Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

BAB III RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT TEKNIS PEKERJAAN MEKANIKAL ELEKTRIKAL & PLUMBING
I. SYARAT-SYARAT UMUM Spesifikasi teknis ini menjelaskan tentang uraian syarat-syarat teknis dalam hal penyediaan, pemasangan, dan pengetesan seluruh peralatan (material) dan instalasi yang ditunjukkan pada gambar perencanaan untuk pelaksanaan pekerjaan mekanikal dan elektrikal pada Proyek KEGIATAN PENGEMBANGAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) NEGERI 1 BALIKPAPAN SEBAGAI SMK MODEL - KALIMANTAN TIMUR. Spesifikasi teknis ini meliputi uraian untuk pelaksanaan antara lain : 1. Pekerjaan Mekanikal Dan Plumbing, terdiri dari ; 1.1. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Plumbing. 1.2. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Pemadam Kebakaran. 2. Pekerjaan Elektrikal, terdiri dari ; 1.1. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Kelistrikan. 1.2. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Diesel Generator Set. 1.3. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Penyalur Petir. 1.4. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Telepon. 1.5. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Fire Alarm. 1.6. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Tata Suara (Sound System). 1.7. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Security System dan CCTV. Spesifikasi Teknis, Gambar Perencanaan dan Bill Of Quantity ini merupakan dokumen penawaran yang tidak dapat dipisah-pisahkan atau satu kesatuan, dan apabila ada sesuatu bagian pekerjaan atau bahan atau peralatan yang diperlukan agar instalasi ini dapat bekerja dengan baik dan hanya dinyatakan dalam salah satu gambar perencanaan atau spesifikasi teknis atau bill of quantity saja, maka Pemborong harus tetap melaksanakannya sesuai dengan standard dan peraturan yang berlaku. a. Gambar - Gambar Gambar-gambar perencanan tidak dimaksudkan untuk menunjukkan semua accessories dan fixture secara terperinci. Semua bagian tersebut walaupun tidak digambarkan atau disebutkan secara detail harus disediakan dan dipasang oleh Pemborong, sehingga sistem dapat bekerja dengan baik, benar
- 89 -

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

dan sesuai standar yang berlaku. Gambar-gambar instalasi menunjukkan secara umum tata letak dari peralatan instalasi yang pemasangannya harus dikerjakan dengan memperhatikan kondisi lapangan. Gambar-gambar arsitektur dan struktur/sipil harus dipakai sebagai referensi untuk pelaksanaan dan detail "finishing" dari proyek. Sebelum pekerjaan dimulai, Pemborong harus mengajukan gambar-gambar kerja dan detail (shop drawing) sebanyak 3 (tiga) set yang harus diajukan kepada Direksi Pengawas Lapangan untuk mendapatkan persetujuan. Setiap shop drawing yang diajukan pemborong dan telah disetujui Direksi Pengawas Lapangan dianggap bahwa Pemborong telah memahami situasi serta telah berkonsultasi dengan pekerjaan instalasi lainnya. Pemborong harus membuat catatan yang cermat dari penyesuaian pelaksanaan pekerjaan di lapangan, catatan tersebut harus dituangkan dalam satu set lengkap gambar (kalkir) dan 3 (tiga) set lengkap gambar blue print sebagai gambar - gambar sesuai pelaksanaan (as built drawings). As built drawings harus diserahkan kepada Direksi Pengawas Lapangan dan Pemberi Tugas (Owner) setelah selesai pekerjaan. Dalam hal ada keraguan yang ditimbulkan karena kemungkinan kesalahan penggambaran atau ketidak sesuaian lainnya, pemborong harus segera mengajukan pertanyaan tertulis kepada Direksi Pengawas Lapangan, Pemberi Tugas, dan Perencana untuk mendapatkan penjelasan masalah tersebut dalam pelaksanaan baik berupa jenis barang, pemasangan maupun pengujian atau pengetesan. b. Koordinasi Pemborong pekerjaan instalasi dalam melaksanakan pekerjaan ini, harus bekerja sama dengan Pemborong bidang atau disiplin lainnya, agar seluruh pekerjaan dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan jadwal waktu yang telah ditentukan. Koordinasi yang baik perlu diadakan untuk mencegah agar pekerjaan yang satu tidak menghalangi atau menghambat pekerjaan lainnya. c. Daftar Bahan dan Contoh Dalam waktu tidak lebih dari 14 (empat belas) hari setelah Pemborong menerima pemberitahuan meneruskan pekerjaan, kecuali apabila ditunjuk lain oleh Direksi Pengawas Lapangan, Pemborong diharuskan menyerahkan daftar dari bahan dan material yang akan digunakan. Daftar ini harus dibuat rangkap 3 (tiga) yang didalamnya tercantum nama dan alamat, katalog dan keterangan
- 90 -

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

lain yang dianggap perlu oleh Direksi Pengawas Lapangan. Persetujuan oleh Direksi Pengawas Lapangan akan diberikan atas dasar diatas. Pemborong harus menyerahkan contoh bahan dan material yang akan dipasang kepada Direksi Pengawas Lapangan. Semua biaya yang berkenaan dengan penyerahan dan pengembalian contoh - contoh ini adalah menjadi tanggungan Pemborong. Bahan yang digunakan adalah sesuai dengan yang dimaksud didalam spesifikasi teknis ini, berstandar mutu dan keadaan baru. Pekerjaan haruslah dilakukan oleh tenaga ahli. Pemborong diwajibkan untuk mengecek kembali atas segala ukuran dan kapasitas peralatan yang akan dipasang dan apabila terdapat keraguan, Pemborong harus segera menghubungi Direksi Pengawas Lapangan dan Perencana untuk berkonsultasi. Pengambilan ukuran atau pemilihan kapasitas peralatan, yang sebelumnya tidak dikonsultasikan dengan Direksi Pengawas Lapangan dan Perencana, apabila terjadi kekeliruan maka hal tersebut menjadi tanggung jawab Pemborong. Untuk itu pemilihan peralatan dan material harus mendapatkan persetujuan dari Direksi Pengawas Lapangan, Pemberi Tugas Dan perencana. Penggantian merk bahan dan material dapat dilakukan dengan persetujuan dan ketentuan dari Direksi Pengawas Lapangan, Pemberi Tugas dan Perencana. d. Perlindungan Pemilik Atas penggunaan bahan dan material, sistem dan lain - lain oleh Pemborong, Pemberi Tugas (Pemilik) dijamin dan dibebaskan dari segala claim ataupun tuntutan yuridis lainnya. Hal ini Harus menjadi Perhatian dan tanggung jawab Pemborong. e. Pengetesan dan Persetujuan Pemborong harus melakukan semua pengetesan yang dipersyaratkan disini dan mendemonstrasikan cara kerja dari segenap sistem, disaksikan oleh Direksi Pengawas Lapangan dan Perencana. Semua tenaga, bahan dan perlengkapan yang perlu untuk percobaan tersebut, merupakan tanggung jawab Pemborong. Semua peralatan - peralatan yang sudah dikirim dan dipasang, harus memenuhi standar dan ketentuan pengetesan dengan benar, selanjutnya
- 91 -

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

pemborong harus melaksanakan pengujian secara keseluruhan dari peralatan - peralatan yang terpasang, disaksikan oleh team Pemberi Tugas, Direksi Pengawas Lapangan dan Perencana. Hal ini termasuk pula peralatan khusus yang diperlukan untuk testing dari sistem ini seperti yang dianjurkan oleh pabrik pembuat, harus disediakan oleh Pemborong. Dan jika sudah ditest dan ternyata memenuhi fungsi - fungsinya sesuai dengan standar yang berlaku dan ketentuan dari kontrak, maka seluruh unit lengkap dengan peralatannya dapat diserahkan kepada Direksi Pengawas Lapangan untuk disetujui. f. Masa Garansi dan Serah Terima Pekerjaan Peralatan utama harus digaransikan selama 1 (satu) sampai 3 (tiga) tahun terhitung dari penyerahan kedua. Selama masa garansi, Pemborong diwajibkan untuk mengatasi segala kerusakan-kerusakan dari pada peralatan utama yang dipasangnya tanpa ada biaya tambahan. Selama masa garansi tersebut, Pemborong pekerjaan instalasi ini masih harus menyediakan tenaga ahli yang dapat dihubungi setiap saat.

Penyerahan pekerjaan pertama baru dapat diterima setelah dilengkapi dengan bukti dari hasil pemeriksaan atas instalasi, dengan pernyataan benar dan baik yang ditandatangani bersama oleh instalatur yang melaksanakan pekerjaan tersebut, Direksi Pengawas Lapangan dan melampirkan sertifikat pengujian yang sudah disahkan oleh Badan Instansi yang berwenang. Jika pada masa garansi tersebut, Pemborong tidak melaksanakan atau tidak memenuhi teguran - teguran atas perbaikan, penggantian, kekurangan selama masa garansi, maka Direksi Pengawas Lapangan berhak menyerahkan pekerjaan perbaikan atau kekurangan tersebut pada pihak lain atas biaya dari Pemborong yang melaksanakan pekerjaan instalasi tersebut. Sebelum penyerahan kedua (final acceptance), Pemborong harus mengadakan semacam pendidikan dan latihan selama periode tersebut kepada Tenaga calon-calon operator untuk setiap pekerjaan yang ditunjuk oleh Pemberi Tugas (Owner). Training tentang pengoperasian dan perawatan tersebut harus lengkap dengan 3 (tiga) set operating maintenance and repair manual books, sehingga para petugas atau operator dapat mengoperasikan dan melaksanakan pemeliharaan. g. Laporan
- 92 -

Kegiatan Fisik. Perubahan. Hasil pengetesan peralatan-peralatan instalasi. Hal-hal yang menyangkut masalah : • Material (masuk atau ditolak) • Jumlah tenaga kerja • Keadaan cuaca • Pekerjaan tambah / kurang. c. Berdasarkan laporan harian. Penambahan dan Pengurangan Pekerjaan . yang bertindak selaku wakil dari Pemborong dan mempunyai kemampuan untuk memberikan keputusan teknis. Hasil pengukuran-pengukuran dan lain-lain. atau pada saat yang dikehendaki oleh Direksi Pengawas Lapangan di dalam pelaksanaan harus disampaikan langsung kepada pihak Pemborng melalui penanggung jawab Pemborong. i.kegiatan yang dilakukan di lapangan secar jelas. Pemborong harus menyerahkan Laporan Pengetesan kepada Direksi dalam rangkap 5 (lima) mengenai hal-hal sebagi berikut : a. Laporan tersebut dibuat dalam rangka 3 (tiga) meliputi : a. Semua pengetesan dan atau pengukuran tersebut harus disaksikan oleh Direksi Pengawas Lapangan pekerjaan ini. b. Laporan ini harus ditandatangani oleh Manager Proyek dan diserahkan pada Direksi Pengawas Lapangan dan Pemberi Tugas untuk diketahui / disetujui. b. Hasil pengetesan tahanan isolasi kabel dan pemberian tegangan. dibuat laporan mingguan dimana laporan tersebut berisi ikhtisar dan catatan prestasi atas pekerjaan minggu lalu sehingga menjadi laporan selama 1 (satu) bulan dan rencana pekerjaan minggu depan dan satu bulan ke depan. bertanggung jawab penuh dalam menerima segala instruksi instruksi dari Direksi Pengawas Lapangan. Mingguan Dan Bulanan" yang memberikan gambaran dari kegiatan . Penanggung jawab tersebut harus berada ditempat pekerjaan selama jam kerja dan pada saat diperlukan dalam pelaksanaan.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Pemborong wajib membuat "Laporan Harian. h. Catatan dan perintah Direksi Pengawas Lapangan yang disampaikan baik secara lisan maupun tertulis.93 - . Penanggung Jawab Pelaksana Sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan Pemborong harus menempatkan seorang penanggung jawab pelaksanaan yang ahli dan berpengalaman serta harus selalu berada di lapangan / site.

j. l. Masa Pemeliharaan Selama masa pemeliharaan. mesin dan alat-alat kerja yang disimpan di tempat kerja (gudang lapangan). pengeboran dan sebagainya hanya dapat dilaksanakan setelah mendapat izin tertulis dari Direksi Pengawas Lapangan. penyimpanan barang / bahan serta peralatan kerja dan sebagai area / tempat kerja (peralatan pekerjaan kasar) dimana pelaksanaan tugas instalasi berlangsung.gambar rencana yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan Direksi Pengawas Lapangan. Gudang dan Los Kerja Pemborong diperbolehkan membuat ruang kantor.94 - . pembongkaran. lantai. harus dilaksanakan tidak kurang dari dua minggu sekali. .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Pelaksanaan pekerjaan yang menyimpang dari gambar . Kantor Pemborong. dinding dan sebagainya yang dilakukan dalam rangka pemasangan instalasi ini maupun pengembaliannya seperti keadaan semula adalah termasuk pekerjaan Pemborong instalasi ini. Pembobokan. k. dapat dilaksanakan bila terlebih dahulu mendapatkan izin dari Pemberi Tugas dan Direksi Pengawas Lapangan m. Perubahan . harus diajukan oleh Pemborong kepada Direksi Pengawas Lapangan secara tertulis. harus diselenggarakan kegiatan pemeliharaan berjangka dan pemeriksaan routine. Dalam merubah gambar rencana tersebut.perubahan material dan gambar rencana yang mengakibatkan pekerjaan tambah kurang harus disetujui secara tertulis oleh Direksi Pengawas Lapangan. Penjagaan Dan Kebakaran Pemborong wajib mengadakan penjagaan dengan baik serta terus menerus selama berlangsungnya pekerjaan atas bahan. Pemborong harus menyerahkan gambar perubahan yang dimaksud Direksi Pengawas Lapangan dalam rangkap 3 (tiga) untuk disetujui. Pengajuan perubahan material. Pekerjaan pemeliharaan dan pemeriksaan routine tersebut. peralatan. gudang dan los kerja di halaman tempat pekerjaan. Pembobokan. gambar rencana dan lain sebagainya. untuk keperluan pelaksanaan tugas administrasi lapangan. Pengelasan dan Pengeboran Pemborong tembok.

barang tersebut diatas. berpengalaman dan mempunyai wewenang penuh untuk mengambil keputusan. p. harus diatur sedemikian rupa agar memudahkan jalannya pemeriksaan dan tidak mengganggu pekerjaan dari bagian lain.Penimbunan / penyimpanan barang.jam kerja dan . gudang. Pemborong wajib menyediakan peralatan pemadam kebakaran (pemadam api ringan) yang diletakkan dalam kantor lapangan dan gudang. kantor. Daya listrik baik untuk keperluan penerangan maupun untuk sumber tenaga / daya kerja harus disediakan oleh Pemborong. Peti PPPK dengan isinya yang selalu lengkap. Peraturan . Kecelakaan dan Peti PPPK Terjadinya kecelakaan yang berhubungan dengan pelaksanaan pekerjaan ini. serta melaporkan kejadian tersebut kepada instansi dan departemen yang bersangkutan / berwenang (dalam hal ini polisi dan Departemen Tenaga Kerja) dan mempertanggungjawabkan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Site Manager harus berada ditempat pekerjaan selama jam . harus selalu dalam keadaan bersih. maka Pemborong diwajibkan segera mengambil segala tindakan guna kepentingan si korban atau para korban. q. guna keperluan pertolongan pertama pada kecelakaan harus selalu ada di tempat pekerjaan. menjadi tanggung jawab Pemborong. los kerja dan tempat pekerjaan dilaksanakan dalam bangunan. Penerangan dan Sumber Daya Pada kantor. o.tempat pelaksanaan pekerjaan yang dianggap perlu. los kerja.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Kehilangan yang diakibatkan oleh kelalaian penjagaan atas barang . harus diberi penerangan yang cukup.peraturan yang lain tentang ketertiban akan di keluarkan oleh Direksi Pengawas Lapangan pada waktu pelaksanaan. n. bahan dan peralatan baik di dalam gudang maupun diluar (halaman). Kebersihan dan Ketertiban Selama pelaksanaan pekerjaan berlangsung.95 - . Bagan Penyelenggara dari Pemborong Pimpinan harian pada pelaksanaan pekerjaan oleh Pemborong harus diserahkan kepada penyelenggara dengan kwualifikasi ahli. gudang dan tempat .

bagian pekerjaan yang telah dilaksanakan. LINGKUP PEKERJAAN Spesifikasi teknis ini menjelaskan tentang uraian syarat-syarat teknis dalam hal penyediaan. bahan dan peralatan serta Pemborong harus mengadakan fasilitas . II. kepada mereka yang melanggar terhadap peraturan umum mengganggu ataupun merusak ketertiban.96 - . berlaku tidak wajar. Site Manager mewakili Pemborong ditempat pekerja dapat bertindak penuh kepada Direksi Pengawas Lapangan. Pemborong diwajibkan untuk menjalankan disiplin yang ketat terhadap semua pekerja (buruh) dan pegawainya.fasilitas yang diperlukan. pemasangan dan pengujian seluruh lingkup pekerjaan instalasi Mekanikal. maka akan dikenakan tindakan sesuai dengan yang dimaksud dalam pasal denda. r. Direksi Pengawas Lapangan menempatkan petugas petugas pengawasan yang bertugas setiap saat untuk mengawasi pekerjaan. Bila Pemborong lalai. sebagai penanggung jawab di lapangan. tetapi luput dari pengamatan Direksi Pengawas Lapangan dan staf-nya adalah menjadi tanggung jawab Pemborong. Elektrikal Dan Plumbing yang terdiri dari .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ setiap saat yang diperlukan Pemberi Tugas dan Direksi Pengawas Lapangan. Pada setiap saat Direksi Pengawas Lapangan atau petugas – petugas / staff harus dapat mengawasi. memeriksa dan menguji setiap bagian pekerjaan. Pengawasan Pengawasan setiap hari terhadap pelaksanaan pekerjaan adalah dilakukan oleh Direksi Pengawas Lapangan dan Staff-nya. Bagian . Di tempat pekerjaan. melakukan perbuatan yang merugikan terhadap pelaksanaan pekerjaan. disampaikan langsung kepada Site Manager wakil Pemborong. harus segera dikeluarkan dari tempat pekerjaan atas perintah pengawas harian. Petunjuk dan perintah Direksi Pengawas Lapangan didalam pelaksanaan. .

Pekerjaan Plumbing 1. Pengadaan dan pemasangan peralatan sistem pengolahan air kotor (Septic Tank) dengan Biotech System. Pekerjaan Pemadam Kebakaran 1. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi pemadam kebakaran (hydrant) lengkap dengan pompa-pompa hydrant. Pekerjaan Kelistrikan . 1.1. 1.1.4. pipa vent dan air hujan lengkap dengan elbow. 1. tee.1. 1.1.2. fire hydrant box. 1. 1.3. reduser. 1.1.4. Pengurusan ijin dan penyambungan sumber air bersih dari PDAM 1.2.2.1. Pengurusan ijin penggunaan instalasi pemadam kebakaran (hydrant).3. Pengetesan dan pengujian dari seluruh instalasi pemadam kebakaran yang tepasang.1. fire brigade connection. Pengadaan dan pemasangan sistem penyaluran dan penampungan air hujan dengan sumur resapan dan saluran / drainase bangunan. 2. daerah setempat.1. Pekerjaan Elektrikal 2.2.2. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi air bersih.2. Pengetesan dan pengujian dari seluruh instalasi plambing yang terpasang. Pengadaan dan pemasangan pompa sumur dangkal (Jet Pump) dan Submersible Deep Well Pump air bersih serta pengeboran sumur dalam dan dangkal untuk sumber air bersih. Pekerjaan Mekanikal 1.1. 1.8. Pengadaan dan pemasangan instalasi pemadam api ringan (PAR) atau fire extinguiher.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 1. 1. Pengurusan ijin dan penyambungan sumber air bersih dari sumur dalam maupun dangkal kepada pihak Badan yang berwenang pada daerah setempat. dan accessories lainnya. 1.6.2. Pengadaan dan pemasangan peralatan-peralatan bantu bagi seluruh peralatan plambing.5.1.1. sistem pengolahan air bekas (buangan) dari ruang cuci dengan Neutralizing Tank dan dari ruang dapur kotor dengan Grease Trap. air kotor. air bekas. klem. dan accessories lainnya.97 - .7.1. hydrant pillar.

98 - . 2.5.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 2.1.1. pemasangan dan penyujian unit Diesel Generator Set lengkap dengan tanki mingguan dan harian.1.9. Pengadaan dan pemasangan seluruh type dan ukuran kabel tegangan rendah 400/230 V. model silent (Mobile). Pengurusan dan penyambungan daya listrik PLN Sistem TR/TR 400/230 Volt ke pihak PLN daerah setempat.3. Pengadaan. 2.1. Pengurusan dan penyambungan daya listrik PLN Sistem TM/TM 20 kVolt ke pihak PLN daerah setempat.11.1. Pengadaan dan pemasangan panel utama tegangan menengah (TM) lengkap dengan komponen-komponen panelnya. Pengadaan. 2. pipa pelindung kabel. Pengadaan. pemasangan dan pengujian sistem listrik tegangan rendah lengkap dengan komponen-komponen panel genset (AMF).1.2. Pengadaan dan pemasangan seluruh panel-panel tegangan rendah lengkap dengan komponen-komponen panelnya. 2. Pekerjaan Diesel Generator Set 2. 2.1.8.3.7.4. . 2.12. 2. 2. kotak saklar dan stop kontak. 2.1. Pengadaan dan pemasangan seluruh type dan ukuran kabel tegangan menengah 20 kV. Pengadaan dan pemasangan Transformator Stap-Up 20 kV/400 V. 2.2. pemasangan dan pengujian type dan ukuran kabel tegangan rendah 400 V dari Panel Genset (AMF) ke Panel Utama.1. 2. 2.2. Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi kelistrikan yang terpasang.2. 2. 2. Pengadaan dan pemasangan sistem pembumian pengaman lengkap dengan bak kontrol dan elektroda pembumian. 50 Hz lengkap dengan komponen pengamanannya. Pengurusan dan penyambungan daya listrik dari sumber Diesel Generator Set Sistem tegangan rendah (TR/TR) 400/230 Volt. Pengadaan dan pemasangan instalasi listrik untuk AC dan Fan.4.10. dan stop kontak.2. saklar. 2.1.6. isolasi penyambungan kabel.1.2. dan accessories lainnya. Pengadaan dan pemasangan berbagai jenis lampu penerangan. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi penerangan dalam dan luar serta stop kontak lengkap dengan kabel instalasi. junction box.1.2.1.1.

7. urugan tanah dan lainnya. Pengurusan dan penyambungan line telepon ke pihak PT.3.4. 2.3.4. alat ukur dan elektroda pentanahan. Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi penyalur petir system elektrostatis dan sistem conventional (sangkar faraday). Pengadaan dan pemasangan Unit Splizen (Air Terminal) penyalur petir sistem elektrostatis. 2.2. Pengadaan.99 - .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 2. Pengadaan dan pemasangan instalasi penyalur petir dan sistem pentanahan penangkal petir lengkap dengan bak kontrol. Pekerjaan Telepon 2. kotak untuk outlet telepon. 2.4. Pengadaan. Pengadaan.4.4. pemasangan dan pengujian seluruh sistem pembumian pengaman untuk Netral Genset & Body Genset lengkap dengan bak kontrol dan elektroda pembumian. 2.4.3.1. Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi telepon yang terpasang.3. pipa pelindung kabel. Pekerjaan Fire Alarm (Penginderaan Kebakaran) 2.Telkom daerah setempat.5.3. Pengadaan dan pemasangan jenis pesawat telepon digital dan analog.8. Pengadaan dan pemasangan seluruh pekerjaan kontruksi untuk unit Diesel Genset dan tanki mingguan lengkap dengan Pondasi. Pekerjaan Penyalur Petir 2.5. Pengadaan dan pemasangan Unit peralatan utama PABX lengkap dengan terminal box utama (TBU-PABX). Pengadaan dan pemasangan tiang penyanggah air terminal penyalur petir.2.3. pemasangan dan pengujian seluruh sistem pemipaan bahan bakar solar dari tanki mingguan ke tangki harian Diesel Genset lengkap dengan Pompa listrik dan manual.5. 2. junction box.6. galian tanah. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi outlet telepon lengkap dengan jenis dan ukuran kabelnya. 2. pemasangan dan pengujian type dan ukuran kabel kontrol 24V-DC dari Panel Genset (AMF) ke Panel Utama. 2.4.3.2.1.2.5. dan accessories lainnya. 2. Pengadaan dan pemasangan terminal-terminal box telepon (TBT).6. 2.2. Pengadaan dan pemasangan Unit peralatan utama Fire Alarm .2. 2. 2. 2.4.4. 2. serta bak kontrol.1. 2.

selektor zone.3. Pengadaan dan pemasangan Unit peralatan utama Indovision atau TV Cable lengkap dengan terminal box utama (TBU-TV).1. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi. 2.5. juntion box.6.6. alarm bell. Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi Fire Alarm yang terpasang. 2. junction box.2. dan accessories lainnya. . Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi CCTV & Security System lengkap dengan jenis dan ukuran kabelnya. Pekerjaan Instalasi Closed Camera Television (CCTV) Dan Security System 2. lengkap dengan jenis dan ukuran kabelnya.6. 2. Pekerjaan Tata Suara Pengadaan dan pemasangan Unit peralatan utama Tata Suara dan Car Call system lengkap dengan terminal box utama (TBSSS).7.8. ceiling speaker. Pengadaan dan pemasangan terminal-terminal box Tata Suara (TBS). Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi Tata Suara yang terpasang. 2. Pengadaan dan pemasangan Unit peralatan utama CCTV dan Security System lengkap dengan terminal box utama (TBU-CS).2.100 - .6.5. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi unit detektor. 2.1. 2. Infra Rad Detector). 2. pipa pelindung kabel.4.6. Pekerjaan Instalasi Master Antenna Television (MATV) . dan accessories lainnya. antenna FM/AM.3.8.1. volume kontrol.Optional 2.7. Pengadaan dan pemasangan terminal-terminal box Fire Alarm (TBF).4. kotak untuk outlet TV + Unit Colour Monitor TV. 2. 2. Unit peralatan security System (Door Contak. pipa pelindung kabel. Pengadaan dan pemasangan terminal-terminal box CS (TBT-CS). sirine. break glass switch. lampu tanda.3. outlet microphone. juntion box.7. Detector Gerak. (MCFA) lengkap dengan terminal box utama (TBF-FA). Unit Camera & Lenses. horn speaker. pipa pelindung kabel. 2. dan accessories lainnya. 2.5. 2.4. Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi CCTV dan Security System yang terpasang.7.7.2. lengkap dengan jenis dan ukuran kabelnya.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 2.

Berdomisili di wilayah setempat dan sekitarnya. 4. pipa pelindung kabel. 6. PESERTA PELELANGAN Peserta pelelangan adalah badan hukum yang bergerak dibidang pemborong bangunan rumah tinggal serta terdaftar dalam Daftar Rekanan Mampu Propinsi dan memiliki Tanda Daftar Rekanan Yang masih berlaku serta memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh Pemberi Tugas. dan accessories lainnya.101 - .3. Mendapat persetujuan dari Pemberi Tugas. Mempunyai Pas Kerja PLN (Sikka Golongan A) dan Pas PAM-wilayah yang masih berlaku. 5. 2. 4. IV. 6. Mempunyai tenaga pelaksana yang berpengalaman. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi outlet TV lengkap dengan jenis dan ukuran kabelnya. kotak untuk outlet TV.8. PROSEDUR PELAKSANAAN Syarat-syarat pelaksanaan antara lain . Mempunyai pengalaman dalam pekerjaan Mekanikal. 2. III. 3. 5. Pemborong pekerjaan MEP dalam bangunan ini harus mempertanggung jawabkan pekerjaan secara teknis dan instalasi kepada pimpinan proyek.8. juntion box. Elektrikal dan Plumbing yang dinyatakan dengan referensi dan mampu berperan sebagai patner dari pemborong utama (pekerjaan Sipil).4. agar setiap waktu dapat memberikan penjelasan dengan pimpinan proyek.8. adapun persyaratan lainnya adalah .2. Pemborong harus mengadakan pengujian seluruh pekerjaan instalasi Mekanikal dan Elektrikal yang disaksikan oleh pemberi tugas. 2. 1.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 2. Pekerjaan instalasi MEP dinyatakan selesai bila pihak pemborong telah . Pemborong harus dapat menerima dan menyetujui gambar instalasi yang diberikan oleh perencana. Membuat Time Schedule pelaksanaan pekerjaan MEP. 3. Pemborong harus membuat gambar kerja yang mengacu pada gambar perencanaan dan disetujui pemberi tugas serta disahkan pimpinan proyek. 1. Pengadaan dan pemasangan terminal-terminal box TV (TBTV). 2. Pemborong harus menempatkan tenaga ahli di lapangan. Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi televisi yang terpasang.

2.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ menyatakan . Uraian Umum 1. 9. Instalasi Plambing A. Seluruh material pada Pekerjaan MEP harus mempunyai purna jual yang terjamin dan garansi minimal 9 (sembilan) Bulan sampai dengan 1 (satu) tahun. V. air bersih dengan pompa penguat (Booster Pump) secara sistem tangki tekanan (Hydrophor) otomatis disalurkan . b. Pengajuan gambar kerja dari pemborong harus dilakukan sebelum pekerjaan dilaksanakan. Supply air bersih dari sumur dalam menggunakan Submersible Deep Well Pump (SDWP) dan dari sumur dangkal menggunakan Jet Pump. Surat hasil pengetesan dan pengujian instalasi. water level control) dan ditambah check valve. c. Uraian Teknis Pekerjaan Mekanikal 5.1. SYARAT-SYARAT TEKNIS 5.2. 5. yang menyatakan bahwa pekerjaan telah selesai 100 %. Penggantian merk dari material dapat dilakukan dengan persetujuan dan ketentuan dari pemberi tugas dan pimpinan proyek. Menyerahkan gambar As Buil Drawing sebanyak 3 (tiga) set yang telah diketahui Perencana. Pemberi Tugas dan disahkan Direksi Pengawas Lapangan. Pengontrolan penggunaan air bersih dari SDWP atau jet pump maupun PDAM dengan gate valve + pelampung (WLC.2. Pemborong harus melaksanakan masa pemeliharaan selama 3 s/d 6 bulan. a. 8. Telah mendapatkan surat keterangan dari pimpinan proyek. Kerusakan material sebelum penyerahan kedua menjadi tanggung jawab pemborong. pemborong harus mengganti dengan yang baru.102 - .1. 7. Semua materail harus baru dan bila terjadi kerusakan pada materaial tersebut pada saat pelaksanaan pekerjaan. Pemborong harus menyerahkan daftar dan contoh material kepada pemberi tugas dan pimpinan proyek untuk mendapatkan persetujuan. SISTEM A. 3. Air bersih yang berasal dari sumur dalam dan sumur dangkal di sambungkan langsung ke Ground Water Reservoir Tank (GWR). Air Bersih Sumber air bersih untuk proyek ini berasal dari sumber air tanah atau Sumur dalam sebagai sumber air utama dan cadangan. 4. Selanjutnya dari Water Reservoir Tank.1.

3. Selanjutnya air buangan yang berada pada seluruh saluran bangunan sebelum dialirkan ke drainage / saluran kota terdekat. sedangkan buangan air dari kitchen (dapur kotor) dan ruang cuci pakaian akan dialirkan masing-masing ke bak penampungan yaitu Grease Trap dan Neutralizing Tank untuk disaring atau difilter (jika diperlukan) yang selanjunya dialirkan ke drainage / saluran bangunan. A.2.1.103 - . yaitu sebagian air hujan ditampung dalam tanki air hujan yang selanjutnya akan difilterisasi (disaring) dengan menggunakan pompa transfer melalui sand filter tank dan karbon filter untuk disalurkan ke Water Reservoir Tank (WRT). tekanan air pada seluruh unit fixture harus memenuhi syarat-syarat tekanan air yang ada dalam buku PPI Tahun 1979. untuk itu digunakan 2 (dua) pipa tegak dan mendatar untuk melayani dan mengalirkan kedua jenis air buangan tersebut. B. Air buangan dari wastafel dan floor drain dipisah dengan buangan air dari water closed. Untuk sumber air tanah telah terjamin kualitas / mutu airnya yang harus dibuktikan dengan hasil pemeriksaan laboratorim PT. Air Kotor dan Air Bekas Buangan air dari wastafel atau lavatory dan floor drain disebut dengan air bekas dan buangan air dari water closed dan urinal disebut dengan air kotor. Pipa Air Bersih .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ ke seluruh Toilet yang ada pada lantai bangunan hingga siram taman. Air bekas yang berasal dari wastafel dan floor drain akan dialirkan langsung ke drainage bangunan. A. air hujan jatuh bebas langsung dialirkan ke drainage / saluran bangunan. Air kotor yang berasal dari water closed & urinal pada seluruh lantai bangunan akan dialirkan ke septic tank dengan pengolahan limbah Biotech System dan selanjutnya dapat dialirkan ke drainage bangunan. harus dialirkan ke sumur resapan.Sucofindo atau yang tunjuk oleh Direksi Pengawas Lapangan dan Pemberi Tugas (Owner). Untuk menentukan kenyamanan bagi pemakainya. Persyaratan Bahan B. yakni untuk mengurangi limpahan yang sangat berlebihan atau banjir sekaligus untuk menambah potensi air tanah. Pemanfaatan air hujan dapat dilakukan. Sedangkan limpahan dari tanki air hujan akan dialirkan ke drainage bangunan terdekat. Air Hujan Air hujan yang berasal dari atap bangunan disalurkan melalui beberapa pipa tegak sampai dibawah lantai satu langsung disalurkan ke drainage bangunan dan sedangkan untuk atap bangunan lainnya. Supply air bersih dari pompa penguat (Booster Pump) sebelum dialirkan akan difilterisasi terlebih dahulu dengan Sand Filter dan Carbon Filter.

terlampir.4 tipe 12 baut. Jepang. Jepang. Produksi : Setara Hilti. PT. dimana ukuran yang digunakan dapat dilihat pada Tabel 4. Gasket yang dipergunakan pada sambungan flanges yaitu jenis ring gasket dari bahan asbestos composition memiliki high pressure hingga 12 bar sesuai dengan standar Amerika. elbow 90. SNI 07 0039-87. yang mana sambungan pipa GIP dengan flanged harus dilas metal dengan penguat yang berupa pelana kuda (Saddle). Pipa Air Bersih. Ex-Amerika. terlampir.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Dinyatakan dalam gambar perencanaan. Jepang. Flenges yang dipergunakan jenis Blind flenge S/O dan flenge buta.81).7 lanjutan. Mur dan baut yang dipergunakan untuk memegang dan mengencangkan flenges dari jenis baut batang berulir seluruh panjangnya lengkap dengan dua mur. Gamako. reduser (type Concentric & type Eccentric). bahwa pipa air bersih pada pemipaan dari Water Reservoir Tank (WRT) ke toilet bangunan menuju unit fixture toilet dan dari Flow Meter PDAM. Gamako. Bakrie. Semua peralatan bantu seperti fitting. yang mana sambungan pipa GIP dengan peralatan bantu harus dilas metal dengan penguat yang berupa pelana kuda (Saddle).81. Produksi : Setara PT. Dimana jarak & ukuran lubang baut (holes) yang digunakan dapat dilihat pada Tabel 1. PT. Air Bekas. dimana ukuran yang digunakan dapat dilihat pada Tabel 1. HE & T-G. B2. Bumi Kaya. terlampir. untuk ujung pipa yang akan disambung dengan berbagai jenis katup berdiameter ≥ 2” (50 mm) harus dipasang flenges yang sesuai dengan ukuran diameter pipanya. toleransi tebal (sedang) ± 10 %. Spindo. Ex-Amerika. Air Kotor.B 14. tee dan lainnya harus dari bahan yang sama dengan pipa yang digunakan (yaitu sesuai dengan standar BS 1387/67. PT. ANSI B.7 lanjutan. Gamako. Fisher. toleransi diameter luar ± 1 % dan harus sesuai dengan standar BS 1387/67. Gambar 4. bahan dari cast iron harus sesuai dengan standar Amerika.104 - .5 dan SNI 036570-2001. Seluruh sambungan pipa GIP harus dilas metal dengan penguat yang berupa pelana kuda (Saddle). Ex-Amerika. Cahaya Liguna. Produksi : Setara PPI. SNI 0161. Sambungan menggunakan flanges. KHI. ASTM F104 112100. ASTM A 193-B7/A 194-2H dan SNI 03-6570-2001. SNI 07 003987. SNI 0161.5. JIS R3453 Class III dan SNI 03-65702001. bahan dari baja stainless (stainless steel) sesuai dengan standar ASTM A 193 Gr. Cahaya Liguna. Air Hujan Dan Vent Dinyatakan dalam gambar perencanaan. Cahaya Liguna. . harus menggunakan pipa PVC AW yang tahan terhadap tekanan 10 Kg/cm2. Produksi : Setara PT. Produksi : Setara PT.16.4 dan Tabel 4.3 tipe 8 baut dan Gambar 4. bahwa pipa air bersih yang digunakan untuk pemipaan pompa utama air bersih dan pemipaan distribusi air bersih yaitu pipa baja galvanizer (Galvanized Steel pipe / GIP) medium yang tahan terhadap tekanan maksimum 50 Kg/Cm2.

105 - . kecuali katup-katup pada sisi tekanan pompa mempunyai rating 12 bar atau 174 psi sesuai standard JIS B2011. Sesuai dengan standard JIS K 6741. Kitz. Super Intilon. foot valve. tee 45 (Tee Y) dan lainnya harus dari bahan yang sama dengan pipa yang digunakan. Semua peralatan bantu pipa PVC-AW dan PVC-D seperti fitting. B. bahwa pipa air kotor. Pralon. API 600 dan SII. bahwa pipa vent pada pemipaan dari seluruh water closed. Gate Valve Flanged ends harus jenis Katup Pintu yang terbuat dari bahan antara lain . a. .Steam : Material kuningan (Brass). kran air dinding. .Steam/ Pin : Material kuningan (Brass). Bentuk dan bahan untuk peralatan unit fixture seperti . Sesuai dengan standard SNI-06-0084-1987 dan SII 0344-82. harus mengikuti desain dari interior ruang toilet. . Dinyatakan dalam gambar perencanaan.3.Seat : Material perunggu (Bronze).Body : Material kuningan (Brass). water closed. saluran / drainage bangunan.Service conditions : 200 psi water non-shock & 125 psi saturated steam. harus menggunakan pipa PVC AW yang tahan terhadap tekanan 10 Kg/cm2. Wavin. . reduser (type Concentric). elbow 45. yang mana sambungan pipa PVC AW berdiameter dibawah 4″ digunakan perekat (lem) sedangkan yang berdiameter diatas 4″ digunakan rubber ring joint. floor drain. maka seluruh jenis katup (valves) seperti . Ball Valve harus jenis Katup Pintu yang terbuat dari bahan antara lain . . . SNI-06-0084-1987. wastafel dan lain-lain. Astam. air bekas dan air hujan pada pemipaan dari seluruh toilet dan atap bangunan menuju septic tank (STP-Biotech System). wastafel / Lavatory & kitchen seluruh bangunan. Produksi : Setara Rucika. urinal. . Super Swallow. .Body : Material besi tuang )Cast Iron). clean out. gate valve. roof drain. Mizu.Seat : Material perunggu (Bronze). male adapter. .Hand Wheel : Material baja (Steel) bentuk lingkaran. strainer. harus menggunakan pipa PVC D yang tahan terhadap tekanan 8 Kg/cm2. butterfly valve harus mempunyai rating 10 bar atau 145 psi.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Dinyatakan dalam gambar perencanaan. Valves (katup-katup) Dinyatakan dalam gambar perencanaan. ASTM A216 WCB.Disc : Material besi tuang (Cast Iron). check valve. . Produksi : Setara Toyo. . JIS B2031.Ukuran : Diameter ≥ 2” (50 mm) + sepasang flange. b.

Seat Packing : Material perunggu (Bronze). Check Valve harus jenis swing anti water hammer yang terbuat dari bahan antara lain . . . .Disc : Material perunggu (Cast Iron).Service conditions : 200 psi Water non-shock.Cover : Material perunggu (Bronze). Produksi : Setara Toyo. Produksi : Setara Toyo. Astam.Disc : Material besi tuang (Cast Iron). Astam.Cover : Material besi tuang (Cast Iron). Astam. .Screen : Material baja stainless (Stainless Steel).Body : Material besi tuang (Cast Iron). .Ukuran : Diameter ½” (15 mm) s/d 1 ½” (40 mm). . Kitz. .Body : Material besi tuang (Cast Iron).Seat Packing : Material perunggu (Bronze).Body : Material perunggu (Bronze).Ukuran : Diameter ≥ 2” (50 mm) + sepasang flange. Mizu.Ukuran : Diameter ½” (15 mm) s/d 1 ½” (40 mm) . .Stem/ Shaft : Material kuningan (Brass).Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ . Produksi : Setara Toyo.Body : Material perunggu (Bronze).Cover bolt & nut : Material baja (Steel). . . . d. c. .Ukuran : Diameter ≥ 2” (50 mm) + sepasang flange. Strainer flanged ends harus jenis Y Pattern yang terbuat dari bahan antara lain . f. . . Mizu. . Strainer harus jenis Y Pattern yang terbuat dari bahan antara lain . . Kitz. . . . . Mizu.Service conditions : 600 psi WOG non-shock. Kitz. .Gasket : Material Non – asbestos sheet. Mizu.Service conditions : 200 psi Water non-shock. .106 - . . Astam. . .Service conditions : 200 psi Water non-shock.Hand Wheel : Material kuningan (Brass) bentuk tuas (MSS SP-110).Screen : Material baja stainless (Stainless Steel). Check Valve flanged end harus jenis swing anti water hammer yang terbuat dari bahan antara lain . e.Stem/ Shaft : Material kuningan (Brass). Kitz. Produksi : Setara Toyo.

dimana bahan dari flexible joint harus menyerap getaran atau tekanan. Torcend. PSV type lever body dari bahan Alloy Stell (ASTM A-217) harus mempunyai rating 10 bar sesuai standard JIS-10 K. mengisolasi getaran (isolate vibration) dan tahan terhadap tekanan 16 kg/cm2 standard JIS-16 K. mengurangi suara gaduh (reducer system noise). Produksi : Setara Toyo. Pressure Gauge. ukuran dia. SNI 03-6570-2001. Produksi : Setara Fanal. . . Nagano. Flexible joint Flexible joint dugunakan untuk pengamanan pipa dari tekanan atau getaran yang ditimbulkan oleh kerjanya pompa air bersih.Air Relief valve (ARV) untuk melepaskan udara yang terperangkap pada jaringan pelepasan dan penempatannya pada jaringan pelepasan tertinggi dan terjauh.Wire : Material baja karbon (Carbon Steel). .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ . Flexible joint harus jenis Twin-sphere connectors dengan floating flanges yang terbuat bahan antara lain . .Elastomer : Material Spesialis Synthetic Rubber. terdiri dari . g. h. Tozen.Reinforcing Fabric : Material Synthetic Fiber.Pressure Safety Valve (PSV) disebut katub pengaman tekanan yang secara otomatis dapat menormalkan kembali tekanan pada pipa header.Gasket : Material Non – asbestos sheet. Astam. SNI 03-6570-2001. suhu operasi -10 s/d 50 °C.75 mm dengan sambungan socket tanpa flens. Katup Kontrol Dan Katub Relief. Mizu. . Proco TM. . type Double air valve dan dilengkapi Manometer harus mempunyai rating 10 K sesuai standard JIS-10 K. .107 - .4. Produksi : Setara Viking. Yamamoto. Kitz. Condor.Service conditions : 200 psi Water non-shock. suatu peralatan intrusmentasi bekerja berdasarkan hidrolik untuk pengukur tekanan pada sisi suction dan sisi discharge. Hisec.Cover bolt & nut : Material baja (Steel). B. bentuk Diaphragm Gauge dengan satuan Bar. . Produksi : Setara Armflex. Kane dan Fip.Ukuran : Diameter ½” (15 mm) s/d 1 ½” (40 mm). SNI 03-6570-2001. .Flanges : Material stainless steeel atau Ductile Iron. .

harus mempunyai pressure rating 10 kg/cm2 psi sesuai dengan standar. ISO 4064B dan SNI 03-6570-2001.5. ISO 9906. Dep. long life dan beroperasi secara otomatis. : ≥ 55 °C • Putaran : ≥ 2850 rpm. Energi & Pertambangan.A B. tahan karat. : ≥ 60 °C • Putaran : ≥ 2850 rpm. dan SNI. I. Pompa-Pompa air a. maka pompa sumur dalam harus dari jenis Submersible Deep Well Pump (SDWP) yang multistage. Data Submersible Pumps : • Body : Baja Stainless (Steinless Steel) • Liquid temp. Motor penggerak harus dikopel langsung dengan poros pompa sesuai dengan petunjuk pabrik pembuatnya dan harus sesuai standar 415/MENKES/PER/IX/1990.6. counter secara sempurna terisolasi dari air (tertutup rapat) dan memiliki pelindung magnet serta memiliki ketelitian test meter. • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) • Impeller : Baja Stainless Closed • Valve flap : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Priming screw : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Upper chamber with stop ring : Baja Stainless (Steinless Steel) • Bearing : Baja Stainless (Steinless Steel) • Strainer : Baja Stainless (Steinless Steel) • Cable guard : Baja Stainless (Steinless Steel) • Suction interconnector : Baja Stainless (Steinless Steel) • Coupling for motor : Baja Stainless (Steinless Steel) Data Submersible Motors : • Body : Baja Stainless (Steinless Steel) • Liquid temp. efisiensi tinggi. Flow Meter Flow meter atau flow measuring system yang dipergunakan jenis register yang terdiri dari roda gigi. • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) • Shaft seal : Rubbel lip type . Pompa Sumur Dalam Dinyatakan dalam gambar perencanaan. Produksi : Setara Amico Waltman.108 - .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ B.

Under and Over Voltage Relay. 3 phasa. .Display Module.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ • • • • • • • • • Bering housing upper : Baja Stainless (Steinless Steel) Radial bearing : Ceramic / Carbon Motor sleeve : Baja Stainless (Steinless Steel) Bering housing lower : Baja Stainless (Steinless Steel) Motor cable : Submersible cable Axial bearing : Ceramic / Carbon Thrust bearing : Hardened Steel Rating voltage motor : 400/230 V. Landini.Temperatur Motor. efisiensi tinggi. . tahan karat. . long life dan beroperasi secara otomatis.Motor On / Off.Power On / Off. .Lampu Indikator.Lightning Protection Relay Submersible Deep Well Pump diletakkan pada kedalamaan air tanah tidak lebih dari 78 meter dan dipasang sesuai dengan rekomendasi dari pabrik pembuatnya. Pompa Celup (Submersible Sump Pit Pump) Dinyatakan dalam gambar perencanaan pompa untuk menguras langsung air yang ada di dalam ruang pompa dan GWR (untuk pengurasan) langsung ke saluran drainage terdekat dan dapat pula digunakan untuk pompa celup (Submersible Sump Pit Pump). Motor penggerak harus dikopel langsung dengan poros pompa sesuai dengan petunjuk pabrik pembuatnya dan standar ISO 2548. . Dengan demikian pompa celup harus dari jenis submersible Pump yang multi stage. 50 Hz Dilengkapi WLC (Water Level Control) Controller Panel SDWP merupakan satu kesatuan yang dilengkapi dengan display module .Overload Relay. : ≥ 50 °C • Putaran : ≥ 2750 rpm. . Data Submersible Sump Pit Pump : • Body : Baja Stainless (Steinless Steel) • Liquid temp. • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) . Produksi : Setara Grundfos.Earth Fault Relay. SNI. .109 - . Lowara-ITT. . b. .

8 sampai dengan 1 meter dan dipasang sesuai dengan rekomendasi dari pabrik pembuatnya. Jet Pump (Optional) Dinyatakan dalam gambar perencanaan sumber air bersih dengan menggunakan Jet Pump untuk mendistribusikan air bersih ke ke Ground Water Reservoir Tank (GWR). 3 phasa. c. Produksi : Setara Grundfos. Lowara-ITT. : . 50 Hz • Dilengkapi WLC (Water Level Control) • Motor : Submersible motor • Instalasi power : Submersible cable Pompa diletakkan pada kedalamaan air 0. Data Vertical Multistage Centrifugal Pump : • Pump Body : Baja Stainless (Steinless Steel) • Liquid temp.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ • Impeller : Baja Stainless Closed • Valve flap : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Priming screw : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Suction connector : Baja Stainless (Steinless Steel) • Bearing : Baja Stainless (Steinless Steel) • Strainer : Baja Stainless (Steinless Steel) • Cable guard : Baja Stainless (Steinless Steel) • Rating voltage motor : 400/230 V. Motor penggerak harus dikopel langsung dengan copling connector pompa yang terpasang baik sesuai dengan petunjuk pabrik pembuatnya standar SNI.15 °C s/d ≥ 110 °C • Putaran : ≥ 2750 rpm. artinya pada suction (Hisap) dan discharge (pelepasan) dalam satu ruang vertical impeller tertutup. Pumpex. digunakan jenis Vertical Multistage Centrifugal Pump. Landini. • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) • Impeller : Baja Stainless Closed • Frame copling connector : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Priming screw : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Suction Casing : besi tuang (Cast Iron) • Discharge Casing : besi tuang (Cast Iron) .110 - .

Pompa Penguat (Booster Pump) Dinyatakan dalam gambar perencanaan pompa penguat untuk mendistribusikan air bersih dari tanki atas masing-masing bangunan digunakan jenis horizontal multistage centrifugal pump. : ≥ 85 °C • Putaran : ≥ 2850 rpm. 3 phasa. d. long life dan beroperasi secara otomatis sesuai dengan kebutuhan pemakaiannya dan sesuai dengan petunjuk pabrik pembuatnya standar SNI. Produksi : Setara Sanyo. tahan karat. 3 ph atau 230 Volt. pompa dan motornya harus diletakkan pada satu alas. • Pressure gauge (Pengukur tekanan) untuk sisi hisap (Suction) dan sisi dorong (discharge). Data Vertical Multistage Centrifugal Pump : • Pump Body : besi tuang (Cast Iron) • Liquid temp. Grundfos. 50 Hz . • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) • Impeller : Baja Stainless Closed • Frame copling connector : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Priming screw : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Suction Casing : besi tuang (Cast Iron) • Discharge Casing : besi tuang (Cast Iron) • Bearing : Baja Stainless (Steinless Steel) • Common Base : Painted Steel • Rating voltage motor : 400/230 V. Seluruh dari group pompa-pompa harus dilengkapi dengan : • Gate valve pada sisi section dan discharge pompa.111 - . 50 Hz Motor : Multistage Centrifugal. Impeller dari jenis closed radial flow dengan protective wearing pada lehernya. • Pressure Tank. efisiensi tinggi. • Check Valve pada sisi section pompa. vertical suction dan horizontal discharge centerline. Motor penggerak harus dikopel langsung dengan poros pompa dengan menggunakan kopling flesible yang terpasang baik sesuai dengan petunjuk pabrik pembuatnya.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ • • • • Upper & Lower Bearing : Baja Stainless (Steinless Steel) Common Base : besi tuang (Cast Iron) Rating voltage motor : 400/230 V. 1 ph. atau multistage Pump.

tangki terbuat dari mild steel yang bagian dalam dicat dengan epoxy dan bagian luar dengan cat bakar dan dilengkapi dengan multiport valve. Yamaha. filter yang tidak perlu mengganti Cartridge adalah cara ekonomis untuk penyaringan air. Dengan demikian filter kotor dapat dibersikan dan menghilangkan karat bau. E. Landini. . air vent.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ • Motor : Multistage Centrifugal.Carbon filter ini adalah pressure carbon filter dengan daya saring yang tinggi. Filter Ruhaak. • Peredam getaran untuk alas pompa. . • Check Valve pada sisi section pompa. drain. tangki terbuat dari mild steel yang bagian dalam dicat dengan epoxy dan bagian luar dengan cat bakar dan dilengkapi dengan multiport valve. Vitallium. warna dan kapur dengan back wash atau memcuci kembali. Matra.Optional . pressure gauge.Sand filter ini adalah pressure sand filter dengan daya saring yang tinggi. e. pressure switch. Tanki Atas . air injector. Bombas Ideal. Produksi : Setara Southern Chemicals. gate valve dan lain-lainnya dan bahan harus terbuat dari stainless steel atau mild steel yang bagian dalam dicat dengan epoxy dan bagian luar dengan cat bakar serta tahan terhadap tekanan 10 kg/cm2. seng.112 - . magnesium. Produksi : Setara Grundfos. Seluruh dari group pompa-pompa harus dilengkapi dengan : • Flexible Joint pada sisi section dan discharge pompa. Pressure Tank Untuk mengatur tekanan air sesuai dengan kebutuhan sehingga pompa air dapat bekerja secara otomatis digunakan pressure tank type Diaphragma yang dilengkapi dengan peralatan seperti safety valve. filter yang tidak perlu mengganti Cartridge adalah cara ekonomis untuk penyaringan air. Produksi : Setara Varem. Sand Filter Dan Carbon Filter Dinyatakan dalam gambar perencanaan unit penyaring air akan digunakan Sand Filter dan Carbom Filter. f.Qual. • Strainer pada sisi section pompa. g. • Pressure gauge (Pengukur tekanan) untuk suction dan discharge. • Gate valve pada sisi section dan discharge pompa. dan beroperasi sesuai kapasitas pompa transfer secara fully automatic.

drain dan gate valve dan sparing untuk WLC (Water Level Control) Relay. Kombinasi Pillar System (Hydrant Halaman dan Fire Hose System (Hydrant Gedung) Komplek bangunan ini memiliki supply air pemadam pada fire hydrant system.113 - . sebelum dilakukan pemasangan bata lokasi untuk pembuatan septic tank digali terlebih dahulu sesuai dengan gambar kerja yang telah disepakati bersama didalam kontrak dan tim pengawas harus diberitahu begitu juga dengan instansi yang terkait didalamnya . sebagai penutup digunakan tutup dari beton bertulang campuran 1 : 2 : 3 dan untuk pembagian blok diberikan pipa saluran berukuran Ø 2” . koral dan ojuk secukupnya disesuaikan dengan kapasitas sumur resapan tersebut 5. Sumur Resapan Septic Tank terbuat dari pasangan batu bata campuran 1 : 4 dan diplester dengan campuran 1 : 2 . Sedangkan untuk pekerjan sumur resapan sama dengan Septic Tank tapi ada salah satu yang berbeda. Sistem Sistem pemadam kebakaran yang akan digunakan terbagi menjadi dua bagian. A. ventilasi (vent). Produksi : Setara Roda Nurmala atau lokal. • Pompa pacu (Jockey Pump). . yakni . • Pompa kebakaran diesel (Diesel Hydrant Pump).2. Septic Tank. sumur resapan tidak dibuat blok – blok tapi satu kesatuan yang didalam sumur resapan tersebut berisi pasir. yaitu . • Pompa utama kebakaran (Electric Hydrant Pump). outlet dan gate valve.2.1. Grease Trap Dan Neutralizing Tank . h. Fire Extinguiser System (Pemadam Api Ringan / PAR) Fire extinguiser system (PAR) adalah jenis portable dalam mengatasi kebakaran yang harus disediakan pada areal atau ruang tertentu.2. menggunakan 3 (tiga) jenis pompa pemadam kebakaran. tangki terbuat dari fiberglass tahan terhadap cahaya matahari dengan pemasangan vertical storage tank yang dilengkapi dengan main hole. Sumur Resapan. INSTALASI PEMADAM KEBAKARAN A. A.Septic Tank .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Tanki atas merupakan bak penampungan air bersih yang berasal dari tangki air bersih. inlet dan gate valve.

ANSI B.4 tipe 12 baut. Mur dan baut yang dipergunakan untuk memegang dan mengencangkan flenges dari jenis baut batang berulir seluruh panjangnya lengkap dengan dua mur. bahan dari baja stainless (stainless steel) sesuai dengan standar ASTM A 193 Gr. Gamako. dan SNI 036570-2001.5. Jepang. Cahaya Liguna.B 14.7 lanjutan. elbow 90. Pipa Air Pemadam Dinyatakan dalam gambar perencanaan. B. bahan dari Carbon Steel harus sesuai dengan standar Amerika.5. Dimana jarak & ukuran lubang baut (holes) yang digunakan dapat dilihat pada Tabel 1.SCH 40 dengan peralatan bantu harus dilas dengan bahan baja carbon (Carbon Steel) dengan penguat yang berupa pelana kuda (Saddle). Produksi : Setara PT. Spindo. Gasket yang dipergunakan pada sambungan flanges yaitu jenis ring gasket dari bahan asbestos composition memiliki high pressure hingga 12 bar sesuai dengan standar Amerika.16.1. reduser (type Concentric & type Eccentric). Fisher. Jepang. PT. untuk ujung pipa yang akan disambung dengan berbagai jenis katup berdiameter ≥ 2” (50 mm) harus dipasang flenges yang sesuai dengan ukuran diameter pipanya.4 dan Tabel 4. ASTM 193-B7/A 194-2K.3 tipe 8 baut dan Gambar 4. tee dan lainnya harus dari bahan yang sama dengan pipa yang digunakan. Valves (katub-katub) . Produksi : Setara PT. Persyaratan Bahan B. sesuai dengan standar ASTM A. Produksi : Setara PPI.7 lanjutan. PT. KHI.53 dan SNI 19-9002. HE & T-G. dimana ukuran yang digunakan dapat dilihat pada Tabel 4. dan SNI 03-6570-2001. Ex-Amerika.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ B. Bumi Kaya. dimana ukuran yang digunakan dapat dilihat pada Tabel 1. Produksi : Setara Hilti. terlampir. terlampir.2. Seluruh sambungan pipa GIP harus dilas dengan bahan baja carbon (Carbon Steel) dengan penguat yang berupa pelana kuda (Saddle). Cahaya Liguna. Gamako. Ex-Amerika. Gamako. Flenges yang dipergunakan jenis Blind flenge S/O dan flenge buta. Cahaya Liguna. Gambar 4. ISO 9002. Bakrie. yang mana sambungan pipa GIP. bahwa pipa pemadam kebakaran yang digunakan untuk seluruh pemipaan pompa utama hydrant dan pemipaan distribusi air pemadam kebakaran yaitu dengan pipa baja galvanizer (Galvanized Steel pipe / GIP) shedule 40 yang tahan terhadap tekanan maksimum 150 Kg/Cm2. dan SNI 03-65702001.114 - .SCH 40 dengan flanged harus dilas dengan bahan baja carbon (Carbon Steel) dengan penguat yang berupa pelana kuda (Saddle). yang mana sambungan pipa GIP. Sambungan menggunakan flanges. Produksi : Setara PT. Jepang. JIS R3453 Class III. Ex-Amerika. terlampir. PT. ASTM F 104 112100. Semua peralatan bantu seperti fitting.

Stem/ Shaft : Material baja stainless (Stainless Steel). . : 56. Kitz.Steam/ Pin : Material baja stainless (Stainless Stell). Mizu. ANSI B16.Disc . gate valve. .Cover : Material baja stainless (Stainless Steel).Gasket : Material Spiral wound with inner ring (Graphite). . Astam. . butterfly valve harus mempunyai rating 16 bar atau 232 psi.Gasket : Material Spiral wound with inner ring (Graphite). .Cover bolt & nut : Material baja (Steel).34 dan NFPA 20. . Kitz.3 bar for Seat. maka seluruh jenis katup (valves) seperti . . check valve. kecuali katup-katup pada sisi tekanan pompa mempunyai rating 20 bar atau 290 psi sesuai standard JIS-16 K. .10. Mizu.3 bar for Seat. Astam.Disc : Material baja tuang (Cast Steel).Cover : Material baja stainless (Stainless Steel). foot valve. b. : Material baja (Steel). ANSI B16. .Seat Packing : Material baja (Steel). SII 0344-82. Produksi : Setara Toyo.3 bar for Seat.Bonnet . . Gate Valve Flanged ends harus jenis Katup Pintu yang terbuat dari bahan antara lain . a. strainer. : Material Spiral wound with inner ring : Material Ductile Iron bentuk lingkaran.Hand Wheel . . ANSI B16. . . .Ukuran : Diameter ≥ 2” (50 mm) +sepasang flange. .Body : Material baja tuang (Cast Steel).Test Pressure : 56.Test Pressure : 56. . . .Body : Material baja tuang (Cast Steel). . : Material baja tuang (Cast Steel). Strainer flanged ends harus jenis Y Pattern yang terbuat dari bahan : . c.Screen : Material baja stainless (Stainless Steel).Seat .Test Pressure : Material baja tuang (Cast Steel).Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Dinyatakan dalam gambar perencanaan.Ukuran : Diameter ≥ 2” (50 mm) + sepasang flange.5.Gasket (Graphite). Check Valve flanged end harus jenis swing anti water hammer yang terbuat dari bahan antara lain .115 - . Produksi : Setara Toyo.Body : Material baja tuang (Cast Steel).

Astam. Untuk itu katub ini akan membuka dan mengeluarakan udara dari jaringan pipa bila kolom udara dalam pipa telah mencapai katub ini dan akan menutup bila udara telah tersalurkan keluar. : Diameter ≥ 2” (50 mm) + sepasang Produksi : Setara Toyo. PSV type lever body dari bahan Alloy Stell (ASTM A217) harus mempunyai rating test 20 bar atau 290 psi sesuai standard JIS-16 K. Torcend. SNI 03-6570-2001. terdiri dari . ANSI B16. Kane. Bila kemudian pompa-pompa kebakaran dioperasikan. SII 0344-82. ANSI B16. - e. ANSI B16.5. ANSI B16. SII 0344-82. Air Relief valve (ARV) untuk melepaskan udara yang terperangkap pada jaringan pelepasan dan penempatannya pada jaringan pelepasan tertinggi dan terjauh. suatu terminal (peralatan) tempat dimana badan pemadam kebakaran memompakan air kedalam jaringan sistem hydrant sebagai supply tambahan atau cadangan. SNI 036570-2001. ANSI B16. ANSI B16. Hisec.34 dan NFPA 20.34 dan NFPA 20. Fip. SNI 03-6570-2001. SII 0344-82. d. - Pressure Safety Valve (PSV) disebut katub pengaman tekanan yang secara otomatis dapat menormalkan kembali tekanan pada pipa header.5. Yositake. Mizu. Siamesse Connection (Sambungan Pemadam Kebakaran) Two Way Type (100x65x65).10.10.Ukuran flange. ANSI B16. ANSI B16. Pada sambungan kebakaran ini tidak diperkenankan terdapat katub-katub penutup (shut off valve) tapi sebaliknya suatu katub anti balik (check valve) . Produksi : Setara Watts. type Double air valve dan dilengkapi Manometer harus mempunyai rating test 20 bar atau 290 psi sesuai standard JIS-16 K. ANSI B16. Pressure Reducing Valve (PRV) disebut katub penurun tekanan yang dapat menurunkan tekanan berlebih pada riser pelepasan utama. Kitz.34 dan NFPA 20. PRV type Siro AP Piloted dilengkapi Manometer harus mempunyai rating test 20 bar atau 290 psi sesuai standard JIS-16 K.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ .10.5. maka udara akan terperangkap pada tempat-tempat tertentu didalam jaringan pipa sehingga dapat mengganggu jalannya arus air. Katup Kontrol Dan Katub Relief.116 - . Viking.

.Hose : Panjang 30 m. 1½”. suhu operasi -10 s/d 50 °C. Condor. harus mempunyai pressure rating 175 psi sesuai dengan FM. ukuran dia. Produksi : Setara Fanal. Condor. Produksi : Setara Fanal.Bahan : Steel plat dicat merah lengkap dgn tulisan petunjuk. .Hose rack : Cast iron dilapisi bronze. f. dia. bentuk Diaphragm Gauge dengan satuan in. Produksi : Setara Dover. bahan linen / kanvas. ukuran dia. Yamamoto. 2 ½”.hg. Perruno. Indoor type cabinet meliputi : .4. g. 1½” bahan brass chroom plated. Vacum Gauge. hydraulic pressure 20 bar.5.Hose nozzle : Dia. Nagano. dan NFPA 20. Perruno. II. dan lampu tanda. Flow Meter Flow meter atau flow measuring system yang dipergunakan jenis Gerand dan atau Eagle Eye Meter atau Dieterich fire pump test meter. Produksi : Setara Zeki. Nagano.3. suatu peralatan intrusmentasi bekerja berdasarkan hidrolik untuk pengukur tekanan negatif (Vacuum) pada sisi suction dan sisi discharge. jenis . Pressure Gauge.75 mm dengan sambungan flens.A B. bahan cast iron yang di finis phthalic resin coating dengan perwarna anti corroive paint dan type two way (100 x 65 x 65).Ukuran : 125 x 80 x 20 cm . B. Blue White. dan 1 ½”. Hydrant Pillar Hydrant pillar harus memiliki working pressure 10 bar (Kg/Cm2). suhu operasi -10 s/d 50 °C. SNI 03-6570-2001.117 - . Break glass switch yang dilengkapi outelet emergency telepon. bentuk Diaphragm Gauge dengan satuan Bar. speaker (alarm bell). Yamamoto. Produksi : Setara Zeki.75 mm dengan sambungan flens. B.3 mm dan dicat oven berwarna merah serta dilengkapi dengan sparing peralatan fire alarm seperti . lubang pipa dia.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ harus dipasang pada tempat sedekat mungkin dengan siamesse connection untuk mencegah air justru keluar dari jaringan sistem hydrant. . suatu peralatan intrusmentasi bekerja berdasarkan hidrolik untuk pengukur tekanan pada sisi suction dan sisi discharge. Outdoor Hydrant Box Fire hydrant box dari jenis pemasangan didinding yang kontruksinya dari plat baja dengan tebal tidak kurang dari 2. Ex-USA (America).

3 mm dan dicat oven berwarna merah serta dilengkapi dengan sparing peralatan fire alarm seperti . 1½”. B. : Dia.Hose . Produksi : Setara Yamato. Break glass switch yang dilengkapi outelet emergency telepon.118 - . dia. .Angle valve / Landing Valve : Dia. Indoor type cabinet meliputi : . speaker (alarm bell).7 bar (40 psi) atau lebih (untuk jelasnya lihat Tabel 2. Chuub.3. 2 ½”. memiliki pressure 20 Kg/Cm2 dan ditempatkan dalam kotak panel terpasang didinding. Pompa utama kebakaran (Electric Hydrant Pump) Electric Hydrant Pump dari jenis Horizontal Split Case atau pompa sentrifugal yang harus memiliki rancangan Impeller antara bantalan-bertingkat tunggalSplit Case Axial. Produksi : Setara Zeki. Fire hydrant box yang harus sesuai dengan standar SII dan NFPA. : 125 x 80 x 18 cm : Cast iron dilapisi bronze. Pompa-Pompa Hydrant a. dan lampu tanda.Hose rack . Perruno. Appindo. 1½” & 2½” lengkap dengan coupling. dan bersertifikat UL-USA atau UL-Canada dan FM. bahan linen / kanvas.Hose nozzle smooth bore. : Panjang 30 m. 1½” bahan brass chroom plated.6.7. . lubang pipa dia. Pemadam Api Ringan (PAR) PAR yang harus digunakan dari bahan serbuk kimia multipurpose dry chemical (ABC Fire) yakni NH4H2PO4. dan 1 ½”.8.Bahan : Steel plat dicat merah lengkap dgn tulisan petunjuk. dimana harus mempunyai kapasitas nominal dalam liter per menit (LPM) atau gallon per menit (GPM) dan harus pada tekanan nominal neto 2.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ smooth bore. NFPA 20. Perruno. Outdoor hydrant box yang harus sesuai dengan standar SII dan NFPA.Optional Fire hydrant box dari jenis pemasangan didinding yang kontruksinya dari plat baja dengan tebal tidak kurang dari 2. Produksi : Setara Zeki. B. jenis . Fire Hydrant Box (Fire Hose) .Ukuran . B. terlampir). tabung dari bahan iron stell. Pompa utama kebakaran yang dimaksud diatas harus sesuai dengan standar SNI 03-6570-2001.

Data Horizontal Split Case Fire Pump : • Liquid temp. ITT A-C Pump. Transient motor listrik harus terkoordinasi dengan ketentuan Pemutus Tenaga (MCCB) untuk menjegah gangguan Tripping yang mengganggu dari alat proteksi kontrol motor listrik.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Kinerja pompa harus mempunyai bentuk kurva Kapasitas-Head yang berbeda untuk nilai nominal yang diberikan. kondisi Head harus mempunyai nilai rentang dari minimum 65 % sampai maksimum sedikit di bawah Head nominalnya. Kapasitas motor listrik dalam daya kuda (HP) harus sedemikian sehingga arus motor listrik maksimum pada setiap phasa pada setiap kondisi beban pemompaan dan ketidak seimbangan tegangan harus tidak melebihi arus beban penuh motor dikalikan . • Body Pompa : Besi tuang (Cast Iron) .119 - . SPP. • Coupling : Packed type (UL.5. : ≥ 85 °C. • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) . bersertifikat UL-USA atau UL-Canada dan FM. Ulc). • Bearing : All besi tuang (Cast Iron) – ASTM A48 Class 25A. NFPA 20. Semua motor listrik harus mampu (sesuai dengan rating) bekerja terus menerus. • Deflector : Rubber • Common Base : Painted Steel Standar SNI 03-6570-2001. • Ball Bearing : seluruhnya Baja Hardened (Hardened Steel) • Anti-Rotation Pins : Baja Stainless (Steinless Steel) – 302. terlampir.1. Motor listrik sebagai penggerak pompa utama kebakaran harus memenuhi standar yang berlaku dan harus teruji secara khusus untuk melayani pompa kebakaran.1.ASTM B584 Alloy 875. Patterson. menunjukkan bentuk performance kurva ekstrim (yang landai).ASTM A48 Class 35A. Sehingga memiliki kemampuan Head pada kondisi menutup akan mempunyai nilai rentang dari minimum 101 % sampai maksimum 140 % dari Head Nominal dan pada Kapasitas kondisi tidak kurang dari 150 % kapasitas nominalnya. Harus memenuhi besaran pada Tabel 6. • Putaran : ≥ 2850 rpm. Produksi : Setara Fairbanks Morse. • Impeller : Perunggu (Bronze) . antara lain .SAE 4140.

artinya factor kerja maksimum untuk mana motor dipergunakan adalah 1. b.ASTM B584 Alloy 875. • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) .. SPP. • Coupling : Packed type (UL.7 bar (40 psi) atau lebih (untuk jelasnya lihat Tabel 2. Pompa jockey yang dimaksud diatas harus sesuai dengan standar SNI 036570-2001 dan NFPA 20.15. kondisi Head harus mempunyai nilai rentang dari minimum 65 % sampai maksimum sedikit di bawah Head nominalnya. ITT .120 - . • Impeller : Perunggu (Bronze) . Ulc) . Produksi bawaan pompa : Setara Fairbanks A-C Pump Morse. Pompa jockey dari jenis Vertical In-Line atau pompa sentrifugal yang harus memiliki rancangan Impeller menggantung-bertingakatsatu disambung terpisah-in line-kopling fleksibel.8 lpm yang mana lebih besar. • Body Pompa : Besi tuang (Cast Iron) . SNI 04-02252000.ASTM A48 Class 30. dimana harus mempunyai kapasitas nominal dalam liter per menit (LPM) atau gallon per menit (GPM) dan harus pada tekanan nominal neto 2. terlampir). Harus sesuai dengan Standar SNI 03-6570-2001. PUIL 2000.3. Pompa jockey harus mempunyai kemampuan dalam menambah laju kebocoran yang diijinkan di dalam 10 menit atau 3.SAE 4140. : ≥ 85 °C. menunjukkan bentuk performance kurva ekstrim (yang landai).Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ dengan faktot kerja. • Putaran : ≥ 2850 rpm. NFPA 20. Kinerja pompa harus mempunyai bentuk kurva Kapasitas-Head yang berbeda untuk nilai nominal yang diberikan. bersertifikat UL-USA atau ULCanada dan FM. Pompa Pacu (Jockey Pump) Pompa pacu yaitu pompa yang mempertahankan tekanan dibutuhkan untuk mempertahankan keseragaman tekanan pada sistem proteksi kebakaran. Data Vertical Multistage Centrifugal Fire Pump : • Liquid temp. Sehingga memiliki kemampuan Head pada kondisi menutup akan mempunyai nilai rentang dari minimum 101 % sampai maksimum 140 % dari Head Nominal dan pada Kapasitas kondisi tidak kurang dari 150 % kapasitas nominalnya. Patterson. artinya kapasitas nominalnya harus pada rating 6 sampai dengan 10 % dari kapasitas nominal pompa utama kebakaran sebagaimana ditunjukkan oleh gambar perencanaan. • Casing Wear Ring : Perunggu (Bronze) .ASTM B584 Alloy 875.

3. SPP. A-C Motor listrik sebagai penggerak pompa jockey (Pacu) harus memenuhi standar yang berlaku dan harus teruji secara khusus untuk melayani pompa kebakaran. NFPA 20.Harus sesuai dengan Standar SNI 03-6570-2001. kondisi Head harus mempunyai nilai rentang dari minimum 65 % sampai maksimum sedikit di bawah Head nominalnya. Sehingga memiliki kemampuan Head pada kondisi menutup akan mempunyai nilai rentang dari minimum 101 % sampai maksimum 140 % dari Head Nominal dan pada Kapasitas kondisi tidak kurang dari 150 % kapasitas nominalnya. . Produksi bawaan pompa : Setara Fairbanks Morse. Patterson. Diesel Hydrant Pump dari jenis Horizontal Split Case atau pompa sentrifugal yang harus memiliki rancangan Impeller antara bantalan-bertingkat tunggal-Split Case Axial.Semua motor listrik harus mampu (sesuai dengan rating) bekerja terus menerus. NFPA 20. antara lain . ITT c.15.5. ITT Pump . SNI 040225-2000. SPP.121 - . . A-C Pump . menunjukkan bentuk performance kurva ekstrim (yang landai). NFPA 20.7 bar (40 psi) atau lebih (untuk jelasnya lihat Tabel 2. terlampir). UL-USA atau UL-Canada dan FM.1. .1.Harus memenuhi besaran pada Tabel 6. artinya factor kerja maksimum untuk mana motor dipergunakan adalah 1. terlampir. Produksi : Setara Fairbanks Morse. dimana harus mempunyai kapasitas nominal dalam liter per menit (LPM) atau gallon per menit (GPM) dan harus pada tekanan nominal neto 2. Kinerja pompa harus mempunyai bentuk kurva Kapasitas-Head yang berbeda untuk nilai nominal yang diberikan. bersertifikat UL-USA atau UL-Canada dan FM.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ • Common Base : Painted Steel Standar SNI 03-6570-2001. Pompa kebakaran diesel (Diesel Hydrant Pump). . PUIL 2000. .Kapasitas motor listrik dalam daya kuda (HP) harus sedemikian sehingga arus motor listrik maksimum pada setiap phasa pada setiap kondisi beban pemompaan dan ketidak seimbangan tegangan harus tidak melebihi arus beban penuh motor dikalikan dengan faktot kerja.Transient motor listrik harus terkoordinasi dengan ketentuan Pemutus Tenaga (MCCB) untuk menjegah gangguan Tripping yang mengganggu dari alat proteksi kontrol motor listrik. Patterson. . Pompa utama kebakaran yang dimaksud diatas harus sesuai dengan standar SNI 03-6570-2001.

.ASTM B584 Alloy 875. ULc). • Body Pompa : Besi tuang (Cast Iron) . motor bahan bakar yang berada di luar rentang daya dan tipe motor bahan bakar yang teruji.Nilai nominal motor bahan bakar harus berdasarkan kondisi standar Society Of Automotive Engineers (SAE). • Coupling : Packed type (UL. harus mempunyai kemampuan daya kuda untuk melayani gerakan pompa kebakaran tidak kurang dari 10 % lebih besar dari daya kuda rem maksimum dibutuhkan pompa .ASTM A48 Class 35A. dilakukan lewat pengujian di Laboratorium yang diakui.4 m (300 ft) diatas permukaan laut. Diesel engine sebagai penggerak Pompa pemadam kebakaran harus diuji secara spesifik oleh Laboratorium penguji untuk melayani pompa kebakaran. • Ball Bearing : seluruhnya Baja Hardened (Hardened Steel) • Anti-Rotation Pins : Baja Stainless (Steinless Steel) – 302.122 - .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Data Horizontal Split Case Fire Pump : • Liquid temp.SAE 4140. dimana motor bahan bakar yang menggunakan percikan nyala (Busi) tidak diperkenankan untuk digunakan. Pompa ini digerakan dengan penggerak Diesel Engine. Produksi : Setara Fairbanks Morse. NFPA 20. . : ≥ 85 °C.61 inch Hg) dan temperatur udara 25 °C pada ketinggian kurang lebih 91. • Putaran : ≥ 2850 rpm. • Impeller : Perunggu (Bronze) . • Deflector : Rubber • Common Base : Painted Steel Standar SNI 03-6570-2001.Nilai nominal daya kuda teruji dari motor bahan bakar yang di uji di laboratorium penguji dengan kondisi standar SAE. . yakni Underwriters Laboratories Inc. • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) . harus dapat diterima. UL-USA atau ULCanada dan FM. Ulc). • Bearing : All besi tuang (Cast Iron) – ASTM A48 Class 25A.1 mm kolom air raksa (29. antara lain .Dalam hal khusus. yaitu pada tekanan 752. (UL.

l.intake & Exhaust : 1 & 1. Number Of Cylinders : …. Cummins). Untuk motor diesel yang berada pada temperatur udara luar diatas 25 °C. Engine Crankcase Vent System : Open. x …. Displacement – in3. f. 4 Stroke Cycle. Indoor service. ULc Approved”. q. Aspiration : Turbocharged. Valve per cylinder . Installation Drawing : …. e. maka untuk setiap kenaikan 5. Data Diesel Engine yang digunakan dari jenis In-line Construction. Rotation : Clockwise (CW) standard. Air Cleaner : Direct mounted. k. c. Motor diesel setelah dijalankan minimum 4 jam. Pengurangan sebanyak 3 % dari daya kuda nominal motor bahan bakar pada kondisi standar SAE harus dibuat untuk motor diesel yang dipasang pada ketinggian 305 m (1000 ft) diatas 91. harus mempunyai daya kuda nominal sama atau lebih besar dari daya kuda rem yang dibutuhkan untuk menggerakkan pompa pada kecepatan nominalnya dibawah setiap kondisi beban pompa. Engine Type : In-line Construction. j.. Alternator : 12V-DC.123 - . Rating BHP/ kW : Menyebutkan “FM.(L) : …. a. b. d. o. UL. Exhaust Protection : Metal Guards on Manifolds & turbocharge.. lengkap Belt guard.0 : 1 h. antara lain . Compression Ratio : 17.(mm) : …. Ignition Type : Diesel (Compression).4 m (300 ft). Bore and Stroke – in.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ - - - pada setiap kondisi beban pompa. g. 42 Amps. Engine Manufacture : ………… (setara Detroit. Washable. p. m. . pengurangan daya kuda nominalnya sebesar 1 % harus dibuat.. 4 Stroke Cycle dengan pendingin Water Coolent Pump (Tanpa Radiator) harus menyebutkan. CAT.6 °C (10 °F) menurut koreksi kondisi standar SAE. n. i. Wiring Diagram : ….

Strainer pada sisi section pompa. • Overspeed Control : Electronic w/reset & test on instrument panel. Harus sesuai dengan standar SNI 03-6570-2001. Flywheel Housing : S. t.Check Valve pada sisi section pompa.A.. • Throttle Control : Adjustable speed control tamper proof. . .124 - . • Lube Oil Pump : Gear drive. . . • Lube Oil Cooler : Engine water cooler plate type. Coupling : Falk coupling.E. • Lube Oil Filter : Full flow w/By-pass valve. NFPA 20. Oil Pressure & two (2) Volmeter. • Raw Water Solenoid Operation : Automatic from engine controller & from instrument panel. • Run Solenoid : 12 V-DC Energized to run.Flexible Joint pada sisi section dan discharge pompa. Fuel Connections : Fire resistant flexible supply & return lines. • Fuel Filter : Primary filter w/priming pump. u. Produksi : Setara Detrit Clarke. • Water Pump : Poly-Vee belt drive lengkap dengan guard. Tachometer. • Lain-lain. • Fuel Injection System : Stanadyne Direct Injection. bersertifikat UL-USA atau UL-Canada dan FM. • Junction Box : Integral with instrument panel .5” SAE Industrial Fly-Wheel connection. • Run-Stop Control : On instrument panel lengkap dengan ctrol position warning light. Battery Charger dilengkapi dengan AMF (Automatic Mains Failure) Module. • Governor. for DC wiring interconnection to Engine controller. Gear type. Mechanical. Cummins. Water Temperature. Hourmeter.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ r. Engine Half ………. s.#3. Caterpillar. • Staters : Two (2) 12 V-DC.Gate valve pada sisi section dan discharge pompa. Seluruh dari group pompa hydrant harus dilengkapi dengan : . Speed : Constant speed. • Instrument Panel : English & Metric. Flywheel Power Take Off : 11.

50Hz.3. kelas. Efek sambaran petir (Arus Petir) berupa kenaikan tegangan akibat medan . Sumber daya listrik tersebut untuk melayani kebutuhan beban listrik untuk bangunan utama. Aula Pertemuan. selanjutnya di distribusikan keseluruh jenis beban listrik melalui Panel distribusi yang dinamakan Panel Utama. sumber listrik utama dan cadangan (bilamana sumber PLN padam) akan beroperasi otomatis interlog atau automatic tranfer switch (ATS). .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ . sebagai berikut . 50 Hz. . bangunan Utilitas MEP.Air Relief valve (ARV).Pressure gauge (Pengukur tekanan) untuk suction dan discharge. Uraian Teknis Pekerjaan Elektrikal 5.Peredam getaran untuk alas pompa. 50 Hz dengan transformator (Trafo) Stap-Down 20 kV/400-230 V. Sistem Sumber daya listrik berasal dari penyambungan sumber daya listrik utama PLN dengan sistem tegangan TM/TM 20 kV. bangunan gereja. klinik.1.3. 50 Hz dan sumber daya listrik cadangan diesel generator set dengan sistem tegangan rendah 400/230Volt. Instalasi Kelistrikan A. Kelengkapan pada riser pelepasan system kombinasi hydrantdan sprinkler. . dormitory.Pressure Reducing Valve (PRV).Air Relief valve (ARV). Seterusnya dengan sistem tegangan rendah 400/230 V. bangunan masjid. Sumber listrik utama tegangan 20 kV dengan melalui Medium Voltage Distribution Panel (MVDP) akan di-proteksi (di-amankan) dengan unit Ligthning Arrester yang terdapat pada panel arrester. sport hall.Pressure Reducing Valve (PRV).Pressure Safety Valve (PSV). pool dan bengkel. . . dan Penerangan Jalan Komplek. engine hall.125 - . . 50 Hz. sebagai berikut . . 5. Pos Jaga. kantin. . selanjunya di transformasikan menjadi 400/230 Volt. sehingga dapat menghindari “loop” pada jaringan listrik tegangan menengah 20 kV. Masing-masing sumber daya listrik dilengkapi dengan kWH-Meter. Kelengkapan pada riser pelepasan system hydrant.Pressure Safety Valve (PSV). mess perwira.Panel Power dan Kontrol sesuai dengan bawaan pompanya.

Type70. bahwa Transformator (Trafo) jenis stap-down dengan tegangan kerja 20 kV/400-230 V. Betuk gelombang tegangan sinusoidal & simetris untuk supply 3 phasa. Shielding & Equipotensialisasi untuk menghindari “Loop” pada jaringan sistem listrik. dan dilengkapi dengan RIS Protection Relay dan monitiring device.126 - . Type-100 dan SchoolStaff). Berdasarkan uraian diatas. Kondisi kerja Trafo : Ketinggian maksimum 1000 meter diatas permukaan laut. Type-54. 50 Hz distristribusikan melalui Sub Distribusi Panel (SDP) PLN disambungkan ke seluruh unit-unit kWh-meter Rumahnya. Bahan Dan Material B. 50 Hz. kelompok sektor Dyn5 (disesuaikan dengan PLN daerah setempat). maka sangat diperlukan pengamanan internal dengan menggunakan Lightning Arrester. bahwa sistem kelistrikan yang dijelaskan diatas merupakan pendistribusian daya listrik dengan jaringan distribusinya sampai ke beban listrik menggunakan sistem radial yang mempunyai pengamanan dan keandalan yang bertingkat. Kontruksi Trafo : Inti Trafo. Sumber daya listrik berasal dari penyambungan sumber daya listrik utama PLN dengan sistem tegangan TR/TR 400/230 Volt. dengan pendingin minyak shell Diala B (sesuai standar PLN). 50 Hz a. Sumber daya listrik cadangan diesel generator set dengan sistem tegangan rendah 380/220Volt.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ magnet dan medan listrik (Kuat Medan Elektrostatis) akan merusakkan jaringan sistem listrik dan peralatan listrik yang sensitif. terbuat dari colled rolled grain oriented silicon steel sheet . 50 Hz. 50Hz tidak mem-back up kebutuhan daya listrik bangunanbangunan diatas. memiliki jenis pemasangan di dalam (in door) ruangan. harus buatan pabrik dalam negeri. sumber daya listrik utama PLN dengan sistem tegangan TR/TR 400/230 Volt. Data Tansformator 20 kVolt/400-230 Volt. Sumber listrik utama tegangan 400/230 Volt dengan melalui Low Voltage Main Distribution Panel (LVMDP) akan di-proteksi (di-amankan) dengan unit Ligthning Arrester. III. Transformator (Trafo) Dinyatakan dalam gambar perencanaan. sehingga dapat menghindari “loop” pada jaringan listrik tegangan Rendah 400/230 Volt. b. Maksimum suhu keliling <= 40 °C dengan suhu rata-rata 30 °C. B.1. 50 Hz langsung di sambungkan ke unit-unit kWh-meter pada bangunan Rumah Dinas (Type-45.

.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ - - - - dengan rugi-rugi sangat rendah membentuk rangkaian magnetik tertutup. dari type conservator diberi packing neoprene untuk menjamin kekedapan air dan udara luar seminimum mungkin.019-1985/a. d) Lubang pengisian minyak yang diberi tutup. . i) Pengaman dengan DGPT-2 atau RIS dan Buchholz Relay. Inti Dan Kumparan Disatukan. Tutup Tanki. Tanki. dijepit menjadi satu yang disebut bagian aktif trafo harus dipanaskan dan dikeringkan dalam oven pengering vacuum sampai tahanan isolasinya melebihi 200 M.3 Bar selama 15 menit. . j) Roda yang dipasang pada alas Transformator.009 dan IEC-76) : . e) Kran penguras minyak. h) Kommunitor (Tap Changer). terbuat dari pelat baja tahan karat dan panas (mild steel plate) yang dilas dengan kuat agar dapat menahan gaya yang terjadi saat trafo dioperasikan. c) Dial Thermometer dengan kotak. yang terdiri dari primer dan sekunder terbuat dari PVF enamel kawat tembaga persegi berisolasi kertas atau lembaran foil winding.Ohm. f) Kuping pengangkat. inti ini dijepit dengan kuat sehingga terjamin kekuatan mekanik dan mengurangi getaran serta tingkat kebisingan. Karakteristik Trafo (harus sesuai SLI.Highest voltage of primary windings : 24 kV.Tegangan Sekunder (No load) : 400/231 V. yaitu sama dengan 3 s/d 10 kali tekanan lebih yang ditimbulkan dalam tangki dengan cairan yang digunakan adalah air dengan campuran serbuk fluerescent sehingga dapat langsung diketahui letak kebocoran dan dpat langsung di las kembali. g) Bushing tegangan tinggi dari elastimod dan bushing tegangan rendah dengan kotak pengaman. Kumparan Trafo.Tegangan Primer : 20 kV. b) Gelas penduga level minyak. a) Name Plate (pelat nama) lengkap dengan diagram hubung belitan. Kebocoran pengelasan harus dites denga tekanan 0. Perlengkapan Standar Trafo . Setiap lapisan kumparan diberi isolasi dari kertas A (105 °C) atau kelas yang lebih tinggi sehingga mempunyai kekuatan dielekrik dan mekanik yang kuat dan harus dapat menahan tegangan impuls (tegangan lebih). c. Tangki ini diberi sirip pendingin (radiator) yang mengelilingi tangki dengan jarak yang sama.127 - .

.2.Panel MVDP. dimana pengoperasian-nya dengan manual atau mekanik.Memiliki plinth untuk memberikan isolasi dengan bumi.30 mm yang berukuran standar sehingga dapat ditukar-tukar bagian-bagiannya serta dapat diperluas dengan mudah dan masing-masing lemari terpisah satu sama lainnya dengan pelat pemisah serta di cat oven.Suhu ruangan 16 s/d 40 °C. . .oil temperature rise at the top of the tank (hermatically sealed) : 60 °C. rel simetris horizontal. Vector group : Dyn5 (sesuai dengan PLN Balikpapan). Applied voltage test : 50 kV. . Voltage tappings : ± 2 % . diantaranya rel vertical. b.Pintu dapat dibuka kekiri atau kekanan yang dilengkapi engsel yang tidak terlihat dari luar dan gasket polyurethane (freme karet penguat) serta sudut buka hingga 130 derajat.Ketinggian maksimum 1000 meter diatas permukaan laut.Pemutus beban tidak dapat dimasukkan jika saklar pembumian tertutup atau saklar pembumian tidak dapat dimasukkan jika pemutus beban tertutup. Kontruksi MVDP dan Panel Arrester : . Temperature insulation class : A ± 105 °C. Max. Produksi : Setara Unindo.Indeks Proteksi (IP) 55. Kondisi kerja MVDP : .temperature rise of windings : 65 °C. Insulating medium : Oil. .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ - Impuls withstand of primary windings : 125 kV. tersedia accessories berbagai fungsi dan ukuran.Kelembaban ruangan 80 s/d 100 %. isolator dan lainlain. terbuat dari stainless steel dengan tebal pelat tidak kurang dari 2. . a. . rel DIN simetris horizontal. B.Pelindung komponen panel dengan plat transparan terbuat dari fiberglass. Trafindo. Cooling type : Sirip (Onan). bahwa Panel tegangan menengah 20 kVolt dan Panel Arrester 20 kVolt dari type metal enclosed switchgear dan controlgear untuk pemasangan di dalam (Indoor). Max. Panel Tegangan Menengah (MVDP) Dinyatakan dalam gambar perencanaan. ± 5 %. .128 - . IP 55.

- - c. Pengamatan untuk posisi pemutus beban dan saklar pembumian dapat dilakukan tanpa membuka pintu lemari panel MVDP.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ - - - Pintu lemari tidak dapat dibuka bila pemutus beban tertutup dan saklar pembumian terbuka dan atau pintu lemari tidak dapat ditutup bila pemutus beban terbuka dan saklar pembumian tertutup. 1 menit . : 16 kV.Rated short-time with stand current 50 Hz.129 - . : 16 kA. Panel MVDP terdiri dari 3 (tiga) lemari.Power frequency with stand voltage 1 menit . Pengoperasian pemutus beban dan saklar pembumian dapat dilakukan se-sederhana mungkin dan beroperasi secara interlogmekanik. 50 Hz. kuning dan hitam.Tegangan kerja . lemari kedua untuk 1 unit Switch Disconector (saklar pemisah) type SF6-LBS tanpa fuse sebagai incoming dari PLN-20 kV yang dilengkapi dengan 1 unit saklar pembumian yang beroperasi secara interlog. : 125 kV. : 50 kV. yakni dengan lampu tanda maupun indikator lainnya.Frekwensi kerja .Voltage tests (50 Hz) 1 menit . * Ground : Hijau . * Phasa : Merah.7) and ring circuits .Breaking capacity for active circuit (Cos ϕ = 0. Karakteristik MVDP : .kuning. 1 detik . * Netral : Biru.Breaking capacity for no-load trafo . Busbar harus di isolasi berwarna sesuai kode warna PUIL 2000 . : 145 kV.Implus with stand voltage across the isolating distance . : 20/24 kV. : 50 kV DC.Implus with stand voltage to earth and between poles. : 400 A.Breaking capacity for no-load line . dan lemari ketiga untuk 1 unit Circuit Breaker Disconector (pemutus beban) type SF6-LBS dengan fuse sebagai out-going ke sisi primer trafo yang dilengkapi dengan 1 unit saklar pembumian yang beroperasi secara interlog. yakni lemari pertama untuk penempatan 3 unit arrester 20 kV-1 phasa. : 50 Hz.

1 min. Kabel Tegangan Menengah Dinyatakan dalam gambar perencanaan. • Insulation withstand test voltage. b) Rating current switch : 400 A.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ - - and cable : 25 kV. MG. Produksi : Setara Unindo. • Block Electrode Disconector height adjuster yang menghubungkan Earth Terminal bagian bawah dengan Line Terminal bagian atas dan block ini berbentuk selinder crystalline particles dan atau Alumina Porselain dari bahan Zinc Oxide (ZnO) yang menjamin kekuatan anti konduksi.24 kVolt untuk pemasangan di pit trench cable dan . • Rating Voltage 21∼24 kVolt.Switch Disconector jenis SF6-LBS tanpa Fuse dan dengan Fuse sesuai item c diatas. Nihon Hiraiki Kogyo. . bahwa Unit Lightning Aresster mempunyai bagian-bagian antara lain . AEG. Power Hz = 31. Komponen Panel MVDP 20 kVolt Dan Panel Arrester 20 kVolt . B. • Insulator Housing sebagai tempat beroperasinya block electrode disconector dari bahan syntactic rubber sehingga tertutup dengan sempurna. • Insulator Porselain sebagai pembungkus insulator housing.Dry test = 42∼70 kVrms. 10 sec. Besaran arus a) Bus bar : 630 A. d.130 - .5∼36 kVrms. daya tahan panas dan tidak dapat rusak kerena aliran voltasi (Impulse Voltage). bahwa Kabel distribusi tegangan menengah 20 kV adalah jenis N2XSEFGbY . Making capacity : 40 kA. Siemen. guncangan (Vibration) dan lain-lain.3. • Insulation withstand test voltage.Wet test = 36∼60 kVrms. Unindo.Dinyatakan dalam gambar perencanaan.24 kVolt untuk pemasangan didalam tanah dan N2XSY . maka peralatan kontrol harus dilengkapi dengan back-up battrey jenis nicad free maintenance untuk pengoperasian seluruh panel MVDP dengan kemampuan bilamana terjadi kegagalan operasi sebanyak 3 (tiga) kali. SNI dan LMK. Produksi : Setara Sorester. Sesuai dengan standar IEC 994-4 (1991). • Insulation withstand test voltage. Bila pengoperasian dengan motor penggerak.

25 kA.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ di rak kabel (udara) harus telah memenuhi persyaratan. SIER.6/1 kVolt untuk pemasangan di atas plafon (udara) harus telah memenuhi persyaratan SNI 04-2701-1992. yaitu jenis pemasangan didinding (wall mounted enclosure). PLN. Produksi : Setara Terasaki. Kabelmetal. 3 phasa. 15 kA. 36 kA.6. dan 8 kA. SPLN 43-5.7. B. bahwa Box panel listrik ada 3 jenis. LMK. Nobi. pemutus tenaga mini MCB. PLN. Merlin Gerin. MCB 1 phasa.0. Hager. bahwa Kabel distribusi tegangan rendah adalah jenis NYFGbY . Produksi : Setara Supreme. Hansel. IEC 502-1983. Produksi : Setara Metosu.4. IP 54 serta memenuhi persyaratan PUIL-2000. OniPanel. b) Automatic Tranfer Switch (ATS) atau sistem tukar (Interloc). bahwa komponen panel utama banyak ragamnya.5. Kabelindo. Kabel Tegangan Rendah Dinyatakan dalam gambar perencanaan. PUIL2000. PLN. OniRack. PLN. PUIL-2000. Rak Kabel Dinyatakan dalam gambar perencanaan. Komponen Panel Dinyatakan dalam gambar perencanaan.6/1 kVolt untuk pemasangan di-dalam tanah dan NYY .131 - . LMK. 45 kA. 3 phasa. Voksel. . SPLN 43-1 198. ABB. a) Pemutus tenaga MCCB. jenis pemasangan dilantai (standing mounted enclosed) yang kontruksinya dari plat baja dengan tebal plat 2 mm dan dicat oven. LMK. AEG. B. dan IEC 947-2. Voksel. Kabelindo.0. dan 18 kA. 10 kA. bahwa Rak kabel yang dipakai untuk penempatan jalur kabel distribusi dan instalasi harus menggunakan jenis cable ladder yang terbuat dari Plat Mild Steel dengan finishing Hot Dip Galvanis dan telah dilapisi anti karat (zink chromate) dan sesuai persyaratan PUIL-2000. B. Panel Tegangan Rendah Dinyatakan dalam gambar perencanaan. Produksi : Setara Supreme. LMK. Produksi : Setara Simetri. IP 55 dan jenis inbow waterproof (PVC High Impact) dengan pintu transparan. JapaPanel. 8 kA dan 5 kA yang telah memenuhi persyaratan SPLN 108/SLI 175/IEC 989. B. antara lain .1986. Kabelmetal.

digunakan untuk melindungi kapasitor bank dari kerusakan akibat kelebihan tegangan atau gelombang arus Harmonic yang terlalu tinggi dan dalam menghindari resonansi serta . pada sistem 400 (NO Load).Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ c) Satu pelat dudukan sehingga lebih menjamin aspek keamanan dan lebih mudah dalam pemasangan. AEG. ∗ Toleransi kapasitas : . dimana semuanya sesuai dengan standar IEC 269-1. LMK.1 x Un). Harus memenuhi standar IEC 831-1. ∗ Sistem Koneksi : 3 phasa. ∗ Discharge time to 50 V : < 60 detik. AEG. ∗ Rating Voltage : 525 Volt. yaitu jenis kering (Metallized Polypropylene Film) yang bias memperbaiki kerusakan sendiri dan memiliki ketentuan-ketentuan. e) Blocking Reactor (Detuned Filter) Blocking reactor harus dari material kumparan tembaga jenis Polyeter Resin yang pencetakannya dalam keadaan Vakum dan tekanan tinggi dengan thermal resistance 150 °C. antara lain .132 - . Produksi : Setara Nokian. Kedua pemutus tenaga (MCCB.3 x In). 50 kA) dilengkapi mekanisme motor yang sama sehingga bisa beroperasi secara otomatis dan sistem interlok mekanis dan elektris mencegah kedua pemutus tenaga menutup secara serentak walaupun hanya sesaat. ∗ Continuous over Voltage : 10 % (1. 4 pole. Delta. dan memenuhi standar LMK. ABB Fuse Links dari jenis HRC Fuse/phasa. ∗ Tingkat Insulasi : 3 kV (power frequency) & 15 kV (Impulse). PUIL2000. ∗ Rating Frequency : 50 Hz. Merlin. Littelfuse. IEC 32 B.5 % s/d + 10 %. ∗ Temperatur category : -40 °C s/d 50 °C. IEC 831-2 (1996). ∗ Continuous over current : 30 % (1. ∗ Protection class : IP 42. PUIL2000. Produksi : Setara Stomberg. 100 kA dengan rating voltage 500/660 Volt lengkap dengan solid links (dudukan HRC fuse) dengan rating current 1 step diatas rating current HRC Fuse serta harus memeliki alat pencabut HRC Fuse (Fuse Handle) standard SFS 2371. ∗ Losses at + 20 °C : < 0. d) Kapasitor Bank Kapasitor harus dari jenis Self Healing Dry Type. LMK.5 W/kVar. Produksi : Setara Terasaki. ABB.

∗ Rating Voltage : 400 Volt. kelebihan arus. dan sebagainya. ∗ Rating Voltage : 230/400 Volt. ∗ Operational sequence : 4 Program regulasi. ∗ Inductance of the reactor : ± 3 % tuning accuracy. Harus memenuhi standar IEC 76/3. temperatur terlalu tinggi. factor daya terlalu kapasitif atau induktif. ∗ Current transformer (CT) : 5A. LMK. ∗ Jumlah step automatic : 6 Step.133 - . f) Automatic Power Factor Regulator (APFR) APFR untuk mengatur step kapasitor secara otomatis yang menggunakan teknologi digital (Microprocessor) yang dipasang langsung pada panel atau rel DIN. ∗ Detuning factor : 7 %. Harus memenuhi standar EN 50082-2 & EN 50081-2 EMC. ∗ Accuracy class : 1. ∗ Ambient temperature : 0 °C s/d 40 °C. kelebihan atau kekurangan tegangan. g) Relay Pengaman yang digunakan antara lain : . 0.7 VA. ∗ Separate source test : 3 kV – 1 min. VDE 0532831-2. yaitu factor daya rendah. Produksi : Setara Nokian. Ketentuanketentuan lainnya yang harus dipenuhi.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ menurunkan presentasi harmonic pada jaringan listrik. ∗ Kontrol & Proteksi : 6 jenis alarm. PUIL2000. LMK. ∗ Rating Frequency : 50 Hz ± 2 % automatic selection.5 %.5 & UH5 = UH7 = 5 % Based on Un. ∗ Insulation class : T 40. Produksi : Setara Nokian. ∗ Rating Frequency : 50 Hz. koneksi (penyambungan) antar phasa atau phasa – netral yang memiliki ketentuan-ketentuan sebagai berikut . ∗ Ambient temperature : 40 °C. ∗ Protection class : IP 40 (pada panel) & IP 20 (pada rel DIN). antara lain . ∗ Protection class : IP 23. PUIL-2000. ∗ Harmonic load : UH3 = 0.

suhu operasi sebesar -10 s/d 50 °C. 50 Hz. suhu operasi sebesar -5 s/d 55 °C. tegangan kerja 220 V. tegangan kerja 220 V. sensitivitas tegangan sebesar ± 15 % dari tegangan kerja. 50 Hz. waktu tanggapan selama 200 mili . proteksi terhadap arus hubungan singkat atau akibat adanya variasi terhadap arus yang semestinya. dipasang sebagai tambahan terhadap system kontrol dengan kontak keluaran 8 A (Cos ϕ = 1) 250 V.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ ∗ ∗ ∗ ∗ ∗ Earth Fault Relay (Rele arus bocor bumi). 50 Hz. Short Circuit Relay (Rele arus hubung singkat). proteksi terhadap kontak langsung. kontak keluaran 10 A (power faktor = 1). pengamanan peralatan pada instalasi listrik akibat adanya variasi terhadap arus yang semestinya. tunda waktu selama 0 s/d 1 detik. 50 Hz. sensitivitas arus sebesar 0. kesalahan urutan phasa dan ketidakseimbangan beban antar ketiga phasa terlalu besar.2 detik. Relay Kontrol Tegangan. tunda waktu selama 0. suhu operasi sebesar -10 s/d 50 °C.3 A. tunda waktu selama 0. 50Hz. 50 Hz. tegangan kerja 220 V. Under and Over Voltage Relay (Rele turun dan naiknya tegangan). tegangan kerja 220 V.134 - . tegangan kerja 220 V. suhu operasi sebesar -10 s/d 50 °C. ∗ Relay Kontrol Arus. Fase Fault Relay (rele kesalahan phasa). sensitivitas tegangan sebesar ± 10 % dari tegangan kerja. proteksi terhadap turunnya dan naiknya tegangan yang semestinya pada sistem tak stabil. suhu operasi sebesar -10 s/d 50 °C. proteksi terhadap kehilangan salah satu phasa. pengamanan peralatan pada instalasi terhadap tegangan yang semestinya pada sistem tak stabil. tunda waktu 1 detik. waktu tanggapan selama 200 mili detik. tegangan kerja 220 V. kontak keluaran 10 A (power faktor = 1).003 s/d 0. sensitivitas tegangan sebesar ± 10 % dari tegangan kerja. mengaktifkan pengisian batere bila tegangan jatuh di bawah ambang batas. tidak langsung dan api.3 detik.

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

detik, suhu operasi sebesar -5 s/d 55 °C. ∗ Reverse Power Relay (Rele daya balik), proteksi terhadap adanya daya balik baik dari sumber utama (PLN) maupun sumber cadangan diesel genset sehingga kedua sumber tidak boleh terinterkoneksi walaupun sesaat. Relay-relay pengaman harus sesuai dengan standar PUIL2000, LMK dan IEC. Produksi : Setara Merlin Gerin, AEG, Omron. h) Peralatan Kontrol ∗ Kontrol Stater Motor, untuk kapasitas dibawah 5.000 Watt harus menggunakan sistem Direct On Line (DOL) yang terdiri dari tiga komponen, yakni Breaker, Contactor, Thermal Overload dengan sirkit kontrol tegangan 230 V, 50 Hz dan dilengkapi dengan tombol tekan ON-OFF, lampu tanda untuk start, stop dan fault/kesalahan. ∗ Kontrol Stater Motor, untuk kapasitas diatas 5.000 Watt harus menggunakan sistem Star Delta yang terdiri dari tiga komponen, yakni Breaker, Star Contactor, Delta Contactor, Line Contaktor lengkap dengan kontak blok tunda waktu, Thermal Overload dengan sirkit kontrol tegangan 230 V, 50 Hz dan dilengkapi dengan tombol tekan ON-OFF, lampu tanda untuk start, stop dan fault/kesalahan. ∗ Voltmeter Cam Switch (Saklar Voltmeter) 7 (tujuh) posisi dengan arus thermal 12 A, tegangan kerja 230 V, 50 Hz, ∗ Ammeter Cam Switch (Saklar Ammeter) 4 (empat) posisi dengan arus thermal 12 A, tegangan kerja 230 V, 50 Hz. ∗ Change Over Cam Switch (Saklar Alih) 3 (tiga) posisi (Manual, OFF, Outo) dengan arus thermal 20 A, tegangan kerja 230 V, 50 Hz. ∗ Pushbutton (Tombol Tekan) dengan bentuk bundar sring return, type flush dengan posisi NO, berwarna merah untuk stop dan berwarna hijau untuk start. ∗ Emergency Pushbutton dengan bentuk bundar latching key release dia.40 mm dengan posisi NC, berwarna merah. ∗ Lampu Tanda lengkap dengan lampu type protected Led, tegangan kerja 230 V, 50 Hz, dengan penutup plastik berwarna putih, Hijau, Merah, kuning dan biru. Peralatan kontrol harus sesuai dengan standar PUIL-2000, LMK dan IEC.

- 135 -

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

Produksi : Setara Merlin Gerin, AEG, ABB, Siemens. i) Unit Lightning Arrester R,S,T - phase & Netral, 100 kA, 40kA dan 15kA, 400 V untuk tegangan rendah, harus memenuhi persyaratan DIN VDE 0675 part6 LMK, PLN. Produksi : Setara Phoenix Contect, OBO Bettermann, Merlin Gerin. j) Meter Pengukur ∗ Volt Meter (Pengukur tegangan listrik), kapasitas 1,2 x In continue, kelas 1,5, skala 0-500V, ukuran 144x144 atau 96x96, ketelitian 1,5 %, suhu operasi -10 s/d 50 °C. ∗ Amper Meter (Pengukur arus listrik), kapasitas 1,2 x In continue, kelas 1,5, skala 0-500A, ukuran 144x144 atau 96x96, ketelitian 1,5%, suhu operasi -10 s/d 50 °C. ∗ Frekwensi Meter, Cos Phi Meter, dan lainnya harus berukuran 144x144 atau 96x96, ketelitian 1,5 %, kelas 1,5, suhu operasi -10 s/d 50 °C. ∗ Kilo Watt Meter (kWh-Meter) dari jenis 1 phase dan 3 phase harus sesuai dengan data teknis PLN dan LMK. Meter-meter pengukur sesuai dengan standar LMK, IEC 51. Produksi : Setara Schlumberge, AEG. k) Busbar dan sepatu kabel serta perekatnya (Mur dan Baut) adalah jenis tembaga dengan konduktifitasnya sebesar 99,99 % yang dilengkapi dengan warna phasa, netral dan pembumian sesuai persyaratan BS 1977, DIN 46235, LMK, PLN. Produksi : Setara Catu, Unibell, Voksel. B.8. Instalasi Listrik (Peneranga, Stop Kontak, Unit AC, Dan lain-lain) a) Kabel instalasi listrik adalah jenis NYM 3 core 500 Volt untuk 1 phasa yang telah memenuhi persyaratan SII 0209-78, VDE 0250, LMK, PLN. Produksi : Setara Supreme, Kabelindo, Kabelmetal, Voksel. b) Pipa & fleksibel conduite pelindung kabel instalasi listrik dan accessories lainnya adalah jenis PVC high impac yang telah memenuhi persyaratan BS 6099, BS 4607, LMK, PLN. Produksi : Setara EGA, Waler, Marshall Tuplex. B.9. Elektroda Pembumian Elektroda pembumian adalah dari bahan tembaga pejal dengan konduktifitasnya sebesar 99,99% yang telah memenuhi standard BS 1977, DIN 46235, LMK, PLN.
- 136 -

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

Produksi : Setara Catu, Unibell. B.10. Saklar Dan Stop Kontak a) Saklar memiliki rating volatge 250 V, 10 A type rocker dengan jenis single gang, double gang maupun multiple gang. b) Stop kontak 1 phasa normal memiliki rating voltage 250 V, 16 A dan stop kontak 1 phasa khusus dilengkapi saklar dan lampu tanda memiliki rating voltage 250 V, 13 A. Saklar dan stop kontak tersebut diatas harus memenuhi persyaratan IEC, SPLN, LMK dan harus dilengkapi dengan box dari bahan metal anti karat atau mouled plastic. Produksi : Setara MK, Legrand. IV.A. B.11. Armatus Lampu dan Komponen Lampu a) Armatur lampu memiliki plate minimum 0.7 mm dicat dasar anti karat dan dicat oven warna putih untuk jenis recessed mounted TL 1 x 36 W atau 2 x 36 W type TKI maupun type balok, down light dengan lampu PLC 18 W, dan Down light halogen 50 W/12 V, dimana harus mempunyai terminal pembumian, ventilasi didalammnya cukup baik dan reflector terbuat dari bahan alumunium silicon alloy dengan derajat pemantulan yang sangat baik. Produksi : Setara Artolite, OniLigt, Phillips. b) Komponen lampu, yaitu Ballast dari type Low loss dan digunakan untuk satu lampu floerescent (Neon) yang terpasang kokoh pada armatur. c) Capasitor harus dari jenis metalized paper dengan maksimum temperatir 85 °C, 250 V, 50 Hz, toleransi ± 10 % serta dilengkapi dengan Stater socket dari jenis polycarbonate dan Staternya dari jenis ES Porceliain lamp holders. Produksi : Setara Phillips, Atco, BJB.

5.3.2. Instalasi Diesel Generator Set A. Sistem Sumber daya listrik cadangan berasal dari sumber daya listrik diesel generator set dengan sistem tegangan rendah 400/230v, 50Hz yang akan melayani kebutuhan daya listrik bilamana sumber daya listrik utama PLN mengalami gangguan atau pemadaman. Sumber listrik utama dan cadangan akan beroperasi interlog otomatis secara mekanik maupun elektrik atau automatic tranfer switch (ATS) yang pendistribusian daya
- 137 -

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

listrik melalui Panel distribusi yang dinamakan Panel Utama (LVMDP). B. Bahan dan Material Dinyatakan dalam gambar perencanaan, bahwa Diesel Generator Set menggunakan jenis Silent mobile dengan pendingin radiator dan kecepatan putar generator 1500 rpm serta mempunyai tingkat kebisingan ≤ 55 db pada jarak 1 meter dari diesel genset dengan Kapasitas Continous Rating Power sesuai standar BS 5514 (1982), DIN 6271, ISO 8528, ISO 3046/1, AS 2789, SNI dan LMK. Generator set (Alternator) ini digerakan dengan penggerak Diesel Engine, dimana motor bahan bakar yang menggunakan percikan nyala (Busi) diperkenankan untuk digunakan. Diesel engine sebagai penggerak Genset (Alternator) harus diuji secara spesifik oleh Laboratorium penguji, antara lain ; 1. Nilai nominal motor bahan bakar harus berdasarkan kondisi standar Society Of Automotive Engineers (SAE), yaitu pada tekanan 746,25 mm Hg, temperatur udara masuk 29,4 °C pada ketinggian kurang lebih 150 m diatas permukaan laut, dan tekanan uap ai 9,65 mm HG dilakukan lewat pengujian di Laboratorium yang diakui. 2. Nilai nominal daya kuda teruji dari motor bahan bakar yang di uji di laboratorium penguji dengan kondisi standar SAE, harus dapat diterima. 3. Dalam hal khusus, motor bahan bakar yang berada di luar rentang daya dan tipe motor bahan bakar yang teruji, harus mempunyai kemampuan daya kuda untuk melayani gerakan Genset (Alternator) tidak kurang dari 10 % lebih besar dari daya kuda rem maksimum dibutuhkan genset pada setiap kondisi beban genset. 4. Pengurangan sebanyak 2,5 % dari daya kuda nominal motor bahan bakar pada kondisi standar SAE harus dibuat untuk motor diesel yang dipasang pada ketinggian 300 m diatas 150 m. 5. Untuk motor diesel yang berada pada temperatur udara masuk diatas 30 °C, maka untuk setiap kenaikan 5,6 °C (10 °F) menurut koreksi kondisi standar SAE, pengurangan daya kuda nominalnya sebesar 3 % harus dibuat. 6. Motor diesel setelah dijalankan minimum 24 jam, harus mempunyai daya kuda nominal sama atau lebih besar dari daya kuda rem yang dibutuhkan untuk menggerakkan Genset (Alternator) pada kecepatan nominalnya dibawah setiap kondisi beban genset.

- 138 -

Cummins. • Exhaust Protection : Metal Guards on Manifolds & turbocharge. Tachometer.(L) : …………. A. In (mm) • Displacement – in3..E. for DC wiring . Cummins. Direct Injection... • Alternator Starting : 24V-DC or 48 V-DC.139 - . • Installation Drawing : …………. Oil Pressure & two (2) Volmeter. • Coupling : ………… (setara Caterpillar. • Model : ………… (setara Caterpillar. Komatsu). • Engine Type : In-line Construction. • Wiring Diagram : …………. dan harus menyebutkan .(mm) : …. lengkap Belt guard. • Flywheel Power Take Off : …… in SAE Industrial Fly-Wheel connection. • Aspiration : Turbocharged. • Flywheel Housing : S. • Ignition Type : Diesel (Compression).. • Fuel Filter : Primary filter w/priming genset (alternator).. Komatsu). Hourmeter.0 : 1 • Valve per cylinder : ………….Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Data Diesel Engine yang digunakan dari jenis In-line Construction. outdoor service. Water Temperature. • Fuel Injection System : Direct Injection. Speed : Integral EFC govenor.A.. Komatsu). • Junction Box : Integral with instrument panel . Komatsu). • Number Of Cylinders : …………. Washable. • Engine Crankcase Vent System : Silent mobile. in3 (Liter) • Compression Ratio : 16. in (mm) x ….#3. 4 Stroke Cycle dengan pendingin Water Cooled (Radiator). …. • Bore and Stroke – in. 4 Stroke Cycle. Cummins. • Fuel Connections : ………… (setara Caterpillar. • Air Cleaner : Direct mounted. Cummins. Constant speed. • Engine Manufacture : ………… (setara Caterpillar. • Rotation : Clockwise (CW) standard. • Rating BHP/ kW : …………. • Governor.. • Instrument Panel : English & Metric.

antara lain . Komatsu. Data Generator Set (Alternator) yang digunakan dari jenis Revolving filed. . Produksi : Setara Leroy Somer. • Frequency : 50 Hz. Overspeed Control : Electronic w/reset & test on instrument panel. dan harus menyebutkan. • Automatic Voltage Regulator : Beban static 0 . tanpa AVR ± 5 % (bilamana AVR tidak bekerja). Harus sesuai dengan standar BS 5000 Part 99. Mitshubisi. Raw Water Solenoid Operation : Automatic from engine controller & from instrument panel. Stanford. Circuit Breaker dengan Motor Mechanism lengkap dengan control position warning light.4%. Housing Engine dan sound proof. bilamana sumber daya listrik utama PLN mengalami gangguan. Cummins. Accessories lain. Battery Charger. MWM Deuzt. Run-Stop Control : On instrument panel. Throttle Control : Adjustable speed control tamper proof. VDE 0530NEMA MG-1 22. AVK. Beban kejut 0 – 15 %. Produksi : Setara Caterpillar. atau Exciter tanpa sikat rotor berbentuk silinder. • Rating Voltage : 400/230 Volt. Beban kejut 0 – 10 %. IEC 34-1. Staters : Two (2) 24 V-DC or 48 V-DC. • Automatic Frequency Regulator : Beban static 0 . Lube Oil Filter : Full flow w/By-pass valve. Lube Oil Cooler : Engine water cooler plate type.140 - . Lube Oil Required : Gear drive.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ • • • • • • • • • • interconnection to Engine controller. LMK. Run Solenoid : 24 V-DC or 48 V-DC Energized to run.3%. AMF (Automatic Mains Failure) Module. 4 Pole – Y Vector. tanki harian dan lain-lain memenuhi standar spesialisasi Silent mobile. Gear type. Peralatan kontrol dan power panel diletakkan atau terpasang sedemikian rupa hingga muda untuk pengoperasian maupun perbaikkan serta dilengkapi dengan otomatis starting dan otomatis On-Load circuit breaker dalam 10 detik. single bearing.

Produksi : Setara Supreme. Sistem Sistem penangkal petir menggunakan sistem elektrostatis non radio aktif yang prinsip kerjanya adalah menarik energi medan listrik di atmosfir yang meningkat dengan cepat pada saat terjadi petir. Produksi : Setara Prevectron.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 5. Zeus. Ese Tech. Bakrie. B. Kabel Penghantar Kabel penghantar untuk instalasi penangkal petir adalah jenis NYY 0. Apollo. B. sehingga arus muatan pada tingkat yang paling rendah akan dapat mengalir secara terus menerus ke tanah melalui penghantar menuju elektroda pembumian yang tersendiri. Kabelindo.6/1 kV yang telah memenuhi persyaratan LMK. PLN. Kabelmetal. Hal tersebut akan memungkinkan terjadinya sambaran petir berkurang dan daya tarik muatan terhadap muatan awan terkonsentrasi pada titik sambaran air terminal saja. B. pengumpulan energi ini terlebih dahulu diakumulasikan dan kemudian dibebaskan pada waktu yang telah ditentukan untuk menciptakan ionisasi dengan loncatan muatan disekitar batang penerima (Ait Terminal/ Splizen) penangkal petir. LMK.3. LMK. . PLN. Voksel. PLN. Bahan dan Material B. Pelepasan medan ionisasi keawan akan dapat (mampu) menimbulkan perbedaan potensial antara awan dan permukaan tanah (bumi).141 - . Produksi : Setara PPI. Instalasi Penangkal Petir A.1.3. Kurn.2. Air Terminal (Splizen) Air terminal atau splizen untuk sistem elektrostatis adalah jenis Non Radio Aktif dan harus sesuai dengan standard IEC 1024-1.3. Batang Peninggi (Penyanggah Air Terminal) Batang peninggi untuk air terminal adalah tiang tembaga pejal berdiameter 100 mm dengan tinggi 24 meter telah memenuhi standard BS 1977.

LMK. Produksi : Setara Toshiba.4. LMK. B. Instalasi Telepon A.2. Pipa & flexibel pelindung kabel adalah jenis PVC High Impact yang telah memenuhi standard LMK. . Hansel.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ B. Produksi : Setara BICC Brand-Rex. power supply 220 V-AC/ 48 V-AC dan battery charger (Nicad type) untuk maksimum 120 menit. 5. B.Telkom yang disebut Direct Line yang mana akan dipusatkan pada terminal box telepon sebelum disambungkan ke Peralatan Utama Telepon (PABX) sebagai pengontrol dan penghasil extention ke sambungan outlet telepon. Kabel Telepon Kabel telepon adalah jenis Unshielded Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) yang telah memenuhi standard ISO 11801 yang dapat menerima frekwensi hingga 200 MHz. Produksi : Setara EGA.1. Produksi : Setara Catu. Bahan Dan Material B. PT. Waller.3.Telkom.20°C s/d + 70°C. Elektroda Pembumian Elektroda pembumian dari bahan tembaga pejal yang telah memenuhi standard BS 1977. Peralatan Utama Telepon (PABX) Unit PABX menggunakan teknologi switching digital dengan moduler pulse code modulation (PCM) dan storage programmed pada satu paket sistem yang moduler seiring. PLN. Unit PABX dilengkapi dengan terminal blok utama.4. Fujisu. B. Unibell. temperatur kerja : . Avaya. DIN 46235. Produksi : Setara Hager. Panasonic. Terminal Box Terminal box telepon adalah jenis Inbow water proof (PVC High Impact) dengan pintu transparan memiliki IP 54 yang telah memenuhi standard IEC.142 - .3. Sistem Sistem telepon menggunakan sistem sambungan langsung ke line PTT PT. dan impedance : 100 Ohm. AMP. Siemens. Marshall Tuplex.

− Pre signal dan zone sounder.1. 6. Produksi : Setara BICC Brand-Rex. Unit Annunciator Aktif sebagai duplikat MCFA.5. Legrand. Alarm bell sebagai indikator audio kejadian. 5. B. alarm signal module. − Disconection alarm. dan zone module dengan teknologi microprocessors control automatic yang dilengkapi dengan antara lain . LMK dan harus dilengkapi dbox dari bahan metal antikarat atau mouled plastic. dimana setiap zone dapat menampung berbagai jenis detektor secara paralel sehingga areal pada satu lantai dapat dibagi menjadi beberapa zone pendeteksian yang pengecekan zone dapat dilakukan dari unit MCFA dan announciator (Duplikat MCFA). 3. Berbagai jenis Detector sebagai alat pendeteksi suhu dan asap. control module.143 - . Outlet Telepon Outlet telepon jenis 4 kabel (2 pairs) sesuai standard yang telah memenuhi standar IEC.4. Break Glass Switch sebagai tombol tekan secara manual. MK. − Main sounder berbunyi bila terjadi kebakaran. Avaya. Lampu tanda sebagai indikator zoning kejadian. MCFA menggunakan sistem konventional akan membagi areal menjadi beberapa zoning. 5. MCFA Merupakan panel kontrol yang terdiri dari power module. − Power failure alarm.A B. 2. 1.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ B. Instalasi Fire Alarm (Penginderaan Kebakaran) A. Adapun sistem MCFA yang akan digunakan antara lain . 4.3. Sistem Sistem Master Fire Alarm (MCFA) direncanakan akan menambah fasilitas tindakan pengamanan dini terhadap bahaya kebakaran. Unit Master Control Fire Alarm sebagai beralatan utama. − General alarm. − Alarm silencing or alarm disable . Material Dan Bahan III.

Fire report. Signal emergency telepon dan handset telephone. Alarm bell. B. IV.5.4.144 - . 50 Hz/ 48 . Complete with emergency telephone outlet. I. Pemasangan outbow. Tegangan kerja : 220 V-AC. Emergency telepon outlet. contoured design.2. Alarm Bell − − − − − Vibration type. Tombol reset dan tombol disconect zone. Modern.50 volt. contoured design. B. Temperatur kerja : 0 . . Humidity : 20 .A B.95 %. Break Glass Switch − − − − − − Respousive and reliable Easy to operate Simple to reset.38 °C. Dual chamber. Circuit selection rotary switches berfungsi untuk memilih zone yang akan dioperasikan. Ukuran diameter 6” Modern. B.3. Minimum 90 dB pada jarak 1 meter. Annunciator Panel − − − − − Module contruction Dilengkapi dengan indikator lampu dengan nama lokasi. Battery check. Two wire low current design.24 V-DC. Flush or surface mounting.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ − − − − − − Sistem test. Ionization Smoke Detector − − − − − Standby voltage : 18 .

7. Temperatur kerja : 50 .15 %/ m. VI. Sensilivity : 5 . Nittan.6. Flashing LED for visual supervision.90 m2 Kenaikan temperatur yang dideteksi 20 °C menit.90 °C. Coverage area : 60 . Humidity : 20 . Sensilivity test points. contoured design.145 - . output voltage 24 .60 menit. Temperatur kerja : . Type operas : NC (normally-open).A B.50 volt.38 °C. Modern.100 m2 B. Photo electric Smoke Detector (Optional) − − − − − − Standby voltage : 18 .95 %.100 m2 Sensilivity terhadap black smoke. Fixed Temperatur Heat Detector − − − − − Standby voltage : 18 . Coverage area : 60 . Rate Of Rise Heat Detector − − − − − Standby voltage : 18 .10 . Power Supply Unit Peralatan utama MCFA harus di supply dari satu power supply unit dengan input voltage 230 V AC. V. B. Coverage area : 60 . Functional test switch.50 volt.A B. Nohmi.50 volt.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ − − − − − − − Adjustable sensilivity.8. . Type operasi : NC (normally-open). Coverage area : 60 .50 °C.48 V DC dan di back up dengan battery charger (Nicad type) untuk maksimum 30 . Temperatur kerja : 0 . Optional auxiliary relay.9.70 m2 Kenaikan temperatur yang dideteksi 20 °C menit. Produksi : Setara National.

Instalasi Tata Suara A. MK.20°C s/d + 70°C. 5. maka diperlukan .11. Terminal Box Terminal box tata suara adalah jenis Inbow water proof (PVC High Impact) dengan pintu transparan memiliki IP 54 yang telah memenuhi standard IEC. Power Amplifier. Avaya. Kabel Fire Alarm Kabel fire alarm adalah jenis NYMHY 3 core 500 Volt untuk 1 phasa yang telah memenuhi persyaratan SII 0209-78. jenis 4 kabel (2 pairs) sesuai standard yang telah memenuhi standar IEC. LMK. PLN dan atau jenis Unshielded Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) yang telah memenuhi standard ISO 11801 yang dapat menerima frekwensi hingga 200 MHz. Emergency Telephone Outlet Emergency telepon outlet. Tape Dect. dan impedance : 100 Ohm. Sistem Sistem tata suara (sound system) dengan fungsi umum (pagging address) terdiri dari public address dan back ground music serta car call system. Untuk menjamin bahwa program-program yang diperdengarkan (diumumkan) sesuai dengan yang dikehendaki. B. temperatur kerja : . B. Marshall Tuplex. dimana terletak Pre-Amplifier Mixer.146 - . dan Program selector serta volume Control. Produksi : Setara Hager. Produksi : Setara BICC Brand-Rex.3. VDE 0250. LMK. Hansel. Waller.12. Peralatan sistem tata suara berupa master didalam ruang kontrol. Alarm (chime module) atau Emergency Panel. Legrand. Produksi : Setara EGA.10. Produksi : Setara BICC Brand-Rex.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Produksi : Yang direkomendasi oleh produk peralatan utama MCFA.6. Tunner Radio. LMK dan harus dilengkapi dbox dari bahan metal antikarat atau mouled plastic. Pipa & flexibel pelindung kabel adalah jenis PVC High Impact yang telah memenuhi standard LMK. B.

Alarm/ Chime Module (Emergency Panel) Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain . TOA.20. B.1.147 - . − Noise Level : 80 dB. Setiap interupsi didahului dengan suatu nada tertentu (Chime Signal) yang dibangkitkan dengan chime generator yang terpasang pada monitor dist (Sistem tata suara).18. Tunner radio. − Noise Level : < 90 dB. − Input : 3 Mic. Bahan Dan Material B. − Power : 60 dan 120 Watt. 50 Hz. − Output : 50/ 70/ 100 V/ 8 Ohm. Pre-Amplifier Mixer Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain .000 Hz. − Sumber Tegangan : 220 V AC. sedangkan dalam keadaan darurat (emergency) semua program dapat di putuskan dan selanjutnya dapat disiarkan pengumuman atau signal dari fire alarm melalui emergency microphone (Auxilary Monitoring) dengan satu prioritas channel di ruang kantor pengelola. EGi.3. 50 Hz.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ master monitoring berupa Pagging Microphone yang terletak di ruang operator. − Tanggapan Frekwensi : 30 . 100 V/ 4. selanjutnya program input sampai lound speaker sesuai dengan zoningnya. . B. 24 V DC. 8. − Sumber Tegangan : 220 V AC.2. Power Amplifier Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain . Mic. Mic. 16 Ohm. 24 V DC. − Music : 70 dB dibawah rated power. Tape dack.000 Hz. EGi. − Input : 1. Untuk keperluan pemanggilan kepada pengemudi mobil dapat disiarkan melalui Car Call microphone yang terletak di areal teras depan atau pada ruang reception. TOA. : 65 dB. B. − Power : 1000 Watt. Produksi : Setara Phillips. − Tanggapan Frekwensi : 30 . Produksi : Setara Phillips. − Output : 70.23 V/ 15 Kohm bal/sys. Aux.

EGi. TOA. B. remote control. EGi. Produksi : Setara Phillips. Pagging Microphone (Operator Mic. TOA.4. Produksi : Setara Phillips. EGi. B. Ceiling Speaker Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain . − Mounting : Flush type. unidirectional dengan 1 tombol bicara. . dan tombol alarm. − Output : 3 W. Emergency Microphone (Car Call Mic.) Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain . − Power : 24 V DC. − Output : bal/ sym + 6 dB. program selector.5. − Type : Electret condenser. all call.6. Produksi : Setara Phillips. − Power : 24 V DC. − Power : 24 V DC. EGi. − Type : Double. − Output Alarm : 1 Volt.148 - .7. Led untuk 5 zone. TOA. TOA. − Chime : 4 macam dapat diprogram. − Alarm : Jenis dapat diprogram. − Sumber Tegangan : 24 V DC. − Output : bal/ sym + 6 dB.) Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain . B. Produksi : Setara Phillips. − Type : Unidirectional electret microphone dengan 5 tombol. Priority control. Program Selector Dan Volume Control Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ − Output Chime : 1 Volt. sesuai standar DIN 33404. volume control dengan kemampuan priority overide relay. B.

− SPL (1m) : 100 dB/ 1 W.60 menit.000 Hz.24 V DC dan di back up dengan battery charger (Nicad type) untuk maksimum 30 . dan impedance : 100 Ohm. Bahan harus tahan terhadap kelembaban udara sekitarnya dan harus disertai kurva frekwensi. − Max. − Protection : IP 65 (Outdoor Version).149 - .8. . Corrosion resistant. B. Power Supply Unit Peralatan utama tata suara harus di supply dari satu power supply unit dengan input voltage 230 V AC. output voltage 12 . PLN dan atau jenis Unshielded Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) yang telah memenuhi standard ISO 11801 yang dapat menerima frekwensi hingga 200 MHz.20°C s/d + 70°C.16. EGi. Produksi : Yang direkomendasi oleh produk peralatan utama tata suara. VDE 0250. − Tanggapan Frekwensi : 60 .9. SPL : 99. Produksi : Setara Phillips. − Radiation Angle : 270 deg. EGi.5 dB NL. TOA. − Material : Aluminium. − Max. Pengkabelan Tata Suara Kabel tata suara adalah jenis NYMHY 3 core 500 Volt untuk 1 phasa yang telah memenuhi persyaratan SII 0209-78. − Radiation Angle : 180 deg. − Mounting : Spring mounting. B. Avaya. − Tanggapan Frekwensi : 100 . − Output : 6 W. − Impendansi : 8 Ohm. Produksi : Setara BICC Brand-Rex. temperatur kerja : . SPL : 110 dB NL. − Mounting : Aluminium bracket. TOA.20. Wall Speaker Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain .10. Produksi : Setara Phillips.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ − SPL (1m) : 92 dB/ 1 W. B. Bahan harus tahan terhadap kelembaban udara sekitarnya dan harus disertai kurva frekwensi. − Impendansi : 8 Ohm. LMK.000 Hz.

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Pipa & flexibel pelindung kabel adalah jenis PVC High Impact yang telah memenuhi standard LMK. .1. Produksi : Setara Hager.7.Siren driver output : 12V DC. .11.5 A). .Timing relay output : NO. LMK. All codes can be changed by easy programming. 5. 1A (Remarks : Auxiliary output + siren driver output = 1. NC 3 A. user codeand duress code. . Material Dan Bahan B. kamera kemudian akan mengaktifkan bell atau strobe light. 30 V DC. 40 VA rating. Terminal Box Terminal box tata suara adalah jenis Inbow water proof (PVC High Impact) dengan pintu transparan memiliki IP 54 yang telah memenuhi standard IEC. .Kapasitas Zone : Sesuai gambar perencanaan. 500 mA.Latch relay output : NO. Produksi : Setara EGA.Arm/ disarm codes : Three-4 digit codes including master code.Alarm Transistor output : Sink 100 mA. Sistem Security system dan closed circuit television (CCTV) dipergunakan untuk membantu pengawasan dengan cara mengamati kegiatan operasi bangunan siang hari maupun malam hari melalui signalsingnal dari magnetic door contact.Teknologi : Microprocessor controlled. Hansel.Individual Zone output : NO relay.150 - . . B. Waller. . .Operation Modes : Home mode. . 100 VDC. hold up switch. Dimana peralatan security system memberikan input signal kepada peralatan CCTV untuk memonitor dan merekam kejadian-kejadian secara otomatis. NC 3 A. Panel Kontrol Security System Unit peralatan utama ini merupakan konventional sistem harus memiliki data antara lain .Transformer : 220/ 18 V AC. Instalasi Security System Dan CCTV A. 30 V DC.3. . Marshall Tuplex. . B. sound detector.

Impendance : 75 Ohm.Teknologi : Automatic sequential switching (ASS).Power : 15 Watt.Operating temperature : .Control Select : Camera 1/2/3/4 or 1/2/3/4/5/6/7/8. dan terpasang pada plafon pada ruangan tertentu harus sesuai dengan standar yang berlaku. Sanyo.45 detik. B. Produksi : Setara C&K System. . Sound Detector Alat ini mendeteksi suara bila terjadi usaha pembobolan. automatic switching.Tegangan kerja : 220 V AC. . 50 Hz.Input number : Minimal 4 Kamera dan maksimal 8 kamera.20 s/d 50 °C.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ . dilengkapi dengan pengatur kepekaan serta lampu indikator. Pengoperasian peralatan ini pada waktu siang dan malam hari (24 Jam). palu tangan. . Switcher CCTV Unit peralatan utama ini harus memiliki data antara lain .5. tahan terdapat tekanan mekanik dan temperatur luar sesuai dengan standar yang berlaku.4. B. . seperti mesin boor intan.151 - . Door Contact Peralatan ini adalah jenis tombol tekan yang dioperasikan dengan daun pintu maupun daun jendela dapat dipasang secara paralel dan dilengkapi dengan kunci reset. . Pengoperasian peralatan ini pada waktu malam hari hingga pagi hari.3. Produksi : Setara C&K System. Produksi : Setara C&K System. Produksi : Setara C&K System. . Sony. B. . B. Hold Up Switch Peralatan ini adalah jenis tombol tekan yang dioperasikan dengan tangan dan dilengkapi dengan kunci reset dipasang pada tempat tertentu.Sequential Interval : 2 . .2. Produksi : Setara C&K System. sesuai dengan standar yang berlaku. burning bor attack dan lain-lain.

B. Sanyo.Tegangan Kerja : 220 V AC. . PLN untuk keperluan power dan jenis Unshielded . Colour Camera Unit peralatan utama ini harus memiliki data antara lain . compositel). Imager : 0.10.152 - . harus disesuaikan dengan item e diatas dan sesuai standar yang berlaku.Image size : 1/3 “ (4.6 mm). . B. Time Lapse Video (TLV) TLV merupakan peralatan perekam hasil gambar dari kamera secara otomatis dapat merekam lokasi yang terjadi gangguan alarm. . . B.7. .Minimum Illumination :2 Lux (Normal).Speed : 6 . Kabel Security System Dan CCTV Kabel tata suara adalah jenis NYMHY 3 core 500 Volt untuk 1 phasa yang telah memenuhi persyaratan SII 0209-78.0 V(p-p) (75 Ohm.6.9.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ B.Angular Travel : Pan = 350 derajat max. B. . . Produksi : Yang direkomendasi oleh produk peralatan utama.9 Lux (Gain high).Video output level : 1.Power : Max. Produksi : Setara C&K System.3 Lux. LMK. 50 Hz / 12 V DC.60 menit. output voltage 12 V DC dan di back up dengan battery charger (Nicad type) untuk maksimum 30 . Harus dilengkapi dengan lensa zoom. VDE 0250.8. Pan Tilt Unit peralatan ini berfungsi untuk menggerakkan kamera secara horizontal dan vertikal yang harus memiliki data antara lain . Sanyo.Synchronizing System : Automatic Switching. 0. Sony.7 derajat/ detik. Sanyo.8 mm x 3. dan tilt = 90 derajat max. Power Supply Unit Peralatan utama security system dan CCTV harus di supply dari satu power supply unit dengan input voltage 230 V AC. . . . Produksi : Setara C&K System. Sony.Type : Built in Digital Signal Processing circiut. Sony. Produksi : Setara C&K System. 75 VA. .Image sensor : Interline transfer method CCD.Scanning system : PAL standard. .Tegangan kerja : 12 V DC. .Video S/N ratio : 50 dB.

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) yang telah memenuhi standard ISO 11801 yang dapat menerima frekwensi hingga 200 MHz. Produksi : setara Hager.Channel ZEE-TV.Optional A.153 - . diteruskan melalui active combineer menuju port tap off 2 way.Channel Prime-Sport.11. B. A. dan 4 way sesuai gambar perencanaan sampai ke outlet TV. BICC Brand-Rex.1.Channel dapat diusulkan lain oleh Pemberi Tugas. Hansel. Antenna VHF : .3.2. . A. Sistem Sistem Master Antenna TV yang direncanakan adalah sistem master antenna audio video. LMK. Produksi : Setara Jembo Cabel. .Channel V-channel. Terminal Box Terminal box tata suara adalah jenis Inbow water proof (PVC High Impact) dengan pintu transparan memiliki IP 54 yang telah memenuhi standard IEC. dan Avaya. Adapun siaran audio dan video yang dapat diterima antara lain : A.Channel Star Plus. .3.Channel TVRI Daerah. . Antenna Parabola 25 feet (Asiasat Dish) – Optional : . Marshall Tuplex.8.20°C s/d + 70°C. Waller. Instalasi Master Antenna Television (MATV) . . 5. IEC.Channel RCTI. Antenna UHF : . LMK. . temperatur kerja : . Produksi : Setara EGA. dan impedance : 100 Ohm untuk keperluan kontrol sedangkan untuk signal video dari jenis Coaxial Cable yang telah memenuhi standard SII. Pipa & flexibel pelindung kabel adalah jenis PVC High Impact yang telah memenuhi standard LMK. yaitu pendistribusian channel UHF dan VHF yang diterima antenna TV (Optional) atau Indovision (TV Cable) Owner Supply.Channel TVRI Pusat. .Channel PTV.

2. Selective Programable Amplifier : . Antena Yagi (UHF & VHF) Menerima siaran lokal televisi pada band dan channnel yang telah ditentukan dan harus memenuhi data.Max. 2.Gain Adjustment : 20 dB. . harus memiliki data. Outpu Level 8 CH.1. . . 1.Input/Output Impendance : 75 Ohm.Output : 1 output.Frequency : 180 . .154 - . UHF = 16. Material Dan Bahan B. .862 MHz (Programable).B II/ FM/ B IV . . .B III (VHF). .5 dB. . . Program System Between (Channel-Amplifier) Peralatan channel-amplifier merupakan penerima signal dari antena yagi (UHF & VHF).Channel Indosiar.Channel Metro-TV. Head End Amplifier & Combineer (Built-In) : . antara lain . UHF = 54 elemen. Input Level : 40 dB µV. : 100 dB µV.Element : VHF = 14 elemen.Return losses : > 9 dB. .240 MHz.Band Coverage : B I . FM = 6 dB. antara lain .Supply Voltage : 220 V AC (Built In).Channel Global TV. . .Channel TV7.Channel TPI. . . Produksi : Setara Fagor. Ikusi.Channel SCTV. 2 input UHF (B IV .B V). .Min.Channel ANTV. . B. .Impendace : 75 Ohm (Ω). B. .Output Level : 120 dB µV.Frequency range : 47 .Inputs : 1 input B I . .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ . .Gain : VHF = 9 dB.Isolation Between Input UHF/VHF/Low VHF : > 30 – 60 dB.Gain : 33 -34 dB.B V (Programable).Number Of Input : 1 or 4 Input. . . 1 input FM.

Produksi : Yang direkomendasi oleh produk peralatan utama MATV. harus memiliki data antara lain . Power Supply Unit Peralatan utama MATV harus di supply dari satu power supply unit dengan input voltage 230 V AC.860 MHz (Band I. B. . B V).Power Consumtion : 8 Watt.5.35 dB.60 menit.3.Isolation : 24 . Produksi : Setara Fagor. 50 Hz. Distribution Amplifier (Booster Audio & Video) Peralatan ini merupakan penguat sinyal audio dan video yang akan disalurkan ke outlet TV yang jaraknya lebih dari 70 meter. . .6. B IV. Produksi : Setara Fagor. Ikusi.Noise Figure : 6 dB. Black Burst Generator (Optional) Pembuat sinyal padam pada layar TV pada program musik sehingga layar TV gelap dan hanya tersaji sinyal audio saja.RF Output Level : 117 dB µV. Produksi : Setara Fagor. B.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ . Caracter Generator Berupa personal komputer yang dilengkapi dengan video output card dan software. : 4 .7.50 °C. Produksi : Setara Fagor. Ikusi. : 0.4.Side Loss : 0 . B III.Frequency : 47 . . Ikusi.Though Loss . .8 dB. Kabel Televisi .5 .Operating Voltage : 220 V AC. Ikusi. FM.155 - . output voltage 12 .Operating Temperatur 3. B. B. .24 V DC dan di back up dengan battery charger (Nicad type) untuk maksimum 30 . Directional Coupler : . . B.Nominal Gain : 40 dB.15 dB.

2 . Connector Yang digunakan memiliki data antara lain . VI.5 dB.8. Of Distribution : 2. Produksi : Setara MK. Pipa & flexibel pelindung kabel adalah jenis PVC High Impact yang telah memenuhi standard LMK. return losses > 9.2 .5 dB.5 dB. Produksi : EGA. Outlet Televisi Outlet televis harus memiliki through losses ± 5 dB.Splitter : Rating frequency : 10 . 2. Isolation : 20 . No. 4 way. Waller.25 dB.Tap Off : Rating frequency : 10 . 8 way. LMK.1450 MHz.4.156 - . Distribution Loss : 3. Isolation : 20 . Hansel. Produksi : Setara BICC Brand-Rex. IEC. Of Distribution : 2. Terminal Box Dan Connector 1. LMK dan harus dilengkapi box dari bahan metal antikarat atau mouled plastic. . B. Yuri. LMK. Legrand. 3.862 MHz. 3. 6. Produksi : Setara Hager. No. Avaya. Terminal box (TBTV) Adalah jenis Inbow water proof (PVC High Impact) dengan pintu transparan memiliki IP 54 yang telah memenuhi standard IEC.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Kabel televisi adalah jenis coaxial cable yang telah memenuhi standard SII. dan impendance 75 Ohm sesuai standard yang telah memenuhi standard IEC.38 dB .4. frekwensi 47 .9. 4.1450 MHz. Produksi : Yang direkomendasi oleh produk peralatan utama MATV. Marshall Tuplex B. SYARAT PEMASANGAN DAN PENGETESAN Umum . Distribution Loss : 1.

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 1 2 3 4 Sebelum memulai pemasangan pekerjaan mekanikal dan elektrikal. Pengeboran sumur dalam dilakukan dengan cara pengeboran casing untuk lubang jambangan (Bore Hole) berdiameter 8 inch sedalam 200 meter yang dipasang pipa Gip. maka pemborong wajib bertanggung jawab untuk memperbaikinya. sehingga didalam pelaksanaan yang terkait dengan pekerjaan mekanikal dan elektrikal dapat terkodinir dengan baik dan tepat serta tidak menghambat pekerjaan keseluruhannya. diamter 6 inch dan selanjutnya disambung dengan reduser 6 inch x 4 inch lalu di grouting dan disambung dengan pipa berdiameter 4 inch sedalam 5 meter. Pemborong harus meyerahkan contoh-contoh material dan brosur-brosur pekerjaan mekanikal dan elektrikal sesuai spesifikasi teknis untuk disetujui oleh pengawas. Pemasangan Pekerjaan Mekanikal a.5 dari reduser. Pemborong harus memahami pekerjaan yang telah dilakukan oleh pemborong lain. Pemasangan pasir pasang diluar dari pipa Gip. maka pemborong harus membuat dan menyerahkan gambar-gambar pelaksanaan pekerjaan mekanikal dan elektrikal kepada pengawas sebelum melaksanakan pekerjaan. Pemasangan harus sesuai dengan rekomendasi dari pabrik pembuat. pemborong harus membuat rencana kerja dengan jadwal yang disesuaikan dengan rencana kerja pemborong pekerjaan lain (sipil dan arsitektur) dan apabila terjadi suatu perubahan. 6 inch yang telah disambung dengan pipa riser pada posisi 1 s/d 1. Mengurus perizinan pemakaian Deep Well (Sumur Dalam) ke Direktorat Geoligi dan instansi pemerintah yang berwenang memberikan izin pemakaian air sumur dalam di Daerah Banjarmasin menjadi tanggung jawab pemborong. Apabila terjadi kerusakan dari hasil pekerjaan pemborong lain. pemborong wajib memberitahukan secara tertulis kepada pengawas dan mengajukan saran-saran perubahan jadwal pelaksanaan. 2. 6 inch sampai posisi reduser dan diatas permukaan lubang dibuat pondasi sebesar 500x500x200 dengan sparing pipa riser diameter 2 inch menuju tangki air bersih. . pemberi tugas dan perencana. Pemasangan submersible deep well pump didalam pipa Gip.157 - . yang mana pada pipa 4 inch diberi saringan dengan kerikil jagung dan ujung pipa harus di dop pada kedalaman 200 meter. Instalasi Plumbing 1.

11. 10. 6.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 3. Pipa air bersih dari sumur dalam menuju tangki air bersih menggunakan jenis Gip. Khusus pipa menuju unit fuxture terpasang didalam dinding dan tidak mengganggu pekerjaan dinding dan keramik dinding. Saluran pipa horizontal air hujan harus di klem pada penggantung yang dapat diatur (adjustable) dengan jarak antar penggantung tidak lebih dari 2 meter dan memiliki kemiringan 2 % untuk menuju pipa vertikal (tegak) air hujan. 5. Saluran pipa tegak air hujan harus ditumpu dengan klem ke dinding dengan jarak antar klem tidak lebih dari 3 meter dan selanjutnya pipa dipasang dibawah teras sedalam 30 Cm atau bak kontrol dari beton untuk menuju saluran drainase terdekat. 4. Semua pipa menggunakan jenis GIP Medium Putih harus diberi pelindung cat menie dan khusus untuk pemasangan di dalam tanah sedalam 60 Cm harus dilapisi aspal + goni + aspal dan pada sambungan pipa diberi dudukan dari beton untuk menghindari lendutan bila terkena beban mekanik serta harus tahan terhadap karat dan selanjutnya disekeliling pipa diberi pasir setebal 15 Cm kemudian diurug dengan tanah dan dipadatkan. 8. Pipa air bersih yang keluar dari pompa distribusi menuju ke masing-masing bangunan menggunakan jenis Gip. . sedangkan yang menuju tangki atas. bangunan lainnya terpasang dibawah tanah dan diberi pelindung terhadap tekanan mekanik dari permukaan tanah dan pipa-pipa yang terpasang harus tahan terhadap dorongan atau tekanan air bersih dari pompa. 7.158 - . 9. sedangkan pada masing-masing bangunan instlasi menuju unit fixture atau kran air menggunakan jenis PVC AW terpasang diatas plafon dan di klem dengan kuat dan baik. Seluruh pipa air bekas menggunakan pipa PVC AW diameter 4 inch yang terpasang dibawah lantai kamar mandi dan tidak mengganggu pondasi bangunan serta mempunyai kemiringan 1 % untuk menuju saluran drainase terdekat. Medium putih diameter 2 inch. Seluruh pipa air kotor menggunakan pipa PVC AW diameter 4 inch yang terpasang dibawah lantai kamar mandi dan tidak mengganggu pondasi bangunan serta mempunyai kemiringan 2 % untuk menuju septictank. Medium putih. Peralatan plambing seperti kran dinding dan kran air leher angsa harus dipasang dengan baik dan diberi isolasi anti bocor pada ulir kran tersebut. Seluruh WC dan Wastafel harus terpasang pipa tegak didalam dinding (pipa Vent) menggunakan PVC AW diameter 1 dan 2 inch.

Semua pipa menggunakan jenis GIP Schedule 40 harus diberi pelindung cat menie dan khusus untuk pemasangan di dalam tanah sedalam 60 Cm harus dilapisi aspal + goni + aspal dan pada sambungan pipa diberi dudukan dari beton untuk menghindari lendutan bila terkena beban mekanik serta harus tahan terhadap karat dan selanjutnya disekeliling pipa diberi pasir setebal 15 Cm kemudian diurug dengan tanah dan dipadatkan. Semua pipa baik yang tampak atau yang ditanam diharuskan diberi lapisan pelindung cat menie. 4. Mengurus perizinan pemakaian air bersih PDAM ke Dinas Pemadam Kebakaran dan instansi pemerintah yang berwenang memberikan izin pemakaian sistem hydrant di Daerah setempat menjadi tanggung jawab pemborong. Sambungan pipa diameter 2 inch ke bawah harus menggunakan ulir dan sambungan pipa diameter 2. 13. . bagian luar dan dalam dan dibersikan dari kotoran.5 kali tekanan kerja pipa yang digunakan. Pada penyambungan pipa dengan menggunakan flens perlu dilengkapi dengan ring type gasket untuk menjamin kekuatan sambungan dan terhadap kebocoran.5 inch ke atas harus di las. dimana sekeliling pipa harus diberi pasir dengan ketebalan 15 Cm. Instalasi Pemadam Kebakaran 1. 14. Untuk pipa yang tidak berada dalam tanah baik yang terikat maupun tidak.159 - 3. untuk belokan dari jenis elbow long radius dan seluruh sambungan harus tahan . b.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 12. Pipa yang ditanam ditanah diharuskan dilapisi lagi dengan Bituminuos sheet 2 mm. 2. Semua sambungan yang menghubungkan pipa dengan diameter yang berbeda harus menggunakan redusing fttting. Semua sambungan yang menghubungkan pipa dengan diameter yang berbeda harus menggunakan redusing fttting. 15. harus diberi lapisan cat finish dengan warna merah. Penyambungan pipa PVC AW diameter 4 inch menggunakan cincin karet yang diberi perekat atau pelumas dan solvent cement joint dan sebelum dilakukan penyambungan. Pelaksanaan pekerjaan pemipaan harus berdasarkan dan memenuhi PPI tahun 1979. untuk belokan dari jenis elbow long radius dan seluruh sambungan harus tahan terhadap 1. Galian untuk pipa yang terpasang didalam tanah harus dibuat dengan kedalaman 80 Cm dengan kemiringan yang sesuai air buangan atau air kotor.

Pekerjaan listrik untuk instalasi hydrant antara lain : a. 11. Instalasi pipa harus dilengkapi dengan penggantung pipa. Pada panel-panel pompa kebakaran harus diberi tanda dengan jelas yang bertuliskan "POMPA KEBAKARAN JANGAN DIMATIKAN WAKTU KEBAKARAN". Kedalaman pipa yang ditanam didalam tanah harus diperhitungkan terhadap jalur yang memotong jalan. 12. Instalasi dapat dibuat interconnect dengan system fire alarm. Lampu peringatan bahwa ada aliran listrik dipasang dengan pompa agar operator dapat dengan mudah melihat. 9. 14.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 5. Untuk pemasangan pemadam api ringan harus didalam box panel yang terbuat dari metal yang difinis anti karat dan pada sisi pintu harus ada kaca yang mudah dipecahkan menjadi butiran-butiran kaca. 8. 6. sebagaimana yang ditunjukkan dalam gambar. Pipa yang memotong jalan harus ditanam sampai suatu kedalaman minimal 1. b.160 - . Harus disediakan suku cadang antara lain : .5 kali tekanan kerja pipa yang digunakan. Daya listrik yang disediakan harus menjamin tenaga listrik yang dibutuhkan untuk menjalankan pompa setiap saat. 13. Setiap minggu dilakukan pengujian perlengkapan start otomatis pompa-pompa dijalanan selama minimal 15 menit. Tangki bahan bakar motor diesel harus dibuat dari baja yang dilas. Charger battery harus selalu dalam keadaan stand-by agar pompa diesel setiap saat dapat dijalankan. Pemasangan untuk seluruh peralatan instalasi pemadam mengikuti rekomendasi dari pabrik pembuatnya. Volume bahan bakar didalam tanki harus cukup tersedia untuk waktu bekerja selama 6 jam. Sebelum pekerjaan dimulai Pemborong wajib menyerahkan daftar dan brosur material/equipment yang akan dipasang. dimana diletakkan pada lokasi yang mudah terlihat dengan ketinggian pemasangan 150 Cm dari lantai. Dapat bekerja terus-menerus pada beban penuh untuk waktu 6 jam. letak dipasang lebih tinggi dari pompa bahan bakar. Pompa dapat bekerja secara otomatis maupun manual dan dapat dimatikan secara manual. 7. terhadap 1. Instalasi dari pompa dan kelengkapannya sampai panel pompa. Pompa diesel harus dapat mencapai kapasitas penuh dalam waktu 15 detik sejak start. 10. support dengan jarak tertentu dan memenuhi syarat.20 m dari permukaan jalan.

panel kapasitor dan sub distribusi panel listrik harus terpasang berdiri diatas lantai yang telah diberi lubang (pit) sebagai jalur penyambungan kabel. C. sedangkan sub-sub panel listrik dipasang inbow pada dinding dengan ketinggian 180 cm dari lantai. kapasitor. stater dan fitting serta pengkabelannya hak paten dari produksi jenis lampu yang . • 2 (dua) set pengabut bahan bakar. untuk yang lewat dibawah jalan raya harus diberi pipa pelindung dari Galvanized dan kabel yang tertanam harus berjarak tidak kurang dari 30 Cm dari pipa air. • 2 (dua) set saringan bahan bakar. Panel utama. Penyambungan kabel harus berada didalam junction box dari bahan PVC high impact yang menggunakan isolasi yang baik atau spring connector atau terminal blok. F. Pemasangan armatur lampu harus sudah lengkap didalamnya komponen-komponen lampu seperti tube. C. Seluruh instalasi outlet untuk stop kontak. • 1 (satu) set kopling lengkap. Pemasangan Pekerjaan Elektrikal 1. • 2 (dua) set tali kipas (bila digunakan tali kipas). Seluruh instalasi penerangan dan stop kontak yang menggunakan jenis kabel NYM/ NYA harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan diatas plafon diberi klem dengan jarak tidak lebih dari 2 meter serta diberi tanda peruntukannya.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 15. B. Kabel distribusi dari panel utama menuju sub panel harus diletakkan pada rak kabel (besi siku) yang telah terpasang diatas plafon. pipa gas dan lain-lain. kabel-kabelnya harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan di dalam dinding bata maupun di dalam dinding partisi. Commisioning dan testing dari peralatan yang terpasang wajib dilaksanakan untuk mengetahui bahwa pekerjaan pemasangan peralatan / equipment adalah baik dan benar. Kabel distribusi yang tertanam didalam tanah sedalam 80 Cm harus dilindungi pasir setebal 10 Cm dan diberi tanda peringatan. Kabel distribusi dari kWH-Meter PLN menuju panel utama harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan didinding maupun diatas plafon atau ceiling. Ketinggian pemasangan stop kontak dan saklar tersebut harus setinggi 30 cm dan 150 cm dari lantai dan sebelumnya harus dipasang box dari metal. E. ballast.161 - . D. Instalasi Listrik A. saklar. • 1 (satu) set saringan minyak pelumas lengkap dengan seal. gasket-gasket dan slang-slang.

Elektroda pembumian yang terbuat dari tembaga berdiameter 25 mm harus telah disiapkan klem dan terminal penyambungan kabel pembumian yang kokoh. Kabel distribusi dari terminal box utama telepon menuju sub terminal box telepon harus diletakkan pada rak kabel (besi siku) yang telah terpasang diatas plafon. Instalasi Telepon A. Kabel distribusi yang tertanam didalam tanah sedalam 60 Cm harus dilindungi pasir setebal 10 Cm dan diberi tanda peringatan. Seluruh instalasi telepon yang menggunakan jenis kabel UTP CAT5 harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan diatas plafon diberi klem dengan jarak tidak lebih dari 2 meter serta diberi tanda peruntukannya. H. B. Penyambungan kabel harus berada didalam junction box dari bahan PVC high impact yang menggunakan isolasi yang baik atau spring .Telkom menuju terminal box utama telepon harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan didinding maupun diatas plafon atau ceiling.162 - . G. untuk yang lewat dibawah jalan raya harus diberi pipa pelindung dari Galvanized dan kabel yang tertanam harus berjarak tidak kurang dari 30 Cm dari pipa air. Kabel distribusi dari Terminal box PT. pipa gas dan lain-lain. dimana elektroda pembumian untuk kelistrikan ditanam sedalam 24 m sama halnya untuk pembumian instalasi penangkal petir dan untuk elektronik ditanam sedalam 6 m yang posisi titik penancapan ditengah-tengah bak kontrol. Seluruh instalasi outlet telepon. Distribusi kabel pembumian untuk kelistrikan harus diberi pelindung pipa PVC high impact sampai ke bak kontrol pembumian. 2. I. Ketinggian pemasangan outlet telepon harus setinggi 120 cm dari lantai dan sebelumnya harus dipasang box dari metal untuk tempat outlet telepon. Pelaksanan pekerjaan instalasi elektrikal harus berdasarkan dan memenuhi PUIL 2000. kabel-kabelnya harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan di dalam dinding bata maupun di dalam dinding partisi. Terminal box telepon harus dipasang inbow pada dinding dengan ketinggian 150 cm dari lantai. C. D.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ akan digunakan begitu pula dengan pemasangan outlet telepon dan outlet televisi. E.

163 - . Distribusi kabel pembumian dari unit PABX harus diberi pelindung pipa PVC high impact sampai ke bak kontrol pembumian. Kabel distribusi dari Terminal box utama fire alarm menuju terminal box fire alarm harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan didinding maupun diatas plafon atau ceiling. B. . Unshielded Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan diatas plafon diberi klem dengan jarak tidak lebih dari 2 meter serta diberi tanda peruntukannya. Terminal box fire alarm harus dipasang inbow pada dinding dengan ketinggian 150 cm dari lantai. Pelaksanaan pekerjaan instalasi telepon harus berdasarkan dan memenuhi standar yang berlaku. G. Kabel distribusi yang tertanam didalam tanah sedalam 60 Cm harus dilindungi pasir setebal 10 Cm dan diberi tanda peringatan. F.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ connector atau terminal blok. untuk yang lewat dibawah jalan raya harus diberi pipa pelindung dari Galvanized dan kabel yang tertanam harus berjarak tidak kurang dari 30 Cm dari pipa air. C. Instalasi Fire Alarm A. 3. Seluruh instalasi fire alarm yang menggunakan jenis MYMHY D. H. Kabel distribusi dari terminal box utama fire alarm menuju sub terminal box harus diletakkan pada rak kabel (besi siku) yang telah terpasang diatas plafon. dimana elektroda pembumian untuk unit utama telepon ditanam sedalam 6 m yang posisi titik penancapan ditengahtengah bak kontrol. pipa gas dan lain-lain. Elektroda pembumian yang terbuat dari tembaga berdiameter 20 mm harus telah disiapkan klem dan terminal penyambungan kabel pembumian yang kokoh.

F. Kabel distribusi dari terminal box utama telepon menuju sub terminal box telepon harus diletakkan pada rak kabel (besi siku) yang telah terpasang diatas plafon. Distribusi kabel pembumian dari unit MCFA harus diberi pelindung pipa PVC high impact sampai ke bak kontrol pembumian. Kabel distribusi dari Terminal box utama tata suara menuju terminal box tata suara harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan didinding maupun diatas plafon atau ceiling. B. . Seluruh instalasi tata suara yang menggunakan jenis MYMHY dan atau Unshielded Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan diatas plafon diberi klem dengan jarak tidak lebih dari 2 meter serta diberi tanda peruntukannya.164 - . G. C. Elektroda pembumian yang terbuat dari tembaga berdiameter 20 mm harus telah disiapkan klem dan terminal penyambungan kabel pembumian yang kokoh. Ketinggian pemasangan outlet televisi harus setinggi 120 cm dari lantai dan sebelumnya harus dipasang box dari metal untuk tempat outlet televisi. Instalasi Tata Suara A. untuk yang lewat dibawah jalan raya harus diberi pipa pelindung dari Galvanized dan kabel yang tertanam harus berjarak tidak kurang dari 30 Cm dari pipa air. I.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ E. pipa gas dan lain-lain. Seluruh instalasi fire alarm. dimana elektroda pembumian untuk unit MCFA dan menara parabola sedalam 6 m yang posisi titik penancapan ditengah-tengah bak kontrol secara terpisah. Pelaksanan pekerjaan instalasi fire alarm harus berdasarkan dan memenuhi standar yang berlaku. H. Terminal box tata suara harus dipasang inbow pada dinding dengan ketinggian 150 cm dari lantai. kabel-kabelnya harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan di dalam dinding bata maupun di dalam dinding partisi. Penyambungan kabel harus berada didalam junction box dari bahan PVC high impact yang menggunakan terminal blok dan penutup rangkaian harus diberi terminator. Kabel distribusi yang tertanam didalam tanah sedalam 60 Cm harus dilindungi pasir setebal 10 Cm dan diberi tanda peringatan. 4.

indikator lampu. Ketinggian pemasangan speaker type dinding harus setinggi 250 cm dari lantai dan ketinggian untuk volume control atau attenuator harus setinggi 150 cm. Seluruh instalasi sensor contact. Instalasi Security System Dan CCTV A.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ D. Pelaksanaan pekerjaan instalasi telepon harus berdasarkan dan memenuhi standar yang berlaku. Elektroda pembumian yang terbuat dari tembaga berdiameter 16 mm harus telah disiapkan klem dan terminal penyambungan kabel pembumian yang kokoh. F. Distribusi kabel pembumian dari unit tata suara harus diberi pelindung pipa PVC high impact sampai ke bak kontrol pembumian Elektronik. Kabel instalasi dari peralatan utama security system dan CCTV menuju peralatan sensor security dan kamera CCTV harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan didinding maupun diatas plafon atau ceiling. F. dimana elektroda pembumian untuk unit utama . Kabel instalasi tersebut harus diletakkan pada rak kabel (besi siku) yang telah terpasang diatas plafon. B.5 meter serta diberi tanda peruntukannya. Penyambungan kabel harus berada didalam junction box dari bahan PVC high impact yang menggunakan isolasi yang baik atau spring connector atau terminal blok. G.165 - . kamera kabel-kabelnya harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan di plafon dan di dinding bata. E. C. 5. Penyambungan kabel harus berada didalam junction box dari bahan PVC high impact yang menggunakan isolasi yang baik atau spring connector atau terminal blok dan tap off untuk sinyal video. kabel-kabelnya harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan di plafon dan di dinding bata. Seluruh instalasi menggunakan jenis NYMHY untuk power dan Unshielded Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) untuk control serta coaxial cable C7/2V (RG-11) untuk sinyal video harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan diatas plafon diberi klem dengan jarak tidak lebih dari 1. D. Ketinggian pemasangan kamera type ceiling harus bebas berputar dan peletakan sensor contact harus tersembunyi (hanya diketahui oleh pemilik saja). Distribusi kabel pembumian dari unit utama ini harus diberi pelindung pipa PVC high impact sampai ke bak kontrol pembumian. Seluruh instalasi speaker. E.

Elektroda pembumian yang terbuat dari tembaga berdiameter 16 mm harus telah disiapkan klem dan terminal penyambungan kabel pembumian yang kokoh. 6. Pengetesan Pekerjaan Mekanikal.5 meter serta diberi tanda peruntukannya. Setelah pembilasan dilakukan pengujian atau pengetesan secara water pressure. dimana elektroda pembumian untuk unit utama ini sedalam 3 m yang posisi titik penancapan ditengah-tengah bak kontrol secara terpisah. Seluruh instalasi menggunakan jenis coaxial cable C7/2V (RG-11) harus C. D. apabila jarum manometer menunjukkan angka yang konstan atau tetap berarti hasil pemasangan . Penyambungan kabel harus berada didalam junction box dari bahan PVC high impact yang menggunakan isolasi yang baik atau connector atau spliter dan tap off.5 s/d 2 kali tekanan kerja. 7. demikian diulangi sampai didapat hasil buangan pembilasan bebas dari kotoran yang mungkin ada didalam pipa air bersih tersebut. B.166 - . Kabel instalasi tersebut harus diletakkan pada rak kabel (besi siku) yang telah terpasang diatas plafon. diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan diatas plafon diberi klem dengan jarak tidak lebih dari 1. Pembilasan dilakukan dengan menekan pipa-pipa dengan air secukupnya dan dibuang. Elektrikal Dan Plumbing A. B. Instalasi Master Antenna Television (MATV) A.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ ini sedalam 3 m yang posisi titik penancapan ditengah-tengah bak kontrol secara terpisah. F. yaitu menekan seluruh instalasi pemipaan dengan air yang mempunyai tekanan sebesar 1. Distribusi kabel pembumian dari unit utama ini harus diberi pelindung pipa PVC high impact sampai ke bak kontrol pembumian. Pelaksanan pekerjaan instalasi MATV harus berdasarkan dan memenuhi standar yang berlaku. Tekanan yang terjadi dipertahankan selama 24 jam. Kabel instalasi dari peralatan utama MATV menuju unit connector dan outlet television harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan didinding maupun diatas plafon atau ceiling. E. G. Sebelum pengujian atau pengetesan. kotoran atau sisa-sisa pengerjaan pemipaan. Pelaksanan pekerjaan instalasi harus berdasarkan dan memenuhi standar yang berlaku. seluruh instalasi plambing supaya dibilas terlebih dahulu dari semua endapan.

manual.167 - .. • Fungsi electric pump. Pompa utama. antara lain : a) Kran air : 3 mka (meter kolom air). • Pengecekan pompa.Oli sebagai bahan pelumas untuk pompa harus telah terisi. untuk mengatasi kebakaran. . Pompa-pompa secara otomatis tidak bekerja apabila air didalam reservoir dalam keadaan minimal (kosong). sumber daya dari PLN. b) Shower : 7 mka (meter kolom air). E. Dengan sistem mengisi air ke instalasi dengan pompa (motor pompa atau pompa tangan). b) Test Prosedure • Sebelum perlengkapan hydrant dicoba. . Setelah selesai pemasangan instalasi pipa seluruh sistem distribusi air untuk pemadam kebakaran harus diuji dengan tekanan air sebesar 1. instalasi pemipaan dinyatakan baik. yaitu : a) Sebelum penyambungan dengan sanitair (dengan tekanan testing) b) Setelah penyambungan dengan sanitair (pengecekan fungsi) Seluruh instalasi plambing harus dibuktikan dengan water test.Diperiksa koupling dan poros pompa dengan electro motor. • . terdiri dari 3 buah pompa : • Fungsi jockey pump.Kedudukan pompa pada engine mounting / base harus water pass dan baut-bautnya harus terpasang kuat. d) Water Closet Flush Balve : 10 mka. Untuk menstabilkan tekanan air didalam instalasi pipa. Pengujian atau pengetesan dilakukan 2 (dua) tahap. . Sampai tekanan yang diharuskan minimal 25 kg/cm² dan tidak ada penurunan selama 12 jam. akibat perubahan suhu udara atau keadaan lain.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ C. c) Urinal Flush valve : 4 mka. dalam keadaan satu garis atau tidak. D. a) Hydrant Pump Sistem kerja : automatic.5 s/d 2 (dua) kali tekanan kerjanya (working pressure) dan dibiarkan dalam kondisi ini selama paling kurang 12 (dua belas) jam tanpa mengalami kebocoran dalam hal ini tekanan kerjanya adalah 25 kg/cm² dan apabila sesuatu bagian dari instalasi akan tertutup oleh konstruksi bangunan lain (ceiling) maka bagian dari instalasi tersebut harus diuji dengan cara yang sama seperti diatas setelah ditutup dengan kontruksi bangunan tersebut (ceiling). maka terlebih dahulu pipa instalasi hydrant ditest dulu mengenai kebocorannya.

. Posisi kran dibuka air dibuang. sehingga persyaratan-persyaratan pengkondisian udara yang telah ditentukan dapat dicapai.Sudah diketahui besar arus listrik (amper). . Pengetesan tahanan pembumian untuk kelistrikan dan penangkal petir harus lebih kecil dari 2 Ohm dan begitu pula untuk instalasi elektronik. dan jockey pump bekerja. Pengujian temperatur ruangan yang dikondisikan harus ditentukan secara kontinue minimal selama 2 x 24 Jam. pompa dijalanan semua kran-kran ditutup. Dan instalasi power listrik untuk unit AC maupun exhaust fan harus ditest ketahanan isolasi kabel dengan pengukuran diatas 1000 Mohm.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ . I. pengecekan pompa pada pressure gauge pada masing-masing pompa dan di hydrofor. line telepon PT.Power yang masuk ke terminal pompa dari panel pompa dicheck. Menyerahkan berita acara hasil test. Arah putaran harus clock wise (searah jarum jam). electric pump akan bekerja.Secara mekanik impeller (baling-baling) pompa harus dapat diputar dengan ringan dengan tangan. surat pernyataan jaminan instalasi mekanikal dan elektrikal. ELEKTRIKAL DAN . tekanan drop. Seluruh sistem instalasi AC harus dilakukan pengetesan (test) balancing dan adjusting.Pengecekan RPM.168 - . air PDAM dan penggunaan air tanah sumur dalam. dan pada tekanan tertentu pompa akan berhenti. maka secara otomatis tekanan air akan berkurang. Jockey Pump. J. H. Pengetesan ketahanan isolasi kabel seluruh instalasi kelistrikan harus diatas 1000 MOhm. . • F. surat kwitansi penyambungan daya listrik PLN.Telkom. sedangkan untuk instalasi elektronik harus sebesar 750 MOhm – 1000 Mohm. G. • Electric pump Posisi kran pada hydrant dibuka. OUTLINE PLUMBING SPECK PEKERJAAN MEKANIKAL.Setelah itu pompa dialirkan tegangan dan dilihat putaran balingbaling dari pompa. . . VII.Kran-kran dibuka perlahan-lahan dan dicheck ampernya dan amper akan naik sampai titik maksimal (full capasity sesuai besar kilo watt daripada electro motor).

9. Pekerjaan Elektrikal A. Perruno. 5. Matra. Peredam getaran pompa : Proco TM. Pressure Tank air : Varem. Spindo. Panel tegangan rendah : Simetri. 5. Pompa air bersih : Grundfos. 6. Appindo.169 - . Astam.Listen : Fairbanks Morse. Astam. Sanyo. Kabelindo. Landini. Patterson. Filterisasi : Southern Chemicals. ITT b. 2. 2. Wavin. 2. 10. Vitallium. Pompa terendam : Grundfos. Spindo. Super Intilon. Kabelmetal. Kabelmetal. AEG. a. Mizu. Pipa Plumbing : Rucika. Kabel 20 kVolt : Supreme. Pompa sumur dangkal (Jet Pump) : Grundfos.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 1. 3. Pekerjaan Mekanikal Dan Plumbing A. 8. Patterson. 2. 3. Hager. Bio-Primatec. 4. Landini. Armflex. SPP. Mizu. NFPA 20 Listen : Fairbanks Morse. Kitz. Kitz. Peredam getaran pompa : Proco TM. OniPanel. Pemadam api ringan (PAR) : Yamato. 3. Panel Tegangan Menengah : Unindo. 11. Instalasi Pemadam Kebakaran – (Produk / Merek harus Setara) 1. Super Swallow. Transformator (Trafo) : Unindo. Vitallium. Chuub. Pipa utama di ruang pompa : PPI. Pompa sumur dalam (Deep Well) : Grundfos. Trafindo. B. Instalasi Listrik (Arus Kuat) – (Produk / Merek harus Setara) 1. . Peralatan pengaturan air bersih (10 bar) : Toyo. 7. Pumpex. Tozen. E. Lowara-ITT. Peralatan pengaturan air (16 bar) : Toyo. Voksel. Yamaha. Kabel 1 kVolt : Supreme. Pressure Tank air bersih : Varem. A-C Pump . Pengolahan limbah air kotor : Bio-Master. Bombas Ideal. Bakrie. Tozen. Voksel. 4. SPP. 5. 6. ITT A-C Pump . NFPA 20 Non. Alat instalasi pemadam : Zeki. KHI. Pompa pemadam . Filter Ruhaak. Bumi Kaya. Jembo Cable. 4. Jembo Cable. Pipa air pemadam kebakaran : PPI. MG. Landini. Armflex. JapaPanel. Lowara-ITT. Pralon. 7. Instalasi Plumbing – (Produk / Merek harus Setara) 1. Bakrie. Hansel. Kabelindo.Qual. Bumi Kaya. KHI.

Kabel kontrol : BICC Brand-Rex. Pipa pelindung kabel : EGA. 5. Kapasitor bank : Nokian. 11. Atco. MG. Peralatan utama (PABX) : Toshiba. Rak kabel : OniRack. Lightning arrester : OBO Bettermann. Hansel. 9. 10.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 6. BJB. Unit alat lampu : Phillips. 17. Phillips. Terminal box : Hager. Panasonic. Marshall Tuplex. Merlin Gerin. Peralatan pembumian pengaman : Catu. Waler. Avaya. Metosu. Pipa pelindung kabel : EGA. Terminal box : Hager. Unibell. Instalasi Tata Suara (Arus Lemah) – (Produk / Merek harus Setara) 1. MG. National. 3. 2. Hansel. Phonic Contec. 14. Phillips. Peralatan pembumian pengaman : Catu. Terminal box : Hager. Unibell. Siemens. Phonic Contec. 13. Avaya. Unit speaker & volume control : TOA. Merlin Gerin. 15. unibell. 4. Relay Pengaman : Merlin Gerin. MG. Waler. Peralatan pembumian pengaman : Catu. D. Legrand. Avaya. 4. Unit pendeteksi & indicator : National. ABB. Instalasi Fire Alarm (Arus Lemah) – (Produk / Merek harus Setara) 1. 3. 5. Omron. Fuji Electric. 7. Waler. Phonic Contec. Kabel instalasi telepon : BICC Brand-Rex. 6. 5. Egi. Waler. Lightning arrester : OBO Bettermann. Peralatan utama (MCFA) : National. Legrand. 2. Marshall Tuplex. 7. AEG. Metosu. MG. Unibell. Komponen Panel TR : Terasaki. AEG. Nittan. Nobi. 7. 3. Outlet telepon : BICC Brand-Rex. Unit saklar & stop kontak : MK. 6. MK. Nittan. Phillips. Avaya. Crompton. Unit Instrument : Schlumberge. National. Kabel instalasi tata suara : BICC Brand-Rex. 2. 16. E. Hansel. Egi. C. Unibell. Pipa pelindung kabel : EGA. B. Instalasi Telepon (Arus Lemah) – (Produk / Merek harus Setara) 1. Phonic Contec. Lightning arrester : OBO B. Marshall Tuplex. Pipa pelindung kabel : EGA. AEG. Nohmi. 8. Marshall Tuplex. Fujisu. Nohmi. 6. 7. Kabel instalasi fire alarm : BICC Brand-Rex. Peralatan pembumian pengaman : Catu. 12.170 - .. Lightning arrester : OBO Bettermann. Peralatan utama : TOA. Instalasi MATV (Arus Lemah) – (Produk / Merek harus Setara) . Circutor. Armatur lampu : OniLight. 4.

. 7. Pompa BBM / Oli Electric : AEG. Lightning arrester : OBO Bettermann.A.8 diatas atau disesuaikan merek unit Genset. 5. Panel Genset / AMF : Sama item 7.A. Peralatan utama CCTV system : C&K System. G. Pipa pelindung kabel : EGA. MG. Unibell. Sanyo. Phonic Contec. 8. 3. 9.4 diatas atau disesuaikan merek unit Genset. Komatsu. Sony. Instalasi Security System & CCTV (Arus Lemah) – (Produk / Merek harus Setara) 1. 3. Unit penyambungan (Tap-off) : Fagor. Bakrie. Lightning arrester : OBO Bettermann. Kabelmetal. Ikusi. 2. 7. Peredam suara : Keumkang atau disesuaikan merek unit Genset. Avaya. Terminal box : Hager. 6. Waler. Stanford. Unit peralatan CCTV system : C&K System. Waler. Jembo Cable. Unit peralatan security system : C&K System.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 1. 6. 2. 6. Tanki BBM / Oli : Lokal. MK. Peralatan utama security system : C&K System. Terminal box : Hager. Outlet television : BICC Brand-Rex. 5. 2. 4. Bumi Kaya. Hansel. KHI. Kabel instalasi television : BICC Brand-Rex. F. Peralatan pembumian pengaman : Catu. Legrand. Peralatan pembumian pengaman : Catu. Pipa Instalasi BBM / Oli : PPI. Marshall Tuplex. Pipa pelindung kabel : EGA.10 diatas atau disesuaikan merek unit Genset. Pekerjaan Instalasi Diesel Generator Set – (Produk / Merek harus Setara) 1. Pompa BBM / Oli Manual : Lokal. Unibell. 3. 8.A.2. Marshall Tuplex. 10.2. Kabelindo. Teco. MG. 9. Kabel instalasi kontrol & video : BICC Brand-Rex. Ikusi.2.7 s/d A. Peralatan utama (MATV) : Fagor. 4. Relay Pengaman : Sama item 7. 4. 8. Kabel instalasi power : Supreme. MWM-Denztm Cummins. Avaya. Komponen Panel : Sama item 7. 10.171 - . Yuri. Sony. Mesin Diesel / Engine : Caterpillar. Hansel. Alternator / Generator : Leroy Somer. 5. Phonic Contec. AVK. Spindo. Yuri. Voksel. Sanyo. 7.

Lightning counter : Prevectron. . Apollo. Ese Tech. Jembo Cable. Pipa pelindung kabel : EGA. Marshall Tuplex. Peralatan pembumian pengaman : Catu.172 - . Zeus. H. Air terminal system elektrostatis : Prevectron. : OniRack. Kabel 1 kVolt : Supreme. 12. Voksel. Kabelindo. Rak kabel : Supreme. Pekerjaan Instalasi Penyalur Petir – (Produk / Merek harus Setara) 1. Kabelmetal. Unibell. 2. Kabelindo. Kurn. 3. Phonic Contec. Metosu. 5. Jembo Cable. Kabel 1 kVolt Kabelmetal. OBO Bettermann. Waler.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 11. Voksel. 4. Nobi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful