Anda di halaman 1dari 5

Laporan Praktikum Korosi pada Besi

Diajukan untuk memenuhi syarat ujian praktik Pelajaran kimia Semester 1

Disusun Oleh: Angga Elsya Fitriani Mutiara Rafiana Ririn Nuraeni Yusep

XII IPA 4

SMA NEGERI 26 BANDUNG


Jalan Sukaluyu No. 26 Cibiru, Bandung 2013-2014

Korosi pada besi I. Tujuan : Mempelajari proses korosi pada besi. Alat dan Bahan : 1. 7 gelas plastic 2. 7 buah paku + berukuran 5cm 3. Kapas 4. Kawat Mg 5. Kawat Cu 6. Air 7. Minyak goreng 8. Larutan Hcl 9. Laruta NaCl 10. Alat tulis 11. Kamera III. Waktu Pengamatan Senin-rabu tanggal 25-27 November 2013 Langkah kerja : 1. Alat dan bahan disiapkan. 2. 7 tabung reaksi yang pada percobaan ini di ganti dengan gelas aqua, kemudian masukkan kedalam masing-masing gelas aqua sebatang paku besi. 3. Pada tiap-tiap gelas aqua di beri zat dibawah ini, ada satu gelas yang tidak diberi zat apapun. a. Gelas (A) Air hingga setengahnya b. Gelas (B) Minyak tanah setengahnya c. Gelas (C) Kapas yang dibasahi asam (HCl) d. Gelas (D) Kawat Mg yang dililitkan pada paku e. Gelas (E) Kawat Cu yang dililitkan pada pakunya f. Gelas (F) Larutan garam dapur (HCl) hingga setengah gelas g. Gelas (G) tidak diberi zat apapun hanya ada oksigen saja 4. Ke-tujuh gelas aqua tersebut didiamkan selama 3 hari. 5. Amati hasilnya.

II.

IV.

V. No 1. 2.

Hasil Pengamatan Pada gelas Air Minyak Pengamatan Kawat tersebut mengalami pengkaratan. Kawat tidak mengalami pengkaratan.

3. 4. 5. 6. 7.

Kapas HCl Kawat Mg Kawat Cu Larutan garam dapur (NaCl) Gelas yang tak diberi zat apapun, kecuali udara di lingkungan gelas

Kawat tersebut mengalami pengkaratan Kawat tidak mengalami pengkaratan Kawat mengalami pengkaratan Kawat mengalami pengkaratan Kawat mengalami pengkaratan .karena mengandung O2 dan udara dapatmenembus kawat tersebut.

VI.

Hipotesis :

Kesimpulan sementara urutan yang berkorosi paling cepat yaitu paku yang berada di dalam larutan HCl, NaCl, air (H2O), logam Cu, logam Mg, O2, dan yang tidak menglami korosi yaitu paku yang berada dalam minyak. Apabila paku yang diberi minyak goreng itu tidak akan terjadi korosi . Air terdiri dari molekul-molekul kecil beratom tiga yaitu 2 hidrogen dan 1 oksigen, sedangkan minyak terdiri dari molekul-molekul besar yaitu karbon dan hidrogen tanpa oksigen sama sekali. Dalam air terjadi gaya tarik menarik antar molekul namun gaya ini bukan tarik menarik biasa, molekulnya seperti magnet-magnet kecil yang memiliki muatan listrik, di ujung yang satu bermuatan listrik positif sedangkan di ujung yang satunya lagi bermuatan listrik negatif. Singkatnya molekul air bersifat polar sedangkan minyak bukan polar Jika air bertemu dengan zat yang memiliki atom-atom yang bermuatan listrik air tertarik untuk mendekatinya, cara air melarutkan zat terlarunya yaitu dengan membasahinya kemudian membungkus atau mengelilinginya kemudian baru melarutkannya. Banyak zat yang dapat larut dalam air karena pada ujungnya memiliki kutub listrik/bermuatan, namun minyak tidak demikian tidak ada satu bagian pun dari minyak yang memiliki muatan listrik, karena itu tidak ada molekul minyak yang ingin mendekati molekul air. Sederhananya hanya zat yang meiliki bahan yang mirip dengan pelarutnya yang dapat terlarut. Selain itu ada satu gaya tarik menarik yang penting pada molekul air, yaitu ikatan hydrogen. sederhananya tarik menarik ini terjadi apabila molekul-molekul itu memiki sabuah atom oksigen dan sebuah atom hydrogen pada salah satu ujung masing-masing, pada air beliau memilikinya sehingga terjadi dua gaya tarik menarik menarik yang disebkan oleh muatan listrik dan ikatan hydrogen. Seperti pada gula dan air, yang menyebabkan larutnya gula bukanlah karena muatan listriknya tapi karena gula memiliki gugus hidroksi yang dapat membentuk ikatan hydrogen dengan air. Kesimpulannya karena minyak tidak bermuatan listrik dan tidak memiliki gugus hidroksi yang menyebabkan terjadinya gaya tarik menarik antara keduanya.

VII.

Kesimpulan:

Dari hasil percobaan atau hasil pengamatan kelompok kami, dapat disimpulkan bahwa yang cepat terkena faktor korosi ialah paku yang diberi larutan HCl, larutan garam dan air. O2, kawat Cu, kawat Mg itu lambat harus membutuhkan waktu untuk terjadi karatan pada paku. Sedangkan paku yang di beri minyak tidak menglami korosi.

Hari ke-3