KAJIAN PENGELOLAAN TIMBULAN SAMPAH RAMAH LINGKUNGAN DI KABUPATEN PONOROGO STUDY MANAGEMENT OF HEAP WASTE BASED ON ENVIRONMENT IN PONOROGO

Sri Maryani1, *) , Bambang Rahadi2), Novia Lusiana3) Program Studi Teknik Sumberdaya Alam dan Lingkungan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya Jl Veteran, Malang, 65145, Indonesia * b.rahadi@gmail.com, novialusiana@rocketmail.com
ABSTRAK Pengelolaan sampah di TPA yang tidak sesuai maka masih menyebabkan polusi. Kabupaten Ponorogo masih menggunakan cara tradisional yang menganut sistem kumpul, angkut, dan buang. Tujuan penelitian menginventarisasi data jumlah timbulan sampah di Kabupaten Ponorogo, mengidentifikasi potensi sampah sebagai dasar untuk memberikan rekomendasi penyusunan manajemen sampah. Hasil penelitian : besarnya laju timbulan sampah adalah 2,3 liter/orang/hari, jumlah timbulan sampah pada daerah terlayani sebesar 31,68 ton/hari. Di daerah perkotaan berdasarkan berat sampah, komponen terbesar yang dihasilkan adalah sisa makanan 38%, berdasarkan volume potensi sampah jenis kertas dan plastik paling dominan yaitu 31% dan 30%. Daerah perdesaan didominasi oleh sampah organik yaitu sebesar 62% dan sisa makanan 26%, berdasarkan volumenya sampak organik sebesar 49%. Pengelolaan sampah di Kabupaten Ponorogo masih kurang efektif dan efisien, sehingga memerlukan biaya operasional dan pemeliharaan yang tinggi. Arahan penanganan sampah di Kabupaten Ponorogo berupa pengurangan sampah dari hulu/sumber atau penerapan zero waste di daerah perkotaan dengan penerapan sistem 5R (Reduce,Reuse, Recycle, Replace, Replant). Kata kunci : manajemen, ramah lingkungan, sampah.

ABSTRACT
Management of waste at the landfill that does not fit then there is still cause pollution. Ponorogo still use the traditional way which adopts a gathering, transportation, and waste. The purpose of research is inventory data on the number of waste in Ponorogo, identify potentially waste as the basisfor preparation of waste management provide recommendations. The result : the amount of waste generation rate was 2.3 liters/person/day, the amount of waste generation in underserved areas of 31.68 tons/day. In urban areas based on the weight of waste, the largest component of food waste generated is 38%, based ion the potential volume of paper and plastic waste types most dominant, namely 31% and 30%. Rural areas dominated by organic waste that is equal to 62% and 26% from food, based on prganic waste volume vy 49%. Waste management in Ponorogo still less effective and efficient, thus requiring the operational and maintenance cost are high. Directives on waste management Ponorogo from of upstream waste reduction/resource or application of zero waste in urban areas with the implementation of system 5R (Reduce, Reuse, Recycle, replace, Replant). Keywords : management, environment, waste

EVALUASI PELAKSANAAN LIMA SUB SISTEM PERSAMPAHAN DALAM PROGRAM “MANAJEMEN SAMPAH UNTUK KAWASAN RUMAH TANGGA” STUDI KASUS: RW 02 KPAD KELURAHAN GEGERKALONG KECAMATAN SUKASARI KOTA BANDUNG EVALUATION OF FIVE WASTE MANAGEMENT SUB-SYSTEMS IN “MANAJEMEN SAMPAH UNTUK KAWASAN RUMAH TANGGA ” PROGRAMME STUDY CASE: RW 02 KPAD GEGERKALONG SUBDISTRICT SUKASARI DISTRICT BANDUNG CITY
Zulfikar1, *) Greeneration Indonesia Jl. Kanayakan D-35, Bandung, Jawa Barat, Indonesia * zulfikar.enviro@gmail.com
ABSTRAK Permasalahan sampah di Indonesia belum dapat dituntaskan hingga hari ini, bahkan sudah merupakan permasalahan yang rumit dan mendesak. Setelah mempelajari berbagai kasus permasalahan pengelolaan sampah di Indonesia dan melakukan perbandingan dengan ilmu pengelolaan sampah, didapatkan suatu kesimpulan bahwa pengelolaan sampah yang dijalankan di Indonesia pada umumnya baru melaksanakan dua dari lima sub-sistem pengelolaan sampah yaitu pembiayaan dan teknis operasional. Tiga sub-sistem lainnya, yaitu: peran serta masyarakat, kelembagaan, dan peraturan belum dijalankan dengan baik. Program “Manajemen Sampah untuk Kawasan Rumah Tangga (MASUK RT) di RW 02 KPAD (Bandung) dilaksanakan berdasarkan permintaan warga setempat dengan tujuan untuk mengimplementasikan kelima sub sistem pengelolaan sampah. Hasil pengukuran dengan menggunakan metode SNI 19-3964-1995 dan SNI M 36-1991-03 menunjukkan bahwa nilai timbulan sampah yang dihasilkan adalah sebanyak 2,47 liter/orang/hari atau 0,46 kg/orang/hari dengan komposisi terbanyak adalah organik yang dapat dikompos sebanyak 71,6%. Karena itu diputuskan bersama dengan perwakilan warga setempat untuk melakukan pengelolaan sampah dengan metode 3R (reduce-reuse-recycle) yang didahului dengan peningkatan peran serta masyarakat, kemudian pembentukan kelembagaan, lalu perumusan peraturan yang dilanjutkan dengan perencanaan pembiayaan dan diakhiri dengan pembangunan sistem teknis operasional. Kajian ini dilaksanakan untuk menilai keberhasilan dan mendapatkan pembelajaran bagi penyelesaian permasalahan sampah domestik lainnya. Kata kunci: kelembagaan, partisipasi, pengelolaan sampah, sub-sistem

ABSTRACT
Waste management problem in Indonesia has never been solved thoroughly and it’s already been a complex and urgent problem. After studying various case of waste management problem in Indonesia and comparing it to waste management studies in universities, we conclude that most waste management practices in Indonesia had implemented only two out of five waste management subsystems. Those two are funding and operational technology. The other three which are public participation, organization, and regulation has never been well implemented. The objective of “Manajemen Sampah untuk Kawasan Rumah Tangga” programme in RW 02 KPAD (Bandung), which is triggered by it’s citizen request, is to implement all five sub systems of waste management. Waste sampling by using the SNI 19-3964-1995 and SNI M 36-1991-03 method shows that the amount of waste generated at the location is 2,47 liters/person/day or equal to 0,46 kgs/person/day with the biggest composition is compostable organic about 71,6%. Based on the findings, joined by several locals, we decided to apply the waste management system that uses 3R (reduce-reuse-recycle) approach. The process starts with increasing public participation, followed by establishing an organization, formulating regulation and financial planning, and completed with operational technology

construction. This paper conducted to assess its success rate and to separate the effective practices and ineffective ones for further improvement to future cases. Keywords: organization, participation, sub-system, waste management

and residual waste materials (1. Data komposisi sampah. The recycling potential was calculated according to mass balance analysis. potensi daur ulang sampah permukiman di Kecamatan Kelapa Dua.23%). Keywords: residential solid waste.079 tons/day. it may provide economic value when used.26% for metal waste. 68. sampah kayu 1.id ABSTRAK Sampah menjadi masalah di setiap kota jika tidak dikelola dengan baik. digunakan untuk menentukan potensi daur ulang. Sedangkan potensi daur ulang sampah rumah tangga yaitu: sampah kaca 95. and recycling potential of residential solid waste in Kelapa Dua District.18%. Results of the study showed that the residential solid waste generation in Kelapa Dua District was 60. The measurement of solid waste generation rate and composition was done in 8 consecutive days. komposisi.27%). wood (1. sampah kertas 6. The recycling potential of household waste was as the following: 95. Sampel dikumpulkan dari 100 KK yang ditentukan secara acak di Kecamatan Kelapa Dua selama 8 hari berturut-turut. sampah plastik 19.87%.28%).26%). daur ulang.69% for glass waste.58% for biodegradable organic waste. sampah kertas 68. sampah kain 0. This study aimed to determine generation rate. Institut Teknologi Sepuluh Nopember * email: agus_r4mdh4n@yahoo.88%.52%. sampah karet 0.58%. sampah kaca 1.27%). dengan komposisi sampah basah 67. KABUPATEN TANGERANG POTENTIAL OF SOLID WASTE RECYCLING IN KELAPA DUA DISTRICT. Teknik penentuan timbulan dan komposisi sampah didasarkan atas metode SNI 19-3964-1995.23%.28%. However. TANGERANG REGENCY M.87%). rubber (0. which were randomly selected in Kelapa Dua District. sampah kulit 0. sampah plastik 58. sampah logam 0. sampah logam 63. composition. paper (6.69%. yang dihitung berdasarkan analisis kesetimbangan massa. glass (1. *) dan Yulinah Trihadiningrum2) Jurusan Teknik Lingkungan. Penelitian ini bertujuan menentukan timbulan. potential . serta mengkaji potensi daur ulangnya.28%.18%).27%. Namun demikian sampah masih memiliki nilai ekonomi apabila dimanfaatkan. sampah lain-lain 1. 63. metal (0. leather (0. Tangerang Regency. and 58.26%. Agus Ramdhan1. potensi ABSTRACT Solid waste has become a problem in every city if not managed properly.co.93%. Determination of solid waste generation rate and composition was based on national standard method SNI 19-3964-1995. sampah basah 91.26%.079 ton/hari. Solid waste samples were obtained from 100 households. Kata Kunci : sampah permukiman.93%).83%). textile (0.28% for plastic waste. Hasil penelitian menunjukkan laju timbulan sampah rumah tangga di Kecamatan Kelapa Dua sebesar 60. plastics (19.52% for paper waste.83%. recycling. 91.88%).27%.POTENSI DAUR ULANG SAMPAH PERMUKIMAN DI KECAMATAN KELAPA DUA. The solid waste was composed of biodegradable organics (67.

The result of the small field test showed that this product was very competent The result of the large field test show happened the knowledge increase equal to 0. dan memvalidasi produk modul multimedia pengelolaan sampah berwawasan sains teknologi masyarakat (STM). AND BEHAVIOR Eni Setyowati1. peneliti juga beranggapan bahwa perlu dikembangkan bahan ajar berbantuan komputer yang berdasarkan prinsip pembelajaran memudahkan belajar peserta didik. Data diperoleh melalui serangkaian uji coba yang dibedakan berdasarkan fungsinya menjadi: (1) data dari uji validitas oleh pakar dan (2) data dari uji coba lapangan skala kecil dan skala luas.84 tergolong cukup. waste management. Gain score ternormalisasi manifestasi perilaku sebesar 0. menguji.80. Alasan penelitian ini karena bahan ajar pengelolaan sampah yang ada masih menekankan pada aspek kognitif saja. dan manifestasi perilaku peserta didik mengalami kenaikan setelah pembelajaran dengan modul multimedia pengelolaan ampah berwawasan STM. Peneliti beranggapan bahwa pemecahan masalah dengan produk akan menjadi salah satu alternatif pemecahan atas ketidakberhasilan pembelajaran pengelolaan sampah di sekolah. perilaku. Berdasarkan uji coba lapangan skala kecil modul multimedia layak digunakan dan dari uji skala luas diperoleh gain score pada pengetahuan peserta didik terhadap materi pengelolaan sampah sebesar 0.PENGEMBANGAN MODUL MULTIMEDIA PENGELOLAAN SAMPAH BERWAWASAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN. STAIN Tulungagung Jl. The developer assumed that a solution by product was one of alternative for some ineffectiveness of the environment education of Senior High School in Tulungagung Regency. The data taken from a series of tests were classified to be: (1) data taken from the experts and (2) data taken from the small scaled field test and the large scaled field test.The result of the experts showed that this product was very competent. knowledge. *) Jurusan Tarbiyah. Key words: multimedia module. SIKAP.80 tergolong tinggi. attitude . DAN PERILAKU SISWA THE DEVELOPMENT OF WASTE MANAGEMENT MULTIMEDIA MODULE BASED ON SOCIETY TECHNOLOGY SCIENCE THAT CAN IMPROVE STUDENT’S KNOWLEDGE. The observed showed that all activity can did very good. sikap ABSTRACT This development was aimed at: developing. Selain itu. Berdasarkan hasil uji validitas dari pakar dinilai sangat layak. and happened the positive behavior change to garbage equal to 0. attitude. because the existing teaching materials only focused on cognitive aspect. Kata kunci: modul multimedia. Mayor Sujadi Timur 46 Tulungagung *enistain76@yahoo.86 tergolong tinggi. The main reason why the developer decided to developed this product. This development applied research and development (R&D) cycle from Borg & Gall (1985). the possitive attitude change to garbage equal 0.86. behavior. testing. it was importing to develop and design computer teaching materials based on the teaching and learning theories and principles to facilitate learning.84. Besides. Metode dalam pengembangan menggunakan siklus penelitian dan pengembangan Borg & Gall (1985). ATTITUDE. This showed that the waste management multimedia module based on STS can improve students’ knowledge. pengetahuan.com ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan. and behavior. sikap. Gain score pada sikap peserta didik terhadap sampah sebesar 0. Hasil analisis menunjukkan bahwa baik pengetahuan. pengelolaan sampah. and validating of waste management multimedia module based on STS for tenth graders of Senior High School in Tulungagung Regency.

*) Green Building Council Indonesia Jl. Material. Waste . Sampah ABSTRACT The design of Ministry of Public Works’ main office is a successful example in green building certification achievement. Sampah konstruksi yang berupa material sisa yang masih dapat digunakan kembali. Berdasarkan pengamatan secara langsung pada proyek. dikumpulkan pada bagian pengadaan material sesuai dengan tipe material tersebut. Kontraktor juga bekerja sama dengan arsitek dalam memanfaatkan kembali keramik sebagai material sisa untuk digunakan kembali. Rangka aluminium pada selubung bangunan seluruhnya menggunakan sistem pra-fabrikasi untuk menghemat sampah material yang berasal dari aktivitas konstruksi. where the casting of concrete is using Bondek. To give an example. Contoh inovasi dalam material terlihat pada perencanaan plat lantai untuk ruang kerja Menteri. material reuse. Waste materials which still can be reused are collected at the procurement site. Contractor also works together with architects in reusing ceramics material. The building owner also develop a clear and good design and planning of waste management for the future phase of occupancy. Dengan adanya implementasi manajemen sampah dan material. Examples of material innovation can be seen within the floor plate design at Minister’s office. Keywords: Construction. the building design obtained a Platinum Certification of green building by design recognition. Pesanggrahan-Bintaro. which issued by Green Building Council Indonesia. and also the implementation of waste management system during the construction process. in accordance with the type of material. dan juga implementasi sistem manajemen sampah yang diterapkan selama proses konstruksi berlangsung. trash cans with a separation system can be seen on each floor.org ABSTRAK Desain kantor utama gedung Kementerian Pekerjaan Umum merupakan contoh dari keberhasilan pencapaian sertifikasi bangunan hijau yang dikeluarkan oleh Green Building Council Indonesia. hal yang menjadi fokus utama dalam manajemen sampah dan material pada proyek ini adalah penggunaan material pra-fabrikasi. Kata Kunci: Desain. technological innovation in material. Jaksel 12330. waste sorting system is one form of waste management during construction activities. inovasi teknologi dalam material. Design. INDONESIA * 1) vidyafauzianti@gbcindonesia. Konstruksi. RC Veteran No 3A/1. *) dan Dian Fitria2. With the implementation of waste and material management. Untuk manajemen lingkungan bangunan. penggunaan kembali sampah material. desain pembangunan gedung ini memperoleh sertifikat Platinum untuk desain bangunan hijau. Based on on-site verification. Pre-fabricated Aluminium frames are used on the whole building envelope.org. sistem pemilahan sampah merupakan salah satu bentuk dari manajemen sampah pada saat konstruksi berlangsung. Material. dengan adanya tempat sampah dengan sistem pemisahan pada setiap tiap lantai.In building environmental management. Bangunan Hijau. dimana pengecoran beton menggunakan teknologi Bondek. Green Building.2) dianfi@gbcindonesia. Pemilik gedung juga telah memiliki perencanaan yang matang untuk pengelolaan sampah pada masa okupansi nantinya.MANAJEMEN SAMPAH DAN MATERIAL PADA DESAIN BANGUNAN HIJAU: GEDUNG UTAMA KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM WASTE AND MATERIAL MANAGEMENT IN GREEN BUILDING DESIGN: MINISTRY OF PUBLIC WORKS’ MAIN OFFICE Vidya Fauzianti1. the main focuses within the management of waste and material in this project are the utilization of pre-fabricated materials. to reduce waste materials from construction activities.

10-27 hari dan rasio C/N 8-23. 9-19 days and C/N ratio 17-29. reactor. konvensional.7-30.02. rotary drum dan reactor (in vessel) untuk mengolah limbah industri menghasilkan waktu pengomposan 20-105 hari dan rasio C/N 9.P2) Institut Teknologi Sepuluh Nopember Kampus ITS Sukolilo. Tujuan penulisan makalah ini adalah membahas teknologi pengomposan limbah industri dan pertanian.meilasari@gmail.KAJIAN TERHADAP TEKNOLOGI PENGOMPOSAN LIMBAH INDUSTRI DAN LIMBAH PERTANIAN COMPOSTING TECHNOLOGY OF INDUSTRIAL AND AGRICULTURAL’S SOLID WASTE : A REVIEW Fitriana Meilasari1. Surabaya. rotary drum and reactor (in vessel) technologies to process agricultural solid waste results composting time 30-90 days and C/N ratio 15-35.16-15.7. rotary drum and reactor (in vessel) technologies to process industrial solid waste results composting time 20-105 days and C/N ratio from 9.16-15. conventional. Penggunaan teknologi konvensional. Pengomposan limbah industri dan limbah pertanian dilakukan dengan menggunakan teknologi dari konvensional sampai teknologi yang lebih komplek yaitu menggunakan rotary drum dan reactor (in vessel). 10-27 days and C/N ratio 8-23.80. The use of conventional. If the waste isn’t used which be pollute the environment. The use of conventional.7-30. and 9-28 days and C/N ratio 16-29.02. Penggunaan teknologi konvensional.com ABSTRAK Perkembangan di bidang industri dan pertanian mengakibatkan peningkatan limbah. Composting of industrial and agricultural’s solid waste is done by using technology from conventional to more complex technology by using rotary drum and reactor (in vessel). Composting is one of the alternativ solutions of that problems. Key word: Compost.80. rotary drum dan reactor (in vessel) untuk mengolah limbah pertanian menghasilkan waktu pengomposan 30-90 hari dan rasio C/N 15-35. and 49-63 days and C/N ratio 14. 9-19 hari dan rasio C/N 17-29. *) dan Ellina S. rotary drum . Kata kunci: Kompos. Indonesia * Fitriana. The purpose of this paper is to study composting technology for industrial and agricultural’s solid waste. 60111. rotary drum ABSTRACT The development of agro-industrial activitiy lead to increased waste. dan 9-28 hari dan rasio C/N 16-29. dan 49-63 hari dan rasio C/N 14. Pengomposan merupakan salah satu alternativ solusi masalah tersebut. reactor. Limbah tersebut jika tidak dimanfaatkan dapat mencemari lingkungan.7.

waste recycling activity need to be introduced in the existing solid waste management system. In order to achieve these targets. Untuk itu perlu diketahui potensi reduksi sampah dengan meneliti timbulan.63 tons/hour with 1.*) dan Ellina S. SPM pengelolaan sampah. Pengolahan sampah basah di MRF dapat mereduksi 57.8% sampah. Pandebesie2) Institut Teknologi Sepuluh Nopember Kampus Sukolilo. Kata kunci: faktor daur ulang. Target Standar Pelayanan Minimal (SPM) pengelolaan sampah adalah tertanganinya 70% timbulan dan tersedianya fasilitas pengurangan sampah yang bertujuan mengurangi 20% timbulan sampah yang masuk ke TPA pada tahun 2014. Target Minimum Service Standard of waste management are to manage 70% of waste generation and reducing 20% of waste that going to be disposed to landfill in 2014.947 tons. materials recovery facility. Penelitian dilakukan terhadap sampah permukiman dengan mengacu pada SNI 19-3964-1994 terhadap 104 rumah contoh.com ABSTRAK Pola pengelolaan sampah eksisting kumpul – angkut – buang di Kecamatan Dayeuhkolot memberikan tingkat pelayanan penanganan sampah 10% timbulan.4% sampah sehingga reduksi total yang dapat dicapai oleh MRF Kecamatan Dayeuhkolot adalah 67.947 ton pada tahun 2014. Research was conducted with reference the SNI 19-3964-1994 to 104 households.500 m2 with reduction activities by waste transformation through composting and material recovering. faktor daur ulang dan densitas sampah. the ammount of waste generated in 2014 are as much as 10. Keywords: Dayeuhkolot District. Indonesia heni_riantin@yahoo. minimum service standard of solid waste management. 60111. By projection.7% timbulan terkelola. Untuk dapat mencapai target tersebut. perlu dilakukan pengembangan pola pengelolaan sampah dengan mengintegrasikan kegiatan daur ulang dalam pola pengelolaan sampah eksisting. Thus the potential reduction of the waste is necessary to be known by determine waste generation. Luas MRF yang dibutuhkan adalah 1.63 ton/jam dengan waktu operasi 1. recovery factor. diperlukan MRF dengan kapasitas 4. Surabaya.7% residual matter. dengan menyisakan residu 32. while generate 32.KAJIAN FASILITAS DAUR ULANG SAMPAH KECAMATAN DAYEUHKOLOT STUDY OF DISTRICT DAYEUHKOLOT’S MATERIAL RECOVERY FACILITY Heni Riantin1. komposisi.820 processing hour/year.3% waste handled. .500 m2 dengan kegiatan reduksi berupa pengomposan bagi sampah basah dan pengumpulan bahan daur ulang bagi sampah kering. So its require MRF with capacity 4. Dengan proyeksi jumlah timbulan sampah 10. Kecamatan Dayeuhkolot. sedangkan pengelolaan terhadap sampah kering dapat mereduksi 9. Hasil penelitian digunakan untuk menganalisis kebutuhan sarana dan prasarana fasilitas daur ulang/Material Recovery Facility (MRF) untuk mencapai target SPM pada tahun 2014. MRF required area is 1.3%. fasilitas daur ulang sampah.820 jam/tahun. composition and recovery factor of waste materials. Total reduction can be achieved by MRF Dayeuhkolot is 67. The result are used to analize implementation of Material Recovery Facility (MRF) so that the minimum service standard of waste management could be achieved in 2014. ABSTRACT The existing waste management system in District Dayeuhkolot provide service level 10% of waste generation.

the coastal region owned by all provinces in Indonesia. Integrated coastal area managements is expressed as the utilization of coastal and ocean resources and space with due regards for the conservation and sustainable aspects. 1998). gas maupun vektor penyakit. and institutional in depth. and institutions in Indonesia. SOSIAL. AND INSTITUTIONS IN INDONESIA Nasikhah Imamah1. dan kelembagaan. Salah satu teknologi pengelolaan sampah daerah pesisir adalah dengan konsep Tempat pemrosesan Akhir (TPA) Pasang dalam rangka mengurangi resiko pencemaran terhadap lingkungan baik yang disebabkan leachate. Kata kunci: pasang surut. But still need integrated management based on condition of society analysis. dan kelembagaan secara mendalam. solid waste. dan dengan aktivitas manusia. gas.com ABSTRAK Sebagai negara kepulauan. Sain and Knecht. sosial. (Cicin. social. sampah. *) Pacasarjana Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya * nasikhah. These linkages cause of the formation of the complexity and vulnerability in coastal area. Keterkaitan tersebut menyebabkan terbentuknya kompleksitas dan kerentanan di wilayah pesisir. SOCIAL. 1998). social. Kajian yang dilakukan menunjukkan bahwa pengelolaan TPA Pasang Surut harus mempertimbangkan aspek teknis teknologi. and vectors of diseases. Tujuan dari study ini adalah untuk menganalisis pengelolaan TPA Pasang Surut dalam aspek teknis teknologi. (Cici. management . surface water (run off) and ground water and by human activity. The result of this review shown that coastal area solid waste management must consider aspects of technology. Metodologi yang digunakan adalah dengan cara menganalisis kondisi wilayah pesisir dan pengelolaan sampahnya untuk kemudian dilakukan sebuah sintesa bagaimana integrasi pengelolaan TPA yang tepat.imamah@gmail. Pengelolaan wilayah pesisir terpadu dinyatakan sebagai proses pemanfaatan sumberdaya pesisir dan lautan serta ruang dengan mengindahkan aspek konservasi dan keberlanjutannya. The methodology is analyze the condition of society to make a synthesis how to make a good integrated management. Coastal and marine ecosystems has a veryclose relationship with the land area above (upland) either throught the flow of river water.KAJIAN PENGELOLAAN TEMPAT PEMROSESAN AKHIR (TPA) PASANG SURUT DALAM TINJAUAN ASPEK TEKNIS TEKNOLOGI. Namun masih perlu dilakukan integrasi pengeloaan TPA Pasang Surut berdasarkan pada analisis mendalam terkait kondisi masyarakat. The purpose of this study was to analyze how to make a good integrated management based on aspects of technology. manajemen ABSTRACT As an archipelago country. wilayah pesisir dimiliki oleh seluruh propinsi yang ada di Indonesia. One of coastal area solid waste management technology purpose to reduce the risk of pollution to the environment either caused by leacheate. sosial. Wilayah pesisir dan laut merupakan tatanan ekosistem yang memiliki hubungan sangat erat dengan daerah lahan atas (upland) baik melalui aliran air sungai.Sain dan Knecht. Keyword: coastal area. air permukaan (run off) maupun air tanah (ground water). DAN KELEMBAGAAN DI INDONESIA REVIEW OF COASTAL AREA SOLID WASTE MANAGEMENT IN ASPECTS OF TECHNOLOGY.

fructose.5. Therefore. On the other hand. Variasi konsentrasi inokulum Zymomonas mobilis adalah: 0%. sedangkan sampah buah jeruk dari pasar buah dicampur dengan sampah organik lain dan dijadikan sebagai kompos. dan durasi waktu fermentasi yang paling optimum untuk menghasilkan etanol. and fermentation period to produce optimum ethanol. pH. and 8 days. 4 hari. pH 6 dengan lama waktu fermentasi 6 hari menghasilkan kadar etanol 11. variasi pH terdiri dari: pH 3. pH 4. Sukolilo.PENGARUH pH DAN KONSETRASI ZYMOMONAS MOBILIS UNTUK PRODUKSI ETANOL DARI SAMPAH BUAH JERUK EFFECT OF PH AND ZYMOMONAS MOBILIS CONCENTRATION FOR ETHANOL PRODUCTION FROM ORANGES FRUIT WASTE Siti Mushlihah1. 2 hari. dan 8 hari.Indonesia * siti_mushlihah@yahoo. Often waste oranges fruit composed to organic materials such as glucose. fruktosa. dan 10%. *).5 to 8. Limbah buah jeruk yang sudah membusuk tersusun atas bahan organik seperti glukosa. and variation of fermentation periods: 0 day. 6 hari.64% (v/v) of the sample with a volume ratio of distilled water : oranges fruit was 3 : 1. pH 4. Based on the results the most effective inoculum concentration on oranges fruit waste which was fermented using Zymomonas mobilis bacteria in the anaerobic conditions was inoculum concentration 5%. 2 days. and pH 6. 5%. Keywords: Ethanol. The Variation inoculum concentration of Zymomonas mobilis were: 0%. pH. Zymomonas mobilis is a bacteria which can utilize glucose. diketahui bahwa konsentrasi inokulum yang paling efektif pada fermentasi sampah buah jeruk menggunakan bakteri Zymomonas mobilis pada kondisi anaerob yaitu dengan konsentrasi inokulum 5%. variasi durasi waktu fermentasi adalah: 0 hari.id ABSTRAK Sampah buah jeruk yang timbul akibat gagal panen belum dimanfaatkan sama sekali. Disisi lain. fructose and sucrose. Berdasarkan hal tersebut. Zymomonas mobilis. pH 6 of fermentation period of 6 days and produce ethanol of 11. The study was conducted to determine inoculum concentration of Zymomonas mobilis. the idea of study is to utilize the waste oranges fruit using Zymomonas mobilis to be converted into an alternative energy source is ethanol. Fermentasi. Bakteri pendegradasi sampah untuk pembuatan kompos bekerja optimum pada pH 5. sehingga bakteri pendegradasi sampah tidak dapat bekerja secara maksimal. thus composting bacteria waste can not work optimally. ABSTRACT Pest or disease on oranges fruit caused oranges fruit are not suitable for consumption and have not been utilized at all. Surabaya 60111. Berdasarkan hasil penelitian.5-8. 6 days. Kata kunci: Etanol. Zymomonas mobilis merupakan bakteri yang dapat menguraikan glukosa. Oranges waste is less effective for composting because oranges waste have pH 4. Sampah. dan pH 6. Pembuatan kompos dari sampah jeruk ini kurang efektif karena sampah jeruk memilki pH 4.64% (v/v) dari sampel dengan perbandingan volume aquades : sampah buah jeruk adalah 3:1. and 10%. while oranges fruit waste from the market is mixed with other organic waste and used as compost. variation of pH were: pH 3. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan konsentasi inokulum Zymomonas mobilis. Zymomonas mobilis. Welly Herumurti2) Jurusan Teknik Lingkungan.5. Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Jl.co. Arief Rahman Hakim. and sucrose to produce ethanol. fruktosa dan sukrosa. 5%. studi ini dilakukan dengan memanfaatkan limbah buah jeruk menggunakan Zymomonas mobilis untuk dikonversi menjadi sumber energi alternatif yaitu etanol. 4 days. Fermentation. . dan sukrosa untuk memproduksi etanol. Solid Waste. timbul masalah kelangkaan energi untuk menggantikan peran bahan bakar fosil di masa depan. Composting bacteria works at optimum pH 5. due to depending on energy crisis fossil fuels still became on problem for the future.

Ganesha No. the application needs to know how the thickness of the layer biocover effective in reducing methane emission from landfills.48% and the rate of oxidation of 110 gr/m . biocover. Penelitian ini dilakukan pada skala laboratorium menggunakan reactor kolom aerob yang dioperasikan secara kontinyu. Fax. Biocover used is compost landfill mining.PENGARUH KETEBALAN LAPISAN BIOCOVER PADA OKSIDASI METAN MENGGUNAKAN REAKTOR KOLOM AEROB UNTUK MENGURANGI EMISI GAS METAN DARI LANDFILL EFFECT BIOCOVER LAYER THICKNESS ON METHANE OXIDATION USING AEROBIC COLUMN REACTOR TO REDUCE EMISSIONS OF METHANE FROM LANDFILL Opy Kurniasari1. oksidasi. 10 Bandung Tlp. metan. The research was conducted on a laboratory scale using aerobic column reactors operated continuously. Hasil penelitian menyatakan semakin tebal lapisan biocover maka efisiensi oksidasi CH4 semakin tinggi. pada kondisi ini dipastikan biogas muncul. methane. Methane absorb infrared radiation. Biocover yang digunakan adalah kompos landfill mining. Metan mengabsorpsi radiasi infrared. sehingga dapat mengurangi kontribusi metan pada pemanasan global. so that these properties can lead to warming in the atmosphere. Enri Damanhuri2).The study states that the thick layer of biocover then the higher the efficiency of CH4 oxidation. Keywords : Landfill. 2530704 * opy_ksw@yahoo. sehingga sifat ini dapat menimbulkan pemanasan di atmosfir. dalam aplikasinya perlu diketahui berapa ketebalan lapisan biocover yang efektif dalam mengurangi emisi gas metan dari landfill. greenhouse gases. ABSTRACT Indonesia is currently very dependent on the landfill that is generally operated by open dumping.day. biogas ascertained under these condition arise. termasuk sampah. salah satunya gas metan. methane therefore reffered to as greenhouse gases. The highest oxidation efficiency occurs in the media layer thickness of 60 cm with 2 an average oxidation efficiency is 70. 022-2534105/2502647.48% dan laju oksidasi 110 gr/m2. Open dumping is done layer by layer enabling the anaerobic process.dan Dadi Surachman4) Jurusan Teknik Lingkungan Institut Teknologi Bandung Jl. including solid waste. The purpose of this study is determine the influence of the thickness of the layer of compost as landfill mining biocover on methane oxidation. so as to reduce the contribution of methane on global warming. Keywords: Landfill. oleh karena itu gas metan disebut sebagai gas rumah kaca. gas rumah kaca.com ABSTRAK Indonesia saat ini sangat tergantung pada TPA yang umumnya dioperasikan secara Open dumping. oxidation . Open dumping dilakukan lapis perlapis sehingga memungkinkan terjadinya proses anaerob. Effisiensi oksidasi tertinggi terjadi pada ketebalan lapisan media 60 cm dengan efisiensi oksidasi rata-rata adalah 70. Landfill yang merupakan operasi utama di TPA adalah kontributor terbesar emitor gas rumah kaca dalam pengelolaan limbah. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh ketebalan lapisan kompos landfill mining sebagai biocover pada oksidasi metan. Edwan Kardena4). Landfill which is a major operation at the landfill is the largest contributor to greenhouse gas emitter in the management of waste. *).hari . Salah satu cara untuk mengurangi gas metan dari landfill yang lepas ke alam adalah dengan mengoksidasi gas metan dengan memanfaatkan cover material landfill (Biocover) sebagai media mikroorganisma pengoksidasi metan. one of which methane gas. One way to reduce methane gas from landfills to escape into nature is to oxidize methane by utilizing landfill cover material (Biocover) as the medium of methane oxidizing microorganisms. Tri Padmi3). biocover.

landfill dan timbulan leachate ABSTRACT Determination of the leacahte generation using Hidrological Evaluation of Landfill Performance (HELP) model.itbs3@gmail. dan Kuntjoro Adji Sidarta3) 1) 2) Pascasarjana Teknik Lingkungan ITB Program Studi Teknik Lingkungan ITB 3) Program Studi Matematika ITB Jalan Ganesha 10 Bandung * samin. Key words: HELP model. solar radiation time. it is proposed to compare the leachate generation actual and leachate generation from calculations using the HELP model. namun model tersebut belum tentu cocok untuk diaplikasikan pada kondisi landfill dan Iklim Indonesia. kecepatan angin. but the model is not necessarily suitable for application at landfills and climate conditions of Indonesia. namun juga mengacu pada kondisi klimatologi yaitu temperatur udara. Number of parameters used in the determination of leachate generation and the complexity of relationships between parameters. kelembaban udara. menjadi salah satu yang menyebabkan rendahnya akurasi hasil perhitungan timbulan leachate. walaupun model ini secara umum sudah banyak digunakan di beberapa landfill negara maju. Parameter yang dipilih mengacu pada karakteristik landfill seperti tinggi timbunan. curah hujan dan evaporasi yang terjadi serta didasarkan pada data sekunder yang terkait. Banyaknya parameter yang digunakan dalam penentuan timbulan leachate dan kompleksitas hubungan antar parameter. . although in general this model has been widely used in several developed countries landfills. Enri Damanhuri2). *). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola timbulan lecahate hasil perhitungan yang menggunakan HELP model. leachate generation and water balance. relatively accurate when compared with the actual leachate generation. The results showed that the pattern of leachate generation from calculations using the HELP model. relatif akurat apabila dibandingkan dengan timbulan leachate aktual. became one of the low accuracy of the calculation results of leachate generation. the pile temperature. temperatur dalam timbunan. Kata kunci: HELP model. However. Selected parameters referring to the landfill characteristics such as high pile. landfills. but also refers to the climatological conditions of air temperature. wind speed. the result of leachate generation estimates tend to be larger than the actual leachate generation. lama penyinaran matahari. rainfall and evaporation that occurs and is based on secondary data is related. keseimbangan air. diusulkan untuk membandingkan antara timbulan leachate hasil perhitungan menggunakan HELP model dan hasil pengamatan timbulan leachate di suatu landfill. air humidity. Suprihanto Notodarmodjo2). In this research. timbulan leachate hasil perhitungan yang diperoleh cenderung lebih besar dibanding timbulan leachate aktual. Namun demikian. Dalam publikasi penelitian ini.com ABSTRAK Penentuan timbulan leacahte menggunakan Hidrological Evaluation of Landfill Performance (HELP) model.PERBANDINGAN TIMBULAN LEACHATE AKTUAL DAN HASIL PERHITUNGAN MENGGUNAKAN HELP MODEL COMPARISON OF LEACHATE GENERATION ACTUAL AND RESULTS OF CALCULATION USING HELP MODEL Samin1.

In addiction to producing solid fertilizer. Liquid Organik Fertilizer. Berdasarkan penelitian.80 ppm.48 ppm and than waste as mustard 1800 mL 4. Green Vegetable Waste . Sambaliung No. Sampah Sayuran Hijau ABSTRACT Waste management effort include sorting. lechate waste as spinach 800 mL 24. pengumpulan.Based on research.21 dan 115. Febri Mada Yana2). Pupuk Organik Cair. Kata Kunci: Lindi.79 dan 50. 4. Salah satu metode pengolahan sampah adalah perubahan karakteristik. such as compost and liquid fertilizer from organik waste. bayam. Fakultas Teknik Universitas Mulawarman Samarinda Jl. Samarinda 75119 * trisulistia_enviro@yahoo.One metode of waste treatment is change the characteristics.Than added EM4 as biokatalisator in each reactor with a dose of 60 mL to speed up the composting process. lindi sampah bayam sebanyak 800 mL. Abdul Kahar3) dan Novy Pralisa Putri4) Program Studi Teknik Lingkungan.PEMANFAATAN LINDI SAMPAH SAYURAN HIJAU SEBAGAI BAHAN BAKU PUPUK ORGANIK CAIR Tri Sulistia Ningsih1).53 ppm sedangkan lindi sampah campuran sebanyak 1500 mL. proses pengomposan dari sampah organik juga menghasilkan lindi yang bisa digunakan sebagai bahan baku pupuk organik cair. collection.48 ppm. spinach and kale.30 ppm. after 15 days lechate obtained as kale 1000 mL with the content Mn and Zn respectively 56.78 and 333.co.53 ppm. sawi. Key words: Leachate. dan campuran ketiganya dicacah dan dimasukkan ke dalam reaktor pengomposan. composition and amount of waste.90 and 163. lindi sampah sawi sebanyak 1800 mL. transportation. pengolahan dan pemprosesan.90 dan 163.This research was conducted to know the amount of leachate resulting of the process from composting green vegetable waste and micro nutrient content of Mn and Zn in the leachate that fulfill standards SNI 02-6680-2002 as material liquid organik fertilizer.21 and 115. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jumlah lindi yang dihasilkan dari proses pengomposan sampah sayuran hijau serta kandungan unsur hara mikro Mn dan Zn pada lindi yang memenuhi standar SNI 02-6680-2002 sebagai bahan baku pupuk organik cair.80 ppm. The metode used is composting where waste of mustard. Sehingga lindi yang memiliki kandungan Mn dan Zn yang memenuhi standar SNI 02-6680-2002 adalah lindi sampah yang berasal dari campuran sawi.79 and 50.30 ppm So that the leachate contains Mn and Zn fulfill SNI 02-66802002 is lechate of mixed waste mustard.id ABSTRAK Upaya pengelolaan sampah meliputi pemilahan. spinace and mixture of them chopped and incorporated into the composting reactor.composting from organik waste can produces leachate can be used as material liquid organik fertilizer. Selain menghasilkan pupuk padat. pengangkutan. 9 Kampus Gunung Kelua. 24. preparation and processing. bayam dan kangkung. komposisi dan jumlah sampah seperti pembuatan kompos dan pupuk cair dari sampah organik. kale. 78 dan 333. Kemudian ditambahkan EM4 sebagai biokatalisator pada masing-masing reaktor dengan dosis 60 mL yang berfungsi untuk mempercepat proses pengomposan. Metode yang digunakan adalah metode pengomposan dimana sampah kangkung. setelah 15 hari diperoleh lindi sampah kangkung sebanyak 1000 mL dengan kandungan Mn dan Zn masing-masing 56. whereas mixed waste leachate as 1500 mL.

municipal solid waste. FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha Jl.98 coefficient determination and average absolute and bias error bellow 5%.475C 0.309 + 0.982N and HHV=-1. Bali md_gunamantha@yahoo. ultimate analysis.031O + 1.803H + 0. Kata-kata kunci : higher heating value. Keywords : higher heating value.395S keduanya menunjukkan koefisien determinasi 0.796H + 0.309 + 0.0.0.982N dan HHV= -1.008N . From former research.com ABSTRAK Penelitian untuk mengembangkan korelasi empirik berbasis regresi linier antara HHV (higher heating value) dengan data analisis ultimat fraksi biogenik sampah telah dilakukan.1.MEMPREDIKSI HIGHER HEATING VALUE KOMPONEN BIOGENIK SAMPAH DARI DATA ANALISIS ULTIMATNYA PREDICTING THE HIGHER HEATING VALUE OF BIOGENIC SOLID WASTE COMPONENT FROM THEIR ULTIMATE ANALYSIS DATA I Made Gunamantha Jurusan Analis Kimia.031O + 1. sampah perkotaan.796H + 0. The comparation result’s of both correlation with eight other correlation from pevious researchers either base on data collected in this study and secoudary data showed biomass fule. Hasil perbandingan dari kedua korelasi tersebut dengan 8 korelasi yang telah dikembangkan oleh peneliti lain baik dengan menggunakan data yang dikumpulkan dari penelitian ini maupun data sekunder untuk bahan bakar biomassa menunjukkan bahwa kedua persamaan tersebut dapat diaplikasikan sebagai “korelasi umum” untuk mengestimasi HHV dari data analisis ultimat bahan bakar biomassa. with 0.475C . both correlation applicable as “general correlation” for estimating HHV from ultimate analysis data of biomass fuel.395S were the accurate. Korelasi dibuat dari 22 dari 24 data analisis ultimat dan HHV sampel fraksi biogenik sampah yang dikumpulkan dari fasilitas pemilahan sampah secara manual yang terdapat di TPA Temesi Kabupaten Gianyar dan Bengkala Kabupaten Buleleng. The correlasions were constructed from 22 of 24 ultimate analysis and HHV data the biogenic solid waste fraction which were collected from manual sparation facilities of municipal solid waste in solid waste disposal site TPA Temesi Gianyar and Bengkala Singaraja.803H + 0.474C .474C 0. biogenik ABSTRACT The research to develop emphiric correlations between HHV and ultimate analysis data the biogenic solid waste fraction based on linier regression was carried out.98 dan dengan rerata kesalahan absolut maupun bias kurang dari 5%. Udayana Singaraja.008N .1. two correlations HHV = -494 + 0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa korelasi dengan kinerja baik diberikan oleh persamaan HHV= -1.494 + 0.034O + 0. biogenic .034O + 0. analisis ultimat.

one hectare of palm oil plantation can produce about 1. dan TKKS ABSTRACT The need for palm oil increase.47-72. kadar abu 9. calorific value of 5914. yaitu 24. having a volatile matter content of 12.67%. the best TKKS briquettes obtained by variation of 60% adhesive.88%. 22. Sebenarnya TKKS ini memiliki kadar serat yang tinggi. compost. Jumlahnya mencapai seperempat dari berat total tandan buah segar. Diawali dengan proses pirolisis.8120 kal/gr. TKKS derived from the separation process of palm fresh fruit with the bunches. kadar lignin 22.068 gr/dtk. mencapai 62.04%. Kata kunci : Briket.068 g/sec. Salah satu contoh pemanfaatan TKKS dalam rangka peningkatan produksi energi terbarukan adalah pembuatan briket. with the activator from wastewater treatment plant of palm oil factory. seiring dengan bertambahnya penduduk dunia. Another case is TKKS processing into compost takes ± 2 months with aerobic processes.5 tonnes dry TKKS or 2. bioethanol.4953% dan the rate of combustion is 0. nilai kalor 5914. water content 11. Hal ini juga berdampak terhadap meningkatnya kuantitas limbah yang dihasilkan dari proses produksi minyak tersebut. TKKS berasal dari proses pemisahan antara buah segar kelapa sawit dengan tandannya. and paper. Number reached a quarter of the total weight of fresh fruit bunches.9935%.60% lignin content. Sedangkan pengolahan TKKS menjadi kompos secara aerobik dibutuhkan waktu ±2 bulan.9935%. Compost and Empty Bunch Palm Oil .60%. 9. Yogyakarta *hijrah_purnama@yahoo. and cellulose 71. kadar karbon terikat 63.1509%.64 tonnes TKKS with 50% water content. kadar air 11.1509%. According to existing data.47 to 72. TKKS has great potential to be used as feedstock in the manufacture of briquettes. per year. kompos.4542%. around is 24.5 ton TKKS kering atau 2. Kompos. per tahunnya 1 hektar kebun kelapa sawit dapat menghasilkan sekitar 1. Keywords: Briquette.4.com ABSTRAK Kebutuhan terhadap minyak kelapa sawit terus meningkat. Dengan kandungan tersebut.4542% ash content. *) dan Yebi Yuriandala2) Program Studi Teknik Lingkungan. One example of utilization TKKS in order to increase renewable energy production is the manufacture of briquettes. With that content. It is also an impact on increasing the quantity of waste generated from oil production process.4953% dengan laju pembakaran briket sebesar 0. Fakultas Teknik Sipil & Perencanaan. particle board. about 62. Sleman. One of the solid waste generated is Empty Bunch Palm Oil (TKKS).88%. dan kertas. Menurut data yang ada. TKKS mempunyai potensi yang besar untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku pada pembuatan briket.64 ton TKKS dengan kadar air 50%.04%. bioethanol.8120 cal/g. papan partikel.67%. Beginning with the pyrolysis process. didapatkan briket TKKS terbaik dengan variasi perekat 60%. Salah satu limbah padat yang dihasilkan adalah Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS). along with increasing world population. Universitas Islam Indonesia Jalan Kaliurang Km 14.PRODUK RAMAH LINGKUNGAN DARI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT ENVIRONMENTAL FRIENDLY PRODUCTS FROM EMPTY BUNCH PALM OIL Hijrah Purnama Putra1. dan selulosa 71. memiliki kadar volatile matter 12. Actually TKKS has a high fiber content. fixed carbon 63. dengan aktivator limbah cari pabrik kelapa sawit yang telah diolah.

In addition. Summarizing. pupuk organik ABSTRACT The aim of this study is to minimize volume of waste by developing composer tissue utility to produce eco-friendly organic fertilizer. Variables of research are fit up-plus concentration and composting period. Jln Prof Sudarto.SH Pedalangan Tembalang. Oleh karena itu pengelolaan sampah yang terdesentralisasi sangat membantu dalam meminimasi sampah yang harus dibuang ketempat pembuangan akhir. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan kualitas hasil kompos yang sesuai dengan SNI 2004 adalah kompos yang kita produksi dengan fit up plus 8 ppm dan waktu pengomposan 21 hari. dan hasilnya baik untuk diaplikasikan pada bidang pertanian. This technology of waste composting utilized composer tissue and Fit up-plus as compos activator by anaerobic process. Therefore. it could shorten the life of landfill due to waste increasing each year. dengan kelebihan yang dimiliki yakni: dapat diisi secara kontinyu. peningkatan sampah yang terjadi tiap tahun bisa memperpendek umur TPA dan membawa dampak pada pencemaran lingkungan. if not managed properly. Keywords: Fit Up-Plus. baik air. The limited amount of landfills raises new problems. soil and air. The experimental result showed compost with quality in accordance to SNI (Indonesian National Standard) 2004 is compost which was produced by 8 ppm of fit up-plus concentration and 21 days of composting period. especially in household scale. decentralized waste management is useful in minimizing the waste that should be disposed to the landfill. organic fertilizer . Isti Pudjihastuti* PSD III Teknik Kimia Fakultas Teknik UNDIP. sehingga jaringan komposer dapat diterapkan untuk mengatasi permasalahan sampah khususnya pada skala rumah tangga. composer tissue.com ABSTRAK Penelitian ini bertujuan antara lain meminimalkan volume sampah dengan cara mengembangkan alat jaringan komposer untuk produksi pupuk organik ramah lingkunngan Keterbatasan lahan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah menimbulkan persoalan baru.Dari hasil kompos dapat kita simpulkan bahwa activator mikroba fit up plus dapat mempercepat proses dekomposisi. jaringan komposer. It also leads negative impact to the environmental pollution such as water. dan mereduksi bau sampah. istipudjihastuti@gmail. we can conclude that microbe activator of fit up-plus can accelerate decomposition process and reduce garbage odor.PEMANFAATAN JARINGAN KOMPOSER FIT UP-PLUS UNTUK PRODUKSI PUPUK ORGANIK DARI LIMBAH SAMPAH RUMAH TANGGA UTILIZATION OF FIT UP-PLUS COMPOSER TISSUE FOR ORGANIC FERTILIZER PRODUCTION FROM DOMESTIC WASTE Wahyuningsih. tanah maupun udara. dengan variabel konsentrasi fit up-plus dan waktu (lamanya) pengomposan. Jika tidak ditangani dan dikelola dengan baik. Semarang 50239 Indonesia tel/fax:(024) 7471379. Moreover. composer tissue can be applied to solve waste problems. Other advantages of this process which are can be filled continuously and applicable for agricultural fields. Teknologi pengomposan sampah kita lakukan dengan menggunakan jaringan komposer dan aktivator pengompos Fit Up-Plus secara anaerobik. Kata Kunci: Fit Up-Plus.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi biogas yang bersumber dari sampah sisa makanan yang berasal dari rumah makan dan menentukan kondisi optimum proses pembentukan biogas berdasarkan nilai COD. a batch system . 20. 500.000.746 mL/g dengan karakteristik slurry : COD 10. The time required for digesting is eight days with the peak time of the formation of biogas occurs on the fifth day. ABSTRACT Food waste in the form of eating leftovers has potential as an energy source. anaerobic digester.000 mg/L.000. 300. 15. dan 600 mg/L.000. 500. the value of N 200. Kata kunci : sampah sisa makanan.com ABSTRAK Sampah rumah makan yang berupa sisa makanan memiliki potensi sebagai sumber energi karena memiliki komponen organik yang tinggi. Waktu yang dibutuhkan untuk digesting adalah delapan hari dengan waktu puncak pembentukan biogas terjadi pada hari ke lima. Energi dari sampah sisa makanan dapat diperoleh dengan cara mengolah sampah organik dengan menggunaan anaerobic digestion untuk menghasilkan biogas. dan 30.000 mg/L. This study aimed to analyze the potential of biogas derived from waste food and determine the optimum conditions for the formation of biogas based on the COD value 5000. 400.000.000. N 300 mg/L and the addition biostarter 1% of total volume of slurry.000. dan penambahan cairan starter EM4 1% per volume slurry. 300. Biogas optimum adalah sebesar 8. Biogas optimum amounts to 8. biogas. 15. Energy from waste food scraps can be obtained by means of organic waste processing by using of anaerobic digestion to produce biogas.746 mL/g with slurry characteristics: COD 10. Yulinah Trihadiningrum. nilai N serta bahan baku tanpa penambahan starter dan bahan baku menggunakan starter dengan takaran sesuai dosis pemakaian. sistem batch. 400. N 300 mg/L. and 600 mg/L as well as raw materials without the addition of starter and using a starter by the appropriate dosage. anaerobic digester. Monitoring of biogas production started from the first day after the slurry inside the reactor until it was not formed.000 mg/L serta pada variasi nilai N 200. 10. 25. Pemantauan produksi volume biogas dimulai dari hari pertama setelah slurry berada di dalam reaktor sampai dengan biogas tidak terbentuk lagi. 20. Penelitian ini menggunakan reaktor batch.POTENSI BIOGAS SAMPAH SISA MAKANAN DARI RUMAH MAKAN BIOGAS POTENTIAL OF FOOD WASTE OF RESTAURANT Ikhsan Gunawan. Tahap penelitian terdiri dari (1) penentuan nilai COD optimum (2) penentuan nilai N optimum (3) penggunaan starter sesuai dosis dan tanpa penggunaan starter pada slurry dengan variasi nilai COD 5000. biogas.000. 10. 25.000 mg/L. Key words: waste food scraps. Research phases consisted of (1) determination of optimum COD value (2) determination of the optimum value of N (3) use of appropriate starter dose and without addition. and 30. This study used a batch reactor. dan Soeprijanto Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Sepuluh November ikhsangunawan@yahoo.000.

the coordinates of the position. Kata kunci : sistem keamanan. 8 Jakarta Pusat 10120 **r. Positioning ABSTRACT Spent Fuel Transportation meet the requirements of safety and security. *) Direktorat Pengaturan Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif (DP2FRZR) Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) Jl. Dalam hal penerapan tindakan keamanan pemantauan terhadap komunikasi dan informasi posisi kendaraan pengangkut bahan bakar nuklir bekas perlu diketahui dengan tepat. 9 of 2009 regulates the provision of Physical Protection Systems Installations and Nuclear Materials. distance. Telah dilakukan kajian deskriptif untuk penerapan teknologi Global Positioning System pada kegiatan pengangkutan bahan bakar nuklir bekas dengan moda angkutan kereta api. koordinat posisi. speed and location map in real time. In terms of monitoring the implementation of security measures on the transport vehicle position communication and information spent fuel need to know precisely.spent fuel transport . kecepatan dan peta lokasi secara real time. jarak. sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2002 mengatur tentang Keselamatan Pengangkutan Zat Radioaktif dan Peraturan Kepala BAPETEN Nomor 9 Tahun 2009 mengatur tentang Ketentuan Sistem Proteksi Fisik Instalasi dan Bahan Nuklir. atau disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak berwenang dan tidak bertanggung jawab dapat diminimalkan. clearly and monitored all the time. theft.Global Positioning System.OPTIMALISASI TEKNOLOGI KOMUNIKASI UNTUK MEMANTAU SISTEM KEAMANAN PENGANGKUTAN BAHAN BAKAR NUKLIR BEKAS SEBAGAIMANA DIATUR DALAM PERATURAN KETENAGANUKLIRAN Hesty Rimadianny1. Dengan demikian diharapkan potensi sabotase. By using Global Positioning System technology can be known communication and information. time. Gajah Mada No. jelas dan terpantau sepanjang waktu. waktu. as stipulated in Government Regulation of the Republic of Indonesia Number 26 Year 2002 set for the Safety of Transport of Radioactive Substances and Regulation of the Head BAPETEN No. Global System. . Dengan menggunakan teknologi Global Positioning System dapat diketahui komunikasi dan informasi. or misused by parties who are not authorized and shall not be liable to be minimized.hesty@bapeten. loss. pencurian. kehilangan.id ABSTRAK Pengangkutan bahan bakar nuklir bekas harus memenuhi persyaratan keselamatan dan keamanan.go. pengangkutan Bahan Bakar Nuklir Bekas. Keywords: security system . Thus the expected potential for sabotage. Descriptive studies have been conducted for the application of Global Positioning System technology in the transportation of spent fuel with rail transport modes.

yaitu kurang dari atau sama dengan 0. 10 . Individu cancer risk is caused by radiaton from the tin slag landfill is 6. Indonesia * m. Objective of this papper to know radiologic risk of a tin slag landfill use RESRAD-OFFSITE software. run the data use RESRAD-OFFSITE software and analysis the output. Kuantitas yang besar dari TENORM telah menempatkan landfill sebagai salah satu opsi pengelolaannya.13 µSv/tahun.PENGGUNAN PERANGKAT LUNAK RESRAD-OFFSITE UNTUK MEMPERKIRAKAN RESIKO RADIOLOGIK SUATU FASILITAS LANDFILL SLAG TIMAH Moekhamad Alfiyan1. Gajah Mada 8. review of literature.3 mSv/y. The conclusion is the tin slag landfill don’t give significant radiologic effect to individu because the landfill fulfill dose contrain value. Kata kunci: RESRAD-OFFSITE.3 mSv/tahun. TENORM. The metholodogy throught secondary date collection. Keywords: RESRAD-OFFSITE. Most of the dose is achieved by airborne direct radiation pathway. TENORM ABSTRACT Radioactive materials content in waste which are generated by tin melting industry have become national and international issues to get a solution of the management approppriately. Metodologi penyusunan makalah dengan inventarisasi data sekunder.go. Slag timah. Jakarta. Resiko individu akan menderita -6 kanker akibat radiasi yang ditimbulkan oleh fasilitas landfill adalah 6. Big amount of TENORM become landfill is one of the solution. yang sebagian besar dikontribusi melalui jalur paparan radiasi langsung dari airborne.alfiyan@bapeten.8. simulasi data dengan perangkat lunak RESRADOFFSITE dan analisis keluaran RESRAD –OFFSITE.8. The result. Tin Slag .id ABSTRAK Kandungan radionuklida alam dalam limbah yang dihasilkan oleh industri strategis seperti peleburan timah. Makalah ini bertujuan mengetahui resiko radiologik dari suatu landfill slag timah menggunakan perangkat lunak RESRAD-OFFSITE. is 0. 101210.13 µSv/years. atau yang dikenal dengan TENORM telah menjadi isu global dan mendapat perhatian serius di tingkat nasional dan internasional dalam menemukan solusi yang tepat untuk pengelolaannya. Dapat disimpulkan bahwa fasilitas landfill slag timah yang disimulasikan tidak memberikan dampak radiologik signifikan terhadap individu dan memenuhi kriteria pembatas dosis. *) Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) Jl. individual effective dose to individu up to 9. kajian literatur. Hasil simulasi menunjukkan bahwa dosis efektif individu paling tinggi yang diterima oleh individu adalah sekitar 9. 10-6.

18x106Bq. 4. BATAN Kawasan Puspiptek. Limbah radioaktif biological shielding tersebut termasuk limbah aktivitas rendah yang aktivitasnya kurang lebih 1. dan didukung dengan data-data sekunder dari berbagai pustaka. yang kemudian bisa dipetakan kandungan limbah radioaktifnya. reaktor Kartini. Biological shielding adalah salah satu bagian limbah radioaktif padat reaktor yang signifikan.04x106 Bq dan 1.83x107 Bq. Kata kunci: biological shielding.43x107 Bq.17x108 Bq. radionuklida yang dominan adalah Fe-55 dan Co-60 dan Ba-133.83x107 Bq. 3.71x108 Bq. Inventarisasi radionuklida diperkirakan dari data-data primer reaktor Kartini. 1. 1.04x106 Bq and 1. Co-60. and also from the secondary data from the literature.43x107 Bq. Yogyakarta. Analisis inventarisasi limbah tersebut dilakukan melalui data inventarisasi radionuklida yang terkandung di dalamnya. The inventory analysis of the radioactive waste can be done through the inventory of radionuclide contained in the radioactive waste. 1.741 Bq/g dan jumlahnya kurang lebih 667 ton. Ba-133. The most significant solid radioactive waste is the biological shielding. dengan aktivitas masing-masing adalah 7. Sebelum dilakukan dekomisioning. 3. The biological shielding radioactive waste is the low activity waste with less than 1. Serpong. Eu-152 and Eu-154 with each activity is 7. Eu-152 dan Eu-154. Yogyakarta. Dari studi ini disimpulkan bahwa kandungan radionuklida yang terkandung di dalam biological shielding reaktor Kartini.ANALISIS INVENTARISASI LIMBAH RADIOAKTIF BIOLOGICAL SHIELDING REAKTOR KARTINI.18x106Bq. *) Pusat Teknologi Limbah Radioaktif. Tangsel * mdaryoko@yahoo. Ni-63. salah satu hal yang krusial yang harus dilakukan adalah analisis inventarisasi limbah radioaktifnya. Keywords: biological shielding. Nb-94.71x108 Bq. one important thing that should be done is the inventory analysis of its radioactive waste.17x108 Bq. Nb-94. thus the radioactive waste composition could be known. The age of Kartini reactor is more than 40 years. Cepat atau lambat reaktor tersebut pasti akan didekomisioning. Ni-63. Limbah radioaktif biological shielding terjadi karena reaksi aktivasi selama pengoperasian reaktor.com ABSTRAK Telah dilakukan analisis inventarisasi limbah radioaktif biological shielding reaktor Kartini. 4. If it is being stored for 30 years. therefore the reactor certainly will be decommissioned sooner or later. 2. Co-60 dan Ba-133 masih dominan sampai penyimpanan 50 tahun. YOGYAKARTA Mulyono Daryoko1. Gedung 50. Mn-54. Data ini diperlukan untuk perkirakan perhitungan dana yang harus disiapkan. This radioactive waste emerged because of the activation reaction when the reactor was being operated. Reaktor Kartini telah berusia lebih dari 40 tahun. Ba-133.76x107 Bq. The data of the inventory analysis is needed to calculate the needed budget. 15310. Mn-54. YOGYAKARTA INVENTORY ANALYSIS OF BIOLOGICAL SHIELDING OF KARTINI REACTOR. Yogyakarta. after being shut down for 5 years is Fe-55. setelah 5 tahun shut down adalah Fe-55. has been conducted. 1. Co-60 and Ba-133. Yogyakarta. 2.04x106 Bq. Co-60 and Ba133 is still dominant until it is being stored for 50 years. limbah radioaktif ABSTRACT The inventory analysis of biological shielding radioactive waste from Kartini reactor. 4.741 Bq/g in activity and 667 ton in amount. the dominant radionuclide is Fe-55.76x107 Bq.04x106 Bq. Before being decommissioned. This study concluded that the radionuclide contained in the biological shielding of Kartini reactor. Co-60. radioactive waste . Kartini reactor. Pada penyimpanan sampai 30 tahun. 4. The inventory of the radionuclide could be predicted from the primary data of Kartini reactor.

Indonesia melalui PerPres No. Kata kunci: bahan-bakar nuklir bekas. Dari data yang didapat dari fasilitas pengelolaan LR dan BBNB dan juga diskusi dari narasumber dapat diambail kesimpulan bahwa praktek pengelolaan bahan bakar nuklir bekas (BBNB) dan limbah radioaktif (LR) di Indonesia saat ini secara garis besar telah memenuhi kewajiban-kewajiban yang ada di konvensi gabungan tersebut.id ABSTRAK Salah satu masalah yang penting dan mendasar dalam pemanfaatan tenaga nuklir adalah solusi permanen mengenai pengelolaan bahan bakar nuklir bekas (BBNB) dan limbah radioaktif (LR) yang dihasilkan. the next called the joint convention. konvensi gabungan. Limbah radioaktif.waluyo@bapeten. Isu mengenai pengelolaan BBNB dan LR menarik perhatian dunia. joint convention. especially on matters pertaining to public safety or protection to the environment. From data which obtained from facilities and expert can be concluded that practice of management of spent fuel and radioactive waste in Indonesia is currently has fulfilled the obligations in the joint convention.go.84 tahun 2010 telah meratifikasi konvensi ini. oleh sebab itu mempunyai kewajiban untuk melaksanakan pasal-pasal yang ada di konvensi gabungan tersebut. Issues concerning the management of spent fuel and radioactive waste attracted worldwide attention. Indonesia through Presidential Regulation no . 84 years 2010 has ratified this convention therefore. Sri Budi Utami. radioactive waste .MT 1 *).PERBANDINGAN PRAKTEK DAN KEGIATAN PENGELOLAAN BAHAN BAKAR NUKLIR BEKAS DI INDONESIA DENGAN JOINT CONVENTION ON THE SAFETY OF SPENT FUEL MANAGEMENT AND ON THE SAFETY OF RADIOACTIVE WASTE MANAGEMENT Agus Waluyo.Upaya pertama komunitas internasional melalui International Atomic Energy Agency (IAEA) untuk menghasilkan solusi yang bersifat sistematik guna mengatasi pengelolaan Bahan Bakar Nuklir Bekas (BBNB) dan limbah Radioaktif (LR) yang komprehensif dan memiliki tingkat keberterimaan yang tinggi secara global dilakukan melalui penyusunan instrumen hukum internasional baru yang tertuang dalam the Joint convention on the Safety of spent Fuel management and on the Safety of Radioactive Waste Management yang selanjutnya disebut konvensi gabungan. The first effort of the international community through the International Atomic Energy Agency (IAEA) to produce solutions that are systematic in order to address the management of spent fuel and radioactive waste and high acceptance rate globally is done through the preparation of new international legal instrument which state in Joint Convention on The Safety of Spent Fuel Management and on The Safety of Radioactive Waste Management. 8 Jakarta Pusat *e-mail: a. Key words: Spent fuel. MT 2) Badan Pengawas Tenaga Nuklir Jalan Gadjah Mada No. terutama mengenai hal-hal yang bersinggungan dengan keselamatan masyarakat atau publik dan perlindungan terhadap lingkungan. have an obligation to implement the existing provisions in the joint convention. ABSTRACT One of the important and fundamental problems in the utilization of nuclear energy is a permanent solution on the management of spent fuel and radioactive waste.

Microstructure observation was carried out by both optical microscope. A study on Corrosion resistance of AISI-321 by giving a heat treatment at a sensitization temperature had been done. with a titanium content of 92. salah satunya adalah limbah aktivitas tinggi. .KETAHANAN KOROSI CANISTER LIMBAH AKTIVITAS TINGGI DALAM MENJAGA KESELAMATAN LINGKUNGAN CORROSION RESISTANCE OF HIGH LEVEL WASTE CANISTER IN MAINTAINING SAFETY ENVIRONMENT Aisyah1. high level waste. and was poured into canisters.Canister must be selected from a material with high corrosion resistance so the radionuclide does not spread into the environment. dan dimasukkan dalam canister. Limbah ini divitrifikasi dengan gelas borosilikat.go. Baja tahan karat AISI 321 memiliki ketahanan korosi yang baik dan dapat digunakan sebagai bahan canister limbah aktivitas tinggi yang dapat mengisolasi radionuklida didalamnya.96 wt%. so that human safety and the environment will be maintained for both the current generation and for future generations Keywords: canister. Tujuan penelitian adalah mempelajari ketahanan korosi baja tahan karat AISI 321 sebagai bahan canister limbah aktivitas tinggi.The results showed that no decrease of corrosion resistance observed on the tested samples. sehingga keselamatan manusia dan lingkungan akan terus terjaga baik untuk generasi saat ini maupun untuk generasi mendatang. limbah aktivitas tinggi. This high level waste was vitrified with borosilicate glass. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak teramati penurunan ketahanan korosi bahan AISI 321. korosi. *) Pusat Teknologi Limbah Radioaktif Kawasan Puspiptek Gd 50 Tangerang Selatan. disposal. Telah dilakukan penelitian ketahanan korosi baja tahan karat AISI 321 yang diberi perlakuan panas pada suhu sensitisasi. The research objective was to study the corrosion resistance of AISI 321 stainless steel as a material of high level waste canister. Scanning Electrone Microscope beserta Energy Dispersive X-Ray Spectroscopy. AISI 321 stainless steel has good corrosion resistance and can be used as high level waste canister that can isolate the radionuclides in it. Kata kunci: canister. ABSTRACK Utilization of nuclear technology generates radioactive waste which one of the waste is high level waste. 153114. Pengamatan struktur mikro dilakukan menggunakan mikroskop optik.70 µm. Canister harus dipilih dari bahan dengan ketahanan korosi yang tinggi agar radionuklida tidak menyebar ke lingkungan. Titanium carbide precipitates was observed in the samples with an average diameter of about 4.id ABSTRAK Pemanfaatan teknologi nuklir akan menimbulkan limbah radioaktif. Teramati presipitat titanium karbida dengan diameter rata-rata 4. Indonesia * aisyah@batan.70 µm. Scanning Electron Microscope and Energy dispersive X-Ray Spectroscopy. corrosion. disposal.96 %berat. dengan kadar titanium 92.

U-238 dan U-235. Based on this calculation. the amount of Pu-239 is increasing and the amount of U-238 is decreasing as function of Burnup. Berdasarkan hasil analisis perhitungan ini. ORIGEN. Pu-239. Pu-239. the reduction of PWR fuel (U-235 and U-238) will generate new fuel (Pu-239) that could be used for other types of nuclear reactors. Hasil analisis menunjukkan bahwa besar daya operasi dan/atau lamanya operasi menyebabkan bertambahnya jumlah Pu-239 secara polinomial dan berkurangnya U-238 secara polinomial sebagai fungsi nilai burnup. U-238 dan U-235.go. Metode pendekatan yang dilakukan adalah mengiradiasi bahan bakar baru dalam satu tahap sekaligus dengan suatu tingkat daya tertentu. Jakarta * d. diperoleh bahwa dengan berkurangnya bahan bakar PWR (U-235 dan U238) maka akan timbul bahan bakar baru (Pu-239) yang dapat digunakan untuk jenis Reaktor nuklir yang lain. The analysis showed that as power and/or the operating time increasing. .setyawan@bapeten. Keywords: Burnup. Analisis diarahkan untuk mengetahui parameter penambahan Pu-239 dan parameter berkurangnya U-235 dan U-238 dalam bahan bakar bekas PWR. where the greater the reduction of U-235 and U-238 the greater Pu-239 will be generated. ABSTRACT This paper discuses the determination of Pu-239-formed and U-235 and U-238-remaining in nuclear spent fuel of PWR using Origen Code. The analysis aimed to determine the Buildup of Pu-239 and the reduction of U-235 and U-238 in PWR spent fuel. The approach taken is by irradiating the fresh fuel in one step at a time with a certain power level. *) dan Budi Rohman 1) Pusat Pengkajian Sistem dan Teknologi Pengawasan Instalasi dan Bahan Nuklir Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN). ORIGEN. Kata kunci: Burnup. dimana semakin besar pengurangan U-235 maka semakin besar Pu-239 yang diperoleh.id ABSTRAK Dalam makalah ini dilakukan penentuan nilai Pu-239 terbentuk dan U-235 dan U-238 tersisa dalam bahan bakar bekas nuklir PWR dengan menggunakan Program ORIGEN.PERHITUNGAN BURNUP DAN PEMBENTUKAN PU-239 PADA BAHAN BAKAR BEKAS PWR DENGAN PROGRAM ORIGEN THE CALCULATION OF BURNUP AND BUILDUP OF PU-239 FOR PWR SPENT FUEL WITH ORIGEN Daddy Setyawan 1.

Synroc adalah bentuk limbah kristalin yang tersusun dari gabungan fase-fase titanat yang stabil dan dipilih karena kestabilan geokimia dan kemampuan untuk imobilisasi unsur-unsur dalam limbah radioaktif.4). synroc. Hasil menunjukkan bahwa kualitas blok synroc limbah hasil imobilisasi dengan proses sintering tersebut sesuai dengan proses pres-panas isostatik.IMOBILISASI LIMBAH RADIOAKTIF DARI PRODUKSI RADIOISOTOP 99Mo DENGAN BAHAN MATRIKS SYNROC IMMOBILIZATION OF RADIOACTIVE WASTE FROM 99Mo RADIOISOTOPE PRODUCTION BY MATRIX MATERIAL OF SYNROC Gunandjar 1. The process of synroc waste forming was carried out by hot isostatic pressing at high temperature. BaO (5. Untuk limbah radioaktif umur panjang yang ditimbulkan dari produksi 99Mo yang mengandung uranium. The studies confirm that the leaching-rates and α-decay damage in synroc relatively very low and it cannot caused micro-cracking. adaptation of immobilization technology for immobilization of the radioactive wastes generated from 99 o Mo production using synroc materials by calsination at the temperature 750 C and sintering at the o temperature 1200 C.0). Tangerang selatan. ABSTRACT The assessment of immobilization technology using synroc matrix material was carried out for the 99 long life radioactive wastes generated from molybdenum-99 ( Mo) radioisotope production.4). Proses pembentukan synroc limbah dilakukan melalui proses pres-panas isostatik pada suhu tinggi. Keywords: immobilization of waste. adaptasi teknologi imobilisasi untuk imobilisasi limbah radioaktif yang ditimbulkan dari produksi 99Mo dilakukan dengan bahan o o synroc melalui proses kalsinasi pada suhu 750 C dan sintering pada 1200 C.6). The composition of precursor oxides as synroc matrix (in % weight) i. CaO (11. brannerite (AnTi2O6) dan hollandite [Ba(Al. Di Indonesia. The results showed that the quality of waste synroc block producted by the sintering process conform to the hot isostatic pressing process. synroc . In Indonesia. limbah radioaktif dari produksi 99Mo. Hasil studi memberikan konfirmasi bahwa laju pelindihan dan kerusakan akibat radiasi peluruhan-α terhadap synroc relatif sangat rendah dan tidak menyebabkan micro-cracking. TiO2 (71.Ti)2Ti6O16] as main host phases.4) and ZrO2 (6. * ) Pusat Teknologi Limbah Radioaktif-Badan Tenaga Nuklir Nasional Kawasan Puspiptek Serpong.0).6). radioactive waste from 99Mo production. Komposisi prekursor oksida sebagai matriks synroc (dalam % berat) adalah : Al2O3 (5.id ABSTRAK Pengkajian teknologi imobilisasi dengan bahan matriks synroc telah dilakukan untuk limbah radioaktif umur panjang yang ditimbulkan dari produksi radioisotop molibdenum-99 (99Mo). transuranium dan unsur-unsur hasil belah telah dikembangkan synroc yang mengandung fase utama pyrochlore (CaATi2O7). and hollandite [Ba(Al. transuranics and fission products was developed the synroc containing of pyrochlore (CaATi2O7). BaO (5. brannerite (AnTi2O6).e : Al2O3 (5.6). Banten 15310. TiO2 (71. Indonesia * gunand-m@batan. For the 99 long life radioactive waste generated from Mo production containing of uranium.6).4) dan ZrO2 (6.Ti)2Ti6O16].go. Kata kunci: imobilisasi limbah. CaO (11. Synroc is a crystalline wasteform comprising a stable assemblage of titanate phases chosen for their geochemical stability and ability to immobilize the radioactive elements in radioactive wastes.

panas. sehingga harus dikelola agar tidak menimbulkan dampak terhadap manusia dan lingkungan. dan laju pelindihannya tidak ditentukan. Polimer-limbah yang diiradiasi dengan sinar gamma pada dosis 40. radiasi. Pengaruh radiasi alfa terhadap densitas. Badan Tenaga Nuklir Nasional Tangerang Selatan. 2. 120. dan 10 jam menurunkan densitas. kuat tekan. 80. kuat tekan. kuat tekan. radiasion. then stored in interm storage. Waste-polymer that irradiated by gamma at doses of 40. and 160 kGy have decreasing density value. kuat tekan. polimer-limbah rusak dan warna berubah menjadi hitam. and 10 hours has decreasing density and compressive strength. sehingga densitas. 120. and leaching rate is increasing after the waste-polymer has irradiated at more than 40 kGy. Pada suhu 300 ◦C selama 2 dan 4 jam. In the interm storage. kuat tekannya yang diiradiasi 40 kGy naik jika dibandingkan dengan 0 kGy. dan 3 bulan sangat kecil. limbah uranium. so that must be managed in order there is not causing radiological impact to humans and environment. tetapi menaikkan laju pelindihan. *) dan Aisyah1) Pusat Teknologi Limbah Radioaktif. dan laju pelindihannya naik setelah polimer-limbah diiradiasi dengan dosis lebih besar 40 kGy. dan 160 kGy nilai densitasnya sedikit menurun. 2. Keywords : Polymer resistance. 4. Epoxy polymer-waste that heated at temperature 100 and 200 ◦C in 2. compressive strength irradiated at dose of 40 kGy is increasing if compared with 0 kGy. dan laju pelindihan selama 1. compressive strength. Limbah rafinat diimobilisasi dengan polimer epoksi dengan kandungan limbah 30 % berat. Kata kunci : Ketahanan polimer. 3 month are very small. and the leaching rate. 6. Effect of alpha radiation to density. ABSTRACT Rafinate waste from the extraction of uranium has very long half life. Dalam interm storage limbah mendapatkan paparan radiasi dari limbah sekelilingnya. uranium waste. radioactive waste get radiation exposure from the surrounding environment that has result in heat and radiation that may result in changes the characteristics of waste-polymer i. compression strength. 6. thermal. 4. 80. but increasing the leaching rate. Polimer-limbah yang 0 dipanaskan pada suhu 100 dan 200 C selama 2. sehingga mengakibatkan panas dan radiasi yang merubah karakteristik polimer-limbah yaitu densitas. and leaching rate for 1.KETAHANAN POLIMER EPOKSI UNTUK IMOBILISASI LIMBAH URANIUM TERHADAP PANAS DAN RADIASI RESISTIVITY OF EPOXY POLYMER FOR IMMOBILISATION URANIUM WASTE TOWARDS RADIATION AND HEAT Herlan Martono1.com ABSTRAK Limbah rafinat dari ekstraksi uranium mempunyai umur paro yang panjang. Rafinat waste immobilized by epoxy polymer on 30 % content of waste. 15310. 8. dan laju pelindihannya. .e density. Indonesia * herlanmartono@yahoo. 8. kemudian disimpan ditempat penyimpanan sementara (interm storage).

55%.95 cm. Kata Kunci : biosorben. Keywords: biosorbent. EPS hasil ekstraksi lumpur aktif industri makanan berkadar polisakarida 83. Pada pH 7 dan debit 1 ml/menit diperoleh +2 kapasitas penyerapan ion UO2 maksimum 881. Larutan netral memberikan +2 kondisi independensi ion UO2 terikat sepenuhnya pada biosorben. and rates of flow of 1.84 mg U/g biosorbent.84 mg U/g biosorben. Larutan uranium kadar 100mg/L (1260Bq/l) dialirkan pada kolom adsorpsi berdiameter dalam 0.55% dan protein 15% diimobilisasi pada kalsium alginat sehingga diperoleh 9. Rate of flow of 1 ml/minute gives the contact time of UO22+ ion with biosorbent surface better than on the rate of flow 3 and 5 ml/minute. proteins 1-60%. The sulution with 100 mg/L uranium concentration or 1260Bq/l activity equivalent was channeled through the adsorption coloum of 0.3 dan 5 ml/minute. lipida 1-10%. The result indicates that on the pH of 7 and rates of flow 1 ml/minute gives the maximum sorption capacity of 881. Study of the utilization of immobilized EPS on calcium aliginate for uranium removing has been performed. aminokarboksilat dan lain-lain. Extracellular Polymeric Substance (EPS) is resulted by bacterial cells compossing the polysaccharides 40-95%. phosphoric. lipids 1-10%.go.95 cm diameter and 8 cm bed height containing 6. sulfat. Extracellular Polymeric Substance (EPS). aminocarboxylates.623 mg EPS per g sorben EPS-Kalsium Alginat yang berdiameter 4-5 mm. The experiment variabels are solution pH of 4.7 dan 8 dan debit aliran 1. asam nukleat 1-10%. The grain size diameter of resulted EPS-calcium alginates was 45 mm. Tangerang 15314 * email: zainus_s@batan. Extracellular Polymeric Substance (EPS) dihasilkan bakteri. hidroksil. polimer asam amino dan lain-lain. Extracellular Polymeric Substance (EPS).2 g sorben.PENGGUNAAN BIOSORBEN EXTRACELLULAR POLYMERIC SUBSTANCE TERIMOBILISASI PADA KALSIUM ALGINAT UNTUK PENYISIHAN URANIUM BIOSORBEN UTILIZATION OF IMMOBILIZED EXTRACELLULAR POLYMERIC SUBSTANCE ON CALCIUM ALIGINATE FOR REMOVING OF URANIUM Zainus Salimin1. Penelitian penggunaan EPS terimobilisasi pada kalsium alginat untuk penyisihan uranium dari limbah radioaktif cair telah dilakukan. Debit 1 ml/menit memberikan waktu kontak ion UO2+2 dengan biosorben lebih baik dari pada debit 3 dan 5 ml/menit. The EPS from extraction of industrial food active sludge having the content of polysaccharides of 83. tinggi bed 8 cm yang berisi 6. and polymers of amino acids and other compounds. protein 1-60%. 7 dan 8. and protein of 15%. hydroxil. EPS dapat mengikat kation dan anion karena mengandung gugus fungsional karboksilat.2 g of biosorbent. ABSTRACT Biosorben utilization of immobilized extracellular polymeric substance on calcium aliginate for removing of uranium. The EPS can bind the cations and anions supporting by its content of carboxylates. nucleic acids 1-10%.623 mg EPS per g of EPS-calcium aliginates biosorbent. . 3 dan 5 ml/menit. etc. was immobilized with calcium alginates matrix resulting 9. fosfat. The neutral solution of pH 7 gives the bonding independency of UO22+ catching on the biosorbent. sulfuric. Variabel percobaannya adalah pH larutan 4. *) dan Endang Nuraeni2) Pusat Teknologi Limbah Radioaktif-Badan Tenaga Nuklir Nasional Kawasan Puspiptek Serpong.id ABSTRAK Penggunaan Biosorben Extracelullar Polymeric Substance Terimobilisasi pada kalsium Alginat untuk penyisihan uranium. berkomposisi polisakarida 40-95%.

Its result phosphate’s fertilizer granulated. Produksi pupuk phosphate alam dari tahun ke tahun selalu meningkat sesuai dengan perkembangan sektor pertanian. then item overcome to pass vibrating screen so that got the homogeneous fertilizer measure and as according to wanted standard. Principle making of phosphate’s fertilizer is change three calcium phosphate exist in in rock of phosphate become calcium mono phosphate by addition of acid by dolomit and fieldspar. vibrating screen. Key word : Phosphate’s deposit. tetapi para pengusaha pupuk masih belum memperhatikan kualitasnya dan masih menjualnya dalam bentuk tepung. so that complicate usage in field. Semarang 50239 Indonesia Telp/Fax: (024) 7471379 * vieshnoe@gmail. *) dan Edy Supriyo2) PSD. vibrating screen. but all entrepreneur fertilize still not yet paid attention its quality and still selling it in the form of flour. SH. Wisnu Broto1. Salah satu industri kecil yaitu Dewi Sri mulai mengolah sumber daya alam tersebut (deposit phosphate) menjadi pupuk phosphate alam yang kemudian berkembang menjadi pupuk majemuk. pupuk alam.com ABSTRAK Deposit phosphate yang terkandung di dalam perbukitan lereng Gunung Muria dapat diperkirakan dapat mencapai 50 tahun. Sudharto. Hasilnya adalah pupuk phosphate yang berbentuk butiran. kemudian butiran dilewatkan melalui vibrating screen sehingga didapatkan ukuran butiran pupuk yang homogen dan sesuai dengan standard yang diinginkan. natural fertilizer. Existence of this potency push governance of sub-province to develop properties of natural resources so that can improve PAD.. Most rock of phosphate used for production SP 36 fertilizer. ABSTRACT Phosphate’s deposit which consist in in is hilly of mountainside of Muria can be estimated can reach 50 year. Pedalangan. Tembalang. One of the small industry that is Dewi Sri start to process the natural resources ( phosphate deposit) becoming fertilizer of phosphate natural which later then round into multiple fertilizer. Prinsip pembuatan pupuk phosphate adalah merubah tricalsium phosphate yang ada di dalam batuan phosphate menjadi mono calsium phosphate dengan cara pengasaman oleh dolomit dan fieldspar. Kata kunci : deposit phosphate. Sebagian besar batuan phosphate digunakan untuk produksi pupuk SP 36.Perbaikan Proses Produksi Pupuk Phosphate Alam Repair of Production Process Fertilizer Natural Phosphate R. Production fertilizer natural phosphate from year to year always mount as according to growth of agricultural sector. Adanya potensi ini mendorong pemerintahan kabupaten Pati untuk mengembangkan kekayaan sumber daya alam sehingga dapat meningkatkan PAD.TD. . sehingga menyulitkan pemakaian di lapangan. III Teknik Kimia Program Diploma Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Jl. Prof.

dan tidak boleh menerima kejutan beban polutan yang tinggi. The research results indicate there have been changes in the performance of activated sludge due to differences in the substrate during the maintenance process. amonia. Operasional proses lumpur aktif dimulai dengan konsentrasi MLVSS = ± 600 mg/L dan dilakukan monitoring selama 3 bulan. Tetes telah digunakan sebagai co-substrat sebagai tambahan makanan mikroba pada saat ketersediaan air limbah terbatas karena pabrik tidak operasi. ABSTRACT Aimed of Research at maintaining the quality of activated sludge at the wwtp used lubricating oil industry during the maintenance period of factory machines and aeration tank unit . Pemeliharaan lumpur aktif dilakukan selama 21 hari dengan konsentrasi MLVSS sekitar 3500 mg / l. the seed of activated sludge used as the biostarter of the WWTP aeration tank. This research can be concluded that in order to maintain the specific microorganisms to remain active need the same waste water characteristic . Setelah diperasikan kembali. Welly Herumurti2). fenol dan amonia yang relatif rendah. Joni Hermana3) Jurusan Teknik Lingkungan FTSP – ITS Surabaya Kampus ITS Sukolilo Surabaya (60111) * agus_mgt@yahoo.2% of the WWTP aeration tank volume. lumpur aktif digunakan kembali sebagai pengolah air limbah dalam unit tanki aerasi IPAL. Maintenance of activated sludge conducted as long as 21 days with MLVSS concentrations about 3500 mg / l. High content of H2S. acclimatization . sehingga lumpur aktif dapat tumbuh dan bekerja dengan waktu aklimatisasi singkat Kata kunci : Pemeliharaan. After the maintenance period. phenol and oil in wastewater generated at start-up factory operations have been killed most of the microbes specific contained in activated sludge.co. fenol dan minyak dalam air limbah yang dihasilkan saat start-up operasi pabrik telah membunuh sebagian besar mikroba spesifik yang terkandung dalam lumpur aktif.id ABSTRAK Penelitian bertujuan untuk mempertahankan kualitas lumpur aktif di WWTP industri pemurnian minyak pelumas bekas. microbial. and should not be receives a surprise of high pollutant loads . lumpur aktif. mikroba. khususnya konsentrasi sulfur. The operational of activated sludge process begins with the concentration of MLVSS = ± 600 mg / l and be performed monitoring for 3 months.STUDI PENANGANAN MASALAH PEMELIHARAAN LUMPUR AKTIF DALAM IPAL PABRIK PEMURNIAN MINYAK PELUMAS BEKAS Agus Slamet1. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa untuk mempertahankan mikroorganisme tertentu untuk tetap aktif membutuhkan karakteristik air limbah yang sama. aklimatisasi. Molasses has been used as co-substrate for additional microbial food during waste water availability is limited because the plant is not operating. activated sludge. Hasil penelitian menunjukkan ada perubahan dalam kinerja lumpur aktif karena perbedaan dalam substrat selama proses pemeliharaan. *). Penelitian Pemeliharaan lumpur aktif telah dilakukan dengan menggunakan tangki aerasi yang diisi dengan MLVSS sebanyak 100 m3 atau setara dengan 6. Tingginya kandungan H2S. selama periode pemeliharaan mesin-mesin pabrik dan unit tangki aerasi.2% dari volume tangki aerasi IPAL. so that activated sludge can grow and work with a short acclimation time. The Maintenance research of the activated sludge have been conducted using aeration tank which filled with MLVSS as much as 100 m3 or equal with 6.. Keywords: Maintenance. phenol and ammonia which are relative low. ammonia. especially the concentration of sulfur.

Pada penambahanNaOCl pada air limbah dari 10 ppm dan 15 ppm. MLSS. operasi sbr dengan beban COD awal rendah sampai COD tinggi (2000 ppm). Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh konsentrasi awal COD dan konsentrasi NaOCl terhadap removal COD. Wastewater treatment system using sequencing batch reactors (sbr) is estimated to be able to reduce COD untill 200 ppm. Keywords: COD.On added NaOCl in waste water of 10 ppm and 15 ppm.Removal COD . SVI setiap 6 jam sampai waktu aerasi 48 jam. MLVSS. removal COD akan terus turun dari 95 menjadi 72%.Waste water comes from water leaching process of production activities and water sanitation containing NaOCL. Sequencing Batch Reactor. juga air limbah. Mix Culture. operation sbr with load ofCOD low to high (2000 ppm). tidak menunjukkan adanya perbedaan besar removal COD. MLVSS. **soeprijanto@chem-eng.ac.Air limbah berasal dari kegiatan air pencucian proses produksi dan air sanitasi yang mengandung NaOCL. The research method through phases: aclimation mix culture. as well as wastewater. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistim sbr dapat digunakan untuk proses removal COD sampai 80% ke atas . Influence of load of wastewater with COD load early (900 ppm to 1400 ppm) towards a big difference small COD removal.PENGOLAHAN AIR LIMBAH PENGOLAHAN IKAN (COLD STORAGE) MENGGUNAKAN SISTIM SEQUENCING BATCH REACTOR PROCESS OF WASTEWATER TRETMENT FISH (COLD STORAGE) USE SEQUENCING BATCH REACTOR SYSTEM Agus Surono1.com. kemudian penambahan NaOCl awal 10 ppm sampai 55 ppm pada beban awal air limbah COD rendah sampai tinggi secara sequencing batch dengan parameter-paramter yang diukur : COD.id ABSTRAK Kegiatan pengolahan ikan pada industri cold storage selain menghasilkan produk. then the addition of the initial 10 NaOCl and 55 ppm on the initial load of wastewater COD low to high sequencing batch with a measured parameter-paramter: COD. SVI every 6 hours until time of aeration 48 hours. Pengolahan air limbah menggunakan sistim sequencing batch reaktor (sbr) diperkirakan mampu menurunkan COD hingga 200 ppm.its. Pengaruh beban air limbah dengan beban COD awal (900 ppm s/d 1400 ppm) terhadap perbedaan besar removal COD kecil. NaOCL. NaOCL. **) Laboratorium Biokimia Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya * aguzzurono@yahoo. *) dan Soeprijanto2. Metode penelitian melalui tahapan sbb: aklimasi mix culture. removal COD will continue to fall from 95 to be 72%. This research aims to study the influence of initial concentration COD.Karakteristik air limbah dari kegiatan diatas mengandung zat organik dan ion OCL. Removal COD. does not indicate any major difference.concentration of NaOCL to remove COD. Kata kunci: COD. MLSS. The results showed that sbr system can be used for COD removal processes up to 80% and over. Mix Culture. if the addition removal COD concentration is increased again to reach the NaOCl 55 ppm. jika penambahan konsentrasi NaOCl ditingkatkan lagi hingga mencapai 55 ppm. Characteristics of the wastewater from the above activities and ion -1 OCL . Sequencing Batch Reactor ABSTRACT The fish processing industry activities at cold storage in addition to producing products.

aerasi. Dan variasi 12 jam pada malam hari dan 24 jam secara kontinyu. Algae. Boezem morokrembangan . 100 mg/L dan 150 mg/L. Aeration. HRAR use the symbiosis between algae and bacteria. Aerasi selama 12 jam pada malam hari mampu meningkatkan kinerja bioreaktor alga untuk menurunkan kandungan zat organik dan nutrient. alga. Penelitian dilakukan dalam skala laboratorium menggunakan variasi konsentrasi COD awal limbah sebesar 50 mg/L. Kandungan alga yang tinggi pada bioreactor akan meningkatkan kompetisi konsumsi oksigen antara alga dan bakteri. In the HRAR systems will occur competition of oxygen consumption between algae and bacteria. Institut Teknologi Sepuluh Nopember Kampus ITS Sukolilo. The study aims to evaluate the effect of aeration on the growth rate of algae on the processing of Morokrembangan Boezem Water. 100 mg / l. and impact on the growth rate of algae. Surabaya 60111 ABSTRAK Aplikasi bioreaktor Alga (HRAR. Aeration. Penelitian menunjukkan bahwa Aerasi terus menerus selama 24 jam telah menyebabkan nilai pH air meningkat dan memperlambat laju pertumbuhan alga. 150 mg/L. Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh aerasi pada tingkat pertumbuhan ganggang pada pengolahan air Boezem Morokrembangan.EFEK AERASI TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN ALGA PADA PENGOLAHAN AIR BOEZEM MOROKREMBANGAN Ajeng Hayu Anandra 1). Institut Teknologi Sepuluh Nopember 3) Jurusan Teknik Lingkungan. Algae. Joni Hermana3) 1)Program S1Jurusan Teknik Lingkungan. Research shows that continuous aeration for 24 hours has caused the pH value of water increases and inhibit the growth rate of algae. boezem morokrembangan. The study was conducted in laboratory scale using a variation of the initial wastewater COD concentration of 50 mg / l. HRAR memanfaatkan simbiosis antara alga dan bakteri. Key words: Growth rate. Boezem Morokrembangan. High Rate Algae Reactor) is one of the alternative technologies to reduce the concentration of organic pollutants in water. Agus Slamet2). And variation aeration 12 hours during night and 24 hour continuously. High Rate Alga Reactor) merupakan salah satu teknologi alternatif untuk menurunkan konsentrasi pencemar organik dalam air. dan berdampak pada penurunan laju pertumbuhan alga. Aeration for 12 hours during night was able to improve the performance of the algae bioreactor to reduce the content of organic matter and nutrienKey words: Growth rate. ABSTRACT Algae bioreactor applications (HRAR. Kata kunci : laju pertumbuhan. Institut Teknologi Sepuluh Nopember 2) Program S3 Jurusan Teknik Lingkungan.

Kata Kunci : Karakteristik. *). Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa dengan adanya reduksi sampah pada sumber volume sampah yang diangkut ke TPA dapat berkurang sebesar 58. Tujuan dari penelitian ini adalah analisis karakteristik. Gina Lovasarib2).ac.27 l/org/hari. 26% kertas.81% atau dari 70. plastik 10. kayu dedaunan 12. dari hasil kuesioner di masyarakat terhadap pengelolaan sampah di Kota Kotabaru 92% responden sudah mendapat pelayanan persampahan oleh dinas kebersihan. dan 26% plastik. Komposisi.3%.11%) dari luas propinsi Kalimantan Selatan. timbulan sampah sebesar 2. Sampah . dan Mevi Ayuningtyasc3) Dosen Teknik Lingkungan Universitas Lambung Mangkurat Mahasiswi Teknik Lingkungan Universitas Lambung Mangkurat 3 Mahasiswi Teknik Lingkungan Universitas Lambung Mangkurat 2 1 *alimms@grad.Analisis Potensi Reduksi Sampah di Kota Kotabaru Kalimantan Selatan Muhammad Syahirul Alima1. kertas-karton 27.id ABSTRAK Kota Kotabaru sebagai ibu kota Kabupaten Kotabaru merupakan kabupaten terluas di propinsi Kalimantan Selatan dengan luas lebih dari seperempat (25. komposisi dan timbulan sampah sehingga didapat potensi reduksi sampah di Kota Kotabaru. Metodologi yang dipakai dengan observasi lapangan.44 %.23 m3/hari menjadi 41.3 m3/hari. kuesioner dan dilakukan pengumpulan data primer dan sekunder.08%. lain-lain 3. komposisi sampah dan karakteristik sampah. Sampah yang dihasilkan langsung dibuang ke TPA tanpa pengelolaan terlebih dahulu.its. Data hasil sampling dianalisis kesetimbangan massa sehingga didapat potensi reduksi sampah di kota Kotabaru. Pengelolaan sampah dengan mereduksi sampah belum diprogramkan oleh Bidang Kebersihan Kabupaten Kotabaru. Data primer meliputi sampling timbulan sampah.84%. Reduksi. Hasil penelitian menunjukkan komposisi dan karakteristik sampah di Kota Kotabaru terdiri dari sisa makanan 38. sampah sudah yang didaur ulang pemulung meliputi 38% Logam.17 %.

pencemaran. efisiensi pengolahan rata-rata terhadap semua IPAL ABR untuk parameter BOD5. Hasil penelitian mengenai efektivitas pemanfaatan dari total seluruh MCK+ di kota Banjarmasin sebanyak 15 unit MCK+ yang terbangun dari tahun 2007 sampai tahun 2011 adalah cuma 47% atau hanya 7 (tujuh) unit MCK+ yang termanfaatkan. Metodologi yang dipakai adalah dengan observasi lapangan terhadap kondisi fisik prasarana MCK+ yang terbangun.ac. dan SANIMAS . Kata Kunci : Air limbah . Hasil penelitian ini mengidentifikasikan program SANIMAS yang dilaksanakan sejak tahun 2007 belum mampu mereduksi beban pencemar organik yang masuk ke badan air di kota Banjarmasin.STUDI PEMANFAATAN PROGRAM SANITASI OLEH MASYARAKAT (SANIMAS) DI KOTA BANJARMASIN Muhammad Syahirul Alima1. IPAL ABR. sampling kualitas parameter effluen IPAL dan perhitungan debit limbah yang dihasilkan.id ABSTRAK 1 Salah satu upaya pemerintah kota Banjarmasin untuk mengatasi masalah pencemaran sungai adalah membangun sarana dan prasarana MCK+ beserta pengolahan air limbahnya yang terletak di bantaran sungai melalui program Sanitasi oleh Masyarakat (SANIMAS) dimana pengolahan limbahnya menggunakan Teknologi Anaerobik Baffle Reactor (ABR). 25.24% sedangkan rata-rata debit limbah yang dihasilkan adalah 50.17%. MCK+. dan 68.74%. COD dan TSS adalah 45.3 m3/bulan.its. Monitoring terhadap pemanfaatan program SANIMAS belum dilakukan oleh Pemerintah Pusat sehingga tujuan dari penelitian ini adalah sebagai analisis pemanfaatan oleh masyarakat terhadap program SANIMAS dan evaluasi proses pengolahan dari IPAL ABR untuk mengurangi beban pencemaran domestik di sungai Kota Banjarmasin.*) dan Erika Agustinib2) 2 Dosen Teknik Lingkungan Universitas Lambung Mangkurat Alumnus Teknik Lingkungan Universitas Lambung Mangkurat *alimms@grad.

Tahap identifikasi menghasilkan isolat indigenus bakteri Pseudomonas putida AK. Institut Pertanian Bogor Kampus IPB Dramaga.128/2003) mentioned that the final requirement of the recovery contaminated land by Total Petroleum Hydrocarbon (TPH) through the bioremediation is less than 1%. while the treatment process output quantity is increasing. Keywords: bioremediation. persyaratan akhir untuk memulihkan lahan tercemar Total Petroleum Hidrokarbon (TPH) melalui bioremediasi adalah kurang dari 1%. The bacteria isolation media was using Solution Base Salt (SBS) which enriched with yeast extract and crude oil. petrofilic bacteria. total petroleum hydrocarbon residues. berbentuk batang dan dapat mendegradasi polutan terutama hidrokarbon aromatik. Bogor. Kedua isolat ini akan digunakan untuk menentukan kinetika biodegradasi baik dalam koloni tunggal ataupun kultur tercampur. efek ini akan membawa permasalahan baru bagi lingkungan.A (4 isolates) and Pseudomonas diminuta AK. identifikasi.id. . these effects will bring new problems for environment. and can degrade the pollutants especially aromatic hydrocarbons. dengan ciri dihasilkannya zona bening di sekitar koloni. bioremediasi. The identification phase produced Pesudomonas putida AK. The purpose of this research is finding the bacteria isolates that have high affinity towards the given substrates. sedangkan kuantitas hasil pengolahan terus mengalami peningkatan. *) Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan. These bacteria are gram-negative bacteria. The isolation phase produced 6 single colonies of bacteria isolates that potentially degrading crude oil with clear zones characteristics around the colonies. isolation. Both of these isolates will be used to determine biodegradation kinetics of both in a single colony or a mixed culture. isolasi. residu total petroleum hidrokarbon. Dengan demikian.ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI PETROFILIK DARI KONSENTRASI RESIDU TOTAL PETROLEUM HIDROKARBON (TPH) DI BAWAH 1% (W/W) HASIL PROSES BIOREMEDIASI THE ISOLATION AND IDENTIFICATION OF PETROFILIC BACTERIA FROM TOTAL PETROLEUM HYDROCARBONS (TPH) RESIDUES UNDER 1% (W/W) OF BIOREMEDIATION PROCESS RESULTS Allen Kurniawan1. ABSTRACT In minister of decree (Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. allen. Tahap isolasi menghasilkan 6 isolat bakteri koloni tunggal yang berpotensi sebagai pendegradasi crude oil. Residu TPH hasil bioremediasi sulit didegradasi secara alamiah dan membutuhkan jangka waktu yang panjang.A (4 isolat) dan Pseudomonas diminuta AK. The TPH residues resulted from bioremediation are difficult to degrade naturally and requires a treatment process in long term. identification. aerobic. Thus.kurniawan@gmail. Indonesia * allenkurniawan@ipb. bersifat aerobik. rodshaped.ac. Bakteri ini merupakan bakteri gram negatif.128/2003 tentang Tata Cara dan Persyaratan Teknis Pengolahan Limbah Minyak Bumi dan Tanah Terkontaminasi Oleh Minyak Bumi Secara Biologis.B (2 isolates). Tujuan penelitian ini menemukan isolat bakteri yang memiliki afinitas tinggi terhadap substrat yang diberikan. Isolasi bakteri menggunakan media Solution Base Salt (SBS) yang diperkaya ekstrak ragi dan crude oil. The isolation and identification of petrofilic bacteria is the beginning phase of this research and will be continued by determination of biodegradation kinetic parameters and examine the biodegradation process at landfarming reactor on a laboratory scale. Isolasi dan identifikasi bakteri petrofilik merupakan awal dari rangkaian penelitian yang akan dilanjutkan dengan tahap penentuan parameter kinetika biodegradasi dan uji biodegradasi pada reaktor landfarming skala laboratorium. Kata kunci: bakteri petrofilik. 16680.B (2 isolat).com ABSTRAK Dalam Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No.

Sehingga penggunaan sekam padi sebagai bulking agent lebih efektif dibandingkan serabut buah bintaro dalam membantu biodegradasi pada proses bioremediasi. Institut Pertanian Bogor Kampus IPB Dramaga. Kata kunci: biodegradasi.5% and 56. Indonesia allenkurniawan@ipb. 0. Berbagai teknologi telah dikembangkan untuk memperoleh hasil yang optimal. Thus. ABSTRACT Bioremediation is a recovery process for the contaminated land by utilizing the activities of microorganisms. Keywords: biodegradation. The humidity on this reactor maintained by added some water for twice a week. Bogor. . which is the simple reactor. and 1% of urea fertilizer. Lahan terkontaminasi dibuat dengan memasukkan sekitar 10% minyak pelumas.kurniawan@gmail. 1% bakteri Bacillus sp. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektivitas terbaik antara bulking agent serabut buah bintaro dan sekam padi dalam menyisihkan Total Petroleum Hidrokarbon (TPH) pada proses bioremediasi.5%.com ABSTRAK Bioremediasi merupakan proses pemulihan lahan tercemar dengan memanfaatkan aktivitas mikroorganisme. 16680.. Mikroorganisme eksogenous yang digunakan adalah bakteri Bacillus sp. sedangkan sekam padi sebesar 56. bioremediation. 1% of bulking agent.5-0.8% pupuk NPK dan 1% urea. total petroleum hidrokarbon. The contaminated land was made by putting about 10% of lubricating oil. 0. Reaktor yang digunakan berupa reaktor sederhana tipe landfarming yang dijaga kelembabannya dengan penambahan air dua kali seminggu. The purpose of this study to examine the best effectiveness of Total Petroleum Hydrocarbons (TPH) removal between utilization of bintaro fibers and rice husk bulking agent in remediation process. bulking agent.12% respectively. allen. bulking agent. The reactor that used on this study was landfarming type. one of them is utilizing bulking agent as additive to increase the soil porosity and the contaminant biodegradation rate. the use of rice husk as bulking agent is more effective than bintaro fibers in biodegradation of bioremediation process.8% of NPK fertilizer.ac.SIMULASI PROSES BIOREMEDIASI PADA LAHAN TERKONTAMINASI TOTAL PETROLEUM HIDROKARBON (TPH) MENGGUNAKAN SERABUT BUAH BINTARO DAN SEKAM PADI THE SIMULATION OF BIOREMEDIATION PROCESS ON TOTAL PETROLEUM HYDROCARBONS (TPH)-CONTAMINATED LAND USING BINTARO FIBERS AND RICE HUSK Allen Kurniawan Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan. total petroleum hydrocarbons. 1% bulking agent. diantaranya adalah penggunaan bulking agent sebagai bahan tambahan untuk meningkatkan porositas tanah dan laju biodegradasi kontaminan.5-0. The efficiency of TPH concentrations for two months using bintaro fibers and rice husk were 49.12%. Efisiensi konsentrasi TPH selama dua bulan dengan menggunakan serabut buah bintaro sebesar 49. bioremediasi. The exogenous microorganisms that used on this study were Bacillus sp. Various technologies have been developed to obtain the optimal result. 1% of the bacteria Bacillus sp.id.

Dilain pihak. to reduce the new bauxite mining and to purify the contaminated aluminium scrap. production estimation. Gas polutan yang dicakup meliputi sulfur dioksida (SO2). Generation estimation was based on recycling capacity of aluminium scrap in the order of 700 ton/year. Supporting data of wind speed and direction was compiled from the nearest climatology station. 41/1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara pada radius yang sangat dekat dengan sumbernya Kata kunci: daur ulang. nitrogen oxide (NO2) and particulate matter (PM10). dispersi. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat estimasi jumlah produksi gas polutan yang dihasilkan dari kegiatan daur ulang limbah aluminium dan memperkirakan dispersinya dalam udara ambien di sekitar lokasi daur ulang menggunakan model dispersi Gauss. carbon monoxide (CO). On the other hand. SO2 gas 2857 µg/s. estimasi produksi. recycle . *) Dept. kegiatan daur ulang limbah aluminium juga menghasilkan limbah lain dalam bentuk gas-gas polutan. dispersion. and CO gas 2777 µg/s. The waste gases under concern consist of sulphur dioxide (SO2).551 µg/s.co. Hasil simulasi dispersi polutan gas mengindikasikan bahwa semua gas polutan yang ditinjau mencapai baku mutu udara ambien nasional sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. emisi gas NO2 sebesar 10. emisi emisi gas SO2 sebesar 2857 µg/s.ESTIMASI PRODUKSI DAN DISPERSI GAS POLUTAN DARI KEGIATAN DAUR ULANG LIMBAH ALUMINIUM GENERATION ESTIMATION AND THE DISPERSION OF POLLUTANT GASES FROM ALUMINIUM SCRAP RECYCLING Arief Sabdo Yuwono1. Estimasi produksi dilakukan dengan berdasarkan pada kapasitas olah limbah luminium sebesar 700 ton/tahun. PO Box 220 Bogor 16002 INDONESIA * arief_sabdo_yuwono@yahoo. limbah aluminiu ABSTRACT Aluminium scrap recycling is an important link to fulfil the aluminium stock in the market. mengurangi penambangan bauksit baru dan memurnikan kembali limbah aluminium dari kondisi awal yang tercampur benda asing. debu dan partikulat. pollutant gas.id ABSTRAK Kegiatan daur ulang limbah aluminium merupakan salah satu mata rantai penting yang berperan memasok ketersediaan logam aluminium. The objectives of the research were to estimate the amount of the generated waste gases resulted from aluminium scrap recycling and to study the dispersion of the emitted waste gases in the ambient air surrounding the recycling activity by using the Gaussian dispersion simulation model. nitrogen oksida (NO2) dan partikulat (PM10). Data pendukung berupa arah dan kecepatan angin berasal dari Stasiun Klimatologi terdekat dengan lokasi kegiatan. Simulation showed that all of dispersed waste gases in the ambient air complied with the national standard according to Government Regulation No 41/1999 pertaining on Air Pollution Control. karbon mono-oksida (CO). gas polutan.551 µg/s. dustfall as well as particulate matter. NO2 gas 10. dan emisi gas CO sebesar 2777 µg/s. Teknik Sipil dan Lingkungan IPB Kampus IPB Darmaga. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada tingkat produksi tersebut akan dihasilkan limbah kerak sebesar 177 kg/hari. aluminium scrap recycling is also an activity generating wastes such as waste gases. Result of the analysis indicated that at this recycling capacity the generated slag is 177 kg/day. Keywords: aluminium scrap.

Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh aerasi pada kinerja bioreactor algae untuk pengolahan air Boezem Morokrembangan. Institut Teknologi Sepuluh Nopember 3) Jurusan Teknik Lingkungan. Hal ini diperkirakan akan menurunkan kemampuan bakteri aerobik untuk menurunkan kandungan COD dalam air Boezem. better then using aeration continuously for 24 hours has caused the pH value of water to decrease and consequently reduced the performance of algae bioreactor in the COD removal. The high content of algae in the boezem water has caused disolved oxygen decreased dramatically at night. . Research shows that the aeration for 12 hours at night has removed organic mater as COD. ABSTRACT Boezem Morokrembangan has a double function. Tingginya kandungan alga dalam air Boezem menyebabkan kandungan Oksigen Terlarut menurun drastis pada malam hari. 100 mg/L dan 150 mg/L. Aerasi terus menerus selama 24 jam telah menyebabkan nilai pH air meningkat dan memperlambat kinerja sistim boireaktor alga untuk menurunkan kandungan zat organik sebagai COD. This is thought to decrease the ability of aerobic bacteria to reduce the COD in boezem water. Algae. one as a drainage water reservoir and as domestic wastewater containment from its catchment area. Agus Slamet2. Institut Teknologi Sepuluh Nopember 2) Program S3 Jurusan Teknik Lingkungan. While the variation aerations were 12 hours during night and 24 hour continuously.EFEK AERASI TERHADAP DOMINASI MIKROBA DALAM SISTEM HIGH RATE ALGAE POND (HRAP) UNTUK PENGOLAHAN AIR BOEZEM MOROKREMBANGAN AERATION EFFECT ON THE DOMINANCE OF MIKROBES IN THE HIGH RATE ALGAE POND (HRAP) SYSTEM FOR THE TREATMENT OF BOEZEM MOROKREMBANGAN WATER Bellinda Ira Anggraeni1. . The study was aimed to assess the effect of aeration on the the performance of bioreactor alga for the treatment of Morokrembangan Boezem water. Dan variasi 12 jam pada malam hari dan 24 jam secara kontinyu. Aerasi. Key words: Boezem. The high content of nutrients (N and P) in boezem water has led to very rapid growth of algae (algal blooming) in some boezem zone. Tingginya kandungan nutrien (N dan P) pada air Boezem telah mendorong terjadinya pertumbuhan alga yang sangat cepat (alga bloom) pada sebagaian zona Boezem. The study was conducted in laboratory scale using a concentration variation of the initial wastewater COD of 50 mg/L. 100 mg/L. 150 mg/L. Kata kunci : Boezem. Institut Teknologi Sepuluh Nopember Kampus ITS Sukolilo.COD.Joni Hermana3 1)Program S1Jurusan Teknik Lingkungan. Alga. COD. Aeration. Surabaya 60111 ABSTRAK Boezem Morokrembangan memiliki fungsi ganda sebagai penampungan air hujan sekaligus menerima air limbah domestik dari area pelayanannya. Penelitian menunjukkan bahwa aerasi selama 12 jam pada malam hari memiliki pengurangan bahan organik sebagai COD lebih baik.Penelitian dilakukan dalam skala laboratorium menggunakan variasi konsentrasi COD awal limbah sebesar 50 mg/L.

EFEKTIFITAS PEMBAKARAN SAMPAH MEDIS DAN KUALITAS PENURUNAN AIR LIMBAH INSTALASI PENGOLAHAN LIMBAH CAIR RUMAH SAKIT ISLAM (RSI) SAMARINDA EFFECTIVENESSOF MEDICAL WASTE COMBUSTION ANDREDUCTION OF WASTE WATER QUALITY LIQUID WASTETREATMENT PLANT HOSPITAL ISLAM (RSI) SAMARINDA Blego Sedionoto1.081350016616. Hasil penilaian efektifitas pembakaran sampah medis dari 5 kali pengukuran dengan nilai.0 dengan semua parameter di bawah baku mutu air limbah. 30%. Penelitian ini ingin melihat efektifitas pembakaran sampah medis pada insinerator RSI dan optimalisasi penurunan parameter kimiawi dan biologis air limbah hasil pengolahan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) RSI Samarinda. or it can become a place of disease transmission as well as the possibility of environmental pollution and health problems processing of medical waste and sewage treatment has an important role in efforts nosocomial infections control in the Islamic Hospital Samarinda (RSI). 63.01 Mg/L. 42%. 48 Mg/Lt . 30%.20%.50 Mg/Lt. Email : blego_kesling@yahoo. Total Coli. COD . COD. 55%.13 Mg/L. NH3N. 7. atau dapat menjadi tempat penularan penyakit serta memungkinkan terjadinya pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan. 42%. tempat berkumpulnya orang sakit maupun orang sehat. *) Bagian Kesehatan Lingkungan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Mulawarman Jalan Sambeliung Gd Baru FKM UNMUL Kampus Gunung Kelua Samarinda Kalimantan Timur 75123 HP . TSS .13 Mg/Lt. 31.68. while the WWTP outlet measurement results with measurements niali pH. BOD. 0and E coli. Kata kunci : Efektifitas. WWTP.0 dan E Coli . 0.BOD. Medical Waste . NH3N . 31. 63. 20%. 7.5%. 0. 55% dan 50% dengan nilai rata rata 39.5%.com ABSTRAK Sebagaimana tercantum dalam Kepmenkes Nomor 1024/Menkes/SK/X/2004 tentang Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit. sedangkan hasil pengukuran outlet IPAL dengan niali pengukuran Ph. the hospital as a health service facility. The results of the effectiveness assessment of medical waste incineration than 5 times the measurement with a value. We assess the effectiveness of medical waste in incinerators burning RSI and optimization of chemical and biological parameters decreasein waste water treatment out come wastewater treatmentplant RSI Samarinda. TSS: 48 mg/ L. 0 with all the parameters under the quality standard wastewater.IPAL. bahwa rumah sakit sebagai sarana pelayanan kesehatan. Required the addition of up to 1200 0C temperature incineratorto decrease the volume of ash residual domestic waste and maximize gas concentration clor and replace blower who has broken with a new one so that the reduction of ammonia and the addition of oxygen to the waste water can take place more efficiently and effectively. a gathering place for the sick and healthy people.68.50 Mg/L. Diperlukan penambahan suhu insenerator hingga 1200 0C untuk mengecilkan volume abu sisa sampah domestik dan memaksimumkan konsentrasi gas clor dan mengganti blower yang telah rusak dengan yang baru sehingga pengurangan amoniak dan penambahan oksigen pada air limbah dapat berlangsung lebih efisien dan efektif.Pengolahan sampah medis dan pengolahan limbah mempunyai peranan penting dalam upaya pengemdalian infeksi nosokomial di Rumah sakit Islam Samarinda (RSI). and 50% with an average valueof 39. Keywords: Effectiveness.01 Mg/Lt. Pengolahan Sampah Medis ABSTRACT As stated in Kepmenkes Number 1024/Menkes/SK/X/2004 of Environmental Health Hospital. Total Coli.

Semarang 50239 *Email : fahmiarifan@yahoo. tanpa pemakaian pestisida kimia. Harga pestisida sering dirasakan cukup mahal.com ABSTRAK Pestisida merupakan salah satu komoditas yang dibutuhkan petani Desa Kembang Sari Ampel Kabupaten Semarang. pestisida nabati ABSTRACT Biopesticide are someone comodity to need by farmer at Kembang Sari Ampel Village. Semarang residence. As result of this program :the farmer at Kembangsari village can produce biopestcide from raw material at this place as soursoup leaf. Margaretha Tuti Susanti.menggunakan bahan yang mudah didapat seperti daun sirsat. dwikanta@gmail. Pedalangan Tembalang. Price of pesticide not proportion with harvest product.Pelatihan Pembuatan Pestisida Nabati Serta Aplikasinya Dalam Upaya Mendukung Dan Menumbuhkan Pertanian Organik Yang Ramah Lingkungan Deddy Kurniawan Wikanta. Prof Sudarto SH. UNDIP Semarang Jl. At this reason biopesticide production very exact to applied at this place As purpose of Ipteks program :to use of organic raw material at the place for produce to biopesticide and to motivate the farmer for organic plant activity not use chemical pesticide. Sebagai hasilnya Petani desa Kembangsari dapat membuat pestisida nabati dengan . tobacco leaf and biopestcide which produced can used for desinfect chilli plants Key words :biopesticide. Pembuatan pestisida nabati sangatlah tepat diterapkan didaerah tersebut Tujuan Kegiatan memanfaatkan sumber-sumber tanaman yang ada dilingkungannya untuk dijadikan pestisida nabati . mendorong petani untuk melakukan pertanian organik.com. sehingga sering terjadi keluhan tidak sebanding dengan hasil panen yang mereka peroleh. desinfect chilli plant . daun tembakau. pestisida nabati yang dibuat dapat digunakan untuk memberantas hama tananman cabai Kata kunci : hama tanaman cabe. Fahmi Arifan Jurusan Teknik Kimia PSD III Teknik.

WASTEWATER MANAGEMENT STRATEGIES SETTLEMENT IN SUB DISTRICT WOHA BIMA ABSTRACT Woha Subdistrict is one of the districts in Bima Regency defined as the Capital District Government Center Bima. management.ac. hingga tahun 2015. Agar tercipta pemahaman yang baik terhadap fasilitas terbangun dan lingkungan yang bersih dan sehat. communal (125 unit) and public toilets (104 unit) until 2015.id. environmental sanitation campaigns and increase community participation. Pemerintah harus mengupayakan penyadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan air limbah permukiman melalui sosialisasi. For that. komunal (125 unit) dan MCK (104 unit).012 unit). . kampanye sanitasi lingkungan dan peningkatan partisipasi masyarakat. strategy. The results are used to develop strategies for the management of residential wastewater infrastructure. Dalam pengembangan kota tidak lepas dari penyediaan utilitas kota termasuk penyediaan fasilitas pengelolaan air limbah permukiman.co. Hasilnya berupa strategi.*). This reasearch was conducted by reviewing the technical aspects.id ABSTRAK Kecamatan Woha merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Bima yang ditetapkan sebagai Pusat Pemerintahan Ibukota Kabupaten Bima. which currently lack adequate condition. Surabaya. In urban development can not be separated from the provision of city utilities. Indonesia email: lia@its. dan Alia Damayanti2) Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Kampus ITS Sukolilo. This study aims analyzing the systems wastewater infrastructure in the District Woha Bima.012 unit). institutional and community participation. including the provision of residential wastewater management facilities. Untuk mewujudkannya. upaya penanganan yang perlu dilakukan adalah membangun septictank yang layak bagi masyarakat yaitu septictank individu (1. The results obtained in the form of strategies. Penelitian ini bertujuan menganalisis sistem penyediaan prasarana air limbah permukiman di Kecamatan Woha Kabupaten Bima. To meet the service target. Hasilnya digunakan untuk menyusun strategi pengelolaan air limbah permukiman. strategi. desifarida28@yahoo. Untuk memenuhi target pelayanan. the need from is build a decent septictank from community are individual septictank (1. Kata kunci: air limbah permukiman. Government should seek public awareness on the importance of residential wastewater management through socialization.STRATEGI PENGELOLAAN AIR LIMBAH PERMUKIMAN DI KECAMATAN WOHA KABUPATEN BIMA Desi Farida1. pengelolaan. 60115. Penelitian ini dilakukan dengan mengkaji aspek teknis. kelembagaan dan peran serta masyarakat. yang saat ini kondisinya kurang memadai. Also created a good understanding of the facilities built that ultimately created a clean environment and healthy is needed. programs and residential wastewater management activities. Key words: wastewater settlements. program dan kegiatan pengelolaan air limbah permukiman.

Tipe 1: cocok sebagai bahan dasar lapisan sub grade. Tujuan penelitian ini yaitu untuk merubah abu batubara menjadi senyawa ”monolit” dan stabil adalah dengan mencampurkannya dengan bahan pengikat (cement) dan dengan ditambah bahan pengisi seperti pasir. Imam Bardjo.07 yang memberikan nilai qu yang sudah lebih besar dari nilai maksimum dari tanah. Type 3: suitable as base material subbase layer. uji kuat tekan. uji kuat tekan bebas. Kata kunci: abu batubara. lime or other to then be used as building materials. SH. No. Type of Fly Ash: Cement = 1: 0. Type 1: suitable as a base layer of sub-grade. uji kompaksi. .07 which gives the value of qu already greater than the maximum value of the land. Tipe Fly Ash : Semen = 1 : 0. Based on the TCLP test for all variations of a mixture of all the parameters tested meet the standards of environmental quality standards. uji CBR. coal ash. Type 2: suitable as base material sub-base layer. The method of testing consisted of testing the characteristics of coal ash. The purpose of this study is to transform coal ash into a compound "monolith" and stable is by mixing with a binder (cement) and with added fillers such as sand. Keywords: california bearing ratio test. proctor test. TCLP. Tipe 3: cocok sebagai bahan dasar lapisan sub base. Type 4: suitable as base material sub-base layer. proctor test. Indonesia * hendrikus_budyanto@yahoo. konstruksi jalan. Semarang. tailing. *) dan Arif Susanto1) Program Pascasarjana Universitas Diponegoro – Program Studi Ilmu Lingkungan Jl.PEMANFAATAN ABU BATUBARA (COAL ASH) DAN PASIR SISA TAMBANG (TAILING) SEBAGAI BAHAN KONSTRUKSI JALAN COAL ASH AND TAILING UTILIZATION AS ROAD CONSTRUCTION MATERIAL Hendrikus Budyanto1. pasir sisa tambang. Berdasarkan pengujian TCLP untuk semua variasi campuran semua parameter yang diuji memenuhi standar baku mutu lingkungan. TCLP. california bearing ratio test and toxicity characteristic leaching procedure (TCLP). kapur atau lainnya untuk kemudian dijadikan bahan bangunan. Tipe 4: cocok sebagai bahan dasar lapisan sub base. compressive strength tests. uji kompaksi. 50241 . uji california bearing ratio dan uji metal toxicity characteristic leaching procedure (TCLP). 5. Tipe 2: cocok sebagai bahan dasar lapisan sub base.com ABSTRAK Kandungan silika yang cukup tinggi memungkinkan abu batubara memenuhi kriteria sebagai bahan yang memiliki sifat semen (pozzolan). road construction. Metode pengujian terdiri atas uji karakteristik abu batubara. ABSTRACT The content of silica is high enough to meet the criteria allowing coal ash as a material having properties of cement (pozzolan). compressive strength test.

and proof of sharp and spiky object. tidak menimbulkan bising serta tahan terhadap benda tajam dan runcing. puskesmas juga dapat berdampak negatif. there is potency of environment polution which is caused by resulted waste. dan gas. Namun. PHC has separated between medical and non medical waste. In another hand. grass. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah yang dihasilkan oleh puskesmas X adalah limbah medis dan limbah Non medis. dan obat-obatan. but medical waste has not separated based on its type.com ABSTRAK Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) merupakan fasilitas kesehatan masyarakat yang berperan dalam penyediakan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat. liquid and gas. and tooth poly were accommodated at penetrating scuttle. Puskemas telah memisahkan limbah medis dan non medis. dapur. plastic. namun tidak membedakan limbah medis berdasarkan jenisnya. non noisy. wastafel. jarum infuse. dan poli gigi ditampung dalam bak resapan. sayuran. berwujud padat. mudah dikosongkan atau mudah diangkut. The management of liquid waste from toilet. Limbah medis dikumpulkan pada tempat sampah dengan bahan tempat sampah tahan karat. puskesmas ABSTRACT Public Health Center (PHC) is the facility of public health which have role in preparing basic health services for society. The result of non medical waste are papper. be carried easily. kapas bekas.GAMBARAN PENGELOLAAN LIMBAH PUSKESMAS X DI KABUPATEN JEMBER (THE DESCRIPTION OF WASTE MANAGEMENT OF PUBLIC HEALTH CENTRE X IN JEMBER REGENCY) Khoiron Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember Jl. PHC has positive role in realizing public health degree optimalyin its work area by promotive. Sedangkan pengolahan limbah cair dari kamar mandi. This research showed that PHC of X produced medical and non medical waste. medical waste. The objective of this research is describing waste management which is resulted by PHC activity. kitchen. Medical waste are collected at rust proof of dustbin spot. nasi. used cotton. botol infuse. those are solid. limbah medis. Kata kunci : pengelolaan. Sampah non medis yang dihasilkan berupa kertas. vegetables and rice. ampoule and medicine. PHC . used needle. Puskesmas mempunyai peran positif dalam mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal di wilayah kerjanya melalui upaya promotif. plastik. kode pos 68121. Namun tempat sampah yang dimiliki puskesmas X tidak dilapisi kantong plastik. cair. infusion bottle. infusion needle. daun-daunan. ampul. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengelolaan limbah yang dihasilkan dari kegiatan Puskesmas. PHC has negatif impact. non medical waste. The dustbin spot is not rowed by plastic sac . washbasin. preventif.The result of medical waste are used injection. dan kuratif.limbah nonmedis. Kalimantan I/93 Jember. Limbah medis yang dihasilkan berupa spet bekas. Keywords : Management. jarum bekas. yaitu adanya potensi pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh limbah yang dihasilkan. Indonesia choifaza@yahoo. preventive and curative efforts.

N. Semarang 50239 * 1) endy_y@yahoo. Percobaan utama dilakukan dalam waktu kurang lebih selama 12 jam dengan menggunakan variabel waktu pengisian dan lama ratio proses aerob dan anaerobik. Prof Sudarto SH. Key Words: activated sludge. Nugraheni1) Jurusan Teknik Kimia PSD III Teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tempuhan dengan variasi waktu aerob:anaerob 6:3 jam dan panjang waktu pengumpanan sama. Jenis plastik yang terbentuk dalam proses ini adalah Polihidroksialkanoat (PHA). by processing wheat-based food industry liquid waste which contain organic matters (C. PHA dapat terdegradasi sempurna dan memiliki sifat yang mirip dengan kelebihan yang dimiliki oleh plastik konvensional. The kind of plastic created is Polyhidroksialkanoat (PHA). i. antara lain dengan memanfaatkan limbah cair industri pangan berbahan baku tepung terigu yang memiliki kandungan zat-zat organik (C. O.16 g/gsel. Kata Kunci: bioplastik. waste . bioplastic. lumpr aktif. N.S. membandingkan antara siklus pendek dan siklus biasa dalam sistem SBR terhadap akumulasi PHA dan jenis PHA yang diperoleh. mengkaji kondisi operasi optimum pembentukan PHA. The objectives of this research are to study the effect of batch time in one cycle of sequencing batch reactor (SBR). Mohamad Endy Yulianto1. to study optimum condition of producing PHA. to compare between short and ordinary cycle in SBR system to PHA accumulation and kind of PHA. the highest average PHA content was got at the run when filling step is in six hours anaerob with aerob breaking time. UNDIP Semarang Jl. Pedalangan Tembalang. Tujuan penelitian adalah mempelajari pengaruh waktu tahapan dalam satu siklus sequencing batch reactor (SBR). O. PHA.BIOKONVERSI LIMBAH CAIR INDUSTRI PANGAN MENJADI PLASTIK BIODEGRADABLE (POLIHIDROKSIALKANOAT) DENGAN MENGGUNAKAN LUMPUR AKTIF BIOCONVERSION OF FOOD INDUSTRIAL WASTEWATER INTO BIODEGRADABLE PLASTIC (POLIHIDROKSIALKANOAT) USING ACTIVATED SLUDGE Laila Faizah Achmad1). H. S). Kondisikondisi yang diusahakan tetap adalah temperatur kamar dan pH netral (pada awal operasi). PHA ABSTRACT One effort to solve a problem exerted in plastic waste is making a degradable plastic material. H.com ABSTRAK Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah yang ditimbulkan oleh sampah plastik adalah dengan membuat material plastik yang dapat didegradasi. Pemendekan waktu pengumpanan menghasilkan kandungan PHA rata-rata tertinggi yaitu 0. The results shows that at running with time ratio of aerob:anaerob was 6:3 hours and a same duration of feeding. limbah.16 g/gsel. *) dan F. The first experiment was done in time of less than 12 hours by using filling time variable and ratio of duration of aerob and anaerob process. S).e. Shortening feeding time yields the highest average PHA content of 0. PHA can be completely degrade and has similar properties with conventional plastic. kandungan PHA rata-rata tertinggi diperoleh pada percobaan dengan 6 jam waktu anaerob selama tahap pengisian (filling) dengan diselingi waktu aerob. The constant conditions were ambient temperature and neutral pH (at the begining).

Sedangkan dalam proses fitoremediasi melibatkan fitostabilisasi. dan xylene (BTEX) hingga 80% dalam 21 hari.9% dalam 141 hari.id ABSTRAK Senyawa penyusun minyak bumi bersifat toksik sehingga dapat menyebabkan pencemaran pada tanah dan air tanah. toluen.000 mg/kg concentration up to 55. Gabungan antara biostimulasi dan bioaugmentasi memberikan hasil terbaik dalam mereduksi kontaminan minyak bumi hingga 81. phytodegradation. Intrinsic bioremediation. Canna sp. The ability of microorganisms and plants in reducing contaminants was influenced by particular enzymes. and xylene (BTEX) compounds up to 80% within 21 days. Impatiens balsamina dan Mirabilis jalapa mampu mereduksi pencemar yang dihasilkan minyak bumi (konsentrasi 10. Combined bioaugmentation and biostimulation provided the best results in reducing petroleum contaminant up to 81.KAJIAN TEKNOLOGI BIOREMEDIASI TUMPAHAN MINYAK BUMI BIOREMEDIATION TECHNOLOGY FOR OIL SPILL: A REVIEW Laily Noer Hamidah1. Tujuan dari kajian ini adalah untuk membandingkan jenis-jenis teknologi bioremediasi dalam mengatasi tumpahan minyak bumi di tanah berdasarkan penelitian terdahulu. bioaugmentasi dan komposting merupakan metode yang dapat digunakan dalam remediasi tumpahan minyak bumi. Whereas Rhizophora mangle was able to reduce petroleum contaminants up to 87% oil within 90 days. ABSTRACT Petroleum constituent compounds are toxic so that it can cause pollution in soil and groundwater. Keywords: bioremediation. While in the phytoremediation process involved phytostabilization.20% dalam 4 bulan. An efficient and environmentally friendly method to overcome petroleum pollution can be done with bioremediation. bioaugmentation and composting were methods that can be used in oil spill remediation. dan fitovolatilisasi. The purpose of this review is to compare the various technologies for oil spill bioremediation in soils based on previous studies. had the ability to reduce benzene.co. biostimulation.000 mg/kg) masing-masing sebesar 55. Impatiens balsamina and Mirabilis Jalapa were able to reduce petroleum contaminants of 10. FTSP-ITS Kampus ITS Sukolilo. and phytovolatilization. fitoremediasi.20% respectively within 4 months. Metode yang efisien dan ramah lingkungan untuk menangani pencemaran minyak bumi dapat dilakukan dengan bioremediasi. petroleum. Kata kunci: bioremediasi. phytoremediation. Canna sp. Sedangkan Rhizophora mangle mampu mereduksi kontaminan minyak bumi hingga 87% dalam 90 hari.50% dan 63. toluene. etylene. rhyzodegradation.9% within 141 days. . fitodegradasi. Surabaya 60111 * enha_el@yahoo. Kemampuan mikroorganisme dan tanaman dalam mereduksi kontaminan dipengaruhi oleh enzim tertentu. *) dan Yulinah Trihadiningrum1) Jurusan Teknik Lingkungan. rhizodegradasi. Bioremediasi intrinsik. mampu mereduksi senyawa benzene. minyak bumi.50% and 63. Bioremediasi dapat dilakukan dengan menggunakan mikroorganisme atau tanaman (fitoremediasi) baik secara insitu maupun eksitu. etylene. biostimulasi. Bioremediation can be done using microorganisms or plants (phytoremediation) both insitu or exsitu.

Pada lapisan tropopause terjadi proses isothermal dan mulai lapisan stratosfer bawah sampai stratopause terjadi perubahan temperatur rata-rata (inversi) sebesar +2. a change in temperature in this layer can be represented by linear approaches equation Y = 354. pressure and humidity where the data of observations of each altitude sent using radio frequency 403 MHz. Tropopause temperatures on average range between -78.752C⁰/km. In the isothermal process occurs tropopause layer and begin to layer lower stratosphere until the stratopause temperature changes occur on average (inversion) of +2.5 ⁰ C to -88.081703177265 * lalu_wako@yahoo. *) Balai Pengamatan Dirgantara LAPAN Watukosek Jln. Raya Watukosek Po Box. a change in temperature in this layer can be represented by linear approaches equation Y = -145.id ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil temperatur vertikal pada lapisan troposfer dan stratosfer diatas Watukosek selama tahun 2010 . Key words : : temperature. VAISALA RSII-80 equipped with temperature sensors. Pada lapisan troposfer bawah sampai troposfer atas terjadi perubahan temperatur rata-rata (lapse rate) sebesar 6. In the lower troposphere to upper troposphere changes in average temperature (lapse rate) of -6.5 ⁰C dengan ketinggian antara 16220 meter sampai 18670 meter . 112⁰ BT) dengan menerbangkan payload radiosonde Vaisala RSII-80 sebanyak 11 kali menggunakan wahana balon meteo totex 1200 gram. vertical . Temperatur pada tropopause rata-rata berkisar antara -78. vaisala RSII-80.co. The results showed that any changes in altitude it will be followed by changes in temperature. tropopause.5 ⁰ C with a height of 16220 meters to 18670 meters . vaisala RSII-80. Radiosonde Vaisala RSII-80 dilengkapi dengan sensor temperatur. The method used was by way of direct observation of the Aerospace Observation Center LAPAN Watukosek (7 ⁰ 57” latitude.651⁰C/km. 112 ⁰ longitude) to fly a radiosonde payload VAISALA RSII-80 as much as 11 times using meteorology balloon type totex 1200 gram.651 ⁰ C / km. vertikal ABSTRACT This research seeks to know the vertical temperature profile in the troposphere and the stratosphere above Watukosek during 2010.8 X + 4899. 4 Gempol – Pasuruan 67155.8X + 4899 .5 ⁰C sampai dengan -88.2X + 44782 .PROFIL TEMPERATUR VERTIKAL PADA LAPISAN TROPOSFER DAN STRATOSFER DARI DATA WATUKOSEK TAHUN 2010 Lalu Husnan Wijaya1.752 C ⁰ / km. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap terjadi perubahan ketinggian maka akan diikuti perubahan temperatur. perubahan temperatur pada lapisan ini dapat ditunjukkan dengan persamaan pendekatan linier Y= -145. tekanan dan kelembaban udara dimana data hasil pengamatan setiap ketinggian dikirimkan dengan menggunakan frekuensi radio 403 MHz . perubahan temperatur pada lapisan ini dapat ditunjukkan dengan persamaan pendekatan linier Y= 354.2 X + 44782. Metode yang digunakan adalah dengan cara melakukan observasi langsung dari Balai Pengamatan Dirgantara LAPAN Watukosek (7⁰57”LS. Kata kunci : temperatur.Tlp. tropopause.

68 TonCO2/year. Hasil penelitian menunjukkan bahwa.56 TonCO2/year and Coal is 7623. Key words: carbon emmision. nilai emisi karbon dari PLN sebesar 6690 Ton CO2/thn. The most effective alternative solution to reduce carbon emission is by using natural gas. Bottled water industry is potential to produce green house gas that giving bad impact to human and environment. The analysis and discussion about carbon emission rate are using ACM0002 method and the altenative solution to reduce it. Solusi alternatif penurunan emisi karbon adalah dengan gas alam. batu bara sebesar 7623. Solusi alternatif yang paling efektif dalam penurunan emisi karbon adalah dengan menggunakan gas alam. ACM0002 adalah suatu metode perhitungan faktor emisi bahan bakar yang digunakan oleh pembangkit. coal or by using suplly from power plant.com ABSTRAK Industri air minum dalam kemasan (AMDK) berpotensi menghasilkan gas rumah kaca sehingga memberikan dampak negatif pada manusia dan lingkungan. batu bara atau tetap menggunakan suplai dari PLN. Therefore. The alternative solution of reducing carbon emission at is by using natural gas. bottled water industry. ACM0002 is methodology of emission factor counting for electric power plant. Pengumpulan data sekunder adalah tentang pemakaian energi listrik dalam kurun waktu kurang lebih 1 tahun yang diambil pada bulan Januari sampai dengan Oktober tahun 2009. Oleh karena itu diadakan penelitian yang mengkaji berapa nilai karbon yang dihasilkan oleh dan bagaimana alternatif solusi untuk mengurangi emisi karbon. Kata Kunci: emisi karbon dan industri air minum. The collection of secondary data about the used of electrical energy in the period of more or less one year taken beetwen January until October 2009. gas alam sebesar 2974. . a research is held to study how much carbon is produced by and how is the alternative solution to reduce the amount of carbon emission.KAJIAN EMISI KARBON PADA INDUSTRI AIR MINUM DALAM KEMASAN STUDY OF CARBON EMISSION AT BOTTLED WATER INDUSTRY Maritha Nilam Kusuma dan Joni Hermana Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember maritha_kusuma@yahoo. for natural gas is 2974.68 Ton CO2/thn.56 Ton CO2/thn. Analisa dan pembahasan tentang nilai emisi karbon menggunakan metode ACM0002 dan solusi alternatif penurunannya. The recent study shows that the carbon emission rate of when using electrical energy from power plant is 6690 Ton CO2/year.

terpusat ABSTRACT Yogyakarta has 3 wastewater system management which are individual. The tecnical analisys showed that there are many technical problems. especially clogged sewer therefore screen and fat trap need to be added on every house conection pipe (from kitchen and washing). Penelitian ini dilakukan dengan metode survei menggunakan media kuisioner di Kelurahan Ngampilan (sudah terlayani sistem air limbah terpusat) dan Kelurahan Sorosutan (belum terlayani sistem air limbah terpusat).id. This announced by the contamination of Escherichia coli to groundwater quality. Dimana masing-masing sistem pengolahan belum berjalan optimal. The area that unserved by centralized wastewater system need a long term sewerage design. meria_fifiani@yahoo.ac. Hal ini dibuktikan dengan masih tingginya pencemaran air tanah oleh Escherichia coli. Each system didn’t work properly. This research used survey and questionnaires in Sub District Ngampilan (served by centralized wastewater connection) and Sub District Sorosutan (didn’t served by centralized wastewater system). Untuk daerah yang belum terlayani air limbah. Hasil analisis teknis manunjukkan masih banyak kendala teknis khususnya penyumbatan. wastewater . kemauan. Key words: centralized. kemampuan. *) dan Alia Damayanti1) Program Pasca Sarjana. communal and centralized.sehingga perlu dapat ditambahkan saringan ditiap lubang air limbah (dapur dan mencuci) dan perangkap lemak. komunal. management. Telp: 031-5946094 * lia@its. There still a lot of waterborne disease and groundwater contamination occur in Yogyakarta therefore the wastewater management should get prioritized. Jurusan Teknik Lingkungan-FTSP ITS Surabaya. Kata Kunci : air limbah. dan terpusat. diperlukan perencanaan saluran air limbah jangka panjang.PERENCANAAN PENINGKATAN PENGELOLAAN AIR LIMBAH DI KOTA YOGYAKARTA THE IMPROVEMENT PLANNING OF YOGYAKARTA WASTEWATER MANAGEMENT Meria Fifiani1. Kejadian diare dan pencemaran air tanah masih tinggi sehingga pengelolaan air limbah perlu diprioritaskan.com ABSTRAK Kota Yogyakarta memiliki 3 sistem pengelolaan air limbah yaitu individual. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan perencanaan peningkatan pengelolaan air limbah di Kota Yogyakarta.

931. Keterlambatan datangnya musim hujan selama 30 hari saja.0 tons-P/year and Potassium 237. With an average water use 120L/capita/day at urban area and 60L/capita/day at rural area.000 to 580.936. Fosfor 79.0 ton/tahunKebijakan untuk penggunaan ulang air limbah untuk pertanian dapat berguna untuk mendukung pertanian yang berkelanjutan. Kajian terhadap kuantitas dan kualitas air limbah domestik menunjukkan bahwa potensinya cukup memadai untuk digunakan ulang sebagai pasokan air irigasi. terutama di P. Java island will experience severe water shortages in 2025. especially in Java island where is inhabited by about 70% of Indonesia's population. Delay in arrival of the rainy season for 30 days only.POTENSI AIR LIMBAH DOMESTIK SEBAGAI PASOKAN AIR IRIGASI Nana Terangna Ginting Peneliti Utama Bidang Manajemen dan Teknik Lingkungan. Phosphor about 79. Keberhasilan penerapan teknologi pemanfaatan air limbah secara berkelanjutan memerlukan pengakajian yang seksama. Puslitbang Sumber Daya Air. Jawa yang dihuni oleh sekitar 70% penduduk Indonesia.0 tons-N/year. the potential quantity of domestic waste water of about 7.312. Therefore.Ir.000 sampai 580.2 juta m3/tahun.Jawa akan mengalami kekurangan air yang sangat parah. With the content of nutrients in domestic wastewater 50mg-N / L. Kondisi sosial budaya dan tingkat kesulitan memperoleh air merupakan faktor penting untuk penerapan pemanfaatan ulang air limbah untuk irigasi.Juanda 193 Bandung bukitnana@yahoo. guna ulang. maka potensi nutrisi dalam air limbah domestik yang dapat digunakan sebagai pupuk: Nitrogen sekitar 396. the production of rice in Java will be reduced between 540. but the health and environmental risks should be overcome.com ABSTRAK Indonesia paling rentan ketahanan pangannya dalam menghadapi defisit air. Jl.000 metrik ton. 10 mg-P / L and 30 mg-C / L. The study on the quantity and quality of domestic wastewater showed that sufficient potential for reuse as irrigation water supply. dan memelihara kualitas lingkungan.2 million m3/year. Dengan rata-rata penggunaan air di perkotaan 120L/orang/hari dan di pedesaan 60L/orang/hari.0 ton/tahun dan Kalium 237. and maintain environmental quality. with an estimated Water Availability Index (WAI) of 1600 m3/capita/year. Social and cultural conditions and level of difficulty of obtaining water is an important factor for the application of wastewater reuse for irrigation.560. reduced fertilizer use. Keywords : domestic wastewater. Policies for domestic waste water reuse for agriculture will give the advantage to support sustainable agriculture.560. successful application of utilization technology of domestc waste water in a sustainable manner requires careful assessment. Kuantitas air limbah domestik dapat diandalkan kesinambungannya karena secara alamiah akan diproduksi terus-menerus.931. dengan perkiraan Index Ketersediaan Air (IKA) 1600 m3/orang/tahun. Potensi air limbah domestik untuk digunakan ulang sebagai air irigasi cukup besar.Jawa akan berkurang antara 540. which is far below the standard of the water needs of 2000 m3/capita/year. produksi beras di P.312. as a source of water to overcome water scarcity. irigasi ABSTRACT Indonesia's most vulnerable food security in the face of water deficits.000 metric tons. 10 mg-P/L dan 30 mg-K/L.0 ton/ tahun. Kata kunci : air limbah domestik. irrigation. then the potential for nutrients in domestic wastewater which can be used as a fertilizer is: Nitrogen is approximately 396. Dengan asumsi kandungan nutrisi dalam air limbah domestik sebesar 50mg-N/L. maka potensi kuantitas air limbah domestik sekitar 7. yang jauh dibawah standar kebutuhan air yaitu 2000 m3/orang/tahun.0 tons-K/year.H. mengurangi penggunaan pupuk. Quantity of domestic waste water can be relied upon as a natural continuity will be produced continuously.936. sebagai sumber air untuk mengatasi kelangkaan air. namun perlu diatasi resiko gangguan kesehatan dan lingkungan. Diperkirakan pada tahun 2025 P. reuse .

labeling. label. Pemindahan limbah radioaktif dari penghasil limbah menuju instalasi pengolahan memerlukan proses pengangkutan yang melalui moda angkutan umum. pengangkutan.go. industri. mark. serta kategori bungkusan. ABSTRACT Application of nuclear energy has been widespread in the field of research and development. the member of public and environmental conservation. pelabelan. label. Radioactive waste is managed centrally in radioactive waste treatment installation. Badan Tenaga Atom Internasional merekomendasikan pemasangan tanda. the rate of radiation exposure on the surface of packaged and the categorization of the packaged. personnel carriers. Marking. pertanian. personil pengangkut. health. dan kelestarian lingkungan hidup. Kata kunci: keselamatan. will support to reach safety for radiation workers. . safety and transport. labeling. dan pemasangan plakat dengan benar. and energy. the TS-R-1 edition of 2009. laju paparan radiasi pada permukaan bungkusan maupun pembungkus luar. Limbah radioaktif dikelola secara terpusat di instalasi pengolahan limbah radioaktif. hingga energi. International Atomic Energy Agency recommends marking. transportation safety index. industry. Literature studies have been conducted on Transport Safety Requirements (TS-R-1) that currently applies the latest. dan plakat harus didasarkan kepada tipe bungkusan. dan plakat pada bungkusan zat radioaktif maupun kendaraan angkut sebagai cara komunikasi untuk mencapai tingkat keselamatan. placard. masyarakat umum. indeks keselamatan pengangkutan. labeling. DAN PLAKAT DALAM PENGANGKUTAN LIMBAH RADIOAKTIFBERDASARKAN PUBLIKASI IAEA–TS-R-1 EDISI TAHUN 2009 Nanang Triagung Edi Hermawan Direktorat Pengaturan Pengawasan Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif BADAN PENGAWAS TENAGA NUKLIR Jalan Gajah Mada No.triagung@bapeten. Residu dari kegiatan tersebut berupa timbulnya limbah radioaktif yang merupakan salah satu jenis limbah bahan berbahaya dan beracun. Dengan penandaan. By marking. The transfer of radioactive waste from installations that generate waste to radioactive waste treatment installation needs transportation process by public conveyance.id ABSTRAK Pemanfaatan tenaga nuklir telah meluas di bidang litbang. and placard in the outer surface of radioactive package for communication with public to reach safety. It is one type of hazardous and toxic waste. The residue generate from this activity is radioactive waste. radioactive waste. label.8 Jakarta Pusat 10120 n.KETENTUAN PEMASANGAN TANDA. and installation of placard properly. yaitu TS-R-1 edisi tahun 2009. LABEL. Telah dilakukan studi literatur terhadap Transport Safety Requirement (TS-R-1) terbaru yang saat ini berlaku. kesehatan. akan menunjang keselamatan bagi pekerja radiasi. plakat dan tanda. and placard must be based on the type of packaged. limbah radioaktif. agriculture. Keywords: label. Pemasangan tanda.

Kata kunci: fosfor.8%.TEKNOLOGI PENYISIHAN NUTRISI DALAM AIR LIMBAH DOMESTIK: A REVIEW NUTRIENT REMOVAL TECHNOLOGY IN DOMESTIC WASTEWATER: A REVIEW Nurina Fitriani*. dan Wahyono Hadi Jurusan Teknik Lingkungan. This technology removed total N and total P by 93. adanya zona aerobik dan anoksik. Diantara beberapa teknologi pengolahan tersebut. Therefore.8% respectively. and Alternating of Anoxic and Anaerobic Membrane Bioreactor (AAAM). pengolahan. in order to be safely discharged into water bodies. wastewater. Vertical Flow Wetlands (VWF). wetlands ABSTRACT N and P concentrations in excessive amounts in the water can cause unwanted algae and plants growth. Pengolahan N dan P dengan menggunakan unit tersebut memiliki efisiensi removal total N sebesar 93. perlu teknologi pengolahan untuk menyisihkan N dan P dalam air limbah domestik sehingga aman dibuang ke badan air. nutrients. wastewater treatment technology for removal N and P in domestic wastewater is needed. Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR). Primary treatment with unaerated ponds. Methanotrophic Attached-Film Expanded Bed (MAFEB).8% and 96. Sequencing Anoxic/Anaerobic Membrane Bioreactor (SAM). Methanotrophic Attached-Film Expanded Bed (MAFEB). Vertical Flow Wetlands (VWF). Horizontal Flow Wetlands (HWF). Oleh karena itu. Surabaya. as well as sand and gravel in the VWF units enhanced the process of removal N and P. Technologies which were discussed in this paper consisted of Slow Sand Filtration (SSF). Pengolahan primer dengan unaerated ponds. Teknologi pengolahan untuk penyisihan N dan P diantaranya adalah Slow Sand Filtration (SSF). Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR). Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk membandingkan beberapa teknologi pengolahan untuk menyisihkan N dan P dalam air limbah domestik.com ABSTRAK Konsentrasi N dan P dalam jumlah yang berlebihan di perairan dapat menyebabkan pertumbuhan alga dan tanaman yang tidak diinginkan. nutrisi. The purpose of this paper is to compare some of the wastewater treatment technologies for N and P removal in domestic wastewater. Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. aerobic and anoxic zones. dan Alternating of Anoxic and Anaerobic Membrane Bioreactor (AAAM). nitrogen. phosphorus. wetlands . Horizontal Flow Wetlands (HWF). the most effective technology for removal N and P was Vertical Flow Wetlands (VWF). Yulinah Trihadiningrum. serta media pasir dan kerikil dalam unit VWF membantu proses removal N dan P. Sequencing Anoxic/Anaerobic Membrane Bioreactor (SAM). teknologi yang paling efektif untuk menyisihkan N dan P dalam air limbah adalah pengolahan dengan menggunakan Vertical Flow Wetlands (VWF). Among of these technologies.8% dan total P sebesar 96. Keywords: nitrogen. ITS Sukolilo. Indonesia *nurina_fitriani@yahoo.

kemarau ABSTRACT Boezem Morokrembangan is one of the drainaged water storage in Surabaya. . phosphate. At present. while it was 2860. dengan sampling pada lima (5) poin. Joni Hermana3) 1) 2) Program S1 Jurusan Teknik Lingkungan.id ABSTRAK Boezem Morokrembangan merupakan salah satu boezem terbesar di Kota Surabaya. The observation was done during the dry and rainy seasons. ammonium.72%.its. The experiment was aimed to analyze the level of nutrient (in the form of ammonium and phosphate) and Boezem Morokrembangan’s ability to degrade the level of pollutants entering the water body. fosfat. while it was 8839. Pengambilan sampel dilakukan di Boezem Morokrembangan bagian selatan. Kata kunci: Air limbah domestik. The average loading of phosphates that enters the Boezem Morokrembangan was 1408.75 kg/day in dry season. Institut Teknologi Sepuluh Nopember Program S3 Jurusan Teknik Lingkungan.82 kg/day in rainy season. Indonesia *tanti_08@enviro.75 kg/hari pada saat musim kemarau dan saat musim hujan sebesar 2860.82 kg/hari. Pengamatan dilakukan saat musim kemarau dan hujan. hujan. Saat ini Boezem Morokrembangan telah tercemar oleh air limbah domestik.44% pada saat musim kemarau. Keywords: Ammonium. rainy season.44% at dry season respectively. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji besarnya beban nutrien (ammonium dan fosfat) dan kemampuan boezem dalam menurunkan kandungan bahan pencemar yang masuk ke dalamnya.93% and 20. The duration of sampling activity was each 10 days in the dry and rainy seasons. municipal wastewater. Boezem Morokrembangan has polluted by municipal wastewater. Samples were taken from the south part of Boezem Morokrembangan’s.12 kg/hari pada saat musim kemarau sedangkan saat musim hujan sebesar 8839.ac. Lamanya pengambilan sampel selama 10 hari saat musim kemarau dan 10 hari saat musim hujan. Boezem Morokrembangan.12 kg/day in dry season. Efisiensi Boezem Morokrembangan untuk menurunkan kandungan ammonium dan fosfat berurutan saat ini sebesar 32. The ability of Boezem Morokrembangan in reducing ammonium and phosphate concentration were 32. while in the rainy season were 13. sedangkan saat musim hujan sebesar 13. *).STUDI KEMAMPUAN ALAMIAH BOEZEM MOROKREMBANGAN PADA PENURUNAN NUTRIEN DALAM BENTUK AMMONIUM DAN FOSFAT DARI AIR LIMBAH DOMESTIK PERKOTAAN STUDY ON BOEZEM MOROKREMBANGAN’S SELF-PURIFICATION FOR DECREASING NUTRIENT LEVEL (AMMONIUM AND PHOSPHATE) FROM MUNICIPAL WASTEWATER Pinatih Tiansa Putranti1.This experiment was conducted by the field and laboratory experiments.67% for ammonium and phosphate.The result of experiment showed that the average loading of ammonium that enters the Boezem Morokrembangan was 4155.68 kg/hari. Hasil penelitian menunjukkan beban rerata ammonium yang masuk ke dalam boesem sebesar 4155. Penelitian berupa penelitian lapangan dan laboratorium.93% dan 20.46% and 8. Institut Teknologi Sepuluh Nopember 3) Jurusan Teknik Lingkungan. Agus Slamet 2). Institut Teknologi Sepuluh Nopember Kampus ITS Sukolilo. dry season. Sedangkan beban rerata fosfat yang masuk sebesar 1408.48% dan 8. 60111.68 kg/day in rainy season. Surabaya. Boezem Morokrembangan.

one of them by using compost biostimulasi peanuts in lowering levels of TPH and N in soil contaminated petroleum and to know the optimal concentration of compost in reducing TPH and increase levels of soil N nutrient. K dan C/N rasio pada kompos dan kadar TPH dan N untuk tanah. maka perlu dilakukan suatu upaya bioremediasi terhadap tanah tercemar minyak bumi tersebut. each performed four replications.15 %. The results showed that levels of N. K in the compost peanut (Arachis hypogaea L.10% and 0.73 %.com ABSTRAK Pencemaran minyak bumi di Bojonegoro mengakibatkan unsur hara N.PARAMETER KADAR N TANAH SEBAGAI DASAR PENERAPAN METODE BIOSTIMULASI PADA PROSES BIOREMEDIASI TANAH TERCEMAR HIDROKARBON N CONTENT OF SOIL PARAMETERS AS THE BASIS FOR THE APPLICATION OF THE METHOD BIOSTIMULASI IN THE PROCESS OF BIOREMEDIATION OF HYDROCARBON CONTAMINATED SOIL Prasetyo Handrianto1. Kata kunci : bioremediasi.) ABSTRACT Petroleum pollution in Bojonegoro resulting nutrients N. temperature and humidity were analyzed descriptively.73%. as well as environmental parameters include pH. P dan K rendah sehingga tanah menjadi kurang produktif.) on levels of TPH (decrease) of petroleum contaminated soil and affect the levels of N (increase) in soil contaminated with petroleum. Yuni Sri Rahahayu2).) berturut-turut adalah 1. serta parameter lingkungan meliputi pH. 0. P. it needs to be an attempt bioremediation of petroleum contaminated soil. salah satunya dengan menggunakan biostimulasi kompos kacang tanah dalam menurunkan TPH dan kadar N pada tanah tercemar minyak bumi serta mengetahui konsentrasi kompos yang optimal dalam menurunkan TPH dan meningkatkan kadar hara N tanah.) in a row is 1. P and K low so that the soil becomes less productive.) . N. and there is the influence of the concentration of compost peanut (Arachis hypogaea L. N. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kadar hara N. kompos kacang tanah (Aracis hypogeal L. K and C / N ratio in the compost and the levels of TPH and N to the soil. The method used in this eksperiment were randomized block design with one treatment factor is the concentration of peanut compost that consists of 4 level consists of 3 different concentrations of the compost addition and without the compost addition. P. P. dan terdapat pengaruh konsentrasi kompos kacang tanah (Arachis hypogaea L. Data yang diperoleh meliputi kadar C-organik. Key words: bioremediation. K pada kompos kacang tanah (Arachis hypogaea L. 0.10 % dan 0. biostimulasi.15%. suhu dan kelembaban yang dianalisis secara deskriptif. biostimulasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak kelompok dengan satu faktor perlakuan yaitu konsentrasi kompos kacang tanah yang terdiri dari 4 aras terdiri dari 3 konsentrasi penambahan kompos berbeda dan tanpa penambahan kompos yang masing-masing dilakukan 4 ulangan. *). Data obtained include the levels of organic C.) terhadap kadar TPH (terjadi penurunan) tanah tercemar minyak bumi dan berpengaruh terhadap kadar N (terjadi kenaikan) pada tanah tercemar minyak bumi. compost peanuts (Aracis hypogeal L. Yuliani3) Mahasiswa S2 Biologi Universitas Airlangga Surabaya Dosen Biologi FMIPA Universitas Negeri Surabaya * prasetyohandrianto@gmail. P.

10%. DAN TSS DALAM AIR LIMBAH DOMESTIK PERKOTAAN STUDY OF BOEZEM MOROKREMBANGAN’S PERFORMANCE ON REMOVAL COD. TS. and TSS respectively . and therefore needed a touch of technology to maximize performance Boezem in order to meet the surface water quality standards class III. Parameter kualitas air yang diukur adalah COD. domestic wastewater. Agus Slamet 2). Kata kunci: Boezem Morokrembangan. TS. pH and temperature.63% dan 18. *). Field observations carried out at the end of the dry season and rainy season. 10. Water quality parameters measured were COD. 10. While in the rainy season is 22. Surabaya – 60111 putribrikke@hotmail.65% and 19. TS. with sampling at five (5) points.STUDI KINERJA BOEZEM MOROKREMBANGAN PADA PENURUNAN KADAR COD. DO. dengan sampling pada lima (5) poin. TS. Penelitian dilakukan di Boezem Morokrembangan Selatan untuk mengumpulkan data primer (kuantitas dan kualitas) dari air limbah yang masuk ke dalamnya. Boezem heavy polluted and has decreased the capacity and carrying capacity due to the shallowing by pollutants and solids waste that are not restrained. Boezem has the ability to reduce pollutants that enter to it. Oleh karenanya diperlukan kajian kinerja Boezem untuk mengetahui kemampuan pemulihan kualitas air yang masuk ke dalamnya. 8. Secara alamiah. pH dan suhu. TS. Therefore the Boezem performance was need to review to determine the ability of the restoration of water quality that goes into it.50%. Pengambilan sampel ini dilakukan selama 10 hari berturut-turut. Joni Hermana3) Jurusan Teknik Lingkungan – FTSP Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja Boezem Morokrembangan Selatan selama musim kemarau dapat mengurangi COD. Performance . Boezem memiliki kemampuan untuk menurunkan bahan pencemar yang masuk ke dalamnya. Nowadays. DO. Hal ini dapat disimpulkan bahwa Boezem Morokrembangan tidak mampu mengurangi beban polutan dalam rangka memenuhi Standar Kualitas Air kelas III. TSS.65% dan 19. Kinerja ABSTRACT Boezem Morokrembangan has a very important role as a flood control during the rainy season.id ABSTRAK Boezem Morokrembangan memiliki peranan sangat penting sebagai pengendali banjir pada saat musim hujan. AND TSS WITHIN MUNICIPAL DOMESTIC WASTEWATER Putri Brikke Sukma Hartati1. Observasi lapangan dilakukan pada akhir musim kemarau dan musim hujan. TSS. The results of the research showed that the performance of South Morokrembangan Boezem during the dry season can reduce the COD. Naturally. The research was conducted on the South Morokrembangan Boezem to collect the primary data (quantity and quality) of wastewater goes into it. Sementara di musim hujan adalah 22.8%.each amounting to 17.co. Keywords: Boezem Morokrembangan.63% and 18. TS. Air limbah domestik.50%.01%. Boezem saat ini telah tercemar dan mengalami penurunan daya tampung dan daya dukung dikarenakan pendangkalan oleh padatan pencemar dan sampah yang tidak terkendali. It can concluded that Boezem Morokrembangan not able to reduce pollutant loads in order to meet the Water Quality Standards of class III.10%. 8. dan karena itu perlu sentuhan teknologi untuk memaksimalkan kinerja Boezem dalam rangka memenuhi standar kualitas air permukaan kelas III.01%. The Sampling was conducted for 10 consecutive days.8%. dan TSS masing .masing sebesar 17.

2 Aerasi 1 jam dan laju alir 500 L/m . The longer the aeration time the higher the efficiency of BOD reduction. the higher the flow rate. flow rate.58 mg/L dan 1. has been designed to treat dormitory wastewater of high school No.1 Padang Panjang. telah diberikan 2 2 perlakuan variasi waktu aerasi (0. into a fiberglass basin with 60cmx60cmx70cm dimensions (LxWxH). sofyantk@yahoo. One hour aeration time and flow rate of 500 L/m2. semakin rendah efisiensi reduksi BOD namun semua perlakuan telah dapat memberikan efisiensi reduksi yang tinggi yaitu diatas 95%.1 PADANG PANJANG YANG DIOLAH DENGAN REAKTOR MSL EFFECT OF AERATION AND FLOW RATE TO THE EFFICIENCY OF BOD REDUCTION IN DORMITORI WASTEWATER OF HIGH SCHOOL NO. Reaktor MSL.13% dengan konsentrasi rata-rata 1. 0. The result reveal that aeration time and flow rate affect to the percentage reduction of BOD. Fakultas Teknik. 0. There were 99. laju alir. Jl Raya LIK No 23 Ulu Gadut Padang 25164 Kotak Pos 274 Telp (0751)72201 Fax (0751) 71320 2 Jurusan Teknik Lingkungan.hr has been given In order to determine the efficiency of the BOD (Biological Oxygen Demand) reduction by the reactor. kedalam bak fiberglass dengan dimensi 60cmx60cmx70cm (PxLxT).5 dan 1 jam) dan laju alir 500 L/m .58 mg/L and 1. Penelitian dilakukan dengan cara mengalirkan air limbah dari bak penangkap lemak dan bak sedimentasi dengan sistem kaskade kedalam reaktor MSL. Semakin lama waktu aerasi semakin tinggi efisiensi reduksi BOD sebaliknya. BOD reduction. Treatment of aeration time variation (0. telah didesain untuk mengolah air limbah Asrama SMA N. aeration time.13% with an average concentration 1. Universitas Batanghari.37 mg/L. sistem kaskade Multi-soil-layering (MSL) reactor is composed of layers of soil mix in the form of a brick pattern and surrounded by gravel as permeable layer.com ABSTRAK 1) ) 1) 3) Reaktor Multi-soil-layering (MSL) yang disusun dari lapisan campuran tanah dalam bentuk pola batu bata dan dikelilingi dengan kerikil sebagai lapisan permeable.com . semakin tinggi laju alir. Waktu aerasi dan laju alir mempengaruhi persentase reduksi BOD. Padang. Kata Kunci.hr memberikan rata-rata efisiensi reduksi BOD tertinggi yaitu 99.0% and of 99. Jambi.hr. Keywords: Reactor MSL. Wastewater from fat catcher and sedimentation tanks discharged with cascade system into the MSL reactor. There was above 95%.com.hr give the highest average BOD reduction efficiency.37 mg/L respectively. Air limbah asrama. Dormitory wastewater. Email: rizasalma@yahoo.5 and 1 hour) and flow rate 500 and 1000 L/m2. But all treatments have been able to provide a high reduction efficiency. Sy (1). reduksi BOD.1 PADANG PANJANG TREATED WITH MSL REACTOR Salmariza. Sofyan(1) dan Monik Kasman(2) 1 Balai Riset dan Standardisasi Industri. Untuk mengetahui efisiensi reduksi parameter pencemar BOD (Biological Oxygen Demand) oleh reaktor MSL ini.hr dan 1000 L/m .1 Padang Panjang. the lower the efficiency of BOD reduction.0% dan 99. cascade system .PENGARUH AERASI DAN LAJU ALIR TERHADAP EFISIENSI REDUKSI BOD DALAM AIR LIMBAH ASRAMA SMA No. On the contrary. waktu aerasi. emka_engineer@yahoo.

Nomor : 51 Tahun 2004. Universitas Kristen Satya Wacana Dosen Magister Biologi. Tahun 2001. Beberapa parameter pencemar organik seperti Oksigen Terlarut (DO). pencemaran organik. Jayapura Papua. especially damage of river flow areas. Chemical Oxygen Demand ( COD). regarding water quality management and controlling water contamination in Indonesia. 82. and Sulfate (SO ) have been discovered to exceed the quality standard value as stated in Government Regulation No. sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengukur kecepatan aliran air sungai dan pencemaran organik dimuara Sungai Acai kota Jayapura.KECEPATAN ALIRAN AIR DAN PENCEMARAN BAHAN ORGANIK DI MUARA SUNGAI ACAI KOTA JAYAPURA. organic contamination. it can be concluded that the preservation and sustainability of the Acai River flow area is being threatened. PAPUA WATER FLOW QUICKNESS AND ORGANIC MATERIAL WASTE AT THE ESTUARY OF ACAI RIVER IN JAYAPURA. This refers to the Environment State Ministry Regulation No. Jayapura Papua ABSTRAK Kota Jayapura merupakan ibu kota Propinsi Papua memiliki perkembangan dan pembangunan kota yang sangat cepat disertai dengan tinggi lajunya jumlah penduduk. Karina Lewerissa²) Mahasiswa Magister Biologi. Hal ini turut memicu terjadinya pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup khususnya kerusakan kawasan daerah aliran sungai.co. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa curah hujan dan air buangan saniter dari aktifitas masyarakat perkotaan sangat mempengaruhi kualitas air di muara sungai.id ABSTRACT Jayapura is the capital of Papua Province. The purpose of this research is to measure the speed of river water flow and organic matter contamination dissolved in the estuary of Acai River. Propinsi Papua. Biological Oxygen Demand (BOD). 3 Biological Oxygen Demand (BOD). Tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air di Indonesia. Phospat sebagai (PO₄P) dan Sulfat (SO₄) telah diketahui melebihi Nilai Baku Mutu Peraturan Pemerintah No. . Keywords: water flow quickness. Phosphate 4 4 (PO P. 82. Dengan demikian dapat disimpukan bahwa lingkungan DAS Acai sedang terancam kelestarian dan keberlanjutannya. 2004. The research results reveal that rainfall and sanitary sewage water from the activities of city residents can potentially influence the water quality of the river estuary. Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup. Muara Sungai Acai. Chemical Oxygen Demand (COD). kemudian untuk sampel yang jenis airnya air laut telah diketahui melebihi Nilai Baku Mutu Air Laut Untuk Biota Laut. Acai River estuary. 2001. The rapid development of the city along with the high rate of population increase contributes to stimulate pollution and environmental damage. The sample of seawater has been detected to exceed the seawater quality standard value for sea life. 51. Ammonia (NH 4). Salatiga 50712 * erarisemuelsander@yahoo. Universitas Kristen Satya Wacana Universitas Kristen Satya Wacana Jalan Diponegoro 52-60. Kata Kunci : kecepatan aliran air. Ammonia sebagai (NH₃4). PAPUA Semuel Sander Erari¹ *). Several organic waste parameters such as Dissolved Oxygen (DO).Jubhar Mangimbulude²). Therefore.

nikel (Ni). distribusi spasial. lahan sawah. Sebaran krom mempunyai distribusi keruangan kuat (nugget/sill =37%). perak (Ag) juga logam krom (Cr). Kata Kunci: Krom. The research objective is the identification. Jakenan-Jaken Km 05 Pati 59182 *) syjatmiko@hotmail. tingkat cemaran. mobilitasnya dalam tanah yang cepat berubah. Penelitian dilakukan pada tahun 2010 secara survei di lahan sawah sekitar sentra industri electroplating di Kab. bentuk distribusinya ruangnya limbah krom. electroplating. Jawa Tengah pada 20-50 titik grid. CENTRAL JAVA PROVINCE ABSTRACT Electroplating industry beside generate waste as well as copper (Cu). Research conducted in 2010 by a survey on paddy soil close with the electroplating industry at the regency of Tegal.51 mg/L respectively which exceeds the the maximum limit set. Ratih Artanti1) Balai Penelitian Lingkungan Pertanian.com ABSTRAK Industri electroplating selain menghasilkan limbah tembaga (Cu). also cause allergic skin. The tools used to determine the chromium concentration was of AAS Varian type AA240FS. nickel (Ni). JATENG Sigit Yuli Jatmiko1. dan bioakumulatif. Tegal. Alat yang digunakan untuk menentukan kadar krom adalah AAS tipe AA240FS Varian. Tujuan penelitian adalah identifikasi. Hasil analisis menunjukkan frekuensi terdeteksi krom di lahan sawah adalah 100% (20 lokasi) dan frekuensi terdeteksi di air sawah adalah 32% (16 lokasi dari 50 lokasi) dengan kadar maksimum masing-masing adalah 140. Distribution of chromium has a strong spatial distribution (nugget / sill= 37%). TEGAL. Keberadaan logam krom di lingkungan patut mendapat perhatian karena akan menyebabkan efek akut dan kronis seperti sifatnya yang karsinogenik. spatial distribution. Keywords: Chromium.51 mg/L yang kadarnya melebihi baku mutu yang ditetapkan. paddy soil.33 mg/kg and 77. Potensi pencemaran limbah industri ini makin besar dengan banyaknya industri ini yang tidak memanfaatkan alat pengolah limbah. menyebabkan alergi kulit. gangguan mukosa. its mobility in soil is rapidly changing. and bioaccumulative. dan Tegal DISTRIBUTION OF CHROMIUM WASTE FROM ELECTROPLATING INDUSTRY ON PADDY SOIL AT THE REGENCY OF TEGAL. seng (Zn). Propince of Central Java on a 20-50 on grid points.DISTRIBUSI LIMBAH KROM YANG BERASAL DARI INDUSTRI ELECTROPLATING DI LAHAN SAWAH DI KAB. *). mutagenic. Potential pollution of industrial waste are greater whenever that do not utilize the waste processing equipment. zinc (Zn). The analysis showed the frequency of chromium detected in the paddy soil was 100% (20 locations) and the frequency detected in paddy soil water was 32% (16 sites of 50 sites) with the maximum levels of each is 140.33 mg/kg dan 77. mucosal disruption. the level of contamination. The presence of chromium metal in the environment deserves attention because it will cause acute and chronic effects such as its carcinogenic. electroplating and Tegal . Prop. silver (Ag) also metallic chromium (Cr). and the spatial distribution of chromium. mutagenik. Jl.

Keywords: Funds.000.00.00 – Rp. 999. Tosaren. ada di Kelurahan Pojok. tetapi masyarakat tidak memiliki kemampuan untuk membangun jamban sendiri. Manisrenggo. berdasarkan hasil studi EHRA.00 menunjukkan bahwa target pencapaian Stop BABS Kota Kediri tahun 2014 sulit tercapai dikarenakan walaupun hasil kuisioner menunjukkan masyarakat memiliki kemauan untuk merubah kebiasaan BABS sebesar 95%. Pakelan. Kaliombo.000. dan Eddy S. Kota Kediri. *) Jurusan Teknik Lingkungan. Pakelan. Kata kunci: BABS.000.000. F. Kota Kediri has its own target on OD practices from 10% reduced to 5%. Kampung Dalem. Tamanan. Perilaku BABS di Kota Kediri. the goal is to analyze Kota Kediri ODF achievement target from social aspect by means of quisioner to community. Ngletih. 100% responden hanya mau mengeluarkan biaya kurang dari Rp. Soedjono1. dan Jamsaren. Dari hasil kuesioner dengan pendidikan dominan responden adalah tamatan SD. 2009. Tosaren. the respondent dominant work is laborers. Semampir. Kota Kediri sendiri memiliki sasaran untuk praktek BABS dari 10% menjadi 5%. Based on EHRA Study.00-Rp. 500. Jamban.000. Rooslan Edy Santosa 1). OD behaviour of Kota Kediri occurs in Kelurahan Pojok.000. their ability only less than Rp. 500. In this research. Tamanan. dan pengeluaran dominan responden per bulan adalah Rp. 200. Kaliombo. Kampung Dalem.000. 400.00 so ODF Kota Kediri difficult to achievement because although the results of questionare show the publichas willingness to change habits at 95%. but the public does not have ability to build their own latrines. and dominant expenditure is Rp. Biaya. 200. ODF. and Jamsaren. Sosial ABSTRACT National Development target is to achieved ODF by the end of 2014. pekerjaan dominan responden adalah buruh.id ABSTRAK Sasaran pembangunan nasional adalah mewujudkan Stop BABS hingga akhir tahun 2014. From the result of questionnaries with a graduate education is the dominant primary respondent. On the other hand.00 maka ada harapan target pencapaian Stop BABS Kota Kediri tahun 2014 tercapai dengan adanya sharing dana dari pihak ketiga untuk membantu masyarakat dalam membangun jamban. Tetapi dengan adanya penelitian LPPM ITS di Tuban bahwa jamban bisa dibangun dengan biaya sebesar Rp. Sedangkan berdasarkan Strategi Sanitasi Kota Kediri. But with the research of LPPM ITS at Tuban that the latrines could be build at Rp. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah menganalisis target pencapaian stop BABS Kota Kediri dari aspek sosial dengan kuesioner kepada masyarakat. 999.00. Manisrenggo. Institut Teknologi Sepuluh Nopember *) soedjono@enviro. Latrines. Kota Kediri.ac. 400. Semampir. Tempurejo.STUDI PENCAPAIAN TARGET STOP BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN (STOP BABS) KOTA KEDIRI TARGET ACHIEVEMENT STUDY OF OPEN DEFECATION FREE (ODF) KOTA KEDIRI Suciningtias Wardani1). Social.00 then there is a hope of achieving ODF Kota Kediri in 2014 by the sharing of funds from third parties to assist local communities to build latrines. Tempurejo.000. . Ngletih.its.

For reaching the objective it have been performed an investigation and analysis of engineering geology and hydrogeology for NSD conceptual design and site performance assessment in relation with site capability and environmental safety. 2) Study on nuclear building foundation. uji pemompaan. akuisisi data tapak dengan survey terestrial. permeability. radioactive waste. site . maka fasilitas NSD untuk limbah aktivitas rendah. the site data needed are vadose zone thickness.ANALISIS GEOLOGI TEKNIK DAN HIDROGEOLOGI TAPAK DEMONSTRATION PLANT PENYIMPANAN AKHIR LIMBAH RADIOAKTIF DI KAWASAN NUKLIR SERPONG Sucipta1.go. data tapak yang diperoleh adalah ketebalan zona vadose. hydrogeology. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode deskriptif dengan ruang lingkup studi pustaka. Untuk tujuan pengkajian keselamatan. dan 3) Studi Hidrogeologi dan Karakterisasi Akuifer. kedalaman muka air tanah. yang pengolahan dan penyimpanan sementaranya di Kawasan Nuklir Serpong. disposal. borehole. Daya dukung lahan yang diteliti meliputi sifat fisik dan mekanik batuan. tapak ABSTRACT Anticipating the future need on preparatory of national facilities for radioactive waste management service. The scope of land capability investigation is phisical and mechanical properties of rocks and slope stability. laboratory and site suitability analysis for NSD. Sesuai dengan prinsip co-location. maka perlu dikembangkan konsep desain Near Surface Disposal (NSD) yang mempertimbangkan aspek keselamatan masyarakat dan lingkungan. and moisture content of soil/rocks. 2) Studi pondasi bangunan nuklir. aquifer zone thickness. site data acquisition by terrestrial survey. *) dan Soegeng Waluyo1) Pusat Teknologi Limbah Radioaktif – BATAN *scipta@batan. and 3) Study of Hydrogeology and Aquifer Characterization. The study was conducted with descriptive methode which include literature study. soil/rock strength test. For safety assessment. The facility also can be used as a demonstration plant which can be showed to the public about the durability of disposal system performance.id atau ssucipta@gmail. maka lokasi dipilih di dalam kawasan Kawasan Nuklir Serpong. ketebalan zona akuifer. Kata kunci: geologi teknik. NSD facility will be located at Serpong Nuclear Center. Harmonizing with co-location principle. analisis laboratorium dan analisis kesesuaian tapak untuk NSD. Fasilitas tersebut sekaligus bisa digunakan sebagai demonstration plant yang merupakan wujud nyata yang dapat ditunjukkan kepada masyarakat tentang kehandalan unjuk kerja sistem disposal. ground water depth. limbah radioaktif. hidrogeologi. penyimpanan lestari. pumping test. it’s needed to be developed a conceptual design of near surface disposal (NSD) which consider the public and environmental safety. Untuk mencapai tujuan itu maka telah dilakukan penyelidikan dan analisis geologi teknik dan hidrogeologi sebagai dasar penyusunan konsep desain NSD dan dasar pengkajian unjuk kerja tapak baik dari segi data dukung lahan maupun keselamatan lingkungan.com ABSTRAK Sebagai antisipasi kebutuhan masa mendatang untuk penyediaan fasilitas nasional pelayanan pengelolaan limbah radioaktif. Analisis dilakukan berdasarkan data : 1) Pemboran Inti dan Diagrafi Nuklir. uji kekuatan tanah/batuan. Keywords: engineering geology. permeabilitas dan derajad saturasi tanah/batuan. pemboran. which integrated with radioactive waste treatment and storage. The analysis was based on data : 1) Core Boring and Nuclear Diagraphy.

466 mg/gr dari konsentrasi awal 400 mg/L serta mengurangi kadar Mg dengan kapasitas adsorpsi 18. 30 minutes. Key words: Adsorption of Ca and Mg.com ABSTRAK Nata de coco merupakan selulosa bakterial yang memiliki struktur yang identik dengan selulosa yang berasal dari tumbuhan. Besides that. This adsorbent can reduce Ca with adsorption capacity 27. Wide surface was gotten from this measurement is 11.STUDI PENDAHULUAN ADSORPSI KATION Ca DAN Mg (PENYEBAB KESADAHAN) MENGGUNAKAN NATA DE COCO DENGAN METODE BATCH Sulistiyana1.5945 m2/gr at the optimum time adsorption of metilen blue 40 minutes. Bacterial cellulose. This research aims to utilize nata de coco as an adsorbent for Ca and Mg cation (cause of hardness). Adsorpsi kation Ca dan Mg ini dilakukan pada waktu optimum yang sama yaitu 30 menit.944 mg/gr dari konsentrasi awal 300 mg/L. Selulosa bakterial ABSTRACT Nata de coco is a bacterial cellulose that has identic structure with botanical cellulose. Selain itu dalam penelitian ini juga dilakukan pengukuran luas permukaan adsorben nata de coco menggunakan metode metilen biru.466 mg/gr from consentration 400 mg/L and reduces Mg with adsorption capacity 18. Adsorben nata de coco mampu mengurangi kadar Ca dengan kapasitas adsorpsi 27. in this research also have been done wide surface measurement of nata de coco with metilen blue method. Nata de coco . Nata de coco.5945 m /gr adsorben pada waktu optimum adsorpsi metilen biru 40 menit.944 mg/gr from consentration 300 mg/L. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan nata de coco sebagai adsorben untuk mengurangi kadar kation Ca dan Mg (penyebab kesadahan) menggunakan metode batch. Kata kunci : Adsorpsi. Luas permukaan yang diperoleh dari pengukuran ini adalah 2 11. *) dan Ita Ulfin1) Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya sulist_chem07@yahoo. using batch method. Adsorption of Ca and Mg cation have been done at the same optimum time. Pengurangan kadar Ca dan Mg.

Suhartono Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) – BATAN. Management of high level radioactive waste / spent nuclear fuel is conducted in the Interim Storage for Spent Fuel Facility (ISSF). or disposal of radioactive waste. Pengelolaan limbah radioaktif tingkat tinggi / bahan bakar nuklir bekas dilakukan di Instalasi Penyimpanan Sementara Bahan Bakar Bekas.10 Year 1997 on Nuclear Energy and Government Regulation No. Packages of processed radioactive waste is then placed in the Interim Storage Facility for Radioactive Waste. Pengelolaan limbah radioaktif di Indonesia menjadi tanggung jawab Badan Tenaga Nuklir Nasional seperti tertera pada penjelasan Pasal 5 PP No. Bungkusan-bungkusan hasil olahan limbah radioaktif tersebut selanjutnya disimpan di Gedung Penyimpanan Sementara Limbah Radioaktif. transportation. Keywords: radioactive waste. Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) – Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) sebagai Badan Pelaksana pengelolaan limbah radioaktif di Indonesia melakukan pengumpulan. 18 Year 1999 on Hazardous Waste Management. pengelompokan. Sumber radioaktif bekas dari industri dan rumahsakit dikondisioning dalam wadah shell drum 200 l. Proses reduksi volume limbah radioaktif padat dilakukan menggunakan teknik kompaksi atau insenerasi sesuai sifat-sifat fisiknya. The reduction volume of solid radioactive waste is performed using compaction or incineration techniques according to their physical properties. a 350 l or 950 l concrete shell. storage. pengolahan. Kata kunci :limbah radioaktif. Jakarta Email :yantoro@batan. 10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran dan PP No. 18 Tahun 1999 Tentang Pengelolaan Limbah B3. Non-corrosive inorganic liquid radioactive waste is treated with evaporation techniques. shell beton ukuran 350 l atau 950 l. then the concentrate is immobilized with cement matrix in a concrete shell 950 l. then immobilized with cement matrix in a 200 l drum. Radioactive waste management In Indonesia is the responsibility of the National Nuclear Energy Agency as stated in the explanation of Article 5 Government Regulation No. storage . limbah radioaktif termasuk limbah bahan berbahaya dan beracun. konsentrat hasil evaporasi selanjutnya diimobilisasi dalam shell beton 950 l menggunakan matriks semen. radioactive waste management is regulated by Act No. furthermore. Selanjutnya pengelolaan limbah radioaktif diatur dengan Undang-undang No. dan atau pembuangan limbah radioaktif. pengangkutan. 27 Year 2002 on Radioactive Waste Management.id ABSTRAK Berdasarkan potensi bahayanya.go. Radioactive Waste Technology Center (PTLR) –National Nuclear Energy Agency (BATAN) as an executing body of radioactive waste management in Indonesia conducts collection. selanjutnya dilakukan repatriasi ke negara asal atau disimpan lestari di fasilitas penyimpanan formasi geologi dalam. Disused sealed radioactive sources from industrial and hospital is conditioned in a 200 l drum shell. penyimpanan ABSTRACT Based on its potential danger. management. the waste will be repatriated to the country of origin or dispose in the deep geological disposal. classification. selanjutnya diimobilisasi dalam drum 200 l menggunakan matriks semen. penyimpanan. Furthermore.PENGELOLAAN LIMBAH RADIOAKTIF DI INDONESIA Suryantoro. radioactive waste is categorized as hazardous waste. Limbah radioaktif cair anorganik tidak korosif diolah dengan teknik evaporasi. 27 Tahun 2002 tentang Pengelolaan Limbah Radioaktif. processing. pengelolaan.

65%). Kata kunci: peran serta masyarakat. Dari hasil kuisioner diketahui 59. densitas dan faktor daur ulang.57%) and sorting for sale to collectors (32.82% dapat tercapai.5% dan sampah kering 32.5% garbage and 32. Komposisi sampah didominasi sampah basah sebesar 67. The results shows solid waste produce in 3 Oebobo district are 208. Untuk mengetahui potensi reduksi sampah dilakukan analisis kesetimbangan massa dengan memperhitungkan timbulan sampah. Dengan demikian target MDGs tahun 2015 yakni peningkatan pelayanan menjadi 62.com ABSTRAK Kecamatan Oebobo merupakan salah satu kecamatan di Kota Kupang dengan jumlah penduduk terpadat. Mass balance analysis is performed to determine the potential for solid waste reduction by considering the amount of solid waste produce.79%. sampah rumah tangga ABSTRACT Oebobo is one of the districts in Kupang which has the densest population as many as 132.54 m /day and dominated by 67.*) danEllina S. komposisi.64%.403 inhabitants. Potensi daur ulang sampah dari total sampah yang dihasilkan adalah sebesar 84. By the questionnaire results. menjadikan sampah sebagai produk kerajinan tangan (28.64% service level. Kajian peran serta masyarakat akan dianalisis dengan menggunakan kuisioner untuk mengetahui kesediaan masyarakat melakukan pengolahan sampah. 60115.78%).5% rubbish and the recycling potensial was 84. Pengelolaan sampah di wilayah tersebut.88 m /hari. sehingga jumlah residu yang dihasilkan mencapai 123. only 59.54 m3/hari.76% rumah tangga bersedia melakukan daur ulang sampah dengan metode daur ulang yang akan dilakukan yaitu pengomposan (38. Thus the MDGs targets in 2015 which is 62.KAJIAN PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT DI KECAMATAN OEBOBO KOTA KUPANG STUDY OF COMMUNITY-BASED SOLID WASTE MANAGEMENT IN OEBOBO DISTRICT KUPANG CITY Veronika N. Jika potensi masyarakat yang ada melalui kegiatan daur ulang sampah dimanfaatkan. Surabya.2%. If community potential through waste recycling activities utilized. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengkaji potensi reduksi sampah domestik dan peran serta masyarakat dalam penerapan sistem reduksi sampah.82% increase in service can be achieved. baru dilakukan oleh 6. sebesar 132. solid waste composition. solid waste density and recovery factor. Wila Huky1.65%). household waste. Study of community participation using queationnaire to determine the willingness of people in Oebobo District for solid waste processing.79%.5%.2%.88 m3/day.07% household through the solid waste sorting and processing with 37. Indonesia veronikawilahuky@yahoo. then the amount of residual waste can be reduced by 34.07% rumah tangga melalui pemilahan dan pengolahan sampah dengan tingkat layanan yang baru 3 mencapai 37.57%) dan memilah untuk dijual ke pengepul (32. Hasil analisis timbulan sampah di Kecamatan Oebobo adalah sebesar 208. reduction. maka jumlah residu sampah dapat berkurang sebesar 34. reduksi. so the number of residues reached 123.76% of household are willing to recycle the waste by recycling methods that will do composting (38. . Therefore carried out research aimed at studying the potential for domestic solid waste reduction and community participation in the implementation of solid waste reduction. Keywords: comunnity participation.403 jiwa. made handicrafts (28. Comunity participation in waste management in Oebobo District done by 6. Pandebesie2) Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Kampus ITS Sukolilo.78%).

Recycling an informal sector is closely associated with the related environmental and health impact. sektor informal. the integrated management .co. Acceleration of growth combined with rapid product obsolescence due to the newer generation of product has emerged again. Namun dibandingkan dengan aspek teknis. developing countries including Indonesia not only require sophisticated recycling tecnologies but also mesuares the relevant management and environmental policy become more important and urgent. Dalam rangka untuk mengatasi masalah tersebut. E Waste not found in the Final Disposal (landfill) waste. In this paper tried to introduce conditions and E waste management policy in Indonesia at this time as well as alternative E waste recycling technologies related to integrated E waste management policy formal and informal sectors. Key word : E Waste. Because componen do not realize that a lot of electronic goods cont in toxic material. Situasi ini mendorong perkembangan industri elektronik di Indonesia menjadi sangat cepat. In order to overcome these problems. Percepatan pertumbuhan tersebut dikombinasi dengan produk yang cepat usang karena produk generasi yang lebih baru sudah muncul lagi. This due to have to have the repair and reuse (recycling) used electronic goods in high quantities in the informal sector. Dalam tulisan ini berusaha memperkenalkan kondisi dan kebijakan pengelolaan E waste yang ada di Indonesia saat ini serta alternatif teknologi daur ulang E waste yang berhubungan dengan kebijakan pengelolaan E waste yang terpadu sektor formal dan informal. Hal ini disebabkan terdapat kegiatan perbaikan dan penggunaan kembali (daur ulang) barang-barang elektronik bekas dalam jumlah yang tinggi di sektor informal. Sehingga barang-barang elektronik yang sudah tidak terpakai akhirnya menjadi sampah yang sering disebut sebagai Electronic Waste (E Waste) dan mengalami peningkatan yang sangat cepat. Daur ulang sektor informal sangat berkaitan dengan berkaitan dengan dampak lingkungan dan kesehatan Karena tidak disadari bahwa banyak komponen barang-barang elektronik tersebut mengandung bahan beracun berbahaya (B3). negara berkembang termasuk Indonesia bukan hanya memerlukan teknologi daur yang canggih.pengelolaan terpadu ABSTRAKSI The development of electronic technology industry very quickly offer a wide of product choices. kebijakan pengelolaan E waste menjadi lebih penting dan mendesak.dan Enri Damanhuri3) Universitas Pandanaran Semarang widi_unp@yahoo. namun juga langkah-langkah pengelolaan yang relevan dan adanya kebijakan pencegahan dampak lingkungan. *). So that the electronic items that are not used eventually becomes waste that is often refferd to as Electronic Waste (E Waste) and has including Indonesia.PENGELOLAAN LIMBAH ELEKTRONIK (ELECTRONIC WASTE) TERPADU: SEKTOR FORMAL DAN INFORMAL DI INDONESIA THE INTEGRETED E WASTE MANAGEMENT: FORMAL AND INFORMAL SECTOR IN INDONESIA Widi Astuti1. informal sector. E Waste tidak ditemukan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah.id ABSTRAKSI Perkembangan industri teknologi elektronik yang sangat cepat menawarkan berbagai macam pilihan produk. Key Word : E Waste. Dari hasil penelitian di negara berkembang termasuk Indonesia. Purwanto2). This situation encouroages the development of electronic industry in Indonesia is very fast.

ITS.77% yang tidak layak dan 29. dengan sampel berjumlah 65 dari 39. on-site. 50. Posyandu and Majelis Taklim. Sampling method used a stratified random sampling. koordinasi. field observations. management. peranserta masyarakat dan kelembagaan. Key words: domestic wastewater. there should be a major construction of infrastructure facilities with on-site treatment system in the form of individual or communal septic tanks. on-site.368 kepala keluarga). regulation and human resources. .439 jiwa (9. community and institutional participation aspects. Hasil penelitian menunjukkan 18. Untuk mencapai target MDGs dan RPJMD dilakukan perbaikan dan pembangunan sarana prasarana dengan sistem pengolahan on-site berupa tangki septik individual atau komunal. The purpose of this study is to evaluate the domestic wastewater management in Guguk Panjang district. ditinjau dari aspek teknis. from technical. the domestic wastewater management. To date.com ABSTRAK Kondisi sarana dan prasarana sanitasi merupakan tantangan bagi pemerintah untuk memenuhi target Millenium Development Goals (MDGs) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bukittinggi 2010-2015. kelembagaan dan peranserta masyarakat. Analysis used quantitative descriptive method which includes the technical. with regards to organizational structure and functioning of local institutions. pengelolaan. with samples were amounted to 65 of 39. regulasi dan sumber daya manusia. To achieve the MDGs and RPJMD’s targets.Guguk Panjang district of Bukittinggi City. 29. Sampai saat ini pengelolaan air limbah permukiman di Kota Bukittinggi-yang umumnya berupa jamban dengan tangki septik-belum memadai karena masih tingginya pencemaran E. interviews and questionnaires in seven sub. Sedangkan aspek kelembagaan didasarkan pada peraturan daerah tentang struktur organisasi dan tata kerja lembaga daerah.368 households).46% responden menggunakan tangki septik yang layak. Mahasiswa Pasca Sarjana Jurusan Teknik Lingkungan. LSM. The results showed 69. The evaluation was conducted by using survey method. While the institutional analysis indicated the presence of obstacles such as. latrines families with communal septic tanks and Septage Treatment Plant (IPLT). ITS.coli pada air tanah. Sementara analisis kelembagaan menunjukkan adanya kendala seperti. *) dan Joni Hermana 2). coli contamination to ground water.439 inhabitants (9. Guguk Panjang Kota Bukittinggi.23% of respondents use septic tank. that is inadequate due to the high E. Dosen Jurusan Teknik Lingkungan FTSP. Metoda sampling menggunakan stratified random sampling. Peranserta masyarakat mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 852/Menkes/SK/IX/2008. Peranserta masyarakat berpotensi dapat ditingkatkan melalui organisasi masyarakat seperti KSM. Analisis menggunakan metoda deskriptif kuantitatif yang meliputi aspek teknis. too many agencies that play a role in the management.23% yang tidak memiliki tangki septik. yaitu observasi lapangan. Kampus ITS Sukolilo Surabaya * email: wiwi_lany@yahoo. ABSTRACT The condition of sanitation facilities and infrastructure is a challenge for the government to meet the Millennium Development Goals (MDGs) and the Regional Medium Term Development Plan (RPJMD) of Bukittinggi 20102015. While the institutional aspects were based on local regulations. coordination. LSM. Posyandu dan Majelis Taklim. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengelolaan air limbah permukiman di Kec. is commonly served by septic tanks.EVALUASI PENGELOLAAN AIR LIMBAH PERMUKIMAN DI KECAMATAN GUGUK PANJANG KOTA BUKITTINGGI EVALUATION ON DOMESTIC WASTEWATER MANAGEMENT IN GUGUK PANJANG DISTRICT BUKITTINGGI CITY Widya Lailany 1. jamban keluarga dengan tangki septik komunal (MCK Umum) dan IPLT. Kampus ITS Sukolilo Surabaya. Community participation was referred to the regulation by the Minister of Health No.23% that do not have a septic tank and 1. Guguk Panjang.54% that exhibits open defecation. 852/Menkes/SK/IX/2008. Communal participation could potentially be improved through community organizations such as KSM. terlalu banyaknya instansi yang berperan dalam pengelolaan. Evaluasi ini dilakukan dengan metoda survey. wawancara dan kuesioner di tujuh kelurahan Kec. Kata Kunci : air limbah permukiman. institutional and community participation aspects.

consisted of 5 soil samples and 7 crops samples (vegetables.411 ppm (mean 2. Dosen Kesehatan Lingkungan Fakultas Kesehatan Masyarakat UNDIP Universitas Diponegoro Jl.com ABSTRAK Aktivitas penambangan emas tradisional yang berlangsung sejak tahun 1993 di Desa Jendi.001–0. fruit and root). The data showed that soil Hg content was range from 0. Kata kunci: kadar Hg tanah. Disimpulkan telah terjadi penurunan kualitas lingkungan akibat pencemaran Hg yang digunakan dalam proses amalgamasi emas yang dilakukan masyarakat penambang di daerah tersebut. Population was soil and crops grown around gold miners’ house.067 ppm). Wonogiri berpotensi menimbulkan degradasi kualitas lingkungan akibat tailing yang mengandung merkuri tidak dikelola dengan baik. Semarang. mercury. crop Hg content. Onny Setiani3) Mahasiswa Program Doktor Ilmu Lingkungan Pascasarjana UNDIP.952–3. 50. Samples were taken by grab sampling method. may cause serious health effect to human as top predator. Wonogiri potentially cause environmental quality degradation as the tailing containing mercury wasn’t disposed properly. merkuri. SELOGIRI DISTRICT. WONOGIRI REGENCY CENTRAL JAVA PROVINCE Yusniar Hanani Darundiati 1. Anies2). Hasil penelitian menunjukkan sampel tanah pekarangan mengandung Hg dengan kadar 0. yang akhirnya mengkontaminasi rantai pangan darat berupa tanaman pangan yang tumbuh di pekarangan rumah. kadar Hg tanaman. Indonesia *hanani_d@yahoo. Mercury is neurotoxic substance that can be bioaccumulated and biomagnified. This study aimed to identify mercury contamination in soil and crops. Henna Rya Sunoko 3). This high level of Hg content indicated that the contamination may be caused by the use of Hg to extract gold from ores containing gold which produced wastewater then disposed directly to surface soil. Kadar Hg pada tanah dan tanaman pekarangan yang tinggi kemungkinan disebabkan penggunaan metode amalgamasi untuk mengekstrak emas yang menghasilkan limbah cair berupa tailing mengandung Hg yang dibuang langsung ke permukaan tanah.001 – 0.952 – 3. The data of Hg content in soil and crops analyzed descriptively. Keywords : artisanal gold mining. Sampel penelitian diambil secara grab sampling dengan sampel tanah berjumlah 5 dan sampel tanaman sebanyak 7 buah terdiri dari sayuran. soil Hg content . Selogiri.067 ppm). Selogiri.KONTAMINASI MERKURI PADA TANAH DAN TANAMAN PEKARANGAN AKIBAT AKTIVITAS PENAMBANGAN EMAS TANPA IJIN DI DESA JENDI KECAMATAN SELOGIRI KABUPATEN WONOGIRI JAWA TENGAH MERCURY CONTAMINATION IN SOIL AND CROPS AS A RESULT OF ARTISANAL GOLD MINING AREA ACTIVITY AT JENDI VILLAGE. causing contamination to the crops grown at it surroundings.98 ppm (rata-rata ppm). SH. crop Hg content range from less than 0.98 ppm. Merkuri diketahui bersifat neurotoksik dan dapat mengalami bioakumulasi dan biomagnifikasi sehingga membahayakan kesehatan manusia sebagai predator puncak. buah dan umbi. Populasi penelitian adalah tanah dan tanaman pekarangan rumah responden. *). There was environmental quality degradation as a consequence of uncontrolled disposal of wastewater containing Hg (tailing). Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi pencemaran merkuri pada tanah dan tanaman pekarangan di Desa Jendi. Penelitian bersifat deskriptif untuk mengukur kadar merkuri pada tanah dan tanaman pekarangan. Selogiri. kadar Hg tanaman pekarangan antara kurang dari 0. Imam Bardjo.411 ppm (ratarata 2. penambangan emas tradisional ABSTRACT Artisanal gold mining activities which has been occured since 1993 at Jendi Village.

sludge seed inoculation and second. this research divided into 2 stages: first. dan Danny Soetrisnanto3 Program Magister Teknik Kimia Universitas Diponegoro Jl. limbah cair tapioka. Meanwhile. Penurunan waktu start up dan peningkatan penurunan kadar COD removal dapat dilakukan dengan pengaturan pH fresh feed. *). tapioca wastewater. Setia Budi Sasongko2. Imam Bardjo. Kegagalan pembentukan kumpulan mikroba anaerob aktif stabil merupakan pemicu utama rendahnya penurunan kadar COD. Sementara. Keywords : ABR. waktu start up dapat direduksi menjadi 6 hari dengan kadar COD efluen 443 mg/L. Kata kunci: ABR. start up ABSTRACT Long start up time generally required to achieve stabil bacterial cuture in anaerobic reactor. batch start up operation until reach stabile COD effluent. Research result shows that tapioca wastewater with COD influen 8000 mg/L and pH 4. Indonesia * cahtekim@yahoo. Kondisi asam dalam limbah cair tapioka juga ditengarai dapat memperlambat proses peruraian senyawa organik. It is important to study about pH adjustment influence of fresh feed in start up time which required in ABR 2 baffles to achieve steady state and remove COD. pengaturan pH. Kajian pengaruh pengaturan pH fresh feed terhadap waktu start up yang diperlukan sistem ABR 2 baffle untuk mencapai kondisi steady state dan menurunkan kadar COD perlu dilakukan. pH adjustment. 6 hari start up dengan kadar COD efluen 347 mg/L ditunjukkan dalam performa ABR dengan meningkatkan pH influen menjadi 8. Acidic nature in tapioca wastewater was suspected to inhibit organic matter decomposition. Dengan menyesuaikan pH menjadi 7. Failure in establishment of stabile active anaerobic microbial is a main factor which resulting low COD removal. start up .84 requires nine days start up with COD effluent 954 mg/L in ABR 2 baffles. start up time was reduced to 6 days with COD effluent 443 mg/L. SH No 5 Semarang 50241. penelitian ini terbagi menjadi 2 tahapan yaitu inokulasi benih lumpur dan operasi start up secara batch sampai tercapai kadar COD efluen yang stabil. Mainly. 6 days start up with COD effluent 347 mg/L showed by increasing pH influent to 8.84 memerlukan 9 hari start up dengan COD efluen 954 mg/L.PENGARUH PENGATURAN PH TERHADAP PROSES START UPPENGOLAHAN LIMBAH CAIR TAPIOKA SISTEM ANAEROBIC BAFFLED REACTOR PH ADJUSTMENT INFLUENCE IN START UP PROCESS OF ANAEROBIC BAFFLED REACTOR (ABR) SYSTEM FOR TAPIOCA WASTEWATER TREATMENT Happy Mulyani1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah cair tapioka dengan COD influen 8000 mg/L dan pH 4. Reduction in start up time and higher COD removal could be done by pH adjustment of fresh feed. Secara garis besar.com ABSTRAK Waktu start up yang lama umumnya diperlukan untuk memperoleh kultur bakteri yang dapat bekerja stabil pada reaktor anaerob. By adjusting pH to 7.

188% .com ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk membuat pemodelan dan mengoptimasi adsorpsi Kadmium dalam larutan artifisial dengan menggunakan adsorban rice husk ash (abu sekam padi). Indonesia emka_engineer@yahoo. Eksperimen dilakukan secara batch dengan memvariasikan empat faktor sebagai fungsi pH (5–9). The effect of four factors to the cadmium adsorption removal (as the response) was observed. pH dan konsentrasi awal merupakan faktor yang signifikan dalam proses adsorpsi. ABSTRACT This study was focused on optimizing and modeling the adsorption process of cadmium from aqueous solution onto rice husk ash. It was further explained using response surface methodology (RSM) as well as freundlich and langmuir isotherm model. contact time 150 minutes and initial cadmium concentration 90 mg/L.188% . University of Malaya. Kata kunci: Adsorpsi. 36122. initial concentration of adsorbate (70–90 mg/L) and contact time (60–240 minutes). The value of pH. Kadmium. RSM was also used to optimize the adsorption process where the optimum condition was achieved at pH 7. Hasil penelitian menunjukan bahwa rice husk ash dapat menyisihkan kadmium dari larutan artifisial dengan persentase 76.APLIKASI RESPONSE SURFACE METHODOLOGY UNTUK OPTIMASI ADSORPSI KADMIUM DI LARUTAN ARTIFISIAL MENGGUNAKAN ABU SEKAM PADI APPLICATION OF RESPONSE SURFACE METHODOLOGY FOR OPTIMIZATION OF CADMIUM ADSORPTION IN AQUEOUS SOLUTION USING RICE HUSK ASH Monik Kasman1*). adsorbent dosage (2–8 g/100 mL). dosis adsorban 5 g/ 100 mL. adsorbent dosage 5 g/100 mL. Keywords: Adsorption. Cadmium. The results revealed that rice husk ash can successfully reduce cadmium from aqueous solution with removal percentage between 76. Malaysia 3) Research and Standardization Agency of Industry and Commerce.99. adsorbent dosage and initial concentration were noted to be statistically significant. 50603 Kuala Lumpur. Engineering Faculty. Rice husk ash. Jl. Slamet Riyadi. Response Surface Methodolgy.402%. into the percentage of Cadmium removal as the response. dosis adsorban (2–8 g/100 mL). Indonesia 2) Civil Engineering Department. Lembah Pantai. Efek empat faktor tersebut terhadap persen penyisihan kadmium (respon) dianalisis dan dijelaskan dengan response surface methodology (RSM) dan model isotherm Freundlich dan Langmuir. Shaliza Ibrahim2) and Salmariza3) 1) Environmental Engineering Department. The batch experiment was done by varying four factors. . waktu kontak 150 menit dan konsentrasi awal 90 mg/L. as a function of pH (5–9). Berdasarkan optimasi dengan RSM didapatkan bahwa kondisi optimum proses adsorpsi adalah pada pH 7. University of Batanghari. Padang.402%.99. Abu sekam padi (RHA). Broni Jambi. Response Surface Methodology. konsentrasi awal adsorbat ( 70–110 mg/L) dan waktu kontak (60–240 menit). Dosis adsorban.

isolat yang resisten terhadap logam Hg.id ABSTRAK Bakteri yang resisten terhadap logam berat berpotensi digunakan sebagai biosorben dan bioakumulator sehingga dapat dimanfaatkan sebagai agensia bioremediasi pencemaran logam berat. logam berat. Staphylococcus.ac. halotoleran . Cd dan Cu dengan kadar 25 ppm hanya 10 isolat. mekanis. isolat tersebut terkelompokkan menjadi 5 genera yaitu Azotobacter.BAKTERI RESISTEN LOGAM BERAT YANG BERPOTENSI SEBAGAI BIOSORBEN DAN BIOAKUMULATOR Enny Zulaika1. biosorbsi. Pb. Semua isolat halotoleran pada salinitas 50 ‰. Surabaya * enny@bio. Kata kunci: Kali Mas. Pb.its. bioadsorbsi. Tutut Arindah1). Arif Luqman1). Proteus. Dari 80 isolat bakteri yang didapatkan. *). Setelah dilakukan identifikasi dan karakterisasi menggunakan panduan Bergey’s Manual of Determinative Bacteriology. karakterisasi. Bakteri mampu resisten terhadap logam berat karena pada bakteri mempunyai mekanisme biotransformasi. dan Dan Umi Sholikah1) Program Studi Biologi FMIPA ITS. bioakumulasi dan/atau biopresipitasi baik secara fisik. Cd dan Cu yang diisolasi dari Kali Mas Surabaya. Tujuan dari penelitian ini adalah menemukan bakteri yang resisten terhadap logam Hg. dan Bacillus. dengan genera yang melimpah adalah Bacillus sebayak 4 isolat. dan Corynebacterium. ataupun enzimatis.

Surabaya 60111 *stnrlh@gmail. resirkulasi lumpur 100%.10% total nitrogen concentration as a TKN.10 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan konsentrasi BOD sebesar 500 mg/L dengan 10 jam HRT dapat menyisihkan konsentrasi nitrogen total sebagai TKN sebesar 97. dan 10 jam dengan penambahan zat organik (glukosa) yang dinyatakan sebagai BOD konsentrasi 500 dan 1000 mg/L. TKN. The Results of research showed that the addition of the BOD concentration of 500 mg/L with 10-hour HRT was able remove 97. Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Kampus ITS Jalan Arif Rahman Hakim. BOD. The study of biological processes in anoxic-aerobic had done with a continuous flow. BOD. HRT.STUDI EFEKTIFITAS PENAMBAHAN KARBON (BOD) PADA PENGOLAHAN AIR LIMBAH INDUSTRI AMMONIA-UREA MELALUI PROSES AEROBIK DAN ANOKSIK STUDY OF CARBON ADDITION (BOD ) EFFECTIVITY IN AMMONIAUREA WASTEWATER TREATMENT THROUGH AEROBIC-ANOXIC PROCESS Siti Nurul Hijanah1. Hydraulic residence time 4. anoxic. 8. 100% recirculation of sludge.and 10 hours with glucose addition as BOD concentration of 500 and 1000 mg/L. Institut Teknologi Sepuluh Nopember 2) Jurusan Teknik Lingkungan. Penelitian proses secara biologi aerobik-anoksik telah dilakukan dengan aliran kontinyu. Kata kunci: aerobik. anoksik. .com ABSTRAK Air limbah industri ammonia–urea umumnya memiliki kandungan komponen organik relatif rendah. Keywords: aerobic. TKN. Biological treatment with aerobic-anoxic process is generally carried out in the addition of methanol as a carbon source.8. Pengolahan secara biologis dengan proses aerobik-anoksik umumnya dilakukan penambahan metanol sebagai sumber karbon.6. Waktu tinggal hidrolik (td) 4.6. HRT. *) dan Agus Slamet2) 1 ) Program S2 Jurusan Teknik Lingkungan. ABSTRACT Industrial wastewater ammonia-urea generally has a relatively low content of organic components. Sukolilo.

yakni (1) penambahan meteran air sebanyak 23 titik (ke tiap bagian).00 per year.id ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi reduce yang dilakukan oleh sebuah perusahaan farmasi di Kota Semarang. Data dianalisis dengan menggunakan kriteria net present value (NPV) dan rasio manfaat terhadap biaya (benefit-cost ratio = B/C ratio). Dengan demikian. reduce ABSTARCT This research was intended to analyze the implementation of “Reduce Program” (saving program) by a pharmaceutical company in Semarang City. *) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UNNES e-mail: zaenuri_mastur@yahoo. Kata Kunci: pengelolaan limbah.080 per tahun. (2) replacing old piping with new ones. Hasil penelitian menunjukkan. If every household consumed 15 m3 of water per month.000. Perusahaan yang diteliti merupakan perusahan terbuka (Tbk) yang telah memperoleh sertifikat ISO 9001 pada tanggal 14 Oktober 1999 dan ISO 14001 pada tanggal 22 September 2001.000. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder.80. the company managed to save 5. Dengan mengambil umur ekonomis proyek 5 tahun.000.656. The company studied having received ISO 9001 and ISO 14001 Certificates on October 14.656. The investment needed for implementing the project amounted to Rp 93. kelayakan proyek dianalisis dengan metode NPV (net present value). Investasi perusahaan untuk penghematan penggunaan air sebesar Rp 93.450.co.450.327. sedangkan PV outlay sebesar Rp 93. This research used primary and secondary data. then the saved water could be consumed by 383 households. tanpa nilai residu. perusahaan telah melakukan penghematan air sebanyak 5. By means of these three supporting programs. The two certifications came from LQRA. 1999 and on September 22.00. perusahaan telah melakukan reduce penggunaan air melalui 3 (tiga) program. PV proceed mencapai Rp 251. proyek penghematan penggunaan air layak ( feasible) karena B/C ratio nya lebih dari 1. The feasibility of the project . dan (3) kampanye hemat air (publikasi ke semua bagian perihal pemakaian air terbanyak). Data dikumpulkan dengan melakukan wawancara.000 dapat kembali hanya dalam waktu 1 tahun 8 bulan 12 hari. dan mengkaji berbagai dokumen yang dimiliki perusahaan. (3) campaigning on ‘saving water’ (informed all departments on maximum uses of water). field observations and studying the company’s documents. sehingga diperoleh B/C ratio sebesar Rp 2.750 m setiap bulan.000. The benefit obtained by and from the public amounted to Rp 59.450. perusahaan farmasi. Investasi yang ditanam perusahaan untuk penghematan pemanfaatan air mencapai Rp 93. respectively.750 m3 of water per month. The analyses showed that the company implemented the Program through the following three sub-programs: (1) installing new water meters in 23 points. keduanya dari LQRA (Loyd’s Quality Register Assurance). Manfaat yang diterima masyarakat senilai Rp 59. 2001. Bila setiap 3 keluarga rata-rata mengkonsumsi air sebanyak 15 m setiap bulan maka penghematan air yang berhasil dilakukan perusahaan dapat digunakan untuk memenuhi konsumsi air sebanyak 383 keluarga. (2) penggantian jaringan pipa lama.000. Dengan menerapkan ketiga program 3 ini. Dengan mengambil discount rate sebesar 6% per tahun. observasi lapangan. The data were then analyzed using NPV and B/C ratio as the necessary criteria.IMPLEMENTASI REDUCE DALAM PENGELOLAAN LIMBAH PERUSAHAAN FARMASI DI KOTA SEMARANG THE IMPLEMENTATION OF REDUCE PROGRAM FOR WASTE MANAGEMENT BY A PHARMACEUTICAL COMPANY IN SEMARANG CITY Zaenuri1.450.69. The needed data were collected by means of interviews.818.

00.327.00 could return back in 20 months and 18 days. .818.000.69. pharmaceutical company.450. it can be found a B/C ratio of 2.69 > 1 Keywords: waste management.00.450. With the PV outlay of Rp 93. By assuming an economic life of 5 year for the project (without any residual value). the PV proceeds could amount to Rp 251. with a discount rate of 6% per year.000. It can then be concluded that the “saving program” is feasible because of a B/C ratio of 2. The total investment of Rp 93. reduce.was analyzed using NPV.

radioactive waste management . transportation. storage. Badan Pengawas Tenaga Nuklir. salah satu tujuan pengawasan BAPETEN (Badan Pengawas Tenaga Nuklir) adalah untuk menjamin keselamatan dan kesehatan pekerja. *) Direktorat Inspeksi Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) Jl. aspek keamanan sumber radioaktif dalam kegiatan pengelolaan limbah radioaktif akan dibahas pada makalah ini. BAPETEN require a radioactive source security for radioactive waste management facilities based on its the vulnerability level. and / or unauthorized removal of Radioactive Sources. BAPETEN carry out supervision of nuclear energy through regulation. dan perlindungan terhadap lingkungan hidup dalam pemanfaatan tenaga nuklir. licensing and inspection. meaning that the highest security groups. penyimpanan. and environmental protection in the use of nuclear energy. Persyaratan Keamanan Sumber Radioaktif untuk penyimpanan hanya berlaku untuk fasilitas Pengelolaan Limbah Radioaktif. Dari sudut pandang regulasi. theft. one of BAPETEN regulatory purposes is to ensure the safety and health of workers. perizinan dan inspeksi. destruction.go.beta@bapeten. BAPETEN mempersyaratkan keamanan sumber radioaktif untuk fasilitas pengelolaan limbah radioaktif berdasarkan tingkat kerawanannya. Radioactive waste management is included in the security group A. the security aspects of radioactive sources in radioactive waste management activities will be discussed. Gajah Mada no 8 Jakarta Pusat 10120 * d. dan/atau pembuangan limbah radioaktif. disingkat BAPETEN adalah badan pengawas tingkat nasional untuk pemanfaatan tenaga nuklir di Indonesia. coupled with special equipment. While the security of radioactive sources is the action taken to prevent unauthorized access. Sedangkan keamanan sumber radioaktif adalah tindakan yang dilakukan untuk mencegah akses tidak sah. kehilangan. but they are included in hazardous wastes that may cause interference or damage to the environment can cause health problems even until death. pengelolaan limbah radioaktif. classification. BAPETEN melaksanakan pengawasan tenaga nuklir melalui peraturan. pengangkutan. ditambah dengan perlengkapan khusus. Selanjutnya. Pengelolaan Limbah Radioaktif adalah pengumpulan. perusakan.PENGAWASAN LIMBAH RADIOAKTIF: ASPEK KEAMANAN SUMBER RADIOAKTIF DALAM KEGIATAN PENGELOLAAN LIMBAH RADIOAKTIF Werdi Putra Daeng Beta1. and / or disposal of radioactive waste. pengolahan. Kata kunci: BAPETEN. Nuclear Energy Regulatory Agency. Radioactive Waste Management is the collection. hazardous and toxic materials waste. Furthermore. artinya kelompok keamanan yang tertinggi. Security Requirements for Radioactive Sources storage facility is only valid for Radioactive Waste Management. public. so that they must be managed securely according to regulations. masyarakat. security of radioactive sources. Pengelolaan limbah radioaktif termasuk dalam kelompok keamanan A. ABSTRACT Although radioactive wastes are not included in the category of B3 wastes (hazardous and toxic materials). keamanan sumber radioaktif. processing. From the regulatory standpoint. pengelompokan. limbah B3. dan/atau pemindahan tidak sah Sumber Radioaktif. pencurian.id ABSTRAK Limbah radioaktif termasuk dalam kategori limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) sehingga harus dikelola dengan aman sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Keywords: BAPETEN. loss. abbreviated as BAPETEN is a national regulatory body for the utilization of nuclear energy in Indonesia.

. Kata kunci: BAPETEN. dan/atau pembuangan limbah radioaktif. radioactive waste management. masyarakat. public. storage. Dari sudut pandang regulasi. Furthermore. including radioactive waste management. classification. licensing and inspection. BAPETEN melaksanakan pengawasan tenaga nuklir melalui peraturan. Sedangkan Keselamatan Radiasi adalah tindakan yang dilakukan untuk melindungi pekerja. aspek keselamatan radiasi dalam kegiatan pengelolaan limbah radioaktif akan dibahas pada makalah ini.PENGAWASAN LIMBAH RADIOAKTIF: ASPEK KESELAMATAN RADIASI DALAM KEGIATAN PENGELOLAAN LIMBAH RADIOAKTIF Werdi Putra Daeng Beta1. While the Radiation Safety is the action taken to protect workers. anggota masyarakat. limitasi dan optimasi. transportation. pengelolaan limbah radioaktif. pengolahan. salah satu tujuan pengawasan BAPETEN (Badan Pengawas Tenaga Nuklir) adalah untuk menjamin keselamatan dan kesehatan pekerja.go.beta@bapeten. radiation protection principles. asas proteksi radiasi. members of the public. Nuclear Energy Regulatory Agency. Badan Pengawas Tenaga Nuklir. dan lingkungan hidup dari bahaya radiasi. BAPETEN mempersyaratkan keselamatan radiasi untuk fasilitas pengelolaan limbah radioaktif berdasarkan tingkat resiko dan potensi bahayanya. namely justification. BAPETEN carry out supervision of nuclear energy through regulation. perizinan dan inspeksi. From the regulatory standpoint. penyimpanan. Keselamatan radiasi harus menganut asas proteksi radiasi. Radiation safety should embrace the principles of radiation protection. keselamatan radiasi. sehingga harus dikelola dengan selamat sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. disingkat BAPETEN adalah badan pengawas tingkat nasional untuk pemanfaatan tenaga nuklir di Indonesia. Keywords: BAPETEN. pengangkutan. ABSTRACT Although radioactive wastes are not included in the category of B3 wastes (hazardous and toxic materials). hazardous and toxic materials waste. Gajah Mada no 8 Jakarta Pusat 10120 * d. and / or disposal of radioactive waste. Pengelolaan Limbah Radioaktif adalah pengumpulan. so that they must be managed safely in accordance with existing regulations. processing. abbreviated as BAPETEN is a national regulatory body for the utilization of nuclear energy in Indonesia. Radioactive Waste Management is the collection. but they are included in hazardous wastes that may cause interference or damage to the environment can cause health problems even until death. one of BAPETEN regulatory purposes is to ensure the safety and health of workers. pengelompokan. and the environment from radiation hazards. the radiation safety aspects of radioactive waste management activities will be discussed in this paper. limitation and optimization. yaitu justifikasi. radiation safety. and environmental protection in the use of nuclear energy.id ABSTRAK Walaupun limbah radioaktif tidak termasuk limbah dari B3. tetapi limbah radioaktif termasuk limbah berbahaya (hazardous wastes) yang dapat menimbulkan gangguan atau kerusakan lingkungan bahkan dapat menimbulkan gangguan kesehatan sampai kematian. limbah B3. BAPETEN requires radiation safety for radioactive waste management facilities based on the level of risk and potential dangers. dan perlindungan terhadap lingkungan hidup dalam pemanfaatan tenaga nuklir. termasuk pengelolaan limbah radioaktif. *) Direktorat Inspeksi Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) Jl. Selanjutnya.

maka persyaratan izin yang diberlakukan semakin ketat. radioactive waste management. licensing procedures. Selanjutnya. Badan Pengawas Tenaga Nuklir. Persyaratan dan tata cara perizinan ditetapkan sesuai dengan resiko yang terkait dengan keselamatan radiasi dan keamanan Sumber Radioaktif dan Bahan Nuklir. Licensing of radioactive waste management requires specific requirements and licensing stages based. . Licensing requirements consist of administrative. Dari sudut pandang regulasi.PENGELOLAAN LIMBAH RADIOAKTIF: ASPEK PERIZINAN DAN PENGAWASANNYA Werdi Putra Daeng Beta1. dan perlindungan terhadap lingkungan hidup dalam pemanfaatan tenaga nuklir. pengelolaan limbah radioaktif. From the regulatory standpoint. *) Direktorat Inspeksi Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) Jl. tetapi termasuk dalam limbah berbahaya (hazardous wastes) sehingga harus dikelola dengan baik dan benar sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. licensing and inspection. but they are included in hazardous wastes. so the higher the risk of an activity of utilization. BAPETEN melaksanakan pengawasan tenaga nuklir melalui peraturan. in this paper will be discussed.id ABSTRAK Limbah radioaktif tidak termasuk dalam kategori limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). Perizinan pengelolaan limbah radioaktif memerlukan persyaratan khusus dan izin bertahap. Persyaratan izin terdiri atas persyaratan administratif. BAPETEN carry out supervision of nuclear energy through regulation. Nuclear Energy Regulatory Agency. hazardous and toxic materials waste. licencing requirements. perizinan dan inspeksi. public. persyaratan izin. Requirements and licensing procedures established in accordance with the risks associated with radiation safety and security of Radioactive Sources and Nuclear Materials. Gajah Mada no 8 Jakarta Pusat 10120 * d. Keywords: BAPETEN. one of BAPETEN regulatory purposes is to ensure the safety and health of workers. Kata kunci: BAPETEN. teknis dan khusus. disingkat BAPETEN adalah badan pengawas tingkat nasional untuk pemanfaatan tenaga nuklir di Indonesia. ABSTRACT Radioactive wastes are not included in the category of B3 waste (hazardous and toxic materials). dalam makalah ini akan dibahas aspek perizinan dan pengawasan pengelolaan limbah radioaktif. technical. so that they have to be managed properly according to regulations. abbreviated as BAPETEN is a national regulatory body for the utilization of nuclear energy in Indonesia. and environmental protection in the use of nuclear energy. masyarakat. including of radioactive waste management. termasuk pengelolaan limbah radioaktif. Furthermore. then the licensing requirements imposed increasingly stringent. aspects of the licensing and supervision of radioactive waste management. sehingga semakin tinggi risiko suatu kegiatan pemanfaatan.beta@bapeten. and specific requirements. tata cara perizinan.go. limbah B3. salah satu tujuan pengawasan BAPETEN adalah untuk menjamin keselamatan dan kesehatan pekerja.

DAMPAK KEASAMAAN TANAH SAWAH TERHADAP KEJADIAN DERMATITIS KONTAK IRITAN PADA PEKERJA SAWAH DI DESA WATESKROYO KECAMATAN BESUKI KABUPATEN TULUNGAGUNG THE EFECT OF ACIDITY OF THE PADDY-FIELD LAND AND THE INCIDENT OF DERMATITIS IRITAN CONTACT IN THE PADDY-FIELD WORKER IN THE WATESKROYO VILLAGE THE BESUKI SUBDISTRICT THE TULUNGAGUNG REGENCY
Indasah1, *) Stikes Surya Mitra Husada Kediri Jl. Sumber ece 37 tirtoudan Kediri Iin.dasyah@yahoo.com
ABSTRAK Dermatitis Kontak Iritan merupakan respon non spesifik kulit terhadap kerusakan kimia langsung yang melepaskan mediator-mediator inflamasi yang sebagian besar berasal dari sel epidermis. Penyebab munculnya Dermatitis Kontak Iritan adalah bahan yang bersifat iritan, misalnya bahan pelarut, deterjen, minyak pelumas, asam, serbuk kayu, bahan abrasif, enzim, larutan garam konsentrat, plastik berat molekul rendah atau bahan kimia higroskopik. Rancangan penelitian dalam penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi sebanyak 200 pekerja sawah dan sampel yang diteliti sebanyak 30 responden dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah derajat keasaman (pH) tanah sawah, variabel dependen dalam penelitian ini adalah kejadian Dermatitis Kontak Iritan. Sedangkan variabel perancu dalam penelitian ini adalah umur, jenis kelamin, riwayat penyakit alergi dan lama kerja. Hasil analisa data antara umur dan kejadian Dermatitis Kontak Iritan dengan menggunakan uji statistik korelasi Serial menunjukkan ada keterkaitan. Dan hasil analisa data antara derajat keasaman (pH) tanah sawah dan kejadian Dermatitis Kontak Iritan dengan menggunakan uji statistik korelasi Serial menunjukkan ada keterkaitan. Kesimpulan penelitian ini adalah ada keterkaitan antara derajat keasaman (pH) tanah sawah dengan kejadian Dermatitis Kontak Iritan pada pekerja sawah. Diharapkan pekerja sawah lebih memperhatikan kesehatan kulit kaki mereka dengan cara melakukan pencegahan dini sebelum mulai melakukan aktivitas di sawah dan pengobatan dini ketika tandatanda Dermatitis Kontak Iritan muncul. Kata kunci: derajat keasaman (pH) tanah sawah, kejadian Dermatitis Kontak Iritan, pekerja sawah

ABSTRACT
Dermatitis Iritan Contact was the non specific response skin towards direct chemical damage that released mediators inflamasi that most came from the cell epidermis. The cause of the emergence Dermatitis Iritan Contact was the material that was iritan, for example the material of solvent, detergent, lubricating oil, acid, wood dust, the material abrasive, the enzyme, the solution to concentrate salt, heavy plastic the low molecule or the chemical higroskopik. The plan of research in this research was analytical with the appoarch cross sectional. The population totalling 200 paddyfield workers and the sample who were researched by as many as 30 respondents by using the technique Simple Random Sampling. The independent variable in this research was the level of the acidity of the paddy-field land, the dependent variable in this research was the the incident of Dermatitis Iritan Contact. Whereas the confounding variable in this research was age, gender, the story of the allergic illness and for a long time the work. Results of the analysis of the data between the age and the incident of Dermatitis Iritan Contact by using the test of Correlation Statistics Serial showed had the connection. And results of the analysis of the data between the level of the acidity (pH) of the paddy-field land and the incident of Dermatitis Iritan Contact by using the test of Correlation Statistics Serial showed had the connection. The conclusion in this research was to have

the connection between the level of the acidity (pH) of the paddy-field land and the incident of Dermatitis Iritan Contact in the paddy-field worker. Hopefully to the paddy-field worker so that more paid attention to the health of their skin foot by means of carrying out the early prevention before beginning to carry out the activity in the paddy-field and early medical treatment when signs from Dermatitis Iritan Contact began to emerge.

Key word: the level of the acidity (pH) of the paddy-field land, the incident of Dermatitis Iritan Contact, the paddy-field worker.

POTENSI SAMPAH PERMUKIMAN DI KAWASAN PERDESAAN KABUPATEN PONOROGO (STUDI KASUS KECAMATAN BUNGKAL) THE POTENTIAL OF RESIDENTIAL SOLID WASTE IN THE RURAL AREA OF PONOROGO TOWN (CASE STUDY BUNGKAL DISTRICT)
Malik Efendi 1, *) dan Yulinah Trihadiningrum!) Jurusan Teknik Lingkungan FTSP, ITS, Kampus ITS Sukolilo Surabaya, * fulanabdillah@yahoo.com
ABSTRAK Kecamatan Bungkal yang terletak di kawasan perdesaan Kabupaten Ponorogo membuat kondisi pengelolaan sampah kurang memadai. Terbatasnya fasilitas pengelolaan sampah berakibat pada semakin meningkatnya timbulan sampah di TPS. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menentukan timbulan dan komposisi sampah, (2) menentukan besarnya potensi daur ulang sampah. Kajian pada aspek teknis dilakukan dengan metoda analisis timbulan dan komposisi sampah, serta potensi daur ulang sampah dengan pengambilan sampel 8 hari berturut–turut dan perhitungan jumlah sampel sesuai SNI 19-3964-1995. Timbulan sampah permukiman adalah sebesar 0.28 kg/orang.hari, dengan komposisi sampah basah 78.6%, sampah plastik 12.6%, sampah kertas 4.5%, sampah kulit 1.0%, sampah kayu 0.80%, sampah karet 0.6%, sampah kaca 0.5% sampah logam 0.5%, sampah kain 0.5 %, dan sampah lain–lain 0.4 %. Potensi daur ulang sampah rumah tangga adalah sebagai berikut: sampah basah 97.3%, sampah plastik 35.5%, logam 100%, kertas 67%, kaca 52.8%. Kata Kunci: Potensi, daur ulang, sampah, perdesaan.

ABSTRACT
Bungkal District, which is located in rural areas of Ponorogo town, has made the solid waste management service improperly performed. The lack of facilities resulted in the increasingsolid waste generation at the transfer depot. This study aimed to: (1) measure solid waste generation and composition, (2) measure the recycling potentials of the residential solid waste. The technical aspect of this study included the solid waste generation rate and composition measurements, as well recycling potential. Sampling and measurement activities were done in 8 consecutive days, following national standard method SNI 19-3964-1995. The residential solid waste generation rate was 0.28 kg/capita.day. The solid waste was composed of biodegradable organics of 78.6%, followed by 12.6% plastic waste, 4.5% paper, 1.0% leather, 0.80% wood, 0.6% rubber, 0.5% glass, 0.5% metal, 0.5% textile, and 0.4% residual waste. The recycling potentials of the residential solid waste were: 97.3% for biodegradable organics, 35.5% for plastic waste, 100% for metal waste, 67% for paper, and 52.8% for glass.

Keywords: potential, recycling, residential, solid waste

NO2-N. bambu rejeki. Penurunan kandungan senyawa nitrogen dan fosfor tertinggi pada reaktor uji adalah pada reaktor tumbuhan bambu air saat td 4 hari yaitu sebesar 86. Tumbuhan bambu air dan bambu rejeki tidak berpengaruh dalam penurunan kandungan senyawa nitrogen dan fosfor saat waktu tinggal air limbah (td) 4 hari. nitrogen. Eutrophication will reduce the oxygen content dissolved in the water and harming living things that live in it. tetapi air mengalir di bawah media sehingga memiliki berbagai keuntungan. Aliran limbah di dalam reaktor adalah secara vertical downflow. Waste water used is taken directly from the grey water boarding house in the Gebang Kidul 30. NO3-N dan konsentrasi senyawa fosfor sebagai total fosfor. ABSTRACT Handling of grey water in Indonesia especially Surabaya today is directly discharged into the drainage channel that will culminate in a body of water without prior treatment. Pengamatan sampel dilakukan tiap 3 hari sekali. Eutrofikasi akan mengurangi kandungan oksigen terlarut dalam air dan membahayakan makhluk hidup yang hidup didalamnya.5 % dan 81. NO3-N and . Surabaya. 3 hari maupun 2 hari. Tidak adanya perbedaan yang signifikan pada penurunan kandungan senyawa nitrogen dan fosfor antara reaktor uji tiap variasi disebabkan kurangnya range antar variasi waktu tinggal air limbah (td) 2 hari. Kata kunci : grey water. Observations were conducted every 3 days. waste water residence time variation (td). 3 hari dan 2 hari. NO2-N. 30. Penelitian ini menggunakan 9 reaktor dengan variasi jenis tumbuhan yaitu bambu air dan bambu rejeki serta variasi waktu tinggal air limbah (td) yaitu 4 hari. Air limbah yang digunakan diambil langsung dari grey water rumah kos di Gebang Kidul No. This study uses 9 reactor with variation types of plants is water bamboo and fortune bamboo. *) dan Alia Damayanti1) Environmental Engineering Study Program Faculty of Civil Engineering And Planning Sepuluh Nopember Institute Of Technology Surabaya ABSTRAK Penanganan grey water di Indonesia khususnya Surabaya saat ini adalah langsung dibuang ke saluran drainase yang akan berujung di badan air tanpa pengolahan sebelumnya. Waste stream in the reactor is in a vertical downflow.PENGGUNAAN BAMBU AIR (EQUISETUM HYEMALE) DAN BAMBU REJEKI (DRACAENA SANDERIANA) UNTUK PENYISIHAN NITROGEN DAN FOSFOR PADA GREY WATER DENGAN SISTEM CONSTRUCTED WETLAND THE USE OF EQUISETUM HYEMALE AND DRACAENA SANDERIANA PLANT FOR NITROGEN AND PHOSPHORIC REMOVAL IN GREY WATER WITH CONSTRUCTED WETLAND SYSTEM Ratna Widya Danista1. fosfor. The parameters studied were the number NH3N. but the water flowing beneath the media so that it has various advantages. 3 days and 2 days. Subsurface constructed wetland system (SSF) of this water does not puddle on top of the planting medium. fosfat dan potasium yang jika terdapat dalam jumlah yang berlebih di badan air akan menyebabkan peristiwa eutrofikasi. is 4 days. phosphate and potassium. subsurface constructed wetland.7 %. which when present in excessive amounts in the body of water will cause eutrophication. Grey water mengandung unsur seperti nitrogen. Grey water contains elements such as nitrogen. Sedangkan untuk variasi waktu tinggal air limbah (td) hanya mempengaruhi penurunan fosfor pada tumbuhan bambu air. 3 hari dan 4 hari. Surabaya. Media yang digunakan adalah pasir dan kerikil. One advantage is that plants can adapt to more varied so it can be used as a park with good aesthetics. Parameter yang diteliti adalah jumlah NH3N. Sistem constructed wetland subsurface (SSF) ini air tidak menggenang di atas media tanam. bambu air. Media used were sand and gravel. Salah satu keuntungannya adalah tumbuhan yang dapat beradaptasi lebih bervariasi sehingga dapat digunakan sebagai taman dengan estetika yang baik.

nitrogen. Equisetum hyemale and Dracaena sanderiana plant had no effect in decreasing the content of nitrogen and phosphorus compounds during waste water residence time (td) 4 days. 3 days and 2 days. phosporus . No significant difference in the reduction of nitrogen compounds and phosphorus content of each test reactor due to the lack of range between variation the of waste water residence time (td) 2 days. Dracaena sanderiana.5% and 81. subsurface constructed wetland. As for the variations in waste water residence time (td) only affects the reduction of phosphorus in the Equisetum hyemale plants. 3 days and 4 days.7%. Key words: grey water. The highest decrease in content of nitrogen and phosphorus compounds in the test reactor is in the Equisetum hyemale plants reactor when td 4 days is 86.the concentration of phosphorus compounds as total phosphorus. Equisetum hyemale.