PEDOMAN PELAKSANAAN PEMILIHAN GURU BERPRESTASI SD DAN SMP TAHUN 2011

DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN PENDIDIKAN DASAR DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL 2011

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR...............................................................................................................i DAFTAR ISI ...........................................................................................................................iii BAB I PENDAHULUAN.................................................................................................1 A. Latar Belakang .............................................................................................1 B. Landasan Hukum .........................................................................................1 C. Tujuan ..........................................................................................................2 D. Manfaat ........................................................................................................2 E. Hasil Yang Diharapkan.................................................................................2 PENGERTIAN, SIFAT, PESERTA, DAN PERSYARATAN PESERTA ...............3 A. Pengertian....................................................................................................3 B. Sifat..............................................................................................................4 C. Peserta.........................................................................................................4 D. Persyaratan Peserta ....................................................................................4 ORGANISASI PENYELENGGARAAN, SELEKSI PESERTA, PROSEDUR PENGUSULAN, PENETAPAN PERINGKAT DAN PENGHARGAAN, SERTA PEMBIAYAAN .......................................................................................7 A. Organisasi Penyelenggaraan ......................................................................7 B. Seleksi, Penetapan dan Pemberian Penghargaan ......................................10 C. Pembiayaan ................................................................................................12 ASPEK YANG DINILAI DAN PROSEDUR PENILAIAN .....................................14 A. Aspek Penilaian ..........................................................................................14 B. Prosedur Penilaian ......................................................................................18 C. Penentuan Skor Akhir ................................................................................. 73 PENUTUP ..........................................................................................................74

BAB II

BAB III

BAB IV

BAB V

LAMPIRAN-LAMPIRAN

iii

KATA PENGANTAR

Dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional disebutkan bahwa pendidikan nasional bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Selanjutnya, dalam Undag-Undang Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen dinyatakan bahwa guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Guru memegang peran utama dalam rangka implementasi fungsi dan upaya mencapai tujuan nasional. Untuk melaksanakan tugas utama, guru wajib memiliki kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi professional. Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pendidikan Nasional melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar telah memberikan perhatian yang sungguh-sungguh untuk memberdayakan guru, terutama guru berprestasi. Hal ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Pasal 36 ayat (1) yang menyatakan bahwa ”Guru yang berprestasi, berdedikasi luar biasa, dan/atau bertugas di daerah khusus berhak memperoleh penghargaan. Kemudian berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 Pasal 30 ayat (1) ditegaskan bahwa “Guru memiliki hak untuk mendapatkan penghargaan sesuai dengan prestasi kerja, dedikasi luar biasa, dan/atau bertugas di daerah khusus”. Pemilihan Guru Berprestasi Tahun 2011 merupakan salah satu implementasi Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008. Guru Berprestasi dapat menjadi guru model atau contoh bagi guru lainnya karena yang bersangkutan mempunyai prestasi yang luar biasa atau melebihi yang dicapai guru lain sehingga berdampak positif terhadap peningkatan mutu dan proses hasil pembelajaran menuju standar nasional pendidikan. Pedoman ini merupakan acuan bagi Pemerintah Daerah dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP), serta Panitia Daerah maupun Nasional dalam penyelenggaraan Pemilihan Guru Berprestasi tahun 2011, mulai dari tingkat satuan pendidikan sampai dengan tingkat nasional. i

Suyanto.Melalui pemilihan guru berprestasi diharapkan semua pemangku kepentingan akan meningkatkan komitmennya dalam pembinaan dan pengembangan profesionalisme guru untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu. Februari 2011 Plt. Prof.D. Direktur Jenderal Pendidikan Dasar. NIP. Jakarta. 195303021977031001 ii . Ph.

Landasan Hukum 1. 4. khususnya pada aspek yang dinilai. 5. 7. Tugas. 2. provinsi. guru tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis edukatif. dan pendidikan menengah. berdedikasi luar biasa. Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi Tugas dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2010. terutama bagi guru-guru yang berprestasi. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. pelaksanaan pemilihan guru berprestasi telah berlangsung dengan lancar. maka kedudukan dan peran guru semakin strategis untuk mempersiapkan SDM yang berkualitas dalam menghadapi era global. B. Selaras dengan kebijaksanaan pembangunan yang meletakkan pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai prioritas pembangunan nasional. Pemilihan guru berprestasi dimaksudkan antara lain untuk mendorong motivasi. yang diharapkan akan berpengaruh positif pada peningkatan kinerja. Secara umum. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 55 Tahun 2003 tentang Tanda Kehormatan Satyalancana Pendidikan. Era global menuntut SDM yang bermutu tinggi dan siap berkompetisi. pendidikan dasar. 1 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 . 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. maupun internasional. dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal. Pemerintah memberikan perhatian yang sungguh-sungguh untuk memberdayakan guru. dimulai dari tingkat satuan pendidikan. baik pada tataran nasional. dan kompetitif. dan tingkat nasional. 6. regional. keluarga. Latar belakang Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik. kabupaten/kota. Pasal 36 ayat (1) mengamanatkan bahwa ”Guru yang berprestasi. menilai. Sehubungan dngan itu. 3. dedikasi. melatih. Undang-Undang No.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi BAB I PENDAHULUAN A. membimbing. Secara teknis. dan/atau bertugas di daerah khusus berhak memperoleh penghargaan”. produktif. Peningkatan kinerja tersebut dapat terlihat dari mutu lulusan satuan pendidikan sebagai SDM yang berkualitas. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Untuk melaksanakan tugasnya secara profesional. loyalitas dan profesionalisme guru. kecamatan. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. pemilihan guru berprestasi dilaksanakan secara bertingkat. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan. mengarahkan. tetapi juga harus memiliki kepribadian yang kokoh sehingga dapat menjadi sosok panutan bagi siswa. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru. maupun masyarakat. pelaksanaannya dirasakan masih belum optimum sehingga perlu dilakukan penyempurnaan. mengajar. namun demikian.

dan loyalitas demi kepentingan masa depan bangsa dan negara. Mengangkat guru sebagai profesi terhormat. Meningkatnya harkat. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2009 tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru dan Pengawas Satuan Pendidikan. dedikasi. provinsi. Meningkatkan motivasi dan profesionalisme guru dalam pelaksanaan tugas profesionalnya. dan tingkat nasional. C.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi 8. Tersalurkannya kreativitas dan inovasi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. 4. dan profesionalisme guru. Terpupuknya rasa persatuan dan kesatuan bangsa melalui jalur pendidikan. dan bermartabat. 12. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 1975 tentang Hadiah Seni. Terpilihnya guru berprestasi pada tingkat satuan pendidikan. citra. Lencana dan Uang. Membangun komitmen mutu guru dalam kerangka peningkatan mutu pembelajaran menuju standar nasional pendidikan. Terjalinnya interaksi antar peserta untuk saling tukar pengalaman dalam mendidik siswa. 2. 3. 2. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 84/P Tahun 2009 tentang Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu II. 10. disiplin. 9. Tujuan 1. serta terlindungi. kabupaten/kota. Pendidikan. Pengabdian dan Olahraga. Ilmu Pengetahuan. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 2 . martabat. Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 0265/M/1977 tentang Hadian dan Piagam. 4. 5. kecamatan. Meningkatkan persaingan yang sehat melalui pemberian penghargaan di bidang pendidikan. Adanya peningkatan mutu guru untuk mencapai tujuan pendidikan nasional. Termotivasinya guru untuk meningkatkan kinerja. 11. D. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 36 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan Nasional. E. 3. Hasil yang Diharapkan 1. mulia. 2. Manfaat 1.

SIFAT. Inovasi dalam pembelajaran atau bimbingan adalah serangkaian kegiatan pengembangan dan perbaikan pembelajaran yang mencakup antara lain penggunaan metode/cara/media/sumber yang inovatif dan melebihi standar kompetensi yang dipersyaratkan dalam proses pembelajaran atau bimbingan menjadi efektif dan efisien. kepribadian.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi BAB II PENGERTIAN. mengarahkan. rasa. PESERTA. dan seni kriya. 6. Pengertian 1. melatih. 5. mengajar. dan karsa. Guru berprestasi adalah guru yang memiliki kinerja melampaui standar yang ditetapkan oleh satuan pendidikan. 7. Jenis Karya/Prestasi adalah 4. seni grafis. Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik. murah dan sederhana. Karya sastra adalah suatu bentuk dan hasil pekerjaan seni kreatif yang objeknya adalah manusia dan kehidupannya dengan menggunakan bahasa sebagai mediumnya. dan pendidikan menengah. seni teater. 2. membimbing. 8. seni tari. mencakup kompetensi pedagogik. antara lain berupa hasil seni lukis. dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal. nasional dan/atau internasional. Prestasi olahraga adalah capaian atas keahlian atau keterampilan di bidang olahraga yang memberikan kebanggaan nasional atau memperlihatkan kemampuan untuk meningkatkan penghayatan dan prestasi olahraga dan memperlihatkan kemampuan untuk membangun salah satu sistem olahraga atau menciptakan model dan strategi pembelajaran atau pelatihan suatu cabang olahraga yang dapat meningkatkan prestasi anak didik/atlet. dan profesional serta menghasilkan karya kreatif dan inovatif yang diakui baik pada tingkat daerah. seni musik. seni keramik. Teknologi tepat guna adalah teknologi yang menggunakan sumber daya yang ada untuk memecahkan masalah yang dihadapi/ada secara berdaya guna dan berhasil guna atau untuk pelaksanaan tugas sehari-hari menjadi lebih mudah. sosial. 3. Penulisan buku/essay di bidang pendidikan adalah suatu karangan ilmiah di bidang pendidikan berdasarkan buah pemikiran/ulasan dari penulis. menilai. dan secara langsung membimbing peserta didik hingga mencapai prestasi di bidang intrakurikuler dan/atau ekstrakurikuler. DAN PERSYARATAN PESERTA A. seni karawitan. seni patung. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 3 . seni pedalangan. pendidikan dasar. 9. Karya seni adalah suatu proses kreatif dalam bidang kesenian yang dilandasi oleh pengamatan dan penghayatan dengan melibatkan cita.

dan berwibawa. Guru sekolah menengah pertama/madrasah tsanawiyah. 4 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 . dewasa. kecamatan. 1. Subkompetensi masing-masing kompetensi disajikan pada bagian penilaian. Pemilihan guru berprestasi bersifat kompetitif. sebagai suatu sistem yang meliputi masukan. 1. Pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB) adalah pengembangan knompetensi guru yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan bertahap. Guru unggul/mumpuni dilihat dari kompetensi pedagogik. yang selanjutnya disebut kelompok guru tingkat satuan pendidikan SD/MI. C. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. 2. b. 2. Transparan mengacu kepada proses yang memberikan peluang kepada semua pemangku kepentingan untuk memperoleh akses informasi tentang penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkat. proses. 2. Guru sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah. Peserta 1. 11. sosial. Akuntabel merupakan proses penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkatan yang dapat dipertanggungjawabkan kepada semua pemangku kepentingan pendidikan. D. dan akuntabel. B. berkelanjutan. dan profesional. stabil. dan hasil penilaian. maupun tingkat nasional. provinsi. dan memenuhi standar penilaian yang ditetapkan. kepribadian. Objektif mengacu kepada proses penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkat. arif. transparan. Memiliki kualifikasi akademik minimal sarjana (S1) atau diploma empat (D-IV) b. baik di tingkat sekolah. Persyaratan Akademik a. Persyaratan Peserta Persyaratan peserta Pemilihan Guru Berprestasi mulai dari tingkat satuan pendidikan sampai dengan tingkat nasional terdiri dari persyaratan akademik dan persyaratan administratif sebagai berikut. c. baik secara akademik maupun administratif. Pemilihan guru berprestasi dilaksanakan secara objektif. menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat. evaluasi hasil belajar. Sifat 1.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi 10. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. setiap guru yang memenuhi persyaratan berhak mengikuti program ini. kabupaten/kota. untuk meningkatkan profesionalitasnya. tidak diskriminatif. Fortopolio adalah sekumpulan informasi pribadi yang merupakan catatan dan dokumentasi atas pencapaian prestasi seseorang dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya. dan berakhlak mulia. berupa kepribadian yang mantap. Kompetensi kepribadian tercermin dari kemampuan personal. dilaksanakan secara impartial. Kompetensi pedagogik tercermin dari tingkat pemahaman terhadap peserta didik. yang selanjutnya disebut kelompok guru tingkat satuan pendidikan SMP/MTs. a.

pendidik. f. Guru yang menghasilkan karya kreatif atau inovatif dalam pengembangan keprofesian berkelanjutan. penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. pembaruan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan. 4. g. Guru SD/MI atau yang sederajat yang meraih Pemenang I di sekolah yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat kecamatan. penulisan buku teks pelajaran. dan guru SMP/MTs atau yang sederajat yang meraih Pemenang I di sekolah yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat kabupaten/kota. serta penguasaan terhadap struktur dan metodologi keilmuannya. Kompetensi profesional tercermin dari tingkat penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. Melampirkan bukti partisipasi dalam kemasyarakatan berupa surat keterangan atau bukti fisik lainnya yang disyahkan oleh kepala sekolah. i. h. 2. c. 2. b. Guru yang menghasilkan karya kreatif atau inovatif antara lain melalui bimbingan langsung kepada peserta didik hingga mencapai prestasi di bidang intrakurikuler dan/atau ekstrakurikuler. 7. Persyaratan Administratif a. pengembangan diri melalui diklat fungsional/kegiatan kelompok kerja. c. pembuatan/modifikasi alat pelajaran (peraga). antara lain melalui: 1. Mempunyai beban kerja sekurang-kurangnya 24 jam tatap muka per minggu. d. Mempunyai masa kerja sekurang-kurangnya 8 (delapan) tahun sebagai guru secara terus-menerus sampai saat diajukan sebagai calon peserta. yang dibuktikan dengan SK CPNS atau SK Pengangkatan dari yayasan/pengelola bagi guru bukan PNS.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi 3. Guru yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) atau bukan PNS serta tidak sedang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam proses pengangkatan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam transisi alih tugas ke unit kerja lainnya. Belum pernah dikenai hukuman disiplin atau tidak dalam proses pemeriksaan pelanggaran disiplin (surat keterangan dari kepala sekolah) dengan diketahui oleh kepala cabang dinas atau kepala dinas pendidikan kabupaten/kota. bagi: 1. 6. e. tenaga kependidikan. 3. dan 8. orangtua/wali peserta didik. 5 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 . Guru SD/MI atau yang sederajat yang meraih Pemenang I di tingkat kecamatan. Melampirkan bukti prestasi yang dicapai ditulis dalam bentuk karya tulis/laporan yang disyahkan oleh kepala sekolah dan dilampirkan rekomendasi dari dewan guru atau komite sekolah bahwa guru yang bersangkutan adalah guru berprestasi melebihi guru lain. dan buku pedoman guru. publikasi ilmiah atas hasil penelitian atau gagasan inovatif. 2. 4. penciptaan karya seni. Aktif melaksanakan proses pembelajaran/bimbingan dan konseling. 5. karya atau prestasi di bidang olahraga. dan masyarakat sekitar. Melampirkan penilaian pelaksanaan pembelajaran dan kinerja guru yang dilakukan oleh kepala sekolah dan pengawas sekolah (format terlampir). Melampirkan portofolio (format terlampir). Kompetensi sosial tercermin dari kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. d. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. buku pengayaan.

4. II. Guru SD/MI/SMP/MTs atau yang sederajat yang meraih Pemenang I di tingkat provinsi yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat nasional. dan III tingkat nasional tidak diperkenankan mengikuti program ini. dan III tingkat provinsi dapat mengikuti program ini setelah 5 tahun. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 6 . k. j. II.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi 3. Guru SD/MI/SMP/MTs atau yang sederajat yang meraih Pemenang I di tingkat kabupaten/kota yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat provinsi. Guru-guru yang pernah meraih predikat guru berprestasi Peringkat I. Guru-guru yang pernah meraih predikat guru berprestasi Peringkat I.

Mekanisme dan Tahap Mekanisme penyelenggaraan program pemilihan guru berprestasi dilakukan secara berjenjang mulai Tingkat Satuan Pendidikan. & III Satpen SD/SMP/Sederajat Juni 2011 Pemilihan Gupres Tingkat Kab/Kota   Seleksi Usulan Penetapan peringkat Bupati/ Walikota Peringkat I. dan Nasional. Kecamatan. II. II. Satpen SMP/Sederajat Gambar 1: Mekanisme Penyelenggaraan 1. Kabupaten/Kota. Peringkat I. II. Provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi BAB III PENGELOLAAN GURU BERPRESTASI A. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 7 . & III Satpen SD Peringkat I. Tingkat Satuan Pendidikan a. Adapun tugas dan kegiatan panitia penyelenggara untuk masing-masing tingkatan disajikan di bawah ini. Kepanitiaan dari unsur guru dipilih dari guru-guru yang terlibat aktif dalam kegiatan KKG/MGMP dan sejenisnya. II. seperti tersaji pada Gambar 1. & III Satpen SD/SMP/Sederajat Juli 2011 Pemilihan Gupres Tingkat Provinsi  Seleksi  Usulan penetapan peringkat Gubernur Peringkat I. Panitia SK Penetapan Agustus 2011 Pemilihan Gupres Tingkat nasional  Seleksi  Usulan penetapan peringkat Mendiknas dan Menag Peringkat I. pengawas sekolah. & III Satpen SD/SMP/Sederajat Mei 2011 Pemilihan Gupres Tingkat Kecamatan   Seleksi Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen SD Camat/ Kacabdin/ UPTD Kec. guru. dan komite sekolah dan/atau tokoh masyarakat/tokoh pendidikan setempat. Panitia Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Satuan Pendidikan dibentuk dengan surat Keputusan Kepala Sekolah yang keanggotaannya terdiri dari unsur-unsur kepala sekolah. & III SD April 2011 Pemilihan Gupres Tingkat Satpen   Seleksi Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen Kepala Sekolah Peringkat I. II.

Tingkat Kecamatan a. 3. II. 2. dan guru berprestasi Peringkat I tingkat satuan pendidikan SMP/MTs dan yang sederajat sebagai peserta guru berprestasi tingkat kabupaten/kota. 2) Menseleksi peserta pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan didasarkan pada kompetensi dan prestasi yang dicapai melalui wawancara. Tingkat Kabupaten/Kota a. kepala sekolah. 3) Menetapkan guru berprestasi Peringkat I. penilaian unjuk kerja. dan III tingkat kecamatan untuk kelompok SD. b. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 8 . pengawas sekolah. pengawas sekolah. guru. dan penilaian portofolio. kantor depag kabupaten/kota. 3) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I tingkat satuan pendidikan SD/MI dan yang sederajat. 4) Mengirimkan Guru Berprestasi Peringkat I Tingkat Kecamatan tingkat SD sebagai peserta pemilihan guru berprestasi tingkat kabupaten/kota. Kepanitiaan dari unsur guru diharapkan yang terlibat aktif dalam kegiatan KKG dan sejenisnya. Panitia Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Kecamatan dibentuk dengan Keputusan Camat yang keanggotaannya terdiri dari unsur-unsur kantor cabang dinas pendidikan kecamatan atau sejenisnya. kantor urusan agama. tokoh masyarakat/tokoh pendidikan dan organisasi/asosiasi profesi guru. Tugas Panitia 1) Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi b. dan organisasi/asosiasi profesi guru. Panitia Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Kabupaten/Kota dibentuk dengan Surat Keputusan Bupati/Walikota yang keanggotaannya terdiri dari unsur-unsur kantor dinas pendidikan kabupaten/kota. dan kepada panitia pemilihan guru berprestasi tingkat kabupaten/kota untuk tingkat satuan pendidikan SMP/MTs dengan tembusan instansi terkait. dewan pendidikan. 5) Menyampaikan laporan pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan dengan melampirkan berita acara penilaian kepada Panitia Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Kabupaten/Kota dengan tembusan kepada instansi terkait. b. guru. Tugas Panitia 1) Menseleksi guru yang memenuhi kriteria dan persyaratan. sebagai peserta guru berprestasi tingkat kecamatan. Tugas Panitia di Tingkat Kecamatan 1) Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat satuan pendidikan. 4) Menyampaikan laporan pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat satuan pendidikan kepada panitia pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan untuk tingkat satuan pendidikan SD/MI. tokoh masyarakat/tokoh pendidikan. 2) Menetapkan guru berprestasi peringkat I tingkat satuan pendidikan.

4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I tingkat provinsi satuan pendidikan SD/MI. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. wawancara. Panitia Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Provinsi dibentuk dengan surat keputusan Gubernur. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 9 . Jakarta. Jalan Jenderal Sudirman Pintu 1. II. kantor wilayah depag provinsi. Kementerian Agama. tokoh masyarakat/tokoh pendidikan. 4. dan SMP. II. 3) Menetapkan guru berprestasi peringkat I. Panitia pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional dibentuk dengan surat Keputusan Bersama Menteri Pendidikan Nasional dan Menteri Agama dengan melibatkan unsurunsur Kementerian Pendidikan Nasional. tokoh masyarakat/tokoh pendidikan. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I tingkat kabupaten/kota untuk semua satuan pendidikan sebagai peserta pemilihan guru berprestasi tingkat provinsi 5) Menyampaikan laporan pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat kab/kota dengan melampirkan berita acara penilaian kepada Panitia Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Provinsi dengan tembusan kepada instansi terkait. Telepon (021) 57900841 5. yang keanggotaannya terdiri dari unsur-unsur kantor dinas pendidikan provinsi. 2) Menseleksi peserta pemilihan guru berprestasi tingkat provinsi didasarkan pada kompetensi dan prestasi yang dicapai melalui tes tertulis. 3) Menetapkan guru berprestasi peringkat I. dan organisasi/asosiasi profesi guru. Tingkat Provinsi a. Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP). dan III tingkat kabupaten/kota untuk satuan pendidikan SD/MI. dan III tingkat provinsi untuk satuan pendidikan SD. dan penilaian portofolio. dan penilaian portofolio. pengawas sekolah. Tingkat Nasional a. Tugas Panitia 1) Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat kabupaten/kota. dan organisasi/asosiasi profesi guru. dan SMP/MTs sebagai peserta pemilihan guru berprestasi tingkat nasional. penilaian unjuk kerja. penilaian unjuk kerja. 5) Menyampaikan laporan pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat provinsi dengan melampirkan berita acara penilaian termasuk data penilaian portofolio kepada Panitia Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional dengan alamat : Direktur Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar. Senayan. b. perguruan tinggi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi 2) Menseleksi peserta pemilihan guru berprestasi tingkat kabupaten/kota didasarkan pada kompetensi dan prestasi yang dicapai melalui tes tertulis. dan SMP/MTs . 14 Kementerian Pendidikan Nasional. Kepala Subdit Pendidik dan Tenaga Kependidikan SD/SMP Gedung E Lt. perguruan tinggi. guru senior. wawancara. Up.

2) Kepala SMP mengirimkan nama guru berprestasi dan peringkatnya. yaitu guru berprestasi peringkat I kelompok guru SD/MI yaitu guru berprestasi peringkat I SD/MI/SDLB. dan mengusulkan kepada camat untuk ditetapkan sebagai peringkat I. c. Melaksanakan pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan untuk kelompok guru. Tingkat Satuan Pendidikan a. b.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi b. d. Guru berprestasi peringkat I. b. Panitia tingkat kecamatan melakukan seleksi untuk menentukan guru berprestasi tingkat kecamatan. 5) Melaporkan pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat nasional kepada Menteri Pendidikan Nasional dan Menteri Agama. 2) Menseleksi peserta pemilihan guru berprestasi tingkat nasional didasarkan pada kompetensi dan prestasi yang dicapai melalui tes tertulis. 2. dan III tingkat nasional untuk semua kelompok. 4) Mengkoordinasikan peserta pemilihan guru berprestasi tingkat nasional untuk mengikuti acara kenegaraan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia. dan III. 1) Kepala SD mengirimkan nama dan peringkat disertai dengan berita acara penilaian dan dokumen portofolio peringkat I kepada panitia tingkat kecamatan untuk mengikuti pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan. II. II. disertai dengan berita acara penilaian dan dokumen portofolio peringkat I kepada panitia tingkat kabupaten/kota untuk mengikuti pemilihan guru berprestasi tingkat kabupaten/kota. 10 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 . 3) Menetapkan guru berprestasi peringkat I. dan III tingkat satuan pendidikan kepada kepala sekolah untuk ditetapkan. Panitia tingkat satuan pendidikan. baik SD/MI. II. dan SMP/MTs. dan mengusulkan peringkat I. e. Tingkat Kecamatan a. penilaian unjuk kerja. wawancara. Penetapan dan Pemberian Penghargaan 1. B. dan/atau penilaian portofolio. Melaksanakan pemilihan guru berprestasi tingkat satuan pendidikan masing-masing untuk guru SD dan guru SMP yang diikuti oleh seluruh guru yang memenuhi kriteria dan persyaratan. mengadakan seleksi di sekolah masing-masing untuk menentukan guru berprestasi tingkat satuan pendidikan. dan SMP/MTs ditetapkan dengan surat Keputusan Kepala Sekolah. Kegiatan dilaksanakan pada bulan April 2011. Seleksi. III kelompok tingkat satuan pendidikan SD/MI. Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada Peringatan Puncak Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2011. II. Tugas Panitia 1) Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan pemilihan guru berprestasi di tingkat provinsi. maupun SMP/MTs. diberi piagam penghargaan yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah. III tingkat satuan pendidikan untuk kelompok guru SD/MI. Guru berprestasi peringkat I. II.

II dan III semua kelompok tingkat SD dan SMP tingkat provinsi diberikan piagam penghargaan yang ditandatangani oleh gubernur. Guru berprestasi peringkat I. e. Kegiatan dilaksanakan pada pertengahan bulan Mei 2011. Kegiatan dilaksanakan sekitar pertengahan bulan Juni 2011. dan mengusulkan peringkat I. II. II. dan SMP). II. dan III kepada bupati/walikota untuk ditetapkan dengan keputusan bupati/walikota. dan SMP diberi piagam penghargaan dan hadiah dari bupati/walikota. c. Panitia/Kepala Cabang Dinas Pendidikan mengirimkan keputusan penetapan peringkat disertai dengan berita acara penilaian dan dokumen portofolio peringkat I kepada panitia tingkat kabupaten/kota untuk mengikuti pemilihan guru berprestasi tingkat kabupaten/kota. f. Guru berprestasi peringkat I. Melaksanakan pemilihan guru berprestasi peringkat I tingkat kabupaten/kota untuk semua kelompok guru (SD. Panitia/kepala dinas pendidikan kabupaten/kota mengirimkan keputusan penetapan Peringkat disertai dengan berita acara penilaian dan dokumen portofolio peringkat I kepada panitia tingkat provinsi untuk mengikuti pemilihan guru berprestasi tingkat provinsi. Panitia tingkat kabupaten/kota melakukan seleksi untuk menentukan guru berprestasi tingkat kabupaten/kota. d. Guru berprestasi peringkat I. II. kelompok guru SMP yaitu guru berprestasi peringkat I SMP/MTs/SLTPLB. II dan III tingkat kecamatan untuk kelompok SD/MI/SDLB ditetapkan dengan surat Keputusan Camat. II. b. d. e. 3. Kegiatan dilaksanakan pada minggu pertama bulan Juli 2011. Guru berprestasi peringkat I. Melaksanakan pemilihan guru berprestasi kelompok guru SD yaitu guru berprestasi peringkat I SD/MI/SDLB Tingkat Kecamatan. d. Tingkat Provinsi a. e. c. b. III kelompok SD diberi piagam penghargaan dan hadiah dari camat. dan III semua kelompok SD dan SMP tingkat provinsi ditetapkan dengan surat keputusan gubernur. Panitia tingkat provinsi melakukan seleksi untuk menentukan guru berprestasi tingkat provinsi. Guru berprestasi peringkat I. Panitia/kepala dinas pendidikan provinsi mengirimkan keputusan penetapan peringkat disertai dengan berita acara penilaian dan dokumen portofolio peringkat I kepada panitia tingkat nasional untuk mengikuti pemilihan guru berprestasi tingkat nasional. 4. dan III. dan mengusulkan kepada gubernur untuk ditetapkan sebagai peringkat I. f. III tingkat kabupaten/kota untuk kelompok SD. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 11 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi c. Tingkat Kabupaten/Kota a.

dinas pendidikan kabupaten/kota. d. dan kantor kementerian agama kabupaten/kota. Pembiayaan 1. dan III untuk semua kelompok kepada Menteri Pendidikan Nasional dan Menteri Agama untuk ditetapkan. Guru berprestasi peringkat I. dan tingkat nasional. Tingkat Nasional a. berikut ini disajikan rangkuman jadwal kegiatan pemilihan guru berprestasi. Minggu pertama dan kedua bulan Juli 2011 Minggu kedua dan ketiga bulan Agustus 2011. kantor wilayah kementerian 12 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 . serta sumbangan pihak lain/sponsor yang tidak mengikat. Guru berprestasi peringkat I. Biaya pemilihan guru berprestasi di tingkat kecamatan dibebankan pada anggaran yang relevan pada pemerintah kecamatan/kantor dinas pendidikan kecamatan dan kantor urusan agama kecamatan. Biaya pemilihan guru berprestasi di tingkat provinsi dibebankan pada anggaran yang relevan pada pemerintah provinsi. diharapkan masing-masing tingkatan melaksanakan kegiatan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Kegiatan dilaksanakan pada minggu kedua dan ketiga bulan Agustus 2011. Biaya pemilihan guru berprestasi di tingkat kabupaten/kota dibebankan pada anggaran yang relevan pada pemerintah kabupaten/kota. Melaksanakan pemilihan guru berprestasi peringkat I tingkat provinsi untuk semua kelompok guru SD dan SMP. provinsi. dan mengusulkan peringkat I. 2. 4. Panitia tingkat nasional melakukan seleksi untuk menentukan guru berprestasi tingkat nasional. Pertengahan bulan Mei 2011. mulai dari tingkat satuan pendidikan. 3. b. II. dan sumbangan pihak lain/sponsor yang tidak mengikat. kecamatan. Biaya pemilihan guru berprestasi tingkat satuan pendidikan (SD. dan III tingkat nasional untuk semua kelompok pendidikan ditetapkan dengan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional dan Menteri Agama. TINGKAT Satuan Pendidikan WAKTU 1. II. kabupaten/kota. Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada Peringatan Puncak Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2011. Pertengahan bulan Juni 2011. Merujuk pada penjelasan di atas. 2. seperti disajikan di bawah ini. dan yang sederajat) dibebankan pada anggaran yang relevan pada penyelenggara atau satuan pendidikan yang bersangkutan. serta sumbangan pihak lain/sponsor yang tidak mengikat. dinas pendidikan provinsi. c. II dan III tingkat nasional untuk semua kelompok satuan pendidikan diberi piagam penghargaan dan hadiah dari Menteri Pendidikan Nasional. e. Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi Nasional C. Pemilihan guru berprestasi pada bulan April 2011.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi 5. SMP. Oleh karena kegiatan ini dilaksanakan secara bertingkat.

dan sumbangan pihak lain/sponsor yang tidak mengikat. dan sumbangan pihak lain/sponsor yang tidak mengikat. 5. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 13 . dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) di provinsi. Kementerian Pendidikan Nasional.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi agama provinsi. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. Biaya pemilihan guru berprestasi di tingkat pusat dibebankan pada anggaran yang relevan pada Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar.

evaluasi hasil belajar. (b) memahami peserta didik dengan memanfaatkan prinsipprinsip kepribadian. Kompetensi Pedagogik Kompetensi pedagogik meliputi pemahaman terhadap peserta didik. 4) subkompetensi merancang dan melaksanakan evaluasi pembelajaran memiliki indikator esensial: (a) merancang dan melaksanakan evaluasi (assessment) proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan berbagai metode. kepribadian. 3) subkompetensi melaksanakan pembelajaran memiliki indikator esensial: (a) menata latar (setting) pembelajaran. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. Subkompetensi ini memiliki indikator esensial: (a) memahami landasan kependidikan. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. (c) menentukan strategi pembelajaran berdasarkan karakteristik peserta didik. 5) subkompetensi mengembangkan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensinya. dan (b) memfasilitasi peserta didik untuk mengembangkan berbagai potensi nonakademik. (b) menganalisis hasil evaluasi proses dan hasil belajar untuk menentukan tingkat ketuntasan belajar (mastery learning). dan (b) melaksanakan pembelajaran yang kondusif. dan profesional. Kinerja Guru (menggunakan format lampiran 2) a. 2) subkompetensi merancang pembelajaran. memiliki indikator esensial: (a) memfasilitasi peserta didik untuk pengembangan berbagai potensi akademik. kompetensi yang ingin dicapai. 14 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 . dan (c) mengidentifikasi bekal-ajar awal peserta didik. dan materi ajar. serta (d) menyusun rancangan pembelajaran berdasarkan strategi yang dipilih. 1. (2) hasil karya kreatif atau inovatif. dan (4) pengembangan diri.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi BAB IV PENILAIAN A. dan (c) memanfaatkan hasil penilaian pembelajaran untuk perbaikan kualitas program pembelajaran secara umum. termasuk memahami landasan pendidikan untuk kepentingan pembelajaran. sosial. Aspek Yang Dinilai Aspek yang dinilai dalam pemillihan guru berprestasi yaitu kinerja guru yang mencakup: (1) kompetensi pedagogik. Subkompetensi ini meliputi: 1) subkompetensi memahami peserta didik secara mendalam memiliki indikator esensial: (a) memahami peserta didik dengan memanfaatkan prinsip-prinsip perkembangan kognitif. (b) menerapkan teori belajar dan pembelajaran. (3) pembimbingan peserta didik.

suka menolong). 3) mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan orang tua/wali peserta didik dan masyarakat sekitar. jujur. orangtua/wali peserta didik. bangga sebagai guru. Subkompetensi ini meliputi: Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 15 . c. Kompetensi Profesional Kompetensi profesional merupakan penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. (b) bertindak sesuai dengan norma sosial. 3) subkompetensi kepribadian yang arif memiliki indikator esensial: menampilkan tindakan yang didasarkan pada kemanfaatan peserta didik. dan memiliki perilaku yang diteladani peserta didik. 5) subkompetensi akhlak mulia dan dapat menjadi teladan memiliki indikator esensial: bertindak sesuai dengan norma religius (iman dan taqwa. ikhlas.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi b. sekolah. Kompetensi Sosial Kompetensi sosial merupakan kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. d. dan berakhlak mulia. dan masyarakat serta menunjukkan keterbukaan dalam berpikir dan bertindak. dan (c) memiliki konsistensi dalam bertindak sesuai dengan norma. serta penguasaan terhadap stuktur dan metodologi keilmuannya. 2) mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan sesama pendidik dan tenaga kependidikan. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. Subkompetensi ini meliputi: 1) mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. arif. dan berwibawa. Subkompetensi ini meliputi: 1) subkompetensi kepribadian yang mantap dan stabil memiliki indikator esensial: (a) bertindak sesuai dengan norma hukum. Subkompetensi ini memiliki indikator esensial: berkomunikasi secara efektif dengan peserta didik. menjadi teladan bagi peserta didik. stabil. Kompetensi Kepribadian Kompetensi kepribadian merupakan kemampuan personal yang mencerminkan kepribadian yang mantap. 4) subkompetensi kepribadian yang berwibawa memiliki indikator esensial: memiliki perilaku yang berpengaruh positif terhadap peserta didik dan memiliki perilaku yang disegani. sesama pendidik. 2) subkompetensi kepribadian yang dewasa memiliki indikator esensial: menampilkan kemandirian dalam bertindak sebagai pendidik dan memiliki etos kerja sebagai guru. dewasa. dan masyarakat sekitar. tenaga kependidikan.

bidang olahraga 3. (b) memahami struktur. konsep dan metode keilmuan yang menaungi atau koheren dengan materi ajar. (c) memahami hubungan konsep antarmata pelajaran terkait. intrakurikuler b. d. atau e. dan (d) menerapkan konsep-konsep keilmuan dalam kehidupan sehari-hari. 2) subkompetensi menguasai struktur dan metode keilmuan memiliki indikator esensial menguasai langkah-langkah penelitian dan kajian kritis untuk memperdalam pengetahuan/materi bidang studi. penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. Pembimbingan peserta didik a. Pengembangan Diri Kegiatan pengembangan diri adalah kegiatan yang dilakukan guru untuk meningkatkan kompetensi dan keprofesiannya. pembaruan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan. penciptaan karya seni. penulisan buku fiksi/nonfiksi di bidang pendidikan atau sastra Indonesia dan sastra daerah. Kegiatan tersebut dilakukan melalui pendidikan dan latihan fungsional/dan ata melalui kegiatan kolektif guru. ekstrakurikuler 4. Hasil karya kreatif atau inovatif melalui: a. b. 2.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi 1) subkompetensi menguasai substansi keilmuan yang terkait dengan bidang studi memiliki indikator esensial: (a) memahami materi ajar yang ada dalam kurikulum sekolah. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 16 . c.

TT = Tes tertulis 2. 4. propinsi dan nasional) mencakup semua faktor. UK = Unjuk kerja 3. 2. ASPEK PROFESIONAL TINGKAT 1. OB = Observasi Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa di setiap tingkat pemilihan guru berprestasi (sekolah. kabupaten/kota. Sekolah Kecamatan Kabupaten/Kota Propinsi Nasional        TT UK WW P F TT                  KOMPETENSI PEDAGOGIK UK WW PF                         KEPRIBADIAN TT WW OB         TT SOSIAL  KARYA KREATIF/INOVATIF HASIL PEMBIMBINGAN WW OB OB UK WW PF OB UK WW PF                       Keterangan: 1.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Matrik Penilaian NO. namun aspek yang dinilai tidak selalu sama. Begitu pula halnya dengan penilai serta cara atau alat penilaian yang digunakan. WW= Wawancara 4. 5. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 17 . 3. kecamatan. PF = Portofolio (10 tahun terakhir) 5.

sosial. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui wawancara. kepribadian. dan portofolio). observasi. wawancara. 2. Penilaian karya tulis melalui dua tahap. sosial. 2. unjuk kerja/wawancara. Hasil pelaksanaan tugas yang diajukan adalah hasil karya tulis yang diuji di tingkat kecamatan dan disahkan oleh kepala sekolah dan panitia pemilihan guru berprestasi di tingkat kecamatan. kepribadian. kepribadian. observasi. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui tes tertulis. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. dan profesional. Hasil karya yang diajukan harus hasil karya yang diajukan di tingkat sebelumnya (tingkat kabupaten/kota) dan disahkan oleh panitia pemilihan. pengawas sekolah dan siswa meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. Guru yang mengikuti pemilihan di tingkat kecamatan adalah guru SD/MI dan yang sederajat yang lulus dalam penilaian di tingkat sekolah (Guru Berprestasi Peringkat I Tingkat Satuan Pendidikan). 3. Pada penilaian awal guru dinilai oleh Tim Penilai Tingkat Satuan Pendidikan yang terdiri dari kepala sekolah. kepribadian.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi B. dan portofolio). 5. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. dan SMP/MTs. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (wawancara. tahap pertama adalah penilaian terhadap karya tulis tersebut dan tahap kedua adalah penilaian terhadap presentasi karya tulis. Hasil karya yang diajukan adalah hasil karya yang diajukan di tingkat sebelumnya (tingkat propinsi) dan disahkan oleh panitia pemilihan. sosial. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. Hasil karya yang diajukan di tingkat kecamatan harus disahkan kepala sekolah dan direkomendasikan oleh BP3/Komite sekolah. dan profesional. wawancara. teman sejawat. 4. dan portofolio). sosial. dan portofolio). kepribadian. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. dan 4. Aspek yang dinilai di tingkat Kabupaten/Kota meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. Peserta tingkat nasional adalah guru berprestasi peringkat I tingkat propinsi semua kelompok guru SD/MI. Prosedur Penilaian 1. dan profesional. Selain itu juga dilakukan penilaian visi dan misi guru terhadap peningkatan mutu pendidikan. Penilaian di tingkat satuan pendidikan dilakukan untuk menentkan dan mengusulkan guru berprestasi ke kecamatan (bagi guru SD/MI dan yang sederajat) dan ke kabupaten (untuk guru SMP/MTs dan yang sederajat). Aspek yang dinilai di tingkat propinsi meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. dan profesional. Guru yang diusulkan oleh sekolah adalah guru yang memenuhi persyaratan administrasi dan lolos dalam penilaian awal. sosial. Guru yang mengikuti pemilihan di tingkat kabupaten/kota adalah guru berprestasi peringkat I SD/MI dan yang sederajat tingkat kecamatan dan guru SMP/MTs yang lulus dalam penilaian di tingkat satuan pendidikan. dan portofolio). Peserta tingkat propinsi ini adalah guru berprestasi peringkat I tingkat kabupaten/kota untuk semua kelompok SD/MI. Bukti fisik kompetensi guru antara lain adalah karya tulis berisi tentang prestasi yang dicapai guru yang bersangkutan. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui tes tertulis. dan bukti fisik/surat keterangan partisipasi dalam kemasyarakatan. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui unjuk kerja. dan profesional. 18 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 . dan SMP/MTs) aspek-aspek yang dinilai pada tingkat nasional meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. Kerangka acuan penilaian dalam pemilihan guru berprestasi disajikan pada Tabel 1. 3. dan bukti fisik/surat keterangan partisipasi dalam kemasyarakatan. Aspek yang dinilai di tingkat kecamatan meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik.

Wawancara. dan latar belakang sosialbudaya. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 19 . panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Mengidentifikasi potensi peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu.2 Tes Tertulis. panitia kecamatan. intelektual. spiritual. didik dalam mata pelajaran yang Observasi/Unjuk Kerja. Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik. Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Observasi. sosial. Pedoman Observasi. panitia provinsi. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. dan intelektual. kultural. panitia provinsi. diampu. Observasi/Unjuk Kerja. SUBKOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI Kompetensi Pedagogik 1. atau Format Penilaian Portofolio 1. moral. sosial-emosional. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. SMP) NO. panitia kecamatan. Tes Tertulis. Pedoman Wawancara.1 Menjelaskan karakteristik peserta didik yang berkaitan dengan aspek fisik.3 Mengidentifikasi bekal-ajar awal peserta Tes Tertulis. moral. Pedoman Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. 1. panitia kabupaten/kota. Wawancara Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional 1.4 Mengidentifikasi kesulitan belajar peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tabel 1 Matrik Penilaian Kinerja Guru (SD. atau Format Penilaian Portofolio 1. panitia provinsi. Pedoman Wawancara panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Wawancara. spiritual. emosional.

panitia provinsi. Pedoman Observasi 2.2 Menentukan tujuan pembelajaran yang Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. metode. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. 3. panitia kabupaten/kota. SUBKOMPETENSI Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik.1 Menjelaskan prinsip-prinsip pengembangan kurikulum. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 20 . panitia kabupaten/kota. Pedoman Wawancara. 2. panitia kecamatan. Wawancara Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Tes Tertulis. 2.2 Menerapkan berbagai pendekatan. Pedoman Wawancara panitia Tingkat Satuan Pendidikan.3 3. panitia kecamatan. dan teknik pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam mata pelajaran yang diampu. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Wawancara. diampu. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional Menjelaskan berbagai teori belajar dan Tes Tertulis.1 INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. 3. Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Observasi. panitia provinsi. panitia provinsi. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu. panitia provinsi. 2. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Wawancara. Wawancara prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik terkait dengan mata pelajaran yang diampu.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Menerapkan pendekatan pembelajaran tematis khususnya dikelas-kelas awal SD/MI (khusus SD/MI) Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. strategi.

panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Pedoman Wawancara Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 21 . atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. benar sesuai dengan pendekatan yang Observasi/Unjuk Kerja. SUBKOMPETENSI 3. panitia kecamatan.3 INDIKATOR Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu. atau Format Penilaian Portofolio 3.6 Mengembangkan indikator dan instrumen penilaian. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota.5 Menata materi pembelajaran secara Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja.4 Memilih materi pembelajaran yang diampu yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Wawancara. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. Pedoman Observasi. 4. Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 3. dipilih dan karakteristik peserta didik. panitia provinsi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Wawancara. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio 4. Observasi/Unjuk Kerja. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik.1 Menjelaskan prinsip-prinsip perancangan pembelajaran yang mendidik. Tes Tertulis. Wawancara Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Wawancara. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional 3.

2 INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. di lapangan dengan memperhatikan atau Portofolio standar keamanan yang dipersyaratkan. atau Portofolio 4. Pedoman Observasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 22 . panitia kabupaten/kota. dan Observasi/Unjuk Kerja. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Mengembangkan komponen-komponen Tes Tertulis. Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio 4. Wawancara. Pedoman Wawancara.6 Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Observasi 4. Wawancara. Wawancara. rancangan pembelajaran. panitia provinsi. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. mendidik di kelas. laboratorium. Observasi/Unjuk Kerja Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio 4. Observasi/Unjuk Kerja. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kecamatan. Mengambil keputusan transaksional dalam pembelajaran yang diampu sesuai dengan situasi yang berkembang. panitia kabupaten/kota. Wawancara. panitia provinsi. panitia kecamatan.5 Menggunakan media pembelajaran dan Tes Tertulis. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. sumber belajar yang relevan dengan Observasi/Unjuk Kerja karakteristik peserta didik dan mata pelajaran yang diampu untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh. di laboratorium. SUBKOMPETENSI 4. maupun lapangan. baik untuk kegiatan di dalam kelas. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Tes Tertulis.4 Melaksanakan pembelajaran yang Tes Tertulis.3 Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap.

Observasi/Unjuk Kerja. empatik. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. didik mencapai prestasi secara optimal. Wawancara.2 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengaktualisasikan potensi peserta didik.1 INDIKATOR Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran yang diampu. pembelajaran untuk mendorong peserta Observasi/Unjuk Kerja. atau Format Penilaian Portofolio 7. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. 7. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. 5. panitia provinsi. dan santun dengan peserta didik. Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. SUBKOMPETENSI Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran. panitia kecamatan. dan/atau bentuk lain. Pedoman Wawancara. secara lisan. atau Format Penilaian Portofolio 6. Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. empatik. atau panitia tingkat nasional 6. dan santun. Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki. Pedoman Observasi. termasuk kreativitasnya. tulisan. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 23 .1 Menyediakan berbagai kegiatan Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara. 5. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. panitia provinsi. 6. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Wawancara. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Pedoman Observasi. Berkomunikasi secara efektif. Observasi/Unjuk Kerja.1 Menggunakan berbagai strategi berkomunikasi yang efektif. panitia provinsi. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kabupaten/kota.

atau Format Penilaian Portofolio panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 8. 8. Wawancara. (b) ajakan kepada peserta didik untuk ambil bagian. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. dan seterusnya. (c) respons peserta didik terhadap ajakan guru. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kota. dengan bahasa yang khas dalam atau Portofolio interaksi kegiatan/permainan yang mendidik yang terbangun secara siklikal dari (a) penyiapan kondisi psikologis peserta didik untuk ambil bagian dalam permainan melalui bujukan dan contoh. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 24 . panitia provinsi. Menentukan prosedur penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Pedoman Wawancara. Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. atau panitia tingkat nasional Berkomunikasi secara efektif. Pedoman Observasi. Wawancara. dan santun dengan peserta didik Observasi/Unjuk Kerja. atau Format Penilaian Portofolio 8. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.2 INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau Portofolio 8. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja.1 Naskah Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.3 Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi. Pedoman Observasi. Menerapkan prinsip-prinsip penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu. panitia provinsi. panitia kecamatan. empatik. Pedoman Wawancara. Tes Tertulis. dan (d) reaksi guru terhadap respons peserta didik. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. SUBKOMPETENSI 7. Pedoman Wawancara. Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO.2 Menentukan aspek-aspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu.

panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Wawancara.4 INDIKATOR Mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. atau Format Penilaian Portofolio 8. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.6 Menganalisis hasil penilaian proses dan Tes Tertulis. Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. SUBKOMPETENSI 8. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Tes Tertulis.5 Mengadministrasikan penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan mengunakan berbagai instrumen. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kecamatan.1 Menggunakan informasi hasil penilaian Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. hasil belajar untuk berbagai tujuan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. 9. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 25 . panitia kecamatan. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional 8. Wawancara. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Wawancara. Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Wawancara. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio 8. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Unjuk Kerja. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio 9. Pedoman Observasi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO.7 Melakukan evaluasi proses dan hasil belajar. Observasi/Unjuk Kerja. Wawancara. dan evaluasi untuk menentukan atau Portofolio ketuntasan belajar Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Wawancara.

panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Portofolio dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. atau Portofolio Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. Portofolio dan evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.3 Mengkomunikasikan hasil penilaian dan Wawancara. SUBKOMPETENSI 9. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. pembelajaran yang telah dilaksanakan. Pedoman Observasi. Pedoman Observasi. atau Portofolio Pedoman Wawancara. 9. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 26 .2 Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. panitia kabupaten/kota. Wawancara.2 INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. 10. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio 10.4 Memanfaatkan informasi hasil penilaian Wawancara. panitia provinsi. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio 9. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran.1 Melakukan refleksi terhadap Wawancara. Portofolio evaluasi kepada pemangku kepentingan. atau Format Penilaian Portofolio 10. Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. atau panitia tingkat nasional Menggunakan informasi hasil penilaian Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Wawancara.

hukum dan sosial yang berlaku dalam masyarakat. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Pedoman Observasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 27 . Pedoman Observasi 11. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Observasi/Unjuk Kerja. berakhlak mulia. Observasi/Unjuk Kerja Naskah Tes Tertulis. dan kebudayaan nasional Indonesia. Pedoman Observasi. hukum. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. tegas.3 INDIKATOR Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat. sosial. panitia provinsi. Tes Tertulis. 11. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Wawancara. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. dan kebudayaan nasional Indonesia yang beragam. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. dan manusiawi. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. dan gender. 12.1 Menghargai peserta didik tanpa membedakan keyakinan yang dianut. atau panitia tingkat nasional Kompetensi Kepribadian 11. suku. panitia kecamatan. panitia provinsi. SUBKOMPETENSI 10. METODE PENILAIAN Wawancara. Wawancara. Pedoman Observasi 12. adat-istiadat. daerah asal.1 Berperilaku jujur. Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur. Bertindak sesuai dengan norma agama. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.2 Bersikap sesuai dengan norma agama yang dianut. Wawancara.

panitia kecamatan. Menunjukkan etos kerja. Observasi/Unjuk Kerja ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. arif.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. rasa bangga menjadi guru.1 Menunjukkan etos kerja dan tanggung jawab yang tinggi Wawancara. dan berwibawa.3 Berperilaku yang dapat diteladan oleh peserta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 12. dan rasa percaya diri. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. panitia kecamatan. arif. panitia provinsi. Wawancara.1 Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap dan stabil. Observasi/Unjuk Kerja Naskah Tes Tertulis. Wawancara. SUBKOMPETENSI 12. 14. tanggung jawab yang tinggi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Pedoman Observasi PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Wawancara. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. dan berwibawa. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara.2 INDIKATOR Berperilaku yang mencerminkan ketakwaan dan akhlak mulia. 13. Pedoman Observasi 14.2 Menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. Pedoman Wawancara. dewasa. Pedoman Observasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 28 . Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara. Tes Tertulis. Pedoman Observasi 13. Pedoman Observasi 13. panitia kecamatan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. stabil. Wawancara.

SUBKOMPETENSI 14. panitia provinsi. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Bangga menjadi guru dan percaya pada Wawancara. 15. panitia kecamatan. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.2 Menerapkan kode etik profesi guru. Tes Tertulis. Wawancara. Wawancara. panitia provinsi. panitia provinsi. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Wawancara 15. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota.2 INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. Wawancara.3 Berperilaku sesuai dengan kode etik profesi guru. panitia kecamatan. Wawancara Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Observasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 29 . Pedoman Observasi 15. 14. Pedoman Observasi PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Observasi/Unjuk Kerja diri sendiri. panitia kabupaten/kota. Pedoman Observasi 15. Menjunjung tinggi kode etik profesi guru.1 Memahami kode etik profesi guru. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan.3 Bekerja mandiri secara profesional.

panitia provinsi. Observasi/Unjuk Kerja peserta didik. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara. latar belakang keluarga. Pedoman Observasi 17. serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin. empatik dan efektif.2 Wawancara. Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. 16. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kecamatan. dan efektif tentang program pembelajaran dan kemajuan peserta didik. Pedoman Observasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 30 . teman sejawat. Berkomunikasi secara efektif. Pedoman Observasi 17. ras. orang tua. Pedoman Observasi panitia Tingkat Satuan Pendidikan. tenaga kependidikan. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional 16. orang tua Observasi/Unjuk Kerja peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama. latar belakang keluarga. Wawancara. panitia kabupaten/kota. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. SUBKOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI Kompetensi Sosial 16. Tidak bersikap diskriminatif terhadap peserta didik. panitia kecamatan. panitia provinsi. empatik. empatik. bertindak objektif.1 Bersikap inklusif dan objektif terhadap Wawancara. dan status sosial-ekonomi. agama. kondisi fisik. panitia kabupaten/kota. Observasi/Unjuk Kerja Pedoman Wawancara. dan santun dengan sesama pendidik. dan masyarakat.1 Pedoman Wawancara. Bersikap inklusif. suku. panitia kecamatan. Berkomunikasi dengan teman sejawat dan komunitas ilmiah lainnya secara santun.2 Berkomunikasi dengan orang tua peserta didik dan masyarakat secara santun. teman sejawat dan lingkungan sekitar dalam melaksanakan pembelajaran. 17. jenis kelamin. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. dan status sosial ekonomi.

panitia kabupaten/kota. Observasi/Unjuk Kerja lingkungan kerja untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah yang bersangkutan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. dan komunitas ilmiah lainnya melalui berbagai media dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran. Pedoman Wawancara.1 Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 31 .2 Mengkomunikasikan hasil-hasil inovasi Wawancara. panitia provinsi.2 Melaksanakan berbagai program dalam Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional 18. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Observasi 19. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan dan tulisan atau bentuk lain. panitia provinsi. Observasi/Unjuk Kerja ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. 18.3 INDIKATOR Mengikutsertakan orang tua peserta didik dan masyarakat dalam program pembelajaran dan dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik. METODE PENILAIAN Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja. Observasi/Unjuk Kerja bekerja dalam rangka meningkatkan efektivitas sebagai pendidik. atau Format Penilaian Portofolio 19. Berkomunikasi dengan teman sejawat. panitia kecamatan. atau Portofolio Pedoman Wawancara.1 Beradaptasi dengan lingkungan tempat Wawancara. 19. profesi ilmiah. Pedoman Observasi 18. Beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah Republik Indonesia yang memiliki keragaman sosial budaya. Wawancara. SUBKOMPETENSI 17. Pedoman Observasi PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Observasi. pembelajaran kepada komunitas profesi Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Wawancara. sendiri secara lisan dan tulisan maupun atau Portofolio bentuk lain. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota.

Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi.3 Memahami tujuan pembelajaran yang diampu. panitia kabupaten/kota. Wawancara. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional 21. Observasi/Unjuk Kerja. Naskah Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara.1 Memahami standar kompetensi mata pelajaran yang diampu.2 Memahami kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu. panitia provinsi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. struktur. masing-masing guru mata pelajaran Observasi/Unjuk Kerja. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kabupaten/kota. atau Format Penilaian Portofolio panitia Tingkat Satuan Pendidikan. 21. SUBKOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI Kompetensi Profesional 20. atau Portofolio disajikan pada tabel 2. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Observasi. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu. atau Format Penilaian Portofolio 21. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Wawancara. Menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu. Tes Tertulis. panitia provinsi. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. konsep. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 32 . Wawancara. panitia kecamatan. Tes Tertulis. Jabaran kompetensi Butir 20 untuk Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio 21. Pedoman Wawancara. Menguasai materi. panitia kecamatan. panitia kecamatan.

secara kreatif sesuai dengan tingkat Observasi/Unjuk Kerja. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara.2 Mengolah materi pelajaran yang diampu Tes Tertulis. 23. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Wawancara. panitia kabupaten/kota. perkembangan peserta didik.1 INDIKATOR Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 33 . panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. Wawancara.3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk peningkatan keprofesionalan. Pedoman Observasi. panitia provinsi. 22. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota.2 Memanfaatkan hasil refleksi dalam rangka peningkatan keprofesionalan. atau panitia tingkat nasional 22.1 Melakukan refleksi terhadap kinerja sendiri secara terus menerus. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Wawancara. Mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Observasi. Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. Observasi/Unjuk Kerja. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja. atau Format Penilaian Portofolio 23. atau Format Penilaian Portofolio 23. Wawancara. 22. Pedoman Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kecamatan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. SUBKOMPETENSI Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Wawancara. panitia provinsi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio 23. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Pedoman Observasi.

panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Observasi/Unjuk Kerja. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Wawancara. Tes Tertulis. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 24. Wawancara. panitia kecamatan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 34 . atau Format Penilaian Portofolio 24. Wawancara. Pedoman Observasi. Observasi/Unjuk Kerja. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengembangkan diri.4 INDIKATOR Mengikuti kemajuan zaman dengan belajar dari berbagai sumber. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Wawancara. Wawancara. panitia kabupaten/kota. SUBKOMPETENSI 23. Observasi/Unjuk Kerja.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO.2 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan diri. panitia kabupaten/kota. 24. panitia provinsi. panitia kecamatan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis.1 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam berkomunikasi. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis.

Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 35 . struktur. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. konsep. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. struktur. konsep. Format Penilaian Portofolio 1. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi TABEL 2 Kompetensi masing-masing guru mata pelajaran NO. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Kristen – Menginterpretasikan materi. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN Kompetensi Umum: Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam – SUBKOMPETENSI METODE PENILAIAN Tes Tertulis.2. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. atau panitia tingkat nasional Menginterpretasikan materi. panitia kecamatan. konsep. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. 1. struktur. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. struktur. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. – Menganalisis materi. panitia provinsi. Tes Tertulis. Tes Tertulis. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. konsep.1. panitia kabupaten/kota. 1. panitia kabupaten/kota.

panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional – Menganalisis materi. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. Tes Tertulis. panitia kecamatan. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.5. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Hindu – Menginterpretasikan materi. konsep. struktur. konsep. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 36 . panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. struktur. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Buddha – Menginterpretasikan materi. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. struktur. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. konsep.3. panitia kabupaten/kota. konsep. struktur. Portofolio Naskah Tes Tertulis.4. 1. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Buddha. Format Penilaian Portofolio 1. konsep. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN Kompetensi Guru Pendidikan Agama Katolik – SUBKOMPETENSI Menginterpretasikan materi. struktur. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio 1. panitia provinsi. panitia provinsi. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu. panitia provinsi. panitia provinsi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik.

struktur. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 37 . KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menganalisis materi. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. nilai dan sikap kewarganegaraan (civic disposition). Format Penilaian Portofolio – Memahami substansi Pendidikan Kewarganegaraan yang meliputi pengetahuan kewarganegaraan (civic knowledge).Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. dan ketrampilan kewarganegaraan (civic skills). panitia provinsi. konsep. panitia kabupaten/kota. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. konsep. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Buddha. panitia kecamatan. SMK/MAK* – Memahami materi. konsep. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. SMA/MA. panitia provinsi. struktur. panitia kabupaten/kota. konsep. struktur.6. panitia provinsi. Tes Tertulis. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Konghucu – Menginterpretasikan materi. panitia kabupaten/kota. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Konghucu. struktur. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio 2. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 1. Kompetensi Guru mata pelajaran PKn pada SMP/MTs. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Konghucu. panitia kabupaten/kota.

panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Tes Tertulis. SMP/MTs. panitia provinsi. SMK/MAK* – Menjelaskan dimensi filosofis pendidikan jasmani termasuk etika sebagai aturan dan profesi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. tari. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Seni Budaya. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio 4. Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa. SMK/MAK* – Menguasai materi. struktur. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 38 . apresiasi. struktur. teater) dan keterampilan. Menganalisis materi. dan Kesehatan pada SD/MI. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menunjukkan manfaat mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan. konsep. dan SMA/MA. panitia provinsi. konsep. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. Kompetensi Guru mata pelajaran Seni Budaya pada SD/MI. panitia provinsi. Olahraga. atau panitia tingkat nasional 3. dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi. panitia kabupaten/kota. musik. Kompetensi Guru mata pelajaran Pendidikan Jasmani. SMP/MTs. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan SMA/MA.

Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan aspek kinesiologi dan kinerja fisik manusia. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. serta persepsi diri. panitia kecamatan. panitia provinsi. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menjelaskan perspektif sejarah pendidikan jasmani. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 39 . Tes Tertulis. secara struktur dan fungsinya Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia kecamatan. termasuk motivasi dan tujuan. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan aspek psikologi pada kinerja manusia. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. kecemasan dan stress. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan aspek fisiologis manusia dan efek dari kinerja latihan. panitia kecamatan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional – Menjelaskan dimensi anatomi manusia. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.

atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Menjelaskan teori perkembangan gerak. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. afektif dan psikomotorik. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan teori belajar gerak. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. dan budaya. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menjelaskan aspek sosiologi dalam kinerja diri. termasuk keterampilan dasar dan kompleks dan hubungan timbal balik di antara domain kognitif. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. SMA/MA. suku. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio 5. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan pengukuran dan penaksiran. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. termasuk dinamika sosial. termasuk aspek-aspek yang mempengaruhinya. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Tes Tertulis. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Kompetensi Guru mata pelajaran Matematika pada SMP/MTs. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. etika dan perilaku moral. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 40 . berbagai sistem bilangan dan teori bilangan. dan perbedaan jenis kelamin. hubungan di antara bilangan. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia provinsi. Tes Tertulis. SMK/MAK* – Menggunakan bilangan.

panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 41 . atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menggunakan logika matematika. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan pola dan fungsi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan konsep-konsep statistika dan peluang. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan konsep-konsep aljabar. panitia provinsi. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional – Menggunakan konsep-konsep geometri.

Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 42 . Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan trigonometri. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan vektor dan matriks. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia provinsi. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. panitia provinsi. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Menggunakan konsep dan proses matematika diskrit. panitia provinsi. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menggunakan konsep-konsep kalkulus dan geometri analitik. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan sejarah dan filsafat matematika. panitia kabupaten/kota. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.

Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 43 . panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. alat hitung. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 6. memelihara dan melacak serta memecahkan masalah (troubleshooting) pada komputer personal. panitia provinsi. panitia kecamatan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Tes Tertulis. menginstalasi. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Mengolah kata (word processing) dengan komputer personal. panitia provinsi. panitia kecamatan. alat ukur. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. piranti lunak komputer. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. model matematika. panitia kabupaten/kota. men-setup. dan model statistika. Mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pada SMP/MTs – Mengoperasikan komputer personal dan periferalnya. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Mampu menggunakan alat peraga. Format Penilaian Portofolio – Melakukan pemrograman komputer dengan salah satu bahasa pemrograman berorientasi objek. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Merakit. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.

panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Membuat media grafis dengan menggunakan perangkat lunak publikasi. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Format Penilaian Portofolio – Membuat presentasi interaktif yang memenuhi kaidah komunikasi visual dan interpersonal. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia kecamatan. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional – Mengelola pangkalan data (data base) dengan komputer personal atau komputer server. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Mengolah lembar kerja (spreadsheet) dan grafik dengan komputer personal. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Membuat dan memelihara jaringan komputer (kabel dan nirkabel). Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 44 . Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis.

panitia kecamatan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Mendesain dan mengelola lingkungan pembelajaran/sumber daya dengan memperhatikan standar kesehatan dan keselamatan. faximile). atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. mobilephone. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan teknologi informasi dan komunikasi dalam disiplin atau materi pembelajaran lain dan sebagai media komunikasi. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Membuat dan memelihara situs laman (web). Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 45 . atau panitia tingkat nasional – Menggunakan sarana telekomunikasi (telephone. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi. audio dan video. termasuk pemrosesan gambar. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Membuat dan menggunakan media komunikasi. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.

panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. hukum-hukum. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 46 . dan teori-teori IPA serta penerapannya secara fleksibel. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Mengoperasikan perangkat keras dan perangkat lunak pendukung pembelajaran. Kompetensi Guru mata – pelajaran IPA pada SMP/MTs Memahami konsep-konsep. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan bahasa simbolik dalam mendeskripsikan proses dan gejala alam. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio 7.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia provinsi. Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Memahami proses berpikir IPA dalam mempelajari proses dan gejala alam. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional – Memahami EULA (End User Licence Agreement) dan keterbatasan serta keluasan penggunaan perangkat lunak secara legal.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia provinsi. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan penerapan hukum-hukum IPA dalam teknologi terutama yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Menerapkan konsep. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Memahami hubungan antar berbagai cabang IPA. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Memahami lingkup dan kedalaman IPA sekolah. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 47 . panitia kecamatan. panitia kecamatan. Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan teori IPAuntuk menjelaskan berbagai fenomena alam. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. hukum. Tes Tertulis. dan hubungan IPA dengan matematika dan teknologi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Bernalar secara kualitatif maupun kuantitatif tentang proses dan hukum alam sederhana. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis.

panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Kreatif dan inovatif dalam penerapan dan pengembangan IPA. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. alat peraga. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. alat hitung. Tes Tertulis. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Melaksanakan eksperimen IPA dengan cara yang benar. Tes Tertulis. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Merancang eksperimen IPA untuk keperluan pembelajaran atau penelitian. panitia kecamatan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional – Menguasai prinsip-prinsip dan teori-teori pengelolaan dan keselamatan kerja/belajar di laboratorium IPA sekolah. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. panitia provinsi. dan piranti lunak komputer untuk meningkatkan pembelajaran IPA di kelas. Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan alat-alat ukur. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 48 . panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. laboratorium.

panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional 8. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 49 . Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. dan teori-teori biologi serta penerapannya secara fleksibel. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Memahami proses berpikir biologi dalam mempelajari proses dan gejala alam. Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. hukum-hukum. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. SMK/MAK* – Memahami konsep-konsep. panitia provinsi. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Memahami sejarah perkembangan IPA dan pikiran-pikiran yang mendasari perkembangan tersebut. Kompetensi Guru Mata pelajaran Biologi pada SMA/MA. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan bahasa simbolik dalam mendeskripsikan proses dan gejala alam/biologi. Format Penilaian Portofolio – Memahami struktur (termasuk hubungan fungsional antar konsep) ilmu Biologi dan ilmu-ilmu lain yang terkait. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.

panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Kreatif dan inovatif dalam penerapan dan pengembangan bidang ilmu biologi dan ilmu-ilmu yang terkait. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Bernalar secara kualitatif maupun kuantitatif tentang proses dan hukum biologi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Memahami lingkup dan kedalaman biologi sekolah. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan penerapan hukum-hukum biologi dalam teknologi yang terkait dengan biologi terutama yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. dan teori fisika kimia dan matematika untuk menjelaskan/mendeskripsikan fenomena biologi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. hukum. panitia provinsi. Tes Tertulis. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 50 . panitia kecamatan. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Menerapkan konsep. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis.

Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. alat hitung. atau panitia tingkat nasional – Menggunakan alat-alat ukur. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. alat peraga. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 51 . atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Memahami sejarah perkembangan IPA pada umumnya khusunya biologi dan pikiran-pikiran yang mendasari perkembangan tersebut. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Melaksanakan eksperiment biologi dengan cara yang benar. Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Merancang eksperiment biologi untuk keperluan pembelajaran atau penelitian. dan piranti lunak komputer untuk meningkatkan pembelajaran biologi di kelas. panitia provinsi. panitia provinsi. laboratorium dan lapangan. panitia kabupaten/kota. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menguasai prinsip-prinsip dan teori-teori pengelolaan dan keselamatan kerja/belajar di laboratorium biologi sekolah. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis.

9. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan bahasa simbolik dalam mendeskripsikan proses dan gejala alam. panitia kabupaten/kota. hukum-hukum. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional – Memahami proses berpikir fisika dalam mempelajari proses dan gejala alam. SMK/MAK* – SUBKOMPETENSI Memahami konsep-konsep. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. dan teori-teori fisika serta penerapannya secara fleksibel. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN Kompetensi Guru mata pelajaran Fisika pada SMA/MA. Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 52 . panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Memahami struktur (termasuk hubungan fungsional antar konsep) ilmu Fisika dan ilmu-ilmu lain yang terkait. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Tes Tertulis. panitia provinsi. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Bernalar secara kualitatif maupun kuantitatif tentang proses dan hukum fisika.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Memahami lingkup dan kedalaman fisika sekolah. dan kimia. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menerapkan konsep. panitia kecamatan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Menjelaskan penerapan hukum-hukum fisika dalam teknologi terutama yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. hukum. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Kreatif dan inovatif dalam penerapan dan pengembangan bidang ilmu fisika dan ilmuilmu yang terkait. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 53 . Format Penilaian Portofolio – Menguasai prinsip-prinsip dan teori-teori pengelolaan dan keselamatan kerja/belajar di laboratorium fisika sekolah. dan teori fisika untuk menjelaskan fenomena biologi. panitia kabupaten/kota.

Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. alat peraga. panitia kabupaten/kota. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 54 . Format Penilaian Portofolio – Melaksanakan eksperimen fisika dengan cara yang benar. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menggunakan alat-alat ukur. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio 10. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia provinsi. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Memahami sejarah perkembangan IPA pada umumnya khususnya fisika dan pikiran-pikiran yang mendasari perkembangan tersebut. alat hitung. dan piranti lunak komputer untuk meningkatkan pembelajaran fisika di kelas. dan teori-teori kimia yang meliputi struktur. Portofolio Naskah Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. energetika dan kinetika serta penerapannya secara fleksibel. panitia kabupaten/kota. dan lapangan. Tes Tertulis. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Kompetensi Guru mata pelajaran Kimia pada SMA/MA. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. SMK/MAK* – Memahami konsep-konsep. laboratorium. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. hukum-hukum. atau panitia tingkat nasional – Merancang eksperimen fisika untuk keperluan pembelajaran atau penelitian. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. dinamika. panitia kecamatan. panitia kecamatan.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Format Penilaian Portofolio – Memahami struktur (termasuk hubungan fungsional antar konsep) ilmu Kimia dan ilmu-ilmu lain yang terkait. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia provinsi. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 55 . METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menerapkan konsep. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. hukum. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional – Menggunakan bahasa simbolik dalam mendeskripsikan proses dan gejala alam/kimia. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Bernalar secara kualitatif maupun kuantitatif tentang proses dan hukum kimia. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Memahami proses berpikir kimia dalam mempelajari proses dan gejala alam. dan teori fisika dan matematika untuk menjelaskan/mendeskripsikan fenomena kimia. Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.

panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. dan piranti lunak komputer untuk meningkatkan pembelajaran kimia di kelas. laboratorium dan lapangan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menjelaskan penerapan hukum-hukum kimia dalam teknologi yang terkait dengan kimia terutama yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. alat peraga. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menggunakan alat-alat ukur. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Memahami lingkup dan kedalaman kimia sekolah. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia provinsi. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 56 . panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Menguasai prinsip-prinsip dan teori-teori pengelolaan dan keselamatan kerja/belajar di laboratorium kimia sekolah. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. alat hitung. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. panitia kecamatan. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Kreatif dan inovatif dalam penerapan dan pengembangan bidang ilmu yang terkait dengan mata pelajaran kimia.

panitia kabupaten/kota. konsep. struktur. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio 11. Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 57 . panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Membedakan struktur keilmuan IPS dengan Ilmu-ilmu Sosial. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. panitia provinsi. maupun global. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Memahami sejarah perkembangan IPA pada umumnya khusunya kimia dan pikiranpikiran yang mendasari perkembangan tersebut. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional – Melaksanakan eksperiment kimia dengan cara yang benar. Tes Tertulis. panitia kecamatan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Merancang eksperiment kimia untuk keperluan pembelajaran atau penelitian. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. nasional. Kompetensi Guru mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada SMP/MTs – Menguasai materi. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. dan pola pikir mata pelajaran IPS baik dalam lingkup lokal. Tes Tertulis. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis.

dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Ekonomi. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Membedakan pendekatan-pendekatan Ekonomi. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Menunjukkan manfaat mata pelajaran IPS. struktur. Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi. konsep. panitia provinsi. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 58 . Format Penilaian Portofolio 12. panitia provinsi. panitia provinsi. SMK/MAK* – Memahami materi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Menunjukkan manfaat mata pelajaran Ekonomi. Kompetensi Guru mata pelajaran Ekonomi pada SMA/MA. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menguasai konsep dan pola pikir keilmuan dalam bidang IPS. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis.

panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio 14. dan konsep pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Antropologi. panitia kabupaten/kota. SMK/MAK* – Memahami materi. Format Penilaian Portofolio – Membedakan jenis-jenis Antropologi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Memahami angkah-langkah kerja ilmuwan sosial. 13. struktur. panitia kecamatan. panitia provinsi. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Sosiologi. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menunjukkan manfaat mata pelajaran Sosioligi. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 59 . panitia provinsi. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN Kompetensi Guru mata pelajaran Sosiologi pada SMA/MA. Kompetensi Guru mata pelajaran Antropologi pada SMA/MA. panitia kecamatan. Tes Tertulis. SMK/MAK* – SUBKOMPETENSI Memahami materi. Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. struktur. panitia provinsi. Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan.

panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional 15. Format Penilaian Portofolio – Membedakan pendekatan-pendekatan geografi. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menunjukkan manfaat mata pelajaran Antropologi. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 60 . Format Penilaian Portofolio – Menguasai materi geografi secara luas dan mendalam Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menunjukkan manfaat mata pelajaran geografi Tes Tertulis. Tes Tertulis. Kompetensi Guru mata pelajaran Geogafi pada SMA/MA. SMK/MAK* – Menguasai hakikat struktur keilmuan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. ruang lingkup. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia kecamatan. dan objek geografi. panitia provinsi.

Tes Tertulis. Kompetensi Guru mata pelajaran Bahasa Indonesia pada SMP/MTs. Portofolio Naskah Tes Tertulis. ruang lingkup. panitia kecamatan. panitia provinsi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. dan materi berbagai aliran linguistik yang terkait dengan pengembangan materi pembelajaran bahasa. panitia kecamatan. panitia provinsi. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. SMK/MAK* – SUBKOMPETENSI Menguasai hakikat struktur keilmuan. Format Penilaian Portofolio – Menunjukkan manfaat mata pelajaran Sejarah. 16. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio 17. panitia kecamatan. Tes Tertulis. Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. teori. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 61 . Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional – Membedakan pendekatan-pendekatan Sejarah. Format Penilaian Portofolio – Menguasai materi Sejarah secara luas dan mendalam. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan objek Sejarah. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. SMK/MAK* – Memahami konsep. Tes Tertulis. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN Kompetensi Guru mata pelajaran Sejarah pada SMA/MA. SMA/MA.

fungsi. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional – Memahami kedudukan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Menguasai kaidah bahasa Indonesia sebagai rujukan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. dan ragam bahasa Indonesia. Tes Tertulis. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Memahami teori dan genre sastra Indonesia.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Memahami hakekat bahasa dan pemerolehan bahasa. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 62 .

panitia kabupaten/kota. sosiolinguistik. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Mengapresiasi karya sastra secara reseptif dan produktif. dan strategis). atau panitia tingkat nasional 18 18.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kecamatan. dan SMA/MA. panitia kecamatan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Kompetensi Guru Bahasa: Kompetensi Guru Bahasa Inggris pada SD/MI. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 63 . dan strategis). panitia kabupaten/kota. SMP/MTs. Portofolio Naskah Tes Tertulis. sosiolinguistik. Format Penilaian Portofolio panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi. reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. wacana. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional – Menguasai bahasa Inggris lisan dan tulis. panitia provinsi. SMK/MAK* – Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Inggris (linguistik. wacana.1.

3.2. SMK/MAK* – Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Perancis (linguistik. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. sosiolinguistik. reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik. dan strategis). Tes Tertulis. dan strategis). atau panitia tingkat nasional – Menguasai bahasa Arab lisan dan tulis. sosiolinguistik. panitia provinsi. Kompetensi Guru Bahasa Jerman pada SMA/MA. SMK/MAK* – SUBKOMPETENSI Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Arab (linguistik. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 64 . Format Penilaian Portofolio 18. sosiolinguistik. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Format Penilaian Portofolio – Menguasai bahasa Jerman lisan dan tulis. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. sosiolinguistik. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. dan strategis). wacana. Tes Tertulis. Tes Tertulis.4. wacana. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Kompetensi Guru Bahasa Perancis pada SMA/MA. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. dan strategis). Format Penilaian Portofolio 18. dan strategis). 18. panitia kecamatan. sosiolinguistik. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. wacana. wacana. panitia provinsi. SMK/MAK* – Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Jerman (linguistik. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN Kompetensi Guru Bahasa Arab pada SMA/MA. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. wacana.

SMK/MAK* – Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Jepang (linguistik. panitia provinsi. wacana. Tes Tertulis. dan strategis). panitia kabupaten/kota. Kompetensi Guru Bahasa Jepang pada SMA/MA. Tes Tertulis. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 18. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. wacana. panitia provinsi. dan strategis). Format Penilaian Portofolio – Menguasai bahasa Jepang lisan dan tulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menguasai bahasa Perancis lisan dan tulis.5. Tes Tertulis. reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik. panitia kabupaten/kota. sosiolinguistik. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kecamatan.6. sosiolinguistik. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. dan strategis). Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. wacana. Format Penilaian Portofolio – Menguasai bahasa Mandarin lisan dan tulis. reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik. reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik. panitia kabupaten/kota. sosiolinguistik. panitia kabupaten/kota. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. sosiolinguistik. sosiolinguistik. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio 18. dan strategis). panitia provinsi. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. wacana. dan strategis). METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. wacana. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Kompetensi Guru Bahasa Mandarin pada SMA/MA. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 65 . SMK/MAK* – Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Mandarin (linguistik.

atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 66 . Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Observasi/Unjuk Kerja. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. 1. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Wawancara. Wawancara. panitia kecamatan. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio – Memiliki keterampilan berbahasa Indonesia (menyimak. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN Bahasa Indonesia – SUBKOMPETENSI Memahami hakikat bahasa dan pemerolehan bahasa. Pedoman Wawancara. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Wawancara. Pedoman Observasi. Observasi/Unjuk Kerja. atau panitia tingkat nasional – Memahami kedudukan. Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kabupaten/kota. atau Format Penilaian Portofolio – Menguasai dasar-dasar dan kaidah bahasa Indonesia sebagai rujukan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. panitia provinsi. panitia provinsi. membaca. panitia kabupaten/kota. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. dan menulis) Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. dan ragam bahasa Indonesia. fungsi. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. berbicara. Pedoman Observasi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tabel 3 Kompetensi Profesional Khusus Guru SD NO.

atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. Observasi/Unjuk Kerja. serta. trigonometri. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 67 . panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio – Mampu menggunakan pengetahuan konseptual. Observasi/Unjuk Kerja. statistika. Wawancara. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kota. Wawancara. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. aljabar. Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. panitia provinsi. dan logika matematika. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Observasi/Unjuk Kerja. Tes Tertulis. secara reseptif dan produktif. Wawancara. Matematika – Menguasai pengetahuan konseptual dan prosedural serta keterkaitan keduanya dalam konteks materi aritmatika. dan keterkaitan keduanya dalam pemecahan masalah matematika. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Wawancara. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional – Mampu mengapresiasi karya sastra Indonesia. panitia provinsi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. prosedural. atau Format Penilaian Portofolio 2. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Memahami teori dan genre sastra Indonesia. Mampu menggunakan matematisasi horizontal dan vertikal untuk menyelesaikan masalah matematika dan masalah dalam dunia nyata. panitia provinsi. geometri. Tes Tertulis. Pedoman Observasi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. pengukuran. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. atau Format Penilaian Portofolio – Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Observasi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.

nilai. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Observasi/Unjuk Kerja. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kabupaten/kota. dan piranti lunak komputer. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio – Memahami struktur ilmu pengetahuan alam. panitia provinsi. dan keterampilan IPS. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio 4. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. Observasi/Unjuk Kerja. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Wawancara. IPS – Menguasai materi keilmuan yang meliputi dimensi pengetahuan. panitia kabupaten/kota. Wawancara. Wawancara. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. atau panitia tingkat nasional 3. panitia kecamatan. alat hitung. Tes Tertulis. IPA – Mampu melakukan observasi gejala alam baik secara langsung maupun tidak langsung. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio – Memanfaatkan konsep-konsep dan hukumhukum ilmu pengetahuan alam dalam berbagai situasi kehidupan sehari-hari. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 68 . Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. termasuk hubungan fungsional antarkonsep. Pedoman Wawancara. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Mampu menggunakan alat peraga. Tes Tertulis. yang berhubungan dengan mata pelajaran IPA. Wawancara. panitia provinsi. alat ukur. panitia kabupaten/kota. Observasi/Unjuk Kerja. Tes Tertulis. Pedoman Observasi. Pedoman Observasi. Wawancara.

Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Wawancara. teknologi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Mengembangkan materi. nilai. sikap. kehidupan agama. Tes Tertulis. Wawancara. panitia kabupaten/kota. Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Wawancara. seni. dan konsep keilmuan IPS. Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 69 . panitia kabupaten/kota. semangat kebangsaan dan cinta tanah air serta bela negara. PKn – Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. nilai. Pedoman Wawancara. Wawancara. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio – Memahami fenomena interaksi perkembangan ilmu pengetahuan. konsep. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kecamatan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. struktur. Wawancara. Menguasai materi keilmuan yang meliputi dimensi pengetahuan. panitia kabupaten/kota. Pedoman Observasi. Observasi/Unjuk Kerja. panitia kabupaten/kota. dan perilaku yang mendukung kegiatan pembelajaran PKn.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. Tes Tertulis. Wawancara. dan prinsip-prinsip pokok ilmu-ilmu sosial dalam konteks kebhinnekaan masyarakat Indonesia dan dinamika kehidupan global. atau Format Penilaian Portofolio 5. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan perkembangan masyarakat serta saling ketergantungan global. Wawancara. Pedoman Observasi. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio – Menguasai konsep dan prinsip kepribadian nasional dan demokrasi konstitusional Indonesia. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional – Memahami cita-cita. panitia kecamatan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan.

atau panitia tingkat nasional – Menguasai konsep. atau Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 70 . Pedoman Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia provinsi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. pemajuan HAM. panitia kabupaten/kota. dan norma kewarganegaraan Indonesia yang demokratis dalam konteks kewargaan negara dan dunia. Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. moral. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. nilai. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. Observasi/Unjuk Kerja. panitia provinsi. prinsip. Pedoman Observasi. KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – SUBKOMPETENSI Menguasai konsep dan prinsip perlindungan. Pedoman Observasi. Wawancara. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. Observasi/Unjuk Kerja. serta penegakan hukum secara adil dan benar.

Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 71 . Wawancara. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tabel 4 Penilaian Karya Kreatif/Inovatif. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Wawancara. Format Penilaian Portofolio panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. 1. Portofolio Pedoman Wawancara. Wawancara. atau panitia tingkat nasional JENIS KARYA METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI – Penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. atau Wawancara. panitia provinsi. Pembimbingan Peserta Didik dan Pengembangan Diri NO. panitia kabupaten/kota. Portofolio Pedoman Wawancara. Portofolio Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. Portofolio Pedoman Wawancara. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Penulisan buku fiksi/nonfiksi di bidang pendidikan atau sastra Indonesia dan sastra daerah. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Penciptaan karya seni. ASPEK PENILAIAN Hasil Karya Kreatif dan Inovatif – Pembaruan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan.

panitia provinsi. ASPEK PENILAIAN – JENIS KARYA Karya Kreatif/Inovatif Bidang olahraga METODE PENILAIAN Wawancara. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio PENILAI panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau panitia tingkat nasional – Bidang ekstrakurikuler Wawancara. Portofolio Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. Portofolio Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional 2. panitia kecamatan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi NO. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. Pembimbingan Peserta Didik Untuk Mencapai Prestasi – Bidang intrakurikuler Wawancara. Portofolio Pedoman Wawancara. Pengembangan Diri – Mengikuti pendidikan dan latihan fungsional/ kegiatan kolektif guru Wawancara. Format Penilaian Portofolio panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Format Penilaian Portofolio Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 72 . panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio 4. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan.

1. Kompetensi sosial Jenis Tes/Uji Tes Tertlis/ kompetensi Bobot Satuan 10 Skor ………… Skor X Bobot ……… Tes Kepribadian 10 ………… ……… Wawancara Performance/presentase 15 5 40 2. Kompetensi Kepribadian b. atau. Portofolio dan Wawancara 10 5. KOMPONEN Penguasaan kompetensi a. Penemuan teknologi tepat guna c. Penciptaan karya seni. Pembaharuan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan. Prestasi di bidang olahraga Penilaian kinerja dalam kegiatan pembelajaran Pembimbingan peserta didik hingga mencapai prestasi di bidang :  Intrakurikuler  Ekstrakurikuler Pengembangan diri  Diklat Fungsional/kegiatan kolektif Portofolio/ Wawancara 10 ………… ………… 3.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi C. b. Penulisan buk fiksi/non fiksi di bidang pendidikan atau Sastra Indonesia dan Sastra Daerah d. Kreativitas dan inovasi a. Kompetensi profesional d. Portofolio dan Wawancara JUMLAH : 10 100 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 73 . Kompetensi pedagogik c. Penentuan Skor Akhir Pemilihan guru berprestasi tingkat kabupaten/kota dan provinsi adalah peserta yang memperoleh hasil penilaian tertinggi. Fortofolio/ Observasi/ Wawancara/ 30 4. e. Penentuan skor akhir dengan menggunakan acuan sebagai berikut : Penghitungan Skor Akhir NO.

Mudah-mudahan pedoman ini dapat menjadi acuan bagi semua pihak yang berkepentingan dengan pemilihan guru berprestasi pada semua tingkatan. mulai dari tingkat sekolah. bahwa pemilihan guru berprestasi dilakukan dengan maksud untuk mendorong motivasi. kegiatan pemilihan guru berprestasi merupakan agenda tahunan. Sudah menjadi kesadaran kita semua. Tentu saja penghargaan ini hanya diberikan kepada guru-guru yang berprerstasi lebih baik dibandingkan dengan sejawatnya. terutama bagi mereka yang berprestasi. terutama pihak-pihak yang berkepentingan. loyalitas dan profesionalisme guru. sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang No. Program ini merupakan ujud nyata.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi BAB V PENUTUP Seperti diuraikan sebelumnya. bahwa pemerintah memberikan perhatian yang sungguhsungguh untuk memberdayakan guru. provinsi. yang diharapkan akan berpengaruh positif pada kinerja dan prestasi kerjanya. kecamatan. dan tingkat nasional. Prestasi kerja tersebut akan terlihat dari kualitas lulusan sebagai sumber daya manusia yang produktif dan berkualitas. Kegiatan pemilihan guru berprestasi ini diharapkan dapat mendorong meningkatkan kompetensi profesional guru sebagai agen pembelajaran. kabupaten/kota. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. dedikasi. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 74 .

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi REKAP PENILAIAN NILAI AKHIR = 1 + II + III ----------------------------------------3+ Pelaksanaan Pembelajaran + Pengembangan Kurikulum + Kinerja Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2011 75 .

Lampiran 1 PORTOFOLIO GURU BERPRESTASI TAHUN 2011 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR Disusun Oleh: (NAMA GURU) (NAMA SEKOLAH) (KABUPATEN/KOTA) (PROVINSI) 75 .

....................... Kabupaten/Kota e.... 2011 Mengetahui: Pengawas.PORTOFOLIO GURU BERPRESTASI TAHUN 2011 IDENTITAS PESERTA 1... Telp........ NIP/NIK 4......................... tgl lahir 7............... Nama b....... Penyusun.. Nama (lengkap dengan gelar akademik) 2... Kepala Sekolah. NIP/NIK. Sekolah Tempat Tugas a..... Kecamatan d....... NIP/NIK.... ........... Mata Pelajaran/Guru Kelas TK/TKLB/SD/SDLB*) 11.. . Pendidikan Terakhir 8......... .. Sekolah g.... Beban Mengajar per Minggu : Jam/minggu : : : : : : : : : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) : *) Coret yang tidak perlu .. Alamat e-mail 10....... Tempat............... Jenis Kelamin 6........ ........ No............ NIP .. Provinsi f. Alamat Sekolah c...... NUPTK 3......... Pangkat/Golongan 5..... ...... 76 ................. Akta Mengajar 9............

S2 S3 PPs 2006 Foto kopi ijazah S1 diberi kode: 1. NO. 77 PEMBERI PENGHARGAAN Presiden RI Kepala Dinas Pendidikan Kab Kebumen TINGKAT *) Nasional Kabupaten TAHUN 2000 2006 SKOR (diisi penilai) . JENJANG a. D4 S1 Universitas Negeri Yogyakarta Universitas Negeri Malang FMIPA Pendidikan Matematika Pendidikan Matematika 1999 PERG. isilah tabel berikut ini. Kualifikasi akademik Tuliskan riwayat pendidikan Bapak/Ibu pada Tabel di bawah ini. Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan a. Penghargaan Apabila bapak/Ibu pernah menerima penghargaan di bidang pendidikan. 1) 2) 3) JENIS PENGHARGAAN Satyalencana Karya Satya 10 Tahun Guru Favorit Tahun 2006 Dst. b. Contoh 1: 1.c Contoh 2: 10. TINGGI FAKULTAS JURUSAN/ PRODI TAHUN LULUS SKOR (diisi penilai) c. NO.Contoh Pemberian Kode Dokumen Portofolio. d.b dan pada Ijazah S2 diberi kode: 1.

1) dan pada bukti fisik Guru Favorit Tahun 2006 diberi kode: 10.2) 78 .a.Bukti fisik Piagam Satyalencana Karya Satya 10 Tahun diberi kode: 10.a.

jam) PENYELENGGARA SKOR (diisi penilai) Catatan: Lampirkan sertifikat.. c. JENJANG D4 S1 S2 S3 PERG. d. b. NO. 79 . d. atau sejenisnya yang asli untuk bendel pertama dan foto kopi yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung untuk bendel kedua. Pendidikan dan Pelatihan Tuliskan pengalaman mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) Bapak/Ibu pada tabel berikut. 2.. piagam. TINGGI FAKULTAS JURUSAN/ PRODI TAHUN LULUS SKOR (diisi penilai) Catatan: 1. Kualifikasi akademik Tuliskan riwayat pendidikan tinggi Bapak/Ibu pada tabel berikut. NO.. Jika mempunyai S1. foto copy ijazah dapat dilegalisasi oleh kepala sekolah dan kepala dinas kabupaten/kota. c. Untuk foto kopi ijazah luar negeri harus disertai foto kopi surat keterangan akreditasi yang dilegalisasi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Dst. Dalam kasus tertentu seorang guru bertugas di daerah yang jauh (di luar provinsi) dari tempat asal perguruan tinggi.KOMPONEN PORTOFOLIO 1. D4. b. S2 atau S3 lebih dari satu agar dituliskan semua 2. a. Lampirkan foto kopi ijazah yang tertulis pada tabel tersebut yang telah dilegalisasi oleh perguruan tinggi yang bersangkutan. NAMA / JENIS DIKLAT TEMPAT WAKTU PELAKSANAAN (.. a..

......d... NAMA SEKOLAH LAMA MEMBERIKAN PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING (mulai tahun ..... NO....................... NAMA SEKOLAH BIDANG STUDI/ GURU KELAS LAMA MENGAJAR (mulai tahun ..... Pengalaman Mengajar Tuliskan pengalaman mengajar Bapak/Ibu pada tabel berikut...... c... NO... Catatan: Lampirkan foto kopi SK pengangkatan menjadi guru baik PNS maupun non PNS yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung.. Kumulatif lama memberikan layanan: .. skor: . s....... c..... (diisi penilai) 80 . b..... (diisi penilai) Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling Tuliskan pengalaman memberikan Pelayanan Bimbingan dan Konseling Bapak/Ibu pada tabel berikut....... tahun ... b. d. a... s....... skor: ... Kumulatif lama mengajar: ... a...3. d.d. tahun... tahun...) Catatan: Lampirkan foto kopi SK pengangkatan menjadi guru baik PNS maupun non PNS yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung.) Dst... tahun ... Dst......

4. Perencanaan dan Pelaksanaan Pembelajaran a. Perencanaan Pembelajaran Tuliskan lima jenis RPP/RP/SP/RPI terbaik yang pernah Bapak/Ibu buat dari semester dan materi yang berbeda. NO 1) 2) 3) 4) 5) Rata-rata skor ........... MATA PELAJARAN MATERI/KOMPETENSI SEMESTER TAHUN SKOR (diisi penilai)

Catatan: Lampirkan bukti lima RPP/RP/SP hasil karya sendiri yang tertulis dalam tabel yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling a. Perencanaan Program Pelayanan Bimbingan dan Konseling Tuliskan lima jenis PPBK (Program Pelayanan Bimbingan dan Konseling) terbaik yang pernah Bapak/Ibu buat dari semester dan bidang pelayanan yang berbeda. NO 1) 2) 3) 4) 5) JENIS PROGRAM Pendidikan/Belajar Karier Pribadi Sosial Akhlak Mulia/Budipekerti Rata-rata skor ........... BIDANG PELAYANAN SEMESTER TAHUN SKOR (diisi penilai)

81

Catatan: Lampirkan bukti lima PPBK yang tertulis dalam tabel yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung.

b. Pelaksanaan Pembelajaran Bukti fisik yang dilampirkan berupa dokumen hasil penilaian oleh kepala sekolah dan/atau pengawas dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas (instrumen lampiran 2). Lampirkan hasil penilaian kepala sekolah dan/atau pengawas tentang kinerja pelaksanaan pembelajaran Bapak/Ibu sebagaimana dimaksud di atas dalam amplop tertutup. Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling b. Pelaksanaan Pelayanan Bimbingan dan Konseling Bukti fisik yang dilampirkan berupa rekaman/dokumen pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling yang diketahui oleh koordinator bimbingan dan konseling dan atasan. Rambu-rambu format laporan pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling sebagaimana yang berlaku di wilayah/sekolah tempat bekerja. Komponen yang dinilai meliputi: agenda kerja guru bimbingan dan konseling, daftar konseli (siswa), data kebutuhan dan permasalahan konseli, laporan bulanan, laboran semesteran/tahunan, aktivitas pelayanan bimbingan dan konseling (pemahaman, pelayanan langsung, pelayanan tidak langsung) dan laporan hasil evaluasi program bimbingan dan konseling. 5. Penilaian Kinerja Bukti fisik yang dilampirkan berupa dokumen hasil penilaian kinerja oleh atasan dan pengawas dengan menggunalan Format Penilaian (format lampir 3). Lampirkan hasil penilaian dari atasan sebagaimana dimaksud di atas dalam amplop tertutup. 6. Prestasi Akademik a. Lomba dan karya akademik 82

Tuliskan prestasi Bapak/Ibu mengikuti lomba dan karya akademik (jika ada) yang meliputi: nama lomba/karya akademik, waktu pelaksanaan, tingkat (kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, nasional, internasional), dan penyelenggara pada tabel berikut.

NO 1) 2) 3) 4) 5)

NAMA LOMBA/ KEJUARAAN

WAKTU PELAKSANAAN

TINGKAT

PENYELENGGARA

SKOR (diisi penilai)

Dst.

Catatan: Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam/surat keterangan kegiatan yang tertulis di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan. b. Sertifikat Keahlian/Keterampilan Tuliskan sertifikat keahlian/keterampilan yang Bapak/Ibu peroleh baik dari lembaga/institusi dalam maupun luar negeri) pada tabel berikut. NO 1) 2) 3) 4) Dst. Catatan: *)Termasuk sertifikat asesor uji kompetensi keahlian/keterampilan **)Dituliskan internasional, nasional, atau regional Lampirkan foto kopi sertifikat yang tertulis di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan. NAMA SERTIFIKAT KEAHLIAN*) WAKTU PEROLEHAN TINGKAT**) LEMBAGA YG SKOR MENGELUARKAN (diisi penilai)

83

c. Pembimbingan teman sejawat Tuliskan pengalaman Bapak/Ibu menjadi Instruktur/Guru inti/Tutor/ Pemandu/ Pamong PPL (jika pernah) pada tabel berikut. NO 1) 2) 3) 4) Dst. Catatan: Lampirkan foto kopi SK/Surat Tugas dari Pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. Untuk instruktur, guru inti, dan guru pemandu agar dilengkapi dengan foto kopi sertifikat/piagam TOT sesuai bidang tersebut. Tutor yang dimaksud adalah tutor Kejar Paket A, B, dan C. d. Pembimbingan siswa 1) Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi pembimbing siswa sampai mendapatkan penghargaan baik tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, nasional, maupun internasional dalam kegiatan akademik dan/atau prestasi, isilah tabel berikut. NO. a) b) c) d) Catatan: Dst. NAMA KEJUARAAN TINGKAT TEMPAT DAN WAKTU SKOR (diisi penilai) INSTRUKTUR/GURU MATA PELAJARAN/ INTI/TUTOR/PEMANDU/ BIDANG STUDI PAMONG PPL TEMPAT SKOR (diisi penilai)

84

Karya Pengembangan Profesi a.Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam kejuaraan siswa yang dibimbing dan SK/surat tugas dari pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. a) b) c) d) Dst Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/surat tugas dari pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. NO. Karya Tulis Apabila Bapak/Ibu mempunyai karya tulis yang berupa buku. 2) Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi pembimbing siswa (tidak mencapai juara) dalam kegiatan akademik dan/atau prestasi. artikel (jurnal/ majalah/koran). 7. modul. tuliskan judul buku dan keterangan lainnya pada tabel berikut. dan buku dicetak lokal. NO. 1) 2) 3) 4) Dst. isilah tabel berikut. JUDUL JENIS *) PENERBIT TAHUN TERBIT SKOR (diisi penilai) NAMA KEGIATAN TEMPAT LAMA (WAKTU PEMBIMBINGAN) SKOR (diisi penilai) Catatan: 85 .

modul. atu modul secara utuh yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. NO. b. 1) 2) 3) 4) Dst. atau diktat dicetak lokal. NO. Skripsi. Lampirkan naskah asli/foto kopi buku. Penelitian Apabila Bapak/Ibu pernah melakukan penelitian tindakan kelas atau penelitian yang mendukung peningkatan pembelajaran dan atau profesional guru. Reviewer buku dan/atau penulis soal EBTANAS/UN Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi reviewer buku dan/atau penulis soal EBTANAS/UN/UASDA. JUDUL TAHUN SUMBER DANA STATUS SKOR (KETUA/ANGGOTA) (diisi penilai) Catatan: Lampirkan naskah asli/foto kopi laporan hasil penelitian secara utuh yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. artikel (jurnal/majalah/koran).*)Jenis pada tabel di atas diisi buku. tesis. artikkel. 1) 2) 3) 86 NAMA KEGIATAN TAHUN SKOR (diisi penilai) . c. tuliskan judul penelitian dan keterangan lainnya pada tabel berikut. dan disertasi serta tugas akhir lainnya tidak dinilai. isilah tabel berikut.

4) Dst. tuliskan jenis media/alat dan keterangan lainnya pada tabel berikut. d. Media dan Alat Pembelajaran Apabila Bapak/Ibu pernah membuat media atau alat pembelajaran. 1) 2) 3) 4) Dst. kriya. lukis. tari dan karya seni lainnya). suara. tuliskan nama dan tahun karya tersebut dalam tabel berikut. lukis. Karya teknologi (teknologi tepat guna) dan karya seni (patung. NO. suara. JENIS MEDIA/ALAT TAHUN SUMBER DANA STATUS SKOR (KETUA/ANGGOTA) (diisi penilai) Catatan: Lampirkan surat keterangan dari atasan langsung disertai bukti fisik yang relevan. musik. kriya. dan karya seni lainnya) Apabila Bapak/Ibu pernah membuat karya teknologi (teknologi tepat guna) dan karya seni (patung. Keikutsertaan dalam forum ilmiah 87 . misalnya: hasil karya atau foto hasil karya yang disertai manual dan/atau deskripsi yang dilegalisasi oleh atasan langsung. Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/surat tugas dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. misalnya: media yang dibuat atau foto hasil karya yang disertai manual dan/atau deskripsi yang dilegalisasi oleh atasan langsung. NAMA KARYA TAHUN DESKRIPSI SINGKAT TENTANG KARYA YANG DIHASILKAN SKOR (diisi penilai) Catatan: Lampirkan surat keterangan dari atasan langsung disertai bukti fisik yang relevan. sastra. tari. musik. sastra. NO. e. 1) 2) 3) 4) Dst. 8.

Jika Bapak/Ibu pernah mengikuti forum ilmiah tuliskan judul dan keterangan lainnya pada tabel berikut. Pengalaman Organisasi Apabila Bapak/Ibu memiliki pengalaman menjadi pengurus suatu organisasi kependidikan atau organisasi sosial. nasional. kabupaten/kota. 1) 2) 3) 4) Dst NAMA ORGANISASI TAHUN JABATAN TINGKAT *) SKOR (diisi penilai) Catatan: *) Kolom tingkat diisi: kecamatan. a. b. Pengalaman menjadi pengurus organisasi di bidang kependidikan dan sosial a. atau internasional Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. piagam. Dst JENIS KEGIATAN TAHUN PERAN *) TINGKAT SKOR (Inter/Nas/Lokal) (diisi penilai) Catatan: *) Kolom peran diisi pemakalah. 9. NO. d. b. atau sejenisnya yang asli untuk bendel pertama dan foto kopinya yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung untuk bendel kedua. NO. Pengalaman Mendapat Tugas Tambahan 88 . atau peserta sesuai sertifikat Lampirkan sertifikat. c. Apabila menjadi nara sumber/pemakalah lampirkan juga makalahnya. tuliskan nama organisasinya dan keterangan lainnya pada tabel berikut.

JABATAN TH ---.. NO.. b.S/D TH NAMA SEKOLAH ---SKOR (diisi penilai) Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/bukti yang relevan dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan.. isilah tabel berikut. kabupaten/kota.. NO. 1) 2) 3) 4) Dst. Penghargaan Apabila bapak/Ibu pernah menerima penghargaan di bidang pendidikan. 10. Catatan: *)Kolom tingkat diisi: kecamatan.. isilah tabel berikut.. Penugasan Di Daerah Khusus Apabila Babak/Ibu pernah ditugaskan sebagai guru di daerah khusus (daerah terpencil/tertinggal/ bencana/konflik/perbatasan). atau internasional Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam/surat keterangan yang tertulis pada tabel di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan.Apabila Bapak/Ibu pernah mendapat tugas tambahan antara lain sebagai kepala/wakil kepala sekolah/kepala bengkel/kepala lab/wali kelas/pembina kegiatan ekstra kurikuler. s/d TH . isilah tabel berikut. 1) 2) 3) 4) JENIS PENGHARGAAN PEMBERI PENGHARGAAN TINGKAT *) TAHUN SKOR (diisi penilai) Dst.. LOKASI JENIS DAERAH LAMA BERTUGAS KHUSUS (MULAI TH .) SKOR (diisi penilai) 89 . NO. nasional.. Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan a.

……………….. …………. 2011 Peserta Pemilihan Guru Berprestasi . saya bersedia menerima sanksi dan dampak hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. dan jika di kemudian hari ternyata pernyataan dan dokumen saya tidak benar. Catatan: Lampirkan foto kopi SK penugasan yang telah dilegalisasi oleh atasan..000 (…………………………) 90 . Materai Rp 6. Dengan ini saya menyatakan bahwa pernyataan dan dokumen di dalam portofolio ini benar-benar hasil karya saya sendiri.1) 2) 3) 4) Dst.

Lampiran 2 PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN GURU BERPRESTASI TAHUN 2011 OLEH KEPALA SEKOLAH 91 .

Sekolah Tempat Tugas a. Telp. Nama b. Alamat Sekolah c.INSTRUMEN PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN oleh Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) IDENTITAS PESERTA 1. No. NUPTK 4. Kecamatan d. 2. Pangkat/Golongan 5. 4) sesuai dengan kriteria sebagai berikut. 1 = tidak baik 2 = kurang baik 3 = baik 4 = sangat baik : : : : : : : : : Jam/minggu : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) : 92 . Tempat. Jenis Kelamin 6. NIP/NIK 3. Beban Mengajar per Minggu *Coret yang tidak perlu LEMBAR PENILAIAN Petunjuk Berilah skor pada butir-butir pelaksanaan pembelajaran dengan cara melingkari angka pada kolom skor (1. tgl lahir 7. Nama (lengkap dengan gelar akademik) 2. Sekolah g. Kabupaten/Kota e. Alamat e-mail 10. 3. Provinsi f. Akta Mengajar 9. Mata Pelajaran/Guru Kelas SD*) 11. Pendidikan Terakhir 8.

17. 11. 6. C. 19. 9. dan benar Menyampaikan pesan dengan gaya yang sesuai PENUTUP Melakukan refleksi atau membuat rangkuman dengan melibatkan siswa Melaksanakan tindak lanjut dengan memberikan arahan. F. baik. 2. INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI PRAPEMBELAJARAN Mempersiapkan siswa untuk belajar Melakukan kegiatan apersepsi KEGIATAN INTI PEMBELAJARAN Penguasaan materi pelajaran Menunjukkan penguasaan materi pembelajaran Mengaitkan materi dengan pengetahuan lain yang relevan Menyampaikan materi dengan jelas. 10. 7. 12. 13. 14. 24. E. III 23. 18. 21. sesuai dengan hierarki belajar dan karakteristik siswa Mengaitkan materi dengan realitas kehidupan Pendekatan/strategi pembelajaran Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kompetensi (tujuan) yang akan dicapai dan karakaterstik siswa Melaksanakan pembelajaran secara runtut Menguasai kelas Melaksanakan pembelajaran yang bersifat kontekstual Melaksanakan pembelajaran yang memungkinkan tumbuhnya kebiasaan positif Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan alokasi waktu yang direncanakan Pemanfaatan sumber belajar /media pembelajaran Menggunakan media secara efektif dan efisien Menghasilkan pesan yang menarik Melibatkan siswa dalam pemanfaatan media Pembelajaran yang memicu dan memelihara keterlibatan siswa Menumbuhkan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran Menunjukkan sikap terbuka terhadap respons siswa Menumbuhkan keceriaan dan antusisme siswa dalam belajar Penilaian proses dan hasil belajar Memantau kemajuan belajar selama proses Melakukan penilaian akhir sesuai dengan kompetensi (tujuan) Penggunaan bahasa Menggunakan bahasa lisan dan tulis secara jelas. 5.PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO I 1. atau SKOR 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 93 . D. B. 3. II A. 8. 20. 4. 22. 15. 16.

) NIP/NIK 94 .. ................ Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) (............. atau tugas sebagai bagian remidi/pengayaan Total Skor (jumlahkan seasuai dengan angka yang dilingkari.....NO INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI kegiatan............................. dan apabila di kemudian hari ternyata pernyataan saya tidak benar... Skor terrendah 24.... saya bersedia mempertanggungjawabkannya..... .... skor tertinggi 96 SKOR Dengan ini saya menyatakan bahwa penilaian yang saya lakukan sesuai dengan kondisi guru berprestasi yang sebenarnya....

.. Kemampuan berkomunikasi (dapat menyampaikan ide-idenya dengan bahasa yang baik dan dapat dipahami oleh sasaran. misalnya. Inovasi dan kreativitas (kemampuan dan kemauan untuk mengadakan pembaharuan melalui olah pikirnya...... menulis buku... Dengan ini saya menyatakan bahwa penilaian yang saya lakukan sesuai dengan kondisi guru berprestasi yang sebenarnya. misal selalu berusaha menggunakan alam sekitar dan bahan-bahan yang ada di sekitarnya dalam proses pembelajaran di kelas........ membuat alat peraga pembelajaran...... untuk lomba olimpiade...) 2.. Kejujuran (menyampaikan sesuatu apa adanya. bersemangat melaksanakan dan mentaati kaidah-kaidah dalam tugas) 7... misal mulai dan mengakhiri kegiatan pembelajaran sesuai dengan jadwal) 5... orang Kristiani rajin ke gereja........ misal: dalam keseharian dapat berkomunikasi secara baik dengan sejawat) 10. dan kegiatan ekstrakurikuler lainnya Skor Total (jumlahkan angka yang dilingkari).. . misal mendapat kritik tidak marah dan akomodatif terhadap saran orang lain) 9. Keteladanan (menjadi contoh atau rujukan dalam sikap dan perilaku bagi orang lain.. misal yang memiliki etos kerja tinggi.. Tanggung jawab (sanggup menyelesaikan tugas sesuai dengan ketentuan.... berpakaian..... dll... Keberhasilan melakukan pembimbingan siswa... Kemampuan menerima kritik dan saran (perilaku dalam merespon kritik dan saran dari orang lain.... misal: menjadi teladan bagi sejawat dan peserta didik dalam tutur kata.. saya bersedia mempertanggungjawabkannya... Aspek yang dinilai Skor 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 Ketaatan dalam menjalankan ajaran agama (rajin menjalankan ajaran agama yang dianut... skor tertinggi 44  SKOR SKOR =----------------------.) 6. membuat karya seni. Kedisiplinan (kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. misal: ijin tidak masuk atau tidak mengajar dengan alasan yang sebenarnya) 4.. dll. dan sebagainya) 8...........PENILAIAN KERJA GURU PENGAMATAN SEHARI-HARI No . misal: melaksanakan pembelajaran dengan baik dan sesuai jadwal) 3... misal: orang muslim rajin menjalankan sholat.) 95 .. ... Etos kerja (komitmen dan semangat dalam melaksanakan tugas...X 100% SKOR TERTINGGI 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 . 1. dan apabila di kemudian hari ternyata pernyataan saya tidak benar. Skor terendah 11...... Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) (. Kemampuan bekerjasama 11.......

tgl lahir 7. 3. Jenis Kelamin 6. 1 = tidak baik/rendah 3 = baik/tinggi : : : : : : : : : Jam/minggu : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) : 96 . Alamat e-mail 10. No.NIP/NIK Lampiran 3 INSTRUMEN PENILAIAN KINERJA oleh Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) IDENTITAS PESERTA 1. Provinsi f. Nama (lengkap dengan gelar akademik) 2. Pangkat/Golongan 5. Sekolah g. Pendidikan Terakhir 8. 4) sesuai dengan kriteria sebagai berikut. Telp. Alamat Sekolah c. Kabupaten/Kota e. Mata Pelajaran/Guru Kelas SD*) 11. dengan cara melingkari angka pada kolom skor (1. Beban Mengajar per Minggu *coret yang tidak perlu LEMBAR PENILAIAN Petunjuk Berilah penilaian kompetensi kepribadian dan sosial guru. 2. Akta Mengajar 9. Tempat. NUPTK 4. Kecamatan d. Nama b. NIP/NIK 3. Sekolah Tempat Tugas a.

2 = kurang baik/kurang tinggi 4 = sangat baik/sangat tingi 97 .

. Kepala Sekolah 98 .. serta tidak diskriminatif Komunikasi dengan sesama guru... .. Bertindak sesuai dengan norma agama. tenaga kependidikan. Nama NIP Tempat/Tanggal Lahir Pangkat/Jabatan/Golongan TMT sebagai guru Masa Kerja Jenis Kelamin Pendidikan Terakhir/Spesialisasi Program Keahlian yang diampu b. struktur......REKAP HASIL PENILAIAN KINERJA GURU KELAS/MATA PELAJARAN a. dan masyarakat D. Mengembangkan keprofesionalan melalui tindakan yang reflektif Jumlah (Hasil penilaian kinerja guru) *) Nilai Diisi berdasarkan laporan dan evaluasi PK Guru. Nama Instansi/Sekolah Telp / Fax Kelurahan Kecamatan Kabupaten/kota Provinsi Periode penilaian .. mendukung mata pelajaran yang diampu 14. . . Bersikap inklusif. .. Pengembangan kurikulum 4.. . Etos kerja. Sosial 11. . peserta 12 didik. Penilaian dan evaluasi B. Nilai minimum per kompetensi = 1 dan nilai maksimum 4. Menguasai karakteristik peserta didik 2. Profesional Penguasaan materi.. Kegiatan pembelajaran yang mendidik 5. .. . konsep dan pola pikir keilmuan yang 13.. bertindak obyektif. rasa bangga menjadi guru C. Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik 3. hukum.. sampai . tanggung jawab yang tinggi. . sosial dan kebudayaan Nasional 9...... .. ………………………………………………………… .. .... NO KOMPETENSI NILAI*) A. Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan 10. . Kepribadian 8... ... orang tua.. Pengembangan potensi peserta didik 6... ……………………. ………………………………. Pedagogik 1. Komunikasi dengan peserta didik 7..

2. dsb. diolok‐ olok. sehingga peserta didik tersebut tidak termarginalkan (tersisihkan.). Guru dapat mengatur kelas untuk memberikan kesempatan belajar yang sama pada semua peserta didik dengan kelainan fisik dan kemampuan belajar yang berbeda. 5. 4.25%<X≤50%=2. Guru dapat mengidentifikasi karakteristik belajar setiap peserta didik di kelasnya. Guru memperhatikan peserta didik dengan kelemahan fisik tertentu agar dapat mengikuti aktivitas pembelajaran. Guru memastikan bahwa semua peserta didik mendapatkan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran. minder. Guru mencoba mengetahui penyebab penyimpangan perilaku peserta didik untuk mencegah agar perilaku tersebut tidak merugikan peserta didik lainnya. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Seluruhnya terpenuhi 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 99 . 50% < X≤ 75% = 3.Penilaian Kinerja Guru Komponen 1 Mengenal karakteristik peserta didik Skor Indikator 1. 3. Guru membantu mengembangkan potensi dan mengatasi kekurangan peserta didik. 6. Total skor untuk kompetensi 1 Skor maksimum kompetensi 1= jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 1 (0%<X≤25%=1.

Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 2 : Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik Nama Guru : ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... (9) Nama Penilai : ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12)

(13) Tindak lanjut yang diperlukan:

(14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan:

(15) (16)

(17) Tindak lanjut yang diperlukan:

(18) Setelah Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (19) (20)

(21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22)

100

Penilaian Kinerja Guru Komponen 2

Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik Skor Indikator Tidak ada bukti Terpenuhi Seluruhnya (Tidak sebagian terpenuhi terpenuhi) 0 1 2

1. Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk menguasai materi pembelajaran sesuai usia dan kemampuan belajarnya melalui pengaturan proses pembelajaran dan aktivitas yang bervariasi. 2. Guru selalu memastikan tingkat pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran tertentu dan menyesuaikan aktivitas pembelajaran berikutnya berdasarkan tingkat pemahaman tersebut. 3. Guru dapat menjelaskan alasan pelaksanaan kegiatan/aktivitas yang dilakukannya, baik yang sesuai maupun yang berbeda dengan rencana, terkait keberhasilan pembelajaran. 4. Guru menggunakan berbagai teknik untuk memotiviasi kemauan belajar peserta didik. 5. Guru merencanakan kegiatan pembelajaran yang saling terkait satu sama lain, dengan memperhatikan tujuan pembelajaran maupun proses belajar peserta didik. 6. Guru memperhatikan respon peserta didik yang belum/kurang memahami materi pembelajaran yang diajarkan dan menggunakannya untuk memperbaiki rancangan pembelajaran berikutnya. Total skor untuk kompetensi 2 Skor maksimum kompetensi 2 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 2 (0%<X≤25%=1;25%<X≤50%=2; 50% < X≤ 75% = 3; 75% < X≤ 100% = 4)

0

1

2

0 0 0

1 1 1

2 2 2

0

1

2

12

101

102

. .. ... ... .. .. . . ............... . . ... .... . ...... . ... ... . ... .. . . ... .. .. ..... .. .. . ..... . ............ . . .. .. .... . . ...... ... ..... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru: (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (19) (20) (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 103 .. .. . .. . .. . ... . ..... . . .. .... .. (9) Nama Penilai : .. .... ..... .......... ...... .... .. .. .. .......... ..... .... . ... ... ..... .. ..... .Kompetensi 3 : Pengembangan kurikulum Nama Guru : . .... . . ... . .......... .

Guru memilih materi pembelajaran yang: a) sesuai dengan tujuan pembelajaran. 3. dan d) dapat dilaksanakan di kelas e) sesuai dengan konteks kehidupan sehari‐hari peserta didik. b) tepat dan mutakhir. c) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar peserta didik. 4. Total skor untuk kompetensi 3 Skor maksimum kompetensi 3 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/8) × 100% Nilai untuk kompetensi 3 (0%<X≤25%=1. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti Terpenuhi (Tidak sebagian terpenuhi) 0 0 0 1 1 1 2 Terpenuhi seluruhnya 2 2 0 1 2 8 104 .25%<X≤50%=2. 50% < X≤ 75% = 3.Penilaian Kinerja Guru Komponen 3 Pengembangan kurikulum Skor Indikator 1. Guru dapat menyusun silabus yang sesuai dengan kurikulum. 2. Guru merancang rencana pembelajaran yang sesuai dengan silabus untuk membahas materi ajar tertentu agar peserta didik dapat mencapai kompetensi dasar yang ditetapkan. Guru mengikuti urutan materi pembelajaran dengan memperhatikan tujuan pembelajaran.

...... .. . .. ... ....... ...... ......... ... ... .. ..... .. . ....... ....... . .. .. . . ... .... .. .. . . .... .............. ... .......... .. . ... ......... ...... .... . ..... ... .... ... . ... . . ...... . .Kompetensi 4 : Kegiatan Pembelajaran yang Mendidik Nama Guru : ... .... . (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru Tindak lanjut yang diperlukan: (19) (20) (21) (22) 105 . .. . ........... . . (9) Nama Penilai : . .... . .. . . ... ... .... ...... . .. . . .. ... .. . .. . . . .. ... . ...

dan/atau audio‐ visual (termasuk TIK) untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran. Guru mengkomunikasikan informasi baru (misalnya materi tambahan) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar peserta didik. Guru melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai isi kurikulum dan mengkaitkannya dengan konteks kehidupan sehari‐hari peserta didik. Guru menggunakan alat bantu mengajar. 11. 10. 3. Guru mengelola kelas dengan efektif tanpa mendominasi atau sibuk dengan kegiatannya sendiri agar semua waktu peserta dapat termanfaatkan secara produktif. bukan semata‐mata kesalahan yang harus dikoreksi. Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran yang bertujuan untuk membantu proses belajar peserta didik. 7. Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran sesuai dengan rancangan yang telah disusun secara lengkap dan pelaksanaan aktivitas tersebut mengindikasikan bahwa guru mengerti tentang tujuannya. Guru mengatur pelaksanaan aktivitas pembelajaran secara sistematis untuk membantu proses belajar peserta didik. Guru melakukan aktivitas pembelajaran secara bervariasi dengan waktu yang cukup untuk kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar dan mempertahankan perhatian peserta didik. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada Terpenuhi Terpenuhi bukti (Tidak terpenuhi) sebagian seluruhnya 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 2 0 1 0 1 2 0 0 0 1 1 1 2 2 2 0 1 2 0 1 2 106 . Total skor untuk kompetensi 4 Skor maksimum kompetensi 4 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/22) × 100% Nilai untuk kompetensi 4 (0% < X≤ 25% = 1.Penilaian Kinerja Guru Komponen 4 Kegiatan Pembelajaran yang Mendidik Skor Indikator 1. 5. 6. sebelum memberikan penjelasan tentangjawaban yang benar. Guru memberikan banyak kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya. 9. 25% < X≤ 50% = 2. 8. mempraktekkan dan berinteraksi dengan peserta didik lain. Guru mampu menyesuaikan aktivitas pembelajaran yang dirancang dengan kondisi kelas. bukan untuk menguji sehingga membuat peserta didik merasa tertekan. 4. Guru menyikapi kesalahan yang dilakukan peserta didik sebagai tahapan proses pembelajaran. Sebagai contoh: guru menambah informasi baru setelah mengevaluasi pemahaman peserta didikterhadap materi sebelumnya. 2. 50% < X≤ 75% = 3. Misalnya: dengan mengetahui terlebih dahulu peserta didik lain yang setuju atau tidak setuju dengan jawaban tersebut.

50% < X≤ 75% = 3. minat.25%<X≤50%=2. potensi. Guru merancang dan melaksanakan aktivitas pembelajaran untuk memunculkan daya kreativitas dan kemampuan berfikir kritis peserta didik. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpenuhi seluruhnya 0 1 2 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 107 . 3. Guru memberikan kesempatan belajar kepada peserta didik sesuai dengan cara belajarnya masing‐masing. 7. 6. 4. Guru secara aktif membantu peserta didik dalam proses pembelajaran dengan memberikan perhatian kepada setiap individu. Guru menganalisis hasil belajar berdasarkan segala bentuk penilaian terhadap setiap peserta didik untuk mengetahui tingkat kemajuan masing‐ masing.Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 5 Memahami dan mengembangkan potensi Skor Indikator 1. Guru merancang dan melaksanakan aktivitas pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk belajar sesuai dengan kecakapan dan pola belajar masing‐masing. Guru memusatkan perhatian pada interaksi dengan peserta didik dan mendorongnya untuk memahami dan menggunakan informasi yang disampaikan. Total skor untuk kompetensi 5 Skor maksimum kompetensi 5 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/14) × 100% Nilai untuk kompetensi 5 (0%<X≤25%=1. 5. dan kesulitan belajar masing‐masing peserta didik. Guru dapat mengidentifikasi dengan benar tentang bakat. 2.

.. . .... ... . . .. . . . ......... .. . . (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (19) (20) (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 108 . .. ..... ....... (9) Nama Penilai : ... .... . . .... . ... .. .. . . .. ..... ...... . . ....... ...... ..... ... .... ....... ... . ... .. ... ..... .. .. ... . . ... . .. ...... ... .. . .. ... . .. .. .. .. ..Kompetensi 6 : Komunikasi dengan peserta didik Nama Guru : .......... . ............ ....... . . ........ ... . ..... . .. ... .. ..... .... ....... ..

Guru memberikan perhatian terhadap pertanyaan peserta didik dan meresponnya secara lengkap dan relevan untuk menghilangkan kebingungan pada peserta didik. Guru mendengarkan dan memberikan perhatian terhadap semua jawaban peserta didik baik yang benar maupun yang dianggap salah untuk mengukur tingkat pemahaman peserta didik. 5. 4. benar. dan mutakhir. Total skor untuk kompetensi 6 Skor maksimum kompetensi 6 = jumlah indikator ×2 Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 6 (0%<X≤25%=1. kecuali jika diperlukan untuk membantu atau mengklarifikasi pertanyaan/tanggapan tersebut.Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 6 Penilaian untuk Kompetensi 6: Komunikasi dengan peserta didik Skor Indikator 1. 2.25%<X≤50%=2. Guru menanggapinya pertanyaan peserta didik secara tepat. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpenuhi Seluruhnya 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 109 . 6. termasuk memberikan pertanyaan terbuka yang menuntut peserta didik untuk menjawab dengan ide dan pengetahuan mereka. tanpa menginterupsi. 50% < X≤ 75% = 3. sesuai tujuan pembelajaran dan isi kurikulum. Guru memberikan perhatian dan mendengarkan semua pertanyaan dan tanggapan peserta didik. tanpa mempermalukannya. 3. Guru menggunakan pertanyaan untuk mengetahui pemahaman dan menjaga partisipasi peserta didik. Guru menyajikan kegiatan pembelajaran yang dapat menumbuhkan kerja sama yang baik antar pesertadidik.

. . . .... ... . . .......... ......... ..... . . ... ....... .. . (9) Nama Penilai : . ... . .... ...... . .. . ... . ........ ... . ... .. . ... ... . . . . .. .. ... . (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan gur (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Setelah Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (19) (20) (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 110 ...... . .. ....... ..... . ... . . . ......... . ... ..... . .. . ....Kompetensi 7 : Penilaian dan evaluasi Nama Guru : .... ....... . ...... . ... .. ... ... .. . ... ....... . .... ............. ...... ....... .... ... . .. . .

5. 3. Guru menganalisis hasil penilaian untuk mengidentifikasi topik/kompetensi dasar yang sulit sehingga diketahui kekuatan dan kelemahan masing‐masing peserta didik untuk keperluan remedial dan pengayaan. Guru memanfaatkan masukan dari peserta didik dan merefleksikannya untuk meningkatkan pembelajaran selanjutnya. jurnal pembelajaran. dan sebagainya. tertentu Guru melaksanakan penilaian dengan berbagai seperti yang tertulis dalam RPP. 75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 0 1 2 (26) 0 1 2 0 1 2 111 . tentang tingkat pemahaman terhadap materi pembelajaran yang telah dan akan dipelajari. rancangan pembelajaran. 50% < X≤ 75% = 3. Total skor untuk kompetensi 7 Skor maksimum kompetensi 7 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 10) × 100% Nilai untuk kompetensi 7 (0%<X≤25%=1.25%<X≤50%=2. teknik dan jenis penilaian. 4. Guru menyusun alat penilaian yang sesuai dengan tujuan pembelajaran untuk mencapai kompetensi 2. dan dapat membuktikannya melalui catatan. Guru memanfatkan hasil penilaian sebagai bahan penyusunan rancangan pembelajaran yang akan dilakukan selanjutnya. materi tambahan. selain penilaian formal yang dilaksanakan sekolah. dan mengumumkan hasil serta implikasinya kepada peserta didik.Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 7 Penilaian dan evaluasi Skor Indikator Tidak ada Terpenuhi Terpenuhi bukti (Tidak terpenuhi) sebagian Seluruhnya 0 1 2 1.

..... .... . . .. . . ............ ... . ... .... .. . ... .. ...Kompetensi 8 : Bertindak sesuai dengan norma agama..... . ... .. .. . ..... hukum. ... ..... ...... ... . .. ... . .. . .. . ........ .... ...... .. ... .. .. . . . ...... ....... .... .. .... .. ..... sosial dan kebudayaan nasional Indonesia Nama Guru : . . . ......... ..... . .. . ........ . ..... . . .. .. (9) Nama Penilai : .. . ... ... .. . .. .. ...... .... . .. . ..... ........ .. (10) Sebelum Pengamatan Tanggal (11) Dokumen dan bahan lain (12) yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Pemantauan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan (23) (24) 112 .... ...

50% < X≤ 75% = 3. sosial dan kebudayaan nasional Indonesia Skor Indikator 1. agama. 5.Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 8 Bertindak sesuai dengan norma agama. agama). dan gender). hukum. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada tukti(Tidak erp erpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpen uhi Seluruh nya 0 1 2 2 0 1 0 0 0 1 1 1 2 2 2 113 . Guru mengembangkan kerjasama dan membina kebersamaan dengan teman sejawat tanpa memperhatikan perbedaan yang ada (misalnya: suku. 2. Guru mempunyai pandangan yang luas tentang keberagaman bangsa Indonesia (misalnya: budaya. 4. Total skor untuk kompetensi 8 Skor maksimum kompetensi 8 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/10) × 100% Nilai untuk kompetensi 8 (0%<X≤25%=1. 3.25%<X≤50%=2. suku. Guru memiliki rasa persatuan dan kesatuan sebagai bangsa Indonesia. Guru saling menghormati dan menghargai teman sejawat sesuai dengan kondisi dan keberadaan masing‐ masing. Guru menghargai dan mempromosikan prinsip‐prinsip Pancasila sebagai dasar ideologi dan etika bagi semua warga Indonesia.

........ ........ ... .. ......... . .... .... .... .. .... .. ... . ... .... ... ... .. . . . ... (9) Nama Penilai : . . .. .Kompetensi 9 : Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan Nama Guru : .. . . . ..... . ..... .. ... .. .... .... . ..... ... . .. . .. .. ..... . ... .. ..... .. .. . .. ... . . .. .. ...... .. . ... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Pemantauan Tanggal Dokumen dan bahan lain (24) yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) (23) 114 . ... ....... . ..... ... . ............... . ...... ... .. .... ...... . . ..... ..... .......

75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Skor Terpenuhi sebagian Terpenuhi seluruhnya 0 0 1 2 2 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 115 . 50% < X≤ 75% = 3. Guru mampu mengelola pembelajaran yang membuktikan bahwa guru dihormati oleh peserta didik.Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 9 kOM Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan k Indikator 1. Guru berperilaku baik untuk mencitrakan nama baik sekolah. 5. Guru bertingkah laku sopan dalam berbicara. Total skor untuk kompetensi 9 Skor maksimum kompetensi 9 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 10) × 100% Nilai untuk kompetensi 9 (0%<X≤25%=1. termasuk mengundang mereka untuk mengobservasi cara mengajarnya dan memberikan masukan. sehingga semua peserta didik selalu memperhatikan guru dan berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. dan teman sejawat. Guru bersikap dewasa dalam menerima masukan dari peserta didik dan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berpartisipasi dalam proses pembelajaran. 2. berpenampilan. dan berbuat terhadap semua peserta didik. orang tua.25%<X≤50%=2. 3. Guru mau membagi pengalamannya dengan teman sejawat. 4.

.. . ... .. .... . ...... .. ...... ..Kompetensi 10: Etos kerja..... .. ... .. .. . .... dan rasa bangga menjadi guru Nama Guru : . . . .. .. . ..... ... . . . .... . tanggung jawab yang tinggi.. .. ..... ........ . ... . . .... . . ......... ... ... ... ...... ......... .. . . ... ... ... .... ... . . (10) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Pemantauan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan (23) (24) 116 ...... . (9) Nama Penilai : ....... .... . ... .. ...... . . . .. ...... ... ...... ......... . .. ... .. ...... . .. . ......... ..... . .. . .

2. Total skor untuk kompetensi 10 Skor maksimum kompetensi 10 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 16) × 100% Nilai untuk kompetensi 10 (0%<X≤25%=1. dan rasa bangga menjadi guru Skor Indikator 1. 4. 8. Guru menyelesaikan semua tugas administratif dan non‐pembelajaran dengan tepat waktu sesuai standar yang ditetapkan. dan meminta guru piket atau guru lain untuk mengawasi kelas. 50% < X≤ 75% = 3. termasuk proses pembelajaran di kelas. 7. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) 0 Terpenuhi sebagian 1 Terpenuhi seluruhnya 2 0 1 2 0 1 2 2 0 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 117 .25%<X≤50%=2. Guru memenuhi jam mengajar dan dapat melakukan semua kegiatan lain di luar jam mengajar berdasarkan ijin dan persetujuan pengelola sekolah. tanggung jawab yang tinggi. 3. dengan memberikan alasan dan bukti yang sah jika tidak menghadiri kegiatan yang telah direncanakan. 6. guru mengaktifkan siswa dengan melakukan hal‐hal produktif terkait dengan mata pelajaran. Guru memberikan kontribusi terhadap pengembangan sekolah dan mempunyai prestasi yang berdampak positif terhadap nama baik sekolah. Jika guru harus meninggalkan kelas. Guru meminta ijin dan memberitahu lebih awal. Guru merasa bangga dengan profesinya sebagai guru.Penilaian Kinera Guru Kompetensi 10 Etos kerja. Guru mengawali dan mengakhiri pembelajaran dengan tepat waktu. 5. Guru memanfaatkan waktu luang selain mengajar untuk kegiatan yang produktif terkait dengan tugasnya.

tenaga pendidikan. Total skor untuk kompetensi 11 Skor maksimum kompetensi 11= jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 11 (0%<X≤25%=1. Skor Tidak ada Terpenuhi Seluruhnya bukti (Tidak sebagian terpenuhi terpenuhi) 2 0 1 0 1 2 (23) (24) Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) (25) 3. bertindak objektif. serta berkontribusi positif terhadap semua diskusi formal dan informal terkait dengan pekerjaannya. tanpa memperdulikan faktor personal. memberikan perhatian dan bantuan sesuai kebutuhan masing‐masing. 2. Guru menjaga hubungan baik dan peduli dengan teman sejawat (bersifat inklusif). berasal dari daerah yang sama dengan guru).Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 11 Bersikap inklusif.25%<X≤50%=2. Guru memperlakukan semua peserta didik secara adil. kaya. orang tua peserta 118 . Guru sering berinteraksi dengan peserta didik dan tidak membatasi perhatiannya hanya pada kelompok tertentu (misalnya: peserta didik yang pandai. 75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 Kompetensi 12: Komunikasi dengan sesama guru. 50% < X≤ 75% = 3. serta tidak diskriminatif Indikator 1.

. .. .......... . . . . ... . 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Seluruhnya terpenuhi 2 0 1 0 1 2 0 1 2 (27) (28) (29) (30) 6 119 . . ... ... . Guru menyampaikan informasi tentang kemajuan. . . .. Total skor untuk kompetensi 12 Skor maksimum kompetensi 12 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 12 (0%<X≤25%=1.. .... ... . 3..... .... ... . . orang tua peserta didik. (9) Nama Penilai : . . .. .... ........ .. ......... (10) Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) (23) (24) Kompetensi 12: Komunikasi dengan sesama guru... . .... . serta berperan dalam kegiatan sosial di masyarakat....... . tenaga pendidikan. .. . . . dan dapat menunjukkan buktinya.. ... ... . . dan masyarakat Nama Guru : .. 50% < X≤ 75% = 3. baik dalam pertemuan formal maupun tidak formal antara guru dan orang tua...... .. ... . . ... . . ... ... ... ....... ... .... .. . .... Guru memperhatikan sekolah sebagai bagian dari masyarakat.. 2...... .... . ... ... . .... .. ....... .... . .. dan potensi peserta didik kepada orang tuanya. ..... . . teman sejawat.......25%<X≤50%=2. Guru ikut berperan aktif dalam kegiatan di luar pembelajaran yang diselenggarakan oleh sekolah dan masyarakat dan dapat memberikan bukti keikutsertaannya. ... berkomunikasi dengan masyarakat sekitar. ...didik... ............... .. ..... . kesulitan. dan masyarakat Skor Indikator 1. . ... . ..

melakukan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. dan yang membantu peserta didik untuk memahami konsep materi pembelajaran. Guru menyusun materi. 2. Total skor untuk kompetensi 13 Skor maksimum kompetensi 13 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 13 (0%<X≤25%=1. 3.25%<X≤50%=2. 75% < X≤ 100% = 4) 120 . dan memperkirakan alokasi waktu yang diperlukan. 50% < X≤ 75% = 3. untuk mengidentifikasi materi 0 1 2 pembelajaran yang dianggap sulit.Penilaian Kinerja Guru Penilaian untuk Kompetensi 13: Penguasaan materi struktur konsep dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu Skor Tidak ada Indikator Terpenuhi Terpenuhi bukti sebagian seluruhnya (Tidak terpenuhi) 1. perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang berisi informasi 0 1 2 yang tepat. Guru melakukan pemetaan standar kompetensi dan kompetensi dasar untuk mata pelajaran yang diampunya. mutakhir. Guru menyertakan informasi yang tepat dan 0 1 2 mutakhir di dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran.

25%<X≤50%=2. penilaian pembelajaran dan tindak lanjutnya. dan aktif dalam melaksanakan PKB. 3. Guru dapat mengaplikasikan pengalaman PKB dalam perencanaan. Guru memanfaatkan bukti gambaran kinerjanya untuk mengembangkan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran selanjutnya dalam program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). catatan masukan dari kolega atau hasil penilaian proses pembelajaran sebagai bukti yang menggambarkan kinerjanya. Guru melakukan evaluasi diri secara spesifik. Total skor untuk kompetensi 14 Skor maksimum kompetensi 14 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 12) × 100% Nilai untuk kompetensi 14 (0%<X≤25%=1. Guru memiliki jurnal pembelajaran. 5. Guru melakukan penelitian. mengikuti kegiatan ilmiah (misalnya seminar.Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 14: Mengembangkan keprofesian melalui tindakan reflektif Skor Indikator 1. mengembangkan karya inovasi. 2. dan didukung dengan contoh pengalaman diri sendiri. 4. lengkap. konferensi). 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpenuhi seluruhnya 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 0 1 1 2 2 121 . Guru dapat memanfaatkan TIK dalam berkomunikasi dan pelaksanaan PKB. 50% < X≤ 75% = 3. pelaksanaan. 6.

Penutup Lampiran-lampiran :  Fotocopy sertifikat/surat keterangan  Surat penugasan  Dan lain-lain. penyelenggaraan kegiatan  Tujuan mengikuti pengembangan keprofesian berkelanjutan.Lampiran 3 Sistematika Pelaporan Pengembangan Diri  Judul  Lembar Pengesahan  Kata Pengantar  Daftar Isi A. C.  Dampak terhadap pengalaman pengembangan keprofesian berkelanjutan terhadap diri sendiri dalam peningkatan mutu pengembangan keprofesian berkelanjutan dan riwayatnya.  Tindak lanjut yang akan atau telah dilaksanakan berkaitan dengan pengembangan diri berdasarkan hasil dari pengembangan keprofesian berkelanjutan. 122 . Bagian Pendahuluan  Latar Belakang mengikuti pengembangan keprofesian berkelanjutan  Keterangan waktu pelaksanaan. lama penyelenggaraan pengembangan keprofesian berkelanjutan  Penyelenggaraan pengembangan keprofesian berkelanjutan B. Bagian Isi  Uraian rinci dari tujuan pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB)  Pernyataan isi materi yang disajikan dalam kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan serta uraian kesesuaian dengan peningkatan keprofesiannya.

Tujuan  Bab II Landasan Teori/Tinjauan Pustaka  Bab III Metode Penelitian (bila melakukan penelitian)  Pembahasan  Kesimpulan dan saran  Lampiran-Lampiran Catatan : Sistematika tersebut merupakan alternatif yang dapat digunakan. observasi partisipatoris dan lain-lain yang dapat berbeda. Penyesuaian dapat dibuat menurut jenis-jenis penelitian misalnya : penelitian pengembangan. 123 .Lampiran 4 Sistematika Penulisan Karya Tulis Ilmiah  Judul  Lembar Pengesahan  Kata Pengantar  Daftar Isi  Bab I Pendahuluan A. Latar Belakang dan Identifikasi Masalah B. penelitian tindakan. Rumusan Masalah C.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful