan jasa.
Tujuan mengadakan pengembangan produk anatara lain adalah :
• Memenuhi keinginan konsumen
• Memenangkan persaingan
• Meningkatkan jumlah penjualan
• Mendayagunakan sumber-sumber produksi
• Mencegah kebosanan konsumen
Siklus Kehidupan Produk dan Strategi
Pemasarannya
Siklus kehidupan produk berarti tahap kehidupan produk mulai
sejak produk diciptakan, diperkenalkan sampai produk tersebut
mengalami kejenuhan.
Siklus kehidupan produk terdiri ata 5 tingkatan:
1. Tahap introduksi (introduction)
2. Tahap pengembangan (growth)
3. Tahap kematangan (maturity)
4. Tahap menurun (decline)
5. Tahap ditinggalkan (abandonment)
Market Inteligent
Sistem Intelijen pasar adalah seperangkat prosedur dan sumber
yang digunakan oleh manajer untuk memperoleh informasi
mengenai perkembangann lingkungan pemasaran.(Philip
Kotler,1997:112).
Turbo Marketing
Konsep Turbo Marketing ini merupakan perkembangan terakhir dari
gejala pemasaran yang menghendaki layanan tercepat untuk konsumen.
Kecepatan layanan merupakan tuntutan konsumen masa kini, sejalan
dengan meningkatnya suasana globalisasi di segala bidang kehidupan,
dan dunia makin transparan, tidak adalagi batas antara negara-negara,
waktu dari jam ke jam berjalan sangat cepat.
Mega Marketing
Mega marketing adalah koordinasi yang strategi dari keahlian ekonomi,
psikologi, politik dan keahlian public relations untuk mendapatkan
kerjasama dari berbagai pihak untuk memasuki suatu pasar tertentu.
Menyusun Marketing Plan
Format marketing plan tentu tidak sama pada semua perusahaan, karena
kegiata usahanya berbeda. Yang penting adalah core strategy-nya.
Marketing plan membuat hal-hal sebagai beiikut :
1. Anlisa Situasi ( S.W.O.T)
2. Tujuan Pemasaran (Marekting Objectives)
3. Strategi Inti (Core Strategy)
4. Jadwal Pelaksanaan (Marketing Budget)
5. Kontrol (Control) (Alex D. Triana, 1985: 75)
Teknik dan Strategi Pemasaran
Definisi pemasaran, yaitu kegiatan meniliti kebutuhan dan
keinginan kosumen (probe), menghasilkan barang dan jasa sesuai
dengan kebutuhan dan kegiatan konsumen (product), menuntukan
tingkat harga (price), mempromosikan agar produk dikenal
kosumen (promotion), dan mendistirbusikan produk ke tempat
konsumen (place), maka tujuan pemasaran adalah bagaimana
agara barang dan jasa yang dihasilkan disukai, dibutuhkan dan
dibeli konsumen(J.Supranto,1993)
Manajemen Pemasaran dan Evolusi
Perkembangannya
Setelah kita melihat bahwa Kotler menyajikan aneka macam konsep
dalam perkembangan kegiatan pemasaran dengan berlangsungnya
waktu, maka ada baiknya untuk membandingkan dengn evolusi
perkembangan kegiatan manajemen pemasaran menurut Wiliam
J.Stanton.
Philip Kotler menyajikan fase-fase perkembangan sebagai berikut:
• Fase munculnya konsep produksi
• Fase munculnya konsep produk
• Fase munculnya konsep penjualan
• Fase munculnya konsep pemasaran
• Fase munculnya konsep pemasaran sosietal
Menurut, sejak revolusi industri, manajemen pemasaran dilingkungan
Amerika Serikat telah berkembang melalui tiga macam tahap
perkembangan dan tahap ke empat sedang muncul. Hanya beberapa
perusahaan saja yang menunjukkan diterapkannya falsafah serta
praktek-praktek manejerial pda periode perkembangan yang paling maju
• Tahapan Orientasi Pada Produksi
• Tahapan Orientasi pada Penjualan
• Tahapan Orientasi pada Pemasaran
• Tahapan Tanggungjawab Sosian dan Orientasi Manusia
Terimakasih