P. 1
Spekteknis III

Spekteknis III

|Views: 1,147|Likes:
Dipublikasikan oleh Andreas Wars

More info:

Published by: Andreas Wars on Aug 01, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/08/2013

pdf

text

original

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

BAB III RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT TEKNIS PEKERJAAN MEKANIKAL ELEKTRIKAL & PLUMBING
I. SYARAT-SYARAT UMUM Spesifikasi teknis ini menjelaskan tentang uraian syarat-syarat teknis dalam hal penyediaan, pemasangan, dan pengetesan seluruh peralatan (material) dan instalasi yang ditunjukkan pada gambar perencanaan untuk pelaksanaan pekerjaan mekanikal dan elektrikal pada Proyek KEGIATAN PENGEMBANGAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) NEGERI 1 BALIKPAPAN SEBAGAI SMK MODEL - KALIMANTAN TIMUR. Spesifikasi teknis ini meliputi uraian untuk pelaksanaan antara lain : 1. Pekerjaan Mekanikal Dan Plumbing, terdiri dari ; 1.1. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Plumbing. 1.2. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Pemadam Kebakaran. 2. Pekerjaan Elektrikal, terdiri dari ; 1.1. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Kelistrikan. 1.2. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Diesel Generator Set. 1.3. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Penyalur Petir. 1.4. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Telepon. 1.5. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Fire Alarm. 1.6. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Tata Suara (Sound System). 1.7. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Security System dan CCTV. Spesifikasi Teknis, Gambar Perencanaan dan Bill Of Quantity ini merupakan dokumen penawaran yang tidak dapat dipisah-pisahkan atau satu kesatuan, dan apabila ada sesuatu bagian pekerjaan atau bahan atau peralatan yang diperlukan agar instalasi ini dapat bekerja dengan baik dan hanya dinyatakan dalam salah satu gambar perencanaan atau spesifikasi teknis atau bill of quantity saja, maka Pemborong harus tetap melaksanakannya sesuai dengan standard dan peraturan yang berlaku. a. Gambar - Gambar Gambar-gambar perencanan tidak dimaksudkan untuk menunjukkan semua accessories dan fixture secara terperinci. Semua bagian tersebut walaupun tidak digambarkan atau disebutkan secara detail harus disediakan dan dipasang oleh Pemborong, sehingga sistem dapat bekerja dengan baik, benar
- 89 -

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

dan sesuai standar yang berlaku. Gambar-gambar instalasi menunjukkan secara umum tata letak dari peralatan instalasi yang pemasangannya harus dikerjakan dengan memperhatikan kondisi lapangan. Gambar-gambar arsitektur dan struktur/sipil harus dipakai sebagai referensi untuk pelaksanaan dan detail "finishing" dari proyek. Sebelum pekerjaan dimulai, Pemborong harus mengajukan gambar-gambar kerja dan detail (shop drawing) sebanyak 3 (tiga) set yang harus diajukan kepada Direksi Pengawas Lapangan untuk mendapatkan persetujuan. Setiap shop drawing yang diajukan pemborong dan telah disetujui Direksi Pengawas Lapangan dianggap bahwa Pemborong telah memahami situasi serta telah berkonsultasi dengan pekerjaan instalasi lainnya. Pemborong harus membuat catatan yang cermat dari penyesuaian pelaksanaan pekerjaan di lapangan, catatan tersebut harus dituangkan dalam satu set lengkap gambar (kalkir) dan 3 (tiga) set lengkap gambar blue print sebagai gambar - gambar sesuai pelaksanaan (as built drawings). As built drawings harus diserahkan kepada Direksi Pengawas Lapangan dan Pemberi Tugas (Owner) setelah selesai pekerjaan. Dalam hal ada keraguan yang ditimbulkan karena kemungkinan kesalahan penggambaran atau ketidak sesuaian lainnya, pemborong harus segera mengajukan pertanyaan tertulis kepada Direksi Pengawas Lapangan, Pemberi Tugas, dan Perencana untuk mendapatkan penjelasan masalah tersebut dalam pelaksanaan baik berupa jenis barang, pemasangan maupun pengujian atau pengetesan. b. Koordinasi Pemborong pekerjaan instalasi dalam melaksanakan pekerjaan ini, harus bekerja sama dengan Pemborong bidang atau disiplin lainnya, agar seluruh pekerjaan dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan jadwal waktu yang telah ditentukan. Koordinasi yang baik perlu diadakan untuk mencegah agar pekerjaan yang satu tidak menghalangi atau menghambat pekerjaan lainnya. c. Daftar Bahan dan Contoh Dalam waktu tidak lebih dari 14 (empat belas) hari setelah Pemborong menerima pemberitahuan meneruskan pekerjaan, kecuali apabila ditunjuk lain oleh Direksi Pengawas Lapangan, Pemborong diharuskan menyerahkan daftar dari bahan dan material yang akan digunakan. Daftar ini harus dibuat rangkap 3 (tiga) yang didalamnya tercantum nama dan alamat, katalog dan keterangan
- 90 -

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

lain yang dianggap perlu oleh Direksi Pengawas Lapangan. Persetujuan oleh Direksi Pengawas Lapangan akan diberikan atas dasar diatas. Pemborong harus menyerahkan contoh bahan dan material yang akan dipasang kepada Direksi Pengawas Lapangan. Semua biaya yang berkenaan dengan penyerahan dan pengembalian contoh - contoh ini adalah menjadi tanggungan Pemborong. Bahan yang digunakan adalah sesuai dengan yang dimaksud didalam spesifikasi teknis ini, berstandar mutu dan keadaan baru. Pekerjaan haruslah dilakukan oleh tenaga ahli. Pemborong diwajibkan untuk mengecek kembali atas segala ukuran dan kapasitas peralatan yang akan dipasang dan apabila terdapat keraguan, Pemborong harus segera menghubungi Direksi Pengawas Lapangan dan Perencana untuk berkonsultasi. Pengambilan ukuran atau pemilihan kapasitas peralatan, yang sebelumnya tidak dikonsultasikan dengan Direksi Pengawas Lapangan dan Perencana, apabila terjadi kekeliruan maka hal tersebut menjadi tanggung jawab Pemborong. Untuk itu pemilihan peralatan dan material harus mendapatkan persetujuan dari Direksi Pengawas Lapangan, Pemberi Tugas Dan perencana. Penggantian merk bahan dan material dapat dilakukan dengan persetujuan dan ketentuan dari Direksi Pengawas Lapangan, Pemberi Tugas dan Perencana. d. Perlindungan Pemilik Atas penggunaan bahan dan material, sistem dan lain - lain oleh Pemborong, Pemberi Tugas (Pemilik) dijamin dan dibebaskan dari segala claim ataupun tuntutan yuridis lainnya. Hal ini Harus menjadi Perhatian dan tanggung jawab Pemborong. e. Pengetesan dan Persetujuan Pemborong harus melakukan semua pengetesan yang dipersyaratkan disini dan mendemonstrasikan cara kerja dari segenap sistem, disaksikan oleh Direksi Pengawas Lapangan dan Perencana. Semua tenaga, bahan dan perlengkapan yang perlu untuk percobaan tersebut, merupakan tanggung jawab Pemborong. Semua peralatan - peralatan yang sudah dikirim dan dipasang, harus memenuhi standar dan ketentuan pengetesan dengan benar, selanjutnya
- 91 -

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

pemborong harus melaksanakan pengujian secara keseluruhan dari peralatan - peralatan yang terpasang, disaksikan oleh team Pemberi Tugas, Direksi Pengawas Lapangan dan Perencana. Hal ini termasuk pula peralatan khusus yang diperlukan untuk testing dari sistem ini seperti yang dianjurkan oleh pabrik pembuat, harus disediakan oleh Pemborong. Dan jika sudah ditest dan ternyata memenuhi fungsi - fungsinya sesuai dengan standar yang berlaku dan ketentuan dari kontrak, maka seluruh unit lengkap dengan peralatannya dapat diserahkan kepada Direksi Pengawas Lapangan untuk disetujui. f. Masa Garansi dan Serah Terima Pekerjaan Peralatan utama harus digaransikan selama 1 (satu) sampai 3 (tiga) tahun terhitung dari penyerahan kedua. Selama masa garansi, Pemborong diwajibkan untuk mengatasi segala kerusakan-kerusakan dari pada peralatan utama yang dipasangnya tanpa ada biaya tambahan. Selama masa garansi tersebut, Pemborong pekerjaan instalasi ini masih harus menyediakan tenaga ahli yang dapat dihubungi setiap saat.

Penyerahan pekerjaan pertama baru dapat diterima setelah dilengkapi dengan bukti dari hasil pemeriksaan atas instalasi, dengan pernyataan benar dan baik yang ditandatangani bersama oleh instalatur yang melaksanakan pekerjaan tersebut, Direksi Pengawas Lapangan dan melampirkan sertifikat pengujian yang sudah disahkan oleh Badan Instansi yang berwenang. Jika pada masa garansi tersebut, Pemborong tidak melaksanakan atau tidak memenuhi teguran - teguran atas perbaikan, penggantian, kekurangan selama masa garansi, maka Direksi Pengawas Lapangan berhak menyerahkan pekerjaan perbaikan atau kekurangan tersebut pada pihak lain atas biaya dari Pemborong yang melaksanakan pekerjaan instalasi tersebut. Sebelum penyerahan kedua (final acceptance), Pemborong harus mengadakan semacam pendidikan dan latihan selama periode tersebut kepada Tenaga calon-calon operator untuk setiap pekerjaan yang ditunjuk oleh Pemberi Tugas (Owner). Training tentang pengoperasian dan perawatan tersebut harus lengkap dengan 3 (tiga) set operating maintenance and repair manual books, sehingga para petugas atau operator dapat mengoperasikan dan melaksanakan pemeliharaan. g. Laporan
- 92 -

Perubahan. Penambahan dan Pengurangan Pekerjaan . Catatan dan perintah Direksi Pengawas Lapangan yang disampaikan baik secara lisan maupun tertulis. Penanggung jawab tersebut harus berada ditempat pekerjaan selama jam kerja dan pada saat diperlukan dalam pelaksanaan. dibuat laporan mingguan dimana laporan tersebut berisi ikhtisar dan catatan prestasi atas pekerjaan minggu lalu sehingga menjadi laporan selama 1 (satu) bulan dan rencana pekerjaan minggu depan dan satu bulan ke depan. bertanggung jawab penuh dalam menerima segala instruksi instruksi dari Direksi Pengawas Lapangan. Laporan tersebut dibuat dalam rangka 3 (tiga) meliputi : a. b. h. Semua pengetesan dan atau pengukuran tersebut harus disaksikan oleh Direksi Pengawas Lapangan pekerjaan ini. Berdasarkan laporan harian. atau pada saat yang dikehendaki oleh Direksi Pengawas Lapangan di dalam pelaksanaan harus disampaikan langsung kepada pihak Pemborng melalui penanggung jawab Pemborong.kegiatan yang dilakukan di lapangan secar jelas. c.93 - . Pemborong harus menyerahkan Laporan Pengetesan kepada Direksi dalam rangkap 5 (lima) mengenai hal-hal sebagi berikut : a.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Pemborong wajib membuat "Laporan Harian. Hasil pengukuran-pengukuran dan lain-lain. Hasil pengetesan tahanan isolasi kabel dan pemberian tegangan. Hasil pengetesan peralatan-peralatan instalasi. Hal-hal yang menyangkut masalah : • Material (masuk atau ditolak) • Jumlah tenaga kerja • Keadaan cuaca • Pekerjaan tambah / kurang. Penanggung Jawab Pelaksana Sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan Pemborong harus menempatkan seorang penanggung jawab pelaksanaan yang ahli dan berpengalaman serta harus selalu berada di lapangan / site. b. Mingguan Dan Bulanan" yang memberikan gambaran dari kegiatan . yang bertindak selaku wakil dari Pemborong dan mempunyai kemampuan untuk memberikan keputusan teknis. Laporan ini harus ditandatangani oleh Manager Proyek dan diserahkan pada Direksi Pengawas Lapangan dan Pemberi Tugas untuk diketahui / disetujui. Kegiatan Fisik. i.

94 - . pembongkaran. peralatan. k. harus diajukan oleh Pemborong kepada Direksi Pengawas Lapangan secara tertulis. harus diselenggarakan kegiatan pemeliharaan berjangka dan pemeriksaan routine. Dalam merubah gambar rencana tersebut. l. Pengajuan perubahan material. pengeboran dan sebagainya hanya dapat dilaksanakan setelah mendapat izin tertulis dari Direksi Pengawas Lapangan. dapat dilaksanakan bila terlebih dahulu mendapatkan izin dari Pemberi Tugas dan Direksi Pengawas Lapangan m. j. penyimpanan barang / bahan serta peralatan kerja dan sebagai area / tempat kerja (peralatan pekerjaan kasar) dimana pelaksanaan tugas instalasi berlangsung. Masa Pemeliharaan Selama masa pemeliharaan. Pengelasan dan Pengeboran Pemborong tembok. Pekerjaan pemeliharaan dan pemeriksaan routine tersebut.perubahan material dan gambar rencana yang mengakibatkan pekerjaan tambah kurang harus disetujui secara tertulis oleh Direksi Pengawas Lapangan. Penjagaan Dan Kebakaran Pemborong wajib mengadakan penjagaan dengan baik serta terus menerus selama berlangsungnya pekerjaan atas bahan. . dinding dan sebagainya yang dilakukan dalam rangka pemasangan instalasi ini maupun pengembaliannya seperti keadaan semula adalah termasuk pekerjaan Pemborong instalasi ini. Pembobokan. Perubahan . lantai. Kantor Pemborong. Gudang dan Los Kerja Pemborong diperbolehkan membuat ruang kantor. gudang dan los kerja di halaman tempat pekerjaan.gambar rencana yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan Direksi Pengawas Lapangan. harus dilaksanakan tidak kurang dari dua minggu sekali. Pembobokan. Pemborong harus menyerahkan gambar perubahan yang dimaksud Direksi Pengawas Lapangan dalam rangkap 3 (tiga) untuk disetujui. mesin dan alat-alat kerja yang disimpan di tempat kerja (gudang lapangan). gambar rencana dan lain sebagainya.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Pelaksanaan pekerjaan yang menyimpang dari gambar . untuk keperluan pelaksanaan tugas administrasi lapangan.

Site Manager harus berada ditempat pekerjaan selama jam .95 - . o. Peti PPPK dengan isinya yang selalu lengkap.peraturan yang lain tentang ketertiban akan di keluarkan oleh Direksi Pengawas Lapangan pada waktu pelaksanaan. Bagan Penyelenggara dari Pemborong Pimpinan harian pada pelaksanaan pekerjaan oleh Pemborong harus diserahkan kepada penyelenggara dengan kwualifikasi ahli. Peraturan . kantor. los kerja. n.barang tersebut diatas. p. Penerangan dan Sumber Daya Pada kantor. menjadi tanggung jawab Pemborong. maka Pemborong diwajibkan segera mengambil segala tindakan guna kepentingan si korban atau para korban. Pemborong wajib menyediakan peralatan pemadam kebakaran (pemadam api ringan) yang diletakkan dalam kantor lapangan dan gudang. gudang dan tempat . Kecelakaan dan Peti PPPK Terjadinya kecelakaan yang berhubungan dengan pelaksanaan pekerjaan ini. guna keperluan pertolongan pertama pada kecelakaan harus selalu ada di tempat pekerjaan.jam kerja dan . gudang. q. Kebersihan dan Ketertiban Selama pelaksanaan pekerjaan berlangsung. los kerja dan tempat pekerjaan dilaksanakan dalam bangunan. harus selalu dalam keadaan bersih. serta melaporkan kejadian tersebut kepada instansi dan departemen yang bersangkutan / berwenang (dalam hal ini polisi dan Departemen Tenaga Kerja) dan mempertanggungjawabkan sesuai dengan peraturan yang berlaku. harus diberi penerangan yang cukup. harus diatur sedemikian rupa agar memudahkan jalannya pemeriksaan dan tidak mengganggu pekerjaan dari bagian lain. bahan dan peralatan baik di dalam gudang maupun diluar (halaman).tempat pelaksanaan pekerjaan yang dianggap perlu. berpengalaman dan mempunyai wewenang penuh untuk mengambil keputusan.Penimbunan / penyimpanan barang.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Kehilangan yang diakibatkan oleh kelalaian penjagaan atas barang . Daya listrik baik untuk keperluan penerangan maupun untuk sumber tenaga / daya kerja harus disediakan oleh Pemborong.

Pengawasan Pengawasan setiap hari terhadap pelaksanaan pekerjaan adalah dilakukan oleh Direksi Pengawas Lapangan dan Staff-nya. II. Pemborong diwajibkan untuk menjalankan disiplin yang ketat terhadap semua pekerja (buruh) dan pegawainya. r. Petunjuk dan perintah Direksi Pengawas Lapangan didalam pelaksanaan. Site Manager mewakili Pemborong ditempat pekerja dapat bertindak penuh kepada Direksi Pengawas Lapangan. . tetapi luput dari pengamatan Direksi Pengawas Lapangan dan staf-nya adalah menjadi tanggung jawab Pemborong. bahan dan peralatan serta Pemborong harus mengadakan fasilitas .bagian pekerjaan yang telah dilaksanakan. Di tempat pekerjaan. memeriksa dan menguji setiap bagian pekerjaan. kepada mereka yang melanggar terhadap peraturan umum mengganggu ataupun merusak ketertiban. maka akan dikenakan tindakan sesuai dengan yang dimaksud dalam pasal denda. LINGKUP PEKERJAAN Spesifikasi teknis ini menjelaskan tentang uraian syarat-syarat teknis dalam hal penyediaan.96 - . disampaikan langsung kepada Site Manager wakil Pemborong.fasilitas yang diperlukan. Bila Pemborong lalai. Bagian . sebagai penanggung jawab di lapangan. pemasangan dan pengujian seluruh lingkup pekerjaan instalasi Mekanikal. melakukan perbuatan yang merugikan terhadap pelaksanaan pekerjaan. Elektrikal Dan Plumbing yang terdiri dari .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ setiap saat yang diperlukan Pemberi Tugas dan Direksi Pengawas Lapangan. harus segera dikeluarkan dari tempat pekerjaan atas perintah pengawas harian. berlaku tidak wajar. Pada setiap saat Direksi Pengawas Lapangan atau petugas – petugas / staff harus dapat mengawasi. Direksi Pengawas Lapangan menempatkan petugas petugas pengawasan yang bertugas setiap saat untuk mengawasi pekerjaan.

1.1.1. Pengadaan dan pemasangan pompa sumur dangkal (Jet Pump) dan Submersible Deep Well Pump air bersih serta pengeboran sumur dalam dan dangkal untuk sumber air bersih.8.2. Pekerjaan Plumbing 1. Pekerjaan Kelistrikan . dan accessories lainnya. air bekas. 1. 1. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi pemadam kebakaran (hydrant) lengkap dengan pompa-pompa hydrant. 1. daerah setempat.5.1. tee.2. sistem pengolahan air bekas (buangan) dari ruang cuci dengan Neutralizing Tank dan dari ruang dapur kotor dengan Grease Trap.1. Pengadaan dan pemasangan peralatan sistem pengolahan air kotor (Septic Tank) dengan Biotech System. Pengurusan ijin dan penyambungan sumber air bersih dari PDAM 1. Pekerjaan Pemadam Kebakaran 1. Pengetesan dan pengujian dari seluruh instalasi plambing yang terpasang. fire hydrant box.3. Pekerjaan Elektrikal 2. 2. Pengadaan dan pemasangan sistem penyaluran dan penampungan air hujan dengan sumur resapan dan saluran / drainase bangunan.1. Pengadaan dan pemasangan peralatan-peralatan bantu bagi seluruh peralatan plambing. pipa vent dan air hujan lengkap dengan elbow.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 1.2. 1. 1.2. fire brigade connection. Pengadaan dan pemasangan instalasi pemadam api ringan (PAR) atau fire extinguiher. reduser.1. 1. 1.3. Pengurusan ijin penggunaan instalasi pemadam kebakaran (hydrant). klem. Pekerjaan Mekanikal 1.1.2. Pengetesan dan pengujian dari seluruh instalasi pemadam kebakaran yang tepasang.1.7.1. air kotor.6. 1. 1.4.2. dan accessories lainnya.2. hydrant pillar. 1. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi air bersih. Pengurusan ijin dan penyambungan sumber air bersih dari sumur dalam maupun dangkal kepada pihak Badan yang berwenang pada daerah setempat.4.97 - .1.1.

1.2.1. Pengadaan. Pengadaan dan pemasangan seluruh panel-panel tegangan rendah lengkap dengan komponen-komponen panelnya. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi penerangan dalam dan luar serta stop kontak lengkap dengan kabel instalasi.1.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 2. Pengadaan. 2. model silent (Mobile). pipa pelindung kabel. dan stop kontak. 2. 2. 50 Hz lengkap dengan komponen pengamanannya.1.6.2. Pekerjaan Diesel Generator Set 2. 2.1. pemasangan dan penyujian unit Diesel Generator Set lengkap dengan tanki mingguan dan harian.2. pemasangan dan pengujian type dan ukuran kabel tegangan rendah 400 V dari Panel Genset (AMF) ke Panel Utama.98 - .2.1. pemasangan dan pengujian sistem listrik tegangan rendah lengkap dengan komponen-komponen panel genset (AMF).9.2.10. 2. dan accessories lainnya.8. 2. Pengurusan dan penyambungan daya listrik PLN Sistem TR/TR 400/230 Volt ke pihak PLN daerah setempat.5.1. 2.2.2.7. kotak saklar dan stop kontak. Pengurusan dan penyambungan daya listrik dari sumber Diesel Generator Set Sistem tegangan rendah (TR/TR) 400/230 Volt. Pengadaan dan pemasangan panel utama tegangan menengah (TM) lengkap dengan komponen-komponen panelnya.1.3. 2. Pengadaan dan pemasangan berbagai jenis lampu penerangan. Pengadaan dan pemasangan instalasi listrik untuk AC dan Fan. 2. isolasi penyambungan kabel. junction box. Pengurusan dan penyambungan daya listrik PLN Sistem TM/TM 20 kVolt ke pihak PLN daerah setempat.11. 2. Pengadaan dan pemasangan seluruh type dan ukuran kabel tegangan rendah 400/230 V.1. 2. 2.1. 2.12. saklar.1.3.1.1. 2.4. 2. . Pengadaan dan pemasangan seluruh type dan ukuran kabel tegangan menengah 20 kV. Pengadaan. Pengadaan dan pemasangan sistem pembumian pengaman lengkap dengan bak kontrol dan elektroda pembumian. Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi kelistrikan yang terpasang. Pengadaan dan pemasangan Transformator Stap-Up 20 kV/400 V.1.4.

pemasangan dan pengujian type dan ukuran kabel kontrol 24V-DC dari Panel Genset (AMF) ke Panel Utama. 2. Pengadaan dan pemasangan instalasi penyalur petir dan sistem pentanahan penangkal petir lengkap dengan bak kontrol. Pengadaan dan pemasangan Unit peralatan utama Fire Alarm . Pengadaan dan pemasangan terminal-terminal box telepon (TBT). Pengadaan dan pemasangan Unit peralatan utama PABX lengkap dengan terminal box utama (TBU-PABX). Pengadaan dan pemasangan seluruh pekerjaan kontruksi untuk unit Diesel Genset dan tanki mingguan lengkap dengan Pondasi. Pengadaan dan pemasangan jenis pesawat telepon digital dan analog. urugan tanah dan lainnya.1. Pengurusan dan penyambungan line telepon ke pihak PT. 2.1.2.3. Pengadaan. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi outlet telepon lengkap dengan jenis dan ukuran kabelnya. Pengadaan dan pemasangan tiang penyanggah air terminal penyalur petir.2. Pengadaan dan pemasangan Unit Splizen (Air Terminal) penyalur petir sistem elektrostatis.3. Pengadaan.3.5. pipa pelindung kabel.Telkom daerah setempat.4.1.3. Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi penyalur petir system elektrostatis dan sistem conventional (sangkar faraday).5.4.5. pemasangan dan pengujian seluruh sistem pembumian pengaman untuk Netral Genset & Body Genset lengkap dengan bak kontrol dan elektroda pembumian.99 - .4. 2.6.3.5.2. 2.7. alat ukur dan elektroda pentanahan. Pekerjaan Telepon 2.2. galian tanah.4. 2.4. Pengadaan. 2.2.6.2. Pekerjaan Penyalur Petir 2. junction box. 2. 2. dan accessories lainnya. pemasangan dan pengujian seluruh sistem pemipaan bahan bakar solar dari tanki mingguan ke tangki harian Diesel Genset lengkap dengan Pompa listrik dan manual. Pekerjaan Fire Alarm (Penginderaan Kebakaran) 2.4. Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi telepon yang terpasang. 2.4. kotak untuk outlet telepon. 2.4. 2.4.3. 2.8. 2.3.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 2. serta bak kontrol. 2.

3.5.4. pipa pelindung kabel.6.3. Pengadaan dan pemasangan Unit peralatan utama CCTV dan Security System lengkap dengan terminal box utama (TBU-CS).8. pipa pelindung kabel. horn speaker. Pengadaan dan pemasangan terminal-terminal box CS (TBT-CS). 2. lengkap dengan jenis dan ukuran kabelnya. antenna FM/AM. kotak untuk outlet TV + Unit Colour Monitor TV.100 - . sirine.4. 2.7. 2. junction box. 2. Unit peralatan security System (Door Contak. Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi Fire Alarm yang terpasang.4. juntion box. Pengadaan dan pemasangan Unit peralatan utama Indovision atau TV Cable lengkap dengan terminal box utama (TBU-TV). break glass switch. 2. dan accessories lainnya.6. Pengadaan dan pemasangan terminal-terminal box Fire Alarm (TBF).7.2. (MCFA) lengkap dengan terminal box utama (TBF-FA). volume kontrol. 2. lengkap dengan jenis dan ukuran kabelnya. pipa pelindung kabel.7.1. 2. 2. dan accessories lainnya. Infra Rad Detector).6. selektor zone. 2.7.5. Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi Tata Suara yang terpasang. . dan accessories lainnya. Pekerjaan Instalasi Closed Camera Television (CCTV) Dan Security System 2. 2. 2. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi unit detektor. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi. Unit Camera & Lenses.6.8. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi CCTV & Security System lengkap dengan jenis dan ukuran kabelnya. alarm bell.3. 2. Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi CCTV dan Security System yang terpasang.5. Pengadaan dan pemasangan terminal-terminal box Tata Suara (TBS).Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 2.1.1.7. lampu tanda.2.Optional 2. Detector Gerak. outlet microphone. Pekerjaan Instalasi Master Antenna Television (MATV) . juntion box.6. Pekerjaan Tata Suara Pengadaan dan pemasangan Unit peralatan utama Tata Suara dan Car Call system lengkap dengan terminal box utama (TBSSS). ceiling speaker.2.

5. Pemborong harus mengadakan pengujian seluruh pekerjaan instalasi Mekanikal dan Elektrikal yang disaksikan oleh pemberi tugas. 2. 1. Pemborong pekerjaan MEP dalam bangunan ini harus mempertanggung jawabkan pekerjaan secara teknis dan instalasi kepada pimpinan proyek. 2. Mendapat persetujuan dari Pemberi Tugas. Mempunyai tenaga pelaksana yang berpengalaman. 5. dan accessories lainnya. Pemborong harus dapat menerima dan menyetujui gambar instalasi yang diberikan oleh perencana. 3. 2.8. 4. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi outlet TV lengkap dengan jenis dan ukuran kabelnya. kotak untuk outlet TV.8. Membuat Time Schedule pelaksanaan pekerjaan MEP. IV. Elektrikal dan Plumbing yang dinyatakan dengan referensi dan mampu berperan sebagai patner dari pemborong utama (pekerjaan Sipil).101 - . 6. 1. Pemborong harus membuat gambar kerja yang mengacu pada gambar perencanaan dan disetujui pemberi tugas serta disahkan pimpinan proyek.8.3. 6.2. pipa pelindung kabel. Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi televisi yang terpasang. 4. adapun persyaratan lainnya adalah . Mempunyai Pas Kerja PLN (Sikka Golongan A) dan Pas PAM-wilayah yang masih berlaku.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 2. PESERTA PELELANGAN Peserta pelelangan adalah badan hukum yang bergerak dibidang pemborong bangunan rumah tinggal serta terdaftar dalam Daftar Rekanan Mampu Propinsi dan memiliki Tanda Daftar Rekanan Yang masih berlaku serta memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh Pemberi Tugas. PROSEDUR PELAKSANAAN Syarat-syarat pelaksanaan antara lain . agar setiap waktu dapat memberikan penjelasan dengan pimpinan proyek. juntion box. III. Mempunyai pengalaman dalam pekerjaan Mekanikal.4. 2. 3. Berdomisili di wilayah setempat dan sekitarnya. Pengadaan dan pemasangan terminal-terminal box TV (TBTV). Pemborong harus menempatkan tenaga ahli di lapangan. Pekerjaan instalasi MEP dinyatakan selesai bila pihak pemborong telah .

Selanjutnya dari Water Reservoir Tank. Seluruh material pada Pekerjaan MEP harus mempunyai purna jual yang terjamin dan garansi minimal 9 (sembilan) Bulan sampai dengan 1 (satu) tahun.1. Penggantian merk dari material dapat dilakukan dengan persetujuan dan ketentuan dari pemberi tugas dan pimpinan proyek. Supply air bersih dari sumur dalam menggunakan Submersible Deep Well Pump (SDWP) dan dari sumur dangkal menggunakan Jet Pump. 3.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ menyatakan . Instalasi Plambing A. V. Surat hasil pengetesan dan pengujian instalasi. 8. Uraian Umum 1. Menyerahkan gambar As Buil Drawing sebanyak 3 (tiga) set yang telah diketahui Perencana. pemborong harus mengganti dengan yang baru. SYARAT-SYARAT TEKNIS 5. 5.1. Telah mendapatkan surat keterangan dari pimpinan proyek. Pemberi Tugas dan disahkan Direksi Pengawas Lapangan. 2. air bersih dengan pompa penguat (Booster Pump) secara sistem tangki tekanan (Hydrophor) otomatis disalurkan . Pemborong harus melaksanakan masa pemeliharaan selama 3 s/d 6 bulan. a.102 - .2. SISTEM A. 4.2. Air Bersih Sumber air bersih untuk proyek ini berasal dari sumber air tanah atau Sumur dalam sebagai sumber air utama dan cadangan. yang menyatakan bahwa pekerjaan telah selesai 100 %. 9. Air bersih yang berasal dari sumur dalam dan sumur dangkal di sambungkan langsung ke Ground Water Reservoir Tank (GWR). Uraian Teknis Pekerjaan Mekanikal 5. b. c. Pengajuan gambar kerja dari pemborong harus dilakukan sebelum pekerjaan dilaksanakan. water level control) dan ditambah check valve. Semua materail harus baru dan bila terjadi kerusakan pada materaial tersebut pada saat pelaksanaan pekerjaan. Kerusakan material sebelum penyerahan kedua menjadi tanggung jawab pemborong. Pengontrolan penggunaan air bersih dari SDWP atau jet pump maupun PDAM dengan gate valve + pelampung (WLC. Pemborong harus menyerahkan daftar dan contoh material kepada pemberi tugas dan pimpinan proyek untuk mendapatkan persetujuan. 7.1.

Untuk menentukan kenyamanan bagi pemakainya. harus dialirkan ke sumur resapan.2.3.103 - . air hujan jatuh bebas langsung dialirkan ke drainage / saluran bangunan. untuk itu digunakan 2 (dua) pipa tegak dan mendatar untuk melayani dan mengalirkan kedua jenis air buangan tersebut. Air Hujan Air hujan yang berasal dari atap bangunan disalurkan melalui beberapa pipa tegak sampai dibawah lantai satu langsung disalurkan ke drainage bangunan dan sedangkan untuk atap bangunan lainnya. Air buangan dari wastafel dan floor drain dipisah dengan buangan air dari water closed.Sucofindo atau yang tunjuk oleh Direksi Pengawas Lapangan dan Pemberi Tugas (Owner). yaitu sebagian air hujan ditampung dalam tanki air hujan yang selanjutnya akan difilterisasi (disaring) dengan menggunakan pompa transfer melalui sand filter tank dan karbon filter untuk disalurkan ke Water Reservoir Tank (WRT). sedangkan buangan air dari kitchen (dapur kotor) dan ruang cuci pakaian akan dialirkan masing-masing ke bak penampungan yaitu Grease Trap dan Neutralizing Tank untuk disaring atau difilter (jika diperlukan) yang selanjunya dialirkan ke drainage / saluran bangunan. Pemanfaatan air hujan dapat dilakukan. Selanjutnya air buangan yang berada pada seluruh saluran bangunan sebelum dialirkan ke drainage / saluran kota terdekat. A. A. Untuk sumber air tanah telah terjamin kualitas / mutu airnya yang harus dibuktikan dengan hasil pemeriksaan laboratorim PT. Persyaratan Bahan B.1. Air Kotor dan Air Bekas Buangan air dari wastafel atau lavatory dan floor drain disebut dengan air bekas dan buangan air dari water closed dan urinal disebut dengan air kotor. Air bekas yang berasal dari wastafel dan floor drain akan dialirkan langsung ke drainage bangunan.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ ke seluruh Toilet yang ada pada lantai bangunan hingga siram taman. Sedangkan limpahan dari tanki air hujan akan dialirkan ke drainage bangunan terdekat. tekanan air pada seluruh unit fixture harus memenuhi syarat-syarat tekanan air yang ada dalam buku PPI Tahun 1979. yakni untuk mengurangi limpahan yang sangat berlebihan atau banjir sekaligus untuk menambah potensi air tanah. Air kotor yang berasal dari water closed & urinal pada seluruh lantai bangunan akan dialirkan ke septic tank dengan pengolahan limbah Biotech System dan selanjutnya dapat dialirkan ke drainage bangunan. Pipa Air Bersih . Supply air bersih dari pompa penguat (Booster Pump) sebelum dialirkan akan difilterisasi terlebih dahulu dengan Sand Filter dan Carbon Filter. B.

Gamako. tee dan lainnya harus dari bahan yang sama dengan pipa yang digunakan (yaitu sesuai dengan standar BS 1387/67. Cahaya Liguna.5. bahwa pipa air bersih pada pemipaan dari Water Reservoir Tank (WRT) ke toilet bangunan menuju unit fixture toilet dan dari Flow Meter PDAM. Ex-Amerika. SNI 0161. Dimana jarak & ukuran lubang baut (holes) yang digunakan dapat dilihat pada Tabel 1. PT. Seluruh sambungan pipa GIP harus dilas metal dengan penguat yang berupa pelana kuda (Saddle). B2. Gamako. Gambar 4. SNI 07 0039-87. HE & T-G.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Dinyatakan dalam gambar perencanaan. dimana ukuran yang digunakan dapat dilihat pada Tabel 1. PT. yang mana sambungan pipa GIP dengan peralatan bantu harus dilas metal dengan penguat yang berupa pelana kuda (Saddle). Bumi Kaya. yang mana sambungan pipa GIP dengan flanged harus dilas metal dengan penguat yang berupa pelana kuda (Saddle). bahan dari cast iron harus sesuai dengan standar Amerika. Air Hujan Dan Vent Dinyatakan dalam gambar perencanaan.3 tipe 8 baut dan Gambar 4. elbow 90. Sambungan menggunakan flanges. Produksi : Setara PT. bahwa pipa air bersih yang digunakan untuk pemipaan pompa utama air bersih dan pemipaan distribusi air bersih yaitu pipa baja galvanizer (Galvanized Steel pipe / GIP) medium yang tahan terhadap tekanan maksimum 50 Kg/Cm2. SNI 07 003987. harus menggunakan pipa PVC AW yang tahan terhadap tekanan 10 Kg/cm2. Air Kotor. toleransi diameter luar ± 1 % dan harus sesuai dengan standar BS 1387/67.81). Mur dan baut yang dipergunakan untuk memegang dan mengencangkan flenges dari jenis baut batang berulir seluruh panjangnya lengkap dengan dua mur.4 dan Tabel 4. Spindo.4 tipe 12 baut.7 lanjutan. terlampir. Bakrie. Semua peralatan bantu seperti fitting. Produksi : Setara Hilti. bahan dari baja stainless (stainless steel) sesuai dengan standar ASTM A 193 Gr. Jepang.7 lanjutan. Pipa Air Bersih. ANSI B. Fisher. Air Bekas. JIS R3453 Class III dan SNI 03-65702001.16. Jepang. ASTM A 193-B7/A 194-2H dan SNI 03-6570-2001. Produksi : Setara PT. Cahaya Liguna. Produksi : Setara PT. terlampir. KHI. Gamako. ASTM F104 112100. Ex-Amerika. Cahaya Liguna. toleransi tebal (sedang) ± 10 %. Produksi : Setara PPI. Jepang.81. . PT. Gasket yang dipergunakan pada sambungan flanges yaitu jenis ring gasket dari bahan asbestos composition memiliki high pressure hingga 12 bar sesuai dengan standar Amerika. reduser (type Concentric & type Eccentric). terlampir. untuk ujung pipa yang akan disambung dengan berbagai jenis katup berdiameter ≥ 2” (50 mm) harus dipasang flenges yang sesuai dengan ukuran diameter pipanya.104 - .B 14.5 dan SNI 036570-2001. SNI 0161. Flenges yang dipergunakan jenis Blind flenge S/O dan flenge buta. dimana ukuran yang digunakan dapat dilihat pada Tabel 4. Ex-Amerika.

API 600 dan SII.Seat : Material perunggu (Bronze). clean out.Service conditions : 200 psi water non-shock & 125 psi saturated steam. air bekas dan air hujan pada pemipaan dari seluruh toilet dan atap bangunan menuju septic tank (STP-Biotech System). ASTM A216 WCB. floor drain.Body : Material besi tuang )Cast Iron). harus mengikuti desain dari interior ruang toilet. Wavin. Sesuai dengan standard SNI-06-0084-1987 dan SII 0344-82. Mizu. Gate Valve Flanged ends harus jenis Katup Pintu yang terbuat dari bahan antara lain . . saluran / drainage bangunan. strainer.Hand Wheel : Material baja (Steel) bentuk lingkaran.105 - . Sesuai dengan standard JIS K 6741. B. maka seluruh jenis katup (valves) seperti . Super Swallow.Ukuran : Diameter ≥ 2” (50 mm) + sepasang flange. reduser (type Concentric).Disc : Material besi tuang (Cast Iron). kecuali katup-katup pada sisi tekanan pompa mempunyai rating 12 bar atau 174 psi sesuai standard JIS B2011. Produksi : Setara Toyo. harus menggunakan pipa PVC D yang tahan terhadap tekanan 8 Kg/cm2. . . gate valve. urinal. SNI-06-0084-1987. . wastafel / Lavatory & kitchen seluruh bangunan. check valve. Ball Valve harus jenis Katup Pintu yang terbuat dari bahan antara lain .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Dinyatakan dalam gambar perencanaan.Steam : Material kuningan (Brass). JIS B2031. b. Pralon. Semua peralatan bantu pipa PVC-AW dan PVC-D seperti fitting. .Steam/ Pin : Material kuningan (Brass). .Seat : Material perunggu (Bronze).3. Astam. . elbow 45. a. . yang mana sambungan pipa PVC AW berdiameter dibawah 4″ digunakan perekat (lem) sedangkan yang berdiameter diatas 4″ digunakan rubber ring joint. Bentuk dan bahan untuk peralatan unit fixture seperti . bahwa pipa air kotor. foot valve. . butterfly valve harus mempunyai rating 10 bar atau 145 psi. . harus menggunakan pipa PVC AW yang tahan terhadap tekanan 10 Kg/cm2. kran air dinding. roof drain. bahwa pipa vent pada pemipaan dari seluruh water closed. . Valves (katup-katup) Dinyatakan dalam gambar perencanaan.Body : Material kuningan (Brass). wastafel dan lain-lain. Dinyatakan dalam gambar perencanaan. male adapter. Super Intilon. Produksi : Setara Rucika. water closed. tee 45 (Tee Y) dan lainnya harus dari bahan yang sama dengan pipa yang digunakan. Kitz.

Body : Material besi tuang (Cast Iron). Kitz.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ .Cover : Material perunggu (Bronze). .106 - .Disc : Material perunggu (Cast Iron). .Seat Packing : Material perunggu (Bronze). d. .Disc : Material besi tuang (Cast Iron).Ukuran : Diameter ≥ 2” (50 mm) + sepasang flange.Screen : Material baja stainless (Stainless Steel). Astam.Seat Packing : Material perunggu (Bronze).Stem/ Shaft : Material kuningan (Brass). Mizu. . Kitz. f. . .Service conditions : 200 psi Water non-shock. Astam.Service conditions : 200 psi Water non-shock. Strainer harus jenis Y Pattern yang terbuat dari bahan antara lain . . Astam. .Body : Material perunggu (Bronze). . . . .Ukuran : Diameter ≥ 2” (50 mm) + sepasang flange. .Body : Material perunggu (Bronze).Service conditions : 600 psi WOG non-shock. Produksi : Setara Toyo.Hand Wheel : Material kuningan (Brass) bentuk tuas (MSS SP-110).Cover : Material besi tuang (Cast Iron). . . e. Mizu. . .Gasket : Material Non – asbestos sheet.Ukuran : Diameter ½” (15 mm) s/d 1 ½” (40 mm). Produksi : Setara Toyo. Kitz. c. . Kitz. Strainer flanged ends harus jenis Y Pattern yang terbuat dari bahan antara lain .Screen : Material baja stainless (Stainless Steel). Check Valve flanged end harus jenis swing anti water hammer yang terbuat dari bahan antara lain . . Mizu. . Produksi : Setara Toyo. . Mizu.Service conditions : 200 psi Water non-shock.Cover bolt & nut : Material baja (Steel). Check Valve harus jenis swing anti water hammer yang terbuat dari bahan antara lain . .Body : Material besi tuang (Cast Iron). Produksi : Setara Toyo.Stem/ Shaft : Material kuningan (Brass). . Astam.Ukuran : Diameter ½” (15 mm) s/d 1 ½” (40 mm) . . .

Elastomer : Material Spesialis Synthetic Rubber. Torcend. . . Kitz. .Cover bolt & nut : Material baja (Steel).Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ .Air Relief valve (ARV) untuk melepaskan udara yang terperangkap pada jaringan pelepasan dan penempatannya pada jaringan pelepasan tertinggi dan terjauh. Produksi : Setara Armflex. PSV type lever body dari bahan Alloy Stell (ASTM A-217) harus mempunyai rating 10 bar sesuai standard JIS-10 K. .Pressure Safety Valve (PSV) disebut katub pengaman tekanan yang secara otomatis dapat menormalkan kembali tekanan pada pipa header. SNI 03-6570-2001. SNI 03-6570-2001. . Tozen. terdiri dari . Pressure Gauge. g.Gasket : Material Non – asbestos sheet. dimana bahan dari flexible joint harus menyerap getaran atau tekanan. Katup Kontrol Dan Katub Relief. Nagano. . bentuk Diaphragm Gauge dengan satuan Bar.Reinforcing Fabric : Material Synthetic Fiber. . Condor. suhu operasi -10 s/d 50 °C. .75 mm dengan sambungan socket tanpa flens. Proco TM.107 - . Produksi : Setara Toyo. suatu peralatan intrusmentasi bekerja berdasarkan hidrolik untuk pengukur tekanan pada sisi suction dan sisi discharge. Yamamoto. Flexible joint harus jenis Twin-sphere connectors dengan floating flanges yang terbuat bahan antara lain . Produksi : Setara Viking. .Wire : Material baja karbon (Carbon Steel). . Kane dan Fip. type Double air valve dan dilengkapi Manometer harus mempunyai rating 10 K sesuai standard JIS-10 K. Flexible joint Flexible joint dugunakan untuk pengamanan pipa dari tekanan atau getaran yang ditimbulkan oleh kerjanya pompa air bersih.Ukuran : Diameter ½” (15 mm) s/d 1 ½” (40 mm). B.Flanges : Material stainless steeel atau Ductile Iron. h. Hisec. SNI 03-6570-2001. ukuran dia. Astam. Mizu. mengurangi suara gaduh (reducer system noise). mengisolasi getaran (isolate vibration) dan tahan terhadap tekanan 16 kg/cm2 standard JIS-16 K. Produksi : Setara Fanal.Service conditions : 200 psi Water non-shock.4.

long life dan beroperasi secara otomatis. • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) • Shaft seal : Rubbel lip type . Pompa-Pompa air a.5. : ≥ 60 °C • Putaran : ≥ 2850 rpm. I. efisiensi tinggi. Motor penggerak harus dikopel langsung dengan poros pompa sesuai dengan petunjuk pabrik pembuatnya dan harus sesuai standar 415/MENKES/PER/IX/1990. • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) • Impeller : Baja Stainless Closed • Valve flap : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Priming screw : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Upper chamber with stop ring : Baja Stainless (Steinless Steel) • Bearing : Baja Stainless (Steinless Steel) • Strainer : Baja Stainless (Steinless Steel) • Cable guard : Baja Stainless (Steinless Steel) • Suction interconnector : Baja Stainless (Steinless Steel) • Coupling for motor : Baja Stainless (Steinless Steel) Data Submersible Motors : • Body : Baja Stainless (Steinless Steel) • Liquid temp. counter secara sempurna terisolasi dari air (tertutup rapat) dan memiliki pelindung magnet serta memiliki ketelitian test meter. harus mempunyai pressure rating 10 kg/cm2 psi sesuai dengan standar. : ≥ 55 °C • Putaran : ≥ 2850 rpm. Dep. Produksi : Setara Amico Waltman.6. Pompa Sumur Dalam Dinyatakan dalam gambar perencanaan.108 - . dan SNI. tahan karat. Energi & Pertambangan. ISO 9906.A B.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ B. maka pompa sumur dalam harus dari jenis Submersible Deep Well Pump (SDWP) yang multistage. Flow Meter Flow meter atau flow measuring system yang dipergunakan jenis register yang terdiri dari roda gigi. Data Submersible Pumps : • Body : Baja Stainless (Steinless Steel) • Liquid temp. ISO 4064B dan SNI 03-6570-2001.

. . Motor penggerak harus dikopel langsung dengan poros pompa sesuai dengan petunjuk pabrik pembuatnya dan standar ISO 2548. long life dan beroperasi secara otomatis.Overload Relay.109 - .Earth Fault Relay. SNI. Lowara-ITT. . . . : ≥ 50 °C • Putaran : ≥ 2750 rpm. • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) .Motor On / Off. .Lightning Protection Relay Submersible Deep Well Pump diletakkan pada kedalamaan air tanah tidak lebih dari 78 meter dan dipasang sesuai dengan rekomendasi dari pabrik pembuatnya. efisiensi tinggi.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ • • • • • • • • • Bering housing upper : Baja Stainless (Steinless Steel) Radial bearing : Ceramic / Carbon Motor sleeve : Baja Stainless (Steinless Steel) Bering housing lower : Baja Stainless (Steinless Steel) Motor cable : Submersible cable Axial bearing : Ceramic / Carbon Thrust bearing : Hardened Steel Rating voltage motor : 400/230 V. tahan karat. . 3 phasa.Temperatur Motor. Landini. . Data Submersible Sump Pit Pump : • Body : Baja Stainless (Steinless Steel) • Liquid temp. Dengan demikian pompa celup harus dari jenis submersible Pump yang multi stage. . Pompa Celup (Submersible Sump Pit Pump) Dinyatakan dalam gambar perencanaan pompa untuk menguras langsung air yang ada di dalam ruang pompa dan GWR (untuk pengurasan) langsung ke saluran drainage terdekat dan dapat pula digunakan untuk pompa celup (Submersible Sump Pit Pump).Under and Over Voltage Relay.Power On / Off. 50 Hz Dilengkapi WLC (Water Level Control) Controller Panel SDWP merupakan satu kesatuan yang dilengkapi dengan display module .Display Module. b. Produksi : Setara Grundfos.Lampu Indikator.

• Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) • Impeller : Baja Stainless Closed • Frame copling connector : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Priming screw : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Suction Casing : besi tuang (Cast Iron) • Discharge Casing : besi tuang (Cast Iron) . Produksi : Setara Grundfos. 3 phasa. artinya pada suction (Hisap) dan discharge (pelepasan) dalam satu ruang vertical impeller tertutup. Jet Pump (Optional) Dinyatakan dalam gambar perencanaan sumber air bersih dengan menggunakan Jet Pump untuk mendistribusikan air bersih ke ke Ground Water Reservoir Tank (GWR). 50 Hz • Dilengkapi WLC (Water Level Control) • Motor : Submersible motor • Instalasi power : Submersible cable Pompa diletakkan pada kedalamaan air 0.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ • Impeller : Baja Stainless Closed • Valve flap : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Priming screw : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Suction connector : Baja Stainless (Steinless Steel) • Bearing : Baja Stainless (Steinless Steel) • Strainer : Baja Stainless (Steinless Steel) • Cable guard : Baja Stainless (Steinless Steel) • Rating voltage motor : 400/230 V. Motor penggerak harus dikopel langsung dengan copling connector pompa yang terpasang baik sesuai dengan petunjuk pabrik pembuatnya standar SNI.15 °C s/d ≥ 110 °C • Putaran : ≥ 2750 rpm. : . c. Lowara-ITT. Data Vertical Multistage Centrifugal Pump : • Pump Body : Baja Stainless (Steinless Steel) • Liquid temp. Landini.8 sampai dengan 1 meter dan dipasang sesuai dengan rekomendasi dari pabrik pembuatnya. digunakan jenis Vertical Multistage Centrifugal Pump.110 - . Pumpex.

Grundfos. 3 phasa. 50 Hz Motor : Multistage Centrifugal. atau multistage Pump. Produksi : Setara Sanyo. Seluruh dari group pompa-pompa harus dilengkapi dengan : • Gate valve pada sisi section dan discharge pompa. 3 ph atau 230 Volt.111 - . : ≥ 85 °C • Putaran : ≥ 2850 rpm. Data Vertical Multistage Centrifugal Pump : • Pump Body : besi tuang (Cast Iron) • Liquid temp. • Pressure gauge (Pengukur tekanan) untuk sisi hisap (Suction) dan sisi dorong (discharge). efisiensi tinggi. • Pressure Tank. 50 Hz . • Check Valve pada sisi section pompa. Impeller dari jenis closed radial flow dengan protective wearing pada lehernya. vertical suction dan horizontal discharge centerline. pompa dan motornya harus diletakkan pada satu alas. 1 ph. Motor penggerak harus dikopel langsung dengan poros pompa dengan menggunakan kopling flesible yang terpasang baik sesuai dengan petunjuk pabrik pembuatnya. • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) • Impeller : Baja Stainless Closed • Frame copling connector : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Priming screw : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Suction Casing : besi tuang (Cast Iron) • Discharge Casing : besi tuang (Cast Iron) • Bearing : Baja Stainless (Steinless Steel) • Common Base : Painted Steel • Rating voltage motor : 400/230 V. tahan karat. d.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ • • • • Upper & Lower Bearing : Baja Stainless (Steinless Steel) Common Base : besi tuang (Cast Iron) Rating voltage motor : 400/230 V. Pompa Penguat (Booster Pump) Dinyatakan dalam gambar perencanaan pompa penguat untuk mendistribusikan air bersih dari tanki atas masing-masing bangunan digunakan jenis horizontal multistage centrifugal pump. long life dan beroperasi secara otomatis sesuai dengan kebutuhan pemakaiannya dan sesuai dengan petunjuk pabrik pembuatnya standar SNI.

filter yang tidak perlu mengganti Cartridge adalah cara ekonomis untuk penyaringan air. . f.Sand filter ini adalah pressure sand filter dengan daya saring yang tinggi. tangki terbuat dari mild steel yang bagian dalam dicat dengan epoxy dan bagian luar dengan cat bakar dan dilengkapi dengan multiport valve. Matra.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ • Motor : Multistage Centrifugal. drain. Produksi : Setara Varem. Dengan demikian filter kotor dapat dibersikan dan menghilangkan karat bau. • Pressure gauge (Pengukur tekanan) untuk suction dan discharge. dan beroperasi sesuai kapasitas pompa transfer secara fully automatic. filter yang tidak perlu mengganti Cartridge adalah cara ekonomis untuk penyaringan air. air injector. • Gate valve pada sisi section dan discharge pompa. • Peredam getaran untuk alas pompa. seng. Sand Filter Dan Carbon Filter Dinyatakan dalam gambar perencanaan unit penyaring air akan digunakan Sand Filter dan Carbom Filter. e. • Check Valve pada sisi section pompa.Carbon filter ini adalah pressure carbon filter dengan daya saring yang tinggi. Filter Ruhaak. g. Landini. air vent. • Strainer pada sisi section pompa. Produksi : Setara Southern Chemicals. Seluruh dari group pompa-pompa harus dilengkapi dengan : • Flexible Joint pada sisi section dan discharge pompa. . Bombas Ideal.Optional . pressure gauge.112 - . Yamaha. magnesium. warna dan kapur dengan back wash atau memcuci kembali. Tanki Atas . E. tangki terbuat dari mild steel yang bagian dalam dicat dengan epoxy dan bagian luar dengan cat bakar dan dilengkapi dengan multiport valve. Vitallium. Produksi : Setara Grundfos. pressure switch.Qual. Pressure Tank Untuk mengatur tekanan air sesuai dengan kebutuhan sehingga pompa air dapat bekerja secara otomatis digunakan pressure tank type Diaphragma yang dilengkapi dengan peralatan seperti safety valve. gate valve dan lain-lainnya dan bahan harus terbuat dari stainless steel atau mild steel yang bagian dalam dicat dengan epoxy dan bagian luar dengan cat bakar serta tahan terhadap tekanan 10 kg/cm2.

113 - . Sistem Sistem pemadam kebakaran yang akan digunakan terbagi menjadi dua bagian. yaitu . A. Fire Extinguiser System (Pemadam Api Ringan / PAR) Fire extinguiser system (PAR) adalah jenis portable dalam mengatasi kebakaran yang harus disediakan pada areal atau ruang tertentu. INSTALASI PEMADAM KEBAKARAN A. • Pompa utama kebakaran (Electric Hydrant Pump). koral dan ojuk secukupnya disesuaikan dengan kapasitas sumur resapan tersebut 5.2.2. • Pompa kebakaran diesel (Diesel Hydrant Pump). h. Septic Tank. . tangki terbuat dari fiberglass tahan terhadap cahaya matahari dengan pemasangan vertical storage tank yang dilengkapi dengan main hole. drain dan gate valve dan sparing untuk WLC (Water Level Control) Relay.1. sumur resapan tidak dibuat blok – blok tapi satu kesatuan yang didalam sumur resapan tersebut berisi pasir. outlet dan gate valve. yakni . inlet dan gate valve. Sedangkan untuk pekerjan sumur resapan sama dengan Septic Tank tapi ada salah satu yang berbeda.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Tanki atas merupakan bak penampungan air bersih yang berasal dari tangki air bersih.2. Kombinasi Pillar System (Hydrant Halaman dan Fire Hose System (Hydrant Gedung) Komplek bangunan ini memiliki supply air pemadam pada fire hydrant system. Grease Trap Dan Neutralizing Tank . • Pompa pacu (Jockey Pump). sebagai penutup digunakan tutup dari beton bertulang campuran 1 : 2 : 3 dan untuk pembagian blok diberikan pipa saluran berukuran Ø 2” . ventilasi (vent). Produksi : Setara Roda Nurmala atau lokal. menggunakan 3 (tiga) jenis pompa pemadam kebakaran.Septic Tank . sebelum dilakukan pemasangan bata lokasi untuk pembuatan septic tank digali terlebih dahulu sesuai dengan gambar kerja yang telah disepakati bersama didalam kontrak dan tim pengawas harus diberitahu begitu juga dengan instansi yang terkait didalamnya . Sumur Resapan. Sumur Resapan Septic Tank terbuat dari pasangan batu bata campuran 1 : 4 dan diplester dengan campuran 1 : 2 . A.

bahan dari baja stainless (stainless steel) sesuai dengan standar ASTM A 193 Gr. Produksi : Setara Hilti. Mur dan baut yang dipergunakan untuk memegang dan mengencangkan flenges dari jenis baut batang berulir seluruh panjangnya lengkap dengan dua mur. Cahaya Liguna. Semua peralatan bantu seperti fitting. dimana ukuran yang digunakan dapat dilihat pada Tabel 1. elbow 90. Jepang. terlampir. Persyaratan Bahan B. Bumi Kaya. terlampir.5. Valves (katub-katub) . Seluruh sambungan pipa GIP harus dilas dengan bahan baja carbon (Carbon Steel) dengan penguat yang berupa pelana kuda (Saddle).53 dan SNI 19-9002.3 tipe 8 baut dan Gambar 4. Produksi : Setara PT. ISO 9002.1. reduser (type Concentric & type Eccentric). dan SNI 036570-2001. Jepang. Produksi : Setara PT. PT. ANSI B. B.2. Cahaya Liguna. bahwa pipa pemadam kebakaran yang digunakan untuk seluruh pemipaan pompa utama hydrant dan pemipaan distribusi air pemadam kebakaran yaitu dengan pipa baja galvanizer (Galvanized Steel pipe / GIP) shedule 40 yang tahan terhadap tekanan maksimum 150 Kg/Cm2. yang mana sambungan pipa GIP. Ex-Amerika. KHI. Gasket yang dipergunakan pada sambungan flanges yaitu jenis ring gasket dari bahan asbestos composition memiliki high pressure hingga 12 bar sesuai dengan standar Amerika.114 - . bahan dari Carbon Steel harus sesuai dengan standar Amerika.4 dan Tabel 4. Jepang. Gamako.SCH 40 dengan flanged harus dilas dengan bahan baja carbon (Carbon Steel) dengan penguat yang berupa pelana kuda (Saddle). dimana ukuran yang digunakan dapat dilihat pada Tabel 4. HE & T-G. Ex-Amerika.7 lanjutan.4 tipe 12 baut.5.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ B. Sambungan menggunakan flanges. Produksi : Setara PPI. PT. Gamako. dan SNI 03-6570-2001. Cahaya Liguna. Produksi : Setara PT. dan SNI 03-65702001. sesuai dengan standar ASTM A. JIS R3453 Class III. Pipa Air Pemadam Dinyatakan dalam gambar perencanaan. ASTM 193-B7/A 194-2K. untuk ujung pipa yang akan disambung dengan berbagai jenis katup berdiameter ≥ 2” (50 mm) harus dipasang flenges yang sesuai dengan ukuran diameter pipanya. Dimana jarak & ukuran lubang baut (holes) yang digunakan dapat dilihat pada Tabel 1. tee dan lainnya harus dari bahan yang sama dengan pipa yang digunakan. yang mana sambungan pipa GIP. Ex-Amerika. Fisher. Gamako. Gambar 4.SCH 40 dengan peralatan bantu harus dilas dengan bahan baja carbon (Carbon Steel) dengan penguat yang berupa pelana kuda (Saddle).7 lanjutan. ASTM F 104 112100. Spindo.16. PT. Bakrie. terlampir.B 14. Flenges yang dipergunakan jenis Blind flenge S/O dan flenge buta.

.Disc : Material baja tuang (Cast Steel). Check Valve flanged end harus jenis swing anti water hammer yang terbuat dari bahan antara lain . .Body : Material baja tuang (Cast Steel). . Strainer flanged ends harus jenis Y Pattern yang terbuat dari bahan : . . butterfly valve harus mempunyai rating 16 bar atau 232 psi.Test Pressure : Material baja tuang (Cast Steel). . foot valve.Cover : Material baja stainless (Stainless Steel). ANSI B16. kecuali katup-katup pada sisi tekanan pompa mempunyai rating 20 bar atau 290 psi sesuai standard JIS-16 K.Body : Material baja tuang (Cast Steel). . . . Mizu. .Gasket : Material Spiral wound with inner ring (Graphite).Test Pressure : 56. . Gate Valve Flanged ends harus jenis Katup Pintu yang terbuat dari bahan antara lain .Gasket (Graphite).Cover : Material baja stainless (Stainless Steel). SII 0344-82. Astam. ANSI B16. a. Mizu. . .3 bar for Seat. c. : Material baja (Steel).Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Dinyatakan dalam gambar perencanaan.Bonnet . ANSI B16.5. Produksi : Setara Toyo. maka seluruh jenis katup (valves) seperti . strainer. . Kitz. . b. Astam.Cover bolt & nut : Material baja (Steel). check valve. . .Seat . Kitz. gate valve.Ukuran : Diameter ≥ 2” (50 mm) +sepasang flange. . . Produksi : Setara Toyo. : Material Spiral wound with inner ring : Material Ductile Iron bentuk lingkaran.10.3 bar for Seat.Body : Material baja tuang (Cast Steel).115 - .Ukuran : Diameter ≥ 2” (50 mm) + sepasang flange.Disc .Steam/ Pin : Material baja stainless (Stainless Stell).34 dan NFPA 20.Hand Wheel .3 bar for Seat.Seat Packing : Material baja (Steel).Screen : Material baja stainless (Stainless Steel). : 56. .Gasket : Material Spiral wound with inner ring (Graphite).Test Pressure : 56. : Material baja tuang (Cast Steel).Stem/ Shaft : Material baja stainless (Stainless Steel).

10. Kane. Katup Kontrol Dan Katub Relief. ANSI B16. ANSI B16. Fip. ANSI B16. SNI 03-6570-2001. type Double air valve dan dilengkapi Manometer harus mempunyai rating test 20 bar atau 290 psi sesuai standard JIS-16 K.Ukuran flange.116 - . Produksi : Setara Watts. Bila kemudian pompa-pompa kebakaran dioperasikan. ANSI B16. ANSI B16. Yositake. Hisec. Torcend. maka udara akan terperangkap pada tempat-tempat tertentu didalam jaringan pipa sehingga dapat mengganggu jalannya arus air. d. Pressure Reducing Valve (PRV) disebut katub penurun tekanan yang dapat menurunkan tekanan berlebih pada riser pelepasan utama. ANSI B16. Kitz. - Pressure Safety Valve (PSV) disebut katub pengaman tekanan yang secara otomatis dapat menormalkan kembali tekanan pada pipa header. PRV type Siro AP Piloted dilengkapi Manometer harus mempunyai rating test 20 bar atau 290 psi sesuai standard JIS-16 K.10.5. suatu terminal (peralatan) tempat dimana badan pemadam kebakaran memompakan air kedalam jaringan sistem hydrant sebagai supply tambahan atau cadangan. Siamesse Connection (Sambungan Pemadam Kebakaran) Two Way Type (100x65x65). PSV type lever body dari bahan Alloy Stell (ASTM A217) harus mempunyai rating test 20 bar atau 290 psi sesuai standard JIS-16 K.34 dan NFPA 20. SII 0344-82. - e. Viking. ANSI B16.34 dan NFPA 20. SNI 036570-2001. terdiri dari .10. ANSI B16. SII 0344-82.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ . Astam.5. : Diameter ≥ 2” (50 mm) + sepasang Produksi : Setara Toyo.5. Untuk itu katub ini akan membuka dan mengeluarakan udara dari jaringan pipa bila kolom udara dalam pipa telah mencapai katub ini dan akan menutup bila udara telah tersalurkan keluar. Mizu. Pada sambungan kebakaran ini tidak diperkenankan terdapat katub-katub penutup (shut off valve) tapi sebaliknya suatu katub anti balik (check valve) . Air Relief valve (ARV) untuk melepaskan udara yang terperangkap pada jaringan pelepasan dan penempatannya pada jaringan pelepasan tertinggi dan terjauh.34 dan NFPA 20. SII 0344-82. SNI 03-6570-2001. ANSI B16.

suhu operasi -10 s/d 50 °C. . dan NFPA 20.Hose rack : Cast iron dilapisi bronze. Vacum Gauge. f.hg. speaker (alarm bell). 2 ½”. Perruno. 1½” bahan brass chroom plated. Produksi : Setara Fanal. Outdoor Hydrant Box Fire hydrant box dari jenis pemasangan didinding yang kontruksinya dari plat baja dengan tebal tidak kurang dari 2. hydraulic pressure 20 bar. suhu operasi -10 s/d 50 °C. Indoor type cabinet meliputi : . Ex-USA (America). bentuk Diaphragm Gauge dengan satuan Bar. .Hose : Panjang 30 m. lubang pipa dia.3 mm dan dicat oven berwarna merah serta dilengkapi dengan sparing peralatan fire alarm seperti .4. Yamamoto. B. harus mempunyai pressure rating 175 psi sesuai dengan FM. Produksi : Setara Dover. Break glass switch yang dilengkapi outelet emergency telepon. suatu peralatan intrusmentasi bekerja berdasarkan hidrolik untuk pengukur tekanan pada sisi suction dan sisi discharge. bahan linen / kanvas.5.Bahan : Steel plat dicat merah lengkap dgn tulisan petunjuk. jenis . Hydrant Pillar Hydrant pillar harus memiliki working pressure 10 bar (Kg/Cm2). Produksi : Setara Zeki. Flow Meter Flow meter atau flow measuring system yang dipergunakan jenis Gerand dan atau Eagle Eye Meter atau Dieterich fire pump test meter. Produksi : Setara Zeki. Blue White.3. Condor. II.Ukuran : 125 x 80 x 20 cm . Nagano. . dan lampu tanda. ukuran dia.Hose nozzle : Dia.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ harus dipasang pada tempat sedekat mungkin dengan siamesse connection untuk mencegah air justru keluar dari jaringan sistem hydrant. bahan cast iron yang di finis phthalic resin coating dengan perwarna anti corroive paint dan type two way (100 x 65 x 65). dia. Nagano. Perruno. SNI 03-6570-2001. B.A B. Produksi : Setara Fanal. 1½”.75 mm dengan sambungan flens. suatu peralatan intrusmentasi bekerja berdasarkan hidrolik untuk pengukur tekanan negatif (Vacuum) pada sisi suction dan sisi discharge. Pressure Gauge. bentuk Diaphragm Gauge dengan satuan in. Yamamoto. ukuran dia.117 - .75 mm dengan sambungan flens. dan 1 ½”. g. Condor.

tabung dari bahan iron stell. Produksi : Setara Yamato. bahan linen / kanvas.118 - . dia. memiliki pressure 20 Kg/Cm2 dan ditempatkan dalam kotak panel terpasang didinding.3 mm dan dicat oven berwarna merah serta dilengkapi dengan sparing peralatan fire alarm seperti . terlampir). Pompa utama kebakaran (Electric Hydrant Pump) Electric Hydrant Pump dari jenis Horizontal Split Case atau pompa sentrifugal yang harus memiliki rancangan Impeller antara bantalan-bertingkat tunggalSplit Case Axial. NFPA 20.Hose .8. : Panjang 30 m. B. Produksi : Setara Zeki. Fire Hydrant Box (Fire Hose) . . 2 ½”. jenis . 1½” & 2½” lengkap dengan coupling. 1½” bahan brass chroom plated.Angle valve / Landing Valve : Dia.6.Ukuran .7. : Dia. . lubang pipa dia. Pompa utama kebakaran yang dimaksud diatas harus sesuai dengan standar SNI 03-6570-2001.Optional Fire hydrant box dari jenis pemasangan didinding yang kontruksinya dari plat baja dengan tebal tidak kurang dari 2.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ smooth bore. Pompa-Pompa Hydrant a.Hose nozzle smooth bore. speaker (alarm bell).3. 1½”. dan lampu tanda. Fire hydrant box yang harus sesuai dengan standar SII dan NFPA. Produksi : Setara Zeki. B. Break glass switch yang dilengkapi outelet emergency telepon.Bahan : Steel plat dicat merah lengkap dgn tulisan petunjuk. Perruno. B. dan 1 ½”. Outdoor hydrant box yang harus sesuai dengan standar SII dan NFPA. : 125 x 80 x 18 cm : Cast iron dilapisi bronze. Pemadam Api Ringan (PAR) PAR yang harus digunakan dari bahan serbuk kimia multipurpose dry chemical (ABC Fire) yakni NH4H2PO4.Hose rack . dan bersertifikat UL-USA atau UL-Canada dan FM. dimana harus mempunyai kapasitas nominal dalam liter per menit (LPM) atau gallon per menit (GPM) dan harus pada tekanan nominal neto 2. Perruno. Indoor type cabinet meliputi : .7 bar (40 psi) atau lebih (untuk jelasnya lihat Tabel 2. Chuub. Appindo.

ITT A-C Pump. • Body Pompa : Besi tuang (Cast Iron) . Data Horizontal Split Case Fire Pump : • Liquid temp. • Coupling : Packed type (UL. terlampir. Ulc). Kapasitas motor listrik dalam daya kuda (HP) harus sedemikian sehingga arus motor listrik maksimum pada setiap phasa pada setiap kondisi beban pemompaan dan ketidak seimbangan tegangan harus tidak melebihi arus beban penuh motor dikalikan . Produksi : Setara Fairbanks Morse. Patterson. • Impeller : Perunggu (Bronze) . menunjukkan bentuk performance kurva ekstrim (yang landai).ASTM A48 Class 35A. Sehingga memiliki kemampuan Head pada kondisi menutup akan mempunyai nilai rentang dari minimum 101 % sampai maksimum 140 % dari Head Nominal dan pada Kapasitas kondisi tidak kurang dari 150 % kapasitas nominalnya.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Kinerja pompa harus mempunyai bentuk kurva Kapasitas-Head yang berbeda untuk nilai nominal yang diberikan.ASTM B584 Alloy 875. • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) . kondisi Head harus mempunyai nilai rentang dari minimum 65 % sampai maksimum sedikit di bawah Head nominalnya. SPP.SAE 4140.1. Motor listrik sebagai penggerak pompa utama kebakaran harus memenuhi standar yang berlaku dan harus teruji secara khusus untuk melayani pompa kebakaran.119 - . Harus memenuhi besaran pada Tabel 6. • Ball Bearing : seluruhnya Baja Hardened (Hardened Steel) • Anti-Rotation Pins : Baja Stainless (Steinless Steel) – 302. Semua motor listrik harus mampu (sesuai dengan rating) bekerja terus menerus. • Deflector : Rubber • Common Base : Painted Steel Standar SNI 03-6570-2001. • Bearing : All besi tuang (Cast Iron) – ASTM A48 Class 25A. NFPA 20.1. antara lain . • Putaran : ≥ 2850 rpm. Transient motor listrik harus terkoordinasi dengan ketentuan Pemutus Tenaga (MCCB) untuk menjegah gangguan Tripping yang mengganggu dari alat proteksi kontrol motor listrik. bersertifikat UL-USA atau UL-Canada dan FM.5. : ≥ 85 °C.

• Body Pompa : Besi tuang (Cast Iron) . • Casing Wear Ring : Perunggu (Bronze) . Data Vertical Multistage Centrifugal Fire Pump : • Liquid temp. NFPA 20. bersertifikat UL-USA atau ULCanada dan FM. Sehingga memiliki kemampuan Head pada kondisi menutup akan mempunyai nilai rentang dari minimum 101 % sampai maksimum 140 % dari Head Nominal dan pada Kapasitas kondisi tidak kurang dari 150 % kapasitas nominalnya. Patterson. Pompa jockey yang dimaksud diatas harus sesuai dengan standar SNI 036570-2001 dan NFPA 20. Pompa jockey dari jenis Vertical In-Line atau pompa sentrifugal yang harus memiliki rancangan Impeller menggantung-bertingakatsatu disambung terpisah-in line-kopling fleksibel. Kinerja pompa harus mempunyai bentuk kurva Kapasitas-Head yang berbeda untuk nilai nominal yang diberikan. b. SPP. ITT .SAE 4140.ASTM A48 Class 30. • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) . kondisi Head harus mempunyai nilai rentang dari minimum 65 % sampai maksimum sedikit di bawah Head nominalnya.120 - . Pompa jockey harus mempunyai kemampuan dalam menambah laju kebocoran yang diijinkan di dalam 10 menit atau 3.3. terlampir).ASTM B584 Alloy 875. SNI 04-02252000.7 bar (40 psi) atau lebih (untuk jelasnya lihat Tabel 2.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ dengan faktot kerja. Ulc) . PUIL 2000. : ≥ 85 °C. • Impeller : Perunggu (Bronze) . Pompa Pacu (Jockey Pump) Pompa pacu yaitu pompa yang mempertahankan tekanan dibutuhkan untuk mempertahankan keseragaman tekanan pada sistem proteksi kebakaran.ASTM B584 Alloy 875.15. artinya kapasitas nominalnya harus pada rating 6 sampai dengan 10 % dari kapasitas nominal pompa utama kebakaran sebagaimana ditunjukkan oleh gambar perencanaan.. menunjukkan bentuk performance kurva ekstrim (yang landai). • Putaran : ≥ 2850 rpm. Produksi bawaan pompa : Setara Fairbanks A-C Pump Morse. artinya factor kerja maksimum untuk mana motor dipergunakan adalah 1. Harus sesuai dengan Standar SNI 03-6570-2001. dimana harus mempunyai kapasitas nominal dalam liter per menit (LPM) atau gallon per menit (GPM) dan harus pada tekanan nominal neto 2. • Coupling : Packed type (UL.8 lpm yang mana lebih besar.

Semua motor listrik harus mampu (sesuai dengan rating) bekerja terus menerus. A-C Motor listrik sebagai penggerak pompa jockey (Pacu) harus memenuhi standar yang berlaku dan harus teruji secara khusus untuk melayani pompa kebakaran.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ • Common Base : Painted Steel Standar SNI 03-6570-2001. Produksi : Setara Fairbanks Morse. SPP.1. menunjukkan bentuk performance kurva ekstrim (yang landai). SNI 040225-2000. Kinerja pompa harus mempunyai bentuk kurva Kapasitas-Head yang berbeda untuk nilai nominal yang diberikan. ITT Pump . Sehingga memiliki kemampuan Head pada kondisi menutup akan mempunyai nilai rentang dari minimum 101 % sampai maksimum 140 % dari Head Nominal dan pada Kapasitas kondisi tidak kurang dari 150 % kapasitas nominalnya. artinya factor kerja maksimum untuk mana motor dipergunakan adalah 1. A-C Pump . antara lain . Produksi bawaan pompa : Setara Fairbanks Morse. Pompa utama kebakaran yang dimaksud diatas harus sesuai dengan standar SNI 03-6570-2001. bersertifikat UL-USA atau UL-Canada dan FM.Kapasitas motor listrik dalam daya kuda (HP) harus sedemikian sehingga arus motor listrik maksimum pada setiap phasa pada setiap kondisi beban pemompaan dan ketidak seimbangan tegangan harus tidak melebihi arus beban penuh motor dikalikan dengan faktot kerja. . Patterson. NFPA 20.Harus sesuai dengan Standar SNI 03-6570-2001. terlampir). .7 bar (40 psi) atau lebih (untuk jelasnya lihat Tabel 2. NFPA 20.121 - . . Diesel Hydrant Pump dari jenis Horizontal Split Case atau pompa sentrifugal yang harus memiliki rancangan Impeller antara bantalan-bertingkat tunggal-Split Case Axial. .1. terlampir. SPP. Patterson.3. Pompa kebakaran diesel (Diesel Hydrant Pump).Transient motor listrik harus terkoordinasi dengan ketentuan Pemutus Tenaga (MCCB) untuk menjegah gangguan Tripping yang mengganggu dari alat proteksi kontrol motor listrik.5. . . PUIL 2000. UL-USA atau UL-Canada dan FM. NFPA 20. dimana harus mempunyai kapasitas nominal dalam liter per menit (LPM) atau gallon per menit (GPM) dan harus pada tekanan nominal neto 2.15. ITT c. kondisi Head harus mempunyai nilai rentang dari minimum 65 % sampai maksimum sedikit di bawah Head nominalnya.Harus memenuhi besaran pada Tabel 6.

ASTM B584 Alloy 875.Dalam hal khusus. . motor bahan bakar yang berada di luar rentang daya dan tipe motor bahan bakar yang teruji. dilakukan lewat pengujian di Laboratorium yang diakui. Ulc). UL-USA atau ULCanada dan FM. • Bearing : All besi tuang (Cast Iron) – ASTM A48 Class 25A. : ≥ 85 °C. • Deflector : Rubber • Common Base : Painted Steel Standar SNI 03-6570-2001.Nilai nominal daya kuda teruji dari motor bahan bakar yang di uji di laboratorium penguji dengan kondisi standar SAE. harus mempunyai kemampuan daya kuda untuk melayani gerakan pompa kebakaran tidak kurang dari 10 % lebih besar dari daya kuda rem maksimum dibutuhkan pompa . . .1 mm kolom air raksa (29. • Ball Bearing : seluruhnya Baja Hardened (Hardened Steel) • Anti-Rotation Pins : Baja Stainless (Steinless Steel) – 302.4 m (300 ft) diatas permukaan laut. yaitu pada tekanan 752. • Putaran : ≥ 2850 rpm.61 inch Hg) dan temperatur udara 25 °C pada ketinggian kurang lebih 91.Nilai nominal motor bahan bakar harus berdasarkan kondisi standar Society Of Automotive Engineers (SAE). Pompa ini digerakan dengan penggerak Diesel Engine. Produksi : Setara Fairbanks Morse. ULc).122 - .ASTM A48 Class 35A. harus dapat diterima. antara lain .SAE 4140. yakni Underwriters Laboratories Inc. Diesel engine sebagai penggerak Pompa pemadam kebakaran harus diuji secara spesifik oleh Laboratorium penguji untuk melayani pompa kebakaran. • Impeller : Perunggu (Bronze) . (UL. • Coupling : Packed type (UL. • Body Pompa : Besi tuang (Cast Iron) . dimana motor bahan bakar yang menggunakan percikan nyala (Busi) tidak diperkenankan untuk digunakan. NFPA 20.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Data Horizontal Split Case Fire Pump : • Liquid temp. • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) .

(mm) : …. p. Pengurangan sebanyak 3 % dari daya kuda nominal motor bahan bakar pada kondisi standar SAE harus dibuat untuk motor diesel yang dipasang pada ketinggian 305 m (1000 ft) diatas 91. f.6 °C (10 °F) menurut koreksi kondisi standar SAE. Rotation : Clockwise (CW) standard. Indoor service. Engine Manufacture : ………… (setara Detroit. maka untuk setiap kenaikan 5. i.123 - . Alternator : 12V-DC. Installation Drawing : …. Valve per cylinder . Air Cleaner : Direct mounted.. Rating BHP/ kW : Menyebutkan “FM. Bore and Stroke – in. Engine Type : In-line Construction. UL. Data Diesel Engine yang digunakan dari jenis In-line Construction.. c. l. Displacement – in3.. antara lain . Ignition Type : Diesel (Compression). Compression Ratio : 17. o. a. ULc Approved”. Exhaust Protection : Metal Guards on Manifolds & turbocharge. Cummins).0 : 1 h. x ….(L) : …. n. lengkap Belt guard. 42 Amps. b. j.4 m (300 ft). m. g. . k. Aspiration : Turbocharged. pengurangan daya kuda nominalnya sebesar 1 % harus dibuat. 4 Stroke Cycle. Motor diesel setelah dijalankan minimum 4 jam. harus mempunyai daya kuda nominal sama atau lebih besar dari daya kuda rem yang dibutuhkan untuk menggerakkan pompa pada kecepatan nominalnya dibawah setiap kondisi beban pompa. CAT. Wiring Diagram : …. Engine Crankcase Vent System : Open. q. Number Of Cylinders : …. Washable. Untuk motor diesel yang berada pada temperatur udara luar diatas 25 °C.intake & Exhaust : 1 & 1. e. 4 Stroke Cycle dengan pendingin Water Coolent Pump (Tanpa Radiator) harus menyebutkan.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ - - - pada setiap kondisi beban pompa. d.

• Throttle Control : Adjustable speed control tamper proof.A. NFPA 20. • Governor.Gate valve pada sisi section dan discharge pompa. • Staters : Two (2) 12 V-DC. Seluruh dari group pompa hydrant harus dilengkapi dengan : . Fuel Connections : Fire resistant flexible supply & return lines. Flywheel Housing : S. Flywheel Power Take Off : 11. . Speed : Constant speed. Engine Half ………. Battery Charger dilengkapi dengan AMF (Automatic Mains Failure) Module. . Tachometer.124 - . . Oil Pressure & two (2) Volmeter. • Lain-lain.5” SAE Industrial Fly-Wheel connection. Water Temperature. • Overspeed Control : Electronic w/reset & test on instrument panel. s. • Raw Water Solenoid Operation : Automatic from engine controller & from instrument panel. t. • Lube Oil Filter : Full flow w/By-pass valve.. Cummins. • Run-Stop Control : On instrument panel lengkap dengan ctrol position warning light.Check Valve pada sisi section pompa. Mechanical. u. for DC wiring interconnection to Engine controller. Harus sesuai dengan standar SNI 03-6570-2001. Hourmeter. • Lube Oil Pump : Gear drive. Produksi : Setara Detrit Clarke. Gear type.#3. • Junction Box : Integral with instrument panel . • Lube Oil Cooler : Engine water cooler plate type. bersertifikat UL-USA atau UL-Canada dan FM.Flexible Joint pada sisi section dan discharge pompa. Caterpillar. Coupling : Falk coupling.E. • Instrument Panel : English & Metric. • Water Pump : Poly-Vee belt drive lengkap dengan guard. • Fuel Filter : Primary filter w/priming pump. • Fuel Injection System : Stanadyne Direct Injection. • Run Solenoid : 12 V-DC Energized to run.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ r.Strainer pada sisi section pompa. .

bangunan masjid.125 - . Sumber daya listrik tersebut untuk melayani kebutuhan beban listrik untuk bangunan utama. klinik. . dan Penerangan Jalan Komplek. sebagai berikut . . Uraian Teknis Pekerjaan Elektrikal 5. Sistem Sumber daya listrik berasal dari penyambungan sumber daya listrik utama PLN dengan sistem tegangan TM/TM 20 kV. Sumber listrik utama tegangan 20 kV dengan melalui Medium Voltage Distribution Panel (MVDP) akan di-proteksi (di-amankan) dengan unit Ligthning Arrester yang terdapat pada panel arrester. selanjunya di transformasikan menjadi 400/230 Volt. 50 Hz dan sumber daya listrik cadangan diesel generator set dengan sistem tegangan rendah 400/230Volt. Kelengkapan pada riser pelepasan system hydrant. 50 Hz.Panel Power dan Kontrol sesuai dengan bawaan pompanya.Pressure Reducing Valve (PRV).Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ . 5. Efek sambaran petir (Arus Petir) berupa kenaikan tegangan akibat medan .1. selanjutnya di distribusikan keseluruh jenis beban listrik melalui Panel distribusi yang dinamakan Panel Utama. engine hall. mess perwira. kantin.Pressure gauge (Pengukur tekanan) untuk suction dan discharge.Pressure Safety Valve (PSV).Pressure Reducing Valve (PRV). Masing-masing sumber daya listrik dilengkapi dengan kWH-Meter.3. . sehingga dapat menghindari “loop” pada jaringan listrik tegangan menengah 20 kV. 50 Hz.Peredam getaran untuk alas pompa. Pos Jaga. sebagai berikut . sumber listrik utama dan cadangan (bilamana sumber PLN padam) akan beroperasi otomatis interlog atau automatic tranfer switch (ATS). bangunan Utilitas MEP. . sport hall. .Air Relief valve (ARV). bangunan gereja. . Seterusnya dengan sistem tegangan rendah 400/230 V.Pressure Safety Valve (PSV). 50Hz. . kelas. . Instalasi Kelistrikan A.Air Relief valve (ARV). Kelengkapan pada riser pelepasan system kombinasi hydrantdan sprinkler. pool dan bengkel.3. 50 Hz dengan transformator (Trafo) Stap-Down 20 kV/400-230 V. Aula Pertemuan. dormitory.

b. B. Sumber listrik utama tegangan 400/230 Volt dengan melalui Low Voltage Main Distribution Panel (LVMDP) akan di-proteksi (di-amankan) dengan unit Ligthning Arrester.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ magnet dan medan listrik (Kuat Medan Elektrostatis) akan merusakkan jaringan sistem listrik dan peralatan listrik yang sensitif. Sumber daya listrik berasal dari penyambungan sumber daya listrik utama PLN dengan sistem tegangan TR/TR 400/230 Volt. Betuk gelombang tegangan sinusoidal & simetris untuk supply 3 phasa. bahwa sistem kelistrikan yang dijelaskan diatas merupakan pendistribusian daya listrik dengan jaringan distribusinya sampai ke beban listrik menggunakan sistem radial yang mempunyai pengamanan dan keandalan yang bertingkat. dan dilengkapi dengan RIS Protection Relay dan monitiring device. Maksimum suhu keliling <= 40 °C dengan suhu rata-rata 30 °C. Transformator (Trafo) Dinyatakan dalam gambar perencanaan. 50 Hz langsung di sambungkan ke unit-unit kWh-meter pada bangunan Rumah Dinas (Type-45. sumber daya listrik utama PLN dengan sistem tegangan TR/TR 400/230 Volt. III. Sumber daya listrik cadangan diesel generator set dengan sistem tegangan rendah 380/220Volt. 50 Hz a. Data Tansformator 20 kVolt/400-230 Volt. Berdasarkan uraian diatas. bahwa Transformator (Trafo) jenis stap-down dengan tegangan kerja 20 kV/400-230 V. 50 Hz. Kondisi kerja Trafo : Ketinggian maksimum 1000 meter diatas permukaan laut. harus buatan pabrik dalam negeri.1. Type-54. memiliki jenis pemasangan di dalam (in door) ruangan. Shielding & Equipotensialisasi untuk menghindari “Loop” pada jaringan sistem listrik. dengan pendingin minyak shell Diala B (sesuai standar PLN). Bahan Dan Material B. 50Hz tidak mem-back up kebutuhan daya listrik bangunanbangunan diatas.126 - . terbuat dari colled rolled grain oriented silicon steel sheet . 50 Hz. maka sangat diperlukan pengamanan internal dengan menggunakan Lightning Arrester. Kontruksi Trafo : Inti Trafo. 50 Hz distristribusikan melalui Sub Distribusi Panel (SDP) PLN disambungkan ke seluruh unit-unit kWh-meter Rumahnya. Type-100 dan SchoolStaff). kelompok sektor Dyn5 (disesuaikan dengan PLN daerah setempat). Type70. sehingga dapat menghindari “loop” pada jaringan listrik tegangan Rendah 400/230 Volt.

f) Kuping pengangkat.009 dan IEC-76) : .127 - .Tegangan Sekunder (No load) : 400/231 V. a) Name Plate (pelat nama) lengkap dengan diagram hubung belitan. g) Bushing tegangan tinggi dari elastimod dan bushing tegangan rendah dengan kotak pengaman.Highest voltage of primary windings : 24 kV. Tutup Tanki. Kumparan Trafo. dijepit menjadi satu yang disebut bagian aktif trafo harus dipanaskan dan dikeringkan dalam oven pengering vacuum sampai tahanan isolasinya melebihi 200 M. e) Kran penguras minyak.3 Bar selama 15 menit. b) Gelas penduga level minyak. . Kebocoran pengelasan harus dites denga tekanan 0. yang terdiri dari primer dan sekunder terbuat dari PVF enamel kawat tembaga persegi berisolasi kertas atau lembaran foil winding. Inti Dan Kumparan Disatukan. Karakteristik Trafo (harus sesuai SLI. j) Roda yang dipasang pada alas Transformator. terbuat dari pelat baja tahan karat dan panas (mild steel plate) yang dilas dengan kuat agar dapat menahan gaya yang terjadi saat trafo dioperasikan. yaitu sama dengan 3 s/d 10 kali tekanan lebih yang ditimbulkan dalam tangki dengan cairan yang digunakan adalah air dengan campuran serbuk fluerescent sehingga dapat langsung diketahui letak kebocoran dan dpat langsung di las kembali. d) Lubang pengisian minyak yang diberi tutup. . Perlengkapan Standar Trafo . .Ohm.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ - - - - dengan rugi-rugi sangat rendah membentuk rangkaian magnetik tertutup. c) Dial Thermometer dengan kotak. Setiap lapisan kumparan diberi isolasi dari kertas A (105 °C) atau kelas yang lebih tinggi sehingga mempunyai kekuatan dielekrik dan mekanik yang kuat dan harus dapat menahan tegangan impuls (tegangan lebih). dari type conservator diberi packing neoprene untuk menjamin kekedapan air dan udara luar seminimum mungkin. c. Tanki. i) Pengaman dengan DGPT-2 atau RIS dan Buchholz Relay. Tangki ini diberi sirip pendingin (radiator) yang mengelilingi tangki dengan jarak yang sama.Tegangan Primer : 20 kV. inti ini dijepit dengan kuat sehingga terjamin kekuatan mekanik dan mengurangi getaran serta tingkat kebisingan.019-1985/a. h) Kommunitor (Tap Changer).

Pemutus beban tidak dapat dimasukkan jika saklar pembumian tertutup atau saklar pembumian tidak dapat dimasukkan jika pemutus beban tertutup. . . Vector group : Dyn5 (sesuai dengan PLN Balikpapan). Trafindo.temperature rise of windings : 65 °C.Kelembaban ruangan 80 s/d 100 %.Memiliki plinth untuk memberikan isolasi dengan bumi. terbuat dari stainless steel dengan tebal pelat tidak kurang dari 2.Panel MVDP.30 mm yang berukuran standar sehingga dapat ditukar-tukar bagian-bagiannya serta dapat diperluas dengan mudah dan masing-masing lemari terpisah satu sama lainnya dengan pelat pemisah serta di cat oven. Voltage tappings : ± 2 % . bahwa Panel tegangan menengah 20 kVolt dan Panel Arrester 20 kVolt dari type metal enclosed switchgear dan controlgear untuk pemasangan di dalam (Indoor). Max. rel simetris horizontal. diantaranya rel vertical.Ketinggian maksimum 1000 meter diatas permukaan laut. B. b. .Indeks Proteksi (IP) 55. isolator dan lainlain. . . Kondisi kerja MVDP : . Insulating medium : Oil.128 - .Pelindung komponen panel dengan plat transparan terbuat dari fiberglass.Pintu dapat dibuka kekiri atau kekanan yang dilengkapi engsel yang tidak terlihat dari luar dan gasket polyurethane (freme karet penguat) serta sudut buka hingga 130 derajat. Panel Tegangan Menengah (MVDP) Dinyatakan dalam gambar perencanaan. Produksi : Setara Unindo. a.oil temperature rise at the top of the tank (hermatically sealed) : 60 °C. tersedia accessories berbagai fungsi dan ukuran.Suhu ruangan 16 s/d 40 °C. Kontruksi MVDP dan Panel Arrester : . ± 5 %. . Cooling type : Sirip (Onan). Temperature insulation class : A ± 105 °C.2. IP 55. .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ - Impuls withstand of primary windings : 125 kV. Applied voltage test : 50 kV. dimana pengoperasian-nya dengan manual atau mekanik. rel DIN simetris horizontal. Max. .

* Phasa : Merah.Breaking capacity for no-load line . * Netral : Biru.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ - - - Pintu lemari tidak dapat dibuka bila pemutus beban tertutup dan saklar pembumian terbuka dan atau pintu lemari tidak dapat ditutup bila pemutus beban terbuka dan saklar pembumian tertutup. kuning dan hitam.kuning. dan lemari ketiga untuk 1 unit Circuit Breaker Disconector (pemutus beban) type SF6-LBS dengan fuse sebagai out-going ke sisi primer trafo yang dilengkapi dengan 1 unit saklar pembumian yang beroperasi secara interlog.7) and ring circuits . Pengamatan untuk posisi pemutus beban dan saklar pembumian dapat dilakukan tanpa membuka pintu lemari panel MVDP.Breaking capacity for no-load trafo . : 125 kV. - - c.Power frequency with stand voltage 1 menit .Breaking capacity for active circuit (Cos ϕ = 0. : 16 kA. : 50 Hz.Frekwensi kerja . Busbar harus di isolasi berwarna sesuai kode warna PUIL 2000 . : 50 kV. : 20/24 kV. 1 detik .Rated short-time with stand current 50 Hz. Karakteristik MVDP : . Panel MVDP terdiri dari 3 (tiga) lemari.Tegangan kerja . yakni lemari pertama untuk penempatan 3 unit arrester 20 kV-1 phasa. : 16 kV. Pengoperasian pemutus beban dan saklar pembumian dapat dilakukan se-sederhana mungkin dan beroperasi secara interlogmekanik.Voltage tests (50 Hz) 1 menit . lemari kedua untuk 1 unit Switch Disconector (saklar pemisah) type SF6-LBS tanpa fuse sebagai incoming dari PLN-20 kV yang dilengkapi dengan 1 unit saklar pembumian yang beroperasi secara interlog. yakni dengan lampu tanda maupun indikator lainnya. 50 Hz.Implus with stand voltage across the isolating distance .Implus with stand voltage to earth and between poles. 1 menit . : 400 A.129 - . * Ground : Hijau . : 145 kV. : 50 kV DC.

• Block Electrode Disconector height adjuster yang menghubungkan Earth Terminal bagian bawah dengan Line Terminal bagian atas dan block ini berbentuk selinder crystalline particles dan atau Alumina Porselain dari bahan Zinc Oxide (ZnO) yang menjamin kekuatan anti konduksi.3. Komponen Panel MVDP 20 kVolt Dan Panel Arrester 20 kVolt .Switch Disconector jenis SF6-LBS tanpa Fuse dan dengan Fuse sesuai item c diatas. B.24 kVolt untuk pemasangan di pit trench cable dan .5∼36 kVrms.Wet test = 36∼60 kVrms. • Insulator Housing sebagai tempat beroperasinya block electrode disconector dari bahan syntactic rubber sehingga tertutup dengan sempurna. Unindo. Nihon Hiraiki Kogyo. Power Hz = 31. • Insulation withstand test voltage. maka peralatan kontrol harus dilengkapi dengan back-up battrey jenis nicad free maintenance untuk pengoperasian seluruh panel MVDP dengan kemampuan bilamana terjadi kegagalan operasi sebanyak 3 (tiga) kali.24 kVolt untuk pemasangan didalam tanah dan N2XSY . Siemen. SNI dan LMK.Dinyatakan dalam gambar perencanaan. Besaran arus a) Bus bar : 630 A. • Insulator Porselain sebagai pembungkus insulator housing. 10 sec. Bila pengoperasian dengan motor penggerak. .130 - . b) Rating current switch : 400 A. MG. 1 min. bahwa Unit Lightning Aresster mempunyai bagian-bagian antara lain . daya tahan panas dan tidak dapat rusak kerena aliran voltasi (Impulse Voltage). Produksi : Setara Sorester. AEG. bahwa Kabel distribusi tegangan menengah 20 kV adalah jenis N2XSEFGbY . Sesuai dengan standar IEC 994-4 (1991). Produksi : Setara Unindo. • Insulation withstand test voltage. • Rating Voltage 21∼24 kVolt. d.Dry test = 42∼70 kVrms. Kabel Tegangan Menengah Dinyatakan dalam gambar perencanaan.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ - - and cable : 25 kV. guncangan (Vibration) dan lain-lain. • Insulation withstand test voltage. Making capacity : 40 kA.

antara lain .6/1 kVolt untuk pemasangan di-dalam tanah dan NYY . Produksi : Setara Supreme. a) Pemutus tenaga MCCB. 10 kA. OniPanel. LMK.6. LMK. Kabel Tegangan Rendah Dinyatakan dalam gambar perencanaan. Produksi : Setara Terasaki. IEC 502-1983.5. Komponen Panel Dinyatakan dalam gambar perencanaan. Nobi. Kabelindo. IP 55 dan jenis inbow waterproof (PVC High Impact) dengan pintu transparan. PUIL2000. 8 kA dan 5 kA yang telah memenuhi persyaratan SPLN 108/SLI 175/IEC 989. SIER. 36 kA. . Voksel. IP 54 serta memenuhi persyaratan PUIL-2000.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ di rak kabel (udara) harus telah memenuhi persyaratan. LMK. LMK. 25 kA. Merlin Gerin. yaitu jenis pemasangan didinding (wall mounted enclosure). B.0. JapaPanel. pemutus tenaga mini MCB. PUIL-2000.4. B. SPLN 43-5. Hager.7. ABB.131 - . PLN. dan IEC 947-2. 3 phasa. PLN. jenis pemasangan dilantai (standing mounted enclosed) yang kontruksinya dari plat baja dengan tebal plat 2 mm dan dicat oven. dan 18 kA. dan 8 kA. B. PLN. 45 kA. Produksi : Setara Metosu. bahwa Box panel listrik ada 3 jenis. Kabelmetal.1986. B. Voksel. PLN. bahwa komponen panel utama banyak ragamnya. MCB 1 phasa.6/1 kVolt untuk pemasangan di atas plafon (udara) harus telah memenuhi persyaratan SNI 04-2701-1992. AEG. Kabelmetal.0. 3 phasa. Hansel. b) Automatic Tranfer Switch (ATS) atau sistem tukar (Interloc). Produksi : Setara Supreme. OniRack. SPLN 43-1 198. Rak Kabel Dinyatakan dalam gambar perencanaan. bahwa Kabel distribusi tegangan rendah adalah jenis NYFGbY . 15 kA. Produksi : Setara Simetri. Panel Tegangan Rendah Dinyatakan dalam gambar perencanaan. Kabelindo. bahwa Rak kabel yang dipakai untuk penempatan jalur kabel distribusi dan instalasi harus menggunakan jenis cable ladder yang terbuat dari Plat Mild Steel dengan finishing Hot Dip Galvanis dan telah dilapisi anti karat (zink chromate) dan sesuai persyaratan PUIL-2000.

LMK. e) Blocking Reactor (Detuned Filter) Blocking reactor harus dari material kumparan tembaga jenis Polyeter Resin yang pencetakannya dalam keadaan Vakum dan tekanan tinggi dengan thermal resistance 150 °C. 50 kA) dilengkapi mekanisme motor yang sama sehingga bisa beroperasi secara otomatis dan sistem interlok mekanis dan elektris mencegah kedua pemutus tenaga menutup secara serentak walaupun hanya sesaat.5 W/kVar. ∗ Sistem Koneksi : 3 phasa. Kedua pemutus tenaga (MCCB.5 % s/d + 10 %. LMK. IEC 32 B. digunakan untuk melindungi kapasitor bank dari kerusakan akibat kelebihan tegangan atau gelombang arus Harmonic yang terlalu tinggi dan dalam menghindari resonansi serta . dimana semuanya sesuai dengan standar IEC 269-1. ∗ Continuous over Voltage : 10 % (1.132 - . Harus memenuhi standar IEC 831-1. 100 kA dengan rating voltage 500/660 Volt lengkap dengan solid links (dudukan HRC fuse) dengan rating current 1 step diatas rating current HRC Fuse serta harus memeliki alat pencabut HRC Fuse (Fuse Handle) standard SFS 2371. Littelfuse. Produksi : Setara Stomberg. Delta. antara lain . AEG. ∗ Tingkat Insulasi : 3 kV (power frequency) & 15 kV (Impulse). ∗ Rating Frequency : 50 Hz. ∗ Rating Voltage : 525 Volt. IEC 831-2 (1996). AEG. pada sistem 400 (NO Load). ∗ Continuous over current : 30 % (1. PUIL2000. ABB. 4 pole. dan memenuhi standar LMK. ∗ Losses at + 20 °C : < 0.1 x Un). Merlin. d) Kapasitor Bank Kapasitor harus dari jenis Self Healing Dry Type. ∗ Temperatur category : -40 °C s/d 50 °C. ABB Fuse Links dari jenis HRC Fuse/phasa. Produksi : Setara Terasaki. ∗ Toleransi kapasitas : .3 x In). Produksi : Setara Nokian. ∗ Protection class : IP 42. PUIL2000.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ c) Satu pelat dudukan sehingga lebih menjamin aspek keamanan dan lebih mudah dalam pemasangan. yaitu jenis kering (Metallized Polypropylene Film) yang bias memperbaiki kerusakan sendiri dan memiliki ketentuan-ketentuan. ∗ Discharge time to 50 V : < 60 detik.

∗ Rating Frequency : 50 Hz ± 2 % automatic selection. VDE 0532831-2. ∗ Jumlah step automatic : 6 Step. ∗ Rating Voltage : 400 Volt. LMK. antara lain . g) Relay Pengaman yang digunakan antara lain : . ∗ Inductance of the reactor : ± 3 % tuning accuracy. ∗ Kontrol & Proteksi : 6 jenis alarm. ∗ Protection class : IP 40 (pada panel) & IP 20 (pada rel DIN). 0. ∗ Separate source test : 3 kV – 1 min. ∗ Protection class : IP 23. Ketentuanketentuan lainnya yang harus dipenuhi. ∗ Detuning factor : 7 %. Produksi : Setara Nokian.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ menurunkan presentasi harmonic pada jaringan listrik.5 %. LMK. ∗ Ambient temperature : 0 °C s/d 40 °C. kelebihan atau kekurangan tegangan. dan sebagainya.5 & UH5 = UH7 = 5 % Based on Un. f) Automatic Power Factor Regulator (APFR) APFR untuk mengatur step kapasitor secara otomatis yang menggunakan teknologi digital (Microprocessor) yang dipasang langsung pada panel atau rel DIN. koneksi (penyambungan) antar phasa atau phasa – netral yang memiliki ketentuan-ketentuan sebagai berikut . Produksi : Setara Nokian. factor daya terlalu kapasitif atau induktif. ∗ Ambient temperature : 40 °C. Harus memenuhi standar IEC 76/3. PUIL2000. temperatur terlalu tinggi. ∗ Operational sequence : 4 Program regulasi. ∗ Rating Voltage : 230/400 Volt. ∗ Rating Frequency : 50 Hz. ∗ Insulation class : T 40. Harus memenuhi standar EN 50082-2 & EN 50081-2 EMC. yaitu factor daya rendah.7 VA. PUIL-2000. ∗ Current transformer (CT) : 5A. kelebihan arus. ∗ Accuracy class : 1. ∗ Harmonic load : UH3 = 0.133 - .

proteksi terhadap arus hubungan singkat atau akibat adanya variasi terhadap arus yang semestinya. sensitivitas tegangan sebesar ± 10 % dari tegangan kerja. tegangan kerja 220 V. tegangan kerja 220 V. tunda waktu selama 0 s/d 1 detik. mengaktifkan pengisian batere bila tegangan jatuh di bawah ambang batas. Relay Kontrol Tegangan. Under and Over Voltage Relay (Rele turun dan naiknya tegangan). 50Hz. suhu operasi sebesar -10 s/d 50 °C. kontak keluaran 10 A (power faktor = 1). suhu operasi sebesar -10 s/d 50 °C.134 - . waktu tanggapan selama 200 mili . waktu tanggapan selama 200 mili detik. pengamanan peralatan pada instalasi listrik akibat adanya variasi terhadap arus yang semestinya. tegangan kerja 220 V. suhu operasi sebesar -10 s/d 50 °C. tegangan kerja 220 V. sensitivitas tegangan sebesar ± 15 % dari tegangan kerja. 50 Hz. proteksi terhadap kontak langsung. proteksi terhadap kehilangan salah satu phasa. tunda waktu selama 0. tunda waktu 1 detik. tegangan kerja 220 V. 50 Hz.2 detik. 50 Hz.3 detik. dipasang sebagai tambahan terhadap system kontrol dengan kontak keluaran 8 A (Cos ϕ = 1) 250 V. tegangan kerja 220 V. 50 Hz. Short Circuit Relay (Rele arus hubung singkat). sensitivitas arus sebesar 0.003 s/d 0. tunda waktu selama 0. ∗ Relay Kontrol Arus.3 A. pengamanan peralatan pada instalasi terhadap tegangan yang semestinya pada sistem tak stabil. suhu operasi sebesar -10 s/d 50 °C. suhu operasi sebesar -5 s/d 55 °C. proteksi terhadap turunnya dan naiknya tegangan yang semestinya pada sistem tak stabil. kesalahan urutan phasa dan ketidakseimbangan beban antar ketiga phasa terlalu besar. Fase Fault Relay (rele kesalahan phasa).Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ ∗ ∗ ∗ ∗ ∗ Earth Fault Relay (Rele arus bocor bumi). kontak keluaran 10 A (power faktor = 1). 50 Hz. tidak langsung dan api. sensitivitas tegangan sebesar ± 10 % dari tegangan kerja.

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

detik, suhu operasi sebesar -5 s/d 55 °C. ∗ Reverse Power Relay (Rele daya balik), proteksi terhadap adanya daya balik baik dari sumber utama (PLN) maupun sumber cadangan diesel genset sehingga kedua sumber tidak boleh terinterkoneksi walaupun sesaat. Relay-relay pengaman harus sesuai dengan standar PUIL2000, LMK dan IEC. Produksi : Setara Merlin Gerin, AEG, Omron. h) Peralatan Kontrol ∗ Kontrol Stater Motor, untuk kapasitas dibawah 5.000 Watt harus menggunakan sistem Direct On Line (DOL) yang terdiri dari tiga komponen, yakni Breaker, Contactor, Thermal Overload dengan sirkit kontrol tegangan 230 V, 50 Hz dan dilengkapi dengan tombol tekan ON-OFF, lampu tanda untuk start, stop dan fault/kesalahan. ∗ Kontrol Stater Motor, untuk kapasitas diatas 5.000 Watt harus menggunakan sistem Star Delta yang terdiri dari tiga komponen, yakni Breaker, Star Contactor, Delta Contactor, Line Contaktor lengkap dengan kontak blok tunda waktu, Thermal Overload dengan sirkit kontrol tegangan 230 V, 50 Hz dan dilengkapi dengan tombol tekan ON-OFF, lampu tanda untuk start, stop dan fault/kesalahan. ∗ Voltmeter Cam Switch (Saklar Voltmeter) 7 (tujuh) posisi dengan arus thermal 12 A, tegangan kerja 230 V, 50 Hz, ∗ Ammeter Cam Switch (Saklar Ammeter) 4 (empat) posisi dengan arus thermal 12 A, tegangan kerja 230 V, 50 Hz. ∗ Change Over Cam Switch (Saklar Alih) 3 (tiga) posisi (Manual, OFF, Outo) dengan arus thermal 20 A, tegangan kerja 230 V, 50 Hz. ∗ Pushbutton (Tombol Tekan) dengan bentuk bundar sring return, type flush dengan posisi NO, berwarna merah untuk stop dan berwarna hijau untuk start. ∗ Emergency Pushbutton dengan bentuk bundar latching key release dia.40 mm dengan posisi NC, berwarna merah. ∗ Lampu Tanda lengkap dengan lampu type protected Led, tegangan kerja 230 V, 50 Hz, dengan penutup plastik berwarna putih, Hijau, Merah, kuning dan biru. Peralatan kontrol harus sesuai dengan standar PUIL-2000, LMK dan IEC.

- 135 -

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

Produksi : Setara Merlin Gerin, AEG, ABB, Siemens. i) Unit Lightning Arrester R,S,T - phase & Netral, 100 kA, 40kA dan 15kA, 400 V untuk tegangan rendah, harus memenuhi persyaratan DIN VDE 0675 part6 LMK, PLN. Produksi : Setara Phoenix Contect, OBO Bettermann, Merlin Gerin. j) Meter Pengukur ∗ Volt Meter (Pengukur tegangan listrik), kapasitas 1,2 x In continue, kelas 1,5, skala 0-500V, ukuran 144x144 atau 96x96, ketelitian 1,5 %, suhu operasi -10 s/d 50 °C. ∗ Amper Meter (Pengukur arus listrik), kapasitas 1,2 x In continue, kelas 1,5, skala 0-500A, ukuran 144x144 atau 96x96, ketelitian 1,5%, suhu operasi -10 s/d 50 °C. ∗ Frekwensi Meter, Cos Phi Meter, dan lainnya harus berukuran 144x144 atau 96x96, ketelitian 1,5 %, kelas 1,5, suhu operasi -10 s/d 50 °C. ∗ Kilo Watt Meter (kWh-Meter) dari jenis 1 phase dan 3 phase harus sesuai dengan data teknis PLN dan LMK. Meter-meter pengukur sesuai dengan standar LMK, IEC 51. Produksi : Setara Schlumberge, AEG. k) Busbar dan sepatu kabel serta perekatnya (Mur dan Baut) adalah jenis tembaga dengan konduktifitasnya sebesar 99,99 % yang dilengkapi dengan warna phasa, netral dan pembumian sesuai persyaratan BS 1977, DIN 46235, LMK, PLN. Produksi : Setara Catu, Unibell, Voksel. B.8. Instalasi Listrik (Peneranga, Stop Kontak, Unit AC, Dan lain-lain) a) Kabel instalasi listrik adalah jenis NYM 3 core 500 Volt untuk 1 phasa yang telah memenuhi persyaratan SII 0209-78, VDE 0250, LMK, PLN. Produksi : Setara Supreme, Kabelindo, Kabelmetal, Voksel. b) Pipa & fleksibel conduite pelindung kabel instalasi listrik dan accessories lainnya adalah jenis PVC high impac yang telah memenuhi persyaratan BS 6099, BS 4607, LMK, PLN. Produksi : Setara EGA, Waler, Marshall Tuplex. B.9. Elektroda Pembumian Elektroda pembumian adalah dari bahan tembaga pejal dengan konduktifitasnya sebesar 99,99% yang telah memenuhi standard BS 1977, DIN 46235, LMK, PLN.
- 136 -

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

Produksi : Setara Catu, Unibell. B.10. Saklar Dan Stop Kontak a) Saklar memiliki rating volatge 250 V, 10 A type rocker dengan jenis single gang, double gang maupun multiple gang. b) Stop kontak 1 phasa normal memiliki rating voltage 250 V, 16 A dan stop kontak 1 phasa khusus dilengkapi saklar dan lampu tanda memiliki rating voltage 250 V, 13 A. Saklar dan stop kontak tersebut diatas harus memenuhi persyaratan IEC, SPLN, LMK dan harus dilengkapi dengan box dari bahan metal anti karat atau mouled plastic. Produksi : Setara MK, Legrand. IV.A. B.11. Armatus Lampu dan Komponen Lampu a) Armatur lampu memiliki plate minimum 0.7 mm dicat dasar anti karat dan dicat oven warna putih untuk jenis recessed mounted TL 1 x 36 W atau 2 x 36 W type TKI maupun type balok, down light dengan lampu PLC 18 W, dan Down light halogen 50 W/12 V, dimana harus mempunyai terminal pembumian, ventilasi didalammnya cukup baik dan reflector terbuat dari bahan alumunium silicon alloy dengan derajat pemantulan yang sangat baik. Produksi : Setara Artolite, OniLigt, Phillips. b) Komponen lampu, yaitu Ballast dari type Low loss dan digunakan untuk satu lampu floerescent (Neon) yang terpasang kokoh pada armatur. c) Capasitor harus dari jenis metalized paper dengan maksimum temperatir 85 °C, 250 V, 50 Hz, toleransi ± 10 % serta dilengkapi dengan Stater socket dari jenis polycarbonate dan Staternya dari jenis ES Porceliain lamp holders. Produksi : Setara Phillips, Atco, BJB.

5.3.2. Instalasi Diesel Generator Set A. Sistem Sumber daya listrik cadangan berasal dari sumber daya listrik diesel generator set dengan sistem tegangan rendah 400/230v, 50Hz yang akan melayani kebutuhan daya listrik bilamana sumber daya listrik utama PLN mengalami gangguan atau pemadaman. Sumber listrik utama dan cadangan akan beroperasi interlog otomatis secara mekanik maupun elektrik atau automatic tranfer switch (ATS) yang pendistribusian daya
- 137 -

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

listrik melalui Panel distribusi yang dinamakan Panel Utama (LVMDP). B. Bahan dan Material Dinyatakan dalam gambar perencanaan, bahwa Diesel Generator Set menggunakan jenis Silent mobile dengan pendingin radiator dan kecepatan putar generator 1500 rpm serta mempunyai tingkat kebisingan ≤ 55 db pada jarak 1 meter dari diesel genset dengan Kapasitas Continous Rating Power sesuai standar BS 5514 (1982), DIN 6271, ISO 8528, ISO 3046/1, AS 2789, SNI dan LMK. Generator set (Alternator) ini digerakan dengan penggerak Diesel Engine, dimana motor bahan bakar yang menggunakan percikan nyala (Busi) diperkenankan untuk digunakan. Diesel engine sebagai penggerak Genset (Alternator) harus diuji secara spesifik oleh Laboratorium penguji, antara lain ; 1. Nilai nominal motor bahan bakar harus berdasarkan kondisi standar Society Of Automotive Engineers (SAE), yaitu pada tekanan 746,25 mm Hg, temperatur udara masuk 29,4 °C pada ketinggian kurang lebih 150 m diatas permukaan laut, dan tekanan uap ai 9,65 mm HG dilakukan lewat pengujian di Laboratorium yang diakui. 2. Nilai nominal daya kuda teruji dari motor bahan bakar yang di uji di laboratorium penguji dengan kondisi standar SAE, harus dapat diterima. 3. Dalam hal khusus, motor bahan bakar yang berada di luar rentang daya dan tipe motor bahan bakar yang teruji, harus mempunyai kemampuan daya kuda untuk melayani gerakan Genset (Alternator) tidak kurang dari 10 % lebih besar dari daya kuda rem maksimum dibutuhkan genset pada setiap kondisi beban genset. 4. Pengurangan sebanyak 2,5 % dari daya kuda nominal motor bahan bakar pada kondisi standar SAE harus dibuat untuk motor diesel yang dipasang pada ketinggian 300 m diatas 150 m. 5. Untuk motor diesel yang berada pada temperatur udara masuk diatas 30 °C, maka untuk setiap kenaikan 5,6 °C (10 °F) menurut koreksi kondisi standar SAE, pengurangan daya kuda nominalnya sebesar 3 % harus dibuat. 6. Motor diesel setelah dijalankan minimum 24 jam, harus mempunyai daya kuda nominal sama atau lebih besar dari daya kuda rem yang dibutuhkan untuk menggerakkan Genset (Alternator) pada kecepatan nominalnya dibawah setiap kondisi beban genset.

- 138 -

#3. …. Washable. Tachometer. • Engine Type : In-line Construction. • Fuel Connections : ………… (setara Caterpillar. • Installation Drawing : …………. • Engine Manufacture : ………… (setara Caterpillar. • Flywheel Housing : S. outdoor service. • Coupling : ………… (setara Caterpillar. • Bore and Stroke – in... Komatsu). In (mm) • Displacement – in3.. 4 Stroke Cycle.(L) : ………….E. • Air Cleaner : Direct mounted.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Data Diesel Engine yang digunakan dari jenis In-line Construction.0 : 1 • Valve per cylinder : …………. • Rating BHP/ kW : …………. • Governor. • Engine Crankcase Vent System : Silent mobile. A. in3 (Liter) • Compression Ratio : 16. • Wiring Diagram : …………. • Exhaust Protection : Metal Guards on Manifolds & turbocharge. • Model : ………… (setara Caterpillar. Komatsu).. • Instrument Panel : English & Metric. Water Temperature. Constant speed. • Junction Box : Integral with instrument panel . • Flywheel Power Take Off : …… in SAE Industrial Fly-Wheel connection.. • Fuel Filter : Primary filter w/priming genset (alternator). 4 Stroke Cycle dengan pendingin Water Cooled (Radiator).A. • Rotation : Clockwise (CW) standard. Cummins.. Cummins. • Number Of Cylinders : …………. Cummins.139 - .. for DC wiring . Direct Injection. Hourmeter. Cummins. dan harus menyebutkan . lengkap Belt guard. Komatsu). • Ignition Type : Diesel (Compression). in (mm) x …. • Alternator Starting : 24V-DC or 48 V-DC.(mm) : …. • Aspiration : Turbocharged. • Fuel Injection System : Direct Injection. Speed : Integral EFC govenor. Komatsu). Oil Pressure & two (2) Volmeter.

• Rating Voltage : 400/230 Volt. Komatsu. Beban kejut 0 – 15 %. Run-Stop Control : On instrument panel. Stanford. Produksi : Setara Leroy Somer. 4 Pole – Y Vector.140 - . VDE 0530NEMA MG-1 22. Run Solenoid : 24 V-DC or 48 V-DC Energized to run. LMK. Overspeed Control : Electronic w/reset & test on instrument panel. antara lain . Accessories lain. IEC 34-1. Throttle Control : Adjustable speed control tamper proof. Raw Water Solenoid Operation : Automatic from engine controller & from instrument panel. Lube Oil Filter : Full flow w/By-pass valve. Staters : Two (2) 24 V-DC or 48 V-DC. tanpa AVR ± 5 % (bilamana AVR tidak bekerja).Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ • • • • • • • • • • interconnection to Engine controller. Mitshubisi. Cummins. Data Generator Set (Alternator) yang digunakan dari jenis Revolving filed. Lube Oil Cooler : Engine water cooler plate type. Produksi : Setara Caterpillar. MWM Deuzt. Beban kejut 0 – 10 %. • Automatic Frequency Regulator : Beban static 0 . Harus sesuai dengan standar BS 5000 Part 99. Peralatan kontrol dan power panel diletakkan atau terpasang sedemikian rupa hingga muda untuk pengoperasian maupun perbaikkan serta dilengkapi dengan otomatis starting dan otomatis On-Load circuit breaker dalam 10 detik.3%. Battery Charger. • Frequency : 50 Hz. . Gear type. atau Exciter tanpa sikat rotor berbentuk silinder.4%. AVK. single bearing. dan harus menyebutkan. bilamana sumber daya listrik utama PLN mengalami gangguan. tanki harian dan lain-lain memenuhi standar spesialisasi Silent mobile. Housing Engine dan sound proof. • Automatic Voltage Regulator : Beban static 0 . Lube Oil Required : Gear drive. AMF (Automatic Mains Failure) Module. Circuit Breaker dengan Motor Mechanism lengkap dengan control position warning light.

PLN.1.6/1 kV yang telah memenuhi persyaratan LMK. Kurn. B.3. sehingga arus muatan pada tingkat yang paling rendah akan dapat mengalir secara terus menerus ke tanah melalui penghantar menuju elektroda pembumian yang tersendiri. Voksel. Sistem Sistem penangkal petir menggunakan sistem elektrostatis non radio aktif yang prinsip kerjanya adalah menarik energi medan listrik di atmosfir yang meningkat dengan cepat pada saat terjadi petir. pengumpulan energi ini terlebih dahulu diakumulasikan dan kemudian dibebaskan pada waktu yang telah ditentukan untuk menciptakan ionisasi dengan loncatan muatan disekitar batang penerima (Ait Terminal/ Splizen) penangkal petir. B. PLN. LMK. LMK. Pelepasan medan ionisasi keawan akan dapat (mampu) menimbulkan perbedaan potensial antara awan dan permukaan tanah (bumi). Produksi : Setara Prevectron. Kabelindo. Kabel Penghantar Kabel penghantar untuk instalasi penangkal petir adalah jenis NYY 0. Produksi : Setara Supreme. . Air Terminal (Splizen) Air terminal atau splizen untuk sistem elektrostatis adalah jenis Non Radio Aktif dan harus sesuai dengan standard IEC 1024-1. Bakrie. Instalasi Penangkal Petir A.2. Produksi : Setara PPI. PLN. Hal tersebut akan memungkinkan terjadinya sambaran petir berkurang dan daya tarik muatan terhadap muatan awan terkonsentrasi pada titik sambaran air terminal saja.3.3. Bahan dan Material B.141 - .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 5. Batang Peninggi (Penyanggah Air Terminal) Batang peninggi untuk air terminal adalah tiang tembaga pejal berdiameter 100 mm dengan tinggi 24 meter telah memenuhi standard BS 1977. Ese Tech. B. Zeus. Apollo. Kabelmetal.

power supply 220 V-AC/ 48 V-AC dan battery charger (Nicad type) untuk maksimum 120 menit.2. Marshall Tuplex. Produksi : Setara Hager. 5. Waller. Produksi : Setara BICC Brand-Rex. Unit PABX dilengkapi dengan terminal blok utama. Produksi : Setara Catu. B. Kabel Telepon Kabel telepon adalah jenis Unshielded Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) yang telah memenuhi standard ISO 11801 yang dapat menerima frekwensi hingga 200 MHz.1. Produksi : Setara Toshiba. PT. Avaya. LMK. DIN 46235.3. B. B. Pipa & flexibel pelindung kabel adalah jenis PVC High Impact yang telah memenuhi standard LMK.4. . Fujisu. Peralatan Utama Telepon (PABX) Unit PABX menggunakan teknologi switching digital dengan moduler pulse code modulation (PCM) dan storage programmed pada satu paket sistem yang moduler seiring.Telkom yang disebut Direct Line yang mana akan dipusatkan pada terminal box telepon sebelum disambungkan ke Peralatan Utama Telepon (PABX) sebagai pengontrol dan penghasil extention ke sambungan outlet telepon. Elektroda Pembumian Elektroda pembumian dari bahan tembaga pejal yang telah memenuhi standard BS 1977. Bahan Dan Material B. AMP. Unibell. LMK. Siemens. Panasonic.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ B. Produksi : Setara EGA. Sistem Sistem telepon menggunakan sistem sambungan langsung ke line PTT PT.Telkom. Terminal Box Terminal box telepon adalah jenis Inbow water proof (PVC High Impact) dengan pintu transparan memiliki IP 54 yang telah memenuhi standard IEC. PLN. Instalasi Telepon A. dan impedance : 100 Ohm.142 - .4. Hansel. temperatur kerja : .20°C s/d + 70°C.3.

− Pre signal dan zone sounder. 1.4. Produksi : Setara BICC Brand-Rex. 6. Lampu tanda sebagai indikator zoning kejadian. Unit Master Control Fire Alarm sebagai beralatan utama. − Power failure alarm.143 - . LMK dan harus dilengkapi dbox dari bahan metal antikarat atau mouled plastic.5. Legrand.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ B. Berbagai jenis Detector sebagai alat pendeteksi suhu dan asap. − Main sounder berbunyi bila terjadi kebakaran. 5. control module. 5. − Disconection alarm. 2.1. dan zone module dengan teknologi microprocessors control automatic yang dilengkapi dengan antara lain . dimana setiap zone dapat menampung berbagai jenis detektor secara paralel sehingga areal pada satu lantai dapat dibagi menjadi beberapa zone pendeteksian yang pengecekan zone dapat dilakukan dari unit MCFA dan announciator (Duplikat MCFA). 4. B. MCFA menggunakan sistem konventional akan membagi areal menjadi beberapa zoning. − General alarm. Adapun sistem MCFA yang akan digunakan antara lain . MCFA Merupakan panel kontrol yang terdiri dari power module. Instalasi Fire Alarm (Penginderaan Kebakaran) A.3. − Alarm silencing or alarm disable . Sistem Sistem Master Fire Alarm (MCFA) direncanakan akan menambah fasilitas tindakan pengamanan dini terhadap bahaya kebakaran. Break Glass Switch sebagai tombol tekan secara manual.A B. Outlet Telepon Outlet telepon jenis 4 kabel (2 pairs) sesuai standard yang telah memenuhi standar IEC. MK. Alarm bell sebagai indikator audio kejadian. alarm signal module. Unit Annunciator Aktif sebagai duplikat MCFA. Avaya. 3. Material Dan Bahan III.

4. Break Glass Switch − − − − − − Respousive and reliable Easy to operate Simple to reset.5. Complete with emergency telephone outlet. Temperatur kerja : 0 . Ukuran diameter 6” Modern. Alarm bell. Circuit selection rotary switches berfungsi untuk memilih zone yang akan dioperasikan. Ionization Smoke Detector − − − − − Standby voltage : 18 . IV. contoured design.24 V-DC.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ − − − − − − Sistem test. Modern. B. Emergency telepon outlet. Pemasangan outbow. I. Tegangan kerja : 220 V-AC. Alarm Bell − − − − − Vibration type. B. Humidity : 20 .3. Battery check. Dual chamber. Annunciator Panel − − − − − Module contruction Dilengkapi dengan indikator lampu dengan nama lokasi. 50 Hz/ 48 .144 - . contoured design.A B.2. B.95 %.38 °C. Tombol reset dan tombol disconect zone. Fire report. Flush or surface mounting. . Two wire low current design.50 volt. Signal emergency telepon dan handset telephone. Minimum 90 dB pada jarak 1 meter.

Functional test switch.60 menit. V. Nittan. Fixed Temperatur Heat Detector − − − − − Standby voltage : 18 .70 m2 Kenaikan temperatur yang dideteksi 20 °C menit. Sensilivity test points.50 volt.90 m2 Kenaikan temperatur yang dideteksi 20 °C menit.48 V DC dan di back up dengan battery charger (Nicad type) untuk maksimum 30 .100 m2 B. Type operas : NC (normally-open). Coverage area : 60 . Power Supply Unit Peralatan utama MCFA harus di supply dari satu power supply unit dengan input voltage 230 V AC.15 %/ m. . Photo electric Smoke Detector (Optional) − − − − − − Standby voltage : 18 .10 .95 %.9.A B.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ − − − − − − − Adjustable sensilivity. Coverage area : 60 . Rate Of Rise Heat Detector − − − − − Standby voltage : 18 . VI.145 - .100 m2 Sensilivity terhadap black smoke.38 °C. Optional auxiliary relay. Modern. Type operasi : NC (normally-open). Temperatur kerja : 50 . Humidity : 20 . B. Temperatur kerja : 0 .7.6. Sensilivity : 5 . Coverage area : 60 .90 °C. output voltage 24 .A B.8. Produksi : Setara National. Temperatur kerja : .50 °C. Nohmi.50 volt. Flashing LED for visual supervision. contoured design.50 volt. Coverage area : 60 .

Pipa & flexibel pelindung kabel adalah jenis PVC High Impact yang telah memenuhi standard LMK. jenis 4 kabel (2 pairs) sesuai standard yang telah memenuhi standar IEC. 5. temperatur kerja : . B. Marshall Tuplex. Untuk menjamin bahwa program-program yang diperdengarkan (diumumkan) sesuai dengan yang dikehendaki. Tunner Radio. Produksi : Setara BICC Brand-Rex. Legrand. VDE 0250. LMK. dan Program selector serta volume Control.3. LMK. B. Peralatan sistem tata suara berupa master didalam ruang kontrol. Produksi : Setara Hager.146 - . Terminal Box Terminal box tata suara adalah jenis Inbow water proof (PVC High Impact) dengan pintu transparan memiliki IP 54 yang telah memenuhi standard IEC. Produksi : Setara EGA. Power Amplifier. MK. Waller. Hansel.12. PLN dan atau jenis Unshielded Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) yang telah memenuhi standard ISO 11801 yang dapat menerima frekwensi hingga 200 MHz.10.20°C s/d + 70°C. maka diperlukan . Kabel Fire Alarm Kabel fire alarm adalah jenis NYMHY 3 core 500 Volt untuk 1 phasa yang telah memenuhi persyaratan SII 0209-78. LMK dan harus dilengkapi dbox dari bahan metal antikarat atau mouled plastic. dimana terletak Pre-Amplifier Mixer.11. B. dan impedance : 100 Ohm. Produksi : Setara BICC Brand-Rex. Instalasi Tata Suara A.6. Alarm (chime module) atau Emergency Panel. Sistem Sistem tata suara (sound system) dengan fungsi umum (pagging address) terdiri dari public address dan back ground music serta car call system.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Produksi : Yang direkomendasi oleh produk peralatan utama MCFA. Avaya. Tape Dect. Emergency Telephone Outlet Emergency telepon outlet.

− Power : 1000 Watt. 50 Hz. Power Amplifier Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain . Alarm/ Chime Module (Emergency Panel) Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain .20. − Music : 70 dB dibawah rated power.147 - .1.000 Hz. Aux. Produksi : Setara Phillips. Produksi : Setara Phillips. Mic. − Output : 70. Tape dack.23 V/ 15 Kohm bal/sys. 50 Hz. EGi. : 65 dB. − Power : 60 dan 120 Watt. − Tanggapan Frekwensi : 30 . Untuk keperluan pemanggilan kepada pengemudi mobil dapat disiarkan melalui Car Call microphone yang terletak di areal teras depan atau pada ruang reception. 100 V/ 4. Bahan Dan Material B. 8.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ master monitoring berupa Pagging Microphone yang terletak di ruang operator. 16 Ohm.3. 24 V DC. − Sumber Tegangan : 220 V AC. TOA. − Sumber Tegangan : 220 V AC. 24 V DC. . − Output : 50/ 70/ 100 V/ 8 Ohm. B. Tunner radio. − Noise Level : 80 dB. B. − Noise Level : < 90 dB. B. EGi.18. TOA.000 Hz. − Input : 1. − Tanggapan Frekwensi : 30 . Mic.2. sedangkan dalam keadaan darurat (emergency) semua program dapat di putuskan dan selanjutnya dapat disiarkan pengumuman atau signal dari fire alarm melalui emergency microphone (Auxilary Monitoring) dengan satu prioritas channel di ruang kantor pengelola. Pre-Amplifier Mixer Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain . selanjutnya program input sampai lound speaker sesuai dengan zoningnya. Setiap interupsi didahului dengan suatu nada tertentu (Chime Signal) yang dibangkitkan dengan chime generator yang terpasang pada monitor dist (Sistem tata suara). − Input : 3 Mic.

Emergency Microphone (Car Call Mic. TOA. all call. Produksi : Setara Phillips. − Power : 24 V DC. − Output : bal/ sym + 6 dB. Priority control.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ − Output Chime : 1 Volt. remote control.6. − Type : Unidirectional electret microphone dengan 5 tombol. − Mounting : Flush type. EGi. TOA. Pagging Microphone (Operator Mic. − Power : 24 V DC. TOA. EGi. volume control dengan kemampuan priority overide relay. unidirectional dengan 1 tombol bicara. EGi. TOA. − Chime : 4 macam dapat diprogram. Produksi : Setara Phillips.5. Ceiling Speaker Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain .7. − Type : Double. B. sesuai standar DIN 33404. . − Output : bal/ sym + 6 dB. − Type : Electret condenser. − Power : 24 V DC. EGi. Produksi : Setara Phillips. B. − Sumber Tegangan : 24 V DC. B. B. dan tombol alarm. − Output Alarm : 1 Volt.) Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain .148 - . Produksi : Setara Phillips. program selector.4.) Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain . − Alarm : Jenis dapat diprogram. − Output : 3 W. Program Selector Dan Volume Control Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain . Led untuk 5 zone.

16. Produksi : Setara Phillips.10.000 Hz. LMK. Power Supply Unit Peralatan utama tata suara harus di supply dari satu power supply unit dengan input voltage 230 V AC. Avaya. EGi. TOA. − Radiation Angle : 270 deg. − Tanggapan Frekwensi : 60 . dan impedance : 100 Ohm. Produksi : Setara BICC Brand-Rex. − Impendansi : 8 Ohm. B. VDE 0250. Wall Speaker Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain .5 dB NL. Produksi : Yang direkomendasi oleh produk peralatan utama tata suara. Corrosion resistant. − Tanggapan Frekwensi : 100 . Bahan harus tahan terhadap kelembaban udara sekitarnya dan harus disertai kurva frekwensi. − Mounting : Aluminium bracket. EGi. SPL : 110 dB NL. − Mounting : Spring mounting. − Output : 6 W.20.24 V DC dan di back up dengan battery charger (Nicad type) untuk maksimum 30 . B.149 - . − Radiation Angle : 180 deg.60 menit. Bahan harus tahan terhadap kelembaban udara sekitarnya dan harus disertai kurva frekwensi.9. − Max.000 Hz. output voltage 12 . − Max. . Pengkabelan Tata Suara Kabel tata suara adalah jenis NYMHY 3 core 500 Volt untuk 1 phasa yang telah memenuhi persyaratan SII 0209-78. − Material : Aluminium. − Impendansi : 8 Ohm. temperatur kerja : . B. − Protection : IP 65 (Outdoor Version). TOA. PLN dan atau jenis Unshielded Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) yang telah memenuhi standard ISO 11801 yang dapat menerima frekwensi hingga 200 MHz.20°C s/d + 70°C.8. − SPL (1m) : 100 dB/ 1 W. Produksi : Setara Phillips.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ − SPL (1m) : 92 dB/ 1 W. SPL : 99.

Material Dan Bahan B.1. . LMK. 40 VA rating. . Marshall Tuplex. . All codes can be changed by easy programming. B. .Latch relay output : NO. B. hold up switch. .7. 500 mA.3. Instalasi Security System Dan CCTV A. .Siren driver output : 12V DC. .Alarm Transistor output : Sink 100 mA. 5. Sistem Security system dan closed circuit television (CCTV) dipergunakan untuk membantu pengawasan dengan cara mengamati kegiatan operasi bangunan siang hari maupun malam hari melalui signalsingnal dari magnetic door contact. Waller. 30 V DC.Arm/ disarm codes : Three-4 digit codes including master code.Operation Modes : Home mode.Teknologi : Microprocessor controlled. . 100 VDC.Timing relay output : NO.Individual Zone output : NO relay. Produksi : Setara EGA. Panel Kontrol Security System Unit peralatan utama ini merupakan konventional sistem harus memiliki data antara lain . 30 V DC. NC 3 A.11. Dimana peralatan security system memberikan input signal kepada peralatan CCTV untuk memonitor dan merekam kejadian-kejadian secara otomatis.Kapasitas Zone : Sesuai gambar perencanaan. .Transformer : 220/ 18 V AC. NC 3 A. . Hansel.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Pipa & flexibel pelindung kabel adalah jenis PVC High Impact yang telah memenuhi standard LMK. Produksi : Setara Hager. sound detector. user codeand duress code. . Terminal Box Terminal box tata suara adalah jenis Inbow water proof (PVC High Impact) dengan pintu transparan memiliki IP 54 yang telah memenuhi standard IEC.5 A). kamera kemudian akan mengaktifkan bell atau strobe light. 1A (Remarks : Auxiliary output + siren driver output = 1.150 - .

. Produksi : Setara C&K System. . Pengoperasian peralatan ini pada waktu malam hari hingga pagi hari. burning bor attack dan lain-lain. Sound Detector Alat ini mendeteksi suara bila terjadi usaha pembobolan. B. seperti mesin boor intan. .4.Input number : Minimal 4 Kamera dan maksimal 8 kamera. .Power : 15 Watt. Door Contact Peralatan ini adalah jenis tombol tekan yang dioperasikan dengan daun pintu maupun daun jendela dapat dipasang secara paralel dan dilengkapi dengan kunci reset. dan terpasang pada plafon pada ruangan tertentu harus sesuai dengan standar yang berlaku.Control Select : Camera 1/2/3/4 or 1/2/3/4/5/6/7/8.5. . B. B.151 - . sesuai dengan standar yang berlaku. dilengkapi dengan pengatur kepekaan serta lampu indikator. . Pengoperasian peralatan ini pada waktu siang dan malam hari (24 Jam). Hold Up Switch Peralatan ini adalah jenis tombol tekan yang dioperasikan dengan tangan dan dilengkapi dengan kunci reset dipasang pada tempat tertentu.Operating temperature : .Tegangan kerja : 220 V AC.Impendance : 75 Ohm. Produksi : Setara C&K System. Produksi : Setara C&K System.20 s/d 50 °C. . . Switcher CCTV Unit peralatan utama ini harus memiliki data antara lain .2.3. palu tangan. tahan terdapat tekanan mekanik dan temperatur luar sesuai dengan standar yang berlaku. Produksi : Setara C&K System. B. automatic switching.Teknologi : Automatic sequential switching (ASS). Sony.Sequential Interval : 2 .45 detik. Sanyo.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ . Produksi : Setara C&K System. 50 Hz.

7 derajat/ detik. Harus dilengkapi dengan lensa zoom. .0 V(p-p) (75 Ohm. Colour Camera Unit peralatan utama ini harus memiliki data antara lain . dan tilt = 90 derajat max.6.10. . .Type : Built in Digital Signal Processing circiut.Angular Travel : Pan = 350 derajat max. Sanyo.Image size : 1/3 “ (4.Scanning system : PAL standard.8.Image sensor : Interline transfer method CCD. Imager : 0. B.6 mm). Sanyo.Tegangan kerja : 12 V DC. 50 Hz / 12 V DC.Video output level : 1. Time Lapse Video (TLV) TLV merupakan peralatan perekam hasil gambar dari kamera secara otomatis dapat merekam lokasi yang terjadi gangguan alarm. harus disesuaikan dengan item e diatas dan sesuai standar yang berlaku. PLN untuk keperluan power dan jenis Unshielded . . .9 Lux (Gain high). . Produksi : Setara C&K System. compositel). output voltage 12 V DC dan di back up dengan battery charger (Nicad type) untuk maksimum 30 .3 Lux.Power : Max. Produksi : Setara C&K System. Produksi : Yang direkomendasi oleh produk peralatan utama. Power Supply Unit Peralatan utama security system dan CCTV harus di supply dari satu power supply unit dengan input voltage 230 V AC. B. Sony. B. . .Speed : 6 . Produksi : Setara C&K System. VDE 0250.Minimum Illumination :2 Lux (Normal). . .9.Synchronizing System : Automatic Switching. Sanyo. 0.Tegangan Kerja : 220 V AC. Pan Tilt Unit peralatan ini berfungsi untuk menggerakkan kamera secara horizontal dan vertikal yang harus memiliki data antara lain .152 - . B. 75 VA. Sony. .8 mm x 3. .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ B. Sony.60 menit.Video S/N ratio : 50 dB.7. . LMK. Kabel Security System Dan CCTV Kabel tata suara adalah jenis NYMHY 3 core 500 Volt untuk 1 phasa yang telah memenuhi persyaratan SII 0209-78.

5. Produksi : Setara Jembo Cabel. B. Antenna UHF : . A.Optional A.Channel RCTI. .8.2. .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) yang telah memenuhi standard ISO 11801 yang dapat menerima frekwensi hingga 200 MHz. Produksi : Setara EGA. Antenna VHF : . . yaitu pendistribusian channel UHF dan VHF yang diterima antenna TV (Optional) atau Indovision (TV Cable) Owner Supply.3. dan impedance : 100 Ohm untuk keperluan kontrol sedangkan untuk signal video dari jenis Coaxial Cable yang telah memenuhi standard SII. . Terminal Box Terminal box tata suara adalah jenis Inbow water proof (PVC High Impact) dengan pintu transparan memiliki IP 54 yang telah memenuhi standard IEC. dan 4 way sesuai gambar perencanaan sampai ke outlet TV. A. Hansel. Marshall Tuplex.1.Channel PTV. diteruskan melalui active combineer menuju port tap off 2 way. Antenna Parabola 25 feet (Asiasat Dish) – Optional : .153 - . LMK.Channel Star Plus. temperatur kerja : . BICC Brand-Rex. .Channel V-channel. .3. LMK. Pipa & flexibel pelindung kabel adalah jenis PVC High Impact yang telah memenuhi standard LMK. Sistem Sistem Master Antenna TV yang direncanakan adalah sistem master antenna audio video.11.Channel dapat diusulkan lain oleh Pemberi Tugas. dan Avaya. Waller.20°C s/d + 70°C.Channel ZEE-TV.Channel Prime-Sport.Channel TVRI Pusat. Adapun siaran audio dan video yang dapat diterima antara lain : A. Produksi : setara Hager.Channel TVRI Daerah. Instalasi Master Antenna Television (MATV) . IEC. .

2. B. 2 input UHF (B IV .154 - . .Channel SCTV. . .Frequency : 180 .240 MHz. . . harus memiliki data.Element : VHF = 14 elemen.Channel Global TV.Gain : VHF = 9 dB. UHF = 54 elemen. UHF = 16.862 MHz (Programable).Channel TV7.B V).Isolation Between Input UHF/VHF/Low VHF : > 30 – 60 dB.Impendace : 75 Ohm (Ω). FM = 6 dB. B. . . . . : 100 dB µV.Number Of Input : 1 or 4 Input.Input/Output Impendance : 75 Ohm. . .Max.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ . .Inputs : 1 input B I .Gain : 33 -34 dB.Supply Voltage : 220 V AC (Built In).Channel Metro-TV.Return losses : > 9 dB. Produksi : Setara Fagor.Min.Channel Indosiar. . antara lain . Head End Amplifier & Combineer (Built-In) : .Frequency range : 47 .1.2. . . 1. .Channel ANTV. . 1 input FM. . Input Level : 40 dB µV. . . Program System Between (Channel-Amplifier) Peralatan channel-amplifier merupakan penerima signal dari antena yagi (UHF & VHF).B III (VHF). . .Channel TPI. .B II/ FM/ B IV . Ikusi. Material Dan Bahan B. Outpu Level 8 CH.B V (Programable).Band Coverage : B I .Gain Adjustment : 20 dB.Output : 1 output.5 dB. Antena Yagi (UHF & VHF) Menerima siaran lokal televisi pada band dan channnel yang telah ditentukan dan harus memenuhi data. antara lain .Output Level : 120 dB µV. Selective Programable Amplifier : .

Produksi : Setara Fagor. B. Ikusi. FM. B. : 4 . .RF Output Level : 117 dB µV.35 dB.Isolation : 24 . B. .Though Loss .Side Loss : 0 . Produksi : Setara Fagor.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ . output voltage 12 . Ikusi.Nominal Gain : 40 dB.50 °C.15 dB. .5 .Operating Temperatur 3.3. Produksi : Setara Fagor.60 menit. .860 MHz (Band I. . Ikusi.Operating Voltage : 220 V AC.5. B III. B. : 0. Power Supply Unit Peralatan utama MATV harus di supply dari satu power supply unit dengan input voltage 230 V AC. B.Noise Figure : 6 dB.24 V DC dan di back up dengan battery charger (Nicad type) untuk maksimum 30 . harus memiliki data antara lain .155 - .6. B IV. 50 Hz. Produksi : Yang direkomendasi oleh produk peralatan utama MATV. Distribution Amplifier (Booster Audio & Video) Peralatan ini merupakan penguat sinyal audio dan video yang akan disalurkan ke outlet TV yang jaraknya lebih dari 70 meter.Power Consumtion : 8 Watt. Produksi : Setara Fagor. .Frequency : 47 . Kabel Televisi . B V).8 dB. .7. Caracter Generator Berupa personal komputer yang dilengkapi dengan video output card dan software. Black Burst Generator (Optional) Pembuat sinyal padam pada layar TV pada program musik sehingga layar TV gelap dan hanya tersaji sinyal audio saja. Directional Coupler : .4. Ikusi.

3. Connector Yang digunakan memiliki data antara lain . B. No.4. Avaya.5 dB. Yuri.38 dB .9. 6.5 dB. Pipa & flexibel pelindung kabel adalah jenis PVC High Impact yang telah memenuhi standard LMK. Terminal box (TBTV) Adalah jenis Inbow water proof (PVC High Impact) dengan pintu transparan memiliki IP 54 yang telah memenuhi standard IEC.156 - .8. 3. Marshall Tuplex B. Legrand. Distribution Loss : 3. Of Distribution : 2. 4. Of Distribution : 2. IEC.4. 8 way. . LMK dan harus dilengkapi box dari bahan metal antikarat atau mouled plastic. Outlet Televisi Outlet televis harus memiliki through losses ± 5 dB. Terminal Box Dan Connector 1. Distribution Loss : 1. Produksi : EGA. No.1450 MHz. LMK. frekwensi 47 . Produksi : Setara MK. Isolation : 20 . dan impendance 75 Ohm sesuai standard yang telah memenuhi standard IEC. 4 way. Hansel.862 MHz. return losses > 9.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Kabel televisi adalah jenis coaxial cable yang telah memenuhi standard SII.1450 MHz.2 . Produksi : Setara BICC Brand-Rex. Produksi : Setara Hager.5 dB. VI. 2.Tap Off : Rating frequency : 10 . Isolation : 20 . SYARAT PEMASANGAN DAN PENGETESAN Umum . LMK.Splitter : Rating frequency : 10 . Waller.2 . Produksi : Yang direkomendasi oleh produk peralatan utama MATV.25 dB.

6 inch sampai posisi reduser dan diatas permukaan lubang dibuat pondasi sebesar 500x500x200 dengan sparing pipa riser diameter 2 inch menuju tangki air bersih. maka pemborong wajib bertanggung jawab untuk memperbaikinya. pemborong wajib memberitahukan secara tertulis kepada pengawas dan mengajukan saran-saran perubahan jadwal pelaksanaan. sehingga didalam pelaksanaan yang terkait dengan pekerjaan mekanikal dan elektrikal dapat terkodinir dengan baik dan tepat serta tidak menghambat pekerjaan keseluruhannya. Pemasangan Pekerjaan Mekanikal a. Pemborong harus meyerahkan contoh-contoh material dan brosur-brosur pekerjaan mekanikal dan elektrikal sesuai spesifikasi teknis untuk disetujui oleh pengawas. Pemasangan harus sesuai dengan rekomendasi dari pabrik pembuat. pemberi tugas dan perencana. Mengurus perizinan pemakaian Deep Well (Sumur Dalam) ke Direktorat Geoligi dan instansi pemerintah yang berwenang memberikan izin pemakaian air sumur dalam di Daerah Banjarmasin menjadi tanggung jawab pemborong.157 - . Instalasi Plumbing 1. yang mana pada pipa 4 inch diberi saringan dengan kerikil jagung dan ujung pipa harus di dop pada kedalaman 200 meter. Pengeboran sumur dalam dilakukan dengan cara pengeboran casing untuk lubang jambangan (Bore Hole) berdiameter 8 inch sedalam 200 meter yang dipasang pipa Gip. 2. maka pemborong harus membuat dan menyerahkan gambar-gambar pelaksanaan pekerjaan mekanikal dan elektrikal kepada pengawas sebelum melaksanakan pekerjaan. pemborong harus membuat rencana kerja dengan jadwal yang disesuaikan dengan rencana kerja pemborong pekerjaan lain (sipil dan arsitektur) dan apabila terjadi suatu perubahan. Pemborong harus memahami pekerjaan yang telah dilakukan oleh pemborong lain. 6 inch yang telah disambung dengan pipa riser pada posisi 1 s/d 1. Pemasangan submersible deep well pump didalam pipa Gip. Apabila terjadi kerusakan dari hasil pekerjaan pemborong lain. .5 dari reduser. Pemasangan pasir pasang diluar dari pipa Gip.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 1 2 3 4 Sebelum memulai pemasangan pekerjaan mekanikal dan elektrikal. diamter 6 inch dan selanjutnya disambung dengan reduser 6 inch x 4 inch lalu di grouting dan disambung dengan pipa berdiameter 4 inch sedalam 5 meter.

sedangkan yang menuju tangki atas. Medium putih. 4. Saluran pipa tegak air hujan harus ditumpu dengan klem ke dinding dengan jarak antar klem tidak lebih dari 3 meter dan selanjutnya pipa dipasang dibawah teras sedalam 30 Cm atau bak kontrol dari beton untuk menuju saluran drainase terdekat. Pipa air bersih yang keluar dari pompa distribusi menuju ke masing-masing bangunan menggunakan jenis Gip. 5. 11. Peralatan plambing seperti kran dinding dan kran air leher angsa harus dipasang dengan baik dan diberi isolasi anti bocor pada ulir kran tersebut. 10. 9. sedangkan pada masing-masing bangunan instlasi menuju unit fixture atau kran air menggunakan jenis PVC AW terpasang diatas plafon dan di klem dengan kuat dan baik. . Seluruh pipa air bekas menggunakan pipa PVC AW diameter 4 inch yang terpasang dibawah lantai kamar mandi dan tidak mengganggu pondasi bangunan serta mempunyai kemiringan 1 % untuk menuju saluran drainase terdekat. 6. Seluruh pipa air kotor menggunakan pipa PVC AW diameter 4 inch yang terpasang dibawah lantai kamar mandi dan tidak mengganggu pondasi bangunan serta mempunyai kemiringan 2 % untuk menuju septictank. Saluran pipa horizontal air hujan harus di klem pada penggantung yang dapat diatur (adjustable) dengan jarak antar penggantung tidak lebih dari 2 meter dan memiliki kemiringan 2 % untuk menuju pipa vertikal (tegak) air hujan. Medium putih diameter 2 inch.158 - .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 3. Semua pipa menggunakan jenis GIP Medium Putih harus diberi pelindung cat menie dan khusus untuk pemasangan di dalam tanah sedalam 60 Cm harus dilapisi aspal + goni + aspal dan pada sambungan pipa diberi dudukan dari beton untuk menghindari lendutan bila terkena beban mekanik serta harus tahan terhadap karat dan selanjutnya disekeliling pipa diberi pasir setebal 15 Cm kemudian diurug dengan tanah dan dipadatkan. 7. bangunan lainnya terpasang dibawah tanah dan diberi pelindung terhadap tekanan mekanik dari permukaan tanah dan pipa-pipa yang terpasang harus tahan terhadap dorongan atau tekanan air bersih dari pompa. Pipa air bersih dari sumur dalam menuju tangki air bersih menggunakan jenis Gip. Khusus pipa menuju unit fuxture terpasang didalam dinding dan tidak mengganggu pekerjaan dinding dan keramik dinding. 8. Seluruh WC dan Wastafel harus terpasang pipa tegak didalam dinding (pipa Vent) menggunakan PVC AW diameter 1 dan 2 inch.

13. Galian untuk pipa yang terpasang didalam tanah harus dibuat dengan kedalaman 80 Cm dengan kemiringan yang sesuai air buangan atau air kotor. untuk belokan dari jenis elbow long radius dan seluruh sambungan harus tahan .159 - 3.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 12. 14. Semua pipa menggunakan jenis GIP Schedule 40 harus diberi pelindung cat menie dan khusus untuk pemasangan di dalam tanah sedalam 60 Cm harus dilapisi aspal + goni + aspal dan pada sambungan pipa diberi dudukan dari beton untuk menghindari lendutan bila terkena beban mekanik serta harus tahan terhadap karat dan selanjutnya disekeliling pipa diberi pasir setebal 15 Cm kemudian diurug dengan tanah dan dipadatkan. Pelaksanaan pekerjaan pemipaan harus berdasarkan dan memenuhi PPI tahun 1979. Penyambungan pipa PVC AW diameter 4 inch menggunakan cincin karet yang diberi perekat atau pelumas dan solvent cement joint dan sebelum dilakukan penyambungan. bagian luar dan dalam dan dibersikan dari kotoran. harus diberi lapisan cat finish dengan warna merah. . Semua sambungan yang menghubungkan pipa dengan diameter yang berbeda harus menggunakan redusing fttting. Untuk pipa yang tidak berada dalam tanah baik yang terikat maupun tidak. Sambungan pipa diameter 2 inch ke bawah harus menggunakan ulir dan sambungan pipa diameter 2. Semua pipa baik yang tampak atau yang ditanam diharuskan diberi lapisan pelindung cat menie. Pipa yang ditanam ditanah diharuskan dilapisi lagi dengan Bituminuos sheet 2 mm. Semua sambungan yang menghubungkan pipa dengan diameter yang berbeda harus menggunakan redusing fttting. dimana sekeliling pipa harus diberi pasir dengan ketebalan 15 Cm. 2. Instalasi Pemadam Kebakaran 1.5 kali tekanan kerja pipa yang digunakan. Mengurus perizinan pemakaian air bersih PDAM ke Dinas Pemadam Kebakaran dan instansi pemerintah yang berwenang memberikan izin pemakaian sistem hydrant di Daerah setempat menjadi tanggung jawab pemborong. 4. Pada penyambungan pipa dengan menggunakan flens perlu dilengkapi dengan ring type gasket untuk menjamin kekuatan sambungan dan terhadap kebocoran. untuk belokan dari jenis elbow long radius dan seluruh sambungan harus tahan terhadap 1. b. 15.5 inch ke atas harus di las.

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 5. Tangki bahan bakar motor diesel harus dibuat dari baja yang dilas. 10. Daya listrik yang disediakan harus menjamin tenaga listrik yang dibutuhkan untuk menjalankan pompa setiap saat. 9.160 - . Charger battery harus selalu dalam keadaan stand-by agar pompa diesel setiap saat dapat dijalankan. b.5 kali tekanan kerja pipa yang digunakan. Lampu peringatan bahwa ada aliran listrik dipasang dengan pompa agar operator dapat dengan mudah melihat. Pemasangan untuk seluruh peralatan instalasi pemadam mengikuti rekomendasi dari pabrik pembuatnya. 14. Kedalaman pipa yang ditanam didalam tanah harus diperhitungkan terhadap jalur yang memotong jalan. sebagaimana yang ditunjukkan dalam gambar. Harus disediakan suku cadang antara lain : . 13. Pompa diesel harus dapat mencapai kapasitas penuh dalam waktu 15 detik sejak start. 12. Instalasi pipa harus dilengkapi dengan penggantung pipa. dimana diletakkan pada lokasi yang mudah terlihat dengan ketinggian pemasangan 150 Cm dari lantai. terhadap 1. Pekerjaan listrik untuk instalasi hydrant antara lain : a. Setiap minggu dilakukan pengujian perlengkapan start otomatis pompa-pompa dijalanan selama minimal 15 menit. Instalasi dari pompa dan kelengkapannya sampai panel pompa. 7. 8. support dengan jarak tertentu dan memenuhi syarat.20 m dari permukaan jalan. Pipa yang memotong jalan harus ditanam sampai suatu kedalaman minimal 1. 11. letak dipasang lebih tinggi dari pompa bahan bakar. Sebelum pekerjaan dimulai Pemborong wajib menyerahkan daftar dan brosur material/equipment yang akan dipasang. Pompa dapat bekerja secara otomatis maupun manual dan dapat dimatikan secara manual. Untuk pemasangan pemadam api ringan harus didalam box panel yang terbuat dari metal yang difinis anti karat dan pada sisi pintu harus ada kaca yang mudah dipecahkan menjadi butiran-butiran kaca. Volume bahan bakar didalam tanki harus cukup tersedia untuk waktu bekerja selama 6 jam. 6. Dapat bekerja terus-menerus pada beban penuh untuk waktu 6 jam. Instalasi dapat dibuat interconnect dengan system fire alarm. Pada panel-panel pompa kebakaran harus diberi tanda dengan jelas yang bertuliskan "POMPA KEBAKARAN JANGAN DIMATIKAN WAKTU KEBAKARAN".

ballast. Commisioning dan testing dari peralatan yang terpasang wajib dilaksanakan untuk mengetahui bahwa pekerjaan pemasangan peralatan / equipment adalah baik dan benar. Instalasi Listrik A. saklar. C. Penyambungan kabel harus berada didalam junction box dari bahan PVC high impact yang menggunakan isolasi yang baik atau spring connector atau terminal blok. Ketinggian pemasangan stop kontak dan saklar tersebut harus setinggi 30 cm dan 150 cm dari lantai dan sebelumnya harus dipasang box dari metal.161 - . Kabel distribusi dari kWH-Meter PLN menuju panel utama harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan didinding maupun diatas plafon atau ceiling. Pemasangan armatur lampu harus sudah lengkap didalamnya komponen-komponen lampu seperti tube.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 15. pipa gas dan lain-lain. • 2 (dua) set saringan bahan bakar. Panel utama. E. Seluruh instalasi outlet untuk stop kontak. C. B. • 1 (satu) set saringan minyak pelumas lengkap dengan seal. • 2 (dua) set pengabut bahan bakar. Kabel distribusi yang tertanam didalam tanah sedalam 80 Cm harus dilindungi pasir setebal 10 Cm dan diberi tanda peringatan. gasket-gasket dan slang-slang. Pemasangan Pekerjaan Elektrikal 1. sedangkan sub-sub panel listrik dipasang inbow pada dinding dengan ketinggian 180 cm dari lantai. untuk yang lewat dibawah jalan raya harus diberi pipa pelindung dari Galvanized dan kabel yang tertanam harus berjarak tidak kurang dari 30 Cm dari pipa air. Seluruh instalasi penerangan dan stop kontak yang menggunakan jenis kabel NYM/ NYA harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan diatas plafon diberi klem dengan jarak tidak lebih dari 2 meter serta diberi tanda peruntukannya. stater dan fitting serta pengkabelannya hak paten dari produksi jenis lampu yang . kapasitor. kabel-kabelnya harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan di dalam dinding bata maupun di dalam dinding partisi. Kabel distribusi dari panel utama menuju sub panel harus diletakkan pada rak kabel (besi siku) yang telah terpasang diatas plafon. • 1 (satu) set kopling lengkap. D. panel kapasitor dan sub distribusi panel listrik harus terpasang berdiri diatas lantai yang telah diberi lubang (pit) sebagai jalur penyambungan kabel. F. • 2 (dua) set tali kipas (bila digunakan tali kipas).

Pelaksanan pekerjaan instalasi elektrikal harus berdasarkan dan memenuhi PUIL 2000. Kabel distribusi dari terminal box utama telepon menuju sub terminal box telepon harus diletakkan pada rak kabel (besi siku) yang telah terpasang diatas plafon.Telkom menuju terminal box utama telepon harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan didinding maupun diatas plafon atau ceiling. Ketinggian pemasangan outlet telepon harus setinggi 120 cm dari lantai dan sebelumnya harus dipasang box dari metal untuk tempat outlet telepon. Penyambungan kabel harus berada didalam junction box dari bahan PVC high impact yang menggunakan isolasi yang baik atau spring . B. Kabel distribusi dari Terminal box PT. Terminal box telepon harus dipasang inbow pada dinding dengan ketinggian 150 cm dari lantai.162 - . Seluruh instalasi outlet telepon. Elektroda pembumian yang terbuat dari tembaga berdiameter 25 mm harus telah disiapkan klem dan terminal penyambungan kabel pembumian yang kokoh. Instalasi Telepon A. C. Kabel distribusi yang tertanam didalam tanah sedalam 60 Cm harus dilindungi pasir setebal 10 Cm dan diberi tanda peringatan. 2. I. pipa gas dan lain-lain. D.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ akan digunakan begitu pula dengan pemasangan outlet telepon dan outlet televisi. E. dimana elektroda pembumian untuk kelistrikan ditanam sedalam 24 m sama halnya untuk pembumian instalasi penangkal petir dan untuk elektronik ditanam sedalam 6 m yang posisi titik penancapan ditengah-tengah bak kontrol. untuk yang lewat dibawah jalan raya harus diberi pipa pelindung dari Galvanized dan kabel yang tertanam harus berjarak tidak kurang dari 30 Cm dari pipa air. G. Distribusi kabel pembumian untuk kelistrikan harus diberi pelindung pipa PVC high impact sampai ke bak kontrol pembumian. kabel-kabelnya harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan di dalam dinding bata maupun di dalam dinding partisi. Seluruh instalasi telepon yang menggunakan jenis kabel UTP CAT5 harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan diatas plafon diberi klem dengan jarak tidak lebih dari 2 meter serta diberi tanda peruntukannya. H.

Elektroda pembumian yang terbuat dari tembaga berdiameter 20 mm harus telah disiapkan klem dan terminal penyambungan kabel pembumian yang kokoh. Instalasi Fire Alarm A. F. G. Kabel distribusi dari terminal box utama fire alarm menuju sub terminal box harus diletakkan pada rak kabel (besi siku) yang telah terpasang diatas plafon. . Terminal box fire alarm harus dipasang inbow pada dinding dengan ketinggian 150 cm dari lantai. B. Unshielded Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan diatas plafon diberi klem dengan jarak tidak lebih dari 2 meter serta diberi tanda peruntukannya. untuk yang lewat dibawah jalan raya harus diberi pipa pelindung dari Galvanized dan kabel yang tertanam harus berjarak tidak kurang dari 30 Cm dari pipa air. 3. H. pipa gas dan lain-lain.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ connector atau terminal blok. Kabel distribusi dari Terminal box utama fire alarm menuju terminal box fire alarm harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan didinding maupun diatas plafon atau ceiling. C. Pelaksanaan pekerjaan instalasi telepon harus berdasarkan dan memenuhi standar yang berlaku. dimana elektroda pembumian untuk unit utama telepon ditanam sedalam 6 m yang posisi titik penancapan ditengahtengah bak kontrol.163 - . Seluruh instalasi fire alarm yang menggunakan jenis MYMHY D. Kabel distribusi yang tertanam didalam tanah sedalam 60 Cm harus dilindungi pasir setebal 10 Cm dan diberi tanda peringatan. Distribusi kabel pembumian dari unit PABX harus diberi pelindung pipa PVC high impact sampai ke bak kontrol pembumian.

Terminal box tata suara harus dipasang inbow pada dinding dengan ketinggian 150 cm dari lantai. untuk yang lewat dibawah jalan raya harus diberi pipa pelindung dari Galvanized dan kabel yang tertanam harus berjarak tidak kurang dari 30 Cm dari pipa air. Ketinggian pemasangan outlet televisi harus setinggi 120 cm dari lantai dan sebelumnya harus dipasang box dari metal untuk tempat outlet televisi. Elektroda pembumian yang terbuat dari tembaga berdiameter 20 mm harus telah disiapkan klem dan terminal penyambungan kabel pembumian yang kokoh.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ E.164 - . Distribusi kabel pembumian dari unit MCFA harus diberi pelindung pipa PVC high impact sampai ke bak kontrol pembumian. Seluruh instalasi tata suara yang menggunakan jenis MYMHY dan atau Unshielded Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan diatas plafon diberi klem dengan jarak tidak lebih dari 2 meter serta diberi tanda peruntukannya. B. . kabel-kabelnya harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan di dalam dinding bata maupun di dalam dinding partisi. C. F. Pelaksanan pekerjaan instalasi fire alarm harus berdasarkan dan memenuhi standar yang berlaku. dimana elektroda pembumian untuk unit MCFA dan menara parabola sedalam 6 m yang posisi titik penancapan ditengah-tengah bak kontrol secara terpisah. Kabel distribusi yang tertanam didalam tanah sedalam 60 Cm harus dilindungi pasir setebal 10 Cm dan diberi tanda peringatan. G. Kabel distribusi dari Terminal box utama tata suara menuju terminal box tata suara harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan didinding maupun diatas plafon atau ceiling. Kabel distribusi dari terminal box utama telepon menuju sub terminal box telepon harus diletakkan pada rak kabel (besi siku) yang telah terpasang diatas plafon. pipa gas dan lain-lain. 4. Instalasi Tata Suara A. Penyambungan kabel harus berada didalam junction box dari bahan PVC high impact yang menggunakan terminal blok dan penutup rangkaian harus diberi terminator. H. I. Seluruh instalasi fire alarm.

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ D. Distribusi kabel pembumian dari unit tata suara harus diberi pelindung pipa PVC high impact sampai ke bak kontrol pembumian Elektronik. F. Penyambungan kabel harus berada didalam junction box dari bahan PVC high impact yang menggunakan isolasi yang baik atau spring connector atau terminal blok. kamera kabel-kabelnya harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan di plafon dan di dinding bata. Elektroda pembumian yang terbuat dari tembaga berdiameter 16 mm harus telah disiapkan klem dan terminal penyambungan kabel pembumian yang kokoh. Instalasi Security System Dan CCTV A. Kabel instalasi dari peralatan utama security system dan CCTV menuju peralatan sensor security dan kamera CCTV harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan didinding maupun diatas plafon atau ceiling. Ketinggian pemasangan speaker type dinding harus setinggi 250 cm dari lantai dan ketinggian untuk volume control atau attenuator harus setinggi 150 cm.5 meter serta diberi tanda peruntukannya. Penyambungan kabel harus berada didalam junction box dari bahan PVC high impact yang menggunakan isolasi yang baik atau spring connector atau terminal blok dan tap off untuk sinyal video. E. Ketinggian pemasangan kamera type ceiling harus bebas berputar dan peletakan sensor contact harus tersembunyi (hanya diketahui oleh pemilik saja). F. D.165 - . G. dimana elektroda pembumian untuk unit utama . E. indikator lampu. B. Kabel instalasi tersebut harus diletakkan pada rak kabel (besi siku) yang telah terpasang diatas plafon. Seluruh instalasi menggunakan jenis NYMHY untuk power dan Unshielded Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) untuk control serta coaxial cable C7/2V (RG-11) untuk sinyal video harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan diatas plafon diberi klem dengan jarak tidak lebih dari 1. C. Distribusi kabel pembumian dari unit utama ini harus diberi pelindung pipa PVC high impact sampai ke bak kontrol pembumian. kabel-kabelnya harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan di plafon dan di dinding bata. Pelaksanaan pekerjaan instalasi telepon harus berdasarkan dan memenuhi standar yang berlaku. Seluruh instalasi sensor contact. Seluruh instalasi speaker. 5.

D. Penyambungan kabel harus berada didalam junction box dari bahan PVC high impact yang menggunakan isolasi yang baik atau connector atau spliter dan tap off.5 meter serta diberi tanda peruntukannya. Setelah pembilasan dilakukan pengujian atau pengetesan secara water pressure. Elektroda pembumian yang terbuat dari tembaga berdiameter 16 mm harus telah disiapkan klem dan terminal penyambungan kabel pembumian yang kokoh.166 - . Kabel instalasi dari peralatan utama MATV menuju unit connector dan outlet television harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan didinding maupun diatas plafon atau ceiling. Pengetesan Pekerjaan Mekanikal. diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan diatas plafon diberi klem dengan jarak tidak lebih dari 1. 7. demikian diulangi sampai didapat hasil buangan pembilasan bebas dari kotoran yang mungkin ada didalam pipa air bersih tersebut. Pelaksanan pekerjaan instalasi MATV harus berdasarkan dan memenuhi standar yang berlaku. Instalasi Master Antenna Television (MATV) A.5 s/d 2 kali tekanan kerja. Distribusi kabel pembumian dari unit utama ini harus diberi pelindung pipa PVC high impact sampai ke bak kontrol pembumian.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ ini sedalam 3 m yang posisi titik penancapan ditengah-tengah bak kontrol secara terpisah. Seluruh instalasi menggunakan jenis coaxial cable C7/2V (RG-11) harus C. kotoran atau sisa-sisa pengerjaan pemipaan. apabila jarum manometer menunjukkan angka yang konstan atau tetap berarti hasil pemasangan . G. F. Pelaksanan pekerjaan instalasi harus berdasarkan dan memenuhi standar yang berlaku. Sebelum pengujian atau pengetesan. 6. dimana elektroda pembumian untuk unit utama ini sedalam 3 m yang posisi titik penancapan ditengah-tengah bak kontrol secara terpisah. seluruh instalasi plambing supaya dibilas terlebih dahulu dari semua endapan. B. E. yaitu menekan seluruh instalasi pemipaan dengan air yang mempunyai tekanan sebesar 1. Tekanan yang terjadi dipertahankan selama 24 jam. Elektrikal Dan Plumbing A. Kabel instalasi tersebut harus diletakkan pada rak kabel (besi siku) yang telah terpasang diatas plafon. Pembilasan dilakukan dengan menekan pipa-pipa dengan air secukupnya dan dibuang. B.

. b) Shower : 7 mka (meter kolom air).Oli sebagai bahan pelumas untuk pompa harus telah terisi. b) Test Prosedure • Sebelum perlengkapan hydrant dicoba. yaitu : a) Sebelum penyambungan dengan sanitair (dengan tekanan testing) b) Setelah penyambungan dengan sanitair (pengecekan fungsi) Seluruh instalasi plambing harus dibuktikan dengan water test. instalasi pemipaan dinyatakan baik. E. Pengujian atau pengetesan dilakukan 2 (dua) tahap. • Fungsi electric pump. sumber daya dari PLN.. Sampai tekanan yang diharuskan minimal 25 kg/cm² dan tidak ada penurunan selama 12 jam. . • Pengecekan pompa.Kedudukan pompa pada engine mounting / base harus water pass dan baut-bautnya harus terpasang kuat. maka terlebih dahulu pipa instalasi hydrant ditest dulu mengenai kebocorannya. Untuk menstabilkan tekanan air didalam instalasi pipa. a) Hydrant Pump Sistem kerja : automatic.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ C. Pompa utama. • . c) Urinal Flush valve : 4 mka. untuk mengatasi kebakaran. D. terdiri dari 3 buah pompa : • Fungsi jockey pump. Dengan sistem mengisi air ke instalasi dengan pompa (motor pompa atau pompa tangan). Setelah selesai pemasangan instalasi pipa seluruh sistem distribusi air untuk pemadam kebakaran harus diuji dengan tekanan air sebesar 1. akibat perubahan suhu udara atau keadaan lain. . antara lain : a) Kran air : 3 mka (meter kolom air).Diperiksa koupling dan poros pompa dengan electro motor. d) Water Closet Flush Balve : 10 mka. dalam keadaan satu garis atau tidak. Pompa-pompa secara otomatis tidak bekerja apabila air didalam reservoir dalam keadaan minimal (kosong). manual.167 - .5 s/d 2 (dua) kali tekanan kerjanya (working pressure) dan dibiarkan dalam kondisi ini selama paling kurang 12 (dua belas) jam tanpa mengalami kebocoran dalam hal ini tekanan kerjanya adalah 25 kg/cm² dan apabila sesuatu bagian dari instalasi akan tertutup oleh konstruksi bangunan lain (ceiling) maka bagian dari instalasi tersebut harus diuji dengan cara yang sama seperti diatas setelah ditutup dengan kontruksi bangunan tersebut (ceiling).

. pompa dijalanan semua kran-kran ditutup. dan pada tekanan tertentu pompa akan berhenti. • F. maka secara otomatis tekanan air akan berkurang. Pengetesan tahanan pembumian untuk kelistrikan dan penangkal petir harus lebih kecil dari 2 Ohm dan begitu pula untuk instalasi elektronik. surat kwitansi penyambungan daya listrik PLN.Secara mekanik impeller (baling-baling) pompa harus dapat diputar dengan ringan dengan tangan.Power yang masuk ke terminal pompa dari panel pompa dicheck.Kran-kran dibuka perlahan-lahan dan dicheck ampernya dan amper akan naik sampai titik maksimal (full capasity sesuai besar kilo watt daripada electro motor). Pengetesan ketahanan isolasi kabel seluruh instalasi kelistrikan harus diatas 1000 MOhm. Posisi kran dibuka air dibuang. tekanan drop. Jockey Pump. Dan instalasi power listrik untuk unit AC maupun exhaust fan harus ditest ketahanan isolasi kabel dengan pengukuran diatas 1000 Mohm.Telkom. G. Pengujian temperatur ruangan yang dikondisikan harus ditentukan secara kontinue minimal selama 2 x 24 Jam. ELEKTRIKAL DAN .Setelah itu pompa dialirkan tegangan dan dilihat putaran balingbaling dari pompa. electric pump akan bekerja.Sudah diketahui besar arus listrik (amper). . sedangkan untuk instalasi elektronik harus sebesar 750 MOhm – 1000 Mohm.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ . H. Arah putaran harus clock wise (searah jarum jam). Seluruh sistem instalasi AC harus dilakukan pengetesan (test) balancing dan adjusting. OUTLINE PLUMBING SPECK PEKERJAAN MEKANIKAL.Pengecekan RPM. • Electric pump Posisi kran pada hydrant dibuka. . pengecekan pompa pada pressure gauge pada masing-masing pompa dan di hydrofor.168 - . air PDAM dan penggunaan air tanah sumur dalam. line telepon PT. sehingga persyaratan-persyaratan pengkondisian udara yang telah ditentukan dapat dicapai. Menyerahkan berita acara hasil test. VII. J. dan jockey pump bekerja. . I. surat pernyataan jaminan instalasi mekanikal dan elektrikal. .

Voksel. Kabelmetal. AEG. Peredam getaran pompa : Proco TM. Jembo Cable. Landini. NFPA 20 Listen : Fairbanks Morse. 9. Patterson. Bakrie. Bio-Primatec. Landini. Pompa air bersih : Grundfos. Spindo. ITT A-C Pump . Pressure Tank air bersih : Varem. Pemadam api ringan (PAR) : Yamato. Peralatan pengaturan air bersih (10 bar) : Toyo. 7. 5. a. Trafindo. KHI. 6. 4. Panel Tegangan Menengah : Unindo. ITT b.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 1. 2. Vitallium. Pumpex. Pompa sumur dalam (Deep Well) : Grundfos. 11. Sanyo. Pressure Tank air : Varem. Armflex. 5. Kabelindo. Transformator (Trafo) : Unindo. Patterson. KHI. Appindo. Instalasi Listrik (Arus Kuat) – (Produk / Merek harus Setara) 1. Mizu. Pipa Plumbing : Rucika. 6. 3. Hager. Matra. Peredam getaran pompa : Proco TM. Tozen. Landini. Lowara-ITT. Voksel. SPP. Pipa utama di ruang pompa : PPI. Pengolahan limbah air kotor : Bio-Master. Bombas Ideal. Bumi Kaya. Pipa air pemadam kebakaran : PPI. Peralatan pengaturan air (16 bar) : Toyo. NFPA 20 Non. 7. 2. Pralon. 2. B. 3. Filterisasi : Southern Chemicals. Pekerjaan Elektrikal A. 2. A-C Pump . Pompa sumur dangkal (Jet Pump) : Grundfos.Qual. Bumi Kaya. Instalasi Plumbing – (Produk / Merek harus Setara) 1. 3. Spindo. Kabelindo. 4. Vitallium. Kabelmetal. OniPanel. Wavin. Mizu. Chuub. Filter Ruhaak. Super Intilon. Alat instalasi pemadam : Zeki. E. Kitz. . Astam. 5. Bakrie. Instalasi Pemadam Kebakaran – (Produk / Merek harus Setara) 1.Listen : Fairbanks Morse. Kabel 20 kVolt : Supreme. Lowara-ITT. Jembo Cable. SPP. Pekerjaan Mekanikal Dan Plumbing A. 4. Yamaha. Astam. Perruno. Pompa pemadam . Tozen. Hansel. Super Swallow. Kabel 1 kVolt : Supreme. 10. 8.169 - . Panel tegangan rendah : Simetri. Pompa terendam : Grundfos. Armflex. Kitz. MG. JapaPanel.

4. Nobi. 3. Waler. AEG.170 - . Egi. Unit Instrument : Schlumberge. 11. 8. MG. Waler. 6. MK. Circutor. National. unibell. Merlin Gerin. MG. Pipa pelindung kabel : EGA.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 6. Merlin Gerin. 7. Phillips. Kapasitor bank : Nokian. Armatur lampu : OniLight. Instalasi Fire Alarm (Arus Lemah) – (Produk / Merek harus Setara) 1. Marshall Tuplex. Unibell. Metosu. 7. Waler. Kabel instalasi tata suara : BICC Brand-Rex. Siemens. Nittan. Pipa pelindung kabel : EGA. Phillips. AEG. Marshall Tuplex. Nohmi. Phonic Contec. 6. Omron. BJB. Phonic Contec. Komponen Panel TR : Terasaki. National. Marshall Tuplex. D. Kabel instalasi telepon : BICC Brand-Rex. MG. B. Avaya. Peralatan pembumian pengaman : Catu. Pipa pelindung kabel : EGA. Marshall Tuplex. Terminal box : Hager. Panasonic. 4. Avaya. Unibell.. Peralatan utama (PABX) : Toshiba. Peralatan pembumian pengaman : Catu. 15. Lightning arrester : OBO Bettermann. Terminal box : Hager. Nittan. 9. Terminal box : Hager. 16. Unit saklar & stop kontak : MK. Hansel. Fuji Electric. Unit alat lampu : Phillips. 17. Avaya. Relay Pengaman : Merlin Gerin. Unibell. Avaya. Instalasi Tata Suara (Arus Lemah) – (Produk / Merek harus Setara) 1. 13. Peralatan pembumian pengaman : Catu. Unibell. Legrand. Waler. Phillips. 5. Unit speaker & volume control : TOA. Rak kabel : OniRack. C. 6. Crompton. Peralatan utama (MCFA) : National. 14. 4. MG. 5. Pipa pelindung kabel : EGA. Phonic Contec. Egi. ABB. Instalasi MATV (Arus Lemah) – (Produk / Merek harus Setara) . Nohmi. Hansel. E. Metosu. Legrand. 7. 7. Fujisu. 5. Phonic Contec. Unit pendeteksi & indicator : National. Kabel kontrol : BICC Brand-Rex. Lightning arrester : OBO B. 2. 3. Hansel. Atco. 2. Peralatan pembumian pengaman : Catu. 3. 2. AEG. 12. Instalasi Telepon (Arus Lemah) – (Produk / Merek harus Setara) 1. Lightning arrester : OBO Bettermann. Kabel instalasi fire alarm : BICC Brand-Rex. Outlet telepon : BICC Brand-Rex. 10. Peralatan utama : TOA. Lightning arrester : OBO Bettermann.

Voksel.2. Pipa pelindung kabel : EGA. Pompa BBM / Oli Manual : Lokal. MG. Avaya. 7. Jembo Cable. Yuri. Peralatan utama security system : C&K System. Bakrie. 3. Peredam suara : Keumkang atau disesuaikan merek unit Genset. Kabel instalasi power : Supreme. Peralatan pembumian pengaman : Catu. 2. 4. Yuri. Kabelindo. F. Unit peralatan security system : C&K System. MK. Mesin Diesel / Engine : Caterpillar. 4. 5. Peralatan pembumian pengaman : Catu. Phonic Contec. 7. G. AVK. Pipa pelindung kabel : EGA. Unit penyambungan (Tap-off) : Fagor.A.A. 3. Lightning arrester : OBO Bettermann. Instalasi Security System & CCTV (Arus Lemah) – (Produk / Merek harus Setara) 1. 8. Outlet television : BICC Brand-Rex. Sony. Peralatan utama (MATV) : Fagor. 8. Phonic Contec. 9. Tanki BBM / Oli : Lokal. KHI. 9. Ikusi. Alternator / Generator : Leroy Somer. Ikusi.171 - . Lightning arrester : OBO Bettermann. 2. Marshall Tuplex.7 s/d A. 10. Unit peralatan CCTV system : C&K System. Stanford. 5. Kabel instalasi television : BICC Brand-Rex. Terminal box : Hager. Peralatan utama CCTV system : C&K System. 10. 4. Unibell. Unibell. MG. Sony. 7. Hansel.A. 2. Hansel. Spindo. Waler. Komponen Panel : Sama item 7. Panel Genset / AMF : Sama item 7.2. . 6. 3. Bumi Kaya. Avaya. Legrand. Relay Pengaman : Sama item 7. Komatsu. Marshall Tuplex. Pompa BBM / Oli Electric : AEG. Teco. 8.10 diatas atau disesuaikan merek unit Genset. Kabelmetal. Kabel instalasi kontrol & video : BICC Brand-Rex. Sanyo. Pekerjaan Instalasi Diesel Generator Set – (Produk / Merek harus Setara) 1.2. 6. MWM-Denztm Cummins.4 diatas atau disesuaikan merek unit Genset. 5. Waler.8 diatas atau disesuaikan merek unit Genset. Sanyo. Terminal box : Hager. Pipa Instalasi BBM / Oli : PPI. 6.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 1.

OBO Bettermann. Jembo Cable. Pipa pelindung kabel : EGA. Lightning counter : Prevectron.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 11. Pekerjaan Instalasi Penyalur Petir – (Produk / Merek harus Setara) 1. Kurn. Jembo Cable. Air terminal system elektrostatis : Prevectron. Kabel 1 kVolt : Supreme.172 - . Zeus. Phonic Contec. 12. Metosu. Unibell. Kabelindo. Waler. Marshall Tuplex. H. Voksel. Kabel 1 kVolt Kabelmetal. 2. 3. Kabelmetal. Ese Tech. 4. Kabelindo. Voksel. Peralatan pembumian pengaman : Catu. Apollo. . : OniRack. Nobi. 5. Rak kabel : Supreme.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->