PIUTANG WESEL
Pbagong bank
Wesel adalah surat berharga yang berisi perintah dari si
penarik (penulis wesel) kepada si wajib bayar untuk membayar
sejumlah uang tertentu yang disebut pada surat itu kepada
orang yang ditunjuk atau ordernya.
surat yang ditulis oleh orang yang mempunyai piutang,
dialamatkan kepada orang yang berhutung meminta agar uang
yang tertulis dalam surat itu dibayar pada tanggal jatuh tempo
.
Di dalam praktek agar wesel tersebut menjadi kuat ,maka
pihak yang berkewajiban membayar diminta untuk memberi
tanda tangan persetujuan dalam surat wesel tersebut
(mengaksep).
AKUNTANSI PIUTANG WESEL
A B
1.Menjual barang dagangan 1. Membeli barang
secara kredit secara kredit
2. Menarik wesel 2. Mengaksep wesel/
Menyerahkan promes
3.Menjual wesel 4. Melunasi wesel
C
1. Membeli wesel
2. Menerima pelunasan wesel
WESEL BERBUNGA/ WESEL TIDAK
BERBUNGA
Suatu wesel disebut wesel berbunga apabila dalam surat
tersebut disebutkan suatu tingkat bunga tertentu
sedangkan wesel tidak berbunga tidak menyebutkan
suatu tingkat bunga tertentu.
Jika wesel menyebutkan persentase bunga tertentu
disamping nilai nominal harus dibayar pula sejumlah
bunga yang dihitung atas dasar persentase bunga yang
tertulis didalamnya.
Ditinjau dari pemegang wesel maka bunga wesel
tersebut merupakan penghasilan sedangkan ditinjau dari
sudut pihak tertarik maka bunga wesel merupakan
biaya.
TANGGAL JATUH TEMPO
TGL JANGKA WAKTU DUA TANGGAL JATUH TEMPO
PENARIKAN BULAN
31/JULI JANGKA WAKTU DUA 31/7 31/8/ 30/9…30 SEPT
BULAN
1/2 JANGKA WAKTU TIGA ½ 1/3 ¼ 1/5 …….1 mEI
BULAN
1/5 JANGKA WAKTU TIGA 1/5 1/6 1/7 1/8…….1 AGUST
BULAN
( Haryono.(2011:99)
MENDISKONTOKAN WESEL
Mendiskontokan wesel adalah meminjam
uang ke bank dengan menggunakan
wesel sebagai jaminan.
Bunga yang diperhitungkan lebih dulu
disebut diskonto. Pendiskontoan wesel
biasanya dilakukan dengan syarat jika
pembuat wesel tidak melunasi weselnya
pada hari yang telah ditentukan / hari jaruh
tempo . Disini pihak yang mendiskontokan
bertanggung jawab melunasi wesel
tertentu.
LANJUTAN
Dalam perhitungan diskonto:
satu tahun biasanya ditetapkan berumur
360 hari.
Dihitung mulai didisksontokan sampai
dengan tanggal jatuh tempo,
Dalam perhitungan ini tanggal terjadinya
transaksi tidak diperhitungkan tetapi
tanggal jatuh tempo dihitung.
HARI DISKONTO (ZAKI ARIDWAN,
Wesel nominal Rp 1.000.000,00 jangka waktu dua
bulan, tertanggal 1 Maret 2002 didiskontokan tanggal 26
Maret 2002. dengan diskonto 10 %.
Hari disksonto adalah : (Zaki Baridwan), mulai
tanggal jual beli sampai dengan jatuh tempo)
Tanggal jual beli tidak ikut dihitung
Tanggaal jatuh ikut dihitung
Bunga harian
Bulan Maret 31 – 26 = 5 hari
Bulan April = 30 hari
Bulan Mei = 1 hari ( hari jatuh tempo 1 Mei)
36 hari
Bunga bulanan 26/3/200..26/3/2002.26/5/2003= 2 bulan
Lbedo tho ngetunge?
Hari diskonto ( Haryono Yusuf)
Hari disksonto adalah : (Haryono ), mulai dengan
tanggal jual beli sampai dengan jatuh tempo)
Tanggal jual beli ikut dihitung
Tanggaal jatuh ikut dihitung
Bulan Maret 31 – (26-1) = 6 hari
Bulan April = 30 hari
Bulan Mei = 1 hari ( hari jatuh tempo 1
Mei)
--------------- +
37 hari
SOAL A
12/5 Menerima wesel tagih dari PT X senilai Rp 15.000.000,00
6 bulan 12 % sebagai pembayaran yang telah jatuh tempo
Nominal wesel……….. Rp.15.000.000,00
Berbunga 12% 6 bulan 900.000.00
----------------------------
Rp 15.900.000,00
12/5 12/6 12/7 12/8 12/9 12/10 12/11= 6 bulan
Dalam hal ini digunakan rumus bunga bulanan
MxLxP
----------
12x100
Mulai tgl jual 5/4 s/d 12/10
12/3 12/5 12/6 12/7 12/8 12/9/ 12/10 12/11
April 30-5=25
Mei 31
Juni 30
Juli 31
Agustus 31
September 30
Oktober 12
------+
160/
Nilai wesel saat jatuh tempo………Rp15.900.000,00
15.900.000x221x10
Diskonto = --------------------------- = Rp 976.083.33
360 x100
--------------------------
Rp 14.923.916.67
Kas ……..Rp 14.923.916.67
Biaya bunga 76.883,33
Wesel yang didiskontokan….. Rp 15.000.000,00
SOAL B
12/3 Menerima wesel tagihPT X senilai rp 15.000.000,00 4
bulan 12 % sebagai pembayaran yang telah jatuh tempo
Nominal wesel………………………..Rp 15.000.000,00
15.000.000,00 x 12x4
Berbunga = ------------------------- Rp 600.000,00
360 x100 ------------------- +
Rp 15.600.000,00
12/3… 12/4…12/5 …12/6…12/7 tgl jatuh tempo
Didiskontokan tgl 5 April
Hari diskonto mulai tgl jual 5/4 s/d 12/7
April 30- 5 = 25
Mei 31
Juni 30
Juli 12
--------
98
Nilai …………..………………………….Rp 15.600.000,00
Diskonto 15.600.000 x 98x 10/36000 Rp 424.666,67
------------------------
Nilai tunai……………………………….. Rp 15.175.333,33
Kas………………………….Rp 15.175.333,33
Pendapatan bunga……………………. Rp 175.333.33
Wesel didiskontokan…………………..Rp 15.000.000,00
CONTOH JURNAL WESEL
TIDAK BERBUNGA
Pada tanggal 1 Maret 2001 Tuan Abisoyo
memberikan wesel sebesar Rp 1.000.000,00
Kepada Tuan Bolodewo. Untuk memperpanjang
hutangnya. Jangka waktu dua bulan dan tidak
berbunga. Pada tanggal 26 Maret 2001 PT
Bolodewo mendiskontokan wesel tersebut kepada
Bank Narodo dengan diskonto 10 % setahun. Pada
tanggal 1 Mei 2001 wesel dilunasi oleh tuan
Abiyoso.
BERBUNGA/TIDAK BERBUNGA?
JURNAL ABIYOSO JURNAL PT BOLODEWO JURNAL BANK NARODO
Hutang Rp 1.000.000,00 *Piutangwesel Rp 1.000.000,00
*Hutang wesel Rp 1.000.0000,00 Piutang Rp
1.000.000,00
Kas Rp 990.000,00 Piutang wesel Rp 1.000.000,00
Biaya bunga Rp 10.000,00 Kas Rp 990.000,00
Piutang wesel didiskontokan Pendapatan bunga 10.000,00
Rp 1.000.000,00
Hutang wesel Rp 1.000.000,00 Piutang wesel didiskontokan Kas Rp 1.000.000,00
Kas Rp 1.000.000,00 Rp 1.000.000,00 Piutang wesel Rp
Piutang wesel Ep 1.000.000,00
1.000.000,00
Hutang Tuan Abiyoso lenyap timbul hutang baru (hutang wesel) Piutang
Bolodewo lenyap timbul Piutang baru ( piutang wesel)H
JURNAL
WESEL BERBUNGA
Tangal 1 Maret 2001 penyerahan wesel
dari Tuan Abiyoso kepada PT Bolodewo nominal Rp
WESEL BERB UNG
TIDAK
1.000.000,00 12 % dengan jangka waktu 2 bulan.
Tanggal 26 Maret 2001 PT Bolodewo menjual wesel
kepada Bank Narodo dengan diskonto 10 %.
Pada tanggal 1 Mei 2001 Tn Abiyoso tidak
membayar, Bank Narodo menagih pada PT
Bolodewo sebesar nilai jatuh tempo sebesar Rp
1.020.000,00 ditambah biaya penagihan sebesar Rp
3.000,00
Pada tanggal 1 Juli 2001 Tuan Abiyoso melunasi
hutangnya ( nominal, bunga biaya penagihan)
JURNAL ABIYOSO JURNAL PT BOLODEWO JURNAL BANK NARODO
Hutang Rp 1.000.000,00 *Piutang wesel Rp 1.000.000,00
*Hutang wesel Rp Piutang Rp 1.000.000,00
1.000.0000,00
Kas Rp1.009.800,00 Piutang wesel Rp 1.000.000,00
Pendapatan bunga Rp 9.800,00 Pendapatan bunga Rp 9.800,00
Piutang wesel didiskontokan KaS Rp1.009.800,00
Rp 1.000.000,00
Berbunga…………20.000,00
Diskonto………… 10.200,00
9.800,00
**Piutang Rp 1.023.000,00 Kas Rp 1.023.000,00
Kas Rp 1.023.000,00 Piutang wesel Rp 1.000.000,00
Piutang wesel diidiiskontokan Pendapatan bunga 20.000,00
Rp 1.000.000,00 Biaya penagihan 3.000,00
Piutang wesel Rp 1.000.000,00
Hutang wesel Rp 1.000.000,00 Kas Rp 1043.000,00
Biaya bunga Rp 40.000,00 Piutang Rp 1.023.000,00
Biaya lain2 Rp 3.000,00 Pendapatan bunga 20.000,00
Kas Rp
1.043.000,00
KETERANGAN
Hari diskonto mulai tgl 26/3 201 s/d tgl 1 Mei 2001 (Zaki Baridwan)
Maret 31- 26……………………………5 hari
April……………………………………….30 hari
Mei……………………………………….. 1 hari
----------- +
Jumlah 36 hari
Nominal wesel…………….............................…Rp 1.000.000,00
Wesel berbunga 12/100x2/12x1.000.000 Rp 20.000,00
------------------- +
Rp 1.020.000,00
Diskonto 10/100x36/360x1.020.000 Rp 10.200,00
----------------- -
Jumlah diterima ……………………….. Rp 1.009.800,00
-===========
Hakku Rp 20.000
kewajibanku
Rp 10.200t
lanjutan
Wesel berbuna………………..Rp 20,000,00
- Diskonto………………………Rp 10.200,00
-------------------
Sisa(D Pendapatan bunga) Rp 9,800,00
===========
Mengapa tak dicatat d piutang bunga
Pembelian wesel bank Narodo dibebani
biaya bunga sebesar Rp 10.200,00 pada
saat jatuh tempo akan terima Rp.20.000,00
dicatat Pendapatan bunga di D Rp 9.800.00
Bukan piutang bunga D Rp 9.800,00
sehingga saat menerima pelunasan tinggal
mengkreditkan pendapatan bunga Rp
20.000,00
SoAL 2 Hal148
PTXYZ Tuan D
31/7 2006 31/7/2006
Piutang wesel Rp 750.000 Hutang Rp 750.000
Piuutang Rp 750.000,00 Hutang wesel Rp 750.000
31 Oktober 2007
Kas Rp 774.683,33
Biaya bunga Rp 20.316.67
wesel didiskinkan Rp 774.683,33
Nominal ………………….Rp750.000
Berbunga 12%
759.000x5x12
------------------------ = Rp45.000
12 x12
Yp 795.000
l
n
PIUTANG WESEL
DIDISKOTOKAN DI NERACA
Piutang wesel didiskontokan dilaporkan di neraca dalam kelompok
aktiva lancar, mengurangi jumlah saldo piutang wesel.
Contoh jika pada akhir periode saldo piutang wesel berjumlah
Rp 1.000.000,00 dan saldo Piutang wesel didiskontokan sebesar
Rp 400.000,00 maka dilaporan keuangan terlihat sebagai berikut :
Piutang dagang …………. Rp 1.000.000,00
Cadangan kerugian piutang Rp 500.000,00
----------------------
Rp 950.000,00
Piutang wesel ………………Rp 1.000.000,00
Piutang wesel DidiskontokanRp 400.000,00
--------------------
Rp 600.000,00
Surat Berharga
Obligasi/saham??
Piutang wesel yang didiskontokan..... Utang
bersyaarat penjual ikut bertanggung jawab
atas pelunasan wesel tersebut.....di NERACA
mengurangi REKENING PIUTANG WESEL