Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

BAB III RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT TEKNIS PEKERJAAN MEKANIKAL ELEKTRIKAL & PLUMBING
I. SYARAT-SYARAT UMUM Spesifikasi teknis ini menjelaskan tentang uraian syarat-syarat teknis dalam hal penyediaan, pemasangan, dan pengetesan seluruh peralatan (material) dan instalasi yang ditunjukkan pada gambar perencanaan untuk pelaksanaan pekerjaan mekanikal dan elektrikal pada Proyek KEGIATAN PENGEMBANGAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) NEGERI 1 BALIKPAPAN SEBAGAI SMK MODEL - KALIMANTAN TIMUR. Spesifikasi teknis ini meliputi uraian untuk pelaksanaan antara lain : 1. Pekerjaan Mekanikal Dan Plumbing, terdiri dari ; 1.1. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Plumbing. 1.2. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Pemadam Kebakaran. 2. Pekerjaan Elektrikal, terdiri dari ; 1.1. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Kelistrikan. 1.2. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Diesel Generator Set. 1.3. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Penyalur Petir. 1.4. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Telepon. 1.5. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Fire Alarm. 1.6. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Tata Suara (Sound System). 1.7. Syarat-syarat teknis Pekerjaan Security System dan CCTV. Spesifikasi Teknis, Gambar Perencanaan dan Bill Of Quantity ini merupakan dokumen penawaran yang tidak dapat dipisah-pisahkan atau satu kesatuan, dan apabila ada sesuatu bagian pekerjaan atau bahan atau peralatan yang diperlukan agar instalasi ini dapat bekerja dengan baik dan hanya dinyatakan dalam salah satu gambar perencanaan atau spesifikasi teknis atau bill of quantity saja, maka Pemborong harus tetap melaksanakannya sesuai dengan standard dan peraturan yang berlaku. a. Gambar - Gambar Gambar-gambar perencanan tidak dimaksudkan untuk menunjukkan semua accessories dan fixture secara terperinci. Semua bagian tersebut walaupun tidak digambarkan atau disebutkan secara detail harus disediakan dan dipasang oleh Pemborong, sehingga sistem dapat bekerja dengan baik, benar
- 89 -

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

dan sesuai standar yang berlaku. Gambar-gambar instalasi menunjukkan secara umum tata letak dari peralatan instalasi yang pemasangannya harus dikerjakan dengan memperhatikan kondisi lapangan. Gambar-gambar arsitektur dan struktur/sipil harus dipakai sebagai referensi untuk pelaksanaan dan detail "finishing" dari proyek. Sebelum pekerjaan dimulai, Pemborong harus mengajukan gambar-gambar kerja dan detail (shop drawing) sebanyak 3 (tiga) set yang harus diajukan kepada Direksi Pengawas Lapangan untuk mendapatkan persetujuan. Setiap shop drawing yang diajukan pemborong dan telah disetujui Direksi Pengawas Lapangan dianggap bahwa Pemborong telah memahami situasi serta telah berkonsultasi dengan pekerjaan instalasi lainnya. Pemborong harus membuat catatan yang cermat dari penyesuaian pelaksanaan pekerjaan di lapangan, catatan tersebut harus dituangkan dalam satu set lengkap gambar (kalkir) dan 3 (tiga) set lengkap gambar blue print sebagai gambar - gambar sesuai pelaksanaan (as built drawings). As built drawings harus diserahkan kepada Direksi Pengawas Lapangan dan Pemberi Tugas (Owner) setelah selesai pekerjaan. Dalam hal ada keraguan yang ditimbulkan karena kemungkinan kesalahan penggambaran atau ketidak sesuaian lainnya, pemborong harus segera mengajukan pertanyaan tertulis kepada Direksi Pengawas Lapangan, Pemberi Tugas, dan Perencana untuk mendapatkan penjelasan masalah tersebut dalam pelaksanaan baik berupa jenis barang, pemasangan maupun pengujian atau pengetesan. b. Koordinasi Pemborong pekerjaan instalasi dalam melaksanakan pekerjaan ini, harus bekerja sama dengan Pemborong bidang atau disiplin lainnya, agar seluruh pekerjaan dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan jadwal waktu yang telah ditentukan. Koordinasi yang baik perlu diadakan untuk mencegah agar pekerjaan yang satu tidak menghalangi atau menghambat pekerjaan lainnya. c. Daftar Bahan dan Contoh Dalam waktu tidak lebih dari 14 (empat belas) hari setelah Pemborong menerima pemberitahuan meneruskan pekerjaan, kecuali apabila ditunjuk lain oleh Direksi Pengawas Lapangan, Pemborong diharuskan menyerahkan daftar dari bahan dan material yang akan digunakan. Daftar ini harus dibuat rangkap 3 (tiga) yang didalamnya tercantum nama dan alamat, katalog dan keterangan
- 90 -

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

lain yang dianggap perlu oleh Direksi Pengawas Lapangan. Persetujuan oleh Direksi Pengawas Lapangan akan diberikan atas dasar diatas. Pemborong harus menyerahkan contoh bahan dan material yang akan dipasang kepada Direksi Pengawas Lapangan. Semua biaya yang berkenaan dengan penyerahan dan pengembalian contoh - contoh ini adalah menjadi tanggungan Pemborong. Bahan yang digunakan adalah sesuai dengan yang dimaksud didalam spesifikasi teknis ini, berstandar mutu dan keadaan baru. Pekerjaan haruslah dilakukan oleh tenaga ahli. Pemborong diwajibkan untuk mengecek kembali atas segala ukuran dan kapasitas peralatan yang akan dipasang dan apabila terdapat keraguan, Pemborong harus segera menghubungi Direksi Pengawas Lapangan dan Perencana untuk berkonsultasi. Pengambilan ukuran atau pemilihan kapasitas peralatan, yang sebelumnya tidak dikonsultasikan dengan Direksi Pengawas Lapangan dan Perencana, apabila terjadi kekeliruan maka hal tersebut menjadi tanggung jawab Pemborong. Untuk itu pemilihan peralatan dan material harus mendapatkan persetujuan dari Direksi Pengawas Lapangan, Pemberi Tugas Dan perencana. Penggantian merk bahan dan material dapat dilakukan dengan persetujuan dan ketentuan dari Direksi Pengawas Lapangan, Pemberi Tugas dan Perencana. d. Perlindungan Pemilik Atas penggunaan bahan dan material, sistem dan lain - lain oleh Pemborong, Pemberi Tugas (Pemilik) dijamin dan dibebaskan dari segala claim ataupun tuntutan yuridis lainnya. Hal ini Harus menjadi Perhatian dan tanggung jawab Pemborong. e. Pengetesan dan Persetujuan Pemborong harus melakukan semua pengetesan yang dipersyaratkan disini dan mendemonstrasikan cara kerja dari segenap sistem, disaksikan oleh Direksi Pengawas Lapangan dan Perencana. Semua tenaga, bahan dan perlengkapan yang perlu untuk percobaan tersebut, merupakan tanggung jawab Pemborong. Semua peralatan - peralatan yang sudah dikirim dan dipasang, harus memenuhi standar dan ketentuan pengetesan dengan benar, selanjutnya
- 91 -

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

pemborong harus melaksanakan pengujian secara keseluruhan dari peralatan - peralatan yang terpasang, disaksikan oleh team Pemberi Tugas, Direksi Pengawas Lapangan dan Perencana. Hal ini termasuk pula peralatan khusus yang diperlukan untuk testing dari sistem ini seperti yang dianjurkan oleh pabrik pembuat, harus disediakan oleh Pemborong. Dan jika sudah ditest dan ternyata memenuhi fungsi - fungsinya sesuai dengan standar yang berlaku dan ketentuan dari kontrak, maka seluruh unit lengkap dengan peralatannya dapat diserahkan kepada Direksi Pengawas Lapangan untuk disetujui. f. Masa Garansi dan Serah Terima Pekerjaan Peralatan utama harus digaransikan selama 1 (satu) sampai 3 (tiga) tahun terhitung dari penyerahan kedua. Selama masa garansi, Pemborong diwajibkan untuk mengatasi segala kerusakan-kerusakan dari pada peralatan utama yang dipasangnya tanpa ada biaya tambahan. Selama masa garansi tersebut, Pemborong pekerjaan instalasi ini masih harus menyediakan tenaga ahli yang dapat dihubungi setiap saat.

Penyerahan pekerjaan pertama baru dapat diterima setelah dilengkapi dengan bukti dari hasil pemeriksaan atas instalasi, dengan pernyataan benar dan baik yang ditandatangani bersama oleh instalatur yang melaksanakan pekerjaan tersebut, Direksi Pengawas Lapangan dan melampirkan sertifikat pengujian yang sudah disahkan oleh Badan Instansi yang berwenang. Jika pada masa garansi tersebut, Pemborong tidak melaksanakan atau tidak memenuhi teguran - teguran atas perbaikan, penggantian, kekurangan selama masa garansi, maka Direksi Pengawas Lapangan berhak menyerahkan pekerjaan perbaikan atau kekurangan tersebut pada pihak lain atas biaya dari Pemborong yang melaksanakan pekerjaan instalasi tersebut. Sebelum penyerahan kedua (final acceptance), Pemborong harus mengadakan semacam pendidikan dan latihan selama periode tersebut kepada Tenaga calon-calon operator untuk setiap pekerjaan yang ditunjuk oleh Pemberi Tugas (Owner). Training tentang pengoperasian dan perawatan tersebut harus lengkap dengan 3 (tiga) set operating maintenance and repair manual books, sehingga para petugas atau operator dapat mengoperasikan dan melaksanakan pemeliharaan. g. Laporan
- 92 -

Penanggung Jawab Pelaksana Sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan Pemborong harus menempatkan seorang penanggung jawab pelaksanaan yang ahli dan berpengalaman serta harus selalu berada di lapangan / site. Catatan dan perintah Direksi Pengawas Lapangan yang disampaikan baik secara lisan maupun tertulis. Hasil pengetesan tahanan isolasi kabel dan pemberian tegangan. Pemborong harus menyerahkan Laporan Pengetesan kepada Direksi dalam rangkap 5 (lima) mengenai hal-hal sebagi berikut : a. Perubahan.93 - . Kegiatan Fisik. yang bertindak selaku wakil dari Pemborong dan mempunyai kemampuan untuk memberikan keputusan teknis. b. bertanggung jawab penuh dalam menerima segala instruksi instruksi dari Direksi Pengawas Lapangan. Semua pengetesan dan atau pengukuran tersebut harus disaksikan oleh Direksi Pengawas Lapangan pekerjaan ini. Penambahan dan Pengurangan Pekerjaan .kegiatan yang dilakukan di lapangan secar jelas. b. Berdasarkan laporan harian. Hasil pengetesan peralatan-peralatan instalasi. c. dibuat laporan mingguan dimana laporan tersebut berisi ikhtisar dan catatan prestasi atas pekerjaan minggu lalu sehingga menjadi laporan selama 1 (satu) bulan dan rencana pekerjaan minggu depan dan satu bulan ke depan. Hasil pengukuran-pengukuran dan lain-lain. Penanggung jawab tersebut harus berada ditempat pekerjaan selama jam kerja dan pada saat diperlukan dalam pelaksanaan. Laporan ini harus ditandatangani oleh Manager Proyek dan diserahkan pada Direksi Pengawas Lapangan dan Pemberi Tugas untuk diketahui / disetujui. h. Laporan tersebut dibuat dalam rangka 3 (tiga) meliputi : a. atau pada saat yang dikehendaki oleh Direksi Pengawas Lapangan di dalam pelaksanaan harus disampaikan langsung kepada pihak Pemborng melalui penanggung jawab Pemborong. Hal-hal yang menyangkut masalah : • Material (masuk atau ditolak) • Jumlah tenaga kerja • Keadaan cuaca • Pekerjaan tambah / kurang. i. Mingguan Dan Bulanan" yang memberikan gambaran dari kegiatan .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Pemborong wajib membuat "Laporan Harian.

Kantor Pemborong. Perubahan . lantai. pengeboran dan sebagainya hanya dapat dilaksanakan setelah mendapat izin tertulis dari Direksi Pengawas Lapangan.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Pelaksanaan pekerjaan yang menyimpang dari gambar . Penjagaan Dan Kebakaran Pemborong wajib mengadakan penjagaan dengan baik serta terus menerus selama berlangsungnya pekerjaan atas bahan. untuk keperluan pelaksanaan tugas administrasi lapangan. peralatan. gambar rencana dan lain sebagainya. Dalam merubah gambar rencana tersebut. harus diajukan oleh Pemborong kepada Direksi Pengawas Lapangan secara tertulis.94 - . harus diselenggarakan kegiatan pemeliharaan berjangka dan pemeriksaan routine. pembongkaran. j. Pengelasan dan Pengeboran Pemborong tembok. mesin dan alat-alat kerja yang disimpan di tempat kerja (gudang lapangan).perubahan material dan gambar rencana yang mengakibatkan pekerjaan tambah kurang harus disetujui secara tertulis oleh Direksi Pengawas Lapangan. dinding dan sebagainya yang dilakukan dalam rangka pemasangan instalasi ini maupun pengembaliannya seperti keadaan semula adalah termasuk pekerjaan Pemborong instalasi ini. Gudang dan Los Kerja Pemborong diperbolehkan membuat ruang kantor. Pembobokan. Masa Pemeliharaan Selama masa pemeliharaan. Pemborong harus menyerahkan gambar perubahan yang dimaksud Direksi Pengawas Lapangan dalam rangkap 3 (tiga) untuk disetujui. dapat dilaksanakan bila terlebih dahulu mendapatkan izin dari Pemberi Tugas dan Direksi Pengawas Lapangan m. harus dilaksanakan tidak kurang dari dua minggu sekali. . l. Pengajuan perubahan material. gudang dan los kerja di halaman tempat pekerjaan. Pekerjaan pemeliharaan dan pemeriksaan routine tersebut. penyimpanan barang / bahan serta peralatan kerja dan sebagai area / tempat kerja (peralatan pekerjaan kasar) dimana pelaksanaan tugas instalasi berlangsung. Pembobokan. k.gambar rencana yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan Direksi Pengawas Lapangan.

menjadi tanggung jawab Pemborong. bahan dan peralatan baik di dalam gudang maupun diluar (halaman). berpengalaman dan mempunyai wewenang penuh untuk mengambil keputusan. n. Pemborong wajib menyediakan peralatan pemadam kebakaran (pemadam api ringan) yang diletakkan dalam kantor lapangan dan gudang. guna keperluan pertolongan pertama pada kecelakaan harus selalu ada di tempat pekerjaan. gudang.95 - . Bagan Penyelenggara dari Pemborong Pimpinan harian pada pelaksanaan pekerjaan oleh Pemborong harus diserahkan kepada penyelenggara dengan kwualifikasi ahli. Penerangan dan Sumber Daya Pada kantor. serta melaporkan kejadian tersebut kepada instansi dan departemen yang bersangkutan / berwenang (dalam hal ini polisi dan Departemen Tenaga Kerja) dan mempertanggungjawabkan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kebersihan dan Ketertiban Selama pelaksanaan pekerjaan berlangsung. Site Manager harus berada ditempat pekerjaan selama jam . p. harus selalu dalam keadaan bersih.peraturan yang lain tentang ketertiban akan di keluarkan oleh Direksi Pengawas Lapangan pada waktu pelaksanaan. Peraturan . o. q. harus diberi penerangan yang cukup. maka Pemborong diwajibkan segera mengambil segala tindakan guna kepentingan si korban atau para korban. Daya listrik baik untuk keperluan penerangan maupun untuk sumber tenaga / daya kerja harus disediakan oleh Pemborong.Penimbunan / penyimpanan barang.tempat pelaksanaan pekerjaan yang dianggap perlu. kantor. Kecelakaan dan Peti PPPK Terjadinya kecelakaan yang berhubungan dengan pelaksanaan pekerjaan ini. harus diatur sedemikian rupa agar memudahkan jalannya pemeriksaan dan tidak mengganggu pekerjaan dari bagian lain.jam kerja dan . los kerja dan tempat pekerjaan dilaksanakan dalam bangunan. los kerja. gudang dan tempat . Peti PPPK dengan isinya yang selalu lengkap.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Kehilangan yang diakibatkan oleh kelalaian penjagaan atas barang .barang tersebut diatas.

Elektrikal Dan Plumbing yang terdiri dari . Site Manager mewakili Pemborong ditempat pekerja dapat bertindak penuh kepada Direksi Pengawas Lapangan. Bila Pemborong lalai. Pengawasan Pengawasan setiap hari terhadap pelaksanaan pekerjaan adalah dilakukan oleh Direksi Pengawas Lapangan dan Staff-nya. . Direksi Pengawas Lapangan menempatkan petugas petugas pengawasan yang bertugas setiap saat untuk mengawasi pekerjaan. tetapi luput dari pengamatan Direksi Pengawas Lapangan dan staf-nya adalah menjadi tanggung jawab Pemborong. sebagai penanggung jawab di lapangan. harus segera dikeluarkan dari tempat pekerjaan atas perintah pengawas harian. Bagian . maka akan dikenakan tindakan sesuai dengan yang dimaksud dalam pasal denda. kepada mereka yang melanggar terhadap peraturan umum mengganggu ataupun merusak ketertiban. Petunjuk dan perintah Direksi Pengawas Lapangan didalam pelaksanaan.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ setiap saat yang diperlukan Pemberi Tugas dan Direksi Pengawas Lapangan. Pemborong diwajibkan untuk menjalankan disiplin yang ketat terhadap semua pekerja (buruh) dan pegawainya. memeriksa dan menguji setiap bagian pekerjaan. Di tempat pekerjaan.fasilitas yang diperlukan. disampaikan langsung kepada Site Manager wakil Pemborong. bahan dan peralatan serta Pemborong harus mengadakan fasilitas . II. r.96 - . melakukan perbuatan yang merugikan terhadap pelaksanaan pekerjaan. pemasangan dan pengujian seluruh lingkup pekerjaan instalasi Mekanikal.bagian pekerjaan yang telah dilaksanakan. berlaku tidak wajar. Pada setiap saat Direksi Pengawas Lapangan atau petugas – petugas / staff harus dapat mengawasi. LINGKUP PEKERJAAN Spesifikasi teknis ini menjelaskan tentang uraian syarat-syarat teknis dalam hal penyediaan.

pipa vent dan air hujan lengkap dengan elbow. klem. Pengadaan dan pemasangan pompa sumur dangkal (Jet Pump) dan Submersible Deep Well Pump air bersih serta pengeboran sumur dalam dan dangkal untuk sumber air bersih.1.1. sistem pengolahan air bekas (buangan) dari ruang cuci dengan Neutralizing Tank dan dari ruang dapur kotor dengan Grease Trap.2. Pengurusan ijin dan penyambungan sumber air bersih dari PDAM 1. dan accessories lainnya. air bekas. 2. daerah setempat. Pekerjaan Pemadam Kebakaran 1.1.97 - . 1.6. Pengetesan dan pengujian dari seluruh instalasi plambing yang terpasang.2.5.2.2.1. Pengadaan dan pemasangan peralatan sistem pengolahan air kotor (Septic Tank) dengan Biotech System.1. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi air bersih. 1. 1. 1. tee. 1.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 1. fire hydrant box.4.1. Pekerjaan Plumbing 1. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi pemadam kebakaran (hydrant) lengkap dengan pompa-pompa hydrant. air kotor. Pekerjaan Kelistrikan . dan accessories lainnya.2.3.1.1.3.4. Pengadaan dan pemasangan peralatan-peralatan bantu bagi seluruh peralatan plambing. 1.7.2. Pekerjaan Elektrikal 2.1.2. fire brigade connection.1. hydrant pillar. 1. Pekerjaan Mekanikal 1. Pengetesan dan pengujian dari seluruh instalasi pemadam kebakaran yang tepasang. 1. Pengurusan ijin penggunaan instalasi pemadam kebakaran (hydrant). 1. Pengadaan dan pemasangan instalasi pemadam api ringan (PAR) atau fire extinguiher. reduser.8.1. 1. Pengurusan ijin dan penyambungan sumber air bersih dari sumur dalam maupun dangkal kepada pihak Badan yang berwenang pada daerah setempat. Pengadaan dan pemasangan sistem penyaluran dan penampungan air hujan dengan sumur resapan dan saluran / drainase bangunan.1.

1.2.1. Pengadaan dan pemasangan instalasi listrik untuk AC dan Fan. 2.1.1. 2. 2.1. 2. dan accessories lainnya.2. 50 Hz lengkap dengan komponen pengamanannya. Pekerjaan Diesel Generator Set 2. Pengadaan dan pemasangan berbagai jenis lampu penerangan. Pengadaan dan pemasangan panel utama tegangan menengah (TM) lengkap dengan komponen-komponen panelnya. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi penerangan dalam dan luar serta stop kontak lengkap dengan kabel instalasi. . Pengadaan dan pemasangan sistem pembumian pengaman lengkap dengan bak kontrol dan elektroda pembumian.98 - . Pengadaan dan pemasangan Transformator Stap-Up 20 kV/400 V. Pengurusan dan penyambungan daya listrik PLN Sistem TR/TR 400/230 Volt ke pihak PLN daerah setempat. pemasangan dan pengujian sistem listrik tegangan rendah lengkap dengan komponen-komponen panel genset (AMF). Pengadaan.7. saklar.5.1.1. Pengadaan dan pemasangan seluruh type dan ukuran kabel tegangan menengah 20 kV.1. 2.1.3.2. Pengadaan dan pemasangan seluruh panel-panel tegangan rendah lengkap dengan komponen-komponen panelnya. junction box.4.8.10. dan stop kontak. kotak saklar dan stop kontak.2. Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi kelistrikan yang terpasang. Pengadaan. pemasangan dan pengujian type dan ukuran kabel tegangan rendah 400 V dari Panel Genset (AMF) ke Panel Utama. 2. isolasi penyambungan kabel. Pengurusan dan penyambungan daya listrik PLN Sistem TM/TM 20 kVolt ke pihak PLN daerah setempat.1.1. 2.11. Pengurusan dan penyambungan daya listrik dari sumber Diesel Generator Set Sistem tegangan rendah (TR/TR) 400/230 Volt. 2.4. 2.3.2.12.1.2. model silent (Mobile).1. Pengadaan dan pemasangan seluruh type dan ukuran kabel tegangan rendah 400/230 V. 2.9. 2. 2. 2.1. 2. pemasangan dan penyujian unit Diesel Generator Set lengkap dengan tanki mingguan dan harian. Pengadaan.2. pipa pelindung kabel.6. 2.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 2.

2. Pengadaan dan pemasangan seluruh pekerjaan kontruksi untuk unit Diesel Genset dan tanki mingguan lengkap dengan Pondasi. Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi telepon yang terpasang. alat ukur dan elektroda pentanahan. 2. 2. Pekerjaan Fire Alarm (Penginderaan Kebakaran) 2. 2. Pengadaan dan pemasangan tiang penyanggah air terminal penyalur petir. Pengurusan dan penyambungan line telepon ke pihak PT. Pekerjaan Telepon 2.2.3.3.3. Pengadaan dan pemasangan Unit peralatan utama Fire Alarm . Pengadaan.1.2. galian tanah. Pekerjaan Penyalur Petir 2.2.5. 2.6. Pengadaan.4. pipa pelindung kabel.2. 2. Pengadaan dan pemasangan Unit peralatan utama PABX lengkap dengan terminal box utama (TBU-PABX). 2. Pengadaan dan pemasangan jenis pesawat telepon digital dan analog.4. Pengadaan dan pemasangan Unit Splizen (Air Terminal) penyalur petir sistem elektrostatis.4.7.2. kotak untuk outlet telepon.4. Pengadaan.1.8.99 - . 2. Pengadaan dan pemasangan terminal-terminal box telepon (TBT). 2. junction box. 2. urugan tanah dan lainnya.3. 2.4. pemasangan dan pengujian seluruh sistem pemipaan bahan bakar solar dari tanki mingguan ke tangki harian Diesel Genset lengkap dengan Pompa listrik dan manual. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi outlet telepon lengkap dengan jenis dan ukuran kabelnya.4. Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi penyalur petir system elektrostatis dan sistem conventional (sangkar faraday).3.6.3. Pengadaan dan pemasangan instalasi penyalur petir dan sistem pentanahan penangkal petir lengkap dengan bak kontrol. dan accessories lainnya.5.Telkom daerah setempat. 2.4.5. pemasangan dan pengujian seluruh sistem pembumian pengaman untuk Netral Genset & Body Genset lengkap dengan bak kontrol dan elektroda pembumian.3. 2.5.4. 2.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 2. 2. serta bak kontrol.1. pemasangan dan pengujian type dan ukuran kabel kontrol 24V-DC dari Panel Genset (AMF) ke Panel Utama.4.

2. pipa pelindung kabel. 2.2. Pekerjaan Instalasi Closed Camera Television (CCTV) Dan Security System 2. lampu tanda. 2. alarm bell. 2.8. Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi Fire Alarm yang terpasang. Unit Camera & Lenses. volume kontrol.2. antenna FM/AM. Pengadaan dan pemasangan Unit peralatan utama Indovision atau TV Cable lengkap dengan terminal box utama (TBU-TV).7. juntion box. 2. selektor zone. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi. Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi CCTV dan Security System yang terpasang. Pengadaan dan pemasangan terminal-terminal box CS (TBT-CS).4. Pengadaan dan pemasangan Unit peralatan utama CCTV dan Security System lengkap dengan terminal box utama (TBU-CS).7. Unit peralatan security System (Door Contak.8. sirine. Pekerjaan Instalasi Master Antenna Television (MATV) . kotak untuk outlet TV + Unit Colour Monitor TV.7.7. Pekerjaan Tata Suara Pengadaan dan pemasangan Unit peralatan utama Tata Suara dan Car Call system lengkap dengan terminal box utama (TBSSS).Optional 2. Pengadaan dan pemasangan terminal-terminal box Fire Alarm (TBF). lengkap dengan jenis dan ukuran kabelnya. pipa pelindung kabel. 2. Infra Rad Detector). Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi CCTV & Security System lengkap dengan jenis dan ukuran kabelnya.3. Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi Tata Suara yang terpasang. 2.100 - .6. pipa pelindung kabel.6. ceiling speaker. juntion box.3. 2. dan accessories lainnya. break glass switch. 2.1.5. (MCFA) lengkap dengan terminal box utama (TBF-FA).6. outlet microphone. lengkap dengan jenis dan ukuran kabelnya.1. 2.5.5. 2. dan accessories lainnya. . dan accessories lainnya.6. junction box. 2.1. Pengadaan dan pemasangan terminal-terminal box Tata Suara (TBS).Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 2.7. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi unit detektor.4. Detector Gerak. 2. horn speaker.6.4.3.

2. pipa pelindung kabel. PESERTA PELELANGAN Peserta pelelangan adalah badan hukum yang bergerak dibidang pemborong bangunan rumah tinggal serta terdaftar dalam Daftar Rekanan Mampu Propinsi dan memiliki Tanda Daftar Rekanan Yang masih berlaku serta memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh Pemberi Tugas. 1. 5. IV.3. 1. 2. Pemborong pekerjaan MEP dalam bangunan ini harus mempertanggung jawabkan pekerjaan secara teknis dan instalasi kepada pimpinan proyek. III. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi outlet TV lengkap dengan jenis dan ukuran kabelnya. 2. Mempunyai Pas Kerja PLN (Sikka Golongan A) dan Pas PAM-wilayah yang masih berlaku. Pekerjaan instalasi MEP dinyatakan selesai bila pihak pemborong telah . 5. Mendapat persetujuan dari Pemberi Tugas. Pengetesan dan pengujian seluruh instalasi televisi yang terpasang.8. Membuat Time Schedule pelaksanaan pekerjaan MEP. Pemborong harus dapat menerima dan menyetujui gambar instalasi yang diberikan oleh perencana. agar setiap waktu dapat memberikan penjelasan dengan pimpinan proyek. PROSEDUR PELAKSANAAN Syarat-syarat pelaksanaan antara lain . 6. Elektrikal dan Plumbing yang dinyatakan dengan referensi dan mampu berperan sebagai patner dari pemborong utama (pekerjaan Sipil). adapun persyaratan lainnya adalah . Pemborong harus membuat gambar kerja yang mengacu pada gambar perencanaan dan disetujui pemberi tugas serta disahkan pimpinan proyek.2. juntion box.4. 3.8. 2. Pengadaan dan pemasangan terminal-terminal box TV (TBTV). 4. 6.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 2. Mempunyai pengalaman dalam pekerjaan Mekanikal. 3.8. Pemborong harus menempatkan tenaga ahli di lapangan. Mempunyai tenaga pelaksana yang berpengalaman. Pemborong harus mengadakan pengujian seluruh pekerjaan instalasi Mekanikal dan Elektrikal yang disaksikan oleh pemberi tugas. Berdomisili di wilayah setempat dan sekitarnya. kotak untuk outlet TV. 4. dan accessories lainnya.101 - .

Pemberi Tugas dan disahkan Direksi Pengawas Lapangan.102 - . yang menyatakan bahwa pekerjaan telah selesai 100 %. 3. Pemborong harus melaksanakan masa pemeliharaan selama 3 s/d 6 bulan. a. air bersih dengan pompa penguat (Booster Pump) secara sistem tangki tekanan (Hydrophor) otomatis disalurkan . Air Bersih Sumber air bersih untuk proyek ini berasal dari sumber air tanah atau Sumur dalam sebagai sumber air utama dan cadangan. pemborong harus mengganti dengan yang baru. Pengontrolan penggunaan air bersih dari SDWP atau jet pump maupun PDAM dengan gate valve + pelampung (WLC. Surat hasil pengetesan dan pengujian instalasi.1. 8. Instalasi Plambing A.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ menyatakan . 4. 7. Pengajuan gambar kerja dari pemborong harus dilakukan sebelum pekerjaan dilaksanakan. 2. SISTEM A. Uraian Umum 1. Semua materail harus baru dan bila terjadi kerusakan pada materaial tersebut pada saat pelaksanaan pekerjaan. b. c. Seluruh material pada Pekerjaan MEP harus mempunyai purna jual yang terjamin dan garansi minimal 9 (sembilan) Bulan sampai dengan 1 (satu) tahun. Pemborong harus menyerahkan daftar dan contoh material kepada pemberi tugas dan pimpinan proyek untuk mendapatkan persetujuan. V.2. Penggantian merk dari material dapat dilakukan dengan persetujuan dan ketentuan dari pemberi tugas dan pimpinan proyek.1. Menyerahkan gambar As Buil Drawing sebanyak 3 (tiga) set yang telah diketahui Perencana. Air bersih yang berasal dari sumur dalam dan sumur dangkal di sambungkan langsung ke Ground Water Reservoir Tank (GWR). Supply air bersih dari sumur dalam menggunakan Submersible Deep Well Pump (SDWP) dan dari sumur dangkal menggunakan Jet Pump. SYARAT-SYARAT TEKNIS 5.2. water level control) dan ditambah check valve. Telah mendapatkan surat keterangan dari pimpinan proyek. Uraian Teknis Pekerjaan Mekanikal 5.1. 9. Kerusakan material sebelum penyerahan kedua menjadi tanggung jawab pemborong. Selanjutnya dari Water Reservoir Tank. 5.

1. Air Kotor dan Air Bekas Buangan air dari wastafel atau lavatory dan floor drain disebut dengan air bekas dan buangan air dari water closed dan urinal disebut dengan air kotor. Untuk sumber air tanah telah terjamin kualitas / mutu airnya yang harus dibuktikan dengan hasil pemeriksaan laboratorim PT. Sedangkan limpahan dari tanki air hujan akan dialirkan ke drainage bangunan terdekat. harus dialirkan ke sumur resapan. sedangkan buangan air dari kitchen (dapur kotor) dan ruang cuci pakaian akan dialirkan masing-masing ke bak penampungan yaitu Grease Trap dan Neutralizing Tank untuk disaring atau difilter (jika diperlukan) yang selanjunya dialirkan ke drainage / saluran bangunan. Air Hujan Air hujan yang berasal dari atap bangunan disalurkan melalui beberapa pipa tegak sampai dibawah lantai satu langsung disalurkan ke drainage bangunan dan sedangkan untuk atap bangunan lainnya. air hujan jatuh bebas langsung dialirkan ke drainage / saluran bangunan. Persyaratan Bahan B. Air kotor yang berasal dari water closed & urinal pada seluruh lantai bangunan akan dialirkan ke septic tank dengan pengolahan limbah Biotech System dan selanjutnya dapat dialirkan ke drainage bangunan.3. untuk itu digunakan 2 (dua) pipa tegak dan mendatar untuk melayani dan mengalirkan kedua jenis air buangan tersebut. Air buangan dari wastafel dan floor drain dipisah dengan buangan air dari water closed.103 - .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ ke seluruh Toilet yang ada pada lantai bangunan hingga siram taman.2. A. B.Sucofindo atau yang tunjuk oleh Direksi Pengawas Lapangan dan Pemberi Tugas (Owner). yaitu sebagian air hujan ditampung dalam tanki air hujan yang selanjutnya akan difilterisasi (disaring) dengan menggunakan pompa transfer melalui sand filter tank dan karbon filter untuk disalurkan ke Water Reservoir Tank (WRT). A. tekanan air pada seluruh unit fixture harus memenuhi syarat-syarat tekanan air yang ada dalam buku PPI Tahun 1979. Supply air bersih dari pompa penguat (Booster Pump) sebelum dialirkan akan difilterisasi terlebih dahulu dengan Sand Filter dan Carbon Filter. Pemanfaatan air hujan dapat dilakukan. Untuk menentukan kenyamanan bagi pemakainya. yakni untuk mengurangi limpahan yang sangat berlebihan atau banjir sekaligus untuk menambah potensi air tanah. Selanjutnya air buangan yang berada pada seluruh saluran bangunan sebelum dialirkan ke drainage / saluran kota terdekat. Pipa Air Bersih . Air bekas yang berasal dari wastafel dan floor drain akan dialirkan langsung ke drainage bangunan.

Bakrie. Cahaya Liguna. yang mana sambungan pipa GIP dengan flanged harus dilas metal dengan penguat yang berupa pelana kuda (Saddle). bahan dari cast iron harus sesuai dengan standar Amerika. reduser (type Concentric & type Eccentric). Ex-Amerika. dimana ukuran yang digunakan dapat dilihat pada Tabel 1. Cahaya Liguna. yang mana sambungan pipa GIP dengan peralatan bantu harus dilas metal dengan penguat yang berupa pelana kuda (Saddle). Semua peralatan bantu seperti fitting. Bumi Kaya. Produksi : Setara Hilti.7 lanjutan.4 dan Tabel 4.104 - . Seluruh sambungan pipa GIP harus dilas metal dengan penguat yang berupa pelana kuda (Saddle).16. SNI 0161. Flenges yang dipergunakan jenis Blind flenge S/O dan flenge buta. JIS R3453 Class III dan SNI 03-65702001.B 14. ASTM A 193-B7/A 194-2H dan SNI 03-6570-2001. Spindo. SNI 07 0039-87. Air Kotor. Gamako. Mur dan baut yang dipergunakan untuk memegang dan mengencangkan flenges dari jenis baut batang berulir seluruh panjangnya lengkap dengan dua mur. Produksi : Setara PT.4 tipe 12 baut. Pipa Air Bersih.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Dinyatakan dalam gambar perencanaan. HE & T-G. SNI 07 003987. Ex-Amerika. Dimana jarak & ukuran lubang baut (holes) yang digunakan dapat dilihat pada Tabel 1. Jepang. bahwa pipa air bersih pada pemipaan dari Water Reservoir Tank (WRT) ke toilet bangunan menuju unit fixture toilet dan dari Flow Meter PDAM. ASTM F104 112100.3 tipe 8 baut dan Gambar 4. toleransi tebal (sedang) ± 10 %. SNI 0161. Jepang. Produksi : Setara PT. bahan dari baja stainless (stainless steel) sesuai dengan standar ASTM A 193 Gr. Air Bekas. Produksi : Setara PPI. Ex-Amerika. Gamako.5. bahwa pipa air bersih yang digunakan untuk pemipaan pompa utama air bersih dan pemipaan distribusi air bersih yaitu pipa baja galvanizer (Galvanized Steel pipe / GIP) medium yang tahan terhadap tekanan maksimum 50 Kg/Cm2.7 lanjutan. B2. PT. Air Hujan Dan Vent Dinyatakan dalam gambar perencanaan. terlampir. harus menggunakan pipa PVC AW yang tahan terhadap tekanan 10 Kg/cm2. tee dan lainnya harus dari bahan yang sama dengan pipa yang digunakan (yaitu sesuai dengan standar BS 1387/67. dimana ukuran yang digunakan dapat dilihat pada Tabel 4. PT. terlampir.81. terlampir.81). Cahaya Liguna. Produksi : Setara PT. toleransi diameter luar ± 1 % dan harus sesuai dengan standar BS 1387/67. Gasket yang dipergunakan pada sambungan flanges yaitu jenis ring gasket dari bahan asbestos composition memiliki high pressure hingga 12 bar sesuai dengan standar Amerika. Sambungan menggunakan flanges.5 dan SNI 036570-2001. KHI. ANSI B. Gamako. untuk ujung pipa yang akan disambung dengan berbagai jenis katup berdiameter ≥ 2” (50 mm) harus dipasang flenges yang sesuai dengan ukuran diameter pipanya. PT. Jepang. . elbow 90. Gambar 4. Fisher.

Wavin. . Dinyatakan dalam gambar perencanaan. yang mana sambungan pipa PVC AW berdiameter dibawah 4″ digunakan perekat (lem) sedangkan yang berdiameter diatas 4″ digunakan rubber ring joint. roof drain. Ball Valve harus jenis Katup Pintu yang terbuat dari bahan antara lain . Mizu. butterfly valve harus mempunyai rating 10 bar atau 145 psi. wastafel / Lavatory & kitchen seluruh bangunan. Sesuai dengan standard SNI-06-0084-1987 dan SII 0344-82. urinal. male adapter. .Ukuran : Diameter ≥ 2” (50 mm) + sepasang flange. Super Intilon. . Pralon. . JIS B2031. Astam.Steam : Material kuningan (Brass).Disc : Material besi tuang (Cast Iron). . maka seluruh jenis katup (valves) seperti .3. air bekas dan air hujan pada pemipaan dari seluruh toilet dan atap bangunan menuju septic tank (STP-Biotech System). floor drain.Service conditions : 200 psi water non-shock & 125 psi saturated steam. harus menggunakan pipa PVC AW yang tahan terhadap tekanan 10 Kg/cm2. clean out. tee 45 (Tee Y) dan lainnya harus dari bahan yang sama dengan pipa yang digunakan. Gate Valve Flanged ends harus jenis Katup Pintu yang terbuat dari bahan antara lain . Kitz. . .105 - . . Super Swallow. API 600 dan SII. SNI-06-0084-1987. kecuali katup-katup pada sisi tekanan pompa mempunyai rating 12 bar atau 174 psi sesuai standard JIS B2011. saluran / drainage bangunan. check valve. Produksi : Setara Rucika. Produksi : Setara Toyo. gate valve. harus mengikuti desain dari interior ruang toilet. . wastafel dan lain-lain. foot valve. reduser (type Concentric). .Steam/ Pin : Material kuningan (Brass). Bentuk dan bahan untuk peralatan unit fixture seperti . B. Semua peralatan bantu pipa PVC-AW dan PVC-D seperti fitting.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Dinyatakan dalam gambar perencanaan. harus menggunakan pipa PVC D yang tahan terhadap tekanan 8 Kg/cm2. water closed.Body : Material kuningan (Brass).Body : Material besi tuang )Cast Iron).Seat : Material perunggu (Bronze). ASTM A216 WCB. bahwa pipa air kotor. . elbow 45. Valves (katup-katup) Dinyatakan dalam gambar perencanaan. b. bahwa pipa vent pada pemipaan dari seluruh water closed. a. Sesuai dengan standard JIS K 6741.Hand Wheel : Material baja (Steel) bentuk lingkaran. kran air dinding.Seat : Material perunggu (Bronze). strainer.

Service conditions : 600 psi WOG non-shock.106 - .Service conditions : 200 psi Water non-shock. . . Check Valve harus jenis swing anti water hammer yang terbuat dari bahan antara lain . d.Stem/ Shaft : Material kuningan (Brass). Astam. .Seat Packing : Material perunggu (Bronze).Gasket : Material Non – asbestos sheet. .Seat Packing : Material perunggu (Bronze).Screen : Material baja stainless (Stainless Steel).Cover : Material perunggu (Bronze).Disc : Material besi tuang (Cast Iron). . . .Body : Material perunggu (Bronze).Cover : Material besi tuang (Cast Iron).Ukuran : Diameter ½” (15 mm) s/d 1 ½” (40 mm) . . Kitz. . Produksi : Setara Toyo. .Cover bolt & nut : Material baja (Steel). Produksi : Setara Toyo. Produksi : Setara Toyo. Mizu. Mizu. Astam. c. Mizu.Stem/ Shaft : Material kuningan (Brass).Screen : Material baja stainless (Stainless Steel). .Body : Material besi tuang (Cast Iron). Astam. .Ukuran : Diameter ½” (15 mm) s/d 1 ½” (40 mm). Produksi : Setara Toyo. . Strainer flanged ends harus jenis Y Pattern yang terbuat dari bahan antara lain . . Astam. . .Ukuran : Diameter ≥ 2” (50 mm) + sepasang flange. . .Body : Material perunggu (Bronze). Kitz. Check Valve flanged end harus jenis swing anti water hammer yang terbuat dari bahan antara lain . Kitz.Service conditions : 200 psi Water non-shock. e. . Kitz.Disc : Material perunggu (Cast Iron). .Hand Wheel : Material kuningan (Brass) bentuk tuas (MSS SP-110).Service conditions : 200 psi Water non-shock. f. .Body : Material besi tuang (Cast Iron).Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ . Strainer harus jenis Y Pattern yang terbuat dari bahan antara lain . . Mizu. . . .Ukuran : Diameter ≥ 2” (50 mm) + sepasang flange.

B.Gasket : Material Non – asbestos sheet. mengurangi suara gaduh (reducer system noise). Produksi : Setara Viking.75 mm dengan sambungan socket tanpa flens. suhu operasi -10 s/d 50 °C. Tozen. Produksi : Setara Armflex. Condor. terdiri dari . Pressure Gauge. . Nagano. .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ . Produksi : Setara Fanal. Kane dan Fip. Astam.Elastomer : Material Spesialis Synthetic Rubber.Cover bolt & nut : Material baja (Steel). Kitz. Flexible joint Flexible joint dugunakan untuk pengamanan pipa dari tekanan atau getaran yang ditimbulkan oleh kerjanya pompa air bersih. Proco TM. Torcend. SNI 03-6570-2001. Mizu. bentuk Diaphragm Gauge dengan satuan Bar. h. SNI 03-6570-2001. Hisec.Ukuran : Diameter ½” (15 mm) s/d 1 ½” (40 mm).Flanges : Material stainless steeel atau Ductile Iron. . . g. suatu peralatan intrusmentasi bekerja berdasarkan hidrolik untuk pengukur tekanan pada sisi suction dan sisi discharge. dimana bahan dari flexible joint harus menyerap getaran atau tekanan. .Pressure Safety Valve (PSV) disebut katub pengaman tekanan yang secara otomatis dapat menormalkan kembali tekanan pada pipa header.Reinforcing Fabric : Material Synthetic Fiber. Yamamoto. type Double air valve dan dilengkapi Manometer harus mempunyai rating 10 K sesuai standard JIS-10 K.4.Wire : Material baja karbon (Carbon Steel). PSV type lever body dari bahan Alloy Stell (ASTM A-217) harus mempunyai rating 10 bar sesuai standard JIS-10 K.Air Relief valve (ARV) untuk melepaskan udara yang terperangkap pada jaringan pelepasan dan penempatannya pada jaringan pelepasan tertinggi dan terjauh. Produksi : Setara Toyo.107 - . .Service conditions : 200 psi Water non-shock. . . Flexible joint harus jenis Twin-sphere connectors dengan floating flanges yang terbuat bahan antara lain . mengisolasi getaran (isolate vibration) dan tahan terhadap tekanan 16 kg/cm2 standard JIS-16 K. . Katup Kontrol Dan Katub Relief. . ukuran dia. SNI 03-6570-2001.

5. harus mempunyai pressure rating 10 kg/cm2 psi sesuai dengan standar. Energi & Pertambangan. Dep.A B. maka pompa sumur dalam harus dari jenis Submersible Deep Well Pump (SDWP) yang multistage. efisiensi tinggi. long life dan beroperasi secara otomatis. I. ISO 9906. dan SNI. Flow Meter Flow meter atau flow measuring system yang dipergunakan jenis register yang terdiri dari roda gigi. tahan karat. Pompa Sumur Dalam Dinyatakan dalam gambar perencanaan. : ≥ 55 °C • Putaran : ≥ 2850 rpm. Motor penggerak harus dikopel langsung dengan poros pompa sesuai dengan petunjuk pabrik pembuatnya dan harus sesuai standar 415/MENKES/PER/IX/1990. Pompa-Pompa air a.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ B.6. counter secara sempurna terisolasi dari air (tertutup rapat) dan memiliki pelindung magnet serta memiliki ketelitian test meter. Produksi : Setara Amico Waltman. • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) • Shaft seal : Rubbel lip type . : ≥ 60 °C • Putaran : ≥ 2850 rpm.108 - . Data Submersible Pumps : • Body : Baja Stainless (Steinless Steel) • Liquid temp. ISO 4064B dan SNI 03-6570-2001. • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) • Impeller : Baja Stainless Closed • Valve flap : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Priming screw : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Upper chamber with stop ring : Baja Stainless (Steinless Steel) • Bearing : Baja Stainless (Steinless Steel) • Strainer : Baja Stainless (Steinless Steel) • Cable guard : Baja Stainless (Steinless Steel) • Suction interconnector : Baja Stainless (Steinless Steel) • Coupling for motor : Baja Stainless (Steinless Steel) Data Submersible Motors : • Body : Baja Stainless (Steinless Steel) • Liquid temp.

Overload Relay. . • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) .Under and Over Voltage Relay. . .Display Module.Motor On / Off. . efisiensi tinggi. Pompa Celup (Submersible Sump Pit Pump) Dinyatakan dalam gambar perencanaan pompa untuk menguras langsung air yang ada di dalam ruang pompa dan GWR (untuk pengurasan) langsung ke saluran drainage terdekat dan dapat pula digunakan untuk pompa celup (Submersible Sump Pit Pump). long life dan beroperasi secara otomatis. 50 Hz Dilengkapi WLC (Water Level Control) Controller Panel SDWP merupakan satu kesatuan yang dilengkapi dengan display module . : ≥ 50 °C • Putaran : ≥ 2750 rpm.Power On / Off. 3 phasa. SNI.Lightning Protection Relay Submersible Deep Well Pump diletakkan pada kedalamaan air tanah tidak lebih dari 78 meter dan dipasang sesuai dengan rekomendasi dari pabrik pembuatnya. tahan karat.109 - . .Temperatur Motor.Lampu Indikator.Earth Fault Relay. Lowara-ITT. Produksi : Setara Grundfos. . Dengan demikian pompa celup harus dari jenis submersible Pump yang multi stage. Motor penggerak harus dikopel langsung dengan poros pompa sesuai dengan petunjuk pabrik pembuatnya dan standar ISO 2548. Data Submersible Sump Pit Pump : • Body : Baja Stainless (Steinless Steel) • Liquid temp.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ • • • • • • • • • Bering housing upper : Baja Stainless (Steinless Steel) Radial bearing : Ceramic / Carbon Motor sleeve : Baja Stainless (Steinless Steel) Bering housing lower : Baja Stainless (Steinless Steel) Motor cable : Submersible cable Axial bearing : Ceramic / Carbon Thrust bearing : Hardened Steel Rating voltage motor : 400/230 V. . . b. Landini. .

Jet Pump (Optional) Dinyatakan dalam gambar perencanaan sumber air bersih dengan menggunakan Jet Pump untuk mendistribusikan air bersih ke ke Ground Water Reservoir Tank (GWR). artinya pada suction (Hisap) dan discharge (pelepasan) dalam satu ruang vertical impeller tertutup. Data Vertical Multistage Centrifugal Pump : • Pump Body : Baja Stainless (Steinless Steel) • Liquid temp. 3 phasa. Motor penggerak harus dikopel langsung dengan copling connector pompa yang terpasang baik sesuai dengan petunjuk pabrik pembuatnya standar SNI.8 sampai dengan 1 meter dan dipasang sesuai dengan rekomendasi dari pabrik pembuatnya. : .110 - . digunakan jenis Vertical Multistage Centrifugal Pump. c. Lowara-ITT. Pumpex. • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) • Impeller : Baja Stainless Closed • Frame copling connector : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Priming screw : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Suction Casing : besi tuang (Cast Iron) • Discharge Casing : besi tuang (Cast Iron) . 50 Hz • Dilengkapi WLC (Water Level Control) • Motor : Submersible motor • Instalasi power : Submersible cable Pompa diletakkan pada kedalamaan air 0.15 °C s/d ≥ 110 °C • Putaran : ≥ 2750 rpm. Produksi : Setara Grundfos. Landini.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ • Impeller : Baja Stainless Closed • Valve flap : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Priming screw : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Suction connector : Baja Stainless (Steinless Steel) • Bearing : Baja Stainless (Steinless Steel) • Strainer : Baja Stainless (Steinless Steel) • Cable guard : Baja Stainless (Steinless Steel) • Rating voltage motor : 400/230 V.

3 phasa. • Pressure Tank. : ≥ 85 °C • Putaran : ≥ 2850 rpm.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ • • • • Upper & Lower Bearing : Baja Stainless (Steinless Steel) Common Base : besi tuang (Cast Iron) Rating voltage motor : 400/230 V. Motor penggerak harus dikopel langsung dengan poros pompa dengan menggunakan kopling flesible yang terpasang baik sesuai dengan petunjuk pabrik pembuatnya. • Check Valve pada sisi section pompa. long life dan beroperasi secara otomatis sesuai dengan kebutuhan pemakaiannya dan sesuai dengan petunjuk pabrik pembuatnya standar SNI. efisiensi tinggi. Produksi : Setara Sanyo. pompa dan motornya harus diletakkan pada satu alas. 50 Hz Motor : Multistage Centrifugal. 50 Hz . d. vertical suction dan horizontal discharge centerline. Seluruh dari group pompa-pompa harus dilengkapi dengan : • Gate valve pada sisi section dan discharge pompa. Data Vertical Multistage Centrifugal Pump : • Pump Body : besi tuang (Cast Iron) • Liquid temp.111 - . • Pressure gauge (Pengukur tekanan) untuk sisi hisap (Suction) dan sisi dorong (discharge). Pompa Penguat (Booster Pump) Dinyatakan dalam gambar perencanaan pompa penguat untuk mendistribusikan air bersih dari tanki atas masing-masing bangunan digunakan jenis horizontal multistage centrifugal pump. 1 ph. 3 ph atau 230 Volt. Grundfos. tahan karat. • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) • Impeller : Baja Stainless Closed • Frame copling connector : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Priming screw : seluruhnya Baja Stainless (Steinless Steel) • Suction Casing : besi tuang (Cast Iron) • Discharge Casing : besi tuang (Cast Iron) • Bearing : Baja Stainless (Steinless Steel) • Common Base : Painted Steel • Rating voltage motor : 400/230 V. atau multistage Pump. Impeller dari jenis closed radial flow dengan protective wearing pada lehernya.

filter yang tidak perlu mengganti Cartridge adalah cara ekonomis untuk penyaringan air. Yamaha.Optional . Matra. tangki terbuat dari mild steel yang bagian dalam dicat dengan epoxy dan bagian luar dengan cat bakar dan dilengkapi dengan multiport valve.Qual. Filter Ruhaak. E. . gate valve dan lain-lainnya dan bahan harus terbuat dari stainless steel atau mild steel yang bagian dalam dicat dengan epoxy dan bagian luar dengan cat bakar serta tahan terhadap tekanan 10 kg/cm2. seng. e. • Peredam getaran untuk alas pompa. warna dan kapur dengan back wash atau memcuci kembali. Produksi : Setara Varem. • Check Valve pada sisi section pompa. Seluruh dari group pompa-pompa harus dilengkapi dengan : • Flexible Joint pada sisi section dan discharge pompa. • Gate valve pada sisi section dan discharge pompa. g. tangki terbuat dari mild steel yang bagian dalam dicat dengan epoxy dan bagian luar dengan cat bakar dan dilengkapi dengan multiport valve. air injector.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ • Motor : Multistage Centrifugal. Pressure Tank Untuk mengatur tekanan air sesuai dengan kebutuhan sehingga pompa air dapat bekerja secara otomatis digunakan pressure tank type Diaphragma yang dilengkapi dengan peralatan seperti safety valve.Carbon filter ini adalah pressure carbon filter dengan daya saring yang tinggi. dan beroperasi sesuai kapasitas pompa transfer secara fully automatic. filter yang tidak perlu mengganti Cartridge adalah cara ekonomis untuk penyaringan air. Dengan demikian filter kotor dapat dibersikan dan menghilangkan karat bau. air vent. Landini. Bombas Ideal.Sand filter ini adalah pressure sand filter dengan daya saring yang tinggi. • Strainer pada sisi section pompa. Tanki Atas . Produksi : Setara Grundfos. pressure gauge. • Pressure gauge (Pengukur tekanan) untuk suction dan discharge. f. magnesium. Sand Filter Dan Carbon Filter Dinyatakan dalam gambar perencanaan unit penyaring air akan digunakan Sand Filter dan Carbom Filter. drain. Produksi : Setara Southern Chemicals. pressure switch. Vitallium.112 - . .

menggunakan 3 (tiga) jenis pompa pemadam kebakaran. yakni . sebelum dilakukan pemasangan bata lokasi untuk pembuatan septic tank digali terlebih dahulu sesuai dengan gambar kerja yang telah disepakati bersama didalam kontrak dan tim pengawas harus diberitahu begitu juga dengan instansi yang terkait didalamnya . A. inlet dan gate valve. Sumur Resapan Septic Tank terbuat dari pasangan batu bata campuran 1 : 4 dan diplester dengan campuran 1 : 2 . drain dan gate valve dan sparing untuk WLC (Water Level Control) Relay. ventilasi (vent). koral dan ojuk secukupnya disesuaikan dengan kapasitas sumur resapan tersebut 5. tangki terbuat dari fiberglass tahan terhadap cahaya matahari dengan pemasangan vertical storage tank yang dilengkapi dengan main hole. .2.1. Kombinasi Pillar System (Hydrant Halaman dan Fire Hose System (Hydrant Gedung) Komplek bangunan ini memiliki supply air pemadam pada fire hydrant system.2.2. h. Fire Extinguiser System (Pemadam Api Ringan / PAR) Fire extinguiser system (PAR) adalah jenis portable dalam mengatasi kebakaran yang harus disediakan pada areal atau ruang tertentu. Sumur Resapan.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Tanki atas merupakan bak penampungan air bersih yang berasal dari tangki air bersih.113 - . • Pompa kebakaran diesel (Diesel Hydrant Pump). A.Septic Tank . Sedangkan untuk pekerjan sumur resapan sama dengan Septic Tank tapi ada salah satu yang berbeda. • Pompa pacu (Jockey Pump). Produksi : Setara Roda Nurmala atau lokal. INSTALASI PEMADAM KEBAKARAN A. Sistem Sistem pemadam kebakaran yang akan digunakan terbagi menjadi dua bagian. Septic Tank. sebagai penutup digunakan tutup dari beton bertulang campuran 1 : 2 : 3 dan untuk pembagian blok diberikan pipa saluran berukuran Ø 2” . sumur resapan tidak dibuat blok – blok tapi satu kesatuan yang didalam sumur resapan tersebut berisi pasir. outlet dan gate valve. yaitu . • Pompa utama kebakaran (Electric Hydrant Pump). Grease Trap Dan Neutralizing Tank .

Semua peralatan bantu seperti fitting. sesuai dengan standar ASTM A. Ex-Amerika. bahan dari baja stainless (stainless steel) sesuai dengan standar ASTM A 193 Gr. Gambar 4. terlampir.5. Bakrie. Gasket yang dipergunakan pada sambungan flanges yaitu jenis ring gasket dari bahan asbestos composition memiliki high pressure hingga 12 bar sesuai dengan standar Amerika. dimana ukuran yang digunakan dapat dilihat pada Tabel 4. Valves (katub-katub) . dan SNI 03-65702001. KHI. Flenges yang dipergunakan jenis Blind flenge S/O dan flenge buta. Seluruh sambungan pipa GIP harus dilas dengan bahan baja carbon (Carbon Steel) dengan penguat yang berupa pelana kuda (Saddle). yang mana sambungan pipa GIP. Jepang. Cahaya Liguna. ANSI B.2. Produksi : Setara Hilti.3 tipe 8 baut dan Gambar 4. PT. ASTM 193-B7/A 194-2K. dimana ukuran yang digunakan dapat dilihat pada Tabel 1.7 lanjutan. HE & T-G. Produksi : Setara PT.114 - . Ex-Amerika. Gamako.SCH 40 dengan flanged harus dilas dengan bahan baja carbon (Carbon Steel) dengan penguat yang berupa pelana kuda (Saddle). B. JIS R3453 Class III. Cahaya Liguna. Produksi : Setara PT. dan SNI 036570-2001. Persyaratan Bahan B. Ex-Amerika.53 dan SNI 19-9002. dan SNI 03-6570-2001. Jepang.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ B. terlampir. Sambungan menggunakan flanges. Fisher. Mur dan baut yang dipergunakan untuk memegang dan mengencangkan flenges dari jenis baut batang berulir seluruh panjangnya lengkap dengan dua mur. Spindo. untuk ujung pipa yang akan disambung dengan berbagai jenis katup berdiameter ≥ 2” (50 mm) harus dipasang flenges yang sesuai dengan ukuran diameter pipanya. PT. ASTM F 104 112100. Gamako.7 lanjutan. reduser (type Concentric & type Eccentric). Dimana jarak & ukuran lubang baut (holes) yang digunakan dapat dilihat pada Tabel 1. PT.4 dan Tabel 4.16. bahwa pipa pemadam kebakaran yang digunakan untuk seluruh pemipaan pompa utama hydrant dan pemipaan distribusi air pemadam kebakaran yaitu dengan pipa baja galvanizer (Galvanized Steel pipe / GIP) shedule 40 yang tahan terhadap tekanan maksimum 150 Kg/Cm2. Bumi Kaya. elbow 90. Produksi : Setara PT. Jepang. yang mana sambungan pipa GIP. Pipa Air Pemadam Dinyatakan dalam gambar perencanaan. bahan dari Carbon Steel harus sesuai dengan standar Amerika. Cahaya Liguna.B 14. ISO 9002. tee dan lainnya harus dari bahan yang sama dengan pipa yang digunakan.4 tipe 12 baut. Gamako.5.SCH 40 dengan peralatan bantu harus dilas dengan bahan baja carbon (Carbon Steel) dengan penguat yang berupa pelana kuda (Saddle). Produksi : Setara PPI. terlampir.1.

Ukuran : Diameter ≥ 2” (50 mm) +sepasang flange. foot valve. Strainer flanged ends harus jenis Y Pattern yang terbuat dari bahan : . ANSI B16. .3 bar for Seat. : 56.Seat . Astam. : Material baja (Steel). .Cover : Material baja stainless (Stainless Steel). .Gasket : Material Spiral wound with inner ring (Graphite). . Kitz.Body : Material baja tuang (Cast Steel). . : Material baja tuang (Cast Steel).10.Steam/ Pin : Material baja stainless (Stainless Stell).Seat Packing : Material baja (Steel).3 bar for Seat. Check Valve flanged end harus jenis swing anti water hammer yang terbuat dari bahan antara lain . Astam. : Material Spiral wound with inner ring : Material Ductile Iron bentuk lingkaran.Body : Material baja tuang (Cast Steel). Kitz. check valve. . Produksi : Setara Toyo.Body : Material baja tuang (Cast Steel).Test Pressure : Material baja tuang (Cast Steel). b. .Bonnet . ANSI B16.Gasket : Material Spiral wound with inner ring (Graphite). butterfly valve harus mempunyai rating 16 bar atau 232 psi. .Cover : Material baja stainless (Stainless Steel).5. Gate Valve Flanged ends harus jenis Katup Pintu yang terbuat dari bahan antara lain . .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Dinyatakan dalam gambar perencanaan. gate valve. .Hand Wheel . .Disc : Material baja tuang (Cast Steel). c. ANSI B16. Mizu.34 dan NFPA 20. maka seluruh jenis katup (valves) seperti . .Screen : Material baja stainless (Stainless Steel). .Ukuran : Diameter ≥ 2” (50 mm) + sepasang flange. . SII 0344-82. a.Cover bolt & nut : Material baja (Steel). . .Gasket (Graphite).115 - .Test Pressure : 56.Test Pressure : 56. Produksi : Setara Toyo. . strainer.Disc .Stem/ Shaft : Material baja stainless (Stainless Steel). Mizu. kecuali katup-katup pada sisi tekanan pompa mempunyai rating 20 bar atau 290 psi sesuai standard JIS-16 K. . .3 bar for Seat.

116 - . : Diameter ≥ 2” (50 mm) + sepasang Produksi : Setara Toyo.5. terdiri dari . - Pressure Safety Valve (PSV) disebut katub pengaman tekanan yang secara otomatis dapat menormalkan kembali tekanan pada pipa header. ANSI B16. SNI 03-6570-2001.10. ANSI B16. Viking. Mizu. ANSI B16. Torcend.5. Astam. ANSI B16. suatu terminal (peralatan) tempat dimana badan pemadam kebakaran memompakan air kedalam jaringan sistem hydrant sebagai supply tambahan atau cadangan.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ . SNI 03-6570-2001. d. ANSI B16. Air Relief valve (ARV) untuk melepaskan udara yang terperangkap pada jaringan pelepasan dan penempatannya pada jaringan pelepasan tertinggi dan terjauh. PRV type Siro AP Piloted dilengkapi Manometer harus mempunyai rating test 20 bar atau 290 psi sesuai standard JIS-16 K. type Double air valve dan dilengkapi Manometer harus mempunyai rating test 20 bar atau 290 psi sesuai standard JIS-16 K. Kitz. - e. Pada sambungan kebakaran ini tidak diperkenankan terdapat katub-katub penutup (shut off valve) tapi sebaliknya suatu katub anti balik (check valve) . Yositake. Untuk itu katub ini akan membuka dan mengeluarakan udara dari jaringan pipa bila kolom udara dalam pipa telah mencapai katub ini dan akan menutup bila udara telah tersalurkan keluar.34 dan NFPA 20. ANSI B16. ANSI B16. SII 0344-82. Bila kemudian pompa-pompa kebakaran dioperasikan. ANSI B16. Hisec. Fip.34 dan NFPA 20.10. maka udara akan terperangkap pada tempat-tempat tertentu didalam jaringan pipa sehingga dapat mengganggu jalannya arus air. SII 0344-82. PSV type lever body dari bahan Alloy Stell (ASTM A217) harus mempunyai rating test 20 bar atau 290 psi sesuai standard JIS-16 K. Siamesse Connection (Sambungan Pemadam Kebakaran) Two Way Type (100x65x65).34 dan NFPA 20. Katup Kontrol Dan Katub Relief.Ukuran flange. SNI 036570-2001. Produksi : Setara Watts. Kane.5. ANSI B16.10. SII 0344-82. Pressure Reducing Valve (PRV) disebut katub penurun tekanan yang dapat menurunkan tekanan berlebih pada riser pelepasan utama.

Hose rack : Cast iron dilapisi bronze. B. . suatu peralatan intrusmentasi bekerja berdasarkan hidrolik untuk pengukur tekanan pada sisi suction dan sisi discharge.5. Produksi : Setara Zeki. Vacum Gauge. suatu peralatan intrusmentasi bekerja berdasarkan hidrolik untuk pengukur tekanan negatif (Vacuum) pada sisi suction dan sisi discharge. II. speaker (alarm bell).3. Flow Meter Flow meter atau flow measuring system yang dipergunakan jenis Gerand dan atau Eagle Eye Meter atau Dieterich fire pump test meter. Pressure Gauge.Hose : Panjang 30 m. bentuk Diaphragm Gauge dengan satuan Bar. Outdoor Hydrant Box Fire hydrant box dari jenis pemasangan didinding yang kontruksinya dari plat baja dengan tebal tidak kurang dari 2. 1½” bahan brass chroom plated. f. Indoor type cabinet meliputi : . SNI 03-6570-2001. .3 mm dan dicat oven berwarna merah serta dilengkapi dengan sparing peralatan fire alarm seperti .75 mm dengan sambungan flens. Perruno. Condor. bahan linen / kanvas. Yamamoto. Produksi : Setara Zeki. Condor. Nagano. B.Ukuran : 125 x 80 x 20 cm .117 - . lubang pipa dia. . hydraulic pressure 20 bar. Nagano.Hose nozzle : Dia. 1½”. dan 1 ½”. Ex-USA (America).Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ harus dipasang pada tempat sedekat mungkin dengan siamesse connection untuk mencegah air justru keluar dari jaringan sistem hydrant. bentuk Diaphragm Gauge dengan satuan in. Produksi : Setara Fanal. Blue White. harus mempunyai pressure rating 175 psi sesuai dengan FM. dia. dan NFPA 20. Produksi : Setara Dover. bahan cast iron yang di finis phthalic resin coating dengan perwarna anti corroive paint dan type two way (100 x 65 x 65). Hydrant Pillar Hydrant pillar harus memiliki working pressure 10 bar (Kg/Cm2).75 mm dengan sambungan flens. ukuran dia.hg. Produksi : Setara Fanal.4. jenis . g.Bahan : Steel plat dicat merah lengkap dgn tulisan petunjuk. suhu operasi -10 s/d 50 °C. dan lampu tanda. Break glass switch yang dilengkapi outelet emergency telepon. ukuran dia. Perruno. 2 ½”. suhu operasi -10 s/d 50 °C.A B. Yamamoto.

Pompa utama kebakaran (Electric Hydrant Pump) Electric Hydrant Pump dari jenis Horizontal Split Case atau pompa sentrifugal yang harus memiliki rancangan Impeller antara bantalan-bertingkat tunggalSplit Case Axial. NFPA 20.8. Break glass switch yang dilengkapi outelet emergency telepon. 1½”.Optional Fire hydrant box dari jenis pemasangan didinding yang kontruksinya dari plat baja dengan tebal tidak kurang dari 2. : Panjang 30 m.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ smooth bore.Hose . Produksi : Setara Yamato.Angle valve / Landing Valve : Dia.7. 1½” bahan brass chroom plated.Ukuran . Pemadam Api Ringan (PAR) PAR yang harus digunakan dari bahan serbuk kimia multipurpose dry chemical (ABC Fire) yakni NH4H2PO4. Perruno. dan lampu tanda. . lubang pipa dia.6. Fire Hydrant Box (Fire Hose) . dan 1 ½”. Indoor type cabinet meliputi : . tabung dari bahan iron stell. dan bersertifikat UL-USA atau UL-Canada dan FM. terlampir). Outdoor hydrant box yang harus sesuai dengan standar SII dan NFPA. bahan linen / kanvas. B. 1½” & 2½” lengkap dengan coupling. : Dia. Appindo.Hose rack . Pompa utama kebakaran yang dimaksud diatas harus sesuai dengan standar SNI 03-6570-2001. dia. Produksi : Setara Zeki. memiliki pressure 20 Kg/Cm2 dan ditempatkan dalam kotak panel terpasang didinding.Bahan : Steel plat dicat merah lengkap dgn tulisan petunjuk.7 bar (40 psi) atau lebih (untuk jelasnya lihat Tabel 2. dimana harus mempunyai kapasitas nominal dalam liter per menit (LPM) atau gallon per menit (GPM) dan harus pada tekanan nominal neto 2. Produksi : Setara Zeki. . Pompa-Pompa Hydrant a. Chuub. Perruno. : 125 x 80 x 18 cm : Cast iron dilapisi bronze. 2 ½”. speaker (alarm bell).3. jenis .Hose nozzle smooth bore.118 - . B. Fire hydrant box yang harus sesuai dengan standar SII dan NFPA.3 mm dan dicat oven berwarna merah serta dilengkapi dengan sparing peralatan fire alarm seperti . B.

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Kinerja pompa harus mempunyai bentuk kurva Kapasitas-Head yang berbeda untuk nilai nominal yang diberikan. Kapasitas motor listrik dalam daya kuda (HP) harus sedemikian sehingga arus motor listrik maksimum pada setiap phasa pada setiap kondisi beban pemompaan dan ketidak seimbangan tegangan harus tidak melebihi arus beban penuh motor dikalikan . Motor listrik sebagai penggerak pompa utama kebakaran harus memenuhi standar yang berlaku dan harus teruji secara khusus untuk melayani pompa kebakaran.SAE 4140. menunjukkan bentuk performance kurva ekstrim (yang landai).1. kondisi Head harus mempunyai nilai rentang dari minimum 65 % sampai maksimum sedikit di bawah Head nominalnya.119 - . Sehingga memiliki kemampuan Head pada kondisi menutup akan mempunyai nilai rentang dari minimum 101 % sampai maksimum 140 % dari Head Nominal dan pada Kapasitas kondisi tidak kurang dari 150 % kapasitas nominalnya. • Ball Bearing : seluruhnya Baja Hardened (Hardened Steel) • Anti-Rotation Pins : Baja Stainless (Steinless Steel) – 302. • Coupling : Packed type (UL. • Deflector : Rubber • Common Base : Painted Steel Standar SNI 03-6570-2001. Semua motor listrik harus mampu (sesuai dengan rating) bekerja terus menerus. Transient motor listrik harus terkoordinasi dengan ketentuan Pemutus Tenaga (MCCB) untuk menjegah gangguan Tripping yang mengganggu dari alat proteksi kontrol motor listrik. NFPA 20. Data Horizontal Split Case Fire Pump : • Liquid temp. SPP. • Body Pompa : Besi tuang (Cast Iron) .1. Harus memenuhi besaran pada Tabel 6. antara lain .5. ITT A-C Pump. • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) . Produksi : Setara Fairbanks Morse. • Bearing : All besi tuang (Cast Iron) – ASTM A48 Class 25A. terlampir. • Putaran : ≥ 2850 rpm. : ≥ 85 °C. Ulc). bersertifikat UL-USA atau UL-Canada dan FM.ASTM B584 Alloy 875. • Impeller : Perunggu (Bronze) . Patterson.ASTM A48 Class 35A.

Pompa Pacu (Jockey Pump) Pompa pacu yaitu pompa yang mempertahankan tekanan dibutuhkan untuk mempertahankan keseragaman tekanan pada sistem proteksi kebakaran.. bersertifikat UL-USA atau ULCanada dan FM.8 lpm yang mana lebih besar. Pompa jockey harus mempunyai kemampuan dalam menambah laju kebocoran yang diijinkan di dalam 10 menit atau 3. Produksi bawaan pompa : Setara Fairbanks A-C Pump Morse.ASTM A48 Class 30. menunjukkan bentuk performance kurva ekstrim (yang landai). ITT .7 bar (40 psi) atau lebih (untuk jelasnya lihat Tabel 2. • Impeller : Perunggu (Bronze) . Ulc) . • Casing Wear Ring : Perunggu (Bronze) .15. Kinerja pompa harus mempunyai bentuk kurva Kapasitas-Head yang berbeda untuk nilai nominal yang diberikan. artinya kapasitas nominalnya harus pada rating 6 sampai dengan 10 % dari kapasitas nominal pompa utama kebakaran sebagaimana ditunjukkan oleh gambar perencanaan. : ≥ 85 °C.ASTM B584 Alloy 875. b. Pompa jockey yang dimaksud diatas harus sesuai dengan standar SNI 036570-2001 dan NFPA 20.120 - .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ dengan faktot kerja. terlampir). • Coupling : Packed type (UL. NFPA 20. • Body Pompa : Besi tuang (Cast Iron) . Harus sesuai dengan Standar SNI 03-6570-2001. Data Vertical Multistage Centrifugal Fire Pump : • Liquid temp. SNI 04-02252000. • Putaran : ≥ 2850 rpm. SPP. artinya factor kerja maksimum untuk mana motor dipergunakan adalah 1. dimana harus mempunyai kapasitas nominal dalam liter per menit (LPM) atau gallon per menit (GPM) dan harus pada tekanan nominal neto 2. • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) . Pompa jockey dari jenis Vertical In-Line atau pompa sentrifugal yang harus memiliki rancangan Impeller menggantung-bertingakatsatu disambung terpisah-in line-kopling fleksibel.SAE 4140. kondisi Head harus mempunyai nilai rentang dari minimum 65 % sampai maksimum sedikit di bawah Head nominalnya. PUIL 2000. Patterson. Sehingga memiliki kemampuan Head pada kondisi menutup akan mempunyai nilai rentang dari minimum 101 % sampai maksimum 140 % dari Head Nominal dan pada Kapasitas kondisi tidak kurang dari 150 % kapasitas nominalnya.ASTM B584 Alloy 875.3.

dimana harus mempunyai kapasitas nominal dalam liter per menit (LPM) atau gallon per menit (GPM) dan harus pada tekanan nominal neto 2. A-C Pump . .Harus sesuai dengan Standar SNI 03-6570-2001. PUIL 2000. Produksi : Setara Fairbanks Morse. SNI 040225-2000. Patterson. ITT c. antara lain . Sehingga memiliki kemampuan Head pada kondisi menutup akan mempunyai nilai rentang dari minimum 101 % sampai maksimum 140 % dari Head Nominal dan pada Kapasitas kondisi tidak kurang dari 150 % kapasitas nominalnya. artinya factor kerja maksimum untuk mana motor dipergunakan adalah 1.Semua motor listrik harus mampu (sesuai dengan rating) bekerja terus menerus.1. . terlampir. SPP. bersertifikat UL-USA atau UL-Canada dan FM.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ • Common Base : Painted Steel Standar SNI 03-6570-2001. NFPA 20. .15. A-C Motor listrik sebagai penggerak pompa jockey (Pacu) harus memenuhi standar yang berlaku dan harus teruji secara khusus untuk melayani pompa kebakaran. Pompa utama kebakaran yang dimaksud diatas harus sesuai dengan standar SNI 03-6570-2001.121 - . NFPA 20.Kapasitas motor listrik dalam daya kuda (HP) harus sedemikian sehingga arus motor listrik maksimum pada setiap phasa pada setiap kondisi beban pemompaan dan ketidak seimbangan tegangan harus tidak melebihi arus beban penuh motor dikalikan dengan faktot kerja.1. UL-USA atau UL-Canada dan FM. .7 bar (40 psi) atau lebih (untuk jelasnya lihat Tabel 2. NFPA 20. SPP. Produksi bawaan pompa : Setara Fairbanks Morse. Patterson. ITT Pump . Diesel Hydrant Pump dari jenis Horizontal Split Case atau pompa sentrifugal yang harus memiliki rancangan Impeller antara bantalan-bertingkat tunggal-Split Case Axial.5.Transient motor listrik harus terkoordinasi dengan ketentuan Pemutus Tenaga (MCCB) untuk menjegah gangguan Tripping yang mengganggu dari alat proteksi kontrol motor listrik.3. . Kinerja pompa harus mempunyai bentuk kurva Kapasitas-Head yang berbeda untuk nilai nominal yang diberikan. kondisi Head harus mempunyai nilai rentang dari minimum 65 % sampai maksimum sedikit di bawah Head nominalnya. . menunjukkan bentuk performance kurva ekstrim (yang landai). terlampir). Pompa kebakaran diesel (Diesel Hydrant Pump).Harus memenuhi besaran pada Tabel 6.

antara lain . . harus mempunyai kemampuan daya kuda untuk melayani gerakan pompa kebakaran tidak kurang dari 10 % lebih besar dari daya kuda rem maksimum dibutuhkan pompa . dilakukan lewat pengujian di Laboratorium yang diakui. yakni Underwriters Laboratories Inc.ASTM A48 Class 35A. • Impeller : Perunggu (Bronze) . harus dapat diterima. .Nilai nominal daya kuda teruji dari motor bahan bakar yang di uji di laboratorium penguji dengan kondisi standar SAE. ULc).122 - . : ≥ 85 °C. Pompa ini digerakan dengan penggerak Diesel Engine.61 inch Hg) dan temperatur udara 25 °C pada ketinggian kurang lebih 91. (UL.Dalam hal khusus.1 mm kolom air raksa (29. • Putaran : ≥ 2850 rpm. • Body Pompa : Besi tuang (Cast Iron) . dimana motor bahan bakar yang menggunakan percikan nyala (Busi) tidak diperkenankan untuk digunakan. NFPA 20.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Data Horizontal Split Case Fire Pump : • Liquid temp. motor bahan bakar yang berada di luar rentang daya dan tipe motor bahan bakar yang teruji. • Bearing : All besi tuang (Cast Iron) – ASTM A48 Class 25A. • Shaft : Baja Stainless (Steinless Steel) . . • Ball Bearing : seluruhnya Baja Hardened (Hardened Steel) • Anti-Rotation Pins : Baja Stainless (Steinless Steel) – 302. Produksi : Setara Fairbanks Morse. Diesel engine sebagai penggerak Pompa pemadam kebakaran harus diuji secara spesifik oleh Laboratorium penguji untuk melayani pompa kebakaran.4 m (300 ft) diatas permukaan laut. yaitu pada tekanan 752. • Deflector : Rubber • Common Base : Painted Steel Standar SNI 03-6570-2001.ASTM B584 Alloy 875. UL-USA atau ULCanada dan FM. Ulc).SAE 4140.Nilai nominal motor bahan bakar harus berdasarkan kondisi standar Society Of Automotive Engineers (SAE). • Coupling : Packed type (UL.

.4 m (300 ft). m.. j. maka untuk setiap kenaikan 5. Engine Manufacture : ………… (setara Detroit. Bore and Stroke – in. c. Installation Drawing : …. 4 Stroke Cycle.123 - . lengkap Belt guard. Indoor service. 42 Amps. Number Of Cylinders : …. k. Wiring Diagram : …. Cummins). Exhaust Protection : Metal Guards on Manifolds & turbocharge. x …. Alternator : 12V-DC.(mm) : …. l. Untuk motor diesel yang berada pada temperatur udara luar diatas 25 °C. n. Engine Crankcase Vent System : Open. i. Rating BHP/ kW : Menyebutkan “FM. Washable.. o. Ignition Type : Diesel (Compression). Engine Type : In-line Construction. CAT. f. Displacement – in3. Pengurangan sebanyak 3 % dari daya kuda nominal motor bahan bakar pada kondisi standar SAE harus dibuat untuk motor diesel yang dipasang pada ketinggian 305 m (1000 ft) diatas 91. 4 Stroke Cycle dengan pendingin Water Coolent Pump (Tanpa Radiator) harus menyebutkan.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ - - - pada setiap kondisi beban pompa.6 °C (10 °F) menurut koreksi kondisi standar SAE. ULc Approved”. p. Data Diesel Engine yang digunakan dari jenis In-line Construction.intake & Exhaust : 1 & 1. e. q. Valve per cylinder . d. Aspiration : Turbocharged.0 : 1 h. b. harus mempunyai daya kuda nominal sama atau lebih besar dari daya kuda rem yang dibutuhkan untuk menggerakkan pompa pada kecepatan nominalnya dibawah setiap kondisi beban pompa. a. UL. pengurangan daya kuda nominalnya sebesar 1 % harus dibuat.. antara lain .(L) : …. Motor diesel setelah dijalankan minimum 4 jam. Rotation : Clockwise (CW) standard. g. Compression Ratio : 17. Air Cleaner : Direct mounted.

Oil Pressure & two (2) Volmeter.A. • Run Solenoid : 12 V-DC Energized to run. u. Harus sesuai dengan standar SNI 03-6570-2001. • Instrument Panel : English & Metric. Battery Charger dilengkapi dengan AMF (Automatic Mains Failure) Module. Caterpillar.E.. Speed : Constant speed. • Fuel Filter : Primary filter w/priming pump.Check Valve pada sisi section pompa. Seluruh dari group pompa hydrant harus dilengkapi dengan : . Tachometer.124 - . • Overspeed Control : Electronic w/reset & test on instrument panel. Fuel Connections : Fire resistant flexible supply & return lines. Gear type. . for DC wiring interconnection to Engine controller.Strainer pada sisi section pompa. • Lube Oil Pump : Gear drive. • Raw Water Solenoid Operation : Automatic from engine controller & from instrument panel. Hourmeter. NFPA 20. s. • Lube Oil Cooler : Engine water cooler plate type. • Lube Oil Filter : Full flow w/By-pass valve. • Fuel Injection System : Stanadyne Direct Injection.Flexible Joint pada sisi section dan discharge pompa. Mechanical. • Water Pump : Poly-Vee belt drive lengkap dengan guard. . • Throttle Control : Adjustable speed control tamper proof. Cummins. • Governor.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ r.5” SAE Industrial Fly-Wheel connection.Gate valve pada sisi section dan discharge pompa. Produksi : Setara Detrit Clarke. • Staters : Two (2) 12 V-DC. bersertifikat UL-USA atau UL-Canada dan FM. Flywheel Housing : S. • Lain-lain. Engine Half ………. Flywheel Power Take Off : 11. Coupling : Falk coupling. • Run-Stop Control : On instrument panel lengkap dengan ctrol position warning light. .#3. . • Junction Box : Integral with instrument panel . Water Temperature. t.

sumber listrik utama dan cadangan (bilamana sumber PLN padam) akan beroperasi otomatis interlog atau automatic tranfer switch (ATS). selanjunya di transformasikan menjadi 400/230 Volt. .3.Air Relief valve (ARV). selanjutnya di distribusikan keseluruh jenis beban listrik melalui Panel distribusi yang dinamakan Panel Utama. . Sistem Sumber daya listrik berasal dari penyambungan sumber daya listrik utama PLN dengan sistem tegangan TM/TM 20 kV. 50 Hz dengan transformator (Trafo) Stap-Down 20 kV/400-230 V. 50 Hz dan sumber daya listrik cadangan diesel generator set dengan sistem tegangan rendah 400/230Volt.Pressure gauge (Pengukur tekanan) untuk suction dan discharge. Uraian Teknis Pekerjaan Elektrikal 5. klinik.125 - .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ . Aula Pertemuan. Sumber daya listrik tersebut untuk melayani kebutuhan beban listrik untuk bangunan utama.3.Pressure Safety Valve (PSV). .Pressure Reducing Valve (PRV). bangunan masjid. dan Penerangan Jalan Komplek. . sehingga dapat menghindari “loop” pada jaringan listrik tegangan menengah 20 kV.Air Relief valve (ARV). kelas. Masing-masing sumber daya listrik dilengkapi dengan kWH-Meter. sport hall. Kelengkapan pada riser pelepasan system kombinasi hydrantdan sprinkler.Pressure Reducing Valve (PRV). Kelengkapan pada riser pelepasan system hydrant. Seterusnya dengan sistem tegangan rendah 400/230 V. . . Sumber listrik utama tegangan 20 kV dengan melalui Medium Voltage Distribution Panel (MVDP) akan di-proteksi (di-amankan) dengan unit Ligthning Arrester yang terdapat pada panel arrester. 50 Hz. . Instalasi Kelistrikan A. Pos Jaga. bangunan Utilitas MEP. Efek sambaran petir (Arus Petir) berupa kenaikan tegangan akibat medan . 50Hz. sebagai berikut . 5.Panel Power dan Kontrol sesuai dengan bawaan pompanya. engine hall. pool dan bengkel. bangunan gereja. dormitory.Peredam getaran untuk alas pompa. mess perwira. 50 Hz. sebagai berikut . . kantin.1.Pressure Safety Valve (PSV).

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ magnet dan medan listrik (Kuat Medan Elektrostatis) akan merusakkan jaringan sistem listrik dan peralatan listrik yang sensitif. maka sangat diperlukan pengamanan internal dengan menggunakan Lightning Arrester. dan dilengkapi dengan RIS Protection Relay dan monitiring device. B. Kondisi kerja Trafo : Ketinggian maksimum 1000 meter diatas permukaan laut. Data Tansformator 20 kVolt/400-230 Volt. bahwa Transformator (Trafo) jenis stap-down dengan tegangan kerja 20 kV/400-230 V. Sumber daya listrik cadangan diesel generator set dengan sistem tegangan rendah 380/220Volt. sumber daya listrik utama PLN dengan sistem tegangan TR/TR 400/230 Volt.126 - . dengan pendingin minyak shell Diala B (sesuai standar PLN). 50 Hz. Shielding & Equipotensialisasi untuk menghindari “Loop” pada jaringan sistem listrik. 50 Hz. Kontruksi Trafo : Inti Trafo. Type-100 dan SchoolStaff). 50 Hz a. b. Sumber daya listrik berasal dari penyambungan sumber daya listrik utama PLN dengan sistem tegangan TR/TR 400/230 Volt. memiliki jenis pemasangan di dalam (in door) ruangan. bahwa sistem kelistrikan yang dijelaskan diatas merupakan pendistribusian daya listrik dengan jaringan distribusinya sampai ke beban listrik menggunakan sistem radial yang mempunyai pengamanan dan keandalan yang bertingkat. III.1. Type-54. sehingga dapat menghindari “loop” pada jaringan listrik tegangan Rendah 400/230 Volt. Type70. Transformator (Trafo) Dinyatakan dalam gambar perencanaan. Bahan Dan Material B. 50Hz tidak mem-back up kebutuhan daya listrik bangunanbangunan diatas. Sumber listrik utama tegangan 400/230 Volt dengan melalui Low Voltage Main Distribution Panel (LVMDP) akan di-proteksi (di-amankan) dengan unit Ligthning Arrester. Maksimum suhu keliling <= 40 °C dengan suhu rata-rata 30 °C. Berdasarkan uraian diatas. harus buatan pabrik dalam negeri. kelompok sektor Dyn5 (disesuaikan dengan PLN daerah setempat). 50 Hz langsung di sambungkan ke unit-unit kWh-meter pada bangunan Rumah Dinas (Type-45. terbuat dari colled rolled grain oriented silicon steel sheet . Betuk gelombang tegangan sinusoidal & simetris untuk supply 3 phasa. 50 Hz distristribusikan melalui Sub Distribusi Panel (SDP) PLN disambungkan ke seluruh unit-unit kWh-meter Rumahnya.

dari type conservator diberi packing neoprene untuk menjamin kekedapan air dan udara luar seminimum mungkin.Tegangan Sekunder (No load) : 400/231 V. Tangki ini diberi sirip pendingin (radiator) yang mengelilingi tangki dengan jarak yang sama. e) Kran penguras minyak.Tegangan Primer : 20 kV. c. Inti Dan Kumparan Disatukan.Ohm. b) Gelas penduga level minyak. Kebocoran pengelasan harus dites denga tekanan 0. dijepit menjadi satu yang disebut bagian aktif trafo harus dipanaskan dan dikeringkan dalam oven pengering vacuum sampai tahanan isolasinya melebihi 200 M. f) Kuping pengangkat. i) Pengaman dengan DGPT-2 atau RIS dan Buchholz Relay. j) Roda yang dipasang pada alas Transformator. Tutup Tanki. .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ - - - - dengan rugi-rugi sangat rendah membentuk rangkaian magnetik tertutup. d) Lubang pengisian minyak yang diberi tutup. Karakteristik Trafo (harus sesuai SLI. c) Dial Thermometer dengan kotak.127 - . Perlengkapan Standar Trafo . g) Bushing tegangan tinggi dari elastimod dan bushing tegangan rendah dengan kotak pengaman. Setiap lapisan kumparan diberi isolasi dari kertas A (105 °C) atau kelas yang lebih tinggi sehingga mempunyai kekuatan dielekrik dan mekanik yang kuat dan harus dapat menahan tegangan impuls (tegangan lebih). inti ini dijepit dengan kuat sehingga terjamin kekuatan mekanik dan mengurangi getaran serta tingkat kebisingan. . terbuat dari pelat baja tahan karat dan panas (mild steel plate) yang dilas dengan kuat agar dapat menahan gaya yang terjadi saat trafo dioperasikan.009 dan IEC-76) : .Highest voltage of primary windings : 24 kV. yang terdiri dari primer dan sekunder terbuat dari PVF enamel kawat tembaga persegi berisolasi kertas atau lembaran foil winding.019-1985/a. Kumparan Trafo. h) Kommunitor (Tap Changer). a) Name Plate (pelat nama) lengkap dengan diagram hubung belitan. Tanki. .3 Bar selama 15 menit. yaitu sama dengan 3 s/d 10 kali tekanan lebih yang ditimbulkan dalam tangki dengan cairan yang digunakan adalah air dengan campuran serbuk fluerescent sehingga dapat langsung diketahui letak kebocoran dan dpat langsung di las kembali.

Trafindo. Panel Tegangan Menengah (MVDP) Dinyatakan dalam gambar perencanaan.temperature rise of windings : 65 °C.128 - .Panel MVDP. . Applied voltage test : 50 kV. . isolator dan lainlain. rel DIN simetris horizontal. . b. a.Pintu dapat dibuka kekiri atau kekanan yang dilengkapi engsel yang tidak terlihat dari luar dan gasket polyurethane (freme karet penguat) serta sudut buka hingga 130 derajat. .Pelindung komponen panel dengan plat transparan terbuat dari fiberglass. ± 5 %. IP 55. diantaranya rel vertical. tersedia accessories berbagai fungsi dan ukuran. rel simetris horizontal.Indeks Proteksi (IP) 55. . Max. . Temperature insulation class : A ± 105 °C.Ketinggian maksimum 1000 meter diatas permukaan laut.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ - Impuls withstand of primary windings : 125 kV.Kelembaban ruangan 80 s/d 100 %.2. Insulating medium : Oil. dimana pengoperasian-nya dengan manual atau mekanik.oil temperature rise at the top of the tank (hermatically sealed) : 60 °C.Suhu ruangan 16 s/d 40 °C. Max. Kondisi kerja MVDP : . Vector group : Dyn5 (sesuai dengan PLN Balikpapan).Memiliki plinth untuk memberikan isolasi dengan bumi. bahwa Panel tegangan menengah 20 kVolt dan Panel Arrester 20 kVolt dari type metal enclosed switchgear dan controlgear untuk pemasangan di dalam (Indoor). Voltage tappings : ± 2 % . . Produksi : Setara Unindo. Cooling type : Sirip (Onan). B.Pemutus beban tidak dapat dimasukkan jika saklar pembumian tertutup atau saklar pembumian tidak dapat dimasukkan jika pemutus beban tertutup. . Kontruksi MVDP dan Panel Arrester : . terbuat dari stainless steel dengan tebal pelat tidak kurang dari 2.30 mm yang berukuran standar sehingga dapat ditukar-tukar bagian-bagiannya serta dapat diperluas dengan mudah dan masing-masing lemari terpisah satu sama lainnya dengan pelat pemisah serta di cat oven.

Tegangan kerja . : 20/24 kV. : 125 kV. lemari kedua untuk 1 unit Switch Disconector (saklar pemisah) type SF6-LBS tanpa fuse sebagai incoming dari PLN-20 kV yang dilengkapi dengan 1 unit saklar pembumian yang beroperasi secara interlog. : 50 kV DC.Frekwensi kerja . : 16 kV.Implus with stand voltage across the isolating distance .Breaking capacity for no-load line . dan lemari ketiga untuk 1 unit Circuit Breaker Disconector (pemutus beban) type SF6-LBS dengan fuse sebagai out-going ke sisi primer trafo yang dilengkapi dengan 1 unit saklar pembumian yang beroperasi secara interlog. - - c. Busbar harus di isolasi berwarna sesuai kode warna PUIL 2000 . * Ground : Hijau . yakni dengan lampu tanda maupun indikator lainnya.kuning.Rated short-time with stand current 50 Hz.Implus with stand voltage to earth and between poles. : 50 kV. 50 Hz. 1 detik .Breaking capacity for no-load trafo . Pengamatan untuk posisi pemutus beban dan saklar pembumian dapat dilakukan tanpa membuka pintu lemari panel MVDP.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ - - - Pintu lemari tidak dapat dibuka bila pemutus beban tertutup dan saklar pembumian terbuka dan atau pintu lemari tidak dapat ditutup bila pemutus beban terbuka dan saklar pembumian tertutup. * Netral : Biru.7) and ring circuits . * Phasa : Merah. : 145 kV. 1 menit .Voltage tests (50 Hz) 1 menit . Pengoperasian pemutus beban dan saklar pembumian dapat dilakukan se-sederhana mungkin dan beroperasi secara interlogmekanik.Breaking capacity for active circuit (Cos ϕ = 0. : 50 Hz.129 - .Power frequency with stand voltage 1 menit . : 16 kA. kuning dan hitam. Panel MVDP terdiri dari 3 (tiga) lemari. yakni lemari pertama untuk penempatan 3 unit arrester 20 kV-1 phasa. Karakteristik MVDP : . : 400 A.

10 sec. • Insulation withstand test voltage.5∼36 kVrms. guncangan (Vibration) dan lain-lain. • Insulator Housing sebagai tempat beroperasinya block electrode disconector dari bahan syntactic rubber sehingga tertutup dengan sempurna. Produksi : Setara Sorester.3. • Insulator Porselain sebagai pembungkus insulator housing. Nihon Hiraiki Kogyo. • Block Electrode Disconector height adjuster yang menghubungkan Earth Terminal bagian bawah dengan Line Terminal bagian atas dan block ini berbentuk selinder crystalline particles dan atau Alumina Porselain dari bahan Zinc Oxide (ZnO) yang menjamin kekuatan anti konduksi. • Rating Voltage 21∼24 kVolt. Kabel Tegangan Menengah Dinyatakan dalam gambar perencanaan.Wet test = 36∼60 kVrms.Switch Disconector jenis SF6-LBS tanpa Fuse dan dengan Fuse sesuai item c diatas. Bila pengoperasian dengan motor penggerak. Komponen Panel MVDP 20 kVolt Dan Panel Arrester 20 kVolt . . d. maka peralatan kontrol harus dilengkapi dengan back-up battrey jenis nicad free maintenance untuk pengoperasian seluruh panel MVDP dengan kemampuan bilamana terjadi kegagalan operasi sebanyak 3 (tiga) kali. Making capacity : 40 kA.Dinyatakan dalam gambar perencanaan. Power Hz = 31.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ - - and cable : 25 kV. Unindo. • Insulation withstand test voltage. daya tahan panas dan tidak dapat rusak kerena aliran voltasi (Impulse Voltage). Sesuai dengan standar IEC 994-4 (1991).24 kVolt untuk pemasangan didalam tanah dan N2XSY . bahwa Unit Lightning Aresster mempunyai bagian-bagian antara lain . B. 1 min. • Insulation withstand test voltage. bahwa Kabel distribusi tegangan menengah 20 kV adalah jenis N2XSEFGbY . Produksi : Setara Unindo.24 kVolt untuk pemasangan di pit trench cable dan . MG. b) Rating current switch : 400 A. SNI dan LMK.130 - . AEG. Besaran arus a) Bus bar : 630 A. Siemen.Dry test = 42∼70 kVrms.

Komponen Panel Dinyatakan dalam gambar perencanaan. PUIL2000. 3 phasa. Produksi : Setara Terasaki. Panel Tegangan Rendah Dinyatakan dalam gambar perencanaan. jenis pemasangan dilantai (standing mounted enclosed) yang kontruksinya dari plat baja dengan tebal plat 2 mm dan dicat oven. 36 kA. 8 kA dan 5 kA yang telah memenuhi persyaratan SPLN 108/SLI 175/IEC 989. LMK. antara lain . pemutus tenaga mini MCB. LMK. bahwa komponen panel utama banyak ragamnya. MCB 1 phasa. IP 55 dan jenis inbow waterproof (PVC High Impact) dengan pintu transparan.4. SPLN 43-5. 3 phasa. Merlin Gerin. LMK. b) Automatic Tranfer Switch (ATS) atau sistem tukar (Interloc). Produksi : Setara Metosu. Voksel.1986.0. Produksi : Setara Supreme.131 - . Kabel Tegangan Rendah Dinyatakan dalam gambar perencanaan. B. Voksel. PUIL-2000. Kabelindo. yaitu jenis pemasangan didinding (wall mounted enclosure).6/1 kVolt untuk pemasangan di-dalam tanah dan NYY . PLN.0. AEG.7. IP 54 serta memenuhi persyaratan PUIL-2000. Hager. LMK. SPLN 43-1 198. Produksi : Setara Simetri. 45 kA. dan 18 kA. OniRack. 25 kA. Hansel. bahwa Kabel distribusi tegangan rendah adalah jenis NYFGbY . Kabelmetal. IEC 502-1983. a) Pemutus tenaga MCCB. . OniPanel. 10 kA. Produksi : Setara Supreme.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ di rak kabel (udara) harus telah memenuhi persyaratan. Nobi. PLN. B. bahwa Rak kabel yang dipakai untuk penempatan jalur kabel distribusi dan instalasi harus menggunakan jenis cable ladder yang terbuat dari Plat Mild Steel dengan finishing Hot Dip Galvanis dan telah dilapisi anti karat (zink chromate) dan sesuai persyaratan PUIL-2000. B.5. dan 8 kA. B.6/1 kVolt untuk pemasangan di atas plafon (udara) harus telah memenuhi persyaratan SNI 04-2701-1992. JapaPanel. Rak Kabel Dinyatakan dalam gambar perencanaan. bahwa Box panel listrik ada 3 jenis. 15 kA. Kabelindo. PLN. SIER. ABB. PLN. dan IEC 947-2.6. Kabelmetal.

yaitu jenis kering (Metallized Polypropylene Film) yang bias memperbaiki kerusakan sendiri dan memiliki ketentuan-ketentuan. AEG.132 - . dimana semuanya sesuai dengan standar IEC 269-1. ∗ Temperatur category : -40 °C s/d 50 °C. IEC 32 B. Produksi : Setara Stomberg. ∗ Sistem Koneksi : 3 phasa. Produksi : Setara Nokian.5 % s/d + 10 %. pada sistem 400 (NO Load). ∗ Toleransi kapasitas : . 4 pole. dan memenuhi standar LMK. Littelfuse. antara lain . Harus memenuhi standar IEC 831-1. PUIL2000. 50 kA) dilengkapi mekanisme motor yang sama sehingga bisa beroperasi secara otomatis dan sistem interlok mekanis dan elektris mencegah kedua pemutus tenaga menutup secara serentak walaupun hanya sesaat. ∗ Continuous over current : 30 % (1. ABB. AEG. ∗ Rating Voltage : 525 Volt. 100 kA dengan rating voltage 500/660 Volt lengkap dengan solid links (dudukan HRC fuse) dengan rating current 1 step diatas rating current HRC Fuse serta harus memeliki alat pencabut HRC Fuse (Fuse Handle) standard SFS 2371. LMK. digunakan untuk melindungi kapasitor bank dari kerusakan akibat kelebihan tegangan atau gelombang arus Harmonic yang terlalu tinggi dan dalam menghindari resonansi serta . ∗ Protection class : IP 42. d) Kapasitor Bank Kapasitor harus dari jenis Self Healing Dry Type.1 x Un). ∗ Losses at + 20 °C : < 0.5 W/kVar.3 x In). ∗ Continuous over Voltage : 10 % (1. ∗ Tingkat Insulasi : 3 kV (power frequency) & 15 kV (Impulse). PUIL2000. Produksi : Setara Terasaki. Merlin. IEC 831-2 (1996). LMK. Delta. ∗ Discharge time to 50 V : < 60 detik. Kedua pemutus tenaga (MCCB. ABB Fuse Links dari jenis HRC Fuse/phasa. ∗ Rating Frequency : 50 Hz.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ c) Satu pelat dudukan sehingga lebih menjamin aspek keamanan dan lebih mudah dalam pemasangan. e) Blocking Reactor (Detuned Filter) Blocking reactor harus dari material kumparan tembaga jenis Polyeter Resin yang pencetakannya dalam keadaan Vakum dan tekanan tinggi dengan thermal resistance 150 °C.

PUIL-2000. Harus memenuhi standar EN 50082-2 & EN 50081-2 EMC.5 %. ∗ Ambient temperature : 0 °C s/d 40 °C. antara lain . ∗ Current transformer (CT) : 5A. ∗ Inductance of the reactor : ± 3 % tuning accuracy. Produksi : Setara Nokian. ∗ Kontrol & Proteksi : 6 jenis alarm. LMK. ∗ Accuracy class : 1. kelebihan arus. temperatur terlalu tinggi. ∗ Detuning factor : 7 %. LMK. 0. f) Automatic Power Factor Regulator (APFR) APFR untuk mengatur step kapasitor secara otomatis yang menggunakan teknologi digital (Microprocessor) yang dipasang langsung pada panel atau rel DIN. PUIL2000. yaitu factor daya rendah. ∗ Jumlah step automatic : 6 Step. ∗ Rating Frequency : 50 Hz ± 2 % automatic selection. dan sebagainya. VDE 0532831-2. ∗ Rating Voltage : 400 Volt. ∗ Separate source test : 3 kV – 1 min. ∗ Protection class : IP 40 (pada panel) & IP 20 (pada rel DIN). Harus memenuhi standar IEC 76/3. koneksi (penyambungan) antar phasa atau phasa – netral yang memiliki ketentuan-ketentuan sebagai berikut .133 - . ∗ Harmonic load : UH3 = 0. ∗ Insulation class : T 40. g) Relay Pengaman yang digunakan antara lain : . ∗ Rating Voltage : 230/400 Volt. kelebihan atau kekurangan tegangan. ∗ Ambient temperature : 40 °C.5 & UH5 = UH7 = 5 % Based on Un. ∗ Operational sequence : 4 Program regulasi. factor daya terlalu kapasitif atau induktif. Produksi : Setara Nokian.7 VA. ∗ Rating Frequency : 50 Hz. Ketentuanketentuan lainnya yang harus dipenuhi.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ menurunkan presentasi harmonic pada jaringan listrik. ∗ Protection class : IP 23.

Relay Kontrol Tegangan.134 - . kontak keluaran 10 A (power faktor = 1).Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ ∗ ∗ ∗ ∗ ∗ Earth Fault Relay (Rele arus bocor bumi). Under and Over Voltage Relay (Rele turun dan naiknya tegangan). proteksi terhadap kontak langsung. dipasang sebagai tambahan terhadap system kontrol dengan kontak keluaran 8 A (Cos ϕ = 1) 250 V. suhu operasi sebesar -10 s/d 50 °C. pengamanan peralatan pada instalasi listrik akibat adanya variasi terhadap arus yang semestinya. suhu operasi sebesar -10 s/d 50 °C. 50Hz. sensitivitas tegangan sebesar ± 15 % dari tegangan kerja. ∗ Relay Kontrol Arus. waktu tanggapan selama 200 mili . 50 Hz. tunda waktu selama 0 s/d 1 detik. sensitivitas tegangan sebesar ± 10 % dari tegangan kerja. 50 Hz. 50 Hz.3 A. tidak langsung dan api. tegangan kerja 220 V. waktu tanggapan selama 200 mili detik. Short Circuit Relay (Rele arus hubung singkat). suhu operasi sebesar -5 s/d 55 °C. tegangan kerja 220 V. suhu operasi sebesar -10 s/d 50 °C.2 detik. pengamanan peralatan pada instalasi terhadap tegangan yang semestinya pada sistem tak stabil. kontak keluaran 10 A (power faktor = 1).3 detik. mengaktifkan pengisian batere bila tegangan jatuh di bawah ambang batas. tunda waktu 1 detik. proteksi terhadap arus hubungan singkat atau akibat adanya variasi terhadap arus yang semestinya. kesalahan urutan phasa dan ketidakseimbangan beban antar ketiga phasa terlalu besar. suhu operasi sebesar -10 s/d 50 °C. proteksi terhadap kehilangan salah satu phasa. tunda waktu selama 0. tegangan kerja 220 V. 50 Hz. sensitivitas tegangan sebesar ± 10 % dari tegangan kerja. tegangan kerja 220 V. tegangan kerja 220 V.003 s/d 0. tegangan kerja 220 V. tunda waktu selama 0. sensitivitas arus sebesar 0. 50 Hz. proteksi terhadap turunnya dan naiknya tegangan yang semestinya pada sistem tak stabil. Fase Fault Relay (rele kesalahan phasa).

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

detik, suhu operasi sebesar -5 s/d 55 °C. ∗ Reverse Power Relay (Rele daya balik), proteksi terhadap adanya daya balik baik dari sumber utama (PLN) maupun sumber cadangan diesel genset sehingga kedua sumber tidak boleh terinterkoneksi walaupun sesaat. Relay-relay pengaman harus sesuai dengan standar PUIL2000, LMK dan IEC. Produksi : Setara Merlin Gerin, AEG, Omron. h) Peralatan Kontrol ∗ Kontrol Stater Motor, untuk kapasitas dibawah 5.000 Watt harus menggunakan sistem Direct On Line (DOL) yang terdiri dari tiga komponen, yakni Breaker, Contactor, Thermal Overload dengan sirkit kontrol tegangan 230 V, 50 Hz dan dilengkapi dengan tombol tekan ON-OFF, lampu tanda untuk start, stop dan fault/kesalahan. ∗ Kontrol Stater Motor, untuk kapasitas diatas 5.000 Watt harus menggunakan sistem Star Delta yang terdiri dari tiga komponen, yakni Breaker, Star Contactor, Delta Contactor, Line Contaktor lengkap dengan kontak blok tunda waktu, Thermal Overload dengan sirkit kontrol tegangan 230 V, 50 Hz dan dilengkapi dengan tombol tekan ON-OFF, lampu tanda untuk start, stop dan fault/kesalahan. ∗ Voltmeter Cam Switch (Saklar Voltmeter) 7 (tujuh) posisi dengan arus thermal 12 A, tegangan kerja 230 V, 50 Hz, ∗ Ammeter Cam Switch (Saklar Ammeter) 4 (empat) posisi dengan arus thermal 12 A, tegangan kerja 230 V, 50 Hz. ∗ Change Over Cam Switch (Saklar Alih) 3 (tiga) posisi (Manual, OFF, Outo) dengan arus thermal 20 A, tegangan kerja 230 V, 50 Hz. ∗ Pushbutton (Tombol Tekan) dengan bentuk bundar sring return, type flush dengan posisi NO, berwarna merah untuk stop dan berwarna hijau untuk start. ∗ Emergency Pushbutton dengan bentuk bundar latching key release dia.40 mm dengan posisi NC, berwarna merah. ∗ Lampu Tanda lengkap dengan lampu type protected Led, tegangan kerja 230 V, 50 Hz, dengan penutup plastik berwarna putih, Hijau, Merah, kuning dan biru. Peralatan kontrol harus sesuai dengan standar PUIL-2000, LMK dan IEC.

- 135 -

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

Produksi : Setara Merlin Gerin, AEG, ABB, Siemens. i) Unit Lightning Arrester R,S,T - phase & Netral, 100 kA, 40kA dan 15kA, 400 V untuk tegangan rendah, harus memenuhi persyaratan DIN VDE 0675 part6 LMK, PLN. Produksi : Setara Phoenix Contect, OBO Bettermann, Merlin Gerin. j) Meter Pengukur ∗ Volt Meter (Pengukur tegangan listrik), kapasitas 1,2 x In continue, kelas 1,5, skala 0-500V, ukuran 144x144 atau 96x96, ketelitian 1,5 %, suhu operasi -10 s/d 50 °C. ∗ Amper Meter (Pengukur arus listrik), kapasitas 1,2 x In continue, kelas 1,5, skala 0-500A, ukuran 144x144 atau 96x96, ketelitian 1,5%, suhu operasi -10 s/d 50 °C. ∗ Frekwensi Meter, Cos Phi Meter, dan lainnya harus berukuran 144x144 atau 96x96, ketelitian 1,5 %, kelas 1,5, suhu operasi -10 s/d 50 °C. ∗ Kilo Watt Meter (kWh-Meter) dari jenis 1 phase dan 3 phase harus sesuai dengan data teknis PLN dan LMK. Meter-meter pengukur sesuai dengan standar LMK, IEC 51. Produksi : Setara Schlumberge, AEG. k) Busbar dan sepatu kabel serta perekatnya (Mur dan Baut) adalah jenis tembaga dengan konduktifitasnya sebesar 99,99 % yang dilengkapi dengan warna phasa, netral dan pembumian sesuai persyaratan BS 1977, DIN 46235, LMK, PLN. Produksi : Setara Catu, Unibell, Voksel. B.8. Instalasi Listrik (Peneranga, Stop Kontak, Unit AC, Dan lain-lain) a) Kabel instalasi listrik adalah jenis NYM 3 core 500 Volt untuk 1 phasa yang telah memenuhi persyaratan SII 0209-78, VDE 0250, LMK, PLN. Produksi : Setara Supreme, Kabelindo, Kabelmetal, Voksel. b) Pipa & fleksibel conduite pelindung kabel instalasi listrik dan accessories lainnya adalah jenis PVC high impac yang telah memenuhi persyaratan BS 6099, BS 4607, LMK, PLN. Produksi : Setara EGA, Waler, Marshall Tuplex. B.9. Elektroda Pembumian Elektroda pembumian adalah dari bahan tembaga pejal dengan konduktifitasnya sebesar 99,99% yang telah memenuhi standard BS 1977, DIN 46235, LMK, PLN.
- 136 -

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

Produksi : Setara Catu, Unibell. B.10. Saklar Dan Stop Kontak a) Saklar memiliki rating volatge 250 V, 10 A type rocker dengan jenis single gang, double gang maupun multiple gang. b) Stop kontak 1 phasa normal memiliki rating voltage 250 V, 16 A dan stop kontak 1 phasa khusus dilengkapi saklar dan lampu tanda memiliki rating voltage 250 V, 13 A. Saklar dan stop kontak tersebut diatas harus memenuhi persyaratan IEC, SPLN, LMK dan harus dilengkapi dengan box dari bahan metal anti karat atau mouled plastic. Produksi : Setara MK, Legrand. IV.A. B.11. Armatus Lampu dan Komponen Lampu a) Armatur lampu memiliki plate minimum 0.7 mm dicat dasar anti karat dan dicat oven warna putih untuk jenis recessed mounted TL 1 x 36 W atau 2 x 36 W type TKI maupun type balok, down light dengan lampu PLC 18 W, dan Down light halogen 50 W/12 V, dimana harus mempunyai terminal pembumian, ventilasi didalammnya cukup baik dan reflector terbuat dari bahan alumunium silicon alloy dengan derajat pemantulan yang sangat baik. Produksi : Setara Artolite, OniLigt, Phillips. b) Komponen lampu, yaitu Ballast dari type Low loss dan digunakan untuk satu lampu floerescent (Neon) yang terpasang kokoh pada armatur. c) Capasitor harus dari jenis metalized paper dengan maksimum temperatir 85 °C, 250 V, 50 Hz, toleransi ± 10 % serta dilengkapi dengan Stater socket dari jenis polycarbonate dan Staternya dari jenis ES Porceliain lamp holders. Produksi : Setara Phillips, Atco, BJB.

5.3.2. Instalasi Diesel Generator Set A. Sistem Sumber daya listrik cadangan berasal dari sumber daya listrik diesel generator set dengan sistem tegangan rendah 400/230v, 50Hz yang akan melayani kebutuhan daya listrik bilamana sumber daya listrik utama PLN mengalami gangguan atau pemadaman. Sumber listrik utama dan cadangan akan beroperasi interlog otomatis secara mekanik maupun elektrik atau automatic tranfer switch (ATS) yang pendistribusian daya
- 137 -

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “

listrik melalui Panel distribusi yang dinamakan Panel Utama (LVMDP). B. Bahan dan Material Dinyatakan dalam gambar perencanaan, bahwa Diesel Generator Set menggunakan jenis Silent mobile dengan pendingin radiator dan kecepatan putar generator 1500 rpm serta mempunyai tingkat kebisingan ≤ 55 db pada jarak 1 meter dari diesel genset dengan Kapasitas Continous Rating Power sesuai standar BS 5514 (1982), DIN 6271, ISO 8528, ISO 3046/1, AS 2789, SNI dan LMK. Generator set (Alternator) ini digerakan dengan penggerak Diesel Engine, dimana motor bahan bakar yang menggunakan percikan nyala (Busi) diperkenankan untuk digunakan. Diesel engine sebagai penggerak Genset (Alternator) harus diuji secara spesifik oleh Laboratorium penguji, antara lain ; 1. Nilai nominal motor bahan bakar harus berdasarkan kondisi standar Society Of Automotive Engineers (SAE), yaitu pada tekanan 746,25 mm Hg, temperatur udara masuk 29,4 °C pada ketinggian kurang lebih 150 m diatas permukaan laut, dan tekanan uap ai 9,65 mm HG dilakukan lewat pengujian di Laboratorium yang diakui. 2. Nilai nominal daya kuda teruji dari motor bahan bakar yang di uji di laboratorium penguji dengan kondisi standar SAE, harus dapat diterima. 3. Dalam hal khusus, motor bahan bakar yang berada di luar rentang daya dan tipe motor bahan bakar yang teruji, harus mempunyai kemampuan daya kuda untuk melayani gerakan Genset (Alternator) tidak kurang dari 10 % lebih besar dari daya kuda rem maksimum dibutuhkan genset pada setiap kondisi beban genset. 4. Pengurangan sebanyak 2,5 % dari daya kuda nominal motor bahan bakar pada kondisi standar SAE harus dibuat untuk motor diesel yang dipasang pada ketinggian 300 m diatas 150 m. 5. Untuk motor diesel yang berada pada temperatur udara masuk diatas 30 °C, maka untuk setiap kenaikan 5,6 °C (10 °F) menurut koreksi kondisi standar SAE, pengurangan daya kuda nominalnya sebesar 3 % harus dibuat. 6. Motor diesel setelah dijalankan minimum 24 jam, harus mempunyai daya kuda nominal sama atau lebih besar dari daya kuda rem yang dibutuhkan untuk menggerakkan Genset (Alternator) pada kecepatan nominalnya dibawah setiap kondisi beban genset.

- 138 -

139 - . • Engine Type : In-line Construction. for DC wiring . • Instrument Panel : English & Metric. Tachometer.. • Aspiration : Turbocharged. • Alternator Starting : 24V-DC or 48 V-DC. • Exhaust Protection : Metal Guards on Manifolds & turbocharge. Komatsu). • Engine Manufacture : ………… (setara Caterpillar. Water Temperature. • Flywheel Housing : S.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Data Diesel Engine yang digunakan dari jenis In-line Construction. A.(L) : …………. dan harus menyebutkan . …. Cummins. 4 Stroke Cycle. • Junction Box : Integral with instrument panel . in (mm) x …. • Fuel Filter : Primary filter w/priming genset (alternator).. 4 Stroke Cycle dengan pendingin Water Cooled (Radiator). • Air Cleaner : Direct mounted. Hourmeter. Cummins. • Governor. Komatsu). Constant speed. • Installation Drawing : …………. Cummins. lengkap Belt guard...E. outdoor service.. in3 (Liter) • Compression Ratio : 16. Oil Pressure & two (2) Volmeter. • Fuel Connections : ………… (setara Caterpillar. • Rotation : Clockwise (CW) standard. • Flywheel Power Take Off : …… in SAE Industrial Fly-Wheel connection.#3.. Speed : Integral EFC govenor.(mm) : …. • Fuel Injection System : Direct Injection. Washable. • Model : ………… (setara Caterpillar. • Rating BHP/ kW : …………. Komatsu). Direct Injection. • Coupling : ………… (setara Caterpillar. • Number Of Cylinders : …………. • Wiring Diagram : …………. • Bore and Stroke – in.0 : 1 • Valve per cylinder : …………. • Ignition Type : Diesel (Compression). Komatsu).A.. Cummins. In (mm) • Displacement – in3. • Engine Crankcase Vent System : Silent mobile.

3%. Stanford. antara lain . Peralatan kontrol dan power panel diletakkan atau terpasang sedemikian rupa hingga muda untuk pengoperasian maupun perbaikkan serta dilengkapi dengan otomatis starting dan otomatis On-Load circuit breaker dalam 10 detik. Harus sesuai dengan standar BS 5000 Part 99. Staters : Two (2) 24 V-DC or 48 V-DC. Housing Engine dan sound proof. Lube Oil Filter : Full flow w/By-pass valve. Lube Oil Cooler : Engine water cooler plate type. . IEC 34-1. • Rating Voltage : 400/230 Volt. single bearing. Beban kejut 0 – 15 %. Accessories lain. Mitshubisi. Komatsu. Cummins. Run Solenoid : 24 V-DC or 48 V-DC Energized to run. Battery Charger. dan harus menyebutkan. bilamana sumber daya listrik utama PLN mengalami gangguan. • Automatic Voltage Regulator : Beban static 0 . tanpa AVR ± 5 % (bilamana AVR tidak bekerja). 4 Pole – Y Vector. MWM Deuzt. Data Generator Set (Alternator) yang digunakan dari jenis Revolving filed. • Automatic Frequency Regulator : Beban static 0 . Gear type. LMK.4%. VDE 0530NEMA MG-1 22. Beban kejut 0 – 10 %. Throttle Control : Adjustable speed control tamper proof. AMF (Automatic Mains Failure) Module. Run-Stop Control : On instrument panel. atau Exciter tanpa sikat rotor berbentuk silinder. Produksi : Setara Leroy Somer. Raw Water Solenoid Operation : Automatic from engine controller & from instrument panel.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ • • • • • • • • • • interconnection to Engine controller. • Frequency : 50 Hz. AVK.140 - . tanki harian dan lain-lain memenuhi standar spesialisasi Silent mobile. Circuit Breaker dengan Motor Mechanism lengkap dengan control position warning light. Overspeed Control : Electronic w/reset & test on instrument panel. Produksi : Setara Caterpillar. Lube Oil Required : Gear drive.

Produksi : Setara Supreme. Kabel Penghantar Kabel penghantar untuk instalasi penangkal petir adalah jenis NYY 0.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 5. sehingga arus muatan pada tingkat yang paling rendah akan dapat mengalir secara terus menerus ke tanah melalui penghantar menuju elektroda pembumian yang tersendiri.3. Kabelmetal. Sistem Sistem penangkal petir menggunakan sistem elektrostatis non radio aktif yang prinsip kerjanya adalah menarik energi medan listrik di atmosfir yang meningkat dengan cepat pada saat terjadi petir. LMK. PLN. Kabelindo. Produksi : Setara Prevectron. B. Voksel. Hal tersebut akan memungkinkan terjadinya sambaran petir berkurang dan daya tarik muatan terhadap muatan awan terkonsentrasi pada titik sambaran air terminal saja. Air Terminal (Splizen) Air terminal atau splizen untuk sistem elektrostatis adalah jenis Non Radio Aktif dan harus sesuai dengan standard IEC 1024-1. Zeus.3. . Ese Tech. B. Pelepasan medan ionisasi keawan akan dapat (mampu) menimbulkan perbedaan potensial antara awan dan permukaan tanah (bumi). pengumpulan energi ini terlebih dahulu diakumulasikan dan kemudian dibebaskan pada waktu yang telah ditentukan untuk menciptakan ionisasi dengan loncatan muatan disekitar batang penerima (Ait Terminal/ Splizen) penangkal petir. Produksi : Setara PPI. Apollo. PLN. LMK.1. Bakrie.141 - . Kurn. Bahan dan Material B. Batang Peninggi (Penyanggah Air Terminal) Batang peninggi untuk air terminal adalah tiang tembaga pejal berdiameter 100 mm dengan tinggi 24 meter telah memenuhi standard BS 1977.6/1 kV yang telah memenuhi persyaratan LMK. PLN.2.3. Instalasi Penangkal Petir A. B.

2. Siemens. Unit PABX dilengkapi dengan terminal blok utama. Sistem Sistem telepon menggunakan sistem sambungan langsung ke line PTT PT. Produksi : Setara Catu. PLN. Produksi : Setara Toshiba.3.20°C s/d + 70°C. Pipa & flexibel pelindung kabel adalah jenis PVC High Impact yang telah memenuhi standard LMK. AMP. Avaya. Elektroda Pembumian Elektroda pembumian dari bahan tembaga pejal yang telah memenuhi standard BS 1977.Telkom yang disebut Direct Line yang mana akan dipusatkan pada terminal box telepon sebelum disambungkan ke Peralatan Utama Telepon (PABX) sebagai pengontrol dan penghasil extention ke sambungan outlet telepon.Telkom. Fujisu. Produksi : Setara BICC Brand-Rex. Terminal Box Terminal box telepon adalah jenis Inbow water proof (PVC High Impact) dengan pintu transparan memiliki IP 54 yang telah memenuhi standard IEC. dan impedance : 100 Ohm. Instalasi Telepon A. . B. 5. Marshall Tuplex. Produksi : Setara EGA. Panasonic. Peralatan Utama Telepon (PABX) Unit PABX menggunakan teknologi switching digital dengan moduler pulse code modulation (PCM) dan storage programmed pada satu paket sistem yang moduler seiring. B.4. LMK. Bahan Dan Material B. DIN 46235. Produksi : Setara Hager. Hansel.3. Unibell.4. Waller. PT. LMK.142 - .1.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ B. temperatur kerja : . Kabel Telepon Kabel telepon adalah jenis Unshielded Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) yang telah memenuhi standard ISO 11801 yang dapat menerima frekwensi hingga 200 MHz. power supply 220 V-AC/ 48 V-AC dan battery charger (Nicad type) untuk maksimum 120 menit. B.

Produksi : Setara BICC Brand-Rex.5. 4. Unit Annunciator Aktif sebagai duplikat MCFA. Outlet Telepon Outlet telepon jenis 4 kabel (2 pairs) sesuai standard yang telah memenuhi standar IEC. dan zone module dengan teknologi microprocessors control automatic yang dilengkapi dengan antara lain . Lampu tanda sebagai indikator zoning kejadian. 1. B. dimana setiap zone dapat menampung berbagai jenis detektor secara paralel sehingga areal pada satu lantai dapat dibagi menjadi beberapa zone pendeteksian yang pengecekan zone dapat dilakukan dari unit MCFA dan announciator (Duplikat MCFA).4. − Main sounder berbunyi bila terjadi kebakaran. LMK dan harus dilengkapi dbox dari bahan metal antikarat atau mouled plastic. Sistem Sistem Master Fire Alarm (MCFA) direncanakan akan menambah fasilitas tindakan pengamanan dini terhadap bahaya kebakaran. MCFA menggunakan sistem konventional akan membagi areal menjadi beberapa zoning. Unit Master Control Fire Alarm sebagai beralatan utama. Instalasi Fire Alarm (Penginderaan Kebakaran) A. Break Glass Switch sebagai tombol tekan secara manual. Avaya. MK.143 - . − General alarm.3.1. 6. control module. − Disconection alarm. − Alarm silencing or alarm disable . 3. 5. Adapun sistem MCFA yang akan digunakan antara lain . Berbagai jenis Detector sebagai alat pendeteksi suhu dan asap. − Pre signal dan zone sounder. Legrand. 5.A B. − Power failure alarm. 2. alarm signal module.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ B. Alarm bell sebagai indikator audio kejadian. Material Dan Bahan III. MCFA Merupakan panel kontrol yang terdiri dari power module.

Circuit selection rotary switches berfungsi untuk memilih zone yang akan dioperasikan.3. Tegangan kerja : 220 V-AC.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ − − − − − − Sistem test. Ionization Smoke Detector − − − − − Standby voltage : 18 . I. Temperatur kerja : 0 .5. contoured design. Pemasangan outbow. Fire report. Tombol reset dan tombol disconect zone.24 V-DC.38 °C. contoured design. Complete with emergency telephone outlet.A B. .95 %.50 volt.144 - . Battery check. Alarm bell. Dual chamber. B. Minimum 90 dB pada jarak 1 meter.2. Flush or surface mounting. Two wire low current design. Ukuran diameter 6” Modern. Alarm Bell − − − − − Vibration type. Signal emergency telepon dan handset telephone. B. Emergency telepon outlet. B. Humidity : 20 . IV. Break Glass Switch − − − − − − Respousive and reliable Easy to operate Simple to reset. Modern.4. Annunciator Panel − − − − − Module contruction Dilengkapi dengan indikator lampu dengan nama lokasi. 50 Hz/ 48 .

A B.50 volt. Fixed Temperatur Heat Detector − − − − − Standby voltage : 18 . contoured design. Modern.50 °C. Sensilivity : 5 .90 °C.100 m2 Sensilivity terhadap black smoke. VI. Temperatur kerja : 50 .60 menit.95 %. .100 m2 B. Temperatur kerja : 0 . Nittan. Coverage area : 60 . Nohmi.15 %/ m. Humidity : 20 . Coverage area : 60 .48 V DC dan di back up dengan battery charger (Nicad type) untuk maksimum 30 . Sensilivity test points. Functional test switch.9. Power Supply Unit Peralatan utama MCFA harus di supply dari satu power supply unit dengan input voltage 230 V AC. V. Temperatur kerja : .50 volt.50 volt.A B. B. Photo electric Smoke Detector (Optional) − − − − − − Standby voltage : 18 .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ − − − − − − − Adjustable sensilivity. Type operas : NC (normally-open). output voltage 24 . Type operasi : NC (normally-open).90 m2 Kenaikan temperatur yang dideteksi 20 °C menit. Rate Of Rise Heat Detector − − − − − Standby voltage : 18 . Produksi : Setara National. Optional auxiliary relay.38 °C.8. Flashing LED for visual supervision.6. Coverage area : 60 .10 .7.145 - . Coverage area : 60 .70 m2 Kenaikan temperatur yang dideteksi 20 °C menit.

dan impedance : 100 Ohm. dan Program selector serta volume Control. B. Alarm (chime module) atau Emergency Panel. Tape Dect.11. Tunner Radio. Terminal Box Terminal box tata suara adalah jenis Inbow water proof (PVC High Impact) dengan pintu transparan memiliki IP 54 yang telah memenuhi standard IEC. Waller. Produksi : Setara EGA. Peralatan sistem tata suara berupa master didalam ruang kontrol. Hansel. jenis 4 kabel (2 pairs) sesuai standard yang telah memenuhi standar IEC. Instalasi Tata Suara A. Avaya. Pipa & flexibel pelindung kabel adalah jenis PVC High Impact yang telah memenuhi standard LMK. temperatur kerja : . maka diperlukan . VDE 0250. Produksi : Setara BICC Brand-Rex.6. 5. Marshall Tuplex. Emergency Telephone Outlet Emergency telepon outlet.3.12. Sistem Sistem tata suara (sound system) dengan fungsi umum (pagging address) terdiri dari public address dan back ground music serta car call system. LMK dan harus dilengkapi dbox dari bahan metal antikarat atau mouled plastic. dimana terletak Pre-Amplifier Mixer. Power Amplifier.146 - . LMK.20°C s/d + 70°C. LMK. Legrand. MK. B.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Produksi : Yang direkomendasi oleh produk peralatan utama MCFA. Kabel Fire Alarm Kabel fire alarm adalah jenis NYMHY 3 core 500 Volt untuk 1 phasa yang telah memenuhi persyaratan SII 0209-78. Produksi : Setara Hager. Produksi : Setara BICC Brand-Rex. B.10. Untuk menjamin bahwa program-program yang diperdengarkan (diumumkan) sesuai dengan yang dikehendaki. PLN dan atau jenis Unshielded Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) yang telah memenuhi standard ISO 11801 yang dapat menerima frekwensi hingga 200 MHz.

B.3. 24 V DC. Bahan Dan Material B. − Tanggapan Frekwensi : 30 . 8. − Input : 1.2. − Output : 70.1. B.23 V/ 15 Kohm bal/sys. 24 V DC. sedangkan dalam keadaan darurat (emergency) semua program dapat di putuskan dan selanjutnya dapat disiarkan pengumuman atau signal dari fire alarm melalui emergency microphone (Auxilary Monitoring) dengan satu prioritas channel di ruang kantor pengelola. − Sumber Tegangan : 220 V AC.147 - .20. − Power : 1000 Watt. Mic. − Noise Level : < 90 dB. EGi.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ master monitoring berupa Pagging Microphone yang terletak di ruang operator. EGi. selanjutnya program input sampai lound speaker sesuai dengan zoningnya. Tunner radio. Mic. − Noise Level : 80 dB. − Power : 60 dan 120 Watt. 100 V/ 4. − Input : 3 Mic. Power Amplifier Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain . Alarm/ Chime Module (Emergency Panel) Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain . 50 Hz. Setiap interupsi didahului dengan suatu nada tertentu (Chime Signal) yang dibangkitkan dengan chime generator yang terpasang pada monitor dist (Sistem tata suara). .000 Hz. TOA. − Sumber Tegangan : 220 V AC. Tape dack. − Output : 50/ 70/ 100 V/ 8 Ohm. Pre-Amplifier Mixer Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain . − Music : 70 dB dibawah rated power. 16 Ohm.000 Hz. Aux. : 65 dB.18. Untuk keperluan pemanggilan kepada pengemudi mobil dapat disiarkan melalui Car Call microphone yang terletak di areal teras depan atau pada ruang reception. Produksi : Setara Phillips. TOA. B. Produksi : Setara Phillips. 50 Hz. − Tanggapan Frekwensi : 30 .

TOA.) Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain . EGi. Program Selector Dan Volume Control Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain .148 - . TOA. Produksi : Setara Phillips. EGi. − Power : 24 V DC.4. TOA. − Output : bal/ sym + 6 dB. B. − Output : 3 W. B. remote control.5. Produksi : Setara Phillips. Pagging Microphone (Operator Mic. − Output : bal/ sym + 6 dB. − Power : 24 V DC. Produksi : Setara Phillips. program selector. B. − Output Alarm : 1 Volt. sesuai standar DIN 33404. − Type : Double. − Power : 24 V DC.6. − Mounting : Flush type. Priority control. unidirectional dengan 1 tombol bicara. B. Ceiling Speaker Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain . − Chime : 4 macam dapat diprogram. TOA. Produksi : Setara Phillips.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ − Output Chime : 1 Volt. dan tombol alarm. − Sumber Tegangan : 24 V DC. volume control dengan kemampuan priority overide relay. EGi. − Type : Electret condenser. − Type : Unidirectional electret microphone dengan 5 tombol. Led untuk 5 zone. all call.7. − Alarm : Jenis dapat diprogram.) Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain . EGi. . Emergency Microphone (Car Call Mic.

− Impendansi : 8 Ohm. Bahan harus tahan terhadap kelembaban udara sekitarnya dan harus disertai kurva frekwensi.24 V DC dan di back up dengan battery charger (Nicad type) untuk maksimum 30 . EGi. − SPL (1m) : 100 dB/ 1 W. Produksi : Setara BICC Brand-Rex. B.20. dan impedance : 100 Ohm. output voltage 12 . B. B. Power Supply Unit Peralatan utama tata suara harus di supply dari satu power supply unit dengan input voltage 230 V AC. − Output : 6 W. − Material : Aluminium.20°C s/d + 70°C.16. − Tanggapan Frekwensi : 60 . − Max. − Radiation Angle : 180 deg. Avaya. − Protection : IP 65 (Outdoor Version). TOA. EGi. − Mounting : Spring mounting. Produksi : Setara Phillips.8. . − Mounting : Aluminium bracket. VDE 0250. − Max.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ − SPL (1m) : 92 dB/ 1 W.149 - .5 dB NL. Bahan harus tahan terhadap kelembaban udara sekitarnya dan harus disertai kurva frekwensi. temperatur kerja : . − Tanggapan Frekwensi : 100 . Produksi : Setara Phillips. PLN dan atau jenis Unshielded Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) yang telah memenuhi standard ISO 11801 yang dapat menerima frekwensi hingga 200 MHz. SPL : 99. − Impendansi : 8 Ohm. Corrosion resistant. Wall Speaker Unit peralatan ini harus memiliki data antara lain . − Radiation Angle : 270 deg. SPL : 110 dB NL.60 menit.000 Hz. Pengkabelan Tata Suara Kabel tata suara adalah jenis NYMHY 3 core 500 Volt untuk 1 phasa yang telah memenuhi persyaratan SII 0209-78.10.000 Hz. TOA.9. LMK. Produksi : Yang direkomendasi oleh produk peralatan utama tata suara.

Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Pipa & flexibel pelindung kabel adalah jenis PVC High Impact yang telah memenuhi standard LMK.Siren driver output : 12V DC.7.Timing relay output : NO.Transformer : 220/ 18 V AC. LMK. Hansel. All codes can be changed by easy programming.11. 30 V DC. Panel Kontrol Security System Unit peralatan utama ini merupakan konventional sistem harus memiliki data antara lain .5 A). Instalasi Security System Dan CCTV A.Operation Modes : Home mode. Waller.Teknologi : Microprocessor controlled. . 500 mA.Kapasitas Zone : Sesuai gambar perencanaan. user codeand duress code. 1A (Remarks : Auxiliary output + siren driver output = 1. 100 VDC. Produksi : Setara EGA. Marshall Tuplex.Arm/ disarm codes : Three-4 digit codes including master code. B. .Latch relay output : NO. . .Individual Zone output : NO relay. . . Sistem Security system dan closed circuit television (CCTV) dipergunakan untuk membantu pengawasan dengan cara mengamati kegiatan operasi bangunan siang hari maupun malam hari melalui signalsingnal dari magnetic door contact. . NC 3 A.Alarm Transistor output : Sink 100 mA. . hold up switch. Dimana peralatan security system memberikan input signal kepada peralatan CCTV untuk memonitor dan merekam kejadian-kejadian secara otomatis. sound detector.150 - . NC 3 A. Terminal Box Terminal box tata suara adalah jenis Inbow water proof (PVC High Impact) dengan pintu transparan memiliki IP 54 yang telah memenuhi standard IEC. 30 V DC. 40 VA rating.3. . kamera kemudian akan mengaktifkan bell atau strobe light. Material Dan Bahan B.1. Produksi : Setara Hager. . B. 5. .

dilengkapi dengan pengatur kepekaan serta lampu indikator. B.Power : 15 Watt. . Sanyo. Produksi : Setara C&K System. B. Produksi : Setara C&K System. seperti mesin boor intan. . Pengoperasian peralatan ini pada waktu malam hari hingga pagi hari. sesuai dengan standar yang berlaku. dan terpasang pada plafon pada ruangan tertentu harus sesuai dengan standar yang berlaku. burning bor attack dan lain-lain. B. palu tangan.3. Hold Up Switch Peralatan ini adalah jenis tombol tekan yang dioperasikan dengan tangan dan dilengkapi dengan kunci reset dipasang pada tempat tertentu. . tahan terdapat tekanan mekanik dan temperatur luar sesuai dengan standar yang berlaku. Produksi : Setara C&K System. automatic switching.Operating temperature : .Control Select : Camera 1/2/3/4 or 1/2/3/4/5/6/7/8.Teknologi : Automatic sequential switching (ASS). . 50 Hz.5. Door Contact Peralatan ini adalah jenis tombol tekan yang dioperasikan dengan daun pintu maupun daun jendela dapat dipasang secara paralel dan dilengkapi dengan kunci reset. .45 detik.Sequential Interval : 2 . .Impendance : 75 Ohm.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ . Sony.4. B. Switcher CCTV Unit peralatan utama ini harus memiliki data antara lain . Produksi : Setara C&K System. Sound Detector Alat ini mendeteksi suara bila terjadi usaha pembobolan. . . Produksi : Setara C&K System.20 s/d 50 °C.Input number : Minimal 4 Kamera dan maksimal 8 kamera.151 - .Tegangan kerja : 220 V AC. Pengoperasian peralatan ini pada waktu siang dan malam hari (24 Jam).2.

7.9 Lux (Gain high).6. B. .8 mm x 3. Produksi : Setara C&K System.Angular Travel : Pan = 350 derajat max. Imager : 0.Power : Max. . Kabel Security System Dan CCTV Kabel tata suara adalah jenis NYMHY 3 core 500 Volt untuk 1 phasa yang telah memenuhi persyaratan SII 0209-78.Speed : 6 . dan tilt = 90 derajat max.60 menit. Produksi : Setara C&K System.Image size : 1/3 “ (4.Scanning system : PAL standard.9.8. Sony.Image sensor : Interline transfer method CCD. .Type : Built in Digital Signal Processing circiut. . . harus disesuaikan dengan item e diatas dan sesuai standar yang berlaku. Sanyo.6 mm).Tegangan Kerja : 220 V AC.Minimum Illumination :2 Lux (Normal). 75 VA. . .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ B. Sony. VDE 0250. .Tegangan kerja : 12 V DC. B.152 - . Power Supply Unit Peralatan utama security system dan CCTV harus di supply dari satu power supply unit dengan input voltage 230 V AC.Video output level : 1.7 derajat/ detik.Video S/N ratio : 50 dB.0 V(p-p) (75 Ohm. PLN untuk keperluan power dan jenis Unshielded . output voltage 12 V DC dan di back up dengan battery charger (Nicad type) untuk maksimum 30 . . Sanyo.3 Lux. Time Lapse Video (TLV) TLV merupakan peralatan perekam hasil gambar dari kamera secara otomatis dapat merekam lokasi yang terjadi gangguan alarm. Colour Camera Unit peralatan utama ini harus memiliki data antara lain . 0. Harus dilengkapi dengan lensa zoom. . . 50 Hz / 12 V DC. .Synchronizing System : Automatic Switching. Sanyo. Sony. Produksi : Setara C&K System. LMK. B.10. B. compositel). Produksi : Yang direkomendasi oleh produk peralatan utama. . Pan Tilt Unit peralatan ini berfungsi untuk menggerakkan kamera secara horizontal dan vertikal yang harus memiliki data antara lain .

LMK. Antenna UHF : .20°C s/d + 70°C. Produksi : Setara Jembo Cabel. A.Channel dapat diusulkan lain oleh Pemberi Tugas. dan impedance : 100 Ohm untuk keperluan kontrol sedangkan untuk signal video dari jenis Coaxial Cable yang telah memenuhi standard SII.Channel ZEE-TV.Channel RCTI. Marshall Tuplex. Antenna Parabola 25 feet (Asiasat Dish) – Optional : . temperatur kerja : . LMK. . Pipa & flexibel pelindung kabel adalah jenis PVC High Impact yang telah memenuhi standard LMK.Optional A.8.Channel TVRI Daerah. B. Adapun siaran audio dan video yang dapat diterima antara lain : A.Channel Star Plus. Produksi : Setara EGA.3.Channel TVRI Pusat. dan Avaya.11. .Channel Prime-Sport. diteruskan melalui active combineer menuju port tap off 2 way. Waller. . . . dan 4 way sesuai gambar perencanaan sampai ke outlet TV. Instalasi Master Antenna Television (MATV) . IEC. Terminal Box Terminal box tata suara adalah jenis Inbow water proof (PVC High Impact) dengan pintu transparan memiliki IP 54 yang telah memenuhi standard IEC.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) yang telah memenuhi standard ISO 11801 yang dapat menerima frekwensi hingga 200 MHz. Sistem Sistem Master Antenna TV yang direncanakan adalah sistem master antenna audio video.2. A. Produksi : setara Hager. Antenna VHF : . yaitu pendistribusian channel UHF dan VHF yang diterima antenna TV (Optional) atau Indovision (TV Cable) Owner Supply. .3.153 - . 5. Hansel.Channel V-channel. BICC Brand-Rex. .1.Channel PTV.

. 1.Output : 1 output. . Antena Yagi (UHF & VHF) Menerima siaran lokal televisi pada band dan channnel yang telah ditentukan dan harus memenuhi data. UHF = 54 elemen. .1. .Output Level : 120 dB µV.Channel Indosiar. 2 input UHF (B IV . . . . .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ .Channel SCTV.Gain : 33 -34 dB. Input Level : 40 dB µV. Material Dan Bahan B. . . . .Channel TV7. . antara lain .Input/Output Impendance : 75 Ohm.B III (VHF). B.Impendace : 75 Ohm (Ω).Supply Voltage : 220 V AC (Built In).5 dB.2.240 MHz. . .Min.Channel Metro-TV. Ikusi. Produksi : Setara Fagor. : 100 dB µV.Channel ANTV.Return losses : > 9 dB.Gain Adjustment : 20 dB. Outpu Level 8 CH. 1 input FM.B V).862 MHz (Programable).Gain : VHF = 9 dB.Element : VHF = 14 elemen. . harus memiliki data. . FM = 6 dB. . UHF = 16. .Frequency : 180 .Max.Number Of Input : 1 or 4 Input.154 - .Channel TPI. .Isolation Between Input UHF/VHF/Low VHF : > 30 – 60 dB. B.Channel Global TV. Program System Between (Channel-Amplifier) Peralatan channel-amplifier merupakan penerima signal dari antena yagi (UHF & VHF). .Frequency range : 47 . antara lain .B V (Programable). Selective Programable Amplifier : . 2.Band Coverage : B I .Inputs : 1 input B I . Head End Amplifier & Combineer (Built-In) : . .B II/ FM/ B IV . .

B V).Nominal Gain : 40 dB.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ . Ikusi.860 MHz (Band I. .8 dB. . Ikusi.50 °C. .Operating Voltage : 220 V AC. Directional Coupler : . Ikusi.24 V DC dan di back up dengan battery charger (Nicad type) untuk maksimum 30 . B.7. Produksi : Setara Fagor. B.5. Power Supply Unit Peralatan utama MATV harus di supply dari satu power supply unit dengan input voltage 230 V AC. Produksi : Setara Fagor. Kabel Televisi .Power Consumtion : 8 Watt. 50 Hz.Side Loss : 0 .155 - . output voltage 12 . . Ikusi. : 4 . B. Produksi : Yang direkomendasi oleh produk peralatan utama MATV. Black Burst Generator (Optional) Pembuat sinyal padam pada layar TV pada program musik sehingga layar TV gelap dan hanya tersaji sinyal audio saja. Caracter Generator Berupa personal komputer yang dilengkapi dengan video output card dan software. B. : 0. Distribution Amplifier (Booster Audio & Video) Peralatan ini merupakan penguat sinyal audio dan video yang akan disalurkan ke outlet TV yang jaraknya lebih dari 70 meter.3. harus memiliki data antara lain .5 . Produksi : Setara Fagor.Though Loss .Frequency : 47 .60 menit.15 dB. .RF Output Level : 117 dB µV. B. .Isolation : 24 .Noise Figure : 6 dB.Operating Temperatur 3. B III. Produksi : Setara Fagor.35 dB. B IV. FM.4.6. .

Avaya. No.4. Produksi : Yang direkomendasi oleh produk peralatan utama MATV.5 dB. . Outlet Televisi Outlet televis harus memiliki through losses ± 5 dB. LMK. Yuri. Connector Yang digunakan memiliki data antara lain .5 dB. Isolation : 20 .2 .862 MHz. 6.38 dB .8.2 . LMK. IEC.4. Of Distribution : 2.9. 2. B. SYARAT PEMASANGAN DAN PENGETESAN Umum . 3. return losses > 9.1450 MHz. Isolation : 20 . Waller.1450 MHz. VI.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ Kabel televisi adalah jenis coaxial cable yang telah memenuhi standard SII. Distribution Loss : 1. Produksi : Setara BICC Brand-Rex. Of Distribution : 2. Legrand.25 dB. Distribution Loss : 3. Pipa & flexibel pelindung kabel adalah jenis PVC High Impact yang telah memenuhi standard LMK. Produksi : EGA.Splitter : Rating frequency : 10 . Produksi : Setara Hager. 8 way.Tap Off : Rating frequency : 10 . 4 way. frekwensi 47 . Marshall Tuplex B. Produksi : Setara MK. LMK dan harus dilengkapi box dari bahan metal antikarat atau mouled plastic. Terminal box (TBTV) Adalah jenis Inbow water proof (PVC High Impact) dengan pintu transparan memiliki IP 54 yang telah memenuhi standard IEC. 3. dan impendance 75 Ohm sesuai standard yang telah memenuhi standard IEC. Hansel. Terminal Box Dan Connector 1.156 - .5 dB. No. 4.

sehingga didalam pelaksanaan yang terkait dengan pekerjaan mekanikal dan elektrikal dapat terkodinir dengan baik dan tepat serta tidak menghambat pekerjaan keseluruhannya. Pemasangan pasir pasang diluar dari pipa Gip. maka pemborong harus membuat dan menyerahkan gambar-gambar pelaksanaan pekerjaan mekanikal dan elektrikal kepada pengawas sebelum melaksanakan pekerjaan. 2. pemberi tugas dan perencana.5 dari reduser. Mengurus perizinan pemakaian Deep Well (Sumur Dalam) ke Direktorat Geoligi dan instansi pemerintah yang berwenang memberikan izin pemakaian air sumur dalam di Daerah Banjarmasin menjadi tanggung jawab pemborong. Pemasangan Pekerjaan Mekanikal a. Apabila terjadi kerusakan dari hasil pekerjaan pemborong lain.157 - . Pemborong harus memahami pekerjaan yang telah dilakukan oleh pemborong lain. maka pemborong wajib bertanggung jawab untuk memperbaikinya. yang mana pada pipa 4 inch diberi saringan dengan kerikil jagung dan ujung pipa harus di dop pada kedalaman 200 meter.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 1 2 3 4 Sebelum memulai pemasangan pekerjaan mekanikal dan elektrikal. pemborong wajib memberitahukan secara tertulis kepada pengawas dan mengajukan saran-saran perubahan jadwal pelaksanaan. 6 inch sampai posisi reduser dan diatas permukaan lubang dibuat pondasi sebesar 500x500x200 dengan sparing pipa riser diameter 2 inch menuju tangki air bersih. Instalasi Plumbing 1. Pemborong harus meyerahkan contoh-contoh material dan brosur-brosur pekerjaan mekanikal dan elektrikal sesuai spesifikasi teknis untuk disetujui oleh pengawas. Pemasangan harus sesuai dengan rekomendasi dari pabrik pembuat. pemborong harus membuat rencana kerja dengan jadwal yang disesuaikan dengan rencana kerja pemborong pekerjaan lain (sipil dan arsitektur) dan apabila terjadi suatu perubahan. diamter 6 inch dan selanjutnya disambung dengan reduser 6 inch x 4 inch lalu di grouting dan disambung dengan pipa berdiameter 4 inch sedalam 5 meter. Pemasangan submersible deep well pump didalam pipa Gip. 6 inch yang telah disambung dengan pipa riser pada posisi 1 s/d 1. Pengeboran sumur dalam dilakukan dengan cara pengeboran casing untuk lubang jambangan (Bore Hole) berdiameter 8 inch sedalam 200 meter yang dipasang pipa Gip. .

8. 7. Saluran pipa horizontal air hujan harus di klem pada penggantung yang dapat diatur (adjustable) dengan jarak antar penggantung tidak lebih dari 2 meter dan memiliki kemiringan 2 % untuk menuju pipa vertikal (tegak) air hujan. 11. Saluran pipa tegak air hujan harus ditumpu dengan klem ke dinding dengan jarak antar klem tidak lebih dari 3 meter dan selanjutnya pipa dipasang dibawah teras sedalam 30 Cm atau bak kontrol dari beton untuk menuju saluran drainase terdekat. Semua pipa menggunakan jenis GIP Medium Putih harus diberi pelindung cat menie dan khusus untuk pemasangan di dalam tanah sedalam 60 Cm harus dilapisi aspal + goni + aspal dan pada sambungan pipa diberi dudukan dari beton untuk menghindari lendutan bila terkena beban mekanik serta harus tahan terhadap karat dan selanjutnya disekeliling pipa diberi pasir setebal 15 Cm kemudian diurug dengan tanah dan dipadatkan. 4. sedangkan yang menuju tangki atas. Seluruh pipa air bekas menggunakan pipa PVC AW diameter 4 inch yang terpasang dibawah lantai kamar mandi dan tidak mengganggu pondasi bangunan serta mempunyai kemiringan 1 % untuk menuju saluran drainase terdekat. 9. bangunan lainnya terpasang dibawah tanah dan diberi pelindung terhadap tekanan mekanik dari permukaan tanah dan pipa-pipa yang terpasang harus tahan terhadap dorongan atau tekanan air bersih dari pompa. Peralatan plambing seperti kran dinding dan kran air leher angsa harus dipasang dengan baik dan diberi isolasi anti bocor pada ulir kran tersebut. sedangkan pada masing-masing bangunan instlasi menuju unit fixture atau kran air menggunakan jenis PVC AW terpasang diatas plafon dan di klem dengan kuat dan baik. Seluruh pipa air kotor menggunakan pipa PVC AW diameter 4 inch yang terpasang dibawah lantai kamar mandi dan tidak mengganggu pondasi bangunan serta mempunyai kemiringan 2 % untuk menuju septictank.158 - . Medium putih. 10. Pipa air bersih yang keluar dari pompa distribusi menuju ke masing-masing bangunan menggunakan jenis Gip.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 3. . Khusus pipa menuju unit fuxture terpasang didalam dinding dan tidak mengganggu pekerjaan dinding dan keramik dinding. 6. Pipa air bersih dari sumur dalam menuju tangki air bersih menggunakan jenis Gip. 5. Medium putih diameter 2 inch. Seluruh WC dan Wastafel harus terpasang pipa tegak didalam dinding (pipa Vent) menggunakan PVC AW diameter 1 dan 2 inch.

4. harus diberi lapisan cat finish dengan warna merah. Pada penyambungan pipa dengan menggunakan flens perlu dilengkapi dengan ring type gasket untuk menjamin kekuatan sambungan dan terhadap kebocoran. Untuk pipa yang tidak berada dalam tanah baik yang terikat maupun tidak. Semua sambungan yang menghubungkan pipa dengan diameter yang berbeda harus menggunakan redusing fttting. untuk belokan dari jenis elbow long radius dan seluruh sambungan harus tahan .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 12. 2. Semua pipa menggunakan jenis GIP Schedule 40 harus diberi pelindung cat menie dan khusus untuk pemasangan di dalam tanah sedalam 60 Cm harus dilapisi aspal + goni + aspal dan pada sambungan pipa diberi dudukan dari beton untuk menghindari lendutan bila terkena beban mekanik serta harus tahan terhadap karat dan selanjutnya disekeliling pipa diberi pasir setebal 15 Cm kemudian diurug dengan tanah dan dipadatkan. Instalasi Pemadam Kebakaran 1. Pipa yang ditanam ditanah diharuskan dilapisi lagi dengan Bituminuos sheet 2 mm. untuk belokan dari jenis elbow long radius dan seluruh sambungan harus tahan terhadap 1.5 inch ke atas harus di las. b.159 - 3. 13. 14.5 kali tekanan kerja pipa yang digunakan. Mengurus perizinan pemakaian air bersih PDAM ke Dinas Pemadam Kebakaran dan instansi pemerintah yang berwenang memberikan izin pemakaian sistem hydrant di Daerah setempat menjadi tanggung jawab pemborong. Semua sambungan yang menghubungkan pipa dengan diameter yang berbeda harus menggunakan redusing fttting. bagian luar dan dalam dan dibersikan dari kotoran. Semua pipa baik yang tampak atau yang ditanam diharuskan diberi lapisan pelindung cat menie. . dimana sekeliling pipa harus diberi pasir dengan ketebalan 15 Cm. Penyambungan pipa PVC AW diameter 4 inch menggunakan cincin karet yang diberi perekat atau pelumas dan solvent cement joint dan sebelum dilakukan penyambungan. Galian untuk pipa yang terpasang didalam tanah harus dibuat dengan kedalaman 80 Cm dengan kemiringan yang sesuai air buangan atau air kotor. Pelaksanaan pekerjaan pemipaan harus berdasarkan dan memenuhi PPI tahun 1979. Sambungan pipa diameter 2 inch ke bawah harus menggunakan ulir dan sambungan pipa diameter 2. 15.

letak dipasang lebih tinggi dari pompa bahan bakar. 14. Instalasi pipa harus dilengkapi dengan penggantung pipa. Instalasi dari pompa dan kelengkapannya sampai panel pompa. Daya listrik yang disediakan harus menjamin tenaga listrik yang dibutuhkan untuk menjalankan pompa setiap saat. 8. Dapat bekerja terus-menerus pada beban penuh untuk waktu 6 jam. Pipa yang memotong jalan harus ditanam sampai suatu kedalaman minimal 1. support dengan jarak tertentu dan memenuhi syarat. Sebelum pekerjaan dimulai Pemborong wajib menyerahkan daftar dan brosur material/equipment yang akan dipasang. Pemasangan untuk seluruh peralatan instalasi pemadam mengikuti rekomendasi dari pabrik pembuatnya. Tangki bahan bakar motor diesel harus dibuat dari baja yang dilas. Lampu peringatan bahwa ada aliran listrik dipasang dengan pompa agar operator dapat dengan mudah melihat. Harus disediakan suku cadang antara lain : . Kedalaman pipa yang ditanam didalam tanah harus diperhitungkan terhadap jalur yang memotong jalan. 13. 9. 10. Charger battery harus selalu dalam keadaan stand-by agar pompa diesel setiap saat dapat dijalankan. Volume bahan bakar didalam tanki harus cukup tersedia untuk waktu bekerja selama 6 jam. b. 6. Pada panel-panel pompa kebakaran harus diberi tanda dengan jelas yang bertuliskan "POMPA KEBAKARAN JANGAN DIMATIKAN WAKTU KEBAKARAN". 12.160 - . dimana diletakkan pada lokasi yang mudah terlihat dengan ketinggian pemasangan 150 Cm dari lantai. terhadap 1.5 kali tekanan kerja pipa yang digunakan.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 5. Untuk pemasangan pemadam api ringan harus didalam box panel yang terbuat dari metal yang difinis anti karat dan pada sisi pintu harus ada kaca yang mudah dipecahkan menjadi butiran-butiran kaca. Pompa diesel harus dapat mencapai kapasitas penuh dalam waktu 15 detik sejak start. 11. Pompa dapat bekerja secara otomatis maupun manual dan dapat dimatikan secara manual. 7. Setiap minggu dilakukan pengujian perlengkapan start otomatis pompa-pompa dijalanan selama minimal 15 menit.20 m dari permukaan jalan. Pekerjaan listrik untuk instalasi hydrant antara lain : a. sebagaimana yang ditunjukkan dalam gambar. Instalasi dapat dibuat interconnect dengan system fire alarm.

• 2 (dua) set tali kipas (bila digunakan tali kipas). Pemasangan Pekerjaan Elektrikal 1. Kabel distribusi dari kWH-Meter PLN menuju panel utama harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan didinding maupun diatas plafon atau ceiling. D. Penyambungan kabel harus berada didalam junction box dari bahan PVC high impact yang menggunakan isolasi yang baik atau spring connector atau terminal blok. Pemasangan armatur lampu harus sudah lengkap didalamnya komponen-komponen lampu seperti tube. • 1 (satu) set kopling lengkap. • 2 (dua) set saringan bahan bakar. • 1 (satu) set saringan minyak pelumas lengkap dengan seal. C. untuk yang lewat dibawah jalan raya harus diberi pipa pelindung dari Galvanized dan kabel yang tertanam harus berjarak tidak kurang dari 30 Cm dari pipa air. Seluruh instalasi outlet untuk stop kontak. kabel-kabelnya harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan di dalam dinding bata maupun di dalam dinding partisi.161 - . Instalasi Listrik A. Kabel distribusi dari panel utama menuju sub panel harus diletakkan pada rak kabel (besi siku) yang telah terpasang diatas plafon. sedangkan sub-sub panel listrik dipasang inbow pada dinding dengan ketinggian 180 cm dari lantai. Seluruh instalasi penerangan dan stop kontak yang menggunakan jenis kabel NYM/ NYA harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan diatas plafon diberi klem dengan jarak tidak lebih dari 2 meter serta diberi tanda peruntukannya. panel kapasitor dan sub distribusi panel listrik harus terpasang berdiri diatas lantai yang telah diberi lubang (pit) sebagai jalur penyambungan kabel. C. E. Commisioning dan testing dari peralatan yang terpasang wajib dilaksanakan untuk mengetahui bahwa pekerjaan pemasangan peralatan / equipment adalah baik dan benar. • 2 (dua) set pengabut bahan bakar. kapasitor. ballast. pipa gas dan lain-lain. Panel utama. stater dan fitting serta pengkabelannya hak paten dari produksi jenis lampu yang . Ketinggian pemasangan stop kontak dan saklar tersebut harus setinggi 30 cm dan 150 cm dari lantai dan sebelumnya harus dipasang box dari metal. F.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 15. B. Kabel distribusi yang tertanam didalam tanah sedalam 80 Cm harus dilindungi pasir setebal 10 Cm dan diberi tanda peringatan. saklar. gasket-gasket dan slang-slang.

kabel-kabelnya harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan di dalam dinding bata maupun di dalam dinding partisi. Kabel distribusi dari Terminal box PT. Elektroda pembumian yang terbuat dari tembaga berdiameter 25 mm harus telah disiapkan klem dan terminal penyambungan kabel pembumian yang kokoh. Distribusi kabel pembumian untuk kelistrikan harus diberi pelindung pipa PVC high impact sampai ke bak kontrol pembumian. D. B. Kabel distribusi yang tertanam didalam tanah sedalam 60 Cm harus dilindungi pasir setebal 10 Cm dan diberi tanda peringatan. Seluruh instalasi outlet telepon. C. E. Ketinggian pemasangan outlet telepon harus setinggi 120 cm dari lantai dan sebelumnya harus dipasang box dari metal untuk tempat outlet telepon. untuk yang lewat dibawah jalan raya harus diberi pipa pelindung dari Galvanized dan kabel yang tertanam harus berjarak tidak kurang dari 30 Cm dari pipa air. H. 2.Telkom menuju terminal box utama telepon harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan didinding maupun diatas plafon atau ceiling. Penyambungan kabel harus berada didalam junction box dari bahan PVC high impact yang menggunakan isolasi yang baik atau spring . pipa gas dan lain-lain. G. Terminal box telepon harus dipasang inbow pada dinding dengan ketinggian 150 cm dari lantai. Pelaksanan pekerjaan instalasi elektrikal harus berdasarkan dan memenuhi PUIL 2000. Kabel distribusi dari terminal box utama telepon menuju sub terminal box telepon harus diletakkan pada rak kabel (besi siku) yang telah terpasang diatas plafon. I.162 - . Seluruh instalasi telepon yang menggunakan jenis kabel UTP CAT5 harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan diatas plafon diberi klem dengan jarak tidak lebih dari 2 meter serta diberi tanda peruntukannya.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ akan digunakan begitu pula dengan pemasangan outlet telepon dan outlet televisi. Instalasi Telepon A. dimana elektroda pembumian untuk kelistrikan ditanam sedalam 24 m sama halnya untuk pembumian instalasi penangkal petir dan untuk elektronik ditanam sedalam 6 m yang posisi titik penancapan ditengah-tengah bak kontrol.

Elektroda pembumian yang terbuat dari tembaga berdiameter 20 mm harus telah disiapkan klem dan terminal penyambungan kabel pembumian yang kokoh. 3. Unshielded Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan diatas plafon diberi klem dengan jarak tidak lebih dari 2 meter serta diberi tanda peruntukannya. Kabel distribusi yang tertanam didalam tanah sedalam 60 Cm harus dilindungi pasir setebal 10 Cm dan diberi tanda peringatan. Kabel distribusi dari Terminal box utama fire alarm menuju terminal box fire alarm harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan didinding maupun diatas plafon atau ceiling. Kabel distribusi dari terminal box utama fire alarm menuju sub terminal box harus diletakkan pada rak kabel (besi siku) yang telah terpasang diatas plafon. F. Distribusi kabel pembumian dari unit PABX harus diberi pelindung pipa PVC high impact sampai ke bak kontrol pembumian. Terminal box fire alarm harus dipasang inbow pada dinding dengan ketinggian 150 cm dari lantai. dimana elektroda pembumian untuk unit utama telepon ditanam sedalam 6 m yang posisi titik penancapan ditengahtengah bak kontrol. C.163 - . G. .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ connector atau terminal blok. pipa gas dan lain-lain. B. untuk yang lewat dibawah jalan raya harus diberi pipa pelindung dari Galvanized dan kabel yang tertanam harus berjarak tidak kurang dari 30 Cm dari pipa air. Instalasi Fire Alarm A. Seluruh instalasi fire alarm yang menggunakan jenis MYMHY D. Pelaksanaan pekerjaan instalasi telepon harus berdasarkan dan memenuhi standar yang berlaku. H.

pipa gas dan lain-lain. Distribusi kabel pembumian dari unit MCFA harus diberi pelindung pipa PVC high impact sampai ke bak kontrol pembumian. kabel-kabelnya harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan di dalam dinding bata maupun di dalam dinding partisi. B. H. F. Terminal box tata suara harus dipasang inbow pada dinding dengan ketinggian 150 cm dari lantai. Seluruh instalasi tata suara yang menggunakan jenis MYMHY dan atau Unshielded Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan diatas plafon diberi klem dengan jarak tidak lebih dari 2 meter serta diberi tanda peruntukannya. Ketinggian pemasangan outlet televisi harus setinggi 120 cm dari lantai dan sebelumnya harus dipasang box dari metal untuk tempat outlet televisi. Pelaksanan pekerjaan instalasi fire alarm harus berdasarkan dan memenuhi standar yang berlaku. . C. Penyambungan kabel harus berada didalam junction box dari bahan PVC high impact yang menggunakan terminal blok dan penutup rangkaian harus diberi terminator.164 - . 4. Kabel distribusi yang tertanam didalam tanah sedalam 60 Cm harus dilindungi pasir setebal 10 Cm dan diberi tanda peringatan.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ E. Kabel distribusi dari Terminal box utama tata suara menuju terminal box tata suara harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan didinding maupun diatas plafon atau ceiling. Kabel distribusi dari terminal box utama telepon menuju sub terminal box telepon harus diletakkan pada rak kabel (besi siku) yang telah terpasang diatas plafon. Elektroda pembumian yang terbuat dari tembaga berdiameter 20 mm harus telah disiapkan klem dan terminal penyambungan kabel pembumian yang kokoh. Instalasi Tata Suara A. untuk yang lewat dibawah jalan raya harus diberi pipa pelindung dari Galvanized dan kabel yang tertanam harus berjarak tidak kurang dari 30 Cm dari pipa air. Seluruh instalasi fire alarm. I. G. dimana elektroda pembumian untuk unit MCFA dan menara parabola sedalam 6 m yang posisi titik penancapan ditengah-tengah bak kontrol secara terpisah.

Penyambungan kabel harus berada didalam junction box dari bahan PVC high impact yang menggunakan isolasi yang baik atau spring connector atau terminal blok dan tap off untuk sinyal video. F. Seluruh instalasi menggunakan jenis NYMHY untuk power dan Unshielded Twisted Pair (UTP CAT5 4 pairs) untuk control serta coaxial cable C7/2V (RG-11) untuk sinyal video harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan diatas plafon diberi klem dengan jarak tidak lebih dari 1. Pelaksanaan pekerjaan instalasi telepon harus berdasarkan dan memenuhi standar yang berlaku. Penyambungan kabel harus berada didalam junction box dari bahan PVC high impact yang menggunakan isolasi yang baik atau spring connector atau terminal blok. B. dimana elektroda pembumian untuk unit utama . D. Kabel instalasi tersebut harus diletakkan pada rak kabel (besi siku) yang telah terpasang diatas plafon. Instalasi Security System Dan CCTV A. 5. Distribusi kabel pembumian dari unit utama ini harus diberi pelindung pipa PVC high impact sampai ke bak kontrol pembumian. Kabel instalasi dari peralatan utama security system dan CCTV menuju peralatan sensor security dan kamera CCTV harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan didinding maupun diatas plafon atau ceiling. Distribusi kabel pembumian dari unit tata suara harus diberi pelindung pipa PVC high impact sampai ke bak kontrol pembumian Elektronik. kamera kabel-kabelnya harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan di plafon dan di dinding bata.165 - . Elektroda pembumian yang terbuat dari tembaga berdiameter 16 mm harus telah disiapkan klem dan terminal penyambungan kabel pembumian yang kokoh. C. Ketinggian pemasangan kamera type ceiling harus bebas berputar dan peletakan sensor contact harus tersembunyi (hanya diketahui oleh pemilik saja).5 meter serta diberi tanda peruntukannya. Seluruh instalasi sensor contact.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ D. G. F. indikator lampu. E. kabel-kabelnya harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan di plafon dan di dinding bata. Seluruh instalasi speaker. E. Ketinggian pemasangan speaker type dinding harus setinggi 250 cm dari lantai dan ketinggian untuk volume control atau attenuator harus setinggi 150 cm.

Tekanan yang terjadi dipertahankan selama 24 jam. B. 7. Sebelum pengujian atau pengetesan. seluruh instalasi plambing supaya dibilas terlebih dahulu dari semua endapan. Pelaksanan pekerjaan instalasi MATV harus berdasarkan dan memenuhi standar yang berlaku.5 s/d 2 kali tekanan kerja. Instalasi Master Antenna Television (MATV) A. dimana elektroda pembumian untuk unit utama ini sedalam 3 m yang posisi titik penancapan ditengah-tengah bak kontrol secara terpisah.5 meter serta diberi tanda peruntukannya. Elektrikal Dan Plumbing A. Distribusi kabel pembumian dari unit utama ini harus diberi pelindung pipa PVC high impact sampai ke bak kontrol pembumian. B. Elektroda pembumian yang terbuat dari tembaga berdiameter 16 mm harus telah disiapkan klem dan terminal penyambungan kabel pembumian yang kokoh. Setelah pembilasan dilakukan pengujian atau pengetesan secara water pressure. diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan diatas plafon diberi klem dengan jarak tidak lebih dari 1. yaitu menekan seluruh instalasi pemipaan dengan air yang mempunyai tekanan sebesar 1. kotoran atau sisa-sisa pengerjaan pemipaan. apabila jarum manometer menunjukkan angka yang konstan atau tetap berarti hasil pemasangan . F.166 - .Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ ini sedalam 3 m yang posisi titik penancapan ditengah-tengah bak kontrol secara terpisah. Pelaksanan pekerjaan instalasi harus berdasarkan dan memenuhi standar yang berlaku. 6. Pembilasan dilakukan dengan menekan pipa-pipa dengan air secukupnya dan dibuang. G. Seluruh instalasi menggunakan jenis coaxial cable C7/2V (RG-11) harus C. demikian diulangi sampai didapat hasil buangan pembilasan bebas dari kotoran yang mungkin ada didalam pipa air bersih tersebut. D. Pengetesan Pekerjaan Mekanikal. Kabel instalasi tersebut harus diletakkan pada rak kabel (besi siku) yang telah terpasang diatas plafon. Kabel instalasi dari peralatan utama MATV menuju unit connector dan outlet television harus diberi pelindung pipa PVC high impact untuk pemasangan didinding maupun diatas plafon atau ceiling. Penyambungan kabel harus berada didalam junction box dari bahan PVC high impact yang menggunakan isolasi yang baik atau connector atau spliter dan tap off. E.

b) Shower : 7 mka (meter kolom air). terdiri dari 3 buah pompa : • Fungsi jockey pump. Setelah selesai pemasangan instalasi pipa seluruh sistem distribusi air untuk pemadam kebakaran harus diuji dengan tekanan air sebesar 1.Diperiksa koupling dan poros pompa dengan electro motor. . c) Urinal Flush valve : 4 mka.5 s/d 2 (dua) kali tekanan kerjanya (working pressure) dan dibiarkan dalam kondisi ini selama paling kurang 12 (dua belas) jam tanpa mengalami kebocoran dalam hal ini tekanan kerjanya adalah 25 kg/cm² dan apabila sesuatu bagian dari instalasi akan tertutup oleh konstruksi bangunan lain (ceiling) maka bagian dari instalasi tersebut harus diuji dengan cara yang sama seperti diatas setelah ditutup dengan kontruksi bangunan tersebut (ceiling).Kedudukan pompa pada engine mounting / base harus water pass dan baut-bautnya harus terpasang kuat. Sampai tekanan yang diharuskan minimal 25 kg/cm² dan tidak ada penurunan selama 12 jam. dalam keadaan satu garis atau tidak.. b) Test Prosedure • Sebelum perlengkapan hydrant dicoba. E. yaitu : a) Sebelum penyambungan dengan sanitair (dengan tekanan testing) b) Setelah penyambungan dengan sanitair (pengecekan fungsi) Seluruh instalasi plambing harus dibuktikan dengan water test.167 - . maka terlebih dahulu pipa instalasi hydrant ditest dulu mengenai kebocorannya. antara lain : a) Kran air : 3 mka (meter kolom air). Untuk menstabilkan tekanan air didalam instalasi pipa. Dengan sistem mengisi air ke instalasi dengan pompa (motor pompa atau pompa tangan). manual.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ C. Pengujian atau pengetesan dilakukan 2 (dua) tahap. • Fungsi electric pump. sumber daya dari PLN. Pompa utama. instalasi pemipaan dinyatakan baik. a) Hydrant Pump Sistem kerja : automatic. • Pengecekan pompa. Pompa-pompa secara otomatis tidak bekerja apabila air didalam reservoir dalam keadaan minimal (kosong). • . akibat perubahan suhu udara atau keadaan lain. . d) Water Closet Flush Balve : 10 mka. untuk mengatasi kebakaran. D. .Oli sebagai bahan pelumas untuk pompa harus telah terisi.

Setelah itu pompa dialirkan tegangan dan dilihat putaran balingbaling dari pompa. sedangkan untuk instalasi elektronik harus sebesar 750 MOhm – 1000 Mohm. dan jockey pump bekerja. Menyerahkan berita acara hasil test.Kran-kran dibuka perlahan-lahan dan dicheck ampernya dan amper akan naik sampai titik maksimal (full capasity sesuai besar kilo watt daripada electro motor). Dan instalasi power listrik untuk unit AC maupun exhaust fan harus ditest ketahanan isolasi kabel dengan pengukuran diatas 1000 Mohm.Sudah diketahui besar arus listrik (amper).Secara mekanik impeller (baling-baling) pompa harus dapat diputar dengan ringan dengan tangan. • Electric pump Posisi kran pada hydrant dibuka. Jockey Pump. Arah putaran harus clock wise (searah jarum jam). G. I.168 - . . • F. J. surat pernyataan jaminan instalasi mekanikal dan elektrikal. electric pump akan bekerja.Power yang masuk ke terminal pompa dari panel pompa dicheck. dan pada tekanan tertentu pompa akan berhenti. pengecekan pompa pada pressure gauge pada masing-masing pompa dan di hydrofor. Pengujian temperatur ruangan yang dikondisikan harus ditentukan secara kontinue minimal selama 2 x 24 Jam. Pengetesan ketahanan isolasi kabel seluruh instalasi kelistrikan harus diatas 1000 MOhm.Telkom. VII. Pengetesan tahanan pembumian untuk kelistrikan dan penangkal petir harus lebih kecil dari 2 Ohm dan begitu pula untuk instalasi elektronik. .Pengecekan RPM. air PDAM dan penggunaan air tanah sumur dalam. surat kwitansi penyambungan daya listrik PLN. tekanan drop. . sehingga persyaratan-persyaratan pengkondisian udara yang telah ditentukan dapat dicapai. Posisi kran dibuka air dibuang. . Seluruh sistem instalasi AC harus dilakukan pengetesan (test) balancing dan adjusting. pompa dijalanan semua kran-kran ditutup. line telepon PT.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ . ELEKTRIKAL DAN . maka secara otomatis tekanan air akan berkurang. OUTLINE PLUMBING SPECK PEKERJAAN MEKANIKAL. . H.

SPP. 4. Voksel. Kabelindo. 3. Pumpex. Bumi Kaya. NFPA 20 Non. SPP. Lowara-ITT. Pompa sumur dangkal (Jet Pump) : Grundfos. Pralon. Landini. KHI. Kabelindo. B. Landini. Pipa Plumbing : Rucika. Panel Tegangan Menengah : Unindo. Tozen.169 - . Astam. Vitallium. Wavin. Bumi Kaya. 4. MG. Appindo. JapaPanel. Armflex.Qual. Peralatan pengaturan air (16 bar) : Toyo. 5. Panel tegangan rendah : Simetri. 2. 5. Pekerjaan Elektrikal A. 10. 8. Voksel. 3. Bombas Ideal. Lowara-ITT.Listen : Fairbanks Morse. Hansel. Pompa sumur dalam (Deep Well) : Grundfos. Instalasi Pemadam Kebakaran – (Produk / Merek harus Setara) 1. Hager. Pipa air pemadam kebakaran : PPI. Armflex. Pompa terendam : Grundfos. Chuub. OniPanel. Peredam getaran pompa : Proco TM. Trafindo. 5. 2. Mizu. 4. Alat instalasi pemadam : Zeki. Kabelmetal. Bakrie. Jembo Cable. Kabelmetal. Pressure Tank air bersih : Varem. Kitz. Sanyo. Jembo Cable. ITT b. Transformator (Trafo) : Unindo. Astam. Pengolahan limbah air kotor : Bio-Master. Mizu. 11. Instalasi Listrik (Arus Kuat) – (Produk / Merek harus Setara) 1. Perruno. Pressure Tank air : Varem. Super Swallow. Pompa pemadam . Filterisasi : Southern Chemicals. Bakrie. Filter Ruhaak. Vitallium. Super Intilon. Kabel 20 kVolt : Supreme. KHI. 2.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 1. 6. 6. . ITT A-C Pump . Landini. 9. Patterson. 7. Spindo. Matra. Bio-Primatec. Tozen. Peredam getaran pompa : Proco TM. Kitz. Peralatan pengaturan air bersih (10 bar) : Toyo. NFPA 20 Listen : Fairbanks Morse. E. Patterson. Pompa air bersih : Grundfos. Pemadam api ringan (PAR) : Yamato. Instalasi Plumbing – (Produk / Merek harus Setara) 1. AEG. Pipa utama di ruang pompa : PPI. Yamaha. A-C Pump . Spindo. 3. Kabel 1 kVolt : Supreme. 2. 7. Pekerjaan Mekanikal Dan Plumbing A. a.

Hansel. Marshall Tuplex. Egi. B. Nohmi. Terminal box : Hager. 7. 2. Marshall Tuplex. Phillips. Phillips. Peralatan utama (MCFA) : National. Nobi. Hansel. Instalasi MATV (Arus Lemah) – (Produk / Merek harus Setara) . MG. Waler. MG. Phonic Contec. 6. National. 3. Lightning arrester : OBO Bettermann. Unit saklar & stop kontak : MK. Peralatan utama : TOA. National. Outlet telepon : BICC Brand-Rex. Kabel instalasi tata suara : BICC Brand-Rex. MK. Avaya. Instalasi Fire Alarm (Arus Lemah) – (Produk / Merek harus Setara) 1. Nittan. Pipa pelindung kabel : EGA. 7. AEG. 17. Atco.170 - . 4. Peralatan pembumian pengaman : Catu. MG. Unit Instrument : Schlumberge. Kabel instalasi fire alarm : BICC Brand-Rex. Armatur lampu : OniLight. Nohmi. 4. Fujisu. Metosu. Circutor. 16. 14. Merlin Gerin. C. 5. unibell. Merlin Gerin. 11. Unibell. Terminal box : Hager. Phillips. Peralatan pembumian pengaman : Catu. Peralatan pembumian pengaman : Catu. Marshall Tuplex. 6. Avaya. 12. 5. Phonic Contec. Pipa pelindung kabel : EGA.. Rak kabel : OniRack. Instalasi Telepon (Arus Lemah) – (Produk / Merek harus Setara) 1. Relay Pengaman : Merlin Gerin. Pipa pelindung kabel : EGA. Komponen Panel TR : Terasaki. 10. Legrand. Omron. Panasonic. Peralatan utama (PABX) : Toshiba. Kabel kontrol : BICC Brand-Rex. 4. E. 8. MG. 2. Terminal box : Hager. 3. ABB. Marshall Tuplex. Unit alat lampu : Phillips. 7. Unibell. Waler. Avaya. Kapasitor bank : Nokian. 13. Hansel. 9. BJB. Phonic Contec. Lightning arrester : OBO B. 2. Unibell. 5. Fuji Electric. Peralatan pembumian pengaman : Catu. AEG. Legrand. Siemens. Avaya. 7. Unit speaker & volume control : TOA. Metosu. Waler. Nittan. 15. Waler. 3. Unit pendeteksi & indicator : National. Unibell.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 6. Phonic Contec. Lightning arrester : OBO Bettermann. Kabel instalasi telepon : BICC Brand-Rex. Instalasi Tata Suara (Arus Lemah) – (Produk / Merek harus Setara) 1. AEG. 6. Pipa pelindung kabel : EGA. D. Lightning arrester : OBO Bettermann. Egi. Crompton.

Marshall Tuplex. 5. MWM-Denztm Cummins. Pompa BBM / Oli Electric : AEG. 7.A. Instalasi Security System & CCTV (Arus Lemah) – (Produk / Merek harus Setara) 1.8 diatas atau disesuaikan merek unit Genset.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 1.7 s/d A. Spindo. Peredam suara : Keumkang atau disesuaikan merek unit Genset. Unibell. Tanki BBM / Oli : Lokal. Panel Genset / AMF : Sama item 7. Lightning arrester : OBO Bettermann. 6. Kabel instalasi kontrol & video : BICC Brand-Rex. 10. Marshall Tuplex. Legrand. Unibell. 7. MG.A.2. 9. Jembo Cable. Sony. Pipa pelindung kabel : EGA. KHI. Relay Pengaman : Sama item 7. 5. Pompa BBM / Oli Manual : Lokal. Sony. Phonic Contec. 2.A. Alternator / Generator : Leroy Somer. Komponen Panel : Sama item 7. 4. 9. F. Phonic Contec. MG.171 - . 8. 4. Komatsu. Unit peralatan security system : C&K System. Kabelmetal. Peralatan pembumian pengaman : Catu. 7. Pipa Instalasi BBM / Oli : PPI. Peralatan utama CCTV system : C&K System. Sanyo. 3. Waler. Yuri. 2. 2. Mesin Diesel / Engine : Caterpillar. AVK. . Voksel. Outlet television : BICC Brand-Rex. 10. Bakrie. Ikusi.4 diatas atau disesuaikan merek unit Genset. 3. Terminal box : Hager. Stanford. Pekerjaan Instalasi Diesel Generator Set – (Produk / Merek harus Setara) 1. 6. G. Kabelindo. Hansel. MK. Peralatan pembumian pengaman : Catu. Avaya. Bumi Kaya.2. Pipa pelindung kabel : EGA. Unit peralatan CCTV system : C&K System. Unit penyambungan (Tap-off) : Fagor. Lightning arrester : OBO Bettermann. Terminal box : Hager. 5. Hansel. Kabel instalasi television : BICC Brand-Rex. 8. Avaya. Peralatan utama (MATV) : Fagor. Waler. 4. Sanyo. 8. Teco.2. Kabel instalasi power : Supreme. Peralatan utama security system : C&K System.10 diatas atau disesuaikan merek unit Genset. Ikusi. 6. Yuri. 3.

Voksel. : OniRack. OBO Bettermann. Voksel. 2. Phonic Contec. Waler. Jembo Cable. . Pipa pelindung kabel : EGA. Kurn.Rencana Kerja dan Syarat-syarat Pelaksanaan “SMK Negeri 1 Balikpapan “ 11. Jembo Cable. Peralatan pembumian pengaman : Catu. Kabel 1 kVolt Kabelmetal. Pekerjaan Instalasi Penyalur Petir – (Produk / Merek harus Setara) 1. Metosu. Zeus. 4. Unibell. Air terminal system elektrostatis : Prevectron. Marshall Tuplex. Apollo. 12. Kabelindo. Ese Tech.172 - . Nobi. Kabelmetal. Kabel 1 kVolt : Supreme. Rak kabel : Supreme. 3. Lightning counter : Prevectron. 5. H. Kabelindo.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful