Anda di halaman 1dari 12

LIKUIFAKSI

Definisi
Likuifaksi adalah fenomena hilangnya kekuatan lapisan tanah akibat adanya faktor getaran (misalnya gempa bumi atau bisa juga karena adanya ledakan besar).

Likuifaksi terjadi pada daerah lapisan tanah yang jenuh air, yaitu tanah di mana ruang antara partikelnya benar-benar penuh dengan air. Peristiwa ini biasanya sering terjadi pada lapisan pasir.

Proses Terjadinya Likuifaksi


Sebelum terjadi gempa, tekanan air di dalam tanah relatif rendah. Namun, pada saat terjadi gempa, getaran yang ditimbulkan dapat menyebabkan peningkatan tekanan air ke titik di mana partikel-partikel tanah dapat dengan mudah bergerak sehingga ikatan antar partikel lapisan pasir tersebut menjadi luruh. Ketika hal itu terjadi, kekuatan tanah akan berkurang, sehingga tanah tersebut tidak mampu lagi untuk menopang beban bangunan di atasnya. Oleh karena itu proses likuifaksi ditandai dengan munculnya semburan air dan pasir dari dalam tanah ( sand boiling )

Penyebab Terjadinya Likuifaksi


Tanah berupa pasir atau lanau Lapisan tanah jenuh air

Lapisan tanah tidak padat


Terjadi gempa berkekuatan di atas 5,0 SR

Dampak Peristiwa Likuifaksi


Karena likuifaksi hanya terjadi di tanah yang jenuh air, maka efeknya paling sering ditemui di daerah dataran rendah di dekat badan air seperti sungai, danau, teluk, dan samudra. Akibat Peristiwa likuifaksi terhadap bangunan di atasnya antara lain :

Miring Melongsor
Amblasnya Bangunan

Tentu saja kerusakan kerusakan yang diakibatkan peristiwa likuifaksi semacam itu memiliki konsekuensi yang sangat tinggi, yaitu :

Dalam jangka pendek dapat menghambat proses evakuasi para korban dan menghambat upaya tanggap darurat karena rusaknya infarastruktur seperti jalan, jembatan, bahkan gedung rumah sakit.
Dalam jangka panjang dapat menyebabkan kerugian ekonomi yang signifikan dari segi bisnis yang terganggu.

Cara Mengantisipasi
Pada dasarnya ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi resiko sebelum mendesain dan membangun sebuah konstruksi, yaitu :
Melakukan survei lapangan
Menghindari daerah yang mengandung

pasir lepas Perbaikan tanah dengan cara pemadatan (deep compaction & vibro flotation)
Memaksimalkan pondasi bangunan

hingga kedalaman aman.