Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

BAB III RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT TEKNIS PEKERJAAN MEKANIKAL ELEKTRIKAL & PLUMBING
I. SYARAT-SYARAT UMUM Spesifikasi teknis ini menjelaskan tentang uraian syarat-syarat teknis dalam hal penyediaan, pemasangan, dan pengetesan seluruh peralatan (material) dan instalasi yang ditunjukkan pada gambar perencanaan untuk pelaksanaan pekerjaan mekanikal dan elektrikal pada Proyek KEGIATAN PENGEMBANGAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) NEGERI 1 BALIKPAPAN SEBAGAI SMK MODEL - KALIMANTAN TIMUR. Spesifikasi teknis ini meliputi uraian untuk pelaksanaan antara lain : 1. Pekerjaan Mekanikal Dan Plumbing, terdiri dari ; 1.1. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Plumbing. 1.2. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Pemadam Kebakaran. 2. Pekerjaan Elektrikal, terdiri dari ; 1.1. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Kelistrikan. 1.2. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Diesel Generator Set. 1.3. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Penyalur Petir. 1.4. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Telepon. 1.5. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Fire Alarm. 1.6. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Tata Suara (Sound System). 1.7. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Security System dan CCTV. Spesifikasi Teknis, Gambar Perencanaan dan Bill Of Quantity ini merupakan dokumen penawaran yang tidak dapat dipisah-pisahkan atau satu kesatuan, dan apabila ada sesuatu bagian pekerjaan atau bahan atau peralatan yang diperlukan agar instalasi ini dapat bekerja dengan baik dan hanya dinyatakan dalam salah satu gambar perencanaan atau spesifikasi teknis atau bill of quantity saja, maka Pemborong harus tetap melaksanakannya sesuai dengan standard dan peraturan yang berlaku. a. Gambar - Gambar Gambar-gambar perencanan tidak dimaksudkan untuk menunjukkan semua accessories dan fixture secara terperinci. Semua bagian tersebut walaupun tidak digambarkan atau disebutkan secara detail harus disediakan dan dipasang oleh Pemborong, sehingga sistem dapat bekerja dengan baik, benar
- 89 -

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

dan sesuai standar yang berlaku. Gambar-gambar instalasi menunjukkan secara umum tata letak dari peralatan instalasi yang pemasangannya harus dikerjakan dengan memperhatikan kondisi lapangan. Gambar-gambar arsitektur dan struktur/sipil harus dipakai sebagai referensi untuk pelaksanaan dan detail "finishing" dari proyek. Sebelum pekerjaan dimulai, Pemborong harus mengajukan gambar-gambar kerja dan detail (shop drawing) sebanyak 3 (tiga) set yang harus diajukan kepada Direksi Pengawas Lapangan untuk mendapatkan persetujuan. Setiap shop drawing yang diajukan pemborong dan telah disetujui Direksi Pengawas Lapangan dianggap bahwa Pemborong telah memahami situasi serta telah berkonsultasi dengan pekerjaan instalasi lainnya. Pemborong harus membuat catatan yang cermat dari penyesuaian pelaksanaan pekerjaan di lapangan, catatan tersebut harus dituangkan dalam satu set lengkap gambar (kalkir) dan 3 (tiga) set lengkap gambar blue print sebagai gambar - gambar sesuai pelaksanaan (as built drawings). As built drawings harus diserahkan kepada Direksi Pengawas Lapangan dan Pemberi Tugas (Owner) setelah selesai pekerjaan. Dalam hal ada keraguan yang ditimbulkan karena kemungkinan kesalahan penggambaran atau ketidak sesuaian lainnya, pemborong harus segera mengajukan pertanyaan tertulis kepada Direksi Pengawas Lapangan, Pemberi Tugas, dan Perencana untuk mendapatkan penjelasan masalah tersebut dalam pelaksanaan baik berupa jenis barang, pemasangan maupun pengujian atau pengetesan. b. Koordinasi Pemborong pekerjaan instalasi dalam melaksanakan pekerjaan ini, harus bekerja sama dengan Pemborong bidang atau disiplin lainnya, agar seluruh pekerjaan dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan jadwal waktu yang telah ditentukan. Koordinasi yang baik perlu diadakan untuk mencegah agar pekerjaan yang satu tidak menghalangi atau menghambat pekerjaan lainnya. c. Daftar Bahan dan Contoh Dalam waktu tidak lebih dari 14 (empat belas) hari setelah Pemborong menerima pemberitahuan meneruskan pekerjaan, kecuali apabila ditunjuk lain oleh Direksi Pengawas Lapangan, Pemborong diharuskan menyerahkan daftar dari bahan dan material yang akan digunakan. Daftar ini harus dibuat rangkap 3 (tiga) yang didalamnya tercantum nama dan alamat, katalog dan keterangan
- 90 -

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

lain yang dianggap perlu oleh Direksi Pengawas Lapangan. Persetujuan oleh Direksi Pengawas Lapangan akan diberikan atas dasar diatas. Pemborong harus menyerahkan contoh bahan dan material yang akan dipasang kepada Direksi Pengawas Lapangan. Semua biaya yang berkenaan dengan penyerahan dan pengembalian contoh - contoh ini adalah menjadi tanggungan Pemborong. Bahan yang digunakan adalah sesuai dengan yang dimaksud didalam spesifikasi teknis ini, berstandar mutu dan keadaan baru. Pekerjaan haruslah dilakukan oleh tenaga ahli. Pemborong diwajibkan untuk mengecek kembali atas segala ukuran dan kapasitas peralatan yang akan dipasang dan apabila terdapat keraguan, Pemborong harus segera menghubungi Direksi Pengawas Lapangan dan Perencana untuk berkonsultasi. Pengambilan ukuran atau pemilihan kapasitas peralatan, yang sebelumnya tidak dikonsultasikan dengan Direksi Pengawas Lapangan dan Perencana, apabila terjadi kekeliruan maka hal tersebut menjadi tanggung jawab Pemborong. Untuk itu pemilihan peralatan dan material harus mendapatkan persetujuan dari Direksi Pengawas Lapangan, Pemberi Tugas Dan perencana. Penggantian merk bahan dan material dapat dilakukan dengan persetujuan dan ketentuan dari Direksi Pengawas Lapangan, Pemberi Tugas dan Perencana. d. Perlindungan Pemilik Atas penggunaan bahan dan material, sistem dan lain - lain oleh Pemborong, Pemberi Tugas (Pemilik) dijamin dan dibebaskan dari segala claim ataupun tuntutan yuridis lainnya. Hal ini Harus menjadi Perhatian dan tanggung jawab Pemborong. e. Pengetesan dan Persetujuan Pemborong harus melakukan semua pengetesan yang dipersyaratkan disini dan mendemonstrasikan cara kerja dari segenap sistem, disaksikan oleh Direksi Pengawas Lapangan dan Perencana. Semua tenaga, bahan dan perlengkapan yang perlu untuk percobaan tersebut, merupakan tanggung jawab Pemborong. Semua peralatan - peralatan yang sudah dikirim dan dipasang, harus memenuhi standar dan ketentuan pengetesan dengan benar, selanjutnya
- 91 -

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

pemborong harus melaksanakan pengujian secara keseluruhan dari peralatan - peralatan yang terpasang, disaksikan oleh team Pemberi Tugas, Direksi Pengawas Lapangan dan Perencana. Hal ini termasuk pula peralatan khusus yang diperlukan untuk testing dari sistem ini seperti yang dianjurkan oleh pabrik pembuat, harus disediakan oleh Pemborong. Dan jika sudah ditest dan ternyata memenuhi fungsi - fungsinya sesuai dengan standar yang berlaku dan ketentuan dari kontrak, maka seluruh unit lengkap dengan peralatannya dapat diserahkan kepada Direksi Pengawas Lapangan untuk disetujui. f. Masa Garansi dan Serah Terima Pekerjaan Peralatan utama harus digaransikan selama 1 (satu) sampai 3 (tiga) tahun terhitung dari penyerahan kedua. Selama masa garansi, Pemborong diwajibkan untuk mengatasi segala kerusakan-kerusakan dari pada peralatan utama yang dipasangnya tanpa ada biaya tambahan. Selama masa garansi tersebut, Pemborong pekerjaan instalasi ini masih harus menyediakan tenaga ahli yang dapat dihubungi setiap saat.

Penyerahan pekerjaan pertama baru dapat diterima setelah dilengkapi dengan bukti dari hasil pemeriksaan atas instalasi, dengan pernyataan benar dan baik yang ditandatangani bersama oleh instalatur yang melaksanakan pekerjaan tersebut, Direksi Pengawas Lapangan dan melampirkan sertifikat pengujian yang sudah disahkan oleh Badan Instansi yang berwenang. Jika pada masa garansi tersebut, Pemborong tidak melaksanakan atau tidak memenuhi teguran - teguran atas perbaikan, penggantian, kekurangan selama masa garansi, maka Direksi Pengawas Lapangan berhak menyerahkan pekerjaan perbaikan atau kekurangan tersebut pada pihak lain atas biaya dari Pemborong yang melaksanakan pekerjaan instalasi tersebut. Sebelum penyerahan kedua (final acceptance), Pemborong harus mengadakan semacam pendidikan dan latihan selama periode tersebut kepada Tenaga calon-calon operator untuk setiap pekerjaan yang ditunjuk oleh Pemberi Tugas (Owner). Training tentang pengoperasian dan perawatan tersebut harus lengkap dengan 3 (tiga) set operating maintenance and repair manual books, sehingga para petugas atau operator dapat mengoperasikan dan melaksanakan pemeliharaan. g. Laporan
- 92 -

Penanggung Jawab Pelaksana Sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan Pemborong harus menempatkan seorang penanggung jawab pelaksanaan yang ahli dan berpengalaman serta harus selalu berada di lapangan / site. Penanggung jawab tersebut harus berada ditempat pekerjaan selama jam kerja dan pada saat diperlukan dalam pelaksanaan.93 - . b. atau pada saat yang dikehendaki oleh Direksi Pengawas Lapangan di dalam pelaksanaan harus disampaikan langsung kepada pihak Pemborng melalui penanggung jawab Pemborong. Hal-hal yang menyangkut masalah : • Material (masuk atau ditolak) • Jumlah tenaga kerja • Keadaan cuaca • Pekerjaan tambah / kurang. Kegiatan Fisik. Hasil pengukuran-pengukuran dan lain-lain. Hasil pengetesan tahanan isolasi kabel dan pemberian tegangan. Perubahan. Laporan tersebut dibuat dalam rangka 3 (tiga) meliputi : a. c. Hasil pengetesan peralatan-peralatan instalasi. dibuat laporan mingguan dimana laporan tersebut berisi ikhtisar dan catatan prestasi atas pekerjaan minggu lalu sehingga menjadi laporan selama 1 (satu) bulan dan rencana pekerjaan minggu depan dan satu bulan ke depan. h. Berdasarkan laporan harian. yang bertindak selaku wakil dari Pemborong dan mempunyai kemampuan untuk memberikan keputusan teknis.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Pemborong wajib membuat "Laporan Harian. Penambahan dan Pengurangan Pekerjaan . b.kegiatan yang dilakukan di lapangan secar jelas. bertanggung jawab penuh dalam menerima segala instruksi instruksi dari Direksi Pengawas Lapangan. Mingguan Dan Bulanan" yang memberikan gambaran dari kegiatan . Laporan ini harus ditandatangani oleh Manager Proyek dan diserahkan pada Direksi Pengawas Lapangan dan Pemberi Tugas untuk diketahui / disetujui. Semua pengetesan dan atau pengukuran tersebut harus disaksikan oleh Direksi Pengawas Lapangan pekerjaan ini. Pemborong harus menyerahkan Laporan Pengetesan kepada Direksi dalam rangkap 5 (lima) mengenai hal-hal sebagi berikut : a. Catatan dan perintah Direksi Pengawas Lapangan yang disampaikan baik secara lisan maupun tertulis. i.

pembongkaran. harus diajukan oleh Pemborong kepada Direksi Pengawas Lapangan secara tertulis. Dalam merubah gambar rencana tersebut. gudang dan los kerja di halaman tempat pekerjaan. mesin dan alat-alat kerja yang disimpan di tempat kerja (gudang lapangan). l. Pekerjaan pemeliharaan dan pemeriksaan routine tersebut. j. . dinding dan sebagainya yang dilakukan dalam rangka pemasangan instalasi ini maupun pengembaliannya seperti keadaan semula adalah termasuk pekerjaan Pemborong instalasi ini. Pemborong harus menyerahkan gambar perubahan yang dimaksud Direksi Pengawas Lapangan dalam rangkap 3 (tiga) untuk disetujui. Pengelasan dan Pengeboran Pemborong tembok. Penjagaan Dan Kebakaran Pemborong wajib mengadakan penjagaan dengan baik serta terus menerus selama berlangsungnya pekerjaan atas bahan. Perubahan . Kantor Pemborong. lantai. Gudang dan Los Kerja Pemborong diperbolehkan membuat ruang kantor. harus dilaksanakan tidak kurang dari dua minggu sekali. pengeboran dan sebagainya hanya dapat dilaksanakan setelah mendapat izin tertulis dari Direksi Pengawas Lapangan. dapat dilaksanakan bila terlebih dahulu mendapatkan izin dari Pemberi Tugas dan Direksi Pengawas Lapangan m. Masa Pemeliharaan Selama masa pemeliharaan. peralatan. k. untuk keperluan pelaksanaan tugas administrasi lapangan. Pengajuan perubahan material. penyimpanan barang / bahan serta peralatan kerja dan sebagai area / tempat kerja (peralatan pekerjaan kasar) dimana pelaksanaan tugas instalasi berlangsung. gambar rencana dan lain sebagainya. harus diselenggarakan kegiatan pemeliharaan berjangka dan pemeriksaan routine. Pembobokan.perubahan material dan gambar rencana yang mengakibatkan pekerjaan tambah kurang harus disetujui secara tertulis oleh Direksi Pengawas Lapangan.94 - .gambar rencana yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan Direksi Pengawas Lapangan.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Pelaksanaan pekerjaan yang menyimpang dari gambar . Pembobokan.

p. Pemborong wajib menyediakan peralatan pemadam kebakaran (pemadam api ringan) yang diletakkan dalam kantor lapangan dan gudang. harus diatur sedemikian rupa agar memudahkan jalannya pemeriksaan dan tidak mengganggu pekerjaan dari bagian lain.jam kerja dan . q. bahan dan peralatan baik di dalam gudang maupun diluar (halaman).Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Kehilangan yang diakibatkan oleh kelalaian penjagaan atas barang .barang tersebut diatas. harus selalu dalam keadaan bersih. menjadi tanggung jawab Pemborong. los kerja dan tempat pekerjaan dilaksanakan dalam bangunan. Site Manager harus berada ditempat pekerjaan selama jam . kantor. Penerangan dan Sumber Daya Pada kantor. harus diberi penerangan yang cukup. gudang dan tempat . los kerja. gudang. Kecelakaan dan Peti PPPK Terjadinya kecelakaan yang berhubungan dengan pelaksanaan pekerjaan ini. Bagan Penyelenggara dari Pemborong Pimpinan harian pada pelaksanaan pekerjaan oleh Pemborong harus diserahkan kepada penyelenggara dengan kwualifikasi ahli. n. berpengalaman dan mempunyai wewenang penuh untuk mengambil keputusan. o. Peti PPPK dengan isinya yang selalu lengkap. Daya listrik baik untuk keperluan penerangan maupun untuk sumber tenaga / daya kerja harus disediakan oleh Pemborong.peraturan yang lain tentang ketertiban akan di keluarkan oleh Direksi Pengawas Lapangan pada waktu pelaksanaan. guna keperluan pertolongan pertama pada kecelakaan harus selalu ada di tempat pekerjaan.tempat pelaksanaan pekerjaan yang dianggap perlu. Peraturan . maka Pemborong diwajibkan segera mengambil segala tindakan guna kepentingan si korban atau para korban. Kebersihan dan Ketertiban Selama pelaksanaan pekerjaan berlangsung.Penimbunan / penyimpanan barang. serta melaporkan kejadian tersebut kepada instansi dan departemen yang bersangkutan / berwenang (dalam hal ini polisi dan Departemen Tenaga Kerja) dan mempertanggungjawabkan sesuai dengan peraturan yang berlaku.95 - .

tetapi luput dari pengamatan Direksi Pengawas Lapangan dan staf-nya adalah menjadi tanggung jawab Pemborong. berlaku tidak wajar. LINGKUP PEKERJAAN Spesifikasi teknis ini menjelaskan tentang uraian syarat-syarat teknis dalam hal penyediaan. memeriksa dan menguji setiap bagian pekerjaan. r. Site Manager mewakili Pemborong ditempat pekerja dapat bertindak penuh kepada Direksi Pengawas Lapangan. harus segera dikeluarkan dari tempat pekerjaan atas perintah pengawas harian. disampaikan langsung kepada Site Manager wakil Pemborong. Petunjuk dan perintah Direksi Pengawas Lapangan didalam pelaksanaan. II. Bila Pemborong lalai. Pemborong diwajibkan untuk menjalankan disiplin yang ketat terhadap semua pekerja (buruh) dan pegawainya.fasilitas yang diperlukan. Pada setiap saat Direksi Pengawas Lapangan atau petugas – petugas / staff harus dapat mengawasi.bagian pekerjaan yang telah dilaksanakan. Di tempat pekerjaan. Elektrikal Dan Plumbing yang terdiri dari . kepada mereka yang melanggar terhadap peraturan umum mengganggu ataupun merusak ketertiban. pemasangan dan pengujian seluruh lingkup pekerjaan instalasi Mekanikal. Pengawasan Pengawasan setiap hari terhadap pelaksanaan pekerjaan adalah dilakukan oleh Direksi Pengawas Lapangan dan Staff-nya.96 - .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ setiap saat yang diperlukan Pemberi Tugas dan Direksi Pengawas Lapangan. sebagai penanggung jawab di lapangan. Direksi Pengawas Lapangan menempatkan petugas petugas pengawasan yang bertugas setiap saat untuk mengawasi pekerjaan. maka akan dikenakan tindakan sesuai dengan yang dimaksud dalam pasal denda. . melakukan perbuatan yang merugikan terhadap pelaksanaan pekerjaan. Bagian . bahan dan peralatan serta Pemborong harus mengadakan fasilitas .

fire hydrant box.1. Pengadaan dan pemasangan instalasi pemadam api ringan (PAR) atau fire extinguiher.1.1. air bekas. Pengadaan dan pemasangan peralatan sistem pengolahan air kotor (Septic Tank) dengan Biotech System. reduser. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi air bersih. sistem pengolahan air bekas (buangan) dari ruang cuci dengan Neutralizing Tank dan dari ruang dapur kotor dengan Grease Trap. Pengurusan ijin dan penyambungan sumber air bersih dari PDAM 1. Pengetesan dan pengujian dari seluruh instalasi plambing yang terpasang.7. Pekerjaan Plumbing 1.2. Pekerjaan Pemadam Kebakaran 1. Pekerjaan Kelistrikan .5. dan accessories lainnya.97 - .1. Pengadaan dan pemasangan peralatan-peralatan bantu bagi seluruh peralatan plambing.4.1.2.2.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 1. daerah setempat.6.3. air kotor. 1. 1. Pengetesan dan pengujian dari seluruh instalasi pemadam kebakaran yang tepasang.1. 1. fire brigade connection. Pengadaan dan pemasangan sistem penyaluran dan penampungan air hujan dengan sumur resapan dan saluran / drainase bangunan. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi pemadam kebakaran (hydrant) lengkap dengan pompa-pompa hydrant. 1.2. Pengurusan ijin penggunaan instalasi pemadam kebakaran (hydrant). 1.2. 1.1. 1. 1. 1.1.2. Pekerjaan Elektrikal 2.1. Pengadaan dan pemasangan pompa sumur dangkal (Jet Pump) dan Submersible Deep Well Pump air bersih serta pengeboran sumur dalam dan dangkal untuk sumber air bersih.2. 1.1.1. pipa vent dan air hujan lengkap dengan elbow. 2. tee. Pengurusan ijin dan penyambungan sumber air bersih dari sumur dalam maupun dangkal kepada pihak Badan yang berwenang pada daerah setempat. Pekerjaan Mekanikal 1. dan accessories lainnya. klem.1.4.3. hydrant pillar.8.

pipa pelindung kabel. 2.2.1. Pengadaan dan pemasangan instalasi listrik untuk AC dan Fan. 2.1.2. 2. Pengadaan.98 - .11. model silent (Mobile). dan accessories lainnya. 2. Pekerjaan Diesel Generator Set 2.1.7.4.6.1. junction box. Pengurusan dan penyambungan daya listrik dari sumber Diesel Generator Set Sistem tegangan rendah (TR/TR) 400/230 Volt.2.1.1. Pengadaan dan pemasangan seluruh panel-panel tegangan rendah lengkap dengan komponen-komponen panelnya.4. Pengurusan dan penyambungan daya listrik PLN Sistem TR/TR 400/230 Volt ke pihak PLN daerah setempat.2. Pengadaan dan pemasangan panel utama tegangan menengah (TM) lengkap dengan komponen-komponen panelnya. pemasangan dan penyujian unit Diesel Generator Set lengkap dengan tanki mingguan dan harian. 2.3. dan stop kontak.10.2.1. kotak saklar dan stop kontak. 2.12. isolasi penyambungan kabel. Pengadaan. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi penerangan dalam dan luar serta stop kontak lengkap dengan kabel instalasi. Pengadaan dan pemasangan seluruh type dan ukuran kabel tegangan rendah 400/230 V. 2.5. Pengadaan dan pemasangan berbagai jenis lampu penerangan. 2.1.2. 2.1. 2. pemasangan dan pengujian type dan ukuran kabel tegangan rendah 400 V dari Panel Genset (AMF) ke Panel Utama. saklar. 2. pemasangan dan pengujian sistem listrik tegangan rendah lengkap dengan komponen-komponen panel genset (AMF). 2. 2.8. . 2. Pengadaan dan pemasangan sistem pembumian pengaman lengkap dengan bak kontrol dan elektroda pembumian.9.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 2.1. Pengadaan dan pemasangan Transformator Stap-Up 20 kV/400 V.2. Pengadaan. 50 Hz lengkap dengan komponen pengamanannya. 2. Pengurusan dan penyambungan daya listrik PLN Sistem TM/TM 20 kVolt ke pihak PLN daerah setempat. Pengadaan dan pemasangan seluruh type dan ukuran kabel tegangan menengah 20 kV.1. Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi kelistrikan yang terpasang.3.1.1.1.

Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi outlet telepon lengkap dengan jenis dan ukuran kabelnya.4. 2. 2.5.3. alat ukur dan elektroda pentanahan.4. Pengadaan dan pemasangan tiang penyanggah air terminal penyalur petir. 2.4. 2. pipa pelindung kabel.4.8.2. 2. 2. pemasangan dan pengujian seluruh sistem pembumian pengaman untuk Netral Genset & Body Genset lengkap dengan bak kontrol dan elektroda pembumian. Pengadaan dan pemasangan jenis pesawat telepon digital dan analog. pemasangan dan pengujian seluruh sistem pemipaan bahan bakar solar dari tanki mingguan ke tangki harian Diesel Genset lengkap dengan Pompa listrik dan manual. junction box. Pengurusan dan penyambungan line telepon ke pihak PT.5. Pengadaan dan pemasangan Unit peralatan utama PABX lengkap dengan terminal box utama (TBU-PABX). Pengadaan. Pengadaan dan pemasangan terminal-terminal box telepon (TBT). serta bak kontrol. Pengadaan dan pemasangan instalasi penyalur petir dan sistem pentanahan penangkal petir lengkap dengan bak kontrol. Pekerjaan Fire Alarm (Penginderaan Kebakaran) 2. Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi telepon yang terpasang.7. Pengadaan dan pemasangan Unit peralatan utama Fire Alarm .1.6.4.3.1. galian tanah.4.1.2. 2.Telkom daerah setempat.4.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 2. pemasangan dan pengujian type dan ukuran kabel kontrol 24V-DC dari Panel Genset (AMF) ke Panel Utama.5. Pengadaan dan pemasangan Unit Splizen (Air Terminal) penyalur petir sistem elektrostatis. Pengadaan. 2.3. 2.3.2. dan accessories lainnya. Pekerjaan Telepon 2.3.2.2. kotak untuk outlet telepon.6. Pekerjaan Penyalur Petir 2.4. 2.2. Pengadaan dan pemasangan seluruh pekerjaan kontruksi untuk unit Diesel Genset dan tanki mingguan lengkap dengan Pondasi.5. 2.3. 2.3. Pengadaan.4. 2. 2.99 - . Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi penyalur petir system elektrostatis dan sistem conventional (sangkar faraday). urugan tanah dan lainnya.

2. 2.6. lengkap dengan jenis dan ukuran kabelnya.4. Pengadaan dan pemasangan terminal-terminal box Fire Alarm (TBF). lampu tanda. 2. junction box.8.7. Detector Gerak.1. pipa pelindung kabel. Pengadaan dan pemasangan Unit peralatan utama CCTV dan Security System lengkap dengan terminal box utama (TBU-CS). dan accessories lainnya. . 2. Unit peralatan security System (Door Contak.2. juntion box.2. Pengadaan dan pemasangan terminal-terminal box CS (TBT-CS).1.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 2. Pengadaan dan pemasangan terminal-terminal box Tata Suara (TBS).7. Infra Rad Detector).6. 2. kotak untuk outlet TV + Unit Colour Monitor TV. 2. alarm bell. 2. (MCFA) lengkap dengan terminal box utama (TBF-FA). ceiling speaker.6.7. sirine. pipa pelindung kabel. dan accessories lainnya. Pekerjaan Instalasi Closed Camera Television (CCTV) Dan Security System 2.5.1. juntion box.5. pipa pelindung kabel. Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi Tata Suara yang terpasang. antenna FM/AM.6. volume kontrol. Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi Fire Alarm yang terpasang. break glass switch. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi unit detektor. Pengadaan dan pemasangan Unit peralatan utama Indovision atau TV Cable lengkap dengan terminal box utama (TBU-TV).4. Pekerjaan Instalasi Master Antenna Television (MATV) . dan accessories lainnya.Optional 2.100 - . horn speaker.3.8.4. 2. 2. 2. Pekerjaan Tata Suara Pengadaan dan pemasangan Unit peralatan utama Tata Suara dan Car Call system lengkap dengan terminal box utama (TBSSS). Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi CCTV dan Security System yang terpasang. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi CCTV & Security System lengkap dengan jenis dan ukuran kabelnya. selektor zone.6.7. outlet microphone. 2.3.7. 2.3. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi.5. Unit Camera & Lenses. lengkap dengan jenis dan ukuran kabelnya.2.

5.8. adapun persyaratan lainnya adalah . 4. PESERTA PELELANGAN Peserta pelelangan adalah badan hukum yang bergerak dibidang pemborong bangunan rumah tinggal serta terdaftar dalam Daftar Rekanan Mampu Propinsi dan memiliki Tanda Daftar Rekanan Yang masih berlaku serta memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh Pemberi Tugas. Pemborong harus dapat menerima dan menyetujui gambar instalasi yang diberikan oleh perencana. IV. Berdomisili di wilayah setempat dan sekitarnya. Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi televisi yang terpasang.8. Membuat Time Schedule pelaksanaan pekerjaan MEP. 2. dan accessories lainnya. Mempunyai tenaga pelaksana yang berpengalaman. Pemborong harus mengadakan pengujian seluruh pekerjaan instalasi Mekanikal dan Elektrikal yang disaksikan oleh pemberi tugas. 3. 6. pipa pelindung kabel. 4.3. 2. Elektrikal dan Plumbing yang dinyatakan dengan referensi dan mampu berperan sebagai patner dari pemborong utama (pekerjaan Sipil). kotak untuk outlet TV.4. PROSEDUR PELAKSANAAN Syarat-syarat pelaksanaan antara lain . Mempunyai Pas Kerja PLN (Sikka Golongan A) dan Pas PAM-wilayah yang masih berlaku. 3. Mendapat persetujuan dari Pemberi Tugas. Mempunyai pengalaman dalam pekerjaan Mekanikal. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi outlet TV lengkap dengan jenis dan ukuran kabelnya. juntion box. 6.101 - . agar setiap waktu dapat memberikan penjelasan dengan pimpinan proyek. 5. 2.8. Pemborong harus menempatkan tenaga ahli di lapangan. 1.2. Pekerjaan instalasi MEP dinyatakan selesai bila pihak pemborong telah . 2.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 2. 1. Pemborong harus membuat gambar kerja yang mengacu pada gambar perencanaan dan disetujui pemberi tugas serta disahkan pimpinan proyek. Pengadaan dan pemasangan terminal-terminal box TV (TBTV). III. Pemborong pekerjaan MEP dalam bangunan ini harus mempertanggung jawabkan pekerjaan secara teknis dan instalasi kepada pimpinan proyek.

1. Supply air bersih dari sumur dalam menggunakan Submersible Deep Well Pump (SDWP) dan dari sumur dangkal menggunakan Jet Pump. c. SYARAT-SYARAT TEKNIS 5. Pemborong harus melaksanakan masa pemeliharaan selama 3 s/d 6 bulan.2.102 - . Air bersih yang berasal dari sumur dalam dan sumur dangkal di sambungkan langsung ke Ground Water Reservoir Tank (GWR). Selanjutnya dari Water Reservoir Tank. SISTEM A. yang menyatakan bahwa pekerjaan telah selesai 100 %. Telah mendapatkan surat keterangan dari pimpinan proyek. 3. Uraian Umum 1. 8. Semua materail harus baru dan bila terjadi kerusakan pada materaial tersebut pada saat pelaksanaan pekerjaan. 2. Seluruh material pada Pekerjaan MEP harus mempunyai purna jual yang terjamin dan garansi minimal 9 (sembilan) Bulan sampai dengan 1 (satu) tahun. 4. Air Bersih Sumber air bersih untuk proyek ini berasal dari sumber air tanah atau Sumur dalam sebagai sumber air utama dan cadangan.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ menyatakan . Menyerahkan gambar As Buil Drawing sebanyak 3 (tiga) set yang telah diketahui Perencana. V. a. pemborong harus mengganti dengan yang baru. Pengontrolan penggunaan air bersih dari SDWP atau jet pump maupun PDAM dengan gate valve + pelampung (WLC. 7. Pemborong harus menyerahkan daftar dan contoh material kepada pemberi tugas dan pimpinan proyek untuk mendapatkan persetujuan. 9.1.1. Pemberi Tugas dan disahkan Direksi Pengawas Lapangan. b. Surat hasil pengetesan dan pengujian instalasi. Pengajuan gambar kerja dari pemborong harus dilakukan sebelum pekerjaan dilaksanakan. Kerusakan material sebelum penyerahan kedua menjadi tanggung jawab pemborong. air bersih dengan pompa penguat (Booster Pump) secara sistem tangki tekanan (Hydrophor) otomatis disalurkan . Uraian Teknis Pekerjaan Mekanikal 5. Penggantian merk dari material dapat dilakukan dengan persetujuan dan ketentuan dari pemberi tugas dan pimpinan proyek. water level control) dan ditambah check valve. 5.2. Instalasi Plambing A.

Untuk menentukan kenyamanan bagi pemakainya. Sedangkan limpahan dari tanki air hujan akan dialirkan ke drainage bangunan terdekat. sedangkan buangan air dari kitchen (dapur kotor) dan ruang cuci pakaian akan dialirkan masing-masing ke bak penampungan yaitu Grease Trap dan Neutralizing Tank untuk disaring atau difilter (jika diperlukan) yang selanjunya dialirkan ke drainage / saluran bangunan. untuk itu digunakan 2 (dua) pipa tegak dan mendatar untuk melayani dan mengalirkan kedua jenis air buangan tersebut. Untuk sumber air tanah telah terjamin kualitas / mutu airnya yang harus dibuktikan dengan hasil pemeriksaan laboratorim PT. A. yaitu sebagian air hujan ditampung dalam tanki air hujan yang selanjutnya akan difilterisasi (disaring) dengan menggunakan pompa transfer melalui sand filter tank dan karbon filter untuk disalurkan ke Water Reservoir Tank (WRT). yakni untuk mengurangi limpahan yang sangat berlebihan atau banjir sekaligus untuk menambah potensi air tanah.103 - . air hujan jatuh bebas langsung dialirkan ke drainage / saluran bangunan. Air bekas yang berasal dari wastafel dan floor drain akan dialirkan langsung ke drainage bangunan. Supply air bersih dari pompa penguat (Booster Pump) sebelum dialirkan akan difilterisasi terlebih dahulu dengan Sand Filter dan Carbon Filter. tekanan air pada seluruh unit fixture harus memenuhi syarat-syarat tekanan air yang ada dalam buku PPI Tahun 1979.3. Air kotor yang berasal dari water closed & urinal pada seluruh lantai bangunan akan dialirkan ke septic tank dengan pengolahan limbah Biotech System dan selanjutnya dapat dialirkan ke drainage bangunan. B. Selanjutnya air buangan yang berada pada seluruh saluran bangunan sebelum dialirkan ke drainage / saluran kota terdekat. Pemanfaatan air hujan dapat dilakukan.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ ke seluruh Toilet yang ada pada lantai bangunan hingga siram taman. Persyaratan Bahan B.2. Air Hujan Air hujan yang berasal dari atap bangunan disalurkan melalui beberapa pipa tegak sampai dibawah lantai satu langsung disalurkan ke drainage bangunan dan sedangkan untuk atap bangunan lainnya.1. Air buangan dari wastafel dan floor drain dipisah dengan buangan air dari water closed. Air Kotor dan Air Bekas Buangan air dari wastafel atau lavatory dan floor drain disebut dengan air bekas dan buangan air dari water closed dan urinal disebut dengan air kotor.Sucofindo atau yang tunjuk oleh Direksi Pengawas Lapangan dan Pemberi Tugas (Owner). harus dialirkan ke sumur resapan. A. Pipa Air Bersih .

Seluruh sambungan pipa GIP harus dilas metal dengan penguat yang berupa pelana kuda (Saddle). Air Kotor. bahan dari baja stainless (stainless steel) sesuai dengan standar ASTM A 193 Gr. Bakrie. Gamako. Gasket yang dipergunakan pada sambungan flanges yaitu jenis ring gasket dari bahan asbestos composition memiliki high pressure hingga 12 bar sesuai dengan standar Amerika. Produksi : Setara Hilti. tee dan lainnya harus dari bahan yang sama dengan pipa yang digunakan (yaitu sesuai dengan standar BS 1387/67.B 14. terlampir.16.7 lanjutan. Produksi : Setara PT.4 tipe 12 baut. elbow 90. toleransi diameter luar ± 1 % dan harus sesuai dengan standar BS 1387/67. Pipa Air Bersih. bahwa pipa air bersih yang digunakan untuk pemipaan pompa utama air bersih dan pemipaan distribusi air bersih yaitu pipa baja galvanizer (Galvanized Steel pipe / GIP) medium yang tahan terhadap tekanan maksimum 50 Kg/Cm2. bahwa pipa air bersih pada pemipaan dari Water Reservoir Tank (WRT) ke toilet bangunan menuju unit fixture toilet dan dari Flow Meter PDAM.7 lanjutan. terlampir. Gamako. Jepang. Gambar 4. SNI 0161.5. Semua peralatan bantu seperti fitting. Dimana jarak & ukuran lubang baut (holes) yang digunakan dapat dilihat pada Tabel 1. Ex-Amerika. ASTM A 193-B7/A 194-2H dan SNI 03-6570-2001. SNI 0161. . PT. HE & T-G. Spindo. SNI 07 003987. Ex-Amerika. Mur dan baut yang dipergunakan untuk memegang dan mengencangkan flenges dari jenis baut batang berulir seluruh panjangnya lengkap dengan dua mur. bahan dari cast iron harus sesuai dengan standar Amerika. reduser (type Concentric & type Eccentric). Jepang. untuk ujung pipa yang akan disambung dengan berbagai jenis katup berdiameter ≥ 2” (50 mm) harus dipasang flenges yang sesuai dengan ukuran diameter pipanya. Air Hujan Dan Vent Dinyatakan dalam gambar perencanaan. SNI 07 0039-87. Gamako.81. Fisher. Air Bekas. Produksi : Setara PPI.4 dan Tabel 4. PT. JIS R3453 Class III dan SNI 03-65702001. terlampir. B2. Sambungan menggunakan flanges. Produksi : Setara PT.81). Produksi : Setara PT. ANSI B. yang mana sambungan pipa GIP dengan flanged harus dilas metal dengan penguat yang berupa pelana kuda (Saddle). dimana ukuran yang digunakan dapat dilihat pada Tabel 1. ASTM F104 112100. Bumi Kaya. PT. toleransi tebal (sedang) ± 10 %. yang mana sambungan pipa GIP dengan peralatan bantu harus dilas metal dengan penguat yang berupa pelana kuda (Saddle). KHI. Cahaya Liguna. Flenges yang dipergunakan jenis Blind flenge S/O dan flenge buta. Jepang.5 dan SNI 036570-2001.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Dinyatakan dalam gambar perencanaan. harus menggunakan pipa PVC AW yang tahan terhadap tekanan 10 Kg/cm2. dimana ukuran yang digunakan dapat dilihat pada Tabel 4. Cahaya Liguna.3 tipe 8 baut dan Gambar 4. Cahaya Liguna. Ex-Amerika.104 - .

Mizu. . Pralon. . water closed. foot valve. . Produksi : Setara Rucika. Valves (katup-katup) Dinyatakan dalam gambar perencanaan. Kitz.Hand Wheel : Material baja (Steel) bentuk lingkaran. check valve.Body : Material kuningan (Brass). Astam. gate valve. Ball Valve harus jenis Katup Pintu yang terbuat dari bahan antara lain . tee 45 (Tee Y) dan lainnya harus dari bahan yang sama dengan pipa yang digunakan. . Sesuai dengan standard JIS K 6741. harus mengikuti desain dari interior ruang toilet. b. Super Intilon. Wavin. Super Swallow.Disc : Material besi tuang (Cast Iron).Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Dinyatakan dalam gambar perencanaan. clean out. kran air dinding. harus menggunakan pipa PVC AW yang tahan terhadap tekanan 10 Kg/cm2. butterfly valve harus mempunyai rating 10 bar atau 145 psi. urinal. Dinyatakan dalam gambar perencanaan. saluran / drainage bangunan. JIS B2031. roof drain. ASTM A216 WCB. bahwa pipa air kotor. . SNI-06-0084-1987.Ukuran : Diameter ≥ 2” (50 mm) + sepasang flange.Service conditions : 200 psi water non-shock & 125 psi saturated steam. floor drain. wastafel dan lain-lain. Sesuai dengan standard SNI-06-0084-1987 dan SII 0344-82. a. reduser (type Concentric). . . kecuali katup-katup pada sisi tekanan pompa mempunyai rating 12 bar atau 174 psi sesuai standard JIS B2011. Semua peralatan bantu pipa PVC-AW dan PVC-D seperti fitting.Seat : Material perunggu (Bronze). B. air bekas dan air hujan pada pemipaan dari seluruh toilet dan atap bangunan menuju septic tank (STP-Biotech System). bahwa pipa vent pada pemipaan dari seluruh water closed. .Steam/ Pin : Material kuningan (Brass).105 - . maka seluruh jenis katup (valves) seperti . Bentuk dan bahan untuk peralatan unit fixture seperti . . Gate Valve Flanged ends harus jenis Katup Pintu yang terbuat dari bahan antara lain . API 600 dan SII. strainer.Steam : Material kuningan (Brass).Body : Material besi tuang )Cast Iron). Produksi : Setara Toyo.3. male adapter. . harus menggunakan pipa PVC D yang tahan terhadap tekanan 8 Kg/cm2. elbow 45.Seat : Material perunggu (Bronze). yang mana sambungan pipa PVC AW berdiameter dibawah 4″ digunakan perekat (lem) sedangkan yang berdiameter diatas 4″ digunakan rubber ring joint. . wastafel / Lavatory & kitchen seluruh bangunan.

.Body : Material besi tuang (Cast Iron). . . Astam.Ukuran : Diameter ≥ 2” (50 mm) + sepasang flange. Kitz.Service conditions : 200 psi Water non-shock. .Service conditions : 600 psi WOG non-shock.Ukuran : Diameter ½” (15 mm) s/d 1 ½” (40 mm). .Disc : Material perunggu (Cast Iron). e. Check Valve flanged end harus jenis swing anti water hammer yang terbuat dari bahan antara lain .Service conditions : 200 psi Water non-shock.Body : Material besi tuang (Cast Iron). . Mizu. d. Kitz. Mizu. Strainer harus jenis Y Pattern yang terbuat dari bahan antara lain . Produksi : Setara Toyo. .Screen : Material baja stainless (Stainless Steel). .Stem/ Shaft : Material kuningan (Brass). .Seat Packing : Material perunggu (Bronze). . . .Disc : Material besi tuang (Cast Iron). Kitz. . . Astam.Cover bolt & nut : Material baja (Steel). Mizu.Screen : Material baja stainless (Stainless Steel).Gasket : Material Non – asbestos sheet. Kitz. Astam. . . . Check Valve harus jenis swing anti water hammer yang terbuat dari bahan antara lain . . . Mizu.106 - .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ .Body : Material perunggu (Bronze). Produksi : Setara Toyo. .Cover : Material perunggu (Bronze). f. .Ukuran : Diameter ≥ 2” (50 mm) + sepasang flange.Ukuran : Diameter ½” (15 mm) s/d 1 ½” (40 mm) . Astam. Strainer flanged ends harus jenis Y Pattern yang terbuat dari bahan antara lain .Service conditions : 200 psi Water non-shock. Produksi : Setara Toyo. c.Cover : Material besi tuang (Cast Iron). . .Body : Material perunggu (Bronze). .Stem/ Shaft : Material kuningan (Brass). .Seat Packing : Material perunggu (Bronze).Hand Wheel : Material kuningan (Brass) bentuk tuas (MSS SP-110). Produksi : Setara Toyo.

Hisec. Astam. . SNI 03-6570-2001. .Wire : Material baja karbon (Carbon Steel).Flanges : Material stainless steeel atau Ductile Iron. Nagano.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ . Kitz.Reinforcing Fabric : Material Synthetic Fiber.107 - .Pressure Safety Valve (PSV) disebut katub pengaman tekanan yang secara otomatis dapat menormalkan kembali tekanan pada pipa header. h.Cover bolt & nut : Material baja (Steel).Gasket : Material Non – asbestos sheet. . suatu peralatan intrusmentasi bekerja berdasarkan hidrolik untuk pengukur tekanan pada sisi suction dan sisi discharge. Produksi : Setara Fanal. Flexible joint Flexible joint dugunakan untuk pengamanan pipa dari tekanan atau getaran yang ditimbulkan oleh kerjanya pompa air bersih. . Produksi : Setara Viking. Katup Kontrol Dan Katub Relief.4. SNI 03-6570-2001.75 mm dengan sambungan socket tanpa flens. dimana bahan dari flexible joint harus menyerap getaran atau tekanan. . mengisolasi getaran (isolate vibration) dan tahan terhadap tekanan 16 kg/cm2 standard JIS-16 K. Tozen. Pressure Gauge.Air Relief valve (ARV) untuk melepaskan udara yang terperangkap pada jaringan pelepasan dan penempatannya pada jaringan pelepasan tertinggi dan terjauh. bentuk Diaphragm Gauge dengan satuan Bar. Kane dan Fip. Condor.Elastomer : Material Spesialis Synthetic Rubber. . . Torcend. Yamamoto. .Service conditions : 200 psi Water non-shock. terdiri dari . type Double air valve dan dilengkapi Manometer harus mempunyai rating 10 K sesuai standard JIS-10 K. Proco TM. . suhu operasi -10 s/d 50 °C. Produksi : Setara Armflex. Mizu. ukuran dia. . PSV type lever body dari bahan Alloy Stell (ASTM A-217) harus mempunyai rating 10 bar sesuai standard JIS-10 K. g. Flexible joint harus jenis Twin-sphere connectors dengan floating flanges yang terbuat bahan antara lain . mengurangi suara gaduh (reducer system noise). Produksi : Setara Toyo. SNI 03-6570-2001.Ukuran : Diameter ½” (15 mm) s/d 1 ½” (40 mm). B.

: ≥ 55 °C • Putaran : ≥ 2850 rpm.A B. Pompa Sumur Dalam Dinyatakan dalam gambar perencanaan.108 - . counter secara sempurna terisolasi dari air (tertutup rapat) dan memiliki pelindung magnet serta memiliki ketelitian test meter. : ≥ 60 °C • Putaran : ≥ 2850 rpm. ISO 9906. harus mempunyai pressure rating 10 kg/cm2 psi sesuai dengan standar. • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) • Shaft seal : Rubbel lip type . I.6. Energi & Pertambangan.5. tahan karat. maka pompa sumur dalam harus dari jenis Submersible Deep Well Pump (SDWP) yang multistage.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ B. Dep. Motor penggerak harus dikopel langsung dengan poros pompa sesuai dengan petunjuk pabrik pembuatnya dan harus sesuai standar 415/MENKES/PER/IX/1990. efisiensi tinggi. dan SNI. ISO 4064B dan SNI 03-6570-2001. Data Submersible Pumps : • Body : Baja Stainless (Steinless Steel) • Liquid temp. Flow Meter Flow meter atau flow measuring system yang dipergunakan jenis register yang terdiri dari roda gigi. • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) • Impeller : Baja Stainless Closed • Valve flap : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Priming screw : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Upper chamber with stop ring : Baja Stainless (Steinless Steel) • Bearing : Baja Stainless (Steinless Steel) • Strainer : Baja Stainless (Steinless Steel) • Cable guard : Baja Stainless (Steinless Steel) • Suction interconnector : Baja Stainless (Steinless Steel) • Coupling for motor : Baja Stainless (Steinless Steel) Data Submersible Motors : • Body : Baja Stainless (Steinless Steel) • Liquid temp. Pompa-Pompa air a. long life dan beroperasi secara otomatis. Produksi : Setara Amico Waltman.

Lightning Protection Relay Submersible Deep Well Pump diletakkan pada kedalamaan air tanah tidak lebih dari 78 meter dan dipasang sesuai dengan rekomendasi dari pabrik pembuatnya. Data Submersible Sump Pit Pump : • Body : Baja Stainless (Steinless Steel) • Liquid temp. b. SNI.Earth Fault Relay. Pompa Celup (Submersible Sump Pit Pump) Dinyatakan dalam gambar perencanaan pompa untuk menguras langsung air yang ada di dalam ruang pompa dan GWR (untuk pengurasan) langsung ke saluran drainage terdekat dan dapat pula digunakan untuk pompa celup (Submersible Sump Pit Pump). Motor penggerak harus dikopel langsung dengan poros pompa sesuai dengan petunjuk pabrik pembuatnya dan standar ISO 2548. : ≥ 50 °C • Putaran : ≥ 2750 rpm. 3 phasa.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ • • • • • • • • • Bering housing upper : Baja Stainless (Steinless Steel) Radial bearing : Ceramic / Carbon Motor sleeve : Baja Stainless (Steinless Steel) Bering housing lower : Baja Stainless (Steinless Steel) Motor cable : Submersible cable Axial bearing : Ceramic / Carbon Thrust bearing : Hardened Steel Rating voltage motor : 400/230 V. . long life dan beroperasi secara otomatis. . . • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) .Temperatur Motor. . Lowara-ITT.Display Module. . tahan karat. Landini.Overload Relay. efisiensi tinggi. .109 - . 50 Hz Dilengkapi WLC (Water Level Control) Controller Panel SDWP merupakan satu kesatuan yang dilengkapi dengan display module .Lampu Indikator. Produksi : Setara Grundfos.Motor On / Off. . Dengan demikian pompa celup harus dari jenis submersible Pump yang multi stage.Under and Over Voltage Relay. .Power On / Off. .

Lowara-ITT.110 - . Motor penggerak harus dikopel langsung dengan copling connector pompa yang terpasang baik sesuai dengan petunjuk pabrik pembuatnya standar SNI. digunakan jenis Vertical Multistage Centrifugal Pump.15 °C s/d ≥ 110 °C • Putaran : ≥ 2750 rpm. Produksi : Setara Grundfos. • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) • Impeller : Baja Stainless Closed • Frame copling connector : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Priming screw : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Suction Casing : besi tuang (Cast Iron) • Discharge Casing : besi tuang (Cast Iron) . c. Jet Pump (Optional) Dinyatakan dalam gambar perencanaan sumber air bersih dengan menggunakan Jet Pump untuk mendistribusikan air bersih ke ke Ground Water Reservoir Tank (GWR). Data Vertical Multistage Centrifugal Pump : • Pump Body : Baja Stainless (Steinless Steel) • Liquid temp. : . 50 Hz • Dilengkapi WLC (Water Level Control) • Motor : Submersible motor • Instalasi power : Submersible cable Pompa diletakkan pada kedalamaan air 0. Pumpex.8 sampai dengan 1 meter dan dipasang sesuai dengan rekomendasi dari pabrik pembuatnya. Landini.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ • Impeller : Baja Stainless Closed • Valve flap : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Priming screw : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Suction connector : Baja Stainless (Steinless Steel) • Bearing : Baja Stainless (Steinless Steel) • Strainer : Baja Stainless (Steinless Steel) • Cable guard : Baja Stainless (Steinless Steel) • Rating voltage motor : 400/230 V. artinya pada suction (Hisap) dan discharge (pelepasan) dalam satu ruang vertical impeller tertutup. 3 phasa.

: ≥ 85 °C • Putaran : ≥ 2850 rpm. d. Impeller dari jenis closed radial flow dengan protective wearing pada lehernya. pompa dan motornya harus diletakkan pada satu alas. • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) • Impeller : Baja Stainless Closed • Frame copling connector : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Priming screw : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Suction Casing : besi tuang (Cast Iron) • Discharge Casing : besi tuang (Cast Iron) • Bearing : Baja Stainless (Steinless Steel) • Common Base : Painted Steel • Rating voltage motor : 400/230 V. 1 ph. Motor penggerak harus dikopel langsung dengan poros pompa dengan menggunakan kopling flesible yang terpasang baik sesuai dengan petunjuk pabrik pembuatnya. • Check Valve pada sisi section pompa. 3 ph atau 230 Volt. atau multistage Pump. efisiensi tinggi.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ • • • • Upper & Lower Bearing : Baja Stainless (Steinless Steel) Common Base : besi tuang (Cast Iron) Rating voltage motor : 400/230 V. 50 Hz . 50 Hz Motor : Multistage Centrifugal. Data Vertical Multistage Centrifugal Pump : • Pump Body : besi tuang (Cast Iron) • Liquid temp. Pompa Penguat (Booster Pump) Dinyatakan dalam gambar perencanaan pompa penguat untuk mendistribusikan air bersih dari tanki atas masing-masing bangunan digunakan jenis horizontal multistage centrifugal pump. Produksi : Setara Sanyo. 3 phasa. long life dan beroperasi secara otomatis sesuai dengan kebutuhan pemakaiannya dan sesuai dengan petunjuk pabrik pembuatnya standar SNI. • Pressure gauge (Pengukur tekanan) untuk sisi hisap (Suction) dan sisi dorong (discharge). Seluruh dari group pompa-pompa harus dilengkapi dengan : • Gate valve pada sisi section dan discharge pompa. • Pressure Tank.111 - . tahan karat. vertical suction dan horizontal discharge centerline. Grundfos.

pressure gauge.112 - . Yamaha. Sand Filter Dan Carbon Filter Dinyatakan dalam gambar perencanaan unit penyaring air akan digunakan Sand Filter dan Carbom Filter.Carbon filter ini adalah pressure carbon filter dengan daya saring yang tinggi. • Strainer pada sisi section pompa.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ • Motor : Multistage Centrifugal. Filter Ruhaak. air injector. dan beroperasi sesuai kapasitas pompa transfer secara fully automatic. g. Matra. tangki terbuat dari mild steel yang bagian dalam dicat dengan epoxy dan bagian luar dengan cat bakar dan dilengkapi dengan multiport valve. tangki terbuat dari mild steel yang bagian dalam dicat dengan epoxy dan bagian luar dengan cat bakar dan dilengkapi dengan multiport valve.Optional . f. filter yang tidak perlu mengganti Cartridge adalah cara ekonomis untuk penyaringan air. Tanki Atas . Dengan demikian filter kotor dapat dibersikan dan menghilangkan karat bau. e. Produksi : Setara Grundfos. • Check Valve pada sisi section pompa.Qual. • Gate valve pada sisi section dan discharge pompa. Landini. Pressure Tank Untuk mengatur tekanan air sesuai dengan kebutuhan sehingga pompa air dapat bekerja secara otomatis digunakan pressure tank type Diaphragma yang dilengkapi dengan peralatan seperti safety valve. E. Seluruh dari group pompa-pompa harus dilengkapi dengan : • Flexible Joint pada sisi section dan discharge pompa. seng. • Pressure gauge (Pengukur tekanan) untuk suction dan discharge. Produksi : Setara Southern Chemicals.Sand filter ini adalah pressure sand filter dengan daya saring yang tinggi. pressure switch. . gate valve dan lain-lainnya dan bahan harus terbuat dari stainless steel atau mild steel yang bagian dalam dicat dengan epoxy dan bagian luar dengan cat bakar serta tahan terhadap tekanan 10 kg/cm2. magnesium. Bombas Ideal. warna dan kapur dengan back wash atau memcuci kembali. . air vent. filter yang tidak perlu mengganti Cartridge adalah cara ekonomis untuk penyaringan air. drain. Produksi : Setara Varem. Vitallium. • Peredam getaran untuk alas pompa.

ventilasi (vent). sebagai penutup digunakan tutup dari beton bertulang campuran 1 : 2 : 3 dan untuk pembagian blok diberikan pipa saluran berukuran Ø 2” . Sistem Sistem pemadam kebakaran yang akan digunakan terbagi menjadi dua bagian. inlet dan gate valve. • Pompa pacu (Jockey Pump). Sumur Resapan.113 - . outlet dan gate valve. Produksi : Setara Roda Nurmala atau lokal. drain dan gate valve dan sparing untuk WLC (Water Level Control) Relay. Septic Tank.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Tanki atas merupakan bak penampungan air bersih yang berasal dari tangki air bersih.1. • Pompa utama kebakaran (Electric Hydrant Pump). A. Sumur Resapan Septic Tank terbuat dari pasangan batu bata campuran 1 : 4 dan diplester dengan campuran 1 : 2 . koral dan ojuk secukupnya disesuaikan dengan kapasitas sumur resapan tersebut 5. yaitu . A. yakni . Kombinasi Pillar System (Hydrant Halaman dan Fire Hose System (Hydrant Gedung) Komplek bangunan ini memiliki supply air pemadam pada fire hydrant system.2. tangki terbuat dari fiberglass tahan terhadap cahaya matahari dengan pemasangan vertical storage tank yang dilengkapi dengan main hole.2. INSTALASI PEMADAM KEBAKARAN A. .Septic Tank . Sedangkan untuk pekerjan sumur resapan sama dengan Septic Tank tapi ada salah satu yang berbeda.2. menggunakan 3 (tiga) jenis pompa pemadam kebakaran. • Pompa kebakaran diesel (Diesel Hydrant Pump). Grease Trap Dan Neutralizing Tank . sebelum dilakukan pemasangan bata lokasi untuk pembuatan septic tank digali terlebih dahulu sesuai dengan gambar kerja yang telah disepakati bersama didalam kontrak dan tim pengawas harus diberitahu begitu juga dengan instansi yang terkait didalamnya . Fire Extinguiser System (Pemadam Api Ringan / PAR) Fire extinguiser system (PAR) adalah jenis portable dalam mengatasi kebakaran yang harus disediakan pada areal atau ruang tertentu. sumur resapan tidak dibuat blok – blok tapi satu kesatuan yang didalam sumur resapan tersebut berisi pasir. h.

terlampir.2.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ B.5. PT. terlampir. Produksi : Setara PPI. Produksi : Setara Hilti. KHI. Valves (katub-katub) . Produksi : Setara PT. sesuai dengan standar ASTM A. dan SNI 03-65702001. Gambar 4. dimana ukuran yang digunakan dapat dilihat pada Tabel 1. JIS R3453 Class III. B. dimana ukuran yang digunakan dapat dilihat pada Tabel 4. Gamako.4 tipe 12 baut. Jepang. Bakrie. Sambungan menggunakan flanges. Ex-Amerika. Cahaya Liguna. Ex-Amerika.3 tipe 8 baut dan Gambar 4. ANSI B.5. Bumi Kaya. yang mana sambungan pipa GIP. ASTM 193-B7/A 194-2K. terlampir.114 - . Semua peralatan bantu seperti fitting. dan SNI 036570-2001. Mur dan baut yang dipergunakan untuk memegang dan mengencangkan flenges dari jenis baut batang berulir seluruh panjangnya lengkap dengan dua mur.7 lanjutan. Fisher. Seluruh sambungan pipa GIP harus dilas dengan bahan baja carbon (Carbon Steel) dengan penguat yang berupa pelana kuda (Saddle). reduser (type Concentric & type Eccentric). ISO 9002. bahan dari Carbon Steel harus sesuai dengan standar Amerika. tee dan lainnya harus dari bahan yang sama dengan pipa yang digunakan. elbow 90. Produksi : Setara PT. PT.B 14. bahwa pipa pemadam kebakaran yang digunakan untuk seluruh pemipaan pompa utama hydrant dan pemipaan distribusi air pemadam kebakaran yaitu dengan pipa baja galvanizer (Galvanized Steel pipe / GIP) shedule 40 yang tahan terhadap tekanan maksimum 150 Kg/Cm2. Pipa Air Pemadam Dinyatakan dalam gambar perencanaan. Gasket yang dipergunakan pada sambungan flanges yaitu jenis ring gasket dari bahan asbestos composition memiliki high pressure hingga 12 bar sesuai dengan standar Amerika.53 dan SNI 19-9002. Gamako. Ex-Amerika.4 dan Tabel 4. untuk ujung pipa yang akan disambung dengan berbagai jenis katup berdiameter ≥ 2” (50 mm) harus dipasang flenges yang sesuai dengan ukuran diameter pipanya. Cahaya Liguna.SCH 40 dengan peralatan bantu harus dilas dengan bahan baja carbon (Carbon Steel) dengan penguat yang berupa pelana kuda (Saddle). Spindo. Jepang. HE & T-G. dan SNI 03-6570-2001. Gamako.1. Jepang.SCH 40 dengan flanged harus dilas dengan bahan baja carbon (Carbon Steel) dengan penguat yang berupa pelana kuda (Saddle). ASTM F 104 112100. yang mana sambungan pipa GIP. Cahaya Liguna. PT. Flenges yang dipergunakan jenis Blind flenge S/O dan flenge buta. bahan dari baja stainless (stainless steel) sesuai dengan standar ASTM A 193 Gr.16. Produksi : Setara PT. Dimana jarak & ukuran lubang baut (holes) yang digunakan dapat dilihat pada Tabel 1. Persyaratan Bahan B.7 lanjutan.

b.Stem/ Shaft : Material baja stainless (Stainless Steel). . strainer. : Material Spiral wound with inner ring : Material Ductile Iron bentuk lingkaran.Gasket (Graphite).Bonnet .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Dinyatakan dalam gambar perencanaan.Cover bolt & nut : Material baja (Steel).Seat . . . : Material baja tuang (Cast Steel). : 56. Mizu.115 - . kecuali katup-katup pada sisi tekanan pompa mempunyai rating 20 bar atau 290 psi sesuai standard JIS-16 K. check valve.Test Pressure : 56. Astam.10.Body : Material baja tuang (Cast Steel).34 dan NFPA 20. .Body : Material baja tuang (Cast Steel).3 bar for Seat. : Material baja (Steel).3 bar for Seat.Test Pressure : Material baja tuang (Cast Steel). . .Cover : Material baja stainless (Stainless Steel). Kitz. . SII 0344-82. Astam. foot valve. .Seat Packing : Material baja (Steel). .Gasket : Material Spiral wound with inner ring (Graphite). butterfly valve harus mempunyai rating 16 bar atau 232 psi. .3 bar for Seat. maka seluruh jenis katup (valves) seperti .Disc : Material baja tuang (Cast Steel). c. Gate Valve Flanged ends harus jenis Katup Pintu yang terbuat dari bahan antara lain .Gasket : Material Spiral wound with inner ring (Graphite). .5.Test Pressure : 56. . Produksi : Setara Toyo. Kitz. Mizu.Ukuran : Diameter ≥ 2” (50 mm) +sepasang flange.Ukuran : Diameter ≥ 2” (50 mm) + sepasang flange.Hand Wheel . gate valve. . . ANSI B16. a. ANSI B16. ANSI B16. .Steam/ Pin : Material baja stainless (Stainless Stell).Disc . . Strainer flanged ends harus jenis Y Pattern yang terbuat dari bahan : . . Produksi : Setara Toyo. Check Valve flanged end harus jenis swing anti water hammer yang terbuat dari bahan antara lain .Screen : Material baja stainless (Stainless Steel). .Cover : Material baja stainless (Stainless Steel).Body : Material baja tuang (Cast Steel). .

SNI 03-6570-2001. SNI 036570-2001. ANSI B16. Kane.5. Torcend. PSV type lever body dari bahan Alloy Stell (ASTM A217) harus mempunyai rating test 20 bar atau 290 psi sesuai standard JIS-16 K.34 dan NFPA 20.116 - .5. Siamesse Connection (Sambungan Pemadam Kebakaran) Two Way Type (100x65x65). Bila kemudian pompa-pompa kebakaran dioperasikan. suatu terminal (peralatan) tempat dimana badan pemadam kebakaran memompakan air kedalam jaringan sistem hydrant sebagai supply tambahan atau cadangan. SII 0344-82.10. SII 0344-82. - e. type Double air valve dan dilengkapi Manometer harus mempunyai rating test 20 bar atau 290 psi sesuai standard JIS-16 K. ANSI B16.34 dan NFPA 20. Fip. - Pressure Safety Valve (PSV) disebut katub pengaman tekanan yang secara otomatis dapat menormalkan kembali tekanan pada pipa header. ANSI B16.10. Pada sambungan kebakaran ini tidak diperkenankan terdapat katub-katub penutup (shut off valve) tapi sebaliknya suatu katub anti balik (check valve) . Kitz. SII 0344-82. terdiri dari . Hisec. maka udara akan terperangkap pada tempat-tempat tertentu didalam jaringan pipa sehingga dapat mengganggu jalannya arus air. Untuk itu katub ini akan membuka dan mengeluarakan udara dari jaringan pipa bila kolom udara dalam pipa telah mencapai katub ini dan akan menutup bila udara telah tersalurkan keluar. ANSI B16.5. PRV type Siro AP Piloted dilengkapi Manometer harus mempunyai rating test 20 bar atau 290 psi sesuai standard JIS-16 K. ANSI B16.34 dan NFPA 20. ANSI B16. Mizu. Air Relief valve (ARV) untuk melepaskan udara yang terperangkap pada jaringan pelepasan dan penempatannya pada jaringan pelepasan tertinggi dan terjauh. Yositake. d. SNI 03-6570-2001. ANSI B16. ANSI B16.Ukuran flange. Pressure Reducing Valve (PRV) disebut katub penurun tekanan yang dapat menurunkan tekanan berlebih pada riser pelepasan utama. Viking.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ . Produksi : Setara Watts. : Diameter ≥ 2” (50 mm) + sepasang Produksi : Setara Toyo. Katup Kontrol Dan Katub Relief. Astam. ANSI B16.10.

Outdoor Hydrant Box Fire hydrant box dari jenis pemasangan didinding yang kontruksinya dari plat baja dengan tebal tidak kurang dari 2.Ukuran : 125 x 80 x 20 cm .3 mm dan dicat oven berwarna merah serta dilengkapi dengan sparing peralatan fire alarm seperti . Flow Meter Flow meter atau flow measuring system yang dipergunakan jenis Gerand dan atau Eagle Eye Meter atau Dieterich fire pump test meter.hg. Produksi : Setara Fanal. Nagano.Hose rack : Cast iron dilapisi bronze. . . Produksi : Setara Zeki. speaker (alarm bell).Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ harus dipasang pada tempat sedekat mungkin dengan siamesse connection untuk mencegah air justru keluar dari jaringan sistem hydrant. ukuran dia. Yamamoto. f. suhu operasi -10 s/d 50 °C. dan 1 ½”. g. harus mempunyai pressure rating 175 psi sesuai dengan FM.4. suhu operasi -10 s/d 50 °C. suatu peralatan intrusmentasi bekerja berdasarkan hidrolik untuk pengukur tekanan negatif (Vacuum) pada sisi suction dan sisi discharge.Bahan : Steel plat dicat merah lengkap dgn tulisan petunjuk. B. Yamamoto. lubang pipa dia. 1½”. Produksi : Setara Dover. Indoor type cabinet meliputi : . bahan linen / kanvas. Produksi : Setara Fanal. Perruno. Break glass switch yang dilengkapi outelet emergency telepon. Nagano. dan NFPA 20. hydraulic pressure 20 bar. dan lampu tanda. Condor.3. bahan cast iron yang di finis phthalic resin coating dengan perwarna anti corroive paint dan type two way (100 x 65 x 65). B.75 mm dengan sambungan flens.75 mm dengan sambungan flens. SNI 03-6570-2001.Hose : Panjang 30 m. Pressure Gauge. Vacum Gauge. Condor.Hose nozzle : Dia. bentuk Diaphragm Gauge dengan satuan in. Perruno. Produksi : Setara Zeki. jenis . II. Hydrant Pillar Hydrant pillar harus memiliki working pressure 10 bar (Kg/Cm2). Blue White. dia. bentuk Diaphragm Gauge dengan satuan Bar. . Ex-USA (America).A B. ukuran dia.117 - . suatu peralatan intrusmentasi bekerja berdasarkan hidrolik untuk pengukur tekanan pada sisi suction dan sisi discharge. 1½” bahan brass chroom plated. 2 ½”.5.

B. Appindo. memiliki pressure 20 Kg/Cm2 dan ditempatkan dalam kotak panel terpasang didinding. dia. dan bersertifikat UL-USA atau UL-Canada dan FM. : Dia.7. Break glass switch yang dilengkapi outelet emergency telepon. . Perruno.118 - . : Panjang 30 m. Pemadam Api Ringan (PAR) PAR yang harus digunakan dari bahan serbuk kimia multipurpose dry chemical (ABC Fire) yakni NH4H2PO4.7 bar (40 psi) atau lebih (untuk jelasnya lihat Tabel 2. 1½” bahan brass chroom plated. Produksi : Setara Zeki.Hose .3 mm dan dicat oven berwarna merah serta dilengkapi dengan sparing peralatan fire alarm seperti .6. dan lampu tanda. B. Chuub. B. terlampir).3. jenis .Optional Fire hydrant box dari jenis pemasangan didinding yang kontruksinya dari plat baja dengan tebal tidak kurang dari 2. 2 ½”.Bahan : Steel plat dicat merah lengkap dgn tulisan petunjuk. lubang pipa dia. Indoor type cabinet meliputi : . 1½”. Fire Hydrant Box (Fire Hose) . 1½” & 2½” lengkap dengan coupling. : 125 x 80 x 18 cm : Cast iron dilapisi bronze. . Outdoor hydrant box yang harus sesuai dengan standar SII dan NFPA.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ smooth bore.Hose nozzle smooth bore. Fire hydrant box yang harus sesuai dengan standar SII dan NFPA.8. dimana harus mempunyai kapasitas nominal dalam liter per menit (LPM) atau gallon per menit (GPM) dan harus pada tekanan nominal neto 2. Produksi : Setara Yamato.Ukuran . dan 1 ½”. Pompa utama kebakaran yang dimaksud diatas harus sesuai dengan standar SNI 03-6570-2001.Hose rack . Pompa-Pompa Hydrant a. Perruno. speaker (alarm bell). NFPA 20. bahan linen / kanvas. Pompa utama kebakaran (Electric Hydrant Pump) Electric Hydrant Pump dari jenis Horizontal Split Case atau pompa sentrifugal yang harus memiliki rancangan Impeller antara bantalan-bertingkat tunggalSplit Case Axial. Produksi : Setara Zeki. tabung dari bahan iron stell.Angle valve / Landing Valve : Dia.

5.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Kinerja pompa harus mempunyai bentuk kurva Kapasitas-Head yang berbeda untuk nilai nominal yang diberikan. • Body Pompa : Besi tuang (Cast Iron) .1.SAE 4140. ITT A-C Pump.ASTM B584 Alloy 875. SPP. Kapasitas motor listrik dalam daya kuda (HP) harus sedemikian sehingga arus motor listrik maksimum pada setiap phasa pada setiap kondisi beban pemompaan dan ketidak seimbangan tegangan harus tidak melebihi arus beban penuh motor dikalikan . • Deflector : Rubber • Common Base : Painted Steel Standar SNI 03-6570-2001. Harus memenuhi besaran pada Tabel 6. • Coupling : Packed type (UL.ASTM A48 Class 35A. Sehingga memiliki kemampuan Head pada kondisi menutup akan mempunyai nilai rentang dari minimum 101 % sampai maksimum 140 % dari Head Nominal dan pada Kapasitas kondisi tidak kurang dari 150 % kapasitas nominalnya. terlampir. • Putaran : ≥ 2850 rpm. : ≥ 85 °C. antara lain . kondisi Head harus mempunyai nilai rentang dari minimum 65 % sampai maksimum sedikit di bawah Head nominalnya. • Ball Bearing : seluruhnya Baja Hardened (Hardened Steel) • Anti-Rotation Pins : Baja Stainless (Steinless Steel) – 302. bersertifikat UL-USA atau UL-Canada dan FM.119 - . • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) . NFPA 20. Semua motor listrik harus mampu (sesuai dengan rating) bekerja terus menerus.1. Produksi : Setara Fairbanks Morse. • Bearing : All besi tuang (Cast Iron) – ASTM A48 Class 25A. Patterson. Transient motor listrik harus terkoordinasi dengan ketentuan Pemutus Tenaga (MCCB) untuk menjegah gangguan Tripping yang mengganggu dari alat proteksi kontrol motor listrik. Ulc). • Impeller : Perunggu (Bronze) . Motor listrik sebagai penggerak pompa utama kebakaran harus memenuhi standar yang berlaku dan harus teruji secara khusus untuk melayani pompa kebakaran. Data Horizontal Split Case Fire Pump : • Liquid temp. menunjukkan bentuk performance kurva ekstrim (yang landai).

Pompa Pacu (Jockey Pump) Pompa pacu yaitu pompa yang mempertahankan tekanan dibutuhkan untuk mempertahankan keseragaman tekanan pada sistem proteksi kebakaran. Ulc) .3..Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ dengan faktot kerja. PUIL 2000. artinya kapasitas nominalnya harus pada rating 6 sampai dengan 10 % dari kapasitas nominal pompa utama kebakaran sebagaimana ditunjukkan oleh gambar perencanaan. b. Data Vertical Multistage Centrifugal Fire Pump : • Liquid temp.ASTM B584 Alloy 875. dimana harus mempunyai kapasitas nominal dalam liter per menit (LPM) atau gallon per menit (GPM) dan harus pada tekanan nominal neto 2.ASTM B584 Alloy 875. Pompa jockey dari jenis Vertical In-Line atau pompa sentrifugal yang harus memiliki rancangan Impeller menggantung-bertingakatsatu disambung terpisah-in line-kopling fleksibel. artinya factor kerja maksimum untuk mana motor dipergunakan adalah 1.120 - . bersertifikat UL-USA atau ULCanada dan FM. Patterson. Sehingga memiliki kemampuan Head pada kondisi menutup akan mempunyai nilai rentang dari minimum 101 % sampai maksimum 140 % dari Head Nominal dan pada Kapasitas kondisi tidak kurang dari 150 % kapasitas nominalnya. Pompa jockey harus mempunyai kemampuan dalam menambah laju kebocoran yang diijinkan di dalam 10 menit atau 3. • Casing Wear Ring : Perunggu (Bronze) . • Putaran : ≥ 2850 rpm.7 bar (40 psi) atau lebih (untuk jelasnya lihat Tabel 2. menunjukkan bentuk performance kurva ekstrim (yang landai). • Body Pompa : Besi tuang (Cast Iron) . • Impeller : Perunggu (Bronze) . : ≥ 85 °C. SPP.8 lpm yang mana lebih besar. terlampir).15. Kinerja pompa harus mempunyai bentuk kurva Kapasitas-Head yang berbeda untuk nilai nominal yang diberikan. NFPA 20. Produksi bawaan pompa : Setara Fairbanks A-C Pump Morse. SNI 04-02252000. ITT .SAE 4140. Harus sesuai dengan Standar SNI 03-6570-2001. Pompa jockey yang dimaksud diatas harus sesuai dengan standar SNI 036570-2001 dan NFPA 20. kondisi Head harus mempunyai nilai rentang dari minimum 65 % sampai maksimum sedikit di bawah Head nominalnya. • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) . • Coupling : Packed type (UL.ASTM A48 Class 30.

Produksi : Setara Fairbanks Morse. Patterson. Pompa kebakaran diesel (Diesel Hydrant Pump). NFPA 20.Harus sesuai dengan Standar SNI 03-6570-2001. . UL-USA atau UL-Canada dan FM. dimana harus mempunyai kapasitas nominal dalam liter per menit (LPM) atau gallon per menit (GPM) dan harus pada tekanan nominal neto 2.1.15. Sehingga memiliki kemampuan Head pada kondisi menutup akan mempunyai nilai rentang dari minimum 101 % sampai maksimum 140 % dari Head Nominal dan pada Kapasitas kondisi tidak kurang dari 150 % kapasitas nominalnya. ITT c. Kinerja pompa harus mempunyai bentuk kurva Kapasitas-Head yang berbeda untuk nilai nominal yang diberikan.3. . antara lain . terlampir. . NFPA 20.1. NFPA 20.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ • Common Base : Painted Steel Standar SNI 03-6570-2001. Produksi bawaan pompa : Setara Fairbanks Morse.Semua motor listrik harus mampu (sesuai dengan rating) bekerja terus menerus. bersertifikat UL-USA atau UL-Canada dan FM.Harus memenuhi besaran pada Tabel 6. terlampir). artinya factor kerja maksimum untuk mana motor dipergunakan adalah 1. PUIL 2000. Patterson. SPP.Kapasitas motor listrik dalam daya kuda (HP) harus sedemikian sehingga arus motor listrik maksimum pada setiap phasa pada setiap kondisi beban pemompaan dan ketidak seimbangan tegangan harus tidak melebihi arus beban penuh motor dikalikan dengan faktot kerja. SNI 040225-2000. SPP. .121 - .7 bar (40 psi) atau lebih (untuk jelasnya lihat Tabel 2.5. ITT Pump . kondisi Head harus mempunyai nilai rentang dari minimum 65 % sampai maksimum sedikit di bawah Head nominalnya. A-C Motor listrik sebagai penggerak pompa jockey (Pacu) harus memenuhi standar yang berlaku dan harus teruji secara khusus untuk melayani pompa kebakaran. Diesel Hydrant Pump dari jenis Horizontal Split Case atau pompa sentrifugal yang harus memiliki rancangan Impeller antara bantalan-bertingkat tunggal-Split Case Axial. A-C Pump .Transient motor listrik harus terkoordinasi dengan ketentuan Pemutus Tenaga (MCCB) untuk menjegah gangguan Tripping yang mengganggu dari alat proteksi kontrol motor listrik. Pompa utama kebakaran yang dimaksud diatas harus sesuai dengan standar SNI 03-6570-2001. menunjukkan bentuk performance kurva ekstrim (yang landai). . .

SAE 4140.Dalam hal khusus. motor bahan bakar yang berada di luar rentang daya dan tipe motor bahan bakar yang teruji. harus mempunyai kemampuan daya kuda untuk melayani gerakan pompa kebakaran tidak kurang dari 10 % lebih besar dari daya kuda rem maksimum dibutuhkan pompa .61 inch Hg) dan temperatur udara 25 °C pada ketinggian kurang lebih 91. .4 m (300 ft) diatas permukaan laut. Diesel engine sebagai penggerak Pompa pemadam kebakaran harus diuji secara spesifik oleh Laboratorium penguji untuk melayani pompa kebakaran. • Bearing : All besi tuang (Cast Iron) – ASTM A48 Class 25A. ULc).Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Data Horizontal Split Case Fire Pump : • Liquid temp. yaitu pada tekanan 752.Nilai nominal daya kuda teruji dari motor bahan bakar yang di uji di laboratorium penguji dengan kondisi standar SAE. • Deflector : Rubber • Common Base : Painted Steel Standar SNI 03-6570-2001.Nilai nominal motor bahan bakar harus berdasarkan kondisi standar Society Of Automotive Engineers (SAE). yakni Underwriters Laboratories Inc.ASTM B584 Alloy 875. dilakukan lewat pengujian di Laboratorium yang diakui. antara lain . • Coupling : Packed type (UL. NFPA 20. • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) .ASTM A48 Class 35A. • Body Pompa : Besi tuang (Cast Iron) . • Impeller : Perunggu (Bronze) . • Ball Bearing : seluruhnya Baja Hardened (Hardened Steel) • Anti-Rotation Pins : Baja Stainless (Steinless Steel) – 302.122 - . • Putaran : ≥ 2850 rpm. UL-USA atau ULCanada dan FM. Pompa ini digerakan dengan penggerak Diesel Engine. . Ulc). harus dapat diterima.1 mm kolom air raksa (29. dimana motor bahan bakar yang menggunakan percikan nyala (Busi) tidak diperkenankan untuk digunakan. : ≥ 85 °C. (UL. . Produksi : Setara Fairbanks Morse.

4 Stroke Cycle dengan pendingin Water Coolent Pump (Tanpa Radiator) harus menyebutkan.0 : 1 h. Untuk motor diesel yang berada pada temperatur udara luar diatas 25 °C. j. ULc Approved”. 4 Stroke Cycle. q. d. Number Of Cylinders : …. lengkap Belt guard. Rating BHP/ kW : Menyebutkan “FM. UL.4 m (300 ft). antara lain . Engine Type : In-line Construction.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ - - - pada setiap kondisi beban pompa. n. Installation Drawing : …. Bore and Stroke – in. Wiring Diagram : …. Washable. Ignition Type : Diesel (Compression).(L) : ….123 - . Motor diesel setelah dijalankan minimum 4 jam. Exhaust Protection : Metal Guards on Manifolds & turbocharge. 42 Amps. Compression Ratio : 17. Displacement – in3. b.. . harus mempunyai daya kuda nominal sama atau lebih besar dari daya kuda rem yang dibutuhkan untuk menggerakkan pompa pada kecepatan nominalnya dibawah setiap kondisi beban pompa. Indoor service. pengurangan daya kuda nominalnya sebesar 1 % harus dibuat. Rotation : Clockwise (CW) standard. g. i. a. Engine Manufacture : ………… (setara Detroit. l.(mm) : ….. c. Alternator : 12V-DC.intake & Exhaust : 1 & 1. m. Valve per cylinder . maka untuk setiap kenaikan 5. e. Engine Crankcase Vent System : Open. k. f. Cummins). o. Aspiration : Turbocharged. CAT. x ….. p. Air Cleaner : Direct mounted. Pengurangan sebanyak 3 % dari daya kuda nominal motor bahan bakar pada kondisi standar SAE harus dibuat untuk motor diesel yang dipasang pada ketinggian 305 m (1000 ft) diatas 91. Data Diesel Engine yang digunakan dari jenis In-line Construction.6 °C (10 °F) menurut koreksi kondisi standar SAE.

. Caterpillar. Battery Charger dilengkapi dengan AMF (Automatic Mains Failure) Module.. Flywheel Power Take Off : 11. • Run-Stop Control : On instrument panel lengkap dengan ctrol position warning light.Strainer pada sisi section pompa. Tachometer. Mechanical. bersertifikat UL-USA atau UL-Canada dan FM. • Fuel Filter : Primary filter w/priming pump. • Throttle Control : Adjustable speed control tamper proof. Coupling : Falk coupling. • Lain-lain.Gate valve pada sisi section dan discharge pompa. Gear type. Cummins. Produksi : Setara Detrit Clarke.Flexible Joint pada sisi section dan discharge pompa. • Water Pump : Poly-Vee belt drive lengkap dengan guard. . • Staters : Two (2) 12 V-DC. t. • Lube Oil Pump : Gear drive. • Raw Water Solenoid Operation : Automatic from engine controller & from instrument panel. Harus sesuai dengan standar SNI 03-6570-2001. • Lube Oil Filter : Full flow w/By-pass valve. • Fuel Injection System : Stanadyne Direct Injection. Water Temperature. Flywheel Housing : S. • Lube Oil Cooler : Engine water cooler plate type. • Junction Box : Integral with instrument panel . Oil Pressure & two (2) Volmeter. • Governor. NFPA 20. • Overspeed Control : Electronic w/reset & test on instrument panel. Hourmeter. for DC wiring interconnection to Engine controller.124 - .A. . u. • Run Solenoid : 12 V-DC Energized to run. • Instrument Panel : English & Metric.E.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ r.5” SAE Industrial Fly-Wheel connection. Engine Half ………. s.Check Valve pada sisi section pompa. Speed : Constant speed.#3. Fuel Connections : Fire resistant flexible supply & return lines. Seluruh dari group pompa hydrant harus dilengkapi dengan : . .

Pressure Reducing Valve (PRV). Sistem Sumber daya listrik berasal dari penyambungan sumber daya listrik utama PLN dengan sistem tegangan TM/TM 20 kV.3. kelas. sport hall. Kelengkapan pada riser pelepasan system hydrant.Air Relief valve (ARV). sebagai berikut .125 - . Pos Jaga.Pressure Safety Valve (PSV). dormitory. Uraian Teknis Pekerjaan Elektrikal 5.Air Relief valve (ARV).Pressure Safety Valve (PSV). 50 Hz. 50 Hz. bangunan gereja. pool dan bengkel. Kelengkapan pada riser pelepasan system kombinasi hydrantdan sprinkler. 50Hz. mess perwira. . Sumber listrik utama tegangan 20 kV dengan melalui Medium Voltage Distribution Panel (MVDP) akan di-proteksi (di-amankan) dengan unit Ligthning Arrester yang terdapat pada panel arrester. . klinik.Panel Power dan Kontrol sesuai dengan bawaan pompanya. sehingga dapat menghindari “loop” pada jaringan listrik tegangan menengah 20 kV.3. bangunan masjid. 50 Hz dengan transformator (Trafo) Stap-Down 20 kV/400-230 V.Pressure gauge (Pengukur tekanan) untuk suction dan discharge.Pressure Reducing Valve (PRV).Peredam getaran untuk alas pompa. selanjutnya di distribusikan keseluruh jenis beban listrik melalui Panel distribusi yang dinamakan Panel Utama. Aula Pertemuan. 50 Hz dan sumber daya listrik cadangan diesel generator set dengan sistem tegangan rendah 400/230Volt. engine hall. 5. . selanjunya di transformasikan menjadi 400/230 Volt.1.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ . . . . sumber listrik utama dan cadangan (bilamana sumber PLN padam) akan beroperasi otomatis interlog atau automatic tranfer switch (ATS). Sumber daya listrik tersebut untuk melayani kebutuhan beban listrik untuk bangunan utama. dan Penerangan Jalan Komplek. . . bangunan Utilitas MEP. Efek sambaran petir (Arus Petir) berupa kenaikan tegangan akibat medan . Seterusnya dengan sistem tegangan rendah 400/230 V. Masing-masing sumber daya listrik dilengkapi dengan kWH-Meter. kantin. Instalasi Kelistrikan A. sebagai berikut .

Sumber daya listrik berasal dari penyambungan sumber daya listrik utama PLN dengan sistem tegangan TR/TR 400/230 Volt. Kondisi kerja Trafo : Ketinggian maksimum 1000 meter diatas permukaan laut. B. Type70. Shielding & Equipotensialisasi untuk menghindari “Loop” pada jaringan sistem listrik. harus buatan pabrik dalam negeri. maka sangat diperlukan pengamanan internal dengan menggunakan Lightning Arrester. Maksimum suhu keliling <= 40 °C dengan suhu rata-rata 30 °C. b. Betuk gelombang tegangan sinusoidal & simetris untuk supply 3 phasa. sehingga dapat menghindari “loop” pada jaringan listrik tegangan Rendah 400/230 Volt. 50 Hz. 50 Hz distristribusikan melalui Sub Distribusi Panel (SDP) PLN disambungkan ke seluruh unit-unit kWh-meter Rumahnya. Transformator (Trafo) Dinyatakan dalam gambar perencanaan. Bahan Dan Material B. 50 Hz langsung di sambungkan ke unit-unit kWh-meter pada bangunan Rumah Dinas (Type-45. bahwa sistem kelistrikan yang dijelaskan diatas merupakan pendistribusian daya listrik dengan jaringan distribusinya sampai ke beban listrik menggunakan sistem radial yang mempunyai pengamanan dan keandalan yang bertingkat. terbuat dari colled rolled grain oriented silicon steel sheet . sumber daya listrik utama PLN dengan sistem tegangan TR/TR 400/230 Volt. dan dilengkapi dengan RIS Protection Relay dan monitiring device. Sumber listrik utama tegangan 400/230 Volt dengan melalui Low Voltage Main Distribution Panel (LVMDP) akan di-proteksi (di-amankan) dengan unit Ligthning Arrester. bahwa Transformator (Trafo) jenis stap-down dengan tegangan kerja 20 kV/400-230 V. 50Hz tidak mem-back up kebutuhan daya listrik bangunanbangunan diatas.1. Data Tansformator 20 kVolt/400-230 Volt. Type-100 dan SchoolStaff). kelompok sektor Dyn5 (disesuaikan dengan PLN daerah setempat).Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ magnet dan medan listrik (Kuat Medan Elektrostatis) akan merusakkan jaringan sistem listrik dan peralatan listrik yang sensitif. memiliki jenis pemasangan di dalam (in door) ruangan. dengan pendingin minyak shell Diala B (sesuai standar PLN). Sumber daya listrik cadangan diesel generator set dengan sistem tegangan rendah 380/220Volt. 50 Hz.126 - . 50 Hz a. III. Type-54. Kontruksi Trafo : Inti Trafo. Berdasarkan uraian diatas.

Setiap lapisan kumparan diberi isolasi dari kertas A (105 °C) atau kelas yang lebih tinggi sehingga mempunyai kekuatan dielekrik dan mekanik yang kuat dan harus dapat menahan tegangan impuls (tegangan lebih). b) Gelas penduga level minyak.3 Bar selama 15 menit. Kumparan Trafo. . Tanki.009 dan IEC-76) : . . inti ini dijepit dengan kuat sehingga terjamin kekuatan mekanik dan mengurangi getaran serta tingkat kebisingan.Ohm. dijepit menjadi satu yang disebut bagian aktif trafo harus dipanaskan dan dikeringkan dalam oven pengering vacuum sampai tahanan isolasinya melebihi 200 M. d) Lubang pengisian minyak yang diberi tutup.Tegangan Primer : 20 kV. .Tegangan Sekunder (No load) : 400/231 V. Tutup Tanki. yang terdiri dari primer dan sekunder terbuat dari PVF enamel kawat tembaga persegi berisolasi kertas atau lembaran foil winding.019-1985/a. Kebocoran pengelasan harus dites denga tekanan 0. Perlengkapan Standar Trafo . i) Pengaman dengan DGPT-2 atau RIS dan Buchholz Relay. dari type conservator diberi packing neoprene untuk menjamin kekedapan air dan udara luar seminimum mungkin. c. j) Roda yang dipasang pada alas Transformator.Highest voltage of primary windings : 24 kV.127 - . g) Bushing tegangan tinggi dari elastimod dan bushing tegangan rendah dengan kotak pengaman. e) Kran penguras minyak. h) Kommunitor (Tap Changer). a) Name Plate (pelat nama) lengkap dengan diagram hubung belitan. yaitu sama dengan 3 s/d 10 kali tekanan lebih yang ditimbulkan dalam tangki dengan cairan yang digunakan adalah air dengan campuran serbuk fluerescent sehingga dapat langsung diketahui letak kebocoran dan dpat langsung di las kembali. Karakteristik Trafo (harus sesuai SLI. terbuat dari pelat baja tahan karat dan panas (mild steel plate) yang dilas dengan kuat agar dapat menahan gaya yang terjadi saat trafo dioperasikan. Tangki ini diberi sirip pendingin (radiator) yang mengelilingi tangki dengan jarak yang sama.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ - - - - dengan rugi-rugi sangat rendah membentuk rangkaian magnetik tertutup. f) Kuping pengangkat. c) Dial Thermometer dengan kotak. Inti Dan Kumparan Disatukan.

Panel Tegangan Menengah (MVDP) Dinyatakan dalam gambar perencanaan.Pemutus beban tidak dapat dimasukkan jika saklar pembumian tertutup atau saklar pembumian tidak dapat dimasukkan jika pemutus beban tertutup. Vector group : Dyn5 (sesuai dengan PLN Balikpapan). Trafindo. . Applied voltage test : 50 kV. b.Panel MVDP. . . tersedia accessories berbagai fungsi dan ukuran. diantaranya rel vertical. a. IP 55. Kondisi kerja MVDP : . . ± 5 %.temperature rise of windings : 65 °C. rel DIN simetris horizontal. Temperature insulation class : A ± 105 °C. . terbuat dari stainless steel dengan tebal pelat tidak kurang dari 2.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ - Impuls withstand of primary windings : 125 kV.Pintu dapat dibuka kekiri atau kekanan yang dilengkapi engsel yang tidak terlihat dari luar dan gasket polyurethane (freme karet penguat) serta sudut buka hingga 130 derajat.Suhu ruangan 16 s/d 40 °C.128 - . . Cooling type : Sirip (Onan).Ketinggian maksimum 1000 meter diatas permukaan laut. Insulating medium : Oil. rel simetris horizontal.Kelembaban ruangan 80 s/d 100 %. Max. isolator dan lainlain.Pelindung komponen panel dengan plat transparan terbuat dari fiberglass.30 mm yang berukuran standar sehingga dapat ditukar-tukar bagian-bagiannya serta dapat diperluas dengan mudah dan masing-masing lemari terpisah satu sama lainnya dengan pelat pemisah serta di cat oven. Voltage tappings : ± 2 % . . .2. dimana pengoperasian-nya dengan manual atau mekanik. bahwa Panel tegangan menengah 20 kVolt dan Panel Arrester 20 kVolt dari type metal enclosed switchgear dan controlgear untuk pemasangan di dalam (Indoor).Indeks Proteksi (IP) 55. Produksi : Setara Unindo. Max.Memiliki plinth untuk memberikan isolasi dengan bumi. Kontruksi MVDP dan Panel Arrester : . B.oil temperature rise at the top of the tank (hermatically sealed) : 60 °C.

Voltage tests (50 Hz) 1 menit . 1 menit . 1 detik .Implus with stand voltage to earth and between poles. : 400 A. * Ground : Hijau .Implus with stand voltage across the isolating distance . : 16 kV. : 50 kV DC. kuning dan hitam. : 50 kV. yakni dengan lampu tanda maupun indikator lainnya.Rated short-time with stand current 50 Hz. : 16 kA.kuning. * Phasa : Merah.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ - - - Pintu lemari tidak dapat dibuka bila pemutus beban tertutup dan saklar pembumian terbuka dan atau pintu lemari tidak dapat ditutup bila pemutus beban terbuka dan saklar pembumian tertutup. yakni lemari pertama untuk penempatan 3 unit arrester 20 kV-1 phasa. Busbar harus di isolasi berwarna sesuai kode warna PUIL 2000 .Breaking capacity for no-load trafo . dan lemari ketiga untuk 1 unit Circuit Breaker Disconector (pemutus beban) type SF6-LBS dengan fuse sebagai out-going ke sisi primer trafo yang dilengkapi dengan 1 unit saklar pembumian yang beroperasi secara interlog. Pengoperasian pemutus beban dan saklar pembumian dapat dilakukan se-sederhana mungkin dan beroperasi secara interlogmekanik. - - c. : 20/24 kV.Breaking capacity for no-load line . Pengamatan untuk posisi pemutus beban dan saklar pembumian dapat dilakukan tanpa membuka pintu lemari panel MVDP. Panel MVDP terdiri dari 3 (tiga) lemari. : 145 kV. : 125 kV.Power frequency with stand voltage 1 menit . lemari kedua untuk 1 unit Switch Disconector (saklar pemisah) type SF6-LBS tanpa fuse sebagai incoming dari PLN-20 kV yang dilengkapi dengan 1 unit saklar pembumian yang beroperasi secara interlog. 50 Hz. : 50 Hz.Tegangan kerja .129 - .Breaking capacity for active circuit (Cos ϕ = 0.7) and ring circuits . Karakteristik MVDP : .Frekwensi kerja . * Netral : Biru.

Nihon Hiraiki Kogyo.Dinyatakan dalam gambar perencanaan.Dry test = 42∼70 kVrms. • Insulation withstand test voltage. • Insulation withstand test voltage. Kabel Tegangan Menengah Dinyatakan dalam gambar perencanaan. Unindo.24 kVolt untuk pemasangan didalam tanah dan N2XSY . • Insulation withstand test voltage. • Block Electrode Disconector height adjuster yang menghubungkan Earth Terminal bagian bawah dengan Line Terminal bagian atas dan block ini berbentuk selinder crystalline particles dan atau Alumina Porselain dari bahan Zinc Oxide (ZnO) yang menjamin kekuatan anti konduksi. b) Rating current switch : 400 A.Switch Disconector jenis SF6-LBS tanpa Fuse dan dengan Fuse sesuai item c diatas. • Rating Voltage 21∼24 kVolt. • Insulator Housing sebagai tempat beroperasinya block electrode disconector dari bahan syntactic rubber sehingga tertutup dengan sempurna.130 - . Sesuai dengan standar IEC 994-4 (1991). MG.3. Besaran arus a) Bus bar : 630 A. Produksi : Setara Unindo. 10 sec. guncangan (Vibration) dan lain-lain. .24 kVolt untuk pemasangan di pit trench cable dan . • Insulator Porselain sebagai pembungkus insulator housing. Bila pengoperasian dengan motor penggerak. d.5∼36 kVrms. maka peralatan kontrol harus dilengkapi dengan back-up battrey jenis nicad free maintenance untuk pengoperasian seluruh panel MVDP dengan kemampuan bilamana terjadi kegagalan operasi sebanyak 3 (tiga) kali. 1 min. Siemen. B. bahwa Kabel distribusi tegangan menengah 20 kV adalah jenis N2XSEFGbY . Produksi : Setara Sorester. daya tahan panas dan tidak dapat rusak kerena aliran voltasi (Impulse Voltage).Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ - - and cable : 25 kV. SNI dan LMK. Power Hz = 31. Komponen Panel MVDP 20 kVolt Dan Panel Arrester 20 kVolt . Making capacity : 40 kA. bahwa Unit Lightning Aresster mempunyai bagian-bagian antara lain .Wet test = 36∼60 kVrms. AEG.

B. bahwa Rak kabel yang dipakai untuk penempatan jalur kabel distribusi dan instalasi harus menggunakan jenis cable ladder yang terbuat dari Plat Mild Steel dengan finishing Hot Dip Galvanis dan telah dilapisi anti karat (zink chromate) dan sesuai persyaratan PUIL-2000. Kabelindo. Nobi. Produksi : Setara Simetri. SPLN 43-1 198. IEC 502-1983. 36 kA. Produksi : Setara Terasaki. ABB. MCB 1 phasa. pemutus tenaga mini MCB. Panel Tegangan Rendah Dinyatakan dalam gambar perencanaan. IP 55 dan jenis inbow waterproof (PVC High Impact) dengan pintu transparan. Komponen Panel Dinyatakan dalam gambar perencanaan. dan IEC 947-2. Kabelmetal. Voksel. dan 18 kA. Produksi : Setara Supreme. dan 8 kA.131 - . PLN. PLN. . 25 kA. PLN. OniRack. Kabel Tegangan Rendah Dinyatakan dalam gambar perencanaan.1986. Produksi : Setara Metosu. bahwa komponen panel utama banyak ragamnya. IP 54 serta memenuhi persyaratan PUIL-2000.0. Rak Kabel Dinyatakan dalam gambar perencanaan. 8 kA dan 5 kA yang telah memenuhi persyaratan SPLN 108/SLI 175/IEC 989. yaitu jenis pemasangan didinding (wall mounted enclosure).4. SIER. Hager.0. B. B. AEG. LMK. SPLN 43-5.6/1 kVolt untuk pemasangan di-dalam tanah dan NYY . LMK. Voksel. 3 phasa. LMK. b) Automatic Tranfer Switch (ATS) atau sistem tukar (Interloc). Merlin Gerin. B. 10 kA. 45 kA.5. PUIL2000. jenis pemasangan dilantai (standing mounted enclosed) yang kontruksinya dari plat baja dengan tebal plat 2 mm dan dicat oven. Produksi : Setara Supreme.7. a) Pemutus tenaga MCCB. Hansel. PLN.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ di rak kabel (udara) harus telah memenuhi persyaratan. bahwa Kabel distribusi tegangan rendah adalah jenis NYFGbY . PUIL-2000. 3 phasa. OniPanel. Kabelindo. Kabelmetal. bahwa Box panel listrik ada 3 jenis. antara lain . 15 kA. LMK.6/1 kVolt untuk pemasangan di atas plafon (udara) harus telah memenuhi persyaratan SNI 04-2701-1992.6. JapaPanel.

∗ Sistem Koneksi : 3 phasa.5 W/kVar. LMK. ∗ Protection class : IP 42. IEC 831-2 (1996). ∗ Rating Voltage : 525 Volt. yaitu jenis kering (Metallized Polypropylene Film) yang bias memperbaiki kerusakan sendiri dan memiliki ketentuan-ketentuan.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ c) Satu pelat dudukan sehingga lebih menjamin aspek keamanan dan lebih mudah dalam pemasangan. dan memenuhi standar LMK. antara lain . e) Blocking Reactor (Detuned Filter) Blocking reactor harus dari material kumparan tembaga jenis Polyeter Resin yang pencetakannya dalam keadaan Vakum dan tekanan tinggi dengan thermal resistance 150 °C. 50 kA) dilengkapi mekanisme motor yang sama sehingga bisa beroperasi secara otomatis dan sistem interlok mekanis dan elektris mencegah kedua pemutus tenaga menutup secara serentak walaupun hanya sesaat.5 % s/d + 10 %.1 x Un). digunakan untuk melindungi kapasitor bank dari kerusakan akibat kelebihan tegangan atau gelombang arus Harmonic yang terlalu tinggi dan dalam menghindari resonansi serta . ∗ Discharge time to 50 V : < 60 detik. pada sistem 400 (NO Load). ∗ Continuous over Voltage : 10 % (1. PUIL2000. IEC 32 B. ∗ Losses at + 20 °C : < 0. dimana semuanya sesuai dengan standar IEC 269-1. Produksi : Setara Stomberg. ∗ Tingkat Insulasi : 3 kV (power frequency) & 15 kV (Impulse). 100 kA dengan rating voltage 500/660 Volt lengkap dengan solid links (dudukan HRC fuse) dengan rating current 1 step diatas rating current HRC Fuse serta harus memeliki alat pencabut HRC Fuse (Fuse Handle) standard SFS 2371. ABB. Harus memenuhi standar IEC 831-1. ∗ Temperatur category : -40 °C s/d 50 °C. 4 pole. LMK. Produksi : Setara Nokian. Delta.132 - . Merlin. AEG. ∗ Continuous over current : 30 % (1. d) Kapasitor Bank Kapasitor harus dari jenis Self Healing Dry Type. ∗ Rating Frequency : 50 Hz. Littelfuse. ∗ Toleransi kapasitas : . Kedua pemutus tenaga (MCCB. PUIL2000. ABB Fuse Links dari jenis HRC Fuse/phasa. Produksi : Setara Terasaki. AEG.3 x In).

PUIL2000. ∗ Protection class : IP 23.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ menurunkan presentasi harmonic pada jaringan listrik. g) Relay Pengaman yang digunakan antara lain : . antara lain . LMK. yaitu factor daya rendah. ∗ Insulation class : T 40. temperatur terlalu tinggi. 0. ∗ Rating Frequency : 50 Hz. Produksi : Setara Nokian. Harus memenuhi standar EN 50082-2 & EN 50081-2 EMC. ∗ Inductance of the reactor : ± 3 % tuning accuracy. ∗ Rating Voltage : 400 Volt. LMK. ∗ Rating Frequency : 50 Hz ± 2 % automatic selection. koneksi (penyambungan) antar phasa atau phasa – netral yang memiliki ketentuan-ketentuan sebagai berikut . ∗ Jumlah step automatic : 6 Step. ∗ Operational sequence : 4 Program regulasi. kelebihan atau kekurangan tegangan. Harus memenuhi standar IEC 76/3. ∗ Protection class : IP 40 (pada panel) & IP 20 (pada rel DIN). Produksi : Setara Nokian. ∗ Detuning factor : 7 %. PUIL-2000. Ketentuanketentuan lainnya yang harus dipenuhi.7 VA.5 %. ∗ Harmonic load : UH3 = 0. ∗ Ambient temperature : 0 °C s/d 40 °C. dan sebagainya. VDE 0532831-2.5 & UH5 = UH7 = 5 % Based on Un. ∗ Rating Voltage : 230/400 Volt. ∗ Accuracy class : 1. f) Automatic Power Factor Regulator (APFR) APFR untuk mengatur step kapasitor secara otomatis yang menggunakan teknologi digital (Microprocessor) yang dipasang langsung pada panel atau rel DIN. ∗ Current transformer (CT) : 5A.133 - . factor daya terlalu kapasitif atau induktif. ∗ Kontrol & Proteksi : 6 jenis alarm. ∗ Separate source test : 3 kV – 1 min. ∗ Ambient temperature : 40 °C. kelebihan arus.

waktu tanggapan selama 200 mili detik. tunda waktu selama 0 s/d 1 detik. Under and Over Voltage Relay (Rele turun dan naiknya tegangan). 50 Hz. pengamanan peralatan pada instalasi terhadap tegangan yang semestinya pada sistem tak stabil. tegangan kerja 220 V. tunda waktu 1 detik. sensitivitas arus sebesar 0. pengamanan peralatan pada instalasi listrik akibat adanya variasi terhadap arus yang semestinya. tunda waktu selama 0.3 detik. kontak keluaran 10 A (power faktor = 1). waktu tanggapan selama 200 mili . suhu operasi sebesar -5 s/d 55 °C. proteksi terhadap kontak langsung.2 detik. tegangan kerja 220 V. tegangan kerja 220 V.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ ∗ ∗ ∗ ∗ ∗ Earth Fault Relay (Rele arus bocor bumi). sensitivitas tegangan sebesar ± 10 % dari tegangan kerja. ∗ Relay Kontrol Arus. 50 Hz. tegangan kerja 220 V. Fase Fault Relay (rele kesalahan phasa). suhu operasi sebesar -10 s/d 50 °C. 50Hz. tidak langsung dan api. mengaktifkan pengisian batere bila tegangan jatuh di bawah ambang batas. Relay Kontrol Tegangan. sensitivitas tegangan sebesar ± 10 % dari tegangan kerja. dipasang sebagai tambahan terhadap system kontrol dengan kontak keluaran 8 A (Cos ϕ = 1) 250 V.003 s/d 0. 50 Hz. 50 Hz.3 A. proteksi terhadap turunnya dan naiknya tegangan yang semestinya pada sistem tak stabil. kontak keluaran 10 A (power faktor = 1). tegangan kerja 220 V. tunda waktu selama 0. Short Circuit Relay (Rele arus hubung singkat). sensitivitas tegangan sebesar ± 15 % dari tegangan kerja. kesalahan urutan phasa dan ketidakseimbangan beban antar ketiga phasa terlalu besar. proteksi terhadap kehilangan salah satu phasa.134 - . suhu operasi sebesar -10 s/d 50 °C. tegangan kerja 220 V. suhu operasi sebesar -10 s/d 50 °C. suhu operasi sebesar -10 s/d 50 °C. 50 Hz. proteksi terhadap arus hubungan singkat atau akibat adanya variasi terhadap arus yang semestinya.

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

detik, suhu operasi sebesar -5 s/d 55 °C. ∗ Reverse Power Relay (Rele daya balik), proteksi terhadap adanya daya balik baik dari sumber utama (PLN) maupun sumber cadangan diesel genset sehingga kedua sumber tidak boleh terinterkoneksi walaupun sesaat. Relay-relay pengaman harus sesuai dengan standar PUIL2000, LMK dan IEC. Produksi : Setara Merlin Gerin, AEG, Omron. h) Peralatan Kontrol ∗ Kontrol Stater Motor, untuk kapasitas dibawah 5.000 Watt harus menggunakan sistem Direct On Line (DOL) yang terdiri dari tiga komponen, yakni Breaker, Contactor, Thermal Overload dengan sirkit kontrol tegangan 230 V, 50 Hz dan dilengkapi dengan tombol tekan ON-OFF, lampu tanda untuk start, stop dan fault/kesalahan. ∗ Kontrol Stater Motor, untuk kapasitas diatas 5.000 Watt harus menggunakan sistem Star Delta yang terdiri dari tiga komponen, yakni Breaker, Star Contactor, Delta Contactor, Line Contaktor lengkap dengan kontak blok tunda waktu, Thermal Overload dengan sirkit kontrol tegangan 230 V, 50 Hz dan dilengkapi dengan tombol tekan ON-OFF, lampu tanda untuk start, stop dan fault/kesalahan. ∗ Voltmeter Cam Switch (Saklar Voltmeter) 7 (tujuh) posisi dengan arus thermal 12 A, tegangan kerja 230 V, 50 Hz, ∗ Ammeter Cam Switch (Saklar Ammeter) 4 (empat) posisi dengan arus thermal 12 A, tegangan kerja 230 V, 50 Hz. ∗ Change Over Cam Switch (Saklar Alih) 3 (tiga) posisi (Manual, OFF, Outo) dengan arus thermal 20 A, tegangan kerja 230 V, 50 Hz. ∗ Pushbutton (Tombol Tekan) dengan bentuk bundar sring return, type flush dengan posisi NO, berwarna merah untuk stop dan berwarna hijau untuk start. ∗ Emergency Pushbutton dengan bentuk bundar latching key release dia.40 mm dengan posisi NC, berwarna merah. ∗ Lampu Tanda lengkap dengan lampu type protected Led, tegangan kerja 230 V, 50 Hz, dengan penutup plastik berwarna putih, Hijau, Merah, kuning dan biru. Peralatan kontrol harus sesuai dengan standar PUIL-2000, LMK dan IEC.

- 135 -

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

Produksi : Setara Merlin Gerin, AEG, ABB, Siemens. i) Unit Lightning Arrester R,S,T - phase & Netral, 100 kA, 40kA dan 15kA, 400 V untuk tegangan rendah, harus memenuhi persyaratan DIN VDE 0675 part6 LMK, PLN. Produksi : Setara Phoenix Contect, OBO Bettermann, Merlin Gerin. j) Meter Pengukur ∗ Volt Meter (Pengukur tegangan listrik), kapasitas 1,2 x In continue, kelas 1,5, skala 0-500V, ukuran 144x144 atau 96x96, ketelitian 1,5 %, suhu operasi -10 s/d 50 °C. ∗ Amper Meter (Pengukur arus listrik), kapasitas 1,2 x In continue, kelas 1,5, skala 0-500A, ukuran 144x144 atau 96x96, ketelitian 1,5%, suhu operasi -10 s/d 50 °C. ∗ Frekwensi Meter, Cos Phi Meter, dan lainnya harus berukuran 144x144 atau 96x96, ketelitian 1,5 %, kelas 1,5, suhu operasi -10 s/d 50 °C. ∗ Kilo Watt Meter (kWh-Meter) dari jenis 1 phase dan 3 phase harus sesuai dengan data teknis PLN dan LMK. Meter-meter pengukur sesuai dengan standar LMK, IEC 51. Produksi : Setara Schlumberge, AEG. k) Busbar dan sepatu kabel serta perekatnya (Mur dan Baut) adalah jenis tembaga dengan konduktifitasnya sebesar 99,99 % yang dilengkapi dengan warna phasa, netral dan pembumian sesuai persyaratan BS 1977, DIN 46235, LMK, PLN. Produksi : Setara Catu, Unibell, Voksel. B.8. Instalasi Listrik (Peneranga, Stop Kontak, Unit AC, Dan lain-lain) a) Kabel instalasi listrik adalah jenis NYM 3 core 500 Volt untuk 1 phasa yang telah memenuhi persyaratan SII 0209-78, VDE 0250, LMK, PLN. Produksi : Setara Supreme, Kabelindo, Kabelmetal, Voksel. b) Pipa & fleksibel conduite pelindung kabel instalasi listrik dan accessories lainnya adalah jenis PVC high impac yang telah memenuhi persyaratan BS 6099, BS 4607, LMK, PLN. Produksi : Setara EGA, Waler, Marshall Tuplex. B.9. Elektroda Pembumian Elektroda pembumian adalah dari bahan tembaga pejal dengan konduktifitasnya sebesar 99,99% yang telah memenuhi standard BS 1977, DIN 46235, LMK, PLN.
- 136 -

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

Produksi : Setara Catu, Unibell. B.10. Saklar Dan Stop Kontak a) Saklar memiliki rating volatge 250 V, 10 A type rocker dengan jenis single gang, double gang maupun multiple gang. b) Stop kontak 1 phasa normal memiliki rating voltage 250 V, 16 A dan stop kontak 1 phasa khusus dilengkapi saklar dan lampu tanda memiliki rating voltage 250 V, 13 A. Saklar dan stop kontak tersebut diatas harus memenuhi persyaratan IEC, SPLN, LMK dan harus dilengkapi dengan box dari bahan metal anti karat atau mouled plastic. Produksi : Setara MK, Legrand. IV.A. B.11. Armatus Lampu dan Komponen Lampu a) Armatur lampu memiliki plate minimum 0.7 mm dicat dasar anti karat dan dicat oven warna putih untuk jenis recessed mounted TL 1 x 36 W atau 2 x 36 W type TKI maupun type balok, down light dengan lampu PLC 18 W, dan Down light halogen 50 W/12 V, dimana harus mempunyai terminal pembumian, ventilasi didalammnya cukup baik dan reflector terbuat dari bahan alumunium silicon alloy dengan derajat pemantulan yang sangat baik. Produksi : Setara Artolite, OniLigt, Phillips. b) Komponen lampu, yaitu Ballast dari type Low loss dan digunakan untuk satu lampu floerescent (Neon) yang terpasang kokoh pada armatur. c) Capasitor harus dari jenis metalized paper dengan maksimum temperatir 85 °C, 250 V, 50 Hz, toleransi ± 10 % serta dilengkapi dengan Stater socket dari jenis polycarbonate dan Staternya dari jenis ES Porceliain lamp holders. Produksi : Setara Phillips, Atco, BJB.

5.3.2. Instalasi Diesel Generator Set A. Sistem Sumber daya listrik cadangan berasal dari sumber daya listrik diesel generator set dengan sistem tegangan rendah 400/230v, 50Hz yang akan melayani kebutuhan daya listrik bilamana sumber daya listrik utama PLN mengalami gangguan atau pemadaman. Sumber listrik utama dan cadangan akan beroperasi interlog otomatis secara mekanik maupun elektrik atau automatic tranfer switch (ATS) yang pendistribusian daya
- 137 -

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

listrik melalui Panel distribusi yang dinamakan Panel Utama (LVMDP). B. Bahan dan Material Dinyatakan dalam gambar perencanaan, bahwa Diesel Generator Set menggunakan jenis Silent mobile dengan pendingin radiator dan kecepatan putar generator 1500 rpm serta mempunyai tingkat kebisingan ≤ 55 db pada jarak 1 meter dari diesel genset dengan Kapasitas Continous Rating Power sesuai standar BS 5514 (1982), DIN 6271, ISO 8528, ISO 3046/1, AS 2789, SNI dan LMK. Generator set (Alternator) ini digerakan dengan penggerak Diesel Engine, dimana motor bahan bakar yang menggunakan percikan nyala (Busi) diperkenankan untuk digunakan. Diesel engine sebagai penggerak Genset (Alternator) harus diuji secara spesifik oleh Laboratorium penguji, antara lain ; 1. Nilai nominal motor bahan bakar harus berdasarkan kondisi standar Society Of Automotive Engineers (SAE), yaitu pada tekanan 746,25 mm Hg, temperatur udara masuk 29,4 °C pada ketinggian kurang lebih 150 m diatas permukaan laut, dan tekanan uap ai 9,65 mm HG dilakukan lewat pengujian di Laboratorium yang diakui. 2. Nilai nominal daya kuda teruji dari motor bahan bakar yang di uji di laboratorium penguji dengan kondisi standar SAE, harus dapat diterima. 3. Dalam hal khusus, motor bahan bakar yang berada di luar rentang daya dan tipe motor bahan bakar yang teruji, harus mempunyai kemampuan daya kuda untuk melayani gerakan Genset (Alternator) tidak kurang dari 10 % lebih besar dari daya kuda rem maksimum dibutuhkan genset pada setiap kondisi beban genset. 4. Pengurangan sebanyak 2,5 % dari daya kuda nominal motor bahan bakar pada kondisi standar SAE harus dibuat untuk motor diesel yang dipasang pada ketinggian 300 m diatas 150 m. 5. Untuk motor diesel yang berada pada temperatur udara masuk diatas 30 °C, maka untuk setiap kenaikan 5,6 °C (10 °F) menurut koreksi kondisi standar SAE, pengurangan daya kuda nominalnya sebesar 3 % harus dibuat. 6. Motor diesel setelah dijalankan minimum 24 jam, harus mempunyai daya kuda nominal sama atau lebih besar dari daya kuda rem yang dibutuhkan untuk menggerakkan Genset (Alternator) pada kecepatan nominalnya dibawah setiap kondisi beban genset.

- 138 -

outdoor service. • Air Cleaner : Direct mounted. Washable. Hourmeter.. • Alternator Starting : 24V-DC or 48 V-DC. • Instrument Panel : English & Metric.139 - . Constant speed. • Engine Crankcase Vent System : Silent mobile. • Wiring Diagram : …………. In (mm) • Displacement – in3. • Junction Box : Integral with instrument panel .. …. Speed : Integral EFC govenor. • Model : ………… (setara Caterpillar. • Engine Type : In-line Construction. • Governor.. • Installation Drawing : …………. • Fuel Connections : ………… (setara Caterpillar. • Fuel Filter : Primary filter w/priming genset (alternator). for DC wiring . Direct Injection. Tachometer.E. • Ignition Type : Diesel (Compression). • Flywheel Power Take Off : …… in SAE Industrial Fly-Wheel connection.(mm) : …. • Fuel Injection System : Direct Injection.. • Number Of Cylinders : …………. Cummins. A. lengkap Belt guard. • Flywheel Housing : S. • Coupling : ………… (setara Caterpillar. • Engine Manufacture : ………… (setara Caterpillar.A. • Exhaust Protection : Metal Guards on Manifolds & turbocharge. Cummins.(L) : …………. • Aspiration : Turbocharged. Cummins. Komatsu).. 4 Stroke Cycle. Oil Pressure & two (2) Volmeter. in3 (Liter) • Compression Ratio : 16.. Komatsu). • Rotation : Clockwise (CW) standard. in (mm) x …. dan harus menyebutkan .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Data Diesel Engine yang digunakan dari jenis In-line Construction. • Bore and Stroke – in. Komatsu). Komatsu). • Rating BHP/ kW : …………. 4 Stroke Cycle dengan pendingin Water Cooled (Radiator).#3. Water Temperature. Cummins.0 : 1 • Valve per cylinder : …………..

IEC 34-1. Data Generator Set (Alternator) yang digunakan dari jenis Revolving filed. VDE 0530NEMA MG-1 22. tanki harian dan lain-lain memenuhi standar spesialisasi Silent mobile. Raw Water Solenoid Operation : Automatic from engine controller & from instrument panel. Beban kejut 0 – 15 %. . bilamana sumber daya listrik utama PLN mengalami gangguan.140 - . antara lain . Lube Oil Cooler : Engine water cooler plate type. Circuit Breaker dengan Motor Mechanism lengkap dengan control position warning light. single bearing. AMF (Automatic Mains Failure) Module. tanpa AVR ± 5 % (bilamana AVR tidak bekerja). dan harus menyebutkan. Stanford. • Automatic Voltage Regulator : Beban static 0 . Mitshubisi. Beban kejut 0 – 10 %. • Rating Voltage : 400/230 Volt. Peralatan kontrol dan power panel diletakkan atau terpasang sedemikian rupa hingga muda untuk pengoperasian maupun perbaikkan serta dilengkapi dengan otomatis starting dan otomatis On-Load circuit breaker dalam 10 detik. MWM Deuzt. Komatsu. • Frequency : 50 Hz. 4 Pole – Y Vector. Produksi : Setara Leroy Somer. Produksi : Setara Caterpillar. Accessories lain. Harus sesuai dengan standar BS 5000 Part 99. Staters : Two (2) 24 V-DC or 48 V-DC. Throttle Control : Adjustable speed control tamper proof. LMK. Run Solenoid : 24 V-DC or 48 V-DC Energized to run.4%. atau Exciter tanpa sikat rotor berbentuk silinder. Lube Oil Filter : Full flow w/By-pass valve. Lube Oil Required : Gear drive. Cummins. AVK. Housing Engine dan sound proof.3%. Gear type. Run-Stop Control : On instrument panel. • Automatic Frequency Regulator : Beban static 0 . Battery Charger. Overspeed Control : Electronic w/reset & test on instrument panel.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ • • • • • • • • • • interconnection to Engine controller.

Hal tersebut akan memungkinkan terjadinya sambaran petir berkurang dan daya tarik muatan terhadap muatan awan terkonsentrasi pada titik sambaran air terminal saja. . Kabelmetal. Bahan dan Material B.2. Zeus. PLN. LMK.3. LMK. Bakrie.6/1 kV yang telah memenuhi persyaratan LMK. Ese Tech. PLN. Produksi : Setara Supreme. Kabelindo.3. Kabel Penghantar Kabel penghantar untuk instalasi penangkal petir adalah jenis NYY 0. Batang Peninggi (Penyanggah Air Terminal) Batang peninggi untuk air terminal adalah tiang tembaga pejal berdiameter 100 mm dengan tinggi 24 meter telah memenuhi standard BS 1977. Pelepasan medan ionisasi keawan akan dapat (mampu) menimbulkan perbedaan potensial antara awan dan permukaan tanah (bumi). Sistem Sistem penangkal petir menggunakan sistem elektrostatis non radio aktif yang prinsip kerjanya adalah menarik energi medan listrik di atmosfir yang meningkat dengan cepat pada saat terjadi petir. PLN. Kurn. Apollo. B.141 - . Instalasi Penangkal Petir A. B.3. Voksel. sehingga arus muatan pada tingkat yang paling rendah akan dapat mengalir secara terus menerus ke tanah melalui penghantar menuju elektroda pembumian yang tersendiri.1. Air Terminal (Splizen) Air terminal atau splizen untuk sistem elektrostatis adalah jenis Non Radio Aktif dan harus sesuai dengan standard IEC 1024-1. pengumpulan energi ini terlebih dahulu diakumulasikan dan kemudian dibebaskan pada waktu yang telah ditentukan untuk menciptakan ionisasi dengan loncatan muatan disekitar batang penerima (Ait Terminal/ Splizen) penangkal petir.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 5. Produksi : Setara PPI. Produksi : Setara Prevectron. B.

B. power supply 220 V-AC/ 48 V-AC dan battery charger (Nicad type) untuk maksimum 120 menit.20°C s/d + 70°C.Telkom yang disebut Direct Line yang mana akan dipusatkan pada terminal box telepon sebelum disambungkan ke Peralatan Utama Telepon (PABX) sebagai pengontrol dan penghasil extention ke sambungan outlet telepon.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ B. LMK. Pipa & flexibel pelindung kabel adalah jenis PVC High Impact yang telah memenuhi standard LMK. Hansel.2. PLN.142 - . 5.3. Instalasi Telepon A. temperatur kerja : . Peralatan Utama Telepon (PABX) Unit PABX menggunakan teknologi switching digital dengan moduler pulse code modulation (PCM) dan storage programmed pada satu paket sistem yang moduler seiring. B. . Panasonic. Waller.3.4. Produksi : Setara BICC Brand-Rex. Marshall Tuplex. LMK. AMP. Elektroda Pembumian Elektroda pembumian dari bahan tembaga pejal yang telah memenuhi standard BS 1977. PT. Unit PABX dilengkapi dengan terminal blok utama. Produksi : Setara Toshiba. DIN 46235. Fujisu. Produksi : Setara EGA. Siemens. Sistem Sistem telepon menggunakan sistem sambungan langsung ke line PTT PT. Unibell. Avaya. Bahan Dan Material B. Kabel Telepon Kabel telepon adalah jenis Unshielded Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) yang telah memenuhi standard ISO 11801 yang dapat menerima frekwensi hingga 200 MHz. dan impedance : 100 Ohm.1.Telkom. Produksi : Setara Catu. Produksi : Setara Hager. B. Terminal Box Terminal box telepon adalah jenis Inbow water proof (PVC High Impact) dengan pintu transparan memiliki IP 54 yang telah memenuhi standard IEC.4.

2. Legrand. 1. LMK dan harus dilengkapi dbox dari bahan metal antikarat atau mouled plastic. dimana setiap zone dapat menampung berbagai jenis detektor secara paralel sehingga areal pada satu lantai dapat dibagi menjadi beberapa zone pendeteksian yang pengecekan zone dapat dilakukan dari unit MCFA dan announciator (Duplikat MCFA). 3. Lampu tanda sebagai indikator zoning kejadian. Material Dan Bahan III. control module. − Alarm silencing or alarm disable .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ B. Adapun sistem MCFA yang akan digunakan antara lain . 6. Produksi : Setara BICC Brand-Rex. MCFA Merupakan panel kontrol yang terdiri dari power module. alarm signal module. Instalasi Fire Alarm (Penginderaan Kebakaran) A. Berbagai jenis Detector sebagai alat pendeteksi suhu dan asap.5. Avaya. − Disconection alarm. − Pre signal dan zone sounder. − Power failure alarm.143 - . Unit Annunciator Aktif sebagai duplikat MCFA. dan zone module dengan teknologi microprocessors control automatic yang dilengkapi dengan antara lain .A B. − General alarm. 5. Outlet Telepon Outlet telepon jenis 4 kabel (2 pairs) sesuai standard yang telah memenuhi standar IEC. B. 4. 5.1. MCFA menggunakan sistem konventional akan membagi areal menjadi beberapa zoning. − Main sounder berbunyi bila terjadi kebakaran.4. Sistem Sistem Master Fire Alarm (MCFA) direncanakan akan menambah fasilitas tindakan pengamanan dini terhadap bahaya kebakaran. Break Glass Switch sebagai tombol tekan secara manual. Alarm bell sebagai indikator audio kejadian.3. MK. Unit Master Control Fire Alarm sebagai beralatan utama.

B. Pemasangan outbow. I. Two wire low current design.5. contoured design.4. Minimum 90 dB pada jarak 1 meter. Dual chamber. 50 Hz/ 48 . . Annunciator Panel − − − − − Module contruction Dilengkapi dengan indikator lampu dengan nama lokasi.95 %.2. Break Glass Switch − − − − − − Respousive and reliable Easy to operate Simple to reset. Modern.3.38 °C.A B. Signal emergency telepon dan handset telephone. B. Battery check. Temperatur kerja : 0 . Tegangan kerja : 220 V-AC. Tombol reset dan tombol disconect zone. Flush or surface mounting.144 - .50 volt. Alarm bell. IV.24 V-DC. Complete with emergency telephone outlet. contoured design. Circuit selection rotary switches berfungsi untuk memilih zone yang akan dioperasikan. Alarm Bell − − − − − Vibration type. Humidity : 20 . B. Ionization Smoke Detector − − − − − Standby voltage : 18 . Ukuran diameter 6” Modern. Fire report.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ − − − − − − Sistem test. Emergency telepon outlet.

Coverage area : 60 . Nohmi. VI. B. Optional auxiliary relay.6.70 m2 Kenaikan temperatur yang dideteksi 20 °C menit.8. V. Functional test switch. Photo electric Smoke Detector (Optional) − − − − − − Standby voltage : 18 . output voltage 24 .15 %/ m.9. Fixed Temperatur Heat Detector − − − − − Standby voltage : 18 .100 m2 B.50 volt. Produksi : Setara National.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ − − − − − − − Adjustable sensilivity. Type operas : NC (normally-open). Power Supply Unit Peralatan utama MCFA harus di supply dari satu power supply unit dengan input voltage 230 V AC.95 %. Coverage area : 60 .50 volt. Sensilivity test points. Flashing LED for visual supervision.50 °C.A B.100 m2 Sensilivity terhadap black smoke. .7. Type operasi : NC (normally-open). Rate Of Rise Heat Detector − − − − − Standby voltage : 18 . Sensilivity : 5 .90 °C. Temperatur kerja : 0 . Modern.90 m2 Kenaikan temperatur yang dideteksi 20 °C menit. Temperatur kerja : . Temperatur kerja : 50 .A B.38 °C.145 - . contoured design. Humidity : 20 . Nittan.60 menit.50 volt.10 .48 V DC dan di back up dengan battery charger (Nicad type) untuk maksimum 30 . Coverage area : 60 . Coverage area : 60 .

dan Program selector serta volume Control. Produksi : Setara BICC Brand-Rex. Marshall Tuplex. Peralatan sistem tata suara berupa master didalam ruang kontrol.20°C s/d + 70°C. LMK. MK. Legrand. maka diperlukan . jenis 4 kabel (2 pairs) sesuai standard yang telah memenuhi standar IEC. Hansel. Power Amplifier. Untuk menjamin bahwa program-program yang diperdengarkan (diumumkan) sesuai dengan yang dikehendaki.11. 5. VDE 0250.3. Alarm (chime module) atau Emergency Panel.146 - .10. PLN dan atau jenis Unshielded Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) yang telah memenuhi standard ISO 11801 yang dapat menerima frekwensi hingga 200 MHz. B. Tunner Radio. Produksi : Setara EGA. Instalasi Tata Suara A. Terminal Box Terminal box tata suara adalah jenis Inbow water proof (PVC High Impact) dengan pintu transparan memiliki IP 54 yang telah memenuhi standard IEC. dimana terletak Pre-Amplifier Mixer. B. Sistem Sistem tata suara (sound system) dengan fungsi umum (pagging address) terdiri dari public address dan back ground music serta car call system. Produksi : Setara BICC Brand-Rex.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Produksi : Yang direkomendasi oleh produk peralatan utama MCFA. LMK. Waller. LMK dan harus dilengkapi dbox dari bahan metal antikarat atau mouled plastic. Kabel Fire Alarm Kabel fire alarm adalah jenis NYMHY 3 core 500 Volt untuk 1 phasa yang telah memenuhi persyaratan SII 0209-78. dan impedance : 100 Ohm.6. Avaya. B. temperatur kerja : .12. Produksi : Setara Hager. Tape Dect. Emergency Telephone Outlet Emergency telepon outlet. Pipa & flexibel pelindung kabel adalah jenis PVC High Impact yang telah memenuhi standard LMK.

Untuk keperluan pemanggilan kepada pengemudi mobil dapat disiarkan melalui Car Call microphone yang terletak di areal teras depan atau pada ruang reception.23 V/ 15 Kohm bal/sys.20.147 - . TOA. 50 Hz. sedangkan dalam keadaan darurat (emergency) semua program dapat di putuskan dan selanjutnya dapat disiarkan pengumuman atau signal dari fire alarm melalui emergency microphone (Auxilary Monitoring) dengan satu prioritas channel di ruang kantor pengelola. − Tanggapan Frekwensi : 30 . 16 Ohm. Mic. Mic.18. B. . − Power : 1000 Watt. 50 Hz. − Output : 50/ 70/ 100 V/ 8 Ohm. − Sumber Tegangan : 220 V AC. TOA. B. 24 V DC. − Power : 60 dan 120 Watt. Aux. 24 V DC. − Music : 70 dB dibawah rated power. EGi. − Output : 70. Produksi : Setara Phillips. − Input : 3 Mic. Pre-Amplifier Mixer Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain . − Input : 1. Tape dack. : 65 dB. − Sumber Tegangan : 220 V AC. Produksi : Setara Phillips.000 Hz. 100 V/ 4. − Noise Level : < 90 dB. Power Amplifier Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain . B.000 Hz. 8. Tunner radio.1. Bahan Dan Material B. Alarm/ Chime Module (Emergency Panel) Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain . Setiap interupsi didahului dengan suatu nada tertentu (Chime Signal) yang dibangkitkan dengan chime generator yang terpasang pada monitor dist (Sistem tata suara). − Tanggapan Frekwensi : 30 .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ master monitoring berupa Pagging Microphone yang terletak di ruang operator.3. − Noise Level : 80 dB. selanjutnya program input sampai lound speaker sesuai dengan zoningnya. EGi.2.

unidirectional dengan 1 tombol bicara. dan tombol alarm. Program Selector Dan Volume Control Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain . TOA. Ceiling Speaker Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain . Produksi : Setara Phillips.148 - . − Chime : 4 macam dapat diprogram. − Power : 24 V DC. − Alarm : Jenis dapat diprogram. − Type : Unidirectional electret microphone dengan 5 tombol. all call. EGi.7. − Sumber Tegangan : 24 V DC.5.6.) Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain . . remote control. Pagging Microphone (Operator Mic. Produksi : Setara Phillips. − Output : 3 W. Emergency Microphone (Car Call Mic. EGi. volume control dengan kemampuan priority overide relay. TOA. B. sesuai standar DIN 33404. TOA. program selector. B. TOA. − Output : bal/ sym + 6 dB. − Mounting : Flush type.) Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain . − Output : bal/ sym + 6 dB. Produksi : Setara Phillips. Priority control. − Power : 24 V DC. − Output Alarm : 1 Volt. Produksi : Setara Phillips. EGi.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ − Output Chime : 1 Volt.4. B. − Type : Double. B. − Power : 24 V DC. Led untuk 5 zone. EGi. − Type : Electret condenser.

− Impendansi : 8 Ohm. Bahan harus tahan terhadap kelembaban udara sekitarnya dan harus disertai kurva frekwensi.000 Hz. Avaya.20. B. − Max. − Output : 6 W. B. − Protection : IP 65 (Outdoor Version). Produksi : Setara Phillips. Produksi : Setara BICC Brand-Rex. temperatur kerja : . .60 menit. PLN dan atau jenis Unshielded Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) yang telah memenuhi standard ISO 11801 yang dapat menerima frekwensi hingga 200 MHz.16. EGi. VDE 0250. Produksi : Yang direkomendasi oleh produk peralatan utama tata suara. LMK.8.9.20°C s/d + 70°C. − SPL (1m) : 100 dB/ 1 W. TOA. − Radiation Angle : 270 deg. − Impendansi : 8 Ohm. Bahan harus tahan terhadap kelembaban udara sekitarnya dan harus disertai kurva frekwensi. Wall Speaker Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain . SPL : 110 dB NL. Produksi : Setara Phillips. Pengkabelan Tata Suara Kabel tata suara adalah jenis NYMHY 3 core 500 Volt untuk 1 phasa yang telah memenuhi persyaratan SII 0209-78. Corrosion resistant. − Tanggapan Frekwensi : 60 . − Material : Aluminium. − Max.24 V DC dan di back up dengan battery charger (Nicad type) untuk maksimum 30 . SPL : 99. B. EGi.149 - . output voltage 12 .000 Hz. TOA.5 dB NL.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ − SPL (1m) : 92 dB/ 1 W. − Tanggapan Frekwensi : 100 . − Radiation Angle : 180 deg. − Mounting : Aluminium bracket. Power Supply Unit Peralatan utama tata suara harus di supply dari satu power supply unit dengan input voltage 230 V AC. − Mounting : Spring mounting. dan impedance : 100 Ohm.10.

30 V DC.150 - . 30 V DC. 500 mA. . Waller. . . Produksi : Setara EGA. 40 VA rating. NC 3 A. Instalasi Security System Dan CCTV A.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Pipa & flexibel pelindung kabel adalah jenis PVC High Impact yang telah memenuhi standard LMK.Siren driver output : 12V DC. Produksi : Setara Hager. . Material Dan Bahan B.Individual Zone output : NO relay.Alarm Transistor output : Sink 100 mA. hold up switch. Panel Kontrol Security System Unit peralatan utama ini merupakan konventional sistem harus memiliki data antara lain . . .Kapasitas Zone : Sesuai gambar perencanaan. Sistem Security system dan closed circuit television (CCTV) dipergunakan untuk membantu pengawasan dengan cara mengamati kegiatan operasi bangunan siang hari maupun malam hari melalui signalsingnal dari magnetic door contact.Transformer : 220/ 18 V AC. Dimana peralatan security system memberikan input signal kepada peralatan CCTV untuk memonitor dan merekam kejadian-kejadian secara otomatis.Latch relay output : NO.Operation Modes : Home mode. . 100 VDC. NC 3 A.Teknologi : Microprocessor controlled. kamera kemudian akan mengaktifkan bell atau strobe light. Marshall Tuplex. . Terminal Box Terminal box tata suara adalah jenis Inbow water proof (PVC High Impact) dengan pintu transparan memiliki IP 54 yang telah memenuhi standard IEC. B.7.3. 5.11. . sound detector. Hansel.Arm/ disarm codes : Three-4 digit codes including master code. user codeand duress code. . 1A (Remarks : Auxiliary output + siren driver output = 1. All codes can be changed by easy programming. . B.5 A).1. LMK.Timing relay output : NO.

2. seperti mesin boor intan. Door Contact Peralatan ini adalah jenis tombol tekan yang dioperasikan dengan daun pintu maupun daun jendela dapat dipasang secara paralel dan dilengkapi dengan kunci reset. Produksi : Setara C&K System. Pengoperasian peralatan ini pada waktu siang dan malam hari (24 Jam). B. . dilengkapi dengan pengatur kepekaan serta lampu indikator. . Produksi : Setara C&K System. B. Hold Up Switch Peralatan ini adalah jenis tombol tekan yang dioperasikan dengan tangan dan dilengkapi dengan kunci reset dipasang pada tempat tertentu. .Input number : Minimal 4 Kamera dan maksimal 8 kamera.Teknologi : Automatic sequential switching (ASS). . Sony. .Impendance : 75 Ohm.5. 50 Hz. burning bor attack dan lain-lain.Operating temperature : .Power : 15 Watt.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ . dan terpasang pada plafon pada ruangan tertentu harus sesuai dengan standar yang berlaku. Produksi : Setara C&K System. .20 s/d 50 °C. Produksi : Setara C&K System. . Pengoperasian peralatan ini pada waktu malam hari hingga pagi hari. Sound Detector Alat ini mendeteksi suara bila terjadi usaha pembobolan. B. B.Sequential Interval : 2 . tahan terdapat tekanan mekanik dan temperatur luar sesuai dengan standar yang berlaku.4. Sanyo.3. automatic switching.151 - .45 detik. Produksi : Setara C&K System.Control Select : Camera 1/2/3/4 or 1/2/3/4/5/6/7/8. sesuai dengan standar yang berlaku. Switcher CCTV Unit peralatan utama ini harus memiliki data antara lain . .Tegangan kerja : 220 V AC. palu tangan.

Video S/N ratio : 50 dB. . compositel).Image sensor : Interline transfer method CCD.Angular Travel : Pan = 350 derajat max.8.60 menit.6 mm).152 - . B.7.Power : Max.8 mm x 3.Tegangan Kerja : 220 V AC. Produksi : Yang direkomendasi oleh produk peralatan utama.10. Kabel Security System Dan CCTV Kabel tata suara adalah jenis NYMHY 3 core 500 Volt untuk 1 phasa yang telah memenuhi persyaratan SII 0209-78. Sanyo.Type : Built in Digital Signal Processing circiut.9.Scanning system : PAL standard.Image size : 1/3 “ (4. Sony. 0. Imager : 0. B. 50 Hz / 12 V DC. LMK. B. . .Synchronizing System : Automatic Switching.Speed : 6 .0 V(p-p) (75 Ohm.Video output level : 1. Time Lapse Video (TLV) TLV merupakan peralatan perekam hasil gambar dari kamera secara otomatis dapat merekam lokasi yang terjadi gangguan alarm.9 Lux (Gain high).3 Lux. . . . Sony.6. PLN untuk keperluan power dan jenis Unshielded . harus disesuaikan dengan item e diatas dan sesuai standar yang berlaku. 75 VA. Colour Camera Unit peralatan utama ini harus memiliki data antara lain .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ B. Sony. Pan Tilt Unit peralatan ini berfungsi untuk menggerakkan kamera secara horizontal dan vertikal yang harus memiliki data antara lain . . . . B. dan tilt = 90 derajat max. . Sanyo. . Produksi : Setara C&K System. . Produksi : Setara C&K System.Tegangan kerja : 12 V DC. VDE 0250. Produksi : Setara C&K System.Minimum Illumination :2 Lux (Normal). output voltage 12 V DC dan di back up dengan battery charger (Nicad type) untuk maksimum 30 .7 derajat/ detik. Sanyo. Power Supply Unit Peralatan utama security system dan CCTV harus di supply dari satu power supply unit dengan input voltage 230 V AC. Harus dilengkapi dengan lensa zoom. .

Channel Star Plus. dan 4 way sesuai gambar perencanaan sampai ke outlet TV. Antenna Parabola 25 feet (Asiasat Dish) – Optional : .153 - .Channel TVRI Daerah. Terminal Box Terminal box tata suara adalah jenis Inbow water proof (PVC High Impact) dengan pintu transparan memiliki IP 54 yang telah memenuhi standard IEC. A.3.3. Instalasi Master Antenna Television (MATV) . 5.Channel ZEE-TV. diteruskan melalui active combineer menuju port tap off 2 way. dan Avaya. LMK. Antenna UHF : . yaitu pendistribusian channel UHF dan VHF yang diterima antenna TV (Optional) atau Indovision (TV Cable) Owner Supply.8. .Channel dapat diusulkan lain oleh Pemberi Tugas. . Sistem Sistem Master Antenna TV yang direncanakan adalah sistem master antenna audio video.Optional A. Hansel.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) yang telah memenuhi standard ISO 11801 yang dapat menerima frekwensi hingga 200 MHz.Channel V-channel. Produksi : Setara Jembo Cabel. Produksi : Setara EGA.Channel TVRI Pusat.1. .Channel PTV. LMK. Marshall Tuplex. . Adapun siaran audio dan video yang dapat diterima antara lain : A. temperatur kerja : .20°C s/d + 70°C.2. A.Channel RCTI. Antenna VHF : . Waller. Pipa & flexibel pelindung kabel adalah jenis PVC High Impact yang telah memenuhi standard LMK.11. IEC. . dan impedance : 100 Ohm untuk keperluan kontrol sedangkan untuk signal video dari jenis Coaxial Cable yang telah memenuhi standard SII.Channel Prime-Sport. . BICC Brand-Rex. B. . Produksi : setara Hager.

.862 MHz (Programable).Band Coverage : B I . antara lain . .5 dB.Max. harus memiliki data. .B III (VHF). . UHF = 16.Supply Voltage : 220 V AC (Built In). . . .Element : VHF = 14 elemen. 1.1. Selective Programable Amplifier : . FM = 6 dB. antara lain .2. . .Impendace : 75 Ohm (Ω). B. Outpu Level 8 CH.154 - .B V). . . Program System Between (Channel-Amplifier) Peralatan channel-amplifier merupakan penerima signal dari antena yagi (UHF & VHF). 2 input UHF (B IV .Min.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ . Head End Amplifier & Combineer (Built-In) : .Input/Output Impendance : 75 Ohm.Channel TPI. Ikusi. .Channel Global TV. . Produksi : Setara Fagor.Gain Adjustment : 20 dB.Frequency : 180 . . UHF = 54 elemen.Gain : VHF = 9 dB.Output : 1 output.Channel ANTV. Material Dan Bahan B. . B. Input Level : 40 dB µV.Isolation Between Input UHF/VHF/Low VHF : > 30 – 60 dB. .Inputs : 1 input B I .B II/ FM/ B IV . .Number Of Input : 1 or 4 Input.Channel Metro-TV. .Frequency range : 47 .Gain : 33 -34 dB.Output Level : 120 dB µV. .B V (Programable). .Channel SCTV.Channel Indosiar. .Channel TV7.Return losses : > 9 dB.240 MHz. 1 input FM. . : 100 dB µV. Antena Yagi (UHF & VHF) Menerima siaran lokal televisi pada band dan channnel yang telah ditentukan dan harus memenuhi data. 2. .

Produksi : Setara Fagor. B. Produksi : Setara Fagor. Distribution Amplifier (Booster Audio & Video) Peralatan ini merupakan penguat sinyal audio dan video yang akan disalurkan ke outlet TV yang jaraknya lebih dari 70 meter. Directional Coupler : . .860 MHz (Band I. Ikusi. Produksi : Yang direkomendasi oleh produk peralatan utama MATV. . 50 Hz. .Side Loss : 0 .5.155 - . B. B III.Frequency : 47 .Though Loss . B. Kabel Televisi . FM.RF Output Level : 117 dB µV.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ .8 dB. Power Supply Unit Peralatan utama MATV harus di supply dari satu power supply unit dengan input voltage 230 V AC. Black Burst Generator (Optional) Pembuat sinyal padam pada layar TV pada program musik sehingga layar TV gelap dan hanya tersaji sinyal audio saja. B IV. B V).7.15 dB. Ikusi. harus memiliki data antara lain . : 4 . Ikusi.6.35 dB.Isolation : 24 . .Operating Temperatur 3.4. : 0.3. Ikusi.60 menit. Produksi : Setara Fagor. Caracter Generator Berupa personal komputer yang dilengkapi dengan video output card dan software. output voltage 12 .5 .Power Consumtion : 8 Watt.Noise Figure : 6 dB.Operating Voltage : 220 V AC. B. .24 V DC dan di back up dengan battery charger (Nicad type) untuk maksimum 30 . .50 °C. B. Produksi : Setara Fagor. .Nominal Gain : 40 dB.

862 MHz. 8 way. LMK dan harus dilengkapi box dari bahan metal antikarat atau mouled plastic. Outlet Televisi Outlet televis harus memiliki through losses ± 5 dB. Distribution Loss : 3.2 . VI. 4 way. Produksi : Setara Hager. Of Distribution : 2. Hansel.4. 4. LMK. Avaya. Terminal box (TBTV) Adalah jenis Inbow water proof (PVC High Impact) dengan pintu transparan memiliki IP 54 yang telah memenuhi standard IEC. 3. dan impendance 75 Ohm sesuai standard yang telah memenuhi standard IEC. Produksi : Setara MK.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Kabel televisi adalah jenis coaxial cable yang telah memenuhi standard SII. SYARAT PEMASANGAN DAN PENGETESAN Umum . Yuri. Connector Yang digunakan memiliki data antara lain .1450 MHz. . Waller. IEC. Terminal Box Dan Connector 1.5 dB. 2.5 dB. Distribution Loss : 1.1450 MHz. Isolation : 20 .156 - . return losses > 9. 6. Produksi : EGA.4.2 . LMK.9. No.25 dB. Of Distribution : 2.38 dB .Tap Off : Rating frequency : 10 . Pipa & flexibel pelindung kabel adalah jenis PVC High Impact yang telah memenuhi standard LMK. Produksi : Yang direkomendasi oleh produk peralatan utama MATV.Splitter : Rating frequency : 10 . frekwensi 47 . Produksi : Setara BICC Brand-Rex. Legrand.8. 3.5 dB. B. Isolation : 20 . No. Marshall Tuplex B.

maka pemborong harus membuat dan menyerahkan gambar-gambar pelaksanaan pekerjaan mekanikal dan elektrikal kepada pengawas sebelum melaksanakan pekerjaan.5 dari reduser. Pemborong harus memahami pekerjaan yang telah dilakukan oleh pemborong lain. pemborong harus membuat rencana kerja dengan jadwal yang disesuaikan dengan rencana kerja pemborong pekerjaan lain (sipil dan arsitektur) dan apabila terjadi suatu perubahan. sehingga didalam pelaksanaan yang terkait dengan pekerjaan mekanikal dan elektrikal dapat terkodinir dengan baik dan tepat serta tidak menghambat pekerjaan keseluruhannya. pemberi tugas dan perencana. 2. yang mana pada pipa 4 inch diberi saringan dengan kerikil jagung dan ujung pipa harus di dop pada kedalaman 200 meter. Pemasangan harus sesuai dengan rekomendasi dari pabrik pembuat. Pemasangan submersible deep well pump didalam pipa Gip. 6 inch sampai posisi reduser dan diatas permukaan lubang dibuat pondasi sebesar 500x500x200 dengan sparing pipa riser diameter 2 inch menuju tangki air bersih. Pemasangan Pekerjaan Mekanikal a. maka pemborong wajib bertanggung jawab untuk memperbaikinya.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 1 2 3 4 Sebelum memulai pemasangan pekerjaan mekanikal dan elektrikal. Pemborong harus meyerahkan contoh-contoh material dan brosur-brosur pekerjaan mekanikal dan elektrikal sesuai spesifikasi teknis untuk disetujui oleh pengawas. Apabila terjadi kerusakan dari hasil pekerjaan pemborong lain.157 - . diamter 6 inch dan selanjutnya disambung dengan reduser 6 inch x 4 inch lalu di grouting dan disambung dengan pipa berdiameter 4 inch sedalam 5 meter. . Instalasi Plumbing 1. 6 inch yang telah disambung dengan pipa riser pada posisi 1 s/d 1. Pemasangan pasir pasang diluar dari pipa Gip. Mengurus perizinan pemakaian Deep Well (Sumur Dalam) ke Direktorat Geoligi dan instansi pemerintah yang berwenang memberikan izin pemakaian air sumur dalam di Daerah Banjarmasin menjadi tanggung jawab pemborong. pemborong wajib memberitahukan secara tertulis kepada pengawas dan mengajukan saran-saran perubahan jadwal pelaksanaan. Pengeboran sumur dalam dilakukan dengan cara pengeboran casing untuk lubang jambangan (Bore Hole) berdiameter 8 inch sedalam 200 meter yang dipasang pipa Gip.

Seluruh pipa air bekas menggunakan pipa PVC AW diameter 4 inch yang terpasang dibawah lantai kamar mandi dan tidak mengganggu pondasi bangunan serta mempunyai kemiringan 1 % untuk menuju saluran drainase terdekat. Pipa air bersih yang keluar dari pompa distribusi menuju ke masing-masing bangunan menggunakan jenis Gip.158 - . bangunan lainnya terpasang dibawah tanah dan diberi pelindung terhadap tekanan mekanik dari permukaan tanah dan pipa-pipa yang terpasang harus tahan terhadap dorongan atau tekanan air bersih dari pompa. 5. Pipa air bersih dari sumur dalam menuju tangki air bersih menggunakan jenis Gip. sedangkan yang menuju tangki atas. Peralatan plambing seperti kran dinding dan kran air leher angsa harus dipasang dengan baik dan diberi isolasi anti bocor pada ulir kran tersebut. 11. 10. Medium putih diameter 2 inch. 7. Saluran pipa horizontal air hujan harus di klem pada penggantung yang dapat diatur (adjustable) dengan jarak antar penggantung tidak lebih dari 2 meter dan memiliki kemiringan 2 % untuk menuju pipa vertikal (tegak) air hujan. Khusus pipa menuju unit fuxture terpasang didalam dinding dan tidak mengganggu pekerjaan dinding dan keramik dinding. sedangkan pada masing-masing bangunan instlasi menuju unit fixture atau kran air menggunakan jenis PVC AW terpasang diatas plafon dan di klem dengan kuat dan baik. . 6. Saluran pipa tegak air hujan harus ditumpu dengan klem ke dinding dengan jarak antar klem tidak lebih dari 3 meter dan selanjutnya pipa dipasang dibawah teras sedalam 30 Cm atau bak kontrol dari beton untuk menuju saluran drainase terdekat. 9. 8. Seluruh WC dan Wastafel harus terpasang pipa tegak didalam dinding (pipa Vent) menggunakan PVC AW diameter 1 dan 2 inch. Semua pipa menggunakan jenis GIP Medium Putih harus diberi pelindung cat menie dan khusus untuk pemasangan di dalam tanah sedalam 60 Cm harus dilapisi aspal + goni + aspal dan pada sambungan pipa diberi dudukan dari beton untuk menghindari lendutan bila terkena beban mekanik serta harus tahan terhadap karat dan selanjutnya disekeliling pipa diberi pasir setebal 15 Cm kemudian diurug dengan tanah dan dipadatkan.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 3. 4. Seluruh pipa air kotor menggunakan pipa PVC AW diameter 4 inch yang terpasang dibawah lantai kamar mandi dan tidak mengganggu pondasi bangunan serta mempunyai kemiringan 2 % untuk menuju septictank. Medium putih.

harus diberi lapisan cat finish dengan warna merah. Pipa yang ditanam ditanah diharuskan dilapisi lagi dengan Bituminuos sheet 2 mm. 13. untuk belokan dari jenis elbow long radius dan seluruh sambungan harus tahan . Semua pipa baik yang tampak atau yang ditanam diharuskan diberi lapisan pelindung cat menie. Mengurus perizinan pemakaian air bersih PDAM ke Dinas Pemadam Kebakaran dan instansi pemerintah yang berwenang memberikan izin pemakaian sistem hydrant di Daerah setempat menjadi tanggung jawab pemborong.5 inch ke atas harus di las. Pelaksanaan pekerjaan pemipaan harus berdasarkan dan memenuhi PPI tahun 1979. 15. 2. Semua sambungan yang menghubungkan pipa dengan diameter yang berbeda harus menggunakan redusing fttting. b. 14. Instalasi Pemadam Kebakaran 1. .5 kali tekanan kerja pipa yang digunakan. dimana sekeliling pipa harus diberi pasir dengan ketebalan 15 Cm. bagian luar dan dalam dan dibersikan dari kotoran. Semua sambungan yang menghubungkan pipa dengan diameter yang berbeda harus menggunakan redusing fttting. Galian untuk pipa yang terpasang didalam tanah harus dibuat dengan kedalaman 80 Cm dengan kemiringan yang sesuai air buangan atau air kotor. Penyambungan pipa PVC AW diameter 4 inch menggunakan cincin karet yang diberi perekat atau pelumas dan solvent cement joint dan sebelum dilakukan penyambungan. untuk belokan dari jenis elbow long radius dan seluruh sambungan harus tahan terhadap 1.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 12. 4.159 - 3. Semua pipa menggunakan jenis GIP Schedule 40 harus diberi pelindung cat menie dan khusus untuk pemasangan di dalam tanah sedalam 60 Cm harus dilapisi aspal + goni + aspal dan pada sambungan pipa diberi dudukan dari beton untuk menghindari lendutan bila terkena beban mekanik serta harus tahan terhadap karat dan selanjutnya disekeliling pipa diberi pasir setebal 15 Cm kemudian diurug dengan tanah dan dipadatkan. Sambungan pipa diameter 2 inch ke bawah harus menggunakan ulir dan sambungan pipa diameter 2. Pada penyambungan pipa dengan menggunakan flens perlu dilengkapi dengan ring type gasket untuk menjamin kekuatan sambungan dan terhadap kebocoran. Untuk pipa yang tidak berada dalam tanah baik yang terikat maupun tidak.

Tangki bahan bakar motor diesel harus dibuat dari baja yang dilas. Lampu peringatan bahwa ada aliran listrik dipasang dengan pompa agar operator dapat dengan mudah melihat. Pompa diesel harus dapat mencapai kapasitas penuh dalam waktu 15 detik sejak start. Instalasi dari pompa dan kelengkapannya sampai panel pompa. sebagaimana yang ditunjukkan dalam gambar. terhadap 1.160 - . Instalasi pipa harus dilengkapi dengan penggantung pipa. Charger battery harus selalu dalam keadaan stand-by agar pompa diesel setiap saat dapat dijalankan. 12. 14. b. Setiap minggu dilakukan pengujian perlengkapan start otomatis pompa-pompa dijalanan selama minimal 15 menit. 13. 9. Pompa dapat bekerja secara otomatis maupun manual dan dapat dimatikan secara manual. Sebelum pekerjaan dimulai Pemborong wajib menyerahkan daftar dan brosur material/equipment yang akan dipasang. Pipa yang memotong jalan harus ditanam sampai suatu kedalaman minimal 1. letak dipasang lebih tinggi dari pompa bahan bakar. 10.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 5. Instalasi dapat dibuat interconnect dengan system fire alarm. dimana diletakkan pada lokasi yang mudah terlihat dengan ketinggian pemasangan 150 Cm dari lantai. support dengan jarak tertentu dan memenuhi syarat. Untuk pemasangan pemadam api ringan harus didalam box panel yang terbuat dari metal yang difinis anti karat dan pada sisi pintu harus ada kaca yang mudah dipecahkan menjadi butiran-butiran kaca. 7. 8. Dapat bekerja terus-menerus pada beban penuh untuk waktu 6 jam. 11. 6. Pada panel-panel pompa kebakaran harus diberi tanda dengan jelas yang bertuliskan "POMPA KEBAKARAN JANGAN DIMATIKAN WAKTU KEBAKARAN". Volume bahan bakar didalam tanki harus cukup tersedia untuk waktu bekerja selama 6 jam. Harus disediakan suku cadang antara lain : .20 m dari permukaan jalan.5 kali tekanan kerja pipa yang digunakan. Kedalaman pipa yang ditanam didalam tanah harus diperhitungkan terhadap jalur yang memotong jalan. Daya listrik yang disediakan harus menjamin tenaga listrik yang dibutuhkan untuk menjalankan pompa setiap saat. Pekerjaan listrik untuk instalasi hydrant antara lain : a. Pemasangan untuk seluruh peralatan instalasi pemadam mengikuti rekomendasi dari pabrik pembuatnya.

panel kapasitor dan sub distribusi panel listrik harus terpasang berdiri diatas lantai yang telah diberi lubang (pit) sebagai jalur penyambungan kabel. Ketinggian pemasangan stop kontak dan saklar tersebut harus setinggi 30 cm dan 150 cm dari lantai dan sebelumnya harus dipasang box dari metal. kabel-kabelnya harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan di dalam dinding bata maupun di dalam dinding partisi. C. Kabel distribusi dari panel utama menuju sub panel harus diletakkan pada rak kabel (besi siku) yang telah terpasang diatas plafon. • 2 (dua) set saringan bahan bakar. Commisioning dan testing dari peralatan yang terpasang wajib dilaksanakan untuk mengetahui bahwa pekerjaan pemasangan peralatan / equipment adalah baik dan benar. sedangkan sub-sub panel listrik dipasang inbow pada dinding dengan ketinggian 180 cm dari lantai. kapasitor. Pemasangan Pekerjaan Elektrikal 1. B.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 15. • 2 (dua) set tali kipas (bila digunakan tali kipas). saklar. Instalasi Listrik A. Kabel distribusi yang tertanam didalam tanah sedalam 80 Cm harus dilindungi pasir setebal 10 Cm dan diberi tanda peringatan. Seluruh instalasi penerangan dan stop kontak yang menggunakan jenis kabel NYM/ NYA harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan diatas plafon diberi klem dengan jarak tidak lebih dari 2 meter serta diberi tanda peruntukannya. Pemasangan armatur lampu harus sudah lengkap didalamnya komponen-komponen lampu seperti tube. gasket-gasket dan slang-slang. Panel utama. Kabel distribusi dari kWH-Meter PLN menuju panel utama harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan didinding maupun diatas plafon atau ceiling. • 1 (satu) set kopling lengkap. C. • 1 (satu) set saringan minyak pelumas lengkap dengan seal. ballast. untuk yang lewat dibawah jalan raya harus diberi pipa pelindung dari Galvanized dan kabel yang tertanam harus berjarak tidak kurang dari 30 Cm dari pipa air. • 2 (dua) set pengabut bahan bakar. D. E.161 - . F. Seluruh instalasi outlet untuk stop kontak. pipa gas dan lain-lain. stater dan fitting serta pengkabelannya hak paten dari produksi jenis lampu yang . Penyambungan kabel harus berada didalam junction box dari bahan PVC high impact yang menggunakan isolasi yang baik atau spring connector atau terminal blok.

D.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ akan digunakan begitu pula dengan pemasangan outlet telepon dan outlet televisi. Penyambungan kabel harus berada didalam junction box dari bahan PVC high impact yang menggunakan isolasi yang baik atau spring . C. Terminal box telepon harus dipasang inbow pada dinding dengan ketinggian 150 cm dari lantai. Seluruh instalasi outlet telepon. H. Distribusi kabel pembumian untuk kelistrikan harus diberi pelindung pipa PVC high impact sampai ke bak kontrol pembumian. I. B. untuk yang lewat dibawah jalan raya harus diberi pipa pelindung dari Galvanized dan kabel yang tertanam harus berjarak tidak kurang dari 30 Cm dari pipa air. dimana elektroda pembumian untuk kelistrikan ditanam sedalam 24 m sama halnya untuk pembumian instalasi penangkal petir dan untuk elektronik ditanam sedalam 6 m yang posisi titik penancapan ditengah-tengah bak kontrol. Kabel distribusi yang tertanam didalam tanah sedalam 60 Cm harus dilindungi pasir setebal 10 Cm dan diberi tanda peringatan. Pelaksanan pekerjaan instalasi elektrikal harus berdasarkan dan memenuhi PUIL 2000. Kabel distribusi dari Terminal box PT. 2. Seluruh instalasi telepon yang menggunakan jenis kabel UTP CAT5 harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan diatas plafon diberi klem dengan jarak tidak lebih dari 2 meter serta diberi tanda peruntukannya. Kabel distribusi dari terminal box utama telepon menuju sub terminal box telepon harus diletakkan pada rak kabel (besi siku) yang telah terpasang diatas plafon. Ketinggian pemasangan outlet telepon harus setinggi 120 cm dari lantai dan sebelumnya harus dipasang box dari metal untuk tempat outlet telepon. Instalasi Telepon A.162 - . kabel-kabelnya harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan di dalam dinding bata maupun di dalam dinding partisi. G.Telkom menuju terminal box utama telepon harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan didinding maupun diatas plafon atau ceiling. Elektroda pembumian yang terbuat dari tembaga berdiameter 25 mm harus telah disiapkan klem dan terminal penyambungan kabel pembumian yang kokoh. E. pipa gas dan lain-lain.

Kabel distribusi yang tertanam didalam tanah sedalam 60 Cm harus dilindungi pasir setebal 10 Cm dan diberi tanda peringatan. dimana elektroda pembumian untuk unit utama telepon ditanam sedalam 6 m yang posisi titik penancapan ditengahtengah bak kontrol. Instalasi Fire Alarm A. Seluruh instalasi fire alarm yang menggunakan jenis MYMHY D. C.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ connector atau terminal blok. Pelaksanaan pekerjaan instalasi telepon harus berdasarkan dan memenuhi standar yang berlaku. Kabel distribusi dari Terminal box utama fire alarm menuju terminal box fire alarm harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan didinding maupun diatas plafon atau ceiling. 3. . G. F. Unshielded Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan diatas plafon diberi klem dengan jarak tidak lebih dari 2 meter serta diberi tanda peruntukannya. Elektroda pembumian yang terbuat dari tembaga berdiameter 20 mm harus telah disiapkan klem dan terminal penyambungan kabel pembumian yang kokoh. Distribusi kabel pembumian dari unit PABX harus diberi pelindung pipa PVC high impact sampai ke bak kontrol pembumian.163 - . Kabel distribusi dari terminal box utama fire alarm menuju sub terminal box harus diletakkan pada rak kabel (besi siku) yang telah terpasang diatas plafon. H. Terminal box fire alarm harus dipasang inbow pada dinding dengan ketinggian 150 cm dari lantai. untuk yang lewat dibawah jalan raya harus diberi pipa pelindung dari Galvanized dan kabel yang tertanam harus berjarak tidak kurang dari 30 Cm dari pipa air. B. pipa gas dan lain-lain.

Seluruh instalasi tata suara yang menggunakan jenis MYMHY dan atau Unshielded Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan diatas plafon diberi klem dengan jarak tidak lebih dari 2 meter serta diberi tanda peruntukannya.164 - . G. 4. Kabel distribusi yang tertanam didalam tanah sedalam 60 Cm harus dilindungi pasir setebal 10 Cm dan diberi tanda peringatan. dimana elektroda pembumian untuk unit MCFA dan menara parabola sedalam 6 m yang posisi titik penancapan ditengah-tengah bak kontrol secara terpisah. C. Ketinggian pemasangan outlet televisi harus setinggi 120 cm dari lantai dan sebelumnya harus dipasang box dari metal untuk tempat outlet televisi.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ E. kabel-kabelnya harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan di dalam dinding bata maupun di dalam dinding partisi. Elektroda pembumian yang terbuat dari tembaga berdiameter 20 mm harus telah disiapkan klem dan terminal penyambungan kabel pembumian yang kokoh. . Kabel distribusi dari Terminal box utama tata suara menuju terminal box tata suara harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan didinding maupun diatas plafon atau ceiling. B. Seluruh instalasi fire alarm. Distribusi kabel pembumian dari unit MCFA harus diberi pelindung pipa PVC high impact sampai ke bak kontrol pembumian. untuk yang lewat dibawah jalan raya harus diberi pipa pelindung dari Galvanized dan kabel yang tertanam harus berjarak tidak kurang dari 30 Cm dari pipa air. Terminal box tata suara harus dipasang inbow pada dinding dengan ketinggian 150 cm dari lantai. Kabel distribusi dari terminal box utama telepon menuju sub terminal box telepon harus diletakkan pada rak kabel (besi siku) yang telah terpasang diatas plafon. F. I. Instalasi Tata Suara A. Penyambungan kabel harus berada didalam junction box dari bahan PVC high impact yang menggunakan terminal blok dan penutup rangkaian harus diberi terminator. Pelaksanan pekerjaan instalasi fire alarm harus berdasarkan dan memenuhi standar yang berlaku. H. pipa gas dan lain-lain.

Distribusi kabel pembumian dari unit tata suara harus diberi pelindung pipa PVC high impact sampai ke bak kontrol pembumian Elektronik. Kabel instalasi tersebut harus diletakkan pada rak kabel (besi siku) yang telah terpasang diatas plafon. Instalasi Security System Dan CCTV A. Distribusi kabel pembumian dari unit utama ini harus diberi pelindung pipa PVC high impact sampai ke bak kontrol pembumian. G. Elektroda pembumian yang terbuat dari tembaga berdiameter 16 mm harus telah disiapkan klem dan terminal penyambungan kabel pembumian yang kokoh. Seluruh instalasi menggunakan jenis NYMHY untuk power dan Unshielded Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) untuk control serta coaxial cable C7/2V (RG-11) untuk sinyal video harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan diatas plafon diberi klem dengan jarak tidak lebih dari 1. Pelaksanaan pekerjaan instalasi telepon harus berdasarkan dan memenuhi standar yang berlaku. Ketinggian pemasangan kamera type ceiling harus bebas berputar dan peletakan sensor contact harus tersembunyi (hanya diketahui oleh pemilik saja).5 meter serta diberi tanda peruntukannya. D. Penyambungan kabel harus berada didalam junction box dari bahan PVC high impact yang menggunakan isolasi yang baik atau spring connector atau terminal blok dan tap off untuk sinyal video. B. C. Penyambungan kabel harus berada didalam junction box dari bahan PVC high impact yang menggunakan isolasi yang baik atau spring connector atau terminal blok. E. Kabel instalasi dari peralatan utama security system dan CCTV menuju peralatan sensor security dan kamera CCTV harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan didinding maupun diatas plafon atau ceiling. 5. kamera kabel-kabelnya harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan di plafon dan di dinding bata. E.165 - . Ketinggian pemasangan speaker type dinding harus setinggi 250 cm dari lantai dan ketinggian untuk volume control atau attenuator harus setinggi 150 cm.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ D. Seluruh instalasi speaker. F. dimana elektroda pembumian untuk unit utama . indikator lampu. Seluruh instalasi sensor contact. kabel-kabelnya harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan di plafon dan di dinding bata. F.

Tekanan yang terjadi dipertahankan selama 24 jam. G. 7. Elektroda pembumian yang terbuat dari tembaga berdiameter 16 mm harus telah disiapkan klem dan terminal penyambungan kabel pembumian yang kokoh. Elektrikal Dan Plumbing A.5 meter serta diberi tanda peruntukannya. Pelaksanan pekerjaan instalasi MATV harus berdasarkan dan memenuhi standar yang berlaku. Sebelum pengujian atau pengetesan. D. Kabel instalasi tersebut harus diletakkan pada rak kabel (besi siku) yang telah terpasang diatas plafon. 6. F. E. Kabel instalasi dari peralatan utama MATV menuju unit connector dan outlet television harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan didinding maupun diatas plafon atau ceiling.5 s/d 2 kali tekanan kerja.166 - . yaitu menekan seluruh instalasi pemipaan dengan air yang mempunyai tekanan sebesar 1. diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan diatas plafon diberi klem dengan jarak tidak lebih dari 1. demikian diulangi sampai didapat hasil buangan pembilasan bebas dari kotoran yang mungkin ada didalam pipa air bersih tersebut. B. Penyambungan kabel harus berada didalam junction box dari bahan PVC high impact yang menggunakan isolasi yang baik atau connector atau spliter dan tap off. Pembilasan dilakukan dengan menekan pipa-pipa dengan air secukupnya dan dibuang. Seluruh instalasi menggunakan jenis coaxial cable C7/2V (RG-11) harus C. kotoran atau sisa-sisa pengerjaan pemipaan. Pengetesan Pekerjaan Mekanikal. apabila jarum manometer menunjukkan angka yang konstan atau tetap berarti hasil pemasangan . Distribusi kabel pembumian dari unit utama ini harus diberi pelindung pipa PVC high impact sampai ke bak kontrol pembumian. seluruh instalasi plambing supaya dibilas terlebih dahulu dari semua endapan. Instalasi Master Antenna Television (MATV) A. Setelah pembilasan dilakukan pengujian atau pengetesan secara water pressure. Pelaksanan pekerjaan instalasi harus berdasarkan dan memenuhi standar yang berlaku. dimana elektroda pembumian untuk unit utama ini sedalam 3 m yang posisi titik penancapan ditengah-tengah bak kontrol secara terpisah. B.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ ini sedalam 3 m yang posisi titik penancapan ditengah-tengah bak kontrol secara terpisah.

Oli sebagai bahan pelumas untuk pompa harus telah terisi. Dengan sistem mengisi air ke instalasi dengan pompa (motor pompa atau pompa tangan). D.Diperiksa koupling dan poros pompa dengan electro motor. . Pompa utama. • Fungsi electric pump. Pengujian atau pengetesan dilakukan 2 (dua) tahap. b) Test Prosedure • Sebelum perlengkapan hydrant dicoba. Untuk menstabilkan tekanan air didalam instalasi pipa. terdiri dari 3 buah pompa : • Fungsi jockey pump. c) Urinal Flush valve : 4 mka.167 - . instalasi pemipaan dinyatakan baik. • .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ C. b) Shower : 7 mka (meter kolom air). E. dalam keadaan satu garis atau tidak. antara lain : a) Kran air : 3 mka (meter kolom air).5 s/d 2 (dua) kali tekanan kerjanya (working pressure) dan dibiarkan dalam kondisi ini selama paling kurang 12 (dua belas) jam tanpa mengalami kebocoran dalam hal ini tekanan kerjanya adalah 25 kg/cm² dan apabila sesuatu bagian dari instalasi akan tertutup oleh konstruksi bangunan lain (ceiling) maka bagian dari instalasi tersebut harus diuji dengan cara yang sama seperti diatas setelah ditutup dengan kontruksi bangunan tersebut (ceiling). .. sumber daya dari PLN. yaitu : a) Sebelum penyambungan dengan sanitair (dengan tekanan testing) b) Setelah penyambungan dengan sanitair (pengecekan fungsi) Seluruh instalasi plambing harus dibuktikan dengan water test. Setelah selesai pemasangan instalasi pipa seluruh sistem distribusi air untuk pemadam kebakaran harus diuji dengan tekanan air sebesar 1. manual. untuk mengatasi kebakaran. maka terlebih dahulu pipa instalasi hydrant ditest dulu mengenai kebocorannya. • Pengecekan pompa. d) Water Closet Flush Balve : 10 mka. akibat perubahan suhu udara atau keadaan lain. . Sampai tekanan yang diharuskan minimal 25 kg/cm² dan tidak ada penurunan selama 12 jam. Pompa-pompa secara otomatis tidak bekerja apabila air didalam reservoir dalam keadaan minimal (kosong).Kedudukan pompa pada engine mounting / base harus water pass dan baut-bautnya harus terpasang kuat. a) Hydrant Pump Sistem kerja : automatic.

Power yang masuk ke terminal pompa dari panel pompa dicheck. line telepon PT. pengecekan pompa pada pressure gauge pada masing-masing pompa dan di hydrofor. I.Secara mekanik impeller (baling-baling) pompa harus dapat diputar dengan ringan dengan tangan. air PDAM dan penggunaan air tanah sumur dalam.168 - . . . J. . • F. OUTLINE PLUMBING SPECK PEKERJAAN MEKANIKAL. dan pada tekanan tertentu pompa akan berhenti. maka secara otomatis tekanan air akan berkurang. electric pump akan bekerja. Dan instalasi power listrik untuk unit AC maupun exhaust fan harus ditest ketahanan isolasi kabel dengan pengukuran diatas 1000 Mohm. . surat pernyataan jaminan instalasi mekanikal dan elektrikal.Setelah itu pompa dialirkan tegangan dan dilihat putaran balingbaling dari pompa. VII. surat kwitansi penyambungan daya listrik PLN. dan jockey pump bekerja. Seluruh sistem instalasi AC harus dilakukan pengetesan (test) balancing dan adjusting.Telkom.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ . G.Kran-kran dibuka perlahan-lahan dan dicheck ampernya dan amper akan naik sampai titik maksimal (full capasity sesuai besar kilo watt daripada electro motor).Pengecekan RPM. sehingga persyaratan-persyaratan pengkondisian udara yang telah ditentukan dapat dicapai. Arah putaran harus clock wise (searah jarum jam). Posisi kran dibuka air dibuang. Jockey Pump. Pengetesan ketahanan isolasi kabel seluruh instalasi kelistrikan harus diatas 1000 MOhm. Pengujian temperatur ruangan yang dikondisikan harus ditentukan secara kontinue minimal selama 2 x 24 Jam. sedangkan untuk instalasi elektronik harus sebesar 750 MOhm – 1000 Mohm. Menyerahkan berita acara hasil test. pompa dijalanan semua kran-kran ditutup. tekanan drop. ELEKTRIKAL DAN . H. • Electric pump Posisi kran pada hydrant dibuka.Sudah diketahui besar arus listrik (amper). . Pengetesan tahanan pembumian untuk kelistrikan dan penangkal petir harus lebih kecil dari 2 Ohm dan begitu pula untuk instalasi elektronik.

Kabel 20 kVolt : Supreme. Panel tegangan rendah : Simetri. Pipa utama di ruang pompa : PPI.Qual.Listen : Fairbanks Morse. Voksel. a. NFPA 20 Non. Panel Tegangan Menengah : Unindo. Instalasi Pemadam Kebakaran – (Produk / Merek harus Setara) 1. Lowara-ITT. 5. AEG. Filterisasi : Southern Chemicals.169 - . Landini. SPP. Kabelmetal. 6. 4. Kabelindo. A-C Pump . Jembo Cable. Transformator (Trafo) : Unindo. KHI. Spindo. Landini. Mizu. 4. Spindo. Peralatan pengaturan air (16 bar) : Toyo. Mizu. Super Intilon. Kabelmetal. 5. Tozen. Pompa terendam : Grundfos. Matra. Pipa Plumbing : Rucika. 4. Instalasi Plumbing – (Produk / Merek harus Setara) 1. Hansel. Pompa pemadam . Chuub. 5. Pompa sumur dalam (Deep Well) : Grundfos. Tozen. SPP. Pipa air pemadam kebakaran : PPI. Patterson. Bombas Ideal. Bakrie. Landini. Voksel. Super Swallow. Kitz. 9. Perruno. 6. Peredam getaran pompa : Proco TM. Pompa sumur dangkal (Jet Pump) : Grundfos. 11. Bakrie. Vitallium. 7. 3. Bumi Kaya. Bumi Kaya. Pemadam api ringan (PAR) : Yamato. Trafindo. Sanyo. Bio-Primatec. 3. Instalasi Listrik (Arus Kuat) – (Produk / Merek harus Setara) 1. Pressure Tank air bersih : Varem. Hager. 2. ITT A-C Pump . Kitz. JapaPanel. Pompa air bersih : Grundfos.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 1. Alat instalasi pemadam : Zeki. 2. Armflex. Appindo. Jembo Cable. Filter Ruhaak. Pumpex. Pressure Tank air : Varem. Astam. MG. OniPanel. E. 7. 10. Peralatan pengaturan air bersih (10 bar) : Toyo. 2. Pekerjaan Elektrikal A. Pekerjaan Mekanikal Dan Plumbing A. 2. Astam. Pralon. KHI. Lowara-ITT. Kabel 1 kVolt : Supreme. Pengolahan limbah air kotor : Bio-Master. 3. Yamaha. Wavin. B. Armflex. ITT b. Vitallium. Kabelindo. Peredam getaran pompa : Proco TM. Patterson. NFPA 20 Listen : Fairbanks Morse. 8. .

6. Phillips. Legrand. Peralatan utama (PABX) : Toshiba. 10. MG. Atco. Rak kabel : OniRack. Peralatan pembumian pengaman : Catu. AEG. 3. Outlet telepon : BICC Brand-Rex. 4. 12. Waler. Terminal box : Hager. Waler. National. Fujisu. 14. Unibell. 2. Marshall Tuplex. Instalasi Tata Suara (Arus Lemah) – (Produk / Merek harus Setara) 1. Peralatan pembumian pengaman : Catu. 7. AEG. Nittan. Nohmi. Kapasitor bank : Nokian. Merlin Gerin. Phonic Contec. Metosu. Merlin Gerin. Phillips. Siemens. Lightning arrester : OBO Bettermann. Avaya. Marshall Tuplex. Peralatan pembumian pengaman : Catu. Unit saklar & stop kontak : MK. National. Unibell. 4. Komponen Panel TR : Terasaki. Phillips. Unit Instrument : Schlumberge. Legrand. Egi. 8. Unibell. D. 7. Egi. 16. 7. E. Instalasi Fire Alarm (Arus Lemah) – (Produk / Merek harus Setara) 1. AEG. 17. Terminal box : Hager. 6. Avaya. BJB. Lightning arrester : OBO Bettermann. Crompton. Unibell. Omron. MG. 5. Avaya. Unit speaker & volume control : TOA. Pipa pelindung kabel : EGA. Pipa pelindung kabel : EGA. 2. Instalasi MATV (Arus Lemah) – (Produk / Merek harus Setara) . C. Hansel. B. 2. 9. Nobi. 13. 5. Phonic Contec. Lightning arrester : OBO Bettermann. Unit pendeteksi & indicator : National. unibell. Kabel kontrol : BICC Brand-Rex. Peralatan pembumian pengaman : Catu. Pipa pelindung kabel : EGA. Circutor. 6.. Hansel. Metosu. Unit alat lampu : Phillips. Marshall Tuplex. Kabel instalasi telepon : BICC Brand-Rex. Avaya. Phonic Contec. Relay Pengaman : Merlin Gerin. Peralatan utama (MCFA) : National. Kabel instalasi fire alarm : BICC Brand-Rex. Instalasi Telepon (Arus Lemah) – (Produk / Merek harus Setara) 1. 11. ABB.170 - . MK. 3. Pipa pelindung kabel : EGA. 7. Waler. 15. Phonic Contec. 5. Nohmi. Peralatan utama : TOA. Kabel instalasi tata suara : BICC Brand-Rex. MG. Armatur lampu : OniLight.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 6. 4. Waler. Hansel. Marshall Tuplex. Lightning arrester : OBO B. Nittan. Terminal box : Hager. Panasonic. 3. Fuji Electric. MG.

Marshall Tuplex. 7. Relay Pengaman : Sama item 7. Voksel. Peralatan utama CCTV system : C&K System. Jembo Cable. Komponen Panel : Sama item 7. 8. Peredam suara : Keumkang atau disesuaikan merek unit Genset. 9. Pipa pelindung kabel : EGA. Legrand. Kabelmetal. KHI. Pompa BBM / Oli Electric : AEG. AVK. 4. Kabel instalasi power : Supreme. Bumi Kaya. 5. Pipa Instalasi BBM / Oli : PPI. Hansel. Bakrie. 6. 3. Unit penyambungan (Tap-off) : Fagor. G. . MWM-Denztm Cummins. Outlet television : BICC Brand-Rex. Tanki BBM / Oli : Lokal. 6. 2. Unit peralatan security system : C&K System. Avaya. Waler. Sanyo. Terminal box : Hager. Lightning arrester : OBO Bettermann. Unit peralatan CCTV system : C&K System.171 - . 8. Phonic Contec. Terminal box : Hager. Peralatan pembumian pengaman : Catu. Yuri. Sanyo.A. 3. Lightning arrester : OBO Bettermann. 6. 7. Panel Genset / AMF : Sama item 7. F. Phonic Contec. MK.4 diatas atau disesuaikan merek unit Genset. 5.8 diatas atau disesuaikan merek unit Genset. Kabel instalasi television : BICC Brand-Rex. Teco. Alternator / Generator : Leroy Somer. Kabelindo. Hansel. Peralatan pembumian pengaman : Catu. Stanford. Ikusi. Yuri.2. 5. 2. Ikusi.10 diatas atau disesuaikan merek unit Genset.7 s/d A. 10. 3. Kabel instalasi kontrol & video : BICC Brand-Rex. Peralatan utama security system : C&K System. Unibell. Peralatan utama (MATV) : Fagor. Sony. Waler. 10. Pompa BBM / Oli Manual : Lokal. MG. Pekerjaan Instalasi Diesel Generator Set – (Produk / Merek harus Setara) 1. Spindo. Avaya. Unibell. Instalasi Security System & CCTV (Arus Lemah) – (Produk / Merek harus Setara) 1.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 1. 4. 7.2. Sony.A. 4. Komatsu.A. 2.2. Mesin Diesel / Engine : Caterpillar. 9. Marshall Tuplex. Pipa pelindung kabel : EGA. MG. 8.

Waler. Rak kabel : Supreme. Voksel. 3. Pipa pelindung kabel : EGA. H. 4. Kabel 1 kVolt Kabelmetal. OBO Bettermann. . Lightning counter : Prevectron.172 - . Kabelindo. Kurn. : OniRack. Voksel. Nobi. Air terminal system elektrostatis : Prevectron. Marshall Tuplex. Kabel 1 kVolt : Supreme. 12. Zeus. 5. Ese Tech. Kabelindo. Jembo Cable. Unibell. Kabelmetal. Metosu. Jembo Cable.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 11. Pekerjaan Instalasi Penyalur Petir – (Produk / Merek harus Setara) 1. Phonic Contec. Apollo. Peralatan pembumian pengaman : Catu. 2.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful