Anda di halaman 1dari 2

Judul Buku: Hantu Jamu Gendong Penulis : Sellia Kharisma Ide Cerita: Shankar RSR,B.

Sc Penulis skrip: Rihanna Prameswari Editor: Andriyati Proof Reader: Annisa Kurnia,Alit Trisna Palupi Penata Letak: Sony Wicaksono Desainer Sampul: Trada Lardiatama

Kafka yang tengah menyusun skripsi tentang fenomena kaum urban yang tertarik mengadu nasib di kota besar. Bersama dengan Meisya, kekasihnya, sesekali Kafka menerima permintaan untuk membantu membuatkan karya tulis, atau skripsi, dari teman-teman sekampus. Sampai satu ketika, Kafka mendengar kabar tentang musibah yang menimpa teman-temannya, yaitu Rio dan Nadya dimana mereka telah mendatangi tempat angker yang diyakini dihuni oleh arwah gentayangan penjual jamu gendong. Kafka terpancing untuk mengetahui lebih dalam seluk beluk hantu itu. Ia bermaksud memasukkan hantu jamu gendong sebagai kolom khusus di penulisan skripsinya. Karena, semasa hidupnya, penjual jamu gendong yang aslinya bernama Sri ini, adalah kaum urban yang meyakini kota solusi tepat untuk memperbaiki taraf kesejahteraan, dibandingkan dengan desa. Kafka, Meisya, dan Andin pun ke tempat yang diyakini sering menjadi tempat penampakkan hantu jamu gendong. Pada malam itu juga, Kafka mencoba mempraktikkan mitos cara untuk menghadirkan hantu itu. Apa yang terjadi kemudian di luar dugaan. Hantu jamu gendong betulbetul menampakkan wujud dirinya. Mereka pun diteror makhluk halus dan mengacaukan ketenangan hidup Kafka. Konsentrasi Kafka menggarap skripsi pun terbengkalai. Arwah Sri alias hantu jamu gendong sesungguhnya tengah menuntut balas atas sakit hatinya diperlakukan hina oleh siapapun yang mempraktikkan mitos penghadiran dirinya itu. Kafka, Meisya, dan Andin pun bertahan dan memikirkan jalan keluar untuk lepas dari lingkaran gaib hantu jamu gendong tersebut.

Kelebihan: 1.Kata-katanya mudah dipahami 2.Cover pada novel ini sangat cocok 3.Penulis dalam novel ini menggunakan bahasa-bahasa yang komunikatif sehingga mudah dipahami oleh para pembacanya

Kelemahan: 1.Pada novel ini terdapat bagian yang tidak boleh pibaca oleh kalangan anak pelajar 2.Tidak ada peringatan pembaca 17 tahun ke atas

Anda mungkin juga menyukai