PEDOMAN PELAKSANAAN PEMILIHAN GURU BERPRESTASI SD DAN SMP TAHUN 2011

DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN PENDIDIKAN DASAR DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL 2011

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR...............................................................................................................i DAFTAR ISI ...........................................................................................................................iii BAB I PENDAHULUAN.................................................................................................1 A. Latar Belakang .............................................................................................1 B. Landasan Hukum .........................................................................................1 C. Tujuan ..........................................................................................................2 D. Manfaat ........................................................................................................2 E. Hasil Yang Diharapkan.................................................................................2 PENGERTIAN, SIFAT, PESERTA, DAN PERSYARATAN PESERTA ...............3 A. Pengertian....................................................................................................3 B. Sifat..............................................................................................................4 C. Peserta.........................................................................................................4 D. Persyaratan Peserta ....................................................................................4 ORGANISASI PENYELENGGARAAN, SELEKSI PESERTA, PROSEDUR PENGUSULAN, PENETAPAN PERINGKAT DAN PENGHARGAAN, SERTA PEMBIAYAAN .......................................................................................7 A. Organisasi Penyelenggaraan ......................................................................7 B. Seleksi, Penetapan dan Pemberian Penghargaan ......................................10 C. Pembiayaan ................................................................................................12 ASPEK YANG DINILAI DAN PROSEDUR PENILAIAN .....................................14 A. Aspek Penilaian ..........................................................................................14 B. Prosedur Penilaian ......................................................................................18 C. Penentuan Skor Akhir ................................................................................. 73 PENUTUP ..........................................................................................................74

BAB II

BAB III

BAB IV

BAB V

LAMPIRAN-LAMPIRAN

iii

KATA PENGANTAR

Dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional disebutkan bahwa pendidikan nasional bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Selanjutnya, dalam Undag-Undang Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen dinyatakan bahwa guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Guru memegang peran utama dalam rangka implementasi fungsi dan upaya mencapai tujuan nasional. Untuk melaksanakan tugas utama, guru wajib memiliki kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi professional. Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pendidikan Nasional melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar telah memberikan perhatian yang sungguh-sungguh untuk memberdayakan guru, terutama guru berprestasi. Hal ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Pasal 36 ayat (1) yang menyatakan bahwa ”Guru yang berprestasi, berdedikasi luar biasa, dan/atau bertugas di daerah khusus berhak memperoleh penghargaan. Kemudian berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 Pasal 30 ayat (1) ditegaskan bahwa “Guru memiliki hak untuk mendapatkan penghargaan sesuai dengan prestasi kerja, dedikasi luar biasa, dan/atau bertugas di daerah khusus”. Pemilihan Guru Berprestasi Tahun 2011 merupakan salah satu implementasi Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008. Guru Berprestasi dapat menjadi guru model atau contoh bagi guru lainnya karena yang bersangkutan mempunyai prestasi yang luar biasa atau melebihi yang dicapai guru lain sehingga berdampak positif terhadap peningkatan mutu dan proses hasil pembelajaran menuju standar nasional pendidikan. Pedoman ini merupakan acuan bagi Pemerintah Daerah dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP), serta Panitia Daerah maupun Nasional dalam penyelenggaraan Pemilihan Guru Berprestasi tahun 2011, mulai dari tingkat satuan pendidikan sampai dengan tingkat nasional. i

Ph. Suyanto.D.Melalui pemilihan guru berprestasi diharapkan semua pemangku kepentingan akan meningkatkan komitmennya dalam pembinaan dan pengembangan profesionalisme guru untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu. 195303021977031001 ii . NIP. Prof. Jakarta. Direktur Jenderal Pendidikan Dasar. Februari 2011 Plt.

guru tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis edukatif. pelaksanaan pemilihan guru berprestasi telah berlangsung dengan lancar. maka kedudukan dan peran guru semakin strategis untuk mempersiapkan SDM yang berkualitas dalam menghadapi era global. terutama bagi guru-guru yang berprestasi. dimulai dari tingkat satuan pendidikan. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru. produktif. loyalitas dan profesionalisme guru. mengajar. 3. dedikasi. maupun internasional. dan pendidikan menengah. menilai. 4. Untuk melaksanakan tugasnya secara profesional. melatih. Latar belakang Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik. tetapi juga harus memiliki kepribadian yang kokoh sehingga dapat menjadi sosok panutan bagi siswa. dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal. maupun masyarakat. Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi Tugas dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2010. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Peningkatan kinerja tersebut dapat terlihat dari mutu lulusan satuan pendidikan sebagai SDM yang berkualitas. dan tingkat nasional. B. 5. 7. provinsi. Secara teknis. berdedikasi luar biasa. khususnya pada aspek yang dinilai. membimbing. Secara umum. pelaksanaannya dirasakan masih belum optimum sehingga perlu dilakukan penyempurnaan. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Pemilihan guru berprestasi dimaksudkan antara lain untuk mendorong motivasi. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 55 Tahun 2003 tentang Tanda Kehormatan Satyalancana Pendidikan. pemilihan guru berprestasi dilaksanakan secara bertingkat. Pasal 36 ayat (1) mengamanatkan bahwa ”Guru yang berprestasi. regional. Pemerintah memberikan perhatian yang sungguh-sungguh untuk memberdayakan guru. 1 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 . kabupaten/kota. baik pada tataran nasional. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. namun demikian. Sehubungan dngan itu. keluarga. pendidikan dasar. Era global menuntut SDM yang bermutu tinggi dan siap berkompetisi. dan kompetitif. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan. 2.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi BAB I PENDAHULUAN A. Landasan Hukum 1. Undang-Undang No. yang diharapkan akan berpengaruh positif pada peningkatan kinerja. dan/atau bertugas di daerah khusus berhak memperoleh penghargaan”. mengarahkan. Selaras dengan kebijaksanaan pembangunan yang meletakkan pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai prioritas pembangunan nasional. Tugas. 6. kecamatan.

Meningkatkan persaingan yang sehat melalui pemberian penghargaan di bidang pendidikan. Tujuan 1. Manfaat 1. Pendidikan. 12. 4. dan loyalitas demi kepentingan masa depan bangsa dan negara. 10. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 2 . dedikasi. Adanya peningkatan mutu guru untuk mencapai tujuan pendidikan nasional. Terpupuknya rasa persatuan dan kesatuan bangsa melalui jalur pendidikan. disiplin. 3. dan profesionalisme guru. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2009 tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru dan Pengawas Satuan Pendidikan. C. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 36 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan Nasional. dan bermartabat. serta terlindungi. Terpilihnya guru berprestasi pada tingkat satuan pendidikan. mulia. 5. E. 3. Termotivasinya guru untuk meningkatkan kinerja. provinsi. kecamatan. 2. citra. Lencana dan Uang. D. 2. Tersalurkannya kreativitas dan inovasi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Terjalinnya interaksi antar peserta untuk saling tukar pengalaman dalam mendidik siswa. Meningkatnya harkat. 9. Hasil yang Diharapkan 1. dan tingkat nasional. Ilmu Pengetahuan. 2. 4. Membangun komitmen mutu guru dalam kerangka peningkatan mutu pembelajaran menuju standar nasional pendidikan. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 84/P Tahun 2009 tentang Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu II. 11. Meningkatkan motivasi dan profesionalisme guru dalam pelaksanaan tugas profesionalnya. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 1975 tentang Hadiah Seni.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi 8. Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 0265/M/1977 tentang Hadian dan Piagam. kabupaten/kota. Mengangkat guru sebagai profesi terhormat. martabat. Pengabdian dan Olahraga.

Penulisan buku/essay di bidang pendidikan adalah suatu karangan ilmiah di bidang pendidikan berdasarkan buah pemikiran/ulasan dari penulis. 7. Pengertian 1. seni karawitan. seni keramik. dan secara langsung membimbing peserta didik hingga mencapai prestasi di bidang intrakurikuler dan/atau ekstrakurikuler. 9. rasa. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 3 . seni musik. murah dan sederhana. dan karsa. 8. antara lain berupa hasil seni lukis. mencakup kompetensi pedagogik. pendidikan dasar. Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik. 3. sosial. membimbing. seni pedalangan. DAN PERSYARATAN PESERTA A. mengajar. Guru berprestasi adalah guru yang memiliki kinerja melampaui standar yang ditetapkan oleh satuan pendidikan. dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal. melatih. seni grafis. nasional dan/atau internasional.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi BAB II PENGERTIAN. menilai. 5. mengarahkan. Karya sastra adalah suatu bentuk dan hasil pekerjaan seni kreatif yang objeknya adalah manusia dan kehidupannya dengan menggunakan bahasa sebagai mediumnya. 2. dan pendidikan menengah. Jenis Karya/Prestasi adalah 4. Karya seni adalah suatu proses kreatif dalam bidang kesenian yang dilandasi oleh pengamatan dan penghayatan dengan melibatkan cita. PESERTA. dan profesional serta menghasilkan karya kreatif dan inovatif yang diakui baik pada tingkat daerah. Teknologi tepat guna adalah teknologi yang menggunakan sumber daya yang ada untuk memecahkan masalah yang dihadapi/ada secara berdaya guna dan berhasil guna atau untuk pelaksanaan tugas sehari-hari menjadi lebih mudah. kepribadian. SIFAT. seni tari. dan seni kriya. 6. Inovasi dalam pembelajaran atau bimbingan adalah serangkaian kegiatan pengembangan dan perbaikan pembelajaran yang mencakup antara lain penggunaan metode/cara/media/sumber yang inovatif dan melebihi standar kompetensi yang dipersyaratkan dalam proses pembelajaran atau bimbingan menjadi efektif dan efisien. Prestasi olahraga adalah capaian atas keahlian atau keterampilan di bidang olahraga yang memberikan kebanggaan nasional atau memperlihatkan kemampuan untuk meningkatkan penghayatan dan prestasi olahraga dan memperlihatkan kemampuan untuk membangun salah satu sistem olahraga atau menciptakan model dan strategi pembelajaran atau pelatihan suatu cabang olahraga yang dapat meningkatkan prestasi anak didik/atlet. seni patung. seni teater.

Memiliki kualifikasi akademik minimal sarjana (S1) atau diploma empat (D-IV) b. yang selanjutnya disebut kelompok guru tingkat satuan pendidikan SMP/MTs. provinsi. Sifat 1. Transparan mengacu kepada proses yang memberikan peluang kepada semua pemangku kepentingan untuk memperoleh akses informasi tentang penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkat. Kompetensi pedagogik tercermin dari tingkat pemahaman terhadap peserta didik. 4 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 . 2. Pemilihan guru berprestasi bersifat kompetitif. Pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB) adalah pengembangan knompetensi guru yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan bertahap. 2. dan hasil penilaian. maupun tingkat nasional. berupa kepribadian yang mantap. dan berwibawa. C. Persyaratan Peserta Persyaratan peserta Pemilihan Guru Berprestasi mulai dari tingkat satuan pendidikan sampai dengan tingkat nasional terdiri dari persyaratan akademik dan persyaratan administratif sebagai berikut. sebagai suatu sistem yang meliputi masukan. dilaksanakan secara impartial. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. Subkompetensi masing-masing kompetensi disajikan pada bagian penilaian. D. 1. 2. arif. b. stabil. Fortopolio adalah sekumpulan informasi pribadi yang merupakan catatan dan dokumentasi atas pencapaian prestasi seseorang dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya. evaluasi hasil belajar. dewasa. berkelanjutan. 11. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. setiap guru yang memenuhi persyaratan berhak mengikuti program ini. sosial. dan berakhlak mulia. kepribadian. tidak diskriminatif. transparan. 1. kabupaten/kota. c. Guru sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi 10. a. B. menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat. Guru unggul/mumpuni dilihat dari kompetensi pedagogik. untuk meningkatkan profesionalitasnya. Guru sekolah menengah pertama/madrasah tsanawiyah. proses. yang selanjutnya disebut kelompok guru tingkat satuan pendidikan SD/MI. dan memenuhi standar penilaian yang ditetapkan. Objektif mengacu kepada proses penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkat. kecamatan. Persyaratan Akademik a. baik di tingkat sekolah. Kompetensi kepribadian tercermin dari kemampuan personal. Akuntabel merupakan proses penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkatan yang dapat dipertanggungjawabkan kepada semua pemangku kepentingan pendidikan. baik secara akademik maupun administratif. Peserta 1. dan profesional. Pemilihan guru berprestasi dilaksanakan secara objektif. dan akuntabel.

i. buku pengayaan. pengembangan diri melalui diklat fungsional/kegiatan kelompok kerja. 2. dan buku pedoman guru. Guru yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) atau bukan PNS serta tidak sedang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam proses pengangkatan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam transisi alih tugas ke unit kerja lainnya. e. 3. g. Melampirkan bukti prestasi yang dicapai ditulis dalam bentuk karya tulis/laporan yang disyahkan oleh kepala sekolah dan dilampirkan rekomendasi dari dewan guru atau komite sekolah bahwa guru yang bersangkutan adalah guru berprestasi melebihi guru lain. Kompetensi sosial tercermin dari kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. b. serta penguasaan terhadap struktur dan metodologi keilmuannya. Kompetensi profesional tercermin dari tingkat penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. h. Aktif melaksanakan proses pembelajaran/bimbingan dan konseling. pembuatan/modifikasi alat pelajaran (peraga). c. 2. bagi: 1. Guru yang menghasilkan karya kreatif atau inovatif dalam pengembangan keprofesian berkelanjutan. pembaruan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan. penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. yang dibuktikan dengan SK CPNS atau SK Pengangkatan dari yayasan/pengelola bagi guru bukan PNS. 7. Mempunyai masa kerja sekurang-kurangnya 8 (delapan) tahun sebagai guru secara terus-menerus sampai saat diajukan sebagai calon peserta. Guru yang menghasilkan karya kreatif atau inovatif antara lain melalui bimbingan langsung kepada peserta didik hingga mencapai prestasi di bidang intrakurikuler dan/atau ekstrakurikuler. Guru SD/MI atau yang sederajat yang meraih Pemenang I di tingkat kecamatan. Melampirkan penilaian pelaksanaan pembelajaran dan kinerja guru yang dilakukan oleh kepala sekolah dan pengawas sekolah (format terlampir). dan masyarakat sekitar. 5 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 . Belum pernah dikenai hukuman disiplin atau tidak dalam proses pemeriksaan pelanggaran disiplin (surat keterangan dari kepala sekolah) dengan diketahui oleh kepala cabang dinas atau kepala dinas pendidikan kabupaten/kota. dan guru SMP/MTs atau yang sederajat yang meraih Pemenang I di sekolah yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat kabupaten/kota. f. 5. d. Melampirkan portofolio (format terlampir). 6. Persyaratan Administratif a. tenaga kependidikan. 2.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi 3. Melampirkan bukti partisipasi dalam kemasyarakatan berupa surat keterangan atau bukti fisik lainnya yang disyahkan oleh kepala sekolah. Mempunyai beban kerja sekurang-kurangnya 24 jam tatap muka per minggu. antara lain melalui: 1. orangtua/wali peserta didik. pendidik. 4. d. publikasi ilmiah atas hasil penelitian atau gagasan inovatif. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. dan 8. Guru SD/MI atau yang sederajat yang meraih Pemenang I di sekolah yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat kecamatan. penulisan buku teks pelajaran. 4. karya atau prestasi di bidang olahraga. c. penciptaan karya seni.

II. 4. Guru-guru yang pernah meraih predikat guru berprestasi Peringkat I. j. Guru SD/MI/SMP/MTs atau yang sederajat yang meraih Pemenang I di tingkat kabupaten/kota yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat provinsi. Guru-guru yang pernah meraih predikat guru berprestasi Peringkat I. dan III tingkat provinsi dapat mengikuti program ini setelah 5 tahun.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi 3. II. dan III tingkat nasional tidak diperkenankan mengikuti program ini. k. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 6 . Guru SD/MI/SMP/MTs atau yang sederajat yang meraih Pemenang I di tingkat provinsi yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat nasional.

Satpen SMP/Sederajat Gambar 1: Mekanisme Penyelenggaraan 1. Panitia Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Satuan Pendidikan dibentuk dengan surat Keputusan Kepala Sekolah yang keanggotaannya terdiri dari unsur-unsur kepala sekolah. II. II. Kepanitiaan dari unsur guru dipilih dari guru-guru yang terlibat aktif dalam kegiatan KKG/MGMP dan sejenisnya. guru. & III Satpen SD/SMP/Sederajat Mei 2011 Pemilihan Gupres Tingkat Kecamatan   Seleksi Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen SD Camat/ Kacabdin/ UPTD Kec. II. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 7 . Kabupaten/Kota. II. dan Nasional. pengawas sekolah. Adapun tugas dan kegiatan panitia penyelenggara untuk masing-masing tingkatan disajikan di bawah ini. Kecamatan. & III Satpen SD/SMP/Sederajat Juni 2011 Pemilihan Gupres Tingkat Kab/Kota   Seleksi Usulan Penetapan peringkat Bupati/ Walikota Peringkat I. Peringkat I. & III Satpen SD Peringkat I. dan komite sekolah dan/atau tokoh masyarakat/tokoh pendidikan setempat. Tingkat Satuan Pendidikan a. & III SD April 2011 Pemilihan Gupres Tingkat Satpen   Seleksi Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen Kepala Sekolah Peringkat I. & III Satpen SD/SMP/Sederajat Juli 2011 Pemilihan Gupres Tingkat Provinsi  Seleksi  Usulan penetapan peringkat Gubernur Peringkat I. Provinsi. seperti tersaji pada Gambar 1. Mekanisme dan Tahap Mekanisme penyelenggaraan program pemilihan guru berprestasi dilakukan secara berjenjang mulai Tingkat Satuan Pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi BAB III PENGELOLAAN GURU BERPRESTASI A. Panitia SK Penetapan Agustus 2011 Pemilihan Gupres Tingkat nasional  Seleksi  Usulan penetapan peringkat Mendiknas dan Menag Peringkat I. II.

2) Menseleksi peserta pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan didasarkan pada kompetensi dan prestasi yang dicapai melalui wawancara. pengawas sekolah. penilaian unjuk kerja. tokoh masyarakat/tokoh pendidikan dan organisasi/asosiasi profesi guru. dan organisasi/asosiasi profesi guru. kantor depag kabupaten/kota. 5) Menyampaikan laporan pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan dengan melampirkan berita acara penilaian kepada Panitia Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Kabupaten/Kota dengan tembusan kepada instansi terkait. guru. Tugas Panitia di Tingkat Kecamatan 1) Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat satuan pendidikan. dan guru berprestasi Peringkat I tingkat satuan pendidikan SMP/MTs dan yang sederajat sebagai peserta guru berprestasi tingkat kabupaten/kota. Panitia Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Kabupaten/Kota dibentuk dengan Surat Keputusan Bupati/Walikota yang keanggotaannya terdiri dari unsur-unsur kantor dinas pendidikan kabupaten/kota. 3) Menetapkan guru berprestasi Peringkat I. 4) Mengirimkan Guru Berprestasi Peringkat I Tingkat Kecamatan tingkat SD sebagai peserta pemilihan guru berprestasi tingkat kabupaten/kota. b. 2) Menetapkan guru berprestasi peringkat I tingkat satuan pendidikan. Kepanitiaan dari unsur guru diharapkan yang terlibat aktif dalam kegiatan KKG dan sejenisnya. dan III tingkat kecamatan untuk kelompok SD. Tingkat Kecamatan a. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 8 . tokoh masyarakat/tokoh pendidikan. kepala sekolah. 3) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I tingkat satuan pendidikan SD/MI dan yang sederajat. sebagai peserta guru berprestasi tingkat kecamatan. dan penilaian portofolio. 4) Menyampaikan laporan pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat satuan pendidikan kepada panitia pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan untuk tingkat satuan pendidikan SD/MI. Panitia Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Kecamatan dibentuk dengan Keputusan Camat yang keanggotaannya terdiri dari unsur-unsur kantor cabang dinas pendidikan kecamatan atau sejenisnya. guru.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi b. 2. 3. kantor urusan agama. II. b. pengawas sekolah. Tugas Panitia 1) Menseleksi guru yang memenuhi kriteria dan persyaratan. Tingkat Kabupaten/Kota a. Tugas Panitia 1) Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan. dewan pendidikan. dan kepada panitia pemilihan guru berprestasi tingkat kabupaten/kota untuk tingkat satuan pendidikan SMP/MTs dengan tembusan instansi terkait.

dan penilaian portofolio. b. Up. Jalan Jenderal Sudirman Pintu 1. wawancara. Tingkat Nasional a. 3) Menetapkan guru berprestasi peringkat I. 14 Kementerian Pendidikan Nasional. Jakarta. Kepala Subdit Pendidik dan Tenaga Kependidikan SD/SMP Gedung E Lt. kantor wilayah depag provinsi. Tugas Panitia 1) Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat kabupaten/kota. 5) Menyampaikan laporan pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat provinsi dengan melampirkan berita acara penilaian termasuk data penilaian portofolio kepada Panitia Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional dengan alamat : Direktur Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar. tokoh masyarakat/tokoh pendidikan. 2) Menseleksi peserta pemilihan guru berprestasi tingkat provinsi didasarkan pada kompetensi dan prestasi yang dicapai melalui tes tertulis. Telepon (021) 57900841 5. Kementerian Agama. Panitia Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Provinsi dibentuk dengan surat keputusan Gubernur. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I tingkat kabupaten/kota untuk semua satuan pendidikan sebagai peserta pemilihan guru berprestasi tingkat provinsi 5) Menyampaikan laporan pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat kab/kota dengan melampirkan berita acara penilaian kepada Panitia Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Provinsi dengan tembusan kepada instansi terkait. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 9 . penilaian unjuk kerja. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I tingkat provinsi satuan pendidikan SD/MI. 3) Menetapkan guru berprestasi peringkat I. wawancara. dan SMP/MTs sebagai peserta pemilihan guru berprestasi tingkat nasional. dan organisasi/asosiasi profesi guru. dan III tingkat provinsi untuk satuan pendidikan SD. dan III tingkat kabupaten/kota untuk satuan pendidikan SD/MI. II. Tingkat Provinsi a. Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP). II. dan organisasi/asosiasi profesi guru. Panitia pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional dibentuk dengan surat Keputusan Bersama Menteri Pendidikan Nasional dan Menteri Agama dengan melibatkan unsurunsur Kementerian Pendidikan Nasional. dan SMP. pengawas sekolah. yang keanggotaannya terdiri dari unsur-unsur kantor dinas pendidikan provinsi. guru senior. 4.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi 2) Menseleksi peserta pemilihan guru berprestasi tingkat kabupaten/kota didasarkan pada kompetensi dan prestasi yang dicapai melalui tes tertulis. tokoh masyarakat/tokoh pendidikan. perguruan tinggi. Senayan. dan penilaian portofolio. perguruan tinggi. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. dan SMP/MTs . penilaian unjuk kerja.

maupun SMP/MTs.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi b. Panitia tingkat satuan pendidikan. 2) Kepala SMP mengirimkan nama guru berprestasi dan peringkatnya. Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada Peringatan Puncak Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2011. mengadakan seleksi di sekolah masing-masing untuk menentukan guru berprestasi tingkat satuan pendidikan. Guru berprestasi peringkat I. Seleksi. Guru berprestasi peringkat I. baik SD/MI. wawancara. dan III. dan III tingkat nasional untuk semua kelompok. Melaksanakan pemilihan guru berprestasi tingkat satuan pendidikan masing-masing untuk guru SD dan guru SMP yang diikuti oleh seluruh guru yang memenuhi kriteria dan persyaratan. Tingkat Satuan Pendidikan a. II. b. Tugas Panitia 1) Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan pemilihan guru berprestasi di tingkat provinsi. Penetapan dan Pemberian Penghargaan 1. III kelompok tingkat satuan pendidikan SD/MI. dan III tingkat satuan pendidikan kepada kepala sekolah untuk ditetapkan. 10 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 . B. II. 2. Kegiatan dilaksanakan pada bulan April 2011. e. penilaian unjuk kerja. 1) Kepala SD mengirimkan nama dan peringkat disertai dengan berita acara penilaian dan dokumen portofolio peringkat I kepada panitia tingkat kecamatan untuk mengikuti pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan. Melaksanakan pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan untuk kelompok guru. 5) Melaporkan pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat nasional kepada Menteri Pendidikan Nasional dan Menteri Agama. dan mengusulkan kepada camat untuk ditetapkan sebagai peringkat I. II. diberi piagam penghargaan yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah. disertai dengan berita acara penilaian dan dokumen portofolio peringkat I kepada panitia tingkat kabupaten/kota untuk mengikuti pemilihan guru berprestasi tingkat kabupaten/kota. II. Tingkat Kecamatan a. 3) Menetapkan guru berprestasi peringkat I. d. dan/atau penilaian portofolio. dan SMP/MTs ditetapkan dengan surat Keputusan Kepala Sekolah. b. dan SMP/MTs. c. Panitia tingkat kecamatan melakukan seleksi untuk menentukan guru berprestasi tingkat kecamatan. 2) Menseleksi peserta pemilihan guru berprestasi tingkat nasional didasarkan pada kompetensi dan prestasi yang dicapai melalui tes tertulis. 4) Mengkoordinasikan peserta pemilihan guru berprestasi tingkat nasional untuk mengikuti acara kenegaraan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia. II. dan mengusulkan peringkat I. yaitu guru berprestasi peringkat I kelompok guru SD/MI yaitu guru berprestasi peringkat I SD/MI/SDLB. III tingkat satuan pendidikan untuk kelompok guru SD/MI.

Panitia tingkat kabupaten/kota melakukan seleksi untuk menentukan guru berprestasi tingkat kabupaten/kota. dan III. 4. Panitia/kepala dinas pendidikan kabupaten/kota mengirimkan keputusan penetapan Peringkat disertai dengan berita acara penilaian dan dokumen portofolio peringkat I kepada panitia tingkat provinsi untuk mengikuti pemilihan guru berprestasi tingkat provinsi. II. Kegiatan dilaksanakan pada pertengahan bulan Mei 2011. b. f. 3. dan SMP). Kegiatan dilaksanakan pada minggu pertama bulan Juli 2011. Melaksanakan pemilihan guru berprestasi peringkat I tingkat kabupaten/kota untuk semua kelompok guru (SD. f. II. Kegiatan dilaksanakan sekitar pertengahan bulan Juni 2011. kelompok guru SMP yaitu guru berprestasi peringkat I SMP/MTs/SLTPLB. dan III kepada bupati/walikota untuk ditetapkan dengan keputusan bupati/walikota. Tingkat Provinsi a. Melaksanakan pemilihan guru berprestasi kelompok guru SD yaitu guru berprestasi peringkat I SD/MI/SDLB Tingkat Kecamatan. Panitia/Kepala Cabang Dinas Pendidikan mengirimkan keputusan penetapan peringkat disertai dengan berita acara penilaian dan dokumen portofolio peringkat I kepada panitia tingkat kabupaten/kota untuk mengikuti pemilihan guru berprestasi tingkat kabupaten/kota. Guru berprestasi peringkat I. II dan III semua kelompok tingkat SD dan SMP tingkat provinsi diberikan piagam penghargaan yang ditandatangani oleh gubernur. II dan III tingkat kecamatan untuk kelompok SD/MI/SDLB ditetapkan dengan surat Keputusan Camat. b. dan SMP diberi piagam penghargaan dan hadiah dari bupati/walikota. e. III tingkat kabupaten/kota untuk kelompok SD. Guru berprestasi peringkat I. dan mengusulkan kepada gubernur untuk ditetapkan sebagai peringkat I. Panitia/kepala dinas pendidikan provinsi mengirimkan keputusan penetapan peringkat disertai dengan berita acara penilaian dan dokumen portofolio peringkat I kepada panitia tingkat nasional untuk mengikuti pemilihan guru berprestasi tingkat nasional. II. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 11 . Guru berprestasi peringkat I. e. e. II. II. Guru berprestasi peringkat I. dan mengusulkan peringkat I. Tingkat Kabupaten/Kota a. d. d. c. Panitia tingkat provinsi melakukan seleksi untuk menentukan guru berprestasi tingkat provinsi. d. Guru berprestasi peringkat I. dan III semua kelompok SD dan SMP tingkat provinsi ditetapkan dengan surat keputusan gubernur. c. III kelompok SD diberi piagam penghargaan dan hadiah dari camat.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi c.

2. kecamatan. 2. seperti disajikan di bawah ini. d. dinas pendidikan provinsi. berikut ini disajikan rangkuman jadwal kegiatan pemilihan guru berprestasi. Biaya pemilihan guru berprestasi di tingkat kabupaten/kota dibebankan pada anggaran yang relevan pada pemerintah kabupaten/kota. Guru berprestasi peringkat I. dan sumbangan pihak lain/sponsor yang tidak mengikat. TINGKAT Satuan Pendidikan WAKTU 1. Oleh karena kegiatan ini dilaksanakan secara bertingkat. b. kabupaten/kota. c. serta sumbangan pihak lain/sponsor yang tidak mengikat. kantor wilayah kementerian 12 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 . dan yang sederajat) dibebankan pada anggaran yang relevan pada penyelenggara atau satuan pendidikan yang bersangkutan. Panitia tingkat nasional melakukan seleksi untuk menentukan guru berprestasi tingkat nasional. Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada Peringatan Puncak Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2011. dinas pendidikan kabupaten/kota. Kegiatan dilaksanakan pada minggu kedua dan ketiga bulan Agustus 2011. Minggu pertama dan kedua bulan Juli 2011 Minggu kedua dan ketiga bulan Agustus 2011. SMP. Biaya pemilihan guru berprestasi di tingkat kecamatan dibebankan pada anggaran yang relevan pada pemerintah kecamatan/kantor dinas pendidikan kecamatan dan kantor urusan agama kecamatan. provinsi. Pembiayaan 1. II. II. mulai dari tingkat satuan pendidikan. Pertengahan bulan Mei 2011. 3. dan tingkat nasional. Biaya pemilihan guru berprestasi tingkat satuan pendidikan (SD. e. dan III untuk semua kelompok kepada Menteri Pendidikan Nasional dan Menteri Agama untuk ditetapkan. Tingkat Nasional a. diharapkan masing-masing tingkatan melaksanakan kegiatan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi 5. Pemilihan guru berprestasi pada bulan April 2011. Pertengahan bulan Juni 2011. serta sumbangan pihak lain/sponsor yang tidak mengikat. Guru berprestasi peringkat I. dan III tingkat nasional untuk semua kelompok pendidikan ditetapkan dengan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional dan Menteri Agama. dan kantor kementerian agama kabupaten/kota. II dan III tingkat nasional untuk semua kelompok satuan pendidikan diberi piagam penghargaan dan hadiah dari Menteri Pendidikan Nasional. Biaya pemilihan guru berprestasi di tingkat provinsi dibebankan pada anggaran yang relevan pada pemerintah provinsi. Melaksanakan pemilihan guru berprestasi peringkat I tingkat provinsi untuk semua kelompok guru SD dan SMP. Merujuk pada penjelasan di atas. dan mengusulkan peringkat I. Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi Nasional C. 4.

5. Kementerian Pendidikan Nasional. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. dan sumbangan pihak lain/sponsor yang tidak mengikat.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi agama provinsi. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 13 . Biaya pemilihan guru berprestasi di tingkat pusat dibebankan pada anggaran yang relevan pada Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar. dan sumbangan pihak lain/sponsor yang tidak mengikat. dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) di provinsi.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi BAB IV PENILAIAN A. dan (b) melaksanakan pembelajaran yang kondusif. dan (c) mengidentifikasi bekal-ajar awal peserta didik. (2) hasil karya kreatif atau inovatif. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. evaluasi hasil belajar. Subkompetensi ini memiliki indikator esensial: (a) memahami landasan kependidikan. 1. termasuk memahami landasan pendidikan untuk kepentingan pembelajaran. 3) subkompetensi melaksanakan pembelajaran memiliki indikator esensial: (a) menata latar (setting) pembelajaran. 2) subkompetensi merancang pembelajaran. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. (c) menentukan strategi pembelajaran berdasarkan karakteristik peserta didik. dan materi ajar. Kinerja Guru (menggunakan format lampiran 2) a. 14 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 . Kompetensi Pedagogik Kompetensi pedagogik meliputi pemahaman terhadap peserta didik. dan (4) pengembangan diri. 5) subkompetensi mengembangkan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensinya. 4) subkompetensi merancang dan melaksanakan evaluasi pembelajaran memiliki indikator esensial: (a) merancang dan melaksanakan evaluasi (assessment) proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan berbagai metode. memiliki indikator esensial: (a) memfasilitasi peserta didik untuk pengembangan berbagai potensi akademik. (b) menganalisis hasil evaluasi proses dan hasil belajar untuk menentukan tingkat ketuntasan belajar (mastery learning). kepribadian. kompetensi yang ingin dicapai. Subkompetensi ini meliputi: 1) subkompetensi memahami peserta didik secara mendalam memiliki indikator esensial: (a) memahami peserta didik dengan memanfaatkan prinsip-prinsip perkembangan kognitif. (b) menerapkan teori belajar dan pembelajaran. dan (c) memanfaatkan hasil penilaian pembelajaran untuk perbaikan kualitas program pembelajaran secara umum. dan (b) memfasilitasi peserta didik untuk mengembangkan berbagai potensi nonakademik. serta (d) menyusun rancangan pembelajaran berdasarkan strategi yang dipilih. (3) pembimbingan peserta didik. Aspek Yang Dinilai Aspek yang dinilai dalam pemillihan guru berprestasi yaitu kinerja guru yang mencakup: (1) kompetensi pedagogik. (b) memahami peserta didik dengan memanfaatkan prinsipprinsip kepribadian. sosial. dan profesional.

2) mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan sesama pendidik dan tenaga kependidikan. Kompetensi Sosial Kompetensi sosial merupakan kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. dan masyarakat sekitar. serta penguasaan terhadap stuktur dan metodologi keilmuannya. 2) subkompetensi kepribadian yang dewasa memiliki indikator esensial: menampilkan kemandirian dalam bertindak sebagai pendidik dan memiliki etos kerja sebagai guru. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. arif. dan (c) memiliki konsistensi dalam bertindak sesuai dengan norma. dan berwibawa. menjadi teladan bagi peserta didik. 4) subkompetensi kepribadian yang berwibawa memiliki indikator esensial: memiliki perilaku yang berpengaruh positif terhadap peserta didik dan memiliki perilaku yang disegani. dewasa. 5) subkompetensi akhlak mulia dan dapat menjadi teladan memiliki indikator esensial: bertindak sesuai dengan norma religius (iman dan taqwa. ikhlas. Subkompetensi ini meliputi: 1) mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. sekolah. Subkompetensi ini meliputi: Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 15 . dan berakhlak mulia. Kompetensi Profesional Kompetensi profesional merupakan penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. dan memiliki perilaku yang diteladani peserta didik. c. (b) bertindak sesuai dengan norma sosial. sesama pendidik. 3) mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan orang tua/wali peserta didik dan masyarakat sekitar. jujur. Subkompetensi ini memiliki indikator esensial: berkomunikasi secara efektif dengan peserta didik.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi b. 3) subkompetensi kepribadian yang arif memiliki indikator esensial: menampilkan tindakan yang didasarkan pada kemanfaatan peserta didik. tenaga kependidikan. suka menolong). stabil. orangtua/wali peserta didik. d. bangga sebagai guru. dan masyarakat serta menunjukkan keterbukaan dalam berpikir dan bertindak. Kompetensi Kepribadian Kompetensi kepribadian merupakan kemampuan personal yang mencerminkan kepribadian yang mantap. Subkompetensi ini meliputi: 1) subkompetensi kepribadian yang mantap dan stabil memiliki indikator esensial: (a) bertindak sesuai dengan norma hukum.

penulisan buku fiksi/nonfiksi di bidang pendidikan atau sastra Indonesia dan sastra daerah. Pengembangan Diri Kegiatan pengembangan diri adalah kegiatan yang dilakukan guru untuk meningkatkan kompetensi dan keprofesiannya. 2) subkompetensi menguasai struktur dan metode keilmuan memiliki indikator esensial menguasai langkah-langkah penelitian dan kajian kritis untuk memperdalam pengetahuan/materi bidang studi. atau e. Hasil karya kreatif atau inovatif melalui: a. ekstrakurikuler 4. b. bidang olahraga 3.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi 1) subkompetensi menguasai substansi keilmuan yang terkait dengan bidang studi memiliki indikator esensial: (a) memahami materi ajar yang ada dalam kurikulum sekolah. (b) memahami struktur. konsep dan metode keilmuan yang menaungi atau koheren dengan materi ajar. intrakurikuler b. pembaruan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 16 . c. penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. penciptaan karya seni. 2. Kegiatan tersebut dilakukan melalui pendidikan dan latihan fungsional/dan ata melalui kegiatan kolektif guru. Pembimbingan peserta didik a. d. (c) memahami hubungan konsep antarmata pelajaran terkait. dan (d) menerapkan konsep-konsep keilmuan dalam kehidupan sehari-hari.

TT = Tes tertulis 2.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Matrik Penilaian NO. OB = Observasi Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa di setiap tingkat pemilihan guru berprestasi (sekolah. Begitu pula halnya dengan penilai serta cara atau alat penilaian yang digunakan. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 17 . ASPEK PROFESIONAL TINGKAT 1. WW= Wawancara 4. 2. PF = Portofolio (10 tahun terakhir) 5. UK = Unjuk kerja 3. kecamatan. 4. 5. propinsi dan nasional) mencakup semua faktor. Sekolah Kecamatan Kabupaten/Kota Propinsi Nasional        TT UK WW P F TT                  KOMPETENSI PEDAGOGIK UK WW PF                         KEPRIBADIAN TT WW OB         TT SOSIAL  KARYA KREATIF/INOVATIF HASIL PEMBIMBINGAN WW OB OB UK WW PF OB UK WW PF                       Keterangan: 1. kabupaten/kota. 3. namun aspek yang dinilai tidak selalu sama.

(b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. dan SMP/MTs) aspek-aspek yang dinilai pada tingkat nasional meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. wawancara. Aspek yang dinilai di tingkat Kabupaten/Kota meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. kepribadian. Guru yang mengikuti pemilihan di tingkat kabupaten/kota adalah guru berprestasi peringkat I SD/MI dan yang sederajat tingkat kecamatan dan guru SMP/MTs yang lulus dalam penilaian di tingkat satuan pendidikan. sosial. 3. sosial. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. dan portofolio). Aspek yang dinilai di tingkat propinsi meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. dan profesional. Selain itu juga dilakukan penilaian visi dan misi guru terhadap peningkatan mutu pendidikan. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui tes tertulis. dan bukti fisik/surat keterangan partisipasi dalam kemasyarakatan. dan 4. sosial. observasi. unjuk kerja/wawancara. dan profesional. dan profesional. dan bukti fisik/surat keterangan partisipasi dalam kemasyarakatan. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui wawancara. tahap pertama adalah penilaian terhadap karya tulis tersebut dan tahap kedua adalah penilaian terhadap presentasi karya tulis. dan profesional. Peserta tingkat nasional adalah guru berprestasi peringkat I tingkat propinsi semua kelompok guru SD/MI. Hasil karya yang diajukan adalah hasil karya yang diajukan di tingkat sebelumnya (tingkat propinsi) dan disahkan oleh panitia pemilihan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi B. Prosedur Penilaian 1. Aspek yang dinilai di tingkat kecamatan meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. Guru yang diusulkan oleh sekolah adalah guru yang memenuhi persyaratan administrasi dan lolos dalam penilaian awal. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui unjuk kerja. Penilaian di tingkat satuan pendidikan dilakukan untuk menentkan dan mengusulkan guru berprestasi ke kecamatan (bagi guru SD/MI dan yang sederajat) dan ke kabupaten (untuk guru SMP/MTs dan yang sederajat). (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. sosial. Pada penilaian awal guru dinilai oleh Tim Penilai Tingkat Satuan Pendidikan yang terdiri dari kepala sekolah. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (wawancara. dan portofolio). pengawas sekolah dan siswa meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. Guru yang mengikuti pemilihan di tingkat kecamatan adalah guru SD/MI dan yang sederajat yang lulus dalam penilaian di tingkat sekolah (Guru Berprestasi Peringkat I Tingkat Satuan Pendidikan). dan profesional. dan portofolio). wawancara. Penilaian karya tulis melalui dua tahap. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. Hasil karya yang diajukan harus hasil karya yang diajukan di tingkat sebelumnya (tingkat kabupaten/kota) dan disahkan oleh panitia pemilihan. dan SMP/MTs. observasi. kepribadian. sosial. kepribadian. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui tes tertulis. 3. dan portofolio). teman sejawat. Hasil karya yang diajukan di tingkat kecamatan harus disahkan kepala sekolah dan direkomendasikan oleh BP3/Komite sekolah. kepribadian. 4. 2. 18 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 . kepribadian. Bukti fisik kompetensi guru antara lain adalah karya tulis berisi tentang prestasi yang dicapai guru yang bersangkutan. dan portofolio). Peserta tingkat propinsi ini adalah guru berprestasi peringkat I tingkat kabupaten/kota untuk semua kelompok SD/MI. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. Hasil pelaksanaan tugas yang diajukan adalah hasil karya tulis yang diuji di tingkat kecamatan dan disahkan oleh kepala sekolah dan panitia pemilihan guru berprestasi di tingkat kecamatan. Kerangka acuan penilaian dalam pemilihan guru berprestasi disajikan pada Tabel 1. 5. 2.

moral. 1. Pedoman Observasi. Pedoman Observasi. Wawancara. panitia provinsi. panitia kecamatan. Tes Tertulis. spiritual. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 1. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Wawancara. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. atau Format Penilaian Portofolio 1. dan latar belakang sosialbudaya. panitia provinsi. intelektual. panitia kabupaten/kota. sosial. SUBKOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI Kompetensi Pedagogik 1. Pedoman Wawancara. spiritual.1 Menjelaskan karakteristik peserta didik yang berkaitan dengan aspek fisik. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Wawancara Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. emosional. Mengidentifikasi potensi peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. SMP) NO. dan intelektual.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tabel 1 Matrik Penilaian Kinerja Guru (SD. atau Format Penilaian Portofolio 1. Pedoman Wawancara.4 Mengidentifikasi kesulitan belajar peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. panitia provinsi. panitia kecamatan. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja.3 Mengidentifikasi bekal-ajar awal peserta Tes Tertulis. Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Wawancara. didik dalam mata pelajaran yang Observasi/Unjuk Kerja.2 Tes Tertulis. sosial-emosional. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 19 . Observasi/Unjuk Kerja. panitia provinsi. kultural. panitia kabupaten/kota. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara panitia Tingkat Satuan Pendidikan. diampu. moral. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.

Pedoman Observasi 2. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. 3. Wawancara. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia provinsi. panitia provinsi. Pedoman Wawancara PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. diampu. strategi. Pedoman Wawancara. 2. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota.2 Menerapkan berbagai pendekatan.1 Menjelaskan prinsip-prinsip pengembangan kurikulum. Wawancara prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik terkait dengan mata pelajaran yang diampu. 2. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Menjelaskan berbagai teori belajar dan Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 20 . panitia kabupaten/kota. 2.2 Menentukan tujuan pembelajaran yang Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Observasi/Unjuk Kerja Naskah Tes Tertulis. Wawancara Naskah Tes Tertulis. Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja.1 INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis.3 3. panitia kecamatan. 3. dan teknik pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam mata pelajaran yang diampu. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia kecamatan. metode. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu. atau panitia tingkat nasional Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. SUBKOMPETENSI Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik. Menerapkan pendekatan pembelajaran tematis khususnya dikelas-kelas awal SD/MI (khusus SD/MI) Tes Tertulis. panitia provinsi. Pedoman Observasi.

Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. dipilih dan karakteristik peserta didik. Pedoman Wawancara. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 3. SUBKOMPETENSI 3. benar sesuai dengan pendekatan yang Observasi/Unjuk Kerja. 4. Observasi/Unjuk Kerja.4 Memilih materi pembelajaran yang diampu yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran. panitia kabupaten/kota.3 INDIKATOR Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu. Pedoman Observasi. panitia kecamatan.1 Menjelaskan prinsip-prinsip perancangan pembelajaran yang mendidik. panitia provinsi. Observasi/Unjuk Kerja. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi.6 Mengembangkan indikator dan instrumen penilaian. panitia provinsi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Wawancara. panitia provinsi. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 4. Pedoman Wawancara Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 21 . panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Observasi/Unjuk Kerja. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio 3. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional 3. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik. panitia kecamatan. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota.5 Menata materi pembelajaran secara Tes Tertulis. Wawancara Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kota. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Wawancara.

panitia provinsi. Pedoman Observasi. Wawancara. rancangan pembelajaran. baik untuk kegiatan di dalam kelas. panitia kecamatan. panitia provinsi.2 INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Pedoman Observasi. panitia provinsi. Naskah Tes Tertulis. laboratorium. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 4. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kabupaten/kota. atau Format Penilaian Portofolio 4. Mengambil keputusan transaksional dalam pembelajaran yang diampu sesuai dengan situasi yang berkembang. Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kecamatan. Wawancara. SUBKOMPETENSI 4.3 Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap. atau Portofolio 4. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Pedoman Observasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 22 . atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Pedoman Observasi 4. Pedoman Wawancara. Wawancara. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. panitia provinsi.5 Menggunakan media pembelajaran dan Tes Tertulis. dan Observasi/Unjuk Kerja. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. di laboratorium. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara. di lapangan dengan memperhatikan atau Portofolio standar keamanan yang dipersyaratkan. sumber belajar yang relevan dengan Observasi/Unjuk Kerja karakteristik peserta didik dan mata pelajaran yang diampu untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Mengembangkan komponen-komponen Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. mendidik di kelas.6 Naskah Tes Tertulis. Wawancara. panitia kecamatan.4 Melaksanakan pembelajaran yang Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia provinsi. Pedoman Observasi. maupun lapangan.

atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.2 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengaktualisasikan potensi peserta didik. Pedoman Observasi. empatik. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. pembelajaran untuk mendorong peserta Observasi/Unjuk Kerja. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan santun dengan peserta didik. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Observasi/Unjuk Kerja. Wawancara. panitia provinsi. 5. atau panitia tingkat nasional 6. Wawancara. Wawancara. termasuk kreativitasnya. atau Format Penilaian Portofolio 7. didik mencapai prestasi secara optimal. Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki. Wawancara. 5. Tes Tertulis. 6.1 Menyediakan berbagai kegiatan Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 23 . panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. tulisan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. SUBKOMPETENSI Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran. dan santun. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. secara lisan. Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 6. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. 7. panitia kabupaten/kota. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Berkomunikasi secara efektif. dan/atau bentuk lain. panitia provinsi. Pedoman Observasi.1 Menggunakan berbagai strategi berkomunikasi yang efektif. empatik. Pedoman Observasi. panitia provinsi.1 INDIKATOR Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran yang diampu.

dan seterusnya. Observasi/Unjuk Kerja. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. SUBKOMPETENSI 7. Wawancara. Pedoman Wawancara. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. panitia provinsi.3 Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Wawancara. empatik. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Menerapkan prinsip-prinsip penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu. dan (d) reaksi guru terhadap respons peserta didik. panitia provinsi. Pedoman Observasi. (c) respons peserta didik terhadap ajakan guru. Wawancara. Pedoman Observasi. (b) ajakan kepada peserta didik untuk ambil bagian. dengan bahasa yang khas dalam atau Portofolio interaksi kegiatan/permainan yang mendidik yang terbangun secara siklikal dari (a) penyiapan kondisi psikologis peserta didik untuk ambil bagian dalam permainan melalui bujukan dan contoh.2 INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. 8. panitia kabupaten/kota. dan santun dengan peserta didik Observasi/Unjuk Kerja. Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. atau Portofolio 8. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.1 Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. Tes Tertulis. Pedoman Observasi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 8. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional Berkomunikasi secara efektif. Menentukan prosedur penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.2 Menentukan aspek-aspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu. Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Observasi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kabupaten/kota. atau Format Penilaian Portofolio 8. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 24 . Observasi/Unjuk Kerja.

panitia kabupaten/kota. atau Format Penilaian Portofolio 9. panitia kecamatan.4 INDIKATOR Mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. dan evaluasi untuk menentukan atau Portofolio ketuntasan belajar Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota.5 Mengadministrasikan penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan mengunakan berbagai instrumen. 9. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota.7 Melakukan evaluasi proses dan hasil belajar. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 8. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran. hasil belajar untuk berbagai tujuan.6 Menganalisis hasil penilaian proses dan Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia provinsi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Unjuk Kerja. Pedoman Observasi. panitia provinsi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Tes Tertulis. Wawancara. Wawancara. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio 8. Pedoman Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja. atau panitia tingkat nasional 8. Pedoman Observasi. panitia provinsi.1 Menggunakan informasi hasil penilaian Tes Tertulis. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. SUBKOMPETENSI 8. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Observasi/Unjuk Kerja. Observasi/Unjuk Kerja. Wawancara. Wawancara. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 25 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Wawancara.

panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. SUBKOMPETENSI 9. Pedoman Observasi. atau Portofolio Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia kecamatan.2 Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. panitia provinsi. Portofolio dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Observasi. pembelajaran yang telah dilaksanakan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio 10. 10. Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran. panitia provinsi.4 Memanfaatkan informasi hasil penilaian Wawancara. Wawancara. 9. Format Penilaian Portofolio 9. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.2 INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 26 . panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Menggunakan informasi hasil penilaian Wawancara. atau Portofolio Pedoman Wawancara.1 Melakukan refleksi terhadap Wawancara. Portofolio dan evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Observasi/Unjuk Kerja. panitia provinsi.3 Mengkomunikasikan hasil penilaian dan Wawancara. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kabupaten/kota. Portofolio evaluasi kepada pemangku kepentingan. Format Penilaian Portofolio 10. Pedoman Wawancara.

dan kebudayaan nasional Indonesia yang beragam. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. dan kebudayaan nasional Indonesia. hukum. tegas. Wawancara. hukum dan sosial yang berlaku dalam masyarakat. SUBKOMPETENSI 10. adat-istiadat. atau panitia tingkat nasional Kompetensi Kepribadian 11. panitia provinsi. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara. Wawancara. suku. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Observasi/Unjuk Kerja Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Pedoman Observasi. dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat. METODE PENILAIAN Wawancara. daerah asal. dan gender.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Wawancara. panitia provinsi. dan manusiawi. Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur. 12. panitia kabupaten/kota. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Observasi/Unjuk Kerja. Tes Tertulis.1 Berperilaku jujur.2 Bersikap sesuai dengan norma agama yang dianut. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia kecamatan. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara.1 Menghargai peserta didik tanpa membedakan keyakinan yang dianut. Pedoman Wawancara. sosial. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. 11.3 INDIKATOR Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. Pedoman Observasi 12. Bertindak sesuai dengan norma agama. Pedoman Observasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 27 . Pedoman Observasi 11. berakhlak mulia. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.

Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara. panitia provinsi. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. dan berwibawa. Wawancara. Wawancara. Menunjukkan etos kerja. SUBKOMPETENSI 12. panitia kecamatan. Pedoman Observasi 14. stabil. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.2 Menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa. arif. 14. Tes Tertulis. dewasa. dan berwibawa. panitia kecamatan. Wawancara.1 Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap dan stabil. Observasi/Unjuk Kerja ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis.2 INDIKATOR Berperilaku yang mencerminkan ketakwaan dan akhlak mulia. Pedoman Wawancara.1 Menunjukkan etos kerja dan tanggung jawab yang tinggi Wawancara. atau panitia tingkat nasional 12. panitia kabupaten/kota. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota.3 Berperilaku yang dapat diteladan oleh peserta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya. Pedoman Observasi 13. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara. panitia provinsi. rasa bangga menjadi guru. Pedoman Observasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 28 . tanggung jawab yang tinggi. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. 13. Observasi/Unjuk Kerja Naskah Tes Tertulis. Wawancara. Pedoman Observasi PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. dan rasa percaya diri. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kecamatan. arif. Pedoman Observasi 13. panitia kabupaten/kota. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara.

14. panitia provinsi. panitia provinsi. Wawancara. Wawancara. Pedoman Wawancara 15.2 Menerapkan kode etik profesi guru. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.1 Memahami kode etik profesi guru. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Observasi/Unjuk Kerja diri sendiri. Menjunjung tinggi kode etik profesi guru. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. panitia kecamatan. Wawancara. panitia kabupaten/kota. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara. Tes Tertulis. panitia provinsi. Pedoman Observasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 29 . panitia kecamatan. Pedoman Observasi PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional Bangga menjadi guru dan percaya pada Wawancara. SUBKOMPETENSI 14. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Pedoman Observasi 15. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. 15.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO.3 Bekerja mandiri secara profesional.3 Berperilaku sesuai dengan kode etik profesi guru. Pedoman Observasi 15.2 INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Wawancara Naskah Tes Tertulis.

Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara. Berkomunikasi dengan teman sejawat dan komunitas ilmiah lainnya secara santun.1 Pedoman Wawancara. suku. Pedoman Observasi 17. panitia kecamatan. Pedoman Observasi 17. empatik. Wawancara. SUBKOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI Kompetensi Sosial 16. ras. dan efektif tentang program pembelajaran dan kemajuan peserta didik. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. teman sejawat dan lingkungan sekitar dalam melaksanakan pembelajaran. dan masyarakat. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. empatik dan efektif. dan status sosial-ekonomi. 16. panitia kecamatan. Bersikap inklusif. orang tua Observasi/Unjuk Kerja peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama. panitia provinsi. serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin. jenis kelamin. Pedoman Observasi panitia Tingkat Satuan Pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. dan santun dengan sesama pendidik. bertindak objektif. panitia provinsi. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja peserta didik. 17. agama. atau panitia tingkat nasional 16. dan status sosial ekonomi.1 Bersikap inklusif dan objektif terhadap Wawancara. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota.2 Berkomunikasi dengan orang tua peserta didik dan masyarakat secara santun. tenaga kependidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Observasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 30 . kondisi fisik. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. empatik. Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. teman sejawat. latar belakang keluarga. Berkomunikasi secara efektif. panitia kabupaten/kota. orang tua. latar belakang keluarga.2 Wawancara. Tidak bersikap diskriminatif terhadap peserta didik.

panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Observasi/Unjuk Kerja lingkungan kerja untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah yang bersangkutan. panitia provinsi. Observasi/Unjuk Kerja bekerja dalam rangka meningkatkan efektivitas sebagai pendidik. panitia kecamatan. SUBKOMPETENSI 17. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Observasi 19.2 Mengkomunikasikan hasil-hasil inovasi Wawancara. Berkomunikasi dengan teman sejawat. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara.1 Beradaptasi dengan lingkungan tempat Wawancara. panitia kecamatan. METODE PENILAIAN Wawancara. 19. 18. panitia kecamatan.1 Pedoman Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan dan tulisan atau bentuk lain. panitia kabupaten/kota.3 INDIKATOR Mengikutsertakan orang tua peserta didik dan masyarakat dalam program pembelajaran dan dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik. panitia provinsi. panitia provinsi. dan komunitas ilmiah lainnya melalui berbagai media dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. atau panitia tingkat nasional 18. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 31 . atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 19. profesi ilmiah. panitia provinsi. atau Portofolio Pedoman Wawancara. sendiri secara lisan dan tulisan maupun atau Portofolio bentuk lain. Pedoman Observasi PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. pembelajaran kepada komunitas profesi Observasi/Unjuk Kerja. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kabupaten/kota. Beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah Republik Indonesia yang memiliki keragaman sosial budaya. Pedoman Observasi 18. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.2 Melaksanakan berbagai program dalam Wawancara. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota.

Wawancara. Pedoman Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja. Wawancara. Menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu. 21. Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 32 . panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 21. panitia provinsi. Wawancara. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu. panitia kabupaten/kota. Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. struktur. Observasi/Unjuk Kerja. SUBKOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI Kompetensi Profesional 20. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Jabaran kompetensi Butir 20 untuk Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio panitia Tingkat Satuan Pendidikan. konsep.2 Memahami kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu. Menguasai materi. atau Format Penilaian Portofolio 21. Pedoman Observasi.3 Memahami tujuan pembelajaran yang diampu. Pedoman Observasi. atau Portofolio disajikan pada tabel 2. masing-masing guru mata pelajaran Observasi/Unjuk Kerja. panitia provinsi. Tes Tertulis. panitia kecamatan.1 Memahami standar kompetensi mata pelajaran yang diampu. Pedoman Observasi. Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Wawancara. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 21.

3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk peningkatan keprofesionalan. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. SUBKOMPETENSI Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif. Observasi/Unjuk Kerja. panitia provinsi. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 33 . panitia kecamatan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. 23. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. Wawancara. Wawancara. Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 23. panitia kecamatan.1 Melakukan refleksi terhadap kinerja sendiri secara terus menerus. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 23. panitia provinsi.1 INDIKATOR Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional 22. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. 22. perkembangan peserta didik. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Pedoman Observasi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.2 Mengolah materi pelajaran yang diampu Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 23. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Wawancara. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Observasi/Unjuk Kerja. panitia provinsi. Tes Tertulis. secara kreatif sesuai dengan tingkat Observasi/Unjuk Kerja. panitia kecamatan.2 Memanfaatkan hasil refleksi dalam rangka peningkatan keprofesionalan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. 22.

METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional 24. Wawancara. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota.1 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam berkomunikasi. Observasi/Unjuk Kerja.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO.4 INDIKATOR Mengikuti kemajuan zaman dengan belajar dari berbagai sumber. Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja. Wawancara. panitia provinsi. Tes Tertulis. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. atau Format Penilaian Portofolio 24. Pedoman Observasi. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kabupaten/kota. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 34 . panitia kecamatan. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara.2 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan diri. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. 24. Pedoman Wawancara. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengembangkan diri. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. SUBKOMPETENSI 23. panitia kecamatan. Tes Tertulis.

KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN Kompetensi Umum: Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam – SUBKOMPETENSI METODE PENILAIAN Tes Tertulis. konsep. 1. konsep.2. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. panitia provinsi. struktur. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi TABEL 2 Kompetensi masing-masing guru mata pelajaran NO. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. – Menganalisis materi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 35 . konsep. 1. Format Penilaian Portofolio 1. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. struktur. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional Menginterpretasikan materi. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Kristen – Menginterpretasikan materi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. panitia kecamatan. panitia kecamatan. struktur. struktur. panitia provinsi.1. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. konsep. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.

panitia kecamatan.4. atau panitia tingkat nasional – Menganalisis materi. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis.3. panitia provinsi. panitia kecamatan. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik. Format Penilaian Portofolio 1. panitia provinsi. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Hindu – Menginterpretasikan materi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. konsep. konsep. Tes Tertulis. panitia kecamatan. struktur. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Buddha. panitia provinsi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio 1. struktur. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. 1. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu. konsep. konsep. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN Kompetensi Guru Pendidikan Agama Katolik – SUBKOMPETENSI Menginterpretasikan materi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik. Tes Tertulis. struktur. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 36 . panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. struktur.5. panitia provinsi. konsep. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Buddha – Menginterpretasikan materi. struktur. panitia kabupaten/kota.

struktur. konsep. SMK/MAK* – Memahami materi. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. dan ketrampilan kewarganegaraan (civic skills). Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Konghucu. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menganalisis materi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Buddha. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Konghucu. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. panitia kecamatan. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. struktur. konsep. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Konghucu – Menginterpretasikan materi. panitia provinsi. Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota.6. atau panitia tingkat nasional 1. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 37 . Format Penilaian Portofolio 2. panitia provinsi. Kompetensi Guru mata pelajaran PKn pada SMP/MTs. Portofolio Naskah Tes Tertulis. konsep. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. nilai dan sikap kewarganegaraan (civic disposition). atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. struktur. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. SMA/MA. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. konsep. struktur. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Memahami substansi Pendidikan Kewarganegaraan yang meliputi pengetahuan kewarganegaraan (civic knowledge).

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. teater) dan keterampilan. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional 3. SMP/MTs. struktur. dan SMA/MA. dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. tari. musik. panitia kecamatan. Olahraga. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 38 . Portofolio Naskah Tes Tertulis. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menunjukkan manfaat mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan. SMK/MAK* – Menjelaskan dimensi filosofis pendidikan jasmani termasuk etika sebagai aturan dan profesi. panitia kecamatan. panitia kecamatan. konsep. dan Kesehatan pada SD/MI. SMK/MAK* – Menguasai materi. Menganalisis materi. konsep. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. struktur. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Seni Budaya. Format Penilaian Portofolio 4. SMP/MTs. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. dan SMA/MA. Kompetensi Guru mata pelajaran Pendidikan Jasmani. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. apresiasi. Format Penilaian Portofolio – Tes Tertulis. panitia provinsi. Kompetensi Guru mata pelajaran Seni Budaya pada SD/MI. panitia provinsi.

Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 39 . panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan aspek fisiologis manusia dan efek dari kinerja latihan. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. kecemasan dan stress. serta persepsi diri. panitia provinsi. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kecamatan. secara struktur dan fungsinya Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menjelaskan perspektif sejarah pendidikan jasmani. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan aspek psikologi pada kinerja manusia. panitia kecamatan. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Tes Tertulis. panitia kecamatan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Menjelaskan dimensi anatomi manusia. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan aspek kinesiologi dan kinerja fisik manusia. panitia provinsi. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. termasuk motivasi dan tujuan.

Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan teori belajar gerak. panitia kecamatan. panitia provinsi. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan pengukuran dan penaksiran. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. dan perbedaan jenis kelamin. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 40 . Portofolio Naskah Tes Tertulis. SMA/MA. panitia kecamatan. dan budaya. panitia kecamatan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. hubungan di antara bilangan. afektif dan psikomotorik. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. berbagai sistem bilangan dan teori bilangan. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. suku. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menjelaskan aspek sosiologi dalam kinerja diri. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. termasuk aspek-aspek yang mempengaruhinya. panitia provinsi. termasuk dinamika sosial. etika dan perilaku moral. SMK/MAK* – Menggunakan bilangan. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Kompetensi Guru mata pelajaran Matematika pada SMP/MTs. Format Penilaian Portofolio 5. termasuk keterampilan dasar dan kompleks dan hubungan timbal balik di antara domain kognitif. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. atau panitia tingkat nasional – Menjelaskan teori perkembangan gerak. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi.

Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan konsep-konsep aljabar. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional – Menggunakan konsep-konsep geometri. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 41 . panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menggunakan logika matematika. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan pola dan fungsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan konsep-konsep statistika dan peluang.

panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan trigonometri. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan sejarah dan filsafat matematika. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 42 . panitia kecamatan. panitia kecamatan. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Menggunakan konsep dan proses matematika diskrit. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menggunakan konsep-konsep kalkulus dan geometri analitik. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan vektor dan matriks.

atau panitia tingkat nasional 6. panitia kecamatan. panitia provinsi. Tes Tertulis. dan model statistika. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Merakit. panitia kabupaten/kota. Mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pada SMP/MTs – Mengoperasikan komputer personal dan periferalnya. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. model matematika. panitia kecamatan. piranti lunak komputer. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 43 . alat ukur. Format Penilaian Portofolio – Melakukan pemrograman komputer dengan salah satu bahasa pemrograman berorientasi objek.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kabupaten/kota. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Mampu menggunakan alat peraga. memelihara dan melacak serta memecahkan masalah (troubleshooting) pada komputer personal. Format Penilaian Portofolio – Mengolah kata (word processing) dengan komputer personal. menginstalasi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. men-setup. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kecamatan. alat hitung. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi.

Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Membuat media grafis dengan menggunakan perangkat lunak publikasi. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Membuat dan memelihara jaringan komputer (kabel dan nirkabel). Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Membuat presentasi interaktif yang memenuhi kaidah komunikasi visual dan interpersonal. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Mengolah lembar kerja (spreadsheet) dan grafik dengan komputer personal. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 44 . panitia provinsi. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Mengelola pangkalan data (data base) dengan komputer personal atau komputer server. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis.

panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional – Menggunakan sarana telekomunikasi (telephone. audio dan video. panitia kecamatan. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Mendesain dan mengelola lingkungan pembelajaran/sumber daya dengan memperhatikan standar kesehatan dan keselamatan. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan teknologi informasi dan komunikasi dalam disiplin atau materi pembelajaran lain dan sebagai media komunikasi. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. faximile). mobilephone. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia provinsi. panitia provinsi. termasuk pemrosesan gambar. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Membuat dan menggunakan media komunikasi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Membuat dan memelihara situs laman (web). atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 45 . panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan.

panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 46 . hukum-hukum. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan bahasa simbolik dalam mendeskripsikan proses dan gejala alam. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio 7. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Mengoperasikan perangkat keras dan perangkat lunak pendukung pembelajaran. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Memahami proses berpikir IPA dalam mempelajari proses dan gejala alam. dan teori-teori IPA serta penerapannya secara fleksibel. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Memahami EULA (End User Licence Agreement) dan keterbatasan serta keluasan penggunaan perangkat lunak secara legal. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Kompetensi Guru mata – pelajaran IPA pada SMP/MTs Memahami konsep-konsep.

atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. hukum. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Bernalar secara kualitatif maupun kuantitatif tentang proses dan hukum alam sederhana. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan penerapan hukum-hukum IPA dalam teknologi terutama yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. dan hubungan IPA dengan matematika dan teknologi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Memahami hubungan antar berbagai cabang IPA.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Menerapkan konsep. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. dan teori IPAuntuk menjelaskan berbagai fenomena alam. Tes Tertulis. panitia kecamatan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 47 . Format Penilaian Portofolio – Memahami lingkup dan kedalaman IPA sekolah. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kecamatan.

Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Melaksanakan eksperimen IPA dengan cara yang benar. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. alat hitung.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. dan piranti lunak komputer untuk meningkatkan pembelajaran IPA di kelas. panitia kecamatan. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 48 . panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan alat-alat ukur. atau panitia tingkat nasional – Menguasai prinsip-prinsip dan teori-teori pengelolaan dan keselamatan kerja/belajar di laboratorium IPA sekolah. Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. alat peraga. Tes Tertulis. panitia provinsi. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Merancang eksperimen IPA untuk keperluan pembelajaran atau penelitian. panitia kabupaten/kota. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Kreatif dan inovatif dalam penerapan dan pengembangan IPA. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. laboratorium. panitia provinsi. panitia provinsi.

panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. hukum-hukum. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Tes Tertulis. Tes Tertulis. dan teori-teori biologi serta penerapannya secara fleksibel. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan bahasa simbolik dalam mendeskripsikan proses dan gejala alam/biologi. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 8. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia provinsi. Tes Tertulis. SMK/MAK* – Memahami konsep-konsep. Format Penilaian Portofolio – Memahami struktur (termasuk hubungan fungsional antar konsep) ilmu Biologi dan ilmu-ilmu lain yang terkait. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 49 . panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Memahami proses berpikir biologi dalam mempelajari proses dan gejala alam. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Memahami sejarah perkembangan IPA dan pikiran-pikiran yang mendasari perkembangan tersebut. panitia kabupaten/kota. Kompetensi Guru Mata pelajaran Biologi pada SMA/MA.

panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Tes Tertulis. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Bernalar secara kualitatif maupun kuantitatif tentang proses dan hukum biologi. Tes Tertulis. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 50 . panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan penerapan hukum-hukum biologi dalam teknologi yang terkait dengan biologi terutama yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan teori fisika kimia dan matematika untuk menjelaskan/mendeskripsikan fenomena biologi. panitia kecamatan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. hukum. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional – Menerapkan konsep. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Memahami lingkup dan kedalaman biologi sekolah. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Kreatif dan inovatif dalam penerapan dan pengembangan bidang ilmu biologi dan ilmu-ilmu yang terkait. panitia provinsi.

atau panitia tingkat nasional – Menggunakan alat-alat ukur. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Memahami sejarah perkembangan IPA pada umumnya khusunya biologi dan pikiran-pikiran yang mendasari perkembangan tersebut. dan piranti lunak komputer untuk meningkatkan pembelajaran biologi di kelas. Format Penilaian Portofolio – Merancang eksperiment biologi untuk keperluan pembelajaran atau penelitian. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. panitia kecamatan. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 51 . Portofolio Naskah Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. laboratorium dan lapangan. Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kecamatan. alat hitung. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. alat peraga. Format Penilaian Portofolio – Melaksanakan eksperiment biologi dengan cara yang benar. Portofolio Naskah Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menguasai prinsip-prinsip dan teori-teori pengelolaan dan keselamatan kerja/belajar di laboratorium biologi sekolah. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi.

panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia provinsi. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN Kompetensi Guru mata pelajaran Fisika pada SMA/MA. panitia kecamatan. hukum-hukum. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 52 . panitia provinsi. panitia provinsi. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. 9. Format Penilaian Portofolio – Bernalar secara kualitatif maupun kuantitatif tentang proses dan hukum fisika. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. SMK/MAK* – SUBKOMPETENSI Memahami konsep-konsep.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional – Memahami proses berpikir fisika dalam mempelajari proses dan gejala alam. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. dan teori-teori fisika serta penerapannya secara fleksibel. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan bahasa simbolik dalam mendeskripsikan proses dan gejala alam. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Memahami struktur (termasuk hubungan fungsional antar konsep) ilmu Fisika dan ilmu-ilmu lain yang terkait. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.

dan kimia. Format Penilaian Portofolio – Menguasai prinsip-prinsip dan teori-teori pengelolaan dan keselamatan kerja/belajar di laboratorium fisika sekolah. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. hukum. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 53 . KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menerapkan konsep. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Format Penilaian Portofolio – Memahami lingkup dan kedalaman fisika sekolah. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia provinsi. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan teori fisika untuk menjelaskan fenomena biologi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Menjelaskan penerapan hukum-hukum fisika dalam teknologi terutama yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Kreatif dan inovatif dalam penerapan dan pengembangan bidang ilmu fisika dan ilmuilmu yang terkait. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis.

Tes Tertulis. dan piranti lunak komputer untuk meningkatkan pembelajaran fisika di kelas. panitia kecamatan. hukum-hukum. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. dan teori-teori kimia yang meliputi struktur. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. alat hitung. alat peraga. dan lapangan. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Melaksanakan eksperimen fisika dengan cara yang benar. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 54 . Format Penilaian Portofolio – Memahami sejarah perkembangan IPA pada umumnya khususnya fisika dan pikiran-pikiran yang mendasari perkembangan tersebut. panitia provinsi. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menggunakan alat-alat ukur. atau panitia tingkat nasional – Merancang eksperimen fisika untuk keperluan pembelajaran atau penelitian. dinamika. Kompetensi Guru mata pelajaran Kimia pada SMA/MA. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio 10. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. SMK/MAK* – Memahami konsep-konsep. laboratorium. energetika dan kinetika serta penerapannya secara fleksibel. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Tes Tertulis.

Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 55 . Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. hukum. panitia kecamatan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Memahami proses berpikir kimia dalam mempelajari proses dan gejala alam. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional – Menggunakan bahasa simbolik dalam mendeskripsikan proses dan gejala alam/kimia. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Memahami struktur (termasuk hubungan fungsional antar konsep) ilmu Kimia dan ilmu-ilmu lain yang terkait. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. dan teori fisika dan matematika untuk menjelaskan/mendeskripsikan fenomena kimia. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Menerapkan konsep. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi. Tes Tertulis. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Bernalar secara kualitatif maupun kuantitatif tentang proses dan hukum kimia. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO.

Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan alat-alat ukur. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Menguasai prinsip-prinsip dan teori-teori pengelolaan dan keselamatan kerja/belajar di laboratorium kimia sekolah. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia provinsi. dan piranti lunak komputer untuk meningkatkan pembelajaran kimia di kelas. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Tes Tertulis. panitia kecamatan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menjelaskan penerapan hukum-hukum kimia dalam teknologi yang terkait dengan kimia terutama yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Format Penilaian Portofolio – Kreatif dan inovatif dalam penerapan dan pengembangan bidang ilmu yang terkait dengan mata pelajaran kimia. Portofolio Naskah Tes Tertulis. laboratorium dan lapangan. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 56 . atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. alat peraga. Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional – Memahami lingkup dan kedalaman kimia sekolah. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. alat hitung. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Tes Tertulis.

Kompetensi Guru mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada SMP/MTs – Menguasai materi. panitia kecamatan. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Memahami sejarah perkembangan IPA pada umumnya khusunya kimia dan pikiranpikiran yang mendasari perkembangan tersebut. dan pola pikir mata pelajaran IPS baik dalam lingkup lokal. panitia kabupaten/kota. METODE PENILAIAN Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. atau panitia tingkat nasional – Melaksanakan eksperiment kimia dengan cara yang benar. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Membedakan struktur keilmuan IPS dengan Ilmu-ilmu Sosial. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. struktur. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 57 . Format Penilaian Portofolio 11. panitia kecamatan. panitia kecamatan. maupun global. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Merancang eksperiment kimia untuk keperluan pembelajaran atau penelitian. Tes Tertulis. panitia provinsi. konsep. nasional.

panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 58 . panitia provinsi. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menguasai konsep dan pola pikir keilmuan dalam bidang IPS. Format Penilaian Portofolio 12. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. panitia kecamatan. struktur. panitia provinsi. SMK/MAK* – Memahami materi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Membedakan pendekatan-pendekatan Ekonomi. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. konsep. Format Penilaian Portofolio – Menunjukkan manfaat mata pelajaran Ekonomi. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Kompetensi Guru mata pelajaran Ekonomi pada SMA/MA. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Ekonomi. atau panitia tingkat nasional – Menunjukkan manfaat mata pelajaran IPS. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis.

panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio 14. Format Penilaian Portofolio – Menunjukkan manfaat mata pelajaran Sosioligi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. dan konsep pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Antropologi. panitia provinsi. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Sosiologi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. struktur. Kompetensi Guru mata pelajaran Antropologi pada SMA/MA. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 59 . atau panitia tingkat nasional – Memahami angkah-langkah kerja ilmuwan sosial. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. SMK/MAK* – SUBKOMPETENSI Memahami materi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. struktur. panitia kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Format Penilaian Portofolio – Membedakan jenis-jenis Antropologi. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. 13. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Tes Tertulis. Tes Tertulis. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN Kompetensi Guru mata pelajaran Sosiologi pada SMA/MA. Tes Tertulis. panitia kecamatan. SMK/MAK* – Memahami materi.

Format Penilaian Portofolio – Menguasai materi geografi secara luas dan mendalam Tes Tertulis. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 60 . panitia kecamatan. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Membedakan pendekatan-pendekatan geografi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menunjukkan manfaat mata pelajaran Antropologi. SMK/MAK* – Menguasai hakikat struktur keilmuan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional 15.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Menunjukkan manfaat mata pelajaran geografi Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. dan objek geografi. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia provinsi. panitia provinsi. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Kompetensi Guru mata pelajaran Geogafi pada SMA/MA. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. ruang lingkup. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis.

SMK/MAK* – SUBKOMPETENSI Menguasai hakikat struktur keilmuan. dan objek Sejarah. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN Kompetensi Guru mata pelajaran Sejarah pada SMA/MA. Format Penilaian Portofolio – Menguasai materi Sejarah secara luas dan mendalam. Kompetensi Guru mata pelajaran Bahasa Indonesia pada SMP/MTs. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio 17. ruang lingkup. dan materi berbagai aliran linguistik yang terkait dengan pengembangan materi pembelajaran bahasa. 16.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 61 . panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. teori. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. SMK/MAK* – Memahami konsep. Format Penilaian Portofolio – Menunjukkan manfaat mata pelajaran Sejarah. atau panitia tingkat nasional – Membedakan pendekatan-pendekatan Sejarah. panitia kabupaten/kota. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. SMA/MA.

panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 62 . dan ragam bahasa Indonesia. panitia kecamatan. fungsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Menguasai kaidah bahasa Indonesia sebagai rujukan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Tes Tertulis. Tes Tertulis. Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Memahami hakekat bahasa dan pemerolehan bahasa. Format Penilaian Portofolio – Memahami teori dan genre sastra Indonesia. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional – Memahami kedudukan. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota.

KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Mengapresiasi karya sastra secara reseptif dan produktif. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. dan strategis). panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 63 . dan SMA/MA. Portofolio Naskah Tes Tertulis. SMP/MTs. panitia provinsi. Tes Tertulis. sosiolinguistik. atau panitia tingkat nasional – Menguasai bahasa Inggris lisan dan tulis. dan strategis). METODE PENILAIAN Tes Tertulis. SMK/MAK* – Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Inggris (linguistik. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. sosiolinguistik. atau panitia tingkat nasional 18 18. panitia kecamatan. Kompetensi Guru Bahasa: Kompetensi Guru Bahasa Inggris pada SD/MI. wacana. wacana. Portofolio Naskah Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kabupaten/kota.1. panitia provinsi. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik. panitia kabupaten/kota.

panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. SMK/MAK* – SUBKOMPETENSI Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Arab (linguistik. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik. Portofolio Naskah Tes Tertulis. wacana. Format Penilaian Portofolio 18. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Kompetensi Guru Bahasa Perancis pada SMA/MA. panitia provinsi. sosiolinguistik. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. sosiolinguistik. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Tes Tertulis. wacana. panitia kecamatan. dan strategis). sosiolinguistik. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. dan strategis).4. dan strategis). wacana. Portofolio Naskah Tes Tertulis. 18. atau panitia tingkat nasional – Menguasai bahasa Arab lisan dan tulis. Format Penilaian Portofolio – Menguasai bahasa Jerman lisan dan tulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN Kompetensi Guru Bahasa Arab pada SMA/MA. wacana. sosiolinguistik. SMK/MAK* – Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Perancis (linguistik.2. dan strategis). panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota.3. Format Penilaian Portofolio 18. reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik. wacana. panitia provinsi. panitia provinsi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. dan strategis). Kompetensi Guru Bahasa Jerman pada SMA/MA. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 64 . SMK/MAK* – Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Jerman (linguistik. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. sosiolinguistik.

sosiolinguistik. sosiolinguistik.6. dan strategis). Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 65 . Kompetensi Guru Bahasa Mandarin pada SMA/MA. panitia kabupaten/kota. reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Tes Tertulis. wacana. SMK/MAK* – Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Jepang (linguistik. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. dan strategis). KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menguasai bahasa Perancis lisan dan tulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia provinsi. wacana. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. sosiolinguistik. Format Penilaian Portofolio – Menguasai bahasa Mandarin lisan dan tulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. wacana. Tes Tertulis. reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik. dan strategis). wacana. panitia kabupaten/kota. dan strategis). Tes Tertulis. wacana. Format Penilaian Portofolio – Menguasai bahasa Jepang lisan dan tulis. panitia provinsi.5. atau panitia tingkat nasional 18. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. SMK/MAK* – Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Mandarin (linguistik. dan strategis). Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Kompetensi Guru Bahasa Jepang pada SMA/MA. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio 18. reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik. Tes Tertulis. sosiolinguistik. sosiolinguistik. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan.

panitia provinsi. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 66 . panitia kabupaten/kota. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional – Memahami kedudukan. Observasi/Unjuk Kerja. Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio – Memiliki keterampilan berbahasa Indonesia (menyimak. berbicara. panitia provinsi. fungsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio – Menguasai dasar-dasar dan kaidah bahasa Indonesia sebagai rujukan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. dan menulis) Tes Tertulis. membaca. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Wawancara. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Observasi. 1. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN Bahasa Indonesia – SUBKOMPETENSI Memahami hakikat bahasa dan pemerolehan bahasa. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tabel 3 Kompetensi Profesional Khusus Guru SD NO. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Observasi. Observasi/Unjuk Kerja. Wawancara. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Wawancara. panitia kabupaten/kota. dan ragam bahasa Indonesia.

dan logika matematika. Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. geometri. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 67 . Pedoman Observasi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. secara reseptif dan produktif. panitia kecamatan. prosedural. pengukuran. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio – Tes Tertulis. panitia kecamatan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Memahami teori dan genre sastra Indonesia. trigonometri. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja. atau Format Penilaian Portofolio 2. Matematika – Menguasai pengetahuan konseptual dan prosedural serta keterkaitan keduanya dalam konteks materi aritmatika. Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja. atau panitia tingkat nasional – Mampu mengapresiasi karya sastra Indonesia. Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. serta. Observasi/Unjuk Kerja. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Wawancara. penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. statistika. Pedoman Wawancara. Mampu menggunakan matematisasi horizontal dan vertikal untuk menyelesaikan masalah matematika dan masalah dalam dunia nyata. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia provinsi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia provinsi. Observasi/Unjuk Kerja. dan keterkaitan keduanya dalam pemecahan masalah matematika. atau Format Penilaian Portofolio – Mampu menggunakan pengetahuan konseptual. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. aljabar. Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Wawancara. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi.

Pedoman Observasi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio – Memanfaatkan konsep-konsep dan hukumhukum ilmu pengetahuan alam dalam berbagai situasi kehidupan sehari-hari. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan piranti lunak komputer. Pedoman Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja. Tes Tertulis. yang berhubungan dengan mata pelajaran IPA. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Mampu menggunakan alat peraga. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 68 . atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. IPS – Menguasai materi keilmuan yang meliputi dimensi pengetahuan. panitia provinsi. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kabupaten/kota. Pedoman Observasi. Wawancara. Tes Tertulis. panitia provinsi. alat hitung. Pedoman Wawancara. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. atau Format Penilaian Portofolio – Memahami struktur ilmu pengetahuan alam. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara. alat ukur. panitia provinsi. IPA – Mampu melakukan observasi gejala alam baik secara langsung maupun tidak langsung. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Observasi/Unjuk Kerja. nilai. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. termasuk hubungan fungsional antarkonsep. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 4. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional 3. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Wawancara. panitia kabupaten/kota. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Wawancara. dan keterampilan IPS. Pedoman Observasi. Pedoman Observasi. Pedoman Observasi. Observasi/Unjuk Kerja. Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kecamatan.

atau panitia tingkat nasional – Memahami cita-cita. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. konsep. atau Format Penilaian Portofolio – Memahami fenomena interaksi perkembangan ilmu pengetahuan. panitia provinsi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. nilai. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. dan prinsip-prinsip pokok ilmu-ilmu sosial dalam konteks kebhinnekaan masyarakat Indonesia dan dinamika kehidupan global. teknologi. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. atau Format Penilaian Portofolio 5. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. dan perilaku yang mendukung kegiatan pembelajaran PKn. panitia kabupaten/kota. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. nilai. sikap. panitia kabupaten/kota. Observasi/Unjuk Kerja. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. Wawancara. Pedoman Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Observasi. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Wawancara. dan perkembangan masyarakat serta saling ketergantungan global. Wawancara. semangat kebangsaan dan cinta tanah air serta bela negara. seni. Wawancara. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Menguasai materi keilmuan yang meliputi dimensi pengetahuan. Pedoman Wawancara. struktur. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. Pedoman Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Mengembangkan materi. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Observasi/Unjuk Kerja. kehidupan agama. atau Format Penilaian Portofolio – Menguasai konsep dan prinsip kepribadian nasional dan demokrasi konstitusional Indonesia. panitia provinsi. Pedoman Observasi. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 69 . atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. dan konsep keilmuan IPS. panitia provinsi. Wawancara. PKn – Tes Tertulis.

KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menguasai konsep dan prinsip perlindungan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 70 . Pedoman Observasi. Pedoman Observasi. Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Wawancara. moral. prinsip. pemajuan HAM. Pedoman Wawancara. Wawancara. dan norma kewarganegaraan Indonesia yang demokratis dalam konteks kewargaan negara dan dunia. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Observasi/Unjuk Kerja. nilai. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. serta penegakan hukum secara adil dan benar. panitia provinsi. panitia provinsi. Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. atau panitia tingkat nasional – Menguasai konsep.

Wawancara. ASPEK PENILAIAN Hasil Karya Kreatif dan Inovatif – Pembaruan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan. panitia kecamatan. 1. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 71 . panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Wawancara. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Penulisan buku fiksi/nonfiksi di bidang pendidikan atau sastra Indonesia dan sastra daerah. Pembimbingan Peserta Didik dan Pengembangan Diri NO. Portofolio Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Wawancara. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tabel 4 Penilaian Karya Kreatif/Inovatif. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kecamatan. atau Wawancara. Format Penilaian Portofolio – Penciptaan karya seni. Portofolio Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional JENIS KARYA METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI – Penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi.

ASPEK PENILAIAN – JENIS KARYA Karya Kreatif/Inovatif Bidang olahraga METODE PENILAIAN Wawancara. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio 4. Format Penilaian Portofolio panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional – Bidang ekstrakurikuler Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Portofolio Pedoman Wawancara. Pengembangan Diri – Mengikuti pendidikan dan latihan fungsional/ kegiatan kolektif guru Wawancara. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Portofolio Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional 2. Portofolio Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. Pembimbingan Peserta Didik Untuk Mencapai Prestasi – Bidang intrakurikuler Wawancara. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 72 . panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia kecamatan.

Pembaharuan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan. Kompetensi pedagogik c. Kompetensi sosial Jenis Tes/Uji Tes Tertlis/ kompetensi Bobot Satuan 10 Skor ………… Skor X Bobot ……… Tes Kepribadian 10 ………… ……… Wawancara Performance/presentase 15 5 40 2.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi C. 1. b. Penciptaan karya seni. atau. Kreativitas dan inovasi a. Prestasi di bidang olahraga Penilaian kinerja dalam kegiatan pembelajaran Pembimbingan peserta didik hingga mencapai prestasi di bidang :  Intrakurikuler  Ekstrakurikuler Pengembangan diri  Diklat Fungsional/kegiatan kolektif Portofolio/ Wawancara 10 ………… ………… 3. Portofolio dan Wawancara JUMLAH : 10 100 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 73 . Penentuan skor akhir dengan menggunakan acuan sebagai berikut : Penghitungan Skor Akhir NO. Kompetensi profesional d. Penentuan Skor Akhir Pemilihan guru berprestasi tingkat kabupaten/kota dan provinsi adalah peserta yang memperoleh hasil penilaian tertinggi. Penemuan teknologi tepat guna c. Portofolio dan Wawancara 10 5. Kompetensi Kepribadian b. e. Fortofolio/ Observasi/ Wawancara/ 30 4. Penulisan buk fiksi/non fiksi di bidang pendidikan atau Sastra Indonesia dan Sastra Daerah d. KOMPONEN Penguasaan kompetensi a.

provinsi. Program ini merupakan ujud nyata. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 74 . yang diharapkan akan berpengaruh positif pada kinerja dan prestasi kerjanya. Tentu saja penghargaan ini hanya diberikan kepada guru-guru yang berprerstasi lebih baik dibandingkan dengan sejawatnya. Mudah-mudahan pedoman ini dapat menjadi acuan bagi semua pihak yang berkepentingan dengan pemilihan guru berprestasi pada semua tingkatan. mulai dari tingkat sekolah. kegiatan pemilihan guru berprestasi merupakan agenda tahunan. kecamatan. Sudah menjadi kesadaran kita semua. dan tingkat nasional. kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi BAB V PENUTUP Seperti diuraikan sebelumnya. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang No. bahwa pemilihan guru berprestasi dilakukan dengan maksud untuk mendorong motivasi. terutama bagi mereka yang berprestasi. bahwa pemerintah memberikan perhatian yang sungguhsungguh untuk memberdayakan guru. Prestasi kerja tersebut akan terlihat dari kualitas lulusan sebagai sumber daya manusia yang produktif dan berkualitas. loyalitas dan profesionalisme guru. terutama pihak-pihak yang berkepentingan. Kegiatan pemilihan guru berprestasi ini diharapkan dapat mendorong meningkatkan kompetensi profesional guru sebagai agen pembelajaran. dedikasi.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi REKAP PENILAIAN NILAI AKHIR = 1 + II + III ----------------------------------------3+ Pelaksanaan Pembelajaran + Pengembangan Kurikulum + Kinerja Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 75 .

Lampiran 1 PORTOFOLIO GURU BERPRESTASI TAHUN 2011 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR Disusun Oleh: (NAMA GURU) (NAMA SEKOLAH) (KABUPATEN/KOTA) (PROVINSI) 75 .

...PORTOFOLIO GURU BERPRESTASI TAHUN 2011 IDENTITAS PESERTA 1........ NIP/NIK 4.. Kabupaten/Kota e............ NIP .. 76 ...... NIP/NIK... Kecamatan d. .......... Jenis Kelamin 6.... Mata Pelajaran/Guru Kelas TK/TKLB/SD/SDLB*) 11.... Nama (lengkap dengan gelar akademik) 2................. Alamat e-mail 10.. Tempat....... Pendidikan Terakhir 8.. .. No. ... tgl lahir 7. Provinsi f....... Beban Mengajar per Minggu : Jam/minggu : : : : : : : : : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) : *) Coret yang tidak perlu ..... Akta Mengajar 9.............. Nama b.... ........ Pangkat/Golongan 5.......... Telp. .......... Penyusun. NUPTK 3............. NIP/NIK. Sekolah Tempat Tugas a................... Kepala Sekolah.. Sekolah g. 2011 Mengetahui: Pengawas............ Alamat Sekolah c..................................................

b.c Contoh 2: 10. JENJANG a. NO. D4 S1 Universitas Negeri Yogyakarta Universitas Negeri Malang FMIPA Pendidikan Matematika Pendidikan Matematika 1999 PERG. Contoh 1: 1. Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan a.Contoh Pemberian Kode Dokumen Portofolio. Kualifikasi akademik Tuliskan riwayat pendidikan Bapak/Ibu pada Tabel di bawah ini. d. S2 S3 PPs 2006 Foto kopi ijazah S1 diberi kode: 1. 1) 2) 3) JENIS PENGHARGAAN Satyalencana Karya Satya 10 Tahun Guru Favorit Tahun 2006 Dst. TINGGI FAKULTAS JURUSAN/ PRODI TAHUN LULUS SKOR (diisi penilai) c.b dan pada Ijazah S2 diberi kode: 1. Penghargaan Apabila bapak/Ibu pernah menerima penghargaan di bidang pendidikan. NO. isilah tabel berikut ini. 77 PEMBERI PENGHARGAAN Presiden RI Kepala Dinas Pendidikan Kab Kebumen TINGKAT *) Nasional Kabupaten TAHUN 2000 2006 SKOR (diisi penilai) .

1) dan pada bukti fisik Guru Favorit Tahun 2006 diberi kode: 10.2) 78 .a.Bukti fisik Piagam Satyalencana Karya Satya 10 Tahun diberi kode: 10.a.

Dst.. c.. Kualifikasi akademik Tuliskan riwayat pendidikan tinggi Bapak/Ibu pada tabel berikut. b.KOMPONEN PORTOFOLIO 1. Jika mempunyai S1.. Dalam kasus tertentu seorang guru bertugas di daerah yang jauh (di luar provinsi) dari tempat asal perguruan tinggi. Lampirkan foto kopi ijazah yang tertulis pada tabel tersebut yang telah dilegalisasi oleh perguruan tinggi yang bersangkutan. JENJANG D4 S1 S2 S3 PERG. c. NO. d. d. piagam.. jam) PENYELENGGARA SKOR (diisi penilai) Catatan: Lampirkan sertifikat. D4. a. 79 . TINGGI FAKULTAS JURUSAN/ PRODI TAHUN LULUS SKOR (diisi penilai) Catatan: 1. NO. atau sejenisnya yang asli untuk bendel pertama dan foto kopi yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung untuk bendel kedua. a. foto copy ijazah dapat dilegalisasi oleh kepala sekolah dan kepala dinas kabupaten/kota. Untuk foto kopi ijazah luar negeri harus disertai foto kopi surat keterangan akreditasi yang dilegalisasi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Pendidikan dan Pelatihan Tuliskan pengalaman mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) Bapak/Ibu pada tabel berikut. 2.. NAMA / JENIS DIKLAT TEMPAT WAKTU PELAKSANAAN (. b. S2 atau S3 lebih dari satu agar dituliskan semua 2.

............. Catatan: Lampirkan foto kopi SK pengangkatan menjadi guru baik PNS maupun non PNS yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung... a. (diisi penilai) Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling Tuliskan pengalaman memberikan Pelayanan Bimbingan dan Konseling Bapak/Ibu pada tabel berikut.. b..........d..... tahun .. NO.. c. s... Pengalaman Mengajar Tuliskan pengalaman mengajar Bapak/Ibu pada tabel berikut... tahun .. NO........ tahun.. skor: ...) Catatan: Lampirkan foto kopi SK pengangkatan menjadi guru baik PNS maupun non PNS yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung.... Kumulatif lama mengajar: ....... (diisi penilai) 80 . b.... s. d........ tahun.3.. a.....) Dst........d... NAMA SEKOLAH BIDANG STUDI/ GURU KELAS LAMA MENGAJAR (mulai tahun ....... Dst...... Kumulatif lama memberikan layanan: ........ d. c. skor: . NAMA SEKOLAH LAMA MEMBERIKAN PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING (mulai tahun ..

4. Perencanaan dan Pelaksanaan Pembelajaran a. Perencanaan Pembelajaran Tuliskan lima jenis RPP/RP/SP/RPI terbaik yang pernah Bapak/Ibu buat dari semester dan materi yang berbeda. NO 1) 2) 3) 4) 5) Rata-rata skor ........... MATA PELAJARAN MATERI/KOMPETENSI SEMESTER TAHUN SKOR (diisi penilai)

Catatan: Lampirkan bukti lima RPP/RP/SP hasil karya sendiri yang tertulis dalam tabel yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling a. Perencanaan Program Pelayanan Bimbingan dan Konseling Tuliskan lima jenis PPBK (Program Pelayanan Bimbingan dan Konseling) terbaik yang pernah Bapak/Ibu buat dari semester dan bidang pelayanan yang berbeda. NO 1) 2) 3) 4) 5) JENIS PROGRAM Pendidikan/Belajar Karier Pribadi Sosial Akhlak Mulia/Budipekerti Rata-rata skor ........... BIDANG PELAYANAN SEMESTER TAHUN SKOR (diisi penilai)

81

Catatan: Lampirkan bukti lima PPBK yang tertulis dalam tabel yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung.

b. Pelaksanaan Pembelajaran Bukti fisik yang dilampirkan berupa dokumen hasil penilaian oleh kepala sekolah dan/atau pengawas dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas (instrumen lampiran 2). Lampirkan hasil penilaian kepala sekolah dan/atau pengawas tentang kinerja pelaksanaan pembelajaran Bapak/Ibu sebagaimana dimaksud di atas dalam amplop tertutup. Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling b. Pelaksanaan Pelayanan Bimbingan dan Konseling Bukti fisik yang dilampirkan berupa rekaman/dokumen pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling yang diketahui oleh koordinator bimbingan dan konseling dan atasan. Rambu-rambu format laporan pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling sebagaimana yang berlaku di wilayah/sekolah tempat bekerja. Komponen yang dinilai meliputi: agenda kerja guru bimbingan dan konseling, daftar konseli (siswa), data kebutuhan dan permasalahan konseli, laporan bulanan, laboran semesteran/tahunan, aktivitas pelayanan bimbingan dan konseling (pemahaman, pelayanan langsung, pelayanan tidak langsung) dan laporan hasil evaluasi program bimbingan dan konseling. 5. Penilaian Kinerja Bukti fisik yang dilampirkan berupa dokumen hasil penilaian kinerja oleh atasan dan pengawas dengan menggunalan Format Penilaian (format lampir 3). Lampirkan hasil penilaian dari atasan sebagaimana dimaksud di atas dalam amplop tertutup. 6. Prestasi Akademik a. Lomba dan karya akademik 82

Tuliskan prestasi Bapak/Ibu mengikuti lomba dan karya akademik (jika ada) yang meliputi: nama lomba/karya akademik, waktu pelaksanaan, tingkat (kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, nasional, internasional), dan penyelenggara pada tabel berikut.

NO 1) 2) 3) 4) 5)

NAMA LOMBA/ KEJUARAAN

WAKTU PELAKSANAAN

TINGKAT

PENYELENGGARA

SKOR (diisi penilai)

Dst.

Catatan: Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam/surat keterangan kegiatan yang tertulis di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan. b. Sertifikat Keahlian/Keterampilan Tuliskan sertifikat keahlian/keterampilan yang Bapak/Ibu peroleh baik dari lembaga/institusi dalam maupun luar negeri) pada tabel berikut. NO 1) 2) 3) 4) Dst. Catatan: *)Termasuk sertifikat asesor uji kompetensi keahlian/keterampilan **)Dituliskan internasional, nasional, atau regional Lampirkan foto kopi sertifikat yang tertulis di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan. NAMA SERTIFIKAT KEAHLIAN*) WAKTU PEROLEHAN TINGKAT**) LEMBAGA YG SKOR MENGELUARKAN (diisi penilai)

83

c. Pembimbingan teman sejawat Tuliskan pengalaman Bapak/Ibu menjadi Instruktur/Guru inti/Tutor/ Pemandu/ Pamong PPL (jika pernah) pada tabel berikut. NO 1) 2) 3) 4) Dst. Catatan: Lampirkan foto kopi SK/Surat Tugas dari Pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. Untuk instruktur, guru inti, dan guru pemandu agar dilengkapi dengan foto kopi sertifikat/piagam TOT sesuai bidang tersebut. Tutor yang dimaksud adalah tutor Kejar Paket A, B, dan C. d. Pembimbingan siswa 1) Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi pembimbing siswa sampai mendapatkan penghargaan baik tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, nasional, maupun internasional dalam kegiatan akademik dan/atau prestasi, isilah tabel berikut. NO. a) b) c) d) Catatan: Dst. NAMA KEJUARAAN TINGKAT TEMPAT DAN WAKTU SKOR (diisi penilai) INSTRUKTUR/GURU MATA PELAJARAN/ INTI/TUTOR/PEMANDU/ BIDANG STUDI PAMONG PPL TEMPAT SKOR (diisi penilai)

84

modul. 2) Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi pembimbing siswa (tidak mencapai juara) dalam kegiatan akademik dan/atau prestasi. tuliskan judul buku dan keterangan lainnya pada tabel berikut.Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam kejuaraan siswa yang dibimbing dan SK/surat tugas dari pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. isilah tabel berikut. 7. dan buku dicetak lokal. artikel (jurnal/ majalah/koran). JUDUL JENIS *) PENERBIT TAHUN TERBIT SKOR (diisi penilai) NAMA KEGIATAN TEMPAT LAMA (WAKTU PEMBIMBINGAN) SKOR (diisi penilai) Catatan: 85 . Karya Pengembangan Profesi a. a) b) c) d) Dst Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/surat tugas dari pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. NO. Karya Tulis Apabila Bapak/Ibu mempunyai karya tulis yang berupa buku. NO. 1) 2) 3) 4) Dst.

*)Jenis pada tabel di atas diisi buku. Reviewer buku dan/atau penulis soal EBTANAS/UN Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi reviewer buku dan/atau penulis soal EBTANAS/UN/UASDA. artikkel. 1) 2) 3) 86 NAMA KEGIATAN TAHUN SKOR (diisi penilai) . isilah tabel berikut. atu modul secara utuh yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. NO. modul. tesis. c. dan disertasi serta tugas akhir lainnya tidak dinilai. JUDUL TAHUN SUMBER DANA STATUS SKOR (KETUA/ANGGOTA) (diisi penilai) Catatan: Lampirkan naskah asli/foto kopi laporan hasil penelitian secara utuh yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. Penelitian Apabila Bapak/Ibu pernah melakukan penelitian tindakan kelas atau penelitian yang mendukung peningkatan pembelajaran dan atau profesional guru. 1) 2) 3) 4) Dst. artikel (jurnal/majalah/koran). b. Skripsi. NO. tuliskan judul penelitian dan keterangan lainnya pada tabel berikut. atau diktat dicetak lokal. Lampirkan naskah asli/foto kopi buku.

lukis. NO. Karya teknologi (teknologi tepat guna) dan karya seni (patung. misalnya: media yang dibuat atau foto hasil karya yang disertai manual dan/atau deskripsi yang dilegalisasi oleh atasan langsung.4) Dst. sastra. kriya. musik. Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/surat tugas dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. dan karya seni lainnya) Apabila Bapak/Ibu pernah membuat karya teknologi (teknologi tepat guna) dan karya seni (patung. tuliskan jenis media/alat dan keterangan lainnya pada tabel berikut. 1) 2) 3) 4) Dst. suara. sastra. lukis. tari. kriya. tuliskan nama dan tahun karya tersebut dalam tabel berikut. tari dan karya seni lainnya). e. 1) 2) 3) 4) Dst. Media dan Alat Pembelajaran Apabila Bapak/Ibu pernah membuat media atau alat pembelajaran. NO. suara. misalnya: hasil karya atau foto hasil karya yang disertai manual dan/atau deskripsi yang dilegalisasi oleh atasan langsung. NAMA KARYA TAHUN DESKRIPSI SINGKAT TENTANG KARYA YANG DIHASILKAN SKOR (diisi penilai) Catatan: Lampirkan surat keterangan dari atasan langsung disertai bukti fisik yang relevan. d. musik. JENIS MEDIA/ALAT TAHUN SUMBER DANA STATUS SKOR (KETUA/ANGGOTA) (diisi penilai) Catatan: Lampirkan surat keterangan dari atasan langsung disertai bukti fisik yang relevan. Keikutsertaan dalam forum ilmiah 87 . 8.

nasional. Pengalaman Mendapat Tugas Tambahan 88 . atau internasional Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. atau peserta sesuai sertifikat Lampirkan sertifikat. NO. kabupaten/kota. piagam. Dst JENIS KEGIATAN TAHUN PERAN *) TINGKAT SKOR (Inter/Nas/Lokal) (diisi penilai) Catatan: *) Kolom peran diisi pemakalah. tuliskan nama organisasinya dan keterangan lainnya pada tabel berikut. 1) 2) 3) 4) Dst NAMA ORGANISASI TAHUN JABATAN TINGKAT *) SKOR (diisi penilai) Catatan: *) Kolom tingkat diisi: kecamatan. Pengalaman menjadi pengurus organisasi di bidang kependidikan dan sosial a.Jika Bapak/Ibu pernah mengikuti forum ilmiah tuliskan judul dan keterangan lainnya pada tabel berikut. Apabila menjadi nara sumber/pemakalah lampirkan juga makalahnya. Pengalaman Organisasi Apabila Bapak/Ibu memiliki pengalaman menjadi pengurus suatu organisasi kependidikan atau organisasi sosial. b. c. b. NO. 9. d. atau sejenisnya yang asli untuk bendel pertama dan foto kopinya yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung untuk bendel kedua. a.

NO. 1) 2) 3) 4) JENIS PENGHARGAAN PEMBERI PENGHARGAAN TINGKAT *) TAHUN SKOR (diisi penilai) Dst. Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan a. isilah tabel berikut. isilah tabel berikut... JABATAN TH ---. 10. s/d TH .. 1) 2) 3) 4) Dst. NO. Penghargaan Apabila bapak/Ibu pernah menerima penghargaan di bidang pendidikan. Catatan: *)Kolom tingkat diisi: kecamatan... kabupaten/kota. atau internasional Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam/surat keterangan yang tertulis pada tabel di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan. LOKASI JENIS DAERAH LAMA BERTUGAS KHUSUS (MULAI TH . isilah tabel berikut..S/D TH NAMA SEKOLAH ---SKOR (diisi penilai) Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/bukti yang relevan dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. nasional.Apabila Bapak/Ibu pernah mendapat tugas tambahan antara lain sebagai kepala/wakil kepala sekolah/kepala bengkel/kepala lab/wali kelas/pembina kegiatan ekstra kurikuler.) SKOR (diisi penilai) 89 .. b. Penugasan Di Daerah Khusus Apabila Babak/Ibu pernah ditugaskan sebagai guru di daerah khusus (daerah terpencil/tertinggal/ bencana/konflik/perbatasan). NO..

………….. saya bersedia menerima sanksi dan dampak hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. dan jika di kemudian hari ternyata pernyataan dan dokumen saya tidak benar. Dengan ini saya menyatakan bahwa pernyataan dan dokumen di dalam portofolio ini benar-benar hasil karya saya sendiri. ……………….. Catatan: Lampirkan foto kopi SK penugasan yang telah dilegalisasi oleh atasan. 2011 Peserta Pemilihan Guru Berprestasi .000 (…………………………) 90 . Materai Rp 6.1) 2) 3) 4) Dst.

Lampiran 2 PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN GURU BERPRESTASI TAHUN 2011 OLEH KEPALA SEKOLAH 91 .

Mata Pelajaran/Guru Kelas SD*) 11. Alamat e-mail 10. 2. Kabupaten/Kota e. Pangkat/Golongan 5. Pendidikan Terakhir 8. 3. Provinsi f. Telp. 4) sesuai dengan kriteria sebagai berikut. NUPTK 4. Beban Mengajar per Minggu *Coret yang tidak perlu LEMBAR PENILAIAN Petunjuk Berilah skor pada butir-butir pelaksanaan pembelajaran dengan cara melingkari angka pada kolom skor (1. Kecamatan d. Nama b. 1 = tidak baik 2 = kurang baik 3 = baik 4 = sangat baik : : : : : : : : : Jam/minggu : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) : 92 . No. Sekolah g. Sekolah Tempat Tugas a. tgl lahir 7. Tempat. Akta Mengajar 9. NIP/NIK 3. Jenis Kelamin 6.INSTRUMEN PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN oleh Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) IDENTITAS PESERTA 1. Alamat Sekolah c. Nama (lengkap dengan gelar akademik) 2.

INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI PRAPEMBELAJARAN Mempersiapkan siswa untuk belajar Melakukan kegiatan apersepsi KEGIATAN INTI PEMBELAJARAN Penguasaan materi pelajaran Menunjukkan penguasaan materi pembelajaran Mengaitkan materi dengan pengetahuan lain yang relevan Menyampaikan materi dengan jelas.PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO I 1. B. 14. 18. 3. 10. 20. E. 8. 24. atau SKOR 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 93 . 11. baik. F. 6. C. III 23. 15. 19. 7. 16. 4. sesuai dengan hierarki belajar dan karakteristik siswa Mengaitkan materi dengan realitas kehidupan Pendekatan/strategi pembelajaran Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kompetensi (tujuan) yang akan dicapai dan karakaterstik siswa Melaksanakan pembelajaran secara runtut Menguasai kelas Melaksanakan pembelajaran yang bersifat kontekstual Melaksanakan pembelajaran yang memungkinkan tumbuhnya kebiasaan positif Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan alokasi waktu yang direncanakan Pemanfaatan sumber belajar /media pembelajaran Menggunakan media secara efektif dan efisien Menghasilkan pesan yang menarik Melibatkan siswa dalam pemanfaatan media Pembelajaran yang memicu dan memelihara keterlibatan siswa Menumbuhkan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran Menunjukkan sikap terbuka terhadap respons siswa Menumbuhkan keceriaan dan antusisme siswa dalam belajar Penilaian proses dan hasil belajar Memantau kemajuan belajar selama proses Melakukan penilaian akhir sesuai dengan kompetensi (tujuan) Penggunaan bahasa Menggunakan bahasa lisan dan tulis secara jelas. 22. 2. 21. II A. 9. 17. dan benar Menyampaikan pesan dengan gaya yang sesuai PENUTUP Melakukan refleksi atau membuat rangkuman dengan melibatkan siswa Melaksanakan tindak lanjut dengan memberikan arahan. 5. 12. 13. D.

.......... atau tugas sebagai bagian remidi/pengayaan Total Skor (jumlahkan seasuai dengan angka yang dilingkari... dan apabila di kemudian hari ternyata pernyataan saya tidak benar.) NIP/NIK 94 .. ........... Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) (..................... skor tertinggi 96 SKOR Dengan ini saya menyatakan bahwa penilaian yang saya lakukan sesuai dengan kondisi guru berprestasi yang sebenarnya.....NO INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI kegiatan........ Skor terrendah 24. saya bersedia mempertanggungjawabkannya.................. .....

untuk lomba olimpiade....X 100% SKOR TERTINGGI 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 ... Aspek yang dinilai Skor 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 Ketaatan dalam menjalankan ajaran agama (rajin menjalankan ajaran agama yang dianut. misal: melaksanakan pembelajaran dengan baik dan sesuai jadwal) 3. bersemangat melaksanakan dan mentaati kaidah-kaidah dalam tugas) 7... dll.. dan kegiatan ekstrakurikuler lainnya Skor Total (jumlahkan angka yang dilingkari)... orang Kristiani rajin ke gereja. dan apabila di kemudian hari ternyata pernyataan saya tidak benar....... Tanggung jawab (sanggup menyelesaikan tugas sesuai dengan ketentuan. saya bersedia mempertanggungjawabkannya... 1... misal: ijin tidak masuk atau tidak mengajar dengan alasan yang sebenarnya) 4... misal: menjadi teladan bagi sejawat dan peserta didik dalam tutur kata........) 2.. Dengan ini saya menyatakan bahwa penilaian yang saya lakukan sesuai dengan kondisi guru berprestasi yang sebenarnya..... Kemampuan menerima kritik dan saran (perilaku dalam merespon kritik dan saran dari orang lain..... Etos kerja (komitmen dan semangat dalam melaksanakan tugas. Kemampuan bekerjasama 11... misal yang memiliki etos kerja tinggi.. menulis buku....... misalnya. ... Kemampuan berkomunikasi (dapat menyampaikan ide-idenya dengan bahasa yang baik dan dapat dipahami oleh sasaran. membuat alat peraga pembelajaran... Keteladanan (menjadi contoh atau rujukan dalam sikap dan perilaku bagi orang lain.......) 95 ... Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) (.... .... misal mendapat kritik tidak marah dan akomodatif terhadap saran orang lain) 9.. misal: orang muslim rajin menjalankan sholat. dll.... Kedisiplinan (kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.PENILAIAN KERJA GURU PENGAMATAN SEHARI-HARI No ... Keberhasilan melakukan pembimbingan siswa.. misal selalu berusaha menggunakan alam sekitar dan bahan-bahan yang ada di sekitarnya dalam proses pembelajaran di kelas.... skor tertinggi 44  SKOR SKOR =----------------------. misal: dalam keseharian dapat berkomunikasi secara baik dengan sejawat) 10.. Skor terendah 11. dan sebagainya) 8.. membuat karya seni.. Inovasi dan kreativitas (kemampuan dan kemauan untuk mengadakan pembaharuan melalui olah pikirnya.) 6.. misal mulai dan mengakhiri kegiatan pembelajaran sesuai dengan jadwal) 5. berpakaian..... Kejujuran (menyampaikan sesuatu apa adanya....

NUPTK 4. Nama (lengkap dengan gelar akademik) 2. Akta Mengajar 9. Kabupaten/Kota e. Alamat Sekolah c. 2. 4) sesuai dengan kriteria sebagai berikut. Mata Pelajaran/Guru Kelas SD*) 11. Beban Mengajar per Minggu *coret yang tidak perlu LEMBAR PENILAIAN Petunjuk Berilah penilaian kompetensi kepribadian dan sosial guru. Sekolah Tempat Tugas a. Kecamatan d. No. Pendidikan Terakhir 8. Provinsi f. 1 = tidak baik/rendah 3 = baik/tinggi : : : : : : : : : Jam/minggu : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) : 96 . dengan cara melingkari angka pada kolom skor (1. Alamat e-mail 10. Sekolah g. Jenis Kelamin 6. Telp. tgl lahir 7.NIP/NIK Lampiran 3 INSTRUMEN PENILAIAN KINERJA oleh Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) IDENTITAS PESERTA 1. Pangkat/Golongan 5. Tempat. NIP/NIK 3. Nama b. 3.

2 = kurang baik/kurang tinggi 4 = sangat baik/sangat tingi 97 .

Komunikasi dengan peserta didik 7.. ... konsep dan pola pikir keilmuan yang 13.. Penilaian dan evaluasi B. Pengembangan kurikulum 4. serta tidak diskriminatif Komunikasi dengan sesama guru. sosial dan kebudayaan Nasional 9.. Kepribadian 8. .. struktur. tanggung jawab yang tinggi. Nilai minimum per kompetensi = 1 dan nilai maksimum 4.....REKAP HASIL PENILAIAN KINERJA GURU KELAS/MATA PELAJARAN a. . rasa bangga menjadi guru C. dan masyarakat D. . . ... Kegiatan pembelajaran yang mendidik 5.. .. Pengembangan potensi peserta didik 6.. Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik 3.... . NO KOMPETENSI NILAI*) A.. Pedagogik 1... orang tua. Etos kerja. Sosial 11.. . Bersikap inklusif. Nama Instansi/Sekolah Telp / Fax Kelurahan Kecamatan Kabupaten/kota Provinsi Periode penilaian . ………………………………………………………… . .. mendukung mata pelajaran yang diampu 14..... . Mengembangkan keprofesionalan melalui tindakan yang reflektif Jumlah (Hasil penilaian kinerja guru) *) Nilai Diisi berdasarkan laporan dan evaluasi PK Guru... sampai . Bertindak sesuai dengan norma agama. . Nama NIP Tempat/Tanggal Lahir Pangkat/Jabatan/Golongan TMT sebagai guru Masa Kerja Jenis Kelamin Pendidikan Terakhir/Spesialisasi Program Keahlian yang diampu b.. ………………………………. Kepala Sekolah 98 . peserta 12 didik. tenaga kependidikan. .. hukum.... Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan 10. bertindak obyektif. ……………………. Menguasai karakteristik peserta didik 2.. Profesional Penguasaan materi.

4. Guru dapat mengidentifikasi karakteristik belajar setiap peserta didik di kelasnya. 2. sehingga peserta didik tersebut tidak termarginalkan (tersisihkan. minder. Guru dapat mengatur kelas untuk memberikan kesempatan belajar yang sama pada semua peserta didik dengan kelainan fisik dan kemampuan belajar yang berbeda. Guru mencoba mengetahui penyebab penyimpangan perilaku peserta didik untuk mencegah agar perilaku tersebut tidak merugikan peserta didik lainnya.Penilaian Kinerja Guru Komponen 1 Mengenal karakteristik peserta didik Skor Indikator 1. Guru memastikan bahwa semua peserta didik mendapatkan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran. 3. 50% < X≤ 75% = 3. diolok‐ olok. Total skor untuk kompetensi 1 Skor maksimum kompetensi 1= jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 1 (0%<X≤25%=1. Guru memperhatikan peserta didik dengan kelemahan fisik tertentu agar dapat mengikuti aktivitas pembelajaran. Guru membantu mengembangkan potensi dan mengatasi kekurangan peserta didik. 6.25%<X≤50%=2. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Seluruhnya terpenuhi 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 99 . dsb.). 5.

Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 2 : Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik Nama Guru : ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... (9) Nama Penilai : ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12)

(13) Tindak lanjut yang diperlukan:

(14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan:

(15) (16)

(17) Tindak lanjut yang diperlukan:

(18) Setelah Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (19) (20)

(21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22)

100

Penilaian Kinerja Guru Komponen 2

Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik Skor Indikator Tidak ada bukti Terpenuhi Seluruhnya (Tidak sebagian terpenuhi terpenuhi) 0 1 2

1. Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk menguasai materi pembelajaran sesuai usia dan kemampuan belajarnya melalui pengaturan proses pembelajaran dan aktivitas yang bervariasi. 2. Guru selalu memastikan tingkat pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran tertentu dan menyesuaikan aktivitas pembelajaran berikutnya berdasarkan tingkat pemahaman tersebut. 3. Guru dapat menjelaskan alasan pelaksanaan kegiatan/aktivitas yang dilakukannya, baik yang sesuai maupun yang berbeda dengan rencana, terkait keberhasilan pembelajaran. 4. Guru menggunakan berbagai teknik untuk memotiviasi kemauan belajar peserta didik. 5. Guru merencanakan kegiatan pembelajaran yang saling terkait satu sama lain, dengan memperhatikan tujuan pembelajaran maupun proses belajar peserta didik. 6. Guru memperhatikan respon peserta didik yang belum/kurang memahami materi pembelajaran yang diajarkan dan menggunakannya untuk memperbaiki rancangan pembelajaran berikutnya. Total skor untuk kompetensi 2 Skor maksimum kompetensi 2 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 2 (0%<X≤25%=1;25%<X≤50%=2; 50% < X≤ 75% = 3; 75% < X≤ 100% = 4)

0

1

2

0 0 0

1 1 1

2 2 2

0

1

2

12

101

102

...... .... ... ..... .. . . .. .. ... ... . .. ... .. .. ....Kompetensi 3 : Pengembangan kurikulum Nama Guru : . .. .. ..... ... . ....... ...... .. .. .... ... . ..... .... .. .... .. ... ........... . ..... .. . ... ... . ... ..... ...... . ..... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru: (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (19) (20) (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 103 .... . ... . .. .. . .. . . ... ......... ......... . . . . . .. . .. . .. (9) Nama Penilai : .... ............... .. .. . ....... . .. . . .. .. ......

b) tepat dan mutakhir. 2. Guru dapat menyusun silabus yang sesuai dengan kurikulum. Guru mengikuti urutan materi pembelajaran dengan memperhatikan tujuan pembelajaran.25%<X≤50%=2. dan d) dapat dilaksanakan di kelas e) sesuai dengan konteks kehidupan sehari‐hari peserta didik. c) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar peserta didik. Guru merancang rencana pembelajaran yang sesuai dengan silabus untuk membahas materi ajar tertentu agar peserta didik dapat mencapai kompetensi dasar yang ditetapkan. Guru memilih materi pembelajaran yang: a) sesuai dengan tujuan pembelajaran. Total skor untuk kompetensi 3 Skor maksimum kompetensi 3 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/8) × 100% Nilai untuk kompetensi 3 (0%<X≤25%=1.Penilaian Kinerja Guru Komponen 3 Pengembangan kurikulum Skor Indikator 1. 3. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti Terpenuhi (Tidak sebagian terpenuhi) 0 0 0 1 1 1 2 Terpenuhi seluruhnya 2 2 0 1 2 8 104 . 50% < X≤ 75% = 3. 4.

. ........... . . . .Kompetensi 4 : Kegiatan Pembelajaran yang Mendidik Nama Guru : ....... .. . . ... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru Tindak lanjut yang diperlukan: (19) (20) (21) (22) 105 . . ..... .... ... .......... . . .. . ... . .. . . ... ...... ... .... . ... .. .... . .. .... ... . ...... ..... ... . .......... ....... ... .. . ..... . ... . ...... .... . ... .. ....... . .. (9) Nama Penilai : . . . . ........... .. .. . .. ...... .. . .... . .. ... . ..... .... .......... ....... . . . .

5. Sebagai contoh: guru menambah informasi baru setelah mengevaluasi pemahaman peserta didikterhadap materi sebelumnya. 9. 7. Guru menggunakan alat bantu mengajar. mempraktekkan dan berinteraksi dengan peserta didik lain. Guru mengkomunikasikan informasi baru (misalnya materi tambahan) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar peserta didik. Guru mengatur pelaksanaan aktivitas pembelajaran secara sistematis untuk membantu proses belajar peserta didik. Guru melakukan aktivitas pembelajaran secara bervariasi dengan waktu yang cukup untuk kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar dan mempertahankan perhatian peserta didik. 4. Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran sesuai dengan rancangan yang telah disusun secara lengkap dan pelaksanaan aktivitas tersebut mengindikasikan bahwa guru mengerti tentang tujuannya. Guru melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai isi kurikulum dan mengkaitkannya dengan konteks kehidupan sehari‐hari peserta didik. bukan untuk menguji sehingga membuat peserta didik merasa tertekan.Penilaian Kinerja Guru Komponen 4 Kegiatan Pembelajaran yang Mendidik Skor Indikator 1. bukan semata‐mata kesalahan yang harus dikoreksi. Misalnya: dengan mengetahui terlebih dahulu peserta didik lain yang setuju atau tidak setuju dengan jawaban tersebut. Total skor untuk kompetensi 4 Skor maksimum kompetensi 4 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/22) × 100% Nilai untuk kompetensi 4 (0% < X≤ 25% = 1. 10. 50% < X≤ 75% = 3. Guru mengelola kelas dengan efektif tanpa mendominasi atau sibuk dengan kegiatannya sendiri agar semua waktu peserta dapat termanfaatkan secara produktif. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada Terpenuhi Terpenuhi bukti (Tidak terpenuhi) sebagian seluruhnya 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 2 0 1 0 1 2 0 0 0 1 1 1 2 2 2 0 1 2 0 1 2 106 . 3. 2. Guru memberikan banyak kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya. Guru menyikapi kesalahan yang dilakukan peserta didik sebagai tahapan proses pembelajaran. 6. Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran yang bertujuan untuk membantu proses belajar peserta didik. 25% < X≤ 50% = 2. 11. sebelum memberikan penjelasan tentangjawaban yang benar. dan/atau audio‐ visual (termasuk TIK) untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran. Guru mampu menyesuaikan aktivitas pembelajaran yang dirancang dengan kondisi kelas. 8.

minat. Guru secara aktif membantu peserta didik dalam proses pembelajaran dengan memberikan perhatian kepada setiap individu. 50% < X≤ 75% = 3. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpenuhi seluruhnya 0 1 2 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 107 . 7. potensi. Guru memberikan kesempatan belajar kepada peserta didik sesuai dengan cara belajarnya masing‐masing. Guru dapat mengidentifikasi dengan benar tentang bakat. 5. Guru menganalisis hasil belajar berdasarkan segala bentuk penilaian terhadap setiap peserta didik untuk mengetahui tingkat kemajuan masing‐ masing. Guru merancang dan melaksanakan aktivitas pembelajaran untuk memunculkan daya kreativitas dan kemampuan berfikir kritis peserta didik. Total skor untuk kompetensi 5 Skor maksimum kompetensi 5 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/14) × 100% Nilai untuk kompetensi 5 (0%<X≤25%=1. Guru merancang dan melaksanakan aktivitas pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk belajar sesuai dengan kecakapan dan pola belajar masing‐masing. 4. 2. 6. Guru memusatkan perhatian pada interaksi dengan peserta didik dan mendorongnya untuk memahami dan menggunakan informasi yang disampaikan.25%<X≤50%=2. 3. dan kesulitan belajar masing‐masing peserta didik.Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 5 Memahami dan mengembangkan potensi Skor Indikator 1.

... ... .... .................. ........... ... .. . .. .... .... ... . . ... . . (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (19) (20) (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 108 .. . .. ... ... ..... ..... .. .... .. ... ..... . ...... .... .. . .. . . . . . ... ... . .. (9) Nama Penilai : . .... ..... ... .. ..... .. ... ... . .... ... ..... . . ..... ...... . ... . .. .. ... ..... ...Kompetensi 6 : Komunikasi dengan peserta didik Nama Guru : ... ... ......... . .. . . .. .. . ... . . ... . ..........

5. tanpa mempermalukannya. Guru menggunakan pertanyaan untuk mengetahui pemahaman dan menjaga partisipasi peserta didik. 2. 50% < X≤ 75% = 3. termasuk memberikan pertanyaan terbuka yang menuntut peserta didik untuk menjawab dengan ide dan pengetahuan mereka.Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 6 Penilaian untuk Kompetensi 6: Komunikasi dengan peserta didik Skor Indikator 1.25%<X≤50%=2. Guru mendengarkan dan memberikan perhatian terhadap semua jawaban peserta didik baik yang benar maupun yang dianggap salah untuk mengukur tingkat pemahaman peserta didik. sesuai tujuan pembelajaran dan isi kurikulum. Guru memberikan perhatian terhadap pertanyaan peserta didik dan meresponnya secara lengkap dan relevan untuk menghilangkan kebingungan pada peserta didik. benar. 4. 3. Guru memberikan perhatian dan mendengarkan semua pertanyaan dan tanggapan peserta didik. 6. tanpa menginterupsi. Guru menanggapinya pertanyaan peserta didik secara tepat. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpenuhi Seluruhnya 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 109 . Total skor untuk kompetensi 6 Skor maksimum kompetensi 6 = jumlah indikator ×2 Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 6 (0%<X≤25%=1. dan mutakhir. Guru menyajikan kegiatan pembelajaran yang dapat menumbuhkan kerja sama yang baik antar pesertadidik. kecuali jika diperlukan untuk membantu atau mengklarifikasi pertanyaan/tanggapan tersebut.

.... . . . . . ... .. .. ......... . . .. . ...... . ... .......... .... . ... (9) Nama Penilai : ... ......... .. ..... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan gur (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Setelah Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (19) (20) (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 110 ........... . . . . ... . .. .. .... ... ... . . . .. ........... . . . . ..... ... ..... .. ... .... . .. .. ..... ... . . . ...... ... ........ .. .. . .......Kompetensi 7 : Penilaian dan evaluasi Nama Guru : ....... .... . .... ... . . .... ... ...... ... .. .. ..... .... . . .

rancangan pembelajaran. 75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 0 1 2 (26) 0 1 2 0 1 2 111 . materi tambahan. Total skor untuk kompetensi 7 Skor maksimum kompetensi 7 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 10) × 100% Nilai untuk kompetensi 7 (0%<X≤25%=1. Guru menyusun alat penilaian yang sesuai dengan tujuan pembelajaran untuk mencapai kompetensi 2. tertentu Guru melaksanakan penilaian dengan berbagai seperti yang tertulis dalam RPP. dan dapat membuktikannya melalui catatan.25%<X≤50%=2. selain penilaian formal yang dilaksanakan sekolah. Guru menganalisis hasil penilaian untuk mengidentifikasi topik/kompetensi dasar yang sulit sehingga diketahui kekuatan dan kelemahan masing‐masing peserta didik untuk keperluan remedial dan pengayaan. 4. jurnal pembelajaran. teknik dan jenis penilaian.Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 7 Penilaian dan evaluasi Skor Indikator Tidak ada Terpenuhi Terpenuhi bukti (Tidak terpenuhi) sebagian Seluruhnya 0 1 2 1. 5. Guru memanfatkan hasil penilaian sebagai bahan penyusunan rancangan pembelajaran yang akan dilakukan selanjutnya. Guru memanfaatkan masukan dari peserta didik dan merefleksikannya untuk meningkatkan pembelajaran selanjutnya. dan sebagainya. 50% < X≤ 75% = 3. 3. dan mengumumkan hasil serta implikasinya kepada peserta didik. tentang tingkat pemahaman terhadap materi pembelajaran yang telah dan akan dipelajari.

.. ..... .... . . ....... .. ...... ... .. ...... ... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal (11) Dokumen dan bahan lain (12) yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Pemantauan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan (23) (24) 112 .... .. ... ..... . . sosial dan kebudayaan nasional Indonesia Nama Guru : ... ...... ...... . ... . ....... ... . . ...... . ... ......... ... . .. . ...... . ..... .. ... . ... . . ... .. . ... . ....... . . .. ......... . . . . . . . ... .. ... ... .... .Kompetensi 8 : Bertindak sesuai dengan norma agama.. ...... (9) Nama Penilai : ... hukum........ .. .... ... .. . .. ... ..... ..... .. . .. ...... ...

Guru memiliki rasa persatuan dan kesatuan sebagai bangsa Indonesia.Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 8 Bertindak sesuai dengan norma agama. 4. hukum. Guru mempunyai pandangan yang luas tentang keberagaman bangsa Indonesia (misalnya: budaya. Guru menghargai dan mempromosikan prinsip‐prinsip Pancasila sebagai dasar ideologi dan etika bagi semua warga Indonesia.25%<X≤50%=2. Guru saling menghormati dan menghargai teman sejawat sesuai dengan kondisi dan keberadaan masing‐ masing. Total skor untuk kompetensi 8 Skor maksimum kompetensi 8 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/10) × 100% Nilai untuk kompetensi 8 (0%<X≤25%=1. 3. dan gender). 5. suku. sosial dan kebudayaan nasional Indonesia Skor Indikator 1. 2. agama). 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada tukti(Tidak erp erpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpen uhi Seluruh nya 0 1 2 2 0 1 0 0 0 1 1 1 2 2 2 113 . agama. Guru mengembangkan kerjasama dan membina kebersamaan dengan teman sejawat tanpa memperhatikan perbedaan yang ada (misalnya: suku. 50% < X≤ 75% = 3.

.. .. .. ... . .. ..... .. . . .. .. . .. . ... . .. ... .. .. . .. . ....Kompetensi 9 : Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan Nama Guru : .. .. .. ............. ... ....... ..... .... ... ... . .. ... . .... (9) Nama Penilai : . ..... .. (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Pemantauan Tanggal Dokumen dan bahan lain (24) yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) (23) 114 ........ ....... . ... . ........ .... .... . . . . .. ..... . ....... .. .. . .... ..... ........ .. . ....... ... ... . . ..... . .......... . . .... ... .... ... .. ..... .. .

Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 9 kOM Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan k Indikator 1. 2. dan teman sejawat. 4. 50% < X≤ 75% = 3. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Skor Terpenuhi sebagian Terpenuhi seluruhnya 0 0 1 2 2 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 115 . 3.25%<X≤50%=2. berpenampilan. orang tua. sehingga semua peserta didik selalu memperhatikan guru dan berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. 5. Total skor untuk kompetensi 9 Skor maksimum kompetensi 9 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 10) × 100% Nilai untuk kompetensi 9 (0%<X≤25%=1. Guru mampu mengelola pembelajaran yang membuktikan bahwa guru dihormati oleh peserta didik. dan berbuat terhadap semua peserta didik. Guru bersikap dewasa dalam menerima masukan dari peserta didik dan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berpartisipasi dalam proses pembelajaran. termasuk mengundang mereka untuk mengobservasi cara mengajarnya dan memberikan masukan. Guru bertingkah laku sopan dalam berbicara. Guru mau membagi pengalamannya dengan teman sejawat. Guru berperilaku baik untuk mencitrakan nama baik sekolah.

...... .. ... . .... .. (9) Nama Penilai : ....... ... . .... . . . . tanggung jawab yang tinggi....... .. .. .. . .. ... ... ..... .. ..... .......... ...... . ... .. . .... .. .. .. . ..... .. . .. . . . ..... ..... ..... .. .... . . ... . ......... ... .. .. . ..... ....... ..Kompetensi 10: Etos kerja. . ... ..... ... . ... .... ... ..... ......... .... .... . (10) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Pemantauan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan (23) (24) 116 .. . . . .... dan rasa bangga menjadi guru Nama Guru : . ... .. ... . ... ... ....

guru mengaktifkan siswa dengan melakukan hal‐hal produktif terkait dengan mata pelajaran. 8. Guru mengawali dan mengakhiri pembelajaran dengan tepat waktu. termasuk proses pembelajaran di kelas. Total skor untuk kompetensi 10 Skor maksimum kompetensi 10 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 16) × 100% Nilai untuk kompetensi 10 (0%<X≤25%=1. 5. Guru meminta ijin dan memberitahu lebih awal. dan meminta guru piket atau guru lain untuk mengawasi kelas. Guru menyelesaikan semua tugas administratif dan non‐pembelajaran dengan tepat waktu sesuai standar yang ditetapkan. Guru merasa bangga dengan profesinya sebagai guru. Jika guru harus meninggalkan kelas. Guru memenuhi jam mengajar dan dapat melakukan semua kegiatan lain di luar jam mengajar berdasarkan ijin dan persetujuan pengelola sekolah. dengan memberikan alasan dan bukti yang sah jika tidak menghadiri kegiatan yang telah direncanakan. 4.25%<X≤50%=2. dan rasa bangga menjadi guru Skor Indikator 1. 50% < X≤ 75% = 3. Guru memanfaatkan waktu luang selain mengajar untuk kegiatan yang produktif terkait dengan tugasnya. Guru memberikan kontribusi terhadap pengembangan sekolah dan mempunyai prestasi yang berdampak positif terhadap nama baik sekolah. 3. tanggung jawab yang tinggi. 7.Penilaian Kinera Guru Kompetensi 10 Etos kerja. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) 0 Terpenuhi sebagian 1 Terpenuhi seluruhnya 2 0 1 2 0 1 2 2 0 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 117 . 6. 2.

tenaga pendidikan. serta tidak diskriminatif Indikator 1. memberikan perhatian dan bantuan sesuai kebutuhan masing‐masing. berasal dari daerah yang sama dengan guru).25%<X≤50%=2. Guru sering berinteraksi dengan peserta didik dan tidak membatasi perhatiannya hanya pada kelompok tertentu (misalnya: peserta didik yang pandai. Skor Tidak ada Terpenuhi Seluruhnya bukti (Tidak sebagian terpenuhi terpenuhi) 2 0 1 0 1 2 (23) (24) Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) (25) 3. serta berkontribusi positif terhadap semua diskusi formal dan informal terkait dengan pekerjaannya. Guru memperlakukan semua peserta didik secara adil. orang tua peserta 118 .Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 11 Bersikap inklusif. bertindak objektif. Guru menjaga hubungan baik dan peduli dengan teman sejawat (bersifat inklusif). kaya. 2. tanpa memperdulikan faktor personal. 75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 Kompetensi 12: Komunikasi dengan sesama guru. Total skor untuk kompetensi 11 Skor maksimum kompetensi 11= jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 11 (0%<X≤25%=1. 50% < X≤ 75% = 3.

.. .... ...... . ..... . . . ........ ...... ..... . . ... .... . orang tua peserta didik.. . . 3. ... . Guru ikut berperan aktif dalam kegiatan di luar pembelajaran yang diselenggarakan oleh sekolah dan masyarakat dan dapat memberikan bukti keikutsertaannya.didik.... Guru memperhatikan sekolah sebagai bagian dari masyarakat.. Total skor untuk kompetensi 12 Skor maksimum kompetensi 12 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 12 (0%<X≤25%=1. ....... . . .. . . .. ........ . ... .. Guru menyampaikan informasi tentang kemajuan.. . .. .. berkomunikasi dengan masyarakat sekitar. ........ . tenaga pendidikan... .. . .... . . 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Seluruhnya terpenuhi 2 0 1 0 1 2 0 1 2 (27) (28) (29) (30) 6 119 .. . . .... . . kesulitan. .. (9) Nama Penilai : .... .. . .. .. .... serta berperan dalam kegiatan sosial di masyarakat. .. ...... .. .... .. .... ... .. ... . .... . ... ... ... . ..... baik dalam pertemuan formal maupun tidak formal antara guru dan orang tua....... . teman sejawat... . ..25%<X≤50%=2. dan potensi peserta didik kepada orang tuanya... 2..... .. .. ...... ..... .... 50% < X≤ 75% = 3. dan masyarakat Skor Indikator 1. .. dan dapat menunjukkan buktinya.. . (10) Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) (23) (24) Kompetensi 12: Komunikasi dengan sesama guru. .. ........ .. dan masyarakat Nama Guru : .....

75% < X≤ 100% = 4) 120 . 3. 2. untuk mengidentifikasi materi 0 1 2 pembelajaran yang dianggap sulit. Total skor untuk kompetensi 13 Skor maksimum kompetensi 13 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 13 (0%<X≤25%=1.Penilaian Kinerja Guru Penilaian untuk Kompetensi 13: Penguasaan materi struktur konsep dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu Skor Tidak ada Indikator Terpenuhi Terpenuhi bukti sebagian seluruhnya (Tidak terpenuhi) 1. Guru menyertakan informasi yang tepat dan 0 1 2 mutakhir di dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. mutakhir. melakukan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang berisi informasi 0 1 2 yang tepat. dan yang membantu peserta didik untuk memahami konsep materi pembelajaran. 50% < X≤ 75% = 3. Guru melakukan pemetaan standar kompetensi dan kompetensi dasar untuk mata pelajaran yang diampunya.25%<X≤50%=2. Guru menyusun materi. dan memperkirakan alokasi waktu yang diperlukan.

mengembangkan karya inovasi. Guru melakukan penelitian. 3. catatan masukan dari kolega atau hasil penilaian proses pembelajaran sebagai bukti yang menggambarkan kinerjanya. 5. pelaksanaan. mengikuti kegiatan ilmiah (misalnya seminar. 50% < X≤ 75% = 3. konferensi). Total skor untuk kompetensi 14 Skor maksimum kompetensi 14 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 12) × 100% Nilai untuk kompetensi 14 (0%<X≤25%=1. lengkap. 6. dan aktif dalam melaksanakan PKB. Guru memiliki jurnal pembelajaran. penilaian pembelajaran dan tindak lanjutnya. 4. Guru dapat memanfaatkan TIK dalam berkomunikasi dan pelaksanaan PKB.25%<X≤50%=2. 2. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpenuhi seluruhnya 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 0 1 1 2 2 121 .Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 14: Mengembangkan keprofesian melalui tindakan reflektif Skor Indikator 1. Guru memanfaatkan bukti gambaran kinerjanya untuk mengembangkan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran selanjutnya dalam program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). Guru melakukan evaluasi diri secara spesifik. Guru dapat mengaplikasikan pengalaman PKB dalam perencanaan. dan didukung dengan contoh pengalaman diri sendiri.

C. Penutup Lampiran-lampiran :  Fotocopy sertifikat/surat keterangan  Surat penugasan  Dan lain-lain. lama penyelenggaraan pengembangan keprofesian berkelanjutan  Penyelenggaraan pengembangan keprofesian berkelanjutan B. Bagian Isi  Uraian rinci dari tujuan pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB)  Pernyataan isi materi yang disajikan dalam kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan serta uraian kesesuaian dengan peningkatan keprofesiannya. Bagian Pendahuluan  Latar Belakang mengikuti pengembangan keprofesian berkelanjutan  Keterangan waktu pelaksanaan.Lampiran 3 Sistematika Pelaporan Pengembangan Diri  Judul  Lembar Pengesahan  Kata Pengantar  Daftar Isi A. penyelenggaraan kegiatan  Tujuan mengikuti pengembangan keprofesian berkelanjutan.  Dampak terhadap pengalaman pengembangan keprofesian berkelanjutan terhadap diri sendiri dalam peningkatan mutu pengembangan keprofesian berkelanjutan dan riwayatnya.  Tindak lanjut yang akan atau telah dilaksanakan berkaitan dengan pengembangan diri berdasarkan hasil dari pengembangan keprofesian berkelanjutan. 122 .

Tujuan  Bab II Landasan Teori/Tinjauan Pustaka  Bab III Metode Penelitian (bila melakukan penelitian)  Pembahasan  Kesimpulan dan saran  Lampiran-Lampiran Catatan : Sistematika tersebut merupakan alternatif yang dapat digunakan.Lampiran 4 Sistematika Penulisan Karya Tulis Ilmiah  Judul  Lembar Pengesahan  Kata Pengantar  Daftar Isi  Bab I Pendahuluan A. 123 . Penyesuaian dapat dibuat menurut jenis-jenis penelitian misalnya : penelitian pengembangan. observasi partisipatoris dan lain-lain yang dapat berbeda. penelitian tindakan. Latar Belakang dan Identifikasi Masalah B. Rumusan Masalah C.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful