Anda di halaman 1dari 3

Energi Ionisasi

Energi ionisasi adalah energi minimum yang diperlukan atom untuk melepaskan satu elektron yang terikat paling lemah dari suatu atom atau ion dalam wujud gas. Harga energi ionisasi dipengaruhi oleh besarnya nomor atom dan ukuran jari-jari atom. Makin besar jari-jari atom, maka gaya tarik inti terhadap elektron terluar makin lemah. Hal itu berarti elektron terluar akan lebih mudah lepas, sehingga energi yang diperlukan untuk melepaskan elektron terluar makin kecil. Energi ionisasi kecil berarti mudah melepaskan elektron. Energi ionisasi besar berarti sukar melepaskan elektron.

Energi ionisasi pertama digunakan oleh suatu atom untuk melepaskan elektron kulit terluar, sedangkan energi ionisasi kedua digunakan oleh suatu ion (ion +) untuk melepaskan elektronnya yang terikat paling lemah. Untuk mengetahui kecenderungan energi ionisasi unsur-unsur dalam sistem periodik dapat dilihat pada daftar energi ionisasi pertama unsur-unsur dalam sistem periodik yang harganya sudah dibulatkan dan grak kecenderungan energi ionisasi unsur-unsur yang terdapat pada tabel berikut:

Gambar 1.1 Energi ionisasi pertama unsur-unsur dalam sistem periodik unsur (kj/mol)

Gambar 1.2 Hubungan Energi Ionisasi dengan Nomor Atom

Dari gambar tersebut dapat disimpulkan bahwa energi ionisasi unsur-unsur dalam satu golongan dari atas ke bawah makin kecil, sedangkan unsur-unsur dalam satu periode dari kiri ke kanan semakin besar.

Afinitas Elektron
Afinitas elektron adalah energi yang menyertai proses penambahan 1 elektron pada satu atom netral dalam wujud gas, sehingga terbentuk ion bermuatan 1. Anitas elektron juga dinyatakan dalam KJ mol1. Unsur yang memiliki anitas elektron bertanda negatif, berarti mempunyai kecenderungan lebih besar dalam menyerap elektron daripada unsur yang anitas elektronnya bertanda positif. Makin negatif nilai anitas elektron, maka makin besar kecenderungan unsur tersebut dalam menyerap elektron (kecenderungan membentuk ion negatif). Dari sifat ini dapat disimpulkan bahwa: 1. Dalam satu golongan, anitas elektron cenderung berkurang dari atas ke bawah. 2. Dalam satu periode, anitas elektron cenderung bertambah dari kiri ke kanan. 3. Kecuali unsur alkali tanah dan gas mulia, semua unsur golongan utama mempunyai anitas elektron bertanda negatif. Anitas elektron terbesar dimiliki oleh golongan halogen.

SUMBER

http://kimia.upi.edu/staf/nurul/web2010/0800190/Andri_Rahadiansyah_0800190/mate ri_ajar_energi_ionisasi.html http://www.chem-is-try.org/materi_kimia/kimia-sma-ma/tabel-periodik-unsur-danstruktur-atom/sifat-sifat-periodik-unsur-keelektronegatifan-anitas-unsur/