PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN

PETUNJUK TEKNIS KEGIATAN PROMOSI KESEHATAN

PENDAHULUAN Bahwasanya menjaga kesehatan adalah bukan tanggung jawab pemerintah semata dalam hal ini Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan. Namun dalam kenyataan kemampuan menjaga kesehatan individu dalam hal ini masyarakat miskin masih jauh dari harapan. Hal tersebut dikarenakan ketidak mampuan biaya, rendahnya akses mendapatkan layanan kesehatan bagi orang miskin, rendahnya pengetahuan dan perilaku hidup yang tidak sehat, sehingga akses kesehatan tidak mudah bagi masyarakat miskin. Untuk meningkatkan pengetahuan, penyadaran masyarakat dapat dilakukan melalui kegiatan Promosi Kesehatan melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan ( PNPM MPd). Promosi Kesehatan adalah kegiatan yang membantu masyarakat menjadikan gaya hidup sehat sebagai upaya menjaga kesehatannya. Kegiatan promosi kesehatan mempunyai tujuan peningkatan pencapaian perilaku hidup bersih sehat, peningkatan pendidikan kesehatan kepada masyarakat, pengembangan media promosi kesehatan dan teknologi Komunikasi, Edukasi dan Informasi di bidang kesehatan, pengembangan upaya kesehatan bersumber masyarakat. Visi nasional 2010 – 2014 yaitu masyarakat yang Mandiri dan berkeadilan dengan misi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat, melindungi kesehatan masyarakat dengan menjamin tersedianya upaya kesehatan yang paripurna, merata, bermutu dan berkeadilan masyarakat dengan rencana strategi upaya promotif dan preventif. Upaya promotif melalui kegiatan Promosi Kesehatan yaitu h Perilaku Hidup Bersih Sehat yaitu suatu keadaan dimana individu-individu dalam rumah tangga masyarakat Indonesia telah melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam rangka mencegah timbulnya penyakit, menanggulangi penyakit dan masalah-masalah kesehatan dalam rangka meningkatkan kesehatan, memanfaatkan pelayanan kesehatan dan mengembangkan dan menyelenggarakan kesehatan bersumber masyarakat. Untuk mewujudkan Visi tersebut, Misi Nasional Promosi Kesehatan adalah : 1. Memberdayakan masyarakat
Tim Kesehatan

individu,

keluarga
Page 1

dan

kelompok-kelompok

dalam
2/4/2010

oleh. maupun melalui pengorganisasian dan penggerakkan masyarakat. 3. maka Misi Nasional Promosi kesehatan adalah: 1.kelompok dalam masyarakat. Tujuan khusus adalah : 1.pihak lain yang berkepentingan (stakeholders) dalam rangka : LANDASAN PENYUSUNAN a. dan kelompok .PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 2. Mengadvokasi para pengambil keputusan dan penentu kebijakan serta pihak . meningkatkan kesehatan . Fasilitator dapat memfasilitasi masyarakat dalam upaya mengatasi permasalahan kesehatan melalui kegiatan promosi kesehatan PENGERTIAN Promosi kesehatan yaitu suatu Pemberdayaan masyarakat melalui proses pembelajaran dari. Memberdayakan individu. 2. memelihara. Memberikan advokasi para pengambil keputusan dan penentu kebijakan serta pihak-pihak lain yang berkepentingan Untuk mewujudakan Visi tersebut. menggerakkan masyarakat dalam upaya meningkatkan derajat kesehatannya melalui kegiatan promosi kesehatan. Membina suasana atau lingkungan yang kondusif bagi terciptanya perilaku hidup bersih dan sehat masyarakat. baik melalui pendekatan individu dan keluarga. keluarga. Membina suasana lingkukan yang kondusif bagi terciptanya perilaku hidup bersih dan sehat masyarakat 3. PTO PNPM Mandiri Perdesaan Penjelasan IV TUJUAN Tujuan Umum dibuat petunjuk teknis ini adalah agar fasilitator memahami bahwa kegiatan kesehatan dimasyarakat dapat diupayakan melalui penyadaran. untuk dan bersama masyarakat sesuai sosial budaya dan lingkungan nya sehingga masyarakat mampu mengenali. Tim Kesehatan Page 2 2/4/2010 . Fasilitator paham mengenai kegiatan kesehatan masyarakat khususnya kegiatan promosi kegiatan 2. melindungi.

Mengadvokasi para pengambil keputusan dan penentu kebijakan serta pihak . Memberdayakan individu. Meningkatkan investasi dalam Page 3 2/4/2010 o o Tim Kesehatan . baik melalui pendekatan individu dan keluarga.pihak lain yang berkepentingan (stakeholders) dalam rangka : o Mendorong diberlakukannya kebijakan dan peraturan perundang undangan yang berwawasan kesehatan Mengintegrasikan promosi kesehatan. FK 4. serta antara pemerintah dengan masayarakat (termasuk LSM) dan dunia usaha. 3. FasKab 3.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN Promosi Kesehatan adalah kegiatan yang membantu masyarakat untuk menjadikan gaya hidup sehat sebagai upaya menjaga kesehatannya. Kegiatan promosi kesehatan mempunyai tujuan : 1. keluarga. menanggulangi penyakit dan masalah-masalah kesehatan dalam rangka meningkatkan kesehatan. Konsultan Provinsi khususnya Spesialis Training Provinsi 2.program kesehatan. dalam program . 2. dan kelompok . Meningkatkan kemitraan sinergis antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. khususnya pemberdayaan masyarakat. Informasi dan Edukasi. melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam rangka mencegah timbulnya penyakit.kelompok dalam masyarakat. Membina suasana atau lingkungan yang kondusif bagi terciptanya perilaku hidup bersih dan sehat masyarakat. memanfaatkan pelayanan kesehatan dan mengembangkan dan menyelenggarakan kesehatan bersumber masyarakat. maupun melalui pengorganisasian dan penggerakkan masyarakat. Kader Pemberdayaan RUANG LINGKUP DAN JENIS KEGIATAN Ruang lingkup kegiatan Promosi Kesehatan adalah kegiatan kesehatan melalui Komunikasi. PENGGUNA Pengguna petunjuk teknis kegiatan promosi kesehatan ini adalah : 1.

Promosi kesehatan sebagai upaya Perilaku Sehat secara garis besar mempunyai tujuan : 1. institusi sekolah. setelah menceboki anak ( Penyuluhan dapat dilakukan dengan cara Gerakan bersama cuci tangan Pakai Sabun di Posyandu. kelompok bina balita dll) di Rumah Tangga adalah upaya untuk memberdayakan anggota rumah tangga agar tahu. Peran aktif dalam gerakan Kesehatan. Dalam kegiatan ini tidak sekedar penyuluhan saja namun diharapkan terciptanya transformasi pengetahuan. mau dan mampu mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat serta berperan aktif dalam gerakan kesehatan di masyarakat melalui : 1) Promosi kesehatan dalam pencapaian Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dalam tatanan rumah tangga  Cuci tangan pakai sabun sebelum memegang makanan.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN bidang promosi kesehatan pada khususnya dan bidang kesehatan pada umumnya Kegiatan Promosi kesehatan yang dapat dilakukan dengan keterlibatan masyarakat mulai perencanaan. sebagai pelaksanan sekaligus pemanfaat. Memberdayakan individu. menggerakkan masyarakat dan penyadaran tentang kesehatan sehingga masyarakat dapat melakukan pencegahan dan penanggulangan kesehatan melalui gaya hidup sehat. Melindungi diri dari ancaman penyakit 4. masyarakat. Penyakit mata dalam hubungannya dengan kebersihan tangan. Tim Kesehatan Page 4 2/4/2010 . Jenis kegiatan Promosi Kesehatan mempunyai ruang lingkup Komunikasi. setelah buang air besar. Flue Burung. di kegiatan /peringatan/upacara desa) Gerakan/Penyuluhan Cuci tangan bersama dapat dilakukan satu paket dengan penyuluhan tentang Diare. Memelihara & meningkatkan Kesehatan 2. dasawisma. Mencegah resiko terjadinya penyakit 3. lembaga kesehatan di masyarakat (posyandu. Adapun jenis kegiatan yang dapat dikatagorikan dalam kegiatan Promosi Kesehatan adalah : a. Edukasi dan Informasi tentang kesehatan kepada masyarakat.

Promosi kesehatan tentang PHBS/siswa di Sekolah adalah sekumpulan perilaku yang dipraktikkan oleh peserta didik/. menyusui sampai dengan 2 tahun  Menimbang Balita setiap bulan  Pertolongan Persalinan oleh tenaga kesehatan  Menggunakan jamban/ tidak buang air besar sembarangan  Memberantas jentik di rumah sekali seminggu PHBS di Rumah Tangga adalah upaya untuk memberdayakan anggota rumah tangga agar tahu. mau dan mampu mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat serta berperan aktif dalam gerakan kesehatan di masyarakat dengan cara menguras tempat tempat penampungan air  Makan buah dan sayur tiap hari  Melakukan olah raga minimal 3-5 kali dalam seminggu  Tidak merokok didalam rumah 2. air terlindung mulai dari sumber mata air/ bebas dari pencemaran. Promosi Kesehatan di sekolah dilakukan karena anak-anak / siswa yang waktunya cukup panjang di sekolah dn hubungan guru dan siswa dimana guru sebagai sosok yang masih dipandang berpengaruh dan dihormati oleh siswa sehingga pengajaran hidup bersih sehat dapat dilakukan di sekolah dengan efektif. Jenis kegiatan promosi kesehatan dalam penggunaan air bersih dapat dilakukan melalui penyuluhan . Tim Kesehatan Page 5 2/4/2010 .langsung /tidak langsung melalui media  Memberikan ASI Esklusif sampai dengan usia 6 bulan . meningkatkan kesehatannya. serta berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan sehat. guru dan masyarakat lingkungan sekolah atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran. sehingga secara mandiri mampu mencegah penyakit.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN  Menggunakan air bersih. distribusi dan penyimpanan dalam rumah tangga. Dengan kegiatan promosi kesehatan di sekolah diharapkan siswa sebagai kader perubahan untuk menerapkan juga di rumah dan lingkungan masyarakat sekitar tentang betapa pentingnya PHBS.

kelompok kelompok di masyarakat  Simulasi sikat gigi untuk siswa SD. Spanduk. JENIS KEGIATAN Jenis . Penyuluhan  Penyuluhan narasumber langsung melalui penyuluhan langsung oleh  Penyuluhan tidak langsung. Menggerakkan masyarakat :  Simulasi Gerakan cuci tangan bersama di Posyandu.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN Promosi kesehatan di sekolah adalah penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yaitu :  Cuci Tangan Pakai Sabun  Jajanan sehat di Kantin Sekolah  BAB & BAK di Jamban  Buang sampah di tempatnya  Memberantas Jentik jentik nyamuk  Berolah raga dengan teratur dan terukur  Mengukur Tinggi badan dan BB tiap 6 bulan  Tidak merokok di sekolah b. Membina lingkungan dan suasana yang kondusif sebagai terciptanya perilaku hidup bersih dan sehat dimasyarakat c.jenis kegiatan yang dapat dilakukan melalui jenis kegiatan promosi kegiatan adalah : 1. media CD dll) 2. Advokasi pengambil keputusan. Sekolah. melalui kegiatan-kegiatan mendorong kebijakan tentang kesehatan diberlakukan. Ibu ibu /Balita di Posyandu Tim Kesehatan Page 6 2/4/2010 . Poster dalam bentuk kalender. Kelompok Pengajian. Papan slogan untuk sekolah/tempat umum. misal pengadaan media penyuluhan dengan muatan lokal (Poster.

kenapa hal ini terjadi. Tim Kesehatan Page 7 2/4/2010 .seberapa pemahaman masyarakat dalam mencegah penyakit menular misal diare. dll. . Kondisi permasalahan kesehatan ini harus termuat dalam proposal pengajuan usulan. `wabah dilingkungan mereka. DBD dll. Fasilitasi Penggalian gagasan untuk menggali kebutuhan akan adanya kegiatan promosi kesehatan dimasyarakat dapat menggunakan data 10 penyakit yang sering terjadi di masyarakat (diperoleh dari pendataan langsung saat penggalian gagasan atau data sekunder dari Bidan Desa / Puskesmas). kapan saja cuci tangan ? (sering kebiasaan cuci tangan tidak menggunakan sabun. perdes tentang kewajiban rumah untuk memiliki jamban  Mendorong diberlakukannya kebijakan dan peraturan perundangundangan yang berwawasan kesehatan mengenai kesepakatan /peraturan tentang hidup bersih sehat bagi masyarakat (misal penjual makanan menyediakan air bersih dan sabun untuk cuci tangan. ditanyakan apakah pernah terjadi diare. peraturan dilarang BAB sembarangan bagi warga. seberapa sering terjadi. atau hanya membasahi tangan saja / mencelup tangan ke baskom cuci tangan secara beramai-ramai di acara pesta desa). bagaimana cara cuci tangan yang ada. setiap pembangunan rumah baru wajib disertai MCK) HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN 1. pemberantasan sarang nyamuk  Gerakan Kebersihan Lingkungan melalui jumad/minggu bersih  Gerakan sanitasi total oleh masyarakat melalui metodhe pemicuan (CLTS)  Pelatihan CLTS bagi kader kesehatan dan tokoh masyarakat 3. Flue Burung. Advokasi  Kegiatan sosialisasi dalam rangka advokasi Pemerintahan Desa. ladang.dimana kebiasan BAB. Bagaimana kebiasaan masyarakat selama ini. Flue Burung. Instansi sekolah  Menfasilitasi peraturan desa berkaitan permasalah kesehatan yang ada di desa misal larangan buang air besar di sungai.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN  Pemeriksaan jentik.

Kesehatan reproduksi dll  Pengelolaan sampah rumah tangga  Penyuluhan pemberantasan masyarakat misal  Penanggulangan Diare  Pemberantasan HIV/Aids.Pemeriksaan kehamilan dan penangan persalinan oleh tenaga kesehatan .Inisiasi menyusui Dini .PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 2. dan akibatnya Tim Kesehatan Page 8 2/4/2010 . Pemberantasan penyakit menular oleh  Penyakit melalui penularan hubungan seksual  Pencegahan TBC Paru  Pencegahan Malaria  Pencegahan Kusta  Pencegahan penyakit karena gaya hidup misal :  Penyuluhan tentang Diabet  Penyuluhan hipertensi. Materi kegiatan promosi kesehatan :  PHBS (Perilaku Hidup Bersih Sehat)     Promosi CTPS .Cuci Tangan Pakai Sabun Kebersihan diri Bahaya Gaya Hidup merokok KIA (Kesehatan Ibu Anak) . Flue Burung. DBD.ASI Esklusif .Menimbang BB Balita setiap bulan sebagai upaya pemantauan tumbuh kembang anak .

alat alat penunjang satu paket dengan kegiatan promosi kesehatan) . 4. tujuan yang ingin dicapai dengan usulan tersebut. lokasi. Jika kegiatan Promosi Kesehatan berupa pengadaan media komunikasi seperti Spanduk. Kalender PHBS. calon narasumber. jumlah sasaran .PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN  Bahaya akibat merokok  Penyuluhan tentang gizi keluarga. Usulan harus mencantumkan kondisi saat ini. jumlah dan kemampuan kader kesehatan. adanya gambar rancang bangun. 5. Penulisan usulan Penulisan usulan kegiatan Promosi Kesehatan mengacu pada form . RAB dan Rincian Rancang Kegiatan Penulisan RAB dan rincian rancang kegiatan promosi kesehatan perlu dirinci volume kegiatan yang mencangkup berapa kali kegiatan dilakukan (frekuensi) . kelompok sasaran mana yang akan dilakukan kegiatan. Polindes. SAB dengan kegiatan promosi kesehatan) dan kegiatan peningkatan kapasitas pelatihan kader dengan kegiatan promosi kesehatan. Brosur. ukuran dan bentuk nya. Warung Karang Taruna Page 9 2/4/2010 . Leaflet. Buklet. kesehatan lingkungan (MCK Sekolah. Papan kayu Slogan PHBS. masalah dan potensi yang ada. Usulan kegiatan promosi kesehatan dapat diajukan satu paket dengan kegiatan kesehatan lainnya. pengolahan makanan lokal 3. SPAL. Banner dll perlu penjelasan spesifikasi bahan. Pengajian) Kader Kesehatan /Posyandu Siswa. Santri di Pesantren Penjaja makanan / kantin sekolah. Sasaran dari kegiatan Promosi Kesehatan adalah :       Tim Kesehatan Masyarakat Umum Kelompok Ibu-Ibu (Posyandu. misal sarana prasana pelayanan kesehatan (Posyandu. MCK kelompok. PKK. pola makan. jumlah pemanfaat. Masyarakat Sekolah.

yang sudah dilakukan. wawasan yang dimiliki tentang kesehatan berkaitan dengan penyakit yang sering terjadi. Fasilitator Kabupaten melalui IST. OJT. OJT. Peningkatan kapasitas kader pemberdayaan desa melalui IST. materi dalam Pelatihan masyarakat sehingga selain menggali permasalahan kesehatan sekaligus juga menstranformasi pengetahuan kesehatan 3. kondisi lingkungan (dari hasil transect walk). kapan. Peningkatan kapasitas Fasilitator Kecamatan. pertanyaan –pertanyaan sederhana yang mengacu bagaimana. Penguatan dan Pengembangan sesuai kebutuhan daerah (IST)  Melakukan penguatan kemampuan FasKab dibidang kegiatan Promosi Kesehatan Tim Kesehatan Page 10 2/4/2010 . Peningkatan kapasitas SPTr tentang materi Promosi Kesehatan TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB PELAKU 1.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN  Perangkat Desa. riwayat pernah terjadi wabah penyakit dalam kurun 5 tahun terakhir. siapa dan bagaimana pencegahan. hal ini dapat dianalisis dari 10 penyakit yang sering diderita. Tokoh Agama Materi Promosi Kesehatan harus sesuai dengan yang dibutuhkan oleh masyarakat. Tokoh Masyarakat. apa. transect walk maupun data sekunder/primer tentang jenis penyakit yang sering di derita. 2. Kebutuhan akan kegiatan promosi kegiatan di masyarakat dapat dilakukan dengan analisa kebutuhan secara cepat saat penggalian gagasan. SPTr (Spesialis Training) yang berkedudukan di Provinsi  Menyusun TOR Pelaksanaan Pelatihan Pembekalan. penggunaan data sekunder dari Puskesmas/Bidan Desa STRATEGI 1. dalam rapat bulanan oleh Spesialis Training Provinsi secara berjenjang 4. penganggulangan terhadap penyakit atau permasalahan kesehatan yang ada.

air matang untuk minum  dll Tim Kesehatan Page 11 2/4/2010 . Fasilitator Kecamatan  Bersama masyarakat melakukan need assessment akan kebutuhan kegiatan promosi kesehatan  Melakukan penguatan KPMD / Fasilitator Desa dalam penggalian gagasan khususnya kegiatan promosi kesehatan  Bersama PJOK melakukan verifikasi proposal kegiatan promosi kesehatan  Memfasilitasi dilakukan verifikasi oleh Tim Verifikasi yang melibatkan dari kesehatan / Puskesmas untuk suatu usulan Promosi kesehatan  Memantau. mensupervisi dan mengevaluasi pelaksqanaak kegiatan Promosi kesehatan  Melakukan rekapitulasi pelaporan kegiatan promosi kesehatan 4. bersama masyarakat melakukan analisa kebutuhan secara cepat dan sederhana untuk kegiatan promosi kesehatan Contoh kegiatan Promosi Kesehatan No 1 Jenis Kegiatan Pokok Contoh Uraian Kegiatan Promosi Kesehatan / Penyuluhan tentang : Penyuluhan mengenai PHBS (Perilaku Hidup  Cuci tangan Pakai Sabun Bersih dan Sehat)  Bahaya perilaku Merokok  Penyuluhan penggunaan air bersih. Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa  Memfasilitasi penggalian gagasan. Fasilitator Kabupaten  Memverifikasi kegiatan usulan Promosi Kesehatan  Melakukan peningkatan kemampuan FK di bidang kesehatan masyarakat khususnya kegiatan promosi kesehatan 3.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN  Membantu dan membimbing FasKab menyusun panduan yang dibutuhkan 2.

Sekolah Cuci Tangan Pakai Sabun di  Gerakan Sikat gigi yang benar untuk siswa. dll 5 Penyuluhan Kesehatan Penyuluhan mengenai penggunaan Sarana Air Bersih. Pola Pemberian  Pencegahan Diare  Pemberantasan DBD  Pencegahan dan Pemberantasan Flu Burung  Pemberantasan TBC – pendampingan pengobatan  Pemberantasan Kusta. Penyuluhan Mengenai  Penyuluhan pentingnya pemeriksaan dan perawatan Kesehatan Ibu dan kehamilan.  Pemberantasan Malaria  Pencegahan Hepatitis  Pencegahan HIV/AIDs.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 2 Kegiatan Menggerakkan masyarakat Gerakan /Simulasi PHBS misal :  Gerakan simulasi Posyandu.dan Perawatan nifas oleh Anak tenaga kesehatan  Penyuluhan Gizi keluarga  Waspada Gizi Buruk  Penyuluhan mengenai Imunisasi  Penyuluhan Makanan 4 Penyuluhan mengenai Pemberantasan Penyakit Menular pemberian ASI. Ibu – ibu di Posyandu  Gerakan Pemberantasan sarang nyamuk  Pemicuan dengan metode CLTS untuk penggunaan Jamban keluarga (Gerakan Sanitasi total oleh masyarakat ) 3. Page 12 2/4/2010 Tim Kesehatan . Penggunaan Jamban . Rumah dan Lingkungan Sehat. Lingkungan.Persalinan.

Miras  Penyuluhan kesehatan reproduksi remaja 7  Penyuluhan Pemanfaatan tanah pekarangan dengan tanaman – ternak penambah Gizi keluarga.  Pemanfataan obat keluarga/toga 8 Penyuluhan mengenai Jaminan Pemeliharaan Kesehatan secara Mandiri (JPKM)  Kegiatan Penyuluhan JPKM tentang JPKM memberikan pemahaman  Penggerakan masyarakant untuk kegiatan JPKM melalui PKK. dll Penyuluhan Gizi  Penyuluhan Bahaya Narkoba.sampul buku siswa SD bertema PHBS. Kesehatan Jiwa. . talkshow di media radio setempat / Radio Komunitas 10 11 Tim Kesehatan Page 13 2/4/2010 . Dasa Wisma untuk menumbuh kembangkan kemandirian dalam kesehatan 9 Kegiatan Promosi Kesehatan juga dapat dilakukan dengan perlombaan misal penulisan karya tulis. slogan pesan kesehatan dengan media topi. majalah dinding. banner. kalender.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN SPAL rumah tangga 6 Penyuluhan Masalah Penyalahgunaan NapZA . kaos.papan slogan. Posyandu. majalah dinding . spanduk. dll. Puisi bagi pelajar atau lomba kebersihan misal rumah dan lingkungan sehat Penyuluhan tidak langsung melalui pengadaan media poster. Penyuluhan juga dapat dilaksanakan dengan menggunakan media tradisional yang diminati masyarakat semisal kesenian tradisional.