Anda di halaman 1dari 8

RAHASIA

I. TUJUAN OBSERVASI

Ingin mengetahui kemampuan kognitif pada anak berusia 3-4 tahun dalam hal
mengenali warna, yaitu menunjukkan warna dan menyebutkan warna.

II. DEFINISI OPERASIONAL

• Kemampuan menyebutkan warna adalah kemampuan seorang anak untuk


menyebutkan warna pada benda berwarna.

• Kemampuan menunjukkan warna adalah kemampuan seorang anak untuk


menunjukkan warna pada benda berwarna.

- Menyebutkan warna :

Anak diperlihatkan benda berwarna, lalu diberikan pertanyaan, “ini warna apa?”

- Menunjukkan warna :

Anak diminta untuk menunjuk salah satu benda berwarna sesuai permintaan,
misalnya “mana warna biru?”

III. JENIS OBSERVASI

Partisipan

IV. METODA

Check-list

V. HASIL OBSERVASI

Keterangan : Anak diberi 2 kali kesempatan, apabila pada kesempatan pertama


anak menyebutkan warna benar, maka ia dikategorikan “mampu”. Apabila pada
kesempatan pertama anak salah menyebut/ menunjukkan warna, lalu diberikan
kesempatan kedua, jika anak menyebut/ menunjukkan warna dengan benar di

1
RAHASIA

kesempatan kedua, maka ia dikategorikan “mampu”. Apabila pada kesempatan


kedua anak masih salah menjawab, maka ia dikategorikan “tidak mampu” untuk
mengidentifikasi warna tersebut.

Indikator Jenis Warna Kesempatan 1 Kesempatan 2


Mampu Tdk M Mampu Tdk M
Menyebutkan warna Merah √
Hijau √
Biru √
Kuning √
Hitam √
Orange √
Ungu √
Cokelat √
Putih √
Merah muda (pink) √
Abu-Abu √ √
Menunjukkan warna Merah √
Hijau √
Biru √
Kuning √
Hitam √
Orange √
Ungu √
Cokelat √
Putih √ √
Merah muda (pink) √
Abu-Abu √ √

Lamanya observasi: 2 menit

Subjek berdiri, kedua tangannya memegang meja, jari-jarinya memegang kaca


pada meja, jari telunjuknya menunjuk-nunjuk kaca meja, lalu tangan kanannya
memegang celananya. Lalu kedua tangannya memegang meja lagi. Lalu subjek
melihat pada arah observer, tangan kirinya memegang mulutnya, tangan kanannya

2
RAHASIA

menunjukkan benda-benda dengan warna-warna yang diminta, lalu mengangkat


benda-benda dengan warna yang diminta tersebut. Lalu tangannya memegang
meja lagi, lalu kedua tangannya memegang pada meja lagi, dengan tepalak tangan
terbuka di atas meja, lalu subjek duduk.

VI. LANDASAN TEORI

• Mengenalkan Warna Pada Balita

Mengenal warna berlangsung bertahap dan berkaitan erat dengan perkembangan


penglihatan balita. Anak yang perkembangannya normal, biasanya sudah bisa
mengenal perbedaan warna sejak usia 18 bulan. Pada masa itu ia mulai mengenali
persamaan dan perbedaan bentuk, ukuran, dan tekstur. Namun, baru pada usia 3
tahun, anak mulai benar-benar kenal warna.

Penelitian Dr.Nikki Pitchord dari Universitas Nottingham, Inggris dan Dr.Kathy


Mullen dari Universitas McGrill, Kanada tentang perkembangan kognitif warna
menemukan bahwa anak usia 3 tahun bisa menyebutkan warna merah, orange,
hijau, biru, ungu, merah muda, hitam dan putih dengan benar. Namun, anak-anak
membutuhkan waktu lebih lama untuk menyebutkan warna cokelat dan abu-abu
dengan benar.

• Berdasarkan Departemen Kesehatan RI, 2006, Pedoman Pelaksanaan


Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak di Tingkat
Pelayanan Kesehatan Dasar, tahapan perkembangan anak yang berusia 1 – 4
tahun adalah sbb:

Usia 12-18 bulan :

 Berdiri sendiri tanpa berpegangan

3
RAHASIA

 Membungkuk untuk memungut mainan kemudian berdiri kembali


 Berjalan mundur 5 langkah
 Memanggil ayah dengan kata "papa", memanggil ibu dengan kata "mama".
 Menumpuk dua buah kubus
 Memasukkan kubus di kotak
 Menunjuk apa yang diinginkan tanpa menangis/merengek, anak bisa
mengeluarkan suara yang menyenangkan atau menarik tangan ibu
 Memperlihatkan rasa cemburu/bersaing

Usia 18-24 bulan:

 Berdiri sendiri tanpa berpegangan selama 30 detik


 Berjalan tanpa terhuyung-huyung
 Bertepuk tangan, melambai-lambai
 Menumpuk empat buah kubus
 Memungut benda kecil dengan ibu jari dan jari telunjuk
 Menggelindingkan bola kearah sasaran
 Menyebut 3-6 kata yang mempunyai arti
 Membantu/menirukan pekerjaan rumah tangga
 Memegang cangkir sendiri, belajar makan-minum sendiri

Usia 24-36 bulan:

 Jalan menaiki tangga sendiri


 Dapat bermain dan menendang bola kecil
 Mencoret-coret pensil pada kertas
 Bicara dengan baik, menggunakan dua kata
 Dapat menunjuk satu atau lebih bagian tubuhnya ketika diminta

4
RAHASIA

 Melihat gambar dan dapat menyebut dengan benar nama dua benda atau lebih
 Membantu memungut mainannya sendiri atau membantu membawa suatu
benda jika diminta
 Makan nasi sendiri tanpa banyak tumpah
 Melepas pakaiannya sendiri

Usia 36-48 bulan:

 Berdiri pada satu kaki selama 2 detik


 Melompat dengan kedua kaki diangkat
 Mengayuh sepeda roda tiga
 Menggambar garis lurus
 Menumpuk 8 buah kubus
 Mengenal 2-4 warna
 Menyebut nama, umur, tempat.
 Mengerti arti kata di atas, di bawah, di depan
 Mendengarkan cerita
 Mencuci dan mengeringkan tangan sendiri
 Bermain bersama ternan, mengikuti aturan permainan
 Mengenakan sepatu sendiri
 Mengenakan celana panjang, kemeja, baju

Usia 48-60 bulan:

 Berdiri pada satu kaki selama 6 detik


 Melompat dengan kedua kaki diangkat
 Mengayuh sepeda roda tiga
 Menggambar garis lurus

5
RAHASIA

 Menumpuk 8 buah kubus


 Mengenal 2-4 warna
 Menyebut nama, Usia, tempat
 Mengerti arti kata di atas, di bawah, di depan
 Mendengarkan cerita
 Mencuci dan mengeringkan tangan sendiri
 Bermain bersama teman, mengikuti aturan permainan
 Mengenakan sepatu sendiri
 Mengenakan celana panjang, kemeja, baju

Usia 60-72 bulan:

 Berjalan lurus
 Berdiri dengan satu kaki selama 11 detik
 Menggambar 6 bagian tubuh, menggambar orang lengkap
 Menangkap bola kecil dengan kedua tangan
 Menggambar segi empat
 Mengerti arti lawan kata
 Mengerti pembicaraan yang menggunakan 7 kata atau lebih
 Menjawab pertanyaan tentang benda terbuat dari apa dan kegunaannya
 Mengenal angka, bisa menghitung angka 5 -10
 Mengenal warna-warni
 Mengungkapkan simpati
 Mengikuti aturan permainan
 Berpakaian sendiri tanpa dibantu

VII. KESIMPULAN

6
RAHASIA

Dari hasil observasi yang dilakukan, diperoleh hasil bahwa subjek dapat
mengenali dan menyebutkan dengan cepat hampir semua warna yang ditanyakan.
Namun, subjek mendapat kesulitan dalam membedakan warna putih dan abu-abu.
Pada kesempatan menyebutkan warna, Subjek menyebutkan warna abu-abu
adalah putih. Saat diberikan kesempatan kedua, Subjek tetap menyebutkan benda
berwarna abu-abu adalah putih. Lalu pada saat kesempatan menunjukkan warna,
Subjek tertukar dalam menunjukkan benda berwarna putih dan abu-abu.

Menurut penelitian Dr.Nikki Pitchord dan Dr.Kathy Mullen tentang


perkembangan kognitif warna menemukan bahwa anak usia 3 tahun bisa
menyebutkan warna merah, orange, hijau, biru, ungu, merah muda, hitam dan
putih dengan benar dan menurut milestone perkembangan kognitif anak, usia 3-4
tahun anak sudah mengenal warna-warni, maka hal ini pun sesuai dengan
perkembangan kognitif Subjek.

VIII. DAFTAR RUJUKAN

http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Psikologi/mengenalkan.warna.pada.balita
/001/007/509/1/4

http://www.infodokterku.com/index.php?
option=com_content&view=article&id=69:tahapan-perkembangan-anak-
balita-0-59-bulan-dan-anak-pra-sekolah-60-72-bulan.