Anda di halaman 1dari 21

Efek Buruk Penyejuk Ruangan

A. Pendahuluan
Pada era modern seperti sekarang, teknologi sangat berperan dalam kehidupan manusia. Teknologi sangat diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan manusia dalam kehidapan sehari-hari. Pesatnya perkembangan media atau alat yang lebih efisien guna memproses serta mengendalikan suatu masalah menyebabkan manusia dimanjakan oleh teknologi. Salah satu hasil teknologi yang membuat kenyamanan bagi manusia terutama di Indonesia yang beriklim tropis adalah penyejuk udara atau pengkondisi udara atau penyaman udara atau erkon atau AC (air conditioner). Dewasa ini pemakain penyejuk udara bukanlah hal yang mewah pasalnya udara panas dan pengap seringkali membuat orang ingin memasang AC dan berharap udara menjadi sejuk. Tapi tanpa sadar kita menghabiskan sebagian waktu di dalam ruangan berpendingin udara atau air conditioner (AC). Mulai dari kantor, mobil, angkutan umum, pertokoan, hingga kamar tidur. Kita sekadar mencari kenyamanan di tengah iklim tropis yang mudah membuat gerah. Tanpa peduli efek buruk di balik kenyamanan hawa dingin yang dihasilkan mesin penyejuk ruangan. Pada makalah ini kita akan membahas cara kerja dan prinsip kerja sistem pendingin ruangan sehingga mampu memberikan efek pendingin dalam ruangan anda, apa saja komponen-komponen yang berperan dalam sistem kerja tersebut, bagaimana bisa pendingin ruangan dapat memperburuk masalah kesehatan bagi kita, apa saja dampak negatif dari penggunaan pendingin ruangan, dan pada bagian akhir makalah ini kita akan membahas solusi yang tepat atau pemecahan masalah mengenai penggunaan air conditioner. Pembuatan makalah ini bertujuan agar para pembaca dapat mengetahui cara kerja dan prinsip kerja dari sistem pendingin ruangan, mengetahui komponen-komponen dari sistem pendingin ruangan, mengetahui bagaimana AC dapat membahayakan bagi kesehatan kita dengan mengetahui dampak yang dihasilkannya, serta yang terpenting pembaca dapat secara bijak menanggapi permasalahan yang diakibatkan dari pemakain AC berdasarkan solusi-solusi yang terdapat dalam makalah ini.

Efek Buruk Penyejuk Ruangan | 1

B. Pembahasan 1. Sejarah Air Conditioner


Awal dari AC (air conditioner) sudah dimulai sejak zaman Romawi yaitu dengan membuat penampung air yang mengalir di dalam dinding rumah sehingga menurunkan suhu ruangan , tetapi saat itu hanya orang tertentu saja yang bisa karena biaya membangunnya sangatlah mahal karena membutuhkan air dan juga bangunan yang tidak biasa. Hanya para raja dan orang kaya saja yang dapat membangunnya. Baru kemudian pada tahun 1820 ilmuwan Inggris bernama Michael Faraday menemukan cara baru mendinginkan udara dengan menggunakan Gas Amonia dan pada tahun 1842 seorang dokter menemukan cara mendinginkan ruangan di rumah sakit Apalachicola yang berada di Florida Ameika Serikat. Dr.Jhon Gorrie adalah yang menemukannya dan ini adalah cikal bakal dari tehnologi AC (air conditioner) tetapi sayangnya sebelum sempurna beliau sudah meninggal pada tahun 1855. Willis Haviland Carrier seorang Insinyur dari New York Amerika

menyempurnakan penemuan dari Dr.Jhon Gorrie tetapi AC ini digunakan bukan untuk kepentingan atau kenyamanan manusia melainkan untuk keperluan percetakan dan industri lainnya. Penggunaan AC untuk perumahan baru dikembangkan pada tahun 1927 dan pertama dipakai disebuah rumah di Mineapolis, Minnesota. Saat ini AC sudah digunakan disemua sektor, tidak hanya industri saja tetapi juga sudah di perkantoran dan perumahan dengan berbagai macam bentuk dari mulai yang besar hingga yang kecil. Semuanya masih berfungsi sama yaitu untuk mendinginkan suhu ruangan agar orang merasa nyaman.

2. Cara dan Prinsip Kerja Sistem Pendingin Ruangan


Air Conditioner alias Pengkondision Udara merupakan seperangkat alat yang mampu mengkondisikan ruangan yang kita inginkan, terutama mengkondisikan ruangan menjadi lebih rendah suhunya dibanding suhu lingkungan sekitarnya. Seperangkat alat tersebut diantaranya kompresor, kondensor, orifice tube, evaporator, katup ekspansi, dan evaporator dengan penjelasan sebagai berikut :

Efek Buruk Penyejuk Ruangan | 2

Kompresor : Kompresor adalah power unit dari sistem sebuah AC. Ketika AC dijalankan, kompresor mengubah fluida kerja/refrigent berupa gas dari yang bertekanan rendah menjadi gas yang bertekanan tinggi. Gas bertekanan tinggi kemudian diteruskan menuju kondensor. Kondensor : Kondensor adalah sebuah alat yang digunakan untuk mengubah/mendinginkan gas yang bertekanan tinggi berubah menjadi cairan yang bertekanan tinggi. Cairan lalu dialirkan ke orifice tube. Orifice Tube : Di mana cairan bertekanan tinggi diturunkan tekanan dan suhunya menjadi cairan dingin bertekanan rendah. Dalam beberapa sistem, selain memasang sebuah orifice tube, dipasang juga katup ekspansi. Katup ekspansi : Katup ekspansi, merupakan komponen terpenting dari sistem. Ini dirancang untuk mengontrol aliran cairan pendingin melalui katup orifice yang merubah wujud cairan menjadi uap ketika zat pendingin meninggalkan katup pemuaian dan memasuki evaporator atau pendingin Evaporator/pendingin : Refrigent menyerap panas dalam ruangan melalui kumparan pendingin dan kipas evaporator meniupkan udara dingin ke dalam ruangan. Refrigent dalam evaporator mulai berubah kembali menjadi uap bertekanan rendah, tapi masih mengandung sedikit cairan. Campuran refrigent kemudian masuk ke akumulator atau pengering. Ini juga dapat berlaku seperti mulut atau orifice kedua bagi cairan yang berubah menjadi uap bertekanan rendah yang murni, sebelum melalui kompresor untuk memperoleh tekanan dan beredar dalam sistem lagi. Biasanya, evaporator dipasangi silikon yang berfungsi untuk menyerap kelembapan dari refrigent.
Efek Buruk Penyejuk Ruangan | 3

Jadi, cara kerja sistem AC dapat diuraikan sebagai berkut :

Kompresor yang ada pada sistem pendingin dipergunakan sebagai alat untuk memampatkan fluida kerja (refrigent), jadi refrigent yang masuk ke dalam kompresor dialirkan ke condenser yang kemudian dimampatkan di kondenser. Di bagian kondenser ini refrigent yang dimampatkan akan berubah fase dari refrigent fase uap menjadi refrigent fase cair, maka refrigent mengeluarkan kalor yaitu kalor penguapan yang terkandung di dalam refrigent. Adapun besarnya kalor yang dilepaskan oleh kondenser adalah jumlahan dari energi kompresor yang diperlukan dan energi kalor yang diambil evaparator dari substansi yang akan didinginkan.Pada kondensor tekanan refrigent yang berada dalam pipa-pipa kondenser relatif jauh lebih tinggi dibandingkan dengan tekanan refrigent yang berada pada pipi-pipa evaporator. Setelah refrigent lewat kondenser dan melepaskan kalor penguapan dari fase uap ke fase cair maka refrigent dilewatkan melalui katup ekspansi, pada katup ekspansi ini refrigent tekanannya diturunkan sehingga refrigent berubah kondisi dari fase cair ke fase uap yang kemudian dialirkan ke evaporator, di dalam evaporator ini refrigent akan berubah keadaannya dari fase cair ke fase uap, perubahan fase ini disebabkan karena tekanan refrigent dibuat sedemikian rupa sehingga refrigent setelah melewati katup ekspansi dan melalui evaporator tekanannya menjadi sangat turun. Hal ini secara praktis dapat dilakukan dengan jalan diameter pipa yang ada dievaporator relatif lebih besar jika dibandingkan dengan diameter pipa yang ada pada kondenser.
Efek Buruk Penyejuk Ruangan | 4

Dengan adanya perubahan kondisi refrigent dari fase cair ke fase uap maka untuk merubahnya dari fase cair ke refrigent fase uap maka proses ini membutuhkan energi yaitu energi penguapan, dalam hal ini energi yang dipergunakan adalah energi yang berada di dalam substansi yang akan didinginkan. Dengan diambilnya energi yang diambil dalam substansi yang akan didinginkan maka enthalpi substansi yang akan didinginkan akan menjadi turun, dengan turunnya enthalpi maka temperatur dari substansi yang akan didinginkan akan menjadi turun. Proses ini akan berubah terus-menerus sampai terjadi pendinginan yang sesuai dengan keinginan.

3. Dampak Negatif Penggunaan Pendingin Ruangan a. Bagi Lingkungan


Freon adalah nama dagang dari bahan kimia yang disebut

klorofluorokarbon atau CFC, yaitu senyawa-senyawa yang mengandung atom karbon dengan klorin dan fluorin terikat padanya. Dua CFC yang umum adalah:

CFC-11 CFC-12

CCl3F CCl2F2

CFC digunakan terutama dalam pendinginan dan AC, dan ancaman yang diketahui terhadap keseimbangan ozon adalah kloroflorokarbon (CFC) yang mengakibatkan menipisnya lapisan ozon. Satu buah molekul CFC memiliki masa hidup 50 hingga 100 tahun dalam atmosfer sebelum dihapuskan. MEKANISME PERUSAKAN LAPISAN OZON Dalam waktu kira-kira 5 tahun, CFC bergerak naik dengan perlahan ke dalam stratosfer (10 50 km). Molekul CFC terurai setelah bercampur dengan sinar UV, dan membebaskan atom kolrin. Atom klorin ini berupaya memusnahkan ozon dan menghasilkan lubang ozon. Penipisan lapisan ozon akan menyebabkan lebih banyak sinar UV memasuki bumi.
Efek Buruk Penyejuk Ruangan | 5

Lubang

ozon

di

Antartika

disebabkan oleh penipisan lapisan ozon antara ketinggian tertentu seluruh Antartika pada musim semi. Pembentukan lubang tersebut terjadi setiap bulan September dan pulih ke keadaan normal pada lewat musin semi atau awal musim panas. Dalam bulan Oktober 1987, 1989, 1990 dan 1991, lubang ozon yang luas telah dilacak di seluruh Antartika dengan kenaikan 60% pengurangan ozon berbanding dengan permukaan lubang pra-ozon. Pada bulan Oktober 1991, permukaan terendah atmosfer ozon yang pernah dicatat telah terjadi di seluruh Antartika. CFC juga bisa menyebabkan pemanasan global. Satu molekul CFC-11 misalnya, memiliki potensi pemanasan global sekitar 5000 kali lebih besar ketimbang sebuah molekul karbon dioksida. Di sisi lain, terdapat jauh lebih banyak karbon dioksida di udara ketimbang CFC, sehingga pemanasan global bukanlah sebuah masalah utama yang terkait dengan penggunaan CFC.

b. Bagi Kesehatan Manusia


Tanpa sadar kita menghabiskan sebagian waktu di dalam ruangan berpendingin udara atau air conditioner (AC). Mulai dari kantor, mobil, angkutan umur, pertokoan, hingga kamar tidur. Kita sekadar mencari kenyamanan di tengah iklim tropis yang mudah membuat gerah. Tanpa peduli efek buruk di balik kenyamanan hawa dingin yang dihasilkan mesin penyejuk ruangan. Apa saja efek buruknya, berikut penjelasanya

Efek Buruk Penyejuk Ruangan | 6

1) Gemuk Sejumlah penelitian menguatkan tudingan bahwa suhu udara yang nyaman menjadi salah satu dari 10 penyebab utama kenaikan berat badan. Suhu udara yang nyaman seringkali membuat kita malas bergerak. Dikutip dari My Health News Daily, saat tinggal terus menerus di suhu yang nyaman, tubuh tidak perlu bekerja untuk mendinginkan atau menghangatkan tubuh. Berdasarkan penelitian yang diterbitkan di International Journal of Obesity, daerah Selatan Amerika Serikat memiliki populasi obesitas yang paling tinggi di antara negara bagian Amerika lainnya. Diketahui, rata-rata rumah di sana menggunakan AC. Setiap tahunnya, permintaan akan AC rumah meningkat dari 37% hingga 79% tiap tahunnya. Minimnya aktivitas tubuh meniadakan pelepasan energi pembakaran lemak. Dalam jangka panjang, timbunan lemak akan terakumulasi dan memicu obesitas. 2) Sick Building Syndrom Gejala awalnya adalah sakit tenggorokan, badan cepat letih, sering pusing, dan iritasi mata. Sick Building Syndrome (SBS), kerap dirasakan orang yang bekerja di gedung yang hanya mengandalkan AC. Tidak terkena sinar matahari dan tidak memiliki ventilasi yang cukup. Serangan ini tak hanya melanda pekerja di perkantoran, namun juga pengunjung pusat perbelanjaan. Perkembangan dan tren desain arsitektur memang sedang mengarah pada arsitektur bangunan dengan dinding dan jendela yang terbuat dari kaca. Untuk menjaga suhu udara ruangan tetap dingin, digunakan AC. Tidak adanya ventilasi tidak mengurangi kenyamanan gedung. Sangat nyaman, sampaisampai tidak banyak yang menyadari bahwa sumber polusi justru berasal dari ruangan kerja itu sendiri. Sick Building Syndrome memang sangat berpeluang terjadi di gedung-gedung perkantoran dengan dinding kaca.

Efek Buruk Penyejuk Ruangan | 7

Hingga kini, belum ada definisi yang pasti untuk menjelaskan SBS. Namun, istilah SBS pada umumnya digunakan untuk menjelaskan gangguan penyakit yang berhubungan dengan kondisi gedung atau ruangan. Ruangan yang lembab dan tidak terkena sinar matahari menjadi tempat berkembangnya bakteri, yang kemudian masuk ke dalam saluran pernafasan manusia dan menimbulkan gangguan kesehatan. Berada di dalam ruangan ber-AC yang selalu tertutup kerap menimbulkan gangguan kesehatan. Bila gejala gangguan kesehatan dirasakan oleh beberapa orang yang berada di ruangan yang sama, kemungkinan penyebabnya adalah SBS. Indikator lain yang sebaiknya diperhatikan adalah hilang munculnya gejala. Gangguan kesehatan Gejalanya akan timbul selama berada di dalam suatu ruangan, hilang bila telah meninggalkan ruangan, dan dirasakan lagi setelah kembali ke ruangan tersebut. Gejala biasanya adalah badan terasa pegal, sesak napas, pusing, pilek, serta lelah-letih-lesu. Keluhan lain seperti mata merah, perut kembung, migrain, dan mata berair, pilek, sulit konsentrasi, sakit tenggorokan, sesak napas, batuk, mual, kulit kering, jantung berdegup kencang, gangguan pada kehamilan, mimisan, dan batuk kering sering juga dirasakan. Tidak sulit untuk mengetahui apakah ruangan tempat Anda bekerja bermasalah atau tidak. Coba beri sedikit perhatian lebih. Apakah Anda merasa lebih segar di akhir minggu, ketika tidak harus berada di ruang kerja? Apakah orang lain yang berada dalam satu gedung dengan Anda mengeluhkan hal yang sama. Gedung yang kurang terawat menjadi faktor yang paling utama penyebab SBS. Arsitektur yang tidak memenuhi standar termasuk ventilasi yang tidak mencukupi, tidak dapat ditembus sinar matahari akibat warna kaca yang gelap. Ventilasi yang tak cukup pun menyebabkan tidak adanya sirkulasi sehingga udara segar di dalam ruangan menjadi sangat terbatas.

Efek Buruk Penyejuk Ruangan | 8

Molekul-molekul yang kecil, yang tidak dapat kita lihat berkembang dengan baik di udara yang lembab. Tak terhindarkan, molekul-molekul itupun masuk ke dalam saluran pernapasan melalui udara yang kita hirup. 3) Penularan penyakit dan pencemaran udara Hampir semua ruang berpendingin udara minim ventilasi. Kondisi ini membuat sirkulasi udara tidak lancar dan hanya menghasilkan udara daur ulang. Saat salah satu penghuninya membawa virus, otomatis virus itu akan terperangkap di ruangan sehingga berpotensi menular ke penghuni lain dengan cepat. Pada lingkungan dingin AC di klaim sebagai media yang cepat menyebarkan kuman, dengan mengalirkan udara yang sama yang terus beredar di tempat bekerja. Jadi Anda disarankan untuk menutup mulut menggunakan masker saat sedang terserang flu, batuk dan bersin. Tidak hanya itu, AC juga disebut-sebut sebagai penyebar kotoran atau debu halus (jika tidak sering dibersihkan), yang dapat meningkatkan masalah pernapasan seperti rhinitis alergi, peradangan pada hidung, bahkan lebih. Banyaknya aktivitas di gedung meningkatkan jumlah polutan dalam ruangan. Kenyataan ini menyebabkan risiko terpaparnya polutan dalam ruangan terhadap manusia semakin tinggi, namun hal ini masih jarang diketahui oleh masyarakat. Pada dasarnya desain AC yang dipakai untuk mengatur suhu ruangan secara kontinu dapat mengeluarkan bahan polutan. Kadar gas-gas SO2, CO2, dan O2 di dalam ruangan tidak dipengaruhi oleh keberadaan AC. Bahan partikulat dapat dikurangi secara signifikan oleh AC dengan filter yang efektif. Kadar pollen di dalam ruangan dapat berkurang secara signifikan dengan adanya AC. Jumlah bakteri dan spora di gedung dengan AC kemungkinan akan lebih sedikit daripada gedung tanpa AC, walaupun sampai saat ini hal tersebut masih diperdebatkan.

Efek Buruk Penyejuk Ruangan | 9

Hasil pemeriksaan The National Institute of Occupational Safety and Health (NIOSH), menyebutkan ada 5 sumber pencemaran di dalam ruangan yaitu (Aditama, 2002): a) Pencemaran dari alat-alat di dalam gedung seperti asap rokok,

pestisida, bahan-bahan pembersih ruangan. b) Pencemaran di luar gedung kendaraan bermotor, gas dari meliputi cerobong masuknya gas buangan asap atau dapur yang

terletak di dekat gedung, dimana kesemuanya dapat terjadi akibat penempatan lokasi lubang udara yang tidak tepat. c) Pencemaran akibat bahan bangunan meliputi pencemaran

formaldehid, lem, asbes, fibreglass dan bahan-bahan lain yang merupakan komponen pembentuk gedung tersebut. d) Pencemaran akibat mikroba dapat berupa bakteri, jamur, protozoa dan produk mikroba lainnya yang dapat ditemukan di saluran udara dan alat pendingin beserta seluruh sistemnya. e) Gangguan ventilasi udara berupa kurangnya udara segar yang masuk, serta buruknya distribusi udara dan kurangnya perawatan sistem ventilasi udara. Badan Perlindungan Lingkungan (EPA) memperingatkan bahwa polusi udara dalam ruangan mungkin lebih besar akibat AC karena orang-orang menghabiskan sebagian besar waktu di dalam ruangan mereka, hal ini meningkatkan faktor risiko untuk orang dengan masalah pernapasan dan penyakit kardiovaskular. Menurut EPA, udara ACdapat menyebarkan polutan dalam ruangan seperti bakteri, jamur, jamur, virus, serbuk sari dan bulu binatang. Udara luar diperlukan untuk mengurangi jumlah polusi udaradi ruangan. 4) Penuaan kulit Mesin pendingin udara bekerja menurunkan temperatur udara dengan menangkap partikel-partikel air di udara untuk memproduksi hawa dingin. Kondisi ini secara tak langsung menurunkan kelembaban udara yang memicu masalah kulit kering.
Efek Buruk Penyejuk Ruangan | 10

Jika sebagian besar waktu kita habis di ruang berpendingin udara biasakan menggunakan pelembab ekstra untuk kulit. Kita harus memiliki trik untuk menjaga kelembaban kulit demi mempertahankan elastisitasnya. Berbagai efek buruk itulah yang kemudian dijadian acuan untuk mengembangkan teknologi pendingin udara yang lebih menyehatkan. Tak heran, jika kita sering melihat mesin pendingin udara yang menjanjikan perlindungan dari virus dan sebagainya. 5) Bell's Palsy (Kelumpuhan Wajah Sesisi) Penyakit ini menyebabkan terjadinya pembengkakan saraf wajah (saraf ke7) satu sisi. Biasanya penderita akan merasa salah satu matanya pedih ketika cuci muka, karena mata itu tak dapat dipejamkan. Ia juga sulit berkumur, mulutnya miring/mencong, bicaranya cadel, saat minum airnya akan meler, dan pengecapan lidah berkurang. Penemuan terakhir menunjukkan adanya kemungkinan infeksi virus yang terbawa oleh udara atau angin. Penyakit ini sering dijumpai dan biasanya menyerang remaja dan dewasa muda. Bila terjadi pada orang tua harus dipikirkan kemungkinan gejala stroke. Bell's palsy dapat disembuhkan bila cepat ditangani. Terapinya bisa dengan obat anti-inflamasi/antiedema, antivirus, dan vitamin saraf. Penderita juga harus melakukan senam muka (facial exercise). Pasien biasanya akan pulih dalam waktu 1-6 minggu. 6) Tortikolis (Leher Tengang) Penyakit yang bisa disebabkan karena salah bantal ini biasanya terjadi saat orang bangun tidur. Penderita merasa lehernya kaku, tidak bisa menengok ke satu sisi, juga nyeri seperti disetrum bila dipaksakan bergerak. Bila bicara atau batuk akan terasa sakit. Penyakit ini dapat diobati dengan suntikan pada titiktitik nyeri di leher serta pemberian obat antiradang. Bila perlu bisa dilakukan terapi pemanasan.
Efek Buruk Penyejuk Ruangan | 11

7) Frozen Shoulder (Bahu Beku) Penyakit ini biasanya timbul di saat bangun tidur pagi. Penderita tidak sanggup menggosok gigi dan menyisir rambut karena pergelangan bahunya terasa sakit bila lengan diangkat atau digerakkan. Bila tidak diobati tentu akan membatasi pergerakan bahu, dan bila penyakitnya menahun perlu dilakukan tindakan operasi. Pengobatannya terdiri dari pemberian obat antiradang, antinyeri dan suntikan pada pergelangan bahu. Juga perlu terapi pemanasan ditambah latihan bahu. 8) Carpal Tunnel Syndrome Carpal tunnel syndrome adalah penyakit dengan gejala kesemutan dan nyeri pada tangan terutama 3 jari pertama (ibu jari, telunjuk, dan jari tengah). Gejala akan lebih terasa pada malam hari dalam ruang ber-AC. Gejala itu disebabkan adanya pembengkakan saraf yang melewati terowongan di pergelangan tangan. Penyakit ini dapat disembuhkan bila cepat ditangani. Dokter Wendra menambahkan, suhu dingin AC berbahaya bagi penderita rematik. Pada penderita migren pun, AC bisa memicu kekambuhan.

c. Bagi Balita dan Anak Asma


Pendingin ruangan (AC) tidak mempunyai pengaruh buruh terhadap kesehatan secara langsung. Namun, ada beberapa faktor yang menyebabkan AC sering menjadi sumber masalah kesehatan pada anak, terutama anak-anak yang mempunyai alergi. Apalagi jika gejala alerginya muncul pada sistem pernapasan, seperti rinitis alergi atau asma. Gejala alergi anak-anak tersebut seringkali tercetus oleh beberapa faktor, dan yang paling sering adalah udara dingin, debu rumah dan asap rokok.

Efek Buruk Penyejuk Ruangan | 12

Dan pendapat bahwa anak asma tidak boleh berada diruangan ber-AC itu tidak sepenuhnya benar. Dua penelitian menyatakan adanya perbaikan gejala asma dan pengurangan kebutuhan obat asma setelah pemakaian AC pada 4075% subyek. Dua penelitian lainnya menyatakan bahwa pemakaian AC tidak mempengaruhi timbulnya gejala asma ataupun alergi. Sebetulnya yang berperan dalam terjadinya kekambuhan asma adalah adanya kontaminasi mikroba dan partikel-partikel polutan yang ikut terjebak di AC dan ikut dalam perputaran udara dalam ruangan tersebut. Perlu diingat bahwa AC tidak berfungsi sebagai ventilasi akan tetapi hanya berfungsi untuk mendinginkan dan melembabkan saja. Saat ini hampir semua AC sudah dilengkapi dengan filter udara untuk menyaring partikel-partikel kontaminan dalam udara. Partikel-partikel itu selanjutnya akan menempel pada permukaan filter udara dan ditambah dengan kelembaban yang cukup tinggi maka menjadi tempat yang cocok untuk tumbuhnya jamur. Jamur dan partikel partikel tersebut ikut terpancar sesuai dengan sirkulasi udara dalam ruangan sehingga partikel itu akhirnya terhirup oleh orang yang ada diruangan tersebut. Bila partikel ini terhirup oleh orang yang mengidap asma maka asmanya dapat kambuh.

4. Efek Samping Menghirup Udara Freon AC


Freon adalah nama dagang dari bahan kimia yang disebut klorofluorokarbon atau CFC, digunakan terutama dalam pendinginan dan AC. Freon dan refrigeran lain yang beracun dan dapat menyebabkan keracunan dan bahkan kematian. Akibat pertama adalah keracunan klorofluorokarbon, menurut UMMC. Gejalagejalanya adalah bengkak pada tenggorokan, sulit bernapas, sakit tenggorokan parah, kehilangan penglihatan, membakar mata, hidung, bibir dan lidah, luka bakar pada kerongkongan, muntah darah, darah dalam tinja, nyeri perut yang parah, irama jantung abnormal dan peredaran darah.

Efek Buruk Penyejuk Ruangan | 13

Akibat kedua adalah masalah jantung. Penggunaan freon AC berlebihan dapat memunculkan efek samping yang serius pada jantung. Freon pendingin berpotensi racun untuk jantung dan dapat mengakibatkan serangan jantung, tekanan darah tinggi dan irama jantung normal amblasnya menuju peredaran darah. Akibat terakhirnya dan yang paling fatal adalah kematian. The National Institute for Occupational Safety and Health atau NIOSH sempat melaporkan kematian yang disebabkan oleh irama jantung abnormal dan mati lemas pendingin di ruang tertutup, tampaknya mereka terkena sindrom sniffing death. Sindrom ini terjadi ketika korban mengalami inhalansia secara tiba - tiba, menyebabkan pelepasan adrenalin yang menghentikan jantung.

5. Mold Dalam AC Membahayakan Anak - Anak


Salah satu risiko terbesar bagi kesehatan anak adalah penyakit dan bahaya yang tersembunyi dalam unit AC sentral. Mold sering ditemukan di sana dan sering kali tidak terdeteksi mold mulai menyebar ke seluruh dinding. Pada saat itu, pencegahan sudah terlambat. Mold adalah jamur yang berkembang pesat pada unit AC dirumah kita. Mold tidak bisa terlihat dengan mata telanjang, bayangkan mold tersebut berkeliaran dengan bebas dibantu dengan peredaran udara unit AC kita, mold dapat dan akan muncul dari udara tipis dimana saja. Satu organisme mold dapat berkembang biak dengan cepat triliunan dalam waktu kurang dari tiga minggu hanya melalui produksi konstan spora mereka. Sebagian besar keluarga mengetahui mereka memiliki masalah mold ketika sudah terlambat, dan penyebab nomor satu mold sebenarnya adalah AC anda. Di satu sisi AC terlihat sebagai barang mewah, tapi dibalik itu semua mold penyebab lingkungan yang sempurna lembab dan tersembunyi untuk pertumbuhan jamur.

Efek Buruk Penyejuk Ruangan | 14

6. Bahaya Keracunan di dalam Mobil


Sudah banyak kasus orang tewas di dalam mobil yang diam dengan posisi AC menyala. Atau kasus kematian ketika menyalakan mesin mobil di garasi tertutup. Penyebab utama keracunan dalam mobil kebanyakan dari keluarnya gas karbon monoksida (CO) pada sistem pembuangan yang tidak berfungsi baik karena pipa pembuangan yang tidak dirawat alias bocor. Hanya sedikit sekali keracunan di mobil yang diakibatkan oleh zat-zat yang terdapat dalam perabotan mobil. Ketika seseorang menghidupkan AC dalam waktu lama saat mobil diam dan kondisinya tertutup rapat akan membuat sirkulasi udara tidak berjalan. Akibatnya gas karbon monoksida akan terakumulasi di dalam mobil. Orang yang terpapar gas karbon monoksida yang lama kebanyakan berakhir dengan kematian. Karbon monoksida sangat cepat menyingkirkan oksigen sehingga menghalangi hemoglobin darah mengikat oksigen dan mengalirkannya ke seluruh tubuh hingga ke paru-paru dan otak. Suplai oksigen yang berkurang ini bisa berbahaya bagi jaringan dalam tubuh dan mengakibatkan kematian. Biasanya orang yang terpapar gas karbondioksida akan lemas, luar biasa mengantuk dan seperti berhalusinasi. Sedikit sekali yang begitu sadar mampu mencari pertolongan karena begitu lemasnya hingga tidak bisa menggerakkan tangan untuk sekedar membuka pintu mobil. Jika si korban masih bisa diselamatkan, efek keracunan karbon monoksida bisa merusak otak dan sistem saraf, mempengaruhi kelakuan dan tingkat kepintaran, pertumbuhan lambat, sakit kepala, mual dan muntah. Tapi kebanyakan korban yang terpapar karbon monoksida tidak bisa diselamatkan. Gejala umum yang ditimbulkan jika keracunan karbon monoksida adalah sakit kepala, pusing, lemas, mual, muntah, sakit pada dada dan merasa linglung. Jika kadarnya sudah tinggi maka bisa menyebabkan kehilangan kesadaran dan kematian yang cepat.

Efek Buruk Penyejuk Ruangan | 15

7. Penanganan dan Solusi a. Tips untuk menghindari dampak negatif AC

1) Sebaiknya luangkan waktu kita, walau sedikit, untuk berjalan-jalan ke luar ruangan. Selain baik bagi tubuh, pikiran juga akan terasa lebih rileks. 2) Jangan biarkan udara AC langsung mengenai tubuh karena dapat berefek buruk pada kesehatan. 3) Aktivitas fisik, terlebih olahraga teraturlah, sangat dianjurkan. Termasuk pula yang menjalani rutinitas sehari-hari di ruang ber-AC seperti di kantor. 4) Jagalah kebersihan. Secanggih apa pun fasilitas yang kita gunakan demi kenyamanan bekerja, tidak akan efektif jika tidak dijaga kebersihan ruangan tersebut. 5) Biarkan sesekali udara dan cahaya masuk ke dalam ruangan ber-AC, untuk memberikan efek fresh pada udara dalam ruangan tersebut. 6) Letakkan tanaman indoor di tempat kita bekerja, sangat membantu mengurangi dampak polusi. 7) Bagi pekerjaan kantor, jujurlah pada diri sendiri, jika kondisi kesehatan sedang tidak fit, sebaiknya minta izin untuk tidak masuk daripada menularkannya kepada orang lain. 8) Gunakan hanya AC yang bebas CFC atau freon, karena ratifikasi standar lingkungan dunia sudah mengharuskan penghapusan terhadap CFC yang dapat mengakibatkan lapisan ozon dalam waktu yang lama. 9) Banyak minum air putih jika berada lama di ruangan ber-ac

b. Hindari tidur menggunakan ac


Sebuah hasil penelitian di Singapura menunjukkan, bahwa tidur dengan menyalakan AC di malam hari, dan menutup rapat semua jendela, dapat menyebabkan tidak bersemangat setelah bangun. Hal ini dikemukakan oleh Lektor Fakultas Teknik Universitas Nasional Singapura Wang Nuoxian yang telah menghabiskan waktu selama 2 tahun untuk meneliti kebiasaan tidur 300 warga Singapura.
Efek Buruk Penyejuk Ruangan | 16

Hasil penelitian ini ditemukan, bahwasannya ketika sejumlah besar orang menyalakan AC, terbiasa menutup rapat jendela, dengan maksud menghemat listrik, namun itu justru bisa mengakibatkan akumulasi karbon dioksida ke dalam ruangan, menyebabkan kepala mereka pusing berdenyut ketika bangun pagi, dan tidak bersemangat. Ditemukan juga bahwa orang yang tidur dengan menyalakan AC, hampir terdapat 4 di antara 10 orang akan mengalami masalah kekeringan kulit, sedangkan orang yang tidur hanya dengan kipas angin tanpa menyalakan AC, tidak lebih dari 1 di antara 10 orang bisa timbul masalah demikian. Hal yang sama dikemukakan oleh Dr. Wendra Ali. Sp.S, spesialis saraf di RS Internasional Bintaro. Menurutnya, suhu yang kelewat dingin dan semburan udara yang langsung dari AC maupun kipas angin yang mengenai wajah, kepala, dan leher dalam waktu lama (misalnya saat tidur malam), bisa menyebabkan beberapa gangguan saraf. Berbagai gangguan itu antara lain: Namun demikian, Wang Nuoxiang memberi cara penangkalnya, jika ingin mencegah efek samping dari AC ini, caranya sangat mudah, yaitu: Ketika menutup jendela, sisakan beberapa cela, agar udara segar masuk ke kamar. Lebihlebih mereka yang menggunakan AC pemisah.

c. Tips untuk terhindar dari keracunan CO di dalam mobil


1) Rutin memeriksakan sistem pembuangan kendaraan setiap tahunnya, kebocoran kecil saja pada sistem pembungannya bisa memicu gas beracun karbon monoksida masuk ke dalam mobil. 2) Jangan pernah menyalakan mobil di dalam garasi tertutup, karbon monoksida bisa cepat memenuhi ruangan tersebut. Sebaiknya membuka jendela dan pintu ketika mobil berhenti sehingga sirkulasi udara berjalan dengan baik dan udara luar bisa menetralisisr karbon monoksida. 3) Jika ingin beristirahat dalam mobil, jangan menutup semua kaca dan pintu dengan penyejuk udara yang masih menyala. Banyak kasus kematian dalam mobil akibat tertidur dan keracunan gas karbon monoksida.

Efek Buruk Penyejuk Ruangan | 17

d. Tips bagi pemilik AC di rumah


AC penyejuk udara ruangan untuk rumah tangga, saat ini sudah menjadi barang yang seolah merupakan kebutuhan pokok bagi kelompok masyarakat tertentu. Terutama bagi mereka yang memang mampu secara ekonomi dan hidup di daerah panas. Ada beberapa tips untuk lebih mengenal AC di rumah anda, terutama dalam hal pertinbangan akan efisiensi pemakaian, kesehatan dan keamanan bagi pengguna para penghuni rumah : Semua jenis AC rumah tangga yang dijual di pasaran saat ini, dilengkapi remotecontrol dalam rangka kemudahan pengoperasiannya. Hal ini sering membuat para pengguna lupa. Ketika merasa gerah si pengguna seperti langsung merasa diingatkan agar menyalakan AC, tapi ketika dia sudah tidak di ruangan tersebut dan meninggalkannya dalam waktu lama, yang sering terjadi adalah lupa mematikannya. Hal ini selain bisa membuat mubazir, dimana unit AC menyala menggunakan energi listrik tapi tidak termanfaatkan, juga terdapat potensi bahaya, dimana AC menyala tanpa sesekali adanya perhatian dari pengguna. Walaupun AC sudah di-desain dari pabrik dengan pengamanan yang berlapis (terutama keamanan dari kejadian hubung singkat), bagaimana pun juga tetap dibutuhkan kewaspadaan dari pengguna akan kemungkinan perubahan yang terjadi pada AC. Entah itu perubahan suara, timbul bau, menjadi tidak dingin seperti biasanya, dsb. Karena kondisi awal perubahan ini bila dibiarkan bisa berpotensi akan kejadian hubung singkat yang sangat mungkin mengakibatkan kebakaran. Fungsi AC adalah mendinginkan udara dengan cara mensirkulasikan udara dari ruangan dilewatkan pada media pendingin kemudian udara yang sama dihembuskan kembali ke ruangan, demikian seterusnya. Sehingga pada dasarnya, udara dingin yang terjadi adalah udara yang itu-itu juga dari ruangan tersebut. Trend teknologi AC rumah tangga sekarang banyak yang dilengkapi filter, ozonasi atau media pengikat bakteri. Tapi bagaimana pun juga kita sebaiknya tidak begitu saja mempercayai keefektifan perangkat kelengkapan AC tersebut dan mempertaruhkan kesehatan kita dan keluarga kita.
Efek Buruk Penyejuk Ruangan | 18

Paling tidak sehari sekali anda perlu mematikan AC ruangan tersebut barang satudua jam, dan membuka lebar-lebar pintu dan jendela agar terjadi pertukaran dengan udara luar. Kemudian paling tidak sebulan sekali, anda perlu memeriksa dan membersihkan filter udara dan segala kelengkapan penyaring udara di dalam AC tersebut untuk selalu memastikan kondisi kerjanya. Anda juga bisa meminimalisasi potensi gangguan kesehatan terhadap hal ini antara lain dengan cara seselektif mungkin dalam penggunaan AC. Misalnya bila dalam ruangan yang sama terdapat anggota keluarga yang sedang menderita sakit yang bisa ditularkan lewat udara, menurut saya akan lebih bijaksana bila untuk sementara tidak menggunakan AC. Atau misalnya, anda perlu tegas mengendalikan perilaku anggota keluarga yang masih suka merokok di ruangan ber AC. Saat anda menyapu, mengepel lantai, atau membersihkan perabot ruangan, sebaiknya juga anda harus mematikan AC ruangan tersebut atas pertimbangan kesehatan orang-orang di dalam ruangan tersebut. Hal lain yang juga perlu perhatian adalah, di dalam unit AC terhadap zat media yang disirkulasikan untuk dimanfaatkan sebagai fungsi pendinginan, yang saat ini masih dominan memakai zat dengan nama Freon. Walaupun saat ini sudah beredar Freon jenis ramah lingkungan, tapi Freon lama yang kurang ramah lingkungan masih banyak disukai karena sifatnya yang efisien. Zat Freon ini, tidak membahayakan lingkungan selama tidak terlepas ke udara alias instalasi AC tidak ada kebocoran. Oleh karena itu perlu kiranya, paling tidak setahun sekali anda perlu mengundang teknisi AC untuk sekedar memeriksa kebocoran Freon ini. Indikasi terhadap kebocoran Freon juga mungkin sekali terjadi bila ruangan menjadi tidak sesejuk biasanya ketika AC dinyalakan.

Efek Buruk Penyejuk Ruangan | 19

Bila instalasi bocor, Freon yang terlepas di udara, bila masuk ke ruangan, jelas akan sangat membahayakan, karena zat Freon ini termasuk gas tidak tampak dan tidak berbau, tapi sangat beracun. Sedang bila terlepas ke udara bebas di luar, walaupun mungkin kontribusinya kecil, tetap secara kolektif, hal ini akan berdampak pada menipisnya lapisan ozon di atmosfir dan peningkatan efek rumah kaca. Menipisnya lapisan ozon berdampak pada tidak tersaringnya sinar ultraviolet dari matahari yang berbahaya bagi kesehatan kulit. Sementara peningkatan efek rumah kaca, dapat mengakibatkan kenaikan suhu bumi secara global yang dapat mengganggu keteraturan iklim dunia. AC di rumah anda memang diakui sangat bermanfaat. Tapi tanpa kepedulian dalam pengoperasian dan pemeliharaannya, AC yang sepertinya sederhana bisa mengancam keamanan dan kesehatan kita, keluarga kita dan mungkin anak cucu keturunan kita

C. Penutup
Sejak penggunaan AC perumahan yang dimuali sejak tahun 1927 sebagai alternatif untuk mengganti ventilasi alami sehingga dapat meningkatkan kenyamanan dan produktivitas kerja berdasarkan prinsip dan cara kerjanya, namun AC yang jarang dibersihkan akan menjadi tempat nyaman bagi mikroorganisme untuk berbiak. Kondisi tersebut mengakibatkan kualitas udara dalam ruangan menurun dan dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan seperti kegemukan, sick building syndrome, penularan penyakit dan pencemaran udara, penuaan kulit, bells palsy, tortikolis, frozen shoulder, dan carpal tunnel syndrome. Selain itu pada AC juga terdapat zat-zat beracun dan berbahaya seperti Freon dan mold. Semua itu dapat mengancam dan membahayakan keluarga anda. Selain itu keracunan CO di mobil akibat menghidupkan AC harus kita waspadai. Tetapi semua hal tersebut janganlah membuat kita menjadi paranoid akan AC, kita boleh saja memanfaatkan teknologi AC tetapi harus selalu dibersihkan, selalu dicek komponen-komponennya dan diimbangi dengan gaya hidup sehat, jika tidak kita akan terlena kenyamanan AC dan tanpa kita sadari hal tersebut membawa penyakit pada kita.

Efek Buruk Penyejuk Ruangan | 20

Efek Buruk Penyejuk Ruangan | 21