Anda di halaman 1dari 42

KONSEP SEHAT SAKIT JIWA

Ns. Sasteri Yuliyanti, S.Kep

DEFINISI SEHAT

Menurut UU Kesehatan RI 1960 Kesehatan adalah meliputi kesehatan badan, mental dan sosial, dan bukan hanya keadaan yang bebas dari penykit, cacat dan kelemahan.

SEHAT JIWA

KEMAMPUAN INDIVIDU MENYESUAIKAN DIRI SENDIRI,ORANG LAIN, MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN. KEHARMONISAN FUNGSI JIWA DAN KESANGGUPAN MENGHADAPI MASALAH. DAPAT DINILAI : PRESTASI KERJA, HUBUNGAN INTERPERSONAL, PENGGUNAAN WAKTU LUANG.

KONDISI SEHAT SAKIT JIWA

1.
2. 3.

KEADAAN SEHAT-SAKIT JIWA DAPAT DILIHAT DARI : EFEKTIFITAS FUNGSI PERILAKU MIS : PRESTASI KERJANYA HUBUNGAN INTERPERSONALNYA PENGGUNAAN WAKTU SENGGANG

CIRI-CIRI SEHAT MENTAL

A. World Health Organisation


1. 2. 3.

4.

5.

6.

7.

MAMPU MENYESUAIKAN SECARA KONSTRUKTIF MEMPEROLEH KEPUASAN DIRI LEBIH PUAS MEMBERI DARI PADA MENERIMA HUBUNGAN INTERPERSONAL SALING MEMUASKAN KEKECEWAAN SEBAGAI PELAJARAN BERMUSUHAN DISELESAIKAN DENGAN KREATIF DAN KONSTRUKTIF MEMPUNYAI RASA KASIH SAYANG

B. ABRAHAM MASLOW
1.

2.

3.
4.

PERSEPSI REALITA EFEKTIF MENERIMA DIRI SENDIRI ORANG LAIN DAN LINGKUNGAN SPONTAN SEDERHANA DAN WAJAR

MARIE JAHODA: CRITERIA FOR POSITIVE MENTAL HEALTH

Current Concepts of Positive Mental Health

New York: Basic Books, 1958.

C. Marie Jahoda
1.

2. 3.

4.

5.

6.

SIKAP YANG POSITIF TERHADAP DIRI SENDIRI TUMBUH, KEMBANG DAN AKTUALISASI INTEGRITAS : SEIMBANG ANTARA EKSPRESI DAN REPRESI, DORONGAN INTERNAL DAN EKSTERNAL, SUASANA HATI DAN EMOSI. OTONOMI : SEIMBANG ANTARA TERGANTUNG DAN MANDIRI, MENERIMA KONSEKWENSI TINDAKAN. BERTANGGUNG JAWAB TERHADAP PIKIRAN, PERASAAN DAN TINDAKAN. PERSEPSI REALISTIS : KEMAMPUAN INDIVIDU MENERIMA KONDISI. MENGUASAI LINGKUNGAN : MAMPU MENGHADAPI DUNIA LUAR DENGAN EFEKTIF, MENDAPATKAN KEPUASAN HIDUP.

EVALUASI PERAWAT THDP KESEHATAN JIWA


1. STATUS FUNGSIONAL : KEMAMPUAN MELAKUKAN TUGAS KESEHARIAN, DAN MEMENUHI PERAN YANG MENANTANG 2. STATUS PSIKOLOGI : ( ALARM EMOSIONAL DAN INTELEKTUAL ) PERASAAN KESEJAHTERAAN, STATUS MENTAL DAN EMOSI, PERSEPSI KUALITAS HIDUP, SUMBER DAYA MEMAKSIMALKAN POTENSI PRIBADI. 3. STSTUS KLINIS : DIMENSI KESEHATAN FISIK.

DEFEN MEKANISME
ADALAH STRATEGI INDIVIDU UNTUK MENGADAKANKESEIMBANGAN DIRI JIKA MENGHADAPI SUATU MASALAH ATAU STRESSOR. YAITU ADA 2 : 1. MEKANISME BERORIENTASI PADA TUGAS/MASALAH ( TASK ORIENTED REAKTION ) YAITU PEMECAHAN MASALAH SECARA LANGSUNG SEHINGGA KONFLIK SEGERA TERATASI DAN MERASA PUAS. CONTOH : KONFRONTASI, MENARIK DIRI, KOMPROMI

2. MEKANISME PERTAHAN EGO ( EGO ORIENTED REAKTION )

JIKA MEKANISME PERTAHANAN YANG PERTAMA TIDAK BERHASIL , MENGGUNAKAN PERTAHANAN EGO. MEKANISME INI MENCEGAH KESADARAN DARI KECEMASAN, HAL INI TERJADI SECARA OTOMATIS TANPA DISADARI. KESADARAN KURANG DAN KURANG DAPAT MENGONTROL SITUASI

CONTOH EGO ORIENTASI REAKTION ( EOR )


1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13.

DENIAL SUPRESI REPRESI KOMPENSASI PROYEKSI DIPLASMEN RASIONALISASI UN DOING SUBSTITUSI SUBLIMASI REGRESI HUMOR DLL

SKEMA MEKANISME KOPING


STRESSOR INDV STRESS KESEIMBANGAN TERGANGGU USAHA MENGEMBAIKAN KESEIMBANGAN ( KOPING ) TASK ORIENTASI REAKTION KESEIMBANGAN /ADAPTIF MALADAPTIF EGO ORIENTASI STRESOR

Gejala Gangguan Jiwa

Gejala-gejala gg jiwa adalah hasil interaksi yg kompleks anatara unsur somatik, psikologik, dan sosiobudaya. Gejala ini sebenarnya menandakan dekompensasi proses adaptasi dan terdapat terutama pada pemikiran, perasaan dan perilaku.

Komponennya:
1.
2. 3.

4.
5. 6. 7.

Kesadaran & Fungsi Kognitif Perilaku Motorik Suasana Perasaan ( Mood & Affect ) Proses Pikir Persepsi Pembicaraan RTA , Insight & Judgment

Terdapat gejala primer dan gejala sekunder Mis pada kasus skizofrenia:

Gx primer: ambivalensi, otisme, asosiasi longgar, afek yang tidak tepat Gx sekunder: halusinasi dan waham

Gejala pokok dan gejala tambahan Mis pada penderita depresi: Gejala pokok: kesedihan dan nafsu makan menurun Gejala tambahan: tjd neuropati cz kekurangan makan

Gejala posistif dan gejala negatif Mis pada pasien skizofrenia: Gx positif: kegaduhan, waham atau halusinasi Gx negatif: mutisme, emosi dangkal dn penarikan diri

MOTIVASI PERAWAT MERAWAT KLIEN GANGGUAN JIWA HARUS BERPANDANGAN POSITIF

GANGGUAN JIWA TIDAK PERNAH MERUSAK SELURUH KEPRIBADIAN DAN PERILAKUNYA. PERILAKU MANUSIA SELALU DAPAT DIARAHKAN PERILAKU MANUSIA SELALU DIPENGARUHI FAKTOR YANG MENIMBULKAN SOSIAL YANG DAPAT MENGUATKAN ATAU MELEMAHKAN.

KONSEP PERAWATAN KESEHATAN JIWA


SEJARAH : PERAN PERAWAT DIMULAI TH 1947 WEISS MENGEMUKKAN ADANYA TERAPI SIKAP SIKAP BAIK

MELIPUTI : MENDEMONSTRASIKAN,PENERIMAAN,PENGE RTIAN TTG KLIEN, MENINGKATKAN NTEREST DAN PARTISIPASI PADA REALITAS.

DEFINISI

KEPERAWATAN KESEHATAN JIWA AREA KHUSUS DLM PRAKTEK KEPERAWATAN YG MENGGUNAKAN ILMU PERILAKU MANUSIA DAN DIRI SENDIRI SECARA TERAPEUTIK UTK MENINGKATKAN, MEMPERTAHANKAN, MEMULIHKAN KESEHATAN JIWA KLIEN DAN MENINGKATKAN KESEHATAN JIWA MASYARAKAT. ( ANA )

KONSEPTUAL MODEL KEPERAWATAN JIWA

MODEL PSIKOANALISA
SIGMUN FREUD : MEYAKINI PENYIMPANGAN PERILAKU USIA DEWASA BERHUBUNGAN DG PERKEMBANGAN PD MASA ANAK. PROSES TERAPINYA : MEMPERBAIKI TRAUMA MASA LALU MENGANALISA RESPON KLIEN

MODEL INTERPERSONAL
HARRY STACK SULLIVAN & HILDEGARD PEPLAW PENYIMPANGAN PERILAKU : * PERILAKU BERKEMBANG DARI HUBUNGAN INTERPERSONAL. * HUBUNGAN INTERPERSONAL MASA ANAK SANGAT MEMPENGARUHI KESEHATAN JIWA * KECEMASAN OLEH ORANG LAIN YG PERTAMA IBUNYA SENDIRI YG SELANJUTNYA DIANGGAP SEBAGAI PENOLAKAN PERTAMA OLEH ORANG LAIN * ANAK YG SELALU DIHADAPKAN PADA PENOLAKAN AKAN MENGEMBANGKAN SISTEM DIRI YG NEGATIF DAN AKAN SELALU CURIGA PADA ORANG LAIN.

PROSES TERAPINYA
1. MENGEKSPLORASI PROSES PERKEMBANGAN 2. MENGOREKSI PENGALAMAN INTERPERSONAL 3. MENJALIN HUBUNGAN DENGAN TERAPIS REDUKSI 4. MENGEMBANGKAN HUBUNGAN SALING PERCAYA

MODEL SOSIAL
BERFOKUS PADA LINGKUNGAN PENYIMPANGAN PERILAKU : * KONDISI SOSIAL BERTANGGUNG JAWAB TEHDP PENYIMPANGAN PERILAKU. * INDIVIDU YG TDK BISA MENYESUAIKAN DIRI DG LINGK. * CAPLAN : SITUASI SOSIAL PENYEBAB GG JIWA. * SITUASI SOSIAL : KEMISKINAN,KURANG NAPSU MENGATASI STRESS, KURANG SUPOORT SISTEM

PROSES TERAPINYA

1. PREVENSI PRIMER 2. KESEHATAN JIWA MASYARAKAT 3. KRISIS INTERVENSI

EXISTENSI MODEL

BERFOKUS PADA PENGALAMAN INDIVIDU SAAT INI DAN DISINI PENYIMPANGAN PERILAKU JIKA PUTUS HUBUNGAN DENGAN LINGKUNGAN REAKSI : PUTUS ASA, SEDIH, SEPI,KURANGNYA KESADARAN DIRI

PROSES TERAPINYA

RASIONAL EMOTIF TERAPI TERAPI LOGO TEAPI REALITAS

MODEL KOMUNIKASI

KOMUNKASI MEMBEDAKAN ANTAR ORGANISME SEMUA PERILAKU ADALAH BENTUK KOMUNIKASI PENYMPANGAN PERILAKU : * pesan yang disampaikan tidak jelas atau tdk sampai pd tujuan.

Proses terapinya

Memberi umpan balik dan klarifikasi masalah Memberi penguatan untuk komunikasi efektif Memberi alternatif korektif Melakukan analisa proses interaksi

MODEL PERILAKU

H.J.EYSENCK & B.F.SKINNER MENGGUNAKAN TEORI BELAJAR PERUBAHAN PERILAKU DIAWALI PERUBAHAN KOGNITIF & AFEKTIF PENYIMPANGAN PERILAKU : * RESPON HABITUAL * BELAJAR : JIKA ADA STIMULUS

Prose terpinya

DESENTIFIKASI TEHNIK RELAKSASI ASERTIF TRAINING POSITIF REINSFORCMEN SELF REGULASI

MEDICAL MODEL
FOKUS PD DIAGNOSA MEDIS PENYIMPANGAN PERILAKU : * MANIFESTASI GG. SSP * GG. BIOKIMIA * LINGK SOSIAL PENCETUS

Proses terapinya

Pengobatan jangka panjang Pengobatan jangka pendek Terapi Suportif Insight klien

MODEL KEPERAWATAN

PENDEKATAN KEPERAWATAN * TEORI SYSTEM * TEORI PERKEMBANGAN * TEORI INTERAKSI * PENDEKATAN HOLISTIK * TEORI KEPERAWATAN

PENYIMPANGAN PERILAKU

BERDASAR RENTANG SEHA SAKIT TEORI KEPERAATAN TINDAKAN KEPERAWATAN DAMPAK DARI TINDAKAN YG DILAKUKAN ADAPTIF - MAL ADAPTIF

Proses terapinya

PROSES KEPERAWATAN TERAPI MODALITAS : * T. LINGKUNGAN * T. REKRASI * T. KELOMPOK * T. KERJA * T. MUSIK * T.KELUARGA

Pemeliharaan Kesehatan Jiwa Diri Sendiri


1. Asertif Meminta sesuatu tanpa menyakiti/tetap respek 2. Solitude Perlu waktu untuk diri sendiri Self evaluation ------ tindak lanjut 3. Kesehatan diri sendiri (Bio/Fisik) Makan sehat Latihan fisik teratur Istirahat 4. Penanganan stress Setiap orang pernah stress Identifikasi respon dan tanda stress Belajar cara menangani/menyelesaikan stress (koping)