Anda di halaman 1dari 13

PROSEDUR SKIN TEST

Refreshing Medis
Kamis 05 Juni 2014
SKIN TEST ??
Pengujian yang dilakukan pada kulit untuk
mengidentifikasi substansi alergi (alergen)
yang menjadi pemicu timbulnya reaksi alergi
Dilakukan pada pasien yang akan mendapat
terapi tertentu, misal antibiotik
Dilakukan juga pada pasien dgn rwyt alergi
untuk mengetahui jenis alergen
Nyaman, tidak mahal, hasil cepat
JENIS SKIN TEST
Puncture, Prick, Scratch Test kasus alergi
Intradermal Test antibiotik dan TBC
Patch Test kasus alergi
TUJUAN SKINTEST
ANTIBIOTIK
Mengetahui ada tidaknya reaksi alergi pada
pasien tsb dengan jenis obat yang akan
dimasukkan
Mencegah terjadinya syok anafilaktik

PRINSIP SKIN TEST
Lakukan penandaan pada area yang akan
disuntik menggunakan pulpen dgn diameter
2,5 cm (1 inchi)
Suntikkan antibiotik pada area yang telah
ditandai sampai timbul gelembung ( indurasi )
Penilaian dilakukan 15-20 menit sampai
setelah penyuntikkan
Positif jika dijumpai rubor kalor dolor melebihi
daerah yang ditandai pasien ALERGI
TEKNIK SKIN
TEST
ANTIBIOTIK
Encerkan antibiotik yang akan disuntikkan, dengan
aquabidest ( dosis menyesuaikan )
Dengan spuit 1 cc, ambil obat yang telah diencerkan
sebanyak 0,1 cc
Tambahkan 0,9 cc aquabidest kedalam spuit tadi.
Siapkan spuit dlm bak steril
Tentukan lokasi injeksi : 1/3 atas lengan bawah bagian
dalam pada area yang paling cerah, hindari pembuluh
darah
Bersihkan dgn kapas alkohol. Tunggu kering
TEKNIK SKIN TEST
ANTIBIOTIK
Suntikkan obat dengan lubang jarum
menghadap ke atas, membentuk sudut 5-15
dari permukaan kulit
Masukkan obat secara perlahan sampai timbul
gelembung / indurasi ( 0,1 cc )
Setelah penyuntikkan, area tidak boleh di
disinfeksi
Berikan penjelasan kpd pasien/keluarga, untuk
tidak menyentuh, menggaruk, atau memijat
area penyuntikkan
PERBEDAAN SUDUT INSERSI
LAPISAN KULIT DAN
JARINGAN KONEKTIF
Kontra Indikasi SKIN TEST
Infeksi pada Area Penyuntikkan

JENIS ANTIBIOTIK YANG PERLU DI
SKIN TEST ??
GOLONGAN BETA LAKTAM :
PENICILLIN
SEFALOSPORIN
CARBAPENEM
MONOBACTAM
KELEMAHAN SKIN TEST
Dosis Antibiotik yang disuntikkan standar ??
Interpretasi tanpa kontrol ??