RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
SMP/MTs : SMP/MTs
Kelas / Semester /Unit : VII/1/1
Alokasi Waktu : 4 x 40 menit
A. Standar Kompetensi
Mengekspresikan pikiran, perasaan, dan pengalaman melalui pantun dan dongeng.
B. Kompetensi Dasar
Menulis pantun yang sesuai dengan syarat pantun
[Link] Pembelajaran
• Setelah mengamati lima contoh pantun, siswa dapat menjelaskan paling
sedikit empat syarat/karakteristik pantun dengan benar.
• Setelah mengamati lima contoh pantun, siswa dapat menjelaskan paling
sedikit tiga jenis pantun (dari segi tema dan isi) dengan baik.
• Setelah disajikan model menulis pantun, siswa dapat menulis dua bait
pantun dengan memenuhi karakteristik pantun.
• Setelah memperhatikan pantun yang telah disusun, siswa dapat
menyuntingnya sesuai dengan karaktristik pantun yang baik.
• Setelah terkumpul pantun yang baik, siswa dapat membukukan pantun
yang telah ditulisnya menjadi buku kumpulan pantun dengan pembagian
bab mengacu pada jenis pantun.
•
[Link] Pokok
Berikut ini disampaikan pokok-pokok materi menulis pantun. Secara rinci
materi disampaiakan pada lampiran.
• Contoh-contoh pantun
• Syarat/karakteristik pantun
• Jenis pantun
• Langkah-langkah menulis pantun
• Menyunting dan membukukan pantun
[Link] Pembelajaran
• CLP (Curpat, Lomba, dan Pajang)
1
[Link] Pembelajaran
Pertemuan Kegiatan Waktu
Ke-1 Pendahuluan 10’
1) Menyanyikan lagu berbentuk pantun
2) Menggali pengetahuan awal mengenai kegunaan
pantun dan manfaat pemilikan kompetensi
menulis pantun dalam kehidupan.
3) Menggali pengetahuan awal siswa tentang syarat-
syarat dan jenis pantun.
4) Guru menjelaskan kompetensi yang akan dicapai
5) Siswa dikelompokkan dengan anggota empat
orang. Kelompok dirancang sesuai jenis pantun
yang meliputi beragam tema dan isi pantun.
Kegiatan Inti 65’
1) Siswa mengamati lima buah contoh pantun
dengan tema yang bervariasi..
2) Siswa berdiskusi menemukan karakteristik dan
jenis berdasarkan contoh pantun yang disediakan
guru.
3) Antarkelompok saling mengoreksi hasil diskusi
tentang karakteristik dan jenis pantun.
4) Dengan adu cepat, tiap kelompok melakukan
tugas berikut:
a) menata guntingan-guntingan pntun dalam
bentuk puzel sehingga menjadi pantun yang
baik
b) melengkapi pantun yang dirumpangkan pada
bagian isi.
c) Melengkapi pantun yang dirumpangkan pada
bagian sampiran.
d) menulis minimal tiga bait pantun dengan
variasi jenis yang berbeda dan memenuhi
karakteristik pantun yang baik.
5) Tiap kelompok memajang hasil karyanya di 5’
papan yang telah disipakan dan ditata secara rapi.
6) Tiap kelompok menilai hasil karya kelompok lain
dengan rubrik yang telah disediakan dan
disepakati bersama. 60’
Penutup
• Guru bersama siswa melakukan refleksi
dengan menanyakan apa yang telah dipelajari
dan kesulitan yang dihadapi siswa.
• Guru menjelaskan tugas-tugas pada pertemuan 10’
berikutnya, yaitu secara individu kelmpok
mengkliping lima bait pantun dengan tema
yang bervariasi dan memenuhi karakteristik
pantun yang baik (TM TT 40’)*
Pendahuluan
Bertanya jawab terkait dengan tugas mengkliping
Ke-2 pantun. Siswa memajang dua bait pantun yang
dianggap terbaik.
Kegiatan Inti
1) Siswa secara individual praktik menulis dua bait
pantun (teknik produk untuk uji kompetensi).
2) Secara berpasangan, siswa saling menilai pantun
yang ditulisnya dengan menggunakan rubrik yang
disediakan guru.
3) Guru memberikan penguatan berdasarkan hasil
uji kompetensi siswa dalam menulis pantun.
Penutup
• Guru bersama siswa melakukan refleksi
dengan menanyakan apa yang telah dan belum
dikuasai terkait dengan kompetensi menulis
pantun, serta kesan-kesan selama pembelajaran
menulis pantun.
• Hasil uji kompetensi menulis pantun direvisi
dan dijadikan buku kumpulan pantun (TM TT
Proyek)*
Keterangan:
*TMTT: Tugas Mandiri Tidak Terstruktur, masing-masing dilakukan dalam
waktu dilakukan 40’
E. Alat/Bahan/Sumber
• Syair lagu berbentuk pantun
• Contoh pantun bervariasi sesuai dengan jenis tema dan isi.
• Buku Bahasa dan Sastra Indonesia Kelas VII oleh Suparno, dkk.
• LKS
3
[Link]
Indikator Teknik Bentuk Instrumen
1. Menjelaskan Tes Tes Lisan Berdasarkan contoh-contoh
syarat/karakteristik pantun yang ada, jelaskan
pantun karakteristik pantun dari segi
tema, isi, dan bentuk.
2. Menjelaskan Tes Lisan Berdasarkan contoh-contoh
jenis pantun pantun yang ada, jelaskan
jenis-jenis pantun berdasarkan
tema dan isinya
3. Mampu menulis Kinerja Tulislah dua bait pantun yang
pantun yang sesuai Praktik memenuhi karakteristik pantun
dengan menulis yang baik
syarat/karakteristik
pantun
4. Menyunting dan Penugasan Produk Suntinglah pantun yang sudah
membukukan puisi kalian susun, kemudian
menjadi buku bukukanlah pantun tersebut ke
kumpulan pantun.
dalam satu buku kumpulan
pantun.
................................................
Mengetahui Guru,
Kepala Sekolah,
…………………………. ……………………………
Lampiran 1: Alat/Bahan/Sumber
a. Syair lagu berbentuk pantun
Kalian pasti setuju jika dikatakan bahwa sangat banyak lagu yang
memanfaatkan persamaan bunyi, konsistensi jumlah suku kata tiap baris, dan
unsur-unsur keindahan bahasa yang lain. Salah satu dari contoh lagu itu adalah
syair lagu berikut. Marilah kita nyanyikan bersama-sama.
INJIT-INJIT SEMUT
Reff: Injit-injit semut
Siapa sakit naik di atas
Injit-injit semut
Walau sakit jangan dilepas
Jalan-jalan ke tanah Deli
Sungguh indah tempat tamasya
Kawan jangan bersedih hati
Mari bernyanyi bersama-sama
Kalau pergi ke Surabaya
Naik perahu dayung sendiri
Kalau hatimu bermuram durja
Yang pasti rugi diri dendiri
Reff:
Jalan-jalan ke Pulau Seribu
Sungguh indah si Pulau Karang
Sungguh malang amat nasibku
Punya pacar diambil orang
Ramai sungguh Bandar Jakarta
Tempat orang mengikat janji
Walau pacar aku tak punya
Hati senang dapat bernyanyi
Nah, indah bukan? Kalau kalian cermati, lagu tersebut terpotong-potong
dalam bait-bait yang masing-masing terdiri atas empat baris. Keempat baris
5
pembentuk paragraf tersebut, masing-masing diakhiri dengan vokal yang
memiliki keteraturan. Perhatikan pula, dua baris pertama dan dan dua baris
kedua pembentuk paragraf. Tampaknya, baris ketiga dan keempat merupakan isi
dari paragraf tersebut, sedangkan baris kesatu dan kedua seolah hanya untuk
pengantar dalam menyampaikan isi. Selain itu, juga merupakan keselarasan dalam
persajakan atau persamaan bunyi. Nah, untuk memperkuat pemahamanmu,
cermati kembali contoh pantun di atas.
b. Karakteristik pantun
Setelah kalian cermati kembali, sebagai salah satu bentuk
puisi lama, pantun memiliki karakteristik yang berbeda dengan
puisi lama yang lain. Tiap bait terdiri atas empat baris. Baris
gasal memiliki persamaan bunyi. Demikian juga antarbaris
genap. Dua baris pertama sering disebut sampiran dan dua baris
terakhir, baris ketiga dan keempat merupakan isi. Hebatnya,
jumlah suku kata tiap baris pun ada kecenderungan sama, yaitu
antara 8 sampai dengan 12 suku kata.
c. Beragam Jenis Pantun
Contoh pantun
Jual pepaya dengan kandil
Kandil buatan orang Inggris
Melihat buaya menyandang bedil
Sapi dan kerbau tegak berbaris
Anak bakau di rumpun salak
Patah taruknya ditimpa genta
Riuh kerbau tergelak-gelak
Melihat beruk berkaca-mata
Pohon manggis pohon embacang
Ketiga dengan pohon lulita
Duduk menangis abang pincang
Katanya jalan tidak rata
Kalau ada sumur di ladang
Bolehkah kita menumpang mandi
Kalau ada umurku panjang
Bolehlah kita bertemu lagi
Pantun 1
Pulau pandan jauh ke tengah
Gunung Daik bercabang tiga
Hancur badan dikandung tanah
Budi yang baik dikenang juga
Pantun 2
Pohon manggis di tepi rawa
Tempat kakek 1
tidur beradu
Sedang menangis nenek tertawa
Melihat kakek bermain gundu
Pantun 3
Dari mana datangnya lintah
Dari sawah turun ke kali
Dari mana datangnya cinta
Dari mata turun ke kali
Pantun 4
Tanam jerangau di bukit tinggi
Mati dipijak anak badak
Melihat sang bangau sakit gigi
Gelak terbahak penghulu katak
7
Pantun 5
Anak bakau di rumpun salak
patah taruknya6 ditimpa genta
Riuh kerbau tergelak-gelak
melihat beruk berkaca mata
Dari segi temanya, pantun dibedakan menjadi pantun anak-
anak, remaja, dan dewasa. Di sisi lain, dari segi isi dibedakan
pantun nasihat, jenaka, orang tua, dan agama.
d. Cara menulis pantun
Dalam menulis pantun, lakukan tips-tips berikut.
1. Tentukan tema dan isi pantun yang akan kamu tulis.
2. Pilih dan tuliskan baris kaliamat yang akan kamu jadikan
sampiran dalam pantun dengan mempertimbangkan jumlah
suku kata tiap baris dan persajakannya. Jumlah suku kata
dalam satu baris/kalimat terdiri atas 8—12 suku kata.
Persajakan sampiran adalah A-B.
3. Tuliskan baris kaliamat yang mrupakan isi pantun dengan
mempertimbangkan jumlah suku kata tiap baris dan
persajakannya. Jumlah suku kata dalam satu baris/kalimat
terdiri atas 8—12 suku kata. Persajakan sampiran adalah A-
B. Pengungkapan isi harus memiliki keselarasan bunyi
dengan sampiran.
Lampiran 2: LKS
[Link] bagian-bagian pantun berikut sehingga
membentuk pantun yang baik.
[Link] contoh-contoh pantun tersebut,
rumuskan karakteristik pantun yang baik.
1 Karakteristik jumlah ................................................................
baris ................................................................
2 Karakteristik persajakan ................................................................
................................................................
3 Karakteristik sampiran ................................................................
dan isi .................................................................
9
[Link] contoh-contoh pantun tersebut juga
contoh-contoh lain yang telah kalian ketahui,
identifikasi jenis-jenis pantun menurut tema dan isinya.
1 Berdasarkan temanya ................................................................
................................................................
................................................................
................................................................
................................................................
................................................................
2 Berdasarkan isinya .. ................................................................
................................................................
................................................................
................................................................
................................................................
................................................................
D. Lengkapilah isi pantun yang rumpang berikut dengan memperhatikan
karakteristik penulisan pantun!
1. Bom meledak di Hotel Mariot
Banyak mata hanya terpana
…………………………………………
………………………………………….
2. Jika engkau pergi ke Padang
Jangan lupa beli balado
…………………………………………………
…………………………………………………
3. Bunga mawar bunga kamboja
Indah ditanam di pinggir sungai
…………………………………………………….
…………………………………………………….
4. Dari Barito sampai ke Malang
Janganlah lupa membeli apel
…………………………………………………
…………………………………………………
5. Ambil sabit lalu ke ladang
Mencari rumput di pinggir kali
………………………………………………….
………………………………………………….
[Link] sampiran pantun yang rumpang berikut
dengan
memperhatikan karakteristik penulisan pantun!
……………………………………………………
……………………………………………………
Jadi murid pantang menyerah
Raih prestasi dan berbudi tinggi
1. ………………………………………………………
………………………………………………………
Jika engkau memang baik hati
Maukah engkau bawakan bukuku
2. ………………………………………………………….
………………………………………………………….
Minal aidin wal faidzin
Mohon maaf lahir dan batin
3. ………………………………………………………….
………………………………………………………….
Walau daku tak punya uang
Hati senang bisa bernyanyi
4. ………………………………………………………..
………………………………………………………..
Hutang emas dapat dibayar
Hutang budi dibawa mati
F. Tuliskan tiga buah pantun yang memenuhi syarat/karakteristik
pantun yang baik.
………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………..
11
………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………..
Lampiran 3: Alat dan Rubrik Penilaian
I. Tes Lisan
a. Karakteristik pantun
b. Jenis pantun
II. Tes Tulis
a. Alat Penilaian
Tulislah dua bait pantun yang memenuhi syarat-syarat pantun!
b. Rubrik Penilaian
Rubrik Kemampuan Menulis Pantun
NO. ASPEK YANG DIAMATI SKOR
1. Kesesuaian dengan syarat pantun (Tiap bait terdiri atas 4
baris, persajakan abab, baris 1,2 berisi sampiran dan baris 3,4
adalah isi)
…4… sesuai dengan semua syarat pantun
…3… sesuai dengan 3 syarat pantun
....2....sesuai dengan 1-2 syarat pantun
…1… tidak sesuai dengan semua syarat pantun
3. Kemenarikan isi pantun
…3…isi bermakna dan bervariasi
…2…isi bermakna namun kurang bervariasi
…1…isi tidak bermakna dan tidak bervariasi
4. Ketepatan penulisan ejaan
…3…tidak ada kesalahan penulisan ejaan
…2…ada beberapa keslahan penulisan ejaan (2-3
kesalahan)
…1… banyak kesalahan penulisan ejaan
(lebih dari 3 kesalahan)
Jumlah skor
III. Penilaian Observasi
Teknik peneilaian observasi dengan bentuk lembar observasi
Amatilah proses perilaku temanmu selamaproses pembelajaran menulis pantun
berlangsung dengan menggunakan format berikut!
No. Nama Siswa Kesediaan Kesedian bekerja Keaktifan
memgerjakan sama
tugas
1. Anita + + +
2 Bramanta
3 Cahyani
4 Deswita
5 Ernama
6 Faiza
13
Catatan:
+ : Bersedia mengerjakan tugas, bekerja sama, dan aktif mengikuti seluruh
proses pembelajaran.
- : Tidak bersedia mengerjakan tugas, tidak mau bekerja sama, dan tidak
aktif mengikuti seluruh proses pembelajaran.
IV. Penilaian Penugasan
Teknik penilaian penugasan dalam bentuk penilaian produk
Perbaikilah pantun yang telah kalian susun, kemudian kelompokkan
pantun yang telah kalian perbaiki menurut temanya. Dalam penyelesaian tugas ini,
kelompok kalian dinilai dalam hal persiapan penyelesaian tugas dan relevansi
hasil tugas yang kalian susun. Setelah itu, bukukanlah pantun yang telah Anda
susun, sehingga menjadi buku kumpulan pantun yang baik.
Rubrik penilaian
Merevisi dan Membukukan Pantun
No Aspek yang Dinilai Deskripsi Hasil
1 A. Pengelolaan
a. Kemampuan
Perencanaan/pembagian
tugas merevisi
b. Pemutusan/penetapan
kerangka buku kumpulan
pantun
c. Cara penyelesaian (jadwal
penyelesaian tugas merevisi
dan membukukan pantun)
2 [Link]
a. Ketepatan penafsiran tugas
menjadi aktivitas yang
bermakna
b. Keindahan/kerapian
pelaporan tugas
3 C. Keaslian
a. Ketinggian partisipasi dan
kreativitas anggota kelompok
dalam penyelesaian tugas
b. Keaslian gagasan yang
dituangkan dalam pantun
15