KAJIAN PENGELOLAAN TIMBULAN SAMPAH RAMAH LINGKUNGAN DI KABUPATEN PONOROGO STUDY MANAGEMENT OF HEAP WASTE BASED ON ENVIRONMENT IN PONOROGO

Sri Maryani1, *) , Bambang Rahadi2), Novia Lusiana3) Program Studi Teknik Sumberdaya Alam dan Lingkungan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya Jl Veteran, Malang, 65145, Indonesia * b.rahadi@gmail.com, novialusiana@rocketmail.com
ABSTRAK Pengelolaan sampah di TPA yang tidak sesuai maka masih menyebabkan polusi. Kabupaten Ponorogo masih menggunakan cara tradisional yang menganut sistem kumpul, angkut, dan buang. Tujuan penelitian menginventarisasi data jumlah timbulan sampah di Kabupaten Ponorogo, mengidentifikasi potensi sampah sebagai dasar untuk memberikan rekomendasi penyusunan manajemen sampah. Hasil penelitian : besarnya laju timbulan sampah adalah 2,3 liter/orang/hari, jumlah timbulan sampah pada daerah terlayani sebesar 31,68 ton/hari. Di daerah perkotaan berdasarkan berat sampah, komponen terbesar yang dihasilkan adalah sisa makanan 38%, berdasarkan volume potensi sampah jenis kertas dan plastik paling dominan yaitu 31% dan 30%. Daerah perdesaan didominasi oleh sampah organik yaitu sebesar 62% dan sisa makanan 26%, berdasarkan volumenya sampak organik sebesar 49%. Pengelolaan sampah di Kabupaten Ponorogo masih kurang efektif dan efisien, sehingga memerlukan biaya operasional dan pemeliharaan yang tinggi. Arahan penanganan sampah di Kabupaten Ponorogo berupa pengurangan sampah dari hulu/sumber atau penerapan zero waste di daerah perkotaan dengan penerapan sistem 5R (Reduce,Reuse, Recycle, Replace, Replant). Kata kunci : manajemen, ramah lingkungan, sampah.

ABSTRACT
Management of waste at the landfill that does not fit then there is still cause pollution. Ponorogo still use the traditional way which adopts a gathering, transportation, and waste. The purpose of research is inventory data on the number of waste in Ponorogo, identify potentially waste as the basisfor preparation of waste management provide recommendations. The result : the amount of waste generation rate was 2.3 liters/person/day, the amount of waste generation in underserved areas of 31.68 tons/day. In urban areas based on the weight of waste, the largest component of food waste generated is 38%, based ion the potential volume of paper and plastic waste types most dominant, namely 31% and 30%. Rural areas dominated by organic waste that is equal to 62% and 26% from food, based on prganic waste volume vy 49%. Waste management in Ponorogo still less effective and efficient, thus requiring the operational and maintenance cost are high. Directives on waste management Ponorogo from of upstream waste reduction/resource or application of zero waste in urban areas with the implementation of system 5R (Reduce, Reuse, Recycle, replace, Replant). Keywords : management, environment, waste

EVALUASI PELAKSANAAN LIMA SUB SISTEM PERSAMPAHAN DALAM PROGRAM “MANAJEMEN SAMPAH UNTUK KAWASAN RUMAH TANGGA” STUDI KASUS: RW 02 KPAD KELURAHAN GEGERKALONG KECAMATAN SUKASARI KOTA BANDUNG EVALUATION OF FIVE WASTE MANAGEMENT SUB-SYSTEMS IN “MANAJEMEN SAMPAH UNTUK KAWASAN RUMAH TANGGA ” PROGRAMME STUDY CASE: RW 02 KPAD GEGERKALONG SUBDISTRICT SUKASARI DISTRICT BANDUNG CITY
Zulfikar1, *) Greeneration Indonesia Jl. Kanayakan D-35, Bandung, Jawa Barat, Indonesia * zulfikar.enviro@gmail.com
ABSTRAK Permasalahan sampah di Indonesia belum dapat dituntaskan hingga hari ini, bahkan sudah merupakan permasalahan yang rumit dan mendesak. Setelah mempelajari berbagai kasus permasalahan pengelolaan sampah di Indonesia dan melakukan perbandingan dengan ilmu pengelolaan sampah, didapatkan suatu kesimpulan bahwa pengelolaan sampah yang dijalankan di Indonesia pada umumnya baru melaksanakan dua dari lima sub-sistem pengelolaan sampah yaitu pembiayaan dan teknis operasional. Tiga sub-sistem lainnya, yaitu: peran serta masyarakat, kelembagaan, dan peraturan belum dijalankan dengan baik. Program “Manajemen Sampah untuk Kawasan Rumah Tangga (MASUK RT) di RW 02 KPAD (Bandung) dilaksanakan berdasarkan permintaan warga setempat dengan tujuan untuk mengimplementasikan kelima sub sistem pengelolaan sampah. Hasil pengukuran dengan menggunakan metode SNI 19-3964-1995 dan SNI M 36-1991-03 menunjukkan bahwa nilai timbulan sampah yang dihasilkan adalah sebanyak 2,47 liter/orang/hari atau 0,46 kg/orang/hari dengan komposisi terbanyak adalah organik yang dapat dikompos sebanyak 71,6%. Karena itu diputuskan bersama dengan perwakilan warga setempat untuk melakukan pengelolaan sampah dengan metode 3R (reduce-reuse-recycle) yang didahului dengan peningkatan peran serta masyarakat, kemudian pembentukan kelembagaan, lalu perumusan peraturan yang dilanjutkan dengan perencanaan pembiayaan dan diakhiri dengan pembangunan sistem teknis operasional. Kajian ini dilaksanakan untuk menilai keberhasilan dan mendapatkan pembelajaran bagi penyelesaian permasalahan sampah domestik lainnya. Kata kunci: kelembagaan, partisipasi, pengelolaan sampah, sub-sistem

ABSTRACT
Waste management problem in Indonesia has never been solved thoroughly and it’s already been a complex and urgent problem. After studying various case of waste management problem in Indonesia and comparing it to waste management studies in universities, we conclude that most waste management practices in Indonesia had implemented only two out of five waste management subsystems. Those two are funding and operational technology. The other three which are public participation, organization, and regulation has never been well implemented. The objective of “Manajemen Sampah untuk Kawasan Rumah Tangga” programme in RW 02 KPAD (Bandung), which is triggered by it’s citizen request, is to implement all five sub systems of waste management. Waste sampling by using the SNI 19-3964-1995 and SNI M 36-1991-03 method shows that the amount of waste generated at the location is 2,47 liters/person/day or equal to 0,46 kgs/person/day with the biggest composition is compostable organic about 71,6%. Based on the findings, joined by several locals, we decided to apply the waste management system that uses 3R (reduce-reuse-recycle) approach. The process starts with increasing public participation, followed by establishing an organization, formulating regulation and financial planning, and completed with operational technology

construction. This paper conducted to assess its success rate and to separate the effective practices and ineffective ones for further improvement to future cases. Keywords: organization, participation, sub-system, waste management

88%.POTENSI DAUR ULANG SAMPAH PERMUKIMAN DI KECAMATAN KELAPA DUA.27%.69%. digunakan untuk menentukan potensi daur ulang. The recycling potential of household waste was as the following: 95. Tangerang Regency. and residual waste materials (1.28%. Keywords: residential solid waste. komposisi. which were randomly selected in Kelapa Dua District. Agus Ramdhan1. sampah lain-lain 1. recycling. textile (0.28% for plastic waste. Data komposisi sampah.18%).88%).87%).26%. potensi daur ulang sampah permukiman di Kecamatan Kelapa Dua. and recycling potential of residential solid waste in Kelapa Dua District. daur ulang. wood (1.27%. sampah logam 63. paper (6. 91.87%.26% for metal waste. This study aimed to determine generation rate. Teknik penentuan timbulan dan komposisi sampah didasarkan atas metode SNI 19-3964-1995. sampah kertas 68.26%). and 58. TANGERANG REGENCY M. sampah kayu 1. sampah kaca 1. 63.58% for biodegradable organic waste. Sedangkan potensi daur ulang sampah rumah tangga yaitu: sampah kaca 95. sampah plastik 58. However.83%.28%). plastics (19. rubber (0. composition. potential . it may provide economic value when used. Hasil penelitian menunjukkan laju timbulan sampah rumah tangga di Kecamatan Kelapa Dua sebesar 60.27%). serta mengkaji potensi daur ulangnya. Sampel dikumpulkan dari 100 KK yang ditentukan secara acak di Kecamatan Kelapa Dua selama 8 hari berturut-turut. leather (0. yang dihitung berdasarkan analisis kesetimbangan massa. sampah karet 0.58%. The recycling potential was calculated according to mass balance analysis. Institut Teknologi Sepuluh Nopember * email: agus_r4mdh4n@yahoo. Kata Kunci : sampah permukiman.26%.52% for paper waste.93%). metal (0. Penelitian ini bertujuan menentukan timbulan. sampah plastik 19.83%).co. sampah kulit 0.93%.27%).18%.69% for glass waste. KABUPATEN TANGERANG POTENTIAL OF SOLID WASTE RECYCLING IN KELAPA DUA DISTRICT. 68. The measurement of solid waste generation rate and composition was done in 8 consecutive days. sampah basah 91. dengan komposisi sampah basah 67. glass (1.28%.23%). potensi ABSTRACT Solid waste has become a problem in every city if not managed properly.23%. sampah kertas 6. Solid waste samples were obtained from 100 households.079 ton/hari. sampah logam 0.52%. sampah kain 0.id ABSTRAK Sampah menjadi masalah di setiap kota jika tidak dikelola dengan baik. Results of the study showed that the residential solid waste generation in Kelapa Dua District was 60. Namun demikian sampah masih memiliki nilai ekonomi apabila dimanfaatkan. The solid waste was composed of biodegradable organics (67. Determination of solid waste generation rate and composition was based on national standard method SNI 19-3964-1995. *) dan Yulinah Trihadiningrum2) Jurusan Teknik Lingkungan.079 tons/day.

The main reason why the developer decided to developed this product. The developer assumed that a solution by product was one of alternative for some ineffectiveness of the environment education of Senior High School in Tulungagung Regency. attitude.84. Kata kunci: modul multimedia. Mayor Sujadi Timur 46 Tulungagung *enistain76@yahoo. Selain itu. the possitive attitude change to garbage equal 0. AND BEHAVIOR Eni Setyowati1. Berdasarkan hasil uji validitas dari pakar dinilai sangat layak. This development applied research and development (R&D) cycle from Borg & Gall (1985). and happened the positive behavior change to garbage equal to 0. menguji. pengelolaan sampah. sikap ABSTRACT This development was aimed at: developing. The result of the small field test showed that this product was very competent The result of the large field test show happened the knowledge increase equal to 0. dan manifestasi perilaku peserta didik mengalami kenaikan setelah pembelajaran dengan modul multimedia pengelolaan ampah berwawasan STM. *) Jurusan Tarbiyah. The observed showed that all activity can did very good. Metode dalam pengembangan menggunakan siklus penelitian dan pengembangan Borg & Gall (1985). behavior. SIKAP. and behavior.86 tergolong tinggi. Gain score ternormalisasi manifestasi perilaku sebesar 0.80.PENGEMBANGAN MODUL MULTIMEDIA PENGELOLAAN SAMPAH BERWAWASAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN. attitude . sikap.com ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan. This showed that the waste management multimedia module based on STS can improve students’ knowledge. knowledge. it was importing to develop and design computer teaching materials based on the teaching and learning theories and principles to facilitate learning. Data diperoleh melalui serangkaian uji coba yang dibedakan berdasarkan fungsinya menjadi: (1) data dari uji validitas oleh pakar dan (2) data dari uji coba lapangan skala kecil dan skala luas. testing. dan memvalidasi produk modul multimedia pengelolaan sampah berwawasan sains teknologi masyarakat (STM). Alasan penelitian ini karena bahan ajar pengelolaan sampah yang ada masih menekankan pada aspek kognitif saja. peneliti juga beranggapan bahwa perlu dikembangkan bahan ajar berbantuan komputer yang berdasarkan prinsip pembelajaran memudahkan belajar peserta didik.The result of the experts showed that this product was very competent. Peneliti beranggapan bahwa pemecahan masalah dengan produk akan menjadi salah satu alternatif pemecahan atas ketidakberhasilan pembelajaran pengelolaan sampah di sekolah. and validating of waste management multimedia module based on STS for tenth graders of Senior High School in Tulungagung Regency. The data taken from a series of tests were classified to be: (1) data taken from the experts and (2) data taken from the small scaled field test and the large scaled field test. Hasil analisis menunjukkan bahwa baik pengetahuan.86. STAIN Tulungagung Jl. Berdasarkan uji coba lapangan skala kecil modul multimedia layak digunakan dan dari uji skala luas diperoleh gain score pada pengetahuan peserta didik terhadap materi pengelolaan sampah sebesar 0. pengetahuan.84 tergolong cukup. Gain score pada sikap peserta didik terhadap sampah sebesar 0. ATTITUDE. perilaku. because the existing teaching materials only focused on cognitive aspect. Besides. DAN PERILAKU SISWA THE DEVELOPMENT OF WASTE MANAGEMENT MULTIMEDIA MODULE BASED ON SOCIETY TECHNOLOGY SCIENCE THAT CAN IMPROVE STUDENT’S KNOWLEDGE. Key words: multimedia module. waste management.80 tergolong tinggi.

Untuk manajemen lingkungan bangunan. dan juga implementasi sistem manajemen sampah yang diterapkan selama proses konstruksi berlangsung. *) dan Dian Fitria2. Design. Dengan adanya implementasi manajemen sampah dan material. Bangunan Hijau.MANAJEMEN SAMPAH DAN MATERIAL PADA DESAIN BANGUNAN HIJAU: GEDUNG UTAMA KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM WASTE AND MATERIAL MANAGEMENT IN GREEN BUILDING DESIGN: MINISTRY OF PUBLIC WORKS’ MAIN OFFICE Vidya Fauzianti1. Berdasarkan pengamatan secara langsung pada proyek. Jaksel 12330. Konstruksi. Pre-fabricated Aluminium frames are used on the whole building envelope. dengan adanya tempat sampah dengan sistem pemisahan pada setiap tiap lantai. Sampah ABSTRACT The design of Ministry of Public Works’ main office is a successful example in green building certification achievement. inovasi teknologi dalam material. The building owner also develop a clear and good design and planning of waste management for the future phase of occupancy. Kata Kunci: Desain. Material. To give an example. Waste . to reduce waste materials from construction activities. Waste materials which still can be reused are collected at the procurement site. RC Veteran No 3A/1. the building design obtained a Platinum Certification of green building by design recognition. Contractor also works together with architects in reusing ceramics material. waste sorting system is one form of waste management during construction activities. the main focuses within the management of waste and material in this project are the utilization of pre-fabricated materials. Based on on-site verification. Rangka aluminium pada selubung bangunan seluruhnya menggunakan sistem pra-fabrikasi untuk menghemat sampah material yang berasal dari aktivitas konstruksi. Material. which issued by Green Building Council Indonesia. and also the implementation of waste management system during the construction process. Pemilik gedung juga telah memiliki perencanaan yang matang untuk pengelolaan sampah pada masa okupansi nantinya. desain pembangunan gedung ini memperoleh sertifikat Platinum untuk desain bangunan hijau. in accordance with the type of material. hal yang menjadi fokus utama dalam manajemen sampah dan material pada proyek ini adalah penggunaan material pra-fabrikasi. Contoh inovasi dalam material terlihat pada perencanaan plat lantai untuk ruang kerja Menteri. dikumpulkan pada bagian pengadaan material sesuai dengan tipe material tersebut. Examples of material innovation can be seen within the floor plate design at Minister’s office. material reuse. penggunaan kembali sampah material. dimana pengecoran beton menggunakan teknologi Bondek.2) dianfi@gbcindonesia. Pesanggrahan-Bintaro. where the casting of concrete is using Bondek. technological innovation in material. trash cans with a separation system can be seen on each floor. INDONESIA * 1) vidyafauzianti@gbcindonesia. *) Green Building Council Indonesia Jl. Kontraktor juga bekerja sama dengan arsitek dalam memanfaatkan kembali keramik sebagai material sisa untuk digunakan kembali. Green Building. With the implementation of waste and material management.In building environmental management.org.org ABSTRAK Desain kantor utama gedung Kementerian Pekerjaan Umum merupakan contoh dari keberhasilan pencapaian sertifikasi bangunan hijau yang dikeluarkan oleh Green Building Council Indonesia. sistem pemilahan sampah merupakan salah satu bentuk dari manajemen sampah pada saat konstruksi berlangsung. Sampah konstruksi yang berupa material sisa yang masih dapat digunakan kembali. Keywords: Construction.

and 9-28 days and C/N ratio 16-29.7-30. Composting is one of the alternativ solutions of that problems. rotary drum . Pengomposan limbah industri dan limbah pertanian dilakukan dengan menggunakan teknologi dari konvensional sampai teknologi yang lebih komplek yaitu menggunakan rotary drum dan reactor (in vessel).02. Indonesia * Fitriana. Composting of industrial and agricultural’s solid waste is done by using technology from conventional to more complex technology by using rotary drum and reactor (in vessel). *) dan Ellina S. Pengomposan merupakan salah satu alternativ solusi masalah tersebut.meilasari@gmail. Tujuan penulisan makalah ini adalah membahas teknologi pengomposan limbah industri dan pertanian. Penggunaan teknologi konvensional. 9-19 days and C/N ratio 17-29. rotary drum ABSTRACT The development of agro-industrial activitiy lead to increased waste.02. The use of conventional. konvensional. dan 9-28 hari dan rasio C/N 16-29. 10-27 hari dan rasio C/N 8-23.16-15. 10-27 days and C/N ratio 8-23. 60111.80.7. The use of conventional. The purpose of this paper is to study composting technology for industrial and agricultural’s solid waste. Surabaya.P2) Institut Teknologi Sepuluh Nopember Kampus ITS Sukolilo. Key word: Compost.7.16-15. Kata kunci: Kompos. If the waste isn’t used which be pollute the environment. Limbah tersebut jika tidak dimanfaatkan dapat mencemari lingkungan. reactor. and 49-63 days and C/N ratio 14. conventional. rotary drum dan reactor (in vessel) untuk mengolah limbah industri menghasilkan waktu pengomposan 20-105 hari dan rasio C/N 9. 9-19 hari dan rasio C/N 17-29.com ABSTRAK Perkembangan di bidang industri dan pertanian mengakibatkan peningkatan limbah. dan 49-63 hari dan rasio C/N 14.7-30.80. Penggunaan teknologi konvensional. reactor. rotary drum dan reactor (in vessel) untuk mengolah limbah pertanian menghasilkan waktu pengomposan 30-90 hari dan rasio C/N 15-35. rotary drum and reactor (in vessel) technologies to process agricultural solid waste results composting time 30-90 days and C/N ratio 15-35. rotary drum and reactor (in vessel) technologies to process industrial solid waste results composting time 20-105 days and C/N ratio from 9.KAJIAN TERHADAP TEKNOLOGI PENGOMPOSAN LIMBAH INDUSTRI DAN LIMBAH PERTANIAN COMPOSTING TECHNOLOGY OF INDUSTRIAL AND AGRICULTURAL’S SOLID WASTE : A REVIEW Fitriana Meilasari1.

By projection. composition and recovery factor of waste materials. komposisi.*) dan Ellina S.3%. faktor daur ulang dan densitas sampah. Target Minimum Service Standard of waste management are to manage 70% of waste generation and reducing 20% of waste that going to be disposed to landfill in 2014.500 m2 with reduction activities by waste transformation through composting and material recovering.7% timbulan terkelola.KAJIAN FASILITAS DAUR ULANG SAMPAH KECAMATAN DAYEUHKOLOT STUDY OF DISTRICT DAYEUHKOLOT’S MATERIAL RECOVERY FACILITY Heni Riantin1. Indonesia heni_riantin@yahoo. sedangkan pengelolaan terhadap sampah kering dapat mereduksi 9. Thus the potential reduction of the waste is necessary to be known by determine waste generation.63 ton/jam dengan waktu operasi 1.63 tons/hour with 1.947 ton pada tahun 2014. Total reduction can be achieved by MRF Dayeuhkolot is 67.com ABSTRAK Pola pengelolaan sampah eksisting kumpul – angkut – buang di Kecamatan Dayeuhkolot memberikan tingkat pelayanan penanganan sampah 10% timbulan.820 processing hour/year. So its require MRF with capacity 4.4% sampah sehingga reduksi total yang dapat dicapai oleh MRF Kecamatan Dayeuhkolot adalah 67. Target Standar Pelayanan Minimal (SPM) pengelolaan sampah adalah tertanganinya 70% timbulan dan tersedianya fasilitas pengurangan sampah yang bertujuan mengurangi 20% timbulan sampah yang masuk ke TPA pada tahun 2014. the ammount of waste generated in 2014 are as much as 10. . Untuk itu perlu diketahui potensi reduksi sampah dengan meneliti timbulan. Kata kunci: faktor daur ulang. while generate 32. 60111.500 m2 dengan kegiatan reduksi berupa pengomposan bagi sampah basah dan pengumpulan bahan daur ulang bagi sampah kering. Penelitian dilakukan terhadap sampah permukiman dengan mengacu pada SNI 19-3964-1994 terhadap 104 rumah contoh. minimum service standard of solid waste management. ABSTRACT The existing waste management system in District Dayeuhkolot provide service level 10% of waste generation. Keywords: Dayeuhkolot District. Luas MRF yang dibutuhkan adalah 1. Untuk dapat mencapai target tersebut. dengan menyisakan residu 32. Research was conducted with reference the SNI 19-3964-1994 to 104 households.820 jam/tahun. Hasil penelitian digunakan untuk menganalisis kebutuhan sarana dan prasarana fasilitas daur ulang/Material Recovery Facility (MRF) untuk mencapai target SPM pada tahun 2014.7% residual matter. SPM pengelolaan sampah. materials recovery facility.947 tons. recovery factor. Pengolahan sampah basah di MRF dapat mereduksi 57.8% sampah.3% waste handled. MRF required area is 1. Pandebesie2) Institut Teknologi Sepuluh Nopember Kampus Sukolilo. perlu dilakukan pengembangan pola pengelolaan sampah dengan mengintegrasikan kegiatan daur ulang dalam pola pengelolaan sampah eksisting. fasilitas daur ulang sampah. In order to achieve these targets. The result are used to analize implementation of Material Recovery Facility (MRF) so that the minimum service standard of waste management could be achieved in 2014. waste recycling activity need to be introduced in the existing solid waste management system. diperlukan MRF dengan kapasitas 4. Kecamatan Dayeuhkolot. Dengan proyeksi jumlah timbulan sampah 10. Surabaya.

the coastal region owned by all provinces in Indonesia. Keyword: coastal area.com ABSTRAK Sebagai negara kepulauan. Keterkaitan tersebut menyebabkan terbentuknya kompleksitas dan kerentanan di wilayah pesisir. management . Pengelolaan wilayah pesisir terpadu dinyatakan sebagai proses pemanfaatan sumberdaya pesisir dan lautan serta ruang dengan mengindahkan aspek konservasi dan keberlanjutannya. gas. Metodologi yang digunakan adalah dengan cara menganalisis kondisi wilayah pesisir dan pengelolaan sampahnya untuk kemudian dilakukan sebuah sintesa bagaimana integrasi pengelolaan TPA yang tepat. surface water (run off) and ground water and by human activity. The purpose of this study was to analyze how to make a good integrated management based on aspects of technology.KAJIAN PENGELOLAAN TEMPAT PEMROSESAN AKHIR (TPA) PASANG SURUT DALAM TINJAUAN ASPEK TEKNIS TEKNOLOGI. dan dengan aktivitas manusia. and institutions in Indonesia. Salah satu teknologi pengelolaan sampah daerah pesisir adalah dengan konsep Tempat pemrosesan Akhir (TPA) Pasang dalam rangka mengurangi resiko pencemaran terhadap lingkungan baik yang disebabkan leachate. sosial. and vectors of diseases. and institutional in depth. Integrated coastal area managements is expressed as the utilization of coastal and ocean resources and space with due regards for the conservation and sustainable aspects. These linkages cause of the formation of the complexity and vulnerability in coastal area. sosial. sampah. Kajian yang dilakukan menunjukkan bahwa pengelolaan TPA Pasang Surut harus mempertimbangkan aspek teknis teknologi. AND INSTITUTIONS IN INDONESIA Nasikhah Imamah1. solid waste. wilayah pesisir dimiliki oleh seluruh propinsi yang ada di Indonesia.Sain dan Knecht. 1998). SOCIAL. gas maupun vektor penyakit. DAN KELEMBAGAAN DI INDONESIA REVIEW OF COASTAL AREA SOLID WASTE MANAGEMENT IN ASPECTS OF TECHNOLOGY. Wilayah pesisir dan laut merupakan tatanan ekosistem yang memiliki hubungan sangat erat dengan daerah lahan atas (upland) baik melalui aliran air sungai. *) Pacasarjana Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya * nasikhah. (Cici. social. Tujuan dari study ini adalah untuk menganalisis pengelolaan TPA Pasang Surut dalam aspek teknis teknologi. But still need integrated management based on condition of society analysis. (Cicin.imamah@gmail. Kata kunci: pasang surut. air permukaan (run off) maupun air tanah (ground water). Sain and Knecht. 1998). dan kelembagaan. The result of this review shown that coastal area solid waste management must consider aspects of technology. Namun masih perlu dilakukan integrasi pengeloaan TPA Pasang Surut berdasarkan pada analisis mendalam terkait kondisi masyarakat. The methodology is analyze the condition of society to make a synthesis how to make a good integrated management. manajemen ABSTRACT As an archipelago country. dan kelembagaan secara mendalam. social. SOSIAL. Coastal and marine ecosystems has a veryclose relationship with the land area above (upland) either throught the flow of river water. One of coastal area solid waste management technology purpose to reduce the risk of pollution to the environment either caused by leacheate.

Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Jl. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan konsentasi inokulum Zymomonas mobilis. 4 hari. 2 days. and 10%. 6 days. Variasi konsentrasi inokulum Zymomonas mobilis adalah: 0%. Sampah. and variation of fermentation periods: 0 day.64% (v/v) of the sample with a volume ratio of distilled water : oranges fruit was 3 : 1. Solid Waste. dan sukrosa untuk memproduksi etanol. fruktosa. Disisi lain. ABSTRACT Pest or disease on oranges fruit caused oranges fruit are not suitable for consumption and have not been utilized at all. Fermentation. Based on the results the most effective inoculum concentration on oranges fruit waste which was fermented using Zymomonas mobilis bacteria in the anaerobic conditions was inoculum concentration 5%. Zymomonas mobilis. variasi pH terdiri dari: pH 3. 5%. studi ini dilakukan dengan memanfaatkan limbah buah jeruk menggunakan Zymomonas mobilis untuk dikonversi menjadi sumber energi alternatif yaitu etanol. Zymomonas mobilis merupakan bakteri yang dapat menguraikan glukosa. Composting bacteria works at optimum pH 5. Therefore. 2 hari. 5%.id ABSTRAK Sampah buah jeruk yang timbul akibat gagal panen belum dimanfaatkan sama sekali. Pembuatan kompos dari sampah jeruk ini kurang efektif karena sampah jeruk memilki pH 4.co.Indonesia * siti_mushlihah@yahoo. Arief Rahman Hakim.5-8. thus composting bacteria waste can not work optimally. Kata kunci: Etanol. the idea of study is to utilize the waste oranges fruit using Zymomonas mobilis to be converted into an alternative energy source is ethanol. Bakteri pendegradasi sampah untuk pembuatan kompos bekerja optimum pada pH 5. timbul masalah kelangkaan energi untuk menggantikan peran bahan bakar fosil di masa depan. and 8 days. due to depending on energy crisis fossil fuels still became on problem for the future. Sukolilo.5 to 8. Surabaya 60111. Berdasarkan hal tersebut.64% (v/v) dari sampel dengan perbandingan volume aquades : sampah buah jeruk adalah 3:1. pH. *).5. pH 6 of fermentation period of 6 days and produce ethanol of 11. Berdasarkan hasil penelitian. variasi durasi waktu fermentasi adalah: 0 hari.5. dan 8 hari. Zymomonas mobilis is a bacteria which can utilize glucose. pH 4. variation of pH were: pH 3. and pH 6. Zymomonas mobilis. Keywords: Ethanol. . diketahui bahwa konsentrasi inokulum yang paling efektif pada fermentasi sampah buah jeruk menggunakan bakteri Zymomonas mobilis pada kondisi anaerob yaitu dengan konsentrasi inokulum 5%. sehingga bakteri pendegradasi sampah tidak dapat bekerja secara maksimal. Fermentasi. 6 hari. On the other hand. while oranges fruit waste from the market is mixed with other organic waste and used as compost. Often waste oranges fruit composed to organic materials such as glucose. pH 4. dan pH 6. fructose. and fermentation period to produce optimum ethanol. pH 6 dengan lama waktu fermentasi 6 hari menghasilkan kadar etanol 11. and sucrose to produce ethanol. dan durasi waktu fermentasi yang paling optimum untuk menghasilkan etanol. The Variation inoculum concentration of Zymomonas mobilis were: 0%. The study was conducted to determine inoculum concentration of Zymomonas mobilis. 4 days. fruktosa dan sukrosa. Welly Herumurti2) Jurusan Teknik Lingkungan. pH. sedangkan sampah buah jeruk dari pasar buah dicampur dengan sampah organik lain dan dijadikan sebagai kompos. fructose and sucrose. dan 10%. Limbah buah jeruk yang sudah membusuk tersusun atas bahan organik seperti glukosa. Oranges waste is less effective for composting because oranges waste have pH 4.PENGARUH pH DAN KONSETRASI ZYMOMONAS MOBILIS UNTUK PRODUKSI ETANOL DARI SAMPAH BUAH JERUK EFFECT OF PH AND ZYMOMONAS MOBILIS CONCENTRATION FOR ETHANOL PRODUCTION FROM ORANGES FRUIT WASTE Siti Mushlihah1.

biocover.48% dan laju oksidasi 110 gr/m2. Enri Damanhuri2).48% and the rate of oxidation of 110 gr/m . 022-2534105/2502647.dan Dadi Surachman4) Jurusan Teknik Lingkungan Institut Teknologi Bandung Jl. 2530704 * opy_ksw@yahoo. Methane absorb infrared radiation. methane therefore reffered to as greenhouse gases. 10 Bandung Tlp. pada kondisi ini dipastikan biogas muncul. oleh karena itu gas metan disebut sebagai gas rumah kaca. One way to reduce methane gas from landfills to escape into nature is to oxidize methane by utilizing landfill cover material (Biocover) as the medium of methane oxidizing microorganisms. ABSTRACT Indonesia is currently very dependent on the landfill that is generally operated by open dumping. the application needs to know how the thickness of the layer biocover effective in reducing methane emission from landfills. Salah satu cara untuk mengurangi gas metan dari landfill yang lepas ke alam adalah dengan mengoksidasi gas metan dengan memanfaatkan cover material landfill (Biocover) sebagai media mikroorganisma pengoksidasi metan. biocover. dalam aplikasinya perlu diketahui berapa ketebalan lapisan biocover yang efektif dalam mengurangi emisi gas metan dari landfill. Hasil penelitian menyatakan semakin tebal lapisan biocover maka efisiensi oksidasi CH4 semakin tinggi. oxidation . Biocover used is compost landfill mining. Ganesha No. biogas ascertained under these condition arise. sehingga sifat ini dapat menimbulkan pemanasan di atmosfir. Penelitian ini dilakukan pada skala laboratorium menggunakan reactor kolom aerob yang dioperasikan secara kontinyu. Open dumping dilakukan lapis perlapis sehingga memungkinkan terjadinya proses anaerob. Effisiensi oksidasi tertinggi terjadi pada ketebalan lapisan media 60 cm dengan efisiensi oksidasi rata-rata adalah 70. Landfill yang merupakan operasi utama di TPA adalah kontributor terbesar emitor gas rumah kaca dalam pengelolaan limbah. Landfill which is a major operation at the landfill is the largest contributor to greenhouse gas emitter in the management of waste. sehingga dapat mengurangi kontribusi metan pada pemanasan global. Open dumping is done layer by layer enabling the anaerobic process. Keywords : Landfill. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh ketebalan lapisan kompos landfill mining sebagai biocover pada oksidasi metan. The purpose of this study is determine the influence of the thickness of the layer of compost as landfill mining biocover on methane oxidation. gas rumah kaca. Edwan Kardena4). salah satunya gas metan. so that these properties can lead to warming in the atmosphere. Tri Padmi3). Biocover yang digunakan adalah kompos landfill mining.The study states that the thick layer of biocover then the higher the efficiency of CH4 oxidation. including solid waste. *). Metan mengabsorpsi radiasi infrared. oksidasi. The highest oxidation efficiency occurs in the media layer thickness of 60 cm with 2 an average oxidation efficiency is 70. methane.PENGARUH KETEBALAN LAPISAN BIOCOVER PADA OKSIDASI METAN MENGGUNAKAN REAKTOR KOLOM AEROB UNTUK MENGURANGI EMISI GAS METAN DARI LANDFILL EFFECT BIOCOVER LAYER THICKNESS ON METHANE OXIDATION USING AEROBIC COLUMN REACTOR TO REDUCE EMISSIONS OF METHANE FROM LANDFILL Opy Kurniasari1. termasuk sampah. so as to reduce the contribution of methane on global warming. Keywords: Landfill. one of which methane gas.com ABSTRAK Indonesia saat ini sangat tergantung pada TPA yang umumnya dioperasikan secara Open dumping. Fax. The research was conducted on a laboratory scale using aerobic column reactors operated continuously. metan. greenhouse gases.day.hari .

Key words: HELP model. landfills. solar radiation time. kecepatan angin. it is proposed to compare the leachate generation actual and leachate generation from calculations using the HELP model. Enri Damanhuri2). the pile temperature. although in general this model has been widely used in several developed countries landfills. kelembaban udara. Dalam publikasi penelitian ini.itbs3@gmail. Suprihanto Notodarmodjo2). dan Kuntjoro Adji Sidarta3) 1) 2) Pascasarjana Teknik Lingkungan ITB Program Studi Teknik Lingkungan ITB 3) Program Studi Matematika ITB Jalan Ganesha 10 Bandung * samin. Number of parameters used in the determination of leachate generation and the complexity of relationships between parameters. relatively accurate when compared with the actual leachate generation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola timbulan lecahate hasil perhitungan yang menggunakan HELP model. the result of leachate generation estimates tend to be larger than the actual leachate generation. Selected parameters referring to the landfill characteristics such as high pile. Parameter yang dipilih mengacu pada karakteristik landfill seperti tinggi timbunan. air humidity.com ABSTRAK Penentuan timbulan leacahte menggunakan Hidrological Evaluation of Landfill Performance (HELP) model. Namun demikian. namun juga mengacu pada kondisi klimatologi yaitu temperatur udara. landfill dan timbulan leachate ABSTRACT Determination of the leacahte generation using Hidrological Evaluation of Landfill Performance (HELP) model. In this research. relatif akurat apabila dibandingkan dengan timbulan leachate aktual. temperatur dalam timbunan. . wind speed. Banyaknya parameter yang digunakan dalam penentuan timbulan leachate dan kompleksitas hubungan antar parameter. However. became one of the low accuracy of the calculation results of leachate generation. but the model is not necessarily suitable for application at landfills and climate conditions of Indonesia. menjadi salah satu yang menyebabkan rendahnya akurasi hasil perhitungan timbulan leachate. diusulkan untuk membandingkan antara timbulan leachate hasil perhitungan menggunakan HELP model dan hasil pengamatan timbulan leachate di suatu landfill. Kata kunci: HELP model. but also refers to the climatological conditions of air temperature. namun model tersebut belum tentu cocok untuk diaplikasikan pada kondisi landfill dan Iklim Indonesia. lama penyinaran matahari. keseimbangan air. curah hujan dan evaporasi yang terjadi serta didasarkan pada data sekunder yang terkait. walaupun model ini secara umum sudah banyak digunakan di beberapa landfill negara maju. timbulan leachate hasil perhitungan yang diperoleh cenderung lebih besar dibanding timbulan leachate aktual. rainfall and evaporation that occurs and is based on secondary data is related.PERBANDINGAN TIMBULAN LEACHATE AKTUAL DAN HASIL PERHITUNGAN MENGGUNAKAN HELP MODEL COMPARISON OF LEACHATE GENERATION ACTUAL AND RESULTS OF CALCULATION USING HELP MODEL Samin1. leachate generation and water balance. The results showed that the pattern of leachate generation from calculations using the HELP model. *).

Abdul Kahar3) dan Novy Pralisa Putri4) Program Studi Teknik Lingkungan.21 dan 115. lindi sampah bayam sebanyak 800 mL. dan campuran ketiganya dicacah dan dimasukkan ke dalam reaktor pengomposan. spinach and kale.90 and 163. bayam dan kangkung.79 dan 50. Sampah Sayuran Hijau ABSTRACT Waste management effort include sorting. composition and amount of waste.One metode of waste treatment is change the characteristics. komposisi dan jumlah sampah seperti pembuatan kompos dan pupuk cair dari sampah organik. Salah satu metode pengolahan sampah adalah perubahan karakteristik. Sehingga lindi yang memiliki kandungan Mn dan Zn yang memenuhi standar SNI 02-6680-2002 adalah lindi sampah yang berasal dari campuran sawi.48 ppm. spinace and mixture of them chopped and incorporated into the composting reactor. sawi. pengumpulan.30 ppm. lindi sampah sawi sebanyak 1800 mL. setelah 15 hari diperoleh lindi sampah kangkung sebanyak 1000 mL dengan kandungan Mn dan Zn masing-masing 56.Than added EM4 as biokatalisator in each reactor with a dose of 60 mL to speed up the composting process. bayam. Liquid Organik Fertilizer. Key words: Leachate. such as compost and liquid fertilizer from organik waste. The metode used is composting where waste of mustard. transportation. collection. Kata Kunci: Lindi. Green Vegetable Waste . Samarinda 75119 * trisulistia_enviro@yahoo.48 ppm and than waste as mustard 1800 mL 4.co. Fakultas Teknik Universitas Mulawarman Samarinda Jl. Sambaliung No. Selain menghasilkan pupuk padat. Pupuk Organik Cair. Kemudian ditambahkan EM4 sebagai biokatalisator pada masing-masing reaktor dengan dosis 60 mL yang berfungsi untuk mempercepat proses pengomposan.90 dan 163. after 15 days lechate obtained as kale 1000 mL with the content Mn and Zn respectively 56.PEMANFAATAN LINDI SAMPAH SAYURAN HIJAU SEBAGAI BAHAN BAKU PUPUK ORGANIK CAIR Tri Sulistia Ningsih1). 24.30 ppm So that the leachate contains Mn and Zn fulfill SNI 02-66802002 is lechate of mixed waste mustard. Metode yang digunakan adalah metode pengomposan dimana sampah kangkung.composting from organik waste can produces leachate can be used as material liquid organik fertilizer. 78 dan 333. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jumlah lindi yang dihasilkan dari proses pengomposan sampah sayuran hijau serta kandungan unsur hara mikro Mn dan Zn pada lindi yang memenuhi standar SNI 02-6680-2002 sebagai bahan baku pupuk organik cair.80 ppm. 9 Kampus Gunung Kelua.Based on research. pengolahan dan pemprosesan.53 ppm sedangkan lindi sampah campuran sebanyak 1500 mL. 4. whereas mixed waste leachate as 1500 mL.id ABSTRAK Upaya pengelolaan sampah meliputi pemilahan. Berdasarkan penelitian.78 and 333.79 and 50. preparation and processing.53 ppm. proses pengomposan dari sampah organik juga menghasilkan lindi yang bisa digunakan sebagai bahan baku pupuk organik cair. Febri Mada Yana2).In addiction to producing solid fertilizer.This research was conducted to know the amount of leachate resulting of the process from composting green vegetable waste and micro nutrient content of Mn and Zn in the leachate that fulfill standards SNI 02-6680-2002 as material liquid organik fertilizer. lechate waste as spinach 800 mL 24. kale. pengangkutan.80 ppm.21 and 115.

982N dan HHV= -1.031O + 1.1.494 + 0.475C . both correlation applicable as “general correlation” for estimating HHV from ultimate analysis data of biomass fuel.0.395S keduanya menunjukkan koefisien determinasi 0.309 + 0.MEMPREDIKSI HIGHER HEATING VALUE KOMPONEN BIOGENIK SAMPAH DARI DATA ANALISIS ULTIMATNYA PREDICTING THE HIGHER HEATING VALUE OF BIOGENIC SOLID WASTE COMPONENT FROM THEIR ULTIMATE ANALYSIS DATA I Made Gunamantha Jurusan Analis Kimia.034O + 0.98 coefficient determination and average absolute and bias error bellow 5%.474C 0. municipal solid waste.796H + 0. sampah perkotaan. The correlasions were constructed from 22 of 24 ultimate analysis and HHV data the biogenic solid waste fraction which were collected from manual sparation facilities of municipal solid waste in solid waste disposal site TPA Temesi Gianyar and Bengkala Singaraja.com ABSTRAK Penelitian untuk mengembangkan korelasi empirik berbasis regresi linier antara HHV (higher heating value) dengan data analisis ultimat fraksi biogenik sampah telah dilakukan. two correlations HHV = -494 + 0.008N . with 0. Kata-kata kunci : higher heating value.031O + 1. analisis ultimat. Hasil perbandingan dari kedua korelasi tersebut dengan 8 korelasi yang telah dikembangkan oleh peneliti lain baik dengan menggunakan data yang dikumpulkan dari penelitian ini maupun data sekunder untuk bahan bakar biomassa menunjukkan bahwa kedua persamaan tersebut dapat diaplikasikan sebagai “korelasi umum” untuk mengestimasi HHV dari data analisis ultimat bahan bakar biomassa.309 + 0.034O + 0.982N and HHV=-1.395S were the accurate. Keywords : higher heating value. From former research. Bali md_gunamantha@yahoo. biogenic .796H + 0. The comparation result’s of both correlation with eight other correlation from pevious researchers either base on data collected in this study and secoudary data showed biomass fule.803H + 0.008N . Udayana Singaraja.0.98 dan dengan rerata kesalahan absolut maupun bias kurang dari 5%. FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha Jl.475C 0. Korelasi dibuat dari 22 dari 24 data analisis ultimat dan HHV sampel fraksi biogenik sampah yang dikumpulkan dari fasilitas pemilahan sampah secara manual yang terdapat di TPA Temesi Kabupaten Gianyar dan Bengkala Kabupaten Buleleng. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa korelasi dengan kinerja baik diberikan oleh persamaan HHV= -1.1. ultimate analysis.803H + 0.474C . biogenik ABSTRACT The research to develop emphiric correlations between HHV and ultimate analysis data the biogenic solid waste fraction based on linier regression was carried out.

1509%.068 g/sec. Compost and Empty Bunch Palm Oil . didapatkan briket TKKS terbaik dengan variasi perekat 60%. TKKS derived from the separation process of palm fresh fruit with the bunches. Sebenarnya TKKS ini memiliki kadar serat yang tinggi.88%.5 ton TKKS kering atau 2.5 tonnes dry TKKS or 2. dengan aktivator limbah cari pabrik kelapa sawit yang telah diolah. Fakultas Teknik Sipil & Perencanaan.9935%. TKKS berasal dari proses pemisahan antara buah segar kelapa sawit dengan tandannya. kompos. *) dan Yebi Yuriandala2) Program Studi Teknik Lingkungan. Dengan kandungan tersebut. It is also an impact on increasing the quantity of waste generated from oil production process. papan partikel.60% lignin content. With that content. mencapai 62. one hectare of palm oil plantation can produce about 1.8120 kal/gr. Another case is TKKS processing into compost takes ± 2 months with aerobic processes. Beginning with the pyrolysis process. kadar air 11. Keywords: Briquette. bioethanol. dan kertas. water content 11.64 ton TKKS dengan kadar air 50%. calorific value of 5914. Menurut data yang ada.1509%. kadar karbon terikat 63.com ABSTRAK Kebutuhan terhadap minyak kelapa sawit terus meningkat.4953% dan the rate of combustion is 0.4542% ash content.4.04%. with the activator from wastewater treatment plant of palm oil factory. Jumlahnya mencapai seperempat dari berat total tandan buah segar.47-72.PRODUK RAMAH LINGKUNGAN DARI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT ENVIRONMENTAL FRIENDLY PRODUCTS FROM EMPTY BUNCH PALM OIL Hijrah Purnama Putra1. dan selulosa 71. memiliki kadar volatile matter 12.8120 cal/g.04%. particle board. per tahunnya 1 hektar kebun kelapa sawit dapat menghasilkan sekitar 1. kadar lignin 22.4542%.47 to 72.64 tonnes TKKS with 50% water content. TKKS mempunyai potensi yang besar untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku pada pembuatan briket. Kata kunci : Briket.4953% dengan laju pembakaran briket sebesar 0. Sedangkan pengolahan TKKS menjadi kompos secara aerobik dibutuhkan waktu ±2 bulan. having a volatile matter content of 12. Universitas Islam Indonesia Jalan Kaliurang Km 14. 9. bioethanol. Sleman. Kompos. fixed carbon 63.60%. 22. around is 24. One of the solid waste generated is Empty Bunch Palm Oil (TKKS). Yogyakarta *hijrah_purnama@yahoo.068 gr/dtk.67%. Salah satu limbah padat yang dihasilkan adalah Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS). about 62. per year. nilai kalor 5914. Actually TKKS has a high fiber content. the best TKKS briquettes obtained by variation of 60% adhesive. dan TKKS ABSTRACT The need for palm oil increase. Diawali dengan proses pirolisis. and cellulose 71. yaitu 24. seiring dengan bertambahnya penduduk dunia. According to existing data.88%. along with increasing world population.67%. One example of utilization TKKS in order to increase renewable energy production is the manufacture of briquettes. Salah satu contoh pemanfaatan TKKS dalam rangka peningkatan produksi energi terbarukan adalah pembuatan briket. and paper. Hal ini juga berdampak terhadap meningkatnya kuantitas limbah yang dihasilkan dari proses produksi minyak tersebut. compost. kadar abu 9. TKKS has great potential to be used as feedstock in the manufacture of briquettes. Number reached a quarter of the total weight of fresh fruit bunches.9935%.

organic fertilizer . dan mereduksi bau sampah. Summarizing. we can conclude that microbe activator of fit up-plus can accelerate decomposition process and reduce garbage odor.PEMANFAATAN JARINGAN KOMPOSER FIT UP-PLUS UNTUK PRODUKSI PUPUK ORGANIK DARI LIMBAH SAMPAH RUMAH TANGGA UTILIZATION OF FIT UP-PLUS COMPOSER TISSUE FOR ORGANIC FERTILIZER PRODUCTION FROM DOMESTIC WASTE Wahyuningsih. soil and air. dengan variabel konsentrasi fit up-plus dan waktu (lamanya) pengomposan. Variables of research are fit up-plus concentration and composting period. This technology of waste composting utilized composer tissue and Fit up-plus as compos activator by anaerobic process. Jika tidak ditangani dan dikelola dengan baik. sehingga jaringan komposer dapat diterapkan untuk mengatasi permasalahan sampah khususnya pada skala rumah tangga. dan hasilnya baik untuk diaplikasikan pada bidang pertanian. istipudjihastuti@gmail. tanah maupun udara. decentralized waste management is useful in minimizing the waste that should be disposed to the landfill. Kata Kunci: Fit Up-Plus. dengan kelebihan yang dimiliki yakni: dapat diisi secara kontinyu. Keywords: Fit Up-Plus. The limited amount of landfills raises new problems. Other advantages of this process which are can be filled continuously and applicable for agricultural fields. Therefore. peningkatan sampah yang terjadi tiap tahun bisa memperpendek umur TPA dan membawa dampak pada pencemaran lingkungan. jaringan komposer. composer tissue can be applied to solve waste problems. In addition. Jln Prof Sudarto. pupuk organik ABSTRACT The aim of this study is to minimize volume of waste by developing composer tissue utility to produce eco-friendly organic fertilizer. The experimental result showed compost with quality in accordance to SNI (Indonesian National Standard) 2004 is compost which was produced by 8 ppm of fit up-plus concentration and 21 days of composting period. composer tissue.Dari hasil kompos dapat kita simpulkan bahwa activator mikroba fit up plus dapat mempercepat proses dekomposisi. especially in household scale. Semarang 50239 Indonesia tel/fax:(024) 7471379. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan kualitas hasil kompos yang sesuai dengan SNI 2004 adalah kompos yang kita produksi dengan fit up plus 8 ppm dan waktu pengomposan 21 hari. it could shorten the life of landfill due to waste increasing each year. Teknologi pengomposan sampah kita lakukan dengan menggunakan jaringan komposer dan aktivator pengompos Fit Up-Plus secara anaerobik. Oleh karena itu pengelolaan sampah yang terdesentralisasi sangat membantu dalam meminimasi sampah yang harus dibuang ketempat pembuangan akhir. if not managed properly. It also leads negative impact to the environmental pollution such as water.com ABSTRAK Penelitian ini bertujuan antara lain meminimalkan volume sampah dengan cara mengembangkan alat jaringan komposer untuk produksi pupuk organik ramah lingkunngan Keterbatasan lahan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah menimbulkan persoalan baru. baik air. Moreover.SH Pedalangan Tembalang. Isti Pudjihastuti* PSD III Teknik Kimia Fakultas Teknik UNDIP.

000. Penelitian ini menggunakan reaktor batch.com ABSTRAK Sampah rumah makan yang berupa sisa makanan memiliki potensi sebagai sumber energi karena memiliki komponen organik yang tinggi. the value of N 200.746 mL/g with slurry characteristics: COD 10.000.000.POTENSI BIOGAS SAMPAH SISA MAKANAN DARI RUMAH MAKAN BIOGAS POTENTIAL OF FOOD WASTE OF RESTAURANT Ikhsan Gunawan. Kata kunci : sampah sisa makanan. This study used a batch reactor. ABSTRACT Food waste in the form of eating leftovers has potential as an energy source.000 mg/L. This study aimed to analyze the potential of biogas derived from waste food and determine the optimum conditions for the formation of biogas based on the COD value 5000. 400. 25. Tahap penelitian terdiri dari (1) penentuan nilai COD optimum (2) penentuan nilai N optimum (3) penggunaan starter sesuai dosis dan tanpa penggunaan starter pada slurry dengan variasi nilai COD 5000. biogas.000 mg/L serta pada variasi nilai N 200. sistem batch. and 600 mg/L as well as raw materials without the addition of starter and using a starter by the appropriate dosage. dan Soeprijanto Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Sepuluh November ikhsangunawan@yahoo. Pemantauan produksi volume biogas dimulai dari hari pertama setelah slurry berada di dalam reaktor sampai dengan biogas tidak terbentuk lagi. Research phases consisted of (1) determination of optimum COD value (2) determination of the optimum value of N (3) use of appropriate starter dose and without addition. 10. N 300 mg/L and the addition biostarter 1% of total volume of slurry. dan 30. dan penambahan cairan starter EM4 1% per volume slurry. dan 600 mg/L. 500. biogas. Key words: waste food scraps.000. 15. 20. and 30. 20. 25.000. anaerobic digester. 300. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi biogas yang bersumber dari sampah sisa makanan yang berasal dari rumah makan dan menentukan kondisi optimum proses pembentukan biogas berdasarkan nilai COD. 15. Biogas optimum adalah sebesar 8.746 mL/g dengan karakteristik slurry : COD 10. Waktu yang dibutuhkan untuk digesting adalah delapan hari dengan waktu puncak pembentukan biogas terjadi pada hari ke lima. nilai N serta bahan baku tanpa penambahan starter dan bahan baku menggunakan starter dengan takaran sesuai dosis pemakaian. The time required for digesting is eight days with the peak time of the formation of biogas occurs on the fifth day.000. Yulinah Trihadiningrum.000 mg/L. 10.000. 300. 500. anaerobic digester. N 300 mg/L. Energy from waste food scraps can be obtained by means of organic waste processing by using of anaerobic digestion to produce biogas. Energi dari sampah sisa makanan dapat diperoleh dengan cara mengolah sampah organik dengan menggunaan anaerobic digestion untuk menghasilkan biogas. a batch system .000.000 mg/L. Biogas optimum amounts to 8. 400. Monitoring of biogas production started from the first day after the slurry inside the reactor until it was not formed.

go. 9 of 2009 regulates the provision of Physical Protection Systems Installations and Nuclear Materials. . Telah dilakukan kajian deskriptif untuk penerapan teknologi Global Positioning System pada kegiatan pengangkutan bahan bakar nuklir bekas dengan moda angkutan kereta api.OPTIMALISASI TEKNOLOGI KOMUNIKASI UNTUK MEMANTAU SISTEM KEAMANAN PENGANGKUTAN BAHAN BAKAR NUKLIR BEKAS SEBAGAIMANA DIATUR DALAM PERATURAN KETENAGANUKLIRAN Hesty Rimadianny1. Dalam hal penerapan tindakan keamanan pemantauan terhadap komunikasi dan informasi posisi kendaraan pengangkut bahan bakar nuklir bekas perlu diketahui dengan tepat. Gajah Mada No. Dengan demikian diharapkan potensi sabotase. Global System. speed and location map in real time. Dengan menggunakan teknologi Global Positioning System dapat diketahui komunikasi dan informasi. time. In terms of monitoring the implementation of security measures on the transport vehicle position communication and information spent fuel need to know precisely. clearly and monitored all the time. kecepatan dan peta lokasi secara real time. sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2002 mengatur tentang Keselamatan Pengangkutan Zat Radioaktif dan Peraturan Kepala BAPETEN Nomor 9 Tahun 2009 mengatur tentang Ketentuan Sistem Proteksi Fisik Instalasi dan Bahan Nuklir. or misused by parties who are not authorized and shall not be liable to be minimized. distance. pengangkutan Bahan Bakar Nuklir Bekas. loss. Positioning ABSTRACT Spent Fuel Transportation meet the requirements of safety and security. jelas dan terpantau sepanjang waktu. kehilangan. waktu. Kata kunci : sistem keamanan. Keywords: security system . theft. By using Global Positioning System technology can be known communication and information. 8 Jakarta Pusat 10120 **r.id ABSTRAK Pengangkutan bahan bakar nuklir bekas harus memenuhi persyaratan keselamatan dan keamanan. as stipulated in Government Regulation of the Republic of Indonesia Number 26 Year 2002 set for the Safety of Transport of Radioactive Substances and Regulation of the Head BAPETEN No.spent fuel transport . *) Direktorat Pengaturan Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif (DP2FRZR) Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) Jl. Thus the expected potential for sabotage. Descriptive studies have been conducted for the application of Global Positioning System technology in the transportation of spent fuel with rail transport modes. koordinat posisi. the coordinates of the position.Global Positioning System. atau disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak berwenang dan tidak bertanggung jawab dapat diminimalkan. pencurian. jarak.hesty@bapeten.

Slag timah.3 mSv/y. Kata kunci: RESRAD-OFFSITE. Big amount of TENORM become landfill is one of the solution. The result. kajian literatur.13 µSv/years. 101210. The metholodogy throught secondary date collection. simulasi data dengan perangkat lunak RESRADOFFSITE dan analisis keluaran RESRAD –OFFSITE. Objective of this papper to know radiologic risk of a tin slag landfill use RESRAD-OFFSITE software.go. 10-6. Hasil simulasi menunjukkan bahwa dosis efektif individu paling tinggi yang diterima oleh individu adalah sekitar 9. atau yang dikenal dengan TENORM telah menjadi isu global dan mendapat perhatian serius di tingkat nasional dan internasional dalam menemukan solusi yang tepat untuk pengelolaannya. Most of the dose is achieved by airborne direct radiation pathway. yang sebagian besar dikontribusi melalui jalur paparan radiasi langsung dari airborne. Keywords: RESRAD-OFFSITE. individual effective dose to individu up to 9.PENGGUNAN PERANGKAT LUNAK RESRAD-OFFSITE UNTUK MEMPERKIRAKAN RESIKO RADIOLOGIK SUATU FASILITAS LANDFILL SLAG TIMAH Moekhamad Alfiyan1. Makalah ini bertujuan mengetahui resiko radiologik dari suatu landfill slag timah menggunakan perangkat lunak RESRAD-OFFSITE. Individu cancer risk is caused by radiaton from the tin slag landfill is 6. TENORM. run the data use RESRAD-OFFSITE software and analysis the output. TENORM ABSTRACT Radioactive materials content in waste which are generated by tin melting industry have become national and international issues to get a solution of the management approppriately. Jakarta.3 mSv/tahun.alfiyan@bapeten. *) Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) Jl. Indonesia * m.13 µSv/tahun. Metodologi penyusunan makalah dengan inventarisasi data sekunder. 10 .8. Kuantitas yang besar dari TENORM telah menempatkan landfill sebagai salah satu opsi pengelolaannya. is 0.8. review of literature. Tin Slag . Resiko individu akan menderita -6 kanker akibat radiasi yang ditimbulkan oleh fasilitas landfill adalah 6. Dapat disimpulkan bahwa fasilitas landfill slag timah yang disimulasikan tidak memberikan dampak radiologik signifikan terhadap individu dan memenuhi kriteria pembatas dosis. Gajah Mada 8.id ABSTRAK Kandungan radionuklida alam dalam limbah yang dihasilkan oleh industri strategis seperti peleburan timah. yaitu kurang dari atau sama dengan 0. The conclusion is the tin slag landfill don’t give significant radiologic effect to individu because the landfill fulfill dose contrain value.

Keywords: biological shielding. therefore the reactor certainly will be decommissioned sooner or later.43x107 Bq. Limbah radioaktif biological shielding tersebut termasuk limbah aktivitas rendah yang aktivitasnya kurang lebih 1. Ba-133. Before being decommissioned.76x107 Bq. 4. Yogyakarta. *) Pusat Teknologi Limbah Radioaktif.04x106 Bq and 1.71x108 Bq. The biological shielding radioactive waste is the low activity waste with less than 1. Yogyakarta. 3.ANALISIS INVENTARISASI LIMBAH RADIOAKTIF BIOLOGICAL SHIELDING REAKTOR KARTINI. Co-60. one important thing that should be done is the inventory analysis of its radioactive waste. Mn-54. reaktor Kartini. Cepat atau lambat reaktor tersebut pasti akan didekomisioning. the dominant radionuclide is Fe-55.18x106Bq. Biological shielding adalah salah satu bagian limbah radioaktif padat reaktor yang signifikan.04x106 Bq dan 1. Co-60. The most significant solid radioactive waste is the biological shielding.18x106Bq. Analisis inventarisasi limbah tersebut dilakukan melalui data inventarisasi radionuklida yang terkandung di dalamnya. The inventory of the radionuclide could be predicted from the primary data of Kartini reactor. 3. The inventory analysis of the radioactive waste can be done through the inventory of radionuclide contained in the radioactive waste. 15310. 4. The age of Kartini reactor is more than 40 years. Co-60 dan Ba-133 masih dominan sampai penyimpanan 50 tahun.76x107 Bq.83x107 Bq. This radioactive waste emerged because of the activation reaction when the reactor was being operated.43x107 Bq. setelah 5 tahun shut down adalah Fe-55. 2.71x108 Bq. The data of the inventory analysis is needed to calculate the needed budget. 4. Nb-94.04x106 Bq. Eu-152 and Eu-154 with each activity is 7. Co-60 and Ba-133. Gedung 50. and also from the secondary data from the literature. 2. If it is being stored for 30 years. Kata kunci: biological shielding. YOGYAKARTA Mulyono Daryoko1. Serpong. Ba-133. dengan aktivitas masing-masing adalah 7.741 Bq/g in activity and 667 ton in amount. Inventarisasi radionuklida diperkirakan dari data-data primer reaktor Kartini. yang kemudian bisa dipetakan kandungan limbah radioaktifnya. Data ini diperlukan untuk perkirakan perhitungan dana yang harus disiapkan. thus the radioactive waste composition could be known. Ni-63. after being shut down for 5 years is Fe-55. 1.04x106 Bq. Dari studi ini disimpulkan bahwa kandungan radionuklida yang terkandung di dalam biological shielding reaktor Kartini. BATAN Kawasan Puspiptek. Eu-152 dan Eu-154. Reaktor Kartini telah berusia lebih dari 40 tahun.17x108 Bq. Ni-63. Yogyakarta. dan didukung dengan data-data sekunder dari berbagai pustaka.17x108 Bq. YOGYAKARTA INVENTORY ANALYSIS OF BIOLOGICAL SHIELDING OF KARTINI REACTOR. radioactive waste .com ABSTRAK Telah dilakukan analisis inventarisasi limbah radioaktif biological shielding reaktor Kartini. Tangsel * mdaryoko@yahoo.741 Bq/g dan jumlahnya kurang lebih 667 ton. limbah radioaktif ABSTRACT The inventory analysis of biological shielding radioactive waste from Kartini reactor. 1. Kartini reactor. Mn-54. has been conducted. Sebelum dilakukan dekomisioning. Pada penyimpanan sampai 30 tahun. 4. salah satu hal yang krusial yang harus dilakukan adalah analisis inventarisasi limbah radioaktifnya. Yogyakarta. 1. Limbah radioaktif biological shielding terjadi karena reaksi aktivasi selama pengoperasian reaktor. Co-60 and Ba133 is still dominant until it is being stored for 50 years. 1. radionuklida yang dominan adalah Fe-55 dan Co-60 dan Ba-133. This study concluded that the radionuclide contained in the biological shielding of Kartini reactor. Nb-94.83x107 Bq.

Upaya pertama komunitas internasional melalui International Atomic Energy Agency (IAEA) untuk menghasilkan solusi yang bersifat sistematik guna mengatasi pengelolaan Bahan Bakar Nuklir Bekas (BBNB) dan limbah Radioaktif (LR) yang komprehensif dan memiliki tingkat keberterimaan yang tinggi secara global dilakukan melalui penyusunan instrumen hukum internasional baru yang tertuang dalam the Joint convention on the Safety of spent Fuel management and on the Safety of Radioactive Waste Management yang selanjutnya disebut konvensi gabungan. ABSTRACT One of the important and fundamental problems in the utilization of nuclear energy is a permanent solution on the management of spent fuel and radioactive waste. From data which obtained from facilities and expert can be concluded that practice of management of spent fuel and radioactive waste in Indonesia is currently has fulfilled the obligations in the joint convention. the next called the joint convention.id ABSTRAK Salah satu masalah yang penting dan mendasar dalam pemanfaatan tenaga nuklir adalah solusi permanen mengenai pengelolaan bahan bakar nuklir bekas (BBNB) dan limbah radioaktif (LR) yang dihasilkan. The first effort of the international community through the International Atomic Energy Agency (IAEA) to produce solutions that are systematic in order to address the management of spent fuel and radioactive waste and high acceptance rate globally is done through the preparation of new international legal instrument which state in Joint Convention on The Safety of Spent Fuel Management and on The Safety of Radioactive Waste Management. have an obligation to implement the existing provisions in the joint convention. terutama mengenai hal-hal yang bersinggungan dengan keselamatan masyarakat atau publik dan perlindungan terhadap lingkungan. 8 Jakarta Pusat *e-mail: a.MT 1 *). Indonesia melalui PerPres No. especially on matters pertaining to public safety or protection to the environment. Isu mengenai pengelolaan BBNB dan LR menarik perhatian dunia. Limbah radioaktif.waluyo@bapeten. radioactive waste .go. joint convention. Kata kunci: bahan-bakar nuklir bekas. Dari data yang didapat dari fasilitas pengelolaan LR dan BBNB dan juga diskusi dari narasumber dapat diambail kesimpulan bahwa praktek pengelolaan bahan bakar nuklir bekas (BBNB) dan limbah radioaktif (LR) di Indonesia saat ini secara garis besar telah memenuhi kewajiban-kewajiban yang ada di konvensi gabungan tersebut. 84 years 2010 has ratified this convention therefore. MT 2) Badan Pengawas Tenaga Nuklir Jalan Gadjah Mada No. Key words: Spent fuel. Sri Budi Utami.84 tahun 2010 telah meratifikasi konvensi ini.PERBANDINGAN PRAKTEK DAN KEGIATAN PENGELOLAAN BAHAN BAKAR NUKLIR BEKAS DI INDONESIA DENGAN JOINT CONVENTION ON THE SAFETY OF SPENT FUEL MANAGEMENT AND ON THE SAFETY OF RADIOACTIVE WASTE MANAGEMENT Agus Waluyo. oleh sebab itu mempunyai kewajiban untuk melaksanakan pasal-pasal yang ada di konvensi gabungan tersebut. Indonesia through Presidential Regulation no . konvensi gabungan. Issues concerning the management of spent fuel and radioactive waste attracted worldwide attention.

Limbah ini divitrifikasi dengan gelas borosilikat. limbah aktivitas tinggi. Canister harus dipilih dari bahan dengan ketahanan korosi yang tinggi agar radionuklida tidak menyebar ke lingkungan.id ABSTRAK Pemanfaatan teknologi nuklir akan menimbulkan limbah radioaktif. high level waste. Teramati presipitat titanium karbida dengan diameter rata-rata 4. Pengamatan struktur mikro dilakukan menggunakan mikroskop optik.96 %berat. Scanning Electron Microscope and Energy dispersive X-Ray Spectroscopy. . disposal. *) Pusat Teknologi Limbah Radioaktif Kawasan Puspiptek Gd 50 Tangerang Selatan. Microstructure observation was carried out by both optical microscope. Titanium carbide precipitates was observed in the samples with an average diameter of about 4.70 µm.KETAHANAN KOROSI CANISTER LIMBAH AKTIVITAS TINGGI DALAM MENJAGA KESELAMATAN LINGKUNGAN CORROSION RESISTANCE OF HIGH LEVEL WASTE CANISTER IN MAINTAINING SAFETY ENVIRONMENT Aisyah1. with a titanium content of 92. Indonesia * aisyah@batan. Baja tahan karat AISI 321 memiliki ketahanan korosi yang baik dan dapat digunakan sebagai bahan canister limbah aktivitas tinggi yang dapat mengisolasi radionuklida didalamnya. sehingga keselamatan manusia dan lingkungan akan terus terjaga baik untuk generasi saat ini maupun untuk generasi mendatang. dengan kadar titanium 92. dan dimasukkan dalam canister.70 µm. salah satunya adalah limbah aktivitas tinggi. AISI 321 stainless steel has good corrosion resistance and can be used as high level waste canister that can isolate the radionuclides in it. korosi. Telah dilakukan penelitian ketahanan korosi baja tahan karat AISI 321 yang diberi perlakuan panas pada suhu sensitisasi.The results showed that no decrease of corrosion resistance observed on the tested samples. so that human safety and the environment will be maintained for both the current generation and for future generations Keywords: canister. This high level waste was vitrified with borosilicate glass. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak teramati penurunan ketahanan korosi bahan AISI 321.96 wt%. A study on Corrosion resistance of AISI-321 by giving a heat treatment at a sensitization temperature had been done.Canister must be selected from a material with high corrosion resistance so the radionuclide does not spread into the environment. disposal.go. and was poured into canisters. ABSTRACK Utilization of nuclear technology generates radioactive waste which one of the waste is high level waste. Tujuan penelitian adalah mempelajari ketahanan korosi baja tahan karat AISI 321 sebagai bahan canister limbah aktivitas tinggi. Scanning Electrone Microscope beserta Energy Dispersive X-Ray Spectroscopy. The research objective was to study the corrosion resistance of AISI 321 stainless steel as a material of high level waste canister. Kata kunci: canister. 153114. corrosion.

the reduction of PWR fuel (U-235 and U-238) will generate new fuel (Pu-239) that could be used for other types of nuclear reactors. . where the greater the reduction of U-235 and U-238 the greater Pu-239 will be generated. Metode pendekatan yang dilakukan adalah mengiradiasi bahan bakar baru dalam satu tahap sekaligus dengan suatu tingkat daya tertentu. ABSTRACT This paper discuses the determination of Pu-239-formed and U-235 and U-238-remaining in nuclear spent fuel of PWR using Origen Code.go. Berdasarkan hasil analisis perhitungan ini. Keywords: Burnup. Pu-239. Pu-239. Kata kunci: Burnup.id ABSTRAK Dalam makalah ini dilakukan penentuan nilai Pu-239 terbentuk dan U-235 dan U-238 tersisa dalam bahan bakar bekas nuklir PWR dengan menggunakan Program ORIGEN.PERHITUNGAN BURNUP DAN PEMBENTUKAN PU-239 PADA BAHAN BAKAR BEKAS PWR DENGAN PROGRAM ORIGEN THE CALCULATION OF BURNUP AND BUILDUP OF PU-239 FOR PWR SPENT FUEL WITH ORIGEN Daddy Setyawan 1. Based on this calculation. *) dan Budi Rohman 1) Pusat Pengkajian Sistem dan Teknologi Pengawasan Instalasi dan Bahan Nuklir Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN). ORIGEN. ORIGEN. Hasil analisis menunjukkan bahwa besar daya operasi dan/atau lamanya operasi menyebabkan bertambahnya jumlah Pu-239 secara polinomial dan berkurangnya U-238 secara polinomial sebagai fungsi nilai burnup. Jakarta * d.setyawan@bapeten. U-238 dan U-235. the amount of Pu-239 is increasing and the amount of U-238 is decreasing as function of Burnup. The analysis aimed to determine the Buildup of Pu-239 and the reduction of U-235 and U-238 in PWR spent fuel. U-238 dan U-235. The analysis showed that as power and/or the operating time increasing. dimana semakin besar pengurangan U-235 maka semakin besar Pu-239 yang diperoleh. The approach taken is by irradiating the fresh fuel in one step at a time with a certain power level. Analisis diarahkan untuk mengetahui parameter penambahan Pu-239 dan parameter berkurangnya U-235 dan U-238 dalam bahan bakar bekas PWR. diperoleh bahwa dengan berkurangnya bahan bakar PWR (U-235 dan U238) maka akan timbul bahan bakar baru (Pu-239) yang dapat digunakan untuk jenis Reaktor nuklir yang lain.

4). Di Indonesia. synroc . The process of synroc waste forming was carried out by hot isostatic pressing at high temperature. brannerite (AnTi2O6) dan hollandite [Ba(Al.0).go.6). The results showed that the quality of waste synroc block producted by the sintering process conform to the hot isostatic pressing process. In Indonesia. radioactive waste from 99Mo production. CaO (11. CaO (11. Hasil studi memberikan konfirmasi bahwa laju pelindihan dan kerusakan akibat radiasi peluruhan-α terhadap synroc relatif sangat rendah dan tidak menyebabkan micro-cracking. Synroc adalah bentuk limbah kristalin yang tersusun dari gabungan fase-fase titanat yang stabil dan dipilih karena kestabilan geokimia dan kemampuan untuk imobilisasi unsur-unsur dalam limbah radioaktif. Synroc is a crystalline wasteform comprising a stable assemblage of titanate phases chosen for their geochemical stability and ability to immobilize the radioactive elements in radioactive wastes. and hollandite [Ba(Al. synroc. Tangerang selatan.e : Al2O3 (5.4) and ZrO2 (6.6). Komposisi prekursor oksida sebagai matriks synroc (dalam % berat) adalah : Al2O3 (5.4) dan ZrO2 (6.Ti)2Ti6O16]. adaptasi teknologi imobilisasi untuk imobilisasi limbah radioaktif yang ditimbulkan dari produksi 99Mo dilakukan dengan bahan o o synroc melalui proses kalsinasi pada suhu 750 C dan sintering pada 1200 C. transuranics and fission products was developed the synroc containing of pyrochlore (CaATi2O7). brannerite (AnTi2O6). Banten 15310.0). The studies confirm that the leaching-rates and α-decay damage in synroc relatively very low and it cannot caused micro-cracking. Untuk limbah radioaktif umur panjang yang ditimbulkan dari produksi 99Mo yang mengandung uranium.IMOBILISASI LIMBAH RADIOAKTIF DARI PRODUKSI RADIOISOTOP 99Mo DENGAN BAHAN MATRIKS SYNROC IMMOBILIZATION OF RADIOACTIVE WASTE FROM 99Mo RADIOISOTOPE PRODUCTION BY MATRIX MATERIAL OF SYNROC Gunandjar 1.6). adaptation of immobilization technology for immobilization of the radioactive wastes generated from 99 o Mo production using synroc materials by calsination at the temperature 750 C and sintering at the o temperature 1200 C. transuranium dan unsur-unsur hasil belah telah dikembangkan synroc yang mengandung fase utama pyrochlore (CaATi2O7). Kata kunci: imobilisasi limbah. Hasil menunjukkan bahwa kualitas blok synroc limbah hasil imobilisasi dengan proses sintering tersebut sesuai dengan proses pres-panas isostatik. Keywords: immobilization of waste. TiO2 (71. Indonesia * gunand-m@batan. limbah radioaktif dari produksi 99Mo. The composition of precursor oxides as synroc matrix (in % weight) i. For the 99 long life radioactive waste generated from Mo production containing of uranium.Ti)2Ti6O16] as main host phases. BaO (5. ABSTRACT The assessment of immobilization technology using synroc matrix material was carried out for the 99 long life radioactive wastes generated from molybdenum-99 ( Mo) radioisotope production.6). Proses pembentukan synroc limbah dilakukan melalui proses pres-panas isostatik pada suhu tinggi.id ABSTRAK Pengkajian teknologi imobilisasi dengan bahan matriks synroc telah dilakukan untuk limbah radioaktif umur panjang yang ditimbulkan dari produksi radioisotop molibdenum-99 (99Mo). BaO (5. TiO2 (71. * ) Pusat Teknologi Limbah Radioaktif-Badan Tenaga Nuklir Nasional Kawasan Puspiptek Serpong.4).

radiasi. compressive strength irradiated at dose of 40 kGy is increasing if compared with 0 kGy.e density. 8. and 10 hours has decreasing density and compressive strength. dan laju pelindihannya. panas. sehingga harus dikelola agar tidak menimbulkan dampak terhadap manusia dan lingkungan. dan laju pelindihannya naik setelah polimer-limbah diiradiasi dengan dosis lebih besar 40 kGy. 2. sehingga mengakibatkan panas dan radiasi yang merubah karakteristik polimer-limbah yaitu densitas. so that must be managed in order there is not causing radiological impact to humans and environment. kuat tekan. Polimer-limbah yang diiradiasi dengan sinar gamma pada dosis 40. *) dan Aisyah1) Pusat Teknologi Limbah Radioaktif. Indonesia * herlanmartono@yahoo. Limbah rafinat diimobilisasi dengan polimer epoksi dengan kandungan limbah 30 % berat. dan laju pelindihan selama 1. uranium waste. and the leaching rate. dan 3 bulan sangat kecil. tetapi menaikkan laju pelindihan. 15310. Kata kunci : Ketahanan polimer. Pengaruh radiasi alfa terhadap densitas. Waste-polymer that irradiated by gamma at doses of 40. compression strength. dan 160 kGy nilai densitasnya sedikit menurun. dan laju pelindihannya tidak ditentukan. Polimer-limbah yang 0 dipanaskan pada suhu 100 dan 200 C selama 2. but increasing the leaching rate.com ABSTRAK Limbah rafinat dari ekstraksi uranium mempunyai umur paro yang panjang. 80. Dalam interm storage limbah mendapatkan paparan radiasi dari limbah sekelilingnya. sehingga densitas. 6. dan 10 jam menurunkan densitas. 80. Badan Tenaga Nuklir Nasional Tangerang Selatan. Pada suhu 300 ◦C selama 2 dan 4 jam. kuat tekan. kuat tekan. radiasion. then stored in interm storage. Rafinat waste immobilized by epoxy polymer on 30 % content of waste. . and leaching rate is increasing after the waste-polymer has irradiated at more than 40 kGy. kuat tekan. polimer-limbah rusak dan warna berubah menjadi hitam. 3 month are very small. 6. 120. ABSTRACT Rafinate waste from the extraction of uranium has very long half life. 8. 2. compressive strength. Epoxy polymer-waste that heated at temperature 100 and 200 ◦C in 2. and leaching rate for 1. thermal. In the interm storage. kuat tekannya yang diiradiasi 40 kGy naik jika dibandingkan dengan 0 kGy. kemudian disimpan ditempat penyimpanan sementara (interm storage). Keywords : Polymer resistance. and 160 kGy have decreasing density value.KETAHANAN POLIMER EPOKSI UNTUK IMOBILISASI LIMBAH URANIUM TERHADAP PANAS DAN RADIASI RESISTIVITY OF EPOXY POLYMER FOR IMMOBILISATION URANIUM WASTE TOWARDS RADIATION AND HEAT Herlan Martono1. 4. radioactive waste get radiation exposure from the surrounding environment that has result in heat and radiation that may result in changes the characteristics of waste-polymer i. Effect of alpha radiation to density. 120. 4. limbah uranium.

Extracellular Polymeric Substance (EPS) dihasilkan bakteri.95 cm diameter and 8 cm bed height containing 6. The grain size diameter of resulted EPS-calcium alginates was 45 mm. Pada pH 7 dan debit 1 ml/menit diperoleh +2 kapasitas penyerapan ion UO2 maksimum 881. Extracellular Polymeric Substance (EPS). Larutan uranium kadar 100mg/L (1260Bq/l) dialirkan pada kolom adsorpsi berdiameter dalam 0. hidroksil. aminokarboksilat dan lain-lain. 7 dan 8. The EPS from extraction of industrial food active sludge having the content of polysaccharides of 83. Extracellular Polymeric Substance (EPS) is resulted by bacterial cells compossing the polysaccharides 40-95%.3 dan 5 ml/minute. berkomposisi polisakarida 40-95%. Extracellular Polymeric Substance (EPS). Tangerang 15314 * email: zainus_s@batan.2 g sorben. EPS dapat mengikat kation dan anion karena mengandung gugus fungsional karboksilat. The EPS can bind the cations and anions supporting by its content of carboxylates.95 cm.623 mg EPS per g of EPS-calcium aliginates biosorbent. . protein 1-60%. EPS hasil ekstraksi lumpur aktif industri makanan berkadar polisakarida 83. fosfat.go.55% dan protein 15% diimobilisasi pada kalsium alginat sehingga diperoleh 9. hydroxil.623 mg EPS per g sorben EPS-Kalsium Alginat yang berdiameter 4-5 mm. etc. lipida 1-10%. polimer asam amino dan lain-lain. asam nukleat 1-10%. Debit 1 ml/menit memberikan waktu kontak ion UO2+2 dengan biosorben lebih baik dari pada debit 3 dan 5 ml/menit. The result indicates that on the pH of 7 and rates of flow 1 ml/minute gives the maximum sorption capacity of 881. Penelitian penggunaan EPS terimobilisasi pada kalsium alginat untuk penyisihan uranium dari limbah radioaktif cair telah dilakukan. sulfat. The experiment variabels are solution pH of 4. nucleic acids 1-10%.7 dan 8 dan debit aliran 1.PENGGUNAAN BIOSORBEN EXTRACELLULAR POLYMERIC SUBSTANCE TERIMOBILISASI PADA KALSIUM ALGINAT UNTUK PENYISIHAN URANIUM BIOSORBEN UTILIZATION OF IMMOBILIZED EXTRACELLULAR POLYMERIC SUBSTANCE ON CALCIUM ALIGINATE FOR REMOVING OF URANIUM Zainus Salimin1.84 mg U/g biosorbent. ABSTRACT Biosorben utilization of immobilized extracellular polymeric substance on calcium aliginate for removing of uranium. sulfuric. and rates of flow of 1. phosphoric. The neutral solution of pH 7 gives the bonding independency of UO22+ catching on the biosorbent.84 mg U/g biosorben. proteins 1-60%. 3 dan 5 ml/menit. and protein of 15%.id ABSTRAK Penggunaan Biosorben Extracelullar Polymeric Substance Terimobilisasi pada kalsium Alginat untuk penyisihan uranium. was immobilized with calcium alginates matrix resulting 9. and polymers of amino acids and other compounds.2 g of biosorbent. aminocarboxylates. The sulution with 100 mg/L uranium concentration or 1260Bq/l activity equivalent was channeled through the adsorption coloum of 0. Kata Kunci : biosorben. Study of the utilization of immobilized EPS on calcium aliginate for uranium removing has been performed. Larutan netral memberikan +2 kondisi independensi ion UO2 terikat sepenuhnya pada biosorben. Variabel percobaannya adalah pH larutan 4. lipids 1-10%. Rate of flow of 1 ml/minute gives the contact time of UO22+ ion with biosorbent surface better than on the rate of flow 3 and 5 ml/minute. Keywords: biosorbent. tinggi bed 8 cm yang berisi 6.55%. *) dan Endang Nuraeni2) Pusat Teknologi Limbah Radioaktif-Badan Tenaga Nuklir Nasional Kawasan Puspiptek Serpong.

Semarang 50239 Indonesia Telp/Fax: (024) 7471379 * vieshnoe@gmail. tetapi para pengusaha pupuk masih belum memperhatikan kualitasnya dan masih menjualnya dalam bentuk tepung. Tembalang. Production fertilizer natural phosphate from year to year always mount as according to growth of agricultural sector. sehingga menyulitkan pemakaian di lapangan. Wisnu Broto1.. vibrating screen. pupuk alam.com ABSTRAK Deposit phosphate yang terkandung di dalam perbukitan lereng Gunung Muria dapat diperkirakan dapat mencapai 50 tahun. Kata kunci : deposit phosphate. Existence of this potency push governance of sub-province to develop properties of natural resources so that can improve PAD. Produksi pupuk phosphate alam dari tahun ke tahun selalu meningkat sesuai dengan perkembangan sektor pertanian. Sudharto. natural fertilizer. but all entrepreneur fertilize still not yet paid attention its quality and still selling it in the form of flour. kemudian butiran dilewatkan melalui vibrating screen sehingga didapatkan ukuran butiran pupuk yang homogen dan sesuai dengan standard yang diinginkan. Principle making of phosphate’s fertilizer is change three calcium phosphate exist in in rock of phosphate become calcium mono phosphate by addition of acid by dolomit and fieldspar. Prof. Adanya potensi ini mendorong pemerintahan kabupaten Pati untuk mengembangkan kekayaan sumber daya alam sehingga dapat meningkatkan PAD. SH. Hasilnya adalah pupuk phosphate yang berbentuk butiran. One of the small industry that is Dewi Sri start to process the natural resources ( phosphate deposit) becoming fertilizer of phosphate natural which later then round into multiple fertilizer. Prinsip pembuatan pupuk phosphate adalah merubah tricalsium phosphate yang ada di dalam batuan phosphate menjadi mono calsium phosphate dengan cara pengasaman oleh dolomit dan fieldspar. so that complicate usage in field. Salah satu industri kecil yaitu Dewi Sri mulai mengolah sumber daya alam tersebut (deposit phosphate) menjadi pupuk phosphate alam yang kemudian berkembang menjadi pupuk majemuk. . Key word : Phosphate’s deposit. *) dan Edy Supriyo2) PSD.Perbaikan Proses Produksi Pupuk Phosphate Alam Repair of Production Process Fertilizer Natural Phosphate R. Most rock of phosphate used for production SP 36 fertilizer. III Teknik Kimia Program Diploma Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Jl. Sebagian besar batuan phosphate digunakan untuk produksi pupuk SP 36. ABSTRACT Phosphate’s deposit which consist in in is hilly of mountainside of Muria can be estimated can reach 50 year. Pedalangan. vibrating screen. then item overcome to pass vibrating screen so that got the homogeneous fertilizer measure and as according to wanted standard. Its result phosphate’s fertilizer granulated.TD.

Keywords: Maintenance. This research can be concluded that in order to maintain the specific microorganisms to remain active need the same waste water characteristic . lumpur aktif. fenol dan amonia yang relatif rendah. Maintenance of activated sludge conducted as long as 21 days with MLVSS concentrations about 3500 mg / l. khususnya konsentrasi sulfur. ammonia. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa untuk mempertahankan mikroorganisme tertentu untuk tetap aktif membutuhkan karakteristik air limbah yang sama. Welly Herumurti2). microbial.STUDI PENANGANAN MASALAH PEMELIHARAAN LUMPUR AKTIF DALAM IPAL PABRIK PEMURNIAN MINYAK PELUMAS BEKAS Agus Slamet1. Penelitian Pemeliharaan lumpur aktif telah dilakukan dengan menggunakan tangki aerasi yang diisi dengan MLVSS sebanyak 100 m3 atau setara dengan 6. ABSTRACT Aimed of Research at maintaining the quality of activated sludge at the wwtp used lubricating oil industry during the maintenance period of factory machines and aeration tank unit . amonia. activated sludge. fenol dan minyak dalam air limbah yang dihasilkan saat start-up operasi pabrik telah membunuh sebagian besar mikroba spesifik yang terkandung dalam lumpur aktif. Tetes telah digunakan sebagai co-substrat sebagai tambahan makanan mikroba pada saat ketersediaan air limbah terbatas karena pabrik tidak operasi.. phenol and oil in wastewater generated at start-up factory operations have been killed most of the microbes specific contained in activated sludge. The Maintenance research of the activated sludge have been conducted using aeration tank which filled with MLVSS as much as 100 m3 or equal with 6.id ABSTRAK Penelitian bertujuan untuk mempertahankan kualitas lumpur aktif di WWTP industri pemurnian minyak pelumas bekas. Operasional proses lumpur aktif dimulai dengan konsentrasi MLVSS = ± 600 mg/L dan dilakukan monitoring selama 3 bulan. The operational of activated sludge process begins with the concentration of MLVSS = ± 600 mg / l and be performed monitoring for 3 months. and should not be receives a surprise of high pollutant loads . Pemeliharaan lumpur aktif dilakukan selama 21 hari dengan konsentrasi MLVSS sekitar 3500 mg / l. Tingginya kandungan H2S. Hasil penelitian menunjukkan ada perubahan dalam kinerja lumpur aktif karena perbedaan dalam substrat selama proses pemeliharaan.2% dari volume tangki aerasi IPAL. phenol and ammonia which are relative low. selama periode pemeliharaan mesin-mesin pabrik dan unit tangki aerasi. Joni Hermana3) Jurusan Teknik Lingkungan FTSP – ITS Surabaya Kampus ITS Sukolilo Surabaya (60111) * agus_mgt@yahoo. Setelah diperasikan kembali. so that activated sludge can grow and work with a short acclimation time. mikroba. sehingga lumpur aktif dapat tumbuh dan bekerja dengan waktu aklimatisasi singkat Kata kunci : Pemeliharaan. Molasses has been used as co-substrate for additional microbial food during waste water availability is limited because the plant is not operating. lumpur aktif digunakan kembali sebagai pengolah air limbah dalam unit tanki aerasi IPAL. the seed of activated sludge used as the biostarter of the WWTP aeration tank.2% of the WWTP aeration tank volume. *). acclimatization . High content of H2S. dan tidak boleh menerima kejutan beban polutan yang tinggi. After the maintenance period.co. The research results indicate there have been changes in the performance of activated sludge due to differences in the substrate during the maintenance process. aklimatisasi. especially the concentration of sulfur.

The research method through phases: aclimation mix culture. Characteristics of the wastewater from the above activities and ion -1 OCL .its. removal COD will continue to fall from 95 to be 72%. Removal COD. tidak menunjukkan adanya perbedaan besar removal COD. Keywords: COD.id ABSTRAK Kegiatan pengolahan ikan pada industri cold storage selain menghasilkan produk. Pengolahan air limbah menggunakan sistim sequencing batch reaktor (sbr) diperkirakan mampu menurunkan COD hingga 200 ppm. juga air limbah.ac. Mix Culture. *) dan Soeprijanto2. MLSS. **) Laboratorium Biokimia Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya * aguzzurono@yahoo. Pengaruh beban air limbah dengan beban COD awal (900 ppm s/d 1400 ppm) terhadap perbedaan besar removal COD kecil. SVI every 6 hours until time of aeration 48 hours. as well as wastewater. NaOCL.Waste water comes from water leaching process of production activities and water sanitation containing NaOCL. The results showed that sbr system can be used for COD removal processes up to 80% and over. Metode penelitian melalui tahapan sbb: aklimasi mix culture. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistim sbr dapat digunakan untuk proses removal COD sampai 80% ke atas . This research aims to study the influence of initial concentration COD.Karakteristik air limbah dari kegiatan diatas mengandung zat organik dan ion OCL. operation sbr with load ofCOD low to high (2000 ppm). if the addition removal COD concentration is increased again to reach the NaOCl 55 ppm. removal COD akan terus turun dari 95 menjadi 72%. jika penambahan konsentrasi NaOCl ditingkatkan lagi hingga mencapai 55 ppm. does not indicate any major difference.On added NaOCl in waste water of 10 ppm and 15 ppm. Wastewater treatment system using sequencing batch reactors (sbr) is estimated to be able to reduce COD untill 200 ppm. Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh konsentrasi awal COD dan konsentrasi NaOCl terhadap removal COD.Pada penambahanNaOCl pada air limbah dari 10 ppm dan 15 ppm. SVI setiap 6 jam sampai waktu aerasi 48 jam.PENGOLAHAN AIR LIMBAH PENGOLAHAN IKAN (COLD STORAGE) MENGGUNAKAN SISTIM SEQUENCING BATCH REACTOR PROCESS OF WASTEWATER TRETMENT FISH (COLD STORAGE) USE SEQUENCING BATCH REACTOR SYSTEM Agus Surono1. Kata kunci: COD.com. kemudian penambahan NaOCl awal 10 ppm sampai 55 ppm pada beban awal air limbah COD rendah sampai tinggi secara sequencing batch dengan parameter-paramter yang diukur : COD. MLSS. Mix Culture.Air limbah berasal dari kegiatan air pencucian proses produksi dan air sanitasi yang mengandung NaOCL. Sequencing Batch Reactor ABSTRACT The fish processing industry activities at cold storage in addition to producing products. MLVSS. Influence of load of wastewater with COD load early (900 ppm to 1400 ppm) towards a big difference small COD removal. then the addition of the initial 10 NaOCl and 55 ppm on the initial load of wastewater COD low to high sequencing batch with a measured parameter-paramter: COD. MLVSS. **soeprijanto@chem-eng.Removal COD . NaOCL. operasi sbr dengan beban COD awal rendah sampai COD tinggi (2000 ppm). Sequencing Batch Reactor.concentration of NaOCL to remove COD.

Joni Hermana3) 1)Program S1Jurusan Teknik Lingkungan. Kata kunci : laju pertumbuhan. The study aims to evaluate the effect of aeration on the growth rate of algae on the processing of Morokrembangan Boezem Water. Key words: Growth rate. 100 mg / l. dan berdampak pada penurunan laju pertumbuhan alga. Algae. and impact on the growth rate of algae. High Rate Alga Reactor) merupakan salah satu teknologi alternatif untuk menurunkan konsentrasi pencemar organik dalam air. boezem morokrembangan. Dan variasi 12 jam pada malam hari dan 24 jam secara kontinyu. The study was conducted in laboratory scale using a variation of the initial wastewater COD concentration of 50 mg / l. 100 mg/L dan 150 mg/L. Institut Teknologi Sepuluh Nopember 3) Jurusan Teknik Lingkungan. Research shows that continuous aeration for 24 hours has caused the pH value of water increases and inhibit the growth rate of algae. In the HRAR systems will occur competition of oxygen consumption between algae and bacteria. HRAR use the symbiosis between algae and bacteria. Institut Teknologi Sepuluh Nopember Kampus ITS Sukolilo. High Rate Algae Reactor) is one of the alternative technologies to reduce the concentration of organic pollutants in water.EFEK AERASI TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN ALGA PADA PENGOLAHAN AIR BOEZEM MOROKREMBANGAN Ajeng Hayu Anandra 1). Aerasi selama 12 jam pada malam hari mampu meningkatkan kinerja bioreaktor alga untuk menurunkan kandungan zat organik dan nutrient. Agus Slamet2). Aeration. Penelitian dilakukan dalam skala laboratorium menggunakan variasi konsentrasi COD awal limbah sebesar 50 mg/L. Boezem morokrembangan . aerasi. Institut Teknologi Sepuluh Nopember 2) Program S3 Jurusan Teknik Lingkungan. 150 mg/L. Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh aerasi pada tingkat pertumbuhan ganggang pada pengolahan air Boezem Morokrembangan. alga. Kandungan alga yang tinggi pada bioreactor akan meningkatkan kompetisi konsumsi oksigen antara alga dan bakteri. And variation aeration 12 hours during night and 24 hour continuously. Penelitian menunjukkan bahwa Aerasi terus menerus selama 24 jam telah menyebabkan nilai pH air meningkat dan memperlambat laju pertumbuhan alga. Boezem Morokrembangan. Aeration for 12 hours during night was able to improve the performance of the algae bioreactor to reduce the content of organic matter and nutrienKey words: Growth rate. Surabaya 60111 ABSTRAK Aplikasi bioreaktor Alga (HRAR. HRAR memanfaatkan simbiosis antara alga dan bakteri. Aeration. Algae. ABSTRACT Algae bioreactor applications (HRAR.

Analisis Potensi Reduksi Sampah di Kota Kotabaru Kalimantan Selatan Muhammad Syahirul Alima1. Sampah . komposisi dan timbulan sampah sehingga didapat potensi reduksi sampah di Kota Kotabaru.44 %.3 m3/hari. Pengelolaan sampah dengan mereduksi sampah belum diprogramkan oleh Bidang Kebersihan Kabupaten Kotabaru. kertas-karton 27. dan 26% plastik. Gina Lovasarib2). Komposisi. Reduksi.3%. Hasil penelitian menunjukkan komposisi dan karakteristik sampah di Kota Kotabaru terdiri dari sisa makanan 38.23 m3/hari menjadi 41. kuesioner dan dilakukan pengumpulan data primer dan sekunder.27 l/org/hari. Data hasil sampling dianalisis kesetimbangan massa sehingga didapat potensi reduksi sampah di kota Kotabaru.81% atau dari 70. dari hasil kuesioner di masyarakat terhadap pengelolaan sampah di Kota Kotabaru 92% responden sudah mendapat pelayanan persampahan oleh dinas kebersihan.84%. Sampah yang dihasilkan langsung dibuang ke TPA tanpa pengelolaan terlebih dahulu. *). Metodologi yang dipakai dengan observasi lapangan.its.id ABSTRAK Kota Kotabaru sebagai ibu kota Kabupaten Kotabaru merupakan kabupaten terluas di propinsi Kalimantan Selatan dengan luas lebih dari seperempat (25.08%. timbulan sampah sebesar 2. plastik 10. Kata Kunci : Karakteristik. 26% kertas. lain-lain 3.11%) dari luas propinsi Kalimantan Selatan. sampah sudah yang didaur ulang pemulung meliputi 38% Logam.ac. dan Mevi Ayuningtyasc3) Dosen Teknik Lingkungan Universitas Lambung Mangkurat Mahasiswi Teknik Lingkungan Universitas Lambung Mangkurat 3 Mahasiswi Teknik Lingkungan Universitas Lambung Mangkurat 2 1 *alimms@grad. Tujuan dari penelitian ini adalah analisis karakteristik. kayu dedaunan 12.17 %. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa dengan adanya reduksi sampah pada sumber volume sampah yang diangkut ke TPA dapat berkurang sebesar 58. Data primer meliputi sampling timbulan sampah. komposisi sampah dan karakteristik sampah.

pencemaran.74%. Hasil penelitian mengenai efektivitas pemanfaatan dari total seluruh MCK+ di kota Banjarmasin sebanyak 15 unit MCK+ yang terbangun dari tahun 2007 sampai tahun 2011 adalah cuma 47% atau hanya 7 (tujuh) unit MCK+ yang termanfaatkan. sampling kualitas parameter effluen IPAL dan perhitungan debit limbah yang dihasilkan. 25. Hasil penelitian ini mengidentifikasikan program SANIMAS yang dilaksanakan sejak tahun 2007 belum mampu mereduksi beban pencemar organik yang masuk ke badan air di kota Banjarmasin.ac. dan SANIMAS . Kata Kunci : Air limbah . efisiensi pengolahan rata-rata terhadap semua IPAL ABR untuk parameter BOD5. MCK+.*) dan Erika Agustinib2) 2 Dosen Teknik Lingkungan Universitas Lambung Mangkurat Alumnus Teknik Lingkungan Universitas Lambung Mangkurat *alimms@grad.its.id ABSTRAK 1 Salah satu upaya pemerintah kota Banjarmasin untuk mengatasi masalah pencemaran sungai adalah membangun sarana dan prasarana MCK+ beserta pengolahan air limbahnya yang terletak di bantaran sungai melalui program Sanitasi oleh Masyarakat (SANIMAS) dimana pengolahan limbahnya menggunakan Teknologi Anaerobik Baffle Reactor (ABR).24% sedangkan rata-rata debit limbah yang dihasilkan adalah 50. dan 68.3 m3/bulan. Monitoring terhadap pemanfaatan program SANIMAS belum dilakukan oleh Pemerintah Pusat sehingga tujuan dari penelitian ini adalah sebagai analisis pemanfaatan oleh masyarakat terhadap program SANIMAS dan evaluasi proses pengolahan dari IPAL ABR untuk mengurangi beban pencemaran domestik di sungai Kota Banjarmasin. COD dan TSS adalah 45. Metodologi yang dipakai adalah dengan observasi lapangan terhadap kondisi fisik prasarana MCK+ yang terbangun.STUDI PEMANFAATAN PROGRAM SANITASI OLEH MASYARAKAT (SANIMAS) DI KOTA BANJARMASIN Muhammad Syahirul Alima1. IPAL ABR.17%.

residu total petroleum hidrokarbon. Isolasi bakteri menggunakan media Solution Base Salt (SBS) yang diperkaya ekstrak ragi dan crude oil. bioremediasi. aerobic.A (4 isolat) dan Pseudomonas diminuta AK.A (4 isolates) and Pseudomonas diminuta AK.B (2 isolates). Tahap identifikasi menghasilkan isolat indigenus bakteri Pseudomonas putida AK. The purpose of this research is finding the bacteria isolates that have high affinity towards the given substrates. allen. Tujuan penelitian ini menemukan isolat bakteri yang memiliki afinitas tinggi terhadap substrat yang diberikan. Keywords: bioremediation. while the treatment process output quantity is increasing. rodshaped. The TPH residues resulted from bioremediation are difficult to degrade naturally and requires a treatment process in long term. Residu TPH hasil bioremediasi sulit didegradasi secara alamiah dan membutuhkan jangka waktu yang panjang. Tahap isolasi menghasilkan 6 isolat bakteri koloni tunggal yang berpotensi sebagai pendegradasi crude oil. These bacteria are gram-negative bacteria.com ABSTRAK Dalam Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. Institut Pertanian Bogor Kampus IPB Dramaga. Both of these isolates will be used to determine biodegradation kinetics of both in a single colony or a mixed culture. Kedua isolat ini akan digunakan untuk menentukan kinetika biodegradasi baik dalam koloni tunggal ataupun kultur tercampur. Isolasi dan identifikasi bakteri petrofilik merupakan awal dari rangkaian penelitian yang akan dilanjutkan dengan tahap penentuan parameter kinetika biodegradasi dan uji biodegradasi pada reaktor landfarming skala laboratorium. ABSTRACT In minister of decree (Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. Bakteri ini merupakan bakteri gram negatif. petrofilic bacteria. identifikasi. The bacteria isolation media was using Solution Base Salt (SBS) which enriched with yeast extract and crude oil. The identification phase produced Pesudomonas putida AK. Indonesia * allenkurniawan@ipb.id. and can degrade the pollutants especially aromatic hydrocarbons.kurniawan@gmail. these effects will bring new problems for environment.ac. Bogor. Kata kunci: bakteri petrofilik. Dengan demikian. isolation. *) Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan. efek ini akan membawa permasalahan baru bagi lingkungan. identification. .128/2003) mentioned that the final requirement of the recovery contaminated land by Total Petroleum Hydrocarbon (TPH) through the bioremediation is less than 1%. dengan ciri dihasilkannya zona bening di sekitar koloni. Thus. The isolation phase produced 6 single colonies of bacteria isolates that potentially degrading crude oil with clear zones characteristics around the colonies. bersifat aerobik.ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI PETROFILIK DARI KONSENTRASI RESIDU TOTAL PETROLEUM HIDROKARBON (TPH) DI BAWAH 1% (W/W) HASIL PROSES BIOREMEDIASI THE ISOLATION AND IDENTIFICATION OF PETROFILIC BACTERIA FROM TOTAL PETROLEUM HYDROCARBONS (TPH) RESIDUES UNDER 1% (W/W) OF BIOREMEDIATION PROCESS RESULTS Allen Kurniawan1. sedangkan kuantitas hasil pengolahan terus mengalami peningkatan. total petroleum hydrocarbon residues. 16680.128/2003 tentang Tata Cara dan Persyaratan Teknis Pengolahan Limbah Minyak Bumi dan Tanah Terkontaminasi Oleh Minyak Bumi Secara Biologis. isolasi. The isolation and identification of petrofilic bacteria is the beginning phase of this research and will be continued by determination of biodegradation kinetic parameters and examine the biodegradation process at landfarming reactor on a laboratory scale. persyaratan akhir untuk memulihkan lahan tercemar Total Petroleum Hidrokarbon (TPH) melalui bioremediasi adalah kurang dari 1%.B (2 isolat). berbentuk batang dan dapat mendegradasi polutan terutama hidrokarbon aromatik.

5% and 56. and 1% of urea fertilizer. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektivitas terbaik antara bulking agent serabut buah bintaro dan sekam padi dalam menyisihkan Total Petroleum Hidrokarbon (TPH) pada proses bioremediasi. Berbagai teknologi telah dikembangkan untuk memperoleh hasil yang optimal. bioremediation.12% respectively. Institut Pertanian Bogor Kampus IPB Dramaga.5-0.5-0. which is the simple reactor. diantaranya adalah penggunaan bulking agent sebagai bahan tambahan untuk meningkatkan porositas tanah dan laju biodegradasi kontaminan. The purpose of this study to examine the best effectiveness of Total Petroleum Hydrocarbons (TPH) removal between utilization of bintaro fibers and rice husk bulking agent in remediation process. Thus. Mikroorganisme eksogenous yang digunakan adalah bakteri Bacillus sp. Lahan terkontaminasi dibuat dengan memasukkan sekitar 10% minyak pelumas. Bogor. Sehingga penggunaan sekam padi sebagai bulking agent lebih efektif dibandingkan serabut buah bintaro dalam membantu biodegradasi pada proses bioremediasi.kurniawan@gmail. 1% bakteri Bacillus sp. Keywords: biodegradation. Kata kunci: biodegradasi. 1% of the bacteria Bacillus sp. 0. 0. one of them is utilizing bulking agent as additive to increase the soil porosity and the contaminant biodegradation rate. bioremediasi. Efisiensi konsentrasi TPH selama dua bulan dengan menggunakan serabut buah bintaro sebesar 49. The exogenous microorganisms that used on this study were Bacillus sp.. Reaktor yang digunakan berupa reaktor sederhana tipe landfarming yang dijaga kelembabannya dengan penambahan air dua kali seminggu.ac. 1% of bulking agent.id. The efficiency of TPH concentrations for two months using bintaro fibers and rice husk were 49. bulking agent. . sedangkan sekam padi sebesar 56. bulking agent.5%. Various technologies have been developed to obtain the optimal result.com ABSTRAK Bioremediasi merupakan proses pemulihan lahan tercemar dengan memanfaatkan aktivitas mikroorganisme. The contaminated land was made by putting about 10% of lubricating oil.12%.8% of NPK fertilizer. 1% bulking agent. total petroleum hidrokarbon.8% pupuk NPK dan 1% urea. Indonesia allenkurniawan@ipb. total petroleum hydrocarbons.SIMULASI PROSES BIOREMEDIASI PADA LAHAN TERKONTAMINASI TOTAL PETROLEUM HIDROKARBON (TPH) MENGGUNAKAN SERABUT BUAH BINTARO DAN SEKAM PADI THE SIMULATION OF BIOREMEDIATION PROCESS ON TOTAL PETROLEUM HYDROCARBONS (TPH)-CONTAMINATED LAND USING BINTARO FIBERS AND RICE HUSK Allen Kurniawan Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan. ABSTRACT Bioremediation is a recovery process for the contaminated land by utilizing the activities of microorganisms. the use of rice husk as bulking agent is more effective than bintaro fibers in biodegradation of bioremediation process. 16680. The humidity on this reactor maintained by added some water for twice a week. The reactor that used on this study was landfarming type. allen.

551 µg/s. Data pendukung berupa arah dan kecepatan angin berasal dari Stasiun Klimatologi terdekat dengan lokasi kegiatan. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat estimasi jumlah produksi gas polutan yang dihasilkan dari kegiatan daur ulang limbah aluminium dan memperkirakan dispersinya dalam udara ambien di sekitar lokasi daur ulang menggunakan model dispersi Gauss. *) Dept. Simulation showed that all of dispersed waste gases in the ambient air complied with the national standard according to Government Regulation No 41/1999 pertaining on Air Pollution Control. dan emisi gas CO sebesar 2777 µg/s. dispersi. emisi gas NO2 sebesar 10. NO2 gas 10. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada tingkat produksi tersebut akan dihasilkan limbah kerak sebesar 177 kg/hari. Teknik Sipil dan Lingkungan IPB Kampus IPB Darmaga. Supporting data of wind speed and direction was compiled from the nearest climatology station. and CO gas 2777 µg/s. production estimation. kegiatan daur ulang limbah aluminium juga menghasilkan limbah lain dalam bentuk gas-gas polutan. On the other hand.ESTIMASI PRODUKSI DAN DISPERSI GAS POLUTAN DARI KEGIATAN DAUR ULANG LIMBAH ALUMINIUM GENERATION ESTIMATION AND THE DISPERSION OF POLLUTANT GASES FROM ALUMINIUM SCRAP RECYCLING Arief Sabdo Yuwono1. Dilain pihak. nitrogen oxide (NO2) and particulate matter (PM10). debu dan partikulat. carbon monoxide (CO). limbah aluminiu ABSTRACT Aluminium scrap recycling is an important link to fulfil the aluminium stock in the market. nitrogen oksida (NO2) dan partikulat (PM10). 41/1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara pada radius yang sangat dekat dengan sumbernya Kata kunci: daur ulang. gas polutan. Estimasi produksi dilakukan dengan berdasarkan pada kapasitas olah limbah luminium sebesar 700 ton/tahun. dispersion. Keywords: aluminium scrap. aluminium scrap recycling is also an activity generating wastes such as waste gases. Gas polutan yang dicakup meliputi sulfur dioksida (SO2). dustfall as well as particulate matter. The waste gases under concern consist of sulphur dioxide (SO2).id ABSTRAK Kegiatan daur ulang limbah aluminium merupakan salah satu mata rantai penting yang berperan memasok ketersediaan logam aluminium. pollutant gas. Generation estimation was based on recycling capacity of aluminium scrap in the order of 700 ton/year.551 µg/s. The objectives of the research were to estimate the amount of the generated waste gases resulted from aluminium scrap recycling and to study the dispersion of the emitted waste gases in the ambient air surrounding the recycling activity by using the Gaussian dispersion simulation model. Hasil simulasi dispersi polutan gas mengindikasikan bahwa semua gas polutan yang ditinjau mencapai baku mutu udara ambien nasional sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. mengurangi penambangan bauksit baru dan memurnikan kembali limbah aluminium dari kondisi awal yang tercampur benda asing. PO Box 220 Bogor 16002 INDONESIA * arief_sabdo_yuwono@yahoo. emisi emisi gas SO2 sebesar 2857 µg/s. Result of the analysis indicated that at this recycling capacity the generated slag is 177 kg/day.co. karbon mono-oksida (CO). estimasi produksi. SO2 gas 2857 µg/s. recycle . to reduce the new bauxite mining and to purify the contaminated aluminium scrap.

EFEK AERASI TERHADAP DOMINASI MIKROBA DALAM SISTEM HIGH RATE ALGAE POND (HRAP) UNTUK PENGOLAHAN AIR BOEZEM MOROKREMBANGAN AERATION EFFECT ON THE DOMINANCE OF MIKROBES IN THE HIGH RATE ALGAE POND (HRAP) SYSTEM FOR THE TREATMENT OF BOEZEM MOROKREMBANGAN WATER Bellinda Ira Anggraeni1. Aerasi. Aerasi terus menerus selama 24 jam telah menyebabkan nilai pH air meningkat dan memperlambat kinerja sistim boireaktor alga untuk menurunkan kandungan zat organik sebagai COD. ABSTRACT Boezem Morokrembangan has a double function. The high content of algae in the boezem water has caused disolved oxygen decreased dramatically at night. Surabaya 60111 ABSTRAK Boezem Morokrembangan memiliki fungsi ganda sebagai penampungan air hujan sekaligus menerima air limbah domestik dari area pelayanannya. Alga. one as a drainage water reservoir and as domestic wastewater containment from its catchment area. 150 mg/L. . The study was conducted in laboratory scale using a concentration variation of the initial wastewater COD of 50 mg/L. Institut Teknologi Sepuluh Nopember 3) Jurusan Teknik Lingkungan. COD. Dan variasi 12 jam pada malam hari dan 24 jam secara kontinyu. Agus Slamet2.COD. 100 mg/L. Hal ini diperkirakan akan menurunkan kemampuan bakteri aerobik untuk menurunkan kandungan COD dalam air Boezem. Institut Teknologi Sepuluh Nopember Kampus ITS Sukolilo. Key words: Boezem. better then using aeration continuously for 24 hours has caused the pH value of water to decrease and consequently reduced the performance of algae bioreactor in the COD removal. While the variation aerations were 12 hours during night and 24 hour continuously. Aeration. Research shows that the aeration for 12 hours at night has removed organic mater as COD.Penelitian dilakukan dalam skala laboratorium menggunakan variasi konsentrasi COD awal limbah sebesar 50 mg/L. Kata kunci : Boezem. 100 mg/L dan 150 mg/L. . Tingginya kandungan alga dalam air Boezem menyebabkan kandungan Oksigen Terlarut menurun drastis pada malam hari. Tingginya kandungan nutrien (N dan P) pada air Boezem telah mendorong terjadinya pertumbuhan alga yang sangat cepat (alga bloom) pada sebagaian zona Boezem. Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh aerasi pada kinerja bioreactor algae untuk pengolahan air Boezem Morokrembangan. This is thought to decrease the ability of aerobic bacteria to reduce the COD in boezem water. Penelitian menunjukkan bahwa aerasi selama 12 jam pada malam hari memiliki pengurangan bahan organik sebagai COD lebih baik.Joni Hermana3 1)Program S1Jurusan Teknik Lingkungan. Institut Teknologi Sepuluh Nopember 2) Program S3 Jurusan Teknik Lingkungan. The study was aimed to assess the effect of aeration on the the performance of bioreactor alga for the treatment of Morokrembangan Boezem water. The high content of nutrients (N and P) in boezem water has led to very rapid growth of algae (algal blooming) in some boezem zone. Algae.

sedangkan hasil pengukuran outlet IPAL dengan niali pengukuran Ph.EFEKTIFITAS PEMBAKARAN SAMPAH MEDIS DAN KUALITAS PENURUNAN AIR LIMBAH INSTALASI PENGOLAHAN LIMBAH CAIR RUMAH SAKIT ISLAM (RSI) SAMARINDA EFFECTIVENESSOF MEDICAL WASTE COMBUSTION ANDREDUCTION OF WASTE WATER QUALITY LIQUID WASTETREATMENT PLANT HOSPITAL ISLAM (RSI) SAMARINDA Blego Sedionoto1. 55%. 55% dan 50% dengan nilai rata rata 39.0 dan E Coli . 0. Keywords: Effectiveness. 42%. while the WWTP outlet measurement results with measurements niali pH. 7. 30%.50 Mg/L. Penelitian ini ingin melihat efektifitas pembakaran sampah medis pada insinerator RSI dan optimalisasi penurunan parameter kimiawi dan biologis air limbah hasil pengolahan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) RSI Samarinda.68.01 Mg/L. COD . 63. Total Coli. TSS: 48 mg/ L. or it can become a place of disease transmission as well as the possibility of environmental pollution and health problems processing of medical waste and sewage treatment has an important role in efforts nosocomial infections control in the Islamic Hospital Samarinda (RSI). The results of the effectiveness assessment of medical waste incineration than 5 times the measurement with a value. Email : blego_kesling@yahoo. 31. Required the addition of up to 1200 0C temperature incineratorto decrease the volume of ash residual domestic waste and maximize gas concentration clor and replace blower who has broken with a new one so that the reduction of ammonia and the addition of oxygen to the waste water can take place more efficiently and effectively. 31. 63.081350016616. We assess the effectiveness of medical waste in incinerators burning RSI and optimization of chemical and biological parameters decreasein waste water treatment out come wastewater treatmentplant RSI Samarinda.IPAL.01 Mg/Lt. Hasil penilaian efektifitas pembakaran sampah medis dari 5 kali pengukuran dengan nilai. COD. 20%. Medical Waste . WWTP. Total Coli.5%. BOD. NH3N.50 Mg/Lt. the hospital as a health service facility. 0. NH3N .20%. 0and E coli. 30%. Diperlukan penambahan suhu insenerator hingga 1200 0C untuk mengecilkan volume abu sisa sampah domestik dan memaksimumkan konsentrasi gas clor dan mengganti blower yang telah rusak dengan yang baru sehingga pengurangan amoniak dan penambahan oksigen pada air limbah dapat berlangsung lebih efisien dan efektif.Pengolahan sampah medis dan pengolahan limbah mempunyai peranan penting dalam upaya pengemdalian infeksi nosokomial di Rumah sakit Islam Samarinda (RSI). 48 Mg/Lt .BOD.com ABSTRAK Sebagaimana tercantum dalam Kepmenkes Nomor 1024/Menkes/SK/X/2004 tentang Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit.68. 7. a gathering place for the sick and healthy people.13 Mg/L. TSS . bahwa rumah sakit sebagai sarana pelayanan kesehatan. 0 with all the parameters under the quality standard wastewater. 42%. *) Bagian Kesehatan Lingkungan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Mulawarman Jalan Sambeliung Gd Baru FKM UNMUL Kampus Gunung Kelua Samarinda Kalimantan Timur 75123 HP .0 dengan semua parameter di bawah baku mutu air limbah. and 50% with an average valueof 39.5%.13 Mg/Lt. atau dapat menjadi tempat penularan penyakit serta memungkinkan terjadinya pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan. tempat berkumpulnya orang sakit maupun orang sehat. Pengolahan Sampah Medis ABSTRACT As stated in Kepmenkes Number 1024/Menkes/SK/X/2004 of Environmental Health Hospital. Kata kunci : Efektifitas.

At this reason biopesticide production very exact to applied at this place As purpose of Ipteks program :to use of organic raw material at the place for produce to biopesticide and to motivate the farmer for organic plant activity not use chemical pesticide. Margaretha Tuti Susanti. tanpa pemakaian pestisida kimia. Sebagai hasilnya Petani desa Kembangsari dapat membuat pestisida nabati dengan . pestisida nabati ABSTRACT Biopesticide are someone comodity to need by farmer at Kembang Sari Ampel Village.menggunakan bahan yang mudah didapat seperti daun sirsat. Pedalangan Tembalang. As result of this program :the farmer at Kembangsari village can produce biopestcide from raw material at this place as soursoup leaf. Semarang residence. daun tembakau. desinfect chilli plant . Semarang 50239 *Email : fahmiarifan@yahoo. pestisida nabati yang dibuat dapat digunakan untuk memberantas hama tananman cabai Kata kunci : hama tanaman cabe. mendorong petani untuk melakukan pertanian organik. sehingga sering terjadi keluhan tidak sebanding dengan hasil panen yang mereka peroleh. Harga pestisida sering dirasakan cukup mahal.com ABSTRAK Pestisida merupakan salah satu komoditas yang dibutuhkan petani Desa Kembang Sari Ampel Kabupaten Semarang. Prof Sudarto SH. tobacco leaf and biopestcide which produced can used for desinfect chilli plants Key words :biopesticide.Pelatihan Pembuatan Pestisida Nabati Serta Aplikasinya Dalam Upaya Mendukung Dan Menumbuhkan Pertanian Organik Yang Ramah Lingkungan Deddy Kurniawan Wikanta. Price of pesticide not proportion with harvest product. dwikanta@gmail. Pembuatan pestisida nabati sangatlah tepat diterapkan didaerah tersebut Tujuan Kegiatan memanfaatkan sumber-sumber tanaman yang ada dilingkungannya untuk dijadikan pestisida nabati .com. Fahmi Arifan Jurusan Teknik Kimia PSD III Teknik. UNDIP Semarang Jl.

STRATEGI PENGELOLAAN AIR LIMBAH PERMUKIMAN DI KECAMATAN WOHA KABUPATEN BIMA Desi Farida1. In urban development can not be separated from the provision of city utilities. kelembagaan dan peran serta masyarakat. Kata kunci: air limbah permukiman. The results are used to develop strategies for the management of residential wastewater infrastructure. Indonesia email: lia@its. . dan Alia Damayanti2) Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Kampus ITS Sukolilo. This study aims analyzing the systems wastewater infrastructure in the District Woha Bima. For that. Hasilnya berupa strategi. upaya penanganan yang perlu dilakukan adalah membangun septictank yang layak bagi masyarakat yaitu septictank individu (1. Government should seek public awareness on the importance of residential wastewater management through socialization. The results obtained in the form of strategies. Penelitian ini dilakukan dengan mengkaji aspek teknis. WASTEWATER MANAGEMENT STRATEGIES SETTLEMENT IN SUB DISTRICT WOHA BIMA ABSTRACT Woha Subdistrict is one of the districts in Bima Regency defined as the Capital District Government Center Bima. the need from is build a decent septictank from community are individual septictank (1. yang saat ini kondisinya kurang memadai. Penelitian ini bertujuan menganalisis sistem penyediaan prasarana air limbah permukiman di Kecamatan Woha Kabupaten Bima. hingga tahun 2015. program dan kegiatan pengelolaan air limbah permukiman. pengelolaan.id. Dalam pengembangan kota tidak lepas dari penyediaan utilitas kota termasuk penyediaan fasilitas pengelolaan air limbah permukiman.co. Agar tercipta pemahaman yang baik terhadap fasilitas terbangun dan lingkungan yang bersih dan sehat. Surabaya. Untuk memenuhi target pelayanan. communal (125 unit) and public toilets (104 unit) until 2015. Also created a good understanding of the facilities built that ultimately created a clean environment and healthy is needed. environmental sanitation campaigns and increase community participation. kampanye sanitasi lingkungan dan peningkatan partisipasi masyarakat. which currently lack adequate condition. komunal (125 unit) dan MCK (104 unit).id ABSTRAK Kecamatan Woha merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Bima yang ditetapkan sebagai Pusat Pemerintahan Ibukota Kabupaten Bima. 60115. management. To meet the service target. Hasilnya digunakan untuk menyusun strategi pengelolaan air limbah permukiman. Untuk mewujudkannya.*). Pemerintah harus mengupayakan penyadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan air limbah permukiman melalui sosialisasi.012 unit). institutional and community participation.012 unit). strategy. including the provision of residential wastewater management facilities. programs and residential wastewater management activities. desifarida28@yahoo. This reasearch was conducted by reviewing the technical aspects. strategi. Key words: wastewater settlements.ac.

TCLP. uji kompaksi. *) dan Arif Susanto1) Program Pascasarjana Universitas Diponegoro – Program Studi Ilmu Lingkungan Jl. Type 2: suitable as base material sub-base layer. road construction. Type 3: suitable as base material subbase layer. The method of testing consisted of testing the characteristics of coal ash. Type 1: suitable as a base layer of sub-grade. tailing. The purpose of this study is to transform coal ash into a compound "monolith" and stable is by mixing with a binder (cement) and with added fillers such as sand. Type 4: suitable as base material sub-base layer. konstruksi jalan.com ABSTRAK Kandungan silika yang cukup tinggi memungkinkan abu batubara memenuhi kriteria sebagai bahan yang memiliki sifat semen (pozzolan). coal ash. Tipe 2: cocok sebagai bahan dasar lapisan sub base. Tipe Fly Ash : Semen = 1 : 0. pasir sisa tambang. proctor test. 50241 .07 which gives the value of qu already greater than the maximum value of the land. No. Keywords: california bearing ratio test. Tipe 4: cocok sebagai bahan dasar lapisan sub base. uji california bearing ratio dan uji metal toxicity characteristic leaching procedure (TCLP). Indonesia * hendrikus_budyanto@yahoo. lime or other to then be used as building materials. Semarang. TCLP. uji kompaksi. uji kuat tekan bebas. ABSTRACT The content of silica is high enough to meet the criteria allowing coal ash as a material having properties of cement (pozzolan). . kapur atau lainnya untuk kemudian dijadikan bahan bangunan. Imam Bardjo. uji kuat tekan. proctor test. 5. compressive strength tests. uji CBR. Berdasarkan pengujian TCLP untuk semua variasi campuran semua parameter yang diuji memenuhi standar baku mutu lingkungan.07 yang memberikan nilai qu yang sudah lebih besar dari nilai maksimum dari tanah. Type of Fly Ash: Cement = 1: 0. Based on the TCLP test for all variations of a mixture of all the parameters tested meet the standards of environmental quality standards. Tujuan penelitian ini yaitu untuk merubah abu batubara menjadi senyawa ”monolit” dan stabil adalah dengan mencampurkannya dengan bahan pengikat (cement) dan dengan ditambah bahan pengisi seperti pasir. compressive strength test. Tipe 3: cocok sebagai bahan dasar lapisan sub base. Kata kunci: abu batubara.PEMANFAATAN ABU BATUBARA (COAL ASH) DAN PASIR SISA TAMBANG (TAILING) SEBAGAI BAHAN KONSTRUKSI JALAN COAL ASH AND TAILING UTILIZATION AS ROAD CONSTRUCTION MATERIAL Hendrikus Budyanto1. SH. california bearing ratio test and toxicity characteristic leaching procedure (TCLP). Metode pengujian terdiri atas uji karakteristik abu batubara. Tipe 1: cocok sebagai bahan dasar lapisan sub grade.

Kata kunci : pengelolaan. Sampah non medis yang dihasilkan berupa kertas. be carried easily. dan obat-obatan. Puskemas telah memisahkan limbah medis dan non medis. Keywords : Management. puskesmas juga dapat berdampak negatif. wastafel. but medical waste has not separated based on its type. The dustbin spot is not rowed by plastic sac .The result of medical waste are used injection. botol infuse. infusion needle. vegetables and rice. there is potency of environment polution which is caused by resulted waste. used needle. and tooth poly were accommodated at penetrating scuttle. The management of liquid waste from toilet. those are solid. The result of non medical waste are papper. Limbah medis dikumpulkan pada tempat sampah dengan bahan tempat sampah tahan karat. and proof of sharp and spiky object.GAMBARAN PENGELOLAAN LIMBAH PUSKESMAS X DI KABUPATEN JEMBER (THE DESCRIPTION OF WASTE MANAGEMENT OF PUBLIC HEALTH CENTRE X IN JEMBER REGENCY) Khoiron Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember Jl. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengelolaan limbah yang dihasilkan dari kegiatan Puskesmas. ampoule and medicine. Indonesia choifaza@yahoo. medical waste. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah yang dihasilkan oleh puskesmas X adalah limbah medis dan limbah Non medis. Kalimantan I/93 Jember. non medical waste. kitchen. Namun tempat sampah yang dimiliki puskesmas X tidak dilapisi kantong plastik. kapas bekas. daun-daunan. infusion bottle. nasi. used cotton. non noisy. In another hand. jarum bekas. dan gas. dan poli gigi ditampung dalam bak resapan. PHC has positive role in realizing public health degree optimalyin its work area by promotive. grass. puskesmas ABSTRACT Public Health Center (PHC) is the facility of public health which have role in preparing basic health services for society. sayuran. jarum infuse. plastik. The objective of this research is describing waste management which is resulted by PHC activity. plastic.com ABSTRAK Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) merupakan fasilitas kesehatan masyarakat yang berperan dalam penyediakan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat. berwujud padat. PHC has separated between medical and non medical waste. Medical waste are collected at rust proof of dustbin spot. namun tidak membedakan limbah medis berdasarkan jenisnya. preventif. Limbah medis yang dihasilkan berupa spet bekas. PHC .limbah nonmedis. Puskesmas mempunyai peran positif dalam mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal di wilayah kerjanya melalui upaya promotif. PHC has negatif impact. dan kuratif. kode pos 68121. mudah dikosongkan atau mudah diangkut. preventive and curative efforts. washbasin. limbah medis. yaitu adanya potensi pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh limbah yang dihasilkan. ampul. cair. tidak menimbulkan bising serta tahan terhadap benda tajam dan runcing. This research showed that PHC of X produced medical and non medical waste. dapur. Namun. liquid and gas. Sedangkan pengolahan limbah cair dari kamar mandi.

Kata Kunci: bioplastik. The kind of plastic created is Polyhidroksialkanoat (PHA). Prof Sudarto SH. waste .S. to compare between short and ordinary cycle in SBR system to PHA accumulation and kind of PHA. to study optimum condition of producing PHA. membandingkan antara siklus pendek dan siklus biasa dalam sistem SBR terhadap akumulasi PHA dan jenis PHA yang diperoleh. bioplastic. the highest average PHA content was got at the run when filling step is in six hours anaerob with aerob breaking time. Mohamad Endy Yulianto1. i. O. S).BIOKONVERSI LIMBAH CAIR INDUSTRI PANGAN MENJADI PLASTIK BIODEGRADABLE (POLIHIDROKSIALKANOAT) DENGAN MENGGUNAKAN LUMPUR AKTIF BIOCONVERSION OF FOOD INDUSTRIAL WASTEWATER INTO BIODEGRADABLE PLASTIC (POLIHIDROKSIALKANOAT) USING ACTIVATED SLUDGE Laila Faizah Achmad1). Pedalangan Tembalang. Kondisikondisi yang diusahakan tetap adalah temperatur kamar dan pH netral (pada awal operasi). antara lain dengan memanfaatkan limbah cair industri pangan berbahan baku tepung terigu yang memiliki kandungan zat-zat organik (C. H. UNDIP Semarang Jl. PHA ABSTRACT One effort to solve a problem exerted in plastic waste is making a degradable plastic material. Nugraheni1) Jurusan Teknik Kimia PSD III Teknik. H. N. Semarang 50239 * 1) endy_y@yahoo. PHA. by processing wheat-based food industry liquid waste which contain organic matters (C. The constant conditions were ambient temperature and neutral pH (at the begining).com ABSTRAK Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah yang ditimbulkan oleh sampah plastik adalah dengan membuat material plastik yang dapat didegradasi. mengkaji kondisi operasi optimum pembentukan PHA. Key Words: activated sludge. The results shows that at running with time ratio of aerob:anaerob was 6:3 hours and a same duration of feeding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tempuhan dengan variasi waktu aerob:anaerob 6:3 jam dan panjang waktu pengumpanan sama.16 g/gsel. Percobaan utama dilakukan dalam waktu kurang lebih selama 12 jam dengan menggunakan variabel waktu pengisian dan lama ratio proses aerob dan anaerobik. Pemendekan waktu pengumpanan menghasilkan kandungan PHA rata-rata tertinggi yaitu 0. Jenis plastik yang terbentuk dalam proses ini adalah Polihidroksialkanoat (PHA).e. PHA dapat terdegradasi sempurna dan memiliki sifat yang mirip dengan kelebihan yang dimiliki oleh plastik konvensional. lumpr aktif. O. S).16 g/gsel. The first experiment was done in time of less than 12 hours by using filling time variable and ratio of duration of aerob and anaerob process. Shortening feeding time yields the highest average PHA content of 0. kandungan PHA rata-rata tertinggi diperoleh pada percobaan dengan 6 jam waktu anaerob selama tahap pengisian (filling) dengan diselingi waktu aerob. *) dan F. limbah. Tujuan penelitian adalah mempelajari pengaruh waktu tahapan dalam satu siklus sequencing batch reactor (SBR). PHA can be completely degrade and has similar properties with conventional plastic. The objectives of this research are to study the effect of batch time in one cycle of sequencing batch reactor (SBR). N.

Combined bioaugmentation and biostimulation provided the best results in reducing petroleum contaminant up to 81.50% and 63. rhyzodegradation. petroleum. had the ability to reduce benzene. Tujuan dari kajian ini adalah untuk membandingkan jenis-jenis teknologi bioremediasi dalam mengatasi tumpahan minyak bumi di tanah berdasarkan penelitian terdahulu. Impatiens balsamina and Mirabilis Jalapa were able to reduce petroleum contaminants of 10. ABSTRACT Petroleum constituent compounds are toxic so that it can cause pollution in soil and groundwater. etylene. Canna sp. While in the phytoremediation process involved phytostabilization. and phytovolatilization.20% respectively within 4 months.KAJIAN TEKNOLOGI BIOREMEDIASI TUMPAHAN MINYAK BUMI BIOREMEDIATION TECHNOLOGY FOR OIL SPILL: A REVIEW Laily Noer Hamidah1. phytoremediation. An efficient and environmentally friendly method to overcome petroleum pollution can be done with bioremediation.9% within 141 days.id ABSTRAK Senyawa penyusun minyak bumi bersifat toksik sehingga dapat menyebabkan pencemaran pada tanah dan air tanah. bioaugmentasi dan komposting merupakan metode yang dapat digunakan dalam remediasi tumpahan minyak bumi. etylene. fitodegradasi. bioaugmentation and composting were methods that can be used in oil spill remediation. Kata kunci: bioremediasi. Canna sp. dan fitovolatilisasi.000 mg/kg concentration up to 55. Impatiens balsamina dan Mirabilis jalapa mampu mereduksi pencemar yang dihasilkan minyak bumi (konsentrasi 10.000 mg/kg) masing-masing sebesar 55. toluen. *) dan Yulinah Trihadiningrum1) Jurusan Teknik Lingkungan. The purpose of this review is to compare the various technologies for oil spill bioremediation in soils based on previous studies. Sedangkan Rhizophora mangle mampu mereduksi kontaminan minyak bumi hingga 87% dalam 90 hari. fitoremediasi. FTSP-ITS Kampus ITS Sukolilo. and xylene (BTEX) compounds up to 80% within 21 days. Bioremediasi intrinsik. biostimulasi. minyak bumi.20% dalam 4 bulan. Surabaya 60111 * enha_el@yahoo. The ability of microorganisms and plants in reducing contaminants was influenced by particular enzymes. . Sedangkan dalam proses fitoremediasi melibatkan fitostabilisasi. Bioremediation can be done using microorganisms or plants (phytoremediation) both insitu or exsitu.50% dan 63. rhizodegradasi.co. biostimulation. Keywords: bioremediation. Gabungan antara biostimulasi dan bioaugmentasi memberikan hasil terbaik dalam mereduksi kontaminan minyak bumi hingga 81. Bioremediasi dapat dilakukan dengan menggunakan mikroorganisme atau tanaman (fitoremediasi) baik secara insitu maupun eksitu. Metode yang efisien dan ramah lingkungan untuk menangani pencemaran minyak bumi dapat dilakukan dengan bioremediasi. Intrinsic bioremediation. toluene. Kemampuan mikroorganisme dan tanaman dalam mereduksi kontaminan dipengaruhi oleh enzim tertentu. Whereas Rhizophora mangle was able to reduce petroleum contaminants up to 87% oil within 90 days. phytodegradation. dan xylene (BTEX) hingga 80% dalam 21 hari. mampu mereduksi senyawa benzene.9% dalam 141 hari.

8 X + 4899.id ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil temperatur vertikal pada lapisan troposfer dan stratosfer diatas Watukosek selama tahun 2010 . Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap terjadi perubahan ketinggian maka akan diikuti perubahan temperatur. perubahan temperatur pada lapisan ini dapat ditunjukkan dengan persamaan pendekatan linier Y= 354. In the isothermal process occurs tropopause layer and begin to layer lower stratosphere until the stratopause temperature changes occur on average (inversion) of +2.5 ⁰ C with a height of 16220 meters to 18670 meters . Metode yang digunakan adalah dengan cara melakukan observasi langsung dari Balai Pengamatan Dirgantara LAPAN Watukosek (7⁰57”LS. 112 ⁰ longitude) to fly a radiosonde payload VAISALA RSII-80 as much as 11 times using meteorology balloon type totex 1200 gram.co. Key words : : temperature. tekanan dan kelembaban udara dimana data hasil pengamatan setiap ketinggian dikirimkan dengan menggunakan frekuensi radio 403 MHz . a change in temperature in this layer can be represented by linear approaches equation Y = -145.5 ⁰C dengan ketinggian antara 16220 meter sampai 18670 meter . tropopause. Temperatur pada tropopause rata-rata berkisar antara -78. Pada lapisan troposfer bawah sampai troposfer atas terjadi perubahan temperatur rata-rata (lapse rate) sebesar 6. Raya Watukosek Po Box. Tropopause temperatures on average range between -78. a change in temperature in this layer can be represented by linear approaches equation Y = 354.651 ⁰ C / km.8X + 4899 . perubahan temperatur pada lapisan ini dapat ditunjukkan dengan persamaan pendekatan linier Y= -145. In the lower troposphere to upper troposphere changes in average temperature (lapse rate) of -6. Pada lapisan tropopause terjadi proses isothermal dan mulai lapisan stratosfer bawah sampai stratopause terjadi perubahan temperatur rata-rata (inversi) sebesar +2. *) Balai Pengamatan Dirgantara LAPAN Watukosek Jln.752C⁰/km.5 ⁰ C to -88. VAISALA RSII-80 equipped with temperature sensors.2 X + 44782.5 ⁰C sampai dengan -88. Kata kunci : temperatur. The results showed that any changes in altitude it will be followed by changes in temperature. pressure and humidity where the data of observations of each altitude sent using radio frequency 403 MHz. 4 Gempol – Pasuruan 67155. vaisala RSII-80.651⁰C/km.752 C ⁰ / km. tropopause. The method used was by way of direct observation of the Aerospace Observation Center LAPAN Watukosek (7 ⁰ 57” latitude.PROFIL TEMPERATUR VERTIKAL PADA LAPISAN TROPOSFER DAN STRATOSFER DARI DATA WATUKOSEK TAHUN 2010 Lalu Husnan Wijaya1. vaisala RSII-80. vertikal ABSTRACT This research seeks to know the vertical temperature profile in the troposphere and the stratosphere above Watukosek during 2010.081703177265 * lalu_wako@yahoo. vertical .Tlp.2X + 44782 . 112⁰ BT) dengan menerbangkan payload radiosonde Vaisala RSII-80 sebanyak 11 kali menggunakan wahana balon meteo totex 1200 gram. Radiosonde Vaisala RSII-80 dilengkapi dengan sensor temperatur.

coal or by using suplly from power plant. Hasil penelitian menunjukkan bahwa. Solusi alternatif yang paling efektif dalam penurunan emisi karbon adalah dengan menggunakan gas alam. ACM0002 is methodology of emission factor counting for electric power plant. batu bara atau tetap menggunakan suplai dari PLN. Oleh karena itu diadakan penelitian yang mengkaji berapa nilai karbon yang dihasilkan oleh dan bagaimana alternatif solusi untuk mengurangi emisi karbon. gas alam sebesar 2974. nilai emisi karbon dari PLN sebesar 6690 Ton CO2/thn. a research is held to study how much carbon is produced by and how is the alternative solution to reduce the amount of carbon emission. The collection of secondary data about the used of electrical energy in the period of more or less one year taken beetwen January until October 2009. bottled water industry. The alternative solution of reducing carbon emission at is by using natural gas. Pengumpulan data sekunder adalah tentang pemakaian energi listrik dalam kurun waktu kurang lebih 1 tahun yang diambil pada bulan Januari sampai dengan Oktober tahun 2009. Solusi alternatif penurunan emisi karbon adalah dengan gas alam.68 TonCO2/year.com ABSTRAK Industri air minum dalam kemasan (AMDK) berpotensi menghasilkan gas rumah kaca sehingga memberikan dampak negatif pada manusia dan lingkungan. Key words: carbon emmision. The analysis and discussion about carbon emission rate are using ACM0002 method and the altenative solution to reduce it. The recent study shows that the carbon emission rate of when using electrical energy from power plant is 6690 Ton CO2/year. Bottled water industry is potential to produce green house gas that giving bad impact to human and environment. Therefore. The most effective alternative solution to reduce carbon emission is by using natural gas. Analisa dan pembahasan tentang nilai emisi karbon menggunakan metode ACM0002 dan solusi alternatif penurunannya. ACM0002 adalah suatu metode perhitungan faktor emisi bahan bakar yang digunakan oleh pembangkit. batu bara sebesar 7623. for natural gas is 2974. Kata Kunci: emisi karbon dan industri air minum.68 Ton CO2/thn.56 TonCO2/year and Coal is 7623. .56 Ton CO2/thn.KAJIAN EMISI KARBON PADA INDUSTRI AIR MINUM DALAM KEMASAN STUDY OF CARBON EMISSION AT BOTTLED WATER INDUSTRY Maritha Nilam Kusuma dan Joni Hermana Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember maritha_kusuma@yahoo.

This announced by the contamination of Escherichia coli to groundwater quality.sehingga perlu dapat ditambahkan saringan ditiap lubang air limbah (dapur dan mencuci) dan perangkap lemak. *) dan Alia Damayanti1) Program Pasca Sarjana. Telp: 031-5946094 * lia@its. Hasil analisis teknis manunjukkan masih banyak kendala teknis khususnya penyumbatan. Kejadian diare dan pencemaran air tanah masih tinggi sehingga pengelolaan air limbah perlu diprioritaskan. komunal. especially clogged sewer therefore screen and fat trap need to be added on every house conection pipe (from kitchen and washing). This research used survey and questionnaires in Sub District Ngampilan (served by centralized wastewater connection) and Sub District Sorosutan (didn’t served by centralized wastewater system). diperlukan perencanaan saluran air limbah jangka panjang. wastewater . communal and centralized. kemauan. management. meria_fifiani@yahoo. Dimana masing-masing sistem pengolahan belum berjalan optimal. Jurusan Teknik Lingkungan-FTSP ITS Surabaya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan perencanaan peningkatan pengelolaan air limbah di Kota Yogyakarta. Key words: centralized.id. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei menggunakan media kuisioner di Kelurahan Ngampilan (sudah terlayani sistem air limbah terpusat) dan Kelurahan Sorosutan (belum terlayani sistem air limbah terpusat). The area that unserved by centralized wastewater system need a long term sewerage design. terpusat ABSTRACT Yogyakarta has 3 wastewater system management which are individual. Each system didn’t work properly.com ABSTRAK Kota Yogyakarta memiliki 3 sistem pengelolaan air limbah yaitu individual. The tecnical analisys showed that there are many technical problems. There still a lot of waterborne disease and groundwater contamination occur in Yogyakarta therefore the wastewater management should get prioritized. Kata Kunci : air limbah. kemampuan.PERENCANAAN PENINGKATAN PENGELOLAAN AIR LIMBAH DI KOTA YOGYAKARTA THE IMPROVEMENT PLANNING OF YOGYAKARTA WASTEWATER MANAGEMENT Meria Fifiani1. Hal ini dibuktikan dengan masih tingginya pencemaran air tanah oleh Escherichia coli. Untuk daerah yang belum terlayani air limbah. dan terpusat.ac.

mengurangi penggunaan pupuk. dan memelihara kualitas lingkungan.000 metric tons. Quantity of domestic waste water can be relied upon as a natural continuity will be produced continuously. Diperkirakan pada tahun 2025 P.2 million m3/year.000 sampai 580. especially in Java island where is inhabited by about 70% of Indonesia's population.936.0 tons-P/year and Potassium 237. Kajian terhadap kuantitas dan kualitas air limbah domestik menunjukkan bahwa potensinya cukup memadai untuk digunakan ulang sebagai pasokan air irigasi. irigasi ABSTRACT Indonesia's most vulnerable food security in the face of water deficits. Social and cultural conditions and level of difficulty of obtaining water is an important factor for the application of wastewater reuse for irrigation. maka potensi nutrisi dalam air limbah domestik yang dapat digunakan sebagai pupuk: Nitrogen sekitar 396. Keterlambatan datangnya musim hujan selama 30 hari saja. the production of rice in Java will be reduced between 540.312. The study on the quantity and quality of domestic wastewater showed that sufficient potential for reuse as irrigation water supply.H. Keywords : domestic wastewater. with an estimated Water Availability Index (WAI) of 1600 m3/capita/year. 10 mg-P/L dan 30 mg-K/L.560. Jawa yang dihuni oleh sekitar 70% penduduk Indonesia. irrigation. as a source of water to overcome water scarcity.0 ton/ tahun. Delay in arrival of the rainy season for 30 days only. With an average water use 120L/capita/day at urban area and 60L/capita/day at rural area. 10 mg-P / L and 30 mg-C / L. Kuantitas air limbah domestik dapat diandalkan kesinambungannya karena secara alamiah akan diproduksi terus-menerus. which is far below the standard of the water needs of 2000 m3/capita/year. produksi beras di P.Ir.Juanda 193 Bandung bukitnana@yahoo.931.931.2 juta m3/tahun. Kata kunci : air limbah domestik. successful application of utilization technology of domestc waste water in a sustainable manner requires careful assessment. Keberhasilan penerapan teknologi pemanfaatan air limbah secara berkelanjutan memerlukan pengakajian yang seksama.com ABSTRAK Indonesia paling rentan ketahanan pangannya dalam menghadapi defisit air.560.0 ton/tahun dan Kalium 237. Therefore. reuse . then the potential for nutrients in domestic wastewater which can be used as a fertilizer is: Nitrogen is approximately 396. Puslitbang Sumber Daya Air. and maintain environmental quality.Jawa akan mengalami kekurangan air yang sangat parah. Policies for domestic waste water reuse for agriculture will give the advantage to support sustainable agriculture. maka potensi kuantitas air limbah domestik sekitar 7. Potensi air limbah domestik untuk digunakan ulang sebagai air irigasi cukup besar. yang jauh dibawah standar kebutuhan air yaitu 2000 m3/orang/tahun. guna ulang. With the content of nutrients in domestic wastewater 50mg-N / L.0 ton/tahunKebijakan untuk penggunaan ulang air limbah untuk pertanian dapat berguna untuk mendukung pertanian yang berkelanjutan. namun perlu diatasi resiko gangguan kesehatan dan lingkungan. Jl. sebagai sumber air untuk mengatasi kelangkaan air.936.Jawa akan berkurang antara 540.POTENSI AIR LIMBAH DOMESTIK SEBAGAI PASOKAN AIR IRIGASI Nana Terangna Ginting Peneliti Utama Bidang Manajemen dan Teknik Lingkungan. Kondisi sosial budaya dan tingkat kesulitan memperoleh air merupakan faktor penting untuk penerapan pemanfaatan ulang air limbah untuk irigasi.0 tons-N/year. reduced fertilizer use.000 metrik ton. terutama di P. Java island will experience severe water shortages in 2025. dengan perkiraan Index Ketersediaan Air (IKA) 1600 m3/orang/tahun.000 to 580.312. Dengan asumsi kandungan nutrisi dalam air limbah domestik sebesar 50mg-N/L.0 tons-K/year. Dengan rata-rata penggunaan air di perkotaan 120L/orang/hari dan di pedesaan 60L/orang/hari. the potential quantity of domestic waste water of about 7. Phosphor about 79. but the health and environmental risks should be overcome. Fosfor 79.

Limbah radioaktif dikelola secara terpusat di instalasi pengolahan limbah radioaktif. Literature studies have been conducted on Transport Safety Requirements (TS-R-1) that currently applies the latest. will support to reach safety for radiation workers. kesehatan. Keywords: label. laju paparan radiasi pada permukaan bungkusan maupun pembungkus luar. dan plakat pada bungkusan zat radioaktif maupun kendaraan angkut sebagai cara komunikasi untuk mencapai tingkat keselamatan. Badan Tenaga Atom Internasional merekomendasikan pemasangan tanda. masyarakat umum. safety and transport. industry. radioactive waste. dan pemasangan plakat dengan benar. Pemasangan tanda. limbah radioaktif. DAN PLAKAT DALAM PENGANGKUTAN LIMBAH RADIOAKTIFBERDASARKAN PUBLIKASI IAEA–TS-R-1 EDISI TAHUN 2009 Nanang Triagung Edi Hermawan Direktorat Pengaturan Pengawasan Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif BADAN PENGAWAS TENAGA NUKLIR Jalan Gajah Mada No. LABEL. label. Dengan penandaan. akan menunjang keselamatan bagi pekerja radiasi. Pemindahan limbah radioaktif dari penghasil limbah menuju instalasi pengolahan memerlukan proses pengangkutan yang melalui moda angkutan umum. personil pengangkut. Radioactive waste is managed centrally in radioactive waste treatment installation. personnel carriers. placard. health. The residue generate from this activity is radioactive waste. labeling. indeks keselamatan pengangkutan. labeling.triagung@bapeten. International Atomic Energy Agency recommends marking. pelabelan. and installation of placard properly. It is one type of hazardous and toxic waste. labeling. the member of public and environmental conservation. hingga energi. Residu dari kegiatan tersebut berupa timbulnya limbah radioaktif yang merupakan salah satu jenis limbah bahan berbahaya dan beracun. and placard in the outer surface of radioactive package for communication with public to reach safety. plakat dan tanda.KETENTUAN PEMASANGAN TANDA. agriculture. yaitu TS-R-1 edisi tahun 2009. industri. and energy.8 Jakarta Pusat 10120 n. pertanian.go. serta kategori bungkusan. the TS-R-1 edition of 2009. dan plakat harus didasarkan kepada tipe bungkusan. Kata kunci: keselamatan. pengangkutan. transportation safety index. Marking. label. mark. label. The transfer of radioactive waste from installations that generate waste to radioactive waste treatment installation needs transportation process by public conveyance.id ABSTRAK Pemanfaatan tenaga nuklir telah meluas di bidang litbang. ABSTRACT Application of nuclear energy has been widespread in the field of research and development. dan kelestarian lingkungan hidup. and placard must be based on the type of packaged. the rate of radiation exposure on the surface of packaged and the categorization of the packaged. . Telah dilakukan studi literatur terhadap Transport Safety Requirement (TS-R-1) terbaru yang saat ini berlaku. By marking.

nutrients. dan Wahyono Hadi Jurusan Teknik Lingkungan. Vertical Flow Wetlands (VWF). Horizontal Flow Wetlands (HWF).8% and 96. Teknologi pengolahan untuk penyisihan N dan P diantaranya adalah Slow Sand Filtration (SSF). The purpose of this paper is to compare some of the wastewater treatment technologies for N and P removal in domestic wastewater. Surabaya. phosphorus. wetlands . Methanotrophic Attached-Film Expanded Bed (MAFEB).8%. serta media pasir dan kerikil dalam unit VWF membantu proses removal N dan P. dan Alternating of Anoxic and Anaerobic Membrane Bioreactor (AAAM). Therefore. wetlands ABSTRACT N and P concentrations in excessive amounts in the water can cause unwanted algae and plants growth. the most effective technology for removal N and P was Vertical Flow Wetlands (VWF). Primary treatment with unaerated ponds.TEKNOLOGI PENYISIHAN NUTRISI DALAM AIR LIMBAH DOMESTIK: A REVIEW NUTRIENT REMOVAL TECHNOLOGY IN DOMESTIC WASTEWATER: A REVIEW Nurina Fitriani*. wastewater treatment technology for removal N and P in domestic wastewater is needed. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk membandingkan beberapa teknologi pengolahan untuk menyisihkan N dan P dalam air limbah domestik. in order to be safely discharged into water bodies. Kata kunci: fosfor. nitrogen. Indonesia *nurina_fitriani@yahoo. perlu teknologi pengolahan untuk menyisihkan N dan P dalam air limbah domestik sehingga aman dibuang ke badan air. This technology removed total N and total P by 93. Sequencing Anoxic/Anaerobic Membrane Bioreactor (SAM). aerobic and anoxic zones. teknologi yang paling efektif untuk menyisihkan N dan P dalam air limbah adalah pengolahan dengan menggunakan Vertical Flow Wetlands (VWF).com ABSTRAK Konsentrasi N dan P dalam jumlah yang berlebihan di perairan dapat menyebabkan pertumbuhan alga dan tanaman yang tidak diinginkan.8% dan total P sebesar 96. nutrisi. Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR). Keywords: nitrogen. Methanotrophic Attached-Film Expanded Bed (MAFEB). and Alternating of Anoxic and Anaerobic Membrane Bioreactor (AAAM). pengolahan.8% respectively. Sequencing Anoxic/Anaerobic Membrane Bioreactor (SAM). adanya zona aerobik dan anoksik. Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR). ITS Sukolilo. Horizontal Flow Wetlands (HWF). Vertical Flow Wetlands (VWF). Diantara beberapa teknologi pengolahan tersebut. Among of these technologies. Technologies which were discussed in this paper consisted of Slow Sand Filtration (SSF). Pengolahan primer dengan unaerated ponds. Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Yulinah Trihadiningrum. Oleh karena itu. Pengolahan N dan P dengan menggunakan unit tersebut memiliki efisiensi removal total N sebesar 93. as well as sand and gravel in the VWF units enhanced the process of removal N and P. wastewater.

while it was 2860. phosphate. The average loading of phosphates that enters the Boezem Morokrembangan was 1408. Indonesia *tanti_08@enviro. The observation was done during the dry and rainy seasons. Keywords: Ammonium.72%. ammonium.93% dan 20. Penelitian berupa penelitian lapangan dan laboratorium. municipal wastewater.The result of experiment showed that the average loading of ammonium that enters the Boezem Morokrembangan was 4155.ac. Kata kunci: Air limbah domestik. dengan sampling pada lima (5) poin. Pengamatan dilakukan saat musim kemarau dan hujan. Boezem Morokrembangan. Boezem Morokrembangan has polluted by municipal wastewater. fosfat. The experiment was aimed to analyze the level of nutrient (in the form of ammonium and phosphate) and Boezem Morokrembangan’s ability to degrade the level of pollutants entering the water body. dry season.67% for ammonium and phosphate. The duration of sampling activity was each 10 days in the dry and rainy seasons. Sedangkan beban rerata fosfat yang masuk sebesar 1408. *).This experiment was conducted by the field and laboratory experiments. kemarau ABSTRACT Boezem Morokrembangan is one of the drainaged water storage in Surabaya.93% and 20.44% pada saat musim kemarau.its. rainy season.75 kg/day in dry season.46% and 8. while it was 8839.48% dan 8. Samples were taken from the south part of Boezem Morokrembangan’s. Agus Slamet 2). Institut Teknologi Sepuluh Nopember 3) Jurusan Teknik Lingkungan. Boezem Morokrembangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji besarnya beban nutrien (ammonium dan fosfat) dan kemampuan boezem dalam menurunkan kandungan bahan pencemar yang masuk ke dalamnya.id ABSTRAK Boezem Morokrembangan merupakan salah satu boezem terbesar di Kota Surabaya. Pengambilan sampel dilakukan di Boezem Morokrembangan bagian selatan. hujan.82 kg/day in rainy season. The ability of Boezem Morokrembangan in reducing ammonium and phosphate concentration were 32. Lamanya pengambilan sampel selama 10 hari saat musim kemarau dan 10 hari saat musim hujan. Saat ini Boezem Morokrembangan telah tercemar oleh air limbah domestik. sedangkan saat musim hujan sebesar 13. Institut Teknologi Sepuluh Nopember Kampus ITS Sukolilo.44% at dry season respectively. Joni Hermana3) 1) 2) Program S1 Jurusan Teknik Lingkungan. Surabaya. Efisiensi Boezem Morokrembangan untuk menurunkan kandungan ammonium dan fosfat berurutan saat ini sebesar 32.68 kg/hari. 60111. At present. while in the rainy season were 13.82 kg/hari.68 kg/day in rainy season. . Hasil penelitian menunjukkan beban rerata ammonium yang masuk ke dalam boesem sebesar 4155. Institut Teknologi Sepuluh Nopember Program S3 Jurusan Teknik Lingkungan.12 kg/day in dry season.75 kg/hari pada saat musim kemarau dan saat musim hujan sebesar 2860.STUDI KEMAMPUAN ALAMIAH BOEZEM MOROKREMBANGAN PADA PENURUNAN NUTRIEN DALAM BENTUK AMMONIUM DAN FOSFAT DARI AIR LIMBAH DOMESTIK PERKOTAAN STUDY ON BOEZEM MOROKREMBANGAN’S SELF-PURIFICATION FOR DECREASING NUTRIENT LEVEL (AMMONIUM AND PHOSPHATE) FROM MUNICIPAL WASTEWATER Pinatih Tiansa Putranti1.12 kg/hari pada saat musim kemarau sedangkan saat musim hujan sebesar 8839.

kompos kacang tanah (Aracis hypogeal L.73 %. 0. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak kelompok dengan satu faktor perlakuan yaitu konsentrasi kompos kacang tanah yang terdiri dari 4 aras terdiri dari 3 konsentrasi penambahan kompos berbeda dan tanpa penambahan kompos yang masing-masing dilakukan 4 ulangan. serta parameter lingkungan meliputi pH. P dan K rendah sehingga tanah menjadi kurang produktif. biostimulasi. each performed four replications.10% and 0. Key words: bioremediation. 0.) in a row is 1. temperature and humidity were analyzed descriptively. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kadar hara N. P and K low so that the soil becomes less productive. it needs to be an attempt bioremediation of petroleum contaminated soil.) ABSTRACT Petroleum pollution in Bojonegoro resulting nutrients N. Kata kunci : bioremediasi. Yuni Sri Rahahayu2). K pada kompos kacang tanah (Arachis hypogaea L. dan terdapat pengaruh konsentrasi kompos kacang tanah (Arachis hypogaea L. P.) berturut-turut adalah 1.10 % dan 0. K and C / N ratio in the compost and the levels of TPH and N to the soil. biostimulasi. Data yang diperoleh meliputi kadar C-organik.73%.) on levels of TPH (decrease) of petroleum contaminated soil and affect the levels of N (increase) in soil contaminated with petroleum. as well as environmental parameters include pH. suhu dan kelembaban yang dianalisis secara deskriptif.15 %. compost peanuts (Aracis hypogeal L. and there is the influence of the concentration of compost peanut (Arachis hypogaea L. K in the compost peanut (Arachis hypogaea L. maka perlu dilakukan suatu upaya bioremediasi terhadap tanah tercemar minyak bumi tersebut. The results showed that levels of N. *). Data obtained include the levels of organic C. Yuliani3) Mahasiswa S2 Biologi Universitas Airlangga Surabaya Dosen Biologi FMIPA Universitas Negeri Surabaya * prasetyohandrianto@gmail. P. salah satunya dengan menggunakan biostimulasi kompos kacang tanah dalam menurunkan TPH dan kadar N pada tanah tercemar minyak bumi serta mengetahui konsentrasi kompos yang optimal dalam menurunkan TPH dan meningkatkan kadar hara N tanah. K dan C/N rasio pada kompos dan kadar TPH dan N untuk tanah.com ABSTRAK Pencemaran minyak bumi di Bojonegoro mengakibatkan unsur hara N.15%.) terhadap kadar TPH (terjadi penurunan) tanah tercemar minyak bumi dan berpengaruh terhadap kadar N (terjadi kenaikan) pada tanah tercemar minyak bumi.) .PARAMETER KADAR N TANAH SEBAGAI DASAR PENERAPAN METODE BIOSTIMULASI PADA PROSES BIOREMEDIASI TANAH TERCEMAR HIDROKARBON N CONTENT OF SOIL PARAMETERS AS THE BASIS FOR THE APPLICATION OF THE METHOD BIOSTIMULASI IN THE PROCESS OF BIOREMEDIATION OF HYDROCARBON CONTAMINATED SOIL Prasetyo Handrianto1. N. one of them by using compost biostimulasi peanuts in lowering levels of TPH and N in soil contaminated petroleum and to know the optimal concentration of compost in reducing TPH and increase levels of soil N nutrient. P. The method used in this eksperiment were randomized block design with one treatment factor is the concentration of peanut compost that consists of 4 level consists of 3 different concentrations of the compost addition and without the compost addition. N. P.

63% and 18.01%. domestic wastewater. and TSS respectively . Kinerja ABSTRACT Boezem Morokrembangan has a very important role as a flood control during the rainy season. The Sampling was conducted for 10 consecutive days. Nowadays. 10. Hal ini dapat disimpulkan bahwa Boezem Morokrembangan tidak mampu mengurangi beban polutan dalam rangka memenuhi Standar Kualitas Air kelas III. AND TSS WITHIN MUNICIPAL DOMESTIC WASTEWATER Putri Brikke Sukma Hartati1. *).10%.masing sebesar 17. Kata kunci: Boezem Morokrembangan. DAN TSS DALAM AIR LIMBAH DOMESTIK PERKOTAAN STUDY OF BOEZEM MOROKREMBANGAN’S PERFORMANCE ON REMOVAL COD. Parameter kualitas air yang diukur adalah COD. DO. DO. dan TSS masing . The results of the research showed that the performance of South Morokrembangan Boezem during the dry season can reduce the COD.10%. Boezem heavy polluted and has decreased the capacity and carrying capacity due to the shallowing by pollutants and solids waste that are not restrained.01%. 10.65% and 19.each amounting to 17. TS. Pengambilan sampel ini dilakukan selama 10 hari berturut-turut. Oleh karenanya diperlukan kajian kinerja Boezem untuk mengetahui kemampuan pemulihan kualitas air yang masuk ke dalamnya. pH and temperature. Air limbah domestik. Surabaya – 60111 putribrikke@hotmail.8%. Secara alamiah. Observasi lapangan dilakukan pada akhir musim kemarau dan musim hujan. Agus Slamet 2). Therefore the Boezem performance was need to review to determine the ability of the restoration of water quality that goes into it. dan karena itu perlu sentuhan teknologi untuk memaksimalkan kinerja Boezem dalam rangka memenuhi standar kualitas air permukaan kelas III.63% dan 18.STUDI KINERJA BOEZEM MOROKREMBANGAN PADA PENURUNAN KADAR COD. TS. Field observations carried out at the end of the dry season and rainy season. TS.co. TS. TSS. with sampling at five (5) points. Joni Hermana3) Jurusan Teknik Lingkungan – FTSP Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). 8. Sementara di musim hujan adalah 22. Water quality parameters measured were COD. Penelitian dilakukan di Boezem Morokrembangan Selatan untuk mengumpulkan data primer (kuantitas dan kualitas) dari air limbah yang masuk ke dalamnya. and therefore needed a touch of technology to maximize performance Boezem in order to meet the surface water quality standards class III.65% dan 19.id ABSTRAK Boezem Morokrembangan memiliki peranan sangat penting sebagai pengendali banjir pada saat musim hujan. It can concluded that Boezem Morokrembangan not able to reduce pollutant loads in order to meet the Water Quality Standards of class III.50%. TS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja Boezem Morokrembangan Selatan selama musim kemarau dapat mengurangi COD. dengan sampling pada lima (5) poin. Keywords: Boezem Morokrembangan. The research was conducted on the South Morokrembangan Boezem to collect the primary data (quantity and quality) of wastewater goes into it.50%. Boezem memiliki kemampuan untuk menurunkan bahan pencemar yang masuk ke dalamnya. TS. pH dan suhu. Boezem saat ini telah tercemar dan mengalami penurunan daya tampung dan daya dukung dikarenakan pendangkalan oleh padatan pencemar dan sampah yang tidak terkendali. TSS. 8. Performance . While in the rainy season is 22.8%. Boezem has the ability to reduce pollutants that enter to it. Naturally.

hr has been given In order to determine the efficiency of the BOD (Biological Oxygen Demand) reduction by the reactor. the higher the flow rate. Semakin lama waktu aerasi semakin tinggi efisiensi reduksi BOD sebaliknya. The result reveal that aeration time and flow rate affect to the percentage reduction of BOD. laju alir. There were 99. Kata Kunci. into a fiberglass basin with 60cmx60cmx70cm dimensions (LxWxH).0% and of 99. Keywords: Reactor MSL. emka_engineer@yahoo. Wastewater from fat catcher and sedimentation tanks discharged with cascade system into the MSL reactor. Treatment of aeration time variation (0. Email: rizasalma@yahoo.0% dan 99.hr memberikan rata-rata efisiensi reduksi BOD tertinggi yaitu 99. kedalam bak fiberglass dengan dimensi 60cmx60cmx70cm (PxLxT).1 PADANG PANJANG TREATED WITH MSL REACTOR Salmariza. semakin tinggi laju alir.1 Padang Panjang.1 PADANG PANJANG YANG DIOLAH DENGAN REAKTOR MSL EFFECT OF AERATION AND FLOW RATE TO THE EFFICIENCY OF BOD REDUCTION IN DORMITORI WASTEWATER OF HIGH SCHOOL NO. Sofyan(1) dan Monik Kasman(2) 1 Balai Riset dan Standardisasi Industri. Jambi. One hour aeration time and flow rate of 500 L/m2. BOD reduction. flow rate.58 mg/L and 1. sofyantk@yahoo. cascade system . The longer the aeration time the higher the efficiency of BOD reduction. 2 Aerasi 1 jam dan laju alir 500 L/m .com . Air limbah asrama.1 Padang Panjang. There was above 95%. Jl Raya LIK No 23 Ulu Gadut Padang 25164 Kotak Pos 274 Telp (0751)72201 Fax (0751) 71320 2 Jurusan Teknik Lingkungan. Dormitory wastewater. Universitas Batanghari. Untuk mengetahui efisiensi reduksi parameter pencemar BOD (Biological Oxygen Demand) oleh reaktor MSL ini. aeration time. Padang.58 mg/L dan 1. telah didesain untuk mengolah air limbah Asrama SMA N.PENGARUH AERASI DAN LAJU ALIR TERHADAP EFISIENSI REDUKSI BOD DALAM AIR LIMBAH ASRAMA SMA No. On the contrary. sistem kaskade Multi-soil-layering (MSL) reactor is composed of layers of soil mix in the form of a brick pattern and surrounded by gravel as permeable layer. Reaktor MSL. waktu aerasi. Fakultas Teknik.37 mg/L.5 and 1 hour) and flow rate 500 and 1000 L/m2. 0. telah diberikan 2 2 perlakuan variasi waktu aerasi (0.13% with an average concentration 1. has been designed to treat dormitory wastewater of high school No. Sy (1).hr.com.37 mg/L respectively.5 dan 1 jam) dan laju alir 500 L/m . the lower the efficiency of BOD reduction. Penelitian dilakukan dengan cara mengalirkan air limbah dari bak penangkap lemak dan bak sedimentasi dengan sistem kaskade kedalam reaktor MSL.hr dan 1000 L/m . But all treatments have been able to provide a high reduction efficiency. semakin rendah efisiensi reduksi BOD namun semua perlakuan telah dapat memberikan efisiensi reduksi yang tinggi yaitu diatas 95%.13% dengan konsentrasi rata-rata 1. reduksi BOD.com ABSTRAK 1) ) 1) 3) Reaktor Multi-soil-layering (MSL) yang disusun dari lapisan campuran tanah dalam bentuk pola batu bata dan dikelilingi dengan kerikil sebagai lapisan permeable. Waktu aerasi dan laju alir mempengaruhi persentase reduksi BOD. 0.hr give the highest average BOD reduction efficiency.

The sample of seawater has been detected to exceed the seawater quality standard value for sea life.KECEPATAN ALIRAN AIR DAN PENCEMARAN BAHAN ORGANIK DI MUARA SUNGAI ACAI KOTA JAYAPURA. The research results reveal that rainfall and sanitary sewage water from the activities of city residents can potentially influence the water quality of the river estuary. 51. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa curah hujan dan air buangan saniter dari aktifitas masyarakat perkotaan sangat mempengaruhi kualitas air di muara sungai. Phospat sebagai (PO₄P) dan Sulfat (SO₄) telah diketahui melebihi Nilai Baku Mutu Peraturan Pemerintah No. The rapid development of the city along with the high rate of population increase contributes to stimulate pollution and environmental damage. Karina Lewerissa²) Mahasiswa Magister Biologi. . Tahun 2001. Several organic waste parameters such as Dissolved Oxygen (DO). Therefore. and Sulfate (SO ) have been discovered to exceed the quality standard value as stated in Government Regulation No. Jayapura Papua ABSTRAK Kota Jayapura merupakan ibu kota Propinsi Papua memiliki perkembangan dan pembangunan kota yang sangat cepat disertai dengan tinggi lajunya jumlah penduduk. PAPUA WATER FLOW QUICKNESS AND ORGANIC MATERIAL WASTE AT THE ESTUARY OF ACAI RIVER IN JAYAPURA. Ammonia (NH 4). Acai River estuary. Ammonia sebagai (NH₃4). regarding water quality management and controlling water contamination in Indonesia.id ABSTRACT Jayapura is the capital of Papua Province. Chemical Oxygen Demand (COD). Muara Sungai Acai. 82. Beberapa parameter pencemar organik seperti Oksigen Terlarut (DO). Kata Kunci : kecepatan aliran air. This refers to the Environment State Ministry Regulation No. it can be concluded that the preservation and sustainability of the Acai River flow area is being threatened. Universitas Kristen Satya Wacana Universitas Kristen Satya Wacana Jalan Diponegoro 52-60. pencemaran organik. Jayapura Papua. Chemical Oxygen Demand ( COD). Dengan demikian dapat disimpukan bahwa lingkungan DAS Acai sedang terancam kelestarian dan keberlanjutannya. Salatiga 50712 * erarisemuelsander@yahoo. 3 Biological Oxygen Demand (BOD). sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengukur kecepatan aliran air sungai dan pencemaran organik dimuara Sungai Acai kota Jayapura. Phosphate 4 4 (PO P. Hal ini turut memicu terjadinya pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup khususnya kerusakan kawasan daerah aliran sungai. Propinsi Papua. Nomor : 51 Tahun 2004. especially damage of river flow areas. PAPUA Semuel Sander Erari¹ *). 82. organic contamination. Universitas Kristen Satya Wacana Dosen Magister Biologi.Jubhar Mangimbulude²). Keywords: water flow quickness. Tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air di Indonesia. 2004. kemudian untuk sampel yang jenis airnya air laut telah diketahui melebihi Nilai Baku Mutu Air Laut Untuk Biota Laut. Biological Oxygen Demand (BOD). The purpose of this research is to measure the speed of river water flow and organic matter contamination dissolved in the estuary of Acai River.co. 2001. Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup.

perak (Ag) juga logam krom (Cr). Tegal.DISTRIBUSI LIMBAH KROM YANG BERASAL DARI INDUSTRI ELECTROPLATING DI LAHAN SAWAH DI KAB. menyebabkan alergi kulit. spatial distribution. Jakenan-Jaken Km 05 Pati 59182 *) syjatmiko@hotmail. the level of contamination. and the spatial distribution of chromium. Potential pollution of industrial waste are greater whenever that do not utilize the waste processing equipment. Jawa Tengah pada 20-50 titik grid. The presence of chromium metal in the environment deserves attention because it will cause acute and chronic effects such as its carcinogenic. TEGAL. nikel (Ni). tingkat cemaran. Sebaran krom mempunyai distribusi keruangan kuat (nugget/sill =37%). seng (Zn). electroplating and Tegal . bentuk distribusinya ruangnya limbah krom. its mobility in soil is rapidly changing. Propince of Central Java on a 20-50 on grid points. Tujuan penelitian adalah identifikasi.33 mg/kg dan 77. Keberadaan logam krom di lingkungan patut mendapat perhatian karena akan menyebabkan efek akut dan kronis seperti sifatnya yang karsinogenik. Kata Kunci: Krom.33 mg/kg and 77. nickel (Ni). The analysis showed the frequency of chromium detected in the paddy soil was 100% (20 locations) and the frequency detected in paddy soil water was 32% (16 sites of 50 sites) with the maximum levels of each is 140. silver (Ag) also metallic chromium (Cr). The research objective is the identification. Research conducted in 2010 by a survey on paddy soil close with the electroplating industry at the regency of Tegal. Keywords: Chromium. Alat yang digunakan untuk menentukan kadar krom adalah AAS tipe AA240FS Varian. mutagenic. dan bioakumulatif.com ABSTRAK Industri electroplating selain menghasilkan limbah tembaga (Cu). mutagenik. lahan sawah.51 mg/L yang kadarnya melebihi baku mutu yang ditetapkan. zinc (Zn). and bioaccumulative. gangguan mukosa. Jl. distribusi spasial.51 mg/L respectively which exceeds the the maximum limit set. The tools used to determine the chromium concentration was of AAS Varian type AA240FS. Hasil analisis menunjukkan frekuensi terdeteksi krom di lahan sawah adalah 100% (20 lokasi) dan frekuensi terdeteksi di air sawah adalah 32% (16 lokasi dari 50 lokasi) dengan kadar maksimum masing-masing adalah 140. Ratih Artanti1) Balai Penelitian Lingkungan Pertanian. JATENG Sigit Yuli Jatmiko1. Potensi pencemaran limbah industri ini makin besar dengan banyaknya industri ini yang tidak memanfaatkan alat pengolah limbah. Prop. *). mobilitasnya dalam tanah yang cepat berubah. dan Tegal DISTRIBUTION OF CHROMIUM WASTE FROM ELECTROPLATING INDUSTRY ON PADDY SOIL AT THE REGENCY OF TEGAL. Penelitian dilakukan pada tahun 2010 secara survei di lahan sawah sekitar sentra industri electroplating di Kab. mucosal disruption. electroplating. paddy soil. also cause allergic skin. CENTRAL JAVA PROVINCE ABSTRACT Electroplating industry beside generate waste as well as copper (Cu). Distribution of chromium has a strong spatial distribution (nugget / sill= 37%).

On the other hand. Soedjono1. 100% responden hanya mau mengeluarkan biaya kurang dari Rp.00. Rooslan Edy Santosa 1). Semampir. Pakelan.00. Based on EHRA Study. Tempurejo. Kota Kediri has its own target on OD practices from 10% reduced to 5%.id ABSTRAK Sasaran pembangunan nasional adalah mewujudkan Stop BABS hingga akhir tahun 2014.000. Manisrenggo. Tosaren. and Jamsaren. Perilaku BABS di Kota Kediri. Manisrenggo. 500. OD behaviour of Kota Kediri occurs in Kelurahan Pojok. Kota Kediri.00 so ODF Kota Kediri difficult to achievement because although the results of questionare show the publichas willingness to change habits at 95%. Jamban. Tetapi dengan adanya penelitian LPPM ITS di Tuban bahwa jamban bisa dibangun dengan biaya sebesar Rp. *) Jurusan Teknik Lingkungan.000. Semampir. Biaya. Keywords: Funds. Kampung Dalem.000. and dominant expenditure is Rp. but the public does not have ability to build their own latrines. dan Eddy S.STUDI PENCAPAIAN TARGET STOP BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN (STOP BABS) KOTA KEDIRI TARGET ACHIEVEMENT STUDY OF OPEN DEFECATION FREE (ODF) KOTA KEDIRI Suciningtias Wardani1). In this research. Social. Kota Kediri. ada di Kelurahan Pojok. 400.000. Kota Kediri sendiri memiliki sasaran untuk praktek BABS dari 10% menjadi 5%. their ability only less than Rp. Kampung Dalem.00 maka ada harapan target pencapaian Stop BABS Kota Kediri tahun 2014 tercapai dengan adanya sharing dana dari pihak ketiga untuk membantu masyarakat dalam membangun jamban. Kaliombo. berdasarkan hasil studi EHRA. 2009. dan pengeluaran dominan responden per bulan adalah Rp. the respondent dominant work is laborers. pekerjaan dominan responden adalah buruh. 400. 200.000. dan Jamsaren. Kata kunci: BABS. F. tetapi masyarakat tidak memiliki kemampuan untuk membangun jamban sendiri. Pakelan.000. the goal is to analyze Kota Kediri ODF achievement target from social aspect by means of quisioner to community. Sosial ABSTRACT National Development target is to achieved ODF by the end of 2014. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah menganalisis target pencapaian stop BABS Kota Kediri dari aspek sosial dengan kuesioner kepada masyarakat. From the result of questionnaries with a graduate education is the dominant primary respondent. But with the research of LPPM ITS at Tuban that the latrines could be build at Rp. Ngletih.its.00 menunjukkan bahwa target pencapaian Stop BABS Kota Kediri tahun 2014 sulit tercapai dikarenakan walaupun hasil kuisioner menunjukkan masyarakat memiliki kemauan untuk merubah kebiasaan BABS sebesar 95%. Tamanan.00-Rp. 999. Tempurejo. Latrines. Dari hasil kuesioner dengan pendidikan dominan responden adalah tamatan SD. 200. 500. Kaliombo. Ngletih.000. 999. Institut Teknologi Sepuluh Nopember *) soedjono@enviro.ac.00 – Rp. ODF. Tamanan. Tosaren.000.00 then there is a hope of achieving ODF Kota Kediri in 2014 by the sharing of funds from third parties to assist local communities to build latrines. Sedangkan berdasarkan Strategi Sanitasi Kota Kediri. .

uji kekuatan tanah/batuan. laboratory and site suitability analysis for NSD. Fasilitas tersebut sekaligus bisa digunakan sebagai demonstration plant yang merupakan wujud nyata yang dapat ditunjukkan kepada masyarakat tentang kehandalan unjuk kerja sistem disposal. NSD facility will be located at Serpong Nuclear Center. For reaching the objective it have been performed an investigation and analysis of engineering geology and hydrogeology for NSD conceptual design and site performance assessment in relation with site capability and environmental safety.go. The scope of land capability investigation is phisical and mechanical properties of rocks and slope stability. limbah radioaktif. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode deskriptif dengan ruang lingkup studi pustaka. 2) Study on nuclear building foundation. pumping test. ground water depth. *) dan Soegeng Waluyo1) Pusat Teknologi Limbah Radioaktif – BATAN *scipta@batan. 2) Studi pondasi bangunan nuklir. Untuk tujuan pengkajian keselamatan. The analysis was based on data : 1) Core Boring and Nuclear Diagraphy. Kata kunci: geologi teknik. which integrated with radioactive waste treatment and storage. analisis laboratorium dan analisis kesesuaian tapak untuk NSD. yang pengolahan dan penyimpanan sementaranya di Kawasan Nuklir Serpong. maka perlu dikembangkan konsep desain Near Surface Disposal (NSD) yang mempertimbangkan aspek keselamatan masyarakat dan lingkungan. borehole.com ABSTRAK Sebagai antisipasi kebutuhan masa mendatang untuk penyediaan fasilitas nasional pelayanan pengelolaan limbah radioaktif. Keywords: engineering geology. The study was conducted with descriptive methode which include literature study. akuisisi data tapak dengan survey terestrial. data tapak yang diperoleh adalah ketebalan zona vadose. permeability. hidrogeologi. Harmonizing with co-location principle. aquifer zone thickness. kedalaman muka air tanah. Analisis dilakukan berdasarkan data : 1) Pemboran Inti dan Diagrafi Nuklir. radioactive waste. For safety assessment. uji pemompaan. Daya dukung lahan yang diteliti meliputi sifat fisik dan mekanik batuan. maka fasilitas NSD untuk limbah aktivitas rendah. disposal. and moisture content of soil/rocks. penyimpanan lestari. maka lokasi dipilih di dalam kawasan Kawasan Nuklir Serpong. site data acquisition by terrestrial survey. The facility also can be used as a demonstration plant which can be showed to the public about the durability of disposal system performance. the site data needed are vadose zone thickness. site . soil/rock strength test. dan 3) Studi Hidrogeologi dan Karakterisasi Akuifer. it’s needed to be developed a conceptual design of near surface disposal (NSD) which consider the public and environmental safety. permeabilitas dan derajad saturasi tanah/batuan. pemboran.ANALISIS GEOLOGI TEKNIK DAN HIDROGEOLOGI TAPAK DEMONSTRATION PLANT PENYIMPANAN AKHIR LIMBAH RADIOAKTIF DI KAWASAN NUKLIR SERPONG Sucipta1.id atau ssucipta@gmail. ketebalan zona akuifer. hydrogeology. Sesuai dengan prinsip co-location. and 3) Study of Hydrogeology and Aquifer Characterization. Untuk mencapai tujuan itu maka telah dilakukan penyelidikan dan analisis geologi teknik dan hidrogeologi sebagai dasar penyusunan konsep desain NSD dan dasar pengkajian unjuk kerja tapak baik dari segi data dukung lahan maupun keselamatan lingkungan. tapak ABSTRACT Anticipating the future need on preparatory of national facilities for radioactive waste management service.

Bacterial cellulose. *) dan Ita Ulfin1) Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya sulist_chem07@yahoo.STUDI PENDAHULUAN ADSORPSI KATION Ca DAN Mg (PENYEBAB KESADAHAN) MENGGUNAKAN NATA DE COCO DENGAN METODE BATCH Sulistiyana1. Kata kunci : Adsorpsi. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan nata de coco sebagai adsorben untuk mengurangi kadar kation Ca dan Mg (penyebab kesadahan) menggunakan metode batch.5945 m2/gr at the optimum time adsorption of metilen blue 40 minutes. Nata de coco. Pengurangan kadar Ca dan Mg. using batch method.466 mg/gr from consentration 400 mg/L and reduces Mg with adsorption capacity 18. Adsorption of Ca and Mg cation have been done at the same optimum time.944 mg/gr from consentration 300 mg/L. Adsorpsi kation Ca dan Mg ini dilakukan pada waktu optimum yang sama yaitu 30 menit. Selain itu dalam penelitian ini juga dilakukan pengukuran luas permukaan adsorben nata de coco menggunakan metode metilen biru. This research aims to utilize nata de coco as an adsorbent for Ca and Mg cation (cause of hardness).5945 m /gr adsorben pada waktu optimum adsorpsi metilen biru 40 menit.com ABSTRAK Nata de coco merupakan selulosa bakterial yang memiliki struktur yang identik dengan selulosa yang berasal dari tumbuhan.944 mg/gr dari konsentrasi awal 300 mg/L. Wide surface was gotten from this measurement is 11. Besides that. This adsorbent can reduce Ca with adsorption capacity 27. Nata de coco . Selulosa bakterial ABSTRACT Nata de coco is a bacterial cellulose that has identic structure with botanical cellulose. Key words: Adsorption of Ca and Mg. 30 minutes.466 mg/gr dari konsentrasi awal 400 mg/L serta mengurangi kadar Mg dengan kapasitas adsorpsi 18. in this research also have been done wide surface measurement of nata de coco with metilen blue method. Adsorben nata de coco mampu mengurangi kadar Ca dengan kapasitas adsorpsi 27. Luas permukaan yang diperoleh dari pengukuran ini adalah 2 11.

dan atau pembuangan limbah radioaktif. or disposal of radioactive waste. Bungkusan-bungkusan hasil olahan limbah radioaktif tersebut selanjutnya disimpan di Gedung Penyimpanan Sementara Limbah Radioaktif. then immobilized with cement matrix in a 200 l drum. the waste will be repatriated to the country of origin or dispose in the deep geological disposal.id ABSTRAK Berdasarkan potensi bahayanya. Furthermore. radioactive waste management is regulated by Act No. Disused sealed radioactive sources from industrial and hospital is conditioned in a 200 l drum shell. pengangkutan. Limbah radioaktif cair anorganik tidak korosif diolah dengan teknik evaporasi. radioactive waste is categorized as hazardous waste. Radioactive waste management In Indonesia is the responsibility of the National Nuclear Energy Agency as stated in the explanation of Article 5 Government Regulation No. penyimpanan ABSTRACT Based on its potential danger. 27 Year 2002 on Radioactive Waste Management. shell beton ukuran 350 l atau 950 l. Non-corrosive inorganic liquid radioactive waste is treated with evaporation techniques. Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) – Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) sebagai Badan Pelaksana pengelolaan limbah radioaktif di Indonesia melakukan pengumpulan. furthermore.10 Year 1997 on Nuclear Energy and Government Regulation No. penyimpanan. The reduction volume of solid radioactive waste is performed using compaction or incineration techniques according to their physical properties. Suhartono Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) – BATAN. transportation. processing. limbah radioaktif termasuk limbah bahan berbahaya dan beracun.PENGELOLAAN LIMBAH RADIOAKTIF DI INDONESIA Suryantoro. 27 Tahun 2002 tentang Pengelolaan Limbah Radioaktif. pengelompokan. pengolahan. Packages of processed radioactive waste is then placed in the Interim Storage Facility for Radioactive Waste. Management of high level radioactive waste / spent nuclear fuel is conducted in the Interim Storage for Spent Fuel Facility (ISSF). storage . Selanjutnya pengelolaan limbah radioaktif diatur dengan Undang-undang No. 18 Tahun 1999 Tentang Pengelolaan Limbah B3. Radioactive Waste Technology Center (PTLR) –National Nuclear Energy Agency (BATAN) as an executing body of radioactive waste management in Indonesia conducts collection. Sumber radioaktif bekas dari industri dan rumahsakit dikondisioning dalam wadah shell drum 200 l. Pengelolaan limbah radioaktif di Indonesia menjadi tanggung jawab Badan Tenaga Nuklir Nasional seperti tertera pada penjelasan Pasal 5 PP No. Keywords: radioactive waste. selanjutnya dilakukan repatriasi ke negara asal atau disimpan lestari di fasilitas penyimpanan formasi geologi dalam. classification. Pengelolaan limbah radioaktif tingkat tinggi / bahan bakar nuklir bekas dilakukan di Instalasi Penyimpanan Sementara Bahan Bakar Bekas. pengelolaan. a 350 l or 950 l concrete shell. 18 Year 1999 on Hazardous Waste Management. konsentrat hasil evaporasi selanjutnya diimobilisasi dalam shell beton 950 l menggunakan matriks semen.go. then the concentrate is immobilized with cement matrix in a concrete shell 950 l. storage. management. Jakarta Email :yantoro@batan. selanjutnya diimobilisasi dalam drum 200 l menggunakan matriks semen. Proses reduksi volume limbah radioaktif padat dilakukan menggunakan teknik kompaksi atau insenerasi sesuai sifat-sifat fisiknya. Kata kunci :limbah radioaktif. 10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran dan PP No.

Therefore carried out research aimed at studying the potential for domestic solid waste reduction and community participation in the implementation of solid waste reduction.79%. Comunity participation in waste management in Oebobo District done by 6.5%.54 m3/hari. solid waste density and recovery factor. menjadikan sampah sebagai produk kerajinan tangan (28. If community potential through waste recycling activities utilized.65%). Potensi daur ulang sampah dari total sampah yang dihasilkan adalah sebesar 84.KAJIAN PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT DI KECAMATAN OEBOBO KOTA KUPANG STUDY OF COMMUNITY-BASED SOLID WASTE MANAGEMENT IN OEBOBO DISTRICT KUPANG CITY Veronika N. sebesar 132. sehingga jumlah residu yang dihasilkan mencapai 123. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengkaji potensi reduksi sampah domestik dan peran serta masyarakat dalam penerapan sistem reduksi sampah. Indonesia veronikawilahuky@yahoo.76% of household are willing to recycle the waste by recycling methods that will do composting (38. By the questionnaire results.07% rumah tangga melalui pemilahan dan pengolahan sampah dengan tingkat layanan yang baru 3 mencapai 37. Untuk mengetahui potensi reduksi sampah dilakukan analisis kesetimbangan massa dengan memperhitungkan timbulan sampah.82% dapat tercapai. The results shows solid waste produce in 3 Oebobo district are 208. Pandebesie2) Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Kampus ITS Sukolilo. Dengan demikian target MDGs tahun 2015 yakni peningkatan pelayanan menjadi 62.65%).57%) and sorting for sale to collectors (32. 60115.88 m /hari.2%.64%. Kajian peran serta masyarakat akan dianalisis dengan menggunakan kuisioner untuk mengetahui kesediaan masyarakat melakukan pengolahan sampah. then the amount of residual waste can be reduced by 34. .5% rubbish and the recycling potensial was 84. solid waste composition. household waste. made handicrafts (28. densitas dan faktor daur ulang. reduksi. so the number of residues reached 123.64% service level.com ABSTRAK Kecamatan Oebobo merupakan salah satu kecamatan di Kota Kupang dengan jumlah penduduk terpadat. Dari hasil kuisioner diketahui 59. Study of community participation using queationnaire to determine the willingness of people in Oebobo District for solid waste processing. Wila Huky1.54 m /day and dominated by 67.07% household through the solid waste sorting and processing with 37. maka jumlah residu sampah dapat berkurang sebesar 34. Jika potensi masyarakat yang ada melalui kegiatan daur ulang sampah dimanfaatkan.57%) dan memilah untuk dijual ke pengepul (32. sampah rumah tangga ABSTRACT Oebobo is one of the districts in Kupang which has the densest population as many as 132. Thus the MDGs targets in 2015 which is 62.78%).79%.403 inhabitants. Hasil analisis timbulan sampah di Kecamatan Oebobo adalah sebesar 208. only 59. Kata kunci: peran serta masyarakat. Pengelolaan sampah di wilayah tersebut.82% increase in service can be achieved.5% dan sampah kering 32.88 m3/day. Keywords: comunnity participation. Komposisi sampah didominasi sampah basah sebesar 67. komposisi.403 jiwa.78%).76% rumah tangga bersedia melakukan daur ulang sampah dengan metode daur ulang yang akan dilakukan yaitu pengomposan (38.2%. Mass balance analysis is performed to determine the potential for solid waste reduction by considering the amount of solid waste produce.*) danEllina S.5% garbage and 32. reduction. baru dilakukan oleh 6. Surabya.

Recycling an informal sector is closely associated with the related environmental and health impact. Key word : E Waste. This situation encouroages the development of electronic industry in Indonesia is very fast. Because componen do not realize that a lot of electronic goods cont in toxic material. E Waste tidak ditemukan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah. Namun dibandingkan dengan aspek teknis.PENGELOLAAN LIMBAH ELEKTRONIK (ELECTRONIC WASTE) TERPADU: SEKTOR FORMAL DAN INFORMAL DI INDONESIA THE INTEGRETED E WASTE MANAGEMENT: FORMAL AND INFORMAL SECTOR IN INDONESIA Widi Astuti1. Daur ulang sektor informal sangat berkaitan dengan berkaitan dengan dampak lingkungan dan kesehatan Karena tidak disadari bahwa banyak komponen barang-barang elektronik tersebut mengandung bahan beracun berbahaya (B3). kebijakan pengelolaan E waste menjadi lebih penting dan mendesak. In this paper tried to introduce conditions and E waste management policy in Indonesia at this time as well as alternative E waste recycling technologies related to integrated E waste management policy formal and informal sectors. Situasi ini mendorong perkembangan industri elektronik di Indonesia menjadi sangat cepat. In order to overcome these problems. Dalam tulisan ini berusaha memperkenalkan kondisi dan kebijakan pengelolaan E waste yang ada di Indonesia saat ini serta alternatif teknologi daur ulang E waste yang berhubungan dengan kebijakan pengelolaan E waste yang terpadu sektor formal dan informal. So that the electronic items that are not used eventually becomes waste that is often refferd to as Electronic Waste (E Waste) and has including Indonesia. Key Word : E Waste. Hal ini disebabkan terdapat kegiatan perbaikan dan penggunaan kembali (daur ulang) barang-barang elektronik bekas dalam jumlah yang tinggi di sektor informal. Dalam rangka untuk mengatasi masalah tersebut.dan Enri Damanhuri3) Universitas Pandanaran Semarang widi_unp@yahoo. E Waste not found in the Final Disposal (landfill) waste. Acceleration of growth combined with rapid product obsolescence due to the newer generation of product has emerged again.pengelolaan terpadu ABSTRAKSI The development of electronic technology industry very quickly offer a wide of product choices. sektor informal.co.id ABSTRAKSI Perkembangan industri teknologi elektronik yang sangat cepat menawarkan berbagai macam pilihan produk. the integrated management . This due to have to have the repair and reuse (recycling) used electronic goods in high quantities in the informal sector. Percepatan pertumbuhan tersebut dikombinasi dengan produk yang cepat usang karena produk generasi yang lebih baru sudah muncul lagi. informal sector. *). Dari hasil penelitian di negara berkembang termasuk Indonesia. negara berkembang termasuk Indonesia bukan hanya memerlukan teknologi daur yang canggih. developing countries including Indonesia not only require sophisticated recycling tecnologies but also mesuares the relevant management and environmental policy become more important and urgent. namun juga langkah-langkah pengelolaan yang relevan dan adanya kebijakan pencegahan dampak lingkungan. Purwanto2). Sehingga barang-barang elektronik yang sudah tidak terpakai akhirnya menjadi sampah yang sering disebut sebagai Electronic Waste (E Waste) dan mengalami peningkatan yang sangat cepat.

Posyandu and Majelis Taklim. Kampus ITS Sukolilo Surabaya.EVALUASI PENGELOLAAN AIR LIMBAH PERMUKIMAN DI KECAMATAN GUGUK PANJANG KOTA BUKITTINGGI EVALUATION ON DOMESTIC WASTEWATER MANAGEMENT IN GUGUK PANJANG DISTRICT BUKITTINGGI CITY Widya Lailany 1. 852/Menkes/SK/IX/2008. is commonly served by septic tanks. wawancara dan kuesioner di tujuh kelurahan Kec. from technical. with regards to organizational structure and functioning of local institutions. Peranserta masyarakat mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 852/Menkes/SK/IX/2008. Key words: domestic wastewater. Sampling method used a stratified random sampling. LSM. on-site.77% yang tidak layak dan 29. LSM.46% responden menggunakan tangki septik yang layak. *) dan Joni Hermana 2). Hasil penelitian menunjukkan 18. Analisis menggunakan metoda deskriptif kuantitatif yang meliputi aspek teknis.coli pada air tanah. Guguk Panjang. Sementara analisis kelembagaan menunjukkan adanya kendala seperti. The evaluation was conducted by using survey method. Guguk Panjang Kota Bukittinggi. Kata Kunci : air limbah permukiman. latrines families with communal septic tanks and Septage Treatment Plant (IPLT). To achieve the MDGs and RPJMD’s targets.368 households). kelembagaan dan peranserta masyarakat. ITS. 50. To date. interviews and questionnaires in seven sub. field observations. Untuk mencapai target MDGs dan RPJMD dilakukan perbaikan dan pembangunan sarana prasarana dengan sistem pengolahan on-site berupa tangki septik individual atau komunal. Sampai saat ini pengelolaan air limbah permukiman di Kota Bukittinggi-yang umumnya berupa jamban dengan tangki septik-belum memadai karena masih tingginya pencemaran E. koordinasi. ditinjau dari aspek teknis. Communal participation could potentially be improved through community organizations such as KSM. Community participation was referred to the regulation by the Minister of Health No. too many agencies that play a role in the management. pengelolaan. The results showed 69. dengan sampel berjumlah 65 dari 39.368 kepala keluarga).439 jiwa (9. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengelolaan air limbah permukiman di Kec. .54% that exhibits open defecation. regulasi dan sumber daya manusia. regulation and human resources. management. Posyandu dan Majelis Taklim. that is inadequate due to the high E. ITS.23% yang tidak memiliki tangki septik. institutional and community participation aspects. the domestic wastewater management. Kampus ITS Sukolilo Surabaya * email: wiwi_lany@yahoo. The purpose of this study is to evaluate the domestic wastewater management in Guguk Panjang district.439 inhabitants (9. Peranserta masyarakat berpotensi dapat ditingkatkan melalui organisasi masyarakat seperti KSM.com ABSTRAK Kondisi sarana dan prasarana sanitasi merupakan tantangan bagi pemerintah untuk memenuhi target Millenium Development Goals (MDGs) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bukittinggi 2010-2015.23% of respondents use septic tank. ABSTRACT The condition of sanitation facilities and infrastructure is a challenge for the government to meet the Millennium Development Goals (MDGs) and the Regional Medium Term Development Plan (RPJMD) of Bukittinggi 20102015. community and institutional participation aspects. Mahasiswa Pasca Sarjana Jurusan Teknik Lingkungan. Dosen Jurusan Teknik Lingkungan FTSP. While the institutional aspects were based on local regulations. peranserta masyarakat dan kelembagaan.Guguk Panjang district of Bukittinggi City. jamban keluarga dengan tangki septik komunal (MCK Umum) dan IPLT. While the institutional analysis indicated the presence of obstacles such as. Sedangkan aspek kelembagaan didasarkan pada peraturan daerah tentang struktur organisasi dan tata kerja lembaga daerah. Analysis used quantitative descriptive method which includes the technical. coli contamination to ground water. Evaluasi ini dilakukan dengan metoda survey. on-site. there should be a major construction of infrastructure facilities with on-site treatment system in the form of individual or communal septic tanks. 29. with samples were amounted to 65 of 39.23% that do not have a septic tank and 1. Metoda sampling menggunakan stratified random sampling. terlalu banyaknya instansi yang berperan dalam pengelolaan. yaitu observasi lapangan. coordination.

Henna Rya Sunoko 3). Sampel penelitian diambil secara grab sampling dengan sampel tanah berjumlah 5 dan sampel tanaman sebanyak 7 buah terdiri dari sayuran. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi pencemaran merkuri pada tanah dan tanaman pekarangan di Desa Jendi. Wonogiri potentially cause environmental quality degradation as the tailing containing mercury wasn’t disposed properly. Merkuri diketahui bersifat neurotoksik dan dapat mengalami bioakumulasi dan biomagnifikasi sehingga membahayakan kesehatan manusia sebagai predator puncak. Selogiri.411 ppm (ratarata 2. crop Hg content range from less than 0. kadar Hg tanaman. buah dan umbi. mercury. SH. Selogiri. Kata kunci: kadar Hg tanah.411 ppm (mean 2. kadar Hg tanaman pekarangan antara kurang dari 0. WONOGIRI REGENCY CENTRAL JAVA PROVINCE Yusniar Hanani Darundiati 1.98 ppm (rata-rata ppm). merkuri.98 ppm. Disimpulkan telah terjadi penurunan kualitas lingkungan akibat pencemaran Hg yang digunakan dalam proses amalgamasi emas yang dilakukan masyarakat penambang di daerah tersebut. Dosen Kesehatan Lingkungan Fakultas Kesehatan Masyarakat UNDIP Universitas Diponegoro Jl. Samples were taken by grab sampling method. may cause serious health effect to human as top predator.KONTAMINASI MERKURI PADA TANAH DAN TANAMAN PEKARANGAN AKIBAT AKTIVITAS PENAMBANGAN EMAS TANPA IJIN DI DESA JENDI KECAMATAN SELOGIRI KABUPATEN WONOGIRI JAWA TENGAH MERCURY CONTAMINATION IN SOIL AND CROPS AS A RESULT OF ARTISANAL GOLD MINING AREA ACTIVITY AT JENDI VILLAGE. SELOGIRI DISTRICT. crop Hg content. Indonesia *hanani_d@yahoo. soil Hg content . Populasi penelitian adalah tanah dan tanaman pekarangan rumah responden. 50.952–3. *).067 ppm). Semarang. Imam Bardjo. Hasil penelitian menunjukkan sampel tanah pekarangan mengandung Hg dengan kadar 0. penambangan emas tradisional ABSTRACT Artisanal gold mining activities which has been occured since 1993 at Jendi Village. This high level of Hg content indicated that the contamination may be caused by the use of Hg to extract gold from ores containing gold which produced wastewater then disposed directly to surface soil. There was environmental quality degradation as a consequence of uncontrolled disposal of wastewater containing Hg (tailing).001–0. Anies2). The data of Hg content in soil and crops analyzed descriptively.067 ppm). Penelitian bersifat deskriptif untuk mengukur kadar merkuri pada tanah dan tanaman pekarangan. Keywords : artisanal gold mining. causing contamination to the crops grown at it surroundings. The data showed that soil Hg content was range from 0. Kadar Hg pada tanah dan tanaman pekarangan yang tinggi kemungkinan disebabkan penggunaan metode amalgamasi untuk mengekstrak emas yang menghasilkan limbah cair berupa tailing mengandung Hg yang dibuang langsung ke permukaan tanah. Onny Setiani3) Mahasiswa Program Doktor Ilmu Lingkungan Pascasarjana UNDIP.com ABSTRAK Aktivitas penambangan emas tradisional yang berlangsung sejak tahun 1993 di Desa Jendi. Wonogiri berpotensi menimbulkan degradasi kualitas lingkungan akibat tailing yang mengandung merkuri tidak dikelola dengan baik. This study aimed to identify mercury contamination in soil and crops.001 – 0. Mercury is neurotoxic substance that can be bioaccumulated and biomagnified. Selogiri. consisted of 5 soil samples and 7 crops samples (vegetables. fruit and root).952 – 3. yang akhirnya mengkontaminasi rantai pangan darat berupa tanaman pangan yang tumbuh di pekarangan rumah. Population was soil and crops grown around gold miners’ house.

Kata kunci: ABR. Kegagalan pembentukan kumpulan mikroba anaerob aktif stabil merupakan pemicu utama rendahnya penurunan kadar COD. Keywords : ABR. Failure in establishment of stabile active anaerobic microbial is a main factor which resulting low COD removal. It is important to study about pH adjustment influence of fresh feed in start up time which required in ABR 2 baffles to achieve steady state and remove COD. Secara garis besar. Dengan menyesuaikan pH menjadi 7. Meanwhile. 6 hari start up dengan kadar COD efluen 347 mg/L ditunjukkan dalam performa ABR dengan meningkatkan pH influen menjadi 8. sludge seed inoculation and second. Kondisi asam dalam limbah cair tapioka juga ditengarai dapat memperlambat proses peruraian senyawa organik.PENGARUH PENGATURAN PH TERHADAP PROSES START UPPENGOLAHAN LIMBAH CAIR TAPIOKA SISTEM ANAEROBIC BAFFLED REACTOR PH ADJUSTMENT INFLUENCE IN START UP PROCESS OF ANAEROBIC BAFFLED REACTOR (ABR) SYSTEM FOR TAPIOCA WASTEWATER TREATMENT Happy Mulyani1. Reduction in start up time and higher COD removal could be done by pH adjustment of fresh feed. Indonesia * cahtekim@yahoo. pengaturan pH. Kajian pengaruh pengaturan pH fresh feed terhadap waktu start up yang diperlukan sistem ABR 2 baffle untuk mencapai kondisi steady state dan menurunkan kadar COD perlu dilakukan. start up ABSTRACT Long start up time generally required to achieve stabil bacterial cuture in anaerobic reactor. *). Acidic nature in tapioca wastewater was suspected to inhibit organic matter decomposition. start up .84 requires nine days start up with COD effluent 954 mg/L in ABR 2 baffles. penelitian ini terbagi menjadi 2 tahapan yaitu inokulasi benih lumpur dan operasi start up secara batch sampai tercapai kadar COD efluen yang stabil. batch start up operation until reach stabile COD effluent. Sementara.com ABSTRAK Waktu start up yang lama umumnya diperlukan untuk memperoleh kultur bakteri yang dapat bekerja stabil pada reaktor anaerob. Penurunan waktu start up dan peningkatan penurunan kadar COD removal dapat dilakukan dengan pengaturan pH fresh feed. tapioca wastewater. By adjusting pH to 7.84 memerlukan 9 hari start up dengan COD efluen 954 mg/L. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah cair tapioka dengan COD influen 8000 mg/L dan pH 4. limbah cair tapioka. start up time was reduced to 6 days with COD effluent 443 mg/L. waktu start up dapat direduksi menjadi 6 hari dengan kadar COD efluen 443 mg/L. Mainly. this research divided into 2 stages: first. dan Danny Soetrisnanto3 Program Magister Teknik Kimia Universitas Diponegoro Jl. Imam Bardjo. Research result shows that tapioca wastewater with COD influen 8000 mg/L and pH 4. 6 days start up with COD effluent 347 mg/L showed by increasing pH influent to 8. Setia Budi Sasongko2. SH No 5 Semarang 50241. pH adjustment.

University of Malaya. ABSTRACT This study was focused on optimizing and modeling the adsorption process of cadmium from aqueous solution onto rice husk ash. pH dan konsentrasi awal merupakan faktor yang signifikan dalam proses adsorpsi. adsorbent dosage (2–8 g/100 mL). Abu sekam padi (RHA). dosis adsorban 5 g/ 100 mL. University of Batanghari. Slamet Riyadi. Kadmium. adsorbent dosage and initial concentration were noted to be statistically significant. Efek empat faktor tersebut terhadap persen penyisihan kadmium (respon) dianalisis dan dijelaskan dengan response surface methodology (RSM) dan model isotherm Freundlich dan Langmuir.99. Shaliza Ibrahim2) and Salmariza3) 1) Environmental Engineering Department.APLIKASI RESPONSE SURFACE METHODOLOGY UNTUK OPTIMASI ADSORPSI KADMIUM DI LARUTAN ARTIFISIAL MENGGUNAKAN ABU SEKAM PADI APPLICATION OF RESPONSE SURFACE METHODOLOGY FOR OPTIMIZATION OF CADMIUM ADSORPTION IN AQUEOUS SOLUTION USING RICE HUSK ASH Monik Kasman1*). into the percentage of Cadmium removal as the response. Rice husk ash. adsorbent dosage 5 g/100 mL. Broni Jambi.402%. Cadmium. konsentrasi awal adsorbat ( 70–110 mg/L) dan waktu kontak (60–240 menit). 36122. Malaysia 3) Research and Standardization Agency of Industry and Commerce. Indonesia emka_engineer@yahoo. Indonesia 2) Civil Engineering Department. Response Surface Methodolgy. The results revealed that rice husk ash can successfully reduce cadmium from aqueous solution with removal percentage between 76. The value of pH. as a function of pH (5–9). Jl. . waktu kontak 150 menit dan konsentrasi awal 90 mg/L. The effect of four factors to the cadmium adsorption removal (as the response) was observed.188% . Keywords: Adsorption. Hasil penelitian menunjukan bahwa rice husk ash dapat menyisihkan kadmium dari larutan artifisial dengan persentase 76. Padang. Lembah Pantai. Eksperimen dilakukan secara batch dengan memvariasikan empat faktor sebagai fungsi pH (5–9). contact time 150 minutes and initial cadmium concentration 90 mg/L. 50603 Kuala Lumpur.402%.99. Berdasarkan optimasi dengan RSM didapatkan bahwa kondisi optimum proses adsorpsi adalah pada pH 7. dosis adsorban (2–8 g/100 mL). initial concentration of adsorbate (70–90 mg/L) and contact time (60–240 minutes).com ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk membuat pemodelan dan mengoptimasi adsorpsi Kadmium dalam larutan artifisial dengan menggunakan adsorban rice husk ash (abu sekam padi). Kata kunci: Adsorpsi. RSM was also used to optimize the adsorption process where the optimum condition was achieved at pH 7. Response Surface Methodology. Dosis adsorban. The batch experiment was done by varying four factors. Engineering Faculty. It was further explained using response surface methodology (RSM) as well as freundlich and langmuir isotherm model.188% .

halotoleran . dan Corynebacterium. Kata kunci: Kali Mas. Surabaya * enny@bio.id ABSTRAK Bakteri yang resisten terhadap logam berat berpotensi digunakan sebagai biosorben dan bioakumulator sehingga dapat dimanfaatkan sebagai agensia bioremediasi pencemaran logam berat. bioakumulasi dan/atau biopresipitasi baik secara fisik. bioadsorbsi. Staphylococcus. dan Bacillus. ataupun enzimatis. isolat yang resisten terhadap logam Hg. dan Dan Umi Sholikah1) Program Studi Biologi FMIPA ITS. Bakteri mampu resisten terhadap logam berat karena pada bakteri mempunyai mekanisme biotransformasi. Setelah dilakukan identifikasi dan karakterisasi menggunakan panduan Bergey’s Manual of Determinative Bacteriology. Arif Luqman1). Pb. *). Cd dan Cu yang diisolasi dari Kali Mas Surabaya. Proteus.ac. Tutut Arindah1). Dari 80 isolat bakteri yang didapatkan. Tujuan dari penelitian ini adalah menemukan bakteri yang resisten terhadap logam Hg. Cd dan Cu dengan kadar 25 ppm hanya 10 isolat. karakterisasi. dengan genera yang melimpah adalah Bacillus sebayak 4 isolat. Pb. logam berat.BAKTERI RESISTEN LOGAM BERAT YANG BERPOTENSI SEBAGAI BIOSORBEN DAN BIOAKUMULATOR Enny Zulaika1. Semua isolat halotoleran pada salinitas 50 ‰. biosorbsi. isolat tersebut terkelompokkan menjadi 5 genera yaitu Azotobacter. mekanis.its.

10 %. dan 10 jam dengan penambahan zat organik (glukosa) yang dinyatakan sebagai BOD konsentrasi 500 dan 1000 mg/L. 100% recirculation of sludge. 8. HRT.STUDI EFEKTIFITAS PENAMBAHAN KARBON (BOD) PADA PENGOLAHAN AIR LIMBAH INDUSTRI AMMONIA-UREA MELALUI PROSES AEROBIK DAN ANOKSIK STUDY OF CARBON ADDITION (BOD ) EFFECTIVITY IN AMMONIAUREA WASTEWATER TREATMENT THROUGH AEROBIC-ANOXIC PROCESS Siti Nurul Hijanah1. . resirkulasi lumpur 100%. Surabaya 60111 *stnrlh@gmail. Pengolahan secara biologis dengan proses aerobik-anoksik umumnya dilakukan penambahan metanol sebagai sumber karbon.6. Kata kunci: aerobik. BOD. Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Kampus ITS Jalan Arif Rahman Hakim. Keywords: aerobic. Sukolilo. TKN. Institut Teknologi Sepuluh Nopember 2) Jurusan Teknik Lingkungan.and 10 hours with glucose addition as BOD concentration of 500 and 1000 mg/L. TKN. HRT.10% total nitrogen concentration as a TKN.8. Penelitian proses secara biologi aerobik-anoksik telah dilakukan dengan aliran kontinyu. *) dan Agus Slamet2) 1 ) Program S2 Jurusan Teknik Lingkungan. The study of biological processes in anoxic-aerobic had done with a continuous flow. BOD. anoksik. The Results of research showed that the addition of the BOD concentration of 500 mg/L with 10-hour HRT was able remove 97. Hydraulic residence time 4. Biological treatment with aerobic-anoxic process is generally carried out in the addition of methanol as a carbon source.6. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan konsentrasi BOD sebesar 500 mg/L dengan 10 jam HRT dapat menyisihkan konsentrasi nitrogen total sebagai TKN sebesar 97. Waktu tinggal hidrolik (td) 4. anoxic. ABSTRACT Industrial wastewater ammonia-urea generally has a relatively low content of organic components.com ABSTRAK Air limbah industri ammonia–urea umumnya memiliki kandungan komponen organik relatif rendah.

327. 1999 and on September 22.co. observasi lapangan.656. (3) campaigning on ‘saving water’ (informed all departments on maximum uses of water).00. Hasil penelitian menunjukkan. Perusahaan yang diteliti merupakan perusahan terbuka (Tbk) yang telah memperoleh sertifikat ISO 9001 pada tanggal 14 Oktober 1999 dan ISO 14001 pada tanggal 22 September 2001. sedangkan PV outlay sebesar Rp 93. Dengan menerapkan ketiga program 3 ini. 2001.id ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi reduce yang dilakukan oleh sebuah perusahaan farmasi di Kota Semarang.000. The two certifications came from LQRA. By means of these three supporting programs. tanpa nilai residu. perusahaan telah melakukan reduce penggunaan air melalui 3 (tiga) program. Dengan demikian.IMPLEMENTASI REDUCE DALAM PENGELOLAAN LIMBAH PERUSAHAAN FARMASI DI KOTA SEMARANG THE IMPLEMENTATION OF REDUCE PROGRAM FOR WASTE MANAGEMENT BY A PHARMACEUTICAL COMPANY IN SEMARANG CITY Zaenuri1. dan (3) kampanye hemat air (publikasi ke semua bagian perihal pemakaian air terbanyak).450. yakni (1) penambahan meteran air sebanyak 23 titik (ke tiap bagian).000. Investasi perusahaan untuk penghematan penggunaan air sebesar Rp 93. the company managed to save 5.450. The data were then analyzed using NPV and B/C ratio as the necessary criteria. Bila setiap 3 keluarga rata-rata mengkonsumsi air sebanyak 15 m setiap bulan maka penghematan air yang berhasil dilakukan perusahaan dapat digunakan untuk memenuhi konsumsi air sebanyak 383 keluarga. sehingga diperoleh B/C ratio sebesar Rp 2. The company studied having received ISO 9001 and ISO 14001 Certificates on October 14. The analyses showed that the company implemented the Program through the following three sub-programs: (1) installing new water meters in 23 points.00 per year.69. Manfaat yang diterima masyarakat senilai Rp 59.080 per tahun. dan mengkaji berbagai dokumen yang dimiliki perusahaan. Data dikumpulkan dengan melakukan wawancara.450.450. Data dianalisis dengan menggunakan kriteria net present value (NPV) dan rasio manfaat terhadap biaya (benefit-cost ratio = B/C ratio). The feasibility of the project . *) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UNNES e-mail: zaenuri_mastur@yahoo.80. keduanya dari LQRA (Loyd’s Quality Register Assurance). reduce ABSTARCT This research was intended to analyze the implementation of “Reduce Program” (saving program) by a pharmaceutical company in Semarang City. field observations and studying the company’s documents. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder. (2) replacing old piping with new ones. Kata Kunci: pengelolaan limbah. then the saved water could be consumed by 383 households. PV proceed mencapai Rp 251. respectively.750 m setiap bulan. The needed data were collected by means of interviews. perusahaan farmasi. If every household consumed 15 m3 of water per month. This research used primary and secondary data.000.000.000 dapat kembali hanya dalam waktu 1 tahun 8 bulan 12 hari. proyek penghematan penggunaan air layak ( feasible) karena B/C ratio nya lebih dari 1. Dengan mengambil umur ekonomis proyek 5 tahun.656.000. The investment needed for implementing the project amounted to Rp 93. (2) penggantian jaringan pipa lama. perusahaan telah melakukan penghematan air sebanyak 5.750 m3 of water per month. Investasi yang ditanam perusahaan untuk penghematan pemanfaatan air mencapai Rp 93. Dengan mengambil discount rate sebesar 6% per tahun. The benefit obtained by and from the public amounted to Rp 59.818. kelayakan proyek dianalisis dengan metode NPV (net present value).

it can be found a B/C ratio of 2.327. reduce.000. The total investment of Rp 93.450. By assuming an economic life of 5 year for the project (without any residual value). with a discount rate of 6% per year.818.00. pharmaceutical company. With the PV outlay of Rp 93.69 > 1 Keywords: waste management.450.000.00 could return back in 20 months and 18 days.00.69.was analyzed using NPV. the PV proceeds could amount to Rp 251. . It can then be concluded that the “saving program” is feasible because of a B/C ratio of 2.

radioactive waste management . dan perlindungan terhadap lingkungan hidup dalam pemanfaatan tenaga nuklir. BAPETEN carry out supervision of nuclear energy through regulation. security of radioactive sources. coupled with special equipment. salah satu tujuan pengawasan BAPETEN (Badan Pengawas Tenaga Nuklir) adalah untuk menjamin keselamatan dan kesehatan pekerja. and environmental protection in the use of nuclear energy. processing. Badan Pengawas Tenaga Nuklir. Dari sudut pandang regulasi. aspek keamanan sumber radioaktif dalam kegiatan pengelolaan limbah radioaktif akan dibahas pada makalah ini. Kata kunci: BAPETEN. perusakan. limbah B3. Gajah Mada no 8 Jakarta Pusat 10120 * d. pengelompokan. Radioactive Waste Management is the collection. Nuclear Energy Regulatory Agency. and / or disposal of radioactive waste. so that they must be managed securely according to regulations. pengangkutan. penyimpanan. and / or unauthorized removal of Radioactive Sources. kehilangan. Security Requirements for Radioactive Sources storage facility is only valid for Radioactive Waste Management. ABSTRACT Although radioactive wastes are not included in the category of B3 wastes (hazardous and toxic materials). dan/atau pemindahan tidak sah Sumber Radioaktif. the security aspects of radioactive sources in radioactive waste management activities will be discussed. storage. dan/atau pembuangan limbah radioaktif. Persyaratan Keamanan Sumber Radioaktif untuk penyimpanan hanya berlaku untuk fasilitas Pengelolaan Limbah Radioaktif. Selanjutnya. BAPETEN mempersyaratkan keamanan sumber radioaktif untuk fasilitas pengelolaan limbah radioaktif berdasarkan tingkat kerawanannya. Furthermore. destruction. hazardous and toxic materials waste. pengelolaan limbah radioaktif. From the regulatory standpoint.beta@bapeten. but they are included in hazardous wastes that may cause interference or damage to the environment can cause health problems even until death.go.id ABSTRAK Limbah radioaktif termasuk dalam kategori limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) sehingga harus dikelola dengan aman sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Pengelolaan Limbah Radioaktif adalah pengumpulan. Pengelolaan limbah radioaktif termasuk dalam kelompok keamanan A. classification. *) Direktorat Inspeksi Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) Jl. masyarakat. meaning that the highest security groups. public. While the security of radioactive sources is the action taken to prevent unauthorized access. BAPETEN melaksanakan pengawasan tenaga nuklir melalui peraturan. artinya kelompok keamanan yang tertinggi. perizinan dan inspeksi. abbreviated as BAPETEN is a national regulatory body for the utilization of nuclear energy in Indonesia. ditambah dengan perlengkapan khusus. BAPETEN require a radioactive source security for radioactive waste management facilities based on its the vulnerability level. pengolahan. one of BAPETEN regulatory purposes is to ensure the safety and health of workers. keamanan sumber radioaktif. licensing and inspection. disingkat BAPETEN adalah badan pengawas tingkat nasional untuk pemanfaatan tenaga nuklir di Indonesia. Keywords: BAPETEN. Radioactive waste management is included in the security group A. Sedangkan keamanan sumber radioaktif adalah tindakan yang dilakukan untuk mencegah akses tidak sah. theft. transportation. loss.PENGAWASAN LIMBAH RADIOAKTIF: ASPEK KEAMANAN SUMBER RADIOAKTIF DALAM KEGIATAN PENGELOLAAN LIMBAH RADIOAKTIF Werdi Putra Daeng Beta1. pencurian.

abbreviated as BAPETEN is a national regulatory body for the utilization of nuclear energy in Indonesia. asas proteksi radiasi. Selanjutnya. BAPETEN carry out supervision of nuclear energy through regulation. masyarakat. Gajah Mada no 8 Jakarta Pusat 10120 * d. dan lingkungan hidup dari bahaya radiasi. salah satu tujuan pengawasan BAPETEN (Badan Pengawas Tenaga Nuklir) adalah untuk menjamin keselamatan dan kesehatan pekerja.beta@bapeten. limbah B3. limitasi dan optimasi. dan perlindungan terhadap lingkungan hidup dalam pemanfaatan tenaga nuklir. Keywords: BAPETEN. Furthermore. While the Radiation Safety is the action taken to protect workers. Kata kunci: BAPETEN. pengangkutan. Radioactive Waste Management is the collection. termasuk pengelolaan limbah radioaktif. pengolahan. and environmental protection in the use of nuclear energy. keselamatan radiasi. perizinan dan inspeksi. one of BAPETEN regulatory purposes is to ensure the safety and health of workers. storage.PENGAWASAN LIMBAH RADIOAKTIF: ASPEK KESELAMATAN RADIASI DALAM KEGIATAN PENGELOLAAN LIMBAH RADIOAKTIF Werdi Putra Daeng Beta1. tetapi limbah radioaktif termasuk limbah berbahaya (hazardous wastes) yang dapat menimbulkan gangguan atau kerusakan lingkungan bahkan dapat menimbulkan gangguan kesehatan sampai kematian. radioactive waste management. Dari sudut pandang regulasi. Radiation safety should embrace the principles of radiation protection. Sedangkan Keselamatan Radiasi adalah tindakan yang dilakukan untuk melindungi pekerja. Nuclear Energy Regulatory Agency. limitation and optimization. Keselamatan radiasi harus menganut asas proteksi radiasi.go. From the regulatory standpoint. processing. pengelompokan. so that they must be managed safely in accordance with existing regulations. transportation. licensing and inspection. Pengelolaan Limbah Radioaktif adalah pengumpulan. public. BAPETEN melaksanakan pengawasan tenaga nuklir melalui peraturan. penyimpanan. and / or disposal of radioactive waste. sehingga harus dikelola dengan selamat sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. including radioactive waste management. classification. dan/atau pembuangan limbah radioaktif. radiation safety. BAPETEN requires radiation safety for radioactive waste management facilities based on the level of risk and potential dangers. yaitu justifikasi. aspek keselamatan radiasi dalam kegiatan pengelolaan limbah radioaktif akan dibahas pada makalah ini. *) Direktorat Inspeksi Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) Jl. . members of the public. disingkat BAPETEN adalah badan pengawas tingkat nasional untuk pemanfaatan tenaga nuklir di Indonesia. pengelolaan limbah radioaktif. the radiation safety aspects of radioactive waste management activities will be discussed in this paper. BAPETEN mempersyaratkan keselamatan radiasi untuk fasilitas pengelolaan limbah radioaktif berdasarkan tingkat resiko dan potensi bahayanya. and the environment from radiation hazards. Badan Pengawas Tenaga Nuklir. ABSTRACT Although radioactive wastes are not included in the category of B3 wastes (hazardous and toxic materials). but they are included in hazardous wastes that may cause interference or damage to the environment can cause health problems even until death. radiation protection principles. hazardous and toxic materials waste. anggota masyarakat.id ABSTRAK Walaupun limbah radioaktif tidak termasuk limbah dari B3. namely justification.

salah satu tujuan pengawasan BAPETEN adalah untuk menjamin keselamatan dan kesehatan pekerja. dalam makalah ini akan dibahas aspek perizinan dan pengawasan pengelolaan limbah radioaktif. and specific requirements. masyarakat. tetapi termasuk dalam limbah berbahaya (hazardous wastes) sehingga harus dikelola dengan baik dan benar sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. BAPETEN melaksanakan pengawasan tenaga nuklir melalui peraturan. Nuclear Energy Regulatory Agency. sehingga semakin tinggi risiko suatu kegiatan pemanfaatan.PENGELOLAAN LIMBAH RADIOAKTIF: ASPEK PERIZINAN DAN PENGAWASANNYA Werdi Putra Daeng Beta1. then the licensing requirements imposed increasingly stringent. abbreviated as BAPETEN is a national regulatory body for the utilization of nuclear energy in Indonesia. Keywords: BAPETEN. Furthermore. Selanjutnya. Dari sudut pandang regulasi. licensing procedures.beta@bapeten. public. but they are included in hazardous wastes. pengelolaan limbah radioaktif. *) Direktorat Inspeksi Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) Jl. .id ABSTRAK Limbah radioaktif tidak termasuk dalam kategori limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). radioactive waste management. hazardous and toxic materials waste. licensing and inspection. disingkat BAPETEN adalah badan pengawas tingkat nasional untuk pemanfaatan tenaga nuklir di Indonesia. Perizinan pengelolaan limbah radioaktif memerlukan persyaratan khusus dan izin bertahap. licencing requirements. Persyaratan dan tata cara perizinan ditetapkan sesuai dengan resiko yang terkait dengan keselamatan radiasi dan keamanan Sumber Radioaktif dan Bahan Nuklir. persyaratan izin. one of BAPETEN regulatory purposes is to ensure the safety and health of workers. aspects of the licensing and supervision of radioactive waste management. and environmental protection in the use of nuclear energy. so that they have to be managed properly according to regulations. Gajah Mada no 8 Jakarta Pusat 10120 * d. limbah B3. ABSTRACT Radioactive wastes are not included in the category of B3 waste (hazardous and toxic materials). Requirements and licensing procedures established in accordance with the risks associated with radiation safety and security of Radioactive Sources and Nuclear Materials. From the regulatory standpoint. Licensing of radioactive waste management requires specific requirements and licensing stages based.go. so the higher the risk of an activity of utilization. in this paper will be discussed. perizinan dan inspeksi. termasuk pengelolaan limbah radioaktif. tata cara perizinan. technical. BAPETEN carry out supervision of nuclear energy through regulation. including of radioactive waste management. Kata kunci: BAPETEN. teknis dan khusus. maka persyaratan izin yang diberlakukan semakin ketat. dan perlindungan terhadap lingkungan hidup dalam pemanfaatan tenaga nuklir. Badan Pengawas Tenaga Nuklir. Licensing requirements consist of administrative. Persyaratan izin terdiri atas persyaratan administratif.

DAMPAK KEASAMAAN TANAH SAWAH TERHADAP KEJADIAN DERMATITIS KONTAK IRITAN PADA PEKERJA SAWAH DI DESA WATESKROYO KECAMATAN BESUKI KABUPATEN TULUNGAGUNG THE EFECT OF ACIDITY OF THE PADDY-FIELD LAND AND THE INCIDENT OF DERMATITIS IRITAN CONTACT IN THE PADDY-FIELD WORKER IN THE WATESKROYO VILLAGE THE BESUKI SUBDISTRICT THE TULUNGAGUNG REGENCY
Indasah1, *) Stikes Surya Mitra Husada Kediri Jl. Sumber ece 37 tirtoudan Kediri Iin.dasyah@yahoo.com
ABSTRAK Dermatitis Kontak Iritan merupakan respon non spesifik kulit terhadap kerusakan kimia langsung yang melepaskan mediator-mediator inflamasi yang sebagian besar berasal dari sel epidermis. Penyebab munculnya Dermatitis Kontak Iritan adalah bahan yang bersifat iritan, misalnya bahan pelarut, deterjen, minyak pelumas, asam, serbuk kayu, bahan abrasif, enzim, larutan garam konsentrat, plastik berat molekul rendah atau bahan kimia higroskopik. Rancangan penelitian dalam penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi sebanyak 200 pekerja sawah dan sampel yang diteliti sebanyak 30 responden dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah derajat keasaman (pH) tanah sawah, variabel dependen dalam penelitian ini adalah kejadian Dermatitis Kontak Iritan. Sedangkan variabel perancu dalam penelitian ini adalah umur, jenis kelamin, riwayat penyakit alergi dan lama kerja. Hasil analisa data antara umur dan kejadian Dermatitis Kontak Iritan dengan menggunakan uji statistik korelasi Serial menunjukkan ada keterkaitan. Dan hasil analisa data antara derajat keasaman (pH) tanah sawah dan kejadian Dermatitis Kontak Iritan dengan menggunakan uji statistik korelasi Serial menunjukkan ada keterkaitan. Kesimpulan penelitian ini adalah ada keterkaitan antara derajat keasaman (pH) tanah sawah dengan kejadian Dermatitis Kontak Iritan pada pekerja sawah. Diharapkan pekerja sawah lebih memperhatikan kesehatan kulit kaki mereka dengan cara melakukan pencegahan dini sebelum mulai melakukan aktivitas di sawah dan pengobatan dini ketika tandatanda Dermatitis Kontak Iritan muncul. Kata kunci: derajat keasaman (pH) tanah sawah, kejadian Dermatitis Kontak Iritan, pekerja sawah

ABSTRACT
Dermatitis Iritan Contact was the non specific response skin towards direct chemical damage that released mediators inflamasi that most came from the cell epidermis. The cause of the emergence Dermatitis Iritan Contact was the material that was iritan, for example the material of solvent, detergent, lubricating oil, acid, wood dust, the material abrasive, the enzyme, the solution to concentrate salt, heavy plastic the low molecule or the chemical higroskopik. The plan of research in this research was analytical with the appoarch cross sectional. The population totalling 200 paddyfield workers and the sample who were researched by as many as 30 respondents by using the technique Simple Random Sampling. The independent variable in this research was the level of the acidity of the paddy-field land, the dependent variable in this research was the the incident of Dermatitis Iritan Contact. Whereas the confounding variable in this research was age, gender, the story of the allergic illness and for a long time the work. Results of the analysis of the data between the age and the incident of Dermatitis Iritan Contact by using the test of Correlation Statistics Serial showed had the connection. And results of the analysis of the data between the level of the acidity (pH) of the paddy-field land and the incident of Dermatitis Iritan Contact by using the test of Correlation Statistics Serial showed had the connection. The conclusion in this research was to have

the connection between the level of the acidity (pH) of the paddy-field land and the incident of Dermatitis Iritan Contact in the paddy-field worker. Hopefully to the paddy-field worker so that more paid attention to the health of their skin foot by means of carrying out the early prevention before beginning to carry out the activity in the paddy-field and early medical treatment when signs from Dermatitis Iritan Contact began to emerge.

Key word: the level of the acidity (pH) of the paddy-field land, the incident of Dermatitis Iritan Contact, the paddy-field worker.

POTENSI SAMPAH PERMUKIMAN DI KAWASAN PERDESAAN KABUPATEN PONOROGO (STUDI KASUS KECAMATAN BUNGKAL) THE POTENTIAL OF RESIDENTIAL SOLID WASTE IN THE RURAL AREA OF PONOROGO TOWN (CASE STUDY BUNGKAL DISTRICT)
Malik Efendi 1, *) dan Yulinah Trihadiningrum!) Jurusan Teknik Lingkungan FTSP, ITS, Kampus ITS Sukolilo Surabaya, * fulanabdillah@yahoo.com
ABSTRAK Kecamatan Bungkal yang terletak di kawasan perdesaan Kabupaten Ponorogo membuat kondisi pengelolaan sampah kurang memadai. Terbatasnya fasilitas pengelolaan sampah berakibat pada semakin meningkatnya timbulan sampah di TPS. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menentukan timbulan dan komposisi sampah, (2) menentukan besarnya potensi daur ulang sampah. Kajian pada aspek teknis dilakukan dengan metoda analisis timbulan dan komposisi sampah, serta potensi daur ulang sampah dengan pengambilan sampel 8 hari berturut–turut dan perhitungan jumlah sampel sesuai SNI 19-3964-1995. Timbulan sampah permukiman adalah sebesar 0.28 kg/orang.hari, dengan komposisi sampah basah 78.6%, sampah plastik 12.6%, sampah kertas 4.5%, sampah kulit 1.0%, sampah kayu 0.80%, sampah karet 0.6%, sampah kaca 0.5% sampah logam 0.5%, sampah kain 0.5 %, dan sampah lain–lain 0.4 %. Potensi daur ulang sampah rumah tangga adalah sebagai berikut: sampah basah 97.3%, sampah plastik 35.5%, logam 100%, kertas 67%, kaca 52.8%. Kata Kunci: Potensi, daur ulang, sampah, perdesaan.

ABSTRACT
Bungkal District, which is located in rural areas of Ponorogo town, has made the solid waste management service improperly performed. The lack of facilities resulted in the increasingsolid waste generation at the transfer depot. This study aimed to: (1) measure solid waste generation and composition, (2) measure the recycling potentials of the residential solid waste. The technical aspect of this study included the solid waste generation rate and composition measurements, as well recycling potential. Sampling and measurement activities were done in 8 consecutive days, following national standard method SNI 19-3964-1995. The residential solid waste generation rate was 0.28 kg/capita.day. The solid waste was composed of biodegradable organics of 78.6%, followed by 12.6% plastic waste, 4.5% paper, 1.0% leather, 0.80% wood, 0.6% rubber, 0.5% glass, 0.5% metal, 0.5% textile, and 0.4% residual waste. The recycling potentials of the residential solid waste were: 97.3% for biodegradable organics, 35.5% for plastic waste, 100% for metal waste, 67% for paper, and 52.8% for glass.

Keywords: potential, recycling, residential, solid waste

3 days and 2 days. Grey water contains elements such as nitrogen. nitrogen. Surabaya. NO2-N. fosfat dan potasium yang jika terdapat dalam jumlah yang berlebih di badan air akan menyebabkan peristiwa eutrofikasi.7 %. 30. NO3-N dan konsentrasi senyawa fosfor sebagai total fosfor. 3 hari dan 2 hari. NO3-N and . Pengamatan sampel dilakukan tiap 3 hari sekali. The parameters studied were the number NH3N. which when present in excessive amounts in the body of water will cause eutrophication. Penurunan kandungan senyawa nitrogen dan fosfor tertinggi pada reaktor uji adalah pada reaktor tumbuhan bambu air saat td 4 hari yaitu sebesar 86. One advantage is that plants can adapt to more varied so it can be used as a park with good aesthetics. phosphate and potassium.5 % dan 81.PENGGUNAAN BAMBU AIR (EQUISETUM HYEMALE) DAN BAMBU REJEKI (DRACAENA SANDERIANA) UNTUK PENYISIHAN NITROGEN DAN FOSFOR PADA GREY WATER DENGAN SISTEM CONSTRUCTED WETLAND THE USE OF EQUISETUM HYEMALE AND DRACAENA SANDERIANA PLANT FOR NITROGEN AND PHOSPHORIC REMOVAL IN GREY WATER WITH CONSTRUCTED WETLAND SYSTEM Ratna Widya Danista1. Tumbuhan bambu air dan bambu rejeki tidak berpengaruh dalam penurunan kandungan senyawa nitrogen dan fosfor saat waktu tinggal air limbah (td) 4 hari. Salah satu keuntungannya adalah tumbuhan yang dapat beradaptasi lebih bervariasi sehingga dapat digunakan sebagai taman dengan estetika yang baik. waste water residence time variation (td). NO2-N. Sedangkan untuk variasi waktu tinggal air limbah (td) hanya mempengaruhi penurunan fosfor pada tumbuhan bambu air. Subsurface constructed wetland system (SSF) of this water does not puddle on top of the planting medium. Aliran limbah di dalam reaktor adalah secara vertical downflow. but the water flowing beneath the media so that it has various advantages. Waste water used is taken directly from the grey water boarding house in the Gebang Kidul 30. is 4 days. tetapi air mengalir di bawah media sehingga memiliki berbagai keuntungan. subsurface constructed wetland. Grey water mengandung unsur seperti nitrogen. bambu rejeki. 3 hari dan 4 hari. Eutrophication will reduce the oxygen content dissolved in the water and harming living things that live in it. Surabaya. Waste stream in the reactor is in a vertical downflow. Penelitian ini menggunakan 9 reaktor dengan variasi jenis tumbuhan yaitu bambu air dan bambu rejeki serta variasi waktu tinggal air limbah (td) yaitu 4 hari. Parameter yang diteliti adalah jumlah NH3N. 3 hari maupun 2 hari. fosfor. This study uses 9 reactor with variation types of plants is water bamboo and fortune bamboo. Media used were sand and gravel. *) dan Alia Damayanti1) Environmental Engineering Study Program Faculty of Civil Engineering And Planning Sepuluh Nopember Institute Of Technology Surabaya ABSTRAK Penanganan grey water di Indonesia khususnya Surabaya saat ini adalah langsung dibuang ke saluran drainase yang akan berujung di badan air tanpa pengolahan sebelumnya. Observations were conducted every 3 days. ABSTRACT Handling of grey water in Indonesia especially Surabaya today is directly discharged into the drainage channel that will culminate in a body of water without prior treatment. Tidak adanya perbedaan yang signifikan pada penurunan kandungan senyawa nitrogen dan fosfor antara reaktor uji tiap variasi disebabkan kurangnya range antar variasi waktu tinggal air limbah (td) 2 hari. Kata kunci : grey water. Air limbah yang digunakan diambil langsung dari grey water rumah kos di Gebang Kidul No. Media yang digunakan adalah pasir dan kerikil. bambu air. Sistem constructed wetland subsurface (SSF) ini air tidak menggenang di atas media tanam. Eutrofikasi akan mengurangi kandungan oksigen terlarut dalam air dan membahayakan makhluk hidup yang hidup didalamnya.

As for the variations in waste water residence time (td) only affects the reduction of phosphorus in the Equisetum hyemale plants. 3 days and 2 days. phosporus . Dracaena sanderiana.the concentration of phosphorus compounds as total phosphorus. Equisetum hyemale and Dracaena sanderiana plant had no effect in decreasing the content of nitrogen and phosphorus compounds during waste water residence time (td) 4 days. No significant difference in the reduction of nitrogen compounds and phosphorus content of each test reactor due to the lack of range between variation the of waste water residence time (td) 2 days.5% and 81. The highest decrease in content of nitrogen and phosphorus compounds in the test reactor is in the Equisetum hyemale plants reactor when td 4 days is 86. Key words: grey water. 3 days and 4 days.7%. subsurface constructed wetland. Equisetum hyemale. nitrogen.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful