Anda di halaman 1dari 5

STRUKTUR BANGUNAN BERGAYA ORGANIK

STUDI KASUS Zaha Hadids Heydar Aliyev Cultural Centre


Di Azerbaijan

vq.010887@gmail.com

Visi keindahan dari Zaha Hadid ini menghadirkan beberapa tantangan material untuk para insiyur dan pembangun. Karena ini di bangun di daerah Azebaijan jadi bangunan ini harus bisa menyelubungi seluruh element interiornya, dapat menahan terpaan anging kencang dan beban seismik tapan tergantung struktur kolom pendukung interior. Pada akhirnya, Struktur yang dimanfaatkan adalah kerangka ruang (space frame) sebagai elemen struktur utama; didnding cladding-nya adalah dinding dengan sistem curtainwall yang terdiri dari panel yang di buat khusus menyesuaikan bentuk organik bangunan.

SPACE FRAME & CLADDING


Struktur utama bangunan ini menggunakan perpaduan dari beton bertulang, struktur rangka baja dan balok komposit dan dek. Space framenya sendiri terdiri dari sistem sambungan tabung baja khusus. Lokasi bangunan ini dekat dengan pabrik pengolahan minyak sehingga memiliki polusi udara yang cukup berat dan sementara itu desain cladding menggunakan warna putih, karena itu mereka memfokuskan pada material yang mudah di bersihkan. Maka dari itu, mereka memutuskan untuk menggunakan glass fiber reinforced plastic (GFRP) dan glass fiber reinforced concrete (GFRC). Material yang tahan debu, tahan lama dan rendah perawatan. Hampir dari semua bangunan Zaha Hadid menggunakan sistem ini untuk desain fasadnya.

Glass fiber reinforced plastic (GFRP) dan glass fiber reinforced concrete (GFRC)
GFRP adalah material komposit yang terbuat dari polimerplastik diperkuat dengan serat kaca. GFRP ini umumnya digunakan dalam cladding pesawat, otomotif, kelautan, dan industri konstruksi. Sedangkan GFRC adalah Polimer beton diperkuat dengan serat kaca. Dalam konteks struktur bangunan, meterial ini dibuat dalam bentuk panel. Panel-panel ini terbuat dari lapisan beton semen putih dengan butiran halus, di perkuat dengan alas serat kaca. Setiap panel bisa di cetak secara individual ke dalam bentuk lengkungan sesuai keinginan.Sangat tahan lama dan merupakan material yang resistif, bisa di buat setipis mungkin hingga beberapa mm atau beberapa cm, sehingga panel ini bisa digunakan untuk sistem konstruksi yang ringan. GFRC adalah beton di mana tidak dibutuhkannya tulangan baja sehingga terhidar dari masalah korosif dari baja itu sendiri.

ISU LINGKUNGAN
Plastik menimbulkan tantangan khusus dalam proses daur ulang karena mereka berasal dari polimer dan monomer yang sering tidak dapat dipisahkan dan dikembalikan ke bentuk asal. tidak semua plastik dapat didaur ulang untuk digunakan kembali, pada kenyataannya beberapa perkiraan mengklaim hanya 20% sampai 30% dari plastik dapat didaur ulang secara total. Akan tetapi plastik sering menawarkan penghematan dalam energi dan ekonomi dibandingkan dengan bahan lainnya. Namun dengan munculnya material baru yang lebih ramah lingkungan, seperti bioplastik dan plastik

uv-degradable, GFRP akan memiliki sensivitas lingkungan yang sama dengan material organik lainnya.

KESIMPULAN
Dengan adanya teknologi struktur ringan seperti space frame dipadu dengan cladding GRFP dan GRFC desain bergaya organik seperti apapun bisa di realisasikan. Tinggal di sesuaikan dengan isu desain yang sesuai dengan fungsi, lingkungan masyrakat dan topografi lokasi dan tidak melupakan isu dampak lingkungan sekitar.

Sumber
Dispenza, Kristin, Zaha Hadids Heydar Aliyev Cultural Centre: Turning a Vision into Reality; Builpedia.com. maret 2012 Demeny, Alice dkk, Fiber Reinforced concrete __________ Wikipedia.com ; Fibre-reinforced plastic