KAJIAN PENGELOLAAN TIMBULAN SAMPAH RAMAH LINGKUNGAN DI KABUPATEN PONOROGO STUDY MANAGEMENT OF HEAP WASTE BASED ON ENVIRONMENT IN PONOROGO

Sri Maryani1, *) , Bambang Rahadi2), Novia Lusiana3) Program Studi Teknik Sumberdaya Alam dan Lingkungan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya Jl Veteran, Malang, 65145, Indonesia * b.rahadi@gmail.com, novialusiana@rocketmail.com
ABSTRAK Pengelolaan sampah di TPA yang tidak sesuai maka masih menyebabkan polusi. Kabupaten Ponorogo masih menggunakan cara tradisional yang menganut sistem kumpul, angkut, dan buang. Tujuan penelitian menginventarisasi data jumlah timbulan sampah di Kabupaten Ponorogo, mengidentifikasi potensi sampah sebagai dasar untuk memberikan rekomendasi penyusunan manajemen sampah. Hasil penelitian : besarnya laju timbulan sampah adalah 2,3 liter/orang/hari, jumlah timbulan sampah pada daerah terlayani sebesar 31,68 ton/hari. Di daerah perkotaan berdasarkan berat sampah, komponen terbesar yang dihasilkan adalah sisa makanan 38%, berdasarkan volume potensi sampah jenis kertas dan plastik paling dominan yaitu 31% dan 30%. Daerah perdesaan didominasi oleh sampah organik yaitu sebesar 62% dan sisa makanan 26%, berdasarkan volumenya sampak organik sebesar 49%. Pengelolaan sampah di Kabupaten Ponorogo masih kurang efektif dan efisien, sehingga memerlukan biaya operasional dan pemeliharaan yang tinggi. Arahan penanganan sampah di Kabupaten Ponorogo berupa pengurangan sampah dari hulu/sumber atau penerapan zero waste di daerah perkotaan dengan penerapan sistem 5R (Reduce,Reuse, Recycle, Replace, Replant). Kata kunci : manajemen, ramah lingkungan, sampah.

ABSTRACT
Management of waste at the landfill that does not fit then there is still cause pollution. Ponorogo still use the traditional way which adopts a gathering, transportation, and waste. The purpose of research is inventory data on the number of waste in Ponorogo, identify potentially waste as the basisfor preparation of waste management provide recommendations. The result : the amount of waste generation rate was 2.3 liters/person/day, the amount of waste generation in underserved areas of 31.68 tons/day. In urban areas based on the weight of waste, the largest component of food waste generated is 38%, based ion the potential volume of paper and plastic waste types most dominant, namely 31% and 30%. Rural areas dominated by organic waste that is equal to 62% and 26% from food, based on prganic waste volume vy 49%. Waste management in Ponorogo still less effective and efficient, thus requiring the operational and maintenance cost are high. Directives on waste management Ponorogo from of upstream waste reduction/resource or application of zero waste in urban areas with the implementation of system 5R (Reduce, Reuse, Recycle, replace, Replant). Keywords : management, environment, waste

EVALUASI PELAKSANAAN LIMA SUB SISTEM PERSAMPAHAN DALAM PROGRAM “MANAJEMEN SAMPAH UNTUK KAWASAN RUMAH TANGGA” STUDI KASUS: RW 02 KPAD KELURAHAN GEGERKALONG KECAMATAN SUKASARI KOTA BANDUNG EVALUATION OF FIVE WASTE MANAGEMENT SUB-SYSTEMS IN “MANAJEMEN SAMPAH UNTUK KAWASAN RUMAH TANGGA ” PROGRAMME STUDY CASE: RW 02 KPAD GEGERKALONG SUBDISTRICT SUKASARI DISTRICT BANDUNG CITY
Zulfikar1, *) Greeneration Indonesia Jl. Kanayakan D-35, Bandung, Jawa Barat, Indonesia * zulfikar.enviro@gmail.com
ABSTRAK Permasalahan sampah di Indonesia belum dapat dituntaskan hingga hari ini, bahkan sudah merupakan permasalahan yang rumit dan mendesak. Setelah mempelajari berbagai kasus permasalahan pengelolaan sampah di Indonesia dan melakukan perbandingan dengan ilmu pengelolaan sampah, didapatkan suatu kesimpulan bahwa pengelolaan sampah yang dijalankan di Indonesia pada umumnya baru melaksanakan dua dari lima sub-sistem pengelolaan sampah yaitu pembiayaan dan teknis operasional. Tiga sub-sistem lainnya, yaitu: peran serta masyarakat, kelembagaan, dan peraturan belum dijalankan dengan baik. Program “Manajemen Sampah untuk Kawasan Rumah Tangga (MASUK RT) di RW 02 KPAD (Bandung) dilaksanakan berdasarkan permintaan warga setempat dengan tujuan untuk mengimplementasikan kelima sub sistem pengelolaan sampah. Hasil pengukuran dengan menggunakan metode SNI 19-3964-1995 dan SNI M 36-1991-03 menunjukkan bahwa nilai timbulan sampah yang dihasilkan adalah sebanyak 2,47 liter/orang/hari atau 0,46 kg/orang/hari dengan komposisi terbanyak adalah organik yang dapat dikompos sebanyak 71,6%. Karena itu diputuskan bersama dengan perwakilan warga setempat untuk melakukan pengelolaan sampah dengan metode 3R (reduce-reuse-recycle) yang didahului dengan peningkatan peran serta masyarakat, kemudian pembentukan kelembagaan, lalu perumusan peraturan yang dilanjutkan dengan perencanaan pembiayaan dan diakhiri dengan pembangunan sistem teknis operasional. Kajian ini dilaksanakan untuk menilai keberhasilan dan mendapatkan pembelajaran bagi penyelesaian permasalahan sampah domestik lainnya. Kata kunci: kelembagaan, partisipasi, pengelolaan sampah, sub-sistem

ABSTRACT
Waste management problem in Indonesia has never been solved thoroughly and it’s already been a complex and urgent problem. After studying various case of waste management problem in Indonesia and comparing it to waste management studies in universities, we conclude that most waste management practices in Indonesia had implemented only two out of five waste management subsystems. Those two are funding and operational technology. The other three which are public participation, organization, and regulation has never been well implemented. The objective of “Manajemen Sampah untuk Kawasan Rumah Tangga” programme in RW 02 KPAD (Bandung), which is triggered by it’s citizen request, is to implement all five sub systems of waste management. Waste sampling by using the SNI 19-3964-1995 and SNI M 36-1991-03 method shows that the amount of waste generated at the location is 2,47 liters/person/day or equal to 0,46 kgs/person/day with the biggest composition is compostable organic about 71,6%. Based on the findings, joined by several locals, we decided to apply the waste management system that uses 3R (reduce-reuse-recycle) approach. The process starts with increasing public participation, followed by establishing an organization, formulating regulation and financial planning, and completed with operational technology

construction. This paper conducted to assess its success rate and to separate the effective practices and ineffective ones for further improvement to future cases. Keywords: organization, participation, sub-system, waste management

sampah kaca 1. sampah plastik 19. Kata Kunci : sampah permukiman.58% for biodegradable organic waste. sampah kulit 0. leather (0. sampah kain 0. sampah logam 0. KABUPATEN TANGERANG POTENTIAL OF SOLID WASTE RECYCLING IN KELAPA DUA DISTRICT.28%.26%.POTENSI DAUR ULANG SAMPAH PERMUKIMAN DI KECAMATAN KELAPA DUA. potensi ABSTRACT Solid waste has become a problem in every city if not managed properly. serta mengkaji potensi daur ulangnya. Sampel dikumpulkan dari 100 KK yang ditentukan secara acak di Kecamatan Kelapa Dua selama 8 hari berturut-turut. sampah lain-lain 1. it may provide economic value when used. Institut Teknologi Sepuluh Nopember * email: agus_r4mdh4n@yahoo. Teknik penentuan timbulan dan komposisi sampah didasarkan atas metode SNI 19-3964-1995.93%. sampah logam 63.83%.88%). Data komposisi sampah. The solid waste was composed of biodegradable organics (67. composition. 91. yang dihitung berdasarkan analisis kesetimbangan massa. which were randomly selected in Kelapa Dua District. 63. dengan komposisi sampah basah 67. However.26%).23%).88%. Determination of solid waste generation rate and composition was based on national standard method SNI 19-3964-1995. The recycling potential was calculated according to mass balance analysis. and recycling potential of residential solid waste in Kelapa Dua District. Keywords: residential solid waste. Results of the study showed that the residential solid waste generation in Kelapa Dua District was 60. Penelitian ini bertujuan menentukan timbulan.27%). plastics (19. wood (1. potensi daur ulang sampah permukiman di Kecamatan Kelapa Dua.27%. sampah karet 0. metal (0. Sedangkan potensi daur ulang sampah rumah tangga yaitu: sampah kaca 95. glass (1.69%. potential . Namun demikian sampah masih memiliki nilai ekonomi apabila dimanfaatkan.58%. textile (0. sampah kertas 6.id ABSTRAK Sampah menjadi masalah di setiap kota jika tidak dikelola dengan baik.079 ton/hari. sampah kayu 1.87%. and residual waste materials (1. digunakan untuk menentukan potensi daur ulang. Hasil penelitian menunjukkan laju timbulan sampah rumah tangga di Kecamatan Kelapa Dua sebesar 60. *) dan Yulinah Trihadiningrum2) Jurusan Teknik Lingkungan.co. TANGERANG REGENCY M.69% for glass waste. The recycling potential of household waste was as the following: 95. rubber (0. daur ulang. sampah basah 91. sampah kertas 68.23%. Agus Ramdhan1. and 58.18%.28%.28% for plastic waste. The measurement of solid waste generation rate and composition was done in 8 consecutive days. Solid waste samples were obtained from 100 households. recycling. Tangerang Regency.18%).87%).28%).27%.52% for paper waste.26%. 68. paper (6.83%).079 tons/day. sampah plastik 58.52%.26% for metal waste. komposisi.27%).93%). This study aimed to determine generation rate.

80 tergolong tinggi. Besides. Gain score pada sikap peserta didik terhadap sampah sebesar 0. AND BEHAVIOR Eni Setyowati1. This showed that the waste management multimedia module based on STS can improve students’ knowledge.PENGEMBANGAN MODUL MULTIMEDIA PENGELOLAAN SAMPAH BERWAWASAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN. Mayor Sujadi Timur 46 Tulungagung *enistain76@yahoo. The main reason why the developer decided to developed this product. The data taken from a series of tests were classified to be: (1) data taken from the experts and (2) data taken from the small scaled field test and the large scaled field test. waste management.84. *) Jurusan Tarbiyah. DAN PERILAKU SISWA THE DEVELOPMENT OF WASTE MANAGEMENT MULTIMEDIA MODULE BASED ON SOCIETY TECHNOLOGY SCIENCE THAT CAN IMPROVE STUDENT’S KNOWLEDGE. sikap.The result of the experts showed that this product was very competent. Hasil analisis menunjukkan bahwa baik pengetahuan. STAIN Tulungagung Jl.com ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan. and validating of waste management multimedia module based on STS for tenth graders of Senior High School in Tulungagung Regency. Berdasarkan hasil uji validitas dari pakar dinilai sangat layak. ATTITUDE. Gain score ternormalisasi manifestasi perilaku sebesar 0. SIKAP. Data diperoleh melalui serangkaian uji coba yang dibedakan berdasarkan fungsinya menjadi: (1) data dari uji validitas oleh pakar dan (2) data dari uji coba lapangan skala kecil dan skala luas. dan memvalidasi produk modul multimedia pengelolaan sampah berwawasan sains teknologi masyarakat (STM). Key words: multimedia module.80. sikap ABSTRACT This development was aimed at: developing. behavior. attitude . Alasan penelitian ini karena bahan ajar pengelolaan sampah yang ada masih menekankan pada aspek kognitif saja. The observed showed that all activity can did very good. perilaku. the possitive attitude change to garbage equal 0. it was importing to develop and design computer teaching materials based on the teaching and learning theories and principles to facilitate learning. The result of the small field test showed that this product was very competent The result of the large field test show happened the knowledge increase equal to 0.84 tergolong cukup. pengetahuan. Berdasarkan uji coba lapangan skala kecil modul multimedia layak digunakan dan dari uji skala luas diperoleh gain score pada pengetahuan peserta didik terhadap materi pengelolaan sampah sebesar 0. Selain itu. testing. Kata kunci: modul multimedia. dan manifestasi perilaku peserta didik mengalami kenaikan setelah pembelajaran dengan modul multimedia pengelolaan ampah berwawasan STM.86.86 tergolong tinggi. This development applied research and development (R&D) cycle from Borg & Gall (1985). menguji. and behavior. attitude. because the existing teaching materials only focused on cognitive aspect. Peneliti beranggapan bahwa pemecahan masalah dengan produk akan menjadi salah satu alternatif pemecahan atas ketidakberhasilan pembelajaran pengelolaan sampah di sekolah. knowledge. Metode dalam pengembangan menggunakan siklus penelitian dan pengembangan Borg & Gall (1985). peneliti juga beranggapan bahwa perlu dikembangkan bahan ajar berbantuan komputer yang berdasarkan prinsip pembelajaran memudahkan belajar peserta didik. pengelolaan sampah. and happened the positive behavior change to garbage equal to 0. The developer assumed that a solution by product was one of alternative for some ineffectiveness of the environment education of Senior High School in Tulungagung Regency.

dikumpulkan pada bagian pengadaan material sesuai dengan tipe material tersebut.org. Kata Kunci: Desain. INDONESIA * 1) vidyafauzianti@gbcindonesia. Design. and also the implementation of waste management system during the construction process. Based on on-site verification. Pesanggrahan-Bintaro. Bangunan Hijau. Pre-fabricated Aluminium frames are used on the whole building envelope. RC Veteran No 3A/1. Sampah ABSTRACT The design of Ministry of Public Works’ main office is a successful example in green building certification achievement. Pemilik gedung juga telah memiliki perencanaan yang matang untuk pengelolaan sampah pada masa okupansi nantinya. where the casting of concrete is using Bondek. penggunaan kembali sampah material. dimana pengecoran beton menggunakan teknologi Bondek. To give an example. Green Building. Material. *) dan Dian Fitria2.In building environmental management. *) Green Building Council Indonesia Jl. in accordance with the type of material. Material. technological innovation in material. Waste materials which still can be reused are collected at the procurement site. Kontraktor juga bekerja sama dengan arsitek dalam memanfaatkan kembali keramik sebagai material sisa untuk digunakan kembali. desain pembangunan gedung ini memperoleh sertifikat Platinum untuk desain bangunan hijau. Jaksel 12330. to reduce waste materials from construction activities. Contoh inovasi dalam material terlihat pada perencanaan plat lantai untuk ruang kerja Menteri. trash cans with a separation system can be seen on each floor. Keywords: Construction.org ABSTRAK Desain kantor utama gedung Kementerian Pekerjaan Umum merupakan contoh dari keberhasilan pencapaian sertifikasi bangunan hijau yang dikeluarkan oleh Green Building Council Indonesia. inovasi teknologi dalam material. Untuk manajemen lingkungan bangunan. which issued by Green Building Council Indonesia. dan juga implementasi sistem manajemen sampah yang diterapkan selama proses konstruksi berlangsung.2) dianfi@gbcindonesia. Berdasarkan pengamatan secara langsung pada proyek. hal yang menjadi fokus utama dalam manajemen sampah dan material pada proyek ini adalah penggunaan material pra-fabrikasi.MANAJEMEN SAMPAH DAN MATERIAL PADA DESAIN BANGUNAN HIJAU: GEDUNG UTAMA KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM WASTE AND MATERIAL MANAGEMENT IN GREEN BUILDING DESIGN: MINISTRY OF PUBLIC WORKS’ MAIN OFFICE Vidya Fauzianti1. Dengan adanya implementasi manajemen sampah dan material. Rangka aluminium pada selubung bangunan seluruhnya menggunakan sistem pra-fabrikasi untuk menghemat sampah material yang berasal dari aktivitas konstruksi. Sampah konstruksi yang berupa material sisa yang masih dapat digunakan kembali. Konstruksi. material reuse. With the implementation of waste and material management. sistem pemilahan sampah merupakan salah satu bentuk dari manajemen sampah pada saat konstruksi berlangsung. the building design obtained a Platinum Certification of green building by design recognition. Waste . The building owner also develop a clear and good design and planning of waste management for the future phase of occupancy. Contractor also works together with architects in reusing ceramics material. Examples of material innovation can be seen within the floor plate design at Minister’s office. the main focuses within the management of waste and material in this project are the utilization of pre-fabricated materials. dengan adanya tempat sampah dengan sistem pemisahan pada setiap tiap lantai. waste sorting system is one form of waste management during construction activities.

reactor. dan 9-28 hari dan rasio C/N 16-29. Kata kunci: Kompos.16-15. Pengomposan limbah industri dan limbah pertanian dilakukan dengan menggunakan teknologi dari konvensional sampai teknologi yang lebih komplek yaitu menggunakan rotary drum dan reactor (in vessel).P2) Institut Teknologi Sepuluh Nopember Kampus ITS Sukolilo.80.7-30.KAJIAN TERHADAP TEKNOLOGI PENGOMPOSAN LIMBAH INDUSTRI DAN LIMBAH PERTANIAN COMPOSTING TECHNOLOGY OF INDUSTRIAL AND AGRICULTURAL’S SOLID WASTE : A REVIEW Fitriana Meilasari1.7. rotary drum . rotary drum dan reactor (in vessel) untuk mengolah limbah industri menghasilkan waktu pengomposan 20-105 hari dan rasio C/N 9.16-15. If the waste isn’t used which be pollute the environment.7-30. conventional. Limbah tersebut jika tidak dimanfaatkan dapat mencemari lingkungan. rotary drum and reactor (in vessel) technologies to process industrial solid waste results composting time 20-105 days and C/N ratio from 9. rotary drum and reactor (in vessel) technologies to process agricultural solid waste results composting time 30-90 days and C/N ratio 15-35. 10-27 days and C/N ratio 8-23.meilasari@gmail.7. The use of conventional. and 49-63 days and C/N ratio 14. rotary drum dan reactor (in vessel) untuk mengolah limbah pertanian menghasilkan waktu pengomposan 30-90 hari dan rasio C/N 15-35. Pengomposan merupakan salah satu alternativ solusi masalah tersebut. Composting is one of the alternativ solutions of that problems. 9-19 days and C/N ratio 17-29. rotary drum ABSTRACT The development of agro-industrial activitiy lead to increased waste. The use of conventional. konvensional.80. *) dan Ellina S.02. Indonesia * Fitriana. Tujuan penulisan makalah ini adalah membahas teknologi pengomposan limbah industri dan pertanian. Key word: Compost.02. 10-27 hari dan rasio C/N 8-23. Composting of industrial and agricultural’s solid waste is done by using technology from conventional to more complex technology by using rotary drum and reactor (in vessel).com ABSTRAK Perkembangan di bidang industri dan pertanian mengakibatkan peningkatan limbah. 9-19 hari dan rasio C/N 17-29. reactor. The purpose of this paper is to study composting technology for industrial and agricultural’s solid waste. Penggunaan teknologi konvensional. 60111. Penggunaan teknologi konvensional. dan 49-63 hari dan rasio C/N 14. and 9-28 days and C/N ratio 16-29. Surabaya.

500 m2 dengan kegiatan reduksi berupa pengomposan bagi sampah basah dan pengumpulan bahan daur ulang bagi sampah kering. Indonesia heni_riantin@yahoo.3% waste handled. diperlukan MRF dengan kapasitas 4. MRF required area is 1. perlu dilakukan pengembangan pola pengelolaan sampah dengan mengintegrasikan kegiatan daur ulang dalam pola pengelolaan sampah eksisting. fasilitas daur ulang sampah.4% sampah sehingga reduksi total yang dapat dicapai oleh MRF Kecamatan Dayeuhkolot adalah 67.820 jam/tahun. Research was conducted with reference the SNI 19-3964-1994 to 104 households.63 ton/jam dengan waktu operasi 1. Untuk dapat mencapai target tersebut. the ammount of waste generated in 2014 are as much as 10. Pandebesie2) Institut Teknologi Sepuluh Nopember Kampus Sukolilo.947 tons.com ABSTRAK Pola pengelolaan sampah eksisting kumpul – angkut – buang di Kecamatan Dayeuhkolot memberikan tingkat pelayanan penanganan sampah 10% timbulan. sedangkan pengelolaan terhadap sampah kering dapat mereduksi 9. waste recycling activity need to be introduced in the existing solid waste management system. ABSTRACT The existing waste management system in District Dayeuhkolot provide service level 10% of waste generation. Thus the potential reduction of the waste is necessary to be known by determine waste generation.3%. In order to achieve these targets. Hasil penelitian digunakan untuk menganalisis kebutuhan sarana dan prasarana fasilitas daur ulang/Material Recovery Facility (MRF) untuk mencapai target SPM pada tahun 2014. composition and recovery factor of waste materials.7% timbulan terkelola. Target Standar Pelayanan Minimal (SPM) pengelolaan sampah adalah tertanganinya 70% timbulan dan tersedianya fasilitas pengurangan sampah yang bertujuan mengurangi 20% timbulan sampah yang masuk ke TPA pada tahun 2014. materials recovery facility. By projection. dengan menyisakan residu 32. Penelitian dilakukan terhadap sampah permukiman dengan mengacu pada SNI 19-3964-1994 terhadap 104 rumah contoh. Target Minimum Service Standard of waste management are to manage 70% of waste generation and reducing 20% of waste that going to be disposed to landfill in 2014.8% sampah. Keywords: Dayeuhkolot District.63 tons/hour with 1. The result are used to analize implementation of Material Recovery Facility (MRF) so that the minimum service standard of waste management could be achieved in 2014. SPM pengelolaan sampah. faktor daur ulang dan densitas sampah. Dengan proyeksi jumlah timbulan sampah 10. . Luas MRF yang dibutuhkan adalah 1.7% residual matter. 60111. So its require MRF with capacity 4. komposisi. Untuk itu perlu diketahui potensi reduksi sampah dengan meneliti timbulan. Kata kunci: faktor daur ulang. minimum service standard of solid waste management.947 ton pada tahun 2014.*) dan Ellina S.820 processing hour/year.500 m2 with reduction activities by waste transformation through composting and material recovering. Kecamatan Dayeuhkolot. Surabaya. while generate 32. Pengolahan sampah basah di MRF dapat mereduksi 57. recovery factor.KAJIAN FASILITAS DAUR ULANG SAMPAH KECAMATAN DAYEUHKOLOT STUDY OF DISTRICT DAYEUHKOLOT’S MATERIAL RECOVERY FACILITY Heni Riantin1. Total reduction can be achieved by MRF Dayeuhkolot is 67.

One of coastal area solid waste management technology purpose to reduce the risk of pollution to the environment either caused by leacheate. But still need integrated management based on condition of society analysis. 1998). and vectors of diseases. The methodology is analyze the condition of society to make a synthesis how to make a good integrated management. Sain and Knecht. air permukaan (run off) maupun air tanah (ground water).imamah@gmail. Kajian yang dilakukan menunjukkan bahwa pengelolaan TPA Pasang Surut harus mempertimbangkan aspek teknis teknologi. Tujuan dari study ini adalah untuk menganalisis pengelolaan TPA Pasang Surut dalam aspek teknis teknologi. DAN KELEMBAGAAN DI INDONESIA REVIEW OF COASTAL AREA SOLID WASTE MANAGEMENT IN ASPECTS OF TECHNOLOGY. social. Keterkaitan tersebut menyebabkan terbentuknya kompleksitas dan kerentanan di wilayah pesisir. and institutional in depth.Sain dan Knecht. 1998). management .KAJIAN PENGELOLAAN TEMPAT PEMROSESAN AKHIR (TPA) PASANG SURUT DALAM TINJAUAN ASPEK TEKNIS TEKNOLOGI. manajemen ABSTRACT As an archipelago country. Kata kunci: pasang surut. (Cicin. sosial. gas maupun vektor penyakit. dan kelembagaan. solid waste. SOCIAL. Wilayah pesisir dan laut merupakan tatanan ekosistem yang memiliki hubungan sangat erat dengan daerah lahan atas (upland) baik melalui aliran air sungai. sosial. The result of this review shown that coastal area solid waste management must consider aspects of technology. surface water (run off) and ground water and by human activity. social.com ABSTRAK Sebagai negara kepulauan. SOSIAL. Pengelolaan wilayah pesisir terpadu dinyatakan sebagai proses pemanfaatan sumberdaya pesisir dan lautan serta ruang dengan mengindahkan aspek konservasi dan keberlanjutannya. These linkages cause of the formation of the complexity and vulnerability in coastal area. Integrated coastal area managements is expressed as the utilization of coastal and ocean resources and space with due regards for the conservation and sustainable aspects. (Cici. Coastal and marine ecosystems has a veryclose relationship with the land area above (upland) either throught the flow of river water. AND INSTITUTIONS IN INDONESIA Nasikhah Imamah1. and institutions in Indonesia. Salah satu teknologi pengelolaan sampah daerah pesisir adalah dengan konsep Tempat pemrosesan Akhir (TPA) Pasang dalam rangka mengurangi resiko pencemaran terhadap lingkungan baik yang disebabkan leachate. Namun masih perlu dilakukan integrasi pengeloaan TPA Pasang Surut berdasarkan pada analisis mendalam terkait kondisi masyarakat. sampah. dan kelembagaan secara mendalam. Metodologi yang digunakan adalah dengan cara menganalisis kondisi wilayah pesisir dan pengelolaan sampahnya untuk kemudian dilakukan sebuah sintesa bagaimana integrasi pengelolaan TPA yang tepat. wilayah pesisir dimiliki oleh seluruh propinsi yang ada di Indonesia. dan dengan aktivitas manusia. *) Pacasarjana Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya * nasikhah. gas. The purpose of this study was to analyze how to make a good integrated management based on aspects of technology. Keyword: coastal area. the coastal region owned by all provinces in Indonesia.

Variasi konsentrasi inokulum Zymomonas mobilis adalah: 0%.PENGARUH pH DAN KONSETRASI ZYMOMONAS MOBILIS UNTUK PRODUKSI ETANOL DARI SAMPAH BUAH JERUK EFFECT OF PH AND ZYMOMONAS MOBILIS CONCENTRATION FOR ETHANOL PRODUCTION FROM ORANGES FRUIT WASTE Siti Mushlihah1. Based on the results the most effective inoculum concentration on oranges fruit waste which was fermented using Zymomonas mobilis bacteria in the anaerobic conditions was inoculum concentration 5%. variation of pH were: pH 3. timbul masalah kelangkaan energi untuk menggantikan peran bahan bakar fosil di masa depan. and 8 days. 2 hari. due to depending on energy crisis fossil fuels still became on problem for the future. fruktosa.id ABSTRAK Sampah buah jeruk yang timbul akibat gagal panen belum dimanfaatkan sama sekali. dan 10%. Bakteri pendegradasi sampah untuk pembuatan kompos bekerja optimum pada pH 5. fructose. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan konsentasi inokulum Zymomonas mobilis. Fermentasi. 4 hari. Sampah. dan durasi waktu fermentasi yang paling optimum untuk menghasilkan etanol. dan 8 hari. and variation of fermentation periods: 0 day. diketahui bahwa konsentrasi inokulum yang paling efektif pada fermentasi sampah buah jeruk menggunakan bakteri Zymomonas mobilis pada kondisi anaerob yaitu dengan konsentrasi inokulum 5%. Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Jl. thus composting bacteria waste can not work optimally. The Variation inoculum concentration of Zymomonas mobilis were: 0%.64% (v/v) of the sample with a volume ratio of distilled water : oranges fruit was 3 : 1. studi ini dilakukan dengan memanfaatkan limbah buah jeruk menggunakan Zymomonas mobilis untuk dikonversi menjadi sumber energi alternatif yaitu etanol. ABSTRACT Pest or disease on oranges fruit caused oranges fruit are not suitable for consumption and have not been utilized at all. Zymomonas mobilis. 5%. 6 hari. and pH 6. fruktosa dan sukrosa. variasi pH terdiri dari: pH 3. Often waste oranges fruit composed to organic materials such as glucose. while oranges fruit waste from the market is mixed with other organic waste and used as compost.5. and sucrose to produce ethanol. Zymomonas mobilis merupakan bakteri yang dapat menguraikan glukosa. pH. pH. The study was conducted to determine inoculum concentration of Zymomonas mobilis. sedangkan sampah buah jeruk dari pasar buah dicampur dengan sampah organik lain dan dijadikan sebagai kompos. 2 days. Solid Waste. Berdasarkan hal tersebut. fructose and sucrose. Fermentation. variasi durasi waktu fermentasi adalah: 0 hari.5-8. Oranges waste is less effective for composting because oranges waste have pH 4. sehingga bakteri pendegradasi sampah tidak dapat bekerja secara maksimal. *).5 to 8.co. Zymomonas mobilis is a bacteria which can utilize glucose. Kata kunci: Etanol. 4 days. Zymomonas mobilis. dan pH 6. 6 days. Berdasarkan hasil penelitian. pH 4. Arief Rahman Hakim. and fermentation period to produce optimum ethanol. dan sukrosa untuk memproduksi etanol. Disisi lain.Indonesia * siti_mushlihah@yahoo. and 10%. .5. Welly Herumurti2) Jurusan Teknik Lingkungan. Pembuatan kompos dari sampah jeruk ini kurang efektif karena sampah jeruk memilki pH 4. Sukolilo. Limbah buah jeruk yang sudah membusuk tersusun atas bahan organik seperti glukosa. Composting bacteria works at optimum pH 5. pH 6 dengan lama waktu fermentasi 6 hari menghasilkan kadar etanol 11. Therefore.64% (v/v) dari sampel dengan perbandingan volume aquades : sampah buah jeruk adalah 3:1. Keywords: Ethanol. the idea of study is to utilize the waste oranges fruit using Zymomonas mobilis to be converted into an alternative energy source is ethanol. On the other hand. pH 6 of fermentation period of 6 days and produce ethanol of 11. Surabaya 60111. pH 4. 5%.

metan. methane. *). so as to reduce the contribution of methane on global warming. biocover. biocover. Tri Padmi3). sehingga sifat ini dapat menimbulkan pemanasan di atmosfir. 022-2534105/2502647. dalam aplikasinya perlu diketahui berapa ketebalan lapisan biocover yang efektif dalam mengurangi emisi gas metan dari landfill. oleh karena itu gas metan disebut sebagai gas rumah kaca. sehingga dapat mengurangi kontribusi metan pada pemanasan global. Landfill which is a major operation at the landfill is the largest contributor to greenhouse gas emitter in the management of waste. One way to reduce methane gas from landfills to escape into nature is to oxidize methane by utilizing landfill cover material (Biocover) as the medium of methane oxidizing microorganisms. Metan mengabsorpsi radiasi infrared.day. 10 Bandung Tlp. Edwan Kardena4).hari . salah satunya gas metan. one of which methane gas. Hasil penelitian menyatakan semakin tebal lapisan biocover maka efisiensi oksidasi CH4 semakin tinggi.com ABSTRAK Indonesia saat ini sangat tergantung pada TPA yang umumnya dioperasikan secara Open dumping. so that these properties can lead to warming in the atmosphere. oxidation . Open dumping is done layer by layer enabling the anaerobic process. The research was conducted on a laboratory scale using aerobic column reactors operated continuously. Open dumping dilakukan lapis perlapis sehingga memungkinkan terjadinya proses anaerob. oksidasi. Salah satu cara untuk mengurangi gas metan dari landfill yang lepas ke alam adalah dengan mengoksidasi gas metan dengan memanfaatkan cover material landfill (Biocover) sebagai media mikroorganisma pengoksidasi metan. methane therefore reffered to as greenhouse gases.PENGARUH KETEBALAN LAPISAN BIOCOVER PADA OKSIDASI METAN MENGGUNAKAN REAKTOR KOLOM AEROB UNTUK MENGURANGI EMISI GAS METAN DARI LANDFILL EFFECT BIOCOVER LAYER THICKNESS ON METHANE OXIDATION USING AEROBIC COLUMN REACTOR TO REDUCE EMISSIONS OF METHANE FROM LANDFILL Opy Kurniasari1. Keywords : Landfill. Landfill yang merupakan operasi utama di TPA adalah kontributor terbesar emitor gas rumah kaca dalam pengelolaan limbah. Fax. Keywords: Landfill. including solid waste. 2530704 * opy_ksw@yahoo. greenhouse gases.48% dan laju oksidasi 110 gr/m2. biogas ascertained under these condition arise. the application needs to know how the thickness of the layer biocover effective in reducing methane emission from landfills. Effisiensi oksidasi tertinggi terjadi pada ketebalan lapisan media 60 cm dengan efisiensi oksidasi rata-rata adalah 70.The study states that the thick layer of biocover then the higher the efficiency of CH4 oxidation. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh ketebalan lapisan kompos landfill mining sebagai biocover pada oksidasi metan. Ganesha No. Penelitian ini dilakukan pada skala laboratorium menggunakan reactor kolom aerob yang dioperasikan secara kontinyu. The highest oxidation efficiency occurs in the media layer thickness of 60 cm with 2 an average oxidation efficiency is 70.48% and the rate of oxidation of 110 gr/m . Enri Damanhuri2).dan Dadi Surachman4) Jurusan Teknik Lingkungan Institut Teknologi Bandung Jl. pada kondisi ini dipastikan biogas muncul. ABSTRACT Indonesia is currently very dependent on the landfill that is generally operated by open dumping. Biocover used is compost landfill mining. Biocover yang digunakan adalah kompos landfill mining. Methane absorb infrared radiation. The purpose of this study is determine the influence of the thickness of the layer of compost as landfill mining biocover on methane oxidation. termasuk sampah. gas rumah kaca.

Key words: HELP model. but the model is not necessarily suitable for application at landfills and climate conditions of Indonesia. namun juga mengacu pada kondisi klimatologi yaitu temperatur udara. In this research. the pile temperature. Dalam publikasi penelitian ini. Namun demikian. kecepatan angin. . temperatur dalam timbunan. although in general this model has been widely used in several developed countries landfills. Kata kunci: HELP model. curah hujan dan evaporasi yang terjadi serta didasarkan pada data sekunder yang terkait.itbs3@gmail. The results showed that the pattern of leachate generation from calculations using the HELP model. it is proposed to compare the leachate generation actual and leachate generation from calculations using the HELP model. landfills. Number of parameters used in the determination of leachate generation and the complexity of relationships between parameters. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola timbulan lecahate hasil perhitungan yang menggunakan HELP model. the result of leachate generation estimates tend to be larger than the actual leachate generation. relatif akurat apabila dibandingkan dengan timbulan leachate aktual. walaupun model ini secara umum sudah banyak digunakan di beberapa landfill negara maju. diusulkan untuk membandingkan antara timbulan leachate hasil perhitungan menggunakan HELP model dan hasil pengamatan timbulan leachate di suatu landfill. became one of the low accuracy of the calculation results of leachate generation. *). Suprihanto Notodarmodjo2). air humidity. Enri Damanhuri2). landfill dan timbulan leachate ABSTRACT Determination of the leacahte generation using Hidrological Evaluation of Landfill Performance (HELP) model. dan Kuntjoro Adji Sidarta3) 1) 2) Pascasarjana Teknik Lingkungan ITB Program Studi Teknik Lingkungan ITB 3) Program Studi Matematika ITB Jalan Ganesha 10 Bandung * samin. Parameter yang dipilih mengacu pada karakteristik landfill seperti tinggi timbunan.com ABSTRAK Penentuan timbulan leacahte menggunakan Hidrological Evaluation of Landfill Performance (HELP) model. rainfall and evaporation that occurs and is based on secondary data is related. Banyaknya parameter yang digunakan dalam penentuan timbulan leachate dan kompleksitas hubungan antar parameter. leachate generation and water balance. timbulan leachate hasil perhitungan yang diperoleh cenderung lebih besar dibanding timbulan leachate aktual. However. kelembaban udara. keseimbangan air. solar radiation time. namun model tersebut belum tentu cocok untuk diaplikasikan pada kondisi landfill dan Iklim Indonesia. lama penyinaran matahari. menjadi salah satu yang menyebabkan rendahnya akurasi hasil perhitungan timbulan leachate. but also refers to the climatological conditions of air temperature. relatively accurate when compared with the actual leachate generation.PERBANDINGAN TIMBULAN LEACHATE AKTUAL DAN HASIL PERHITUNGAN MENGGUNAKAN HELP MODEL COMPARISON OF LEACHATE GENERATION ACTUAL AND RESULTS OF CALCULATION USING HELP MODEL Samin1. wind speed. Selected parameters referring to the landfill characteristics such as high pile.

Fakultas Teknik Universitas Mulawarman Samarinda Jl.53 ppm.One metode of waste treatment is change the characteristics.21 and 115. Liquid Organik Fertilizer. Berdasarkan penelitian. whereas mixed waste leachate as 1500 mL. Sambaliung No. sawi.79 dan 50. The metode used is composting where waste of mustard. Febri Mada Yana2). kale. 4. such as compost and liquid fertilizer from organik waste.PEMANFAATAN LINDI SAMPAH SAYURAN HIJAU SEBAGAI BAHAN BAKU PUPUK ORGANIK CAIR Tri Sulistia Ningsih1). collection. 78 dan 333.21 dan 115.80 ppm.Than added EM4 as biokatalisator in each reactor with a dose of 60 mL to speed up the composting process.30 ppm. lechate waste as spinach 800 mL 24.78 and 333. pengangkutan.This research was conducted to know the amount of leachate resulting of the process from composting green vegetable waste and micro nutrient content of Mn and Zn in the leachate that fulfill standards SNI 02-6680-2002 as material liquid organik fertilizer.In addiction to producing solid fertilizer. Salah satu metode pengolahan sampah adalah perubahan karakteristik.composting from organik waste can produces leachate can be used as material liquid organik fertilizer.48 ppm and than waste as mustard 1800 mL 4. Sehingga lindi yang memiliki kandungan Mn dan Zn yang memenuhi standar SNI 02-6680-2002 adalah lindi sampah yang berasal dari campuran sawi. preparation and processing. setelah 15 hari diperoleh lindi sampah kangkung sebanyak 1000 mL dengan kandungan Mn dan Zn masing-masing 56.53 ppm sedangkan lindi sampah campuran sebanyak 1500 mL. Abdul Kahar3) dan Novy Pralisa Putri4) Program Studi Teknik Lingkungan. composition and amount of waste. 24. Green Vegetable Waste . Kata Kunci: Lindi. Samarinda 75119 * trisulistia_enviro@yahoo.30 ppm So that the leachate contains Mn and Zn fulfill SNI 02-66802002 is lechate of mixed waste mustard. dan campuran ketiganya dicacah dan dimasukkan ke dalam reaktor pengomposan. proses pengomposan dari sampah organik juga menghasilkan lindi yang bisa digunakan sebagai bahan baku pupuk organik cair. spinace and mixture of them chopped and incorporated into the composting reactor. bayam. Metode yang digunakan adalah metode pengomposan dimana sampah kangkung.80 ppm. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jumlah lindi yang dihasilkan dari proses pengomposan sampah sayuran hijau serta kandungan unsur hara mikro Mn dan Zn pada lindi yang memenuhi standar SNI 02-6680-2002 sebagai bahan baku pupuk organik cair. after 15 days lechate obtained as kale 1000 mL with the content Mn and Zn respectively 56. 9 Kampus Gunung Kelua.48 ppm. lindi sampah bayam sebanyak 800 mL. lindi sampah sawi sebanyak 1800 mL. Sampah Sayuran Hijau ABSTRACT Waste management effort include sorting. pengumpulan. pengolahan dan pemprosesan.79 and 50. spinach and kale. transportation.co. Key words: Leachate. Kemudian ditambahkan EM4 sebagai biokatalisator pada masing-masing reaktor dengan dosis 60 mL yang berfungsi untuk mempercepat proses pengomposan.90 and 163. bayam dan kangkung.90 dan 163. Pupuk Organik Cair.Based on research. Selain menghasilkan pupuk padat.id ABSTRAK Upaya pengelolaan sampah meliputi pemilahan. komposisi dan jumlah sampah seperti pembuatan kompos dan pupuk cair dari sampah organik.

803H + 0.982N and HHV=-1.475C . Korelasi dibuat dari 22 dari 24 data analisis ultimat dan HHV sampel fraksi biogenik sampah yang dikumpulkan dari fasilitas pemilahan sampah secara manual yang terdapat di TPA Temesi Kabupaten Gianyar dan Bengkala Kabupaten Buleleng.982N dan HHV= -1. biogenic . sampah perkotaan. Hasil perbandingan dari kedua korelasi tersebut dengan 8 korelasi yang telah dikembangkan oleh peneliti lain baik dengan menggunakan data yang dikumpulkan dari penelitian ini maupun data sekunder untuk bahan bakar biomassa menunjukkan bahwa kedua persamaan tersebut dapat diaplikasikan sebagai “korelasi umum” untuk mengestimasi HHV dari data analisis ultimat bahan bakar biomassa.474C 0.034O + 0. analisis ultimat. Keywords : higher heating value.008N .1.494 + 0.98 coefficient determination and average absolute and bias error bellow 5%.031O + 1. Bali md_gunamantha@yahoo. From former research.309 + 0.0.796H + 0. Kata-kata kunci : higher heating value.98 dan dengan rerata kesalahan absolut maupun bias kurang dari 5%.MEMPREDIKSI HIGHER HEATING VALUE KOMPONEN BIOGENIK SAMPAH DARI DATA ANALISIS ULTIMATNYA PREDICTING THE HIGHER HEATING VALUE OF BIOGENIC SOLID WASTE COMPONENT FROM THEIR ULTIMATE ANALYSIS DATA I Made Gunamantha Jurusan Analis Kimia.796H + 0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa korelasi dengan kinerja baik diberikan oleh persamaan HHV= -1.309 + 0. The comparation result’s of both correlation with eight other correlation from pevious researchers either base on data collected in this study and secoudary data showed biomass fule. FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha Jl.0. with 0.395S were the accurate.com ABSTRAK Penelitian untuk mengembangkan korelasi empirik berbasis regresi linier antara HHV (higher heating value) dengan data analisis ultimat fraksi biogenik sampah telah dilakukan. two correlations HHV = -494 + 0.803H + 0.474C .031O + 1.1. biogenik ABSTRACT The research to develop emphiric correlations between HHV and ultimate analysis data the biogenic solid waste fraction based on linier regression was carried out. ultimate analysis. The correlasions were constructed from 22 of 24 ultimate analysis and HHV data the biogenic solid waste fraction which were collected from manual sparation facilities of municipal solid waste in solid waste disposal site TPA Temesi Gianyar and Bengkala Singaraja.008N . both correlation applicable as “general correlation” for estimating HHV from ultimate analysis data of biomass fuel. Udayana Singaraja.395S keduanya menunjukkan koefisien determinasi 0.475C 0.034O + 0. municipal solid waste.

seiring dengan bertambahnya penduduk dunia.60% lignin content. kadar lignin 22. mencapai 62. per tahunnya 1 hektar kebun kelapa sawit dapat menghasilkan sekitar 1. TKKS has great potential to be used as feedstock in the manufacture of briquettes. dan kertas.com ABSTRAK Kebutuhan terhadap minyak kelapa sawit terus meningkat. Universitas Islam Indonesia Jalan Kaliurang Km 14. Sedangkan pengolahan TKKS menjadi kompos secara aerobik dibutuhkan waktu ±2 bulan. having a volatile matter content of 12. One of the solid waste generated is Empty Bunch Palm Oil (TKKS). Another case is TKKS processing into compost takes ± 2 months with aerobic processes.04%.64 tonnes TKKS with 50% water content. around is 24.PRODUK RAMAH LINGKUNGAN DARI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT ENVIRONMENTAL FRIENDLY PRODUCTS FROM EMPTY BUNCH PALM OIL Hijrah Purnama Putra1.068 gr/dtk.4953% dan the rate of combustion is 0. Diawali dengan proses pirolisis.88%. dan TKKS ABSTRACT The need for palm oil increase. Actually TKKS has a high fiber content.67%. Number reached a quarter of the total weight of fresh fruit bunches. 22. Yogyakarta *hijrah_purnama@yahoo. Salah satu contoh pemanfaatan TKKS dalam rangka peningkatan produksi energi terbarukan adalah pembuatan briket. Sleman. per year. Menurut data yang ada. kadar air 11. dan selulosa 71.8120 kal/gr. Salah satu limbah padat yang dihasilkan adalah Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS). papan partikel. with the activator from wastewater treatment plant of palm oil factory. With that content. and cellulose 71.4542% ash content. Jumlahnya mencapai seperempat dari berat total tandan buah segar. one hectare of palm oil plantation can produce about 1. didapatkan briket TKKS terbaik dengan variasi perekat 60%. about 62. Kata kunci : Briket. the best TKKS briquettes obtained by variation of 60% adhesive.64 ton TKKS dengan kadar air 50%. 9. Hal ini juga berdampak terhadap meningkatnya kuantitas limbah yang dihasilkan dari proses produksi minyak tersebut. particle board.9935%. compost. and paper. It is also an impact on increasing the quantity of waste generated from oil production process. kadar abu 9.47-72. TKKS derived from the separation process of palm fresh fruit with the bunches.67%. calorific value of 5914. *) dan Yebi Yuriandala2) Program Studi Teknik Lingkungan.4542%. According to existing data. Compost and Empty Bunch Palm Oil . dengan aktivator limbah cari pabrik kelapa sawit yang telah diolah. Sebenarnya TKKS ini memiliki kadar serat yang tinggi. Fakultas Teknik Sipil & Perencanaan. kadar karbon terikat 63. yaitu 24.068 g/sec.8120 cal/g. along with increasing world population.47 to 72. kompos.1509%.60%.4953% dengan laju pembakaran briket sebesar 0.4.5 ton TKKS kering atau 2. Kompos. memiliki kadar volatile matter 12. fixed carbon 63. bioethanol.04%. One example of utilization TKKS in order to increase renewable energy production is the manufacture of briquettes.5 tonnes dry TKKS or 2.9935%.1509%. Keywords: Briquette. bioethanol. Dengan kandungan tersebut. TKKS mempunyai potensi yang besar untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku pada pembuatan briket.88%. water content 11. nilai kalor 5914. TKKS berasal dari proses pemisahan antara buah segar kelapa sawit dengan tandannya. Beginning with the pyrolysis process.

Other advantages of this process which are can be filled continuously and applicable for agricultural fields. tanah maupun udara. peningkatan sampah yang terjadi tiap tahun bisa memperpendek umur TPA dan membawa dampak pada pencemaran lingkungan. dengan variabel konsentrasi fit up-plus dan waktu (lamanya) pengomposan. decentralized waste management is useful in minimizing the waste that should be disposed to the landfill. istipudjihastuti@gmail. if not managed properly. Semarang 50239 Indonesia tel/fax:(024) 7471379. The experimental result showed compost with quality in accordance to SNI (Indonesian National Standard) 2004 is compost which was produced by 8 ppm of fit up-plus concentration and 21 days of composting period. Jln Prof Sudarto. The limited amount of landfills raises new problems. baik air. pupuk organik ABSTRACT The aim of this study is to minimize volume of waste by developing composer tissue utility to produce eco-friendly organic fertilizer. organic fertilizer . Oleh karena itu pengelolaan sampah yang terdesentralisasi sangat membantu dalam meminimasi sampah yang harus dibuang ketempat pembuangan akhir. it could shorten the life of landfill due to waste increasing each year. Moreover.com ABSTRAK Penelitian ini bertujuan antara lain meminimalkan volume sampah dengan cara mengembangkan alat jaringan komposer untuk produksi pupuk organik ramah lingkunngan Keterbatasan lahan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah menimbulkan persoalan baru. we can conclude that microbe activator of fit up-plus can accelerate decomposition process and reduce garbage odor. dan hasilnya baik untuk diaplikasikan pada bidang pertanian. Variables of research are fit up-plus concentration and composting period. It also leads negative impact to the environmental pollution such as water. sehingga jaringan komposer dapat diterapkan untuk mengatasi permasalahan sampah khususnya pada skala rumah tangga. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan kualitas hasil kompos yang sesuai dengan SNI 2004 adalah kompos yang kita produksi dengan fit up plus 8 ppm dan waktu pengomposan 21 hari. Jika tidak ditangani dan dikelola dengan baik. especially in household scale. Kata Kunci: Fit Up-Plus. soil and air. Therefore. Summarizing. This technology of waste composting utilized composer tissue and Fit up-plus as compos activator by anaerobic process.SH Pedalangan Tembalang. In addition. dan mereduksi bau sampah. Teknologi pengomposan sampah kita lakukan dengan menggunakan jaringan komposer dan aktivator pengompos Fit Up-Plus secara anaerobik.Dari hasil kompos dapat kita simpulkan bahwa activator mikroba fit up plus dapat mempercepat proses dekomposisi. Isti Pudjihastuti* PSD III Teknik Kimia Fakultas Teknik UNDIP. composer tissue. Keywords: Fit Up-Plus. composer tissue can be applied to solve waste problems. dengan kelebihan yang dimiliki yakni: dapat diisi secara kontinyu.PEMANFAATAN JARINGAN KOMPOSER FIT UP-PLUS UNTUK PRODUKSI PUPUK ORGANIK DARI LIMBAH SAMPAH RUMAH TANGGA UTILIZATION OF FIT UP-PLUS COMPOSER TISSUE FOR ORGANIC FERTILIZER PRODUCTION FROM DOMESTIC WASTE Wahyuningsih. jaringan komposer.

500. 300. This study aimed to analyze the potential of biogas derived from waste food and determine the optimum conditions for the formation of biogas based on the COD value 5000. Energi dari sampah sisa makanan dapat diperoleh dengan cara mengolah sampah organik dengan menggunaan anaerobic digestion untuk menghasilkan biogas. Kata kunci : sampah sisa makanan. ABSTRACT Food waste in the form of eating leftovers has potential as an energy source.000.000.746 mL/g with slurry characteristics: COD 10. dan 600 mg/L. biogas.000. 10.000.com ABSTRAK Sampah rumah makan yang berupa sisa makanan memiliki potensi sebagai sumber energi karena memiliki komponen organik yang tinggi.000 mg/L. Monitoring of biogas production started from the first day after the slurry inside the reactor until it was not formed. Tahap penelitian terdiri dari (1) penentuan nilai COD optimum (2) penentuan nilai N optimum (3) penggunaan starter sesuai dosis dan tanpa penggunaan starter pada slurry dengan variasi nilai COD 5000. Yulinah Trihadiningrum. 300.000.000. 15. sistem batch. 25. 15.000 mg/L. anaerobic digester. Key words: waste food scraps. dan penambahan cairan starter EM4 1% per volume slurry. N 300 mg/L. 400. anaerobic digester. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi biogas yang bersumber dari sampah sisa makanan yang berasal dari rumah makan dan menentukan kondisi optimum proses pembentukan biogas berdasarkan nilai COD. biogas.000. Penelitian ini menggunakan reaktor batch. and 30. 500. Research phases consisted of (1) determination of optimum COD value (2) determination of the optimum value of N (3) use of appropriate starter dose and without addition. dan 30. and 600 mg/L as well as raw materials without the addition of starter and using a starter by the appropriate dosage.000 mg/L serta pada variasi nilai N 200. Biogas optimum amounts to 8. 20. dan Soeprijanto Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Sepuluh November ikhsangunawan@yahoo. 10. nilai N serta bahan baku tanpa penambahan starter dan bahan baku menggunakan starter dengan takaran sesuai dosis pemakaian. Pemantauan produksi volume biogas dimulai dari hari pertama setelah slurry berada di dalam reaktor sampai dengan biogas tidak terbentuk lagi.746 mL/g dengan karakteristik slurry : COD 10.000 mg/L. The time required for digesting is eight days with the peak time of the formation of biogas occurs on the fifth day. 25. Energy from waste food scraps can be obtained by means of organic waste processing by using of anaerobic digestion to produce biogas. the value of N 200. Biogas optimum adalah sebesar 8.000. a batch system .POTENSI BIOGAS SAMPAH SISA MAKANAN DARI RUMAH MAKAN BIOGAS POTENTIAL OF FOOD WASTE OF RESTAURANT Ikhsan Gunawan. 400. 20. Waktu yang dibutuhkan untuk digesting adalah delapan hari dengan waktu puncak pembentukan biogas terjadi pada hari ke lima. This study used a batch reactor. N 300 mg/L and the addition biostarter 1% of total volume of slurry.

kecepatan dan peta lokasi secara real time. the coordinates of the position. In terms of monitoring the implementation of security measures on the transport vehicle position communication and information spent fuel need to know precisely. . loss. Gajah Mada No. pencurian.spent fuel transport . pengangkutan Bahan Bakar Nuklir Bekas. or misused by parties who are not authorized and shall not be liable to be minimized. as stipulated in Government Regulation of the Republic of Indonesia Number 26 Year 2002 set for the Safety of Transport of Radioactive Substances and Regulation of the Head BAPETEN No. 9 of 2009 regulates the provision of Physical Protection Systems Installations and Nuclear Materials. clearly and monitored all the time.id ABSTRAK Pengangkutan bahan bakar nuklir bekas harus memenuhi persyaratan keselamatan dan keamanan.go. Telah dilakukan kajian deskriptif untuk penerapan teknologi Global Positioning System pada kegiatan pengangkutan bahan bakar nuklir bekas dengan moda angkutan kereta api. time. Global System. By using Global Positioning System technology can be known communication and information. waktu. kehilangan. jarak. Thus the expected potential for sabotage. Dengan demikian diharapkan potensi sabotase. speed and location map in real time.OPTIMALISASI TEKNOLOGI KOMUNIKASI UNTUK MEMANTAU SISTEM KEAMANAN PENGANGKUTAN BAHAN BAKAR NUKLIR BEKAS SEBAGAIMANA DIATUR DALAM PERATURAN KETENAGANUKLIRAN Hesty Rimadianny1. Dengan menggunakan teknologi Global Positioning System dapat diketahui komunikasi dan informasi. 8 Jakarta Pusat 10120 **r. Positioning ABSTRACT Spent Fuel Transportation meet the requirements of safety and security. theft. jelas dan terpantau sepanjang waktu. distance. atau disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak berwenang dan tidak bertanggung jawab dapat diminimalkan. sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2002 mengatur tentang Keselamatan Pengangkutan Zat Radioaktif dan Peraturan Kepala BAPETEN Nomor 9 Tahun 2009 mengatur tentang Ketentuan Sistem Proteksi Fisik Instalasi dan Bahan Nuklir. Keywords: security system . koordinat posisi.hesty@bapeten. Descriptive studies have been conducted for the application of Global Positioning System technology in the transportation of spent fuel with rail transport modes.Global Positioning System. *) Direktorat Pengaturan Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif (DP2FRZR) Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) Jl. Dalam hal penerapan tindakan keamanan pemantauan terhadap komunikasi dan informasi posisi kendaraan pengangkut bahan bakar nuklir bekas perlu diketahui dengan tepat. Kata kunci : sistem keamanan.

kajian literatur.go. Most of the dose is achieved by airborne direct radiation pathway. Metodologi penyusunan makalah dengan inventarisasi data sekunder. Resiko individu akan menderita -6 kanker akibat radiasi yang ditimbulkan oleh fasilitas landfill adalah 6. 10-6. is 0. Indonesia * m. TENORM ABSTRACT Radioactive materials content in waste which are generated by tin melting industry have become national and international issues to get a solution of the management approppriately.id ABSTRAK Kandungan radionuklida alam dalam limbah yang dihasilkan oleh industri strategis seperti peleburan timah. Tin Slag .PENGGUNAN PERANGKAT LUNAK RESRAD-OFFSITE UNTUK MEMPERKIRAKAN RESIKO RADIOLOGIK SUATU FASILITAS LANDFILL SLAG TIMAH Moekhamad Alfiyan1. atau yang dikenal dengan TENORM telah menjadi isu global dan mendapat perhatian serius di tingkat nasional dan internasional dalam menemukan solusi yang tepat untuk pengelolaannya. Objective of this papper to know radiologic risk of a tin slag landfill use RESRAD-OFFSITE software. 10 . Slag timah. Makalah ini bertujuan mengetahui resiko radiologik dari suatu landfill slag timah menggunakan perangkat lunak RESRAD-OFFSITE.3 mSv/y. 101210.13 µSv/years. Kuantitas yang besar dari TENORM telah menempatkan landfill sebagai salah satu opsi pengelolaannya. yaitu kurang dari atau sama dengan 0. TENORM. Individu cancer risk is caused by radiaton from the tin slag landfill is 6. run the data use RESRAD-OFFSITE software and analysis the output. Jakarta. review of literature. Big amount of TENORM become landfill is one of the solution. individual effective dose to individu up to 9.alfiyan@bapeten.13 µSv/tahun. The conclusion is the tin slag landfill don’t give significant radiologic effect to individu because the landfill fulfill dose contrain value. Dapat disimpulkan bahwa fasilitas landfill slag timah yang disimulasikan tidak memberikan dampak radiologik signifikan terhadap individu dan memenuhi kriteria pembatas dosis. *) Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) Jl. yang sebagian besar dikontribusi melalui jalur paparan radiasi langsung dari airborne. Gajah Mada 8. The metholodogy throught secondary date collection. The result.8. Kata kunci: RESRAD-OFFSITE. Keywords: RESRAD-OFFSITE. simulasi data dengan perangkat lunak RESRADOFFSITE dan analisis keluaran RESRAD –OFFSITE. Hasil simulasi menunjukkan bahwa dosis efektif individu paling tinggi yang diterima oleh individu adalah sekitar 9.8.3 mSv/tahun.

Ba-133. 3. Biological shielding adalah salah satu bagian limbah radioaktif padat reaktor yang signifikan.71x108 Bq. radioactive waste . Co-60. Nb-94. Eu-152 and Eu-154 with each activity is 7. 1.com ABSTRAK Telah dilakukan analisis inventarisasi limbah radioaktif biological shielding reaktor Kartini.83x107 Bq. Mn-54. 4. If it is being stored for 30 years. Inventarisasi radionuklida diperkirakan dari data-data primer reaktor Kartini.04x106 Bq. Yogyakarta.43x107 Bq.18x106Bq. dengan aktivitas masing-masing adalah 7. The age of Kartini reactor is more than 40 years. 2. Analisis inventarisasi limbah tersebut dilakukan melalui data inventarisasi radionuklida yang terkandung di dalamnya. and also from the secondary data from the literature. This study concluded that the radionuclide contained in the biological shielding of Kartini reactor. YOGYAKARTA Mulyono Daryoko1. Ni-63. one important thing that should be done is the inventory analysis of its radioactive waste. yang kemudian bisa dipetakan kandungan limbah radioaktifnya. 4.76x107 Bq.17x108 Bq. Tangsel * mdaryoko@yahoo.76x107 Bq. Dari studi ini disimpulkan bahwa kandungan radionuklida yang terkandung di dalam biological shielding reaktor Kartini. the dominant radionuclide is Fe-55. dan didukung dengan data-data sekunder dari berbagai pustaka. after being shut down for 5 years is Fe-55. 4. setelah 5 tahun shut down adalah Fe-55.04x106 Bq dan 1. Kartini reactor. The data of the inventory analysis is needed to calculate the needed budget. Limbah radioaktif biological shielding tersebut termasuk limbah aktivitas rendah yang aktivitasnya kurang lebih 1. Kata kunci: biological shielding.18x106Bq.83x107 Bq.741 Bq/g dan jumlahnya kurang lebih 667 ton. 1. Ba-133.17x108 Bq. YOGYAKARTA INVENTORY ANALYSIS OF BIOLOGICAL SHIELDING OF KARTINI REACTOR. Eu-152 dan Eu-154. Pada penyimpanan sampai 30 tahun. Co-60 and Ba-133. *) Pusat Teknologi Limbah Radioaktif. BATAN Kawasan Puspiptek.71x108 Bq. Yogyakarta.ANALISIS INVENTARISASI LIMBAH RADIOAKTIF BIOLOGICAL SHIELDING REAKTOR KARTINI. The biological shielding radioactive waste is the low activity waste with less than 1.04x106 Bq and 1. 1. Limbah radioaktif biological shielding terjadi karena reaksi aktivasi selama pengoperasian reaktor. 3. limbah radioaktif ABSTRACT The inventory analysis of biological shielding radioactive waste from Kartini reactor. Reaktor Kartini telah berusia lebih dari 40 tahun. Co-60 and Ba133 is still dominant until it is being stored for 50 years. This radioactive waste emerged because of the activation reaction when the reactor was being operated. Mn-54. radionuklida yang dominan adalah Fe-55 dan Co-60 dan Ba-133. therefore the reactor certainly will be decommissioned sooner or later. salah satu hal yang krusial yang harus dilakukan adalah analisis inventarisasi limbah radioaktifnya. The inventory of the radionuclide could be predicted from the primary data of Kartini reactor. Ni-63. Co-60 dan Ba-133 masih dominan sampai penyimpanan 50 tahun.741 Bq/g in activity and 667 ton in amount. 4. Yogyakarta. Nb-94. The inventory analysis of the radioactive waste can be done through the inventory of radionuclide contained in the radioactive waste. The most significant solid radioactive waste is the biological shielding. Keywords: biological shielding. Data ini diperlukan untuk perkirakan perhitungan dana yang harus disiapkan. Yogyakarta. thus the radioactive waste composition could be known.04x106 Bq. Serpong. Cepat atau lambat reaktor tersebut pasti akan didekomisioning. Before being decommissioned.43x107 Bq. reaktor Kartini. Gedung 50. Sebelum dilakukan dekomisioning. 2. 1. has been conducted. 15310. Co-60.

joint convention. especially on matters pertaining to public safety or protection to the environment. have an obligation to implement the existing provisions in the joint convention. From data which obtained from facilities and expert can be concluded that practice of management of spent fuel and radioactive waste in Indonesia is currently has fulfilled the obligations in the joint convention. MT 2) Badan Pengawas Tenaga Nuklir Jalan Gadjah Mada No.PERBANDINGAN PRAKTEK DAN KEGIATAN PENGELOLAAN BAHAN BAKAR NUKLIR BEKAS DI INDONESIA DENGAN JOINT CONVENTION ON THE SAFETY OF SPENT FUEL MANAGEMENT AND ON THE SAFETY OF RADIOACTIVE WASTE MANAGEMENT Agus Waluyo. the next called the joint convention.Upaya pertama komunitas internasional melalui International Atomic Energy Agency (IAEA) untuk menghasilkan solusi yang bersifat sistematik guna mengatasi pengelolaan Bahan Bakar Nuklir Bekas (BBNB) dan limbah Radioaktif (LR) yang komprehensif dan memiliki tingkat keberterimaan yang tinggi secara global dilakukan melalui penyusunan instrumen hukum internasional baru yang tertuang dalam the Joint convention on the Safety of spent Fuel management and on the Safety of Radioactive Waste Management yang selanjutnya disebut konvensi gabungan.waluyo@bapeten. Indonesia melalui PerPres No. Kata kunci: bahan-bakar nuklir bekas.84 tahun 2010 telah meratifikasi konvensi ini.MT 1 *). terutama mengenai hal-hal yang bersinggungan dengan keselamatan masyarakat atau publik dan perlindungan terhadap lingkungan.go. ABSTRACT One of the important and fundamental problems in the utilization of nuclear energy is a permanent solution on the management of spent fuel and radioactive waste. Limbah radioaktif. Issues concerning the management of spent fuel and radioactive waste attracted worldwide attention. Isu mengenai pengelolaan BBNB dan LR menarik perhatian dunia. Dari data yang didapat dari fasilitas pengelolaan LR dan BBNB dan juga diskusi dari narasumber dapat diambail kesimpulan bahwa praktek pengelolaan bahan bakar nuklir bekas (BBNB) dan limbah radioaktif (LR) di Indonesia saat ini secara garis besar telah memenuhi kewajiban-kewajiban yang ada di konvensi gabungan tersebut. The first effort of the international community through the International Atomic Energy Agency (IAEA) to produce solutions that are systematic in order to address the management of spent fuel and radioactive waste and high acceptance rate globally is done through the preparation of new international legal instrument which state in Joint Convention on The Safety of Spent Fuel Management and on The Safety of Radioactive Waste Management. oleh sebab itu mempunyai kewajiban untuk melaksanakan pasal-pasal yang ada di konvensi gabungan tersebut. 84 years 2010 has ratified this convention therefore. Sri Budi Utami. radioactive waste . Indonesia through Presidential Regulation no .id ABSTRAK Salah satu masalah yang penting dan mendasar dalam pemanfaatan tenaga nuklir adalah solusi permanen mengenai pengelolaan bahan bakar nuklir bekas (BBNB) dan limbah radioaktif (LR) yang dihasilkan. 8 Jakarta Pusat *e-mail: a. konvensi gabungan. Key words: Spent fuel.

Canister must be selected from a material with high corrosion resistance so the radionuclide does not spread into the environment. 153114. dengan kadar titanium 92. The research objective was to study the corrosion resistance of AISI 321 stainless steel as a material of high level waste canister. dan dimasukkan dalam canister.70 µm. . sehingga keselamatan manusia dan lingkungan akan terus terjaga baik untuk generasi saat ini maupun untuk generasi mendatang. *) Pusat Teknologi Limbah Radioaktif Kawasan Puspiptek Gd 50 Tangerang Selatan. Teramati presipitat titanium karbida dengan diameter rata-rata 4. Scanning Electron Microscope and Energy dispersive X-Ray Spectroscopy. salah satunya adalah limbah aktivitas tinggi.KETAHANAN KOROSI CANISTER LIMBAH AKTIVITAS TINGGI DALAM MENJAGA KESELAMATAN LINGKUNGAN CORROSION RESISTANCE OF HIGH LEVEL WASTE CANISTER IN MAINTAINING SAFETY ENVIRONMENT Aisyah1. ABSTRACK Utilization of nuclear technology generates radioactive waste which one of the waste is high level waste. and was poured into canisters.id ABSTRAK Pemanfaatan teknologi nuklir akan menimbulkan limbah radioaktif.The results showed that no decrease of corrosion resistance observed on the tested samples. limbah aktivitas tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak teramati penurunan ketahanan korosi bahan AISI 321.96 wt%. Indonesia * aisyah@batan. Titanium carbide precipitates was observed in the samples with an average diameter of about 4. with a titanium content of 92.go. A study on Corrosion resistance of AISI-321 by giving a heat treatment at a sensitization temperature had been done. disposal. Microstructure observation was carried out by both optical microscope. Canister harus dipilih dari bahan dengan ketahanan korosi yang tinggi agar radionuklida tidak menyebar ke lingkungan. Scanning Electrone Microscope beserta Energy Dispersive X-Ray Spectroscopy. so that human safety and the environment will be maintained for both the current generation and for future generations Keywords: canister. Tujuan penelitian adalah mempelajari ketahanan korosi baja tahan karat AISI 321 sebagai bahan canister limbah aktivitas tinggi. corrosion. Baja tahan karat AISI 321 memiliki ketahanan korosi yang baik dan dapat digunakan sebagai bahan canister limbah aktivitas tinggi yang dapat mengisolasi radionuklida didalamnya. Telah dilakukan penelitian ketahanan korosi baja tahan karat AISI 321 yang diberi perlakuan panas pada suhu sensitisasi.96 %berat. Kata kunci: canister. AISI 321 stainless steel has good corrosion resistance and can be used as high level waste canister that can isolate the radionuclides in it. disposal. high level waste. korosi. Limbah ini divitrifikasi dengan gelas borosilikat. Pengamatan struktur mikro dilakukan menggunakan mikroskop optik. This high level waste was vitrified with borosilicate glass.70 µm.

Pu-239. ORIGEN.PERHITUNGAN BURNUP DAN PEMBENTUKAN PU-239 PADA BAHAN BAKAR BEKAS PWR DENGAN PROGRAM ORIGEN THE CALCULATION OF BURNUP AND BUILDUP OF PU-239 FOR PWR SPENT FUEL WITH ORIGEN Daddy Setyawan 1.id ABSTRAK Dalam makalah ini dilakukan penentuan nilai Pu-239 terbentuk dan U-235 dan U-238 tersisa dalam bahan bakar bekas nuklir PWR dengan menggunakan Program ORIGEN. The analysis showed that as power and/or the operating time increasing. Berdasarkan hasil analisis perhitungan ini.setyawan@bapeten. U-238 dan U-235. Kata kunci: Burnup. Pu-239. *) dan Budi Rohman 1) Pusat Pengkajian Sistem dan Teknologi Pengawasan Instalasi dan Bahan Nuklir Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN). the amount of Pu-239 is increasing and the amount of U-238 is decreasing as function of Burnup. diperoleh bahwa dengan berkurangnya bahan bakar PWR (U-235 dan U238) maka akan timbul bahan bakar baru (Pu-239) yang dapat digunakan untuk jenis Reaktor nuklir yang lain. the reduction of PWR fuel (U-235 and U-238) will generate new fuel (Pu-239) that could be used for other types of nuclear reactors. The approach taken is by irradiating the fresh fuel in one step at a time with a certain power level. The analysis aimed to determine the Buildup of Pu-239 and the reduction of U-235 and U-238 in PWR spent fuel. Metode pendekatan yang dilakukan adalah mengiradiasi bahan bakar baru dalam satu tahap sekaligus dengan suatu tingkat daya tertentu.go. Jakarta * d. . Hasil analisis menunjukkan bahwa besar daya operasi dan/atau lamanya operasi menyebabkan bertambahnya jumlah Pu-239 secara polinomial dan berkurangnya U-238 secara polinomial sebagai fungsi nilai burnup. Keywords: Burnup. ORIGEN. where the greater the reduction of U-235 and U-238 the greater Pu-239 will be generated. Analisis diarahkan untuk mengetahui parameter penambahan Pu-239 dan parameter berkurangnya U-235 dan U-238 dalam bahan bakar bekas PWR. U-238 dan U-235. Based on this calculation. ABSTRACT This paper discuses the determination of Pu-239-formed and U-235 and U-238-remaining in nuclear spent fuel of PWR using Origen Code. dimana semakin besar pengurangan U-235 maka semakin besar Pu-239 yang diperoleh.

0).Ti)2Ti6O16].6).Ti)2Ti6O16] as main host phases. BaO (5. Indonesia * gunand-m@batan. In Indonesia. Proses pembentukan synroc limbah dilakukan melalui proses pres-panas isostatik pada suhu tinggi. synroc . TiO2 (71. CaO (11.IMOBILISASI LIMBAH RADIOAKTIF DARI PRODUKSI RADIOISOTOP 99Mo DENGAN BAHAN MATRIKS SYNROC IMMOBILIZATION OF RADIOACTIVE WASTE FROM 99Mo RADIOISOTOPE PRODUCTION BY MATRIX MATERIAL OF SYNROC Gunandjar 1. ABSTRACT The assessment of immobilization technology using synroc matrix material was carried out for the 99 long life radioactive wastes generated from molybdenum-99 ( Mo) radioisotope production. The process of synroc waste forming was carried out by hot isostatic pressing at high temperature. Tangerang selatan.4).6). The results showed that the quality of waste synroc block producted by the sintering process conform to the hot isostatic pressing process. adaptation of immobilization technology for immobilization of the radioactive wastes generated from 99 o Mo production using synroc materials by calsination at the temperature 750 C and sintering at the o temperature 1200 C.4). Synroc is a crystalline wasteform comprising a stable assemblage of titanate phases chosen for their geochemical stability and ability to immobilize the radioactive elements in radioactive wastes.4) and ZrO2 (6. brannerite (AnTi2O6). Hasil menunjukkan bahwa kualitas blok synroc limbah hasil imobilisasi dengan proses sintering tersebut sesuai dengan proses pres-panas isostatik. Kata kunci: imobilisasi limbah.go.4) dan ZrO2 (6. Komposisi prekursor oksida sebagai matriks synroc (dalam % berat) adalah : Al2O3 (5. Keywords: immobilization of waste. Hasil studi memberikan konfirmasi bahwa laju pelindihan dan kerusakan akibat radiasi peluruhan-α terhadap synroc relatif sangat rendah dan tidak menyebabkan micro-cracking. adaptasi teknologi imobilisasi untuk imobilisasi limbah radioaktif yang ditimbulkan dari produksi 99Mo dilakukan dengan bahan o o synroc melalui proses kalsinasi pada suhu 750 C dan sintering pada 1200 C. BaO (5. TiO2 (71.0). radioactive waste from 99Mo production. limbah radioaktif dari produksi 99Mo. brannerite (AnTi2O6) dan hollandite [Ba(Al. synroc.6). The studies confirm that the leaching-rates and α-decay damage in synroc relatively very low and it cannot caused micro-cracking. Untuk limbah radioaktif umur panjang yang ditimbulkan dari produksi 99Mo yang mengandung uranium. Di Indonesia. transuranics and fission products was developed the synroc containing of pyrochlore (CaATi2O7). For the 99 long life radioactive waste generated from Mo production containing of uranium.6).id ABSTRAK Pengkajian teknologi imobilisasi dengan bahan matriks synroc telah dilakukan untuk limbah radioaktif umur panjang yang ditimbulkan dari produksi radioisotop molibdenum-99 (99Mo).e : Al2O3 (5. Banten 15310. and hollandite [Ba(Al. * ) Pusat Teknologi Limbah Radioaktif-Badan Tenaga Nuklir Nasional Kawasan Puspiptek Serpong. Synroc adalah bentuk limbah kristalin yang tersusun dari gabungan fase-fase titanat yang stabil dan dipilih karena kestabilan geokimia dan kemampuan untuk imobilisasi unsur-unsur dalam limbah radioaktif. transuranium dan unsur-unsur hasil belah telah dikembangkan synroc yang mengandung fase utama pyrochlore (CaATi2O7). CaO (11. The composition of precursor oxides as synroc matrix (in % weight) i.

sehingga densitas. kuat tekan. Pada suhu 300 ◦C selama 2 dan 4 jam. tetapi menaikkan laju pelindihan. Kata kunci : Ketahanan polimer. kuat tekannya yang diiradiasi 40 kGy naik jika dibandingkan dengan 0 kGy. so that must be managed in order there is not causing radiological impact to humans and environment. Polimer-limbah yang 0 dipanaskan pada suhu 100 dan 200 C selama 2. Limbah rafinat diimobilisasi dengan polimer epoksi dengan kandungan limbah 30 % berat. 2. dan laju pelindihan selama 1. polimer-limbah rusak dan warna berubah menjadi hitam. dan 10 jam menurunkan densitas. dan laju pelindihannya. and 160 kGy have decreasing density value. 8. dan 3 bulan sangat kecil. radiasion. radiasi. Dalam interm storage limbah mendapatkan paparan radiasi dari limbah sekelilingnya. Epoxy polymer-waste that heated at temperature 100 and 200 ◦C in 2. and the leaching rate. and 10 hours has decreasing density and compressive strength. Polimer-limbah yang diiradiasi dengan sinar gamma pada dosis 40. 8. Keywords : Polymer resistance. compressive strength irradiated at dose of 40 kGy is increasing if compared with 0 kGy. 6. Waste-polymer that irradiated by gamma at doses of 40. and leaching rate for 1. but increasing the leaching rate. kemudian disimpan ditempat penyimpanan sementara (interm storage). uranium waste. 120. Badan Tenaga Nuklir Nasional Tangerang Selatan. panas. dan laju pelindihannya naik setelah polimer-limbah diiradiasi dengan dosis lebih besar 40 kGy. 6. Indonesia * herlanmartono@yahoo. then stored in interm storage. kuat tekan. compression strength. dan 160 kGy nilai densitasnya sedikit menurun. 2. In the interm storage. compressive strength. Rafinat waste immobilized by epoxy polymer on 30 % content of waste. radioactive waste get radiation exposure from the surrounding environment that has result in heat and radiation that may result in changes the characteristics of waste-polymer i. 15310. *) dan Aisyah1) Pusat Teknologi Limbah Radioaktif. dan laju pelindihannya tidak ditentukan. 120. and leaching rate is increasing after the waste-polymer has irradiated at more than 40 kGy. 4.KETAHANAN POLIMER EPOKSI UNTUK IMOBILISASI LIMBAH URANIUM TERHADAP PANAS DAN RADIASI RESISTIVITY OF EPOXY POLYMER FOR IMMOBILISATION URANIUM WASTE TOWARDS RADIATION AND HEAT Herlan Martono1. kuat tekan. limbah uranium. kuat tekan. sehingga mengakibatkan panas dan radiasi yang merubah karakteristik polimer-limbah yaitu densitas. ABSTRACT Rafinate waste from the extraction of uranium has very long half life. 80.com ABSTRAK Limbah rafinat dari ekstraksi uranium mempunyai umur paro yang panjang. thermal. 80. 4. Effect of alpha radiation to density. 3 month are very small. sehingga harus dikelola agar tidak menimbulkan dampak terhadap manusia dan lingkungan. Pengaruh radiasi alfa terhadap densitas.e density. .

3 dan 5 ml/menit. The neutral solution of pH 7 gives the bonding independency of UO22+ catching on the biosorbent. Debit 1 ml/menit memberikan waktu kontak ion UO2+2 dengan biosorben lebih baik dari pada debit 3 dan 5 ml/menit. lipids 1-10%. aminocarboxylates. phosphoric. 7 dan 8. berkomposisi polisakarida 40-95%. *) dan Endang Nuraeni2) Pusat Teknologi Limbah Radioaktif-Badan Tenaga Nuklir Nasional Kawasan Puspiptek Serpong. Study of the utilization of immobilized EPS on calcium aliginate for uranium removing has been performed. proteins 1-60%. asam nukleat 1-10%. hydroxil.84 mg U/g biosorbent. Extracellular Polymeric Substance (EPS). lipida 1-10%. aminokarboksilat dan lain-lain.55%.95 cm diameter and 8 cm bed height containing 6. EPS hasil ekstraksi lumpur aktif industri makanan berkadar polisakarida 83.95 cm.PENGGUNAAN BIOSORBEN EXTRACELLULAR POLYMERIC SUBSTANCE TERIMOBILISASI PADA KALSIUM ALGINAT UNTUK PENYISIHAN URANIUM BIOSORBEN UTILIZATION OF IMMOBILIZED EXTRACELLULAR POLYMERIC SUBSTANCE ON CALCIUM ALIGINATE FOR REMOVING OF URANIUM Zainus Salimin1. The EPS can bind the cations and anions supporting by its content of carboxylates. Variabel percobaannya adalah pH larutan 4. sulfat. Penelitian penggunaan EPS terimobilisasi pada kalsium alginat untuk penyisihan uranium dari limbah radioaktif cair telah dilakukan.84 mg U/g biosorben.623 mg EPS per g sorben EPS-Kalsium Alginat yang berdiameter 4-5 mm. Extracellular Polymeric Substance (EPS) dihasilkan bakteri. Larutan uranium kadar 100mg/L (1260Bq/l) dialirkan pada kolom adsorpsi berdiameter dalam 0. The result indicates that on the pH of 7 and rates of flow 1 ml/minute gives the maximum sorption capacity of 881.2 g sorben. Larutan netral memberikan +2 kondisi independensi ion UO2 terikat sepenuhnya pada biosorben. polimer asam amino dan lain-lain. and rates of flow of 1. sulfuric. The sulution with 100 mg/L uranium concentration or 1260Bq/l activity equivalent was channeled through the adsorption coloum of 0. Tangerang 15314 * email: zainus_s@batan. etc.go.55% dan protein 15% diimobilisasi pada kalsium alginat sehingga diperoleh 9. Extracellular Polymeric Substance (EPS) is resulted by bacterial cells compossing the polysaccharides 40-95%. The grain size diameter of resulted EPS-calcium alginates was 45 mm. hidroksil. The EPS from extraction of industrial food active sludge having the content of polysaccharides of 83.623 mg EPS per g of EPS-calcium aliginates biosorbent. Kata Kunci : biosorben. Pada pH 7 dan debit 1 ml/menit diperoleh +2 kapasitas penyerapan ion UO2 maksimum 881. tinggi bed 8 cm yang berisi 6. Keywords: biosorbent. and polymers of amino acids and other compounds.3 dan 5 ml/minute. ABSTRACT Biosorben utilization of immobilized extracellular polymeric substance on calcium aliginate for removing of uranium. nucleic acids 1-10%.7 dan 8 dan debit aliran 1.id ABSTRAK Penggunaan Biosorben Extracelullar Polymeric Substance Terimobilisasi pada kalsium Alginat untuk penyisihan uranium.2 g of biosorbent. . EPS dapat mengikat kation dan anion karena mengandung gugus fungsional karboksilat. Extracellular Polymeric Substance (EPS). fosfat. The experiment variabels are solution pH of 4. was immobilized with calcium alginates matrix resulting 9. protein 1-60%. Rate of flow of 1 ml/minute gives the contact time of UO22+ ion with biosorbent surface better than on the rate of flow 3 and 5 ml/minute. and protein of 15%.

Principle making of phosphate’s fertilizer is change three calcium phosphate exist in in rock of phosphate become calcium mono phosphate by addition of acid by dolomit and fieldspar. ABSTRACT Phosphate’s deposit which consist in in is hilly of mountainside of Muria can be estimated can reach 50 year. vibrating screen. *) dan Edy Supriyo2) PSD. vibrating screen. Pedalangan. III Teknik Kimia Program Diploma Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Jl.com ABSTRAK Deposit phosphate yang terkandung di dalam perbukitan lereng Gunung Muria dapat diperkirakan dapat mencapai 50 tahun.. Prof. Hasilnya adalah pupuk phosphate yang berbentuk butiran. Most rock of phosphate used for production SP 36 fertilizer. sehingga menyulitkan pemakaian di lapangan. Sebagian besar batuan phosphate digunakan untuk produksi pupuk SP 36. tetapi para pengusaha pupuk masih belum memperhatikan kualitasnya dan masih menjualnya dalam bentuk tepung. so that complicate usage in field. Produksi pupuk phosphate alam dari tahun ke tahun selalu meningkat sesuai dengan perkembangan sektor pertanian. Existence of this potency push governance of sub-province to develop properties of natural resources so that can improve PAD. but all entrepreneur fertilize still not yet paid attention its quality and still selling it in the form of flour. One of the small industry that is Dewi Sri start to process the natural resources ( phosphate deposit) becoming fertilizer of phosphate natural which later then round into multiple fertilizer. Its result phosphate’s fertilizer granulated. then item overcome to pass vibrating screen so that got the homogeneous fertilizer measure and as according to wanted standard. Sudharto. Prinsip pembuatan pupuk phosphate adalah merubah tricalsium phosphate yang ada di dalam batuan phosphate menjadi mono calsium phosphate dengan cara pengasaman oleh dolomit dan fieldspar. Kata kunci : deposit phosphate. SH. kemudian butiran dilewatkan melalui vibrating screen sehingga didapatkan ukuran butiran pupuk yang homogen dan sesuai dengan standard yang diinginkan. natural fertilizer. Tembalang.TD. . Adanya potensi ini mendorong pemerintahan kabupaten Pati untuk mengembangkan kekayaan sumber daya alam sehingga dapat meningkatkan PAD. Production fertilizer natural phosphate from year to year always mount as according to growth of agricultural sector. pupuk alam. Wisnu Broto1.Perbaikan Proses Produksi Pupuk Phosphate Alam Repair of Production Process Fertilizer Natural Phosphate R. Salah satu industri kecil yaitu Dewi Sri mulai mengolah sumber daya alam tersebut (deposit phosphate) menjadi pupuk phosphate alam yang kemudian berkembang menjadi pupuk majemuk. Semarang 50239 Indonesia Telp/Fax: (024) 7471379 * vieshnoe@gmail. Key word : Phosphate’s deposit.

2% of the WWTP aeration tank volume. activated sludge. fenol dan amonia yang relatif rendah.. microbial.co. The operational of activated sludge process begins with the concentration of MLVSS = ± 600 mg / l and be performed monitoring for 3 months. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa untuk mempertahankan mikroorganisme tertentu untuk tetap aktif membutuhkan karakteristik air limbah yang sama. Penelitian Pemeliharaan lumpur aktif telah dilakukan dengan menggunakan tangki aerasi yang diisi dengan MLVSS sebanyak 100 m3 atau setara dengan 6. *). and should not be receives a surprise of high pollutant loads . phenol and ammonia which are relative low. especially the concentration of sulfur. the seed of activated sludge used as the biostarter of the WWTP aeration tank. dan tidak boleh menerima kejutan beban polutan yang tinggi. Tingginya kandungan H2S.id ABSTRAK Penelitian bertujuan untuk mempertahankan kualitas lumpur aktif di WWTP industri pemurnian minyak pelumas bekas. High content of H2S. mikroba.STUDI PENANGANAN MASALAH PEMELIHARAAN LUMPUR AKTIF DALAM IPAL PABRIK PEMURNIAN MINYAK PELUMAS BEKAS Agus Slamet1. selama periode pemeliharaan mesin-mesin pabrik dan unit tangki aerasi. aklimatisasi. acclimatization . fenol dan minyak dalam air limbah yang dihasilkan saat start-up operasi pabrik telah membunuh sebagian besar mikroba spesifik yang terkandung dalam lumpur aktif. The Maintenance research of the activated sludge have been conducted using aeration tank which filled with MLVSS as much as 100 m3 or equal with 6. amonia. lumpur aktif. khususnya konsentrasi sulfur. phenol and oil in wastewater generated at start-up factory operations have been killed most of the microbes specific contained in activated sludge. Tetes telah digunakan sebagai co-substrat sebagai tambahan makanan mikroba pada saat ketersediaan air limbah terbatas karena pabrik tidak operasi. ammonia. Maintenance of activated sludge conducted as long as 21 days with MLVSS concentrations about 3500 mg / l. Joni Hermana3) Jurusan Teknik Lingkungan FTSP – ITS Surabaya Kampus ITS Sukolilo Surabaya (60111) * agus_mgt@yahoo. lumpur aktif digunakan kembali sebagai pengolah air limbah dalam unit tanki aerasi IPAL. Pemeliharaan lumpur aktif dilakukan selama 21 hari dengan konsentrasi MLVSS sekitar 3500 mg / l. Molasses has been used as co-substrate for additional microbial food during waste water availability is limited because the plant is not operating. After the maintenance period. Operasional proses lumpur aktif dimulai dengan konsentrasi MLVSS = ± 600 mg/L dan dilakukan monitoring selama 3 bulan. sehingga lumpur aktif dapat tumbuh dan bekerja dengan waktu aklimatisasi singkat Kata kunci : Pemeliharaan.2% dari volume tangki aerasi IPAL. Hasil penelitian menunjukkan ada perubahan dalam kinerja lumpur aktif karena perbedaan dalam substrat selama proses pemeliharaan. This research can be concluded that in order to maintain the specific microorganisms to remain active need the same waste water characteristic . ABSTRACT Aimed of Research at maintaining the quality of activated sludge at the wwtp used lubricating oil industry during the maintenance period of factory machines and aeration tank unit . Welly Herumurti2). so that activated sludge can grow and work with a short acclimation time. The research results indicate there have been changes in the performance of activated sludge due to differences in the substrate during the maintenance process. Keywords: Maintenance. Setelah diperasikan kembali.

Pada penambahanNaOCl pada air limbah dari 10 ppm dan 15 ppm. Kata kunci: COD. Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh konsentrasi awal COD dan konsentrasi NaOCl terhadap removal COD. Metode penelitian melalui tahapan sbb: aklimasi mix culture. tidak menunjukkan adanya perbedaan besar removal COD. does not indicate any major difference. removal COD akan terus turun dari 95 menjadi 72%.id ABSTRAK Kegiatan pengolahan ikan pada industri cold storage selain menghasilkan produk. operation sbr with load ofCOD low to high (2000 ppm).concentration of NaOCL to remove COD. jika penambahan konsentrasi NaOCl ditingkatkan lagi hingga mencapai 55 ppm. Pengolahan air limbah menggunakan sistim sequencing batch reaktor (sbr) diperkirakan mampu menurunkan COD hingga 200 ppm.Karakteristik air limbah dari kegiatan diatas mengandung zat organik dan ion OCL. NaOCL.ac. Keywords: COD. then the addition of the initial 10 NaOCl and 55 ppm on the initial load of wastewater COD low to high sequencing batch with a measured parameter-paramter: COD.its.PENGOLAHAN AIR LIMBAH PENGOLAHAN IKAN (COLD STORAGE) MENGGUNAKAN SISTIM SEQUENCING BATCH REACTOR PROCESS OF WASTEWATER TRETMENT FISH (COLD STORAGE) USE SEQUENCING BATCH REACTOR SYSTEM Agus Surono1. The research method through phases: aclimation mix culture. MLVSS. juga air limbah. Influence of load of wastewater with COD load early (900 ppm to 1400 ppm) towards a big difference small COD removal. NaOCL. MLSS. **soeprijanto@chem-eng. operasi sbr dengan beban COD awal rendah sampai COD tinggi (2000 ppm). Mix Culture. *) dan Soeprijanto2. **) Laboratorium Biokimia Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya * aguzzurono@yahoo. The results showed that sbr system can be used for COD removal processes up to 80% and over.Air limbah berasal dari kegiatan air pencucian proses produksi dan air sanitasi yang mengandung NaOCL. Characteristics of the wastewater from the above activities and ion -1 OCL . Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistim sbr dapat digunakan untuk proses removal COD sampai 80% ke atas . Removal COD. Wastewater treatment system using sequencing batch reactors (sbr) is estimated to be able to reduce COD untill 200 ppm. kemudian penambahan NaOCl awal 10 ppm sampai 55 ppm pada beban awal air limbah COD rendah sampai tinggi secara sequencing batch dengan parameter-paramter yang diukur : COD.Removal COD . SVI every 6 hours until time of aeration 48 hours. as well as wastewater. SVI setiap 6 jam sampai waktu aerasi 48 jam.Waste water comes from water leaching process of production activities and water sanitation containing NaOCL. removal COD will continue to fall from 95 to be 72%. Sequencing Batch Reactor ABSTRACT The fish processing industry activities at cold storage in addition to producing products.On added NaOCl in waste water of 10 ppm and 15 ppm. if the addition removal COD concentration is increased again to reach the NaOCl 55 ppm. MLVSS. MLSS. This research aims to study the influence of initial concentration COD. Mix Culture. Sequencing Batch Reactor.com. Pengaruh beban air limbah dengan beban COD awal (900 ppm s/d 1400 ppm) terhadap perbedaan besar removal COD kecil.

The study aims to evaluate the effect of aeration on the growth rate of algae on the processing of Morokrembangan Boezem Water. Algae. Joni Hermana3) 1)Program S1Jurusan Teknik Lingkungan. Key words: Growth rate. HRAR use the symbiosis between algae and bacteria. Kata kunci : laju pertumbuhan. aerasi. HRAR memanfaatkan simbiosis antara alga dan bakteri. Research shows that continuous aeration for 24 hours has caused the pH value of water increases and inhibit the growth rate of algae. and impact on the growth rate of algae. Institut Teknologi Sepuluh Nopember 3) Jurusan Teknik Lingkungan. alga. In the HRAR systems will occur competition of oxygen consumption between algae and bacteria. 100 mg/L dan 150 mg/L. Penelitian menunjukkan bahwa Aerasi terus menerus selama 24 jam telah menyebabkan nilai pH air meningkat dan memperlambat laju pertumbuhan alga. 150 mg/L. Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh aerasi pada tingkat pertumbuhan ganggang pada pengolahan air Boezem Morokrembangan. Aeration for 12 hours during night was able to improve the performance of the algae bioreactor to reduce the content of organic matter and nutrienKey words: Growth rate. Penelitian dilakukan dalam skala laboratorium menggunakan variasi konsentrasi COD awal limbah sebesar 50 mg/L. High Rate Alga Reactor) merupakan salah satu teknologi alternatif untuk menurunkan konsentrasi pencemar organik dalam air.EFEK AERASI TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN ALGA PADA PENGOLAHAN AIR BOEZEM MOROKREMBANGAN Ajeng Hayu Anandra 1). The study was conducted in laboratory scale using a variation of the initial wastewater COD concentration of 50 mg / l. Kandungan alga yang tinggi pada bioreactor akan meningkatkan kompetisi konsumsi oksigen antara alga dan bakteri. Surabaya 60111 ABSTRAK Aplikasi bioreaktor Alga (HRAR. ABSTRACT Algae bioreactor applications (HRAR. High Rate Algae Reactor) is one of the alternative technologies to reduce the concentration of organic pollutants in water. Agus Slamet2). Institut Teknologi Sepuluh Nopember 2) Program S3 Jurusan Teknik Lingkungan. dan berdampak pada penurunan laju pertumbuhan alga. Algae. Boezem Morokrembangan. Boezem morokrembangan . 100 mg / l. Dan variasi 12 jam pada malam hari dan 24 jam secara kontinyu. Aeration. And variation aeration 12 hours during night and 24 hour continuously. Institut Teknologi Sepuluh Nopember Kampus ITS Sukolilo. boezem morokrembangan. Aeration. Aerasi selama 12 jam pada malam hari mampu meningkatkan kinerja bioreaktor alga untuk menurunkan kandungan zat organik dan nutrient.

dan 26% plastik. Data hasil sampling dianalisis kesetimbangan massa sehingga didapat potensi reduksi sampah di kota Kotabaru.84%. komposisi dan timbulan sampah sehingga didapat potensi reduksi sampah di Kota Kotabaru. Tujuan dari penelitian ini adalah analisis karakteristik.81% atau dari 70. Kata Kunci : Karakteristik. Pengelolaan sampah dengan mereduksi sampah belum diprogramkan oleh Bidang Kebersihan Kabupaten Kotabaru. *). Sampah . kayu dedaunan 12. dari hasil kuesioner di masyarakat terhadap pengelolaan sampah di Kota Kotabaru 92% responden sudah mendapat pelayanan persampahan oleh dinas kebersihan.27 l/org/hari. Sampah yang dihasilkan langsung dibuang ke TPA tanpa pengelolaan terlebih dahulu.id ABSTRAK Kota Kotabaru sebagai ibu kota Kabupaten Kotabaru merupakan kabupaten terluas di propinsi Kalimantan Selatan dengan luas lebih dari seperempat (25. dan Mevi Ayuningtyasc3) Dosen Teknik Lingkungan Universitas Lambung Mangkurat Mahasiswi Teknik Lingkungan Universitas Lambung Mangkurat 3 Mahasiswi Teknik Lingkungan Universitas Lambung Mangkurat 2 1 *alimms@grad.3 m3/hari.17 %. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa dengan adanya reduksi sampah pada sumber volume sampah yang diangkut ke TPA dapat berkurang sebesar 58.3%. Metodologi yang dipakai dengan observasi lapangan. Komposisi.Analisis Potensi Reduksi Sampah di Kota Kotabaru Kalimantan Selatan Muhammad Syahirul Alima1.23 m3/hari menjadi 41.08%. Data primer meliputi sampling timbulan sampah. Reduksi. Gina Lovasarib2). komposisi sampah dan karakteristik sampah. timbulan sampah sebesar 2.11%) dari luas propinsi Kalimantan Selatan. kuesioner dan dilakukan pengumpulan data primer dan sekunder.44 %. Hasil penelitian menunjukkan komposisi dan karakteristik sampah di Kota Kotabaru terdiri dari sisa makanan 38. kertas-karton 27.ac. sampah sudah yang didaur ulang pemulung meliputi 38% Logam. lain-lain 3. 26% kertas.its. plastik 10.

Monitoring terhadap pemanfaatan program SANIMAS belum dilakukan oleh Pemerintah Pusat sehingga tujuan dari penelitian ini adalah sebagai analisis pemanfaatan oleh masyarakat terhadap program SANIMAS dan evaluasi proses pengolahan dari IPAL ABR untuk mengurangi beban pencemaran domestik di sungai Kota Banjarmasin. pencemaran.3 m3/bulan.id ABSTRAK 1 Salah satu upaya pemerintah kota Banjarmasin untuk mengatasi masalah pencemaran sungai adalah membangun sarana dan prasarana MCK+ beserta pengolahan air limbahnya yang terletak di bantaran sungai melalui program Sanitasi oleh Masyarakat (SANIMAS) dimana pengolahan limbahnya menggunakan Teknologi Anaerobik Baffle Reactor (ABR). sampling kualitas parameter effluen IPAL dan perhitungan debit limbah yang dihasilkan. efisiensi pengolahan rata-rata terhadap semua IPAL ABR untuk parameter BOD5. Metodologi yang dipakai adalah dengan observasi lapangan terhadap kondisi fisik prasarana MCK+ yang terbangun.*) dan Erika Agustinib2) 2 Dosen Teknik Lingkungan Universitas Lambung Mangkurat Alumnus Teknik Lingkungan Universitas Lambung Mangkurat *alimms@grad.its.74%. dan SANIMAS . 25.ac. dan 68.STUDI PEMANFAATAN PROGRAM SANITASI OLEH MASYARAKAT (SANIMAS) DI KOTA BANJARMASIN Muhammad Syahirul Alima1. Hasil penelitian ini mengidentifikasikan program SANIMAS yang dilaksanakan sejak tahun 2007 belum mampu mereduksi beban pencemar organik yang masuk ke badan air di kota Banjarmasin. MCK+.24% sedangkan rata-rata debit limbah yang dihasilkan adalah 50. Kata Kunci : Air limbah . COD dan TSS adalah 45. Hasil penelitian mengenai efektivitas pemanfaatan dari total seluruh MCK+ di kota Banjarmasin sebanyak 15 unit MCK+ yang terbangun dari tahun 2007 sampai tahun 2011 adalah cuma 47% atau hanya 7 (tujuh) unit MCK+ yang termanfaatkan.17%. IPAL ABR.

. Kata kunci: bakteri petrofilik.A (4 isolat) dan Pseudomonas diminuta AK. These bacteria are gram-negative bacteria. rodshaped. Tahap identifikasi menghasilkan isolat indigenus bakteri Pseudomonas putida AK. *) Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan.kurniawan@gmail. allen.128/2003 tentang Tata Cara dan Persyaratan Teknis Pengolahan Limbah Minyak Bumi dan Tanah Terkontaminasi Oleh Minyak Bumi Secara Biologis. The TPH residues resulted from bioremediation are difficult to degrade naturally and requires a treatment process in long term.id. identifikasi.ac. bioremediasi. Isolasi bakteri menggunakan media Solution Base Salt (SBS) yang diperkaya ekstrak ragi dan crude oil.B (2 isolates). aerobic. bersifat aerobik. Dengan demikian. sedangkan kuantitas hasil pengolahan terus mengalami peningkatan.B (2 isolat).ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI PETROFILIK DARI KONSENTRASI RESIDU TOTAL PETROLEUM HIDROKARBON (TPH) DI BAWAH 1% (W/W) HASIL PROSES BIOREMEDIASI THE ISOLATION AND IDENTIFICATION OF PETROFILIC BACTERIA FROM TOTAL PETROLEUM HYDROCARBONS (TPH) RESIDUES UNDER 1% (W/W) OF BIOREMEDIATION PROCESS RESULTS Allen Kurniawan1. Residu TPH hasil bioremediasi sulit didegradasi secara alamiah dan membutuhkan jangka waktu yang panjang. 16680. The identification phase produced Pesudomonas putida AK. efek ini akan membawa permasalahan baru bagi lingkungan. Indonesia * allenkurniawan@ipb. The bacteria isolation media was using Solution Base Salt (SBS) which enriched with yeast extract and crude oil. dengan ciri dihasilkannya zona bening di sekitar koloni. isolation. persyaratan akhir untuk memulihkan lahan tercemar Total Petroleum Hidrokarbon (TPH) melalui bioremediasi adalah kurang dari 1%. The isolation and identification of petrofilic bacteria is the beginning phase of this research and will be continued by determination of biodegradation kinetic parameters and examine the biodegradation process at landfarming reactor on a laboratory scale. isolasi. total petroleum hydrocarbon residues. Thus. Both of these isolates will be used to determine biodegradation kinetics of both in a single colony or a mixed culture. Institut Pertanian Bogor Kampus IPB Dramaga.A (4 isolates) and Pseudomonas diminuta AK. ABSTRACT In minister of decree (Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. residu total petroleum hidrokarbon. The isolation phase produced 6 single colonies of bacteria isolates that potentially degrading crude oil with clear zones characteristics around the colonies. and can degrade the pollutants especially aromatic hydrocarbons. Kedua isolat ini akan digunakan untuk menentukan kinetika biodegradasi baik dalam koloni tunggal ataupun kultur tercampur. petrofilic bacteria. Keywords: bioremediation. The purpose of this research is finding the bacteria isolates that have high affinity towards the given substrates. identification. Tujuan penelitian ini menemukan isolat bakteri yang memiliki afinitas tinggi terhadap substrat yang diberikan. while the treatment process output quantity is increasing. Tahap isolasi menghasilkan 6 isolat bakteri koloni tunggal yang berpotensi sebagai pendegradasi crude oil. Isolasi dan identifikasi bakteri petrofilik merupakan awal dari rangkaian penelitian yang akan dilanjutkan dengan tahap penentuan parameter kinetika biodegradasi dan uji biodegradasi pada reaktor landfarming skala laboratorium. Bakteri ini merupakan bakteri gram negatif. these effects will bring new problems for environment. Bogor.128/2003) mentioned that the final requirement of the recovery contaminated land by Total Petroleum Hydrocarbon (TPH) through the bioremediation is less than 1%.com ABSTRAK Dalam Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. berbentuk batang dan dapat mendegradasi polutan terutama hidrokarbon aromatik.

16680. Lahan terkontaminasi dibuat dengan memasukkan sekitar 10% minyak pelumas.SIMULASI PROSES BIOREMEDIASI PADA LAHAN TERKONTAMINASI TOTAL PETROLEUM HIDROKARBON (TPH) MENGGUNAKAN SERABUT BUAH BINTARO DAN SEKAM PADI THE SIMULATION OF BIOREMEDIATION PROCESS ON TOTAL PETROLEUM HYDROCARBONS (TPH)-CONTAMINATED LAND USING BINTARO FIBERS AND RICE HUSK Allen Kurniawan Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan. total petroleum hydrocarbons. allen.. Bogor.5-0. The exogenous microorganisms that used on this study were Bacillus sp. Thus. Efisiensi konsentrasi TPH selama dua bulan dengan menggunakan serabut buah bintaro sebesar 49.8% pupuk NPK dan 1% urea. Institut Pertanian Bogor Kampus IPB Dramaga. Kata kunci: biodegradasi. which is the simple reactor.com ABSTRAK Bioremediasi merupakan proses pemulihan lahan tercemar dengan memanfaatkan aktivitas mikroorganisme.12%. sedangkan sekam padi sebesar 56.id. diantaranya adalah penggunaan bulking agent sebagai bahan tambahan untuk meningkatkan porositas tanah dan laju biodegradasi kontaminan. Sehingga penggunaan sekam padi sebagai bulking agent lebih efektif dibandingkan serabut buah bintaro dalam membantu biodegradasi pada proses bioremediasi. 1% of the bacteria Bacillus sp.kurniawan@gmail. one of them is utilizing bulking agent as additive to increase the soil porosity and the contaminant biodegradation rate. bioremediation. 1% bakteri Bacillus sp.5%. . Indonesia allenkurniawan@ipb. 0. ABSTRACT Bioremediation is a recovery process for the contaminated land by utilizing the activities of microorganisms. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektivitas terbaik antara bulking agent serabut buah bintaro dan sekam padi dalam menyisihkan Total Petroleum Hidrokarbon (TPH) pada proses bioremediasi. the use of rice husk as bulking agent is more effective than bintaro fibers in biodegradation of bioremediation process. Mikroorganisme eksogenous yang digunakan adalah bakteri Bacillus sp. Keywords: biodegradation.5% and 56. Reaktor yang digunakan berupa reaktor sederhana tipe landfarming yang dijaga kelembabannya dengan penambahan air dua kali seminggu. and 1% of urea fertilizer.12% respectively. bioremediasi. The reactor that used on this study was landfarming type. 1% of bulking agent. bulking agent. The purpose of this study to examine the best effectiveness of Total Petroleum Hydrocarbons (TPH) removal between utilization of bintaro fibers and rice husk bulking agent in remediation process. total petroleum hidrokarbon. The efficiency of TPH concentrations for two months using bintaro fibers and rice husk were 49. The contaminated land was made by putting about 10% of lubricating oil. The humidity on this reactor maintained by added some water for twice a week. 0. Berbagai teknologi telah dikembangkan untuk memperoleh hasil yang optimal. 1% bulking agent. Various technologies have been developed to obtain the optimal result.5-0.ac. bulking agent.8% of NPK fertilizer.

emisi emisi gas SO2 sebesar 2857 µg/s. limbah aluminiu ABSTRACT Aluminium scrap recycling is an important link to fulfil the aluminium stock in the market. nitrogen oksida (NO2) dan partikulat (PM10).ESTIMASI PRODUKSI DAN DISPERSI GAS POLUTAN DARI KEGIATAN DAUR ULANG LIMBAH ALUMINIUM GENERATION ESTIMATION AND THE DISPERSION OF POLLUTANT GASES FROM ALUMINIUM SCRAP RECYCLING Arief Sabdo Yuwono1. Generation estimation was based on recycling capacity of aluminium scrap in the order of 700 ton/year. Simulation showed that all of dispersed waste gases in the ambient air complied with the national standard according to Government Regulation No 41/1999 pertaining on Air Pollution Control. Estimasi produksi dilakukan dengan berdasarkan pada kapasitas olah limbah luminium sebesar 700 ton/tahun. nitrogen oxide (NO2) and particulate matter (PM10). estimasi produksi. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada tingkat produksi tersebut akan dihasilkan limbah kerak sebesar 177 kg/hari. gas polutan. aluminium scrap recycling is also an activity generating wastes such as waste gases.id ABSTRAK Kegiatan daur ulang limbah aluminium merupakan salah satu mata rantai penting yang berperan memasok ketersediaan logam aluminium. pollutant gas. and CO gas 2777 µg/s.551 µg/s. emisi gas NO2 sebesar 10. Result of the analysis indicated that at this recycling capacity the generated slag is 177 kg/day. dan emisi gas CO sebesar 2777 µg/s. The objectives of the research were to estimate the amount of the generated waste gases resulted from aluminium scrap recycling and to study the dispersion of the emitted waste gases in the ambient air surrounding the recycling activity by using the Gaussian dispersion simulation model. mengurangi penambangan bauksit baru dan memurnikan kembali limbah aluminium dari kondisi awal yang tercampur benda asing. PO Box 220 Bogor 16002 INDONESIA * arief_sabdo_yuwono@yahoo. The waste gases under concern consist of sulphur dioxide (SO2). Teknik Sipil dan Lingkungan IPB Kampus IPB Darmaga. dispersi. Data pendukung berupa arah dan kecepatan angin berasal dari Stasiun Klimatologi terdekat dengan lokasi kegiatan. On the other hand. SO2 gas 2857 µg/s. Supporting data of wind speed and direction was compiled from the nearest climatology station. *) Dept. dispersion. Hasil simulasi dispersi polutan gas mengindikasikan bahwa semua gas polutan yang ditinjau mencapai baku mutu udara ambien nasional sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. dustfall as well as particulate matter. Keywords: aluminium scrap. debu dan partikulat. production estimation. recycle . Gas polutan yang dicakup meliputi sulfur dioksida (SO2). carbon monoxide (CO). Dilain pihak. NO2 gas 10. karbon mono-oksida (CO). 41/1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara pada radius yang sangat dekat dengan sumbernya Kata kunci: daur ulang.551 µg/s. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat estimasi jumlah produksi gas polutan yang dihasilkan dari kegiatan daur ulang limbah aluminium dan memperkirakan dispersinya dalam udara ambien di sekitar lokasi daur ulang menggunakan model dispersi Gauss.co. kegiatan daur ulang limbah aluminium juga menghasilkan limbah lain dalam bentuk gas-gas polutan. to reduce the new bauxite mining and to purify the contaminated aluminium scrap.

This is thought to decrease the ability of aerobic bacteria to reduce the COD in boezem water. The study was conducted in laboratory scale using a concentration variation of the initial wastewater COD of 50 mg/L. Penelitian menunjukkan bahwa aerasi selama 12 jam pada malam hari memiliki pengurangan bahan organik sebagai COD lebih baik. Tingginya kandungan alga dalam air Boezem menyebabkan kandungan Oksigen Terlarut menurun drastis pada malam hari. better then using aeration continuously for 24 hours has caused the pH value of water to decrease and consequently reduced the performance of algae bioreactor in the COD removal. COD. . Hal ini diperkirakan akan menurunkan kemampuan bakteri aerobik untuk menurunkan kandungan COD dalam air Boezem. Institut Teknologi Sepuluh Nopember Kampus ITS Sukolilo. Aerasi terus menerus selama 24 jam telah menyebabkan nilai pH air meningkat dan memperlambat kinerja sistim boireaktor alga untuk menurunkan kandungan zat organik sebagai COD. Institut Teknologi Sepuluh Nopember 2) Program S3 Jurusan Teknik Lingkungan. While the variation aerations were 12 hours during night and 24 hour continuously. Surabaya 60111 ABSTRAK Boezem Morokrembangan memiliki fungsi ganda sebagai penampungan air hujan sekaligus menerima air limbah domestik dari area pelayanannya. The high content of algae in the boezem water has caused disolved oxygen decreased dramatically at night. Alga. Key words: Boezem.Joni Hermana3 1)Program S1Jurusan Teknik Lingkungan. Algae. Tingginya kandungan nutrien (N dan P) pada air Boezem telah mendorong terjadinya pertumbuhan alga yang sangat cepat (alga bloom) pada sebagaian zona Boezem. Dan variasi 12 jam pada malam hari dan 24 jam secara kontinyu.COD. one as a drainage water reservoir and as domestic wastewater containment from its catchment area.Penelitian dilakukan dalam skala laboratorium menggunakan variasi konsentrasi COD awal limbah sebesar 50 mg/L. Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh aerasi pada kinerja bioreactor algae untuk pengolahan air Boezem Morokrembangan. Kata kunci : Boezem.EFEK AERASI TERHADAP DOMINASI MIKROBA DALAM SISTEM HIGH RATE ALGAE POND (HRAP) UNTUK PENGOLAHAN AIR BOEZEM MOROKREMBANGAN AERATION EFFECT ON THE DOMINANCE OF MIKROBES IN THE HIGH RATE ALGAE POND (HRAP) SYSTEM FOR THE TREATMENT OF BOEZEM MOROKREMBANGAN WATER Bellinda Ira Anggraeni1. 100 mg/L. The study was aimed to assess the effect of aeration on the the performance of bioreactor alga for the treatment of Morokrembangan Boezem water. 150 mg/L. 100 mg/L dan 150 mg/L. Aerasi. ABSTRACT Boezem Morokrembangan has a double function. Institut Teknologi Sepuluh Nopember 3) Jurusan Teknik Lingkungan. . Agus Slamet2. Research shows that the aeration for 12 hours at night has removed organic mater as COD. Aeration. The high content of nutrients (N and P) in boezem water has led to very rapid growth of algae (algal blooming) in some boezem zone.

sedangkan hasil pengukuran outlet IPAL dengan niali pengukuran Ph. TSS: 48 mg/ L. or it can become a place of disease transmission as well as the possibility of environmental pollution and health problems processing of medical waste and sewage treatment has an important role in efforts nosocomial infections control in the Islamic Hospital Samarinda (RSI).EFEKTIFITAS PEMBAKARAN SAMPAH MEDIS DAN KUALITAS PENURUNAN AIR LIMBAH INSTALASI PENGOLAHAN LIMBAH CAIR RUMAH SAKIT ISLAM (RSI) SAMARINDA EFFECTIVENESSOF MEDICAL WASTE COMBUSTION ANDREDUCTION OF WASTE WATER QUALITY LIQUID WASTETREATMENT PLANT HOSPITAL ISLAM (RSI) SAMARINDA Blego Sedionoto1. The results of the effectiveness assessment of medical waste incineration than 5 times the measurement with a value. 7. a gathering place for the sick and healthy people.Pengolahan sampah medis dan pengolahan limbah mempunyai peranan penting dalam upaya pengemdalian infeksi nosokomial di Rumah sakit Islam Samarinda (RSI). 31. *) Bagian Kesehatan Lingkungan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Mulawarman Jalan Sambeliung Gd Baru FKM UNMUL Kampus Gunung Kelua Samarinda Kalimantan Timur 75123 HP .13 Mg/L. 55%. TSS . 55% dan 50% dengan nilai rata rata 39. Total Coli. tempat berkumpulnya orang sakit maupun orang sehat.68.0 dengan semua parameter di bawah baku mutu air limbah. COD . 0.68. 63. Medical Waste . atau dapat menjadi tempat penularan penyakit serta memungkinkan terjadinya pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan.5%. 30%.081350016616. 7.0 dan E Coli . 42%.50 Mg/L.20%. We assess the effectiveness of medical waste in incinerators burning RSI and optimization of chemical and biological parameters decreasein waste water treatment out come wastewater treatmentplant RSI Samarinda. COD. the hospital as a health service facility. Email : blego_kesling@yahoo. 63.BOD. 31. NH3N .com ABSTRAK Sebagaimana tercantum dalam Kepmenkes Nomor 1024/Menkes/SK/X/2004 tentang Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit. Kata kunci : Efektifitas. Required the addition of up to 1200 0C temperature incineratorto decrease the volume of ash residual domestic waste and maximize gas concentration clor and replace blower who has broken with a new one so that the reduction of ammonia and the addition of oxygen to the waste water can take place more efficiently and effectively. 0 with all the parameters under the quality standard wastewater. and 50% with an average valueof 39. Diperlukan penambahan suhu insenerator hingga 1200 0C untuk mengecilkan volume abu sisa sampah domestik dan memaksimumkan konsentrasi gas clor dan mengganti blower yang telah rusak dengan yang baru sehingga pengurangan amoniak dan penambahan oksigen pada air limbah dapat berlangsung lebih efisien dan efektif.50 Mg/Lt. Hasil penilaian efektifitas pembakaran sampah medis dari 5 kali pengukuran dengan nilai. bahwa rumah sakit sebagai sarana pelayanan kesehatan.13 Mg/Lt. Penelitian ini ingin melihat efektifitas pembakaran sampah medis pada insinerator RSI dan optimalisasi penurunan parameter kimiawi dan biologis air limbah hasil pengolahan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) RSI Samarinda. 20%.01 Mg/L.01 Mg/Lt. Pengolahan Sampah Medis ABSTRACT As stated in Kepmenkes Number 1024/Menkes/SK/X/2004 of Environmental Health Hospital. 48 Mg/Lt . 42%. 0and E coli. 30%. NH3N. Keywords: Effectiveness.IPAL. 0. Total Coli.5%. WWTP. while the WWTP outlet measurement results with measurements niali pH. BOD.

pestisida nabati ABSTRACT Biopesticide are someone comodity to need by farmer at Kembang Sari Ampel Village. Price of pesticide not proportion with harvest product. Margaretha Tuti Susanti. Pembuatan pestisida nabati sangatlah tepat diterapkan didaerah tersebut Tujuan Kegiatan memanfaatkan sumber-sumber tanaman yang ada dilingkungannya untuk dijadikan pestisida nabati .Pelatihan Pembuatan Pestisida Nabati Serta Aplikasinya Dalam Upaya Mendukung Dan Menumbuhkan Pertanian Organik Yang Ramah Lingkungan Deddy Kurniawan Wikanta.com ABSTRAK Pestisida merupakan salah satu komoditas yang dibutuhkan petani Desa Kembang Sari Ampel Kabupaten Semarang.menggunakan bahan yang mudah didapat seperti daun sirsat. Sebagai hasilnya Petani desa Kembangsari dapat membuat pestisida nabati dengan . As result of this program :the farmer at Kembangsari village can produce biopestcide from raw material at this place as soursoup leaf. tobacco leaf and biopestcide which produced can used for desinfect chilli plants Key words :biopesticide. Pedalangan Tembalang. tanpa pemakaian pestisida kimia. At this reason biopesticide production very exact to applied at this place As purpose of Ipteks program :to use of organic raw material at the place for produce to biopesticide and to motivate the farmer for organic plant activity not use chemical pesticide. sehingga sering terjadi keluhan tidak sebanding dengan hasil panen yang mereka peroleh. dwikanta@gmail. UNDIP Semarang Jl. Harga pestisida sering dirasakan cukup mahal. Semarang residence. mendorong petani untuk melakukan pertanian organik. desinfect chilli plant . pestisida nabati yang dibuat dapat digunakan untuk memberantas hama tananman cabai Kata kunci : hama tanaman cabe. Prof Sudarto SH.com. daun tembakau. Semarang 50239 *Email : fahmiarifan@yahoo. Fahmi Arifan Jurusan Teknik Kimia PSD III Teknik.

including the provision of residential wastewater management facilities. For that. management. The results are used to develop strategies for the management of residential wastewater infrastructure. dan Alia Damayanti2) Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Kampus ITS Sukolilo. upaya penanganan yang perlu dilakukan adalah membangun septictank yang layak bagi masyarakat yaitu septictank individu (1. Untuk memenuhi target pelayanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis sistem penyediaan prasarana air limbah permukiman di Kecamatan Woha Kabupaten Bima.012 unit). To meet the service target. Hasilnya digunakan untuk menyusun strategi pengelolaan air limbah permukiman. Government should seek public awareness on the importance of residential wastewater management through socialization. 60115. Untuk mewujudkannya. pengelolaan. Also created a good understanding of the facilities built that ultimately created a clean environment and healthy is needed. Key words: wastewater settlements. This reasearch was conducted by reviewing the technical aspects. Penelitian ini dilakukan dengan mengkaji aspek teknis. Pemerintah harus mengupayakan penyadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan air limbah permukiman melalui sosialisasi. environmental sanitation campaigns and increase community participation. komunal (125 unit) dan MCK (104 unit).012 unit). which currently lack adequate condition.co. Surabaya. strategi. Dalam pengembangan kota tidak lepas dari penyediaan utilitas kota termasuk penyediaan fasilitas pengelolaan air limbah permukiman.*). yang saat ini kondisinya kurang memadai. The results obtained in the form of strategies. institutional and community participation. Indonesia email: lia@its. hingga tahun 2015.id ABSTRAK Kecamatan Woha merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Bima yang ditetapkan sebagai Pusat Pemerintahan Ibukota Kabupaten Bima. Kata kunci: air limbah permukiman.id. kampanye sanitasi lingkungan dan peningkatan partisipasi masyarakat.STRATEGI PENGELOLAAN AIR LIMBAH PERMUKIMAN DI KECAMATAN WOHA KABUPATEN BIMA Desi Farida1. programs and residential wastewater management activities. program dan kegiatan pengelolaan air limbah permukiman. strategy. desifarida28@yahoo. WASTEWATER MANAGEMENT STRATEGIES SETTLEMENT IN SUB DISTRICT WOHA BIMA ABSTRACT Woha Subdistrict is one of the districts in Bima Regency defined as the Capital District Government Center Bima. communal (125 unit) and public toilets (104 unit) until 2015. kelembagaan dan peran serta masyarakat. Agar tercipta pemahaman yang baik terhadap fasilitas terbangun dan lingkungan yang bersih dan sehat. . the need from is build a decent septictank from community are individual septictank (1. Hasilnya berupa strategi. In urban development can not be separated from the provision of city utilities.ac. This study aims analyzing the systems wastewater infrastructure in the District Woha Bima.

uji CBR. uji kuat tekan. pasir sisa tambang. uji kompaksi.PEMANFAATAN ABU BATUBARA (COAL ASH) DAN PASIR SISA TAMBANG (TAILING) SEBAGAI BAHAN KONSTRUKSI JALAN COAL ASH AND TAILING UTILIZATION AS ROAD CONSTRUCTION MATERIAL Hendrikus Budyanto1. . 50241 . Based on the TCLP test for all variations of a mixture of all the parameters tested meet the standards of environmental quality standards. No. The method of testing consisted of testing the characteristics of coal ash. Type 1: suitable as a base layer of sub-grade. uji kompaksi. Tipe 3: cocok sebagai bahan dasar lapisan sub base. TCLP. 5. road construction. Imam Bardjo. Indonesia * hendrikus_budyanto@yahoo. uji kuat tekan bebas. proctor test. Type 2: suitable as base material sub-base layer. *) dan Arif Susanto1) Program Pascasarjana Universitas Diponegoro – Program Studi Ilmu Lingkungan Jl. compressive strength tests. compressive strength test. proctor test. SH. TCLP. kapur atau lainnya untuk kemudian dijadikan bahan bangunan. coal ash. Tipe 2: cocok sebagai bahan dasar lapisan sub base. Tipe 4: cocok sebagai bahan dasar lapisan sub base. Type of Fly Ash: Cement = 1: 0. Type 3: suitable as base material subbase layer. california bearing ratio test and toxicity characteristic leaching procedure (TCLP). Tipe Fly Ash : Semen = 1 : 0. tailing. The purpose of this study is to transform coal ash into a compound "monolith" and stable is by mixing with a binder (cement) and with added fillers such as sand. Keywords: california bearing ratio test. uji california bearing ratio dan uji metal toxicity characteristic leaching procedure (TCLP).07 which gives the value of qu already greater than the maximum value of the land. Semarang. Berdasarkan pengujian TCLP untuk semua variasi campuran semua parameter yang diuji memenuhi standar baku mutu lingkungan. Type 4: suitable as base material sub-base layer. lime or other to then be used as building materials. Metode pengujian terdiri atas uji karakteristik abu batubara. Tipe 1: cocok sebagai bahan dasar lapisan sub grade. konstruksi jalan.com ABSTRAK Kandungan silika yang cukup tinggi memungkinkan abu batubara memenuhi kriteria sebagai bahan yang memiliki sifat semen (pozzolan).07 yang memberikan nilai qu yang sudah lebih besar dari nilai maksimum dari tanah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk merubah abu batubara menjadi senyawa ”monolit” dan stabil adalah dengan mencampurkannya dengan bahan pengikat (cement) dan dengan ditambah bahan pengisi seperti pasir. Kata kunci: abu batubara. ABSTRACT The content of silica is high enough to meet the criteria allowing coal ash as a material having properties of cement (pozzolan).

vegetables and rice. berwujud padat. those are solid. The dustbin spot is not rowed by plastic sac . jarum bekas. dan poli gigi ditampung dalam bak resapan. The result of non medical waste are papper. This research showed that PHC of X produced medical and non medical waste.The result of medical waste are used injection. preventive and curative efforts. infusion needle. jarum infuse. puskesmas ABSTRACT Public Health Center (PHC) is the facility of public health which have role in preparing basic health services for society. dan kuratif. kode pos 68121. plastik. PHC . daun-daunan. ampoule and medicine. dan gas. Puskemas telah memisahkan limbah medis dan non medis. yaitu adanya potensi pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh limbah yang dihasilkan. used needle. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah yang dihasilkan oleh puskesmas X adalah limbah medis dan limbah Non medis. and proof of sharp and spiky object. there is potency of environment polution which is caused by resulted waste.limbah nonmedis. non medical waste. kapas bekas. and tooth poly were accommodated at penetrating scuttle. but medical waste has not separated based on its type. Sedangkan pengolahan limbah cair dari kamar mandi. namun tidak membedakan limbah medis berdasarkan jenisnya. dapur. PHC has separated between medical and non medical waste. tidak menimbulkan bising serta tahan terhadap benda tajam dan runcing. Limbah medis yang dihasilkan berupa spet bekas. Kalimantan I/93 Jember. Namun. washbasin. cair. Namun tempat sampah yang dimiliki puskesmas X tidak dilapisi kantong plastik. Puskesmas mempunyai peran positif dalam mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal di wilayah kerjanya melalui upaya promotif. kitchen. Limbah medis dikumpulkan pada tempat sampah dengan bahan tempat sampah tahan karat. Sampah non medis yang dihasilkan berupa kertas. ampul. nasi. Indonesia choifaza@yahoo. medical waste. wastafel. dan obat-obatan.GAMBARAN PENGELOLAAN LIMBAH PUSKESMAS X DI KABUPATEN JEMBER (THE DESCRIPTION OF WASTE MANAGEMENT OF PUBLIC HEALTH CENTRE X IN JEMBER REGENCY) Khoiron Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember Jl. limbah medis. In another hand.com ABSTRAK Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) merupakan fasilitas kesehatan masyarakat yang berperan dalam penyediakan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat. non noisy. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengelolaan limbah yang dihasilkan dari kegiatan Puskesmas. Kata kunci : pengelolaan. plastic. The objective of this research is describing waste management which is resulted by PHC activity. grass. Medical waste are collected at rust proof of dustbin spot. be carried easily. infusion bottle. Keywords : Management. botol infuse. preventif. puskesmas juga dapat berdampak negatif. used cotton. PHC has positive role in realizing public health degree optimalyin its work area by promotive. sayuran. liquid and gas. mudah dikosongkan atau mudah diangkut. PHC has negatif impact. The management of liquid waste from toilet.

PHA can be completely degrade and has similar properties with conventional plastic. The first experiment was done in time of less than 12 hours by using filling time variable and ratio of duration of aerob and anaerob process. to study optimum condition of producing PHA. antara lain dengan memanfaatkan limbah cair industri pangan berbahan baku tepung terigu yang memiliki kandungan zat-zat organik (C. Prof Sudarto SH. lumpr aktif. PHA ABSTRACT One effort to solve a problem exerted in plastic waste is making a degradable plastic material. N. limbah. Nugraheni1) Jurusan Teknik Kimia PSD III Teknik. S). Jenis plastik yang terbentuk dalam proses ini adalah Polihidroksialkanoat (PHA).16 g/gsel. Key Words: activated sludge. The objectives of this research are to study the effect of batch time in one cycle of sequencing batch reactor (SBR). waste . Kata Kunci: bioplastik. The constant conditions were ambient temperature and neutral pH (at the begining). Mohamad Endy Yulianto1. H. membandingkan antara siklus pendek dan siklus biasa dalam sistem SBR terhadap akumulasi PHA dan jenis PHA yang diperoleh. PHA. H. Percobaan utama dilakukan dalam waktu kurang lebih selama 12 jam dengan menggunakan variabel waktu pengisian dan lama ratio proses aerob dan anaerobik. Kondisikondisi yang diusahakan tetap adalah temperatur kamar dan pH netral (pada awal operasi). Semarang 50239 * 1) endy_y@yahoo. The kind of plastic created is Polyhidroksialkanoat (PHA). UNDIP Semarang Jl. bioplastic.S. N. O. i.e. mengkaji kondisi operasi optimum pembentukan PHA.com ABSTRAK Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah yang ditimbulkan oleh sampah plastik adalah dengan membuat material plastik yang dapat didegradasi. S). by processing wheat-based food industry liquid waste which contain organic matters (C. O. to compare between short and ordinary cycle in SBR system to PHA accumulation and kind of PHA.16 g/gsel.BIOKONVERSI LIMBAH CAIR INDUSTRI PANGAN MENJADI PLASTIK BIODEGRADABLE (POLIHIDROKSIALKANOAT) DENGAN MENGGUNAKAN LUMPUR AKTIF BIOCONVERSION OF FOOD INDUSTRIAL WASTEWATER INTO BIODEGRADABLE PLASTIC (POLIHIDROKSIALKANOAT) USING ACTIVATED SLUDGE Laila Faizah Achmad1). Tujuan penelitian adalah mempelajari pengaruh waktu tahapan dalam satu siklus sequencing batch reactor (SBR). PHA dapat terdegradasi sempurna dan memiliki sifat yang mirip dengan kelebihan yang dimiliki oleh plastik konvensional. The results shows that at running with time ratio of aerob:anaerob was 6:3 hours and a same duration of feeding. Pedalangan Tembalang. kandungan PHA rata-rata tertinggi diperoleh pada percobaan dengan 6 jam waktu anaerob selama tahap pengisian (filling) dengan diselingi waktu aerob. Shortening feeding time yields the highest average PHA content of 0. Pemendekan waktu pengumpanan menghasilkan kandungan PHA rata-rata tertinggi yaitu 0. *) dan F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tempuhan dengan variasi waktu aerob:anaerob 6:3 jam dan panjang waktu pengumpanan sama. the highest average PHA content was got at the run when filling step is in six hours anaerob with aerob breaking time.

rhizodegradasi. . phytodegradation. phytoremediation. and phytovolatilization.50% dan 63. ABSTRACT Petroleum constituent compounds are toxic so that it can cause pollution in soil and groundwater. toluene. Intrinsic bioremediation.50% and 63. toluen. Gabungan antara biostimulasi dan bioaugmentasi memberikan hasil terbaik dalam mereduksi kontaminan minyak bumi hingga 81. *) dan Yulinah Trihadiningrum1) Jurusan Teknik Lingkungan. While in the phytoremediation process involved phytostabilization. bioaugmentasi dan komposting merupakan metode yang dapat digunakan dalam remediasi tumpahan minyak bumi. The purpose of this review is to compare the various technologies for oil spill bioremediation in soils based on previous studies. and xylene (BTEX) compounds up to 80% within 21 days. Kata kunci: bioremediasi. biostimulasi.co.KAJIAN TEKNOLOGI BIOREMEDIASI TUMPAHAN MINYAK BUMI BIOREMEDIATION TECHNOLOGY FOR OIL SPILL: A REVIEW Laily Noer Hamidah1. Bioremediation can be done using microorganisms or plants (phytoremediation) both insitu or exsitu. Kemampuan mikroorganisme dan tanaman dalam mereduksi kontaminan dipengaruhi oleh enzim tertentu. Canna sp. biostimulation. An efficient and environmentally friendly method to overcome petroleum pollution can be done with bioremediation. dan xylene (BTEX) hingga 80% dalam 21 hari. had the ability to reduce benzene. dan fitovolatilisasi. Sedangkan dalam proses fitoremediasi melibatkan fitostabilisasi. Impatiens balsamina and Mirabilis Jalapa were able to reduce petroleum contaminants of 10. Whereas Rhizophora mangle was able to reduce petroleum contaminants up to 87% oil within 90 days.000 mg/kg concentration up to 55. Bioremediasi intrinsik. mampu mereduksi senyawa benzene. rhyzodegradation. bioaugmentation and composting were methods that can be used in oil spill remediation. petroleum. FTSP-ITS Kampus ITS Sukolilo.20% respectively within 4 months.9% dalam 141 hari. Impatiens balsamina dan Mirabilis jalapa mampu mereduksi pencemar yang dihasilkan minyak bumi (konsentrasi 10. minyak bumi. Bioremediasi dapat dilakukan dengan menggunakan mikroorganisme atau tanaman (fitoremediasi) baik secara insitu maupun eksitu. Metode yang efisien dan ramah lingkungan untuk menangani pencemaran minyak bumi dapat dilakukan dengan bioremediasi.20% dalam 4 bulan.000 mg/kg) masing-masing sebesar 55. Sedangkan Rhizophora mangle mampu mereduksi kontaminan minyak bumi hingga 87% dalam 90 hari. Tujuan dari kajian ini adalah untuk membandingkan jenis-jenis teknologi bioremediasi dalam mengatasi tumpahan minyak bumi di tanah berdasarkan penelitian terdahulu. Keywords: bioremediation. Surabaya 60111 * enha_el@yahoo. fitodegradasi.id ABSTRAK Senyawa penyusun minyak bumi bersifat toksik sehingga dapat menyebabkan pencemaran pada tanah dan air tanah. The ability of microorganisms and plants in reducing contaminants was influenced by particular enzymes. Canna sp. Combined bioaugmentation and biostimulation provided the best results in reducing petroleum contaminant up to 81. etylene.9% within 141 days. fitoremediasi. etylene.

081703177265 * lalu_wako@yahoo. 112⁰ BT) dengan menerbangkan payload radiosonde Vaisala RSII-80 sebanyak 11 kali menggunakan wahana balon meteo totex 1200 gram. Temperatur pada tropopause rata-rata berkisar antara -78. a change in temperature in this layer can be represented by linear approaches equation Y = 354.2 X + 44782. Raya Watukosek Po Box.8 X + 4899.id ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil temperatur vertikal pada lapisan troposfer dan stratosfer diatas Watukosek selama tahun 2010 . perubahan temperatur pada lapisan ini dapat ditunjukkan dengan persamaan pendekatan linier Y= 354. tropopause.651⁰C/km. perubahan temperatur pada lapisan ini dapat ditunjukkan dengan persamaan pendekatan linier Y= -145.2X + 44782 . tekanan dan kelembaban udara dimana data hasil pengamatan setiap ketinggian dikirimkan dengan menggunakan frekuensi radio 403 MHz .Tlp. The results showed that any changes in altitude it will be followed by changes in temperature. Kata kunci : temperatur.5 ⁰ C to -88.752 C ⁰ / km. tropopause.651 ⁰ C / km. Pada lapisan tropopause terjadi proses isothermal dan mulai lapisan stratosfer bawah sampai stratopause terjadi perubahan temperatur rata-rata (inversi) sebesar +2.5 ⁰C sampai dengan -88. 4 Gempol – Pasuruan 67155. vertical . 112 ⁰ longitude) to fly a radiosonde payload VAISALA RSII-80 as much as 11 times using meteorology balloon type totex 1200 gram. In the lower troposphere to upper troposphere changes in average temperature (lapse rate) of -6. Radiosonde Vaisala RSII-80 dilengkapi dengan sensor temperatur.co. vertikal ABSTRACT This research seeks to know the vertical temperature profile in the troposphere and the stratosphere above Watukosek during 2010. Pada lapisan troposfer bawah sampai troposfer atas terjadi perubahan temperatur rata-rata (lapse rate) sebesar 6. vaisala RSII-80. Tropopause temperatures on average range between -78.752C⁰/km. *) Balai Pengamatan Dirgantara LAPAN Watukosek Jln.5 ⁰ C with a height of 16220 meters to 18670 meters . pressure and humidity where the data of observations of each altitude sent using radio frequency 403 MHz.5 ⁰C dengan ketinggian antara 16220 meter sampai 18670 meter . In the isothermal process occurs tropopause layer and begin to layer lower stratosphere until the stratopause temperature changes occur on average (inversion) of +2. Metode yang digunakan adalah dengan cara melakukan observasi langsung dari Balai Pengamatan Dirgantara LAPAN Watukosek (7⁰57”LS.8X + 4899 . a change in temperature in this layer can be represented by linear approaches equation Y = -145.PROFIL TEMPERATUR VERTIKAL PADA LAPISAN TROPOSFER DAN STRATOSFER DARI DATA WATUKOSEK TAHUN 2010 Lalu Husnan Wijaya1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap terjadi perubahan ketinggian maka akan diikuti perubahan temperatur. Key words : : temperature. The method used was by way of direct observation of the Aerospace Observation Center LAPAN Watukosek (7 ⁰ 57” latitude. vaisala RSII-80. VAISALA RSII-80 equipped with temperature sensors.

batu bara atau tetap menggunakan suplai dari PLN. Key words: carbon emmision. Bottled water industry is potential to produce green house gas that giving bad impact to human and environment. The collection of secondary data about the used of electrical energy in the period of more or less one year taken beetwen January until October 2009. The analysis and discussion about carbon emission rate are using ACM0002 method and the altenative solution to reduce it. ACM0002 is methodology of emission factor counting for electric power plant. ACM0002 adalah suatu metode perhitungan faktor emisi bahan bakar yang digunakan oleh pembangkit. The most effective alternative solution to reduce carbon emission is by using natural gas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa. a research is held to study how much carbon is produced by and how is the alternative solution to reduce the amount of carbon emission. gas alam sebesar 2974. bottled water industry. Kata Kunci: emisi karbon dan industri air minum.56 TonCO2/year and Coal is 7623. batu bara sebesar 7623. Pengumpulan data sekunder adalah tentang pemakaian energi listrik dalam kurun waktu kurang lebih 1 tahun yang diambil pada bulan Januari sampai dengan Oktober tahun 2009. The alternative solution of reducing carbon emission at is by using natural gas. Solusi alternatif penurunan emisi karbon adalah dengan gas alam. nilai emisi karbon dari PLN sebesar 6690 Ton CO2/thn. Solusi alternatif yang paling efektif dalam penurunan emisi karbon adalah dengan menggunakan gas alam. coal or by using suplly from power plant.68 TonCO2/year.KAJIAN EMISI KARBON PADA INDUSTRI AIR MINUM DALAM KEMASAN STUDY OF CARBON EMISSION AT BOTTLED WATER INDUSTRY Maritha Nilam Kusuma dan Joni Hermana Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember maritha_kusuma@yahoo. Analisa dan pembahasan tentang nilai emisi karbon menggunakan metode ACM0002 dan solusi alternatif penurunannya.56 Ton CO2/thn.68 Ton CO2/thn.com ABSTRAK Industri air minum dalam kemasan (AMDK) berpotensi menghasilkan gas rumah kaca sehingga memberikan dampak negatif pada manusia dan lingkungan. Therefore. Oleh karena itu diadakan penelitian yang mengkaji berapa nilai karbon yang dihasilkan oleh dan bagaimana alternatif solusi untuk mengurangi emisi karbon. The recent study shows that the carbon emission rate of when using electrical energy from power plant is 6690 Ton CO2/year. . for natural gas is 2974.

Hasil analisis teknis manunjukkan masih banyak kendala teknis khususnya penyumbatan. komunal. communal and centralized. wastewater .com ABSTRAK Kota Yogyakarta memiliki 3 sistem pengelolaan air limbah yaitu individual. This announced by the contamination of Escherichia coli to groundwater quality. Untuk daerah yang belum terlayani air limbah. management.sehingga perlu dapat ditambahkan saringan ditiap lubang air limbah (dapur dan mencuci) dan perangkap lemak. especially clogged sewer therefore screen and fat trap need to be added on every house conection pipe (from kitchen and washing). Each system didn’t work properly. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan perencanaan peningkatan pengelolaan air limbah di Kota Yogyakarta. Kejadian diare dan pencemaran air tanah masih tinggi sehingga pengelolaan air limbah perlu diprioritaskan. kemampuan. The area that unserved by centralized wastewater system need a long term sewerage design. Hal ini dibuktikan dengan masih tingginya pencemaran air tanah oleh Escherichia coli. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei menggunakan media kuisioner di Kelurahan Ngampilan (sudah terlayani sistem air limbah terpusat) dan Kelurahan Sorosutan (belum terlayani sistem air limbah terpusat). The tecnical analisys showed that there are many technical problems. This research used survey and questionnaires in Sub District Ngampilan (served by centralized wastewater connection) and Sub District Sorosutan (didn’t served by centralized wastewater system).ac. Dimana masing-masing sistem pengolahan belum berjalan optimal. meria_fifiani@yahoo. kemauan. Key words: centralized. *) dan Alia Damayanti1) Program Pasca Sarjana. There still a lot of waterborne disease and groundwater contamination occur in Yogyakarta therefore the wastewater management should get prioritized. terpusat ABSTRACT Yogyakarta has 3 wastewater system management which are individual. Kata Kunci : air limbah. Jurusan Teknik Lingkungan-FTSP ITS Surabaya.PERENCANAAN PENINGKATAN PENGELOLAAN AIR LIMBAH DI KOTA YOGYAKARTA THE IMPROVEMENT PLANNING OF YOGYAKARTA WASTEWATER MANAGEMENT Meria Fifiani1. dan terpusat.id. Telp: 031-5946094 * lia@its. diperlukan perencanaan saluran air limbah jangka panjang.

reuse .931. the production of rice in Java will be reduced between 540. Diperkirakan pada tahun 2025 P. as a source of water to overcome water scarcity. The study on the quantity and quality of domestic wastewater showed that sufficient potential for reuse as irrigation water supply.560.000 metric tons. Fosfor 79. Jl.0 ton/ tahun.0 tons-N/year. Policies for domestic waste water reuse for agriculture will give the advantage to support sustainable agriculture.0 ton/tahun dan Kalium 237. and maintain environmental quality.000 metrik ton. Puslitbang Sumber Daya Air. Keberhasilan penerapan teknologi pemanfaatan air limbah secara berkelanjutan memerlukan pengakajian yang seksama.POTENSI AIR LIMBAH DOMESTIK SEBAGAI PASOKAN AIR IRIGASI Nana Terangna Ginting Peneliti Utama Bidang Manajemen dan Teknik Lingkungan. maka potensi kuantitas air limbah domestik sekitar 7.Ir. but the health and environmental risks should be overcome.931. terutama di P.0 tons-P/year and Potassium 237. successful application of utilization technology of domestc waste water in a sustainable manner requires careful assessment.com ABSTRAK Indonesia paling rentan ketahanan pangannya dalam menghadapi defisit air.560. maka potensi nutrisi dalam air limbah domestik yang dapat digunakan sebagai pupuk: Nitrogen sekitar 396. Kata kunci : air limbah domestik. Phosphor about 79.Jawa akan mengalami kekurangan air yang sangat parah. 10 mg-P / L and 30 mg-C / L. namun perlu diatasi resiko gangguan kesehatan dan lingkungan.Jawa akan berkurang antara 540. Java island will experience severe water shortages in 2025. dan memelihara kualitas lingkungan.H. the potential quantity of domestic waste water of about 7. especially in Java island where is inhabited by about 70% of Indonesia's population.0 tons-K/year. With an average water use 120L/capita/day at urban area and 60L/capita/day at rural area. which is far below the standard of the water needs of 2000 m3/capita/year.000 to 580. Social and cultural conditions and level of difficulty of obtaining water is an important factor for the application of wastewater reuse for irrigation. Keywords : domestic wastewater. then the potential for nutrients in domestic wastewater which can be used as a fertilizer is: Nitrogen is approximately 396.2 juta m3/tahun. Quantity of domestic waste water can be relied upon as a natural continuity will be produced continuously. yang jauh dibawah standar kebutuhan air yaitu 2000 m3/orang/tahun.936. 10 mg-P/L dan 30 mg-K/L.312. Dengan rata-rata penggunaan air di perkotaan 120L/orang/hari dan di pedesaan 60L/orang/hari. Delay in arrival of the rainy season for 30 days only.936. guna ulang.Juanda 193 Bandung bukitnana@yahoo.312. sebagai sumber air untuk mengatasi kelangkaan air.0 ton/tahunKebijakan untuk penggunaan ulang air limbah untuk pertanian dapat berguna untuk mendukung pertanian yang berkelanjutan. Kondisi sosial budaya dan tingkat kesulitan memperoleh air merupakan faktor penting untuk penerapan pemanfaatan ulang air limbah untuk irigasi. irigasi ABSTRACT Indonesia's most vulnerable food security in the face of water deficits. dengan perkiraan Index Ketersediaan Air (IKA) 1600 m3/orang/tahun. With the content of nutrients in domestic wastewater 50mg-N / L. Kajian terhadap kuantitas dan kualitas air limbah domestik menunjukkan bahwa potensinya cukup memadai untuk digunakan ulang sebagai pasokan air irigasi. Therefore. Keterlambatan datangnya musim hujan selama 30 hari saja. mengurangi penggunaan pupuk. irrigation. Kuantitas air limbah domestik dapat diandalkan kesinambungannya karena secara alamiah akan diproduksi terus-menerus. Dengan asumsi kandungan nutrisi dalam air limbah domestik sebesar 50mg-N/L.000 sampai 580. with an estimated Water Availability Index (WAI) of 1600 m3/capita/year. produksi beras di P. reduced fertilizer use.2 million m3/year. Potensi air limbah domestik untuk digunakan ulang sebagai air irigasi cukup besar. Jawa yang dihuni oleh sekitar 70% penduduk Indonesia.

label. The transfer of radioactive waste from installations that generate waste to radioactive waste treatment installation needs transportation process by public conveyance.triagung@bapeten. Dengan penandaan. Kata kunci: keselamatan. pengangkutan. dan plakat pada bungkusan zat radioaktif maupun kendaraan angkut sebagai cara komunikasi untuk mencapai tingkat keselamatan. Pemindahan limbah radioaktif dari penghasil limbah menuju instalasi pengolahan memerlukan proses pengangkutan yang melalui moda angkutan umum. By marking. agriculture. plakat dan tanda. the member of public and environmental conservation.go. safety and transport. labeling. hingga energi. placard. health.8 Jakarta Pusat 10120 n. Badan Tenaga Atom Internasional merekomendasikan pemasangan tanda. and energy. It is one type of hazardous and toxic waste. label. kesehatan. and placard in the outer surface of radioactive package for communication with public to reach safety. will support to reach safety for radiation workers. labeling. Residu dari kegiatan tersebut berupa timbulnya limbah radioaktif yang merupakan salah satu jenis limbah bahan berbahaya dan beracun. dan plakat harus didasarkan kepada tipe bungkusan.KETENTUAN PEMASANGAN TANDA. label. the TS-R-1 edition of 2009. transportation safety index. The residue generate from this activity is radioactive waste. industri. personil pengangkut. masyarakat umum. and installation of placard properly. pertanian. serta kategori bungkusan. Pemasangan tanda. Literature studies have been conducted on Transport Safety Requirements (TS-R-1) that currently applies the latest. Keywords: label. Radioactive waste is managed centrally in radioactive waste treatment installation. personnel carriers. . Limbah radioaktif dikelola secara terpusat di instalasi pengolahan limbah radioaktif. labeling. DAN PLAKAT DALAM PENGANGKUTAN LIMBAH RADIOAKTIFBERDASARKAN PUBLIKASI IAEA–TS-R-1 EDISI TAHUN 2009 Nanang Triagung Edi Hermawan Direktorat Pengaturan Pengawasan Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif BADAN PENGAWAS TENAGA NUKLIR Jalan Gajah Mada No. industry. LABEL. International Atomic Energy Agency recommends marking. the rate of radiation exposure on the surface of packaged and the categorization of the packaged. and placard must be based on the type of packaged. yaitu TS-R-1 edisi tahun 2009. laju paparan radiasi pada permukaan bungkusan maupun pembungkus luar.id ABSTRAK Pemanfaatan tenaga nuklir telah meluas di bidang litbang. akan menunjang keselamatan bagi pekerja radiasi. pelabelan. indeks keselamatan pengangkutan. limbah radioaktif. Marking. dan pemasangan plakat dengan benar. Telah dilakukan studi literatur terhadap Transport Safety Requirement (TS-R-1) terbaru yang saat ini berlaku. dan kelestarian lingkungan hidup. ABSTRACT Application of nuclear energy has been widespread in the field of research and development. radioactive waste. mark.

pengolahan. adanya zona aerobik dan anoksik.8% respectively. in order to be safely discharged into water bodies. dan Alternating of Anoxic and Anaerobic Membrane Bioreactor (AAAM). ITS Sukolilo. Therefore. Methanotrophic Attached-Film Expanded Bed (MAFEB).TEKNOLOGI PENYISIHAN NUTRISI DALAM AIR LIMBAH DOMESTIK: A REVIEW NUTRIENT REMOVAL TECHNOLOGY IN DOMESTIC WASTEWATER: A REVIEW Nurina Fitriani*. teknologi yang paling efektif untuk menyisihkan N dan P dalam air limbah adalah pengolahan dengan menggunakan Vertical Flow Wetlands (VWF).com ABSTRAK Konsentrasi N dan P dalam jumlah yang berlebihan di perairan dapat menyebabkan pertumbuhan alga dan tanaman yang tidak diinginkan.8% and 96. wastewater treatment technology for removal N and P in domestic wastewater is needed. dan Wahyono Hadi Jurusan Teknik Lingkungan. Pengolahan primer dengan unaerated ponds. nitrogen. Oleh karena itu. Pengolahan N dan P dengan menggunakan unit tersebut memiliki efisiensi removal total N sebesar 93. aerobic and anoxic zones. Surabaya. Vertical Flow Wetlands (VWF). Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR). Horizontal Flow Wetlands (HWF). Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Teknologi pengolahan untuk penyisihan N dan P diantaranya adalah Slow Sand Filtration (SSF). perlu teknologi pengolahan untuk menyisihkan N dan P dalam air limbah domestik sehingga aman dibuang ke badan air. as well as sand and gravel in the VWF units enhanced the process of removal N and P.8% dan total P sebesar 96. Yulinah Trihadiningrum. The purpose of this paper is to compare some of the wastewater treatment technologies for N and P removal in domestic wastewater. Horizontal Flow Wetlands (HWF). serta media pasir dan kerikil dalam unit VWF membantu proses removal N dan P. nutrisi. Diantara beberapa teknologi pengolahan tersebut. the most effective technology for removal N and P was Vertical Flow Wetlands (VWF). Among of these technologies. and Alternating of Anoxic and Anaerobic Membrane Bioreactor (AAAM). Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR). Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk membandingkan beberapa teknologi pengolahan untuk menyisihkan N dan P dalam air limbah domestik.8%. This technology removed total N and total P by 93. Methanotrophic Attached-Film Expanded Bed (MAFEB). Sequencing Anoxic/Anaerobic Membrane Bioreactor (SAM). nutrients. Primary treatment with unaerated ponds. wastewater. Sequencing Anoxic/Anaerobic Membrane Bioreactor (SAM). phosphorus. Keywords: nitrogen. Kata kunci: fosfor. wetlands . Technologies which were discussed in this paper consisted of Slow Sand Filtration (SSF). Indonesia *nurina_fitriani@yahoo. Vertical Flow Wetlands (VWF). wetlands ABSTRACT N and P concentrations in excessive amounts in the water can cause unwanted algae and plants growth.

The observation was done during the dry and rainy seasons. Institut Teknologi Sepuluh Nopember 3) Jurusan Teknik Lingkungan. Agus Slamet 2). Samples were taken from the south part of Boezem Morokrembangan’s. Surabaya.46% and 8. Joni Hermana3) 1) 2) Program S1 Jurusan Teknik Lingkungan. ammonium. while in the rainy season were 13.93% dan 20. Hasil penelitian menunjukkan beban rerata ammonium yang masuk ke dalam boesem sebesar 4155. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji besarnya beban nutrien (ammonium dan fosfat) dan kemampuan boezem dalam menurunkan kandungan bahan pencemar yang masuk ke dalamnya.93% and 20. The experiment was aimed to analyze the level of nutrient (in the form of ammonium and phosphate) and Boezem Morokrembangan’s ability to degrade the level of pollutants entering the water body. Kata kunci: Air limbah domestik. Pengamatan dilakukan saat musim kemarau dan hujan. Keywords: Ammonium.75 kg/hari pada saat musim kemarau dan saat musim hujan sebesar 2860. Boezem Morokrembangan.48% dan 8. Institut Teknologi Sepuluh Nopember Kampus ITS Sukolilo. Penelitian berupa penelitian lapangan dan laboratorium.82 kg/day in rainy season.12 kg/day in dry season. 60111.68 kg/day in rainy season. kemarau ABSTRACT Boezem Morokrembangan is one of the drainaged water storage in Surabaya. Sedangkan beban rerata fosfat yang masuk sebesar 1408.its. fosfat. Saat ini Boezem Morokrembangan telah tercemar oleh air limbah domestik. dry season. Indonesia *tanti_08@enviro. while it was 2860. rainy season.68 kg/hari.82 kg/hari.12 kg/hari pada saat musim kemarau sedangkan saat musim hujan sebesar 8839.72%.44% at dry season respectively.75 kg/day in dry season.This experiment was conducted by the field and laboratory experiments. The duration of sampling activity was each 10 days in the dry and rainy seasons.ac. Boezem Morokrembangan. The ability of Boezem Morokrembangan in reducing ammonium and phosphate concentration were 32. dengan sampling pada lima (5) poin.id ABSTRAK Boezem Morokrembangan merupakan salah satu boezem terbesar di Kota Surabaya. Pengambilan sampel dilakukan di Boezem Morokrembangan bagian selatan.67% for ammonium and phosphate. The average loading of phosphates that enters the Boezem Morokrembangan was 1408. sedangkan saat musim hujan sebesar 13. Lamanya pengambilan sampel selama 10 hari saat musim kemarau dan 10 hari saat musim hujan. Boezem Morokrembangan has polluted by municipal wastewater. municipal wastewater.The result of experiment showed that the average loading of ammonium that enters the Boezem Morokrembangan was 4155. hujan. *). phosphate. At present. while it was 8839. . Institut Teknologi Sepuluh Nopember Program S3 Jurusan Teknik Lingkungan.44% pada saat musim kemarau. Efisiensi Boezem Morokrembangan untuk menurunkan kandungan ammonium dan fosfat berurutan saat ini sebesar 32.STUDI KEMAMPUAN ALAMIAH BOEZEM MOROKREMBANGAN PADA PENURUNAN NUTRIEN DALAM BENTUK AMMONIUM DAN FOSFAT DARI AIR LIMBAH DOMESTIK PERKOTAAN STUDY ON BOEZEM MOROKREMBANGAN’S SELF-PURIFICATION FOR DECREASING NUTRIENT LEVEL (AMMONIUM AND PHOSPHATE) FROM MUNICIPAL WASTEWATER Pinatih Tiansa Putranti1.

Yuliani3) Mahasiswa S2 Biologi Universitas Airlangga Surabaya Dosen Biologi FMIPA Universitas Negeri Surabaya * prasetyohandrianto@gmail. Key words: bioremediation. compost peanuts (Aracis hypogeal L. 0. P dan K rendah sehingga tanah menjadi kurang produktif. one of them by using compost biostimulasi peanuts in lowering levels of TPH and N in soil contaminated petroleum and to know the optimal concentration of compost in reducing TPH and increase levels of soil N nutrient.) terhadap kadar TPH (terjadi penurunan) tanah tercemar minyak bumi dan berpengaruh terhadap kadar N (terjadi kenaikan) pada tanah tercemar minyak bumi. P.) ABSTRACT Petroleum pollution in Bojonegoro resulting nutrients N. K pada kompos kacang tanah (Arachis hypogaea L. The results showed that levels of N. P. each performed four replications. N. and there is the influence of the concentration of compost peanut (Arachis hypogaea L. Kata kunci : bioremediasi. biostimulasi. temperature and humidity were analyzed descriptively.PARAMETER KADAR N TANAH SEBAGAI DASAR PENERAPAN METODE BIOSTIMULASI PADA PROSES BIOREMEDIASI TANAH TERCEMAR HIDROKARBON N CONTENT OF SOIL PARAMETERS AS THE BASIS FOR THE APPLICATION OF THE METHOD BIOSTIMULASI IN THE PROCESS OF BIOREMEDIATION OF HYDROCARBON CONTAMINATED SOIL Prasetyo Handrianto1. biostimulasi. Data yang diperoleh meliputi kadar C-organik. suhu dan kelembaban yang dianalisis secara deskriptif.73 %. K and C / N ratio in the compost and the levels of TPH and N to the soil.) berturut-turut adalah 1.) on levels of TPH (decrease) of petroleum contaminated soil and affect the levels of N (increase) in soil contaminated with petroleum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kadar hara N.com ABSTRAK Pencemaran minyak bumi di Bojonegoro mengakibatkan unsur hara N. 0. Data obtained include the levels of organic C.10 % dan 0. kompos kacang tanah (Aracis hypogeal L. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak kelompok dengan satu faktor perlakuan yaitu konsentrasi kompos kacang tanah yang terdiri dari 4 aras terdiri dari 3 konsentrasi penambahan kompos berbeda dan tanpa penambahan kompos yang masing-masing dilakukan 4 ulangan.10% and 0. serta parameter lingkungan meliputi pH. dan terdapat pengaruh konsentrasi kompos kacang tanah (Arachis hypogaea L. K dan C/N rasio pada kompos dan kadar TPH dan N untuk tanah.73%. P.15%. K in the compost peanut (Arachis hypogaea L.) in a row is 1. The method used in this eksperiment were randomized block design with one treatment factor is the concentration of peanut compost that consists of 4 level consists of 3 different concentrations of the compost addition and without the compost addition. P. P and K low so that the soil becomes less productive. salah satunya dengan menggunakan biostimulasi kompos kacang tanah dalam menurunkan TPH dan kadar N pada tanah tercemar minyak bumi serta mengetahui konsentrasi kompos yang optimal dalam menurunkan TPH dan meningkatkan kadar hara N tanah.) . Yuni Sri Rahahayu2).15 %. N. maka perlu dilakukan suatu upaya bioremediasi terhadap tanah tercemar minyak bumi tersebut. as well as environmental parameters include pH. it needs to be an attempt bioremediation of petroleum contaminated soil. *).

50%. domestic wastewater. dengan sampling pada lima (5) poin.65% dan 19. *). DO. dan TSS masing . DAN TSS DALAM AIR LIMBAH DOMESTIK PERKOTAAN STUDY OF BOEZEM MOROKREMBANGAN’S PERFORMANCE ON REMOVAL COD. Penelitian dilakukan di Boezem Morokrembangan Selatan untuk mengumpulkan data primer (kuantitas dan kualitas) dari air limbah yang masuk ke dalamnya. Kata kunci: Boezem Morokrembangan. with sampling at five (5) points. TS.10%. Sementara di musim hujan adalah 22.each amounting to 17. TSS. TS. Boezem has the ability to reduce pollutants that enter to it. Secara alamiah. TS. Performance . 10. Naturally. Keywords: Boezem Morokrembangan.63% dan 18. While in the rainy season is 22. Oleh karenanya diperlukan kajian kinerja Boezem untuk mengetahui kemampuan pemulihan kualitas air yang masuk ke dalamnya. Nowadays.8%.co.65% and 19. The results of the research showed that the performance of South Morokrembangan Boezem during the dry season can reduce the COD. The Sampling was conducted for 10 consecutive days.STUDI KINERJA BOEZEM MOROKREMBANGAN PADA PENURUNAN KADAR COD.10%. TS. Water quality parameters measured were COD. dan karena itu perlu sentuhan teknologi untuk memaksimalkan kinerja Boezem dalam rangka memenuhi standar kualitas air permukaan kelas III. Boezem heavy polluted and has decreased the capacity and carrying capacity due to the shallowing by pollutants and solids waste that are not restrained. TS. and TSS respectively .8%. 10.01%. The research was conducted on the South Morokrembangan Boezem to collect the primary data (quantity and quality) of wastewater goes into it.id ABSTRAK Boezem Morokrembangan memiliki peranan sangat penting sebagai pengendali banjir pada saat musim hujan. Therefore the Boezem performance was need to review to determine the ability of the restoration of water quality that goes into it. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja Boezem Morokrembangan Selatan selama musim kemarau dapat mengurangi COD. Pengambilan sampel ini dilakukan selama 10 hari berturut-turut. Kinerja ABSTRACT Boezem Morokrembangan has a very important role as a flood control during the rainy season. Air limbah domestik. TS. Joni Hermana3) Jurusan Teknik Lingkungan – FTSP Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Field observations carried out at the end of the dry season and rainy season. DO. and therefore needed a touch of technology to maximize performance Boezem in order to meet the surface water quality standards class III. TSS.masing sebesar 17. Surabaya – 60111 putribrikke@hotmail.50%.63% and 18. AND TSS WITHIN MUNICIPAL DOMESTIC WASTEWATER Putri Brikke Sukma Hartati1.01%. Boezem memiliki kemampuan untuk menurunkan bahan pencemar yang masuk ke dalamnya. Observasi lapangan dilakukan pada akhir musim kemarau dan musim hujan. It can concluded that Boezem Morokrembangan not able to reduce pollutant loads in order to meet the Water Quality Standards of class III. Hal ini dapat disimpulkan bahwa Boezem Morokrembangan tidak mampu mengurangi beban polutan dalam rangka memenuhi Standar Kualitas Air kelas III. Agus Slamet 2). pH and temperature. Parameter kualitas air yang diukur adalah COD. Boezem saat ini telah tercemar dan mengalami penurunan daya tampung dan daya dukung dikarenakan pendangkalan oleh padatan pencemar dan sampah yang tidak terkendali. 8. 8. pH dan suhu.

com.0% dan 99. BOD reduction. Jl Raya LIK No 23 Ulu Gadut Padang 25164 Kotak Pos 274 Telp (0751)72201 Fax (0751) 71320 2 Jurusan Teknik Lingkungan. Email: rizasalma@yahoo.hr has been given In order to determine the efficiency of the BOD (Biological Oxygen Demand) reduction by the reactor.hr give the highest average BOD reduction efficiency. emka_engineer@yahoo. Air limbah asrama. kedalam bak fiberglass dengan dimensi 60cmx60cmx70cm (PxLxT).37 mg/L. semakin rendah efisiensi reduksi BOD namun semua perlakuan telah dapat memberikan efisiensi reduksi yang tinggi yaitu diatas 95%. The result reveal that aeration time and flow rate affect to the percentage reduction of BOD.58 mg/L dan 1.1 Padang Panjang. cascade system .1 PADANG PANJANG TREATED WITH MSL REACTOR Salmariza. 0. telah diberikan 2 2 perlakuan variasi waktu aerasi (0. sistem kaskade Multi-soil-layering (MSL) reactor is composed of layers of soil mix in the form of a brick pattern and surrounded by gravel as permeable layer.PENGARUH AERASI DAN LAJU ALIR TERHADAP EFISIENSI REDUKSI BOD DALAM AIR LIMBAH ASRAMA SMA No.5 dan 1 jam) dan laju alir 500 L/m . into a fiberglass basin with 60cmx60cmx70cm dimensions (LxWxH). aeration time. Untuk mengetahui efisiensi reduksi parameter pencemar BOD (Biological Oxygen Demand) oleh reaktor MSL ini.58 mg/L and 1. semakin tinggi laju alir. One hour aeration time and flow rate of 500 L/m2.5 and 1 hour) and flow rate 500 and 1000 L/m2. sofyantk@yahoo. Penelitian dilakukan dengan cara mengalirkan air limbah dari bak penangkap lemak dan bak sedimentasi dengan sistem kaskade kedalam reaktor MSL.13% dengan konsentrasi rata-rata 1. The longer the aeration time the higher the efficiency of BOD reduction. Jambi. telah didesain untuk mengolah air limbah Asrama SMA N. flow rate. the higher the flow rate. Wastewater from fat catcher and sedimentation tanks discharged with cascade system into the MSL reactor. But all treatments have been able to provide a high reduction efficiency.37 mg/L respectively. Fakultas Teknik. Keywords: Reactor MSL. Padang. Waktu aerasi dan laju alir mempengaruhi persentase reduksi BOD. Sy (1).com .13% with an average concentration 1. reduksi BOD. On the contrary. Sofyan(1) dan Monik Kasman(2) 1 Balai Riset dan Standardisasi Industri. 0.1 PADANG PANJANG YANG DIOLAH DENGAN REAKTOR MSL EFFECT OF AERATION AND FLOW RATE TO THE EFFICIENCY OF BOD REDUCTION IN DORMITORI WASTEWATER OF HIGH SCHOOL NO. There was above 95%. the lower the efficiency of BOD reduction. Semakin lama waktu aerasi semakin tinggi efisiensi reduksi BOD sebaliknya.0% and of 99.hr memberikan rata-rata efisiensi reduksi BOD tertinggi yaitu 99.hr dan 1000 L/m . Kata Kunci. has been designed to treat dormitory wastewater of high school No.1 Padang Panjang. There were 99. Dormitory wastewater. waktu aerasi.com ABSTRAK 1) ) 1) 3) Reaktor Multi-soil-layering (MSL) yang disusun dari lapisan campuran tanah dalam bentuk pola batu bata dan dikelilingi dengan kerikil sebagai lapisan permeable. Universitas Batanghari.hr. laju alir. 2 Aerasi 1 jam dan laju alir 500 L/m . Reaktor MSL. Treatment of aeration time variation (0.

Beberapa parameter pencemar organik seperti Oksigen Terlarut (DO). . 2004. 3 Biological Oxygen Demand (BOD).co. Karina Lewerissa²) Mahasiswa Magister Biologi. The rapid development of the city along with the high rate of population increase contributes to stimulate pollution and environmental damage. Muara Sungai Acai. Dengan demikian dapat disimpukan bahwa lingkungan DAS Acai sedang terancam kelestarian dan keberlanjutannya. The research results reveal that rainfall and sanitary sewage water from the activities of city residents can potentially influence the water quality of the river estuary. PAPUA Semuel Sander Erari¹ *). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa curah hujan dan air buangan saniter dari aktifitas masyarakat perkotaan sangat mempengaruhi kualitas air di muara sungai. The purpose of this research is to measure the speed of river water flow and organic matter contamination dissolved in the estuary of Acai River. Nomor : 51 Tahun 2004. Keywords: water flow quickness. Jayapura Papua ABSTRAK Kota Jayapura merupakan ibu kota Propinsi Papua memiliki perkembangan dan pembangunan kota yang sangat cepat disertai dengan tinggi lajunya jumlah penduduk. Tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air di Indonesia. Chemical Oxygen Demand (COD). Ammonia (NH 4). Propinsi Papua. Chemical Oxygen Demand ( COD). Hal ini turut memicu terjadinya pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup khususnya kerusakan kawasan daerah aliran sungai. This refers to the Environment State Ministry Regulation No. Phospat sebagai (PO₄P) dan Sulfat (SO₄) telah diketahui melebihi Nilai Baku Mutu Peraturan Pemerintah No. Salatiga 50712 * erarisemuelsander@yahoo. it can be concluded that the preservation and sustainability of the Acai River flow area is being threatened. Kata Kunci : kecepatan aliran air.Jubhar Mangimbulude²).id ABSTRACT Jayapura is the capital of Papua Province. Acai River estuary. 82. Tahun 2001. kemudian untuk sampel yang jenis airnya air laut telah diketahui melebihi Nilai Baku Mutu Air Laut Untuk Biota Laut. Several organic waste parameters such as Dissolved Oxygen (DO). regarding water quality management and controlling water contamination in Indonesia. organic contamination. Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup. Universitas Kristen Satya Wacana Universitas Kristen Satya Wacana Jalan Diponegoro 52-60. Universitas Kristen Satya Wacana Dosen Magister Biologi. and Sulfate (SO ) have been discovered to exceed the quality standard value as stated in Government Regulation No. sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengukur kecepatan aliran air sungai dan pencemaran organik dimuara Sungai Acai kota Jayapura. PAPUA WATER FLOW QUICKNESS AND ORGANIC MATERIAL WASTE AT THE ESTUARY OF ACAI RIVER IN JAYAPURA.KECEPATAN ALIRAN AIR DAN PENCEMARAN BAHAN ORGANIK DI MUARA SUNGAI ACAI KOTA JAYAPURA. pencemaran organik. especially damage of river flow areas. The sample of seawater has been detected to exceed the seawater quality standard value for sea life. 82. Biological Oxygen Demand (BOD). Therefore. Jayapura Papua. 51. Ammonia sebagai (NH₃4). Phosphate 4 4 (PO P. 2001.

mobilitasnya dalam tanah yang cepat berubah. Keberadaan logam krom di lingkungan patut mendapat perhatian karena akan menyebabkan efek akut dan kronis seperti sifatnya yang karsinogenik.com ABSTRAK Industri electroplating selain menghasilkan limbah tembaga (Cu). seng (Zn). its mobility in soil is rapidly changing. The research objective is the identification. Prop. electroplating and Tegal . Tegal. Jakenan-Jaken Km 05 Pati 59182 *) syjatmiko@hotmail. perak (Ag) juga logam krom (Cr). and bioaccumulative. mutagenic. Hasil analisis menunjukkan frekuensi terdeteksi krom di lahan sawah adalah 100% (20 lokasi) dan frekuensi terdeteksi di air sawah adalah 32% (16 lokasi dari 50 lokasi) dengan kadar maksimum masing-masing adalah 140. CENTRAL JAVA PROVINCE ABSTRACT Electroplating industry beside generate waste as well as copper (Cu). the level of contamination. Potential pollution of industrial waste are greater whenever that do not utilize the waste processing equipment. nikel (Ni). Tujuan penelitian adalah identifikasi. spatial distribution. and the spatial distribution of chromium. Ratih Artanti1) Balai Penelitian Lingkungan Pertanian. also cause allergic skin. Distribution of chromium has a strong spatial distribution (nugget / sill= 37%). lahan sawah. Jl.51 mg/L yang kadarnya melebihi baku mutu yang ditetapkan. Jawa Tengah pada 20-50 titik grid.33 mg/kg dan 77. bentuk distribusinya ruangnya limbah krom. gangguan mukosa. dan Tegal DISTRIBUTION OF CHROMIUM WASTE FROM ELECTROPLATING INDUSTRY ON PADDY SOIL AT THE REGENCY OF TEGAL. The analysis showed the frequency of chromium detected in the paddy soil was 100% (20 locations) and the frequency detected in paddy soil water was 32% (16 sites of 50 sites) with the maximum levels of each is 140.33 mg/kg and 77. Propince of Central Java on a 20-50 on grid points. Potensi pencemaran limbah industri ini makin besar dengan banyaknya industri ini yang tidak memanfaatkan alat pengolah limbah. The tools used to determine the chromium concentration was of AAS Varian type AA240FS. zinc (Zn). silver (Ag) also metallic chromium (Cr). tingkat cemaran. Research conducted in 2010 by a survey on paddy soil close with the electroplating industry at the regency of Tegal. Kata Kunci: Krom. mucosal disruption. Penelitian dilakukan pada tahun 2010 secara survei di lahan sawah sekitar sentra industri electroplating di Kab.51 mg/L respectively which exceeds the the maximum limit set. electroplating. Sebaran krom mempunyai distribusi keruangan kuat (nugget/sill =37%). Alat yang digunakan untuk menentukan kadar krom adalah AAS tipe AA240FS Varian. JATENG Sigit Yuli Jatmiko1. The presence of chromium metal in the environment deserves attention because it will cause acute and chronic effects such as its carcinogenic. *). paddy soil. distribusi spasial. nickel (Ni). TEGAL.DISTRIBUSI LIMBAH KROM YANG BERASAL DARI INDUSTRI ELECTROPLATING DI LAHAN SAWAH DI KAB. menyebabkan alergi kulit. mutagenik. dan bioakumulatif. Keywords: Chromium.

Perilaku BABS di Kota Kediri.000. Pakelan. pekerjaan dominan responden adalah buruh. Keywords: Funds. Tempurejo. Semampir. .00 maka ada harapan target pencapaian Stop BABS Kota Kediri tahun 2014 tercapai dengan adanya sharing dana dari pihak ketiga untuk membantu masyarakat dalam membangun jamban. Soedjono1. But with the research of LPPM ITS at Tuban that the latrines could be build at Rp.00 so ODF Kota Kediri difficult to achievement because although the results of questionare show the publichas willingness to change habits at 95%. Kaliombo. 999.000. In this research. 2009. Kaliombo.its. their ability only less than Rp. dan pengeluaran dominan responden per bulan adalah Rp. tetapi masyarakat tidak memiliki kemampuan untuk membangun jamban sendiri. 400. and dominant expenditure is Rp. 500. Tamanan. Biaya. Social. Kota Kediri. and Jamsaren. Institut Teknologi Sepuluh Nopember *) soedjono@enviro. but the public does not have ability to build their own latrines. 200. Manisrenggo.00. Pakelan.STUDI PENCAPAIAN TARGET STOP BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN (STOP BABS) KOTA KEDIRI TARGET ACHIEVEMENT STUDY OF OPEN DEFECATION FREE (ODF) KOTA KEDIRI Suciningtias Wardani1). Ngletih. Based on EHRA Study. F. Dari hasil kuesioner dengan pendidikan dominan responden adalah tamatan SD. *) Jurusan Teknik Lingkungan.000.000. Kota Kediri. 400. berdasarkan hasil studi EHRA. Rooslan Edy Santosa 1).00 menunjukkan bahwa target pencapaian Stop BABS Kota Kediri tahun 2014 sulit tercapai dikarenakan walaupun hasil kuisioner menunjukkan masyarakat memiliki kemauan untuk merubah kebiasaan BABS sebesar 95%. Sedangkan berdasarkan Strategi Sanitasi Kota Kediri.000. 999.000. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah menganalisis target pencapaian stop BABS Kota Kediri dari aspek sosial dengan kuesioner kepada masyarakat. the respondent dominant work is laborers. Latrines.ac. Tetapi dengan adanya penelitian LPPM ITS di Tuban bahwa jamban bisa dibangun dengan biaya sebesar Rp. Kota Kediri has its own target on OD practices from 10% reduced to 5%. dan Eddy S. From the result of questionnaries with a graduate education is the dominant primary respondent. dan Jamsaren. 100% responden hanya mau mengeluarkan biaya kurang dari Rp. Kampung Dalem. ODF.id ABSTRAK Sasaran pembangunan nasional adalah mewujudkan Stop BABS hingga akhir tahun 2014. Semampir. Kota Kediri sendiri memiliki sasaran untuk praktek BABS dari 10% menjadi 5%. 500.000. Tosaren. OD behaviour of Kota Kediri occurs in Kelurahan Pojok. 200. Tamanan.00. Jamban.00 – Rp. the goal is to analyze Kota Kediri ODF achievement target from social aspect by means of quisioner to community. Manisrenggo.000.00 then there is a hope of achieving ODF Kota Kediri in 2014 by the sharing of funds from third parties to assist local communities to build latrines. Sosial ABSTRACT National Development target is to achieved ODF by the end of 2014. Ngletih. Kata kunci: BABS.00-Rp. Tempurejo. Kampung Dalem. ada di Kelurahan Pojok. Tosaren. On the other hand.

id atau ssucipta@gmail. Untuk tujuan pengkajian keselamatan. analisis laboratorium dan analisis kesesuaian tapak untuk NSD. limbah radioaktif. Fasilitas tersebut sekaligus bisa digunakan sebagai demonstration plant yang merupakan wujud nyata yang dapat ditunjukkan kepada masyarakat tentang kehandalan unjuk kerja sistem disposal. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode deskriptif dengan ruang lingkup studi pustaka. Daya dukung lahan yang diteliti meliputi sifat fisik dan mekanik batuan. aquifer zone thickness. For safety assessment. Analisis dilakukan berdasarkan data : 1) Pemboran Inti dan Diagrafi Nuklir. soil/rock strength test.ANALISIS GEOLOGI TEKNIK DAN HIDROGEOLOGI TAPAK DEMONSTRATION PLANT PENYIMPANAN AKHIR LIMBAH RADIOAKTIF DI KAWASAN NUKLIR SERPONG Sucipta1. Kata kunci: geologi teknik. Untuk mencapai tujuan itu maka telah dilakukan penyelidikan dan analisis geologi teknik dan hidrogeologi sebagai dasar penyusunan konsep desain NSD dan dasar pengkajian unjuk kerja tapak baik dari segi data dukung lahan maupun keselamatan lingkungan. Harmonizing with co-location principle. site . and 3) Study of Hydrogeology and Aquifer Characterization. hidrogeologi. For reaching the objective it have been performed an investigation and analysis of engineering geology and hydrogeology for NSD conceptual design and site performance assessment in relation with site capability and environmental safety. ketebalan zona akuifer. the site data needed are vadose zone thickness. dan 3) Studi Hidrogeologi dan Karakterisasi Akuifer. it’s needed to be developed a conceptual design of near surface disposal (NSD) which consider the public and environmental safety. and moisture content of soil/rocks. ground water depth. data tapak yang diperoleh adalah ketebalan zona vadose. akuisisi data tapak dengan survey terestrial. uji pemompaan. site data acquisition by terrestrial survey. permeabilitas dan derajad saturasi tanah/batuan. 2) Studi pondasi bangunan nuklir. pumping test. laboratory and site suitability analysis for NSD. kedalaman muka air tanah. borehole. maka perlu dikembangkan konsep desain Near Surface Disposal (NSD) yang mempertimbangkan aspek keselamatan masyarakat dan lingkungan. The analysis was based on data : 1) Core Boring and Nuclear Diagraphy. penyimpanan lestari. Keywords: engineering geology. The study was conducted with descriptive methode which include literature study. disposal.com ABSTRAK Sebagai antisipasi kebutuhan masa mendatang untuk penyediaan fasilitas nasional pelayanan pengelolaan limbah radioaktif. yang pengolahan dan penyimpanan sementaranya di Kawasan Nuklir Serpong. The scope of land capability investigation is phisical and mechanical properties of rocks and slope stability. pemboran. maka fasilitas NSD untuk limbah aktivitas rendah.go. which integrated with radioactive waste treatment and storage. hydrogeology. uji kekuatan tanah/batuan. maka lokasi dipilih di dalam kawasan Kawasan Nuklir Serpong. radioactive waste. permeability. Sesuai dengan prinsip co-location. 2) Study on nuclear building foundation. NSD facility will be located at Serpong Nuclear Center. The facility also can be used as a demonstration plant which can be showed to the public about the durability of disposal system performance. *) dan Soegeng Waluyo1) Pusat Teknologi Limbah Radioaktif – BATAN *scipta@batan. tapak ABSTRACT Anticipating the future need on preparatory of national facilities for radioactive waste management service.

Adsorben nata de coco mampu mengurangi kadar Ca dengan kapasitas adsorpsi 27. using batch method. Bacterial cellulose.5945 m /gr adsorben pada waktu optimum adsorpsi metilen biru 40 menit. Adsorpsi kation Ca dan Mg ini dilakukan pada waktu optimum yang sama yaitu 30 menit.com ABSTRAK Nata de coco merupakan selulosa bakterial yang memiliki struktur yang identik dengan selulosa yang berasal dari tumbuhan.STUDI PENDAHULUAN ADSORPSI KATION Ca DAN Mg (PENYEBAB KESADAHAN) MENGGUNAKAN NATA DE COCO DENGAN METODE BATCH Sulistiyana1. Besides that. 30 minutes.466 mg/gr dari konsentrasi awal 400 mg/L serta mengurangi kadar Mg dengan kapasitas adsorpsi 18. *) dan Ita Ulfin1) Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya sulist_chem07@yahoo. Nata de coco .944 mg/gr dari konsentrasi awal 300 mg/L. in this research also have been done wide surface measurement of nata de coco with metilen blue method. This research aims to utilize nata de coco as an adsorbent for Ca and Mg cation (cause of hardness). Kata kunci : Adsorpsi.466 mg/gr from consentration 400 mg/L and reduces Mg with adsorption capacity 18. Pengurangan kadar Ca dan Mg. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan nata de coco sebagai adsorben untuk mengurangi kadar kation Ca dan Mg (penyebab kesadahan) menggunakan metode batch. Nata de coco. Wide surface was gotten from this measurement is 11.5945 m2/gr at the optimum time adsorption of metilen blue 40 minutes.944 mg/gr from consentration 300 mg/L. Selulosa bakterial ABSTRACT Nata de coco is a bacterial cellulose that has identic structure with botanical cellulose. Luas permukaan yang diperoleh dari pengukuran ini adalah 2 11. This adsorbent can reduce Ca with adsorption capacity 27. Key words: Adsorption of Ca and Mg. Selain itu dalam penelitian ini juga dilakukan pengukuran luas permukaan adsorben nata de coco menggunakan metode metilen biru. Adsorption of Ca and Mg cation have been done at the same optimum time.

Disused sealed radioactive sources from industrial and hospital is conditioned in a 200 l drum shell. radioactive waste management is regulated by Act No. selanjutnya dilakukan repatriasi ke negara asal atau disimpan lestari di fasilitas penyimpanan formasi geologi dalam. Kata kunci :limbah radioaktif. Sumber radioaktif bekas dari industri dan rumahsakit dikondisioning dalam wadah shell drum 200 l. a 350 l or 950 l concrete shell. processing. Non-corrosive inorganic liquid radioactive waste is treated with evaporation techniques. limbah radioaktif termasuk limbah bahan berbahaya dan beracun. Pengelolaan limbah radioaktif tingkat tinggi / bahan bakar nuklir bekas dilakukan di Instalasi Penyimpanan Sementara Bahan Bakar Bekas.10 Year 1997 on Nuclear Energy and Government Regulation No. classification. Selanjutnya pengelolaan limbah radioaktif diatur dengan Undang-undang No. shell beton ukuran 350 l atau 950 l.go. pengelolaan. Pengelolaan limbah radioaktif di Indonesia menjadi tanggung jawab Badan Tenaga Nuklir Nasional seperti tertera pada penjelasan Pasal 5 PP No. selanjutnya diimobilisasi dalam drum 200 l menggunakan matriks semen. transportation. storage. pengangkutan. pengolahan. konsentrat hasil evaporasi selanjutnya diimobilisasi dalam shell beton 950 l menggunakan matriks semen. Proses reduksi volume limbah radioaktif padat dilakukan menggunakan teknik kompaksi atau insenerasi sesuai sifat-sifat fisiknya. or disposal of radioactive waste. then the concentrate is immobilized with cement matrix in a concrete shell 950 l. storage . Jakarta Email :yantoro@batan. penyimpanan.PENGELOLAAN LIMBAH RADIOAKTIF DI INDONESIA Suryantoro.id ABSTRAK Berdasarkan potensi bahayanya. Furthermore. pengelompokan. 27 Year 2002 on Radioactive Waste Management. The reduction volume of solid radioactive waste is performed using compaction or incineration techniques according to their physical properties. Packages of processed radioactive waste is then placed in the Interim Storage Facility for Radioactive Waste. radioactive waste is categorized as hazardous waste. Suhartono Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) – BATAN. 18 Tahun 1999 Tentang Pengelolaan Limbah B3. 18 Year 1999 on Hazardous Waste Management. dan atau pembuangan limbah radioaktif. management. penyimpanan ABSTRACT Based on its potential danger. Radioactive waste management In Indonesia is the responsibility of the National Nuclear Energy Agency as stated in the explanation of Article 5 Government Regulation No. Management of high level radioactive waste / spent nuclear fuel is conducted in the Interim Storage for Spent Fuel Facility (ISSF). furthermore. the waste will be repatriated to the country of origin or dispose in the deep geological disposal. Keywords: radioactive waste. 10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran dan PP No. then immobilized with cement matrix in a 200 l drum. Limbah radioaktif cair anorganik tidak korosif diolah dengan teknik evaporasi. 27 Tahun 2002 tentang Pengelolaan Limbah Radioaktif. Radioactive Waste Technology Center (PTLR) –National Nuclear Energy Agency (BATAN) as an executing body of radioactive waste management in Indonesia conducts collection. Bungkusan-bungkusan hasil olahan limbah radioaktif tersebut selanjutnya disimpan di Gedung Penyimpanan Sementara Limbah Radioaktif. Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) – Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) sebagai Badan Pelaksana pengelolaan limbah radioaktif di Indonesia melakukan pengumpulan.

57%) and sorting for sale to collectors (32. Thus the MDGs targets in 2015 which is 62. Potensi daur ulang sampah dari total sampah yang dihasilkan adalah sebesar 84. sehingga jumlah residu yang dihasilkan mencapai 123.07% rumah tangga melalui pemilahan dan pengolahan sampah dengan tingkat layanan yang baru 3 mencapai 37. maka jumlah residu sampah dapat berkurang sebesar 34. reduction.88 m /hari.78%).76% of household are willing to recycle the waste by recycling methods that will do composting (38.com ABSTRAK Kecamatan Oebobo merupakan salah satu kecamatan di Kota Kupang dengan jumlah penduduk terpadat. Study of community participation using queationnaire to determine the willingness of people in Oebobo District for solid waste processing. Kajian peran serta masyarakat akan dianalisis dengan menggunakan kuisioner untuk mengetahui kesediaan masyarakat melakukan pengolahan sampah.64% service level. so the number of residues reached 123. sampah rumah tangga ABSTRACT Oebobo is one of the districts in Kupang which has the densest population as many as 132. If community potential through waste recycling activities utilized.78%).403 inhabitants. Pandebesie2) Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Kampus ITS Sukolilo. Untuk mengetahui potensi reduksi sampah dilakukan analisis kesetimbangan massa dengan memperhitungkan timbulan sampah. baru dilakukan oleh 6.KAJIAN PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT DI KECAMATAN OEBOBO KOTA KUPANG STUDY OF COMMUNITY-BASED SOLID WASTE MANAGEMENT IN OEBOBO DISTRICT KUPANG CITY Veronika N.5%. solid waste composition. densitas dan faktor daur ulang. komposisi. household waste.82% dapat tercapai. solid waste density and recovery factor. sebesar 132. Kata kunci: peran serta masyarakat. Dari hasil kuisioner diketahui 59. menjadikan sampah sebagai produk kerajinan tangan (28. Pengelolaan sampah di wilayah tersebut.403 jiwa.57%) dan memilah untuk dijual ke pengepul (32.5% garbage and 32.54 m3/hari. Jika potensi masyarakat yang ada melalui kegiatan daur ulang sampah dimanfaatkan.54 m /day and dominated by 67. The results shows solid waste produce in 3 Oebobo district are 208. then the amount of residual waste can be reduced by 34.65%).5% rubbish and the recycling potensial was 84.64%. Keywords: comunnity participation. Komposisi sampah didominasi sampah basah sebesar 67.65%). Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengkaji potensi reduksi sampah domestik dan peran serta masyarakat dalam penerapan sistem reduksi sampah.5% dan sampah kering 32. reduksi.88 m3/day.07% household through the solid waste sorting and processing with 37. made handicrafts (28. By the questionnaire results. Surabya.79%. Dengan demikian target MDGs tahun 2015 yakni peningkatan pelayanan menjadi 62. Hasil analisis timbulan sampah di Kecamatan Oebobo adalah sebesar 208.2%. only 59.76% rumah tangga bersedia melakukan daur ulang sampah dengan metode daur ulang yang akan dilakukan yaitu pengomposan (38.2%.82% increase in service can be achieved. Mass balance analysis is performed to determine the potential for solid waste reduction by considering the amount of solid waste produce. Comunity participation in waste management in Oebobo District done by 6. Indonesia veronikawilahuky@yahoo. Therefore carried out research aimed at studying the potential for domestic solid waste reduction and community participation in the implementation of solid waste reduction. Wila Huky1.79%.*) danEllina S. . 60115.

co. kebijakan pengelolaan E waste menjadi lebih penting dan mendesak. Sehingga barang-barang elektronik yang sudah tidak terpakai akhirnya menjadi sampah yang sering disebut sebagai Electronic Waste (E Waste) dan mengalami peningkatan yang sangat cepat. the integrated management . So that the electronic items that are not used eventually becomes waste that is often refferd to as Electronic Waste (E Waste) and has including Indonesia.pengelolaan terpadu ABSTRAKSI The development of electronic technology industry very quickly offer a wide of product choices. negara berkembang termasuk Indonesia bukan hanya memerlukan teknologi daur yang canggih. Purwanto2). developing countries including Indonesia not only require sophisticated recycling tecnologies but also mesuares the relevant management and environmental policy become more important and urgent. *). Acceleration of growth combined with rapid product obsolescence due to the newer generation of product has emerged again. Dalam tulisan ini berusaha memperkenalkan kondisi dan kebijakan pengelolaan E waste yang ada di Indonesia saat ini serta alternatif teknologi daur ulang E waste yang berhubungan dengan kebijakan pengelolaan E waste yang terpadu sektor formal dan informal. sektor informal. This due to have to have the repair and reuse (recycling) used electronic goods in high quantities in the informal sector. Key Word : E Waste. Dari hasil penelitian di negara berkembang termasuk Indonesia. Because componen do not realize that a lot of electronic goods cont in toxic material. Namun dibandingkan dengan aspek teknis. Daur ulang sektor informal sangat berkaitan dengan berkaitan dengan dampak lingkungan dan kesehatan Karena tidak disadari bahwa banyak komponen barang-barang elektronik tersebut mengandung bahan beracun berbahaya (B3). Situasi ini mendorong perkembangan industri elektronik di Indonesia menjadi sangat cepat. namun juga langkah-langkah pengelolaan yang relevan dan adanya kebijakan pencegahan dampak lingkungan. E Waste not found in the Final Disposal (landfill) waste. Percepatan pertumbuhan tersebut dikombinasi dengan produk yang cepat usang karena produk generasi yang lebih baru sudah muncul lagi. This situation encouroages the development of electronic industry in Indonesia is very fast. Dalam rangka untuk mengatasi masalah tersebut.PENGELOLAAN LIMBAH ELEKTRONIK (ELECTRONIC WASTE) TERPADU: SEKTOR FORMAL DAN INFORMAL DI INDONESIA THE INTEGRETED E WASTE MANAGEMENT: FORMAL AND INFORMAL SECTOR IN INDONESIA Widi Astuti1. E Waste tidak ditemukan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah. In order to overcome these problems. In this paper tried to introduce conditions and E waste management policy in Indonesia at this time as well as alternative E waste recycling technologies related to integrated E waste management policy formal and informal sectors.id ABSTRAKSI Perkembangan industri teknologi elektronik yang sangat cepat menawarkan berbagai macam pilihan produk.dan Enri Damanhuri3) Universitas Pandanaran Semarang widi_unp@yahoo. Recycling an informal sector is closely associated with the related environmental and health impact. Hal ini disebabkan terdapat kegiatan perbaikan dan penggunaan kembali (daur ulang) barang-barang elektronik bekas dalam jumlah yang tinggi di sektor informal. Key word : E Waste. informal sector.

Guguk Panjang district of Bukittinggi City. koordinasi. from technical. dengan sampel berjumlah 65 dari 39. Community participation was referred to the regulation by the Minister of Health No. jamban keluarga dengan tangki septik komunal (MCK Umum) dan IPLT.23% yang tidak memiliki tangki septik. management. The results showed 69. coli contamination to ground water. The evaluation was conducted by using survey method. kelembagaan dan peranserta masyarakat.coli pada air tanah. ITS. Untuk mencapai target MDGs dan RPJMD dilakukan perbaikan dan pembangunan sarana prasarana dengan sistem pengolahan on-site berupa tangki septik individual atau komunal. regulation and human resources. on-site.368 kepala keluarga). with samples were amounted to 65 of 39. coordination. Guguk Panjang. Peranserta masyarakat mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 852/Menkes/SK/IX/2008. LSM. LSM. ABSTRACT The condition of sanitation facilities and infrastructure is a challenge for the government to meet the Millennium Development Goals (MDGs) and the Regional Medium Term Development Plan (RPJMD) of Bukittinggi 20102015.439 inhabitants (9. interviews and questionnaires in seven sub. Communal participation could potentially be improved through community organizations such as KSM. Sementara analisis kelembagaan menunjukkan adanya kendala seperti. there should be a major construction of infrastructure facilities with on-site treatment system in the form of individual or communal septic tanks. latrines families with communal septic tanks and Septage Treatment Plant (IPLT). ditinjau dari aspek teknis. *) dan Joni Hermana 2).23% of respondents use septic tank. that is inadequate due to the high E. terlalu banyaknya instansi yang berperan dalam pengelolaan. While the institutional analysis indicated the presence of obstacles such as.23% that do not have a septic tank and 1. Hasil penelitian menunjukkan 18. pengelolaan. 50. Kampus ITS Sukolilo Surabaya * email: wiwi_lany@yahoo. Sedangkan aspek kelembagaan didasarkan pada peraturan daerah tentang struktur organisasi dan tata kerja lembaga daerah. The purpose of this study is to evaluate the domestic wastewater management in Guguk Panjang district. field observations. wawancara dan kuesioner di tujuh kelurahan Kec. Analysis used quantitative descriptive method which includes the technical. Posyandu dan Majelis Taklim.46% responden menggunakan tangki septik yang layak. To date.com ABSTRAK Kondisi sarana dan prasarana sanitasi merupakan tantangan bagi pemerintah untuk memenuhi target Millenium Development Goals (MDGs) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bukittinggi 2010-2015. institutional and community participation aspects. Posyandu and Majelis Taklim. the domestic wastewater management. . Kampus ITS Sukolilo Surabaya.54% that exhibits open defecation.EVALUASI PENGELOLAAN AIR LIMBAH PERMUKIMAN DI KECAMATAN GUGUK PANJANG KOTA BUKITTINGGI EVALUATION ON DOMESTIC WASTEWATER MANAGEMENT IN GUGUK PANJANG DISTRICT BUKITTINGGI CITY Widya Lailany 1. To achieve the MDGs and RPJMD’s targets. with regards to organizational structure and functioning of local institutions. Metoda sampling menggunakan stratified random sampling. community and institutional participation aspects.77% yang tidak layak dan 29. Sampai saat ini pengelolaan air limbah permukiman di Kota Bukittinggi-yang umumnya berupa jamban dengan tangki septik-belum memadai karena masih tingginya pencemaran E. While the institutional aspects were based on local regulations. 29. Kata Kunci : air limbah permukiman.368 households). regulasi dan sumber daya manusia. ITS. Analisis menggunakan metoda deskriptif kuantitatif yang meliputi aspek teknis.439 jiwa (9. Sampling method used a stratified random sampling. Peranserta masyarakat berpotensi dapat ditingkatkan melalui organisasi masyarakat seperti KSM. too many agencies that play a role in the management. Mahasiswa Pasca Sarjana Jurusan Teknik Lingkungan. on-site. is commonly served by septic tanks. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengelolaan air limbah permukiman di Kec. peranserta masyarakat dan kelembagaan. Guguk Panjang Kota Bukittinggi. Evaluasi ini dilakukan dengan metoda survey. Key words: domestic wastewater. yaitu observasi lapangan. Dosen Jurusan Teknik Lingkungan FTSP. 852/Menkes/SK/IX/2008.

There was environmental quality degradation as a consequence of uncontrolled disposal of wastewater containing Hg (tailing). Wonogiri potentially cause environmental quality degradation as the tailing containing mercury wasn’t disposed properly.98 ppm (rata-rata ppm). causing contamination to the crops grown at it surroundings.411 ppm (ratarata 2. soil Hg content . merkuri. Hasil penelitian menunjukkan sampel tanah pekarangan mengandung Hg dengan kadar 0.952 – 3. Mercury is neurotoxic substance that can be bioaccumulated and biomagnified. yang akhirnya mengkontaminasi rantai pangan darat berupa tanaman pangan yang tumbuh di pekarangan rumah. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi pencemaran merkuri pada tanah dan tanaman pekarangan di Desa Jendi. Samples were taken by grab sampling method. The data showed that soil Hg content was range from 0.com ABSTRAK Aktivitas penambangan emas tradisional yang berlangsung sejak tahun 1993 di Desa Jendi.411 ppm (mean 2. Penelitian bersifat deskriptif untuk mengukur kadar merkuri pada tanah dan tanaman pekarangan. Kadar Hg pada tanah dan tanaman pekarangan yang tinggi kemungkinan disebabkan penggunaan metode amalgamasi untuk mengekstrak emas yang menghasilkan limbah cair berupa tailing mengandung Hg yang dibuang langsung ke permukaan tanah. Henna Rya Sunoko 3). Population was soil and crops grown around gold miners’ house. Indonesia *hanani_d@yahoo.KONTAMINASI MERKURI PADA TANAH DAN TANAMAN PEKARANGAN AKIBAT AKTIVITAS PENAMBANGAN EMAS TANPA IJIN DI DESA JENDI KECAMATAN SELOGIRI KABUPATEN WONOGIRI JAWA TENGAH MERCURY CONTAMINATION IN SOIL AND CROPS AS A RESULT OF ARTISANAL GOLD MINING AREA ACTIVITY AT JENDI VILLAGE. Selogiri. crop Hg content range from less than 0.067 ppm). mercury. *). This study aimed to identify mercury contamination in soil and crops. consisted of 5 soil samples and 7 crops samples (vegetables. Merkuri diketahui bersifat neurotoksik dan dapat mengalami bioakumulasi dan biomagnifikasi sehingga membahayakan kesehatan manusia sebagai predator puncak. SH. Keywords : artisanal gold mining. Disimpulkan telah terjadi penurunan kualitas lingkungan akibat pencemaran Hg yang digunakan dalam proses amalgamasi emas yang dilakukan masyarakat penambang di daerah tersebut. Selogiri. kadar Hg tanaman pekarangan antara kurang dari 0. Semarang. buah dan umbi. fruit and root).98 ppm. kadar Hg tanaman. Selogiri. crop Hg content. may cause serious health effect to human as top predator. WONOGIRI REGENCY CENTRAL JAVA PROVINCE Yusniar Hanani Darundiati 1. 50. Onny Setiani3) Mahasiswa Program Doktor Ilmu Lingkungan Pascasarjana UNDIP. penambangan emas tradisional ABSTRACT Artisanal gold mining activities which has been occured since 1993 at Jendi Village. Kata kunci: kadar Hg tanah.001–0.001 – 0. Anies2). Sampel penelitian diambil secara grab sampling dengan sampel tanah berjumlah 5 dan sampel tanaman sebanyak 7 buah terdiri dari sayuran. Populasi penelitian adalah tanah dan tanaman pekarangan rumah responden. SELOGIRI DISTRICT. The data of Hg content in soil and crops analyzed descriptively.067 ppm).952–3. Imam Bardjo. This high level of Hg content indicated that the contamination may be caused by the use of Hg to extract gold from ores containing gold which produced wastewater then disposed directly to surface soil. Wonogiri berpotensi menimbulkan degradasi kualitas lingkungan akibat tailing yang mengandung merkuri tidak dikelola dengan baik. Dosen Kesehatan Lingkungan Fakultas Kesehatan Masyarakat UNDIP Universitas Diponegoro Jl.

Setia Budi Sasongko2. Dengan menyesuaikan pH menjadi 7. this research divided into 2 stages: first. Failure in establishment of stabile active anaerobic microbial is a main factor which resulting low COD removal. tapioca wastewater. Meanwhile. Mainly. waktu start up dapat direduksi menjadi 6 hari dengan kadar COD efluen 443 mg/L. Kegagalan pembentukan kumpulan mikroba anaerob aktif stabil merupakan pemicu utama rendahnya penurunan kadar COD. Indonesia * cahtekim@yahoo. pH adjustment.com ABSTRAK Waktu start up yang lama umumnya diperlukan untuk memperoleh kultur bakteri yang dapat bekerja stabil pada reaktor anaerob. start up ABSTRACT Long start up time generally required to achieve stabil bacterial cuture in anaerobic reactor. Keywords : ABR. start up time was reduced to 6 days with COD effluent 443 mg/L. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah cair tapioka dengan COD influen 8000 mg/L dan pH 4. Reduction in start up time and higher COD removal could be done by pH adjustment of fresh feed. Imam Bardjo. penelitian ini terbagi menjadi 2 tahapan yaitu inokulasi benih lumpur dan operasi start up secara batch sampai tercapai kadar COD efluen yang stabil. 6 hari start up dengan kadar COD efluen 347 mg/L ditunjukkan dalam performa ABR dengan meningkatkan pH influen menjadi 8.84 requires nine days start up with COD effluent 954 mg/L in ABR 2 baffles. dan Danny Soetrisnanto3 Program Magister Teknik Kimia Universitas Diponegoro Jl. limbah cair tapioka. 6 days start up with COD effluent 347 mg/L showed by increasing pH influent to 8. It is important to study about pH adjustment influence of fresh feed in start up time which required in ABR 2 baffles to achieve steady state and remove COD.84 memerlukan 9 hari start up dengan COD efluen 954 mg/L. Research result shows that tapioca wastewater with COD influen 8000 mg/L and pH 4. Penurunan waktu start up dan peningkatan penurunan kadar COD removal dapat dilakukan dengan pengaturan pH fresh feed. Kondisi asam dalam limbah cair tapioka juga ditengarai dapat memperlambat proses peruraian senyawa organik. By adjusting pH to 7. Kajian pengaruh pengaturan pH fresh feed terhadap waktu start up yang diperlukan sistem ABR 2 baffle untuk mencapai kondisi steady state dan menurunkan kadar COD perlu dilakukan. Secara garis besar.PENGARUH PENGATURAN PH TERHADAP PROSES START UPPENGOLAHAN LIMBAH CAIR TAPIOKA SISTEM ANAEROBIC BAFFLED REACTOR PH ADJUSTMENT INFLUENCE IN START UP PROCESS OF ANAEROBIC BAFFLED REACTOR (ABR) SYSTEM FOR TAPIOCA WASTEWATER TREATMENT Happy Mulyani1. start up . SH No 5 Semarang 50241. *). pengaturan pH. Sementara. Acidic nature in tapioca wastewater was suspected to inhibit organic matter decomposition. Kata kunci: ABR. sludge seed inoculation and second. batch start up operation until reach stabile COD effluent.

APLIKASI RESPONSE SURFACE METHODOLOGY UNTUK OPTIMASI ADSORPSI KADMIUM DI LARUTAN ARTIFISIAL MENGGUNAKAN ABU SEKAM PADI APPLICATION OF RESPONSE SURFACE METHODOLOGY FOR OPTIMIZATION OF CADMIUM ADSORPTION IN AQUEOUS SOLUTION USING RICE HUSK ASH Monik Kasman1*). waktu kontak 150 menit dan konsentrasi awal 90 mg/L. The effect of four factors to the cadmium adsorption removal (as the response) was observed. Padang. ABSTRACT This study was focused on optimizing and modeling the adsorption process of cadmium from aqueous solution onto rice husk ash. adsorbent dosage (2–8 g/100 mL). Eksperimen dilakukan secara batch dengan memvariasikan empat faktor sebagai fungsi pH (5–9). Jl. Slamet Riyadi. initial concentration of adsorbate (70–90 mg/L) and contact time (60–240 minutes). adsorbent dosage and initial concentration were noted to be statistically significant. 50603 Kuala Lumpur.com ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk membuat pemodelan dan mengoptimasi adsorpsi Kadmium dalam larutan artifisial dengan menggunakan adsorban rice husk ash (abu sekam padi). pH dan konsentrasi awal merupakan faktor yang signifikan dalam proses adsorpsi. Engineering Faculty. It was further explained using response surface methodology (RSM) as well as freundlich and langmuir isotherm model.99. University of Batanghari.188% .402%. Kadmium. RSM was also used to optimize the adsorption process where the optimum condition was achieved at pH 7. Efek empat faktor tersebut terhadap persen penyisihan kadmium (respon) dianalisis dan dijelaskan dengan response surface methodology (RSM) dan model isotherm Freundlich dan Langmuir. . Dosis adsorban. adsorbent dosage 5 g/100 mL. Cadmium. The results revealed that rice husk ash can successfully reduce cadmium from aqueous solution with removal percentage between 76.99. 36122.402%. dosis adsorban 5 g/ 100 mL. contact time 150 minutes and initial cadmium concentration 90 mg/L. Malaysia 3) Research and Standardization Agency of Industry and Commerce. Response Surface Methodology. Indonesia emka_engineer@yahoo. Lembah Pantai. as a function of pH (5–9).188% . Broni Jambi. Response Surface Methodolgy. dosis adsorban (2–8 g/100 mL). Keywords: Adsorption. into the percentage of Cadmium removal as the response. Rice husk ash. University of Malaya. Berdasarkan optimasi dengan RSM didapatkan bahwa kondisi optimum proses adsorpsi adalah pada pH 7. Indonesia 2) Civil Engineering Department. Shaliza Ibrahim2) and Salmariza3) 1) Environmental Engineering Department. The value of pH. konsentrasi awal adsorbat ( 70–110 mg/L) dan waktu kontak (60–240 menit). Kata kunci: Adsorpsi. Hasil penelitian menunjukan bahwa rice husk ash dapat menyisihkan kadmium dari larutan artifisial dengan persentase 76. Abu sekam padi (RHA). The batch experiment was done by varying four factors.

Semua isolat halotoleran pada salinitas 50 ‰. karakterisasi. Setelah dilakukan identifikasi dan karakterisasi menggunakan panduan Bergey’s Manual of Determinative Bacteriology. dan Dan Umi Sholikah1) Program Studi Biologi FMIPA ITS. Bakteri mampu resisten terhadap logam berat karena pada bakteri mempunyai mekanisme biotransformasi.its. bioadsorbsi. Cd dan Cu dengan kadar 25 ppm hanya 10 isolat. Cd dan Cu yang diisolasi dari Kali Mas Surabaya. Pb. Dari 80 isolat bakteri yang didapatkan. logam berat.BAKTERI RESISTEN LOGAM BERAT YANG BERPOTENSI SEBAGAI BIOSORBEN DAN BIOAKUMULATOR Enny Zulaika1. Staphylococcus. dengan genera yang melimpah adalah Bacillus sebayak 4 isolat. mekanis. *). Surabaya * enny@bio. Proteus. dan Bacillus. dan Corynebacterium. ataupun enzimatis. Arif Luqman1).id ABSTRAK Bakteri yang resisten terhadap logam berat berpotensi digunakan sebagai biosorben dan bioakumulator sehingga dapat dimanfaatkan sebagai agensia bioremediasi pencemaran logam berat. Pb. Tujuan dari penelitian ini adalah menemukan bakteri yang resisten terhadap logam Hg. biosorbsi. halotoleran . bioakumulasi dan/atau biopresipitasi baik secara fisik. Tutut Arindah1). Kata kunci: Kali Mas. isolat yang resisten terhadap logam Hg. isolat tersebut terkelompokkan menjadi 5 genera yaitu Azotobacter.ac.

dan 10 jam dengan penambahan zat organik (glukosa) yang dinyatakan sebagai BOD konsentrasi 500 dan 1000 mg/L.6. HRT. . anoxic. Institut Teknologi Sepuluh Nopember 2) Jurusan Teknik Lingkungan. Pengolahan secara biologis dengan proses aerobik-anoksik umumnya dilakukan penambahan metanol sebagai sumber karbon. Hydraulic residence time 4. 8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan konsentrasi BOD sebesar 500 mg/L dengan 10 jam HRT dapat menyisihkan konsentrasi nitrogen total sebagai TKN sebesar 97. TKN. Kata kunci: aerobik. Keywords: aerobic.com ABSTRAK Air limbah industri ammonia–urea umumnya memiliki kandungan komponen organik relatif rendah. Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Kampus ITS Jalan Arif Rahman Hakim. BOD. ABSTRACT Industrial wastewater ammonia-urea generally has a relatively low content of organic components.6. The study of biological processes in anoxic-aerobic had done with a continuous flow. Waktu tinggal hidrolik (td) 4. 100% recirculation of sludge. Biological treatment with aerobic-anoxic process is generally carried out in the addition of methanol as a carbon source. The Results of research showed that the addition of the BOD concentration of 500 mg/L with 10-hour HRT was able remove 97.10 %. Sukolilo. BOD. Surabaya 60111 *stnrlh@gmail. HRT. anoksik. *) dan Agus Slamet2) 1 ) Program S2 Jurusan Teknik Lingkungan. Penelitian proses secara biologi aerobik-anoksik telah dilakukan dengan aliran kontinyu.STUDI EFEKTIFITAS PENAMBAHAN KARBON (BOD) PADA PENGOLAHAN AIR LIMBAH INDUSTRI AMMONIA-UREA MELALUI PROSES AEROBIK DAN ANOKSIK STUDY OF CARBON ADDITION (BOD ) EFFECTIVITY IN AMMONIAUREA WASTEWATER TREATMENT THROUGH AEROBIC-ANOXIC PROCESS Siti Nurul Hijanah1. resirkulasi lumpur 100%. TKN.10% total nitrogen concentration as a TKN.8.and 10 hours with glucose addition as BOD concentration of 500 and 1000 mg/L.

Perusahaan yang diteliti merupakan perusahan terbuka (Tbk) yang telah memperoleh sertifikat ISO 9001 pada tanggal 14 Oktober 1999 dan ISO 14001 pada tanggal 22 September 2001. field observations and studying the company’s documents.co.080 per tahun. The two certifications came from LQRA. Bila setiap 3 keluarga rata-rata mengkonsumsi air sebanyak 15 m setiap bulan maka penghematan air yang berhasil dilakukan perusahaan dapat digunakan untuk memenuhi konsumsi air sebanyak 383 keluarga. The benefit obtained by and from the public amounted to Rp 59.450. Investasi yang ditanam perusahaan untuk penghematan pemanfaatan air mencapai Rp 93. The data were then analyzed using NPV and B/C ratio as the necessary criteria.00. This research used primary and secondary data. kelayakan proyek dianalisis dengan metode NPV (net present value).000.450. By means of these three supporting programs. yakni (1) penambahan meteran air sebanyak 23 titik (ke tiap bagian).id ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi reduce yang dilakukan oleh sebuah perusahaan farmasi di Kota Semarang.750 m3 of water per month.450.000. dan mengkaji berbagai dokumen yang dimiliki perusahaan. sehingga diperoleh B/C ratio sebesar Rp 2.69.000.818. observasi lapangan. The analyses showed that the company implemented the Program through the following three sub-programs: (1) installing new water meters in 23 points. perusahaan telah melakukan reduce penggunaan air melalui 3 (tiga) program. The needed data were collected by means of interviews. PV proceed mencapai Rp 251. Data dikumpulkan dengan melakukan wawancara. (2) replacing old piping with new ones. The company studied having received ISO 9001 and ISO 14001 Certificates on October 14. Manfaat yang diterima masyarakat senilai Rp 59. Dengan mengambil discount rate sebesar 6% per tahun. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder. *) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UNNES e-mail: zaenuri_mastur@yahoo. tanpa nilai residu. (3) campaigning on ‘saving water’ (informed all departments on maximum uses of water). The investment needed for implementing the project amounted to Rp 93. perusahaan farmasi. Dengan menerapkan ketiga program 3 ini.656. Hasil penelitian menunjukkan.450. perusahaan telah melakukan penghematan air sebanyak 5.000. Dengan mengambil umur ekonomis proyek 5 tahun. Kata Kunci: pengelolaan limbah. proyek penghematan penggunaan air layak ( feasible) karena B/C ratio nya lebih dari 1. the company managed to save 5.656. respectively. reduce ABSTARCT This research was intended to analyze the implementation of “Reduce Program” (saving program) by a pharmaceutical company in Semarang City. dan (3) kampanye hemat air (publikasi ke semua bagian perihal pemakaian air terbanyak).000 dapat kembali hanya dalam waktu 1 tahun 8 bulan 12 hari. If every household consumed 15 m3 of water per month. The feasibility of the project .750 m setiap bulan.00 per year. then the saved water could be consumed by 383 households. 1999 and on September 22. 2001. Data dianalisis dengan menggunakan kriteria net present value (NPV) dan rasio manfaat terhadap biaya (benefit-cost ratio = B/C ratio). keduanya dari LQRA (Loyd’s Quality Register Assurance). Dengan demikian.IMPLEMENTASI REDUCE DALAM PENGELOLAAN LIMBAH PERUSAHAAN FARMASI DI KOTA SEMARANG THE IMPLEMENTATION OF REDUCE PROGRAM FOR WASTE MANAGEMENT BY A PHARMACEUTICAL COMPANY IN SEMARANG CITY Zaenuri1. (2) penggantian jaringan pipa lama.000. Investasi perusahaan untuk penghematan penggunaan air sebesar Rp 93. sedangkan PV outlay sebesar Rp 93.80.327.

It can then be concluded that the “saving program” is feasible because of a B/C ratio of 2. reduce. with a discount rate of 6% per year.00.00 could return back in 20 months and 18 days. With the PV outlay of Rp 93. it can be found a B/C ratio of 2. the PV proceeds could amount to Rp 251. pharmaceutical company.327.69 > 1 Keywords: waste management.000.69. By assuming an economic life of 5 year for the project (without any residual value).450.818. .000.00.450.was analyzed using NPV. The total investment of Rp 93.

Dari sudut pandang regulasi. ditambah dengan perlengkapan khusus. Kata kunci: BAPETEN. Pengelolaan Limbah Radioaktif adalah pengumpulan.id ABSTRAK Limbah radioaktif termasuk dalam kategori limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) sehingga harus dikelola dengan aman sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. BAPETEN carry out supervision of nuclear energy through regulation. Pengelolaan limbah radioaktif termasuk dalam kelompok keamanan A. artinya kelompok keamanan yang tertinggi. one of BAPETEN regulatory purposes is to ensure the safety and health of workers. BAPETEN melaksanakan pengawasan tenaga nuklir melalui peraturan. Furthermore. masyarakat. abbreviated as BAPETEN is a national regulatory body for the utilization of nuclear energy in Indonesia. and / or disposal of radioactive waste. perizinan dan inspeksi. disingkat BAPETEN adalah badan pengawas tingkat nasional untuk pemanfaatan tenaga nuklir di Indonesia. Security Requirements for Radioactive Sources storage facility is only valid for Radioactive Waste Management. Badan Pengawas Tenaga Nuklir. Radioactive Waste Management is the collection. pengelolaan limbah radioaktif. but they are included in hazardous wastes that may cause interference or damage to the environment can cause health problems even until death. dan/atau pembuangan limbah radioaktif. *) Direktorat Inspeksi Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) Jl.go. classification. Selanjutnya. public. pengangkutan.beta@bapeten. pencurian. salah satu tujuan pengawasan BAPETEN (Badan Pengawas Tenaga Nuklir) adalah untuk menjamin keselamatan dan kesehatan pekerja. Nuclear Energy Regulatory Agency. Sedangkan keamanan sumber radioaktif adalah tindakan yang dilakukan untuk mencegah akses tidak sah. perusakan. From the regulatory standpoint. keamanan sumber radioaktif. meaning that the highest security groups. transportation. the security aspects of radioactive sources in radioactive waste management activities will be discussed. While the security of radioactive sources is the action taken to prevent unauthorized access. BAPETEN require a radioactive source security for radioactive waste management facilities based on its the vulnerability level. theft. kehilangan. Persyaratan Keamanan Sumber Radioaktif untuk penyimpanan hanya berlaku untuk fasilitas Pengelolaan Limbah Radioaktif.PENGAWASAN LIMBAH RADIOAKTIF: ASPEK KEAMANAN SUMBER RADIOAKTIF DALAM KEGIATAN PENGELOLAAN LIMBAH RADIOAKTIF Werdi Putra Daeng Beta1. aspek keamanan sumber radioaktif dalam kegiatan pengelolaan limbah radioaktif akan dibahas pada makalah ini. security of radioactive sources. Radioactive waste management is included in the security group A. Gajah Mada no 8 Jakarta Pusat 10120 * d. Keywords: BAPETEN. licensing and inspection. processing. so that they must be managed securely according to regulations. coupled with special equipment. limbah B3. radioactive waste management . hazardous and toxic materials waste. dan perlindungan terhadap lingkungan hidup dalam pemanfaatan tenaga nuklir. loss. and environmental protection in the use of nuclear energy. storage. dan/atau pemindahan tidak sah Sumber Radioaktif. destruction. pengelompokan. BAPETEN mempersyaratkan keamanan sumber radioaktif untuk fasilitas pengelolaan limbah radioaktif berdasarkan tingkat kerawanannya. and / or unauthorized removal of Radioactive Sources. ABSTRACT Although radioactive wastes are not included in the category of B3 wastes (hazardous and toxic materials). penyimpanan. pengolahan.

yaitu justifikasi. Pengelolaan Limbah Radioaktif adalah pengumpulan. salah satu tujuan pengawasan BAPETEN (Badan Pengawas Tenaga Nuklir) adalah untuk menjamin keselamatan dan kesehatan pekerja. asas proteksi radiasi. ABSTRACT Although radioactive wastes are not included in the category of B3 wastes (hazardous and toxic materials). classification. pengangkutan. dan lingkungan hidup dari bahaya radiasi. dan perlindungan terhadap lingkungan hidup dalam pemanfaatan tenaga nuklir. members of the public. radiation safety. and / or disposal of radioactive waste. Sedangkan Keselamatan Radiasi adalah tindakan yang dilakukan untuk melindungi pekerja. radiation protection principles. limitasi dan optimasi.go. limitation and optimization. Nuclear Energy Regulatory Agency.beta@bapeten. anggota masyarakat. keselamatan radiasi. perizinan dan inspeksi. transportation. BAPETEN melaksanakan pengawasan tenaga nuklir melalui peraturan. masyarakat. but they are included in hazardous wastes that may cause interference or damage to the environment can cause health problems even until death.PENGAWASAN LIMBAH RADIOAKTIF: ASPEK KESELAMATAN RADIASI DALAM KEGIATAN PENGELOLAAN LIMBAH RADIOAKTIF Werdi Putra Daeng Beta1. pengolahan. Badan Pengawas Tenaga Nuklir. one of BAPETEN regulatory purposes is to ensure the safety and health of workers. Gajah Mada no 8 Jakarta Pusat 10120 * d. . and the environment from radiation hazards. disingkat BAPETEN adalah badan pengawas tingkat nasional untuk pemanfaatan tenaga nuklir di Indonesia. sehingga harus dikelola dengan selamat sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Keywords: BAPETEN. dan/atau pembuangan limbah radioaktif. BAPETEN mempersyaratkan keselamatan radiasi untuk fasilitas pengelolaan limbah radioaktif berdasarkan tingkat resiko dan potensi bahayanya. Dari sudut pandang regulasi. public. BAPETEN requires radiation safety for radioactive waste management facilities based on the level of risk and potential dangers. termasuk pengelolaan limbah radioaktif. Furthermore. limbah B3. licensing and inspection. *) Direktorat Inspeksi Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) Jl. storage. tetapi limbah radioaktif termasuk limbah berbahaya (hazardous wastes) yang dapat menimbulkan gangguan atau kerusakan lingkungan bahkan dapat menimbulkan gangguan kesehatan sampai kematian. and environmental protection in the use of nuclear energy. Kata kunci: BAPETEN. pengelompokan. the radiation safety aspects of radioactive waste management activities will be discussed in this paper. abbreviated as BAPETEN is a national regulatory body for the utilization of nuclear energy in Indonesia. Radioactive Waste Management is the collection. Radiation safety should embrace the principles of radiation protection. Selanjutnya. hazardous and toxic materials waste. BAPETEN carry out supervision of nuclear energy through regulation. so that they must be managed safely in accordance with existing regulations. pengelolaan limbah radioaktif. processing. Keselamatan radiasi harus menganut asas proteksi radiasi. namely justification. penyimpanan. including radioactive waste management.id ABSTRAK Walaupun limbah radioaktif tidak termasuk limbah dari B3. radioactive waste management. From the regulatory standpoint. aspek keselamatan radiasi dalam kegiatan pengelolaan limbah radioaktif akan dibahas pada makalah ini. While the Radiation Safety is the action taken to protect workers.

Persyaratan izin terdiri atas persyaratan administratif. persyaratan izin. salah satu tujuan pengawasan BAPETEN adalah untuk menjamin keselamatan dan kesehatan pekerja.go. ABSTRACT Radioactive wastes are not included in the category of B3 waste (hazardous and toxic materials). one of BAPETEN regulatory purposes is to ensure the safety and health of workers. teknis dan khusus. licensing procedures. Dari sudut pandang regulasi. sehingga semakin tinggi risiko suatu kegiatan pemanfaatan. in this paper will be discussed. dan perlindungan terhadap lingkungan hidup dalam pemanfaatan tenaga nuklir. Licensing requirements consist of administrative. limbah B3. Persyaratan dan tata cara perizinan ditetapkan sesuai dengan resiko yang terkait dengan keselamatan radiasi dan keamanan Sumber Radioaktif dan Bahan Nuklir. Perizinan pengelolaan limbah radioaktif memerlukan persyaratan khusus dan izin bertahap. . tetapi termasuk dalam limbah berbahaya (hazardous wastes) sehingga harus dikelola dengan baik dan benar sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. including of radioactive waste management. Selanjutnya. pengelolaan limbah radioaktif. perizinan dan inspeksi. so that they have to be managed properly according to regulations. Nuclear Energy Regulatory Agency. Badan Pengawas Tenaga Nuklir. disingkat BAPETEN adalah badan pengawas tingkat nasional untuk pemanfaatan tenaga nuklir di Indonesia. Licensing of radioactive waste management requires specific requirements and licensing stages based. BAPETEN melaksanakan pengawasan tenaga nuklir melalui peraturan. aspects of the licensing and supervision of radioactive waste management. masyarakat. and specific requirements. and environmental protection in the use of nuclear energy. Requirements and licensing procedures established in accordance with the risks associated with radiation safety and security of Radioactive Sources and Nuclear Materials. licensing and inspection.PENGELOLAAN LIMBAH RADIOAKTIF: ASPEK PERIZINAN DAN PENGAWASANNYA Werdi Putra Daeng Beta1. hazardous and toxic materials waste.beta@bapeten. Gajah Mada no 8 Jakarta Pusat 10120 * d. radioactive waste management. From the regulatory standpoint. *) Direktorat Inspeksi Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) Jl. then the licensing requirements imposed increasingly stringent. abbreviated as BAPETEN is a national regulatory body for the utilization of nuclear energy in Indonesia. tata cara perizinan. public. termasuk pengelolaan limbah radioaktif. BAPETEN carry out supervision of nuclear energy through regulation. but they are included in hazardous wastes. maka persyaratan izin yang diberlakukan semakin ketat.id ABSTRAK Limbah radioaktif tidak termasuk dalam kategori limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). dalam makalah ini akan dibahas aspek perizinan dan pengawasan pengelolaan limbah radioaktif. technical. Furthermore. Kata kunci: BAPETEN. so the higher the risk of an activity of utilization. Keywords: BAPETEN. licencing requirements.

DAMPAK KEASAMAAN TANAH SAWAH TERHADAP KEJADIAN DERMATITIS KONTAK IRITAN PADA PEKERJA SAWAH DI DESA WATESKROYO KECAMATAN BESUKI KABUPATEN TULUNGAGUNG THE EFECT OF ACIDITY OF THE PADDY-FIELD LAND AND THE INCIDENT OF DERMATITIS IRITAN CONTACT IN THE PADDY-FIELD WORKER IN THE WATESKROYO VILLAGE THE BESUKI SUBDISTRICT THE TULUNGAGUNG REGENCY
Indasah1, *) Stikes Surya Mitra Husada Kediri Jl. Sumber ece 37 tirtoudan Kediri Iin.dasyah@yahoo.com
ABSTRAK Dermatitis Kontak Iritan merupakan respon non spesifik kulit terhadap kerusakan kimia langsung yang melepaskan mediator-mediator inflamasi yang sebagian besar berasal dari sel epidermis. Penyebab munculnya Dermatitis Kontak Iritan adalah bahan yang bersifat iritan, misalnya bahan pelarut, deterjen, minyak pelumas, asam, serbuk kayu, bahan abrasif, enzim, larutan garam konsentrat, plastik berat molekul rendah atau bahan kimia higroskopik. Rancangan penelitian dalam penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi sebanyak 200 pekerja sawah dan sampel yang diteliti sebanyak 30 responden dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah derajat keasaman (pH) tanah sawah, variabel dependen dalam penelitian ini adalah kejadian Dermatitis Kontak Iritan. Sedangkan variabel perancu dalam penelitian ini adalah umur, jenis kelamin, riwayat penyakit alergi dan lama kerja. Hasil analisa data antara umur dan kejadian Dermatitis Kontak Iritan dengan menggunakan uji statistik korelasi Serial menunjukkan ada keterkaitan. Dan hasil analisa data antara derajat keasaman (pH) tanah sawah dan kejadian Dermatitis Kontak Iritan dengan menggunakan uji statistik korelasi Serial menunjukkan ada keterkaitan. Kesimpulan penelitian ini adalah ada keterkaitan antara derajat keasaman (pH) tanah sawah dengan kejadian Dermatitis Kontak Iritan pada pekerja sawah. Diharapkan pekerja sawah lebih memperhatikan kesehatan kulit kaki mereka dengan cara melakukan pencegahan dini sebelum mulai melakukan aktivitas di sawah dan pengobatan dini ketika tandatanda Dermatitis Kontak Iritan muncul. Kata kunci: derajat keasaman (pH) tanah sawah, kejadian Dermatitis Kontak Iritan, pekerja sawah

ABSTRACT
Dermatitis Iritan Contact was the non specific response skin towards direct chemical damage that released mediators inflamasi that most came from the cell epidermis. The cause of the emergence Dermatitis Iritan Contact was the material that was iritan, for example the material of solvent, detergent, lubricating oil, acid, wood dust, the material abrasive, the enzyme, the solution to concentrate salt, heavy plastic the low molecule or the chemical higroskopik. The plan of research in this research was analytical with the appoarch cross sectional. The population totalling 200 paddyfield workers and the sample who were researched by as many as 30 respondents by using the technique Simple Random Sampling. The independent variable in this research was the level of the acidity of the paddy-field land, the dependent variable in this research was the the incident of Dermatitis Iritan Contact. Whereas the confounding variable in this research was age, gender, the story of the allergic illness and for a long time the work. Results of the analysis of the data between the age and the incident of Dermatitis Iritan Contact by using the test of Correlation Statistics Serial showed had the connection. And results of the analysis of the data between the level of the acidity (pH) of the paddy-field land and the incident of Dermatitis Iritan Contact by using the test of Correlation Statistics Serial showed had the connection. The conclusion in this research was to have

the connection between the level of the acidity (pH) of the paddy-field land and the incident of Dermatitis Iritan Contact in the paddy-field worker. Hopefully to the paddy-field worker so that more paid attention to the health of their skin foot by means of carrying out the early prevention before beginning to carry out the activity in the paddy-field and early medical treatment when signs from Dermatitis Iritan Contact began to emerge.

Key word: the level of the acidity (pH) of the paddy-field land, the incident of Dermatitis Iritan Contact, the paddy-field worker.

POTENSI SAMPAH PERMUKIMAN DI KAWASAN PERDESAAN KABUPATEN PONOROGO (STUDI KASUS KECAMATAN BUNGKAL) THE POTENTIAL OF RESIDENTIAL SOLID WASTE IN THE RURAL AREA OF PONOROGO TOWN (CASE STUDY BUNGKAL DISTRICT)
Malik Efendi 1, *) dan Yulinah Trihadiningrum!) Jurusan Teknik Lingkungan FTSP, ITS, Kampus ITS Sukolilo Surabaya, * fulanabdillah@yahoo.com
ABSTRAK Kecamatan Bungkal yang terletak di kawasan perdesaan Kabupaten Ponorogo membuat kondisi pengelolaan sampah kurang memadai. Terbatasnya fasilitas pengelolaan sampah berakibat pada semakin meningkatnya timbulan sampah di TPS. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menentukan timbulan dan komposisi sampah, (2) menentukan besarnya potensi daur ulang sampah. Kajian pada aspek teknis dilakukan dengan metoda analisis timbulan dan komposisi sampah, serta potensi daur ulang sampah dengan pengambilan sampel 8 hari berturut–turut dan perhitungan jumlah sampel sesuai SNI 19-3964-1995. Timbulan sampah permukiman adalah sebesar 0.28 kg/orang.hari, dengan komposisi sampah basah 78.6%, sampah plastik 12.6%, sampah kertas 4.5%, sampah kulit 1.0%, sampah kayu 0.80%, sampah karet 0.6%, sampah kaca 0.5% sampah logam 0.5%, sampah kain 0.5 %, dan sampah lain–lain 0.4 %. Potensi daur ulang sampah rumah tangga adalah sebagai berikut: sampah basah 97.3%, sampah plastik 35.5%, logam 100%, kertas 67%, kaca 52.8%. Kata Kunci: Potensi, daur ulang, sampah, perdesaan.

ABSTRACT
Bungkal District, which is located in rural areas of Ponorogo town, has made the solid waste management service improperly performed. The lack of facilities resulted in the increasingsolid waste generation at the transfer depot. This study aimed to: (1) measure solid waste generation and composition, (2) measure the recycling potentials of the residential solid waste. The technical aspect of this study included the solid waste generation rate and composition measurements, as well recycling potential. Sampling and measurement activities were done in 8 consecutive days, following national standard method SNI 19-3964-1995. The residential solid waste generation rate was 0.28 kg/capita.day. The solid waste was composed of biodegradable organics of 78.6%, followed by 12.6% plastic waste, 4.5% paper, 1.0% leather, 0.80% wood, 0.6% rubber, 0.5% glass, 0.5% metal, 0.5% textile, and 0.4% residual waste. The recycling potentials of the residential solid waste were: 97.3% for biodegradable organics, 35.5% for plastic waste, 100% for metal waste, 67% for paper, and 52.8% for glass.

Keywords: potential, recycling, residential, solid waste

Penurunan kandungan senyawa nitrogen dan fosfor tertinggi pada reaktor uji adalah pada reaktor tumbuhan bambu air saat td 4 hari yaitu sebesar 86. but the water flowing beneath the media so that it has various advantages. Eutrofikasi akan mengurangi kandungan oksigen terlarut dalam air dan membahayakan makhluk hidup yang hidup didalamnya. Penelitian ini menggunakan 9 reaktor dengan variasi jenis tumbuhan yaitu bambu air dan bambu rejeki serta variasi waktu tinggal air limbah (td) yaitu 4 hari. Aliran limbah di dalam reaktor adalah secara vertical downflow. tetapi air mengalir di bawah media sehingga memiliki berbagai keuntungan. NO2-N.PENGGUNAAN BAMBU AIR (EQUISETUM HYEMALE) DAN BAMBU REJEKI (DRACAENA SANDERIANA) UNTUK PENYISIHAN NITROGEN DAN FOSFOR PADA GREY WATER DENGAN SISTEM CONSTRUCTED WETLAND THE USE OF EQUISETUM HYEMALE AND DRACAENA SANDERIANA PLANT FOR NITROGEN AND PHOSPHORIC REMOVAL IN GREY WATER WITH CONSTRUCTED WETLAND SYSTEM Ratna Widya Danista1. nitrogen. bambu air. Eutrophication will reduce the oxygen content dissolved in the water and harming living things that live in it. which when present in excessive amounts in the body of water will cause eutrophication. Media yang digunakan adalah pasir dan kerikil. 3 hari dan 4 hari. Grey water mengandung unsur seperti nitrogen. The parameters studied were the number NH3N. Grey water contains elements such as nitrogen. NO3-N and . is 4 days. One advantage is that plants can adapt to more varied so it can be used as a park with good aesthetics.7 %. Surabaya. NO3-N dan konsentrasi senyawa fosfor sebagai total fosfor. 3 hari dan 2 hari. This study uses 9 reactor with variation types of plants is water bamboo and fortune bamboo. 3 days and 2 days. Salah satu keuntungannya adalah tumbuhan yang dapat beradaptasi lebih bervariasi sehingga dapat digunakan sebagai taman dengan estetika yang baik. Sedangkan untuk variasi waktu tinggal air limbah (td) hanya mempengaruhi penurunan fosfor pada tumbuhan bambu air. fosfat dan potasium yang jika terdapat dalam jumlah yang berlebih di badan air akan menyebabkan peristiwa eutrofikasi. Media used were sand and gravel. Air limbah yang digunakan diambil langsung dari grey water rumah kos di Gebang Kidul No. 30. Parameter yang diteliti adalah jumlah NH3N. ABSTRACT Handling of grey water in Indonesia especially Surabaya today is directly discharged into the drainage channel that will culminate in a body of water without prior treatment. subsurface constructed wetland. Sistem constructed wetland subsurface (SSF) ini air tidak menggenang di atas media tanam. Kata kunci : grey water. Surabaya. Observations were conducted every 3 days. Tidak adanya perbedaan yang signifikan pada penurunan kandungan senyawa nitrogen dan fosfor antara reaktor uji tiap variasi disebabkan kurangnya range antar variasi waktu tinggal air limbah (td) 2 hari. phosphate and potassium. waste water residence time variation (td). Pengamatan sampel dilakukan tiap 3 hari sekali. fosfor. Subsurface constructed wetland system (SSF) of this water does not puddle on top of the planting medium. Tumbuhan bambu air dan bambu rejeki tidak berpengaruh dalam penurunan kandungan senyawa nitrogen dan fosfor saat waktu tinggal air limbah (td) 4 hari. NO2-N.5 % dan 81. Waste stream in the reactor is in a vertical downflow. bambu rejeki. Waste water used is taken directly from the grey water boarding house in the Gebang Kidul 30. 3 hari maupun 2 hari. *) dan Alia Damayanti1) Environmental Engineering Study Program Faculty of Civil Engineering And Planning Sepuluh Nopember Institute Of Technology Surabaya ABSTRAK Penanganan grey water di Indonesia khususnya Surabaya saat ini adalah langsung dibuang ke saluran drainase yang akan berujung di badan air tanpa pengolahan sebelumnya.

nitrogen.5% and 81. 3 days and 2 days. No significant difference in the reduction of nitrogen compounds and phosphorus content of each test reactor due to the lack of range between variation the of waste water residence time (td) 2 days. The highest decrease in content of nitrogen and phosphorus compounds in the test reactor is in the Equisetum hyemale plants reactor when td 4 days is 86. Key words: grey water.7%.the concentration of phosphorus compounds as total phosphorus. Dracaena sanderiana. phosporus . Equisetum hyemale. subsurface constructed wetland. Equisetum hyemale and Dracaena sanderiana plant had no effect in decreasing the content of nitrogen and phosphorus compounds during waste water residence time (td) 4 days. 3 days and 4 days. As for the variations in waste water residence time (td) only affects the reduction of phosphorus in the Equisetum hyemale plants.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful