Anda di halaman 1dari 1

Mengapa ovum hanya bisa dibuahi oleh satu sel sperma ? bagaimana cara terjadinya ?

Jawaban Terbaik - Dipilih oleh Suara Terbanyak


Hal ini karena ada beberapa skema dan mekanisme yang akan menghambat sel sperma yang lain untuk masuk ke ovum setelah terjadi penembusan oleh salah satu sperma yang masuk ke dalam ovum.. Seperti yang diketahui, ada beberapa lapisan pada yang harus ditembus oleh sperma untuk dapat membuahi ovum tersebut, antara lain korona radiata, zona fellucida, membran vitellina. Dari 200 - 300 juta sperma yang masuk ketika kopulasi, hanya 300 - 500 sperma yang dapat mencapai tempat pembuahan. Dari sekian banyak sperma yang ada, normalnya hanya ada 1 sperma yang akan membuahi ovum. Lapisan korona radiata akan ditembus oleh salah satu sperma dengan bantuan / dorongan sperma yang lain. Jadi, sperma yang paling kuat akan menembus lapisan ini sambil dibantu oleh sperma yang lain dari belakang. Setelah itu, sperma akan menembus zona fellucida. Setelah menembus lapisan ini, sperma tadi akan mengeluarkan enzim neuraminidase yang akan mencegah sperma lain untuk masuk ke dalam ovum (polispremia). Akibatnya selaput plasma ovum akan menjadi lebih rapat dan menyatu satu sama lain. Dengan begitu, sperma lain tidak bisa masuk ke dalam ovum. Reaksi ini disebut "reaksi zona". Setelah itu, lapisan berikutnya yang ditembus adalah membran vitellina di dalam lapisan ini juga terdapat mekanisme pencegahan polispermia. Reaksi ini disebut dengan "reaksi cortical". Dalam reaksi ini, beberapa membran yang ada di dalam ovum akan bergabung menjadi satu sehingga akan membuat struktur membran menjadi lebih rapat dan semakin sulit ditembus sperma lain yang ingin. masuk. Dengan begitu sperma lain tidak dapat masuk lagi ke dalam ovum. Ada kalanya sewaktu - waktu, mekanisme - mekanisme ini gagal untuk mencegah polispermia sehingga dapat terjadi bayi kembar.