KAJIAN PENGELOLAAN TIMBULAN SAMPAH RAMAH LINGKUNGAN DI KABUPATEN PONOROGO STUDY MANAGEMENT OF HEAP WASTE BASED ON ENVIRONMENT IN PONOROGO

Sri Maryani1, *) , Bambang Rahadi2), Novia Lusiana3) Program Studi Teknik Sumberdaya Alam dan Lingkungan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya Jl Veteran, Malang, 65145, Indonesia * b.rahadi@gmail.com, novialusiana@rocketmail.com
ABSTRAK Pengelolaan sampah di TPA yang tidak sesuai maka masih menyebabkan polusi. Kabupaten Ponorogo masih menggunakan cara tradisional yang menganut sistem kumpul, angkut, dan buang. Tujuan penelitian menginventarisasi data jumlah timbulan sampah di Kabupaten Ponorogo, mengidentifikasi potensi sampah sebagai dasar untuk memberikan rekomendasi penyusunan manajemen sampah. Hasil penelitian : besarnya laju timbulan sampah adalah 2,3 liter/orang/hari, jumlah timbulan sampah pada daerah terlayani sebesar 31,68 ton/hari. Di daerah perkotaan berdasarkan berat sampah, komponen terbesar yang dihasilkan adalah sisa makanan 38%, berdasarkan volume potensi sampah jenis kertas dan plastik paling dominan yaitu 31% dan 30%. Daerah perdesaan didominasi oleh sampah organik yaitu sebesar 62% dan sisa makanan 26%, berdasarkan volumenya sampak organik sebesar 49%. Pengelolaan sampah di Kabupaten Ponorogo masih kurang efektif dan efisien, sehingga memerlukan biaya operasional dan pemeliharaan yang tinggi. Arahan penanganan sampah di Kabupaten Ponorogo berupa pengurangan sampah dari hulu/sumber atau penerapan zero waste di daerah perkotaan dengan penerapan sistem 5R (Reduce,Reuse, Recycle, Replace, Replant). Kata kunci : manajemen, ramah lingkungan, sampah.

ABSTRACT
Management of waste at the landfill that does not fit then there is still cause pollution. Ponorogo still use the traditional way which adopts a gathering, transportation, and waste. The purpose of research is inventory data on the number of waste in Ponorogo, identify potentially waste as the basisfor preparation of waste management provide recommendations. The result : the amount of waste generation rate was 2.3 liters/person/day, the amount of waste generation in underserved areas of 31.68 tons/day. In urban areas based on the weight of waste, the largest component of food waste generated is 38%, based ion the potential volume of paper and plastic waste types most dominant, namely 31% and 30%. Rural areas dominated by organic waste that is equal to 62% and 26% from food, based on prganic waste volume vy 49%. Waste management in Ponorogo still less effective and efficient, thus requiring the operational and maintenance cost are high. Directives on waste management Ponorogo from of upstream waste reduction/resource or application of zero waste in urban areas with the implementation of system 5R (Reduce, Reuse, Recycle, replace, Replant). Keywords : management, environment, waste

EVALUASI PELAKSANAAN LIMA SUB SISTEM PERSAMPAHAN DALAM PROGRAM “MANAJEMEN SAMPAH UNTUK KAWASAN RUMAH TANGGA” STUDI KASUS: RW 02 KPAD KELURAHAN GEGERKALONG KECAMATAN SUKASARI KOTA BANDUNG EVALUATION OF FIVE WASTE MANAGEMENT SUB-SYSTEMS IN “MANAJEMEN SAMPAH UNTUK KAWASAN RUMAH TANGGA ” PROGRAMME STUDY CASE: RW 02 KPAD GEGERKALONG SUBDISTRICT SUKASARI DISTRICT BANDUNG CITY
Zulfikar1, *) Greeneration Indonesia Jl. Kanayakan D-35, Bandung, Jawa Barat, Indonesia * zulfikar.enviro@gmail.com
ABSTRAK Permasalahan sampah di Indonesia belum dapat dituntaskan hingga hari ini, bahkan sudah merupakan permasalahan yang rumit dan mendesak. Setelah mempelajari berbagai kasus permasalahan pengelolaan sampah di Indonesia dan melakukan perbandingan dengan ilmu pengelolaan sampah, didapatkan suatu kesimpulan bahwa pengelolaan sampah yang dijalankan di Indonesia pada umumnya baru melaksanakan dua dari lima sub-sistem pengelolaan sampah yaitu pembiayaan dan teknis operasional. Tiga sub-sistem lainnya, yaitu: peran serta masyarakat, kelembagaan, dan peraturan belum dijalankan dengan baik. Program “Manajemen Sampah untuk Kawasan Rumah Tangga (MASUK RT) di RW 02 KPAD (Bandung) dilaksanakan berdasarkan permintaan warga setempat dengan tujuan untuk mengimplementasikan kelima sub sistem pengelolaan sampah. Hasil pengukuran dengan menggunakan metode SNI 19-3964-1995 dan SNI M 36-1991-03 menunjukkan bahwa nilai timbulan sampah yang dihasilkan adalah sebanyak 2,47 liter/orang/hari atau 0,46 kg/orang/hari dengan komposisi terbanyak adalah organik yang dapat dikompos sebanyak 71,6%. Karena itu diputuskan bersama dengan perwakilan warga setempat untuk melakukan pengelolaan sampah dengan metode 3R (reduce-reuse-recycle) yang didahului dengan peningkatan peran serta masyarakat, kemudian pembentukan kelembagaan, lalu perumusan peraturan yang dilanjutkan dengan perencanaan pembiayaan dan diakhiri dengan pembangunan sistem teknis operasional. Kajian ini dilaksanakan untuk menilai keberhasilan dan mendapatkan pembelajaran bagi penyelesaian permasalahan sampah domestik lainnya. Kata kunci: kelembagaan, partisipasi, pengelolaan sampah, sub-sistem

ABSTRACT
Waste management problem in Indonesia has never been solved thoroughly and it’s already been a complex and urgent problem. After studying various case of waste management problem in Indonesia and comparing it to waste management studies in universities, we conclude that most waste management practices in Indonesia had implemented only two out of five waste management subsystems. Those two are funding and operational technology. The other three which are public participation, organization, and regulation has never been well implemented. The objective of “Manajemen Sampah untuk Kawasan Rumah Tangga” programme in RW 02 KPAD (Bandung), which is triggered by it’s citizen request, is to implement all five sub systems of waste management. Waste sampling by using the SNI 19-3964-1995 and SNI M 36-1991-03 method shows that the amount of waste generated at the location is 2,47 liters/person/day or equal to 0,46 kgs/person/day with the biggest composition is compostable organic about 71,6%. Based on the findings, joined by several locals, we decided to apply the waste management system that uses 3R (reduce-reuse-recycle) approach. The process starts with increasing public participation, followed by establishing an organization, formulating regulation and financial planning, and completed with operational technology

construction. This paper conducted to assess its success rate and to separate the effective practices and ineffective ones for further improvement to future cases. Keywords: organization, participation, sub-system, waste management

26%.93%.id ABSTRAK Sampah menjadi masalah di setiap kota jika tidak dikelola dengan baik. plastics (19. Sampel dikumpulkan dari 100 KK yang ditentukan secara acak di Kecamatan Kelapa Dua selama 8 hari berturut-turut.93%). The solid waste was composed of biodegradable organics (67.27%.83%). KABUPATEN TANGERANG POTENTIAL OF SOLID WASTE RECYCLING IN KELAPA DUA DISTRICT.88%. sampah kulit 0. komposisi. Hasil penelitian menunjukkan laju timbulan sampah rumah tangga di Kecamatan Kelapa Dua sebesar 60. This study aimed to determine generation rate. sampah logam 63. Sedangkan potensi daur ulang sampah rumah tangga yaitu: sampah kaca 95. glass (1.079 ton/hari.23%).87%). digunakan untuk menentukan potensi daur ulang. it may provide economic value when used. However. recycling. which were randomly selected in Kelapa Dua District. Data komposisi sampah. sampah kain 0.18%. rubber (0. sampah kertas 6. sampah plastik 58. textile (0. sampah kayu 1.27%. and recycling potential of residential solid waste in Kelapa Dua District. and residual waste materials (1. Tangerang Regency. serta mengkaji potensi daur ulangnya. dengan komposisi sampah basah 67.28%). 91.52% for paper waste.69% for glass waste.18%). Results of the study showed that the residential solid waste generation in Kelapa Dua District was 60.69%. sampah lain-lain 1. Determination of solid waste generation rate and composition was based on national standard method SNI 19-3964-1995. The measurement of solid waste generation rate and composition was done in 8 consecutive days. potensi ABSTRACT Solid waste has become a problem in every city if not managed properly. Teknik penentuan timbulan dan komposisi sampah didasarkan atas metode SNI 19-3964-1995. Penelitian ini bertujuan menentukan timbulan. potensi daur ulang sampah permukiman di Kecamatan Kelapa Dua.27%).58% for biodegradable organic waste. TANGERANG REGENCY M.26%).28%.83%. sampah karet 0.23%.58%.87%. Agus Ramdhan1.28% for plastic waste.27%). daur ulang. sampah kertas 68. leather (0. composition. and 58. potential . Kata Kunci : sampah permukiman. paper (6.28%. Solid waste samples were obtained from 100 households. sampah logam 0.co. 68. metal (0.88%).52%. Institut Teknologi Sepuluh Nopember * email: agus_r4mdh4n@yahoo. The recycling potential was calculated according to mass balance analysis. sampah kaca 1. sampah plastik 19. The recycling potential of household waste was as the following: 95.POTENSI DAUR ULANG SAMPAH PERMUKIMAN DI KECAMATAN KELAPA DUA. wood (1. yang dihitung berdasarkan analisis kesetimbangan massa.26%. Namun demikian sampah masih memiliki nilai ekonomi apabila dimanfaatkan. sampah basah 91. *) dan Yulinah Trihadiningrum2) Jurusan Teknik Lingkungan. Keywords: residential solid waste.26% for metal waste. 63.079 tons/day.

The main reason why the developer decided to developed this product. it was importing to develop and design computer teaching materials based on the teaching and learning theories and principles to facilitate learning. and behavior. The result of the small field test showed that this product was very competent The result of the large field test show happened the knowledge increase equal to 0. perilaku. menguji. pengetahuan. waste management. Metode dalam pengembangan menggunakan siklus penelitian dan pengembangan Borg & Gall (1985). testing. dan memvalidasi produk modul multimedia pengelolaan sampah berwawasan sains teknologi masyarakat (STM). because the existing teaching materials only focused on cognitive aspect. sikap ABSTRACT This development was aimed at: developing.84. and happened the positive behavior change to garbage equal to 0. Key words: multimedia module. the possitive attitude change to garbage equal 0. The data taken from a series of tests were classified to be: (1) data taken from the experts and (2) data taken from the small scaled field test and the large scaled field test. Hasil analisis menunjukkan bahwa baik pengetahuan. Berdasarkan uji coba lapangan skala kecil modul multimedia layak digunakan dan dari uji skala luas diperoleh gain score pada pengetahuan peserta didik terhadap materi pengelolaan sampah sebesar 0. ATTITUDE.80. behavior.84 tergolong cukup. knowledge. This showed that the waste management multimedia module based on STS can improve students’ knowledge. pengelolaan sampah. The observed showed that all activity can did very good. Peneliti beranggapan bahwa pemecahan masalah dengan produk akan menjadi salah satu alternatif pemecahan atas ketidakberhasilan pembelajaran pengelolaan sampah di sekolah. Berdasarkan hasil uji validitas dari pakar dinilai sangat layak. Data diperoleh melalui serangkaian uji coba yang dibedakan berdasarkan fungsinya menjadi: (1) data dari uji validitas oleh pakar dan (2) data dari uji coba lapangan skala kecil dan skala luas.86. attitude. Mayor Sujadi Timur 46 Tulungagung *enistain76@yahoo.80 tergolong tinggi. peneliti juga beranggapan bahwa perlu dikembangkan bahan ajar berbantuan komputer yang berdasarkan prinsip pembelajaran memudahkan belajar peserta didik. attitude .86 tergolong tinggi. DAN PERILAKU SISWA THE DEVELOPMENT OF WASTE MANAGEMENT MULTIMEDIA MODULE BASED ON SOCIETY TECHNOLOGY SCIENCE THAT CAN IMPROVE STUDENT’S KNOWLEDGE. The developer assumed that a solution by product was one of alternative for some ineffectiveness of the environment education of Senior High School in Tulungagung Regency. Selain itu. SIKAP. This development applied research and development (R&D) cycle from Borg & Gall (1985). AND BEHAVIOR Eni Setyowati1. sikap.PENGEMBANGAN MODUL MULTIMEDIA PENGELOLAAN SAMPAH BERWAWASAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN. Alasan penelitian ini karena bahan ajar pengelolaan sampah yang ada masih menekankan pada aspek kognitif saja. Gain score ternormalisasi manifestasi perilaku sebesar 0. STAIN Tulungagung Jl. and validating of waste management multimedia module based on STS for tenth graders of Senior High School in Tulungagung Regency.com ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan.The result of the experts showed that this product was very competent. *) Jurusan Tarbiyah. Besides. Kata kunci: modul multimedia. dan manifestasi perilaku peserta didik mengalami kenaikan setelah pembelajaran dengan modul multimedia pengelolaan ampah berwawasan STM. Gain score pada sikap peserta didik terhadap sampah sebesar 0.

Pre-fabricated Aluminium frames are used on the whole building envelope. Waste . Rangka aluminium pada selubung bangunan seluruhnya menggunakan sistem pra-fabrikasi untuk menghemat sampah material yang berasal dari aktivitas konstruksi. The building owner also develop a clear and good design and planning of waste management for the future phase of occupancy.In building environmental management. Contoh inovasi dalam material terlihat pada perencanaan plat lantai untuk ruang kerja Menteri. Keywords: Construction. the main focuses within the management of waste and material in this project are the utilization of pre-fabricated materials. hal yang menjadi fokus utama dalam manajemen sampah dan material pada proyek ini adalah penggunaan material pra-fabrikasi. Pemilik gedung juga telah memiliki perencanaan yang matang untuk pengelolaan sampah pada masa okupansi nantinya. Dengan adanya implementasi manajemen sampah dan material. Material. Waste materials which still can be reused are collected at the procurement site. Kontraktor juga bekerja sama dengan arsitek dalam memanfaatkan kembali keramik sebagai material sisa untuk digunakan kembali. Sampah ABSTRACT The design of Ministry of Public Works’ main office is a successful example in green building certification achievement. material reuse. Kata Kunci: Desain.org ABSTRAK Desain kantor utama gedung Kementerian Pekerjaan Umum merupakan contoh dari keberhasilan pencapaian sertifikasi bangunan hijau yang dikeluarkan oleh Green Building Council Indonesia. Based on on-site verification.MANAJEMEN SAMPAH DAN MATERIAL PADA DESAIN BANGUNAN HIJAU: GEDUNG UTAMA KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM WASTE AND MATERIAL MANAGEMENT IN GREEN BUILDING DESIGN: MINISTRY OF PUBLIC WORKS’ MAIN OFFICE Vidya Fauzianti1. dimana pengecoran beton menggunakan teknologi Bondek. Jaksel 12330. Berdasarkan pengamatan secara langsung pada proyek. Design. desain pembangunan gedung ini memperoleh sertifikat Platinum untuk desain bangunan hijau. waste sorting system is one form of waste management during construction activities. where the casting of concrete is using Bondek. the building design obtained a Platinum Certification of green building by design recognition. Examples of material innovation can be seen within the floor plate design at Minister’s office. in accordance with the type of material. *) Green Building Council Indonesia Jl. Sampah konstruksi yang berupa material sisa yang masih dapat digunakan kembali. With the implementation of waste and material management. Untuk manajemen lingkungan bangunan. dikumpulkan pada bagian pengadaan material sesuai dengan tipe material tersebut. dan juga implementasi sistem manajemen sampah yang diterapkan selama proses konstruksi berlangsung. To give an example. Bangunan Hijau. Green Building. RC Veteran No 3A/1. trash cans with a separation system can be seen on each floor. Konstruksi. sistem pemilahan sampah merupakan salah satu bentuk dari manajemen sampah pada saat konstruksi berlangsung. and also the implementation of waste management system during the construction process. to reduce waste materials from construction activities.2) dianfi@gbcindonesia. dengan adanya tempat sampah dengan sistem pemisahan pada setiap tiap lantai.org. *) dan Dian Fitria2. inovasi teknologi dalam material. penggunaan kembali sampah material. Contractor also works together with architects in reusing ceramics material. which issued by Green Building Council Indonesia. INDONESIA * 1) vidyafauzianti@gbcindonesia. technological innovation in material. Pesanggrahan-Bintaro. Material.

dan 9-28 hari dan rasio C/N 16-29.80. Pengomposan limbah industri dan limbah pertanian dilakukan dengan menggunakan teknologi dari konvensional sampai teknologi yang lebih komplek yaitu menggunakan rotary drum dan reactor (in vessel). Kata kunci: Kompos. 60111. Composting of industrial and agricultural’s solid waste is done by using technology from conventional to more complex technology by using rotary drum and reactor (in vessel). Surabaya. rotary drum .80. The use of conventional. and 49-63 days and C/N ratio 14. Penggunaan teknologi konvensional.com ABSTRAK Perkembangan di bidang industri dan pertanian mengakibatkan peningkatan limbah. Composting is one of the alternativ solutions of that problems.16-15. Penggunaan teknologi konvensional. *) dan Ellina S. rotary drum ABSTRACT The development of agro-industrial activitiy lead to increased waste. Indonesia * Fitriana. dan 49-63 hari dan rasio C/N 14. 9-19 days and C/N ratio 17-29. Pengomposan merupakan salah satu alternativ solusi masalah tersebut. rotary drum and reactor (in vessel) technologies to process industrial solid waste results composting time 20-105 days and C/N ratio from 9. and 9-28 days and C/N ratio 16-29.7. rotary drum dan reactor (in vessel) untuk mengolah limbah industri menghasilkan waktu pengomposan 20-105 hari dan rasio C/N 9.7-30. rotary drum and reactor (in vessel) technologies to process agricultural solid waste results composting time 30-90 days and C/N ratio 15-35.P2) Institut Teknologi Sepuluh Nopember Kampus ITS Sukolilo. reactor.02. 10-27 days and C/N ratio 8-23.16-15.7-30. Tujuan penulisan makalah ini adalah membahas teknologi pengomposan limbah industri dan pertanian. Key word: Compost.02. 9-19 hari dan rasio C/N 17-29.meilasari@gmail. reactor. If the waste isn’t used which be pollute the environment. conventional.7. The purpose of this paper is to study composting technology for industrial and agricultural’s solid waste. The use of conventional. 10-27 hari dan rasio C/N 8-23. konvensional. rotary drum dan reactor (in vessel) untuk mengolah limbah pertanian menghasilkan waktu pengomposan 30-90 hari dan rasio C/N 15-35. Limbah tersebut jika tidak dimanfaatkan dapat mencemari lingkungan.KAJIAN TERHADAP TEKNOLOGI PENGOMPOSAN LIMBAH INDUSTRI DAN LIMBAH PERTANIAN COMPOSTING TECHNOLOGY OF INDUSTRIAL AND AGRICULTURAL’S SOLID WASTE : A REVIEW Fitriana Meilasari1.

Pandebesie2) Institut Teknologi Sepuluh Nopember Kampus Sukolilo. MRF required area is 1. Luas MRF yang dibutuhkan adalah 1. SPM pengelolaan sampah.820 jam/tahun. materials recovery facility.7% timbulan terkelola. Kecamatan Dayeuhkolot. Keywords: Dayeuhkolot District. Penelitian dilakukan terhadap sampah permukiman dengan mengacu pada SNI 19-3964-1994 terhadap 104 rumah contoh.com ABSTRAK Pola pengelolaan sampah eksisting kumpul – angkut – buang di Kecamatan Dayeuhkolot memberikan tingkat pelayanan penanganan sampah 10% timbulan. . By projection.8% sampah. fasilitas daur ulang sampah. composition and recovery factor of waste materials.3% waste handled. Pengolahan sampah basah di MRF dapat mereduksi 57. recovery factor. So its require MRF with capacity 4.3%. sedangkan pengelolaan terhadap sampah kering dapat mereduksi 9.500 m2 with reduction activities by waste transformation through composting and material recovering. Dengan proyeksi jumlah timbulan sampah 10.63 tons/hour with 1.947 ton pada tahun 2014. Target Standar Pelayanan Minimal (SPM) pengelolaan sampah adalah tertanganinya 70% timbulan dan tersedianya fasilitas pengurangan sampah yang bertujuan mengurangi 20% timbulan sampah yang masuk ke TPA pada tahun 2014. Surabaya. 60111. Thus the potential reduction of the waste is necessary to be known by determine waste generation. komposisi. faktor daur ulang dan densitas sampah. Hasil penelitian digunakan untuk menganalisis kebutuhan sarana dan prasarana fasilitas daur ulang/Material Recovery Facility (MRF) untuk mencapai target SPM pada tahun 2014.*) dan Ellina S. dengan menyisakan residu 32. Target Minimum Service Standard of waste management are to manage 70% of waste generation and reducing 20% of waste that going to be disposed to landfill in 2014. Indonesia heni_riantin@yahoo. The result are used to analize implementation of Material Recovery Facility (MRF) so that the minimum service standard of waste management could be achieved in 2014. Kata kunci: faktor daur ulang.7% residual matter. waste recycling activity need to be introduced in the existing solid waste management system.KAJIAN FASILITAS DAUR ULANG SAMPAH KECAMATAN DAYEUHKOLOT STUDY OF DISTRICT DAYEUHKOLOT’S MATERIAL RECOVERY FACILITY Heni Riantin1.63 ton/jam dengan waktu operasi 1. ABSTRACT The existing waste management system in District Dayeuhkolot provide service level 10% of waste generation. In order to achieve these targets. minimum service standard of solid waste management. Untuk dapat mencapai target tersebut.4% sampah sehingga reduksi total yang dapat dicapai oleh MRF Kecamatan Dayeuhkolot adalah 67. perlu dilakukan pengembangan pola pengelolaan sampah dengan mengintegrasikan kegiatan daur ulang dalam pola pengelolaan sampah eksisting. Untuk itu perlu diketahui potensi reduksi sampah dengan meneliti timbulan. while generate 32.500 m2 dengan kegiatan reduksi berupa pengomposan bagi sampah basah dan pengumpulan bahan daur ulang bagi sampah kering.820 processing hour/year. Research was conducted with reference the SNI 19-3964-1994 to 104 households. Total reduction can be achieved by MRF Dayeuhkolot is 67. the ammount of waste generated in 2014 are as much as 10.947 tons. diperlukan MRF dengan kapasitas 4.

dan kelembagaan. surface water (run off) and ground water and by human activity. One of coastal area solid waste management technology purpose to reduce the risk of pollution to the environment either caused by leacheate. air permukaan (run off) maupun air tanah (ground water). Integrated coastal area managements is expressed as the utilization of coastal and ocean resources and space with due regards for the conservation and sustainable aspects. SOCIAL. 1998). manajemen ABSTRACT As an archipelago country. gas maupun vektor penyakit. sosial. Keyword: coastal area. wilayah pesisir dimiliki oleh seluruh propinsi yang ada di Indonesia. Salah satu teknologi pengelolaan sampah daerah pesisir adalah dengan konsep Tempat pemrosesan Akhir (TPA) Pasang dalam rangka mengurangi resiko pencemaran terhadap lingkungan baik yang disebabkan leachate. SOSIAL. sosial. Sain and Knecht. the coastal region owned by all provinces in Indonesia. Coastal and marine ecosystems has a veryclose relationship with the land area above (upland) either throught the flow of river water.imamah@gmail. The methodology is analyze the condition of society to make a synthesis how to make a good integrated management. The purpose of this study was to analyze how to make a good integrated management based on aspects of technology. But still need integrated management based on condition of society analysis. Namun masih perlu dilakukan integrasi pengeloaan TPA Pasang Surut berdasarkan pada analisis mendalam terkait kondisi masyarakat. These linkages cause of the formation of the complexity and vulnerability in coastal area. *) Pacasarjana Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya * nasikhah. 1998). Pengelolaan wilayah pesisir terpadu dinyatakan sebagai proses pemanfaatan sumberdaya pesisir dan lautan serta ruang dengan mengindahkan aspek konservasi dan keberlanjutannya. dan kelembagaan secara mendalam. Metodologi yang digunakan adalah dengan cara menganalisis kondisi wilayah pesisir dan pengelolaan sampahnya untuk kemudian dilakukan sebuah sintesa bagaimana integrasi pengelolaan TPA yang tepat. social.Sain dan Knecht. dan dengan aktivitas manusia. sampah. Tujuan dari study ini adalah untuk menganalisis pengelolaan TPA Pasang Surut dalam aspek teknis teknologi.com ABSTRAK Sebagai negara kepulauan. social. The result of this review shown that coastal area solid waste management must consider aspects of technology. Keterkaitan tersebut menyebabkan terbentuknya kompleksitas dan kerentanan di wilayah pesisir. Kata kunci: pasang surut. (Cicin. DAN KELEMBAGAAN DI INDONESIA REVIEW OF COASTAL AREA SOLID WASTE MANAGEMENT IN ASPECTS OF TECHNOLOGY. solid waste. management . (Cici. gas. and institutions in Indonesia. and vectors of diseases. Kajian yang dilakukan menunjukkan bahwa pengelolaan TPA Pasang Surut harus mempertimbangkan aspek teknis teknologi.KAJIAN PENGELOLAAN TEMPAT PEMROSESAN AKHIR (TPA) PASANG SURUT DALAM TINJAUAN ASPEK TEKNIS TEKNOLOGI. and institutional in depth. AND INSTITUTIONS IN INDONESIA Nasikhah Imamah1. Wilayah pesisir dan laut merupakan tatanan ekosistem yang memiliki hubungan sangat erat dengan daerah lahan atas (upland) baik melalui aliran air sungai.

timbul masalah kelangkaan energi untuk menggantikan peran bahan bakar fosil di masa depan. Zymomonas mobilis. 4 days. fructose. pH. fruktosa dan sukrosa. dan sukrosa untuk memproduksi etanol.5. Pembuatan kompos dari sampah jeruk ini kurang efektif karena sampah jeruk memilki pH 4. and 8 days. dan pH 6. Keywords: Ethanol. Welly Herumurti2) Jurusan Teknik Lingkungan. ABSTRACT Pest or disease on oranges fruit caused oranges fruit are not suitable for consumption and have not been utilized at all.64% (v/v) dari sampel dengan perbandingan volume aquades : sampah buah jeruk adalah 3:1. Oranges waste is less effective for composting because oranges waste have pH 4. Variasi konsentrasi inokulum Zymomonas mobilis adalah: 0%. dan 10%.co. *).5. Berdasarkan hasil penelitian. dan durasi waktu fermentasi yang paling optimum untuk menghasilkan etanol. 5%. Berdasarkan hal tersebut. and variation of fermentation periods: 0 day. sehingga bakteri pendegradasi sampah tidak dapat bekerja secara maksimal. Fermentation. Sampah. Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Jl. 2 days. variasi durasi waktu fermentasi adalah: 0 hari. Surabaya 60111. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan konsentasi inokulum Zymomonas mobilis. the idea of study is to utilize the waste oranges fruit using Zymomonas mobilis to be converted into an alternative energy source is ethanol. pH 6 dengan lama waktu fermentasi 6 hari menghasilkan kadar etanol 11.64% (v/v) of the sample with a volume ratio of distilled water : oranges fruit was 3 : 1. Solid Waste. Often waste oranges fruit composed to organic materials such as glucose. thus composting bacteria waste can not work optimally. and fermentation period to produce optimum ethanol. pH 6 of fermentation period of 6 days and produce ethanol of 11. Arief Rahman Hakim.PENGARUH pH DAN KONSETRASI ZYMOMONAS MOBILIS UNTUK PRODUKSI ETANOL DARI SAMPAH BUAH JERUK EFFECT OF PH AND ZYMOMONAS MOBILIS CONCENTRATION FOR ETHANOL PRODUCTION FROM ORANGES FRUIT WASTE Siti Mushlihah1. Composting bacteria works at optimum pH 5. Zymomonas mobilis.5-8. and 10%. pH. 2 hari. 6 hari.5 to 8. Bakteri pendegradasi sampah untuk pembuatan kompos bekerja optimum pada pH 5. Sukolilo. while oranges fruit waste from the market is mixed with other organic waste and used as compost. Zymomonas mobilis merupakan bakteri yang dapat menguraikan glukosa.Indonesia * siti_mushlihah@yahoo. pH 4. variasi pH terdiri dari: pH 3. Zymomonas mobilis is a bacteria which can utilize glucose. fructose and sucrose. The study was conducted to determine inoculum concentration of Zymomonas mobilis. diketahui bahwa konsentrasi inokulum yang paling efektif pada fermentasi sampah buah jeruk menggunakan bakteri Zymomonas mobilis pada kondisi anaerob yaitu dengan konsentrasi inokulum 5%.id ABSTRAK Sampah buah jeruk yang timbul akibat gagal panen belum dimanfaatkan sama sekali. pH 4. dan 8 hari. Based on the results the most effective inoculum concentration on oranges fruit waste which was fermented using Zymomonas mobilis bacteria in the anaerobic conditions was inoculum concentration 5%. Therefore. Disisi lain. studi ini dilakukan dengan memanfaatkan limbah buah jeruk menggunakan Zymomonas mobilis untuk dikonversi menjadi sumber energi alternatif yaitu etanol. sedangkan sampah buah jeruk dari pasar buah dicampur dengan sampah organik lain dan dijadikan sebagai kompos. Fermentasi. 4 hari. variation of pH were: pH 3. 6 days. The Variation inoculum concentration of Zymomonas mobilis were: 0%. On the other hand. Limbah buah jeruk yang sudah membusuk tersusun atas bahan organik seperti glukosa. . fruktosa. 5%. and pH 6. Kata kunci: Etanol. and sucrose to produce ethanol. due to depending on energy crisis fossil fuels still became on problem for the future.

biogas ascertained under these condition arise. Keywords: Landfill. Landfill which is a major operation at the landfill is the largest contributor to greenhouse gas emitter in the management of waste. Effisiensi oksidasi tertinggi terjadi pada ketebalan lapisan media 60 cm dengan efisiensi oksidasi rata-rata adalah 70.dan Dadi Surachman4) Jurusan Teknik Lingkungan Institut Teknologi Bandung Jl. greenhouse gases. oksidasi. Hasil penelitian menyatakan semakin tebal lapisan biocover maka efisiensi oksidasi CH4 semakin tinggi. Biocover yang digunakan adalah kompos landfill mining. Metan mengabsorpsi radiasi infrared. including solid waste. Open dumping is done layer by layer enabling the anaerobic process.48% dan laju oksidasi 110 gr/m2. Keywords : Landfill. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh ketebalan lapisan kompos landfill mining sebagai biocover pada oksidasi metan.hari .com ABSTRAK Indonesia saat ini sangat tergantung pada TPA yang umumnya dioperasikan secara Open dumping. The highest oxidation efficiency occurs in the media layer thickness of 60 cm with 2 an average oxidation efficiency is 70. Landfill yang merupakan operasi utama di TPA adalah kontributor terbesar emitor gas rumah kaca dalam pengelolaan limbah. so as to reduce the contribution of methane on global warming. the application needs to know how the thickness of the layer biocover effective in reducing methane emission from landfills. biocover.PENGARUH KETEBALAN LAPISAN BIOCOVER PADA OKSIDASI METAN MENGGUNAKAN REAKTOR KOLOM AEROB UNTUK MENGURANGI EMISI GAS METAN DARI LANDFILL EFFECT BIOCOVER LAYER THICKNESS ON METHANE OXIDATION USING AEROBIC COLUMN REACTOR TO REDUCE EMISSIONS OF METHANE FROM LANDFILL Opy Kurniasari1. oxidation . *). Salah satu cara untuk mengurangi gas metan dari landfill yang lepas ke alam adalah dengan mengoksidasi gas metan dengan memanfaatkan cover material landfill (Biocover) sebagai media mikroorganisma pengoksidasi metan. Biocover used is compost landfill mining. The purpose of this study is determine the influence of the thickness of the layer of compost as landfill mining biocover on methane oxidation. so that these properties can lead to warming in the atmosphere. sehingga dapat mengurangi kontribusi metan pada pemanasan global. gas rumah kaca. Ganesha No. Fax. Tri Padmi3). One way to reduce methane gas from landfills to escape into nature is to oxidize methane by utilizing landfill cover material (Biocover) as the medium of methane oxidizing microorganisms. Methane absorb infrared radiation. 10 Bandung Tlp.The study states that the thick layer of biocover then the higher the efficiency of CH4 oxidation. 2530704 * opy_ksw@yahoo. sehingga sifat ini dapat menimbulkan pemanasan di atmosfir. Penelitian ini dilakukan pada skala laboratorium menggunakan reactor kolom aerob yang dioperasikan secara kontinyu. Open dumping dilakukan lapis perlapis sehingga memungkinkan terjadinya proses anaerob.48% and the rate of oxidation of 110 gr/m . Edwan Kardena4). methane therefore reffered to as greenhouse gases. ABSTRACT Indonesia is currently very dependent on the landfill that is generally operated by open dumping. dalam aplikasinya perlu diketahui berapa ketebalan lapisan biocover yang efektif dalam mengurangi emisi gas metan dari landfill. one of which methane gas. metan. Enri Damanhuri2). methane. oleh karena itu gas metan disebut sebagai gas rumah kaca. The research was conducted on a laboratory scale using aerobic column reactors operated continuously.day. biocover. 022-2534105/2502647. salah satunya gas metan. termasuk sampah. pada kondisi ini dipastikan biogas muncul.

itbs3@gmail. Key words: HELP model. landfill dan timbulan leachate ABSTRACT Determination of the leacahte generation using Hidrological Evaluation of Landfill Performance (HELP) model. curah hujan dan evaporasi yang terjadi serta didasarkan pada data sekunder yang terkait. leachate generation and water balance. lama penyinaran matahari. Selected parameters referring to the landfill characteristics such as high pile. it is proposed to compare the leachate generation actual and leachate generation from calculations using the HELP model. Enri Damanhuri2). Dalam publikasi penelitian ini. relatively accurate when compared with the actual leachate generation. the pile temperature. namun juga mengacu pada kondisi klimatologi yaitu temperatur udara. kelembaban udara. . In this research. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola timbulan lecahate hasil perhitungan yang menggunakan HELP model. menjadi salah satu yang menyebabkan rendahnya akurasi hasil perhitungan timbulan leachate. Number of parameters used in the determination of leachate generation and the complexity of relationships between parameters. became one of the low accuracy of the calculation results of leachate generation. Kata kunci: HELP model.PERBANDINGAN TIMBULAN LEACHATE AKTUAL DAN HASIL PERHITUNGAN MENGGUNAKAN HELP MODEL COMPARISON OF LEACHATE GENERATION ACTUAL AND RESULTS OF CALCULATION USING HELP MODEL Samin1. *). air humidity. temperatur dalam timbunan. dan Kuntjoro Adji Sidarta3) 1) 2) Pascasarjana Teknik Lingkungan ITB Program Studi Teknik Lingkungan ITB 3) Program Studi Matematika ITB Jalan Ganesha 10 Bandung * samin. timbulan leachate hasil perhitungan yang diperoleh cenderung lebih besar dibanding timbulan leachate aktual. relatif akurat apabila dibandingkan dengan timbulan leachate aktual. Suprihanto Notodarmodjo2). solar radiation time. diusulkan untuk membandingkan antara timbulan leachate hasil perhitungan menggunakan HELP model dan hasil pengamatan timbulan leachate di suatu landfill. the result of leachate generation estimates tend to be larger than the actual leachate generation. walaupun model ini secara umum sudah banyak digunakan di beberapa landfill negara maju. although in general this model has been widely used in several developed countries landfills.com ABSTRAK Penentuan timbulan leacahte menggunakan Hidrological Evaluation of Landfill Performance (HELP) model. Parameter yang dipilih mengacu pada karakteristik landfill seperti tinggi timbunan. but also refers to the climatological conditions of air temperature. Namun demikian. keseimbangan air. wind speed. The results showed that the pattern of leachate generation from calculations using the HELP model. rainfall and evaporation that occurs and is based on secondary data is related. namun model tersebut belum tentu cocok untuk diaplikasikan pada kondisi landfill dan Iklim Indonesia. landfills. However. kecepatan angin. Banyaknya parameter yang digunakan dalam penentuan timbulan leachate dan kompleksitas hubungan antar parameter. but the model is not necessarily suitable for application at landfills and climate conditions of Indonesia.

proses pengomposan dari sampah organik juga menghasilkan lindi yang bisa digunakan sebagai bahan baku pupuk organik cair. transportation. pengumpulan. bayam dan kangkung. dan campuran ketiganya dicacah dan dimasukkan ke dalam reaktor pengomposan. Green Vegetable Waste .79 dan 50.PEMANFAATAN LINDI SAMPAH SAYURAN HIJAU SEBAGAI BAHAN BAKU PUPUK ORGANIK CAIR Tri Sulistia Ningsih1).21 dan 115. spinace and mixture of them chopped and incorporated into the composting reactor. Selain menghasilkan pupuk padat. Fakultas Teknik Universitas Mulawarman Samarinda Jl.48 ppm and than waste as mustard 1800 mL 4. 78 dan 333.Than added EM4 as biokatalisator in each reactor with a dose of 60 mL to speed up the composting process. Kata Kunci: Lindi.In addiction to producing solid fertilizer.30 ppm. 4. Abdul Kahar3) dan Novy Pralisa Putri4) Program Studi Teknik Lingkungan.90 dan 163. pengolahan dan pemprosesan. setelah 15 hari diperoleh lindi sampah kangkung sebanyak 1000 mL dengan kandungan Mn dan Zn masing-masing 56. bayam.co. Sehingga lindi yang memiliki kandungan Mn dan Zn yang memenuhi standar SNI 02-6680-2002 adalah lindi sampah yang berasal dari campuran sawi. Kemudian ditambahkan EM4 sebagai biokatalisator pada masing-masing reaktor dengan dosis 60 mL yang berfungsi untuk mempercepat proses pengomposan. composition and amount of waste. lindi sampah sawi sebanyak 1800 mL.id ABSTRAK Upaya pengelolaan sampah meliputi pemilahan.78 and 333. such as compost and liquid fertilizer from organik waste. Sampah Sayuran Hijau ABSTRACT Waste management effort include sorting.53 ppm sedangkan lindi sampah campuran sebanyak 1500 mL. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jumlah lindi yang dihasilkan dari proses pengomposan sampah sayuran hijau serta kandungan unsur hara mikro Mn dan Zn pada lindi yang memenuhi standar SNI 02-6680-2002 sebagai bahan baku pupuk organik cair.This research was conducted to know the amount of leachate resulting of the process from composting green vegetable waste and micro nutrient content of Mn and Zn in the leachate that fulfill standards SNI 02-6680-2002 as material liquid organik fertilizer. lindi sampah bayam sebanyak 800 mL. Samarinda 75119 * trisulistia_enviro@yahoo. lechate waste as spinach 800 mL 24. Pupuk Organik Cair. pengangkutan.80 ppm. Liquid Organik Fertilizer. 9 Kampus Gunung Kelua.Based on research.30 ppm So that the leachate contains Mn and Zn fulfill SNI 02-66802002 is lechate of mixed waste mustard. Key words: Leachate. komposisi dan jumlah sampah seperti pembuatan kompos dan pupuk cair dari sampah organik. preparation and processing. Berdasarkan penelitian. Salah satu metode pengolahan sampah adalah perubahan karakteristik. Sambaliung No.21 and 115. 24.48 ppm.composting from organik waste can produces leachate can be used as material liquid organik fertilizer. whereas mixed waste leachate as 1500 mL.One metode of waste treatment is change the characteristics. kale.53 ppm.90 and 163.79 and 50. The metode used is composting where waste of mustard. Metode yang digunakan adalah metode pengomposan dimana sampah kangkung. after 15 days lechate obtained as kale 1000 mL with the content Mn and Zn respectively 56. sawi. collection.80 ppm. Febri Mada Yana2). spinach and kale.

008N .982N and HHV=-1. Keywords : higher heating value. Korelasi dibuat dari 22 dari 24 data analisis ultimat dan HHV sampel fraksi biogenik sampah yang dikumpulkan dari fasilitas pemilahan sampah secara manual yang terdapat di TPA Temesi Kabupaten Gianyar dan Bengkala Kabupaten Buleleng. municipal solid waste.98 coefficient determination and average absolute and bias error bellow 5%.034O + 0. Hasil perbandingan dari kedua korelasi tersebut dengan 8 korelasi yang telah dikembangkan oleh peneliti lain baik dengan menggunakan data yang dikumpulkan dari penelitian ini maupun data sekunder untuk bahan bakar biomassa menunjukkan bahwa kedua persamaan tersebut dapat diaplikasikan sebagai “korelasi umum” untuk mengestimasi HHV dari data analisis ultimat bahan bakar biomassa. The correlasions were constructed from 22 of 24 ultimate analysis and HHV data the biogenic solid waste fraction which were collected from manual sparation facilities of municipal solid waste in solid waste disposal site TPA Temesi Gianyar and Bengkala Singaraja.MEMPREDIKSI HIGHER HEATING VALUE KOMPONEN BIOGENIK SAMPAH DARI DATA ANALISIS ULTIMATNYA PREDICTING THE HIGHER HEATING VALUE OF BIOGENIC SOLID WASTE COMPONENT FROM THEIR ULTIMATE ANALYSIS DATA I Made Gunamantha Jurusan Analis Kimia.0. From former research.98 dan dengan rerata kesalahan absolut maupun bias kurang dari 5%. sampah perkotaan. Udayana Singaraja. FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha Jl.com ABSTRAK Penelitian untuk mengembangkan korelasi empirik berbasis regresi linier antara HHV (higher heating value) dengan data analisis ultimat fraksi biogenik sampah telah dilakukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa korelasi dengan kinerja baik diberikan oleh persamaan HHV= -1. The comparation result’s of both correlation with eight other correlation from pevious researchers either base on data collected in this study and secoudary data showed biomass fule. both correlation applicable as “general correlation” for estimating HHV from ultimate analysis data of biomass fuel. Kata-kata kunci : higher heating value. biogenic .803H + 0. biogenik ABSTRACT The research to develop emphiric correlations between HHV and ultimate analysis data the biogenic solid waste fraction based on linier regression was carried out. with 0.1. analisis ultimat.309 + 0.395S were the accurate.474C .475C .494 + 0.796H + 0.1. ultimate analysis.796H + 0.803H + 0.982N dan HHV= -1.031O + 1.309 + 0.031O + 1.0. two correlations HHV = -494 + 0.008N .475C 0.474C 0. Bali md_gunamantha@yahoo.034O + 0.395S keduanya menunjukkan koefisien determinasi 0.

9935%. dan TKKS ABSTRACT The need for palm oil increase.04%. and paper.64 tonnes TKKS with 50% water content. 9. Compost and Empty Bunch Palm Oil .4953% dengan laju pembakaran briket sebesar 0. seiring dengan bertambahnya penduduk dunia. kompos. kadar lignin 22. memiliki kadar volatile matter 12.5 ton TKKS kering atau 2. Jumlahnya mencapai seperempat dari berat total tandan buah segar.47 to 72.1509%. Hal ini juga berdampak terhadap meningkatnya kuantitas limbah yang dihasilkan dari proses produksi minyak tersebut. about 62. kadar abu 9. fixed carbon 63. With that content.4953% dan the rate of combustion is 0. According to existing data. Sleman. and cellulose 71. dan selulosa 71. bioethanol.068 gr/dtk. Sebenarnya TKKS ini memiliki kadar serat yang tinggi. Number reached a quarter of the total weight of fresh fruit bunches. It is also an impact on increasing the quantity of waste generated from oil production process. TKKS has great potential to be used as feedstock in the manufacture of briquettes. dan kertas. bioethanol. Diawali dengan proses pirolisis. per tahunnya 1 hektar kebun kelapa sawit dapat menghasilkan sekitar 1.8120 kal/gr.64 ton TKKS dengan kadar air 50%.4542% ash content. Salah satu contoh pemanfaatan TKKS dalam rangka peningkatan produksi energi terbarukan adalah pembuatan briket. kadar karbon terikat 63.88%.9935%.60% lignin content. particle board. didapatkan briket TKKS terbaik dengan variasi perekat 60%.1509%. having a volatile matter content of 12. Universitas Islam Indonesia Jalan Kaliurang Km 14. 22. Actually TKKS has a high fiber content. Kata kunci : Briket. Dengan kandungan tersebut. Keywords: Briquette. papan partikel. calorific value of 5914. Yogyakarta *hijrah_purnama@yahoo. Beginning with the pyrolysis process. dengan aktivator limbah cari pabrik kelapa sawit yang telah diolah. compost.67%. per year. TKKS derived from the separation process of palm fresh fruit with the bunches. mencapai 62. Menurut data yang ada. Kompos. Fakultas Teknik Sipil & Perencanaan.67%. along with increasing world population. around is 24.4542%.47-72. nilai kalor 5914.4. One example of utilization TKKS in order to increase renewable energy production is the manufacture of briquettes. with the activator from wastewater treatment plant of palm oil factory. TKKS berasal dari proses pemisahan antara buah segar kelapa sawit dengan tandannya.5 tonnes dry TKKS or 2. One of the solid waste generated is Empty Bunch Palm Oil (TKKS). one hectare of palm oil plantation can produce about 1. the best TKKS briquettes obtained by variation of 60% adhesive. Sedangkan pengolahan TKKS menjadi kompos secara aerobik dibutuhkan waktu ±2 bulan.8120 cal/g. TKKS mempunyai potensi yang besar untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku pada pembuatan briket. Another case is TKKS processing into compost takes ± 2 months with aerobic processes. kadar air 11.04%.PRODUK RAMAH LINGKUNGAN DARI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT ENVIRONMENTAL FRIENDLY PRODUCTS FROM EMPTY BUNCH PALM OIL Hijrah Purnama Putra1. *) dan Yebi Yuriandala2) Program Studi Teknik Lingkungan.88%.com ABSTRAK Kebutuhan terhadap minyak kelapa sawit terus meningkat. Salah satu limbah padat yang dihasilkan adalah Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS).60%. yaitu 24.068 g/sec. water content 11.

jaringan komposer. Isti Pudjihastuti* PSD III Teknik Kimia Fakultas Teknik UNDIP. sehingga jaringan komposer dapat diterapkan untuk mengatasi permasalahan sampah khususnya pada skala rumah tangga. if not managed properly. Jln Prof Sudarto.PEMANFAATAN JARINGAN KOMPOSER FIT UP-PLUS UNTUK PRODUKSI PUPUK ORGANIK DARI LIMBAH SAMPAH RUMAH TANGGA UTILIZATION OF FIT UP-PLUS COMPOSER TISSUE FOR ORGANIC FERTILIZER PRODUCTION FROM DOMESTIC WASTE Wahyuningsih. It also leads negative impact to the environmental pollution such as water. Semarang 50239 Indonesia tel/fax:(024) 7471379. Other advantages of this process which are can be filled continuously and applicable for agricultural fields. Kata Kunci: Fit Up-Plus. it could shorten the life of landfill due to waste increasing each year. Summarizing. Jika tidak ditangani dan dikelola dengan baik.SH Pedalangan Tembalang. soil and air. The experimental result showed compost with quality in accordance to SNI (Indonesian National Standard) 2004 is compost which was produced by 8 ppm of fit up-plus concentration and 21 days of composting period. dan mereduksi bau sampah. dengan variabel konsentrasi fit up-plus dan waktu (lamanya) pengomposan.com ABSTRAK Penelitian ini bertujuan antara lain meminimalkan volume sampah dengan cara mengembangkan alat jaringan komposer untuk produksi pupuk organik ramah lingkunngan Keterbatasan lahan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah menimbulkan persoalan baru. Variables of research are fit up-plus concentration and composting period. The limited amount of landfills raises new problems. pupuk organik ABSTRACT The aim of this study is to minimize volume of waste by developing composer tissue utility to produce eco-friendly organic fertilizer. decentralized waste management is useful in minimizing the waste that should be disposed to the landfill. Therefore. tanah maupun udara. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan kualitas hasil kompos yang sesuai dengan SNI 2004 adalah kompos yang kita produksi dengan fit up plus 8 ppm dan waktu pengomposan 21 hari. Teknologi pengomposan sampah kita lakukan dengan menggunakan jaringan komposer dan aktivator pengompos Fit Up-Plus secara anaerobik. peningkatan sampah yang terjadi tiap tahun bisa memperpendek umur TPA dan membawa dampak pada pencemaran lingkungan. dengan kelebihan yang dimiliki yakni: dapat diisi secara kontinyu. Keywords: Fit Up-Plus. dan hasilnya baik untuk diaplikasikan pada bidang pertanian. In addition.Dari hasil kompos dapat kita simpulkan bahwa activator mikroba fit up plus dapat mempercepat proses dekomposisi. organic fertilizer . baik air. This technology of waste composting utilized composer tissue and Fit up-plus as compos activator by anaerobic process. composer tissue can be applied to solve waste problems. Moreover. especially in household scale. we can conclude that microbe activator of fit up-plus can accelerate decomposition process and reduce garbage odor. composer tissue. istipudjihastuti@gmail. Oleh karena itu pengelolaan sampah yang terdesentralisasi sangat membantu dalam meminimasi sampah yang harus dibuang ketempat pembuangan akhir.

dan Soeprijanto Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Sepuluh November ikhsangunawan@yahoo. N 300 mg/L. 25.746 mL/g with slurry characteristics: COD 10. 10. biogas.000. Key words: waste food scraps. Biogas optimum adalah sebesar 8. anaerobic digester. nilai N serta bahan baku tanpa penambahan starter dan bahan baku menggunakan starter dengan takaran sesuai dosis pemakaian.000. 500.000.com ABSTRAK Sampah rumah makan yang berupa sisa makanan memiliki potensi sebagai sumber energi karena memiliki komponen organik yang tinggi.746 mL/g dengan karakteristik slurry : COD 10.000. dan 30.000 mg/L. This study aimed to analyze the potential of biogas derived from waste food and determine the optimum conditions for the formation of biogas based on the COD value 5000. sistem batch.POTENSI BIOGAS SAMPAH SISA MAKANAN DARI RUMAH MAKAN BIOGAS POTENTIAL OF FOOD WASTE OF RESTAURANT Ikhsan Gunawan. N 300 mg/L and the addition biostarter 1% of total volume of slurry. 20. Kata kunci : sampah sisa makanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi biogas yang bersumber dari sampah sisa makanan yang berasal dari rumah makan dan menentukan kondisi optimum proses pembentukan biogas berdasarkan nilai COD. This study used a batch reactor. biogas. and 30. 15. Pemantauan produksi volume biogas dimulai dari hari pertama setelah slurry berada di dalam reaktor sampai dengan biogas tidak terbentuk lagi. 25.000.000 mg/L serta pada variasi nilai N 200. Research phases consisted of (1) determination of optimum COD value (2) determination of the optimum value of N (3) use of appropriate starter dose and without addition. Energi dari sampah sisa makanan dapat diperoleh dengan cara mengolah sampah organik dengan menggunaan anaerobic digestion untuk menghasilkan biogas. Waktu yang dibutuhkan untuk digesting adalah delapan hari dengan waktu puncak pembentukan biogas terjadi pada hari ke lima. Monitoring of biogas production started from the first day after the slurry inside the reactor until it was not formed.000.000. The time required for digesting is eight days with the peak time of the formation of biogas occurs on the fifth day. ABSTRACT Food waste in the form of eating leftovers has potential as an energy source. Tahap penelitian terdiri dari (1) penentuan nilai COD optimum (2) penentuan nilai N optimum (3) penggunaan starter sesuai dosis dan tanpa penggunaan starter pada slurry dengan variasi nilai COD 5000. and 600 mg/L as well as raw materials without the addition of starter and using a starter by the appropriate dosage. Energy from waste food scraps can be obtained by means of organic waste processing by using of anaerobic digestion to produce biogas. 300. 400. Yulinah Trihadiningrum. 400. anaerobic digester. 300. the value of N 200. 10. Penelitian ini menggunakan reaktor batch. dan penambahan cairan starter EM4 1% per volume slurry. dan 600 mg/L. Biogas optimum amounts to 8. 500.000.000 mg/L. 15.000 mg/L. 20. a batch system .

Kata kunci : sistem keamanan. sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2002 mengatur tentang Keselamatan Pengangkutan Zat Radioaktif dan Peraturan Kepala BAPETEN Nomor 9 Tahun 2009 mengatur tentang Ketentuan Sistem Proteksi Fisik Instalasi dan Bahan Nuklir. Telah dilakukan kajian deskriptif untuk penerapan teknologi Global Positioning System pada kegiatan pengangkutan bahan bakar nuklir bekas dengan moda angkutan kereta api. theft. Descriptive studies have been conducted for the application of Global Positioning System technology in the transportation of spent fuel with rail transport modes. kehilangan. . jelas dan terpantau sepanjang waktu.hesty@bapeten. By using Global Positioning System technology can be known communication and information. *) Direktorat Pengaturan Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif (DP2FRZR) Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) Jl. as stipulated in Government Regulation of the Republic of Indonesia Number 26 Year 2002 set for the Safety of Transport of Radioactive Substances and Regulation of the Head BAPETEN No. the coordinates of the position. Thus the expected potential for sabotage.go. kecepatan dan peta lokasi secara real time.OPTIMALISASI TEKNOLOGI KOMUNIKASI UNTUK MEMANTAU SISTEM KEAMANAN PENGANGKUTAN BAHAN BAKAR NUKLIR BEKAS SEBAGAIMANA DIATUR DALAM PERATURAN KETENAGANUKLIRAN Hesty Rimadianny1. 9 of 2009 regulates the provision of Physical Protection Systems Installations and Nuclear Materials.spent fuel transport . Global System. speed and location map in real time. Positioning ABSTRACT Spent Fuel Transportation meet the requirements of safety and security. Dengan demikian diharapkan potensi sabotase. pengangkutan Bahan Bakar Nuklir Bekas.Global Positioning System. Gajah Mada No. clearly and monitored all the time. jarak. or misused by parties who are not authorized and shall not be liable to be minimized. Dengan menggunakan teknologi Global Positioning System dapat diketahui komunikasi dan informasi. loss. Dalam hal penerapan tindakan keamanan pemantauan terhadap komunikasi dan informasi posisi kendaraan pengangkut bahan bakar nuklir bekas perlu diketahui dengan tepat. Keywords: security system . waktu. In terms of monitoring the implementation of security measures on the transport vehicle position communication and information spent fuel need to know precisely. time.id ABSTRAK Pengangkutan bahan bakar nuklir bekas harus memenuhi persyaratan keselamatan dan keamanan. atau disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak berwenang dan tidak bertanggung jawab dapat diminimalkan. 8 Jakarta Pusat 10120 **r. pencurian. koordinat posisi. distance.

PENGGUNAN PERANGKAT LUNAK RESRAD-OFFSITE UNTUK MEMPERKIRAKAN RESIKO RADIOLOGIK SUATU FASILITAS LANDFILL SLAG TIMAH Moekhamad Alfiyan1. Resiko individu akan menderita -6 kanker akibat radiasi yang ditimbulkan oleh fasilitas landfill adalah 6. Jakarta.8. Kuantitas yang besar dari TENORM telah menempatkan landfill sebagai salah satu opsi pengelolaannya. Slag timah. atau yang dikenal dengan TENORM telah menjadi isu global dan mendapat perhatian serius di tingkat nasional dan internasional dalam menemukan solusi yang tepat untuk pengelolaannya. TENORM. Makalah ini bertujuan mengetahui resiko radiologik dari suatu landfill slag timah menggunakan perangkat lunak RESRAD-OFFSITE.alfiyan@bapeten. simulasi data dengan perangkat lunak RESRADOFFSITE dan analisis keluaran RESRAD –OFFSITE.13 µSv/tahun. review of literature. Keywords: RESRAD-OFFSITE. Tin Slag . The conclusion is the tin slag landfill don’t give significant radiologic effect to individu because the landfill fulfill dose contrain value. Kata kunci: RESRAD-OFFSITE. Dapat disimpulkan bahwa fasilitas landfill slag timah yang disimulasikan tidak memberikan dampak radiologik signifikan terhadap individu dan memenuhi kriteria pembatas dosis. Objective of this papper to know radiologic risk of a tin slag landfill use RESRAD-OFFSITE software. is 0. run the data use RESRAD-OFFSITE software and analysis the output. 10-6. TENORM ABSTRACT Radioactive materials content in waste which are generated by tin melting industry have become national and international issues to get a solution of the management approppriately. *) Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) Jl.3 mSv/tahun.13 µSv/years. Gajah Mada 8. kajian literatur. The result. Big amount of TENORM become landfill is one of the solution. Most of the dose is achieved by airborne direct radiation pathway. Hasil simulasi menunjukkan bahwa dosis efektif individu paling tinggi yang diterima oleh individu adalah sekitar 9.id ABSTRAK Kandungan radionuklida alam dalam limbah yang dihasilkan oleh industri strategis seperti peleburan timah. Indonesia * m. individual effective dose to individu up to 9.3 mSv/y. yaitu kurang dari atau sama dengan 0.8. Metodologi penyusunan makalah dengan inventarisasi data sekunder. 10 . Individu cancer risk is caused by radiaton from the tin slag landfill is 6. 101210. The metholodogy throught secondary date collection. yang sebagian besar dikontribusi melalui jalur paparan radiasi langsung dari airborne.go.

18x106Bq. dengan aktivitas masing-masing adalah 7. Data ini diperlukan untuk perkirakan perhitungan dana yang harus disiapkan. Pada penyimpanan sampai 30 tahun.43x107 Bq. Eu-152 and Eu-154 with each activity is 7.17x108 Bq.04x106 Bq.43x107 Bq. Co-60 and Ba133 is still dominant until it is being stored for 50 years.76x107 Bq. therefore the reactor certainly will be decommissioned sooner or later. 1.71x108 Bq. Cepat atau lambat reaktor tersebut pasti akan didekomisioning. Serpong. BATAN Kawasan Puspiptek. Co-60 and Ba-133. thus the radioactive waste composition could be known. 15310. 4. and also from the secondary data from the literature. Reaktor Kartini telah berusia lebih dari 40 tahun.17x108 Bq. Yogyakarta. 4. This radioactive waste emerged because of the activation reaction when the reactor was being operated. Before being decommissioned. yang kemudian bisa dipetakan kandungan limbah radioaktifnya. Analisis inventarisasi limbah tersebut dilakukan melalui data inventarisasi radionuklida yang terkandung di dalamnya. 1. If it is being stored for 30 years. 2. Yogyakarta.04x106 Bq dan 1. Co-60 dan Ba-133 masih dominan sampai penyimpanan 50 tahun. 1. Co-60. the dominant radionuclide is Fe-55. salah satu hal yang krusial yang harus dilakukan adalah analisis inventarisasi limbah radioaktifnya. dan didukung dengan data-data sekunder dari berbagai pustaka. Limbah radioaktif biological shielding terjadi karena reaksi aktivasi selama pengoperasian reaktor. Kata kunci: biological shielding. Ba-133. YOGYAKARTA Mulyono Daryoko1. 4.com ABSTRAK Telah dilakukan analisis inventarisasi limbah radioaktif biological shielding reaktor Kartini. Ni-63. one important thing that should be done is the inventory analysis of its radioactive waste. Keywords: biological shielding. 3. Tangsel * mdaryoko@yahoo. Inventarisasi radionuklida diperkirakan dari data-data primer reaktor Kartini.71x108 Bq. Yogyakarta. 2.741 Bq/g in activity and 667 ton in amount. after being shut down for 5 years is Fe-55. Kartini reactor.04x106 Bq. Dari studi ini disimpulkan bahwa kandungan radionuklida yang terkandung di dalam biological shielding reaktor Kartini. Limbah radioaktif biological shielding tersebut termasuk limbah aktivitas rendah yang aktivitasnya kurang lebih 1. The age of Kartini reactor is more than 40 years. The most significant solid radioactive waste is the biological shielding. Biological shielding adalah salah satu bagian limbah radioaktif padat reaktor yang signifikan. Eu-152 dan Eu-154. Co-60. radionuklida yang dominan adalah Fe-55 dan Co-60 dan Ba-133. 3. Gedung 50.ANALISIS INVENTARISASI LIMBAH RADIOAKTIF BIOLOGICAL SHIELDING REAKTOR KARTINI. limbah radioaktif ABSTRACT The inventory analysis of biological shielding radioactive waste from Kartini reactor.741 Bq/g dan jumlahnya kurang lebih 667 ton. Ba-133.83x107 Bq. Nb-94. The data of the inventory analysis is needed to calculate the needed budget. YOGYAKARTA INVENTORY ANALYSIS OF BIOLOGICAL SHIELDING OF KARTINI REACTOR.18x106Bq.04x106 Bq and 1. This study concluded that the radionuclide contained in the biological shielding of Kartini reactor. The inventory of the radionuclide could be predicted from the primary data of Kartini reactor.83x107 Bq. Sebelum dilakukan dekomisioning. 4. reaktor Kartini.76x107 Bq. 1. Mn-54. setelah 5 tahun shut down adalah Fe-55. *) Pusat Teknologi Limbah Radioaktif. Ni-63. has been conducted. Yogyakarta. Nb-94. The biological shielding radioactive waste is the low activity waste with less than 1. radioactive waste . The inventory analysis of the radioactive waste can be done through the inventory of radionuclide contained in the radioactive waste. Mn-54.

terutama mengenai hal-hal yang bersinggungan dengan keselamatan masyarakat atau publik dan perlindungan terhadap lingkungan. MT 2) Badan Pengawas Tenaga Nuklir Jalan Gadjah Mada No. From data which obtained from facilities and expert can be concluded that practice of management of spent fuel and radioactive waste in Indonesia is currently has fulfilled the obligations in the joint convention. Sri Budi Utami. the next called the joint convention.go. Key words: Spent fuel. Kata kunci: bahan-bakar nuklir bekas. Indonesia melalui PerPres No. 8 Jakarta Pusat *e-mail: a. ABSTRACT One of the important and fundamental problems in the utilization of nuclear energy is a permanent solution on the management of spent fuel and radioactive waste. radioactive waste .PERBANDINGAN PRAKTEK DAN KEGIATAN PENGELOLAAN BAHAN BAKAR NUKLIR BEKAS DI INDONESIA DENGAN JOINT CONVENTION ON THE SAFETY OF SPENT FUEL MANAGEMENT AND ON THE SAFETY OF RADIOACTIVE WASTE MANAGEMENT Agus Waluyo. joint convention. especially on matters pertaining to public safety or protection to the environment. The first effort of the international community through the International Atomic Energy Agency (IAEA) to produce solutions that are systematic in order to address the management of spent fuel and radioactive waste and high acceptance rate globally is done through the preparation of new international legal instrument which state in Joint Convention on The Safety of Spent Fuel Management and on The Safety of Radioactive Waste Management. Dari data yang didapat dari fasilitas pengelolaan LR dan BBNB dan juga diskusi dari narasumber dapat diambail kesimpulan bahwa praktek pengelolaan bahan bakar nuklir bekas (BBNB) dan limbah radioaktif (LR) di Indonesia saat ini secara garis besar telah memenuhi kewajiban-kewajiban yang ada di konvensi gabungan tersebut. Limbah radioaktif.MT 1 *).84 tahun 2010 telah meratifikasi konvensi ini. oleh sebab itu mempunyai kewajiban untuk melaksanakan pasal-pasal yang ada di konvensi gabungan tersebut. Indonesia through Presidential Regulation no . have an obligation to implement the existing provisions in the joint convention. Isu mengenai pengelolaan BBNB dan LR menarik perhatian dunia.Upaya pertama komunitas internasional melalui International Atomic Energy Agency (IAEA) untuk menghasilkan solusi yang bersifat sistematik guna mengatasi pengelolaan Bahan Bakar Nuklir Bekas (BBNB) dan limbah Radioaktif (LR) yang komprehensif dan memiliki tingkat keberterimaan yang tinggi secara global dilakukan melalui penyusunan instrumen hukum internasional baru yang tertuang dalam the Joint convention on the Safety of spent Fuel management and on the Safety of Radioactive Waste Management yang selanjutnya disebut konvensi gabungan.waluyo@bapeten. 84 years 2010 has ratified this convention therefore.id ABSTRAK Salah satu masalah yang penting dan mendasar dalam pemanfaatan tenaga nuklir adalah solusi permanen mengenai pengelolaan bahan bakar nuklir bekas (BBNB) dan limbah radioaktif (LR) yang dihasilkan. Issues concerning the management of spent fuel and radioactive waste attracted worldwide attention. konvensi gabungan.

and was poured into canisters. dengan kadar titanium 92. korosi. Telah dilakukan penelitian ketahanan korosi baja tahan karat AISI 321 yang diberi perlakuan panas pada suhu sensitisasi.The results showed that no decrease of corrosion resistance observed on the tested samples. high level waste. . The research objective was to study the corrosion resistance of AISI 321 stainless steel as a material of high level waste canister.70 µm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak teramati penurunan ketahanan korosi bahan AISI 321.96 %berat. This high level waste was vitrified with borosilicate glass. AISI 321 stainless steel has good corrosion resistance and can be used as high level waste canister that can isolate the radionuclides in it. Microstructure observation was carried out by both optical microscope. A study on Corrosion resistance of AISI-321 by giving a heat treatment at a sensitization temperature had been done. ABSTRACK Utilization of nuclear technology generates radioactive waste which one of the waste is high level waste. corrosion. dan dimasukkan dalam canister. Scanning Electrone Microscope beserta Energy Dispersive X-Ray Spectroscopy. Teramati presipitat titanium karbida dengan diameter rata-rata 4. *) Pusat Teknologi Limbah Radioaktif Kawasan Puspiptek Gd 50 Tangerang Selatan. sehingga keselamatan manusia dan lingkungan akan terus terjaga baik untuk generasi saat ini maupun untuk generasi mendatang. disposal. Tujuan penelitian adalah mempelajari ketahanan korosi baja tahan karat AISI 321 sebagai bahan canister limbah aktivitas tinggi. with a titanium content of 92. so that human safety and the environment will be maintained for both the current generation and for future generations Keywords: canister. Indonesia * aisyah@batan.Canister must be selected from a material with high corrosion resistance so the radionuclide does not spread into the environment.KETAHANAN KOROSI CANISTER LIMBAH AKTIVITAS TINGGI DALAM MENJAGA KESELAMATAN LINGKUNGAN CORROSION RESISTANCE OF HIGH LEVEL WASTE CANISTER IN MAINTAINING SAFETY ENVIRONMENT Aisyah1. disposal. 153114.96 wt%. Baja tahan karat AISI 321 memiliki ketahanan korosi yang baik dan dapat digunakan sebagai bahan canister limbah aktivitas tinggi yang dapat mengisolasi radionuklida didalamnya. Kata kunci: canister.go. Canister harus dipilih dari bahan dengan ketahanan korosi yang tinggi agar radionuklida tidak menyebar ke lingkungan. Titanium carbide precipitates was observed in the samples with an average diameter of about 4.id ABSTRAK Pemanfaatan teknologi nuklir akan menimbulkan limbah radioaktif. Scanning Electron Microscope and Energy dispersive X-Ray Spectroscopy. salah satunya adalah limbah aktivitas tinggi. Limbah ini divitrifikasi dengan gelas borosilikat. Pengamatan struktur mikro dilakukan menggunakan mikroskop optik.70 µm. limbah aktivitas tinggi.

Pu-239. . the reduction of PWR fuel (U-235 and U-238) will generate new fuel (Pu-239) that could be used for other types of nuclear reactors. U-238 dan U-235. Hasil analisis menunjukkan bahwa besar daya operasi dan/atau lamanya operasi menyebabkan bertambahnya jumlah Pu-239 secara polinomial dan berkurangnya U-238 secara polinomial sebagai fungsi nilai burnup. ORIGEN. ORIGEN. Pu-239. The approach taken is by irradiating the fresh fuel in one step at a time with a certain power level.setyawan@bapeten. Jakarta * d.id ABSTRAK Dalam makalah ini dilakukan penentuan nilai Pu-239 terbentuk dan U-235 dan U-238 tersisa dalam bahan bakar bekas nuklir PWR dengan menggunakan Program ORIGEN. Metode pendekatan yang dilakukan adalah mengiradiasi bahan bakar baru dalam satu tahap sekaligus dengan suatu tingkat daya tertentu. ABSTRACT This paper discuses the determination of Pu-239-formed and U-235 and U-238-remaining in nuclear spent fuel of PWR using Origen Code. Keywords: Burnup. Berdasarkan hasil analisis perhitungan ini. Analisis diarahkan untuk mengetahui parameter penambahan Pu-239 dan parameter berkurangnya U-235 dan U-238 dalam bahan bakar bekas PWR. *) dan Budi Rohman 1) Pusat Pengkajian Sistem dan Teknologi Pengawasan Instalasi dan Bahan Nuklir Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN). where the greater the reduction of U-235 and U-238 the greater Pu-239 will be generated. diperoleh bahwa dengan berkurangnya bahan bakar PWR (U-235 dan U238) maka akan timbul bahan bakar baru (Pu-239) yang dapat digunakan untuk jenis Reaktor nuklir yang lain. U-238 dan U-235. The analysis aimed to determine the Buildup of Pu-239 and the reduction of U-235 and U-238 in PWR spent fuel. the amount of Pu-239 is increasing and the amount of U-238 is decreasing as function of Burnup.PERHITUNGAN BURNUP DAN PEMBENTUKAN PU-239 PADA BAHAN BAKAR BEKAS PWR DENGAN PROGRAM ORIGEN THE CALCULATION OF BURNUP AND BUILDUP OF PU-239 FOR PWR SPENT FUEL WITH ORIGEN Daddy Setyawan 1.go. Kata kunci: Burnup. Based on this calculation. dimana semakin besar pengurangan U-235 maka semakin besar Pu-239 yang diperoleh. The analysis showed that as power and/or the operating time increasing.

go. Hasil studi memberikan konfirmasi bahwa laju pelindihan dan kerusakan akibat radiasi peluruhan-α terhadap synroc relatif sangat rendah dan tidak menyebabkan micro-cracking. BaO (5.4) and ZrO2 (6. Indonesia * gunand-m@batan. transuranium dan unsur-unsur hasil belah telah dikembangkan synroc yang mengandung fase utama pyrochlore (CaATi2O7). brannerite (AnTi2O6). In Indonesia. adaptasi teknologi imobilisasi untuk imobilisasi limbah radioaktif yang ditimbulkan dari produksi 99Mo dilakukan dengan bahan o o synroc melalui proses kalsinasi pada suhu 750 C dan sintering pada 1200 C.Ti)2Ti6O16] as main host phases. For the 99 long life radioactive waste generated from Mo production containing of uranium.Ti)2Ti6O16].0).4).id ABSTRAK Pengkajian teknologi imobilisasi dengan bahan matriks synroc telah dilakukan untuk limbah radioaktif umur panjang yang ditimbulkan dari produksi radioisotop molibdenum-99 (99Mo). and hollandite [Ba(Al. The results showed that the quality of waste synroc block producted by the sintering process conform to the hot isostatic pressing process. Keywords: immobilization of waste. Komposisi prekursor oksida sebagai matriks synroc (dalam % berat) adalah : Al2O3 (5. TiO2 (71. Hasil menunjukkan bahwa kualitas blok synroc limbah hasil imobilisasi dengan proses sintering tersebut sesuai dengan proses pres-panas isostatik. synroc. Synroc is a crystalline wasteform comprising a stable assemblage of titanate phases chosen for their geochemical stability and ability to immobilize the radioactive elements in radioactive wastes. BaO (5.4) dan ZrO2 (6.4). Proses pembentukan synroc limbah dilakukan melalui proses pres-panas isostatik pada suhu tinggi. limbah radioaktif dari produksi 99Mo.IMOBILISASI LIMBAH RADIOAKTIF DARI PRODUKSI RADIOISOTOP 99Mo DENGAN BAHAN MATRIKS SYNROC IMMOBILIZATION OF RADIOACTIVE WASTE FROM 99Mo RADIOISOTOPE PRODUCTION BY MATRIX MATERIAL OF SYNROC Gunandjar 1. Kata kunci: imobilisasi limbah. Tangerang selatan.e : Al2O3 (5. Banten 15310.6). ABSTRACT The assessment of immobilization technology using synroc matrix material was carried out for the 99 long life radioactive wastes generated from molybdenum-99 ( Mo) radioisotope production. The composition of precursor oxides as synroc matrix (in % weight) i. brannerite (AnTi2O6) dan hollandite [Ba(Al. radioactive waste from 99Mo production.6).6). Di Indonesia. adaptation of immobilization technology for immobilization of the radioactive wastes generated from 99 o Mo production using synroc materials by calsination at the temperature 750 C and sintering at the o temperature 1200 C.6).0). synroc . CaO (11. transuranics and fission products was developed the synroc containing of pyrochlore (CaATi2O7). The process of synroc waste forming was carried out by hot isostatic pressing at high temperature. Synroc adalah bentuk limbah kristalin yang tersusun dari gabungan fase-fase titanat yang stabil dan dipilih karena kestabilan geokimia dan kemampuan untuk imobilisasi unsur-unsur dalam limbah radioaktif. Untuk limbah radioaktif umur panjang yang ditimbulkan dari produksi 99Mo yang mengandung uranium. The studies confirm that the leaching-rates and α-decay damage in synroc relatively very low and it cannot caused micro-cracking. TiO2 (71. * ) Pusat Teknologi Limbah Radioaktif-Badan Tenaga Nuklir Nasional Kawasan Puspiptek Serpong. CaO (11.

Pada suhu 300 ◦C selama 2 dan 4 jam. so that must be managed in order there is not causing radiological impact to humans and environment. . Keywords : Polymer resistance. radioactive waste get radiation exposure from the surrounding environment that has result in heat and radiation that may result in changes the characteristics of waste-polymer i. limbah uranium. Indonesia * herlanmartono@yahoo. and leaching rate is increasing after the waste-polymer has irradiated at more than 40 kGy. tetapi menaikkan laju pelindihan.com ABSTRAK Limbah rafinat dari ekstraksi uranium mempunyai umur paro yang panjang. Rafinat waste immobilized by epoxy polymer on 30 % content of waste. Badan Tenaga Nuklir Nasional Tangerang Selatan. In the interm storage. 120. Dalam interm storage limbah mendapatkan paparan radiasi dari limbah sekelilingnya. ABSTRACT Rafinate waste from the extraction of uranium has very long half life. 6. dan laju pelindihannya naik setelah polimer-limbah diiradiasi dengan dosis lebih besar 40 kGy. panas.KETAHANAN POLIMER EPOKSI UNTUK IMOBILISASI LIMBAH URANIUM TERHADAP PANAS DAN RADIASI RESISTIVITY OF EPOXY POLYMER FOR IMMOBILISATION URANIUM WASTE TOWARDS RADIATION AND HEAT Herlan Martono1. dan 3 bulan sangat kecil. radiasi. 6. dan laju pelindihan selama 1. Limbah rafinat diimobilisasi dengan polimer epoksi dengan kandungan limbah 30 % berat. kuat tekan. sehingga mengakibatkan panas dan radiasi yang merubah karakteristik polimer-limbah yaitu densitas. dan 160 kGy nilai densitasnya sedikit menurun. and 160 kGy have decreasing density value. Kata kunci : Ketahanan polimer. kuat tekan. sehingga densitas. Effect of alpha radiation to density. Pengaruh radiasi alfa terhadap densitas. dan laju pelindihannya. and the leaching rate. kemudian disimpan ditempat penyimpanan sementara (interm storage). thermal. polimer-limbah rusak dan warna berubah menjadi hitam. 8.e density. compressive strength irradiated at dose of 40 kGy is increasing if compared with 0 kGy. 3 month are very small. radiasion. Polimer-limbah yang diiradiasi dengan sinar gamma pada dosis 40. compressive strength. 120. Epoxy polymer-waste that heated at temperature 100 and 200 ◦C in 2. kuat tekannya yang diiradiasi 40 kGy naik jika dibandingkan dengan 0 kGy. kuat tekan. and leaching rate for 1. dan 10 jam menurunkan densitas. then stored in interm storage. 8. Polimer-limbah yang 0 dipanaskan pada suhu 100 dan 200 C selama 2. 2. 80. uranium waste. Waste-polymer that irradiated by gamma at doses of 40. and 10 hours has decreasing density and compressive strength. kuat tekan. 4. sehingga harus dikelola agar tidak menimbulkan dampak terhadap manusia dan lingkungan. *) dan Aisyah1) Pusat Teknologi Limbah Radioaktif. 2. 80. compression strength. but increasing the leaching rate. dan laju pelindihannya tidak ditentukan. 4. 15310.

lipida 1-10%. The sulution with 100 mg/L uranium concentration or 1260Bq/l activity equivalent was channeled through the adsorption coloum of 0. hydroxil.id ABSTRAK Penggunaan Biosorben Extracelullar Polymeric Substance Terimobilisasi pada kalsium Alginat untuk penyisihan uranium. aminokarboksilat dan lain-lain. phosphoric. fosfat. Extracellular Polymeric Substance (EPS) dihasilkan bakteri.PENGGUNAAN BIOSORBEN EXTRACELLULAR POLYMERIC SUBSTANCE TERIMOBILISASI PADA KALSIUM ALGINAT UNTUK PENYISIHAN URANIUM BIOSORBEN UTILIZATION OF IMMOBILIZED EXTRACELLULAR POLYMERIC SUBSTANCE ON CALCIUM ALIGINATE FOR REMOVING OF URANIUM Zainus Salimin1. nucleic acids 1-10%.3 dan 5 ml/minute. Rate of flow of 1 ml/minute gives the contact time of UO22+ ion with biosorbent surface better than on the rate of flow 3 and 5 ml/minute. Debit 1 ml/menit memberikan waktu kontak ion UO2+2 dengan biosorben lebih baik dari pada debit 3 dan 5 ml/menit. The grain size diameter of resulted EPS-calcium alginates was 45 mm. The neutral solution of pH 7 gives the bonding independency of UO22+ catching on the biosorbent. Keywords: biosorbent. hidroksil. . tinggi bed 8 cm yang berisi 6. protein 1-60%. Pada pH 7 dan debit 1 ml/menit diperoleh +2 kapasitas penyerapan ion UO2 maksimum 881. Larutan uranium kadar 100mg/L (1260Bq/l) dialirkan pada kolom adsorpsi berdiameter dalam 0. was immobilized with calcium alginates matrix resulting 9. EPS hasil ekstraksi lumpur aktif industri makanan berkadar polisakarida 83. The EPS from extraction of industrial food active sludge having the content of polysaccharides of 83. The result indicates that on the pH of 7 and rates of flow 1 ml/minute gives the maximum sorption capacity of 881.7 dan 8 dan debit aliran 1.623 mg EPS per g of EPS-calcium aliginates biosorbent. *) dan Endang Nuraeni2) Pusat Teknologi Limbah Radioaktif-Badan Tenaga Nuklir Nasional Kawasan Puspiptek Serpong. polimer asam amino dan lain-lain. EPS dapat mengikat kation dan anion karena mengandung gugus fungsional karboksilat. Kata Kunci : biosorben.go.2 g of biosorbent. Extracellular Polymeric Substance (EPS) is resulted by bacterial cells compossing the polysaccharides 40-95%. sulfat.84 mg U/g biosorben.55% dan protein 15% diimobilisasi pada kalsium alginat sehingga diperoleh 9. lipids 1-10%. aminocarboxylates.623 mg EPS per g sorben EPS-Kalsium Alginat yang berdiameter 4-5 mm.2 g sorben. The experiment variabels are solution pH of 4. Larutan netral memberikan +2 kondisi independensi ion UO2 terikat sepenuhnya pada biosorben. 3 dan 5 ml/menit. and protein of 15%. etc. The EPS can bind the cations and anions supporting by its content of carboxylates. proteins 1-60%. Extracellular Polymeric Substance (EPS). Study of the utilization of immobilized EPS on calcium aliginate for uranium removing has been performed. berkomposisi polisakarida 40-95%. Tangerang 15314 * email: zainus_s@batan. and rates of flow of 1.55%.84 mg U/g biosorbent. ABSTRACT Biosorben utilization of immobilized extracellular polymeric substance on calcium aliginate for removing of uranium. 7 dan 8. Extracellular Polymeric Substance (EPS). sulfuric.95 cm. Variabel percobaannya adalah pH larutan 4. and polymers of amino acids and other compounds.95 cm diameter and 8 cm bed height containing 6. Penelitian penggunaan EPS terimobilisasi pada kalsium alginat untuk penyisihan uranium dari limbah radioaktif cair telah dilakukan. asam nukleat 1-10%.

Adanya potensi ini mendorong pemerintahan kabupaten Pati untuk mengembangkan kekayaan sumber daya alam sehingga dapat meningkatkan PAD. *) dan Edy Supriyo2) PSD.Perbaikan Proses Produksi Pupuk Phosphate Alam Repair of Production Process Fertilizer Natural Phosphate R. Salah satu industri kecil yaitu Dewi Sri mulai mengolah sumber daya alam tersebut (deposit phosphate) menjadi pupuk phosphate alam yang kemudian berkembang menjadi pupuk majemuk. Semarang 50239 Indonesia Telp/Fax: (024) 7471379 * vieshnoe@gmail. kemudian butiran dilewatkan melalui vibrating screen sehingga didapatkan ukuran butiran pupuk yang homogen dan sesuai dengan standard yang diinginkan. tetapi para pengusaha pupuk masih belum memperhatikan kualitasnya dan masih menjualnya dalam bentuk tepung. Principle making of phosphate’s fertilizer is change three calcium phosphate exist in in rock of phosphate become calcium mono phosphate by addition of acid by dolomit and fieldspar. Sebagian besar batuan phosphate digunakan untuk produksi pupuk SP 36. Production fertilizer natural phosphate from year to year always mount as according to growth of agricultural sector. Sudharto. Its result phosphate’s fertilizer granulated. Produksi pupuk phosphate alam dari tahun ke tahun selalu meningkat sesuai dengan perkembangan sektor pertanian. then item overcome to pass vibrating screen so that got the homogeneous fertilizer measure and as according to wanted standard. Pedalangan. Kata kunci : deposit phosphate. Tembalang. so that complicate usage in field.com ABSTRAK Deposit phosphate yang terkandung di dalam perbukitan lereng Gunung Muria dapat diperkirakan dapat mencapai 50 tahun.TD. but all entrepreneur fertilize still not yet paid attention its quality and still selling it in the form of flour. sehingga menyulitkan pemakaian di lapangan. natural fertilizer. Prof. Wisnu Broto1. III Teknik Kimia Program Diploma Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Jl. vibrating screen. ABSTRACT Phosphate’s deposit which consist in in is hilly of mountainside of Muria can be estimated can reach 50 year. Key word : Phosphate’s deposit. . Most rock of phosphate used for production SP 36 fertilizer. Existence of this potency push governance of sub-province to develop properties of natural resources so that can improve PAD.. vibrating screen. One of the small industry that is Dewi Sri start to process the natural resources ( phosphate deposit) becoming fertilizer of phosphate natural which later then round into multiple fertilizer. SH. Hasilnya adalah pupuk phosphate yang berbentuk butiran. Prinsip pembuatan pupuk phosphate adalah merubah tricalsium phosphate yang ada di dalam batuan phosphate menjadi mono calsium phosphate dengan cara pengasaman oleh dolomit dan fieldspar. pupuk alam.

aklimatisasi. The research results indicate there have been changes in the performance of activated sludge due to differences in the substrate during the maintenance process. lumpur aktif digunakan kembali sebagai pengolah air limbah dalam unit tanki aerasi IPAL. Setelah diperasikan kembali. Pemeliharaan lumpur aktif dilakukan selama 21 hari dengan konsentrasi MLVSS sekitar 3500 mg / l. ABSTRACT Aimed of Research at maintaining the quality of activated sludge at the wwtp used lubricating oil industry during the maintenance period of factory machines and aeration tank unit . Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa untuk mempertahankan mikroorganisme tertentu untuk tetap aktif membutuhkan karakteristik air limbah yang sama. microbial. Molasses has been used as co-substrate for additional microbial food during waste water availability is limited because the plant is not operating. High content of H2S. and should not be receives a surprise of high pollutant loads .. the seed of activated sludge used as the biostarter of the WWTP aeration tank. After the maintenance period. Operasional proses lumpur aktif dimulai dengan konsentrasi MLVSS = ± 600 mg/L dan dilakukan monitoring selama 3 bulan.co. Welly Herumurti2). sehingga lumpur aktif dapat tumbuh dan bekerja dengan waktu aklimatisasi singkat Kata kunci : Pemeliharaan. especially the concentration of sulfur.id ABSTRAK Penelitian bertujuan untuk mempertahankan kualitas lumpur aktif di WWTP industri pemurnian minyak pelumas bekas. fenol dan minyak dalam air limbah yang dihasilkan saat start-up operasi pabrik telah membunuh sebagian besar mikroba spesifik yang terkandung dalam lumpur aktif. This research can be concluded that in order to maintain the specific microorganisms to remain active need the same waste water characteristic . so that activated sludge can grow and work with a short acclimation time. *). acclimatization . Tingginya kandungan H2S. Joni Hermana3) Jurusan Teknik Lingkungan FTSP – ITS Surabaya Kampus ITS Sukolilo Surabaya (60111) * agus_mgt@yahoo. The operational of activated sludge process begins with the concentration of MLVSS = ± 600 mg / l and be performed monitoring for 3 months. fenol dan amonia yang relatif rendah. Maintenance of activated sludge conducted as long as 21 days with MLVSS concentrations about 3500 mg / l. activated sludge. phenol and ammonia which are relative low. The Maintenance research of the activated sludge have been conducted using aeration tank which filled with MLVSS as much as 100 m3 or equal with 6. Hasil penelitian menunjukkan ada perubahan dalam kinerja lumpur aktif karena perbedaan dalam substrat selama proses pemeliharaan.2% dari volume tangki aerasi IPAL. mikroba. khususnya konsentrasi sulfur.2% of the WWTP aeration tank volume. lumpur aktif. Penelitian Pemeliharaan lumpur aktif telah dilakukan dengan menggunakan tangki aerasi yang diisi dengan MLVSS sebanyak 100 m3 atau setara dengan 6. dan tidak boleh menerima kejutan beban polutan yang tinggi. selama periode pemeliharaan mesin-mesin pabrik dan unit tangki aerasi.STUDI PENANGANAN MASALAH PEMELIHARAAN LUMPUR AKTIF DALAM IPAL PABRIK PEMURNIAN MINYAK PELUMAS BEKAS Agus Slamet1. Tetes telah digunakan sebagai co-substrat sebagai tambahan makanan mikroba pada saat ketersediaan air limbah terbatas karena pabrik tidak operasi. amonia. phenol and oil in wastewater generated at start-up factory operations have been killed most of the microbes specific contained in activated sludge. ammonia. Keywords: Maintenance.

MLVSS. operasi sbr dengan beban COD awal rendah sampai COD tinggi (2000 ppm). Sequencing Batch Reactor.On added NaOCl in waste water of 10 ppm and 15 ppm. Removal COD. removal COD will continue to fall from 95 to be 72%. Pengaruh beban air limbah dengan beban COD awal (900 ppm s/d 1400 ppm) terhadap perbedaan besar removal COD kecil. SVI every 6 hours until time of aeration 48 hours.Waste water comes from water leaching process of production activities and water sanitation containing NaOCL. does not indicate any major difference. Mix Culture. Wastewater treatment system using sequencing batch reactors (sbr) is estimated to be able to reduce COD untill 200 ppm.Pada penambahanNaOCl pada air limbah dari 10 ppm dan 15 ppm. juga air limbah. This research aims to study the influence of initial concentration COD.ac. tidak menunjukkan adanya perbedaan besar removal COD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistim sbr dapat digunakan untuk proses removal COD sampai 80% ke atas .Removal COD . SVI setiap 6 jam sampai waktu aerasi 48 jam. MLSS. The results showed that sbr system can be used for COD removal processes up to 80% and over. if the addition removal COD concentration is increased again to reach the NaOCl 55 ppm. Pengolahan air limbah menggunakan sistim sequencing batch reaktor (sbr) diperkirakan mampu menurunkan COD hingga 200 ppm.Air limbah berasal dari kegiatan air pencucian proses produksi dan air sanitasi yang mengandung NaOCL. Keywords: COD. *) dan Soeprijanto2. Kata kunci: COD. removal COD akan terus turun dari 95 menjadi 72%. jika penambahan konsentrasi NaOCl ditingkatkan lagi hingga mencapai 55 ppm. NaOCL. kemudian penambahan NaOCl awal 10 ppm sampai 55 ppm pada beban awal air limbah COD rendah sampai tinggi secara sequencing batch dengan parameter-paramter yang diukur : COD.Karakteristik air limbah dari kegiatan diatas mengandung zat organik dan ion OCL. The research method through phases: aclimation mix culture. MLSS.com. then the addition of the initial 10 NaOCl and 55 ppm on the initial load of wastewater COD low to high sequencing batch with a measured parameter-paramter: COD.concentration of NaOCL to remove COD. **) Laboratorium Biokimia Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya * aguzzurono@yahoo. Characteristics of the wastewater from the above activities and ion -1 OCL . Sequencing Batch Reactor ABSTRACT The fish processing industry activities at cold storage in addition to producing products.its. operation sbr with load ofCOD low to high (2000 ppm).id ABSTRAK Kegiatan pengolahan ikan pada industri cold storage selain menghasilkan produk.PENGOLAHAN AIR LIMBAH PENGOLAHAN IKAN (COLD STORAGE) MENGGUNAKAN SISTIM SEQUENCING BATCH REACTOR PROCESS OF WASTEWATER TRETMENT FISH (COLD STORAGE) USE SEQUENCING BATCH REACTOR SYSTEM Agus Surono1. as well as wastewater. MLVSS. Influence of load of wastewater with COD load early (900 ppm to 1400 ppm) towards a big difference small COD removal. Mix Culture. Metode penelitian melalui tahapan sbb: aklimasi mix culture. NaOCL. **soeprijanto@chem-eng. Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh konsentrasi awal COD dan konsentrasi NaOCl terhadap removal COD.

HRAR use the symbiosis between algae and bacteria. Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh aerasi pada tingkat pertumbuhan ganggang pada pengolahan air Boezem Morokrembangan. Institut Teknologi Sepuluh Nopember 2) Program S3 Jurusan Teknik Lingkungan. 100 mg/L dan 150 mg/L. High Rate Algae Reactor) is one of the alternative technologies to reduce the concentration of organic pollutants in water. And variation aeration 12 hours during night and 24 hour continuously. Kata kunci : laju pertumbuhan. aerasi. Aerasi selama 12 jam pada malam hari mampu meningkatkan kinerja bioreaktor alga untuk menurunkan kandungan zat organik dan nutrient. Algae. Dan variasi 12 jam pada malam hari dan 24 jam secara kontinyu. Research shows that continuous aeration for 24 hours has caused the pH value of water increases and inhibit the growth rate of algae. Aeration. The study aims to evaluate the effect of aeration on the growth rate of algae on the processing of Morokrembangan Boezem Water. Agus Slamet2). and impact on the growth rate of algae. boezem morokrembangan. 150 mg/L. Aeration for 12 hours during night was able to improve the performance of the algae bioreactor to reduce the content of organic matter and nutrienKey words: Growth rate. Penelitian menunjukkan bahwa Aerasi terus menerus selama 24 jam telah menyebabkan nilai pH air meningkat dan memperlambat laju pertumbuhan alga. Surabaya 60111 ABSTRAK Aplikasi bioreaktor Alga (HRAR. Boezem morokrembangan . Kandungan alga yang tinggi pada bioreactor akan meningkatkan kompetisi konsumsi oksigen antara alga dan bakteri. ABSTRACT Algae bioreactor applications (HRAR. Aeration. Boezem Morokrembangan. Key words: Growth rate. Joni Hermana3) 1)Program S1Jurusan Teknik Lingkungan. Algae. Institut Teknologi Sepuluh Nopember 3) Jurusan Teknik Lingkungan. In the HRAR systems will occur competition of oxygen consumption between algae and bacteria. The study was conducted in laboratory scale using a variation of the initial wastewater COD concentration of 50 mg / l. alga. HRAR memanfaatkan simbiosis antara alga dan bakteri. 100 mg / l. dan berdampak pada penurunan laju pertumbuhan alga.EFEK AERASI TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN ALGA PADA PENGOLAHAN AIR BOEZEM MOROKREMBANGAN Ajeng Hayu Anandra 1). Penelitian dilakukan dalam skala laboratorium menggunakan variasi konsentrasi COD awal limbah sebesar 50 mg/L. High Rate Alga Reactor) merupakan salah satu teknologi alternatif untuk menurunkan konsentrasi pencemar organik dalam air. Institut Teknologi Sepuluh Nopember Kampus ITS Sukolilo.

Metodologi yang dipakai dengan observasi lapangan. dari hasil kuesioner di masyarakat terhadap pengelolaan sampah di Kota Kotabaru 92% responden sudah mendapat pelayanan persampahan oleh dinas kebersihan.17 %.Analisis Potensi Reduksi Sampah di Kota Kotabaru Kalimantan Selatan Muhammad Syahirul Alima1.its. Data primer meliputi sampling timbulan sampah. komposisi sampah dan karakteristik sampah. Komposisi. plastik 10. Kata Kunci : Karakteristik.84%. Gina Lovasarib2). Sampah yang dihasilkan langsung dibuang ke TPA tanpa pengelolaan terlebih dahulu. Data hasil sampling dianalisis kesetimbangan massa sehingga didapat potensi reduksi sampah di kota Kotabaru. Sampah .81% atau dari 70. Tujuan dari penelitian ini adalah analisis karakteristik. timbulan sampah sebesar 2.08%.27 l/org/hari. kayu dedaunan 12.3%. komposisi dan timbulan sampah sehingga didapat potensi reduksi sampah di Kota Kotabaru. Reduksi.3 m3/hari. kertas-karton 27. 26% kertas.11%) dari luas propinsi Kalimantan Selatan.id ABSTRAK Kota Kotabaru sebagai ibu kota Kabupaten Kotabaru merupakan kabupaten terluas di propinsi Kalimantan Selatan dengan luas lebih dari seperempat (25.23 m3/hari menjadi 41. lain-lain 3.ac. dan Mevi Ayuningtyasc3) Dosen Teknik Lingkungan Universitas Lambung Mangkurat Mahasiswi Teknik Lingkungan Universitas Lambung Mangkurat 3 Mahasiswi Teknik Lingkungan Universitas Lambung Mangkurat 2 1 *alimms@grad. Pengelolaan sampah dengan mereduksi sampah belum diprogramkan oleh Bidang Kebersihan Kabupaten Kotabaru. kuesioner dan dilakukan pengumpulan data primer dan sekunder. sampah sudah yang didaur ulang pemulung meliputi 38% Logam. Hasil penelitian menunjukkan komposisi dan karakteristik sampah di Kota Kotabaru terdiri dari sisa makanan 38.44 %. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa dengan adanya reduksi sampah pada sumber volume sampah yang diangkut ke TPA dapat berkurang sebesar 58. *). dan 26% plastik.

pencemaran.ac.17%.3 m3/bulan. dan 68.id ABSTRAK 1 Salah satu upaya pemerintah kota Banjarmasin untuk mengatasi masalah pencemaran sungai adalah membangun sarana dan prasarana MCK+ beserta pengolahan air limbahnya yang terletak di bantaran sungai melalui program Sanitasi oleh Masyarakat (SANIMAS) dimana pengolahan limbahnya menggunakan Teknologi Anaerobik Baffle Reactor (ABR). Hasil penelitian ini mengidentifikasikan program SANIMAS yang dilaksanakan sejak tahun 2007 belum mampu mereduksi beban pencemar organik yang masuk ke badan air di kota Banjarmasin.74%.its. 25. MCK+.24% sedangkan rata-rata debit limbah yang dihasilkan adalah 50. dan SANIMAS . IPAL ABR. Metodologi yang dipakai adalah dengan observasi lapangan terhadap kondisi fisik prasarana MCK+ yang terbangun. Hasil penelitian mengenai efektivitas pemanfaatan dari total seluruh MCK+ di kota Banjarmasin sebanyak 15 unit MCK+ yang terbangun dari tahun 2007 sampai tahun 2011 adalah cuma 47% atau hanya 7 (tujuh) unit MCK+ yang termanfaatkan. Monitoring terhadap pemanfaatan program SANIMAS belum dilakukan oleh Pemerintah Pusat sehingga tujuan dari penelitian ini adalah sebagai analisis pemanfaatan oleh masyarakat terhadap program SANIMAS dan evaluasi proses pengolahan dari IPAL ABR untuk mengurangi beban pencemaran domestik di sungai Kota Banjarmasin. sampling kualitas parameter effluen IPAL dan perhitungan debit limbah yang dihasilkan. efisiensi pengolahan rata-rata terhadap semua IPAL ABR untuk parameter BOD5. COD dan TSS adalah 45. Kata Kunci : Air limbah .STUDI PEMANFAATAN PROGRAM SANITASI OLEH MASYARAKAT (SANIMAS) DI KOTA BANJARMASIN Muhammad Syahirul Alima1.*) dan Erika Agustinib2) 2 Dosen Teknik Lingkungan Universitas Lambung Mangkurat Alumnus Teknik Lingkungan Universitas Lambung Mangkurat *alimms@grad.

bioremediasi. persyaratan akhir untuk memulihkan lahan tercemar Total Petroleum Hidrokarbon (TPH) melalui bioremediasi adalah kurang dari 1%. while the treatment process output quantity is increasing. sedangkan kuantitas hasil pengolahan terus mengalami peningkatan. and can degrade the pollutants especially aromatic hydrocarbons.id. The identification phase produced Pesudomonas putida AK. Kata kunci: bakteri petrofilik. Indonesia * allenkurniawan@ipb. *) Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan.B (2 isolat). Both of these isolates will be used to determine biodegradation kinetics of both in a single colony or a mixed culture. Kedua isolat ini akan digunakan untuk menentukan kinetika biodegradasi baik dalam koloni tunggal ataupun kultur tercampur. The isolation phase produced 6 single colonies of bacteria isolates that potentially degrading crude oil with clear zones characteristics around the colonies. The bacteria isolation media was using Solution Base Salt (SBS) which enriched with yeast extract and crude oil. These bacteria are gram-negative bacteria. Thus. Residu TPH hasil bioremediasi sulit didegradasi secara alamiah dan membutuhkan jangka waktu yang panjang. bersifat aerobik. berbentuk batang dan dapat mendegradasi polutan terutama hidrokarbon aromatik.B (2 isolates). The TPH residues resulted from bioremediation are difficult to degrade naturally and requires a treatment process in long term. Bakteri ini merupakan bakteri gram negatif. The purpose of this research is finding the bacteria isolates that have high affinity towards the given substrates.ac.128/2003 tentang Tata Cara dan Persyaratan Teknis Pengolahan Limbah Minyak Bumi dan Tanah Terkontaminasi Oleh Minyak Bumi Secara Biologis. The isolation and identification of petrofilic bacteria is the beginning phase of this research and will be continued by determination of biodegradation kinetic parameters and examine the biodegradation process at landfarming reactor on a laboratory scale. residu total petroleum hidrokarbon. rodshaped. Tahap isolasi menghasilkan 6 isolat bakteri koloni tunggal yang berpotensi sebagai pendegradasi crude oil. identifikasi. 16680. dengan ciri dihasilkannya zona bening di sekitar koloni.128/2003) mentioned that the final requirement of the recovery contaminated land by Total Petroleum Hydrocarbon (TPH) through the bioremediation is less than 1%. Keywords: bioremediation. isolation.A (4 isolat) dan Pseudomonas diminuta AK. petrofilic bacteria. ABSTRACT In minister of decree (Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. these effects will bring new problems for environment. Isolasi dan identifikasi bakteri petrofilik merupakan awal dari rangkaian penelitian yang akan dilanjutkan dengan tahap penentuan parameter kinetika biodegradasi dan uji biodegradasi pada reaktor landfarming skala laboratorium. . Isolasi bakteri menggunakan media Solution Base Salt (SBS) yang diperkaya ekstrak ragi dan crude oil. Dengan demikian. Tahap identifikasi menghasilkan isolat indigenus bakteri Pseudomonas putida AK. Tujuan penelitian ini menemukan isolat bakteri yang memiliki afinitas tinggi terhadap substrat yang diberikan. aerobic.com ABSTRAK Dalam Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. Bogor.ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI PETROFILIK DARI KONSENTRASI RESIDU TOTAL PETROLEUM HIDROKARBON (TPH) DI BAWAH 1% (W/W) HASIL PROSES BIOREMEDIASI THE ISOLATION AND IDENTIFICATION OF PETROFILIC BACTERIA FROM TOTAL PETROLEUM HYDROCARBONS (TPH) RESIDUES UNDER 1% (W/W) OF BIOREMEDIATION PROCESS RESULTS Allen Kurniawan1.A (4 isolates) and Pseudomonas diminuta AK. total petroleum hydrocarbon residues. Institut Pertanian Bogor Kampus IPB Dramaga. allen.kurniawan@gmail. identification. isolasi. efek ini akan membawa permasalahan baru bagi lingkungan.

sedangkan sekam padi sebesar 56. Reaktor yang digunakan berupa reaktor sederhana tipe landfarming yang dijaga kelembabannya dengan penambahan air dua kali seminggu. which is the simple reactor. 1% bulking agent. Keywords: biodegradation. The contaminated land was made by putting about 10% of lubricating oil. Berbagai teknologi telah dikembangkan untuk memperoleh hasil yang optimal. The exogenous microorganisms that used on this study were Bacillus sp. The humidity on this reactor maintained by added some water for twice a week. The purpose of this study to examine the best effectiveness of Total Petroleum Hydrocarbons (TPH) removal between utilization of bintaro fibers and rice husk bulking agent in remediation process. Thus.12% respectively. bulking agent.8% of NPK fertilizer. and 1% of urea fertilizer. bioremediation. Lahan terkontaminasi dibuat dengan memasukkan sekitar 10% minyak pelumas. 0. 1% of bulking agent. 1% of the bacteria Bacillus sp. the use of rice husk as bulking agent is more effective than bintaro fibers in biodegradation of bioremediation process.. Bogor. Kata kunci: biodegradasi.ac. Institut Pertanian Bogor Kampus IPB Dramaga.id. 1% bakteri Bacillus sp. . 16680. Indonesia allenkurniawan@ipb. Efisiensi konsentrasi TPH selama dua bulan dengan menggunakan serabut buah bintaro sebesar 49. Various technologies have been developed to obtain the optimal result. Mikroorganisme eksogenous yang digunakan adalah bakteri Bacillus sp. 0.5-0.5%.com ABSTRAK Bioremediasi merupakan proses pemulihan lahan tercemar dengan memanfaatkan aktivitas mikroorganisme.5% and 56. total petroleum hidrokarbon. one of them is utilizing bulking agent as additive to increase the soil porosity and the contaminant biodegradation rate.kurniawan@gmail. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektivitas terbaik antara bulking agent serabut buah bintaro dan sekam padi dalam menyisihkan Total Petroleum Hidrokarbon (TPH) pada proses bioremediasi. ABSTRACT Bioremediation is a recovery process for the contaminated land by utilizing the activities of microorganisms. bioremediasi. bulking agent. total petroleum hydrocarbons. diantaranya adalah penggunaan bulking agent sebagai bahan tambahan untuk meningkatkan porositas tanah dan laju biodegradasi kontaminan. The reactor that used on this study was landfarming type. allen.8% pupuk NPK dan 1% urea. The efficiency of TPH concentrations for two months using bintaro fibers and rice husk were 49.5-0.SIMULASI PROSES BIOREMEDIASI PADA LAHAN TERKONTAMINASI TOTAL PETROLEUM HIDROKARBON (TPH) MENGGUNAKAN SERABUT BUAH BINTARO DAN SEKAM PADI THE SIMULATION OF BIOREMEDIATION PROCESS ON TOTAL PETROLEUM HYDROCARBONS (TPH)-CONTAMINATED LAND USING BINTARO FIBERS AND RICE HUSK Allen Kurniawan Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan. Sehingga penggunaan sekam padi sebagai bulking agent lebih efektif dibandingkan serabut buah bintaro dalam membantu biodegradasi pada proses bioremediasi.12%.

SO2 gas 2857 µg/s. and CO gas 2777 µg/s. Keywords: aluminium scrap. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat estimasi jumlah produksi gas polutan yang dihasilkan dari kegiatan daur ulang limbah aluminium dan memperkirakan dispersinya dalam udara ambien di sekitar lokasi daur ulang menggunakan model dispersi Gauss. PO Box 220 Bogor 16002 INDONESIA * arief_sabdo_yuwono@yahoo. dispersion. estimasi produksi. *) Dept. Simulation showed that all of dispersed waste gases in the ambient air complied with the national standard according to Government Regulation No 41/1999 pertaining on Air Pollution Control. Result of the analysis indicated that at this recycling capacity the generated slag is 177 kg/day. production estimation.ESTIMASI PRODUKSI DAN DISPERSI GAS POLUTAN DARI KEGIATAN DAUR ULANG LIMBAH ALUMINIUM GENERATION ESTIMATION AND THE DISPERSION OF POLLUTANT GASES FROM ALUMINIUM SCRAP RECYCLING Arief Sabdo Yuwono1. The waste gases under concern consist of sulphur dioxide (SO2). pollutant gas. gas polutan. to reduce the new bauxite mining and to purify the contaminated aluminium scrap. aluminium scrap recycling is also an activity generating wastes such as waste gases. NO2 gas 10. karbon mono-oksida (CO). Dilain pihak. dispersi.551 µg/s. kegiatan daur ulang limbah aluminium juga menghasilkan limbah lain dalam bentuk gas-gas polutan. Teknik Sipil dan Lingkungan IPB Kampus IPB Darmaga. nitrogen oksida (NO2) dan partikulat (PM10). dan emisi gas CO sebesar 2777 µg/s. debu dan partikulat. nitrogen oxide (NO2) and particulate matter (PM10). Gas polutan yang dicakup meliputi sulfur dioksida (SO2). emisi emisi gas SO2 sebesar 2857 µg/s. emisi gas NO2 sebesar 10. mengurangi penambangan bauksit baru dan memurnikan kembali limbah aluminium dari kondisi awal yang tercampur benda asing. 41/1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara pada radius yang sangat dekat dengan sumbernya Kata kunci: daur ulang.id ABSTRAK Kegiatan daur ulang limbah aluminium merupakan salah satu mata rantai penting yang berperan memasok ketersediaan logam aluminium. dustfall as well as particulate matter. Generation estimation was based on recycling capacity of aluminium scrap in the order of 700 ton/year. Hasil simulasi dispersi polutan gas mengindikasikan bahwa semua gas polutan yang ditinjau mencapai baku mutu udara ambien nasional sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. Supporting data of wind speed and direction was compiled from the nearest climatology station. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada tingkat produksi tersebut akan dihasilkan limbah kerak sebesar 177 kg/hari.551 µg/s. Estimasi produksi dilakukan dengan berdasarkan pada kapasitas olah limbah luminium sebesar 700 ton/tahun. recycle . limbah aluminiu ABSTRACT Aluminium scrap recycling is an important link to fulfil the aluminium stock in the market. The objectives of the research were to estimate the amount of the generated waste gases resulted from aluminium scrap recycling and to study the dispersion of the emitted waste gases in the ambient air surrounding the recycling activity by using the Gaussian dispersion simulation model. Data pendukung berupa arah dan kecepatan angin berasal dari Stasiun Klimatologi terdekat dengan lokasi kegiatan. carbon monoxide (CO). On the other hand.co.

Tingginya kandungan alga dalam air Boezem menyebabkan kandungan Oksigen Terlarut menurun drastis pada malam hari. Aerasi terus menerus selama 24 jam telah menyebabkan nilai pH air meningkat dan memperlambat kinerja sistim boireaktor alga untuk menurunkan kandungan zat organik sebagai COD. Hal ini diperkirakan akan menurunkan kemampuan bakteri aerobik untuk menurunkan kandungan COD dalam air Boezem. Kata kunci : Boezem. Surabaya 60111 ABSTRAK Boezem Morokrembangan memiliki fungsi ganda sebagai penampungan air hujan sekaligus menerima air limbah domestik dari area pelayanannya. 100 mg/L. Algae. The high content of nutrients (N and P) in boezem water has led to very rapid growth of algae (algal blooming) in some boezem zone. Penelitian menunjukkan bahwa aerasi selama 12 jam pada malam hari memiliki pengurangan bahan organik sebagai COD lebih baik. 150 mg/L. ABSTRACT Boezem Morokrembangan has a double function. Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh aerasi pada kinerja bioreactor algae untuk pengolahan air Boezem Morokrembangan. The study was conducted in laboratory scale using a concentration variation of the initial wastewater COD of 50 mg/L. Institut Teknologi Sepuluh Nopember Kampus ITS Sukolilo. Aeration. . The study was aimed to assess the effect of aeration on the the performance of bioreactor alga for the treatment of Morokrembangan Boezem water. This is thought to decrease the ability of aerobic bacteria to reduce the COD in boezem water. Agus Slamet2.COD.EFEK AERASI TERHADAP DOMINASI MIKROBA DALAM SISTEM HIGH RATE ALGAE POND (HRAP) UNTUK PENGOLAHAN AIR BOEZEM MOROKREMBANGAN AERATION EFFECT ON THE DOMINANCE OF MIKROBES IN THE HIGH RATE ALGAE POND (HRAP) SYSTEM FOR THE TREATMENT OF BOEZEM MOROKREMBANGAN WATER Bellinda Ira Anggraeni1. Tingginya kandungan nutrien (N dan P) pada air Boezem telah mendorong terjadinya pertumbuhan alga yang sangat cepat (alga bloom) pada sebagaian zona Boezem. one as a drainage water reservoir and as domestic wastewater containment from its catchment area. Institut Teknologi Sepuluh Nopember 3) Jurusan Teknik Lingkungan. Key words: Boezem. .Joni Hermana3 1)Program S1Jurusan Teknik Lingkungan.Penelitian dilakukan dalam skala laboratorium menggunakan variasi konsentrasi COD awal limbah sebesar 50 mg/L. Institut Teknologi Sepuluh Nopember 2) Program S3 Jurusan Teknik Lingkungan. Dan variasi 12 jam pada malam hari dan 24 jam secara kontinyu. better then using aeration continuously for 24 hours has caused the pH value of water to decrease and consequently reduced the performance of algae bioreactor in the COD removal. Alga. Research shows that the aeration for 12 hours at night has removed organic mater as COD. COD. While the variation aerations were 12 hours during night and 24 hour continuously. 100 mg/L dan 150 mg/L. Aerasi. The high content of algae in the boezem water has caused disolved oxygen decreased dramatically at night.

Hasil penilaian efektifitas pembakaran sampah medis dari 5 kali pengukuran dengan nilai.com ABSTRAK Sebagaimana tercantum dalam Kepmenkes Nomor 1024/Menkes/SK/X/2004 tentang Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit. a gathering place for the sick and healthy people.BOD. 48 Mg/Lt .0 dengan semua parameter di bawah baku mutu air limbah. 0.50 Mg/Lt. 63.13 Mg/L. 30%. bahwa rumah sakit sebagai sarana pelayanan kesehatan. Medical Waste .01 Mg/Lt. COD . 42%. Total Coli.0 dan E Coli . Keywords: Effectiveness. 0. 7. Penelitian ini ingin melihat efektifitas pembakaran sampah medis pada insinerator RSI dan optimalisasi penurunan parameter kimiawi dan biologis air limbah hasil pengolahan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) RSI Samarinda. 20%. 55% dan 50% dengan nilai rata rata 39. 42%. 55%. 7.01 Mg/L.68.5%. sedangkan hasil pengukuran outlet IPAL dengan niali pengukuran Ph. 31. 31. or it can become a place of disease transmission as well as the possibility of environmental pollution and health problems processing of medical waste and sewage treatment has an important role in efforts nosocomial infections control in the Islamic Hospital Samarinda (RSI). NH3N . 0 with all the parameters under the quality standard wastewater. while the WWTP outlet measurement results with measurements niali pH.Pengolahan sampah medis dan pengolahan limbah mempunyai peranan penting dalam upaya pengemdalian infeksi nosokomial di Rumah sakit Islam Samarinda (RSI). BOD. COD. the hospital as a health service facility. tempat berkumpulnya orang sakit maupun orang sehat. Total Coli. and 50% with an average valueof 39.68. Pengolahan Sampah Medis ABSTRACT As stated in Kepmenkes Number 1024/Menkes/SK/X/2004 of Environmental Health Hospital.50 Mg/L. The results of the effectiveness assessment of medical waste incineration than 5 times the measurement with a value.081350016616. Kata kunci : Efektifitas. 30%. NH3N. *) Bagian Kesehatan Lingkungan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Mulawarman Jalan Sambeliung Gd Baru FKM UNMUL Kampus Gunung Kelua Samarinda Kalimantan Timur 75123 HP .13 Mg/Lt. WWTP. Required the addition of up to 1200 0C temperature incineratorto decrease the volume of ash residual domestic waste and maximize gas concentration clor and replace blower who has broken with a new one so that the reduction of ammonia and the addition of oxygen to the waste water can take place more efficiently and effectively. We assess the effectiveness of medical waste in incinerators burning RSI and optimization of chemical and biological parameters decreasein waste water treatment out come wastewater treatmentplant RSI Samarinda.IPAL. Diperlukan penambahan suhu insenerator hingga 1200 0C untuk mengecilkan volume abu sisa sampah domestik dan memaksimumkan konsentrasi gas clor dan mengganti blower yang telah rusak dengan yang baru sehingga pengurangan amoniak dan penambahan oksigen pada air limbah dapat berlangsung lebih efisien dan efektif.20%. TSS . 0and E coli. TSS: 48 mg/ L.EFEKTIFITAS PEMBAKARAN SAMPAH MEDIS DAN KUALITAS PENURUNAN AIR LIMBAH INSTALASI PENGOLAHAN LIMBAH CAIR RUMAH SAKIT ISLAM (RSI) SAMARINDA EFFECTIVENESSOF MEDICAL WASTE COMBUSTION ANDREDUCTION OF WASTE WATER QUALITY LIQUID WASTETREATMENT PLANT HOSPITAL ISLAM (RSI) SAMARINDA Blego Sedionoto1. Email : blego_kesling@yahoo. atau dapat menjadi tempat penularan penyakit serta memungkinkan terjadinya pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan. 63.5%.

mendorong petani untuk melakukan pertanian organik. dwikanta@gmail. Pembuatan pestisida nabati sangatlah tepat diterapkan didaerah tersebut Tujuan Kegiatan memanfaatkan sumber-sumber tanaman yang ada dilingkungannya untuk dijadikan pestisida nabati . Fahmi Arifan Jurusan Teknik Kimia PSD III Teknik. Margaretha Tuti Susanti.menggunakan bahan yang mudah didapat seperti daun sirsat. sehingga sering terjadi keluhan tidak sebanding dengan hasil panen yang mereka peroleh. At this reason biopesticide production very exact to applied at this place As purpose of Ipteks program :to use of organic raw material at the place for produce to biopesticide and to motivate the farmer for organic plant activity not use chemical pesticide.Pelatihan Pembuatan Pestisida Nabati Serta Aplikasinya Dalam Upaya Mendukung Dan Menumbuhkan Pertanian Organik Yang Ramah Lingkungan Deddy Kurniawan Wikanta. As result of this program :the farmer at Kembangsari village can produce biopestcide from raw material at this place as soursoup leaf. pestisida nabati yang dibuat dapat digunakan untuk memberantas hama tananman cabai Kata kunci : hama tanaman cabe. tanpa pemakaian pestisida kimia. Prof Sudarto SH.com ABSTRAK Pestisida merupakan salah satu komoditas yang dibutuhkan petani Desa Kembang Sari Ampel Kabupaten Semarang. desinfect chilli plant . Semarang residence. UNDIP Semarang Jl. Semarang 50239 *Email : fahmiarifan@yahoo. pestisida nabati ABSTRACT Biopesticide are someone comodity to need by farmer at Kembang Sari Ampel Village. Harga pestisida sering dirasakan cukup mahal. Sebagai hasilnya Petani desa Kembangsari dapat membuat pestisida nabati dengan . Price of pesticide not proportion with harvest product. daun tembakau. Pedalangan Tembalang.com. tobacco leaf and biopestcide which produced can used for desinfect chilli plants Key words :biopesticide.

environmental sanitation campaigns and increase community participation.id ABSTRAK Kecamatan Woha merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Bima yang ditetapkan sebagai Pusat Pemerintahan Ibukota Kabupaten Bima. The results obtained in the form of strategies. Penelitian ini bertujuan menganalisis sistem penyediaan prasarana air limbah permukiman di Kecamatan Woha Kabupaten Bima. Kata kunci: air limbah permukiman. Surabaya. strategy. WASTEWATER MANAGEMENT STRATEGIES SETTLEMENT IN SUB DISTRICT WOHA BIMA ABSTRACT Woha Subdistrict is one of the districts in Bima Regency defined as the Capital District Government Center Bima.id. kampanye sanitasi lingkungan dan peningkatan partisipasi masyarakat. dan Alia Damayanti2) Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Kampus ITS Sukolilo. In urban development can not be separated from the provision of city utilities. hingga tahun 2015. Hasilnya digunakan untuk menyusun strategi pengelolaan air limbah permukiman.*). Untuk mewujudkannya. Dalam pengembangan kota tidak lepas dari penyediaan utilitas kota termasuk penyediaan fasilitas pengelolaan air limbah permukiman.012 unit). 60115. komunal (125 unit) dan MCK (104 unit). To meet the service target. . desifarida28@yahoo. Key words: wastewater settlements. Agar tercipta pemahaman yang baik terhadap fasilitas terbangun dan lingkungan yang bersih dan sehat.012 unit). communal (125 unit) and public toilets (104 unit) until 2015. the need from is build a decent septictank from community are individual septictank (1. Also created a good understanding of the facilities built that ultimately created a clean environment and healthy is needed. yang saat ini kondisinya kurang memadai. Hasilnya berupa strategi. This reasearch was conducted by reviewing the technical aspects. Untuk memenuhi target pelayanan.co. programs and residential wastewater management activities. Pemerintah harus mengupayakan penyadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan air limbah permukiman melalui sosialisasi. kelembagaan dan peran serta masyarakat. Penelitian ini dilakukan dengan mengkaji aspek teknis.ac. Indonesia email: lia@its. This study aims analyzing the systems wastewater infrastructure in the District Woha Bima. upaya penanganan yang perlu dilakukan adalah membangun septictank yang layak bagi masyarakat yaitu septictank individu (1. pengelolaan.STRATEGI PENGELOLAAN AIR LIMBAH PERMUKIMAN DI KECAMATAN WOHA KABUPATEN BIMA Desi Farida1. The results are used to develop strategies for the management of residential wastewater infrastructure. For that. including the provision of residential wastewater management facilities. program dan kegiatan pengelolaan air limbah permukiman. Government should seek public awareness on the importance of residential wastewater management through socialization. strategi. which currently lack adequate condition. institutional and community participation. management.

proctor test. Metode pengujian terdiri atas uji karakteristik abu batubara. pasir sisa tambang.07 yang memberikan nilai qu yang sudah lebih besar dari nilai maksimum dari tanah. Type 2: suitable as base material sub-base layer. Tipe 4: cocok sebagai bahan dasar lapisan sub base. TCLP. compressive strength test. Type 4: suitable as base material sub-base layer. The purpose of this study is to transform coal ash into a compound "monolith" and stable is by mixing with a binder (cement) and with added fillers such as sand. Tujuan penelitian ini yaitu untuk merubah abu batubara menjadi senyawa ”monolit” dan stabil adalah dengan mencampurkannya dengan bahan pengikat (cement) dan dengan ditambah bahan pengisi seperti pasir. coal ash.com ABSTRAK Kandungan silika yang cukup tinggi memungkinkan abu batubara memenuhi kriteria sebagai bahan yang memiliki sifat semen (pozzolan). Type of Fly Ash: Cement = 1: 0. lime or other to then be used as building materials. road construction. california bearing ratio test and toxicity characteristic leaching procedure (TCLP). SH. The method of testing consisted of testing the characteristics of coal ash. Imam Bardjo. . kapur atau lainnya untuk kemudian dijadikan bahan bangunan. No. uji kompaksi. Berdasarkan pengujian TCLP untuk semua variasi campuran semua parameter yang diuji memenuhi standar baku mutu lingkungan. Kata kunci: abu batubara.PEMANFAATAN ABU BATUBARA (COAL ASH) DAN PASIR SISA TAMBANG (TAILING) SEBAGAI BAHAN KONSTRUKSI JALAN COAL ASH AND TAILING UTILIZATION AS ROAD CONSTRUCTION MATERIAL Hendrikus Budyanto1. 5. uji california bearing ratio dan uji metal toxicity characteristic leaching procedure (TCLP). ABSTRACT The content of silica is high enough to meet the criteria allowing coal ash as a material having properties of cement (pozzolan). Tipe 2: cocok sebagai bahan dasar lapisan sub base. uji kuat tekan. *) dan Arif Susanto1) Program Pascasarjana Universitas Diponegoro – Program Studi Ilmu Lingkungan Jl. Tipe Fly Ash : Semen = 1 : 0. uji kompaksi. konstruksi jalan. Type 3: suitable as base material subbase layer.07 which gives the value of qu already greater than the maximum value of the land. proctor test. uji kuat tekan bebas. Semarang. Indonesia * hendrikus_budyanto@yahoo. TCLP. 50241 . Tipe 1: cocok sebagai bahan dasar lapisan sub grade. Tipe 3: cocok sebagai bahan dasar lapisan sub base. uji CBR. Type 1: suitable as a base layer of sub-grade. compressive strength tests. Based on the TCLP test for all variations of a mixture of all the parameters tested meet the standards of environmental quality standards. Keywords: california bearing ratio test. tailing.

The objective of this research is describing waste management which is resulted by PHC activity. yaitu adanya potensi pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh limbah yang dihasilkan. non medical waste. vegetables and rice. used cotton.The result of medical waste are used injection. dan obat-obatan. puskesmas juga dapat berdampak negatif. jarum infuse. Sampah non medis yang dihasilkan berupa kertas. kapas bekas. cair. PHC has positive role in realizing public health degree optimalyin its work area by promotive. preventive and curative efforts. Keywords : Management. jarum bekas. infusion bottle. grass. dan poli gigi ditampung dalam bak resapan. The dustbin spot is not rowed by plastic sac . used needle. and proof of sharp and spiky object. PHC has separated between medical and non medical waste. Namun tempat sampah yang dimiliki puskesmas X tidak dilapisi kantong plastik. Indonesia choifaza@yahoo. The management of liquid waste from toilet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah yang dihasilkan oleh puskesmas X adalah limbah medis dan limbah Non medis. kitchen. ampul. dan gas. plastic. plastik. medical waste. PHC . namun tidak membedakan limbah medis berdasarkan jenisnya. This research showed that PHC of X produced medical and non medical waste. Puskemas telah memisahkan limbah medis dan non medis. kode pos 68121. mudah dikosongkan atau mudah diangkut. Limbah medis dikumpulkan pada tempat sampah dengan bahan tempat sampah tahan karat.limbah nonmedis. sayuran. Namun. liquid and gas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengelolaan limbah yang dihasilkan dari kegiatan Puskesmas. infusion needle. Puskesmas mempunyai peran positif dalam mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal di wilayah kerjanya melalui upaya promotif. preventif. tidak menimbulkan bising serta tahan terhadap benda tajam dan runcing. PHC has negatif impact. ampoule and medicine. be carried easily.com ABSTRAK Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) merupakan fasilitas kesehatan masyarakat yang berperan dalam penyediakan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat.GAMBARAN PENGELOLAAN LIMBAH PUSKESMAS X DI KABUPATEN JEMBER (THE DESCRIPTION OF WASTE MANAGEMENT OF PUBLIC HEALTH CENTRE X IN JEMBER REGENCY) Khoiron Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember Jl. limbah medis. those are solid. Kata kunci : pengelolaan. and tooth poly were accommodated at penetrating scuttle. Kalimantan I/93 Jember. Sedangkan pengolahan limbah cair dari kamar mandi. In another hand. berwujud padat. but medical waste has not separated based on its type. dan kuratif. puskesmas ABSTRACT Public Health Center (PHC) is the facility of public health which have role in preparing basic health services for society. there is potency of environment polution which is caused by resulted waste. dapur. nasi. Limbah medis yang dihasilkan berupa spet bekas. daun-daunan. botol infuse. washbasin. Medical waste are collected at rust proof of dustbin spot. wastafel. The result of non medical waste are papper. non noisy.

Tujuan penelitian adalah mempelajari pengaruh waktu tahapan dalam satu siklus sequencing batch reactor (SBR).S. Key Words: activated sludge.BIOKONVERSI LIMBAH CAIR INDUSTRI PANGAN MENJADI PLASTIK BIODEGRADABLE (POLIHIDROKSIALKANOAT) DENGAN MENGGUNAKAN LUMPUR AKTIF BIOCONVERSION OF FOOD INDUSTRIAL WASTEWATER INTO BIODEGRADABLE PLASTIC (POLIHIDROKSIALKANOAT) USING ACTIVATED SLUDGE Laila Faizah Achmad1). Nugraheni1) Jurusan Teknik Kimia PSD III Teknik. PHA can be completely degrade and has similar properties with conventional plastic.16 g/gsel. Kondisikondisi yang diusahakan tetap adalah temperatur kamar dan pH netral (pada awal operasi). Percobaan utama dilakukan dalam waktu kurang lebih selama 12 jam dengan menggunakan variabel waktu pengisian dan lama ratio proses aerob dan anaerobik. Pemendekan waktu pengumpanan menghasilkan kandungan PHA rata-rata tertinggi yaitu 0. N. to compare between short and ordinary cycle in SBR system to PHA accumulation and kind of PHA. *) dan F. O. H. lumpr aktif. H. O. waste . i. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tempuhan dengan variasi waktu aerob:anaerob 6:3 jam dan panjang waktu pengumpanan sama. PHA dapat terdegradasi sempurna dan memiliki sifat yang mirip dengan kelebihan yang dimiliki oleh plastik konvensional. UNDIP Semarang Jl. Mohamad Endy Yulianto1. The constant conditions were ambient temperature and neutral pH (at the begining). bioplastic. the highest average PHA content was got at the run when filling step is in six hours anaerob with aerob breaking time. to study optimum condition of producing PHA. PHA ABSTRACT One effort to solve a problem exerted in plastic waste is making a degradable plastic material. Jenis plastik yang terbentuk dalam proses ini adalah Polihidroksialkanoat (PHA). The results shows that at running with time ratio of aerob:anaerob was 6:3 hours and a same duration of feeding. S). kandungan PHA rata-rata tertinggi diperoleh pada percobaan dengan 6 jam waktu anaerob selama tahap pengisian (filling) dengan diselingi waktu aerob. Pedalangan Tembalang. The objectives of this research are to study the effect of batch time in one cycle of sequencing batch reactor (SBR). The first experiment was done in time of less than 12 hours by using filling time variable and ratio of duration of aerob and anaerob process. Prof Sudarto SH. antara lain dengan memanfaatkan limbah cair industri pangan berbahan baku tepung terigu yang memiliki kandungan zat-zat organik (C. Shortening feeding time yields the highest average PHA content of 0. N. limbah. by processing wheat-based food industry liquid waste which contain organic matters (C.com ABSTRAK Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah yang ditimbulkan oleh sampah plastik adalah dengan membuat material plastik yang dapat didegradasi. PHA. The kind of plastic created is Polyhidroksialkanoat (PHA). Semarang 50239 * 1) endy_y@yahoo.16 g/gsel. membandingkan antara siklus pendek dan siklus biasa dalam sistem SBR terhadap akumulasi PHA dan jenis PHA yang diperoleh.e. S). Kata Kunci: bioplastik. mengkaji kondisi operasi optimum pembentukan PHA.

co. Surabaya 60111 * enha_el@yahoo. biostimulation. Bioremediasi dapat dilakukan dengan menggunakan mikroorganisme atau tanaman (fitoremediasi) baik secara insitu maupun eksitu.20% respectively within 4 months.20% dalam 4 bulan. fitodegradasi.KAJIAN TEKNOLOGI BIOREMEDIASI TUMPAHAN MINYAK BUMI BIOREMEDIATION TECHNOLOGY FOR OIL SPILL: A REVIEW Laily Noer Hamidah1. Impatiens balsamina dan Mirabilis jalapa mampu mereduksi pencemar yang dihasilkan minyak bumi (konsentrasi 10. minyak bumi. dan fitovolatilisasi. Combined bioaugmentation and biostimulation provided the best results in reducing petroleum contaminant up to 81. Metode yang efisien dan ramah lingkungan untuk menangani pencemaran minyak bumi dapat dilakukan dengan bioremediasi. The purpose of this review is to compare the various technologies for oil spill bioremediation in soils based on previous studies.9% within 141 days. Canna sp. The ability of microorganisms and plants in reducing contaminants was influenced by particular enzymes.9% dalam 141 hari. bioaugmentasi dan komposting merupakan metode yang dapat digunakan dalam remediasi tumpahan minyak bumi. Bioremediasi intrinsik. Intrinsic bioremediation. toluen.50% and 63. mampu mereduksi senyawa benzene. Whereas Rhizophora mangle was able to reduce petroleum contaminants up to 87% oil within 90 days. Kemampuan mikroorganisme dan tanaman dalam mereduksi kontaminan dipengaruhi oleh enzim tertentu.000 mg/kg) masing-masing sebesar 55. Kata kunci: bioremediasi. Sedangkan dalam proses fitoremediasi melibatkan fitostabilisasi.50% dan 63. had the ability to reduce benzene. bioaugmentation and composting were methods that can be used in oil spill remediation. An efficient and environmentally friendly method to overcome petroleum pollution can be done with bioremediation. Bioremediation can be done using microorganisms or plants (phytoremediation) both insitu or exsitu. Tujuan dari kajian ini adalah untuk membandingkan jenis-jenis teknologi bioremediasi dalam mengatasi tumpahan minyak bumi di tanah berdasarkan penelitian terdahulu. . etylene. etylene. While in the phytoremediation process involved phytostabilization. petroleum. toluene. Gabungan antara biostimulasi dan bioaugmentasi memberikan hasil terbaik dalam mereduksi kontaminan minyak bumi hingga 81. Impatiens balsamina and Mirabilis Jalapa were able to reduce petroleum contaminants of 10. FTSP-ITS Kampus ITS Sukolilo. rhyzodegradation. rhizodegradasi. ABSTRACT Petroleum constituent compounds are toxic so that it can cause pollution in soil and groundwater. dan xylene (BTEX) hingga 80% dalam 21 hari. Canna sp. biostimulasi. Sedangkan Rhizophora mangle mampu mereduksi kontaminan minyak bumi hingga 87% dalam 90 hari. *) dan Yulinah Trihadiningrum1) Jurusan Teknik Lingkungan. and phytovolatilization. fitoremediasi. Keywords: bioremediation.000 mg/kg concentration up to 55. phytoremediation. phytodegradation. and xylene (BTEX) compounds up to 80% within 21 days.id ABSTRAK Senyawa penyusun minyak bumi bersifat toksik sehingga dapat menyebabkan pencemaran pada tanah dan air tanah.

VAISALA RSII-80 equipped with temperature sensors. a change in temperature in this layer can be represented by linear approaches equation Y = -145. tropopause. Pada lapisan tropopause terjadi proses isothermal dan mulai lapisan stratosfer bawah sampai stratopause terjadi perubahan temperatur rata-rata (inversi) sebesar +2. In the isothermal process occurs tropopause layer and begin to layer lower stratosphere until the stratopause temperature changes occur on average (inversion) of +2.2X + 44782 . vertical .5 ⁰C dengan ketinggian antara 16220 meter sampai 18670 meter . In the lower troposphere to upper troposphere changes in average temperature (lapse rate) of -6. perubahan temperatur pada lapisan ini dapat ditunjukkan dengan persamaan pendekatan linier Y= 354.651 ⁰ C / km. perubahan temperatur pada lapisan ini dapat ditunjukkan dengan persamaan pendekatan linier Y= -145.752C⁰/km.081703177265 * lalu_wako@yahoo.8 X + 4899.5 ⁰ C to -88.5 ⁰ C with a height of 16220 meters to 18670 meters .co. tekanan dan kelembaban udara dimana data hasil pengamatan setiap ketinggian dikirimkan dengan menggunakan frekuensi radio 403 MHz . pressure and humidity where the data of observations of each altitude sent using radio frequency 403 MHz. Kata kunci : temperatur. Metode yang digunakan adalah dengan cara melakukan observasi langsung dari Balai Pengamatan Dirgantara LAPAN Watukosek (7⁰57”LS. 112⁰ BT) dengan menerbangkan payload radiosonde Vaisala RSII-80 sebanyak 11 kali menggunakan wahana balon meteo totex 1200 gram. vaisala RSII-80. Raya Watukosek Po Box. *) Balai Pengamatan Dirgantara LAPAN Watukosek Jln. Tropopause temperatures on average range between -78. The results showed that any changes in altitude it will be followed by changes in temperature. 112 ⁰ longitude) to fly a radiosonde payload VAISALA RSII-80 as much as 11 times using meteorology balloon type totex 1200 gram. Temperatur pada tropopause rata-rata berkisar antara -78.752 C ⁰ / km. vaisala RSII-80. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap terjadi perubahan ketinggian maka akan diikuti perubahan temperatur. vertikal ABSTRACT This research seeks to know the vertical temperature profile in the troposphere and the stratosphere above Watukosek during 2010.8X + 4899 .id ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil temperatur vertikal pada lapisan troposfer dan stratosfer diatas Watukosek selama tahun 2010 .651⁰C/km. Pada lapisan troposfer bawah sampai troposfer atas terjadi perubahan temperatur rata-rata (lapse rate) sebesar 6. Radiosonde Vaisala RSII-80 dilengkapi dengan sensor temperatur. tropopause. a change in temperature in this layer can be represented by linear approaches equation Y = 354. 4 Gempol – Pasuruan 67155.Tlp. Key words : : temperature. The method used was by way of direct observation of the Aerospace Observation Center LAPAN Watukosek (7 ⁰ 57” latitude.5 ⁰C sampai dengan -88.2 X + 44782.PROFIL TEMPERATUR VERTIKAL PADA LAPISAN TROPOSFER DAN STRATOSFER DARI DATA WATUKOSEK TAHUN 2010 Lalu Husnan Wijaya1.

coal or by using suplly from power plant. ACM0002 is methodology of emission factor counting for electric power plant.KAJIAN EMISI KARBON PADA INDUSTRI AIR MINUM DALAM KEMASAN STUDY OF CARBON EMISSION AT BOTTLED WATER INDUSTRY Maritha Nilam Kusuma dan Joni Hermana Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember maritha_kusuma@yahoo. The analysis and discussion about carbon emission rate are using ACM0002 method and the altenative solution to reduce it.68 TonCO2/year. Pengumpulan data sekunder adalah tentang pemakaian energi listrik dalam kurun waktu kurang lebih 1 tahun yang diambil pada bulan Januari sampai dengan Oktober tahun 2009. nilai emisi karbon dari PLN sebesar 6690 Ton CO2/thn. ACM0002 adalah suatu metode perhitungan faktor emisi bahan bakar yang digunakan oleh pembangkit. batu bara sebesar 7623. Solusi alternatif yang paling efektif dalam penurunan emisi karbon adalah dengan menggunakan gas alam. for natural gas is 2974. The most effective alternative solution to reduce carbon emission is by using natural gas. The recent study shows that the carbon emission rate of when using electrical energy from power plant is 6690 Ton CO2/year. . bottled water industry.com ABSTRAK Industri air minum dalam kemasan (AMDK) berpotensi menghasilkan gas rumah kaca sehingga memberikan dampak negatif pada manusia dan lingkungan. Key words: carbon emmision. Bottled water industry is potential to produce green house gas that giving bad impact to human and environment. batu bara atau tetap menggunakan suplai dari PLN.56 TonCO2/year and Coal is 7623. a research is held to study how much carbon is produced by and how is the alternative solution to reduce the amount of carbon emission. The alternative solution of reducing carbon emission at is by using natural gas.68 Ton CO2/thn. Hasil penelitian menunjukkan bahwa. Oleh karena itu diadakan penelitian yang mengkaji berapa nilai karbon yang dihasilkan oleh dan bagaimana alternatif solusi untuk mengurangi emisi karbon. Kata Kunci: emisi karbon dan industri air minum. Solusi alternatif penurunan emisi karbon adalah dengan gas alam. Therefore.56 Ton CO2/thn. Analisa dan pembahasan tentang nilai emisi karbon menggunakan metode ACM0002 dan solusi alternatif penurunannya. gas alam sebesar 2974. The collection of secondary data about the used of electrical energy in the period of more or less one year taken beetwen January until October 2009.

terpusat ABSTRACT Yogyakarta has 3 wastewater system management which are individual.sehingga perlu dapat ditambahkan saringan ditiap lubang air limbah (dapur dan mencuci) dan perangkap lemak. The area that unserved by centralized wastewater system need a long term sewerage design.PERENCANAAN PENINGKATAN PENGELOLAAN AIR LIMBAH DI KOTA YOGYAKARTA THE IMPROVEMENT PLANNING OF YOGYAKARTA WASTEWATER MANAGEMENT Meria Fifiani1. Telp: 031-5946094 * lia@its.com ABSTRAK Kota Yogyakarta memiliki 3 sistem pengelolaan air limbah yaitu individual. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei menggunakan media kuisioner di Kelurahan Ngampilan (sudah terlayani sistem air limbah terpusat) dan Kelurahan Sorosutan (belum terlayani sistem air limbah terpusat). Kata Kunci : air limbah. meria_fifiani@yahoo. Dimana masing-masing sistem pengolahan belum berjalan optimal. This research used survey and questionnaires in Sub District Ngampilan (served by centralized wastewater connection) and Sub District Sorosutan (didn’t served by centralized wastewater system). kemauan. especially clogged sewer therefore screen and fat trap need to be added on every house conection pipe (from kitchen and washing). communal and centralized. This announced by the contamination of Escherichia coli to groundwater quality. The tecnical analisys showed that there are many technical problems. Hasil analisis teknis manunjukkan masih banyak kendala teknis khususnya penyumbatan.id. There still a lot of waterborne disease and groundwater contamination occur in Yogyakarta therefore the wastewater management should get prioritized. management. dan terpusat. diperlukan perencanaan saluran air limbah jangka panjang. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan perencanaan peningkatan pengelolaan air limbah di Kota Yogyakarta.ac. wastewater . Jurusan Teknik Lingkungan-FTSP ITS Surabaya. komunal. Kejadian diare dan pencemaran air tanah masih tinggi sehingga pengelolaan air limbah perlu diprioritaskan. kemampuan. Hal ini dibuktikan dengan masih tingginya pencemaran air tanah oleh Escherichia coli. *) dan Alia Damayanti1) Program Pasca Sarjana. Each system didn’t work properly. Untuk daerah yang belum terlayani air limbah. Key words: centralized.

Delay in arrival of the rainy season for 30 days only. with an estimated Water Availability Index (WAI) of 1600 m3/capita/year. especially in Java island where is inhabited by about 70% of Indonesia's population. then the potential for nutrients in domestic wastewater which can be used as a fertilizer is: Nitrogen is approximately 396.0 ton/tahunKebijakan untuk penggunaan ulang air limbah untuk pertanian dapat berguna untuk mendukung pertanian yang berkelanjutan.560. Kata kunci : air limbah domestik.000 to 580.0 ton/tahun dan Kalium 237.Ir. terutama di P. Social and cultural conditions and level of difficulty of obtaining water is an important factor for the application of wastewater reuse for irrigation. With the content of nutrients in domestic wastewater 50mg-N / L.0 tons-K/year. guna ulang.Jawa akan mengalami kekurangan air yang sangat parah.931. 10 mg-P / L and 30 mg-C / L. Diperkirakan pada tahun 2025 P.0 tons-N/year. Keywords : domestic wastewater.2 juta m3/tahun. Phosphor about 79. dengan perkiraan Index Ketersediaan Air (IKA) 1600 m3/orang/tahun.560.936.0 tons-P/year and Potassium 237.com ABSTRAK Indonesia paling rentan ketahanan pangannya dalam menghadapi defisit air. sebagai sumber air untuk mengatasi kelangkaan air. maka potensi nutrisi dalam air limbah domestik yang dapat digunakan sebagai pupuk: Nitrogen sekitar 396. namun perlu diatasi resiko gangguan kesehatan dan lingkungan. the production of rice in Java will be reduced between 540. but the health and environmental risks should be overcome. as a source of water to overcome water scarcity. Keberhasilan penerapan teknologi pemanfaatan air limbah secara berkelanjutan memerlukan pengakajian yang seksama. Jawa yang dihuni oleh sekitar 70% penduduk Indonesia. mengurangi penggunaan pupuk. successful application of utilization technology of domestc waste water in a sustainable manner requires careful assessment.312.2 million m3/year. Potensi air limbah domestik untuk digunakan ulang sebagai air irigasi cukup besar. maka potensi kuantitas air limbah domestik sekitar 7.931.Juanda 193 Bandung bukitnana@yahoo. yang jauh dibawah standar kebutuhan air yaitu 2000 m3/orang/tahun. Policies for domestic waste water reuse for agriculture will give the advantage to support sustainable agriculture. Java island will experience severe water shortages in 2025.312. irigasi ABSTRACT Indonesia's most vulnerable food security in the face of water deficits. irrigation. Quantity of domestic waste water can be relied upon as a natural continuity will be produced continuously. reduced fertilizer use. which is far below the standard of the water needs of 2000 m3/capita/year. dan memelihara kualitas lingkungan. Puslitbang Sumber Daya Air.000 metrik ton.POTENSI AIR LIMBAH DOMESTIK SEBAGAI PASOKAN AIR IRIGASI Nana Terangna Ginting Peneliti Utama Bidang Manajemen dan Teknik Lingkungan.Jawa akan berkurang antara 540.000 metric tons. Keterlambatan datangnya musim hujan selama 30 hari saja. Jl. the potential quantity of domestic waste water of about 7. reuse .0 ton/ tahun. Dengan rata-rata penggunaan air di perkotaan 120L/orang/hari dan di pedesaan 60L/orang/hari. Fosfor 79.H. produksi beras di P. 10 mg-P/L dan 30 mg-K/L. With an average water use 120L/capita/day at urban area and 60L/capita/day at rural area. Kuantitas air limbah domestik dapat diandalkan kesinambungannya karena secara alamiah akan diproduksi terus-menerus.000 sampai 580. The study on the quantity and quality of domestic wastewater showed that sufficient potential for reuse as irrigation water supply. and maintain environmental quality.936. Therefore. Kajian terhadap kuantitas dan kualitas air limbah domestik menunjukkan bahwa potensinya cukup memadai untuk digunakan ulang sebagai pasokan air irigasi. Dengan asumsi kandungan nutrisi dalam air limbah domestik sebesar 50mg-N/L. Kondisi sosial budaya dan tingkat kesulitan memperoleh air merupakan faktor penting untuk penerapan pemanfaatan ulang air limbah untuk irigasi.

labeling. and placard in the outer surface of radioactive package for communication with public to reach safety. Pemindahan limbah radioaktif dari penghasil limbah menuju instalasi pengolahan memerlukan proses pengangkutan yang melalui moda angkutan umum. Limbah radioaktif dikelola secara terpusat di instalasi pengolahan limbah radioaktif. Radioactive waste is managed centrally in radioactive waste treatment installation. LABEL. hingga energi.KETENTUAN PEMASANGAN TANDA. personnel carriers. Residu dari kegiatan tersebut berupa timbulnya limbah radioaktif yang merupakan salah satu jenis limbah bahan berbahaya dan beracun. industri. personil pengangkut. dan pemasangan plakat dengan benar.8 Jakarta Pusat 10120 n. indeks keselamatan pengangkutan. Kata kunci: keselamatan. agriculture. placard. Keywords: label. the rate of radiation exposure on the surface of packaged and the categorization of the packaged. pertanian. Badan Tenaga Atom Internasional merekomendasikan pemasangan tanda. serta kategori bungkusan. Dengan penandaan. Literature studies have been conducted on Transport Safety Requirements (TS-R-1) that currently applies the latest. label.go. and energy. dan kelestarian lingkungan hidup. label. the TS-R-1 edition of 2009. Telah dilakukan studi literatur terhadap Transport Safety Requirement (TS-R-1) terbaru yang saat ini berlaku.id ABSTRAK Pemanfaatan tenaga nuklir telah meluas di bidang litbang. and placard must be based on the type of packaged. ABSTRACT Application of nuclear energy has been widespread in the field of research and development. The transfer of radioactive waste from installations that generate waste to radioactive waste treatment installation needs transportation process by public conveyance. akan menunjang keselamatan bagi pekerja radiasi. safety and transport. limbah radioaktif. pelabelan. will support to reach safety for radiation workers. label. Marking. and installation of placard properly. International Atomic Energy Agency recommends marking. pengangkutan. the member of public and environmental conservation. plakat dan tanda. yaitu TS-R-1 edisi tahun 2009. labeling. transportation safety index. radioactive waste. kesehatan. It is one type of hazardous and toxic waste. DAN PLAKAT DALAM PENGANGKUTAN LIMBAH RADIOAKTIFBERDASARKAN PUBLIKASI IAEA–TS-R-1 EDISI TAHUN 2009 Nanang Triagung Edi Hermawan Direktorat Pengaturan Pengawasan Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif BADAN PENGAWAS TENAGA NUKLIR Jalan Gajah Mada No. industry. Pemasangan tanda. dan plakat harus didasarkan kepada tipe bungkusan. . labeling. health. mark. laju paparan radiasi pada permukaan bungkusan maupun pembungkus luar. masyarakat umum. The residue generate from this activity is radioactive waste. By marking.triagung@bapeten. dan plakat pada bungkusan zat radioaktif maupun kendaraan angkut sebagai cara komunikasi untuk mencapai tingkat keselamatan.

Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk membandingkan beberapa teknologi pengolahan untuk menyisihkan N dan P dalam air limbah domestik. as well as sand and gravel in the VWF units enhanced the process of removal N and P.com ABSTRAK Konsentrasi N dan P dalam jumlah yang berlebihan di perairan dapat menyebabkan pertumbuhan alga dan tanaman yang tidak diinginkan. serta media pasir dan kerikil dalam unit VWF membantu proses removal N dan P. Kata kunci: fosfor.TEKNOLOGI PENYISIHAN NUTRISI DALAM AIR LIMBAH DOMESTIK: A REVIEW NUTRIENT REMOVAL TECHNOLOGY IN DOMESTIC WASTEWATER: A REVIEW Nurina Fitriani*. nutrisi. wetlands ABSTRACT N and P concentrations in excessive amounts in the water can cause unwanted algae and plants growth. Pengolahan N dan P dengan menggunakan unit tersebut memiliki efisiensi removal total N sebesar 93. nutrients. Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR). ITS Sukolilo. Indonesia *nurina_fitriani@yahoo.8% and 96. Sequencing Anoxic/Anaerobic Membrane Bioreactor (SAM). dan Wahyono Hadi Jurusan Teknik Lingkungan. perlu teknologi pengolahan untuk menyisihkan N dan P dalam air limbah domestik sehingga aman dibuang ke badan air.8% respectively. Vertical Flow Wetlands (VWF). wastewater treatment technology for removal N and P in domestic wastewater is needed. The purpose of this paper is to compare some of the wastewater treatment technologies for N and P removal in domestic wastewater. Technologies which were discussed in this paper consisted of Slow Sand Filtration (SSF). aerobic and anoxic zones. Horizontal Flow Wetlands (HWF). wetlands . Oleh karena itu. Surabaya. Horizontal Flow Wetlands (HWF). in order to be safely discharged into water bodies.8% dan total P sebesar 96. Methanotrophic Attached-Film Expanded Bed (MAFEB). phosphorus. Diantara beberapa teknologi pengolahan tersebut. Yulinah Trihadiningrum. adanya zona aerobik dan anoksik. Teknologi pengolahan untuk penyisihan N dan P diantaranya adalah Slow Sand Filtration (SSF). Vertical Flow Wetlands (VWF). wastewater. Keywords: nitrogen. Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR). Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. the most effective technology for removal N and P was Vertical Flow Wetlands (VWF). This technology removed total N and total P by 93. pengolahan. and Alternating of Anoxic and Anaerobic Membrane Bioreactor (AAAM). Primary treatment with unaerated ponds. Therefore. dan Alternating of Anoxic and Anaerobic Membrane Bioreactor (AAAM). teknologi yang paling efektif untuk menyisihkan N dan P dalam air limbah adalah pengolahan dengan menggunakan Vertical Flow Wetlands (VWF). nitrogen. Among of these technologies. Pengolahan primer dengan unaerated ponds. Sequencing Anoxic/Anaerobic Membrane Bioreactor (SAM).8%. Methanotrophic Attached-Film Expanded Bed (MAFEB).

The experiment was aimed to analyze the level of nutrient (in the form of ammonium and phosphate) and Boezem Morokrembangan’s ability to degrade the level of pollutants entering the water body. The observation was done during the dry and rainy seasons.68 kg/hari.46% and 8. At present.48% dan 8.its. fosfat. Agus Slamet 2). 60111.82 kg/day in rainy season. Boezem Morokrembangan. phosphate. Lamanya pengambilan sampel selama 10 hari saat musim kemarau dan 10 hari saat musim hujan. kemarau ABSTRACT Boezem Morokrembangan is one of the drainaged water storage in Surabaya. municipal wastewater. The duration of sampling activity was each 10 days in the dry and rainy seasons.67% for ammonium and phosphate.93% and 20. Institut Teknologi Sepuluh Nopember Kampus ITS Sukolilo. Efisiensi Boezem Morokrembangan untuk menurunkan kandungan ammonium dan fosfat berurutan saat ini sebesar 32.This experiment was conducted by the field and laboratory experiments. Penelitian berupa penelitian lapangan dan laboratorium.93% dan 20. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji besarnya beban nutrien (ammonium dan fosfat) dan kemampuan boezem dalam menurunkan kandungan bahan pencemar yang masuk ke dalamnya. while in the rainy season were 13. sedangkan saat musim hujan sebesar 13.82 kg/hari. Institut Teknologi Sepuluh Nopember 3) Jurusan Teknik Lingkungan.STUDI KEMAMPUAN ALAMIAH BOEZEM MOROKREMBANGAN PADA PENURUNAN NUTRIEN DALAM BENTUK AMMONIUM DAN FOSFAT DARI AIR LIMBAH DOMESTIK PERKOTAAN STUDY ON BOEZEM MOROKREMBANGAN’S SELF-PURIFICATION FOR DECREASING NUTRIENT LEVEL (AMMONIUM AND PHOSPHATE) FROM MUNICIPAL WASTEWATER Pinatih Tiansa Putranti1.44% pada saat musim kemarau.The result of experiment showed that the average loading of ammonium that enters the Boezem Morokrembangan was 4155. dry season.12 kg/hari pada saat musim kemarau sedangkan saat musim hujan sebesar 8839.75 kg/day in dry season.72%. Boezem Morokrembangan. Sedangkan beban rerata fosfat yang masuk sebesar 1408. . Keywords: Ammonium.44% at dry season respectively. Pengamatan dilakukan saat musim kemarau dan hujan. while it was 8839. Pengambilan sampel dilakukan di Boezem Morokrembangan bagian selatan. Indonesia *tanti_08@enviro.id ABSTRAK Boezem Morokrembangan merupakan salah satu boezem terbesar di Kota Surabaya. The average loading of phosphates that enters the Boezem Morokrembangan was 1408.ac. Boezem Morokrembangan has polluted by municipal wastewater. while it was 2860. hujan.75 kg/hari pada saat musim kemarau dan saat musim hujan sebesar 2860. The ability of Boezem Morokrembangan in reducing ammonium and phosphate concentration were 32. rainy season. Saat ini Boezem Morokrembangan telah tercemar oleh air limbah domestik. dengan sampling pada lima (5) poin.68 kg/day in rainy season. *). Joni Hermana3) 1) 2) Program S1 Jurusan Teknik Lingkungan. ammonium. Institut Teknologi Sepuluh Nopember Program S3 Jurusan Teknik Lingkungan. Samples were taken from the south part of Boezem Morokrembangan’s. Kata kunci: Air limbah domestik. Surabaya.12 kg/day in dry season. Hasil penelitian menunjukkan beban rerata ammonium yang masuk ke dalam boesem sebesar 4155.

10% and 0. kompos kacang tanah (Aracis hypogeal L. K in the compost peanut (Arachis hypogaea L. Data obtained include the levels of organic C. The results showed that levels of N. Data yang diperoleh meliputi kadar C-organik. *). dan terdapat pengaruh konsentrasi kompos kacang tanah (Arachis hypogaea L.15 %. N.PARAMETER KADAR N TANAH SEBAGAI DASAR PENERAPAN METODE BIOSTIMULASI PADA PROSES BIOREMEDIASI TANAH TERCEMAR HIDROKARBON N CONTENT OF SOIL PARAMETERS AS THE BASIS FOR THE APPLICATION OF THE METHOD BIOSTIMULASI IN THE PROCESS OF BIOREMEDIATION OF HYDROCARBON CONTAMINATED SOIL Prasetyo Handrianto1. Yuni Sri Rahahayu2). one of them by using compost biostimulasi peanuts in lowering levels of TPH and N in soil contaminated petroleum and to know the optimal concentration of compost in reducing TPH and increase levels of soil N nutrient. and there is the influence of the concentration of compost peanut (Arachis hypogaea L. compost peanuts (Aracis hypogeal L. serta parameter lingkungan meliputi pH. as well as environmental parameters include pH. each performed four replications. P. K dan C/N rasio pada kompos dan kadar TPH dan N untuk tanah. it needs to be an attempt bioremediation of petroleum contaminated soil. maka perlu dilakukan suatu upaya bioremediasi terhadap tanah tercemar minyak bumi tersebut. Yuliani3) Mahasiswa S2 Biologi Universitas Airlangga Surabaya Dosen Biologi FMIPA Universitas Negeri Surabaya * prasetyohandrianto@gmail. salah satunya dengan menggunakan biostimulasi kompos kacang tanah dalam menurunkan TPH dan kadar N pada tanah tercemar minyak bumi serta mengetahui konsentrasi kompos yang optimal dalam menurunkan TPH dan meningkatkan kadar hara N tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kadar hara N. biostimulasi.73 %. P. P dan K rendah sehingga tanah menjadi kurang produktif.) ABSTRACT Petroleum pollution in Bojonegoro resulting nutrients N. N.) on levels of TPH (decrease) of petroleum contaminated soil and affect the levels of N (increase) in soil contaminated with petroleum. suhu dan kelembaban yang dianalisis secara deskriptif.) terhadap kadar TPH (terjadi penurunan) tanah tercemar minyak bumi dan berpengaruh terhadap kadar N (terjadi kenaikan) pada tanah tercemar minyak bumi. The method used in this eksperiment were randomized block design with one treatment factor is the concentration of peanut compost that consists of 4 level consists of 3 different concentrations of the compost addition and without the compost addition. 0. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak kelompok dengan satu faktor perlakuan yaitu konsentrasi kompos kacang tanah yang terdiri dari 4 aras terdiri dari 3 konsentrasi penambahan kompos berbeda dan tanpa penambahan kompos yang masing-masing dilakukan 4 ulangan. K pada kompos kacang tanah (Arachis hypogaea L. P and K low so that the soil becomes less productive. K and C / N ratio in the compost and the levels of TPH and N to the soil. P. Kata kunci : bioremediasi. temperature and humidity were analyzed descriptively. Key words: bioremediation.) berturut-turut adalah 1. 0. P.) in a row is 1.com ABSTRAK Pencemaran minyak bumi di Bojonegoro mengakibatkan unsur hara N.) .73%. biostimulasi.10 % dan 0.15%.

Pengambilan sampel ini dilakukan selama 10 hari berturut-turut. domestic wastewater. TSS. Air limbah domestik. with sampling at five (5) points.STUDI KINERJA BOEZEM MOROKREMBANGAN PADA PENURUNAN KADAR COD. Secara alamiah. Performance . Sementara di musim hujan adalah 22. dengan sampling pada lima (5) poin. DO.65% dan 19. Parameter kualitas air yang diukur adalah COD. The Sampling was conducted for 10 consecutive days.10%.50%.co.63% and 18. Field observations carried out at the end of the dry season and rainy season. and therefore needed a touch of technology to maximize performance Boezem in order to meet the surface water quality standards class III. TS.50%. Kata kunci: Boezem Morokrembangan. dan karena itu perlu sentuhan teknologi untuk memaksimalkan kinerja Boezem dalam rangka memenuhi standar kualitas air permukaan kelas III. AND TSS WITHIN MUNICIPAL DOMESTIC WASTEWATER Putri Brikke Sukma Hartati1. DO.each amounting to 17. TS.id ABSTRAK Boezem Morokrembangan memiliki peranan sangat penting sebagai pengendali banjir pada saat musim hujan. DAN TSS DALAM AIR LIMBAH DOMESTIK PERKOTAAN STUDY OF BOEZEM MOROKREMBANGAN’S PERFORMANCE ON REMOVAL COD. Keywords: Boezem Morokrembangan. The research was conducted on the South Morokrembangan Boezem to collect the primary data (quantity and quality) of wastewater goes into it. Nowadays. Agus Slamet 2).01%. pH dan suhu. Boezem heavy polluted and has decreased the capacity and carrying capacity due to the shallowing by pollutants and solids waste that are not restrained.8%. TS. 8. dan TSS masing . Naturally.01%. and TSS respectively . Boezem saat ini telah tercemar dan mengalami penurunan daya tampung dan daya dukung dikarenakan pendangkalan oleh padatan pencemar dan sampah yang tidak terkendali. Kinerja ABSTRACT Boezem Morokrembangan has a very important role as a flood control during the rainy season. Surabaya – 60111 putribrikke@hotmail. 8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja Boezem Morokrembangan Selatan selama musim kemarau dapat mengurangi COD. Hal ini dapat disimpulkan bahwa Boezem Morokrembangan tidak mampu mengurangi beban polutan dalam rangka memenuhi Standar Kualitas Air kelas III. Observasi lapangan dilakukan pada akhir musim kemarau dan musim hujan.10%. Oleh karenanya diperlukan kajian kinerja Boezem untuk mengetahui kemampuan pemulihan kualitas air yang masuk ke dalamnya.8%. The results of the research showed that the performance of South Morokrembangan Boezem during the dry season can reduce the COD. Boezem memiliki kemampuan untuk menurunkan bahan pencemar yang masuk ke dalamnya. Therefore the Boezem performance was need to review to determine the ability of the restoration of water quality that goes into it. Joni Hermana3) Jurusan Teknik Lingkungan – FTSP Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Boezem has the ability to reduce pollutants that enter to it.65% and 19. pH and temperature. TS.masing sebesar 17. *). Water quality parameters measured were COD. 10.63% dan 18. Penelitian dilakukan di Boezem Morokrembangan Selatan untuk mengumpulkan data primer (kuantitas dan kualitas) dari air limbah yang masuk ke dalamnya. TS. It can concluded that Boezem Morokrembangan not able to reduce pollutant loads in order to meet the Water Quality Standards of class III. TS. 10. While in the rainy season is 22. TSS.

Wastewater from fat catcher and sedimentation tanks discharged with cascade system into the MSL reactor.0% dan 99. There was above 95%. has been designed to treat dormitory wastewater of high school No.com . Air limbah asrama. 0.com ABSTRAK 1) ) 1) 3) Reaktor Multi-soil-layering (MSL) yang disusun dari lapisan campuran tanah dalam bentuk pola batu bata dan dikelilingi dengan kerikil sebagai lapisan permeable. semakin tinggi laju alir. Jambi. BOD reduction.5 and 1 hour) and flow rate 500 and 1000 L/m2. sistem kaskade Multi-soil-layering (MSL) reactor is composed of layers of soil mix in the form of a brick pattern and surrounded by gravel as permeable layer.1 Padang Panjang. Universitas Batanghari. Reaktor MSL. Jl Raya LIK No 23 Ulu Gadut Padang 25164 Kotak Pos 274 Telp (0751)72201 Fax (0751) 71320 2 Jurusan Teknik Lingkungan. The result reveal that aeration time and flow rate affect to the percentage reduction of BOD.0% and of 99.37 mg/L respectively.58 mg/L and 1.1 PADANG PANJANG TREATED WITH MSL REACTOR Salmariza. telah didesain untuk mengolah air limbah Asrama SMA N. the higher the flow rate. laju alir. But all treatments have been able to provide a high reduction efficiency. Semakin lama waktu aerasi semakin tinggi efisiensi reduksi BOD sebaliknya. Fakultas Teknik. One hour aeration time and flow rate of 500 L/m2. Treatment of aeration time variation (0. 2 Aerasi 1 jam dan laju alir 500 L/m . The longer the aeration time the higher the efficiency of BOD reduction. telah diberikan 2 2 perlakuan variasi waktu aerasi (0. Dormitory wastewater. Kata Kunci. Padang. kedalam bak fiberglass dengan dimensi 60cmx60cmx70cm (PxLxT).13% dengan konsentrasi rata-rata 1. aeration time. Email: rizasalma@yahoo.1 Padang Panjang.hr has been given In order to determine the efficiency of the BOD (Biological Oxygen Demand) reduction by the reactor. sofyantk@yahoo. semakin rendah efisiensi reduksi BOD namun semua perlakuan telah dapat memberikan efisiensi reduksi yang tinggi yaitu diatas 95%.37 mg/L. cascade system .1 PADANG PANJANG YANG DIOLAH DENGAN REAKTOR MSL EFFECT OF AERATION AND FLOW RATE TO THE EFFICIENCY OF BOD REDUCTION IN DORMITORI WASTEWATER OF HIGH SCHOOL NO. Sy (1). Keywords: Reactor MSL. 0. reduksi BOD. Sofyan(1) dan Monik Kasman(2) 1 Balai Riset dan Standardisasi Industri. There were 99. waktu aerasi.hr. into a fiberglass basin with 60cmx60cmx70cm dimensions (LxWxH).com.5 dan 1 jam) dan laju alir 500 L/m .PENGARUH AERASI DAN LAJU ALIR TERHADAP EFISIENSI REDUKSI BOD DALAM AIR LIMBAH ASRAMA SMA No. emka_engineer@yahoo.58 mg/L dan 1. Penelitian dilakukan dengan cara mengalirkan air limbah dari bak penangkap lemak dan bak sedimentasi dengan sistem kaskade kedalam reaktor MSL. the lower the efficiency of BOD reduction. flow rate.13% with an average concentration 1. On the contrary.hr dan 1000 L/m .hr give the highest average BOD reduction efficiency.hr memberikan rata-rata efisiensi reduksi BOD tertinggi yaitu 99. Waktu aerasi dan laju alir mempengaruhi persentase reduksi BOD. Untuk mengetahui efisiensi reduksi parameter pencemar BOD (Biological Oxygen Demand) oleh reaktor MSL ini.

Universitas Kristen Satya Wacana Universitas Kristen Satya Wacana Jalan Diponegoro 52-60. Jayapura Papua ABSTRAK Kota Jayapura merupakan ibu kota Propinsi Papua memiliki perkembangan dan pembangunan kota yang sangat cepat disertai dengan tinggi lajunya jumlah penduduk. Phospat sebagai (PO₄P) dan Sulfat (SO₄) telah diketahui melebihi Nilai Baku Mutu Peraturan Pemerintah No. 2001.co. Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup. and Sulfate (SO ) have been discovered to exceed the quality standard value as stated in Government Regulation No. Ammonia (NH 4). Salatiga 50712 * erarisemuelsander@yahoo. 82. Therefore. Propinsi Papua. Biological Oxygen Demand (BOD). kemudian untuk sampel yang jenis airnya air laut telah diketahui melebihi Nilai Baku Mutu Air Laut Untuk Biota Laut. organic contamination. This refers to the Environment State Ministry Regulation No. The sample of seawater has been detected to exceed the seawater quality standard value for sea life.id ABSTRACT Jayapura is the capital of Papua Province. 2004. especially damage of river flow areas. PAPUA Semuel Sander Erari¹ *). regarding water quality management and controlling water contamination in Indonesia. Nomor : 51 Tahun 2004. The rapid development of the city along with the high rate of population increase contributes to stimulate pollution and environmental damage.KECEPATAN ALIRAN AIR DAN PENCEMARAN BAHAN ORGANIK DI MUARA SUNGAI ACAI KOTA JAYAPURA.Jubhar Mangimbulude²). sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengukur kecepatan aliran air sungai dan pencemaran organik dimuara Sungai Acai kota Jayapura. Tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air di Indonesia. PAPUA WATER FLOW QUICKNESS AND ORGANIC MATERIAL WASTE AT THE ESTUARY OF ACAI RIVER IN JAYAPURA. Muara Sungai Acai. . Tahun 2001. Beberapa parameter pencemar organik seperti Oksigen Terlarut (DO). Hal ini turut memicu terjadinya pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup khususnya kerusakan kawasan daerah aliran sungai. Karina Lewerissa²) Mahasiswa Magister Biologi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa curah hujan dan air buangan saniter dari aktifitas masyarakat perkotaan sangat mempengaruhi kualitas air di muara sungai. 3 Biological Oxygen Demand (BOD). The research results reveal that rainfall and sanitary sewage water from the activities of city residents can potentially influence the water quality of the river estuary. Jayapura Papua. Chemical Oxygen Demand (COD). 82. Phosphate 4 4 (PO P. Dengan demikian dapat disimpukan bahwa lingkungan DAS Acai sedang terancam kelestarian dan keberlanjutannya. Keywords: water flow quickness. it can be concluded that the preservation and sustainability of the Acai River flow area is being threatened. Universitas Kristen Satya Wacana Dosen Magister Biologi. Several organic waste parameters such as Dissolved Oxygen (DO). Ammonia sebagai (NH₃4). 51. Chemical Oxygen Demand ( COD). pencemaran organik. Kata Kunci : kecepatan aliran air. Acai River estuary. The purpose of this research is to measure the speed of river water flow and organic matter contamination dissolved in the estuary of Acai River.

mutagenic. the level of contamination.DISTRIBUSI LIMBAH KROM YANG BERASAL DARI INDUSTRI ELECTROPLATING DI LAHAN SAWAH DI KAB. Potensi pencemaran limbah industri ini makin besar dengan banyaknya industri ini yang tidak memanfaatkan alat pengolah limbah. TEGAL. mutagenik. The presence of chromium metal in the environment deserves attention because it will cause acute and chronic effects such as its carcinogenic. tingkat cemaran. JATENG Sigit Yuli Jatmiko1. seng (Zn). dan Tegal DISTRIBUTION OF CHROMIUM WASTE FROM ELECTROPLATING INDUSTRY ON PADDY SOIL AT THE REGENCY OF TEGAL. and the spatial distribution of chromium. menyebabkan alergi kulit. Hasil analisis menunjukkan frekuensi terdeteksi krom di lahan sawah adalah 100% (20 lokasi) dan frekuensi terdeteksi di air sawah adalah 32% (16 lokasi dari 50 lokasi) dengan kadar maksimum masing-masing adalah 140. Prop. also cause allergic skin. Tegal.51 mg/L respectively which exceeds the the maximum limit set. silver (Ag) also metallic chromium (Cr). electroplating and Tegal . Jl. Tujuan penelitian adalah identifikasi. spatial distribution. Keberadaan logam krom di lingkungan patut mendapat perhatian karena akan menyebabkan efek akut dan kronis seperti sifatnya yang karsinogenik. zinc (Zn). paddy soil. Jawa Tengah pada 20-50 titik grid. Potential pollution of industrial waste are greater whenever that do not utilize the waste processing equipment. lahan sawah. Distribution of chromium has a strong spatial distribution (nugget / sill= 37%). *). Ratih Artanti1) Balai Penelitian Lingkungan Pertanian. Propince of Central Java on a 20-50 on grid points. Jakenan-Jaken Km 05 Pati 59182 *) syjatmiko@hotmail. mucosal disruption.51 mg/L yang kadarnya melebihi baku mutu yang ditetapkan. The research objective is the identification. its mobility in soil is rapidly changing. gangguan mukosa.com ABSTRAK Industri electroplating selain menghasilkan limbah tembaga (Cu).33 mg/kg dan 77. Penelitian dilakukan pada tahun 2010 secara survei di lahan sawah sekitar sentra industri electroplating di Kab. and bioaccumulative. mobilitasnya dalam tanah yang cepat berubah. electroplating. Research conducted in 2010 by a survey on paddy soil close with the electroplating industry at the regency of Tegal. Sebaran krom mempunyai distribusi keruangan kuat (nugget/sill =37%). distribusi spasial. Keywords: Chromium. perak (Ag) juga logam krom (Cr). Alat yang digunakan untuk menentukan kadar krom adalah AAS tipe AA240FS Varian. nikel (Ni). dan bioakumulatif. Kata Kunci: Krom. nickel (Ni). bentuk distribusinya ruangnya limbah krom. CENTRAL JAVA PROVINCE ABSTRACT Electroplating industry beside generate waste as well as copper (Cu). The tools used to determine the chromium concentration was of AAS Varian type AA240FS.33 mg/kg and 77. The analysis showed the frequency of chromium detected in the paddy soil was 100% (20 locations) and the frequency detected in paddy soil water was 32% (16 sites of 50 sites) with the maximum levels of each is 140.

Manisrenggo.00 menunjukkan bahwa target pencapaian Stop BABS Kota Kediri tahun 2014 sulit tercapai dikarenakan walaupun hasil kuisioner menunjukkan masyarakat memiliki kemauan untuk merubah kebiasaan BABS sebesar 95%. dan Jamsaren. 500. 100% responden hanya mau mengeluarkan biaya kurang dari Rp. Kaliombo. Sedangkan berdasarkan Strategi Sanitasi Kota Kediri. Social. Tamanan.its.id ABSTRAK Sasaran pembangunan nasional adalah mewujudkan Stop BABS hingga akhir tahun 2014. OD behaviour of Kota Kediri occurs in Kelurahan Pojok. Jamban.00 then there is a hope of achieving ODF Kota Kediri in 2014 by the sharing of funds from third parties to assist local communities to build latrines. 400.00-Rp. F.000. the respondent dominant work is laborers. 2009. 400. Tosaren. Tosaren. Pakelan. ODF. Rooslan Edy Santosa 1). tetapi masyarakat tidak memiliki kemampuan untuk membangun jamban sendiri. . Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah menganalisis target pencapaian stop BABS Kota Kediri dari aspek sosial dengan kuesioner kepada masyarakat. but the public does not have ability to build their own latrines. Kota Kediri. Tempurejo. ada di Kelurahan Pojok. and dominant expenditure is Rp. Semampir.STUDI PENCAPAIAN TARGET STOP BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN (STOP BABS) KOTA KEDIRI TARGET ACHIEVEMENT STUDY OF OPEN DEFECATION FREE (ODF) KOTA KEDIRI Suciningtias Wardani1).000.00. 999. Tempurejo.000. Perilaku BABS di Kota Kediri. Semampir. From the result of questionnaries with a graduate education is the dominant primary respondent. dan pengeluaran dominan responden per bulan adalah Rp.000. Manisrenggo. Kota Kediri. Keywords: Funds. 200. Latrines. Based on EHRA Study. and Jamsaren.00 so ODF Kota Kediri difficult to achievement because although the results of questionare show the publichas willingness to change habits at 95%. Ngletih. Kampung Dalem. Tetapi dengan adanya penelitian LPPM ITS di Tuban bahwa jamban bisa dibangun dengan biaya sebesar Rp.000. Institut Teknologi Sepuluh Nopember *) soedjono@enviro.000. Soedjono1. Biaya. dan Eddy S. Kaliombo. 999. Tamanan.ac. Kampung Dalem. Sosial ABSTRACT National Development target is to achieved ODF by the end of 2014.000. the goal is to analyze Kota Kediri ODF achievement target from social aspect by means of quisioner to community. Kata kunci: BABS. *) Jurusan Teknik Lingkungan. Pakelan. 200. In this research. Ngletih. Kota Kediri has its own target on OD practices from 10% reduced to 5%.00. Dari hasil kuesioner dengan pendidikan dominan responden adalah tamatan SD. 500. pekerjaan dominan responden adalah buruh.000. On the other hand.00 maka ada harapan target pencapaian Stop BABS Kota Kediri tahun 2014 tercapai dengan adanya sharing dana dari pihak ketiga untuk membantu masyarakat dalam membangun jamban. But with the research of LPPM ITS at Tuban that the latrines could be build at Rp.00 – Rp. Kota Kediri sendiri memiliki sasaran untuk praktek BABS dari 10% menjadi 5%. berdasarkan hasil studi EHRA. their ability only less than Rp.

pumping test. ground water depth. analisis laboratorium dan analisis kesesuaian tapak untuk NSD. Keywords: engineering geology.go. dan 3) Studi Hidrogeologi dan Karakterisasi Akuifer. radioactive waste. Sesuai dengan prinsip co-location. Daya dukung lahan yang diteliti meliputi sifat fisik dan mekanik batuan. which integrated with radioactive waste treatment and storage. yang pengolahan dan penyimpanan sementaranya di Kawasan Nuklir Serpong.com ABSTRAK Sebagai antisipasi kebutuhan masa mendatang untuk penyediaan fasilitas nasional pelayanan pengelolaan limbah radioaktif. site data acquisition by terrestrial survey. hidrogeologi. tapak ABSTRACT Anticipating the future need on preparatory of national facilities for radioactive waste management service. The study was conducted with descriptive methode which include literature study. akuisisi data tapak dengan survey terestrial. Untuk mencapai tujuan itu maka telah dilakukan penyelidikan dan analisis geologi teknik dan hidrogeologi sebagai dasar penyusunan konsep desain NSD dan dasar pengkajian unjuk kerja tapak baik dari segi data dukung lahan maupun keselamatan lingkungan. site . kedalaman muka air tanah. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode deskriptif dengan ruang lingkup studi pustaka. Analisis dilakukan berdasarkan data : 1) Pemboran Inti dan Diagrafi Nuklir. soil/rock strength test. penyimpanan lestari. 2) Study on nuclear building foundation. 2) Studi pondasi bangunan nuklir. and 3) Study of Hydrogeology and Aquifer Characterization. The analysis was based on data : 1) Core Boring and Nuclear Diagraphy. uji kekuatan tanah/batuan. For reaching the objective it have been performed an investigation and analysis of engineering geology and hydrogeology for NSD conceptual design and site performance assessment in relation with site capability and environmental safety. pemboran. aquifer zone thickness. Untuk tujuan pengkajian keselamatan. borehole. permeability. hydrogeology. limbah radioaktif. Harmonizing with co-location principle. maka lokasi dipilih di dalam kawasan Kawasan Nuklir Serpong. the site data needed are vadose zone thickness. data tapak yang diperoleh adalah ketebalan zona vadose. disposal. NSD facility will be located at Serpong Nuclear Center. ketebalan zona akuifer. The facility also can be used as a demonstration plant which can be showed to the public about the durability of disposal system performance. maka fasilitas NSD untuk limbah aktivitas rendah. and moisture content of soil/rocks. Kata kunci: geologi teknik. uji pemompaan. For safety assessment. laboratory and site suitability analysis for NSD. Fasilitas tersebut sekaligus bisa digunakan sebagai demonstration plant yang merupakan wujud nyata yang dapat ditunjukkan kepada masyarakat tentang kehandalan unjuk kerja sistem disposal. permeabilitas dan derajad saturasi tanah/batuan. maka perlu dikembangkan konsep desain Near Surface Disposal (NSD) yang mempertimbangkan aspek keselamatan masyarakat dan lingkungan. *) dan Soegeng Waluyo1) Pusat Teknologi Limbah Radioaktif – BATAN *scipta@batan.ANALISIS GEOLOGI TEKNIK DAN HIDROGEOLOGI TAPAK DEMONSTRATION PLANT PENYIMPANAN AKHIR LIMBAH RADIOAKTIF DI KAWASAN NUKLIR SERPONG Sucipta1. it’s needed to be developed a conceptual design of near surface disposal (NSD) which consider the public and environmental safety.id atau ssucipta@gmail. The scope of land capability investigation is phisical and mechanical properties of rocks and slope stability.

Besides that.STUDI PENDAHULUAN ADSORPSI KATION Ca DAN Mg (PENYEBAB KESADAHAN) MENGGUNAKAN NATA DE COCO DENGAN METODE BATCH Sulistiyana1.5945 m2/gr at the optimum time adsorption of metilen blue 40 minutes. Selain itu dalam penelitian ini juga dilakukan pengukuran luas permukaan adsorben nata de coco menggunakan metode metilen biru. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan nata de coco sebagai adsorben untuk mengurangi kadar kation Ca dan Mg (penyebab kesadahan) menggunakan metode batch. Selulosa bakterial ABSTRACT Nata de coco is a bacterial cellulose that has identic structure with botanical cellulose. Adsorben nata de coco mampu mengurangi kadar Ca dengan kapasitas adsorpsi 27. in this research also have been done wide surface measurement of nata de coco with metilen blue method. Adsorpsi kation Ca dan Mg ini dilakukan pada waktu optimum yang sama yaitu 30 menit.466 mg/gr from consentration 400 mg/L and reduces Mg with adsorption capacity 18. Wide surface was gotten from this measurement is 11.944 mg/gr from consentration 300 mg/L. Bacterial cellulose.466 mg/gr dari konsentrasi awal 400 mg/L serta mengurangi kadar Mg dengan kapasitas adsorpsi 18. *) dan Ita Ulfin1) Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya sulist_chem07@yahoo. This adsorbent can reduce Ca with adsorption capacity 27. Luas permukaan yang diperoleh dari pengukuran ini adalah 2 11. This research aims to utilize nata de coco as an adsorbent for Ca and Mg cation (cause of hardness). Key words: Adsorption of Ca and Mg.5945 m /gr adsorben pada waktu optimum adsorpsi metilen biru 40 menit. Nata de coco. Adsorption of Ca and Mg cation have been done at the same optimum time. Kata kunci : Adsorpsi.944 mg/gr dari konsentrasi awal 300 mg/L. Pengurangan kadar Ca dan Mg. 30 minutes. using batch method. Nata de coco .com ABSTRAK Nata de coco merupakan selulosa bakterial yang memiliki struktur yang identik dengan selulosa yang berasal dari tumbuhan.

Kata kunci :limbah radioaktif. Packages of processed radioactive waste is then placed in the Interim Storage Facility for Radioactive Waste. selanjutnya dilakukan repatriasi ke negara asal atau disimpan lestari di fasilitas penyimpanan formasi geologi dalam. konsentrat hasil evaporasi selanjutnya diimobilisasi dalam shell beton 950 l menggunakan matriks semen. 18 Year 1999 on Hazardous Waste Management. the waste will be repatriated to the country of origin or dispose in the deep geological disposal. selanjutnya diimobilisasi dalam drum 200 l menggunakan matriks semen.id ABSTRAK Berdasarkan potensi bahayanya. penyimpanan. a 350 l or 950 l concrete shell. Radioactive waste management In Indonesia is the responsibility of the National Nuclear Energy Agency as stated in the explanation of Article 5 Government Regulation No. pengelompokan. radioactive waste is categorized as hazardous waste. Radioactive Waste Technology Center (PTLR) –National Nuclear Energy Agency (BATAN) as an executing body of radioactive waste management in Indonesia conducts collection. The reduction volume of solid radioactive waste is performed using compaction or incineration techniques according to their physical properties. management. dan atau pembuangan limbah radioaktif.PENGELOLAAN LIMBAH RADIOAKTIF DI INDONESIA Suryantoro. Pengelolaan limbah radioaktif tingkat tinggi / bahan bakar nuklir bekas dilakukan di Instalasi Penyimpanan Sementara Bahan Bakar Bekas. Limbah radioaktif cair anorganik tidak korosif diolah dengan teknik evaporasi. 27 Tahun 2002 tentang Pengelolaan Limbah Radioaktif. Pengelolaan limbah radioaktif di Indonesia menjadi tanggung jawab Badan Tenaga Nuklir Nasional seperti tertera pada penjelasan Pasal 5 PP No. storage.10 Year 1997 on Nuclear Energy and Government Regulation No. Suhartono Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) – BATAN. transportation. Non-corrosive inorganic liquid radioactive waste is treated with evaporation techniques. Disused sealed radioactive sources from industrial and hospital is conditioned in a 200 l drum shell. Management of high level radioactive waste / spent nuclear fuel is conducted in the Interim Storage for Spent Fuel Facility (ISSF). Furthermore. pengangkutan. radioactive waste management is regulated by Act No. pengolahan. Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) – Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) sebagai Badan Pelaksana pengelolaan limbah radioaktif di Indonesia melakukan pengumpulan. Bungkusan-bungkusan hasil olahan limbah radioaktif tersebut selanjutnya disimpan di Gedung Penyimpanan Sementara Limbah Radioaktif. shell beton ukuran 350 l atau 950 l. limbah radioaktif termasuk limbah bahan berbahaya dan beracun. classification. Sumber radioaktif bekas dari industri dan rumahsakit dikondisioning dalam wadah shell drum 200 l. processing. pengelolaan. or disposal of radioactive waste. penyimpanan ABSTRACT Based on its potential danger.go. 27 Year 2002 on Radioactive Waste Management. then the concentrate is immobilized with cement matrix in a concrete shell 950 l. storage . 10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran dan PP No. furthermore. then immobilized with cement matrix in a 200 l drum. Proses reduksi volume limbah radioaktif padat dilakukan menggunakan teknik kompaksi atau insenerasi sesuai sifat-sifat fisiknya. 18 Tahun 1999 Tentang Pengelolaan Limbah B3. Keywords: radioactive waste. Selanjutnya pengelolaan limbah radioaktif diatur dengan Undang-undang No. Jakarta Email :yantoro@batan.

komposisi.57%) and sorting for sale to collectors (32. baru dilakukan oleh 6. Surabya.76% rumah tangga bersedia melakukan daur ulang sampah dengan metode daur ulang yang akan dilakukan yaitu pengomposan (38. only 59. reduction.5% dan sampah kering 32. Pengelolaan sampah di wilayah tersebut.403 jiwa. solid waste composition.5%. sampah rumah tangga ABSTRACT Oebobo is one of the districts in Kupang which has the densest population as many as 132. household waste. Dari hasil kuisioner diketahui 59. Indonesia veronikawilahuky@yahoo.79%. made handicrafts (28.64% service level. Wila Huky1.2%. solid waste density and recovery factor. Study of community participation using queationnaire to determine the willingness of people in Oebobo District for solid waste processing.65%).78%). By the questionnaire results. maka jumlah residu sampah dapat berkurang sebesar 34. If community potential through waste recycling activities utilized. menjadikan sampah sebagai produk kerajinan tangan (28.com ABSTRAK Kecamatan Oebobo merupakan salah satu kecamatan di Kota Kupang dengan jumlah penduduk terpadat. Pandebesie2) Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Kampus ITS Sukolilo. Komposisi sampah didominasi sampah basah sebesar 67. then the amount of residual waste can be reduced by 34. Comunity participation in waste management in Oebobo District done by 6. .78%). Therefore carried out research aimed at studying the potential for domestic solid waste reduction and community participation in the implementation of solid waste reduction. Potensi daur ulang sampah dari total sampah yang dihasilkan adalah sebesar 84. Jika potensi masyarakat yang ada melalui kegiatan daur ulang sampah dimanfaatkan.82% dapat tercapai.54 m3/hari. Keywords: comunnity participation. 60115. Untuk mengetahui potensi reduksi sampah dilakukan analisis kesetimbangan massa dengan memperhitungkan timbulan sampah. sebesar 132. densitas dan faktor daur ulang. Hasil analisis timbulan sampah di Kecamatan Oebobo adalah sebesar 208.64%. Dengan demikian target MDGs tahun 2015 yakni peningkatan pelayanan menjadi 62.76% of household are willing to recycle the waste by recycling methods that will do composting (38.5% rubbish and the recycling potensial was 84.07% household through the solid waste sorting and processing with 37. Thus the MDGs targets in 2015 which is 62. reduksi.88 m3/day. sehingga jumlah residu yang dihasilkan mencapai 123.KAJIAN PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT DI KECAMATAN OEBOBO KOTA KUPANG STUDY OF COMMUNITY-BASED SOLID WASTE MANAGEMENT IN OEBOBO DISTRICT KUPANG CITY Veronika N. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengkaji potensi reduksi sampah domestik dan peran serta masyarakat dalam penerapan sistem reduksi sampah.79%.403 inhabitants.65%). Kajian peran serta masyarakat akan dianalisis dengan menggunakan kuisioner untuk mengetahui kesediaan masyarakat melakukan pengolahan sampah.07% rumah tangga melalui pemilahan dan pengolahan sampah dengan tingkat layanan yang baru 3 mencapai 37. so the number of residues reached 123.57%) dan memilah untuk dijual ke pengepul (32.54 m /day and dominated by 67.82% increase in service can be achieved.2%. Mass balance analysis is performed to determine the potential for solid waste reduction by considering the amount of solid waste produce.88 m /hari. Kata kunci: peran serta masyarakat. The results shows solid waste produce in 3 Oebobo district are 208.*) danEllina S.5% garbage and 32.

Situasi ini mendorong perkembangan industri elektronik di Indonesia menjadi sangat cepat. Key Word : E Waste. namun juga langkah-langkah pengelolaan yang relevan dan adanya kebijakan pencegahan dampak lingkungan. Dalam rangka untuk mengatasi masalah tersebut. informal sector. kebijakan pengelolaan E waste menjadi lebih penting dan mendesak. Dari hasil penelitian di negara berkembang termasuk Indonesia. negara berkembang termasuk Indonesia bukan hanya memerlukan teknologi daur yang canggih. Sehingga barang-barang elektronik yang sudah tidak terpakai akhirnya menjadi sampah yang sering disebut sebagai Electronic Waste (E Waste) dan mengalami peningkatan yang sangat cepat.dan Enri Damanhuri3) Universitas Pandanaran Semarang widi_unp@yahoo. So that the electronic items that are not used eventually becomes waste that is often refferd to as Electronic Waste (E Waste) and has including Indonesia. This due to have to have the repair and reuse (recycling) used electronic goods in high quantities in the informal sector. Dalam tulisan ini berusaha memperkenalkan kondisi dan kebijakan pengelolaan E waste yang ada di Indonesia saat ini serta alternatif teknologi daur ulang E waste yang berhubungan dengan kebijakan pengelolaan E waste yang terpadu sektor formal dan informal. Percepatan pertumbuhan tersebut dikombinasi dengan produk yang cepat usang karena produk generasi yang lebih baru sudah muncul lagi.PENGELOLAAN LIMBAH ELEKTRONIK (ELECTRONIC WASTE) TERPADU: SEKTOR FORMAL DAN INFORMAL DI INDONESIA THE INTEGRETED E WASTE MANAGEMENT: FORMAL AND INFORMAL SECTOR IN INDONESIA Widi Astuti1. Because componen do not realize that a lot of electronic goods cont in toxic material. Key word : E Waste. In order to overcome these problems. developing countries including Indonesia not only require sophisticated recycling tecnologies but also mesuares the relevant management and environmental policy become more important and urgent. Recycling an informal sector is closely associated with the related environmental and health impact. Hal ini disebabkan terdapat kegiatan perbaikan dan penggunaan kembali (daur ulang) barang-barang elektronik bekas dalam jumlah yang tinggi di sektor informal. Daur ulang sektor informal sangat berkaitan dengan berkaitan dengan dampak lingkungan dan kesehatan Karena tidak disadari bahwa banyak komponen barang-barang elektronik tersebut mengandung bahan beracun berbahaya (B3). This situation encouroages the development of electronic industry in Indonesia is very fast. E Waste tidak ditemukan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah. Acceleration of growth combined with rapid product obsolescence due to the newer generation of product has emerged again. Namun dibandingkan dengan aspek teknis. Purwanto2). sektor informal. E Waste not found in the Final Disposal (landfill) waste.id ABSTRAKSI Perkembangan industri teknologi elektronik yang sangat cepat menawarkan berbagai macam pilihan produk.co.pengelolaan terpadu ABSTRAKSI The development of electronic technology industry very quickly offer a wide of product choices. the integrated management . *). In this paper tried to introduce conditions and E waste management policy in Indonesia at this time as well as alternative E waste recycling technologies related to integrated E waste management policy formal and informal sectors.

77% yang tidak layak dan 29.23% of respondents use septic tank. coordination. that is inadequate due to the high E. there should be a major construction of infrastructure facilities with on-site treatment system in the form of individual or communal septic tanks. 852/Menkes/SK/IX/2008. koordinasi. While the institutional aspects were based on local regulations. interviews and questionnaires in seven sub. ABSTRACT The condition of sanitation facilities and infrastructure is a challenge for the government to meet the Millennium Development Goals (MDGs) and the Regional Medium Term Development Plan (RPJMD) of Bukittinggi 20102015. Hasil penelitian menunjukkan 18. Dosen Jurusan Teknik Lingkungan FTSP.Guguk Panjang district of Bukittinggi City. regulation and human resources. ITS. jamban keluarga dengan tangki septik komunal (MCK Umum) dan IPLT. yaitu observasi lapangan. The evaluation was conducted by using survey method. Analisis menggunakan metoda deskriptif kuantitatif yang meliputi aspek teknis. While the institutional analysis indicated the presence of obstacles such as. Peranserta masyarakat berpotensi dapat ditingkatkan melalui organisasi masyarakat seperti KSM. 50. Evaluasi ini dilakukan dengan metoda survey. To date. Sampling method used a stratified random sampling. Analysis used quantitative descriptive method which includes the technical. ITS. The purpose of this study is to evaluate the domestic wastewater management in Guguk Panjang district. *) dan Joni Hermana 2). too many agencies that play a role in the management. Sementara analisis kelembagaan menunjukkan adanya kendala seperti. with samples were amounted to 65 of 39. 29. from technical.439 inhabitants (9. wawancara dan kuesioner di tujuh kelurahan Kec. Peranserta masyarakat mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 852/Menkes/SK/IX/2008. The results showed 69. dengan sampel berjumlah 65 dari 39. field observations. pengelolaan. Guguk Panjang. To achieve the MDGs and RPJMD’s targets. peranserta masyarakat dan kelembagaan. Posyandu dan Majelis Taklim.368 kepala keluarga). Posyandu and Majelis Taklim.coli pada air tanah. management. Untuk mencapai target MDGs dan RPJMD dilakukan perbaikan dan pembangunan sarana prasarana dengan sistem pengolahan on-site berupa tangki septik individual atau komunal.23% that do not have a septic tank and 1.EVALUASI PENGELOLAAN AIR LIMBAH PERMUKIMAN DI KECAMATAN GUGUK PANJANG KOTA BUKITTINGGI EVALUATION ON DOMESTIC WASTEWATER MANAGEMENT IN GUGUK PANJANG DISTRICT BUKITTINGGI CITY Widya Lailany 1. Sedangkan aspek kelembagaan didasarkan pada peraturan daerah tentang struktur organisasi dan tata kerja lembaga daerah. is commonly served by septic tanks. Communal participation could potentially be improved through community organizations such as KSM. Key words: domestic wastewater. on-site. with regards to organizational structure and functioning of local institutions. Kampus ITS Sukolilo Surabaya * email: wiwi_lany@yahoo. latrines families with communal septic tanks and Septage Treatment Plant (IPLT).439 jiwa (9.46% responden menggunakan tangki septik yang layak. Kampus ITS Sukolilo Surabaya. community and institutional participation aspects. the domestic wastewater management. terlalu banyaknya instansi yang berperan dalam pengelolaan.54% that exhibits open defecation. Metoda sampling menggunakan stratified random sampling. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengelolaan air limbah permukiman di Kec. on-site. coli contamination to ground water.368 households). Kata Kunci : air limbah permukiman. ditinjau dari aspek teknis. Community participation was referred to the regulation by the Minister of Health No. LSM.23% yang tidak memiliki tangki septik. kelembagaan dan peranserta masyarakat. regulasi dan sumber daya manusia. LSM. Guguk Panjang Kota Bukittinggi. .com ABSTRAK Kondisi sarana dan prasarana sanitasi merupakan tantangan bagi pemerintah untuk memenuhi target Millenium Development Goals (MDGs) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bukittinggi 2010-2015. Sampai saat ini pengelolaan air limbah permukiman di Kota Bukittinggi-yang umumnya berupa jamban dengan tangki septik-belum memadai karena masih tingginya pencemaran E. Mahasiswa Pasca Sarjana Jurusan Teknik Lingkungan. institutional and community participation aspects.

Selogiri. crop Hg content. Selogiri. causing contamination to the crops grown at it surroundings. kadar Hg tanaman pekarangan antara kurang dari 0. 50.KONTAMINASI MERKURI PADA TANAH DAN TANAMAN PEKARANGAN AKIBAT AKTIVITAS PENAMBANGAN EMAS TANPA IJIN DI DESA JENDI KECAMATAN SELOGIRI KABUPATEN WONOGIRI JAWA TENGAH MERCURY CONTAMINATION IN SOIL AND CROPS AS A RESULT OF ARTISANAL GOLD MINING AREA ACTIVITY AT JENDI VILLAGE.98 ppm.067 ppm).98 ppm (rata-rata ppm). Keywords : artisanal gold mining.001–0. Imam Bardjo. mercury. Wonogiri berpotensi menimbulkan degradasi kualitas lingkungan akibat tailing yang mengandung merkuri tidak dikelola dengan baik.001 – 0. crop Hg content range from less than 0. Kadar Hg pada tanah dan tanaman pekarangan yang tinggi kemungkinan disebabkan penggunaan metode amalgamasi untuk mengekstrak emas yang menghasilkan limbah cair berupa tailing mengandung Hg yang dibuang langsung ke permukaan tanah. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi pencemaran merkuri pada tanah dan tanaman pekarangan di Desa Jendi. may cause serious health effect to human as top predator. Sampel penelitian diambil secara grab sampling dengan sampel tanah berjumlah 5 dan sampel tanaman sebanyak 7 buah terdiri dari sayuran. Mercury is neurotoxic substance that can be bioaccumulated and biomagnified. This study aimed to identify mercury contamination in soil and crops. yang akhirnya mengkontaminasi rantai pangan darat berupa tanaman pangan yang tumbuh di pekarangan rumah.411 ppm (mean 2. Population was soil and crops grown around gold miners’ house. Onny Setiani3) Mahasiswa Program Doktor Ilmu Lingkungan Pascasarjana UNDIP. Populasi penelitian adalah tanah dan tanaman pekarangan rumah responden.952–3. Samples were taken by grab sampling method. Merkuri diketahui bersifat neurotoksik dan dapat mengalami bioakumulasi dan biomagnifikasi sehingga membahayakan kesehatan manusia sebagai predator puncak. Henna Rya Sunoko 3). Selogiri. Dosen Kesehatan Lingkungan Fakultas Kesehatan Masyarakat UNDIP Universitas Diponegoro Jl. fruit and root). Indonesia *hanani_d@yahoo. Penelitian bersifat deskriptif untuk mengukur kadar merkuri pada tanah dan tanaman pekarangan. Disimpulkan telah terjadi penurunan kualitas lingkungan akibat pencemaran Hg yang digunakan dalam proses amalgamasi emas yang dilakukan masyarakat penambang di daerah tersebut.952 – 3. SH. There was environmental quality degradation as a consequence of uncontrolled disposal of wastewater containing Hg (tailing). consisted of 5 soil samples and 7 crops samples (vegetables. Semarang. *). penambangan emas tradisional ABSTRACT Artisanal gold mining activities which has been occured since 1993 at Jendi Village. Anies2). The data showed that soil Hg content was range from 0. merkuri. Kata kunci: kadar Hg tanah. WONOGIRI REGENCY CENTRAL JAVA PROVINCE Yusniar Hanani Darundiati 1. buah dan umbi. kadar Hg tanaman. soil Hg content .411 ppm (ratarata 2.067 ppm). The data of Hg content in soil and crops analyzed descriptively.com ABSTRAK Aktivitas penambangan emas tradisional yang berlangsung sejak tahun 1993 di Desa Jendi. Hasil penelitian menunjukkan sampel tanah pekarangan mengandung Hg dengan kadar 0. SELOGIRI DISTRICT. Wonogiri potentially cause environmental quality degradation as the tailing containing mercury wasn’t disposed properly. This high level of Hg content indicated that the contamination may be caused by the use of Hg to extract gold from ores containing gold which produced wastewater then disposed directly to surface soil.

6 days start up with COD effluent 347 mg/L showed by increasing pH influent to 8. start up . Penurunan waktu start up dan peningkatan penurunan kadar COD removal dapat dilakukan dengan pengaturan pH fresh feed. Mainly. pengaturan pH. Acidic nature in tapioca wastewater was suspected to inhibit organic matter decomposition. Failure in establishment of stabile active anaerobic microbial is a main factor which resulting low COD removal. tapioca wastewater. Imam Bardjo. start up ABSTRACT Long start up time generally required to achieve stabil bacterial cuture in anaerobic reactor. penelitian ini terbagi menjadi 2 tahapan yaitu inokulasi benih lumpur dan operasi start up secara batch sampai tercapai kadar COD efluen yang stabil. *). waktu start up dapat direduksi menjadi 6 hari dengan kadar COD efluen 443 mg/L. SH No 5 Semarang 50241. Dengan menyesuaikan pH menjadi 7. this research divided into 2 stages: first. Kajian pengaruh pengaturan pH fresh feed terhadap waktu start up yang diperlukan sistem ABR 2 baffle untuk mencapai kondisi steady state dan menurunkan kadar COD perlu dilakukan.84 requires nine days start up with COD effluent 954 mg/L in ABR 2 baffles. 6 hari start up dengan kadar COD efluen 347 mg/L ditunjukkan dalam performa ABR dengan meningkatkan pH influen menjadi 8.PENGARUH PENGATURAN PH TERHADAP PROSES START UPPENGOLAHAN LIMBAH CAIR TAPIOKA SISTEM ANAEROBIC BAFFLED REACTOR PH ADJUSTMENT INFLUENCE IN START UP PROCESS OF ANAEROBIC BAFFLED REACTOR (ABR) SYSTEM FOR TAPIOCA WASTEWATER TREATMENT Happy Mulyani1. It is important to study about pH adjustment influence of fresh feed in start up time which required in ABR 2 baffles to achieve steady state and remove COD. Sementara. limbah cair tapioka. Research result shows that tapioca wastewater with COD influen 8000 mg/L and pH 4.com ABSTRAK Waktu start up yang lama umumnya diperlukan untuk memperoleh kultur bakteri yang dapat bekerja stabil pada reaktor anaerob. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah cair tapioka dengan COD influen 8000 mg/L dan pH 4. Secara garis besar. batch start up operation until reach stabile COD effluent. dan Danny Soetrisnanto3 Program Magister Teknik Kimia Universitas Diponegoro Jl. Kegagalan pembentukan kumpulan mikroba anaerob aktif stabil merupakan pemicu utama rendahnya penurunan kadar COD. sludge seed inoculation and second. Kondisi asam dalam limbah cair tapioka juga ditengarai dapat memperlambat proses peruraian senyawa organik. Meanwhile.84 memerlukan 9 hari start up dengan COD efluen 954 mg/L. Kata kunci: ABR. start up time was reduced to 6 days with COD effluent 443 mg/L. By adjusting pH to 7. Indonesia * cahtekim@yahoo. Setia Budi Sasongko2. Keywords : ABR. pH adjustment. Reduction in start up time and higher COD removal could be done by pH adjustment of fresh feed.

Rice husk ash. Berdasarkan optimasi dengan RSM didapatkan bahwa kondisi optimum proses adsorpsi adalah pada pH 7. RSM was also used to optimize the adsorption process where the optimum condition was achieved at pH 7. The results revealed that rice husk ash can successfully reduce cadmium from aqueous solution with removal percentage between 76. Kata kunci: Adsorpsi. Indonesia emka_engineer@yahoo. into the percentage of Cadmium removal as the response. dosis adsorban (2–8 g/100 mL). adsorbent dosage 5 g/100 mL. konsentrasi awal adsorbat ( 70–110 mg/L) dan waktu kontak (60–240 menit).99. ABSTRACT This study was focused on optimizing and modeling the adsorption process of cadmium from aqueous solution onto rice husk ash. Hasil penelitian menunjukan bahwa rice husk ash dapat menyisihkan kadmium dari larutan artifisial dengan persentase 76.99. Abu sekam padi (RHA).188% . University of Batanghari. . It was further explained using response surface methodology (RSM) as well as freundlich and langmuir isotherm model. Shaliza Ibrahim2) and Salmariza3) 1) Environmental Engineering Department. Indonesia 2) Civil Engineering Department.402%. Kadmium. Cadmium.APLIKASI RESPONSE SURFACE METHODOLOGY UNTUK OPTIMASI ADSORPSI KADMIUM DI LARUTAN ARTIFISIAL MENGGUNAKAN ABU SEKAM PADI APPLICATION OF RESPONSE SURFACE METHODOLOGY FOR OPTIMIZATION OF CADMIUM ADSORPTION IN AQUEOUS SOLUTION USING RICE HUSK ASH Monik Kasman1*). Broni Jambi. adsorbent dosage (2–8 g/100 mL). Keywords: Adsorption. Jl. The effect of four factors to the cadmium adsorption removal (as the response) was observed. pH dan konsentrasi awal merupakan faktor yang signifikan dalam proses adsorpsi. Slamet Riyadi. Lembah Pantai.188% . The value of pH. initial concentration of adsorbate (70–90 mg/L) and contact time (60–240 minutes). Padang. University of Malaya. 36122. Efek empat faktor tersebut terhadap persen penyisihan kadmium (respon) dianalisis dan dijelaskan dengan response surface methodology (RSM) dan model isotherm Freundlich dan Langmuir. Engineering Faculty. Response Surface Methodolgy. contact time 150 minutes and initial cadmium concentration 90 mg/L. Dosis adsorban. as a function of pH (5–9). waktu kontak 150 menit dan konsentrasi awal 90 mg/L. adsorbent dosage and initial concentration were noted to be statistically significant. dosis adsorban 5 g/ 100 mL. Eksperimen dilakukan secara batch dengan memvariasikan empat faktor sebagai fungsi pH (5–9).402%.com ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk membuat pemodelan dan mengoptimasi adsorpsi Kadmium dalam larutan artifisial dengan menggunakan adsorban rice husk ash (abu sekam padi). Malaysia 3) Research and Standardization Agency of Industry and Commerce. 50603 Kuala Lumpur. Response Surface Methodology. The batch experiment was done by varying four factors.

isolat tersebut terkelompokkan menjadi 5 genera yaitu Azotobacter. bioadsorbsi. Arif Luqman1). ataupun enzimatis. Staphylococcus. Pb.id ABSTRAK Bakteri yang resisten terhadap logam berat berpotensi digunakan sebagai biosorben dan bioakumulator sehingga dapat dimanfaatkan sebagai agensia bioremediasi pencemaran logam berat. Bakteri mampu resisten terhadap logam berat karena pada bakteri mempunyai mekanisme biotransformasi. Pb. Surabaya * enny@bio. biosorbsi. dan Dan Umi Sholikah1) Program Studi Biologi FMIPA ITS. isolat yang resisten terhadap logam Hg. Proteus. Setelah dilakukan identifikasi dan karakterisasi menggunakan panduan Bergey’s Manual of Determinative Bacteriology. mekanis. Semua isolat halotoleran pada salinitas 50 ‰.ac. dengan genera yang melimpah adalah Bacillus sebayak 4 isolat. logam berat. Cd dan Cu dengan kadar 25 ppm hanya 10 isolat. bioakumulasi dan/atau biopresipitasi baik secara fisik. Tujuan dari penelitian ini adalah menemukan bakteri yang resisten terhadap logam Hg. halotoleran . *). Dari 80 isolat bakteri yang didapatkan. Tutut Arindah1). Kata kunci: Kali Mas. Cd dan Cu yang diisolasi dari Kali Mas Surabaya. dan Bacillus.its. dan Corynebacterium.BAKTERI RESISTEN LOGAM BERAT YANG BERPOTENSI SEBAGAI BIOSORBEN DAN BIOAKUMULATOR Enny Zulaika1. karakterisasi.

The Results of research showed that the addition of the BOD concentration of 500 mg/L with 10-hour HRT was able remove 97. BOD.STUDI EFEKTIFITAS PENAMBAHAN KARBON (BOD) PADA PENGOLAHAN AIR LIMBAH INDUSTRI AMMONIA-UREA MELALUI PROSES AEROBIK DAN ANOKSIK STUDY OF CARBON ADDITION (BOD ) EFFECTIVITY IN AMMONIAUREA WASTEWATER TREATMENT THROUGH AEROBIC-ANOXIC PROCESS Siti Nurul Hijanah1. Surabaya 60111 *stnrlh@gmail. Institut Teknologi Sepuluh Nopember 2) Jurusan Teknik Lingkungan. resirkulasi lumpur 100%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan konsentrasi BOD sebesar 500 mg/L dengan 10 jam HRT dapat menyisihkan konsentrasi nitrogen total sebagai TKN sebesar 97.com ABSTRAK Air limbah industri ammonia–urea umumnya memiliki kandungan komponen organik relatif rendah. Penelitian proses secara biologi aerobik-anoksik telah dilakukan dengan aliran kontinyu. The study of biological processes in anoxic-aerobic had done with a continuous flow. Hydraulic residence time 4. Biological treatment with aerobic-anoxic process is generally carried out in the addition of methanol as a carbon source. anoksik. Kata kunci: aerobik. Waktu tinggal hidrolik (td) 4. BOD.8.6. dan 10 jam dengan penambahan zat organik (glukosa) yang dinyatakan sebagai BOD konsentrasi 500 dan 1000 mg/L. *) dan Agus Slamet2) 1 ) Program S2 Jurusan Teknik Lingkungan. TKN. HRT. Sukolilo. 8. .10 %.6.10% total nitrogen concentration as a TKN. Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Kampus ITS Jalan Arif Rahman Hakim.and 10 hours with glucose addition as BOD concentration of 500 and 1000 mg/L. Pengolahan secara biologis dengan proses aerobik-anoksik umumnya dilakukan penambahan metanol sebagai sumber karbon. HRT. Keywords: aerobic. TKN. anoxic. ABSTRACT Industrial wastewater ammonia-urea generally has a relatively low content of organic components. 100% recirculation of sludge.

656. respectively. field observations and studying the company’s documents. Hasil penelitian menunjukkan. This research used primary and secondary data. perusahaan farmasi. Investasi yang ditanam perusahaan untuk penghematan pemanfaatan air mencapai Rp 93. The investment needed for implementing the project amounted to Rp 93. proyek penghematan penggunaan air layak ( feasible) karena B/C ratio nya lebih dari 1. Manfaat yang diterima masyarakat senilai Rp 59. yakni (1) penambahan meteran air sebanyak 23 titik (ke tiap bagian). The feasibility of the project . observasi lapangan. (3) campaigning on ‘saving water’ (informed all departments on maximum uses of water).000. perusahaan telah melakukan penghematan air sebanyak 5. The two certifications came from LQRA. The benefit obtained by and from the public amounted to Rp 59.000. Kata Kunci: pengelolaan limbah. the company managed to save 5. perusahaan telah melakukan reduce penggunaan air melalui 3 (tiga) program. (2) penggantian jaringan pipa lama. Bila setiap 3 keluarga rata-rata mengkonsumsi air sebanyak 15 m setiap bulan maka penghematan air yang berhasil dilakukan perusahaan dapat digunakan untuk memenuhi konsumsi air sebanyak 383 keluarga.327. 2001.000.450.000. Dengan mengambil umur ekonomis proyek 5 tahun. Perusahaan yang diteliti merupakan perusahan terbuka (Tbk) yang telah memperoleh sertifikat ISO 9001 pada tanggal 14 Oktober 1999 dan ISO 14001 pada tanggal 22 September 2001. *) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UNNES e-mail: zaenuri_mastur@yahoo.450. sehingga diperoleh B/C ratio sebesar Rp 2.000. PV proceed mencapai Rp 251.00. keduanya dari LQRA (Loyd’s Quality Register Assurance). (2) replacing old piping with new ones.IMPLEMENTASI REDUCE DALAM PENGELOLAAN LIMBAH PERUSAHAAN FARMASI DI KOTA SEMARANG THE IMPLEMENTATION OF REDUCE PROGRAM FOR WASTE MANAGEMENT BY A PHARMACEUTICAL COMPANY IN SEMARANG CITY Zaenuri1. If every household consumed 15 m3 of water per month. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder. dan mengkaji berbagai dokumen yang dimiliki perusahaan. Data dianalisis dengan menggunakan kriteria net present value (NPV) dan rasio manfaat terhadap biaya (benefit-cost ratio = B/C ratio). Investasi perusahaan untuk penghematan penggunaan air sebesar Rp 93. then the saved water could be consumed by 383 households. Data dikumpulkan dengan melakukan wawancara.450.750 m3 of water per month. Dengan mengambil discount rate sebesar 6% per tahun.656.080 per tahun.69.id ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi reduce yang dilakukan oleh sebuah perusahaan farmasi di Kota Semarang.000 dapat kembali hanya dalam waktu 1 tahun 8 bulan 12 hari.750 m setiap bulan. 1999 and on September 22.00 per year.co.80. The company studied having received ISO 9001 and ISO 14001 Certificates on October 14. The analyses showed that the company implemented the Program through the following three sub-programs: (1) installing new water meters in 23 points. By means of these three supporting programs. The data were then analyzed using NPV and B/C ratio as the necessary criteria. tanpa nilai residu.450. Dengan demikian. dan (3) kampanye hemat air (publikasi ke semua bagian perihal pemakaian air terbanyak). Dengan menerapkan ketiga program 3 ini.818. sedangkan PV outlay sebesar Rp 93. reduce ABSTARCT This research was intended to analyze the implementation of “Reduce Program” (saving program) by a pharmaceutical company in Semarang City. kelayakan proyek dianalisis dengan metode NPV (net present value). The needed data were collected by means of interviews.

69.450. reduce. By assuming an economic life of 5 year for the project (without any residual value).000. It can then be concluded that the “saving program” is feasible because of a B/C ratio of 2. pharmaceutical company.00.000. . The total investment of Rp 93.was analyzed using NPV.00.818. with a discount rate of 6% per year.450.69 > 1 Keywords: waste management.327.00 could return back in 20 months and 18 days. the PV proceeds could amount to Rp 251. With the PV outlay of Rp 93. it can be found a B/C ratio of 2.

Security Requirements for Radioactive Sources storage facility is only valid for Radioactive Waste Management. and / or unauthorized removal of Radioactive Sources. pengelompokan. kehilangan. and environmental protection in the use of nuclear energy. Nuclear Energy Regulatory Agency. public. radioactive waste management . pencurian. BAPETEN require a radioactive source security for radioactive waste management facilities based on its the vulnerability level. the security aspects of radioactive sources in radioactive waste management activities will be discussed. aspek keamanan sumber radioaktif dalam kegiatan pengelolaan limbah radioaktif akan dibahas pada makalah ini. pengelolaan limbah radioaktif. BAPETEN mempersyaratkan keamanan sumber radioaktif untuk fasilitas pengelolaan limbah radioaktif berdasarkan tingkat kerawanannya. classification. but they are included in hazardous wastes that may cause interference or damage to the environment can cause health problems even until death. penyimpanan. Sedangkan keamanan sumber radioaktif adalah tindakan yang dilakukan untuk mencegah akses tidak sah. so that they must be managed securely according to regulations. Kata kunci: BAPETEN.go. Radioactive waste management is included in the security group A. perusakan. loss. pengolahan. and / or disposal of radioactive waste. theft. one of BAPETEN regulatory purposes is to ensure the safety and health of workers.beta@bapeten. While the security of radioactive sources is the action taken to prevent unauthorized access. dan/atau pemindahan tidak sah Sumber Radioaktif. pengangkutan. coupled with special equipment. Dari sudut pandang regulasi. keamanan sumber radioaktif. transportation. limbah B3. Furthermore. dan perlindungan terhadap lingkungan hidup dalam pemanfaatan tenaga nuklir. *) Direktorat Inspeksi Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) Jl. perizinan dan inspeksi. BAPETEN carry out supervision of nuclear energy through regulation. processing. salah satu tujuan pengawasan BAPETEN (Badan Pengawas Tenaga Nuklir) adalah untuk menjamin keselamatan dan kesehatan pekerja. meaning that the highest security groups. ditambah dengan perlengkapan khusus. disingkat BAPETEN adalah badan pengawas tingkat nasional untuk pemanfaatan tenaga nuklir di Indonesia. storage. Gajah Mada no 8 Jakarta Pusat 10120 * d. Badan Pengawas Tenaga Nuklir. Pengelolaan limbah radioaktif termasuk dalam kelompok keamanan A. ABSTRACT Although radioactive wastes are not included in the category of B3 wastes (hazardous and toxic materials). Persyaratan Keamanan Sumber Radioaktif untuk penyimpanan hanya berlaku untuk fasilitas Pengelolaan Limbah Radioaktif. hazardous and toxic materials waste.PENGAWASAN LIMBAH RADIOAKTIF: ASPEK KEAMANAN SUMBER RADIOAKTIF DALAM KEGIATAN PENGELOLAAN LIMBAH RADIOAKTIF Werdi Putra Daeng Beta1. Selanjutnya. BAPETEN melaksanakan pengawasan tenaga nuklir melalui peraturan. Keywords: BAPETEN. dan/atau pembuangan limbah radioaktif. masyarakat. abbreviated as BAPETEN is a national regulatory body for the utilization of nuclear energy in Indonesia. artinya kelompok keamanan yang tertinggi. Radioactive Waste Management is the collection. security of radioactive sources. Pengelolaan Limbah Radioaktif adalah pengumpulan. licensing and inspection. destruction. From the regulatory standpoint.id ABSTRAK Limbah radioaktif termasuk dalam kategori limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) sehingga harus dikelola dengan aman sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.

radioactive waste management. disingkat BAPETEN adalah badan pengawas tingkat nasional untuk pemanfaatan tenaga nuklir di Indonesia. masyarakat. limitation and optimization. Selanjutnya. limitasi dan optimasi. members of the public. Radiation safety should embrace the principles of radiation protection. BAPETEN requires radiation safety for radioactive waste management facilities based on the level of risk and potential dangers. pengolahan. While the Radiation Safety is the action taken to protect workers. *) Direktorat Inspeksi Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) Jl. anggota masyarakat.id ABSTRAK Walaupun limbah radioaktif tidak termasuk limbah dari B3. the radiation safety aspects of radioactive waste management activities will be discussed in this paper. tetapi limbah radioaktif termasuk limbah berbahaya (hazardous wastes) yang dapat menimbulkan gangguan atau kerusakan lingkungan bahkan dapat menimbulkan gangguan kesehatan sampai kematian. Kata kunci: BAPETEN. Pengelolaan Limbah Radioaktif adalah pengumpulan. hazardous and toxic materials waste. salah satu tujuan pengawasan BAPETEN (Badan Pengawas Tenaga Nuklir) adalah untuk menjamin keselamatan dan kesehatan pekerja. Dari sudut pandang regulasi. radiation protection principles.go. dan lingkungan hidup dari bahaya radiasi. classification. Gajah Mada no 8 Jakarta Pusat 10120 * d. Radioactive Waste Management is the collection. limbah B3. but they are included in hazardous wastes that may cause interference or damage to the environment can cause health problems even until death. processing. perizinan dan inspeksi. BAPETEN mempersyaratkan keselamatan radiasi untuk fasilitas pengelolaan limbah radioaktif berdasarkan tingkat resiko dan potensi bahayanya. Nuclear Energy Regulatory Agency. Keywords: BAPETEN. penyimpanan. keselamatan radiasi. BAPETEN melaksanakan pengawasan tenaga nuklir melalui peraturan. so that they must be managed safely in accordance with existing regulations.beta@bapeten. Keselamatan radiasi harus menganut asas proteksi radiasi. and the environment from radiation hazards. dan/atau pembuangan limbah radioaktif. pengangkutan. Badan Pengawas Tenaga Nuklir.PENGAWASAN LIMBAH RADIOAKTIF: ASPEK KESELAMATAN RADIASI DALAM KEGIATAN PENGELOLAAN LIMBAH RADIOAKTIF Werdi Putra Daeng Beta1. storage. dan perlindungan terhadap lingkungan hidup dalam pemanfaatan tenaga nuklir. asas proteksi radiasi. From the regulatory standpoint. Sedangkan Keselamatan Radiasi adalah tindakan yang dilakukan untuk melindungi pekerja. namely justification. ABSTRACT Although radioactive wastes are not included in the category of B3 wastes (hazardous and toxic materials). radiation safety. abbreviated as BAPETEN is a national regulatory body for the utilization of nuclear energy in Indonesia. and environmental protection in the use of nuclear energy. one of BAPETEN regulatory purposes is to ensure the safety and health of workers. sehingga harus dikelola dengan selamat sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. pengelolaan limbah radioaktif. pengelompokan. termasuk pengelolaan limbah radioaktif. public. yaitu justifikasi. Furthermore. licensing and inspection. . transportation. including radioactive waste management. aspek keselamatan radiasi dalam kegiatan pengelolaan limbah radioaktif akan dibahas pada makalah ini. and / or disposal of radioactive waste. BAPETEN carry out supervision of nuclear energy through regulation.

limbah B3. termasuk pengelolaan limbah radioaktif. . BAPETEN melaksanakan pengawasan tenaga nuklir melalui peraturan. perizinan dan inspeksi. tata cara perizinan. sehingga semakin tinggi risiko suatu kegiatan pemanfaatan. masyarakat. Gajah Mada no 8 Jakarta Pusat 10120 * d. in this paper will be discussed. licencing requirements. Kata kunci: BAPETEN.PENGELOLAAN LIMBAH RADIOAKTIF: ASPEK PERIZINAN DAN PENGAWASANNYA Werdi Putra Daeng Beta1. dalam makalah ini akan dibahas aspek perizinan dan pengawasan pengelolaan limbah radioaktif. Furthermore. technical. maka persyaratan izin yang diberlakukan semakin ketat. dan perlindungan terhadap lingkungan hidup dalam pemanfaatan tenaga nuklir. Requirements and licensing procedures established in accordance with the risks associated with radiation safety and security of Radioactive Sources and Nuclear Materials. Licensing of radioactive waste management requires specific requirements and licensing stages based. teknis dan khusus. Persyaratan dan tata cara perizinan ditetapkan sesuai dengan resiko yang terkait dengan keselamatan radiasi dan keamanan Sumber Radioaktif dan Bahan Nuklir. Perizinan pengelolaan limbah radioaktif memerlukan persyaratan khusus dan izin bertahap.beta@bapeten. From the regulatory standpoint. pengelolaan limbah radioaktif. abbreviated as BAPETEN is a national regulatory body for the utilization of nuclear energy in Indonesia. but they are included in hazardous wastes. and specific requirements. Dari sudut pandang regulasi. persyaratan izin. licensing procedures. ABSTRACT Radioactive wastes are not included in the category of B3 waste (hazardous and toxic materials). public. radioactive waste management. tetapi termasuk dalam limbah berbahaya (hazardous wastes) sehingga harus dikelola dengan baik dan benar sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. then the licensing requirements imposed increasingly stringent. one of BAPETEN regulatory purposes is to ensure the safety and health of workers. including of radioactive waste management. hazardous and toxic materials waste.go.id ABSTRAK Limbah radioaktif tidak termasuk dalam kategori limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). disingkat BAPETEN adalah badan pengawas tingkat nasional untuk pemanfaatan tenaga nuklir di Indonesia. Keywords: BAPETEN. aspects of the licensing and supervision of radioactive waste management. Licensing requirements consist of administrative. salah satu tujuan pengawasan BAPETEN adalah untuk menjamin keselamatan dan kesehatan pekerja. *) Direktorat Inspeksi Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) Jl. Nuclear Energy Regulatory Agency. Badan Pengawas Tenaga Nuklir. so the higher the risk of an activity of utilization. Selanjutnya. licensing and inspection. and environmental protection in the use of nuclear energy. Persyaratan izin terdiri atas persyaratan administratif. BAPETEN carry out supervision of nuclear energy through regulation. so that they have to be managed properly according to regulations.

DAMPAK KEASAMAAN TANAH SAWAH TERHADAP KEJADIAN DERMATITIS KONTAK IRITAN PADA PEKERJA SAWAH DI DESA WATESKROYO KECAMATAN BESUKI KABUPATEN TULUNGAGUNG THE EFECT OF ACIDITY OF THE PADDY-FIELD LAND AND THE INCIDENT OF DERMATITIS IRITAN CONTACT IN THE PADDY-FIELD WORKER IN THE WATESKROYO VILLAGE THE BESUKI SUBDISTRICT THE TULUNGAGUNG REGENCY
Indasah1, *) Stikes Surya Mitra Husada Kediri Jl. Sumber ece 37 tirtoudan Kediri Iin.dasyah@yahoo.com
ABSTRAK Dermatitis Kontak Iritan merupakan respon non spesifik kulit terhadap kerusakan kimia langsung yang melepaskan mediator-mediator inflamasi yang sebagian besar berasal dari sel epidermis. Penyebab munculnya Dermatitis Kontak Iritan adalah bahan yang bersifat iritan, misalnya bahan pelarut, deterjen, minyak pelumas, asam, serbuk kayu, bahan abrasif, enzim, larutan garam konsentrat, plastik berat molekul rendah atau bahan kimia higroskopik. Rancangan penelitian dalam penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi sebanyak 200 pekerja sawah dan sampel yang diteliti sebanyak 30 responden dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah derajat keasaman (pH) tanah sawah, variabel dependen dalam penelitian ini adalah kejadian Dermatitis Kontak Iritan. Sedangkan variabel perancu dalam penelitian ini adalah umur, jenis kelamin, riwayat penyakit alergi dan lama kerja. Hasil analisa data antara umur dan kejadian Dermatitis Kontak Iritan dengan menggunakan uji statistik korelasi Serial menunjukkan ada keterkaitan. Dan hasil analisa data antara derajat keasaman (pH) tanah sawah dan kejadian Dermatitis Kontak Iritan dengan menggunakan uji statistik korelasi Serial menunjukkan ada keterkaitan. Kesimpulan penelitian ini adalah ada keterkaitan antara derajat keasaman (pH) tanah sawah dengan kejadian Dermatitis Kontak Iritan pada pekerja sawah. Diharapkan pekerja sawah lebih memperhatikan kesehatan kulit kaki mereka dengan cara melakukan pencegahan dini sebelum mulai melakukan aktivitas di sawah dan pengobatan dini ketika tandatanda Dermatitis Kontak Iritan muncul. Kata kunci: derajat keasaman (pH) tanah sawah, kejadian Dermatitis Kontak Iritan, pekerja sawah

ABSTRACT
Dermatitis Iritan Contact was the non specific response skin towards direct chemical damage that released mediators inflamasi that most came from the cell epidermis. The cause of the emergence Dermatitis Iritan Contact was the material that was iritan, for example the material of solvent, detergent, lubricating oil, acid, wood dust, the material abrasive, the enzyme, the solution to concentrate salt, heavy plastic the low molecule or the chemical higroskopik. The plan of research in this research was analytical with the appoarch cross sectional. The population totalling 200 paddyfield workers and the sample who were researched by as many as 30 respondents by using the technique Simple Random Sampling. The independent variable in this research was the level of the acidity of the paddy-field land, the dependent variable in this research was the the incident of Dermatitis Iritan Contact. Whereas the confounding variable in this research was age, gender, the story of the allergic illness and for a long time the work. Results of the analysis of the data between the age and the incident of Dermatitis Iritan Contact by using the test of Correlation Statistics Serial showed had the connection. And results of the analysis of the data between the level of the acidity (pH) of the paddy-field land and the incident of Dermatitis Iritan Contact by using the test of Correlation Statistics Serial showed had the connection. The conclusion in this research was to have

the connection between the level of the acidity (pH) of the paddy-field land and the incident of Dermatitis Iritan Contact in the paddy-field worker. Hopefully to the paddy-field worker so that more paid attention to the health of their skin foot by means of carrying out the early prevention before beginning to carry out the activity in the paddy-field and early medical treatment when signs from Dermatitis Iritan Contact began to emerge.

Key word: the level of the acidity (pH) of the paddy-field land, the incident of Dermatitis Iritan Contact, the paddy-field worker.

POTENSI SAMPAH PERMUKIMAN DI KAWASAN PERDESAAN KABUPATEN PONOROGO (STUDI KASUS KECAMATAN BUNGKAL) THE POTENTIAL OF RESIDENTIAL SOLID WASTE IN THE RURAL AREA OF PONOROGO TOWN (CASE STUDY BUNGKAL DISTRICT)
Malik Efendi 1, *) dan Yulinah Trihadiningrum!) Jurusan Teknik Lingkungan FTSP, ITS, Kampus ITS Sukolilo Surabaya, * fulanabdillah@yahoo.com
ABSTRAK Kecamatan Bungkal yang terletak di kawasan perdesaan Kabupaten Ponorogo membuat kondisi pengelolaan sampah kurang memadai. Terbatasnya fasilitas pengelolaan sampah berakibat pada semakin meningkatnya timbulan sampah di TPS. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menentukan timbulan dan komposisi sampah, (2) menentukan besarnya potensi daur ulang sampah. Kajian pada aspek teknis dilakukan dengan metoda analisis timbulan dan komposisi sampah, serta potensi daur ulang sampah dengan pengambilan sampel 8 hari berturut–turut dan perhitungan jumlah sampel sesuai SNI 19-3964-1995. Timbulan sampah permukiman adalah sebesar 0.28 kg/orang.hari, dengan komposisi sampah basah 78.6%, sampah plastik 12.6%, sampah kertas 4.5%, sampah kulit 1.0%, sampah kayu 0.80%, sampah karet 0.6%, sampah kaca 0.5% sampah logam 0.5%, sampah kain 0.5 %, dan sampah lain–lain 0.4 %. Potensi daur ulang sampah rumah tangga adalah sebagai berikut: sampah basah 97.3%, sampah plastik 35.5%, logam 100%, kertas 67%, kaca 52.8%. Kata Kunci: Potensi, daur ulang, sampah, perdesaan.

ABSTRACT
Bungkal District, which is located in rural areas of Ponorogo town, has made the solid waste management service improperly performed. The lack of facilities resulted in the increasingsolid waste generation at the transfer depot. This study aimed to: (1) measure solid waste generation and composition, (2) measure the recycling potentials of the residential solid waste. The technical aspect of this study included the solid waste generation rate and composition measurements, as well recycling potential. Sampling and measurement activities were done in 8 consecutive days, following national standard method SNI 19-3964-1995. The residential solid waste generation rate was 0.28 kg/capita.day. The solid waste was composed of biodegradable organics of 78.6%, followed by 12.6% plastic waste, 4.5% paper, 1.0% leather, 0.80% wood, 0.6% rubber, 0.5% glass, 0.5% metal, 0.5% textile, and 0.4% residual waste. The recycling potentials of the residential solid waste were: 97.3% for biodegradable organics, 35.5% for plastic waste, 100% for metal waste, 67% for paper, and 52.8% for glass.

Keywords: potential, recycling, residential, solid waste

*) dan Alia Damayanti1) Environmental Engineering Study Program Faculty of Civil Engineering And Planning Sepuluh Nopember Institute Of Technology Surabaya ABSTRAK Penanganan grey water di Indonesia khususnya Surabaya saat ini adalah langsung dibuang ke saluran drainase yang akan berujung di badan air tanpa pengolahan sebelumnya. 30. subsurface constructed wetland. Media used were sand and gravel. phosphate and potassium. fosfor. Surabaya. ABSTRACT Handling of grey water in Indonesia especially Surabaya today is directly discharged into the drainage channel that will culminate in a body of water without prior treatment. waste water residence time variation (td). Surabaya. Aliran limbah di dalam reaktor adalah secara vertical downflow. is 4 days. Penelitian ini menggunakan 9 reaktor dengan variasi jenis tumbuhan yaitu bambu air dan bambu rejeki serta variasi waktu tinggal air limbah (td) yaitu 4 hari. NO3-N and . NO3-N dan konsentrasi senyawa fosfor sebagai total fosfor. The parameters studied were the number NH3N. 3 hari dan 4 hari. nitrogen. Eutrofikasi akan mengurangi kandungan oksigen terlarut dalam air dan membahayakan makhluk hidup yang hidup didalamnya. One advantage is that plants can adapt to more varied so it can be used as a park with good aesthetics.7 %. 3 hari maupun 2 hari. Grey water mengandung unsur seperti nitrogen. but the water flowing beneath the media so that it has various advantages. Observations were conducted every 3 days. Pengamatan sampel dilakukan tiap 3 hari sekali. This study uses 9 reactor with variation types of plants is water bamboo and fortune bamboo. Eutrophication will reduce the oxygen content dissolved in the water and harming living things that live in it. Penurunan kandungan senyawa nitrogen dan fosfor tertinggi pada reaktor uji adalah pada reaktor tumbuhan bambu air saat td 4 hari yaitu sebesar 86. Subsurface constructed wetland system (SSF) of this water does not puddle on top of the planting medium. 3 hari dan 2 hari. Sistem constructed wetland subsurface (SSF) ini air tidak menggenang di atas media tanam. 3 days and 2 days. Parameter yang diteliti adalah jumlah NH3N. Air limbah yang digunakan diambil langsung dari grey water rumah kos di Gebang Kidul No. Media yang digunakan adalah pasir dan kerikil. NO2-N. Grey water contains elements such as nitrogen. Kata kunci : grey water. Sedangkan untuk variasi waktu tinggal air limbah (td) hanya mempengaruhi penurunan fosfor pada tumbuhan bambu air.5 % dan 81. tetapi air mengalir di bawah media sehingga memiliki berbagai keuntungan. Waste stream in the reactor is in a vertical downflow. bambu rejeki. Tumbuhan bambu air dan bambu rejeki tidak berpengaruh dalam penurunan kandungan senyawa nitrogen dan fosfor saat waktu tinggal air limbah (td) 4 hari.PENGGUNAAN BAMBU AIR (EQUISETUM HYEMALE) DAN BAMBU REJEKI (DRACAENA SANDERIANA) UNTUK PENYISIHAN NITROGEN DAN FOSFOR PADA GREY WATER DENGAN SISTEM CONSTRUCTED WETLAND THE USE OF EQUISETUM HYEMALE AND DRACAENA SANDERIANA PLANT FOR NITROGEN AND PHOSPHORIC REMOVAL IN GREY WATER WITH CONSTRUCTED WETLAND SYSTEM Ratna Widya Danista1. NO2-N. which when present in excessive amounts in the body of water will cause eutrophication. Waste water used is taken directly from the grey water boarding house in the Gebang Kidul 30. fosfat dan potasium yang jika terdapat dalam jumlah yang berlebih di badan air akan menyebabkan peristiwa eutrofikasi. Tidak adanya perbedaan yang signifikan pada penurunan kandungan senyawa nitrogen dan fosfor antara reaktor uji tiap variasi disebabkan kurangnya range antar variasi waktu tinggal air limbah (td) 2 hari. bambu air. Salah satu keuntungannya adalah tumbuhan yang dapat beradaptasi lebih bervariasi sehingga dapat digunakan sebagai taman dengan estetika yang baik.

Dracaena sanderiana. Key words: grey water. Equisetum hyemale.the concentration of phosphorus compounds as total phosphorus. Equisetum hyemale and Dracaena sanderiana plant had no effect in decreasing the content of nitrogen and phosphorus compounds during waste water residence time (td) 4 days. nitrogen. phosporus . 3 days and 2 days. No significant difference in the reduction of nitrogen compounds and phosphorus content of each test reactor due to the lack of range between variation the of waste water residence time (td) 2 days. As for the variations in waste water residence time (td) only affects the reduction of phosphorus in the Equisetum hyemale plants. The highest decrease in content of nitrogen and phosphorus compounds in the test reactor is in the Equisetum hyemale plants reactor when td 4 days is 86. subsurface constructed wetland. 3 days and 4 days.5% and 81.7%.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful