Anda di halaman 1dari 16

1

REFERAT
Stase
Syaraf
RSUD
Banjar
08
Fall
SYANDRIAGUS RIZKI
( 2009730050)
Kepaniteraan Klini Fa!lta" Ke#$teran #an Ke"e%atan
Sta"e Il&! 'en(ait S(ara) R!&a% Sait U&!& Daera%
*an+ar
D$ter 'e&,i&,in- . #r/ Di#i
MENINGITIS
'R0GRA1 ST UDI 'E NDI DI KAN
D0KT E R FAKU2TAS KE D0KT E RAN
DAN KE SE 3ATAN UNI 4E RSI TAS
1U3A11ADI YA3 5 AKARTA
2 0 6 7
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat-Nya sehingga penulis dapat
menyelesaikan referat Meningitis ini
Melalui kesempatan ini! penulis mengu"apkan terima kasih kepada #r #ikdik
$uparman! $p$ selaku pembimbing dalam penyusunan referat ini Tujuan dari pembuatan
referat ini adalah untuk menambah %a%asan bagi penulis maupun pemba"anya serta ditujukan
untuk memenuhi tugas Kepaniteraan Klinik &lmu Penyakit $araf
Penulis juga mengu"apkan terima kasih kepada #r #ikdik $uparman! $p$ atas
bimbingannya dalam menjalani kepaniteraan Penulis menyadari bah%a referat yang dibuat
masih jauh dari sempurna dan tidak luput dari kesalahan 'leh karena itu! penulis berharap
adanya kritik maupun saran yang membangun
Akhir kata! penulis mengu"apkan banyak terima kasih! sem(ga referat ini bermanfaat
bagi kita semua
)anjar! Agustus *+,-
Penulis
2
BAB I
PENDAHULUAN
Meningitis adalah suatu peradangan yang mengenai satu atau semua lapisan selaput
yang membungkus jaringan (tak dan sumsum tulang belakang! yang menimbulkan eksudasi
.keluarnya "airan/ berupa pus .nanah/ atau ser(sa
Meningitis biasanya disebabkan (leh infeksi infeksi 0irus! infeksi bakteri! jamur! dan
parasit! juga bisa dari berbagai penyebab n(n-infeksius! seperti karena (bat-(batan misalnya
atau bisa juga penyebaran ke meninges .malignant meningitis/
1irus yang dapat menyebabkan meningitis termasuk enter(0irus! 0irus tipe * .dan
kurang umum tipe ,/! varicella zoster 0irus .dikenal sebagai penyebab "a"ar air dan ruam
saraf/! 0irus g(nd(k! 2&1! dan 34M1 Pemeriksaan yang sangat penting apabila penderita telah
diduga meningitis adalah pemeriksaan lumbal pungsi .pemeriksaan "airan selaput (tak/
5ika berdasarkan pemeriksaan penderita didiagn(sa sebagai meningitis! maka
pemberian antibi(tik se"ara infus .intra0en(us/ adalah langkah yang baik untuk kesembuhan
serta mengurangi atau menghindari resik( k(mplikasi Antibi(tik yang diberikan kepada
penderita tergantung dari jenis bakteri yang ditemukan Adapun beberapa antibi(tik yang sering
diresepkan (leh d(kter pada kasus meningitis yang disebabkan (leh bakteri Streptococcus
pneumoniae dan Neisseria meningitidis antara lain 4ephal(sp(rin ."eftria6(ne atau
"ef(ta6ime/ $edangkan meningitis yang disebabkan (leh bakteri Listeria monocytogenes akan
diberikan Ampi"illin! 1an"(my"in dan 4arbapenem .mer(penem/! 4hl(rampheni"(l atau
4eftria6(ne Terapi lainnya adalah yang mengarah kepada gejala yang timbul! misalnya sakit
kepala dan demam .para"etam(l/! sh("k dan kejang .dia7epam/ dan lain sebagainya
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1. MENINGITIS
2.1.1. Definisi
3
Meningitis adalah infeksi atau inflamasi yang terjadi pada selaput (tak
.meningens/ yang terdiri dari piamater! ara"hn(id! dan duramater yang disebabkan
(leh bakteri! 0irus! riketsia! atau pr(t(7(a! yang dapat terjadi se"ara akut dan kr(nis
2.1.2. Anatomi an !isiolo"i
'tak dan sumsum (tak belakang diselimuti meningea yang melindungi struktur
syaraf yang halus! memba%a pembuluh darah dan dengan sekresi sejenis "airan yaitu
"airan serebr(spinal Meningens terdiri dari tiga lapis! yaitu8
a/ Piameter
4
Yang menyelipkan dirinya ke dalam "elah pada (tak dan sumsum tulang
belakang dan sebagai akibat dari k(ntak yang sangat erat akan menyediakan
darah untuk struktur-struktur ini
b/ Ara"hn(id
$elaput halus yang memisahkan pia meter dan dura meter
"/ #urameter
Merupakan lapisan paling luar yang padat dan keras berasal dari jaringan
ikat tebal dan kuat
2.1.#. Etiolo"i
Meningitis dapat disebabkan (leh bakteri! 0irus! jamur dan parasit
, Meningitis bakterial 8
a )akteri n(n spesifik 8 mening(k(kus! 2 influen7ae! $ pneum(niae!
$tafil(k(kus! $trept(k(kus! E "(li! $ typh(sa

Streptococcus pneumoniae, the species that
causes invasive pneumococcal disease like
meningitis, bacteraemia, and pneumonia
b )akteri spesifik 8 M tuberkul(sa
* Meningitis 0irus 8 Enter(0irus! 1irus 2erpes $impleks tipe & .2$1-&/! 1irus
1arisela-7(ster .119/
: Meningitis karena jamur
- Meningitis karena parasit! seperti t(ks(plasma! am(eba
2.1.$. !a%to& 'isi(o
;akt(r risik( yang menempatkan (rang pada risik( tinggi untuk meningitis
bakteri meliputi8
o 'rang de%asa lebih tua dari <+ tahun
5
o Anak-anak muda dari = tahun
o 'rang dengan alk(h(lisme
o 'rang dengan si"kle "ell anemia
o 'rang dengan kanker! terutama mereka yang menerima kem(terapi
o 'rang yang telah menerima transplantasi dan memakai (bat yang menekan
sistem kekebalan tubuh
o 'rang dengan diabetes
o Mereka baru-baru ini terkena meningitis di rumah
o Masyarakat yang tinggal di jarak dekat .barak militer! asrama/
o &1 pengguna nark(ba
o 'rang dengan pirau di tempat untuk hidr(sefalus
2.1.). Klasifi(asi
Meningitis berdasarkan perubahan yang terjadi pada "airan (tak sebagai berikut8
, Meningitis purulenta
Radang bernanah arakn(id dan piameter yang meliputi (tak dan medulla
spinalis Penyebabnya adalah bakteri n(n spesifik! berjalan se"ara hemat(gen
dari sumber infeksi .t(nsilitis! pneum(nia! end(karditis! dll/
* Meningitis ser(sa
Radang selaput (tak arakn(id dan piameter yang disertai "airan (tak yang
jernih Penyebab terseringnya adalah Mycobacterium tuberculosa Penyebab lain
seperti lues! 0irus! Toxoplasma gondhii, Ricketsia
2.1.*. Pato"enesis
a Meningitis bakteri
Meningitis bakteri merupakan salah satu infeksi serius pada anak-anak
&nfeksi ini berhubungan dengan k(mplikasi dan risik( kematian
Eti(l(gi dari meningitis bakterial pada ne(natus yaitu pada peri(de + > *?
hari )akteri menyebabkan meningitis pada ne(natus apabila terpapar dengan fl(ra
pada gastr(intestinal dan genit(urinarius ibu 4(nt(hnya8 strept("(""us! E "(li!
klebsiella E"(li merupakan penyebab kedua tersering pada meningitis ne(natus
6
Kebanyakan kasus meningitis akibat dari penyebaran hemat(gen yang masuk
melalui "elah subara"hn(id Mikr((rganisme masuk ke cerebral nervous system
melalui * jalur p(tensial )akteri masuk kedalam ka0itas intrakranial melalui
sirkulasi darah atau berasal dari infeksi primer pada nas(faring! sinus! telinga
tengah! sistem kardi(pulm(nal! trauma atau kelainan k(ngenital daripada tulang
tengk(rak ;rekuensi terbanyak berasal dari sinusitis 'rganisme juga dapat
mengin0asi meningens dari telinga tengah Meningitis yang diikuti terjadinya (titis
media merupakan pr(ses bakteriemia! %alaupun bukan k(ngenital atau adanya
p(sttraumati" fistula pada tulang temp(ral yang mensuplai akses ke 4$$
b Meningitis 1irus
Pada umumnya 0irus masuk melalui sistem limfatik! melalui saluran
pen"ernaan disebabkan (leh Enter(0irus! pada membran muk(sa disebabkan (leh
"ampak! rubella! 0irus 0arisela-7(ster .119/! 1irus herpes simpleks .12$/! atau
dengan penyebaran hemat(gen melalui gigitan serangga Pada tempat tersebut!
0irus melakukan multiplikasi dalam aliran darah yang disebut fase ekstraneural!
pada keadaan ini febris sistemik sering terjadi Pr(pagasi 0irus sekunder terjadi jika
menyebar dan multiplikasi dalam (rgan-(rgan 12$ men"apai (tak dengan
penyebaran langsung melalui aks(n-aks(n neur(n
Kerusakan neur(l(gis disebabkan (leh @ .,/ &n0asi langsung dan perusakan
jaringan saraf (leh 0irus yang bermultiplikasi aktif .*/ Reaksi h(spes terhadap
antigen 0irus se"ara langsung! sedangkan resp(ns jaringan h(spes mengakibatkan
demielinasi dan penghan"uran 0as"ular serta peri0askuler
Pada pem(t(ngan jaringan (tak biasanya dapat ditemukan k(ngesti
meningeal dan infiltrasi m(n(nukleus! manset limf(sit dan sel-sel plasma
peri0askuler! beberapa nekr(sis jaringan peri0askuler dengan penguraian myelin!
gangguan saraf pada berbagai stadium termasuk pada akhirnya neur(n(fagia dan
pr(liferasi atau nekr(sis jaringan Tingkat demielinisasi yang men"(l(k pada
pemeliharaan neur(n dan aks(n! terutama dianggap menggambarkan ensefalitis
Apas"ainfeksiB atau alergi
2.1.+. Manifestasi Klinis
, Gejala-gejala yang terkait dengan tanda-tanda n(n spesifik disertai dengan
infeksi sistemik atau bakteremia meliputi! demam! an(reksia! &$PA! mialgia!
arthralgia! takikardia! hip(tensi dan tanda-tanda kulit seperti@ pte"hie! purpura! atau
ruam ma"ular eritemat(sa Mulainya tanda-tanda tersebut diatas mempunyai dua
p(la d(minan yaitu 8
7
- Akut C timbul mendadak berupa @ manifestasi sy(k pr(gresif! #&4! penurunan
kesadaran "epat! sering menunjukkan sepsis akibat mening(k(kus dan pada
akhirnya menimbulkan kematian dalam *- jam
- $ub akut berupa @ timbul beberapa hari! didahului gejala &$PA atau gangguan G&T
yang disebabkan (leh 2influen7a dan $trept(k(kus

* Tanda-tanda peningkatan T&K dikesankan (leh adanya muntah! nyeri kepala
dapat menjalar ke tengkuk dan punggung! m(aning "ry! kejang umum! f(kal!
t%it"hing! DD) men(nj(l! paresis! paralisis saraf N&&& .(kul(m(t(rius/ dan N1&
.abdusens/! strabismus! hipertensi dengan bradikardia! apnea dan hiper0entilasi!
sikap dek(rtikasi atau deserebrasi! st(p(r! k(ma $elain tersebut diatas! hal lain
yang juga meningkatkkan T&K dikarenakan 8
E Peningkatan pr(tein pada 4$$ 8
Karena adanya peningkatan permeabilitas pada sa%ar (tak .)l((d )rain
)arier/ dan masuknya "airan yang mengandung albumin ke subdural
E Penurunan kadar gluk(sa dalam 34$ 8
Karena adanya gangguan transp(r gluk(sa yang disebabkan adanya
peradangan pada selaput (tak dan pemakaian gula (leh jaringan (tak
E Peningkatan metab(lisme yang menyebabkan terjadinya asid(sis laktat
: Tanda Rangsang Meningeal seperti 8
E Kaku kuduk
E )rud7insky , F *
E Kernig sign
8
2.1.,. Dia"nosis
#iagn(sis meningitis tergantung dari (rganisme penyebab yang teris(lasi
dari darah! 4$$! urin dan "airan tubuh lainnya Namun terutama berdasar pada
pemeriksaan kultur dari "airan serebr(spinal 3umbal punksi dilakukan pada setiap
anak dengan ke"urigaan terjadinya sepsis
2asil lumbal pungsi! ditemukan hitung leuk(sit G ,+++Cmm: Kekeruhan
4$$ terlihat leuk(sit pada 4$$ melampaui *++ > -++Cmm: N(rmal pada ne(natus
hanya :+ leuk(sitCmm: $edangkan pada anak-anak H = leuk(sitCmm
Pada 4$$ dilakukan pemeriksaan terhadap adanya bakteri! jumlah sel! pr(tein
dan gluk(sa le0el Pada pemeriksaan bakteri dapat ditemukan "airan jernih dengan
beberapa sel mengandung banyak bakteri! yaitu sekitar ?+I pada bayi dengan
9
diagn(sa meningitis 5umlah sel dalam 4$$ G <+CJl dan yang terbanyak adalah sel
neutr(fil K(nsentrasi pr(tein yang meningkat dan penurunan gluk(sa juga dapat
ditemukan Kadar pr(tein n(rmal pada ne(natus dapat men"apai ,=+ mgCdl! terutama
pada bayi prematur Pada meningitis kadar pr(teinnya dapat men"apai beberapa ratus
sampai beberapa ribu mgCdl Kadar gluk(sanya kurang dari -+ mgCdl dan =+I lebih
rendah dari gluk(sa darah yang %aktu pengambilan darahnya bersamaan dengan
pengambilan liku(r
Se&a 1enin-iti"
Ba(te&i -i&us TB.
Karna Keruh 5ernih 5ernih
$el
PMN 3imf(sit 3imf(sit
Pr(tein Ringan Tinggi
Gluk(sa
N(rmal
Pemeriksaan sediaan apus liku(r dengan pe%arnaan gram dapat menduga
penyebab meningitis serta diagn(sis meningitis dapat segera ditegakkan )iakan dari
bagian tubuh lainnya seperti aspirasi "airan selulitis atau abses! usapan dari k(t(ran
mata yang purulen! sekret di umbilikus! dan luka sebaiknya dilakukan pula! mengingat
mikr((rganisme pada bahan tersebut mungkin sesuai dengan penyebab meningitis
Pada bayi usia , bulan jumlah leuk(sit berkisar antara +-= selCm3! banyak kasus pada
ne(natus ditemukan peningkatan jumlah leuk(sit dengan p(lym(rph(nu"lear .PMN/
leuk(sit lebih d(minan Kultur darah pada meningitis bakterial mempunyai nilai
p(sitif pada ?=I kasus ne(natus
Pemeriksaan radi(l(gis yaitu f(t( dada! f(t( kepala! bila mungkin 4T s"an
2.1./. Dia"nosis Banin"
Meningismus
Abses (tak
Tum(r (tak
2.1.10. Kom1li(asi
a 2idr(sefalus
b Abses (tak
" Renjatan septi"
d Pneum(nia .karena aspirasi/
e K(agulasi intra0askuler menyeluruh
10
2.1.11. Penatala(sanaan
Meningitis bakterial 8
a Meningitis pada bayi dan anak dengan sistem imun yang baik! untuk 8
$pneum(nia! Mmeningitidis dan 2influen7a
> 4ephal(sp(rin generasi &&&8 4ef(taksim *++mgCkg))C*-jam dibagi - d(sis atau
> 4eftriaks(n ,++mgCkg))C*-jam d(sis tunggal atau
> 4eftriaks(n =+mgCkg))C,* jam
> K(mbinasi dengan 1ank(my"in <+mgCkg))Chari dalam - d(sis
3ama terapi antibi(tik
> $pneum(nia sensitif penisilin8 dengan "ephal(sp(rin generasi &&& atau
peni"illin &1 d(sis :+++++ DCkgC*-jam dalam --< d(sis selama ,+-,- hari!
> 5ika resisten8 1ank(my"in
> Nmeningitidis8 Peni"illin &1 uC =-L hari
> 2influen7a type ) tanpa k(mplikasi8L-,+ hari
b Meningitis tuberkul(sa 8
'AT P' atau parenteral
> Multi drug treatment dengan 'AT .&N2! Rifampisin! Pira7inamid/
> )ila berat dapat M Etambut(lC $trept(my"in
> Peng(batan minimal N bulan
OAT
INH
> )akteri(sid F bakteri(statik
> #(sis ,+-*+mgCkg))Chari ma6 :++mgChari P'
> K(mplikasi 8 Neur(pati perifer! dpt di"egah dg Pirid(ksin *=-=+mgChari
> &N2 M Rifampisin 8 2epat(t(ksik
'ifam1isin
> )akteri(statik
> #(sis ,+-*+mgCkg))Chari P' A4
> Menyebabkan urin merah
> Efek samping 8 2epatitis! kelainan G&T! tr(mb(sit(penia
11
Pi&a2inami
> )akteri(statik
> #(sis *+--+mgCkg))Chari P' atau
> =+-L+ mgCkg))Cminggu dibagi dalam *-: d(sis P' selama * bulan
Etam3utol
> )akteri(statik
> #(sis ,=-*=mgCkg))Chari P' atau
> =+mgCkg))Cminggu dibagi dalam * d(sis P'
> Efek samping 8 Neuritis (ptika! atr(fi (ptik
o Rehabilitasi8 ;isi(terapi F penanganan lanjut bila ada k(mplikasi
o #iet 8 Tinggi Kal(ri Tinggi Pr(tein
o K(nsultasi d(kter spesialis saraf
o K(nsultasi bedah saraf .bila ada hidr(sefalus/
Meningitis 1irus
&stirahat dan peng(batan simpt(matis 3iku(r serebr(spinalis yang
dikeluarkan untuk keperluan diagn(sis dapat mengurangi gejala nyeri kepala
Peng(batan simpt(matis
O Menghentikan kejang 8
( #ia7epam +!*-+!= mgCKg))Cd(sis &1 atau +!--+!< mgCKg))Cd(sis rektal
supp(sit(ria! kemudian dilanjutkan dengan 8
( Phenyt(in = mgCKg))Chari &1CP' dibagi dalam : d(sis atau
( Phen(barbital =-L mgCKgChari &MCP' dibagi dalam : d(sis
O Menurunkan panas 8
( Antipiretika 8 Para"etam(l ,+ mgCKg))Cd(sis P' atau &bupr(fen =-,+
mgCKg))Cd(sis P' diberikan :-- kali sehari
12
( K(mpres air hangatCbiasa
Peng(batan sup(rtif
P4airan intra0ena
P'ksigen Dsahakan agar k(nsentrasi '
*
berkisar antara :+-=+I
2.1.12. Pen%e"a4an
a. Pen%e"a4an P&ime&
Tujuan pen"egahan primer adalah men"egah timbulnya fakt(r resik( meningitis
bagi indi0idu yang belum mempunyai fakt(r resik( dengan melaksanakan p(la
hidup sehat
Pen"egahan dapat dilakukan dengan memberikan imunisasi meningitis pada
bayi agar dapat membentuk kekebalan tubuh 1aksin yang dapat diberikan seperti
Haemophilus inluenzae type b .2ib/! !neumococcal con"ugate vaccine .P41L/!
!neumococcal polysaccaharide vaccine .PP1/! Meningococcal con"ugate vaccine
.M41-/! dan MMR #Measles dan Rubella$ &munisasi 2ib %on"ugate vaccine #2b-
'4 atau PRP-'MP/ dimulai sejak usia * bulan dan dapat digunakan bersamaan
dengan jad%al imunisasi lain seperti #PT! P(li( dan MMRQ 1aksinasi 2ib dapat
mlindungi bayi dari kemungkinan terkena meningitis 2ib hingga NLI Pemberian
imunisasi 0aksin 2ib yang telah direk(mendasikan (leh K2'! pada bayi *-< bulan
sebanyak : d(sis dengan inter0al satu bulan! bayi L-,* bulan di berikan * d(sis
dengan inter0al %aktu satu bulan! anak ,-= tahun "ukup diberikan satu d(sis 5enis
imunisasi ini tidak dianjurkan diberikan pada bayi di ba%ah * bulan karena dinilai
belum dapat membentuk antib(di Meningitis Meningococcus dapat di"egah
dengan pemberian kem(pr(filaksis .antibi(tik/ kepada (rang yang k(ntak dekat
atau hidup serumah dengan penderita 1aksin yang dianjurkan adalah jenis 0aksin
tetra0alen A! 4! K,:= dan Y:= meningitis T)4 dapat di"egah dengan
meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan "ara memenuhi kebutuhan gi7i dan
pemberian imunisasi )4G 2unian sebaiknya memenuhi syarat kesehatan! seperti
tidak (0er "r(%ded .luas lantai G -!= m* C(rang/! 0entilasi ,+ > *+I dari luas lantai
dan pen"ahayaan yang "ukup Pen"egahan juga dapat dilakukan dengan "ara
mengurangi k(ntak langsung dengan penderita dan mengurangi tingkat kepadatan
di lingkungan perumahan dan di lingkungan seperti barak! sek(lah! tenda dan kapal
Meningitis juga dapat di"egah dengan "ara meningkatkan pers(nal hygiene seperti
men"u"i tangan yang bersih sebelum makan dan setelah dari t(ilet
13
3. Pen%e"a4an Se(une&
Pen"egahan sekunder bertujuan untuk menemukan penyakit sejak a%al! saat
masih tanpa gejala .asimpt(matik/ dan saat peng(batan a%al dapat menghentikan
perjalanan penyakit Pen"egahan sekunder dapat dilakukan dengan diagn(sis dini
dan peng(batan segera #eteksi dini juga dapat ditingkatan dengan mendidik
petugakesehatan serta keluarga untuk mengenali gejala a%al meningitis #alam
mendiagn(sa penyakit dapat dilakukan dengan pemeriksaan fisik! pemeriksaan
"airan (tak! pemeriksaan lab(rat(rium yang meliputi test darah dan pemeriksaan R-
ray .r(ntgen/ paru
$elain itu juga dapat dilakukan sur0eilans ketat terhadap angg(ta keluarga
penderita! rumah penitipan anak dan k(ntak dekat lainnya untuk menemukan
penderita se"ara dini,+ Penderita juga diberikan peng(batan dengan memberikan
antibi(tik yang sesuai dengan jenis penyebab meningitis yaitu 8
3.1. Menin"itis Pu&ulenta
3.1.1 Haemophilus inluenzae b 8 ampisilin! kl(ramfenik(l! set(faksim! seftriaks(n
3.1.2. Streptococcus pneumonia 8 kl(ramfenik(l ! sefur(ksim! penisilin! seftriaks(n
3.1.#. Neisseria meningitidies 8 penisilin! kl(ramfenik(l! seruf(ksim dan seftriaks(n
3.2. Menin"itis Tu3e&(ulosa 5Menin"itis Se&osa6
K(mbinasi &N2! rifampisin! dan pyra7inamide dan pada kasus yang berat
dapat ditambahkan etambut(l atau strept(misin K(rtik(ster(id berupa prednis(ne
digunakan sebagai anti inflamasi yang dapat menurunkan tekanan intrakranial dan
meng(bati edema (tak
%. Pen%e"a4an Te&tie&
Pen"egahan tertier merupakan aktifitas klinik yang men"egah kerusakan lanjut
atau mengurangi k(mplikasi setelah penyakit berhenti Pada tingkat pen"egahan ini
bertujuan untuk menurunkan kelemahan dan ke"a"atan akibat meningitis! dan
membantu penderita untuk melakukan penyesuaian terhadap k(ndisik(ndisi yang
tidak di(bati lagi! dan mengurangi kemungkinan untuk mengalami dampak
neur(l(gis jangka panjang misalnya tuli atau ketidakmampuan untuk belajar
;isi(terapi dan rehabilitasi juga diberikan untuk men"egah dan mengurangi "a"at
2.1.1# P&o"nosis
14
Pr(gn(sis meningitis tergantung kepada umur! mikr((rganisme spesifik yang
menimbulkan penyakit! banyaknya (rganisme dalam selaput (tak! jenis meningitis dan
lama penyakit sebelum diberikan antibi(tik Penderita usia ne(natus! anak-anak dan
de%asa tua mempunyai pr(gn(sis yang semakin jelek! yaitu dapat menimbulkan "a"at
berat dan kematian
Peng(batan antibi(tika yang adekuat dapat menurunkan m(rtalitas meningitis
purulenta! tetapi =+I dari penderita yang selamat akan mengalami se&uelle .akibat
sisa/ 3ima puluh persen meningitis purulenta mengakibatkan ke"a"atan seperti
ketulian! keterlambatan berbi"ara dan gangguan perkembangan mental! dan = > ,+I
penderita mengalami kematian
BAB III
KESIMPULAN
Meningitis adalah radang umum pada arakhn(id dan piamater yang dapat terjadi
se"ara akut dan kr(nis
#iagn(sis meningitis pada pasien dapat ditegakkan berdasarkan anamnesa dan
pemeriksaan fisik serta penunjang yang dilakukan pada pasien Pada pasien didapatkan
keluhan demam yang berlangsung selama = hari! merupakan salah satu keluhan atau
gejala pada meningitis! selain demam juga didapatkan adanya keluhan mual tapi tidak
sampai muntah ini menunjukkan adanya peningkatan tekanan intrakranial pada pasien8
Agen penyebab S reaksi l("al pada meninges S inflamasi meninges S peningkatan
permiabilitas kapiler S keb("(ran "airan dari intra0askuler ke interstisial S
peningkatan 0(lume "airan interstisial S edema S P(stulat Kellie M(nr(e!
k(mpensasi tidak adekuat S peningkatan T&K
Pada meningitis jarang ditemukan kejang! ke"uali jika infeksi sudah menyebar
ke jaringan (tak! dimana kejang ini terjadi bila ada kerusakan pada k(rteks serebri pada
bagian prem(t(r Kaku kuduk pada meningitis bisa ditemukan dengan melakukan
pemeriksaan fleksi pada kepala klien yang akan menimbulkan nyeri! disebabkan (leh
15
adanya iritasi meningeal khususnya pada ner0us "ranial ke R&! yaitu Ases(ris yang
mempersarafi (t(t bagian belakang leher! sehingga akan menjadi hipersensitif dan
terjadi rigiditas $edangan pada pemeriksaan Kernig sign .M/ dan )rud7insky sign .M/
menandakan bah%a infeksi atau iritasi sudah men"apai ke medulla spinalis bagian
ba%ah
2asil pemeriksaan dan lab(rat(rium yang menunjukkan adanya leuk(sit(sis
menunjang terjadinya demam pada pasien! hasil pemeriksaan fisik juga menunjukkan
adanya infeksi pada meningen yang belum men"apai medulla spinalis! (leh karena itu
gejala yang didapat pada pasien ditunjang dengan pemeriksaan fisik dan penunjang
maka sesuai dengan diagn(sis meningitis untuk mengetahui penyebab pastinya
dibutuhkan adanya kultur
BAB I-
DA!TA' PUSTAKA
Gilr(y! 5(hn )asi" Neur(l(gy! M" Gra% 2ill D$A! ,NNL 2auser!$tephen!3 .ed/
2arris(nTs ! Neur(l(gy in 4lini"al Medi"ine M" Gra% 2ill! Philadelphia! *++=
Mansj(er! Arif Kapita $elekta Ked(kteran Edisi Ketiga 5akarta 8 Media
Aes"ulapius ;akultas Ked(kteran D& *+++ 2al ,,- ,<
Mark Mumenthaler! Neur(l(gi jilid ,! )ern! $%iss! ,N?N hlm << > L
Taslim $ $(etamengg(l(! $(fyan &smael! )uku Ajar Neur(l(gi Anak! 5akarta!
&#A&! ,NNN! hlm :L: > ?-
http8CC%%%bergerlagnese"(mClibraryCthe-fa"ts-ab(ut-meningitis"fm
http8CC%%%emedi"ine"(mCEMERGCt(pi" ,<:htm
http8CC%%%emedi"ine"(mCEMERGCt(pi" *-Lhtm
http8CC%%%healthtalkinf(Cneur(l(gi"al-dis(rdersCneur(l(gy-meningitisC:NNC
http8CC%%%pediatri"inf(%(rdpress"(mC*++NC+:C+LC,,LC
http8CC%%%s"ribd"(mCd("C-**?=L-?CPat(fisi(l(gi-&nfeksi-$istem-$araf-Pusat-
Meningitis-Ensefalitis
16