Anda di halaman 1dari 8

LAPORAN HASIL OBSERVASI PRA KKN

Semester Antar Waktu Tahun Akademik 2012/2013


DUKUH TEMPEL, DESA JRAKAH, KECAMATAN SELO, KABUPATEN
BOYOLALI, JAWA TENGAH

Nama : FEBRINA CAHYA MULYANI


Nim : 10410014
Fakultas/Jurusan : HUKUM/ILMU HUKUM
Unit : 81
Model KKN : Reguler 1

DEPARTEMEN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT


UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA
YOGYAKARTA
2013

A. Latar Belakang
Untuk mendukung kelancaran dan terlaksana semua program yang akan
dilaksanakan perlu dilakukannya pengamatan langsung pada obyek yang akan
menjadi sasaran. Observasi tersebut meliputi pengamatan tentang kehidupan
masyarakat, mata pencaharian, tingkat pendidikan, sarana dan prasarana Dusun,
keadaan sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat tersebut. Observasi yang
dilakukan yaitu dengan pengamatan dan wawancara secara langsung dengan
tokoh - tokoh masyarakat dan pemuda setempat.
Segala bentuk aktivitas observasi semua itu dapat diperoleh dari berbagai
informasi mengenai keadaan wilayah, potensi dan pola hidup masyarakat dari
informasi tersebut dapat ditemukan berbagai permasalahan yang ada serta dapat
ditemukan solusinya sebagaimana yang tertuang dalam program-program kegiatan
Kuliah Kerja Nyata. Selain mendapatkan informasi tersebut, melalui kegiatan
observasi ini mahasiswa mampu menjalin silaturahmi dengan para tokoh
masyarakat setempat agar dalam pelaksanaan program nanti mahasiswa dan
masyarakat dapat bekerja sama dengan baik.

B. Tujuan Observasi
Sebelum menjalani masa KKN, observasi adalah hal penting yang perlu
dilakukan yang dimana tujuan dari kegiatan ini yaitu :
1. Mengetahui Kondisi Lokasi KKN
2. Mencari permasalahan yang ada di lokasi KKN.
3. Mendapatkan rencana Program yang sesuai dengan lokasi dan
seusai dengan Prodi.
4. Mendapatkan informasi informasi akurat seputar lokasi baik dari
sarana, prasarana maupun sumber daya yang tersedia guna
menyukseskan program yang akan dilakukan.
C. Waktu Pelaksanaan Observasi
Observasi adalah bentuk pengamatan yang dilakukan oleh para mahasiswa
KKN di daerah penempatannya guna mendapatkan gambaran kondisi masyarakat

secara keseluruhan dan dapat menggali masalah secara spesifik dan riil yang
dihadapi oleh masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan sebelum KKN, dengan
mengadakan kontak tokoh masyarakat Padukuhan Tempel dengan tujuan untuk
memperoleh data yang cukup sehingga mampu mengantarkan kami dalam
penyusunan kegiatan KKN. Observasi dilaksanakan pada tanggal 13,14 dan 19
Juli 2013. Observasi dilakukan dengan cara mengamati aktivitas warga maupun
melakukan wawancara dengan berbagai tokoh-tokoh masyarakat ataupun warga
sekitar.
1.

Observasi pertama; ( Sabtu 13 Juli 2013; 12.00 14.00)


Pada observasi pertama ini penulis melakukan wawancara dengan
kepala Dukuh Tempel Bapak Sunarto sekaligus melakukan silahturahmi.
Dalam pertemuan pertama ini, diketahui bahwa Dukuh Tempel terdiri dari
1 RT. Mayoritas penduduknya adalah petani dan peternak sapi. Di dukuh
Tempel keadaan masyarakat pegunungan khusunya para remaja atau
pemuda mayoritas bekerja menjadi buruh tembakau dan kegiatan
persatuan remaja masih belum aktif dikarenakan kondisi perekonomian
kurang memungkinkan.

2. Observasi kedua; ( Minggu 14 Juli 2013; 08.00 12.00 )


Observasi yang kedua penulis melakukan observasi sosial terkait
prasaran dan sarana. Dalam hal Mandi Cuci Kakus (MCK), masyarakat
tempel hanya memiliki 2 kamar mandi yang biasa digunakan oleh warga
Tempel yang terdiri dari 35 Kepala keluarga dan 150 warga. dan juga Air
yang sangat sulit dicari serta masjid yang kurang terawat.
3. Observasi ketiga; ( Jumat 19 Juli 2013; 08.00 12.00)
Dalam observasi ketiga ini kita mengetahui akan kurangnya tingkat
pendidikan maupun agama yang berada di dukuh Tempel dilihat dari cara
khotib berkhutbah dan khotib masih dari dukuh lain. Dan remaja kurang
memiliki ketrampilan yang berpotensi dikarenakan mereka lebih tertarik
untuk menjadi tembakau.

No.

Tabel Observasi

Hari, Tanggal
Pelaksanaan

Keterangan
Tempat Kegiatan

Jumlah
Ja

Waktu

m
- Rumah Kepala Dukuh
Sabtu,
1.

- Rumah Pak Harso

10.00-13.00

3 Jam

- Rumah Kepala Dukuh

09.30-11.30

3 Jam

09.30-12.30

4 Jam

TOTAL

10 Jam

13 Juli 2013
Minggu,
2.
14 Juli 2013
3.

Jumat,
19 Juli 2013

- Rumah Kepala Dukuh


- Rumah Pak Mitro Sumadi

1.2. Penyusunan Program


Berdasarkan survei dan observasi yang telah dilakukan oleh
penulis di Dusun Tempel, maka penulis mencoba untuk membantu dalam
pembangunan masyarakat sesuai dengan kemampuan penulis. Wujud bantuan
tersebut dengan

menginterpretasikan permasalahan ke dalam bentuk rencana

program dan kegiatan yang bertujuan untuk membantu masyarakat sesuai dengan
masalah yang ada.
Dari hasil observasi yang telah didapat, penulis menitikberatkan
pelaksanaan program kegiatan pada :
1. Penyuluhan Akta Kelahiran
2. Penyuluhan Kesehatan dan Kebersihan Rambut
3. Kreatifitas Dari Pita dan Flanel

D. Bentuk Program
Dari hasil observasi yang dilakukan adapun bentuk program yang akan
dijalankan sebagai berikut :
No
Sosial
1.

Bentuk

Bidang

Kegiatan
& Penyuluhan

Budaya

Pemerintahan

Kelahiran
& Kreatifitas

Peningkatan
Wirausaha
Kesehatan

3.

Lingkungan Hidup

kesehatan dan
kebersihan

Peserta
35

Anak anak

dari Pita dan


Flanel
dan Penyuluhan

Target

Warga

Akta

Ekonomi
2.

Sasaran

30
Remaja putri
15

rambut
E. Output Kegiatan
Dari hasil observasi kegiatan dan penyusunan program diharapkan
mengasilkan output berupa :
1) Output kegiatan Penyuluhan Akta Kelahiran :
a. Masyarakat sadar akan pentingnya akta kelahiran
b. Masyarakat memiliki keinginan untuk membuat akta kelahiran.
2) Output kegiatan penyuluhan Kebersihan dan Kesehatan Rambut

a. Masyarakat memiliki pengetahuan untuk menjaga rambut agar


tetap bersih dan sehat.
b. Masyarakat lebih peduli dengan kesehatan Rambut
3) Output kegiatan Kreatifitas Dari Pita dan Flanel
a. Mengajarkan pada anak anak agar Trampil.
b. Memberikan pengetahuan kepada anak anak tentang
Kreatifitas.
c. Mengajarkan untuk peningkatan ekonomi dengan menjual hasil
karya.
F. Kesimpulan
Dari hasil kegiatan observasi pra KKN, ditarik kesimpulan bahwa
observasi adalah hal yang paling utama dilakukan dimana kegiatan ini
bertujuan untuk pelaksanaa program yang akan dijalankan dapat direalisasikan
secara efektif dan efisien. Selain itu, observasi juga untuk merumuskan dana
yang akan digunakan untuk pemanfaatan Program tersebut.