Anda di halaman 1dari 26

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KELUARGA Tn.

A
DENGAN MASALAH ASMA PADA NY. B
DI KP. SUKAHURIP RT 02 RW 02 KEC. CIGEDUG KAB. GARUT

a.

Pengkajian

2.

Pengumpulan Data (Tanggal : 14 Mei 2015)


a.

Data Umum
1). Kepala Keluarga

:Tn. A

2). Alamat

: Kp.Sukahurip RT 02 RW 02 Kec.gedug
Kab.Garut

3). Pekerjaan

: Petani

4). Pendidikan

: SD

5). Komposisi Keluarga : 3 Orang


Nama
Umur
No
Anggota
L P
Keluarga
1
Tn. A
55
2
Ny. B
48
3
An. P
20

Pendidika

Hubungan

Status

n
SD
SMP
SMP

Keluarga
Suami
Istri
Anak

Kesehatan
Sehat
Sakit
Sehat

Genogram :

Keterangan :
: Laki-laki

: Perempuan
: Laki-laki Meninggal
: Perempuan Meninggal
: Garis Perkawinan
: Garis Keturnan
: Point Entry
: Tinggal Serumah
6). Tipe Keluarga

: Keluarga Inti / Nuclear Family

7). Suku Bangsa

: Sunda

8). Agama

: Islam

9). Status Sosial Ekonomi


Penghasilan keluarga Tn. A Rp. 700.000 perbulan yang diperoleh
dari usaha Tn.A sebagai petani. Pengeluaran yan digunakan oleh
keluarga Tn. A berkisar Rp. 500.000 perbulan. Keluarga tidak bisa
menyisihkan

uangnya

untuk

menabung,

untuk

menutupi

kekurangannya,Didalam keluarga, Tn. A berperan sebagai pencari


nafkah, sedangkan Ny. B sebagai Ibu rumah tangga dan suka
membantu mencari uang tambahan dengan berjualan hasil kebun
kepada tetangga.
10). Aktifitas Rekreasi Keluarga
Menurut penuturan keluarga, keluarga Tn. A jarang meluangkan
waktu untuk berekreasi. Keluarga Tn. A hanya memiliki sarana
hiburan seperti televisi.

b.
3.

Riwayat Dan Tahap Perkembangan Keluarga


Tahap Perkembangan Keluarga Saat Ini

Tahap perkembangan keluarga Tn. A adalah dalam tahap keluarga dengan


anak sekolah, dimana tugas perkembangannya yaitu mensosialisasikan
untuk meningkatkan prestasi, mempertahankan hubungan perkawinan dan
memenuhi kebutuhan fisik anggota keluarga.
4.

Tugas Perkembangan Keluarga yang Belum Terpenuhi


Keluarga Tn. A tampak dapat memenuhi tugas perkembangan keluarganya,
terbukti keluarga Tn. A mensosialisasikan anakanya untuk meningkatkan
prestasi, Tn. A juga masih mempertahankan hubungan perkawinan dengan
istrinya dan Tn. A telah memenuhi kebutuhan fisik anggota keluarganya.

5.

Riwayat Kesehatan Keluarga Saat Ini


a.

Tn. A
Menurut penuturan Tn.A, Tn. A mempunyai riwayat penyakit
hipertensi , Tn. A sering m. Asma tersebut kambuh apabila Tn. A
kehujanan, cuaca dingin dan kelelahan. Tn. A mempunyai kebiasaan
merokok dan tidak bisa berhenti. Tn. A jarang memeriksakan
kesehatannya ke puskesmas atau balai pengobatan terdekat, hanya
apabila asmanya kambuh dengan memakai balsem gosok dan istirahat.
Tn. A mengeluh susah tidur.

b.

Ny. C
Menurut penuturan Tn. U, istrinya tidak mempunyai riwayat penyakit
asma. Ny. C belum pernah mengalami penyakit berat hanya flu biasa
dan sakit kepala yang dapat sembuh setelah meminum obat dari
warung dan beristirahat.

c.

An. A
Menurut penuturan Tn. U, An. A tidak mempunyai riwayat penyakit
asma. An. A mempunyai kebiasaan merokok seperti ayahnya. An. A
belum pernah mengalami penyakit berat hanya flu biasa dan sakit
kepala yang dapat sembuh setelah meminum obat dari warung dan
beristirahat

d.

An. L

Menurut penuturan Tn. U, An. L tidak mempunyai riwayat penyakit


asma dan belum pernah mengalami penyakit berat hanya flu biasa dan
sakit kepala yang dapat sembuh setelah meminum obat dari warung
dan beristirahat
6.

Riwayat Kesehatan Keluarga Sebelumnya


Menurut penuturan Tn. U, dulu Ny. C pernah mengalami penyakit
reumatik diamana kakinya sering terasa sakit dan pegal-pegal tetapi
sekarang penyakitnya tidak pernah dirasakan lagi oleh Ny. C. Selain itu
juga, sebelumnya anak perempuan Tn. U pernah mengalami penyakit
gastritis tetapi sekarang penyakitnya sudah sembuh sesudah meminum
obat dari warung. Menurut penuturan Tn. U, didalam keluarganya belum
pernah ada yang menderita penyakit yang memerlukan perawatan lebih
lanjut seperti dirawat dirumah sakit. Jika dikeluarganya ada yang sakit,
dapat sembuh dengan meminum obat dari warung dan beristirahat.

1.
7.

Data Lingkungan
Karakteristik Rumah
Keluarga Tn. U tinggal disebuah rumah kontrakan permanen. Rumahnya
terdiri dari 1 ruang tamu, 2 kamar tidur dan satu dapur yang menyatu
dengan WC/ kamar mandi. Rumahnya terdiri dari dinding dan lantainya
diplester dengan semen. Diluar rumah kondisinya relatif bersih karena
tidak terdapat kandang ternak dan tidak ada sampah yang berserakan.
Didalam rumah, penyinaran matahari tidak masuk sehingga keadaan
ruangan kurang terang. Ventilasi rumahpun kurang dari 12% luas rumah
dan pemanfaatan ventilasi / jendela tidak dibuka/ ditutup. Sumber ventilasi
dan penyinaran hanya berasal dari jendela kecil didinding atas. Keadaan
rumah kurang bersih dan tidak rapih., pakaian bergelantuangan diamana
saja dan banyak barang-barang yang diletakan dimana saja tidak ditata
dengan rapih. Dapur tidak ada jendelanya / cerobong asap. Tn. U tidak
mempunyai tempat pembuangan sampah sementara dan sudah terbiasa
membuang sampah ke sungai. Tn. U mempunyai WC sendiri tetapi WC

tersebut tidak memiliki septic tank melainkan pembuangan akhir BAB


keluarga langsung dialirkan ke sungai. Sumber air bersih keluarga berasal
dari ledeng. Saluaran pembuangan air limbah (SPAL) keluarga tertutup
lancar dan langsung dialirkan ke sungai.
Denah Rumah :
Keterangan :
B

B
A

: Ruang Tamu

: Kamar Tidur

: Dapur

D
: WC
D

8.

Karakteristik Tetangga Dan Komunitasnya


Lingkungan Tn. U merupakan daerah hunian yang terdiri dari keluargakeluarga dengan jenis pekerjaan yang heterogen. Lingkungan Tn. U agak
jauh lokasinya dengan tempat pelayanan kesehatan seperti puskesmas dan
RS. Dilingkungan Tn. U masih ada kebiasaan gotong royong seperti
jumsih dan masyarakatnya masih ramah tamah.

9.

Mobilitas Geogerafis Keluarga


Anggota keluarga Tn. U tinggal dalam komunitas dan lingkungan rumah
yang sama selama kehidupan mereka (menetap).

10.

Perkumpulan Keluarga dan Interaksi Dengan Masyarakat


Keluarga Tn. U cukup dikenal dikalangan masyarakat, istri Tn. U selalu
mengikuti acara pengajian yang diadakan disetiap minggunya. Apabila ada
anggota keluarganya yang sakit, selalu ada orang yang menjenguknya baik
itu tetangganya maupun sanak saudaranya.

11.

Sistem Pendukung Keluarga

Yang merawat Tn. U hanya istrinya sendiri. Tn. U mengatakan tidak


memiliki tabungan uang yang dapat digunakan sewaktu-waktu. Biaya
periksa ke dokter praktik swasta ditanggung oleh pak RT. Jarak rumah
dengan puskesmas 500 m. saat ini Tn. U lebih memilih untuk membeli
obat sendiri dari warung dan beristirahat.
1.

Struktur Keluarga

12.

Struktur Peran
Tn. U merasa masih tetap sebagai kepala keluarga yang harus bertanggung
jawab terhadap kehidupan keluarganya, meskipun anaknya sebagai
pedagang. Istrinya berprofesi sebagai ibu rumah tangga dan kadang suka
membantu suaminya untuk mencari nafkah dengan berjualan makanan
pada malam hari. Anaknya dikatakan berperilaku yang wajar sesuai
dengan usianya.

13.

Nilai Dan Norma Keluarga


Nilai dan norma yang berlau dikeluarga disesuaikan dengan nilai agama
yang dianut dan norma yang berlaku dilingkungannya. Melihat keadaan
Tn. U yang mempunyai riwayat penyakit asma, keluarga masih tetap
percaya bahwa yang diderita merupakan penyakit yang dapat diobati

14.

Pola Komunikasi Keluarga


Keluarga mengatakan komunikasi dilakukan secara musyawarah untuk
menyelesaikan masalah yang ada dikeluarganya. Waktu bertemu dengan
keluarga cukup banyak karena Tn. U biasa pulang berdagang dari jam
11.00 WIB.

15.

Struktur Kekuatan Keluarga


Tn.

tidak

mempunyai

kekuatan

untuk

mempengaruhi

dan

mengendalikan anggota keluarga untuk mengubah perilaku yang


berhubungan dengan kesehatan.

1.
16.

Fungsi Keluaraga
Fungsi Ekonomi
Menurut pengakuan keluarga, penghasilannya hanya cukup untuk
memenuhi

kebutuhannya

sehari-hari

dan

pengahsilannya

selalu

diamanfaatkan seefesien mungkin.


17.

Fungsi Mendapatkan Status Sosial


Tn. U selalu beusaha berprilaku baik dengan masyarakat supaya
memperoleh status social yang baik dimasyarakat tempat tinggalnya.

18.

Fungsi Pendidikan
Menurut penuturan Tn. U, Tn. U menginginkan anakanya sekolah sampai
SMA, tetapi berhubungan dengan ekonomi Tn. U hanya mampu untuk
menyekolahkan anaknya sampai SD saja.

19.

Fungsi Sosialisasi
Keluarga selalu mengajarkan dan menekankan bagaimana berperilaku
sesuai dengan ajaran agama yang dianutnya dalam kehidupan sehari-hari
dirumah dan lingkungan tempat tinggalnya.

20.

Fungsi Religius
Keluarga selalu mengerjakan Shalat 5 waktu, selain itu Ny. C selalu
mengikuti pengajian yang selalu diadakan tiap minggunya di tempat
tinggalnya.

21.

Fungsi Rekreasi
Keluarga jarang meluangkan waktunya untuk berekreasi keluar rumah
secara bersama-sama. Jiak ada waktu mereka hanya bisa berkumpul saja
dirumah.

22.

Fungsi Reproduksi
Keluarga mengatakan tidak ingin punya anak lagi. Ny. C saat ini tidak
mengikuti program KB, karena sudah merasa sudah tua. Menurut
penuturan Tn. U, meskipun sedang sakit kadang-kadang masih
berhubungan suamu isteri.

23.

Fungsi Afeksi
Tn. U mengatakan dirinya sudah tua dan sakit-sakitan sehingga tidak
mampu

mendidik

anaknya

yang

remaja,

tetapi

sewaktu-waktu

memberikan teguran apabila anak-anaknya telah diperingatkan oleh


ibunya tetap tidak mau. Keluarga mengajarkan agar anak tertuanya selalu
memperhatikan keadaan adiknya yang masih remaja untuk membantu
keluarga. Sikap saling menghormati antar anggota keluarga masih tetap
diajarkan oleh keluarga.
1.
24.

Stress dan Koping Keluarga


Stressor Jangka Pendek Dan Panjang
Sejak 6 bulan yang lalu, penyakit asmanya kumat lagi sehingga membuat
aktifitas berdagang Tn. U terganggu, sedangkan Tn. U harus memenuhi
dan membiayai keluarganya. Tn. U tidak mempunyai uang lebih untuk
memriksakan kesehatannya ke tempat pelayanan kesehatan terdekat

25.

Kemampuan Keluarga Berespon Terhadap Stressor


Keluarga merasa pasrah karena sedang mendapat cobaan dan berharap
pada anak tertuanya untuk bekerja lebih giat lagi sehingga dapat
membantu keluarga.

26.

Strategi Koping Yng Digunakan


Keluarga menerima keadaan ini apa adanya dan selalu melibatkan anak
tertuanya untuk mengambil keputusan yang terbaik bagi keluarga.

27.

Strategi Adaptasi Disfungsional


Tn. U sering memarahi anak tertuanya yang tidak bekerja untuk
menambah pengahsilan.

1.

Harapan Keluarga

Tn. U berharap supaya penyakitnya cepat sembuh dan tidak kumat-kumatan


lagi sehingga pekerjaannya tidak terganggu sehingga dirinya lebih giat lagi
dalam mencari nafkah untuk kebutuhan keluarganya.
2. Diagnosa Keperawatan Keluarga
a.

Analisa Data

No
1

DATA SENJANG

MASALAH

Ds : Tn. U mengatakan
sering

merasa

sesak

nafas, batuk-batuk dan

Gangguan

ETIOLOGI
-

Ketidakmamp

pemenuhan

uan

kebutuhan O2

masalah asma

berkeringat pada malam

keluarga

hari

mengenal

Ketidakmamp
uan keluarga untuk merawat

Do :

klien dengan penyakit asma

Klien
tampak batuk

Pergerakan
interkosta tampak lebih
cepat

Tampak
adanya

pernafasan

cuping hidung
-

Bunyi
nafas wheezing

26x/menit
Ds : Tn. U mengeluh tidur

Gangguan

tidak

nyenyak

dan

pemenuhan

uan

sering

bangun

pada

istirah tidur

mengenal

malam hari

keluarga

Klien
tampak lemas

untuk
masalah

pentingnya istirahat tidur

Do :

Sclera
kemerahan

Ketidakmamp

Ketidakmamp
uan

keluarga

menciptakan

untuk

lingkungan

yang nyaman dan cocok


untuk pasien asma

Konjungtiv

a agak pucat
Ds : -

Resiko

Do :

terjangkitnya

uan

penyakit infeksi

mengenal

Penyinaran

matahari kurang masuk


-

Ketidakmamp
keluarga

untuk
masalah

lingkungan yang memenuhi

Ventilasi

syarat kesehatan

kurang terbuka

Ketidakmamp
uan

keluarga

keputusan

mengambil

yang

tepat

terhadap masalah sanitasi


lingkungan
tidak

rumah

memenuhi

yang
syarat

kesehatan
-

Ketidakmamp
uan keluarga menciptakan
lingkungan

rumah

yang

memenuhi syarat kesehatan

b.

Perumusan Diagnosa Keperawatan


1). Aktual
- Gangguan pemenuhan kebutuhan O2
- Gangguan pemenuhan kebutuhan istirahat tidur
2). Resiko
Resiko terjangkitnya penyakit infeksi
3). Potensial
-

c.

Prioritas Masalah
1). Gangguan pemenuhan kebutuhan O2

No
1.

Kriteria
Sifat masalah

Perhitungan Score
3/3 x 1

Pembenaran
Aktual, karena Tn. U sudah
terkena asma 1 tahun

2.

Kemungkinan
masalah

x2

dapat

hanya

diubah
3.

Potensi

Hanya sebagian, karena Tn. U


berobat

jika

asmanya

sudah kambuh
masalah

untuk dicegah

3/1 x 1

Penting, karena menurut Tn. U


jika sesak nafasnya dibiarkan

10

maka Tn. U akan meninggal


4.

Menonjolnya

2/2 x 1

masalah

Masalah berat harus ditangani,


karena Tn. U sadar jika asmanya
kambuh ia harus segera berobat.

2). Gangguan Pemenuhan Kebutuhan Istirahat Tidur


No
1.

Kriteria

Perhitungan Score
3

Sifat masalah

/3 x 1

Pembenaran
Aktual, Tn. U sudah 3 hari
tidur malamnya tidak nyenyak

2.

Kemungkinan
masalah

x2

dapat

sama tidak mengetahui cara-cara

diubah
3.

Potensi

Hanya sebagian, karena keluarga


merawat pasien asma

masalah

/3 x 1

1/3

untuk dicegah

Rendah,

karena

Tn.

berpendapat jika tidur ia harus


banyak beristirahat

4.

Menonjolnya

x0

masalah

Masalah tidak dirasakan, karena


Tn. U menganggap kurang tidur
bukan suatu masalah.

2 1/3
3). Resiko Terjangkitnya Penyakit Infeksi
No
1.

Kriteria

Perhitungan Score
2

Sifat masalah

/3 x 1

/3

Pembenaran
Resiko, karena keluarga belum
terjangkit penyakit infeksi

2.

Kemungkinan
masalah

x2

dapat

Hanya
mengubah

diubah

sebagian,

karena

perilaku

seseorang

memerlukan waktu yang cukup


lama.

3.

Potensi

masalah

/3 x 1

/3

untuk dicegah

Cukup, karena ada kemungkinan


keluarga menciptakan lingkungan
rumah yang memenuhi syarat
kesehatan

4.

Menonjolnya

/2 x 1

masalah

Tidak dirasakan, keadaan rumah


dianggap bukan suatu masalah.

2 /3

11

d.

Diagnosa Keperawatan Berdasarkan Prioritas


1).

Gangguan

pemenuhan

kebutuhan

O2

sehubungan

dengan

ketidakmampuan keluarga untuk merawat pasien dengan penyakit


asma, yang ditandai dengan :
Ds :

Tn. U mengatakan sering merasa sesak nafas, batuk-batuk


dan berkeringat pada malam hari.

Do :
-

Klien tampak batuk

Pergerakan interkosta tampak lebih cepat

Tamapak adanya pernafasan cuping hidung

Bunyi nafas wheezing

R : 26x/menit

2). Gangguan pemenuhan kebutuhan istirahat tidur sehubungan


dengan ketidakmampuan keluarga untuk mengenal masalah
pentingnya kebutuhan istirahat tidur, yang ditandai dengan :
Ds :

Tn. U mengeluh tidur tidak nyenyak dan sering bangun


pada malam hari

Do :
-

Klien tampak lemas

Sclera kemerahan

Konjungtiva agak pucat

3). Resiko

terjangkitnya

penyakit

infeksi

sehubungan

dengan

ketidakmampuan keluarga menciptakan lingkungan rumah yang


memenuhi syarat kesehatan yang ditandai dengan :
Ds : Do :
-

Penyinaran matahari kurang masuk

Ventilasi kurang terbuka

12

3. Perencanaan
Nama KK : Tn. U
Alamat
No
1.

: Kp. Sidang Wargi RT 06 RW 11 Kel. Pakuwon


Diagnosa

Tujuan

Keperawatan

Gangguan
pemenuhan

Kriteria
-

Jangka Panjang

Pembinaan

Setelah dilakukan tindakan

hari

keperawatan / pembinaan

pertemuan I

sehubungan dengan

selama

ketidakmampuan

gangguan

keluarga

kebutuhan

kebutuhan

pasien

O2

untuk
dengan

penyakit asma

bulan,

pemenuhan
O2

terpenuhi

Hasil / Standar

pertam

untuk

Setelah
penyuluhan
1x15

Tidak
pernafasan

ada
cuping

Tidak tampak
adanya

dan
asma
Keluarga

mampu

untuk

memutuskan

n dengan

keluarga

alternatif yang dapat

tanda dan gejala dari

dilakukan jika terjadi

mencegah

serangan

penyakit

serangan (respon sikap)

ulang

asma,

yang

Diskusika

untuk

asma,

apa

tindakan

dilakukan

penyebab dan caracara

hidung

tentang masalah asma

harus

pengertian
R : 20x/menit

keluarga

(respon verbal)
-

Ds : Keluarga mampu

Kaji
pengetahuan

penyakit

pencegahan

mengenal

menyebutkan

Do :

menyebutkan

penyebab

keluarga

masalah asma

asma, tanda dan gejala,

selama

Ds : Secara verbal klien


sesak lagi

mampu

dilakukan

mampu

mengatakan

Keluarga
pengertian

dengan criteria :
tidak

Intervensi

pencegahan

penyakit asma

retraksi

13

interkosta
-

Tidak

ada

hari

batuk berdahak

bunyi

Pembinaan
pertama

nafas

Keluarga

Jangka Pendek

penyakit asma

dilakukan

klien

gangguan

teratasi dengan criteria :

benda-benda

akan

keluarga

yang

cocok

dengan penyakit asma

pasien

asma

Keluarga

Ajarkan
cara

sarana
yang

membuat

dan

menyediakan

tempat

penampung

sputum

diperluakan oleh Tn. U

yang memenuhi syarat

(respon psikomotor)

kesehatan

jika

kambuh

(semi fowler)
Pembinaan

Setelah

kebutuhan istirahat

pembinaan selama 1

pertemuan II

tidur

bulan,

gangguan

Setelah

pemenuhan

kebutuhan

penyuluhan selama 1x10

dengan

untuk

pemenuhan
sehubungan

penyakit asma

Keluarga

mampu merawat klien

dilakukan

untuk

mempraktekan posisi

keluarga

Jangka panjang

yang

pas

merangsang

perawatan

merangsang

sedang
Ganggan

yang

menyediakan

menjauhkan

yang

timbulnya asma

mengenal

masalah asma

2.

dapat

Keluarga
mulai

dengan

Anjuarka
n pada keluarga posisi

menjauhkan

benda-benda

upaya

timbulnya asma

pemenuhan kebutuhan O2

mampu

melakuakan

mampu

Do :

2x

Keluarga
untuk

merawat

pembinaan,

untuk

pertemuan I

vesikuler

Setelah

hari

kedua

untuk

Keluarga
dapat

menjelaskan

pentingnya
dilakukan

masalah

istirahat tidur
-

Keluarga

Kaji
kebutuhan
tentang

klien
kebutuhan

istirahat

tidur

dan

berikan

penyuluhan

14

ketidakmampuan

istirahat

keluarga

keluarga

mampu

dapat

dengan criteria :

mengenal

masalah

akibat dari kurangnya

kebutuhan

Ds : T. U mengatakan

pentingnya istirahat tidur

istirahat tidur (respon

tidur

pentingnya

tidurnya nyenyak dan tidak

Ds :

verbal)

kebutuhan istirahat

terjaga pada malam hari

tidur

Do :

mengenal

untuk
masalah

tidur

terpenuhi

Sclera putih

Konjungtiva

akibat

menjelaskan
dari

Pembinaan

pemenuhan istirahat tidur

pertemuan II

teratasi dengan criteria :

Setelah

mengenal

kebutuhan

istirahat

kurang

istirahat tidur

Setelah dilakuakan 2 x

mampu

istirahat

Keluarga

Jangka pendek

Keluarga

hari

kedua

Keluarga
tampak

dilakukan

penyuluhan selama 1x15

yang tenang dan tidak

berisik

keluarga

berisik (respon sikap)

mampu untuk

menciptakan

lingkungan
-

Keluarga

menyebutkan

tidur

menyingkirkan barang-

pentingnya kebutuhan

Do :

barang

istirahat tidur

- Keluarga menciptakan

mengganggu

mampu

suasana

dan

mau
yang

tidak

Anjurkan
klien

tampak

Keluarga

menciptakan
tenang

dengan kurang istirahat

Tn. U / keluarga untuk

mau

menciptakan

Anjurkan

suasana

yang nyaman untuk klien

tidur

istirahat

tidur untuk kesehatan


dapat

gangguan

pentingnya

menjelaskan

pentingnya

merah

pembinaan,

tentang

Keluarga
dapat

Klien tampak segar

menjelaskan

untuk

menjauhakan
barang

yang

barangtidak

dibutuhkan

dapat

15

lingkungan / suasana

kenyamanan

yang tenang / tidak

tidur

istirahat

berisik agar klien dapat


istirahat
-

Keluarga
menjauhkan
barang

barang-

yang

dapat

mengganggu
kemampuan

istirahat

tidur
3.

Resiko

terjadinya

penyakit

infeksi

Jangka panjang
Setelah

dilakukan

Pembinaan
hari

ke

tiga

untuk

Keluarga

penyuluhan tentag ciri-

dari 6 ciri rumah sehat

ciri rumah sehat

pembinaan selama 1

pertemuan III

ketidakmampuan

bulan,

keluarga

penyakit

menciptakan

terjadi dengan criteria :

x 15 keluarga mampu

mampu

rumah

Rumah bersih

mengenal

manfaat rumah sehat

memenuhi

Tersedianya

lingkungan

lingkungan
yang

syarat kesehatan

infeksi

matahari masuk

rumah

Keluarga
menyebutkan

Berikan
penyuluhan

tentang

manfaat rumah sehat

(respon verbal)

kesehatan
Ds

Penyinaran

tentang

yang memenuhi syarat

Ventilasi
cukup

(respon Verbal)

dilakukan

penyuluhan selama 1

tidak

tempat sampah
-

Setelah

Berikan

mampu menyebutkan 3

sehubungan dengan

terjangkitnya

Keluarga

menyebutkan
rumah

sehat

mau
6

ciri
dan

16

manfaat dari rumah

Jangka pendek

sehat

Setelah dilakukan 2 kali


pembinaan

keluarga

mampu
lingkungan

menciptakan
rumah

yang

Pembinaan

mampu

memutuskan

III

dilakukan

terhadap

lingkungan

lingkungn

rumahnya

yang sehat

menciptakan

rumah yang sehat

mampu
lingkungan
-

rumah

Keluarga
dapat

ciri rumah sehat

lingkungan rumah yang

menyebutkan

untuk

(respon sikap)

mampu menyebutkan 6

mampu

keluarga
menciptakan

dengan criteria :

Keluarga

Anjurkan

tindakan apa yang harus

Keluarga

hari ketiga untuk pertemuan

memenuhi syarat kesehatan


Keluarga

Keluarga

menciptakan

sehat

(respon

psikomotor)

manfaat rumah sehat


-

Keuarga
mampu

menciptakan

lingkungan

rumah

yang sehat

17

4. Pelaksanaan
No
1.

Waktu
13 April 2006
Jam : 13.00

DP
I -

Implementasi
Mengkaji pengetahuan

keluarga

tentang masalah asma


-

Mendiskusikan

dengan

keluarga

alternatif yang dapat dilakukan untuk mencegah


serangan ulang
-

Menganjurkan pada pasien posisi


yang pas untuk penyakit asma

Mengajarkan cara membuat dan


menyediakan tempat penampung sputum yang

2.

17 April 2006
Jam : 17.00

II

memenuhi syarat
Mengkaji

pengetahuan

keluarga

tentang kebutuhan istirahat tidur dan memberikan


penyuluhan tentang pentingnya kebutuhan istirah
tidur
-

Menganjurkan Tn. U / keluarga


untuk menciptakan suasana tenang dan tidak
berisik.

Menganjurkan
menjauhkan

barang-barang

klien
yang

untuk
tidak

dibutuhkan
3.

20 April 2006
Jam : 13.00

III

Memberikan penyuluhan tentang


ciri-ciri rumah sehat

Memberikan penyuluhan tentang


manfaat rumah sehat

Menganjurkan

keluarga

menciptakan lingkungan rumah yang sehat.

untuk

5. Evaluasi
No.
Waktu
DP
1.
13 April 2006 I
Jam : 13.50

Evaluasi
S:
-

Keluarga dapat menjelaskan kembali


masalah yang biasa timbul pada penyaklit
asma

Tn. U masih merasa sesak nafas

O:
-

TTV : T : 130/80 mmHg R : 26x/menit


P : 80x/menit

S : 37C

Tn. U tampak lemah

A : Masalah belum teratasi


P:
-

Observasi TTV

Berikan motivasi supaya keluarga


mau memeriksakan kesehatannya

Anjurkan Tn. U untuk pergi ke


pelayanan

kesehatan

untuk

diberi

pengobatan
I:
-

Mengobservasi TTV

Memberikan

motivasi

supaya

keluarga mau memeriksakan kesehatannya


-

Menganjurkan Tn. U untuk pergi ke


pelayanan

kesehatan

untuk

diberi

pengobatan
E : Keluarga masih belum mau memeriksakan
2.

17 April 2006 II
Jam : 17.30

kesehatannya.
S : Tn. U mengatakan tidur tidak nyenyak

20

O:
-

Klien tampak lemah

Konjungtiva pucat

Sclera merah

A : Masalah belum teratasi


P:
-

Anjurkan keluarga untuk memberi


kesempatan pada Tn. U untuk beristirahat

Anjurkan

keluarga

untuk

menciptakan lingkungan yang tenang


I:
-

Menganjurkan

keluarga

untuk

memberikan kesempatan pada Tn. U untuk


beristirahat
-

Menganjurkan

keluarga

untuk

menciptakan lingkungan yang tenang


E : Tn. U masih belum bisa tidur karena sibuk
dengan aktifitas rumah tangga.
3.

20 April 2006 III


Jam : 13.30

S:
Keluarga mampu menyebutkan kembali ciri-ciri
rumah sehat
O:
-

Penyinaran matahari kurang masuk

Ventilasi kurang terbuka

A : Masalah belum teratasi


P:
-

Berikan

motivasi

untuk

rajin

membereskan / membersihkan lingkungan


rumah
-

Ajarkan cara merawat rumah yang


sehat

21

I:
-

Memberikan motivasi untuk rajin


membereskan / membersihkan lingkungan
rumah
Mengajarkan cara merawat rumah
yang sehat
E : Rumah Tn. U masih tampak sedikit kotor
6. Catatan Perkembangan
No
Tanggal
1. 17 April 2006

DP
I
S:

Perkembangan

Keluarga
tidak

mau

Pelaksana

mengatakan
memeriksakan

kesehatannya
-

Tn. U masih mengeluh


sesak nafas

O : - Klien tampak lemah


A : - Masalah belum teratasi
P:
-

Observasi TTV klien

Berikan motivasi supaya


keluarga

mau

memeriksakan

kesehatannya
-

Anjurkan

ibu

untuk

memerikasakan kesehatannya ke
pusat pelayanan kesehatan
I:
-

Mengobservasi

TTV

klien
-

Memberikan
supaya

motivasi

keluarga

mau

memeriksakan kesehatannya
-

Menganjurkan ibu untuk


memeriksakan kesehatannya ke

22

pusat pelayanan kesehatan


E

:Keluarga

II

masih

tidak

mau

memeriksakan kesehatannya
S : Tn. U mengatakan tidurnya agak
nyenyak
O:
-

Klien

tampak

agak

sedikit segar
-

Konjungtiva

merah

muda
A : Masalah teratasi sebagian
P:
-

Anjurkan

keluarga

untuk memberikan kesempatan


pada Tn. U untuk beristirahat
-

Anjurkan

keluarga

untuk menciptakan lingkungan


yang tenang
I:
-

Menganjurkan keluarga
untuk memberikan kesempatan
Pada Tn. U untuk beristirahat

Menganjurkan keluarga
untuk menciptakan lingkungan

III

yang tenang
E : Tn. U mengatakan tidurnya agak
nyenyak
S:-

23

O : Penyinaran matahari kurang masuk,


ventilasi kurang terbuka
A : Masalah teratasi sebagian
P:
-

Ciptakan

lingkungan

yang sehat
-

Anjurkan cara merawat


rumah yang sehat

I:
-

Menciptakan
lingkungan yang sehat

Mengajarkan

cara

merawat rumah yang sehat


2

21 April 2006

E : Rumah Tn. U tampak sedikit bersih


S:
-

Keluarga
mengatakan

masih
tidak

mau

memeriksakan kesehatannya
-

Tn. U masih mengeluh


sesak nafas

O : Klien tampak lemah


A : Masalah belum teratasi
P:
-

Observasi TTV

Berikan motivasi supaya


keluarga

mau

memeriksakan

kesehatannya
-

Anjurkan
untuk

keluarga
memeriksakan

kesehatannya ke pusat pelayanan


kesehatan

24

I:
-

Mengobservasi TTV

Memberikan
supaya

motivasi

keluarga

mau

memeriksakan kesehatannya
-

Menganjurkan keluarga
untuk

memeriksakan

kesehatannya ke pusat pelayanan


kesehatan
E

:Keluarga

mengatakan

mau

memeriksa kesehatannya
II

T : 130/80 mmHg

R : 26x/ menit

P : 80x/menit

S : 36,5C

S :Tn. U mengatakan tidurnya agak


nyenyak
O : Klien tampak segar
A : Masalah teratasi sebagian
P:

Anjurkan

keluarga

untuk

memperhatikan kebutuhan istirahat


tidur
I : Menganjurkan keluarga untuk
memperhatikan kebutuhan istirahat
tidur
E : Tn. U mengatakan tidurnya agak
III

nyenyak
S :O : Lingkungan rumah agak bersih,
ventilasi

kurang,

penyinaran

matahari tidak masuk

25

A : Masalah teratasi sebagian


P:
-

Berikan motivasi agar


dapat menciptakan lingkungan
yang sehat

Ajarkan cara merawat


rumah yang sehat

I:
-

Memberikan
agar

dapat

motivasi

menciptakan

ligkuangan yang sehat


-

Mengajarkan

cara

merawat rumah yang sehat


3

26 April 2006

E : Rumah Tn. U sudah mulai bersih


S : Tn. U mengatakan rasa sesaknya
berkurang
O : Klien tampak agak lemah
A : Masalah teratsi sebagian
P:
-

Observasi TTV

Berikan motivasi agar


keluarga

mau

memeriksakan

kesehatannya
-

Anjurkan
untuk

keluarga
memeriksakan

kesehatannya ke pusat pelayanan


kesehatan
I:
-

Mengobservasi TTV

Memberikan

motivasi

supaya keluarga mau memeriksa

26

kesehatannya
-

Menganjurkan keluarga
untuk memeriksakan kesehatannya
ke pusat pelayanan kesehatan

E
II

Tn.

mengatakan

mau

memeriksakan kesehatannya
S : Tn. U mengatakan tidurnya
nyenyak
O:

III

Klien tampak segar

Sclera tampak putih

Konjungtiva

merah

muda
A : Masalah teratasi
S:O

Lingkungan

penyinaran

rumah

matahari

bersih,
kurang

masuk, ventilasi kurang.


A : Masalah teratasi sebagian
P

Anjurkan

keluarga

untuk

menciptakan lingkungan rumah


yang sehat
I : Menganjurkan keluarga untuk
menciptakan lingkungan rumah
yang sehat
E : Rumah Tn. U tampak bersih

27