Anda di halaman 1dari 25

PERTEMUAN II

29 SEPTEMBER 2011

EKSPRESI GEN
Aditif
Non aditif dominan lengkap, kurang
dominan (semi dominan), lewat dominan, co
dominan (intermediate) dan epistasis

Ekspresi Gen Aditif


Tidak menampakkan perbedaan fenotipe yg
mencolok bersifat saling menambahkan
Contoh : beberapa gen mempengaruhi suatu sifat
yg dapat diukur (misal bobot badan)
Setiap gen besar memberikan kontribusi 10 unit
bobot badan dan gen kecil 5 unit
AaBBCCdd : fenotipe bobot badan = 50 +15
= 65 unit
AABBCcDd : 60 + 10 = 70 unit

Ekspresi Gen Non Aditif


Dominan lengkap (dominan penuh) suatu gen
mampu menutupi gen pasangannya (alelenya)
Contoh :
- warna kulit sapi FH hitam dominan
terhadap merah genotipe BB atau Bb =
hitam dan bb = merah
- wool domba Suffolk putih sbg gen
dominan dan hitam sbg resesif genotipe
WW atau Ww = putih dan ww = hitam

Contoh
Karkter Dengan Aksi Gen Dominan
No Jenis
ternak
1 Sapi

Karakter

Ekspresi
dominan
Warna kulit Hitam

Ekspresi
resesif
Merah

Sapi

Warna kulit Hitam

Putih

Sapi

Pola warna Uniform

Belang,
tutul
Pola

Sapi

Pola warna Friesian

Ayrshire
atau
Guernsey

Contoh
Karkter Dengan Aksi Gen Dominan
5

Sapi

Sapi

Pola muka

Warna tanduk

Hereford

Muka datar,

muka putih

sederhana

Hitam ujung Ujung jelas,


bersih

Sapi

Kondisi tanduk Polled

Bertanduk

Domba

Warna bulu

Putih

Hitam

Babi

Bentuk muka

Panjang,

Datar

dangkal

(lebar)

Putih

Red

10

Babi

Warna kulit

Aksi Gen Kurang Dominan (Semi Dominan)


Terjadi karena kekurangmampuan suatu gen dlm
mengekspresikan dirinya sendiri terhadap
pasangannya (alele)
1. Hetrosigot bersifat di antara (intermediate)
individu dominan dg resesif
2. Setiap genotipe memiliki phenotipe yang dapat
dibedakan
3. Setiap alele menghasilkan produk yang sama
namun dalam kadar yang lebih rendah
dibanding dg dominan
4. Rasio phenotipe (sepasang gen) 1 : 2 : 1 sebagai
ganti 3 : 1 pada dominan

Aksi Gen Co Dominan (Intermediate)


Terjadi karena gen dominan dan resesif sama-

sama punya kekuatan yg seimbang utk


mengekspresikan fenotipe
1. Kedua alele mengekspresikan diri dalam
bentuk heterosigot
2. Ekspresinya berbeda, karena asam aminonya
berbeda
3. Namun fungsi kedua alele sama

Contoh :
1. Golongan darah manusia (antigen A dan B)
A/AB = tipe AB
Silangan AA x ABAB

AAB x AAB

AA + AAB + ABAB
Hasil rasio phenotipe 1 : 2 :

2. Rambut kulit sapi Shorthorn :


Genotipe RR = fenotipe warna rambut merah
Genotipe rr = fenotipe warna rambut putih
Genotipe Rr = fenotipe warna rambut roan (kombinasi warna merah dan putih)

Aksi Gen Lewat Dominan


Interaksi antar gen yg menyebabkan individu
heterosigot punya penampilan yg lebih baik
dibandingkan homosigot
Ekspresi gen ini bertanggungjawab terhadap
hybrid vigor

Epistasis
Merupakan interaksi antar gen yg bukan
pasangannya (gen yg berada pd lokus yg berbeda)
suatu gen dapat menutup pengaruh gen lain
yg bukan alelenya
Nisbah fenotipe biasanya tidak sesuai dengan
hasil yg diperoleh oleh Mendel
Epistasis dominan pengaruh suatu gen
dominan dapat menutupi pengaruh gen dominan
lain
Epistasis resesif suatu gen resesif dapat
mengalahkan pengaruh gen dominan yg bukan
alelenya

Contoh nisbah fenotipe pd F2

Epistasis dominan : 12 3
Epistasis resesif
: 9 3
Duplikat epistasis dominan
Duplikat epistasis resesif

1
4
: 15 1
: 9 7


B
B
----------------------------------------- B BB (black)
BB (black)
B BB (black)
BB (black)
100% black

> All of the puppies are black if both parents are BB


(pure for black).

Now suppose the sire is pure for black but the dam carries a recessive
gene for brown.
In this case see can produce either
black or brown gametes, so

B
B
-------------------------------------------------------B
BB (pure for black)
BB (pure for black)
b
Bb (black carrying brown)
Bb (black carrying
brown)
100% black
This gives approximately
> a 50% probability that any given puppy is pure for black,
and
> a 50% probability that it is black carrying brown.
> All puppies appear black.
> We can get essentially the same diagram if the sire is
black carrying brown and the dam is pure for black.

Sekarang : andai kedua parent (tetua) hitam karier


coklat maka F1 menjadi :

B
b
----------------------------------------------------BB
Bb
(pure for black)
(black carrying brown)
Bb
(black carrying brown)

bb
(brown)

The ratio on average : 3 (black) : 1 (brown)

Another possible mating would be pure for black with brown :

b
b

B
B
-------------------------------------------------------------------Bb (black carrying brown)
Bb (black carrying brown)
Bb (black carrying brown)
Bb (black carrying brown)
all (100%) black
In this case, all the puppies will be black carrying brown.
Suppose one parent is black carrying brown
and the other is brown :

b
b

B
b
-------------------------------------------------------------Bb (black carrying brown)
bb (brown)
Bb (black carrying brown)
bb (brown)
50 : 50%

Crossing with Dominance Gen Actions

Heterozygote Crossing

Beberapa Masalah Silangan


Monohibrid
Seandainya peternak mempunyai tiga jenis (warna bulu) masingmasing dengan genotipe :
1.
2.
3.

AA (hitam)
Aa (hitam karier coklat)
aa (coklat, resesif)

Pertanyaan :
Berapa kemungkinan kombinasi silangan dalam populasi ternak
tsb ?

Silangan Monohibrid
(Dengan Aksi Gen Dominan)
Kombinasi
Silangan

Gamet
(P1)

Gamet
(P2)

Frekuensi
Genotipe
(Pada Progeni)

AA x aa

Semua Aa (100%)

Aa x Aa

A dan a

A dan a

1/4 AA, Aa + 1/4aa

Aa x AA

A dan a

AA, Aa

Aa x aa

A dan a

1/2Aa, aa

Kombinasi lain ?
Apakah ada model silangan selain ke empat silangan di atas ???

Lanjutan slide : Bandingkan Rasio Phenotipe bila :

Frekuensi Genotipe

AA, 1/2Aa, 1/4aa

Dominan
Semi dominan
lengkap
Semua dominan Semua semi
dominan
3:1
1:2:1

AA, Aa

Semua dominan 1 : 1

Aa, aa

1:1

Aa 100%

1:1

Pada semi dominan : alele yang ada menghasikan (ekspresi) satu sifat yang sama,
namun dalam kwantiti yang lebih rendah

Masalah lain : Pewarisan Dominan


Jantan (Bull)

Progenies

BB

Bb

bb

BB
Induk
Sapi
(Cow)

Bb
bb

27 black : 9 reds

9 BB

9 Bb

9 Bb

9 bb

Dimana
Masalahnya ???

Berdasar Tabel (di atas) diperoleh :


1. Pewarisan dominan tidak efektif 100% dalam
program breeding (khususnya seleksi)

karena alasan :
> phenotipenya tidak merefleksi genotipenya
oleh karena itu performan progeninya lebih efektif
(perlu dilakukan uji Progeny / progeny testing)

> Lalu, pewarisan atau aksi gen apa yang lebih efektif
???

Genetika Molekuler
Sel yg membangun tubuh makhluk hidup
mengandung inti sel
Inti sel mengandung sejumlah kromosom
Di dlm kromosom terdapat lokus-lokus
Di dlm lokus terdapat gen-gen
Gen sbg unit terkecil pembawa sifat keturunan
Kromosom tersusun atas protein dan DNA

Dasar Genetika
Dasar dalam kehidupan terletak pada molekul
yang sangat besar yang disebut asam
deoksiribonukleat (DNA)
Sebuah molekul yang terkait, asam
ribonukleat (RNA) menyediakan bahan genetik
untuk beberapa mikroba, dan juga membantu
DNA untuk membuat protein.