Anda di halaman 1dari 3

Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat !

1. Cermati puisi berikut !


DOA
Malam yang tenang
.....
Genangan nanah
Membendung lebat
Luka batinku
Yang telah puruk
Darah mengalir
Membawa zat haram
(Ahmad Kalamullah Ahsa)
Kalimat bermajas personifikasi yang tepat untuk melengkapi larik kedua puisi tersebut adalah
A. Suara enggan menari
B. Suasana hening sekali
C. Cuaca cukup cerah
D. Aku bangun dari tidurku
E. Bulan sedang bersinar
Pembahasan :
Majas personifikasi adalah majas yang menggangap benda mati seolah-olah hidup dan
melakukan kegiatan layaknya manusia. Kalimat bermajas personifikasi yang tepat untuk
melengkapi larik kedua puisi tersebut adalah Suara enggan menari.
2. Kereta api tua dengan wajah kusam terengah-engah di terik matahari melengking menjerit.
Kalimat di atas menggunakan majas
A. Hiperbola
B. Personifikasi
C. Metafora
D. Litotes
E. Sinisme

Pembahasan :
Sesuatu benda yang bertingkah seperti manusia disebut majas personifikasi.
3.

AKU
Kalau sampai waktuku
Ku mau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau
Tak perlu sedu sedan itu
..........
Dari kumpulannya terbuang
Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang
Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri
Dan aku akan lebih tidak peduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi
( Chairil Anwar)
Larik bermajas metafora yang tepat untuk melengkapi puisi tersebut adalah...
A.
B.
C.
D.
E.

Aku ini binatang jalang


Aku manusia biasa
Aku orang tak berguna
Aku memang miskin
Aku bodoh dan malas

Pembahasan :
Majas metafora adalah perbandingan antara dua hal yang dianggap memiliki persamaan sifat.
Larik bermajas metafora yang tepat adalah Aku ini binatang jalang.
4. MENYESAL
Pagiku hilang sudah melayang
Hari mudaku sudah pergi
Sekarang petang datang membayang
Batang usiaku sudah tinggi
Aku lalai di hari pagi
Beta lengah di masa muda

Kini hidup meracun hati


Miskin ilmu, miskin harta
( A. Hasymi )
Kata petang pada larik ketiga puisi tersebut yang memiliki arti dari majas metafora adalah...
A.
B.
C.
D.
E.

Waktu sore hari


Kehidupan manusia
Suasana senja
Masa tua
Perasaan manusia

Pembahasan :
Majas metafora adalah perbandingan antara dua hal yang dianggap memiliki persamaan sifat.
Kata petang pada larik ketiga puisi tersebut mempunyai makna lambang masa tua.
5. Kalimat yang menggunakan kata bermakna sinestesia adalah...
A. Berhati hatilah mendayung bahtera hidup.
B. Hatinya sunyi di kota Jakarta yang ramai ini.
C. Hamparan laut yang biru, tampak pulau-pulau kecil berjajar membentuk segitiga.
D. Wajahnya muram bagaikan bulan kesiangan.
E. Jika sudah marah, kata-katanya sangat pedas.
Pembahasan :
Sinestesia adalah gaya bahasa perbandingan yang berupa ungkapan yang berhubungan dengan
panca indera manusia.
Kalimat Jika sudah marah, kata-katanya sangat pedas mengalami perubahan makna oleh
panca indera.
A.Berhati hatilah mendayung bahtera hidup. ( Alegori)
B.Hatinya sunyi di kota Jakarta yang ramai ini. (Paradoks)
C.Hamparan laut yang biru, tampak pulau-pulau kecil berjajar membentuk segitiga.
(Enumerasio)
D.Wajahnya muram bagaikan bulan kesiangan. (Asosiasi / Simile)