Anda di halaman 1dari 4

TUGAS KOMPUTER DAN MASYARAKAT

IT DOESNT MATTER













Daftar Kelompok:
1. Arifah Dwi S. 13.15.10015
2. Sony Nur Aldy 13.15.10023
3. Zahara Nur I. 13.15.10026




SEKOLAH TINGGI ILMU MANAJEMEN INFORMATIKA DAN
KOMPUTER SINAR NUSANTARA
SURAKARTA
2013
Artikel IT Doesnt Matter yang ditulis oleh Nicholas G. Carr, cukup menarik untuk
disimak. Nicholas G. Carr mengawali tulisannya dengan sebuah ilustrasi perkembangan
teknologi, dari steam engine dan rel kereta api kepada telegraf dan telepon, lalu menuju
kepada generator listrik dan internal combustion engine. Dari situ, Nicholas G. Carr
melanjutkan bahwa dari sebuah prinsip strategis, mereka menjadi tidak terlihat, seakan-akan
teknologi tersebut bukan sesuatu yang penting. Itulah yang dijadikan ilustrasi oleh Nicholas
G. Carr sebagai analogi terhadap IT.
Kata kunci :IT doesnt matter

Pendapat IT doesnt Matter menurut Nicholas G. Carr
Hal yang mendorong anggapan angapan pragmatic tentang IT pada berbagai kalangan yang
bermula atas pedapat Nicholas G. Carr terhadap IT :
1. Adanya pemujaan terhadap IT yang terlalu berlebihan pada sebagian kalangan dan
anggapan bahwa IT itu hanyalah perkakas/alat pendukung mencapai keberhasilan
bisnis pada sebagian kalangan lainnya.
2. Adanya pemujaan terhadap IT ditandai dengan banyaknya eksekutif terobesesi akan
perkembangan IT yang tak terbatas, sedangkan sebagian lainnya berpendapat bahwa
IT bersifat infrastruktur terbuka sehingga berpotensi menjadi komersil dan mudah
diikuti dan ditiru, juga IT memerlukan ketersediaan data yang cukup agar dapat
diproses, ada biaya ongkos penyimpanan data dan tranmisi.
3. Dengan anggapan bahwa IT adalah hanyalah perkakas/alat pendukung mencapai
keberhasilan bisnis, maka sebagian orang akan menganalogikan perkembangan IT
seperti perkembangan teknologi mesin uap dan rel KA, telegraph/telepon,
mesin/listrik. Demikian juga dengan IT sudah menjadi lumrah dan umum sehingga
seolah-olah perannya menjadi tidak kelihatan, tidak berarti. IT akan nampak jauh
ketika masih baru / asing bagi sebagian orang sehingga dapat menyajikan sebuah
fenomena peluang untuk kompetisi setelah itu akan menjadi hal umum dan biasa,
persis sama dengan perkembangan teknologi lainnya.
4. Beberapa contoh dari perkembangan bisnis dengan penerapan IT
Tahun 1976 ketika RS.amerika menerapkan sistem AHS, sistem distributor
persediaan medis, yaitu Memesan barang secara online sehingga akibat investasi
berkurang maka perusahaan lebih efisien. AHS ini merupakan penghalang bagi
pesaing. Margin keuntungan 13% dan 18% diatas rata-rata dalam industri ditahun
1978 dan 1989.
Airline dengan sistem reservasinya.
Mobil oil dengan sistem pembayaran speedpass.
Kantor berita router dengan jaringan informasi keuangan.
eBay dengan internet lelang.
Leapfrog dengan inovasi pada produk mainan
Dasar Teori
Kata komputer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya
melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian
dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir eksklusif
berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi komputer modern dipakai untuk banyak tugas
yang tidak berhubungan dengan matematika.
Perangkat lunak atau piranti lunak adalah program komputer yang berfungsi sebagai sarana
interaksi antara pengguna dan perangkat keras. Perangkat lunak dapat juga dikatakan sebagai
penterjemah perintah-perintah yang dijalankan pengguna komputer untuk diteruskan ke
atau diproses oleh perangkat keras. Perangkat lunak ini dibagi menjadi 3 tingkatan: tingkatan
program aplikasi (application program misalnya Microsoft Office), tingkatan sistem operasi
(operating system misalnya Microsoft Windows), dan tingkatan bahasa pemrograman (yang
dibagi lagi atas bahasa pemrograman tingkat tinggi seperti Pascal dan bahasa pemrograman
tingkat rendah yaitu bahasa rakitan).
Perangkat keras komputer (hardware) adalah semua bagian fisik komputer, dan dibedakan
dengan data yang berada di dalamnya atau yang beroperasi di dalamnya, dan dibedakan
dengan perangkat lunak (software) yang menyediakan instruksi untuk perangkat keras dalam
menyelesaikan tugasnya.
Komunikasi adalah suatu proses penyampaian pesan (ide, gagasan) dari satu pihak kepada
pihak lain agar terjadi saling mempengaruhi diantara keduanya. Apabila tidak ada bahasa
verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan
menggunakan gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum,
menggelengkan kepala, mengangkat bahu. Cara seperti ini disebut komunikasi dengan bahasa
nonverbal atau bahasa isyarat. Teknologi atau pertukangan memiliki lebih dari satu definisi.
Salah satunya adalah pengembangan dan aplikasi dari alat, mesin, material dan proses yang
menolong manusia menyelesaikan masalahnya. Sebagai aktivitas manusia, teknologi mulai
sebelum sains dan teknik. Informasi adalah hasil pemrosesan, manipulasi dan
pengorganisasian/penataan dari sekelompok data yang mempunyai nilai pengetahuan
(knowledge) bagi penggunanya. Namun demikian istilah ini memiliki banyak arti bergantung
pada konteksnya, dan secara umum berhubungan erat dengan konsep seperti arti,
pengetahuan, negentropy, komunikasi, kebenaran, representasi, dan rangsangan mental.
Banyak orang meggunakan istilah era informasi, masyarakat informasi, dan teknologi
informasi, dalam bidang ilmu informasi dan ilmu komputer yang sering disorot, namun kata
informasi sering dipakai tanpa pertimbangan yang cermat mengenai berbagai arti yang
dimilikinya.
Teknologi Informasi dilihat dari kata penyusunnya adalah teknologi dan informasi. Secara
mudahnya teknologi informasi adalah hasil rekayasa manusia terhadap proses penyampaian
informasi dari bagian pengirim ke penerima sehingga pengiriman informasi tersebut akan:
lebih cepat, lebih luas sebarannya, dan lebih lama penyimpanannya.
Agar lebih mudah memahaminya mari kita lihat perkembangan di bidang teknologi
informasi. Pada awal sejarah, manusia bertukar informasi melalui bahasa. Maka bahasa
adalah teknologi. Bahasa memungkinkan seseorang memahami informasi yang disampaikan
oleh orang lain.
Tetapi bahasa yang disampaikan dari mulut ke mulut hanya bertahan sebentar saja, yaitu
hanya pada saat si pengirim menyampaikan informasi melalui ucapannya itu saja. Setelah
ucapan itu selesai, maka informasi yang berada di tangan si penerima itu akan dilupakan dan
tidak bisa disimpan lama. Selain itu jangkauan suara juga terbatas. Untuk jarak tertentu,
meskipun masih terdengar, informasi yang disampaikan lewat bahasa suara akan terdegradasi
bahkan hilang sama sekali.
Sistem informasi adalah aplikasi komputer untuk mendukung operasi dari suatu organisasi:
operasi, instalasi, dan perawatan komputer, perangkat lunak, dan data. Sistem Informasi
Manajemen adalah kunci dari bidang yang menekankan finansial dan personal manajemen.
Sistem Informasi Manajemen merupakan sistem informasi yang menghasilkan hasil keluaran
(output) dengan menggunakan masukan (input) dan berbagai proses yang diperlukan untuk
memenuhi tujuan tertentu dalam suatu kegiatan manajemen.
Manajemen adalah sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan
pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien. Efektif
berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti
bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal;
dalam berbagai bidang seperti industri, pendidikan, kesehatan, bisnis, finansial dan
sebagainya. Dengan kata lain efektif menyangkut tujuan dan efisien menyangkut cara dan
lamanya suatu proses mencapai tujuan tersebut. Kata manajemen berasal dari bahasa Prancis
kuna mnagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur.
Timbulnya Isu tentang IT doesnt Matter
IT bukanlah hal yang utama, Pendapat bahwa IT tidaklah hal yang utama karena IT dinilai
hanya bisa dianggap penting pada saat permulaan digunakan tetapi setelah digunakan
menjadi bagian dari infrastruktur yang komersial atau dibisniskan. Hal diatas muncul bermula
atas pendapat Nicholash Carr yang mengilustrasikan perkembangan teknologi seperti
perkembangan teknologi informasi dari steam engine dan rel kereta api kepada telegraf dan
telepon, lalu menuju kepada generator listrik dan internal combustion engine. Dalam
perkembangannya yang cukup singkat, teknologi-teknologi tersebut menjadi bagian dari
infrastruktur komersial atau bisnis. Dari situ, Nicholas G. Carr melanjutkan bahwa dari
sebuah prinsip strategis, mereka menjadi invisible (tidak terlihat), seakan-akan teknologi
tersebut bukan sesuatu yang penting. Itulah yang dijadikan ilustrasi oleh Nicholas G. Carr
sebagai analogi terhadap IT hari ini.
Di bagian lain IT sebagai alat bantu, Nicholas menyebutkan bahwa kunci sukses untuk
kebanyakan perusahaan adalah bukan lagi mencoba mencari keuntungan dengan agresif,
namun bagaimana agar perusahaan tersebut bisa mengatur pengeluaran dan resiko dengan
cermat dan teliti. Lalu dilanjutkan oleh Nicholas, seperti kebanyakan eksekutif, jika Anda
mulai untuk mengambil sikap bertahan lebih besar terhadap IT dalam dua tahun terakhir,
lebih banyak mengambil sikap kesederhanaan dan berpikir lebih pragmatis, Kritik isu
tentang IT doesnt Matter
Pandangan IT bukan hal yang utama Pendapat Nicholas tersebut memang menarik.
Pendapatnya adalah benar jika di tilik melalui sudut pandang tersebut, namun ada akan
berbeda jika dilihat dari sudut pandang yang lainnya. Hatl itu dikarenakan IT adalah berbeda
dengan teknologi-teknologi yang disebutkan oleh Nicholas tersebut. IT merupakan sebuah
proses revolusi perkakas, di mana di dalamnya terjadi konvergensi dari beberapa teknologi
terpisah, misalnya komputer, bahasa pemrograman, teknologi mikrochip, telekomunikasi,
mobile phone, dan sebagainya. Dan prosesnya sampai hari ini masih terus berlangsung,
belum mencapai titik kejumudan.
IT sebagai alat bantu, Jika dilihat dari sudut pandang ini tidak diragukan lagi kalau dikatakan
bahwa IT doesnt matter. Karena sejatinya, IT memang hanya alat atau perkakas, yang
dengan IT tersebut akan melancarkan transfer informasi digital dalam sistem informasi,
sehingga akan memudahkan perputaran bisnis. Dan menurut kami, yang lebih penting itu
sebenarnya adalah sistem informasi itu sendiri. Sedangkan IT menyesuaikan diri dengan
kebutuhan yang sudah ditetapkan dalam sistem informasi.
Kesimpulan :
Jadi kesimpulannya, apakah IT itu matter atau tidak, tergantung dari sudut pandang mana.
Kalau dari sudut pandang teknologi dan perkembangan informasi, maka IT adalah sesuatu
penting. Tapi kalau dari sudut pandang bisnis yang telah memiliki informasi yang cukup dan
berlimpah, maka IT memang seolah-olah tidak penting walupun perannya tidaklah dapat
disangkal.