Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

BAB III RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT TEKNIS PEKERJAAN MEKANIKAL ELEKTRIKAL & PLUMBING
I. SYARAT-SYARAT UMUM Spesifikasi teknis ini menjelaskan tentang uraian syarat-syarat teknis dalam hal penyediaan, pemasangan, dan pengetesan seluruh peralatan (material) dan instalasi yang ditunjukkan pada gambar perencanaan untuk pelaksanaan pekerjaan mekanikal dan elektrikal pada Proyek KEGIATAN PENGEMBANGAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) NEGERI 1 BALIKPAPAN SEBAGAI SMK MODEL - KALIMANTAN TIMUR. Spesifikasi teknis ini meliputi uraian untuk pelaksanaan antara lain : 1. Pekerjaan Mekanikal Dan Plumbing, terdiri dari ; 1.1. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Plumbing. 1.2. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Pemadam Kebakaran. 2. Pekerjaan Elektrikal, terdiri dari ; 1.1. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Kelistrikan. 1.2. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Diesel Generator Set. 1.3. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Penyalur Petir. 1.4. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Telepon. 1.5. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Fire Alarm. 1.6. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Tata Suara (Sound System). 1.7. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Security System dan CCTV. Spesifikasi Teknis, Gambar Perencanaan dan Bill Of Quantity ini merupakan dokumen penawaran yang tidak dapat dipisah-pisahkan atau satu kesatuan, dan apabila ada sesuatu bagian pekerjaan atau bahan atau peralatan yang diperlukan agar instalasi ini dapat bekerja dengan baik dan hanya dinyatakan dalam salah satu gambar perencanaan atau spesifikasi teknis atau bill of quantity saja, maka Pemborong harus tetap melaksanakannya sesuai dengan standard dan peraturan yang berlaku. a. Gambar - Gambar Gambar-gambar perencanan tidak dimaksudkan untuk menunjukkan semua accessories dan fixture secara terperinci. Semua bagian tersebut walaupun tidak digambarkan atau disebutkan secara detail harus disediakan dan dipasang oleh Pemborong, sehingga sistem dapat bekerja dengan baik, benar
- 89 -

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

dan sesuai standar yang berlaku. Gambar-gambar instalasi menunjukkan secara umum tata letak dari peralatan instalasi yang pemasangannya harus dikerjakan dengan memperhatikan kondisi lapangan. Gambar-gambar arsitektur dan struktur/sipil harus dipakai sebagai referensi untuk pelaksanaan dan detail "finishing" dari proyek. Sebelum pekerjaan dimulai, Pemborong harus mengajukan gambar-gambar kerja dan detail (shop drawing) sebanyak 3 (tiga) set yang harus diajukan kepada Direksi Pengawas Lapangan untuk mendapatkan persetujuan. Setiap shop drawing yang diajukan pemborong dan telah disetujui Direksi Pengawas Lapangan dianggap bahwa Pemborong telah memahami situasi serta telah berkonsultasi dengan pekerjaan instalasi lainnya. Pemborong harus membuat catatan yang cermat dari penyesuaian pelaksanaan pekerjaan di lapangan, catatan tersebut harus dituangkan dalam satu set lengkap gambar (kalkir) dan 3 (tiga) set lengkap gambar blue print sebagai gambar - gambar sesuai pelaksanaan (as built drawings). As built drawings harus diserahkan kepada Direksi Pengawas Lapangan dan Pemberi Tugas (Owner) setelah selesai pekerjaan. Dalam hal ada keraguan yang ditimbulkan karena kemungkinan kesalahan penggambaran atau ketidak sesuaian lainnya, pemborong harus segera mengajukan pertanyaan tertulis kepada Direksi Pengawas Lapangan, Pemberi Tugas, dan Perencana untuk mendapatkan penjelasan masalah tersebut dalam pelaksanaan baik berupa jenis barang, pemasangan maupun pengujian atau pengetesan. b. Koordinasi Pemborong pekerjaan instalasi dalam melaksanakan pekerjaan ini, harus bekerja sama dengan Pemborong bidang atau disiplin lainnya, agar seluruh pekerjaan dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan jadwal waktu yang telah ditentukan. Koordinasi yang baik perlu diadakan untuk mencegah agar pekerjaan yang satu tidak menghalangi atau menghambat pekerjaan lainnya. c. Daftar Bahan dan Contoh Dalam waktu tidak lebih dari 14 (empat belas) hari setelah Pemborong menerima pemberitahuan meneruskan pekerjaan, kecuali apabila ditunjuk lain oleh Direksi Pengawas Lapangan, Pemborong diharuskan menyerahkan daftar dari bahan dan material yang akan digunakan. Daftar ini harus dibuat rangkap 3 (tiga) yang didalamnya tercantum nama dan alamat, katalog dan keterangan
- 90 -

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

lain yang dianggap perlu oleh Direksi Pengawas Lapangan. Persetujuan oleh Direksi Pengawas Lapangan akan diberikan atas dasar diatas. Pemborong harus menyerahkan contoh bahan dan material yang akan dipasang kepada Direksi Pengawas Lapangan. Semua biaya yang berkenaan dengan penyerahan dan pengembalian contoh - contoh ini adalah menjadi tanggungan Pemborong. Bahan yang digunakan adalah sesuai dengan yang dimaksud didalam spesifikasi teknis ini, berstandar mutu dan keadaan baru. Pekerjaan haruslah dilakukan oleh tenaga ahli. Pemborong diwajibkan untuk mengecek kembali atas segala ukuran dan kapasitas peralatan yang akan dipasang dan apabila terdapat keraguan, Pemborong harus segera menghubungi Direksi Pengawas Lapangan dan Perencana untuk berkonsultasi. Pengambilan ukuran atau pemilihan kapasitas peralatan, yang sebelumnya tidak dikonsultasikan dengan Direksi Pengawas Lapangan dan Perencana, apabila terjadi kekeliruan maka hal tersebut menjadi tanggung jawab Pemborong. Untuk itu pemilihan peralatan dan material harus mendapatkan persetujuan dari Direksi Pengawas Lapangan, Pemberi Tugas Dan perencana. Penggantian merk bahan dan material dapat dilakukan dengan persetujuan dan ketentuan dari Direksi Pengawas Lapangan, Pemberi Tugas dan Perencana. d. Perlindungan Pemilik Atas penggunaan bahan dan material, sistem dan lain - lain oleh Pemborong, Pemberi Tugas (Pemilik) dijamin dan dibebaskan dari segala claim ataupun tuntutan yuridis lainnya. Hal ini Harus menjadi Perhatian dan tanggung jawab Pemborong. e. Pengetesan dan Persetujuan Pemborong harus melakukan semua pengetesan yang dipersyaratkan disini dan mendemonstrasikan cara kerja dari segenap sistem, disaksikan oleh Direksi Pengawas Lapangan dan Perencana. Semua tenaga, bahan dan perlengkapan yang perlu untuk percobaan tersebut, merupakan tanggung jawab Pemborong. Semua peralatan - peralatan yang sudah dikirim dan dipasang, harus memenuhi standar dan ketentuan pengetesan dengan benar, selanjutnya
- 91 -

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

pemborong harus melaksanakan pengujian secara keseluruhan dari peralatan - peralatan yang terpasang, disaksikan oleh team Pemberi Tugas, Direksi Pengawas Lapangan dan Perencana. Hal ini termasuk pula peralatan khusus yang diperlukan untuk testing dari sistem ini seperti yang dianjurkan oleh pabrik pembuat, harus disediakan oleh Pemborong. Dan jika sudah ditest dan ternyata memenuhi fungsi - fungsinya sesuai dengan standar yang berlaku dan ketentuan dari kontrak, maka seluruh unit lengkap dengan peralatannya dapat diserahkan kepada Direksi Pengawas Lapangan untuk disetujui. f. Masa Garansi dan Serah Terima Pekerjaan Peralatan utama harus digaransikan selama 1 (satu) sampai 3 (tiga) tahun terhitung dari penyerahan kedua. Selama masa garansi, Pemborong diwajibkan untuk mengatasi segala kerusakan-kerusakan dari pada peralatan utama yang dipasangnya tanpa ada biaya tambahan. Selama masa garansi tersebut, Pemborong pekerjaan instalasi ini masih harus menyediakan tenaga ahli yang dapat dihubungi setiap saat.

Penyerahan pekerjaan pertama baru dapat diterima setelah dilengkapi dengan bukti dari hasil pemeriksaan atas instalasi, dengan pernyataan benar dan baik yang ditandatangani bersama oleh instalatur yang melaksanakan pekerjaan tersebut, Direksi Pengawas Lapangan dan melampirkan sertifikat pengujian yang sudah disahkan oleh Badan Instansi yang berwenang. Jika pada masa garansi tersebut, Pemborong tidak melaksanakan atau tidak memenuhi teguran - teguran atas perbaikan, penggantian, kekurangan selama masa garansi, maka Direksi Pengawas Lapangan berhak menyerahkan pekerjaan perbaikan atau kekurangan tersebut pada pihak lain atas biaya dari Pemborong yang melaksanakan pekerjaan instalasi tersebut. Sebelum penyerahan kedua (final acceptance), Pemborong harus mengadakan semacam pendidikan dan latihan selama periode tersebut kepada Tenaga calon-calon operator untuk setiap pekerjaan yang ditunjuk oleh Pemberi Tugas (Owner). Training tentang pengoperasian dan perawatan tersebut harus lengkap dengan 3 (tiga) set operating maintenance and repair manual books, sehingga para petugas atau operator dapat mengoperasikan dan melaksanakan pemeliharaan. g. Laporan
- 92 -

Mingguan Dan Bulanan" yang memberikan gambaran dari kegiatan . Kegiatan Fisik. c. dibuat laporan mingguan dimana laporan tersebut berisi ikhtisar dan catatan prestasi atas pekerjaan minggu lalu sehingga menjadi laporan selama 1 (satu) bulan dan rencana pekerjaan minggu depan dan satu bulan ke depan. Perubahan. Semua pengetesan dan atau pengukuran tersebut harus disaksikan oleh Direksi Pengawas Lapangan pekerjaan ini.93 - . Hasil pengetesan tahanan isolasi kabel dan pemberian tegangan. Penanggung Jawab Pelaksana Sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan Pemborong harus menempatkan seorang penanggung jawab pelaksanaan yang ahli dan berpengalaman serta harus selalu berada di lapangan / site. Hasil pengukuran-pengukuran dan lain-lain.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Pemborong wajib membuat "Laporan Harian. b. Hal-hal yang menyangkut masalah : • Material (masuk atau ditolak) • Jumlah tenaga kerja • Keadaan cuaca • Pekerjaan tambah / kurang. Penanggung jawab tersebut harus berada ditempat pekerjaan selama jam kerja dan pada saat diperlukan dalam pelaksanaan. atau pada saat yang dikehendaki oleh Direksi Pengawas Lapangan di dalam pelaksanaan harus disampaikan langsung kepada pihak Pemborng melalui penanggung jawab Pemborong. yang bertindak selaku wakil dari Pemborong dan mempunyai kemampuan untuk memberikan keputusan teknis. Penambahan dan Pengurangan Pekerjaan . Berdasarkan laporan harian. Hasil pengetesan peralatan-peralatan instalasi. i. Catatan dan perintah Direksi Pengawas Lapangan yang disampaikan baik secara lisan maupun tertulis. h. bertanggung jawab penuh dalam menerima segala instruksi instruksi dari Direksi Pengawas Lapangan.kegiatan yang dilakukan di lapangan secar jelas. Laporan ini harus ditandatangani oleh Manager Proyek dan diserahkan pada Direksi Pengawas Lapangan dan Pemberi Tugas untuk diketahui / disetujui. Pemborong harus menyerahkan Laporan Pengetesan kepada Direksi dalam rangkap 5 (lima) mengenai hal-hal sebagi berikut : a. b. Laporan tersebut dibuat dalam rangka 3 (tiga) meliputi : a.

mesin dan alat-alat kerja yang disimpan di tempat kerja (gudang lapangan). harus diajukan oleh Pemborong kepada Direksi Pengawas Lapangan secara tertulis. Dalam merubah gambar rencana tersebut. Kantor Pemborong.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Pelaksanaan pekerjaan yang menyimpang dari gambar . Pekerjaan pemeliharaan dan pemeriksaan routine tersebut.perubahan material dan gambar rencana yang mengakibatkan pekerjaan tambah kurang harus disetujui secara tertulis oleh Direksi Pengawas Lapangan. dinding dan sebagainya yang dilakukan dalam rangka pemasangan instalasi ini maupun pengembaliannya seperti keadaan semula adalah termasuk pekerjaan Pemborong instalasi ini.94 - . Masa Pemeliharaan Selama masa pemeliharaan. harus diselenggarakan kegiatan pemeliharaan berjangka dan pemeriksaan routine. Perubahan . Penjagaan Dan Kebakaran Pemborong wajib mengadakan penjagaan dengan baik serta terus menerus selama berlangsungnya pekerjaan atas bahan. lantai. dapat dilaksanakan bila terlebih dahulu mendapatkan izin dari Pemberi Tugas dan Direksi Pengawas Lapangan m. peralatan. Pengelasan dan Pengeboran Pemborong tembok. Gudang dan Los Kerja Pemborong diperbolehkan membuat ruang kantor. . penyimpanan barang / bahan serta peralatan kerja dan sebagai area / tempat kerja (peralatan pekerjaan kasar) dimana pelaksanaan tugas instalasi berlangsung. gambar rencana dan lain sebagainya.gambar rencana yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan Direksi Pengawas Lapangan. k. pengeboran dan sebagainya hanya dapat dilaksanakan setelah mendapat izin tertulis dari Direksi Pengawas Lapangan. gudang dan los kerja di halaman tempat pekerjaan. Pengajuan perubahan material. pembongkaran. harus dilaksanakan tidak kurang dari dua minggu sekali. Pembobokan. Pembobokan. l. j. Pemborong harus menyerahkan gambar perubahan yang dimaksud Direksi Pengawas Lapangan dalam rangkap 3 (tiga) untuk disetujui. untuk keperluan pelaksanaan tugas administrasi lapangan.

jam kerja dan . harus selalu dalam keadaan bersih.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Kehilangan yang diakibatkan oleh kelalaian penjagaan atas barang . Peti PPPK dengan isinya yang selalu lengkap. serta melaporkan kejadian tersebut kepada instansi dan departemen yang bersangkutan / berwenang (dalam hal ini polisi dan Departemen Tenaga Kerja) dan mempertanggungjawabkan sesuai dengan peraturan yang berlaku. los kerja dan tempat pekerjaan dilaksanakan dalam bangunan. Pemborong wajib menyediakan peralatan pemadam kebakaran (pemadam api ringan) yang diletakkan dalam kantor lapangan dan gudang. q. harus diatur sedemikian rupa agar memudahkan jalannya pemeriksaan dan tidak mengganggu pekerjaan dari bagian lain. menjadi tanggung jawab Pemborong. p. bahan dan peralatan baik di dalam gudang maupun diluar (halaman). Peraturan . n.Penimbunan / penyimpanan barang. Kebersihan dan Ketertiban Selama pelaksanaan pekerjaan berlangsung. gudang. maka Pemborong diwajibkan segera mengambil segala tindakan guna kepentingan si korban atau para korban.barang tersebut diatas.tempat pelaksanaan pekerjaan yang dianggap perlu.95 - . Bagan Penyelenggara dari Pemborong Pimpinan harian pada pelaksanaan pekerjaan oleh Pemborong harus diserahkan kepada penyelenggara dengan kwualifikasi ahli. o. guna keperluan pertolongan pertama pada kecelakaan harus selalu ada di tempat pekerjaan. los kerja. Kecelakaan dan Peti PPPK Terjadinya kecelakaan yang berhubungan dengan pelaksanaan pekerjaan ini.peraturan yang lain tentang ketertiban akan di keluarkan oleh Direksi Pengawas Lapangan pada waktu pelaksanaan. harus diberi penerangan yang cukup. gudang dan tempat . Site Manager harus berada ditempat pekerjaan selama jam . berpengalaman dan mempunyai wewenang penuh untuk mengambil keputusan. Penerangan dan Sumber Daya Pada kantor. Daya listrik baik untuk keperluan penerangan maupun untuk sumber tenaga / daya kerja harus disediakan oleh Pemborong. kantor.

fasilitas yang diperlukan. LINGKUP PEKERJAAN Spesifikasi teknis ini menjelaskan tentang uraian syarat-syarat teknis dalam hal penyediaan.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ setiap saat yang diperlukan Pemberi Tugas dan Direksi Pengawas Lapangan. Bila Pemborong lalai. II.96 - .bagian pekerjaan yang telah dilaksanakan. harus segera dikeluarkan dari tempat pekerjaan atas perintah pengawas harian. disampaikan langsung kepada Site Manager wakil Pemborong. memeriksa dan menguji setiap bagian pekerjaan. maka akan dikenakan tindakan sesuai dengan yang dimaksud dalam pasal denda. Pengawasan Pengawasan setiap hari terhadap pelaksanaan pekerjaan adalah dilakukan oleh Direksi Pengawas Lapangan dan Staff-nya. sebagai penanggung jawab di lapangan. Bagian . melakukan perbuatan yang merugikan terhadap pelaksanaan pekerjaan. Direksi Pengawas Lapangan menempatkan petugas petugas pengawasan yang bertugas setiap saat untuk mengawasi pekerjaan. Elektrikal Dan Plumbing yang terdiri dari . tetapi luput dari pengamatan Direksi Pengawas Lapangan dan staf-nya adalah menjadi tanggung jawab Pemborong. Pemborong diwajibkan untuk menjalankan disiplin yang ketat terhadap semua pekerja (buruh) dan pegawainya. berlaku tidak wajar. kepada mereka yang melanggar terhadap peraturan umum mengganggu ataupun merusak ketertiban. . pemasangan dan pengujian seluruh lingkup pekerjaan instalasi Mekanikal. Site Manager mewakili Pemborong ditempat pekerja dapat bertindak penuh kepada Direksi Pengawas Lapangan. r. Di tempat pekerjaan. Petunjuk dan perintah Direksi Pengawas Lapangan didalam pelaksanaan. Pada setiap saat Direksi Pengawas Lapangan atau petugas – petugas / staff harus dapat mengawasi. bahan dan peralatan serta Pemborong harus mengadakan fasilitas .

Pengadaan dan pemasangan peralatan sistem pengolahan air kotor (Septic Tank) dengan Biotech System. air bekas. Pekerjaan Pemadam Kebakaran 1.1. fire brigade connection.1. 1. 1. reduser.2.1. Pekerjaan Mekanikal 1.7. air kotor. pipa vent dan air hujan lengkap dengan elbow.1. 1.4. 1.3. sistem pengolahan air bekas (buangan) dari ruang cuci dengan Neutralizing Tank dan dari ruang dapur kotor dengan Grease Trap. Pengurusan ijin penggunaan instalasi pemadam kebakaran (hydrant). dan accessories lainnya. Pengurusan ijin dan penyambungan sumber air bersih dari sumur dalam maupun dangkal kepada pihak Badan yang berwenang pada daerah setempat.2.4.1. klem. Pengetesan dan pengujian dari seluruh instalasi pemadam kebakaran yang tepasang. dan accessories lainnya. daerah setempat. 2.97 - . Pengetesan dan pengujian dari seluruh instalasi plambing yang terpasang.5. Pengadaan dan pemasangan instalasi pemadam api ringan (PAR) atau fire extinguiher.1.2. Pengadaan dan pemasangan sistem penyaluran dan penampungan air hujan dengan sumur resapan dan saluran / drainase bangunan.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 1.1. 1. Pengadaan dan pemasangan pompa sumur dangkal (Jet Pump) dan Submersible Deep Well Pump air bersih serta pengeboran sumur dalam dan dangkal untuk sumber air bersih. Pekerjaan Kelistrikan . Pekerjaan Plumbing 1. 1.6.1.1. hydrant pillar. fire hydrant box.2. tee.2. 1.1.8.2. 1. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi air bersih.3. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi pemadam kebakaran (hydrant) lengkap dengan pompa-pompa hydrant. 1. Pengurusan ijin dan penyambungan sumber air bersih dari PDAM 1.2.1. Pekerjaan Elektrikal 2.1. 1. Pengadaan dan pemasangan peralatan-peralatan bantu bagi seluruh peralatan plambing.

2. pipa pelindung kabel.98 - .1. 2. pemasangan dan pengujian type dan ukuran kabel tegangan rendah 400 V dari Panel Genset (AMF) ke Panel Utama. Pengadaan dan pemasangan seluruh panel-panel tegangan rendah lengkap dengan komponen-komponen panelnya.1. . 2.1.9. 2.1.12. 2. 2. Pengadaan.2.2.11. 2. kotak saklar dan stop kontak.7. dan accessories lainnya.8.3. Pengadaan dan pemasangan instalasi listrik untuk AC dan Fan.2. Pengadaan dan pemasangan seluruh type dan ukuran kabel tegangan rendah 400/230 V. Pekerjaan Diesel Generator Set 2. 50 Hz lengkap dengan komponen pengamanannya.4.1.2.2.1. saklar. Pengadaan dan pemasangan seluruh type dan ukuran kabel tegangan menengah 20 kV. 2.1. isolasi penyambungan kabel.4. 2. 2. Pengadaan dan pemasangan panel utama tegangan menengah (TM) lengkap dengan komponen-komponen panelnya. 2.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 2. Pengadaan dan pemasangan Transformator Stap-Up 20 kV/400 V.1. 2.1. dan stop kontak. Pengurusan dan penyambungan daya listrik PLN Sistem TR/TR 400/230 Volt ke pihak PLN daerah setempat. pemasangan dan penyujian unit Diesel Generator Set lengkap dengan tanki mingguan dan harian. Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi kelistrikan yang terpasang.6. Pengurusan dan penyambungan daya listrik PLN Sistem TM/TM 20 kVolt ke pihak PLN daerah setempat. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi penerangan dalam dan luar serta stop kontak lengkap dengan kabel instalasi. Pengadaan dan pemasangan sistem pembumian pengaman lengkap dengan bak kontrol dan elektroda pembumian. 2.1. Pengurusan dan penyambungan daya listrik dari sumber Diesel Generator Set Sistem tegangan rendah (TR/TR) 400/230 Volt.2. pemasangan dan pengujian sistem listrik tegangan rendah lengkap dengan komponen-komponen panel genset (AMF). Pengadaan.2.10. 2.1.1. Pengadaan dan pemasangan berbagai jenis lampu penerangan.1. 2. Pengadaan.5. model silent (Mobile).3.1. junction box.

2.2. Pengurusan dan penyambungan line telepon ke pihak PT. Pengadaan dan pemasangan Unit Splizen (Air Terminal) penyalur petir sistem elektrostatis.5. Pekerjaan Telepon 2.3.6.4.3.4. 2. pipa pelindung kabel.5.4.3.4. Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi penyalur petir system elektrostatis dan sistem conventional (sangkar faraday). 2. dan accessories lainnya.1.4.7. urugan tanah dan lainnya. Pengadaan.4.2. 2. Pengadaan dan pemasangan instalasi penyalur petir dan sistem pentanahan penangkal petir lengkap dengan bak kontrol.2. 2. serta bak kontrol.6.3. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi outlet telepon lengkap dengan jenis dan ukuran kabelnya. 2. Pengadaan dan pemasangan seluruh pekerjaan kontruksi untuk unit Diesel Genset dan tanki mingguan lengkap dengan Pondasi. kotak untuk outlet telepon.4. galian tanah. Pengadaan. 2.3. 2. Pengadaan dan pemasangan terminal-terminal box telepon (TBT). pemasangan dan pengujian type dan ukuran kabel kontrol 24V-DC dari Panel Genset (AMF) ke Panel Utama. Pengadaan. pemasangan dan pengujian seluruh sistem pembumian pengaman untuk Netral Genset & Body Genset lengkap dengan bak kontrol dan elektroda pembumian.8.3. 2.99 - .5.1. 2.5.2. junction box.4. 2. Pekerjaan Penyalur Petir 2. Pengadaan dan pemasangan Unit peralatan utama PABX lengkap dengan terminal box utama (TBU-PABX). Pekerjaan Fire Alarm (Penginderaan Kebakaran) 2. Pengadaan dan pemasangan Unit peralatan utama Fire Alarm .1.4. 2. Pengadaan dan pemasangan tiang penyanggah air terminal penyalur petir. pemasangan dan pengujian seluruh sistem pemipaan bahan bakar solar dari tanki mingguan ke tangki harian Diesel Genset lengkap dengan Pompa listrik dan manual.2.Telkom daerah setempat.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 2. 2. Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi telepon yang terpasang. 2. alat ukur dan elektroda pentanahan.3. Pengadaan dan pemasangan jenis pesawat telepon digital dan analog. 2.

Detector Gerak.7.3. Unit peralatan security System (Door Contak. juntion box.6. outlet microphone.1.5.6. Infra Rad Detector). sirine.8. selektor zone. Pekerjaan Tata Suara Pengadaan dan pemasangan Unit peralatan utama Tata Suara dan Car Call system lengkap dengan terminal box utama (TBSSS). pipa pelindung kabel.4. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi CCTV & Security System lengkap dengan jenis dan ukuran kabelnya. 2. kotak untuk outlet TV + Unit Colour Monitor TV. Pengadaan dan pemasangan terminal-terminal box CS (TBT-CS). Pengadaan dan pemasangan terminal-terminal box Fire Alarm (TBF). lampu tanda.7. junction box. 2. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi.8.7.Optional 2. 2.4. break glass switch. dan accessories lainnya.7. alarm bell. horn speaker. volume kontrol. lengkap dengan jenis dan ukuran kabelnya.1. Pekerjaan Instalasi Closed Camera Television (CCTV) Dan Security System 2. 2.3. Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi Tata Suara yang terpasang. 2. Pengadaan dan pemasangan terminal-terminal box Tata Suara (TBS).5. Pengadaan dan pemasangan Unit peralatan utama CCTV dan Security System lengkap dengan terminal box utama (TBU-CS). 2. 2.6.3. 2. dan accessories lainnya. Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi Fire Alarm yang terpasang. Unit Camera & Lenses.2. .2. (MCFA) lengkap dengan terminal box utama (TBF-FA).2. 2. Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi CCTV dan Security System yang terpasang.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 2. pipa pelindung kabel. 2. pipa pelindung kabel. 2.5.100 - . Pekerjaan Instalasi Master Antenna Television (MATV) . Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi unit detektor.7. dan accessories lainnya. juntion box. Pengadaan dan pemasangan Unit peralatan utama Indovision atau TV Cable lengkap dengan terminal box utama (TBU-TV).4.6. 2. antenna FM/AM.1.6. lengkap dengan jenis dan ukuran kabelnya. ceiling speaker.

PESERTA PELELANGAN Peserta pelelangan adalah badan hukum yang bergerak dibidang pemborong bangunan rumah tinggal serta terdaftar dalam Daftar Rekanan Mampu Propinsi dan memiliki Tanda Daftar Rekanan Yang masih berlaku serta memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh Pemberi Tugas. adapun persyaratan lainnya adalah . Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi televisi yang terpasang. 4. 1. agar setiap waktu dapat memberikan penjelasan dengan pimpinan proyek. kotak untuk outlet TV. dan accessories lainnya. 5.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 2.8. IV. Pekerjaan instalasi MEP dinyatakan selesai bila pihak pemborong telah . 2. 1. Mempunyai Pas Kerja PLN (Sikka Golongan A) dan Pas PAM-wilayah yang masih berlaku. Pemborong harus menempatkan tenaga ahli di lapangan. 5. 2. 2. 3. 6.2. 4. Pemborong pekerjaan MEP dalam bangunan ini harus mempertanggung jawabkan pekerjaan secara teknis dan instalasi kepada pimpinan proyek.101 - . Membuat Time Schedule pelaksanaan pekerjaan MEP. Mempunyai tenaga pelaksana yang berpengalaman. Pengadaan dan pemasangan terminal-terminal box TV (TBTV). PROSEDUR PELAKSANAAN Syarat-syarat pelaksanaan antara lain .8. Berdomisili di wilayah setempat dan sekitarnya. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi outlet TV lengkap dengan jenis dan ukuran kabelnya. Mendapat persetujuan dari Pemberi Tugas. III. pipa pelindung kabel. Elektrikal dan Plumbing yang dinyatakan dengan referensi dan mampu berperan sebagai patner dari pemborong utama (pekerjaan Sipil). 3.4. Pemborong harus dapat menerima dan menyetujui gambar instalasi yang diberikan oleh perencana. juntion box.3. 6. 2. Pemborong harus mengadakan pengujian seluruh pekerjaan instalasi Mekanikal dan Elektrikal yang disaksikan oleh pemberi tugas. Mempunyai pengalaman dalam pekerjaan Mekanikal. Pemborong harus membuat gambar kerja yang mengacu pada gambar perencanaan dan disetujui pemberi tugas serta disahkan pimpinan proyek.8.

3. Instalasi Plambing A. SYARAT-SYARAT TEKNIS 5. 7. c. b. 2. Supply air bersih dari sumur dalam menggunakan Submersible Deep Well Pump (SDWP) dan dari sumur dangkal menggunakan Jet Pump. Air Bersih Sumber air bersih untuk proyek ini berasal dari sumber air tanah atau Sumur dalam sebagai sumber air utama dan cadangan.1. 8. 4.102 - . Uraian Teknis Pekerjaan Mekanikal 5. Pengontrolan penggunaan air bersih dari SDWP atau jet pump maupun PDAM dengan gate valve + pelampung (WLC. yang menyatakan bahwa pekerjaan telah selesai 100 %. Seluruh material pada Pekerjaan MEP harus mempunyai purna jual yang terjamin dan garansi minimal 9 (sembilan) Bulan sampai dengan 1 (satu) tahun. Menyerahkan gambar As Buil Drawing sebanyak 3 (tiga) set yang telah diketahui Perencana. Air bersih yang berasal dari sumur dalam dan sumur dangkal di sambungkan langsung ke Ground Water Reservoir Tank (GWR). a. V. Uraian Umum 1. Selanjutnya dari Water Reservoir Tank. Semua materail harus baru dan bila terjadi kerusakan pada materaial tersebut pada saat pelaksanaan pekerjaan. Surat hasil pengetesan dan pengujian instalasi. Kerusakan material sebelum penyerahan kedua menjadi tanggung jawab pemborong. air bersih dengan pompa penguat (Booster Pump) secara sistem tangki tekanan (Hydrophor) otomatis disalurkan . water level control) dan ditambah check valve. Pemborong harus melaksanakan masa pemeliharaan selama 3 s/d 6 bulan. Pemborong harus menyerahkan daftar dan contoh material kepada pemberi tugas dan pimpinan proyek untuk mendapatkan persetujuan. Pemberi Tugas dan disahkan Direksi Pengawas Lapangan. Pengajuan gambar kerja dari pemborong harus dilakukan sebelum pekerjaan dilaksanakan. pemborong harus mengganti dengan yang baru.1. Telah mendapatkan surat keterangan dari pimpinan proyek.2. 5. SISTEM A.1. 9. Penggantian merk dari material dapat dilakukan dengan persetujuan dan ketentuan dari pemberi tugas dan pimpinan proyek.2.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ menyatakan .

Untuk menentukan kenyamanan bagi pemakainya.Sucofindo atau yang tunjuk oleh Direksi Pengawas Lapangan dan Pemberi Tugas (Owner). Persyaratan Bahan B. air hujan jatuh bebas langsung dialirkan ke drainage / saluran bangunan. harus dialirkan ke sumur resapan. tekanan air pada seluruh unit fixture harus memenuhi syarat-syarat tekanan air yang ada dalam buku PPI Tahun 1979. yaitu sebagian air hujan ditampung dalam tanki air hujan yang selanjutnya akan difilterisasi (disaring) dengan menggunakan pompa transfer melalui sand filter tank dan karbon filter untuk disalurkan ke Water Reservoir Tank (WRT).3.1. untuk itu digunakan 2 (dua) pipa tegak dan mendatar untuk melayani dan mengalirkan kedua jenis air buangan tersebut. Pipa Air Bersih . Air Kotor dan Air Bekas Buangan air dari wastafel atau lavatory dan floor drain disebut dengan air bekas dan buangan air dari water closed dan urinal disebut dengan air kotor.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ ke seluruh Toilet yang ada pada lantai bangunan hingga siram taman. A.2. Air buangan dari wastafel dan floor drain dipisah dengan buangan air dari water closed. Selanjutnya air buangan yang berada pada seluruh saluran bangunan sebelum dialirkan ke drainage / saluran kota terdekat. yakni untuk mengurangi limpahan yang sangat berlebihan atau banjir sekaligus untuk menambah potensi air tanah. sedangkan buangan air dari kitchen (dapur kotor) dan ruang cuci pakaian akan dialirkan masing-masing ke bak penampungan yaitu Grease Trap dan Neutralizing Tank untuk disaring atau difilter (jika diperlukan) yang selanjunya dialirkan ke drainage / saluran bangunan. A. Untuk sumber air tanah telah terjamin kualitas / mutu airnya yang harus dibuktikan dengan hasil pemeriksaan laboratorim PT. Air Hujan Air hujan yang berasal dari atap bangunan disalurkan melalui beberapa pipa tegak sampai dibawah lantai satu langsung disalurkan ke drainage bangunan dan sedangkan untuk atap bangunan lainnya. B. Air kotor yang berasal dari water closed & urinal pada seluruh lantai bangunan akan dialirkan ke septic tank dengan pengolahan limbah Biotech System dan selanjutnya dapat dialirkan ke drainage bangunan. Supply air bersih dari pompa penguat (Booster Pump) sebelum dialirkan akan difilterisasi terlebih dahulu dengan Sand Filter dan Carbon Filter. Pemanfaatan air hujan dapat dilakukan.103 - . Air bekas yang berasal dari wastafel dan floor drain akan dialirkan langsung ke drainage bangunan. Sedangkan limpahan dari tanki air hujan akan dialirkan ke drainage bangunan terdekat.

4 dan Tabel 4.4 tipe 12 baut. Mur dan baut yang dipergunakan untuk memegang dan mengencangkan flenges dari jenis baut batang berulir seluruh panjangnya lengkap dengan dua mur. Seluruh sambungan pipa GIP harus dilas metal dengan penguat yang berupa pelana kuda (Saddle).Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Dinyatakan dalam gambar perencanaan. reduser (type Concentric & type Eccentric). Produksi : Setara PT. Air Bekas. harus menggunakan pipa PVC AW yang tahan terhadap tekanan 10 Kg/cm2.104 - . Cahaya Liguna. Bumi Kaya. Jepang. bahan dari baja stainless (stainless steel) sesuai dengan standar ASTM A 193 Gr. B2. Air Hujan Dan Vent Dinyatakan dalam gambar perencanaan. Pipa Air Bersih. ANSI B. . PT. Ex-Amerika. dimana ukuran yang digunakan dapat dilihat pada Tabel 1. Produksi : Setara PT.3 tipe 8 baut dan Gambar 4. Gasket yang dipergunakan pada sambungan flanges yaitu jenis ring gasket dari bahan asbestos composition memiliki high pressure hingga 12 bar sesuai dengan standar Amerika.16. yang mana sambungan pipa GIP dengan flanged harus dilas metal dengan penguat yang berupa pelana kuda (Saddle). Semua peralatan bantu seperti fitting. yang mana sambungan pipa GIP dengan peralatan bantu harus dilas metal dengan penguat yang berupa pelana kuda (Saddle). Fisher. KHI. dimana ukuran yang digunakan dapat dilihat pada Tabel 4. Dimana jarak & ukuran lubang baut (holes) yang digunakan dapat dilihat pada Tabel 1. SNI 0161. Produksi : Setara PPI. elbow 90.B 14.81).5 dan SNI 036570-2001. PT. ASTM F104 112100. bahwa pipa air bersih pada pemipaan dari Water Reservoir Tank (WRT) ke toilet bangunan menuju unit fixture toilet dan dari Flow Meter PDAM. Spindo. Gamako. Sambungan menggunakan flanges. terlampir. Jepang. JIS R3453 Class III dan SNI 03-65702001. SNI 07 0039-87. SNI 0161. Ex-Amerika. Bakrie. bahan dari cast iron harus sesuai dengan standar Amerika. Jepang. Ex-Amerika. Produksi : Setara Hilti.5. Cahaya Liguna. Flenges yang dipergunakan jenis Blind flenge S/O dan flenge buta. PT. Air Kotor. toleransi diameter luar ± 1 % dan harus sesuai dengan standar BS 1387/67. toleransi tebal (sedang) ± 10 %. untuk ujung pipa yang akan disambung dengan berbagai jenis katup berdiameter ≥ 2” (50 mm) harus dipasang flenges yang sesuai dengan ukuran diameter pipanya. Gambar 4. bahwa pipa air bersih yang digunakan untuk pemipaan pompa utama air bersih dan pemipaan distribusi air bersih yaitu pipa baja galvanizer (Galvanized Steel pipe / GIP) medium yang tahan terhadap tekanan maksimum 50 Kg/Cm2. ASTM A 193-B7/A 194-2H dan SNI 03-6570-2001. SNI 07 003987. Cahaya Liguna. Gamako.7 lanjutan. terlampir. Produksi : Setara PT.7 lanjutan.81. terlampir. HE & T-G. tee dan lainnya harus dari bahan yang sama dengan pipa yang digunakan (yaitu sesuai dengan standar BS 1387/67. Gamako.

3. air bekas dan air hujan pada pemipaan dari seluruh toilet dan atap bangunan menuju septic tank (STP-Biotech System). harus mengikuti desain dari interior ruang toilet. saluran / drainage bangunan. tee 45 (Tee Y) dan lainnya harus dari bahan yang sama dengan pipa yang digunakan.Seat : Material perunggu (Bronze). kecuali katup-katup pada sisi tekanan pompa mempunyai rating 12 bar atau 174 psi sesuai standard JIS B2011.Steam/ Pin : Material kuningan (Brass). Kitz. Produksi : Setara Toyo.Disc : Material besi tuang (Cast Iron). . Super Intilon. water closed. Bentuk dan bahan untuk peralatan unit fixture seperti . harus menggunakan pipa PVC AW yang tahan terhadap tekanan 10 Kg/cm2. butterfly valve harus mempunyai rating 10 bar atau 145 psi. . . Mizu. foot valve. Sesuai dengan standard JIS K 6741. JIS B2031.Service conditions : 200 psi water non-shock & 125 psi saturated steam. Super Swallow. Wavin. API 600 dan SII. urinal. elbow 45. kran air dinding. Gate Valve Flanged ends harus jenis Katup Pintu yang terbuat dari bahan antara lain .Hand Wheel : Material baja (Steel) bentuk lingkaran.Steam : Material kuningan (Brass). wastafel / Lavatory & kitchen seluruh bangunan. male adapter. Sesuai dengan standard SNI-06-0084-1987 dan SII 0344-82. . reduser (type Concentric). Dinyatakan dalam gambar perencanaan.Body : Material besi tuang )Cast Iron).Ukuran : Diameter ≥ 2” (50 mm) + sepasang flange. . yang mana sambungan pipa PVC AW berdiameter dibawah 4″ digunakan perekat (lem) sedangkan yang berdiameter diatas 4″ digunakan rubber ring joint. maka seluruh jenis katup (valves) seperti . Ball Valve harus jenis Katup Pintu yang terbuat dari bahan antara lain .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Dinyatakan dalam gambar perencanaan. . . . B. . Pralon. a. bahwa pipa vent pada pemipaan dari seluruh water closed. strainer. harus menggunakan pipa PVC D yang tahan terhadap tekanan 8 Kg/cm2. bahwa pipa air kotor. ASTM A216 WCB. check valve. roof drain. . b. Valves (katup-katup) Dinyatakan dalam gambar perencanaan. clean out. . wastafel dan lain-lain. SNI-06-0084-1987.Seat : Material perunggu (Bronze). floor drain.105 - .Body : Material kuningan (Brass). gate valve. Produksi : Setara Rucika. Astam. Semua peralatan bantu pipa PVC-AW dan PVC-D seperti fitting.

.Ukuran : Diameter ≥ 2” (50 mm) + sepasang flange. . . Astam. .Disc : Material besi tuang (Cast Iron).Cover bolt & nut : Material baja (Steel). Kitz. Mizu.Body : Material besi tuang (Cast Iron).Screen : Material baja stainless (Stainless Steel). e.Body : Material besi tuang (Cast Iron). .Cover : Material perunggu (Bronze). .Stem/ Shaft : Material kuningan (Brass). .Gasket : Material Non – asbestos sheet. Check Valve flanged end harus jenis swing anti water hammer yang terbuat dari bahan antara lain . Astam. Strainer flanged ends harus jenis Y Pattern yang terbuat dari bahan antara lain . Kitz. . .Ukuran : Diameter ≥ 2” (50 mm) + sepasang flange.Service conditions : 200 psi Water non-shock. Astam. .Cover : Material besi tuang (Cast Iron). Produksi : Setara Toyo.Disc : Material perunggu (Cast Iron). Kitz. . Produksi : Setara Toyo.Screen : Material baja stainless (Stainless Steel). Mizu.Seat Packing : Material perunggu (Bronze). Produksi : Setara Toyo. Produksi : Setara Toyo. f. .Service conditions : 200 psi Water non-shock. .Stem/ Shaft : Material kuningan (Brass). d.Seat Packing : Material perunggu (Bronze). Mizu. .Service conditions : 600 psi WOG non-shock. .Body : Material perunggu (Bronze).Body : Material perunggu (Bronze). .106 - . . Mizu.Ukuran : Diameter ½” (15 mm) s/d 1 ½” (40 mm) . Astam. . . Check Valve harus jenis swing anti water hammer yang terbuat dari bahan antara lain .Service conditions : 200 psi Water non-shock. . . . . c.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ . Kitz. Strainer harus jenis Y Pattern yang terbuat dari bahan antara lain . .Ukuran : Diameter ½” (15 mm) s/d 1 ½” (40 mm). .Hand Wheel : Material kuningan (Brass) bentuk tuas (MSS SP-110).

Produksi : Setara Viking. Produksi : Setara Fanal.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ . Torcend.Ukuran : Diameter ½” (15 mm) s/d 1 ½” (40 mm). Katup Kontrol Dan Katub Relief. Kitz.Air Relief valve (ARV) untuk melepaskan udara yang terperangkap pada jaringan pelepasan dan penempatannya pada jaringan pelepasan tertinggi dan terjauh. .75 mm dengan sambungan socket tanpa flens. Mizu. Nagano. SNI 03-6570-2001. Flexible joint Flexible joint dugunakan untuk pengamanan pipa dari tekanan atau getaran yang ditimbulkan oleh kerjanya pompa air bersih.Cover bolt & nut : Material baja (Steel).Pressure Safety Valve (PSV) disebut katub pengaman tekanan yang secara otomatis dapat menormalkan kembali tekanan pada pipa header. . Flexible joint harus jenis Twin-sphere connectors dengan floating flanges yang terbuat bahan antara lain . Yamamoto. Condor. ukuran dia. . . dimana bahan dari flexible joint harus menyerap getaran atau tekanan. SNI 03-6570-2001. . h.Wire : Material baja karbon (Carbon Steel). mengurangi suara gaduh (reducer system noise). PSV type lever body dari bahan Alloy Stell (ASTM A-217) harus mempunyai rating 10 bar sesuai standard JIS-10 K. terdiri dari . mengisolasi getaran (isolate vibration) dan tahan terhadap tekanan 16 kg/cm2 standard JIS-16 K. Tozen.Elastomer : Material Spesialis Synthetic Rubber. . Kane dan Fip. .Gasket : Material Non – asbestos sheet. g.4. Astam. suatu peralatan intrusmentasi bekerja berdasarkan hidrolik untuk pengukur tekanan pada sisi suction dan sisi discharge. . . type Double air valve dan dilengkapi Manometer harus mempunyai rating 10 K sesuai standard JIS-10 K.Service conditions : 200 psi Water non-shock. . suhu operasi -10 s/d 50 °C. bentuk Diaphragm Gauge dengan satuan Bar.Reinforcing Fabric : Material Synthetic Fiber.Flanges : Material stainless steeel atau Ductile Iron.107 - . Hisec. Proco TM. Pressure Gauge. Produksi : Setara Armflex. SNI 03-6570-2001. B. Produksi : Setara Toyo.

maka pompa sumur dalam harus dari jenis Submersible Deep Well Pump (SDWP) yang multistage. : ≥ 55 °C • Putaran : ≥ 2850 rpm. Energi & Pertambangan. Flow Meter Flow meter atau flow measuring system yang dipergunakan jenis register yang terdiri dari roda gigi. counter secara sempurna terisolasi dari air (tertutup rapat) dan memiliki pelindung magnet serta memiliki ketelitian test meter.6.5. dan SNI. Produksi : Setara Amico Waltman. Pompa-Pompa air a.A B. • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) • Shaft seal : Rubbel lip type . • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) • Impeller : Baja Stainless Closed • Valve flap : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Priming screw : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Upper chamber with stop ring : Baja Stainless (Steinless Steel) • Bearing : Baja Stainless (Steinless Steel) • Strainer : Baja Stainless (Steinless Steel) • Cable guard : Baja Stainless (Steinless Steel) • Suction interconnector : Baja Stainless (Steinless Steel) • Coupling for motor : Baja Stainless (Steinless Steel) Data Submersible Motors : • Body : Baja Stainless (Steinless Steel) • Liquid temp. : ≥ 60 °C • Putaran : ≥ 2850 rpm. harus mempunyai pressure rating 10 kg/cm2 psi sesuai dengan standar. ISO 4064B dan SNI 03-6570-2001. I. tahan karat. ISO 9906. efisiensi tinggi. Pompa Sumur Dalam Dinyatakan dalam gambar perencanaan.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ B. Dep.108 - . Data Submersible Pumps : • Body : Baja Stainless (Steinless Steel) • Liquid temp. Motor penggerak harus dikopel langsung dengan poros pompa sesuai dengan petunjuk pabrik pembuatnya dan harus sesuai standar 415/MENKES/PER/IX/1990. long life dan beroperasi secara otomatis.

Lowara-ITT. Pompa Celup (Submersible Sump Pit Pump) Dinyatakan dalam gambar perencanaan pompa untuk menguras langsung air yang ada di dalam ruang pompa dan GWR (untuk pengurasan) langsung ke saluran drainage terdekat dan dapat pula digunakan untuk pompa celup (Submersible Sump Pit Pump).Under and Over Voltage Relay.109 - . • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) . .Motor On / Off. Landini. . . . b. Motor penggerak harus dikopel langsung dengan poros pompa sesuai dengan petunjuk pabrik pembuatnya dan standar ISO 2548.Temperatur Motor. efisiensi tinggi.Earth Fault Relay.Lampu Indikator.Lightning Protection Relay Submersible Deep Well Pump diletakkan pada kedalamaan air tanah tidak lebih dari 78 meter dan dipasang sesuai dengan rekomendasi dari pabrik pembuatnya. . SNI. . . . Dengan demikian pompa celup harus dari jenis submersible Pump yang multi stage. 3 phasa.Power On / Off. : ≥ 50 °C • Putaran : ≥ 2750 rpm.Overload Relay.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ • • • • • • • • • Bering housing upper : Baja Stainless (Steinless Steel) Radial bearing : Ceramic / Carbon Motor sleeve : Baja Stainless (Steinless Steel) Bering housing lower : Baja Stainless (Steinless Steel) Motor cable : Submersible cable Axial bearing : Ceramic / Carbon Thrust bearing : Hardened Steel Rating voltage motor : 400/230 V. Produksi : Setara Grundfos. Data Submersible Sump Pit Pump : • Body : Baja Stainless (Steinless Steel) • Liquid temp.Display Module. . 50 Hz Dilengkapi WLC (Water Level Control) Controller Panel SDWP merupakan satu kesatuan yang dilengkapi dengan display module . long life dan beroperasi secara otomatis. tahan karat.

8 sampai dengan 1 meter dan dipasang sesuai dengan rekomendasi dari pabrik pembuatnya.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ • Impeller : Baja Stainless Closed • Valve flap : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Priming screw : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Suction connector : Baja Stainless (Steinless Steel) • Bearing : Baja Stainless (Steinless Steel) • Strainer : Baja Stainless (Steinless Steel) • Cable guard : Baja Stainless (Steinless Steel) • Rating voltage motor : 400/230 V. Produksi : Setara Grundfos. 3 phasa. Lowara-ITT. Pumpex. Motor penggerak harus dikopel langsung dengan copling connector pompa yang terpasang baik sesuai dengan petunjuk pabrik pembuatnya standar SNI.110 - . artinya pada suction (Hisap) dan discharge (pelepasan) dalam satu ruang vertical impeller tertutup.15 °C s/d ≥ 110 °C • Putaran : ≥ 2750 rpm. Landini. Jet Pump (Optional) Dinyatakan dalam gambar perencanaan sumber air bersih dengan menggunakan Jet Pump untuk mendistribusikan air bersih ke ke Ground Water Reservoir Tank (GWR). digunakan jenis Vertical Multistage Centrifugal Pump. • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) • Impeller : Baja Stainless Closed • Frame copling connector : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Priming screw : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Suction Casing : besi tuang (Cast Iron) • Discharge Casing : besi tuang (Cast Iron) . 50 Hz • Dilengkapi WLC (Water Level Control) • Motor : Submersible motor • Instalasi power : Submersible cable Pompa diletakkan pada kedalamaan air 0. : . c. Data Vertical Multistage Centrifugal Pump : • Pump Body : Baja Stainless (Steinless Steel) • Liquid temp.

Motor penggerak harus dikopel langsung dengan poros pompa dengan menggunakan kopling flesible yang terpasang baik sesuai dengan petunjuk pabrik pembuatnya. 1 ph. efisiensi tinggi. long life dan beroperasi secara otomatis sesuai dengan kebutuhan pemakaiannya dan sesuai dengan petunjuk pabrik pembuatnya standar SNI. 3 phasa. 50 Hz . 3 ph atau 230 Volt.111 - . Seluruh dari group pompa-pompa harus dilengkapi dengan : • Gate valve pada sisi section dan discharge pompa. : ≥ 85 °C • Putaran : ≥ 2850 rpm. tahan karat. Data Vertical Multistage Centrifugal Pump : • Pump Body : besi tuang (Cast Iron) • Liquid temp. atau multistage Pump. • Pressure gauge (Pengukur tekanan) untuk sisi hisap (Suction) dan sisi dorong (discharge). • Check Valve pada sisi section pompa. vertical suction dan horizontal discharge centerline. • Pressure Tank. Impeller dari jenis closed radial flow dengan protective wearing pada lehernya. 50 Hz Motor : Multistage Centrifugal. Produksi : Setara Sanyo. Pompa Penguat (Booster Pump) Dinyatakan dalam gambar perencanaan pompa penguat untuk mendistribusikan air bersih dari tanki atas masing-masing bangunan digunakan jenis horizontal multistage centrifugal pump.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ • • • • Upper & Lower Bearing : Baja Stainless (Steinless Steel) Common Base : besi tuang (Cast Iron) Rating voltage motor : 400/230 V. Grundfos. pompa dan motornya harus diletakkan pada satu alas. • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) • Impeller : Baja Stainless Closed • Frame copling connector : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Priming screw : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Suction Casing : besi tuang (Cast Iron) • Discharge Casing : besi tuang (Cast Iron) • Bearing : Baja Stainless (Steinless Steel) • Common Base : Painted Steel • Rating voltage motor : 400/230 V. d.

Filter Ruhaak. e. Pressure Tank Untuk mengatur tekanan air sesuai dengan kebutuhan sehingga pompa air dapat bekerja secara otomatis digunakan pressure tank type Diaphragma yang dilengkapi dengan peralatan seperti safety valve.112 - . pressure gauge. g. gate valve dan lain-lainnya dan bahan harus terbuat dari stainless steel atau mild steel yang bagian dalam dicat dengan epoxy dan bagian luar dengan cat bakar serta tahan terhadap tekanan 10 kg/cm2. magnesium. E. pressure switch. • Check Valve pada sisi section pompa.Optional . • Strainer pada sisi section pompa. • Pressure gauge (Pengukur tekanan) untuk suction dan discharge.Carbon filter ini adalah pressure carbon filter dengan daya saring yang tinggi. dan beroperasi sesuai kapasitas pompa transfer secara fully automatic. Landini. Sand Filter Dan Carbon Filter Dinyatakan dalam gambar perencanaan unit penyaring air akan digunakan Sand Filter dan Carbom Filter.Sand filter ini adalah pressure sand filter dengan daya saring yang tinggi. tangki terbuat dari mild steel yang bagian dalam dicat dengan epoxy dan bagian luar dengan cat bakar dan dilengkapi dengan multiport valve. seng. Dengan demikian filter kotor dapat dibersikan dan menghilangkan karat bau. Produksi : Setara Varem. air injector. . air vent. • Gate valve pada sisi section dan discharge pompa. warna dan kapur dengan back wash atau memcuci kembali. • Peredam getaran untuk alas pompa. tangki terbuat dari mild steel yang bagian dalam dicat dengan epoxy dan bagian luar dengan cat bakar dan dilengkapi dengan multiport valve.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ • Motor : Multistage Centrifugal. Produksi : Setara Southern Chemicals. . Matra.Qual. Produksi : Setara Grundfos. filter yang tidak perlu mengganti Cartridge adalah cara ekonomis untuk penyaringan air. Bombas Ideal. Vitallium. Tanki Atas . Seluruh dari group pompa-pompa harus dilengkapi dengan : • Flexible Joint pada sisi section dan discharge pompa. drain. f. filter yang tidak perlu mengganti Cartridge adalah cara ekonomis untuk penyaringan air. Yamaha.

Sedangkan untuk pekerjan sumur resapan sama dengan Septic Tank tapi ada salah satu yang berbeda.1. ventilasi (vent). sebagai penutup digunakan tutup dari beton bertulang campuran 1 : 2 : 3 dan untuk pembagian blok diberikan pipa saluran berukuran Ø 2” . Sumur Resapan Septic Tank terbuat dari pasangan batu bata campuran 1 : 4 dan diplester dengan campuran 1 : 2 . inlet dan gate valve.2.113 - . Produksi : Setara Roda Nurmala atau lokal. outlet dan gate valve.2. • Pompa kebakaran diesel (Diesel Hydrant Pump). sumur resapan tidak dibuat blok – blok tapi satu kesatuan yang didalam sumur resapan tersebut berisi pasir. . A. INSTALASI PEMADAM KEBAKARAN A. yakni . drain dan gate valve dan sparing untuk WLC (Water Level Control) Relay.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Tanki atas merupakan bak penampungan air bersih yang berasal dari tangki air bersih. koral dan ojuk secukupnya disesuaikan dengan kapasitas sumur resapan tersebut 5. yaitu . • Pompa utama kebakaran (Electric Hydrant Pump). Sistem Sistem pemadam kebakaran yang akan digunakan terbagi menjadi dua bagian.Septic Tank . Kombinasi Pillar System (Hydrant Halaman dan Fire Hose System (Hydrant Gedung) Komplek bangunan ini memiliki supply air pemadam pada fire hydrant system. Fire Extinguiser System (Pemadam Api Ringan / PAR) Fire extinguiser system (PAR) adalah jenis portable dalam mengatasi kebakaran yang harus disediakan pada areal atau ruang tertentu. Grease Trap Dan Neutralizing Tank . sebelum dilakukan pemasangan bata lokasi untuk pembuatan septic tank digali terlebih dahulu sesuai dengan gambar kerja yang telah disepakati bersama didalam kontrak dan tim pengawas harus diberitahu begitu juga dengan instansi yang terkait didalamnya . Sumur Resapan.2. tangki terbuat dari fiberglass tahan terhadap cahaya matahari dengan pemasangan vertical storage tank yang dilengkapi dengan main hole. Septic Tank. h. menggunakan 3 (tiga) jenis pompa pemadam kebakaran. A. • Pompa pacu (Jockey Pump).

Produksi : Setara PT. Jepang. Cahaya Liguna.7 lanjutan. Semua peralatan bantu seperti fitting. JIS R3453 Class III.3 tipe 8 baut dan Gambar 4. KHI. bahan dari Carbon Steel harus sesuai dengan standar Amerika.SCH 40 dengan peralatan bantu harus dilas dengan bahan baja carbon (Carbon Steel) dengan penguat yang berupa pelana kuda (Saddle). Sambungan menggunakan flanges. Jepang. yang mana sambungan pipa GIP. Produksi : Setara Hilti.7 lanjutan. Gamako. Produksi : Setara PPI.SCH 40 dengan flanged harus dilas dengan bahan baja carbon (Carbon Steel) dengan penguat yang berupa pelana kuda (Saddle). ASTM F 104 112100. Produksi : Setara PT. terlampir. terlampir. sesuai dengan standar ASTM A. Spindo.B 14. Cahaya Liguna. Jepang. HE & T-G.5. Gamako.1. Cahaya Liguna.4 tipe 12 baut. terlampir. Produksi : Setara PT. ANSI B.53 dan SNI 19-9002.2. ISO 9002. dimana ukuran yang digunakan dapat dilihat pada Tabel 4. Mur dan baut yang dipergunakan untuk memegang dan mengencangkan flenges dari jenis baut batang berulir seluruh panjangnya lengkap dengan dua mur. PT. dan SNI 036570-2001.16. bahwa pipa pemadam kebakaran yang digunakan untuk seluruh pemipaan pompa utama hydrant dan pemipaan distribusi air pemadam kebakaran yaitu dengan pipa baja galvanizer (Galvanized Steel pipe / GIP) shedule 40 yang tahan terhadap tekanan maksimum 150 Kg/Cm2. yang mana sambungan pipa GIP. Flenges yang dipergunakan jenis Blind flenge S/O dan flenge buta. Ex-Amerika. bahan dari baja stainless (stainless steel) sesuai dengan standar ASTM A 193 Gr. reduser (type Concentric & type Eccentric). Valves (katub-katub) . ASTM 193-B7/A 194-2K. untuk ujung pipa yang akan disambung dengan berbagai jenis katup berdiameter ≥ 2” (50 mm) harus dipasang flenges yang sesuai dengan ukuran diameter pipanya. dimana ukuran yang digunakan dapat dilihat pada Tabel 1. B. Gasket yang dipergunakan pada sambungan flanges yaitu jenis ring gasket dari bahan asbestos composition memiliki high pressure hingga 12 bar sesuai dengan standar Amerika. elbow 90.114 - . dan SNI 03-6570-2001.4 dan Tabel 4. Persyaratan Bahan B. Fisher. PT. Gambar 4. Dimana jarak & ukuran lubang baut (holes) yang digunakan dapat dilihat pada Tabel 1. Gamako.5. PT. tee dan lainnya harus dari bahan yang sama dengan pipa yang digunakan. Seluruh sambungan pipa GIP harus dilas dengan bahan baja carbon (Carbon Steel) dengan penguat yang berupa pelana kuda (Saddle). dan SNI 03-65702001. Pipa Air Pemadam Dinyatakan dalam gambar perencanaan.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ B. Ex-Amerika. Bumi Kaya. Ex-Amerika. Bakrie.

Stem/ Shaft : Material baja stainless (Stainless Steel).Cover : Material baja stainless (Stainless Steel). . . . b.Disc . . ANSI B16.Body : Material baja tuang (Cast Steel). Kitz. : Material baja (Steel). Mizu. Check Valve flanged end harus jenis swing anti water hammer yang terbuat dari bahan antara lain .Seat Packing : Material baja (Steel).Seat .10.Bonnet . butterfly valve harus mempunyai rating 16 bar atau 232 psi.115 - .34 dan NFPA 20. . . SII 0344-82.Cover bolt & nut : Material baja (Steel).Test Pressure : 56. . kecuali katup-katup pada sisi tekanan pompa mempunyai rating 20 bar atau 290 psi sesuai standard JIS-16 K.Test Pressure : Material baja tuang (Cast Steel).Body : Material baja tuang (Cast Steel). . . Kitz. strainer.Disc : Material baja tuang (Cast Steel).Ukuran : Diameter ≥ 2” (50 mm) +sepasang flange.Ukuran : Diameter ≥ 2” (50 mm) + sepasang flange. .5.Screen : Material baja stainless (Stainless Steel). : Material baja tuang (Cast Steel). Astam. ANSI B16. . check valve. Produksi : Setara Toyo.Cover : Material baja stainless (Stainless Steel).Test Pressure : 56. Produksi : Setara Toyo. Mizu. Gate Valve Flanged ends harus jenis Katup Pintu yang terbuat dari bahan antara lain . gate valve. . foot valve. : Material Spiral wound with inner ring : Material Ductile Iron bentuk lingkaran. c. .Body : Material baja tuang (Cast Steel).3 bar for Seat. .3 bar for Seat. . Astam. Strainer flanged ends harus jenis Y Pattern yang terbuat dari bahan : . . . a. . ANSI B16.Gasket : Material Spiral wound with inner ring (Graphite).Gasket : Material Spiral wound with inner ring (Graphite).3 bar for Seat.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Dinyatakan dalam gambar perencanaan. : 56.Gasket (Graphite). maka seluruh jenis katup (valves) seperti . .Steam/ Pin : Material baja stainless (Stainless Stell).Hand Wheel .

34 dan NFPA 20. ANSI B16.5. ANSI B16. Astam. Kitz. suatu terminal (peralatan) tempat dimana badan pemadam kebakaran memompakan air kedalam jaringan sistem hydrant sebagai supply tambahan atau cadangan. Air Relief valve (ARV) untuk melepaskan udara yang terperangkap pada jaringan pelepasan dan penempatannya pada jaringan pelepasan tertinggi dan terjauh. terdiri dari . Torcend. PSV type lever body dari bahan Alloy Stell (ASTM A217) harus mempunyai rating test 20 bar atau 290 psi sesuai standard JIS-16 K.5. SNI 03-6570-2001. - Pressure Safety Valve (PSV) disebut katub pengaman tekanan yang secara otomatis dapat menormalkan kembali tekanan pada pipa header. SII 0344-82.34 dan NFPA 20. Viking. Kane. SII 0344-82. Pressure Reducing Valve (PRV) disebut katub penurun tekanan yang dapat menurunkan tekanan berlebih pada riser pelepasan utama. SNI 036570-2001. Produksi : Setara Watts. SII 0344-82. Hisec. type Double air valve dan dilengkapi Manometer harus mempunyai rating test 20 bar atau 290 psi sesuai standard JIS-16 K. ANSI B16.10. ANSI B16.116 - . Untuk itu katub ini akan membuka dan mengeluarakan udara dari jaringan pipa bila kolom udara dalam pipa telah mencapai katub ini dan akan menutup bila udara telah tersalurkan keluar. : Diameter ≥ 2” (50 mm) + sepasang Produksi : Setara Toyo. ANSI B16. maka udara akan terperangkap pada tempat-tempat tertentu didalam jaringan pipa sehingga dapat mengganggu jalannya arus air. SNI 03-6570-2001.Ukuran flange. Mizu.10.10. d. Pada sambungan kebakaran ini tidak diperkenankan terdapat katub-katub penutup (shut off valve) tapi sebaliknya suatu katub anti balik (check valve) . ANSI B16.5. Katup Kontrol Dan Katub Relief.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ . ANSI B16. Fip. Bila kemudian pompa-pompa kebakaran dioperasikan. PRV type Siro AP Piloted dilengkapi Manometer harus mempunyai rating test 20 bar atau 290 psi sesuai standard JIS-16 K. Yositake. ANSI B16. ANSI B16. Siamesse Connection (Sambungan Pemadam Kebakaran) Two Way Type (100x65x65).34 dan NFPA 20. - e.

dan lampu tanda. harus mempunyai pressure rating 175 psi sesuai dengan FM. f.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ harus dipasang pada tempat sedekat mungkin dengan siamesse connection untuk mencegah air justru keluar dari jaringan sistem hydrant. Pressure Gauge. suhu operasi -10 s/d 50 °C. Condor.hg. dan 1 ½”. Produksi : Setara Dover. Blue White.75 mm dengan sambungan flens. bentuk Diaphragm Gauge dengan satuan Bar. Yamamoto. bentuk Diaphragm Gauge dengan satuan in. 1½” bahan brass chroom plated.5.117 - . Produksi : Setara Fanal. Indoor type cabinet meliputi : . Vacum Gauge. II. jenis . g. 1½”. Condor.Hose nozzle : Dia.Bahan : Steel plat dicat merah lengkap dgn tulisan petunjuk. ukuran dia. Hydrant Pillar Hydrant pillar harus memiliki working pressure 10 bar (Kg/Cm2).75 mm dengan sambungan flens. B. Ex-USA (America).Ukuran : 125 x 80 x 20 cm . B. 2 ½”. Flow Meter Flow meter atau flow measuring system yang dipergunakan jenis Gerand dan atau Eagle Eye Meter atau Dieterich fire pump test meter.A B. dan NFPA 20. Nagano. speaker (alarm bell).4. lubang pipa dia. ukuran dia.3. Break glass switch yang dilengkapi outelet emergency telepon. . . Perruno.Hose rack : Cast iron dilapisi bronze.Hose : Panjang 30 m. hydraulic pressure 20 bar. Outdoor Hydrant Box Fire hydrant box dari jenis pemasangan didinding yang kontruksinya dari plat baja dengan tebal tidak kurang dari 2. SNI 03-6570-2001. suatu peralatan intrusmentasi bekerja berdasarkan hidrolik untuk pengukur tekanan pada sisi suction dan sisi discharge. Produksi : Setara Fanal. . suatu peralatan intrusmentasi bekerja berdasarkan hidrolik untuk pengukur tekanan negatif (Vacuum) pada sisi suction dan sisi discharge. bahan cast iron yang di finis phthalic resin coating dengan perwarna anti corroive paint dan type two way (100 x 65 x 65). suhu operasi -10 s/d 50 °C.3 mm dan dicat oven berwarna merah serta dilengkapi dengan sparing peralatan fire alarm seperti . Produksi : Setara Zeki. dia. bahan linen / kanvas. Produksi : Setara Zeki. Nagano. Perruno. Yamamoto.

Produksi : Setara Zeki. NFPA 20. Perruno. dia.Hose . dan bersertifikat UL-USA atau UL-Canada dan FM. bahan linen / kanvas.Hose nozzle smooth bore. Produksi : Setara Yamato. Produksi : Setara Zeki.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ smooth bore. jenis . Pemadam Api Ringan (PAR) PAR yang harus digunakan dari bahan serbuk kimia multipurpose dry chemical (ABC Fire) yakni NH4H2PO4. memiliki pressure 20 Kg/Cm2 dan ditempatkan dalam kotak panel terpasang didinding. dimana harus mempunyai kapasitas nominal dalam liter per menit (LPM) atau gallon per menit (GPM) dan harus pada tekanan nominal neto 2. B.Angle valve / Landing Valve : Dia. 1½” & 2½” lengkap dengan coupling. Fire hydrant box yang harus sesuai dengan standar SII dan NFPA. : Panjang 30 m.7 bar (40 psi) atau lebih (untuk jelasnya lihat Tabel 2. B.8. Perruno. Appindo. : Dia. Break glass switch yang dilengkapi outelet emergency telepon.Hose rack .6. Fire Hydrant Box (Fire Hose) . tabung dari bahan iron stell. 1½”.118 - . Pompa utama kebakaran yang dimaksud diatas harus sesuai dengan standar SNI 03-6570-2001.Optional Fire hydrant box dari jenis pemasangan didinding yang kontruksinya dari plat baja dengan tebal tidak kurang dari 2. lubang pipa dia. 2 ½”. dan lampu tanda. .Ukuran . 1½” bahan brass chroom plated. Pompa utama kebakaran (Electric Hydrant Pump) Electric Hydrant Pump dari jenis Horizontal Split Case atau pompa sentrifugal yang harus memiliki rancangan Impeller antara bantalan-bertingkat tunggalSplit Case Axial.3.7. B. Pompa-Pompa Hydrant a. dan 1 ½”.3 mm dan dicat oven berwarna merah serta dilengkapi dengan sparing peralatan fire alarm seperti .Bahan : Steel plat dicat merah lengkap dgn tulisan petunjuk. terlampir). Chuub. : 125 x 80 x 18 cm : Cast iron dilapisi bronze. Indoor type cabinet meliputi : . . speaker (alarm bell). Outdoor hydrant box yang harus sesuai dengan standar SII dan NFPA.

Harus memenuhi besaran pada Tabel 6.ASTM A48 Class 35A. kondisi Head harus mempunyai nilai rentang dari minimum 65 % sampai maksimum sedikit di bawah Head nominalnya. terlampir. • Ball Bearing : seluruhnya Baja Hardened (Hardened Steel) • Anti-Rotation Pins : Baja Stainless (Steinless Steel) – 302. SPP.119 - . Sehingga memiliki kemampuan Head pada kondisi menutup akan mempunyai nilai rentang dari minimum 101 % sampai maksimum 140 % dari Head Nominal dan pada Kapasitas kondisi tidak kurang dari 150 % kapasitas nominalnya. • Body Pompa : Besi tuang (Cast Iron) . Ulc). antara lain .SAE 4140.5. • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) . menunjukkan bentuk performance kurva ekstrim (yang landai). NFPA 20. • Putaran : ≥ 2850 rpm. Semua motor listrik harus mampu (sesuai dengan rating) bekerja terus menerus. Produksi : Setara Fairbanks Morse. Data Horizontal Split Case Fire Pump : • Liquid temp. Kapasitas motor listrik dalam daya kuda (HP) harus sedemikian sehingga arus motor listrik maksimum pada setiap phasa pada setiap kondisi beban pemompaan dan ketidak seimbangan tegangan harus tidak melebihi arus beban penuh motor dikalikan .ASTM B584 Alloy 875. : ≥ 85 °C. • Deflector : Rubber • Common Base : Painted Steel Standar SNI 03-6570-2001. • Coupling : Packed type (UL. bersertifikat UL-USA atau UL-Canada dan FM. Transient motor listrik harus terkoordinasi dengan ketentuan Pemutus Tenaga (MCCB) untuk menjegah gangguan Tripping yang mengganggu dari alat proteksi kontrol motor listrik. Patterson.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Kinerja pompa harus mempunyai bentuk kurva Kapasitas-Head yang berbeda untuk nilai nominal yang diberikan. • Impeller : Perunggu (Bronze) . ITT A-C Pump.1. Motor listrik sebagai penggerak pompa utama kebakaran harus memenuhi standar yang berlaku dan harus teruji secara khusus untuk melayani pompa kebakaran.1. • Bearing : All besi tuang (Cast Iron) – ASTM A48 Class 25A.

ASTM B584 Alloy 875. Pompa jockey dari jenis Vertical In-Line atau pompa sentrifugal yang harus memiliki rancangan Impeller menggantung-bertingakatsatu disambung terpisah-in line-kopling fleksibel. Harus sesuai dengan Standar SNI 03-6570-2001. b. • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) . NFPA 20. menunjukkan bentuk performance kurva ekstrim (yang landai). • Impeller : Perunggu (Bronze) . SNI 04-02252000..15. Patterson. Kinerja pompa harus mempunyai bentuk kurva Kapasitas-Head yang berbeda untuk nilai nominal yang diberikan. Produksi bawaan pompa : Setara Fairbanks A-C Pump Morse.3. bersertifikat UL-USA atau ULCanada dan FM. • Casing Wear Ring : Perunggu (Bronze) . Pompa Pacu (Jockey Pump) Pompa pacu yaitu pompa yang mempertahankan tekanan dibutuhkan untuk mempertahankan keseragaman tekanan pada sistem proteksi kebakaran. kondisi Head harus mempunyai nilai rentang dari minimum 65 % sampai maksimum sedikit di bawah Head nominalnya. Sehingga memiliki kemampuan Head pada kondisi menutup akan mempunyai nilai rentang dari minimum 101 % sampai maksimum 140 % dari Head Nominal dan pada Kapasitas kondisi tidak kurang dari 150 % kapasitas nominalnya.120 - . ITT . artinya kapasitas nominalnya harus pada rating 6 sampai dengan 10 % dari kapasitas nominal pompa utama kebakaran sebagaimana ditunjukkan oleh gambar perencanaan.ASTM A48 Class 30.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ dengan faktot kerja. Pompa jockey harus mempunyai kemampuan dalam menambah laju kebocoran yang diijinkan di dalam 10 menit atau 3. terlampir). : ≥ 85 °C.7 bar (40 psi) atau lebih (untuk jelasnya lihat Tabel 2. • Putaran : ≥ 2850 rpm. Pompa jockey yang dimaksud diatas harus sesuai dengan standar SNI 036570-2001 dan NFPA 20. • Coupling : Packed type (UL. dimana harus mempunyai kapasitas nominal dalam liter per menit (LPM) atau gallon per menit (GPM) dan harus pada tekanan nominal neto 2. Data Vertical Multistage Centrifugal Fire Pump : • Liquid temp. PUIL 2000. SPP. • Body Pompa : Besi tuang (Cast Iron) .ASTM B584 Alloy 875. Ulc) .8 lpm yang mana lebih besar.SAE 4140. artinya factor kerja maksimum untuk mana motor dipergunakan adalah 1.

Sehingga memiliki kemampuan Head pada kondisi menutup akan mempunyai nilai rentang dari minimum 101 % sampai maksimum 140 % dari Head Nominal dan pada Kapasitas kondisi tidak kurang dari 150 % kapasitas nominalnya.15.3.1. Produksi bawaan pompa : Setara Fairbanks Morse.121 - .Kapasitas motor listrik dalam daya kuda (HP) harus sedemikian sehingga arus motor listrik maksimum pada setiap phasa pada setiap kondisi beban pemompaan dan ketidak seimbangan tegangan harus tidak melebihi arus beban penuh motor dikalikan dengan faktot kerja. antara lain . SPP. dimana harus mempunyai kapasitas nominal dalam liter per menit (LPM) atau gallon per menit (GPM) dan harus pada tekanan nominal neto 2. SNI 040225-2000.1. NFPA 20. menunjukkan bentuk performance kurva ekstrim (yang landai).Harus memenuhi besaran pada Tabel 6. terlampir). . ITT Pump . SPP. terlampir. A-C Motor listrik sebagai penggerak pompa jockey (Pacu) harus memenuhi standar yang berlaku dan harus teruji secara khusus untuk melayani pompa kebakaran. A-C Pump . artinya factor kerja maksimum untuk mana motor dipergunakan adalah 1.Transient motor listrik harus terkoordinasi dengan ketentuan Pemutus Tenaga (MCCB) untuk menjegah gangguan Tripping yang mengganggu dari alat proteksi kontrol motor listrik. . Diesel Hydrant Pump dari jenis Horizontal Split Case atau pompa sentrifugal yang harus memiliki rancangan Impeller antara bantalan-bertingkat tunggal-Split Case Axial. UL-USA atau UL-Canada dan FM. Pompa kebakaran diesel (Diesel Hydrant Pump). Patterson. ITT c.Semua motor listrik harus mampu (sesuai dengan rating) bekerja terus menerus.7 bar (40 psi) atau lebih (untuk jelasnya lihat Tabel 2. . NFPA 20. Patterson. . kondisi Head harus mempunyai nilai rentang dari minimum 65 % sampai maksimum sedikit di bawah Head nominalnya. NFPA 20. . Produksi : Setara Fairbanks Morse. bersertifikat UL-USA atau UL-Canada dan FM.5.Harus sesuai dengan Standar SNI 03-6570-2001. . PUIL 2000. Pompa utama kebakaran yang dimaksud diatas harus sesuai dengan standar SNI 03-6570-2001.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ • Common Base : Painted Steel Standar SNI 03-6570-2001. Kinerja pompa harus mempunyai bentuk kurva Kapasitas-Head yang berbeda untuk nilai nominal yang diberikan.

(UL. yakni Underwriters Laboratories Inc. Diesel engine sebagai penggerak Pompa pemadam kebakaran harus diuji secara spesifik oleh Laboratorium penguji untuk melayani pompa kebakaran. • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) .61 inch Hg) dan temperatur udara 25 °C pada ketinggian kurang lebih 91. Ulc). . • Putaran : ≥ 2850 rpm. UL-USA atau ULCanada dan FM.ASTM A48 Class 35A.Nilai nominal motor bahan bakar harus berdasarkan kondisi standar Society Of Automotive Engineers (SAE). Produksi : Setara Fairbanks Morse. harus dapat diterima.ASTM B584 Alloy 875. dilakukan lewat pengujian di Laboratorium yang diakui.122 - . antara lain . NFPA 20. harus mempunyai kemampuan daya kuda untuk melayani gerakan pompa kebakaran tidak kurang dari 10 % lebih besar dari daya kuda rem maksimum dibutuhkan pompa . . yaitu pada tekanan 752. ULc). : ≥ 85 °C. . Pompa ini digerakan dengan penggerak Diesel Engine. • Body Pompa : Besi tuang (Cast Iron) .4 m (300 ft) diatas permukaan laut. • Impeller : Perunggu (Bronze) . • Bearing : All besi tuang (Cast Iron) – ASTM A48 Class 25A. • Coupling : Packed type (UL. motor bahan bakar yang berada di luar rentang daya dan tipe motor bahan bakar yang teruji. • Ball Bearing : seluruhnya Baja Hardened (Hardened Steel) • Anti-Rotation Pins : Baja Stainless (Steinless Steel) – 302.1 mm kolom air raksa (29. • Deflector : Rubber • Common Base : Painted Steel Standar SNI 03-6570-2001. dimana motor bahan bakar yang menggunakan percikan nyala (Busi) tidak diperkenankan untuk digunakan.Dalam hal khusus.SAE 4140.Nilai nominal daya kuda teruji dari motor bahan bakar yang di uji di laboratorium penguji dengan kondisi standar SAE.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Data Horizontal Split Case Fire Pump : • Liquid temp.

Motor diesel setelah dijalankan minimum 4 jam. Exhaust Protection : Metal Guards on Manifolds & turbocharge. . maka untuk setiap kenaikan 5. pengurangan daya kuda nominalnya sebesar 1 % harus dibuat. Air Cleaner : Direct mounted. 4 Stroke Cycle dengan pendingin Water Coolent Pump (Tanpa Radiator) harus menyebutkan..Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ - - - pada setiap kondisi beban pompa. Rotation : Clockwise (CW) standard.intake & Exhaust : 1 & 1.(L) : ….4 m (300 ft). e. Untuk motor diesel yang berada pada temperatur udara luar diatas 25 °C. k.(mm) : …. Ignition Type : Diesel (Compression). Pengurangan sebanyak 3 % dari daya kuda nominal motor bahan bakar pada kondisi standar SAE harus dibuat untuk motor diesel yang dipasang pada ketinggian 305 m (1000 ft) diatas 91. Alternator : 12V-DC.123 - . lengkap Belt guard. Engine Crankcase Vent System : Open. Wiring Diagram : …. g. j.0 : 1 h. 4 Stroke Cycle. ULc Approved”. o. m. Displacement – in3. 42 Amps. Data Diesel Engine yang digunakan dari jenis In-line Construction. Engine Type : In-line Construction. Washable. Compression Ratio : 17. CAT.. Indoor service. Valve per cylinder . d. l. Bore and Stroke – in. p. Number Of Cylinders : …. i. Engine Manufacture : ………… (setara Detroit. c. Rating BHP/ kW : Menyebutkan “FM. n. antara lain . b.. Aspiration : Turbocharged. UL. f. x …. harus mempunyai daya kuda nominal sama atau lebih besar dari daya kuda rem yang dibutuhkan untuk menggerakkan pompa pada kecepatan nominalnya dibawah setiap kondisi beban pompa.6 °C (10 °F) menurut koreksi kondisi standar SAE. Cummins). a. q. Installation Drawing : ….

. u. Oil Pressure & two (2) Volmeter.#3. • Water Pump : Poly-Vee belt drive lengkap dengan guard. • Junction Box : Integral with instrument panel . Cummins. • Lube Oil Pump : Gear drive.A. Flywheel Power Take Off : 11. Speed : Constant speed. • Fuel Injection System : Stanadyne Direct Injection. • Throttle Control : Adjustable speed control tamper proof.E. Hourmeter. Gear type. . • Fuel Filter : Primary filter w/priming pump. Mechanical. • Run Solenoid : 12 V-DC Energized to run. • Instrument Panel : English & Metric.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ r.Flexible Joint pada sisi section dan discharge pompa. • Staters : Two (2) 12 V-DC. Engine Half ………. Tachometer.Gate valve pada sisi section dan discharge pompa. • Lain-lain. • Run-Stop Control : On instrument panel lengkap dengan ctrol position warning light. t. • Lube Oil Filter : Full flow w/By-pass valve. • Overspeed Control : Electronic w/reset & test on instrument panel. for DC wiring interconnection to Engine controller. Coupling : Falk coupling.. Flywheel Housing : S.Strainer pada sisi section pompa. • Governor. NFPA 20. Water Temperature. Battery Charger dilengkapi dengan AMF (Automatic Mains Failure) Module. Harus sesuai dengan standar SNI 03-6570-2001. Produksi : Setara Detrit Clarke. • Raw Water Solenoid Operation : Automatic from engine controller & from instrument panel.124 - .Check Valve pada sisi section pompa. • Lube Oil Cooler : Engine water cooler plate type. Caterpillar. Fuel Connections : Fire resistant flexible supply & return lines.5” SAE Industrial Fly-Wheel connection. bersertifikat UL-USA atau UL-Canada dan FM. s. Seluruh dari group pompa hydrant harus dilengkapi dengan : . . .

Masing-masing sumber daya listrik dilengkapi dengan kWH-Meter.Pressure Safety Valve (PSV). sumber listrik utama dan cadangan (bilamana sumber PLN padam) akan beroperasi otomatis interlog atau automatic tranfer switch (ATS). . Instalasi Kelistrikan A. 50 Hz dan sumber daya listrik cadangan diesel generator set dengan sistem tegangan rendah 400/230Volt. bangunan masjid. 50 Hz. selanjunya di transformasikan menjadi 400/230 Volt.Peredam getaran untuk alas pompa. Seterusnya dengan sistem tegangan rendah 400/230 V. 50Hz. 5.Pressure Safety Valve (PSV). Pos Jaga. . Sumber daya listrik tersebut untuk melayani kebutuhan beban listrik untuk bangunan utama.3.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ . . selanjutnya di distribusikan keseluruh jenis beban listrik melalui Panel distribusi yang dinamakan Panel Utama. 50 Hz. klinik. Sumber listrik utama tegangan 20 kV dengan melalui Medium Voltage Distribution Panel (MVDP) akan di-proteksi (di-amankan) dengan unit Ligthning Arrester yang terdapat pada panel arrester.1. sebagai berikut . pool dan bengkel. .Pressure Reducing Valve (PRV). dan Penerangan Jalan Komplek. bangunan gereja. Uraian Teknis Pekerjaan Elektrikal 5. .Panel Power dan Kontrol sesuai dengan bawaan pompanya.Air Relief valve (ARV). Kelengkapan pada riser pelepasan system kombinasi hydrantdan sprinkler. sebagai berikut . kelas. . Kelengkapan pada riser pelepasan system hydrant. mess perwira. 50 Hz dengan transformator (Trafo) Stap-Down 20 kV/400-230 V. sport hall. engine hall. bangunan Utilitas MEP.Air Relief valve (ARV).125 - . . sehingga dapat menghindari “loop” pada jaringan listrik tegangan menengah 20 kV.3. Sistem Sumber daya listrik berasal dari penyambungan sumber daya listrik utama PLN dengan sistem tegangan TM/TM 20 kV. kantin.Pressure gauge (Pengukur tekanan) untuk suction dan discharge. Aula Pertemuan. .Pressure Reducing Valve (PRV). Efek sambaran petir (Arus Petir) berupa kenaikan tegangan akibat medan . dormitory.

50 Hz distristribusikan melalui Sub Distribusi Panel (SDP) PLN disambungkan ke seluruh unit-unit kWh-meter Rumahnya. 50 Hz langsung di sambungkan ke unit-unit kWh-meter pada bangunan Rumah Dinas (Type-45. Shielding & Equipotensialisasi untuk menghindari “Loop” pada jaringan sistem listrik. sumber daya listrik utama PLN dengan sistem tegangan TR/TR 400/230 Volt. III.1. b. Transformator (Trafo) Dinyatakan dalam gambar perencanaan. Data Tansformator 20 kVolt/400-230 Volt. Maksimum suhu keliling <= 40 °C dengan suhu rata-rata 30 °C. bahwa sistem kelistrikan yang dijelaskan diatas merupakan pendistribusian daya listrik dengan jaringan distribusinya sampai ke beban listrik menggunakan sistem radial yang mempunyai pengamanan dan keandalan yang bertingkat. 50 Hz a. Berdasarkan uraian diatas. harus buatan pabrik dalam negeri. maka sangat diperlukan pengamanan internal dengan menggunakan Lightning Arrester. bahwa Transformator (Trafo) jenis stap-down dengan tegangan kerja 20 kV/400-230 V. sehingga dapat menghindari “loop” pada jaringan listrik tegangan Rendah 400/230 Volt. memiliki jenis pemasangan di dalam (in door) ruangan. dengan pendingin minyak shell Diala B (sesuai standar PLN). 50 Hz. 50Hz tidak mem-back up kebutuhan daya listrik bangunanbangunan diatas. Bahan Dan Material B. Kontruksi Trafo : Inti Trafo. Betuk gelombang tegangan sinusoidal & simetris untuk supply 3 phasa. terbuat dari colled rolled grain oriented silicon steel sheet .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ magnet dan medan listrik (Kuat Medan Elektrostatis) akan merusakkan jaringan sistem listrik dan peralatan listrik yang sensitif. Sumber listrik utama tegangan 400/230 Volt dengan melalui Low Voltage Main Distribution Panel (LVMDP) akan di-proteksi (di-amankan) dengan unit Ligthning Arrester. dan dilengkapi dengan RIS Protection Relay dan monitiring device. B. Type-100 dan SchoolStaff). Sumber daya listrik berasal dari penyambungan sumber daya listrik utama PLN dengan sistem tegangan TR/TR 400/230 Volt. Kondisi kerja Trafo : Ketinggian maksimum 1000 meter diatas permukaan laut. 50 Hz.126 - . Type70. Type-54. kelompok sektor Dyn5 (disesuaikan dengan PLN daerah setempat). Sumber daya listrik cadangan diesel generator set dengan sistem tegangan rendah 380/220Volt.

Ohm.019-1985/a. inti ini dijepit dengan kuat sehingga terjamin kekuatan mekanik dan mengurangi getaran serta tingkat kebisingan.Tegangan Primer : 20 kV. Kebocoran pengelasan harus dites denga tekanan 0. a) Name Plate (pelat nama) lengkap dengan diagram hubung belitan.3 Bar selama 15 menit. Perlengkapan Standar Trafo . Karakteristik Trafo (harus sesuai SLI. . b) Gelas penduga level minyak. i) Pengaman dengan DGPT-2 atau RIS dan Buchholz Relay. f) Kuping pengangkat.127 - . yang terdiri dari primer dan sekunder terbuat dari PVF enamel kawat tembaga persegi berisolasi kertas atau lembaran foil winding.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ - - - - dengan rugi-rugi sangat rendah membentuk rangkaian magnetik tertutup. Setiap lapisan kumparan diberi isolasi dari kertas A (105 °C) atau kelas yang lebih tinggi sehingga mempunyai kekuatan dielekrik dan mekanik yang kuat dan harus dapat menahan tegangan impuls (tegangan lebih). . terbuat dari pelat baja tahan karat dan panas (mild steel plate) yang dilas dengan kuat agar dapat menahan gaya yang terjadi saat trafo dioperasikan. c. e) Kran penguras minyak.Highest voltage of primary windings : 24 kV. Tanki. j) Roda yang dipasang pada alas Transformator. Tutup Tanki. d) Lubang pengisian minyak yang diberi tutup. Tangki ini diberi sirip pendingin (radiator) yang mengelilingi tangki dengan jarak yang sama. c) Dial Thermometer dengan kotak. Kumparan Trafo. dijepit menjadi satu yang disebut bagian aktif trafo harus dipanaskan dan dikeringkan dalam oven pengering vacuum sampai tahanan isolasinya melebihi 200 M. . h) Kommunitor (Tap Changer).Tegangan Sekunder (No load) : 400/231 V. g) Bushing tegangan tinggi dari elastimod dan bushing tegangan rendah dengan kotak pengaman. Inti Dan Kumparan Disatukan. yaitu sama dengan 3 s/d 10 kali tekanan lebih yang ditimbulkan dalam tangki dengan cairan yang digunakan adalah air dengan campuran serbuk fluerescent sehingga dapat langsung diketahui letak kebocoran dan dpat langsung di las kembali. dari type conservator diberi packing neoprene untuk menjamin kekedapan air dan udara luar seminimum mungkin.009 dan IEC-76) : .

Panel MVDP. diantaranya rel vertical. rel simetris horizontal. Temperature insulation class : A ± 105 °C.oil temperature rise at the top of the tank (hermatically sealed) : 60 °C. rel DIN simetris horizontal. Panel Tegangan Menengah (MVDP) Dinyatakan dalam gambar perencanaan.Suhu ruangan 16 s/d 40 °C. B. Applied voltage test : 50 kV. . Kondisi kerja MVDP : . tersedia accessories berbagai fungsi dan ukuran.Ketinggian maksimum 1000 meter diatas permukaan laut. Produksi : Setara Unindo. . . . Vector group : Dyn5 (sesuai dengan PLN Balikpapan).2. .Pemutus beban tidak dapat dimasukkan jika saklar pembumian tertutup atau saklar pembumian tidak dapat dimasukkan jika pemutus beban tertutup. Max. terbuat dari stainless steel dengan tebal pelat tidak kurang dari 2.Indeks Proteksi (IP) 55.Pintu dapat dibuka kekiri atau kekanan yang dilengkapi engsel yang tidak terlihat dari luar dan gasket polyurethane (freme karet penguat) serta sudut buka hingga 130 derajat. Kontruksi MVDP dan Panel Arrester : .Kelembaban ruangan 80 s/d 100 %.128 - . dimana pengoperasian-nya dengan manual atau mekanik. a.Pelindung komponen panel dengan plat transparan terbuat dari fiberglass.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ - Impuls withstand of primary windings : 125 kV. . . b.Memiliki plinth untuk memberikan isolasi dengan bumi. Cooling type : Sirip (Onan). Max. Voltage tappings : ± 2 % . Insulating medium : Oil.30 mm yang berukuran standar sehingga dapat ditukar-tukar bagian-bagiannya serta dapat diperluas dengan mudah dan masing-masing lemari terpisah satu sama lainnya dengan pelat pemisah serta di cat oven. bahwa Panel tegangan menengah 20 kVolt dan Panel Arrester 20 kVolt dari type metal enclosed switchgear dan controlgear untuk pemasangan di dalam (Indoor). ± 5 %. isolator dan lainlain. Trafindo. .temperature rise of windings : 65 °C. IP 55.

129 - . : 145 kV. 1 menit . : 50 kV DC. * Netral : Biru.Power frequency with stand voltage 1 menit .Implus with stand voltage across the isolating distance . : 50 Hz. yakni lemari pertama untuk penempatan 3 unit arrester 20 kV-1 phasa. Karakteristik MVDP : .kuning. kuning dan hitam. Busbar harus di isolasi berwarna sesuai kode warna PUIL 2000 . * Phasa : Merah. : 20/24 kV. lemari kedua untuk 1 unit Switch Disconector (saklar pemisah) type SF6-LBS tanpa fuse sebagai incoming dari PLN-20 kV yang dilengkapi dengan 1 unit saklar pembumian yang beroperasi secara interlog.Tegangan kerja .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ - - - Pintu lemari tidak dapat dibuka bila pemutus beban tertutup dan saklar pembumian terbuka dan atau pintu lemari tidak dapat ditutup bila pemutus beban terbuka dan saklar pembumian tertutup. yakni dengan lampu tanda maupun indikator lainnya.Breaking capacity for no-load line .Implus with stand voltage to earth and between poles.Voltage tests (50 Hz) 1 menit .7) and ring circuits .Frekwensi kerja .Breaking capacity for active circuit (Cos ϕ = 0. Pengoperasian pemutus beban dan saklar pembumian dapat dilakukan se-sederhana mungkin dan beroperasi secara interlogmekanik. - - c. : 125 kV. : 400 A. dan lemari ketiga untuk 1 unit Circuit Breaker Disconector (pemutus beban) type SF6-LBS dengan fuse sebagai out-going ke sisi primer trafo yang dilengkapi dengan 1 unit saklar pembumian yang beroperasi secara interlog. Pengamatan untuk posisi pemutus beban dan saklar pembumian dapat dilakukan tanpa membuka pintu lemari panel MVDP. * Ground : Hijau .Rated short-time with stand current 50 Hz.Breaking capacity for no-load trafo . 50 Hz. : 50 kV. : 16 kV. Panel MVDP terdiri dari 3 (tiga) lemari. 1 detik . : 16 kA.

Bila pengoperasian dengan motor penggerak. b) Rating current switch : 400 A.24 kVolt untuk pemasangan di pit trench cable dan .5∼36 kVrms. Unindo.Dinyatakan dalam gambar perencanaan. MG. 10 sec. d.24 kVolt untuk pemasangan didalam tanah dan N2XSY . bahwa Unit Lightning Aresster mempunyai bagian-bagian antara lain . • Insulation withstand test voltage. Siemen. bahwa Kabel distribusi tegangan menengah 20 kV adalah jenis N2XSEFGbY . • Insulation withstand test voltage.Switch Disconector jenis SF6-LBS tanpa Fuse dan dengan Fuse sesuai item c diatas. . • Block Electrode Disconector height adjuster yang menghubungkan Earth Terminal bagian bawah dengan Line Terminal bagian atas dan block ini berbentuk selinder crystalline particles dan atau Alumina Porselain dari bahan Zinc Oxide (ZnO) yang menjamin kekuatan anti konduksi. Kabel Tegangan Menengah Dinyatakan dalam gambar perencanaan. • Insulation withstand test voltage.130 - . maka peralatan kontrol harus dilengkapi dengan back-up battrey jenis nicad free maintenance untuk pengoperasian seluruh panel MVDP dengan kemampuan bilamana terjadi kegagalan operasi sebanyak 3 (tiga) kali. Nihon Hiraiki Kogyo. B. Making capacity : 40 kA. 1 min. Komponen Panel MVDP 20 kVolt Dan Panel Arrester 20 kVolt .Dry test = 42∼70 kVrms. • Rating Voltage 21∼24 kVolt. Sesuai dengan standar IEC 994-4 (1991). Produksi : Setara Unindo. Besaran arus a) Bus bar : 630 A. daya tahan panas dan tidak dapat rusak kerena aliran voltasi (Impulse Voltage). guncangan (Vibration) dan lain-lain. Produksi : Setara Sorester. • Insulator Porselain sebagai pembungkus insulator housing. • Insulator Housing sebagai tempat beroperasinya block electrode disconector dari bahan syntactic rubber sehingga tertutup dengan sempurna.3. Power Hz = 31. SNI dan LMK.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ - - and cable : 25 kV. AEG.Wet test = 36∼60 kVrms.

bahwa Kabel distribusi tegangan rendah adalah jenis NYFGbY . dan 18 kA. IP 55 dan jenis inbow waterproof (PVC High Impact) dengan pintu transparan. dan IEC 947-2. MCB 1 phasa. PLN. 15 kA. 10 kA. OniRack. LMK. OniPanel. JapaPanel. Merlin Gerin. antara lain . jenis pemasangan dilantai (standing mounted enclosed) yang kontruksinya dari plat baja dengan tebal plat 2 mm dan dicat oven. 25 kA. Hager. SPLN 43-5. LMK. Produksi : Setara Metosu. Panel Tegangan Rendah Dinyatakan dalam gambar perencanaan. 3 phasa. AEG. B. PLN. PLN. b) Automatic Tranfer Switch (ATS) atau sistem tukar (Interloc).131 - . Voksel. Komponen Panel Dinyatakan dalam gambar perencanaan.6/1 kVolt untuk pemasangan di atas plafon (udara) harus telah memenuhi persyaratan SNI 04-2701-1992. Kabelindo. B. a) Pemutus tenaga MCCB.0. bahwa Rak kabel yang dipakai untuk penempatan jalur kabel distribusi dan instalasi harus menggunakan jenis cable ladder yang terbuat dari Plat Mild Steel dengan finishing Hot Dip Galvanis dan telah dilapisi anti karat (zink chromate) dan sesuai persyaratan PUIL-2000. . Kabel Tegangan Rendah Dinyatakan dalam gambar perencanaan. 36 kA. bahwa Box panel listrik ada 3 jenis. 45 kA.4.7.6/1 kVolt untuk pemasangan di-dalam tanah dan NYY . IP 54 serta memenuhi persyaratan PUIL-2000. yaitu jenis pemasangan didinding (wall mounted enclosure). Kabelmetal. B. ABB.1986. Produksi : Setara Simetri. LMK.5. PUIL-2000. Kabelindo. Produksi : Setara Supreme. PUIL2000. B. 8 kA dan 5 kA yang telah memenuhi persyaratan SPLN 108/SLI 175/IEC 989. Kabelmetal. Produksi : Setara Terasaki. IEC 502-1983. Produksi : Setara Supreme.0. pemutus tenaga mini MCB. PLN. dan 8 kA. Hansel.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ di rak kabel (udara) harus telah memenuhi persyaratan.6. 3 phasa. Rak Kabel Dinyatakan dalam gambar perencanaan. SIER. SPLN 43-1 198. Voksel. bahwa komponen panel utama banyak ragamnya. Nobi. LMK.

Merlin. Produksi : Setara Nokian. yaitu jenis kering (Metallized Polypropylene Film) yang bias memperbaiki kerusakan sendiri dan memiliki ketentuan-ketentuan. 4 pole.5 % s/d + 10 %. ABB. antara lain . e) Blocking Reactor (Detuned Filter) Blocking reactor harus dari material kumparan tembaga jenis Polyeter Resin yang pencetakannya dalam keadaan Vakum dan tekanan tinggi dengan thermal resistance 150 °C. ∗ Rating Voltage : 525 Volt.3 x In). PUIL2000. Produksi : Setara Stomberg. ∗ Protection class : IP 42. ABB Fuse Links dari jenis HRC Fuse/phasa. AEG. ∗ Sistem Koneksi : 3 phasa. AEG. LMK. Harus memenuhi standar IEC 831-1. ∗ Discharge time to 50 V : < 60 detik. ∗ Rating Frequency : 50 Hz. Littelfuse. PUIL2000. Produksi : Setara Terasaki. d) Kapasitor Bank Kapasitor harus dari jenis Self Healing Dry Type. ∗ Continuous over current : 30 % (1. ∗ Temperatur category : -40 °C s/d 50 °C. 50 kA) dilengkapi mekanisme motor yang sama sehingga bisa beroperasi secara otomatis dan sistem interlok mekanis dan elektris mencegah kedua pemutus tenaga menutup secara serentak walaupun hanya sesaat. ∗ Toleransi kapasitas : .132 - . 100 kA dengan rating voltage 500/660 Volt lengkap dengan solid links (dudukan HRC fuse) dengan rating current 1 step diatas rating current HRC Fuse serta harus memeliki alat pencabut HRC Fuse (Fuse Handle) standard SFS 2371. pada sistem 400 (NO Load). ∗ Continuous over Voltage : 10 % (1. dan memenuhi standar LMK. Kedua pemutus tenaga (MCCB. IEC 32 B. ∗ Losses at + 20 °C : < 0.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ c) Satu pelat dudukan sehingga lebih menjamin aspek keamanan dan lebih mudah dalam pemasangan.5 W/kVar.1 x Un). IEC 831-2 (1996). LMK. Delta. ∗ Tingkat Insulasi : 3 kV (power frequency) & 15 kV (Impulse). digunakan untuk melindungi kapasitor bank dari kerusakan akibat kelebihan tegangan atau gelombang arus Harmonic yang terlalu tinggi dan dalam menghindari resonansi serta . dimana semuanya sesuai dengan standar IEC 269-1.

5 & UH5 = UH7 = 5 % Based on Un. ∗ Ambient temperature : 0 °C s/d 40 °C. Ketentuanketentuan lainnya yang harus dipenuhi. dan sebagainya. g) Relay Pengaman yang digunakan antara lain : . ∗ Protection class : IP 23.7 VA. temperatur terlalu tinggi. ∗ Operational sequence : 4 Program regulasi.5 %. PUIL2000. ∗ Ambient temperature : 40 °C. LMK. ∗ Rating Voltage : 400 Volt. antara lain . ∗ Jumlah step automatic : 6 Step. 0. ∗ Separate source test : 3 kV – 1 min. ∗ Accuracy class : 1. kelebihan atau kekurangan tegangan. factor daya terlalu kapasitif atau induktif. f) Automatic Power Factor Regulator (APFR) APFR untuk mengatur step kapasitor secara otomatis yang menggunakan teknologi digital (Microprocessor) yang dipasang langsung pada panel atau rel DIN. kelebihan arus. ∗ Current transformer (CT) : 5A.133 - . koneksi (penyambungan) antar phasa atau phasa – netral yang memiliki ketentuan-ketentuan sebagai berikut . ∗ Rating Frequency : 50 Hz ± 2 % automatic selection. ∗ Rating Frequency : 50 Hz. Harus memenuhi standar IEC 76/3. ∗ Detuning factor : 7 %. ∗ Insulation class : T 40. ∗ Inductance of the reactor : ± 3 % tuning accuracy. Harus memenuhi standar EN 50082-2 & EN 50081-2 EMC. VDE 0532831-2. Produksi : Setara Nokian. ∗ Kontrol & Proteksi : 6 jenis alarm. ∗ Protection class : IP 40 (pada panel) & IP 20 (pada rel DIN).Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ menurunkan presentasi harmonic pada jaringan listrik. LMK. PUIL-2000. Produksi : Setara Nokian. yaitu factor daya rendah. ∗ Harmonic load : UH3 = 0. ∗ Rating Voltage : 230/400 Volt.

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ ∗ ∗ ∗ ∗ ∗ Earth Fault Relay (Rele arus bocor bumi). tegangan kerja 220 V. sensitivitas tegangan sebesar ± 10 % dari tegangan kerja. pengamanan peralatan pada instalasi terhadap tegangan yang semestinya pada sistem tak stabil. sensitivitas tegangan sebesar ± 10 % dari tegangan kerja. tunda waktu selama 0 s/d 1 detik. tegangan kerja 220 V. kontak keluaran 10 A (power faktor = 1). waktu tanggapan selama 200 mili detik. Short Circuit Relay (Rele arus hubung singkat). suhu operasi sebesar -10 s/d 50 °C. 50 Hz. tegangan kerja 220 V.3 detik. 50 Hz.3 A. proteksi terhadap kehilangan salah satu phasa. tunda waktu selama 0. tidak langsung dan api. suhu operasi sebesar -10 s/d 50 °C. Relay Kontrol Tegangan. proteksi terhadap kontak langsung. Under and Over Voltage Relay (Rele turun dan naiknya tegangan). ∗ Relay Kontrol Arus. tunda waktu selama 0. Fase Fault Relay (rele kesalahan phasa).003 s/d 0. suhu operasi sebesar -10 s/d 50 °C. mengaktifkan pengisian batere bila tegangan jatuh di bawah ambang batas. suhu operasi sebesar -5 s/d 55 °C. sensitivitas tegangan sebesar ± 15 % dari tegangan kerja. kesalahan urutan phasa dan ketidakseimbangan beban antar ketiga phasa terlalu besar. 50 Hz. tegangan kerja 220 V. tegangan kerja 220 V. pengamanan peralatan pada instalasi listrik akibat adanya variasi terhadap arus yang semestinya. suhu operasi sebesar -10 s/d 50 °C. 50 Hz. kontak keluaran 10 A (power faktor = 1). dipasang sebagai tambahan terhadap system kontrol dengan kontak keluaran 8 A (Cos ϕ = 1) 250 V. tunda waktu 1 detik. waktu tanggapan selama 200 mili . 50Hz. 50 Hz. proteksi terhadap arus hubungan singkat atau akibat adanya variasi terhadap arus yang semestinya.2 detik. proteksi terhadap turunnya dan naiknya tegangan yang semestinya pada sistem tak stabil. tegangan kerja 220 V. sensitivitas arus sebesar 0.134 - .

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

detik, suhu operasi sebesar -5 s/d 55 °C. ∗ Reverse Power Relay (Rele daya balik), proteksi terhadap adanya daya balik baik dari sumber utama (PLN) maupun sumber cadangan diesel genset sehingga kedua sumber tidak boleh terinterkoneksi walaupun sesaat. Relay-relay pengaman harus sesuai dengan standar PUIL2000, LMK dan IEC. Produksi : Setara Merlin Gerin, AEG, Omron. h) Peralatan Kontrol ∗ Kontrol Stater Motor, untuk kapasitas dibawah 5.000 Watt harus menggunakan sistem Direct On Line (DOL) yang terdiri dari tiga komponen, yakni Breaker, Contactor, Thermal Overload dengan sirkit kontrol tegangan 230 V, 50 Hz dan dilengkapi dengan tombol tekan ON-OFF, lampu tanda untuk start, stop dan fault/kesalahan. ∗ Kontrol Stater Motor, untuk kapasitas diatas 5.000 Watt harus menggunakan sistem Star Delta yang terdiri dari tiga komponen, yakni Breaker, Star Contactor, Delta Contactor, Line Contaktor lengkap dengan kontak blok tunda waktu, Thermal Overload dengan sirkit kontrol tegangan 230 V, 50 Hz dan dilengkapi dengan tombol tekan ON-OFF, lampu tanda untuk start, stop dan fault/kesalahan. ∗ Voltmeter Cam Switch (Saklar Voltmeter) 7 (tujuh) posisi dengan arus thermal 12 A, tegangan kerja 230 V, 50 Hz, ∗ Ammeter Cam Switch (Saklar Ammeter) 4 (empat) posisi dengan arus thermal 12 A, tegangan kerja 230 V, 50 Hz. ∗ Change Over Cam Switch (Saklar Alih) 3 (tiga) posisi (Manual, OFF, Outo) dengan arus thermal 20 A, tegangan kerja 230 V, 50 Hz. ∗ Pushbutton (Tombol Tekan) dengan bentuk bundar sring return, type flush dengan posisi NO, berwarna merah untuk stop dan berwarna hijau untuk start. ∗ Emergency Pushbutton dengan bentuk bundar latching key release dia.40 mm dengan posisi NC, berwarna merah. ∗ Lampu Tanda lengkap dengan lampu type protected Led, tegangan kerja 230 V, 50 Hz, dengan penutup plastik berwarna putih, Hijau, Merah, kuning dan biru. Peralatan kontrol harus sesuai dengan standar PUIL-2000, LMK dan IEC.

- 135 -

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

Produksi : Setara Merlin Gerin, AEG, ABB, Siemens. i) Unit Lightning Arrester R,S,T - phase & Netral, 100 kA, 40kA dan 15kA, 400 V untuk tegangan rendah, harus memenuhi persyaratan DIN VDE 0675 part6 LMK, PLN. Produksi : Setara Phoenix Contect, OBO Bettermann, Merlin Gerin. j) Meter Pengukur ∗ Volt Meter (Pengukur tegangan listrik), kapasitas 1,2 x In continue, kelas 1,5, skala 0-500V, ukuran 144x144 atau 96x96, ketelitian 1,5 %, suhu operasi -10 s/d 50 °C. ∗ Amper Meter (Pengukur arus listrik), kapasitas 1,2 x In continue, kelas 1,5, skala 0-500A, ukuran 144x144 atau 96x96, ketelitian 1,5%, suhu operasi -10 s/d 50 °C. ∗ Frekwensi Meter, Cos Phi Meter, dan lainnya harus berukuran 144x144 atau 96x96, ketelitian 1,5 %, kelas 1,5, suhu operasi -10 s/d 50 °C. ∗ Kilo Watt Meter (kWh-Meter) dari jenis 1 phase dan 3 phase harus sesuai dengan data teknis PLN dan LMK. Meter-meter pengukur sesuai dengan standar LMK, IEC 51. Produksi : Setara Schlumberge, AEG. k) Busbar dan sepatu kabel serta perekatnya (Mur dan Baut) adalah jenis tembaga dengan konduktifitasnya sebesar 99,99 % yang dilengkapi dengan warna phasa, netral dan pembumian sesuai persyaratan BS 1977, DIN 46235, LMK, PLN. Produksi : Setara Catu, Unibell, Voksel. B.8. Instalasi Listrik (Peneranga, Stop Kontak, Unit AC, Dan lain-lain) a) Kabel instalasi listrik adalah jenis NYM 3 core 500 Volt untuk 1 phasa yang telah memenuhi persyaratan SII 0209-78, VDE 0250, LMK, PLN. Produksi : Setara Supreme, Kabelindo, Kabelmetal, Voksel. b) Pipa & fleksibel conduite pelindung kabel instalasi listrik dan accessories lainnya adalah jenis PVC high impac yang telah memenuhi persyaratan BS 6099, BS 4607, LMK, PLN. Produksi : Setara EGA, Waler, Marshall Tuplex. B.9. Elektroda Pembumian Elektroda pembumian adalah dari bahan tembaga pejal dengan konduktifitasnya sebesar 99,99% yang telah memenuhi standard BS 1977, DIN 46235, LMK, PLN.
- 136 -

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

Produksi : Setara Catu, Unibell. B.10. Saklar Dan Stop Kontak a) Saklar memiliki rating volatge 250 V, 10 A type rocker dengan jenis single gang, double gang maupun multiple gang. b) Stop kontak 1 phasa normal memiliki rating voltage 250 V, 16 A dan stop kontak 1 phasa khusus dilengkapi saklar dan lampu tanda memiliki rating voltage 250 V, 13 A. Saklar dan stop kontak tersebut diatas harus memenuhi persyaratan IEC, SPLN, LMK dan harus dilengkapi dengan box dari bahan metal anti karat atau mouled plastic. Produksi : Setara MK, Legrand. IV.A. B.11. Armatus Lampu dan Komponen Lampu a) Armatur lampu memiliki plate minimum 0.7 mm dicat dasar anti karat dan dicat oven warna putih untuk jenis recessed mounted TL 1 x 36 W atau 2 x 36 W type TKI maupun type balok, down light dengan lampu PLC 18 W, dan Down light halogen 50 W/12 V, dimana harus mempunyai terminal pembumian, ventilasi didalammnya cukup baik dan reflector terbuat dari bahan alumunium silicon alloy dengan derajat pemantulan yang sangat baik. Produksi : Setara Artolite, OniLigt, Phillips. b) Komponen lampu, yaitu Ballast dari type Low loss dan digunakan untuk satu lampu floerescent (Neon) yang terpasang kokoh pada armatur. c) Capasitor harus dari jenis metalized paper dengan maksimum temperatir 85 °C, 250 V, 50 Hz, toleransi ± 10 % serta dilengkapi dengan Stater socket dari jenis polycarbonate dan Staternya dari jenis ES Porceliain lamp holders. Produksi : Setara Phillips, Atco, BJB.

5.3.2. Instalasi Diesel Generator Set A. Sistem Sumber daya listrik cadangan berasal dari sumber daya listrik diesel generator set dengan sistem tegangan rendah 400/230v, 50Hz yang akan melayani kebutuhan daya listrik bilamana sumber daya listrik utama PLN mengalami gangguan atau pemadaman. Sumber listrik utama dan cadangan akan beroperasi interlog otomatis secara mekanik maupun elektrik atau automatic tranfer switch (ATS) yang pendistribusian daya
- 137 -

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

listrik melalui Panel distribusi yang dinamakan Panel Utama (LVMDP). B. Bahan dan Material Dinyatakan dalam gambar perencanaan, bahwa Diesel Generator Set menggunakan jenis Silent mobile dengan pendingin radiator dan kecepatan putar generator 1500 rpm serta mempunyai tingkat kebisingan ≤ 55 db pada jarak 1 meter dari diesel genset dengan Kapasitas Continous Rating Power sesuai standar BS 5514 (1982), DIN 6271, ISO 8528, ISO 3046/1, AS 2789, SNI dan LMK. Generator set (Alternator) ini digerakan dengan penggerak Diesel Engine, dimana motor bahan bakar yang menggunakan percikan nyala (Busi) diperkenankan untuk digunakan. Diesel engine sebagai penggerak Genset (Alternator) harus diuji secara spesifik oleh Laboratorium penguji, antara lain ; 1. Nilai nominal motor bahan bakar harus berdasarkan kondisi standar Society Of Automotive Engineers (SAE), yaitu pada tekanan 746,25 mm Hg, temperatur udara masuk 29,4 °C pada ketinggian kurang lebih 150 m diatas permukaan laut, dan tekanan uap ai 9,65 mm HG dilakukan lewat pengujian di Laboratorium yang diakui. 2. Nilai nominal daya kuda teruji dari motor bahan bakar yang di uji di laboratorium penguji dengan kondisi standar SAE, harus dapat diterima. 3. Dalam hal khusus, motor bahan bakar yang berada di luar rentang daya dan tipe motor bahan bakar yang teruji, harus mempunyai kemampuan daya kuda untuk melayani gerakan Genset (Alternator) tidak kurang dari 10 % lebih besar dari daya kuda rem maksimum dibutuhkan genset pada setiap kondisi beban genset. 4. Pengurangan sebanyak 2,5 % dari daya kuda nominal motor bahan bakar pada kondisi standar SAE harus dibuat untuk motor diesel yang dipasang pada ketinggian 300 m diatas 150 m. 5. Untuk motor diesel yang berada pada temperatur udara masuk diatas 30 °C, maka untuk setiap kenaikan 5,6 °C (10 °F) menurut koreksi kondisi standar SAE, pengurangan daya kuda nominalnya sebesar 3 % harus dibuat. 6. Motor diesel setelah dijalankan minimum 24 jam, harus mempunyai daya kuda nominal sama atau lebih besar dari daya kuda rem yang dibutuhkan untuk menggerakkan Genset (Alternator) pada kecepatan nominalnya dibawah setiap kondisi beban genset.

- 138 -

. Cummins. • Junction Box : Integral with instrument panel .. dan harus menyebutkan .A..Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Data Diesel Engine yang digunakan dari jenis In-line Construction. • Rating BHP/ kW : …………. • Exhaust Protection : Metal Guards on Manifolds & turbocharge. Oil Pressure & two (2) Volmeter. Komatsu). outdoor service. • Rotation : Clockwise (CW) standard. Water Temperature. • Aspiration : Turbocharged. Washable. Direct Injection. Komatsu). Komatsu). • Air Cleaner : Direct mounted. • Engine Crankcase Vent System : Silent mobile. A. Tachometer. • Wiring Diagram : …………. for DC wiring .#3. • Bore and Stroke – in.139 - . lengkap Belt guard. • Installation Drawing : …………. 4 Stroke Cycle dengan pendingin Water Cooled (Radiator). Cummins. in3 (Liter) • Compression Ratio : 16. • Number Of Cylinders : ………….. • Alternator Starting : 24V-DC or 48 V-DC. • Coupling : ………… (setara Caterpillar. • Instrument Panel : English & Metric.. • Fuel Connections : ………… (setara Caterpillar. Hourmeter. • Fuel Filter : Primary filter w/priming genset (alternator).0 : 1 • Valve per cylinder : …………. • Engine Manufacture : ………… (setara Caterpillar.E. • Fuel Injection System : Direct Injection. • Model : ………… (setara Caterpillar. in (mm) x …. • Flywheel Housing : S.. In (mm) • Displacement – in3. Constant speed. Cummins..(mm) : …. Speed : Integral EFC govenor.(L) : …………. …. • Flywheel Power Take Off : …… in SAE Industrial Fly-Wheel connection. 4 Stroke Cycle. • Engine Type : In-line Construction. Cummins. • Governor. • Ignition Type : Diesel (Compression). Komatsu).

Run-Stop Control : On instrument panel. tanki harian dan lain-lain memenuhi standar spesialisasi Silent mobile. Cummins. Lube Oil Filter : Full flow w/By-pass valve. tanpa AVR ± 5 % (bilamana AVR tidak bekerja). AMF (Automatic Mains Failure) Module. AVK. Mitshubisi. Circuit Breaker dengan Motor Mechanism lengkap dengan control position warning light. Housing Engine dan sound proof. Beban kejut 0 – 15 %. Lube Oil Cooler : Engine water cooler plate type. • Rating Voltage : 400/230 Volt. Produksi : Setara Leroy Somer. . Run Solenoid : 24 V-DC or 48 V-DC Energized to run. Throttle Control : Adjustable speed control tamper proof. Lube Oil Required : Gear drive. Data Generator Set (Alternator) yang digunakan dari jenis Revolving filed. Peralatan kontrol dan power panel diletakkan atau terpasang sedemikian rupa hingga muda untuk pengoperasian maupun perbaikkan serta dilengkapi dengan otomatis starting dan otomatis On-Load circuit breaker dalam 10 detik.140 - . Staters : Two (2) 24 V-DC or 48 V-DC. Accessories lain. Stanford.4%. • Automatic Frequency Regulator : Beban static 0 . Gear type. bilamana sumber daya listrik utama PLN mengalami gangguan. 4 Pole – Y Vector. • Frequency : 50 Hz. Battery Charger. single bearing. VDE 0530NEMA MG-1 22. MWM Deuzt. atau Exciter tanpa sikat rotor berbentuk silinder. IEC 34-1. Overspeed Control : Electronic w/reset & test on instrument panel.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ • • • • • • • • • • interconnection to Engine controller. Beban kejut 0 – 10 %. • Automatic Voltage Regulator : Beban static 0 . LMK. Komatsu. Harus sesuai dengan standar BS 5000 Part 99.3%. dan harus menyebutkan. Produksi : Setara Caterpillar. Raw Water Solenoid Operation : Automatic from engine controller & from instrument panel. antara lain .

Produksi : Setara Supreme. Voksel. Kurn. . Produksi : Setara PPI. B. PLN. Sistem Sistem penangkal petir menggunakan sistem elektrostatis non radio aktif yang prinsip kerjanya adalah menarik energi medan listrik di atmosfir yang meningkat dengan cepat pada saat terjadi petir. pengumpulan energi ini terlebih dahulu diakumulasikan dan kemudian dibebaskan pada waktu yang telah ditentukan untuk menciptakan ionisasi dengan loncatan muatan disekitar batang penerima (Ait Terminal/ Splizen) penangkal petir. sehingga arus muatan pada tingkat yang paling rendah akan dapat mengalir secara terus menerus ke tanah melalui penghantar menuju elektroda pembumian yang tersendiri. Batang Peninggi (Penyanggah Air Terminal) Batang peninggi untuk air terminal adalah tiang tembaga pejal berdiameter 100 mm dengan tinggi 24 meter telah memenuhi standard BS 1977. Bahan dan Material B. B. Ese Tech. Kabelindo. Kabelmetal. PLN. Zeus.141 - . PLN.3.3. Bakrie. Hal tersebut akan memungkinkan terjadinya sambaran petir berkurang dan daya tarik muatan terhadap muatan awan terkonsentrasi pada titik sambaran air terminal saja. B.3. LMK. LMK. Kabel Penghantar Kabel penghantar untuk instalasi penangkal petir adalah jenis NYY 0.2. Produksi : Setara Prevectron.6/1 kV yang telah memenuhi persyaratan LMK.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 5. Apollo. Instalasi Penangkal Petir A. Pelepasan medan ionisasi keawan akan dapat (mampu) menimbulkan perbedaan potensial antara awan dan permukaan tanah (bumi). Air Terminal (Splizen) Air terminal atau splizen untuk sistem elektrostatis adalah jenis Non Radio Aktif dan harus sesuai dengan standard IEC 1024-1.1.

Sistem Sistem telepon menggunakan sistem sambungan langsung ke line PTT PT. Siemens. Marshall Tuplex. Hansel. B.3. temperatur kerja : . AMP. Produksi : Setara Hager. B. B. Produksi : Setara BICC Brand-Rex. PT. Elektroda Pembumian Elektroda pembumian dari bahan tembaga pejal yang telah memenuhi standard BS 1977. . LMK. Unibell. Panasonic.2.4. Produksi : Setara EGA. LMK. DIN 46235. PLN. power supply 220 V-AC/ 48 V-AC dan battery charger (Nicad type) untuk maksimum 120 menit.Telkom yang disebut Direct Line yang mana akan dipusatkan pada terminal box telepon sebelum disambungkan ke Peralatan Utama Telepon (PABX) sebagai pengontrol dan penghasil extention ke sambungan outlet telepon. Peralatan Utama Telepon (PABX) Unit PABX menggunakan teknologi switching digital dengan moduler pulse code modulation (PCM) dan storage programmed pada satu paket sistem yang moduler seiring.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ B. Kabel Telepon Kabel telepon adalah jenis Unshielded Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) yang telah memenuhi standard ISO 11801 yang dapat menerima frekwensi hingga 200 MHz.20°C s/d + 70°C. Unit PABX dilengkapi dengan terminal blok utama. Produksi : Setara Toshiba. Fujisu. Waller. 5. Terminal Box Terminal box telepon adalah jenis Inbow water proof (PVC High Impact) dengan pintu transparan memiliki IP 54 yang telah memenuhi standard IEC.4. Avaya.1.142 - . Instalasi Telepon A. Pipa & flexibel pelindung kabel adalah jenis PVC High Impact yang telah memenuhi standard LMK.Telkom. Bahan Dan Material B.3. Produksi : Setara Catu. dan impedance : 100 Ohm.

143 - . MCFA Merupakan panel kontrol yang terdiri dari power module. Instalasi Fire Alarm (Penginderaan Kebakaran) A. − General alarm. dimana setiap zone dapat menampung berbagai jenis detektor secara paralel sehingga areal pada satu lantai dapat dibagi menjadi beberapa zone pendeteksian yang pengecekan zone dapat dilakukan dari unit MCFA dan announciator (Duplikat MCFA). Berbagai jenis Detector sebagai alat pendeteksi suhu dan asap. Avaya. control module. Sistem Sistem Master Fire Alarm (MCFA) direncanakan akan menambah fasilitas tindakan pengamanan dini terhadap bahaya kebakaran. Lampu tanda sebagai indikator zoning kejadian.5. 5. Adapun sistem MCFA yang akan digunakan antara lain . − Power failure alarm. 2. Unit Master Control Fire Alarm sebagai beralatan utama. Material Dan Bahan III. MCFA menggunakan sistem konventional akan membagi areal menjadi beberapa zoning. 6.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ B. − Alarm silencing or alarm disable . Produksi : Setara BICC Brand-Rex. Alarm bell sebagai indikator audio kejadian. 5. Legrand. alarm signal module. Break Glass Switch sebagai tombol tekan secara manual.A B. dan zone module dengan teknologi microprocessors control automatic yang dilengkapi dengan antara lain . 4. − Main sounder berbunyi bila terjadi kebakaran. 3. LMK dan harus dilengkapi dbox dari bahan metal antikarat atau mouled plastic. MK.4. Outlet Telepon Outlet telepon jenis 4 kabel (2 pairs) sesuai standard yang telah memenuhi standar IEC. − Disconection alarm.3. 1. B. Unit Annunciator Aktif sebagai duplikat MCFA.1. − Pre signal dan zone sounder.

38 °C. Dual chamber. Pemasangan outbow. contoured design.50 volt. Circuit selection rotary switches berfungsi untuk memilih zone yang akan dioperasikan. Tegangan kerja : 220 V-AC. B. Flush or surface mounting. Fire report.2. B. Ukuran diameter 6” Modern. Battery check. Temperatur kerja : 0 .3.95 %.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ − − − − − − Sistem test. Minimum 90 dB pada jarak 1 meter. Annunciator Panel − − − − − Module contruction Dilengkapi dengan indikator lampu dengan nama lokasi. Alarm bell. 50 Hz/ 48 .24 V-DC.144 - . B. Two wire low current design. contoured design. Tombol reset dan tombol disconect zone. Break Glass Switch − − − − − − Respousive and reliable Easy to operate Simple to reset. Humidity : 20 .A B. Modern. I.5. . IV. Signal emergency telepon dan handset telephone. Ionization Smoke Detector − − − − − Standby voltage : 18 . Complete with emergency telephone outlet.4. Alarm Bell − − − − − Vibration type. Emergency telepon outlet.

95 %. Modern. Fixed Temperatur Heat Detector − − − − − Standby voltage : 18 .70 m2 Kenaikan temperatur yang dideteksi 20 °C menit. V. Coverage area : 60 .100 m2 B. Functional test switch. VI. Sensilivity test points. Nohmi. Photo electric Smoke Detector (Optional) − − − − − − Standby voltage : 18 . Power Supply Unit Peralatan utama MCFA harus di supply dari satu power supply unit dengan input voltage 230 V AC.38 °C.90 °C. Optional auxiliary relay. Temperatur kerja : 50 .50 volt.50 volt.6.145 - .10 . Coverage area : 60 .9. output voltage 24 . Temperatur kerja : 0 . contoured design. Sensilivity : 5 . Type operasi : NC (normally-open).15 %/ m.50 volt. B.48 V DC dan di back up dengan battery charger (Nicad type) untuk maksimum 30 .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ − − − − − − − Adjustable sensilivity.90 m2 Kenaikan temperatur yang dideteksi 20 °C menit. Coverage area : 60 .A B. . Type operas : NC (normally-open). Humidity : 20 . Nittan.100 m2 Sensilivity terhadap black smoke.A B. Flashing LED for visual supervision.8.7. Temperatur kerja : . Coverage area : 60 .60 menit. Rate Of Rise Heat Detector − − − − − Standby voltage : 18 . Produksi : Setara National.50 °C.

dan Program selector serta volume Control. Produksi : Setara Hager. Marshall Tuplex.12. B. Hansel.3. Instalasi Tata Suara A.20°C s/d + 70°C. Pipa & flexibel pelindung kabel adalah jenis PVC High Impact yang telah memenuhi standard LMK. MK. Produksi : Setara EGA. LMK. Produksi : Setara BICC Brand-Rex. Waller.146 - .6. Tape Dect. Emergency Telephone Outlet Emergency telepon outlet. Power Amplifier. dan impedance : 100 Ohm. Sistem Sistem tata suara (sound system) dengan fungsi umum (pagging address) terdiri dari public address dan back ground music serta car call system. Peralatan sistem tata suara berupa master didalam ruang kontrol. maka diperlukan . Legrand. Kabel Fire Alarm Kabel fire alarm adalah jenis NYMHY 3 core 500 Volt untuk 1 phasa yang telah memenuhi persyaratan SII 0209-78. PLN dan atau jenis Unshielded Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) yang telah memenuhi standard ISO 11801 yang dapat menerima frekwensi hingga 200 MHz. Untuk menjamin bahwa program-program yang diperdengarkan (diumumkan) sesuai dengan yang dikehendaki. LMK dan harus dilengkapi dbox dari bahan metal antikarat atau mouled plastic. B. B. LMK.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Produksi : Yang direkomendasi oleh produk peralatan utama MCFA. temperatur kerja : . 5. Alarm (chime module) atau Emergency Panel. Avaya. dimana terletak Pre-Amplifier Mixer. VDE 0250. jenis 4 kabel (2 pairs) sesuai standard yang telah memenuhi standar IEC. Produksi : Setara BICC Brand-Rex.11.10. Terminal Box Terminal box tata suara adalah jenis Inbow water proof (PVC High Impact) dengan pintu transparan memiliki IP 54 yang telah memenuhi standard IEC. Tunner Radio.

2. 24 V DC. 100 V/ 4. Alarm/ Chime Module (Emergency Panel) Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain . − Sumber Tegangan : 220 V AC. Bahan Dan Material B. − Input : 3 Mic. Produksi : Setara Phillips.23 V/ 15 Kohm bal/sys. Untuk keperluan pemanggilan kepada pengemudi mobil dapat disiarkan melalui Car Call microphone yang terletak di areal teras depan atau pada ruang reception. − Noise Level : < 90 dB. − Sumber Tegangan : 220 V AC. Produksi : Setara Phillips.3.18.1. − Output : 50/ 70/ 100 V/ 8 Ohm. EGi.147 - . Pre-Amplifier Mixer Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain . Setiap interupsi didahului dengan suatu nada tertentu (Chime Signal) yang dibangkitkan dengan chime generator yang terpasang pada monitor dist (Sistem tata suara). Tunner radio. − Power : 60 dan 120 Watt.000 Hz.20. Tape dack. B. TOA. selanjutnya program input sampai lound speaker sesuai dengan zoningnya. 16 Ohm. sedangkan dalam keadaan darurat (emergency) semua program dapat di putuskan dan selanjutnya dapat disiarkan pengumuman atau signal dari fire alarm melalui emergency microphone (Auxilary Monitoring) dengan satu prioritas channel di ruang kantor pengelola. 50 Hz. TOA.000 Hz. 50 Hz. − Music : 70 dB dibawah rated power. Mic. − Output : 70. Power Amplifier Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain . 8. B. EGi. Aux.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ master monitoring berupa Pagging Microphone yang terletak di ruang operator. B. Mic. − Noise Level : 80 dB. − Input : 1. . − Power : 1000 Watt. 24 V DC. − Tanggapan Frekwensi : 30 . − Tanggapan Frekwensi : 30 . : 65 dB.

dan tombol alarm.7. sesuai standar DIN 33404. B. B. TOA. unidirectional dengan 1 tombol bicara. TOA. − Output Alarm : 1 Volt. Produksi : Setara Phillips.4.5. volume control dengan kemampuan priority overide relay. EGi. − Power : 24 V DC. − Type : Unidirectional electret microphone dengan 5 tombol. TOA.) Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain . EGi. B. Priority control. Produksi : Setara Phillips. .6. all call. EGi. program selector. Emergency Microphone (Car Call Mic. − Type : Electret condenser. − Alarm : Jenis dapat diprogram. B. Led untuk 5 zone. Produksi : Setara Phillips. − Output : bal/ sym + 6 dB. EGi.148 - . − Chime : 4 macam dapat diprogram. TOA.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ − Output Chime : 1 Volt. Produksi : Setara Phillips. Program Selector Dan Volume Control Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain . − Type : Double. − Output : bal/ sym + 6 dB. − Mounting : Flush type. Pagging Microphone (Operator Mic. − Power : 24 V DC. Ceiling Speaker Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain . − Output : 3 W. − Power : 24 V DC. − Sumber Tegangan : 24 V DC. remote control.) Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain .

B. − Impendansi : 8 Ohm. temperatur kerja : .000 Hz. − Impendansi : 8 Ohm. Produksi : Setara Phillips. Produksi : Setara Phillips. − Protection : IP 65 (Outdoor Version). B. − Radiation Angle : 180 deg.16. .10. Avaya. output voltage 12 . LMK. Corrosion resistant. Bahan harus tahan terhadap kelembaban udara sekitarnya dan harus disertai kurva frekwensi. B.149 - .5 dB NL. − Tanggapan Frekwensi : 60 .20. Wall Speaker Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain . − Output : 6 W. − Radiation Angle : 270 deg. Produksi : Setara BICC Brand-Rex.000 Hz. − Material : Aluminium. Pengkabelan Tata Suara Kabel tata suara adalah jenis NYMHY 3 core 500 Volt untuk 1 phasa yang telah memenuhi persyaratan SII 0209-78.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ − SPL (1m) : 92 dB/ 1 W. Produksi : Yang direkomendasi oleh produk peralatan utama tata suara. Bahan harus tahan terhadap kelembaban udara sekitarnya dan harus disertai kurva frekwensi. Power Supply Unit Peralatan utama tata suara harus di supply dari satu power supply unit dengan input voltage 230 V AC. TOA. EGi. − SPL (1m) : 100 dB/ 1 W.24 V DC dan di back up dengan battery charger (Nicad type) untuk maksimum 30 . EGi. − Max. − Max. SPL : 99. − Mounting : Aluminium bracket. VDE 0250.60 menit.8. PLN dan atau jenis Unshielded Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) yang telah memenuhi standard ISO 11801 yang dapat menerima frekwensi hingga 200 MHz. − Tanggapan Frekwensi : 100 .9. − Mounting : Spring mounting. dan impedance : 100 Ohm. TOA. SPL : 110 dB NL.20°C s/d + 70°C.

user codeand duress code. Panel Kontrol Security System Unit peralatan utama ini merupakan konventional sistem harus memiliki data antara lain .7. All codes can be changed by easy programming. Waller. 30 V DC. B. .Kapasitas Zone : Sesuai gambar perencanaan.Arm/ disarm codes : Three-4 digit codes including master code. 100 VDC.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Pipa & flexibel pelindung kabel adalah jenis PVC High Impact yang telah memenuhi standard LMK. . .Latch relay output : NO. . Marshall Tuplex. kamera kemudian akan mengaktifkan bell atau strobe light. 30 V DC. Produksi : Setara EGA. 40 VA rating. . hold up switch. . Instalasi Security System Dan CCTV A. 5. Hansel. NC 3 A.Teknologi : Microprocessor controlled. .11. sound detector.Transformer : 220/ 18 V AC.1. LMK. Sistem Security system dan closed circuit television (CCTV) dipergunakan untuk membantu pengawasan dengan cara mengamati kegiatan operasi bangunan siang hari maupun malam hari melalui signalsingnal dari magnetic door contact.Individual Zone output : NO relay. Produksi : Setara Hager. 500 mA.Alarm Transistor output : Sink 100 mA.3.Operation Modes : Home mode.Siren driver output : 12V DC. Dimana peralatan security system memberikan input signal kepada peralatan CCTV untuk memonitor dan merekam kejadian-kejadian secara otomatis. . . Terminal Box Terminal box tata suara adalah jenis Inbow water proof (PVC High Impact) dengan pintu transparan memiliki IP 54 yang telah memenuhi standard IEC. . Material Dan Bahan B.Timing relay output : NO. 1A (Remarks : Auxiliary output + siren driver output = 1. . B.5 A). NC 3 A.150 - .

5.Input number : Minimal 4 Kamera dan maksimal 8 kamera.Impendance : 75 Ohm. Produksi : Setara C&K System.4. Produksi : Setara C&K System. Produksi : Setara C&K System. Door Contact Peralatan ini adalah jenis tombol tekan yang dioperasikan dengan daun pintu maupun daun jendela dapat dipasang secara paralel dan dilengkapi dengan kunci reset. . Produksi : Setara C&K System.Teknologi : Automatic sequential switching (ASS).20 s/d 50 °C. palu tangan. . sesuai dengan standar yang berlaku. .45 detik. Pengoperasian peralatan ini pada waktu siang dan malam hari (24 Jam). Produksi : Setara C&K System. B. 50 Hz. Pengoperasian peralatan ini pada waktu malam hari hingga pagi hari.151 - . burning bor attack dan lain-lain. seperti mesin boor intan.Power : 15 Watt. automatic switching.3.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ . B. dilengkapi dengan pengatur kepekaan serta lampu indikator.2. .Control Select : Camera 1/2/3/4 or 1/2/3/4/5/6/7/8. B. B. Hold Up Switch Peralatan ini adalah jenis tombol tekan yang dioperasikan dengan tangan dan dilengkapi dengan kunci reset dipasang pada tempat tertentu. tahan terdapat tekanan mekanik dan temperatur luar sesuai dengan standar yang berlaku. Sony. dan terpasang pada plafon pada ruangan tertentu harus sesuai dengan standar yang berlaku. . .Operating temperature : .Sequential Interval : 2 . Sound Detector Alat ini mendeteksi suara bila terjadi usaha pembobolan. Switcher CCTV Unit peralatan utama ini harus memiliki data antara lain . .Tegangan kerja : 220 V AC. Sanyo. .

. 0. Sony. 50 Hz / 12 V DC.8 mm x 3. B.Speed : 6 . . Pan Tilt Unit peralatan ini berfungsi untuk menggerakkan kamera secara horizontal dan vertikal yang harus memiliki data antara lain . Produksi : Setara C&K System.6. . .Scanning system : PAL standard. . Sony.Power : Max.7 derajat/ detik. 75 VA. .Image sensor : Interline transfer method CCD. .Tegangan kerja : 12 V DC. Sanyo. Colour Camera Unit peralatan utama ini harus memiliki data antara lain . .Synchronizing System : Automatic Switching. Sony.10.Type : Built in Digital Signal Processing circiut.0 V(p-p) (75 Ohm. .6 mm).Image size : 1/3 “ (4. compositel). LMK. B.Video output level : 1. Harus dilengkapi dengan lensa zoom. PLN untuk keperluan power dan jenis Unshielded . Sanyo. .9 Lux (Gain high). . output voltage 12 V DC dan di back up dengan battery charger (Nicad type) untuk maksimum 30 . Power Supply Unit Peralatan utama security system dan CCTV harus di supply dari satu power supply unit dengan input voltage 230 V AC. B. harus disesuaikan dengan item e diatas dan sesuai standar yang berlaku. VDE 0250.152 - .3 Lux.Video S/N ratio : 50 dB. B. Sanyo.8.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ B.Angular Travel : Pan = 350 derajat max. .Tegangan Kerja : 220 V AC. Produksi : Setara C&K System. Time Lapse Video (TLV) TLV merupakan peralatan perekam hasil gambar dari kamera secara otomatis dapat merekam lokasi yang terjadi gangguan alarm. . Kabel Security System Dan CCTV Kabel tata suara adalah jenis NYMHY 3 core 500 Volt untuk 1 phasa yang telah memenuhi persyaratan SII 0209-78. Produksi : Setara C&K System.Minimum Illumination :2 Lux (Normal). Produksi : Yang direkomendasi oleh produk peralatan utama.60 menit. dan tilt = 90 derajat max. Imager : 0.9.7.

. B. dan Avaya. . Produksi : setara Hager. 5.3. . yaitu pendistribusian channel UHF dan VHF yang diterima antenna TV (Optional) atau Indovision (TV Cable) Owner Supply. Instalasi Master Antenna Television (MATV) .Channel V-channel.Channel RCTI. Antenna Parabola 25 feet (Asiasat Dish) – Optional : .Channel dapat diusulkan lain oleh Pemberi Tugas. Antenna VHF : . Produksi : Setara EGA. IEC. .11. Produksi : Setara Jembo Cabel.Channel TVRI Daerah. . temperatur kerja : . Marshall Tuplex. LMK. Terminal Box Terminal box tata suara adalah jenis Inbow water proof (PVC High Impact) dengan pintu transparan memiliki IP 54 yang telah memenuhi standard IEC. Waller. Sistem Sistem Master Antenna TV yang direncanakan adalah sistem master antenna audio video.Channel ZEE-TV. diteruskan melalui active combineer menuju port tap off 2 way. Pipa & flexibel pelindung kabel adalah jenis PVC High Impact yang telah memenuhi standard LMK.3.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) yang telah memenuhi standard ISO 11801 yang dapat menerima frekwensi hingga 200 MHz. Antenna UHF : .Channel PTV.Channel Star Plus.Channel Prime-Sport. LMK. dan 4 way sesuai gambar perencanaan sampai ke outlet TV. Adapun siaran audio dan video yang dapat diterima antara lain : A. BICC Brand-Rex. .153 - . dan impedance : 100 Ohm untuk keperluan kontrol sedangkan untuk signal video dari jenis Coaxial Cable yang telah memenuhi standard SII. A. Hansel.2.1.8. A.20°C s/d + 70°C.Optional A.Channel TVRI Pusat. .

. harus memiliki data. B. B.Channel Global TV.5 dB. Input Level : 40 dB µV.Channel TV7. antara lain .Return losses : > 9 dB.Impendace : 75 Ohm (Ω). Material Dan Bahan B.Min. .Number Of Input : 1 or 4 Input.Element : VHF = 14 elemen.B II/ FM/ B IV . . UHF = 54 elemen.Isolation Between Input UHF/VHF/Low VHF : > 30 – 60 dB.Max. . . Head End Amplifier & Combineer (Built-In) : .Channel Indosiar.Inputs : 1 input B I .240 MHz.154 - . .Channel SCTV.B V (Programable). Antena Yagi (UHF & VHF) Menerima siaran lokal televisi pada band dan channnel yang telah ditentukan dan harus memenuhi data. . . .B III (VHF). . 2. Program System Between (Channel-Amplifier) Peralatan channel-amplifier merupakan penerima signal dari antena yagi (UHF & VHF).Band Coverage : B I .Frequency : 180 .Output Level : 120 dB µV. .B V).Supply Voltage : 220 V AC (Built In). Ikusi. . UHF = 16.Gain Adjustment : 20 dB. Selective Programable Amplifier : . .Gain : 33 -34 dB.2.Gain : VHF = 9 dB. FM = 6 dB.Output : 1 output.1. .Frequency range : 47 . . Outpu Level 8 CH. . 1. 1 input FM. .Input/Output Impendance : 75 Ohm.Channel TPI.862 MHz (Programable). . Produksi : Setara Fagor. . 2 input UHF (B IV . . .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ . antara lain .Channel ANTV. . : 100 dB µV. .Channel Metro-TV.

Power Consumtion : 8 Watt. 50 Hz. B.5. B. : 4 . Produksi : Setara Fagor. . .Nominal Gain : 40 dB.60 menit. Power Supply Unit Peralatan utama MATV harus di supply dari satu power supply unit dengan input voltage 230 V AC. Produksi : Setara Fagor.8 dB.35 dB. FM. B. output voltage 12 . B.RF Output Level : 117 dB µV. B III. Black Burst Generator (Optional) Pembuat sinyal padam pada layar TV pada program musik sehingga layar TV gelap dan hanya tersaji sinyal audio saja. . : 0. B V). Directional Coupler : .3. Ikusi.860 MHz (Band I. Produksi : Setara Fagor. Distribution Amplifier (Booster Audio & Video) Peralatan ini merupakan penguat sinyal audio dan video yang akan disalurkan ke outlet TV yang jaraknya lebih dari 70 meter.Noise Figure : 6 dB.Operating Temperatur 3. Ikusi.Side Loss : 0 . Ikusi.4. B. Caracter Generator Berupa personal komputer yang dilengkapi dengan video output card dan software.7. . .Isolation : 24 . Ikusi.15 dB. . Kabel Televisi . Produksi : Setara Fagor.Frequency : 47 .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ .Though Loss . B IV.5 .6.155 - . harus memiliki data antara lain .24 V DC dan di back up dengan battery charger (Nicad type) untuk maksimum 30 . Produksi : Yang direkomendasi oleh produk peralatan utama MATV.Operating Voltage : 220 V AC. .50 °C.

Avaya. No. dan impendance 75 Ohm sesuai standard yang telah memenuhi standard IEC.38 dB .1450 MHz. 4 way. 2. Marshall Tuplex B. frekwensi 47 . LMK dan harus dilengkapi box dari bahan metal antikarat atau mouled plastic. Pipa & flexibel pelindung kabel adalah jenis PVC High Impact yang telah memenuhi standard LMK. 8 way. return losses > 9. Waller. 3.1450 MHz. 6. Of Distribution : 2. Isolation : 20 . Hansel. 4. Distribution Loss : 1.156 - .5 dB. B. Of Distribution : 2.Splitter : Rating frequency : 10 .862 MHz. Produksi : Setara Hager.Tap Off : Rating frequency : 10 . Outlet Televisi Outlet televis harus memiliki through losses ± 5 dB. SYARAT PEMASANGAN DAN PENGETESAN Umum . Isolation : 20 . Produksi : Setara BICC Brand-Rex. LMK.2 .2 . Terminal box (TBTV) Adalah jenis Inbow water proof (PVC High Impact) dengan pintu transparan memiliki IP 54 yang telah memenuhi standard IEC. Distribution Loss : 3.9.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Kabel televisi adalah jenis coaxial cable yang telah memenuhi standard SII. Connector Yang digunakan memiliki data antara lain .4. Produksi : EGA.5 dB. LMK. VI. IEC.25 dB. Terminal Box Dan Connector 1. No.5 dB.4. Produksi : Yang direkomendasi oleh produk peralatan utama MATV. Legrand.8. 3. . Produksi : Setara MK. Yuri.

Pemasangan pasir pasang diluar dari pipa Gip. pemberi tugas dan perencana. Pemasangan harus sesuai dengan rekomendasi dari pabrik pembuat. maka pemborong wajib bertanggung jawab untuk memperbaikinya. .5 dari reduser.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 1 2 3 4 Sebelum memulai pemasangan pekerjaan mekanikal dan elektrikal. yang mana pada pipa 4 inch diberi saringan dengan kerikil jagung dan ujung pipa harus di dop pada kedalaman 200 meter. maka pemborong harus membuat dan menyerahkan gambar-gambar pelaksanaan pekerjaan mekanikal dan elektrikal kepada pengawas sebelum melaksanakan pekerjaan. pemborong harus membuat rencana kerja dengan jadwal yang disesuaikan dengan rencana kerja pemborong pekerjaan lain (sipil dan arsitektur) dan apabila terjadi suatu perubahan. 2. Pemborong harus meyerahkan contoh-contoh material dan brosur-brosur pekerjaan mekanikal dan elektrikal sesuai spesifikasi teknis untuk disetujui oleh pengawas. diamter 6 inch dan selanjutnya disambung dengan reduser 6 inch x 4 inch lalu di grouting dan disambung dengan pipa berdiameter 4 inch sedalam 5 meter. pemborong wajib memberitahukan secara tertulis kepada pengawas dan mengajukan saran-saran perubahan jadwal pelaksanaan. Pemasangan submersible deep well pump didalam pipa Gip. 6 inch sampai posisi reduser dan diatas permukaan lubang dibuat pondasi sebesar 500x500x200 dengan sparing pipa riser diameter 2 inch menuju tangki air bersih. Mengurus perizinan pemakaian Deep Well (Sumur Dalam) ke Direktorat Geoligi dan instansi pemerintah yang berwenang memberikan izin pemakaian air sumur dalam di Daerah Banjarmasin menjadi tanggung jawab pemborong. Pemborong harus memahami pekerjaan yang telah dilakukan oleh pemborong lain. sehingga didalam pelaksanaan yang terkait dengan pekerjaan mekanikal dan elektrikal dapat terkodinir dengan baik dan tepat serta tidak menghambat pekerjaan keseluruhannya. Pemasangan Pekerjaan Mekanikal a. Pengeboran sumur dalam dilakukan dengan cara pengeboran casing untuk lubang jambangan (Bore Hole) berdiameter 8 inch sedalam 200 meter yang dipasang pipa Gip. Apabila terjadi kerusakan dari hasil pekerjaan pemborong lain. Instalasi Plumbing 1.157 - . 6 inch yang telah disambung dengan pipa riser pada posisi 1 s/d 1.

4. 10. 8. Saluran pipa horizontal air hujan harus di klem pada penggantung yang dapat diatur (adjustable) dengan jarak antar penggantung tidak lebih dari 2 meter dan memiliki kemiringan 2 % untuk menuju pipa vertikal (tegak) air hujan. 6. 9. Saluran pipa tegak air hujan harus ditumpu dengan klem ke dinding dengan jarak antar klem tidak lebih dari 3 meter dan selanjutnya pipa dipasang dibawah teras sedalam 30 Cm atau bak kontrol dari beton untuk menuju saluran drainase terdekat. Medium putih. . bangunan lainnya terpasang dibawah tanah dan diberi pelindung terhadap tekanan mekanik dari permukaan tanah dan pipa-pipa yang terpasang harus tahan terhadap dorongan atau tekanan air bersih dari pompa.158 - . sedangkan pada masing-masing bangunan instlasi menuju unit fixture atau kran air menggunakan jenis PVC AW terpasang diatas plafon dan di klem dengan kuat dan baik. Pipa air bersih yang keluar dari pompa distribusi menuju ke masing-masing bangunan menggunakan jenis Gip. Khusus pipa menuju unit fuxture terpasang didalam dinding dan tidak mengganggu pekerjaan dinding dan keramik dinding. Semua pipa menggunakan jenis GIP Medium Putih harus diberi pelindung cat menie dan khusus untuk pemasangan di dalam tanah sedalam 60 Cm harus dilapisi aspal + goni + aspal dan pada sambungan pipa diberi dudukan dari beton untuk menghindari lendutan bila terkena beban mekanik serta harus tahan terhadap karat dan selanjutnya disekeliling pipa diberi pasir setebal 15 Cm kemudian diurug dengan tanah dan dipadatkan. Peralatan plambing seperti kran dinding dan kran air leher angsa harus dipasang dengan baik dan diberi isolasi anti bocor pada ulir kran tersebut. 7.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 3. Pipa air bersih dari sumur dalam menuju tangki air bersih menggunakan jenis Gip. sedangkan yang menuju tangki atas. Seluruh pipa air kotor menggunakan pipa PVC AW diameter 4 inch yang terpasang dibawah lantai kamar mandi dan tidak mengganggu pondasi bangunan serta mempunyai kemiringan 2 % untuk menuju septictank. Seluruh pipa air bekas menggunakan pipa PVC AW diameter 4 inch yang terpasang dibawah lantai kamar mandi dan tidak mengganggu pondasi bangunan serta mempunyai kemiringan 1 % untuk menuju saluran drainase terdekat. 5. Seluruh WC dan Wastafel harus terpasang pipa tegak didalam dinding (pipa Vent) menggunakan PVC AW diameter 1 dan 2 inch. Medium putih diameter 2 inch. 11.

Instalasi Pemadam Kebakaran 1. 15. 2. Sambungan pipa diameter 2 inch ke bawah harus menggunakan ulir dan sambungan pipa diameter 2. 4. Galian untuk pipa yang terpasang didalam tanah harus dibuat dengan kedalaman 80 Cm dengan kemiringan yang sesuai air buangan atau air kotor.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 12. Untuk pipa yang tidak berada dalam tanah baik yang terikat maupun tidak. Mengurus perizinan pemakaian air bersih PDAM ke Dinas Pemadam Kebakaran dan instansi pemerintah yang berwenang memberikan izin pemakaian sistem hydrant di Daerah setempat menjadi tanggung jawab pemborong.5 kali tekanan kerja pipa yang digunakan. Pada penyambungan pipa dengan menggunakan flens perlu dilengkapi dengan ring type gasket untuk menjamin kekuatan sambungan dan terhadap kebocoran. . Semua pipa baik yang tampak atau yang ditanam diharuskan diberi lapisan pelindung cat menie. untuk belokan dari jenis elbow long radius dan seluruh sambungan harus tahan . Semua sambungan yang menghubungkan pipa dengan diameter yang berbeda harus menggunakan redusing fttting. b. Pelaksanaan pekerjaan pemipaan harus berdasarkan dan memenuhi PPI tahun 1979. 14. bagian luar dan dalam dan dibersikan dari kotoran. harus diberi lapisan cat finish dengan warna merah.159 - 3.5 inch ke atas harus di las. Pipa yang ditanam ditanah diharuskan dilapisi lagi dengan Bituminuos sheet 2 mm. Semua pipa menggunakan jenis GIP Schedule 40 harus diberi pelindung cat menie dan khusus untuk pemasangan di dalam tanah sedalam 60 Cm harus dilapisi aspal + goni + aspal dan pada sambungan pipa diberi dudukan dari beton untuk menghindari lendutan bila terkena beban mekanik serta harus tahan terhadap karat dan selanjutnya disekeliling pipa diberi pasir setebal 15 Cm kemudian diurug dengan tanah dan dipadatkan. Penyambungan pipa PVC AW diameter 4 inch menggunakan cincin karet yang diberi perekat atau pelumas dan solvent cement joint dan sebelum dilakukan penyambungan. 13. Semua sambungan yang menghubungkan pipa dengan diameter yang berbeda harus menggunakan redusing fttting. untuk belokan dari jenis elbow long radius dan seluruh sambungan harus tahan terhadap 1. dimana sekeliling pipa harus diberi pasir dengan ketebalan 15 Cm.

Kedalaman pipa yang ditanam didalam tanah harus diperhitungkan terhadap jalur yang memotong jalan.5 kali tekanan kerja pipa yang digunakan. b. 10. Pompa dapat bekerja secara otomatis maupun manual dan dapat dimatikan secara manual. Tangki bahan bakar motor diesel harus dibuat dari baja yang dilas. dimana diletakkan pada lokasi yang mudah terlihat dengan ketinggian pemasangan 150 Cm dari lantai. support dengan jarak tertentu dan memenuhi syarat. Charger battery harus selalu dalam keadaan stand-by agar pompa diesel setiap saat dapat dijalankan. Sebelum pekerjaan dimulai Pemborong wajib menyerahkan daftar dan brosur material/equipment yang akan dipasang. 7. 8. 13. 12. Setiap minggu dilakukan pengujian perlengkapan start otomatis pompa-pompa dijalanan selama minimal 15 menit. letak dipasang lebih tinggi dari pompa bahan bakar. Daya listrik yang disediakan harus menjamin tenaga listrik yang dibutuhkan untuk menjalankan pompa setiap saat. Lampu peringatan bahwa ada aliran listrik dipasang dengan pompa agar operator dapat dengan mudah melihat. Pompa diesel harus dapat mencapai kapasitas penuh dalam waktu 15 detik sejak start.160 - . Pemasangan untuk seluruh peralatan instalasi pemadam mengikuti rekomendasi dari pabrik pembuatnya. sebagaimana yang ditunjukkan dalam gambar.20 m dari permukaan jalan. 6. Volume bahan bakar didalam tanki harus cukup tersedia untuk waktu bekerja selama 6 jam. Untuk pemasangan pemadam api ringan harus didalam box panel yang terbuat dari metal yang difinis anti karat dan pada sisi pintu harus ada kaca yang mudah dipecahkan menjadi butiran-butiran kaca. Harus disediakan suku cadang antara lain : . Pada panel-panel pompa kebakaran harus diberi tanda dengan jelas yang bertuliskan "POMPA KEBAKARAN JANGAN DIMATIKAN WAKTU KEBAKARAN". terhadap 1. Pekerjaan listrik untuk instalasi hydrant antara lain : a. 9. 14. 11. Dapat bekerja terus-menerus pada beban penuh untuk waktu 6 jam. Instalasi dari pompa dan kelengkapannya sampai panel pompa. Instalasi pipa harus dilengkapi dengan penggantung pipa. Instalasi dapat dibuat interconnect dengan system fire alarm. Pipa yang memotong jalan harus ditanam sampai suatu kedalaman minimal 1.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 5.

F. B. gasket-gasket dan slang-slang. panel kapasitor dan sub distribusi panel listrik harus terpasang berdiri diatas lantai yang telah diberi lubang (pit) sebagai jalur penyambungan kabel. Seluruh instalasi penerangan dan stop kontak yang menggunakan jenis kabel NYM/ NYA harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan diatas plafon diberi klem dengan jarak tidak lebih dari 2 meter serta diberi tanda peruntukannya. Ketinggian pemasangan stop kontak dan saklar tersebut harus setinggi 30 cm dan 150 cm dari lantai dan sebelumnya harus dipasang box dari metal. ballast. • 2 (dua) set pengabut bahan bakar. Penyambungan kabel harus berada didalam junction box dari bahan PVC high impact yang menggunakan isolasi yang baik atau spring connector atau terminal blok. C. Instalasi Listrik A. kabel-kabelnya harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan di dalam dinding bata maupun di dalam dinding partisi. • 2 (dua) set tali kipas (bila digunakan tali kipas). pipa gas dan lain-lain. Kabel distribusi dari kWH-Meter PLN menuju panel utama harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan didinding maupun diatas plafon atau ceiling.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 15. C. Commisioning dan testing dari peralatan yang terpasang wajib dilaksanakan untuk mengetahui bahwa pekerjaan pemasangan peralatan / equipment adalah baik dan benar. saklar. Kabel distribusi yang tertanam didalam tanah sedalam 80 Cm harus dilindungi pasir setebal 10 Cm dan diberi tanda peringatan. Kabel distribusi dari panel utama menuju sub panel harus diletakkan pada rak kabel (besi siku) yang telah terpasang diatas plafon. E. • 1 (satu) set kopling lengkap. Pemasangan Pekerjaan Elektrikal 1. D.161 - . Panel utama. Pemasangan armatur lampu harus sudah lengkap didalamnya komponen-komponen lampu seperti tube. Seluruh instalasi outlet untuk stop kontak. kapasitor. sedangkan sub-sub panel listrik dipasang inbow pada dinding dengan ketinggian 180 cm dari lantai. • 2 (dua) set saringan bahan bakar. untuk yang lewat dibawah jalan raya harus diberi pipa pelindung dari Galvanized dan kabel yang tertanam harus berjarak tidak kurang dari 30 Cm dari pipa air. • 1 (satu) set saringan minyak pelumas lengkap dengan seal. stater dan fitting serta pengkabelannya hak paten dari produksi jenis lampu yang .

Seluruh instalasi outlet telepon. C. I. dimana elektroda pembumian untuk kelistrikan ditanam sedalam 24 m sama halnya untuk pembumian instalasi penangkal petir dan untuk elektronik ditanam sedalam 6 m yang posisi titik penancapan ditengah-tengah bak kontrol. pipa gas dan lain-lain. Terminal box telepon harus dipasang inbow pada dinding dengan ketinggian 150 cm dari lantai. E.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ akan digunakan begitu pula dengan pemasangan outlet telepon dan outlet televisi. 2.Telkom menuju terminal box utama telepon harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan didinding maupun diatas plafon atau ceiling. Instalasi Telepon A. Seluruh instalasi telepon yang menggunakan jenis kabel UTP CAT5 harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan diatas plafon diberi klem dengan jarak tidak lebih dari 2 meter serta diberi tanda peruntukannya. G. untuk yang lewat dibawah jalan raya harus diberi pipa pelindung dari Galvanized dan kabel yang tertanam harus berjarak tidak kurang dari 30 Cm dari pipa air. Kabel distribusi dari Terminal box PT. kabel-kabelnya harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan di dalam dinding bata maupun di dalam dinding partisi. Ketinggian pemasangan outlet telepon harus setinggi 120 cm dari lantai dan sebelumnya harus dipasang box dari metal untuk tempat outlet telepon. H. Distribusi kabel pembumian untuk kelistrikan harus diberi pelindung pipa PVC high impact sampai ke bak kontrol pembumian.162 - . Penyambungan kabel harus berada didalam junction box dari bahan PVC high impact yang menggunakan isolasi yang baik atau spring . Kabel distribusi dari terminal box utama telepon menuju sub terminal box telepon harus diletakkan pada rak kabel (besi siku) yang telah terpasang diatas plafon. Elektroda pembumian yang terbuat dari tembaga berdiameter 25 mm harus telah disiapkan klem dan terminal penyambungan kabel pembumian yang kokoh. D. Kabel distribusi yang tertanam didalam tanah sedalam 60 Cm harus dilindungi pasir setebal 10 Cm dan diberi tanda peringatan. B. Pelaksanan pekerjaan instalasi elektrikal harus berdasarkan dan memenuhi PUIL 2000.

Seluruh instalasi fire alarm yang menggunakan jenis MYMHY D. Instalasi Fire Alarm A. B. Kabel distribusi yang tertanam didalam tanah sedalam 60 Cm harus dilindungi pasir setebal 10 Cm dan diberi tanda peringatan. G. dimana elektroda pembumian untuk unit utama telepon ditanam sedalam 6 m yang posisi titik penancapan ditengahtengah bak kontrol. C. Pelaksanaan pekerjaan instalasi telepon harus berdasarkan dan memenuhi standar yang berlaku.163 - . F. Terminal box fire alarm harus dipasang inbow pada dinding dengan ketinggian 150 cm dari lantai. Kabel distribusi dari Terminal box utama fire alarm menuju terminal box fire alarm harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan didinding maupun diatas plafon atau ceiling. 3. Unshielded Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan diatas plafon diberi klem dengan jarak tidak lebih dari 2 meter serta diberi tanda peruntukannya. untuk yang lewat dibawah jalan raya harus diberi pipa pelindung dari Galvanized dan kabel yang tertanam harus berjarak tidak kurang dari 30 Cm dari pipa air. Elektroda pembumian yang terbuat dari tembaga berdiameter 20 mm harus telah disiapkan klem dan terminal penyambungan kabel pembumian yang kokoh. H. Distribusi kabel pembumian dari unit PABX harus diberi pelindung pipa PVC high impact sampai ke bak kontrol pembumian. .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ connector atau terminal blok. pipa gas dan lain-lain. Kabel distribusi dari terminal box utama fire alarm menuju sub terminal box harus diletakkan pada rak kabel (besi siku) yang telah terpasang diatas plafon.

Pelaksanan pekerjaan instalasi fire alarm harus berdasarkan dan memenuhi standar yang berlaku. 4. Elektroda pembumian yang terbuat dari tembaga berdiameter 20 mm harus telah disiapkan klem dan terminal penyambungan kabel pembumian yang kokoh. B. Seluruh instalasi tata suara yang menggunakan jenis MYMHY dan atau Unshielded Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan diatas plafon diberi klem dengan jarak tidak lebih dari 2 meter serta diberi tanda peruntukannya. . Distribusi kabel pembumian dari unit MCFA harus diberi pelindung pipa PVC high impact sampai ke bak kontrol pembumian. untuk yang lewat dibawah jalan raya harus diberi pipa pelindung dari Galvanized dan kabel yang tertanam harus berjarak tidak kurang dari 30 Cm dari pipa air. F. Instalasi Tata Suara A. Kabel distribusi dari terminal box utama telepon menuju sub terminal box telepon harus diletakkan pada rak kabel (besi siku) yang telah terpasang diatas plafon. H. pipa gas dan lain-lain.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ E.164 - . Penyambungan kabel harus berada didalam junction box dari bahan PVC high impact yang menggunakan terminal blok dan penutup rangkaian harus diberi terminator. kabel-kabelnya harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan di dalam dinding bata maupun di dalam dinding partisi. Kabel distribusi dari Terminal box utama tata suara menuju terminal box tata suara harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan didinding maupun diatas plafon atau ceiling. C. Kabel distribusi yang tertanam didalam tanah sedalam 60 Cm harus dilindungi pasir setebal 10 Cm dan diberi tanda peringatan. Ketinggian pemasangan outlet televisi harus setinggi 120 cm dari lantai dan sebelumnya harus dipasang box dari metal untuk tempat outlet televisi. Terminal box tata suara harus dipasang inbow pada dinding dengan ketinggian 150 cm dari lantai. I. dimana elektroda pembumian untuk unit MCFA dan menara parabola sedalam 6 m yang posisi titik penancapan ditengah-tengah bak kontrol secara terpisah. Seluruh instalasi fire alarm. G.

Kabel instalasi tersebut harus diletakkan pada rak kabel (besi siku) yang telah terpasang diatas plafon. Pelaksanaan pekerjaan instalasi telepon harus berdasarkan dan memenuhi standar yang berlaku. D. G. Kabel instalasi dari peralatan utama security system dan CCTV menuju peralatan sensor security dan kamera CCTV harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan didinding maupun diatas plafon atau ceiling. Instalasi Security System Dan CCTV A.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ D. kamera kabel-kabelnya harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan di plafon dan di dinding bata. Penyambungan kabel harus berada didalam junction box dari bahan PVC high impact yang menggunakan isolasi yang baik atau spring connector atau terminal blok. C. F. B. Distribusi kabel pembumian dari unit utama ini harus diberi pelindung pipa PVC high impact sampai ke bak kontrol pembumian. Distribusi kabel pembumian dari unit tata suara harus diberi pelindung pipa PVC high impact sampai ke bak kontrol pembumian Elektronik. Ketinggian pemasangan kamera type ceiling harus bebas berputar dan peletakan sensor contact harus tersembunyi (hanya diketahui oleh pemilik saja). dimana elektroda pembumian untuk unit utama . Seluruh instalasi speaker. E. Ketinggian pemasangan speaker type dinding harus setinggi 250 cm dari lantai dan ketinggian untuk volume control atau attenuator harus setinggi 150 cm. indikator lampu.165 - . Seluruh instalasi menggunakan jenis NYMHY untuk power dan Unshielded Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) untuk control serta coaxial cable C7/2V (RG-11) untuk sinyal video harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan diatas plafon diberi klem dengan jarak tidak lebih dari 1.5 meter serta diberi tanda peruntukannya. E. 5. Seluruh instalasi sensor contact. kabel-kabelnya harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan di plafon dan di dinding bata. Elektroda pembumian yang terbuat dari tembaga berdiameter 16 mm harus telah disiapkan klem dan terminal penyambungan kabel pembumian yang kokoh. F. Penyambungan kabel harus berada didalam junction box dari bahan PVC high impact yang menggunakan isolasi yang baik atau spring connector atau terminal blok dan tap off untuk sinyal video.

Setelah pembilasan dilakukan pengujian atau pengetesan secara water pressure.166 - .5 s/d 2 kali tekanan kerja. G. dimana elektroda pembumian untuk unit utama ini sedalam 3 m yang posisi titik penancapan ditengah-tengah bak kontrol secara terpisah. apabila jarum manometer menunjukkan angka yang konstan atau tetap berarti hasil pemasangan . Kabel instalasi tersebut harus diletakkan pada rak kabel (besi siku) yang telah terpasang diatas plafon. kotoran atau sisa-sisa pengerjaan pemipaan. Pembilasan dilakukan dengan menekan pipa-pipa dengan air secukupnya dan dibuang. 6. Elektrikal Dan Plumbing A. Kabel instalasi dari peralatan utama MATV menuju unit connector dan outlet television harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan didinding maupun diatas plafon atau ceiling. Elektroda pembumian yang terbuat dari tembaga berdiameter 16 mm harus telah disiapkan klem dan terminal penyambungan kabel pembumian yang kokoh. B. E. Pelaksanan pekerjaan instalasi harus berdasarkan dan memenuhi standar yang berlaku. diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan diatas plafon diberi klem dengan jarak tidak lebih dari 1.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ ini sedalam 3 m yang posisi titik penancapan ditengah-tengah bak kontrol secara terpisah. Seluruh instalasi menggunakan jenis coaxial cable C7/2V (RG-11) harus C.5 meter serta diberi tanda peruntukannya. seluruh instalasi plambing supaya dibilas terlebih dahulu dari semua endapan. B. Sebelum pengujian atau pengetesan. 7. yaitu menekan seluruh instalasi pemipaan dengan air yang mempunyai tekanan sebesar 1. Tekanan yang terjadi dipertahankan selama 24 jam. F. Instalasi Master Antenna Television (MATV) A. D. Distribusi kabel pembumian dari unit utama ini harus diberi pelindung pipa PVC high impact sampai ke bak kontrol pembumian. Penyambungan kabel harus berada didalam junction box dari bahan PVC high impact yang menggunakan isolasi yang baik atau connector atau spliter dan tap off. Pengetesan Pekerjaan Mekanikal. demikian diulangi sampai didapat hasil buangan pembilasan bebas dari kotoran yang mungkin ada didalam pipa air bersih tersebut. Pelaksanan pekerjaan instalasi MATV harus berdasarkan dan memenuhi standar yang berlaku.

untuk mengatasi kebakaran. antara lain : a) Kran air : 3 mka (meter kolom air). D. • . . Pengujian atau pengetesan dilakukan 2 (dua) tahap. Pompa-pompa secara otomatis tidak bekerja apabila air didalam reservoir dalam keadaan minimal (kosong). terdiri dari 3 buah pompa : • Fungsi jockey pump.. Untuk menstabilkan tekanan air didalam instalasi pipa. sumber daya dari PLN. Pompa utama.Kedudukan pompa pada engine mounting / base harus water pass dan baut-bautnya harus terpasang kuat. a) Hydrant Pump Sistem kerja : automatic. instalasi pemipaan dinyatakan baik. d) Water Closet Flush Balve : 10 mka. yaitu : a) Sebelum penyambungan dengan sanitair (dengan tekanan testing) b) Setelah penyambungan dengan sanitair (pengecekan fungsi) Seluruh instalasi plambing harus dibuktikan dengan water test. Dengan sistem mengisi air ke instalasi dengan pompa (motor pompa atau pompa tangan).Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ C. • Pengecekan pompa. • Fungsi electric pump. E. akibat perubahan suhu udara atau keadaan lain.Oli sebagai bahan pelumas untuk pompa harus telah terisi.167 - . Sampai tekanan yang diharuskan minimal 25 kg/cm² dan tidak ada penurunan selama 12 jam. manual.5 s/d 2 (dua) kali tekanan kerjanya (working pressure) dan dibiarkan dalam kondisi ini selama paling kurang 12 (dua belas) jam tanpa mengalami kebocoran dalam hal ini tekanan kerjanya adalah 25 kg/cm² dan apabila sesuatu bagian dari instalasi akan tertutup oleh konstruksi bangunan lain (ceiling) maka bagian dari instalasi tersebut harus diuji dengan cara yang sama seperti diatas setelah ditutup dengan kontruksi bangunan tersebut (ceiling). . c) Urinal Flush valve : 4 mka. Setelah selesai pemasangan instalasi pipa seluruh sistem distribusi air untuk pemadam kebakaran harus diuji dengan tekanan air sebesar 1. b) Test Prosedure • Sebelum perlengkapan hydrant dicoba. dalam keadaan satu garis atau tidak. . b) Shower : 7 mka (meter kolom air). maka terlebih dahulu pipa instalasi hydrant ditest dulu mengenai kebocorannya.Diperiksa koupling dan poros pompa dengan electro motor.

Pengujian temperatur ruangan yang dikondisikan harus ditentukan secara kontinue minimal selama 2 x 24 Jam. tekanan drop. .Kran-kran dibuka perlahan-lahan dan dicheck ampernya dan amper akan naik sampai titik maksimal (full capasity sesuai besar kilo watt daripada electro motor). ELEKTRIKAL DAN .168 - . dan jockey pump bekerja. • F. dan pada tekanan tertentu pompa akan berhenti. . VII. electric pump akan bekerja. • Electric pump Posisi kran pada hydrant dibuka. line telepon PT. . G.Telkom.Secara mekanik impeller (baling-baling) pompa harus dapat diputar dengan ringan dengan tangan.Pengecekan RPM. OUTLINE PLUMBING SPECK PEKERJAAN MEKANIKAL.Sudah diketahui besar arus listrik (amper). maka secara otomatis tekanan air akan berkurang. pompa dijalanan semua kran-kran ditutup. surat pernyataan jaminan instalasi mekanikal dan elektrikal. Menyerahkan berita acara hasil test. sehingga persyaratan-persyaratan pengkondisian udara yang telah ditentukan dapat dicapai. I. Pengetesan ketahanan isolasi kabel seluruh instalasi kelistrikan harus diatas 1000 MOhm.Power yang masuk ke terminal pompa dari panel pompa dicheck. Seluruh sistem instalasi AC harus dilakukan pengetesan (test) balancing dan adjusting. Arah putaran harus clock wise (searah jarum jam). pengecekan pompa pada pressure gauge pada masing-masing pompa dan di hydrofor. surat kwitansi penyambungan daya listrik PLN. Dan instalasi power listrik untuk unit AC maupun exhaust fan harus ditest ketahanan isolasi kabel dengan pengukuran diatas 1000 Mohm. H.Setelah itu pompa dialirkan tegangan dan dilihat putaran balingbaling dari pompa. . Jockey Pump. Pengetesan tahanan pembumian untuk kelistrikan dan penangkal petir harus lebih kecil dari 2 Ohm dan begitu pula untuk instalasi elektronik. air PDAM dan penggunaan air tanah sumur dalam. .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ . sedangkan untuk instalasi elektronik harus sebesar 750 MOhm – 1000 Mohm. Posisi kran dibuka air dibuang. J.

Peredam getaran pompa : Proco TM. Lowara-ITT. NFPA 20 Listen : Fairbanks Morse. Wavin. . Patterson. Pompa terendam : Grundfos. Pralon. Bakrie. Armflex. Pekerjaan Elektrikal A.169 - . Bio-Primatec. Voksel.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 1. Spindo. Pekerjaan Mekanikal Dan Plumbing A. NFPA 20 Non. 7. Instalasi Pemadam Kebakaran – (Produk / Merek harus Setara) 1. Landini. Pipa air pemadam kebakaran : PPI. Pressure Tank air : Varem. Kitz. Bakrie. Astam. Bumi Kaya. Kabelindo. Hansel. Jembo Cable. Bumi Kaya. Jembo Cable. Pompa pemadam . Pengolahan limbah air kotor : Bio-Master. KHI. Voksel. B. Pemadam api ringan (PAR) : Yamato. Pumpex. 3. Pipa utama di ruang pompa : PPI. Spindo. Vitallium. Astam. Appindo. Kabelmetal. 4. MG. 2. Transformator (Trafo) : Unindo. ITT A-C Pump . Instalasi Plumbing – (Produk / Merek harus Setara) 1. Pipa Plumbing : Rucika. SPP. 6. 10. Landini. Pompa air bersih : Grundfos. 2. Alat instalasi pemadam : Zeki. 3. Super Intilon. Tozen. 4. Kabel 20 kVolt : Supreme. a. Kabelmetal. Kabelindo. Vitallium. 3. Filterisasi : Southern Chemicals. Perruno. Pompa sumur dalam (Deep Well) : Grundfos. Panel Tegangan Menengah : Unindo. SPP. 2. Super Swallow. 11. 2. Tozen. Peredam getaran pompa : Proco TM. Mizu. OniPanel. 5. Pompa sumur dangkal (Jet Pump) : Grundfos. Filter Ruhaak. Sanyo. 5. Matra. Lowara-ITT. Landini. 8. Instalasi Listrik (Arus Kuat) – (Produk / Merek harus Setara) 1. 5. KHI. Trafindo. ITT b.Qual. Mizu.Listen : Fairbanks Morse. Hager. AEG. Kabel 1 kVolt : Supreme. Bombas Ideal. 4. Pressure Tank air bersih : Varem. Panel tegangan rendah : Simetri. A-C Pump . JapaPanel. Kitz. 6. 7. Peralatan pengaturan air bersih (10 bar) : Toyo. Chuub. Patterson. E. Armflex. 9. Peralatan pengaturan air (16 bar) : Toyo. Yamaha.

Phillips. B. Lightning arrester : OBO B. AEG. 10. Nohmi. Instalasi MATV (Arus Lemah) – (Produk / Merek harus Setara) . MK. Avaya. 9. Egi. Unibell. Peralatan utama (MCFA) : National. 11. Peralatan pembumian pengaman : Catu. Instalasi Tata Suara (Arus Lemah) – (Produk / Merek harus Setara) 1. 16. Pipa pelindung kabel : EGA. AEG. 3. Marshall Tuplex. Hansel. AEG. MG. Unibell. Atco. Unibell. Merlin Gerin. 5.. Panasonic. Peralatan utama (PABX) : Toshiba. Peralatan pembumian pengaman : Catu. Terminal box : Hager. Unibell. 6. Egi. 5. Marshall Tuplex. Hansel. 2. Avaya. Circutor. 15. Peralatan utama : TOA. MG. ABB. Kabel instalasi fire alarm : BICC Brand-Rex. Rak kabel : OniRack. Hansel. 13. Kabel instalasi tata suara : BICC Brand-Rex. 7. Peralatan pembumian pengaman : Catu. Legrand. Waler. 2. Crompton. Marshall Tuplex. Terminal box : Hager. Unit alat lampu : Phillips. BJB. Unit speaker & volume control : TOA. Relay Pengaman : Merlin Gerin. Phillips. Merlin Gerin. C. Unit saklar & stop kontak : MK. 6. Phillips. Phonic Contec. 3. Pipa pelindung kabel : EGA. E. Metosu. 14. National. 4. unibell. 5. Armatur lampu : OniLight. Unit Instrument : Schlumberge.170 - . D. MG. Unit pendeteksi & indicator : National. 7. 2. Kapasitor bank : Nokian. Waler. 4. 7. Avaya. Omron. Phonic Contec. MG. Waler. Fujisu. Nittan. Kabel kontrol : BICC Brand-Rex. Peralatan pembumian pengaman : Catu. Komponen Panel TR : Terasaki. Siemens. National. Instalasi Fire Alarm (Arus Lemah) – (Produk / Merek harus Setara) 1. Lightning arrester : OBO Bettermann. Pipa pelindung kabel : EGA. Marshall Tuplex. 4. Pipa pelindung kabel : EGA. 17. Nittan. Avaya. Kabel instalasi telepon : BICC Brand-Rex. Fuji Electric. Lightning arrester : OBO Bettermann. Phonic Contec. Nohmi. 7. Outlet telepon : BICC Brand-Rex. 3. Waler. Phonic Contec. Nobi. Lightning arrester : OBO Bettermann. Instalasi Telepon (Arus Lemah) – (Produk / Merek harus Setara) 1.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 6. 8. 6. Legrand. Metosu. 12. Terminal box : Hager.

Waler. 4. 6. MG. F. Instalasi Security System & CCTV (Arus Lemah) – (Produk / Merek harus Setara) 1. Unibell. 4.4 diatas atau disesuaikan merek unit Genset.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 1.7 s/d A. Avaya.2. Alternator / Generator : Leroy Somer. G. Spindo. Mesin Diesel / Engine : Caterpillar.171 - . Unibell. Pipa pelindung kabel : EGA. KHI. Komatsu. Peralatan utama (MATV) : Fagor. Yuri.A. Ikusi. Peralatan pembumian pengaman : Catu. 8. 8. 6. Pipa pelindung kabel : EGA. Panel Genset / AMF : Sama item 7. Peralatan utama CCTV system : C&K System. Outlet television : BICC Brand-Rex. Terminal box : Hager. 6. Sony. Sony. Hansel.A. MG. Pompa BBM / Oli Manual : Lokal.2. Teco. Komponen Panel : Sama item 7. 3. Bumi Kaya. 7.2. Ikusi. Unit peralatan security system : C&K System. Peralatan pembumian pengaman : Catu. Phonic Contec. Pompa BBM / Oli Electric : AEG. Marshall Tuplex. Yuri. 2. 4. Unit penyambungan (Tap-off) : Fagor. Kabelmetal. 3. Legrand. Tanki BBM / Oli : Lokal. Lightning arrester : OBO Bettermann. Marshall Tuplex. Jembo Cable.10 diatas atau disesuaikan merek unit Genset. Kabel instalasi kontrol & video : BICC Brand-Rex. 9. 7. 2. Hansel. Lightning arrester : OBO Bettermann. . Relay Pengaman : Sama item 7. 2. Sanyo. Voksel. Phonic Contec. Terminal box : Hager. MWM-Denztm Cummins. Avaya. Waler. 5. 10.A. Pipa Instalasi BBM / Oli : PPI. Unit peralatan CCTV system : C&K System. MK.8 diatas atau disesuaikan merek unit Genset. 7. Stanford. Peredam suara : Keumkang atau disesuaikan merek unit Genset. Kabelindo. Pekerjaan Instalasi Diesel Generator Set – (Produk / Merek harus Setara) 1. 3. 10. 5. Sanyo. 9. AVK. Peralatan utama security system : C&K System. 8. Kabel instalasi power : Supreme. 5. Kabel instalasi television : BICC Brand-Rex. Bakrie.

OBO Bettermann. Ese Tech. Phonic Contec. Voksel. Pipa pelindung kabel : EGA. Peralatan pembumian pengaman : Catu. Rak kabel : Supreme. Nobi. Voksel. Kabelindo.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 11. Metosu. Kurn. Kabel 1 kVolt Kabelmetal. 4. 3. Jembo Cable. Pekerjaan Instalasi Penyalur Petir – (Produk / Merek harus Setara) 1. Kabel 1 kVolt : Supreme. Unibell. Apollo. . Kabelindo. Zeus. Lightning counter : Prevectron. Marshall Tuplex. 5. Air terminal system elektrostatis : Prevectron. 12. H. : OniRack. Jembo Cable.172 - . Kabelmetal. Waler. 2.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful