Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

BAB III RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT TEKNIS PEKERJAAN MEKANIKAL ELEKTRIKAL & PLUMBING
I. SYARAT-SYARAT UMUM Spesifikasi teknis ini menjelaskan tentang uraian syarat-syarat teknis dalam hal penyediaan, pemasangan, dan pengetesan seluruh peralatan (material) dan instalasi yang ditunjukkan pada gambar perencanaan untuk pelaksanaan pekerjaan mekanikal dan elektrikal pada Proyek KEGIATAN PENGEMBANGAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) NEGERI 1 BALIKPAPAN SEBAGAI SMK MODEL - KALIMANTAN TIMUR. Spesifikasi teknis ini meliputi uraian untuk pelaksanaan antara lain : 1. Pekerjaan Mekanikal Dan Plumbing, terdiri dari ; 1.1. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Plumbing. 1.2. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Pemadam Kebakaran. 2. Pekerjaan Elektrikal, terdiri dari ; 1.1. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Kelistrikan. 1.2. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Diesel Generator Set. 1.3. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Penyalur Petir. 1.4. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Telepon. 1.5. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Fire Alarm. 1.6. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Tata Suara (Sound System). 1.7. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Security System dan CCTV. Spesifikasi Teknis, Gambar Perencanaan dan Bill Of Quantity ini merupakan dokumen penawaran yang tidak dapat dipisah-pisahkan atau satu kesatuan, dan apabila ada sesuatu bagian pekerjaan atau bahan atau peralatan yang diperlukan agar instalasi ini dapat bekerja dengan baik dan hanya dinyatakan dalam salah satu gambar perencanaan atau spesifikasi teknis atau bill of quantity saja, maka Pemborong harus tetap melaksanakannya sesuai dengan standard dan peraturan yang berlaku. a. Gambar - Gambar Gambar-gambar perencanan tidak dimaksudkan untuk menunjukkan semua accessories dan fixture secara terperinci. Semua bagian tersebut walaupun tidak digambarkan atau disebutkan secara detail harus disediakan dan dipasang oleh Pemborong, sehingga sistem dapat bekerja dengan baik, benar
- 89 -

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

dan sesuai standar yang berlaku. Gambar-gambar instalasi menunjukkan secara umum tata letak dari peralatan instalasi yang pemasangannya harus dikerjakan dengan memperhatikan kondisi lapangan. Gambar-gambar arsitektur dan struktur/sipil harus dipakai sebagai referensi untuk pelaksanaan dan detail "finishing" dari proyek. Sebelum pekerjaan dimulai, Pemborong harus mengajukan gambar-gambar kerja dan detail (shop drawing) sebanyak 3 (tiga) set yang harus diajukan kepada Direksi Pengawas Lapangan untuk mendapatkan persetujuan. Setiap shop drawing yang diajukan pemborong dan telah disetujui Direksi Pengawas Lapangan dianggap bahwa Pemborong telah memahami situasi serta telah berkonsultasi dengan pekerjaan instalasi lainnya. Pemborong harus membuat catatan yang cermat dari penyesuaian pelaksanaan pekerjaan di lapangan, catatan tersebut harus dituangkan dalam satu set lengkap gambar (kalkir) dan 3 (tiga) set lengkap gambar blue print sebagai gambar - gambar sesuai pelaksanaan (as built drawings). As built drawings harus diserahkan kepada Direksi Pengawas Lapangan dan Pemberi Tugas (Owner) setelah selesai pekerjaan. Dalam hal ada keraguan yang ditimbulkan karena kemungkinan kesalahan penggambaran atau ketidak sesuaian lainnya, pemborong harus segera mengajukan pertanyaan tertulis kepada Direksi Pengawas Lapangan, Pemberi Tugas, dan Perencana untuk mendapatkan penjelasan masalah tersebut dalam pelaksanaan baik berupa jenis barang, pemasangan maupun pengujian atau pengetesan. b. Koordinasi Pemborong pekerjaan instalasi dalam melaksanakan pekerjaan ini, harus bekerja sama dengan Pemborong bidang atau disiplin lainnya, agar seluruh pekerjaan dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan jadwal waktu yang telah ditentukan. Koordinasi yang baik perlu diadakan untuk mencegah agar pekerjaan yang satu tidak menghalangi atau menghambat pekerjaan lainnya. c. Daftar Bahan dan Contoh Dalam waktu tidak lebih dari 14 (empat belas) hari setelah Pemborong menerima pemberitahuan meneruskan pekerjaan, kecuali apabila ditunjuk lain oleh Direksi Pengawas Lapangan, Pemborong diharuskan menyerahkan daftar dari bahan dan material yang akan digunakan. Daftar ini harus dibuat rangkap 3 (tiga) yang didalamnya tercantum nama dan alamat, katalog dan keterangan
- 90 -

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

lain yang dianggap perlu oleh Direksi Pengawas Lapangan. Persetujuan oleh Direksi Pengawas Lapangan akan diberikan atas dasar diatas. Pemborong harus menyerahkan contoh bahan dan material yang akan dipasang kepada Direksi Pengawas Lapangan. Semua biaya yang berkenaan dengan penyerahan dan pengembalian contoh - contoh ini adalah menjadi tanggungan Pemborong. Bahan yang digunakan adalah sesuai dengan yang dimaksud didalam spesifikasi teknis ini, berstandar mutu dan keadaan baru. Pekerjaan haruslah dilakukan oleh tenaga ahli. Pemborong diwajibkan untuk mengecek kembali atas segala ukuran dan kapasitas peralatan yang akan dipasang dan apabila terdapat keraguan, Pemborong harus segera menghubungi Direksi Pengawas Lapangan dan Perencana untuk berkonsultasi. Pengambilan ukuran atau pemilihan kapasitas peralatan, yang sebelumnya tidak dikonsultasikan dengan Direksi Pengawas Lapangan dan Perencana, apabila terjadi kekeliruan maka hal tersebut menjadi tanggung jawab Pemborong. Untuk itu pemilihan peralatan dan material harus mendapatkan persetujuan dari Direksi Pengawas Lapangan, Pemberi Tugas Dan perencana. Penggantian merk bahan dan material dapat dilakukan dengan persetujuan dan ketentuan dari Direksi Pengawas Lapangan, Pemberi Tugas dan Perencana. d. Perlindungan Pemilik Atas penggunaan bahan dan material, sistem dan lain - lain oleh Pemborong, Pemberi Tugas (Pemilik) dijamin dan dibebaskan dari segala claim ataupun tuntutan yuridis lainnya. Hal ini Harus menjadi Perhatian dan tanggung jawab Pemborong. e. Pengetesan dan Persetujuan Pemborong harus melakukan semua pengetesan yang dipersyaratkan disini dan mendemonstrasikan cara kerja dari segenap sistem, disaksikan oleh Direksi Pengawas Lapangan dan Perencana. Semua tenaga, bahan dan perlengkapan yang perlu untuk percobaan tersebut, merupakan tanggung jawab Pemborong. Semua peralatan - peralatan yang sudah dikirim dan dipasang, harus memenuhi standar dan ketentuan pengetesan dengan benar, selanjutnya
- 91 -

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

pemborong harus melaksanakan pengujian secara keseluruhan dari peralatan - peralatan yang terpasang, disaksikan oleh team Pemberi Tugas, Direksi Pengawas Lapangan dan Perencana. Hal ini termasuk pula peralatan khusus yang diperlukan untuk testing dari sistem ini seperti yang dianjurkan oleh pabrik pembuat, harus disediakan oleh Pemborong. Dan jika sudah ditest dan ternyata memenuhi fungsi - fungsinya sesuai dengan standar yang berlaku dan ketentuan dari kontrak, maka seluruh unit lengkap dengan peralatannya dapat diserahkan kepada Direksi Pengawas Lapangan untuk disetujui. f. Masa Garansi dan Serah Terima Pekerjaan Peralatan utama harus digaransikan selama 1 (satu) sampai 3 (tiga) tahun terhitung dari penyerahan kedua. Selama masa garansi, Pemborong diwajibkan untuk mengatasi segala kerusakan-kerusakan dari pada peralatan utama yang dipasangnya tanpa ada biaya tambahan. Selama masa garansi tersebut, Pemborong pekerjaan instalasi ini masih harus menyediakan tenaga ahli yang dapat dihubungi setiap saat.

Penyerahan pekerjaan pertama baru dapat diterima setelah dilengkapi dengan bukti dari hasil pemeriksaan atas instalasi, dengan pernyataan benar dan baik yang ditandatangani bersama oleh instalatur yang melaksanakan pekerjaan tersebut, Direksi Pengawas Lapangan dan melampirkan sertifikat pengujian yang sudah disahkan oleh Badan Instansi yang berwenang. Jika pada masa garansi tersebut, Pemborong tidak melaksanakan atau tidak memenuhi teguran - teguran atas perbaikan, penggantian, kekurangan selama masa garansi, maka Direksi Pengawas Lapangan berhak menyerahkan pekerjaan perbaikan atau kekurangan tersebut pada pihak lain atas biaya dari Pemborong yang melaksanakan pekerjaan instalasi tersebut. Sebelum penyerahan kedua (final acceptance), Pemborong harus mengadakan semacam pendidikan dan latihan selama periode tersebut kepada Tenaga calon-calon operator untuk setiap pekerjaan yang ditunjuk oleh Pemberi Tugas (Owner). Training tentang pengoperasian dan perawatan tersebut harus lengkap dengan 3 (tiga) set operating maintenance and repair manual books, sehingga para petugas atau operator dapat mengoperasikan dan melaksanakan pemeliharaan. g. Laporan
- 92 -

atau pada saat yang dikehendaki oleh Direksi Pengawas Lapangan di dalam pelaksanaan harus disampaikan langsung kepada pihak Pemborng melalui penanggung jawab Pemborong. Laporan tersebut dibuat dalam rangka 3 (tiga) meliputi : a. b. Penanggung Jawab Pelaksana Sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan Pemborong harus menempatkan seorang penanggung jawab pelaksanaan yang ahli dan berpengalaman serta harus selalu berada di lapangan / site. c. Mingguan Dan Bulanan" yang memberikan gambaran dari kegiatan . Laporan ini harus ditandatangani oleh Manager Proyek dan diserahkan pada Direksi Pengawas Lapangan dan Pemberi Tugas untuk diketahui / disetujui. Semua pengetesan dan atau pengukuran tersebut harus disaksikan oleh Direksi Pengawas Lapangan pekerjaan ini. Pemborong harus menyerahkan Laporan Pengetesan kepada Direksi dalam rangkap 5 (lima) mengenai hal-hal sebagi berikut : a. Hasil pengetesan tahanan isolasi kabel dan pemberian tegangan. bertanggung jawab penuh dalam menerima segala instruksi instruksi dari Direksi Pengawas Lapangan. i. yang bertindak selaku wakil dari Pemborong dan mempunyai kemampuan untuk memberikan keputusan teknis. Hasil pengetesan peralatan-peralatan instalasi. Berdasarkan laporan harian. dibuat laporan mingguan dimana laporan tersebut berisi ikhtisar dan catatan prestasi atas pekerjaan minggu lalu sehingga menjadi laporan selama 1 (satu) bulan dan rencana pekerjaan minggu depan dan satu bulan ke depan. Hal-hal yang menyangkut masalah : • Material (masuk atau ditolak) • Jumlah tenaga kerja • Keadaan cuaca • Pekerjaan tambah / kurang. Perubahan. h. Hasil pengukuran-pengukuran dan lain-lain. Catatan dan perintah Direksi Pengawas Lapangan yang disampaikan baik secara lisan maupun tertulis. Kegiatan Fisik.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Pemborong wajib membuat "Laporan Harian. Penambahan dan Pengurangan Pekerjaan . b.93 - . Penanggung jawab tersebut harus berada ditempat pekerjaan selama jam kerja dan pada saat diperlukan dalam pelaksanaan.kegiatan yang dilakukan di lapangan secar jelas.

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Pelaksanaan pekerjaan yang menyimpang dari gambar . gambar rencana dan lain sebagainya. Pekerjaan pemeliharaan dan pemeriksaan routine tersebut. Pengelasan dan Pengeboran Pemborong tembok. untuk keperluan pelaksanaan tugas administrasi lapangan. pengeboran dan sebagainya hanya dapat dilaksanakan setelah mendapat izin tertulis dari Direksi Pengawas Lapangan. dinding dan sebagainya yang dilakukan dalam rangka pemasangan instalasi ini maupun pengembaliannya seperti keadaan semula adalah termasuk pekerjaan Pemborong instalasi ini. lantai.94 - . pembongkaran. Pembobokan. Gudang dan Los Kerja Pemborong diperbolehkan membuat ruang kantor. mesin dan alat-alat kerja yang disimpan di tempat kerja (gudang lapangan). Penjagaan Dan Kebakaran Pemborong wajib mengadakan penjagaan dengan baik serta terus menerus selama berlangsungnya pekerjaan atas bahan. j. Pemborong harus menyerahkan gambar perubahan yang dimaksud Direksi Pengawas Lapangan dalam rangkap 3 (tiga) untuk disetujui. . Masa Pemeliharaan Selama masa pemeliharaan.perubahan material dan gambar rencana yang mengakibatkan pekerjaan tambah kurang harus disetujui secara tertulis oleh Direksi Pengawas Lapangan. gudang dan los kerja di halaman tempat pekerjaan. Kantor Pemborong. peralatan. harus diajukan oleh Pemborong kepada Direksi Pengawas Lapangan secara tertulis. Dalam merubah gambar rencana tersebut. k.gambar rencana yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan Direksi Pengawas Lapangan. l. Pembobokan. penyimpanan barang / bahan serta peralatan kerja dan sebagai area / tempat kerja (peralatan pekerjaan kasar) dimana pelaksanaan tugas instalasi berlangsung. dapat dilaksanakan bila terlebih dahulu mendapatkan izin dari Pemberi Tugas dan Direksi Pengawas Lapangan m. Perubahan . harus dilaksanakan tidak kurang dari dua minggu sekali. Pengajuan perubahan material. harus diselenggarakan kegiatan pemeliharaan berjangka dan pemeriksaan routine.

menjadi tanggung jawab Pemborong. Penerangan dan Sumber Daya Pada kantor. guna keperluan pertolongan pertama pada kecelakaan harus selalu ada di tempat pekerjaan. Site Manager harus berada ditempat pekerjaan selama jam . harus diberi penerangan yang cukup. n. berpengalaman dan mempunyai wewenang penuh untuk mengambil keputusan.Penimbunan / penyimpanan barang. serta melaporkan kejadian tersebut kepada instansi dan departemen yang bersangkutan / berwenang (dalam hal ini polisi dan Departemen Tenaga Kerja) dan mempertanggungjawabkan sesuai dengan peraturan yang berlaku. harus selalu dalam keadaan bersih.barang tersebut diatas. harus diatur sedemikian rupa agar memudahkan jalannya pemeriksaan dan tidak mengganggu pekerjaan dari bagian lain.tempat pelaksanaan pekerjaan yang dianggap perlu. maka Pemborong diwajibkan segera mengambil segala tindakan guna kepentingan si korban atau para korban. gudang dan tempat . los kerja. p. gudang. Kebersihan dan Ketertiban Selama pelaksanaan pekerjaan berlangsung. los kerja dan tempat pekerjaan dilaksanakan dalam bangunan.jam kerja dan . Peti PPPK dengan isinya yang selalu lengkap. Bagan Penyelenggara dari Pemborong Pimpinan harian pada pelaksanaan pekerjaan oleh Pemborong harus diserahkan kepada penyelenggara dengan kwualifikasi ahli. kantor. Kecelakaan dan Peti PPPK Terjadinya kecelakaan yang berhubungan dengan pelaksanaan pekerjaan ini.peraturan yang lain tentang ketertiban akan di keluarkan oleh Direksi Pengawas Lapangan pada waktu pelaksanaan.95 - . Daya listrik baik untuk keperluan penerangan maupun untuk sumber tenaga / daya kerja harus disediakan oleh Pemborong. o.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Kehilangan yang diakibatkan oleh kelalaian penjagaan atas barang . Peraturan . Pemborong wajib menyediakan peralatan pemadam kebakaran (pemadam api ringan) yang diletakkan dalam kantor lapangan dan gudang. bahan dan peralatan baik di dalam gudang maupun diluar (halaman). q.

sebagai penanggung jawab di lapangan. II. Pada setiap saat Direksi Pengawas Lapangan atau petugas – petugas / staff harus dapat mengawasi. memeriksa dan menguji setiap bagian pekerjaan. melakukan perbuatan yang merugikan terhadap pelaksanaan pekerjaan. Direksi Pengawas Lapangan menempatkan petugas petugas pengawasan yang bertugas setiap saat untuk mengawasi pekerjaan. . Bagian .96 - . LINGKUP PEKERJAAN Spesifikasi teknis ini menjelaskan tentang uraian syarat-syarat teknis dalam hal penyediaan. maka akan dikenakan tindakan sesuai dengan yang dimaksud dalam pasal denda.bagian pekerjaan yang telah dilaksanakan. Pemborong diwajibkan untuk menjalankan disiplin yang ketat terhadap semua pekerja (buruh) dan pegawainya. bahan dan peralatan serta Pemborong harus mengadakan fasilitas . berlaku tidak wajar. harus segera dikeluarkan dari tempat pekerjaan atas perintah pengawas harian.fasilitas yang diperlukan. Site Manager mewakili Pemborong ditempat pekerja dapat bertindak penuh kepada Direksi Pengawas Lapangan. Bila Pemborong lalai. tetapi luput dari pengamatan Direksi Pengawas Lapangan dan staf-nya adalah menjadi tanggung jawab Pemborong.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ setiap saat yang diperlukan Pemberi Tugas dan Direksi Pengawas Lapangan. Di tempat pekerjaan. Elektrikal Dan Plumbing yang terdiri dari . kepada mereka yang melanggar terhadap peraturan umum mengganggu ataupun merusak ketertiban. Petunjuk dan perintah Direksi Pengawas Lapangan didalam pelaksanaan. r. disampaikan langsung kepada Site Manager wakil Pemborong. pemasangan dan pengujian seluruh lingkup pekerjaan instalasi Mekanikal. Pengawasan Pengawasan setiap hari terhadap pelaksanaan pekerjaan adalah dilakukan oleh Direksi Pengawas Lapangan dan Staff-nya.

Pengurusan ijin dan penyambungan sumber air bersih dari PDAM 1.4.1.1.3. 1. sistem pengolahan air bekas (buangan) dari ruang cuci dengan Neutralizing Tank dan dari ruang dapur kotor dengan Grease Trap. Pengadaan dan pemasangan peralatan sistem pengolahan air kotor (Septic Tank) dengan Biotech System.1. 1. 1.1.7. Pekerjaan Mekanikal 1.5.2. dan accessories lainnya. Pengadaan dan pemasangan instalasi pemadam api ringan (PAR) atau fire extinguiher. Pengetesan dan pengujian dari seluruh instalasi plambing yang terpasang. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi air bersih.2. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi pemadam kebakaran (hydrant) lengkap dengan pompa-pompa hydrant. air kotor.2.2.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 1.4.8. Pengadaan dan pemasangan sistem penyaluran dan penampungan air hujan dengan sumur resapan dan saluran / drainase bangunan. 1. fire hydrant box.1. 1. Pengetesan dan pengujian dari seluruh instalasi pemadam kebakaran yang tepasang.97 - . Pekerjaan Plumbing 1.1.1. Pekerjaan Kelistrikan . 1. fire brigade connection. 1. 1.1.1. Pengurusan ijin penggunaan instalasi pemadam kebakaran (hydrant).1. reduser. Pengadaan dan pemasangan pompa sumur dangkal (Jet Pump) dan Submersible Deep Well Pump air bersih serta pengeboran sumur dalam dan dangkal untuk sumber air bersih. dan accessories lainnya. 1.6.1. klem. Pengurusan ijin dan penyambungan sumber air bersih dari sumur dalam maupun dangkal kepada pihak Badan yang berwenang pada daerah setempat. pipa vent dan air hujan lengkap dengan elbow. 2. 1.2. hydrant pillar. air bekas.3.2.1. Pengadaan dan pemasangan peralatan-peralatan bantu bagi seluruh peralatan plambing. Pekerjaan Elektrikal 2. tee.2. daerah setempat. Pekerjaan Pemadam Kebakaran 1.

Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi kelistrikan yang terpasang.4. Pengadaan dan pemasangan panel utama tegangan menengah (TM) lengkap dengan komponen-komponen panelnya. Pengadaan dan pemasangan berbagai jenis lampu penerangan. pemasangan dan pengujian sistem listrik tegangan rendah lengkap dengan komponen-komponen panel genset (AMF).1.8.1.5.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 2. 2. 2. kotak saklar dan stop kontak.2. 2. dan accessories lainnya. Pengurusan dan penyambungan daya listrik dari sumber Diesel Generator Set Sistem tegangan rendah (TR/TR) 400/230 Volt.3.98 - . isolasi penyambungan kabel.6.2. 2. 2. .11. pipa pelindung kabel.1. 2. 2. Pengadaan. 50 Hz lengkap dengan komponen pengamanannya.1.12.2.9.10. pemasangan dan penyujian unit Diesel Generator Set lengkap dengan tanki mingguan dan harian.2.1. Pengadaan dan pemasangan seluruh type dan ukuran kabel tegangan rendah 400/230 V. Pengadaan dan pemasangan seluruh type dan ukuran kabel tegangan menengah 20 kV. Pengadaan dan pemasangan sistem pembumian pengaman lengkap dengan bak kontrol dan elektroda pembumian. 2. 2.1.1. 2. Pengadaan dan pemasangan seluruh panel-panel tegangan rendah lengkap dengan komponen-komponen panelnya.1. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi penerangan dalam dan luar serta stop kontak lengkap dengan kabel instalasi. Pengadaan.1.1.3. Pekerjaan Diesel Generator Set 2.2. junction box.1.4. model silent (Mobile). Pengadaan dan pemasangan Transformator Stap-Up 20 kV/400 V. 2. Pengadaan.2. Pengurusan dan penyambungan daya listrik PLN Sistem TM/TM 20 kVolt ke pihak PLN daerah setempat. dan stop kontak. 2. 2.1.7. Pengadaan dan pemasangan instalasi listrik untuk AC dan Fan.1. saklar.1. pemasangan dan pengujian type dan ukuran kabel tegangan rendah 400 V dari Panel Genset (AMF) ke Panel Utama. 2. 2.2. Pengurusan dan penyambungan daya listrik PLN Sistem TR/TR 400/230 Volt ke pihak PLN daerah setempat.

kotak untuk outlet telepon. alat ukur dan elektroda pentanahan.2. Pengadaan dan pemasangan seluruh pekerjaan kontruksi untuk unit Diesel Genset dan tanki mingguan lengkap dengan Pondasi.2. pipa pelindung kabel.99 - . Pengadaan dan pemasangan jenis pesawat telepon digital dan analog.4. dan accessories lainnya. 2. Pengadaan dan pemasangan terminal-terminal box telepon (TBT). Pengadaan.5.3.4.1. urugan tanah dan lainnya.6.2.3. Pengurusan dan penyambungan line telepon ke pihak PT. Pekerjaan Telepon 2. pemasangan dan pengujian type dan ukuran kabel kontrol 24V-DC dari Panel Genset (AMF) ke Panel Utama.4. 2.5. 2. 2. Pekerjaan Penyalur Petir 2. Pekerjaan Fire Alarm (Penginderaan Kebakaran) 2. 2. junction box.3. serta bak kontrol. 2.4. Pengadaan. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi outlet telepon lengkap dengan jenis dan ukuran kabelnya. 2.8. 2.4.Telkom daerah setempat.2.4. Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi telepon yang terpasang. Pengadaan dan pemasangan Unit peralatan utama Fire Alarm . Pengadaan dan pemasangan Unit Splizen (Air Terminal) penyalur petir sistem elektrostatis.7.3. 2.6.4. Pengadaan dan pemasangan instalasi penyalur petir dan sistem pentanahan penangkal petir lengkap dengan bak kontrol.1. 2. Pengadaan dan pemasangan Unit peralatan utama PABX lengkap dengan terminal box utama (TBU-PABX).1.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 2. Pengadaan.2. 2.4.3. Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi penyalur petir system elektrostatis dan sistem conventional (sangkar faraday).5. pemasangan dan pengujian seluruh sistem pembumian pengaman untuk Netral Genset & Body Genset lengkap dengan bak kontrol dan elektroda pembumian.3. Pengadaan dan pemasangan tiang penyanggah air terminal penyalur petir. 2.3. pemasangan dan pengujian seluruh sistem pemipaan bahan bakar solar dari tanki mingguan ke tangki harian Diesel Genset lengkap dengan Pompa listrik dan manual. 2. galian tanah. 2.5.4.2.

outlet microphone. 2.2. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi unit detektor.5. Pengadaan dan pemasangan terminal-terminal box Tata Suara (TBS). 2. horn speaker. lengkap dengan jenis dan ukuran kabelnya.3.6. antenna FM/AM.6. Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi CCTV dan Security System yang terpasang.100 - . 2. Pekerjaan Instalasi Master Antenna Television (MATV) .7. .1. pipa pelindung kabel.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 2. alarm bell. lengkap dengan jenis dan ukuran kabelnya. dan accessories lainnya. 2. Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi Tata Suara yang terpasang. 2. 2. 2.7. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi. 2. Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi Fire Alarm yang terpasang.7. Pengadaan dan pemasangan terminal-terminal box Fire Alarm (TBF). 2. lampu tanda. kotak untuk outlet TV + Unit Colour Monitor TV. pipa pelindung kabel. 2. Detector Gerak.3. Pekerjaan Tata Suara Pengadaan dan pemasangan Unit peralatan utama Tata Suara dan Car Call system lengkap dengan terminal box utama (TBSSS). Unit Camera & Lenses.7.1. Infra Rad Detector). Pengadaan dan pemasangan Unit peralatan utama CCTV dan Security System lengkap dengan terminal box utama (TBU-CS).2.3.5. break glass switch.8. dan accessories lainnya. Unit peralatan security System (Door Contak. selektor zone. 2.4. 2. junction box. sirine.1. juntion box. dan accessories lainnya.8. Pekerjaan Instalasi Closed Camera Television (CCTV) Dan Security System 2.6. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi CCTV & Security System lengkap dengan jenis dan ukuran kabelnya. pipa pelindung kabel.6.5. Pengadaan dan pemasangan Unit peralatan utama Indovision atau TV Cable lengkap dengan terminal box utama (TBU-TV). (MCFA) lengkap dengan terminal box utama (TBF-FA).4.2. juntion box. Pengadaan dan pemasangan terminal-terminal box CS (TBT-CS).7.6.4.Optional 2. volume kontrol. ceiling speaker.

Berdomisili di wilayah setempat dan sekitarnya. 4. pipa pelindung kabel. 5. 2. Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi televisi yang terpasang.8. 1. 6. 6. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi outlet TV lengkap dengan jenis dan ukuran kabelnya. Elektrikal dan Plumbing yang dinyatakan dengan referensi dan mampu berperan sebagai patner dari pemborong utama (pekerjaan Sipil). 4. kotak untuk outlet TV. 2. 1.8. 5. Mempunyai pengalaman dalam pekerjaan Mekanikal.3.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 2. Pengadaan dan pemasangan terminal-terminal box TV (TBTV). Mendapat persetujuan dari Pemberi Tugas. PROSEDUR PELAKSANAAN Syarat-syarat pelaksanaan antara lain . Membuat Time Schedule pelaksanaan pekerjaan MEP. Pekerjaan instalasi MEP dinyatakan selesai bila pihak pemborong telah . dan accessories lainnya. Pemborong harus mengadakan pengujian seluruh pekerjaan instalasi Mekanikal dan Elektrikal yang disaksikan oleh pemberi tugas. 2.2. III. agar setiap waktu dapat memberikan penjelasan dengan pimpinan proyek.8.101 - . IV.4. Pemborong harus membuat gambar kerja yang mengacu pada gambar perencanaan dan disetujui pemberi tugas serta disahkan pimpinan proyek. 3. 3. Pemborong pekerjaan MEP dalam bangunan ini harus mempertanggung jawabkan pekerjaan secara teknis dan instalasi kepada pimpinan proyek. Pemborong harus menempatkan tenaga ahli di lapangan. juntion box. PESERTA PELELANGAN Peserta pelelangan adalah badan hukum yang bergerak dibidang pemborong bangunan rumah tinggal serta terdaftar dalam Daftar Rekanan Mampu Propinsi dan memiliki Tanda Daftar Rekanan Yang masih berlaku serta memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh Pemberi Tugas. Pemborong harus dapat menerima dan menyetujui gambar instalasi yang diberikan oleh perencana. Mempunyai Pas Kerja PLN (Sikka Golongan A) dan Pas PAM-wilayah yang masih berlaku. adapun persyaratan lainnya adalah . 2. Mempunyai tenaga pelaksana yang berpengalaman.

Penggantian merk dari material dapat dilakukan dengan persetujuan dan ketentuan dari pemberi tugas dan pimpinan proyek. b. water level control) dan ditambah check valve. Instalasi Plambing A.102 - . V. Semua materail harus baru dan bila terjadi kerusakan pada materaial tersebut pada saat pelaksanaan pekerjaan.1. Pengajuan gambar kerja dari pemborong harus dilakukan sebelum pekerjaan dilaksanakan. pemborong harus mengganti dengan yang baru. Pemborong harus melaksanakan masa pemeliharaan selama 3 s/d 6 bulan. SISTEM A. Kerusakan material sebelum penyerahan kedua menjadi tanggung jawab pemborong. Telah mendapatkan surat keterangan dari pimpinan proyek. c. 5. 4.2. Pengontrolan penggunaan air bersih dari SDWP atau jet pump maupun PDAM dengan gate valve + pelampung (WLC. 2.1. 8.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ menyatakan . a. 3. Seluruh material pada Pekerjaan MEP harus mempunyai purna jual yang terjamin dan garansi minimal 9 (sembilan) Bulan sampai dengan 1 (satu) tahun. Pemborong harus menyerahkan daftar dan contoh material kepada pemberi tugas dan pimpinan proyek untuk mendapatkan persetujuan. Uraian Umum 1. SYARAT-SYARAT TEKNIS 5. Uraian Teknis Pekerjaan Mekanikal 5. Air bersih yang berasal dari sumur dalam dan sumur dangkal di sambungkan langsung ke Ground Water Reservoir Tank (GWR). Air Bersih Sumber air bersih untuk proyek ini berasal dari sumber air tanah atau Sumur dalam sebagai sumber air utama dan cadangan. 9. Surat hasil pengetesan dan pengujian instalasi. 7.1. Selanjutnya dari Water Reservoir Tank.2. air bersih dengan pompa penguat (Booster Pump) secara sistem tangki tekanan (Hydrophor) otomatis disalurkan . Pemberi Tugas dan disahkan Direksi Pengawas Lapangan. yang menyatakan bahwa pekerjaan telah selesai 100 %. Supply air bersih dari sumur dalam menggunakan Submersible Deep Well Pump (SDWP) dan dari sumur dangkal menggunakan Jet Pump. Menyerahkan gambar As Buil Drawing sebanyak 3 (tiga) set yang telah diketahui Perencana.

Untuk menentukan kenyamanan bagi pemakainya. air hujan jatuh bebas langsung dialirkan ke drainage / saluran bangunan.2. Air Kotor dan Air Bekas Buangan air dari wastafel atau lavatory dan floor drain disebut dengan air bekas dan buangan air dari water closed dan urinal disebut dengan air kotor. Untuk sumber air tanah telah terjamin kualitas / mutu airnya yang harus dibuktikan dengan hasil pemeriksaan laboratorim PT. Pipa Air Bersih .3. Sedangkan limpahan dari tanki air hujan akan dialirkan ke drainage bangunan terdekat. harus dialirkan ke sumur resapan. Air buangan dari wastafel dan floor drain dipisah dengan buangan air dari water closed. A. untuk itu digunakan 2 (dua) pipa tegak dan mendatar untuk melayani dan mengalirkan kedua jenis air buangan tersebut. tekanan air pada seluruh unit fixture harus memenuhi syarat-syarat tekanan air yang ada dalam buku PPI Tahun 1979. Selanjutnya air buangan yang berada pada seluruh saluran bangunan sebelum dialirkan ke drainage / saluran kota terdekat.1. Air kotor yang berasal dari water closed & urinal pada seluruh lantai bangunan akan dialirkan ke septic tank dengan pengolahan limbah Biotech System dan selanjutnya dapat dialirkan ke drainage bangunan. B.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ ke seluruh Toilet yang ada pada lantai bangunan hingga siram taman. Supply air bersih dari pompa penguat (Booster Pump) sebelum dialirkan akan difilterisasi terlebih dahulu dengan Sand Filter dan Carbon Filter. Air Hujan Air hujan yang berasal dari atap bangunan disalurkan melalui beberapa pipa tegak sampai dibawah lantai satu langsung disalurkan ke drainage bangunan dan sedangkan untuk atap bangunan lainnya. Pemanfaatan air hujan dapat dilakukan.Sucofindo atau yang tunjuk oleh Direksi Pengawas Lapangan dan Pemberi Tugas (Owner). yakni untuk mengurangi limpahan yang sangat berlebihan atau banjir sekaligus untuk menambah potensi air tanah. yaitu sebagian air hujan ditampung dalam tanki air hujan yang selanjutnya akan difilterisasi (disaring) dengan menggunakan pompa transfer melalui sand filter tank dan karbon filter untuk disalurkan ke Water Reservoir Tank (WRT). sedangkan buangan air dari kitchen (dapur kotor) dan ruang cuci pakaian akan dialirkan masing-masing ke bak penampungan yaitu Grease Trap dan Neutralizing Tank untuk disaring atau difilter (jika diperlukan) yang selanjunya dialirkan ke drainage / saluran bangunan. Persyaratan Bahan B. A. Air bekas yang berasal dari wastafel dan floor drain akan dialirkan langsung ke drainage bangunan.103 - .

Seluruh sambungan pipa GIP harus dilas metal dengan penguat yang berupa pelana kuda (Saddle).B 14. PT. Semua peralatan bantu seperti fitting. Jepang. Cahaya Liguna. Jepang. . Produksi : Setara PT.104 - .4 dan Tabel 4. Jepang. Bumi Kaya. terlampir. Produksi : Setara PT. Air Hujan Dan Vent Dinyatakan dalam gambar perencanaan. elbow 90. Gamako. harus menggunakan pipa PVC AW yang tahan terhadap tekanan 10 Kg/cm2. ASTM F104 112100. Air Kotor. HE & T-G. bahan dari baja stainless (stainless steel) sesuai dengan standar ASTM A 193 Gr. yang mana sambungan pipa GIP dengan peralatan bantu harus dilas metal dengan penguat yang berupa pelana kuda (Saddle). untuk ujung pipa yang akan disambung dengan berbagai jenis katup berdiameter ≥ 2” (50 mm) harus dipasang flenges yang sesuai dengan ukuran diameter pipanya.7 lanjutan. SNI 0161. Cahaya Liguna. Gamako. ANSI B. SNI 07 0039-87. Ex-Amerika. Pipa Air Bersih.3 tipe 8 baut dan Gambar 4. reduser (type Concentric & type Eccentric). Mur dan baut yang dipergunakan untuk memegang dan mengencangkan flenges dari jenis baut batang berulir seluruh panjangnya lengkap dengan dua mur. ASTM A 193-B7/A 194-2H dan SNI 03-6570-2001.81. JIS R3453 Class III dan SNI 03-65702001. bahwa pipa air bersih pada pemipaan dari Water Reservoir Tank (WRT) ke toilet bangunan menuju unit fixture toilet dan dari Flow Meter PDAM. Ex-Amerika. SNI 07 003987. Produksi : Setara PT. yang mana sambungan pipa GIP dengan flanged harus dilas metal dengan penguat yang berupa pelana kuda (Saddle). Gamako. PT. Ex-Amerika. Flenges yang dipergunakan jenis Blind flenge S/O dan flenge buta. Bakrie. tee dan lainnya harus dari bahan yang sama dengan pipa yang digunakan (yaitu sesuai dengan standar BS 1387/67. Dimana jarak & ukuran lubang baut (holes) yang digunakan dapat dilihat pada Tabel 1. bahan dari cast iron harus sesuai dengan standar Amerika.81). B2. Cahaya Liguna. Gambar 4.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Dinyatakan dalam gambar perencanaan. dimana ukuran yang digunakan dapat dilihat pada Tabel 4. dimana ukuran yang digunakan dapat dilihat pada Tabel 1. Produksi : Setara PPI. KHI. PT. Fisher. bahwa pipa air bersih yang digunakan untuk pemipaan pompa utama air bersih dan pemipaan distribusi air bersih yaitu pipa baja galvanizer (Galvanized Steel pipe / GIP) medium yang tahan terhadap tekanan maksimum 50 Kg/Cm2. terlampir. Produksi : Setara Hilti. terlampir. SNI 0161.16. Air Bekas.7 lanjutan. Gasket yang dipergunakan pada sambungan flanges yaitu jenis ring gasket dari bahan asbestos composition memiliki high pressure hingga 12 bar sesuai dengan standar Amerika.4 tipe 12 baut. toleransi tebal (sedang) ± 10 %. Sambungan menggunakan flanges. toleransi diameter luar ± 1 % dan harus sesuai dengan standar BS 1387/67.5. Spindo.5 dan SNI 036570-2001.

reduser (type Concentric). foot valve. Dinyatakan dalam gambar perencanaan. Kitz. yang mana sambungan pipa PVC AW berdiameter dibawah 4″ digunakan perekat (lem) sedangkan yang berdiameter diatas 4″ digunakan rubber ring joint.Ukuran : Diameter ≥ 2” (50 mm) + sepasang flange.Steam/ Pin : Material kuningan (Brass). kecuali katup-katup pada sisi tekanan pompa mempunyai rating 12 bar atau 174 psi sesuai standard JIS B2011.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Dinyatakan dalam gambar perencanaan. male adapter. . roof drain. maka seluruh jenis katup (valves) seperti . elbow 45. butterfly valve harus mempunyai rating 10 bar atau 145 psi. harus mengikuti desain dari interior ruang toilet. . saluran / drainage bangunan. Astam. water closed. harus menggunakan pipa PVC AW yang tahan terhadap tekanan 10 Kg/cm2.3. a. Semua peralatan bantu pipa PVC-AW dan PVC-D seperti fitting. ASTM A216 WCB. strainer. Ball Valve harus jenis Katup Pintu yang terbuat dari bahan antara lain . SNI-06-0084-1987. tee 45 (Tee Y) dan lainnya harus dari bahan yang sama dengan pipa yang digunakan.Seat : Material perunggu (Bronze). . Mizu. . air bekas dan air hujan pada pemipaan dari seluruh toilet dan atap bangunan menuju septic tank (STP-Biotech System). API 600 dan SII. clean out. Gate Valve Flanged ends harus jenis Katup Pintu yang terbuat dari bahan antara lain .Body : Material besi tuang )Cast Iron). Produksi : Setara Rucika.Service conditions : 200 psi water non-shock & 125 psi saturated steam. .Hand Wheel : Material baja (Steel) bentuk lingkaran.Seat : Material perunggu (Bronze). bahwa pipa air kotor. harus menggunakan pipa PVC D yang tahan terhadap tekanan 8 Kg/cm2. . wastafel / Lavatory & kitchen seluruh bangunan. Super Intilon. floor drain. Sesuai dengan standard JIS K 6741. Super Swallow.105 - . JIS B2031. Sesuai dengan standard SNI-06-0084-1987 dan SII 0344-82.Steam : Material kuningan (Brass). gate valve. wastafel dan lain-lain. . bahwa pipa vent pada pemipaan dari seluruh water closed. . . Bentuk dan bahan untuk peralatan unit fixture seperti . b.Disc : Material besi tuang (Cast Iron). Valves (katup-katup) Dinyatakan dalam gambar perencanaan. urinal.Body : Material kuningan (Brass). . Wavin. check valve. kran air dinding. Produksi : Setara Toyo. Pralon. B. .

.Body : Material besi tuang (Cast Iron).Body : Material perunggu (Bronze). Produksi : Setara Toyo. e. .Cover : Material besi tuang (Cast Iron). . . Produksi : Setara Toyo.Gasket : Material Non – asbestos sheet.Hand Wheel : Material kuningan (Brass) bentuk tuas (MSS SP-110). .Ukuran : Diameter ≥ 2” (50 mm) + sepasang flange. Astam.Seat Packing : Material perunggu (Bronze). . Produksi : Setara Toyo. Strainer flanged ends harus jenis Y Pattern yang terbuat dari bahan antara lain . c. .Ukuran : Diameter ½” (15 mm) s/d 1 ½” (40 mm). . Check Valve flanged end harus jenis swing anti water hammer yang terbuat dari bahan antara lain .Ukuran : Diameter ≥ 2” (50 mm) + sepasang flange. d. .Disc : Material perunggu (Cast Iron). .Ukuran : Diameter ½” (15 mm) s/d 1 ½” (40 mm) . . . Astam. Mizu.Seat Packing : Material perunggu (Bronze). Mizu. Mizu. .Service conditions : 600 psi WOG non-shock. .Service conditions : 200 psi Water non-shock.Service conditions : 200 psi Water non-shock.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ . Astam. . f. .Stem/ Shaft : Material kuningan (Brass). Astam.Service conditions : 200 psi Water non-shock.Cover : Material perunggu (Bronze). .Screen : Material baja stainless (Stainless Steel).106 - .Screen : Material baja stainless (Stainless Steel). Kitz. . . Produksi : Setara Toyo. . . . Kitz.Body : Material besi tuang (Cast Iron). Kitz. Strainer harus jenis Y Pattern yang terbuat dari bahan antara lain . . . Check Valve harus jenis swing anti water hammer yang terbuat dari bahan antara lain . Mizu.Stem/ Shaft : Material kuningan (Brass).Body : Material perunggu (Bronze).Cover bolt & nut : Material baja (Steel). Kitz.Disc : Material besi tuang (Cast Iron). .

PSV type lever body dari bahan Alloy Stell (ASTM A-217) harus mempunyai rating 10 bar sesuai standard JIS-10 K. .Gasket : Material Non – asbestos sheet. SNI 03-6570-2001. .Air Relief valve (ARV) untuk melepaskan udara yang terperangkap pada jaringan pelepasan dan penempatannya pada jaringan pelepasan tertinggi dan terjauh.4. B. Astam.Service conditions : 200 psi Water non-shock. Produksi : Setara Armflex. . suhu operasi -10 s/d 50 °C. .107 - . . suatu peralatan intrusmentasi bekerja berdasarkan hidrolik untuk pengukur tekanan pada sisi suction dan sisi discharge. Katup Kontrol Dan Katub Relief. type Double air valve dan dilengkapi Manometer harus mempunyai rating 10 K sesuai standard JIS-10 K. ukuran dia. Flexible joint Flexible joint dugunakan untuk pengamanan pipa dari tekanan atau getaran yang ditimbulkan oleh kerjanya pompa air bersih. mengurangi suara gaduh (reducer system noise). . Condor. Tozen. Yamamoto. Torcend. Produksi : Setara Toyo. . . Produksi : Setara Fanal. Flexible joint harus jenis Twin-sphere connectors dengan floating flanges yang terbuat bahan antara lain . Nagano.Pressure Safety Valve (PSV) disebut katub pengaman tekanan yang secara otomatis dapat menormalkan kembali tekanan pada pipa header.Cover bolt & nut : Material baja (Steel). mengisolasi getaran (isolate vibration) dan tahan terhadap tekanan 16 kg/cm2 standard JIS-16 K.Elastomer : Material Spesialis Synthetic Rubber. Produksi : Setara Viking.Reinforcing Fabric : Material Synthetic Fiber. . SNI 03-6570-2001. g.Wire : Material baja karbon (Carbon Steel). Kane dan Fip. Mizu. dimana bahan dari flexible joint harus menyerap getaran atau tekanan. h. Kitz. SNI 03-6570-2001.75 mm dengan sambungan socket tanpa flens. Hisec. Proco TM. bentuk Diaphragm Gauge dengan satuan Bar.Flanges : Material stainless steeel atau Ductile Iron.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ . . Pressure Gauge. terdiri dari .Ukuran : Diameter ½” (15 mm) s/d 1 ½” (40 mm).

Produksi : Setara Amico Waltman.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ B. Energi & Pertambangan. • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) • Impeller : Baja Stainless Closed • Valve flap : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Priming screw : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Upper chamber with stop ring : Baja Stainless (Steinless Steel) • Bearing : Baja Stainless (Steinless Steel) • Strainer : Baja Stainless (Steinless Steel) • Cable guard : Baja Stainless (Steinless Steel) • Suction interconnector : Baja Stainless (Steinless Steel) • Coupling for motor : Baja Stainless (Steinless Steel) Data Submersible Motors : • Body : Baja Stainless (Steinless Steel) • Liquid temp. • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) • Shaft seal : Rubbel lip type . tahan karat. Motor penggerak harus dikopel langsung dengan poros pompa sesuai dengan petunjuk pabrik pembuatnya dan harus sesuai standar 415/MENKES/PER/IX/1990. efisiensi tinggi. Pompa Sumur Dalam Dinyatakan dalam gambar perencanaan. Dep. harus mempunyai pressure rating 10 kg/cm2 psi sesuai dengan standar. long life dan beroperasi secara otomatis. counter secara sempurna terisolasi dari air (tertutup rapat) dan memiliki pelindung magnet serta memiliki ketelitian test meter. Flow Meter Flow meter atau flow measuring system yang dipergunakan jenis register yang terdiri dari roda gigi.A B. : ≥ 55 °C • Putaran : ≥ 2850 rpm. ISO 4064B dan SNI 03-6570-2001. dan SNI.108 - . Pompa-Pompa air a. Data Submersible Pumps : • Body : Baja Stainless (Steinless Steel) • Liquid temp.5. I. ISO 9906. : ≥ 60 °C • Putaran : ≥ 2850 rpm.6. maka pompa sumur dalam harus dari jenis Submersible Deep Well Pump (SDWP) yang multistage.

. Data Submersible Sump Pit Pump : • Body : Baja Stainless (Steinless Steel) • Liquid temp. . Landini. b. efisiensi tinggi. : ≥ 50 °C • Putaran : ≥ 2750 rpm.Lightning Protection Relay Submersible Deep Well Pump diletakkan pada kedalamaan air tanah tidak lebih dari 78 meter dan dipasang sesuai dengan rekomendasi dari pabrik pembuatnya. . tahan karat. . Pompa Celup (Submersible Sump Pit Pump) Dinyatakan dalam gambar perencanaan pompa untuk menguras langsung air yang ada di dalam ruang pompa dan GWR (untuk pengurasan) langsung ke saluran drainage terdekat dan dapat pula digunakan untuk pompa celup (Submersible Sump Pit Pump). long life dan beroperasi secara otomatis.Temperatur Motor. . Lowara-ITT.109 - . 3 phasa. Produksi : Setara Grundfos. 50 Hz Dilengkapi WLC (Water Level Control) Controller Panel SDWP merupakan satu kesatuan yang dilengkapi dengan display module . Motor penggerak harus dikopel langsung dengan poros pompa sesuai dengan petunjuk pabrik pembuatnya dan standar ISO 2548. . • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) . Dengan demikian pompa celup harus dari jenis submersible Pump yang multi stage.Power On / Off. .Under and Over Voltage Relay.Motor On / Off. .Display Module.Earth Fault Relay.Overload Relay. .Lampu Indikator.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ • • • • • • • • • Bering housing upper : Baja Stainless (Steinless Steel) Radial bearing : Ceramic / Carbon Motor sleeve : Baja Stainless (Steinless Steel) Bering housing lower : Baja Stainless (Steinless Steel) Motor cable : Submersible cable Axial bearing : Ceramic / Carbon Thrust bearing : Hardened Steel Rating voltage motor : 400/230 V. SNI.

: . Lowara-ITT. Motor penggerak harus dikopel langsung dengan copling connector pompa yang terpasang baik sesuai dengan petunjuk pabrik pembuatnya standar SNI. artinya pada suction (Hisap) dan discharge (pelepasan) dalam satu ruang vertical impeller tertutup. Jet Pump (Optional) Dinyatakan dalam gambar perencanaan sumber air bersih dengan menggunakan Jet Pump untuk mendistribusikan air bersih ke ke Ground Water Reservoir Tank (GWR). • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) • Impeller : Baja Stainless Closed • Frame copling connector : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Priming screw : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Suction Casing : besi tuang (Cast Iron) • Discharge Casing : besi tuang (Cast Iron) . Data Vertical Multistage Centrifugal Pump : • Pump Body : Baja Stainless (Steinless Steel) • Liquid temp.8 sampai dengan 1 meter dan dipasang sesuai dengan rekomendasi dari pabrik pembuatnya. 50 Hz • Dilengkapi WLC (Water Level Control) • Motor : Submersible motor • Instalasi power : Submersible cable Pompa diletakkan pada kedalamaan air 0. digunakan jenis Vertical Multistage Centrifugal Pump. Landini. c. 3 phasa. Pumpex.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ • Impeller : Baja Stainless Closed • Valve flap : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Priming screw : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Suction connector : Baja Stainless (Steinless Steel) • Bearing : Baja Stainless (Steinless Steel) • Strainer : Baja Stainless (Steinless Steel) • Cable guard : Baja Stainless (Steinless Steel) • Rating voltage motor : 400/230 V. Produksi : Setara Grundfos.15 °C s/d ≥ 110 °C • Putaran : ≥ 2750 rpm.110 - .

d. • Pressure gauge (Pengukur tekanan) untuk sisi hisap (Suction) dan sisi dorong (discharge). • Pressure Tank. 3 phasa. 50 Hz . long life dan beroperasi secara otomatis sesuai dengan kebutuhan pemakaiannya dan sesuai dengan petunjuk pabrik pembuatnya standar SNI. Seluruh dari group pompa-pompa harus dilengkapi dengan : • Gate valve pada sisi section dan discharge pompa. efisiensi tinggi. pompa dan motornya harus diletakkan pada satu alas. 1 ph.111 - . Grundfos. Produksi : Setara Sanyo. Motor penggerak harus dikopel langsung dengan poros pompa dengan menggunakan kopling flesible yang terpasang baik sesuai dengan petunjuk pabrik pembuatnya. 3 ph atau 230 Volt. Pompa Penguat (Booster Pump) Dinyatakan dalam gambar perencanaan pompa penguat untuk mendistribusikan air bersih dari tanki atas masing-masing bangunan digunakan jenis horizontal multistage centrifugal pump. • Check Valve pada sisi section pompa. • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) • Impeller : Baja Stainless Closed • Frame copling connector : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Priming screw : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Suction Casing : besi tuang (Cast Iron) • Discharge Casing : besi tuang (Cast Iron) • Bearing : Baja Stainless (Steinless Steel) • Common Base : Painted Steel • Rating voltage motor : 400/230 V. atau multistage Pump. 50 Hz Motor : Multistage Centrifugal. Impeller dari jenis closed radial flow dengan protective wearing pada lehernya. : ≥ 85 °C • Putaran : ≥ 2850 rpm. Data Vertical Multistage Centrifugal Pump : • Pump Body : besi tuang (Cast Iron) • Liquid temp. vertical suction dan horizontal discharge centerline.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ • • • • Upper & Lower Bearing : Baja Stainless (Steinless Steel) Common Base : besi tuang (Cast Iron) Rating voltage motor : 400/230 V. tahan karat.

Pressure Tank Untuk mengatur tekanan air sesuai dengan kebutuhan sehingga pompa air dapat bekerja secara otomatis digunakan pressure tank type Diaphragma yang dilengkapi dengan peralatan seperti safety valve. • Peredam getaran untuk alas pompa. • Strainer pada sisi section pompa. magnesium. g.Optional . Vitallium. Landini. Sand Filter Dan Carbon Filter Dinyatakan dalam gambar perencanaan unit penyaring air akan digunakan Sand Filter dan Carbom Filter. • Check Valve pada sisi section pompa. Yamaha. warna dan kapur dengan back wash atau memcuci kembali.Sand filter ini adalah pressure sand filter dengan daya saring yang tinggi. air vent. Dengan demikian filter kotor dapat dibersikan dan menghilangkan karat bau. seng. Filter Ruhaak. gate valve dan lain-lainnya dan bahan harus terbuat dari stainless steel atau mild steel yang bagian dalam dicat dengan epoxy dan bagian luar dengan cat bakar serta tahan terhadap tekanan 10 kg/cm2. dan beroperasi sesuai kapasitas pompa transfer secara fully automatic. pressure switch. • Gate valve pada sisi section dan discharge pompa. air injector.112 - . Bombas Ideal. . Tanki Atas . . filter yang tidak perlu mengganti Cartridge adalah cara ekonomis untuk penyaringan air. e. Matra. drain.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ • Motor : Multistage Centrifugal. Seluruh dari group pompa-pompa harus dilengkapi dengan : • Flexible Joint pada sisi section dan discharge pompa. E. • Pressure gauge (Pengukur tekanan) untuk suction dan discharge. Produksi : Setara Varem. tangki terbuat dari mild steel yang bagian dalam dicat dengan epoxy dan bagian luar dengan cat bakar dan dilengkapi dengan multiport valve. filter yang tidak perlu mengganti Cartridge adalah cara ekonomis untuk penyaringan air. tangki terbuat dari mild steel yang bagian dalam dicat dengan epoxy dan bagian luar dengan cat bakar dan dilengkapi dengan multiport valve. f. Produksi : Setara Southern Chemicals.Carbon filter ini adalah pressure carbon filter dengan daya saring yang tinggi.Qual. Produksi : Setara Grundfos. pressure gauge.

Produksi : Setara Roda Nurmala atau lokal. drain dan gate valve dan sparing untuk WLC (Water Level Control) Relay. • Pompa kebakaran diesel (Diesel Hydrant Pump).2. tangki terbuat dari fiberglass tahan terhadap cahaya matahari dengan pemasangan vertical storage tank yang dilengkapi dengan main hole. Sistem Sistem pemadam kebakaran yang akan digunakan terbagi menjadi dua bagian. menggunakan 3 (tiga) jenis pompa pemadam kebakaran.Septic Tank . sebagai penutup digunakan tutup dari beton bertulang campuran 1 : 2 : 3 dan untuk pembagian blok diberikan pipa saluran berukuran Ø 2” . Fire Extinguiser System (Pemadam Api Ringan / PAR) Fire extinguiser system (PAR) adalah jenis portable dalam mengatasi kebakaran yang harus disediakan pada areal atau ruang tertentu. yakni .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Tanki atas merupakan bak penampungan air bersih yang berasal dari tangki air bersih. h. A. inlet dan gate valve. Sumur Resapan.113 - . koral dan ojuk secukupnya disesuaikan dengan kapasitas sumur resapan tersebut 5. • Pompa pacu (Jockey Pump). Sedangkan untuk pekerjan sumur resapan sama dengan Septic Tank tapi ada salah satu yang berbeda.1. Sumur Resapan Septic Tank terbuat dari pasangan batu bata campuran 1 : 4 dan diplester dengan campuran 1 : 2 . A. ventilasi (vent). outlet dan gate valve. Kombinasi Pillar System (Hydrant Halaman dan Fire Hose System (Hydrant Gedung) Komplek bangunan ini memiliki supply air pemadam pada fire hydrant system. Grease Trap Dan Neutralizing Tank . .2. sebelum dilakukan pemasangan bata lokasi untuk pembuatan septic tank digali terlebih dahulu sesuai dengan gambar kerja yang telah disepakati bersama didalam kontrak dan tim pengawas harus diberitahu begitu juga dengan instansi yang terkait didalamnya . INSTALASI PEMADAM KEBAKARAN A. sumur resapan tidak dibuat blok – blok tapi satu kesatuan yang didalam sumur resapan tersebut berisi pasir. Septic Tank.2. • Pompa utama kebakaran (Electric Hydrant Pump). yaitu .

terlampir. Cahaya Liguna. reduser (type Concentric & type Eccentric). PT.5. Pipa Air Pemadam Dinyatakan dalam gambar perencanaan. Jepang. Persyaratan Bahan B. dimana ukuran yang digunakan dapat dilihat pada Tabel 4. dan SNI 036570-2001.2.7 lanjutan. Produksi : Setara PT. dimana ukuran yang digunakan dapat dilihat pada Tabel 1. bahwa pipa pemadam kebakaran yang digunakan untuk seluruh pemipaan pompa utama hydrant dan pemipaan distribusi air pemadam kebakaran yaitu dengan pipa baja galvanizer (Galvanized Steel pipe / GIP) shedule 40 yang tahan terhadap tekanan maksimum 150 Kg/Cm2. Fisher. bahan dari baja stainless (stainless steel) sesuai dengan standar ASTM A 193 Gr. Ex-Amerika.SCH 40 dengan peralatan bantu harus dilas dengan bahan baja carbon (Carbon Steel) dengan penguat yang berupa pelana kuda (Saddle). Semua peralatan bantu seperti fitting. PT.4 dan Tabel 4.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ B. Ex-Amerika. Seluruh sambungan pipa GIP harus dilas dengan bahan baja carbon (Carbon Steel) dengan penguat yang berupa pelana kuda (Saddle). Jepang. Mur dan baut yang dipergunakan untuk memegang dan mengencangkan flenges dari jenis baut batang berulir seluruh panjangnya lengkap dengan dua mur.114 - . dan SNI 03-65702001. Produksi : Setara PT. Bumi Kaya. Dimana jarak & ukuran lubang baut (holes) yang digunakan dapat dilihat pada Tabel 1. ANSI B. Gamako. Produksi : Setara PT. ISO 9002. elbow 90. dan SNI 03-6570-2001. KHI.SCH 40 dengan flanged harus dilas dengan bahan baja carbon (Carbon Steel) dengan penguat yang berupa pelana kuda (Saddle). Cahaya Liguna. terlampir.5. HE & T-G.3 tipe 8 baut dan Gambar 4. Sambungan menggunakan flanges. Spindo. Gamako. Valves (katub-katub) . ASTM 193-B7/A 194-2K. Cahaya Liguna. bahan dari Carbon Steel harus sesuai dengan standar Amerika. Produksi : Setara Hilti. yang mana sambungan pipa GIP. Jepang. ASTM F 104 112100.16. tee dan lainnya harus dari bahan yang sama dengan pipa yang digunakan. yang mana sambungan pipa GIP.B 14. Gasket yang dipergunakan pada sambungan flanges yaitu jenis ring gasket dari bahan asbestos composition memiliki high pressure hingga 12 bar sesuai dengan standar Amerika. Gambar 4.53 dan SNI 19-9002. terlampir. Bakrie. JIS R3453 Class III.7 lanjutan. untuk ujung pipa yang akan disambung dengan berbagai jenis katup berdiameter ≥ 2” (50 mm) harus dipasang flenges yang sesuai dengan ukuran diameter pipanya.1. Flenges yang dipergunakan jenis Blind flenge S/O dan flenge buta. B. Gamako. sesuai dengan standar ASTM A. Produksi : Setara PPI. Ex-Amerika.4 tipe 12 baut. PT.

. : Material Spiral wound with inner ring : Material Ductile Iron bentuk lingkaran.115 - . . ANSI B16. Astam. . ANSI B16. .Cover : Material baja stainless (Stainless Steel).Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Dinyatakan dalam gambar perencanaan.Cover : Material baja stainless (Stainless Steel).Seat Packing : Material baja (Steel). c.Disc . Check Valve flanged end harus jenis swing anti water hammer yang terbuat dari bahan antara lain .3 bar for Seat.Disc : Material baja tuang (Cast Steel). a. Mizu.Test Pressure : Material baja tuang (Cast Steel).Test Pressure : 56.Body : Material baja tuang (Cast Steel).Ukuran : Diameter ≥ 2” (50 mm) + sepasang flange. . . . ANSI B16.Steam/ Pin : Material baja stainless (Stainless Stell).Test Pressure : 56. check valve.Body : Material baja tuang (Cast Steel).Gasket : Material Spiral wound with inner ring (Graphite). . strainer.34 dan NFPA 20.Hand Wheel . maka seluruh jenis katup (valves) seperti . . . Astam. . : 56. . . Kitz. Kitz. . kecuali katup-katup pada sisi tekanan pompa mempunyai rating 20 bar atau 290 psi sesuai standard JIS-16 K. foot valve. SII 0344-82. butterfly valve harus mempunyai rating 16 bar atau 232 psi.10. Produksi : Setara Toyo. . Strainer flanged ends harus jenis Y Pattern yang terbuat dari bahan : . Produksi : Setara Toyo. .3 bar for Seat. gate valve.Cover bolt & nut : Material baja (Steel). .Stem/ Shaft : Material baja stainless (Stainless Steel).5.Bonnet .Screen : Material baja stainless (Stainless Steel). Mizu. : Material baja tuang (Cast Steel). Gate Valve Flanged ends harus jenis Katup Pintu yang terbuat dari bahan antara lain .Gasket (Graphite).Ukuran : Diameter ≥ 2” (50 mm) +sepasang flange. : Material baja (Steel).Seat .Gasket : Material Spiral wound with inner ring (Graphite).3 bar for Seat. b. .Body : Material baja tuang (Cast Steel). .

ANSI B16.5. - e. d. suatu terminal (peralatan) tempat dimana badan pemadam kebakaran memompakan air kedalam jaringan sistem hydrant sebagai supply tambahan atau cadangan. Air Relief valve (ARV) untuk melepaskan udara yang terperangkap pada jaringan pelepasan dan penempatannya pada jaringan pelepasan tertinggi dan terjauh. maka udara akan terperangkap pada tempat-tempat tertentu didalam jaringan pipa sehingga dapat mengganggu jalannya arus air. Bila kemudian pompa-pompa kebakaran dioperasikan. SII 0344-82.34 dan NFPA 20. ANSI B16.10. Pressure Reducing Valve (PRV) disebut katub penurun tekanan yang dapat menurunkan tekanan berlebih pada riser pelepasan utama. SNI 03-6570-2001. Astam.34 dan NFPA 20. Hisec.5.10. Kitz. : Diameter ≥ 2” (50 mm) + sepasang Produksi : Setara Toyo. Yositake. ANSI B16.5.34 dan NFPA 20. Kane. PRV type Siro AP Piloted dilengkapi Manometer harus mempunyai rating test 20 bar atau 290 psi sesuai standard JIS-16 K. terdiri dari . type Double air valve dan dilengkapi Manometer harus mempunyai rating test 20 bar atau 290 psi sesuai standard JIS-16 K. ANSI B16. Katup Kontrol Dan Katub Relief.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ . - Pressure Safety Valve (PSV) disebut katub pengaman tekanan yang secara otomatis dapat menormalkan kembali tekanan pada pipa header. Untuk itu katub ini akan membuka dan mengeluarakan udara dari jaringan pipa bila kolom udara dalam pipa telah mencapai katub ini dan akan menutup bila udara telah tersalurkan keluar. ANSI B16. SNI 03-6570-2001. ANSI B16.10. Mizu.116 - . Viking. ANSI B16. Fip. ANSI B16. Torcend. Produksi : Setara Watts. Siamesse Connection (Sambungan Pemadam Kebakaran) Two Way Type (100x65x65). Pada sambungan kebakaran ini tidak diperkenankan terdapat katub-katub penutup (shut off valve) tapi sebaliknya suatu katub anti balik (check valve) . SII 0344-82. SNI 036570-2001.Ukuran flange. SII 0344-82. ANSI B16. PSV type lever body dari bahan Alloy Stell (ASTM A217) harus mempunyai rating test 20 bar atau 290 psi sesuai standard JIS-16 K.

bahan linen / kanvas. Vacum Gauge. 2 ½”. Outdoor Hydrant Box Fire hydrant box dari jenis pemasangan didinding yang kontruksinya dari plat baja dengan tebal tidak kurang dari 2. bahan cast iron yang di finis phthalic resin coating dengan perwarna anti corroive paint dan type two way (100 x 65 x 65). Condor.Hose nozzle : Dia.3. . g. Nagano. Nagano. Perruno. dan 1 ½”. bentuk Diaphragm Gauge dengan satuan in. ukuran dia. Produksi : Setara Fanal. speaker (alarm bell). suhu operasi -10 s/d 50 °C. . lubang pipa dia. suatu peralatan intrusmentasi bekerja berdasarkan hidrolik untuk pengukur tekanan negatif (Vacuum) pada sisi suction dan sisi discharge. harus mempunyai pressure rating 175 psi sesuai dengan FM. II. bentuk Diaphragm Gauge dengan satuan Bar.4. Condor.Hose : Panjang 30 m.Bahan : Steel plat dicat merah lengkap dgn tulisan petunjuk.5. Hydrant Pillar Hydrant pillar harus memiliki working pressure 10 bar (Kg/Cm2). . 1½” bahan brass chroom plated. dan NFPA 20.75 mm dengan sambungan flens. suhu operasi -10 s/d 50 °C.117 - . Pressure Gauge. Produksi : Setara Zeki.A B. suatu peralatan intrusmentasi bekerja berdasarkan hidrolik untuk pengukur tekanan pada sisi suction dan sisi discharge. Break glass switch yang dilengkapi outelet emergency telepon.3 mm dan dicat oven berwarna merah serta dilengkapi dengan sparing peralatan fire alarm seperti . Ex-USA (America). 1½”. Yamamoto. SNI 03-6570-2001.hg. Perruno. dan lampu tanda. ukuran dia. Produksi : Setara Zeki. Flow Meter Flow meter atau flow measuring system yang dipergunakan jenis Gerand dan atau Eagle Eye Meter atau Dieterich fire pump test meter. Produksi : Setara Fanal.75 mm dengan sambungan flens.Ukuran : 125 x 80 x 20 cm . Blue White. B. hydraulic pressure 20 bar. f. Yamamoto. dia. Produksi : Setara Dover. Indoor type cabinet meliputi : .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ harus dipasang pada tempat sedekat mungkin dengan siamesse connection untuk mencegah air justru keluar dari jaringan sistem hydrant.Hose rack : Cast iron dilapisi bronze. B. jenis .

118 - .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ smooth bore. Break glass switch yang dilengkapi outelet emergency telepon. . B. 1½” bahan brass chroom plated. Perruno.Hose rack . dia. bahan linen / kanvas.Ukuran . B. 1½”.Bahan : Steel plat dicat merah lengkap dgn tulisan petunjuk. Perruno. Pemadam Api Ringan (PAR) PAR yang harus digunakan dari bahan serbuk kimia multipurpose dry chemical (ABC Fire) yakni NH4H2PO4. Chuub. : 125 x 80 x 18 cm : Cast iron dilapisi bronze. terlampir). 2 ½”. NFPA 20. Pompa-Pompa Hydrant a.Angle valve / Landing Valve : Dia. Outdoor hydrant box yang harus sesuai dengan standar SII dan NFPA.6. Pompa utama kebakaran yang dimaksud diatas harus sesuai dengan standar SNI 03-6570-2001. speaker (alarm bell).7 bar (40 psi) atau lebih (untuk jelasnya lihat Tabel 2. Produksi : Setara Zeki. memiliki pressure 20 Kg/Cm2 dan ditempatkan dalam kotak panel terpasang didinding. Pompa utama kebakaran (Electric Hydrant Pump) Electric Hydrant Pump dari jenis Horizontal Split Case atau pompa sentrifugal yang harus memiliki rancangan Impeller antara bantalan-bertingkat tunggalSplit Case Axial. Produksi : Setara Yamato.8. Appindo. . Fire Hydrant Box (Fire Hose) . Fire hydrant box yang harus sesuai dengan standar SII dan NFPA.Optional Fire hydrant box dari jenis pemasangan didinding yang kontruksinya dari plat baja dengan tebal tidak kurang dari 2. B. tabung dari bahan iron stell. Produksi : Setara Zeki.3 mm dan dicat oven berwarna merah serta dilengkapi dengan sparing peralatan fire alarm seperti .Hose nozzle smooth bore.7. jenis . 1½” & 2½” lengkap dengan coupling. lubang pipa dia. : Dia.Hose . dan 1 ½”. dimana harus mempunyai kapasitas nominal dalam liter per menit (LPM) atau gallon per menit (GPM) dan harus pada tekanan nominal neto 2.3. dan lampu tanda. : Panjang 30 m. Indoor type cabinet meliputi : . dan bersertifikat UL-USA atau UL-Canada dan FM.

5.ASTM A48 Class 35A.1. menunjukkan bentuk performance kurva ekstrim (yang landai). ITT A-C Pump. • Ball Bearing : seluruhnya Baja Hardened (Hardened Steel) • Anti-Rotation Pins : Baja Stainless (Steinless Steel) – 302. Sehingga memiliki kemampuan Head pada kondisi menutup akan mempunyai nilai rentang dari minimum 101 % sampai maksimum 140 % dari Head Nominal dan pada Kapasitas kondisi tidak kurang dari 150 % kapasitas nominalnya. Patterson. kondisi Head harus mempunyai nilai rentang dari minimum 65 % sampai maksimum sedikit di bawah Head nominalnya. Data Horizontal Split Case Fire Pump : • Liquid temp. Motor listrik sebagai penggerak pompa utama kebakaran harus memenuhi standar yang berlaku dan harus teruji secara khusus untuk melayani pompa kebakaran. Harus memenuhi besaran pada Tabel 6. • Putaran : ≥ 2850 rpm. • Deflector : Rubber • Common Base : Painted Steel Standar SNI 03-6570-2001. terlampir. • Bearing : All besi tuang (Cast Iron) – ASTM A48 Class 25A. SPP. • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) .SAE 4140. Kapasitas motor listrik dalam daya kuda (HP) harus sedemikian sehingga arus motor listrik maksimum pada setiap phasa pada setiap kondisi beban pemompaan dan ketidak seimbangan tegangan harus tidak melebihi arus beban penuh motor dikalikan . • Impeller : Perunggu (Bronze) . NFPA 20. antara lain .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Kinerja pompa harus mempunyai bentuk kurva Kapasitas-Head yang berbeda untuk nilai nominal yang diberikan. Ulc). • Body Pompa : Besi tuang (Cast Iron) . Transient motor listrik harus terkoordinasi dengan ketentuan Pemutus Tenaga (MCCB) untuk menjegah gangguan Tripping yang mengganggu dari alat proteksi kontrol motor listrik. • Coupling : Packed type (UL.1.ASTM B584 Alloy 875.119 - . Semua motor listrik harus mampu (sesuai dengan rating) bekerja terus menerus. bersertifikat UL-USA atau UL-Canada dan FM. Produksi : Setara Fairbanks Morse. : ≥ 85 °C.

• Body Pompa : Besi tuang (Cast Iron) .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ dengan faktot kerja. Kinerja pompa harus mempunyai bentuk kurva Kapasitas-Head yang berbeda untuk nilai nominal yang diberikan. • Casing Wear Ring : Perunggu (Bronze) . : ≥ 85 °C.8 lpm yang mana lebih besar. bersertifikat UL-USA atau ULCanada dan FM. artinya factor kerja maksimum untuk mana motor dipergunakan adalah 1.SAE 4140. Produksi bawaan pompa : Setara Fairbanks A-C Pump Morse.ASTM B584 Alloy 875. Pompa jockey yang dimaksud diatas harus sesuai dengan standar SNI 036570-2001 dan NFPA 20.ASTM A48 Class 30. SPP. • Putaran : ≥ 2850 rpm. SNI 04-02252000. Harus sesuai dengan Standar SNI 03-6570-2001. Sehingga memiliki kemampuan Head pada kondisi menutup akan mempunyai nilai rentang dari minimum 101 % sampai maksimum 140 % dari Head Nominal dan pada Kapasitas kondisi tidak kurang dari 150 % kapasitas nominalnya. terlampir).3. • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) . • Coupling : Packed type (UL. b.120 - . Data Vertical Multistage Centrifugal Fire Pump : • Liquid temp. PUIL 2000. Ulc) .15. NFPA 20. Pompa Pacu (Jockey Pump) Pompa pacu yaitu pompa yang mempertahankan tekanan dibutuhkan untuk mempertahankan keseragaman tekanan pada sistem proteksi kebakaran. artinya kapasitas nominalnya harus pada rating 6 sampai dengan 10 % dari kapasitas nominal pompa utama kebakaran sebagaimana ditunjukkan oleh gambar perencanaan. dimana harus mempunyai kapasitas nominal dalam liter per menit (LPM) atau gallon per menit (GPM) dan harus pada tekanan nominal neto 2. kondisi Head harus mempunyai nilai rentang dari minimum 65 % sampai maksimum sedikit di bawah Head nominalnya. menunjukkan bentuk performance kurva ekstrim (yang landai). • Impeller : Perunggu (Bronze) . Patterson. Pompa jockey dari jenis Vertical In-Line atau pompa sentrifugal yang harus memiliki rancangan Impeller menggantung-bertingakatsatu disambung terpisah-in line-kopling fleksibel..ASTM B584 Alloy 875. Pompa jockey harus mempunyai kemampuan dalam menambah laju kebocoran yang diijinkan di dalam 10 menit atau 3.7 bar (40 psi) atau lebih (untuk jelasnya lihat Tabel 2. ITT .

SNI 040225-2000. . Patterson. Pompa kebakaran diesel (Diesel Hydrant Pump). Diesel Hydrant Pump dari jenis Horizontal Split Case atau pompa sentrifugal yang harus memiliki rancangan Impeller antara bantalan-bertingkat tunggal-Split Case Axial. dimana harus mempunyai kapasitas nominal dalam liter per menit (LPM) atau gallon per menit (GPM) dan harus pada tekanan nominal neto 2.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ • Common Base : Painted Steel Standar SNI 03-6570-2001. UL-USA atau UL-Canada dan FM.Kapasitas motor listrik dalam daya kuda (HP) harus sedemikian sehingga arus motor listrik maksimum pada setiap phasa pada setiap kondisi beban pemompaan dan ketidak seimbangan tegangan harus tidak melebihi arus beban penuh motor dikalikan dengan faktot kerja.Transient motor listrik harus terkoordinasi dengan ketentuan Pemutus Tenaga (MCCB) untuk menjegah gangguan Tripping yang mengganggu dari alat proteksi kontrol motor listrik. NFPA 20.15. . bersertifikat UL-USA atau UL-Canada dan FM. menunjukkan bentuk performance kurva ekstrim (yang landai). . . Produksi bawaan pompa : Setara Fairbanks Morse.Semua motor listrik harus mampu (sesuai dengan rating) bekerja terus menerus. Sehingga memiliki kemampuan Head pada kondisi menutup akan mempunyai nilai rentang dari minimum 101 % sampai maksimum 140 % dari Head Nominal dan pada Kapasitas kondisi tidak kurang dari 150 % kapasitas nominalnya. SPP. NFPA 20. PUIL 2000. NFPA 20. Kinerja pompa harus mempunyai bentuk kurva Kapasitas-Head yang berbeda untuk nilai nominal yang diberikan. . antara lain . ITT c. SPP. artinya factor kerja maksimum untuk mana motor dipergunakan adalah 1.121 - . ITT Pump . Produksi : Setara Fairbanks Morse. kondisi Head harus mempunyai nilai rentang dari minimum 65 % sampai maksimum sedikit di bawah Head nominalnya.1. A-C Motor listrik sebagai penggerak pompa jockey (Pacu) harus memenuhi standar yang berlaku dan harus teruji secara khusus untuk melayani pompa kebakaran. A-C Pump . Pompa utama kebakaran yang dimaksud diatas harus sesuai dengan standar SNI 03-6570-2001. terlampir.5. .Harus memenuhi besaran pada Tabel 6.3.Harus sesuai dengan Standar SNI 03-6570-2001.7 bar (40 psi) atau lebih (untuk jelasnya lihat Tabel 2.1. terlampir). Patterson.

motor bahan bakar yang berada di luar rentang daya dan tipe motor bahan bakar yang teruji. .ASTM A48 Class 35A. harus dapat diterima. (UL. • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) .Dalam hal khusus.61 inch Hg) dan temperatur udara 25 °C pada ketinggian kurang lebih 91. Diesel engine sebagai penggerak Pompa pemadam kebakaran harus diuji secara spesifik oleh Laboratorium penguji untuk melayani pompa kebakaran. • Putaran : ≥ 2850 rpm. • Body Pompa : Besi tuang (Cast Iron) .Nilai nominal motor bahan bakar harus berdasarkan kondisi standar Society Of Automotive Engineers (SAE). • Ball Bearing : seluruhnya Baja Hardened (Hardened Steel) • Anti-Rotation Pins : Baja Stainless (Steinless Steel) – 302.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Data Horizontal Split Case Fire Pump : • Liquid temp. dilakukan lewat pengujian di Laboratorium yang diakui. • Bearing : All besi tuang (Cast Iron) – ASTM A48 Class 25A.ASTM B584 Alloy 875. • Impeller : Perunggu (Bronze) .1 mm kolom air raksa (29. harus mempunyai kemampuan daya kuda untuk melayani gerakan pompa kebakaran tidak kurang dari 10 % lebih besar dari daya kuda rem maksimum dibutuhkan pompa . . yaitu pada tekanan 752. • Coupling : Packed type (UL. dimana motor bahan bakar yang menggunakan percikan nyala (Busi) tidak diperkenankan untuk digunakan.Nilai nominal daya kuda teruji dari motor bahan bakar yang di uji di laboratorium penguji dengan kondisi standar SAE. ULc).122 - . antara lain . Produksi : Setara Fairbanks Morse. UL-USA atau ULCanada dan FM. • Deflector : Rubber • Common Base : Painted Steel Standar SNI 03-6570-2001.SAE 4140. yakni Underwriters Laboratories Inc. Ulc).4 m (300 ft) diatas permukaan laut. : ≥ 85 °C. NFPA 20. Pompa ini digerakan dengan penggerak Diesel Engine. .

l. pengurangan daya kuda nominalnya sebesar 1 % harus dibuat. Air Cleaner : Direct mounted. . Ignition Type : Diesel (Compression). Pengurangan sebanyak 3 % dari daya kuda nominal motor bahan bakar pada kondisi standar SAE harus dibuat untuk motor diesel yang dipasang pada ketinggian 305 m (1000 ft) diatas 91. Valve per cylinder . x …. antara lain . e. g. c. m. Engine Type : In-line Construction. Untuk motor diesel yang berada pada temperatur udara luar diatas 25 °C.(L) : …. Washable. Aspiration : Turbocharged. Cummins). Wiring Diagram : …. harus mempunyai daya kuda nominal sama atau lebih besar dari daya kuda rem yang dibutuhkan untuk menggerakkan pompa pada kecepatan nominalnya dibawah setiap kondisi beban pompa. Exhaust Protection : Metal Guards on Manifolds & turbocharge. CAT. f. k. Number Of Cylinders : …. Installation Drawing : ….6 °C (10 °F) menurut koreksi kondisi standar SAE.123 - . p. j. maka untuk setiap kenaikan 5. ULc Approved”. Indoor service.. o. 4 Stroke Cycle. q. 4 Stroke Cycle dengan pendingin Water Coolent Pump (Tanpa Radiator) harus menyebutkan. Engine Manufacture : ………… (setara Detroit. i. Rotation : Clockwise (CW) standard.4 m (300 ft). Data Diesel Engine yang digunakan dari jenis In-line Construction. UL. Bore and Stroke – in. a. lengkap Belt guard.. d. Engine Crankcase Vent System : Open.. b. n. Displacement – in3. Motor diesel setelah dijalankan minimum 4 jam. 42 Amps. Compression Ratio : 17.0 : 1 h.(mm) : …. Rating BHP/ kW : Menyebutkan “FM.intake & Exhaust : 1 & 1.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ - - - pada setiap kondisi beban pompa. Alternator : 12V-DC.

• Junction Box : Integral with instrument panel . Hourmeter. • Fuel Filter : Primary filter w/priming pump. • Lube Oil Cooler : Engine water cooler plate type. • Water Pump : Poly-Vee belt drive lengkap dengan guard. • Fuel Injection System : Stanadyne Direct Injection. . Flywheel Housing : S. for DC wiring interconnection to Engine controller. • Governor. Coupling : Falk coupling. Mechanical. • Throttle Control : Adjustable speed control tamper proof. s.E. Water Temperature. Caterpillar. • Run Solenoid : 12 V-DC Energized to run. Produksi : Setara Detrit Clarke.5” SAE Industrial Fly-Wheel connection.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ r. • Lube Oil Pump : Gear drive. • Lube Oil Filter : Full flow w/By-pass valve. . Speed : Constant speed.A. • Instrument Panel : English & Metric.Check Valve pada sisi section pompa. Harus sesuai dengan standar SNI 03-6570-2001. • Overspeed Control : Electronic w/reset & test on instrument panel.. Cummins. Tachometer.Flexible Joint pada sisi section dan discharge pompa. • Lain-lain. Engine Half ………. .#3. Oil Pressure & two (2) Volmeter. • Run-Stop Control : On instrument panel lengkap dengan ctrol position warning light. NFPA 20. u. Fuel Connections : Fire resistant flexible supply & return lines. Battery Charger dilengkapi dengan AMF (Automatic Mains Failure) Module. t.Strainer pada sisi section pompa.124 - . bersertifikat UL-USA atau UL-Canada dan FM. • Raw Water Solenoid Operation : Automatic from engine controller & from instrument panel. • Staters : Two (2) 12 V-DC. Gear type. . Flywheel Power Take Off : 11.Gate valve pada sisi section dan discharge pompa. Seluruh dari group pompa hydrant harus dilengkapi dengan : .

1. . kantin.Pressure Reducing Valve (PRV). Kelengkapan pada riser pelepasan system hydrant.3. dan Penerangan Jalan Komplek. . mess perwira. . selanjunya di transformasikan menjadi 400/230 Volt. bangunan masjid.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ . Masing-masing sumber daya listrik dilengkapi dengan kWH-Meter. 50 Hz.Panel Power dan Kontrol sesuai dengan bawaan pompanya. pool dan bengkel. 50 Hz dan sumber daya listrik cadangan diesel generator set dengan sistem tegangan rendah 400/230Volt. kelas. Sumber listrik utama tegangan 20 kV dengan melalui Medium Voltage Distribution Panel (MVDP) akan di-proteksi (di-amankan) dengan unit Ligthning Arrester yang terdapat pada panel arrester. sport hall.Air Relief valve (ARV).Pressure Reducing Valve (PRV).Peredam getaran untuk alas pompa. selanjutnya di distribusikan keseluruh jenis beban listrik melalui Panel distribusi yang dinamakan Panel Utama.Pressure gauge (Pengukur tekanan) untuk suction dan discharge.3. Instalasi Kelistrikan A. Pos Jaga. . sebagai berikut . Aula Pertemuan. Sistem Sumber daya listrik berasal dari penyambungan sumber daya listrik utama PLN dengan sistem tegangan TM/TM 20 kV.Pressure Safety Valve (PSV). sumber listrik utama dan cadangan (bilamana sumber PLN padam) akan beroperasi otomatis interlog atau automatic tranfer switch (ATS). . klinik. sebagai berikut . dormitory. 50 Hz dengan transformator (Trafo) Stap-Down 20 kV/400-230 V. . Efek sambaran petir (Arus Petir) berupa kenaikan tegangan akibat medan . Sumber daya listrik tersebut untuk melayani kebutuhan beban listrik untuk bangunan utama. engine hall. bangunan Utilitas MEP. .Air Relief valve (ARV). 50 Hz. sehingga dapat menghindari “loop” pada jaringan listrik tegangan menengah 20 kV. 5.Pressure Safety Valve (PSV). bangunan gereja. Seterusnya dengan sistem tegangan rendah 400/230 V. 50Hz. Uraian Teknis Pekerjaan Elektrikal 5. . Kelengkapan pada riser pelepasan system kombinasi hydrantdan sprinkler.125 - .

Sumber listrik utama tegangan 400/230 Volt dengan melalui Low Voltage Main Distribution Panel (LVMDP) akan di-proteksi (di-amankan) dengan unit Ligthning Arrester. Type-100 dan SchoolStaff). Sumber daya listrik cadangan diesel generator set dengan sistem tegangan rendah 380/220Volt. Bahan Dan Material B. 50 Hz a. b. maka sangat diperlukan pengamanan internal dengan menggunakan Lightning Arrester. Type-54. terbuat dari colled rolled grain oriented silicon steel sheet . 50Hz tidak mem-back up kebutuhan daya listrik bangunanbangunan diatas. sehingga dapat menghindari “loop” pada jaringan listrik tegangan Rendah 400/230 Volt. 50 Hz. sumber daya listrik utama PLN dengan sistem tegangan TR/TR 400/230 Volt. kelompok sektor Dyn5 (disesuaikan dengan PLN daerah setempat). 50 Hz langsung di sambungkan ke unit-unit kWh-meter pada bangunan Rumah Dinas (Type-45. Transformator (Trafo) Dinyatakan dalam gambar perencanaan. memiliki jenis pemasangan di dalam (in door) ruangan. harus buatan pabrik dalam negeri. Kondisi kerja Trafo : Ketinggian maksimum 1000 meter diatas permukaan laut. Type70. dengan pendingin minyak shell Diala B (sesuai standar PLN). Maksimum suhu keliling <= 40 °C dengan suhu rata-rata 30 °C. Berdasarkan uraian diatas. Sumber daya listrik berasal dari penyambungan sumber daya listrik utama PLN dengan sistem tegangan TR/TR 400/230 Volt. dan dilengkapi dengan RIS Protection Relay dan monitiring device. 50 Hz. B. Betuk gelombang tegangan sinusoidal & simetris untuk supply 3 phasa. bahwa sistem kelistrikan yang dijelaskan diatas merupakan pendistribusian daya listrik dengan jaringan distribusinya sampai ke beban listrik menggunakan sistem radial yang mempunyai pengamanan dan keandalan yang bertingkat. Kontruksi Trafo : Inti Trafo. Data Tansformator 20 kVolt/400-230 Volt. bahwa Transformator (Trafo) jenis stap-down dengan tegangan kerja 20 kV/400-230 V.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ magnet dan medan listrik (Kuat Medan Elektrostatis) akan merusakkan jaringan sistem listrik dan peralatan listrik yang sensitif. 50 Hz distristribusikan melalui Sub Distribusi Panel (SDP) PLN disambungkan ke seluruh unit-unit kWh-meter Rumahnya.1. Shielding & Equipotensialisasi untuk menghindari “Loop” pada jaringan sistem listrik.126 - . III.

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ - - - - dengan rugi-rugi sangat rendah membentuk rangkaian magnetik tertutup. Karakteristik Trafo (harus sesuai SLI. Inti Dan Kumparan Disatukan. yaitu sama dengan 3 s/d 10 kali tekanan lebih yang ditimbulkan dalam tangki dengan cairan yang digunakan adalah air dengan campuran serbuk fluerescent sehingga dapat langsung diketahui letak kebocoran dan dpat langsung di las kembali.009 dan IEC-76) : . c.3 Bar selama 15 menit. a) Name Plate (pelat nama) lengkap dengan diagram hubung belitan. terbuat dari pelat baja tahan karat dan panas (mild steel plate) yang dilas dengan kuat agar dapat menahan gaya yang terjadi saat trafo dioperasikan. g) Bushing tegangan tinggi dari elastimod dan bushing tegangan rendah dengan kotak pengaman. i) Pengaman dengan DGPT-2 atau RIS dan Buchholz Relay. j) Roda yang dipasang pada alas Transformator. c) Dial Thermometer dengan kotak. Tutup Tanki. yang terdiri dari primer dan sekunder terbuat dari PVF enamel kawat tembaga persegi berisolasi kertas atau lembaran foil winding. Tanki. Tangki ini diberi sirip pendingin (radiator) yang mengelilingi tangki dengan jarak yang sama. e) Kran penguras minyak. d) Lubang pengisian minyak yang diberi tutup. f) Kuping pengangkat. Perlengkapan Standar Trafo . Kumparan Trafo. dijepit menjadi satu yang disebut bagian aktif trafo harus dipanaskan dan dikeringkan dalam oven pengering vacuum sampai tahanan isolasinya melebihi 200 M. .127 - . Kebocoran pengelasan harus dites denga tekanan 0.019-1985/a.Tegangan Sekunder (No load) : 400/231 V. . b) Gelas penduga level minyak. .Highest voltage of primary windings : 24 kV. h) Kommunitor (Tap Changer).Tegangan Primer : 20 kV. inti ini dijepit dengan kuat sehingga terjamin kekuatan mekanik dan mengurangi getaran serta tingkat kebisingan.Ohm. Setiap lapisan kumparan diberi isolasi dari kertas A (105 °C) atau kelas yang lebih tinggi sehingga mempunyai kekuatan dielekrik dan mekanik yang kuat dan harus dapat menahan tegangan impuls (tegangan lebih). dari type conservator diberi packing neoprene untuk menjamin kekedapan air dan udara luar seminimum mungkin.

rel simetris horizontal. b.Pemutus beban tidak dapat dimasukkan jika saklar pembumian tertutup atau saklar pembumian tidak dapat dimasukkan jika pemutus beban tertutup.Panel MVDP.128 - .Kelembaban ruangan 80 s/d 100 %.temperature rise of windings : 65 °C. rel DIN simetris horizontal. Max. Cooling type : Sirip (Onan). . a.Memiliki plinth untuk memberikan isolasi dengan bumi. IP 55. Kondisi kerja MVDP : . Insulating medium : Oil. terbuat dari stainless steel dengan tebal pelat tidak kurang dari 2. .Pintu dapat dibuka kekiri atau kekanan yang dilengkapi engsel yang tidak terlihat dari luar dan gasket polyurethane (freme karet penguat) serta sudut buka hingga 130 derajat. Kontruksi MVDP dan Panel Arrester : . Temperature insulation class : A ± 105 °C.oil temperature rise at the top of the tank (hermatically sealed) : 60 °C. . Max. .2. Voltage tappings : ± 2 % . . Trafindo. Applied voltage test : 50 kV. ± 5 %.Ketinggian maksimum 1000 meter diatas permukaan laut. . . dimana pengoperasian-nya dengan manual atau mekanik. Panel Tegangan Menengah (MVDP) Dinyatakan dalam gambar perencanaan.Suhu ruangan 16 s/d 40 °C.Indeks Proteksi (IP) 55.Pelindung komponen panel dengan plat transparan terbuat dari fiberglass.30 mm yang berukuran standar sehingga dapat ditukar-tukar bagian-bagiannya serta dapat diperluas dengan mudah dan masing-masing lemari terpisah satu sama lainnya dengan pelat pemisah serta di cat oven. tersedia accessories berbagai fungsi dan ukuran. bahwa Panel tegangan menengah 20 kVolt dan Panel Arrester 20 kVolt dari type metal enclosed switchgear dan controlgear untuk pemasangan di dalam (Indoor). diantaranya rel vertical. . B. Vector group : Dyn5 (sesuai dengan PLN Balikpapan). Produksi : Setara Unindo. isolator dan lainlain.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ - Impuls withstand of primary windings : 125 kV.

: 50 Hz. Pengamatan untuk posisi pemutus beban dan saklar pembumian dapat dilakukan tanpa membuka pintu lemari panel MVDP.Implus with stand voltage to earth and between poles. : 400 A. - - c.Breaking capacity for no-load line . Pengoperasian pemutus beban dan saklar pembumian dapat dilakukan se-sederhana mungkin dan beroperasi secara interlogmekanik. * Netral : Biru. : 16 kA. kuning dan hitam.7) and ring circuits .Breaking capacity for no-load trafo . Karakteristik MVDP : .Implus with stand voltage across the isolating distance . 1 menit . : 20/24 kV.Frekwensi kerja . * Phasa : Merah.Voltage tests (50 Hz) 1 menit .kuning. lemari kedua untuk 1 unit Switch Disconector (saklar pemisah) type SF6-LBS tanpa fuse sebagai incoming dari PLN-20 kV yang dilengkapi dengan 1 unit saklar pembumian yang beroperasi secara interlog. : 125 kV. * Ground : Hijau . 50 Hz.Power frequency with stand voltage 1 menit . : 50 kV. yakni lemari pertama untuk penempatan 3 unit arrester 20 kV-1 phasa. : 145 kV.Rated short-time with stand current 50 Hz.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ - - - Pintu lemari tidak dapat dibuka bila pemutus beban tertutup dan saklar pembumian terbuka dan atau pintu lemari tidak dapat ditutup bila pemutus beban terbuka dan saklar pembumian tertutup. Busbar harus di isolasi berwarna sesuai kode warna PUIL 2000 . Panel MVDP terdiri dari 3 (tiga) lemari. dan lemari ketiga untuk 1 unit Circuit Breaker Disconector (pemutus beban) type SF6-LBS dengan fuse sebagai out-going ke sisi primer trafo yang dilengkapi dengan 1 unit saklar pembumian yang beroperasi secara interlog.Breaking capacity for active circuit (Cos ϕ = 0.129 - . yakni dengan lampu tanda maupun indikator lainnya. : 16 kV.Tegangan kerja . : 50 kV DC. 1 detik .

bahwa Unit Lightning Aresster mempunyai bagian-bagian antara lain . bahwa Kabel distribusi tegangan menengah 20 kV adalah jenis N2XSEFGbY . d. Kabel Tegangan Menengah Dinyatakan dalam gambar perencanaan. • Insulator Porselain sebagai pembungkus insulator housing. • Block Electrode Disconector height adjuster yang menghubungkan Earth Terminal bagian bawah dengan Line Terminal bagian atas dan block ini berbentuk selinder crystalline particles dan atau Alumina Porselain dari bahan Zinc Oxide (ZnO) yang menjamin kekuatan anti konduksi.130 - . Making capacity : 40 kA. • Insulation withstand test voltage.3. • Insulation withstand test voltage.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ - - and cable : 25 kV.Dinyatakan dalam gambar perencanaan.Wet test = 36∼60 kVrms.Dry test = 42∼70 kVrms. MG. daya tahan panas dan tidak dapat rusak kerena aliran voltasi (Impulse Voltage). AEG. Bila pengoperasian dengan motor penggerak. Produksi : Setara Unindo. Produksi : Setara Sorester. • Insulator Housing sebagai tempat beroperasinya block electrode disconector dari bahan syntactic rubber sehingga tertutup dengan sempurna. SNI dan LMK. b) Rating current switch : 400 A. • Rating Voltage 21∼24 kVolt. Sesuai dengan standar IEC 994-4 (1991). 10 sec. • Insulation withstand test voltage. 1 min.5∼36 kVrms.24 kVolt untuk pemasangan didalam tanah dan N2XSY . Power Hz = 31. .Switch Disconector jenis SF6-LBS tanpa Fuse dan dengan Fuse sesuai item c diatas. Komponen Panel MVDP 20 kVolt Dan Panel Arrester 20 kVolt . Siemen. Besaran arus a) Bus bar : 630 A. Unindo. B. guncangan (Vibration) dan lain-lain. Nihon Hiraiki Kogyo.24 kVolt untuk pemasangan di pit trench cable dan . maka peralatan kontrol harus dilengkapi dengan back-up battrey jenis nicad free maintenance untuk pengoperasian seluruh panel MVDP dengan kemampuan bilamana terjadi kegagalan operasi sebanyak 3 (tiga) kali.

LMK. SPLN 43-5.5.6. Produksi : Setara Simetri. pemutus tenaga mini MCB. Kabelindo. LMK.1986.0. PLN. 3 phasa. Voksel. bahwa Box panel listrik ada 3 jenis. B. Produksi : Setara Metosu. Kabelmetal. 25 kA. bahwa komponen panel utama banyak ragamnya.131 - . SPLN 43-1 198. OniPanel. PUIL2000. ABB. Hager. LMK. jenis pemasangan dilantai (standing mounted enclosed) yang kontruksinya dari plat baja dengan tebal plat 2 mm dan dicat oven. Merlin Gerin. Hansel. MCB 1 phasa. Kabelmetal. 3 phasa. Kabelindo. B. 36 kA. Panel Tegangan Rendah Dinyatakan dalam gambar perencanaan. Kabel Tegangan Rendah Dinyatakan dalam gambar perencanaan. PUIL-2000. 8 kA dan 5 kA yang telah memenuhi persyaratan SPLN 108/SLI 175/IEC 989.0. SIER. bahwa Rak kabel yang dipakai untuk penempatan jalur kabel distribusi dan instalasi harus menggunakan jenis cable ladder yang terbuat dari Plat Mild Steel dengan finishing Hot Dip Galvanis dan telah dilapisi anti karat (zink chromate) dan sesuai persyaratan PUIL-2000. Nobi. Produksi : Setara Supreme. Produksi : Setara Supreme. IP 54 serta memenuhi persyaratan PUIL-2000. yaitu jenis pemasangan didinding (wall mounted enclosure). Rak Kabel Dinyatakan dalam gambar perencanaan. PLN. b) Automatic Tranfer Switch (ATS) atau sistem tukar (Interloc). LMK. antara lain .7. B. PLN.6/1 kVolt untuk pemasangan di atas plafon (udara) harus telah memenuhi persyaratan SNI 04-2701-1992. . OniRack. B. Produksi : Setara Terasaki. dan IEC 947-2. 15 kA. 10 kA.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ di rak kabel (udara) harus telah memenuhi persyaratan.6/1 kVolt untuk pemasangan di-dalam tanah dan NYY . dan 8 kA. IEC 502-1983.4. Komponen Panel Dinyatakan dalam gambar perencanaan. 45 kA. JapaPanel. Voksel. PLN. dan 18 kA. a) Pemutus tenaga MCCB. AEG. IP 55 dan jenis inbow waterproof (PVC High Impact) dengan pintu transparan. bahwa Kabel distribusi tegangan rendah adalah jenis NYFGbY .

Produksi : Setara Stomberg.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ c) Satu pelat dudukan sehingga lebih menjamin aspek keamanan dan lebih mudah dalam pemasangan. LMK. ∗ Rating Voltage : 525 Volt. ∗ Temperatur category : -40 °C s/d 50 °C. Harus memenuhi standar IEC 831-1. e) Blocking Reactor (Detuned Filter) Blocking reactor harus dari material kumparan tembaga jenis Polyeter Resin yang pencetakannya dalam keadaan Vakum dan tekanan tinggi dengan thermal resistance 150 °C. Littelfuse. yaitu jenis kering (Metallized Polypropylene Film) yang bias memperbaiki kerusakan sendiri dan memiliki ketentuan-ketentuan.5 % s/d + 10 %. ∗ Sistem Koneksi : 3 phasa. digunakan untuk melindungi kapasitor bank dari kerusakan akibat kelebihan tegangan atau gelombang arus Harmonic yang terlalu tinggi dan dalam menghindari resonansi serta . ∗ Rating Frequency : 50 Hz. 100 kA dengan rating voltage 500/660 Volt lengkap dengan solid links (dudukan HRC fuse) dengan rating current 1 step diatas rating current HRC Fuse serta harus memeliki alat pencabut HRC Fuse (Fuse Handle) standard SFS 2371.1 x Un). 4 pole. ∗ Toleransi kapasitas : . Produksi : Setara Terasaki. AEG. ∗ Losses at + 20 °C : < 0. IEC 32 B. IEC 831-2 (1996). dan memenuhi standar LMK. PUIL2000.132 - . AEG. 50 kA) dilengkapi mekanisme motor yang sama sehingga bisa beroperasi secara otomatis dan sistem interlok mekanis dan elektris mencegah kedua pemutus tenaga menutup secara serentak walaupun hanya sesaat. antara lain . ABB Fuse Links dari jenis HRC Fuse/phasa. Kedua pemutus tenaga (MCCB. ∗ Continuous over current : 30 % (1. LMK. Delta. Merlin. ∗ Tingkat Insulasi : 3 kV (power frequency) & 15 kV (Impulse). ∗ Continuous over Voltage : 10 % (1. d) Kapasitor Bank Kapasitor harus dari jenis Self Healing Dry Type. ∗ Protection class : IP 42.5 W/kVar.3 x In). dimana semuanya sesuai dengan standar IEC 269-1. pada sistem 400 (NO Load). ABB. PUIL2000. ∗ Discharge time to 50 V : < 60 detik. Produksi : Setara Nokian.

∗ Protection class : IP 40 (pada panel) & IP 20 (pada rel DIN). factor daya terlalu kapasitif atau induktif. ∗ Jumlah step automatic : 6 Step. ∗ Current transformer (CT) : 5A. f) Automatic Power Factor Regulator (APFR) APFR untuk mengatur step kapasitor secara otomatis yang menggunakan teknologi digital (Microprocessor) yang dipasang langsung pada panel atau rel DIN. kelebihan arus.7 VA. koneksi (penyambungan) antar phasa atau phasa – netral yang memiliki ketentuan-ketentuan sebagai berikut .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ menurunkan presentasi harmonic pada jaringan listrik. g) Relay Pengaman yang digunakan antara lain : . Harus memenuhi standar IEC 76/3. kelebihan atau kekurangan tegangan. ∗ Rating Voltage : 400 Volt. Produksi : Setara Nokian. ∗ Harmonic load : UH3 = 0. ∗ Rating Frequency : 50 Hz.133 - . Harus memenuhi standar EN 50082-2 & EN 50081-2 EMC. ∗ Detuning factor : 7 %.5 %. ∗ Ambient temperature : 40 °C. ∗ Separate source test : 3 kV – 1 min. ∗ Inductance of the reactor : ± 3 % tuning accuracy. ∗ Rating Voltage : 230/400 Volt. ∗ Protection class : IP 23. dan sebagainya. 0. VDE 0532831-2. Ketentuanketentuan lainnya yang harus dipenuhi. temperatur terlalu tinggi. LMK. PUIL-2000. ∗ Ambient temperature : 0 °C s/d 40 °C. ∗ Insulation class : T 40. PUIL2000. ∗ Operational sequence : 4 Program regulasi. LMK.5 & UH5 = UH7 = 5 % Based on Un. antara lain . ∗ Kontrol & Proteksi : 6 jenis alarm. ∗ Accuracy class : 1. yaitu factor daya rendah. Produksi : Setara Nokian. ∗ Rating Frequency : 50 Hz ± 2 % automatic selection.

suhu operasi sebesar -10 s/d 50 °C. tegangan kerja 220 V. 50 Hz. tegangan kerja 220 V. dipasang sebagai tambahan terhadap system kontrol dengan kontak keluaran 8 A (Cos ϕ = 1) 250 V. Fase Fault Relay (rele kesalahan phasa). mengaktifkan pengisian batere bila tegangan jatuh di bawah ambang batas. kontak keluaran 10 A (power faktor = 1). ∗ Relay Kontrol Arus. tegangan kerja 220 V. tegangan kerja 220 V. 50 Hz. sensitivitas arus sebesar 0. proteksi terhadap kehilangan salah satu phasa. Relay Kontrol Tegangan. proteksi terhadap turunnya dan naiknya tegangan yang semestinya pada sistem tak stabil. tegangan kerja 220 V.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ ∗ ∗ ∗ ∗ ∗ Earth Fault Relay (Rele arus bocor bumi). waktu tanggapan selama 200 mili detik.2 detik.3 A. pengamanan peralatan pada instalasi terhadap tegangan yang semestinya pada sistem tak stabil. Under and Over Voltage Relay (Rele turun dan naiknya tegangan). tunda waktu selama 0 s/d 1 detik. waktu tanggapan selama 200 mili . proteksi terhadap arus hubungan singkat atau akibat adanya variasi terhadap arus yang semestinya. kesalahan urutan phasa dan ketidakseimbangan beban antar ketiga phasa terlalu besar. suhu operasi sebesar -10 s/d 50 °C. sensitivitas tegangan sebesar ± 10 % dari tegangan kerja. tunda waktu selama 0. suhu operasi sebesar -5 s/d 55 °C. pengamanan peralatan pada instalasi listrik akibat adanya variasi terhadap arus yang semestinya. 50 Hz. Short Circuit Relay (Rele arus hubung singkat). tegangan kerja 220 V. 50 Hz.3 detik. proteksi terhadap kontak langsung. tunda waktu 1 detik. sensitivitas tegangan sebesar ± 15 % dari tegangan kerja. suhu operasi sebesar -10 s/d 50 °C. tunda waktu selama 0. 50Hz.003 s/d 0. 50 Hz. kontak keluaran 10 A (power faktor = 1). tidak langsung dan api. sensitivitas tegangan sebesar ± 10 % dari tegangan kerja.134 - . suhu operasi sebesar -10 s/d 50 °C.

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

detik, suhu operasi sebesar -5 s/d 55 °C. ∗ Reverse Power Relay (Rele daya balik), proteksi terhadap adanya daya balik baik dari sumber utama (PLN) maupun sumber cadangan diesel genset sehingga kedua sumber tidak boleh terinterkoneksi walaupun sesaat. Relay-relay pengaman harus sesuai dengan standar PUIL2000, LMK dan IEC. Produksi : Setara Merlin Gerin, AEG, Omron. h) Peralatan Kontrol ∗ Kontrol Stater Motor, untuk kapasitas dibawah 5.000 Watt harus menggunakan sistem Direct On Line (DOL) yang terdiri dari tiga komponen, yakni Breaker, Contactor, Thermal Overload dengan sirkit kontrol tegangan 230 V, 50 Hz dan dilengkapi dengan tombol tekan ON-OFF, lampu tanda untuk start, stop dan fault/kesalahan. ∗ Kontrol Stater Motor, untuk kapasitas diatas 5.000 Watt harus menggunakan sistem Star Delta yang terdiri dari tiga komponen, yakni Breaker, Star Contactor, Delta Contactor, Line Contaktor lengkap dengan kontak blok tunda waktu, Thermal Overload dengan sirkit kontrol tegangan 230 V, 50 Hz dan dilengkapi dengan tombol tekan ON-OFF, lampu tanda untuk start, stop dan fault/kesalahan. ∗ Voltmeter Cam Switch (Saklar Voltmeter) 7 (tujuh) posisi dengan arus thermal 12 A, tegangan kerja 230 V, 50 Hz, ∗ Ammeter Cam Switch (Saklar Ammeter) 4 (empat) posisi dengan arus thermal 12 A, tegangan kerja 230 V, 50 Hz. ∗ Change Over Cam Switch (Saklar Alih) 3 (tiga) posisi (Manual, OFF, Outo) dengan arus thermal 20 A, tegangan kerja 230 V, 50 Hz. ∗ Pushbutton (Tombol Tekan) dengan bentuk bundar sring return, type flush dengan posisi NO, berwarna merah untuk stop dan berwarna hijau untuk start. ∗ Emergency Pushbutton dengan bentuk bundar latching key release dia.40 mm dengan posisi NC, berwarna merah. ∗ Lampu Tanda lengkap dengan lampu type protected Led, tegangan kerja 230 V, 50 Hz, dengan penutup plastik berwarna putih, Hijau, Merah, kuning dan biru. Peralatan kontrol harus sesuai dengan standar PUIL-2000, LMK dan IEC.

- 135 -

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

Produksi : Setara Merlin Gerin, AEG, ABB, Siemens. i) Unit Lightning Arrester R,S,T - phase & Netral, 100 kA, 40kA dan 15kA, 400 V untuk tegangan rendah, harus memenuhi persyaratan DIN VDE 0675 part6 LMK, PLN. Produksi : Setara Phoenix Contect, OBO Bettermann, Merlin Gerin. j) Meter Pengukur ∗ Volt Meter (Pengukur tegangan listrik), kapasitas 1,2 x In continue, kelas 1,5, skala 0-500V, ukuran 144x144 atau 96x96, ketelitian 1,5 %, suhu operasi -10 s/d 50 °C. ∗ Amper Meter (Pengukur arus listrik), kapasitas 1,2 x In continue, kelas 1,5, skala 0-500A, ukuran 144x144 atau 96x96, ketelitian 1,5%, suhu operasi -10 s/d 50 °C. ∗ Frekwensi Meter, Cos Phi Meter, dan lainnya harus berukuran 144x144 atau 96x96, ketelitian 1,5 %, kelas 1,5, suhu operasi -10 s/d 50 °C. ∗ Kilo Watt Meter (kWh-Meter) dari jenis 1 phase dan 3 phase harus sesuai dengan data teknis PLN dan LMK. Meter-meter pengukur sesuai dengan standar LMK, IEC 51. Produksi : Setara Schlumberge, AEG. k) Busbar dan sepatu kabel serta perekatnya (Mur dan Baut) adalah jenis tembaga dengan konduktifitasnya sebesar 99,99 % yang dilengkapi dengan warna phasa, netral dan pembumian sesuai persyaratan BS 1977, DIN 46235, LMK, PLN. Produksi : Setara Catu, Unibell, Voksel. B.8. Instalasi Listrik (Peneranga, Stop Kontak, Unit AC, Dan lain-lain) a) Kabel instalasi listrik adalah jenis NYM 3 core 500 Volt untuk 1 phasa yang telah memenuhi persyaratan SII 0209-78, VDE 0250, LMK, PLN. Produksi : Setara Supreme, Kabelindo, Kabelmetal, Voksel. b) Pipa & fleksibel conduite pelindung kabel instalasi listrik dan accessories lainnya adalah jenis PVC high impac yang telah memenuhi persyaratan BS 6099, BS 4607, LMK, PLN. Produksi : Setara EGA, Waler, Marshall Tuplex. B.9. Elektroda Pembumian Elektroda pembumian adalah dari bahan tembaga pejal dengan konduktifitasnya sebesar 99,99% yang telah memenuhi standard BS 1977, DIN 46235, LMK, PLN.
- 136 -

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

Produksi : Setara Catu, Unibell. B.10. Saklar Dan Stop Kontak a) Saklar memiliki rating volatge 250 V, 10 A type rocker dengan jenis single gang, double gang maupun multiple gang. b) Stop kontak 1 phasa normal memiliki rating voltage 250 V, 16 A dan stop kontak 1 phasa khusus dilengkapi saklar dan lampu tanda memiliki rating voltage 250 V, 13 A. Saklar dan stop kontak tersebut diatas harus memenuhi persyaratan IEC, SPLN, LMK dan harus dilengkapi dengan box dari bahan metal anti karat atau mouled plastic. Produksi : Setara MK, Legrand. IV.A. B.11. Armatus Lampu dan Komponen Lampu a) Armatur lampu memiliki plate minimum 0.7 mm dicat dasar anti karat dan dicat oven warna putih untuk jenis recessed mounted TL 1 x 36 W atau 2 x 36 W type TKI maupun type balok, down light dengan lampu PLC 18 W, dan Down light halogen 50 W/12 V, dimana harus mempunyai terminal pembumian, ventilasi didalammnya cukup baik dan reflector terbuat dari bahan alumunium silicon alloy dengan derajat pemantulan yang sangat baik. Produksi : Setara Artolite, OniLigt, Phillips. b) Komponen lampu, yaitu Ballast dari type Low loss dan digunakan untuk satu lampu floerescent (Neon) yang terpasang kokoh pada armatur. c) Capasitor harus dari jenis metalized paper dengan maksimum temperatir 85 °C, 250 V, 50 Hz, toleransi ± 10 % serta dilengkapi dengan Stater socket dari jenis polycarbonate dan Staternya dari jenis ES Porceliain lamp holders. Produksi : Setara Phillips, Atco, BJB.

5.3.2. Instalasi Diesel Generator Set A. Sistem Sumber daya listrik cadangan berasal dari sumber daya listrik diesel generator set dengan sistem tegangan rendah 400/230v, 50Hz yang akan melayani kebutuhan daya listrik bilamana sumber daya listrik utama PLN mengalami gangguan atau pemadaman. Sumber listrik utama dan cadangan akan beroperasi interlog otomatis secara mekanik maupun elektrik atau automatic tranfer switch (ATS) yang pendistribusian daya
- 137 -

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

listrik melalui Panel distribusi yang dinamakan Panel Utama (LVMDP). B. Bahan dan Material Dinyatakan dalam gambar perencanaan, bahwa Diesel Generator Set menggunakan jenis Silent mobile dengan pendingin radiator dan kecepatan putar generator 1500 rpm serta mempunyai tingkat kebisingan ≤ 55 db pada jarak 1 meter dari diesel genset dengan Kapasitas Continous Rating Power sesuai standar BS 5514 (1982), DIN 6271, ISO 8528, ISO 3046/1, AS 2789, SNI dan LMK. Generator set (Alternator) ini digerakan dengan penggerak Diesel Engine, dimana motor bahan bakar yang menggunakan percikan nyala (Busi) diperkenankan untuk digunakan. Diesel engine sebagai penggerak Genset (Alternator) harus diuji secara spesifik oleh Laboratorium penguji, antara lain ; 1. Nilai nominal motor bahan bakar harus berdasarkan kondisi standar Society Of Automotive Engineers (SAE), yaitu pada tekanan 746,25 mm Hg, temperatur udara masuk 29,4 °C pada ketinggian kurang lebih 150 m diatas permukaan laut, dan tekanan uap ai 9,65 mm HG dilakukan lewat pengujian di Laboratorium yang diakui. 2. Nilai nominal daya kuda teruji dari motor bahan bakar yang di uji di laboratorium penguji dengan kondisi standar SAE, harus dapat diterima. 3. Dalam hal khusus, motor bahan bakar yang berada di luar rentang daya dan tipe motor bahan bakar yang teruji, harus mempunyai kemampuan daya kuda untuk melayani gerakan Genset (Alternator) tidak kurang dari 10 % lebih besar dari daya kuda rem maksimum dibutuhkan genset pada setiap kondisi beban genset. 4. Pengurangan sebanyak 2,5 % dari daya kuda nominal motor bahan bakar pada kondisi standar SAE harus dibuat untuk motor diesel yang dipasang pada ketinggian 300 m diatas 150 m. 5. Untuk motor diesel yang berada pada temperatur udara masuk diatas 30 °C, maka untuk setiap kenaikan 5,6 °C (10 °F) menurut koreksi kondisi standar SAE, pengurangan daya kuda nominalnya sebesar 3 % harus dibuat. 6. Motor diesel setelah dijalankan minimum 24 jam, harus mempunyai daya kuda nominal sama atau lebih besar dari daya kuda rem yang dibutuhkan untuk menggerakkan Genset (Alternator) pada kecepatan nominalnya dibawah setiap kondisi beban genset.

- 138 -

0 : 1 • Valve per cylinder : …………. 4 Stroke Cycle dengan pendingin Water Cooled (Radiator).(mm) : …. • Wiring Diagram : …………. • Fuel Injection System : Direct Injection.... • Aspiration : Turbocharged. for DC wiring . Hourmeter. …..Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Data Diesel Engine yang digunakan dari jenis In-line Construction. • Alternator Starting : 24V-DC or 48 V-DC. Komatsu). • Flywheel Housing : S. In (mm) • Displacement – in3. Tachometer. dan harus menyebutkan .E. outdoor service.139 - . Cummins. Komatsu). Komatsu). • Exhaust Protection : Metal Guards on Manifolds & turbocharge.A. A. • Fuel Connections : ………… (setara Caterpillar. 4 Stroke Cycle.. • Flywheel Power Take Off : …… in SAE Industrial Fly-Wheel connection. Constant speed. Direct Injection. • Number Of Cylinders : …………. • Fuel Filter : Primary filter w/priming genset (alternator). • Rotation : Clockwise (CW) standard. • Engine Manufacture : ………… (setara Caterpillar. Speed : Integral EFC govenor.#3. • Engine Type : In-line Construction.(L) : …………. Washable. • Coupling : ………… (setara Caterpillar. lengkap Belt guard. Cummins. Water Temperature. Komatsu). • Engine Crankcase Vent System : Silent mobile. Cummins. • Junction Box : Integral with instrument panel . Cummins. in (mm) x ….. in3 (Liter) • Compression Ratio : 16. • Ignition Type : Diesel (Compression).. • Governor. • Rating BHP/ kW : …………. Oil Pressure & two (2) Volmeter. • Air Cleaner : Direct mounted. • Bore and Stroke – in. • Model : ………… (setara Caterpillar. • Installation Drawing : …………. • Instrument Panel : English & Metric.

Peralatan kontrol dan power panel diletakkan atau terpasang sedemikian rupa hingga muda untuk pengoperasian maupun perbaikkan serta dilengkapi dengan otomatis starting dan otomatis On-Load circuit breaker dalam 10 detik. Circuit Breaker dengan Motor Mechanism lengkap dengan control position warning light. AMF (Automatic Mains Failure) Module. • Frequency : 50 Hz. • Rating Voltage : 400/230 Volt. Mitshubisi. Lube Oil Filter : Full flow w/By-pass valve. Battery Charger. bilamana sumber daya listrik utama PLN mengalami gangguan. .140 - . Housing Engine dan sound proof. atau Exciter tanpa sikat rotor berbentuk silinder. Run-Stop Control : On instrument panel. Overspeed Control : Electronic w/reset & test on instrument panel. Stanford. Accessories lain. • Automatic Frequency Regulator : Beban static 0 . Produksi : Setara Caterpillar. • Automatic Voltage Regulator : Beban static 0 . Produksi : Setara Leroy Somer. Run Solenoid : 24 V-DC or 48 V-DC Energized to run. MWM Deuzt. 4 Pole – Y Vector.3%. Throttle Control : Adjustable speed control tamper proof. Harus sesuai dengan standar BS 5000 Part 99. Cummins. dan harus menyebutkan.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ • • • • • • • • • • interconnection to Engine controller. Raw Water Solenoid Operation : Automatic from engine controller & from instrument panel.4%. VDE 0530NEMA MG-1 22. antara lain . Lube Oil Cooler : Engine water cooler plate type. tanpa AVR ± 5 % (bilamana AVR tidak bekerja). LMK. Staters : Two (2) 24 V-DC or 48 V-DC. IEC 34-1. Gear type. Beban kejut 0 – 10 %. single bearing. AVK. Beban kejut 0 – 15 %. tanki harian dan lain-lain memenuhi standar spesialisasi Silent mobile. Lube Oil Required : Gear drive. Data Generator Set (Alternator) yang digunakan dari jenis Revolving filed. Komatsu.

LMK. PLN. Voksel. B. Kabelmetal. Zeus.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 5. Ese Tech. Apollo.3.3. . Kabel Penghantar Kabel penghantar untuk instalasi penangkal petir adalah jenis NYY 0. Instalasi Penangkal Petir A. B.2. Air Terminal (Splizen) Air terminal atau splizen untuk sistem elektrostatis adalah jenis Non Radio Aktif dan harus sesuai dengan standard IEC 1024-1.1. Batang Peninggi (Penyanggah Air Terminal) Batang peninggi untuk air terminal adalah tiang tembaga pejal berdiameter 100 mm dengan tinggi 24 meter telah memenuhi standard BS 1977. Bakrie. LMK. Produksi : Setara Supreme. PLN. Pelepasan medan ionisasi keawan akan dapat (mampu) menimbulkan perbedaan potensial antara awan dan permukaan tanah (bumi).3. Produksi : Setara Prevectron. pengumpulan energi ini terlebih dahulu diakumulasikan dan kemudian dibebaskan pada waktu yang telah ditentukan untuk menciptakan ionisasi dengan loncatan muatan disekitar batang penerima (Ait Terminal/ Splizen) penangkal petir. Produksi : Setara PPI. B. Bahan dan Material B. Kabelindo. Sistem Sistem penangkal petir menggunakan sistem elektrostatis non radio aktif yang prinsip kerjanya adalah menarik energi medan listrik di atmosfir yang meningkat dengan cepat pada saat terjadi petir. Kurn. PLN. Hal tersebut akan memungkinkan terjadinya sambaran petir berkurang dan daya tarik muatan terhadap muatan awan terkonsentrasi pada titik sambaran air terminal saja.6/1 kV yang telah memenuhi persyaratan LMK. sehingga arus muatan pada tingkat yang paling rendah akan dapat mengalir secara terus menerus ke tanah melalui penghantar menuju elektroda pembumian yang tersendiri.141 - .

Sistem Sistem telepon menggunakan sistem sambungan langsung ke line PTT PT. Avaya. power supply 220 V-AC/ 48 V-AC dan battery charger (Nicad type) untuk maksimum 120 menit. Produksi : Setara Toshiba.1. Produksi : Setara EGA. AMP. PLN. Bahan Dan Material B. LMK. B.2. Instalasi Telepon A.20°C s/d + 70°C. Terminal Box Terminal box telepon adalah jenis Inbow water proof (PVC High Impact) dengan pintu transparan memiliki IP 54 yang telah memenuhi standard IEC. Panasonic. Waller.4. Unit PABX dilengkapi dengan terminal blok utama. DIN 46235. 5.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ B. Elektroda Pembumian Elektroda pembumian dari bahan tembaga pejal yang telah memenuhi standard BS 1977.Telkom. LMK. dan impedance : 100 Ohm. Marshall Tuplex. PT. Pipa & flexibel pelindung kabel adalah jenis PVC High Impact yang telah memenuhi standard LMK. Produksi : Setara Catu. Hansel. Kabel Telepon Kabel telepon adalah jenis Unshielded Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) yang telah memenuhi standard ISO 11801 yang dapat menerima frekwensi hingga 200 MHz. Produksi : Setara BICC Brand-Rex. B. Siemens. Fujisu.3.3. B. .142 - .Telkom yang disebut Direct Line yang mana akan dipusatkan pada terminal box telepon sebelum disambungkan ke Peralatan Utama Telepon (PABX) sebagai pengontrol dan penghasil extention ke sambungan outlet telepon. Unibell. Produksi : Setara Hager. temperatur kerja : .4. Peralatan Utama Telepon (PABX) Unit PABX menggunakan teknologi switching digital dengan moduler pulse code modulation (PCM) dan storage programmed pada satu paket sistem yang moduler seiring.

3. LMK dan harus dilengkapi dbox dari bahan metal antikarat atau mouled plastic. Instalasi Fire Alarm (Penginderaan Kebakaran) A. − Pre signal dan zone sounder. Berbagai jenis Detector sebagai alat pendeteksi suhu dan asap. Avaya. Produksi : Setara BICC Brand-Rex.A B. Lampu tanda sebagai indikator zoning kejadian. MCFA Merupakan panel kontrol yang terdiri dari power module. Alarm bell sebagai indikator audio kejadian. 3. Unit Annunciator Aktif sebagai duplikat MCFA. Legrand. MCFA menggunakan sistem konventional akan membagi areal menjadi beberapa zoning. 4. 6.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ B. control module. 1. Break Glass Switch sebagai tombol tekan secara manual. Material Dan Bahan III. Unit Master Control Fire Alarm sebagai beralatan utama. alarm signal module. Adapun sistem MCFA yang akan digunakan antara lain . − Disconection alarm. − Main sounder berbunyi bila terjadi kebakaran.5. − Power failure alarm. Sistem Sistem Master Fire Alarm (MCFA) direncanakan akan menambah fasilitas tindakan pengamanan dini terhadap bahaya kebakaran.4.1. 5. B. Outlet Telepon Outlet telepon jenis 4 kabel (2 pairs) sesuai standard yang telah memenuhi standar IEC. − General alarm. 5. − Alarm silencing or alarm disable . dan zone module dengan teknologi microprocessors control automatic yang dilengkapi dengan antara lain .143 - . dimana setiap zone dapat menampung berbagai jenis detektor secara paralel sehingga areal pada satu lantai dapat dibagi menjadi beberapa zone pendeteksian yang pengecekan zone dapat dilakukan dari unit MCFA dan announciator (Duplikat MCFA). MK. 2.

Circuit selection rotary switches berfungsi untuk memilih zone yang akan dioperasikan. Pemasangan outbow.144 - . I. Fire report. Minimum 90 dB pada jarak 1 meter. Battery check. Ukuran diameter 6” Modern. Dual chamber. Alarm bell. B. Humidity : 20 .5. B. Flush or surface mounting.50 volt. Emergency telepon outlet. Ionization Smoke Detector − − − − − Standby voltage : 18 .A B. 50 Hz/ 48 .4. Two wire low current design.24 V-DC. Signal emergency telepon dan handset telephone. contoured design.2. Temperatur kerja : 0 . Modern. Break Glass Switch − − − − − − Respousive and reliable Easy to operate Simple to reset. Tombol reset dan tombol disconect zone. .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ − − − − − − Sistem test. Complete with emergency telephone outlet. Tegangan kerja : 220 V-AC.38 °C. Alarm Bell − − − − − Vibration type. B. IV.95 %. contoured design.3. Annunciator Panel − − − − − Module contruction Dilengkapi dengan indikator lampu dengan nama lokasi.

Flashing LED for visual supervision.15 %/ m.100 m2 Sensilivity terhadap black smoke. Nohmi. .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ − − − − − − − Adjustable sensilivity. Sensilivity : 5 .38 °C.A B. V. Nittan. Type operasi : NC (normally-open).6. Coverage area : 60 .48 V DC dan di back up dengan battery charger (Nicad type) untuk maksimum 30 .50 volt. Rate Of Rise Heat Detector − − − − − Standby voltage : 18 . Coverage area : 60 .60 menit.100 m2 B.A B. Coverage area : 60 . Power Supply Unit Peralatan utama MCFA harus di supply dari satu power supply unit dengan input voltage 230 V AC. Functional test switch. B. output voltage 24 .145 - . Photo electric Smoke Detector (Optional) − − − − − − Standby voltage : 18 .90 °C. Temperatur kerja : 50 . Temperatur kerja : 0 .95 %. contoured design.50 volt.50 °C.8. VI. Produksi : Setara National.10 . Coverage area : 60 .7. Sensilivity test points. Temperatur kerja : . Humidity : 20 .50 volt. Fixed Temperatur Heat Detector − − − − − Standby voltage : 18 . Type operas : NC (normally-open).90 m2 Kenaikan temperatur yang dideteksi 20 °C menit.70 m2 Kenaikan temperatur yang dideteksi 20 °C menit.9. Optional auxiliary relay. Modern.

jenis 4 kabel (2 pairs) sesuai standard yang telah memenuhi standar IEC. LMK dan harus dilengkapi dbox dari bahan metal antikarat atau mouled plastic. temperatur kerja : . Produksi : Setara Hager. Sistem Sistem tata suara (sound system) dengan fungsi umum (pagging address) terdiri dari public address dan back ground music serta car call system. Untuk menjamin bahwa program-program yang diperdengarkan (diumumkan) sesuai dengan yang dikehendaki. Terminal Box Terminal box tata suara adalah jenis Inbow water proof (PVC High Impact) dengan pintu transparan memiliki IP 54 yang telah memenuhi standard IEC. 5. B. PLN dan atau jenis Unshielded Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) yang telah memenuhi standard ISO 11801 yang dapat menerima frekwensi hingga 200 MHz. Power Amplifier. Produksi : Setara BICC Brand-Rex. MK. Produksi : Setara BICC Brand-Rex. Alarm (chime module) atau Emergency Panel.20°C s/d + 70°C. LMK. dan Program selector serta volume Control. Emergency Telephone Outlet Emergency telepon outlet. maka diperlukan . Hansel.6. Tunner Radio. Kabel Fire Alarm Kabel fire alarm adalah jenis NYMHY 3 core 500 Volt untuk 1 phasa yang telah memenuhi persyaratan SII 0209-78. B. B.10.3. VDE 0250.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Produksi : Yang direkomendasi oleh produk peralatan utama MCFA. Legrand. Waller.11. Pipa & flexibel pelindung kabel adalah jenis PVC High Impact yang telah memenuhi standard LMK.12. dimana terletak Pre-Amplifier Mixer. LMK. Tape Dect. Marshall Tuplex. Produksi : Setara EGA. Peralatan sistem tata suara berupa master didalam ruang kontrol. dan impedance : 100 Ohm.146 - . Avaya. Instalasi Tata Suara A.

selanjutnya program input sampai lound speaker sesuai dengan zoningnya. 50 Hz. 50 Hz. EGi. sedangkan dalam keadaan darurat (emergency) semua program dapat di putuskan dan selanjutnya dapat disiarkan pengumuman atau signal dari fire alarm melalui emergency microphone (Auxilary Monitoring) dengan satu prioritas channel di ruang kantor pengelola. − Sumber Tegangan : 220 V AC. − Output : 70. Aux. Mic.1. B. − Power : 60 dan 120 Watt. 100 V/ 4. − Sumber Tegangan : 220 V AC. EGi. − Output : 50/ 70/ 100 V/ 8 Ohm. Alarm/ Chime Module (Emergency Panel) Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain . − Noise Level : < 90 dB. Mic. 24 V DC. − Tanggapan Frekwensi : 30 .18. − Noise Level : 80 dB. Produksi : Setara Phillips. Produksi : Setara Phillips.2. TOA.000 Hz. 24 V DC. Power Amplifier Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain . Pre-Amplifier Mixer Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain .147 - . Tape dack. : 65 dB. B. B.3. − Music : 70 dB dibawah rated power.20. − Power : 1000 Watt. Untuk keperluan pemanggilan kepada pengemudi mobil dapat disiarkan melalui Car Call microphone yang terletak di areal teras depan atau pada ruang reception. TOA.000 Hz. − Input : 1. 8.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ master monitoring berupa Pagging Microphone yang terletak di ruang operator. . Setiap interupsi didahului dengan suatu nada tertentu (Chime Signal) yang dibangkitkan dengan chime generator yang terpasang pada monitor dist (Sistem tata suara).23 V/ 15 Kohm bal/sys. Bahan Dan Material B. Tunner radio. 16 Ohm. − Tanggapan Frekwensi : 30 . − Input : 3 Mic.

volume control dengan kemampuan priority overide relay.4.) Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain . − Type : Unidirectional electret microphone dengan 5 tombol. Program Selector Dan Volume Control Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain . − Sumber Tegangan : 24 V DC. Priority control.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ − Output Chime : 1 Volt. Produksi : Setara Phillips. dan tombol alarm. − Power : 24 V DC. EGi. remote control. program selector. − Power : 24 V DC. Produksi : Setara Phillips. EGi. Produksi : Setara Phillips. EGi. sesuai standar DIN 33404. Emergency Microphone (Car Call Mic. TOA.6.148 - . all call. unidirectional dengan 1 tombol bicara. . B. − Alarm : Jenis dapat diprogram. Produksi : Setara Phillips.5.) Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain . TOA. − Output : bal/ sym + 6 dB. − Output Alarm : 1 Volt. − Type : Double. − Output : bal/ sym + 6 dB. Led untuk 5 zone. Pagging Microphone (Operator Mic. − Output : 3 W. − Mounting : Flush type. − Power : 24 V DC.7. TOA. B. − Chime : 4 macam dapat diprogram. Ceiling Speaker Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain . B. EGi. TOA. B. − Type : Electret condenser.

− Tanggapan Frekwensi : 100 . VDE 0250. − Mounting : Spring mounting. Produksi : Setara BICC Brand-Rex. − Protection : IP 65 (Outdoor Version). − Max. − Radiation Angle : 270 deg. B. Produksi : Yang direkomendasi oleh produk peralatan utama tata suara. − Max.24 V DC dan di back up dengan battery charger (Nicad type) untuk maksimum 30 . dan impedance : 100 Ohm. − SPL (1m) : 100 dB/ 1 W. . SPL : 99.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ − SPL (1m) : 92 dB/ 1 W. − Radiation Angle : 180 deg. − Impendansi : 8 Ohm.9. Bahan harus tahan terhadap kelembaban udara sekitarnya dan harus disertai kurva frekwensi. Corrosion resistant. EGi. − Material : Aluminium. temperatur kerja : .60 menit. B.000 Hz.20. TOA. − Mounting : Aluminium bracket. Produksi : Setara Phillips.10. Power Supply Unit Peralatan utama tata suara harus di supply dari satu power supply unit dengan input voltage 230 V AC. Pengkabelan Tata Suara Kabel tata suara adalah jenis NYMHY 3 core 500 Volt untuk 1 phasa yang telah memenuhi persyaratan SII 0209-78. TOA. Wall Speaker Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain . − Output : 6 W. − Impendansi : 8 Ohm. Bahan harus tahan terhadap kelembaban udara sekitarnya dan harus disertai kurva frekwensi. Produksi : Setara Phillips. B. output voltage 12 .8.16.5 dB NL. LMK.20°C s/d + 70°C.149 - . Avaya. EGi.000 Hz. PLN dan atau jenis Unshielded Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) yang telah memenuhi standard ISO 11801 yang dapat menerima frekwensi hingga 200 MHz. SPL : 110 dB NL. − Tanggapan Frekwensi : 60 .

. Waller. B. 40 VA rating. Produksi : Setara Hager. B.Arm/ disarm codes : Three-4 digit codes including master code. Sistem Security system dan closed circuit television (CCTV) dipergunakan untuk membantu pengawasan dengan cara mengamati kegiatan operasi bangunan siang hari maupun malam hari melalui signalsingnal dari magnetic door contact. 30 V DC.7. 30 V DC.Teknologi : Microprocessor controlled. user codeand duress code. . hold up switch. All codes can be changed by easy programming. . . Instalasi Security System Dan CCTV A.Latch relay output : NO.150 - . . . 500 mA.Individual Zone output : NO relay. Dimana peralatan security system memberikan input signal kepada peralatan CCTV untuk memonitor dan merekam kejadian-kejadian secara otomatis. 100 VDC. .Operation Modes : Home mode. Marshall Tuplex. kamera kemudian akan mengaktifkan bell atau strobe light. Terminal Box Terminal box tata suara adalah jenis Inbow water proof (PVC High Impact) dengan pintu transparan memiliki IP 54 yang telah memenuhi standard IEC.1.Siren driver output : 12V DC.11.5 A). .Alarm Transistor output : Sink 100 mA. NC 3 A. . 1A (Remarks : Auxiliary output + siren driver output = 1.3.Transformer : 220/ 18 V AC. LMK. . Panel Kontrol Security System Unit peralatan utama ini merupakan konventional sistem harus memiliki data antara lain . 5. .Kapasitas Zone : Sesuai gambar perencanaan. Produksi : Setara EGA.Timing relay output : NO. Material Dan Bahan B. NC 3 A. Hansel. sound detector.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Pipa & flexibel pelindung kabel adalah jenis PVC High Impact yang telah memenuhi standard LMK.

Produksi : Setara C&K System.Power : 15 Watt. palu tangan.Teknologi : Automatic sequential switching (ASS). .5.Sequential Interval : 2 .20 s/d 50 °C. . burning bor attack dan lain-lain. . Produksi : Setara C&K System. Pengoperasian peralatan ini pada waktu siang dan malam hari (24 Jam). seperti mesin boor intan. Produksi : Setara C&K System. . B. sesuai dengan standar yang berlaku.Input number : Minimal 4 Kamera dan maksimal 8 kamera.45 detik. automatic switching. tahan terdapat tekanan mekanik dan temperatur luar sesuai dengan standar yang berlaku. Sony. . .Control Select : Camera 1/2/3/4 or 1/2/3/4/5/6/7/8. 50 Hz.2. Pengoperasian peralatan ini pada waktu malam hari hingga pagi hari. Hold Up Switch Peralatan ini adalah jenis tombol tekan yang dioperasikan dengan tangan dan dilengkapi dengan kunci reset dipasang pada tempat tertentu. Sanyo. dan terpasang pada plafon pada ruangan tertentu harus sesuai dengan standar yang berlaku. B. Produksi : Setara C&K System. Door Contact Peralatan ini adalah jenis tombol tekan yang dioperasikan dengan daun pintu maupun daun jendela dapat dipasang secara paralel dan dilengkapi dengan kunci reset. B. B.Tegangan kerja : 220 V AC.Impendance : 75 Ohm. Produksi : Setara C&K System.Operating temperature : . . Switcher CCTV Unit peralatan utama ini harus memiliki data antara lain .4.151 - .3. Sound Detector Alat ini mendeteksi suara bila terjadi usaha pembobolan. dilengkapi dengan pengatur kepekaan serta lampu indikator.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ . .

Power Supply Unit Peralatan utama security system dan CCTV harus di supply dari satu power supply unit dengan input voltage 230 V AC.10. . VDE 0250.3 Lux.Image size : 1/3 “ (4.Speed : 6 .Angular Travel : Pan = 350 derajat max.Video output level : 1.7 derajat/ detik. . 0. PLN untuk keperluan power dan jenis Unshielded .152 - . Kabel Security System Dan CCTV Kabel tata suara adalah jenis NYMHY 3 core 500 Volt untuk 1 phasa yang telah memenuhi persyaratan SII 0209-78. Sony.8 mm x 3. .7. . output voltage 12 V DC dan di back up dengan battery charger (Nicad type) untuk maksimum 30 . Produksi : Setara C&K System. harus disesuaikan dengan item e diatas dan sesuai standar yang berlaku. Produksi : Setara C&K System.Tegangan Kerja : 220 V AC.9 Lux (Gain high). 75 VA.Synchronizing System : Automatic Switching. B. . dan tilt = 90 derajat max. compositel). Harus dilengkapi dengan lensa zoom.8.6.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ B.Video S/N ratio : 50 dB. Sanyo. B. . . Produksi : Setara C&K System. Sony. B. Time Lapse Video (TLV) TLV merupakan peralatan perekam hasil gambar dari kamera secara otomatis dapat merekam lokasi yang terjadi gangguan alarm.Power : Max. Colour Camera Unit peralatan utama ini harus memiliki data antara lain . Sony.6 mm). Produksi : Yang direkomendasi oleh produk peralatan utama. Sanyo. Sanyo. . LMK.Image sensor : Interline transfer method CCD. B.9.0 V(p-p) (75 Ohm.Tegangan kerja : 12 V DC.Scanning system : PAL standard. . .Type : Built in Digital Signal Processing circiut. 50 Hz / 12 V DC. Pan Tilt Unit peralatan ini berfungsi untuk menggerakkan kamera secara horizontal dan vertikal yang harus memiliki data antara lain . . .60 menit. Imager : 0.Minimum Illumination :2 Lux (Normal). .

Produksi : Setara Jembo Cabel.Channel V-channel.Channel TVRI Pusat.3. diteruskan melalui active combineer menuju port tap off 2 way. B. Pipa & flexibel pelindung kabel adalah jenis PVC High Impact yang telah memenuhi standard LMK. .8. LMK. dan 4 way sesuai gambar perencanaan sampai ke outlet TV. . temperatur kerja : . . Antenna Parabola 25 feet (Asiasat Dish) – Optional : . .Channel dapat diusulkan lain oleh Pemberi Tugas.Channel Star Plus. Antenna VHF : . Produksi : setara Hager. . 5. Adapun siaran audio dan video yang dapat diterima antara lain : A. . IEC. Sistem Sistem Master Antenna TV yang direncanakan adalah sistem master antenna audio video. Antenna UHF : . Waller.1.153 - . yaitu pendistribusian channel UHF dan VHF yang diterima antenna TV (Optional) atau Indovision (TV Cable) Owner Supply. LMK. .2.20°C s/d + 70°C.Channel TVRI Daerah.Channel RCTI. Terminal Box Terminal box tata suara adalah jenis Inbow water proof (PVC High Impact) dengan pintu transparan memiliki IP 54 yang telah memenuhi standard IEC. BICC Brand-Rex.11. A. dan impedance : 100 Ohm untuk keperluan kontrol sedangkan untuk signal video dari jenis Coaxial Cable yang telah memenuhi standard SII. Marshall Tuplex.3.Channel ZEE-TV. Hansel.Channel PTV.Optional A. dan Avaya. A. Instalasi Master Antenna Television (MATV) .Channel Prime-Sport.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) yang telah memenuhi standard ISO 11801 yang dapat menerima frekwensi hingga 200 MHz. Produksi : Setara EGA.

154 - . Ikusi.Channel Metro-TV.Impendace : 75 Ohm (Ω). 2.B V (Programable).B V). . B. .Channel TPI.2. B. Input Level : 40 dB µV.Isolation Between Input UHF/VHF/Low VHF : > 30 – 60 dB.Min. . antara lain . . . Antena Yagi (UHF & VHF) Menerima siaran lokal televisi pada band dan channnel yang telah ditentukan dan harus memenuhi data.Input/Output Impendance : 75 Ohm. .Inputs : 1 input B I .Channel ANTV. . .Number Of Input : 1 or 4 Input. 1 input FM. .Channel Indosiar.Supply Voltage : 220 V AC (Built In). . .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ . Outpu Level 8 CH.Gain : VHF = 9 dB. 2 input UHF (B IV .Gain Adjustment : 20 dB. .5 dB. Produksi : Setara Fagor. .240 MHz. .Channel Global TV.1.Element : VHF = 14 elemen. . : 100 dB µV. UHF = 54 elemen.Output Level : 120 dB µV.Max.Return losses : > 9 dB. .B III (VHF).Channel SCTV. . Selective Programable Amplifier : . . . . Material Dan Bahan B.862 MHz (Programable).Output : 1 output. .Band Coverage : B I . FM = 6 dB. Program System Between (Channel-Amplifier) Peralatan channel-amplifier merupakan penerima signal dari antena yagi (UHF & VHF).B II/ FM/ B IV .Gain : 33 -34 dB. 1. harus memiliki data. antara lain . Head End Amplifier & Combineer (Built-In) : .Channel TV7. . UHF = 16. .Frequency : 180 .Frequency range : 47 .

4.50 °C. B.Though Loss .Nominal Gain : 40 dB.Operating Temperatur 3. B IV.60 menit. Ikusi.3. : 4 .155 - . Caracter Generator Berupa personal komputer yang dilengkapi dengan video output card dan software. Kabel Televisi .35 dB. B. Directional Coupler : . .24 V DC dan di back up dengan battery charger (Nicad type) untuk maksimum 30 .8 dB. .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ . B. Black Burst Generator (Optional) Pembuat sinyal padam pada layar TV pada program musik sehingga layar TV gelap dan hanya tersaji sinyal audio saja. Ikusi.5 .15 dB. . Produksi : Setara Fagor.7.Noise Figure : 6 dB. .5.RF Output Level : 117 dB µV. output voltage 12 . 50 Hz.Side Loss : 0 .Isolation : 24 .860 MHz (Band I. . Distribution Amplifier (Booster Audio & Video) Peralatan ini merupakan penguat sinyal audio dan video yang akan disalurkan ke outlet TV yang jaraknya lebih dari 70 meter.Operating Voltage : 220 V AC. harus memiliki data antara lain . . Produksi : Setara Fagor. . Ikusi. FM. B. : 0. Power Supply Unit Peralatan utama MATV harus di supply dari satu power supply unit dengan input voltage 230 V AC. B III. Produksi : Yang direkomendasi oleh produk peralatan utama MATV.Frequency : 47 .Power Consumtion : 8 Watt. B.6. Ikusi. B V). Produksi : Setara Fagor. Produksi : Setara Fagor.

IEC. Legrand. Produksi : Setara BICC Brand-Rex. Produksi : Setara MK. B.Tap Off : Rating frequency : 10 . Outlet Televisi Outlet televis harus memiliki through losses ± 5 dB. Marshall Tuplex B. dan impendance 75 Ohm sesuai standard yang telah memenuhi standard IEC.9. 3.1450 MHz. Distribution Loss : 3. Terminal Box Dan Connector 1. Distribution Loss : 1.4. Produksi : Setara Hager. 2. return losses > 9. Connector Yang digunakan memiliki data antara lain .4.2 . 4. 4 way. Of Distribution : 2. Waller. Yuri. No. 3.2 .8. Terminal box (TBTV) Adalah jenis Inbow water proof (PVC High Impact) dengan pintu transparan memiliki IP 54 yang telah memenuhi standard IEC. LMK dan harus dilengkapi box dari bahan metal antikarat atau mouled plastic. SYARAT PEMASANGAN DAN PENGETESAN Umum .5 dB. Of Distribution : 2.5 dB.Splitter : Rating frequency : 10 . . Produksi : Yang direkomendasi oleh produk peralatan utama MATV. 6.5 dB.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Kabel televisi adalah jenis coaxial cable yang telah memenuhi standard SII. LMK.862 MHz. Isolation : 20 . LMK.25 dB.156 - . frekwensi 47 . Isolation : 20 . VI. 8 way. Pipa & flexibel pelindung kabel adalah jenis PVC High Impact yang telah memenuhi standard LMK. Produksi : EGA. Avaya. No.1450 MHz. Hansel.38 dB .

pemberi tugas dan perencana. maka pemborong harus membuat dan menyerahkan gambar-gambar pelaksanaan pekerjaan mekanikal dan elektrikal kepada pengawas sebelum melaksanakan pekerjaan. 6 inch yang telah disambung dengan pipa riser pada posisi 1 s/d 1. Mengurus perizinan pemakaian Deep Well (Sumur Dalam) ke Direktorat Geoligi dan instansi pemerintah yang berwenang memberikan izin pemakaian air sumur dalam di Daerah Banjarmasin menjadi tanggung jawab pemborong.5 dari reduser. diamter 6 inch dan selanjutnya disambung dengan reduser 6 inch x 4 inch lalu di grouting dan disambung dengan pipa berdiameter 4 inch sedalam 5 meter. Pemasangan submersible deep well pump didalam pipa Gip. Apabila terjadi kerusakan dari hasil pekerjaan pemborong lain. Pemborong harus memahami pekerjaan yang telah dilakukan oleh pemborong lain. pemborong wajib memberitahukan secara tertulis kepada pengawas dan mengajukan saran-saran perubahan jadwal pelaksanaan. Pemasangan pasir pasang diluar dari pipa Gip. pemborong harus membuat rencana kerja dengan jadwal yang disesuaikan dengan rencana kerja pemborong pekerjaan lain (sipil dan arsitektur) dan apabila terjadi suatu perubahan. sehingga didalam pelaksanaan yang terkait dengan pekerjaan mekanikal dan elektrikal dapat terkodinir dengan baik dan tepat serta tidak menghambat pekerjaan keseluruhannya. Pemborong harus meyerahkan contoh-contoh material dan brosur-brosur pekerjaan mekanikal dan elektrikal sesuai spesifikasi teknis untuk disetujui oleh pengawas. Pemasangan harus sesuai dengan rekomendasi dari pabrik pembuat. . Instalasi Plumbing 1. 2. 6 inch sampai posisi reduser dan diatas permukaan lubang dibuat pondasi sebesar 500x500x200 dengan sparing pipa riser diameter 2 inch menuju tangki air bersih. yang mana pada pipa 4 inch diberi saringan dengan kerikil jagung dan ujung pipa harus di dop pada kedalaman 200 meter. Pemasangan Pekerjaan Mekanikal a.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 1 2 3 4 Sebelum memulai pemasangan pekerjaan mekanikal dan elektrikal.157 - . Pengeboran sumur dalam dilakukan dengan cara pengeboran casing untuk lubang jambangan (Bore Hole) berdiameter 8 inch sedalam 200 meter yang dipasang pipa Gip. maka pemborong wajib bertanggung jawab untuk memperbaikinya.

Pipa air bersih yang keluar dari pompa distribusi menuju ke masing-masing bangunan menggunakan jenis Gip. 8. Medium putih.158 - . 10. 11. 4. Peralatan plambing seperti kran dinding dan kran air leher angsa harus dipasang dengan baik dan diberi isolasi anti bocor pada ulir kran tersebut. Semua pipa menggunakan jenis GIP Medium Putih harus diberi pelindung cat menie dan khusus untuk pemasangan di dalam tanah sedalam 60 Cm harus dilapisi aspal + goni + aspal dan pada sambungan pipa diberi dudukan dari beton untuk menghindari lendutan bila terkena beban mekanik serta harus tahan terhadap karat dan selanjutnya disekeliling pipa diberi pasir setebal 15 Cm kemudian diurug dengan tanah dan dipadatkan. Medium putih diameter 2 inch. 5. 9. Seluruh WC dan Wastafel harus terpasang pipa tegak didalam dinding (pipa Vent) menggunakan PVC AW diameter 1 dan 2 inch. Saluran pipa tegak air hujan harus ditumpu dengan klem ke dinding dengan jarak antar klem tidak lebih dari 3 meter dan selanjutnya pipa dipasang dibawah teras sedalam 30 Cm atau bak kontrol dari beton untuk menuju saluran drainase terdekat. 6. Khusus pipa menuju unit fuxture terpasang didalam dinding dan tidak mengganggu pekerjaan dinding dan keramik dinding. bangunan lainnya terpasang dibawah tanah dan diberi pelindung terhadap tekanan mekanik dari permukaan tanah dan pipa-pipa yang terpasang harus tahan terhadap dorongan atau tekanan air bersih dari pompa. Seluruh pipa air kotor menggunakan pipa PVC AW diameter 4 inch yang terpasang dibawah lantai kamar mandi dan tidak mengganggu pondasi bangunan serta mempunyai kemiringan 2 % untuk menuju septictank. sedangkan yang menuju tangki atas. . 7. sedangkan pada masing-masing bangunan instlasi menuju unit fixture atau kran air menggunakan jenis PVC AW terpasang diatas plafon dan di klem dengan kuat dan baik. Saluran pipa horizontal air hujan harus di klem pada penggantung yang dapat diatur (adjustable) dengan jarak antar penggantung tidak lebih dari 2 meter dan memiliki kemiringan 2 % untuk menuju pipa vertikal (tegak) air hujan. Pipa air bersih dari sumur dalam menuju tangki air bersih menggunakan jenis Gip. Seluruh pipa air bekas menggunakan pipa PVC AW diameter 4 inch yang terpasang dibawah lantai kamar mandi dan tidak mengganggu pondasi bangunan serta mempunyai kemiringan 1 % untuk menuju saluran drainase terdekat.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 3.

4. Pelaksanaan pekerjaan pemipaan harus berdasarkan dan memenuhi PPI tahun 1979. Penyambungan pipa PVC AW diameter 4 inch menggunakan cincin karet yang diberi perekat atau pelumas dan solvent cement joint dan sebelum dilakukan penyambungan.5 inch ke atas harus di las. dimana sekeliling pipa harus diberi pasir dengan ketebalan 15 Cm. harus diberi lapisan cat finish dengan warna merah.159 - 3. Instalasi Pemadam Kebakaran 1. Mengurus perizinan pemakaian air bersih PDAM ke Dinas Pemadam Kebakaran dan instansi pemerintah yang berwenang memberikan izin pemakaian sistem hydrant di Daerah setempat menjadi tanggung jawab pemborong. 2. Untuk pipa yang tidak berada dalam tanah baik yang terikat maupun tidak. 15. b. Pipa yang ditanam ditanah diharuskan dilapisi lagi dengan Bituminuos sheet 2 mm. untuk belokan dari jenis elbow long radius dan seluruh sambungan harus tahan terhadap 1. Sambungan pipa diameter 2 inch ke bawah harus menggunakan ulir dan sambungan pipa diameter 2. untuk belokan dari jenis elbow long radius dan seluruh sambungan harus tahan .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 12. Pada penyambungan pipa dengan menggunakan flens perlu dilengkapi dengan ring type gasket untuk menjamin kekuatan sambungan dan terhadap kebocoran. Semua pipa menggunakan jenis GIP Schedule 40 harus diberi pelindung cat menie dan khusus untuk pemasangan di dalam tanah sedalam 60 Cm harus dilapisi aspal + goni + aspal dan pada sambungan pipa diberi dudukan dari beton untuk menghindari lendutan bila terkena beban mekanik serta harus tahan terhadap karat dan selanjutnya disekeliling pipa diberi pasir setebal 15 Cm kemudian diurug dengan tanah dan dipadatkan. bagian luar dan dalam dan dibersikan dari kotoran. 13. Semua sambungan yang menghubungkan pipa dengan diameter yang berbeda harus menggunakan redusing fttting. Semua sambungan yang menghubungkan pipa dengan diameter yang berbeda harus menggunakan redusing fttting. Galian untuk pipa yang terpasang didalam tanah harus dibuat dengan kedalaman 80 Cm dengan kemiringan yang sesuai air buangan atau air kotor. 14. Semua pipa baik yang tampak atau yang ditanam diharuskan diberi lapisan pelindung cat menie. .5 kali tekanan kerja pipa yang digunakan.

13.20 m dari permukaan jalan. Lampu peringatan bahwa ada aliran listrik dipasang dengan pompa agar operator dapat dengan mudah melihat. sebagaimana yang ditunjukkan dalam gambar. Instalasi dapat dibuat interconnect dengan system fire alarm. Instalasi pipa harus dilengkapi dengan penggantung pipa. Volume bahan bakar didalam tanki harus cukup tersedia untuk waktu bekerja selama 6 jam. Harus disediakan suku cadang antara lain : . Pipa yang memotong jalan harus ditanam sampai suatu kedalaman minimal 1. Pekerjaan listrik untuk instalasi hydrant antara lain : a. 11. Dapat bekerja terus-menerus pada beban penuh untuk waktu 6 jam.160 - . 7. terhadap 1. Untuk pemasangan pemadam api ringan harus didalam box panel yang terbuat dari metal yang difinis anti karat dan pada sisi pintu harus ada kaca yang mudah dipecahkan menjadi butiran-butiran kaca. 6. support dengan jarak tertentu dan memenuhi syarat. Charger battery harus selalu dalam keadaan stand-by agar pompa diesel setiap saat dapat dijalankan. Daya listrik yang disediakan harus menjamin tenaga listrik yang dibutuhkan untuk menjalankan pompa setiap saat. Kedalaman pipa yang ditanam didalam tanah harus diperhitungkan terhadap jalur yang memotong jalan. Pemasangan untuk seluruh peralatan instalasi pemadam mengikuti rekomendasi dari pabrik pembuatnya. Pompa diesel harus dapat mencapai kapasitas penuh dalam waktu 15 detik sejak start. Pompa dapat bekerja secara otomatis maupun manual dan dapat dimatikan secara manual. Pada panel-panel pompa kebakaran harus diberi tanda dengan jelas yang bertuliskan "POMPA KEBAKARAN JANGAN DIMATIKAN WAKTU KEBAKARAN". 10. dimana diletakkan pada lokasi yang mudah terlihat dengan ketinggian pemasangan 150 Cm dari lantai. Sebelum pekerjaan dimulai Pemborong wajib menyerahkan daftar dan brosur material/equipment yang akan dipasang. Instalasi dari pompa dan kelengkapannya sampai panel pompa.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 5. letak dipasang lebih tinggi dari pompa bahan bakar. 12. b.5 kali tekanan kerja pipa yang digunakan. Tangki bahan bakar motor diesel harus dibuat dari baja yang dilas. Setiap minggu dilakukan pengujian perlengkapan start otomatis pompa-pompa dijalanan selama minimal 15 menit. 9. 14. 8.

Ketinggian pemasangan stop kontak dan saklar tersebut harus setinggi 30 cm dan 150 cm dari lantai dan sebelumnya harus dipasang box dari metal. Pemasangan Pekerjaan Elektrikal 1. Seluruh instalasi outlet untuk stop kontak.161 - . Penyambungan kabel harus berada didalam junction box dari bahan PVC high impact yang menggunakan isolasi yang baik atau spring connector atau terminal blok. Pemasangan armatur lampu harus sudah lengkap didalamnya komponen-komponen lampu seperti tube. • 2 (dua) set tali kipas (bila digunakan tali kipas). Instalasi Listrik A. • 1 (satu) set kopling lengkap. gasket-gasket dan slang-slang. D. saklar. Panel utama. B. F. kapasitor. • 1 (satu) set saringan minyak pelumas lengkap dengan seal. • 2 (dua) set pengabut bahan bakar. kabel-kabelnya harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan di dalam dinding bata maupun di dalam dinding partisi. sedangkan sub-sub panel listrik dipasang inbow pada dinding dengan ketinggian 180 cm dari lantai. Kabel distribusi yang tertanam didalam tanah sedalam 80 Cm harus dilindungi pasir setebal 10 Cm dan diberi tanda peringatan.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 15. stater dan fitting serta pengkabelannya hak paten dari produksi jenis lampu yang . untuk yang lewat dibawah jalan raya harus diberi pipa pelindung dari Galvanized dan kabel yang tertanam harus berjarak tidak kurang dari 30 Cm dari pipa air. Seluruh instalasi penerangan dan stop kontak yang menggunakan jenis kabel NYM/ NYA harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan diatas plafon diberi klem dengan jarak tidak lebih dari 2 meter serta diberi tanda peruntukannya. C. panel kapasitor dan sub distribusi panel listrik harus terpasang berdiri diatas lantai yang telah diberi lubang (pit) sebagai jalur penyambungan kabel. • 2 (dua) set saringan bahan bakar. Kabel distribusi dari kWH-Meter PLN menuju panel utama harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan didinding maupun diatas plafon atau ceiling. ballast. C. E. Commisioning dan testing dari peralatan yang terpasang wajib dilaksanakan untuk mengetahui bahwa pekerjaan pemasangan peralatan / equipment adalah baik dan benar. pipa gas dan lain-lain. Kabel distribusi dari panel utama menuju sub panel harus diletakkan pada rak kabel (besi siku) yang telah terpasang diatas plafon.

Terminal box telepon harus dipasang inbow pada dinding dengan ketinggian 150 cm dari lantai. Elektroda pembumian yang terbuat dari tembaga berdiameter 25 mm harus telah disiapkan klem dan terminal penyambungan kabel pembumian yang kokoh. B.162 - . E. C. pipa gas dan lain-lain. Instalasi Telepon A. Ketinggian pemasangan outlet telepon harus setinggi 120 cm dari lantai dan sebelumnya harus dipasang box dari metal untuk tempat outlet telepon. D. G. untuk yang lewat dibawah jalan raya harus diberi pipa pelindung dari Galvanized dan kabel yang tertanam harus berjarak tidak kurang dari 30 Cm dari pipa air. Kabel distribusi yang tertanam didalam tanah sedalam 60 Cm harus dilindungi pasir setebal 10 Cm dan diberi tanda peringatan. Pelaksanan pekerjaan instalasi elektrikal harus berdasarkan dan memenuhi PUIL 2000.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ akan digunakan begitu pula dengan pemasangan outlet telepon dan outlet televisi. Distribusi kabel pembumian untuk kelistrikan harus diberi pelindung pipa PVC high impact sampai ke bak kontrol pembumian. kabel-kabelnya harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan di dalam dinding bata maupun di dalam dinding partisi. 2. Kabel distribusi dari Terminal box PT.Telkom menuju terminal box utama telepon harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan didinding maupun diatas plafon atau ceiling. dimana elektroda pembumian untuk kelistrikan ditanam sedalam 24 m sama halnya untuk pembumian instalasi penangkal petir dan untuk elektronik ditanam sedalam 6 m yang posisi titik penancapan ditengah-tengah bak kontrol. Seluruh instalasi telepon yang menggunakan jenis kabel UTP CAT5 harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan diatas plafon diberi klem dengan jarak tidak lebih dari 2 meter serta diberi tanda peruntukannya. Seluruh instalasi outlet telepon. H. Penyambungan kabel harus berada didalam junction box dari bahan PVC high impact yang menggunakan isolasi yang baik atau spring . Kabel distribusi dari terminal box utama telepon menuju sub terminal box telepon harus diletakkan pada rak kabel (besi siku) yang telah terpasang diatas plafon. I.

Elektroda pembumian yang terbuat dari tembaga berdiameter 20 mm harus telah disiapkan klem dan terminal penyambungan kabel pembumian yang kokoh. 3. C. pipa gas dan lain-lain. F. untuk yang lewat dibawah jalan raya harus diberi pipa pelindung dari Galvanized dan kabel yang tertanam harus berjarak tidak kurang dari 30 Cm dari pipa air. dimana elektroda pembumian untuk unit utama telepon ditanam sedalam 6 m yang posisi titik penancapan ditengahtengah bak kontrol.163 - . G. Distribusi kabel pembumian dari unit PABX harus diberi pelindung pipa PVC high impact sampai ke bak kontrol pembumian. Seluruh instalasi fire alarm yang menggunakan jenis MYMHY D. B. H. . Unshielded Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan diatas plafon diberi klem dengan jarak tidak lebih dari 2 meter serta diberi tanda peruntukannya. Kabel distribusi dari Terminal box utama fire alarm menuju terminal box fire alarm harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan didinding maupun diatas plafon atau ceiling. Kabel distribusi dari terminal box utama fire alarm menuju sub terminal box harus diletakkan pada rak kabel (besi siku) yang telah terpasang diatas plafon. Pelaksanaan pekerjaan instalasi telepon harus berdasarkan dan memenuhi standar yang berlaku. Terminal box fire alarm harus dipasang inbow pada dinding dengan ketinggian 150 cm dari lantai.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ connector atau terminal blok. Instalasi Fire Alarm A. Kabel distribusi yang tertanam didalam tanah sedalam 60 Cm harus dilindungi pasir setebal 10 Cm dan diberi tanda peringatan.

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ E. Kabel distribusi dari terminal box utama telepon menuju sub terminal box telepon harus diletakkan pada rak kabel (besi siku) yang telah terpasang diatas plafon. Kabel distribusi dari Terminal box utama tata suara menuju terminal box tata suara harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan didinding maupun diatas plafon atau ceiling. kabel-kabelnya harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan di dalam dinding bata maupun di dalam dinding partisi. Pelaksanan pekerjaan instalasi fire alarm harus berdasarkan dan memenuhi standar yang berlaku. C. dimana elektroda pembumian untuk unit MCFA dan menara parabola sedalam 6 m yang posisi titik penancapan ditengah-tengah bak kontrol secara terpisah. Terminal box tata suara harus dipasang inbow pada dinding dengan ketinggian 150 cm dari lantai. Ketinggian pemasangan outlet televisi harus setinggi 120 cm dari lantai dan sebelumnya harus dipasang box dari metal untuk tempat outlet televisi.164 - . 4. Penyambungan kabel harus berada didalam junction box dari bahan PVC high impact yang menggunakan terminal blok dan penutup rangkaian harus diberi terminator. Instalasi Tata Suara A. pipa gas dan lain-lain. B. Seluruh instalasi fire alarm. Seluruh instalasi tata suara yang menggunakan jenis MYMHY dan atau Unshielded Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan diatas plafon diberi klem dengan jarak tidak lebih dari 2 meter serta diberi tanda peruntukannya. Distribusi kabel pembumian dari unit MCFA harus diberi pelindung pipa PVC high impact sampai ke bak kontrol pembumian. . I. F. G. untuk yang lewat dibawah jalan raya harus diberi pipa pelindung dari Galvanized dan kabel yang tertanam harus berjarak tidak kurang dari 30 Cm dari pipa air. Kabel distribusi yang tertanam didalam tanah sedalam 60 Cm harus dilindungi pasir setebal 10 Cm dan diberi tanda peringatan. Elektroda pembumian yang terbuat dari tembaga berdiameter 20 mm harus telah disiapkan klem dan terminal penyambungan kabel pembumian yang kokoh. H.

D. dimana elektroda pembumian untuk unit utama . G. kamera kabel-kabelnya harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan di plafon dan di dinding bata. Ketinggian pemasangan speaker type dinding harus setinggi 250 cm dari lantai dan ketinggian untuk volume control atau attenuator harus setinggi 150 cm. indikator lampu. kabel-kabelnya harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan di plafon dan di dinding bata. C. Elektroda pembumian yang terbuat dari tembaga berdiameter 16 mm harus telah disiapkan klem dan terminal penyambungan kabel pembumian yang kokoh. 5. Distribusi kabel pembumian dari unit tata suara harus diberi pelindung pipa PVC high impact sampai ke bak kontrol pembumian Elektronik. Seluruh instalasi sensor contact. E. Instalasi Security System Dan CCTV A. B.5 meter serta diberi tanda peruntukannya. F. Penyambungan kabel harus berada didalam junction box dari bahan PVC high impact yang menggunakan isolasi yang baik atau spring connector atau terminal blok. Penyambungan kabel harus berada didalam junction box dari bahan PVC high impact yang menggunakan isolasi yang baik atau spring connector atau terminal blok dan tap off untuk sinyal video. Kabel instalasi dari peralatan utama security system dan CCTV menuju peralatan sensor security dan kamera CCTV harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan didinding maupun diatas plafon atau ceiling. F. Kabel instalasi tersebut harus diletakkan pada rak kabel (besi siku) yang telah terpasang diatas plafon. E. Distribusi kabel pembumian dari unit utama ini harus diberi pelindung pipa PVC high impact sampai ke bak kontrol pembumian. Ketinggian pemasangan kamera type ceiling harus bebas berputar dan peletakan sensor contact harus tersembunyi (hanya diketahui oleh pemilik saja).165 - . Seluruh instalasi speaker. Seluruh instalasi menggunakan jenis NYMHY untuk power dan Unshielded Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) untuk control serta coaxial cable C7/2V (RG-11) untuk sinyal video harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan diatas plafon diberi klem dengan jarak tidak lebih dari 1.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ D. Pelaksanaan pekerjaan instalasi telepon harus berdasarkan dan memenuhi standar yang berlaku.

F. yaitu menekan seluruh instalasi pemipaan dengan air yang mempunyai tekanan sebesar 1. Seluruh instalasi menggunakan jenis coaxial cable C7/2V (RG-11) harus C.5 meter serta diberi tanda peruntukannya. 7. 6. demikian diulangi sampai didapat hasil buangan pembilasan bebas dari kotoran yang mungkin ada didalam pipa air bersih tersebut. D. Kabel instalasi dari peralatan utama MATV menuju unit connector dan outlet television harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan didinding maupun diatas plafon atau ceiling. Pengetesan Pekerjaan Mekanikal. Penyambungan kabel harus berada didalam junction box dari bahan PVC high impact yang menggunakan isolasi yang baik atau connector atau spliter dan tap off.166 - . Elektrikal Dan Plumbing A. Pelaksanan pekerjaan instalasi MATV harus berdasarkan dan memenuhi standar yang berlaku. Sebelum pengujian atau pengetesan. B. dimana elektroda pembumian untuk unit utama ini sedalam 3 m yang posisi titik penancapan ditengah-tengah bak kontrol secara terpisah. Instalasi Master Antenna Television (MATV) A. Pembilasan dilakukan dengan menekan pipa-pipa dengan air secukupnya dan dibuang. Distribusi kabel pembumian dari unit utama ini harus diberi pelindung pipa PVC high impact sampai ke bak kontrol pembumian. E.5 s/d 2 kali tekanan kerja. Elektroda pembumian yang terbuat dari tembaga berdiameter 16 mm harus telah disiapkan klem dan terminal penyambungan kabel pembumian yang kokoh.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ ini sedalam 3 m yang posisi titik penancapan ditengah-tengah bak kontrol secara terpisah. seluruh instalasi plambing supaya dibilas terlebih dahulu dari semua endapan. Pelaksanan pekerjaan instalasi harus berdasarkan dan memenuhi standar yang berlaku. G. Setelah pembilasan dilakukan pengujian atau pengetesan secara water pressure. Tekanan yang terjadi dipertahankan selama 24 jam. B. diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan diatas plafon diberi klem dengan jarak tidak lebih dari 1. Kabel instalasi tersebut harus diletakkan pada rak kabel (besi siku) yang telah terpasang diatas plafon. apabila jarum manometer menunjukkan angka yang konstan atau tetap berarti hasil pemasangan . kotoran atau sisa-sisa pengerjaan pemipaan.

E.Oli sebagai bahan pelumas untuk pompa harus telah terisi. akibat perubahan suhu udara atau keadaan lain. Pengujian atau pengetesan dilakukan 2 (dua) tahap. Dengan sistem mengisi air ke instalasi dengan pompa (motor pompa atau pompa tangan). c) Urinal Flush valve : 4 mka. Untuk menstabilkan tekanan air didalam instalasi pipa. a) Hydrant Pump Sistem kerja : automatic. manual. . • Fungsi electric pump. untuk mengatasi kebakaran.5 s/d 2 (dua) kali tekanan kerjanya (working pressure) dan dibiarkan dalam kondisi ini selama paling kurang 12 (dua belas) jam tanpa mengalami kebocoran dalam hal ini tekanan kerjanya adalah 25 kg/cm² dan apabila sesuatu bagian dari instalasi akan tertutup oleh konstruksi bangunan lain (ceiling) maka bagian dari instalasi tersebut harus diuji dengan cara yang sama seperti diatas setelah ditutup dengan kontruksi bangunan tersebut (ceiling). • Pengecekan pompa. D. antara lain : a) Kran air : 3 mka (meter kolom air).Diperiksa koupling dan poros pompa dengan electro motor.. Pompa-pompa secara otomatis tidak bekerja apabila air didalam reservoir dalam keadaan minimal (kosong). d) Water Closet Flush Balve : 10 mka. terdiri dari 3 buah pompa : • Fungsi jockey pump. Setelah selesai pemasangan instalasi pipa seluruh sistem distribusi air untuk pemadam kebakaran harus diuji dengan tekanan air sebesar 1. . Sampai tekanan yang diharuskan minimal 25 kg/cm² dan tidak ada penurunan selama 12 jam.167 - . yaitu : a) Sebelum penyambungan dengan sanitair (dengan tekanan testing) b) Setelah penyambungan dengan sanitair (pengecekan fungsi) Seluruh instalasi plambing harus dibuktikan dengan water test. b) Shower : 7 mka (meter kolom air). sumber daya dari PLN. maka terlebih dahulu pipa instalasi hydrant ditest dulu mengenai kebocorannya. . b) Test Prosedure • Sebelum perlengkapan hydrant dicoba. dalam keadaan satu garis atau tidak. • . Pompa utama.Kedudukan pompa pada engine mounting / base harus water pass dan baut-bautnya harus terpasang kuat.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ C. instalasi pemipaan dinyatakan baik.

Sudah diketahui besar arus listrik (amper). electric pump akan bekerja. line telepon PT. . G. Menyerahkan berita acara hasil test. Arah putaran harus clock wise (searah jarum jam). I. Jockey Pump.Pengecekan RPM. Seluruh sistem instalasi AC harus dilakukan pengetesan (test) balancing dan adjusting.Setelah itu pompa dialirkan tegangan dan dilihat putaran balingbaling dari pompa. Posisi kran dibuka air dibuang.Secara mekanik impeller (baling-baling) pompa harus dapat diputar dengan ringan dengan tangan. tekanan drop. .Kran-kran dibuka perlahan-lahan dan dicheck ampernya dan amper akan naik sampai titik maksimal (full capasity sesuai besar kilo watt daripada electro motor). maka secara otomatis tekanan air akan berkurang. . OUTLINE PLUMBING SPECK PEKERJAAN MEKANIKAL. air PDAM dan penggunaan air tanah sumur dalam. ELEKTRIKAL DAN .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ .Power yang masuk ke terminal pompa dari panel pompa dicheck. dan jockey pump bekerja. pengecekan pompa pada pressure gauge pada masing-masing pompa dan di hydrofor. VII.Telkom. J. . . Pengetesan ketahanan isolasi kabel seluruh instalasi kelistrikan harus diatas 1000 MOhm. • Electric pump Posisi kran pada hydrant dibuka. surat pernyataan jaminan instalasi mekanikal dan elektrikal. H. surat kwitansi penyambungan daya listrik PLN. sedangkan untuk instalasi elektronik harus sebesar 750 MOhm – 1000 Mohm. Pengetesan tahanan pembumian untuk kelistrikan dan penangkal petir harus lebih kecil dari 2 Ohm dan begitu pula untuk instalasi elektronik. • F. pompa dijalanan semua kran-kran ditutup. Dan instalasi power listrik untuk unit AC maupun exhaust fan harus ditest ketahanan isolasi kabel dengan pengukuran diatas 1000 Mohm. Pengujian temperatur ruangan yang dikondisikan harus ditentukan secara kontinue minimal selama 2 x 24 Jam. sehingga persyaratan-persyaratan pengkondisian udara yang telah ditentukan dapat dicapai. dan pada tekanan tertentu pompa akan berhenti.168 - .

Panel tegangan rendah : Simetri. Patterson. 3. Super Swallow. Landini. KHI. Peredam getaran pompa : Proco TM. B. ITT A-C Pump . Astam. 8. 3. 4. Tozen. Pipa utama di ruang pompa : PPI. Vitallium. NFPA 20 Listen : Fairbanks Morse. Pompa air bersih : Grundfos. Bakrie. Bombas Ideal. E. Panel Tegangan Menengah : Unindo. Peredam getaran pompa : Proco TM. Bumi Kaya. 7. 2. Bio-Primatec. . Wavin.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 1. 4. Instalasi Pemadam Kebakaran – (Produk / Merek harus Setara) 1. 6. Jembo Cable. AEG. 2. 10. Pipa air pemadam kebakaran : PPI. Pompa sumur dangkal (Jet Pump) : Grundfos. Yamaha. Pumpex. NFPA 20 Non. SPP. Vitallium. Pressure Tank air : Varem. Matra. OniPanel. Spindo. Perruno. Kabel 20 kVolt : Supreme. Pompa sumur dalam (Deep Well) : Grundfos. Pekerjaan Mekanikal Dan Plumbing A. Hager. Chuub. Kabel 1 kVolt : Supreme. Kabelindo. Super Intilon. 11. MG. A-C Pump . Pipa Plumbing : Rucika. Alat instalasi pemadam : Zeki. Kabelmetal. Landini. Lowara-ITT. Lowara-ITT. Instalasi Plumbing – (Produk / Merek harus Setara) 1. Tozen. Pressure Tank air bersih : Varem. Hansel.Listen : Fairbanks Morse. Voksel. Armflex. Kitz. 7. Kabelindo. Transformator (Trafo) : Unindo. Spindo. Pekerjaan Elektrikal A. Pengolahan limbah air kotor : Bio-Master. Bumi Kaya. 4. 6. ITT b. Peralatan pengaturan air bersih (10 bar) : Toyo. 3. Landini.Qual. SPP. Instalasi Listrik (Arus Kuat) – (Produk / Merek harus Setara) 1. Patterson. Trafindo. JapaPanel. 5. Mizu. Pompa pemadam . Pralon. Armflex. Kitz. Sanyo. 5. Filter Ruhaak. Peralatan pengaturan air (16 bar) : Toyo. 5. Filterisasi : Southern Chemicals. Pemadam api ringan (PAR) : Yamato. Bakrie. Appindo. 9.169 - . Kabelmetal. Mizu. 2. 2. Pompa terendam : Grundfos. KHI. Jembo Cable. a. Astam. Voksel.

Kapasitor bank : Nokian. 2. Omron. Waler. 13. Phillips. MK. Marshall Tuplex. Peralatan pembumian pengaman : Catu. Terminal box : Hager. Unibell. Waler. Unit alat lampu : Phillips. 11. Peralatan utama : TOA. 7. AEG. Merlin Gerin. Panasonic. Hansel. 16. MG. AEG. 15. 4. 5. Unibell. Waler. 7. Metosu. Hansel. Phonic Contec. Nohmi. Outlet telepon : BICC Brand-Rex. Marshall Tuplex. 17. ABB. Peralatan pembumian pengaman : Catu. Siemens. MG. Nobi. Fujisu. D. Terminal box : Hager. Komponen Panel TR : Terasaki. MG. Instalasi Tata Suara (Arus Lemah) – (Produk / Merek harus Setara) 1. 6. Kabel instalasi fire alarm : BICC Brand-Rex. 10. Phonic Contec. 6. MG. Unit pendeteksi & indicator : National. B. C. 2. E. Egi. National. Armatur lampu : OniLight. Lightning arrester : OBO Bettermann. Unit speaker & volume control : TOA. 5. 14. Phonic Contec. Nittan. Circutor. Peralatan pembumian pengaman : Catu. Pipa pelindung kabel : EGA. AEG. Fuji Electric. Peralatan pembumian pengaman : Catu. Phonic Contec. Kabel kontrol : BICC Brand-Rex. Kabel instalasi tata suara : BICC Brand-Rex. Crompton. Unibell. Instalasi Fire Alarm (Arus Lemah) – (Produk / Merek harus Setara) 1.. Waler. 4. Hansel. Legrand. Peralatan utama (PABX) : Toshiba. 7. Phillips. Lightning arrester : OBO Bettermann. Pipa pelindung kabel : EGA. 2. 6. Avaya. Nittan.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 6. Relay Pengaman : Merlin Gerin. Unit Instrument : Schlumberge. Instalasi Telepon (Arus Lemah) – (Produk / Merek harus Setara) 1. Pipa pelindung kabel : EGA. Avaya. Legrand.170 - . 7. Rak kabel : OniRack. Avaya. Avaya. National. BJB. Egi. Lightning arrester : OBO B. Unit saklar & stop kontak : MK. Marshall Tuplex. Marshall Tuplex. 4. 5. Instalasi MATV (Arus Lemah) – (Produk / Merek harus Setara) . 8. Terminal box : Hager. Peralatan utama (MCFA) : National. 12. Lightning arrester : OBO Bettermann. Merlin Gerin. Metosu. 3. Phillips. 9. 3. Atco. 3. Unibell. Pipa pelindung kabel : EGA. Kabel instalasi telepon : BICC Brand-Rex. Nohmi. unibell.

Marshall Tuplex. Yuri. Phonic Contec. 2. 6.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 1. Yuri. Unit penyambungan (Tap-off) : Fagor. Instalasi Security System & CCTV (Arus Lemah) – (Produk / Merek harus Setara) 1. Pipa Instalasi BBM / Oli : PPI. Mesin Diesel / Engine : Caterpillar. Tanki BBM / Oli : Lokal. Bumi Kaya. Kabel instalasi power : Supreme. 5. Avaya.4 diatas atau disesuaikan merek unit Genset. KHI. 9. 2. MWM-Denztm Cummins. Peralatan pembumian pengaman : Catu. 8. Hansel. Peralatan pembumian pengaman : Catu. 6. Pipa pelindung kabel : EGA. Legrand. Terminal box : Hager. Sanyo. 10. Lightning arrester : OBO Bettermann. Hansel. Pekerjaan Instalasi Diesel Generator Set – (Produk / Merek harus Setara) 1. Lightning arrester : OBO Bettermann. 6. 9. G. Relay Pengaman : Sama item 7.8 diatas atau disesuaikan merek unit Genset. 10. MK. F. 8. Ikusi. Peralatan utama (MATV) : Fagor. Jembo Cable. Unibell. Sony. Waler. Pompa BBM / Oli Electric : AEG. 7. Phonic Contec.A. . 8. Komatsu. 7.10 diatas atau disesuaikan merek unit Genset. Teco. MG. 7. 5. Peralatan utama CCTV system : C&K System.2.2. Bakrie.7 s/d A. Kabel instalasi television : BICC Brand-Rex. Peredam suara : Keumkang atau disesuaikan merek unit Genset. Avaya. 5.A. 2. Sanyo. 3. Unit peralatan security system : C&K System. Stanford.2. Outlet television : BICC Brand-Rex.171 - . 3. Pompa BBM / Oli Manual : Lokal. Panel Genset / AMF : Sama item 7. Terminal box : Hager. Ikusi. MG. Kabel instalasi kontrol & video : BICC Brand-Rex. Kabelmetal. 3. Sony. 4. Alternator / Generator : Leroy Somer. Waler. Unit peralatan CCTV system : C&K System. Marshall Tuplex. Unibell. Voksel. Komponen Panel : Sama item 7. 4. Peralatan utama security system : C&K System. Kabelindo.A. 4. Pipa pelindung kabel : EGA. Spindo. AVK.

Marshall Tuplex. Rak kabel : Supreme. 2.172 - . Kabelindo. Air terminal system elektrostatis : Prevectron. Jembo Cable. : OniRack. Kabel 1 kVolt Kabelmetal. 12. Lightning counter : Prevectron. Kabel 1 kVolt : Supreme. H. Jembo Cable.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 11. 4. Peralatan pembumian pengaman : Catu. OBO Bettermann. 5. Kabelindo. Pipa pelindung kabel : EGA. Kurn. Ese Tech. Phonic Contec. Unibell. Nobi. . Kabelmetal. Apollo. 3. Waler. Pekerjaan Instalasi Penyalur Petir – (Produk / Merek harus Setara) 1. Metosu. Voksel. Zeus. Voksel.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful