Pedoman Guru Berprestasi (2)

PEDOMAN PELAKSANAAN PEMILIHAN GURU BERPRESTASI SD DAN SMP TAHUN 2011

DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN PENDIDIKAN DASAR DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL 2011

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR...............................................................................................................i DAFTAR ISI ...........................................................................................................................iii BAB I PENDAHULUAN.................................................................................................1 A. Latar Belakang .............................................................................................1 B. Landasan Hukum .........................................................................................1 C. Tujuan ..........................................................................................................2 D. Manfaat ........................................................................................................2 E. Hasil Yang Diharapkan.................................................................................2 PENGERTIAN, SIFAT, PESERTA, DAN PERSYARATAN PESERTA ...............3 A. Pengertian....................................................................................................3 B. Sifat..............................................................................................................4 C. Peserta.........................................................................................................4 D. Persyaratan Peserta ....................................................................................4 ORGANISASI PENYELENGGARAAN, SELEKSI PESERTA, PROSEDUR PENGUSULAN, PENETAPAN PERINGKAT DAN PENGHARGAAN, SERTA PEMBIAYAAN .......................................................................................7 A. Organisasi Penyelenggaraan ......................................................................7 B. Seleksi, Penetapan dan Pemberian Penghargaan ......................................10 C. Pembiayaan ................................................................................................12 ASPEK YANG DINILAI DAN PROSEDUR PENILAIAN .....................................14 A. Aspek Penilaian ..........................................................................................14 B. Prosedur Penilaian ......................................................................................18 C. Penentuan Skor Akhir ................................................................................. 73 PENUTUP ..........................................................................................................74

BAB II

BAB III

BAB IV

BAB V

LAMPIRAN-LAMPIRAN

iii

KATA PENGANTAR

Dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional disebutkan bahwa pendidikan nasional bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Selanjutnya, dalam Undag-Undang Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen dinyatakan bahwa guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Guru memegang peran utama dalam rangka implementasi fungsi dan upaya mencapai tujuan nasional. Untuk melaksanakan tugas utama, guru wajib memiliki kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi professional. Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pendidikan Nasional melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar telah memberikan perhatian yang sungguh-sungguh untuk memberdayakan guru, terutama guru berprestasi. Hal ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Pasal 36 ayat (1) yang menyatakan bahwa ”Guru yang berprestasi, berdedikasi luar biasa, dan/atau bertugas di daerah khusus berhak memperoleh penghargaan. Kemudian berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 Pasal 30 ayat (1) ditegaskan bahwa “Guru memiliki hak untuk mendapatkan penghargaan sesuai dengan prestasi kerja, dedikasi luar biasa, dan/atau bertugas di daerah khusus”. Pemilihan Guru Berprestasi Tahun 2011 merupakan salah satu implementasi Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008. Guru Berprestasi dapat menjadi guru model atau contoh bagi guru lainnya karena yang bersangkutan mempunyai prestasi yang luar biasa atau melebihi yang dicapai guru lain sehingga berdampak positif terhadap peningkatan mutu dan proses hasil pembelajaran menuju standar nasional pendidikan. Pedoman ini merupakan acuan bagi Pemerintah Daerah dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP), serta Panitia Daerah maupun Nasional dalam penyelenggaraan Pemilihan Guru Berprestasi tahun 2011, mulai dari tingkat satuan pendidikan sampai dengan tingkat nasional. i

Ph. Direktur Jenderal Pendidikan Dasar. Februari 2011 Plt. Jakarta. Prof. 195303021977031001 ii .Melalui pemilihan guru berprestasi diharapkan semua pemangku kepentingan akan meningkatkan komitmennya dalam pembinaan dan pengembangan profesionalisme guru untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu. NIP. Suyanto.D.

7. Selaras dengan kebijaksanaan pembangunan yang meletakkan pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai prioritas pembangunan nasional. kecamatan. Landasan Hukum 1. keluarga. dan kompetitif. Untuk melaksanakan tugasnya secara profesional. Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi Tugas dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2010. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Pemerintah memberikan perhatian yang sungguh-sungguh untuk memberdayakan guru. dan/atau bertugas di daerah khusus berhak memperoleh penghargaan”. berdedikasi luar biasa. Latar belakang Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik. terutama bagi guru-guru yang berprestasi. kabupaten/kota. mengarahkan. 5. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. menilai. dedikasi. dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal. 2. loyalitas dan profesionalisme guru. Undang-Undang No. melatih. mengajar. baik pada tataran nasional. guru tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis edukatif. khususnya pada aspek yang dinilai. namun demikian. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. 3. pemilihan guru berprestasi dilaksanakan secara bertingkat. Tugas. dan tingkat nasional. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 55 Tahun 2003 tentang Tanda Kehormatan Satyalancana Pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi BAB I PENDAHULUAN A. pelaksanaannya dirasakan masih belum optimum sehingga perlu dilakukan penyempurnaan. Peningkatan kinerja tersebut dapat terlihat dari mutu lulusan satuan pendidikan sebagai SDM yang berkualitas. Sehubungan dngan itu. 1 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 . Secara teknis. regional. Pasal 36 ayat (1) mengamanatkan bahwa ”Guru yang berprestasi. 4. yang diharapkan akan berpengaruh positif pada peningkatan kinerja. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan. maka kedudukan dan peran guru semakin strategis untuk mempersiapkan SDM yang berkualitas dalam menghadapi era global. B. Era global menuntut SDM yang bermutu tinggi dan siap berkompetisi. maupun internasional. produktif. maupun masyarakat. dimulai dari tingkat satuan pendidikan. Pemilihan guru berprestasi dimaksudkan antara lain untuk mendorong motivasi. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru. membimbing. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Secara umum. pendidikan dasar. provinsi. 6. tetapi juga harus memiliki kepribadian yang kokoh sehingga dapat menjadi sosok panutan bagi siswa. pelaksanaan pemilihan guru berprestasi telah berlangsung dengan lancar. dan pendidikan menengah.

dedikasi. Meningkatnya harkat.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi 8. disiplin. Ilmu Pengetahuan. Adanya peningkatan mutu guru untuk mencapai tujuan pendidikan nasional. Terpupuknya rasa persatuan dan kesatuan bangsa melalui jalur pendidikan. kecamatan. 3. 9. Meningkatkan persaingan yang sehat melalui pemberian penghargaan di bidang pendidikan. kabupaten/kota. 2. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2009 tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru dan Pengawas Satuan Pendidikan. 3. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 84/P Tahun 2009 tentang Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu II. C. dan bermartabat. citra. mulia. Meningkatkan motivasi dan profesionalisme guru dalam pelaksanaan tugas profesionalnya. 2. Mengangkat guru sebagai profesi terhormat. 4. serta terlindungi. D. Terjalinnya interaksi antar peserta untuk saling tukar pengalaman dalam mendidik siswa. Terpilihnya guru berprestasi pada tingkat satuan pendidikan. Termotivasinya guru untuk meningkatkan kinerja. Membangun komitmen mutu guru dalam kerangka peningkatan mutu pembelajaran menuju standar nasional pendidikan. 2. E. Lencana dan Uang. dan profesionalisme guru. dan loyalitas demi kepentingan masa depan bangsa dan negara. Pengabdian dan Olahraga. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 2 . Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 0265/M/1977 tentang Hadian dan Piagam. 12. 10. martabat. dan tingkat nasional. 4. Tujuan 1. Hasil yang Diharapkan 1. Pendidikan. Tersalurkannya kreativitas dan inovasi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. 5. 11. Manfaat 1. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 1975 tentang Hadiah Seni. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 36 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan Nasional. provinsi.

Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik. membimbing. PESERTA.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi BAB II PENGERTIAN. DAN PERSYARATAN PESERTA A. melatih. seni tari. Pengertian 1. seni pedalangan. dan profesional serta menghasilkan karya kreatif dan inovatif yang diakui baik pada tingkat daerah. seni karawitan. pendidikan dasar. sosial. dan pendidikan menengah. seni patung. nasional dan/atau internasional. Karya sastra adalah suatu bentuk dan hasil pekerjaan seni kreatif yang objeknya adalah manusia dan kehidupannya dengan menggunakan bahasa sebagai mediumnya. seni musik. seni grafis. dan secara langsung membimbing peserta didik hingga mencapai prestasi di bidang intrakurikuler dan/atau ekstrakurikuler. Jenis Karya/Prestasi adalah 4. Prestasi olahraga adalah capaian atas keahlian atau keterampilan di bidang olahraga yang memberikan kebanggaan nasional atau memperlihatkan kemampuan untuk meningkatkan penghayatan dan prestasi olahraga dan memperlihatkan kemampuan untuk membangun salah satu sistem olahraga atau menciptakan model dan strategi pembelajaran atau pelatihan suatu cabang olahraga yang dapat meningkatkan prestasi anak didik/atlet. Guru berprestasi adalah guru yang memiliki kinerja melampaui standar yang ditetapkan oleh satuan pendidikan. Karya seni adalah suatu proses kreatif dalam bidang kesenian yang dilandasi oleh pengamatan dan penghayatan dengan melibatkan cita. menilai. 3. Teknologi tepat guna adalah teknologi yang menggunakan sumber daya yang ada untuk memecahkan masalah yang dihadapi/ada secara berdaya guna dan berhasil guna atau untuk pelaksanaan tugas sehari-hari menjadi lebih mudah. seni keramik. kepribadian. mencakup kompetensi pedagogik. 8. SIFAT. dan karsa. antara lain berupa hasil seni lukis. 5. dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal. 7. dan seni kriya. 2. rasa. Inovasi dalam pembelajaran atau bimbingan adalah serangkaian kegiatan pengembangan dan perbaikan pembelajaran yang mencakup antara lain penggunaan metode/cara/media/sumber yang inovatif dan melebihi standar kompetensi yang dipersyaratkan dalam proses pembelajaran atau bimbingan menjadi efektif dan efisien. mengajar. murah dan sederhana. Penulisan buku/essay di bidang pendidikan adalah suatu karangan ilmiah di bidang pendidikan berdasarkan buah pemikiran/ulasan dari penulis. seni teater. 6. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 3 . mengarahkan. 9.

untuk meningkatkan profesionalitasnya. Pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB) adalah pengembangan knompetensi guru yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan bertahap. dan memenuhi standar penilaian yang ditetapkan. Persyaratan Peserta Persyaratan peserta Pemilihan Guru Berprestasi mulai dari tingkat satuan pendidikan sampai dengan tingkat nasional terdiri dari persyaratan akademik dan persyaratan administratif sebagai berikut. maupun tingkat nasional. D. dewasa. b. kecamatan. sosial. Kompetensi pedagogik tercermin dari tingkat pemahaman terhadap peserta didik. Fortopolio adalah sekumpulan informasi pribadi yang merupakan catatan dan dokumentasi atas pencapaian prestasi seseorang dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi 10. dan profesional. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. Memiliki kualifikasi akademik minimal sarjana (S1) atau diploma empat (D-IV) b. setiap guru yang memenuhi persyaratan berhak mengikuti program ini. yang selanjutnya disebut kelompok guru tingkat satuan pendidikan SMP/MTs. dan berwibawa. yang selanjutnya disebut kelompok guru tingkat satuan pendidikan SD/MI. Subkompetensi masing-masing kompetensi disajikan pada bagian penilaian. baik di tingkat sekolah. Pemilihan guru berprestasi dilaksanakan secara objektif. Persyaratan Akademik a. dan berakhlak mulia. Guru sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah. dilaksanakan secara impartial. Peserta 1. a. Sifat 1. 2. kepribadian. 2. 1. baik secara akademik maupun administratif. menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat. 11. 1. Guru sekolah menengah pertama/madrasah tsanawiyah. berkelanjutan. 4 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 . Kompetensi kepribadian tercermin dari kemampuan personal. tidak diskriminatif. arif. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. dan akuntabel. dan hasil penilaian. transparan. provinsi. proses. Guru unggul/mumpuni dilihat dari kompetensi pedagogik. Transparan mengacu kepada proses yang memberikan peluang kepada semua pemangku kepentingan untuk memperoleh akses informasi tentang penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkat. Pemilihan guru berprestasi bersifat kompetitif. stabil. Objektif mengacu kepada proses penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkat. Akuntabel merupakan proses penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkatan yang dapat dipertanggungjawabkan kepada semua pemangku kepentingan pendidikan. sebagai suatu sistem yang meliputi masukan. C. 2. B. kabupaten/kota. berupa kepribadian yang mantap. evaluasi hasil belajar. c.

pengembangan diri melalui diklat fungsional/kegiatan kelompok kerja. antara lain melalui: 1. h. 5. c. d. 2. b. 5 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 . Aktif melaksanakan proses pembelajaran/bimbingan dan konseling. Mempunyai beban kerja sekurang-kurangnya 24 jam tatap muka per minggu. Melampirkan bukti partisipasi dalam kemasyarakatan berupa surat keterangan atau bukti fisik lainnya yang disyahkan oleh kepala sekolah. penciptaan karya seni. dan masyarakat sekitar. tenaga kependidikan. dan guru SMP/MTs atau yang sederajat yang meraih Pemenang I di sekolah yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat kabupaten/kota. Guru yang menghasilkan karya kreatif atau inovatif antara lain melalui bimbingan langsung kepada peserta didik hingga mencapai prestasi di bidang intrakurikuler dan/atau ekstrakurikuler. orangtua/wali peserta didik. 3. Guru SD/MI atau yang sederajat yang meraih Pemenang I di sekolah yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat kecamatan. bagi: 1. serta penguasaan terhadap struktur dan metodologi keilmuannya. pembaruan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan. f. Melampirkan portofolio (format terlampir). 7. Melampirkan bukti prestasi yang dicapai ditulis dalam bentuk karya tulis/laporan yang disyahkan oleh kepala sekolah dan dilampirkan rekomendasi dari dewan guru atau komite sekolah bahwa guru yang bersangkutan adalah guru berprestasi melebihi guru lain. Persyaratan Administratif a. yang dibuktikan dengan SK CPNS atau SK Pengangkatan dari yayasan/pengelola bagi guru bukan PNS. penulisan buku teks pelajaran. e. pembuatan/modifikasi alat pelajaran (peraga). 2. Mempunyai masa kerja sekurang-kurangnya 8 (delapan) tahun sebagai guru secara terus-menerus sampai saat diajukan sebagai calon peserta.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi 3. Guru yang menghasilkan karya kreatif atau inovatif dalam pengembangan keprofesian berkelanjutan. publikasi ilmiah atas hasil penelitian atau gagasan inovatif. i. Guru yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) atau bukan PNS serta tidak sedang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam proses pengangkatan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam transisi alih tugas ke unit kerja lainnya. pendidik. 4. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. dan buku pedoman guru. 6. d. 4. c. Kompetensi profesional tercermin dari tingkat penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. g. penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. karya atau prestasi di bidang olahraga. Melampirkan penilaian pelaksanaan pembelajaran dan kinerja guru yang dilakukan oleh kepala sekolah dan pengawas sekolah (format terlampir). Belum pernah dikenai hukuman disiplin atau tidak dalam proses pemeriksaan pelanggaran disiplin (surat keterangan dari kepala sekolah) dengan diketahui oleh kepala cabang dinas atau kepala dinas pendidikan kabupaten/kota. dan 8. 2. Kompetensi sosial tercermin dari kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. buku pengayaan. Guru SD/MI atau yang sederajat yang meraih Pemenang I di tingkat kecamatan.

dan III tingkat provinsi dapat mengikuti program ini setelah 5 tahun. II. 4. j. k. Guru-guru yang pernah meraih predikat guru berprestasi Peringkat I.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi 3. Guru SD/MI/SMP/MTs atau yang sederajat yang meraih Pemenang I di tingkat provinsi yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat nasional. Guru SD/MI/SMP/MTs atau yang sederajat yang meraih Pemenang I di tingkat kabupaten/kota yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat provinsi. Guru-guru yang pernah meraih predikat guru berprestasi Peringkat I. dan III tingkat nasional tidak diperkenankan mengikuti program ini. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 6 . II.

seperti tersaji pada Gambar 1. Peringkat I. Kecamatan. & III Satpen SD/SMP/Sederajat Juni 2011 Pemilihan Gupres Tingkat Kab/Kota   Seleksi Usulan Penetapan peringkat Bupati/ Walikota Peringkat I. pengawas sekolah. Satpen SMP/Sederajat Gambar 1: Mekanisme Penyelenggaraan 1. dan komite sekolah dan/atau tokoh masyarakat/tokoh pendidikan setempat. Adapun tugas dan kegiatan panitia penyelenggara untuk masing-masing tingkatan disajikan di bawah ini. II. dan Nasional. & III Satpen SD/SMP/Sederajat Juli 2011 Pemilihan Gupres Tingkat Provinsi  Seleksi  Usulan penetapan peringkat Gubernur Peringkat I. Provinsi. Kepanitiaan dari unsur guru dipilih dari guru-guru yang terlibat aktif dalam kegiatan KKG/MGMP dan sejenisnya. & III Satpen SD Peringkat I. Panitia SK Penetapan Agustus 2011 Pemilihan Gupres Tingkat nasional  Seleksi  Usulan penetapan peringkat Mendiknas dan Menag Peringkat I. II. Tingkat Satuan Pendidikan a. guru. Kabupaten/Kota. & III Satpen SD/SMP/Sederajat Mei 2011 Pemilihan Gupres Tingkat Kecamatan   Seleksi Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen SD Camat/ Kacabdin/ UPTD Kec. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 7 . II. Panitia Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Satuan Pendidikan dibentuk dengan surat Keputusan Kepala Sekolah yang keanggotaannya terdiri dari unsur-unsur kepala sekolah. II. II. Mekanisme dan Tahap Mekanisme penyelenggaraan program pemilihan guru berprestasi dilakukan secara berjenjang mulai Tingkat Satuan Pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi BAB III PENGELOLAAN GURU BERPRESTASI A. & III SD April 2011 Pemilihan Gupres Tingkat Satpen   Seleksi Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen Kepala Sekolah Peringkat I.

Tugas Panitia 1) Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan. Tingkat Kabupaten/Kota a. Tugas Panitia 1) Menseleksi guru yang memenuhi kriteria dan persyaratan. dan penilaian portofolio. 3. II. 3) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I tingkat satuan pendidikan SD/MI dan yang sederajat. kepala sekolah. Kepanitiaan dari unsur guru diharapkan yang terlibat aktif dalam kegiatan KKG dan sejenisnya. 2.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi b. guru. dan kepada panitia pemilihan guru berprestasi tingkat kabupaten/kota untuk tingkat satuan pendidikan SMP/MTs dengan tembusan instansi terkait. 2) Menseleksi peserta pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan didasarkan pada kompetensi dan prestasi yang dicapai melalui wawancara. b. dewan pendidikan. 4) Menyampaikan laporan pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat satuan pendidikan kepada panitia pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan untuk tingkat satuan pendidikan SD/MI. penilaian unjuk kerja. 5) Menyampaikan laporan pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan dengan melampirkan berita acara penilaian kepada Panitia Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Kabupaten/Kota dengan tembusan kepada instansi terkait. pengawas sekolah. kantor urusan agama. guru. 3) Menetapkan guru berprestasi Peringkat I. tokoh masyarakat/tokoh pendidikan dan organisasi/asosiasi profesi guru. kantor depag kabupaten/kota. dan organisasi/asosiasi profesi guru. Panitia Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Kabupaten/Kota dibentuk dengan Surat Keputusan Bupati/Walikota yang keanggotaannya terdiri dari unsur-unsur kantor dinas pendidikan kabupaten/kota. Tingkat Kecamatan a. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 8 . dan III tingkat kecamatan untuk kelompok SD. Panitia Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Kecamatan dibentuk dengan Keputusan Camat yang keanggotaannya terdiri dari unsur-unsur kantor cabang dinas pendidikan kecamatan atau sejenisnya. b. 2) Menetapkan guru berprestasi peringkat I tingkat satuan pendidikan. sebagai peserta guru berprestasi tingkat kecamatan. dan guru berprestasi Peringkat I tingkat satuan pendidikan SMP/MTs dan yang sederajat sebagai peserta guru berprestasi tingkat kabupaten/kota. Tugas Panitia di Tingkat Kecamatan 1) Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat satuan pendidikan. 4) Mengirimkan Guru Berprestasi Peringkat I Tingkat Kecamatan tingkat SD sebagai peserta pemilihan guru berprestasi tingkat kabupaten/kota. tokoh masyarakat/tokoh pendidikan. pengawas sekolah.

kantor wilayah depag provinsi. dan SMP/MTs sebagai peserta pemilihan guru berprestasi tingkat nasional. 14 Kementerian Pendidikan Nasional. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I tingkat kabupaten/kota untuk semua satuan pendidikan sebagai peserta pemilihan guru berprestasi tingkat provinsi 5) Menyampaikan laporan pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat kab/kota dengan melampirkan berita acara penilaian kepada Panitia Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Provinsi dengan tembusan kepada instansi terkait. 5) Menyampaikan laporan pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat provinsi dengan melampirkan berita acara penilaian termasuk data penilaian portofolio kepada Panitia Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional dengan alamat : Direktur Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar. tokoh masyarakat/tokoh pendidikan. Panitia pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional dibentuk dengan surat Keputusan Bersama Menteri Pendidikan Nasional dan Menteri Agama dengan melibatkan unsurunsur Kementerian Pendidikan Nasional. 3) Menetapkan guru berprestasi peringkat I. penilaian unjuk kerja.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi 2) Menseleksi peserta pemilihan guru berprestasi tingkat kabupaten/kota didasarkan pada kompetensi dan prestasi yang dicapai melalui tes tertulis. perguruan tinggi. penilaian unjuk kerja. Jalan Jenderal Sudirman Pintu 1. dan SMP. 4. Tingkat Nasional a. dan penilaian portofolio. dan organisasi/asosiasi profesi guru. Telepon (021) 57900841 5. 2) Menseleksi peserta pemilihan guru berprestasi tingkat provinsi didasarkan pada kompetensi dan prestasi yang dicapai melalui tes tertulis. guru senior. Kepala Subdit Pendidik dan Tenaga Kependidikan SD/SMP Gedung E Lt. tokoh masyarakat/tokoh pendidikan. Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP). Up. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 9 . 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I tingkat provinsi satuan pendidikan SD/MI. perguruan tinggi. Kementerian Agama. Jakarta. b. dan SMP/MTs . Tingkat Provinsi a. dan III tingkat kabupaten/kota untuk satuan pendidikan SD/MI. dan penilaian portofolio. 3) Menetapkan guru berprestasi peringkat I. dan organisasi/asosiasi profesi guru. II. Panitia Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Provinsi dibentuk dengan surat keputusan Gubernur. Senayan. II. dan III tingkat provinsi untuk satuan pendidikan SD. Tugas Panitia 1) Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat kabupaten/kota. pengawas sekolah. wawancara. yang keanggotaannya terdiri dari unsur-unsur kantor dinas pendidikan provinsi. wawancara.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi b. dan mengusulkan kepada camat untuk ditetapkan sebagai peringkat I. dan III. maupun SMP/MTs. disertai dengan berita acara penilaian dan dokumen portofolio peringkat I kepada panitia tingkat kabupaten/kota untuk mengikuti pemilihan guru berprestasi tingkat kabupaten/kota. 10 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 . Tugas Panitia 1) Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan pemilihan guru berprestasi di tingkat provinsi. dan III tingkat satuan pendidikan kepada kepala sekolah untuk ditetapkan. Panitia tingkat satuan pendidikan. dan III tingkat nasional untuk semua kelompok. 3) Menetapkan guru berprestasi peringkat I. c. 1) Kepala SD mengirimkan nama dan peringkat disertai dengan berita acara penilaian dan dokumen portofolio peringkat I kepada panitia tingkat kecamatan untuk mengikuti pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan. penilaian unjuk kerja. Kegiatan dilaksanakan pada bulan April 2011. III kelompok tingkat satuan pendidikan SD/MI. II. mengadakan seleksi di sekolah masing-masing untuk menentukan guru berprestasi tingkat satuan pendidikan. 5) Melaporkan pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat nasional kepada Menteri Pendidikan Nasional dan Menteri Agama. 2. Seleksi. d. Tingkat Kecamatan a. II. diberi piagam penghargaan yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah. II. Panitia tingkat kecamatan melakukan seleksi untuk menentukan guru berprestasi tingkat kecamatan. Guru berprestasi peringkat I. II. 2) Kepala SMP mengirimkan nama guru berprestasi dan peringkatnya. yaitu guru berprestasi peringkat I kelompok guru SD/MI yaitu guru berprestasi peringkat I SD/MI/SDLB. Melaksanakan pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan untuk kelompok guru. b. 4) Mengkoordinasikan peserta pemilihan guru berprestasi tingkat nasional untuk mengikuti acara kenegaraan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia. dan SMP/MTs ditetapkan dengan surat Keputusan Kepala Sekolah. Guru berprestasi peringkat I. dan/atau penilaian portofolio. B. Tingkat Satuan Pendidikan a. 2) Menseleksi peserta pemilihan guru berprestasi tingkat nasional didasarkan pada kompetensi dan prestasi yang dicapai melalui tes tertulis. Penetapan dan Pemberian Penghargaan 1. wawancara. b. III tingkat satuan pendidikan untuk kelompok guru SD/MI. dan mengusulkan peringkat I. baik SD/MI. Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada Peringatan Puncak Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2011. Melaksanakan pemilihan guru berprestasi tingkat satuan pendidikan masing-masing untuk guru SD dan guru SMP yang diikuti oleh seluruh guru yang memenuhi kriteria dan persyaratan. dan SMP/MTs. II. e.

Melaksanakan pemilihan guru berprestasi peringkat I tingkat kabupaten/kota untuk semua kelompok guru (SD. II dan III semua kelompok tingkat SD dan SMP tingkat provinsi diberikan piagam penghargaan yang ditandatangani oleh gubernur. f. dan mengusulkan peringkat I. Kegiatan dilaksanakan pada minggu pertama bulan Juli 2011. Tingkat Kabupaten/Kota a. 4. II. b. III tingkat kabupaten/kota untuk kelompok SD. II. II. kelompok guru SMP yaitu guru berprestasi peringkat I SMP/MTs/SLTPLB. f. c. d. 3. Panitia/kepala dinas pendidikan provinsi mengirimkan keputusan penetapan peringkat disertai dengan berita acara penilaian dan dokumen portofolio peringkat I kepada panitia tingkat nasional untuk mengikuti pemilihan guru berprestasi tingkat nasional. II dan III tingkat kecamatan untuk kelompok SD/MI/SDLB ditetapkan dengan surat Keputusan Camat. Panitia tingkat kabupaten/kota melakukan seleksi untuk menentukan guru berprestasi tingkat kabupaten/kota. II. e. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 11 . II. Kegiatan dilaksanakan pada pertengahan bulan Mei 2011. Panitia/kepala dinas pendidikan kabupaten/kota mengirimkan keputusan penetapan Peringkat disertai dengan berita acara penilaian dan dokumen portofolio peringkat I kepada panitia tingkat provinsi untuk mengikuti pemilihan guru berprestasi tingkat provinsi. Guru berprestasi peringkat I. c. e. Tingkat Provinsi a. dan III semua kelompok SD dan SMP tingkat provinsi ditetapkan dengan surat keputusan gubernur. dan III. Guru berprestasi peringkat I. d. Guru berprestasi peringkat I. Guru berprestasi peringkat I. e. Panitia/Kepala Cabang Dinas Pendidikan mengirimkan keputusan penetapan peringkat disertai dengan berita acara penilaian dan dokumen portofolio peringkat I kepada panitia tingkat kabupaten/kota untuk mengikuti pemilihan guru berprestasi tingkat kabupaten/kota. b. dan SMP diberi piagam penghargaan dan hadiah dari bupati/walikota. dan mengusulkan kepada gubernur untuk ditetapkan sebagai peringkat I.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi c. Panitia tingkat provinsi melakukan seleksi untuk menentukan guru berprestasi tingkat provinsi. dan SMP). d. dan III kepada bupati/walikota untuk ditetapkan dengan keputusan bupati/walikota. Guru berprestasi peringkat I. Melaksanakan pemilihan guru berprestasi kelompok guru SD yaitu guru berprestasi peringkat I SD/MI/SDLB Tingkat Kecamatan. Kegiatan dilaksanakan sekitar pertengahan bulan Juni 2011. III kelompok SD diberi piagam penghargaan dan hadiah dari camat.

Panitia tingkat nasional melakukan seleksi untuk menentukan guru berprestasi tingkat nasional. diharapkan masing-masing tingkatan melaksanakan kegiatan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi 5. 2. Oleh karena kegiatan ini dilaksanakan secara bertingkat. provinsi. dinas pendidikan kabupaten/kota. seperti disajikan di bawah ini. serta sumbangan pihak lain/sponsor yang tidak mengikat. II. dan III untuk semua kelompok kepada Menteri Pendidikan Nasional dan Menteri Agama untuk ditetapkan. Pertengahan bulan Mei 2011. II dan III tingkat nasional untuk semua kelompok satuan pendidikan diberi piagam penghargaan dan hadiah dari Menteri Pendidikan Nasional. dinas pendidikan provinsi. kecamatan. Guru berprestasi peringkat I. 3. SMP. dan yang sederajat) dibebankan pada anggaran yang relevan pada penyelenggara atau satuan pendidikan yang bersangkutan. dan kantor kementerian agama kabupaten/kota. Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada Peringatan Puncak Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2011. kabupaten/kota. b. Pembiayaan 1. mulai dari tingkat satuan pendidikan. serta sumbangan pihak lain/sponsor yang tidak mengikat. c. e. d. berikut ini disajikan rangkuman jadwal kegiatan pemilihan guru berprestasi. II. kantor wilayah kementerian 12 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 . Kegiatan dilaksanakan pada minggu kedua dan ketiga bulan Agustus 2011. Biaya pemilihan guru berprestasi tingkat satuan pendidikan (SD. dan III tingkat nasional untuk semua kelompok pendidikan ditetapkan dengan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional dan Menteri Agama. Pemilihan guru berprestasi pada bulan April 2011. Biaya pemilihan guru berprestasi di tingkat kecamatan dibebankan pada anggaran yang relevan pada pemerintah kecamatan/kantor dinas pendidikan kecamatan dan kantor urusan agama kecamatan. Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi Nasional C. dan sumbangan pihak lain/sponsor yang tidak mengikat. Minggu pertama dan kedua bulan Juli 2011 Minggu kedua dan ketiga bulan Agustus 2011. Biaya pemilihan guru berprestasi di tingkat provinsi dibebankan pada anggaran yang relevan pada pemerintah provinsi. Guru berprestasi peringkat I. Pertengahan bulan Juni 2011. Biaya pemilihan guru berprestasi di tingkat kabupaten/kota dibebankan pada anggaran yang relevan pada pemerintah kabupaten/kota. dan tingkat nasional. TINGKAT Satuan Pendidikan WAKTU 1. Merujuk pada penjelasan di atas. dan mengusulkan peringkat I. 2. Melaksanakan pemilihan guru berprestasi peringkat I tingkat provinsi untuk semua kelompok guru SD dan SMP. Tingkat Nasional a. 4.

Biaya pemilihan guru berprestasi di tingkat pusat dibebankan pada anggaran yang relevan pada Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. Kementerian Pendidikan Nasional.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi agama provinsi. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 13 . dan sumbangan pihak lain/sponsor yang tidak mengikat. dan sumbangan pihak lain/sponsor yang tidak mengikat. 5. dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) di provinsi.

dan profesional. (b) menganalisis hasil evaluasi proses dan hasil belajar untuk menentukan tingkat ketuntasan belajar (mastery learning). dan (b) melaksanakan pembelajaran yang kondusif. (2) hasil karya kreatif atau inovatif. 4) subkompetensi merancang dan melaksanakan evaluasi pembelajaran memiliki indikator esensial: (a) merancang dan melaksanakan evaluasi (assessment) proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan berbagai metode. Subkompetensi ini meliputi: 1) subkompetensi memahami peserta didik secara mendalam memiliki indikator esensial: (a) memahami peserta didik dengan memanfaatkan prinsip-prinsip perkembangan kognitif. (b) menerapkan teori belajar dan pembelajaran. memiliki indikator esensial: (a) memfasilitasi peserta didik untuk pengembangan berbagai potensi akademik. (b) memahami peserta didik dengan memanfaatkan prinsipprinsip kepribadian.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi BAB IV PENILAIAN A. sosial. Kompetensi Pedagogik Kompetensi pedagogik meliputi pemahaman terhadap peserta didik. (3) pembimbingan peserta didik. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. Subkompetensi ini memiliki indikator esensial: (a) memahami landasan kependidikan. 14 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 . Aspek Yang Dinilai Aspek yang dinilai dalam pemillihan guru berprestasi yaitu kinerja guru yang mencakup: (1) kompetensi pedagogik. 1. dan (c) mengidentifikasi bekal-ajar awal peserta didik. dan (c) memanfaatkan hasil penilaian pembelajaran untuk perbaikan kualitas program pembelajaran secara umum. 2) subkompetensi merancang pembelajaran. 3) subkompetensi melaksanakan pembelajaran memiliki indikator esensial: (a) menata latar (setting) pembelajaran. dan (4) pengembangan diri. kepribadian. serta (d) menyusun rancangan pembelajaran berdasarkan strategi yang dipilih. kompetensi yang ingin dicapai. (c) menentukan strategi pembelajaran berdasarkan karakteristik peserta didik. dan materi ajar. evaluasi hasil belajar. 5) subkompetensi mengembangkan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensinya. termasuk memahami landasan pendidikan untuk kepentingan pembelajaran. dan (b) memfasilitasi peserta didik untuk mengembangkan berbagai potensi nonakademik. Kinerja Guru (menggunakan format lampiran 2) a. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya.

5) subkompetensi akhlak mulia dan dapat menjadi teladan memiliki indikator esensial: bertindak sesuai dengan norma religius (iman dan taqwa. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. Subkompetensi ini meliputi: Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 15 . serta penguasaan terhadap stuktur dan metodologi keilmuannya. Subkompetensi ini memiliki indikator esensial: berkomunikasi secara efektif dengan peserta didik. sesama pendidik. bangga sebagai guru. Subkompetensi ini meliputi: 1) mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. sekolah. dan berwibawa. 2) subkompetensi kepribadian yang dewasa memiliki indikator esensial: menampilkan kemandirian dalam bertindak sebagai pendidik dan memiliki etos kerja sebagai guru. 2) mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan sesama pendidik dan tenaga kependidikan. Kompetensi Kepribadian Kompetensi kepribadian merupakan kemampuan personal yang mencerminkan kepribadian yang mantap. menjadi teladan bagi peserta didik. 3) subkompetensi kepribadian yang arif memiliki indikator esensial: menampilkan tindakan yang didasarkan pada kemanfaatan peserta didik. orangtua/wali peserta didik. ikhlas. c. (b) bertindak sesuai dengan norma sosial. dewasa. d. 4) subkompetensi kepribadian yang berwibawa memiliki indikator esensial: memiliki perilaku yang berpengaruh positif terhadap peserta didik dan memiliki perilaku yang disegani. tenaga kependidikan. dan (c) memiliki konsistensi dalam bertindak sesuai dengan norma. suka menolong). arif. dan berakhlak mulia. dan memiliki perilaku yang diteladani peserta didik. dan masyarakat serta menunjukkan keterbukaan dalam berpikir dan bertindak. jujur. Kompetensi Sosial Kompetensi sosial merupakan kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. Kompetensi Profesional Kompetensi profesional merupakan penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. 3) mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan orang tua/wali peserta didik dan masyarakat sekitar. Subkompetensi ini meliputi: 1) subkompetensi kepribadian yang mantap dan stabil memiliki indikator esensial: (a) bertindak sesuai dengan norma hukum.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi b. dan masyarakat sekitar. stabil.

Kegiatan tersebut dilakukan melalui pendidikan dan latihan fungsional/dan ata melalui kegiatan kolektif guru. konsep dan metode keilmuan yang menaungi atau koheren dengan materi ajar. atau e. 2. intrakurikuler b. dan (d) menerapkan konsep-konsep keilmuan dalam kehidupan sehari-hari. bidang olahraga 3. Pembimbingan peserta didik a. d. (b) memahami struktur. Pengembangan Diri Kegiatan pengembangan diri adalah kegiatan yang dilakukan guru untuk meningkatkan kompetensi dan keprofesiannya. c. pembaruan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan. penciptaan karya seni. 2) subkompetensi menguasai struktur dan metode keilmuan memiliki indikator esensial menguasai langkah-langkah penelitian dan kajian kritis untuk memperdalam pengetahuan/materi bidang studi. Hasil karya kreatif atau inovatif melalui: a.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi 1) subkompetensi menguasai substansi keilmuan yang terkait dengan bidang studi memiliki indikator esensial: (a) memahami materi ajar yang ada dalam kurikulum sekolah. penulisan buku fiksi/nonfiksi di bidang pendidikan atau sastra Indonesia dan sastra daerah. (c) memahami hubungan konsep antarmata pelajaran terkait. ekstrakurikuler 4. penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 16 . b.

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 17 . OB = Observasi Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa di setiap tingkat pemilihan guru berprestasi (sekolah. Sekolah Kecamatan Kabupaten/Kota Propinsi Nasional        TT UK WW P F TT                  KOMPETENSI PEDAGOGIK UK WW PF                         KEPRIBADIAN TT WW OB         TT SOSIAL  KARYA KREATIF/INOVATIF HASIL PEMBIMBINGAN WW OB OB UK WW PF OB UK WW PF                       Keterangan: 1. 2. PF = Portofolio (10 tahun terakhir) 5. Begitu pula halnya dengan penilai serta cara atau alat penilaian yang digunakan. propinsi dan nasional) mencakup semua faktor. WW= Wawancara 4. UK = Unjuk kerja 3. namun aspek yang dinilai tidak selalu sama. 3. kecamatan. kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Matrik Penilaian NO. ASPEK PROFESIONAL TINGKAT 1. 4. TT = Tes tertulis 2. 5.

dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (wawancara. observasi. dan profesional. sosial. Penilaian karya tulis melalui dua tahap. Aspek yang dinilai di tingkat Kabupaten/Kota meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. Hasil pelaksanaan tugas yang diajukan adalah hasil karya tulis yang diuji di tingkat kecamatan dan disahkan oleh kepala sekolah dan panitia pemilihan guru berprestasi di tingkat kecamatan. pengawas sekolah dan siswa meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. teman sejawat. 3. 3. Peserta tingkat propinsi ini adalah guru berprestasi peringkat I tingkat kabupaten/kota untuk semua kelompok SD/MI. Selain itu juga dilakukan penilaian visi dan misi guru terhadap peningkatan mutu pendidikan. unjuk kerja/wawancara. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. dan portofolio). dan portofolio). dan portofolio). kepribadian. wawancara. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui tes tertulis. Hasil karya yang diajukan harus hasil karya yang diajukan di tingkat sebelumnya (tingkat kabupaten/kota) dan disahkan oleh panitia pemilihan. dan profesional. dan portofolio). Guru yang mengikuti pemilihan di tingkat kabupaten/kota adalah guru berprestasi peringkat I SD/MI dan yang sederajat tingkat kecamatan dan guru SMP/MTs yang lulus dalam penilaian di tingkat satuan pendidikan. kepribadian. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. Aspek yang dinilai di tingkat propinsi meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. Peserta tingkat nasional adalah guru berprestasi peringkat I tingkat propinsi semua kelompok guru SD/MI. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui wawancara. 2. observasi. Penilaian di tingkat satuan pendidikan dilakukan untuk menentkan dan mengusulkan guru berprestasi ke kecamatan (bagi guru SD/MI dan yang sederajat) dan ke kabupaten (untuk guru SMP/MTs dan yang sederajat). Aspek yang dinilai di tingkat kecamatan meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. sosial. Guru yang diusulkan oleh sekolah adalah guru yang memenuhi persyaratan administrasi dan lolos dalam penilaian awal. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. Hasil karya yang diajukan di tingkat kecamatan harus disahkan kepala sekolah dan direkomendasikan oleh BP3/Komite sekolah. dan portofolio). Guru yang mengikuti pemilihan di tingkat kecamatan adalah guru SD/MI dan yang sederajat yang lulus dalam penilaian di tingkat sekolah (Guru Berprestasi Peringkat I Tingkat Satuan Pendidikan). sosial. dan SMP/MTs) aspek-aspek yang dinilai pada tingkat nasional meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. wawancara. kepribadian. dan bukti fisik/surat keterangan partisipasi dalam kemasyarakatan. sosial. dan bukti fisik/surat keterangan partisipasi dalam kemasyarakatan. 2. Pada penilaian awal guru dinilai oleh Tim Penilai Tingkat Satuan Pendidikan yang terdiri dari kepala sekolah. 5. 4. Bukti fisik kompetensi guru antara lain adalah karya tulis berisi tentang prestasi yang dicapai guru yang bersangkutan. Prosedur Penilaian 1. tahap pertama adalah penilaian terhadap karya tulis tersebut dan tahap kedua adalah penilaian terhadap presentasi karya tulis. kepribadian. kepribadian. dan profesional. Kerangka acuan penilaian dalam pemilihan guru berprestasi disajikan pada Tabel 1. dan profesional. Hasil karya yang diajukan adalah hasil karya yang diajukan di tingkat sebelumnya (tingkat propinsi) dan disahkan oleh panitia pemilihan. dan profesional. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui unjuk kerja. dan SMP/MTs. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui tes tertulis. dan 4.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi B. sosial. 18 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 .

panitia kabupaten/kota. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Pedoman Observasi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. intelektual. atau panitia tingkat nasional 1. Wawancara Naskah Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi. moral. diampu. spiritual. 1. Wawancara. moral. panitia provinsi.4 Mengidentifikasi kesulitan belajar peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. Pedoman Wawancara. kultural. Wawancara. panitia kecamatan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. Tes Tertulis. dan latar belakang sosialbudaya. SMP) NO. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio 1. Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik. sosial. Observasi/Unjuk Kerja.3 Mengidentifikasi bekal-ajar awal peserta Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tabel 1 Matrik Penilaian Kinerja Guru (SD. sosial-emosional. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. emosional. didik dalam mata pelajaran yang Observasi/Unjuk Kerja. SUBKOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI Kompetensi Pedagogik 1. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 19 .1 Menjelaskan karakteristik peserta didik yang berkaitan dengan aspek fisik. dan intelektual. spiritual. Mengidentifikasi potensi peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu.2 Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 1. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota.

atau panitia tingkat nasional Tes Tertulis. strategi. panitia kabupaten/kota. Menerapkan pendekatan pembelajaran tematis khususnya dikelas-kelas awal SD/MI (khusus SD/MI) Tes Tertulis. Pedoman Observasi. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional Menjelaskan berbagai teori belajar dan Tes Tertulis. 2. 2. panitia provinsi. SUBKOMPETENSI Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik. panitia kabupaten/kota. Pedoman Observasi 2. Observasi/Unjuk Kerja Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Observasi/Unjuk Kerja. 3. panitia provinsi. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Pedoman Wawancara.2 Menerapkan berbagai pendekatan.1 INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. diampu. Pedoman Wawancara PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. dan teknik pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam mata pelajaran yang diampu. panitia kecamatan. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 20 .1 Menjelaskan prinsip-prinsip pengembangan kurikulum.3 3. Wawancara prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik terkait dengan mata pelajaran yang diampu. Wawancara. panitia provinsi. panitia kecamatan. 3. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.2 Menentukan tujuan pembelajaran yang Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi. Wawancara Naskah Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. metode. 2. Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota.

dipilih dan karakteristik peserta didik. Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio 3. panitia kecamatan. panitia provinsi. Pedoman Observasi. Tes Tertulis. Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi.1 Menjelaskan prinsip-prinsip perancangan pembelajaran yang mendidik. atau panitia tingkat nasional 3. Pedoman Wawancara.4 Memilih materi pembelajaran yang diampu yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran. Pedoman Wawancara. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Wawancara Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Wawancara Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 21 . Wawancara. Wawancara. panitia provinsi. Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja. panitia provinsi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.3 INDIKATOR Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. Pedoman Observasi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Wawancara. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 3. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. 4.6 Mengembangkan indikator dan instrumen penilaian. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 4. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kecamatan.5 Menata materi pembelajaran secara Tes Tertulis. SUBKOMPETENSI 3. panitia provinsi. panitia kecamatan. benar sesuai dengan pendekatan yang Observasi/Unjuk Kerja.

di laboratorium. mendidik di kelas. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Wawancara. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Observasi/Unjuk Kerja. rancangan pembelajaran. panitia provinsi. Wawancara. panitia provinsi. Tes Tertulis. Wawancara. panitia kabupaten/kota. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 4. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. atau Portofolio 4. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Pedoman Observasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 22 . di lapangan dengan memperhatikan atau Portofolio standar keamanan yang dipersyaratkan. atau Format Penilaian Portofolio 4. Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kabupaten/kota. laboratorium.3 Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan.6 Naskah Tes Tertulis. maupun lapangan. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. Naskah Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. baik untuk kegiatan di dalam kelas. atau panitia tingkat nasional Mengembangkan komponen-komponen Tes Tertulis. SUBKOMPETENSI 4. panitia kabupaten/kota. dan Observasi/Unjuk Kerja.4 Melaksanakan pembelajaran yang Tes Tertulis. panitia kecamatan.2 INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Wawancara. Pedoman Observasi 4. Mengambil keputusan transaksional dalam pembelajaran yang diampu sesuai dengan situasi yang berkembang. panitia kecamatan. sumber belajar yang relevan dengan Observasi/Unjuk Kerja karakteristik peserta didik dan mata pelajaran yang diampu untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh. Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara.5 Menggunakan media pembelajaran dan Tes Tertulis.

atau Format Penilaian Portofolio 6. SUBKOMPETENSI Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran. panitia kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kecamatan. 7. pembelajaran untuk mendorong peserta Observasi/Unjuk Kerja.2 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengaktualisasikan potensi peserta didik.1 INDIKATOR Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran yang diampu. 6. panitia kecamatan. tulisan. secara lisan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 23 . 5. Pedoman Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Wawancara. dan santun dengan peserta didik. Pedoman Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja. Wawancara. Pedoman Observasi. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki. panitia provinsi. empatik. Pedoman Wawancara. Wawancara. dan/atau bentuk lain. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. 5. Wawancara. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. didik mencapai prestasi secara optimal. Wawancara. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. dan santun. Berkomunikasi secara efektif. termasuk kreativitasnya. atau Format Penilaian Portofolio 7. atau panitia tingkat nasional 6. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. panitia provinsi. Pedoman Observasi.1 Menggunakan berbagai strategi berkomunikasi yang efektif. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. empatik. Observasi/Unjuk Kerja. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Observasi.1 Menyediakan berbagai kegiatan Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Pedoman Observasi.

atau panitia tingkat nasional 8. Menentukan prosedur penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Wawancara. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. Menerapkan prinsip-prinsip penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Wawancara. Pedoman Observasi. Observasi/Unjuk Kerja. Observasi/Unjuk Kerja. 8. panitia kabupaten/kota. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. empatik. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 24 . panitia kecamatan. Pedoman Observasi. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Wawancara. (b) ajakan kepada peserta didik untuk ambil bagian. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. (c) respons peserta didik terhadap ajakan guru. dengan bahasa yang khas dalam atau Portofolio interaksi kegiatan/permainan yang mendidik yang terbangun secara siklikal dari (a) penyiapan kondisi psikologis peserta didik untuk ambil bagian dalam permainan melalui bujukan dan contoh. Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Wawancara. Wawancara. panitia kabupaten/kota.1 Naskah Tes Tertulis. dan santun dengan peserta didik Observasi/Unjuk Kerja. panitia provinsi.3 Tes Tertulis. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Berkomunikasi secara efektif. panitia provinsi. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio 8. panitia kabupaten/kota. dan (d) reaksi guru terhadap respons peserta didik. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. SUBKOMPETENSI 7. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi.2 Menentukan aspek-aspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu.2 INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. dan seterusnya. atau Portofolio 8. Observasi/Unjuk Kerja. Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. Tes Tertulis.

dan evaluasi untuk menentukan atau Portofolio ketuntasan belajar Naskah Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia provinsi. Tes Tertulis.5 Mengadministrasikan penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan mengunakan berbagai instrumen. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi.7 Melakukan evaluasi proses dan hasil belajar. Wawancara. Wawancara. panitia kecamatan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 8. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.6 Menganalisis hasil penilaian proses dan Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi.4 INDIKATOR Mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. atau Format Penilaian Portofolio 9. Pedoman Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran. 9. panitia provinsi. panitia kecamatan. SUBKOMPETENSI 8. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 25 . Wawancara. panitia kabupaten/kota. Unjuk Kerja. panitia kecamatan. Wawancara. Wawancara. panitia kecamatan. Observasi/Unjuk Kerja. atau panitia tingkat nasional 8. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 8.1 Menggunakan informasi hasil penilaian Tes Tertulis. hasil belajar untuk berbagai tujuan.

atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Wawancara. SUBKOMPETENSI 9. panitia kecamatan. 10. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio 10.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. pembelajaran yang telah dilaksanakan. atau Portofolio Pedoman Wawancara. Portofolio dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan.3 Mengkomunikasikan hasil penilaian dan Wawancara. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Portofolio evaluasi kepada pemangku kepentingan.2 Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. panitia kecamatan. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 26 . panitia provinsi. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. panitia kecamatan. 9. panitia provinsi. Observasi/Unjuk Kerja. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Wawancara. Portofolio dan evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.4 Memanfaatkan informasi hasil penilaian Wawancara.2 INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio 10. Format Penilaian Portofolio 9. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kota. atau Portofolio Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional Menggunakan informasi hasil penilaian Wawancara.1 Melakukan refleksi terhadap Wawancara.

Wawancara. panitia kecamatan. dan kebudayaan nasional Indonesia yang beragam. Pedoman Wawancara. Wawancara. SUBKOMPETENSI 10. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. adat-istiadat. METODE PENILAIAN Wawancara. Pedoman Observasi 12. panitia kabupaten/kota. daerah asal. berakhlak mulia. 11. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Observasi/Unjuk Kerja. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. hukum. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. 12. Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional Kompetensi Kepribadian 11. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. sosial. panitia provinsi. Bertindak sesuai dengan norma agama. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Pedoman Observasi 11. dan gender. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.1 Berperilaku jujur. suku.2 Bersikap sesuai dengan norma agama yang dianut. Observasi/Unjuk Kerja Naskah Tes Tertulis. hukum dan sosial yang berlaku dalam masyarakat. dan manusiawi. dan kebudayaan nasional Indonesia. panitia kecamatan.1 Menghargai peserta didik tanpa membedakan keyakinan yang dianut.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat. tegas. Pedoman Observasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 27 . Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. Wawancara. panitia provinsi. panitia kecamatan. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota.3 INDIKATOR Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu.

arif. panitia kecamatan. panitia kecamatan.2 Menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia provinsi. dan rasa percaya diri. tanggung jawab yang tinggi.1 Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap dan stabil. arif. panitia kabupaten/kota. Pedoman Observasi 13. dan berwibawa. Pedoman Observasi PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Wawancara.2 INDIKATOR Berperilaku yang mencerminkan ketakwaan dan akhlak mulia. Wawancara. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.1 Menunjukkan etos kerja dan tanggung jawab yang tinggi Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara. dan berwibawa. Pedoman Wawancara.3 Berperilaku yang dapat diteladan oleh peserta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya. Menunjukkan etos kerja. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi 14. rasa bangga menjadi guru. panitia kecamatan. 14. SUBKOMPETENSI 12. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Wawancara. panitia provinsi. dewasa. panitia kabupaten/kota. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Pedoman Observasi 13. Wawancara. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Observasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 28 . atau panitia tingkat nasional 12. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. stabil. panitia kecamatan. 13. panitia provinsi. panitia provinsi.

3 Berperilaku sesuai dengan kode etik profesi guru. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara. Menjunjung tinggi kode etik profesi guru. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. 14.2 Menerapkan kode etik profesi guru. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Pedoman Observasi 15. Tes Tertulis. panitia kecamatan. 15. panitia kecamatan. Wawancara. Pedoman Wawancara 15.1 Memahami kode etik profesi guru. Wawancara. panitia provinsi. Pedoman Observasi PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi.3 Bekerja mandiri secara profesional.2 INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. panitia provinsi. Observasi/Unjuk Kerja diri sendiri.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Pedoman Observasi 15. Wawancara Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Bangga menjadi guru dan percaya pada Wawancara. Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. SUBKOMPETENSI 14. panitia kabupaten/kota. Pedoman Observasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 29 . atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan.

jenis kelamin. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 30 . empatik. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. orang tua Observasi/Unjuk Kerja peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama. agama. panitia kabupaten/kota. tenaga kependidikan. panitia kecamatan. Pedoman Observasi panitia Tingkat Satuan Pendidikan. dan efektif tentang program pembelajaran dan kemajuan peserta didik. panitia kabupaten/kota. Berkomunikasi secara efektif. dan status sosial-ekonomi. panitia kabupaten/kota. empatik. serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin. dan status sosial ekonomi. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. teman sejawat. suku. kondisi fisik.1 Bersikap inklusif dan objektif terhadap Wawancara. Pedoman Observasi 17. orang tua. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara. latar belakang keluarga. empatik dan efektif. Pedoman Observasi 17. SUBKOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI Kompetensi Sosial 16. Wawancara. Tidak bersikap diskriminatif terhadap peserta didik.1 Pedoman Wawancara. 16. latar belakang keluarga. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. 17. panitia kecamatan.2 Berkomunikasi dengan orang tua peserta didik dan masyarakat secara santun. dan masyarakat. Bersikap inklusif. panitia provinsi. dan santun dengan sesama pendidik. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 16. teman sejawat dan lingkungan sekitar dalam melaksanakan pembelajaran. bertindak objektif. panitia provinsi. ras. panitia provinsi. Berkomunikasi dengan teman sejawat dan komunitas ilmiah lainnya secara santun. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Observasi/Unjuk Kerja peserta didik.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO.2 Wawancara. Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara.

panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. pembelajaran kepada komunitas profesi Observasi/Unjuk Kerja. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.2 Mengkomunikasikan hasil-hasil inovasi Wawancara.3 INDIKATOR Mengikutsertakan orang tua peserta didik dan masyarakat dalam program pembelajaran dan dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik. panitia provinsi.1 Pedoman Wawancara. 18. atau Portofolio Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.1 Beradaptasi dengan lingkungan tempat Wawancara. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional 18. Observasi/Unjuk Kerja ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO.2 Melaksanakan berbagai program dalam Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 19. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 31 . panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Pedoman Observasi 18. Beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah Republik Indonesia yang memiliki keragaman sosial budaya. sendiri secara lisan dan tulisan maupun atau Portofolio bentuk lain. panitia kecamatan. Berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan dan tulisan atau bentuk lain. Berkomunikasi dengan teman sejawat. Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Observasi PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Observasi/Unjuk Kerja lingkungan kerja untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah yang bersangkutan. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Observasi/Unjuk Kerja bekerja dalam rangka meningkatkan efektivitas sebagai pendidik. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. panitia provinsi. Wawancara. METODE PENILAIAN Wawancara. Pedoman Observasi 19. dan komunitas ilmiah lainnya melalui berbagai media dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran. SUBKOMPETENSI 17. profesi ilmiah. 19. panitia kabupaten/kota. Pedoman Observasi.

SUBKOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI Kompetensi Profesional 20. Tes Tertulis. Menguasai materi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Portofolio disajikan pada tabel 2. Pedoman Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 32 . struktur. panitia kecamatan. Jabaran kompetensi Butir 20 untuk Tes Tertulis. Menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu. Pedoman Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kecamatan. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu. panitia provinsi. masing-masing guru mata pelajaran Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio 21. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional 21. Tes Tertulis. Wawancara. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Naskah Tes Tertulis. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Wawancara. konsep. Pedoman Observasi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO.3 Memahami tujuan pembelajaran yang diampu. 21. Wawancara. panitia kabupaten/kota.2 Memahami kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia provinsi. panitia kecamatan.1 Memahami standar kompetensi mata pelajaran yang diampu. panitia kabupaten/kota. atau Format Penilaian Portofolio 21. Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Observasi. Pedoman Observasi. Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja. Tes Tertulis.

atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional 22. Pedoman Observasi. Wawancara.1 INDIKATOR Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. 22. Pedoman Observasi. Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota.2 Memanfaatkan hasil refleksi dalam rangka peningkatan keprofesionalan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Wawancara.3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk peningkatan keprofesionalan. Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Wawancara. panitia provinsi. panitia kecamatan. Tes Tertulis. Mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. secara kreatif sesuai dengan tingkat Observasi/Unjuk Kerja. atau Format Penilaian Portofolio 23. 23. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Pedoman Observasi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.1 Melakukan refleksi terhadap kinerja sendiri secara terus menerus. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. SUBKOMPETENSI Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio 23. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio 23. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. 22. Observasi/Unjuk Kerja. perkembangan peserta didik. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 33 . Observasi/Unjuk Kerja. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.2 Mengolah materi pelajaran yang diampu Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kabupaten/kota.

panitia provinsi. Pedoman Observasi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. SUBKOMPETENSI 23. Wawancara. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. panitia kecamatan. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 34 . 24. Observasi/Unjuk Kerja.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.4 INDIKATOR Mengikuti kemajuan zaman dengan belajar dari berbagai sumber. Wawancara. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 24. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Observasi/Unjuk Kerja. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional 24.2 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan diri.1 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam berkomunikasi. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengembangkan diri. Tes Tertulis.

Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi TABEL 2 Kompetensi masing-masing guru mata pelajaran NO. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Kristen – Menginterpretasikan materi. panitia kecamatan. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. Tes Tertulis.2. struktur. Format Penilaian Portofolio 1. konsep. struktur. panitia kabupaten/kota. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. struktur. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. konsep. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis.1. panitia provinsi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. 1. panitia kecamatan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Menginterpretasikan materi. panitia kecamatan. – Menganalisis materi. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. 1. struktur. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN Kompetensi Umum: Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam – SUBKOMPETENSI METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. panitia provinsi. konsep. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. konsep. panitia provinsi. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 35 .

dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik. Format Penilaian Portofolio 1. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. struktur. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu. struktur. panitia kabupaten/kota. konsep. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN Kompetensi Guru Pendidikan Agama Katolik – SUBKOMPETENSI Menginterpretasikan materi.5. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Buddha – Menginterpretasikan materi.4. konsep. panitia provinsi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu. panitia provinsi. struktur. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia provinsi. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. struktur. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. 1. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. konsep. Tes Tertulis. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Buddha. konsep. konsep. Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional – Menganalisis materi. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Hindu – Menginterpretasikan materi. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia kecamatan. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik. panitia provinsi. Tes Tertulis.3. Portofolio Naskah Tes Tertulis. struktur. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 36 . panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. Format Penilaian Portofolio 1. panitia kabupaten/kota.

Format Penilaian Portofolio 2. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. nilai dan sikap kewarganegaraan (civic disposition). Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. struktur. panitia kecamatan. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Buddha. Tes Tertulis. Tes Tertulis. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Konghucu. panitia kecamatan. panitia provinsi. konsep. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia provinsi.6. konsep. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menganalisis materi. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. dan ketrampilan kewarganegaraan (civic skills). dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. SMA/MA. Kompetensi Guru mata pelajaran PKn pada SMP/MTs. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 37 . struktur. Tes Tertulis. konsep. atau panitia tingkat nasional 1. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Konghucu – Menginterpretasikan materi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. SMK/MAK* – Memahami materi. panitia provinsi. panitia kecamatan. struktur.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Format Penilaian Portofolio – Memahami substansi Pendidikan Kewarganegaraan yang meliputi pengetahuan kewarganegaraan (civic knowledge). struktur. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Konghucu. konsep. Tes Tertulis.

dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan SMA/MA. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 38 . tari. struktur. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. konsep. dan SMA/MA. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. SMP/MTs. SMK/MAK* – Menguasai materi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. dan Kesehatan pada SD/MI. panitia provinsi. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menunjukkan manfaat mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan. Format Penilaian Portofolio – Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. musik. teater) dan keterampilan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. konsep. struktur. Menganalisis materi. Kompetensi Guru mata pelajaran Pendidikan Jasmani. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Seni Budaya. Tes Tertulis. dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio 4. Kompetensi Guru mata pelajaran Seni Budaya pada SD/MI.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. atau panitia tingkat nasional 3. panitia provinsi. Olahraga. panitia provinsi. SMP/MTs. SMK/MAK* – Menjelaskan dimensi filosofis pendidikan jasmani termasuk etika sebagai aturan dan profesi. apresiasi.

panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menjelaskan perspektif sejarah pendidikan jasmani. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan aspek kinesiologi dan kinerja fisik manusia. termasuk motivasi dan tujuan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. serta persepsi diri. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 39 . panitia kecamatan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional – Menjelaskan dimensi anatomi manusia. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. secara struktur dan fungsinya Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan aspek psikologi pada kinerja manusia. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan aspek fisiologis manusia dan efek dari kinerja latihan. panitia kabupaten/kota. kecemasan dan stress. Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi.

atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. berbagai sistem bilangan dan teori bilangan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan budaya. SMK/MAK* – Menggunakan bilangan. panitia provinsi. termasuk aspek-aspek yang mempengaruhinya. termasuk keterampilan dasar dan kompleks dan hubungan timbal balik di antara domain kognitif. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Tes Tertulis. hubungan di antara bilangan. afektif dan psikomotorik. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan teori belajar gerak. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menjelaskan aspek sosiologi dalam kinerja diri. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia provinsi. Kompetensi Guru mata pelajaran Matematika pada SMP/MTs. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. dan perbedaan jenis kelamin. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan pengukuran dan penaksiran. etika dan perilaku moral. suku. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 40 . panitia provinsi. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Tes Tertulis. termasuk dinamika sosial. atau panitia tingkat nasional – Menjelaskan teori perkembangan gerak. panitia kabupaten/kota. SMA/MA. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio 5. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.

panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan pola dan fungsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Menggunakan konsep-konsep geometri. Tes Tertulis. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia provinsi. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menggunakan logika matematika. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Tes Tertulis. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan konsep-konsep aljabar. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 41 . atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan konsep-konsep statistika dan peluang.

atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan vektor dan matriks. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan sejarah dan filsafat matematika. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan trigonometri. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia provinsi. Tes Tertulis. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menggunakan konsep-konsep kalkulus dan geometri analitik. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional – Menggunakan konsep dan proses matematika diskrit. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 42 . panitia provinsi. panitia provinsi. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis.

Format Penilaian Portofolio – Merakit. memelihara dan melacak serta memecahkan masalah (troubleshooting) pada komputer personal. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 43 . atau panitia tingkat nasional 6. panitia kabupaten/kota. model matematika. panitia kecamatan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. menginstalasi. panitia kabupaten/kota. alat ukur. piranti lunak komputer. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Melakukan pemrograman komputer dengan salah satu bahasa pemrograman berorientasi objek. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. dan model statistika. Mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pada SMP/MTs – Mengoperasikan komputer personal dan periferalnya. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Tes Tertulis. panitia provinsi. men-setup. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Mampu menggunakan alat peraga. Tes Tertulis. alat hitung. Format Penilaian Portofolio – Mengolah kata (word processing) dengan komputer personal. Portofolio Naskah Tes Tertulis.

panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 44 . panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Membuat dan memelihara jaringan komputer (kabel dan nirkabel). Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Membuat media grafis dengan menggunakan perangkat lunak publikasi. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Membuat presentasi interaktif yang memenuhi kaidah komunikasi visual dan interpersonal. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Mengelola pangkalan data (data base) dengan komputer personal atau komputer server. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Mengolah lembar kerja (spreadsheet) dan grafik dengan komputer personal. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan.

panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia provinsi. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Membuat dan memelihara situs laman (web). atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. audio dan video. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. termasuk pemrosesan gambar. atau panitia tingkat nasional – Menggunakan sarana telekomunikasi (telephone. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan teknologi informasi dan komunikasi dalam disiplin atau materi pembelajaran lain dan sebagai media komunikasi. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 45 . panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Mendesain dan mengelola lingkungan pembelajaran/sumber daya dengan memperhatikan standar kesehatan dan keselamatan. panitia provinsi. mobilephone. Format Penilaian Portofolio – Membuat dan menggunakan media komunikasi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. faximile).Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota.

panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan bahasa simbolik dalam mendeskripsikan proses dan gejala alam. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Memahami proses berpikir IPA dalam mempelajari proses dan gejala alam. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 46 . panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio 7. panitia kecamatan. Kompetensi Guru mata – pelajaran IPA pada SMP/MTs Memahami konsep-konsep.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional – Memahami EULA (End User Licence Agreement) dan keterbatasan serta keluasan penggunaan perangkat lunak secara legal. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Mengoperasikan perangkat keras dan perangkat lunak pendukung pembelajaran. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan teori-teori IPA serta penerapannya secara fleksibel. panitia provinsi. panitia provinsi. hukum-hukum. panitia kecamatan.

atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. hukum. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Memahami lingkup dan kedalaman IPA sekolah. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan penerapan hukum-hukum IPA dalam teknologi terutama yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 47 . panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional – Bernalar secara kualitatif maupun kuantitatif tentang proses dan hukum alam sederhana. dan teori IPAuntuk menjelaskan berbagai fenomena alam. panitia provinsi. dan hubungan IPA dengan matematika dan teknologi. Portofolio Naskah Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Tes Tertulis. Tes Tertulis. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Memahami hubungan antar berbagai cabang IPA. Format Penilaian Portofolio – Menerapkan konsep. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi.

Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. alat hitung. dan piranti lunak komputer untuk meningkatkan pembelajaran IPA di kelas. alat peraga. Format Penilaian Portofolio – Melaksanakan eksperimen IPA dengan cara yang benar. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Merancang eksperimen IPA untuk keperluan pembelajaran atau penelitian. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Kreatif dan inovatif dalam penerapan dan pengembangan IPA. Portofolio Naskah Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional – Menguasai prinsip-prinsip dan teori-teori pengelolaan dan keselamatan kerja/belajar di laboratorium IPA sekolah. laboratorium. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan alat-alat ukur. Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia provinsi. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 48 . panitia kecamatan.

atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 49 . panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Memahami proses berpikir biologi dalam mempelajari proses dan gejala alam. panitia provinsi. SMK/MAK* – Memahami konsep-konsep. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Memahami sejarah perkembangan IPA dan pikiran-pikiran yang mendasari perkembangan tersebut. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 8. Kompetensi Guru Mata pelajaran Biologi pada SMA/MA. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan bahasa simbolik dalam mendeskripsikan proses dan gejala alam/biologi. hukum-hukum. panitia provinsi. dan teori-teori biologi serta penerapannya secara fleksibel. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Memahami struktur (termasuk hubungan fungsional antar konsep) ilmu Biologi dan ilmu-ilmu lain yang terkait.

panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 50 . Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan penerapan hukum-hukum biologi dalam teknologi yang terkait dengan biologi terutama yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. dan teori fisika kimia dan matematika untuk menjelaskan/mendeskripsikan fenomena biologi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia provinsi. panitia kecamatan. Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional – Menerapkan konsep. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Bernalar secara kualitatif maupun kuantitatif tentang proses dan hukum biologi. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Kreatif dan inovatif dalam penerapan dan pengembangan bidang ilmu biologi dan ilmu-ilmu yang terkait. hukum. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Memahami lingkup dan kedalaman biologi sekolah. panitia provinsi. panitia kecamatan.

alat hitung. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Tes Tertulis. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. dan piranti lunak komputer untuk meningkatkan pembelajaran biologi di kelas. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 51 . panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Merancang eksperiment biologi untuk keperluan pembelajaran atau penelitian. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. laboratorium dan lapangan. panitia kabupaten/kota. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menguasai prinsip-prinsip dan teori-teori pengelolaan dan keselamatan kerja/belajar di laboratorium biologi sekolah. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Memahami sejarah perkembangan IPA pada umumnya khusunya biologi dan pikiran-pikiran yang mendasari perkembangan tersebut. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Menggunakan alat-alat ukur. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Melaksanakan eksperiment biologi dengan cara yang benar. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. alat peraga. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO.

panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. dan teori-teori fisika serta penerapannya secara fleksibel. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Bernalar secara kualitatif maupun kuantitatif tentang proses dan hukum fisika. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN Kompetensi Guru mata pelajaran Fisika pada SMA/MA. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. SMK/MAK* – SUBKOMPETENSI Memahami konsep-konsep. 9. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional – Memahami proses berpikir fisika dalam mempelajari proses dan gejala alam. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Memahami struktur (termasuk hubungan fungsional antar konsep) ilmu Fisika dan ilmu-ilmu lain yang terkait. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan bahasa simbolik dalam mendeskripsikan proses dan gejala alam. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia provinsi. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. hukum-hukum. panitia provinsi. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 52 .

Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Menguasai prinsip-prinsip dan teori-teori pengelolaan dan keselamatan kerja/belajar di laboratorium fisika sekolah. Tes Tertulis. Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. atau panitia tingkat nasional – Menjelaskan penerapan hukum-hukum fisika dalam teknologi terutama yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 53 . dan teori fisika untuk menjelaskan fenomena biologi. panitia kabupaten/kota. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menerapkan konsep. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. hukum. Tes Tertulis. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Memahami lingkup dan kedalaman fisika sekolah. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Kreatif dan inovatif dalam penerapan dan pengembangan bidang ilmu fisika dan ilmuilmu yang terkait. dan kimia. panitia kecamatan. panitia kecamatan.

Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. dan piranti lunak komputer untuk meningkatkan pembelajaran fisika di kelas. Kompetensi Guru mata pelajaran Kimia pada SMA/MA. alat peraga. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. dan teori-teori kimia yang meliputi struktur. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menggunakan alat-alat ukur. panitia kabupaten/kota. alat hitung. Format Penilaian Portofolio – Memahami sejarah perkembangan IPA pada umumnya khususnya fisika dan pikiran-pikiran yang mendasari perkembangan tersebut. panitia provinsi. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Merancang eksperimen fisika untuk keperluan pembelajaran atau penelitian. dinamika. panitia kecamatan. panitia kecamatan. laboratorium. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia provinsi. SMK/MAK* – Memahami konsep-konsep. hukum-hukum. panitia kabupaten/kota. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Melaksanakan eksperimen fisika dengan cara yang benar. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia provinsi. panitia kecamatan. energetika dan kinetika serta penerapannya secara fleksibel. dan lapangan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio 10. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 54 . Tes Tertulis.

panitia provinsi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Memahami struktur (termasuk hubungan fungsional antar konsep) ilmu Kimia dan ilmu-ilmu lain yang terkait. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 55 . panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan teori fisika dan matematika untuk menjelaskan/mendeskripsikan fenomena kimia. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Memahami proses berpikir kimia dalam mempelajari proses dan gejala alam. Format Penilaian Portofolio – Bernalar secara kualitatif maupun kuantitatif tentang proses dan hukum kimia. hukum. Tes Tertulis. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Menerapkan konsep. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional – Menggunakan bahasa simbolik dalam mendeskripsikan proses dan gejala alam/kimia.

atau panitia tingkat nasional – Memahami lingkup dan kedalaman kimia sekolah. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan alat-alat ukur. panitia provinsi. Tes Tertulis. alat hitung. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 56 . Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. alat peraga. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menjelaskan penerapan hukum-hukum kimia dalam teknologi yang terkait dengan kimia terutama yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. dan piranti lunak komputer untuk meningkatkan pembelajaran kimia di kelas. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Menguasai prinsip-prinsip dan teori-teori pengelolaan dan keselamatan kerja/belajar di laboratorium kimia sekolah. laboratorium dan lapangan. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Kreatif dan inovatif dalam penerapan dan pengembangan bidang ilmu yang terkait dengan mata pelajaran kimia.

Kompetensi Guru mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada SMP/MTs – Menguasai materi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 57 . Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Membedakan struktur keilmuan IPS dengan Ilmu-ilmu Sosial. Format Penilaian Portofolio – Memahami sejarah perkembangan IPA pada umumnya khusunya kimia dan pikiranpikiran yang mendasari perkembangan tersebut. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional – Melaksanakan eksperiment kimia dengan cara yang benar. Tes Tertulis. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. konsep. panitia kabupaten/kota. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Merancang eksperiment kimia untuk keperluan pembelajaran atau penelitian. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio 11. struktur. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. dan pola pikir mata pelajaran IPS baik dalam lingkup lokal. nasional. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. maupun global. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota.

panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Menunjukkan manfaat mata pelajaran Ekonomi. atau panitia tingkat nasional – Menunjukkan manfaat mata pelajaran IPS.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Ekonomi. panitia provinsi. panitia kecamatan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio 12. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Kompetensi Guru mata pelajaran Ekonomi pada SMA/MA. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menguasai konsep dan pola pikir keilmuan dalam bidang IPS. konsep. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 58 . Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. panitia kecamatan. Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Membedakan pendekatan-pendekatan Ekonomi. struktur. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. SMK/MAK* – Memahami materi.

panitia kecamatan. Kompetensi Guru mata pelajaran Antropologi pada SMA/MA. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional – Memahami angkah-langkah kerja ilmuwan sosial. struktur. panitia kecamatan. panitia provinsi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. SMK/MAK* – Memahami materi. panitia provinsi. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. 13. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Sosiologi. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. SMK/MAK* – SUBKOMPETENSI Memahami materi. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio 14. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 59 . panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Menunjukkan manfaat mata pelajaran Sosioligi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Membedakan jenis-jenis Antropologi. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN Kompetensi Guru mata pelajaran Sosiologi pada SMA/MA. struktur. dan konsep pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Antropologi.

Format Penilaian Portofolio – Membedakan pendekatan-pendekatan geografi. panitia kabupaten/kota. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Menunjukkan manfaat mata pelajaran geografi Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. ruang lingkup.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Kompetensi Guru mata pelajaran Geogafi pada SMA/MA. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Menguasai materi geografi secara luas dan mendalam Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Tes Tertulis. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 15. panitia kabupaten/kota. dan objek geografi. SMK/MAK* – Menguasai hakikat struktur keilmuan. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 60 . panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menunjukkan manfaat mata pelajaran Antropologi. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia provinsi.

panitia kabupaten/kota. dan objek Sejarah. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio 17. panitia provinsi. panitia kecamatan. 16.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kabupaten/kota. SMA/MA. Format Penilaian Portofolio – Menunjukkan manfaat mata pelajaran Sejarah. panitia kabupaten/kota. ruang lingkup. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. SMK/MAK* – Memahami konsep. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN Kompetensi Guru mata pelajaran Sejarah pada SMA/MA. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 61 . panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Kompetensi Guru mata pelajaran Bahasa Indonesia pada SMP/MTs. teori. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. SMK/MAK* – SUBKOMPETENSI Menguasai hakikat struktur keilmuan. panitia kabupaten/kota. dan materi berbagai aliran linguistik yang terkait dengan pengembangan materi pembelajaran bahasa. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional – Membedakan pendekatan-pendekatan Sejarah. Format Penilaian Portofolio – Menguasai materi Sejarah secara luas dan mendalam. Portofolio Naskah Tes Tertulis.

Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 62 . METODE PENILAIAN Tes Tertulis. dan ragam bahasa Indonesia. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. fungsi. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Menguasai kaidah bahasa Indonesia sebagai rujukan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. atau panitia tingkat nasional – Memahami kedudukan. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi. Tes Tertulis. panitia provinsi. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Memahami hakekat bahasa dan pemerolehan bahasa. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Memahami teori dan genre sastra Indonesia.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Format Penilaian Portofolio panitia Tingkat Satuan Pendidikan. sosiolinguistik. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Menguasai bahasa Inggris lisan dan tulis. dan strategis). Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 63 . atau panitia tingkat nasional 18 18. panitia kabupaten/kota. SMK/MAK* – Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Inggris (linguistik. sosiolinguistik.1. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Mengapresiasi karya sastra secara reseptif dan produktif. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi. wacana. SMP/MTs. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia provinsi. wacana. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik. panitia kabupaten/kota. Kompetensi Guru Bahasa: Kompetensi Guru Bahasa Inggris pada SD/MI. panitia kecamatan. Tes Tertulis. dan SMA/MA. dan strategis). Portofolio Naskah Tes Tertulis.

panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN Kompetensi Guru Bahasa Arab pada SMA/MA. panitia kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Format Penilaian Portofolio 18. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 64 . sosiolinguistik. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota.4. sosiolinguistik. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional – Menguasai bahasa Arab lisan dan tulis. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. sosiolinguistik. SMK/MAK* – Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Perancis (linguistik. dan strategis). sosiolinguistik. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. wacana. panitia provinsi. SMK/MAK* – Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Jerman (linguistik. Kompetensi Guru Bahasa Jerman pada SMA/MA. Format Penilaian Portofolio 18. Tes Tertulis. dan strategis). panitia provinsi. wacana. panitia kabupaten/kota. Kompetensi Guru Bahasa Perancis pada SMA/MA. dan strategis). wacana. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. wacana. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis.2. wacana. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik. Format Penilaian Portofolio – Menguasai bahasa Jerman lisan dan tulis. sosiolinguistik. 18. reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. SMK/MAK* – SUBKOMPETENSI Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Arab (linguistik. dan strategis).3. panitia kecamatan. panitia provinsi. Tes Tertulis. dan strategis).

SMK/MAK* – Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Jepang (linguistik. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. sosiolinguistik. reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. dan strategis). panitia provinsi. Kompetensi Guru Bahasa Mandarin pada SMA/MA. wacana. wacana. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Menguasai bahasa Mandarin lisan dan tulis. sosiolinguistik. panitia kecamatan. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 65 . METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Menguasai bahasa Jepang lisan dan tulis. dan strategis). sosiolinguistik. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. dan strategis). atau panitia tingkat nasional 18. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio 18. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menguasai bahasa Perancis lisan dan tulis. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. wacana. sosiolinguistik.6.5. wacana. Portofolio Naskah Tes Tertulis. reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik. dan strategis). panitia provinsi. dan strategis). panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Kompetensi Guru Bahasa Jepang pada SMA/MA. reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik. SMK/MAK* – Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Mandarin (linguistik. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. sosiolinguistik. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. wacana. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis.

atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. 1. panitia kabupaten/kota. Pedoman Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Observasi. Tes Tertulis. panitia kecamatan. dan ragam bahasa Indonesia. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio – Menguasai dasar-dasar dan kaidah bahasa Indonesia sebagai rujukan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Observasi. panitia provinsi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. membaca. panitia kabupaten/kota. Observasi/Unjuk Kerja. Tes Tertulis. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 66 . atau panitia tingkat nasional – Memahami kedudukan. panitia kabupaten/kota. atau Format Penilaian Portofolio – Memiliki keterampilan berbahasa Indonesia (menyimak.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tabel 3 Kompetensi Profesional Khusus Guru SD NO. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. Wawancara. Wawancara. Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN Bahasa Indonesia – SUBKOMPETENSI Memahami hakikat bahasa dan pemerolehan bahasa. Pedoman Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kecamatan. panitia kecamatan. fungsi. Pedoman Wawancara. berbicara. panitia provinsi. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. dan menulis) Tes Tertulis. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kota.

panitia provinsi. panitia kecamatan. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Mampu mengapresiasi karya sastra Indonesia. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. dan logika matematika. Observasi/Unjuk Kerja. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 67 . Observasi/Unjuk Kerja. pengukuran. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. serta. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Wawancara. Pedoman Observasi. dan keterkaitan keduanya dalam pemecahan masalah matematika. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. Mampu menggunakan matematisasi horizontal dan vertikal untuk menyelesaikan masalah matematika dan masalah dalam dunia nyata. secara reseptif dan produktif. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. trigonometri. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Wawancara. panitia kabupaten/kota. atau Format Penilaian Portofolio – Mampu menggunakan pengetahuan konseptual.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Matematika – Menguasai pengetahuan konseptual dan prosedural serta keterkaitan keduanya dalam konteks materi aritmatika. Wawancara. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. Observasi/Unjuk Kerja. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. geometri. statistika. aljabar. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Memahami teori dan genre sastra Indonesia. Observasi/Unjuk Kerja. prosedural. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Observasi/Unjuk Kerja. atau Format Penilaian Portofolio 2. atau Format Penilaian Portofolio – Tes Tertulis. panitia provinsi. Wawancara. Pedoman Observasi. Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.

atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio – Memanfaatkan konsep-konsep dan hukumhukum ilmu pengetahuan alam dalam berbagai situasi kehidupan sehari-hari. Pedoman Observasi. panitia provinsi. panitia provinsi. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. IPS – Menguasai materi keilmuan yang meliputi dimensi pengetahuan. Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja. dan piranti lunak komputer. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Observasi. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Mampu menggunakan alat peraga. panitia kecamatan. alat ukur. Wawancara. panitia kecamatan. alat hitung. Observasi/Unjuk Kerja. yang berhubungan dengan mata pelajaran IPA. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 68 . Pedoman Observasi. termasuk hubungan fungsional antarkonsep. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. IPA – Mampu melakukan observasi gejala alam baik secara langsung maupun tidak langsung. Observasi/Unjuk Kerja. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kabupaten/kota. Pedoman Wawancara. Wawancara. panitia kecamatan. Wawancara. nilai. atau panitia tingkat nasional 3. Pedoman Observasi. panitia provinsi. Tes Tertulis. Wawancara. dan keterampilan IPS. atau Format Penilaian Portofolio 4. atau Format Penilaian Portofolio – Memahami struktur ilmu pengetahuan alam. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Observasi/Unjuk Kerja.

atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. dan perkembangan masyarakat serta saling ketergantungan global. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Memahami cita-cita. struktur. Wawancara. Menguasai materi keilmuan yang meliputi dimensi pengetahuan. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. Wawancara. Pedoman Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kabupaten/kota. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio 5. panitia kabupaten/kota. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 69 . atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. seni. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio – Memahami fenomena interaksi perkembangan ilmu pengetahuan. Observasi/Unjuk Kerja. dan perilaku yang mendukung kegiatan pembelajaran PKn. Pedoman Wawancara. PKn – Tes Tertulis. dan konsep keilmuan IPS. konsep. panitia kecamatan. sikap. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Mengembangkan materi. Pedoman Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Wawancara. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio – Menguasai konsep dan prinsip kepribadian nasional dan demokrasi konstitusional Indonesia. Pedoman Observasi. Wawancara. Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. semangat kebangsaan dan cinta tanah air serta bela negara. nilai. nilai. dan prinsip-prinsip pokok ilmu-ilmu sosial dalam konteks kebhinnekaan masyarakat Indonesia dan dinamika kehidupan global. Tes Tertulis. Wawancara. kehidupan agama. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Observasi. Observasi/Unjuk Kerja. Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. teknologi. panitia provinsi.

pemajuan HAM. Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Observasi. serta penegakan hukum secara adil dan benar. Pedoman Wawancara. prinsip. Pedoman Wawancara. Tes Tertulis. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. moral. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional – Menguasai konsep. dan norma kewarganegaraan Indonesia yang demokratis dalam konteks kewargaan negara dan dunia. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 70 . panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Wawancara. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Observasi. Observasi/Unjuk Kerja.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. nilai. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menguasai konsep dan prinsip perlindungan.

panitia provinsi. Wawancara. Format Penilaian Portofolio – Penciptaan karya seni. atau Wawancara. Portofolio Pedoman Wawancara. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 71 . panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional JENIS KARYA METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI – Penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. Portofolio Pedoman Wawancara. Wawancara. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia provinsi. panitia kecamatan. 1.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tabel 4 Penilaian Karya Kreatif/Inovatif. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Wawancara. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. ASPEK PENILAIAN Hasil Karya Kreatif dan Inovatif – Pembaruan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan. Portofolio Pedoman Wawancara. Format Penilaian Portofolio – Penulisan buku fiksi/nonfiksi di bidang pendidikan atau sastra Indonesia dan sastra daerah. panitia kabupaten/kota. Pembimbingan Peserta Didik dan Pengembangan Diri NO.

Format Penilaian Portofolio 4. panitia provinsi. panitia kecamatan. Pembimbingan Peserta Didik Untuk Mencapai Prestasi – Bidang intrakurikuler Wawancara. Format Penilaian Portofolio panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. panitia provinsi. Portofolio Pedoman Wawancara. Pengembangan Diri – Mengikuti pendidikan dan latihan fungsional/ kegiatan kolektif guru Wawancara. atau panitia tingkat nasional – Bidang ekstrakurikuler Wawancara. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. ASPEK PENILAIAN – JENIS KARYA Karya Kreatif/Inovatif Bidang olahraga METODE PENILAIAN Wawancara. Portofolio Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 72 . panitia provinsi. panitia kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 2. panitia kecamatan. Portofolio Pedoman Wawancara.

Penulisan buk fiksi/non fiksi di bidang pendidikan atau Sastra Indonesia dan Sastra Daerah d. Penentuan Skor Akhir Pemilihan guru berprestasi tingkat kabupaten/kota dan provinsi adalah peserta yang memperoleh hasil penilaian tertinggi. Kompetensi pedagogik c. Fortofolio/ Observasi/ Wawancara/ 30 4. Prestasi di bidang olahraga Penilaian kinerja dalam kegiatan pembelajaran Pembimbingan peserta didik hingga mencapai prestasi di bidang :  Intrakurikuler  Ekstrakurikuler Pengembangan diri  Diklat Fungsional/kegiatan kolektif Portofolio/ Wawancara 10 ………… ………… 3. Penentuan skor akhir dengan menggunakan acuan sebagai berikut : Penghitungan Skor Akhir NO.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi C. Kompetensi sosial Jenis Tes/Uji Tes Tertlis/ kompetensi Bobot Satuan 10 Skor ………… Skor X Bobot ……… Tes Kepribadian 10 ………… ……… Wawancara Performance/presentase 15 5 40 2. Kompetensi Kepribadian b. Pembaharuan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan. Kompetensi profesional d. Portofolio dan Wawancara 10 5. 1. Penciptaan karya seni. e. b. Penemuan teknologi tepat guna c. atau. KOMPONEN Penguasaan kompetensi a. Portofolio dan Wawancara JUMLAH : 10 100 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 73 . Kreativitas dan inovasi a.

provinsi. loyalitas dan profesionalisme guru. bahwa pemerintah memberikan perhatian yang sungguhsungguh untuk memberdayakan guru. Mudah-mudahan pedoman ini dapat menjadi acuan bagi semua pihak yang berkepentingan dengan pemilihan guru berprestasi pada semua tingkatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi BAB V PENUTUP Seperti diuraikan sebelumnya. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 74 . mulai dari tingkat sekolah. dedikasi. Program ini merupakan ujud nyata. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Sudah menjadi kesadaran kita semua. dan tingkat nasional. yang diharapkan akan berpengaruh positif pada kinerja dan prestasi kerjanya. Prestasi kerja tersebut akan terlihat dari kualitas lulusan sebagai sumber daya manusia yang produktif dan berkualitas. Tentu saja penghargaan ini hanya diberikan kepada guru-guru yang berprerstasi lebih baik dibandingkan dengan sejawatnya. kecamatan. sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang No. terutama bagi mereka yang berprestasi. kegiatan pemilihan guru berprestasi merupakan agenda tahunan. bahwa pemilihan guru berprestasi dilakukan dengan maksud untuk mendorong motivasi. Kegiatan pemilihan guru berprestasi ini diharapkan dapat mendorong meningkatkan kompetensi profesional guru sebagai agen pembelajaran. terutama pihak-pihak yang berkepentingan. kabupaten/kota.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi REKAP PENILAIAN NILAI AKHIR = 1 + II + III ----------------------------------------3+ Pelaksanaan Pembelajaran + Pengembangan Kurikulum + Kinerja Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 75 .

Lampiran 1 PORTOFOLIO GURU BERPRESTASI TAHUN 2011 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR Disusun Oleh: (NAMA GURU) (NAMA SEKOLAH) (KABUPATEN/KOTA) (PROVINSI) 75 .

.............. NUPTK 3.. Kabupaten/Kota e. .......... . Beban Mengajar per Minggu : Jam/minggu : : : : : : : : : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) : *) Coret yang tidak perlu .... Pendidikan Terakhir 8.. NIP/NIK 4.... Telp.......................... ....... Nama b... NIP/NIK. Pangkat/Golongan 5.................. Alamat e-mail 10.. 2011 Mengetahui: Pengawas.. Kecamatan d..... Nama (lengkap dengan gelar akademik) 2.......... Provinsi f........... Sekolah Tempat Tugas a................. Mata Pelajaran/Guru Kelas TK/TKLB/SD/SDLB*) 11... Kepala Sekolah..PORTOFOLIO GURU BERPRESTASI TAHUN 2011 IDENTITAS PESERTA 1.. ................ Alamat Sekolah c.......... 76 ...... Tempat.................... NIP . tgl lahir 7............ Sekolah g...... Jenis Kelamin 6... NIP/NIK... Penyusun......... No. ........ Akta Mengajar 9......

TINGGI FAKULTAS JURUSAN/ PRODI TAHUN LULUS SKOR (diisi penilai) c. JENJANG a. Contoh 1: 1. NO. S2 S3 PPs 2006 Foto kopi ijazah S1 diberi kode: 1.c Contoh 2: 10.b dan pada Ijazah S2 diberi kode: 1. Kualifikasi akademik Tuliskan riwayat pendidikan Bapak/Ibu pada Tabel di bawah ini. isilah tabel berikut ini. D4 S1 Universitas Negeri Yogyakarta Universitas Negeri Malang FMIPA Pendidikan Matematika Pendidikan Matematika 1999 PERG.Contoh Pemberian Kode Dokumen Portofolio. 77 PEMBERI PENGHARGAAN Presiden RI Kepala Dinas Pendidikan Kab Kebumen TINGKAT *) Nasional Kabupaten TAHUN 2000 2006 SKOR (diisi penilai) . Penghargaan Apabila bapak/Ibu pernah menerima penghargaan di bidang pendidikan. 1) 2) 3) JENIS PENGHARGAAN Satyalencana Karya Satya 10 Tahun Guru Favorit Tahun 2006 Dst. NO. b. d. Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan a.

Bukti fisik Piagam Satyalencana Karya Satya 10 Tahun diberi kode: 10.a.1) dan pada bukti fisik Guru Favorit Tahun 2006 diberi kode: 10.a.2) 78 .

a. b. D4. foto copy ijazah dapat dilegalisasi oleh kepala sekolah dan kepala dinas kabupaten/kota. b. TINGGI FAKULTAS JURUSAN/ PRODI TAHUN LULUS SKOR (diisi penilai) Catatan: 1. Jika mempunyai S1. piagam. atau sejenisnya yang asli untuk bendel pertama dan foto kopi yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung untuk bendel kedua. 79 . NO. S2 atau S3 lebih dari satu agar dituliskan semua 2.. Dalam kasus tertentu seorang guru bertugas di daerah yang jauh (di luar provinsi) dari tempat asal perguruan tinggi. Lampirkan foto kopi ijazah yang tertulis pada tabel tersebut yang telah dilegalisasi oleh perguruan tinggi yang bersangkutan.. Untuk foto kopi ijazah luar negeri harus disertai foto kopi surat keterangan akreditasi yang dilegalisasi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. 2.KOMPONEN PORTOFOLIO 1. Pendidikan dan Pelatihan Tuliskan pengalaman mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) Bapak/Ibu pada tabel berikut. JENJANG D4 S1 S2 S3 PERG... Kualifikasi akademik Tuliskan riwayat pendidikan tinggi Bapak/Ibu pada tabel berikut. c. jam) PENYELENGGARA SKOR (diisi penilai) Catatan: Lampirkan sertifikat. c. NO. d.. d. Dst. NAMA / JENIS DIKLAT TEMPAT WAKTU PELAKSANAAN (. a.

......) Catatan: Lampirkan foto kopi SK pengangkatan menjadi guru baik PNS maupun non PNS yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. Dst......d. c.. b. NAMA SEKOLAH LAMA MEMBERIKAN PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING (mulai tahun ............ d..... b..... tahun......3.. NO. skor: ..... s....... Kumulatif lama mengajar: . c......... s..) Dst..... skor: ...... Catatan: Lampirkan foto kopi SK pengangkatan menjadi guru baik PNS maupun non PNS yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung........ tahun ...... Pengalaman Mengajar Tuliskan pengalaman mengajar Bapak/Ibu pada tabel berikut..... tahun. a... a.... (diisi penilai) 80 . tahun . NO.. NAMA SEKOLAH BIDANG STUDI/ GURU KELAS LAMA MENGAJAR (mulai tahun .. d.d.. (diisi penilai) Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling Tuliskan pengalaman memberikan Pelayanan Bimbingan dan Konseling Bapak/Ibu pada tabel berikut......... Kumulatif lama memberikan layanan: ..

4. Perencanaan dan Pelaksanaan Pembelajaran a. Perencanaan Pembelajaran Tuliskan lima jenis RPP/RP/SP/RPI terbaik yang pernah Bapak/Ibu buat dari semester dan materi yang berbeda. NO 1) 2) 3) 4) 5) Rata-rata skor ........... MATA PELAJARAN MATERI/KOMPETENSI SEMESTER TAHUN SKOR (diisi penilai)

Catatan: Lampirkan bukti lima RPP/RP/SP hasil karya sendiri yang tertulis dalam tabel yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling a. Perencanaan Program Pelayanan Bimbingan dan Konseling Tuliskan lima jenis PPBK (Program Pelayanan Bimbingan dan Konseling) terbaik yang pernah Bapak/Ibu buat dari semester dan bidang pelayanan yang berbeda. NO 1) 2) 3) 4) 5) JENIS PROGRAM Pendidikan/Belajar Karier Pribadi Sosial Akhlak Mulia/Budipekerti Rata-rata skor ........... BIDANG PELAYANAN SEMESTER TAHUN SKOR (diisi penilai)

81

Catatan: Lampirkan bukti lima PPBK yang tertulis dalam tabel yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung.

b. Pelaksanaan Pembelajaran Bukti fisik yang dilampirkan berupa dokumen hasil penilaian oleh kepala sekolah dan/atau pengawas dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas (instrumen lampiran 2). Lampirkan hasil penilaian kepala sekolah dan/atau pengawas tentang kinerja pelaksanaan pembelajaran Bapak/Ibu sebagaimana dimaksud di atas dalam amplop tertutup. Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling b. Pelaksanaan Pelayanan Bimbingan dan Konseling Bukti fisik yang dilampirkan berupa rekaman/dokumen pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling yang diketahui oleh koordinator bimbingan dan konseling dan atasan. Rambu-rambu format laporan pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling sebagaimana yang berlaku di wilayah/sekolah tempat bekerja. Komponen yang dinilai meliputi: agenda kerja guru bimbingan dan konseling, daftar konseli (siswa), data kebutuhan dan permasalahan konseli, laporan bulanan, laboran semesteran/tahunan, aktivitas pelayanan bimbingan dan konseling (pemahaman, pelayanan langsung, pelayanan tidak langsung) dan laporan hasil evaluasi program bimbingan dan konseling. 5. Penilaian Kinerja Bukti fisik yang dilampirkan berupa dokumen hasil penilaian kinerja oleh atasan dan pengawas dengan menggunalan Format Penilaian (format lampir 3). Lampirkan hasil penilaian dari atasan sebagaimana dimaksud di atas dalam amplop tertutup. 6. Prestasi Akademik a. Lomba dan karya akademik 82

Tuliskan prestasi Bapak/Ibu mengikuti lomba dan karya akademik (jika ada) yang meliputi: nama lomba/karya akademik, waktu pelaksanaan, tingkat (kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, nasional, internasional), dan penyelenggara pada tabel berikut.

NO 1) 2) 3) 4) 5)

NAMA LOMBA/ KEJUARAAN

WAKTU PELAKSANAAN

TINGKAT

PENYELENGGARA

SKOR (diisi penilai)

Dst.

Catatan: Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam/surat keterangan kegiatan yang tertulis di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan. b. Sertifikat Keahlian/Keterampilan Tuliskan sertifikat keahlian/keterampilan yang Bapak/Ibu peroleh baik dari lembaga/institusi dalam maupun luar negeri) pada tabel berikut. NO 1) 2) 3) 4) Dst. Catatan: *)Termasuk sertifikat asesor uji kompetensi keahlian/keterampilan **)Dituliskan internasional, nasional, atau regional Lampirkan foto kopi sertifikat yang tertulis di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan. NAMA SERTIFIKAT KEAHLIAN*) WAKTU PEROLEHAN TINGKAT**) LEMBAGA YG SKOR MENGELUARKAN (diisi penilai)

83

c. Pembimbingan teman sejawat Tuliskan pengalaman Bapak/Ibu menjadi Instruktur/Guru inti/Tutor/ Pemandu/ Pamong PPL (jika pernah) pada tabel berikut. NO 1) 2) 3) 4) Dst. Catatan: Lampirkan foto kopi SK/Surat Tugas dari Pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. Untuk instruktur, guru inti, dan guru pemandu agar dilengkapi dengan foto kopi sertifikat/piagam TOT sesuai bidang tersebut. Tutor yang dimaksud adalah tutor Kejar Paket A, B, dan C. d. Pembimbingan siswa 1) Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi pembimbing siswa sampai mendapatkan penghargaan baik tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, nasional, maupun internasional dalam kegiatan akademik dan/atau prestasi, isilah tabel berikut. NO. a) b) c) d) Catatan: Dst. NAMA KEJUARAAN TINGKAT TEMPAT DAN WAKTU SKOR (diisi penilai) INSTRUKTUR/GURU MATA PELAJARAN/ INTI/TUTOR/PEMANDU/ BIDANG STUDI PAMONG PPL TEMPAT SKOR (diisi penilai)

84

7. artikel (jurnal/ majalah/koran). Karya Pengembangan Profesi a. dan buku dicetak lokal. NO. NO. Karya Tulis Apabila Bapak/Ibu mempunyai karya tulis yang berupa buku. 1) 2) 3) 4) Dst. isilah tabel berikut. tuliskan judul buku dan keterangan lainnya pada tabel berikut.Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam kejuaraan siswa yang dibimbing dan SK/surat tugas dari pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. modul. JUDUL JENIS *) PENERBIT TAHUN TERBIT SKOR (diisi penilai) NAMA KEGIATAN TEMPAT LAMA (WAKTU PEMBIMBINGAN) SKOR (diisi penilai) Catatan: 85 . a) b) c) d) Dst Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/surat tugas dari pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. 2) Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi pembimbing siswa (tidak mencapai juara) dalam kegiatan akademik dan/atau prestasi.

Reviewer buku dan/atau penulis soal EBTANAS/UN Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi reviewer buku dan/atau penulis soal EBTANAS/UN/UASDA. 1) 2) 3) 86 NAMA KEGIATAN TAHUN SKOR (diisi penilai) . JUDUL TAHUN SUMBER DANA STATUS SKOR (KETUA/ANGGOTA) (diisi penilai) Catatan: Lampirkan naskah asli/foto kopi laporan hasil penelitian secara utuh yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. c. artikel (jurnal/majalah/koran). Penelitian Apabila Bapak/Ibu pernah melakukan penelitian tindakan kelas atau penelitian yang mendukung peningkatan pembelajaran dan atau profesional guru. tuliskan judul penelitian dan keterangan lainnya pada tabel berikut. atau diktat dicetak lokal. tesis. b. 1) 2) 3) 4) Dst. Skripsi. Lampirkan naskah asli/foto kopi buku. modul. NO. isilah tabel berikut.*)Jenis pada tabel di atas diisi buku. artikkel. dan disertasi serta tugas akhir lainnya tidak dinilai. NO. atu modul secara utuh yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung.

e. suara. NAMA KARYA TAHUN DESKRIPSI SINGKAT TENTANG KARYA YANG DIHASILKAN SKOR (diisi penilai) Catatan: Lampirkan surat keterangan dari atasan langsung disertai bukti fisik yang relevan. musik. Karya teknologi (teknologi tepat guna) dan karya seni (patung. misalnya: media yang dibuat atau foto hasil karya yang disertai manual dan/atau deskripsi yang dilegalisasi oleh atasan langsung. tari. 1) 2) 3) 4) Dst. tuliskan nama dan tahun karya tersebut dalam tabel berikut. Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/surat tugas dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. NO. lukis. musik. sastra. dan karya seni lainnya) Apabila Bapak/Ibu pernah membuat karya teknologi (teknologi tepat guna) dan karya seni (patung. misalnya: hasil karya atau foto hasil karya yang disertai manual dan/atau deskripsi yang dilegalisasi oleh atasan langsung. NO. sastra. 8. 1) 2) 3) 4) Dst. d. kriya. lukis. tuliskan jenis media/alat dan keterangan lainnya pada tabel berikut. Media dan Alat Pembelajaran Apabila Bapak/Ibu pernah membuat media atau alat pembelajaran. Keikutsertaan dalam forum ilmiah 87 . JENIS MEDIA/ALAT TAHUN SUMBER DANA STATUS SKOR (KETUA/ANGGOTA) (diisi penilai) Catatan: Lampirkan surat keterangan dari atasan langsung disertai bukti fisik yang relevan.4) Dst. suara. tari dan karya seni lainnya). kriya.

atau peserta sesuai sertifikat Lampirkan sertifikat. b. kabupaten/kota. Pengalaman Organisasi Apabila Bapak/Ibu memiliki pengalaman menjadi pengurus suatu organisasi kependidikan atau organisasi sosial. c. NO. tuliskan nama organisasinya dan keterangan lainnya pada tabel berikut. nasional. Apabila menjadi nara sumber/pemakalah lampirkan juga makalahnya. 1) 2) 3) 4) Dst NAMA ORGANISASI TAHUN JABATAN TINGKAT *) SKOR (diisi penilai) Catatan: *) Kolom tingkat diisi: kecamatan. Pengalaman Mendapat Tugas Tambahan 88 . atau internasional Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. NO. d. Dst JENIS KEGIATAN TAHUN PERAN *) TINGKAT SKOR (Inter/Nas/Lokal) (diisi penilai) Catatan: *) Kolom peran diisi pemakalah. 9. b. piagam. a. atau sejenisnya yang asli untuk bendel pertama dan foto kopinya yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung untuk bendel kedua. Pengalaman menjadi pengurus organisasi di bidang kependidikan dan sosial a.Jika Bapak/Ibu pernah mengikuti forum ilmiah tuliskan judul dan keterangan lainnya pada tabel berikut.

Apabila Bapak/Ibu pernah mendapat tugas tambahan antara lain sebagai kepala/wakil kepala sekolah/kepala bengkel/kepala lab/wali kelas/pembina kegiatan ekstra kurikuler. 10.. NO. Penghargaan Apabila bapak/Ibu pernah menerima penghargaan di bidang pendidikan. isilah tabel berikut. kabupaten/kota. isilah tabel berikut.....) SKOR (diisi penilai) 89 . Catatan: *)Kolom tingkat diisi: kecamatan. b. nasional. s/d TH .. NO. JABATAN TH ---. LOKASI JENIS DAERAH LAMA BERTUGAS KHUSUS (MULAI TH . 1) 2) 3) 4) Dst. Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan a. NO. atau internasional Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam/surat keterangan yang tertulis pada tabel di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan. Penugasan Di Daerah Khusus Apabila Babak/Ibu pernah ditugaskan sebagai guru di daerah khusus (daerah terpencil/tertinggal/ bencana/konflik/perbatasan).S/D TH NAMA SEKOLAH ---SKOR (diisi penilai) Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/bukti yang relevan dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. isilah tabel berikut. 1) 2) 3) 4) JENIS PENGHARGAAN PEMBERI PENGHARGAAN TINGKAT *) TAHUN SKOR (diisi penilai) Dst...

…………. Materai Rp 6.000 (…………………………) 90 . saya bersedia menerima sanksi dan dampak hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. 2011 Peserta Pemilihan Guru Berprestasi .1) 2) 3) 4) Dst. Catatan: Lampirkan foto kopi SK penugasan yang telah dilegalisasi oleh atasan. Dengan ini saya menyatakan bahwa pernyataan dan dokumen di dalam portofolio ini benar-benar hasil karya saya sendiri.. ……………….. dan jika di kemudian hari ternyata pernyataan dan dokumen saya tidak benar.

Lampiran 2 PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN GURU BERPRESTASI TAHUN 2011 OLEH KEPALA SEKOLAH 91 .

INSTRUMEN PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN oleh Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) IDENTITAS PESERTA 1. NUPTK 4. Provinsi f. 1 = tidak baik 2 = kurang baik 3 = baik 4 = sangat baik : : : : : : : : : Jam/minggu : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) : 92 . Pangkat/Golongan 5. Tempat. Alamat e-mail 10. Alamat Sekolah c. Sekolah Tempat Tugas a. 3. Akta Mengajar 9. No. 2. Telp. Sekolah g. Beban Mengajar per Minggu *Coret yang tidak perlu LEMBAR PENILAIAN Petunjuk Berilah skor pada butir-butir pelaksanaan pembelajaran dengan cara melingkari angka pada kolom skor (1. Kabupaten/Kota e. Kecamatan d. Pendidikan Terakhir 8. Mata Pelajaran/Guru Kelas SD*) 11. tgl lahir 7. NIP/NIK 3. Nama (lengkap dengan gelar akademik) 2. Nama b. 4) sesuai dengan kriteria sebagai berikut. Jenis Kelamin 6.

D. 6. 16. 15. 14. 11. 21. 24. 5.PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO I 1. II A. 17. 8. 2. dan benar Menyampaikan pesan dengan gaya yang sesuai PENUTUP Melakukan refleksi atau membuat rangkuman dengan melibatkan siswa Melaksanakan tindak lanjut dengan memberikan arahan. B. C. 3. III 23. 22. atau SKOR 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 93 . sesuai dengan hierarki belajar dan karakteristik siswa Mengaitkan materi dengan realitas kehidupan Pendekatan/strategi pembelajaran Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kompetensi (tujuan) yang akan dicapai dan karakaterstik siswa Melaksanakan pembelajaran secara runtut Menguasai kelas Melaksanakan pembelajaran yang bersifat kontekstual Melaksanakan pembelajaran yang memungkinkan tumbuhnya kebiasaan positif Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan alokasi waktu yang direncanakan Pemanfaatan sumber belajar /media pembelajaran Menggunakan media secara efektif dan efisien Menghasilkan pesan yang menarik Melibatkan siswa dalam pemanfaatan media Pembelajaran yang memicu dan memelihara keterlibatan siswa Menumbuhkan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran Menunjukkan sikap terbuka terhadap respons siswa Menumbuhkan keceriaan dan antusisme siswa dalam belajar Penilaian proses dan hasil belajar Memantau kemajuan belajar selama proses Melakukan penilaian akhir sesuai dengan kompetensi (tujuan) Penggunaan bahasa Menggunakan bahasa lisan dan tulis secara jelas. 19. 18. 4. baik. INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI PRAPEMBELAJARAN Mempersiapkan siswa untuk belajar Melakukan kegiatan apersepsi KEGIATAN INTI PEMBELAJARAN Penguasaan materi pelajaran Menunjukkan penguasaan materi pembelajaran Mengaitkan materi dengan pengetahuan lain yang relevan Menyampaikan materi dengan jelas. E. F. 13. 10. 12. 9. 20. 7.

.... dan apabila di kemudian hari ternyata pernyataan saya tidak benar..................NO INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI kegiatan... Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) (.. ........... saya bersedia mempertanggungjawabkannya. skor tertinggi 96 SKOR Dengan ini saya menyatakan bahwa penilaian yang saya lakukan sesuai dengan kondisi guru berprestasi yang sebenarnya.... ........... Skor terrendah 24..) NIP/NIK 94 .................... atau tugas sebagai bagian remidi/pengayaan Total Skor (jumlahkan seasuai dengan angka yang dilingkari.........

untuk lomba olimpiade.. misal: melaksanakan pembelajaran dengan baik dan sesuai jadwal) 3. misal mulai dan mengakhiri kegiatan pembelajaran sesuai dengan jadwal) 5. orang Kristiani rajin ke gereja.. dan sebagainya) 8.. 1.... berpakaian.. Inovasi dan kreativitas (kemampuan dan kemauan untuk mengadakan pembaharuan melalui olah pikirnya....... misal: ijin tidak masuk atau tidak mengajar dengan alasan yang sebenarnya) 4.X 100% SKOR TERTINGGI 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 . Kemampuan berkomunikasi (dapat menyampaikan ide-idenya dengan bahasa yang baik dan dapat dipahami oleh sasaran. misal mendapat kritik tidak marah dan akomodatif terhadap saran orang lain) 9. misalnya. misal yang memiliki etos kerja tinggi. Aspek yang dinilai Skor 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 Ketaatan dalam menjalankan ajaran agama (rajin menjalankan ajaran agama yang dianut..... saya bersedia mempertanggungjawabkannya..... membuat karya seni..) 6.PENILAIAN KERJA GURU PENGAMATAN SEHARI-HARI No ....... Kedisiplinan (kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.. Keberhasilan melakukan pembimbingan siswa. Dengan ini saya menyatakan bahwa penilaian yang saya lakukan sesuai dengan kondisi guru berprestasi yang sebenarnya..... misal selalu berusaha menggunakan alam sekitar dan bahan-bahan yang ada di sekitarnya dalam proses pembelajaran di kelas... Kemampuan menerima kritik dan saran (perilaku dalam merespon kritik dan saran dari orang lain.... ..... dll.... Keteladanan (menjadi contoh atau rujukan dalam sikap dan perilaku bagi orang lain.. dan kegiatan ekstrakurikuler lainnya Skor Total (jumlahkan angka yang dilingkari)...... .) 95 ..... misal: orang muslim rajin menjalankan sholat. misal: dalam keseharian dapat berkomunikasi secara baik dengan sejawat) 10.. Kemampuan bekerjasama 11. membuat alat peraga pembelajaran...... Tanggung jawab (sanggup menyelesaikan tugas sesuai dengan ketentuan.... dll...... Kejujuran (menyampaikan sesuatu apa adanya.. skor tertinggi 44  SKOR SKOR =----------------------. Skor terendah 11. bersemangat melaksanakan dan mentaati kaidah-kaidah dalam tugas) 7..... dan apabila di kemudian hari ternyata pernyataan saya tidak benar.....) 2. Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) (.. menulis buku.. misal: menjadi teladan bagi sejawat dan peserta didik dalam tutur kata. Etos kerja (komitmen dan semangat dalam melaksanakan tugas.......

NUPTK 4. Beban Mengajar per Minggu *coret yang tidak perlu LEMBAR PENILAIAN Petunjuk Berilah penilaian kompetensi kepribadian dan sosial guru. Alamat e-mail 10. 4) sesuai dengan kriteria sebagai berikut. 1 = tidak baik/rendah 3 = baik/tinggi : : : : : : : : : Jam/minggu : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) : 96 . tgl lahir 7. Alamat Sekolah c. NIP/NIK 3. 3. Nama (lengkap dengan gelar akademik) 2. 2. Nama b. Tempat. Sekolah g. Pendidikan Terakhir 8. Telp. Akta Mengajar 9. Jenis Kelamin 6. Kecamatan d. Pangkat/Golongan 5. Sekolah Tempat Tugas a. dengan cara melingkari angka pada kolom skor (1. Mata Pelajaran/Guru Kelas SD*) 11. Provinsi f. No.NIP/NIK Lampiran 3 INSTRUMEN PENILAIAN KINERJA oleh Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) IDENTITAS PESERTA 1. Kabupaten/Kota e.

2 = kurang baik/kurang tinggi 4 = sangat baik/sangat tingi 97 .

peserta 12 didik. Mengembangkan keprofesionalan melalui tindakan yang reflektif Jumlah (Hasil penilaian kinerja guru) *) Nilai Diisi berdasarkan laporan dan evaluasi PK Guru. . ………………………………. rasa bangga menjadi guru C. mendukung mata pelajaran yang diampu 14.... tenaga kependidikan...REKAP HASIL PENILAIAN KINERJA GURU KELAS/MATA PELAJARAN a. Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik 3. Pedagogik 1......... Nilai minimum per kompetensi = 1 dan nilai maksimum 4. Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan 10.. hukum.. .. Bertindak sesuai dengan norma agama. Menguasai karakteristik peserta didik 2. .. .. serta tidak diskriminatif Komunikasi dengan sesama guru. …………………….. konsep dan pola pikir keilmuan yang 13. .. Pengembangan kurikulum 4.. struktur... . Pengembangan potensi peserta didik 6.. . . Bersikap inklusif... Nama NIP Tempat/Tanggal Lahir Pangkat/Jabatan/Golongan TMT sebagai guru Masa Kerja Jenis Kelamin Pendidikan Terakhir/Spesialisasi Program Keahlian yang diampu b. sosial dan kebudayaan Nasional 9. Penilaian dan evaluasi B. dan masyarakat D.. sampai .. Kepala Sekolah 98 .. NO KOMPETENSI NILAI*) A.. orang tua. .. bertindak obyektif. tanggung jawab yang tinggi. Kepribadian 8. . Komunikasi dengan peserta didik 7... Etos kerja.. Profesional Penguasaan materi. . . Sosial 11.. . Nama Instansi/Sekolah Telp / Fax Kelurahan Kecamatan Kabupaten/kota Provinsi Periode penilaian . Kegiatan pembelajaran yang mendidik 5. ………………………………………………………… .

). Guru memastikan bahwa semua peserta didik mendapatkan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran. Guru dapat mengidentifikasi karakteristik belajar setiap peserta didik di kelasnya. 3. Guru mencoba mengetahui penyebab penyimpangan perilaku peserta didik untuk mencegah agar perilaku tersebut tidak merugikan peserta didik lainnya. Guru membantu mengembangkan potensi dan mengatasi kekurangan peserta didik.25%<X≤50%=2. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Seluruhnya terpenuhi 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 99 . Guru dapat mengatur kelas untuk memberikan kesempatan belajar yang sama pada semua peserta didik dengan kelainan fisik dan kemampuan belajar yang berbeda. 2. 5. Guru memperhatikan peserta didik dengan kelemahan fisik tertentu agar dapat mengikuti aktivitas pembelajaran. dsb. 50% < X≤ 75% = 3. minder.Penilaian Kinerja Guru Komponen 1 Mengenal karakteristik peserta didik Skor Indikator 1. 4. diolok‐ olok. sehingga peserta didik tersebut tidak termarginalkan (tersisihkan. 6. Total skor untuk kompetensi 1 Skor maksimum kompetensi 1= jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 1 (0%<X≤25%=1.

Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 2 : Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik Nama Guru : ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... (9) Nama Penilai : ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12)

(13) Tindak lanjut yang diperlukan:

(14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan:

(15) (16)

(17) Tindak lanjut yang diperlukan:

(18) Setelah Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (19) (20)

(21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22)

100

Penilaian Kinerja Guru Komponen 2

Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik Skor Indikator Tidak ada bukti Terpenuhi Seluruhnya (Tidak sebagian terpenuhi terpenuhi) 0 1 2

1. Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk menguasai materi pembelajaran sesuai usia dan kemampuan belajarnya melalui pengaturan proses pembelajaran dan aktivitas yang bervariasi. 2. Guru selalu memastikan tingkat pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran tertentu dan menyesuaikan aktivitas pembelajaran berikutnya berdasarkan tingkat pemahaman tersebut. 3. Guru dapat menjelaskan alasan pelaksanaan kegiatan/aktivitas yang dilakukannya, baik yang sesuai maupun yang berbeda dengan rencana, terkait keberhasilan pembelajaran. 4. Guru menggunakan berbagai teknik untuk memotiviasi kemauan belajar peserta didik. 5. Guru merencanakan kegiatan pembelajaran yang saling terkait satu sama lain, dengan memperhatikan tujuan pembelajaran maupun proses belajar peserta didik. 6. Guru memperhatikan respon peserta didik yang belum/kurang memahami materi pembelajaran yang diajarkan dan menggunakannya untuk memperbaiki rancangan pembelajaran berikutnya. Total skor untuk kompetensi 2 Skor maksimum kompetensi 2 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 2 (0%<X≤25%=1;25%<X≤50%=2; 50% < X≤ 75% = 3; 75% < X≤ 100% = 4)

0

1

2

0 0 0

1 1 1

2 2 2

0

1

2

12

101

102

.... ....... .. . .... .... ....... ... .... .... . .... ... . ... ..... . . . ... .. . .. ....... .. .. .... . .. ..... . . .. .... ... .......... ........ (9) Nama Penilai : . ... .. .. .... .. ... . .... .. .. ..... ...... . . ... . . ... .. . .. .... ... .......... . ... ... . ... ..... ...Kompetensi 3 : Pengembangan kurikulum Nama Guru : .... .... ....... . .. ....... .. . ... . . ..... . . (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru: (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (19) (20) (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 103 . .

Guru memilih materi pembelajaran yang: a) sesuai dengan tujuan pembelajaran. 4. c) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar peserta didik. Guru merancang rencana pembelajaran yang sesuai dengan silabus untuk membahas materi ajar tertentu agar peserta didik dapat mencapai kompetensi dasar yang ditetapkan. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti Terpenuhi (Tidak sebagian terpenuhi) 0 0 0 1 1 1 2 Terpenuhi seluruhnya 2 2 0 1 2 8 104 . Guru mengikuti urutan materi pembelajaran dengan memperhatikan tujuan pembelajaran. Total skor untuk kompetensi 3 Skor maksimum kompetensi 3 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/8) × 100% Nilai untuk kompetensi 3 (0%<X≤25%=1. Guru dapat menyusun silabus yang sesuai dengan kurikulum. 50% < X≤ 75% = 3. 2. 3.Penilaian Kinerja Guru Komponen 3 Pengembangan kurikulum Skor Indikator 1. b) tepat dan mutakhir. dan d) dapat dilaksanakan di kelas e) sesuai dengan konteks kehidupan sehari‐hari peserta didik.25%<X≤50%=2.

.....Kompetensi 4 : Kegiatan Pembelajaran yang Mendidik Nama Guru : ... ........ . . . . . .. ... ....... .... .. . . . ... ...... .... .. ...... . ... . . ... . .. ... .. . ......... ....... ... . . .. . .. .... (9) Nama Penilai : ........ . . . ... . ...... . ..... .... ..... .. . .. ...... .. ...... . .... ...... . . ... ... ...... .. ... ...... . (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru Tindak lanjut yang diperlukan: (19) (20) (21) (22) 105 . .... .. .. ... .. ..... ...... .. ... .. .......... . ... .

25% < X≤ 50% = 2. 7. 10. 11.Penilaian Kinerja Guru Komponen 4 Kegiatan Pembelajaran yang Mendidik Skor Indikator 1. mempraktekkan dan berinteraksi dengan peserta didik lain. Guru mengkomunikasikan informasi baru (misalnya materi tambahan) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar peserta didik. 5. 4. Guru melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai isi kurikulum dan mengkaitkannya dengan konteks kehidupan sehari‐hari peserta didik. Sebagai contoh: guru menambah informasi baru setelah mengevaluasi pemahaman peserta didikterhadap materi sebelumnya. Guru menyikapi kesalahan yang dilakukan peserta didik sebagai tahapan proses pembelajaran. 3. Guru menggunakan alat bantu mengajar. bukan untuk menguji sehingga membuat peserta didik merasa tertekan. Guru mengatur pelaksanaan aktivitas pembelajaran secara sistematis untuk membantu proses belajar peserta didik. Total skor untuk kompetensi 4 Skor maksimum kompetensi 4 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/22) × 100% Nilai untuk kompetensi 4 (0% < X≤ 25% = 1. Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran yang bertujuan untuk membantu proses belajar peserta didik. Misalnya: dengan mengetahui terlebih dahulu peserta didik lain yang setuju atau tidak setuju dengan jawaban tersebut. 6. 8. Guru memberikan banyak kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya. 2. Guru melakukan aktivitas pembelajaran secara bervariasi dengan waktu yang cukup untuk kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar dan mempertahankan perhatian peserta didik. Guru mampu menyesuaikan aktivitas pembelajaran yang dirancang dengan kondisi kelas. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada Terpenuhi Terpenuhi bukti (Tidak terpenuhi) sebagian seluruhnya 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 2 0 1 0 1 2 0 0 0 1 1 1 2 2 2 0 1 2 0 1 2 106 . sebelum memberikan penjelasan tentangjawaban yang benar. 50% < X≤ 75% = 3. Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran sesuai dengan rancangan yang telah disusun secara lengkap dan pelaksanaan aktivitas tersebut mengindikasikan bahwa guru mengerti tentang tujuannya. Guru mengelola kelas dengan efektif tanpa mendominasi atau sibuk dengan kegiatannya sendiri agar semua waktu peserta dapat termanfaatkan secara produktif. 9. dan/atau audio‐ visual (termasuk TIK) untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran. bukan semata‐mata kesalahan yang harus dikoreksi.

3. Guru memberikan kesempatan belajar kepada peserta didik sesuai dengan cara belajarnya masing‐masing. 4. potensi. Guru secara aktif membantu peserta didik dalam proses pembelajaran dengan memberikan perhatian kepada setiap individu. Guru memusatkan perhatian pada interaksi dengan peserta didik dan mendorongnya untuk memahami dan menggunakan informasi yang disampaikan.25%<X≤50%=2. minat. Guru menganalisis hasil belajar berdasarkan segala bentuk penilaian terhadap setiap peserta didik untuk mengetahui tingkat kemajuan masing‐ masing. dan kesulitan belajar masing‐masing peserta didik. 6. 2.Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 5 Memahami dan mengembangkan potensi Skor Indikator 1. Guru merancang dan melaksanakan aktivitas pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk belajar sesuai dengan kecakapan dan pola belajar masing‐masing. Guru dapat mengidentifikasi dengan benar tentang bakat. Guru merancang dan melaksanakan aktivitas pembelajaran untuk memunculkan daya kreativitas dan kemampuan berfikir kritis peserta didik. Total skor untuk kompetensi 5 Skor maksimum kompetensi 5 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/14) × 100% Nilai untuk kompetensi 5 (0%<X≤25%=1. 50% < X≤ 75% = 3. 5. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpenuhi seluruhnya 0 1 2 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 107 . 7.

. ... .. ... .. . . . .. ...Kompetensi 6 : Komunikasi dengan peserta didik Nama Guru : .... .. (9) Nama Penilai : . ...... .. . . ..... . . .. ....... . .... .... .... .. .... . . . ... ....... . . . .... . .... ....... . . ..... .. ..... .. ...... ....... .. .. .. ................. .. .. .... ... ...... ......... . . ... .... .. ... . . .... .. ...... . ... . . .... .... .. . ....... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (19) (20) (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 108 ... .... . ..... . .. .

Guru mendengarkan dan memberikan perhatian terhadap semua jawaban peserta didik baik yang benar maupun yang dianggap salah untuk mengukur tingkat pemahaman peserta didik. Guru menanggapinya pertanyaan peserta didik secara tepat. Guru memberikan perhatian terhadap pertanyaan peserta didik dan meresponnya secara lengkap dan relevan untuk menghilangkan kebingungan pada peserta didik. 4. dan mutakhir. Guru memberikan perhatian dan mendengarkan semua pertanyaan dan tanggapan peserta didik. Guru menyajikan kegiatan pembelajaran yang dapat menumbuhkan kerja sama yang baik antar pesertadidik. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpenuhi Seluruhnya 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 109 . tanpa menginterupsi. Guru menggunakan pertanyaan untuk mengetahui pemahaman dan menjaga partisipasi peserta didik. benar. 3. 50% < X≤ 75% = 3. Total skor untuk kompetensi 6 Skor maksimum kompetensi 6 = jumlah indikator ×2 Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 6 (0%<X≤25%=1. 2. 5. termasuk memberikan pertanyaan terbuka yang menuntut peserta didik untuk menjawab dengan ide dan pengetahuan mereka.25%<X≤50%=2. kecuali jika diperlukan untuk membantu atau mengklarifikasi pertanyaan/tanggapan tersebut. tanpa mempermalukannya. 6. sesuai tujuan pembelajaran dan isi kurikulum.Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 6 Penilaian untuk Kompetensi 6: Komunikasi dengan peserta didik Skor Indikator 1.

... .. .. . ....... . . . (9) Nama Penilai : .. . . . .. .. .. .... .. ........ ...... . ... .. ........... .. . .. .. .Kompetensi 7 : Penilaian dan evaluasi Nama Guru : .. .. ..... ....... .. ..... ... .. . . ... .... .. . .. ... . ....... . ....... ........... . .. .. . ....... . . .... .. ...... . ... .. ... ... .. (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan gur (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Setelah Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (19) (20) (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 110 . ..... .. .... . . .. ... .... ..... . ... ...... .... ..... ...... . ...... ...

Total skor untuk kompetensi 7 Skor maksimum kompetensi 7 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 10) × 100% Nilai untuk kompetensi 7 (0%<X≤25%=1. dan dapat membuktikannya melalui catatan. Guru menganalisis hasil penilaian untuk mengidentifikasi topik/kompetensi dasar yang sulit sehingga diketahui kekuatan dan kelemahan masing‐masing peserta didik untuk keperluan remedial dan pengayaan. teknik dan jenis penilaian. selain penilaian formal yang dilaksanakan sekolah.Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 7 Penilaian dan evaluasi Skor Indikator Tidak ada Terpenuhi Terpenuhi bukti (Tidak terpenuhi) sebagian Seluruhnya 0 1 2 1. tentang tingkat pemahaman terhadap materi pembelajaran yang telah dan akan dipelajari. 5. jurnal pembelajaran. 3. 75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 0 1 2 (26) 0 1 2 0 1 2 111 . materi tambahan. 4. Guru menyusun alat penilaian yang sesuai dengan tujuan pembelajaran untuk mencapai kompetensi 2. Guru memanfatkan hasil penilaian sebagai bahan penyusunan rancangan pembelajaran yang akan dilakukan selanjutnya. dan mengumumkan hasil serta implikasinya kepada peserta didik. tertentu Guru melaksanakan penilaian dengan berbagai seperti yang tertulis dalam RPP. dan sebagainya. Guru memanfaatkan masukan dari peserta didik dan merefleksikannya untuk meningkatkan pembelajaran selanjutnya. rancangan pembelajaran.25%<X≤50%=2. 50% < X≤ 75% = 3.

.. .. ..... ....... ... . ... ... .. ...... ...... .. .. . ... ... .. ........ . .. .. .... . . (10) Sebelum Pengamatan Tanggal (11) Dokumen dan bahan lain (12) yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Pemantauan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan (23) (24) 112 .... . .. .......... .... . ... ... ..... sosial dan kebudayaan nasional Indonesia Nama Guru : ...... ... .. . . .. ... .. .. . . .. . . ........ ... ..... ..... hukum. .... ... . ...... .. . .... . . .. . (9) Nama Penilai : ... . . ....... ....... . .. ....... .. . .. .......... . ... ... .. ... . .... ..Kompetensi 8 : Bertindak sesuai dengan norma agama.. ... ...

2. 3. 5. Guru memiliki rasa persatuan dan kesatuan sebagai bangsa Indonesia. Total skor untuk kompetensi 8 Skor maksimum kompetensi 8 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/10) × 100% Nilai untuk kompetensi 8 (0%<X≤25%=1.Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 8 Bertindak sesuai dengan norma agama. 50% < X≤ 75% = 3. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada tukti(Tidak erp erpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpen uhi Seluruh nya 0 1 2 2 0 1 0 0 0 1 1 1 2 2 2 113 . sosial dan kebudayaan nasional Indonesia Skor Indikator 1. agama). Guru mengembangkan kerjasama dan membina kebersamaan dengan teman sejawat tanpa memperhatikan perbedaan yang ada (misalnya: suku. suku.25%<X≤50%=2. hukum. agama. Guru menghargai dan mempromosikan prinsip‐prinsip Pancasila sebagai dasar ideologi dan etika bagi semua warga Indonesia. Guru saling menghormati dan menghargai teman sejawat sesuai dengan kondisi dan keberadaan masing‐ masing. dan gender). 4. Guru mempunyai pandangan yang luas tentang keberagaman bangsa Indonesia (misalnya: budaya.

. .. ..Kompetensi 9 : Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan Nama Guru : .. . .. (9) Nama Penilai : ... .. .... .. .. . . . . ... .. .. .. ........ . .. . .. . .. ..... ...... .. .. ..... . ....... . . .. ... . .. .. ... .. ..... . ....... . .... .... .. .... . .. .. .... .. ..... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Pemantauan Tanggal Dokumen dan bahan lain (24) yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) (23) 114 .. . . ......... . .. . .............. ... .. ....... .. ... ..... ...... .... .. .... . ..... .. . ..... .... .. .... ..... ... .......

Total skor untuk kompetensi 9 Skor maksimum kompetensi 9 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 10) × 100% Nilai untuk kompetensi 9 (0%<X≤25%=1. 2.Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 9 kOM Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan k Indikator 1. dan berbuat terhadap semua peserta didik. 4. berpenampilan. termasuk mengundang mereka untuk mengobservasi cara mengajarnya dan memberikan masukan. 50% < X≤ 75% = 3.25%<X≤50%=2. 3. sehingga semua peserta didik selalu memperhatikan guru dan berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Skor Terpenuhi sebagian Terpenuhi seluruhnya 0 0 1 2 2 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 115 . orang tua. dan teman sejawat. Guru bersikap dewasa dalam menerima masukan dari peserta didik dan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berpartisipasi dalam proses pembelajaran. Guru mau membagi pengalamannya dengan teman sejawat. Guru mampu mengelola pembelajaran yang membuktikan bahwa guru dihormati oleh peserta didik. Guru bertingkah laku sopan dalam berbicara. Guru berperilaku baik untuk mencitrakan nama baik sekolah. 5.

. . .. .. .. . ..... . ... . .. ..... . ... .... ....... . ..... . . ..... ..... .... .. .. . dan rasa bangga menjadi guru Nama Guru : .................... .. .. . ..... .. .. . .... . . . . . . ...... . .. .... ........ . ....... .. . .. ... ........... ........ ... ... . (10) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Pemantauan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan (23) (24) 116 .. tanggung jawab yang tinggi... . ..... . . . ... ........ .. ..... ... . . . . .... .. ...... . .. . .. .....Kompetensi 10: Etos kerja.. .. (9) Nama Penilai : ...... . . ..

4. 2. Guru memberikan kontribusi terhadap pengembangan sekolah dan mempunyai prestasi yang berdampak positif terhadap nama baik sekolah. 6. Guru memenuhi jam mengajar dan dapat melakukan semua kegiatan lain di luar jam mengajar berdasarkan ijin dan persetujuan pengelola sekolah. Guru menyelesaikan semua tugas administratif dan non‐pembelajaran dengan tepat waktu sesuai standar yang ditetapkan. 3. dan rasa bangga menjadi guru Skor Indikator 1. Guru meminta ijin dan memberitahu lebih awal. 5.Penilaian Kinera Guru Kompetensi 10 Etos kerja. Guru merasa bangga dengan profesinya sebagai guru. termasuk proses pembelajaran di kelas. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) 0 Terpenuhi sebagian 1 Terpenuhi seluruhnya 2 0 1 2 0 1 2 2 0 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 117 . 50% < X≤ 75% = 3. dan meminta guru piket atau guru lain untuk mengawasi kelas. Guru memanfaatkan waktu luang selain mengajar untuk kegiatan yang produktif terkait dengan tugasnya. 7. dengan memberikan alasan dan bukti yang sah jika tidak menghadiri kegiatan yang telah direncanakan. Guru mengawali dan mengakhiri pembelajaran dengan tepat waktu. 8. tanggung jawab yang tinggi.25%<X≤50%=2. Total skor untuk kompetensi 10 Skor maksimum kompetensi 10 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 16) × 100% Nilai untuk kompetensi 10 (0%<X≤25%=1. guru mengaktifkan siswa dengan melakukan hal‐hal produktif terkait dengan mata pelajaran. Jika guru harus meninggalkan kelas.

kaya. Guru menjaga hubungan baik dan peduli dengan teman sejawat (bersifat inklusif). 2. Guru sering berinteraksi dengan peserta didik dan tidak membatasi perhatiannya hanya pada kelompok tertentu (misalnya: peserta didik yang pandai. 75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 Kompetensi 12: Komunikasi dengan sesama guru. bertindak objektif. Skor Tidak ada Terpenuhi Seluruhnya bukti (Tidak sebagian terpenuhi terpenuhi) 2 0 1 0 1 2 (23) (24) Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) (25) 3. tanpa memperdulikan faktor personal.Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 11 Bersikap inklusif. 50% < X≤ 75% = 3. serta tidak diskriminatif Indikator 1. Total skor untuk kompetensi 11 Skor maksimum kompetensi 11= jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 11 (0%<X≤25%=1.25%<X≤50%=2. serta berkontribusi positif terhadap semua diskusi formal dan informal terkait dengan pekerjaannya. Guru memperlakukan semua peserta didik secara adil. memberikan perhatian dan bantuan sesuai kebutuhan masing‐masing. berasal dari daerah yang sama dengan guru). tenaga pendidikan. orang tua peserta 118 .

.... ... . .... ..... .. .. .... . Guru memperhatikan sekolah sebagai bagian dari masyarakat. kesulitan.. . .. ..... . .. . dan dapat menunjukkan buktinya. baik dalam pertemuan formal maupun tidak formal antara guru dan orang tua..... . ... .... . .. teman sejawat.. ... .... (10) Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) (23) (24) Kompetensi 12: Komunikasi dengan sesama guru.. .... 2. .. . . .. ....25%<X≤50%=2. .. .. 3..... .... . ... ...... . 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Seluruhnya terpenuhi 2 0 1 0 1 2 0 1 2 (27) (28) (29) (30) 6 119 . Guru ikut berperan aktif dalam kegiatan di luar pembelajaran yang diselenggarakan oleh sekolah dan masyarakat dan dapat memberikan bukti keikutsertaannya.... .. . .. .. ... berkomunikasi dengan masyarakat sekitar... . .. . .. .. ........... dan masyarakat Skor Indikator 1........ . .... tenaga pendidikan........ dan masyarakat Nama Guru : .... .. ................. orang tua peserta didik. 50% < X≤ 75% = 3. .. . . .... . . .... .. .. . .. ..... (9) Nama Penilai : .... .. .. . . .... .. ... . Guru menyampaikan informasi tentang kemajuan. ... .. . . dan potensi peserta didik kepada orang tuanya.... .. .. ....didik. . serta berperan dalam kegiatan sosial di masyarakat... . .... Total skor untuk kompetensi 12 Skor maksimum kompetensi 12 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 12 (0%<X≤25%=1. .

untuk mengidentifikasi materi 0 1 2 pembelajaran yang dianggap sulit.25%<X≤50%=2. mutakhir. 2. melakukan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. 3. Total skor untuk kompetensi 13 Skor maksimum kompetensi 13 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 13 (0%<X≤25%=1. dan yang membantu peserta didik untuk memahami konsep materi pembelajaran. Guru menyertakan informasi yang tepat dan 0 1 2 mutakhir di dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. 75% < X≤ 100% = 4) 120 . Guru melakukan pemetaan standar kompetensi dan kompetensi dasar untuk mata pelajaran yang diampunya. Guru menyusun materi. 50% < X≤ 75% = 3. perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang berisi informasi 0 1 2 yang tepat.Penilaian Kinerja Guru Penilaian untuk Kompetensi 13: Penguasaan materi struktur konsep dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu Skor Tidak ada Indikator Terpenuhi Terpenuhi bukti sebagian seluruhnya (Tidak terpenuhi) 1. dan memperkirakan alokasi waktu yang diperlukan.

dan didukung dengan contoh pengalaman diri sendiri. 6.Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 14: Mengembangkan keprofesian melalui tindakan reflektif Skor Indikator 1. Guru dapat mengaplikasikan pengalaman PKB dalam perencanaan. konferensi). Total skor untuk kompetensi 14 Skor maksimum kompetensi 14 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 12) × 100% Nilai untuk kompetensi 14 (0%<X≤25%=1. 4. penilaian pembelajaran dan tindak lanjutnya. 2. Guru memiliki jurnal pembelajaran. Guru melakukan evaluasi diri secara spesifik. lengkap. Guru memanfaatkan bukti gambaran kinerjanya untuk mengembangkan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran selanjutnya dalam program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). mengikuti kegiatan ilmiah (misalnya seminar. dan aktif dalam melaksanakan PKB. mengembangkan karya inovasi. catatan masukan dari kolega atau hasil penilaian proses pembelajaran sebagai bukti yang menggambarkan kinerjanya. Guru melakukan penelitian. 3. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpenuhi seluruhnya 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 0 1 1 2 2 121 . pelaksanaan. 5. 50% < X≤ 75% = 3. Guru dapat memanfaatkan TIK dalam berkomunikasi dan pelaksanaan PKB.25%<X≤50%=2.

Bagian Isi  Uraian rinci dari tujuan pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB)  Pernyataan isi materi yang disajikan dalam kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan serta uraian kesesuaian dengan peningkatan keprofesiannya.  Dampak terhadap pengalaman pengembangan keprofesian berkelanjutan terhadap diri sendiri dalam peningkatan mutu pengembangan keprofesian berkelanjutan dan riwayatnya. penyelenggaraan kegiatan  Tujuan mengikuti pengembangan keprofesian berkelanjutan. Penutup Lampiran-lampiran :  Fotocopy sertifikat/surat keterangan  Surat penugasan  Dan lain-lain. Bagian Pendahuluan  Latar Belakang mengikuti pengembangan keprofesian berkelanjutan  Keterangan waktu pelaksanaan. 122 . lama penyelenggaraan pengembangan keprofesian berkelanjutan  Penyelenggaraan pengembangan keprofesian berkelanjutan B.  Tindak lanjut yang akan atau telah dilaksanakan berkaitan dengan pengembangan diri berdasarkan hasil dari pengembangan keprofesian berkelanjutan.Lampiran 3 Sistematika Pelaporan Pengembangan Diri  Judul  Lembar Pengesahan  Kata Pengantar  Daftar Isi A. C.

penelitian tindakan. Penyesuaian dapat dibuat menurut jenis-jenis penelitian misalnya : penelitian pengembangan. observasi partisipatoris dan lain-lain yang dapat berbeda. Latar Belakang dan Identifikasi Masalah B.Lampiran 4 Sistematika Penulisan Karya Tulis Ilmiah  Judul  Lembar Pengesahan  Kata Pengantar  Daftar Isi  Bab I Pendahuluan A. Tujuan  Bab II Landasan Teori/Tinjauan Pustaka  Bab III Metode Penelitian (bila melakukan penelitian)  Pembahasan  Kesimpulan dan saran  Lampiran-Lampiran Catatan : Sistematika tersebut merupakan alternatif yang dapat digunakan. 123 . Rumusan Masalah C.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful