Anda di halaman 1dari 17

Percepatan Partikel dalam

instrumen
Siklotron ( Cyclotron)
• Siklotron merupakan perangkat yang dugunakan untuk percepatan partikel
energi reaksi nuklir
• . Siloktron pertama kali digunakan untuk keperluan medis.
• Pada bidang kedokteran telah berkembang akselerator siklotron ion positif
dan negatif untuk keperluan produksi radionuklida juga. Inovasi dari
Siklotron sendiri terdiri beberapa jenis yaitu siklrotron superkonduktor,
tandem akselerator kaskade dan linacs energi rendah.
Prinsip operasi siklotron
siklotron terdiri dari empat sistem:

• Magnet resistif yang dapat menciptakan medan magnet dari 1-2T;

• Sistem vakum ke 10-5 Pa;

• Sistem frekuensi tinggi (sekitar 40 Mhz) menyediakan tegangan dengan nilai


puncak sekitar 40 kV, meskipun angka-angka ini dapat bervariasi untuk sistem
yang berbeda;

• Sumber ion yang dapat mengionisasi hidrogen untuk membuat proton gratis serta
deuterium dan α partikel.
Linear Accelerator (LINAC)
Akselerator linear Modern (LINAC) adalah perangkat yang menghasilkan sinar X berenergi tinggi (MV) dan berkas
elektron (MeV) yang dilengkapi dengan multi kolimator (MC) yang digunakan untuk memblokir

Partikel bermuatan positif ditarik ke ruang elektroda a dan


kemudian didorong keluar sebagai fase bidang percepatan
berubah.
Prinsip operasi LINACS
• Prinsip percepatan yang digunakan dalam semua akselerator adalah
bahwa partikel bermuatan energinya selalu berubah ketika didekatkan
dengan medan listrik.
• Pada LINAC, perubahan energi dipengaruhi oleh tegangan bolak-balik
yang diberikan pada posisi yang tepat untuk mempercepat partikel.
• Partikel dipercepat oleh medan listrik yang berlawanan dengan muatan
partikel.
• . Partikel melewati tabung hampa, fase medan listrik berubah di ujung
tabung, partikel dipercepat dengan dorongan dari bidang yang kini
memiliki tanda yang sama dengan partikel.
Generasi LINAC

Selama 40 tahun terakhir, linacs medis setidaknya sudah ada lima generasi yang
berbeda. Lima generasi tersebut memperkenalkan fitur baru berikut:

• foton energi rendah (4-8 MV

• foton energi Menengah (10-15 MV) dan electron

• foton energi tinggi (18-25 MV) dan elektron

• foton energi tinggi dan elektron: dioperasikan dengan komputer.


LINACS MEDIS
Komponen LINAC Modern
Sistem operasional Linac mempunyai lima bagian utama yang diluar dari mesin,
yakni:

• Gantry;

• Gantry stand or support;

• Modulator cabinet;

• Patient support assembly (i.e. treatment table);


• Control console
Panjang accelerating waveguide tergantung pada elektron energi kinetik akhir, dan
berkisar dari ~ 30 cm di 4 MeV untuk ~ 150 cm pada 25 MeV. Balok utama membentuk
komponen dari LINAC medis modern biasanya dikelompokkan menjadi enam kelas:
• Sistem injeksi;
• Sistem pembangkit listrik RF;
• Accelerating waveguide;
• Sistem Auxiliary;
• Sistem Beam transportasi;
• Beam collimation dan sistem pemantauan balok
LINAC dapat digunakan untuk terapi (pengobatan) setelah selesai beberapa metode
ilmiah yang memuaskan disebut sebagai pengujian pre-commissioning. Ini
termasuk mesin uji mekanis tertentu, radiasi tes dosimetrik spesifik dan tes
keselamatan radiasi
Mikrotron
Mikrotron adalah akselerator elektron yang menggabungkan fitur
LINAC dengan siklotron. Konsep Microtron yang dikembangkan oleh
V.I. Veksler pada tahun 1944, dan mesin yang digunakan dalam
radioterapi modern, meskipun pada tingkat yang jauh lebih kecil dari
linacs.

Dua jenis Mikrotron telah dikembangkan yaitu:

• Mikrotron melingkar
• Mikrotron lintasan lurus
Mikrotron melingkar

Dalam Mikrotron melingkar kelebihannya pada energi elektron dari


rongga resonan microwave dan peningkatan radius dalam medan
magnet. Untuk menjaga partikel dalam fase dengan daya microwave,
ruang tegangan, frekuensi dan medan magnet disesuaikan sedemikian
rupa sehingga ketika electron melewati setiang bidang dari ruang
potensial, elektron memperoleh kenaikan energi, sehingga peningkatan
waktu melintasi di area magnetik sama dengan jumlah integral siklus
microwave
Mikrotron lintasan lurus

• Dalam Mikrotron lintasan lurus magnet dibagi menjadi dua bagian


berbentuk D yang dipisahkan untuk memberikan fleksibilitas yang
lebih besar dalam mencapai injeksi elektron yang efisien dan
mendapatkan energi yang lebih tinggi per orbit melalui penggunaan
multi-ruang percpatan, strukturnya seperti yang digunakan dalam
linacs. Orbit elektron terdiri dari dua setengah lingkaran dan dua
bagian lurus
Betatron
• Mesin terdiri dari magnet yang diberi tegangan oleh arus bolak-balik pada frekuensi antara 50-200 Hz.
• Elektron yang dihasilkan beredar di toroidal (berbentuk donat) ruang vakum yang ditempatkan pada celah di
antara dua kutub magnet
• Secara konseptual, betatron dapat dianggap sebagai analog dari transformator
yakni arus utamanya adalah arus bolak-balik yang menarik magnet dan arus
sekundernya adalah arus elektron yang beredar di ruang vakum (donat). Elektron
dipercepat oleh induksi medan listrik dengan fluks magnet yang berubah dalam
magnet. Elektron tetap dalam orbit lingkaran oleh medan magnet ini
• Betatron memiliki kelemahan karena mesin itu memerlukan magnet berukuran
sangat besar guna mendapatkan perubahan fluks yang diperlukan untuk
mempercepat elektron. Untuk mengatasi kelemahan ini, diperkenalkan jenis
akselerator elektron lainnya yang menggunakan magnet yang berbentuk cincin
yang diberi nama sinkrontron elektron
Prinsip kerja betatron
Singkatnya, betatron sederhana memiliki unsur-unsur sebagai berikut:

1. Sebuah rangkaian magnet berdenyut untuk mempercepat elektron oleh medan

induktif.

2. Sebuah celah udara untuk memaksa medan magnet ke daerah transportasi balok,

elektron mengikuti melingkar orbit di bidang lentur.

3. Medan magnet berbentuk balok untuk focus


• Gaya yang pertama membuat elektron bergerak mengikuti lengkungan tabung. Di
dalam medan magnet, partikel akan bergerak melingkar.
• Gaya yang kedua berperan mempercepat gerak elektron hingga kecepatannya
semakin tinggi.
• Dalam waktu sangat singkat, elektron akan bergerak melingkar di dalam tabung
beberapa ribu kali.
• Apabila energi kinetik elektron telah mencapai nilai tertentu, elektron dibelokan
dari jalur lengkungannya sehingga dapat menabrak target secara langsung yang
berada di tepi ruangan.
• . Dari proses tabrakan ini pancaran sinar X berenergi sangat tinggi karena
sebagian besar akselerator dapat mempercepat elektron hingga energinya
mencapai 20 Mega elektron Volt (MeV).