PEDOMAN PELAKSANAAN PEMILIHAN GURU BERPRESTASI SD DAN SMP TAHUN 2011

DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN PENDIDIKAN DASAR DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL 2011

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR...............................................................................................................i DAFTAR ISI ...........................................................................................................................iii BAB I PENDAHULUAN.................................................................................................1 A. Latar Belakang .............................................................................................1 B. Landasan Hukum .........................................................................................1 C. Tujuan ..........................................................................................................2 D. Manfaat ........................................................................................................2 E. Hasil Yang Diharapkan.................................................................................2 PENGERTIAN, SIFAT, PESERTA, DAN PERSYARATAN PESERTA ...............3 A. Pengertian....................................................................................................3 B. Sifat..............................................................................................................4 C. Peserta.........................................................................................................4 D. Persyaratan Peserta ....................................................................................4 ORGANISASI PENYELENGGARAAN, SELEKSI PESERTA, PROSEDUR PENGUSULAN, PENETAPAN PERINGKAT DAN PENGHARGAAN, SERTA PEMBIAYAAN .......................................................................................7 A. Organisasi Penyelenggaraan ......................................................................7 B. Seleksi, Penetapan dan Pemberian Penghargaan ......................................10 C. Pembiayaan ................................................................................................12 ASPEK YANG DINILAI DAN PROSEDUR PENILAIAN .....................................14 A. Aspek Penilaian ..........................................................................................14 B. Prosedur Penilaian ......................................................................................18 C. Penentuan Skor Akhir ................................................................................. 73 PENUTUP ..........................................................................................................74

BAB II

BAB III

BAB IV

BAB V

LAMPIRAN-LAMPIRAN

iii

KATA PENGANTAR

Dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional disebutkan bahwa pendidikan nasional bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Selanjutnya, dalam Undag-Undang Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen dinyatakan bahwa guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Guru memegang peran utama dalam rangka implementasi fungsi dan upaya mencapai tujuan nasional. Untuk melaksanakan tugas utama, guru wajib memiliki kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi professional. Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pendidikan Nasional melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar telah memberikan perhatian yang sungguh-sungguh untuk memberdayakan guru, terutama guru berprestasi. Hal ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Pasal 36 ayat (1) yang menyatakan bahwa ”Guru yang berprestasi, berdedikasi luar biasa, dan/atau bertugas di daerah khusus berhak memperoleh penghargaan. Kemudian berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 Pasal 30 ayat (1) ditegaskan bahwa “Guru memiliki hak untuk mendapatkan penghargaan sesuai dengan prestasi kerja, dedikasi luar biasa, dan/atau bertugas di daerah khusus”. Pemilihan Guru Berprestasi Tahun 2011 merupakan salah satu implementasi Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008. Guru Berprestasi dapat menjadi guru model atau contoh bagi guru lainnya karena yang bersangkutan mempunyai prestasi yang luar biasa atau melebihi yang dicapai guru lain sehingga berdampak positif terhadap peningkatan mutu dan proses hasil pembelajaran menuju standar nasional pendidikan. Pedoman ini merupakan acuan bagi Pemerintah Daerah dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP), serta Panitia Daerah maupun Nasional dalam penyelenggaraan Pemilihan Guru Berprestasi tahun 2011, mulai dari tingkat satuan pendidikan sampai dengan tingkat nasional. i

D. Direktur Jenderal Pendidikan Dasar. NIP. Ph.Melalui pemilihan guru berprestasi diharapkan semua pemangku kepentingan akan meningkatkan komitmennya dalam pembinaan dan pengembangan profesionalisme guru untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu. Jakarta. Prof. Februari 2011 Plt. 195303021977031001 ii . Suyanto.

3. Landasan Hukum 1. 6. 4. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Sehubungan dngan itu. Secara umum. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Untuk melaksanakan tugasnya secara profesional. baik pada tataran nasional. mengajar. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. dan/atau bertugas di daerah khusus berhak memperoleh penghargaan”. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. khususnya pada aspek yang dinilai. dimulai dari tingkat satuan pendidikan. produktif. berdedikasi luar biasa. pemilihan guru berprestasi dilaksanakan secara bertingkat. mengarahkan. Pemerintah memberikan perhatian yang sungguh-sungguh untuk memberdayakan guru. loyalitas dan profesionalisme guru. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru. 5. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan. dan pendidikan menengah. Peningkatan kinerja tersebut dapat terlihat dari mutu lulusan satuan pendidikan sebagai SDM yang berkualitas. Pasal 36 ayat (1) mengamanatkan bahwa ”Guru yang berprestasi. keluarga. dan kompetitif. provinsi. dedikasi. regional. tetapi juga harus memiliki kepribadian yang kokoh sehingga dapat menjadi sosok panutan bagi siswa. kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi BAB I PENDAHULUAN A. yang diharapkan akan berpengaruh positif pada peningkatan kinerja. Latar belakang Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik. Selaras dengan kebijaksanaan pembangunan yang meletakkan pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai prioritas pembangunan nasional. Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi Tugas dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2010. 2. melatih. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 55 Tahun 2003 tentang Tanda Kehormatan Satyalancana Pendidikan. B. Era global menuntut SDM yang bermutu tinggi dan siap berkompetisi. membimbing. maka kedudukan dan peran guru semakin strategis untuk mempersiapkan SDM yang berkualitas dalam menghadapi era global. kecamatan. namun demikian. Undang-Undang No. dan tingkat nasional. pelaksanaan pemilihan guru berprestasi telah berlangsung dengan lancar. pendidikan dasar. guru tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis edukatif. 1 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 . terutama bagi guru-guru yang berprestasi. dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal. menilai. pelaksanaannya dirasakan masih belum optimum sehingga perlu dilakukan penyempurnaan. Secara teknis. Pemilihan guru berprestasi dimaksudkan antara lain untuk mendorong motivasi. maupun masyarakat. Tugas. 7. maupun internasional.

Termotivasinya guru untuk meningkatkan kinerja. Hasil yang Diharapkan 1. Terpilihnya guru berprestasi pada tingkat satuan pendidikan. Membangun komitmen mutu guru dalam kerangka peningkatan mutu pembelajaran menuju standar nasional pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi 8. disiplin. 2. mulia. Tujuan 1. Adanya peningkatan mutu guru untuk mencapai tujuan pendidikan nasional. serta terlindungi. Meningkatnya harkat. Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 0265/M/1977 tentang Hadian dan Piagam. Lencana dan Uang. 4. kabupaten/kota. Pendidikan. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2009 tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru dan Pengawas Satuan Pendidikan. Pengabdian dan Olahraga. 3. 10. 3. 4. dan bermartabat. D. dedikasi. Mengangkat guru sebagai profesi terhormat. Meningkatkan persaingan yang sehat melalui pemberian penghargaan di bidang pendidikan. 9. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 2 . E. 12. 11. citra. Terjalinnya interaksi antar peserta untuk saling tukar pengalaman dalam mendidik siswa. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 36 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan Nasional. 5. dan tingkat nasional. Terpupuknya rasa persatuan dan kesatuan bangsa melalui jalur pendidikan. Ilmu Pengetahuan. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 1975 tentang Hadiah Seni. Tersalurkannya kreativitas dan inovasi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. dan profesionalisme guru. 2. provinsi. 2. martabat. kecamatan. Manfaat 1. Meningkatkan motivasi dan profesionalisme guru dalam pelaksanaan tugas profesionalnya. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 84/P Tahun 2009 tentang Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu II. C. dan loyalitas demi kepentingan masa depan bangsa dan negara.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi BAB II PENGERTIAN. Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 3 . seni keramik. mengajar. Guru berprestasi adalah guru yang memiliki kinerja melampaui standar yang ditetapkan oleh satuan pendidikan. 8. seni grafis. DAN PERSYARATAN PESERTA A. seni tari. seni teater. 7. murah dan sederhana. dan secara langsung membimbing peserta didik hingga mencapai prestasi di bidang intrakurikuler dan/atau ekstrakurikuler. 2. Inovasi dalam pembelajaran atau bimbingan adalah serangkaian kegiatan pengembangan dan perbaikan pembelajaran yang mencakup antara lain penggunaan metode/cara/media/sumber yang inovatif dan melebihi standar kompetensi yang dipersyaratkan dalam proses pembelajaran atau bimbingan menjadi efektif dan efisien. 3. 9. membimbing. Karya sastra adalah suatu bentuk dan hasil pekerjaan seni kreatif yang objeknya adalah manusia dan kehidupannya dengan menggunakan bahasa sebagai mediumnya. pendidikan dasar. mengarahkan. seni patung. dan seni kriya. menilai. dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal. seni karawitan. dan karsa. kepribadian. 5. Prestasi olahraga adalah capaian atas keahlian atau keterampilan di bidang olahraga yang memberikan kebanggaan nasional atau memperlihatkan kemampuan untuk meningkatkan penghayatan dan prestasi olahraga dan memperlihatkan kemampuan untuk membangun salah satu sistem olahraga atau menciptakan model dan strategi pembelajaran atau pelatihan suatu cabang olahraga yang dapat meningkatkan prestasi anak didik/atlet. rasa. 6. seni musik. nasional dan/atau internasional. melatih. mencakup kompetensi pedagogik. seni pedalangan. antara lain berupa hasil seni lukis. dan pendidikan menengah. Karya seni adalah suatu proses kreatif dalam bidang kesenian yang dilandasi oleh pengamatan dan penghayatan dengan melibatkan cita. sosial. SIFAT. PESERTA. Teknologi tepat guna adalah teknologi yang menggunakan sumber daya yang ada untuk memecahkan masalah yang dihadapi/ada secara berdaya guna dan berhasil guna atau untuk pelaksanaan tugas sehari-hari menjadi lebih mudah. Penulisan buku/essay di bidang pendidikan adalah suatu karangan ilmiah di bidang pendidikan berdasarkan buah pemikiran/ulasan dari penulis. dan profesional serta menghasilkan karya kreatif dan inovatif yang diakui baik pada tingkat daerah. Pengertian 1. Jenis Karya/Prestasi adalah 4.

2. evaluasi hasil belajar. Objektif mengacu kepada proses penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkat. Guru unggul/mumpuni dilihat dari kompetensi pedagogik. B. Memiliki kualifikasi akademik minimal sarjana (S1) atau diploma empat (D-IV) b. a. kecamatan. Sifat 1. 1. Persyaratan Peserta Persyaratan peserta Pemilihan Guru Berprestasi mulai dari tingkat satuan pendidikan sampai dengan tingkat nasional terdiri dari persyaratan akademik dan persyaratan administratif sebagai berikut. provinsi. Guru sekolah menengah pertama/madrasah tsanawiyah. 2. 11. b. D. Pemilihan guru berprestasi bersifat kompetitif. dan profesional. 4 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 . yang selanjutnya disebut kelompok guru tingkat satuan pendidikan SMP/MTs. Peserta 1. berupa kepribadian yang mantap.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi 10. dilaksanakan secara impartial. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. dan hasil penilaian. baik di tingkat sekolah. proses. Kompetensi kepribadian tercermin dari kemampuan personal. tidak diskriminatif. dan berakhlak mulia. kabupaten/kota. stabil. Persyaratan Akademik a. Fortopolio adalah sekumpulan informasi pribadi yang merupakan catatan dan dokumentasi atas pencapaian prestasi seseorang dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya. sosial. Pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB) adalah pengembangan knompetensi guru yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan bertahap. dan berwibawa. dan memenuhi standar penilaian yang ditetapkan. c. Transparan mengacu kepada proses yang memberikan peluang kepada semua pemangku kepentingan untuk memperoleh akses informasi tentang penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkat. yang selanjutnya disebut kelompok guru tingkat satuan pendidikan SD/MI. berkelanjutan. menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat. kepribadian. C. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. 1. dewasa. Pemilihan guru berprestasi dilaksanakan secara objektif. arif. 2. untuk meningkatkan profesionalitasnya. Kompetensi pedagogik tercermin dari tingkat pemahaman terhadap peserta didik. dan akuntabel. setiap guru yang memenuhi persyaratan berhak mengikuti program ini. sebagai suatu sistem yang meliputi masukan. Guru sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah. Subkompetensi masing-masing kompetensi disajikan pada bagian penilaian. maupun tingkat nasional. baik secara akademik maupun administratif. Akuntabel merupakan proses penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkatan yang dapat dipertanggungjawabkan kepada semua pemangku kepentingan pendidikan. transparan.

Guru yang menghasilkan karya kreatif atau inovatif dalam pengembangan keprofesian berkelanjutan. pendidik. pengembangan diri melalui diklat fungsional/kegiatan kelompok kerja. e. h. buku pengayaan. Mempunyai masa kerja sekurang-kurangnya 8 (delapan) tahun sebagai guru secara terus-menerus sampai saat diajukan sebagai calon peserta. Guru yang menghasilkan karya kreatif atau inovatif antara lain melalui bimbingan langsung kepada peserta didik hingga mencapai prestasi di bidang intrakurikuler dan/atau ekstrakurikuler. 5 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 . c. Mempunyai beban kerja sekurang-kurangnya 24 jam tatap muka per minggu. d. 4. 6. 7. orangtua/wali peserta didik. g. Belum pernah dikenai hukuman disiplin atau tidak dalam proses pemeriksaan pelanggaran disiplin (surat keterangan dari kepala sekolah) dengan diketahui oleh kepala cabang dinas atau kepala dinas pendidikan kabupaten/kota. Melampirkan bukti prestasi yang dicapai ditulis dalam bentuk karya tulis/laporan yang disyahkan oleh kepala sekolah dan dilampirkan rekomendasi dari dewan guru atau komite sekolah bahwa guru yang bersangkutan adalah guru berprestasi melebihi guru lain. b. penciptaan karya seni. dan masyarakat sekitar. f. dan buku pedoman guru. karya atau prestasi di bidang olahraga. Aktif melaksanakan proses pembelajaran/bimbingan dan konseling. pembuatan/modifikasi alat pelajaran (peraga). 4. yang dibuktikan dengan SK CPNS atau SK Pengangkatan dari yayasan/pengelola bagi guru bukan PNS. dan guru SMP/MTs atau yang sederajat yang meraih Pemenang I di sekolah yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat kabupaten/kota. Guru SD/MI atau yang sederajat yang meraih Pemenang I di tingkat kecamatan. 2. antara lain melalui: 1. tenaga kependidikan. 5. Melampirkan bukti partisipasi dalam kemasyarakatan berupa surat keterangan atau bukti fisik lainnya yang disyahkan oleh kepala sekolah. Persyaratan Administratif a. Guru SD/MI atau yang sederajat yang meraih Pemenang I di sekolah yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat kecamatan. serta penguasaan terhadap struktur dan metodologi keilmuannya.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi 3. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. Guru yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) atau bukan PNS serta tidak sedang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam proses pengangkatan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam transisi alih tugas ke unit kerja lainnya. Kompetensi profesional tercermin dari tingkat penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. dan 8. c. pembaruan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan. i. d. 3. bagi: 1. Melampirkan portofolio (format terlampir). publikasi ilmiah atas hasil penelitian atau gagasan inovatif. Kompetensi sosial tercermin dari kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. 2. penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. penulisan buku teks pelajaran. 2. Melampirkan penilaian pelaksanaan pembelajaran dan kinerja guru yang dilakukan oleh kepala sekolah dan pengawas sekolah (format terlampir).

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 6 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi 3. 4. Guru SD/MI/SMP/MTs atau yang sederajat yang meraih Pemenang I di tingkat kabupaten/kota yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat provinsi. dan III tingkat provinsi dapat mengikuti program ini setelah 5 tahun. II. Guru-guru yang pernah meraih predikat guru berprestasi Peringkat I. II. dan III tingkat nasional tidak diperkenankan mengikuti program ini. k. Guru-guru yang pernah meraih predikat guru berprestasi Peringkat I. Guru SD/MI/SMP/MTs atau yang sederajat yang meraih Pemenang I di tingkat provinsi yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat nasional. j.

II. & III Satpen SD/SMP/Sederajat Juni 2011 Pemilihan Gupres Tingkat Kab/Kota   Seleksi Usulan Penetapan peringkat Bupati/ Walikota Peringkat I. Mekanisme dan Tahap Mekanisme penyelenggaraan program pemilihan guru berprestasi dilakukan secara berjenjang mulai Tingkat Satuan Pendidikan. guru. II. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 7 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi BAB III PENGELOLAAN GURU BERPRESTASI A. Peringkat I. pengawas sekolah. Adapun tugas dan kegiatan panitia penyelenggara untuk masing-masing tingkatan disajikan di bawah ini. Kepanitiaan dari unsur guru dipilih dari guru-guru yang terlibat aktif dalam kegiatan KKG/MGMP dan sejenisnya. & III Satpen SD/SMP/Sederajat Juli 2011 Pemilihan Gupres Tingkat Provinsi  Seleksi  Usulan penetapan peringkat Gubernur Peringkat I. dan komite sekolah dan/atau tokoh masyarakat/tokoh pendidikan setempat. Panitia Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Satuan Pendidikan dibentuk dengan surat Keputusan Kepala Sekolah yang keanggotaannya terdiri dari unsur-unsur kepala sekolah. Kabupaten/Kota. II. & III Satpen SD/SMP/Sederajat Mei 2011 Pemilihan Gupres Tingkat Kecamatan   Seleksi Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen SD Camat/ Kacabdin/ UPTD Kec. II. Kecamatan. Provinsi. & III SD April 2011 Pemilihan Gupres Tingkat Satpen   Seleksi Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen Kepala Sekolah Peringkat I. dan Nasional. & III Satpen SD Peringkat I. Panitia SK Penetapan Agustus 2011 Pemilihan Gupres Tingkat nasional  Seleksi  Usulan penetapan peringkat Mendiknas dan Menag Peringkat I. Satpen SMP/Sederajat Gambar 1: Mekanisme Penyelenggaraan 1. seperti tersaji pada Gambar 1. II. Tingkat Satuan Pendidikan a.

II. 2. kantor depag kabupaten/kota. Kepanitiaan dari unsur guru diharapkan yang terlibat aktif dalam kegiatan KKG dan sejenisnya. 3. dewan pendidikan. dan III tingkat kecamatan untuk kelompok SD. Tugas Panitia di Tingkat Kecamatan 1) Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat satuan pendidikan. tokoh masyarakat/tokoh pendidikan dan organisasi/asosiasi profesi guru. b. dan guru berprestasi Peringkat I tingkat satuan pendidikan SMP/MTs dan yang sederajat sebagai peserta guru berprestasi tingkat kabupaten/kota. penilaian unjuk kerja. dan organisasi/asosiasi profesi guru. sebagai peserta guru berprestasi tingkat kecamatan. b. pengawas sekolah. 2) Menseleksi peserta pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan didasarkan pada kompetensi dan prestasi yang dicapai melalui wawancara. dan kepada panitia pemilihan guru berprestasi tingkat kabupaten/kota untuk tingkat satuan pendidikan SMP/MTs dengan tembusan instansi terkait. 5) Menyampaikan laporan pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan dengan melampirkan berita acara penilaian kepada Panitia Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Kabupaten/Kota dengan tembusan kepada instansi terkait. 4) Menyampaikan laporan pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat satuan pendidikan kepada panitia pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan untuk tingkat satuan pendidikan SD/MI. pengawas sekolah. Tingkat Kabupaten/Kota a. 4) Mengirimkan Guru Berprestasi Peringkat I Tingkat Kecamatan tingkat SD sebagai peserta pemilihan guru berprestasi tingkat kabupaten/kota. guru. dan penilaian portofolio. Tingkat Kecamatan a. guru. tokoh masyarakat/tokoh pendidikan. Tugas Panitia 1) Menseleksi guru yang memenuhi kriteria dan persyaratan. 3) Menetapkan guru berprestasi Peringkat I. kantor urusan agama. kepala sekolah. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 8 . 2) Menetapkan guru berprestasi peringkat I tingkat satuan pendidikan. Panitia Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Kecamatan dibentuk dengan Keputusan Camat yang keanggotaannya terdiri dari unsur-unsur kantor cabang dinas pendidikan kecamatan atau sejenisnya. Panitia Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Kabupaten/Kota dibentuk dengan Surat Keputusan Bupati/Walikota yang keanggotaannya terdiri dari unsur-unsur kantor dinas pendidikan kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi b. Tugas Panitia 1) Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan. 3) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I tingkat satuan pendidikan SD/MI dan yang sederajat.

4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I tingkat kabupaten/kota untuk semua satuan pendidikan sebagai peserta pemilihan guru berprestasi tingkat provinsi 5) Menyampaikan laporan pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat kab/kota dengan melampirkan berita acara penilaian kepada Panitia Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Provinsi dengan tembusan kepada instansi terkait. pengawas sekolah. Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP). Senayan. Tugas Panitia 1) Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat kabupaten/kota. yang keanggotaannya terdiri dari unsur-unsur kantor dinas pendidikan provinsi. Panitia pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional dibentuk dengan surat Keputusan Bersama Menteri Pendidikan Nasional dan Menteri Agama dengan melibatkan unsurunsur Kementerian Pendidikan Nasional. penilaian unjuk kerja. dan SMP/MTs . Panitia Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Provinsi dibentuk dengan surat keputusan Gubernur. wawancara. Tingkat Nasional a. dan SMP. Tingkat Provinsi a. Kepala Subdit Pendidik dan Tenaga Kependidikan SD/SMP Gedung E Lt.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi 2) Menseleksi peserta pemilihan guru berprestasi tingkat kabupaten/kota didasarkan pada kompetensi dan prestasi yang dicapai melalui tes tertulis. penilaian unjuk kerja. II. dan SMP/MTs sebagai peserta pemilihan guru berprestasi tingkat nasional. perguruan tinggi. dan penilaian portofolio. dan III tingkat provinsi untuk satuan pendidikan SD. kantor wilayah depag provinsi. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 9 . 3) Menetapkan guru berprestasi peringkat I. wawancara. tokoh masyarakat/tokoh pendidikan. Kementerian Agama. 5) Menyampaikan laporan pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat provinsi dengan melampirkan berita acara penilaian termasuk data penilaian portofolio kepada Panitia Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional dengan alamat : Direktur Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar. dan penilaian portofolio. Jalan Jenderal Sudirman Pintu 1. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. dan organisasi/asosiasi profesi guru. 14 Kementerian Pendidikan Nasional. guru senior. perguruan tinggi. tokoh masyarakat/tokoh pendidikan. dan organisasi/asosiasi profesi guru. dan III tingkat kabupaten/kota untuk satuan pendidikan SD/MI. 4. Up. II. 2) Menseleksi peserta pemilihan guru berprestasi tingkat provinsi didasarkan pada kompetensi dan prestasi yang dicapai melalui tes tertulis. Jakarta. b. 3) Menetapkan guru berprestasi peringkat I. Telepon (021) 57900841 5. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I tingkat provinsi satuan pendidikan SD/MI.

penilaian unjuk kerja. baik SD/MI. B. II. c. dan mengusulkan kepada camat untuk ditetapkan sebagai peringkat I. dan SMP/MTs ditetapkan dengan surat Keputusan Kepala Sekolah. Tugas Panitia 1) Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan pemilihan guru berprestasi di tingkat provinsi. disertai dengan berita acara penilaian dan dokumen portofolio peringkat I kepada panitia tingkat kabupaten/kota untuk mengikuti pemilihan guru berprestasi tingkat kabupaten/kota. dan mengusulkan peringkat I. dan III. II. II. 2) Kepala SMP mengirimkan nama guru berprestasi dan peringkatnya. Melaksanakan pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan untuk kelompok guru. b. maupun SMP/MTs. wawancara. II. 4) Mengkoordinasikan peserta pemilihan guru berprestasi tingkat nasional untuk mengikuti acara kenegaraan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia. Penetapan dan Pemberian Penghargaan 1. Guru berprestasi peringkat I. e. b. II. III tingkat satuan pendidikan untuk kelompok guru SD/MI. Guru berprestasi peringkat I. 5) Melaporkan pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat nasional kepada Menteri Pendidikan Nasional dan Menteri Agama. Melaksanakan pemilihan guru berprestasi tingkat satuan pendidikan masing-masing untuk guru SD dan guru SMP yang diikuti oleh seluruh guru yang memenuhi kriteria dan persyaratan. diberi piagam penghargaan yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah. dan/atau penilaian portofolio. 2) Menseleksi peserta pemilihan guru berprestasi tingkat nasional didasarkan pada kompetensi dan prestasi yang dicapai melalui tes tertulis. Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada Peringatan Puncak Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2011. 3) Menetapkan guru berprestasi peringkat I. dan III tingkat nasional untuk semua kelompok. Panitia tingkat satuan pendidikan. 1) Kepala SD mengirimkan nama dan peringkat disertai dengan berita acara penilaian dan dokumen portofolio peringkat I kepada panitia tingkat kecamatan untuk mengikuti pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan. Seleksi. 10 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi b. Panitia tingkat kecamatan melakukan seleksi untuk menentukan guru berprestasi tingkat kecamatan. mengadakan seleksi di sekolah masing-masing untuk menentukan guru berprestasi tingkat satuan pendidikan. III kelompok tingkat satuan pendidikan SD/MI. Tingkat Kecamatan a. dan SMP/MTs. Kegiatan dilaksanakan pada bulan April 2011. 2. d. dan III tingkat satuan pendidikan kepada kepala sekolah untuk ditetapkan. yaitu guru berprestasi peringkat I kelompok guru SD/MI yaitu guru berprestasi peringkat I SD/MI/SDLB. Tingkat Satuan Pendidikan a.

Guru berprestasi peringkat I. Kegiatan dilaksanakan sekitar pertengahan bulan Juni 2011. c. Guru berprestasi peringkat I. Kegiatan dilaksanakan pada pertengahan bulan Mei 2011. II. III tingkat kabupaten/kota untuk kelompok SD. d. Kegiatan dilaksanakan pada minggu pertama bulan Juli 2011. c. e. III kelompok SD diberi piagam penghargaan dan hadiah dari camat. II dan III tingkat kecamatan untuk kelompok SD/MI/SDLB ditetapkan dengan surat Keputusan Camat. Guru berprestasi peringkat I. e. Panitia/kepala dinas pendidikan provinsi mengirimkan keputusan penetapan peringkat disertai dengan berita acara penilaian dan dokumen portofolio peringkat I kepada panitia tingkat nasional untuk mengikuti pemilihan guru berprestasi tingkat nasional. d. Panitia tingkat provinsi melakukan seleksi untuk menentukan guru berprestasi tingkat provinsi. f. dan SMP). b. kelompok guru SMP yaitu guru berprestasi peringkat I SMP/MTs/SLTPLB. 4. dan mengusulkan peringkat I. dan SMP diberi piagam penghargaan dan hadiah dari bupati/walikota. Panitia/kepala dinas pendidikan kabupaten/kota mengirimkan keputusan penetapan Peringkat disertai dengan berita acara penilaian dan dokumen portofolio peringkat I kepada panitia tingkat provinsi untuk mengikuti pemilihan guru berprestasi tingkat provinsi. II. Tingkat Provinsi a. Panitia/Kepala Cabang Dinas Pendidikan mengirimkan keputusan penetapan peringkat disertai dengan berita acara penilaian dan dokumen portofolio peringkat I kepada panitia tingkat kabupaten/kota untuk mengikuti pemilihan guru berprestasi tingkat kabupaten/kota. b. II. dan III semua kelompok SD dan SMP tingkat provinsi ditetapkan dengan surat keputusan gubernur. Guru berprestasi peringkat I. II. f. II. 3. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 11 . dan III kepada bupati/walikota untuk ditetapkan dengan keputusan bupati/walikota. e. Melaksanakan pemilihan guru berprestasi peringkat I tingkat kabupaten/kota untuk semua kelompok guru (SD.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi c. Melaksanakan pemilihan guru berprestasi kelompok guru SD yaitu guru berprestasi peringkat I SD/MI/SDLB Tingkat Kecamatan. Panitia tingkat kabupaten/kota melakukan seleksi untuk menentukan guru berprestasi tingkat kabupaten/kota. Guru berprestasi peringkat I. Tingkat Kabupaten/Kota a. d. dan III. dan mengusulkan kepada gubernur untuk ditetapkan sebagai peringkat I. II dan III semua kelompok tingkat SD dan SMP tingkat provinsi diberikan piagam penghargaan yang ditandatangani oleh gubernur.

4. dan tingkat nasional. kecamatan. Biaya pemilihan guru berprestasi tingkat satuan pendidikan (SD. Pembiayaan 1. SMP. Tingkat Nasional a. Merujuk pada penjelasan di atas. d. dinas pendidikan provinsi. kantor wilayah kementerian 12 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 . dan III untuk semua kelompok kepada Menteri Pendidikan Nasional dan Menteri Agama untuk ditetapkan. e. dan sumbangan pihak lain/sponsor yang tidak mengikat. Kegiatan dilaksanakan pada minggu kedua dan ketiga bulan Agustus 2011. Pertengahan bulan Mei 2011. dan kantor kementerian agama kabupaten/kota. TINGKAT Satuan Pendidikan WAKTU 1. berikut ini disajikan rangkuman jadwal kegiatan pemilihan guru berprestasi. kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi 5. dan III tingkat nasional untuk semua kelompok pendidikan ditetapkan dengan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional dan Menteri Agama. dan mengusulkan peringkat I. Melaksanakan pemilihan guru berprestasi peringkat I tingkat provinsi untuk semua kelompok guru SD dan SMP. mulai dari tingkat satuan pendidikan. b. 2. Guru berprestasi peringkat I. seperti disajikan di bawah ini. Biaya pemilihan guru berprestasi di tingkat kecamatan dibebankan pada anggaran yang relevan pada pemerintah kecamatan/kantor dinas pendidikan kecamatan dan kantor urusan agama kecamatan. diharapkan masing-masing tingkatan melaksanakan kegiatan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. II dan III tingkat nasional untuk semua kelompok satuan pendidikan diberi piagam penghargaan dan hadiah dari Menteri Pendidikan Nasional. 2. provinsi. II. Pertengahan bulan Juni 2011. Oleh karena kegiatan ini dilaksanakan secara bertingkat. Biaya pemilihan guru berprestasi di tingkat provinsi dibebankan pada anggaran yang relevan pada pemerintah provinsi. Biaya pemilihan guru berprestasi di tingkat kabupaten/kota dibebankan pada anggaran yang relevan pada pemerintah kabupaten/kota. Pemilihan guru berprestasi pada bulan April 2011. II. Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada Peringatan Puncak Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2011. c. serta sumbangan pihak lain/sponsor yang tidak mengikat. Minggu pertama dan kedua bulan Juli 2011 Minggu kedua dan ketiga bulan Agustus 2011. dan yang sederajat) dibebankan pada anggaran yang relevan pada penyelenggara atau satuan pendidikan yang bersangkutan. serta sumbangan pihak lain/sponsor yang tidak mengikat. 3. Panitia tingkat nasional melakukan seleksi untuk menentukan guru berprestasi tingkat nasional. Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi Nasional C. Guru berprestasi peringkat I. dinas pendidikan kabupaten/kota.

Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 13 . 5. dan sumbangan pihak lain/sponsor yang tidak mengikat. dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) di provinsi. Biaya pemilihan guru berprestasi di tingkat pusat dibebankan pada anggaran yang relevan pada Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar. Kementerian Pendidikan Nasional.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi agama provinsi. dan sumbangan pihak lain/sponsor yang tidak mengikat.

4) subkompetensi merancang dan melaksanakan evaluasi pembelajaran memiliki indikator esensial: (a) merancang dan melaksanakan evaluasi (assessment) proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan berbagai metode. 2) subkompetensi merancang pembelajaran. kepribadian. evaluasi hasil belajar. dan profesional. 3) subkompetensi melaksanakan pembelajaran memiliki indikator esensial: (a) menata latar (setting) pembelajaran. Subkompetensi ini memiliki indikator esensial: (a) memahami landasan kependidikan. termasuk memahami landasan pendidikan untuk kepentingan pembelajaran. dan materi ajar. (c) menentukan strategi pembelajaran berdasarkan karakteristik peserta didik. dan (b) memfasilitasi peserta didik untuk mengembangkan berbagai potensi nonakademik. 14 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 . Kompetensi Pedagogik Kompetensi pedagogik meliputi pemahaman terhadap peserta didik. dan (b) melaksanakan pembelajaran yang kondusif. 5) subkompetensi mengembangkan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensinya. dan (c) memanfaatkan hasil penilaian pembelajaran untuk perbaikan kualitas program pembelajaran secara umum. (b) memahami peserta didik dengan memanfaatkan prinsipprinsip kepribadian. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. Subkompetensi ini meliputi: 1) subkompetensi memahami peserta didik secara mendalam memiliki indikator esensial: (a) memahami peserta didik dengan memanfaatkan prinsip-prinsip perkembangan kognitif. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. serta (d) menyusun rancangan pembelajaran berdasarkan strategi yang dipilih. Kinerja Guru (menggunakan format lampiran 2) a. dan (c) mengidentifikasi bekal-ajar awal peserta didik. dan (4) pengembangan diri. Aspek Yang Dinilai Aspek yang dinilai dalam pemillihan guru berprestasi yaitu kinerja guru yang mencakup: (1) kompetensi pedagogik. (b) menerapkan teori belajar dan pembelajaran. 1. memiliki indikator esensial: (a) memfasilitasi peserta didik untuk pengembangan berbagai potensi akademik. sosial. (2) hasil karya kreatif atau inovatif. (3) pembimbingan peserta didik.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi BAB IV PENILAIAN A. (b) menganalisis hasil evaluasi proses dan hasil belajar untuk menentukan tingkat ketuntasan belajar (mastery learning). kompetensi yang ingin dicapai.

serta penguasaan terhadap stuktur dan metodologi keilmuannya. Subkompetensi ini meliputi: Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 15 . dan berakhlak mulia. menjadi teladan bagi peserta didik. c. suka menolong). dan memiliki perilaku yang diteladani peserta didik. Subkompetensi ini meliputi: 1) subkompetensi kepribadian yang mantap dan stabil memiliki indikator esensial: (a) bertindak sesuai dengan norma hukum. ikhlas. sekolah. 3) mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan orang tua/wali peserta didik dan masyarakat sekitar. 3) subkompetensi kepribadian yang arif memiliki indikator esensial: menampilkan tindakan yang didasarkan pada kemanfaatan peserta didik. Kompetensi Profesional Kompetensi profesional merupakan penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. bangga sebagai guru. Kompetensi Sosial Kompetensi sosial merupakan kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. (b) bertindak sesuai dengan norma sosial. orangtua/wali peserta didik. 5) subkompetensi akhlak mulia dan dapat menjadi teladan memiliki indikator esensial: bertindak sesuai dengan norma religius (iman dan taqwa. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. dan masyarakat sekitar. sesama pendidik. jujur. 2) mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan sesama pendidik dan tenaga kependidikan. 2) subkompetensi kepribadian yang dewasa memiliki indikator esensial: menampilkan kemandirian dalam bertindak sebagai pendidik dan memiliki etos kerja sebagai guru. dan (c) memiliki konsistensi dalam bertindak sesuai dengan norma. dan masyarakat serta menunjukkan keterbukaan dalam berpikir dan bertindak. 4) subkompetensi kepribadian yang berwibawa memiliki indikator esensial: memiliki perilaku yang berpengaruh positif terhadap peserta didik dan memiliki perilaku yang disegani. arif. stabil. Subkompetensi ini memiliki indikator esensial: berkomunikasi secara efektif dengan peserta didik. Kompetensi Kepribadian Kompetensi kepribadian merupakan kemampuan personal yang mencerminkan kepribadian yang mantap. dan berwibawa. Subkompetensi ini meliputi: 1) mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. d. tenaga kependidikan. dewasa.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi b.

penciptaan karya seni. c. intrakurikuler b. Kegiatan tersebut dilakukan melalui pendidikan dan latihan fungsional/dan ata melalui kegiatan kolektif guru. pembaruan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan. penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. (c) memahami hubungan konsep antarmata pelajaran terkait. dan (d) menerapkan konsep-konsep keilmuan dalam kehidupan sehari-hari.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi 1) subkompetensi menguasai substansi keilmuan yang terkait dengan bidang studi memiliki indikator esensial: (a) memahami materi ajar yang ada dalam kurikulum sekolah. 2. 2) subkompetensi menguasai struktur dan metode keilmuan memiliki indikator esensial menguasai langkah-langkah penelitian dan kajian kritis untuk memperdalam pengetahuan/materi bidang studi. (b) memahami struktur. penulisan buku fiksi/nonfiksi di bidang pendidikan atau sastra Indonesia dan sastra daerah. atau e. d. konsep dan metode keilmuan yang menaungi atau koheren dengan materi ajar. ekstrakurikuler 4. bidang olahraga 3. Pembimbingan peserta didik a. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 16 . b. Hasil karya kreatif atau inovatif melalui: a. Pengembangan Diri Kegiatan pengembangan diri adalah kegiatan yang dilakukan guru untuk meningkatkan kompetensi dan keprofesiannya.

UK = Unjuk kerja 3. ASPEK PROFESIONAL TINGKAT 1. OB = Observasi Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa di setiap tingkat pemilihan guru berprestasi (sekolah. 5. Sekolah Kecamatan Kabupaten/Kota Propinsi Nasional        TT UK WW P F TT                  KOMPETENSI PEDAGOGIK UK WW PF                         KEPRIBADIAN TT WW OB         TT SOSIAL  KARYA KREATIF/INOVATIF HASIL PEMBIMBINGAN WW OB OB UK WW PF OB UK WW PF                       Keterangan: 1. 4. 3. kecamatan. Begitu pula halnya dengan penilai serta cara atau alat penilaian yang digunakan. TT = Tes tertulis 2. 2. PF = Portofolio (10 tahun terakhir) 5. propinsi dan nasional) mencakup semua faktor. kabupaten/kota. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 17 . WW= Wawancara 4. namun aspek yang dinilai tidak selalu sama.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Matrik Penilaian NO.

unjuk kerja/wawancara. sosial. Penilaian di tingkat satuan pendidikan dilakukan untuk menentkan dan mengusulkan guru berprestasi ke kecamatan (bagi guru SD/MI dan yang sederajat) dan ke kabupaten (untuk guru SMP/MTs dan yang sederajat). dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui tes tertulis. dan bukti fisik/surat keterangan partisipasi dalam kemasyarakatan. 3. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. sosial. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. dan bukti fisik/surat keterangan partisipasi dalam kemasyarakatan. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. dan SMP/MTs. dan SMP/MTs) aspek-aspek yang dinilai pada tingkat nasional meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. Hasil karya yang diajukan di tingkat kecamatan harus disahkan kepala sekolah dan direkomendasikan oleh BP3/Komite sekolah. Peserta tingkat propinsi ini adalah guru berprestasi peringkat I tingkat kabupaten/kota untuk semua kelompok SD/MI. teman sejawat. wawancara. tahap pertama adalah penilaian terhadap karya tulis tersebut dan tahap kedua adalah penilaian terhadap presentasi karya tulis. sosial. Guru yang mengikuti pemilihan di tingkat kecamatan adalah guru SD/MI dan yang sederajat yang lulus dalam penilaian di tingkat sekolah (Guru Berprestasi Peringkat I Tingkat Satuan Pendidikan). 4. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui wawancara. 2. sosial. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. Hasil pelaksanaan tugas yang diajukan adalah hasil karya tulis yang diuji di tingkat kecamatan dan disahkan oleh kepala sekolah dan panitia pemilihan guru berprestasi di tingkat kecamatan. kepribadian. dan portofolio). dan portofolio). kepribadian. kepribadian. Aspek yang dinilai di tingkat Kabupaten/Kota meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. 5. observasi. observasi. dan portofolio). dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (wawancara. dan portofolio). 2. Hasil karya yang diajukan adalah hasil karya yang diajukan di tingkat sebelumnya (tingkat propinsi) dan disahkan oleh panitia pemilihan. 18 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 . dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui tes tertulis. Selain itu juga dilakukan penilaian visi dan misi guru terhadap peningkatan mutu pendidikan. Guru yang mengikuti pemilihan di tingkat kabupaten/kota adalah guru berprestasi peringkat I SD/MI dan yang sederajat tingkat kecamatan dan guru SMP/MTs yang lulus dalam penilaian di tingkat satuan pendidikan. dan profesional. dan profesional. Prosedur Penilaian 1. dan profesional. Penilaian karya tulis melalui dua tahap. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. dan 4. Aspek yang dinilai di tingkat kecamatan meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. Guru yang diusulkan oleh sekolah adalah guru yang memenuhi persyaratan administrasi dan lolos dalam penilaian awal. dan profesional. pengawas sekolah dan siswa meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. Peserta tingkat nasional adalah guru berprestasi peringkat I tingkat propinsi semua kelompok guru SD/MI. Bukti fisik kompetensi guru antara lain adalah karya tulis berisi tentang prestasi yang dicapai guru yang bersangkutan. wawancara. kepribadian. dan portofolio).Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi B. 3. Hasil karya yang diajukan harus hasil karya yang diajukan di tingkat sebelumnya (tingkat kabupaten/kota) dan disahkan oleh panitia pemilihan. Kerangka acuan penilaian dalam pemilihan guru berprestasi disajikan pada Tabel 1. sosial. dan profesional. kepribadian. Aspek yang dinilai di tingkat propinsi meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui unjuk kerja. Pada penilaian awal guru dinilai oleh Tim Penilai Tingkat Satuan Pendidikan yang terdiri dari kepala sekolah.

diampu. Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. kultural. intelektual. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional 1. spiritual. Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. sosial-emosional. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Wawancara. Tes Tertulis. Wawancara. panitia kecamatan. Wawancara Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. panitia provinsi. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.1 Menjelaskan karakteristik peserta didik yang berkaitan dengan aspek fisik. Tes Tertulis. moral. dan latar belakang sosialbudaya.2 Tes Tertulis. spiritual. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. SUBKOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI Kompetensi Pedagogik 1. Pedoman Wawancara. Mengidentifikasi potensi peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu.4 Mengidentifikasi kesulitan belajar peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. didik dalam mata pelajaran yang Observasi/Unjuk Kerja. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tabel 1 Matrik Penilaian Kinerja Guru (SD. Pedoman Observasi. Observasi/Unjuk Kerja. Observasi/Unjuk Kerja. atau Format Penilaian Portofolio 1. panitia kabupaten/kota. moral. atau Format Penilaian Portofolio 1. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 19 . Pedoman Wawancara panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. emosional. 1. panitia kabupaten/kota. SMP) NO. Pedoman Wawancara.3 Mengidentifikasi bekal-ajar awal peserta Tes Tertulis. panitia kecamatan. dan intelektual. sosial.

panitia provinsi. Pedoman Wawancara panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu. 2. panitia kabupaten/kota. Pedoman Wawancara. Wawancara prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik terkait dengan mata pelajaran yang diampu. Menerapkan pendekatan pembelajaran tematis khususnya dikelas-kelas awal SD/MI (khusus SD/MI) Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Menjelaskan berbagai teori belajar dan Tes Tertulis. Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja Naskah Tes Tertulis.2 Menentukan tujuan pembelajaran yang Tes Tertulis.1 Menjelaskan prinsip-prinsip pengembangan kurikulum.2 Menerapkan berbagai pendekatan. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. diampu. Observasi/Unjuk Kerja. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. strategi. dan teknik pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam mata pelajaran yang diampu. panitia kecamatan. panitia kecamatan. 2. panitia kabupaten/kota. Wawancara Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. 3. panitia kabupaten/kota. Pedoman Wawancara. metode.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kabupaten/kota.3 3. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Wawancara. panitia provinsi. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. panitia provinsi.1 INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. 2. panitia provinsi. Pedoman Observasi 2. 3. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 20 . SUBKOMPETENSI Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik.

panitia kabupaten/kota. Observasi/Unjuk Kerja.3 INDIKATOR Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu. Wawancara. 4. panitia kecamatan. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kabupaten/kota. Observasi/Unjuk Kerja. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio 3. atau Format Penilaian Portofolio 4. Wawancara. Pedoman Wawancara. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. Observasi/Unjuk Kerja. SUBKOMPETENSI 3. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kecamatan. Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara.4 Memilih materi pembelajaran yang diampu yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran. benar sesuai dengan pendekatan yang Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. Pedoman Wawancara Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 21 . Tes Tertulis. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi.6 Mengembangkan indikator dan instrumen penilaian. Pedoman Observasi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Wawancara. atau panitia tingkat nasional 3. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 3.1 Menjelaskan prinsip-prinsip perancangan pembelajaran yang mendidik. Wawancara Naskah Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.5 Menata materi pembelajaran secara Tes Tertulis. dipilih dan karakteristik peserta didik. panitia provinsi. Pedoman Observasi.

atau Format Penilaian Portofolio 4. baik untuk kegiatan di dalam kelas. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Observasi/Unjuk Kerja Naskah Tes Tertulis. rancangan pembelajaran. sumber belajar yang relevan dengan Observasi/Unjuk Kerja karakteristik peserta didik dan mata pelajaran yang diampu untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kecamatan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kecamatan. Observasi/Unjuk Kerja. Tes Tertulis. Pedoman Observasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 22 . Wawancara. Mengambil keputusan transaksional dalam pembelajaran yang diampu sesuai dengan situasi yang berkembang. Wawancara. panitia kecamatan.2 INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. panitia provinsi. laboratorium. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Portofolio 4. Tes Tertulis.5 Menggunakan media pembelajaran dan Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Wawancara. panitia kabupaten/kota. atau Format Penilaian Portofolio 4. di laboratorium. panitia kabupaten/kota. Pedoman Wawancara. mendidik di kelas. dan Observasi/Unjuk Kerja.4 Melaksanakan pembelajaran yang Tes Tertulis. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Mengembangkan komponen-komponen Tes Tertulis. Wawancara.3 Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap. Wawancara. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi 4. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. maupun lapangan. panitia provinsi. panitia provinsi.6 Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. SUBKOMPETENSI 4. di lapangan dengan memperhatikan atau Portofolio standar keamanan yang dipersyaratkan. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.

Wawancara. panitia kecamatan. didik mencapai prestasi secara optimal. Observasi/Unjuk Kerja. empatik. pembelajaran untuk mendorong peserta Observasi/Unjuk Kerja. 7. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. SUBKOMPETENSI Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran. panitia provinsi. panitia provinsi. tulisan. Pedoman Observasi. secara lisan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. termasuk kreativitasnya. Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki. Observasi/Unjuk Kerja. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia provinsi. 6. dan/atau bentuk lain. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kota.2 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengaktualisasikan potensi peserta didik. Pedoman Wawancara. Wawancara. dan santun dengan peserta didik. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio 6. Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. 5.1 Menggunakan berbagai strategi berkomunikasi yang efektif. dan santun. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 23 . Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. empatik. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. 5. atau panitia tingkat nasional 6. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota.1 INDIKATOR Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran yang diampu. Pedoman Observasi. Berkomunikasi secara efektif.1 Menyediakan berbagai kegiatan Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja. atau Format Penilaian Portofolio 7. panitia kecamatan.

panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. atau Portofolio 8.3 Tes Tertulis. dan (d) reaksi guru terhadap respons peserta didik. Observasi/Unjuk Kerja. Wawancara. Pedoman Observasi. Tes Tertulis. 8. Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. panitia provinsi. dengan bahasa yang khas dalam atau Portofolio interaksi kegiatan/permainan yang mendidik yang terbangun secara siklikal dari (a) penyiapan kondisi psikologis peserta didik untuk ambil bagian dalam permainan melalui bujukan dan contoh. Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara.2 Menentukan aspek-aspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio 8. Menerapkan prinsip-prinsip penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. atau Format Penilaian Portofolio panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional 8. panitia kabupaten/kota.2 INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Observasi/Unjuk Kerja. SUBKOMPETENSI 7. Wawancara. Menentukan prosedur penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. empatik. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional Berkomunikasi secara efektif. Wawancara. (c) respons peserta didik terhadap ajakan guru. (b) ajakan kepada peserta didik untuk ambil bagian. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 24 .1 Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan seterusnya. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. dan santun dengan peserta didik Observasi/Unjuk Kerja. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.

atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 8. Wawancara. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 25 .6 Menganalisis hasil penilaian proses dan Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Observasi/Unjuk Kerja. hasil belajar untuk berbagai tujuan. Wawancara.1 Menggunakan informasi hasil penilaian Tes Tertulis. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. atau Format Penilaian Portofolio 8. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Wawancara. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. atau Format Penilaian Portofolio 9. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Wawancara. SUBKOMPETENSI 8. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. Observasi/Unjuk Kerja.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Unjuk Kerja. panitia provinsi. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. 9.5 Mengadministrasikan penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan mengunakan berbagai instrumen. panitia kabupaten/kota. Observasi/Unjuk Kerja.7 Melakukan evaluasi proses dan hasil belajar. dan evaluasi untuk menentukan atau Portofolio ketuntasan belajar Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 8. panitia provinsi.4 INDIKATOR Mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. Pedoman Observasi. Tes Tertulis. Pedoman Observasi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Wawancara. Pedoman Wawancara.

atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 26 . Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Portofolio Pedoman Wawancara.2 Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. atau Format Penilaian Portofolio 10.2 INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota.4 Memanfaatkan informasi hasil penilaian Wawancara. pembelajaran yang telah dilaksanakan. panitia provinsi. Portofolio dan evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Format Penilaian Portofolio 10. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran. atau panitia tingkat nasional Menggunakan informasi hasil penilaian Wawancara. panitia kecamatan. SUBKOMPETENSI 9. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia kecamatan. Portofolio evaluasi kepada pemangku kepentingan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. 9. panitia kecamatan. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kabupaten/kota.3 Mengkomunikasikan hasil penilaian dan Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. 10. panitia kabupaten/kota. atau Portofolio Pedoman Wawancara.1 Melakukan refleksi terhadap Wawancara. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio 9. Pedoman Observasi. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.

1 Menghargai peserta didik tanpa membedakan keyakinan yang dianut. adat-istiadat. atau panitia tingkat nasional Kompetensi Kepribadian 11. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. dan gender. berakhlak mulia. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Wawancara. Wawancara. Wawancara. panitia kabupaten/kota. hukum.3 INDIKATOR Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. tegas. Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur. dan kebudayaan nasional Indonesia. Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Observasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 27 . dan kebudayaan nasional Indonesia yang beragam. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. SUBKOMPETENSI 10. hukum dan sosial yang berlaku dalam masyarakat. Bertindak sesuai dengan norma agama. Observasi/Unjuk Kerja Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota.2 Bersikap sesuai dengan norma agama yang dianut. sosial. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. METODE PENILAIAN Wawancara. 11. Pedoman Observasi 12. Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. suku. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. dan manusiawi. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Pedoman Observasi 11. panitia kecamatan.1 Berperilaku jujur. panitia provinsi. 12. daerah asal. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara.

panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Wawancara. arif. SUBKOMPETENSI 12.3 Berperilaku yang dapat diteladan oleh peserta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya. Observasi/Unjuk Kerja Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. dewasa.1 Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap dan stabil.2 Menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. stabil. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. dan berwibawa.1 Menunjukkan etos kerja dan tanggung jawab yang tinggi Wawancara. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. arif.2 INDIKATOR Berperilaku yang mencerminkan ketakwaan dan akhlak mulia. Wawancara. panitia kecamatan. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi 14. Pedoman Observasi 13. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. Wawancara. Pedoman Observasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 28 . panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. rasa bangga menjadi guru. 13. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Pedoman Observasi PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. Observasi/Unjuk Kerja ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 12. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Pedoman Observasi 13. panitia kecamatan. tanggung jawab yang tinggi. panitia provinsi. dan berwibawa. dan rasa percaya diri. Wawancara. 14. Menunjukkan etos kerja. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara.

14. Wawancara. Wawancara. Wawancara Naskah Tes Tertulis.3 Berperilaku sesuai dengan kode etik profesi guru. Pedoman Observasi PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan.2 INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. panitia provinsi. Pedoman Observasi 15. Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 29 . Wawancara. atau panitia tingkat nasional Bangga menjadi guru dan percaya pada Wawancara. Pedoman Observasi 15. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota.2 Menerapkan kode etik profesi guru. 15.1 Memahami kode etik profesi guru. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Observasi/Unjuk Kerja diri sendiri. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Menjunjung tinggi kode etik profesi guru. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara 15.3 Bekerja mandiri secara profesional. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. SUBKOMPETENSI 14. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi.

1 Pedoman Wawancara. serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin. empatik dan efektif.1 Bersikap inklusif dan objektif terhadap Wawancara. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. empatik. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. 17. Berkomunikasi secara efektif.2 Berkomunikasi dengan orang tua peserta didik dan masyarakat secara santun. jenis kelamin. Pedoman Observasi panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Bersikap inklusif. tenaga kependidikan. panitia kecamatan. teman sejawat. Berkomunikasi dengan teman sejawat dan komunitas ilmiah lainnya secara santun. dan santun dengan sesama pendidik. empatik. dan status sosial-ekonomi. panitia provinsi. agama. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. kondisi fisik. Wawancara. latar belakang keluarga. Pedoman Observasi 17. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. bertindak objektif. teman sejawat dan lingkungan sekitar dalam melaksanakan pembelajaran. panitia kecamatan. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara. dan efektif tentang program pembelajaran dan kemajuan peserta didik. 16. ras. panitia kecamatan. panitia provinsi. SUBKOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI Kompetensi Sosial 16. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Observasi/Unjuk Kerja peserta didik. panitia provinsi. orang tua Observasi/Unjuk Kerja peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama.2 Wawancara. Pedoman Observasi 17. panitia kabupaten/kota. suku. dan masyarakat. Tidak bersikap diskriminatif terhadap peserta didik. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 30 . dan status sosial ekonomi. Wawancara. latar belakang keluarga. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional 16.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. orang tua.

Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. 19. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia provinsi. Berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan dan tulisan atau bentuk lain. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Observasi/Unjuk Kerja bekerja dalam rangka meningkatkan efektivitas sebagai pendidik. panitia kecamatan. Wawancara. atau panitia tingkat nasional 18. Pedoman Observasi.2 Melaksanakan berbagai program dalam Wawancara. Berkomunikasi dengan teman sejawat.1 Pedoman Wawancara. sendiri secara lisan dan tulisan maupun atau Portofolio bentuk lain. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 31 . profesi ilmiah.3 INDIKATOR Mengikutsertakan orang tua peserta didik dan masyarakat dalam program pembelajaran dan dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio 19. atau Portofolio Pedoman Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi 19.1 Beradaptasi dengan lingkungan tempat Wawancara. Pedoman Observasi PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Observasi 18.2 Mengkomunikasikan hasil-hasil inovasi Wawancara. Beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah Republik Indonesia yang memiliki keragaman sosial budaya. panitia kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. 18. Observasi/Unjuk Kerja. Observasi/Unjuk Kerja lingkungan kerja untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah yang bersangkutan. METODE PENILAIAN Wawancara. dan komunitas ilmiah lainnya melalui berbagai media dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran. panitia kecamatan. SUBKOMPETENSI 17. pembelajaran kepada komunitas profesi Observasi/Unjuk Kerja. panitia kabupaten/kota.

Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 21. 21. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Wawancara. struktur. Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Portofolio disajikan pada tabel 2. panitia provinsi.3 Memahami tujuan pembelajaran yang diampu. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 32 . Tes Tertulis. Naskah Tes Tertulis. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu. atau Format Penilaian Portofolio 21. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia kecamatan.1 Memahami standar kompetensi mata pelajaran yang diampu. SUBKOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI Kompetensi Profesional 20. panitia kabupaten/kota. Pedoman Wawancara. Jabaran kompetensi Butir 20 untuk Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. konsep. Menguasai materi. Wawancara. atau panitia tingkat nasional 21. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Observasi. panitia provinsi. Pedoman Observasi. Pedoman Observasi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kabupaten/kota. Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan.2 Memahami kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu. Wawancara. Pedoman Observasi. masing-masing guru mata pelajaran Observasi/Unjuk Kerja. panitia provinsi. Menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.

panitia kecamatan. Pedoman Observasi. Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kecamatan. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 22. Observasi/Unjuk Kerja. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif. Pedoman Observasi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kabupaten/kota. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 23. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.1 INDIKATOR Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. panitia kecamatan. secara kreatif sesuai dengan tingkat Observasi/Unjuk Kerja. Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Wawancara.1 Melakukan refleksi terhadap kinerja sendiri secara terus menerus. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. 23. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota.3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk peningkatan keprofesionalan. 22. Pedoman Observasi. Pedoman Observasi. Pedoman Observasi. perkembangan peserta didik. atau Format Penilaian Portofolio 23. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. 22. Pedoman Wawancara.2 Mengolah materi pelajaran yang diampu Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio 23. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. SUBKOMPETENSI Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 33 . panitia provinsi. Tes Tertulis.2 Memanfaatkan hasil refleksi dalam rangka peningkatan keprofesionalan.

atau Format Penilaian Portofolio 24. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Wawancara.2 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan diri.1 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam berkomunikasi. panitia kabupaten/kota. Pedoman Observasi. Tes Tertulis. Wawancara. Pedoman Wawancara. SUBKOMPETENSI 23. Pedoman Observasi. panitia provinsi. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengembangkan diri. Pedoman Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Wawancara. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 24. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 34 . atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis.4 INDIKATOR Mengikuti kemajuan zaman dengan belajar dari berbagai sumber. Observasi/Unjuk Kerja. Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Observasi. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Observasi/Unjuk Kerja. 24. panitia provinsi.

konsep. Tes Tertulis. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Menginterpretasikan materi. struktur. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 35 . konsep. panitia kabupaten/kota. – Menganalisis materi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. Portofolio Naskah Tes Tertulis.1. struktur. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Kristen – Menginterpretasikan materi. konsep. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. 1. Format Penilaian Portofolio 1. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. 1. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi TABEL 2 Kompetensi masing-masing guru mata pelajaran NO. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. struktur. struktur. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. konsep. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Portofolio Naskah Tes Tertulis. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN Kompetensi Umum: Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam – SUBKOMPETENSI METODE PENILAIAN Tes Tertulis.2. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia provinsi.

METODE PENILAIAN Tes Tertulis. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Buddha. panitia provinsi. konsep. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis.3. struktur. struktur. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. struktur. konsep. panitia provinsi. panitia provinsi. struktur. 1. atau panitia tingkat nasional – Menganalisis materi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. konsep. panitia kecamatan.4. panitia provinsi. Tes Tertulis. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio 1. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 36 . panitia kecamatan. konsep. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. konsep. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN Kompetensi Guru Pendidikan Agama Katolik – SUBKOMPETENSI Menginterpretasikan materi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. struktur. Tes Tertulis. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu.5. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Hindu – Menginterpretasikan materi. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio 1. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Buddha – Menginterpretasikan materi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kabupaten/kota. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu. Tes Tertulis.

panitia kabupaten/kota. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Tes Tertulis. konsep. konsep. panitia provinsi. SMK/MAK* – Memahami materi. Tes Tertulis. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Konghucu. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Memahami substansi Pendidikan Kewarganegaraan yang meliputi pengetahuan kewarganegaraan (civic knowledge). struktur. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis.6. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. Format Penilaian Portofolio 2. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Konghucu. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. Kompetensi Guru mata pelajaran PKn pada SMP/MTs. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. nilai dan sikap kewarganegaraan (civic disposition). struktur. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Buddha. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. konsep. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. dan ketrampilan kewarganegaraan (civic skills). KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menganalisis materi. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 37 . konsep. struktur. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 1. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. struktur. SMA/MA. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Konghucu – Menginterpretasikan materi.

struktur. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Tes Tertulis. dan SMA/MA. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. SMP/MTs. atau panitia tingkat nasional 3. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. SMP/MTs. panitia kabupaten/kota. konsep. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio 4. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menunjukkan manfaat mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 38 . panitia provinsi. panitia kecamatan. dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa. SMK/MAK* – Menguasai materi. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Menganalisis materi. struktur. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Seni Budaya. Tes Tertulis. panitia provinsi. dan SMA/MA. teater) dan keterampilan. SMK/MAK* – Menjelaskan dimensi filosofis pendidikan jasmani termasuk etika sebagai aturan dan profesi. Kompetensi Guru mata pelajaran Pendidikan Jasmani. Portofolio Naskah Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. tari. apresiasi. konsep. Kompetensi Guru mata pelajaran Seni Budaya pada SD/MI. Olahraga. panitia provinsi. dan Kesehatan pada SD/MI. musik.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kecamatan. termasuk motivasi dan tujuan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan aspek fisiologis manusia dan efek dari kinerja latihan. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional – Menjelaskan dimensi anatomi manusia. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan aspek kinesiologi dan kinerja fisik manusia. panitia provinsi. secara struktur dan fungsinya Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan aspek psikologi pada kinerja manusia. Tes Tertulis. serta persepsi diri. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 39 . atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menjelaskan perspektif sejarah pendidikan jasmani. kecemasan dan stress. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis.

METODE PENILAIAN Tes Tertulis. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menjelaskan aspek sosiologi dalam kinerja diri. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. termasuk keterampilan dasar dan kompleks dan hubungan timbal balik di antara domain kognitif. panitia provinsi. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional – Menjelaskan teori perkembangan gerak. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. termasuk aspek-aspek yang mempengaruhinya. panitia kabupaten/kota. dan perbedaan jenis kelamin. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. etika dan perilaku moral. Format Penilaian Portofolio 5. Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. SMK/MAK* – Menggunakan bilangan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan budaya. panitia kecamatan. panitia provinsi. Kompetensi Guru mata pelajaran Matematika pada SMP/MTs. berbagai sistem bilangan dan teori bilangan. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 40 . Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan pengukuran dan penaksiran. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. SMA/MA. termasuk dinamika sosial. afektif dan psikomotorik. suku. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. hubungan di antara bilangan. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan teori belajar gerak.

panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 41 . Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan pola dan fungsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menggunakan logika matematika. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Menggunakan konsep-konsep geometri. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan konsep-konsep aljabar. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan konsep-konsep statistika dan peluang.

Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 42 . panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Menggunakan konsep dan proses matematika diskrit. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan vektor dan matriks. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Tes Tertulis. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan trigonometri. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan sejarah dan filsafat matematika. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menggunakan konsep-konsep kalkulus dan geometri analitik.

model matematika. alat hitung. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pada SMP/MTs – Mengoperasikan komputer personal dan periferalnya. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. dan model statistika. panitia kecamatan. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi. piranti lunak komputer. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. memelihara dan melacak serta memecahkan masalah (troubleshooting) pada komputer personal. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Tes Tertulis. panitia kecamatan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Mampu menggunakan alat peraga. Portofolio Naskah Tes Tertulis. men-setup. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 43 . Tes Tertulis. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Mengolah kata (word processing) dengan komputer personal. atau panitia tingkat nasional 6. alat ukur. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Merakit. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Melakukan pemrograman komputer dengan salah satu bahasa pemrograman berorientasi objek. menginstalasi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Membuat media grafis dengan menggunakan perangkat lunak publikasi. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 44 . Tes Tertulis. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Membuat dan memelihara jaringan komputer (kabel dan nirkabel). panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Membuat presentasi interaktif yang memenuhi kaidah komunikasi visual dan interpersonal. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Mengolah lembar kerja (spreadsheet) dan grafik dengan komputer personal. atau panitia tingkat nasional – Mengelola pangkalan data (data base) dengan komputer personal atau komputer server. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota.

panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan teknologi informasi dan komunikasi dalam disiplin atau materi pembelajaran lain dan sebagai media komunikasi. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Membuat dan menggunakan media komunikasi. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. audio dan video. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 45 . faximile). panitia kecamatan. panitia provinsi. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Membuat dan memelihara situs laman (web). Format Penilaian Portofolio – Mendesain dan mengelola lingkungan pembelajaran/sumber daya dengan memperhatikan standar kesehatan dan keselamatan. mobilephone. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Menggunakan sarana telekomunikasi (telephone. panitia provinsi. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. termasuk pemrosesan gambar. panitia kecamatan.

Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. dan teori-teori IPA serta penerapannya secara fleksibel. panitia kabupaten/kota. hukum-hukum. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Memahami EULA (End User Licence Agreement) dan keterbatasan serta keluasan penggunaan perangkat lunak secara legal. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Memahami proses berpikir IPA dalam mempelajari proses dan gejala alam. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Kompetensi Guru mata – pelajaran IPA pada SMP/MTs Memahami konsep-konsep. panitia kecamatan. Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan bahasa simbolik dalam mendeskripsikan proses dan gejala alam. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Mengoperasikan perangkat keras dan perangkat lunak pendukung pembelajaran. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Tes Tertulis. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio 7. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 46 . panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. dan teori IPAuntuk menjelaskan berbagai fenomena alam. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional – Bernalar secara kualitatif maupun kuantitatif tentang proses dan hukum alam sederhana. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan penerapan hukum-hukum IPA dalam teknologi terutama yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. hukum. Format Penilaian Portofolio – Menerapkan konsep. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Memahami lingkup dan kedalaman IPA sekolah. dan hubungan IPA dengan matematika dan teknologi. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Memahami hubungan antar berbagai cabang IPA. Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 47 . METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis.

Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. alat hitung. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Menguasai prinsip-prinsip dan teori-teori pengelolaan dan keselamatan kerja/belajar di laboratorium IPA sekolah. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan alat-alat ukur. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. dan piranti lunak komputer untuk meningkatkan pembelajaran IPA di kelas. Tes Tertulis. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 48 . Format Penilaian Portofolio – Merancang eksperimen IPA untuk keperluan pembelajaran atau penelitian. laboratorium. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Melaksanakan eksperimen IPA dengan cara yang benar. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. alat peraga. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Kreatif dan inovatif dalam penerapan dan pengembangan IPA. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota.

panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. SMK/MAK* – Memahami konsep-konsep. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Memahami proses berpikir biologi dalam mempelajari proses dan gejala alam.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Memahami sejarah perkembangan IPA dan pikiran-pikiran yang mendasari perkembangan tersebut. Kompetensi Guru Mata pelajaran Biologi pada SMA/MA. atau panitia tingkat nasional 8. panitia kecamatan. Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan bahasa simbolik dalam mendeskripsikan proses dan gejala alam/biologi. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 49 . panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia provinsi. hukum-hukum. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Memahami struktur (termasuk hubungan fungsional antar konsep) ilmu Biologi dan ilmu-ilmu lain yang terkait. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. dan teori-teori biologi serta penerapannya secara fleksibel.

Format Penilaian Portofolio – Kreatif dan inovatif dalam penerapan dan pengembangan bidang ilmu biologi dan ilmu-ilmu yang terkait. panitia provinsi. hukum.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Bernalar secara kualitatif maupun kuantitatif tentang proses dan hukum biologi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan penerapan hukum-hukum biologi dalam teknologi yang terkait dengan biologi terutama yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. dan teori fisika kimia dan matematika untuk menjelaskan/mendeskripsikan fenomena biologi. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 50 . panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Memahami lingkup dan kedalaman biologi sekolah. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional – Menerapkan konsep. Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis.

atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. dan piranti lunak komputer untuk meningkatkan pembelajaran biologi di kelas. Format Penilaian Portofolio – Memahami sejarah perkembangan IPA pada umumnya khusunya biologi dan pikiran-pikiran yang mendasari perkembangan tersebut. panitia kecamatan. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 51 . panitia provinsi. panitia kecamatan. alat hitung. panitia provinsi. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional – Menggunakan alat-alat ukur. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menguasai prinsip-prinsip dan teori-teori pengelolaan dan keselamatan kerja/belajar di laboratorium biologi sekolah. Format Penilaian Portofolio – Merancang eksperiment biologi untuk keperluan pembelajaran atau penelitian. Format Penilaian Portofolio – Melaksanakan eksperiment biologi dengan cara yang benar. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. laboratorium dan lapangan. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia provinsi. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. alat peraga. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis.

atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan bahasa simbolik dalam mendeskripsikan proses dan gejala alam. atau panitia tingkat nasional – Memahami proses berpikir fisika dalam mempelajari proses dan gejala alam. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 52 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN Kompetensi Guru mata pelajaran Fisika pada SMA/MA. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. SMK/MAK* – SUBKOMPETENSI Memahami konsep-konsep. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Memahami struktur (termasuk hubungan fungsional antar konsep) ilmu Fisika dan ilmu-ilmu lain yang terkait. Format Penilaian Portofolio – Bernalar secara kualitatif maupun kuantitatif tentang proses dan hukum fisika. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. 9. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. dan teori-teori fisika serta penerapannya secara fleksibel. hukum-hukum. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis.

atau panitia tingkat nasional – Menjelaskan penerapan hukum-hukum fisika dalam teknologi terutama yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. hukum. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Kreatif dan inovatif dalam penerapan dan pengembangan bidang ilmu fisika dan ilmuilmu yang terkait. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 53 . Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. panitia provinsi. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menerapkan konsep. dan teori fisika untuk menjelaskan fenomena biologi. Format Penilaian Portofolio – Menguasai prinsip-prinsip dan teori-teori pengelolaan dan keselamatan kerja/belajar di laboratorium fisika sekolah. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. dan kimia.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Memahami lingkup dan kedalaman fisika sekolah. Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis.

Tes Tertulis. energetika dan kinetika serta penerapannya secara fleksibel. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Kompetensi Guru mata pelajaran Kimia pada SMA/MA. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. alat peraga. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 54 . panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. hukum-hukum. dan lapangan. atau panitia tingkat nasional – Merancang eksperimen fisika untuk keperluan pembelajaran atau penelitian. Format Penilaian Portofolio – Melaksanakan eksperimen fisika dengan cara yang benar. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio 10. dan piranti lunak komputer untuk meningkatkan pembelajaran fisika di kelas. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menggunakan alat-alat ukur. alat hitung. Portofolio Naskah Tes Tertulis. SMK/MAK* – Memahami konsep-konsep. laboratorium. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Memahami sejarah perkembangan IPA pada umumnya khususnya fisika dan pikiran-pikiran yang mendasari perkembangan tersebut. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. dinamika. dan teori-teori kimia yang meliputi struktur. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota.

panitia provinsi. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Bernalar secara kualitatif maupun kuantitatif tentang proses dan hukum kimia. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. panitia kecamatan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kecamatan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Memahami proses berpikir kimia dalam mempelajari proses dan gejala alam. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 55 . dan teori fisika dan matematika untuk menjelaskan/mendeskripsikan fenomena kimia. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. hukum. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Memahami struktur (termasuk hubungan fungsional antar konsep) ilmu Kimia dan ilmu-ilmu lain yang terkait. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional – Menggunakan bahasa simbolik dalam mendeskripsikan proses dan gejala alam/kimia. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Menerapkan konsep. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.

Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Kreatif dan inovatif dalam penerapan dan pengembangan bidang ilmu yang terkait dengan mata pelajaran kimia. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menjelaskan penerapan hukum-hukum kimia dalam teknologi yang terkait dengan kimia terutama yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Menguasai prinsip-prinsip dan teori-teori pengelolaan dan keselamatan kerja/belajar di laboratorium kimia sekolah. dan piranti lunak komputer untuk meningkatkan pembelajaran kimia di kelas. alat hitung. panitia provinsi. laboratorium dan lapangan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan alat-alat ukur. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. alat peraga. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional – Memahami lingkup dan kedalaman kimia sekolah. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 56 . Tes Tertulis. panitia kecamatan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Tes Tertulis.

atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. maupun global. nasional. Format Penilaian Portofolio – Membedakan struktur keilmuan IPS dengan Ilmu-ilmu Sosial. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 57 . panitia kecamatan. dan pola pikir mata pelajaran IPS baik dalam lingkup lokal. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. atau panitia tingkat nasional – Melaksanakan eksperiment kimia dengan cara yang benar. Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia provinsi. Kompetensi Guru mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada SMP/MTs – Menguasai materi. panitia kecamatan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Merancang eksperiment kimia untuk keperluan pembelajaran atau penelitian. panitia kabupaten/kota. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. struktur. konsep. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Memahami sejarah perkembangan IPA pada umumnya khusunya kimia dan pikiranpikiran yang mendasari perkembangan tersebut. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio 11.

METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Menunjukkan manfaat mata pelajaran IPS. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menguasai konsep dan pola pikir keilmuan dalam bidang IPS. Format Penilaian Portofolio 12. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. SMK/MAK* – Memahami materi. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 58 . Format Penilaian Portofolio – Menunjukkan manfaat mata pelajaran Ekonomi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Tes Tertulis. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Membedakan pendekatan-pendekatan Ekonomi. struktur. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Kompetensi Guru mata pelajaran Ekonomi pada SMA/MA. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Ekonomi. panitia provinsi. konsep. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kecamatan.

13. dan konsep pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Antropologi. Format Penilaian Portofolio 14. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional – Memahami angkah-langkah kerja ilmuwan sosial. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Sosiologi. Tes Tertulis. struktur. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia kecamatan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. SMK/MAK* – SUBKOMPETENSI Memahami materi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. struktur. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Membedakan jenis-jenis Antropologi. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Menunjukkan manfaat mata pelajaran Sosioligi. SMK/MAK* – Memahami materi. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN Kompetensi Guru mata pelajaran Sosiologi pada SMA/MA. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Kompetensi Guru mata pelajaran Antropologi pada SMA/MA. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 59 . Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota.

Format Penilaian Portofolio – Menunjukkan manfaat mata pelajaran geografi Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Menguasai materi geografi secara luas dan mendalam Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 60 . Format Penilaian Portofolio – Membedakan pendekatan-pendekatan geografi. dan objek geografi. panitia kecamatan. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. SMK/MAK* – Menguasai hakikat struktur keilmuan. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. ruang lingkup. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 15. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Kompetensi Guru mata pelajaran Geogafi pada SMA/MA. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menunjukkan manfaat mata pelajaran Antropologi. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan.

16. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio 17. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 61 . Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN Kompetensi Guru mata pelajaran Sejarah pada SMA/MA. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. teori. panitia provinsi. Tes Tertulis. dan objek Sejarah. panitia kecamatan. dan materi berbagai aliran linguistik yang terkait dengan pengembangan materi pembelajaran bahasa. Portofolio Naskah Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Format Penilaian Portofolio – Menunjukkan manfaat mata pelajaran Sejarah. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menguasai materi Sejarah secara luas dan mendalam. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. SMK/MAK* – SUBKOMPETENSI Menguasai hakikat struktur keilmuan. panitia provinsi. SMK/MAK* – Memahami konsep. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional – Membedakan pendekatan-pendekatan Sejarah. Kompetensi Guru mata pelajaran Bahasa Indonesia pada SMP/MTs. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. SMA/MA. panitia kecamatan. ruang lingkup.

Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia provinsi. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Memahami hakekat bahasa dan pemerolehan bahasa. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan ragam bahasa Indonesia. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 62 . Format Penilaian Portofolio – Memahami teori dan genre sastra Indonesia. Format Penilaian Portofolio – Menguasai kaidah bahasa Indonesia sebagai rujukan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. fungsi. panitia kabupaten/kota. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Memahami kedudukan. panitia kecamatan. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis.

Tes Tertulis. wacana. atau panitia tingkat nasional 18 18. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Menguasai bahasa Inggris lisan dan tulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kecamatan. dan strategis). Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 63 . SMP/MTs. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. sosiolinguistik. panitia kabupaten/kota. dan strategis). Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. SMK/MAK* – Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Inggris (linguistik.1. panitia kabupaten/kota. Kompetensi Guru Bahasa: Kompetensi Guru Bahasa Inggris pada SD/MI. Format Penilaian Portofolio panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. sosiolinguistik. reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik. dan SMA/MA. panitia provinsi. Tes Tertulis. wacana. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. panitia provinsi. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Mengapresiasi karya sastra secara reseptif dan produktif.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. dan strategis).4. dan strategis). Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Menguasai bahasa Arab lisan dan tulis. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 64 . panitia kecamatan. SMK/MAK* – Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Jerman (linguistik. panitia kabupaten/kota. 18. Tes Tertulis. Kompetensi Guru Bahasa Jerman pada SMA/MA. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. sosiolinguistik. panitia kecamatan. wacana. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia provinsi. wacana.2. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN Kompetensi Guru Bahasa Arab pada SMA/MA. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menguasai bahasa Jerman lisan dan tulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. SMK/MAK* – SUBKOMPETENSI Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Arab (linguistik. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. sosiolinguistik. SMK/MAK* – Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Perancis (linguistik. wacana. sosiolinguistik. panitia provinsi. dan strategis). panitia provinsi. dan strategis). atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio 18. wacana. Format Penilaian Portofolio 18. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. sosiolinguistik.3. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Kompetensi Guru Bahasa Perancis pada SMA/MA. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik. wacana. sosiolinguistik. dan strategis).

Format Penilaian Portofolio 18. Tes Tertulis. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. SMK/MAK* – Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Mandarin (linguistik. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menguasai bahasa Perancis lisan dan tulis. wacana. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. wacana. Portofolio Naskah Tes Tertulis. sosiolinguistik. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. dan strategis). reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik. SMK/MAK* – Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Jepang (linguistik. panitia kabupaten/kota. dan strategis). panitia kecamatan. sosiolinguistik. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 18. dan strategis). reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.6. Format Penilaian Portofolio – Menguasai bahasa Jepang lisan dan tulis. Format Penilaian Portofolio – Menguasai bahasa Mandarin lisan dan tulis. wacana. panitia provinsi. Tes Tertulis. panitia kecamatan. sosiolinguistik. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. Kompetensi Guru Bahasa Mandarin pada SMA/MA. dan strategis). panitia kecamatan.5. Kompetensi Guru Bahasa Jepang pada SMA/MA. wacana. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. sosiolinguistik.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. dan strategis). sosiolinguistik. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 65 . panitia provinsi. wacana. panitia provinsi.

berbicara. Pedoman Observasi. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio – Memiliki keterampilan berbahasa Indonesia (menyimak. Pedoman Observasi. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN Bahasa Indonesia – SUBKOMPETENSI Memahami hakikat bahasa dan pemerolehan bahasa. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kota. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja. membaca. Tes Tertulis. Wawancara. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Observasi/Unjuk Kerja. 1. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tabel 3 Kompetensi Profesional Khusus Guru SD NO. panitia kecamatan. Observasi/Unjuk Kerja. Wawancara. dan menulis) Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Observasi/Unjuk Kerja. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional – Memahami kedudukan. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 66 . atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio – Menguasai dasar-dasar dan kaidah bahasa Indonesia sebagai rujukan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Wawancara. Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. dan ragam bahasa Indonesia. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. fungsi. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. secara reseptif dan produktif. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. prosedural. atau panitia tingkat nasional – Mampu mengapresiasi karya sastra Indonesia. dan logika matematika. Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Matematika – Menguasai pengetahuan konseptual dan prosedural serta keterkaitan keduanya dalam konteks materi aritmatika. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio – Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia provinsi. Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Observasi. serta. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Observasi/Unjuk Kerja. Wawancara. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. aljabar. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Observasi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. geometri. Mampu menggunakan matematisasi horizontal dan vertikal untuk menyelesaikan masalah matematika dan masalah dalam dunia nyata. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Wawancara. trigonometri. Pedoman Observasi. dan keterkaitan keduanya dalam pemecahan masalah matematika. Pedoman Wawancara. statistika. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. pengukuran. panitia kecamatan. Wawancara. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Memahami teori dan genre sastra Indonesia. panitia provinsi. Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio – Mampu menggunakan pengetahuan konseptual. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 67 . Observasi/Unjuk Kerja. atau Format Penilaian Portofolio 2. Tes Tertulis. penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Wawancara.

Pedoman Observasi. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Mampu menggunakan alat peraga. Pedoman Wawancara. alat hitung. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. nilai. yang berhubungan dengan mata pelajaran IPA. atau Format Penilaian Portofolio 4. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional 3. dan piranti lunak komputer. Observasi/Unjuk Kerja. IPA – Mampu melakukan observasi gejala alam baik secara langsung maupun tidak langsung. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 68 . Pedoman Observasi. Wawancara. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. termasuk hubungan fungsional antarkonsep. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. Pedoman Observasi. Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Observasi/Unjuk Kerja. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio – Memanfaatkan konsep-konsep dan hukumhukum ilmu pengetahuan alam dalam berbagai situasi kehidupan sehari-hari. Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio – Memahami struktur ilmu pengetahuan alam. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Wawancara. Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia provinsi. alat ukur. panitia provinsi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. IPS – Menguasai materi keilmuan yang meliputi dimensi pengetahuan. Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Wawancara. Wawancara. panitia kecamatan. dan keterampilan IPS. Pedoman Observasi. Wawancara. panitia provinsi. Pedoman Observasi.

Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 5. nilai. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. struktur. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 69 . PKn – Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja. dan konsep keilmuan IPS. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Mengembangkan materi. panitia kecamatan. semangat kebangsaan dan cinta tanah air serta bela negara. Observasi/Unjuk Kerja. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. sikap. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja. Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. teknologi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. kehidupan agama. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. dan perilaku yang mendukung kegiatan pembelajaran PKn. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. panitia provinsi. panitia provinsi. dan prinsip-prinsip pokok ilmu-ilmu sosial dalam konteks kebhinnekaan masyarakat Indonesia dan dinamika kehidupan global. Pedoman Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja. atau panitia tingkat nasional – Memahami cita-cita. Wawancara. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. dan perkembangan masyarakat serta saling ketergantungan global. Menguasai materi keilmuan yang meliputi dimensi pengetahuan. Pedoman Observasi. panitia provinsi. Wawancara. panitia kabupaten/kota. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio – Menguasai konsep dan prinsip kepribadian nasional dan demokrasi konstitusional Indonesia. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Wawancara. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Pedoman Observasi. Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Pedoman Observasi. nilai. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. seni. konsep. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio – Memahami fenomena interaksi perkembangan ilmu pengetahuan. Pedoman Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kabupaten/kota.

atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Wawancara. panitia kabupaten/kota. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 70 . atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. serta penegakan hukum secara adil dan benar. Pedoman Wawancara. nilai. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja. atau panitia tingkat nasional – Menguasai konsep. METODE PENILAIAN Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. pemajuan HAM. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. moral. panitia kabupaten/kota. dan norma kewarganegaraan Indonesia yang demokratis dalam konteks kewargaan negara dan dunia. Pedoman Observasi. Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Observasi. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menguasai konsep dan prinsip perlindungan. prinsip. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. Wawancara. panitia kecamatan.

Format Penilaian Portofolio panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Wawancara. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tabel 4 Penilaian Karya Kreatif/Inovatif. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. 1. panitia provinsi. Pembimbingan Peserta Didik dan Pengembangan Diri NO. Format Penilaian Portofolio – Penulisan buku fiksi/nonfiksi di bidang pendidikan atau sastra Indonesia dan sastra daerah. Wawancara. Portofolio Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. ASPEK PENILAIAN Hasil Karya Kreatif dan Inovatif – Pembaruan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan. panitia provinsi. Portofolio Pedoman Wawancara. Wawancara. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Portofolio Pedoman Wawancara. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 71 . Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Portofolio Pedoman Wawancara. panitia provinsi. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Penciptaan karya seni. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional JENIS KARYA METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI – Penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan.

panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 72 . Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio 4. Portofolio Pedoman Wawancara. ASPEK PENILAIAN – JENIS KARYA Karya Kreatif/Inovatif Bidang olahraga METODE PENILAIAN Wawancara. Portofolio Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. Portofolio Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pengembangan Diri – Mengikuti pendidikan dan latihan fungsional/ kegiatan kolektif guru Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. atau panitia tingkat nasional – Bidang ekstrakurikuler Wawancara. panitia kabupaten/kota. Pembimbingan Peserta Didik Untuk Mencapai Prestasi – Bidang intrakurikuler Wawancara. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 2.

Penentuan skor akhir dengan menggunakan acuan sebagai berikut : Penghitungan Skor Akhir NO. KOMPONEN Penguasaan kompetensi a. atau. Kompetensi sosial Jenis Tes/Uji Tes Tertlis/ kompetensi Bobot Satuan 10 Skor ………… Skor X Bobot ……… Tes Kepribadian 10 ………… ……… Wawancara Performance/presentase 15 5 40 2. Fortofolio/ Observasi/ Wawancara/ 30 4. e. Penciptaan karya seni. Kompetensi pedagogik c. Kompetensi Kepribadian b. 1. Penulisan buk fiksi/non fiksi di bidang pendidikan atau Sastra Indonesia dan Sastra Daerah d. Portofolio dan Wawancara JUMLAH : 10 100 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 73 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi C. Kreativitas dan inovasi a. Portofolio dan Wawancara 10 5. Penemuan teknologi tepat guna c. Kompetensi profesional d. b. Penentuan Skor Akhir Pemilihan guru berprestasi tingkat kabupaten/kota dan provinsi adalah peserta yang memperoleh hasil penilaian tertinggi. Prestasi di bidang olahraga Penilaian kinerja dalam kegiatan pembelajaran Pembimbingan peserta didik hingga mencapai prestasi di bidang :  Intrakurikuler  Ekstrakurikuler Pengembangan diri  Diklat Fungsional/kegiatan kolektif Portofolio/ Wawancara 10 ………… ………… 3. Pembaharuan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan.

Mudah-mudahan pedoman ini dapat menjadi acuan bagi semua pihak yang berkepentingan dengan pemilihan guru berprestasi pada semua tingkatan. kecamatan. bahwa pemerintah memberikan perhatian yang sungguhsungguh untuk memberdayakan guru. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 74 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi BAB V PENUTUP Seperti diuraikan sebelumnya. Program ini merupakan ujud nyata. Sudah menjadi kesadaran kita semua. kegiatan pemilihan guru berprestasi merupakan agenda tahunan. dedikasi. Prestasi kerja tersebut akan terlihat dari kualitas lulusan sebagai sumber daya manusia yang produktif dan berkualitas. kabupaten/kota. terutama pihak-pihak yang berkepentingan. sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang No. mulai dari tingkat sekolah. provinsi. bahwa pemilihan guru berprestasi dilakukan dengan maksud untuk mendorong motivasi. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Kegiatan pemilihan guru berprestasi ini diharapkan dapat mendorong meningkatkan kompetensi profesional guru sebagai agen pembelajaran. Tentu saja penghargaan ini hanya diberikan kepada guru-guru yang berprerstasi lebih baik dibandingkan dengan sejawatnya. yang diharapkan akan berpengaruh positif pada kinerja dan prestasi kerjanya. terutama bagi mereka yang berprestasi. loyalitas dan profesionalisme guru. dan tingkat nasional.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi REKAP PENILAIAN NILAI AKHIR = 1 + II + III ----------------------------------------3+ Pelaksanaan Pembelajaran + Pengembangan Kurikulum + Kinerja Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 75 .

Lampiran 1 PORTOFOLIO GURU BERPRESTASI TAHUN 2011 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR Disusun Oleh: (NAMA GURU) (NAMA SEKOLAH) (KABUPATEN/KOTA) (PROVINSI) 75 .

.... NIP/NIK...... Pendidikan Terakhir 8.............................. Mata Pelajaran/Guru Kelas TK/TKLB/SD/SDLB*) 11.......... Kecamatan d. No.... Alamat Sekolah c..... Pangkat/Golongan 5... 2011 Mengetahui: Pengawas......... Akta Mengajar 9. ............... . Beban Mengajar per Minggu : Jam/minggu : : : : : : : : : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) : *) Coret yang tidak perlu ............. . Sekolah Tempat Tugas a. 76 ...... .. Kabupaten/Kota e...... .. Kepala Sekolah.... NIP/NIK.... Provinsi f............ NIP/NIK 4.............. Nama b.......... NIP ............ Penyusun. tgl lahir 7..................PORTOFOLIO GURU BERPRESTASI TAHUN 2011 IDENTITAS PESERTA 1......... Jenis Kelamin 6... Telp.... Nama (lengkap dengan gelar akademik) 2. Tempat.......... Alamat e-mail 10..... Sekolah g..... NUPTK 3................

Contoh Pemberian Kode Dokumen Portofolio. Kualifikasi akademik Tuliskan riwayat pendidikan Bapak/Ibu pada Tabel di bawah ini. NO. b. isilah tabel berikut ini. Contoh 1: 1. 77 PEMBERI PENGHARGAAN Presiden RI Kepala Dinas Pendidikan Kab Kebumen TINGKAT *) Nasional Kabupaten TAHUN 2000 2006 SKOR (diisi penilai) . S2 S3 PPs 2006 Foto kopi ijazah S1 diberi kode: 1. D4 S1 Universitas Negeri Yogyakarta Universitas Negeri Malang FMIPA Pendidikan Matematika Pendidikan Matematika 1999 PERG. Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan a. 1) 2) 3) JENIS PENGHARGAAN Satyalencana Karya Satya 10 Tahun Guru Favorit Tahun 2006 Dst. NO. d. TINGGI FAKULTAS JURUSAN/ PRODI TAHUN LULUS SKOR (diisi penilai) c.b dan pada Ijazah S2 diberi kode: 1. Penghargaan Apabila bapak/Ibu pernah menerima penghargaan di bidang pendidikan.c Contoh 2: 10. JENJANG a.

Bukti fisik Piagam Satyalencana Karya Satya 10 Tahun diberi kode: 10.1) dan pada bukti fisik Guru Favorit Tahun 2006 diberi kode: 10.a.a.2) 78 .

KOMPONEN PORTOFOLIO 1. atau sejenisnya yang asli untuk bendel pertama dan foto kopi yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung untuk bendel kedua. NO. 79 . NO. Kualifikasi akademik Tuliskan riwayat pendidikan tinggi Bapak/Ibu pada tabel berikut. jam) PENYELENGGARA SKOR (diisi penilai) Catatan: Lampirkan sertifikat. Pendidikan dan Pelatihan Tuliskan pengalaman mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) Bapak/Ibu pada tabel berikut. D4. 2. Jika mempunyai S1. c. Untuk foto kopi ijazah luar negeri harus disertai foto kopi surat keterangan akreditasi yang dilegalisasi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. a. Lampirkan foto kopi ijazah yang tertulis pada tabel tersebut yang telah dilegalisasi oleh perguruan tinggi yang bersangkutan. d.. NAMA / JENIS DIKLAT TEMPAT WAKTU PELAKSANAAN (.. S2 atau S3 lebih dari satu agar dituliskan semua 2. b. c. a.. Dalam kasus tertentu seorang guru bertugas di daerah yang jauh (di luar provinsi) dari tempat asal perguruan tinggi. piagam. Dst. TINGGI FAKULTAS JURUSAN/ PRODI TAHUN LULUS SKOR (diisi penilai) Catatan: 1. d. foto copy ijazah dapat dilegalisasi oleh kepala sekolah dan kepala dinas kabupaten/kota. JENJANG D4 S1 S2 S3 PERG. b...

b................. c. s.. d.............. Pengalaman Mengajar Tuliskan pengalaman mengajar Bapak/Ibu pada tabel berikut.. NAMA SEKOLAH LAMA MEMBERIKAN PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING (mulai tahun .d.3.... skor: . (diisi penilai) Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling Tuliskan pengalaman memberikan Pelayanan Bimbingan dan Konseling Bapak/Ibu pada tabel berikut.) Catatan: Lampirkan foto kopi SK pengangkatan menjadi guru baik PNS maupun non PNS yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung..... b. NO......) Dst... a.... NAMA SEKOLAH BIDANG STUDI/ GURU KELAS LAMA MENGAJAR (mulai tahun ....... Catatan: Lampirkan foto kopi SK pengangkatan menjadi guru baik PNS maupun non PNS yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung.... (diisi penilai) 80 ..... Kumulatif lama mengajar: .. tahun............. tahun .... s.... c.d... tahun . NO. Dst..... tahun.. Kumulatif lama memberikan layanan: .. d........... a. skor: .

4. Perencanaan dan Pelaksanaan Pembelajaran a. Perencanaan Pembelajaran Tuliskan lima jenis RPP/RP/SP/RPI terbaik yang pernah Bapak/Ibu buat dari semester dan materi yang berbeda. NO 1) 2) 3) 4) 5) Rata-rata skor ........... MATA PELAJARAN MATERI/KOMPETENSI SEMESTER TAHUN SKOR (diisi penilai)

Catatan: Lampirkan bukti lima RPP/RP/SP hasil karya sendiri yang tertulis dalam tabel yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling a. Perencanaan Program Pelayanan Bimbingan dan Konseling Tuliskan lima jenis PPBK (Program Pelayanan Bimbingan dan Konseling) terbaik yang pernah Bapak/Ibu buat dari semester dan bidang pelayanan yang berbeda. NO 1) 2) 3) 4) 5) JENIS PROGRAM Pendidikan/Belajar Karier Pribadi Sosial Akhlak Mulia/Budipekerti Rata-rata skor ........... BIDANG PELAYANAN SEMESTER TAHUN SKOR (diisi penilai)

81

Catatan: Lampirkan bukti lima PPBK yang tertulis dalam tabel yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung.

b. Pelaksanaan Pembelajaran Bukti fisik yang dilampirkan berupa dokumen hasil penilaian oleh kepala sekolah dan/atau pengawas dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas (instrumen lampiran 2). Lampirkan hasil penilaian kepala sekolah dan/atau pengawas tentang kinerja pelaksanaan pembelajaran Bapak/Ibu sebagaimana dimaksud di atas dalam amplop tertutup. Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling b. Pelaksanaan Pelayanan Bimbingan dan Konseling Bukti fisik yang dilampirkan berupa rekaman/dokumen pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling yang diketahui oleh koordinator bimbingan dan konseling dan atasan. Rambu-rambu format laporan pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling sebagaimana yang berlaku di wilayah/sekolah tempat bekerja. Komponen yang dinilai meliputi: agenda kerja guru bimbingan dan konseling, daftar konseli (siswa), data kebutuhan dan permasalahan konseli, laporan bulanan, laboran semesteran/tahunan, aktivitas pelayanan bimbingan dan konseling (pemahaman, pelayanan langsung, pelayanan tidak langsung) dan laporan hasil evaluasi program bimbingan dan konseling. 5. Penilaian Kinerja Bukti fisik yang dilampirkan berupa dokumen hasil penilaian kinerja oleh atasan dan pengawas dengan menggunalan Format Penilaian (format lampir 3). Lampirkan hasil penilaian dari atasan sebagaimana dimaksud di atas dalam amplop tertutup. 6. Prestasi Akademik a. Lomba dan karya akademik 82

Tuliskan prestasi Bapak/Ibu mengikuti lomba dan karya akademik (jika ada) yang meliputi: nama lomba/karya akademik, waktu pelaksanaan, tingkat (kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, nasional, internasional), dan penyelenggara pada tabel berikut.

NO 1) 2) 3) 4) 5)

NAMA LOMBA/ KEJUARAAN

WAKTU PELAKSANAAN

TINGKAT

PENYELENGGARA

SKOR (diisi penilai)

Dst.

Catatan: Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam/surat keterangan kegiatan yang tertulis di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan. b. Sertifikat Keahlian/Keterampilan Tuliskan sertifikat keahlian/keterampilan yang Bapak/Ibu peroleh baik dari lembaga/institusi dalam maupun luar negeri) pada tabel berikut. NO 1) 2) 3) 4) Dst. Catatan: *)Termasuk sertifikat asesor uji kompetensi keahlian/keterampilan **)Dituliskan internasional, nasional, atau regional Lampirkan foto kopi sertifikat yang tertulis di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan. NAMA SERTIFIKAT KEAHLIAN*) WAKTU PEROLEHAN TINGKAT**) LEMBAGA YG SKOR MENGELUARKAN (diisi penilai)

83

c. Pembimbingan teman sejawat Tuliskan pengalaman Bapak/Ibu menjadi Instruktur/Guru inti/Tutor/ Pemandu/ Pamong PPL (jika pernah) pada tabel berikut. NO 1) 2) 3) 4) Dst. Catatan: Lampirkan foto kopi SK/Surat Tugas dari Pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. Untuk instruktur, guru inti, dan guru pemandu agar dilengkapi dengan foto kopi sertifikat/piagam TOT sesuai bidang tersebut. Tutor yang dimaksud adalah tutor Kejar Paket A, B, dan C. d. Pembimbingan siswa 1) Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi pembimbing siswa sampai mendapatkan penghargaan baik tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, nasional, maupun internasional dalam kegiatan akademik dan/atau prestasi, isilah tabel berikut. NO. a) b) c) d) Catatan: Dst. NAMA KEJUARAAN TINGKAT TEMPAT DAN WAKTU SKOR (diisi penilai) INSTRUKTUR/GURU MATA PELAJARAN/ INTI/TUTOR/PEMANDU/ BIDANG STUDI PAMONG PPL TEMPAT SKOR (diisi penilai)

84

NO. NO.Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam kejuaraan siswa yang dibimbing dan SK/surat tugas dari pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. a) b) c) d) Dst Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/surat tugas dari pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. tuliskan judul buku dan keterangan lainnya pada tabel berikut. 2) Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi pembimbing siswa (tidak mencapai juara) dalam kegiatan akademik dan/atau prestasi. modul. dan buku dicetak lokal. Karya Tulis Apabila Bapak/Ibu mempunyai karya tulis yang berupa buku. JUDUL JENIS *) PENERBIT TAHUN TERBIT SKOR (diisi penilai) NAMA KEGIATAN TEMPAT LAMA (WAKTU PEMBIMBINGAN) SKOR (diisi penilai) Catatan: 85 . Karya Pengembangan Profesi a. 1) 2) 3) 4) Dst. 7. artikel (jurnal/ majalah/koran). isilah tabel berikut.

Reviewer buku dan/atau penulis soal EBTANAS/UN Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi reviewer buku dan/atau penulis soal EBTANAS/UN/UASDA. 1) 2) 3) 86 NAMA KEGIATAN TAHUN SKOR (diisi penilai) .*)Jenis pada tabel di atas diisi buku. Penelitian Apabila Bapak/Ibu pernah melakukan penelitian tindakan kelas atau penelitian yang mendukung peningkatan pembelajaran dan atau profesional guru. artikkel. isilah tabel berikut. NO. tuliskan judul penelitian dan keterangan lainnya pada tabel berikut. Skripsi. 1) 2) 3) 4) Dst. dan disertasi serta tugas akhir lainnya tidak dinilai. JUDUL TAHUN SUMBER DANA STATUS SKOR (KETUA/ANGGOTA) (diisi penilai) Catatan: Lampirkan naskah asli/foto kopi laporan hasil penelitian secara utuh yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. artikel (jurnal/majalah/koran). modul. Lampirkan naskah asli/foto kopi buku. NO. b. c. tesis. atau diktat dicetak lokal. atu modul secara utuh yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung.

Keikutsertaan dalam forum ilmiah 87 . tari dan karya seni lainnya). JENIS MEDIA/ALAT TAHUN SUMBER DANA STATUS SKOR (KETUA/ANGGOTA) (diisi penilai) Catatan: Lampirkan surat keterangan dari atasan langsung disertai bukti fisik yang relevan. NAMA KARYA TAHUN DESKRIPSI SINGKAT TENTANG KARYA YANG DIHASILKAN SKOR (diisi penilai) Catatan: Lampirkan surat keterangan dari atasan langsung disertai bukti fisik yang relevan. NO. suara. musik. NO. tuliskan jenis media/alat dan keterangan lainnya pada tabel berikut. tuliskan nama dan tahun karya tersebut dalam tabel berikut. lukis. musik. Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/surat tugas dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. Media dan Alat Pembelajaran Apabila Bapak/Ibu pernah membuat media atau alat pembelajaran. suara. 1) 2) 3) 4) Dst. 8. lukis. tari. Karya teknologi (teknologi tepat guna) dan karya seni (patung. 1) 2) 3) 4) Dst. dan karya seni lainnya) Apabila Bapak/Ibu pernah membuat karya teknologi (teknologi tepat guna) dan karya seni (patung. kriya. sastra. kriya. d.4) Dst. sastra. misalnya: media yang dibuat atau foto hasil karya yang disertai manual dan/atau deskripsi yang dilegalisasi oleh atasan langsung. e. misalnya: hasil karya atau foto hasil karya yang disertai manual dan/atau deskripsi yang dilegalisasi oleh atasan langsung.

c. atau sejenisnya yang asli untuk bendel pertama dan foto kopinya yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung untuk bendel kedua. b. Pengalaman Mendapat Tugas Tambahan 88 .Jika Bapak/Ibu pernah mengikuti forum ilmiah tuliskan judul dan keterangan lainnya pada tabel berikut. Pengalaman menjadi pengurus organisasi di bidang kependidikan dan sosial a. piagam. NO. kabupaten/kota. 9. 1) 2) 3) 4) Dst NAMA ORGANISASI TAHUN JABATAN TINGKAT *) SKOR (diisi penilai) Catatan: *) Kolom tingkat diisi: kecamatan. Pengalaman Organisasi Apabila Bapak/Ibu memiliki pengalaman menjadi pengurus suatu organisasi kependidikan atau organisasi sosial. a. tuliskan nama organisasinya dan keterangan lainnya pada tabel berikut. d. Apabila menjadi nara sumber/pemakalah lampirkan juga makalahnya. b. atau internasional Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. NO. nasional. atau peserta sesuai sertifikat Lampirkan sertifikat. Dst JENIS KEGIATAN TAHUN PERAN *) TINGKAT SKOR (Inter/Nas/Lokal) (diisi penilai) Catatan: *) Kolom peran diisi pemakalah.

.. isilah tabel berikut. 10... NO. Penghargaan Apabila bapak/Ibu pernah menerima penghargaan di bidang pendidikan.) SKOR (diisi penilai) 89 .. LOKASI JENIS DAERAH LAMA BERTUGAS KHUSUS (MULAI TH . nasional. kabupaten/kota. isilah tabel berikut. NO. Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan a. s/d TH .S/D TH NAMA SEKOLAH ---SKOR (diisi penilai) Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/bukti yang relevan dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan.Apabila Bapak/Ibu pernah mendapat tugas tambahan antara lain sebagai kepala/wakil kepala sekolah/kepala bengkel/kepala lab/wali kelas/pembina kegiatan ekstra kurikuler. NO.. atau internasional Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam/surat keterangan yang tertulis pada tabel di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan. Catatan: *)Kolom tingkat diisi: kecamatan.. isilah tabel berikut. 1) 2) 3) 4) JENIS PENGHARGAAN PEMBERI PENGHARGAAN TINGKAT *) TAHUN SKOR (diisi penilai) Dst. Penugasan Di Daerah Khusus Apabila Babak/Ibu pernah ditugaskan sebagai guru di daerah khusus (daerah terpencil/tertinggal/ bencana/konflik/perbatasan). JABATAN TH ---. b. 1) 2) 3) 4) Dst..

2011 Peserta Pemilihan Guru Berprestasi .. ………………. dan jika di kemudian hari ternyata pernyataan dan dokumen saya tidak benar.. …………. saya bersedia menerima sanksi dan dampak hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.1) 2) 3) 4) Dst. Materai Rp 6. Catatan: Lampirkan foto kopi SK penugasan yang telah dilegalisasi oleh atasan. Dengan ini saya menyatakan bahwa pernyataan dan dokumen di dalam portofolio ini benar-benar hasil karya saya sendiri.000 (…………………………) 90 .

Lampiran 2 PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN GURU BERPRESTASI TAHUN 2011 OLEH KEPALA SEKOLAH 91 .

Sekolah Tempat Tugas a. Nama (lengkap dengan gelar akademik) 2. Tempat. Nama b. Alamat Sekolah c. Jenis Kelamin 6. NUPTK 4. NIP/NIK 3. Kabupaten/Kota e. Pendidikan Terakhir 8. tgl lahir 7. 1 = tidak baik 2 = kurang baik 3 = baik 4 = sangat baik : : : : : : : : : Jam/minggu : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) : 92 . Akta Mengajar 9. Sekolah g. 3. 4) sesuai dengan kriteria sebagai berikut.INSTRUMEN PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN oleh Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) IDENTITAS PESERTA 1. Telp. Mata Pelajaran/Guru Kelas SD*) 11. Pangkat/Golongan 5. No. Alamat e-mail 10. Beban Mengajar per Minggu *Coret yang tidak perlu LEMBAR PENILAIAN Petunjuk Berilah skor pada butir-butir pelaksanaan pembelajaran dengan cara melingkari angka pada kolom skor (1. Provinsi f. 2. Kecamatan d.

D. 10. 14. 11. 7. 22. 8. 21. INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI PRAPEMBELAJARAN Mempersiapkan siswa untuk belajar Melakukan kegiatan apersepsi KEGIATAN INTI PEMBELAJARAN Penguasaan materi pelajaran Menunjukkan penguasaan materi pembelajaran Mengaitkan materi dengan pengetahuan lain yang relevan Menyampaikan materi dengan jelas. 9. 3. 16. 20. 5. 6.PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO I 1. III 23. II A. 4. 2. baik. 13. 12. 15. sesuai dengan hierarki belajar dan karakteristik siswa Mengaitkan materi dengan realitas kehidupan Pendekatan/strategi pembelajaran Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kompetensi (tujuan) yang akan dicapai dan karakaterstik siswa Melaksanakan pembelajaran secara runtut Menguasai kelas Melaksanakan pembelajaran yang bersifat kontekstual Melaksanakan pembelajaran yang memungkinkan tumbuhnya kebiasaan positif Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan alokasi waktu yang direncanakan Pemanfaatan sumber belajar /media pembelajaran Menggunakan media secara efektif dan efisien Menghasilkan pesan yang menarik Melibatkan siswa dalam pemanfaatan media Pembelajaran yang memicu dan memelihara keterlibatan siswa Menumbuhkan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran Menunjukkan sikap terbuka terhadap respons siswa Menumbuhkan keceriaan dan antusisme siswa dalam belajar Penilaian proses dan hasil belajar Memantau kemajuan belajar selama proses Melakukan penilaian akhir sesuai dengan kompetensi (tujuan) Penggunaan bahasa Menggunakan bahasa lisan dan tulis secara jelas. 18. 17. C. dan benar Menyampaikan pesan dengan gaya yang sesuai PENUTUP Melakukan refleksi atau membuat rangkuman dengan melibatkan siswa Melaksanakan tindak lanjut dengan memberikan arahan. 24. F. E. 19. atau SKOR 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 93 . B.

........... atau tugas sebagai bagian remidi/pengayaan Total Skor (jumlahkan seasuai dengan angka yang dilingkari.. dan apabila di kemudian hari ternyata pernyataan saya tidak benar........ skor tertinggi 96 SKOR Dengan ini saya menyatakan bahwa penilaian yang saya lakukan sesuai dengan kondisi guru berprestasi yang sebenarnya..... saya bersedia mempertanggungjawabkannya... Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) (..........NO INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI kegiatan............. Skor terrendah 24.....) NIP/NIK 94 .... .............. ..........

..) 95 . Kejujuran (menyampaikan sesuatu apa adanya....... Keteladanan (menjadi contoh atau rujukan dalam sikap dan perilaku bagi orang lain.. skor tertinggi 44  SKOR SKOR =----------------------. 1... misal: menjadi teladan bagi sejawat dan peserta didik dalam tutur kata.. Keberhasilan melakukan pembimbingan siswa.. orang Kristiani rajin ke gereja.. dll.. berpakaian. Etos kerja (komitmen dan semangat dalam melaksanakan tugas.. misal: orang muslim rajin menjalankan sholat.X 100% SKOR TERTINGGI 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 . dan kegiatan ekstrakurikuler lainnya Skor Total (jumlahkan angka yang dilingkari)...... ......) 2... membuat alat peraga pembelajaran.......) 6.. Kemampuan menerima kritik dan saran (perilaku dalam merespon kritik dan saran dari orang lain.. dll... saya bersedia mempertanggungjawabkannya. Kemampuan berkomunikasi (dapat menyampaikan ide-idenya dengan bahasa yang baik dan dapat dipahami oleh sasaran.... dan apabila di kemudian hari ternyata pernyataan saya tidak benar.. membuat karya seni.... Tanggung jawab (sanggup menyelesaikan tugas sesuai dengan ketentuan.. bersemangat melaksanakan dan mentaati kaidah-kaidah dalam tugas) 7. menulis buku.. dan sebagainya) 8. misal mulai dan mengakhiri kegiatan pembelajaran sesuai dengan jadwal) 5... Skor terendah 11..... Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) (...... Dengan ini saya menyatakan bahwa penilaian yang saya lakukan sesuai dengan kondisi guru berprestasi yang sebenarnya... Kemampuan bekerjasama 11. Inovasi dan kreativitas (kemampuan dan kemauan untuk mengadakan pembaharuan melalui olah pikirnya.... Aspek yang dinilai Skor 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 Ketaatan dalam menjalankan ajaran agama (rajin menjalankan ajaran agama yang dianut. .. misal: ijin tidak masuk atau tidak mengajar dengan alasan yang sebenarnya) 4.. misal selalu berusaha menggunakan alam sekitar dan bahan-bahan yang ada di sekitarnya dalam proses pembelajaran di kelas.. misal yang memiliki etos kerja tinggi..... misal: melaksanakan pembelajaran dengan baik dan sesuai jadwal) 3.. untuk lomba olimpiade. misal mendapat kritik tidak marah dan akomodatif terhadap saran orang lain) 9........PENILAIAN KERJA GURU PENGAMATAN SEHARI-HARI No ... misal: dalam keseharian dapat berkomunikasi secara baik dengan sejawat) 10. Kedisiplinan (kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku....... misalnya.

2. NIP/NIK 3. Mata Pelajaran/Guru Kelas SD*) 11. tgl lahir 7. Sekolah Tempat Tugas a. Pendidikan Terakhir 8. Provinsi f. Akta Mengajar 9. dengan cara melingkari angka pada kolom skor (1. 3. No. Kabupaten/Kota e. Sekolah g. Jenis Kelamin 6. Pangkat/Golongan 5. NUPTK 4. Alamat Sekolah c. Alamat e-mail 10. Beban Mengajar per Minggu *coret yang tidak perlu LEMBAR PENILAIAN Petunjuk Berilah penilaian kompetensi kepribadian dan sosial guru.NIP/NIK Lampiran 3 INSTRUMEN PENILAIAN KINERJA oleh Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) IDENTITAS PESERTA 1. Nama b. 1 = tidak baik/rendah 3 = baik/tinggi : : : : : : : : : Jam/minggu : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) : 96 . Telp. 4) sesuai dengan kriteria sebagai berikut. Tempat. Kecamatan d. Nama (lengkap dengan gelar akademik) 2.

2 = kurang baik/kurang tinggi 4 = sangat baik/sangat tingi 97 .

.. rasa bangga menjadi guru C. struktur. Penilaian dan evaluasi B. orang tua. . Nilai minimum per kompetensi = 1 dan nilai maksimum 4. . bertindak obyektif. Pedagogik 1. Kepribadian 8. ………………………………………………………… . . Nama Instansi/Sekolah Telp / Fax Kelurahan Kecamatan Kabupaten/kota Provinsi Periode penilaian .. konsep dan pola pikir keilmuan yang 13... tanggung jawab yang tinggi. .. Etos kerja... Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik 3...... Komunikasi dengan peserta didik 7.. Bersikap inklusif. Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan 10.... . dan masyarakat D. . …………………….. Kepala Sekolah 98 .REKAP HASIL PENILAIAN KINERJA GURU KELAS/MATA PELAJARAN a. Mengembangkan keprofesionalan melalui tindakan yang reflektif Jumlah (Hasil penilaian kinerja guru) *) Nilai Diisi berdasarkan laporan dan evaluasi PK Guru.... tenaga kependidikan.. Profesional Penguasaan materi. .... sampai . serta tidak diskriminatif Komunikasi dengan sesama guru.. peserta 12 didik.. Kegiatan pembelajaran yang mendidik 5.. . . . .. Menguasai karakteristik peserta didik 2. . ……………………………….. sosial dan kebudayaan Nasional 9. hukum. Pengembangan potensi peserta didik 6. Nama NIP Tempat/Tanggal Lahir Pangkat/Jabatan/Golongan TMT sebagai guru Masa Kerja Jenis Kelamin Pendidikan Terakhir/Spesialisasi Program Keahlian yang diampu b.. Pengembangan kurikulum 4. NO KOMPETENSI NILAI*) A.. mendukung mata pelajaran yang diampu 14.. Bertindak sesuai dengan norma agama. Sosial 11. ...

3.Penilaian Kinerja Guru Komponen 1 Mengenal karakteristik peserta didik Skor Indikator 1. 6.25%<X≤50%=2. Guru memastikan bahwa semua peserta didik mendapatkan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran. diolok‐ olok. Guru dapat mengatur kelas untuk memberikan kesempatan belajar yang sama pada semua peserta didik dengan kelainan fisik dan kemampuan belajar yang berbeda. sehingga peserta didik tersebut tidak termarginalkan (tersisihkan. 4. Total skor untuk kompetensi 1 Skor maksimum kompetensi 1= jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 1 (0%<X≤25%=1. Guru mencoba mengetahui penyebab penyimpangan perilaku peserta didik untuk mencegah agar perilaku tersebut tidak merugikan peserta didik lainnya. Guru memperhatikan peserta didik dengan kelemahan fisik tertentu agar dapat mengikuti aktivitas pembelajaran. 50% < X≤ 75% = 3. Guru dapat mengidentifikasi karakteristik belajar setiap peserta didik di kelasnya. 2. 5. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Seluruhnya terpenuhi 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 99 . minder.). dsb. Guru membantu mengembangkan potensi dan mengatasi kekurangan peserta didik.

Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 2 : Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik Nama Guru : ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... (9) Nama Penilai : ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12)

(13) Tindak lanjut yang diperlukan:

(14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan:

(15) (16)

(17) Tindak lanjut yang diperlukan:

(18) Setelah Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (19) (20)

(21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22)

100

Penilaian Kinerja Guru Komponen 2

Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik Skor Indikator Tidak ada bukti Terpenuhi Seluruhnya (Tidak sebagian terpenuhi terpenuhi) 0 1 2

1. Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk menguasai materi pembelajaran sesuai usia dan kemampuan belajarnya melalui pengaturan proses pembelajaran dan aktivitas yang bervariasi. 2. Guru selalu memastikan tingkat pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran tertentu dan menyesuaikan aktivitas pembelajaran berikutnya berdasarkan tingkat pemahaman tersebut. 3. Guru dapat menjelaskan alasan pelaksanaan kegiatan/aktivitas yang dilakukannya, baik yang sesuai maupun yang berbeda dengan rencana, terkait keberhasilan pembelajaran. 4. Guru menggunakan berbagai teknik untuk memotiviasi kemauan belajar peserta didik. 5. Guru merencanakan kegiatan pembelajaran yang saling terkait satu sama lain, dengan memperhatikan tujuan pembelajaran maupun proses belajar peserta didik. 6. Guru memperhatikan respon peserta didik yang belum/kurang memahami materi pembelajaran yang diajarkan dan menggunakannya untuk memperbaiki rancangan pembelajaran berikutnya. Total skor untuk kompetensi 2 Skor maksimum kompetensi 2 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 2 (0%<X≤25%=1;25%<X≤50%=2; 50% < X≤ 75% = 3; 75% < X≤ 100% = 4)

0

1

2

0 0 0

1 1 1

2 2 2

0

1

2

12

101

102

.. .... . . .. ... .... ........ . ... . ... . . .... . . ... . .. ............ ........ . (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru: (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (19) (20) (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 103 .. . . ... . .. .. ... ....Kompetensi 3 : Pengembangan kurikulum Nama Guru : . ... .......... . ... . .. . ....... .. . ... ... . . . . .... ............. . ........ ......... . ... ... .. ..... .... (9) Nama Penilai : .... .. . ... ....... .. . .. ....... ... ...... ...... .. . .... .. . . . . ...... . . ...

75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti Terpenuhi (Tidak sebagian terpenuhi) 0 0 0 1 1 1 2 Terpenuhi seluruhnya 2 2 0 1 2 8 104 .Penilaian Kinerja Guru Komponen 3 Pengembangan kurikulum Skor Indikator 1. 2. 4. Guru memilih materi pembelajaran yang: a) sesuai dengan tujuan pembelajaran. 3. c) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar peserta didik. 50% < X≤ 75% = 3. Guru dapat menyusun silabus yang sesuai dengan kurikulum.25%<X≤50%=2. b) tepat dan mutakhir. Guru merancang rencana pembelajaran yang sesuai dengan silabus untuk membahas materi ajar tertentu agar peserta didik dapat mencapai kompetensi dasar yang ditetapkan. dan d) dapat dilaksanakan di kelas e) sesuai dengan konteks kehidupan sehari‐hari peserta didik. Guru mengikuti urutan materi pembelajaran dengan memperhatikan tujuan pembelajaran. Total skor untuk kompetensi 3 Skor maksimum kompetensi 3 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/8) × 100% Nilai untuk kompetensi 3 (0%<X≤25%=1.

.. . .. . ....... ... . .. .. . . ........ . .. . ...... ..... ....... ... . ....... . . ...... .... .... .... .... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru Tindak lanjut yang diperlukan: (19) (20) (21) (22) 105 ...... .. . .... .. .... .... . (9) Nama Penilai : .. .. . ... . .. ....... .. . ..... . . . . .. . . .... ...... .. .... .. . . . .... .. . ..Kompetensi 4 : Kegiatan Pembelajaran yang Mendidik Nama Guru : ........... .. ... ....... . .... .... . .. . .... .... . .... ........ .... ... ...... ....

Guru mampu menyesuaikan aktivitas pembelajaran yang dirancang dengan kondisi kelas. Guru menggunakan alat bantu mengajar. 9. 6. Guru mengelola kelas dengan efektif tanpa mendominasi atau sibuk dengan kegiatannya sendiri agar semua waktu peserta dapat termanfaatkan secara produktif. 8. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada Terpenuhi Terpenuhi bukti (Tidak terpenuhi) sebagian seluruhnya 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 2 0 1 0 1 2 0 0 0 1 1 1 2 2 2 0 1 2 0 1 2 106 . 10. 7. 3. dan/atau audio‐ visual (termasuk TIK) untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran. Sebagai contoh: guru menambah informasi baru setelah mengevaluasi pemahaman peserta didikterhadap materi sebelumnya. sebelum memberikan penjelasan tentangjawaban yang benar. 2.Penilaian Kinerja Guru Komponen 4 Kegiatan Pembelajaran yang Mendidik Skor Indikator 1. Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran sesuai dengan rancangan yang telah disusun secara lengkap dan pelaksanaan aktivitas tersebut mengindikasikan bahwa guru mengerti tentang tujuannya. 25% < X≤ 50% = 2. Guru mengatur pelaksanaan aktivitas pembelajaran secara sistematis untuk membantu proses belajar peserta didik. Guru melakukan aktivitas pembelajaran secara bervariasi dengan waktu yang cukup untuk kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar dan mempertahankan perhatian peserta didik. 11. 50% < X≤ 75% = 3. Guru mengkomunikasikan informasi baru (misalnya materi tambahan) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar peserta didik. Guru melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai isi kurikulum dan mengkaitkannya dengan konteks kehidupan sehari‐hari peserta didik. bukan untuk menguji sehingga membuat peserta didik merasa tertekan. 5. mempraktekkan dan berinteraksi dengan peserta didik lain. Guru menyikapi kesalahan yang dilakukan peserta didik sebagai tahapan proses pembelajaran. Total skor untuk kompetensi 4 Skor maksimum kompetensi 4 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/22) × 100% Nilai untuk kompetensi 4 (0% < X≤ 25% = 1. bukan semata‐mata kesalahan yang harus dikoreksi. Guru memberikan banyak kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya. 4. Misalnya: dengan mengetahui terlebih dahulu peserta didik lain yang setuju atau tidak setuju dengan jawaban tersebut. Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran yang bertujuan untuk membantu proses belajar peserta didik.

Guru merancang dan melaksanakan aktivitas pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk belajar sesuai dengan kecakapan dan pola belajar masing‐masing. potensi.25%<X≤50%=2. 50% < X≤ 75% = 3. 6.Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 5 Memahami dan mengembangkan potensi Skor Indikator 1. 4. 7. Guru memberikan kesempatan belajar kepada peserta didik sesuai dengan cara belajarnya masing‐masing. Total skor untuk kompetensi 5 Skor maksimum kompetensi 5 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/14) × 100% Nilai untuk kompetensi 5 (0%<X≤25%=1. 5. Guru merancang dan melaksanakan aktivitas pembelajaran untuk memunculkan daya kreativitas dan kemampuan berfikir kritis peserta didik. Guru memusatkan perhatian pada interaksi dengan peserta didik dan mendorongnya untuk memahami dan menggunakan informasi yang disampaikan. Guru menganalisis hasil belajar berdasarkan segala bentuk penilaian terhadap setiap peserta didik untuk mengetahui tingkat kemajuan masing‐ masing. 2. Guru secara aktif membantu peserta didik dalam proses pembelajaran dengan memberikan perhatian kepada setiap individu. dan kesulitan belajar masing‐masing peserta didik. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpenuhi seluruhnya 0 1 2 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 107 . minat. 3. Guru dapat mengidentifikasi dengan benar tentang bakat.

...... (9) Nama Penilai : . ...... . ..... .. . . . .... ..Kompetensi 6 : Komunikasi dengan peserta didik Nama Guru : .. .. .. . . . . .. . .. .......... ........ . ....... . ........ ... ..... . . .... ... ... .... . . .. ... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (19) (20) (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 108 . ... .......... .. ..... ............. .. .... ..... ..... .. .... ...... . . ..... ..... . . . . .. ... ... .... .. . .. .. ....... . ..... ...... .. . ... . .. ... . .. .. . .. . ..

2. Guru menanggapinya pertanyaan peserta didik secara tepat. 6. 4.25%<X≤50%=2. Total skor untuk kompetensi 6 Skor maksimum kompetensi 6 = jumlah indikator ×2 Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 6 (0%<X≤25%=1. tanpa mempermalukannya. kecuali jika diperlukan untuk membantu atau mengklarifikasi pertanyaan/tanggapan tersebut. Guru menyajikan kegiatan pembelajaran yang dapat menumbuhkan kerja sama yang baik antar pesertadidik. 5. termasuk memberikan pertanyaan terbuka yang menuntut peserta didik untuk menjawab dengan ide dan pengetahuan mereka. Guru memberikan perhatian dan mendengarkan semua pertanyaan dan tanggapan peserta didik.Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 6 Penilaian untuk Kompetensi 6: Komunikasi dengan peserta didik Skor Indikator 1. dan mutakhir. 3. benar. tanpa menginterupsi. Guru memberikan perhatian terhadap pertanyaan peserta didik dan meresponnya secara lengkap dan relevan untuk menghilangkan kebingungan pada peserta didik. Guru menggunakan pertanyaan untuk mengetahui pemahaman dan menjaga partisipasi peserta didik. sesuai tujuan pembelajaran dan isi kurikulum. 50% < X≤ 75% = 3. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpenuhi Seluruhnya 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 109 . Guru mendengarkan dan memberikan perhatian terhadap semua jawaban peserta didik baik yang benar maupun yang dianggap salah untuk mengukur tingkat pemahaman peserta didik.

.. . .. .. .. (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan gur (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Setelah Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (19) (20) (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 110 ...... . ... ..... .. .. ......... . .... ... .. .... .. ..... ....... ... . . .. . .. .. ........... .. .. ...... .. . .... .... .. ....... .. . ... ...Kompetensi 7 : Penilaian dan evaluasi Nama Guru : . ..... .. . ... .. ........ . .... . (9) Nama Penilai : . ... ... .. .. .... . .... ..... .. ........ .... ... . ... .. .... ... .... .. . . .. .. .. .. . .... ..... . .. .. .. .......

dan sebagainya. Guru memanfaatkan masukan dari peserta didik dan merefleksikannya untuk meningkatkan pembelajaran selanjutnya. teknik dan jenis penilaian. 3. jurnal pembelajaran. 5. 75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 0 1 2 (26) 0 1 2 0 1 2 111 . Guru menganalisis hasil penilaian untuk mengidentifikasi topik/kompetensi dasar yang sulit sehingga diketahui kekuatan dan kelemahan masing‐masing peserta didik untuk keperluan remedial dan pengayaan. materi tambahan. Guru menyusun alat penilaian yang sesuai dengan tujuan pembelajaran untuk mencapai kompetensi 2. tertentu Guru melaksanakan penilaian dengan berbagai seperti yang tertulis dalam RPP. rancangan pembelajaran.25%<X≤50%=2. tentang tingkat pemahaman terhadap materi pembelajaran yang telah dan akan dipelajari. 4. Guru memanfatkan hasil penilaian sebagai bahan penyusunan rancangan pembelajaran yang akan dilakukan selanjutnya.Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 7 Penilaian dan evaluasi Skor Indikator Tidak ada Terpenuhi Terpenuhi bukti (Tidak terpenuhi) sebagian Seluruhnya 0 1 2 1. selain penilaian formal yang dilaksanakan sekolah. 50% < X≤ 75% = 3. dan mengumumkan hasil serta implikasinya kepada peserta didik. Total skor untuk kompetensi 7 Skor maksimum kompetensi 7 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 10) × 100% Nilai untuk kompetensi 7 (0%<X≤25%=1. dan dapat membuktikannya melalui catatan.

. ....... .... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal (11) Dokumen dan bahan lain (12) yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Pemantauan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan (23) (24) 112 . . .. ..... ..Kompetensi 8 : Bertindak sesuai dengan norma agama.. ... . .. . . ... ...... ... . .... .. .. ........ .... ..... ..... .......... ... . . .. . ... .. . . .. .. ... . . ...... (9) Nama Penilai : .. hukum.... .. ... .... . . ......... . ..... .. .......... . . .. ... . . ... ..... . . . . ...... . ..... ... .. ....... . sosial dan kebudayaan nasional Indonesia Nama Guru : .. . . ..... . . ..... . ... ......... .... .... . ....... .

Guru menghargai dan mempromosikan prinsip‐prinsip Pancasila sebagai dasar ideologi dan etika bagi semua warga Indonesia. 50% < X≤ 75% = 3. agama). dan gender). 4. hukum. 5.25%<X≤50%=2. Guru memiliki rasa persatuan dan kesatuan sebagai bangsa Indonesia. Total skor untuk kompetensi 8 Skor maksimum kompetensi 8 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/10) × 100% Nilai untuk kompetensi 8 (0%<X≤25%=1.Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 8 Bertindak sesuai dengan norma agama. Guru saling menghormati dan menghargai teman sejawat sesuai dengan kondisi dan keberadaan masing‐ masing. sosial dan kebudayaan nasional Indonesia Skor Indikator 1. Guru mempunyai pandangan yang luas tentang keberagaman bangsa Indonesia (misalnya: budaya. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada tukti(Tidak erp erpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpen uhi Seluruh nya 0 1 2 2 0 1 0 0 0 1 1 1 2 2 2 113 . agama. Guru mengembangkan kerjasama dan membina kebersamaan dengan teman sejawat tanpa memperhatikan perbedaan yang ada (misalnya: suku. 2. 3. suku.

. ............. ........ ... . . ....... ........... .. . . .... .. ... .... ... ... . ... .... ..... ....... .. . . ... . .. ... ... ... . .Kompetensi 9 : Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan Nama Guru : . ....... . . .. ... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Pemantauan Tanggal Dokumen dan bahan lain (24) yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) (23) 114 ..... ....... .... . .... .... ..... . . . . .... . . . .. ......... .......... . ... .. . ...... . .... .... ........ . ... . . . ... .... .. . . .... .. . . .. ... .. (9) Nama Penilai : .

3. Guru mau membagi pengalamannya dengan teman sejawat.25%<X≤50%=2. 2. sehingga semua peserta didik selalu memperhatikan guru dan berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Guru mampu mengelola pembelajaran yang membuktikan bahwa guru dihormati oleh peserta didik. berpenampilan. dan teman sejawat. 5. Guru bersikap dewasa dalam menerima masukan dari peserta didik dan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berpartisipasi dalam proses pembelajaran. dan berbuat terhadap semua peserta didik. 50% < X≤ 75% = 3. 4. Guru bertingkah laku sopan dalam berbicara.Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 9 kOM Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan k Indikator 1. orang tua. Total skor untuk kompetensi 9 Skor maksimum kompetensi 9 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 10) × 100% Nilai untuk kompetensi 9 (0%<X≤25%=1. termasuk mengundang mereka untuk mengobservasi cara mengajarnya dan memberikan masukan. Guru berperilaku baik untuk mencitrakan nama baik sekolah. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Skor Terpenuhi sebagian Terpenuhi seluruhnya 0 0 1 2 2 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 115 .

.. . ... ..... . ... .. .... ... .. .... .. ..... .... .. .. .. .. . .. .. .. .. ...Kompetensi 10: Etos kerja....... ... ... ........... .. (9) Nama Penilai : . (10) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Pemantauan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan (23) (24) 116 . .. ..... . ...... . .. . ... ...... ........ .... dan rasa bangga menjadi guru Nama Guru : .. . .......... .. .. . . .. ... ... ... ..... ...... . .... . . ...... . . ... tanggung jawab yang tinggi......... .. ........ . . . . . . .... . ... . .. .... . ... . ... .............. . . .

3. 6. 50% < X≤ 75% = 3. 7. Guru merasa bangga dengan profesinya sebagai guru. Guru menyelesaikan semua tugas administratif dan non‐pembelajaran dengan tepat waktu sesuai standar yang ditetapkan. Guru meminta ijin dan memberitahu lebih awal. 8. tanggung jawab yang tinggi. 5. Jika guru harus meninggalkan kelas. 2. guru mengaktifkan siswa dengan melakukan hal‐hal produktif terkait dengan mata pelajaran.Penilaian Kinera Guru Kompetensi 10 Etos kerja. dan rasa bangga menjadi guru Skor Indikator 1. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) 0 Terpenuhi sebagian 1 Terpenuhi seluruhnya 2 0 1 2 0 1 2 2 0 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 117 . dengan memberikan alasan dan bukti yang sah jika tidak menghadiri kegiatan yang telah direncanakan. Guru memanfaatkan waktu luang selain mengajar untuk kegiatan yang produktif terkait dengan tugasnya. Guru memberikan kontribusi terhadap pengembangan sekolah dan mempunyai prestasi yang berdampak positif terhadap nama baik sekolah. dan meminta guru piket atau guru lain untuk mengawasi kelas.25%<X≤50%=2. Guru mengawali dan mengakhiri pembelajaran dengan tepat waktu. 4. termasuk proses pembelajaran di kelas. Total skor untuk kompetensi 10 Skor maksimum kompetensi 10 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 16) × 100% Nilai untuk kompetensi 10 (0%<X≤25%=1. Guru memenuhi jam mengajar dan dapat melakukan semua kegiatan lain di luar jam mengajar berdasarkan ijin dan persetujuan pengelola sekolah.

memberikan perhatian dan bantuan sesuai kebutuhan masing‐masing. Skor Tidak ada Terpenuhi Seluruhnya bukti (Tidak sebagian terpenuhi terpenuhi) 2 0 1 0 1 2 (23) (24) Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) (25) 3. 50% < X≤ 75% = 3. serta berkontribusi positif terhadap semua diskusi formal dan informal terkait dengan pekerjaannya.25%<X≤50%=2. bertindak objektif. 2. tanpa memperdulikan faktor personal.Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 11 Bersikap inklusif. Guru menjaga hubungan baik dan peduli dengan teman sejawat (bersifat inklusif). Total skor untuk kompetensi 11 Skor maksimum kompetensi 11= jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 11 (0%<X≤25%=1. berasal dari daerah yang sama dengan guru). 75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 Kompetensi 12: Komunikasi dengan sesama guru. Guru sering berinteraksi dengan peserta didik dan tidak membatasi perhatiannya hanya pada kelompok tertentu (misalnya: peserta didik yang pandai. serta tidak diskriminatif Indikator 1. kaya. orang tua peserta 118 . tenaga pendidikan. Guru memperlakukan semua peserta didik secara adil.

. .. Guru menyampaikan informasi tentang kemajuan..... . ....... Guru memperhatikan sekolah sebagai bagian dari masyarakat.. dan dapat menunjukkan buktinya. ... .. .. . .... teman sejawat.... . orang tua peserta didik... .. .. 3. .. kesulitan. . ... .... ...... .. ...... . ... . ... 50% < X≤ 75% = 3.. serta berperan dalam kegiatan sosial di masyarakat. .. (10) Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) (23) (24) Kompetensi 12: Komunikasi dengan sesama guru. ........ ... .... .. . .. Guru ikut berperan aktif dalam kegiatan di luar pembelajaran yang diselenggarakan oleh sekolah dan masyarakat dan dapat memberikan bukti keikutsertaannya. .... . . . .. ... ... .. ..... ....... ........ ..... dan masyarakat Nama Guru : .. dan masyarakat Skor Indikator 1. ..didik..... . baik dalam pertemuan formal maupun tidak formal antara guru dan orang tua.. . . .. .25%<X≤50%=2... ..... ..... .... .... tenaga pendidikan. .... ... . .. (9) Nama Penilai : . .. .. . . .. . 2... . ... ... dan potensi peserta didik kepada orang tuanya. . .. berkomunikasi dengan masyarakat sekitar. Total skor untuk kompetensi 12 Skor maksimum kompetensi 12 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 12 (0%<X≤25%=1.. . ..... 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Seluruhnya terpenuhi 2 0 1 0 1 2 0 1 2 (27) (28) (29) (30) 6 119 ... .... ... .. . . . ... ..... ... .... .... .......

Guru menyertakan informasi yang tepat dan 0 1 2 mutakhir di dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran.25%<X≤50%=2. Total skor untuk kompetensi 13 Skor maksimum kompetensi 13 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 13 (0%<X≤25%=1. melakukan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. 50% < X≤ 75% = 3. Guru melakukan pemetaan standar kompetensi dan kompetensi dasar untuk mata pelajaran yang diampunya.Penilaian Kinerja Guru Penilaian untuk Kompetensi 13: Penguasaan materi struktur konsep dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu Skor Tidak ada Indikator Terpenuhi Terpenuhi bukti sebagian seluruhnya (Tidak terpenuhi) 1. mutakhir. dan memperkirakan alokasi waktu yang diperlukan. 75% < X≤ 100% = 4) 120 . perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang berisi informasi 0 1 2 yang tepat. Guru menyusun materi. 2. dan yang membantu peserta didik untuk memahami konsep materi pembelajaran. untuk mengidentifikasi materi 0 1 2 pembelajaran yang dianggap sulit. 3.

25%<X≤50%=2. dan aktif dalam melaksanakan PKB. Guru memiliki jurnal pembelajaran. mengembangkan karya inovasi. Guru dapat mengaplikasikan pengalaman PKB dalam perencanaan. 3. 6. Guru dapat memanfaatkan TIK dalam berkomunikasi dan pelaksanaan PKB. Guru memanfaatkan bukti gambaran kinerjanya untuk mengembangkan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran selanjutnya dalam program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). mengikuti kegiatan ilmiah (misalnya seminar. 5. dan didukung dengan contoh pengalaman diri sendiri.Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 14: Mengembangkan keprofesian melalui tindakan reflektif Skor Indikator 1. 50% < X≤ 75% = 3. Guru melakukan penelitian. 4. 2. konferensi). 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpenuhi seluruhnya 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 0 1 1 2 2 121 . penilaian pembelajaran dan tindak lanjutnya. catatan masukan dari kolega atau hasil penilaian proses pembelajaran sebagai bukti yang menggambarkan kinerjanya. Guru melakukan evaluasi diri secara spesifik. pelaksanaan. lengkap. Total skor untuk kompetensi 14 Skor maksimum kompetensi 14 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 12) × 100% Nilai untuk kompetensi 14 (0%<X≤25%=1.

Bagian Isi  Uraian rinci dari tujuan pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB)  Pernyataan isi materi yang disajikan dalam kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan serta uraian kesesuaian dengan peningkatan keprofesiannya. 122 .  Tindak lanjut yang akan atau telah dilaksanakan berkaitan dengan pengembangan diri berdasarkan hasil dari pengembangan keprofesian berkelanjutan. Bagian Pendahuluan  Latar Belakang mengikuti pengembangan keprofesian berkelanjutan  Keterangan waktu pelaksanaan. penyelenggaraan kegiatan  Tujuan mengikuti pengembangan keprofesian berkelanjutan. Penutup Lampiran-lampiran :  Fotocopy sertifikat/surat keterangan  Surat penugasan  Dan lain-lain.  Dampak terhadap pengalaman pengembangan keprofesian berkelanjutan terhadap diri sendiri dalam peningkatan mutu pengembangan keprofesian berkelanjutan dan riwayatnya. lama penyelenggaraan pengembangan keprofesian berkelanjutan  Penyelenggaraan pengembangan keprofesian berkelanjutan B.Lampiran 3 Sistematika Pelaporan Pengembangan Diri  Judul  Lembar Pengesahan  Kata Pengantar  Daftar Isi A. C.

Penyesuaian dapat dibuat menurut jenis-jenis penelitian misalnya : penelitian pengembangan. penelitian tindakan.Lampiran 4 Sistematika Penulisan Karya Tulis Ilmiah  Judul  Lembar Pengesahan  Kata Pengantar  Daftar Isi  Bab I Pendahuluan A. observasi partisipatoris dan lain-lain yang dapat berbeda. Tujuan  Bab II Landasan Teori/Tinjauan Pustaka  Bab III Metode Penelitian (bila melakukan penelitian)  Pembahasan  Kesimpulan dan saran  Lampiran-Lampiran Catatan : Sistematika tersebut merupakan alternatif yang dapat digunakan. 123 . Rumusan Masalah C. Latar Belakang dan Identifikasi Masalah B.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful