PEDOMAN PELAKSANAAN PEMILIHAN GURU BERPRESTASI SD DAN SMP TAHUN 2011

DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN PENDIDIKAN DASAR DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL 2011

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR...............................................................................................................i DAFTAR ISI ...........................................................................................................................iii BAB I PENDAHULUAN.................................................................................................1 A. Latar Belakang .............................................................................................1 B. Landasan Hukum .........................................................................................1 C. Tujuan ..........................................................................................................2 D. Manfaat ........................................................................................................2 E. Hasil Yang Diharapkan.................................................................................2 PENGERTIAN, SIFAT, PESERTA, DAN PERSYARATAN PESERTA ...............3 A. Pengertian....................................................................................................3 B. Sifat..............................................................................................................4 C. Peserta.........................................................................................................4 D. Persyaratan Peserta ....................................................................................4 ORGANISASI PENYELENGGARAAN, SELEKSI PESERTA, PROSEDUR PENGUSULAN, PENETAPAN PERINGKAT DAN PENGHARGAAN, SERTA PEMBIAYAAN .......................................................................................7 A. Organisasi Penyelenggaraan ......................................................................7 B. Seleksi, Penetapan dan Pemberian Penghargaan ......................................10 C. Pembiayaan ................................................................................................12 ASPEK YANG DINILAI DAN PROSEDUR PENILAIAN .....................................14 A. Aspek Penilaian ..........................................................................................14 B. Prosedur Penilaian ......................................................................................18 C. Penentuan Skor Akhir ................................................................................. 73 PENUTUP ..........................................................................................................74

BAB II

BAB III

BAB IV

BAB V

LAMPIRAN-LAMPIRAN

iii

KATA PENGANTAR

Dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional disebutkan bahwa pendidikan nasional bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Selanjutnya, dalam Undag-Undang Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen dinyatakan bahwa guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Guru memegang peran utama dalam rangka implementasi fungsi dan upaya mencapai tujuan nasional. Untuk melaksanakan tugas utama, guru wajib memiliki kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi professional. Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pendidikan Nasional melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar telah memberikan perhatian yang sungguh-sungguh untuk memberdayakan guru, terutama guru berprestasi. Hal ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Pasal 36 ayat (1) yang menyatakan bahwa ”Guru yang berprestasi, berdedikasi luar biasa, dan/atau bertugas di daerah khusus berhak memperoleh penghargaan. Kemudian berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 Pasal 30 ayat (1) ditegaskan bahwa “Guru memiliki hak untuk mendapatkan penghargaan sesuai dengan prestasi kerja, dedikasi luar biasa, dan/atau bertugas di daerah khusus”. Pemilihan Guru Berprestasi Tahun 2011 merupakan salah satu implementasi Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008. Guru Berprestasi dapat menjadi guru model atau contoh bagi guru lainnya karena yang bersangkutan mempunyai prestasi yang luar biasa atau melebihi yang dicapai guru lain sehingga berdampak positif terhadap peningkatan mutu dan proses hasil pembelajaran menuju standar nasional pendidikan. Pedoman ini merupakan acuan bagi Pemerintah Daerah dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP), serta Panitia Daerah maupun Nasional dalam penyelenggaraan Pemilihan Guru Berprestasi tahun 2011, mulai dari tingkat satuan pendidikan sampai dengan tingkat nasional. i

D. Ph. Direktur Jenderal Pendidikan Dasar.Melalui pemilihan guru berprestasi diharapkan semua pemangku kepentingan akan meningkatkan komitmennya dalam pembinaan dan pengembangan profesionalisme guru untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu. Prof. 195303021977031001 ii . Suyanto. Jakarta. NIP. Februari 2011 Plt.

pemilihan guru berprestasi dilaksanakan secara bertingkat. Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi Tugas dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2010. pelaksanaannya dirasakan masih belum optimum sehingga perlu dilakukan penyempurnaan. Latar belakang Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru. khususnya pada aspek yang dinilai. dan pendidikan menengah. 4. keluarga. Untuk melaksanakan tugasnya secara profesional. pelaksanaan pemilihan guru berprestasi telah berlangsung dengan lancar. provinsi. dan tingkat nasional. guru tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis edukatif. 5. baik pada tataran nasional. Sehubungan dngan itu. Landasan Hukum 1. pendidikan dasar. Selaras dengan kebijaksanaan pembangunan yang meletakkan pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai prioritas pembangunan nasional. B. kabupaten/kota. membimbing. loyalitas dan profesionalisme guru. Pasal 36 ayat (1) mengamanatkan bahwa ”Guru yang berprestasi. Era global menuntut SDM yang bermutu tinggi dan siap berkompetisi. yang diharapkan akan berpengaruh positif pada peningkatan kinerja. tetapi juga harus memiliki kepribadian yang kokoh sehingga dapat menjadi sosok panutan bagi siswa. dan kompetitif. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 55 Tahun 2003 tentang Tanda Kehormatan Satyalancana Pendidikan. dan/atau bertugas di daerah khusus berhak memperoleh penghargaan”. Tugas. dedikasi. 7. menilai. melatih. 1 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 . Pemerintah memberikan perhatian yang sungguh-sungguh untuk memberdayakan guru. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. maupun internasional. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. 3. produktif. 6. Secara umum.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi BAB I PENDAHULUAN A. mengarahkan. Undang-Undang No. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. regional. kecamatan. maupun masyarakat. namun demikian. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Secara teknis. mengajar. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan. Peningkatan kinerja tersebut dapat terlihat dari mutu lulusan satuan pendidikan sebagai SDM yang berkualitas. dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal. Pemilihan guru berprestasi dimaksudkan antara lain untuk mendorong motivasi. maka kedudukan dan peran guru semakin strategis untuk mempersiapkan SDM yang berkualitas dalam menghadapi era global. berdedikasi luar biasa. dimulai dari tingkat satuan pendidikan. terutama bagi guru-guru yang berprestasi. 2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Pengabdian dan Olahraga. 11. 4. 2. Ilmu Pengetahuan. serta terlindungi. martabat. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 1975 tentang Hadiah Seni. 3. D. Meningkatkan motivasi dan profesionalisme guru dalam pelaksanaan tugas profesionalnya. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 84/P Tahun 2009 tentang Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu II. Lencana dan Uang. provinsi. Terpupuknya rasa persatuan dan kesatuan bangsa melalui jalur pendidikan. 4. kabupaten/kota. Meningkatkan persaingan yang sehat melalui pemberian penghargaan di bidang pendidikan. Pendidikan. Terpilihnya guru berprestasi pada tingkat satuan pendidikan. 2. dan profesionalisme guru. citra. Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 0265/M/1977 tentang Hadian dan Piagam. 10. dan loyalitas demi kepentingan masa depan bangsa dan negara. 9. Tujuan 1. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2009 tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru dan Pengawas Satuan Pendidikan. mulia. dan tingkat nasional. Meningkatnya harkat. Adanya peningkatan mutu guru untuk mencapai tujuan pendidikan nasional. kecamatan. Hasil yang Diharapkan 1. Manfaat 1. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 2 . 5. Terjalinnya interaksi antar peserta untuk saling tukar pengalaman dalam mendidik siswa. 3. Termotivasinya guru untuk meningkatkan kinerja. Membangun komitmen mutu guru dalam kerangka peningkatan mutu pembelajaran menuju standar nasional pendidikan. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 36 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan Nasional. Tersalurkannya kreativitas dan inovasi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. disiplin. Mengangkat guru sebagai profesi terhormat. dedikasi. 12. 2. E. C. dan bermartabat.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi 8.

mengarahkan. dan pendidikan menengah. dan profesional serta menghasilkan karya kreatif dan inovatif yang diakui baik pada tingkat daerah. dan seni kriya. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 3 . seni teater. membimbing. murah dan sederhana. seni patung. 5. DAN PERSYARATAN PESERTA A. mengajar. seni tari. seni pedalangan. Inovasi dalam pembelajaran atau bimbingan adalah serangkaian kegiatan pengembangan dan perbaikan pembelajaran yang mencakup antara lain penggunaan metode/cara/media/sumber yang inovatif dan melebihi standar kompetensi yang dipersyaratkan dalam proses pembelajaran atau bimbingan menjadi efektif dan efisien. Teknologi tepat guna adalah teknologi yang menggunakan sumber daya yang ada untuk memecahkan masalah yang dihadapi/ada secara berdaya guna dan berhasil guna atau untuk pelaksanaan tugas sehari-hari menjadi lebih mudah. SIFAT. pendidikan dasar. Jenis Karya/Prestasi adalah 4. dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal. dan secara langsung membimbing peserta didik hingga mencapai prestasi di bidang intrakurikuler dan/atau ekstrakurikuler. 7. seni keramik. seni karawitan. dan karsa. mencakup kompetensi pedagogik. menilai. 9. nasional dan/atau internasional. 6. melatih. Penulisan buku/essay di bidang pendidikan adalah suatu karangan ilmiah di bidang pendidikan berdasarkan buah pemikiran/ulasan dari penulis. Karya seni adalah suatu proses kreatif dalam bidang kesenian yang dilandasi oleh pengamatan dan penghayatan dengan melibatkan cita. Prestasi olahraga adalah capaian atas keahlian atau keterampilan di bidang olahraga yang memberikan kebanggaan nasional atau memperlihatkan kemampuan untuk meningkatkan penghayatan dan prestasi olahraga dan memperlihatkan kemampuan untuk membangun salah satu sistem olahraga atau menciptakan model dan strategi pembelajaran atau pelatihan suatu cabang olahraga yang dapat meningkatkan prestasi anak didik/atlet. PESERTA.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi BAB II PENGERTIAN. 3. Pengertian 1. sosial. 2. Guru berprestasi adalah guru yang memiliki kinerja melampaui standar yang ditetapkan oleh satuan pendidikan. rasa. antara lain berupa hasil seni lukis. 8. kepribadian. seni grafis. Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik. Karya sastra adalah suatu bentuk dan hasil pekerjaan seni kreatif yang objeknya adalah manusia dan kehidupannya dengan menggunakan bahasa sebagai mediumnya. seni musik.

b. Persyaratan Peserta Persyaratan peserta Pemilihan Guru Berprestasi mulai dari tingkat satuan pendidikan sampai dengan tingkat nasional terdiri dari persyaratan akademik dan persyaratan administratif sebagai berikut. Transparan mengacu kepada proses yang memberikan peluang kepada semua pemangku kepentingan untuk memperoleh akses informasi tentang penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkat. dan memenuhi standar penilaian yang ditetapkan. kepribadian. 2. C. dan berakhlak mulia. tidak diskriminatif. dan hasil penilaian. dan profesional. untuk meningkatkan profesionalitasnya. menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat. c. Guru unggul/mumpuni dilihat dari kompetensi pedagogik. Pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB) adalah pengembangan knompetensi guru yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan bertahap. Persyaratan Akademik a. proses. Pemilihan guru berprestasi dilaksanakan secara objektif. yang selanjutnya disebut kelompok guru tingkat satuan pendidikan SD/MI. baik di tingkat sekolah. D. dan akuntabel. Guru sekolah menengah pertama/madrasah tsanawiyah. a. Peserta 1. 4 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 . transparan. yang selanjutnya disebut kelompok guru tingkat satuan pendidikan SMP/MTs. provinsi. 1. B. evaluasi hasil belajar. Kompetensi kepribadian tercermin dari kemampuan personal. sosial. Sifat 1. Kompetensi pedagogik tercermin dari tingkat pemahaman terhadap peserta didik. berkelanjutan. 2.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi 10. sebagai suatu sistem yang meliputi masukan. Guru sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah. 1. kabupaten/kota. Pemilihan guru berprestasi bersifat kompetitif. Fortopolio adalah sekumpulan informasi pribadi yang merupakan catatan dan dokumentasi atas pencapaian prestasi seseorang dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya. dan berwibawa. Akuntabel merupakan proses penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkatan yang dapat dipertanggungjawabkan kepada semua pemangku kepentingan pendidikan. baik secara akademik maupun administratif. Objektif mengacu kepada proses penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkat. dilaksanakan secara impartial. 2. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. dewasa. Subkompetensi masing-masing kompetensi disajikan pada bagian penilaian. arif. setiap guru yang memenuhi persyaratan berhak mengikuti program ini. maupun tingkat nasional. stabil. Memiliki kualifikasi akademik minimal sarjana (S1) atau diploma empat (D-IV) b. 11. berupa kepribadian yang mantap. kecamatan.

g. 5. dan masyarakat sekitar. Guru yang menghasilkan karya kreatif atau inovatif antara lain melalui bimbingan langsung kepada peserta didik hingga mencapai prestasi di bidang intrakurikuler dan/atau ekstrakurikuler. bagi: 1. c. 6. penciptaan karya seni. penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. Guru SD/MI atau yang sederajat yang meraih Pemenang I di sekolah yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat kecamatan. serta penguasaan terhadap struktur dan metodologi keilmuannya. tenaga kependidikan. dan buku pedoman guru. Melampirkan penilaian pelaksanaan pembelajaran dan kinerja guru yang dilakukan oleh kepala sekolah dan pengawas sekolah (format terlampir). yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. 4. pembuatan/modifikasi alat pelajaran (peraga). Belum pernah dikenai hukuman disiplin atau tidak dalam proses pemeriksaan pelanggaran disiplin (surat keterangan dari kepala sekolah) dengan diketahui oleh kepala cabang dinas atau kepala dinas pendidikan kabupaten/kota. 7. i. Melampirkan bukti partisipasi dalam kemasyarakatan berupa surat keterangan atau bukti fisik lainnya yang disyahkan oleh kepala sekolah. 2. 5 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 . 4. c. h. buku pengayaan. orangtua/wali peserta didik. d. antara lain melalui: 1. dan 8. pembaruan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan. Guru SD/MI atau yang sederajat yang meraih Pemenang I di tingkat kecamatan. dan guru SMP/MTs atau yang sederajat yang meraih Pemenang I di sekolah yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat kabupaten/kota. 2. Guru yang menghasilkan karya kreatif atau inovatif dalam pengembangan keprofesian berkelanjutan. Mempunyai masa kerja sekurang-kurangnya 8 (delapan) tahun sebagai guru secara terus-menerus sampai saat diajukan sebagai calon peserta. Guru yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) atau bukan PNS serta tidak sedang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam proses pengangkatan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam transisi alih tugas ke unit kerja lainnya. Kompetensi profesional tercermin dari tingkat penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. d. karya atau prestasi di bidang olahraga. 2. b. Aktif melaksanakan proses pembelajaran/bimbingan dan konseling. Kompetensi sosial tercermin dari kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. f. publikasi ilmiah atas hasil penelitian atau gagasan inovatif. Mempunyai beban kerja sekurang-kurangnya 24 jam tatap muka per minggu. Persyaratan Administratif a. Melampirkan bukti prestasi yang dicapai ditulis dalam bentuk karya tulis/laporan yang disyahkan oleh kepala sekolah dan dilampirkan rekomendasi dari dewan guru atau komite sekolah bahwa guru yang bersangkutan adalah guru berprestasi melebihi guru lain. yang dibuktikan dengan SK CPNS atau SK Pengangkatan dari yayasan/pengelola bagi guru bukan PNS. e. penulisan buku teks pelajaran. Melampirkan portofolio (format terlampir). pendidik. pengembangan diri melalui diklat fungsional/kegiatan kelompok kerja.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi 3. 3.

dan III tingkat nasional tidak diperkenankan mengikuti program ini. Guru-guru yang pernah meraih predikat guru berprestasi Peringkat I. Guru-guru yang pernah meraih predikat guru berprestasi Peringkat I. Guru SD/MI/SMP/MTs atau yang sederajat yang meraih Pemenang I di tingkat kabupaten/kota yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat provinsi. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 6 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi 3. Guru SD/MI/SMP/MTs atau yang sederajat yang meraih Pemenang I di tingkat provinsi yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat nasional. k. 4. II. II. j. dan III tingkat provinsi dapat mengikuti program ini setelah 5 tahun.

Kepanitiaan dari unsur guru dipilih dari guru-guru yang terlibat aktif dalam kegiatan KKG/MGMP dan sejenisnya. II. & III Satpen SD/SMP/Sederajat Mei 2011 Pemilihan Gupres Tingkat Kecamatan   Seleksi Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen SD Camat/ Kacabdin/ UPTD Kec. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 7 . pengawas sekolah. seperti tersaji pada Gambar 1. & III Satpen SD Peringkat I. Kecamatan. Provinsi. II. Panitia Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Satuan Pendidikan dibentuk dengan surat Keputusan Kepala Sekolah yang keanggotaannya terdiri dari unsur-unsur kepala sekolah. II. & III Satpen SD/SMP/Sederajat Juni 2011 Pemilihan Gupres Tingkat Kab/Kota   Seleksi Usulan Penetapan peringkat Bupati/ Walikota Peringkat I. & III Satpen SD/SMP/Sederajat Juli 2011 Pemilihan Gupres Tingkat Provinsi  Seleksi  Usulan penetapan peringkat Gubernur Peringkat I. dan komite sekolah dan/atau tokoh masyarakat/tokoh pendidikan setempat. dan Nasional. Kabupaten/Kota. & III SD April 2011 Pemilihan Gupres Tingkat Satpen   Seleksi Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen Kepala Sekolah Peringkat I. Adapun tugas dan kegiatan panitia penyelenggara untuk masing-masing tingkatan disajikan di bawah ini.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi BAB III PENGELOLAAN GURU BERPRESTASI A. II. II. guru. Tingkat Satuan Pendidikan a. Satpen SMP/Sederajat Gambar 1: Mekanisme Penyelenggaraan 1. Panitia SK Penetapan Agustus 2011 Pemilihan Gupres Tingkat nasional  Seleksi  Usulan penetapan peringkat Mendiknas dan Menag Peringkat I. Peringkat I. Mekanisme dan Tahap Mekanisme penyelenggaraan program pemilihan guru berprestasi dilakukan secara berjenjang mulai Tingkat Satuan Pendidikan.

Tingkat Kecamatan a. 4) Menyampaikan laporan pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat satuan pendidikan kepada panitia pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan untuk tingkat satuan pendidikan SD/MI. dan kepada panitia pemilihan guru berprestasi tingkat kabupaten/kota untuk tingkat satuan pendidikan SMP/MTs dengan tembusan instansi terkait. dan guru berprestasi Peringkat I tingkat satuan pendidikan SMP/MTs dan yang sederajat sebagai peserta guru berprestasi tingkat kabupaten/kota. Panitia Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Kabupaten/Kota dibentuk dengan Surat Keputusan Bupati/Walikota yang keanggotaannya terdiri dari unsur-unsur kantor dinas pendidikan kabupaten/kota. tokoh masyarakat/tokoh pendidikan dan organisasi/asosiasi profesi guru. b. 3) Menetapkan guru berprestasi Peringkat I. Tugas Panitia 1) Menseleksi guru yang memenuhi kriteria dan persyaratan. Tugas Panitia 1) Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan. 3. dan penilaian portofolio. b. dewan pendidikan. tokoh masyarakat/tokoh pendidikan. dan III tingkat kecamatan untuk kelompok SD. 2) Menseleksi peserta pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan didasarkan pada kompetensi dan prestasi yang dicapai melalui wawancara. kantor urusan agama. pengawas sekolah. guru. Panitia Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Kecamatan dibentuk dengan Keputusan Camat yang keanggotaannya terdiri dari unsur-unsur kantor cabang dinas pendidikan kecamatan atau sejenisnya. Kepanitiaan dari unsur guru diharapkan yang terlibat aktif dalam kegiatan KKG dan sejenisnya. 2) Menetapkan guru berprestasi peringkat I tingkat satuan pendidikan. II. kepala sekolah. 5) Menyampaikan laporan pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan dengan melampirkan berita acara penilaian kepada Panitia Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Kabupaten/Kota dengan tembusan kepada instansi terkait. guru. Tugas Panitia di Tingkat Kecamatan 1) Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat satuan pendidikan. Tingkat Kabupaten/Kota a. pengawas sekolah. sebagai peserta guru berprestasi tingkat kecamatan. kantor depag kabupaten/kota. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 8 . dan organisasi/asosiasi profesi guru. 4) Mengirimkan Guru Berprestasi Peringkat I Tingkat Kecamatan tingkat SD sebagai peserta pemilihan guru berprestasi tingkat kabupaten/kota. 2.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi b. 3) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I tingkat satuan pendidikan SD/MI dan yang sederajat. penilaian unjuk kerja.

dan III tingkat provinsi untuk satuan pendidikan SD. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 9 . 4. Panitia Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Provinsi dibentuk dengan surat keputusan Gubernur. 5) Menyampaikan laporan pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat provinsi dengan melampirkan berita acara penilaian termasuk data penilaian portofolio kepada Panitia Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional dengan alamat : Direktur Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar. penilaian unjuk kerja. dan III tingkat kabupaten/kota untuk satuan pendidikan SD/MI. dan penilaian portofolio. Kementerian Agama. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I tingkat provinsi satuan pendidikan SD/MI. dan penilaian portofolio. b.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi 2) Menseleksi peserta pemilihan guru berprestasi tingkat kabupaten/kota didasarkan pada kompetensi dan prestasi yang dicapai melalui tes tertulis. Kepala Subdit Pendidik dan Tenaga Kependidikan SD/SMP Gedung E Lt. yang keanggotaannya terdiri dari unsur-unsur kantor dinas pendidikan provinsi. 3) Menetapkan guru berprestasi peringkat I. dan SMP. Tingkat Nasional a. perguruan tinggi. dan organisasi/asosiasi profesi guru. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I tingkat kabupaten/kota untuk semua satuan pendidikan sebagai peserta pemilihan guru berprestasi tingkat provinsi 5) Menyampaikan laporan pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat kab/kota dengan melampirkan berita acara penilaian kepada Panitia Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Provinsi dengan tembusan kepada instansi terkait. tokoh masyarakat/tokoh pendidikan. dan SMP/MTs sebagai peserta pemilihan guru berprestasi tingkat nasional. wawancara. dan organisasi/asosiasi profesi guru. Jalan Jenderal Sudirman Pintu 1. perguruan tinggi. Tingkat Provinsi a. II. dan SMP/MTs . 2) Menseleksi peserta pemilihan guru berprestasi tingkat provinsi didasarkan pada kompetensi dan prestasi yang dicapai melalui tes tertulis. pengawas sekolah. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. kantor wilayah depag provinsi. 14 Kementerian Pendidikan Nasional. Jakarta. Tugas Panitia 1) Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat kabupaten/kota. tokoh masyarakat/tokoh pendidikan. II. Senayan. Panitia pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional dibentuk dengan surat Keputusan Bersama Menteri Pendidikan Nasional dan Menteri Agama dengan melibatkan unsurunsur Kementerian Pendidikan Nasional. Telepon (021) 57900841 5. wawancara. penilaian unjuk kerja. Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP). guru senior. Up. 3) Menetapkan guru berprestasi peringkat I.

b. Guru berprestasi peringkat I. 10 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 . II. penilaian unjuk kerja. 2. Guru berprestasi peringkat I. dan/atau penilaian portofolio. II. B. dan SMP/MTs ditetapkan dengan surat Keputusan Kepala Sekolah. 3) Menetapkan guru berprestasi peringkat I. 1) Kepala SD mengirimkan nama dan peringkat disertai dengan berita acara penilaian dan dokumen portofolio peringkat I kepada panitia tingkat kecamatan untuk mengikuti pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan. c. dan SMP/MTs. Penetapan dan Pemberian Penghargaan 1. maupun SMP/MTs. dan III. Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada Peringatan Puncak Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2011. b. d. dan mengusulkan kepada camat untuk ditetapkan sebagai peringkat I. II. baik SD/MI. Tingkat Kecamatan a. Panitia tingkat kecamatan melakukan seleksi untuk menentukan guru berprestasi tingkat kecamatan. disertai dengan berita acara penilaian dan dokumen portofolio peringkat I kepada panitia tingkat kabupaten/kota untuk mengikuti pemilihan guru berprestasi tingkat kabupaten/kota. dan mengusulkan peringkat I. mengadakan seleksi di sekolah masing-masing untuk menentukan guru berprestasi tingkat satuan pendidikan. Panitia tingkat satuan pendidikan. Tugas Panitia 1) Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan pemilihan guru berprestasi di tingkat provinsi. II. Melaksanakan pemilihan guru berprestasi tingkat satuan pendidikan masing-masing untuk guru SD dan guru SMP yang diikuti oleh seluruh guru yang memenuhi kriteria dan persyaratan. diberi piagam penghargaan yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah. dan III tingkat nasional untuk semua kelompok. Kegiatan dilaksanakan pada bulan April 2011. Seleksi. 2) Kepala SMP mengirimkan nama guru berprestasi dan peringkatnya. Melaksanakan pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan untuk kelompok guru. dan III tingkat satuan pendidikan kepada kepala sekolah untuk ditetapkan. III tingkat satuan pendidikan untuk kelompok guru SD/MI. 5) Melaporkan pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat nasional kepada Menteri Pendidikan Nasional dan Menteri Agama. 2) Menseleksi peserta pemilihan guru berprestasi tingkat nasional didasarkan pada kompetensi dan prestasi yang dicapai melalui tes tertulis. yaitu guru berprestasi peringkat I kelompok guru SD/MI yaitu guru berprestasi peringkat I SD/MI/SDLB.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi b. II. 4) Mengkoordinasikan peserta pemilihan guru berprestasi tingkat nasional untuk mengikuti acara kenegaraan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia. III kelompok tingkat satuan pendidikan SD/MI. Tingkat Satuan Pendidikan a. e. wawancara.

d. dan mengusulkan kepada gubernur untuk ditetapkan sebagai peringkat I. Panitia/Kepala Cabang Dinas Pendidikan mengirimkan keputusan penetapan peringkat disertai dengan berita acara penilaian dan dokumen portofolio peringkat I kepada panitia tingkat kabupaten/kota untuk mengikuti pemilihan guru berprestasi tingkat kabupaten/kota. dan III kepada bupati/walikota untuk ditetapkan dengan keputusan bupati/walikota. Guru berprestasi peringkat I. Kegiatan dilaksanakan sekitar pertengahan bulan Juni 2011. III kelompok SD diberi piagam penghargaan dan hadiah dari camat. dan SMP diberi piagam penghargaan dan hadiah dari bupati/walikota. Melaksanakan pemilihan guru berprestasi peringkat I tingkat kabupaten/kota untuk semua kelompok guru (SD. Guru berprestasi peringkat I. dan III. e. II dan III tingkat kecamatan untuk kelompok SD/MI/SDLB ditetapkan dengan surat Keputusan Camat. Guru berprestasi peringkat I. Panitia/kepala dinas pendidikan kabupaten/kota mengirimkan keputusan penetapan Peringkat disertai dengan berita acara penilaian dan dokumen portofolio peringkat I kepada panitia tingkat provinsi untuk mengikuti pemilihan guru berprestasi tingkat provinsi. Guru berprestasi peringkat I. b. Tingkat Kabupaten/Kota a. II dan III semua kelompok tingkat SD dan SMP tingkat provinsi diberikan piagam penghargaan yang ditandatangani oleh gubernur. Melaksanakan pemilihan guru berprestasi kelompok guru SD yaitu guru berprestasi peringkat I SD/MI/SDLB Tingkat Kecamatan. d. e. d. Guru berprestasi peringkat I. Panitia/kepala dinas pendidikan provinsi mengirimkan keputusan penetapan peringkat disertai dengan berita acara penilaian dan dokumen portofolio peringkat I kepada panitia tingkat nasional untuk mengikuti pemilihan guru berprestasi tingkat nasional. dan mengusulkan peringkat I. Panitia tingkat kabupaten/kota melakukan seleksi untuk menentukan guru berprestasi tingkat kabupaten/kota. f. e. Kegiatan dilaksanakan pada pertengahan bulan Mei 2011. kelompok guru SMP yaitu guru berprestasi peringkat I SMP/MTs/SLTPLB. II. f. Tingkat Provinsi a. c. c. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 11 . II. III tingkat kabupaten/kota untuk kelompok SD. II. b.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi c. II. II. dan SMP). Panitia tingkat provinsi melakukan seleksi untuk menentukan guru berprestasi tingkat provinsi. 3. dan III semua kelompok SD dan SMP tingkat provinsi ditetapkan dengan surat keputusan gubernur. 4. Kegiatan dilaksanakan pada minggu pertama bulan Juli 2011.

Biaya pemilihan guru berprestasi tingkat satuan pendidikan (SD. Panitia tingkat nasional melakukan seleksi untuk menentukan guru berprestasi tingkat nasional. Guru berprestasi peringkat I. kecamatan. c. diharapkan masing-masing tingkatan melaksanakan kegiatan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. dan tingkat nasional. Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada Peringatan Puncak Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2011. Melaksanakan pemilihan guru berprestasi peringkat I tingkat provinsi untuk semua kelompok guru SD dan SMP. Minggu pertama dan kedua bulan Juli 2011 Minggu kedua dan ketiga bulan Agustus 2011. Pertengahan bulan Juni 2011. kantor wilayah kementerian 12 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 . Tingkat Nasional a. Biaya pemilihan guru berprestasi di tingkat kabupaten/kota dibebankan pada anggaran yang relevan pada pemerintah kabupaten/kota. II. Guru berprestasi peringkat I. II. d. Merujuk pada penjelasan di atas. kabupaten/kota. dinas pendidikan provinsi. Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi Nasional C. dan yang sederajat) dibebankan pada anggaran yang relevan pada penyelenggara atau satuan pendidikan yang bersangkutan. 2. dan III tingkat nasional untuk semua kelompok pendidikan ditetapkan dengan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional dan Menteri Agama. Kegiatan dilaksanakan pada minggu kedua dan ketiga bulan Agustus 2011. e. dan kantor kementerian agama kabupaten/kota. berikut ini disajikan rangkuman jadwal kegiatan pemilihan guru berprestasi. serta sumbangan pihak lain/sponsor yang tidak mengikat. dan sumbangan pihak lain/sponsor yang tidak mengikat.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi 5. provinsi. II dan III tingkat nasional untuk semua kelompok satuan pendidikan diberi piagam penghargaan dan hadiah dari Menteri Pendidikan Nasional. b. dan mengusulkan peringkat I. 4. Pertengahan bulan Mei 2011. 3. dan III untuk semua kelompok kepada Menteri Pendidikan Nasional dan Menteri Agama untuk ditetapkan. Pembiayaan 1. serta sumbangan pihak lain/sponsor yang tidak mengikat. mulai dari tingkat satuan pendidikan. Biaya pemilihan guru berprestasi di tingkat provinsi dibebankan pada anggaran yang relevan pada pemerintah provinsi. seperti disajikan di bawah ini. 2. dinas pendidikan kabupaten/kota. Biaya pemilihan guru berprestasi di tingkat kecamatan dibebankan pada anggaran yang relevan pada pemerintah kecamatan/kantor dinas pendidikan kecamatan dan kantor urusan agama kecamatan. TINGKAT Satuan Pendidikan WAKTU 1. SMP. Pemilihan guru berprestasi pada bulan April 2011. Oleh karena kegiatan ini dilaksanakan secara bertingkat.

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 13 . Kementerian Pendidikan Nasional.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi agama provinsi. Biaya pemilihan guru berprestasi di tingkat pusat dibebankan pada anggaran yang relevan pada Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar. 5. dan sumbangan pihak lain/sponsor yang tidak mengikat. dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) di provinsi. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. dan sumbangan pihak lain/sponsor yang tidak mengikat.

3) subkompetensi melaksanakan pembelajaran memiliki indikator esensial: (a) menata latar (setting) pembelajaran. (b) menerapkan teori belajar dan pembelajaran. 14 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 . dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. sosial. dan (c) mengidentifikasi bekal-ajar awal peserta didik. memiliki indikator esensial: (a) memfasilitasi peserta didik untuk pengembangan berbagai potensi akademik. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. dan (4) pengembangan diri. Aspek Yang Dinilai Aspek yang dinilai dalam pemillihan guru berprestasi yaitu kinerja guru yang mencakup: (1) kompetensi pedagogik. Subkompetensi ini memiliki indikator esensial: (a) memahami landasan kependidikan. Kompetensi Pedagogik Kompetensi pedagogik meliputi pemahaman terhadap peserta didik. 5) subkompetensi mengembangkan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensinya. 4) subkompetensi merancang dan melaksanakan evaluasi pembelajaran memiliki indikator esensial: (a) merancang dan melaksanakan evaluasi (assessment) proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan berbagai metode. kepribadian. termasuk memahami landasan pendidikan untuk kepentingan pembelajaran. dan (b) melaksanakan pembelajaran yang kondusif. (3) pembimbingan peserta didik. (2) hasil karya kreatif atau inovatif. serta (d) menyusun rancangan pembelajaran berdasarkan strategi yang dipilih. Kinerja Guru (menggunakan format lampiran 2) a. dan (b) memfasilitasi peserta didik untuk mengembangkan berbagai potensi nonakademik. kompetensi yang ingin dicapai. Subkompetensi ini meliputi: 1) subkompetensi memahami peserta didik secara mendalam memiliki indikator esensial: (a) memahami peserta didik dengan memanfaatkan prinsip-prinsip perkembangan kognitif. (b) menganalisis hasil evaluasi proses dan hasil belajar untuk menentukan tingkat ketuntasan belajar (mastery learning). 1. dan profesional. dan (c) memanfaatkan hasil penilaian pembelajaran untuk perbaikan kualitas program pembelajaran secara umum. 2) subkompetensi merancang pembelajaran. dan materi ajar. (b) memahami peserta didik dengan memanfaatkan prinsipprinsip kepribadian.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi BAB IV PENILAIAN A. evaluasi hasil belajar. (c) menentukan strategi pembelajaran berdasarkan karakteristik peserta didik.

dewasa. 3) mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan orang tua/wali peserta didik dan masyarakat sekitar. Subkompetensi ini meliputi: 1) subkompetensi kepribadian yang mantap dan stabil memiliki indikator esensial: (a) bertindak sesuai dengan norma hukum. menjadi teladan bagi peserta didik. Subkompetensi ini meliputi: Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 15 . serta penguasaan terhadap stuktur dan metodologi keilmuannya. sesama pendidik. orangtua/wali peserta didik. (b) bertindak sesuai dengan norma sosial. 4) subkompetensi kepribadian yang berwibawa memiliki indikator esensial: memiliki perilaku yang berpengaruh positif terhadap peserta didik dan memiliki perilaku yang disegani. jujur. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. bangga sebagai guru. d. Kompetensi Profesional Kompetensi profesional merupakan penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. Kompetensi Sosial Kompetensi sosial merupakan kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. arif. Subkompetensi ini meliputi: 1) mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. sekolah. dan (c) memiliki konsistensi dalam bertindak sesuai dengan norma. dan masyarakat serta menunjukkan keterbukaan dalam berpikir dan bertindak. tenaga kependidikan. stabil. 5) subkompetensi akhlak mulia dan dapat menjadi teladan memiliki indikator esensial: bertindak sesuai dengan norma religius (iman dan taqwa. suka menolong). Subkompetensi ini memiliki indikator esensial: berkomunikasi secara efektif dengan peserta didik. 2) mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan sesama pendidik dan tenaga kependidikan. 2) subkompetensi kepribadian yang dewasa memiliki indikator esensial: menampilkan kemandirian dalam bertindak sebagai pendidik dan memiliki etos kerja sebagai guru. ikhlas. dan berwibawa. 3) subkompetensi kepribadian yang arif memiliki indikator esensial: menampilkan tindakan yang didasarkan pada kemanfaatan peserta didik. dan masyarakat sekitar. dan berakhlak mulia.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi b. dan memiliki perilaku yang diteladani peserta didik. c. Kompetensi Kepribadian Kompetensi kepribadian merupakan kemampuan personal yang mencerminkan kepribadian yang mantap.

2) subkompetensi menguasai struktur dan metode keilmuan memiliki indikator esensial menguasai langkah-langkah penelitian dan kajian kritis untuk memperdalam pengetahuan/materi bidang studi. Pengembangan Diri Kegiatan pengembangan diri adalah kegiatan yang dilakukan guru untuk meningkatkan kompetensi dan keprofesiannya. atau e. d. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 16 . Kegiatan tersebut dilakukan melalui pendidikan dan latihan fungsional/dan ata melalui kegiatan kolektif guru. penciptaan karya seni. bidang olahraga 3. pembaruan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan. (c) memahami hubungan konsep antarmata pelajaran terkait. Hasil karya kreatif atau inovatif melalui: a. Pembimbingan peserta didik a. ekstrakurikuler 4. dan (d) menerapkan konsep-konsep keilmuan dalam kehidupan sehari-hari. konsep dan metode keilmuan yang menaungi atau koheren dengan materi ajar. intrakurikuler b. c. 2. b. (b) memahami struktur. penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. penulisan buku fiksi/nonfiksi di bidang pendidikan atau sastra Indonesia dan sastra daerah.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi 1) subkompetensi menguasai substansi keilmuan yang terkait dengan bidang studi memiliki indikator esensial: (a) memahami materi ajar yang ada dalam kurikulum sekolah.

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 17 . Begitu pula halnya dengan penilai serta cara atau alat penilaian yang digunakan. TT = Tes tertulis 2. PF = Portofolio (10 tahun terakhir) 5. kabupaten/kota. OB = Observasi Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa di setiap tingkat pemilihan guru berprestasi (sekolah. namun aspek yang dinilai tidak selalu sama. WW= Wawancara 4. propinsi dan nasional) mencakup semua faktor. 5. 2. ASPEK PROFESIONAL TINGKAT 1. UK = Unjuk kerja 3. 4.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Matrik Penilaian NO. 3. kecamatan. Sekolah Kecamatan Kabupaten/Kota Propinsi Nasional        TT UK WW P F TT                  KOMPETENSI PEDAGOGIK UK WW PF                         KEPRIBADIAN TT WW OB         TT SOSIAL  KARYA KREATIF/INOVATIF HASIL PEMBIMBINGAN WW OB OB UK WW PF OB UK WW PF                       Keterangan: 1.

dan portofolio). sosial. tahap pertama adalah penilaian terhadap karya tulis tersebut dan tahap kedua adalah penilaian terhadap presentasi karya tulis. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui tes tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi B. 5. wawancara. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (wawancara. Kerangka acuan penilaian dalam pemilihan guru berprestasi disajikan pada Tabel 1. dan SMP/MTs. sosial. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. Guru yang diusulkan oleh sekolah adalah guru yang memenuhi persyaratan administrasi dan lolos dalam penilaian awal. observasi. 2. 2. Bukti fisik kompetensi guru antara lain adalah karya tulis berisi tentang prestasi yang dicapai guru yang bersangkutan. Aspek yang dinilai di tingkat kecamatan meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. Selain itu juga dilakukan penilaian visi dan misi guru terhadap peningkatan mutu pendidikan. dan profesional. dan profesional. Peserta tingkat propinsi ini adalah guru berprestasi peringkat I tingkat kabupaten/kota untuk semua kelompok SD/MI. dan portofolio). 3. 18 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 . Aspek yang dinilai di tingkat Kabupaten/Kota meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. dan SMP/MTs) aspek-aspek yang dinilai pada tingkat nasional meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. dan profesional. kepribadian. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. Hasil karya yang diajukan harus hasil karya yang diajukan di tingkat sebelumnya (tingkat kabupaten/kota) dan disahkan oleh panitia pemilihan. kepribadian. Guru yang mengikuti pemilihan di tingkat kabupaten/kota adalah guru berprestasi peringkat I SD/MI dan yang sederajat tingkat kecamatan dan guru SMP/MTs yang lulus dalam penilaian di tingkat satuan pendidikan. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui wawancara. teman sejawat. sosial. Guru yang mengikuti pemilihan di tingkat kecamatan adalah guru SD/MI dan yang sederajat yang lulus dalam penilaian di tingkat sekolah (Guru Berprestasi Peringkat I Tingkat Satuan Pendidikan). dan portofolio). observasi. dan bukti fisik/surat keterangan partisipasi dalam kemasyarakatan. Prosedur Penilaian 1. dan portofolio). dan 4. sosial. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. Hasil karya yang diajukan adalah hasil karya yang diajukan di tingkat sebelumnya (tingkat propinsi) dan disahkan oleh panitia pemilihan. 3. Pada penilaian awal guru dinilai oleh Tim Penilai Tingkat Satuan Pendidikan yang terdiri dari kepala sekolah. dan bukti fisik/surat keterangan partisipasi dalam kemasyarakatan. pengawas sekolah dan siswa meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui unjuk kerja. Peserta tingkat nasional adalah guru berprestasi peringkat I tingkat propinsi semua kelompok guru SD/MI. wawancara. kepribadian. Penilaian di tingkat satuan pendidikan dilakukan untuk menentkan dan mengusulkan guru berprestasi ke kecamatan (bagi guru SD/MI dan yang sederajat) dan ke kabupaten (untuk guru SMP/MTs dan yang sederajat). dan profesional. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui tes tertulis. Aspek yang dinilai di tingkat propinsi meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. kepribadian. dan portofolio). Penilaian karya tulis melalui dua tahap. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. 4. dan profesional. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. unjuk kerja/wawancara. sosial. kepribadian. Hasil karya yang diajukan di tingkat kecamatan harus disahkan kepala sekolah dan direkomendasikan oleh BP3/Komite sekolah. Hasil pelaksanaan tugas yang diajukan adalah hasil karya tulis yang diuji di tingkat kecamatan dan disahkan oleh kepala sekolah dan panitia pemilihan guru berprestasi di tingkat kecamatan.

panitia kecamatan. SMP) NO. panitia provinsi. moral. panitia kabupaten/kota. sosial-emosional. dan intelektual. Mengidentifikasi potensi peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. panitia provinsi. Pedoman Wawancara panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Wawancara Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. spiritual. sosial. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. intelektual. dan latar belakang sosialbudaya. Wawancara. panitia kabupaten/kota.2 Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional 1. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.3 Mengidentifikasi bekal-ajar awal peserta Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 1.1 Menjelaskan karakteristik peserta didik yang berkaitan dengan aspek fisik. diampu. panitia provinsi. Observasi/Unjuk Kerja. spiritual.4 Mengidentifikasi kesulitan belajar peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 19 . panitia kecamatan. emosional. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kecamatan. didik dalam mata pelajaran yang Observasi/Unjuk Kerja. panitia kabupaten/kota. 1. moral. Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik. Wawancara. kultural. SUBKOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI Kompetensi Pedagogik 1. Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 1.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tabel 1 Matrik Penilaian Kinerja Guru (SD.

Wawancara prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik terkait dengan mata pelajaran yang diampu. panitia kabupaten/kota. 2. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. strategi. Wawancara.1 Menjelaskan prinsip-prinsip pengembangan kurikulum. panitia provinsi.2 Menentukan tujuan pembelajaran yang Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia provinsi. Wawancara Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan.3 3.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. 2. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 20 . atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Observasi/Unjuk Kerja Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. panitia provinsi.2 Menerapkan berbagai pendekatan. panitia kecamatan. SUBKOMPETENSI Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik. panitia kabupaten/kota. diampu. Menerapkan pendekatan pembelajaran tematis khususnya dikelas-kelas awal SD/MI (khusus SD/MI) Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kecamatan. 2. Wawancara. 3. dan teknik pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam mata pelajaran yang diampu. panitia kecamatan. panitia provinsi. Pedoman Observasi 2. Pedoman Wawancara panitia Tingkat Satuan Pendidikan.1 INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional Menjelaskan berbagai teori belajar dan Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Tes Tertulis. metode. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. Pedoman Observasi. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kecamatan. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu. 3.

panitia kecamatan. Pedoman Observasi. panitia provinsi.1 Menjelaskan prinsip-prinsip perancangan pembelajaran yang mendidik. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan.5 Menata materi pembelajaran secara Tes Tertulis. Wawancara. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 21 . Pedoman Observasi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja. benar sesuai dengan pendekatan yang Observasi/Unjuk Kerja. Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. dipilih dan karakteristik peserta didik. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.6 Mengembangkan indikator dan instrumen penilaian. Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik. panitia kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Wawancara. Pedoman Observasi. Wawancara. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. SUBKOMPETENSI 3.3 INDIKATOR Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu. Wawancara Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio 3. Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 4. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 3. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia provinsi. Observasi/Unjuk Kerja. 4. atau Format Penilaian Portofolio 3.4 Memilih materi pembelajaran yang diampu yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. Tes Tertulis.

panitia kabupaten/kota. mendidik di kelas. Wawancara. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Pedoman Observasi.3 Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap. panitia provinsi. Tes Tertulis. Pedoman Observasi. Wawancara. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Wawancara.2 INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Naskah Tes Tertulis. dan Observasi/Unjuk Kerja. Wawancara. Pedoman Wawancara. maupun lapangan. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Mengambil keputusan transaksional dalam pembelajaran yang diampu sesuai dengan situasi yang berkembang. Wawancara. sumber belajar yang relevan dengan Observasi/Unjuk Kerja karakteristik peserta didik dan mata pelajaran yang diampu untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh.4 Melaksanakan pembelajaran yang Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Mengembangkan komponen-komponen Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. SUBKOMPETENSI 4. Pedoman Wawancara. Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Pedoman Observasi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.5 Menggunakan media pembelajaran dan Tes Tertulis. panitia kecamatan. atau Portofolio 4. Pedoman Wawancara. panitia provinsi.6 Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Observasi/Unjuk Kerja. atau Format Penilaian Portofolio 4. laboratorium. Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Observasi 4. Pedoman Observasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 22 . di lapangan dengan memperhatikan atau Portofolio standar keamanan yang dipersyaratkan. rancangan pembelajaran. baik untuk kegiatan di dalam kelas. atau Format Penilaian Portofolio 4. di laboratorium.

Pedoman Observasi.1 INDIKATOR Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran yang diampu.1 Menyediakan berbagai kegiatan Tes Tertulis. 7. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Wawancara. SUBKOMPETENSI Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia provinsi. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Observasi/Unjuk Kerja. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.2 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengaktualisasikan potensi peserta didik. panitia kecamatan. panitia provinsi. Pedoman Observasi. pembelajaran untuk mendorong peserta Observasi/Unjuk Kerja. Wawancara. Wawancara. panitia kabupaten/kota. dan/atau bentuk lain. atau panitia tingkat nasional 6. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki. 5. Pedoman Observasi. secara lisan. didik mencapai prestasi secara optimal. dan santun dengan peserta didik. Observasi/Unjuk Kerja. 6. Tes Tertulis. 5. tulisan. atau Format Penilaian Portofolio 6. Berkomunikasi secara efektif. Wawancara.1 Menggunakan berbagai strategi berkomunikasi yang efektif. Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. termasuk kreativitasnya. empatik. atau Format Penilaian Portofolio 7. dan santun. Observasi/Unjuk Kerja. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 23 . panitia kecamatan. empatik.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. Pedoman Wawancara.

panitia kecamatan. dan seterusnya. Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja. panitia provinsi. Wawancara. Wawancara. panitia provinsi.2 Menentukan aspek-aspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu. Pedoman Wawancara. dan (d) reaksi guru terhadap respons peserta didik. atau Portofolio 8. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Menerapkan prinsip-prinsip penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu.3 Tes Tertulis. Wawancara. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi.1 Naskah Tes Tertulis. dengan bahasa yang khas dalam atau Portofolio interaksi kegiatan/permainan yang mendidik yang terbangun secara siklikal dari (a) penyiapan kondisi psikologis peserta didik untuk ambil bagian dalam permainan melalui bujukan dan contoh. panitia kecamatan. Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. dan santun dengan peserta didik Observasi/Unjuk Kerja. Menentukan prosedur penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. Pedoman Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja. 8. atau Format Penilaian Portofolio 8. atau panitia tingkat nasional 8. Pedoman Observasi. panitia provinsi. Pedoman Observasi. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. empatik. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Wawancara. Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja.2 INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Berkomunikasi secara efektif. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. (b) ajakan kepada peserta didik untuk ambil bagian. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 24 . atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. panitia kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. SUBKOMPETENSI 7. (c) respons peserta didik terhadap ajakan guru.

panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 25 . atau Format Penilaian Portofolio 8. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. 9. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja. Wawancara. panitia provinsi. Wawancara. panitia provinsi. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kota. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kecamatan. SUBKOMPETENSI 8. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. dan evaluasi untuk menentukan atau Portofolio ketuntasan belajar Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota.4 INDIKATOR Mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. hasil belajar untuk berbagai tujuan. panitia kecamatan.6 Menganalisis hasil penilaian proses dan Tes Tertulis. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Observasi/Unjuk Kerja. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota.1 Menggunakan informasi hasil penilaian Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 8. Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio 8. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 9. Wawancara.7 Melakukan evaluasi proses dan hasil belajar. Pedoman Wawancara. Tes Tertulis.5 Mengadministrasikan penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan mengunakan berbagai instrumen. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Unjuk Kerja. Wawancara.

atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.2 INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota.4 Memanfaatkan informasi hasil penilaian Wawancara. Portofolio dan evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. panitia kecamatan. Portofolio evaluasi kepada pemangku kepentingan. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. pembelajaran yang telah dilaksanakan. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. SUBKOMPETENSI 9. atau Format Penilaian Portofolio 10. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Observasi/Unjuk Kerja. Format Penilaian Portofolio 9. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. Format Penilaian Portofolio 10. Pedoman Observasi.3 Mengkomunikasikan hasil penilaian dan Wawancara. panitia kabupaten/kota. Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Observasi/Unjuk Kerja. atau panitia tingkat nasional Menggunakan informasi hasil penilaian Wawancara. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. atau Portofolio Pedoman Wawancara. 10. Pedoman Wawancara. Wawancara. panitia kecamatan. 9. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Portofolio Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi.2 Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. Portofolio dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 26 . panitia kecamatan.1 Melakukan refleksi terhadap Wawancara.

METODE PENILAIAN Wawancara. 12. 11. daerah asal.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. suku. Tes Tertulis. hukum. Bertindak sesuai dengan norma agama.1 Menghargai peserta didik tanpa membedakan keyakinan yang dianut. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Wawancara. dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat. panitia kabupaten/kota. adat-istiadat. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Wawancara.2 Bersikap sesuai dengan norma agama yang dianut.3 INDIKATOR Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. panitia provinsi. Pedoman Observasi 11. dan kebudayaan nasional Indonesia yang beragam. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. hukum dan sosial yang berlaku dalam masyarakat. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 27 . panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Kompetensi Kepribadian 11. Observasi/Unjuk Kerja.1 Berperilaku jujur. dan kebudayaan nasional Indonesia. panitia kecamatan. Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur. tegas. berakhlak mulia. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. Observasi/Unjuk Kerja Naskah Tes Tertulis. sosial. panitia kabupaten/kota. dan gender. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi 12. dan manusiawi. SUBKOMPETENSI 10. Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan.

panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia provinsi. Wawancara. rasa bangga menjadi guru. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Observasi/Unjuk Kerja Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. dan berwibawa. Wawancara. panitia provinsi. Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. panitia kecamatan. Pedoman Observasi PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. arif. SUBKOMPETENSI 12. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.2 INDIKATOR Berperilaku yang mencerminkan ketakwaan dan akhlak mulia. panitia kecamatan. Wawancara. Pedoman Observasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 28 . dewasa. panitia provinsi. Pedoman Observasi 13. Observasi/Unjuk Kerja ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis.1 Menunjukkan etos kerja dan tanggung jawab yang tinggi Wawancara. panitia provinsi.1 Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap dan stabil. tanggung jawab yang tinggi. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. stabil. arif. panitia kabupaten/kota. 14. Menunjukkan etos kerja. panitia kecamatan. Pedoman Observasi 14. Wawancara.2 Menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. dan rasa percaya diri. Pedoman Observasi 13. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional 12. dan berwibawa. Pedoman Wawancara.3 Berperilaku yang dapat diteladan oleh peserta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap. 13.

Wawancara. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. SUBKOMPETENSI 14. Wawancara Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi.1 Memahami kode etik profesi guru. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan.3 Berperilaku sesuai dengan kode etik profesi guru.2 INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Menjunjung tinggi kode etik profesi guru. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Pedoman Observasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 29 . Observasi/Unjuk Kerja diri sendiri. Pedoman Observasi PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Pedoman Observasi 15. 14. Pedoman Observasi 15. Wawancara. atau panitia tingkat nasional Bangga menjadi guru dan percaya pada Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara. Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan.3 Bekerja mandiri secara profesional. 15. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara.2 Menerapkan kode etik profesi guru. panitia provinsi. panitia provinsi. panitia provinsi. Pedoman Wawancara 15.

bertindak objektif. Pedoman Wawancara. latar belakang keluarga. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara. agama. suku. kondisi fisik. orang tua. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Bersikap inklusif. panitia provinsi. empatik dan efektif.2 Berkomunikasi dengan orang tua peserta didik dan masyarakat secara santun. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. latar belakang keluarga. 17. dan masyarakat. Wawancara. empatik. Pedoman Observasi 17.1 Bersikap inklusif dan objektif terhadap Wawancara. Pedoman Observasi 17. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. dan efektif tentang program pembelajaran dan kemajuan peserta didik. jenis kelamin. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota.1 Pedoman Wawancara. empatik. panitia kecamatan. Berkomunikasi dengan teman sejawat dan komunitas ilmiah lainnya secara santun. dan status sosial-ekonomi. atau panitia tingkat nasional 16. panitia kabupaten/kota. Berkomunikasi secara efektif. dan santun dengan sesama pendidik. teman sejawat dan lingkungan sekitar dalam melaksanakan pembelajaran. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. panitia provinsi. tenaga kependidikan. panitia provinsi. panitia kecamatan. dan status sosial ekonomi. panitia kecamatan. Pedoman Observasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 30 . teman sejawat. Tidak bersikap diskriminatif terhadap peserta didik.2 Wawancara. serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin. Pedoman Observasi panitia Tingkat Satuan Pendidikan. orang tua Observasi/Unjuk Kerja peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama. Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. 16. ras. Observasi/Unjuk Kerja peserta didik. SUBKOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI Kompetensi Sosial 16.

panitia provinsi. dan komunitas ilmiah lainnya melalui berbagai media dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran. Observasi/Unjuk Kerja. atau Format Penilaian Portofolio 19.2 Melaksanakan berbagai program dalam Wawancara. sendiri secara lisan dan tulisan maupun atau Portofolio bentuk lain. profesi ilmiah. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional 18. 18. panitia kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO.1 Beradaptasi dengan lingkungan tempat Wawancara. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 31 . pembelajaran kepada komunitas profesi Observasi/Unjuk Kerja. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Observasi. 19. panitia kecamatan. panitia provinsi. Pedoman Observasi 18. SUBKOMPETENSI 17. Pedoman Wawancara. atau Portofolio Pedoman Wawancara.2 Mengkomunikasikan hasil-hasil inovasi Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota.3 INDIKATOR Mengikutsertakan orang tua peserta didik dan masyarakat dalam program pembelajaran dan dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.1 Pedoman Wawancara. Berkomunikasi dengan teman sejawat. Berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan dan tulisan atau bentuk lain. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi 19. panitia provinsi. Wawancara. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kota. Beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah Republik Indonesia yang memiliki keragaman sosial budaya. panitia kecamatan. Observasi/Unjuk Kerja bekerja dalam rangka meningkatkan efektivitas sebagai pendidik. METODE PENILAIAN Wawancara. panitia provinsi. Pedoman Observasi PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Observasi/Unjuk Kerja lingkungan kerja untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah yang bersangkutan.

Menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.2 Memahami kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu. SUBKOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI Kompetensi Profesional 20. panitia kecamatan. konsep. panitia kabupaten/kota. Pedoman Observasi. Tes Tertulis. panitia provinsi. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja. atau Portofolio disajikan pada tabel 2. Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja. Wawancara. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu.3 Memahami tujuan pembelajaran yang diampu. Wawancara. masing-masing guru mata pelajaran Observasi/Unjuk Kerja. 21. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. atau Format Penilaian Portofolio 21. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. Wawancara.1 Memahami standar kompetensi mata pelajaran yang diampu. struktur. Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 32 . panitia kabupaten/kota. atau Format Penilaian Portofolio 21. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Observasi/Unjuk Kerja. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Menguasai materi. Jabaran kompetensi Butir 20 untuk Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 21. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota.

METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Tes Tertulis. Pedoman Observasi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. 22. Tes Tertulis. Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. 22.2 Memanfaatkan hasil refleksi dalam rangka peningkatan keprofesionalan. Pedoman Observasi. Wawancara. Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Wawancara. atau panitia tingkat nasional 22. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja. Observasi/Unjuk Kerja. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio 23. panitia provinsi. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio 23.1 INDIKATOR Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. SUBKOMPETENSI Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif. atau Format Penilaian Portofolio 23. 23. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Wawancara. panitia kecamatan. perkembangan peserta didik.3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk peningkatan keprofesionalan. panitia kecamatan. Observasi/Unjuk Kerja.2 Mengolah materi pelajaran yang diampu Tes Tertulis. Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Pedoman Observasi. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.1 Melakukan refleksi terhadap kinerja sendiri secara terus menerus. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 33 . Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. secara kreatif sesuai dengan tingkat Observasi/Unjuk Kerja.

atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. SUBKOMPETENSI 23. Pedoman Observasi. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. Wawancara. Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Observasi. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengembangkan diri. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. atau Format Penilaian Portofolio 24. panitia provinsi. Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja. Observasi/Unjuk Kerja.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Wawancara. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 34 . panitia kabupaten/kota. Observasi/Unjuk Kerja. atau panitia tingkat nasional 24.4 INDIKATOR Mengikuti kemajuan zaman dengan belajar dari berbagai sumber. panitia provinsi. 24. Wawancara. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis.1 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam berkomunikasi. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.2 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan diri. panitia kecamatan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.

dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. panitia provinsi. konsep. panitia kecamatan. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Menginterpretasikan materi. panitia kabupaten/kota. struktur. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Kristen – Menginterpretasikan materi. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. 1. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. – Menganalisis materi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 35 . konsep. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. 1. panitia kabupaten/kota. struktur. konsep.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi TABEL 2 Kompetensi masing-masing guru mata pelajaran NO. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio 1.1. struktur. panitia kecamatan. konsep. panitia provinsi. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN Kompetensi Umum: Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam – SUBKOMPETENSI METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. struktur. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kecamatan.2. panitia kabupaten/kota.

Portofolio Naskah Tes Tertulis.3. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. struktur. panitia provinsi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu. konsep. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio 1. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio 1. 1. konsep. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Buddha – Menginterpretasikan materi. panitia kecamatan. Tes Tertulis. struktur. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Buddha. konsep. atau panitia tingkat nasional – Menganalisis materi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. struktur. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. panitia kecamatan. struktur. Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia provinsi. struktur. konsep. panitia provinsi. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN Kompetensi Guru Pendidikan Agama Katolik – SUBKOMPETENSI Menginterpretasikan materi. Portofolio Naskah Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kabupaten/kota.4. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.5. konsep. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Hindu – Menginterpretasikan materi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 36 . panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia provinsi.

struktur. panitia provinsi. Tes Tertulis. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menganalisis materi. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. SMA/MA. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 37 . struktur. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Konghucu. Tes Tertulis. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Konghucu – Menginterpretasikan materi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Kompetensi Guru mata pelajaran PKn pada SMP/MTs.6. konsep. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Memahami substansi Pendidikan Kewarganegaraan yang meliputi pengetahuan kewarganegaraan (civic knowledge). panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. dan ketrampilan kewarganegaraan (civic skills). panitia kabupaten/kota. struktur. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. SMK/MAK* – Memahami materi. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kecamatan. konsep. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. konsep. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. struktur. Portofolio Naskah Tes Tertulis. nilai dan sikap kewarganegaraan (civic disposition). Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 1. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio 2. konsep. panitia provinsi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Buddha. panitia kecamatan. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Konghucu. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan.

panitia provinsi. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio 4. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. struktur. musik. atau panitia tingkat nasional 3. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. tari. dan SMA/MA. Kompetensi Guru mata pelajaran Seni Budaya pada SD/MI. Tes Tertulis. konsep. Tes Tertulis. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Seni Budaya. struktur. panitia kecamatan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. SMK/MAK* – Menjelaskan dimensi filosofis pendidikan jasmani termasuk etika sebagai aturan dan profesi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. SMP/MTs. SMP/MTs.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Menganalisis materi. panitia kabupaten/kota. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 38 . apresiasi. Format Penilaian Portofolio – Tes Tertulis. konsep. SMK/MAK* – Menguasai materi. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. dan Kesehatan pada SD/MI. panitia provinsi. teater) dan keterampilan. Kompetensi Guru mata pelajaran Pendidikan Jasmani. dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa. Olahraga. dan SMA/MA. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menunjukkan manfaat mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan. panitia kabupaten/kota.

Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan aspek kinesiologi dan kinerja fisik manusia. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. panitia provinsi. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menjelaskan perspektif sejarah pendidikan jasmani. termasuk motivasi dan tujuan. serta persepsi diri. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 39 . Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. kecemasan dan stress. panitia kabupaten/kota. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. secara struktur dan fungsinya Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan aspek psikologi pada kinerja manusia. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional – Menjelaskan dimensi anatomi manusia. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan aspek fisiologis manusia dan efek dari kinerja latihan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kecamatan.

Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan teori belajar gerak. panitia provinsi. berbagai sistem bilangan dan teori bilangan. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan pengukuran dan penaksiran. dan perbedaan jenis kelamin. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. termasuk aspek-aspek yang mempengaruhinya. panitia provinsi. Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kecamatan. termasuk keterampilan dasar dan kompleks dan hubungan timbal balik di antara domain kognitif. panitia provinsi. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio 5. SMA/MA. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. suku. atau panitia tingkat nasional – Menjelaskan teori perkembangan gerak. Kompetensi Guru mata pelajaran Matematika pada SMP/MTs. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 40 . hubungan di antara bilangan. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. SMK/MAK* – Menggunakan bilangan. Tes Tertulis. etika dan perilaku moral. dan budaya. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. termasuk dinamika sosial. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia provinsi. panitia kecamatan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menjelaskan aspek sosiologi dalam kinerja diri.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. afektif dan psikomotorik. panitia kabupaten/kota.

Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan konsep-konsep aljabar. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 41 . Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan konsep-konsep statistika dan peluang. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. panitia provinsi. Tes Tertulis. panitia kecamatan. Tes Tertulis. panitia provinsi. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menggunakan logika matematika. panitia provinsi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional – Menggunakan konsep-konsep geometri. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan pola dan fungsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis.

atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menggunakan konsep-konsep kalkulus dan geometri analitik. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan trigonometri. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional – Menggunakan konsep dan proses matematika diskrit. panitia kecamatan. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan sejarah dan filsafat matematika. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan vektor dan matriks. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 42 .

panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia kecamatan. menginstalasi. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 6. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pada SMP/MTs – Mengoperasikan komputer personal dan periferalnya. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. alat ukur. men-setup. panitia provinsi. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Mengolah kata (word processing) dengan komputer personal.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. alat hitung. panitia kecamatan. model matematika. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 43 . memelihara dan melacak serta memecahkan masalah (troubleshooting) pada komputer personal. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Melakukan pemrograman komputer dengan salah satu bahasa pemrograman berorientasi objek. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Mampu menggunakan alat peraga. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Merakit. Tes Tertulis. dan model statistika. piranti lunak komputer. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis.

panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional – Mengelola pangkalan data (data base) dengan komputer personal atau komputer server. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Mengolah lembar kerja (spreadsheet) dan grafik dengan komputer personal. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Membuat dan memelihara jaringan komputer (kabel dan nirkabel). Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Membuat media grafis dengan menggunakan perangkat lunak publikasi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 44 . Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Membuat presentasi interaktif yang memenuhi kaidah komunikasi visual dan interpersonal. Tes Tertulis. Tes Tertulis. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis.

panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Membuat dan memelihara situs laman (web). panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Membuat dan menggunakan media komunikasi. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia kecamatan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. faximile). Format Penilaian Portofolio – Mendesain dan mengelola lingkungan pembelajaran/sumber daya dengan memperhatikan standar kesehatan dan keselamatan. atau panitia tingkat nasional – Menggunakan sarana telekomunikasi (telephone. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. termasuk pemrosesan gambar. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia provinsi. audio dan video. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. mobilephone. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan teknologi informasi dan komunikasi dalam disiplin atau materi pembelajaran lain dan sebagai media komunikasi. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 45 .

dan teori-teori IPA serta penerapannya secara fleksibel. Kompetensi Guru mata – pelajaran IPA pada SMP/MTs Memahami konsep-konsep. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Mengoperasikan perangkat keras dan perangkat lunak pendukung pembelajaran. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Memahami EULA (End User Licence Agreement) dan keterbatasan serta keluasan penggunaan perangkat lunak secara legal.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia provinsi. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 46 . Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan bahasa simbolik dalam mendeskripsikan proses dan gejala alam. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio 7. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. hukum-hukum. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Memahami proses berpikir IPA dalam mempelajari proses dan gejala alam. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan.

atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. hukum. Format Penilaian Portofolio – Memahami lingkup dan kedalaman IPA sekolah. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan teori IPAuntuk menjelaskan berbagai fenomena alam. panitia kecamatan. Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan penerapan hukum-hukum IPA dalam teknologi terutama yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Bernalar secara kualitatif maupun kuantitatif tentang proses dan hukum alam sederhana. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. dan hubungan IPA dengan matematika dan teknologi. panitia kabupaten/kota. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Memahami hubungan antar berbagai cabang IPA. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Menerapkan konsep. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 47 . atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.

panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Kreatif dan inovatif dalam penerapan dan pengembangan IPA. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan alat-alat ukur. panitia kabupaten/kota. dan piranti lunak komputer untuk meningkatkan pembelajaran IPA di kelas. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 48 . panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. panitia provinsi. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. alat peraga. Tes Tertulis. panitia kecamatan. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Menguasai prinsip-prinsip dan teori-teori pengelolaan dan keselamatan kerja/belajar di laboratorium IPA sekolah. laboratorium.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Merancang eksperimen IPA untuk keperluan pembelajaran atau penelitian. Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. alat hitung. Format Penilaian Portofolio – Melaksanakan eksperimen IPA dengan cara yang benar. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.

atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. SMK/MAK* – Memahami konsep-konsep. panitia provinsi. Tes Tertulis. dan teori-teori biologi serta penerapannya secara fleksibel. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. atau panitia tingkat nasional 8. Format Penilaian Portofolio – Memahami proses berpikir biologi dalam mempelajari proses dan gejala alam. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 49 . panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Memahami struktur (termasuk hubungan fungsional antar konsep) ilmu Biologi dan ilmu-ilmu lain yang terkait. panitia kecamatan. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan bahasa simbolik dalam mendeskripsikan proses dan gejala alam/biologi. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Kompetensi Guru Mata pelajaran Biologi pada SMA/MA. panitia kecamatan. hukum-hukum. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Memahami sejarah perkembangan IPA dan pikiran-pikiran yang mendasari perkembangan tersebut. Tes Tertulis.

Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Memahami lingkup dan kedalaman biologi sekolah. Format Penilaian Portofolio – Kreatif dan inovatif dalam penerapan dan pengembangan bidang ilmu biologi dan ilmu-ilmu yang terkait. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan penerapan hukum-hukum biologi dalam teknologi yang terkait dengan biologi terutama yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Portofolio Naskah Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Bernalar secara kualitatif maupun kuantitatif tentang proses dan hukum biologi. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Menerapkan konsep. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. dan teori fisika kimia dan matematika untuk menjelaskan/mendeskripsikan fenomena biologi. panitia kecamatan. hukum. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 50 . atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. panitia kecamatan. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia provinsi. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis.

panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. alat hitung. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. alat peraga. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. dan piranti lunak komputer untuk meningkatkan pembelajaran biologi di kelas. panitia provinsi. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Format Penilaian Portofolio – Merancang eksperiment biologi untuk keperluan pembelajaran atau penelitian. laboratorium dan lapangan. Format Penilaian Portofolio – Melaksanakan eksperiment biologi dengan cara yang benar. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 51 . panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional – Menggunakan alat-alat ukur. panitia kecamatan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Memahami sejarah perkembangan IPA pada umumnya khusunya biologi dan pikiran-pikiran yang mendasari perkembangan tersebut. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menguasai prinsip-prinsip dan teori-teori pengelolaan dan keselamatan kerja/belajar di laboratorium biologi sekolah. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Tes Tertulis.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. dan teori-teori fisika serta penerapannya secara fleksibel. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 52 . panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional – Memahami proses berpikir fisika dalam mempelajari proses dan gejala alam. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. 9. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan bahasa simbolik dalam mendeskripsikan proses dan gejala alam. Portofolio Naskah Tes Tertulis. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN Kompetensi Guru mata pelajaran Fisika pada SMA/MA. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Bernalar secara kualitatif maupun kuantitatif tentang proses dan hukum fisika. hukum-hukum. Tes Tertulis. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Memahami struktur (termasuk hubungan fungsional antar konsep) ilmu Fisika dan ilmu-ilmu lain yang terkait. SMK/MAK* – SUBKOMPETENSI Memahami konsep-konsep.

panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. dan kimia. atau panitia tingkat nasional – Menjelaskan penerapan hukum-hukum fisika dalam teknologi terutama yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Kreatif dan inovatif dalam penerapan dan pengembangan bidang ilmu fisika dan ilmuilmu yang terkait. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kecamatan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Memahami lingkup dan kedalaman fisika sekolah. panitia kecamatan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menerapkan konsep. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 53 . panitia kecamatan. Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia provinsi. Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. hukum. Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan teori fisika untuk menjelaskan fenomena biologi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Menguasai prinsip-prinsip dan teori-teori pengelolaan dan keselamatan kerja/belajar di laboratorium fisika sekolah. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota.

Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. alat hitung. dan piranti lunak komputer untuk meningkatkan pembelajaran fisika di kelas. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Memahami sejarah perkembangan IPA pada umumnya khususnya fisika dan pikiran-pikiran yang mendasari perkembangan tersebut. Format Penilaian Portofolio – Melaksanakan eksperimen fisika dengan cara yang benar. panitia kecamatan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 54 . panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Tes Tertulis. dinamika. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia kecamatan. dan lapangan. alat peraga. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio 10. SMK/MAK* – Memahami konsep-konsep. panitia provinsi. laboratorium. atau panitia tingkat nasional – Merancang eksperimen fisika untuk keperluan pembelajaran atau penelitian. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. dan teori-teori kimia yang meliputi struktur. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. energetika dan kinetika serta penerapannya secara fleksibel. Tes Tertulis. panitia provinsi. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menggunakan alat-alat ukur. hukum-hukum. Kompetensi Guru mata pelajaran Kimia pada SMA/MA. panitia kecamatan.

Format Penilaian Portofolio – Bernalar secara kualitatif maupun kuantitatif tentang proses dan hukum kimia. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Memahami struktur (termasuk hubungan fungsional antar konsep) ilmu Kimia dan ilmu-ilmu lain yang terkait. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional – Menggunakan bahasa simbolik dalam mendeskripsikan proses dan gejala alam/kimia. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 55 . atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Menerapkan konsep. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Memahami proses berpikir kimia dalam mempelajari proses dan gejala alam. dan teori fisika dan matematika untuk menjelaskan/mendeskripsikan fenomena kimia. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. hukum. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.

atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Menguasai prinsip-prinsip dan teori-teori pengelolaan dan keselamatan kerja/belajar di laboratorium kimia sekolah. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 56 . panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. alat peraga.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional – Memahami lingkup dan kedalaman kimia sekolah. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. dan piranti lunak komputer untuk meningkatkan pembelajaran kimia di kelas. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan alat-alat ukur. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. laboratorium dan lapangan. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. alat hitung. panitia provinsi. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menjelaskan penerapan hukum-hukum kimia dalam teknologi yang terkait dengan kimia terutama yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. panitia kecamatan. panitia provinsi. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Kreatif dan inovatif dalam penerapan dan pengembangan bidang ilmu yang terkait dengan mata pelajaran kimia. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan.

panitia provinsi. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Merancang eksperiment kimia untuk keperluan pembelajaran atau penelitian.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional – Melaksanakan eksperiment kimia dengan cara yang benar. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. panitia kecamatan. Kompetensi Guru mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada SMP/MTs – Menguasai materi. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. struktur. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio 11. Portofolio Naskah Tes Tertulis. konsep. nasional. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 57 . panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Membedakan struktur keilmuan IPS dengan Ilmu-ilmu Sosial. panitia kecamatan. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Memahami sejarah perkembangan IPA pada umumnya khusunya kimia dan pikiranpikiran yang mendasari perkembangan tersebut. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. maupun global. dan pola pikir mata pelajaran IPS baik dalam lingkup lokal. panitia kabupaten/kota. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis.

Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional – Menunjukkan manfaat mata pelajaran IPS. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. panitia provinsi. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menguasai konsep dan pola pikir keilmuan dalam bidang IPS. Format Penilaian Portofolio – Membedakan pendekatan-pendekatan Ekonomi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Menunjukkan manfaat mata pelajaran Ekonomi. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 58 . Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio 12. panitia provinsi. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Ekonomi. SMK/MAK* – Memahami materi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. struktur. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Kompetensi Guru mata pelajaran Ekonomi pada SMA/MA.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. panitia kecamatan. konsep. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.

Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN Kompetensi Guru mata pelajaran Sosiologi pada SMA/MA. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Sosiologi. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. struktur. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio 14. Kompetensi Guru mata pelajaran Antropologi pada SMA/MA. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. struktur. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. dan konsep pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Antropologi. panitia provinsi. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Menunjukkan manfaat mata pelajaran Sosioligi. panitia provinsi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kecamatan. panitia kecamatan. 13. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. SMK/MAK* – Memahami materi. SMK/MAK* – SUBKOMPETENSI Memahami materi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 59 . atau panitia tingkat nasional – Memahami angkah-langkah kerja ilmuwan sosial. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Membedakan jenis-jenis Antropologi. Tes Tertulis.

panitia kecamatan. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menunjukkan manfaat mata pelajaran Antropologi. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Kompetensi Guru mata pelajaran Geogafi pada SMA/MA. Portofolio Naskah Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Menguasai materi geografi secara luas dan mendalam Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 15. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. panitia provinsi. Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi. SMK/MAK* – Menguasai hakikat struktur keilmuan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. dan objek geografi. Format Penilaian Portofolio – Menunjukkan manfaat mata pelajaran geografi Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Membedakan pendekatan-pendekatan geografi. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. ruang lingkup. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 60 .

atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Menguasai materi Sejarah secara luas dan mendalam. Tes Tertulis. Kompetensi Guru mata pelajaran Bahasa Indonesia pada SMP/MTs. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN Kompetensi Guru mata pelajaran Sejarah pada SMA/MA. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 61 . panitia kecamatan. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Menunjukkan manfaat mata pelajaran Sejarah. panitia kabupaten/kota. SMK/MAK* – SUBKOMPETENSI Menguasai hakikat struktur keilmuan. panitia kabupaten/kota. ruang lingkup. Format Penilaian Portofolio 17. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. 16. Tes Tertulis. dan materi berbagai aliran linguistik yang terkait dengan pengembangan materi pembelajaran bahasa. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. SMK/MAK* – Memahami konsep. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. SMA/MA. teori. dan objek Sejarah. panitia provinsi. panitia provinsi. panitia provinsi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional – Membedakan pendekatan-pendekatan Sejarah. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Tes Tertulis. panitia provinsi.

Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. dan ragam bahasa Indonesia. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional – Memahami kedudukan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menguasai kaidah bahasa Indonesia sebagai rujukan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. panitia provinsi. panitia kecamatan. fungsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia kecamatan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Memahami teori dan genre sastra Indonesia. panitia provinsi. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Memahami hakekat bahasa dan pemerolehan bahasa. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 62 .

Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 63 . SMP/MTs. sosiolinguistik. panitia kecamatan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Mengapresiasi karya sastra secara reseptif dan produktif. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. atau panitia tingkat nasional – Menguasai bahasa Inggris lisan dan tulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Kompetensi Guru Bahasa: Kompetensi Guru Bahasa Inggris pada SD/MI. panitia provinsi. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. dan strategis).1. atau panitia tingkat nasional 18 18. Tes Tertulis. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. SMK/MAK* – Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Inggris (linguistik. reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik. panitia kabupaten/kota. wacana. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. sosiolinguistik. panitia kabupaten/kota. dan strategis). dan SMA/MA. wacana.

reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik. Portofolio Naskah Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. wacana. wacana. sosiolinguistik. dan strategis). panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Menguasai bahasa Jerman lisan dan tulis. atau panitia tingkat nasional – Menguasai bahasa Arab lisan dan tulis. sosiolinguistik. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. SMK/MAK* – Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Jerman (linguistik. Format Penilaian Portofolio 18. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. panitia provinsi. dan strategis). panitia kecamatan. SMK/MAK* – SUBKOMPETENSI Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Arab (linguistik. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. dan strategis). sosiolinguistik. dan strategis). panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. sosiolinguistik. panitia kecamatan. SMK/MAK* – Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Perancis (linguistik. panitia kabupaten/kota.3. panitia provinsi. Kompetensi Guru Bahasa Jerman pada SMA/MA. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN Kompetensi Guru Bahasa Arab pada SMA/MA. panitia kabupaten/kota. 18. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. wacana. dan strategis). Format Penilaian Portofolio 18. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 64 . Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. wacana. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. wacana. sosiolinguistik. Kompetensi Guru Bahasa Perancis pada SMA/MA. panitia kecamatan.4. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.2. reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis.

Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Menguasai bahasa Mandarin lisan dan tulis. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional 18. Format Penilaian Portofolio 18. panitia kecamatan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menguasai bahasa Perancis lisan dan tulis. sosiolinguistik. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. sosiolinguistik. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Kompetensi Guru Bahasa Jepang pada SMA/MA. wacana. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. SMK/MAK* – Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Jepang (linguistik. panitia provinsi.6. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. sosiolinguistik. panitia kecamatan. panitia provinsi. SMK/MAK* – Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Mandarin (linguistik. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. dan strategis). dan strategis). Kompetensi Guru Bahasa Mandarin pada SMA/MA. dan strategis). panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. wacana. reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik.5. wacana. wacana. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Menguasai bahasa Jepang lisan dan tulis. wacana. reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik. sosiolinguistik. reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik. sosiolinguistik. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Tes Tertulis. dan strategis). panitia kabupaten/kota. dan strategis). Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 65 . panitia provinsi.

atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. 1. dan menulis) Tes Tertulis. Wawancara. panitia kabupaten/kota. Pedoman Observasi. Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio – Memiliki keterampilan berbahasa Indonesia (menyimak. dan ragam bahasa Indonesia. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 66 . panitia provinsi. berbicara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Observasi/Unjuk Kerja. membaca. panitia provinsi. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio – Menguasai dasar-dasar dan kaidah bahasa Indonesia sebagai rujukan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia provinsi. Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tabel 3 Kompetensi Profesional Khusus Guru SD NO. Wawancara. Pedoman Observasi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Observasi/Unjuk Kerja. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Memahami kedudukan. Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Wawancara. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN Bahasa Indonesia – SUBKOMPETENSI Memahami hakikat bahasa dan pemerolehan bahasa. fungsi. panitia kabupaten/kota.

panitia kecamatan. Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kabupaten/kota. Observasi/Unjuk Kerja. Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Observasi/Unjuk Kerja. Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 2. panitia kecamatan. Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kabupaten/kota. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Mampu mengapresiasi karya sastra Indonesia. penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. panitia provinsi. panitia provinsi. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio – Tes Tertulis. Pedoman Observasi. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. pengukuran. Pedoman Observasi. Mampu menggunakan matematisasi horizontal dan vertikal untuk menyelesaikan masalah matematika dan masalah dalam dunia nyata. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. dan logika matematika. Pedoman Wawancara. trigonometri. aljabar. Wawancara. panitia kabupaten/kota. prosedural. panitia provinsi. panitia provinsi. Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi. statistika. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. serta. atau Format Penilaian Portofolio – Mampu menggunakan pengetahuan konseptual. secara reseptif dan produktif. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 67 . KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Memahami teori dan genre sastra Indonesia. Wawancara. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. dan keterkaitan keduanya dalam pemecahan masalah matematika. Matematika – Menguasai pengetahuan konseptual dan prosedural serta keterkaitan keduanya dalam konteks materi aritmatika. panitia kabupaten/kota. Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. geometri.

atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Wawancara. Tes Tertulis. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 68 . Pedoman Wawancara. Wawancara. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. panitia provinsi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. termasuk hubungan fungsional antarkonsep. panitia kecamatan. IPA – Mampu melakukan observasi gejala alam baik secara langsung maupun tidak langsung. Wawancara. atau panitia tingkat nasional 3. panitia provinsi. panitia provinsi. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Mampu menggunakan alat peraga. Observasi/Unjuk Kerja. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. nilai. panitia kabupaten/kota. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. alat ukur. panitia kabupaten/kota. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. yang berhubungan dengan mata pelajaran IPA. dan piranti lunak komputer. atau Format Penilaian Portofolio – Memanfaatkan konsep-konsep dan hukumhukum ilmu pengetahuan alam dalam berbagai situasi kehidupan sehari-hari. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Observasi. Observasi/Unjuk Kerja. Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio – Memahami struktur ilmu pengetahuan alam. dan keterampilan IPS. panitia kabupaten/kota. Wawancara. Tes Tertulis. IPS – Menguasai materi keilmuan yang meliputi dimensi pengetahuan. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kecamatan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Wawancara. panitia kabupaten/kota. Pedoman Observasi. Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 4. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja. Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kota. Observasi/Unjuk Kerja. alat hitung.

panitia provinsi. konsep. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio – Menguasai konsep dan prinsip kepribadian nasional dan demokrasi konstitusional Indonesia. panitia provinsi. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio 5. Wawancara. dan perilaku yang mendukung kegiatan pembelajaran PKn. nilai. Wawancara. atau panitia tingkat nasional – Memahami cita-cita. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Observasi/Unjuk Kerja. dan konsep keilmuan IPS. Observasi/Unjuk Kerja. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. dan prinsip-prinsip pokok ilmu-ilmu sosial dalam konteks kebhinnekaan masyarakat Indonesia dan dinamika kehidupan global. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. Wawancara. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. struktur. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. kehidupan agama. Wawancara. panitia kabupaten/kota. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio – Memahami fenomena interaksi perkembangan ilmu pengetahuan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Observasi/Unjuk Kerja. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. dan perkembangan masyarakat serta saling ketergantungan global. seni. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. teknologi. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 69 . Menguasai materi keilmuan yang meliputi dimensi pengetahuan. Pedoman Observasi. semangat kebangsaan dan cinta tanah air serta bela negara. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. Tes Tertulis. nilai. Tes Tertulis. sikap. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kabupaten/kota. Pedoman Observasi. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Mengembangkan materi. panitia kecamatan. PKn – Tes Tertulis. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. Wawancara.

atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. Observasi/Unjuk Kerja. prinsip. panitia provinsi. Observasi/Unjuk Kerja. atau panitia tingkat nasional – Menguasai konsep.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. dan norma kewarganegaraan Indonesia yang demokratis dalam konteks kewargaan negara dan dunia. panitia provinsi. serta penegakan hukum secara adil dan benar. Tes Tertulis. nilai. Wawancara. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. moral. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menguasai konsep dan prinsip perlindungan. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Wawancara. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 70 . atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. pemajuan HAM.

panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 71 . panitia kecamatan. panitia kecamatan. Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tabel 4 Penilaian Karya Kreatif/Inovatif. panitia kecamatan. panitia provinsi. ASPEK PENILAIAN Hasil Karya Kreatif dan Inovatif – Pembaruan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Pembimbingan Peserta Didik dan Pengembangan Diri NO. Portofolio Pedoman Wawancara. Wawancara. atau panitia tingkat nasional JENIS KARYA METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI – Penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Penulisan buku fiksi/nonfiksi di bidang pendidikan atau sastra Indonesia dan sastra daerah. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Penciptaan karya seni. atau Wawancara. 1. Format Penilaian Portofolio panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Wawancara. Portofolio Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. panitia provinsi. Portofolio Pedoman Wawancara.

panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Pedoman Wawancara. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Portofolio Pedoman Wawancara. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio 4. panitia kecamatan. panitia provinsi. Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pembimbingan Peserta Didik Untuk Mencapai Prestasi – Bidang intrakurikuler Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional – Bidang ekstrakurikuler Wawancara. atau panitia tingkat nasional 2. Pengembangan Diri – Mengikuti pendidikan dan latihan fungsional/ kegiatan kolektif guru Wawancara. ASPEK PENILAIAN – JENIS KARYA Karya Kreatif/Inovatif Bidang olahraga METODE PENILAIAN Wawancara. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 72 . panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO.

Kreativitas dan inovasi a.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi C. Kompetensi pedagogik c. Prestasi di bidang olahraga Penilaian kinerja dalam kegiatan pembelajaran Pembimbingan peserta didik hingga mencapai prestasi di bidang :  Intrakurikuler  Ekstrakurikuler Pengembangan diri  Diklat Fungsional/kegiatan kolektif Portofolio/ Wawancara 10 ………… ………… 3. Kompetensi sosial Jenis Tes/Uji Tes Tertlis/ kompetensi Bobot Satuan 10 Skor ………… Skor X Bobot ……… Tes Kepribadian 10 ………… ……… Wawancara Performance/presentase 15 5 40 2. Penentuan Skor Akhir Pemilihan guru berprestasi tingkat kabupaten/kota dan provinsi adalah peserta yang memperoleh hasil penilaian tertinggi. 1. KOMPONEN Penguasaan kompetensi a. atau. Penulisan buk fiksi/non fiksi di bidang pendidikan atau Sastra Indonesia dan Sastra Daerah d. e. Penentuan skor akhir dengan menggunakan acuan sebagai berikut : Penghitungan Skor Akhir NO. Kompetensi profesional d. Portofolio dan Wawancara JUMLAH : 10 100 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 73 . Penemuan teknologi tepat guna c. Fortofolio/ Observasi/ Wawancara/ 30 4. b. Kompetensi Kepribadian b. Portofolio dan Wawancara 10 5. Penciptaan karya seni. Pembaharuan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan.

Prestasi kerja tersebut akan terlihat dari kualitas lulusan sebagai sumber daya manusia yang produktif dan berkualitas. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 74 . dedikasi. bahwa pemilihan guru berprestasi dilakukan dengan maksud untuk mendorong motivasi. terutama pihak-pihak yang berkepentingan. Tentu saja penghargaan ini hanya diberikan kepada guru-guru yang berprerstasi lebih baik dibandingkan dengan sejawatnya. provinsi. Program ini merupakan ujud nyata. kecamatan. Mudah-mudahan pedoman ini dapat menjadi acuan bagi semua pihak yang berkepentingan dengan pemilihan guru berprestasi pada semua tingkatan. Sudah menjadi kesadaran kita semua. bahwa pemerintah memberikan perhatian yang sungguhsungguh untuk memberdayakan guru. kegiatan pemilihan guru berprestasi merupakan agenda tahunan. Kegiatan pemilihan guru berprestasi ini diharapkan dapat mendorong meningkatkan kompetensi profesional guru sebagai agen pembelajaran. loyalitas dan profesionalisme guru. mulai dari tingkat sekolah. dan tingkat nasional. sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi BAB V PENUTUP Seperti diuraikan sebelumnya. yang diharapkan akan berpengaruh positif pada kinerja dan prestasi kerjanya. terutama bagi mereka yang berprestasi. kabupaten/kota.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi REKAP PENILAIAN NILAI AKHIR = 1 + II + III ----------------------------------------3+ Pelaksanaan Pembelajaran + Pengembangan Kurikulum + Kinerja Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 75 .

Lampiran 1 PORTOFOLIO GURU BERPRESTASI TAHUN 2011 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR Disusun Oleh: (NAMA GURU) (NAMA SEKOLAH) (KABUPATEN/KOTA) (PROVINSI) 75 .

.. Nama (lengkap dengan gelar akademik) 2.... Kecamatan d..........PORTOFOLIO GURU BERPRESTASI TAHUN 2011 IDENTITAS PESERTA 1..................................... Akta Mengajar 9.. NIP/NIK...... tgl lahir 7. Alamat Sekolah c.... NUPTK 3... Sekolah Tempat Tugas a................. Kepala Sekolah........... 2011 Mengetahui: Pengawas.................... Alamat e-mail 10.. Provinsi f.. ...... Beban Mengajar per Minggu : Jam/minggu : : : : : : : : : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) : *) Coret yang tidak perlu ..... Telp...... Kabupaten/Kota e... ........................ Tempat... Nama b......... Jenis Kelamin 6.. Pendidikan Terakhir 8.... NIP/NIK 4....... Penyusun.. ... . 76 .... Sekolah g... ........ Pangkat/Golongan 5............ NIP .. No......... NIP/NIK........... Mata Pelajaran/Guru Kelas TK/TKLB/SD/SDLB*) 11...

c Contoh 2: 10.b dan pada Ijazah S2 diberi kode: 1. 1) 2) 3) JENIS PENGHARGAAN Satyalencana Karya Satya 10 Tahun Guru Favorit Tahun 2006 Dst. Penghargaan Apabila bapak/Ibu pernah menerima penghargaan di bidang pendidikan. TINGGI FAKULTAS JURUSAN/ PRODI TAHUN LULUS SKOR (diisi penilai) c. d. NO. Kualifikasi akademik Tuliskan riwayat pendidikan Bapak/Ibu pada Tabel di bawah ini. Contoh 1: 1. NO. b. Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan a.Contoh Pemberian Kode Dokumen Portofolio. S2 S3 PPs 2006 Foto kopi ijazah S1 diberi kode: 1. isilah tabel berikut ini. D4 S1 Universitas Negeri Yogyakarta Universitas Negeri Malang FMIPA Pendidikan Matematika Pendidikan Matematika 1999 PERG. 77 PEMBERI PENGHARGAAN Presiden RI Kepala Dinas Pendidikan Kab Kebumen TINGKAT *) Nasional Kabupaten TAHUN 2000 2006 SKOR (diisi penilai) . JENJANG a.

a.1) dan pada bukti fisik Guru Favorit Tahun 2006 diberi kode: 10.2) 78 .a.Bukti fisik Piagam Satyalencana Karya Satya 10 Tahun diberi kode: 10.

d. foto copy ijazah dapat dilegalisasi oleh kepala sekolah dan kepala dinas kabupaten/kota.KOMPONEN PORTOFOLIO 1. piagam. NO. Dalam kasus tertentu seorang guru bertugas di daerah yang jauh (di luar provinsi) dari tempat asal perguruan tinggi. Kualifikasi akademik Tuliskan riwayat pendidikan tinggi Bapak/Ibu pada tabel berikut. NO. D4.. b. TINGGI FAKULTAS JURUSAN/ PRODI TAHUN LULUS SKOR (diisi penilai) Catatan: 1.. 2.. d. JENJANG D4 S1 S2 S3 PERG. atau sejenisnya yang asli untuk bendel pertama dan foto kopi yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung untuk bendel kedua. b. 79 . a. Jika mempunyai S1. c. S2 atau S3 lebih dari satu agar dituliskan semua 2. Untuk foto kopi ijazah luar negeri harus disertai foto kopi surat keterangan akreditasi yang dilegalisasi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Pendidikan dan Pelatihan Tuliskan pengalaman mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) Bapak/Ibu pada tabel berikut.. c. Lampirkan foto kopi ijazah yang tertulis pada tabel tersebut yang telah dilegalisasi oleh perguruan tinggi yang bersangkutan. NAMA / JENIS DIKLAT TEMPAT WAKTU PELAKSANAAN (.. a. jam) PENYELENGGARA SKOR (diisi penilai) Catatan: Lampirkan sertifikat. Dst.

............ a.... d...) Catatan: Lampirkan foto kopi SK pengangkatan menjadi guru baik PNS maupun non PNS yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung.) Dst.. (diisi penilai) 80 .....d... tahun.. NAMA SEKOLAH BIDANG STUDI/ GURU KELAS LAMA MENGAJAR (mulai tahun ... Catatan: Lampirkan foto kopi SK pengangkatan menjadi guru baik PNS maupun non PNS yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung.. Kumulatif lama memberikan layanan: ... s... NO... a........... c...... NO.. skor: ....... b.. c.. Dst. Pengalaman Mengajar Tuliskan pengalaman mengajar Bapak/Ibu pada tabel berikut.................... Kumulatif lama mengajar: ....d. tahun . tahun .... s. NAMA SEKOLAH LAMA MEMBERIKAN PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING (mulai tahun ... d....... (diisi penilai) Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling Tuliskan pengalaman memberikan Pelayanan Bimbingan dan Konseling Bapak/Ibu pada tabel berikut.3. tahun..... b.... skor: .

4. Perencanaan dan Pelaksanaan Pembelajaran a. Perencanaan Pembelajaran Tuliskan lima jenis RPP/RP/SP/RPI terbaik yang pernah Bapak/Ibu buat dari semester dan materi yang berbeda. NO 1) 2) 3) 4) 5) Rata-rata skor ........... MATA PELAJARAN MATERI/KOMPETENSI SEMESTER TAHUN SKOR (diisi penilai)

Catatan: Lampirkan bukti lima RPP/RP/SP hasil karya sendiri yang tertulis dalam tabel yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling a. Perencanaan Program Pelayanan Bimbingan dan Konseling Tuliskan lima jenis PPBK (Program Pelayanan Bimbingan dan Konseling) terbaik yang pernah Bapak/Ibu buat dari semester dan bidang pelayanan yang berbeda. NO 1) 2) 3) 4) 5) JENIS PROGRAM Pendidikan/Belajar Karier Pribadi Sosial Akhlak Mulia/Budipekerti Rata-rata skor ........... BIDANG PELAYANAN SEMESTER TAHUN SKOR (diisi penilai)

81

Catatan: Lampirkan bukti lima PPBK yang tertulis dalam tabel yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung.

b. Pelaksanaan Pembelajaran Bukti fisik yang dilampirkan berupa dokumen hasil penilaian oleh kepala sekolah dan/atau pengawas dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas (instrumen lampiran 2). Lampirkan hasil penilaian kepala sekolah dan/atau pengawas tentang kinerja pelaksanaan pembelajaran Bapak/Ibu sebagaimana dimaksud di atas dalam amplop tertutup. Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling b. Pelaksanaan Pelayanan Bimbingan dan Konseling Bukti fisik yang dilampirkan berupa rekaman/dokumen pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling yang diketahui oleh koordinator bimbingan dan konseling dan atasan. Rambu-rambu format laporan pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling sebagaimana yang berlaku di wilayah/sekolah tempat bekerja. Komponen yang dinilai meliputi: agenda kerja guru bimbingan dan konseling, daftar konseli (siswa), data kebutuhan dan permasalahan konseli, laporan bulanan, laboran semesteran/tahunan, aktivitas pelayanan bimbingan dan konseling (pemahaman, pelayanan langsung, pelayanan tidak langsung) dan laporan hasil evaluasi program bimbingan dan konseling. 5. Penilaian Kinerja Bukti fisik yang dilampirkan berupa dokumen hasil penilaian kinerja oleh atasan dan pengawas dengan menggunalan Format Penilaian (format lampir 3). Lampirkan hasil penilaian dari atasan sebagaimana dimaksud di atas dalam amplop tertutup. 6. Prestasi Akademik a. Lomba dan karya akademik 82

Tuliskan prestasi Bapak/Ibu mengikuti lomba dan karya akademik (jika ada) yang meliputi: nama lomba/karya akademik, waktu pelaksanaan, tingkat (kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, nasional, internasional), dan penyelenggara pada tabel berikut.

NO 1) 2) 3) 4) 5)

NAMA LOMBA/ KEJUARAAN

WAKTU PELAKSANAAN

TINGKAT

PENYELENGGARA

SKOR (diisi penilai)

Dst.

Catatan: Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam/surat keterangan kegiatan yang tertulis di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan. b. Sertifikat Keahlian/Keterampilan Tuliskan sertifikat keahlian/keterampilan yang Bapak/Ibu peroleh baik dari lembaga/institusi dalam maupun luar negeri) pada tabel berikut. NO 1) 2) 3) 4) Dst. Catatan: *)Termasuk sertifikat asesor uji kompetensi keahlian/keterampilan **)Dituliskan internasional, nasional, atau regional Lampirkan foto kopi sertifikat yang tertulis di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan. NAMA SERTIFIKAT KEAHLIAN*) WAKTU PEROLEHAN TINGKAT**) LEMBAGA YG SKOR MENGELUARKAN (diisi penilai)

83

c. Pembimbingan teman sejawat Tuliskan pengalaman Bapak/Ibu menjadi Instruktur/Guru inti/Tutor/ Pemandu/ Pamong PPL (jika pernah) pada tabel berikut. NO 1) 2) 3) 4) Dst. Catatan: Lampirkan foto kopi SK/Surat Tugas dari Pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. Untuk instruktur, guru inti, dan guru pemandu agar dilengkapi dengan foto kopi sertifikat/piagam TOT sesuai bidang tersebut. Tutor yang dimaksud adalah tutor Kejar Paket A, B, dan C. d. Pembimbingan siswa 1) Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi pembimbing siswa sampai mendapatkan penghargaan baik tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, nasional, maupun internasional dalam kegiatan akademik dan/atau prestasi, isilah tabel berikut. NO. a) b) c) d) Catatan: Dst. NAMA KEJUARAAN TINGKAT TEMPAT DAN WAKTU SKOR (diisi penilai) INSTRUKTUR/GURU MATA PELAJARAN/ INTI/TUTOR/PEMANDU/ BIDANG STUDI PAMONG PPL TEMPAT SKOR (diisi penilai)

84

NO. 1) 2) 3) 4) Dst. tuliskan judul buku dan keterangan lainnya pada tabel berikut. artikel (jurnal/ majalah/koran). isilah tabel berikut. Karya Tulis Apabila Bapak/Ibu mempunyai karya tulis yang berupa buku. Karya Pengembangan Profesi a. 7. JUDUL JENIS *) PENERBIT TAHUN TERBIT SKOR (diisi penilai) NAMA KEGIATAN TEMPAT LAMA (WAKTU PEMBIMBINGAN) SKOR (diisi penilai) Catatan: 85 .Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam kejuaraan siswa yang dibimbing dan SK/surat tugas dari pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. modul. NO. 2) Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi pembimbing siswa (tidak mencapai juara) dalam kegiatan akademik dan/atau prestasi. a) b) c) d) Dst Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/surat tugas dari pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. dan buku dicetak lokal.

Skripsi. atu modul secara utuh yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. NO. 1) 2) 3) 86 NAMA KEGIATAN TAHUN SKOR (diisi penilai) . tesis. atau diktat dicetak lokal. tuliskan judul penelitian dan keterangan lainnya pada tabel berikut. Penelitian Apabila Bapak/Ibu pernah melakukan penelitian tindakan kelas atau penelitian yang mendukung peningkatan pembelajaran dan atau profesional guru. JUDUL TAHUN SUMBER DANA STATUS SKOR (KETUA/ANGGOTA) (diisi penilai) Catatan: Lampirkan naskah asli/foto kopi laporan hasil penelitian secara utuh yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. NO. dan disertasi serta tugas akhir lainnya tidak dinilai. b. artikkel. c. artikel (jurnal/majalah/koran). isilah tabel berikut.*)Jenis pada tabel di atas diisi buku. 1) 2) 3) 4) Dst. modul. Reviewer buku dan/atau penulis soal EBTANAS/UN Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi reviewer buku dan/atau penulis soal EBTANAS/UN/UASDA. Lampirkan naskah asli/foto kopi buku.

tuliskan nama dan tahun karya tersebut dalam tabel berikut. sastra. 8.4) Dst. kriya. e. NAMA KARYA TAHUN DESKRIPSI SINGKAT TENTANG KARYA YANG DIHASILKAN SKOR (diisi penilai) Catatan: Lampirkan surat keterangan dari atasan langsung disertai bukti fisik yang relevan. lukis. misalnya: hasil karya atau foto hasil karya yang disertai manual dan/atau deskripsi yang dilegalisasi oleh atasan langsung. misalnya: media yang dibuat atau foto hasil karya yang disertai manual dan/atau deskripsi yang dilegalisasi oleh atasan langsung. musik. suara. tari. Media dan Alat Pembelajaran Apabila Bapak/Ibu pernah membuat media atau alat pembelajaran. NO. Karya teknologi (teknologi tepat guna) dan karya seni (patung. musik. d. suara. JENIS MEDIA/ALAT TAHUN SUMBER DANA STATUS SKOR (KETUA/ANGGOTA) (diisi penilai) Catatan: Lampirkan surat keterangan dari atasan langsung disertai bukti fisik yang relevan. kriya. Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/surat tugas dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. dan karya seni lainnya) Apabila Bapak/Ibu pernah membuat karya teknologi (teknologi tepat guna) dan karya seni (patung. tuliskan jenis media/alat dan keterangan lainnya pada tabel berikut. NO. 1) 2) 3) 4) Dst. sastra. 1) 2) 3) 4) Dst. lukis. tari dan karya seni lainnya). Keikutsertaan dalam forum ilmiah 87 .

b. c. atau peserta sesuai sertifikat Lampirkan sertifikat. Dst JENIS KEGIATAN TAHUN PERAN *) TINGKAT SKOR (Inter/Nas/Lokal) (diisi penilai) Catatan: *) Kolom peran diisi pemakalah. Apabila menjadi nara sumber/pemakalah lampirkan juga makalahnya. 1) 2) 3) 4) Dst NAMA ORGANISASI TAHUN JABATAN TINGKAT *) SKOR (diisi penilai) Catatan: *) Kolom tingkat diisi: kecamatan. atau sejenisnya yang asli untuk bendel pertama dan foto kopinya yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung untuk bendel kedua. b. nasional. NO. Pengalaman Organisasi Apabila Bapak/Ibu memiliki pengalaman menjadi pengurus suatu organisasi kependidikan atau organisasi sosial.Jika Bapak/Ibu pernah mengikuti forum ilmiah tuliskan judul dan keterangan lainnya pada tabel berikut. atau internasional Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. kabupaten/kota. tuliskan nama organisasinya dan keterangan lainnya pada tabel berikut. NO. piagam. a. d. Pengalaman menjadi pengurus organisasi di bidang kependidikan dan sosial a. 9. Pengalaman Mendapat Tugas Tambahan 88 .

1) 2) 3) 4) JENIS PENGHARGAAN PEMBERI PENGHARGAAN TINGKAT *) TAHUN SKOR (diisi penilai) Dst. NO. 10.. b... JABATAN TH ---. atau internasional Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam/surat keterangan yang tertulis pada tabel di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan. kabupaten/kota. Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan a. LOKASI JENIS DAERAH LAMA BERTUGAS KHUSUS (MULAI TH . NO..) SKOR (diisi penilai) 89 . isilah tabel berikut. nasional. Penghargaan Apabila bapak/Ibu pernah menerima penghargaan di bidang pendidikan. s/d TH .. isilah tabel berikut.S/D TH NAMA SEKOLAH ---SKOR (diisi penilai) Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/bukti yang relevan dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan.. Penugasan Di Daerah Khusus Apabila Babak/Ibu pernah ditugaskan sebagai guru di daerah khusus (daerah terpencil/tertinggal/ bencana/konflik/perbatasan). Catatan: *)Kolom tingkat diisi: kecamatan.Apabila Bapak/Ibu pernah mendapat tugas tambahan antara lain sebagai kepala/wakil kepala sekolah/kepala bengkel/kepala lab/wali kelas/pembina kegiatan ekstra kurikuler... isilah tabel berikut. NO. 1) 2) 3) 4) Dst.

dan jika di kemudian hari ternyata pernyataan dan dokumen saya tidak benar. …………. saya bersedia menerima sanksi dan dampak hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.1) 2) 3) 4) Dst.. 2011 Peserta Pemilihan Guru Berprestasi .. ………………. Catatan: Lampirkan foto kopi SK penugasan yang telah dilegalisasi oleh atasan. Materai Rp 6. Dengan ini saya menyatakan bahwa pernyataan dan dokumen di dalam portofolio ini benar-benar hasil karya saya sendiri.000 (…………………………) 90 .

Lampiran 2 PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN GURU BERPRESTASI TAHUN 2011 OLEH KEPALA SEKOLAH 91 .

Kecamatan d. Sekolah Tempat Tugas a. NUPTK 4. Telp. Alamat Sekolah c. Jenis Kelamin 6. tgl lahir 7. No. Nama b. Pangkat/Golongan 5.INSTRUMEN PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN oleh Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) IDENTITAS PESERTA 1. Mata Pelajaran/Guru Kelas SD*) 11. Provinsi f. Nama (lengkap dengan gelar akademik) 2. Sekolah g. Akta Mengajar 9. NIP/NIK 3. 4) sesuai dengan kriteria sebagai berikut. 2. 3. Tempat. Pendidikan Terakhir 8. Beban Mengajar per Minggu *Coret yang tidak perlu LEMBAR PENILAIAN Petunjuk Berilah skor pada butir-butir pelaksanaan pembelajaran dengan cara melingkari angka pada kolom skor (1. Alamat e-mail 10. Kabupaten/Kota e. 1 = tidak baik 2 = kurang baik 3 = baik 4 = sangat baik : : : : : : : : : Jam/minggu : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) : 92 .

dan benar Menyampaikan pesan dengan gaya yang sesuai PENUTUP Melakukan refleksi atau membuat rangkuman dengan melibatkan siswa Melaksanakan tindak lanjut dengan memberikan arahan. 15. C. 24. E. 13. 11. II A. atau SKOR 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 93 . 4. baik. 2. 22. 8. 12. 5. 3. INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI PRAPEMBELAJARAN Mempersiapkan siswa untuk belajar Melakukan kegiatan apersepsi KEGIATAN INTI PEMBELAJARAN Penguasaan materi pelajaran Menunjukkan penguasaan materi pembelajaran Mengaitkan materi dengan pengetahuan lain yang relevan Menyampaikan materi dengan jelas. F. 14. 21. 18. D. 17. 10. III 23. 19. sesuai dengan hierarki belajar dan karakteristik siswa Mengaitkan materi dengan realitas kehidupan Pendekatan/strategi pembelajaran Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kompetensi (tujuan) yang akan dicapai dan karakaterstik siswa Melaksanakan pembelajaran secara runtut Menguasai kelas Melaksanakan pembelajaran yang bersifat kontekstual Melaksanakan pembelajaran yang memungkinkan tumbuhnya kebiasaan positif Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan alokasi waktu yang direncanakan Pemanfaatan sumber belajar /media pembelajaran Menggunakan media secara efektif dan efisien Menghasilkan pesan yang menarik Melibatkan siswa dalam pemanfaatan media Pembelajaran yang memicu dan memelihara keterlibatan siswa Menumbuhkan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran Menunjukkan sikap terbuka terhadap respons siswa Menumbuhkan keceriaan dan antusisme siswa dalam belajar Penilaian proses dan hasil belajar Memantau kemajuan belajar selama proses Melakukan penilaian akhir sesuai dengan kompetensi (tujuan) Penggunaan bahasa Menggunakan bahasa lisan dan tulis secara jelas. 16. 20.PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO I 1. 7. B. 6. 9.

...... dan apabila di kemudian hari ternyata pernyataan saya tidak benar........ skor tertinggi 96 SKOR Dengan ini saya menyatakan bahwa penilaian yang saya lakukan sesuai dengan kondisi guru berprestasi yang sebenarnya. Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) (................ ..............) NIP/NIK 94 .. saya bersedia mempertanggungjawabkannya. ........ atau tugas sebagai bagian remidi/pengayaan Total Skor (jumlahkan seasuai dengan angka yang dilingkari......NO INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI kegiatan........ Skor terrendah 24...............

. misal: melaksanakan pembelajaran dengan baik dan sesuai jadwal) 3.. Keteladanan (menjadi contoh atau rujukan dalam sikap dan perilaku bagi orang lain. Keberhasilan melakukan pembimbingan siswa.. misal: ijin tidak masuk atau tidak mengajar dengan alasan yang sebenarnya) 4. Tanggung jawab (sanggup menyelesaikan tugas sesuai dengan ketentuan. misal yang memiliki etos kerja tinggi... berpakaian.... dan kegiatan ekstrakurikuler lainnya Skor Total (jumlahkan angka yang dilingkari). Inovasi dan kreativitas (kemampuan dan kemauan untuk mengadakan pembaharuan melalui olah pikirnya. . dll. membuat karya seni.............. bersemangat melaksanakan dan mentaati kaidah-kaidah dalam tugas) 7. misalnya..) 95 .... orang Kristiani rajin ke gereja.. misal: menjadi teladan bagi sejawat dan peserta didik dalam tutur kata. dan sebagainya) 8.. Kemampuan menerima kritik dan saran (perilaku dalam merespon kritik dan saran dari orang lain....... misal mendapat kritik tidak marah dan akomodatif terhadap saran orang lain) 9.... Kemampuan berkomunikasi (dapat menyampaikan ide-idenya dengan bahasa yang baik dan dapat dipahami oleh sasaran. saya bersedia mempertanggungjawabkannya.. 1. skor tertinggi 44  SKOR SKOR =----------------------.. misal: orang muslim rajin menjalankan sholat.... Kemampuan bekerjasama 11. Aspek yang dinilai Skor 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 Ketaatan dalam menjalankan ajaran agama (rajin menjalankan ajaran agama yang dianut... Etos kerja (komitmen dan semangat dalam melaksanakan tugas...) 6. misal mulai dan mengakhiri kegiatan pembelajaran sesuai dengan jadwal) 5....... menulis buku... misal: dalam keseharian dapat berkomunikasi secara baik dengan sejawat) 10....X 100% SKOR TERTINGGI 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 ..... .. misal selalu berusaha menggunakan alam sekitar dan bahan-bahan yang ada di sekitarnya dalam proses pembelajaran di kelas............. Kedisiplinan (kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.. untuk lomba olimpiade.) 2.... dan apabila di kemudian hari ternyata pernyataan saya tidak benar.PENILAIAN KERJA GURU PENGAMATAN SEHARI-HARI No . Kejujuran (menyampaikan sesuatu apa adanya.... Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) (. dll.. Dengan ini saya menyatakan bahwa penilaian yang saya lakukan sesuai dengan kondisi guru berprestasi yang sebenarnya. membuat alat peraga pembelajaran.... Skor terendah 11...

NIP/NIK Lampiran 3 INSTRUMEN PENILAIAN KINERJA oleh Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) IDENTITAS PESERTA 1. Akta Mengajar 9. Kabupaten/Kota e. Tempat. Alamat e-mail 10. No. Kecamatan d. Beban Mengajar per Minggu *coret yang tidak perlu LEMBAR PENILAIAN Petunjuk Berilah penilaian kompetensi kepribadian dan sosial guru. Alamat Sekolah c. Jenis Kelamin 6. Nama b. Sekolah Tempat Tugas a. Provinsi f. Nama (lengkap dengan gelar akademik) 2. NIP/NIK 3. 1 = tidak baik/rendah 3 = baik/tinggi : : : : : : : : : Jam/minggu : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) : 96 . 2. Telp. dengan cara melingkari angka pada kolom skor (1. Pendidikan Terakhir 8. Mata Pelajaran/Guru Kelas SD*) 11. tgl lahir 7. 3. NUPTK 4. 4) sesuai dengan kriteria sebagai berikut. Sekolah g. Pangkat/Golongan 5.

2 = kurang baik/kurang tinggi 4 = sangat baik/sangat tingi 97 .

………………………………. rasa bangga menjadi guru C.. Pengembangan kurikulum 4. ... Nilai minimum per kompetensi = 1 dan nilai maksimum 4. .. Penilaian dan evaluasi B. .. Menguasai karakteristik peserta didik 2. struktur. .. .. …………………….REKAP HASIL PENILAIAN KINERJA GURU KELAS/MATA PELAJARAN a... .. Pedagogik 1. .. Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan 10. .. hukum. . Mengembangkan keprofesionalan melalui tindakan yang reflektif Jumlah (Hasil penilaian kinerja guru) *) Nilai Diisi berdasarkan laporan dan evaluasi PK Guru. serta tidak diskriminatif Komunikasi dengan sesama guru... dan masyarakat D. Pengembangan potensi peserta didik 6.. bertindak obyektif. NO KOMPETENSI NILAI*) A.. Bersikap inklusif.. Kepala Sekolah 98 .... . sampai ... . sosial dan kebudayaan Nasional 9.. . Etos kerja. Sosial 11... .. mendukung mata pelajaran yang diampu 14. Kegiatan pembelajaran yang mendidik 5. tenaga kependidikan. tanggung jawab yang tinggi.. Nama Instansi/Sekolah Telp / Fax Kelurahan Kecamatan Kabupaten/kota Provinsi Periode penilaian . peserta 12 didik. ………………………………………………………… .. Bertindak sesuai dengan norma agama...... Komunikasi dengan peserta didik 7. Profesional Penguasaan materi. Nama NIP Tempat/Tanggal Lahir Pangkat/Jabatan/Golongan TMT sebagai guru Masa Kerja Jenis Kelamin Pendidikan Terakhir/Spesialisasi Program Keahlian yang diampu b.. orang tua.. Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik 3. Kepribadian 8. konsep dan pola pikir keilmuan yang 13.

3.). Guru mencoba mengetahui penyebab penyimpangan perilaku peserta didik untuk mencegah agar perilaku tersebut tidak merugikan peserta didik lainnya. Guru dapat mengidentifikasi karakteristik belajar setiap peserta didik di kelasnya. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Seluruhnya terpenuhi 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 99 . 6. Guru membantu mengembangkan potensi dan mengatasi kekurangan peserta didik.25%<X≤50%=2. 5. Guru dapat mengatur kelas untuk memberikan kesempatan belajar yang sama pada semua peserta didik dengan kelainan fisik dan kemampuan belajar yang berbeda. sehingga peserta didik tersebut tidak termarginalkan (tersisihkan. Guru memperhatikan peserta didik dengan kelemahan fisik tertentu agar dapat mengikuti aktivitas pembelajaran. 50% < X≤ 75% = 3. 4. 2. dsb.Penilaian Kinerja Guru Komponen 1 Mengenal karakteristik peserta didik Skor Indikator 1. minder. diolok‐ olok. Total skor untuk kompetensi 1 Skor maksimum kompetensi 1= jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 1 (0%<X≤25%=1. Guru memastikan bahwa semua peserta didik mendapatkan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran.

Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 2 : Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik Nama Guru : ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... (9) Nama Penilai : ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12)

(13) Tindak lanjut yang diperlukan:

(14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan:

(15) (16)

(17) Tindak lanjut yang diperlukan:

(18) Setelah Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (19) (20)

(21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22)

100

Penilaian Kinerja Guru Komponen 2

Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik Skor Indikator Tidak ada bukti Terpenuhi Seluruhnya (Tidak sebagian terpenuhi terpenuhi) 0 1 2

1. Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk menguasai materi pembelajaran sesuai usia dan kemampuan belajarnya melalui pengaturan proses pembelajaran dan aktivitas yang bervariasi. 2. Guru selalu memastikan tingkat pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran tertentu dan menyesuaikan aktivitas pembelajaran berikutnya berdasarkan tingkat pemahaman tersebut. 3. Guru dapat menjelaskan alasan pelaksanaan kegiatan/aktivitas yang dilakukannya, baik yang sesuai maupun yang berbeda dengan rencana, terkait keberhasilan pembelajaran. 4. Guru menggunakan berbagai teknik untuk memotiviasi kemauan belajar peserta didik. 5. Guru merencanakan kegiatan pembelajaran yang saling terkait satu sama lain, dengan memperhatikan tujuan pembelajaran maupun proses belajar peserta didik. 6. Guru memperhatikan respon peserta didik yang belum/kurang memahami materi pembelajaran yang diajarkan dan menggunakannya untuk memperbaiki rancangan pembelajaran berikutnya. Total skor untuk kompetensi 2 Skor maksimum kompetensi 2 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 2 (0%<X≤25%=1;25%<X≤50%=2; 50% < X≤ 75% = 3; 75% < X≤ 100% = 4)

0

1

2

0 0 0

1 1 1

2 2 2

0

1

2

12

101

102

. ... . ..... .... .. .... . . ..... ...... .. ....... ........... . ... .. . .. .. ... ... . ...... ...... ... .. . . . ...... .. .. . . . .. . . . . .... . . .... .... .......... ..... .... .. .. .. ... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru: (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (19) (20) (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 103 . ..... ....... .... .. .. ..... . .Kompetensi 3 : Pengembangan kurikulum Nama Guru : ....... .... . .. ...... . ... . .. ........... .. .... . . ... . .. .. ....... .. (9) Nama Penilai : .... . ..

Total skor untuk kompetensi 3 Skor maksimum kompetensi 3 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/8) × 100% Nilai untuk kompetensi 3 (0%<X≤25%=1. Guru dapat menyusun silabus yang sesuai dengan kurikulum. Guru merancang rencana pembelajaran yang sesuai dengan silabus untuk membahas materi ajar tertentu agar peserta didik dapat mencapai kompetensi dasar yang ditetapkan. 4. 2. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti Terpenuhi (Tidak sebagian terpenuhi) 0 0 0 1 1 1 2 Terpenuhi seluruhnya 2 2 0 1 2 8 104 . c) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar peserta didik.Penilaian Kinerja Guru Komponen 3 Pengembangan kurikulum Skor Indikator 1. 50% < X≤ 75% = 3. Guru memilih materi pembelajaran yang: a) sesuai dengan tujuan pembelajaran. 3. Guru mengikuti urutan materi pembelajaran dengan memperhatikan tujuan pembelajaran.25%<X≤50%=2. b) tepat dan mutakhir. dan d) dapat dilaksanakan di kelas e) sesuai dengan konteks kehidupan sehari‐hari peserta didik.

. ........ .. .. . . ..... . ..... .... ..... ... ... ... .. . . . ........ . . ... ... . . ...... .. . .... . . ... . ...... . ............. ..... . (9) Nama Penilai : .. . ....... .. ... ......... . .. .. . . ... .. . (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru Tindak lanjut yang diperlukan: (19) (20) (21) (22) 105 .... .... . ...... ........Kompetensi 4 : Kegiatan Pembelajaran yang Mendidik Nama Guru : .. .. .... ..... . . ... . .. ..... .. . . ...... ..... .. ..... . ... ... ....... .. . .. ...... .. .. .

9. 5. dan/atau audio‐ visual (termasuk TIK) untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran. 2. sebelum memberikan penjelasan tentangjawaban yang benar. bukan untuk menguji sehingga membuat peserta didik merasa tertekan. Guru menggunakan alat bantu mengajar. 4. Total skor untuk kompetensi 4 Skor maksimum kompetensi 4 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/22) × 100% Nilai untuk kompetensi 4 (0% < X≤ 25% = 1. Guru menyikapi kesalahan yang dilakukan peserta didik sebagai tahapan proses pembelajaran. Guru mengatur pelaksanaan aktivitas pembelajaran secara sistematis untuk membantu proses belajar peserta didik. Guru mampu menyesuaikan aktivitas pembelajaran yang dirancang dengan kondisi kelas. 7. Guru mengkomunikasikan informasi baru (misalnya materi tambahan) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar peserta didik. Guru melakukan aktivitas pembelajaran secara bervariasi dengan waktu yang cukup untuk kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar dan mempertahankan perhatian peserta didik. 3. 50% < X≤ 75% = 3.Penilaian Kinerja Guru Komponen 4 Kegiatan Pembelajaran yang Mendidik Skor Indikator 1. 6. 11. Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran yang bertujuan untuk membantu proses belajar peserta didik. 25% < X≤ 50% = 2. mempraktekkan dan berinteraksi dengan peserta didik lain. Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran sesuai dengan rancangan yang telah disusun secara lengkap dan pelaksanaan aktivitas tersebut mengindikasikan bahwa guru mengerti tentang tujuannya. Guru melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai isi kurikulum dan mengkaitkannya dengan konteks kehidupan sehari‐hari peserta didik. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada Terpenuhi Terpenuhi bukti (Tidak terpenuhi) sebagian seluruhnya 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 2 0 1 0 1 2 0 0 0 1 1 1 2 2 2 0 1 2 0 1 2 106 . 10. bukan semata‐mata kesalahan yang harus dikoreksi. 8. Sebagai contoh: guru menambah informasi baru setelah mengevaluasi pemahaman peserta didikterhadap materi sebelumnya. Guru memberikan banyak kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya. Misalnya: dengan mengetahui terlebih dahulu peserta didik lain yang setuju atau tidak setuju dengan jawaban tersebut. Guru mengelola kelas dengan efektif tanpa mendominasi atau sibuk dengan kegiatannya sendiri agar semua waktu peserta dapat termanfaatkan secara produktif.

Total skor untuk kompetensi 5 Skor maksimum kompetensi 5 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/14) × 100% Nilai untuk kompetensi 5 (0%<X≤25%=1. Guru menganalisis hasil belajar berdasarkan segala bentuk penilaian terhadap setiap peserta didik untuk mengetahui tingkat kemajuan masing‐ masing. 3. potensi.25%<X≤50%=2. Guru secara aktif membantu peserta didik dalam proses pembelajaran dengan memberikan perhatian kepada setiap individu. Guru dapat mengidentifikasi dengan benar tentang bakat. 2. Guru memberikan kesempatan belajar kepada peserta didik sesuai dengan cara belajarnya masing‐masing.Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 5 Memahami dan mengembangkan potensi Skor Indikator 1. Guru memusatkan perhatian pada interaksi dengan peserta didik dan mendorongnya untuk memahami dan menggunakan informasi yang disampaikan. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpenuhi seluruhnya 0 1 2 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 107 . 5. 50% < X≤ 75% = 3. dan kesulitan belajar masing‐masing peserta didik. 6. minat. Guru merancang dan melaksanakan aktivitas pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk belajar sesuai dengan kecakapan dan pola belajar masing‐masing. 7. Guru merancang dan melaksanakan aktivitas pembelajaran untuk memunculkan daya kreativitas dan kemampuan berfikir kritis peserta didik. 4.

.. .. ......... .. . . ..... ... .... ... . . . ... ... ..... .. .... .. . .. . .... ... ........ ... ..... . .......... . . .. .. ....... ......... ... . . . .... . ..... . .. ..... ... ..... . . . . . ...... ... .Kompetensi 6 : Komunikasi dengan peserta didik Nama Guru : . ...... ... .......... ... ..... . . ....... .. . ... (9) Nama Penilai : . .. .. .... .. .... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (19) (20) (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 108 . . .... . .... .. .. .. ... .. ........ .

tanpa menginterupsi.Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 6 Penilaian untuk Kompetensi 6: Komunikasi dengan peserta didik Skor Indikator 1.25%<X≤50%=2. Guru menyajikan kegiatan pembelajaran yang dapat menumbuhkan kerja sama yang baik antar pesertadidik. 3. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpenuhi Seluruhnya 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 109 . Guru menggunakan pertanyaan untuk mengetahui pemahaman dan menjaga partisipasi peserta didik. 5. sesuai tujuan pembelajaran dan isi kurikulum. termasuk memberikan pertanyaan terbuka yang menuntut peserta didik untuk menjawab dengan ide dan pengetahuan mereka. 6. Guru mendengarkan dan memberikan perhatian terhadap semua jawaban peserta didik baik yang benar maupun yang dianggap salah untuk mengukur tingkat pemahaman peserta didik. Total skor untuk kompetensi 6 Skor maksimum kompetensi 6 = jumlah indikator ×2 Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 6 (0%<X≤25%=1. Guru menanggapinya pertanyaan peserta didik secara tepat. tanpa mempermalukannya. Guru memberikan perhatian dan mendengarkan semua pertanyaan dan tanggapan peserta didik. 50% < X≤ 75% = 3. 4. dan mutakhir. benar. kecuali jika diperlukan untuk membantu atau mengklarifikasi pertanyaan/tanggapan tersebut. Guru memberikan perhatian terhadap pertanyaan peserta didik dan meresponnya secara lengkap dan relevan untuk menghilangkan kebingungan pada peserta didik. 2.

....... . . .. .. . .... .... .. ...... .. ...... .... . .. ....... . .. ..Kompetensi 7 : Penilaian dan evaluasi Nama Guru : ...... .. .. . . ... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan gur (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Setelah Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (19) (20) (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 110 . . .. .... . ............ ......... . .. ... .. . .. ......... .... ... ....... . .. ..... ....... .. . . . ... . .. (9) Nama Penilai : . . .. . . ... .. ... ...... ...... . ... ...... . . ..... . . .. ....... ... .... . . .. . .. ... . . ... ............

Guru menganalisis hasil penilaian untuk mengidentifikasi topik/kompetensi dasar yang sulit sehingga diketahui kekuatan dan kelemahan masing‐masing peserta didik untuk keperluan remedial dan pengayaan. 75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 0 1 2 (26) 0 1 2 0 1 2 111 . selain penilaian formal yang dilaksanakan sekolah. materi tambahan. dan mengumumkan hasil serta implikasinya kepada peserta didik. Total skor untuk kompetensi 7 Skor maksimum kompetensi 7 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 10) × 100% Nilai untuk kompetensi 7 (0%<X≤25%=1. jurnal pembelajaran. Guru memanfaatkan masukan dari peserta didik dan merefleksikannya untuk meningkatkan pembelajaran selanjutnya. 3. teknik dan jenis penilaian. 5. dan sebagainya. 50% < X≤ 75% = 3.25%<X≤50%=2. Guru memanfatkan hasil penilaian sebagai bahan penyusunan rancangan pembelajaran yang akan dilakukan selanjutnya. dan dapat membuktikannya melalui catatan. Guru menyusun alat penilaian yang sesuai dengan tujuan pembelajaran untuk mencapai kompetensi 2.Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 7 Penilaian dan evaluasi Skor Indikator Tidak ada Terpenuhi Terpenuhi bukti (Tidak terpenuhi) sebagian Seluruhnya 0 1 2 1. rancangan pembelajaran. tertentu Guru melaksanakan penilaian dengan berbagai seperti yang tertulis dalam RPP. tentang tingkat pemahaman terhadap materi pembelajaran yang telah dan akan dipelajari. 4.

. . ...... . ... ... .... . ......... ... . . . . . .. .... ..... ......Kompetensi 8 : Bertindak sesuai dengan norma agama. .. . .... .... ...... . .... .. .. . . . ....... . (9) Nama Penilai : ... . .... ...... .... .... . ... . .... . .... .. . . .... ....... .... .. . ... . . sosial dan kebudayaan nasional Indonesia Nama Guru : ...... ........ (10) Sebelum Pengamatan Tanggal (11) Dokumen dan bahan lain (12) yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Pemantauan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan (23) (24) 112 ...... . .. ......... . ... .. ....... . . .. .. . .. ......... .. . hukum. ... ... .... . ....... . .. . ........

Guru saling menghormati dan menghargai teman sejawat sesuai dengan kondisi dan keberadaan masing‐ masing. Guru mempunyai pandangan yang luas tentang keberagaman bangsa Indonesia (misalnya: budaya. Total skor untuk kompetensi 8 Skor maksimum kompetensi 8 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/10) × 100% Nilai untuk kompetensi 8 (0%<X≤25%=1.Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 8 Bertindak sesuai dengan norma agama. Guru menghargai dan mempromosikan prinsip‐prinsip Pancasila sebagai dasar ideologi dan etika bagi semua warga Indonesia. agama). hukum. Guru mengembangkan kerjasama dan membina kebersamaan dengan teman sejawat tanpa memperhatikan perbedaan yang ada (misalnya: suku. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada tukti(Tidak erp erpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpen uhi Seluruh nya 0 1 2 2 0 1 0 0 0 1 1 1 2 2 2 113 . suku.25%<X≤50%=2. dan gender). agama. sosial dan kebudayaan nasional Indonesia Skor Indikator 1. 50% < X≤ 75% = 3. 4. 5. 2. Guru memiliki rasa persatuan dan kesatuan sebagai bangsa Indonesia. 3.

.... ...... .. ....... . .... ... .... .... ... . ......... . ... . .... . . ... ........ .... . . ... ......... .. . . . . .. . .. . . . .... . ..... . .. .. ...... .Kompetensi 9 : Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan Nama Guru : . . .... . .... ....... .. .. . ... . . .... ..... .. .. . ... . . .... ..... .... ... .. ....... .. ... . .......... ...... .. (9) Nama Penilai : .. ........ (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Pemantauan Tanggal Dokumen dan bahan lain (24) yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) (23) 114 ...... . .. ...... . . ...

4. sehingga semua peserta didik selalu memperhatikan guru dan berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. 5. 50% < X≤ 75% = 3. dan berbuat terhadap semua peserta didik.25%<X≤50%=2. 2. orang tua.Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 9 kOM Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan k Indikator 1. Guru berperilaku baik untuk mencitrakan nama baik sekolah. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Skor Terpenuhi sebagian Terpenuhi seluruhnya 0 0 1 2 2 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 115 . Guru mau membagi pengalamannya dengan teman sejawat. termasuk mengundang mereka untuk mengobservasi cara mengajarnya dan memberikan masukan. Guru mampu mengelola pembelajaran yang membuktikan bahwa guru dihormati oleh peserta didik. berpenampilan. Total skor untuk kompetensi 9 Skor maksimum kompetensi 9 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 10) × 100% Nilai untuk kompetensi 9 (0%<X≤25%=1. dan teman sejawat. 3. Guru bertingkah laku sopan dalam berbicara. Guru bersikap dewasa dalam menerima masukan dari peserta didik dan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berpartisipasi dalam proses pembelajaran.

. (10) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Pemantauan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan (23) (24) 116 . .. . .. . .. .. .... .. ......... ...... ... . ... .... .. .. . . .... .. ........ ....... .... .. ... ... .... .. . ..... . ........ ...... .. ... .. . . dan rasa bangga menjadi guru Nama Guru : . ... . . . ......... . .... .. ... . .. ... ..... .. ... ... .... . .... . . . tanggung jawab yang tinggi.. .. . . .......Kompetensi 10: Etos kerja.... .. ...... ....... .. .. .. ... . ... (9) Nama Penilai : ... .. .. .. ... .... ........ .... ...

Total skor untuk kompetensi 10 Skor maksimum kompetensi 10 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 16) × 100% Nilai untuk kompetensi 10 (0%<X≤25%=1.25%<X≤50%=2.Penilaian Kinera Guru Kompetensi 10 Etos kerja. Guru menyelesaikan semua tugas administratif dan non‐pembelajaran dengan tepat waktu sesuai standar yang ditetapkan. 3. termasuk proses pembelajaran di kelas. 4. Guru memanfaatkan waktu luang selain mengajar untuk kegiatan yang produktif terkait dengan tugasnya. Guru memberikan kontribusi terhadap pengembangan sekolah dan mempunyai prestasi yang berdampak positif terhadap nama baik sekolah. 5. Guru memenuhi jam mengajar dan dapat melakukan semua kegiatan lain di luar jam mengajar berdasarkan ijin dan persetujuan pengelola sekolah. Jika guru harus meninggalkan kelas. 50% < X≤ 75% = 3. 2. guru mengaktifkan siswa dengan melakukan hal‐hal produktif terkait dengan mata pelajaran. dan rasa bangga menjadi guru Skor Indikator 1. 7. Guru mengawali dan mengakhiri pembelajaran dengan tepat waktu. 6. dengan memberikan alasan dan bukti yang sah jika tidak menghadiri kegiatan yang telah direncanakan. Guru meminta ijin dan memberitahu lebih awal. 8. tanggung jawab yang tinggi. dan meminta guru piket atau guru lain untuk mengawasi kelas. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) 0 Terpenuhi sebagian 1 Terpenuhi seluruhnya 2 0 1 2 0 1 2 2 0 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 117 . Guru merasa bangga dengan profesinya sebagai guru.

Guru sering berinteraksi dengan peserta didik dan tidak membatasi perhatiannya hanya pada kelompok tertentu (misalnya: peserta didik yang pandai. serta tidak diskriminatif Indikator 1. bertindak objektif. 75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 Kompetensi 12: Komunikasi dengan sesama guru. berasal dari daerah yang sama dengan guru). tanpa memperdulikan faktor personal. Total skor untuk kompetensi 11 Skor maksimum kompetensi 11= jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 11 (0%<X≤25%=1. Skor Tidak ada Terpenuhi Seluruhnya bukti (Tidak sebagian terpenuhi terpenuhi) 2 0 1 0 1 2 (23) (24) Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) (25) 3. Guru memperlakukan semua peserta didik secara adil. Guru menjaga hubungan baik dan peduli dengan teman sejawat (bersifat inklusif). orang tua peserta 118 .Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 11 Bersikap inklusif. serta berkontribusi positif terhadap semua diskusi formal dan informal terkait dengan pekerjaannya. memberikan perhatian dan bantuan sesuai kebutuhan masing‐masing. tenaga pendidikan. 50% < X≤ 75% = 3.25%<X≤50%=2. kaya. 2.

. . . .... .. . .... .. Total skor untuk kompetensi 12 Skor maksimum kompetensi 12 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 12 (0%<X≤25%=1... ... . tenaga pendidikan.... . .. kesulitan.. .. ..... . ..... . . ..... dan potensi peserta didik kepada orang tuanya.. . . ..... .. ....... .. dan dapat menunjukkan buktinya.... .. ..25%<X≤50%=2.. . .. . .. ...... . . . orang tua peserta didik. (9) Nama Penilai : .. . .. . . ..... ..... ... .. serta berperan dalam kegiatan sosial di masyarakat.. baik dalam pertemuan formal maupun tidak formal antara guru dan orang tua.......... .. . teman sejawat. berkomunikasi dengan masyarakat sekitar.... . . .. ... dan masyarakat Nama Guru : . ... .. ........ Guru memperhatikan sekolah sebagai bagian dari masyarakat.... . 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Seluruhnya terpenuhi 2 0 1 0 1 2 0 1 2 (27) (28) (29) (30) 6 119 ... . . ... Guru menyampaikan informasi tentang kemajuan. . Guru ikut berperan aktif dalam kegiatan di luar pembelajaran yang diselenggarakan oleh sekolah dan masyarakat dan dapat memberikan bukti keikutsertaannya.... .... ..... . ... ... 3.. ....didik... ... 50% < X≤ 75% = 3..... .... ............ . dan masyarakat Skor Indikator 1. 2.. . ... .... . .. ... .. . .. (10) Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) (23) (24) Kompetensi 12: Komunikasi dengan sesama guru. ...... .. .... . ... .

dan yang membantu peserta didik untuk memahami konsep materi pembelajaran. Guru melakukan pemetaan standar kompetensi dan kompetensi dasar untuk mata pelajaran yang diampunya. 50% < X≤ 75% = 3. perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang berisi informasi 0 1 2 yang tepat. Guru menyertakan informasi yang tepat dan 0 1 2 mutakhir di dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. melakukan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. 3.Penilaian Kinerja Guru Penilaian untuk Kompetensi 13: Penguasaan materi struktur konsep dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu Skor Tidak ada Indikator Terpenuhi Terpenuhi bukti sebagian seluruhnya (Tidak terpenuhi) 1. dan memperkirakan alokasi waktu yang diperlukan. mutakhir. 2. 75% < X≤ 100% = 4) 120 . Guru menyusun materi. untuk mengidentifikasi materi 0 1 2 pembelajaran yang dianggap sulit. Total skor untuk kompetensi 13 Skor maksimum kompetensi 13 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 13 (0%<X≤25%=1.25%<X≤50%=2.

Guru dapat mengaplikasikan pengalaman PKB dalam perencanaan. dan didukung dengan contoh pengalaman diri sendiri. lengkap. 5. konferensi). mengembangkan karya inovasi. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpenuhi seluruhnya 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 0 1 1 2 2 121 . dan aktif dalam melaksanakan PKB. Guru dapat memanfaatkan TIK dalam berkomunikasi dan pelaksanaan PKB. 2. Guru memanfaatkan bukti gambaran kinerjanya untuk mengembangkan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran selanjutnya dalam program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). 4.25%<X≤50%=2.Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 14: Mengembangkan keprofesian melalui tindakan reflektif Skor Indikator 1. 50% < X≤ 75% = 3. 3. Guru melakukan evaluasi diri secara spesifik. catatan masukan dari kolega atau hasil penilaian proses pembelajaran sebagai bukti yang menggambarkan kinerjanya. Total skor untuk kompetensi 14 Skor maksimum kompetensi 14 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 12) × 100% Nilai untuk kompetensi 14 (0%<X≤25%=1. penilaian pembelajaran dan tindak lanjutnya. 6. Guru memiliki jurnal pembelajaran. pelaksanaan. Guru melakukan penelitian. mengikuti kegiatan ilmiah (misalnya seminar.

122 . Bagian Isi  Uraian rinci dari tujuan pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB)  Pernyataan isi materi yang disajikan dalam kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan serta uraian kesesuaian dengan peningkatan keprofesiannya. Bagian Pendahuluan  Latar Belakang mengikuti pengembangan keprofesian berkelanjutan  Keterangan waktu pelaksanaan.Lampiran 3 Sistematika Pelaporan Pengembangan Diri  Judul  Lembar Pengesahan  Kata Pengantar  Daftar Isi A. lama penyelenggaraan pengembangan keprofesian berkelanjutan  Penyelenggaraan pengembangan keprofesian berkelanjutan B. Penutup Lampiran-lampiran :  Fotocopy sertifikat/surat keterangan  Surat penugasan  Dan lain-lain. penyelenggaraan kegiatan  Tujuan mengikuti pengembangan keprofesian berkelanjutan.  Tindak lanjut yang akan atau telah dilaksanakan berkaitan dengan pengembangan diri berdasarkan hasil dari pengembangan keprofesian berkelanjutan.  Dampak terhadap pengalaman pengembangan keprofesian berkelanjutan terhadap diri sendiri dalam peningkatan mutu pengembangan keprofesian berkelanjutan dan riwayatnya. C.

123 . penelitian tindakan. Latar Belakang dan Identifikasi Masalah B. Rumusan Masalah C. observasi partisipatoris dan lain-lain yang dapat berbeda. Tujuan  Bab II Landasan Teori/Tinjauan Pustaka  Bab III Metode Penelitian (bila melakukan penelitian)  Pembahasan  Kesimpulan dan saran  Lampiran-Lampiran Catatan : Sistematika tersebut merupakan alternatif yang dapat digunakan. Penyesuaian dapat dibuat menurut jenis-jenis penelitian misalnya : penelitian pengembangan.Lampiran 4 Sistematika Penulisan Karya Tulis Ilmiah  Judul  Lembar Pengesahan  Kata Pengantar  Daftar Isi  Bab I Pendahuluan A.