PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN

PETUNJUK TEKNIS KEGIATAN PROMOSI KESEHATAN

PENDAHULUAN Bahwasanya menjaga kesehatan adalah bukan tanggung jawab pemerintah semata dalam hal ini Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan. Namun dalam kenyataan kemampuan menjaga kesehatan individu dalam hal ini masyarakat miskin masih jauh dari harapan. Hal tersebut dikarenakan ketidak mampuan biaya, rendahnya akses mendapatkan layanan kesehatan bagi orang miskin, rendahnya pengetahuan dan perilaku hidup yang tidak sehat, sehingga akses kesehatan tidak mudah bagi masyarakat miskin. Untuk meningkatkan pengetahuan, penyadaran masyarakat dapat dilakukan melalui kegiatan Promosi Kesehatan melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan ( PNPM MPd). Promosi Kesehatan adalah kegiatan yang membantu masyarakat menjadikan gaya hidup sehat sebagai upaya menjaga kesehatannya. Kegiatan promosi kesehatan mempunyai tujuan peningkatan pencapaian perilaku hidup bersih sehat, peningkatan pendidikan kesehatan kepada masyarakat, pengembangan media promosi kesehatan dan teknologi Komunikasi, Edukasi dan Informasi di bidang kesehatan, pengembangan upaya kesehatan bersumber masyarakat. Visi nasional 2010 – 2014 yaitu masyarakat yang Mandiri dan berkeadilan dengan misi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat, melindungi kesehatan masyarakat dengan menjamin tersedianya upaya kesehatan yang paripurna, merata, bermutu dan berkeadilan masyarakat dengan rencana strategi upaya promotif dan preventif. Upaya promotif melalui kegiatan Promosi Kesehatan yaitu h Perilaku Hidup Bersih Sehat yaitu suatu keadaan dimana individu-individu dalam rumah tangga masyarakat Indonesia telah melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam rangka mencegah timbulnya penyakit, menanggulangi penyakit dan masalah-masalah kesehatan dalam rangka meningkatkan kesehatan, memanfaatkan pelayanan kesehatan dan mengembangkan dan menyelenggarakan kesehatan bersumber masyarakat. Untuk mewujudkan Visi tersebut, Misi Nasional Promosi Kesehatan adalah : 1. Memberdayakan masyarakat
Tim Kesehatan

individu,

keluarga
Page 1

dan

kelompok-kelompok

dalam
2/4/2010

untuk dan bersama masyarakat sesuai sosial budaya dan lingkungan nya sehingga masyarakat mampu mengenali. baik melalui pendekatan individu dan keluarga. 3. PTO PNPM Mandiri Perdesaan Penjelasan IV TUJUAN Tujuan Umum dibuat petunjuk teknis ini adalah agar fasilitator memahami bahwa kegiatan kesehatan dimasyarakat dapat diupayakan melalui penyadaran. dan kelompok . maka Misi Nasional Promosi kesehatan adalah: 1. Membina suasana atau lingkungan yang kondusif bagi terciptanya perilaku hidup bersih dan sehat masyarakat.kelompok dalam masyarakat. 2. Memberikan advokasi para pengambil keputusan dan penentu kebijakan serta pihak-pihak lain yang berkepentingan Untuk mewujudakan Visi tersebut. meningkatkan kesehatan . keluarga.pihak lain yang berkepentingan (stakeholders) dalam rangka : LANDASAN PENYUSUNAN a. Membina suasana lingkukan yang kondusif bagi terciptanya perilaku hidup bersih dan sehat masyarakat 3. melindungi.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 2. Fasilitator paham mengenai kegiatan kesehatan masyarakat khususnya kegiatan promosi kegiatan 2. Tim Kesehatan Page 2 2/4/2010 . Fasilitator dapat memfasilitasi masyarakat dalam upaya mengatasi permasalahan kesehatan melalui kegiatan promosi kesehatan PENGERTIAN Promosi kesehatan yaitu suatu Pemberdayaan masyarakat melalui proses pembelajaran dari. memelihara. maupun melalui pengorganisasian dan penggerakkan masyarakat. oleh. Mengadvokasi para pengambil keputusan dan penentu kebijakan serta pihak . menggerakkan masyarakat dalam upaya meningkatkan derajat kesehatannya melalui kegiatan promosi kesehatan. Tujuan khusus adalah : 1. Memberdayakan individu.

memanfaatkan pelayanan kesehatan dan mengembangkan dan menyelenggarakan kesehatan bersumber masyarakat. Kader Pemberdayaan RUANG LINGKUP DAN JENIS KEGIATAN Ruang lingkup kegiatan Promosi Kesehatan adalah kegiatan kesehatan melalui Komunikasi. PENGGUNA Pengguna petunjuk teknis kegiatan promosi kesehatan ini adalah : 1.kelompok dalam masyarakat.pihak lain yang berkepentingan (stakeholders) dalam rangka : o Mendorong diberlakukannya kebijakan dan peraturan perundang undangan yang berwawasan kesehatan Mengintegrasikan promosi kesehatan. Memberdayakan individu. 3. menanggulangi penyakit dan masalah-masalah kesehatan dalam rangka meningkatkan kesehatan. Meningkatkan investasi dalam Page 3 2/4/2010 o o Tim Kesehatan . baik melalui pendekatan individu dan keluarga.program kesehatan. maupun melalui pengorganisasian dan penggerakkan masyarakat. Konsultan Provinsi khususnya Spesialis Training Provinsi 2. melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam rangka mencegah timbulnya penyakit. Meningkatkan kemitraan sinergis antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. 2. khususnya pemberdayaan masyarakat. Kegiatan promosi kesehatan mempunyai tujuan : 1. serta antara pemerintah dengan masayarakat (termasuk LSM) dan dunia usaha. dalam program . dan kelompok . Informasi dan Edukasi.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN Promosi Kesehatan adalah kegiatan yang membantu masyarakat untuk menjadikan gaya hidup sehat sebagai upaya menjaga kesehatannya. FK 4. FasKab 3. Mengadvokasi para pengambil keputusan dan penentu kebijakan serta pihak . Membina suasana atau lingkungan yang kondusif bagi terciptanya perilaku hidup bersih dan sehat masyarakat. keluarga.

setelah menceboki anak ( Penyuluhan dapat dilakukan dengan cara Gerakan bersama cuci tangan Pakai Sabun di Posyandu. Melindungi diri dari ancaman penyakit 4. Peran aktif dalam gerakan Kesehatan. kelompok bina balita dll) di Rumah Tangga adalah upaya untuk memberdayakan anggota rumah tangga agar tahu. masyarakat. menggerakkan masyarakat dan penyadaran tentang kesehatan sehingga masyarakat dapat melakukan pencegahan dan penanggulangan kesehatan melalui gaya hidup sehat. Flue Burung. mau dan mampu mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat serta berperan aktif dalam gerakan kesehatan di masyarakat melalui : 1) Promosi kesehatan dalam pencapaian Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dalam tatanan rumah tangga  Cuci tangan pakai sabun sebelum memegang makanan. sebagai pelaksanan sekaligus pemanfaat.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN bidang promosi kesehatan pada khususnya dan bidang kesehatan pada umumnya Kegiatan Promosi kesehatan yang dapat dilakukan dengan keterlibatan masyarakat mulai perencanaan. Edukasi dan Informasi tentang kesehatan kepada masyarakat. Adapun jenis kegiatan yang dapat dikatagorikan dalam kegiatan Promosi Kesehatan adalah : a. Dalam kegiatan ini tidak sekedar penyuluhan saja namun diharapkan terciptanya transformasi pengetahuan. Memelihara & meningkatkan Kesehatan 2. Memberdayakan individu. lembaga kesehatan di masyarakat (posyandu. institusi sekolah. dasawisma. Jenis kegiatan Promosi Kesehatan mempunyai ruang lingkup Komunikasi. Tim Kesehatan Page 4 2/4/2010 . Promosi kesehatan sebagai upaya Perilaku Sehat secara garis besar mempunyai tujuan : 1. di kegiatan /peringatan/upacara desa) Gerakan/Penyuluhan Cuci tangan bersama dapat dilakukan satu paket dengan penyuluhan tentang Diare. setelah buang air besar. Mencegah resiko terjadinya penyakit 3. Penyakit mata dalam hubungannya dengan kebersihan tangan.

serta berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan sehat. Jenis kegiatan promosi kesehatan dalam penggunaan air bersih dapat dilakukan melalui penyuluhan . Dengan kegiatan promosi kesehatan di sekolah diharapkan siswa sebagai kader perubahan untuk menerapkan juga di rumah dan lingkungan masyarakat sekitar tentang betapa pentingnya PHBS.langsung /tidak langsung melalui media  Memberikan ASI Esklusif sampai dengan usia 6 bulan . guru dan masyarakat lingkungan sekolah atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran. mau dan mampu mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat serta berperan aktif dalam gerakan kesehatan di masyarakat dengan cara menguras tempat tempat penampungan air  Makan buah dan sayur tiap hari  Melakukan olah raga minimal 3-5 kali dalam seminggu  Tidak merokok didalam rumah 2. Promosi Kesehatan di sekolah dilakukan karena anak-anak / siswa yang waktunya cukup panjang di sekolah dn hubungan guru dan siswa dimana guru sebagai sosok yang masih dipandang berpengaruh dan dihormati oleh siswa sehingga pengajaran hidup bersih sehat dapat dilakukan di sekolah dengan efektif. menyusui sampai dengan 2 tahun  Menimbang Balita setiap bulan  Pertolongan Persalinan oleh tenaga kesehatan  Menggunakan jamban/ tidak buang air besar sembarangan  Memberantas jentik di rumah sekali seminggu PHBS di Rumah Tangga adalah upaya untuk memberdayakan anggota rumah tangga agar tahu. air terlindung mulai dari sumber mata air/ bebas dari pencemaran. distribusi dan penyimpanan dalam rumah tangga. meningkatkan kesehatannya. Promosi kesehatan tentang PHBS/siswa di Sekolah adalah sekumpulan perilaku yang dipraktikkan oleh peserta didik/. sehingga secara mandiri mampu mencegah penyakit.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN  Menggunakan air bersih. Tim Kesehatan Page 5 2/4/2010 .

Advokasi pengambil keputusan. Papan slogan untuk sekolah/tempat umum. Spanduk. media CD dll) 2.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN Promosi kesehatan di sekolah adalah penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yaitu :  Cuci Tangan Pakai Sabun  Jajanan sehat di Kantin Sekolah  BAB & BAK di Jamban  Buang sampah di tempatnya  Memberantas Jentik jentik nyamuk  Berolah raga dengan teratur dan terukur  Mengukur Tinggi badan dan BB tiap 6 bulan  Tidak merokok di sekolah b. Ibu ibu /Balita di Posyandu Tim Kesehatan Page 6 2/4/2010 . Membina lingkungan dan suasana yang kondusif sebagai terciptanya perilaku hidup bersih dan sehat dimasyarakat c. Sekolah. kelompok kelompok di masyarakat  Simulasi sikat gigi untuk siswa SD. Poster dalam bentuk kalender. Kelompok Pengajian. Penyuluhan  Penyuluhan narasumber langsung melalui penyuluhan langsung oleh  Penyuluhan tidak langsung. misal pengadaan media penyuluhan dengan muatan lokal (Poster. melalui kegiatan-kegiatan mendorong kebijakan tentang kesehatan diberlakukan.jenis kegiatan yang dapat dilakukan melalui jenis kegiatan promosi kegiatan adalah : 1. JENIS KEGIATAN Jenis . Menggerakkan masyarakat :  Simulasi Gerakan cuci tangan bersama di Posyandu.

Flue Burung. kenapa hal ini terjadi. dll. atau hanya membasahi tangan saja / mencelup tangan ke baskom cuci tangan secara beramai-ramai di acara pesta desa). pemberantasan sarang nyamuk  Gerakan Kebersihan Lingkungan melalui jumad/minggu bersih  Gerakan sanitasi total oleh masyarakat melalui metodhe pemicuan (CLTS)  Pelatihan CLTS bagi kader kesehatan dan tokoh masyarakat 3. `wabah dilingkungan mereka.seberapa pemahaman masyarakat dalam mencegah penyakit menular misal diare. kapan saja cuci tangan ? (sering kebiasaan cuci tangan tidak menggunakan sabun. peraturan dilarang BAB sembarangan bagi warga. Fasilitasi Penggalian gagasan untuk menggali kebutuhan akan adanya kegiatan promosi kesehatan dimasyarakat dapat menggunakan data 10 penyakit yang sering terjadi di masyarakat (diperoleh dari pendataan langsung saat penggalian gagasan atau data sekunder dari Bidan Desa / Puskesmas). setiap pembangunan rumah baru wajib disertai MCK) HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN 1. ditanyakan apakah pernah terjadi diare. Bagaimana kebiasaan masyarakat selama ini. Tim Kesehatan Page 7 2/4/2010 . bagaimana cara cuci tangan yang ada. DBD dll. . Advokasi  Kegiatan sosialisasi dalam rangka advokasi Pemerintahan Desa. Kondisi permasalahan kesehatan ini harus termuat dalam proposal pengajuan usulan. perdes tentang kewajiban rumah untuk memiliki jamban  Mendorong diberlakukannya kebijakan dan peraturan perundangundangan yang berwawasan kesehatan mengenai kesepakatan /peraturan tentang hidup bersih sehat bagi masyarakat (misal penjual makanan menyediakan air bersih dan sabun untuk cuci tangan.dimana kebiasan BAB. ladang. seberapa sering terjadi. Instansi sekolah  Menfasilitasi peraturan desa berkaitan permasalah kesehatan yang ada di desa misal larangan buang air besar di sungai. Flue Burung.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN  Pemeriksaan jentik.

Flue Burung.Menimbang BB Balita setiap bulan sebagai upaya pemantauan tumbuh kembang anak .Inisiasi menyusui Dini . dan akibatnya Tim Kesehatan Page 8 2/4/2010 .PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 2.Cuci Tangan Pakai Sabun Kebersihan diri Bahaya Gaya Hidup merokok KIA (Kesehatan Ibu Anak) . DBD. Pemberantasan penyakit menular oleh  Penyakit melalui penularan hubungan seksual  Pencegahan TBC Paru  Pencegahan Malaria  Pencegahan Kusta  Pencegahan penyakit karena gaya hidup misal :  Penyuluhan tentang Diabet  Penyuluhan hipertensi.Kesehatan reproduksi dll  Pengelolaan sampah rumah tangga  Penyuluhan pemberantasan masyarakat misal  Penanggulangan Diare  Pemberantasan HIV/Aids.ASI Esklusif .Pemeriksaan kehamilan dan penangan persalinan oleh tenaga kesehatan . Materi kegiatan promosi kesehatan :  PHBS (Perilaku Hidup Bersih Sehat)     Promosi CTPS .

pengolahan makanan lokal 3. PKK. Santri di Pesantren Penjaja makanan / kantin sekolah. pola makan. Warung Karang Taruna Page 9 2/4/2010 . Usulan harus mencantumkan kondisi saat ini. Usulan kegiatan promosi kesehatan dapat diajukan satu paket dengan kegiatan kesehatan lainnya. ukuran dan bentuk nya. kelompok sasaran mana yang akan dilakukan kegiatan. adanya gambar rancang bangun. 4. jumlah dan kemampuan kader kesehatan. tujuan yang ingin dicapai dengan usulan tersebut. RAB dan Rincian Rancang Kegiatan Penulisan RAB dan rincian rancang kegiatan promosi kesehatan perlu dirinci volume kegiatan yang mencangkup berapa kali kegiatan dilakukan (frekuensi) . alat alat penunjang satu paket dengan kegiatan promosi kesehatan) . Sasaran dari kegiatan Promosi Kesehatan adalah :       Tim Kesehatan Masyarakat Umum Kelompok Ibu-Ibu (Posyandu. MCK kelompok. Polindes. kesehatan lingkungan (MCK Sekolah. Brosur.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN  Bahaya akibat merokok  Penyuluhan tentang gizi keluarga. Leaflet. SPAL. Kalender PHBS. jumlah sasaran . Papan kayu Slogan PHBS. calon narasumber. Masyarakat Sekolah. Pengajian) Kader Kesehatan /Posyandu Siswa. masalah dan potensi yang ada. misal sarana prasana pelayanan kesehatan (Posyandu. Penulisan usulan Penulisan usulan kegiatan Promosi Kesehatan mengacu pada form . jumlah pemanfaat. SAB dengan kegiatan promosi kesehatan) dan kegiatan peningkatan kapasitas pelatihan kader dengan kegiatan promosi kesehatan. Banner dll perlu penjelasan spesifikasi bahan. lokasi. Jika kegiatan Promosi Kesehatan berupa pengadaan media komunikasi seperti Spanduk. Buklet. 5.

OJT. Peningkatan kapasitas SPTr tentang materi Promosi Kesehatan TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB PELAKU 1. yang sudah dilakukan. apa. siapa dan bagaimana pencegahan. materi dalam Pelatihan masyarakat sehingga selain menggali permasalahan kesehatan sekaligus juga menstranformasi pengetahuan kesehatan 3. SPTr (Spesialis Training) yang berkedudukan di Provinsi  Menyusun TOR Pelaksanaan Pelatihan Pembekalan. wawasan yang dimiliki tentang kesehatan berkaitan dengan penyakit yang sering terjadi. Penguatan dan Pengembangan sesuai kebutuhan daerah (IST)  Melakukan penguatan kemampuan FasKab dibidang kegiatan Promosi Kesehatan Tim Kesehatan Page 10 2/4/2010 . pertanyaan –pertanyaan sederhana yang mengacu bagaimana. dalam rapat bulanan oleh Spesialis Training Provinsi secara berjenjang 4. transect walk maupun data sekunder/primer tentang jenis penyakit yang sering di derita. Fasilitator Kabupaten melalui IST. penganggulangan terhadap penyakit atau permasalahan kesehatan yang ada. Kebutuhan akan kegiatan promosi kegiatan di masyarakat dapat dilakukan dengan analisa kebutuhan secara cepat saat penggalian gagasan. Peningkatan kapasitas kader pemberdayaan desa melalui IST. Tokoh Masyarakat. OJT. penggunaan data sekunder dari Puskesmas/Bidan Desa STRATEGI 1. hal ini dapat dianalisis dari 10 penyakit yang sering diderita. kondisi lingkungan (dari hasil transect walk). 2.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN  Perangkat Desa. kapan. Peningkatan kapasitas Fasilitator Kecamatan. Tokoh Agama Materi Promosi Kesehatan harus sesuai dengan yang dibutuhkan oleh masyarakat. riwayat pernah terjadi wabah penyakit dalam kurun 5 tahun terakhir.

Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa  Memfasilitasi penggalian gagasan. bersama masyarakat melakukan analisa kebutuhan secara cepat dan sederhana untuk kegiatan promosi kesehatan Contoh kegiatan Promosi Kesehatan No 1 Jenis Kegiatan Pokok Contoh Uraian Kegiatan Promosi Kesehatan / Penyuluhan tentang : Penyuluhan mengenai PHBS (Perilaku Hidup  Cuci tangan Pakai Sabun Bersih dan Sehat)  Bahaya perilaku Merokok  Penyuluhan penggunaan air bersih.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN  Membantu dan membimbing FasKab menyusun panduan yang dibutuhkan 2. Fasilitator Kabupaten  Memverifikasi kegiatan usulan Promosi Kesehatan  Melakukan peningkatan kemampuan FK di bidang kesehatan masyarakat khususnya kegiatan promosi kesehatan 3. mensupervisi dan mengevaluasi pelaksqanaak kegiatan Promosi kesehatan  Melakukan rekapitulasi pelaporan kegiatan promosi kesehatan 4. air matang untuk minum  dll Tim Kesehatan Page 11 2/4/2010 . Fasilitator Kecamatan  Bersama masyarakat melakukan need assessment akan kebutuhan kegiatan promosi kesehatan  Melakukan penguatan KPMD / Fasilitator Desa dalam penggalian gagasan khususnya kegiatan promosi kesehatan  Bersama PJOK melakukan verifikasi proposal kegiatan promosi kesehatan  Memfasilitasi dilakukan verifikasi oleh Tim Verifikasi yang melibatkan dari kesehatan / Puskesmas untuk suatu usulan Promosi kesehatan  Memantau.

PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 2 Kegiatan Menggerakkan masyarakat Gerakan /Simulasi PHBS misal :  Gerakan simulasi Posyandu. Penyuluhan Mengenai  Penyuluhan pentingnya pemeriksaan dan perawatan Kesehatan Ibu dan kehamilan. Rumah dan Lingkungan Sehat.Persalinan. Penggunaan Jamban . Page 12 2/4/2010 Tim Kesehatan . Sekolah Cuci Tangan Pakai Sabun di  Gerakan Sikat gigi yang benar untuk siswa. Pola Pemberian  Pencegahan Diare  Pemberantasan DBD  Pencegahan dan Pemberantasan Flu Burung  Pemberantasan TBC – pendampingan pengobatan  Pemberantasan Kusta.  Pemberantasan Malaria  Pencegahan Hepatitis  Pencegahan HIV/AIDs. Ibu – ibu di Posyandu  Gerakan Pemberantasan sarang nyamuk  Pemicuan dengan metode CLTS untuk penggunaan Jamban keluarga (Gerakan Sanitasi total oleh masyarakat ) 3.dan Perawatan nifas oleh Anak tenaga kesehatan  Penyuluhan Gizi keluarga  Waspada Gizi Buruk  Penyuluhan mengenai Imunisasi  Penyuluhan Makanan 4 Penyuluhan mengenai Pemberantasan Penyakit Menular pemberian ASI. Lingkungan. dll 5 Penyuluhan Kesehatan Penyuluhan mengenai penggunaan Sarana Air Bersih.

kaos. Puisi bagi pelajar atau lomba kebersihan misal rumah dan lingkungan sehat Penyuluhan tidak langsung melalui pengadaan media poster. spanduk.papan slogan. kalender.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN SPAL rumah tangga 6 Penyuluhan Masalah Penyalahgunaan NapZA . majalah dinding.  Pemanfataan obat keluarga/toga 8 Penyuluhan mengenai Jaminan Pemeliharaan Kesehatan secara Mandiri (JPKM)  Kegiatan Penyuluhan JPKM tentang JPKM memberikan pemahaman  Penggerakan masyarakant untuk kegiatan JPKM melalui PKK. slogan pesan kesehatan dengan media topi. Miras  Penyuluhan kesehatan reproduksi remaja 7  Penyuluhan Pemanfaatan tanah pekarangan dengan tanaman – ternak penambah Gizi keluarga. dll. Penyuluhan juga dapat dilaksanakan dengan menggunakan media tradisional yang diminati masyarakat semisal kesenian tradisional. talkshow di media radio setempat / Radio Komunitas 10 11 Tim Kesehatan Page 13 2/4/2010 . Posyandu. Dasa Wisma untuk menumbuh kembangkan kemandirian dalam kesehatan 9 Kegiatan Promosi Kesehatan juga dapat dilakukan dengan perlombaan misal penulisan karya tulis. majalah dinding . dll Penyuluhan Gizi  Penyuluhan Bahaya Narkoba. banner. Kesehatan Jiwa.sampul buku siswa SD bertema PHBS. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful