PEDOMAN PELAKSANAAN PEMILIHAN GURU BERPRESTASI SD DAN SMP TAHUN 2011

DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN PENDIDIKAN DASAR DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL 2011

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR...............................................................................................................i DAFTAR ISI ...........................................................................................................................iii BAB I PENDAHULUAN.................................................................................................1 A. Latar Belakang .............................................................................................1 B. Landasan Hukum .........................................................................................1 C. Tujuan ..........................................................................................................2 D. Manfaat ........................................................................................................2 E. Hasil Yang Diharapkan.................................................................................2 PENGERTIAN, SIFAT, PESERTA, DAN PERSYARATAN PESERTA ...............3 A. Pengertian....................................................................................................3 B. Sifat..............................................................................................................4 C. Peserta.........................................................................................................4 D. Persyaratan Peserta ....................................................................................4 ORGANISASI PENYELENGGARAAN, SELEKSI PESERTA, PROSEDUR PENGUSULAN, PENETAPAN PERINGKAT DAN PENGHARGAAN, SERTA PEMBIAYAAN .......................................................................................7 A. Organisasi Penyelenggaraan ......................................................................7 B. Seleksi, Penetapan dan Pemberian Penghargaan ......................................10 C. Pembiayaan ................................................................................................12 ASPEK YANG DINILAI DAN PROSEDUR PENILAIAN .....................................14 A. Aspek Penilaian ..........................................................................................14 B. Prosedur Penilaian ......................................................................................18 C. Penentuan Skor Akhir ................................................................................. 73 PENUTUP ..........................................................................................................74

BAB II

BAB III

BAB IV

BAB V

LAMPIRAN-LAMPIRAN

iii

KATA PENGANTAR

Dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional disebutkan bahwa pendidikan nasional bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Selanjutnya, dalam Undag-Undang Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen dinyatakan bahwa guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Guru memegang peran utama dalam rangka implementasi fungsi dan upaya mencapai tujuan nasional. Untuk melaksanakan tugas utama, guru wajib memiliki kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi professional. Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pendidikan Nasional melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar telah memberikan perhatian yang sungguh-sungguh untuk memberdayakan guru, terutama guru berprestasi. Hal ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Pasal 36 ayat (1) yang menyatakan bahwa ”Guru yang berprestasi, berdedikasi luar biasa, dan/atau bertugas di daerah khusus berhak memperoleh penghargaan. Kemudian berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 Pasal 30 ayat (1) ditegaskan bahwa “Guru memiliki hak untuk mendapatkan penghargaan sesuai dengan prestasi kerja, dedikasi luar biasa, dan/atau bertugas di daerah khusus”. Pemilihan Guru Berprestasi Tahun 2011 merupakan salah satu implementasi Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008. Guru Berprestasi dapat menjadi guru model atau contoh bagi guru lainnya karena yang bersangkutan mempunyai prestasi yang luar biasa atau melebihi yang dicapai guru lain sehingga berdampak positif terhadap peningkatan mutu dan proses hasil pembelajaran menuju standar nasional pendidikan. Pedoman ini merupakan acuan bagi Pemerintah Daerah dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP), serta Panitia Daerah maupun Nasional dalam penyelenggaraan Pemilihan Guru Berprestasi tahun 2011, mulai dari tingkat satuan pendidikan sampai dengan tingkat nasional. i

D. 195303021977031001 ii . Jakarta. Direktur Jenderal Pendidikan Dasar. Ph. Suyanto. Prof. Februari 2011 Plt.Melalui pemilihan guru berprestasi diharapkan semua pemangku kepentingan akan meningkatkan komitmennya dalam pembinaan dan pengembangan profesionalisme guru untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu. NIP.

Untuk melaksanakan tugasnya secara profesional. 2. menilai. dedikasi. terutama bagi guru-guru yang berprestasi. 3. 1 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 . dimulai dari tingkat satuan pendidikan. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. berdedikasi luar biasa. maka kedudukan dan peran guru semakin strategis untuk mempersiapkan SDM yang berkualitas dalam menghadapi era global. khususnya pada aspek yang dinilai. pendidikan dasar. Pasal 36 ayat (1) mengamanatkan bahwa ”Guru yang berprestasi. melatih. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. loyalitas dan profesionalisme guru. Latar belakang Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik. dan pendidikan menengah. pelaksanaan pemilihan guru berprestasi telah berlangsung dengan lancar. kabupaten/kota. membimbing. produktif. regional. Pemerintah memberikan perhatian yang sungguh-sungguh untuk memberdayakan guru. yang diharapkan akan berpengaruh positif pada peningkatan kinerja. Era global menuntut SDM yang bermutu tinggi dan siap berkompetisi. 6. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. tetapi juga harus memiliki kepribadian yang kokoh sehingga dapat menjadi sosok panutan bagi siswa. 4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. dan kompetitif. Tugas. dan tingkat nasional. Sehubungan dngan itu. pelaksanaannya dirasakan masih belum optimum sehingga perlu dilakukan penyempurnaan. B. mengarahkan. Selaras dengan kebijaksanaan pembangunan yang meletakkan pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai prioritas pembangunan nasional. Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi Tugas dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2010. keluarga. mengajar. Secara umum. namun demikian.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi BAB I PENDAHULUAN A. dan/atau bertugas di daerah khusus berhak memperoleh penghargaan”. Pemilihan guru berprestasi dimaksudkan antara lain untuk mendorong motivasi. provinsi. maupun internasional. Secara teknis. Undang-Undang No. dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal. kecamatan. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan. 7. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 55 Tahun 2003 tentang Tanda Kehormatan Satyalancana Pendidikan. Peningkatan kinerja tersebut dapat terlihat dari mutu lulusan satuan pendidikan sebagai SDM yang berkualitas. 5. guru tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis edukatif. maupun masyarakat. pemilihan guru berprestasi dilaksanakan secara bertingkat. baik pada tataran nasional. Landasan Hukum 1.

E. Meningkatkan persaingan yang sehat melalui pemberian penghargaan di bidang pendidikan. kabupaten/kota. Meningkatnya harkat. Terpilihnya guru berprestasi pada tingkat satuan pendidikan. 4. martabat. disiplin. Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 0265/M/1977 tentang Hadian dan Piagam. 3. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 84/P Tahun 2009 tentang Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu II. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 36 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan Nasional. dedikasi. 11. Ilmu Pengetahuan. Mengangkat guru sebagai profesi terhormat. Lencana dan Uang. 3. dan profesionalisme guru. dan tingkat nasional. Pendidikan. Meningkatkan motivasi dan profesionalisme guru dalam pelaksanaan tugas profesionalnya. Manfaat 1. kecamatan. Tersalurkannya kreativitas dan inovasi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Terpupuknya rasa persatuan dan kesatuan bangsa melalui jalur pendidikan. dan bermartabat. provinsi. 10. Hasil yang Diharapkan 1. dan loyalitas demi kepentingan masa depan bangsa dan negara. Terjalinnya interaksi antar peserta untuk saling tukar pengalaman dalam mendidik siswa. Termotivasinya guru untuk meningkatkan kinerja. 2. C. serta terlindungi. Tujuan 1. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 1975 tentang Hadiah Seni. 12. Membangun komitmen mutu guru dalam kerangka peningkatan mutu pembelajaran menuju standar nasional pendidikan. 2. citra. Pengabdian dan Olahraga. Adanya peningkatan mutu guru untuk mencapai tujuan pendidikan nasional.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi 8. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2009 tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru dan Pengawas Satuan Pendidikan. 4. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 2 . 2. 9. D. mulia. 5.

seni patung. seni karawitan. rasa. Karya seni adalah suatu proses kreatif dalam bidang kesenian yang dilandasi oleh pengamatan dan penghayatan dengan melibatkan cita. menilai. Karya sastra adalah suatu bentuk dan hasil pekerjaan seni kreatif yang objeknya adalah manusia dan kehidupannya dengan menggunakan bahasa sebagai mediumnya. Guru berprestasi adalah guru yang memiliki kinerja melampaui standar yang ditetapkan oleh satuan pendidikan. nasional dan/atau internasional. 9. murah dan sederhana. melatih. Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik. Teknologi tepat guna adalah teknologi yang menggunakan sumber daya yang ada untuk memecahkan masalah yang dihadapi/ada secara berdaya guna dan berhasil guna atau untuk pelaksanaan tugas sehari-hari menjadi lebih mudah. dan karsa. Penulisan buku/essay di bidang pendidikan adalah suatu karangan ilmiah di bidang pendidikan berdasarkan buah pemikiran/ulasan dari penulis. Jenis Karya/Prestasi adalah 4. pendidikan dasar. 6. 8. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 3 . mengajar. Pengertian 1. seni musik. 2. Inovasi dalam pembelajaran atau bimbingan adalah serangkaian kegiatan pengembangan dan perbaikan pembelajaran yang mencakup antara lain penggunaan metode/cara/media/sumber yang inovatif dan melebihi standar kompetensi yang dipersyaratkan dalam proses pembelajaran atau bimbingan menjadi efektif dan efisien. mengarahkan. dan seni kriya. seni grafis. 7. SIFAT. 5. kepribadian. mencakup kompetensi pedagogik. seni teater. PESERTA. 3. membimbing. dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal. dan pendidikan menengah. seni tari. DAN PERSYARATAN PESERTA A. seni pedalangan. dan profesional serta menghasilkan karya kreatif dan inovatif yang diakui baik pada tingkat daerah. seni keramik. sosial.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi BAB II PENGERTIAN. antara lain berupa hasil seni lukis. Prestasi olahraga adalah capaian atas keahlian atau keterampilan di bidang olahraga yang memberikan kebanggaan nasional atau memperlihatkan kemampuan untuk meningkatkan penghayatan dan prestasi olahraga dan memperlihatkan kemampuan untuk membangun salah satu sistem olahraga atau menciptakan model dan strategi pembelajaran atau pelatihan suatu cabang olahraga yang dapat meningkatkan prestasi anak didik/atlet. dan secara langsung membimbing peserta didik hingga mencapai prestasi di bidang intrakurikuler dan/atau ekstrakurikuler.

Guru sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah. Persyaratan Akademik a. B. 11. Fortopolio adalah sekumpulan informasi pribadi yang merupakan catatan dan dokumentasi atas pencapaian prestasi seseorang dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya. Persyaratan Peserta Persyaratan peserta Pemilihan Guru Berprestasi mulai dari tingkat satuan pendidikan sampai dengan tingkat nasional terdiri dari persyaratan akademik dan persyaratan administratif sebagai berikut. Peserta 1. Akuntabel merupakan proses penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkatan yang dapat dipertanggungjawabkan kepada semua pemangku kepentingan pendidikan. sebagai suatu sistem yang meliputi masukan. dewasa. berupa kepribadian yang mantap. Guru unggul/mumpuni dilihat dari kompetensi pedagogik. 1. berkelanjutan. Transparan mengacu kepada proses yang memberikan peluang kepada semua pemangku kepentingan untuk memperoleh akses informasi tentang penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkat. dan hasil penilaian. dan akuntabel.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi 10. 4 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 . Kompetensi kepribadian tercermin dari kemampuan personal. arif. dan memenuhi standar penilaian yang ditetapkan. Sifat 1. Memiliki kualifikasi akademik minimal sarjana (S1) atau diploma empat (D-IV) b. kabupaten/kota. baik secara akademik maupun administratif. Objektif mengacu kepada proses penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkat. b. stabil. c. Pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB) adalah pengembangan knompetensi guru yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan bertahap. dilaksanakan secara impartial. a. Guru sekolah menengah pertama/madrasah tsanawiyah. untuk meningkatkan profesionalitasnya. dan berwibawa. Pemilihan guru berprestasi bersifat kompetitif. setiap guru yang memenuhi persyaratan berhak mengikuti program ini. kecamatan. yang selanjutnya disebut kelompok guru tingkat satuan pendidikan SMP/MTs. sosial. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. tidak diskriminatif. baik di tingkat sekolah. 2. D. dan berakhlak mulia. yang selanjutnya disebut kelompok guru tingkat satuan pendidikan SD/MI. Pemilihan guru berprestasi dilaksanakan secara objektif. 2. maupun tingkat nasional. 2. transparan. menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat. 1. proses. dan profesional. evaluasi hasil belajar. Subkompetensi masing-masing kompetensi disajikan pada bagian penilaian. provinsi. kepribadian. Kompetensi pedagogik tercermin dari tingkat pemahaman terhadap peserta didik. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. C.

Melampirkan bukti partisipasi dalam kemasyarakatan berupa surat keterangan atau bukti fisik lainnya yang disyahkan oleh kepala sekolah. Kompetensi profesional tercermin dari tingkat penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. tenaga kependidikan. Kompetensi sosial tercermin dari kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. Guru yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) atau bukan PNS serta tidak sedang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam proses pengangkatan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam transisi alih tugas ke unit kerja lainnya. b. 2. dan buku pedoman guru. penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. dan masyarakat sekitar. 2. Melampirkan portofolio (format terlampir). c. pembaruan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan. Guru yang menghasilkan karya kreatif atau inovatif antara lain melalui bimbingan langsung kepada peserta didik hingga mencapai prestasi di bidang intrakurikuler dan/atau ekstrakurikuler. penciptaan karya seni. 2. yang dibuktikan dengan SK CPNS atau SK Pengangkatan dari yayasan/pengelola bagi guru bukan PNS. pengembangan diri melalui diklat fungsional/kegiatan kelompok kerja. 4. Aktif melaksanakan proses pembelajaran/bimbingan dan konseling. bagi: 1. orangtua/wali peserta didik. pendidik. d. dan guru SMP/MTs atau yang sederajat yang meraih Pemenang I di sekolah yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat kabupaten/kota. penulisan buku teks pelajaran. e. d. serta penguasaan terhadap struktur dan metodologi keilmuannya. 4.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi 3. 7. Guru SD/MI atau yang sederajat yang meraih Pemenang I di sekolah yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat kecamatan. c. 3. buku pengayaan. publikasi ilmiah atas hasil penelitian atau gagasan inovatif. pembuatan/modifikasi alat pelajaran (peraga). antara lain melalui: 1. Guru SD/MI atau yang sederajat yang meraih Pemenang I di tingkat kecamatan. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. 6. 5. Guru yang menghasilkan karya kreatif atau inovatif dalam pengembangan keprofesian berkelanjutan. 5 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 . Mempunyai beban kerja sekurang-kurangnya 24 jam tatap muka per minggu. karya atau prestasi di bidang olahraga. dan 8. h. Persyaratan Administratif a. g. Melampirkan penilaian pelaksanaan pembelajaran dan kinerja guru yang dilakukan oleh kepala sekolah dan pengawas sekolah (format terlampir). f. Mempunyai masa kerja sekurang-kurangnya 8 (delapan) tahun sebagai guru secara terus-menerus sampai saat diajukan sebagai calon peserta. i. Melampirkan bukti prestasi yang dicapai ditulis dalam bentuk karya tulis/laporan yang disyahkan oleh kepala sekolah dan dilampirkan rekomendasi dari dewan guru atau komite sekolah bahwa guru yang bersangkutan adalah guru berprestasi melebihi guru lain. Belum pernah dikenai hukuman disiplin atau tidak dalam proses pemeriksaan pelanggaran disiplin (surat keterangan dari kepala sekolah) dengan diketahui oleh kepala cabang dinas atau kepala dinas pendidikan kabupaten/kota.

Guru-guru yang pernah meraih predikat guru berprestasi Peringkat I. 4. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 6 . II. dan III tingkat nasional tidak diperkenankan mengikuti program ini. j. II. k. Guru-guru yang pernah meraih predikat guru berprestasi Peringkat I. Guru SD/MI/SMP/MTs atau yang sederajat yang meraih Pemenang I di tingkat provinsi yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat nasional. Guru SD/MI/SMP/MTs atau yang sederajat yang meraih Pemenang I di tingkat kabupaten/kota yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi 3. dan III tingkat provinsi dapat mengikuti program ini setelah 5 tahun.

Provinsi. dan Nasional. II. Panitia Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Satuan Pendidikan dibentuk dengan surat Keputusan Kepala Sekolah yang keanggotaannya terdiri dari unsur-unsur kepala sekolah.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi BAB III PENGELOLAAN GURU BERPRESTASI A. & III Satpen SD/SMP/Sederajat Juli 2011 Pemilihan Gupres Tingkat Provinsi  Seleksi  Usulan penetapan peringkat Gubernur Peringkat I. seperti tersaji pada Gambar 1. pengawas sekolah. II. & III Satpen SD/SMP/Sederajat Mei 2011 Pemilihan Gupres Tingkat Kecamatan   Seleksi Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen SD Camat/ Kacabdin/ UPTD Kec. Kabupaten/Kota. guru. & III Satpen SD/SMP/Sederajat Juni 2011 Pemilihan Gupres Tingkat Kab/Kota   Seleksi Usulan Penetapan peringkat Bupati/ Walikota Peringkat I. Kecamatan. Satpen SMP/Sederajat Gambar 1: Mekanisme Penyelenggaraan 1. II. Adapun tugas dan kegiatan panitia penyelenggara untuk masing-masing tingkatan disajikan di bawah ini. Peringkat I. dan komite sekolah dan/atau tokoh masyarakat/tokoh pendidikan setempat. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 7 . Mekanisme dan Tahap Mekanisme penyelenggaraan program pemilihan guru berprestasi dilakukan secara berjenjang mulai Tingkat Satuan Pendidikan. & III Satpen SD Peringkat I. Kepanitiaan dari unsur guru dipilih dari guru-guru yang terlibat aktif dalam kegiatan KKG/MGMP dan sejenisnya. II. Panitia SK Penetapan Agustus 2011 Pemilihan Gupres Tingkat nasional  Seleksi  Usulan penetapan peringkat Mendiknas dan Menag Peringkat I. & III SD April 2011 Pemilihan Gupres Tingkat Satpen   Seleksi Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen Kepala Sekolah Peringkat I. II. Tingkat Satuan Pendidikan a.

Tugas Panitia 1) Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan. 3) Menetapkan guru berprestasi Peringkat I. dan III tingkat kecamatan untuk kelompok SD.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi b. Tugas Panitia 1) Menseleksi guru yang memenuhi kriteria dan persyaratan. kepala sekolah. dan organisasi/asosiasi profesi guru. sebagai peserta guru berprestasi tingkat kecamatan. Tingkat Kecamatan a. penilaian unjuk kerja. pengawas sekolah. dan kepada panitia pemilihan guru berprestasi tingkat kabupaten/kota untuk tingkat satuan pendidikan SMP/MTs dengan tembusan instansi terkait. 4) Mengirimkan Guru Berprestasi Peringkat I Tingkat Kecamatan tingkat SD sebagai peserta pemilihan guru berprestasi tingkat kabupaten/kota. Tingkat Kabupaten/Kota a. 3) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I tingkat satuan pendidikan SD/MI dan yang sederajat. b. 2. dan guru berprestasi Peringkat I tingkat satuan pendidikan SMP/MTs dan yang sederajat sebagai peserta guru berprestasi tingkat kabupaten/kota. dan penilaian portofolio. dewan pendidikan. 2) Menetapkan guru berprestasi peringkat I tingkat satuan pendidikan. II. 2) Menseleksi peserta pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan didasarkan pada kompetensi dan prestasi yang dicapai melalui wawancara. tokoh masyarakat/tokoh pendidikan dan organisasi/asosiasi profesi guru. tokoh masyarakat/tokoh pendidikan. 4) Menyampaikan laporan pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat satuan pendidikan kepada panitia pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan untuk tingkat satuan pendidikan SD/MI. 5) Menyampaikan laporan pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan dengan melampirkan berita acara penilaian kepada Panitia Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Kabupaten/Kota dengan tembusan kepada instansi terkait. kantor urusan agama. Panitia Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Kecamatan dibentuk dengan Keputusan Camat yang keanggotaannya terdiri dari unsur-unsur kantor cabang dinas pendidikan kecamatan atau sejenisnya. Tugas Panitia di Tingkat Kecamatan 1) Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat satuan pendidikan. 3. b. pengawas sekolah. guru. Kepanitiaan dari unsur guru diharapkan yang terlibat aktif dalam kegiatan KKG dan sejenisnya. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 8 . kantor depag kabupaten/kota. Panitia Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Kabupaten/Kota dibentuk dengan Surat Keputusan Bupati/Walikota yang keanggotaannya terdiri dari unsur-unsur kantor dinas pendidikan kabupaten/kota. guru.

2) Menseleksi peserta pemilihan guru berprestasi tingkat provinsi didasarkan pada kompetensi dan prestasi yang dicapai melalui tes tertulis. perguruan tinggi. dan III tingkat provinsi untuk satuan pendidikan SD.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi 2) Menseleksi peserta pemilihan guru berprestasi tingkat kabupaten/kota didasarkan pada kompetensi dan prestasi yang dicapai melalui tes tertulis. guru senior. dan SMP. Tugas Panitia 1) Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat kabupaten/kota. Tingkat Provinsi a. Kementerian Agama. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I tingkat kabupaten/kota untuk semua satuan pendidikan sebagai peserta pemilihan guru berprestasi tingkat provinsi 5) Menyampaikan laporan pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat kab/kota dengan melampirkan berita acara penilaian kepada Panitia Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Provinsi dengan tembusan kepada instansi terkait. dan penilaian portofolio. dan penilaian portofolio. Kepala Subdit Pendidik dan Tenaga Kependidikan SD/SMP Gedung E Lt. dan organisasi/asosiasi profesi guru. Jakarta. Senayan. 4. dan SMP/MTs sebagai peserta pemilihan guru berprestasi tingkat nasional. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. tokoh masyarakat/tokoh pendidikan. II. Tingkat Nasional a. kantor wilayah depag provinsi. II. penilaian unjuk kerja. 5) Menyampaikan laporan pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat provinsi dengan melampirkan berita acara penilaian termasuk data penilaian portofolio kepada Panitia Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional dengan alamat : Direktur Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar. perguruan tinggi. pengawas sekolah. 3) Menetapkan guru berprestasi peringkat I. Panitia Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Provinsi dibentuk dengan surat keputusan Gubernur. 3) Menetapkan guru berprestasi peringkat I. penilaian unjuk kerja. wawancara. tokoh masyarakat/tokoh pendidikan. Up. 14 Kementerian Pendidikan Nasional. Telepon (021) 57900841 5. dan organisasi/asosiasi profesi guru. dan III tingkat kabupaten/kota untuk satuan pendidikan SD/MI. Panitia pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional dibentuk dengan surat Keputusan Bersama Menteri Pendidikan Nasional dan Menteri Agama dengan melibatkan unsurunsur Kementerian Pendidikan Nasional. wawancara. yang keanggotaannya terdiri dari unsur-unsur kantor dinas pendidikan provinsi. b. dan SMP/MTs . 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I tingkat provinsi satuan pendidikan SD/MI. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 9 . Jalan Jenderal Sudirman Pintu 1. Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP).

diberi piagam penghargaan yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah. b. II. II. Melaksanakan pemilihan guru berprestasi tingkat satuan pendidikan masing-masing untuk guru SD dan guru SMP yang diikuti oleh seluruh guru yang memenuhi kriteria dan persyaratan. dan/atau penilaian portofolio. dan mengusulkan peringkat I. c. Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada Peringatan Puncak Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2011. dan III tingkat satuan pendidikan kepada kepala sekolah untuk ditetapkan. B. Guru berprestasi peringkat I. 2. mengadakan seleksi di sekolah masing-masing untuk menentukan guru berprestasi tingkat satuan pendidikan. dan mengusulkan kepada camat untuk ditetapkan sebagai peringkat I. Tugas Panitia 1) Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan pemilihan guru berprestasi di tingkat provinsi. 2) Kepala SMP mengirimkan nama guru berprestasi dan peringkatnya. Seleksi. wawancara. dan SMP/MTs ditetapkan dengan surat Keputusan Kepala Sekolah. III kelompok tingkat satuan pendidikan SD/MI. b. 4) Mengkoordinasikan peserta pemilihan guru berprestasi tingkat nasional untuk mengikuti acara kenegaraan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia. II. maupun SMP/MTs. disertai dengan berita acara penilaian dan dokumen portofolio peringkat I kepada panitia tingkat kabupaten/kota untuk mengikuti pemilihan guru berprestasi tingkat kabupaten/kota. Panitia tingkat kecamatan melakukan seleksi untuk menentukan guru berprestasi tingkat kecamatan. II. III tingkat satuan pendidikan untuk kelompok guru SD/MI. d. Guru berprestasi peringkat I. Panitia tingkat satuan pendidikan. 10 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 . dan SMP/MTs. yaitu guru berprestasi peringkat I kelompok guru SD/MI yaitu guru berprestasi peringkat I SD/MI/SDLB. 1) Kepala SD mengirimkan nama dan peringkat disertai dengan berita acara penilaian dan dokumen portofolio peringkat I kepada panitia tingkat kecamatan untuk mengikuti pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan. 3) Menetapkan guru berprestasi peringkat I. Tingkat Satuan Pendidikan a. Penetapan dan Pemberian Penghargaan 1. Tingkat Kecamatan a. 2) Menseleksi peserta pemilihan guru berprestasi tingkat nasional didasarkan pada kompetensi dan prestasi yang dicapai melalui tes tertulis. baik SD/MI. dan III tingkat nasional untuk semua kelompok. e. dan III. 5) Melaporkan pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat nasional kepada Menteri Pendidikan Nasional dan Menteri Agama. penilaian unjuk kerja. Melaksanakan pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan untuk kelompok guru. II. Kegiatan dilaksanakan pada bulan April 2011.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi b.

Tingkat Kabupaten/Kota a. II. dan III semua kelompok SD dan SMP tingkat provinsi ditetapkan dengan surat keputusan gubernur. e. Guru berprestasi peringkat I. e. II. d. dan SMP diberi piagam penghargaan dan hadiah dari bupati/walikota. c. Panitia tingkat kabupaten/kota melakukan seleksi untuk menentukan guru berprestasi tingkat kabupaten/kota. Kegiatan dilaksanakan sekitar pertengahan bulan Juni 2011. dan mengusulkan peringkat I. II. Tingkat Provinsi a. dan mengusulkan kepada gubernur untuk ditetapkan sebagai peringkat I. d. Panitia/kepala dinas pendidikan provinsi mengirimkan keputusan penetapan peringkat disertai dengan berita acara penilaian dan dokumen portofolio peringkat I kepada panitia tingkat nasional untuk mengikuti pemilihan guru berprestasi tingkat nasional. Guru berprestasi peringkat I. f. dan SMP). f. b. dan III kepada bupati/walikota untuk ditetapkan dengan keputusan bupati/walikota. Guru berprestasi peringkat I. b. II dan III tingkat kecamatan untuk kelompok SD/MI/SDLB ditetapkan dengan surat Keputusan Camat. dan III. 4. d. Melaksanakan pemilihan guru berprestasi kelompok guru SD yaitu guru berprestasi peringkat I SD/MI/SDLB Tingkat Kecamatan. II. Panitia/Kepala Cabang Dinas Pendidikan mengirimkan keputusan penetapan peringkat disertai dengan berita acara penilaian dan dokumen portofolio peringkat I kepada panitia tingkat kabupaten/kota untuk mengikuti pemilihan guru berprestasi tingkat kabupaten/kota. Kegiatan dilaksanakan pada pertengahan bulan Mei 2011. Melaksanakan pemilihan guru berprestasi peringkat I tingkat kabupaten/kota untuk semua kelompok guru (SD. c. e. III kelompok SD diberi piagam penghargaan dan hadiah dari camat. kelompok guru SMP yaitu guru berprestasi peringkat I SMP/MTs/SLTPLB. 3. Panitia/kepala dinas pendidikan kabupaten/kota mengirimkan keputusan penetapan Peringkat disertai dengan berita acara penilaian dan dokumen portofolio peringkat I kepada panitia tingkat provinsi untuk mengikuti pemilihan guru berprestasi tingkat provinsi. Panitia tingkat provinsi melakukan seleksi untuk menentukan guru berprestasi tingkat provinsi. III tingkat kabupaten/kota untuk kelompok SD. Kegiatan dilaksanakan pada minggu pertama bulan Juli 2011. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 11 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi c. Guru berprestasi peringkat I. II. Guru berprestasi peringkat I. II dan III semua kelompok tingkat SD dan SMP tingkat provinsi diberikan piagam penghargaan yang ditandatangani oleh gubernur.

mulai dari tingkat satuan pendidikan. II. Guru berprestasi peringkat I. 4. kecamatan. provinsi. Oleh karena kegiatan ini dilaksanakan secara bertingkat. dinas pendidikan kabupaten/kota. TINGKAT Satuan Pendidikan WAKTU 1. dan III untuk semua kelompok kepada Menteri Pendidikan Nasional dan Menteri Agama untuk ditetapkan. e. II. diharapkan masing-masing tingkatan melaksanakan kegiatan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. 2. dinas pendidikan provinsi. d. b. Minggu pertama dan kedua bulan Juli 2011 Minggu kedua dan ketiga bulan Agustus 2011. dan mengusulkan peringkat I. Melaksanakan pemilihan guru berprestasi peringkat I tingkat provinsi untuk semua kelompok guru SD dan SMP. 3. Biaya pemilihan guru berprestasi di tingkat provinsi dibebankan pada anggaran yang relevan pada pemerintah provinsi. serta sumbangan pihak lain/sponsor yang tidak mengikat. berikut ini disajikan rangkuman jadwal kegiatan pemilihan guru berprestasi. dan III tingkat nasional untuk semua kelompok pendidikan ditetapkan dengan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional dan Menteri Agama. Tingkat Nasional a. Kegiatan dilaksanakan pada minggu kedua dan ketiga bulan Agustus 2011. Pertengahan bulan Mei 2011. SMP. dan yang sederajat) dibebankan pada anggaran yang relevan pada penyelenggara atau satuan pendidikan yang bersangkutan. Biaya pemilihan guru berprestasi tingkat satuan pendidikan (SD. II dan III tingkat nasional untuk semua kelompok satuan pendidikan diberi piagam penghargaan dan hadiah dari Menteri Pendidikan Nasional. Guru berprestasi peringkat I. 2. dan kantor kementerian agama kabupaten/kota. kabupaten/kota. kantor wilayah kementerian 12 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 . c. Biaya pemilihan guru berprestasi di tingkat kecamatan dibebankan pada anggaran yang relevan pada pemerintah kecamatan/kantor dinas pendidikan kecamatan dan kantor urusan agama kecamatan. dan sumbangan pihak lain/sponsor yang tidak mengikat. Panitia tingkat nasional melakukan seleksi untuk menentukan guru berprestasi tingkat nasional. Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi Nasional C. seperti disajikan di bawah ini. Pemilihan guru berprestasi pada bulan April 2011. Biaya pemilihan guru berprestasi di tingkat kabupaten/kota dibebankan pada anggaran yang relevan pada pemerintah kabupaten/kota. serta sumbangan pihak lain/sponsor yang tidak mengikat. dan tingkat nasional.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi 5. Merujuk pada penjelasan di atas. Pembiayaan 1. Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada Peringatan Puncak Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2011. Pertengahan bulan Juni 2011.

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 13 . Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. dan sumbangan pihak lain/sponsor yang tidak mengikat. dan sumbangan pihak lain/sponsor yang tidak mengikat. Biaya pemilihan guru berprestasi di tingkat pusat dibebankan pada anggaran yang relevan pada Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi agama provinsi. Kementerian Pendidikan Nasional. 5. dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) di provinsi.

serta (d) menyusun rancangan pembelajaran berdasarkan strategi yang dipilih. dan (b) melaksanakan pembelajaran yang kondusif. dan materi ajar. termasuk memahami landasan pendidikan untuk kepentingan pembelajaran.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi BAB IV PENILAIAN A. 4) subkompetensi merancang dan melaksanakan evaluasi pembelajaran memiliki indikator esensial: (a) merancang dan melaksanakan evaluasi (assessment) proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan berbagai metode. (b) menganalisis hasil evaluasi proses dan hasil belajar untuk menentukan tingkat ketuntasan belajar (mastery learning). (2) hasil karya kreatif atau inovatif. kepribadian. dan (c) mengidentifikasi bekal-ajar awal peserta didik. 3) subkompetensi melaksanakan pembelajaran memiliki indikator esensial: (a) menata latar (setting) pembelajaran. dan profesional. Kinerja Guru (menggunakan format lampiran 2) a. 2) subkompetensi merancang pembelajaran. Subkompetensi ini meliputi: 1) subkompetensi memahami peserta didik secara mendalam memiliki indikator esensial: (a) memahami peserta didik dengan memanfaatkan prinsip-prinsip perkembangan kognitif. 1. Kompetensi Pedagogik Kompetensi pedagogik meliputi pemahaman terhadap peserta didik. dan (4) pengembangan diri. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. sosial. dan (b) memfasilitasi peserta didik untuk mengembangkan berbagai potensi nonakademik. (3) pembimbingan peserta didik. memiliki indikator esensial: (a) memfasilitasi peserta didik untuk pengembangan berbagai potensi akademik. Subkompetensi ini memiliki indikator esensial: (a) memahami landasan kependidikan. 5) subkompetensi mengembangkan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensinya. (b) memahami peserta didik dengan memanfaatkan prinsipprinsip kepribadian. (b) menerapkan teori belajar dan pembelajaran. evaluasi hasil belajar. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. kompetensi yang ingin dicapai. 14 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 . Aspek Yang Dinilai Aspek yang dinilai dalam pemillihan guru berprestasi yaitu kinerja guru yang mencakup: (1) kompetensi pedagogik. dan (c) memanfaatkan hasil penilaian pembelajaran untuk perbaikan kualitas program pembelajaran secara umum. (c) menentukan strategi pembelajaran berdasarkan karakteristik peserta didik.

tenaga kependidikan. dan memiliki perilaku yang diteladani peserta didik. jujur. 5) subkompetensi akhlak mulia dan dapat menjadi teladan memiliki indikator esensial: bertindak sesuai dengan norma religius (iman dan taqwa. dewasa. suka menolong). bangga sebagai guru. (b) bertindak sesuai dengan norma sosial. Subkompetensi ini meliputi: 1) subkompetensi kepribadian yang mantap dan stabil memiliki indikator esensial: (a) bertindak sesuai dengan norma hukum. sesama pendidik. serta penguasaan terhadap stuktur dan metodologi keilmuannya. Kompetensi Kepribadian Kompetensi kepribadian merupakan kemampuan personal yang mencerminkan kepribadian yang mantap. c. Subkompetensi ini memiliki indikator esensial: berkomunikasi secara efektif dengan peserta didik. 2) mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan sesama pendidik dan tenaga kependidikan. dan berakhlak mulia. d. 4) subkompetensi kepribadian yang berwibawa memiliki indikator esensial: memiliki perilaku yang berpengaruh positif terhadap peserta didik dan memiliki perilaku yang disegani. stabil. dan masyarakat sekitar. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. orangtua/wali peserta didik. dan (c) memiliki konsistensi dalam bertindak sesuai dengan norma. dan berwibawa. menjadi teladan bagi peserta didik. 3) subkompetensi kepribadian yang arif memiliki indikator esensial: menampilkan tindakan yang didasarkan pada kemanfaatan peserta didik. Subkompetensi ini meliputi: 1) mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. arif. Kompetensi Sosial Kompetensi sosial merupakan kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. ikhlas. 3) mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan orang tua/wali peserta didik dan masyarakat sekitar. dan masyarakat serta menunjukkan keterbukaan dalam berpikir dan bertindak. sekolah. Subkompetensi ini meliputi: Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 15 . 2) subkompetensi kepribadian yang dewasa memiliki indikator esensial: menampilkan kemandirian dalam bertindak sebagai pendidik dan memiliki etos kerja sebagai guru.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi b. Kompetensi Profesional Kompetensi profesional merupakan penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam.

(b) memahami struktur. bidang olahraga 3. pembaruan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan. d. penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. Hasil karya kreatif atau inovatif melalui: a. konsep dan metode keilmuan yang menaungi atau koheren dengan materi ajar. Kegiatan tersebut dilakukan melalui pendidikan dan latihan fungsional/dan ata melalui kegiatan kolektif guru. 2. dan (d) menerapkan konsep-konsep keilmuan dalam kehidupan sehari-hari. penciptaan karya seni. c. ekstrakurikuler 4. atau e. b. intrakurikuler b. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 16 . 2) subkompetensi menguasai struktur dan metode keilmuan memiliki indikator esensial menguasai langkah-langkah penelitian dan kajian kritis untuk memperdalam pengetahuan/materi bidang studi. (c) memahami hubungan konsep antarmata pelajaran terkait. Pembimbingan peserta didik a. penulisan buku fiksi/nonfiksi di bidang pendidikan atau sastra Indonesia dan sastra daerah.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi 1) subkompetensi menguasai substansi keilmuan yang terkait dengan bidang studi memiliki indikator esensial: (a) memahami materi ajar yang ada dalam kurikulum sekolah. Pengembangan Diri Kegiatan pengembangan diri adalah kegiatan yang dilakukan guru untuk meningkatkan kompetensi dan keprofesiannya.

kabupaten/kota. 4. kecamatan. TT = Tes tertulis 2. WW= Wawancara 4. ASPEK PROFESIONAL TINGKAT 1. 3. namun aspek yang dinilai tidak selalu sama. 5.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Matrik Penilaian NO. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 17 . propinsi dan nasional) mencakup semua faktor. 2. OB = Observasi Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa di setiap tingkat pemilihan guru berprestasi (sekolah. Begitu pula halnya dengan penilai serta cara atau alat penilaian yang digunakan. PF = Portofolio (10 tahun terakhir) 5. Sekolah Kecamatan Kabupaten/Kota Propinsi Nasional        TT UK WW P F TT                  KOMPETENSI PEDAGOGIK UK WW PF                         KEPRIBADIAN TT WW OB         TT SOSIAL  KARYA KREATIF/INOVATIF HASIL PEMBIMBINGAN WW OB OB UK WW PF OB UK WW PF                       Keterangan: 1. UK = Unjuk kerja 3.

dan portofolio). pengawas sekolah dan siswa meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. dan profesional. kepribadian. dan profesional. Hasil karya yang diajukan harus hasil karya yang diajukan di tingkat sebelumnya (tingkat kabupaten/kota) dan disahkan oleh panitia pemilihan. dan SMP/MTs) aspek-aspek yang dinilai pada tingkat nasional meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. Prosedur Penilaian 1. kepribadian. tahap pertama adalah penilaian terhadap karya tulis tersebut dan tahap kedua adalah penilaian terhadap presentasi karya tulis. Penilaian karya tulis melalui dua tahap. Peserta tingkat propinsi ini adalah guru berprestasi peringkat I tingkat kabupaten/kota untuk semua kelompok SD/MI. kepribadian. Guru yang mengikuti pemilihan di tingkat kabupaten/kota adalah guru berprestasi peringkat I SD/MI dan yang sederajat tingkat kecamatan dan guru SMP/MTs yang lulus dalam penilaian di tingkat satuan pendidikan. kepribadian. observasi. dan profesional. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. sosial. 3. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui tes tertulis. 18 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 . Selain itu juga dilakukan penilaian visi dan misi guru terhadap peningkatan mutu pendidikan. observasi. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui tes tertulis. dan profesional. dan portofolio). kepribadian. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. dan portofolio). dan portofolio). (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. sosial. wawancara. sosial. 2. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui wawancara. sosial. Aspek yang dinilai di tingkat Kabupaten/Kota meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. Guru yang mengikuti pemilihan di tingkat kecamatan adalah guru SD/MI dan yang sederajat yang lulus dalam penilaian di tingkat sekolah (Guru Berprestasi Peringkat I Tingkat Satuan Pendidikan). (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. dan portofolio). dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui unjuk kerja. Hasil karya yang diajukan adalah hasil karya yang diajukan di tingkat sebelumnya (tingkat propinsi) dan disahkan oleh panitia pemilihan. Hasil pelaksanaan tugas yang diajukan adalah hasil karya tulis yang diuji di tingkat kecamatan dan disahkan oleh kepala sekolah dan panitia pemilihan guru berprestasi di tingkat kecamatan. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (wawancara. Penilaian di tingkat satuan pendidikan dilakukan untuk menentkan dan mengusulkan guru berprestasi ke kecamatan (bagi guru SD/MI dan yang sederajat) dan ke kabupaten (untuk guru SMP/MTs dan yang sederajat). 2. 3. Hasil karya yang diajukan di tingkat kecamatan harus disahkan kepala sekolah dan direkomendasikan oleh BP3/Komite sekolah. wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi B. sosial. dan SMP/MTs. Peserta tingkat nasional adalah guru berprestasi peringkat I tingkat propinsi semua kelompok guru SD/MI. Aspek yang dinilai di tingkat propinsi meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. Aspek yang dinilai di tingkat kecamatan meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. Bukti fisik kompetensi guru antara lain adalah karya tulis berisi tentang prestasi yang dicapai guru yang bersangkutan. dan bukti fisik/surat keterangan partisipasi dalam kemasyarakatan. Pada penilaian awal guru dinilai oleh Tim Penilai Tingkat Satuan Pendidikan yang terdiri dari kepala sekolah. dan bukti fisik/surat keterangan partisipasi dalam kemasyarakatan. Kerangka acuan penilaian dalam pemilihan guru berprestasi disajikan pada Tabel 1. teman sejawat. Guru yang diusulkan oleh sekolah adalah guru yang memenuhi persyaratan administrasi dan lolos dalam penilaian awal. dan profesional. 5. unjuk kerja/wawancara. 4. dan 4.

4 Mengidentifikasi kesulitan belajar peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. panitia provinsi. Wawancara. Wawancara. atau panitia tingkat nasional 1. spiritual. intelektual. atau Format Penilaian Portofolio 1. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 19 . Pedoman Observasi.1 Menjelaskan karakteristik peserta didik yang berkaitan dengan aspek fisik. moral. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio 1. panitia provinsi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. moral. panitia kecamatan. dan latar belakang sosialbudaya.3 Mengidentifikasi bekal-ajar awal peserta Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. Mengidentifikasi potensi peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. Observasi/Unjuk Kerja. dan intelektual. didik dalam mata pelajaran yang Observasi/Unjuk Kerja. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kabupaten/kota. Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik. panitia provinsi. kultural. SMP) NO. Tes Tertulis. diampu. emosional. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. sosial-emosional.2 Tes Tertulis. Tes Tertulis. 1. Wawancara Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. SUBKOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI Kompetensi Pedagogik 1. Wawancara. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Wawancara. spiritual. Pedoman Wawancara. sosial.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tabel 1 Matrik Penilaian Kinerja Guru (SD. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan.

3. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional Tes Tertulis. SUBKOMPETENSI Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 20 . panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. 2. Pedoman Wawancara. strategi. Pedoman Observasi. 2. 3. Pedoman Observasi 2. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.2 Menentukan tujuan pembelajaran yang Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. diampu. Menerapkan pendekatan pembelajaran tematis khususnya dikelas-kelas awal SD/MI (khusus SD/MI) Tes Tertulis. panitia provinsi.1 Menjelaskan prinsip-prinsip pengembangan kurikulum. atau panitia tingkat nasional Menjelaskan berbagai teori belajar dan Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Observasi/Unjuk Kerja. dan teknik pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam mata pelajaran yang diampu.1 INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Wawancara Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. 2. Pedoman Wawancara PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Observasi/Unjuk Kerja Naskah Tes Tertulis. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu. panitia provinsi. panitia kecamatan. metode. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Wawancara.2 Menerapkan berbagai pendekatan. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Wawancara prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik terkait dengan mata pelajaran yang diampu. Wawancara.3 3.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO.

panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio 3. Pedoman Observasi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kecamatan. SUBKOMPETENSI 3. panitia kecamatan. Wawancara Naskah Tes Tertulis.5 Menata materi pembelajaran secara Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. Wawancara.1 Menjelaskan prinsip-prinsip perancangan pembelajaran yang mendidik. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. 4. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. panitia provinsi. panitia kecamatan. Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 3. panitia provinsi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Pedoman Observasi. Wawancara. panitia kabupaten/kota. Pedoman Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja. benar sesuai dengan pendekatan yang Observasi/Unjuk Kerja. Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Observasi. dipilih dan karakteristik peserta didik. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Wawancara. Tes Tertulis. Pedoman Wawancara Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 21 . Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. atau Format Penilaian Portofolio 3.6 Mengembangkan indikator dan instrumen penilaian. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 4.4 Memilih materi pembelajaran yang diampu yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja.3 INDIKATOR Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu.

6 Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Wawancara. baik untuk kegiatan di dalam kelas. atau Format Penilaian Portofolio 4.5 Menggunakan media pembelajaran dan Tes Tertulis. Wawancara. Wawancara. Pedoman Observasi. di lapangan dengan memperhatikan atau Portofolio standar keamanan yang dipersyaratkan. atau panitia tingkat nasional Mengembangkan komponen-komponen Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. dan Observasi/Unjuk Kerja. panitia kecamatan. panitia provinsi. Mengambil keputusan transaksional dalam pembelajaran yang diampu sesuai dengan situasi yang berkembang.3 Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap.4 Melaksanakan pembelajaran yang Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi 4. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia provinsi. rancangan pembelajaran. panitia kabupaten/kota. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Portofolio 4. panitia kecamatan. sumber belajar yang relevan dengan Observasi/Unjuk Kerja karakteristik peserta didik dan mata pelajaran yang diampu untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh. mendidik di kelas. Observasi/Unjuk Kerja. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kabupaten/kota. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. maupun lapangan. Wawancara. panitia provinsi. Pedoman Observasi. Wawancara. di laboratorium. Pedoman Observasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 22 . Pedoman Observasi. Wawancara. Tes Tertulis. Naskah Tes Tertulis.2 INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 4. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. SUBKOMPETENSI 4. Observasi/Unjuk Kerja Naskah Tes Tertulis. laboratorium. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan.

panitia provinsi. 5. Berkomunikasi secara efektif. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. empatik. atau panitia tingkat nasional 6. SUBKOMPETENSI Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran. Pedoman Observasi. 6. 7. panitia provinsi. Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki.1 Menggunakan berbagai strategi berkomunikasi yang efektif. tulisan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Wawancara. dan/atau bentuk lain.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Tes Tertulis. panitia kecamatan. Observasi/Unjuk Kerja.1 Menyediakan berbagai kegiatan Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. dan santun dengan peserta didik. Pedoman Observasi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 23 . panitia kecamatan. secara lisan. empatik. Pedoman Wawancara. pembelajaran untuk mendorong peserta Observasi/Unjuk Kerja. atau Format Penilaian Portofolio 6. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. termasuk kreativitasnya. Wawancara. Wawancara. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio 7. 5. Observasi/Unjuk Kerja. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Pedoman Observasi. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Wawancara. didik mencapai prestasi secara optimal. dan santun. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Wawancara.1 INDIKATOR Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran yang diampu. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara.2 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengaktualisasikan potensi peserta didik.

1 Naskah Tes Tertulis. Wawancara. 8. Menerapkan prinsip-prinsip penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu. Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Wawancara. (c) respons peserta didik terhadap ajakan guru. Pedoman Observasi. Wawancara. atau Portofolio 8. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Pedoman Wawancara. Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. (b) ajakan kepada peserta didik untuk ambil bagian. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan.2 Menentukan aspek-aspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu. atau panitia tingkat nasional Berkomunikasi secara efektif. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio 8. Wawancara. empatik. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Observasi/Unjuk Kerja. panitia provinsi. dengan bahasa yang khas dalam atau Portofolio interaksi kegiatan/permainan yang mendidik yang terbangun secara siklikal dari (a) penyiapan kondisi psikologis peserta didik untuk ambil bagian dalam permainan melalui bujukan dan contoh. dan seterusnya. panitia provinsi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Pedoman Observasi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. atau panitia tingkat nasional 8.2 INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. SUBKOMPETENSI 7. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 24 . panitia kabupaten/kota. Observasi/Unjuk Kerja. dan santun dengan peserta didik Observasi/Unjuk Kerja. dan (d) reaksi guru terhadap respons peserta didik. atau Format Penilaian Portofolio panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.3 Tes Tertulis. Menentukan prosedur penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. Wawancara.

panitia kecamatan. Observasi/Unjuk Kerja. Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 8. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. Wawancara. panitia provinsi. Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja. Unjuk Kerja. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Pedoman Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Pedoman Observasi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. dan evaluasi untuk menentukan atau Portofolio ketuntasan belajar Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio 9. atau Format Penilaian Portofolio 8. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. SUBKOMPETENSI 8. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional 8.1 Menggunakan informasi hasil penilaian Tes Tertulis. Wawancara. Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. panitia provinsi. 9. panitia provinsi.5 Mengadministrasikan penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan mengunakan berbagai instrumen. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota.6 Menganalisis hasil penilaian proses dan Tes Tertulis. panitia kecamatan.4 INDIKATOR Mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan.7 Melakukan evaluasi proses dan hasil belajar. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 25 . hasil belajar untuk berbagai tujuan. panitia kabupaten/kota. Wawancara.

panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Portofolio Pedoman Wawancara. Portofolio dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan. atau panitia tingkat nasional Menggunakan informasi hasil penilaian Wawancara. Wawancara. pembelajaran yang telah dilaksanakan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio 9. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio 10. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.2 Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. panitia provinsi. Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran. 9. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 10. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 26 .3 Mengkomunikasikan hasil penilaian dan Wawancara. Pedoman Observasi.2 INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Pedoman Wawancara. 10. Portofolio dan evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi.1 Melakukan refleksi terhadap Wawancara. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Portofolio evaluasi kepada pemangku kepentingan. SUBKOMPETENSI 9. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. atau Portofolio Pedoman Wawancara.4 Memanfaatkan informasi hasil penilaian Wawancara.

atau Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. panitia kecamatan.1 Menghargai peserta didik tanpa membedakan keyakinan yang dianut. Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Wawancara. Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Observasi/Unjuk Kerja.2 Bersikap sesuai dengan norma agama yang dianut. Pedoman Observasi 11. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Pedoman Observasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 27 . dan kebudayaan nasional Indonesia yang beragam. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional Kompetensi Kepribadian 11. tegas. daerah asal. 11. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. berakhlak mulia. Pedoman Observasi 12. dan manusiawi. Wawancara. dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat. Wawancara. Pedoman Wawancara. Wawancara. 12. panitia provinsi. panitia provinsi. panitia provinsi. Observasi/Unjuk Kerja Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. suku.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. hukum dan sosial yang berlaku dalam masyarakat. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. sosial. Bertindak sesuai dengan norma agama. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. SUBKOMPETENSI 10. hukum. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara. dan kebudayaan nasional Indonesia. adat-istiadat. dan gender. panitia kabupaten/kota. Pedoman Observasi.1 Berperilaku jujur.3 INDIKATOR Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu.

rasa bangga menjadi guru. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. dan berwibawa. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara. Wawancara. Pedoman Observasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 28 . panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. dewasa. 14. Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. SUBKOMPETENSI 12. panitia kecamatan. arif. atau panitia tingkat nasional 12. panitia kecamatan.2 Menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap. Menunjukkan etos kerja. Wawancara. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia provinsi. Pedoman Observasi 14. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. dan rasa percaya diri. dan berwibawa. stabil. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Wawancara. tanggung jawab yang tinggi. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara. panitia provinsi.1 Menunjukkan etos kerja dan tanggung jawab yang tinggi Wawancara. 13. Pedoman Wawancara. arif.1 Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap dan stabil. Pedoman Observasi 13.3 Berperilaku yang dapat diteladan oleh peserta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya. panitia kabupaten/kota. Observasi/Unjuk Kerja Naskah Tes Tertulis. Wawancara.2 INDIKATOR Berperilaku yang mencerminkan ketakwaan dan akhlak mulia. Observasi/Unjuk Kerja ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi 13. panitia kabupaten/kota. Pedoman Observasi PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi.

atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.2 Menerapkan kode etik profesi guru. panitia provinsi. Pedoman Observasi 15. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. panitia provinsi. Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Wawancara 15. Wawancara. Pedoman Observasi 15. 14. Pedoman Observasi PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Observasi/Unjuk Kerja diri sendiri. Wawancara. panitia kecamatan. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara.1 Memahami kode etik profesi guru. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara.2 INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 29 . panitia provinsi. Menjunjung tinggi kode etik profesi guru. 15. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. SUBKOMPETENSI 14. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Bangga menjadi guru dan percaya pada Wawancara. Wawancara Naskah Tes Tertulis.3 Berperilaku sesuai dengan kode etik profesi guru. panitia kecamatan.3 Bekerja mandiri secara profesional. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota.

suku. ras. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. Bersikap inklusif.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Pedoman Observasi 17. teman sejawat. atau panitia tingkat nasional 16.2 Berkomunikasi dengan orang tua peserta didik dan masyarakat secara santun.1 Bersikap inklusif dan objektif terhadap Wawancara. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara. serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin. panitia kecamatan. jenis kelamin. Tidak bersikap diskriminatif terhadap peserta didik. orang tua Observasi/Unjuk Kerja peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama. 16. panitia provinsi. orang tua. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Wawancara. empatik.2 Wawancara. panitia kabupaten/kota. Pedoman Observasi 17.1 Pedoman Wawancara. bertindak objektif. Observasi/Unjuk Kerja peserta didik. dan efektif tentang program pembelajaran dan kemajuan peserta didik. SUBKOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI Kompetensi Sosial 16. teman sejawat dan lingkungan sekitar dalam melaksanakan pembelajaran. dan santun dengan sesama pendidik. Berkomunikasi secara efektif. panitia kabupaten/kota. latar belakang keluarga. tenaga kependidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Berkomunikasi dengan teman sejawat dan komunitas ilmiah lainnya secara santun. Pedoman Wawancara. latar belakang keluarga. dan status sosial ekonomi. panitia provinsi. Pedoman Observasi panitia Tingkat Satuan Pendidikan. dan status sosial-ekonomi. empatik. panitia provinsi. agama. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. dan masyarakat. kondisi fisik. 17. Wawancara. empatik dan efektif. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Pedoman Observasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 30 .

1 Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Pedoman Observasi 19.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Observasi/Unjuk Kerja ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. Pedoman Observasi 18. METODE PENILAIAN Wawancara. panitia provinsi.3 INDIKATOR Mengikutsertakan orang tua peserta didik dan masyarakat dalam program pembelajaran dan dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 31 . panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. pembelajaran kepada komunitas profesi Observasi/Unjuk Kerja. atau Portofolio Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional 18. panitia provinsi. Observasi/Unjuk Kerja. atau Format Penilaian Portofolio 19.1 Beradaptasi dengan lingkungan tempat Wawancara. Berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan dan tulisan atau bentuk lain. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. dan komunitas ilmiah lainnya melalui berbagai media dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran. Berkomunikasi dengan teman sejawat. Beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah Republik Indonesia yang memiliki keragaman sosial budaya. Observasi/Unjuk Kerja bekerja dalam rangka meningkatkan efektivitas sebagai pendidik. sendiri secara lisan dan tulisan maupun atau Portofolio bentuk lain. profesi ilmiah. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja lingkungan kerja untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah yang bersangkutan.2 Melaksanakan berbagai program dalam Wawancara. 19. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. Pedoman Observasi. 18. SUBKOMPETENSI 17. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.2 Mengkomunikasikan hasil-hasil inovasi Wawancara. panitia kecamatan.

panitia kabupaten/kota. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 32 . SUBKOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI Kompetensi Profesional 20. Observasi/Unjuk Kerja.2 Memahami kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu. atau Format Penilaian Portofolio 21. Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. Menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. struktur. Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 21. konsep. Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. masing-masing guru mata pelajaran Observasi/Unjuk Kerja. atau Format Penilaian Portofolio 21. Wawancara.3 Memahami tujuan pembelajaran yang diampu. Observasi/Unjuk Kerja. panitia provinsi. Jabaran kompetensi Butir 20 untuk Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. Tes Tertulis. 21. panitia provinsi. Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Pedoman Observasi. panitia provinsi. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Observasi. atau Portofolio disajikan pada tabel 2. Tes Tertulis.1 Memahami standar kompetensi mata pelajaran yang diampu. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. Menguasai materi. panitia provinsi. Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.

22. Pedoman Wawancara. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. panitia provinsi. Pedoman Observasi. Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja. Wawancara. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota.1 Melakukan refleksi terhadap kinerja sendiri secara terus menerus. panitia kecamatan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. secara kreatif sesuai dengan tingkat Observasi/Unjuk Kerja. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. SUBKOMPETENSI Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif. perkembangan peserta didik. Mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif. Pedoman Wawancara.3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk peningkatan keprofesionalan. panitia kabupaten/kota. Observasi/Unjuk Kerja. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio 23. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 33 . panitia provinsi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Tes Tertulis.2 Memanfaatkan hasil refleksi dalam rangka peningkatan keprofesionalan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kabupaten/kota. Pedoman Wawancara. 22.1 INDIKATOR Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio 23. atau panitia tingkat nasional 22. Pedoman Wawancara. Wawancara. Wawancara. Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. 23. Pedoman Observasi. Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Pedoman Observasi.2 Mengolah materi pelajaran yang diampu Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 23. Pedoman Wawancara.

atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Observasi/Unjuk Kerja. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 34 . 24. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kabupaten/kota. Wawancara. Pedoman Observasi. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio 24. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Wawancara. Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. SUBKOMPETENSI 23.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. atau panitia tingkat nasional 24. panitia provinsi. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. METODE PENILAIAN Tes Tertulis.4 INDIKATOR Mengikuti kemajuan zaman dengan belajar dari berbagai sumber. Observasi/Unjuk Kerja.2 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan diri. Wawancara. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengembangkan diri.1 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam berkomunikasi. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Observasi.

panitia kabupaten/kota. struktur. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi TABEL 2 Kompetensi masing-masing guru mata pelajaran NO. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia kecamatan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. panitia kecamatan. 1. Tes Tertulis. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN Kompetensi Umum: Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam – SUBKOMPETENSI METODE PENILAIAN Tes Tertulis. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam.2. Portofolio Naskah Tes Tertulis. konsep. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. struktur. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 35 . struktur. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Kristen – Menginterpretasikan materi.1. Format Penilaian Portofolio 1. Tes Tertulis. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. – Menganalisis materi. panitia kecamatan. konsep. atau panitia tingkat nasional Menginterpretasikan materi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. 1. struktur. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. konsep. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. konsep. panitia provinsi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam.

Portofolio Naskah Tes Tertulis.3. panitia provinsi. panitia provinsi. konsep. Tes Tertulis. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN Kompetensi Guru Pendidikan Agama Katolik – SUBKOMPETENSI Menginterpretasikan materi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. panitia kecamatan. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. struktur. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Buddha. atau panitia tingkat nasional – Menganalisis materi. Format Penilaian Portofolio 1. struktur. konsep. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu. struktur. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik. Format Penilaian Portofolio 1. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. struktur. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik. 1. Tes Tertulis. konsep. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 36 . panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia kecamatan. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu. Portofolio Naskah Tes Tertulis.4. struktur. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. konsep. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Buddha – Menginterpretasikan materi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. konsep. panitia provinsi. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Hindu – Menginterpretasikan materi. panitia provinsi.5.

Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Konghucu. Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 1. panitia kecamatan. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Buddha. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menganalisis materi. nilai dan sikap kewarganegaraan (civic disposition). Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. konsep. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Konghucu. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Format Penilaian Portofolio 2. SMA/MA. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Konghucu – Menginterpretasikan materi. panitia provinsi. Kompetensi Guru mata pelajaran PKn pada SMP/MTs. panitia kecamatan. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. SMK/MAK* – Memahami materi. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Memahami substansi Pendidikan Kewarganegaraan yang meliputi pengetahuan kewarganegaraan (civic knowledge). konsep. struktur. Portofolio Naskah Tes Tertulis. konsep.6. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. konsep. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 37 . panitia kabupaten/kota. struktur. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. struktur. struktur. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. dan ketrampilan kewarganegaraan (civic skills). Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia kecamatan.

SMK/MAK* – Menguasai materi. dan SMA/MA. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio 4. panitia kecamatan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. SMP/MTs. apresiasi. musik. Olahraga. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 38 . SMK/MAK* – Menjelaskan dimensi filosofis pendidikan jasmani termasuk etika sebagai aturan dan profesi. panitia provinsi. dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa. panitia provinsi. Kompetensi Guru mata pelajaran Pendidikan Jasmani. panitia provinsi. struktur. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional 3. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. SMP/MTs. panitia kecamatan. Tes Tertulis. konsep. konsep. Menganalisis materi. tari. Format Penilaian Portofolio – Tes Tertulis. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menunjukkan manfaat mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan. struktur. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. teater) dan keterampilan. dan Kesehatan pada SD/MI. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Seni Budaya. dan SMA/MA. panitia kabupaten/kota. Kompetensi Guru mata pelajaran Seni Budaya pada SD/MI. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota.

Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Menjelaskan dimensi anatomi manusia. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan aspek kinesiologi dan kinerja fisik manusia. panitia provinsi. serta persepsi diri. termasuk motivasi dan tujuan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menjelaskan perspektif sejarah pendidikan jasmani. panitia kecamatan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. secara struktur dan fungsinya Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan aspek psikologi pada kinerja manusia. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 39 . atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan aspek fisiologis manusia dan efek dari kinerja latihan. panitia provinsi. kecemasan dan stress. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota.

panitia kecamatan. panitia kecamatan. afektif dan psikomotorik. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Menjelaskan teori perkembangan gerak. hubungan di antara bilangan. berbagai sistem bilangan dan teori bilangan. termasuk keterampilan dasar dan kompleks dan hubungan timbal balik di antara domain kognitif. termasuk aspek-aspek yang mempengaruhinya. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Kompetensi Guru mata pelajaran Matematika pada SMP/MTs. termasuk dinamika sosial. suku. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Format Penilaian Portofolio 5. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. SMA/MA. dan budaya. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kecamatan. etika dan perilaku moral. panitia provinsi. dan perbedaan jenis kelamin. panitia kabupaten/kota. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan pengukuran dan penaksiran. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 40 . KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menjelaskan aspek sosiologi dalam kinerja diri. Portofolio Naskah Tes Tertulis. SMK/MAK* – Menggunakan bilangan. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan teori belajar gerak.

Tes Tertulis. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional – Menggunakan konsep-konsep geometri. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan konsep-konsep aljabar. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan pola dan fungsi. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 41 . atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menggunakan logika matematika. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan konsep-konsep statistika dan peluang.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kecamatan.

panitia provinsi. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menggunakan konsep-konsep kalkulus dan geometri analitik. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan sejarah dan filsafat matematika. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan vektor dan matriks. panitia kecamatan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional – Menggunakan konsep dan proses matematika diskrit. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan trigonometri. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 42 . panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan.

model matematika. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Melakukan pemrograman komputer dengan salah satu bahasa pemrograman berorientasi objek. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Mengolah kata (word processing) dengan komputer personal. piranti lunak komputer. memelihara dan melacak serta memecahkan masalah (troubleshooting) pada komputer personal. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Merakit. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. alat hitung. dan model statistika. Tes Tertulis. menginstalasi. men-setup. atau panitia tingkat nasional 6. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pada SMP/MTs – Mengoperasikan komputer personal dan periferalnya. panitia provinsi. alat ukur. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 43 . panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Mampu menggunakan alat peraga. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan.

panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Membuat media grafis dengan menggunakan perangkat lunak publikasi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Membuat dan memelihara jaringan komputer (kabel dan nirkabel). panitia kecamatan. Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Membuat presentasi interaktif yang memenuhi kaidah komunikasi visual dan interpersonal. panitia kecamatan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Mengolah lembar kerja (spreadsheet) dan grafik dengan komputer personal.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 44 . atau panitia tingkat nasional – Mengelola pangkalan data (data base) dengan komputer personal atau komputer server. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi.

Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 45 . Format Penilaian Portofolio – Membuat dan menggunakan media komunikasi. panitia provinsi. panitia provinsi. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional – Menggunakan sarana telekomunikasi (telephone. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan teknologi informasi dan komunikasi dalam disiplin atau materi pembelajaran lain dan sebagai media komunikasi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. panitia kecamatan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. faximile). termasuk pemrosesan gambar. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Membuat dan memelihara situs laman (web). Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Mendesain dan mengelola lingkungan pembelajaran/sumber daya dengan memperhatikan standar kesehatan dan keselamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. mobilephone.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kecamatan. audio dan video. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. panitia kecamatan.

panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional – Memahami EULA (End User Licence Agreement) dan keterbatasan serta keluasan penggunaan perangkat lunak secara legal. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. dan teori-teori IPA serta penerapannya secara fleksibel. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio 7. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia provinsi. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Kompetensi Guru mata – pelajaran IPA pada SMP/MTs Memahami konsep-konsep. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Mengoperasikan perangkat keras dan perangkat lunak pendukung pembelajaran. Format Penilaian Portofolio – Memahami proses berpikir IPA dalam mempelajari proses dan gejala alam. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. hukum-hukum. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 46 . Format Penilaian Portofolio – Menggunakan bahasa simbolik dalam mendeskripsikan proses dan gejala alam. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kecamatan.

Format Penilaian Portofolio – Memahami lingkup dan kedalaman IPA sekolah. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Menerapkan konsep. atau panitia tingkat nasional – Bernalar secara kualitatif maupun kuantitatif tentang proses dan hukum alam sederhana. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan hubungan IPA dengan matematika dan teknologi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan penerapan hukum-hukum IPA dalam teknologi terutama yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. panitia provinsi. dan teori IPAuntuk menjelaskan berbagai fenomena alam. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Tes Tertulis. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Memahami hubungan antar berbagai cabang IPA. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 47 . panitia kecamatan. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia provinsi. hukum. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.

Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. panitia provinsi. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia provinsi. panitia kecamatan. alat peraga. panitia kecamatan. alat hitung. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan alat-alat ukur. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 48 . METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Merancang eksperimen IPA untuk keperluan pembelajaran atau penelitian. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Kreatif dan inovatif dalam penerapan dan pengembangan IPA.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Melaksanakan eksperimen IPA dengan cara yang benar. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Menguasai prinsip-prinsip dan teori-teori pengelolaan dan keselamatan kerja/belajar di laboratorium IPA sekolah. panitia kecamatan. dan piranti lunak komputer untuk meningkatkan pembelajaran IPA di kelas. laboratorium. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.

SMK/MAK* – Memahami konsep-konsep. hukum-hukum. Format Penilaian Portofolio – Memahami proses berpikir biologi dalam mempelajari proses dan gejala alam. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. dan teori-teori biologi serta penerapannya secara fleksibel. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Memahami sejarah perkembangan IPA dan pikiran-pikiran yang mendasari perkembangan tersebut. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 49 . panitia kecamatan. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan bahasa simbolik dalam mendeskripsikan proses dan gejala alam/biologi. Format Penilaian Portofolio – Memahami struktur (termasuk hubungan fungsional antar konsep) ilmu Biologi dan ilmu-ilmu lain yang terkait. atau panitia tingkat nasional 8. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia kecamatan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Kompetensi Guru Mata pelajaran Biologi pada SMA/MA. panitia kecamatan. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota.

atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Memahami lingkup dan kedalaman biologi sekolah. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Bernalar secara kualitatif maupun kuantitatif tentang proses dan hukum biologi. panitia kecamatan. dan teori fisika kimia dan matematika untuk menjelaskan/mendeskripsikan fenomena biologi. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan penerapan hukum-hukum biologi dalam teknologi yang terkait dengan biologi terutama yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. panitia provinsi. Tes Tertulis. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia kecamatan. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Menerapkan konsep. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 50 . Portofolio Naskah Tes Tertulis. hukum. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Kreatif dan inovatif dalam penerapan dan pengembangan bidang ilmu biologi dan ilmu-ilmu yang terkait.

atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. dan piranti lunak komputer untuk meningkatkan pembelajaran biologi di kelas. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Tes Tertulis. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Melaksanakan eksperiment biologi dengan cara yang benar. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional – Menggunakan alat-alat ukur. alat hitung. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 51 . alat peraga. panitia provinsi. laboratorium dan lapangan. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Memahami sejarah perkembangan IPA pada umumnya khusunya biologi dan pikiran-pikiran yang mendasari perkembangan tersebut. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Merancang eksperiment biologi untuk keperluan pembelajaran atau penelitian. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menguasai prinsip-prinsip dan teori-teori pengelolaan dan keselamatan kerja/belajar di laboratorium biologi sekolah. panitia kecamatan. Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO.

panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. Tes Tertulis. dan teori-teori fisika serta penerapannya secara fleksibel. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. hukum-hukum. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN Kompetensi Guru mata pelajaran Fisika pada SMA/MA. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. panitia kecamatan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Memahami proses berpikir fisika dalam mempelajari proses dan gejala alam. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. 9. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 52 . panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Bernalar secara kualitatif maupun kuantitatif tentang proses dan hukum fisika. Format Penilaian Portofolio – Memahami struktur (termasuk hubungan fungsional antar konsep) ilmu Fisika dan ilmu-ilmu lain yang terkait. panitia kabupaten/kota. SMK/MAK* – SUBKOMPETENSI Memahami konsep-konsep. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan bahasa simbolik dalam mendeskripsikan proses dan gejala alam. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota.

panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Kreatif dan inovatif dalam penerapan dan pengembangan bidang ilmu fisika dan ilmuilmu yang terkait. Tes Tertulis. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menerapkan konsep.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Format Penilaian Portofolio – Menguasai prinsip-prinsip dan teori-teori pengelolaan dan keselamatan kerja/belajar di laboratorium fisika sekolah. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional – Menjelaskan penerapan hukum-hukum fisika dalam teknologi terutama yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. dan kimia. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. panitia provinsi. hukum. dan teori fisika untuk menjelaskan fenomena biologi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 53 . Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Memahami lingkup dan kedalaman fisika sekolah. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota.

panitia kecamatan. energetika dan kinetika serta penerapannya secara fleksibel. alat peraga. dan piranti lunak komputer untuk meningkatkan pembelajaran fisika di kelas. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Melaksanakan eksperimen fisika dengan cara yang benar. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. dan lapangan. dan teori-teori kimia yang meliputi struktur. panitia provinsi. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. hukum-hukum. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Kompetensi Guru mata pelajaran Kimia pada SMA/MA. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional – Merancang eksperimen fisika untuk keperluan pembelajaran atau penelitian. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menggunakan alat-alat ukur.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. alat hitung. Format Penilaian Portofolio – Memahami sejarah perkembangan IPA pada umumnya khususnya fisika dan pikiran-pikiran yang mendasari perkembangan tersebut. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio 10. SMK/MAK* – Memahami konsep-konsep. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. laboratorium. dinamika. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 54 . panitia provinsi.

panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Memahami struktur (termasuk hubungan fungsional antar konsep) ilmu Kimia dan ilmu-ilmu lain yang terkait. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. hukum. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Menerapkan konsep. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 55 . Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Bernalar secara kualitatif maupun kuantitatif tentang proses dan hukum kimia. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Memahami proses berpikir kimia dalam mempelajari proses dan gejala alam.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. atau panitia tingkat nasional – Menggunakan bahasa simbolik dalam mendeskripsikan proses dan gejala alam/kimia. dan teori fisika dan matematika untuk menjelaskan/mendeskripsikan fenomena kimia. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis.

Format Penilaian Portofolio – Menggunakan alat-alat ukur. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 56 . panitia kecamatan. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Memahami lingkup dan kedalaman kimia sekolah. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. alat hitung. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menjelaskan penerapan hukum-hukum kimia dalam teknologi yang terkait dengan kimia terutama yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. panitia provinsi. laboratorium dan lapangan. panitia provinsi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Kreatif dan inovatif dalam penerapan dan pengembangan bidang ilmu yang terkait dengan mata pelajaran kimia. Portofolio Naskah Tes Tertulis. alat peraga.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Format Penilaian Portofolio – Menguasai prinsip-prinsip dan teori-teori pengelolaan dan keselamatan kerja/belajar di laboratorium kimia sekolah. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. dan piranti lunak komputer untuk meningkatkan pembelajaran kimia di kelas. panitia provinsi. panitia kecamatan.

panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. konsep. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Melaksanakan eksperiment kimia dengan cara yang benar. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 57 . Format Penilaian Portofolio – Membedakan struktur keilmuan IPS dengan Ilmu-ilmu Sosial. Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. struktur. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Kompetensi Guru mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada SMP/MTs – Menguasai materi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio 11. panitia provinsi. nasional. panitia provinsi. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Memahami sejarah perkembangan IPA pada umumnya khusunya kimia dan pikiranpikiran yang mendasari perkembangan tersebut. Tes Tertulis. panitia kecamatan. Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. dan pola pikir mata pelajaran IPS baik dalam lingkup lokal. panitia kabupaten/kota. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Merancang eksperiment kimia untuk keperluan pembelajaran atau penelitian. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. maupun global. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan.

panitia provinsi. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menguasai konsep dan pola pikir keilmuan dalam bidang IPS. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. konsep. atau panitia tingkat nasional – Menunjukkan manfaat mata pelajaran IPS. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Kompetensi Guru mata pelajaran Ekonomi pada SMA/MA. Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Ekonomi. panitia kecamatan. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. struktur. Format Penilaian Portofolio – Membedakan pendekatan-pendekatan Ekonomi. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 58 . panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Menunjukkan manfaat mata pelajaran Ekonomi. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio 12. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. SMK/MAK* – Memahami materi. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis.

METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. 13. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. struktur. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Menunjukkan manfaat mata pelajaran Sosioligi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Membedakan jenis-jenis Antropologi. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio 14. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. dan konsep pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Antropologi. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 59 . SMK/MAK* – Memahami materi. Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia provinsi. SMK/MAK* – SUBKOMPETENSI Memahami materi. Tes Tertulis. Kompetensi Guru mata pelajaran Antropologi pada SMA/MA. atau panitia tingkat nasional – Memahami angkah-langkah kerja ilmuwan sosial. panitia kabupaten/kota. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN Kompetensi Guru mata pelajaran Sosiologi pada SMA/MA. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Sosiologi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia provinsi. struktur. panitia kabupaten/kota.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. panitia provinsi. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menunjukkan manfaat mata pelajaran Antropologi. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. SMK/MAK* – Menguasai hakikat struktur keilmuan. panitia provinsi. panitia kecamatan. dan objek geografi. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Kompetensi Guru mata pelajaran Geogafi pada SMA/MA. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Membedakan pendekatan-pendekatan geografi. ruang lingkup. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 60 . panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Menguasai materi geografi secara luas dan mendalam Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menunjukkan manfaat mata pelajaran geografi Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 15. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.

Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia provinsi. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Menguasai materi Sejarah secara luas dan mendalam. SMK/MAK* – Memahami konsep. panitia kecamatan. teori. dan objek Sejarah.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. 16. panitia kecamatan. dan materi berbagai aliran linguistik yang terkait dengan pengembangan materi pembelajaran bahasa. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. ruang lingkup. atau panitia tingkat nasional – Membedakan pendekatan-pendekatan Sejarah. panitia provinsi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio 17. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN Kompetensi Guru mata pelajaran Sejarah pada SMA/MA. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Menunjukkan manfaat mata pelajaran Sejarah. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 61 . panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Kompetensi Guru mata pelajaran Bahasa Indonesia pada SMP/MTs. SMA/MA. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. SMK/MAK* – SUBKOMPETENSI Menguasai hakikat struktur keilmuan. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis.

fungsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menguasai kaidah bahasa Indonesia sebagai rujukan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 62 . panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Memahami teori dan genre sastra Indonesia. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. dan ragam bahasa Indonesia. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional – Memahami kedudukan. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Memahami hakekat bahasa dan pemerolehan bahasa. panitia kecamatan. Tes Tertulis.

wacana.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 63 . Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis.1. SMK/MAK* – Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Inggris (linguistik. panitia kabupaten/kota. dan SMA/MA. panitia provinsi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. dan strategis). Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan strategis). Kompetensi Guru Bahasa: Kompetensi Guru Bahasa Inggris pada SD/MI. panitia kecamatan. Tes Tertulis. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 18 18. wacana. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional – Menguasai bahasa Inggris lisan dan tulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. SMP/MTs. reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik. Format Penilaian Portofolio panitia Tingkat Satuan Pendidikan. sosiolinguistik. panitia provinsi. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Mengapresiasi karya sastra secara reseptif dan produktif. panitia kecamatan. Tes Tertulis. sosiolinguistik.

Tes Tertulis. reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik. panitia provinsi.2. Tes Tertulis. wacana. panitia kecamatan. SMK/MAK* – SUBKOMPETENSI Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Arab (linguistik.4. wacana. wacana. sosiolinguistik. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik. Kompetensi Guru Bahasa Jerman pada SMA/MA. panitia kabupaten/kota. SMK/MAK* – Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Jerman (linguistik. sosiolinguistik. Format Penilaian Portofolio 18. panitia kabupaten/kota. wacana. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. dan strategis). panitia provinsi. panitia kecamatan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio 18. sosiolinguistik. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN Kompetensi Guru Bahasa Arab pada SMA/MA. dan strategis). Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 64 . atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. SMK/MAK* – Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Perancis (linguistik. panitia kecamatan. dan strategis). atau panitia tingkat nasional – Menguasai bahasa Arab lisan dan tulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. 18. Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan strategis). sosiolinguistik.3. wacana. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. dan strategis). Format Penilaian Portofolio – Menguasai bahasa Jerman lisan dan tulis. Kompetensi Guru Bahasa Perancis pada SMA/MA. sosiolinguistik.

atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. wacana. sosiolinguistik. panitia kecamatan. sosiolinguistik. Tes Tertulis.6. dan strategis). atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. SMK/MAK* – Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Mandarin (linguistik. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Kompetensi Guru Bahasa Mandarin pada SMA/MA. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik. reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik. wacana. panitia provinsi. wacana. atau panitia tingkat nasional 18. panitia kabupaten/kota. reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik. sosiolinguistik. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 65 . Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menguasai bahasa Mandarin lisan dan tulis. Tes Tertulis. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menguasai bahasa Perancis lisan dan tulis. wacana. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Kompetensi Guru Bahasa Jepang pada SMA/MA. SMK/MAK* – Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Jepang (linguistik. Format Penilaian Portofolio – Menguasai bahasa Jepang lisan dan tulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio 18. dan strategis).5. sosiolinguistik. wacana. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. dan strategis). panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. dan strategis). Portofolio Naskah Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi. Tes Tertulis. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. dan strategis). sosiolinguistik. panitia provinsi.

Pedoman Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Memahami kedudukan. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Observasi/Unjuk Kerja. Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. membaca. panitia kecamatan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tabel 3 Kompetensi Profesional Khusus Guru SD NO. panitia kabupaten/kota. dan menulis) Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. dan ragam bahasa Indonesia. panitia kabupaten/kota. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio – Memiliki keterampilan berbahasa Indonesia (menyimak. panitia kecamatan. Wawancara. Wawancara. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 66 . 1. atau Format Penilaian Portofolio – Menguasai dasar-dasar dan kaidah bahasa Indonesia sebagai rujukan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Wawancara. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN Bahasa Indonesia – SUBKOMPETENSI Memahami hakikat bahasa dan pemerolehan bahasa. Pedoman Observasi. berbicara. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia provinsi. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Observasi/Unjuk Kerja. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kabupaten/kota. fungsi.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. atau Format Penilaian Portofolio – Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja. Mampu menggunakan matematisasi horizontal dan vertikal untuk menyelesaikan masalah matematika dan masalah dalam dunia nyata. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio – Mampu menggunakan pengetahuan konseptual. Pedoman Observasi. Observasi/Unjuk Kerja. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. secara reseptif dan produktif. Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. pengukuran. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 2. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kecamatan. serta. trigonometri. Wawancara. prosedural. Wawancara. panitia kecamatan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Memahami teori dan genre sastra Indonesia. atau panitia tingkat nasional – Mampu mengapresiasi karya sastra Indonesia. panitia kecamatan. dan keterkaitan keduanya dalam pemecahan masalah matematika. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. statistika. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. Wawancara. Pedoman Observasi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. dan logika matematika. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 67 . Observasi/Unjuk Kerja. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. aljabar. Wawancara. Pedoman Observasi. Wawancara. geometri. Matematika – Menguasai pengetahuan konseptual dan prosedural serta keterkaitan keduanya dalam konteks materi aritmatika. penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Observasi/Unjuk Kerja. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja. panitia provinsi.

panitia kabupaten/kota. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio – Memanfaatkan konsep-konsep dan hukumhukum ilmu pengetahuan alam dalam berbagai situasi kehidupan sehari-hari. panitia kecamatan. panitia kecamatan. nilai. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 68 . Observasi/Unjuk Kerja. panitia provinsi. Tes Tertulis. IPA – Mampu melakukan observasi gejala alam baik secara langsung maupun tidak langsung. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Mampu menggunakan alat peraga. atau panitia tingkat nasional 3. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kota. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio – Memahami struktur ilmu pengetahuan alam. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Observasi. termasuk hubungan fungsional antarkonsep. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Wawancara. dan keterampilan IPS. Pedoman Observasi. Wawancara. panitia kabupaten/kota. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. IPS – Menguasai materi keilmuan yang meliputi dimensi pengetahuan. yang berhubungan dengan mata pelajaran IPA. panitia provinsi. panitia provinsi. Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. Tes Tertulis. Wawancara. panitia provinsi. alat hitung. Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan piranti lunak komputer.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. alat ukur. Observasi/Unjuk Kerja. Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 4.

panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. Wawancara. Pedoman Wawancara. konsep. struktur. nilai. Pedoman Observasi. Observasi/Unjuk Kerja. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 69 . dan prinsip-prinsip pokok ilmu-ilmu sosial dalam konteks kebhinnekaan masyarakat Indonesia dan dinamika kehidupan global. sikap. seni. dan perkembangan masyarakat serta saling ketergantungan global. Observasi/Unjuk Kerja. Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional – Memahami cita-cita. panitia provinsi. panitia kecamatan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Mengembangkan materi. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. nilai. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. kehidupan agama. Tes Tertulis. Wawancara. panitia kabupaten/kota. Menguasai materi keilmuan yang meliputi dimensi pengetahuan. atau Format Penilaian Portofolio 5. Tes Tertulis. panitia provinsi. teknologi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Observasi/Unjuk Kerja. atau Format Penilaian Portofolio – Menguasai konsep dan prinsip kepribadian nasional dan demokrasi konstitusional Indonesia. Wawancara. Pedoman Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. dan konsep keilmuan IPS. panitia provinsi. PKn – Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio – Memahami fenomena interaksi perkembangan ilmu pengetahuan. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan perilaku yang mendukung kegiatan pembelajaran PKn. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia provinsi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kabupaten/kota. semangat kebangsaan dan cinta tanah air serta bela negara.

atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia provinsi. serta penegakan hukum secara adil dan benar. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional – Menguasai konsep. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. pemajuan HAM. panitia kabupaten/kota. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menguasai konsep dan prinsip perlindungan. nilai. Observasi/Unjuk Kerja. Wawancara. panitia kabupaten/kota. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 70 . atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Wawancara. dan norma kewarganegaraan Indonesia yang demokratis dalam konteks kewargaan negara dan dunia. Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. moral. prinsip.

Format Penilaian Portofolio panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Penciptaan karya seni. panitia kabupaten/kota. Portofolio Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. Wawancara. atau Wawancara. panitia kecamatan. Pembimbingan Peserta Didik dan Pengembangan Diri NO. Portofolio Pedoman Wawancara. Portofolio Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. Wawancara. Portofolio Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tabel 4 Penilaian Karya Kreatif/Inovatif. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Penulisan buku fiksi/nonfiksi di bidang pendidikan atau sastra Indonesia dan sastra daerah. 1. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 71 . atau panitia tingkat nasional JENIS KARYA METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI – Penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. ASPEK PENILAIAN Hasil Karya Kreatif dan Inovatif – Pembaruan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Wawancara. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi.

atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional 2. Portofolio Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. Pengembangan Diri – Mengikuti pendidikan dan latihan fungsional/ kegiatan kolektif guru Wawancara. Pembimbingan Peserta Didik Untuk Mencapai Prestasi – Bidang intrakurikuler Wawancara. panitia kecamatan. Portofolio Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional – Bidang ekstrakurikuler Wawancara. panitia kecamatan. Portofolio Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. ASPEK PENILAIAN – JENIS KARYA Karya Kreatif/Inovatif Bidang olahraga METODE PENILAIAN Wawancara. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio 4.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 72 . panitia provinsi.

Portofolio dan Wawancara 10 5. Fortofolio/ Observasi/ Wawancara/ 30 4. Pembaharuan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan. e. 1. atau. Penciptaan karya seni. Kreativitas dan inovasi a. Kompetensi sosial Jenis Tes/Uji Tes Tertlis/ kompetensi Bobot Satuan 10 Skor ………… Skor X Bobot ……… Tes Kepribadian 10 ………… ……… Wawancara Performance/presentase 15 5 40 2. Penulisan buk fiksi/non fiksi di bidang pendidikan atau Sastra Indonesia dan Sastra Daerah d. Penentuan Skor Akhir Pemilihan guru berprestasi tingkat kabupaten/kota dan provinsi adalah peserta yang memperoleh hasil penilaian tertinggi. Kompetensi pedagogik c. Portofolio dan Wawancara JUMLAH : 10 100 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 73 . Kompetensi profesional d. Prestasi di bidang olahraga Penilaian kinerja dalam kegiatan pembelajaran Pembimbingan peserta didik hingga mencapai prestasi di bidang :  Intrakurikuler  Ekstrakurikuler Pengembangan diri  Diklat Fungsional/kegiatan kolektif Portofolio/ Wawancara 10 ………… ………… 3. Penentuan skor akhir dengan menggunakan acuan sebagai berikut : Penghitungan Skor Akhir NO. Penemuan teknologi tepat guna c. Kompetensi Kepribadian b. KOMPONEN Penguasaan kompetensi a.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi C. b.

Kegiatan pemilihan guru berprestasi ini diharapkan dapat mendorong meningkatkan kompetensi profesional guru sebagai agen pembelajaran.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi BAB V PENUTUP Seperti diuraikan sebelumnya. Sudah menjadi kesadaran kita semua. kecamatan. loyalitas dan profesionalisme guru. mulai dari tingkat sekolah. kegiatan pemilihan guru berprestasi merupakan agenda tahunan. Program ini merupakan ujud nyata. dan tingkat nasional. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Tentu saja penghargaan ini hanya diberikan kepada guru-guru yang berprerstasi lebih baik dibandingkan dengan sejawatnya. bahwa pemilihan guru berprestasi dilakukan dengan maksud untuk mendorong motivasi. kabupaten/kota. Prestasi kerja tersebut akan terlihat dari kualitas lulusan sebagai sumber daya manusia yang produktif dan berkualitas. sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang No. bahwa pemerintah memberikan perhatian yang sungguhsungguh untuk memberdayakan guru. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 74 . provinsi. Mudah-mudahan pedoman ini dapat menjadi acuan bagi semua pihak yang berkepentingan dengan pemilihan guru berprestasi pada semua tingkatan. terutama bagi mereka yang berprestasi. yang diharapkan akan berpengaruh positif pada kinerja dan prestasi kerjanya. terutama pihak-pihak yang berkepentingan. dedikasi.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi REKAP PENILAIAN NILAI AKHIR = 1 + II + III ----------------------------------------3+ Pelaksanaan Pembelajaran + Pengembangan Kurikulum + Kinerja Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 75 .

Lampiran 1 PORTOFOLIO GURU BERPRESTASI TAHUN 2011 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR Disusun Oleh: (NAMA GURU) (NAMA SEKOLAH) (KABUPATEN/KOTA) (PROVINSI) 75 .

........... Jenis Kelamin 6......... Mata Pelajaran/Guru Kelas TK/TKLB/SD/SDLB*) 11...... NIP/NIK....... Sekolah g......... Nama b.. NIP ..........PORTOFOLIO GURU BERPRESTASI TAHUN 2011 IDENTITAS PESERTA 1..... Alamat Sekolah c........ 2011 Mengetahui: Pengawas.............. Nama (lengkap dengan gelar akademik) 2.......... ............. Tempat.... tgl lahir 7.. Pangkat/Golongan 5.. Akta Mengajar 9.. Pendidikan Terakhir 8.... .. NIP/NIK..... Sekolah Tempat Tugas a...................... Kecamatan d. ....... Provinsi f... Penyusun........... NIP/NIK 4.................. Kabupaten/Kota e. Alamat e-mail 10....... Telp........... Kepala Sekolah.......... NUPTK 3.......... No..... 76 . .... ...... Beban Mengajar per Minggu : Jam/minggu : : : : : : : : : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) : *) Coret yang tidak perlu ......

Contoh 1: 1. Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan a.c Contoh 2: 10.b dan pada Ijazah S2 diberi kode: 1. 1) 2) 3) JENIS PENGHARGAAN Satyalencana Karya Satya 10 Tahun Guru Favorit Tahun 2006 Dst. isilah tabel berikut ini. Penghargaan Apabila bapak/Ibu pernah menerima penghargaan di bidang pendidikan. b. NO. NO. S2 S3 PPs 2006 Foto kopi ijazah S1 diberi kode: 1. d. 77 PEMBERI PENGHARGAAN Presiden RI Kepala Dinas Pendidikan Kab Kebumen TINGKAT *) Nasional Kabupaten TAHUN 2000 2006 SKOR (diisi penilai) . D4 S1 Universitas Negeri Yogyakarta Universitas Negeri Malang FMIPA Pendidikan Matematika Pendidikan Matematika 1999 PERG. TINGGI FAKULTAS JURUSAN/ PRODI TAHUN LULUS SKOR (diisi penilai) c. Kualifikasi akademik Tuliskan riwayat pendidikan Bapak/Ibu pada Tabel di bawah ini. JENJANG a.Contoh Pemberian Kode Dokumen Portofolio.

a.Bukti fisik Piagam Satyalencana Karya Satya 10 Tahun diberi kode: 10.2) 78 .a.1) dan pada bukti fisik Guru Favorit Tahun 2006 diberi kode: 10.

Dst. b. c. piagam. JENJANG D4 S1 S2 S3 PERG. Kualifikasi akademik Tuliskan riwayat pendidikan tinggi Bapak/Ibu pada tabel berikut. Lampirkan foto kopi ijazah yang tertulis pada tabel tersebut yang telah dilegalisasi oleh perguruan tinggi yang bersangkutan. a. atau sejenisnya yang asli untuk bendel pertama dan foto kopi yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung untuk bendel kedua.. b. c. jam) PENYELENGGARA SKOR (diisi penilai) Catatan: Lampirkan sertifikat. S2 atau S3 lebih dari satu agar dituliskan semua 2. a. d. Jika mempunyai S1. NO. TINGGI FAKULTAS JURUSAN/ PRODI TAHUN LULUS SKOR (diisi penilai) Catatan: 1. d... 79 . Untuk foto kopi ijazah luar negeri harus disertai foto kopi surat keterangan akreditasi yang dilegalisasi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Pendidikan dan Pelatihan Tuliskan pengalaman mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) Bapak/Ibu pada tabel berikut.. foto copy ijazah dapat dilegalisasi oleh kepala sekolah dan kepala dinas kabupaten/kota. NAMA / JENIS DIKLAT TEMPAT WAKTU PELAKSANAAN (. NO. 2. Dalam kasus tertentu seorang guru bertugas di daerah yang jauh (di luar provinsi) dari tempat asal perguruan tinggi..KOMPONEN PORTOFOLIO 1. D4.

. skor: . Kumulatif lama memberikan layanan: ....d. Catatan: Lampirkan foto kopi SK pengangkatan menjadi guru baik PNS maupun non PNS yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung......... (diisi penilai) 80 ...... NAMA SEKOLAH BIDANG STUDI/ GURU KELAS LAMA MENGAJAR (mulai tahun ...... NO...... s.. b. s... b...... Kumulatif lama mengajar: ....... Pengalaman Mengajar Tuliskan pengalaman mengajar Bapak/Ibu pada tabel berikut.. a....... tahun ....... NO.. d.) Catatan: Lampirkan foto kopi SK pengangkatan menjadi guru baik PNS maupun non PNS yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung....... tahun....d... skor: . NAMA SEKOLAH LAMA MEMBERIKAN PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING (mulai tahun ........ d.... c...... c... tahun. tahun . a........3.... Dst...) Dst.. (diisi penilai) Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling Tuliskan pengalaman memberikan Pelayanan Bimbingan dan Konseling Bapak/Ibu pada tabel berikut...

4. Perencanaan dan Pelaksanaan Pembelajaran a. Perencanaan Pembelajaran Tuliskan lima jenis RPP/RP/SP/RPI terbaik yang pernah Bapak/Ibu buat dari semester dan materi yang berbeda. NO 1) 2) 3) 4) 5) Rata-rata skor ........... MATA PELAJARAN MATERI/KOMPETENSI SEMESTER TAHUN SKOR (diisi penilai)

Catatan: Lampirkan bukti lima RPP/RP/SP hasil karya sendiri yang tertulis dalam tabel yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling a. Perencanaan Program Pelayanan Bimbingan dan Konseling Tuliskan lima jenis PPBK (Program Pelayanan Bimbingan dan Konseling) terbaik yang pernah Bapak/Ibu buat dari semester dan bidang pelayanan yang berbeda. NO 1) 2) 3) 4) 5) JENIS PROGRAM Pendidikan/Belajar Karier Pribadi Sosial Akhlak Mulia/Budipekerti Rata-rata skor ........... BIDANG PELAYANAN SEMESTER TAHUN SKOR (diisi penilai)

81

Catatan: Lampirkan bukti lima PPBK yang tertulis dalam tabel yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung.

b. Pelaksanaan Pembelajaran Bukti fisik yang dilampirkan berupa dokumen hasil penilaian oleh kepala sekolah dan/atau pengawas dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas (instrumen lampiran 2). Lampirkan hasil penilaian kepala sekolah dan/atau pengawas tentang kinerja pelaksanaan pembelajaran Bapak/Ibu sebagaimana dimaksud di atas dalam amplop tertutup. Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling b. Pelaksanaan Pelayanan Bimbingan dan Konseling Bukti fisik yang dilampirkan berupa rekaman/dokumen pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling yang diketahui oleh koordinator bimbingan dan konseling dan atasan. Rambu-rambu format laporan pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling sebagaimana yang berlaku di wilayah/sekolah tempat bekerja. Komponen yang dinilai meliputi: agenda kerja guru bimbingan dan konseling, daftar konseli (siswa), data kebutuhan dan permasalahan konseli, laporan bulanan, laboran semesteran/tahunan, aktivitas pelayanan bimbingan dan konseling (pemahaman, pelayanan langsung, pelayanan tidak langsung) dan laporan hasil evaluasi program bimbingan dan konseling. 5. Penilaian Kinerja Bukti fisik yang dilampirkan berupa dokumen hasil penilaian kinerja oleh atasan dan pengawas dengan menggunalan Format Penilaian (format lampir 3). Lampirkan hasil penilaian dari atasan sebagaimana dimaksud di atas dalam amplop tertutup. 6. Prestasi Akademik a. Lomba dan karya akademik 82

Tuliskan prestasi Bapak/Ibu mengikuti lomba dan karya akademik (jika ada) yang meliputi: nama lomba/karya akademik, waktu pelaksanaan, tingkat (kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, nasional, internasional), dan penyelenggara pada tabel berikut.

NO 1) 2) 3) 4) 5)

NAMA LOMBA/ KEJUARAAN

WAKTU PELAKSANAAN

TINGKAT

PENYELENGGARA

SKOR (diisi penilai)

Dst.

Catatan: Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam/surat keterangan kegiatan yang tertulis di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan. b. Sertifikat Keahlian/Keterampilan Tuliskan sertifikat keahlian/keterampilan yang Bapak/Ibu peroleh baik dari lembaga/institusi dalam maupun luar negeri) pada tabel berikut. NO 1) 2) 3) 4) Dst. Catatan: *)Termasuk sertifikat asesor uji kompetensi keahlian/keterampilan **)Dituliskan internasional, nasional, atau regional Lampirkan foto kopi sertifikat yang tertulis di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan. NAMA SERTIFIKAT KEAHLIAN*) WAKTU PEROLEHAN TINGKAT**) LEMBAGA YG SKOR MENGELUARKAN (diisi penilai)

83

c. Pembimbingan teman sejawat Tuliskan pengalaman Bapak/Ibu menjadi Instruktur/Guru inti/Tutor/ Pemandu/ Pamong PPL (jika pernah) pada tabel berikut. NO 1) 2) 3) 4) Dst. Catatan: Lampirkan foto kopi SK/Surat Tugas dari Pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. Untuk instruktur, guru inti, dan guru pemandu agar dilengkapi dengan foto kopi sertifikat/piagam TOT sesuai bidang tersebut. Tutor yang dimaksud adalah tutor Kejar Paket A, B, dan C. d. Pembimbingan siswa 1) Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi pembimbing siswa sampai mendapatkan penghargaan baik tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, nasional, maupun internasional dalam kegiatan akademik dan/atau prestasi, isilah tabel berikut. NO. a) b) c) d) Catatan: Dst. NAMA KEJUARAAN TINGKAT TEMPAT DAN WAKTU SKOR (diisi penilai) INSTRUKTUR/GURU MATA PELAJARAN/ INTI/TUTOR/PEMANDU/ BIDANG STUDI PAMONG PPL TEMPAT SKOR (diisi penilai)

84

modul. 1) 2) 3) 4) Dst. Karya Pengembangan Profesi a. NO. 2) Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi pembimbing siswa (tidak mencapai juara) dalam kegiatan akademik dan/atau prestasi. JUDUL JENIS *) PENERBIT TAHUN TERBIT SKOR (diisi penilai) NAMA KEGIATAN TEMPAT LAMA (WAKTU PEMBIMBINGAN) SKOR (diisi penilai) Catatan: 85 . a) b) c) d) Dst Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/surat tugas dari pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. dan buku dicetak lokal. tuliskan judul buku dan keterangan lainnya pada tabel berikut. NO. isilah tabel berikut. 7. artikel (jurnal/ majalah/koran). Karya Tulis Apabila Bapak/Ibu mempunyai karya tulis yang berupa buku.Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam kejuaraan siswa yang dibimbing dan SK/surat tugas dari pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan.

1) 2) 3) 4) Dst. isilah tabel berikut. c. Reviewer buku dan/atau penulis soal EBTANAS/UN Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi reviewer buku dan/atau penulis soal EBTANAS/UN/UASDA. modul. NO.*)Jenis pada tabel di atas diisi buku. Lampirkan naskah asli/foto kopi buku. atu modul secara utuh yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. dan disertasi serta tugas akhir lainnya tidak dinilai. artikel (jurnal/majalah/koran). 1) 2) 3) 86 NAMA KEGIATAN TAHUN SKOR (diisi penilai) . NO. tuliskan judul penelitian dan keterangan lainnya pada tabel berikut. atau diktat dicetak lokal. Penelitian Apabila Bapak/Ibu pernah melakukan penelitian tindakan kelas atau penelitian yang mendukung peningkatan pembelajaran dan atau profesional guru. b. JUDUL TAHUN SUMBER DANA STATUS SKOR (KETUA/ANGGOTA) (diisi penilai) Catatan: Lampirkan naskah asli/foto kopi laporan hasil penelitian secara utuh yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. artikkel. tesis. Skripsi.

1) 2) 3) 4) Dst. musik. kriya. 1) 2) 3) 4) Dst. sastra. Karya teknologi (teknologi tepat guna) dan karya seni (patung. lukis. tuliskan nama dan tahun karya tersebut dalam tabel berikut. lukis. sastra. misalnya: hasil karya atau foto hasil karya yang disertai manual dan/atau deskripsi yang dilegalisasi oleh atasan langsung. tari dan karya seni lainnya). kriya. Keikutsertaan dalam forum ilmiah 87 . suara. d. musik. NO. dan karya seni lainnya) Apabila Bapak/Ibu pernah membuat karya teknologi (teknologi tepat guna) dan karya seni (patung. Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/surat tugas dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. JENIS MEDIA/ALAT TAHUN SUMBER DANA STATUS SKOR (KETUA/ANGGOTA) (diisi penilai) Catatan: Lampirkan surat keterangan dari atasan langsung disertai bukti fisik yang relevan. NO. suara. misalnya: media yang dibuat atau foto hasil karya yang disertai manual dan/atau deskripsi yang dilegalisasi oleh atasan langsung. tari.4) Dst. e. NAMA KARYA TAHUN DESKRIPSI SINGKAT TENTANG KARYA YANG DIHASILKAN SKOR (diisi penilai) Catatan: Lampirkan surat keterangan dari atasan langsung disertai bukti fisik yang relevan. tuliskan jenis media/alat dan keterangan lainnya pada tabel berikut. Media dan Alat Pembelajaran Apabila Bapak/Ibu pernah membuat media atau alat pembelajaran. 8.

Pengalaman Organisasi Apabila Bapak/Ibu memiliki pengalaman menjadi pengurus suatu organisasi kependidikan atau organisasi sosial.Jika Bapak/Ibu pernah mengikuti forum ilmiah tuliskan judul dan keterangan lainnya pada tabel berikut. b. tuliskan nama organisasinya dan keterangan lainnya pada tabel berikut. Dst JENIS KEGIATAN TAHUN PERAN *) TINGKAT SKOR (Inter/Nas/Lokal) (diisi penilai) Catatan: *) Kolom peran diisi pemakalah. b. Apabila menjadi nara sumber/pemakalah lampirkan juga makalahnya. c. nasional. Pengalaman menjadi pengurus organisasi di bidang kependidikan dan sosial a. 9. NO. 1) 2) 3) 4) Dst NAMA ORGANISASI TAHUN JABATAN TINGKAT *) SKOR (diisi penilai) Catatan: *) Kolom tingkat diisi: kecamatan. d. Pengalaman Mendapat Tugas Tambahan 88 . NO. atau sejenisnya yang asli untuk bendel pertama dan foto kopinya yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung untuk bendel kedua. piagam. a. atau peserta sesuai sertifikat Lampirkan sertifikat. atau internasional Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. kabupaten/kota.

10. LOKASI JENIS DAERAH LAMA BERTUGAS KHUSUS (MULAI TH . s/d TH . NO. atau internasional Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam/surat keterangan yang tertulis pada tabel di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan. 1) 2) 3) 4) Dst. kabupaten/kota.) SKOR (diisi penilai) 89 . nasional. JABATAN TH ---. Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan a. NO.. Penghargaan Apabila bapak/Ibu pernah menerima penghargaan di bidang pendidikan. Catatan: *)Kolom tingkat diisi: kecamatan.S/D TH NAMA SEKOLAH ---SKOR (diisi penilai) Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/bukti yang relevan dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. isilah tabel berikut.. 1) 2) 3) 4) JENIS PENGHARGAAN PEMBERI PENGHARGAAN TINGKAT *) TAHUN SKOR (diisi penilai) Dst. Penugasan Di Daerah Khusus Apabila Babak/Ibu pernah ditugaskan sebagai guru di daerah khusus (daerah terpencil/tertinggal/ bencana/konflik/perbatasan). isilah tabel berikut.. NO..Apabila Bapak/Ibu pernah mendapat tugas tambahan antara lain sebagai kepala/wakil kepala sekolah/kepala bengkel/kepala lab/wali kelas/pembina kegiatan ekstra kurikuler..... isilah tabel berikut. b.

………………. Catatan: Lampirkan foto kopi SK penugasan yang telah dilegalisasi oleh atasan. Materai Rp 6. 2011 Peserta Pemilihan Guru Berprestasi . saya bersedia menerima sanksi dan dampak hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. dan jika di kemudian hari ternyata pernyataan dan dokumen saya tidak benar.000 (…………………………) 90 .1) 2) 3) 4) Dst. ………….. Dengan ini saya menyatakan bahwa pernyataan dan dokumen di dalam portofolio ini benar-benar hasil karya saya sendiri..

Lampiran 2 PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN GURU BERPRESTASI TAHUN 2011 OLEH KEPALA SEKOLAH 91 .

Sekolah Tempat Tugas a. Telp. Beban Mengajar per Minggu *Coret yang tidak perlu LEMBAR PENILAIAN Petunjuk Berilah skor pada butir-butir pelaksanaan pembelajaran dengan cara melingkari angka pada kolom skor (1. Alamat e-mail 10. 1 = tidak baik 2 = kurang baik 3 = baik 4 = sangat baik : : : : : : : : : Jam/minggu : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) : 92 . No. Pendidikan Terakhir 8. Alamat Sekolah c. NIP/NIK 3. Nama (lengkap dengan gelar akademik) 2. Tempat. Nama b. Sekolah g. Akta Mengajar 9.INSTRUMEN PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN oleh Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) IDENTITAS PESERTA 1. Provinsi f. 2. Pangkat/Golongan 5. NUPTK 4. Kecamatan d. Jenis Kelamin 6. 3. Kabupaten/Kota e. tgl lahir 7. 4) sesuai dengan kriteria sebagai berikut. Mata Pelajaran/Guru Kelas SD*) 11.

II A. 8. 17. 10. F. B. atau SKOR 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 93 . C. 11. baik. INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI PRAPEMBELAJARAN Mempersiapkan siswa untuk belajar Melakukan kegiatan apersepsi KEGIATAN INTI PEMBELAJARAN Penguasaan materi pelajaran Menunjukkan penguasaan materi pembelajaran Mengaitkan materi dengan pengetahuan lain yang relevan Menyampaikan materi dengan jelas. 14. 22. 15.PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO I 1. dan benar Menyampaikan pesan dengan gaya yang sesuai PENUTUP Melakukan refleksi atau membuat rangkuman dengan melibatkan siswa Melaksanakan tindak lanjut dengan memberikan arahan. 21. 9. 19. 13. III 23. 6. 24. 18. 16. 20. E. 12. 4. 7. 2. D. 5. 3. sesuai dengan hierarki belajar dan karakteristik siswa Mengaitkan materi dengan realitas kehidupan Pendekatan/strategi pembelajaran Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kompetensi (tujuan) yang akan dicapai dan karakaterstik siswa Melaksanakan pembelajaran secara runtut Menguasai kelas Melaksanakan pembelajaran yang bersifat kontekstual Melaksanakan pembelajaran yang memungkinkan tumbuhnya kebiasaan positif Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan alokasi waktu yang direncanakan Pemanfaatan sumber belajar /media pembelajaran Menggunakan media secara efektif dan efisien Menghasilkan pesan yang menarik Melibatkan siswa dalam pemanfaatan media Pembelajaran yang memicu dan memelihara keterlibatan siswa Menumbuhkan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran Menunjukkan sikap terbuka terhadap respons siswa Menumbuhkan keceriaan dan antusisme siswa dalam belajar Penilaian proses dan hasil belajar Memantau kemajuan belajar selama proses Melakukan penilaian akhir sesuai dengan kompetensi (tujuan) Penggunaan bahasa Menggunakan bahasa lisan dan tulis secara jelas.

. Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) (...) NIP/NIK 94 ... .................... skor tertinggi 96 SKOR Dengan ini saya menyatakan bahwa penilaian yang saya lakukan sesuai dengan kondisi guru berprestasi yang sebenarnya. dan apabila di kemudian hari ternyata pernyataan saya tidak benar.......................... saya bersedia mempertanggungjawabkannya................ atau tugas sebagai bagian remidi/pengayaan Total Skor (jumlahkan seasuai dengan angka yang dilingkari.... Skor terrendah 24....... ..NO INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI kegiatan..

.) 95 .... Tanggung jawab (sanggup menyelesaikan tugas sesuai dengan ketentuan..X 100% SKOR TERTINGGI 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 .... dan kegiatan ekstrakurikuler lainnya Skor Total (jumlahkan angka yang dilingkari). Inovasi dan kreativitas (kemampuan dan kemauan untuk mengadakan pembaharuan melalui olah pikirnya.... Keteladanan (menjadi contoh atau rujukan dalam sikap dan perilaku bagi orang lain..) 6... bersemangat melaksanakan dan mentaati kaidah-kaidah dalam tugas) 7.. dan sebagainya) 8. misal mendapat kritik tidak marah dan akomodatif terhadap saran orang lain) 9. menulis buku.. Kemampuan bekerjasama 11.. misalnya... Dengan ini saya menyatakan bahwa penilaian yang saya lakukan sesuai dengan kondisi guru berprestasi yang sebenarnya.) 2.. berpakaian... 1............. misal: orang muslim rajin menjalankan sholat..... Skor terendah 11. Kemampuan berkomunikasi (dapat menyampaikan ide-idenya dengan bahasa yang baik dan dapat dipahami oleh sasaran....... misal: melaksanakan pembelajaran dengan baik dan sesuai jadwal) 3..... . Kemampuan menerima kritik dan saran (perilaku dalam merespon kritik dan saran dari orang lain. misal: ijin tidak masuk atau tidak mengajar dengan alasan yang sebenarnya) 4. misal yang memiliki etos kerja tinggi. Kedisiplinan (kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.. Kejujuran (menyampaikan sesuatu apa adanya.PENILAIAN KERJA GURU PENGAMATAN SEHARI-HARI No .. misal mulai dan mengakhiri kegiatan pembelajaran sesuai dengan jadwal) 5... ... Etos kerja (komitmen dan semangat dalam melaksanakan tugas.. orang Kristiani rajin ke gereja.. untuk lomba olimpiade... dll... membuat alat peraga pembelajaran.. membuat karya seni......... Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) (... Keberhasilan melakukan pembimbingan siswa. Aspek yang dinilai Skor 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 Ketaatan dalam menjalankan ajaran agama (rajin menjalankan ajaran agama yang dianut. dll. dan apabila di kemudian hari ternyata pernyataan saya tidak benar..... misal: dalam keseharian dapat berkomunikasi secara baik dengan sejawat) 10. misal: menjadi teladan bagi sejawat dan peserta didik dalam tutur kata... saya bersedia mempertanggungjawabkannya. misal selalu berusaha menggunakan alam sekitar dan bahan-bahan yang ada di sekitarnya dalam proses pembelajaran di kelas... skor tertinggi 44  SKOR SKOR =----------------------........

4) sesuai dengan kriteria sebagai berikut. 2. tgl lahir 7. Alamat e-mail 10. Pangkat/Golongan 5. Pendidikan Terakhir 8. NUPTK 4. Alamat Sekolah c. Beban Mengajar per Minggu *coret yang tidak perlu LEMBAR PENILAIAN Petunjuk Berilah penilaian kompetensi kepribadian dan sosial guru. Sekolah g. Kabupaten/Kota e. Sekolah Tempat Tugas a. Tempat. 1 = tidak baik/rendah 3 = baik/tinggi : : : : : : : : : Jam/minggu : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) : 96 . Nama (lengkap dengan gelar akademik) 2. Kecamatan d. NIP/NIK 3. Jenis Kelamin 6. Mata Pelajaran/Guru Kelas SD*) 11. Akta Mengajar 9. Provinsi f. dengan cara melingkari angka pada kolom skor (1. 3. No. Nama b. Telp.NIP/NIK Lampiran 3 INSTRUMEN PENILAIAN KINERJA oleh Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) IDENTITAS PESERTA 1.

2 = kurang baik/kurang tinggi 4 = sangat baik/sangat tingi 97 .

Pengembangan kurikulum 4. . struktur. rasa bangga menjadi guru C. dan masyarakat D. Kepala Sekolah 98 . Kepribadian 8..... Kegiatan pembelajaran yang mendidik 5.. Etos kerja. Profesional Penguasaan materi.. tanggung jawab yang tinggi. Sosial 11.. . .. . konsep dan pola pikir keilmuan yang 13. . Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan 10. ………………………………. mendukung mata pelajaran yang diampu 14. ………………………………………………………… .. Menguasai karakteristik peserta didik 2........ Bertindak sesuai dengan norma agama... serta tidak diskriminatif Komunikasi dengan sesama guru. .REKAP HASIL PENILAIAN KINERJA GURU KELAS/MATA PELAJARAN a. . Bersikap inklusif. tenaga kependidikan. .. . sampai ... Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik 3. Penilaian dan evaluasi B.. . NO KOMPETENSI NILAI*) A. ……………………. Pedagogik 1.. sosial dan kebudayaan Nasional 9.. Pengembangan potensi peserta didik 6. peserta 12 didik.. orang tua.. Nama Instansi/Sekolah Telp / Fax Kelurahan Kecamatan Kabupaten/kota Provinsi Periode penilaian ... bertindak obyektif. Nama NIP Tempat/Tanggal Lahir Pangkat/Jabatan/Golongan TMT sebagai guru Masa Kerja Jenis Kelamin Pendidikan Terakhir/Spesialisasi Program Keahlian yang diampu b. Komunikasi dengan peserta didik 7.. .. hukum. . ..... Nilai minimum per kompetensi = 1 dan nilai maksimum 4. Mengembangkan keprofesionalan melalui tindakan yang reflektif Jumlah (Hasil penilaian kinerja guru) *) Nilai Diisi berdasarkan laporan dan evaluasi PK Guru..

5. 6.Penilaian Kinerja Guru Komponen 1 Mengenal karakteristik peserta didik Skor Indikator 1. sehingga peserta didik tersebut tidak termarginalkan (tersisihkan.25%<X≤50%=2. Guru mencoba mengetahui penyebab penyimpangan perilaku peserta didik untuk mencegah agar perilaku tersebut tidak merugikan peserta didik lainnya. Guru memperhatikan peserta didik dengan kelemahan fisik tertentu agar dapat mengikuti aktivitas pembelajaran. dsb.). Guru dapat mengatur kelas untuk memberikan kesempatan belajar yang sama pada semua peserta didik dengan kelainan fisik dan kemampuan belajar yang berbeda. 3. Guru dapat mengidentifikasi karakteristik belajar setiap peserta didik di kelasnya. Total skor untuk kompetensi 1 Skor maksimum kompetensi 1= jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 1 (0%<X≤25%=1. minder. 2. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Seluruhnya terpenuhi 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 99 . diolok‐ olok. Guru memastikan bahwa semua peserta didik mendapatkan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran. 4. Guru membantu mengembangkan potensi dan mengatasi kekurangan peserta didik. 50% < X≤ 75% = 3.

Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 2 : Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik Nama Guru : ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... (9) Nama Penilai : ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12)

(13) Tindak lanjut yang diperlukan:

(14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan:

(15) (16)

(17) Tindak lanjut yang diperlukan:

(18) Setelah Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (19) (20)

(21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22)

100

Penilaian Kinerja Guru Komponen 2

Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik Skor Indikator Tidak ada bukti Terpenuhi Seluruhnya (Tidak sebagian terpenuhi terpenuhi) 0 1 2

1. Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk menguasai materi pembelajaran sesuai usia dan kemampuan belajarnya melalui pengaturan proses pembelajaran dan aktivitas yang bervariasi. 2. Guru selalu memastikan tingkat pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran tertentu dan menyesuaikan aktivitas pembelajaran berikutnya berdasarkan tingkat pemahaman tersebut. 3. Guru dapat menjelaskan alasan pelaksanaan kegiatan/aktivitas yang dilakukannya, baik yang sesuai maupun yang berbeda dengan rencana, terkait keberhasilan pembelajaran. 4. Guru menggunakan berbagai teknik untuk memotiviasi kemauan belajar peserta didik. 5. Guru merencanakan kegiatan pembelajaran yang saling terkait satu sama lain, dengan memperhatikan tujuan pembelajaran maupun proses belajar peserta didik. 6. Guru memperhatikan respon peserta didik yang belum/kurang memahami materi pembelajaran yang diajarkan dan menggunakannya untuk memperbaiki rancangan pembelajaran berikutnya. Total skor untuk kompetensi 2 Skor maksimum kompetensi 2 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 2 (0%<X≤25%=1;25%<X≤50%=2; 50% < X≤ 75% = 3; 75% < X≤ 100% = 4)

0

1

2

0 0 0

1 1 1

2 2 2

0

1

2

12

101

102

.. . . ... ... . ... ...... ... .. . . . .. ...... . ... .... . .... ............ .. ... ... ... .... .. . . ..... .... . . . ............. .. . .. ....... (9) Nama Penilai : .. ..... .... .. ....... ... ... .. (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru: (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (19) (20) (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 103 . . ... .... . . .. . .... . .. .. . . ... ... ... . . . .. . . ........... ...... .. . ..... ..... . . .........Kompetensi 3 : Pengembangan kurikulum Nama Guru : ......... .. .. ..... .... .

50% < X≤ 75% = 3. dan d) dapat dilaksanakan di kelas e) sesuai dengan konteks kehidupan sehari‐hari peserta didik.Penilaian Kinerja Guru Komponen 3 Pengembangan kurikulum Skor Indikator 1. b) tepat dan mutakhir. 3. Total skor untuk kompetensi 3 Skor maksimum kompetensi 3 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/8) × 100% Nilai untuk kompetensi 3 (0%<X≤25%=1. c) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar peserta didik. 4. 2. Guru merancang rencana pembelajaran yang sesuai dengan silabus untuk membahas materi ajar tertentu agar peserta didik dapat mencapai kompetensi dasar yang ditetapkan.25%<X≤50%=2. Guru dapat menyusun silabus yang sesuai dengan kurikulum. Guru memilih materi pembelajaran yang: a) sesuai dengan tujuan pembelajaran. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti Terpenuhi (Tidak sebagian terpenuhi) 0 0 0 1 1 1 2 Terpenuhi seluruhnya 2 2 0 1 2 8 104 . Guru mengikuti urutan materi pembelajaran dengan memperhatikan tujuan pembelajaran.

(9) Nama Penilai : .... ..... ... .. .. . .. ...... . .. .... ..... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru Tindak lanjut yang diperlukan: (19) (20) (21) (22) 105 . ....... . . .. .. .. .. ....... . . ... ... ...... .... .. .... ...... ...... .. .. ... .. .. ... . ... . ... ... . .. ...... . .. . .......Kompetensi 4 : Kegiatan Pembelajaran yang Mendidik Nama Guru : . . ....... . .. . . . .... .... ... .... . . . . .... ......... ........... .... .. . . .. .... ... . .. ... . .... . ..... .............. .

5. 8. Guru mampu menyesuaikan aktivitas pembelajaran yang dirancang dengan kondisi kelas. bukan semata‐mata kesalahan yang harus dikoreksi. 7. Guru menyikapi kesalahan yang dilakukan peserta didik sebagai tahapan proses pembelajaran. 9. mempraktekkan dan berinteraksi dengan peserta didik lain. 50% < X≤ 75% = 3. Guru memberikan banyak kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya. Total skor untuk kompetensi 4 Skor maksimum kompetensi 4 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/22) × 100% Nilai untuk kompetensi 4 (0% < X≤ 25% = 1. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada Terpenuhi Terpenuhi bukti (Tidak terpenuhi) sebagian seluruhnya 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 2 0 1 0 1 2 0 0 0 1 1 1 2 2 2 0 1 2 0 1 2 106 . Sebagai contoh: guru menambah informasi baru setelah mengevaluasi pemahaman peserta didikterhadap materi sebelumnya. Guru mengelola kelas dengan efektif tanpa mendominasi atau sibuk dengan kegiatannya sendiri agar semua waktu peserta dapat termanfaatkan secara produktif. 4. Guru menggunakan alat bantu mengajar. sebelum memberikan penjelasan tentangjawaban yang benar. dan/atau audio‐ visual (termasuk TIK) untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran. Misalnya: dengan mengetahui terlebih dahulu peserta didik lain yang setuju atau tidak setuju dengan jawaban tersebut. Guru melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai isi kurikulum dan mengkaitkannya dengan konteks kehidupan sehari‐hari peserta didik. 6. 11. 2. 25% < X≤ 50% = 2. 10.Penilaian Kinerja Guru Komponen 4 Kegiatan Pembelajaran yang Mendidik Skor Indikator 1. 3. Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran sesuai dengan rancangan yang telah disusun secara lengkap dan pelaksanaan aktivitas tersebut mengindikasikan bahwa guru mengerti tentang tujuannya. Guru mengatur pelaksanaan aktivitas pembelajaran secara sistematis untuk membantu proses belajar peserta didik. Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran yang bertujuan untuk membantu proses belajar peserta didik. bukan untuk menguji sehingga membuat peserta didik merasa tertekan. Guru mengkomunikasikan informasi baru (misalnya materi tambahan) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar peserta didik. Guru melakukan aktivitas pembelajaran secara bervariasi dengan waktu yang cukup untuk kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar dan mempertahankan perhatian peserta didik.

Guru memberikan kesempatan belajar kepada peserta didik sesuai dengan cara belajarnya masing‐masing. 6. Total skor untuk kompetensi 5 Skor maksimum kompetensi 5 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/14) × 100% Nilai untuk kompetensi 5 (0%<X≤25%=1. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpenuhi seluruhnya 0 1 2 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 107 . 7. dan kesulitan belajar masing‐masing peserta didik. 50% < X≤ 75% = 3. Guru memusatkan perhatian pada interaksi dengan peserta didik dan mendorongnya untuk memahami dan menggunakan informasi yang disampaikan. Guru dapat mengidentifikasi dengan benar tentang bakat.25%<X≤50%=2. 5. Guru merancang dan melaksanakan aktivitas pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk belajar sesuai dengan kecakapan dan pola belajar masing‐masing. Guru secara aktif membantu peserta didik dalam proses pembelajaran dengan memberikan perhatian kepada setiap individu. 4. potensi. minat. 3.Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 5 Memahami dan mengembangkan potensi Skor Indikator 1. Guru menganalisis hasil belajar berdasarkan segala bentuk penilaian terhadap setiap peserta didik untuk mengetahui tingkat kemajuan masing‐ masing. Guru merancang dan melaksanakan aktivitas pembelajaran untuk memunculkan daya kreativitas dan kemampuan berfikir kritis peserta didik. 2.

. . ..... ... ... .... . ... .... .......... ....... ... .. . ....... ... . . ... ... . . . . .. ... ..... . ..... .. .. ...... . .... ......... . .. ... . .. . .. ... .. . . .. .. ... .... . .. .... .. . ....... (9) Nama Penilai : ... . .. (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (19) (20) (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 108 .. .. . .... ...... . ...... ........ ...... . . ...... .... . ...... .... . ....Kompetensi 6 : Komunikasi dengan peserta didik Nama Guru : . ........ .. . . ..... . ....

sesuai tujuan pembelajaran dan isi kurikulum. Guru menanggapinya pertanyaan peserta didik secara tepat. Guru menyajikan kegiatan pembelajaran yang dapat menumbuhkan kerja sama yang baik antar pesertadidik. benar. termasuk memberikan pertanyaan terbuka yang menuntut peserta didik untuk menjawab dengan ide dan pengetahuan mereka. 6. 4. 5. Guru memberikan perhatian dan mendengarkan semua pertanyaan dan tanggapan peserta didik. 2. dan mutakhir. Total skor untuk kompetensi 6 Skor maksimum kompetensi 6 = jumlah indikator ×2 Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 6 (0%<X≤25%=1. tanpa mempermalukannya. Guru menggunakan pertanyaan untuk mengetahui pemahaman dan menjaga partisipasi peserta didik.Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 6 Penilaian untuk Kompetensi 6: Komunikasi dengan peserta didik Skor Indikator 1. kecuali jika diperlukan untuk membantu atau mengklarifikasi pertanyaan/tanggapan tersebut. 3. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpenuhi Seluruhnya 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 109 . Guru memberikan perhatian terhadap pertanyaan peserta didik dan meresponnya secara lengkap dan relevan untuk menghilangkan kebingungan pada peserta didik.25%<X≤50%=2. 50% < X≤ 75% = 3. Guru mendengarkan dan memberikan perhatian terhadap semua jawaban peserta didik baik yang benar maupun yang dianggap salah untuk mengukur tingkat pemahaman peserta didik. tanpa menginterupsi.

... . . .. . .... ...... .. ..... .. .. .. ... . .... .. ... . ..... ..... .. . ..... ... .. ........... .... . ...... .... ..... ... .... .. . . .. . ... .... .. ..Kompetensi 7 : Penilaian dan evaluasi Nama Guru : .. (9) Nama Penilai : . .. .... . . ... .. . ..... .......... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan gur (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Setelah Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (19) (20) (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 110 .. . .... .... .... . .. ... ... ...... ... . .. .... ... ... . ... ..... .... . ... .. . ......... ... ...... . .. ... .. ..

Total skor untuk kompetensi 7 Skor maksimum kompetensi 7 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 10) × 100% Nilai untuk kompetensi 7 (0%<X≤25%=1. dan sebagainya. jurnal pembelajaran. dan mengumumkan hasil serta implikasinya kepada peserta didik. 50% < X≤ 75% = 3. 5. dan dapat membuktikannya melalui catatan.Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 7 Penilaian dan evaluasi Skor Indikator Tidak ada Terpenuhi Terpenuhi bukti (Tidak terpenuhi) sebagian Seluruhnya 0 1 2 1. tentang tingkat pemahaman terhadap materi pembelajaran yang telah dan akan dipelajari. teknik dan jenis penilaian. Guru memanfatkan hasil penilaian sebagai bahan penyusunan rancangan pembelajaran yang akan dilakukan selanjutnya. Guru memanfaatkan masukan dari peserta didik dan merefleksikannya untuk meningkatkan pembelajaran selanjutnya. Guru menganalisis hasil penilaian untuk mengidentifikasi topik/kompetensi dasar yang sulit sehingga diketahui kekuatan dan kelemahan masing‐masing peserta didik untuk keperluan remedial dan pengayaan. 75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 0 1 2 (26) 0 1 2 0 1 2 111 . selain penilaian formal yang dilaksanakan sekolah. Guru menyusun alat penilaian yang sesuai dengan tujuan pembelajaran untuk mencapai kompetensi 2. materi tambahan.25%<X≤50%=2. 4. tertentu Guru melaksanakan penilaian dengan berbagai seperti yang tertulis dalam RPP. rancangan pembelajaran. 3.

... .. .... .. . . (9) Nama Penilai : .. . . .... ... . .... .... . . ..... ... .... .. ...... .. . .. .. .. ..... . .. .......... ... . . .. . .... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal (11) Dokumen dan bahan lain (12) yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Pemantauan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan (23) (24) 112 ..... .. . .... hukum.. .... ....... . ........ ... . .... . .... .. ....... .. .... ... .. . .. . .. .... . . . ..... sosial dan kebudayaan nasional Indonesia Nama Guru : .... . .. .. .. ........... ..... .. . . .Kompetensi 8 : Bertindak sesuai dengan norma agama... ... . . ... .......... . ......... ...... . ...

Guru memiliki rasa persatuan dan kesatuan sebagai bangsa Indonesia. 50% < X≤ 75% = 3. Guru mempunyai pandangan yang luas tentang keberagaman bangsa Indonesia (misalnya: budaya. hukum. 2. Guru saling menghormati dan menghargai teman sejawat sesuai dengan kondisi dan keberadaan masing‐ masing. 5. agama).Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 8 Bertindak sesuai dengan norma agama. Guru mengembangkan kerjasama dan membina kebersamaan dengan teman sejawat tanpa memperhatikan perbedaan yang ada (misalnya: suku. agama. Guru menghargai dan mempromosikan prinsip‐prinsip Pancasila sebagai dasar ideologi dan etika bagi semua warga Indonesia. 3.25%<X≤50%=2. 4. Total skor untuk kompetensi 8 Skor maksimum kompetensi 8 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/10) × 100% Nilai untuk kompetensi 8 (0%<X≤25%=1. suku. dan gender). sosial dan kebudayaan nasional Indonesia Skor Indikator 1. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada tukti(Tidak erp erpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpen uhi Seluruh nya 0 1 2 2 0 1 0 0 0 1 1 1 2 2 2 113 .

... . .... ... . . ........ (9) Nama Penilai : ...... ... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Pemantauan Tanggal Dokumen dan bahan lain (24) yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) (23) 114 . . ... . .. .. . ......... ....... ... .. .... . .... . . ...... ... ... . ..... . .... . . . ........... . . .. ... ... .. . ........ .. .. ... .... .... . . .... .. ..Kompetensi 9 : Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan Nama Guru : .. . . . .. .. ......... ..... . .... . . . ....... ............ .. .. . .. ........ . . ... ...... ........ .. .. .... . .

Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 9 kOM Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan k Indikator 1.25%<X≤50%=2. orang tua. sehingga semua peserta didik selalu memperhatikan guru dan berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. 5. Guru berperilaku baik untuk mencitrakan nama baik sekolah. berpenampilan. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Skor Terpenuhi sebagian Terpenuhi seluruhnya 0 0 1 2 2 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 115 . dan berbuat terhadap semua peserta didik. 2. Total skor untuk kompetensi 9 Skor maksimum kompetensi 9 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 10) × 100% Nilai untuk kompetensi 9 (0%<X≤25%=1. 3. termasuk mengundang mereka untuk mengobservasi cara mengajarnya dan memberikan masukan. Guru mampu mengelola pembelajaran yang membuktikan bahwa guru dihormati oleh peserta didik. Guru bertingkah laku sopan dalam berbicara. Guru mau membagi pengalamannya dengan teman sejawat. 50% < X≤ 75% = 3. dan teman sejawat. 4. Guru bersikap dewasa dalam menerima masukan dari peserta didik dan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berpartisipasi dalam proses pembelajaran.

... . .. .... .. . ..... ....... . .. ... .. ........ ... .. . ...... ... . .. dan rasa bangga menjadi guru Nama Guru : .. .. .. . ........ .. . .. ....... . .. ..... .... . .. ... ..... .. . . .. ..... ... . .... ........ . . . . . .. ... ..... . . .Kompetensi 10: Etos kerja...... ... ... ...... .. . .... .......... .. ....... ... . tanggung jawab yang tinggi...... . . . . .... ... ..... (9) Nama Penilai : . .. .... .... ... .... .... (10) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Pemantauan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan (23) (24) 116 ... . ..

Guru memenuhi jam mengajar dan dapat melakukan semua kegiatan lain di luar jam mengajar berdasarkan ijin dan persetujuan pengelola sekolah. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) 0 Terpenuhi sebagian 1 Terpenuhi seluruhnya 2 0 1 2 0 1 2 2 0 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 117 . 3. 7. dengan memberikan alasan dan bukti yang sah jika tidak menghadiri kegiatan yang telah direncanakan. 2. dan rasa bangga menjadi guru Skor Indikator 1. Guru memanfaatkan waktu luang selain mengajar untuk kegiatan yang produktif terkait dengan tugasnya. 6. 4. Guru meminta ijin dan memberitahu lebih awal. 50% < X≤ 75% = 3. Total skor untuk kompetensi 10 Skor maksimum kompetensi 10 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 16) × 100% Nilai untuk kompetensi 10 (0%<X≤25%=1. guru mengaktifkan siswa dengan melakukan hal‐hal produktif terkait dengan mata pelajaran. 8.25%<X≤50%=2. Guru mengawali dan mengakhiri pembelajaran dengan tepat waktu.Penilaian Kinera Guru Kompetensi 10 Etos kerja. termasuk proses pembelajaran di kelas. Guru menyelesaikan semua tugas administratif dan non‐pembelajaran dengan tepat waktu sesuai standar yang ditetapkan. tanggung jawab yang tinggi. Guru merasa bangga dengan profesinya sebagai guru. 5. dan meminta guru piket atau guru lain untuk mengawasi kelas. Jika guru harus meninggalkan kelas. Guru memberikan kontribusi terhadap pengembangan sekolah dan mempunyai prestasi yang berdampak positif terhadap nama baik sekolah.

orang tua peserta 118 . 75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 Kompetensi 12: Komunikasi dengan sesama guru. kaya.25%<X≤50%=2.Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 11 Bersikap inklusif. Total skor untuk kompetensi 11 Skor maksimum kompetensi 11= jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 11 (0%<X≤25%=1. serta berkontribusi positif terhadap semua diskusi formal dan informal terkait dengan pekerjaannya. bertindak objektif. Guru sering berinteraksi dengan peserta didik dan tidak membatasi perhatiannya hanya pada kelompok tertentu (misalnya: peserta didik yang pandai. 2. Guru memperlakukan semua peserta didik secara adil. memberikan perhatian dan bantuan sesuai kebutuhan masing‐masing. Skor Tidak ada Terpenuhi Seluruhnya bukti (Tidak sebagian terpenuhi terpenuhi) 2 0 1 0 1 2 (23) (24) Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) (25) 3. Guru menjaga hubungan baik dan peduli dengan teman sejawat (bersifat inklusif). serta tidak diskriminatif Indikator 1. 50% < X≤ 75% = 3. tanpa memperdulikan faktor personal. tenaga pendidikan. berasal dari daerah yang sama dengan guru).

. Guru menyampaikan informasi tentang kemajuan. . . . 50% < X≤ 75% = 3. dan dapat menunjukkan buktinya.. .. .......... . . .. ....... orang tua peserta didik....... .. .......... ....... .. Guru ikut berperan aktif dalam kegiatan di luar pembelajaran yang diselenggarakan oleh sekolah dan masyarakat dan dapat memberikan bukti keikutsertaannya.. . .... ....... .. . Total skor untuk kompetensi 12 Skor maksimum kompetensi 12 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 12 (0%<X≤25%=1. . (10) Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) (23) (24) Kompetensi 12: Komunikasi dengan sesama guru. dan masyarakat Nama Guru : .. .. ... ..... baik dalam pertemuan formal maupun tidak formal antara guru dan orang tua.. . . ..... . . 3.... ...... . ...... .. ... .. ..... Guru memperhatikan sekolah sebagai bagian dari masyarakat.. .. .. .. .. berkomunikasi dengan masyarakat sekitar. ... .. ... . .. .. . ... .. . .... . ..... ... . . dan potensi peserta didik kepada orang tuanya... 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Seluruhnya terpenuhi 2 0 1 0 1 2 0 1 2 (27) (28) (29) (30) 6 119 ..25%<X≤50%=2. ... . .didik............. kesulitan.. teman sejawat. . . dan masyarakat Skor Indikator 1.. (9) Nama Penilai : . .... tenaga pendidikan. ... . ..... . . . .. 2.... ............ . . .. .. . serta berperan dalam kegiatan sosial di masyarakat.... .... ... ... . . .. .

25%<X≤50%=2. 75% < X≤ 100% = 4) 120 . untuk mengidentifikasi materi 0 1 2 pembelajaran yang dianggap sulit. Guru menyertakan informasi yang tepat dan 0 1 2 mutakhir di dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. Guru menyusun materi. melakukan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. 2.Penilaian Kinerja Guru Penilaian untuk Kompetensi 13: Penguasaan materi struktur konsep dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu Skor Tidak ada Indikator Terpenuhi Terpenuhi bukti sebagian seluruhnya (Tidak terpenuhi) 1. Guru melakukan pemetaan standar kompetensi dan kompetensi dasar untuk mata pelajaran yang diampunya. 50% < X≤ 75% = 3. 3. perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang berisi informasi 0 1 2 yang tepat. dan memperkirakan alokasi waktu yang diperlukan. dan yang membantu peserta didik untuk memahami konsep materi pembelajaran. mutakhir. Total skor untuk kompetensi 13 Skor maksimum kompetensi 13 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 13 (0%<X≤25%=1.

Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 14: Mengembangkan keprofesian melalui tindakan reflektif Skor Indikator 1. Guru dapat memanfaatkan TIK dalam berkomunikasi dan pelaksanaan PKB. Guru melakukan evaluasi diri secara spesifik. 3. 2. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpenuhi seluruhnya 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 0 1 1 2 2 121 . Guru dapat mengaplikasikan pengalaman PKB dalam perencanaan. Guru memiliki jurnal pembelajaran. Total skor untuk kompetensi 14 Skor maksimum kompetensi 14 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 12) × 100% Nilai untuk kompetensi 14 (0%<X≤25%=1.25%<X≤50%=2. catatan masukan dari kolega atau hasil penilaian proses pembelajaran sebagai bukti yang menggambarkan kinerjanya. 4. mengembangkan karya inovasi. 50% < X≤ 75% = 3. mengikuti kegiatan ilmiah (misalnya seminar. 6. dan didukung dengan contoh pengalaman diri sendiri. 5. penilaian pembelajaran dan tindak lanjutnya. lengkap. Guru melakukan penelitian. konferensi). pelaksanaan. dan aktif dalam melaksanakan PKB. Guru memanfaatkan bukti gambaran kinerjanya untuk mengembangkan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran selanjutnya dalam program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB).

122 . Penutup Lampiran-lampiran :  Fotocopy sertifikat/surat keterangan  Surat penugasan  Dan lain-lain.  Dampak terhadap pengalaman pengembangan keprofesian berkelanjutan terhadap diri sendiri dalam peningkatan mutu pengembangan keprofesian berkelanjutan dan riwayatnya. penyelenggaraan kegiatan  Tujuan mengikuti pengembangan keprofesian berkelanjutan.  Tindak lanjut yang akan atau telah dilaksanakan berkaitan dengan pengembangan diri berdasarkan hasil dari pengembangan keprofesian berkelanjutan. lama penyelenggaraan pengembangan keprofesian berkelanjutan  Penyelenggaraan pengembangan keprofesian berkelanjutan B. C. Bagian Isi  Uraian rinci dari tujuan pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB)  Pernyataan isi materi yang disajikan dalam kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan serta uraian kesesuaian dengan peningkatan keprofesiannya. Bagian Pendahuluan  Latar Belakang mengikuti pengembangan keprofesian berkelanjutan  Keterangan waktu pelaksanaan.Lampiran 3 Sistematika Pelaporan Pengembangan Diri  Judul  Lembar Pengesahan  Kata Pengantar  Daftar Isi A.

observasi partisipatoris dan lain-lain yang dapat berbeda. Latar Belakang dan Identifikasi Masalah B.Lampiran 4 Sistematika Penulisan Karya Tulis Ilmiah  Judul  Lembar Pengesahan  Kata Pengantar  Daftar Isi  Bab I Pendahuluan A. Penyesuaian dapat dibuat menurut jenis-jenis penelitian misalnya : penelitian pengembangan. penelitian tindakan. 123 . Tujuan  Bab II Landasan Teori/Tinjauan Pustaka  Bab III Metode Penelitian (bila melakukan penelitian)  Pembahasan  Kesimpulan dan saran  Lampiran-Lampiran Catatan : Sistematika tersebut merupakan alternatif yang dapat digunakan. Rumusan Masalah C.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful