P. 1
Abstrak_Semnas_Solidwaste.pdf

Abstrak_Semnas_Solidwaste.pdf

|Views: 83|Likes:
Dipublikasikan oleh nyoitea

More info:

Published by: nyoitea on Feb 18, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/26/2013

pdf

text

original

KAJIAN PENGELOLAAN TIMBULAN SAMPAH RAMAH LINGKUNGAN DI KABUPATEN PONOROGO STUDY MANAGEMENT OF HEAP WASTE BASED ON ENVIRONMENT IN PONOROGO

Sri Maryani1, *) , Bambang Rahadi2), Novia Lusiana3) Program Studi Teknik Sumberdaya Alam dan Lingkungan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya Jl Veteran, Malang, 65145, Indonesia * b.rahadi@gmail.com, novialusiana@rocketmail.com
ABSTRAK Pengelolaan sampah di TPA yang tidak sesuai maka masih menyebabkan polusi. Kabupaten Ponorogo masih menggunakan cara tradisional yang menganut sistem kumpul, angkut, dan buang. Tujuan penelitian menginventarisasi data jumlah timbulan sampah di Kabupaten Ponorogo, mengidentifikasi potensi sampah sebagai dasar untuk memberikan rekomendasi penyusunan manajemen sampah. Hasil penelitian : besarnya laju timbulan sampah adalah 2,3 liter/orang/hari, jumlah timbulan sampah pada daerah terlayani sebesar 31,68 ton/hari. Di daerah perkotaan berdasarkan berat sampah, komponen terbesar yang dihasilkan adalah sisa makanan 38%, berdasarkan volume potensi sampah jenis kertas dan plastik paling dominan yaitu 31% dan 30%. Daerah perdesaan didominasi oleh sampah organik yaitu sebesar 62% dan sisa makanan 26%, berdasarkan volumenya sampak organik sebesar 49%. Pengelolaan sampah di Kabupaten Ponorogo masih kurang efektif dan efisien, sehingga memerlukan biaya operasional dan pemeliharaan yang tinggi. Arahan penanganan sampah di Kabupaten Ponorogo berupa pengurangan sampah dari hulu/sumber atau penerapan zero waste di daerah perkotaan dengan penerapan sistem 5R (Reduce,Reuse, Recycle, Replace, Replant). Kata kunci : manajemen, ramah lingkungan, sampah.

ABSTRACT
Management of waste at the landfill that does not fit then there is still cause pollution. Ponorogo still use the traditional way which adopts a gathering, transportation, and waste. The purpose of research is inventory data on the number of waste in Ponorogo, identify potentially waste as the basisfor preparation of waste management provide recommendations. The result : the amount of waste generation rate was 2.3 liters/person/day, the amount of waste generation in underserved areas of 31.68 tons/day. In urban areas based on the weight of waste, the largest component of food waste generated is 38%, based ion the potential volume of paper and plastic waste types most dominant, namely 31% and 30%. Rural areas dominated by organic waste that is equal to 62% and 26% from food, based on prganic waste volume vy 49%. Waste management in Ponorogo still less effective and efficient, thus requiring the operational and maintenance cost are high. Directives on waste management Ponorogo from of upstream waste reduction/resource or application of zero waste in urban areas with the implementation of system 5R (Reduce, Reuse, Recycle, replace, Replant). Keywords : management, environment, waste

EVALUASI PELAKSANAAN LIMA SUB SISTEM PERSAMPAHAN DALAM PROGRAM “MANAJEMEN SAMPAH UNTUK KAWASAN RUMAH TANGGA” STUDI KASUS: RW 02 KPAD KELURAHAN GEGERKALONG KECAMATAN SUKASARI KOTA BANDUNG EVALUATION OF FIVE WASTE MANAGEMENT SUB-SYSTEMS IN “MANAJEMEN SAMPAH UNTUK KAWASAN RUMAH TANGGA ” PROGRAMME STUDY CASE: RW 02 KPAD GEGERKALONG SUBDISTRICT SUKASARI DISTRICT BANDUNG CITY
Zulfikar1, *) Greeneration Indonesia Jl. Kanayakan D-35, Bandung, Jawa Barat, Indonesia * zulfikar.enviro@gmail.com
ABSTRAK Permasalahan sampah di Indonesia belum dapat dituntaskan hingga hari ini, bahkan sudah merupakan permasalahan yang rumit dan mendesak. Setelah mempelajari berbagai kasus permasalahan pengelolaan sampah di Indonesia dan melakukan perbandingan dengan ilmu pengelolaan sampah, didapatkan suatu kesimpulan bahwa pengelolaan sampah yang dijalankan di Indonesia pada umumnya baru melaksanakan dua dari lima sub-sistem pengelolaan sampah yaitu pembiayaan dan teknis operasional. Tiga sub-sistem lainnya, yaitu: peran serta masyarakat, kelembagaan, dan peraturan belum dijalankan dengan baik. Program “Manajemen Sampah untuk Kawasan Rumah Tangga (MASUK RT) di RW 02 KPAD (Bandung) dilaksanakan berdasarkan permintaan warga setempat dengan tujuan untuk mengimplementasikan kelima sub sistem pengelolaan sampah. Hasil pengukuran dengan menggunakan metode SNI 19-3964-1995 dan SNI M 36-1991-03 menunjukkan bahwa nilai timbulan sampah yang dihasilkan adalah sebanyak 2,47 liter/orang/hari atau 0,46 kg/orang/hari dengan komposisi terbanyak adalah organik yang dapat dikompos sebanyak 71,6%. Karena itu diputuskan bersama dengan perwakilan warga setempat untuk melakukan pengelolaan sampah dengan metode 3R (reduce-reuse-recycle) yang didahului dengan peningkatan peran serta masyarakat, kemudian pembentukan kelembagaan, lalu perumusan peraturan yang dilanjutkan dengan perencanaan pembiayaan dan diakhiri dengan pembangunan sistem teknis operasional. Kajian ini dilaksanakan untuk menilai keberhasilan dan mendapatkan pembelajaran bagi penyelesaian permasalahan sampah domestik lainnya. Kata kunci: kelembagaan, partisipasi, pengelolaan sampah, sub-sistem

ABSTRACT
Waste management problem in Indonesia has never been solved thoroughly and it’s already been a complex and urgent problem. After studying various case of waste management problem in Indonesia and comparing it to waste management studies in universities, we conclude that most waste management practices in Indonesia had implemented only two out of five waste management subsystems. Those two are funding and operational technology. The other three which are public participation, organization, and regulation has never been well implemented. The objective of “Manajemen Sampah untuk Kawasan Rumah Tangga” programme in RW 02 KPAD (Bandung), which is triggered by it’s citizen request, is to implement all five sub systems of waste management. Waste sampling by using the SNI 19-3964-1995 and SNI M 36-1991-03 method shows that the amount of waste generated at the location is 2,47 liters/person/day or equal to 0,46 kgs/person/day with the biggest composition is compostable organic about 71,6%. Based on the findings, joined by several locals, we decided to apply the waste management system that uses 3R (reduce-reuse-recycle) approach. The process starts with increasing public participation, followed by establishing an organization, formulating regulation and financial planning, and completed with operational technology

construction. This paper conducted to assess its success rate and to separate the effective practices and ineffective ones for further improvement to future cases. Keywords: organization, participation, sub-system, waste management

sampah logam 63.52%. Determination of solid waste generation rate and composition was based on national standard method SNI 19-3964-1995. The solid waste was composed of biodegradable organics (67.28% for plastic waste. komposisi.93%.co.27%. which were randomly selected in Kelapa Dua District. sampah logam 0.83%. potential . textile (0. leather (0. Institut Teknologi Sepuluh Nopember * email: agus_r4mdh4n@yahoo. Penelitian ini bertujuan menentukan timbulan.87%. rubber (0. *) dan Yulinah Trihadiningrum2) Jurusan Teknik Lingkungan. The recycling potential of household waste was as the following: 95.26% for metal waste.87%). yang dihitung berdasarkan analisis kesetimbangan massa.28%. Keywords: residential solid waste. sampah basah 91.26%). 68.23%.69%. and residual waste materials (1.58% for biodegradable organic waste. The measurement of solid waste generation rate and composition was done in 8 consecutive days. wood (1.POTENSI DAUR ULANG SAMPAH PERMUKIMAN DI KECAMATAN KELAPA DUA.28%). daur ulang. sampah plastik 19.23%).26%.18%). and recycling potential of residential solid waste in Kelapa Dua District. Results of the study showed that the residential solid waste generation in Kelapa Dua District was 60.26%. potensi daur ulang sampah permukiman di Kecamatan Kelapa Dua. digunakan untuk menentukan potensi daur ulang. sampah kain 0. paper (6. Data komposisi sampah. sampah kertas 6.27%).27%.88%).079 ton/hari. Sampel dikumpulkan dari 100 KK yang ditentukan secara acak di Kecamatan Kelapa Dua selama 8 hari berturut-turut. Agus Ramdhan1.18%. sampah kayu 1. sampah lain-lain 1. composition. Sedangkan potensi daur ulang sampah rumah tangga yaitu: sampah kaca 95. Kata Kunci : sampah permukiman. and 58. Teknik penentuan timbulan dan komposisi sampah didasarkan atas metode SNI 19-3964-1995. KABUPATEN TANGERANG POTENTIAL OF SOLID WASTE RECYCLING IN KELAPA DUA DISTRICT.83%). sampah kertas 68. glass (1. it may provide economic value when used. metal (0.69% for glass waste. 91. sampah kaca 1.27%). This study aimed to determine generation rate. The recycling potential was calculated according to mass balance analysis.52% for paper waste. recycling.58%. sampah kulit 0.88%.079 tons/day. 63. dengan komposisi sampah basah 67. potensi ABSTRACT Solid waste has become a problem in every city if not managed properly. plastics (19. However. Tangerang Regency.28%. Namun demikian sampah masih memiliki nilai ekonomi apabila dimanfaatkan. serta mengkaji potensi daur ulangnya. TANGERANG REGENCY M. Hasil penelitian menunjukkan laju timbulan sampah rumah tangga di Kecamatan Kelapa Dua sebesar 60. sampah karet 0. sampah plastik 58.93%). Solid waste samples were obtained from 100 households.id ABSTRAK Sampah menjadi masalah di setiap kota jika tidak dikelola dengan baik.

*) Jurusan Tarbiyah. Berdasarkan hasil uji validitas dari pakar dinilai sangat layak. testing. Alasan penelitian ini karena bahan ajar pengelolaan sampah yang ada masih menekankan pada aspek kognitif saja. and happened the positive behavior change to garbage equal to 0. pengetahuan. Gain score ternormalisasi manifestasi perilaku sebesar 0. DAN PERILAKU SISWA THE DEVELOPMENT OF WASTE MANAGEMENT MULTIMEDIA MODULE BASED ON SOCIETY TECHNOLOGY SCIENCE THAT CAN IMPROVE STUDENT’S KNOWLEDGE. Mayor Sujadi Timur 46 Tulungagung *enistain76@yahoo. dan manifestasi perilaku peserta didik mengalami kenaikan setelah pembelajaran dengan modul multimedia pengelolaan ampah berwawasan STM. sikap ABSTRACT This development was aimed at: developing.The result of the experts showed that this product was very competent. pengelolaan sampah. The result of the small field test showed that this product was very competent The result of the large field test show happened the knowledge increase equal to 0. and validating of waste management multimedia module based on STS for tenth graders of Senior High School in Tulungagung Regency. attitude . because the existing teaching materials only focused on cognitive aspect. The main reason why the developer decided to developed this product. Selain itu.84.80 tergolong tinggi. This showed that the waste management multimedia module based on STS can improve students’ knowledge. STAIN Tulungagung Jl. knowledge. ATTITUDE. Key words: multimedia module. SIKAP. Kata kunci: modul multimedia. The developer assumed that a solution by product was one of alternative for some ineffectiveness of the environment education of Senior High School in Tulungagung Regency.86 tergolong tinggi.86.PENGEMBANGAN MODUL MULTIMEDIA PENGELOLAAN SAMPAH BERWAWASAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN. the possitive attitude change to garbage equal 0. and behavior. behavior. dan memvalidasi produk modul multimedia pengelolaan sampah berwawasan sains teknologi masyarakat (STM). perilaku. The observed showed that all activity can did very good. menguji. Data diperoleh melalui serangkaian uji coba yang dibedakan berdasarkan fungsinya menjadi: (1) data dari uji validitas oleh pakar dan (2) data dari uji coba lapangan skala kecil dan skala luas.80. Gain score pada sikap peserta didik terhadap sampah sebesar 0. Metode dalam pengembangan menggunakan siklus penelitian dan pengembangan Borg & Gall (1985). Berdasarkan uji coba lapangan skala kecil modul multimedia layak digunakan dan dari uji skala luas diperoleh gain score pada pengetahuan peserta didik terhadap materi pengelolaan sampah sebesar 0. it was importing to develop and design computer teaching materials based on the teaching and learning theories and principles to facilitate learning. AND BEHAVIOR Eni Setyowati1.84 tergolong cukup.com ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan. attitude. The data taken from a series of tests were classified to be: (1) data taken from the experts and (2) data taken from the small scaled field test and the large scaled field test. peneliti juga beranggapan bahwa perlu dikembangkan bahan ajar berbantuan komputer yang berdasarkan prinsip pembelajaran memudahkan belajar peserta didik. This development applied research and development (R&D) cycle from Borg & Gall (1985). Peneliti beranggapan bahwa pemecahan masalah dengan produk akan menjadi salah satu alternatif pemecahan atas ketidakberhasilan pembelajaran pengelolaan sampah di sekolah. Besides. sikap. Hasil analisis menunjukkan bahwa baik pengetahuan. waste management.

Rangka aluminium pada selubung bangunan seluruhnya menggunakan sistem pra-fabrikasi untuk menghemat sampah material yang berasal dari aktivitas konstruksi. INDONESIA * 1) vidyafauzianti@gbcindonesia. Bangunan Hijau. inovasi teknologi dalam material. RC Veteran No 3A/1. Pemilik gedung juga telah memiliki perencanaan yang matang untuk pengelolaan sampah pada masa okupansi nantinya. dan juga implementasi sistem manajemen sampah yang diterapkan selama proses konstruksi berlangsung. the building design obtained a Platinum Certification of green building by design recognition. Berdasarkan pengamatan secara langsung pada proyek. and also the implementation of waste management system during the construction process. Sampah ABSTRACT The design of Ministry of Public Works’ main office is a successful example in green building certification achievement.2) dianfi@gbcindonesia.In building environmental management. in accordance with the type of material. dimana pengecoran beton menggunakan teknologi Bondek. Kontraktor juga bekerja sama dengan arsitek dalam memanfaatkan kembali keramik sebagai material sisa untuk digunakan kembali. The building owner also develop a clear and good design and planning of waste management for the future phase of occupancy. *) dan Dian Fitria2. Pesanggrahan-Bintaro. Design. penggunaan kembali sampah material. hal yang menjadi fokus utama dalam manajemen sampah dan material pada proyek ini adalah penggunaan material pra-fabrikasi. Jaksel 12330. Waste . trash cans with a separation system can be seen on each floor. the main focuses within the management of waste and material in this project are the utilization of pre-fabricated materials. Examples of material innovation can be seen within the floor plate design at Minister’s office. dikumpulkan pada bagian pengadaan material sesuai dengan tipe material tersebut. desain pembangunan gedung ini memperoleh sertifikat Platinum untuk desain bangunan hijau. sistem pemilahan sampah merupakan salah satu bentuk dari manajemen sampah pada saat konstruksi berlangsung. Material. Green Building. which issued by Green Building Council Indonesia. where the casting of concrete is using Bondek. Contoh inovasi dalam material terlihat pada perencanaan plat lantai untuk ruang kerja Menteri. Pre-fabricated Aluminium frames are used on the whole building envelope.MANAJEMEN SAMPAH DAN MATERIAL PADA DESAIN BANGUNAN HIJAU: GEDUNG UTAMA KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM WASTE AND MATERIAL MANAGEMENT IN GREEN BUILDING DESIGN: MINISTRY OF PUBLIC WORKS’ MAIN OFFICE Vidya Fauzianti1. With the implementation of waste and material management. *) Green Building Council Indonesia Jl. Kata Kunci: Desain. dengan adanya tempat sampah dengan sistem pemisahan pada setiap tiap lantai. to reduce waste materials from construction activities. Based on on-site verification. Contractor also works together with architects in reusing ceramics material. Material. Sampah konstruksi yang berupa material sisa yang masih dapat digunakan kembali. Keywords: Construction. Untuk manajemen lingkungan bangunan. material reuse. Waste materials which still can be reused are collected at the procurement site. Konstruksi.org ABSTRAK Desain kantor utama gedung Kementerian Pekerjaan Umum merupakan contoh dari keberhasilan pencapaian sertifikasi bangunan hijau yang dikeluarkan oleh Green Building Council Indonesia. technological innovation in material. waste sorting system is one form of waste management during construction activities. To give an example. Dengan adanya implementasi manajemen sampah dan material.org.

rotary drum ABSTRACT The development of agro-industrial activitiy lead to increased waste.02.P2) Institut Teknologi Sepuluh Nopember Kampus ITS Sukolilo.80. Limbah tersebut jika tidak dimanfaatkan dapat mencemari lingkungan. and 9-28 days and C/N ratio 16-29. Indonesia * Fitriana. Penggunaan teknologi konvensional. rotary drum and reactor (in vessel) technologies to process industrial solid waste results composting time 20-105 days and C/N ratio from 9. Composting is one of the alternativ solutions of that problems. Pengomposan limbah industri dan limbah pertanian dilakukan dengan menggunakan teknologi dari konvensional sampai teknologi yang lebih komplek yaitu menggunakan rotary drum dan reactor (in vessel). Tujuan penulisan makalah ini adalah membahas teknologi pengomposan limbah industri dan pertanian. 9-19 days and C/N ratio 17-29. 10-27 hari dan rasio C/N 8-23. The use of conventional. dan 49-63 hari dan rasio C/N 14. Composting of industrial and agricultural’s solid waste is done by using technology from conventional to more complex technology by using rotary drum and reactor (in vessel).meilasari@gmail.16-15. Surabaya. *) dan Ellina S. 9-19 hari dan rasio C/N 17-29. The use of conventional. 10-27 days and C/N ratio 8-23. rotary drum dan reactor (in vessel) untuk mengolah limbah industri menghasilkan waktu pengomposan 20-105 hari dan rasio C/N 9.7. Pengomposan merupakan salah satu alternativ solusi masalah tersebut. rotary drum and reactor (in vessel) technologies to process agricultural solid waste results composting time 30-90 days and C/N ratio 15-35. rotary drum dan reactor (in vessel) untuk mengolah limbah pertanian menghasilkan waktu pengomposan 30-90 hari dan rasio C/N 15-35. reactor. rotary drum .7. If the waste isn’t used which be pollute the environment.80.7-30.KAJIAN TERHADAP TEKNOLOGI PENGOMPOSAN LIMBAH INDUSTRI DAN LIMBAH PERTANIAN COMPOSTING TECHNOLOGY OF INDUSTRIAL AND AGRICULTURAL’S SOLID WASTE : A REVIEW Fitriana Meilasari1. Kata kunci: Kompos. 60111.7-30.02. reactor. conventional. dan 9-28 hari dan rasio C/N 16-29.16-15.com ABSTRAK Perkembangan di bidang industri dan pertanian mengakibatkan peningkatan limbah. Penggunaan teknologi konvensional. konvensional. and 49-63 days and C/N ratio 14. The purpose of this paper is to study composting technology for industrial and agricultural’s solid waste. Key word: Compost.

Kecamatan Dayeuhkolot. In order to achieve these targets. komposisi. Penelitian dilakukan terhadap sampah permukiman dengan mengacu pada SNI 19-3964-1994 terhadap 104 rumah contoh. Pandebesie2) Institut Teknologi Sepuluh Nopember Kampus Sukolilo. By projection. Dengan proyeksi jumlah timbulan sampah 10. . Keywords: Dayeuhkolot District. fasilitas daur ulang sampah. The result are used to analize implementation of Material Recovery Facility (MRF) so that the minimum service standard of waste management could be achieved in 2014. Kata kunci: faktor daur ulang.8% sampah. ABSTRACT The existing waste management system in District Dayeuhkolot provide service level 10% of waste generation. SPM pengelolaan sampah. Total reduction can be achieved by MRF Dayeuhkolot is 67. Pengolahan sampah basah di MRF dapat mereduksi 57. while generate 32. composition and recovery factor of waste materials.KAJIAN FASILITAS DAUR ULANG SAMPAH KECAMATAN DAYEUHKOLOT STUDY OF DISTRICT DAYEUHKOLOT’S MATERIAL RECOVERY FACILITY Heni Riantin1. materials recovery facility. Untuk itu perlu diketahui potensi reduksi sampah dengan meneliti timbulan.3%. faktor daur ulang dan densitas sampah. Surabaya.947 tons. 60111. Target Minimum Service Standard of waste management are to manage 70% of waste generation and reducing 20% of waste that going to be disposed to landfill in 2014. waste recycling activity need to be introduced in the existing solid waste management system. dengan menyisakan residu 32.7% timbulan terkelola.com ABSTRAK Pola pengelolaan sampah eksisting kumpul – angkut – buang di Kecamatan Dayeuhkolot memberikan tingkat pelayanan penanganan sampah 10% timbulan.947 ton pada tahun 2014. recovery factor. Thus the potential reduction of the waste is necessary to be known by determine waste generation.63 tons/hour with 1.63 ton/jam dengan waktu operasi 1.500 m2 dengan kegiatan reduksi berupa pengomposan bagi sampah basah dan pengumpulan bahan daur ulang bagi sampah kering. Research was conducted with reference the SNI 19-3964-1994 to 104 households. Target Standar Pelayanan Minimal (SPM) pengelolaan sampah adalah tertanganinya 70% timbulan dan tersedianya fasilitas pengurangan sampah yang bertujuan mengurangi 20% timbulan sampah yang masuk ke TPA pada tahun 2014.820 processing hour/year. perlu dilakukan pengembangan pola pengelolaan sampah dengan mengintegrasikan kegiatan daur ulang dalam pola pengelolaan sampah eksisting. sedangkan pengelolaan terhadap sampah kering dapat mereduksi 9.3% waste handled. minimum service standard of solid waste management.500 m2 with reduction activities by waste transformation through composting and material recovering.820 jam/tahun. diperlukan MRF dengan kapasitas 4. Luas MRF yang dibutuhkan adalah 1. the ammount of waste generated in 2014 are as much as 10. Hasil penelitian digunakan untuk menganalisis kebutuhan sarana dan prasarana fasilitas daur ulang/Material Recovery Facility (MRF) untuk mencapai target SPM pada tahun 2014. Untuk dapat mencapai target tersebut. MRF required area is 1.7% residual matter.*) dan Ellina S.4% sampah sehingga reduksi total yang dapat dicapai oleh MRF Kecamatan Dayeuhkolot adalah 67. Indonesia heni_riantin@yahoo. So its require MRF with capacity 4.

sosial. One of coastal area solid waste management technology purpose to reduce the risk of pollution to the environment either caused by leacheate. Tujuan dari study ini adalah untuk menganalisis pengelolaan TPA Pasang Surut dalam aspek teknis teknologi. The result of this review shown that coastal area solid waste management must consider aspects of technology.Sain dan Knecht. Kajian yang dilakukan menunjukkan bahwa pengelolaan TPA Pasang Surut harus mempertimbangkan aspek teknis teknologi. manajemen ABSTRACT As an archipelago country. Keyword: coastal area.imamah@gmail. Kata kunci: pasang surut. air permukaan (run off) maupun air tanah (ground water). Sain and Knecht. The purpose of this study was to analyze how to make a good integrated management based on aspects of technology. and vectors of diseases.com ABSTRAK Sebagai negara kepulauan. These linkages cause of the formation of the complexity and vulnerability in coastal area. (Cicin. Wilayah pesisir dan laut merupakan tatanan ekosistem yang memiliki hubungan sangat erat dengan daerah lahan atas (upland) baik melalui aliran air sungai. dan dengan aktivitas manusia. Pengelolaan wilayah pesisir terpadu dinyatakan sebagai proses pemanfaatan sumberdaya pesisir dan lautan serta ruang dengan mengindahkan aspek konservasi dan keberlanjutannya. The methodology is analyze the condition of society to make a synthesis how to make a good integrated management. and institutional in depth. surface water (run off) and ground water and by human activity. Namun masih perlu dilakukan integrasi pengeloaan TPA Pasang Surut berdasarkan pada analisis mendalam terkait kondisi masyarakat. the coastal region owned by all provinces in Indonesia. SOSIAL. Keterkaitan tersebut menyebabkan terbentuknya kompleksitas dan kerentanan di wilayah pesisir. gas maupun vektor penyakit. Metodologi yang digunakan adalah dengan cara menganalisis kondisi wilayah pesisir dan pengelolaan sampahnya untuk kemudian dilakukan sebuah sintesa bagaimana integrasi pengelolaan TPA yang tepat.KAJIAN PENGELOLAAN TEMPAT PEMROSESAN AKHIR (TPA) PASANG SURUT DALAM TINJAUAN ASPEK TEKNIS TEKNOLOGI. sampah. sosial. *) Pacasarjana Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya * nasikhah. wilayah pesisir dimiliki oleh seluruh propinsi yang ada di Indonesia. DAN KELEMBAGAAN DI INDONESIA REVIEW OF COASTAL AREA SOLID WASTE MANAGEMENT IN ASPECTS OF TECHNOLOGY. dan kelembagaan secara mendalam. Coastal and marine ecosystems has a veryclose relationship with the land area above (upland) either throught the flow of river water. SOCIAL. dan kelembagaan. AND INSTITUTIONS IN INDONESIA Nasikhah Imamah1. (Cici. social. Salah satu teknologi pengelolaan sampah daerah pesisir adalah dengan konsep Tempat pemrosesan Akhir (TPA) Pasang dalam rangka mengurangi resiko pencemaran terhadap lingkungan baik yang disebabkan leachate. solid waste. and institutions in Indonesia. But still need integrated management based on condition of society analysis. 1998). 1998). management . gas. social. Integrated coastal area managements is expressed as the utilization of coastal and ocean resources and space with due regards for the conservation and sustainable aspects.

dan 8 hari. dan sukrosa untuk memproduksi etanol. Zymomonas mobilis merupakan bakteri yang dapat menguraikan glukosa. 6 days. and 8 days. Solid Waste. while oranges fruit waste from the market is mixed with other organic waste and used as compost. fructose. Pembuatan kompos dari sampah jeruk ini kurang efektif karena sampah jeruk memilki pH 4. Oranges waste is less effective for composting because oranges waste have pH 4. sedangkan sampah buah jeruk dari pasar buah dicampur dengan sampah organik lain dan dijadikan sebagai kompos. The study was conducted to determine inoculum concentration of Zymomonas mobilis. Disisi lain. On the other hand. thus composting bacteria waste can not work optimally. pH 6 of fermentation period of 6 days and produce ethanol of 11.5. Composting bacteria works at optimum pH 5. pH 4. . fruktosa dan sukrosa. ABSTRACT Pest or disease on oranges fruit caused oranges fruit are not suitable for consumption and have not been utilized at all. Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Jl. fructose and sucrose. 2 hari. and sucrose to produce ethanol. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan konsentasi inokulum Zymomonas mobilis. 5%.PENGARUH pH DAN KONSETRASI ZYMOMONAS MOBILIS UNTUK PRODUKSI ETANOL DARI SAMPAH BUAH JERUK EFFECT OF PH AND ZYMOMONAS MOBILIS CONCENTRATION FOR ETHANOL PRODUCTION FROM ORANGES FRUIT WASTE Siti Mushlihah1. Surabaya 60111.5. Arief Rahman Hakim. timbul masalah kelangkaan energi untuk menggantikan peran bahan bakar fosil di masa depan. fruktosa.5 to 8. sehingga bakteri pendegradasi sampah tidak dapat bekerja secara maksimal. Sukolilo. pH 4.64% (v/v) dari sampel dengan perbandingan volume aquades : sampah buah jeruk adalah 3:1. 6 hari. dan durasi waktu fermentasi yang paling optimum untuk menghasilkan etanol. and pH 6. Bakteri pendegradasi sampah untuk pembuatan kompos bekerja optimum pada pH 5. variasi durasi waktu fermentasi adalah: 0 hari. 5%. pH. Based on the results the most effective inoculum concentration on oranges fruit waste which was fermented using Zymomonas mobilis bacteria in the anaerobic conditions was inoculum concentration 5%. Therefore. 2 days.id ABSTRAK Sampah buah jeruk yang timbul akibat gagal panen belum dimanfaatkan sama sekali. the idea of study is to utilize the waste oranges fruit using Zymomonas mobilis to be converted into an alternative energy source is ethanol. variasi pH terdiri dari: pH 3. studi ini dilakukan dengan memanfaatkan limbah buah jeruk menggunakan Zymomonas mobilis untuk dikonversi menjadi sumber energi alternatif yaitu etanol. *). 4 days. Berdasarkan hasil penelitian. and variation of fermentation periods: 0 day. Kata kunci: Etanol. Limbah buah jeruk yang sudah membusuk tersusun atas bahan organik seperti glukosa. Keywords: Ethanol. Often waste oranges fruit composed to organic materials such as glucose. Welly Herumurti2) Jurusan Teknik Lingkungan. and fermentation period to produce optimum ethanol. 4 hari. and 10%. Sampah. dan pH 6. Fermentasi. Zymomonas mobilis is a bacteria which can utilize glucose. pH. Fermentation. The Variation inoculum concentration of Zymomonas mobilis were: 0%. dan 10%. variation of pH were: pH 3. diketahui bahwa konsentrasi inokulum yang paling efektif pada fermentasi sampah buah jeruk menggunakan bakteri Zymomonas mobilis pada kondisi anaerob yaitu dengan konsentrasi inokulum 5%. Berdasarkan hal tersebut.5-8. pH 6 dengan lama waktu fermentasi 6 hari menghasilkan kadar etanol 11. Variasi konsentrasi inokulum Zymomonas mobilis adalah: 0%.Indonesia * siti_mushlihah@yahoo. Zymomonas mobilis.64% (v/v) of the sample with a volume ratio of distilled water : oranges fruit was 3 : 1. Zymomonas mobilis. due to depending on energy crisis fossil fuels still became on problem for the future.co.

day. salah satunya gas metan. The research was conducted on a laboratory scale using aerobic column reactors operated continuously. sehingga sifat ini dapat menimbulkan pemanasan di atmosfir. Biocover yang digunakan adalah kompos landfill mining. Metan mengabsorpsi radiasi infrared.The study states that the thick layer of biocover then the higher the efficiency of CH4 oxidation. oksidasi. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh ketebalan lapisan kompos landfill mining sebagai biocover pada oksidasi metan. Landfill which is a major operation at the landfill is the largest contributor to greenhouse gas emitter in the management of waste. sehingga dapat mengurangi kontribusi metan pada pemanasan global.hari .48% dan laju oksidasi 110 gr/m2.dan Dadi Surachman4) Jurusan Teknik Lingkungan Institut Teknologi Bandung Jl. 2530704 * opy_ksw@yahoo. gas rumah kaca. 10 Bandung Tlp. One way to reduce methane gas from landfills to escape into nature is to oxidize methane by utilizing landfill cover material (Biocover) as the medium of methane oxidizing microorganisms. Edwan Kardena4). including solid waste. Tri Padmi3). Effisiensi oksidasi tertinggi terjadi pada ketebalan lapisan media 60 cm dengan efisiensi oksidasi rata-rata adalah 70. dalam aplikasinya perlu diketahui berapa ketebalan lapisan biocover yang efektif dalam mengurangi emisi gas metan dari landfill. 022-2534105/2502647. Ganesha No. Salah satu cara untuk mengurangi gas metan dari landfill yang lepas ke alam adalah dengan mengoksidasi gas metan dengan memanfaatkan cover material landfill (Biocover) sebagai media mikroorganisma pengoksidasi metan. metan. biocover. termasuk sampah. methane. Enri Damanhuri2). one of which methane gas. the application needs to know how the thickness of the layer biocover effective in reducing methane emission from landfills. so that these properties can lead to warming in the atmosphere. greenhouse gases. Keywords: Landfill. oxidation . Methane absorb infrared radiation. biogas ascertained under these condition arise. Penelitian ini dilakukan pada skala laboratorium menggunakan reactor kolom aerob yang dioperasikan secara kontinyu.PENGARUH KETEBALAN LAPISAN BIOCOVER PADA OKSIDASI METAN MENGGUNAKAN REAKTOR KOLOM AEROB UNTUK MENGURANGI EMISI GAS METAN DARI LANDFILL EFFECT BIOCOVER LAYER THICKNESS ON METHANE OXIDATION USING AEROBIC COLUMN REACTOR TO REDUCE EMISSIONS OF METHANE FROM LANDFILL Opy Kurniasari1.48% and the rate of oxidation of 110 gr/m . Open dumping dilakukan lapis perlapis sehingga memungkinkan terjadinya proses anaerob. Landfill yang merupakan operasi utama di TPA adalah kontributor terbesar emitor gas rumah kaca dalam pengelolaan limbah. Keywords : Landfill. The highest oxidation efficiency occurs in the media layer thickness of 60 cm with 2 an average oxidation efficiency is 70. The purpose of this study is determine the influence of the thickness of the layer of compost as landfill mining biocover on methane oxidation. Fax. *). methane therefore reffered to as greenhouse gases. Hasil penelitian menyatakan semakin tebal lapisan biocover maka efisiensi oksidasi CH4 semakin tinggi. biocover. Open dumping is done layer by layer enabling the anaerobic process. ABSTRACT Indonesia is currently very dependent on the landfill that is generally operated by open dumping. so as to reduce the contribution of methane on global warming.com ABSTRAK Indonesia saat ini sangat tergantung pada TPA yang umumnya dioperasikan secara Open dumping. oleh karena itu gas metan disebut sebagai gas rumah kaca. Biocover used is compost landfill mining. pada kondisi ini dipastikan biogas muncul.

In this research. curah hujan dan evaporasi yang terjadi serta didasarkan pada data sekunder yang terkait. Kata kunci: HELP model. . but also refers to the climatological conditions of air temperature. the pile temperature. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola timbulan lecahate hasil perhitungan yang menggunakan HELP model. although in general this model has been widely used in several developed countries landfills. solar radiation time. landfill dan timbulan leachate ABSTRACT Determination of the leacahte generation using Hidrological Evaluation of Landfill Performance (HELP) model. Key words: HELP model. but the model is not necessarily suitable for application at landfills and climate conditions of Indonesia. The results showed that the pattern of leachate generation from calculations using the HELP model. wind speed. kecepatan angin. lama penyinaran matahari. Number of parameters used in the determination of leachate generation and the complexity of relationships between parameters. menjadi salah satu yang menyebabkan rendahnya akurasi hasil perhitungan timbulan leachate. Enri Damanhuri2). Suprihanto Notodarmodjo2).PERBANDINGAN TIMBULAN LEACHATE AKTUAL DAN HASIL PERHITUNGAN MENGGUNAKAN HELP MODEL COMPARISON OF LEACHATE GENERATION ACTUAL AND RESULTS OF CALCULATION USING HELP MODEL Samin1. *).itbs3@gmail.com ABSTRAK Penentuan timbulan leacahte menggunakan Hidrological Evaluation of Landfill Performance (HELP) model. air humidity. temperatur dalam timbunan. relatif akurat apabila dibandingkan dengan timbulan leachate aktual. Dalam publikasi penelitian ini. namun model tersebut belum tentu cocok untuk diaplikasikan pada kondisi landfill dan Iklim Indonesia. diusulkan untuk membandingkan antara timbulan leachate hasil perhitungan menggunakan HELP model dan hasil pengamatan timbulan leachate di suatu landfill. Banyaknya parameter yang digunakan dalam penentuan timbulan leachate dan kompleksitas hubungan antar parameter. timbulan leachate hasil perhitungan yang diperoleh cenderung lebih besar dibanding timbulan leachate aktual. keseimbangan air. landfills. became one of the low accuracy of the calculation results of leachate generation. Selected parameters referring to the landfill characteristics such as high pile. leachate generation and water balance. kelembaban udara. it is proposed to compare the leachate generation actual and leachate generation from calculations using the HELP model. Parameter yang dipilih mengacu pada karakteristik landfill seperti tinggi timbunan. walaupun model ini secara umum sudah banyak digunakan di beberapa landfill negara maju. namun juga mengacu pada kondisi klimatologi yaitu temperatur udara. However. Namun demikian. the result of leachate generation estimates tend to be larger than the actual leachate generation. dan Kuntjoro Adji Sidarta3) 1) 2) Pascasarjana Teknik Lingkungan ITB Program Studi Teknik Lingkungan ITB 3) Program Studi Matematika ITB Jalan Ganesha 10 Bandung * samin. relatively accurate when compared with the actual leachate generation. rainfall and evaporation that occurs and is based on secondary data is related.

bayam. setelah 15 hari diperoleh lindi sampah kangkung sebanyak 1000 mL dengan kandungan Mn dan Zn masing-masing 56. Liquid Organik Fertilizer. kale.21 dan 115. Sampah Sayuran Hijau ABSTRACT Waste management effort include sorting.30 ppm So that the leachate contains Mn and Zn fulfill SNI 02-66802002 is lechate of mixed waste mustard.Based on research. Selain menghasilkan pupuk padat. dan campuran ketiganya dicacah dan dimasukkan ke dalam reaktor pengomposan. spinace and mixture of them chopped and incorporated into the composting reactor. sawi. lindi sampah sawi sebanyak 1800 mL.48 ppm. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jumlah lindi yang dihasilkan dari proses pengomposan sampah sayuran hijau serta kandungan unsur hara mikro Mn dan Zn pada lindi yang memenuhi standar SNI 02-6680-2002 sebagai bahan baku pupuk organik cair. transportation. Kemudian ditambahkan EM4 sebagai biokatalisator pada masing-masing reaktor dengan dosis 60 mL yang berfungsi untuk mempercepat proses pengomposan.48 ppm and than waste as mustard 1800 mL 4. Pupuk Organik Cair. 24.78 and 333. pengumpulan. after 15 days lechate obtained as kale 1000 mL with the content Mn and Zn respectively 56. Green Vegetable Waste . Metode yang digunakan adalah metode pengomposan dimana sampah kangkung. preparation and processing. Febri Mada Yana2).co.80 ppm. Key words: Leachate. 4.79 dan 50.id ABSTRAK Upaya pengelolaan sampah meliputi pemilahan.53 ppm. lindi sampah bayam sebanyak 800 mL.In addiction to producing solid fertilizer.composting from organik waste can produces leachate can be used as material liquid organik fertilizer.Than added EM4 as biokatalisator in each reactor with a dose of 60 mL to speed up the composting process.80 ppm.90 and 163. Kata Kunci: Lindi. pengolahan dan pemprosesan.21 and 115. Berdasarkan penelitian.90 dan 163. Sambaliung No. lechate waste as spinach 800 mL 24. proses pengomposan dari sampah organik juga menghasilkan lindi yang bisa digunakan sebagai bahan baku pupuk organik cair. Abdul Kahar3) dan Novy Pralisa Putri4) Program Studi Teknik Lingkungan.30 ppm. spinach and kale.PEMANFAATAN LINDI SAMPAH SAYURAN HIJAU SEBAGAI BAHAN BAKU PUPUK ORGANIK CAIR Tri Sulistia Ningsih1). whereas mixed waste leachate as 1500 mL. pengangkutan.53 ppm sedangkan lindi sampah campuran sebanyak 1500 mL. Salah satu metode pengolahan sampah adalah perubahan karakteristik. collection. 78 dan 333. composition and amount of waste. Sehingga lindi yang memiliki kandungan Mn dan Zn yang memenuhi standar SNI 02-6680-2002 adalah lindi sampah yang berasal dari campuran sawi. The metode used is composting where waste of mustard. Samarinda 75119 * trisulistia_enviro@yahoo.79 and 50. Fakultas Teknik Universitas Mulawarman Samarinda Jl. komposisi dan jumlah sampah seperti pembuatan kompos dan pupuk cair dari sampah organik.This research was conducted to know the amount of leachate resulting of the process from composting green vegetable waste and micro nutrient content of Mn and Zn in the leachate that fulfill standards SNI 02-6680-2002 as material liquid organik fertilizer. such as compost and liquid fertilizer from organik waste. 9 Kampus Gunung Kelua. bayam dan kangkung.One metode of waste treatment is change the characteristics.

1.com ABSTRAK Penelitian untuk mengembangkan korelasi empirik berbasis regresi linier antara HHV (higher heating value) dengan data analisis ultimat fraksi biogenik sampah telah dilakukan.98 dan dengan rerata kesalahan absolut maupun bias kurang dari 5%. both correlation applicable as “general correlation” for estimating HHV from ultimate analysis data of biomass fuel. biogenic .031O + 1.796H + 0. The correlasions were constructed from 22 of 24 ultimate analysis and HHV data the biogenic solid waste fraction which were collected from manual sparation facilities of municipal solid waste in solid waste disposal site TPA Temesi Gianyar and Bengkala Singaraja. Korelasi dibuat dari 22 dari 24 data analisis ultimat dan HHV sampel fraksi biogenik sampah yang dikumpulkan dari fasilitas pemilahan sampah secara manual yang terdapat di TPA Temesi Kabupaten Gianyar dan Bengkala Kabupaten Buleleng.031O + 1.494 + 0.MEMPREDIKSI HIGHER HEATING VALUE KOMPONEN BIOGENIK SAMPAH DARI DATA ANALISIS ULTIMATNYA PREDICTING THE HIGHER HEATING VALUE OF BIOGENIC SOLID WASTE COMPONENT FROM THEIR ULTIMATE ANALYSIS DATA I Made Gunamantha Jurusan Analis Kimia. Keywords : higher heating value. From former research.309 + 0.309 + 0.034O + 0. Hasil perbandingan dari kedua korelasi tersebut dengan 8 korelasi yang telah dikembangkan oleh peneliti lain baik dengan menggunakan data yang dikumpulkan dari penelitian ini maupun data sekunder untuk bahan bakar biomassa menunjukkan bahwa kedua persamaan tersebut dapat diaplikasikan sebagai “korelasi umum” untuk mengestimasi HHV dari data analisis ultimat bahan bakar biomassa.98 coefficient determination and average absolute and bias error bellow 5%. two correlations HHV = -494 + 0.474C .982N dan HHV= -1.796H + 0.395S keduanya menunjukkan koefisien determinasi 0.034O + 0.803H + 0.0. biogenik ABSTRACT The research to develop emphiric correlations between HHV and ultimate analysis data the biogenic solid waste fraction based on linier regression was carried out.395S were the accurate. Kata-kata kunci : higher heating value. FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha Jl. The comparation result’s of both correlation with eight other correlation from pevious researchers either base on data collected in this study and secoudary data showed biomass fule. Udayana Singaraja. Bali md_gunamantha@yahoo. with 0. ultimate analysis.803H + 0. analisis ultimat. municipal solid waste.008N . sampah perkotaan.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa korelasi dengan kinerja baik diberikan oleh persamaan HHV= -1.475C 0.1.008N .475C .982N and HHV=-1.474C 0.

dan TKKS ABSTRACT The need for palm oil increase.9935%. per year. Universitas Islam Indonesia Jalan Kaliurang Km 14. nilai kalor 5914. TKKS mempunyai potensi yang besar untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku pada pembuatan briket. Sleman. Salah satu limbah padat yang dihasilkan adalah Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS).64 tonnes TKKS with 50% water content. It is also an impact on increasing the quantity of waste generated from oil production process. papan partikel. yaitu 24. kadar lignin 22.1509%.4542%. TKKS has great potential to be used as feedstock in the manufacture of briquettes. dan kertas.4953% dan the rate of combustion is 0. Hal ini juga berdampak terhadap meningkatnya kuantitas limbah yang dihasilkan dari proses produksi minyak tersebut.4. calorific value of 5914. Diawali dengan proses pirolisis.88%. the best TKKS briquettes obtained by variation of 60% adhesive.60% lignin content. didapatkan briket TKKS terbaik dengan variasi perekat 60%. Sedangkan pengolahan TKKS menjadi kompos secara aerobik dibutuhkan waktu ±2 bulan. seiring dengan bertambahnya penduduk dunia.8120 kal/gr.068 g/sec. fixed carbon 63. Fakultas Teknik Sipil & Perencanaan. Salah satu contoh pemanfaatan TKKS dalam rangka peningkatan produksi energi terbarukan adalah pembuatan briket. Beginning with the pyrolysis process. Yogyakarta *hijrah_purnama@yahoo. TKKS derived from the separation process of palm fresh fruit with the bunches. Keywords: Briquette. one hectare of palm oil plantation can produce about 1.1509%. dengan aktivator limbah cari pabrik kelapa sawit yang telah diolah. *) dan Yebi Yuriandala2) Program Studi Teknik Lingkungan. With that content.67%. kadar air 11. 9. Jumlahnya mencapai seperempat dari berat total tandan buah segar. with the activator from wastewater treatment plant of palm oil factory.4542% ash content.64 ton TKKS dengan kadar air 50%. Actually TKKS has a high fiber content. per tahunnya 1 hektar kebun kelapa sawit dapat menghasilkan sekitar 1. dan selulosa 71. Kompos.47 to 72. TKKS berasal dari proses pemisahan antara buah segar kelapa sawit dengan tandannya. Another case is TKKS processing into compost takes ± 2 months with aerobic processes. mencapai 62. bioethanol. 22. and paper. kompos. compost. having a volatile matter content of 12. about 62.60%.8120 cal/g. One example of utilization TKKS in order to increase renewable energy production is the manufacture of briquettes.9935%. Dengan kandungan tersebut.04%.04%. particle board.068 gr/dtk.5 ton TKKS kering atau 2.4953% dengan laju pembakaran briket sebesar 0. Compost and Empty Bunch Palm Oil . Menurut data yang ada.88%. Number reached a quarter of the total weight of fresh fruit bunches.67%. and cellulose 71. kadar abu 9. bioethanol. water content 11.com ABSTRAK Kebutuhan terhadap minyak kelapa sawit terus meningkat.5 tonnes dry TKKS or 2. memiliki kadar volatile matter 12. along with increasing world population. Sebenarnya TKKS ini memiliki kadar serat yang tinggi.PRODUK RAMAH LINGKUNGAN DARI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT ENVIRONMENTAL FRIENDLY PRODUCTS FROM EMPTY BUNCH PALM OIL Hijrah Purnama Putra1. According to existing data. kadar karbon terikat 63. Kata kunci : Briket. One of the solid waste generated is Empty Bunch Palm Oil (TKKS). around is 24.47-72.

Keywords: Fit Up-Plus. dengan variabel konsentrasi fit up-plus dan waktu (lamanya) pengomposan.SH Pedalangan Tembalang. Isti Pudjihastuti* PSD III Teknik Kimia Fakultas Teknik UNDIP. tanah maupun udara.Dari hasil kompos dapat kita simpulkan bahwa activator mikroba fit up plus dapat mempercepat proses dekomposisi. we can conclude that microbe activator of fit up-plus can accelerate decomposition process and reduce garbage odor. Oleh karena itu pengelolaan sampah yang terdesentralisasi sangat membantu dalam meminimasi sampah yang harus dibuang ketempat pembuangan akhir. sehingga jaringan komposer dapat diterapkan untuk mengatasi permasalahan sampah khususnya pada skala rumah tangga. especially in household scale. Teknologi pengomposan sampah kita lakukan dengan menggunakan jaringan komposer dan aktivator pengompos Fit Up-Plus secara anaerobik.com ABSTRAK Penelitian ini bertujuan antara lain meminimalkan volume sampah dengan cara mengembangkan alat jaringan komposer untuk produksi pupuk organik ramah lingkunngan Keterbatasan lahan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah menimbulkan persoalan baru. if not managed properly. Jika tidak ditangani dan dikelola dengan baik. istipudjihastuti@gmail. dan mereduksi bau sampah. This technology of waste composting utilized composer tissue and Fit up-plus as compos activator by anaerobic process. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan kualitas hasil kompos yang sesuai dengan SNI 2004 adalah kompos yang kita produksi dengan fit up plus 8 ppm dan waktu pengomposan 21 hari. decentralized waste management is useful in minimizing the waste that should be disposed to the landfill. Variables of research are fit up-plus concentration and composting period. Kata Kunci: Fit Up-Plus. It also leads negative impact to the environmental pollution such as water. In addition. pupuk organik ABSTRACT The aim of this study is to minimize volume of waste by developing composer tissue utility to produce eco-friendly organic fertilizer. Therefore. composer tissue. baik air. Other advantages of this process which are can be filled continuously and applicable for agricultural fields. Summarizing. Jln Prof Sudarto. Moreover. composer tissue can be applied to solve waste problems. The experimental result showed compost with quality in accordance to SNI (Indonesian National Standard) 2004 is compost which was produced by 8 ppm of fit up-plus concentration and 21 days of composting period. soil and air. The limited amount of landfills raises new problems. Semarang 50239 Indonesia tel/fax:(024) 7471379. organic fertilizer . dengan kelebihan yang dimiliki yakni: dapat diisi secara kontinyu.PEMANFAATAN JARINGAN KOMPOSER FIT UP-PLUS UNTUK PRODUKSI PUPUK ORGANIK DARI LIMBAH SAMPAH RUMAH TANGGA UTILIZATION OF FIT UP-PLUS COMPOSER TISSUE FOR ORGANIC FERTILIZER PRODUCTION FROM DOMESTIC WASTE Wahyuningsih. peningkatan sampah yang terjadi tiap tahun bisa memperpendek umur TPA dan membawa dampak pada pencemaran lingkungan. dan hasilnya baik untuk diaplikasikan pada bidang pertanian. jaringan komposer. it could shorten the life of landfill due to waste increasing each year.

Waktu yang dibutuhkan untuk digesting adalah delapan hari dengan waktu puncak pembentukan biogas terjadi pada hari ke lima. biogas. Energi dari sampah sisa makanan dapat diperoleh dengan cara mengolah sampah organik dengan menggunaan anaerobic digestion untuk menghasilkan biogas. 15. anaerobic digester. 400. Kata kunci : sampah sisa makanan.000 mg/L serta pada variasi nilai N 200. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi biogas yang bersumber dari sampah sisa makanan yang berasal dari rumah makan dan menentukan kondisi optimum proses pembentukan biogas berdasarkan nilai COD. 10.000. biogas. a batch system .000. ABSTRACT Food waste in the form of eating leftovers has potential as an energy source.000. 10. Biogas optimum amounts to 8. Research phases consisted of (1) determination of optimum COD value (2) determination of the optimum value of N (3) use of appropriate starter dose and without addition. Yulinah Trihadiningrum.POTENSI BIOGAS SAMPAH SISA MAKANAN DARI RUMAH MAKAN BIOGAS POTENTIAL OF FOOD WASTE OF RESTAURANT Ikhsan Gunawan.com ABSTRAK Sampah rumah makan yang berupa sisa makanan memiliki potensi sebagai sumber energi karena memiliki komponen organik yang tinggi.000. N 300 mg/L. 400. Penelitian ini menggunakan reaktor batch. sistem batch. 25. the value of N 200. dan 30. The time required for digesting is eight days with the peak time of the formation of biogas occurs on the fifth day.000 mg/L. Pemantauan produksi volume biogas dimulai dari hari pertama setelah slurry berada di dalam reaktor sampai dengan biogas tidak terbentuk lagi. Biogas optimum adalah sebesar 8.000. 25.000.000. dan Soeprijanto Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Sepuluh November ikhsangunawan@yahoo. This study used a batch reactor. N 300 mg/L and the addition biostarter 1% of total volume of slurry. 300. Energy from waste food scraps can be obtained by means of organic waste processing by using of anaerobic digestion to produce biogas. 500. Monitoring of biogas production started from the first day after the slurry inside the reactor until it was not formed. This study aimed to analyze the potential of biogas derived from waste food and determine the optimum conditions for the formation of biogas based on the COD value 5000. 500. Key words: waste food scraps. 20. dan 600 mg/L. 15. anaerobic digester. and 30. 20.000 mg/L. dan penambahan cairan starter EM4 1% per volume slurry. nilai N serta bahan baku tanpa penambahan starter dan bahan baku menggunakan starter dengan takaran sesuai dosis pemakaian. 300.746 mL/g with slurry characteristics: COD 10.000. Tahap penelitian terdiri dari (1) penentuan nilai COD optimum (2) penentuan nilai N optimum (3) penggunaan starter sesuai dosis dan tanpa penggunaan starter pada slurry dengan variasi nilai COD 5000.746 mL/g dengan karakteristik slurry : COD 10.000 mg/L. and 600 mg/L as well as raw materials without the addition of starter and using a starter by the appropriate dosage.

In terms of monitoring the implementation of security measures on the transport vehicle position communication and information spent fuel need to know precisely. as stipulated in Government Regulation of the Republic of Indonesia Number 26 Year 2002 set for the Safety of Transport of Radioactive Substances and Regulation of the Head BAPETEN No. jarak. Gajah Mada No. Keywords: security system . Dalam hal penerapan tindakan keamanan pemantauan terhadap komunikasi dan informasi posisi kendaraan pengangkut bahan bakar nuklir bekas perlu diketahui dengan tepat. . sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2002 mengatur tentang Keselamatan Pengangkutan Zat Radioaktif dan Peraturan Kepala BAPETEN Nomor 9 Tahun 2009 mengatur tentang Ketentuan Sistem Proteksi Fisik Instalasi dan Bahan Nuklir. By using Global Positioning System technology can be known communication and information. kehilangan. pencurian. waktu. distance. or misused by parties who are not authorized and shall not be liable to be minimized.id ABSTRAK Pengangkutan bahan bakar nuklir bekas harus memenuhi persyaratan keselamatan dan keamanan. *) Direktorat Pengaturan Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif (DP2FRZR) Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) Jl.spent fuel transport . Descriptive studies have been conducted for the application of Global Positioning System technology in the transportation of spent fuel with rail transport modes. time. 8 Jakarta Pusat 10120 **r. 9 of 2009 regulates the provision of Physical Protection Systems Installations and Nuclear Materials.go. Telah dilakukan kajian deskriptif untuk penerapan teknologi Global Positioning System pada kegiatan pengangkutan bahan bakar nuklir bekas dengan moda angkutan kereta api. the coordinates of the position.hesty@bapeten. clearly and monitored all the time. Thus the expected potential for sabotage. Positioning ABSTRACT Spent Fuel Transportation meet the requirements of safety and security. speed and location map in real time. Kata kunci : sistem keamanan. theft. Dengan demikian diharapkan potensi sabotase. jelas dan terpantau sepanjang waktu.OPTIMALISASI TEKNOLOGI KOMUNIKASI UNTUK MEMANTAU SISTEM KEAMANAN PENGANGKUTAN BAHAN BAKAR NUKLIR BEKAS SEBAGAIMANA DIATUR DALAM PERATURAN KETENAGANUKLIRAN Hesty Rimadianny1.Global Positioning System. pengangkutan Bahan Bakar Nuklir Bekas. Dengan menggunakan teknologi Global Positioning System dapat diketahui komunikasi dan informasi. kecepatan dan peta lokasi secara real time. atau disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak berwenang dan tidak bertanggung jawab dapat diminimalkan. loss. koordinat posisi. Global System.

The conclusion is the tin slag landfill don’t give significant radiologic effect to individu because the landfill fulfill dose contrain value.alfiyan@bapeten. kajian literatur. Hasil simulasi menunjukkan bahwa dosis efektif individu paling tinggi yang diterima oleh individu adalah sekitar 9. review of literature. Objective of this papper to know radiologic risk of a tin slag landfill use RESRAD-OFFSITE software. atau yang dikenal dengan TENORM telah menjadi isu global dan mendapat perhatian serius di tingkat nasional dan internasional dalam menemukan solusi yang tepat untuk pengelolaannya.PENGGUNAN PERANGKAT LUNAK RESRAD-OFFSITE UNTUK MEMPERKIRAKAN RESIKO RADIOLOGIK SUATU FASILITAS LANDFILL SLAG TIMAH Moekhamad Alfiyan1.13 µSv/tahun.8. 10 .8. Indonesia * m. *) Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) Jl. Resiko individu akan menderita -6 kanker akibat radiasi yang ditimbulkan oleh fasilitas landfill adalah 6. Kata kunci: RESRAD-OFFSITE.3 mSv/tahun. Tin Slag . run the data use RESRAD-OFFSITE software and analysis the output. TENORM. The metholodogy throught secondary date collection. 10-6. 101210. Dapat disimpulkan bahwa fasilitas landfill slag timah yang disimulasikan tidak memberikan dampak radiologik signifikan terhadap individu dan memenuhi kriteria pembatas dosis. Jakarta.3 mSv/y. yaitu kurang dari atau sama dengan 0.go. individual effective dose to individu up to 9. Kuantitas yang besar dari TENORM telah menempatkan landfill sebagai salah satu opsi pengelolaannya. Metodologi penyusunan makalah dengan inventarisasi data sekunder. The result. Slag timah. yang sebagian besar dikontribusi melalui jalur paparan radiasi langsung dari airborne. Gajah Mada 8. is 0. Individu cancer risk is caused by radiaton from the tin slag landfill is 6. simulasi data dengan perangkat lunak RESRADOFFSITE dan analisis keluaran RESRAD –OFFSITE. TENORM ABSTRACT Radioactive materials content in waste which are generated by tin melting industry have become national and international issues to get a solution of the management approppriately. Makalah ini bertujuan mengetahui resiko radiologik dari suatu landfill slag timah menggunakan perangkat lunak RESRAD-OFFSITE.id ABSTRAK Kandungan radionuklida alam dalam limbah yang dihasilkan oleh industri strategis seperti peleburan timah. Most of the dose is achieved by airborne direct radiation pathway. Big amount of TENORM become landfill is one of the solution. Keywords: RESRAD-OFFSITE.13 µSv/years.

741 Bq/g dan jumlahnya kurang lebih 667 ton.04x106 Bq dan 1.76x107 Bq. Cepat atau lambat reaktor tersebut pasti akan didekomisioning. Tangsel * mdaryoko@yahoo. 1. The age of Kartini reactor is more than 40 years.71x108 Bq. 1. YOGYAKARTA Mulyono Daryoko1. the dominant radionuclide is Fe-55. Kartini reactor. The biological shielding radioactive waste is the low activity waste with less than 1. has been conducted. Biological shielding adalah salah satu bagian limbah radioaktif padat reaktor yang signifikan. 2. Data ini diperlukan untuk perkirakan perhitungan dana yang harus disiapkan.04x106 Bq. Mn-54. Gedung 50. 3. 4. Yogyakarta. dengan aktivitas masing-masing adalah 7. radionuklida yang dominan adalah Fe-55 dan Co-60 dan Ba-133. Inventarisasi radionuklida diperkirakan dari data-data primer reaktor Kartini. salah satu hal yang krusial yang harus dilakukan adalah analisis inventarisasi limbah radioaktifnya. 3. Eu-152 dan Eu-154. Eu-152 and Eu-154 with each activity is 7. The inventory of the radionuclide could be predicted from the primary data of Kartini reactor. This study concluded that the radionuclide contained in the biological shielding of Kartini reactor. Ni-63. *) Pusat Teknologi Limbah Radioaktif. If it is being stored for 30 years. Kata kunci: biological shielding. The data of the inventory analysis is needed to calculate the needed budget. Keywords: biological shielding. Co-60 dan Ba-133 masih dominan sampai penyimpanan 50 tahun. Nb-94.04x106 Bq. This radioactive waste emerged because of the activation reaction when the reactor was being operated. 4. Co-60 and Ba-133.76x107 Bq. Sebelum dilakukan dekomisioning. Before being decommissioned. one important thing that should be done is the inventory analysis of its radioactive waste. Ni-63.com ABSTRAK Telah dilakukan analisis inventarisasi limbah radioaktif biological shielding reaktor Kartini. reaktor Kartini. radioactive waste . 15310.ANALISIS INVENTARISASI LIMBAH RADIOAKTIF BIOLOGICAL SHIELDING REAKTOR KARTINI. Yogyakarta. after being shut down for 5 years is Fe-55.43x107 Bq. 2.17x108 Bq. setelah 5 tahun shut down adalah Fe-55. Co-60 and Ba133 is still dominant until it is being stored for 50 years.04x106 Bq and 1.18x106Bq. limbah radioaktif ABSTRACT The inventory analysis of biological shielding radioactive waste from Kartini reactor.83x107 Bq. Mn-54. YOGYAKARTA INVENTORY ANALYSIS OF BIOLOGICAL SHIELDING OF KARTINI REACTOR. Pada penyimpanan sampai 30 tahun. dan didukung dengan data-data sekunder dari berbagai pustaka. BATAN Kawasan Puspiptek. therefore the reactor certainly will be decommissioned sooner or later.18x106Bq.71x108 Bq. Co-60. Limbah radioaktif biological shielding terjadi karena reaksi aktivasi selama pengoperasian reaktor. Yogyakarta. Co-60. 4. thus the radioactive waste composition could be known. and also from the secondary data from the literature. yang kemudian bisa dipetakan kandungan limbah radioaktifnya. Nb-94. Limbah radioaktif biological shielding tersebut termasuk limbah aktivitas rendah yang aktivitasnya kurang lebih 1. Ba-133.43x107 Bq.17x108 Bq. The inventory analysis of the radioactive waste can be done through the inventory of radionuclide contained in the radioactive waste. 1. 4. The most significant solid radioactive waste is the biological shielding. Reaktor Kartini telah berusia lebih dari 40 tahun. Yogyakarta. Serpong. Analisis inventarisasi limbah tersebut dilakukan melalui data inventarisasi radionuklida yang terkandung di dalamnya.83x107 Bq. Ba-133. 1. Dari studi ini disimpulkan bahwa kandungan radionuklida yang terkandung di dalam biological shielding reaktor Kartini.741 Bq/g in activity and 667 ton in amount.

Kata kunci: bahan-bakar nuklir bekas. konvensi gabungan. From data which obtained from facilities and expert can be concluded that practice of management of spent fuel and radioactive waste in Indonesia is currently has fulfilled the obligations in the joint convention. 84 years 2010 has ratified this convention therefore. Isu mengenai pengelolaan BBNB dan LR menarik perhatian dunia.id ABSTRAK Salah satu masalah yang penting dan mendasar dalam pemanfaatan tenaga nuklir adalah solusi permanen mengenai pengelolaan bahan bakar nuklir bekas (BBNB) dan limbah radioaktif (LR) yang dihasilkan. terutama mengenai hal-hal yang bersinggungan dengan keselamatan masyarakat atau publik dan perlindungan terhadap lingkungan. the next called the joint convention. Key words: Spent fuel.waluyo@bapeten. The first effort of the international community through the International Atomic Energy Agency (IAEA) to produce solutions that are systematic in order to address the management of spent fuel and radioactive waste and high acceptance rate globally is done through the preparation of new international legal instrument which state in Joint Convention on The Safety of Spent Fuel Management and on The Safety of Radioactive Waste Management. Indonesia melalui PerPres No. radioactive waste . Limbah radioaktif.Upaya pertama komunitas internasional melalui International Atomic Energy Agency (IAEA) untuk menghasilkan solusi yang bersifat sistematik guna mengatasi pengelolaan Bahan Bakar Nuklir Bekas (BBNB) dan limbah Radioaktif (LR) yang komprehensif dan memiliki tingkat keberterimaan yang tinggi secara global dilakukan melalui penyusunan instrumen hukum internasional baru yang tertuang dalam the Joint convention on the Safety of spent Fuel management and on the Safety of Radioactive Waste Management yang selanjutnya disebut konvensi gabungan. have an obligation to implement the existing provisions in the joint convention. Indonesia through Presidential Regulation no . Issues concerning the management of spent fuel and radioactive waste attracted worldwide attention. Dari data yang didapat dari fasilitas pengelolaan LR dan BBNB dan juga diskusi dari narasumber dapat diambail kesimpulan bahwa praktek pengelolaan bahan bakar nuklir bekas (BBNB) dan limbah radioaktif (LR) di Indonesia saat ini secara garis besar telah memenuhi kewajiban-kewajiban yang ada di konvensi gabungan tersebut. Sri Budi Utami.go.MT 1 *). ABSTRACT One of the important and fundamental problems in the utilization of nuclear energy is a permanent solution on the management of spent fuel and radioactive waste. 8 Jakarta Pusat *e-mail: a.84 tahun 2010 telah meratifikasi konvensi ini. MT 2) Badan Pengawas Tenaga Nuklir Jalan Gadjah Mada No. joint convention.PERBANDINGAN PRAKTEK DAN KEGIATAN PENGELOLAAN BAHAN BAKAR NUKLIR BEKAS DI INDONESIA DENGAN JOINT CONVENTION ON THE SAFETY OF SPENT FUEL MANAGEMENT AND ON THE SAFETY OF RADIOACTIVE WASTE MANAGEMENT Agus Waluyo. oleh sebab itu mempunyai kewajiban untuk melaksanakan pasal-pasal yang ada di konvensi gabungan tersebut. especially on matters pertaining to public safety or protection to the environment.

Titanium carbide precipitates was observed in the samples with an average diameter of about 4.Canister must be selected from a material with high corrosion resistance so the radionuclide does not spread into the environment. Scanning Electrone Microscope beserta Energy Dispersive X-Ray Spectroscopy. 153114. . high level waste.KETAHANAN KOROSI CANISTER LIMBAH AKTIVITAS TINGGI DALAM MENJAGA KESELAMATAN LINGKUNGAN CORROSION RESISTANCE OF HIGH LEVEL WASTE CANISTER IN MAINTAINING SAFETY ENVIRONMENT Aisyah1. ABSTRACK Utilization of nuclear technology generates radioactive waste which one of the waste is high level waste.96 %berat. sehingga keselamatan manusia dan lingkungan akan terus terjaga baik untuk generasi saat ini maupun untuk generasi mendatang. Scanning Electron Microscope and Energy dispersive X-Ray Spectroscopy. korosi. *) Pusat Teknologi Limbah Radioaktif Kawasan Puspiptek Gd 50 Tangerang Selatan. Baja tahan karat AISI 321 memiliki ketahanan korosi yang baik dan dapat digunakan sebagai bahan canister limbah aktivitas tinggi yang dapat mengisolasi radionuklida didalamnya. salah satunya adalah limbah aktivitas tinggi. Limbah ini divitrifikasi dengan gelas borosilikat. Canister harus dipilih dari bahan dengan ketahanan korosi yang tinggi agar radionuklida tidak menyebar ke lingkungan. corrosion. The research objective was to study the corrosion resistance of AISI 321 stainless steel as a material of high level waste canister. disposal.70 µm. Microstructure observation was carried out by both optical microscope. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak teramati penurunan ketahanan korosi bahan AISI 321. AISI 321 stainless steel has good corrosion resistance and can be used as high level waste canister that can isolate the radionuclides in it. This high level waste was vitrified with borosilicate glass.go. limbah aktivitas tinggi. Indonesia * aisyah@batan. with a titanium content of 92. dengan kadar titanium 92.96 wt%. Telah dilakukan penelitian ketahanan korosi baja tahan karat AISI 321 yang diberi perlakuan panas pada suhu sensitisasi. Pengamatan struktur mikro dilakukan menggunakan mikroskop optik. so that human safety and the environment will be maintained for both the current generation and for future generations Keywords: canister. Tujuan penelitian adalah mempelajari ketahanan korosi baja tahan karat AISI 321 sebagai bahan canister limbah aktivitas tinggi. A study on Corrosion resistance of AISI-321 by giving a heat treatment at a sensitization temperature had been done. disposal. Teramati presipitat titanium karbida dengan diameter rata-rata 4.id ABSTRAK Pemanfaatan teknologi nuklir akan menimbulkan limbah radioaktif.70 µm.The results showed that no decrease of corrosion resistance observed on the tested samples. dan dimasukkan dalam canister. and was poured into canisters. Kata kunci: canister.

Berdasarkan hasil analisis perhitungan ini. Based on this calculation. Kata kunci: Burnup.setyawan@bapeten. Analisis diarahkan untuk mengetahui parameter penambahan Pu-239 dan parameter berkurangnya U-235 dan U-238 dalam bahan bakar bekas PWR.id ABSTRAK Dalam makalah ini dilakukan penentuan nilai Pu-239 terbentuk dan U-235 dan U-238 tersisa dalam bahan bakar bekas nuklir PWR dengan menggunakan Program ORIGEN. *) dan Budi Rohman 1) Pusat Pengkajian Sistem dan Teknologi Pengawasan Instalasi dan Bahan Nuklir Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN). The analysis aimed to determine the Buildup of Pu-239 and the reduction of U-235 and U-238 in PWR spent fuel. Keywords: Burnup. . diperoleh bahwa dengan berkurangnya bahan bakar PWR (U-235 dan U238) maka akan timbul bahan bakar baru (Pu-239) yang dapat digunakan untuk jenis Reaktor nuklir yang lain. ABSTRACT This paper discuses the determination of Pu-239-formed and U-235 and U-238-remaining in nuclear spent fuel of PWR using Origen Code. Hasil analisis menunjukkan bahwa besar daya operasi dan/atau lamanya operasi menyebabkan bertambahnya jumlah Pu-239 secara polinomial dan berkurangnya U-238 secara polinomial sebagai fungsi nilai burnup.PERHITUNGAN BURNUP DAN PEMBENTUKAN PU-239 PADA BAHAN BAKAR BEKAS PWR DENGAN PROGRAM ORIGEN THE CALCULATION OF BURNUP AND BUILDUP OF PU-239 FOR PWR SPENT FUEL WITH ORIGEN Daddy Setyawan 1. the amount of Pu-239 is increasing and the amount of U-238 is decreasing as function of Burnup. U-238 dan U-235. Metode pendekatan yang dilakukan adalah mengiradiasi bahan bakar baru dalam satu tahap sekaligus dengan suatu tingkat daya tertentu. ORIGEN. the reduction of PWR fuel (U-235 and U-238) will generate new fuel (Pu-239) that could be used for other types of nuclear reactors. The approach taken is by irradiating the fresh fuel in one step at a time with a certain power level. Pu-239. where the greater the reduction of U-235 and U-238 the greater Pu-239 will be generated. The analysis showed that as power and/or the operating time increasing. ORIGEN.go. U-238 dan U-235. Jakarta * d. dimana semakin besar pengurangan U-235 maka semakin besar Pu-239 yang diperoleh. Pu-239.

Ti)2Ti6O16]. TiO2 (71. transuranics and fission products was developed the synroc containing of pyrochlore (CaATi2O7). The studies confirm that the leaching-rates and α-decay damage in synroc relatively very low and it cannot caused micro-cracking. TiO2 (71.id ABSTRAK Pengkajian teknologi imobilisasi dengan bahan matriks synroc telah dilakukan untuk limbah radioaktif umur panjang yang ditimbulkan dari produksi radioisotop molibdenum-99 (99Mo). BaO (5. In Indonesia.6). transuranium dan unsur-unsur hasil belah telah dikembangkan synroc yang mengandung fase utama pyrochlore (CaATi2O7).4) and ZrO2 (6. Komposisi prekursor oksida sebagai matriks synroc (dalam % berat) adalah : Al2O3 (5.0). Keywords: immobilization of waste. synroc . * ) Pusat Teknologi Limbah Radioaktif-Badan Tenaga Nuklir Nasional Kawasan Puspiptek Serpong. brannerite (AnTi2O6) dan hollandite [Ba(Al. Synroc is a crystalline wasteform comprising a stable assemblage of titanate phases chosen for their geochemical stability and ability to immobilize the radioactive elements in radioactive wastes. radioactive waste from 99Mo production.e : Al2O3 (5. Untuk limbah radioaktif umur panjang yang ditimbulkan dari produksi 99Mo yang mengandung uranium. Banten 15310. The process of synroc waste forming was carried out by hot isostatic pressing at high temperature. Proses pembentukan synroc limbah dilakukan melalui proses pres-panas isostatik pada suhu tinggi. adaptation of immobilization technology for immobilization of the radioactive wastes generated from 99 o Mo production using synroc materials by calsination at the temperature 750 C and sintering at the o temperature 1200 C. BaO (5.IMOBILISASI LIMBAH RADIOAKTIF DARI PRODUKSI RADIOISOTOP 99Mo DENGAN BAHAN MATRIKS SYNROC IMMOBILIZATION OF RADIOACTIVE WASTE FROM 99Mo RADIOISOTOPE PRODUCTION BY MATRIX MATERIAL OF SYNROC Gunandjar 1. and hollandite [Ba(Al. CaO (11.go. The results showed that the quality of waste synroc block producted by the sintering process conform to the hot isostatic pressing process. synroc.4) dan ZrO2 (6. limbah radioaktif dari produksi 99Mo. The composition of precursor oxides as synroc matrix (in % weight) i. ABSTRACT The assessment of immobilization technology using synroc matrix material was carried out for the 99 long life radioactive wastes generated from molybdenum-99 ( Mo) radioisotope production. adaptasi teknologi imobilisasi untuk imobilisasi limbah radioaktif yang ditimbulkan dari produksi 99Mo dilakukan dengan bahan o o synroc melalui proses kalsinasi pada suhu 750 C dan sintering pada 1200 C.6). Indonesia * gunand-m@batan. CaO (11. Hasil studi memberikan konfirmasi bahwa laju pelindihan dan kerusakan akibat radiasi peluruhan-α terhadap synroc relatif sangat rendah dan tidak menyebabkan micro-cracking.Ti)2Ti6O16] as main host phases. Tangerang selatan. Synroc adalah bentuk limbah kristalin yang tersusun dari gabungan fase-fase titanat yang stabil dan dipilih karena kestabilan geokimia dan kemampuan untuk imobilisasi unsur-unsur dalam limbah radioaktif. Hasil menunjukkan bahwa kualitas blok synroc limbah hasil imobilisasi dengan proses sintering tersebut sesuai dengan proses pres-panas isostatik.6).0).4). Kata kunci: imobilisasi limbah. brannerite (AnTi2O6).4).6). For the 99 long life radioactive waste generated from Mo production containing of uranium. Di Indonesia.

radiasion. *) dan Aisyah1) Pusat Teknologi Limbah Radioaktif.com ABSTRAK Limbah rafinat dari ekstraksi uranium mempunyai umur paro yang panjang. Keywords : Polymer resistance. 15310. . Pengaruh radiasi alfa terhadap densitas.KETAHANAN POLIMER EPOKSI UNTUK IMOBILISASI LIMBAH URANIUM TERHADAP PANAS DAN RADIASI RESISTIVITY OF EPOXY POLYMER FOR IMMOBILISATION URANIUM WASTE TOWARDS RADIATION AND HEAT Herlan Martono1. kuat tekan. kuat tekannya yang diiradiasi 40 kGy naik jika dibandingkan dengan 0 kGy. 80. ABSTRACT Rafinate waste from the extraction of uranium has very long half life. but increasing the leaching rate. radiasi.e density. Badan Tenaga Nuklir Nasional Tangerang Selatan. limbah uranium. kuat tekan. dan 3 bulan sangat kecil. dan 160 kGy nilai densitasnya sedikit menurun. In the interm storage. sehingga densitas. dan laju pelindihannya tidak ditentukan. thermal. 120. 8. Polimer-limbah yang 0 dipanaskan pada suhu 100 dan 200 C selama 2. and leaching rate is increasing after the waste-polymer has irradiated at more than 40 kGy. 6. Rafinat waste immobilized by epoxy polymer on 30 % content of waste. dan laju pelindihannya naik setelah polimer-limbah diiradiasi dengan dosis lebih besar 40 kGy. kuat tekan. radioactive waste get radiation exposure from the surrounding environment that has result in heat and radiation that may result in changes the characteristics of waste-polymer i. 4. sehingga mengakibatkan panas dan radiasi yang merubah karakteristik polimer-limbah yaitu densitas. Polimer-limbah yang diiradiasi dengan sinar gamma pada dosis 40. 8. tetapi menaikkan laju pelindihan. 4. Limbah rafinat diimobilisasi dengan polimer epoksi dengan kandungan limbah 30 % berat. 80. polimer-limbah rusak dan warna berubah menjadi hitam. then stored in interm storage. 120. Effect of alpha radiation to density. uranium waste. compressive strength. compression strength. Dalam interm storage limbah mendapatkan paparan radiasi dari limbah sekelilingnya. compressive strength irradiated at dose of 40 kGy is increasing if compared with 0 kGy. and the leaching rate. kemudian disimpan ditempat penyimpanan sementara (interm storage). so that must be managed in order there is not causing radiological impact to humans and environment. 6. Epoxy polymer-waste that heated at temperature 100 and 200 ◦C in 2. and leaching rate for 1. Kata kunci : Ketahanan polimer. Pada suhu 300 ◦C selama 2 dan 4 jam. 2. Waste-polymer that irradiated by gamma at doses of 40. 3 month are very small. dan 10 jam menurunkan densitas. panas. and 160 kGy have decreasing density value. 2. and 10 hours has decreasing density and compressive strength. Indonesia * herlanmartono@yahoo. dan laju pelindihannya. dan laju pelindihan selama 1. sehingga harus dikelola agar tidak menimbulkan dampak terhadap manusia dan lingkungan. kuat tekan.

tinggi bed 8 cm yang berisi 6. and protein of 15%. 3 dan 5 ml/menit. nucleic acids 1-10%. Variabel percobaannya adalah pH larutan 4.84 mg U/g biosorbent.95 cm diameter and 8 cm bed height containing 6. hidroksil. Tangerang 15314 * email: zainus_s@batan. EPS dapat mengikat kation dan anion karena mengandung gugus fungsional karboksilat. The neutral solution of pH 7 gives the bonding independency of UO22+ catching on the biosorbent. Study of the utilization of immobilized EPS on calcium aliginate for uranium removing has been performed.84 mg U/g biosorben. aminokarboksilat dan lain-lain. The grain size diameter of resulted EPS-calcium alginates was 45 mm. etc. sulfat.55% dan protein 15% diimobilisasi pada kalsium alginat sehingga diperoleh 9. Debit 1 ml/menit memberikan waktu kontak ion UO2+2 dengan biosorben lebih baik dari pada debit 3 dan 5 ml/menit.7 dan 8 dan debit aliran 1. berkomposisi polisakarida 40-95%. ABSTRACT Biosorben utilization of immobilized extracellular polymeric substance on calcium aliginate for removing of uranium. proteins 1-60%. *) dan Endang Nuraeni2) Pusat Teknologi Limbah Radioaktif-Badan Tenaga Nuklir Nasional Kawasan Puspiptek Serpong. Larutan netral memberikan +2 kondisi independensi ion UO2 terikat sepenuhnya pada biosorben. Extracellular Polymeric Substance (EPS). Kata Kunci : biosorben. Larutan uranium kadar 100mg/L (1260Bq/l) dialirkan pada kolom adsorpsi berdiameter dalam 0. The EPS can bind the cations and anions supporting by its content of carboxylates.id ABSTRAK Penggunaan Biosorben Extracelullar Polymeric Substance Terimobilisasi pada kalsium Alginat untuk penyisihan uranium. asam nukleat 1-10%. .PENGGUNAAN BIOSORBEN EXTRACELLULAR POLYMERIC SUBSTANCE TERIMOBILISASI PADA KALSIUM ALGINAT UNTUK PENYISIHAN URANIUM BIOSORBEN UTILIZATION OF IMMOBILIZED EXTRACELLULAR POLYMERIC SUBSTANCE ON CALCIUM ALIGINATE FOR REMOVING OF URANIUM Zainus Salimin1. The EPS from extraction of industrial food active sludge having the content of polysaccharides of 83.623 mg EPS per g of EPS-calcium aliginates biosorbent. Extracellular Polymeric Substance (EPS). Rate of flow of 1 ml/minute gives the contact time of UO22+ ion with biosorbent surface better than on the rate of flow 3 and 5 ml/minute. hydroxil. The experiment variabels are solution pH of 4. Keywords: biosorbent.2 g sorben. Extracellular Polymeric Substance (EPS) is resulted by bacterial cells compossing the polysaccharides 40-95%. was immobilized with calcium alginates matrix resulting 9.623 mg EPS per g sorben EPS-Kalsium Alginat yang berdiameter 4-5 mm.3 dan 5 ml/minute. and polymers of amino acids and other compounds. sulfuric. lipids 1-10%. and rates of flow of 1.55%. The result indicates that on the pH of 7 and rates of flow 1 ml/minute gives the maximum sorption capacity of 881. protein 1-60%. Penelitian penggunaan EPS terimobilisasi pada kalsium alginat untuk penyisihan uranium dari limbah radioaktif cair telah dilakukan. The sulution with 100 mg/L uranium concentration or 1260Bq/l activity equivalent was channeled through the adsorption coloum of 0. lipida 1-10%. Extracellular Polymeric Substance (EPS) dihasilkan bakteri.go. 7 dan 8.95 cm. phosphoric. aminocarboxylates. Pada pH 7 dan debit 1 ml/menit diperoleh +2 kapasitas penyerapan ion UO2 maksimum 881.2 g of biosorbent. EPS hasil ekstraksi lumpur aktif industri makanan berkadar polisakarida 83. fosfat. polimer asam amino dan lain-lain.

Wisnu Broto1. Pedalangan. *) dan Edy Supriyo2) PSD. Principle making of phosphate’s fertilizer is change three calcium phosphate exist in in rock of phosphate become calcium mono phosphate by addition of acid by dolomit and fieldspar. sehingga menyulitkan pemakaian di lapangan. then item overcome to pass vibrating screen so that got the homogeneous fertilizer measure and as according to wanted standard. Adanya potensi ini mendorong pemerintahan kabupaten Pati untuk mengembangkan kekayaan sumber daya alam sehingga dapat meningkatkan PAD. Tembalang.. kemudian butiran dilewatkan melalui vibrating screen sehingga didapatkan ukuran butiran pupuk yang homogen dan sesuai dengan standard yang diinginkan. Key word : Phosphate’s deposit. so that complicate usage in field. Hasilnya adalah pupuk phosphate yang berbentuk butiran. Sudharto. One of the small industry that is Dewi Sri start to process the natural resources ( phosphate deposit) becoming fertilizer of phosphate natural which later then round into multiple fertilizer.TD. Semarang 50239 Indonesia Telp/Fax: (024) 7471379 * vieshnoe@gmail. but all entrepreneur fertilize still not yet paid attention its quality and still selling it in the form of flour.com ABSTRAK Deposit phosphate yang terkandung di dalam perbukitan lereng Gunung Muria dapat diperkirakan dapat mencapai 50 tahun. vibrating screen. Prof. Salah satu industri kecil yaitu Dewi Sri mulai mengolah sumber daya alam tersebut (deposit phosphate) menjadi pupuk phosphate alam yang kemudian berkembang menjadi pupuk majemuk. Production fertilizer natural phosphate from year to year always mount as according to growth of agricultural sector. Most rock of phosphate used for production SP 36 fertilizer. Existence of this potency push governance of sub-province to develop properties of natural resources so that can improve PAD. Its result phosphate’s fertilizer granulated. III Teknik Kimia Program Diploma Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Jl. Sebagian besar batuan phosphate digunakan untuk produksi pupuk SP 36. tetapi para pengusaha pupuk masih belum memperhatikan kualitasnya dan masih menjualnya dalam bentuk tepung. Produksi pupuk phosphate alam dari tahun ke tahun selalu meningkat sesuai dengan perkembangan sektor pertanian. Kata kunci : deposit phosphate.Perbaikan Proses Produksi Pupuk Phosphate Alam Repair of Production Process Fertilizer Natural Phosphate R. SH. vibrating screen. Prinsip pembuatan pupuk phosphate adalah merubah tricalsium phosphate yang ada di dalam batuan phosphate menjadi mono calsium phosphate dengan cara pengasaman oleh dolomit dan fieldspar. natural fertilizer. ABSTRACT Phosphate’s deposit which consist in in is hilly of mountainside of Muria can be estimated can reach 50 year. . pupuk alam.

Operasional proses lumpur aktif dimulai dengan konsentrasi MLVSS = ± 600 mg/L dan dilakukan monitoring selama 3 bulan. After the maintenance period. the seed of activated sludge used as the biostarter of the WWTP aeration tank. lumpur aktif. especially the concentration of sulfur. *). sehingga lumpur aktif dapat tumbuh dan bekerja dengan waktu aklimatisasi singkat Kata kunci : Pemeliharaan. Tingginya kandungan H2S.2% dari volume tangki aerasi IPAL. The research results indicate there have been changes in the performance of activated sludge due to differences in the substrate during the maintenance process. activated sludge. mikroba. This research can be concluded that in order to maintain the specific microorganisms to remain active need the same waste water characteristic . microbial. Setelah diperasikan kembali. and should not be receives a surprise of high pollutant loads . ammonia. Tetes telah digunakan sebagai co-substrat sebagai tambahan makanan mikroba pada saat ketersediaan air limbah terbatas karena pabrik tidak operasi. phenol and ammonia which are relative low. phenol and oil in wastewater generated at start-up factory operations have been killed most of the microbes specific contained in activated sludge. Hasil penelitian menunjukkan ada perubahan dalam kinerja lumpur aktif karena perbedaan dalam substrat selama proses pemeliharaan. acclimatization . Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa untuk mempertahankan mikroorganisme tertentu untuk tetap aktif membutuhkan karakteristik air limbah yang sama. Joni Hermana3) Jurusan Teknik Lingkungan FTSP – ITS Surabaya Kampus ITS Sukolilo Surabaya (60111) * agus_mgt@yahoo. The operational of activated sludge process begins with the concentration of MLVSS = ± 600 mg / l and be performed monitoring for 3 months. Maintenance of activated sludge conducted as long as 21 days with MLVSS concentrations about 3500 mg / l. Keywords: Maintenance. ABSTRACT Aimed of Research at maintaining the quality of activated sludge at the wwtp used lubricating oil industry during the maintenance period of factory machines and aeration tank unit .co. fenol dan minyak dalam air limbah yang dihasilkan saat start-up operasi pabrik telah membunuh sebagian besar mikroba spesifik yang terkandung dalam lumpur aktif. Welly Herumurti2). selama periode pemeliharaan mesin-mesin pabrik dan unit tangki aerasi.. fenol dan amonia yang relatif rendah. so that activated sludge can grow and work with a short acclimation time. The Maintenance research of the activated sludge have been conducted using aeration tank which filled with MLVSS as much as 100 m3 or equal with 6. khususnya konsentrasi sulfur. amonia. dan tidak boleh menerima kejutan beban polutan yang tinggi.2% of the WWTP aeration tank volume. High content of H2S.id ABSTRAK Penelitian bertujuan untuk mempertahankan kualitas lumpur aktif di WWTP industri pemurnian minyak pelumas bekas. lumpur aktif digunakan kembali sebagai pengolah air limbah dalam unit tanki aerasi IPAL. Pemeliharaan lumpur aktif dilakukan selama 21 hari dengan konsentrasi MLVSS sekitar 3500 mg / l. Penelitian Pemeliharaan lumpur aktif telah dilakukan dengan menggunakan tangki aerasi yang diisi dengan MLVSS sebanyak 100 m3 atau setara dengan 6.STUDI PENANGANAN MASALAH PEMELIHARAAN LUMPUR AKTIF DALAM IPAL PABRIK PEMURNIAN MINYAK PELUMAS BEKAS Agus Slamet1. aklimatisasi. Molasses has been used as co-substrate for additional microbial food during waste water availability is limited because the plant is not operating.

MLSS. This research aims to study the influence of initial concentration COD. Sequencing Batch Reactor. *) dan Soeprijanto2. Keywords: COD. then the addition of the initial 10 NaOCl and 55 ppm on the initial load of wastewater COD low to high sequencing batch with a measured parameter-paramter: COD.PENGOLAHAN AIR LIMBAH PENGOLAHAN IKAN (COLD STORAGE) MENGGUNAKAN SISTIM SEQUENCING BATCH REACTOR PROCESS OF WASTEWATER TRETMENT FISH (COLD STORAGE) USE SEQUENCING BATCH REACTOR SYSTEM Agus Surono1. SVI setiap 6 jam sampai waktu aerasi 48 jam.concentration of NaOCL to remove COD. MLVSS. kemudian penambahan NaOCl awal 10 ppm sampai 55 ppm pada beban awal air limbah COD rendah sampai tinggi secara sequencing batch dengan parameter-paramter yang diukur : COD.Karakteristik air limbah dari kegiatan diatas mengandung zat organik dan ion OCL.com. **) Laboratorium Biokimia Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya * aguzzurono@yahoo.id ABSTRAK Kegiatan pengolahan ikan pada industri cold storage selain menghasilkan produk. Kata kunci: COD. MLSS. removal COD akan terus turun dari 95 menjadi 72%. Wastewater treatment system using sequencing batch reactors (sbr) is estimated to be able to reduce COD untill 200 ppm. Pengaruh beban air limbah dengan beban COD awal (900 ppm s/d 1400 ppm) terhadap perbedaan besar removal COD kecil. Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh konsentrasi awal COD dan konsentrasi NaOCl terhadap removal COD. MLVSS. if the addition removal COD concentration is increased again to reach the NaOCl 55 ppm. as well as wastewater. Influence of load of wastewater with COD load early (900 ppm to 1400 ppm) towards a big difference small COD removal. SVI every 6 hours until time of aeration 48 hours. jika penambahan konsentrasi NaOCl ditingkatkan lagi hingga mencapai 55 ppm. Mix Culture. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistim sbr dapat digunakan untuk proses removal COD sampai 80% ke atas . NaOCL. Metode penelitian melalui tahapan sbb: aklimasi mix culture. operation sbr with load ofCOD low to high (2000 ppm). tidak menunjukkan adanya perbedaan besar removal COD. Pengolahan air limbah menggunakan sistim sequencing batch reaktor (sbr) diperkirakan mampu menurunkan COD hingga 200 ppm. juga air limbah.Waste water comes from water leaching process of production activities and water sanitation containing NaOCL.ac.its. Characteristics of the wastewater from the above activities and ion -1 OCL .Air limbah berasal dari kegiatan air pencucian proses produksi dan air sanitasi yang mengandung NaOCL.Pada penambahanNaOCl pada air limbah dari 10 ppm dan 15 ppm.Removal COD . removal COD will continue to fall from 95 to be 72%. NaOCL. The results showed that sbr system can be used for COD removal processes up to 80% and over. Sequencing Batch Reactor ABSTRACT The fish processing industry activities at cold storage in addition to producing products. does not indicate any major difference. operasi sbr dengan beban COD awal rendah sampai COD tinggi (2000 ppm). Mix Culture. Removal COD. The research method through phases: aclimation mix culture.On added NaOCl in waste water of 10 ppm and 15 ppm. **soeprijanto@chem-eng.

Boezem Morokrembangan. And variation aeration 12 hours during night and 24 hour continuously. Boezem morokrembangan . Aeration. dan berdampak pada penurunan laju pertumbuhan alga. boezem morokrembangan.EFEK AERASI TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN ALGA PADA PENGOLAHAN AIR BOEZEM MOROKREMBANGAN Ajeng Hayu Anandra 1). Algae. alga. Institut Teknologi Sepuluh Nopember 2) Program S3 Jurusan Teknik Lingkungan. HRAR use the symbiosis between algae and bacteria. 150 mg/L. Penelitian menunjukkan bahwa Aerasi terus menerus selama 24 jam telah menyebabkan nilai pH air meningkat dan memperlambat laju pertumbuhan alga. Aerasi selama 12 jam pada malam hari mampu meningkatkan kinerja bioreaktor alga untuk menurunkan kandungan zat organik dan nutrient. aerasi. 100 mg / l. Agus Slamet2). Surabaya 60111 ABSTRAK Aplikasi bioreaktor Alga (HRAR. Key words: Growth rate. In the HRAR systems will occur competition of oxygen consumption between algae and bacteria. Institut Teknologi Sepuluh Nopember Kampus ITS Sukolilo. Joni Hermana3) 1)Program S1Jurusan Teknik Lingkungan. Institut Teknologi Sepuluh Nopember 3) Jurusan Teknik Lingkungan. Penelitian dilakukan dalam skala laboratorium menggunakan variasi konsentrasi COD awal limbah sebesar 50 mg/L. The study was conducted in laboratory scale using a variation of the initial wastewater COD concentration of 50 mg / l. Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh aerasi pada tingkat pertumbuhan ganggang pada pengolahan air Boezem Morokrembangan. Kata kunci : laju pertumbuhan. High Rate Alga Reactor) merupakan salah satu teknologi alternatif untuk menurunkan konsentrasi pencemar organik dalam air. The study aims to evaluate the effect of aeration on the growth rate of algae on the processing of Morokrembangan Boezem Water. Dan variasi 12 jam pada malam hari dan 24 jam secara kontinyu. Aeration. HRAR memanfaatkan simbiosis antara alga dan bakteri. Aeration for 12 hours during night was able to improve the performance of the algae bioreactor to reduce the content of organic matter and nutrienKey words: Growth rate. Kandungan alga yang tinggi pada bioreactor akan meningkatkan kompetisi konsumsi oksigen antara alga dan bakteri. High Rate Algae Reactor) is one of the alternative technologies to reduce the concentration of organic pollutants in water. Research shows that continuous aeration for 24 hours has caused the pH value of water increases and inhibit the growth rate of algae. ABSTRACT Algae bioreactor applications (HRAR. 100 mg/L dan 150 mg/L. and impact on the growth rate of algae. Algae.

timbulan sampah sebesar 2.3 m3/hari. Hasil penelitian menunjukkan komposisi dan karakteristik sampah di Kota Kotabaru terdiri dari sisa makanan 38.27 l/org/hari.11%) dari luas propinsi Kalimantan Selatan. 26% kertas.08%. Pengelolaan sampah dengan mereduksi sampah belum diprogramkan oleh Bidang Kebersihan Kabupaten Kotabaru. kuesioner dan dilakukan pengumpulan data primer dan sekunder. Reduksi.its. komposisi dan timbulan sampah sehingga didapat potensi reduksi sampah di Kota Kotabaru.Analisis Potensi Reduksi Sampah di Kota Kotabaru Kalimantan Selatan Muhammad Syahirul Alima1.81% atau dari 70. kayu dedaunan 12. Tujuan dari penelitian ini adalah analisis karakteristik.44 %. sampah sudah yang didaur ulang pemulung meliputi 38% Logam.84%. Sampah yang dihasilkan langsung dibuang ke TPA tanpa pengelolaan terlebih dahulu.3%. Sampah . Kata Kunci : Karakteristik. Gina Lovasarib2). *). Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa dengan adanya reduksi sampah pada sumber volume sampah yang diangkut ke TPA dapat berkurang sebesar 58. dan Mevi Ayuningtyasc3) Dosen Teknik Lingkungan Universitas Lambung Mangkurat Mahasiswi Teknik Lingkungan Universitas Lambung Mangkurat 3 Mahasiswi Teknik Lingkungan Universitas Lambung Mangkurat 2 1 *alimms@grad.23 m3/hari menjadi 41.ac.17 %. lain-lain 3. Komposisi. dari hasil kuesioner di masyarakat terhadap pengelolaan sampah di Kota Kotabaru 92% responden sudah mendapat pelayanan persampahan oleh dinas kebersihan. dan 26% plastik. kertas-karton 27.id ABSTRAK Kota Kotabaru sebagai ibu kota Kabupaten Kotabaru merupakan kabupaten terluas di propinsi Kalimantan Selatan dengan luas lebih dari seperempat (25. plastik 10. Data hasil sampling dianalisis kesetimbangan massa sehingga didapat potensi reduksi sampah di kota Kotabaru. Data primer meliputi sampling timbulan sampah. Metodologi yang dipakai dengan observasi lapangan. komposisi sampah dan karakteristik sampah.

pencemaran.its. Monitoring terhadap pemanfaatan program SANIMAS belum dilakukan oleh Pemerintah Pusat sehingga tujuan dari penelitian ini adalah sebagai analisis pemanfaatan oleh masyarakat terhadap program SANIMAS dan evaluasi proses pengolahan dari IPAL ABR untuk mengurangi beban pencemaran domestik di sungai Kota Banjarmasin.74%. Kata Kunci : Air limbah . Metodologi yang dipakai adalah dengan observasi lapangan terhadap kondisi fisik prasarana MCK+ yang terbangun.STUDI PEMANFAATAN PROGRAM SANITASI OLEH MASYARAKAT (SANIMAS) DI KOTA BANJARMASIN Muhammad Syahirul Alima1. COD dan TSS adalah 45.17%.*) dan Erika Agustinib2) 2 Dosen Teknik Lingkungan Universitas Lambung Mangkurat Alumnus Teknik Lingkungan Universitas Lambung Mangkurat *alimms@grad. dan SANIMAS . MCK+.3 m3/bulan. Hasil penelitian mengenai efektivitas pemanfaatan dari total seluruh MCK+ di kota Banjarmasin sebanyak 15 unit MCK+ yang terbangun dari tahun 2007 sampai tahun 2011 adalah cuma 47% atau hanya 7 (tujuh) unit MCK+ yang termanfaatkan. 25. sampling kualitas parameter effluen IPAL dan perhitungan debit limbah yang dihasilkan.24% sedangkan rata-rata debit limbah yang dihasilkan adalah 50. Hasil penelitian ini mengidentifikasikan program SANIMAS yang dilaksanakan sejak tahun 2007 belum mampu mereduksi beban pencemar organik yang masuk ke badan air di kota Banjarmasin. IPAL ABR.id ABSTRAK 1 Salah satu upaya pemerintah kota Banjarmasin untuk mengatasi masalah pencemaran sungai adalah membangun sarana dan prasarana MCK+ beserta pengolahan air limbahnya yang terletak di bantaran sungai melalui program Sanitasi oleh Masyarakat (SANIMAS) dimana pengolahan limbahnya menggunakan Teknologi Anaerobik Baffle Reactor (ABR). efisiensi pengolahan rata-rata terhadap semua IPAL ABR untuk parameter BOD5. dan 68.ac.

The identification phase produced Pesudomonas putida AK.kurniawan@gmail. isolasi. Tahap isolasi menghasilkan 6 isolat bakteri koloni tunggal yang berpotensi sebagai pendegradasi crude oil. ABSTRACT In minister of decree (Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. identification.A (4 isolates) and Pseudomonas diminuta AK.id. petrofilic bacteria.B (2 isolat). Both of these isolates will be used to determine biodegradation kinetics of both in a single colony or a mixed culture. allen. berbentuk batang dan dapat mendegradasi polutan terutama hidrokarbon aromatik. Tahap identifikasi menghasilkan isolat indigenus bakteri Pseudomonas putida AK.128/2003) mentioned that the final requirement of the recovery contaminated land by Total Petroleum Hydrocarbon (TPH) through the bioremediation is less than 1%. persyaratan akhir untuk memulihkan lahan tercemar Total Petroleum Hidrokarbon (TPH) melalui bioremediasi adalah kurang dari 1%. bersifat aerobik. The isolation and identification of petrofilic bacteria is the beginning phase of this research and will be continued by determination of biodegradation kinetic parameters and examine the biodegradation process at landfarming reactor on a laboratory scale. efek ini akan membawa permasalahan baru bagi lingkungan. residu total petroleum hidrokarbon. The TPH residues resulted from bioremediation are difficult to degrade naturally and requires a treatment process in long term. and can degrade the pollutants especially aromatic hydrocarbons. isolation. Dengan demikian. The isolation phase produced 6 single colonies of bacteria isolates that potentially degrading crude oil with clear zones characteristics around the colonies. These bacteria are gram-negative bacteria.ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI PETROFILIK DARI KONSENTRASI RESIDU TOTAL PETROLEUM HIDROKARBON (TPH) DI BAWAH 1% (W/W) HASIL PROSES BIOREMEDIASI THE ISOLATION AND IDENTIFICATION OF PETROFILIC BACTERIA FROM TOTAL PETROLEUM HYDROCARBONS (TPH) RESIDUES UNDER 1% (W/W) OF BIOREMEDIATION PROCESS RESULTS Allen Kurniawan1.ac. Kedua isolat ini akan digunakan untuk menentukan kinetika biodegradasi baik dalam koloni tunggal ataupun kultur tercampur. Kata kunci: bakteri petrofilik. Bogor. Bakteri ini merupakan bakteri gram negatif. Isolasi bakteri menggunakan media Solution Base Salt (SBS) yang diperkaya ekstrak ragi dan crude oil. dengan ciri dihasilkannya zona bening di sekitar koloni.128/2003 tentang Tata Cara dan Persyaratan Teknis Pengolahan Limbah Minyak Bumi dan Tanah Terkontaminasi Oleh Minyak Bumi Secara Biologis. total petroleum hydrocarbon residues.A (4 isolat) dan Pseudomonas diminuta AK. 16680. *) Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan. Keywords: bioremediation. Thus. Indonesia * allenkurniawan@ipb. Isolasi dan identifikasi bakteri petrofilik merupakan awal dari rangkaian penelitian yang akan dilanjutkan dengan tahap penentuan parameter kinetika biodegradasi dan uji biodegradasi pada reaktor landfarming skala laboratorium. sedangkan kuantitas hasil pengolahan terus mengalami peningkatan. identifikasi. . Institut Pertanian Bogor Kampus IPB Dramaga. while the treatment process output quantity is increasing. bioremediasi. Tujuan penelitian ini menemukan isolat bakteri yang memiliki afinitas tinggi terhadap substrat yang diberikan. The purpose of this research is finding the bacteria isolates that have high affinity towards the given substrates. rodshaped. aerobic. Residu TPH hasil bioremediasi sulit didegradasi secara alamiah dan membutuhkan jangka waktu yang panjang. The bacteria isolation media was using Solution Base Salt (SBS) which enriched with yeast extract and crude oil.B (2 isolates).com ABSTRAK Dalam Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. these effects will bring new problems for environment.

diantaranya adalah penggunaan bulking agent sebagai bahan tambahan untuk meningkatkan porositas tanah dan laju biodegradasi kontaminan. Keywords: biodegradation. one of them is utilizing bulking agent as additive to increase the soil porosity and the contaminant biodegradation rate. The exogenous microorganisms that used on this study were Bacillus sp. Lahan terkontaminasi dibuat dengan memasukkan sekitar 10% minyak pelumas.com ABSTRAK Bioremediasi merupakan proses pemulihan lahan tercemar dengan memanfaatkan aktivitas mikroorganisme..12% respectively. The contaminated land was made by putting about 10% of lubricating oil. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektivitas terbaik antara bulking agent serabut buah bintaro dan sekam padi dalam menyisihkan Total Petroleum Hidrokarbon (TPH) pada proses bioremediasi. Sehingga penggunaan sekam padi sebagai bulking agent lebih efektif dibandingkan serabut buah bintaro dalam membantu biodegradasi pada proses bioremediasi. Institut Pertanian Bogor Kampus IPB Dramaga.5% and 56.8% pupuk NPK dan 1% urea. total petroleum hidrokarbon. Indonesia allenkurniawan@ipb.12%. 1% of bulking agent. bulking agent. Mikroorganisme eksogenous yang digunakan adalah bakteri Bacillus sp. 1% bulking agent. The efficiency of TPH concentrations for two months using bintaro fibers and rice husk were 49.8% of NPK fertilizer. . The purpose of this study to examine the best effectiveness of Total Petroleum Hydrocarbons (TPH) removal between utilization of bintaro fibers and rice husk bulking agent in remediation process. Kata kunci: biodegradasi. allen.5%. 0. 1% of the bacteria Bacillus sp. Reaktor yang digunakan berupa reaktor sederhana tipe landfarming yang dijaga kelembabannya dengan penambahan air dua kali seminggu.id. Thus. which is the simple reactor. The humidity on this reactor maintained by added some water for twice a week. the use of rice husk as bulking agent is more effective than bintaro fibers in biodegradation of bioremediation process. Efisiensi konsentrasi TPH selama dua bulan dengan menggunakan serabut buah bintaro sebesar 49. sedangkan sekam padi sebesar 56.ac. total petroleum hydrocarbons. 1% bakteri Bacillus sp.5-0. Various technologies have been developed to obtain the optimal result.SIMULASI PROSES BIOREMEDIASI PADA LAHAN TERKONTAMINASI TOTAL PETROLEUM HIDROKARBON (TPH) MENGGUNAKAN SERABUT BUAH BINTARO DAN SEKAM PADI THE SIMULATION OF BIOREMEDIATION PROCESS ON TOTAL PETROLEUM HYDROCARBONS (TPH)-CONTAMINATED LAND USING BINTARO FIBERS AND RICE HUSK Allen Kurniawan Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan. The reactor that used on this study was landfarming type. Bogor. 16680. bioremediation. Berbagai teknologi telah dikembangkan untuk memperoleh hasil yang optimal.kurniawan@gmail. bulking agent. ABSTRACT Bioremediation is a recovery process for the contaminated land by utilizing the activities of microorganisms. bioremediasi.5-0. 0. and 1% of urea fertilizer.

Gas polutan yang dicakup meliputi sulfur dioksida (SO2). Data pendukung berupa arah dan kecepatan angin berasal dari Stasiun Klimatologi terdekat dengan lokasi kegiatan. Generation estimation was based on recycling capacity of aluminium scrap in the order of 700 ton/year. kegiatan daur ulang limbah aluminium juga menghasilkan limbah lain dalam bentuk gas-gas polutan. gas polutan. Keywords: aluminium scrap. Dilain pihak. On the other hand. The objectives of the research were to estimate the amount of the generated waste gases resulted from aluminium scrap recycling and to study the dispersion of the emitted waste gases in the ambient air surrounding the recycling activity by using the Gaussian dispersion simulation model. emisi emisi gas SO2 sebesar 2857 µg/s.co. 41/1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara pada radius yang sangat dekat dengan sumbernya Kata kunci: daur ulang. karbon mono-oksida (CO). production estimation. nitrogen oxide (NO2) and particulate matter (PM10). Teknik Sipil dan Lingkungan IPB Kampus IPB Darmaga.ESTIMASI PRODUKSI DAN DISPERSI GAS POLUTAN DARI KEGIATAN DAUR ULANG LIMBAH ALUMINIUM GENERATION ESTIMATION AND THE DISPERSION OF POLLUTANT GASES FROM ALUMINIUM SCRAP RECYCLING Arief Sabdo Yuwono1. emisi gas NO2 sebesar 10. aluminium scrap recycling is also an activity generating wastes such as waste gases. Estimasi produksi dilakukan dengan berdasarkan pada kapasitas olah limbah luminium sebesar 700 ton/tahun. NO2 gas 10. Hasil simulasi dispersi polutan gas mengindikasikan bahwa semua gas polutan yang ditinjau mencapai baku mutu udara ambien nasional sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. recycle . Supporting data of wind speed and direction was compiled from the nearest climatology station. Simulation showed that all of dispersed waste gases in the ambient air complied with the national standard according to Government Regulation No 41/1999 pertaining on Air Pollution Control. *) Dept. mengurangi penambangan bauksit baru dan memurnikan kembali limbah aluminium dari kondisi awal yang tercampur benda asing.551 µg/s. dispersion. carbon monoxide (CO). estimasi produksi. dustfall as well as particulate matter. dispersi. limbah aluminiu ABSTRACT Aluminium scrap recycling is an important link to fulfil the aluminium stock in the market. PO Box 220 Bogor 16002 INDONESIA * arief_sabdo_yuwono@yahoo. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat estimasi jumlah produksi gas polutan yang dihasilkan dari kegiatan daur ulang limbah aluminium dan memperkirakan dispersinya dalam udara ambien di sekitar lokasi daur ulang menggunakan model dispersi Gauss. dan emisi gas CO sebesar 2777 µg/s. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada tingkat produksi tersebut akan dihasilkan limbah kerak sebesar 177 kg/hari. to reduce the new bauxite mining and to purify the contaminated aluminium scrap. The waste gases under concern consist of sulphur dioxide (SO2). nitrogen oksida (NO2) dan partikulat (PM10).id ABSTRAK Kegiatan daur ulang limbah aluminium merupakan salah satu mata rantai penting yang berperan memasok ketersediaan logam aluminium. and CO gas 2777 µg/s. SO2 gas 2857 µg/s. Result of the analysis indicated that at this recycling capacity the generated slag is 177 kg/day.551 µg/s. debu dan partikulat. pollutant gas.

The study was aimed to assess the effect of aeration on the the performance of bioreactor alga for the treatment of Morokrembangan Boezem water. The high content of nutrients (N and P) in boezem water has led to very rapid growth of algae (algal blooming) in some boezem zone. Alga.Penelitian dilakukan dalam skala laboratorium menggunakan variasi konsentrasi COD awal limbah sebesar 50 mg/L.EFEK AERASI TERHADAP DOMINASI MIKROBA DALAM SISTEM HIGH RATE ALGAE POND (HRAP) UNTUK PENGOLAHAN AIR BOEZEM MOROKREMBANGAN AERATION EFFECT ON THE DOMINANCE OF MIKROBES IN THE HIGH RATE ALGAE POND (HRAP) SYSTEM FOR THE TREATMENT OF BOEZEM MOROKREMBANGAN WATER Bellinda Ira Anggraeni1. Hal ini diperkirakan akan menurunkan kemampuan bakteri aerobik untuk menurunkan kandungan COD dalam air Boezem. 100 mg/L. Kata kunci : Boezem. Institut Teknologi Sepuluh Nopember 2) Program S3 Jurusan Teknik Lingkungan. better then using aeration continuously for 24 hours has caused the pH value of water to decrease and consequently reduced the performance of algae bioreactor in the COD removal. Algae. Penelitian menunjukkan bahwa aerasi selama 12 jam pada malam hari memiliki pengurangan bahan organik sebagai COD lebih baik.COD. The high content of algae in the boezem water has caused disolved oxygen decreased dramatically at night. Tingginya kandungan alga dalam air Boezem menyebabkan kandungan Oksigen Terlarut menurun drastis pada malam hari. 150 mg/L. Institut Teknologi Sepuluh Nopember 3) Jurusan Teknik Lingkungan. While the variation aerations were 12 hours during night and 24 hour continuously. 100 mg/L dan 150 mg/L. Aeration. . This is thought to decrease the ability of aerobic bacteria to reduce the COD in boezem water. Institut Teknologi Sepuluh Nopember Kampus ITS Sukolilo. Key words: Boezem. Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh aerasi pada kinerja bioreactor algae untuk pengolahan air Boezem Morokrembangan. Surabaya 60111 ABSTRAK Boezem Morokrembangan memiliki fungsi ganda sebagai penampungan air hujan sekaligus menerima air limbah domestik dari area pelayanannya. Dan variasi 12 jam pada malam hari dan 24 jam secara kontinyu. Research shows that the aeration for 12 hours at night has removed organic mater as COD. The study was conducted in laboratory scale using a concentration variation of the initial wastewater COD of 50 mg/L. Tingginya kandungan nutrien (N dan P) pada air Boezem telah mendorong terjadinya pertumbuhan alga yang sangat cepat (alga bloom) pada sebagaian zona Boezem. Aerasi. one as a drainage water reservoir and as domestic wastewater containment from its catchment area. COD. . Aerasi terus menerus selama 24 jam telah menyebabkan nilai pH air meningkat dan memperlambat kinerja sistim boireaktor alga untuk menurunkan kandungan zat organik sebagai COD.Joni Hermana3 1)Program S1Jurusan Teknik Lingkungan. ABSTRACT Boezem Morokrembangan has a double function. Agus Slamet2.

COD . 63. 55%. sedangkan hasil pengukuran outlet IPAL dengan niali pengukuran Ph. 20%. 30%. NH3N.BOD. Hasil penilaian efektifitas pembakaran sampah medis dari 5 kali pengukuran dengan nilai.0 dengan semua parameter di bawah baku mutu air limbah. 31. 63.13 Mg/L. 42%. while the WWTP outlet measurement results with measurements niali pH. Email : blego_kesling@yahoo. 0.EFEKTIFITAS PEMBAKARAN SAMPAH MEDIS DAN KUALITAS PENURUNAN AIR LIMBAH INSTALASI PENGOLAHAN LIMBAH CAIR RUMAH SAKIT ISLAM (RSI) SAMARINDA EFFECTIVENESSOF MEDICAL WASTE COMBUSTION ANDREDUCTION OF WASTE WATER QUALITY LIQUID WASTETREATMENT PLANT HOSPITAL ISLAM (RSI) SAMARINDA Blego Sedionoto1.50 Mg/Lt. or it can become a place of disease transmission as well as the possibility of environmental pollution and health problems processing of medical waste and sewage treatment has an important role in efforts nosocomial infections control in the Islamic Hospital Samarinda (RSI). Required the addition of up to 1200 0C temperature incineratorto decrease the volume of ash residual domestic waste and maximize gas concentration clor and replace blower who has broken with a new one so that the reduction of ammonia and the addition of oxygen to the waste water can take place more efficiently and effectively.50 Mg/L. Total Coli. atau dapat menjadi tempat penularan penyakit serta memungkinkan terjadinya pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan.01 Mg/Lt. the hospital as a health service facility. TSS . bahwa rumah sakit sebagai sarana pelayanan kesehatan. 0. and 50% with an average valueof 39.20%.68. Penelitian ini ingin melihat efektifitas pembakaran sampah medis pada insinerator RSI dan optimalisasi penurunan parameter kimiawi dan biologis air limbah hasil pengolahan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) RSI Samarinda. 7.0 dan E Coli . WWTP. Total Coli. We assess the effectiveness of medical waste in incinerators burning RSI and optimization of chemical and biological parameters decreasein waste water treatment out come wastewater treatmentplant RSI Samarinda. The results of the effectiveness assessment of medical waste incineration than 5 times the measurement with a value. Medical Waste . BOD. NH3N .IPAL. 0and E coli. Keywords: Effectiveness. TSS: 48 mg/ L. 42%. 48 Mg/Lt . Kata kunci : Efektifitas. 0 with all the parameters under the quality standard wastewater.68.5%.Pengolahan sampah medis dan pengolahan limbah mempunyai peranan penting dalam upaya pengemdalian infeksi nosokomial di Rumah sakit Islam Samarinda (RSI). COD.081350016616. a gathering place for the sick and healthy people. 7. Diperlukan penambahan suhu insenerator hingga 1200 0C untuk mengecilkan volume abu sisa sampah domestik dan memaksimumkan konsentrasi gas clor dan mengganti blower yang telah rusak dengan yang baru sehingga pengurangan amoniak dan penambahan oksigen pada air limbah dapat berlangsung lebih efisien dan efektif. tempat berkumpulnya orang sakit maupun orang sehat. 31. Pengolahan Sampah Medis ABSTRACT As stated in Kepmenkes Number 1024/Menkes/SK/X/2004 of Environmental Health Hospital.com ABSTRAK Sebagaimana tercantum dalam Kepmenkes Nomor 1024/Menkes/SK/X/2004 tentang Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit. 30%. 55% dan 50% dengan nilai rata rata 39.01 Mg/L. *) Bagian Kesehatan Lingkungan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Mulawarman Jalan Sambeliung Gd Baru FKM UNMUL Kampus Gunung Kelua Samarinda Kalimantan Timur 75123 HP .5%.13 Mg/Lt.

Fahmi Arifan Jurusan Teknik Kimia PSD III Teknik.com ABSTRAK Pestisida merupakan salah satu komoditas yang dibutuhkan petani Desa Kembang Sari Ampel Kabupaten Semarang. Pembuatan pestisida nabati sangatlah tepat diterapkan didaerah tersebut Tujuan Kegiatan memanfaatkan sumber-sumber tanaman yang ada dilingkungannya untuk dijadikan pestisida nabati . Prof Sudarto SH. UNDIP Semarang Jl. tobacco leaf and biopestcide which produced can used for desinfect chilli plants Key words :biopesticide. Margaretha Tuti Susanti.com. Semarang residence.menggunakan bahan yang mudah didapat seperti daun sirsat. At this reason biopesticide production very exact to applied at this place As purpose of Ipteks program :to use of organic raw material at the place for produce to biopesticide and to motivate the farmer for organic plant activity not use chemical pesticide. Sebagai hasilnya Petani desa Kembangsari dapat membuat pestisida nabati dengan .Pelatihan Pembuatan Pestisida Nabati Serta Aplikasinya Dalam Upaya Mendukung Dan Menumbuhkan Pertanian Organik Yang Ramah Lingkungan Deddy Kurniawan Wikanta. Semarang 50239 *Email : fahmiarifan@yahoo. sehingga sering terjadi keluhan tidak sebanding dengan hasil panen yang mereka peroleh. Harga pestisida sering dirasakan cukup mahal. dwikanta@gmail. As result of this program :the farmer at Kembangsari village can produce biopestcide from raw material at this place as soursoup leaf. tanpa pemakaian pestisida kimia. pestisida nabati ABSTRACT Biopesticide are someone comodity to need by farmer at Kembang Sari Ampel Village. pestisida nabati yang dibuat dapat digunakan untuk memberantas hama tananman cabai Kata kunci : hama tanaman cabe. desinfect chilli plant . daun tembakau. Price of pesticide not proportion with harvest product. mendorong petani untuk melakukan pertanian organik. Pedalangan Tembalang.

This reasearch was conducted by reviewing the technical aspects. including the provision of residential wastewater management facilities. Penelitian ini dilakukan dengan mengkaji aspek teknis. Government should seek public awareness on the importance of residential wastewater management through socialization. Penelitian ini bertujuan menganalisis sistem penyediaan prasarana air limbah permukiman di Kecamatan Woha Kabupaten Bima. For that. This study aims analyzing the systems wastewater infrastructure in the District Woha Bima. Pemerintah harus mengupayakan penyadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan air limbah permukiman melalui sosialisasi. In urban development can not be separated from the provision of city utilities.012 unit). WASTEWATER MANAGEMENT STRATEGIES SETTLEMENT IN SUB DISTRICT WOHA BIMA ABSTRACT Woha Subdistrict is one of the districts in Bima Regency defined as the Capital District Government Center Bima. kelembagaan dan peran serta masyarakat. dan Alia Damayanti2) Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Kampus ITS Sukolilo. which currently lack adequate condition. kampanye sanitasi lingkungan dan peningkatan partisipasi masyarakat. communal (125 unit) and public toilets (104 unit) until 2015. program dan kegiatan pengelolaan air limbah permukiman.co. institutional and community participation. Kata kunci: air limbah permukiman. Indonesia email: lia@its. Untuk mewujudkannya.ac. Untuk memenuhi target pelayanan. environmental sanitation campaigns and increase community participation. pengelolaan.id. 60115. management. . The results are used to develop strategies for the management of residential wastewater infrastructure. Hasilnya digunakan untuk menyusun strategi pengelolaan air limbah permukiman. strategi. Key words: wastewater settlements.id ABSTRAK Kecamatan Woha merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Bima yang ditetapkan sebagai Pusat Pemerintahan Ibukota Kabupaten Bima. programs and residential wastewater management activities.012 unit). strategy.STRATEGI PENGELOLAAN AIR LIMBAH PERMUKIMAN DI KECAMATAN WOHA KABUPATEN BIMA Desi Farida1. the need from is build a decent septictank from community are individual septictank (1. The results obtained in the form of strategies. desifarida28@yahoo. yang saat ini kondisinya kurang memadai.*). komunal (125 unit) dan MCK (104 unit). upaya penanganan yang perlu dilakukan adalah membangun septictank yang layak bagi masyarakat yaitu septictank individu (1. Also created a good understanding of the facilities built that ultimately created a clean environment and healthy is needed. Hasilnya berupa strategi. To meet the service target. hingga tahun 2015. Surabaya. Dalam pengembangan kota tidak lepas dari penyediaan utilitas kota termasuk penyediaan fasilitas pengelolaan air limbah permukiman. Agar tercipta pemahaman yang baik terhadap fasilitas terbangun dan lingkungan yang bersih dan sehat.

Tipe 3: cocok sebagai bahan dasar lapisan sub base. Type 1: suitable as a base layer of sub-grade. Imam Bardjo. Tipe 4: cocok sebagai bahan dasar lapisan sub base.com ABSTRAK Kandungan silika yang cukup tinggi memungkinkan abu batubara memenuhi kriteria sebagai bahan yang memiliki sifat semen (pozzolan). tailing. Berdasarkan pengujian TCLP untuk semua variasi campuran semua parameter yang diuji memenuhi standar baku mutu lingkungan. kapur atau lainnya untuk kemudian dijadikan bahan bangunan. The method of testing consisted of testing the characteristics of coal ash. uji kompaksi. Based on the TCLP test for all variations of a mixture of all the parameters tested meet the standards of environmental quality standards. Tujuan penelitian ini yaitu untuk merubah abu batubara menjadi senyawa ”monolit” dan stabil adalah dengan mencampurkannya dengan bahan pengikat (cement) dan dengan ditambah bahan pengisi seperti pasir. konstruksi jalan. 5. Tipe 1: cocok sebagai bahan dasar lapisan sub grade. 50241 . Indonesia * hendrikus_budyanto@yahoo. SH. california bearing ratio test and toxicity characteristic leaching procedure (TCLP).PEMANFAATAN ABU BATUBARA (COAL ASH) DAN PASIR SISA TAMBANG (TAILING) SEBAGAI BAHAN KONSTRUKSI JALAN COAL ASH AND TAILING UTILIZATION AS ROAD CONSTRUCTION MATERIAL Hendrikus Budyanto1. lime or other to then be used as building materials.07 which gives the value of qu already greater than the maximum value of the land. The purpose of this study is to transform coal ash into a compound "monolith" and stable is by mixing with a binder (cement) and with added fillers such as sand. proctor test. TCLP. uji kuat tekan bebas. coal ash. Tipe Fly Ash : Semen = 1 : 0. proctor test. *) dan Arif Susanto1) Program Pascasarjana Universitas Diponegoro – Program Studi Ilmu Lingkungan Jl. uji kompaksi. Type 2: suitable as base material sub-base layer. compressive strength tests. Semarang. Type of Fly Ash: Cement = 1: 0. uji kuat tekan. road construction. ABSTRACT The content of silica is high enough to meet the criteria allowing coal ash as a material having properties of cement (pozzolan). TCLP. uji california bearing ratio dan uji metal toxicity characteristic leaching procedure (TCLP). Keywords: california bearing ratio test. Metode pengujian terdiri atas uji karakteristik abu batubara. pasir sisa tambang. Kata kunci: abu batubara. Tipe 2: cocok sebagai bahan dasar lapisan sub base. compressive strength test. No. Type 4: suitable as base material sub-base layer. Type 3: suitable as base material subbase layer.07 yang memberikan nilai qu yang sudah lebih besar dari nilai maksimum dari tanah. uji CBR. .

yaitu adanya potensi pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh limbah yang dihasilkan. nasi. there is potency of environment polution which is caused by resulted waste. dapur. preventif. The result of non medical waste are papper. Sampah non medis yang dihasilkan berupa kertas.com ABSTRAK Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) merupakan fasilitas kesehatan masyarakat yang berperan dalam penyediakan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat. used needle. plastik. The management of liquid waste from toilet. and tooth poly were accommodated at penetrating scuttle. kapas bekas. mudah dikosongkan atau mudah diangkut. Namun tempat sampah yang dimiliki puskesmas X tidak dilapisi kantong plastik. non medical waste. limbah medis. Indonesia choifaza@yahoo. sayuran. tidak menimbulkan bising serta tahan terhadap benda tajam dan runcing. Keywords : Management. PHC has positive role in realizing public health degree optimalyin its work area by promotive. used cotton. namun tidak membedakan limbah medis berdasarkan jenisnya. daun-daunan. botol infuse. jarum bekas. medical waste. but medical waste has not separated based on its type. Namun. puskesmas ABSTRACT Public Health Center (PHC) is the facility of public health which have role in preparing basic health services for society. Kata kunci : pengelolaan. grass. wastafel. infusion needle. infusion bottle. ampul. kode pos 68121. plastic. dan poli gigi ditampung dalam bak resapan. vegetables and rice. jarum infuse. Kalimantan I/93 Jember. cair. and proof of sharp and spiky object. Puskesmas mempunyai peran positif dalam mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal di wilayah kerjanya melalui upaya promotif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah yang dihasilkan oleh puskesmas X adalah limbah medis dan limbah Non medis.GAMBARAN PENGELOLAAN LIMBAH PUSKESMAS X DI KABUPATEN JEMBER (THE DESCRIPTION OF WASTE MANAGEMENT OF PUBLIC HEALTH CENTRE X IN JEMBER REGENCY) Khoiron Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember Jl. The objective of this research is describing waste management which is resulted by PHC activity. dan obat-obatan. those are solid. Limbah medis yang dihasilkan berupa spet bekas. berwujud padat. In another hand. kitchen. ampoule and medicine. The dustbin spot is not rowed by plastic sac . Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengelolaan limbah yang dihasilkan dari kegiatan Puskesmas. PHC . puskesmas juga dapat berdampak negatif. Limbah medis dikumpulkan pada tempat sampah dengan bahan tempat sampah tahan karat. washbasin. PHC has separated between medical and non medical waste. This research showed that PHC of X produced medical and non medical waste. PHC has negatif impact. liquid and gas.The result of medical waste are used injection.limbah nonmedis. non noisy. dan gas. dan kuratif. Puskemas telah memisahkan limbah medis dan non medis. preventive and curative efforts. Medical waste are collected at rust proof of dustbin spot. Sedangkan pengolahan limbah cair dari kamar mandi. be carried easily.

N. N. Nugraheni1) Jurusan Teknik Kimia PSD III Teknik. PHA can be completely degrade and has similar properties with conventional plastic. the highest average PHA content was got at the run when filling step is in six hours anaerob with aerob breaking time. *) dan F. to study optimum condition of producing PHA. PHA ABSTRACT One effort to solve a problem exerted in plastic waste is making a degradable plastic material. bioplastic. The kind of plastic created is Polyhidroksialkanoat (PHA). The results shows that at running with time ratio of aerob:anaerob was 6:3 hours and a same duration of feeding. mengkaji kondisi operasi optimum pembentukan PHA. S). limbah. Shortening feeding time yields the highest average PHA content of 0. Pemendekan waktu pengumpanan menghasilkan kandungan PHA rata-rata tertinggi yaitu 0. H. Pedalangan Tembalang. O. H. Jenis plastik yang terbentuk dalam proses ini adalah Polihidroksialkanoat (PHA). Tujuan penelitian adalah mempelajari pengaruh waktu tahapan dalam satu siklus sequencing batch reactor (SBR). Kata Kunci: bioplastik.e.16 g/gsel. The objectives of this research are to study the effect of batch time in one cycle of sequencing batch reactor (SBR). Percobaan utama dilakukan dalam waktu kurang lebih selama 12 jam dengan menggunakan variabel waktu pengisian dan lama ratio proses aerob dan anaerobik. to compare between short and ordinary cycle in SBR system to PHA accumulation and kind of PHA. membandingkan antara siklus pendek dan siklus biasa dalam sistem SBR terhadap akumulasi PHA dan jenis PHA yang diperoleh.com ABSTRAK Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah yang ditimbulkan oleh sampah plastik adalah dengan membuat material plastik yang dapat didegradasi. Key Words: activated sludge. The constant conditions were ambient temperature and neutral pH (at the begining). PHA. Kondisikondisi yang diusahakan tetap adalah temperatur kamar dan pH netral (pada awal operasi). waste . UNDIP Semarang Jl. antara lain dengan memanfaatkan limbah cair industri pangan berbahan baku tepung terigu yang memiliki kandungan zat-zat organik (C. O. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tempuhan dengan variasi waktu aerob:anaerob 6:3 jam dan panjang waktu pengumpanan sama. S). Prof Sudarto SH. Mohamad Endy Yulianto1.S.BIOKONVERSI LIMBAH CAIR INDUSTRI PANGAN MENJADI PLASTIK BIODEGRADABLE (POLIHIDROKSIALKANOAT) DENGAN MENGGUNAKAN LUMPUR AKTIF BIOCONVERSION OF FOOD INDUSTRIAL WASTEWATER INTO BIODEGRADABLE PLASTIC (POLIHIDROKSIALKANOAT) USING ACTIVATED SLUDGE Laila Faizah Achmad1). The first experiment was done in time of less than 12 hours by using filling time variable and ratio of duration of aerob and anaerob process. PHA dapat terdegradasi sempurna dan memiliki sifat yang mirip dengan kelebihan yang dimiliki oleh plastik konvensional. i. Semarang 50239 * 1) endy_y@yahoo.16 g/gsel. lumpr aktif. kandungan PHA rata-rata tertinggi diperoleh pada percobaan dengan 6 jam waktu anaerob selama tahap pengisian (filling) dengan diselingi waktu aerob. by processing wheat-based food industry liquid waste which contain organic matters (C.

Impatiens balsamina dan Mirabilis jalapa mampu mereduksi pencemar yang dihasilkan minyak bumi (konsentrasi 10. Bioremediation can be done using microorganisms or plants (phytoremediation) both insitu or exsitu. Whereas Rhizophora mangle was able to reduce petroleum contaminants up to 87% oil within 90 days. etylene.000 mg/kg concentration up to 55. Metode yang efisien dan ramah lingkungan untuk menangani pencemaran minyak bumi dapat dilakukan dengan bioremediasi. toluen. FTSP-ITS Kampus ITS Sukolilo. Combined bioaugmentation and biostimulation provided the best results in reducing petroleum contaminant up to 81. and xylene (BTEX) compounds up to 80% within 21 days.9% dalam 141 hari. phytodegradation. While in the phytoremediation process involved phytostabilization.id ABSTRAK Senyawa penyusun minyak bumi bersifat toksik sehingga dapat menyebabkan pencemaran pada tanah dan air tanah. Canna sp. Canna sp.20% respectively within 4 months. Impatiens balsamina and Mirabilis Jalapa were able to reduce petroleum contaminants of 10. .co.20% dalam 4 bulan. An efficient and environmentally friendly method to overcome petroleum pollution can be done with bioremediation. biostimulation. mampu mereduksi senyawa benzene. ABSTRACT Petroleum constituent compounds are toxic so that it can cause pollution in soil and groundwater.9% within 141 days. The purpose of this review is to compare the various technologies for oil spill bioremediation in soils based on previous studies. Kata kunci: bioremediasi. dan xylene (BTEX) hingga 80% dalam 21 hari.50% dan 63. dan fitovolatilisasi. etylene. had the ability to reduce benzene. Kemampuan mikroorganisme dan tanaman dalam mereduksi kontaminan dipengaruhi oleh enzim tertentu. bioaugmentasi dan komposting merupakan metode yang dapat digunakan dalam remediasi tumpahan minyak bumi. bioaugmentation and composting were methods that can be used in oil spill remediation. rhizodegradasi. and phytovolatilization. toluene.000 mg/kg) masing-masing sebesar 55. phytoremediation. biostimulasi. Tujuan dari kajian ini adalah untuk membandingkan jenis-jenis teknologi bioremediasi dalam mengatasi tumpahan minyak bumi di tanah berdasarkan penelitian terdahulu. *) dan Yulinah Trihadiningrum1) Jurusan Teknik Lingkungan. fitodegradasi. Gabungan antara biostimulasi dan bioaugmentasi memberikan hasil terbaik dalam mereduksi kontaminan minyak bumi hingga 81. Bioremediasi dapat dilakukan dengan menggunakan mikroorganisme atau tanaman (fitoremediasi) baik secara insitu maupun eksitu.KAJIAN TEKNOLOGI BIOREMEDIASI TUMPAHAN MINYAK BUMI BIOREMEDIATION TECHNOLOGY FOR OIL SPILL: A REVIEW Laily Noer Hamidah1. Intrinsic bioremediation. Bioremediasi intrinsik. Surabaya 60111 * enha_el@yahoo. petroleum. The ability of microorganisms and plants in reducing contaminants was influenced by particular enzymes. Sedangkan Rhizophora mangle mampu mereduksi kontaminan minyak bumi hingga 87% dalam 90 hari. fitoremediasi. minyak bumi. Keywords: bioremediation. rhyzodegradation.50% and 63. Sedangkan dalam proses fitoremediasi melibatkan fitostabilisasi.

tropopause. Key words : : temperature. Pada lapisan troposfer bawah sampai troposfer atas terjadi perubahan temperatur rata-rata (lapse rate) sebesar 6. *) Balai Pengamatan Dirgantara LAPAN Watukosek Jln.id ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil temperatur vertikal pada lapisan troposfer dan stratosfer diatas Watukosek selama tahun 2010 . Temperatur pada tropopause rata-rata berkisar antara -78. perubahan temperatur pada lapisan ini dapat ditunjukkan dengan persamaan pendekatan linier Y= 354. 4 Gempol – Pasuruan 67155.8 X + 4899. vaisala RSII-80.752 C ⁰ / km.PROFIL TEMPERATUR VERTIKAL PADA LAPISAN TROPOSFER DAN STRATOSFER DARI DATA WATUKOSEK TAHUN 2010 Lalu Husnan Wijaya1.5 ⁰C dengan ketinggian antara 16220 meter sampai 18670 meter .081703177265 * lalu_wako@yahoo. a change in temperature in this layer can be represented by linear approaches equation Y = -145. a change in temperature in this layer can be represented by linear approaches equation Y = 354.co.651⁰C/km. tropopause. vertikal ABSTRACT This research seeks to know the vertical temperature profile in the troposphere and the stratosphere above Watukosek during 2010.5 ⁰C sampai dengan -88. The method used was by way of direct observation of the Aerospace Observation Center LAPAN Watukosek (7 ⁰ 57” latitude. Radiosonde Vaisala RSII-80 dilengkapi dengan sensor temperatur. pressure and humidity where the data of observations of each altitude sent using radio frequency 403 MHz. vaisala RSII-80.2X + 44782 . 112 ⁰ longitude) to fly a radiosonde payload VAISALA RSII-80 as much as 11 times using meteorology balloon type totex 1200 gram.651 ⁰ C / km.5 ⁰ C with a height of 16220 meters to 18670 meters . tekanan dan kelembaban udara dimana data hasil pengamatan setiap ketinggian dikirimkan dengan menggunakan frekuensi radio 403 MHz .752C⁰/km.Tlp. 112⁰ BT) dengan menerbangkan payload radiosonde Vaisala RSII-80 sebanyak 11 kali menggunakan wahana balon meteo totex 1200 gram. In the lower troposphere to upper troposphere changes in average temperature (lapse rate) of -6. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap terjadi perubahan ketinggian maka akan diikuti perubahan temperatur. Pada lapisan tropopause terjadi proses isothermal dan mulai lapisan stratosfer bawah sampai stratopause terjadi perubahan temperatur rata-rata (inversi) sebesar +2. vertical . VAISALA RSII-80 equipped with temperature sensors. perubahan temperatur pada lapisan ini dapat ditunjukkan dengan persamaan pendekatan linier Y= -145. Raya Watukosek Po Box. Metode yang digunakan adalah dengan cara melakukan observasi langsung dari Balai Pengamatan Dirgantara LAPAN Watukosek (7⁰57”LS.8X + 4899 . The results showed that any changes in altitude it will be followed by changes in temperature. Tropopause temperatures on average range between -78. Kata kunci : temperatur.2 X + 44782.5 ⁰ C to -88. In the isothermal process occurs tropopause layer and begin to layer lower stratosphere until the stratopause temperature changes occur on average (inversion) of +2.

The most effective alternative solution to reduce carbon emission is by using natural gas. coal or by using suplly from power plant. Analisa dan pembahasan tentang nilai emisi karbon menggunakan metode ACM0002 dan solusi alternatif penurunannya. The analysis and discussion about carbon emission rate are using ACM0002 method and the altenative solution to reduce it.KAJIAN EMISI KARBON PADA INDUSTRI AIR MINUM DALAM KEMASAN STUDY OF CARBON EMISSION AT BOTTLED WATER INDUSTRY Maritha Nilam Kusuma dan Joni Hermana Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember maritha_kusuma@yahoo. batu bara sebesar 7623. Kata Kunci: emisi karbon dan industri air minum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa. The collection of secondary data about the used of electrical energy in the period of more or less one year taken beetwen January until October 2009. bottled water industry.56 Ton CO2/thn. a research is held to study how much carbon is produced by and how is the alternative solution to reduce the amount of carbon emission. ACM0002 is methodology of emission factor counting for electric power plant. The recent study shows that the carbon emission rate of when using electrical energy from power plant is 6690 Ton CO2/year. Solusi alternatif penurunan emisi karbon adalah dengan gas alam. nilai emisi karbon dari PLN sebesar 6690 Ton CO2/thn.68 Ton CO2/thn. batu bara atau tetap menggunakan suplai dari PLN. Bottled water industry is potential to produce green house gas that giving bad impact to human and environment. The alternative solution of reducing carbon emission at is by using natural gas. Key words: carbon emmision. Therefore. Oleh karena itu diadakan penelitian yang mengkaji berapa nilai karbon yang dihasilkan oleh dan bagaimana alternatif solusi untuk mengurangi emisi karbon.com ABSTRAK Industri air minum dalam kemasan (AMDK) berpotensi menghasilkan gas rumah kaca sehingga memberikan dampak negatif pada manusia dan lingkungan. .56 TonCO2/year and Coal is 7623. for natural gas is 2974.68 TonCO2/year. gas alam sebesar 2974. ACM0002 adalah suatu metode perhitungan faktor emisi bahan bakar yang digunakan oleh pembangkit. Solusi alternatif yang paling efektif dalam penurunan emisi karbon adalah dengan menggunakan gas alam. Pengumpulan data sekunder adalah tentang pemakaian energi listrik dalam kurun waktu kurang lebih 1 tahun yang diambil pada bulan Januari sampai dengan Oktober tahun 2009.

komunal. This announced by the contamination of Escherichia coli to groundwater quality. Untuk daerah yang belum terlayani air limbah. Hal ini dibuktikan dengan masih tingginya pencemaran air tanah oleh Escherichia coli. Hasil analisis teknis manunjukkan masih banyak kendala teknis khususnya penyumbatan. communal and centralized.ac. Kata Kunci : air limbah. The area that unserved by centralized wastewater system need a long term sewerage design. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan perencanaan peningkatan pengelolaan air limbah di Kota Yogyakarta.id. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei menggunakan media kuisioner di Kelurahan Ngampilan (sudah terlayani sistem air limbah terpusat) dan Kelurahan Sorosutan (belum terlayani sistem air limbah terpusat). Telp: 031-5946094 * lia@its. Jurusan Teknik Lingkungan-FTSP ITS Surabaya. Kejadian diare dan pencemaran air tanah masih tinggi sehingga pengelolaan air limbah perlu diprioritaskan. Key words: centralized.sehingga perlu dapat ditambahkan saringan ditiap lubang air limbah (dapur dan mencuci) dan perangkap lemak.PERENCANAAN PENINGKATAN PENGELOLAAN AIR LIMBAH DI KOTA YOGYAKARTA THE IMPROVEMENT PLANNING OF YOGYAKARTA WASTEWATER MANAGEMENT Meria Fifiani1. diperlukan perencanaan saluran air limbah jangka panjang. wastewater . *) dan Alia Damayanti1) Program Pasca Sarjana.com ABSTRAK Kota Yogyakarta memiliki 3 sistem pengelolaan air limbah yaitu individual. meria_fifiani@yahoo. This research used survey and questionnaires in Sub District Ngampilan (served by centralized wastewater connection) and Sub District Sorosutan (didn’t served by centralized wastewater system). There still a lot of waterborne disease and groundwater contamination occur in Yogyakarta therefore the wastewater management should get prioritized. kemampuan. management. Dimana masing-masing sistem pengolahan belum berjalan optimal. kemauan. Each system didn’t work properly. dan terpusat. terpusat ABSTRACT Yogyakarta has 3 wastewater system management which are individual. especially clogged sewer therefore screen and fat trap need to be added on every house conection pipe (from kitchen and washing). The tecnical analisys showed that there are many technical problems.

with an estimated Water Availability Index (WAI) of 1600 m3/capita/year. reuse . Kata kunci : air limbah domestik.312. Fosfor 79. successful application of utilization technology of domestc waste water in a sustainable manner requires careful assessment. then the potential for nutrients in domestic wastewater which can be used as a fertilizer is: Nitrogen is approximately 396.560. Keywords : domestic wastewater. the potential quantity of domestic waste water of about 7.POTENSI AIR LIMBAH DOMESTIK SEBAGAI PASOKAN AIR IRIGASI Nana Terangna Ginting Peneliti Utama Bidang Manajemen dan Teknik Lingkungan. Therefore. Java island will experience severe water shortages in 2025.2 juta m3/tahun. Phosphor about 79.000 metrik ton.0 ton/tahunKebijakan untuk penggunaan ulang air limbah untuk pertanian dapat berguna untuk mendukung pertanian yang berkelanjutan.0 ton/tahun dan Kalium 237. as a source of water to overcome water scarcity. Delay in arrival of the rainy season for 30 days only. but the health and environmental risks should be overcome.Juanda 193 Bandung bukitnana@yahoo. Keberhasilan penerapan teknologi pemanfaatan air limbah secara berkelanjutan memerlukan pengakajian yang seksama.000 to 580.560. yang jauh dibawah standar kebutuhan air yaitu 2000 m3/orang/tahun.931. which is far below the standard of the water needs of 2000 m3/capita/year. dengan perkiraan Index Ketersediaan Air (IKA) 1600 m3/orang/tahun. Social and cultural conditions and level of difficulty of obtaining water is an important factor for the application of wastewater reuse for irrigation.Jawa akan berkurang antara 540.0 tons-K/year.000 metric tons.com ABSTRAK Indonesia paling rentan ketahanan pangannya dalam menghadapi defisit air. the production of rice in Java will be reduced between 540.312. produksi beras di P. and maintain environmental quality. With an average water use 120L/capita/day at urban area and 60L/capita/day at rural area. irrigation. namun perlu diatasi resiko gangguan kesehatan dan lingkungan. Kondisi sosial budaya dan tingkat kesulitan memperoleh air merupakan faktor penting untuk penerapan pemanfaatan ulang air limbah untuk irigasi. Puslitbang Sumber Daya Air. mengurangi penggunaan pupuk.936. 10 mg-P / L and 30 mg-C / L.H. Kuantitas air limbah domestik dapat diandalkan kesinambungannya karena secara alamiah akan diproduksi terus-menerus.Jawa akan mengalami kekurangan air yang sangat parah. maka potensi nutrisi dalam air limbah domestik yang dapat digunakan sebagai pupuk: Nitrogen sekitar 396. reduced fertilizer use.931. Dengan rata-rata penggunaan air di perkotaan 120L/orang/hari dan di pedesaan 60L/orang/hari.000 sampai 580. The study on the quantity and quality of domestic wastewater showed that sufficient potential for reuse as irrigation water supply. maka potensi kuantitas air limbah domestik sekitar 7.2 million m3/year. Kajian terhadap kuantitas dan kualitas air limbah domestik menunjukkan bahwa potensinya cukup memadai untuk digunakan ulang sebagai pasokan air irigasi. irigasi ABSTRACT Indonesia's most vulnerable food security in the face of water deficits. Policies for domestic waste water reuse for agriculture will give the advantage to support sustainable agriculture. Keterlambatan datangnya musim hujan selama 30 hari saja. Diperkirakan pada tahun 2025 P. Dengan asumsi kandungan nutrisi dalam air limbah domestik sebesar 50mg-N/L. guna ulang.936. With the content of nutrients in domestic wastewater 50mg-N / L.0 ton/ tahun.Ir. especially in Java island where is inhabited by about 70% of Indonesia's population.0 tons-N/year.0 tons-P/year and Potassium 237. terutama di P. 10 mg-P/L dan 30 mg-K/L. sebagai sumber air untuk mengatasi kelangkaan air. dan memelihara kualitas lingkungan. Jl. Quantity of domestic waste water can be relied upon as a natural continuity will be produced continuously. Potensi air limbah domestik untuk digunakan ulang sebagai air irigasi cukup besar. Jawa yang dihuni oleh sekitar 70% penduduk Indonesia.

akan menunjang keselamatan bagi pekerja radiasi. The residue generate from this activity is radioactive waste.KETENTUAN PEMASANGAN TANDA. Telah dilakukan studi literatur terhadap Transport Safety Requirement (TS-R-1) terbaru yang saat ini berlaku. labeling. personnel carriers. yaitu TS-R-1 edisi tahun 2009. International Atomic Energy Agency recommends marking. Radioactive waste is managed centrally in radioactive waste treatment installation. the rate of radiation exposure on the surface of packaged and the categorization of the packaged. serta kategori bungkusan. indeks keselamatan pengangkutan.triagung@bapeten. health. dan pemasangan plakat dengan benar. mark. labeling. laju paparan radiasi pada permukaan bungkusan maupun pembungkus luar. Keywords: label. The transfer of radioactive waste from installations that generate waste to radioactive waste treatment installation needs transportation process by public conveyance. placard. and placard must be based on the type of packaged. label. safety and transport. personil pengangkut. and placard in the outer surface of radioactive package for communication with public to reach safety. dan plakat pada bungkusan zat radioaktif maupun kendaraan angkut sebagai cara komunikasi untuk mencapai tingkat keselamatan. DAN PLAKAT DALAM PENGANGKUTAN LIMBAH RADIOAKTIFBERDASARKAN PUBLIKASI IAEA–TS-R-1 EDISI TAHUN 2009 Nanang Triagung Edi Hermawan Direktorat Pengaturan Pengawasan Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif BADAN PENGAWAS TENAGA NUKLIR Jalan Gajah Mada No. Residu dari kegiatan tersebut berupa timbulnya limbah radioaktif yang merupakan salah satu jenis limbah bahan berbahaya dan beracun. pertanian. LABEL. the member of public and environmental conservation. dan kelestarian lingkungan hidup. It is one type of hazardous and toxic waste. agriculture.8 Jakarta Pusat 10120 n. Pemasangan tanda. limbah radioaktif. labeling. By marking. hingga energi. label. Badan Tenaga Atom Internasional merekomendasikan pemasangan tanda. radioactive waste. dan plakat harus didasarkan kepada tipe bungkusan. ABSTRACT Application of nuclear energy has been widespread in the field of research and development. and energy. Kata kunci: keselamatan. Literature studies have been conducted on Transport Safety Requirements (TS-R-1) that currently applies the latest. Marking. masyarakat umum. pengangkutan. Pemindahan limbah radioaktif dari penghasil limbah menuju instalasi pengolahan memerlukan proses pengangkutan yang melalui moda angkutan umum. industry. plakat dan tanda. kesehatan. and installation of placard properly. . transportation safety index. the TS-R-1 edition of 2009. industri. Limbah radioaktif dikelola secara terpusat di instalasi pengolahan limbah radioaktif.go.id ABSTRAK Pemanfaatan tenaga nuklir telah meluas di bidang litbang. will support to reach safety for radiation workers. Dengan penandaan. label. pelabelan.

Diantara beberapa teknologi pengolahan tersebut. dan Wahyono Hadi Jurusan Teknik Lingkungan. Pengolahan primer dengan unaerated ponds. Yulinah Trihadiningrum. nutrisi. aerobic and anoxic zones.com ABSTRAK Konsentrasi N dan P dalam jumlah yang berlebihan di perairan dapat menyebabkan pertumbuhan alga dan tanaman yang tidak diinginkan. the most effective technology for removal N and P was Vertical Flow Wetlands (VWF). nitrogen. Methanotrophic Attached-Film Expanded Bed (MAFEB). Indonesia *nurina_fitriani@yahoo. Sequencing Anoxic/Anaerobic Membrane Bioreactor (SAM). Methanotrophic Attached-Film Expanded Bed (MAFEB). Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR). Kata kunci: fosfor. perlu teknologi pengolahan untuk menyisihkan N dan P dalam air limbah domestik sehingga aman dibuang ke badan air. Pengolahan N dan P dengan menggunakan unit tersebut memiliki efisiensi removal total N sebesar 93.8% dan total P sebesar 96. adanya zona aerobik dan anoksik. nutrients. Teknologi pengolahan untuk penyisihan N dan P diantaranya adalah Slow Sand Filtration (SSF). Surabaya. Vertical Flow Wetlands (VWF). wastewater treatment technology for removal N and P in domestic wastewater is needed. Oleh karena itu. wetlands ABSTRACT N and P concentrations in excessive amounts in the water can cause unwanted algae and plants growth. ITS Sukolilo. in order to be safely discharged into water bodies. phosphorus. Vertical Flow Wetlands (VWF).TEKNOLOGI PENYISIHAN NUTRISI DALAM AIR LIMBAH DOMESTIK: A REVIEW NUTRIENT REMOVAL TECHNOLOGY IN DOMESTIC WASTEWATER: A REVIEW Nurina Fitriani*.8%. as well as sand and gravel in the VWF units enhanced the process of removal N and P. This technology removed total N and total P by 93. dan Alternating of Anoxic and Anaerobic Membrane Bioreactor (AAAM). Sequencing Anoxic/Anaerobic Membrane Bioreactor (SAM). Technologies which were discussed in this paper consisted of Slow Sand Filtration (SSF). wastewater. and Alternating of Anoxic and Anaerobic Membrane Bioreactor (AAAM). Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR). wetlands . Keywords: nitrogen.8% and 96. serta media pasir dan kerikil dalam unit VWF membantu proses removal N dan P. pengolahan. Horizontal Flow Wetlands (HWF). Primary treatment with unaerated ponds. Horizontal Flow Wetlands (HWF). Among of these technologies. The purpose of this paper is to compare some of the wastewater treatment technologies for N and P removal in domestic wastewater. Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. teknologi yang paling efektif untuk menyisihkan N dan P dalam air limbah adalah pengolahan dengan menggunakan Vertical Flow Wetlands (VWF). Therefore. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk membandingkan beberapa teknologi pengolahan untuk menyisihkan N dan P dalam air limbah domestik.8% respectively.

75 kg/day in dry season. Hasil penelitian menunjukkan beban rerata ammonium yang masuk ke dalam boesem sebesar 4155. Efisiensi Boezem Morokrembangan untuk menurunkan kandungan ammonium dan fosfat berurutan saat ini sebesar 32. Samples were taken from the south part of Boezem Morokrembangan’s. Institut Teknologi Sepuluh Nopember 3) Jurusan Teknik Lingkungan.12 kg/day in dry season. The experiment was aimed to analyze the level of nutrient (in the form of ammonium and phosphate) and Boezem Morokrembangan’s ability to degrade the level of pollutants entering the water body. Institut Teknologi Sepuluh Nopember Program S3 Jurusan Teknik Lingkungan.75 kg/hari pada saat musim kemarau dan saat musim hujan sebesar 2860.67% for ammonium and phosphate.82 kg/day in rainy season. The average loading of phosphates that enters the Boezem Morokrembangan was 1408.82 kg/hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji besarnya beban nutrien (ammonium dan fosfat) dan kemampuan boezem dalam menurunkan kandungan bahan pencemar yang masuk ke dalamnya.93% and 20.72%.68 kg/hari. while it was 2860. The observation was done during the dry and rainy seasons. Sedangkan beban rerata fosfat yang masuk sebesar 1408. Pengamatan dilakukan saat musim kemarau dan hujan.68 kg/day in rainy season. Boezem Morokrembangan. rainy season. Agus Slamet 2). ammonium. .id ABSTRAK Boezem Morokrembangan merupakan salah satu boezem terbesar di Kota Surabaya.its. Lamanya pengambilan sampel selama 10 hari saat musim kemarau dan 10 hari saat musim hujan.STUDI KEMAMPUAN ALAMIAH BOEZEM MOROKREMBANGAN PADA PENURUNAN NUTRIEN DALAM BENTUK AMMONIUM DAN FOSFAT DARI AIR LIMBAH DOMESTIK PERKOTAAN STUDY ON BOEZEM MOROKREMBANGAN’S SELF-PURIFICATION FOR DECREASING NUTRIENT LEVEL (AMMONIUM AND PHOSPHATE) FROM MUNICIPAL WASTEWATER Pinatih Tiansa Putranti1. sedangkan saat musim hujan sebesar 13. Keywords: Ammonium. The duration of sampling activity was each 10 days in the dry and rainy seasons.ac. phosphate.44% at dry season respectively. Surabaya. Pengambilan sampel dilakukan di Boezem Morokrembangan bagian selatan. municipal wastewater. At present.44% pada saat musim kemarau. dry season. hujan. 60111. *). while in the rainy season were 13. Saat ini Boezem Morokrembangan telah tercemar oleh air limbah domestik.12 kg/hari pada saat musim kemarau sedangkan saat musim hujan sebesar 8839.46% and 8. Indonesia *tanti_08@enviro. Kata kunci: Air limbah domestik. The ability of Boezem Morokrembangan in reducing ammonium and phosphate concentration were 32. kemarau ABSTRACT Boezem Morokrembangan is one of the drainaged water storage in Surabaya. while it was 8839. Institut Teknologi Sepuluh Nopember Kampus ITS Sukolilo. Penelitian berupa penelitian lapangan dan laboratorium. Boezem Morokrembangan has polluted by municipal wastewater.This experiment was conducted by the field and laboratory experiments.48% dan 8. Joni Hermana3) 1) 2) Program S1 Jurusan Teknik Lingkungan.93% dan 20. fosfat. Boezem Morokrembangan. dengan sampling pada lima (5) poin.The result of experiment showed that the average loading of ammonium that enters the Boezem Morokrembangan was 4155.

0. K dan C/N rasio pada kompos dan kadar TPH dan N untuk tanah. and there is the influence of the concentration of compost peanut (Arachis hypogaea L. Yuliani3) Mahasiswa S2 Biologi Universitas Airlangga Surabaya Dosen Biologi FMIPA Universitas Negeri Surabaya * prasetyohandrianto@gmail.) on levels of TPH (decrease) of petroleum contaminated soil and affect the levels of N (increase) in soil contaminated with petroleum.) . salah satunya dengan menggunakan biostimulasi kompos kacang tanah dalam menurunkan TPH dan kadar N pada tanah tercemar minyak bumi serta mengetahui konsentrasi kompos yang optimal dalam menurunkan TPH dan meningkatkan kadar hara N tanah. Data obtained include the levels of organic C. P.15%. kompos kacang tanah (Aracis hypogeal L.PARAMETER KADAR N TANAH SEBAGAI DASAR PENERAPAN METODE BIOSTIMULASI PADA PROSES BIOREMEDIASI TANAH TERCEMAR HIDROKARBON N CONTENT OF SOIL PARAMETERS AS THE BASIS FOR THE APPLICATION OF THE METHOD BIOSTIMULASI IN THE PROCESS OF BIOREMEDIATION OF HYDROCARBON CONTAMINATED SOIL Prasetyo Handrianto1.) ABSTRACT Petroleum pollution in Bojonegoro resulting nutrients N.10 % dan 0. temperature and humidity were analyzed descriptively. P. maka perlu dilakukan suatu upaya bioremediasi terhadap tanah tercemar minyak bumi tersebut. as well as environmental parameters include pH. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak kelompok dengan satu faktor perlakuan yaitu konsentrasi kompos kacang tanah yang terdiri dari 4 aras terdiri dari 3 konsentrasi penambahan kompos berbeda dan tanpa penambahan kompos yang masing-masing dilakukan 4 ulangan. serta parameter lingkungan meliputi pH. P.com ABSTRAK Pencemaran minyak bumi di Bojonegoro mengakibatkan unsur hara N. *). N. K in the compost peanut (Arachis hypogaea L. N. P. dan terdapat pengaruh konsentrasi kompos kacang tanah (Arachis hypogaea L. Key words: bioremediation. K pada kompos kacang tanah (Arachis hypogaea L. Yuni Sri Rahahayu2).73 %.) in a row is 1.15 %. The method used in this eksperiment were randomized block design with one treatment factor is the concentration of peanut compost that consists of 4 level consists of 3 different concentrations of the compost addition and without the compost addition. each performed four replications. one of them by using compost biostimulasi peanuts in lowering levels of TPH and N in soil contaminated petroleum and to know the optimal concentration of compost in reducing TPH and increase levels of soil N nutrient. it needs to be an attempt bioremediation of petroleum contaminated soil.) berturut-turut adalah 1. The results showed that levels of N. Data yang diperoleh meliputi kadar C-organik. K and C / N ratio in the compost and the levels of TPH and N to the soil. biostimulasi. suhu dan kelembaban yang dianalisis secara deskriptif.10% and 0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kadar hara N. P and K low so that the soil becomes less productive. biostimulasi.) terhadap kadar TPH (terjadi penurunan) tanah tercemar minyak bumi dan berpengaruh terhadap kadar N (terjadi kenaikan) pada tanah tercemar minyak bumi. P dan K rendah sehingga tanah menjadi kurang produktif. Kata kunci : bioremediasi. compost peanuts (Aracis hypogeal L. 0.73%.

and TSS respectively . *).each amounting to 17. Secara alamiah. TS. 8. Boezem has the ability to reduce pollutants that enter to it. Kata kunci: Boezem Morokrembangan.65% and 19. 10. TSS. Agus Slamet 2).co. Joni Hermana3) Jurusan Teknik Lingkungan – FTSP Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).50%. Penelitian dilakukan di Boezem Morokrembangan Selatan untuk mengumpulkan data primer (kuantitas dan kualitas) dari air limbah yang masuk ke dalamnya. TS. domestic wastewater. While in the rainy season is 22. dan karena itu perlu sentuhan teknologi untuk memaksimalkan kinerja Boezem dalam rangka memenuhi standar kualitas air permukaan kelas III. Pengambilan sampel ini dilakukan selama 10 hari berturut-turut.01%.50%. Air limbah domestik. TSS. Kinerja ABSTRACT Boezem Morokrembangan has a very important role as a flood control during the rainy season. Naturally. 8. 10.01%. Field observations carried out at the end of the dry season and rainy season. Boezem memiliki kemampuan untuk menurunkan bahan pencemar yang masuk ke dalamnya. It can concluded that Boezem Morokrembangan not able to reduce pollutant loads in order to meet the Water Quality Standards of class III. Parameter kualitas air yang diukur adalah COD.STUDI KINERJA BOEZEM MOROKREMBANGAN PADA PENURUNAN KADAR COD. TS. and therefore needed a touch of technology to maximize performance Boezem in order to meet the surface water quality standards class III. Water quality parameters measured were COD. DO. Sementara di musim hujan adalah 22. dengan sampling pada lima (5) poin.id ABSTRAK Boezem Morokrembangan memiliki peranan sangat penting sebagai pengendali banjir pada saat musim hujan. DAN TSS DALAM AIR LIMBAH DOMESTIK PERKOTAAN STUDY OF BOEZEM MOROKREMBANGAN’S PERFORMANCE ON REMOVAL COD.63% dan 18. DO. dan TSS masing .10%. with sampling at five (5) points. TS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja Boezem Morokrembangan Selatan selama musim kemarau dapat mengurangi COD. Boezem saat ini telah tercemar dan mengalami penurunan daya tampung dan daya dukung dikarenakan pendangkalan oleh padatan pencemar dan sampah yang tidak terkendali. pH dan suhu.65% dan 19. Hal ini dapat disimpulkan bahwa Boezem Morokrembangan tidak mampu mengurangi beban polutan dalam rangka memenuhi Standar Kualitas Air kelas III. Therefore the Boezem performance was need to review to determine the ability of the restoration of water quality that goes into it. The research was conducted on the South Morokrembangan Boezem to collect the primary data (quantity and quality) of wastewater goes into it.masing sebesar 17. TS. Surabaya – 60111 putribrikke@hotmail. Oleh karenanya diperlukan kajian kinerja Boezem untuk mengetahui kemampuan pemulihan kualitas air yang masuk ke dalamnya. TS. Nowadays. Keywords: Boezem Morokrembangan. AND TSS WITHIN MUNICIPAL DOMESTIC WASTEWATER Putri Brikke Sukma Hartati1.8%. Boezem heavy polluted and has decreased the capacity and carrying capacity due to the shallowing by pollutants and solids waste that are not restrained.8%. The Sampling was conducted for 10 consecutive days. Performance .10%. The results of the research showed that the performance of South Morokrembangan Boezem during the dry season can reduce the COD.63% and 18. Observasi lapangan dilakukan pada akhir musim kemarau dan musim hujan. pH and temperature.

37 mg/L respectively.com. Penelitian dilakukan dengan cara mengalirkan air limbah dari bak penangkap lemak dan bak sedimentasi dengan sistem kaskade kedalam reaktor MSL. Semakin lama waktu aerasi semakin tinggi efisiensi reduksi BOD sebaliknya. There were 99. sofyantk@yahoo. telah diberikan 2 2 perlakuan variasi waktu aerasi (0.13% with an average concentration 1. kedalam bak fiberglass dengan dimensi 60cmx60cmx70cm (PxLxT). the higher the flow rate. Sofyan(1) dan Monik Kasman(2) 1 Balai Riset dan Standardisasi Industri. the lower the efficiency of BOD reduction. Jambi. Waktu aerasi dan laju alir mempengaruhi persentase reduksi BOD. telah didesain untuk mengolah air limbah Asrama SMA N. Keywords: Reactor MSL. Email: rizasalma@yahoo. reduksi BOD. 2 Aerasi 1 jam dan laju alir 500 L/m . There was above 95%. Untuk mengetahui efisiensi reduksi parameter pencemar BOD (Biological Oxygen Demand) oleh reaktor MSL ini.1 PADANG PANJANG TREATED WITH MSL REACTOR Salmariza. has been designed to treat dormitory wastewater of high school No.com .hr. Dormitory wastewater. BOD reduction. Wastewater from fat catcher and sedimentation tanks discharged with cascade system into the MSL reactor.1 Padang Panjang. Reaktor MSL. laju alir. sistem kaskade Multi-soil-layering (MSL) reactor is composed of layers of soil mix in the form of a brick pattern and surrounded by gravel as permeable layer.1 Padang Panjang.37 mg/L. Kata Kunci. Universitas Batanghari. Treatment of aeration time variation (0. 0.1 PADANG PANJANG YANG DIOLAH DENGAN REAKTOR MSL EFFECT OF AERATION AND FLOW RATE TO THE EFFICIENCY OF BOD REDUCTION IN DORMITORI WASTEWATER OF HIGH SCHOOL NO. The result reveal that aeration time and flow rate affect to the percentage reduction of BOD.hr memberikan rata-rata efisiensi reduksi BOD tertinggi yaitu 99.PENGARUH AERASI DAN LAJU ALIR TERHADAP EFISIENSI REDUKSI BOD DALAM AIR LIMBAH ASRAMA SMA No. On the contrary. cascade system . into a fiberglass basin with 60cmx60cmx70cm dimensions (LxWxH). Fakultas Teknik.hr has been given In order to determine the efficiency of the BOD (Biological Oxygen Demand) reduction by the reactor. flow rate. The longer the aeration time the higher the efficiency of BOD reduction.hr give the highest average BOD reduction efficiency. 0.0% dan 99. Padang. One hour aeration time and flow rate of 500 L/m2. semakin rendah efisiensi reduksi BOD namun semua perlakuan telah dapat memberikan efisiensi reduksi yang tinggi yaitu diatas 95%.13% dengan konsentrasi rata-rata 1. But all treatments have been able to provide a high reduction efficiency.hr dan 1000 L/m . Jl Raya LIK No 23 Ulu Gadut Padang 25164 Kotak Pos 274 Telp (0751)72201 Fax (0751) 71320 2 Jurusan Teknik Lingkungan.58 mg/L dan 1. Air limbah asrama.58 mg/L and 1. Sy (1).0% and of 99. aeration time. waktu aerasi.com ABSTRAK 1) ) 1) 3) Reaktor Multi-soil-layering (MSL) yang disusun dari lapisan campuran tanah dalam bentuk pola batu bata dan dikelilingi dengan kerikil sebagai lapisan permeable.5 dan 1 jam) dan laju alir 500 L/m . emka_engineer@yahoo.5 and 1 hour) and flow rate 500 and 1000 L/m2. semakin tinggi laju alir.

Propinsi Papua. Therefore.Jubhar Mangimbulude²). Jayapura Papua. The rapid development of the city along with the high rate of population increase contributes to stimulate pollution and environmental damage. Keywords: water flow quickness. Chemical Oxygen Demand (COD). sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengukur kecepatan aliran air sungai dan pencemaran organik dimuara Sungai Acai kota Jayapura. . organic contamination. Tahun 2001. Jayapura Papua ABSTRAK Kota Jayapura merupakan ibu kota Propinsi Papua memiliki perkembangan dan pembangunan kota yang sangat cepat disertai dengan tinggi lajunya jumlah penduduk. PAPUA WATER FLOW QUICKNESS AND ORGANIC MATERIAL WASTE AT THE ESTUARY OF ACAI RIVER IN JAYAPURA. regarding water quality management and controlling water contamination in Indonesia. Nomor : 51 Tahun 2004.co. The research results reveal that rainfall and sanitary sewage water from the activities of city residents can potentially influence the water quality of the river estuary. Biological Oxygen Demand (BOD). 3 Biological Oxygen Demand (BOD). Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup. 82. The purpose of this research is to measure the speed of river water flow and organic matter contamination dissolved in the estuary of Acai River.id ABSTRACT Jayapura is the capital of Papua Province. Beberapa parameter pencemar organik seperti Oksigen Terlarut (DO). PAPUA Semuel Sander Erari¹ *). The sample of seawater has been detected to exceed the seawater quality standard value for sea life. Ammonia (NH 4). 82. 2004. 51. Muara Sungai Acai. Several organic waste parameters such as Dissolved Oxygen (DO). Kata Kunci : kecepatan aliran air. especially damage of river flow areas. Acai River estuary. Salatiga 50712 * erarisemuelsander@yahoo. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa curah hujan dan air buangan saniter dari aktifitas masyarakat perkotaan sangat mempengaruhi kualitas air di muara sungai. and Sulfate (SO ) have been discovered to exceed the quality standard value as stated in Government Regulation No. kemudian untuk sampel yang jenis airnya air laut telah diketahui melebihi Nilai Baku Mutu Air Laut Untuk Biota Laut. Karina Lewerissa²) Mahasiswa Magister Biologi. it can be concluded that the preservation and sustainability of the Acai River flow area is being threatened. Phospat sebagai (PO₄P) dan Sulfat (SO₄) telah diketahui melebihi Nilai Baku Mutu Peraturan Pemerintah No. Hal ini turut memicu terjadinya pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup khususnya kerusakan kawasan daerah aliran sungai. Phosphate 4 4 (PO P. Universitas Kristen Satya Wacana Dosen Magister Biologi. Chemical Oxygen Demand ( COD). Ammonia sebagai (NH₃4). Tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air di Indonesia. Universitas Kristen Satya Wacana Universitas Kristen Satya Wacana Jalan Diponegoro 52-60. Dengan demikian dapat disimpukan bahwa lingkungan DAS Acai sedang terancam kelestarian dan keberlanjutannya. 2001.KECEPATAN ALIRAN AIR DAN PENCEMARAN BAHAN ORGANIK DI MUARA SUNGAI ACAI KOTA JAYAPURA. This refers to the Environment State Ministry Regulation No. pencemaran organik.

Jakenan-Jaken Km 05 Pati 59182 *) syjatmiko@hotmail. electroplating. its mobility in soil is rapidly changing. CENTRAL JAVA PROVINCE ABSTRACT Electroplating industry beside generate waste as well as copper (Cu). Ratih Artanti1) Balai Penelitian Lingkungan Pertanian. Hasil analisis menunjukkan frekuensi terdeteksi krom di lahan sawah adalah 100% (20 lokasi) dan frekuensi terdeteksi di air sawah adalah 32% (16 lokasi dari 50 lokasi) dengan kadar maksimum masing-masing adalah 140. JATENG Sigit Yuli Jatmiko1. silver (Ag) also metallic chromium (Cr). gangguan mukosa.33 mg/kg dan 77. zinc (Zn). and bioaccumulative.33 mg/kg and 77. mucosal disruption. Prop. also cause allergic skin. *). The presence of chromium metal in the environment deserves attention because it will cause acute and chronic effects such as its carcinogenic.51 mg/L yang kadarnya melebihi baku mutu yang ditetapkan. Sebaran krom mempunyai distribusi keruangan kuat (nugget/sill =37%). and the spatial distribution of chromium. Potential pollution of industrial waste are greater whenever that do not utilize the waste processing equipment.com ABSTRAK Industri electroplating selain menghasilkan limbah tembaga (Cu). mobilitasnya dalam tanah yang cepat berubah. the level of contamination. seng (Zn). The research objective is the identification. menyebabkan alergi kulit. Jawa Tengah pada 20-50 titik grid. Potensi pencemaran limbah industri ini makin besar dengan banyaknya industri ini yang tidak memanfaatkan alat pengolah limbah. electroplating and Tegal . Distribution of chromium has a strong spatial distribution (nugget / sill= 37%). perak (Ag) juga logam krom (Cr). Alat yang digunakan untuk menentukan kadar krom adalah AAS tipe AA240FS Varian. bentuk distribusinya ruangnya limbah krom. Kata Kunci: Krom. TEGAL. Tujuan penelitian adalah identifikasi. Research conducted in 2010 by a survey on paddy soil close with the electroplating industry at the regency of Tegal. Jl. spatial distribution. paddy soil. tingkat cemaran. The tools used to determine the chromium concentration was of AAS Varian type AA240FS. Keywords: Chromium. Propince of Central Java on a 20-50 on grid points. nickel (Ni).51 mg/L respectively which exceeds the the maximum limit set. Keberadaan logam krom di lingkungan patut mendapat perhatian karena akan menyebabkan efek akut dan kronis seperti sifatnya yang karsinogenik. mutagenik.DISTRIBUSI LIMBAH KROM YANG BERASAL DARI INDUSTRI ELECTROPLATING DI LAHAN SAWAH DI KAB. distribusi spasial. mutagenic. dan bioakumulatif. The analysis showed the frequency of chromium detected in the paddy soil was 100% (20 locations) and the frequency detected in paddy soil water was 32% (16 sites of 50 sites) with the maximum levels of each is 140. nikel (Ni). Tegal. Penelitian dilakukan pada tahun 2010 secara survei di lahan sawah sekitar sentra industri electroplating di Kab. lahan sawah. dan Tegal DISTRIBUTION OF CHROMIUM WASTE FROM ELECTROPLATING INDUSTRY ON PADDY SOIL AT THE REGENCY OF TEGAL.

00 so ODF Kota Kediri difficult to achievement because although the results of questionare show the publichas willingness to change habits at 95%. Ngletih. berdasarkan hasil studi EHRA. Rooslan Edy Santosa 1). Tamanan.000. On the other hand. In this research. 500. Keywords: Funds. Semampir. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah menganalisis target pencapaian stop BABS Kota Kediri dari aspek sosial dengan kuesioner kepada masyarakat.00 maka ada harapan target pencapaian Stop BABS Kota Kediri tahun 2014 tercapai dengan adanya sharing dana dari pihak ketiga untuk membantu masyarakat dalam membangun jamban. 200. Tempurejo. the goal is to analyze Kota Kediri ODF achievement target from social aspect by means of quisioner to community. Manisrenggo. OD behaviour of Kota Kediri occurs in Kelurahan Pojok.000. Tempurejo.00-Rp. Kampung Dalem. 100% responden hanya mau mengeluarkan biaya kurang dari Rp. Sosial ABSTRACT National Development target is to achieved ODF by the end of 2014.its. Kampung Dalem. dan Eddy S. Kota Kediri sendiri memiliki sasaran untuk praktek BABS dari 10% menjadi 5%. Kota Kediri. Soedjono1. Institut Teknologi Sepuluh Nopember *) soedjono@enviro. ada di Kelurahan Pojok.STUDI PENCAPAIAN TARGET STOP BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN (STOP BABS) KOTA KEDIRI TARGET ACHIEVEMENT STUDY OF OPEN DEFECATION FREE (ODF) KOTA KEDIRI Suciningtias Wardani1). ODF. From the result of questionnaries with a graduate education is the dominant primary respondent.000. Tosaren. and Jamsaren. 400. Manisrenggo. *) Jurusan Teknik Lingkungan.000. Tosaren. and dominant expenditure is Rp.ac. Ngletih. but the public does not have ability to build their own latrines.00. But with the research of LPPM ITS at Tuban that the latrines could be build at Rp. Based on EHRA Study.00 then there is a hope of achieving ODF Kota Kediri in 2014 by the sharing of funds from third parties to assist local communities to build latrines. Pakelan. F. Kaliombo. Kata kunci: BABS.00 menunjukkan bahwa target pencapaian Stop BABS Kota Kediri tahun 2014 sulit tercapai dikarenakan walaupun hasil kuisioner menunjukkan masyarakat memiliki kemauan untuk merubah kebiasaan BABS sebesar 95%. Semampir. the respondent dominant work is laborers. Sedangkan berdasarkan Strategi Sanitasi Kota Kediri. Pakelan. Latrines. Perilaku BABS di Kota Kediri. Tetapi dengan adanya penelitian LPPM ITS di Tuban bahwa jamban bisa dibangun dengan biaya sebesar Rp. Tamanan. Biaya.00 – Rp. Dari hasil kuesioner dengan pendidikan dominan responden adalah tamatan SD. pekerjaan dominan responden adalah buruh. 200. 400.000. Social. Jamban. their ability only less than Rp. dan pengeluaran dominan responden per bulan adalah Rp. dan Jamsaren. . 999. tetapi masyarakat tidak memiliki kemampuan untuk membangun jamban sendiri.000. 999.id ABSTRAK Sasaran pembangunan nasional adalah mewujudkan Stop BABS hingga akhir tahun 2014. 2009.000. Kaliombo.000.00. Kota Kediri has its own target on OD practices from 10% reduced to 5%. Kota Kediri. 500.

penyimpanan lestari. permeability. the site data needed are vadose zone thickness. Sesuai dengan prinsip co-location. soil/rock strength test. The facility also can be used as a demonstration plant which can be showed to the public about the durability of disposal system performance. site data acquisition by terrestrial survey. Analisis dilakukan berdasarkan data : 1) Pemboran Inti dan Diagrafi Nuklir.com ABSTRAK Sebagai antisipasi kebutuhan masa mendatang untuk penyediaan fasilitas nasional pelayanan pengelolaan limbah radioaktif. disposal. aquifer zone thickness. radioactive waste. hydrogeology. it’s needed to be developed a conceptual design of near surface disposal (NSD) which consider the public and environmental safety. Keywords: engineering geology. maka lokasi dipilih di dalam kawasan Kawasan Nuklir Serpong. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode deskriptif dengan ruang lingkup studi pustaka.go. The scope of land capability investigation is phisical and mechanical properties of rocks and slope stability. NSD facility will be located at Serpong Nuclear Center. hidrogeologi. ground water depth. pemboran. maka fasilitas NSD untuk limbah aktivitas rendah. laboratory and site suitability analysis for NSD. data tapak yang diperoleh adalah ketebalan zona vadose. 2) Study on nuclear building foundation. The analysis was based on data : 1) Core Boring and Nuclear Diagraphy. Kata kunci: geologi teknik. pumping test. 2) Studi pondasi bangunan nuklir. For reaching the objective it have been performed an investigation and analysis of engineering geology and hydrogeology for NSD conceptual design and site performance assessment in relation with site capability and environmental safety. maka perlu dikembangkan konsep desain Near Surface Disposal (NSD) yang mempertimbangkan aspek keselamatan masyarakat dan lingkungan. limbah radioaktif. Untuk mencapai tujuan itu maka telah dilakukan penyelidikan dan analisis geologi teknik dan hidrogeologi sebagai dasar penyusunan konsep desain NSD dan dasar pengkajian unjuk kerja tapak baik dari segi data dukung lahan maupun keselamatan lingkungan. yang pengolahan dan penyimpanan sementaranya di Kawasan Nuklir Serpong. which integrated with radioactive waste treatment and storage. Harmonizing with co-location principle. and moisture content of soil/rocks.ANALISIS GEOLOGI TEKNIK DAN HIDROGEOLOGI TAPAK DEMONSTRATION PLANT PENYIMPANAN AKHIR LIMBAH RADIOAKTIF DI KAWASAN NUKLIR SERPONG Sucipta1. uji kekuatan tanah/batuan. For safety assessment. dan 3) Studi Hidrogeologi dan Karakterisasi Akuifer. borehole. permeabilitas dan derajad saturasi tanah/batuan. Fasilitas tersebut sekaligus bisa digunakan sebagai demonstration plant yang merupakan wujud nyata yang dapat ditunjukkan kepada masyarakat tentang kehandalan unjuk kerja sistem disposal. analisis laboratorium dan analisis kesesuaian tapak untuk NSD. and 3) Study of Hydrogeology and Aquifer Characterization. uji pemompaan. Daya dukung lahan yang diteliti meliputi sifat fisik dan mekanik batuan. ketebalan zona akuifer.id atau ssucipta@gmail. *) dan Soegeng Waluyo1) Pusat Teknologi Limbah Radioaktif – BATAN *scipta@batan. Untuk tujuan pengkajian keselamatan. kedalaman muka air tanah. site . The study was conducted with descriptive methode which include literature study. tapak ABSTRACT Anticipating the future need on preparatory of national facilities for radioactive waste management service. akuisisi data tapak dengan survey terestrial.

944 mg/gr from consentration 300 mg/L.466 mg/gr dari konsentrasi awal 400 mg/L serta mengurangi kadar Mg dengan kapasitas adsorpsi 18.com ABSTRAK Nata de coco merupakan selulosa bakterial yang memiliki struktur yang identik dengan selulosa yang berasal dari tumbuhan.466 mg/gr from consentration 400 mg/L and reduces Mg with adsorption capacity 18.944 mg/gr dari konsentrasi awal 300 mg/L. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan nata de coco sebagai adsorben untuk mengurangi kadar kation Ca dan Mg (penyebab kesadahan) menggunakan metode batch.STUDI PENDAHULUAN ADSORPSI KATION Ca DAN Mg (PENYEBAB KESADAHAN) MENGGUNAKAN NATA DE COCO DENGAN METODE BATCH Sulistiyana1. Luas permukaan yang diperoleh dari pengukuran ini adalah 2 11. Selulosa bakterial ABSTRACT Nata de coco is a bacterial cellulose that has identic structure with botanical cellulose. 30 minutes. Key words: Adsorption of Ca and Mg. Nata de coco . Wide surface was gotten from this measurement is 11. This research aims to utilize nata de coco as an adsorbent for Ca and Mg cation (cause of hardness). using batch method. Pengurangan kadar Ca dan Mg. Bacterial cellulose. Adsorption of Ca and Mg cation have been done at the same optimum time.5945 m /gr adsorben pada waktu optimum adsorpsi metilen biru 40 menit. This adsorbent can reduce Ca with adsorption capacity 27. Kata kunci : Adsorpsi. Nata de coco. *) dan Ita Ulfin1) Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya sulist_chem07@yahoo. Selain itu dalam penelitian ini juga dilakukan pengukuran luas permukaan adsorben nata de coco menggunakan metode metilen biru. Adsorben nata de coco mampu mengurangi kadar Ca dengan kapasitas adsorpsi 27.5945 m2/gr at the optimum time adsorption of metilen blue 40 minutes. Adsorpsi kation Ca dan Mg ini dilakukan pada waktu optimum yang sama yaitu 30 menit. Besides that. in this research also have been done wide surface measurement of nata de coco with metilen blue method.

go. 10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran dan PP No. konsentrat hasil evaporasi selanjutnya diimobilisasi dalam shell beton 950 l menggunakan matriks semen.10 Year 1997 on Nuclear Energy and Government Regulation No. Jakarta Email :yantoro@batan. then immobilized with cement matrix in a 200 l drum. penyimpanan. radioactive waste is categorized as hazardous waste. pengangkutan. limbah radioaktif termasuk limbah bahan berbahaya dan beracun. management. selanjutnya dilakukan repatriasi ke negara asal atau disimpan lestari di fasilitas penyimpanan formasi geologi dalam. Pengelolaan limbah radioaktif tingkat tinggi / bahan bakar nuklir bekas dilakukan di Instalasi Penyimpanan Sementara Bahan Bakar Bekas. Packages of processed radioactive waste is then placed in the Interim Storage Facility for Radioactive Waste. 18 Year 1999 on Hazardous Waste Management. Kata kunci :limbah radioaktif. pengolahan. Disused sealed radioactive sources from industrial and hospital is conditioned in a 200 l drum shell. a 350 l or 950 l concrete shell.id ABSTRAK Berdasarkan potensi bahayanya. Non-corrosive inorganic liquid radioactive waste is treated with evaporation techniques. Suhartono Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) – BATAN. 18 Tahun 1999 Tentang Pengelolaan Limbah B3. classification. Limbah radioaktif cair anorganik tidak korosif diolah dengan teknik evaporasi. Sumber radioaktif bekas dari industri dan rumahsakit dikondisioning dalam wadah shell drum 200 l. Bungkusan-bungkusan hasil olahan limbah radioaktif tersebut selanjutnya disimpan di Gedung Penyimpanan Sementara Limbah Radioaktif.PENGELOLAAN LIMBAH RADIOAKTIF DI INDONESIA Suryantoro. selanjutnya diimobilisasi dalam drum 200 l menggunakan matriks semen. Management of high level radioactive waste / spent nuclear fuel is conducted in the Interim Storage for Spent Fuel Facility (ISSF). transportation. 27 Year 2002 on Radioactive Waste Management. or disposal of radioactive waste. storage . shell beton ukuran 350 l atau 950 l. 27 Tahun 2002 tentang Pengelolaan Limbah Radioaktif. processing. Keywords: radioactive waste. Radioactive Waste Technology Center (PTLR) –National Nuclear Energy Agency (BATAN) as an executing body of radioactive waste management in Indonesia conducts collection. pengelompokan. radioactive waste management is regulated by Act No. storage. Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) – Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) sebagai Badan Pelaksana pengelolaan limbah radioaktif di Indonesia melakukan pengumpulan. Radioactive waste management In Indonesia is the responsibility of the National Nuclear Energy Agency as stated in the explanation of Article 5 Government Regulation No. then the concentrate is immobilized with cement matrix in a concrete shell 950 l. furthermore. penyimpanan ABSTRACT Based on its potential danger. Furthermore. The reduction volume of solid radioactive waste is performed using compaction or incineration techniques according to their physical properties. the waste will be repatriated to the country of origin or dispose in the deep geological disposal. pengelolaan. Pengelolaan limbah radioaktif di Indonesia menjadi tanggung jawab Badan Tenaga Nuklir Nasional seperti tertera pada penjelasan Pasal 5 PP No. dan atau pembuangan limbah radioaktif. Selanjutnya pengelolaan limbah radioaktif diatur dengan Undang-undang No. Proses reduksi volume limbah radioaktif padat dilakukan menggunakan teknik kompaksi atau insenerasi sesuai sifat-sifat fisiknya.

reduction.65%).76% of household are willing to recycle the waste by recycling methods that will do composting (38. only 59. household waste. . baru dilakukan oleh 6.403 inhabitants.88 m3/day.57%) and sorting for sale to collectors (32. maka jumlah residu sampah dapat berkurang sebesar 34.07% household through the solid waste sorting and processing with 37.82% increase in service can be achieved. sehingga jumlah residu yang dihasilkan mencapai 123.64%. Kata kunci: peran serta masyarakat. Kajian peran serta masyarakat akan dianalisis dengan menggunakan kuisioner untuk mengetahui kesediaan masyarakat melakukan pengolahan sampah.5%.com ABSTRAK Kecamatan Oebobo merupakan salah satu kecamatan di Kota Kupang dengan jumlah penduduk terpadat.79%. solid waste composition.64% service level.5% garbage and 32. Dengan demikian target MDGs tahun 2015 yakni peningkatan pelayanan menjadi 62.78%).88 m /hari. densitas dan faktor daur ulang. so the number of residues reached 123.57%) dan memilah untuk dijual ke pengepul (32. Jika potensi masyarakat yang ada melalui kegiatan daur ulang sampah dimanfaatkan. komposisi. Comunity participation in waste management in Oebobo District done by 6. If community potential through waste recycling activities utilized.54 m /day and dominated by 67.2%. Keywords: comunnity participation. reduksi. made handicrafts (28. By the questionnaire results.78%).403 jiwa.65%).*) danEllina S. sebesar 132.5% rubbish and the recycling potensial was 84. Dari hasil kuisioner diketahui 59.54 m3/hari. solid waste density and recovery factor. Study of community participation using queationnaire to determine the willingness of people in Oebobo District for solid waste processing.5% dan sampah kering 32.KAJIAN PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT DI KECAMATAN OEBOBO KOTA KUPANG STUDY OF COMMUNITY-BASED SOLID WASTE MANAGEMENT IN OEBOBO DISTRICT KUPANG CITY Veronika N. Mass balance analysis is performed to determine the potential for solid waste reduction by considering the amount of solid waste produce. Therefore carried out research aimed at studying the potential for domestic solid waste reduction and community participation in the implementation of solid waste reduction. Potensi daur ulang sampah dari total sampah yang dihasilkan adalah sebesar 84.79%. sampah rumah tangga ABSTRACT Oebobo is one of the districts in Kupang which has the densest population as many as 132.07% rumah tangga melalui pemilahan dan pengolahan sampah dengan tingkat layanan yang baru 3 mencapai 37. Hasil analisis timbulan sampah di Kecamatan Oebobo adalah sebesar 208. Komposisi sampah didominasi sampah basah sebesar 67. The results shows solid waste produce in 3 Oebobo district are 208. Pengelolaan sampah di wilayah tersebut.76% rumah tangga bersedia melakukan daur ulang sampah dengan metode daur ulang yang akan dilakukan yaitu pengomposan (38.2%. Wila Huky1. Untuk mengetahui potensi reduksi sampah dilakukan analisis kesetimbangan massa dengan memperhitungkan timbulan sampah. Indonesia veronikawilahuky@yahoo. menjadikan sampah sebagai produk kerajinan tangan (28. Surabya. Pandebesie2) Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Kampus ITS Sukolilo. then the amount of residual waste can be reduced by 34.82% dapat tercapai. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengkaji potensi reduksi sampah domestik dan peran serta masyarakat dalam penerapan sistem reduksi sampah. 60115. Thus the MDGs targets in 2015 which is 62.

Key Word : E Waste. Dalam rangka untuk mengatasi masalah tersebut. Dari hasil penelitian di negara berkembang termasuk Indonesia. Because componen do not realize that a lot of electronic goods cont in toxic material. *).PENGELOLAAN LIMBAH ELEKTRONIK (ELECTRONIC WASTE) TERPADU: SEKTOR FORMAL DAN INFORMAL DI INDONESIA THE INTEGRETED E WASTE MANAGEMENT: FORMAL AND INFORMAL SECTOR IN INDONESIA Widi Astuti1. Purwanto2). So that the electronic items that are not used eventually becomes waste that is often refferd to as Electronic Waste (E Waste) and has including Indonesia.dan Enri Damanhuri3) Universitas Pandanaran Semarang widi_unp@yahoo. E Waste tidak ditemukan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah. kebijakan pengelolaan E waste menjadi lebih penting dan mendesak. Hal ini disebabkan terdapat kegiatan perbaikan dan penggunaan kembali (daur ulang) barang-barang elektronik bekas dalam jumlah yang tinggi di sektor informal. In order to overcome these problems. In this paper tried to introduce conditions and E waste management policy in Indonesia at this time as well as alternative E waste recycling technologies related to integrated E waste management policy formal and informal sectors. Sehingga barang-barang elektronik yang sudah tidak terpakai akhirnya menjadi sampah yang sering disebut sebagai Electronic Waste (E Waste) dan mengalami peningkatan yang sangat cepat. Namun dibandingkan dengan aspek teknis. This situation encouroages the development of electronic industry in Indonesia is very fast. Key word : E Waste. Daur ulang sektor informal sangat berkaitan dengan berkaitan dengan dampak lingkungan dan kesehatan Karena tidak disadari bahwa banyak komponen barang-barang elektronik tersebut mengandung bahan beracun berbahaya (B3). Percepatan pertumbuhan tersebut dikombinasi dengan produk yang cepat usang karena produk generasi yang lebih baru sudah muncul lagi. Acceleration of growth combined with rapid product obsolescence due to the newer generation of product has emerged again.co. This due to have to have the repair and reuse (recycling) used electronic goods in high quantities in the informal sector. Situasi ini mendorong perkembangan industri elektronik di Indonesia menjadi sangat cepat. Dalam tulisan ini berusaha memperkenalkan kondisi dan kebijakan pengelolaan E waste yang ada di Indonesia saat ini serta alternatif teknologi daur ulang E waste yang berhubungan dengan kebijakan pengelolaan E waste yang terpadu sektor formal dan informal. informal sector. developing countries including Indonesia not only require sophisticated recycling tecnologies but also mesuares the relevant management and environmental policy become more important and urgent. namun juga langkah-langkah pengelolaan yang relevan dan adanya kebijakan pencegahan dampak lingkungan. Recycling an informal sector is closely associated with the related environmental and health impact. negara berkembang termasuk Indonesia bukan hanya memerlukan teknologi daur yang canggih. sektor informal.pengelolaan terpadu ABSTRAKSI The development of electronic technology industry very quickly offer a wide of product choices.id ABSTRAKSI Perkembangan industri teknologi elektronik yang sangat cepat menawarkan berbagai macam pilihan produk. E Waste not found in the Final Disposal (landfill) waste. the integrated management .

field observations. institutional and community participation aspects.23% that do not have a septic tank and 1. . community and institutional participation aspects. there should be a major construction of infrastructure facilities with on-site treatment system in the form of individual or communal septic tanks. Peranserta masyarakat mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 852/Menkes/SK/IX/2008. kelembagaan dan peranserta masyarakat. While the institutional analysis indicated the presence of obstacles such as. The results showed 69. dengan sampel berjumlah 65 dari 39.368 households). jamban keluarga dengan tangki septik komunal (MCK Umum) dan IPLT. with samples were amounted to 65 of 39. Communal participation could potentially be improved through community organizations such as KSM. pengelolaan. Metoda sampling menggunakan stratified random sampling. with regards to organizational structure and functioning of local institutions.439 jiwa (9.23% of respondents use septic tank. peranserta masyarakat dan kelembagaan. on-site. Peranserta masyarakat berpotensi dapat ditingkatkan melalui organisasi masyarakat seperti KSM. koordinasi. coli contamination to ground water. Posyandu and Majelis Taklim. Analysis used quantitative descriptive method which includes the technical. Sedangkan aspek kelembagaan didasarkan pada peraturan daerah tentang struktur organisasi dan tata kerja lembaga daerah. interviews and questionnaires in seven sub. Kampus ITS Sukolilo Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan 18. 29. Sementara analisis kelembagaan menunjukkan adanya kendala seperti. ITS. regulasi dan sumber daya manusia. Sampai saat ini pengelolaan air limbah permukiman di Kota Bukittinggi-yang umumnya berupa jamban dengan tangki septik-belum memadai karena masih tingginya pencemaran E. Dosen Jurusan Teknik Lingkungan FTSP. Kata Kunci : air limbah permukiman. yaitu observasi lapangan. Key words: domestic wastewater.54% that exhibits open defecation. is commonly served by septic tanks.368 kepala keluarga). Untuk mencapai target MDGs dan RPJMD dilakukan perbaikan dan pembangunan sarana prasarana dengan sistem pengolahan on-site berupa tangki septik individual atau komunal. 50. To date. Posyandu dan Majelis Taklim. from technical. To achieve the MDGs and RPJMD’s targets.com ABSTRAK Kondisi sarana dan prasarana sanitasi merupakan tantangan bagi pemerintah untuk memenuhi target Millenium Development Goals (MDGs) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bukittinggi 2010-2015.coli pada air tanah.Guguk Panjang district of Bukittinggi City. *) dan Joni Hermana 2).46% responden menggunakan tangki septik yang layak. regulation and human resources. Evaluasi ini dilakukan dengan metoda survey.439 inhabitants (9.23% yang tidak memiliki tangki septik. ITS. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengelolaan air limbah permukiman di Kec. wawancara dan kuesioner di tujuh kelurahan Kec. terlalu banyaknya instansi yang berperan dalam pengelolaan. 852/Menkes/SK/IX/2008. Kampus ITS Sukolilo Surabaya * email: wiwi_lany@yahoo. ABSTRACT The condition of sanitation facilities and infrastructure is a challenge for the government to meet the Millennium Development Goals (MDGs) and the Regional Medium Term Development Plan (RPJMD) of Bukittinggi 20102015. latrines families with communal septic tanks and Septage Treatment Plant (IPLT). Sampling method used a stratified random sampling. that is inadequate due to the high E. The purpose of this study is to evaluate the domestic wastewater management in Guguk Panjang district.EVALUASI PENGELOLAAN AIR LIMBAH PERMUKIMAN DI KECAMATAN GUGUK PANJANG KOTA BUKITTINGGI EVALUATION ON DOMESTIC WASTEWATER MANAGEMENT IN GUGUK PANJANG DISTRICT BUKITTINGGI CITY Widya Lailany 1. LSM. Guguk Panjang. Guguk Panjang Kota Bukittinggi. on-site. Community participation was referred to the regulation by the Minister of Health No. coordination. LSM. too many agencies that play a role in the management. While the institutional aspects were based on local regulations. ditinjau dari aspek teknis.77% yang tidak layak dan 29. The evaluation was conducted by using survey method. Mahasiswa Pasca Sarjana Jurusan Teknik Lingkungan. management. the domestic wastewater management. Analisis menggunakan metoda deskriptif kuantitatif yang meliputi aspek teknis.

Keywords : artisanal gold mining. Anies2). Mercury is neurotoxic substance that can be bioaccumulated and biomagnified.com ABSTRAK Aktivitas penambangan emas tradisional yang berlangsung sejak tahun 1993 di Desa Jendi. yang akhirnya mengkontaminasi rantai pangan darat berupa tanaman pangan yang tumbuh di pekarangan rumah. merkuri. may cause serious health effect to human as top predator. soil Hg content . Selogiri.411 ppm (ratarata 2.98 ppm (rata-rata ppm). Population was soil and crops grown around gold miners’ house.067 ppm). SH. Imam Bardjo. Selogiri.KONTAMINASI MERKURI PADA TANAH DAN TANAMAN PEKARANGAN AKIBAT AKTIVITAS PENAMBANGAN EMAS TANPA IJIN DI DESA JENDI KECAMATAN SELOGIRI KABUPATEN WONOGIRI JAWA TENGAH MERCURY CONTAMINATION IN SOIL AND CROPS AS A RESULT OF ARTISANAL GOLD MINING AREA ACTIVITY AT JENDI VILLAGE. Sampel penelitian diambil secara grab sampling dengan sampel tanah berjumlah 5 dan sampel tanaman sebanyak 7 buah terdiri dari sayuran. Indonesia *hanani_d@yahoo. crop Hg content range from less than 0. Kata kunci: kadar Hg tanah. kadar Hg tanaman pekarangan antara kurang dari 0. Onny Setiani3) Mahasiswa Program Doktor Ilmu Lingkungan Pascasarjana UNDIP. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi pencemaran merkuri pada tanah dan tanaman pekarangan di Desa Jendi. SELOGIRI DISTRICT. Dosen Kesehatan Lingkungan Fakultas Kesehatan Masyarakat UNDIP Universitas Diponegoro Jl. Samples were taken by grab sampling method. Semarang. There was environmental quality degradation as a consequence of uncontrolled disposal of wastewater containing Hg (tailing). Disimpulkan telah terjadi penurunan kualitas lingkungan akibat pencemaran Hg yang digunakan dalam proses amalgamasi emas yang dilakukan masyarakat penambang di daerah tersebut. Wonogiri berpotensi menimbulkan degradasi kualitas lingkungan akibat tailing yang mengandung merkuri tidak dikelola dengan baik. Hasil penelitian menunjukkan sampel tanah pekarangan mengandung Hg dengan kadar 0.952–3.952 – 3. causing contamination to the crops grown at it surroundings. Selogiri. Wonogiri potentially cause environmental quality degradation as the tailing containing mercury wasn’t disposed properly. 50. The data of Hg content in soil and crops analyzed descriptively.067 ppm). kadar Hg tanaman. This high level of Hg content indicated that the contamination may be caused by the use of Hg to extract gold from ores containing gold which produced wastewater then disposed directly to surface soil. Populasi penelitian adalah tanah dan tanaman pekarangan rumah responden.001 – 0.411 ppm (mean 2. crop Hg content. penambangan emas tradisional ABSTRACT Artisanal gold mining activities which has been occured since 1993 at Jendi Village. WONOGIRI REGENCY CENTRAL JAVA PROVINCE Yusniar Hanani Darundiati 1. The data showed that soil Hg content was range from 0. buah dan umbi. Merkuri diketahui bersifat neurotoksik dan dapat mengalami bioakumulasi dan biomagnifikasi sehingga membahayakan kesehatan manusia sebagai predator puncak. consisted of 5 soil samples and 7 crops samples (vegetables. Penelitian bersifat deskriptif untuk mengukur kadar merkuri pada tanah dan tanaman pekarangan. fruit and root). Henna Rya Sunoko 3).98 ppm.001–0. *). Kadar Hg pada tanah dan tanaman pekarangan yang tinggi kemungkinan disebabkan penggunaan metode amalgamasi untuk mengekstrak emas yang menghasilkan limbah cair berupa tailing mengandung Hg yang dibuang langsung ke permukaan tanah. This study aimed to identify mercury contamination in soil and crops. mercury.

SH No 5 Semarang 50241. start up . limbah cair tapioka. Meanwhile. pH adjustment. start up time was reduced to 6 days with COD effluent 443 mg/L. Setia Budi Sasongko2.PENGARUH PENGATURAN PH TERHADAP PROSES START UPPENGOLAHAN LIMBAH CAIR TAPIOKA SISTEM ANAEROBIC BAFFLED REACTOR PH ADJUSTMENT INFLUENCE IN START UP PROCESS OF ANAEROBIC BAFFLED REACTOR (ABR) SYSTEM FOR TAPIOCA WASTEWATER TREATMENT Happy Mulyani1. start up ABSTRACT Long start up time generally required to achieve stabil bacterial cuture in anaerobic reactor. waktu start up dapat direduksi menjadi 6 hari dengan kadar COD efluen 443 mg/L. Secara garis besar.84 requires nine days start up with COD effluent 954 mg/L in ABR 2 baffles. pengaturan pH. tapioca wastewater. Indonesia * cahtekim@yahoo. Research result shows that tapioca wastewater with COD influen 8000 mg/L and pH 4. By adjusting pH to 7. 6 hari start up dengan kadar COD efluen 347 mg/L ditunjukkan dalam performa ABR dengan meningkatkan pH influen menjadi 8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah cair tapioka dengan COD influen 8000 mg/L dan pH 4. Dengan menyesuaikan pH menjadi 7. Failure in establishment of stabile active anaerobic microbial is a main factor which resulting low COD removal.84 memerlukan 9 hari start up dengan COD efluen 954 mg/L. Keywords : ABR. penelitian ini terbagi menjadi 2 tahapan yaitu inokulasi benih lumpur dan operasi start up secara batch sampai tercapai kadar COD efluen yang stabil. Imam Bardjo. It is important to study about pH adjustment influence of fresh feed in start up time which required in ABR 2 baffles to achieve steady state and remove COD. Kata kunci: ABR. this research divided into 2 stages: first. Reduction in start up time and higher COD removal could be done by pH adjustment of fresh feed. dan Danny Soetrisnanto3 Program Magister Teknik Kimia Universitas Diponegoro Jl. sludge seed inoculation and second. Sementara. Kegagalan pembentukan kumpulan mikroba anaerob aktif stabil merupakan pemicu utama rendahnya penurunan kadar COD. batch start up operation until reach stabile COD effluent. *). 6 days start up with COD effluent 347 mg/L showed by increasing pH influent to 8. Mainly.com ABSTRAK Waktu start up yang lama umumnya diperlukan untuk memperoleh kultur bakteri yang dapat bekerja stabil pada reaktor anaerob. Penurunan waktu start up dan peningkatan penurunan kadar COD removal dapat dilakukan dengan pengaturan pH fresh feed. Kajian pengaruh pengaturan pH fresh feed terhadap waktu start up yang diperlukan sistem ABR 2 baffle untuk mencapai kondisi steady state dan menurunkan kadar COD perlu dilakukan. Acidic nature in tapioca wastewater was suspected to inhibit organic matter decomposition. Kondisi asam dalam limbah cair tapioka juga ditengarai dapat memperlambat proses peruraian senyawa organik.

Shaliza Ibrahim2) and Salmariza3) 1) Environmental Engineering Department. The results revealed that rice husk ash can successfully reduce cadmium from aqueous solution with removal percentage between 76. ABSTRACT This study was focused on optimizing and modeling the adsorption process of cadmium from aqueous solution onto rice husk ash.402%. dosis adsorban 5 g/ 100 mL. adsorbent dosage (2–8 g/100 mL).99. into the percentage of Cadmium removal as the response. konsentrasi awal adsorbat ( 70–110 mg/L) dan waktu kontak (60–240 menit). University of Batanghari. Keywords: Adsorption. Berdasarkan optimasi dengan RSM didapatkan bahwa kondisi optimum proses adsorpsi adalah pada pH 7. adsorbent dosage and initial concentration were noted to be statistically significant. Slamet Riyadi. Eksperimen dilakukan secara batch dengan memvariasikan empat faktor sebagai fungsi pH (5–9). Broni Jambi. Kata kunci: Adsorpsi.188% . Jl.APLIKASI RESPONSE SURFACE METHODOLOGY UNTUK OPTIMASI ADSORPSI KADMIUM DI LARUTAN ARTIFISIAL MENGGUNAKAN ABU SEKAM PADI APPLICATION OF RESPONSE SURFACE METHODOLOGY FOR OPTIMIZATION OF CADMIUM ADSORPTION IN AQUEOUS SOLUTION USING RICE HUSK ASH Monik Kasman1*). Indonesia emka_engineer@yahoo. The batch experiment was done by varying four factors. contact time 150 minutes and initial cadmium concentration 90 mg/L. Cadmium.com ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk membuat pemodelan dan mengoptimasi adsorpsi Kadmium dalam larutan artifisial dengan menggunakan adsorban rice husk ash (abu sekam padi). Response Surface Methodolgy. Efek empat faktor tersebut terhadap persen penyisihan kadmium (respon) dianalisis dan dijelaskan dengan response surface methodology (RSM) dan model isotherm Freundlich dan Langmuir. The value of pH. Kadmium. . dosis adsorban (2–8 g/100 mL). waktu kontak 150 menit dan konsentrasi awal 90 mg/L. Hasil penelitian menunjukan bahwa rice husk ash dapat menyisihkan kadmium dari larutan artifisial dengan persentase 76. Abu sekam padi (RHA). initial concentration of adsorbate (70–90 mg/L) and contact time (60–240 minutes). 36122.402%. RSM was also used to optimize the adsorption process where the optimum condition was achieved at pH 7. as a function of pH (5–9). Lembah Pantai. Indonesia 2) Civil Engineering Department. Rice husk ash. Padang. adsorbent dosage 5 g/100 mL. pH dan konsentrasi awal merupakan faktor yang signifikan dalam proses adsorpsi. 50603 Kuala Lumpur.99. Response Surface Methodology. Malaysia 3) Research and Standardization Agency of Industry and Commerce. It was further explained using response surface methodology (RSM) as well as freundlich and langmuir isotherm model.188% . The effect of four factors to the cadmium adsorption removal (as the response) was observed. Engineering Faculty. Dosis adsorban. University of Malaya.

dan Bacillus.id ABSTRAK Bakteri yang resisten terhadap logam berat berpotensi digunakan sebagai biosorben dan bioakumulator sehingga dapat dimanfaatkan sebagai agensia bioremediasi pencemaran logam berat. Cd dan Cu yang diisolasi dari Kali Mas Surabaya.BAKTERI RESISTEN LOGAM BERAT YANG BERPOTENSI SEBAGAI BIOSORBEN DAN BIOAKUMULATOR Enny Zulaika1. *). karakterisasi. isolat tersebut terkelompokkan menjadi 5 genera yaitu Azotobacter. Kata kunci: Kali Mas. Surabaya * enny@bio. halotoleran . biosorbsi. mekanis. Pb. ataupun enzimatis. Dari 80 isolat bakteri yang didapatkan. bioadsorbsi. Setelah dilakukan identifikasi dan karakterisasi menggunakan panduan Bergey’s Manual of Determinative Bacteriology.its. Pb. Bakteri mampu resisten terhadap logam berat karena pada bakteri mempunyai mekanisme biotransformasi. Staphylococcus. dan Corynebacterium. Tutut Arindah1). Arif Luqman1). Proteus. Cd dan Cu dengan kadar 25 ppm hanya 10 isolat. dengan genera yang melimpah adalah Bacillus sebayak 4 isolat. dan Dan Umi Sholikah1) Program Studi Biologi FMIPA ITS. isolat yang resisten terhadap logam Hg. Tujuan dari penelitian ini adalah menemukan bakteri yang resisten terhadap logam Hg. Semua isolat halotoleran pada salinitas 50 ‰. logam berat. bioakumulasi dan/atau biopresipitasi baik secara fisik.ac.

The study of biological processes in anoxic-aerobic had done with a continuous flow. anoxic. Keywords: aerobic. . 8. resirkulasi lumpur 100%.6. Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Kampus ITS Jalan Arif Rahman Hakim. TKN.8. 100% recirculation of sludge.STUDI EFEKTIFITAS PENAMBAHAN KARBON (BOD) PADA PENGOLAHAN AIR LIMBAH INDUSTRI AMMONIA-UREA MELALUI PROSES AEROBIK DAN ANOKSIK STUDY OF CARBON ADDITION (BOD ) EFFECTIVITY IN AMMONIAUREA WASTEWATER TREATMENT THROUGH AEROBIC-ANOXIC PROCESS Siti Nurul Hijanah1. anoksik. Sukolilo. The Results of research showed that the addition of the BOD concentration of 500 mg/L with 10-hour HRT was able remove 97. dan 10 jam dengan penambahan zat organik (glukosa) yang dinyatakan sebagai BOD konsentrasi 500 dan 1000 mg/L. Penelitian proses secara biologi aerobik-anoksik telah dilakukan dengan aliran kontinyu.10 %. Waktu tinggal hidrolik (td) 4. *) dan Agus Slamet2) 1 ) Program S2 Jurusan Teknik Lingkungan. Surabaya 60111 *stnrlh@gmail. HRT. Hydraulic residence time 4.com ABSTRAK Air limbah industri ammonia–urea umumnya memiliki kandungan komponen organik relatif rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan konsentrasi BOD sebesar 500 mg/L dengan 10 jam HRT dapat menyisihkan konsentrasi nitrogen total sebagai TKN sebesar 97. BOD.and 10 hours with glucose addition as BOD concentration of 500 and 1000 mg/L. HRT. TKN.6. Kata kunci: aerobik. Pengolahan secara biologis dengan proses aerobik-anoksik umumnya dilakukan penambahan metanol sebagai sumber karbon. ABSTRACT Industrial wastewater ammonia-urea generally has a relatively low content of organic components. Institut Teknologi Sepuluh Nopember 2) Jurusan Teknik Lingkungan. Biological treatment with aerobic-anoxic process is generally carried out in the addition of methanol as a carbon source. BOD.10% total nitrogen concentration as a TKN.

respectively. (3) campaigning on ‘saving water’ (informed all departments on maximum uses of water). The data were then analyzed using NPV and B/C ratio as the necessary criteria. kelayakan proyek dianalisis dengan metode NPV (net present value). Hasil penelitian menunjukkan.000. tanpa nilai residu. Investasi perusahaan untuk penghematan penggunaan air sebesar Rp 93. perusahaan telah melakukan penghematan air sebanyak 5.450. The feasibility of the project . perusahaan telah melakukan reduce penggunaan air melalui 3 (tiga) program. Perusahaan yang diteliti merupakan perusahan terbuka (Tbk) yang telah memperoleh sertifikat ISO 9001 pada tanggal 14 Oktober 1999 dan ISO 14001 pada tanggal 22 September 2001. sehingga diperoleh B/C ratio sebesar Rp 2. Bila setiap 3 keluarga rata-rata mengkonsumsi air sebanyak 15 m setiap bulan maka penghematan air yang berhasil dilakukan perusahaan dapat digunakan untuk memenuhi konsumsi air sebanyak 383 keluarga.000. The benefit obtained by and from the public amounted to Rp 59. The analyses showed that the company implemented the Program through the following three sub-programs: (1) installing new water meters in 23 points. yakni (1) penambahan meteran air sebanyak 23 titik (ke tiap bagian).750 m3 of water per month.450. Manfaat yang diterima masyarakat senilai Rp 59.818. (2) penggantian jaringan pipa lama. If every household consumed 15 m3 of water per month.656. sedangkan PV outlay sebesar Rp 93. The company studied having received ISO 9001 and ISO 14001 Certificates on October 14. PV proceed mencapai Rp 251. keduanya dari LQRA (Loyd’s Quality Register Assurance). Data dikumpulkan dengan melakukan wawancara.327. dan mengkaji berbagai dokumen yang dimiliki perusahaan. observasi lapangan. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder.00 per year. Kata Kunci: pengelolaan limbah. (2) replacing old piping with new ones.co. 1999 and on September 22. *) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UNNES e-mail: zaenuri_mastur@yahoo. By means of these three supporting programs. then the saved water could be consumed by 383 households. This research used primary and secondary data.000.IMPLEMENTASI REDUCE DALAM PENGELOLAAN LIMBAH PERUSAHAAN FARMASI DI KOTA SEMARANG THE IMPLEMENTATION OF REDUCE PROGRAM FOR WASTE MANAGEMENT BY A PHARMACEUTICAL COMPANY IN SEMARANG CITY Zaenuri1. field observations and studying the company’s documents. The needed data were collected by means of interviews. dan (3) kampanye hemat air (publikasi ke semua bagian perihal pemakaian air terbanyak).450. Dengan mengambil umur ekonomis proyek 5 tahun. reduce ABSTARCT This research was intended to analyze the implementation of “Reduce Program” (saving program) by a pharmaceutical company in Semarang City. 2001. The investment needed for implementing the project amounted to Rp 93. proyek penghematan penggunaan air layak ( feasible) karena B/C ratio nya lebih dari 1.00. the company managed to save 5. Investasi yang ditanam perusahaan untuk penghematan pemanfaatan air mencapai Rp 93. Dengan mengambil discount rate sebesar 6% per tahun.450. perusahaan farmasi.000. The two certifications came from LQRA.080 per tahun.id ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi reduce yang dilakukan oleh sebuah perusahaan farmasi di Kota Semarang.69. Data dianalisis dengan menggunakan kriteria net present value (NPV) dan rasio manfaat terhadap biaya (benefit-cost ratio = B/C ratio).750 m setiap bulan.80.000.656. Dengan demikian. Dengan menerapkan ketiga program 3 ini.000 dapat kembali hanya dalam waktu 1 tahun 8 bulan 12 hari.

450.000.was analyzed using NPV.000. The total investment of Rp 93.00.00 could return back in 20 months and 18 days.450. It can then be concluded that the “saving program” is feasible because of a B/C ratio of 2. the PV proceeds could amount to Rp 251. With the PV outlay of Rp 93.00. reduce.69.327. with a discount rate of 6% per year. it can be found a B/C ratio of 2.69 > 1 Keywords: waste management. pharmaceutical company. .818. By assuming an economic life of 5 year for the project (without any residual value).

id ABSTRAK Limbah radioaktif termasuk dalam kategori limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) sehingga harus dikelola dengan aman sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. keamanan sumber radioaktif. public.PENGAWASAN LIMBAH RADIOAKTIF: ASPEK KEAMANAN SUMBER RADIOAKTIF DALAM KEGIATAN PENGELOLAAN LIMBAH RADIOAKTIF Werdi Putra Daeng Beta1. perusakan. and environmental protection in the use of nuclear energy. and / or disposal of radioactive waste. Keywords: BAPETEN. Radioactive waste management is included in the security group A. security of radioactive sources. artinya kelompok keamanan yang tertinggi. so that they must be managed securely according to regulations. perizinan dan inspeksi. masyarakat. BAPETEN mempersyaratkan keamanan sumber radioaktif untuk fasilitas pengelolaan limbah radioaktif berdasarkan tingkat kerawanannya. hazardous and toxic materials waste. licensing and inspection. destruction. pengolahan. storage. dan perlindungan terhadap lingkungan hidup dalam pemanfaatan tenaga nuklir. *) Direktorat Inspeksi Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) Jl. Pengelolaan limbah radioaktif termasuk dalam kelompok keamanan A. Kata kunci: BAPETEN. BAPETEN require a radioactive source security for radioactive waste management facilities based on its the vulnerability level. pengelolaan limbah radioaktif. Dari sudut pandang regulasi. Furthermore. Badan Pengawas Tenaga Nuklir. While the security of radioactive sources is the action taken to prevent unauthorized access. but they are included in hazardous wastes that may cause interference or damage to the environment can cause health problems even until death. Selanjutnya. Pengelolaan Limbah Radioaktif adalah pengumpulan.go. coupled with special equipment. aspek keamanan sumber radioaktif dalam kegiatan pengelolaan limbah radioaktif akan dibahas pada makalah ini. processing. loss.beta@bapeten. radioactive waste management . Security Requirements for Radioactive Sources storage facility is only valid for Radioactive Waste Management. kehilangan. dan/atau pembuangan limbah radioaktif. pencurian. abbreviated as BAPETEN is a national regulatory body for the utilization of nuclear energy in Indonesia. one of BAPETEN regulatory purposes is to ensure the safety and health of workers. meaning that the highest security groups. transportation. Radioactive Waste Management is the collection. penyimpanan. ditambah dengan perlengkapan khusus. disingkat BAPETEN adalah badan pengawas tingkat nasional untuk pemanfaatan tenaga nuklir di Indonesia. pengangkutan. From the regulatory standpoint. BAPETEN melaksanakan pengawasan tenaga nuklir melalui peraturan. ABSTRACT Although radioactive wastes are not included in the category of B3 wastes (hazardous and toxic materials). Sedangkan keamanan sumber radioaktif adalah tindakan yang dilakukan untuk mencegah akses tidak sah. Gajah Mada no 8 Jakarta Pusat 10120 * d. theft. and / or unauthorized removal of Radioactive Sources. limbah B3. Nuclear Energy Regulatory Agency. the security aspects of radioactive sources in radioactive waste management activities will be discussed. salah satu tujuan pengawasan BAPETEN (Badan Pengawas Tenaga Nuklir) adalah untuk menjamin keselamatan dan kesehatan pekerja. classification. BAPETEN carry out supervision of nuclear energy through regulation. Persyaratan Keamanan Sumber Radioaktif untuk penyimpanan hanya berlaku untuk fasilitas Pengelolaan Limbah Radioaktif. pengelompokan. dan/atau pemindahan tidak sah Sumber Radioaktif.

and / or disposal of radioactive waste. limitation and optimization. Radioactive Waste Management is the collection. Nuclear Energy Regulatory Agency.id ABSTRAK Walaupun limbah radioaktif tidak termasuk limbah dari B3. While the Radiation Safety is the action taken to protect workers. and the environment from radiation hazards. tetapi limbah radioaktif termasuk limbah berbahaya (hazardous wastes) yang dapat menimbulkan gangguan atau kerusakan lingkungan bahkan dapat menimbulkan gangguan kesehatan sampai kematian. hazardous and toxic materials waste. pengelolaan limbah radioaktif. licensing and inspection. ABSTRACT Although radioactive wastes are not included in the category of B3 wastes (hazardous and toxic materials). limbah B3. Keselamatan radiasi harus menganut asas proteksi radiasi. Kata kunci: BAPETEN. Keywords: BAPETEN. namely justification. Gajah Mada no 8 Jakarta Pusat 10120 * d. members of the public. pengangkutan. termasuk pengelolaan limbah radioaktif. Furthermore. keselamatan radiasi. anggota masyarakat. but they are included in hazardous wastes that may cause interference or damage to the environment can cause health problems even until death. yaitu justifikasi. aspek keselamatan radiasi dalam kegiatan pengelolaan limbah radioaktif akan dibahas pada makalah ini. classification. radiation safety. dan perlindungan terhadap lingkungan hidup dalam pemanfaatan tenaga nuklir. dan/atau pembuangan limbah radioaktif.PENGAWASAN LIMBAH RADIOAKTIF: ASPEK KESELAMATAN RADIASI DALAM KEGIATAN PENGELOLAAN LIMBAH RADIOAKTIF Werdi Putra Daeng Beta1. perizinan dan inspeksi. radiation protection principles. abbreviated as BAPETEN is a national regulatory body for the utilization of nuclear energy in Indonesia. dan lingkungan hidup dari bahaya radiasi. Badan Pengawas Tenaga Nuklir. pengolahan. and environmental protection in the use of nuclear energy. penyimpanan. the radiation safety aspects of radioactive waste management activities will be discussed in this paper. including radioactive waste management. limitasi dan optimasi. BAPETEN mempersyaratkan keselamatan radiasi untuk fasilitas pengelolaan limbah radioaktif berdasarkan tingkat resiko dan potensi bahayanya. storage. salah satu tujuan pengawasan BAPETEN (Badan Pengawas Tenaga Nuklir) adalah untuk menjamin keselamatan dan kesehatan pekerja. *) Direktorat Inspeksi Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) Jl. processing.beta@bapeten. Selanjutnya. Sedangkan Keselamatan Radiasi adalah tindakan yang dilakukan untuk melindungi pekerja. Radiation safety should embrace the principles of radiation protection. From the regulatory standpoint. BAPETEN melaksanakan pengawasan tenaga nuklir melalui peraturan. public. Dari sudut pandang regulasi. sehingga harus dikelola dengan selamat sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. radioactive waste management. asas proteksi radiasi. masyarakat. disingkat BAPETEN adalah badan pengawas tingkat nasional untuk pemanfaatan tenaga nuklir di Indonesia. BAPETEN carry out supervision of nuclear energy through regulation. Pengelolaan Limbah Radioaktif adalah pengumpulan. so that they must be managed safely in accordance with existing regulations. transportation. BAPETEN requires radiation safety for radioactive waste management facilities based on the level of risk and potential dangers. pengelompokan. one of BAPETEN regulatory purposes is to ensure the safety and health of workers. .go.

Perizinan pengelolaan limbah radioaktif memerlukan persyaratan khusus dan izin bertahap. Licensing of radioactive waste management requires specific requirements and licensing stages based. including of radioactive waste management.beta@bapeten.id ABSTRAK Limbah radioaktif tidak termasuk dalam kategori limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). From the regulatory standpoint. and specific requirements. so that they have to be managed properly according to regulations. Requirements and licensing procedures established in accordance with the risks associated with radiation safety and security of Radioactive Sources and Nuclear Materials. pengelolaan limbah radioaktif. persyaratan izin. . termasuk pengelolaan limbah radioaktif. public. Keywords: BAPETEN. teknis dan khusus. sehingga semakin tinggi risiko suatu kegiatan pemanfaatan. hazardous and toxic materials waste.PENGELOLAAN LIMBAH RADIOAKTIF: ASPEK PERIZINAN DAN PENGAWASANNYA Werdi Putra Daeng Beta1. but they are included in hazardous wastes. technical. Persyaratan izin terdiri atas persyaratan administratif.go. *) Direktorat Inspeksi Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) Jl. maka persyaratan izin yang diberlakukan semakin ketat. then the licensing requirements imposed increasingly stringent. so the higher the risk of an activity of utilization. tata cara perizinan. Nuclear Energy Regulatory Agency. limbah B3. dalam makalah ini akan dibahas aspek perizinan dan pengawasan pengelolaan limbah radioaktif. radioactive waste management. in this paper will be discussed. Persyaratan dan tata cara perizinan ditetapkan sesuai dengan resiko yang terkait dengan keselamatan radiasi dan keamanan Sumber Radioaktif dan Bahan Nuklir. and environmental protection in the use of nuclear energy. aspects of the licensing and supervision of radioactive waste management. Gajah Mada no 8 Jakarta Pusat 10120 * d. masyarakat. licensing procedures. Licensing requirements consist of administrative. perizinan dan inspeksi. disingkat BAPETEN adalah badan pengawas tingkat nasional untuk pemanfaatan tenaga nuklir di Indonesia. licencing requirements. Kata kunci: BAPETEN. one of BAPETEN regulatory purposes is to ensure the safety and health of workers. Selanjutnya. dan perlindungan terhadap lingkungan hidup dalam pemanfaatan tenaga nuklir. Badan Pengawas Tenaga Nuklir. Furthermore. Dari sudut pandang regulasi. BAPETEN carry out supervision of nuclear energy through regulation. licensing and inspection. abbreviated as BAPETEN is a national regulatory body for the utilization of nuclear energy in Indonesia. ABSTRACT Radioactive wastes are not included in the category of B3 waste (hazardous and toxic materials). tetapi termasuk dalam limbah berbahaya (hazardous wastes) sehingga harus dikelola dengan baik dan benar sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. BAPETEN melaksanakan pengawasan tenaga nuklir melalui peraturan. salah satu tujuan pengawasan BAPETEN adalah untuk menjamin keselamatan dan kesehatan pekerja.

DAMPAK KEASAMAAN TANAH SAWAH TERHADAP KEJADIAN DERMATITIS KONTAK IRITAN PADA PEKERJA SAWAH DI DESA WATESKROYO KECAMATAN BESUKI KABUPATEN TULUNGAGUNG THE EFECT OF ACIDITY OF THE PADDY-FIELD LAND AND THE INCIDENT OF DERMATITIS IRITAN CONTACT IN THE PADDY-FIELD WORKER IN THE WATESKROYO VILLAGE THE BESUKI SUBDISTRICT THE TULUNGAGUNG REGENCY
Indasah1, *) Stikes Surya Mitra Husada Kediri Jl. Sumber ece 37 tirtoudan Kediri Iin.dasyah@yahoo.com
ABSTRAK Dermatitis Kontak Iritan merupakan respon non spesifik kulit terhadap kerusakan kimia langsung yang melepaskan mediator-mediator inflamasi yang sebagian besar berasal dari sel epidermis. Penyebab munculnya Dermatitis Kontak Iritan adalah bahan yang bersifat iritan, misalnya bahan pelarut, deterjen, minyak pelumas, asam, serbuk kayu, bahan abrasif, enzim, larutan garam konsentrat, plastik berat molekul rendah atau bahan kimia higroskopik. Rancangan penelitian dalam penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi sebanyak 200 pekerja sawah dan sampel yang diteliti sebanyak 30 responden dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah derajat keasaman (pH) tanah sawah, variabel dependen dalam penelitian ini adalah kejadian Dermatitis Kontak Iritan. Sedangkan variabel perancu dalam penelitian ini adalah umur, jenis kelamin, riwayat penyakit alergi dan lama kerja. Hasil analisa data antara umur dan kejadian Dermatitis Kontak Iritan dengan menggunakan uji statistik korelasi Serial menunjukkan ada keterkaitan. Dan hasil analisa data antara derajat keasaman (pH) tanah sawah dan kejadian Dermatitis Kontak Iritan dengan menggunakan uji statistik korelasi Serial menunjukkan ada keterkaitan. Kesimpulan penelitian ini adalah ada keterkaitan antara derajat keasaman (pH) tanah sawah dengan kejadian Dermatitis Kontak Iritan pada pekerja sawah. Diharapkan pekerja sawah lebih memperhatikan kesehatan kulit kaki mereka dengan cara melakukan pencegahan dini sebelum mulai melakukan aktivitas di sawah dan pengobatan dini ketika tandatanda Dermatitis Kontak Iritan muncul. Kata kunci: derajat keasaman (pH) tanah sawah, kejadian Dermatitis Kontak Iritan, pekerja sawah

ABSTRACT
Dermatitis Iritan Contact was the non specific response skin towards direct chemical damage that released mediators inflamasi that most came from the cell epidermis. The cause of the emergence Dermatitis Iritan Contact was the material that was iritan, for example the material of solvent, detergent, lubricating oil, acid, wood dust, the material abrasive, the enzyme, the solution to concentrate salt, heavy plastic the low molecule or the chemical higroskopik. The plan of research in this research was analytical with the appoarch cross sectional. The population totalling 200 paddyfield workers and the sample who were researched by as many as 30 respondents by using the technique Simple Random Sampling. The independent variable in this research was the level of the acidity of the paddy-field land, the dependent variable in this research was the the incident of Dermatitis Iritan Contact. Whereas the confounding variable in this research was age, gender, the story of the allergic illness and for a long time the work. Results of the analysis of the data between the age and the incident of Dermatitis Iritan Contact by using the test of Correlation Statistics Serial showed had the connection. And results of the analysis of the data between the level of the acidity (pH) of the paddy-field land and the incident of Dermatitis Iritan Contact by using the test of Correlation Statistics Serial showed had the connection. The conclusion in this research was to have

the connection between the level of the acidity (pH) of the paddy-field land and the incident of Dermatitis Iritan Contact in the paddy-field worker. Hopefully to the paddy-field worker so that more paid attention to the health of their skin foot by means of carrying out the early prevention before beginning to carry out the activity in the paddy-field and early medical treatment when signs from Dermatitis Iritan Contact began to emerge.

Key word: the level of the acidity (pH) of the paddy-field land, the incident of Dermatitis Iritan Contact, the paddy-field worker.

POTENSI SAMPAH PERMUKIMAN DI KAWASAN PERDESAAN KABUPATEN PONOROGO (STUDI KASUS KECAMATAN BUNGKAL) THE POTENTIAL OF RESIDENTIAL SOLID WASTE IN THE RURAL AREA OF PONOROGO TOWN (CASE STUDY BUNGKAL DISTRICT)
Malik Efendi 1, *) dan Yulinah Trihadiningrum!) Jurusan Teknik Lingkungan FTSP, ITS, Kampus ITS Sukolilo Surabaya, * fulanabdillah@yahoo.com
ABSTRAK Kecamatan Bungkal yang terletak di kawasan perdesaan Kabupaten Ponorogo membuat kondisi pengelolaan sampah kurang memadai. Terbatasnya fasilitas pengelolaan sampah berakibat pada semakin meningkatnya timbulan sampah di TPS. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menentukan timbulan dan komposisi sampah, (2) menentukan besarnya potensi daur ulang sampah. Kajian pada aspek teknis dilakukan dengan metoda analisis timbulan dan komposisi sampah, serta potensi daur ulang sampah dengan pengambilan sampel 8 hari berturut–turut dan perhitungan jumlah sampel sesuai SNI 19-3964-1995. Timbulan sampah permukiman adalah sebesar 0.28 kg/orang.hari, dengan komposisi sampah basah 78.6%, sampah plastik 12.6%, sampah kertas 4.5%, sampah kulit 1.0%, sampah kayu 0.80%, sampah karet 0.6%, sampah kaca 0.5% sampah logam 0.5%, sampah kain 0.5 %, dan sampah lain–lain 0.4 %. Potensi daur ulang sampah rumah tangga adalah sebagai berikut: sampah basah 97.3%, sampah plastik 35.5%, logam 100%, kertas 67%, kaca 52.8%. Kata Kunci: Potensi, daur ulang, sampah, perdesaan.

ABSTRACT
Bungkal District, which is located in rural areas of Ponorogo town, has made the solid waste management service improperly performed. The lack of facilities resulted in the increasingsolid waste generation at the transfer depot. This study aimed to: (1) measure solid waste generation and composition, (2) measure the recycling potentials of the residential solid waste. The technical aspect of this study included the solid waste generation rate and composition measurements, as well recycling potential. Sampling and measurement activities were done in 8 consecutive days, following national standard method SNI 19-3964-1995. The residential solid waste generation rate was 0.28 kg/capita.day. The solid waste was composed of biodegradable organics of 78.6%, followed by 12.6% plastic waste, 4.5% paper, 1.0% leather, 0.80% wood, 0.6% rubber, 0.5% glass, 0.5% metal, 0.5% textile, and 0.4% residual waste. The recycling potentials of the residential solid waste were: 97.3% for biodegradable organics, 35.5% for plastic waste, 100% for metal waste, 67% for paper, and 52.8% for glass.

Keywords: potential, recycling, residential, solid waste

which when present in excessive amounts in the body of water will cause eutrophication. 3 hari maupun 2 hari. One advantage is that plants can adapt to more varied so it can be used as a park with good aesthetics. Pengamatan sampel dilakukan tiap 3 hari sekali. but the water flowing beneath the media so that it has various advantages. Media used were sand and gravel. Penurunan kandungan senyawa nitrogen dan fosfor tertinggi pada reaktor uji adalah pada reaktor tumbuhan bambu air saat td 4 hari yaitu sebesar 86. nitrogen. Waste water used is taken directly from the grey water boarding house in the Gebang Kidul 30. Waste stream in the reactor is in a vertical downflow. Eutrophication will reduce the oxygen content dissolved in the water and harming living things that live in it. ABSTRACT Handling of grey water in Indonesia especially Surabaya today is directly discharged into the drainage channel that will culminate in a body of water without prior treatment.5 % dan 81. is 4 days. Salah satu keuntungannya adalah tumbuhan yang dapat beradaptasi lebih bervariasi sehingga dapat digunakan sebagai taman dengan estetika yang baik. 3 days and 2 days. Subsurface constructed wetland system (SSF) of this water does not puddle on top of the planting medium. 3 hari dan 4 hari. Kata kunci : grey water. waste water residence time variation (td). NO3-N dan konsentrasi senyawa fosfor sebagai total fosfor. bambu air. fosfor. Surabaya. Grey water mengandung unsur seperti nitrogen. Sistem constructed wetland subsurface (SSF) ini air tidak menggenang di atas media tanam. fosfat dan potasium yang jika terdapat dalam jumlah yang berlebih di badan air akan menyebabkan peristiwa eutrofikasi. Grey water contains elements such as nitrogen. Tumbuhan bambu air dan bambu rejeki tidak berpengaruh dalam penurunan kandungan senyawa nitrogen dan fosfor saat waktu tinggal air limbah (td) 4 hari. Surabaya. Penelitian ini menggunakan 9 reaktor dengan variasi jenis tumbuhan yaitu bambu air dan bambu rejeki serta variasi waktu tinggal air limbah (td) yaitu 4 hari. Aliran limbah di dalam reaktor adalah secara vertical downflow. tetapi air mengalir di bawah media sehingga memiliki berbagai keuntungan. Observations were conducted every 3 days. 30. Sedangkan untuk variasi waktu tinggal air limbah (td) hanya mempengaruhi penurunan fosfor pada tumbuhan bambu air.PENGGUNAAN BAMBU AIR (EQUISETUM HYEMALE) DAN BAMBU REJEKI (DRACAENA SANDERIANA) UNTUK PENYISIHAN NITROGEN DAN FOSFOR PADA GREY WATER DENGAN SISTEM CONSTRUCTED WETLAND THE USE OF EQUISETUM HYEMALE AND DRACAENA SANDERIANA PLANT FOR NITROGEN AND PHOSPHORIC REMOVAL IN GREY WATER WITH CONSTRUCTED WETLAND SYSTEM Ratna Widya Danista1. NO3-N and . phosphate and potassium. *) dan Alia Damayanti1) Environmental Engineering Study Program Faculty of Civil Engineering And Planning Sepuluh Nopember Institute Of Technology Surabaya ABSTRAK Penanganan grey water di Indonesia khususnya Surabaya saat ini adalah langsung dibuang ke saluran drainase yang akan berujung di badan air tanpa pengolahan sebelumnya. Media yang digunakan adalah pasir dan kerikil. NO2-N. subsurface constructed wetland. Air limbah yang digunakan diambil langsung dari grey water rumah kos di Gebang Kidul No. NO2-N.7 %. This study uses 9 reactor with variation types of plants is water bamboo and fortune bamboo. Parameter yang diteliti adalah jumlah NH3N. Eutrofikasi akan mengurangi kandungan oksigen terlarut dalam air dan membahayakan makhluk hidup yang hidup didalamnya. The parameters studied were the number NH3N. 3 hari dan 2 hari. Tidak adanya perbedaan yang signifikan pada penurunan kandungan senyawa nitrogen dan fosfor antara reaktor uji tiap variasi disebabkan kurangnya range antar variasi waktu tinggal air limbah (td) 2 hari. bambu rejeki.

phosporus . As for the variations in waste water residence time (td) only affects the reduction of phosphorus in the Equisetum hyemale plants. nitrogen. Equisetum hyemale. 3 days and 2 days. Equisetum hyemale and Dracaena sanderiana plant had no effect in decreasing the content of nitrogen and phosphorus compounds during waste water residence time (td) 4 days.the concentration of phosphorus compounds as total phosphorus. The highest decrease in content of nitrogen and phosphorus compounds in the test reactor is in the Equisetum hyemale plants reactor when td 4 days is 86.7%. Dracaena sanderiana. Key words: grey water. No significant difference in the reduction of nitrogen compounds and phosphorus content of each test reactor due to the lack of range between variation the of waste water residence time (td) 2 days. subsurface constructed wetland. 3 days and 4 days.5% and 81.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->