Anda di halaman 1dari 6

Metode interpolasi Linier

Oleh : Arum Dwicahyani (353547)

Apa itu Metode Interpolasi Linier (false position) ?


Metode interpolasi linier didasarkan pada interpolasi antara dua nilai dari fungsi { f (xi) dan
f(xi+1) } yang mempunyai tanda berlawanan.
Bagaimana penentuan interpolasi?
Penentuan interpolasi berdasar perpotongan garis lurus melalui dua titik dan nilainya dicari
menggunakan persamaan dari sifat segitiga sebangun.
Seperti apa ilustrasi nya?
Ilustrasi dijelaskan sebagai berikut :

Tentukan xi dan xi+1 lalu cari fungsinya masing2 dan pastikan berbeda tanda.
Tarik garis lurus dari 2 titik tersebut hingga memotong sb x dan membentuk segitiga,
titiknya potong disebut x* (fungsi dari titik inilah yg akan diinterpolasi dan titik inilah
yg akan menghasilkan akar persamaan jika f(x*) < nilai toleransi.
Dengan memanfaatkan sifat segitiga sebangun cari nilai x*, dimisalkan
Xi = a f(xi) = f(a)
Xi+1 = b
f(xi+1) = f (b)
X* = m f(x*) = f(m)
Maka persamaannya menjadi :

()
=

()


( )

Metode interpolasi Linier


Oleh : Arum Dwicahyani (353547)

Jika dikembalikan ke notasi semula maka rumus nya menjadi :


= +1

+1
+1

+1

Bagaimana Langkah langkah hitungan untuk mencari akar persamaan dengan metode
Interpolasi linier?

Hitung fungsi sehingga didapat nilai


{ f (xi) dan f(xi+1) dengan tanda
berbeda. Syarat : f (xi) x f(xi+1) < 0

Interval antara xi dan xi+1 sebaiknya


tdk telalu lebar. Semakin lebar
memperpanjang hitungan

Hitung x* dan f(x*)

Apa f(xi) &


f(x*)bertanda
sama ?
f(xi).f(x*) >0

Ya

(xi+1) = x*
f(xi+1) = f(x*)

Tidak
xi = x*
f(xi) = f(x*)

Tidak

Apa f(x*)
kecil?
Ya
selesai

Untuk proses perhitungan


urutan selanjutnya

Untuk proses perhitungan


urutan selanjutnya

Metode interpolasi Linier


Oleh : Arum Dwicahyani (353547)

Kelebihan :

Nilai akar dari suatu fungsi dapat lebih cepat diperoleh


Hanya salah satu titik yang berubah.

Kekurangan :

Pencarian nilai f(xi) dan f(xi+1) yang berlainan tanda perlu waktu.
Jika f(xi).f(x*) > 0 maka akar persamaan banyak atau tidak dapat dihitung.

Contoh soal sederhana :


hitung akar persamaan f(x) = x3+x2-3x-3 = 0
Jawab:
Mencari nilai x1 dan x2 serta f(x1) dan f(x2)
X1 = 1 f(x1=1) = -4

f (xi) x f(xi+1) < 0 (ok)

X2 = 2 f(x2=2) = 3
Dengan rumus :
= +1

+1
+1

+1 = 2

3
2 1 = 1,57142
3 (4)

f(x*= 1,57142) = (1,57142)3+(1,57142)2-3(1,57142)-3 = -1,36449


f (xi) x f(x*) > 0 (bertanda sama)

maka pada perhitungan selanjutnya x1 = x* dan f(x1) = f(x*)


X1 = 1,57142 f(x1=1,57142 ) = -1,36449
X2 = 2

= +1

f(x2=2)

+1
+1

f (xi) x f(xi+1) < 0 (ok)

=3

+1 = 2

3
2 1,57142
3 (1,36449)

f(x*= 1,57142) = (1,7054)3+(1,7054)2-3(1,7054)-3 = -0,24784


f (xi) x f(x*) > 0 (bertanda sama)

= 1,7054

Metode interpolasi Linier


Oleh : Arum Dwicahyani (353547)

Prosedur diteruskan hingga nilai f(x*) <nilai toleransi yg ditentukan


no
1
2
3
4
5
6
7
Nilai x = 1,732

xi
1.000
1.571
1.705
1.728
1.731
1.732
1.732

f(xi)
-4
-1.36443
-0.24775
-0.03934
-0.00611
-0.00095
-0.00015

xi+1
2.000
2.000
2.000
2.000
2.000
2.000
2.000

f(xi+1)
3
3
3
3
3
3
3

x*
1.571
1.705
1.728
1.731
1.732
1.732
1.732

f(x*)
-1.36443
-0.24775
-0.03934
-0.00611
-0.00095
-0.00015
-0.00002

Apakah metode ini dapat digunakan untuk menyelesaikan soal aplikasi ini :
Aplikasi Soal Bidang Geoteknik :

Untuk menghitung kedalaman pemancangan dinding turap baja dapat digunakan rumusan
berikut:
3
3
KP D - KA (H + D) = 0
...............................................................(a)
dengan
2
0
KA = koefisien tegangan aktif tanah = tan (45 - /2)
2

KP = koefisien tegangan pasif tanah = tan (45 + /2 )


H = tinggi dinding turap
D = kedalaman pemancangan
= sudut geser dalam tanah
0

Hitunglah kedalaman pemancangan dinding turap bila H = 15 m dan = 28 .


Jawab :
Hitung KA dan KP :
2

KA = tan (45 - /2)


2

= tan (45 - 28/2) = 2.770

Metode interpolasi Linier


Oleh : Arum Dwicahyani (353547)
2

KP = tan (45 + /2)


2

= tan (45 + 28/2) = 0.361


Kedua parameter ini dimasukkan ke persamaan
3

KP D - KA (H + D) = 0
3

2.770 D - 0.361 (15 + D) = 0


Tulis kembali persamaan dalam variabel bebas x sebagai :
3

f (x) = 2.770 x - 0.361 (15 + x) = 0


Turunan fungsi adalah :
2

f (x) := 8.310 x - 1.083 (15 + x) = 0


Penyelesaian dengan Metode interpolasi linier :
f(x)= 2.770 x - 0.361 (15 + x) = 0

x
15
16
xi

f(x)
-398.25
591.369

= 15 f(xi)

= -398,25

xi+1 = 16 f(xi+1) = 591,69


= 16

591,69
(16 15)
591,69 (398,25)

= 15.40243
F(x*) = 2.770 (15.40243) - 0.361 (15 + 15.40243)
= -22.9751
F(xi).f(x*) > 0 ok
no
1
2
3
4
5
6

xi
15.000
15.402
15.425
15.426
15.426
15.426

f(xi)
-398.250
-22.975
-1.241
-0.067
-0.004
0.000

xi+1
16.000
16.000
16.000
16.000
16.000
16.000

Hasil hitungan diperoleh nilai H = 15,426 m

f(xi+1)
591.369
591.369
591.369
591.369
591.369
591.369

x*
15.402
15.425
15.426
15.426
15.426
15.426

f(x*)
-22.975
-1.241
-0.067
-0.004
0.000
0.000

Metode interpolasi Linier


Oleh : Arum Dwicahyani (353547)

Manajemen Konstruksi
Dari suatu perhitungan tentang kebutuhan akan produksi optimal suatu komponen struktur
didapat persamaan biaya yang dibutuhkan untuk pengadaan produksi dalam satu hari sebagai
berikut :
-1
-0.5
2
C = 13000 N + 158.11 N + N + 0.0025 N
dengan
C = biaya per hari
N = jumlah komponen yang diproduksi
Hitunglah jumlah optimal komponen yang diproduksi sehingga biaya produksi menjadi
minimum.
Penyelesaian
Biaya minimum turunan pertama dari persamaan biaya harus nol.. Ini berarti :
-2
-1.5
C (N) = - 13000 N - 79.055 N + 1 + 0.005 N = 0
Nyatakan kembali persamaan dalam varibel bebas x :
-2
-1.5
F(x) = - 13000 x - 79.055 x + 1 + 0.005 x = 0
x

f(x)
38 -0.04776
39 0.015711

no
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12

xi
38.000
38.000
38.000
38.000
38.000
38.000
38.000
38.000
38.000
38.000
38.746
38.746

f(xi)
-0.04776
-0.04776
-0.04776
-0.04776
-0.04776
-0.04776
-0.04776
-0.04776
-0.04776
-0.04776
-5E-16
-5E-16

xi+1
39.000
38.752
38.746
38.746
38.746
38.746
38.746
38.746
38.746
38.746
38.746
38.746

f(xi+1)
0.015711
0.000405
1.04E-05
2.65E-07
6.78E-09
1.73E-10
4.43E-12
1.14E-13
2.86E-15
4.16E-16
4.16E-16
4.16E-16

x*
38.752
38.746
38.746
38.746
38.746
38.746
38.746
38.746
38.746
38.746
38.746
38.746

f(x*)
0.000405
1.04E-05
2.65E-07
6.78E-09
1.73E-10
4.43E-12
1.14E-13
2.86E-15
4.16E-16
-5E-16
4.16E-16
4.16E-16

Anda mungkin juga menyukai