Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

BAB III RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT TEKNIS PEKERJAAN MEKANIKAL ELEKTRIKAL & PLUMBING
I. SYARAT-SYARAT UMUM Spesifikasi teknis ini menjelaskan tentang uraian syarat-syarat teknis dalam hal penyediaan, pemasangan, dan pengetesan seluruh peralatan (material) dan instalasi yang ditunjukkan pada gambar perencanaan untuk pelaksanaan pekerjaan mekanikal dan elektrikal pada Proyek KEGIATAN PENGEMBANGAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) NEGERI 1 BALIKPAPAN SEBAGAI SMK MODEL - KALIMANTAN TIMUR. Spesifikasi teknis ini meliputi uraian untuk pelaksanaan antara lain : 1. Pekerjaan Mekanikal Dan Plumbing, terdiri dari ; 1.1. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Plumbing. 1.2. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Pemadam Kebakaran. 2. Pekerjaan Elektrikal, terdiri dari ; 1.1. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Kelistrikan. 1.2. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Diesel Generator Set. 1.3. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Penyalur Petir. 1.4. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Telepon. 1.5. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Fire Alarm. 1.6. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Tata Suara (Sound System). 1.7. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Security System dan CCTV. Spesifikasi Teknis, Gambar Perencanaan dan Bill Of Quantity ini merupakan dokumen penawaran yang tidak dapat dipisah-pisahkan atau satu kesatuan, dan apabila ada sesuatu bagian pekerjaan atau bahan atau peralatan yang diperlukan agar instalasi ini dapat bekerja dengan baik dan hanya dinyatakan dalam salah satu gambar perencanaan atau spesifikasi teknis atau bill of quantity saja, maka Pemborong harus tetap melaksanakannya sesuai dengan standard dan peraturan yang berlaku. a. Gambar - Gambar Gambar-gambar perencanan tidak dimaksudkan untuk menunjukkan semua accessories dan fixture secara terperinci. Semua bagian tersebut walaupun tidak digambarkan atau disebutkan secara detail harus disediakan dan dipasang oleh Pemborong, sehingga sistem dapat bekerja dengan baik, benar
- 89 -

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

dan sesuai standar yang berlaku. Gambar-gambar instalasi menunjukkan secara umum tata letak dari peralatan instalasi yang pemasangannya harus dikerjakan dengan memperhatikan kondisi lapangan. Gambar-gambar arsitektur dan struktur/sipil harus dipakai sebagai referensi untuk pelaksanaan dan detail "finishing" dari proyek. Sebelum pekerjaan dimulai, Pemborong harus mengajukan gambar-gambar kerja dan detail (shop drawing) sebanyak 3 (tiga) set yang harus diajukan kepada Direksi Pengawas Lapangan untuk mendapatkan persetujuan. Setiap shop drawing yang diajukan pemborong dan telah disetujui Direksi Pengawas Lapangan dianggap bahwa Pemborong telah memahami situasi serta telah berkonsultasi dengan pekerjaan instalasi lainnya. Pemborong harus membuat catatan yang cermat dari penyesuaian pelaksanaan pekerjaan di lapangan, catatan tersebut harus dituangkan dalam satu set lengkap gambar (kalkir) dan 3 (tiga) set lengkap gambar blue print sebagai gambar - gambar sesuai pelaksanaan (as built drawings). As built drawings harus diserahkan kepada Direksi Pengawas Lapangan dan Pemberi Tugas (Owner) setelah selesai pekerjaan. Dalam hal ada keraguan yang ditimbulkan karena kemungkinan kesalahan penggambaran atau ketidak sesuaian lainnya, pemborong harus segera mengajukan pertanyaan tertulis kepada Direksi Pengawas Lapangan, Pemberi Tugas, dan Perencana untuk mendapatkan penjelasan masalah tersebut dalam pelaksanaan baik berupa jenis barang, pemasangan maupun pengujian atau pengetesan. b. Koordinasi Pemborong pekerjaan instalasi dalam melaksanakan pekerjaan ini, harus bekerja sama dengan Pemborong bidang atau disiplin lainnya, agar seluruh pekerjaan dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan jadwal waktu yang telah ditentukan. Koordinasi yang baik perlu diadakan untuk mencegah agar pekerjaan yang satu tidak menghalangi atau menghambat pekerjaan lainnya. c. Daftar Bahan dan Contoh Dalam waktu tidak lebih dari 14 (empat belas) hari setelah Pemborong menerima pemberitahuan meneruskan pekerjaan, kecuali apabila ditunjuk lain oleh Direksi Pengawas Lapangan, Pemborong diharuskan menyerahkan daftar dari bahan dan material yang akan digunakan. Daftar ini harus dibuat rangkap 3 (tiga) yang didalamnya tercantum nama dan alamat, katalog dan keterangan
- 90 -

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

lain yang dianggap perlu oleh Direksi Pengawas Lapangan. Persetujuan oleh Direksi Pengawas Lapangan akan diberikan atas dasar diatas. Pemborong harus menyerahkan contoh bahan dan material yang akan dipasang kepada Direksi Pengawas Lapangan. Semua biaya yang berkenaan dengan penyerahan dan pengembalian contoh - contoh ini adalah menjadi tanggungan Pemborong. Bahan yang digunakan adalah sesuai dengan yang dimaksud didalam spesifikasi teknis ini, berstandar mutu dan keadaan baru. Pekerjaan haruslah dilakukan oleh tenaga ahli. Pemborong diwajibkan untuk mengecek kembali atas segala ukuran dan kapasitas peralatan yang akan dipasang dan apabila terdapat keraguan, Pemborong harus segera menghubungi Direksi Pengawas Lapangan dan Perencana untuk berkonsultasi. Pengambilan ukuran atau pemilihan kapasitas peralatan, yang sebelumnya tidak dikonsultasikan dengan Direksi Pengawas Lapangan dan Perencana, apabila terjadi kekeliruan maka hal tersebut menjadi tanggung jawab Pemborong. Untuk itu pemilihan peralatan dan material harus mendapatkan persetujuan dari Direksi Pengawas Lapangan, Pemberi Tugas Dan perencana. Penggantian merk bahan dan material dapat dilakukan dengan persetujuan dan ketentuan dari Direksi Pengawas Lapangan, Pemberi Tugas dan Perencana. d. Perlindungan Pemilik Atas penggunaan bahan dan material, sistem dan lain - lain oleh Pemborong, Pemberi Tugas (Pemilik) dijamin dan dibebaskan dari segala claim ataupun tuntutan yuridis lainnya. Hal ini Harus menjadi Perhatian dan tanggung jawab Pemborong. e. Pengetesan dan Persetujuan Pemborong harus melakukan semua pengetesan yang dipersyaratkan disini dan mendemonstrasikan cara kerja dari segenap sistem, disaksikan oleh Direksi Pengawas Lapangan dan Perencana. Semua tenaga, bahan dan perlengkapan yang perlu untuk percobaan tersebut, merupakan tanggung jawab Pemborong. Semua peralatan - peralatan yang sudah dikirim dan dipasang, harus memenuhi standar dan ketentuan pengetesan dengan benar, selanjutnya
- 91 -

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

pemborong harus melaksanakan pengujian secara keseluruhan dari peralatan - peralatan yang terpasang, disaksikan oleh team Pemberi Tugas, Direksi Pengawas Lapangan dan Perencana. Hal ini termasuk pula peralatan khusus yang diperlukan untuk testing dari sistem ini seperti yang dianjurkan oleh pabrik pembuat, harus disediakan oleh Pemborong. Dan jika sudah ditest dan ternyata memenuhi fungsi - fungsinya sesuai dengan standar yang berlaku dan ketentuan dari kontrak, maka seluruh unit lengkap dengan peralatannya dapat diserahkan kepada Direksi Pengawas Lapangan untuk disetujui. f. Masa Garansi dan Serah Terima Pekerjaan Peralatan utama harus digaransikan selama 1 (satu) sampai 3 (tiga) tahun terhitung dari penyerahan kedua. Selama masa garansi, Pemborong diwajibkan untuk mengatasi segala kerusakan-kerusakan dari pada peralatan utama yang dipasangnya tanpa ada biaya tambahan. Selama masa garansi tersebut, Pemborong pekerjaan instalasi ini masih harus menyediakan tenaga ahli yang dapat dihubungi setiap saat.

Penyerahan pekerjaan pertama baru dapat diterima setelah dilengkapi dengan bukti dari hasil pemeriksaan atas instalasi, dengan pernyataan benar dan baik yang ditandatangani bersama oleh instalatur yang melaksanakan pekerjaan tersebut, Direksi Pengawas Lapangan dan melampirkan sertifikat pengujian yang sudah disahkan oleh Badan Instansi yang berwenang. Jika pada masa garansi tersebut, Pemborong tidak melaksanakan atau tidak memenuhi teguran - teguran atas perbaikan, penggantian, kekurangan selama masa garansi, maka Direksi Pengawas Lapangan berhak menyerahkan pekerjaan perbaikan atau kekurangan tersebut pada pihak lain atas biaya dari Pemborong yang melaksanakan pekerjaan instalasi tersebut. Sebelum penyerahan kedua (final acceptance), Pemborong harus mengadakan semacam pendidikan dan latihan selama periode tersebut kepada Tenaga calon-calon operator untuk setiap pekerjaan yang ditunjuk oleh Pemberi Tugas (Owner). Training tentang pengoperasian dan perawatan tersebut harus lengkap dengan 3 (tiga) set operating maintenance and repair manual books, sehingga para petugas atau operator dapat mengoperasikan dan melaksanakan pemeliharaan. g. Laporan
- 92 -

Berdasarkan laporan harian.kegiatan yang dilakukan di lapangan secar jelas. c. bertanggung jawab penuh dalam menerima segala instruksi instruksi dari Direksi Pengawas Lapangan. i.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Pemborong wajib membuat "Laporan Harian. Semua pengetesan dan atau pengukuran tersebut harus disaksikan oleh Direksi Pengawas Lapangan pekerjaan ini. Hasil pengetesan tahanan isolasi kabel dan pemberian tegangan. h. Kegiatan Fisik. Perubahan. Catatan dan perintah Direksi Pengawas Lapangan yang disampaikan baik secara lisan maupun tertulis. b. Penambahan dan Pengurangan Pekerjaan .93 - . b. Pemborong harus menyerahkan Laporan Pengetesan kepada Direksi dalam rangkap 5 (lima) mengenai hal-hal sebagi berikut : a. Laporan ini harus ditandatangani oleh Manager Proyek dan diserahkan pada Direksi Pengawas Lapangan dan Pemberi Tugas untuk diketahui / disetujui. Penanggung Jawab Pelaksana Sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan Pemborong harus menempatkan seorang penanggung jawab pelaksanaan yang ahli dan berpengalaman serta harus selalu berada di lapangan / site. Hal-hal yang menyangkut masalah : • Material (masuk atau ditolak) • Jumlah tenaga kerja • Keadaan cuaca • Pekerjaan tambah / kurang. atau pada saat yang dikehendaki oleh Direksi Pengawas Lapangan di dalam pelaksanaan harus disampaikan langsung kepada pihak Pemborng melalui penanggung jawab Pemborong. Hasil pengetesan peralatan-peralatan instalasi. Hasil pengukuran-pengukuran dan lain-lain. Mingguan Dan Bulanan" yang memberikan gambaran dari kegiatan . dibuat laporan mingguan dimana laporan tersebut berisi ikhtisar dan catatan prestasi atas pekerjaan minggu lalu sehingga menjadi laporan selama 1 (satu) bulan dan rencana pekerjaan minggu depan dan satu bulan ke depan. Laporan tersebut dibuat dalam rangka 3 (tiga) meliputi : a. yang bertindak selaku wakil dari Pemborong dan mempunyai kemampuan untuk memberikan keputusan teknis. Penanggung jawab tersebut harus berada ditempat pekerjaan selama jam kerja dan pada saat diperlukan dalam pelaksanaan.

Kantor Pemborong. untuk keperluan pelaksanaan tugas administrasi lapangan. mesin dan alat-alat kerja yang disimpan di tempat kerja (gudang lapangan). penyimpanan barang / bahan serta peralatan kerja dan sebagai area / tempat kerja (peralatan pekerjaan kasar) dimana pelaksanaan tugas instalasi berlangsung. dinding dan sebagainya yang dilakukan dalam rangka pemasangan instalasi ini maupun pengembaliannya seperti keadaan semula adalah termasuk pekerjaan Pemborong instalasi ini. lantai. harus dilaksanakan tidak kurang dari dua minggu sekali. Pembobokan. . Dalam merubah gambar rencana tersebut. Pengajuan perubahan material. Pembobokan. Masa Pemeliharaan Selama masa pemeliharaan. j.94 - . Pengelasan dan Pengeboran Pemborong tembok. pembongkaran. Pekerjaan pemeliharaan dan pemeriksaan routine tersebut. pengeboran dan sebagainya hanya dapat dilaksanakan setelah mendapat izin tertulis dari Direksi Pengawas Lapangan. harus diselenggarakan kegiatan pemeliharaan berjangka dan pemeriksaan routine. gudang dan los kerja di halaman tempat pekerjaan. Pemborong harus menyerahkan gambar perubahan yang dimaksud Direksi Pengawas Lapangan dalam rangkap 3 (tiga) untuk disetujui. l. Gudang dan Los Kerja Pemborong diperbolehkan membuat ruang kantor. harus diajukan oleh Pemborong kepada Direksi Pengawas Lapangan secara tertulis. dapat dilaksanakan bila terlebih dahulu mendapatkan izin dari Pemberi Tugas dan Direksi Pengawas Lapangan m. k. gambar rencana dan lain sebagainya.gambar rencana yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan Direksi Pengawas Lapangan. peralatan. Penjagaan Dan Kebakaran Pemborong wajib mengadakan penjagaan dengan baik serta terus menerus selama berlangsungnya pekerjaan atas bahan. Perubahan .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Pelaksanaan pekerjaan yang menyimpang dari gambar .perubahan material dan gambar rencana yang mengakibatkan pekerjaan tambah kurang harus disetujui secara tertulis oleh Direksi Pengawas Lapangan.

harus diatur sedemikian rupa agar memudahkan jalannya pemeriksaan dan tidak mengganggu pekerjaan dari bagian lain.barang tersebut diatas.Penimbunan / penyimpanan barang. los kerja. Peraturan . n. berpengalaman dan mempunyai wewenang penuh untuk mengambil keputusan. bahan dan peralatan baik di dalam gudang maupun diluar (halaman).jam kerja dan . Kebersihan dan Ketertiban Selama pelaksanaan pekerjaan berlangsung. Penerangan dan Sumber Daya Pada kantor. Pemborong wajib menyediakan peralatan pemadam kebakaran (pemadam api ringan) yang diletakkan dalam kantor lapangan dan gudang. gudang. Site Manager harus berada ditempat pekerjaan selama jam . menjadi tanggung jawab Pemborong. q.tempat pelaksanaan pekerjaan yang dianggap perlu.peraturan yang lain tentang ketertiban akan di keluarkan oleh Direksi Pengawas Lapangan pada waktu pelaksanaan. los kerja dan tempat pekerjaan dilaksanakan dalam bangunan. harus diberi penerangan yang cukup. gudang dan tempat . kantor. p. o. Daya listrik baik untuk keperluan penerangan maupun untuk sumber tenaga / daya kerja harus disediakan oleh Pemborong. Bagan Penyelenggara dari Pemborong Pimpinan harian pada pelaksanaan pekerjaan oleh Pemborong harus diserahkan kepada penyelenggara dengan kwualifikasi ahli. Peti PPPK dengan isinya yang selalu lengkap.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Kehilangan yang diakibatkan oleh kelalaian penjagaan atas barang . maka Pemborong diwajibkan segera mengambil segala tindakan guna kepentingan si korban atau para korban.95 - . Kecelakaan dan Peti PPPK Terjadinya kecelakaan yang berhubungan dengan pelaksanaan pekerjaan ini. harus selalu dalam keadaan bersih. guna keperluan pertolongan pertama pada kecelakaan harus selalu ada di tempat pekerjaan. serta melaporkan kejadian tersebut kepada instansi dan departemen yang bersangkutan / berwenang (dalam hal ini polisi dan Departemen Tenaga Kerja) dan mempertanggungjawabkan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

berlaku tidak wajar. bahan dan peralatan serta Pemborong harus mengadakan fasilitas . r. melakukan perbuatan yang merugikan terhadap pelaksanaan pekerjaan. Petunjuk dan perintah Direksi Pengawas Lapangan didalam pelaksanaan. tetapi luput dari pengamatan Direksi Pengawas Lapangan dan staf-nya adalah menjadi tanggung jawab Pemborong. II. Bagian . LINGKUP PEKERJAAN Spesifikasi teknis ini menjelaskan tentang uraian syarat-syarat teknis dalam hal penyediaan.fasilitas yang diperlukan. Direksi Pengawas Lapangan menempatkan petugas petugas pengawasan yang bertugas setiap saat untuk mengawasi pekerjaan. harus segera dikeluarkan dari tempat pekerjaan atas perintah pengawas harian. Site Manager mewakili Pemborong ditempat pekerja dapat bertindak penuh kepada Direksi Pengawas Lapangan. Bila Pemborong lalai. Elektrikal Dan Plumbing yang terdiri dari . Pada setiap saat Direksi Pengawas Lapangan atau petugas – petugas / staff harus dapat mengawasi. Pemborong diwajibkan untuk menjalankan disiplin yang ketat terhadap semua pekerja (buruh) dan pegawainya. Pengawasan Pengawasan setiap hari terhadap pelaksanaan pekerjaan adalah dilakukan oleh Direksi Pengawas Lapangan dan Staff-nya. pemasangan dan pengujian seluruh lingkup pekerjaan instalasi Mekanikal. memeriksa dan menguji setiap bagian pekerjaan. . Di tempat pekerjaan.96 - .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ setiap saat yang diperlukan Pemberi Tugas dan Direksi Pengawas Lapangan. maka akan dikenakan tindakan sesuai dengan yang dimaksud dalam pasal denda. kepada mereka yang melanggar terhadap peraturan umum mengganggu ataupun merusak ketertiban. disampaikan langsung kepada Site Manager wakil Pemborong. sebagai penanggung jawab di lapangan.bagian pekerjaan yang telah dilaksanakan.

7. daerah setempat. pipa vent dan air hujan lengkap dengan elbow. Pekerjaan Mekanikal 1.6.8.97 - . reduser.1. 1. Pengadaan dan pemasangan peralatan-peralatan bantu bagi seluruh peralatan plambing. sistem pengolahan air bekas (buangan) dari ruang cuci dengan Neutralizing Tank dan dari ruang dapur kotor dengan Grease Trap. 1.2.2. dan accessories lainnya. dan accessories lainnya.1.1. Pengetesan dan pengujian dari seluruh instalasi plambing yang terpasang. Pekerjaan Elektrikal 2. 1. 1.1. air bekas. Pengurusan ijin penggunaan instalasi pemadam kebakaran (hydrant).1. tee. Pengadaan dan pemasangan sistem penyaluran dan penampungan air hujan dengan sumur resapan dan saluran / drainase bangunan. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi pemadam kebakaran (hydrant) lengkap dengan pompa-pompa hydrant.1.2. 1. fire brigade connection.2.2.1.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 1. Pengadaan dan pemasangan instalasi pemadam api ringan (PAR) atau fire extinguiher.1.4. fire hydrant box. Pengurusan ijin dan penyambungan sumber air bersih dari sumur dalam maupun dangkal kepada pihak Badan yang berwenang pada daerah setempat. Pekerjaan Kelistrikan .2. Pengurusan ijin dan penyambungan sumber air bersih dari PDAM 1.4. air kotor. Pengadaan dan pemasangan pompa sumur dangkal (Jet Pump) dan Submersible Deep Well Pump air bersih serta pengeboran sumur dalam dan dangkal untuk sumber air bersih.1.5. Pengetesan dan pengujian dari seluruh instalasi pemadam kebakaran yang tepasang. 1.1.2. Pekerjaan Plumbing 1. klem.1. 1. 1. Pekerjaan Pemadam Kebakaran 1.3. 1.3. Pengadaan dan pemasangan peralatan sistem pengolahan air kotor (Septic Tank) dengan Biotech System.1. 1. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi air bersih. hydrant pillar. 2.

5.7. 2.1. 2. 2. 2. Pengadaan dan pemasangan seluruh type dan ukuran kabel tegangan rendah 400/230 V. Pengadaan dan pemasangan instalasi listrik untuk AC dan Fan. 2. Pengadaan dan pemasangan Transformator Stap-Up 20 kV/400 V.1.1. Pengadaan dan pemasangan panel utama tegangan menengah (TM) lengkap dengan komponen-komponen panelnya.12.2. pemasangan dan penyujian unit Diesel Generator Set lengkap dengan tanki mingguan dan harian.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 2.1. dan stop kontak.4. 2.1.1. model silent (Mobile).2. Pengadaan dan pemasangan sistem pembumian pengaman lengkap dengan bak kontrol dan elektroda pembumian.98 - . Pengadaan dan pemasangan seluruh panel-panel tegangan rendah lengkap dengan komponen-komponen panelnya. Pengadaan. pemasangan dan pengujian sistem listrik tegangan rendah lengkap dengan komponen-komponen panel genset (AMF). 2.3. 50 Hz lengkap dengan komponen pengamanannya. dan accessories lainnya.1. isolasi penyambungan kabel. 2. pipa pelindung kabel.1. 2. kotak saklar dan stop kontak.2. . 2.1. 2.9.4. 2. Pengurusan dan penyambungan daya listrik PLN Sistem TR/TR 400/230 Volt ke pihak PLN daerah setempat. 2.3. 2. Pengurusan dan penyambungan daya listrik PLN Sistem TM/TM 20 kVolt ke pihak PLN daerah setempat.2.1. Pengadaan dan pemasangan berbagai jenis lampu penerangan. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi penerangan dalam dan luar serta stop kontak lengkap dengan kabel instalasi.2. saklar.2.8.11.10.6. Pekerjaan Diesel Generator Set 2. Pengadaan. Pengurusan dan penyambungan daya listrik dari sumber Diesel Generator Set Sistem tegangan rendah (TR/TR) 400/230 Volt. pemasangan dan pengujian type dan ukuran kabel tegangan rendah 400 V dari Panel Genset (AMF) ke Panel Utama. 2. Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi kelistrikan yang terpasang. Pengadaan dan pemasangan seluruh type dan ukuran kabel tegangan menengah 20 kV. Pengadaan.2. junction box.1.1.1.1.

5.1.4.7.3.2.3.3. Pengadaan dan pemasangan tiang penyanggah air terminal penyalur petir. 2.3. Pengadaan dan pemasangan jenis pesawat telepon digital dan analog. Pekerjaan Penyalur Petir 2.99 - . Pengadaan dan pemasangan seluruh pekerjaan kontruksi untuk unit Diesel Genset dan tanki mingguan lengkap dengan Pondasi. 2. Pengadaan dan pemasangan Unit peralatan utama Fire Alarm .4. Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi penyalur petir system elektrostatis dan sistem conventional (sangkar faraday).2.8.4.4.2. 2. 2. serta bak kontrol.Telkom daerah setempat.3. pemasangan dan pengujian seluruh sistem pemipaan bahan bakar solar dari tanki mingguan ke tangki harian Diesel Genset lengkap dengan Pompa listrik dan manual.4. pipa pelindung kabel.2. urugan tanah dan lainnya.4.4. alat ukur dan elektroda pentanahan. Pengadaan. Pekerjaan Fire Alarm (Penginderaan Kebakaran) 2. dan accessories lainnya. 2. 2.1. pemasangan dan pengujian seluruh sistem pembumian pengaman untuk Netral Genset & Body Genset lengkap dengan bak kontrol dan elektroda pembumian. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi outlet telepon lengkap dengan jenis dan ukuran kabelnya. 2. Pengadaan dan pemasangan Unit Splizen (Air Terminal) penyalur petir sistem elektrostatis. Pengadaan dan pemasangan Unit peralatan utama PABX lengkap dengan terminal box utama (TBU-PABX).4. Pengurusan dan penyambungan line telepon ke pihak PT.4. Pengadaan.3.6. 2. 2. Pengadaan dan pemasangan instalasi penyalur petir dan sistem pentanahan penangkal petir lengkap dengan bak kontrol. Pengadaan dan pemasangan terminal-terminal box telepon (TBT). junction box.5.3. Pekerjaan Telepon 2. 2.2. pemasangan dan pengujian type dan ukuran kabel kontrol 24V-DC dari Panel Genset (AMF) ke Panel Utama. kotak untuk outlet telepon. 2.2.1.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 2.6. Pengadaan. 2. Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi telepon yang terpasang.5. galian tanah. 2.5. 2.

ceiling speaker.7. lengkap dengan jenis dan ukuran kabelnya. outlet microphone.6. break glass switch. juntion box. Pekerjaan Tata Suara Pengadaan dan pemasangan Unit peralatan utama Tata Suara dan Car Call system lengkap dengan terminal box utama (TBSSS).4. dan accessories lainnya.2. Pekerjaan Instalasi Master Antenna Television (MATV) .1.7. selektor zone. Pengadaan dan pemasangan terminal-terminal box CS (TBT-CS).5.8.8.6. Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi CCTV dan Security System yang terpasang.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 2. antenna FM/AM. 2.7. dan accessories lainnya.Optional 2. Unit Camera & Lenses. juntion box. dan accessories lainnya.1. junction box.1. lengkap dengan jenis dan ukuran kabelnya. Infra Rad Detector). (MCFA) lengkap dengan terminal box utama (TBF-FA). Pengadaan dan pemasangan Unit peralatan utama Indovision atau TV Cable lengkap dengan terminal box utama (TBU-TV). Pengadaan dan pemasangan Unit peralatan utama CCTV dan Security System lengkap dengan terminal box utama (TBU-CS).6. 2.3.100 - . alarm bell. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi.7. horn speaker. 2. sirine.3.5. Pengadaan dan pemasangan terminal-terminal box Tata Suara (TBS). Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi CCTV & Security System lengkap dengan jenis dan ukuran kabelnya. pipa pelindung kabel. 2. . Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi unit detektor. 2. Pengadaan dan pemasangan terminal-terminal box Fire Alarm (TBF). 2.3. kotak untuk outlet TV + Unit Colour Monitor TV.2.4. 2. Unit peralatan security System (Door Contak.6.7. 2. Detector Gerak.2. lampu tanda.6. pipa pelindung kabel. volume kontrol.5. pipa pelindung kabel. 2. Pekerjaan Instalasi Closed Camera Television (CCTV) Dan Security System 2. 2. Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi Tata Suara yang terpasang. Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi Fire Alarm yang terpasang. 2. 2.4.

adapun persyaratan lainnya adalah . 2. pipa pelindung kabel. 6. Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi televisi yang terpasang. 4. kotak untuk outlet TV. 3. Pemborong harus membuat gambar kerja yang mengacu pada gambar perencanaan dan disetujui pemberi tugas serta disahkan pimpinan proyek. 5.101 - . 6. III. Pemborong harus mengadakan pengujian seluruh pekerjaan instalasi Mekanikal dan Elektrikal yang disaksikan oleh pemberi tugas. 2. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi outlet TV lengkap dengan jenis dan ukuran kabelnya. 5. Pengadaan dan pemasangan terminal-terminal box TV (TBTV). 1.2.8.4. juntion box. Pemborong harus dapat menerima dan menyetujui gambar instalasi yang diberikan oleh perencana.8.8.3. 1. Mempunyai tenaga pelaksana yang berpengalaman.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 2. PROSEDUR PELAKSANAAN Syarat-syarat pelaksanaan antara lain . Mempunyai Pas Kerja PLN (Sikka Golongan A) dan Pas PAM-wilayah yang masih berlaku. Pemborong pekerjaan MEP dalam bangunan ini harus mempertanggung jawabkan pekerjaan secara teknis dan instalasi kepada pimpinan proyek. Pekerjaan instalasi MEP dinyatakan selesai bila pihak pemborong telah . Pemborong harus menempatkan tenaga ahli di lapangan. PESERTA PELELANGAN Peserta pelelangan adalah badan hukum yang bergerak dibidang pemborong bangunan rumah tinggal serta terdaftar dalam Daftar Rekanan Mampu Propinsi dan memiliki Tanda Daftar Rekanan Yang masih berlaku serta memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh Pemberi Tugas. Membuat Time Schedule pelaksanaan pekerjaan MEP. Mendapat persetujuan dari Pemberi Tugas. 3. agar setiap waktu dapat memberikan penjelasan dengan pimpinan proyek. 4. Mempunyai pengalaman dalam pekerjaan Mekanikal. 2. IV. Berdomisili di wilayah setempat dan sekitarnya. Elektrikal dan Plumbing yang dinyatakan dengan referensi dan mampu berperan sebagai patner dari pemborong utama (pekerjaan Sipil). dan accessories lainnya. 2.

Uraian Umum 1. Air bersih yang berasal dari sumur dalam dan sumur dangkal di sambungkan langsung ke Ground Water Reservoir Tank (GWR). 3. a. Pengajuan gambar kerja dari pemborong harus dilakukan sebelum pekerjaan dilaksanakan.2. Menyerahkan gambar As Buil Drawing sebanyak 3 (tiga) set yang telah diketahui Perencana. c. pemborong harus mengganti dengan yang baru. Air Bersih Sumber air bersih untuk proyek ini berasal dari sumber air tanah atau Sumur dalam sebagai sumber air utama dan cadangan. Supply air bersih dari sumur dalam menggunakan Submersible Deep Well Pump (SDWP) dan dari sumur dangkal menggunakan Jet Pump. air bersih dengan pompa penguat (Booster Pump) secara sistem tangki tekanan (Hydrophor) otomatis disalurkan . Uraian Teknis Pekerjaan Mekanikal 5.102 - . Pemborong harus melaksanakan masa pemeliharaan selama 3 s/d 6 bulan.1. yang menyatakan bahwa pekerjaan telah selesai 100 %. Pengontrolan penggunaan air bersih dari SDWP atau jet pump maupun PDAM dengan gate valve + pelampung (WLC. SYARAT-SYARAT TEKNIS 5. SISTEM A. b. 8. Surat hasil pengetesan dan pengujian instalasi.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ menyatakan . Pemborong harus menyerahkan daftar dan contoh material kepada pemberi tugas dan pimpinan proyek untuk mendapatkan persetujuan. 7. Instalasi Plambing A. Semua materail harus baru dan bila terjadi kerusakan pada materaial tersebut pada saat pelaksanaan pekerjaan. Penggantian merk dari material dapat dilakukan dengan persetujuan dan ketentuan dari pemberi tugas dan pimpinan proyek.2. water level control) dan ditambah check valve.1.1. 4. Selanjutnya dari Water Reservoir Tank. Seluruh material pada Pekerjaan MEP harus mempunyai purna jual yang terjamin dan garansi minimal 9 (sembilan) Bulan sampai dengan 1 (satu) tahun. Kerusakan material sebelum penyerahan kedua menjadi tanggung jawab pemborong. Telah mendapatkan surat keterangan dari pimpinan proyek. Pemberi Tugas dan disahkan Direksi Pengawas Lapangan. V. 9. 5. 2.

A. harus dialirkan ke sumur resapan. air hujan jatuh bebas langsung dialirkan ke drainage / saluran bangunan. Air buangan dari wastafel dan floor drain dipisah dengan buangan air dari water closed. untuk itu digunakan 2 (dua) pipa tegak dan mendatar untuk melayani dan mengalirkan kedua jenis air buangan tersebut. yaitu sebagian air hujan ditampung dalam tanki air hujan yang selanjutnya akan difilterisasi (disaring) dengan menggunakan pompa transfer melalui sand filter tank dan karbon filter untuk disalurkan ke Water Reservoir Tank (WRT).Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ ke seluruh Toilet yang ada pada lantai bangunan hingga siram taman. Untuk menentukan kenyamanan bagi pemakainya.1. B.Sucofindo atau yang tunjuk oleh Direksi Pengawas Lapangan dan Pemberi Tugas (Owner). Air Kotor dan Air Bekas Buangan air dari wastafel atau lavatory dan floor drain disebut dengan air bekas dan buangan air dari water closed dan urinal disebut dengan air kotor. Sedangkan limpahan dari tanki air hujan akan dialirkan ke drainage bangunan terdekat. sedangkan buangan air dari kitchen (dapur kotor) dan ruang cuci pakaian akan dialirkan masing-masing ke bak penampungan yaitu Grease Trap dan Neutralizing Tank untuk disaring atau difilter (jika diperlukan) yang selanjunya dialirkan ke drainage / saluran bangunan. Untuk sumber air tanah telah terjamin kualitas / mutu airnya yang harus dibuktikan dengan hasil pemeriksaan laboratorim PT. Supply air bersih dari pompa penguat (Booster Pump) sebelum dialirkan akan difilterisasi terlebih dahulu dengan Sand Filter dan Carbon Filter. tekanan air pada seluruh unit fixture harus memenuhi syarat-syarat tekanan air yang ada dalam buku PPI Tahun 1979.3. Pemanfaatan air hujan dapat dilakukan. yakni untuk mengurangi limpahan yang sangat berlebihan atau banjir sekaligus untuk menambah potensi air tanah. Air kotor yang berasal dari water closed & urinal pada seluruh lantai bangunan akan dialirkan ke septic tank dengan pengolahan limbah Biotech System dan selanjutnya dapat dialirkan ke drainage bangunan. A.2. Persyaratan Bahan B.103 - . Pipa Air Bersih . Air bekas yang berasal dari wastafel dan floor drain akan dialirkan langsung ke drainage bangunan. Selanjutnya air buangan yang berada pada seluruh saluran bangunan sebelum dialirkan ke drainage / saluran kota terdekat. Air Hujan Air hujan yang berasal dari atap bangunan disalurkan melalui beberapa pipa tegak sampai dibawah lantai satu langsung disalurkan ke drainage bangunan dan sedangkan untuk atap bangunan lainnya.

elbow 90. Gasket yang dipergunakan pada sambungan flanges yaitu jenis ring gasket dari bahan asbestos composition memiliki high pressure hingga 12 bar sesuai dengan standar Amerika. Mur dan baut yang dipergunakan untuk memegang dan mengencangkan flenges dari jenis baut batang berulir seluruh panjangnya lengkap dengan dua mur. bahwa pipa air bersih yang digunakan untuk pemipaan pompa utama air bersih dan pemipaan distribusi air bersih yaitu pipa baja galvanizer (Galvanized Steel pipe / GIP) medium yang tahan terhadap tekanan maksimum 50 Kg/Cm2. untuk ujung pipa yang akan disambung dengan berbagai jenis katup berdiameter ≥ 2” (50 mm) harus dipasang flenges yang sesuai dengan ukuran diameter pipanya. Produksi : Setara PT. bahwa pipa air bersih pada pemipaan dari Water Reservoir Tank (WRT) ke toilet bangunan menuju unit fixture toilet dan dari Flow Meter PDAM. terlampir. Gamako. SNI 0161. ASTM A 193-B7/A 194-2H dan SNI 03-6570-2001.4 tipe 12 baut. dimana ukuran yang digunakan dapat dilihat pada Tabel 4. Pipa Air Bersih. Produksi : Setara PT. SNI 07 003987. Ex-Amerika. Bumi Kaya.7 lanjutan. ASTM F104 112100. bahan dari cast iron harus sesuai dengan standar Amerika. KHI. PT. Sambungan menggunakan flanges.16. Flenges yang dipergunakan jenis Blind flenge S/O dan flenge buta. Air Kotor.5. .5 dan SNI 036570-2001. terlampir. Gambar 4. Gamako. Air Hujan Dan Vent Dinyatakan dalam gambar perencanaan. Jepang. Jepang. Ex-Amerika.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Dinyatakan dalam gambar perencanaan. Spindo. yang mana sambungan pipa GIP dengan flanged harus dilas metal dengan penguat yang berupa pelana kuda (Saddle). Bakrie. Produksi : Setara PPI. PT. Ex-Amerika.B 14.81). Cahaya Liguna.104 - .7 lanjutan. harus menggunakan pipa PVC AW yang tahan terhadap tekanan 10 Kg/cm2.4 dan Tabel 4. tee dan lainnya harus dari bahan yang sama dengan pipa yang digunakan (yaitu sesuai dengan standar BS 1387/67. dimana ukuran yang digunakan dapat dilihat pada Tabel 1. Produksi : Setara Hilti. SNI 0161. yang mana sambungan pipa GIP dengan peralatan bantu harus dilas metal dengan penguat yang berupa pelana kuda (Saddle). terlampir. B2. Seluruh sambungan pipa GIP harus dilas metal dengan penguat yang berupa pelana kuda (Saddle). Air Bekas. Fisher. SNI 07 0039-87. HE & T-G. Gamako. toleransi diameter luar ± 1 % dan harus sesuai dengan standar BS 1387/67. toleransi tebal (sedang) ± 10 %. Dimana jarak & ukuran lubang baut (holes) yang digunakan dapat dilihat pada Tabel 1. Produksi : Setara PT. JIS R3453 Class III dan SNI 03-65702001. reduser (type Concentric & type Eccentric). PT.3 tipe 8 baut dan Gambar 4. Cahaya Liguna. Cahaya Liguna. Jepang. ANSI B. bahan dari baja stainless (stainless steel) sesuai dengan standar ASTM A 193 Gr. Semua peralatan bantu seperti fitting.81.

Body : Material kuningan (Brass). harus menggunakan pipa PVC AW yang tahan terhadap tekanan 10 Kg/cm2.Hand Wheel : Material baja (Steel) bentuk lingkaran. . yang mana sambungan pipa PVC AW berdiameter dibawah 4″ digunakan perekat (lem) sedangkan yang berdiameter diatas 4″ digunakan rubber ring joint. JIS B2031. .Disc : Material besi tuang (Cast Iron). kecuali katup-katup pada sisi tekanan pompa mempunyai rating 12 bar atau 174 psi sesuai standard JIS B2011. Bentuk dan bahan untuk peralatan unit fixture seperti . Super Swallow. wastafel / Lavatory & kitchen seluruh bangunan. tee 45 (Tee Y) dan lainnya harus dari bahan yang sama dengan pipa yang digunakan. Super Intilon. kran air dinding.105 - . foot valve. harus mengikuti desain dari interior ruang toilet. water closed. bahwa pipa vent pada pemipaan dari seluruh water closed. Dinyatakan dalam gambar perencanaan. .3.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Dinyatakan dalam gambar perencanaan.Body : Material besi tuang )Cast Iron). Sesuai dengan standard SNI-06-0084-1987 dan SII 0344-82. SNI-06-0084-1987. B. Kitz. . .Service conditions : 200 psi water non-shock & 125 psi saturated steam. . male adapter. reduser (type Concentric). Mizu. . Sesuai dengan standard JIS K 6741. wastafel dan lain-lain. elbow 45. clean out. Produksi : Setara Rucika.Steam/ Pin : Material kuningan (Brass). Pralon. a. check valve. maka seluruh jenis katup (valves) seperti .Steam : Material kuningan (Brass). Semua peralatan bantu pipa PVC-AW dan PVC-D seperti fitting. API 600 dan SII. .Ukuran : Diameter ≥ 2” (50 mm) + sepasang flange.Seat : Material perunggu (Bronze). harus menggunakan pipa PVC D yang tahan terhadap tekanan 8 Kg/cm2. b. Produksi : Setara Toyo. . strainer. saluran / drainage bangunan. Gate Valve Flanged ends harus jenis Katup Pintu yang terbuat dari bahan antara lain . roof drain. . air bekas dan air hujan pada pemipaan dari seluruh toilet dan atap bangunan menuju septic tank (STP-Biotech System). urinal. Wavin. Astam. gate valve. Valves (katup-katup) Dinyatakan dalam gambar perencanaan. . ASTM A216 WCB. bahwa pipa air kotor. floor drain.Seat : Material perunggu (Bronze). Ball Valve harus jenis Katup Pintu yang terbuat dari bahan antara lain . butterfly valve harus mempunyai rating 10 bar atau 145 psi.

. .Screen : Material baja stainless (Stainless Steel). Astam.Service conditions : 200 psi Water non-shock. . Mizu. .Cover : Material besi tuang (Cast Iron).Body : Material besi tuang (Cast Iron). .Cover : Material perunggu (Bronze). .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ . Kitz. Mizu.Cover bolt & nut : Material baja (Steel). c. .Hand Wheel : Material kuningan (Brass) bentuk tuas (MSS SP-110).Screen : Material baja stainless (Stainless Steel). . . Mizu. e. Produksi : Setara Toyo. . . d. Astam. .Body : Material besi tuang (Cast Iron). Strainer harus jenis Y Pattern yang terbuat dari bahan antara lain . Produksi : Setara Toyo. .Ukuran : Diameter ½” (15 mm) s/d 1 ½” (40 mm). f. . . Astam.Stem/ Shaft : Material kuningan (Brass).Gasket : Material Non – asbestos sheet. Kitz.Service conditions : 600 psi WOG non-shock. Kitz. Strainer flanged ends harus jenis Y Pattern yang terbuat dari bahan antara lain .Disc : Material besi tuang (Cast Iron).Stem/ Shaft : Material kuningan (Brass).Service conditions : 200 psi Water non-shock. . Kitz. Astam. Check Valve flanged end harus jenis swing anti water hammer yang terbuat dari bahan antara lain . Produksi : Setara Toyo. . Mizu.Seat Packing : Material perunggu (Bronze). .Seat Packing : Material perunggu (Bronze).Disc : Material perunggu (Cast Iron). . . Produksi : Setara Toyo.Service conditions : 200 psi Water non-shock. .Body : Material perunggu (Bronze).Ukuran : Diameter ½” (15 mm) s/d 1 ½” (40 mm) .106 - . . . . Check Valve harus jenis swing anti water hammer yang terbuat dari bahan antara lain .Ukuran : Diameter ≥ 2” (50 mm) + sepasang flange.Ukuran : Diameter ≥ 2” (50 mm) + sepasang flange.Body : Material perunggu (Bronze). .

. .Reinforcing Fabric : Material Synthetic Fiber. suhu operasi -10 s/d 50 °C. Proco TM. Produksi : Setara Viking. . . Hisec. SNI 03-6570-2001. bentuk Diaphragm Gauge dengan satuan Bar. Katup Kontrol Dan Katub Relief. .Gasket : Material Non – asbestos sheet. Kane dan Fip. terdiri dari . Produksi : Setara Fanal.Service conditions : 200 psi Water non-shock. Tozen. PSV type lever body dari bahan Alloy Stell (ASTM A-217) harus mempunyai rating 10 bar sesuai standard JIS-10 K. Torcend.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ . Flexible joint harus jenis Twin-sphere connectors dengan floating flanges yang terbuat bahan antara lain . Astam. Kitz.Pressure Safety Valve (PSV) disebut katub pengaman tekanan yang secara otomatis dapat menormalkan kembali tekanan pada pipa header.107 - . h. mengurangi suara gaduh (reducer system noise). B. g. . type Double air valve dan dilengkapi Manometer harus mempunyai rating 10 K sesuai standard JIS-10 K. Nagano. . SNI 03-6570-2001.Elastomer : Material Spesialis Synthetic Rubber.Wire : Material baja karbon (Carbon Steel).Ukuran : Diameter ½” (15 mm) s/d 1 ½” (40 mm). Produksi : Setara Toyo. Pressure Gauge.Flanges : Material stainless steeel atau Ductile Iron. Flexible joint Flexible joint dugunakan untuk pengamanan pipa dari tekanan atau getaran yang ditimbulkan oleh kerjanya pompa air bersih. SNI 03-6570-2001. .Cover bolt & nut : Material baja (Steel). suatu peralatan intrusmentasi bekerja berdasarkan hidrolik untuk pengukur tekanan pada sisi suction dan sisi discharge.Air Relief valve (ARV) untuk melepaskan udara yang terperangkap pada jaringan pelepasan dan penempatannya pada jaringan pelepasan tertinggi dan terjauh. Yamamoto. . Condor. . Produksi : Setara Armflex. Mizu. dimana bahan dari flexible joint harus menyerap getaran atau tekanan.4. ukuran dia. mengisolasi getaran (isolate vibration) dan tahan terhadap tekanan 16 kg/cm2 standard JIS-16 K.75 mm dengan sambungan socket tanpa flens.

• Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) • Impeller : Baja Stainless Closed • Valve flap : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Priming screw : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Upper chamber with stop ring : Baja Stainless (Steinless Steel) • Bearing : Baja Stainless (Steinless Steel) • Strainer : Baja Stainless (Steinless Steel) • Cable guard : Baja Stainless (Steinless Steel) • Suction interconnector : Baja Stainless (Steinless Steel) • Coupling for motor : Baja Stainless (Steinless Steel) Data Submersible Motors : • Body : Baja Stainless (Steinless Steel) • Liquid temp. Dep. Data Submersible Pumps : • Body : Baja Stainless (Steinless Steel) • Liquid temp.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ B. counter secara sempurna terisolasi dari air (tertutup rapat) dan memiliki pelindung magnet serta memiliki ketelitian test meter. Energi & Pertambangan. Produksi : Setara Amico Waltman.A B. Pompa-Pompa air a. : ≥ 60 °C • Putaran : ≥ 2850 rpm. efisiensi tinggi. ISO 4064B dan SNI 03-6570-2001. long life dan beroperasi secara otomatis. tahan karat. Flow Meter Flow meter atau flow measuring system yang dipergunakan jenis register yang terdiri dari roda gigi.5. ISO 9906. Pompa Sumur Dalam Dinyatakan dalam gambar perencanaan. Motor penggerak harus dikopel langsung dengan poros pompa sesuai dengan petunjuk pabrik pembuatnya dan harus sesuai standar 415/MENKES/PER/IX/1990. dan SNI.6. maka pompa sumur dalam harus dari jenis Submersible Deep Well Pump (SDWP) yang multistage. • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) • Shaft seal : Rubbel lip type . harus mempunyai pressure rating 10 kg/cm2 psi sesuai dengan standar. : ≥ 55 °C • Putaran : ≥ 2850 rpm. I.108 - .

.Motor On / Off.Display Module. Landini. Dengan demikian pompa celup harus dari jenis submersible Pump yang multi stage.109 - . tahan karat. . efisiensi tinggi. . . . 50 Hz Dilengkapi WLC (Water Level Control) Controller Panel SDWP merupakan satu kesatuan yang dilengkapi dengan display module . Lowara-ITT. • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ • • • • • • • • • Bering housing upper : Baja Stainless (Steinless Steel) Radial bearing : Ceramic / Carbon Motor sleeve : Baja Stainless (Steinless Steel) Bering housing lower : Baja Stainless (Steinless Steel) Motor cable : Submersible cable Axial bearing : Ceramic / Carbon Thrust bearing : Hardened Steel Rating voltage motor : 400/230 V.Temperatur Motor.Power On / Off. : ≥ 50 °C • Putaran : ≥ 2750 rpm. SNI.Earth Fault Relay.Under and Over Voltage Relay. b. Produksi : Setara Grundfos.Lampu Indikator. .Overload Relay. . long life dan beroperasi secara otomatis. Pompa Celup (Submersible Sump Pit Pump) Dinyatakan dalam gambar perencanaan pompa untuk menguras langsung air yang ada di dalam ruang pompa dan GWR (untuk pengurasan) langsung ke saluran drainage terdekat dan dapat pula digunakan untuk pompa celup (Submersible Sump Pit Pump). . Motor penggerak harus dikopel langsung dengan poros pompa sesuai dengan petunjuk pabrik pembuatnya dan standar ISO 2548. Data Submersible Sump Pit Pump : • Body : Baja Stainless (Steinless Steel) • Liquid temp. 3 phasa. .Lightning Protection Relay Submersible Deep Well Pump diletakkan pada kedalamaan air tanah tidak lebih dari 78 meter dan dipasang sesuai dengan rekomendasi dari pabrik pembuatnya.

artinya pada suction (Hisap) dan discharge (pelepasan) dalam satu ruang vertical impeller tertutup. digunakan jenis Vertical Multistage Centrifugal Pump. Produksi : Setara Grundfos. Jet Pump (Optional) Dinyatakan dalam gambar perencanaan sumber air bersih dengan menggunakan Jet Pump untuk mendistribusikan air bersih ke ke Ground Water Reservoir Tank (GWR).110 - . : . 50 Hz • Dilengkapi WLC (Water Level Control) • Motor : Submersible motor • Instalasi power : Submersible cable Pompa diletakkan pada kedalamaan air 0. Motor penggerak harus dikopel langsung dengan copling connector pompa yang terpasang baik sesuai dengan petunjuk pabrik pembuatnya standar SNI. Pumpex. 3 phasa.15 °C s/d ≥ 110 °C • Putaran : ≥ 2750 rpm.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ • Impeller : Baja Stainless Closed • Valve flap : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Priming screw : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Suction connector : Baja Stainless (Steinless Steel) • Bearing : Baja Stainless (Steinless Steel) • Strainer : Baja Stainless (Steinless Steel) • Cable guard : Baja Stainless (Steinless Steel) • Rating voltage motor : 400/230 V.8 sampai dengan 1 meter dan dipasang sesuai dengan rekomendasi dari pabrik pembuatnya. Landini. Data Vertical Multistage Centrifugal Pump : • Pump Body : Baja Stainless (Steinless Steel) • Liquid temp. c. • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) • Impeller : Baja Stainless Closed • Frame copling connector : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Priming screw : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Suction Casing : besi tuang (Cast Iron) • Discharge Casing : besi tuang (Cast Iron) . Lowara-ITT.

3 ph atau 230 Volt. • Pressure Tank. Produksi : Setara Sanyo. pompa dan motornya harus diletakkan pada satu alas. vertical suction dan horizontal discharge centerline. efisiensi tinggi. Grundfos. : ≥ 85 °C • Putaran : ≥ 2850 rpm. Pompa Penguat (Booster Pump) Dinyatakan dalam gambar perencanaan pompa penguat untuk mendistribusikan air bersih dari tanki atas masing-masing bangunan digunakan jenis horizontal multistage centrifugal pump. 50 Hz Motor : Multistage Centrifugal. Data Vertical Multistage Centrifugal Pump : • Pump Body : besi tuang (Cast Iron) • Liquid temp. 1 ph. Impeller dari jenis closed radial flow dengan protective wearing pada lehernya. • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) • Impeller : Baja Stainless Closed • Frame copling connector : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Priming screw : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Suction Casing : besi tuang (Cast Iron) • Discharge Casing : besi tuang (Cast Iron) • Bearing : Baja Stainless (Steinless Steel) • Common Base : Painted Steel • Rating voltage motor : 400/230 V.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ • • • • Upper & Lower Bearing : Baja Stainless (Steinless Steel) Common Base : besi tuang (Cast Iron) Rating voltage motor : 400/230 V. 3 phasa. atau multistage Pump. d. 50 Hz . • Check Valve pada sisi section pompa. • Pressure gauge (Pengukur tekanan) untuk sisi hisap (Suction) dan sisi dorong (discharge). Seluruh dari group pompa-pompa harus dilengkapi dengan : • Gate valve pada sisi section dan discharge pompa.111 - . tahan karat. Motor penggerak harus dikopel langsung dengan poros pompa dengan menggunakan kopling flesible yang terpasang baik sesuai dengan petunjuk pabrik pembuatnya. long life dan beroperasi secara otomatis sesuai dengan kebutuhan pemakaiannya dan sesuai dengan petunjuk pabrik pembuatnya standar SNI.

Landini. . Pressure Tank Untuk mengatur tekanan air sesuai dengan kebutuhan sehingga pompa air dapat bekerja secara otomatis digunakan pressure tank type Diaphragma yang dilengkapi dengan peralatan seperti safety valve. magnesium. Filter Ruhaak. Dengan demikian filter kotor dapat dibersikan dan menghilangkan karat bau. Seluruh dari group pompa-pompa harus dilengkapi dengan : • Flexible Joint pada sisi section dan discharge pompa.Sand filter ini adalah pressure sand filter dengan daya saring yang tinggi. E. seng. Vitallium. air injector. • Check Valve pada sisi section pompa. warna dan kapur dengan back wash atau memcuci kembali. filter yang tidak perlu mengganti Cartridge adalah cara ekonomis untuk penyaringan air. Produksi : Setara Southern Chemicals. filter yang tidak perlu mengganti Cartridge adalah cara ekonomis untuk penyaringan air. air vent.Optional . g.112 - .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ • Motor : Multistage Centrifugal. • Gate valve pada sisi section dan discharge pompa. tangki terbuat dari mild steel yang bagian dalam dicat dengan epoxy dan bagian luar dengan cat bakar dan dilengkapi dengan multiport valve. tangki terbuat dari mild steel yang bagian dalam dicat dengan epoxy dan bagian luar dengan cat bakar dan dilengkapi dengan multiport valve. pressure switch. Bombas Ideal. drain. gate valve dan lain-lainnya dan bahan harus terbuat dari stainless steel atau mild steel yang bagian dalam dicat dengan epoxy dan bagian luar dengan cat bakar serta tahan terhadap tekanan 10 kg/cm2. Produksi : Setara Grundfos. Matra. e. pressure gauge. f. • Peredam getaran untuk alas pompa. Tanki Atas . Yamaha. . Sand Filter Dan Carbon Filter Dinyatakan dalam gambar perencanaan unit penyaring air akan digunakan Sand Filter dan Carbom Filter. dan beroperasi sesuai kapasitas pompa transfer secara fully automatic. Produksi : Setara Varem.Carbon filter ini adalah pressure carbon filter dengan daya saring yang tinggi. • Pressure gauge (Pengukur tekanan) untuk suction dan discharge. • Strainer pada sisi section pompa.Qual.

tangki terbuat dari fiberglass tahan terhadap cahaya matahari dengan pemasangan vertical storage tank yang dilengkapi dengan main hole. koral dan ojuk secukupnya disesuaikan dengan kapasitas sumur resapan tersebut 5.2. . Fire Extinguiser System (Pemadam Api Ringan / PAR) Fire extinguiser system (PAR) adalah jenis portable dalam mengatasi kebakaran yang harus disediakan pada areal atau ruang tertentu. Sumur Resapan. A. • Pompa kebakaran diesel (Diesel Hydrant Pump). sumur resapan tidak dibuat blok – blok tapi satu kesatuan yang didalam sumur resapan tersebut berisi pasir.Septic Tank .2. drain dan gate valve dan sparing untuk WLC (Water Level Control) Relay. A. yaitu . INSTALASI PEMADAM KEBAKARAN A. Sumur Resapan Septic Tank terbuat dari pasangan batu bata campuran 1 : 4 dan diplester dengan campuran 1 : 2 .1. sebagai penutup digunakan tutup dari beton bertulang campuran 1 : 2 : 3 dan untuk pembagian blok diberikan pipa saluran berukuran Ø 2” .113 - . Grease Trap Dan Neutralizing Tank .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Tanki atas merupakan bak penampungan air bersih yang berasal dari tangki air bersih. Produksi : Setara Roda Nurmala atau lokal. ventilasi (vent). • Pompa utama kebakaran (Electric Hydrant Pump). Septic Tank. Sistem Sistem pemadam kebakaran yang akan digunakan terbagi menjadi dua bagian. yakni . menggunakan 3 (tiga) jenis pompa pemadam kebakaran. outlet dan gate valve. sebelum dilakukan pemasangan bata lokasi untuk pembuatan septic tank digali terlebih dahulu sesuai dengan gambar kerja yang telah disepakati bersama didalam kontrak dan tim pengawas harus diberitahu begitu juga dengan instansi yang terkait didalamnya . inlet dan gate valve. h.2. • Pompa pacu (Jockey Pump). Kombinasi Pillar System (Hydrant Halaman dan Fire Hose System (Hydrant Gedung) Komplek bangunan ini memiliki supply air pemadam pada fire hydrant system. Sedangkan untuk pekerjan sumur resapan sama dengan Septic Tank tapi ada salah satu yang berbeda.

reduser (type Concentric & type Eccentric). Gamako.SCH 40 dengan peralatan bantu harus dilas dengan bahan baja carbon (Carbon Steel) dengan penguat yang berupa pelana kuda (Saddle). ANSI B.16. Cahaya Liguna. JIS R3453 Class III. yang mana sambungan pipa GIP.4 tipe 12 baut. ISO 9002. Fisher.1. Gamako. Ex-Amerika. dimana ukuran yang digunakan dapat dilihat pada Tabel 4. B. Jepang. Valves (katub-katub) . bahan dari Carbon Steel harus sesuai dengan standar Amerika. Seluruh sambungan pipa GIP harus dilas dengan bahan baja carbon (Carbon Steel) dengan penguat yang berupa pelana kuda (Saddle). ASTM 193-B7/A 194-2K. terlampir. Produksi : Setara PT. Spindo. elbow 90.B 14. Pipa Air Pemadam Dinyatakan dalam gambar perencanaan. Produksi : Setara PT. PT.4 dan Tabel 4. Gamako. Sambungan menggunakan flanges. dan SNI 036570-2001.114 - . Gasket yang dipergunakan pada sambungan flanges yaitu jenis ring gasket dari bahan asbestos composition memiliki high pressure hingga 12 bar sesuai dengan standar Amerika. sesuai dengan standar ASTM A.2.5.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ B. Bumi Kaya. Flenges yang dipergunakan jenis Blind flenge S/O dan flenge buta. Cahaya Liguna.3 tipe 8 baut dan Gambar 4.7 lanjutan. ASTM F 104 112100. yang mana sambungan pipa GIP. Jepang. Mur dan baut yang dipergunakan untuk memegang dan mengencangkan flenges dari jenis baut batang berulir seluruh panjangnya lengkap dengan dua mur. PT.7 lanjutan. Ex-Amerika. dan SNI 03-6570-2001. dimana ukuran yang digunakan dapat dilihat pada Tabel 1. Jepang. Semua peralatan bantu seperti fitting. Dimana jarak & ukuran lubang baut (holes) yang digunakan dapat dilihat pada Tabel 1. bahwa pipa pemadam kebakaran yang digunakan untuk seluruh pemipaan pompa utama hydrant dan pemipaan distribusi air pemadam kebakaran yaitu dengan pipa baja galvanizer (Galvanized Steel pipe / GIP) shedule 40 yang tahan terhadap tekanan maksimum 150 Kg/Cm2. terlampir.53 dan SNI 19-9002. Cahaya Liguna.SCH 40 dengan flanged harus dilas dengan bahan baja carbon (Carbon Steel) dengan penguat yang berupa pelana kuda (Saddle). Produksi : Setara Hilti. Bakrie. Gambar 4. HE & T-G. untuk ujung pipa yang akan disambung dengan berbagai jenis katup berdiameter ≥ 2” (50 mm) harus dipasang flenges yang sesuai dengan ukuran diameter pipanya. PT. KHI. Ex-Amerika. Produksi : Setara PT. dan SNI 03-65702001. Persyaratan Bahan B.5. Produksi : Setara PPI. tee dan lainnya harus dari bahan yang sama dengan pipa yang digunakan. terlampir. bahan dari baja stainless (stainless steel) sesuai dengan standar ASTM A 193 Gr.

Astam. c.Seat Packing : Material baja (Steel).Cover bolt & nut : Material baja (Steel).Bonnet . Strainer flanged ends harus jenis Y Pattern yang terbuat dari bahan : . Produksi : Setara Toyo.Disc . .3 bar for Seat.Body : Material baja tuang (Cast Steel). . check valve.Ukuran : Diameter ≥ 2” (50 mm) +sepasang flange.Stem/ Shaft : Material baja stainless (Stainless Steel).Body : Material baja tuang (Cast Steel). .115 - . .Test Pressure : Material baja tuang (Cast Steel). : Material baja (Steel). Kitz. .Body : Material baja tuang (Cast Steel). : Material baja tuang (Cast Steel). Gate Valve Flanged ends harus jenis Katup Pintu yang terbuat dari bahan antara lain . strainer. ANSI B16. SII 0344-82. .Cover : Material baja stainless (Stainless Steel).Ukuran : Diameter ≥ 2” (50 mm) + sepasang flange.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Dinyatakan dalam gambar perencanaan. .Cover : Material baja stainless (Stainless Steel). . Check Valve flanged end harus jenis swing anti water hammer yang terbuat dari bahan antara lain . : Material Spiral wound with inner ring : Material Ductile Iron bentuk lingkaran.Steam/ Pin : Material baja stainless (Stainless Stell). . Produksi : Setara Toyo. Mizu.Test Pressure : 56. foot valve. .Test Pressure : 56.Hand Wheel . .34 dan NFPA 20. a.3 bar for Seat. . gate valve. ANSI B16. .3 bar for Seat.10. b. .5. butterfly valve harus mempunyai rating 16 bar atau 232 psi. .Screen : Material baja stainless (Stainless Steel). Kitz. ANSI B16. Mizu.Disc : Material baja tuang (Cast Steel).Gasket : Material Spiral wound with inner ring (Graphite).Gasket : Material Spiral wound with inner ring (Graphite). kecuali katup-katup pada sisi tekanan pompa mempunyai rating 20 bar atau 290 psi sesuai standard JIS-16 K. : 56. . . maka seluruh jenis katup (valves) seperti . Astam. .Seat . .Gasket (Graphite).

PRV type Siro AP Piloted dilengkapi Manometer harus mempunyai rating test 20 bar atau 290 psi sesuai standard JIS-16 K. type Double air valve dan dilengkapi Manometer harus mempunyai rating test 20 bar atau 290 psi sesuai standard JIS-16 K. suatu terminal (peralatan) tempat dimana badan pemadam kebakaran memompakan air kedalam jaringan sistem hydrant sebagai supply tambahan atau cadangan. ANSI B16. Kitz. - e. Torcend. terdiri dari . SII 0344-82. SNI 036570-2001. ANSI B16.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ . Hisec.10. ANSI B16.116 - . SII 0344-82. Pressure Reducing Valve (PRV) disebut katub penurun tekanan yang dapat menurunkan tekanan berlebih pada riser pelepasan utama. Fip. ANSI B16. Mizu. : Diameter ≥ 2” (50 mm) + sepasang Produksi : Setara Toyo.10.34 dan NFPA 20. Katup Kontrol Dan Katub Relief. SII 0344-82. Viking. Kane. ANSI B16. Air Relief valve (ARV) untuk melepaskan udara yang terperangkap pada jaringan pelepasan dan penempatannya pada jaringan pelepasan tertinggi dan terjauh. d. Untuk itu katub ini akan membuka dan mengeluarakan udara dari jaringan pipa bila kolom udara dalam pipa telah mencapai katub ini dan akan menutup bila udara telah tersalurkan keluar.5. ANSI B16. SNI 03-6570-2001. PSV type lever body dari bahan Alloy Stell (ASTM A217) harus mempunyai rating test 20 bar atau 290 psi sesuai standard JIS-16 K. Produksi : Setara Watts.Ukuran flange.5. Siamesse Connection (Sambungan Pemadam Kebakaran) Two Way Type (100x65x65). - Pressure Safety Valve (PSV) disebut katub pengaman tekanan yang secara otomatis dapat menormalkan kembali tekanan pada pipa header.34 dan NFPA 20. ANSI B16.5. Pada sambungan kebakaran ini tidak diperkenankan terdapat katub-katub penutup (shut off valve) tapi sebaliknya suatu katub anti balik (check valve) . Bila kemudian pompa-pompa kebakaran dioperasikan. Astam. ANSI B16. maka udara akan terperangkap pada tempat-tempat tertentu didalam jaringan pipa sehingga dapat mengganggu jalannya arus air.34 dan NFPA 20. Yositake. SNI 03-6570-2001. ANSI B16.10.

Condor.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ harus dipasang pada tempat sedekat mungkin dengan siamesse connection untuk mencegah air justru keluar dari jaringan sistem hydrant. II. Break glass switch yang dilengkapi outelet emergency telepon. dan lampu tanda. Perruno.75 mm dengan sambungan flens.4.5. Nagano.hg. Yamamoto. B. Nagano. lubang pipa dia. g. .117 - . Vacum Gauge.Ukuran : 125 x 80 x 20 cm . bentuk Diaphragm Gauge dengan satuan in. Produksi : Setara Fanal. bentuk Diaphragm Gauge dengan satuan Bar. . Produksi : Setara Zeki. dia. dan NFPA 20. harus mempunyai pressure rating 175 psi sesuai dengan FM. Flow Meter Flow meter atau flow measuring system yang dipergunakan jenis Gerand dan atau Eagle Eye Meter atau Dieterich fire pump test meter. Yamamoto.Hose rack : Cast iron dilapisi bronze. jenis .3.Hose nozzle : Dia. speaker (alarm bell). Indoor type cabinet meliputi : . ukuran dia. ukuran dia. 1½”. Ex-USA (America). Pressure Gauge. bahan cast iron yang di finis phthalic resin coating dengan perwarna anti corroive paint dan type two way (100 x 65 x 65).3 mm dan dicat oven berwarna merah serta dilengkapi dengan sparing peralatan fire alarm seperti . B. Hydrant Pillar Hydrant pillar harus memiliki working pressure 10 bar (Kg/Cm2). SNI 03-6570-2001. Outdoor Hydrant Box Fire hydrant box dari jenis pemasangan didinding yang kontruksinya dari plat baja dengan tebal tidak kurang dari 2. hydraulic pressure 20 bar. suhu operasi -10 s/d 50 °C.75 mm dengan sambungan flens. f. suatu peralatan intrusmentasi bekerja berdasarkan hidrolik untuk pengukur tekanan pada sisi suction dan sisi discharge.A B. suatu peralatan intrusmentasi bekerja berdasarkan hidrolik untuk pengukur tekanan negatif (Vacuum) pada sisi suction dan sisi discharge. Produksi : Setara Zeki.Bahan : Steel plat dicat merah lengkap dgn tulisan petunjuk. suhu operasi -10 s/d 50 °C. Condor. Perruno.Hose : Panjang 30 m. 1½” bahan brass chroom plated. . bahan linen / kanvas. dan 1 ½”. Blue White. Produksi : Setara Dover. 2 ½”. Produksi : Setara Fanal.

7. Produksi : Setara Yamato. Outdoor hydrant box yang harus sesuai dengan standar SII dan NFPA. NFPA 20. Fire Hydrant Box (Fire Hose) . dimana harus mempunyai kapasitas nominal dalam liter per menit (LPM) atau gallon per menit (GPM) dan harus pada tekanan nominal neto 2.6. Appindo.Hose nozzle smooth bore. memiliki pressure 20 Kg/Cm2 dan ditempatkan dalam kotak panel terpasang didinding. B. Pompa utama kebakaran yang dimaksud diatas harus sesuai dengan standar SNI 03-6570-2001. Pompa-Pompa Hydrant a.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ smooth bore.8. Pemadam Api Ringan (PAR) PAR yang harus digunakan dari bahan serbuk kimia multipurpose dry chemical (ABC Fire) yakni NH4H2PO4. speaker (alarm bell). Fire hydrant box yang harus sesuai dengan standar SII dan NFPA.Bahan : Steel plat dicat merah lengkap dgn tulisan petunjuk. . lubang pipa dia.3. 2 ½”.Optional Fire hydrant box dari jenis pemasangan didinding yang kontruksinya dari plat baja dengan tebal tidak kurang dari 2. : 125 x 80 x 18 cm : Cast iron dilapisi bronze. . 1½” bahan brass chroom plated. dia. Perruno. terlampir). Indoor type cabinet meliputi : . Pompa utama kebakaran (Electric Hydrant Pump) Electric Hydrant Pump dari jenis Horizontal Split Case atau pompa sentrifugal yang harus memiliki rancangan Impeller antara bantalan-bertingkat tunggalSplit Case Axial. Break glass switch yang dilengkapi outelet emergency telepon.7 bar (40 psi) atau lebih (untuk jelasnya lihat Tabel 2. 1½” & 2½” lengkap dengan coupling. : Dia.118 - .3 mm dan dicat oven berwarna merah serta dilengkapi dengan sparing peralatan fire alarm seperti . Produksi : Setara Zeki. bahan linen / kanvas. tabung dari bahan iron stell. : Panjang 30 m. B. dan lampu tanda. Perruno. dan bersertifikat UL-USA atau UL-Canada dan FM.Hose . dan 1 ½”. Chuub.Ukuran . 1½”.Angle valve / Landing Valve : Dia.Hose rack . Produksi : Setara Zeki. jenis . B.

• Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) . • Coupling : Packed type (UL.119 - . • Impeller : Perunggu (Bronze) .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Kinerja pompa harus mempunyai bentuk kurva Kapasitas-Head yang berbeda untuk nilai nominal yang diberikan. bersertifikat UL-USA atau UL-Canada dan FM.ASTM B584 Alloy 875. Semua motor listrik harus mampu (sesuai dengan rating) bekerja terus menerus. • Body Pompa : Besi tuang (Cast Iron) . Patterson.1.5. Data Horizontal Split Case Fire Pump : • Liquid temp. Produksi : Setara Fairbanks Morse. • Ball Bearing : seluruhnya Baja Hardened (Hardened Steel) • Anti-Rotation Pins : Baja Stainless (Steinless Steel) – 302. Harus memenuhi besaran pada Tabel 6. Transient motor listrik harus terkoordinasi dengan ketentuan Pemutus Tenaga (MCCB) untuk menjegah gangguan Tripping yang mengganggu dari alat proteksi kontrol motor listrik. SPP. kondisi Head harus mempunyai nilai rentang dari minimum 65 % sampai maksimum sedikit di bawah Head nominalnya.ASTM A48 Class 35A. NFPA 20. Sehingga memiliki kemampuan Head pada kondisi menutup akan mempunyai nilai rentang dari minimum 101 % sampai maksimum 140 % dari Head Nominal dan pada Kapasitas kondisi tidak kurang dari 150 % kapasitas nominalnya.1. • Deflector : Rubber • Common Base : Painted Steel Standar SNI 03-6570-2001. Ulc). Kapasitas motor listrik dalam daya kuda (HP) harus sedemikian sehingga arus motor listrik maksimum pada setiap phasa pada setiap kondisi beban pemompaan dan ketidak seimbangan tegangan harus tidak melebihi arus beban penuh motor dikalikan . menunjukkan bentuk performance kurva ekstrim (yang landai). : ≥ 85 °C. terlampir.SAE 4140. • Putaran : ≥ 2850 rpm. Motor listrik sebagai penggerak pompa utama kebakaran harus memenuhi standar yang berlaku dan harus teruji secara khusus untuk melayani pompa kebakaran. antara lain . ITT A-C Pump. • Bearing : All besi tuang (Cast Iron) – ASTM A48 Class 25A.

Pompa jockey yang dimaksud diatas harus sesuai dengan standar SNI 036570-2001 dan NFPA 20. Kinerja pompa harus mempunyai bentuk kurva Kapasitas-Head yang berbeda untuk nilai nominal yang diberikan. b. • Casing Wear Ring : Perunggu (Bronze) . menunjukkan bentuk performance kurva ekstrim (yang landai). • Coupling : Packed type (UL. • Impeller : Perunggu (Bronze) .7 bar (40 psi) atau lebih (untuk jelasnya lihat Tabel 2. terlampir). Pompa jockey harus mempunyai kemampuan dalam menambah laju kebocoran yang diijinkan di dalam 10 menit atau 3. artinya factor kerja maksimum untuk mana motor dipergunakan adalah 1.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ dengan faktot kerja. Sehingga memiliki kemampuan Head pada kondisi menutup akan mempunyai nilai rentang dari minimum 101 % sampai maksimum 140 % dari Head Nominal dan pada Kapasitas kondisi tidak kurang dari 150 % kapasitas nominalnya.ASTM B584 Alloy 875.8 lpm yang mana lebih besar. artinya kapasitas nominalnya harus pada rating 6 sampai dengan 10 % dari kapasitas nominal pompa utama kebakaran sebagaimana ditunjukkan oleh gambar perencanaan.SAE 4140. • Putaran : ≥ 2850 rpm.120 - . • Body Pompa : Besi tuang (Cast Iron) . Pompa jockey dari jenis Vertical In-Line atau pompa sentrifugal yang harus memiliki rancangan Impeller menggantung-bertingakatsatu disambung terpisah-in line-kopling fleksibel. Pompa Pacu (Jockey Pump) Pompa pacu yaitu pompa yang mempertahankan tekanan dibutuhkan untuk mempertahankan keseragaman tekanan pada sistem proteksi kebakaran.. SNI 04-02252000.ASTM B584 Alloy 875. kondisi Head harus mempunyai nilai rentang dari minimum 65 % sampai maksimum sedikit di bawah Head nominalnya. : ≥ 85 °C. Produksi bawaan pompa : Setara Fairbanks A-C Pump Morse. SPP.15.3. ITT . • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) . Ulc) . Data Vertical Multistage Centrifugal Fire Pump : • Liquid temp. bersertifikat UL-USA atau ULCanada dan FM. NFPA 20. Patterson. PUIL 2000.ASTM A48 Class 30. Harus sesuai dengan Standar SNI 03-6570-2001. dimana harus mempunyai kapasitas nominal dalam liter per menit (LPM) atau gallon per menit (GPM) dan harus pada tekanan nominal neto 2.

NFPA 20. A-C Motor listrik sebagai penggerak pompa jockey (Pacu) harus memenuhi standar yang berlaku dan harus teruji secara khusus untuk melayani pompa kebakaran. UL-USA atau UL-Canada dan FM.1. PUIL 2000. SPP.15. kondisi Head harus mempunyai nilai rentang dari minimum 65 % sampai maksimum sedikit di bawah Head nominalnya. NFPA 20. .Kapasitas motor listrik dalam daya kuda (HP) harus sedemikian sehingga arus motor listrik maksimum pada setiap phasa pada setiap kondisi beban pemompaan dan ketidak seimbangan tegangan harus tidak melebihi arus beban penuh motor dikalikan dengan faktot kerja.5. menunjukkan bentuk performance kurva ekstrim (yang landai). Pompa kebakaran diesel (Diesel Hydrant Pump). terlampir). Produksi bawaan pompa : Setara Fairbanks Morse. bersertifikat UL-USA atau UL-Canada dan FM.Transient motor listrik harus terkoordinasi dengan ketentuan Pemutus Tenaga (MCCB) untuk menjegah gangguan Tripping yang mengganggu dari alat proteksi kontrol motor listrik. . NFPA 20. terlampir.Harus sesuai dengan Standar SNI 03-6570-2001. Sehingga memiliki kemampuan Head pada kondisi menutup akan mempunyai nilai rentang dari minimum 101 % sampai maksimum 140 % dari Head Nominal dan pada Kapasitas kondisi tidak kurang dari 150 % kapasitas nominalnya.7 bar (40 psi) atau lebih (untuk jelasnya lihat Tabel 2. . . A-C Pump . Diesel Hydrant Pump dari jenis Horizontal Split Case atau pompa sentrifugal yang harus memiliki rancangan Impeller antara bantalan-bertingkat tunggal-Split Case Axial.Harus memenuhi besaran pada Tabel 6. antara lain .1. Kinerja pompa harus mempunyai bentuk kurva Kapasitas-Head yang berbeda untuk nilai nominal yang diberikan.Semua motor listrik harus mampu (sesuai dengan rating) bekerja terus menerus. . SPP. ITT Pump .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ • Common Base : Painted Steel Standar SNI 03-6570-2001. Patterson. SNI 040225-2000. Pompa utama kebakaran yang dimaksud diatas harus sesuai dengan standar SNI 03-6570-2001. . artinya factor kerja maksimum untuk mana motor dipergunakan adalah 1. Produksi : Setara Fairbanks Morse.3. Patterson.121 - . dimana harus mempunyai kapasitas nominal dalam liter per menit (LPM) atau gallon per menit (GPM) dan harus pada tekanan nominal neto 2. ITT c.

NFPA 20. • Body Pompa : Besi tuang (Cast Iron) . harus mempunyai kemampuan daya kuda untuk melayani gerakan pompa kebakaran tidak kurang dari 10 % lebih besar dari daya kuda rem maksimum dibutuhkan pompa . (UL.122 - .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Data Horizontal Split Case Fire Pump : • Liquid temp. . • Ball Bearing : seluruhnya Baja Hardened (Hardened Steel) • Anti-Rotation Pins : Baja Stainless (Steinless Steel) – 302. harus dapat diterima. • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) . dilakukan lewat pengujian di Laboratorium yang diakui.61 inch Hg) dan temperatur udara 25 °C pada ketinggian kurang lebih 91. . • Bearing : All besi tuang (Cast Iron) – ASTM A48 Class 25A. • Deflector : Rubber • Common Base : Painted Steel Standar SNI 03-6570-2001.1 mm kolom air raksa (29.SAE 4140. yakni Underwriters Laboratories Inc. antara lain . : ≥ 85 °C.Dalam hal khusus. dimana motor bahan bakar yang menggunakan percikan nyala (Busi) tidak diperkenankan untuk digunakan. yaitu pada tekanan 752. Pompa ini digerakan dengan penggerak Diesel Engine.4 m (300 ft) diatas permukaan laut.ASTM A48 Class 35A. . • Putaran : ≥ 2850 rpm. • Coupling : Packed type (UL. ULc). UL-USA atau ULCanada dan FM. • Impeller : Perunggu (Bronze) . Diesel engine sebagai penggerak Pompa pemadam kebakaran harus diuji secara spesifik oleh Laboratorium penguji untuk melayani pompa kebakaran. Produksi : Setara Fairbanks Morse. Ulc).Nilai nominal motor bahan bakar harus berdasarkan kondisi standar Society Of Automotive Engineers (SAE).ASTM B584 Alloy 875. motor bahan bakar yang berada di luar rentang daya dan tipe motor bahan bakar yang teruji.Nilai nominal daya kuda teruji dari motor bahan bakar yang di uji di laboratorium penguji dengan kondisi standar SAE.

UL. lengkap Belt guard. Engine Manufacture : ………… (setara Detroit. antara lain . k. Pengurangan sebanyak 3 % dari daya kuda nominal motor bahan bakar pada kondisi standar SAE harus dibuat untuk motor diesel yang dipasang pada ketinggian 305 m (1000 ft) diatas 91.. Bore and Stroke – in.(mm) : …. q. Engine Type : In-line Construction. Ignition Type : Diesel (Compression). 4 Stroke Cycle dengan pendingin Water Coolent Pump (Tanpa Radiator) harus menyebutkan. d. Motor diesel setelah dijalankan minimum 4 jam. Indoor service. e. Aspiration : Turbocharged. a. Displacement – in3. . Installation Drawing : ….0 : 1 h. Untuk motor diesel yang berada pada temperatur udara luar diatas 25 °C. pengurangan daya kuda nominalnya sebesar 1 % harus dibuat.intake & Exhaust : 1 & 1. harus mempunyai daya kuda nominal sama atau lebih besar dari daya kuda rem yang dibutuhkan untuk menggerakkan pompa pada kecepatan nominalnya dibawah setiap kondisi beban pompa. maka untuk setiap kenaikan 5. Exhaust Protection : Metal Guards on Manifolds & turbocharge.6 °C (10 °F) menurut koreksi kondisi standar SAE.. Valve per cylinder . Cummins).4 m (300 ft).123 - . Rating BHP/ kW : Menyebutkan “FM. i.(L) : …. Engine Crankcase Vent System : Open. x …. Rotation : Clockwise (CW) standard. Compression Ratio : 17. 42 Amps. Data Diesel Engine yang digunakan dari jenis In-line Construction. 4 Stroke Cycle. n. p. ULc Approved”. Air Cleaner : Direct mounted. Number Of Cylinders : ….. Wiring Diagram : …. l. c. o. CAT. Washable.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ - - - pada setiap kondisi beban pompa. m. f. j. g. b. Alternator : 12V-DC.

for DC wiring interconnection to Engine controller.124 - . u. Gear type. bersertifikat UL-USA atau UL-Canada dan FM.#3. • Water Pump : Poly-Vee belt drive lengkap dengan guard.5” SAE Industrial Fly-Wheel connection. Mechanical. • Overspeed Control : Electronic w/reset & test on instrument panel. . Tachometer. . Cummins.Strainer pada sisi section pompa. • Lube Oil Pump : Gear drive.Flexible Joint pada sisi section dan discharge pompa. Seluruh dari group pompa hydrant harus dilengkapi dengan : . • Run Solenoid : 12 V-DC Energized to run. . • Lube Oil Cooler : Engine water cooler plate type. • Fuel Filter : Primary filter w/priming pump. Produksi : Setara Detrit Clarke.. Hourmeter. • Raw Water Solenoid Operation : Automatic from engine controller & from instrument panel.Check Valve pada sisi section pompa. • Fuel Injection System : Stanadyne Direct Injection. • Run-Stop Control : On instrument panel lengkap dengan ctrol position warning light. • Instrument Panel : English & Metric. Engine Half ………. Battery Charger dilengkapi dengan AMF (Automatic Mains Failure) Module. NFPA 20. . t. • Junction Box : Integral with instrument panel . Speed : Constant speed. • Lain-lain. Water Temperature. • Staters : Two (2) 12 V-DC. • Governor.Gate valve pada sisi section dan discharge pompa. s. Fuel Connections : Fire resistant flexible supply & return lines.E. • Throttle Control : Adjustable speed control tamper proof. Flywheel Housing : S. Oil Pressure & two (2) Volmeter.A. Coupling : Falk coupling. • Lube Oil Filter : Full flow w/By-pass valve. Caterpillar.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ r. Flywheel Power Take Off : 11. Harus sesuai dengan standar SNI 03-6570-2001.

Air Relief valve (ARV).Peredam getaran untuk alas pompa. 50 Hz. pool dan bengkel. .Pressure Safety Valve (PSV).Pressure Reducing Valve (PRV). klinik. Pos Jaga.3. sehingga dapat menghindari “loop” pada jaringan listrik tegangan menengah 20 kV. Aula Pertemuan. sport hall.Pressure Safety Valve (PSV).Panel Power dan Kontrol sesuai dengan bawaan pompanya. bangunan Utilitas MEP. Kelengkapan pada riser pelepasan system kombinasi hydrantdan sprinkler. . Masing-masing sumber daya listrik dilengkapi dengan kWH-Meter.1. 50 Hz dengan transformator (Trafo) Stap-Down 20 kV/400-230 V. selanjunya di transformasikan menjadi 400/230 Volt.Pressure Reducing Valve (PRV). sumber listrik utama dan cadangan (bilamana sumber PLN padam) akan beroperasi otomatis interlog atau automatic tranfer switch (ATS). . sebagai berikut . Sumber daya listrik tersebut untuk melayani kebutuhan beban listrik untuk bangunan utama. kelas. mess perwira. 5. dormitory. Instalasi Kelistrikan A. selanjutnya di distribusikan keseluruh jenis beban listrik melalui Panel distribusi yang dinamakan Panel Utama. . 50 Hz dan sumber daya listrik cadangan diesel generator set dengan sistem tegangan rendah 400/230Volt. Uraian Teknis Pekerjaan Elektrikal 5.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ . engine hall. bangunan gereja. bangunan masjid. dan Penerangan Jalan Komplek. 50 Hz.3. Sumber listrik utama tegangan 20 kV dengan melalui Medium Voltage Distribution Panel (MVDP) akan di-proteksi (di-amankan) dengan unit Ligthning Arrester yang terdapat pada panel arrester. Sistem Sumber daya listrik berasal dari penyambungan sumber daya listrik utama PLN dengan sistem tegangan TM/TM 20 kV. . sebagai berikut . .Air Relief valve (ARV). .125 - . Seterusnya dengan sistem tegangan rendah 400/230 V. . 50Hz. Efek sambaran petir (Arus Petir) berupa kenaikan tegangan akibat medan . Kelengkapan pada riser pelepasan system hydrant.Pressure gauge (Pengukur tekanan) untuk suction dan discharge. kantin.

b.1. sehingga dapat menghindari “loop” pada jaringan listrik tegangan Rendah 400/230 Volt. Sumber daya listrik cadangan diesel generator set dengan sistem tegangan rendah 380/220Volt. Sumber listrik utama tegangan 400/230 Volt dengan melalui Low Voltage Main Distribution Panel (LVMDP) akan di-proteksi (di-amankan) dengan unit Ligthning Arrester. dengan pendingin minyak shell Diala B (sesuai standar PLN). 50 Hz langsung di sambungkan ke unit-unit kWh-meter pada bangunan Rumah Dinas (Type-45. III. 50 Hz.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ magnet dan medan listrik (Kuat Medan Elektrostatis) akan merusakkan jaringan sistem listrik dan peralatan listrik yang sensitif. kelompok sektor Dyn5 (disesuaikan dengan PLN daerah setempat). bahwa sistem kelistrikan yang dijelaskan diatas merupakan pendistribusian daya listrik dengan jaringan distribusinya sampai ke beban listrik menggunakan sistem radial yang mempunyai pengamanan dan keandalan yang bertingkat. Kontruksi Trafo : Inti Trafo. harus buatan pabrik dalam negeri. 50 Hz a. dan dilengkapi dengan RIS Protection Relay dan monitiring device. B. terbuat dari colled rolled grain oriented silicon steel sheet . memiliki jenis pemasangan di dalam (in door) ruangan. Sumber daya listrik berasal dari penyambungan sumber daya listrik utama PLN dengan sistem tegangan TR/TR 400/230 Volt. Betuk gelombang tegangan sinusoidal & simetris untuk supply 3 phasa. Transformator (Trafo) Dinyatakan dalam gambar perencanaan. Maksimum suhu keliling <= 40 °C dengan suhu rata-rata 30 °C. Berdasarkan uraian diatas. 50 Hz distristribusikan melalui Sub Distribusi Panel (SDP) PLN disambungkan ke seluruh unit-unit kWh-meter Rumahnya. maka sangat diperlukan pengamanan internal dengan menggunakan Lightning Arrester.126 - . Data Tansformator 20 kVolt/400-230 Volt. 50 Hz. Shielding & Equipotensialisasi untuk menghindari “Loop” pada jaringan sistem listrik. Type-100 dan SchoolStaff). Bahan Dan Material B. bahwa Transformator (Trafo) jenis stap-down dengan tegangan kerja 20 kV/400-230 V. Kondisi kerja Trafo : Ketinggian maksimum 1000 meter diatas permukaan laut. 50Hz tidak mem-back up kebutuhan daya listrik bangunanbangunan diatas. sumber daya listrik utama PLN dengan sistem tegangan TR/TR 400/230 Volt. Type70. Type-54.

Tutup Tanki. Kebocoran pengelasan harus dites denga tekanan 0. yaitu sama dengan 3 s/d 10 kali tekanan lebih yang ditimbulkan dalam tangki dengan cairan yang digunakan adalah air dengan campuran serbuk fluerescent sehingga dapat langsung diketahui letak kebocoran dan dpat langsung di las kembali. . dijepit menjadi satu yang disebut bagian aktif trafo harus dipanaskan dan dikeringkan dalam oven pengering vacuum sampai tahanan isolasinya melebihi 200 M.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ - - - - dengan rugi-rugi sangat rendah membentuk rangkaian magnetik tertutup. terbuat dari pelat baja tahan karat dan panas (mild steel plate) yang dilas dengan kuat agar dapat menahan gaya yang terjadi saat trafo dioperasikan. c) Dial Thermometer dengan kotak. Karakteristik Trafo (harus sesuai SLI. a) Name Plate (pelat nama) lengkap dengan diagram hubung belitan.019-1985/a.Tegangan Sekunder (No load) : 400/231 V.Highest voltage of primary windings : 24 kV. Tangki ini diberi sirip pendingin (radiator) yang mengelilingi tangki dengan jarak yang sama.Tegangan Primer : 20 kV.Ohm. h) Kommunitor (Tap Changer). c. b) Gelas penduga level minyak. inti ini dijepit dengan kuat sehingga terjamin kekuatan mekanik dan mengurangi getaran serta tingkat kebisingan. . i) Pengaman dengan DGPT-2 atau RIS dan Buchholz Relay. d) Lubang pengisian minyak yang diberi tutup.009 dan IEC-76) : . Perlengkapan Standar Trafo . Setiap lapisan kumparan diberi isolasi dari kertas A (105 °C) atau kelas yang lebih tinggi sehingga mempunyai kekuatan dielekrik dan mekanik yang kuat dan harus dapat menahan tegangan impuls (tegangan lebih). e) Kran penguras minyak. dari type conservator diberi packing neoprene untuk menjamin kekedapan air dan udara luar seminimum mungkin. . f) Kuping pengangkat. Kumparan Trafo.3 Bar selama 15 menit. Tanki.127 - . Inti Dan Kumparan Disatukan. yang terdiri dari primer dan sekunder terbuat dari PVF enamel kawat tembaga persegi berisolasi kertas atau lembaran foil winding. g) Bushing tegangan tinggi dari elastimod dan bushing tegangan rendah dengan kotak pengaman. j) Roda yang dipasang pada alas Transformator.

diantaranya rel vertical. b. Applied voltage test : 50 kV. . . Kondisi kerja MVDP : .temperature rise of windings : 65 °C. rel DIN simetris horizontal.Pintu dapat dibuka kekiri atau kekanan yang dilengkapi engsel yang tidak terlihat dari luar dan gasket polyurethane (freme karet penguat) serta sudut buka hingga 130 derajat. Temperature insulation class : A ± 105 °C. dimana pengoperasian-nya dengan manual atau mekanik.Indeks Proteksi (IP) 55. Max. Voltage tappings : ± 2 % .Pemutus beban tidak dapat dimasukkan jika saklar pembumian tertutup atau saklar pembumian tidak dapat dimasukkan jika pemutus beban tertutup. Kontruksi MVDP dan Panel Arrester : . isolator dan lainlain.Suhu ruangan 16 s/d 40 °C.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ - Impuls withstand of primary windings : 125 kV.Ketinggian maksimum 1000 meter diatas permukaan laut. IP 55. . ± 5 %. .128 - . Max. Insulating medium : Oil.Panel MVDP. Produksi : Setara Unindo. . a.Pelindung komponen panel dengan plat transparan terbuat dari fiberglass. B. Cooling type : Sirip (Onan). tersedia accessories berbagai fungsi dan ukuran.Memiliki plinth untuk memberikan isolasi dengan bumi. Vector group : Dyn5 (sesuai dengan PLN Balikpapan). . . bahwa Panel tegangan menengah 20 kVolt dan Panel Arrester 20 kVolt dari type metal enclosed switchgear dan controlgear untuk pemasangan di dalam (Indoor). Trafindo.2.30 mm yang berukuran standar sehingga dapat ditukar-tukar bagian-bagiannya serta dapat diperluas dengan mudah dan masing-masing lemari terpisah satu sama lainnya dengan pelat pemisah serta di cat oven. . rel simetris horizontal. Panel Tegangan Menengah (MVDP) Dinyatakan dalam gambar perencanaan. terbuat dari stainless steel dengan tebal pelat tidak kurang dari 2.oil temperature rise at the top of the tank (hermatically sealed) : 60 °C.Kelembaban ruangan 80 s/d 100 %.

Tegangan kerja . 50 Hz. : 50 kV. dan lemari ketiga untuk 1 unit Circuit Breaker Disconector (pemutus beban) type SF6-LBS dengan fuse sebagai out-going ke sisi primer trafo yang dilengkapi dengan 1 unit saklar pembumian yang beroperasi secara interlog. yakni dengan lampu tanda maupun indikator lainnya.Implus with stand voltage to earth and between poles. : 50 Hz.7) and ring circuits .Breaking capacity for active circuit (Cos ϕ = 0.129 - .Breaking capacity for no-load line .Implus with stand voltage across the isolating distance . : 145 kV. * Phasa : Merah.kuning.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ - - - Pintu lemari tidak dapat dibuka bila pemutus beban tertutup dan saklar pembumian terbuka dan atau pintu lemari tidak dapat ditutup bila pemutus beban terbuka dan saklar pembumian tertutup. 1 detik . Pengoperasian pemutus beban dan saklar pembumian dapat dilakukan se-sederhana mungkin dan beroperasi secara interlogmekanik. : 50 kV DC.Power frequency with stand voltage 1 menit . Karakteristik MVDP : . lemari kedua untuk 1 unit Switch Disconector (saklar pemisah) type SF6-LBS tanpa fuse sebagai incoming dari PLN-20 kV yang dilengkapi dengan 1 unit saklar pembumian yang beroperasi secara interlog.Breaking capacity for no-load trafo . : 125 kV. : 400 A. Panel MVDP terdiri dari 3 (tiga) lemari. kuning dan hitam.Voltage tests (50 Hz) 1 menit .Rated short-time with stand current 50 Hz. Pengamatan untuk posisi pemutus beban dan saklar pembumian dapat dilakukan tanpa membuka pintu lemari panel MVDP. : 20/24 kV. yakni lemari pertama untuk penempatan 3 unit arrester 20 kV-1 phasa. * Netral : Biru. : 16 kV. 1 menit . * Ground : Hijau . : 16 kA. Busbar harus di isolasi berwarna sesuai kode warna PUIL 2000 .Frekwensi kerja . - - c.

d.130 - . • Insulation withstand test voltage. Produksi : Setara Unindo. b) Rating current switch : 400 A. Power Hz = 31. Nihon Hiraiki Kogyo. • Insulator Porselain sebagai pembungkus insulator housing. maka peralatan kontrol harus dilengkapi dengan back-up battrey jenis nicad free maintenance untuk pengoperasian seluruh panel MVDP dengan kemampuan bilamana terjadi kegagalan operasi sebanyak 3 (tiga) kali. Bila pengoperasian dengan motor penggerak. bahwa Kabel distribusi tegangan menengah 20 kV adalah jenis N2XSEFGbY .5∼36 kVrms.Switch Disconector jenis SF6-LBS tanpa Fuse dan dengan Fuse sesuai item c diatas.Wet test = 36∼60 kVrms. 1 min. • Insulator Housing sebagai tempat beroperasinya block electrode disconector dari bahan syntactic rubber sehingga tertutup dengan sempurna. • Insulation withstand test voltage. daya tahan panas dan tidak dapat rusak kerena aliran voltasi (Impulse Voltage). bahwa Unit Lightning Aresster mempunyai bagian-bagian antara lain . • Rating Voltage 21∼24 kVolt.24 kVolt untuk pemasangan didalam tanah dan N2XSY . .3. guncangan (Vibration) dan lain-lain. • Insulation withstand test voltage.Dry test = 42∼70 kVrms. Kabel Tegangan Menengah Dinyatakan dalam gambar perencanaan. Komponen Panel MVDP 20 kVolt Dan Panel Arrester 20 kVolt . Making capacity : 40 kA. Siemen.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ - - and cable : 25 kV. AEG.Dinyatakan dalam gambar perencanaan. MG. Unindo. Besaran arus a) Bus bar : 630 A. 10 sec. B. • Block Electrode Disconector height adjuster yang menghubungkan Earth Terminal bagian bawah dengan Line Terminal bagian atas dan block ini berbentuk selinder crystalline particles dan atau Alumina Porselain dari bahan Zinc Oxide (ZnO) yang menjamin kekuatan anti konduksi.24 kVolt untuk pemasangan di pit trench cable dan . Produksi : Setara Sorester. SNI dan LMK. Sesuai dengan standar IEC 994-4 (1991).

1986. 3 phasa. PLN. Produksi : Setara Supreme. B. IEC 502-1983. antara lain . B. b) Automatic Tranfer Switch (ATS) atau sistem tukar (Interloc). Produksi : Setara Terasaki. .6/1 kVolt untuk pemasangan di-dalam tanah dan NYY . Kabelmetal. OniPanel. a) Pemutus tenaga MCCB. LMK.0. Panel Tegangan Rendah Dinyatakan dalam gambar perencanaan.6/1 kVolt untuk pemasangan di atas plafon (udara) harus telah memenuhi persyaratan SNI 04-2701-1992. PLN. 3 phasa. SPLN 43-1 198. SIER. IP 54 serta memenuhi persyaratan PUIL-2000. Kabel Tegangan Rendah Dinyatakan dalam gambar perencanaan. Komponen Panel Dinyatakan dalam gambar perencanaan. SPLN 43-5. Produksi : Setara Supreme. PUIL-2000. OniRack. B. bahwa komponen panel utama banyak ragamnya. bahwa Kabel distribusi tegangan rendah adalah jenis NYFGbY . Hansel. 15 kA. yaitu jenis pemasangan didinding (wall mounted enclosure). PUIL2000. Nobi. Kabelindo. dan IEC 947-2. bahwa Rak kabel yang dipakai untuk penempatan jalur kabel distribusi dan instalasi harus menggunakan jenis cable ladder yang terbuat dari Plat Mild Steel dengan finishing Hot Dip Galvanis dan telah dilapisi anti karat (zink chromate) dan sesuai persyaratan PUIL-2000. 8 kA dan 5 kA yang telah memenuhi persyaratan SPLN 108/SLI 175/IEC 989. Kabelindo.0. Produksi : Setara Simetri. 36 kA. dan 18 kA. LMK. 45 kA. PLN. Merlin Gerin. MCB 1 phasa. AEG.5. B. pemutus tenaga mini MCB. 10 kA.4. Produksi : Setara Metosu. ABB. PLN. JapaPanel.7. dan 8 kA.131 - .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ di rak kabel (udara) harus telah memenuhi persyaratan. jenis pemasangan dilantai (standing mounted enclosed) yang kontruksinya dari plat baja dengan tebal plat 2 mm dan dicat oven. bahwa Box panel listrik ada 3 jenis. 25 kA. Voksel. LMK.6. Rak Kabel Dinyatakan dalam gambar perencanaan. LMK. Voksel. Hager. IP 55 dan jenis inbow waterproof (PVC High Impact) dengan pintu transparan. Kabelmetal.

∗ Continuous over current : 30 % (1. Merlin. Harus memenuhi standar IEC 831-1. PUIL2000. LMK. antara lain . AEG. ABB. LMK.1 x Un). Produksi : Setara Nokian. ∗ Sistem Koneksi : 3 phasa. 100 kA dengan rating voltage 500/660 Volt lengkap dengan solid links (dudukan HRC fuse) dengan rating current 1 step diatas rating current HRC Fuse serta harus memeliki alat pencabut HRC Fuse (Fuse Handle) standard SFS 2371. ∗ Toleransi kapasitas : . ∗ Continuous over Voltage : 10 % (1. ∗ Tingkat Insulasi : 3 kV (power frequency) & 15 kV (Impulse). Delta. Produksi : Setara Stomberg. pada sistem 400 (NO Load). ∗ Rating Voltage : 525 Volt. Kedua pemutus tenaga (MCCB. ABB Fuse Links dari jenis HRC Fuse/phasa. ∗ Protection class : IP 42. IEC 32 B. ∗ Temperatur category : -40 °C s/d 50 °C. ∗ Discharge time to 50 V : < 60 detik. ∗ Losses at + 20 °C : < 0. e) Blocking Reactor (Detuned Filter) Blocking reactor harus dari material kumparan tembaga jenis Polyeter Resin yang pencetakannya dalam keadaan Vakum dan tekanan tinggi dengan thermal resistance 150 °C. dimana semuanya sesuai dengan standar IEC 269-1. 4 pole.3 x In). d) Kapasitor Bank Kapasitor harus dari jenis Self Healing Dry Type. AEG. yaitu jenis kering (Metallized Polypropylene Film) yang bias memperbaiki kerusakan sendiri dan memiliki ketentuan-ketentuan. Littelfuse.5 W/kVar. PUIL2000.132 - . IEC 831-2 (1996). Produksi : Setara Terasaki. digunakan untuk melindungi kapasitor bank dari kerusakan akibat kelebihan tegangan atau gelombang arus Harmonic yang terlalu tinggi dan dalam menghindari resonansi serta . 50 kA) dilengkapi mekanisme motor yang sama sehingga bisa beroperasi secara otomatis dan sistem interlok mekanis dan elektris mencegah kedua pemutus tenaga menutup secara serentak walaupun hanya sesaat.5 % s/d + 10 %. dan memenuhi standar LMK.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ c) Satu pelat dudukan sehingga lebih menjamin aspek keamanan dan lebih mudah dalam pemasangan. ∗ Rating Frequency : 50 Hz.

∗ Operational sequence : 4 Program regulasi. ∗ Protection class : IP 40 (pada panel) & IP 20 (pada rel DIN). ∗ Detuning factor : 7 %. g) Relay Pengaman yang digunakan antara lain : . ∗ Insulation class : T 40. ∗ Rating Voltage : 400 Volt. PUIL-2000. ∗ Rating Frequency : 50 Hz. VDE 0532831-2. ∗ Separate source test : 3 kV – 1 min. ∗ Protection class : IP 23. ∗ Inductance of the reactor : ± 3 % tuning accuracy. koneksi (penyambungan) antar phasa atau phasa – netral yang memiliki ketentuan-ketentuan sebagai berikut . PUIL2000. Ketentuanketentuan lainnya yang harus dipenuhi. ∗ Accuracy class : 1. f) Automatic Power Factor Regulator (APFR) APFR untuk mengatur step kapasitor secara otomatis yang menggunakan teknologi digital (Microprocessor) yang dipasang langsung pada panel atau rel DIN. Produksi : Setara Nokian. Harus memenuhi standar EN 50082-2 & EN 50081-2 EMC.7 VA. ∗ Rating Frequency : 50 Hz ± 2 % automatic selection. LMK. ∗ Rating Voltage : 230/400 Volt. kelebihan arus.5 & UH5 = UH7 = 5 % Based on Un. yaitu factor daya rendah. kelebihan atau kekurangan tegangan. ∗ Ambient temperature : 40 °C. 0.133 - .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ menurunkan presentasi harmonic pada jaringan listrik. ∗ Ambient temperature : 0 °C s/d 40 °C. Harus memenuhi standar IEC 76/3. LMK. ∗ Jumlah step automatic : 6 Step. temperatur terlalu tinggi. ∗ Current transformer (CT) : 5A.5 %. ∗ Harmonic load : UH3 = 0. antara lain . ∗ Kontrol & Proteksi : 6 jenis alarm. factor daya terlalu kapasitif atau induktif. Produksi : Setara Nokian. dan sebagainya.

Short Circuit Relay (Rele arus hubung singkat). suhu operasi sebesar -10 s/d 50 °C. 50 Hz. tidak langsung dan api. proteksi terhadap kontak langsung. suhu operasi sebesar -10 s/d 50 °C. 50 Hz. waktu tanggapan selama 200 mili detik. waktu tanggapan selama 200 mili . Relay Kontrol Tegangan. proteksi terhadap arus hubungan singkat atau akibat adanya variasi terhadap arus yang semestinya. proteksi terhadap kehilangan salah satu phasa. 50 Hz.3 detik. 50Hz. tunda waktu selama 0 s/d 1 detik. suhu operasi sebesar -10 s/d 50 °C. pengamanan peralatan pada instalasi terhadap tegangan yang semestinya pada sistem tak stabil. 50 Hz. sensitivitas tegangan sebesar ± 15 % dari tegangan kerja. tegangan kerja 220 V. Under and Over Voltage Relay (Rele turun dan naiknya tegangan). mengaktifkan pengisian batere bila tegangan jatuh di bawah ambang batas. sensitivitas tegangan sebesar ± 10 % dari tegangan kerja. tegangan kerja 220 V. pengamanan peralatan pada instalasi listrik akibat adanya variasi terhadap arus yang semestinya. sensitivitas arus sebesar 0. proteksi terhadap turunnya dan naiknya tegangan yang semestinya pada sistem tak stabil.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ ∗ ∗ ∗ ∗ ∗ Earth Fault Relay (Rele arus bocor bumi). suhu operasi sebesar -5 s/d 55 °C. dipasang sebagai tambahan terhadap system kontrol dengan kontak keluaran 8 A (Cos ϕ = 1) 250 V. ∗ Relay Kontrol Arus. tunda waktu selama 0.2 detik. kesalahan urutan phasa dan ketidakseimbangan beban antar ketiga phasa terlalu besar. tegangan kerja 220 V.134 - . kontak keluaran 10 A (power faktor = 1). kontak keluaran 10 A (power faktor = 1). tegangan kerja 220 V. tunda waktu 1 detik. tegangan kerja 220 V. suhu operasi sebesar -10 s/d 50 °C. Fase Fault Relay (rele kesalahan phasa). tegangan kerja 220 V. 50 Hz. sensitivitas tegangan sebesar ± 10 % dari tegangan kerja.003 s/d 0.3 A. tunda waktu selama 0.

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

detik, suhu operasi sebesar -5 s/d 55 °C. ∗ Reverse Power Relay (Rele daya balik), proteksi terhadap adanya daya balik baik dari sumber utama (PLN) maupun sumber cadangan diesel genset sehingga kedua sumber tidak boleh terinterkoneksi walaupun sesaat. Relay-relay pengaman harus sesuai dengan standar PUIL2000, LMK dan IEC. Produksi : Setara Merlin Gerin, AEG, Omron. h) Peralatan Kontrol ∗ Kontrol Stater Motor, untuk kapasitas dibawah 5.000 Watt harus menggunakan sistem Direct On Line (DOL) yang terdiri dari tiga komponen, yakni Breaker, Contactor, Thermal Overload dengan sirkit kontrol tegangan 230 V, 50 Hz dan dilengkapi dengan tombol tekan ON-OFF, lampu tanda untuk start, stop dan fault/kesalahan. ∗ Kontrol Stater Motor, untuk kapasitas diatas 5.000 Watt harus menggunakan sistem Star Delta yang terdiri dari tiga komponen, yakni Breaker, Star Contactor, Delta Contactor, Line Contaktor lengkap dengan kontak blok tunda waktu, Thermal Overload dengan sirkit kontrol tegangan 230 V, 50 Hz dan dilengkapi dengan tombol tekan ON-OFF, lampu tanda untuk start, stop dan fault/kesalahan. ∗ Voltmeter Cam Switch (Saklar Voltmeter) 7 (tujuh) posisi dengan arus thermal 12 A, tegangan kerja 230 V, 50 Hz, ∗ Ammeter Cam Switch (Saklar Ammeter) 4 (empat) posisi dengan arus thermal 12 A, tegangan kerja 230 V, 50 Hz. ∗ Change Over Cam Switch (Saklar Alih) 3 (tiga) posisi (Manual, OFF, Outo) dengan arus thermal 20 A, tegangan kerja 230 V, 50 Hz. ∗ Pushbutton (Tombol Tekan) dengan bentuk bundar sring return, type flush dengan posisi NO, berwarna merah untuk stop dan berwarna hijau untuk start. ∗ Emergency Pushbutton dengan bentuk bundar latching key release dia.40 mm dengan posisi NC, berwarna merah. ∗ Lampu Tanda lengkap dengan lampu type protected Led, tegangan kerja 230 V, 50 Hz, dengan penutup plastik berwarna putih, Hijau, Merah, kuning dan biru. Peralatan kontrol harus sesuai dengan standar PUIL-2000, LMK dan IEC.

- 135 -

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

Produksi : Setara Merlin Gerin, AEG, ABB, Siemens. i) Unit Lightning Arrester R,S,T - phase & Netral, 100 kA, 40kA dan 15kA, 400 V untuk tegangan rendah, harus memenuhi persyaratan DIN VDE 0675 part6 LMK, PLN. Produksi : Setara Phoenix Contect, OBO Bettermann, Merlin Gerin. j) Meter Pengukur ∗ Volt Meter (Pengukur tegangan listrik), kapasitas 1,2 x In continue, kelas 1,5, skala 0-500V, ukuran 144x144 atau 96x96, ketelitian 1,5 %, suhu operasi -10 s/d 50 °C. ∗ Amper Meter (Pengukur arus listrik), kapasitas 1,2 x In continue, kelas 1,5, skala 0-500A, ukuran 144x144 atau 96x96, ketelitian 1,5%, suhu operasi -10 s/d 50 °C. ∗ Frekwensi Meter, Cos Phi Meter, dan lainnya harus berukuran 144x144 atau 96x96, ketelitian 1,5 %, kelas 1,5, suhu operasi -10 s/d 50 °C. ∗ Kilo Watt Meter (kWh-Meter) dari jenis 1 phase dan 3 phase harus sesuai dengan data teknis PLN dan LMK. Meter-meter pengukur sesuai dengan standar LMK, IEC 51. Produksi : Setara Schlumberge, AEG. k) Busbar dan sepatu kabel serta perekatnya (Mur dan Baut) adalah jenis tembaga dengan konduktifitasnya sebesar 99,99 % yang dilengkapi dengan warna phasa, netral dan pembumian sesuai persyaratan BS 1977, DIN 46235, LMK, PLN. Produksi : Setara Catu, Unibell, Voksel. B.8. Instalasi Listrik (Peneranga, Stop Kontak, Unit AC, Dan lain-lain) a) Kabel instalasi listrik adalah jenis NYM 3 core 500 Volt untuk 1 phasa yang telah memenuhi persyaratan SII 0209-78, VDE 0250, LMK, PLN. Produksi : Setara Supreme, Kabelindo, Kabelmetal, Voksel. b) Pipa & fleksibel conduite pelindung kabel instalasi listrik dan accessories lainnya adalah jenis PVC high impac yang telah memenuhi persyaratan BS 6099, BS 4607, LMK, PLN. Produksi : Setara EGA, Waler, Marshall Tuplex. B.9. Elektroda Pembumian Elektroda pembumian adalah dari bahan tembaga pejal dengan konduktifitasnya sebesar 99,99% yang telah memenuhi standard BS 1977, DIN 46235, LMK, PLN.
- 136 -

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

Produksi : Setara Catu, Unibell. B.10. Saklar Dan Stop Kontak a) Saklar memiliki rating volatge 250 V, 10 A type rocker dengan jenis single gang, double gang maupun multiple gang. b) Stop kontak 1 phasa normal memiliki rating voltage 250 V, 16 A dan stop kontak 1 phasa khusus dilengkapi saklar dan lampu tanda memiliki rating voltage 250 V, 13 A. Saklar dan stop kontak tersebut diatas harus memenuhi persyaratan IEC, SPLN, LMK dan harus dilengkapi dengan box dari bahan metal anti karat atau mouled plastic. Produksi : Setara MK, Legrand. IV.A. B.11. Armatus Lampu dan Komponen Lampu a) Armatur lampu memiliki plate minimum 0.7 mm dicat dasar anti karat dan dicat oven warna putih untuk jenis recessed mounted TL 1 x 36 W atau 2 x 36 W type TKI maupun type balok, down light dengan lampu PLC 18 W, dan Down light halogen 50 W/12 V, dimana harus mempunyai terminal pembumian, ventilasi didalammnya cukup baik dan reflector terbuat dari bahan alumunium silicon alloy dengan derajat pemantulan yang sangat baik. Produksi : Setara Artolite, OniLigt, Phillips. b) Komponen lampu, yaitu Ballast dari type Low loss dan digunakan untuk satu lampu floerescent (Neon) yang terpasang kokoh pada armatur. c) Capasitor harus dari jenis metalized paper dengan maksimum temperatir 85 °C, 250 V, 50 Hz, toleransi ± 10 % serta dilengkapi dengan Stater socket dari jenis polycarbonate dan Staternya dari jenis ES Porceliain lamp holders. Produksi : Setara Phillips, Atco, BJB.

5.3.2. Instalasi Diesel Generator Set A. Sistem Sumber daya listrik cadangan berasal dari sumber daya listrik diesel generator set dengan sistem tegangan rendah 400/230v, 50Hz yang akan melayani kebutuhan daya listrik bilamana sumber daya listrik utama PLN mengalami gangguan atau pemadaman. Sumber listrik utama dan cadangan akan beroperasi interlog otomatis secara mekanik maupun elektrik atau automatic tranfer switch (ATS) yang pendistribusian daya
- 137 -

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

listrik melalui Panel distribusi yang dinamakan Panel Utama (LVMDP). B. Bahan dan Material Dinyatakan dalam gambar perencanaan, bahwa Diesel Generator Set menggunakan jenis Silent mobile dengan pendingin radiator dan kecepatan putar generator 1500 rpm serta mempunyai tingkat kebisingan ≤ 55 db pada jarak 1 meter dari diesel genset dengan Kapasitas Continous Rating Power sesuai standar BS 5514 (1982), DIN 6271, ISO 8528, ISO 3046/1, AS 2789, SNI dan LMK. Generator set (Alternator) ini digerakan dengan penggerak Diesel Engine, dimana motor bahan bakar yang menggunakan percikan nyala (Busi) diperkenankan untuk digunakan. Diesel engine sebagai penggerak Genset (Alternator) harus diuji secara spesifik oleh Laboratorium penguji, antara lain ; 1. Nilai nominal motor bahan bakar harus berdasarkan kondisi standar Society Of Automotive Engineers (SAE), yaitu pada tekanan 746,25 mm Hg, temperatur udara masuk 29,4 °C pada ketinggian kurang lebih 150 m diatas permukaan laut, dan tekanan uap ai 9,65 mm HG dilakukan lewat pengujian di Laboratorium yang diakui. 2. Nilai nominal daya kuda teruji dari motor bahan bakar yang di uji di laboratorium penguji dengan kondisi standar SAE, harus dapat diterima. 3. Dalam hal khusus, motor bahan bakar yang berada di luar rentang daya dan tipe motor bahan bakar yang teruji, harus mempunyai kemampuan daya kuda untuk melayani gerakan Genset (Alternator) tidak kurang dari 10 % lebih besar dari daya kuda rem maksimum dibutuhkan genset pada setiap kondisi beban genset. 4. Pengurangan sebanyak 2,5 % dari daya kuda nominal motor bahan bakar pada kondisi standar SAE harus dibuat untuk motor diesel yang dipasang pada ketinggian 300 m diatas 150 m. 5. Untuk motor diesel yang berada pada temperatur udara masuk diatas 30 °C, maka untuk setiap kenaikan 5,6 °C (10 °F) menurut koreksi kondisi standar SAE, pengurangan daya kuda nominalnya sebesar 3 % harus dibuat. 6. Motor diesel setelah dijalankan minimum 24 jam, harus mempunyai daya kuda nominal sama atau lebih besar dari daya kuda rem yang dibutuhkan untuk menggerakkan Genset (Alternator) pada kecepatan nominalnya dibawah setiap kondisi beban genset.

- 138 -

.#3. dan harus menyebutkan . • Exhaust Protection : Metal Guards on Manifolds & turbocharge. • Model : ………… (setara Caterpillar. ….Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Data Diesel Engine yang digunakan dari jenis In-line Construction. Komatsu). • Rotation : Clockwise (CW) standard. • Aspiration : Turbocharged. A. • Engine Type : In-line Construction. Water Temperature.. • Rating BHP/ kW : …………. • Installation Drawing : ………….0 : 1 • Valve per cylinder : …………. in (mm) x …. Tachometer. • Instrument Panel : English & Metric. for DC wiring . • Engine Crankcase Vent System : Silent mobile. Komatsu).. • Junction Box : Integral with instrument panel . Hourmeter.(mm) : …. • Alternator Starting : 24V-DC or 48 V-DC. • Wiring Diagram : …………. Speed : Integral EFC govenor. outdoor service. • Engine Manufacture : ………… (setara Caterpillar. • Fuel Connections : ………… (setara Caterpillar. in3 (Liter) • Compression Ratio : 16.(L) : …………. Constant speed. 4 Stroke Cycle dengan pendingin Water Cooled (Radiator). • Bore and Stroke – in. Washable. Cummins. In (mm) • Displacement – in3. • Fuel Injection System : Direct Injection. Cummins. Komatsu).A. • Flywheel Housing : S.. • Ignition Type : Diesel (Compression). Oil Pressure & two (2) Volmeter. Cummins. • Flywheel Power Take Off : …… in SAE Industrial Fly-Wheel connection.E.. • Governor. • Fuel Filter : Primary filter w/priming genset (alternator).. 4 Stroke Cycle. • Air Cleaner : Direct mounted. Direct Injection.139 - . • Number Of Cylinders : …………. Komatsu). lengkap Belt guard. Cummins.. • Coupling : ………… (setara Caterpillar.

Lube Oil Filter : Full flow w/By-pass valve. bilamana sumber daya listrik utama PLN mengalami gangguan. Produksi : Setara Leroy Somer. Housing Engine dan sound proof. Battery Charger. single bearing. • Rating Voltage : 400/230 Volt. Data Generator Set (Alternator) yang digunakan dari jenis Revolving filed. • Frequency : 50 Hz. Lube Oil Cooler : Engine water cooler plate type. Cummins. • Automatic Frequency Regulator : Beban static 0 .140 - . tanpa AVR ± 5 % (bilamana AVR tidak bekerja). antara lain . Throttle Control : Adjustable speed control tamper proof. Accessories lain. Raw Water Solenoid Operation : Automatic from engine controller & from instrument panel. atau Exciter tanpa sikat rotor berbentuk silinder. Overspeed Control : Electronic w/reset & test on instrument panel. Gear type. Beban kejut 0 – 10 %. AMF (Automatic Mains Failure) Module. Run-Stop Control : On instrument panel. Produksi : Setara Caterpillar. Stanford. Staters : Two (2) 24 V-DC or 48 V-DC. Run Solenoid : 24 V-DC or 48 V-DC Energized to run. VDE 0530NEMA MG-1 22. Harus sesuai dengan standar BS 5000 Part 99. Peralatan kontrol dan power panel diletakkan atau terpasang sedemikian rupa hingga muda untuk pengoperasian maupun perbaikkan serta dilengkapi dengan otomatis starting dan otomatis On-Load circuit breaker dalam 10 detik. dan harus menyebutkan. Beban kejut 0 – 15 %. LMK. IEC 34-1. • Automatic Voltage Regulator : Beban static 0 . 4 Pole – Y Vector. MWM Deuzt. Mitshubisi. tanki harian dan lain-lain memenuhi standar spesialisasi Silent mobile.4%. AVK.3%. . Circuit Breaker dengan Motor Mechanism lengkap dengan control position warning light.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ • • • • • • • • • • interconnection to Engine controller. Komatsu. Lube Oil Required : Gear drive.

pengumpulan energi ini terlebih dahulu diakumulasikan dan kemudian dibebaskan pada waktu yang telah ditentukan untuk menciptakan ionisasi dengan loncatan muatan disekitar batang penerima (Ait Terminal/ Splizen) penangkal petir. Pelepasan medan ionisasi keawan akan dapat (mampu) menimbulkan perbedaan potensial antara awan dan permukaan tanah (bumi). LMK. Instalasi Penangkal Petir A. Batang Peninggi (Penyanggah Air Terminal) Batang peninggi untuk air terminal adalah tiang tembaga pejal berdiameter 100 mm dengan tinggi 24 meter telah memenuhi standard BS 1977. Kabelmetal. LMK. Zeus.6/1 kV yang telah memenuhi persyaratan LMK. Produksi : Setara PPI. Ese Tech. B. Kabelindo.2.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 5. Hal tersebut akan memungkinkan terjadinya sambaran petir berkurang dan daya tarik muatan terhadap muatan awan terkonsentrasi pada titik sambaran air terminal saja. Sistem Sistem penangkal petir menggunakan sistem elektrostatis non radio aktif yang prinsip kerjanya adalah menarik energi medan listrik di atmosfir yang meningkat dengan cepat pada saat terjadi petir. Apollo. PLN. Voksel. B. Bakrie. Bahan dan Material B.3.1.141 - . PLN.3. Kabel Penghantar Kabel penghantar untuk instalasi penangkal petir adalah jenis NYY 0. Kurn. Produksi : Setara Supreme. PLN. Air Terminal (Splizen) Air terminal atau splizen untuk sistem elektrostatis adalah jenis Non Radio Aktif dan harus sesuai dengan standard IEC 1024-1.3. B. sehingga arus muatan pada tingkat yang paling rendah akan dapat mengalir secara terus menerus ke tanah melalui penghantar menuju elektroda pembumian yang tersendiri. . Produksi : Setara Prevectron.

Produksi : Setara Hager. Siemens. Marshall Tuplex. power supply 220 V-AC/ 48 V-AC dan battery charger (Nicad type) untuk maksimum 120 menit. B.2.1. PT. Kabel Telepon Kabel telepon adalah jenis Unshielded Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) yang telah memenuhi standard ISO 11801 yang dapat menerima frekwensi hingga 200 MHz. 5. Produksi : Setara EGA. Panasonic. Instalasi Telepon A. Bahan Dan Material B.Telkom. dan impedance : 100 Ohm. Produksi : Setara Catu.3. Waller. Unit PABX dilengkapi dengan terminal blok utama.Telkom yang disebut Direct Line yang mana akan dipusatkan pada terminal box telepon sebelum disambungkan ke Peralatan Utama Telepon (PABX) sebagai pengontrol dan penghasil extention ke sambungan outlet telepon. Produksi : Setara BICC Brand-Rex. B. PLN. Sistem Sistem telepon menggunakan sistem sambungan langsung ke line PTT PT. Elektroda Pembumian Elektroda pembumian dari bahan tembaga pejal yang telah memenuhi standard BS 1977. Unibell. B. DIN 46235. Avaya. Peralatan Utama Telepon (PABX) Unit PABX menggunakan teknologi switching digital dengan moduler pulse code modulation (PCM) dan storage programmed pada satu paket sistem yang moduler seiring. LMK. Pipa & flexibel pelindung kabel adalah jenis PVC High Impact yang telah memenuhi standard LMK. Fujisu. LMK.4. . Terminal Box Terminal box telepon adalah jenis Inbow water proof (PVC High Impact) dengan pintu transparan memiliki IP 54 yang telah memenuhi standard IEC.3. AMP.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ B.20°C s/d + 70°C. Hansel.142 - .4. Produksi : Setara Toshiba. temperatur kerja : .

− Pre signal dan zone sounder. Sistem Sistem Master Fire Alarm (MCFA) direncanakan akan menambah fasilitas tindakan pengamanan dini terhadap bahaya kebakaran. Outlet Telepon Outlet telepon jenis 4 kabel (2 pairs) sesuai standard yang telah memenuhi standar IEC. Legrand.3. 6. − Alarm silencing or alarm disable . control module. Alarm bell sebagai indikator audio kejadian. Break Glass Switch sebagai tombol tekan secara manual. Avaya. Produksi : Setara BICC Brand-Rex. Instalasi Fire Alarm (Penginderaan Kebakaran) A. LMK dan harus dilengkapi dbox dari bahan metal antikarat atau mouled plastic. Adapun sistem MCFA yang akan digunakan antara lain .1.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ B. 4. − General alarm. 5. Material Dan Bahan III. − Power failure alarm. Unit Master Control Fire Alarm sebagai beralatan utama. Lampu tanda sebagai indikator zoning kejadian. Berbagai jenis Detector sebagai alat pendeteksi suhu dan asap. 1. dan zone module dengan teknologi microprocessors control automatic yang dilengkapi dengan antara lain .A B.5.4. dimana setiap zone dapat menampung berbagai jenis detektor secara paralel sehingga areal pada satu lantai dapat dibagi menjadi beberapa zone pendeteksian yang pengecekan zone dapat dilakukan dari unit MCFA dan announciator (Duplikat MCFA).143 - . MK. 3. 5. B. − Disconection alarm. − Main sounder berbunyi bila terjadi kebakaran. alarm signal module. 2. Unit Annunciator Aktif sebagai duplikat MCFA. MCFA menggunakan sistem konventional akan membagi areal menjadi beberapa zoning. MCFA Merupakan panel kontrol yang terdiri dari power module.

. Humidity : 20 .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ − − − − − − Sistem test.3. Pemasangan outbow.5. Two wire low current design. Alarm Bell − − − − − Vibration type.24 V-DC. B. I. Flush or surface mounting. contoured design. Annunciator Panel − − − − − Module contruction Dilengkapi dengan indikator lampu dengan nama lokasi. B. Dual chamber. Tegangan kerja : 220 V-AC.2.4. Battery check. Complete with emergency telephone outlet. Signal emergency telepon dan handset telephone. Alarm bell.38 °C. Circuit selection rotary switches berfungsi untuk memilih zone yang akan dioperasikan.95 %. IV. Ionization Smoke Detector − − − − − Standby voltage : 18 .144 - . 50 Hz/ 48 . Break Glass Switch − − − − − − Respousive and reliable Easy to operate Simple to reset. Temperatur kerja : 0 . Tombol reset dan tombol disconect zone. Fire report. Ukuran diameter 6” Modern. Emergency telepon outlet. Modern. Minimum 90 dB pada jarak 1 meter. contoured design.A B. B.50 volt.

Optional auxiliary relay.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ − − − − − − − Adjustable sensilivity. Humidity : 20 .100 m2 B.145 - .6.90 °C.A B. B. Type operasi : NC (normally-open). Temperatur kerja : 50 .90 m2 Kenaikan temperatur yang dideteksi 20 °C menit.10 .8. Sensilivity : 5 . output voltage 24 . Produksi : Setara National.50 °C.60 menit. Photo electric Smoke Detector (Optional) − − − − − − Standby voltage : 18 . Coverage area : 60 .100 m2 Sensilivity terhadap black smoke. Coverage area : 60 . Temperatur kerja : 0 . Coverage area : 60 .50 volt. . Rate Of Rise Heat Detector − − − − − Standby voltage : 18 . Flashing LED for visual supervision.A B.38 °C.50 volt.15 %/ m. Temperatur kerja : . Nittan. VI. Modern. V.95 %.48 V DC dan di back up dengan battery charger (Nicad type) untuk maksimum 30 . Coverage area : 60 . contoured design. Sensilivity test points. Functional test switch.7.9. Fixed Temperatur Heat Detector − − − − − Standby voltage : 18 . Power Supply Unit Peralatan utama MCFA harus di supply dari satu power supply unit dengan input voltage 230 V AC.70 m2 Kenaikan temperatur yang dideteksi 20 °C menit. Nohmi.50 volt. Type operas : NC (normally-open).

Power Amplifier. dan impedance : 100 Ohm.12. dan Program selector serta volume Control. jenis 4 kabel (2 pairs) sesuai standard yang telah memenuhi standar IEC. Hansel. LMK. Untuk menjamin bahwa program-program yang diperdengarkan (diumumkan) sesuai dengan yang dikehendaki. Produksi : Setara Hager. maka diperlukan . Peralatan sistem tata suara berupa master didalam ruang kontrol.6. Emergency Telephone Outlet Emergency telepon outlet.10. Sistem Sistem tata suara (sound system) dengan fungsi umum (pagging address) terdiri dari public address dan back ground music serta car call system. Terminal Box Terminal box tata suara adalah jenis Inbow water proof (PVC High Impact) dengan pintu transparan memiliki IP 54 yang telah memenuhi standard IEC. Instalasi Tata Suara A. Produksi : Setara BICC Brand-Rex. dimana terletak Pre-Amplifier Mixer. B. Produksi : Setara EGA.20°C s/d + 70°C. LMK. B. PLN dan atau jenis Unshielded Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) yang telah memenuhi standard ISO 11801 yang dapat menerima frekwensi hingga 200 MHz. Legrand.11. Marshall Tuplex. Produksi : Setara BICC Brand-Rex. Tape Dect. VDE 0250. LMK dan harus dilengkapi dbox dari bahan metal antikarat atau mouled plastic.146 - .3. Avaya. temperatur kerja : . 5. Alarm (chime module) atau Emergency Panel. Waller. Kabel Fire Alarm Kabel fire alarm adalah jenis NYMHY 3 core 500 Volt untuk 1 phasa yang telah memenuhi persyaratan SII 0209-78. MK. B. Tunner Radio. Pipa & flexibel pelindung kabel adalah jenis PVC High Impact yang telah memenuhi standard LMK.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Produksi : Yang direkomendasi oleh produk peralatan utama MCFA.

− Output : 70. sedangkan dalam keadaan darurat (emergency) semua program dapat di putuskan dan selanjutnya dapat disiarkan pengumuman atau signal dari fire alarm melalui emergency microphone (Auxilary Monitoring) dengan satu prioritas channel di ruang kantor pengelola. EGi. Mic. TOA. Produksi : Setara Phillips. 50 Hz. 8.20. 24 V DC. − Power : 60 dan 120 Watt. selanjutnya program input sampai lound speaker sesuai dengan zoningnya. Produksi : Setara Phillips. − Tanggapan Frekwensi : 30 .23 V/ 15 Kohm bal/sys. B. Tunner radio. Alarm/ Chime Module (Emergency Panel) Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ master monitoring berupa Pagging Microphone yang terletak di ruang operator. − Sumber Tegangan : 220 V AC. Power Amplifier Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain . 24 V DC.000 Hz. B. − Noise Level : < 90 dB. B.3. Untuk keperluan pemanggilan kepada pengemudi mobil dapat disiarkan melalui Car Call microphone yang terletak di areal teras depan atau pada ruang reception. 16 Ohm. Mic.147 - . − Input : 3 Mic. Bahan Dan Material B. Aux. − Power : 1000 Watt. : 65 dB. . EGi. Tape dack.000 Hz. − Music : 70 dB dibawah rated power. − Tanggapan Frekwensi : 30 . − Input : 1. 100 V/ 4. 50 Hz. TOA. − Sumber Tegangan : 220 V AC. Pre-Amplifier Mixer Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain . Setiap interupsi didahului dengan suatu nada tertentu (Chime Signal) yang dibangkitkan dengan chime generator yang terpasang pada monitor dist (Sistem tata suara). − Noise Level : 80 dB. − Output : 50/ 70/ 100 V/ 8 Ohm.1.2.18.

− Power : 24 V DC.) Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain . EGi. − Sumber Tegangan : 24 V DC. B. − Alarm : Jenis dapat diprogram. remote control.5. EGi. − Power : 24 V DC. TOA. unidirectional dengan 1 tombol bicara. − Power : 24 V DC. Emergency Microphone (Car Call Mic. Produksi : Setara Phillips. B.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ − Output Chime : 1 Volt. − Output : bal/ sym + 6 dB. Ceiling Speaker Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain .4. − Output : 3 W. TOA. − Output Alarm : 1 Volt. Produksi : Setara Phillips. EGi. − Mounting : Flush type. Program Selector Dan Volume Control Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain . Produksi : Setara Phillips. TOA. TOA. − Type : Electret condenser. Produksi : Setara Phillips. volume control dengan kemampuan priority overide relay. − Type : Double. EGi. − Type : Unidirectional electret microphone dengan 5 tombol. − Chime : 4 macam dapat diprogram. program selector. Pagging Microphone (Operator Mic.6.148 - .7. Led untuk 5 zone. − Output : bal/ sym + 6 dB. sesuai standar DIN 33404. Priority control. dan tombol alarm. B. . all call.) Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain . B.

− Max. .16. dan impedance : 100 Ohm.149 - . PLN dan atau jenis Unshielded Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) yang telah memenuhi standard ISO 11801 yang dapat menerima frekwensi hingga 200 MHz. − Radiation Angle : 270 deg. Produksi : Setara Phillips.8. EGi.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ − SPL (1m) : 92 dB/ 1 W. − Tanggapan Frekwensi : 60 .000 Hz. SPL : 110 dB NL. B. − Tanggapan Frekwensi : 100 . Pengkabelan Tata Suara Kabel tata suara adalah jenis NYMHY 3 core 500 Volt untuk 1 phasa yang telah memenuhi persyaratan SII 0209-78. − Mounting : Spring mounting. Produksi : Setara BICC Brand-Rex. − Impendansi : 8 Ohm.9.60 menit. output voltage 12 . Power Supply Unit Peralatan utama tata suara harus di supply dari satu power supply unit dengan input voltage 230 V AC.5 dB NL. Produksi : Setara Phillips. − Output : 6 W. EGi. Wall Speaker Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain . Avaya. SPL : 99. Bahan harus tahan terhadap kelembaban udara sekitarnya dan harus disertai kurva frekwensi. B. VDE 0250.20°C s/d + 70°C. − Max.24 V DC dan di back up dengan battery charger (Nicad type) untuk maksimum 30 . − Material : Aluminium. B. Bahan harus tahan terhadap kelembaban udara sekitarnya dan harus disertai kurva frekwensi. − Protection : IP 65 (Outdoor Version). temperatur kerja : . TOA. Corrosion resistant. − Radiation Angle : 180 deg. − Impendansi : 8 Ohm.10. TOA. Produksi : Yang direkomendasi oleh produk peralatan utama tata suara. − SPL (1m) : 100 dB/ 1 W.20. − Mounting : Aluminium bracket. LMK.000 Hz.

NC 3 A. Terminal Box Terminal box tata suara adalah jenis Inbow water proof (PVC High Impact) dengan pintu transparan memiliki IP 54 yang telah memenuhi standard IEC. Sistem Security system dan closed circuit television (CCTV) dipergunakan untuk membantu pengawasan dengan cara mengamati kegiatan operasi bangunan siang hari maupun malam hari melalui signalsingnal dari magnetic door contact.Kapasitas Zone : Sesuai gambar perencanaan.150 - . 30 V DC.3. 100 VDC. . 500 mA. hold up switch.Individual Zone output : NO relay. . 40 VA rating.5 A). sound detector. .Siren driver output : 12V DC. . . .Alarm Transistor output : Sink 100 mA. 30 V DC. Panel Kontrol Security System Unit peralatan utama ini merupakan konventional sistem harus memiliki data antara lain . B. 1A (Remarks : Auxiliary output + siren driver output = 1. All codes can be changed by easy programming. Produksi : Setara EGA. NC 3 A.11. Dimana peralatan security system memberikan input signal kepada peralatan CCTV untuk memonitor dan merekam kejadian-kejadian secara otomatis. . 5. Marshall Tuplex. kamera kemudian akan mengaktifkan bell atau strobe light.Latch relay output : NO. Hansel.Timing relay output : NO.7.Teknologi : Microprocessor controlled. B. . LMK. user codeand duress code. .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Pipa & flexibel pelindung kabel adalah jenis PVC High Impact yang telah memenuhi standard LMK.Transformer : 220/ 18 V AC. . Instalasi Security System Dan CCTV A.Operation Modes : Home mode. Waller. . Produksi : Setara Hager. Material Dan Bahan B.Arm/ disarm codes : Three-4 digit codes including master code.1.

. Sony. Produksi : Setara C&K System. burning bor attack dan lain-lain. Produksi : Setara C&K System. Produksi : Setara C&K System.Control Select : Camera 1/2/3/4 or 1/2/3/4/5/6/7/8. Produksi : Setara C&K System.45 detik. Switcher CCTV Unit peralatan utama ini harus memiliki data antara lain . B.20 s/d 50 °C. dilengkapi dengan pengatur kepekaan serta lampu indikator. Pengoperasian peralatan ini pada waktu malam hari hingga pagi hari.2. automatic switching.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ . .5.Power : 15 Watt.Sequential Interval : 2 . Door Contact Peralatan ini adalah jenis tombol tekan yang dioperasikan dengan daun pintu maupun daun jendela dapat dipasang secara paralel dan dilengkapi dengan kunci reset. Pengoperasian peralatan ini pada waktu siang dan malam hari (24 Jam). Produksi : Setara C&K System. Hold Up Switch Peralatan ini adalah jenis tombol tekan yang dioperasikan dengan tangan dan dilengkapi dengan kunci reset dipasang pada tempat tertentu.3. B. seperti mesin boor intan.Input number : Minimal 4 Kamera dan maksimal 8 kamera.Impendance : 75 Ohm. . tahan terdapat tekanan mekanik dan temperatur luar sesuai dengan standar yang berlaku.Teknologi : Automatic sequential switching (ASS). . . palu tangan. sesuai dengan standar yang berlaku.Operating temperature : . Sanyo. dan terpasang pada plafon pada ruangan tertentu harus sesuai dengan standar yang berlaku.Tegangan kerja : 220 V AC.4.151 - . B. . 50 Hz. . Sound Detector Alat ini mendeteksi suara bila terjadi usaha pembobolan. B. .

.Speed : 6 . Time Lapse Video (TLV) TLV merupakan peralatan perekam hasil gambar dari kamera secara otomatis dapat merekam lokasi yang terjadi gangguan alarm.Type : Built in Digital Signal Processing circiut.Minimum Illumination :2 Lux (Normal). dan tilt = 90 derajat max.6 mm). . Produksi : Setara C&K System. output voltage 12 V DC dan di back up dengan battery charger (Nicad type) untuk maksimum 30 . .Scanning system : PAL standard.152 - . . . .8. 75 VA.Video S/N ratio : 50 dB. Kabel Security System Dan CCTV Kabel tata suara adalah jenis NYMHY 3 core 500 Volt untuk 1 phasa yang telah memenuhi persyaratan SII 0209-78.Video output level : 1. Sony. compositel).6.Image size : 1/3 “ (4. Pan Tilt Unit peralatan ini berfungsi untuk menggerakkan kamera secara horizontal dan vertikal yang harus memiliki data antara lain . B.9 Lux (Gain high). Sony. Produksi : Setara C&K System. Sanyo.Image sensor : Interline transfer method CCD.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ B. Power Supply Unit Peralatan utama security system dan CCTV harus di supply dari satu power supply unit dengan input voltage 230 V AC.Synchronizing System : Automatic Switching. . Colour Camera Unit peralatan utama ini harus memiliki data antara lain .Angular Travel : Pan = 350 derajat max.0 V(p-p) (75 Ohm. 50 Hz / 12 V DC.7.10.Tegangan kerja : 12 V DC. LMK. Imager : 0.7 derajat/ detik. Produksi : Setara C&K System. . VDE 0250. . 0.3 Lux. Sanyo.60 menit. B. . . Sony. B.9. harus disesuaikan dengan item e diatas dan sesuai standar yang berlaku.8 mm x 3. Sanyo. . Harus dilengkapi dengan lensa zoom. .Power : Max.Tegangan Kerja : 220 V AC. Produksi : Yang direkomendasi oleh produk peralatan utama. PLN untuk keperluan power dan jenis Unshielded . B.

1.Optional A.Channel RCTI.Channel V-channel. Terminal Box Terminal box tata suara adalah jenis Inbow water proof (PVC High Impact) dengan pintu transparan memiliki IP 54 yang telah memenuhi standard IEC. Hansel. dan 4 way sesuai gambar perencanaan sampai ke outlet TV. LMK. Pipa & flexibel pelindung kabel adalah jenis PVC High Impact yang telah memenuhi standard LMK. Marshall Tuplex. Instalasi Master Antenna Television (MATV) .Channel dapat diusulkan lain oleh Pemberi Tugas. yaitu pendistribusian channel UHF dan VHF yang diterima antenna TV (Optional) atau Indovision (TV Cable) Owner Supply. dan Avaya.Channel TVRI Daerah. B. . Antenna Parabola 25 feet (Asiasat Dish) – Optional : .11. .20°C s/d + 70°C.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) yang telah memenuhi standard ISO 11801 yang dapat menerima frekwensi hingga 200 MHz. . IEC. Produksi : Setara EGA. A.153 - . . temperatur kerja : .Channel Prime-Sport. 5. Waller.3. Sistem Sistem Master Antenna TV yang direncanakan adalah sistem master antenna audio video. dan impedance : 100 Ohm untuk keperluan kontrol sedangkan untuk signal video dari jenis Coaxial Cable yang telah memenuhi standard SII. A. . Produksi : Setara Jembo Cabel. Antenna VHF : .Channel ZEE-TV.2. diteruskan melalui active combineer menuju port tap off 2 way.3.Channel PTV.8.Channel TVRI Pusat.Channel Star Plus. Antenna UHF : . Adapun siaran audio dan video yang dapat diterima antara lain : A. . . BICC Brand-Rex. LMK. Produksi : setara Hager.

Return losses : > 9 dB.154 - .Input/Output Impendance : 75 Ohm. 2 input UHF (B IV . .Frequency : 180 . .862 MHz (Programable). . 1 input FM. .Output : 1 output. .Frequency range : 47 .2. .5 dB.Gain : VHF = 9 dB. Antena Yagi (UHF & VHF) Menerima siaran lokal televisi pada band dan channnel yang telah ditentukan dan harus memenuhi data.Band Coverage : B I .Output Level : 120 dB µV. antara lain . Program System Between (Channel-Amplifier) Peralatan channel-amplifier merupakan penerima signal dari antena yagi (UHF & VHF). . . Outpu Level 8 CH.Gain Adjustment : 20 dB. .Channel Metro-TV.Element : VHF = 14 elemen. Material Dan Bahan B. .Supply Voltage : 220 V AC (Built In).Impendace : 75 Ohm (Ω). .Channel TPI. .Channel Global TV. . harus memiliki data. UHF = 54 elemen.Min. 1. Ikusi. FM = 6 dB. antara lain .B III (VHF). B. Head End Amplifier & Combineer (Built-In) : . . 2. . .Channel Indosiar.B V (Programable).B V).Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ . Selective Programable Amplifier : .1.Channel ANTV.Channel TV7. . . . UHF = 16. . .B II/ FM/ B IV . Produksi : Setara Fagor.Max. .Channel SCTV.Isolation Between Input UHF/VHF/Low VHF : > 30 – 60 dB.Number Of Input : 1 or 4 Input. . : 100 dB µV.Inputs : 1 input B I .240 MHz. Input Level : 40 dB µV.Gain : 33 -34 dB. B.

harus memiliki data antara lain .Power Consumtion : 8 Watt. Ikusi.Nominal Gain : 40 dB.RF Output Level : 117 dB µV.Side Loss : 0 . Produksi : Yang direkomendasi oleh produk peralatan utama MATV. Ikusi.5 .24 V DC dan di back up dengan battery charger (Nicad type) untuk maksimum 30 .Though Loss .15 dB. .4. B.Operating Temperatur 3. Caracter Generator Berupa personal komputer yang dilengkapi dengan video output card dan software. Produksi : Setara Fagor.Frequency : 47 . Produksi : Setara Fagor. Black Burst Generator (Optional) Pembuat sinyal padam pada layar TV pada program musik sehingga layar TV gelap dan hanya tersaji sinyal audio saja.155 - . . . B V).Isolation : 24 . Power Supply Unit Peralatan utama MATV harus di supply dari satu power supply unit dengan input voltage 230 V AC.Operating Voltage : 220 V AC.860 MHz (Band I.6. . Produksi : Setara Fagor. Distribution Amplifier (Booster Audio & Video) Peralatan ini merupakan penguat sinyal audio dan video yang akan disalurkan ke outlet TV yang jaraknya lebih dari 70 meter. Ikusi. Produksi : Setara Fagor.8 dB.50 °C. B III. . . . B. Kabel Televisi . FM. Directional Coupler : . B IV. B.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ . : 4 . B. B.3. 50 Hz. output voltage 12 .Noise Figure : 6 dB. : 0.35 dB.60 menit.5. Ikusi.7.

Hansel.4.Tap Off : Rating frequency : 10 . 2. Produksi : Setara MK. Pipa & flexibel pelindung kabel adalah jenis PVC High Impact yang telah memenuhi standard LMK.2 . Distribution Loss : 1. Terminal box (TBTV) Adalah jenis Inbow water proof (PVC High Impact) dengan pintu transparan memiliki IP 54 yang telah memenuhi standard IEC. Waller. No. Produksi : Setara BICC Brand-Rex. 3. LMK. 4 way. frekwensi 47 . Produksi : Yang direkomendasi oleh produk peralatan utama MATV.4.Splitter : Rating frequency : 10 . No. Yuri. Produksi : Setara Hager.2 . SYARAT PEMASANGAN DAN PENGETESAN Umum . Of Distribution : 2. B.1450 MHz. Legrand. dan impendance 75 Ohm sesuai standard yang telah memenuhi standard IEC. Outlet Televisi Outlet televis harus memiliki through losses ± 5 dB. IEC.8.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Kabel televisi adalah jenis coaxial cable yang telah memenuhi standard SII. Connector Yang digunakan memiliki data antara lain . Marshall Tuplex B. 6. 4. 8 way.156 - .1450 MHz.9.5 dB. return losses > 9. Distribution Loss : 3.862 MHz. Terminal Box Dan Connector 1. LMK dan harus dilengkapi box dari bahan metal antikarat atau mouled plastic. Of Distribution : 2.5 dB.38 dB . Isolation : 20 . Isolation : 20 . VI. 3.25 dB.5 dB. LMK. . Avaya. Produksi : EGA.

Pengeboran sumur dalam dilakukan dengan cara pengeboran casing untuk lubang jambangan (Bore Hole) berdiameter 8 inch sedalam 200 meter yang dipasang pipa Gip. Mengurus perizinan pemakaian Deep Well (Sumur Dalam) ke Direktorat Geoligi dan instansi pemerintah yang berwenang memberikan izin pemakaian air sumur dalam di Daerah Banjarmasin menjadi tanggung jawab pemborong. Pemborong harus memahami pekerjaan yang telah dilakukan oleh pemborong lain. Pemasangan harus sesuai dengan rekomendasi dari pabrik pembuat. pemborong harus membuat rencana kerja dengan jadwal yang disesuaikan dengan rencana kerja pemborong pekerjaan lain (sipil dan arsitektur) dan apabila terjadi suatu perubahan. Pemasangan submersible deep well pump didalam pipa Gip.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 1 2 3 4 Sebelum memulai pemasangan pekerjaan mekanikal dan elektrikal.5 dari reduser. maka pemborong harus membuat dan menyerahkan gambar-gambar pelaksanaan pekerjaan mekanikal dan elektrikal kepada pengawas sebelum melaksanakan pekerjaan. Pemasangan pasir pasang diluar dari pipa Gip. pemberi tugas dan perencana. maka pemborong wajib bertanggung jawab untuk memperbaikinya. 6 inch sampai posisi reduser dan diatas permukaan lubang dibuat pondasi sebesar 500x500x200 dengan sparing pipa riser diameter 2 inch menuju tangki air bersih. Pemasangan Pekerjaan Mekanikal a. Apabila terjadi kerusakan dari hasil pekerjaan pemborong lain. Instalasi Plumbing 1. 2. pemborong wajib memberitahukan secara tertulis kepada pengawas dan mengajukan saran-saran perubahan jadwal pelaksanaan. diamter 6 inch dan selanjutnya disambung dengan reduser 6 inch x 4 inch lalu di grouting dan disambung dengan pipa berdiameter 4 inch sedalam 5 meter. Pemborong harus meyerahkan contoh-contoh material dan brosur-brosur pekerjaan mekanikal dan elektrikal sesuai spesifikasi teknis untuk disetujui oleh pengawas. yang mana pada pipa 4 inch diberi saringan dengan kerikil jagung dan ujung pipa harus di dop pada kedalaman 200 meter. sehingga didalam pelaksanaan yang terkait dengan pekerjaan mekanikal dan elektrikal dapat terkodinir dengan baik dan tepat serta tidak menghambat pekerjaan keseluruhannya.157 - . . 6 inch yang telah disambung dengan pipa riser pada posisi 1 s/d 1.

Seluruh pipa air kotor menggunakan pipa PVC AW diameter 4 inch yang terpasang dibawah lantai kamar mandi dan tidak mengganggu pondasi bangunan serta mempunyai kemiringan 2 % untuk menuju septictank. sedangkan pada masing-masing bangunan instlasi menuju unit fixture atau kran air menggunakan jenis PVC AW terpasang diatas plafon dan di klem dengan kuat dan baik. Peralatan plambing seperti kran dinding dan kran air leher angsa harus dipasang dengan baik dan diberi isolasi anti bocor pada ulir kran tersebut. 4. . Saluran pipa tegak air hujan harus ditumpu dengan klem ke dinding dengan jarak antar klem tidak lebih dari 3 meter dan selanjutnya pipa dipasang dibawah teras sedalam 30 Cm atau bak kontrol dari beton untuk menuju saluran drainase terdekat. 8. Pipa air bersih dari sumur dalam menuju tangki air bersih menggunakan jenis Gip. Pipa air bersih yang keluar dari pompa distribusi menuju ke masing-masing bangunan menggunakan jenis Gip. Medium putih. 7. 6. Seluruh WC dan Wastafel harus terpasang pipa tegak didalam dinding (pipa Vent) menggunakan PVC AW diameter 1 dan 2 inch. 9. sedangkan yang menuju tangki atas. Seluruh pipa air bekas menggunakan pipa PVC AW diameter 4 inch yang terpasang dibawah lantai kamar mandi dan tidak mengganggu pondasi bangunan serta mempunyai kemiringan 1 % untuk menuju saluran drainase terdekat.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 3. Khusus pipa menuju unit fuxture terpasang didalam dinding dan tidak mengganggu pekerjaan dinding dan keramik dinding. Medium putih diameter 2 inch. bangunan lainnya terpasang dibawah tanah dan diberi pelindung terhadap tekanan mekanik dari permukaan tanah dan pipa-pipa yang terpasang harus tahan terhadap dorongan atau tekanan air bersih dari pompa. 11. 10. Semua pipa menggunakan jenis GIP Medium Putih harus diberi pelindung cat menie dan khusus untuk pemasangan di dalam tanah sedalam 60 Cm harus dilapisi aspal + goni + aspal dan pada sambungan pipa diberi dudukan dari beton untuk menghindari lendutan bila terkena beban mekanik serta harus tahan terhadap karat dan selanjutnya disekeliling pipa diberi pasir setebal 15 Cm kemudian diurug dengan tanah dan dipadatkan.158 - . Saluran pipa horizontal air hujan harus di klem pada penggantung yang dapat diatur (adjustable) dengan jarak antar penggantung tidak lebih dari 2 meter dan memiliki kemiringan 2 % untuk menuju pipa vertikal (tegak) air hujan. 5.

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 12. dimana sekeliling pipa harus diberi pasir dengan ketebalan 15 Cm. Untuk pipa yang tidak berada dalam tanah baik yang terikat maupun tidak. 4. Semua sambungan yang menghubungkan pipa dengan diameter yang berbeda harus menggunakan redusing fttting. .5 inch ke atas harus di las. 14. Galian untuk pipa yang terpasang didalam tanah harus dibuat dengan kedalaman 80 Cm dengan kemiringan yang sesuai air buangan atau air kotor. Semua pipa menggunakan jenis GIP Schedule 40 harus diberi pelindung cat menie dan khusus untuk pemasangan di dalam tanah sedalam 60 Cm harus dilapisi aspal + goni + aspal dan pada sambungan pipa diberi dudukan dari beton untuk menghindari lendutan bila terkena beban mekanik serta harus tahan terhadap karat dan selanjutnya disekeliling pipa diberi pasir setebal 15 Cm kemudian diurug dengan tanah dan dipadatkan. Instalasi Pemadam Kebakaran 1. Penyambungan pipa PVC AW diameter 4 inch menggunakan cincin karet yang diberi perekat atau pelumas dan solvent cement joint dan sebelum dilakukan penyambungan. untuk belokan dari jenis elbow long radius dan seluruh sambungan harus tahan terhadap 1. 13.5 kali tekanan kerja pipa yang digunakan. 2. Semua pipa baik yang tampak atau yang ditanam diharuskan diberi lapisan pelindung cat menie. Sambungan pipa diameter 2 inch ke bawah harus menggunakan ulir dan sambungan pipa diameter 2. Pelaksanaan pekerjaan pemipaan harus berdasarkan dan memenuhi PPI tahun 1979. harus diberi lapisan cat finish dengan warna merah. Semua sambungan yang menghubungkan pipa dengan diameter yang berbeda harus menggunakan redusing fttting.159 - 3. 15. untuk belokan dari jenis elbow long radius dan seluruh sambungan harus tahan . Pada penyambungan pipa dengan menggunakan flens perlu dilengkapi dengan ring type gasket untuk menjamin kekuatan sambungan dan terhadap kebocoran. bagian luar dan dalam dan dibersikan dari kotoran. Pipa yang ditanam ditanah diharuskan dilapisi lagi dengan Bituminuos sheet 2 mm. Mengurus perizinan pemakaian air bersih PDAM ke Dinas Pemadam Kebakaran dan instansi pemerintah yang berwenang memberikan izin pemakaian sistem hydrant di Daerah setempat menjadi tanggung jawab pemborong. b.

12. letak dipasang lebih tinggi dari pompa bahan bakar. Setiap minggu dilakukan pengujian perlengkapan start otomatis pompa-pompa dijalanan selama minimal 15 menit. Volume bahan bakar didalam tanki harus cukup tersedia untuk waktu bekerja selama 6 jam. Dapat bekerja terus-menerus pada beban penuh untuk waktu 6 jam.5 kali tekanan kerja pipa yang digunakan. Pompa dapat bekerja secara otomatis maupun manual dan dapat dimatikan secara manual. Pipa yang memotong jalan harus ditanam sampai suatu kedalaman minimal 1. Sebelum pekerjaan dimulai Pemborong wajib menyerahkan daftar dan brosur material/equipment yang akan dipasang. 10. 11. dimana diletakkan pada lokasi yang mudah terlihat dengan ketinggian pemasangan 150 Cm dari lantai. Kedalaman pipa yang ditanam didalam tanah harus diperhitungkan terhadap jalur yang memotong jalan. Instalasi pipa harus dilengkapi dengan penggantung pipa.20 m dari permukaan jalan. 14. support dengan jarak tertentu dan memenuhi syarat. Pemasangan untuk seluruh peralatan instalasi pemadam mengikuti rekomendasi dari pabrik pembuatnya.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 5.160 - . Charger battery harus selalu dalam keadaan stand-by agar pompa diesel setiap saat dapat dijalankan. Pekerjaan listrik untuk instalasi hydrant antara lain : a. Untuk pemasangan pemadam api ringan harus didalam box panel yang terbuat dari metal yang difinis anti karat dan pada sisi pintu harus ada kaca yang mudah dipecahkan menjadi butiran-butiran kaca. 6. Harus disediakan suku cadang antara lain : . Daya listrik yang disediakan harus menjamin tenaga listrik yang dibutuhkan untuk menjalankan pompa setiap saat. 9. Pada panel-panel pompa kebakaran harus diberi tanda dengan jelas yang bertuliskan "POMPA KEBAKARAN JANGAN DIMATIKAN WAKTU KEBAKARAN". 7. b. Instalasi dapat dibuat interconnect dengan system fire alarm. Instalasi dari pompa dan kelengkapannya sampai panel pompa. 13. Tangki bahan bakar motor diesel harus dibuat dari baja yang dilas. Lampu peringatan bahwa ada aliran listrik dipasang dengan pompa agar operator dapat dengan mudah melihat. terhadap 1. 8. Pompa diesel harus dapat mencapai kapasitas penuh dalam waktu 15 detik sejak start. sebagaimana yang ditunjukkan dalam gambar.

Seluruh instalasi outlet untuk stop kontak. Penyambungan kabel harus berada didalam junction box dari bahan PVC high impact yang menggunakan isolasi yang baik atau spring connector atau terminal blok. kabel-kabelnya harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan di dalam dinding bata maupun di dalam dinding partisi. stater dan fitting serta pengkabelannya hak paten dari produksi jenis lampu yang . Commisioning dan testing dari peralatan yang terpasang wajib dilaksanakan untuk mengetahui bahwa pekerjaan pemasangan peralatan / equipment adalah baik dan benar. Seluruh instalasi penerangan dan stop kontak yang menggunakan jenis kabel NYM/ NYA harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan diatas plafon diberi klem dengan jarak tidak lebih dari 2 meter serta diberi tanda peruntukannya. Panel utama. kapasitor. sedangkan sub-sub panel listrik dipasang inbow pada dinding dengan ketinggian 180 cm dari lantai. C. Pemasangan armatur lampu harus sudah lengkap didalamnya komponen-komponen lampu seperti tube. Kabel distribusi dari panel utama menuju sub panel harus diletakkan pada rak kabel (besi siku) yang telah terpasang diatas plafon. B. • 1 (satu) set saringan minyak pelumas lengkap dengan seal. pipa gas dan lain-lain. Pemasangan Pekerjaan Elektrikal 1. gasket-gasket dan slang-slang. Instalasi Listrik A. • 2 (dua) set tali kipas (bila digunakan tali kipas). D. E. • 1 (satu) set kopling lengkap. Ketinggian pemasangan stop kontak dan saklar tersebut harus setinggi 30 cm dan 150 cm dari lantai dan sebelumnya harus dipasang box dari metal. panel kapasitor dan sub distribusi panel listrik harus terpasang berdiri diatas lantai yang telah diberi lubang (pit) sebagai jalur penyambungan kabel.161 - . Kabel distribusi yang tertanam didalam tanah sedalam 80 Cm harus dilindungi pasir setebal 10 Cm dan diberi tanda peringatan. saklar. • 2 (dua) set pengabut bahan bakar.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 15. C. Kabel distribusi dari kWH-Meter PLN menuju panel utama harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan didinding maupun diatas plafon atau ceiling. ballast. F. • 2 (dua) set saringan bahan bakar. untuk yang lewat dibawah jalan raya harus diberi pipa pelindung dari Galvanized dan kabel yang tertanam harus berjarak tidak kurang dari 30 Cm dari pipa air.

I. Seluruh instalasi telepon yang menggunakan jenis kabel UTP CAT5 harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan diatas plafon diberi klem dengan jarak tidak lebih dari 2 meter serta diberi tanda peruntukannya.162 - . D. C. kabel-kabelnya harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan di dalam dinding bata maupun di dalam dinding partisi. untuk yang lewat dibawah jalan raya harus diberi pipa pelindung dari Galvanized dan kabel yang tertanam harus berjarak tidak kurang dari 30 Cm dari pipa air. Ketinggian pemasangan outlet telepon harus setinggi 120 cm dari lantai dan sebelumnya harus dipasang box dari metal untuk tempat outlet telepon. Seluruh instalasi outlet telepon. E. Penyambungan kabel harus berada didalam junction box dari bahan PVC high impact yang menggunakan isolasi yang baik atau spring . dimana elektroda pembumian untuk kelistrikan ditanam sedalam 24 m sama halnya untuk pembumian instalasi penangkal petir dan untuk elektronik ditanam sedalam 6 m yang posisi titik penancapan ditengah-tengah bak kontrol. H. Terminal box telepon harus dipasang inbow pada dinding dengan ketinggian 150 cm dari lantai. Kabel distribusi dari Terminal box PT. Pelaksanan pekerjaan instalasi elektrikal harus berdasarkan dan memenuhi PUIL 2000. Kabel distribusi dari terminal box utama telepon menuju sub terminal box telepon harus diletakkan pada rak kabel (besi siku) yang telah terpasang diatas plafon. 2. G.Telkom menuju terminal box utama telepon harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan didinding maupun diatas plafon atau ceiling. pipa gas dan lain-lain. Distribusi kabel pembumian untuk kelistrikan harus diberi pelindung pipa PVC high impact sampai ke bak kontrol pembumian. Elektroda pembumian yang terbuat dari tembaga berdiameter 25 mm harus telah disiapkan klem dan terminal penyambungan kabel pembumian yang kokoh. B. Kabel distribusi yang tertanam didalam tanah sedalam 60 Cm harus dilindungi pasir setebal 10 Cm dan diberi tanda peringatan. Instalasi Telepon A.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ akan digunakan begitu pula dengan pemasangan outlet telepon dan outlet televisi.

163 - . pipa gas dan lain-lain. 3.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ connector atau terminal blok. Pelaksanaan pekerjaan instalasi telepon harus berdasarkan dan memenuhi standar yang berlaku. H. Kabel distribusi yang tertanam didalam tanah sedalam 60 Cm harus dilindungi pasir setebal 10 Cm dan diberi tanda peringatan. Kabel distribusi dari Terminal box utama fire alarm menuju terminal box fire alarm harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan didinding maupun diatas plafon atau ceiling. Instalasi Fire Alarm A. F. Elektroda pembumian yang terbuat dari tembaga berdiameter 20 mm harus telah disiapkan klem dan terminal penyambungan kabel pembumian yang kokoh. dimana elektroda pembumian untuk unit utama telepon ditanam sedalam 6 m yang posisi titik penancapan ditengahtengah bak kontrol. . Distribusi kabel pembumian dari unit PABX harus diberi pelindung pipa PVC high impact sampai ke bak kontrol pembumian. Unshielded Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan diatas plafon diberi klem dengan jarak tidak lebih dari 2 meter serta diberi tanda peruntukannya. untuk yang lewat dibawah jalan raya harus diberi pipa pelindung dari Galvanized dan kabel yang tertanam harus berjarak tidak kurang dari 30 Cm dari pipa air. Terminal box fire alarm harus dipasang inbow pada dinding dengan ketinggian 150 cm dari lantai. C. Seluruh instalasi fire alarm yang menggunakan jenis MYMHY D. G. Kabel distribusi dari terminal box utama fire alarm menuju sub terminal box harus diletakkan pada rak kabel (besi siku) yang telah terpasang diatas plafon. B.

F. pipa gas dan lain-lain. Elektroda pembumian yang terbuat dari tembaga berdiameter 20 mm harus telah disiapkan klem dan terminal penyambungan kabel pembumian yang kokoh. kabel-kabelnya harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan di dalam dinding bata maupun di dalam dinding partisi. Seluruh instalasi fire alarm. Seluruh instalasi tata suara yang menggunakan jenis MYMHY dan atau Unshielded Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan diatas plafon diberi klem dengan jarak tidak lebih dari 2 meter serta diberi tanda peruntukannya. Kabel distribusi dari Terminal box utama tata suara menuju terminal box tata suara harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan didinding maupun diatas plafon atau ceiling. Penyambungan kabel harus berada didalam junction box dari bahan PVC high impact yang menggunakan terminal blok dan penutup rangkaian harus diberi terminator. C. Pelaksanan pekerjaan instalasi fire alarm harus berdasarkan dan memenuhi standar yang berlaku. Distribusi kabel pembumian dari unit MCFA harus diberi pelindung pipa PVC high impact sampai ke bak kontrol pembumian. Kabel distribusi dari terminal box utama telepon menuju sub terminal box telepon harus diletakkan pada rak kabel (besi siku) yang telah terpasang diatas plafon. B. 4.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ E. I. Kabel distribusi yang tertanam didalam tanah sedalam 60 Cm harus dilindungi pasir setebal 10 Cm dan diberi tanda peringatan.164 - . untuk yang lewat dibawah jalan raya harus diberi pipa pelindung dari Galvanized dan kabel yang tertanam harus berjarak tidak kurang dari 30 Cm dari pipa air. dimana elektroda pembumian untuk unit MCFA dan menara parabola sedalam 6 m yang posisi titik penancapan ditengah-tengah bak kontrol secara terpisah. H. Ketinggian pemasangan outlet televisi harus setinggi 120 cm dari lantai dan sebelumnya harus dipasang box dari metal untuk tempat outlet televisi. . G. Terminal box tata suara harus dipasang inbow pada dinding dengan ketinggian 150 cm dari lantai. Instalasi Tata Suara A.

F. kabel-kabelnya harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan di plafon dan di dinding bata. indikator lampu. Seluruh instalasi menggunakan jenis NYMHY untuk power dan Unshielded Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) untuk control serta coaxial cable C7/2V (RG-11) untuk sinyal video harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan diatas plafon diberi klem dengan jarak tidak lebih dari 1. Penyambungan kabel harus berada didalam junction box dari bahan PVC high impact yang menggunakan isolasi yang baik atau spring connector atau terminal blok. dimana elektroda pembumian untuk unit utama . Penyambungan kabel harus berada didalam junction box dari bahan PVC high impact yang menggunakan isolasi yang baik atau spring connector atau terminal blok dan tap off untuk sinyal video. F. B. Kabel instalasi dari peralatan utama security system dan CCTV menuju peralatan sensor security dan kamera CCTV harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan didinding maupun diatas plafon atau ceiling. Distribusi kabel pembumian dari unit tata suara harus diberi pelindung pipa PVC high impact sampai ke bak kontrol pembumian Elektronik. 5.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ D. Seluruh instalasi speaker. Kabel instalasi tersebut harus diletakkan pada rak kabel (besi siku) yang telah terpasang diatas plafon. Ketinggian pemasangan kamera type ceiling harus bebas berputar dan peletakan sensor contact harus tersembunyi (hanya diketahui oleh pemilik saja). E. Ketinggian pemasangan speaker type dinding harus setinggi 250 cm dari lantai dan ketinggian untuk volume control atau attenuator harus setinggi 150 cm.165 - . E. Pelaksanaan pekerjaan instalasi telepon harus berdasarkan dan memenuhi standar yang berlaku. Distribusi kabel pembumian dari unit utama ini harus diberi pelindung pipa PVC high impact sampai ke bak kontrol pembumian. kamera kabel-kabelnya harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan di plafon dan di dinding bata. Seluruh instalasi sensor contact. G. D. C. Instalasi Security System Dan CCTV A. Elektroda pembumian yang terbuat dari tembaga berdiameter 16 mm harus telah disiapkan klem dan terminal penyambungan kabel pembumian yang kokoh.5 meter serta diberi tanda peruntukannya.

apabila jarum manometer menunjukkan angka yang konstan atau tetap berarti hasil pemasangan . Sebelum pengujian atau pengetesan. demikian diulangi sampai didapat hasil buangan pembilasan bebas dari kotoran yang mungkin ada didalam pipa air bersih tersebut. Pelaksanan pekerjaan instalasi MATV harus berdasarkan dan memenuhi standar yang berlaku. Penyambungan kabel harus berada didalam junction box dari bahan PVC high impact yang menggunakan isolasi yang baik atau connector atau spliter dan tap off. Elektrikal Dan Plumbing A. 6. Pelaksanan pekerjaan instalasi harus berdasarkan dan memenuhi standar yang berlaku. Elektroda pembumian yang terbuat dari tembaga berdiameter 16 mm harus telah disiapkan klem dan terminal penyambungan kabel pembumian yang kokoh. Seluruh instalasi menggunakan jenis coaxial cable C7/2V (RG-11) harus C. seluruh instalasi plambing supaya dibilas terlebih dahulu dari semua endapan. Setelah pembilasan dilakukan pengujian atau pengetesan secara water pressure. E. G. Tekanan yang terjadi dipertahankan selama 24 jam. B.5 meter serta diberi tanda peruntukannya. Kabel instalasi tersebut harus diletakkan pada rak kabel (besi siku) yang telah terpasang diatas plafon. Distribusi kabel pembumian dari unit utama ini harus diberi pelindung pipa PVC high impact sampai ke bak kontrol pembumian. diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan diatas plafon diberi klem dengan jarak tidak lebih dari 1. D. Pengetesan Pekerjaan Mekanikal. yaitu menekan seluruh instalasi pemipaan dengan air yang mempunyai tekanan sebesar 1. kotoran atau sisa-sisa pengerjaan pemipaan.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ ini sedalam 3 m yang posisi titik penancapan ditengah-tengah bak kontrol secara terpisah. Pembilasan dilakukan dengan menekan pipa-pipa dengan air secukupnya dan dibuang. F.5 s/d 2 kali tekanan kerja.166 - . Instalasi Master Antenna Television (MATV) A. 7. dimana elektroda pembumian untuk unit utama ini sedalam 3 m yang posisi titik penancapan ditengah-tengah bak kontrol secara terpisah. Kabel instalasi dari peralatan utama MATV menuju unit connector dan outlet television harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan didinding maupun diatas plafon atau ceiling. B.

akibat perubahan suhu udara atau keadaan lain. d) Water Closet Flush Balve : 10 mka. Pengujian atau pengetesan dilakukan 2 (dua) tahap. Pompa utama. b) Test Prosedure • Sebelum perlengkapan hydrant dicoba. b) Shower : 7 mka (meter kolom air). antara lain : a) Kran air : 3 mka (meter kolom air)..Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ C. maka terlebih dahulu pipa instalasi hydrant ditest dulu mengenai kebocorannya. untuk mengatasi kebakaran. sumber daya dari PLN. manual. instalasi pemipaan dinyatakan baik. . dalam keadaan satu garis atau tidak. Untuk menstabilkan tekanan air didalam instalasi pipa. Setelah selesai pemasangan instalasi pipa seluruh sistem distribusi air untuk pemadam kebakaran harus diuji dengan tekanan air sebesar 1. Pompa-pompa secara otomatis tidak bekerja apabila air didalam reservoir dalam keadaan minimal (kosong). . a) Hydrant Pump Sistem kerja : automatic. terdiri dari 3 buah pompa : • Fungsi jockey pump.Kedudukan pompa pada engine mounting / base harus water pass dan baut-bautnya harus terpasang kuat. • . yaitu : a) Sebelum penyambungan dengan sanitair (dengan tekanan testing) b) Setelah penyambungan dengan sanitair (pengecekan fungsi) Seluruh instalasi plambing harus dibuktikan dengan water test.5 s/d 2 (dua) kali tekanan kerjanya (working pressure) dan dibiarkan dalam kondisi ini selama paling kurang 12 (dua belas) jam tanpa mengalami kebocoran dalam hal ini tekanan kerjanya adalah 25 kg/cm² dan apabila sesuatu bagian dari instalasi akan tertutup oleh konstruksi bangunan lain (ceiling) maka bagian dari instalasi tersebut harus diuji dengan cara yang sama seperti diatas setelah ditutup dengan kontruksi bangunan tersebut (ceiling).167 - .Diperiksa koupling dan poros pompa dengan electro motor. • Pengecekan pompa. c) Urinal Flush valve : 4 mka. E. • Fungsi electric pump. . D. Sampai tekanan yang diharuskan minimal 25 kg/cm² dan tidak ada penurunan selama 12 jam.Oli sebagai bahan pelumas untuk pompa harus telah terisi. Dengan sistem mengisi air ke instalasi dengan pompa (motor pompa atau pompa tangan).

Posisi kran dibuka air dibuang. line telepon PT. Menyerahkan berita acara hasil test. OUTLINE PLUMBING SPECK PEKERJAAN MEKANIKAL. • F. G.Power yang masuk ke terminal pompa dari panel pompa dicheck. Arah putaran harus clock wise (searah jarum jam).Pengecekan RPM.168 - . dan pada tekanan tertentu pompa akan berhenti.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ . H. J. maka secara otomatis tekanan air akan berkurang. dan jockey pump bekerja. pompa dijalanan semua kran-kran ditutup.Setelah itu pompa dialirkan tegangan dan dilihat putaran balingbaling dari pompa. Seluruh sistem instalasi AC harus dilakukan pengetesan (test) balancing dan adjusting. VII. tekanan drop. air PDAM dan penggunaan air tanah sumur dalam.Secara mekanik impeller (baling-baling) pompa harus dapat diputar dengan ringan dengan tangan. surat pernyataan jaminan instalasi mekanikal dan elektrikal.Kran-kran dibuka perlahan-lahan dan dicheck ampernya dan amper akan naik sampai titik maksimal (full capasity sesuai besar kilo watt daripada electro motor).Sudah diketahui besar arus listrik (amper). sehingga persyaratan-persyaratan pengkondisian udara yang telah ditentukan dapat dicapai. pengecekan pompa pada pressure gauge pada masing-masing pompa dan di hydrofor. surat kwitansi penyambungan daya listrik PLN. . Pengetesan tahanan pembumian untuk kelistrikan dan penangkal petir harus lebih kecil dari 2 Ohm dan begitu pula untuk instalasi elektronik. . . • Electric pump Posisi kran pada hydrant dibuka. Pengujian temperatur ruangan yang dikondisikan harus ditentukan secara kontinue minimal selama 2 x 24 Jam. Jockey Pump. .Telkom. Pengetesan ketahanan isolasi kabel seluruh instalasi kelistrikan harus diatas 1000 MOhm. ELEKTRIKAL DAN . sedangkan untuk instalasi elektronik harus sebesar 750 MOhm – 1000 Mohm. I. Dan instalasi power listrik untuk unit AC maupun exhaust fan harus ditest ketahanan isolasi kabel dengan pengukuran diatas 1000 Mohm. . electric pump akan bekerja.

11. Instalasi Pemadam Kebakaran – (Produk / Merek harus Setara) 1. Wavin. AEG. 5. Peralatan pengaturan air bersih (10 bar) : Toyo. Pompa terendam : Grundfos. Pompa sumur dalam (Deep Well) : Grundfos. B. Astam. Transformator (Trafo) : Unindo. Hansel. Kabelmetal. 2. Sanyo. Hager. Pompa pemadam . 9. Pumpex. 6. Pralon. Armflex.Listen : Fairbanks Morse. Yamaha. OniPanel. Bumi Kaya. Landini. Pompa air bersih : Grundfos. . 3. Bumi Kaya. Filter Ruhaak. Jembo Cable. ITT A-C Pump . Pressure Tank air : Varem. Super Intilon. Patterson. A-C Pump . Tozen. 7. Lowara-ITT. Trafindo. Mizu. Pipa utama di ruang pompa : PPI. Kabelmetal. Vitallium. Pengolahan limbah air kotor : Bio-Master. SPP. Bio-Primatec. Bakrie. KHI. Kabelindo. NFPA 20 Non. Filterisasi : Southern Chemicals. ITT b. Kabel 20 kVolt : Supreme. 6. Kitz. Vitallium. Pekerjaan Elektrikal A. Kabelindo. 4. Spindo. 10. 5. Pressure Tank air bersih : Varem. Voksel. Tozen. 5. Astam. Panel tegangan rendah : Simetri. Armflex. 7. NFPA 20 Listen : Fairbanks Morse. Landini. Kitz. Bakrie. Perruno. Chuub. 2.169 - . 4. E. Pekerjaan Mekanikal Dan Plumbing A. Instalasi Plumbing – (Produk / Merek harus Setara) 1. Peralatan pengaturan air (16 bar) : Toyo. Kabel 1 kVolt : Supreme. 8. 3. Lowara-ITT. KHI. Voksel. 3. a. Alat instalasi pemadam : Zeki. Pompa sumur dangkal (Jet Pump) : Grundfos. Peredam getaran pompa : Proco TM. Spindo. Jembo Cable. Mizu. 2. 2. SPP. Pipa air pemadam kebakaran : PPI. Bombas Ideal. Instalasi Listrik (Arus Kuat) – (Produk / Merek harus Setara) 1. Patterson. Appindo. Super Swallow. Landini. Matra. Pipa Plumbing : Rucika. JapaPanel. Panel Tegangan Menengah : Unindo. 4. MG. Peredam getaran pompa : Proco TM.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 1. Pemadam api ringan (PAR) : Yamato.Qual.

Waler. Unibell. MG. 9. D. Peralatan pembumian pengaman : Catu. Unit pendeteksi & indicator : National. Panasonic. Legrand. 3. Pipa pelindung kabel : EGA. Nittan. AEG. National. 7. Phonic Contec. AEG. Unit speaker & volume control : TOA. Unit alat lampu : Phillips. Egi. Lightning arrester : OBO Bettermann. Nohmi. 10. 5. 11. BJB. Merlin Gerin. ABB. Nohmi. Lightning arrester : OBO Bettermann. 5. Outlet telepon : BICC Brand-Rex. 2. Terminal box : Hager. 17. 3. Fuji Electric. Nittan. Kabel instalasi tata suara : BICC Brand-Rex. Peralatan utama : TOA. Rak kabel : OniRack. Relay Pengaman : Merlin Gerin.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 6. 4. Crompton. Phillips. unibell. Hansel. Metosu. Avaya. Kabel instalasi telepon : BICC Brand-Rex. C.170 - .. Lightning arrester : OBO B. Phonic Contec. Hansel. Waler. Phonic Contec. Avaya. 6. 4. MG. Fujisu. Terminal box : Hager. 5. Kabel instalasi fire alarm : BICC Brand-Rex. Merlin Gerin. Unibell. 14. Circutor. Pipa pelindung kabel : EGA. Terminal box : Hager. 6. Peralatan utama (PABX) : Toshiba. 8. Kabel kontrol : BICC Brand-Rex. Marshall Tuplex. Marshall Tuplex. National. Peralatan pembumian pengaman : Catu. 16. Peralatan utama (MCFA) : National. Atco. Omron. 7. Marshall Tuplex. MG. Egi. Lightning arrester : OBO Bettermann. Komponen Panel TR : Terasaki. Pipa pelindung kabel : EGA. Nobi. MK. Phonic Contec. Pipa pelindung kabel : EGA. 12. Hansel. E. 7. Instalasi MATV (Arus Lemah) – (Produk / Merek harus Setara) . Marshall Tuplex. 13. Legrand. Avaya. Unibell. Siemens. Waler. Unit Instrument : Schlumberge. Phillips. 2. Peralatan pembumian pengaman : Catu. 6. 7. MG. Kapasitor bank : Nokian. Unit saklar & stop kontak : MK. Armatur lampu : OniLight. AEG. Instalasi Tata Suara (Arus Lemah) – (Produk / Merek harus Setara) 1. Unibell. 3. 15. Peralatan pembumian pengaman : Catu. Instalasi Fire Alarm (Arus Lemah) – (Produk / Merek harus Setara) 1. Instalasi Telepon (Arus Lemah) – (Produk / Merek harus Setara) 1. Waler. B. Metosu. Phillips. 2. 4. Avaya.

Terminal box : Hager. KHI. Kabelindo. 7. Teco. Peralatan pembumian pengaman : Catu. Ikusi. Marshall Tuplex.8 diatas atau disesuaikan merek unit Genset. Sony. Voksel. Spindo.171 - . 6. 3. Peralatan utama security system : C&K System. Phonic Contec. Ikusi. Pompa BBM / Oli Electric : AEG. Stanford. Peralatan utama CCTV system : C&K System. Legrand. 5. Bumi Kaya. 7. Komatsu.A.10 diatas atau disesuaikan merek unit Genset. Yuri. 3. Unibell. Alternator / Generator : Leroy Somer. Pipa pelindung kabel : EGA. Komponen Panel : Sama item 7. MK.A. MG. 6. Kabel instalasi kontrol & video : BICC Brand-Rex.2. 7. Avaya. G. 10. . 2. Relay Pengaman : Sama item 7. 2. Pompa BBM / Oli Manual : Lokal.7 s/d A. Hansel. MWM-Denztm Cummins. Jembo Cable. Peralatan pembumian pengaman : Catu. Kabel instalasi television : BICC Brand-Rex. Avaya. Sanyo. 2. 4. Tanki BBM / Oli : Lokal. 8. Peralatan utama (MATV) : Fagor. 5. Bakrie. 6. 8. Unit peralatan CCTV system : C&K System. MG.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 1. Peredam suara : Keumkang atau disesuaikan merek unit Genset. Pipa Instalasi BBM / Oli : PPI. 9.4 diatas atau disesuaikan merek unit Genset. 4. Yuri. F.2. 3. Sony.2. Panel Genset / AMF : Sama item 7. Mesin Diesel / Engine : Caterpillar. Sanyo.A. Hansel. Unibell. 8. Marshall Tuplex. Outlet television : BICC Brand-Rex. 5. Terminal box : Hager. 9. Pipa pelindung kabel : EGA. 10. Kabelmetal. Waler. Kabel instalasi power : Supreme. Phonic Contec. AVK. Lightning arrester : OBO Bettermann. Unit peralatan security system : C&K System. Lightning arrester : OBO Bettermann. Pekerjaan Instalasi Diesel Generator Set – (Produk / Merek harus Setara) 1. Unit penyambungan (Tap-off) : Fagor. Instalasi Security System & CCTV (Arus Lemah) – (Produk / Merek harus Setara) 1. 4. Waler.

Pipa pelindung kabel : EGA. Ese Tech. Air terminal system elektrostatis : Prevectron. Rak kabel : Supreme. Kabelmetal. Lightning counter : Prevectron. Unibell. OBO Bettermann. Apollo. Zeus. 2. Jembo Cable. Waler. Peralatan pembumian pengaman : Catu. Jembo Cable.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 11. .172 - . Kabel 1 kVolt Kabelmetal. Kurn. 4. Voksel. 3. Voksel. 5. Kabelindo. : OniRack. 12. Pekerjaan Instalasi Penyalur Petir – (Produk / Merek harus Setara) 1. Phonic Contec. Kabelindo. H. Marshall Tuplex. Nobi. Kabel 1 kVolt : Supreme. Metosu.