PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN

PETUNJUK TEKNIS KEGIATAN PROMOSI KESEHATAN

PENDAHULUAN Bahwasanya menjaga kesehatan adalah bukan tanggung jawab pemerintah semata dalam hal ini Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan. Namun dalam kenyataan kemampuan menjaga kesehatan individu dalam hal ini masyarakat miskin masih jauh dari harapan. Hal tersebut dikarenakan ketidak mampuan biaya, rendahnya akses mendapatkan layanan kesehatan bagi orang miskin, rendahnya pengetahuan dan perilaku hidup yang tidak sehat, sehingga akses kesehatan tidak mudah bagi masyarakat miskin. Untuk meningkatkan pengetahuan, penyadaran masyarakat dapat dilakukan melalui kegiatan Promosi Kesehatan melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan ( PNPM MPd). Promosi Kesehatan adalah kegiatan yang membantu masyarakat menjadikan gaya hidup sehat sebagai upaya menjaga kesehatannya. Kegiatan promosi kesehatan mempunyai tujuan peningkatan pencapaian perilaku hidup bersih sehat, peningkatan pendidikan kesehatan kepada masyarakat, pengembangan media promosi kesehatan dan teknologi Komunikasi, Edukasi dan Informasi di bidang kesehatan, pengembangan upaya kesehatan bersumber masyarakat. Visi nasional 2010 – 2014 yaitu masyarakat yang Mandiri dan berkeadilan dengan misi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat, melindungi kesehatan masyarakat dengan menjamin tersedianya upaya kesehatan yang paripurna, merata, bermutu dan berkeadilan masyarakat dengan rencana strategi upaya promotif dan preventif. Upaya promotif melalui kegiatan Promosi Kesehatan yaitu h Perilaku Hidup Bersih Sehat yaitu suatu keadaan dimana individu-individu dalam rumah tangga masyarakat Indonesia telah melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam rangka mencegah timbulnya penyakit, menanggulangi penyakit dan masalah-masalah kesehatan dalam rangka meningkatkan kesehatan, memanfaatkan pelayanan kesehatan dan mengembangkan dan menyelenggarakan kesehatan bersumber masyarakat. Untuk mewujudkan Visi tersebut, Misi Nasional Promosi Kesehatan adalah : 1. Memberdayakan masyarakat
Tim Kesehatan

individu,

keluarga
Page 1

dan

kelompok-kelompok

dalam
2/4/2010

Mengadvokasi para pengambil keputusan dan penentu kebijakan serta pihak . memelihara. keluarga. Memberikan advokasi para pengambil keputusan dan penentu kebijakan serta pihak-pihak lain yang berkepentingan Untuk mewujudakan Visi tersebut. maupun melalui pengorganisasian dan penggerakkan masyarakat. baik melalui pendekatan individu dan keluarga. dan kelompok . 3. Tim Kesehatan Page 2 2/4/2010 . Fasilitator paham mengenai kegiatan kesehatan masyarakat khususnya kegiatan promosi kegiatan 2. 2. oleh. menggerakkan masyarakat dalam upaya meningkatkan derajat kesehatannya melalui kegiatan promosi kesehatan. untuk dan bersama masyarakat sesuai sosial budaya dan lingkungan nya sehingga masyarakat mampu mengenali. maka Misi Nasional Promosi kesehatan adalah: 1.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 2. Fasilitator dapat memfasilitasi masyarakat dalam upaya mengatasi permasalahan kesehatan melalui kegiatan promosi kesehatan PENGERTIAN Promosi kesehatan yaitu suatu Pemberdayaan masyarakat melalui proses pembelajaran dari.pihak lain yang berkepentingan (stakeholders) dalam rangka : LANDASAN PENYUSUNAN a. PTO PNPM Mandiri Perdesaan Penjelasan IV TUJUAN Tujuan Umum dibuat petunjuk teknis ini adalah agar fasilitator memahami bahwa kegiatan kesehatan dimasyarakat dapat diupayakan melalui penyadaran. Tujuan khusus adalah : 1. meningkatkan kesehatan . Memberdayakan individu.kelompok dalam masyarakat. Membina suasana atau lingkungan yang kondusif bagi terciptanya perilaku hidup bersih dan sehat masyarakat. Membina suasana lingkukan yang kondusif bagi terciptanya perilaku hidup bersih dan sehat masyarakat 3. melindungi.

keluarga. Kader Pemberdayaan RUANG LINGKUP DAN JENIS KEGIATAN Ruang lingkup kegiatan Promosi Kesehatan adalah kegiatan kesehatan melalui Komunikasi. Kegiatan promosi kesehatan mempunyai tujuan : 1. PENGGUNA Pengguna petunjuk teknis kegiatan promosi kesehatan ini adalah : 1. 2. dalam program . memanfaatkan pelayanan kesehatan dan mengembangkan dan menyelenggarakan kesehatan bersumber masyarakat. Membina suasana atau lingkungan yang kondusif bagi terciptanya perilaku hidup bersih dan sehat masyarakat.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN Promosi Kesehatan adalah kegiatan yang membantu masyarakat untuk menjadikan gaya hidup sehat sebagai upaya menjaga kesehatannya. maupun melalui pengorganisasian dan penggerakkan masyarakat. menanggulangi penyakit dan masalah-masalah kesehatan dalam rangka meningkatkan kesehatan. Meningkatkan kemitraan sinergis antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. FasKab 3. Informasi dan Edukasi. khususnya pemberdayaan masyarakat. 3. baik melalui pendekatan individu dan keluarga. dan kelompok . Mengadvokasi para pengambil keputusan dan penentu kebijakan serta pihak . melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam rangka mencegah timbulnya penyakit. Konsultan Provinsi khususnya Spesialis Training Provinsi 2. Memberdayakan individu. serta antara pemerintah dengan masayarakat (termasuk LSM) dan dunia usaha.kelompok dalam masyarakat. Meningkatkan investasi dalam Page 3 2/4/2010 o o Tim Kesehatan .program kesehatan.pihak lain yang berkepentingan (stakeholders) dalam rangka : o Mendorong diberlakukannya kebijakan dan peraturan perundang undangan yang berwawasan kesehatan Mengintegrasikan promosi kesehatan. FK 4.

setelah menceboki anak ( Penyuluhan dapat dilakukan dengan cara Gerakan bersama cuci tangan Pakai Sabun di Posyandu. Dalam kegiatan ini tidak sekedar penyuluhan saja namun diharapkan terciptanya transformasi pengetahuan. Melindungi diri dari ancaman penyakit 4. sebagai pelaksanan sekaligus pemanfaat. mau dan mampu mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat serta berperan aktif dalam gerakan kesehatan di masyarakat melalui : 1) Promosi kesehatan dalam pencapaian Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dalam tatanan rumah tangga  Cuci tangan pakai sabun sebelum memegang makanan. Adapun jenis kegiatan yang dapat dikatagorikan dalam kegiatan Promosi Kesehatan adalah : a. Jenis kegiatan Promosi Kesehatan mempunyai ruang lingkup Komunikasi. setelah buang air besar.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN bidang promosi kesehatan pada khususnya dan bidang kesehatan pada umumnya Kegiatan Promosi kesehatan yang dapat dilakukan dengan keterlibatan masyarakat mulai perencanaan. Memberdayakan individu. Penyakit mata dalam hubungannya dengan kebersihan tangan. institusi sekolah. dasawisma. Flue Burung. Memelihara & meningkatkan Kesehatan 2. Edukasi dan Informasi tentang kesehatan kepada masyarakat. Mencegah resiko terjadinya penyakit 3. Peran aktif dalam gerakan Kesehatan. kelompok bina balita dll) di Rumah Tangga adalah upaya untuk memberdayakan anggota rumah tangga agar tahu. di kegiatan /peringatan/upacara desa) Gerakan/Penyuluhan Cuci tangan bersama dapat dilakukan satu paket dengan penyuluhan tentang Diare. lembaga kesehatan di masyarakat (posyandu. menggerakkan masyarakat dan penyadaran tentang kesehatan sehingga masyarakat dapat melakukan pencegahan dan penanggulangan kesehatan melalui gaya hidup sehat. masyarakat. Promosi kesehatan sebagai upaya Perilaku Sehat secara garis besar mempunyai tujuan : 1. Tim Kesehatan Page 4 2/4/2010 .

meningkatkan kesehatannya. Tim Kesehatan Page 5 2/4/2010 .langsung /tidak langsung melalui media  Memberikan ASI Esklusif sampai dengan usia 6 bulan .PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN  Menggunakan air bersih. menyusui sampai dengan 2 tahun  Menimbang Balita setiap bulan  Pertolongan Persalinan oleh tenaga kesehatan  Menggunakan jamban/ tidak buang air besar sembarangan  Memberantas jentik di rumah sekali seminggu PHBS di Rumah Tangga adalah upaya untuk memberdayakan anggota rumah tangga agar tahu. guru dan masyarakat lingkungan sekolah atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran. sehingga secara mandiri mampu mencegah penyakit. Jenis kegiatan promosi kesehatan dalam penggunaan air bersih dapat dilakukan melalui penyuluhan . distribusi dan penyimpanan dalam rumah tangga. air terlindung mulai dari sumber mata air/ bebas dari pencemaran. Dengan kegiatan promosi kesehatan di sekolah diharapkan siswa sebagai kader perubahan untuk menerapkan juga di rumah dan lingkungan masyarakat sekitar tentang betapa pentingnya PHBS. mau dan mampu mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat serta berperan aktif dalam gerakan kesehatan di masyarakat dengan cara menguras tempat tempat penampungan air  Makan buah dan sayur tiap hari  Melakukan olah raga minimal 3-5 kali dalam seminggu  Tidak merokok didalam rumah 2. serta berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan sehat. Promosi kesehatan tentang PHBS/siswa di Sekolah adalah sekumpulan perilaku yang dipraktikkan oleh peserta didik/. Promosi Kesehatan di sekolah dilakukan karena anak-anak / siswa yang waktunya cukup panjang di sekolah dn hubungan guru dan siswa dimana guru sebagai sosok yang masih dipandang berpengaruh dan dihormati oleh siswa sehingga pengajaran hidup bersih sehat dapat dilakukan di sekolah dengan efektif.

Sekolah. kelompok kelompok di masyarakat  Simulasi sikat gigi untuk siswa SD. JENIS KEGIATAN Jenis . Menggerakkan masyarakat :  Simulasi Gerakan cuci tangan bersama di Posyandu. media CD dll) 2. Membina lingkungan dan suasana yang kondusif sebagai terciptanya perilaku hidup bersih dan sehat dimasyarakat c. Ibu ibu /Balita di Posyandu Tim Kesehatan Page 6 2/4/2010 . Kelompok Pengajian. Penyuluhan  Penyuluhan narasumber langsung melalui penyuluhan langsung oleh  Penyuluhan tidak langsung. Spanduk. Advokasi pengambil keputusan.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN Promosi kesehatan di sekolah adalah penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yaitu :  Cuci Tangan Pakai Sabun  Jajanan sehat di Kantin Sekolah  BAB & BAK di Jamban  Buang sampah di tempatnya  Memberantas Jentik jentik nyamuk  Berolah raga dengan teratur dan terukur  Mengukur Tinggi badan dan BB tiap 6 bulan  Tidak merokok di sekolah b. Poster dalam bentuk kalender. melalui kegiatan-kegiatan mendorong kebijakan tentang kesehatan diberlakukan. misal pengadaan media penyuluhan dengan muatan lokal (Poster. Papan slogan untuk sekolah/tempat umum.jenis kegiatan yang dapat dilakukan melalui jenis kegiatan promosi kegiatan adalah : 1.

bagaimana cara cuci tangan yang ada.seberapa pemahaman masyarakat dalam mencegah penyakit menular misal diare. setiap pembangunan rumah baru wajib disertai MCK) HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN 1. `wabah dilingkungan mereka. peraturan dilarang BAB sembarangan bagi warga. seberapa sering terjadi. Flue Burung. Fasilitasi Penggalian gagasan untuk menggali kebutuhan akan adanya kegiatan promosi kesehatan dimasyarakat dapat menggunakan data 10 penyakit yang sering terjadi di masyarakat (diperoleh dari pendataan langsung saat penggalian gagasan atau data sekunder dari Bidan Desa / Puskesmas).PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN  Pemeriksaan jentik. Advokasi  Kegiatan sosialisasi dalam rangka advokasi Pemerintahan Desa. kenapa hal ini terjadi. kapan saja cuci tangan ? (sering kebiasaan cuci tangan tidak menggunakan sabun. Instansi sekolah  Menfasilitasi peraturan desa berkaitan permasalah kesehatan yang ada di desa misal larangan buang air besar di sungai. Flue Burung. dll. Kondisi permasalahan kesehatan ini harus termuat dalam proposal pengajuan usulan. ditanyakan apakah pernah terjadi diare. Tim Kesehatan Page 7 2/4/2010 . perdes tentang kewajiban rumah untuk memiliki jamban  Mendorong diberlakukannya kebijakan dan peraturan perundangundangan yang berwawasan kesehatan mengenai kesepakatan /peraturan tentang hidup bersih sehat bagi masyarakat (misal penjual makanan menyediakan air bersih dan sabun untuk cuci tangan. Bagaimana kebiasaan masyarakat selama ini. atau hanya membasahi tangan saja / mencelup tangan ke baskom cuci tangan secara beramai-ramai di acara pesta desa). ladang.dimana kebiasan BAB. pemberantasan sarang nyamuk  Gerakan Kebersihan Lingkungan melalui jumad/minggu bersih  Gerakan sanitasi total oleh masyarakat melalui metodhe pemicuan (CLTS)  Pelatihan CLTS bagi kader kesehatan dan tokoh masyarakat 3. . DBD dll.

Pemeriksaan kehamilan dan penangan persalinan oleh tenaga kesehatan . dan akibatnya Tim Kesehatan Page 8 2/4/2010 . Materi kegiatan promosi kesehatan :  PHBS (Perilaku Hidup Bersih Sehat)     Promosi CTPS .Menimbang BB Balita setiap bulan sebagai upaya pemantauan tumbuh kembang anak .Kesehatan reproduksi dll  Pengelolaan sampah rumah tangga  Penyuluhan pemberantasan masyarakat misal  Penanggulangan Diare  Pemberantasan HIV/Aids. Flue Burung.Cuci Tangan Pakai Sabun Kebersihan diri Bahaya Gaya Hidup merokok KIA (Kesehatan Ibu Anak) . DBD.ASI Esklusif .PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 2.Inisiasi menyusui Dini . Pemberantasan penyakit menular oleh  Penyakit melalui penularan hubungan seksual  Pencegahan TBC Paru  Pencegahan Malaria  Pencegahan Kusta  Pencegahan penyakit karena gaya hidup misal :  Penyuluhan tentang Diabet  Penyuluhan hipertensi.

5. alat alat penunjang satu paket dengan kegiatan promosi kesehatan) . Sasaran dari kegiatan Promosi Kesehatan adalah :       Tim Kesehatan Masyarakat Umum Kelompok Ibu-Ibu (Posyandu. SPAL. kesehatan lingkungan (MCK Sekolah. RAB dan Rincian Rancang Kegiatan Penulisan RAB dan rincian rancang kegiatan promosi kesehatan perlu dirinci volume kegiatan yang mencangkup berapa kali kegiatan dilakukan (frekuensi) . adanya gambar rancang bangun. tujuan yang ingin dicapai dengan usulan tersebut. SAB dengan kegiatan promosi kesehatan) dan kegiatan peningkatan kapasitas pelatihan kader dengan kegiatan promosi kesehatan. Jika kegiatan Promosi Kesehatan berupa pengadaan media komunikasi seperti Spanduk. 4. jumlah sasaran . Warung Karang Taruna Page 9 2/4/2010 . MCK kelompok. Brosur. Kalender PHBS. Banner dll perlu penjelasan spesifikasi bahan. Usulan kegiatan promosi kesehatan dapat diajukan satu paket dengan kegiatan kesehatan lainnya. Penulisan usulan Penulisan usulan kegiatan Promosi Kesehatan mengacu pada form . Usulan harus mencantumkan kondisi saat ini. PKK. lokasi. masalah dan potensi yang ada. jumlah pemanfaat. pengolahan makanan lokal 3.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN  Bahaya akibat merokok  Penyuluhan tentang gizi keluarga. Buklet. Papan kayu Slogan PHBS. Leaflet. calon narasumber. Polindes. misal sarana prasana pelayanan kesehatan (Posyandu. ukuran dan bentuk nya. jumlah dan kemampuan kader kesehatan. Masyarakat Sekolah. pola makan. Pengajian) Kader Kesehatan /Posyandu Siswa. kelompok sasaran mana yang akan dilakukan kegiatan. Santri di Pesantren Penjaja makanan / kantin sekolah.

kondisi lingkungan (dari hasil transect walk). Penguatan dan Pengembangan sesuai kebutuhan daerah (IST)  Melakukan penguatan kemampuan FasKab dibidang kegiatan Promosi Kesehatan Tim Kesehatan Page 10 2/4/2010 . 2. wawasan yang dimiliki tentang kesehatan berkaitan dengan penyakit yang sering terjadi. penggunaan data sekunder dari Puskesmas/Bidan Desa STRATEGI 1. pertanyaan –pertanyaan sederhana yang mengacu bagaimana. apa. siapa dan bagaimana pencegahan. Peningkatan kapasitas kader pemberdayaan desa melalui IST. kapan. Kebutuhan akan kegiatan promosi kegiatan di masyarakat dapat dilakukan dengan analisa kebutuhan secara cepat saat penggalian gagasan. SPTr (Spesialis Training) yang berkedudukan di Provinsi  Menyusun TOR Pelaksanaan Pelatihan Pembekalan. Tokoh Masyarakat. OJT. Tokoh Agama Materi Promosi Kesehatan harus sesuai dengan yang dibutuhkan oleh masyarakat. Peningkatan kapasitas Fasilitator Kecamatan. transect walk maupun data sekunder/primer tentang jenis penyakit yang sering di derita. yang sudah dilakukan. OJT.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN  Perangkat Desa. dalam rapat bulanan oleh Spesialis Training Provinsi secara berjenjang 4. penganggulangan terhadap penyakit atau permasalahan kesehatan yang ada. materi dalam Pelatihan masyarakat sehingga selain menggali permasalahan kesehatan sekaligus juga menstranformasi pengetahuan kesehatan 3. hal ini dapat dianalisis dari 10 penyakit yang sering diderita. Fasilitator Kabupaten melalui IST. Peningkatan kapasitas SPTr tentang materi Promosi Kesehatan TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB PELAKU 1. riwayat pernah terjadi wabah penyakit dalam kurun 5 tahun terakhir.

Fasilitator Kecamatan  Bersama masyarakat melakukan need assessment akan kebutuhan kegiatan promosi kesehatan  Melakukan penguatan KPMD / Fasilitator Desa dalam penggalian gagasan khususnya kegiatan promosi kesehatan  Bersama PJOK melakukan verifikasi proposal kegiatan promosi kesehatan  Memfasilitasi dilakukan verifikasi oleh Tim Verifikasi yang melibatkan dari kesehatan / Puskesmas untuk suatu usulan Promosi kesehatan  Memantau. bersama masyarakat melakukan analisa kebutuhan secara cepat dan sederhana untuk kegiatan promosi kesehatan Contoh kegiatan Promosi Kesehatan No 1 Jenis Kegiatan Pokok Contoh Uraian Kegiatan Promosi Kesehatan / Penyuluhan tentang : Penyuluhan mengenai PHBS (Perilaku Hidup  Cuci tangan Pakai Sabun Bersih dan Sehat)  Bahaya perilaku Merokok  Penyuluhan penggunaan air bersih. Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa  Memfasilitasi penggalian gagasan. air matang untuk minum  dll Tim Kesehatan Page 11 2/4/2010 .PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN  Membantu dan membimbing FasKab menyusun panduan yang dibutuhkan 2. mensupervisi dan mengevaluasi pelaksqanaak kegiatan Promosi kesehatan  Melakukan rekapitulasi pelaporan kegiatan promosi kesehatan 4. Fasilitator Kabupaten  Memverifikasi kegiatan usulan Promosi Kesehatan  Melakukan peningkatan kemampuan FK di bidang kesehatan masyarakat khususnya kegiatan promosi kesehatan 3.

 Pemberantasan Malaria  Pencegahan Hepatitis  Pencegahan HIV/AIDs. Ibu – ibu di Posyandu  Gerakan Pemberantasan sarang nyamuk  Pemicuan dengan metode CLTS untuk penggunaan Jamban keluarga (Gerakan Sanitasi total oleh masyarakat ) 3. dll 5 Penyuluhan Kesehatan Penyuluhan mengenai penggunaan Sarana Air Bersih.Persalinan. Penggunaan Jamban . Page 12 2/4/2010 Tim Kesehatan . Sekolah Cuci Tangan Pakai Sabun di  Gerakan Sikat gigi yang benar untuk siswa. Pola Pemberian  Pencegahan Diare  Pemberantasan DBD  Pencegahan dan Pemberantasan Flu Burung  Pemberantasan TBC – pendampingan pengobatan  Pemberantasan Kusta.dan Perawatan nifas oleh Anak tenaga kesehatan  Penyuluhan Gizi keluarga  Waspada Gizi Buruk  Penyuluhan mengenai Imunisasi  Penyuluhan Makanan 4 Penyuluhan mengenai Pemberantasan Penyakit Menular pemberian ASI.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 2 Kegiatan Menggerakkan masyarakat Gerakan /Simulasi PHBS misal :  Gerakan simulasi Posyandu. Penyuluhan Mengenai  Penyuluhan pentingnya pemeriksaan dan perawatan Kesehatan Ibu dan kehamilan. Lingkungan. Rumah dan Lingkungan Sehat.

Puisi bagi pelajar atau lomba kebersihan misal rumah dan lingkungan sehat Penyuluhan tidak langsung melalui pengadaan media poster. Kesehatan Jiwa. dll. majalah dinding. banner. Penyuluhan juga dapat dilaksanakan dengan menggunakan media tradisional yang diminati masyarakat semisal kesenian tradisional. Posyandu.papan slogan. kalender. Miras  Penyuluhan kesehatan reproduksi remaja 7  Penyuluhan Pemanfaatan tanah pekarangan dengan tanaman – ternak penambah Gizi keluarga. Dasa Wisma untuk menumbuh kembangkan kemandirian dalam kesehatan 9 Kegiatan Promosi Kesehatan juga dapat dilakukan dengan perlombaan misal penulisan karya tulis. kaos. .sampul buku siswa SD bertema PHBS. slogan pesan kesehatan dengan media topi. talkshow di media radio setempat / Radio Komunitas 10 11 Tim Kesehatan Page 13 2/4/2010 .PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN SPAL rumah tangga 6 Penyuluhan Masalah Penyalahgunaan NapZA .  Pemanfataan obat keluarga/toga 8 Penyuluhan mengenai Jaminan Pemeliharaan Kesehatan secara Mandiri (JPKM)  Kegiatan Penyuluhan JPKM tentang JPKM memberikan pemahaman  Penggerakan masyarakant untuk kegiatan JPKM melalui PKK. majalah dinding . dll Penyuluhan Gizi  Penyuluhan Bahaya Narkoba. spanduk.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful